Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 Brail TV. 0:09 Asalamualaikum warahmatullahi 0:11 wabarakatuh. Apa kabar, Dr. Ben? 0:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Kab baik, Pak Ihsan? 0:19 Alhamdulillah. 0:21 Ya, bagaimana antum di ee apa gak 0:24 jalan-jalan ke Bali lihat-lihat itu 0:26 dokter dokter Bnya ada apa ada warung 0:29 yang dikelola oleh IDF katanya. Itu pun 0:32 bulek pula yang nangkapnya katanya. Itu 0:35 menjadi sebuah catatan wara-wiri berita 0:37 itu timbul nampaknya akankah pemerintah 0:40 menjadi tegas. Tapi ada perbincangan ya 0:44 beberapa waktu lalu dengan ee mantan 0:47 Menteri Luar Negeri Indonesia. Benarkah 0:50 Indonesia masih komitmen dengan ee apa 0:54 two state solution? Sementara Neta Nyahu 0:57 sudah menyatakan enggak ada two state di 1:01 tengah perbincang di tengah [berdehem] 1:03 pemilu yang sudah di depan mata di 1:05 Israel. Ah, bagaimana negeri hamba ini 1:08 akan bersikap terhadap itu? Ya, lain 1:11 lagi tentang alasan dengan doble 1:14 paspurlah dua dua warga negara dan 1:17 lain-lain menjadi catatan. 1:19 Dan kami juga ingin dengar dari seorang 1:22 Sarbini Abdul Murad sebagai orang Aceh 1:25 apa yang terjadi dengan perjanjian 1:27 Helsinki dan Hang Henghong kemarin di 1:30 Aceh pada saat pengibaran bendera mm 1:34 Aceh Merdeka mereka sebutnya ya. 1:36 Bagaimana kisah di balik ini dan 1:39 benarkah Konun nomor 3 tahun 2013 harus 1:43 dijalankan? Nampaknya Mendagri masih 1:45 poco-poco. Dan tentu saja berita-berita 1:49 lain yang kami ingin dengarkan dari dr. 1:52 band tentang negeri kita ini ya. Di 1:56 antaranya adalah 1:58 [berdehem] ee selain kericuan di Aceh 2:00 juga keadaan 2:03 81 tahun kemerdekaan ee setelah dijalani 2:07 dan demo terakhir keadaan yang apa yang 2:09 sedang terjadi. Silakan Dr. Sarbini 2:12 Abdul Murad menyampaikan 2:15 ya. Ee terima kasih Pak Ihsan. Kita 2:18 melihat bahwa komitmen pemerintah kita 2:20 hargai Pak Ihsan bahwa 2:22 Indonesia akan terus membela Palestina, 2:24 mendukung Palestina 2:26 tapi antara komitmen sama realita 2:29 kadang-kadang itu enggak nyambung Pak. 2:31 itu persoalan hari ini. H 2:32 jadi perintaan Pak Presiden bahwa 2:35 Indonesia bagian dari bop karena memang 2:38 tujuan ee akhir dari Indonesia adalah 2:40 memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan 2:43 kalau dalam proses perjalanannya tidak 2:45 sesuai dengan keinginan e Indonesia maka 2:47 Indonesia akan keluar. Jadi kesalahan 2:50 besar kita ini kalau mendengar janji 2:52 presiden dan kita salah itu. Nah jadi 2:56 jadi apa apa yang dikatakan oleh Pak 2:57 Presiden itu ya kita cuma dengar kita 2:59 percaya apa karena realitanya tidak 3:01 seperti itu. Jadi 3:03 kita lihat bagaimana misalnya pembunuhan 3:05 hari ini penembakan penutupan perbatasan 3:07 dan sebagainya apa yang bisa dilakukan 3:09 oleh Indonesia itu kan pertanyaan Pak. 3:11 Jadi kalau presiden ngomong itu hanah 3:14 realita bukan bukan membicarakan atau 3:17 mengeluarkan kata-kata tapi dia enggak 3:19 melihat realita. Realita hari ini kan 3:21 kita muliakan itu kan bertolak belakang. 3:23 Kalau memang Indonesia merasakan bahwa 3:25 dia ee punya peran di BOP, ya buktinya 3:28 seperti itu. Pa, mungkin seperti itu. 3:30 Hari ini masih ada pembunuhan, penyakit 3:32 melebar di mana-mana. Apapun yang dulu 3:34 tidak ada sekarang lebih-lebih parah apa 3:37 kita. Jadi 3:38 jujur saya katakan bahwa ee Indonesia 3:40 memang tidak sangat tidak relevan kita 3:42 berada di situ. Malah kita seakan-akan 3:44 kita mendukung upaya-upaya genosida yang 3:47 dilakukan oleh 3:48 Israel. Nah, kita lihat lagi Pak 3:50 bagaimana solusi dua negara Pak Isa. 3:52 Palestina menolak solusi, Israel menolak 3:55 solusi seperti itu. Karena memang solusi 3:57 dua negara ini kan solusi asing, bukan 4:00 bahan baku yang memang itu hasil 4:02 kesepakatan ee orang Palestin, 4:04 tapi ini kan kesepakatan negara-negara 4:06 Arab, Pak. Ketika ee pertemuan negara 4:09 Arab di di Jeddah yang disukai oleh Raja 4:12 Fan. Saya lupa tahun berapa, Pak. 4:14 Jadi memang ini barangbarang luar, Pak. 4:16 Bukan bukan bukan internal mereka. Jadi 4:19 ini kan akibat dari ee kekalahan negara 4:22 Arab menghadapi peran dengan Israel 4:25 sampai tahun 3 dengan Prayum Kipur 4:28 ya masih juga kalah e Arab. Jadi 4:31 hop lah hop lah negara-negara Arab untuk 4:34 apa untuk mendapatkan Palestina merdeka. 4:36 Maka solusi dua negara ini adalah solusi 4:39 yang memang solusi orang kalah satu 4:41 solusi memang kita enggak mampu melawan 4:43 Israel yang memang raksasa dia di dalam 4:45 hal teknologi 4:47 ini solusi dulu Pak Isa persoalan 4:49 Palestina itu kan persoalan negara Arab 4:51 bil khusus negara Arab ya artinya secara 4:53 umum negara-negara muslim tapi itu tugas 4:56 negara Arab bahkan berapa kali misalnya 4:58 tahun '6 Irak kirim pasukan sampai 73 5:01 karena ini mereka menganggap ini person 5:04 personal personalan kami ini personal 5:05 liga Arab ini. Nah, sekarang Pak Isa itu 5:08 dia dilepaskan. Kami enggak enggak lagi 5:10 berlepas tangan itu urusan Palestina 5:13 dengan Israel. 5:14 Saya belepasangan lagi berpasangan lagi. 5:16 Ini urusan Israel sama Hamas. 5:18 H. 5:18 Jadi sekarang semakin kecil dan kecil 5:20 lagi ee apa namanya ee peran ee atau 5:25 menyelesaikan masalah antara Palestina 5:27 dengan Israel. Bukan lagi Palestina sama 5:28 Israel sekarang Isra antara Hamas dengan 5:31 Israel diperkecil lagi pada saat. Nah, 5:34 makanya maka kita enggak tahu ee 5:37 bagaimana arah ke depan Pak Ihsan apakah 5:40 ee dengan perelutan senjata ini atau 5:42 tanah peti penyerahat senjataalah P 5:45 orang-orang Hamas ke Badan otoritas 5:47 administratif Gaza ini juga bisa 5:49 menyelesaikan masalah tapi kan yang 5:51 tegas Bamin mengatakan kami tidak akan 5:53 tidak akan menerima itu karena harus 5:55 serahkan pada kami senjata itu. Kami 5:57 melihat kami licuti baru kami tidak akan 5:59 akan tarik pasukan dari Gaza ini kan 6:01 ditolak oleh semua oleh bukan cuma Hamad 6:04 tapi warga Gaza menolak ide-ide ide gila 6:06 sahabat 6:08 ini 6:09 karena kalau memang senjata diterahkan 6:10 Pak Isa bayangkan Paksan ada senjata 6:13 jadi buru di tembak apalagi senjata 6:15 enggak pegang 6:16 iya 6:16 nah jadi jadi jadi ini ini masihming 6:18 tergantung e Pak sehingga implementasi 6:21 butir-butir yang memang ee disepakati 6:24 antara Hamad dengan Israel ini belum ada 6:26 temu 6:27 sehingga sekarang iniembang ngembang 6:29 dan memang warga Palestina punya 6:32 pengalaman dengan NAQBA sebenarnya itu 6:34 yang mau diarahkan NAKBA kedua dan 6:37 mereka hadapi itu dengan segala cara. 6:40 Tapi ini ada fenomena ya, Dr. Band. 6:44 Saudi dan timnya itu cepat sekali bikin 6:46 koalisi ketika apa? Ketika Bubble Mandet 6:51 terganggu 14 negara. Tapi kok susah 6:54 banget untuk bikin koalisi urusan 6:56 Palestina? Belum lagi Iran nampaknya 6:59 menjadi duri dalam daging bagi Israel 7:02 terhadap pergerakan 7:04 ambisi beliau ke berbagai tempat 7:06 termasuk ke Syria yang sekarang ini 7:08 menjadi sebuah pertanyaan besar ketika 7:10 pangkalan udaranya dibom juga oleh 7:13 Israel. Apa yang terjadi Dr. Ben yang 7:16 lama berkecimpung dalam konflik ini Dok? 7:19 [berdehem] 7:21 Ya, saya lihat bahwa Pak Isa. Tapi 7:22 sampai hari ini Pak Isa 7:24 antara kerja sama antara trilateral ini 7:26 ya Saudi, Pakistan dan Turki ini kan 7:28 belum dibuka di publik. 7:31 Apa yang mereka itu dibuka naskah-naskah 7:34 atau dokumen itu Pak Isan? Apakah memang 7:37 ee seperti NATO? NATO yang ada protokol 7:39 lima Pak IS. Apabila satu negara mereka 7:41 sekarang mereka negara lain akan 7:43 membantu ini kan belum dibuka Pak masih 7:45 semua adalah ee analisis-analisis para 7:47 para ahli politik dan jurnalis Pak tapi 7:50 belum ada kepastian apakah memang 7:52 benar-benar mereka ini membuat aliansi 7:54 atau memang ada kepentingan negara 7:55 tertentu Pak 7:56 M contoh gini Pak 7:58 hari ini Pakistan itu kan sangat 7:59 merambari dar keuangan dia kepentingan 8:02 dengan Saudabian saya untuk menjual 8:04 senjata segala macam gitu kan itu perlu 8:06 dana besar kemudian Turki demiki juga 8:09 Turki dia dengan dengan sekarang lagi 8:12 apa lagi gencar-gencarnya menjual 8:14 senjata dan Saudi Arabia merupakan salah 8:16 satu negara ee pembeli yang paling luar 8:19 biasa besarnya. Ini kan ada 8:20 kepentingan-kepentingan bisnis antara 8:22 Pakistan sama Turki terhadap Saudi 8:25 Arabia. Maka dari awal saya katakan 8:27 bahwa ini bukan aliansi seperti yang 8:29 dibayangkan oleh banyak orang. Wah ini 8:31 akan melipatkan ee Mesir segala macam. 8:34 Saya enggak enggak pikir ke sana Pak. 8:35 Saya ini ada kepentingan sesaat karena 8:37 memang masing-masing punya kepentingan. 8:39 Jadi, jadi sekarang kalau misalnya musuh 8:41 tidak jelas Pak jadi mau perang perang 8:43 dengan bayang kan beda. Beda sama dulu 8:45 NATO Pak jelas Pakw 8:48 jelasnya 8:49 sekarang siapa yang Pak 8:51 enggak ada bahkan bisa-bisa Iran pun 8:54 akan masuk ke dalam koalisi itu jadi 8:56 tambah tambah lucu lagi apa sebenarnya 8:58 arahnya ke mana. ini menjadi sebuah 9:01 macan kertas nampaknya ee hati sedang 9:05 dirongrong luar biasa baik dari Yaman 9:07 sendiri maupun gerakan Hoti apa 9:11 menghancurkan sebagian Saudi Arabia. 9:14 Akankah Amerika berkiprah di tengah 9:17 kekurangan amunisi? Bagaimana, Dok? 9:20 Saya pikir, Pak, saya ini harus harus 9:22 diselesaikan, Pak. Kan antara perang 9:24 antara Haoti dengan Saudi Arabia ini kan 9:26 benar-benar tidak produktif, Pak. ini 9:28 merugikanlah perjuangan umat Islam 9:29 khususnya terlepas 9:31 dinasti Saud ini memang Amerika dan 9:33 dekat dengan Israel tapi bagaim bagaiman 9:36 pun juga ini adalah negara muslim bahan 9:38 dan hati juga muslim jadi 9:39 jadi memang harus ada pihak ketiga ni 9:41 untuk bisa menyelesaikan masalah ini 9:43 jadi sehingga tidak tidak melebar ke 9:45 mana-mana karena awalnya ni kan ada yang 9:47 memprovokasi Pak memprovokasi 9:49 memangal orang Arab kan Paksan perang 9:52 dulu baru mikir siapa yang nyerang kan 9:54 gitu Paksan jadi sekarang ini kan sudah 9:56 karena udah sudah terjadi Jadi enggak 9:58 bisa mundur lagi sekarang masalahnya. 9:59 Nah, dulu dulu mereka berhenti perang 10:02 tahun 2022 misal karena memang turun 10:04 tangan Cina. Cina 10:06 ada pertemuan di Cina antara Iran sama 10:08 Saudi Arabia. Jadi ee Cina punya peran 10:11 besar dalam mendamaikan ee perang 10:14 di dengan Saudi Arabia. 10:16 proksi-proksi masing-masing pr Iran yang 10:19 memang kita lihat memang ee 10:21 apa ya apa apa kepentingan Saudi dengan 10:24 perang dengan dengan hati atau 10:25 sebaliknya engak ada manfaat yang mati 10:28 muslim ada manfaat sama sekali itu. Nah 10:30 tapi karena tadi itu B memang ada pihak 10:33 yang memang tidak menginginkan Saudi 10:34 tidak terlibat. Nah, ini yang terjadi 10:37 hari ini. 10:38 Harusnya Indonesia sebagai negeri yang 10:40 umat Islamnya cukup besar ini berperan 10:43 dalam hal ini. Tapi malah satu tempat di 10:47 ee Indonesia ini menjadi kumpulnya para 10:50 disaster diserter atau ee para apa 10:55 fighter yang sedang jenuh baik dari 10:56 Ukraina, Rusia, Israel juga berbagai 10:59 negara. Saya dengar itu iklan-iklan di 11:02 Bali pun sudah pakai bahasa Rusia atau 11:04 macam mana. Apa yang terjadi dengan 11:06 negeri ini perannya terhadap pergolakan 11:09 dunia? Bisakah kita berperan atau memang 11:12 kita berhati-hati atau macam mana, Dok? 11:16 Ya, sebenarnya Indonesia punya potensi 11:18 besar, Pak Is. 11:19 Tapi persoalan hari ini adalah apakah 11:21 kita punya mental untuk menamaikan itu? 11:24 seperti kemarin awal-awal terjadi perang 11:26 antara Amerika dengan Iran kan Prabowo 11:29 mengatakan bahwa dia siap untuk 11:31 ketahiran untuk menamikan itu kan jadi 11:33 memang sekarang itu memang apa resis 11:35 kita apa B resosis kita kan enggak ada 11:38 gitu apa sumber daya kita apa kemampuan 11:40 kita apa apa lebih kita 11:42 jadi kalau itu enggak punya Pak Isa jadi 11:45 lebih deat pendekatan-pendekatan ee ke 11:47 sesama muslimlah Pak tapi enggak bisa 11:50 kita lebih banyak contoh jangan jauh Pak 11:53 perang India Pakistan. Nah, India 11:55 Pakistan kan sama-sama dekat sama 11:57 Indonesia. Pernah sekali yang namanya 11:59 melu Pakistan ee apa e Quraisy tu 12:02 Muhammad Quraisy datang ke Indonesia 12:03 untuk minta bantu ketika konflik 12:05 Pakistan India. Tapi Indonesia enggak 12:07 bisa ba enggak bisa memainkan mereka. 12:10 Jadi kelas Indonesia ini kasarnya beda. 12:12 Keras untuk Asia Tenggara masih mungkin 12:14 Pak saya Moro sama [berdehem] 12:17 tapi Myanmar pun gak selesai-selesai 12:19 bukan begitu. Nah, memang ada ada 12:23 kata-kata ada kata-kata ee sudra lah. 12:25 Nah, itu bisa kita selesaikan atau 12:28 ya balik lagi ke dalam negeri. Ee Dr. 12:31 Band ini masalah Aceh ini kan konon 12:34 nomor tiga. Masalah bendera saja yang 12:37 sudah disepakati dalam perjanjian 12:39 Helsinki nampaknya menjadi masih jadi 12:42 duri dalam daging buat ee masyarakat 12:44 Aceh. Macam mana Dr. sebagai orang Aceh 12:47 ini dan yang baru belum lama terkena 12:50 bencana. Apa yang terjadi sebenarnya, 12:53 Dr. Bet? Sebenarnya Pak Ihsan eh 12:56 pemerintah pusat ee tidak keberatan 12:58 dengan bendera bendera Aceh Merdeka ini 13:00 ya Pak. Tapi sebenarnya yang ditakutkan 13:02 oleh pusaka paling takukan adalah bukan 13:05 itu, Pak Isa. 13:06 Kalau pemerintah memberikan izin atau 13:08 yang bisa perbarengan antara bendera 13:11 bulang bintang dengan dengan bendera 13:13 merah putih. He. 13:14 Jadi bintangora itu dari Papua itu Papua 13:18 minta yang sama kami enggak boleh itu 13:21 jadi lebih lebih khawatir gedok di Papua 13:24 ba dari Aceh. Papua 13:26 di Papua ya. 13:28 Heeh. Itu yang dikhadirkan merembes ke 13:30 mana-mana Pak itu yang dikhadirkan. He. 13:33 Nah persoalannya ketika ketika enggak 13:35 keberatan itu kenapa ngotor gitu Pak? 13:37 Kenapa dicantumkan? Kan itu per di situ. 13:40 Okelah ada keberatan. Jadi kenapa harus 13:41 dicantumkan di di kandu nomor tiga itu? 13:44 Ini persoalan yang kedua tidak 13:47 seluruhnya itu disalahkan pusat 13:50 pejabat-pejabat lokal pun banyak 13:51 masalah. Contoh Aceh itu enggak 13:53 termasuk daerah yang tertinggal di 13:55 Sumatera di pulau Sumatera. Saya 13:57 bertanya apakah itu karena memang salah 13:59 pusat semua? Enggak Pak Isa. Korupsi di 14:01 Aceh itu luar biasa gila, Pak Isa. Jadi 14:03 sebenarnya itu pejabat lokal juga banyak 14:06 melakukan kesalahan juga dan pemas pusat 14:09 juga ada ada kesalahannya juga. Jadi 14:10 senangnya bareng misal balance tapi 14:13 pejabat lokal pasti enggak mau menyakkan 14:14 diri mereka. Wah, ini pusat nih, banyak 14:16 hal yang ee ya oke oke tapi anda 14:20 salahkan juga. Jadi kesejahteraan 14:22 masyarakat enggak ada efek ada uang 14:24 otonomi khusus itu kan enggak enggak 14:26 bisa merata kan yang kayak elit elit 14:29 tapi ke masyarakat tidak merasakan itu 14:30 hari ini apalagi tahun 2000 berapa 20287 14:34 itu selesai 14:35 selesai itu kan jadi jadi hal yang baru 14:37 kan apakah akan merontak ulang untuk 14:39 mendapatkan uang ya kita enggak tahu 14:41 gimana cerita 14:43 jadi 14:44 jadi saya yang terjadi kemarin itu 14:46 adalah menurut saya itu spontanitas 14:48 informasi dari teman-teman banyak 14:50 orang-orang orang daerah yang datang 14:51 yang memang masih membawa ee semangat 14:53 pemisahan. Tapi kan saya pikir 14:55 spontanitas lah itu. Tapi enggak usah 14:57 dianggap terlalu terlalu berlebihan. 14:59 Tidak usah ada pengerahan pasukan dari 15:01 Jakarta misalnya Pak Ihsan. Itu saya 15:03 pikir kita kearifan lah kearifan 15:05 terutama [berdehem] Mali. Mualim kan 15:07 lagi sakit ya Pak S diawat di apa di 15:10 Lumpur kan dia enggak hadir dia kan. He. 15:12 Nah, jadi sebenarnya mualim sebagai 15:14 mantan kombatan ya, dia kan memahami ya 15:17 memahami betul bahwa ee bagaimana e 15:20 dinamika yang terjadi di Aceh. Tapi pada 15:22 hari ini kan dia disorotin pandaya 15:25 anaknya juga jadi komisaris di PTIMA. 15:28 Jadi, jadi tidak tidak menggambarkan 15:30 seorang sosok seorang pemberontak 15:32 pemberontak sederhana. Jadi dia tidak 15:34 menampakkan itu. Maka internal pun para 15:36 pemberontak ini mant-mant pun pecah p. 15:39 Tapi andai kata misalnya 15:41 ee mualim ini hidupnya sederhana pada 15:43 saat sederhana dia dan serius dia untuk 15:46 untuk bisa memakmurkan Aceh, saya pikir 15:49 enggak ada gejola-gejola yang itu yang 15:52 jadi masalah. Balik lagi ke konflik 15:55 Palestina, Dr. Band ini ada kabar 15:59 menteri garis keras entah apa yang 16:01 terjadi di Israel ya akan membunuh 30 16:04 hingga 40 warga Gaza setiap malamnya. 16:07 Sementara isu Gaza ini kan orang wisuda 16:11 sudah kurang memakai selayer Gaza lagi 16:13 apa Palestina lagi. Ini harus dirawat 16:16 terus dan nampaknya apa yang terjadi 16:19 dengan ee Palestina dan Israel ini 16:22 mungkin Dr. Ben punya sebuah analisa 16:25 sendiri di akhir bincang kita pagi hari 16:28 ini. Silakan, Dok. 16:30 Ya, dia kan ee kalau si Ben Gofir ini 16:34 kan kalau kita dinas apa? Menteri 16:36 menteri dalam negeriah, Menteri Kearaan 16:39 Nasional. Heeh. He 16:41 dan dan sama si Somuk itu, menteri 16:44 keuangan 16:45 ini memang mereka garis-garis keras 16:47 ultra-ultrakan ya memang mereka itu 16:50 betul-betul ee apa ya partai yang memang 16:53 kecil tapi sangat menentukan berjalannya 16:56 partainya apa koalisinya di di apa di 16:59 dep kabinya si Benyamin Pak IS 17:02 dan dulu awalnya saya informasi bahwa 17:04 dia itu kan ee mati B naruda Iran 17:07 alhamdulillah saya begit rupanya rupanya 17:08 selamat juga Ini orang [tertawa] jadi 17:11 memang ini orang Pak yang betul-betul 17:14 sangat luar biasa memang hilang 17:16 nuraninya. Jadi dialah yang memprovokasi 17:19 juga warganya, pengikut-pengikutnya 17:21 agar sepakat untuk mengusir Gaza. Bukan 17:24 cuma membunuh tiap malam 30 Pak Sang. 17:25 Dia juga yang punya obsesi untuk mengir 17:29 warga Gaza semua. Baik baik ilegal 17:31 ilegal cara baik atau cara paksa pada 17:33 sya Gaza ini kosong. Dan ini yang yang 17:36 yang mengakibatkan ee apa perang-perang 17:39 yang yang 17:41 brutal itu terus berlanjut pada memang 17:42 ada orang-orang seperti ini orang ultra 17:44 kanan nih yangang yang yang memang yang 17:46 di otaknya bagaimana mereka untuk ee 17:49 menjadikan Israel raya kan mereka-mereka 17:51 ini Pak Ihsan yang 17:52 ee yang memperjuangkan itu di mana-mana 17:55 kan bicaranya selalu provokasi ya 17:57 yang yang memukul para apa Pak yang ee 18:01 yang orang Protila itu kan dia yangasan 18:05 Betul. Iya. Orang asing pun dia 18:07 [berdehem] 18:08 sedemikian 18:10 ee ee merawat ee peduli kita terhadap 18:13 Palestina, negeri yang betul pernah 18:15 membantu kita dalam kemerdekaan Republik 18:19 Indonesia dan satu-satunya negeri di 18:21 dunia yang nyata-nyata sedang dalam 18:23 keadaan terjajah. Apa nasihat dr. 18:26 Sarbini Abdul Murad untuk merawat cinta 18:29 kita terhadap kemerdekaan Palestina dan 18:32 pesan apa yang ingin Anda sampaikan 18:34 sebagai penutup kisah kita pagi hari 18:36 ini? Silakan. 18:38 I eh semua komponen anak bangsa harus 18:42 bangkit atau berjuang untuk membela 18:44 Palestina. Saya hari ini, Pak itu ada 18:46 undangan DPR untuk apa diskusilah 18:49 masalah masalah Palestina. Saya bilang, 18:51 "Maaf, saya enggak mau datang ke DPR." 18:53 Saya bilang, "Kenapa?" Katanya saya 18:54 bilang saya lagi marah dan kecewaan DPR. 18:57 Kenapa? Karena banyak hal sebenarnya Pak 19:00 porsi DPR itu yang memang tidak dipakai 19:02 itu maksimal. 19:03 Maka pada awas katakan bahwa kita bela 19:05 pera sesuai dengan porsi kita 19:06 masing-masing. Nah, sebenarnya DPR PAN 19:08 secara konstitusi dia diberi hak 19:10 kewenangan untuk menguasai pemerintah 19:12 bertanya sebagainya se perusahan-peran 19:16 Palestina masalah turis Israel yang yang 19:18 di Bali di Mentawai perdagangan Paki 19:21 masalah mikat tapi DPR bungkam enggak 19:24 bicara Pak jadi saya katakan saya 19:25 ngapain saya hadir ke sana ini kalau 19:27 masalah diskusi masalah sifatnya seminar 19:30 bukan enggak boleh itu itu lebih utama 19:32 porsi-porsi ormas porsi akademisi dan 19:35 itu diambil alih oleh atau bareng-bareng 19:37 oleh DPR supaya punya kasta yang tinggi 19:39 pakan untuk membanggil pemerintah, 19:41 memanggil instansi yang bersangkutan 19:43 apakah terutama imigrasi atau pariwisata 19:46 mempertanyakan Pak kenapa apa-apaan ini 19:50 seperti awal Pak katakan orang Ukraenia 19:52 orangor Isra orang Rusia Israel berada 19:55 di Indonesia mereka membawa perdagangan 19:56 sebagainya ini tidak dilakukan Pak maka 19:59 koalisi yang mereka lakukan dengan 20:01 pemerintah itu menumpuhkan menumpuhkan 20:04 apa namama imajinasi mereka kemudian dan 20:07 pengawasan mereka itu betul-betul tumpul 20:09 hari ini Pak maka saya katakan sangat 20:10 mendatang saya kecewa dengan 20:12 dengan hari ini. Jadi ini Pak Isa jadi 20:14 porsi kita masing-masing okeah rasil 20:17 sebagai radio yang yang pres kita terus 20:19 menyuarakan itu Pak 20:21 kemudian ada kelompok-kelompok AWG 20:23 misalnya BDS terus nah kita mengharapkan 20:27 juga melakukan ee upaya-upaya yang yang 20:29 lebih proporsional dengan fungsi mereka 20:32 sebagai anggota pengawas ini tidak 20:34 dilakukan Pak ini yang kita sayangkan, 20:36 Pak. Jadi usr itu dipanggil sama MUI 20:40 bukan ke DPR di MUI ya tahulah masukkan 20:43 masukan ada ada apa ada apa ya Pak ya he 20:48 ini itu maka saya harapkan itu Pak 20:50 kepada pemerintah khususnya agar 20:52 melaksanakanlah yang namanya panggilan 20:54 konstitusi kita agar agar 20:56 ee penjajahan di muka bumi ini harus 20:58 kita hapuskan dan hari ini Palestina 21:00 belum menikmati merasakan apa yang yang 21:03 kita rasakan hari ini. 21:04 H itu yang pasti. Terima kasih. Dr. 21:06 Sarbina Abdul Murad telah memberikan 21:09 bagian dari amar makruf nahi mungkar dan 21:12 pencerahan untuk pendengar Radio 21:13 Silaturahim. Terima kasih, Dok. Sehat 21:16 selalu sampai Kamis mendatang 21:19 insyaallah. Demikian, Dok. 21:20 Asalamualaikum warahmatullahi 21:21 wabarakatuh. [berdehem] 21:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 21:24 wabarakatuh.