Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:16 Pertama-tama alhamdulillahiabbil alamin 0:18 wasalatu wasalamu ala asrofilyaai wal 0:21 mursalin wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:27 Pertama-tama marilah kita panjatkan puja 0:29 dan puji syukur ke hadirat Allah 0:31 Subhanahu wa taala karena atas 0:33 limpahannyaalah pada pagi hari ini kita 0:37 bisa berkumpul di tempat yang mulia ini 0:40 untuk melakukan kegiatan yang mulia 0:44 yaitu peringatan Isra Mikraj Nabi Besar 0:47 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 0:51 Dan mudah-mudahan segala amal ibadah 0:53 yang kita kerjakan diberikan ganjaran 0:56 pahala dan mendapat rida dari Allah 0:57 subhanahu wa taala. Amin ya rabbal 0:59 alamin. 1:02 Dan tidak lupa salam dan selawat 1:04 senantiasa tercurahkan kepada junjungan 1:07 kita Nabi Besar Muhammad sallallahu 1:09 alaihi wasallam beserta para beserta 1:12 keluarga dan sahabatnya dan para 1:14 pengikutnya. Dan semoga kita yang hadir 1:18 di masjid yang mulia ini diperkenankan 1:20 Allah subhanahu wa taala untuk 1:22 mendapatkan syafaat beliau. Amin ya 1:24 rabbal alamin. Alhamdulillah sudah pada 1:27 berkumpul semua dan kami sangat senang 1:30 sekali mengucapkan terima kasih kepada 1:32 Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang berkenan 1:35 hadir pada acara pagi hari ini. 1:39 Alhamdulillah pada pagi hari ini kita 1:42 bisa berkumpul di tempat yang mulia ini 1:45 untuk menyelenggarakan acara peringatan 1:48 Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad 1:50 sallallahu alaihi wasallam. 1:52 Semoga acara ini bisa meningkatkan 1:55 kualitas iman dan takwa kita, bisa 1:58 menikmat meningkatkan kecintaan kita 2:00 kepada Nabi Besar Muhammad sallallahu 2:03 alaihi wasallam serta meningkatkan 2:05 ukhuwah islamiah kita. 2:10 Kami atas nama Yayasan dan DKM Masjid 2:12 Babussalam mengucapkan banyak terima 2:15 kasih kepada panitia dan dari DKM maupun 2:20 pengurus lingkungan maupun dari Majelis 2:23 Taklim Kalunisah yang telah bekerja 2:25 keras untuk mempersiapkan acara ini dan 2:28 semoga Allah subhanahu wa taala 2:30 membalasnya budi baik Bapak Ibu sekalian 2:33 dengan pahala yang berlipat ganda. Amin 2:35 ya rabbal alamin. Dan mungkin 2:37 selanjutnya kita masuk ke acara yang 2:39 kedua yaitu pembacaan ayat suci 2:41 Al-Qur'an yang akan dibawakan oleh Ustaz 2:44 Fahmi Saham dan sari tilawahnya oleh Ibu 2:49 Widi. 2:50 Kepada beliau kami persilakan. 2:52 Asalamualaikum warahmatullahi 2:54 wabarakatuh. 3:02 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:19 Bismillahirrahmanirrahim. 3:46 Subhanalladzi 3:51 asro 3:54 biabdihi 3:57 lail 4:00 minal masjidil 4:04 haram 4:18 lailam 4:21 minal masjidil 4:25 haram 4:29 Masjidil 4:31 Aqsalladzi 4:35 barakna 4:38 haulah 4:51 alladzi 4:53 barak 5:03 min ayatina 5:08 innahu 5:11 huwas samiul 5:15 basir 5:32 Waaina 5:35 Musal 5:37 kitaba 5:39 wa ja'alnahu 5:43 hudba 5:45 Bani 5:49 Israil 6:01 waja'alnahu 6:04 hudan libani 6:09 israila 6:14 tattakhidzu 6:17 minuni 6:20 wakila 6:30 durriyata 6:33 man hamalna 6:37 maanuh 6:41 Innahuana 6:45 aban 6:49 syakur. 6:54 Sadaqallahuladzim. 7:03 Aku berlindung kepada Allah 7:06 dari godaan setan. yang terkutuk. 7:10 Dengan nama Allah yang maha pengasih 7:15 maha penyayang. 7:18 Maha suci Allah yang telah 7:22 memperjalankan hamba-Nya 7:24 Muhammad 7:26 pada malam hari di masjidil dari 7:30 Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa 7:35 yang telah kami berkahi sekelilingnya 7:38 agar kami perlihatkan 7:41 kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran 7:44 kami. 7:46 Sesungguhnya 7:48 Dia Maha mendengar, Maha melihat. 7:53 Dan kami berikan kepada Musa 7:57 kitab Taurat 8:00 dan kami jadikannya petunjuk bagi Bani 8:04 Israil dengan firman, 8:07 "Janganlah kamu mengambil pelindung 8:10 selain Aku. 8:13 Wahai keturunan orang yang kami bawa 8:16 bersama Nuh. 8:18 Sesungguhnya 8:20 dia Nuh adalah hamba Allah yang banyak 8:25 bersyukur. 8:27 Maha benar Allah dengan segala 8:30 firman-Nya. 8:35 Asalamualaikum warahmatullahi 8:37 wabarakatuh. 8:39 Alhamdulillah telah disampaikan 8:41 pembacaan surat ayat suci Al-Qur'an dan 8:44 semoga kepada yang membacakan maupun 8:47 yang mendengarkannya mendapat rahmat 8:49 dari Allah Subhanahu wa taala. Amin ya 8:51 rabbal alamin. Selanjutnya kita memasuki 8:54 acara yang ketiga yaitu sambutan dari 8:59 Wakil Ketua Yayasan Bapak Gunawan. 9:03 Kepada Bapak Gunawan kami persilakan. 9:08 Asalamualaikum warahmatullahi 9:09 wabarakatuh. 9:12 Alhamdulillahilladzi hadana lihada wina 9:14 tadi anadanullah lailahaillallah 9:17 Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi 9:19 wasallam. Para hadirin sekalian, 9:22 saya mewakili ketua yayasan yang 9:25 kebetulan ee hari ini beliau tidak bisa 9:27 hadir 9:29 untuk ee 9:32 menyambut dan membuka acara khusus, 9:35 pengajian khusus. yang akan dibawakan 9:37 oleh Tuan Guru ee Habib ee Husein bin 9:42 Hamid Al-Attas. 9:44 Ee sangat menarik dengan judulnya yaitu 9:47 mentransformasi diri 9:49 ee menjadi akhlakul karimah. 9:53 Ee selanjutnya mungkin perlu ee sedikit 9:57 ee 10:00 perkenalan dengan Habib. Habib ini dulu 10:04 masantren di Cianjur ya. Eh sori di 10:08 Sukabumi. 10:10 Di Sukabumi. Jejerai namanya. Kemudian 10:13 setelah itu kuliah di Kairo. 10:16 Dulu sobatnya Habib Rijik. Cuman Habib 10:19 Rijik ke ee 10:23 ke Makkah. Beliau ke Mesir. 10:26 Kemudian juga ee beliau aktif. Tuan Guru 10:29 ini aktif di Radio Silaturahmi 10:33 yang ee dipancarkan melalui AM 720 ya ee 10:39 di bisa didengarkan dari hari Senin 10:42 sampai Jumat. 10:44 Untuk selanjutnya ee kami persilakan 10:46 para hadirin sekalian untuk ee mengikuti 10:49 kajian. Semoga ee 10:53 bermanfaat 10:55 bagi kita semua. Wabillahi taufik 10:57 walhidayah. Wasalamualaikum 10:59 warahmatullahi wabarakatuh. 11:00 Alhamdulillah, terima kasih Pak Gunawan 11:02 sudah memberikan sambutannya 11:05 dan juga sudah menjelaskan ee tentang 11:12 guru kita 11:14 itu Bapak Ustaz ee Habib Husein bin 11:19 Hamid Ali Alatas. Dan mungkin tidak 11:22 berlama-lama lagi ee mari kita sambut ee 11:26 guru kita untuk menyampaikan tausiahnya 11:28 pada pagi hari ini kepada Habib ee 11:33 Husein bin Alatas. Kami persilakan, Bu. 11:38 Bismillahirrahmanirrahim. 11:41 Alhamdulillahi rabbil alamin hamdan 11:45 katsiran thyyiban mubarokan f kama 11:49 yuhibuna. 11:52 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 11:55 abdika wa rasulika sayyidina wa nabina 11:59 Muhammadin 12:01 wa alihi wasohbihi wasallim. 12:06 Asalamualaika ya rasulullah. 12:09 Assalamualaina wa ala ibadillahi shihin. 12:12 Wasalamualaikum warahmatullahi 12:15 wabarakatuh. 12:21 Yang saya hormati 12:25 DKI Masjid Babussalam serta jajaran 12:28 pengurusnya. Begitu juga para jemaahnya. 12:31 Begitu pula 12:34 pengurus dan pembina Yayasan Babussalam. 12:39 yang bersama-sama berjuang untuk 12:42 mentakmirkan masjid ini. Begitu juga 12:45 kepada almarhum Bapak Sudi Silalahi yang 12:48 mewakafkan 12:49 untuk membangun masjid yang indah ini 12:53 yang mudah-mudahan bukan hanya indah 12:55 secara fisik tapi juga indah secara 12:59 maknawi dan memperindah para jemaah yang 13:02 berkumpul di tempat ini. Allah limpahkan 13:04 rahmatnya, keberkahan dan ampunannya 13:07 bagi kita semua. Amin ya rabbal alamin. 13:11 Para jemaah hadirin hadirat yang 13:13 dirahmati Allah. Pada pagi hari ini tema 13:17 kita 13:19 pelajaran dari Isra dan Almikraj. Bukan 13:23 hanya kita mengisahkan kejadian 13:25 tersebut, tapi pelajaran apa yang dapat 13:28 kita ambil untuk melakukan perubahan 13:30 yang positif dalam kehidupan kita. 13:35 Nah, untuk memahami hal ini dengan 13:38 sendirinya perlu kita memahami 13:41 latar belakang dari peristiwa ini. 13:44 Kita semua tahu bahwa Nabi kita Muhammad 13:48 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 13:50 bersama para sahabat yang mulia yang 13:53 beriman kepada Allah menjalani 13:56 pemboikotan selama 3 tahun 14:00 di lembah yang dinamakan Lembah Abu 14:02 Thalib. 14:04 dikepung dari segala penjuru, diboikot 14:08 dari luar tidak ada barang yang dapat 14:10 masuk. Dari dalam pun ya mereka 14:12 halang-halangi orang untuk buat. 14:16 Jadi mereka hanya mengkonsumsi apa-apa 14:18 yang dapat diselundupkan atau 14:20 daun-daunan yang mereka makan. 14:24 Nah, Rasulullah sallallahu alaihi 14:25 wasallam di samping bersama para 14:28 sahabatnya yang mulia ditemani oleh 14:30 istri beliau Asayidah Khadijah Ummul 14:33 Mukminin radhiallahu anha. 14:36 Setiap kali Jibril datang sebagaimana 14:39 riwayat dari Abu Hurairah, 14:43 Jibril mengatakan kepada Khadijah, 14:45 "Innallaha yuqriuk salam." Allah 14:47 menyampaikan salam pada 14:50 beliau bukan hanya sekedar istri, tapi 14:53 beliau juga merupakan 14:56 teman yang melipur laranya, 14:59 menghapuskan duka dan sedihnya, 15:01 memberikan dukungan secara maknawi, dan 15:06 juga seluruh harta bendanya 15:07 dipersembahkan untuk perjuangan 15:09 tersebut. 15:11 Oleh karena itu, keberadaan Khadijah ini 15:13 merupakan keberadaan yang amat penting 15:15 bagi Nabi kita Muhammad sallallahu 15:17 alaihi wasallam. Begitu pula sang paman 15:21 Abu Thalib juga ikut di pemboaian. Beda 15:25 dengan Abu Lahab di luar, 15:27 sedangkan Abu Thalib di dalam. Nah, 15:30 selama ini banyak orang beranggapan 15:32 bahwa Abu Thalib seorang 15:35 yang nonmuslim. 15:37 Padahal kalau Bapak Ibu baca riwayat 15:39 yang berhubungan dengan kejadian ketika 15:43 Abu Jahal dan rombongannya 15:46 berkeliling mengelilingi Abu Thalib 15:48 ketika saat akan meninggal dunia. Yang 15:51 meriwayatkan peristiwa ini orang yang 15:53 tidak berjumpa dengan Abu Thalib. 15:55 Bukan Abu Bakar, bukan Umar, bukan 15:58 Utsman, bukan Ali dan sahabat besar 16:00 ridwanullahi alaihim. Tapi orang yang 16:03 masuk Islam kurang lebih 9 tahun 16:05 kemudian. 16:07 Dia meriwayatkan tanpa perantara dalam 16:10 ilmu hadis namanya tadlis 16:14 yang melemahkan hadis ini. Dalam riwayat 16:17 pada thabaqat Ibnu Sa'ad menjelaskan 16:19 bahwa beliau bukan hanya mempersembahkan 16:22 hidup dan hartanya, tapi beliau juga 16:24 beriman kepada Rasul. 16:29 Mungkin tidak, para jemaah sekalian, 16:31 seorang paman membela kemenakannya? 16:36 yang memerangi agamanya. 16:39 Seperti Azar dengan Nabi Ibrahim, 16:41 bagaimana sang ayah menjadi musuh 16:43 anaknya, bahkan mengusirnya. 16:47 Apalagi paman, mana mungkin dia akan 16:49 menolong, mendukung, membela Rasul 16:51 mengatakan, "Lakukan apa yang kamu ingin 16:53 lakukan dan saya tidak akan pernah 16:55 meninggalkan kamu." Itu jawaban Abu 16:57 Thalib. Ketika kaum Quraisy datang 17:00 menawarkan kerja sama dan kompromis, 17:03 Rasul mengatakan, "Wallahi ya amma, demi 17:06 Allah wahai paman." 17:08 La wusamsa fi yamini wal qara fi yasari. 17:14 Lan atrukal amro amutahu. Demi Allah 17:18 seandainya mereka kuasa meletakkan 17:20 matahari di tangan kanan 17:23 bulan di tangan kiriku sekali-kali aku 17:27 tak akan meninggalkan 17:29 risalah dan kewajibanku ini atau aku 17:31 binasa dalam menjalankan amanat Allah. 17:35 Sang Pawan begitu mendengar ucapan sang 17:37 kemenakan, dia mengatakan, "Lakukanlah 17:40 apa yang kamu ingin lakukan dan saya 17:42 tidak akan pernah meninggalkan kamu." 17:45 Dan uniknya ketika terjadi pemboikotan 17:48 Abu Thalib bukan di luar tapi bersama 17:49 Rasul di dalam. 17:52 Pada saat berlalu 3 tahun, perjanjian 17:56 yang diletakkan di Ka'bah ternyata 17:58 dimakan oleh rayap. 18:00 Orang-orang Quraisy tidak mengetahui. 18:02 Abu Thalib datang ke hadapan mereka 18:04 semua mengatakan, 18:06 "Hubungan rahim yang kalian putuskan 18:08 sekarang dihapuskan oleh Allah Subhanahu 18:10 wa taala." 18:13 Tak lama kemudian 18:15 setelah peristiwa tersebut, sang paman 18:18 Abu Thalib meninggal dunia. 18:21 Pada saat dia hidup, orang-orang Quraisy 18:23 tidak berani sama sekali menyakiti 18:24 Rasul. Tapi semenjak beliau wafat, kaum 18:28 musyrikin mulai berani menyakiti 18:30 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 18:33 sebelum Abu Thalib wafat. Karena Abu 18:35 Thalib wafat setelah selesai 18:38 pemboikotan, sang istri yang beliau 18:41 cintai yang selalu mendukung, membantu, 18:44 menghiburnya ternyata dipanggil oleh 18:46 Allah subhanahu wa taala. 18:49 Keadaan beliau bagaikan seekor burung 18:51 yang patah dua sayap. 18:55 dalam kesedihan, kedukaan hingga 18:57 dinamakan amul huz itu kira-kira 19:02 pada tahun ke-11 atau ke-12 19:06 diutusnya Nabi kita Muhammad sallallahu 19:08 alaihi wasallam. Artinya sebelum hijrah 19:10 Nabi 2 tahun atau 1 tahun. 19:17 Ini merupakan latar belakang yang 19:19 dialami oleh Nabi kita Muhammad 19:20 sallallahu alaihi wasallam. Kira-kira 19:23 ada tidak hiburan yang bisa menghibur 19:25 Nabi pada saat tersebut? 19:31 3 tahun dalam pemboikotan dikepung. 19:33 Kemudian penghiburnya yang selalu 19:36 menyejukkan hatinya meninggal dunia. 19:38 Sang paman yang menjadi pelindung juga 19:40 pergi. Ini merupakan saat-saat gelap 19:43 yang berat. Apalagi meningkatkan 19:46 intensitas gangguan kaum musyrikin 19:48 terhadap orang-orang yang beriman. 19:51 Pada saat tersebut 19:54 Allah utus Jibril alaihialatu wasalam 19:58 untuk menjemput nabinya melakukan 20:01 perjalanan hiburan yang membesarkan 20:04 hatinya. Beliau keluar dari dimensi 20:07 kehidupan dunia ini menuju alam malakut. 20:12 pertama-tama berangkat menuju Almasjidil 20:16 Aqsa, 20:17 tempat di mana kelahiran para nabi dari 20:20 Bani Israil. 20:22 Dari keturunan Ibrahim melahirkan Ishak. 20:25 Dari Ishak Yakub dari sana para nabi 20:29 dilahirkan oleh Allah Subhanahu wa 20:31 taala. Di samping juga tanahnya yang 20:34 subur hingga Allah gambarkan sebagai 20:36 tempat yang diberkahi sekeliling. 20:43 Berangkat menuju Al Masjidil Aqsa. Di 20:45 sana ternyata para nabi telah menanti 20:48 dirinya. 20:51 Seluruhnya meminta Rasulullah menjadi 20:52 imam. Karena peran mereka telah 20:54 berakhir. Kepemimpinan mereka diserahkan 20:57 kepada Rasulullah sallallahu alaihi 20:59 wasallam. Beliau bukan hanya diutus 21:02 untuk satu kaum 21:04 atau untuk umat pada masanya, tapi Allah 21:07 sebutkan dan perintahkan, "Ya a qul ya 21:10 ayyuhanasu inni rasulullahi ilaikum 21:14 kaf." Wahai manusia, sesungguhnya aku 21:17 adalah Rasulullah untuk semua manusia 21:21 dan Allah juga namakan dirinya sebagai 21:23 rahmat bagi semesta alam. W arsalnaka 21:27 illa rahmatan lilam. Beliau bukan hanya 21:30 pembawa rahmat, 21:32 tapi beliau beliau sendiri merupakan 21:35 rahmat bagi 21:37 oleh karena itu apabila beliau sebagai 21:39 rahmat kira-kira apa yang seharusnya 21:43 dilakukan oleh para pengikutnya? 21:46 Kalau para pengikutnya tidak menyerap 21:48 rahmat ini, berarti beliau tidak 21:51 mengikuti Rasulullah sallallahu alaihi 21:53 wasallam. Seharusnya seorang muslim atau 21:56 muslimah menjadi rahmat dalam keluarga. 21:59 Suami memperlakukan istrinya dengan 22:01 penuh rahmat. Anak-anaknya 22:04 memuliakan orang tua mereka. Istri juga 22:07 melakukan hal yang sama terhadap 22:09 suaminya, anaknya, kemudian antara 22:11 mereka dengan sesama manusia. 22:14 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 22:17 taala berikan nama untuk agama kita 22:19 Al-Islam yang diambil 22:22 dari Assalam. Nama Allah Subhanahu wa 22:25 taala. 22:27 Islam diambil dari nama Allah Assalam 22:29 yang artinya yang menaburkan 22:31 keselamatan. Dan tahiyat yang kita 22:33 ucapkan setiap kali kita berjumpa kita 22:36 mengucapkan assalamualaikum 22:38 warahmatullahi wabarakatuh. 22:41 Kemudian tahiyat para malaikat ketika 22:43 menyambut orang yang beriman wal 22:45 malaikatu yadkuluna alaihim min kulli 22:48 bab tibtum salamun alaikum. itu 22:52 merupakan salam dari para malaikat. 22:54 Begitu juga salam dari Allah, salamun 22:57 qul mirbir rahim. Nama yang amat indah 23:02 yang memberikan kita betul-betul apa? 23:04 Harapan. 23:06 Di samping juga keharmonian dan 23:08 kedamaian. 23:09 Lalu kita bertanya, kenapa umat Islam 23:13 kok tidak menjaga keselamatan baik 23:17 dirinya, keselamatan sesamanya juga 23:19 menjadi penabur rahmat. Padahal Tuhannya 23:22 Asalam almukmin yang menaburkan salam 23:25 dan melimpahkan rasa aman. Sampai Nabi 23:28 mengatakan, 23:30 "Almuslim, 23:31 seorang muslim sejati." Man salimal 23:34 muslimun itu orang-orang Islam selamat 23:38 dari apa? Dari gangguan. 23:41 Yang selamat dari gangguannya. Sedangkan 23:44 kata almukmin yang diambil dari nama 23:46 Allah, Rasulullah mengatakan wallahi la 23:49 yukmin. Wallahi la yukmin. Man lam y'man 23:53 jaruhu bawaqoh. Demi Allah tidak beriman 23:56 kalau seorang tetangganya tidak merasa 23:58 aman dari jadi orang yang beriman itu 24:02 yang datang membawa rasa aman. 24:05 Kalau amana yukminu artinya beriman di 24:09 sini maknanya mengandung apa? rasa aman 24:13 buat dirinya, tapi juga memberikan rasa 24:16 aman buat orang lain. Jadi, seorang 24:19 mukmin dan mukminah atau muslim dan 24:21 muslimah ciri-cirinya dapat kita lihat 24:23 melalui apa? Melalui kepribadian dan 24:26 perilakunya. Bukan hanya dengan salatnya 24:28 saja, bukan hanya dengan puasanya, bukan 24:31 juga dengan hajinya atau mondar-mandir 24:34 umrah setiap tahun. 24:36 Tapi untuk menunjukkan bukti bahwa dia 24:39 seorang mukmin dan muslim 24:41 dari kepribadian yang sesuai dengan 24:44 nilai-nilai keimanan dan nilai-nilai 24:46 keislaman. 24:47 Kalau tidak, akhirnya kita menjadi apa? 24:51 Cemohan. 24:53 Demikian pula lecehan seperti yang 24:56 dilakukan seorang komedian yang bernama 24:58 Panji. "Memangnya kalau salat pasti 25:01 baik?" 25:04 Jawabannya tidak. 25:06 Dahulu kala kita saksikan khulafa Bani 25:08 Umayyah salat tapi melakukan 25:10 pembantaian. Khulafa Bani Abbas salat 25:12 melakukan pembantaian. Hajjaj bin Yusuf 25:15 hafal Quran. 25:18 Hafal Qur tapi tangannya berlumunan 25:21 darah. 25:24 Di tengah-tengah kita banyak kiai-kiai 25:27 salatnya rajin, jidatnya hitam. Termasuk 25:30 ulama dan termasuk habib-habibnya juga. 25:33 Apakah pasti kalau mereka salat mereka 25:35 baik? 25:37 Salat merupakan jalan menuju kebaikan 25:39 dan kemuliaan. Tapi kalau tidak 25:41 melahirkan buahnya yang mencegah dari 25:44 perbuatan keji dan mungkar, kita akan 25:46 menjadi bahan cemohan. 25:49 Akhirnya orang Islam dicemohkan, 25:51 mereka salat, mereka berpuasa, jidat 25:53 mereka hitam, korupsi jalan terus. 25:57 Memalukan gak kira-kira? 25:59 Memalukan. 26:01 ribut persoalan tambang akhirnya menodai 26:05 kehormatan mereka juga organisasi 26:07 mereka. Saya ingat ketika pemuda-pemuda 26:09 NU dari Jogja mengingatkan para 26:11 pemimpin, "Jangan terima konsesi 26:13 tambang. Ini jebakan buat kalian." Dan 26:16 betul 26:17 waktu di masjid kelihatan rajin salat 26:20 ibadah, begitu berhadapan dengan yang 26:22 menggiurkan lupa diri. Betul enggak, 26:25 Ibu-ibu sekalian? 26:28 Jadi begitu ada kesempatan baru terlihat 26:31 orang ini jujur apa tidak. 26:34 Sayidina Umar Ibnu Khattab radhiallahu 26:36 anhu, saya kira Bapak kenal semua 26:38 ibu-ibu sekalian, 26:41 orang yang tegas. 26:44 Satu kali waktu bertanya kepada para 26:46 sahabat, "Siapa di antara kalian 26:50 yang apa 26:52 yang kira-kira tahu orang yang tepat 26:54 untuk menjadi pejabat? Satu orang 26:57 mengatakan, "Ya Amirul Mukminin, fulan 26:59 yaquumul wasumun." 27:02 Si fulan bangun malam puasa di waktu 27:04 siang. 27:06 Menurut saya dia orang yang tepat. 27:08 Sayidina Umar tanya, "Pernah tidak kamu 27:11 berpergian bersamanya? 27:14 Pernah enggak kamu berhubungan dagang 27:15 bersamanya?" 27:19 Dia mengatakan, "Tidak. Dari mana kamu 27:21 tahu dirinya? 27:26 Uji mereka melalui apa? 27:28 Melalui uang, melalui hal-hal yang 27:31 menggiurkan. Kalau dia bertahan dan dia 27:34 menjaga amanat ketika diberikan amanat 27:37 dan tidak berbuat khianat, baru orang 27:39 ini layak untuk diangkat menjadi 27:42 pemimpin. Dan kita mengatakan salatnya 27:45 membuahkan betul-betul hasil. 27:48 Oleh karena itu untuk menjadi calon 27:51 pemimpin bukan hanya dilihat dari salat 27:53 dan puasanya, dari ketakwaannya kepada 27:56 Allah. Ketakwaan artinya orang yang 27:59 menjaga Allah dalam setiap gerak-gerik 28:01 maupun tutur katanya. Karena takwa dalam 28:03 bahasa Arab diambil dari waqi wiqayatan 28:06 yang artinya menjaga bukan takut. 28:10 Ya ayyuhalladzina amanu qu anfusakum. Qu 28:13 itu diambil dari waqo yaqi wiqayatan. 28:16 Asal takwa itu waqwa. 28:18 untuk memudahkan sebutannya berubah 28:20 menjadi takwa. Nah, takwa sebagaimana 28:22 yang digambarkan Allah Subhanahu wa 28:24 taala. 28:26 Wasariu ila magfiratim mirbikum wa 28:30 jannatin ardu samawatu wal ard uid lil 28:34 muttaq 28:35 alladina yunfiqu fro 28:39 walinal 28:42 wallahu yuhibbul muhsinin walladina 28:46 faalu fahisyatanamu 28:48 anfusahumakarullah 28:50 fastagfaruim 28:51 wagfirunubahamir 28:57 Dalam suratul baqarah juga pada awal 28:59 surah 29:01 Allah menjelaskan orang yang akan 29:02 menerima hidayah Allah dari kitab 29:04 sucinya. 29:06 Bismillahirrahmanirrahim. 29:07 Alif lam mim dalikal kitab. Laa fi hudan 29:12 lil muttaqin. Siapa orang yang bertakwa? 29:15 Alladina yminuna bil ghaib. 29:18 Hatinya selalu betul-betul apa? 29:21 Merasakan dan mengawasi Allah di mana 29:23 pun dia berada. 29:25 mengingat hari akhir dan hisab yang akan 29:29 dihadapi hingga hatinya selalu apa? 29:32 bergetar, penuh rasa hormat, takut 29:34 kepada Allah dan juga penuh rasa harap 29:37 pada. Nah, orang yang jiwanya seperti 29:39 ini mungkin enggak berkhianat. 29:42 Lalu setelah itu wuqimunasah. Mereka 29:45 selalu menjalin hubungan yang amat 29:47 hangat, mesra bersama Allah. bukan 29:50 melakukan salat, tapi mendirikan salat. 29:53 Di mana dia mengerjakan salat di masjid, 29:55 di luar 29:58 dia praktikkan betul-betul makna dan 30:00 pesan dari salat tersebut yang dimulai 30:02 dengan mentakbirkan Allah, membesarkan 30:05 Allah, kemudian diiringi dengan tunduk 30:08 melalui rukuk dan sujudnya kepada Allah 30:11 Taala. Selesai salat dengan salam, dia 30:14 melaksanakan pesan salat menaburkan 30:16 salam di tengah-tengah masyarakat dan 30:18 umat. 30:20 Jadi gambaran seorang muslim terlihat 30:22 dari salatnya. 30:25 Bagaimana hadirin sekalian? Pesan dari 30:27 salat tersebut diamalkan, dipraktikkan 30:29 dalam keseharian. 30:31 Tapi kalau kita hanya tunduk rukuk sujud 30:34 tanpa kita resapi maknanya, kita 30:37 mentakbdirkan Allah juga tanpa kita 30:39 resapi. Demikian pula pada saat kita 30:41 mengucapkan salam, akhirnya salat kita 30:43 bagaikan angin lalu yang tidak 30:45 meninggalkan manfaat sama sekali. 30:49 Wauqimun sha. Jadi bukan hanya salat, 30:54 tapi mereka mendirikan salat menjalin 30:56 hubungan yang hangat bersama Allah. 30:58 Kemudian wamimma roqnahum yunfiquun. 31:01 Dari apa yang kami anugerahkan bagi 31:03 mereka, mereka infakkan. Walladina 31:05 yminuna bima unzila ilaika w unzila min 31:08 qblik wabil akhirati hum yqinun. Dan 31:11 mereka yang beriman kepada apa yang 31:13 Allah turunkan padamu bukan hanya 31:15 percaya, bukan hanya yakin. Beriman 31:17 diiringi dengan pengamalan 31:19 dan apa yang Allah turunkan kepada 31:21 orang-orang sebelum kamu. 31:25 Dan mereka betul-betul penuh rasa yakin 31:27 terhadap hari akhirat hingga semua 31:29 gerak-gerik mereka diawasi oleh hari 31:33 akhirat yang akan dihadapi. Baru Allah 31:35 sebutkan merekalah orang yang berada di 31:37 atas petunjuk Tuhan mereka dan merekalah 31:40 orang-orang yang akan sukses di hari 31:41 kemudian nanti. Nah, kalau orang semacam 31:44 ini diberikan amanat insyaallah dia akan 31:48 menjalankan amanat. Kalau dia tidak 31:50 tahu, dia akan bertanya kepada orang 31:52 yang t 31:53 dia suka dengan penasihat-penasihat yang 31:56 betul-betul ahli yang berada di sisinya. 31:58 Hingga dia tidak mengambil keputusan 32:00 atas dasar kebodohan, tapi atas dasar 32:03 betul-betul ilmu yang didasari oleh iman 32:05 dan takutnya kepada Allah Subhanahu wa 32:07 taala. Jadi kita ingin para jemaah 32:10 sekalian bagaimana amal ibadah kita ini 32:13 membuahkan kuat. Pada saat orang 32:16 mentakbdirkan Allah dia tidak mungkin 32:18 akan membesarkan dirinya di hadapan 32:20 hamba Allah. 32:22 Pada saat dia mentakdirkan Allah, tidak 32:24 mungkin dia akan membesarkan orang lain 32:26 di hadapannya. Yang maha besar hanya 32:27 Allah. Sedangkan kita semua sederha, 32:30 ayah ibu kita sama. Kita pernah 32:33 berkumpul dalam rahim yang sama. 32:35 Sedangkan basis pengadilan Allah di hari 32:37 kemudian nanti bukan berdasarkan gender 32:41 laki atau perempuan, tidak. Bukan 32:43 berdasarkan ras, bukan berdasarkan suku, 32:45 bukan berdasarkan juga nasab, tapi 32:48 berdasarkan iman dan takwa. Hingga kita 32:50 dapat berlomba-lomba semuanya untuk apa? 32:53 untuk meraih kemuliaan di sisi Allah dan 32:55 tidak merasa minder, tidak merasa 32:57 tertinggal, tidak merasa Allah tidak 32:59 adil. 33:00 Satu orang mengatakan, "Ustadz, 33:02 bagaimana keadilan Allah? Ustaz, anak 33:04 seorang ustaz belajar ke luar negeri, 33:06 sedangkan kami orang awam dan bodoh." 33:09 Saya bilang, "Kalau kamu ukur keadilan 33:11 Allah Subhanahu wa taala dengan standar 33:13 yang berlaku dalam kehidupan kita, 33:15 memang Allah tidak adil. Tapi kamu tahu 33:17 gak saya, Ustaz? Ini pertanyaan saya 33:20 lebih berat dibandingkan kamu. 33:23 Hisab saya lebih berat dibandingkan 33:25 hisab kamu. Kamu akan dihisab Allah 33:27 sesuai dengan ilmu dan kemampuan yang 33:29 kamu miliki. Sedangkan saya dengan 33:32 sendirinya berbeda dengan kamu. 33:35 Apa yang saya sampaikan kalau saya tidak 33:37 amalkan saya akan diminta 33:38 pertanggungjawabannya. Bahkan sebelum 33:40 penyembah berhala para ustaz, para kiai 33:42 yang akan dipanggil. 33:44 Sudah belum kamu menyampaikan amanat 33:46 Allah? 33:48 sudah belum kamu mengamalkan apa yang 33:50 kamu sampaikan? Kalau ucapan sama amal 33:53 bertolak belakang, maka orang ini amat 33:55 mengerikan nasibnya. Jadi, jangan Bapak 33:57 Ibu beranggapan bahwa Allah tidak adil 34:00 dalam hal ini. Justru keadilan Allah 34:02 dalam hisabnya nanti di hari kemudian 34:04 nanti. Ibu punya 100, yang ditanya yang 34:06 100. Saya punya sejuta. Pertanyaannya, 34:10 apa yang kamu lakukan dengan sejuta yang 34:12 kamu miliki? Begitu juga dengan ilmu 34:15 yang kita miliki. Pertanyaannya berbeda 34:17 dengan orang awam. Orang awam hanya 34:18 sekedar menjalankan apa yang dia tahu 34:21 dari tuntunan agama. Dia akan meraih 34:23 kemuliaan di sisi Allah. Begitu juga 34:26 yang kaya sama yang miskin. 34:29 Bapak, Ibu punya uang R1 miliar. 34:33 Tahu-tahu orang yang biasa pas-pasan 34:36 dari hasil kerjanya punya uang cuma 34:38 Rp10.000. 34:42 Dia infakkan 5.000, Ibu infakkan katakan 34:45 dari Rp1 miliar 100 juta. Banyak mana di 34:48 sisi Allah? 34:51 Yang 5.000 itu separuh dari miliknya. 34:54 Sedangkan yang Bapak, Ibu keluarkan R 34:57 juta 1/10 dari milik Bapak, Ibu. 35:01 Jadi jangan dilihat banyaknya. Kalau 35:02 dilihat banyaknya, surga dikuasai sama 35:05 konglom erat. 35:07 Betul enggak, Ibu sekalian? 35:09 Jadi kehadiran Allah dalam menghisab 35:11 beda dengan standar yang berlaku di 35:13 tengah-tengah kita. Hingga Allah 35:15 berfirman dalam suratul waqiah, id 35:18 waqoatil 35:20 laisa liwaqatiha kadibah khofidatun 35:24 gfi. Apabila 35:27 terjadi kiamat yang akan menghancurkan 35:30 seluruh alam semesta, diiringi dengan 35:33 kebangkitan manusia kembali, maka 35:36 standar dan sistem nilai akan mengalami 35:38 perubahan. 35:41 Kejadian tersebut tak dapat diingkari. 35:43 Khafidatunfiah. Dia akan merendahkan 35:46 kaum-kaum yang dulu di dunia dimuliakan 35:48 dan ditinggikan derajat 35:50 karena keingkaran dan kekafiran mereka. 35:54 Rafiah akan mengangkat derajat dulu 35:56 orang-orang yang dipandang rendah 35:58 diangkat derajatnya di sisi Allah 35:59 Subhanahu wa taala karena iman dan 36:01 takwanya pada mereka. Kira-kira Allah 36:03 maha adil enggak? Maha adil. Jangan 36:07 sampai kita, ustaz, ulama atau habib 36:10 dikumpulkannya bukan bersama orang yang 36:12 beriman. Tapi bersama orang yang ingkar 36:15 karena berkolaborasi dengan kezaliman, 36:18 karena mendoakan orang-orang yang zalim 36:20 biar jabatannya diperpanjang, 36:22 karena menerima juga pemberian-pemberian 36:24 mereka tapi dengan melupakan amanat 36:26 untuk menyampaikan amanat Allah. Jadi 36:29 jangan sekali-kali Bapak Ibu beranggapan 36:31 orang yang berkedudukan tinggi, yang 36:33 bergelar atau katakan mereka-mereka yang 36:36 diberikan kekayaan di sisi Allah juga 36:38 akan mengalami kemuliaan sebagaimana 36:40 keadaan mereka. Sama sekali tidak. 36:43 Bilal yang tidak punya hubungan famili 36:46 dengan Rasul diangkat derajat sampai 36:50 Rasulullah berkata, "Baru saja aku 36:53 mendengarkan suara sendalmu di surga 36:54 wahai Bilal." 36:56 Orangnya masih di bumi. Salman al-Farisi 37:00 diperebutkan 37:01 di antara kaum Muhajirin dan Ansar 37:04 ketika membangun masjid Rasul. Kaum 37:06 Muhajir mengatakan, "Salman dari kami 37:08 yang berhijrah meninggalkan Persia." 37:11 Ibu tahu enggak orang Arab dulu pada 37:13 masa jahiliah menganggap orang non Arab 37:15 tuh bangsa ajam yang hilang. 37:19 Tapi begitu mereka beriman, 37:22 Salman dari Persia diperebutkan. 37:25 Kaum Ansar mengatakan, "Tidak, Salman 37:27 tinggal bersama kami sambil menantikan 37:28 kedatangan Rasul." Rasulullah 37:30 mengatakan, "La Salman minna ahlil bait. 37:33 Salman dari kami keluarga Rasul." 37:38 yang tadinya orang direndahkan, 37:40 ternyata begitu mereka beriman, mereka 37:42 sejajar dengan Rasulullah sallallahu 37:44 alaihi wasallam. Mereka diperlakukan 37:47 dengan mulia. Kira-kira bagaimana kalau 37:49 Rasulullah melihat Bapak Ibu enggak 37:52 pernah berjumpa dengan Rasul, enggak 37:55 pernah mendengarkan Rasul, membacakan 37:56 Al-Qur'an. 37:58 Bahasa ibu juga bahasa yang asing dari 38:01 bahasa Arab. Bagaimana kira-kira kalau 38:03 Rasulullah mendengarkan bacaan Al-Qur'an 38:05 Bapak Ibu? 38:07 Ibu juga beriman kepadanya tanpa melihat 38:09 Rasul. Bagaimana kira-kira Rasulullah 38:11 sallallahu alaihi wasallam? 38:14 Jadi jangan Bapak Ibu beranggapan kami 38:16 jauh. Apakah mungkin Rasulullah akan 38:18 kenal kami? Ketahuilah bahwasanya 38:21 Rasulullah akan mengenal mereka-mereka 38:23 yang beriman, yang mencintainya. Maka 38:26 kita berharap walaupun kita jauh dari 38:28 sisi masa tidak bertemu dengan Rasul di 38:32 hari akhirat Allah pertemukan kita 38:34 dengan Rasul bisa dekat daripadanya 38:36 karena kecintaan kita kepada Allah dan 38:38 Rasul. 38:40 Jadi, Bapak, Ibu walaupun jauh jangan 38:41 berkecil hati karena setiap orang bakal 38:44 dikumpulkan bersama yang dicintai di 38:45 hari akhir. Yang cinta Maradona bersama 38:48 Maradona, 38:50 yang cinta juga para artis ya, baik itu 38:53 Hollywood maupun sinetron akan 38:55 dikumpulkan bersama mereka. Allah maha 38:56 adil. Tapi yang cinta kepada Rasul, yang 38:59 cinta kepada orang yang beriman, Allah 39:01 akan kumpulkan bersama mereka. 39:05 Nah, Bapak Ibu yang dirahmati Allah 39:07 Subhanahu wa taala, setelah tadi Bapak, 39:08 Ibu mendengarkan bagaimana kondisi 39:11 keadaan Rasul sebelum diisrakkan di MJ. 39:16 Begitu beliau diberangkatkan 39:19 dalam perjalanan yang amat-amat 39:21 fantastik, menerobos lorong waktu. 39:24 Karena waktu dan ruang di mata Allah 39:25 apa? Merupakan makhluknya. Allah tidak 39:28 terikat dengan waktu. Allah juga bisa 39:30 membebaskan makhluknya dari apa? Dari 39:33 apa? belenggu waktu hingga dapat 39:35 melakukan perjalanan yang amat-amat 39:38 fantastik. 39:40 Meninggalkan kota suci Makkah, mampir di 39:42 Yerussalam, 39:44 mengimami para nabi dan para rasul, 39:46 kemudian diberangkatkan bersama Jibril 39:49 menuju hari sekalian sidratul muntaha. 39:53 Perjalanan ini perjalanan yang lebih 39:55 cepat daripada kecepatan cahaya. Karena 39:58 kecepatan cahaya masih ada batasnya. 1 40:00 detik hanya 300.000 km. 40:04 melakukan perjalanan. Bukan Rasulullah 40:06 yang berjalan sendiri, tapi 40:08 diberangkatkan 40:09 oleh Allah dari Masjid Alhamil Aqsa. 40:14 Otomatis dengan kekuasaan Allah untuk 40:16 memindahkan Rasul dari tempat ke tempat 40:19 amat mudah sekali. Sebagai contoh, 40:22 pada masa Nabi Sulaiman ketika Sulaiman 40:25 mendengarkan bahwa Balqis dari Yaman 40:27 akan datang menuju Yarussalam. 40:31 Dari Yaman ke Yerusalem perjalanan lebih 40:33 jauh daripada Makkah menuju Yerusalem. 40:39 Sulaiman mengumpulkan para pemuka 40:40 kaumnya dari kalangan jin dan manusia. 40:43 Ayyukum yaini biarsiha qoblauni 40:46 muslimin. Siapa di antara kalian yang 40:49 bisa membawa singgahsana Sulaiman dari 40:52 Yaman? Singgahsana Balqis dari Yaman 40:54 menuju Yerusalem. 40:58 Qala ifrit minal jin. Tampil sang jenius 41:02 dari kalangan jin. Ifrit dalam bahasa 41:04 Arab artinya jenius, bukan kata benda 41:07 tapi kata sifat. Oleh karena itu orang 41:09 Arab kalau ingin menggambarkan seorang 41:11 yang jenius anta afrit. 41:13 Kalau perempuan inti afritah. 41:17 Jadi ifrid itu bukan kata benda tapi 41:19 kata si. 41:21 Jadi yang terpandai dari bangsa jin 41:22 mengatakan, "Ana atika bihiq 41:26 majelisika 41:28 maqamik. Saya akan bawa itu singgahsana 41:30 sebelum kamu meninggalkan rapat dari 41:32 majelis ini." 41:34 Tahu-tahu tampil seorang manusia yang 41:36 mendapatkan anugerah ilmu dari Allah. 41:39 Qana atika bihi qlaikafu. 41:43 Saya akan bawa ke hadapan kamu sebelum 41:45 matamu berkedip. 41:48 Sebelum Sulaiman berkejap. 41:50 Ternyata singgasana sudah di hadapan 41:53 langsung dia berkata, "Qadlib 41:56 ini dari karunia Tuhan." 41:58 Bukan karena kemampuan orang tersebut 42:00 itu orang dengan ilmu yang Allah 42:02 ajarkan. 42:03 Ini dari karunia Tuhanku liani asur 42:06 akfur untuk menguji aku apakah aku 42:08 bersyukur apakah tidak bersyukur. 42:13 Dari ya salam sebelum kejapan mata 42:16 sampai di hadapan Sulaiman. Perjalanan 42:19 yang cukup jauh kan? 42:21 dengan apa kira-kira? 42:23 Araian yaqu lahu kun. 42:27 Ini sebetulnya merupakan apa? Bala 42:30 bantuan dan harapan. Pesan dari Allah. 42:33 Jangan kamu berkecil hati dalam segala 42:36 sesuatu. 42:37 Baik berkaitan dengan apa yang kamu 42:39 harapkan, kamu juga takuti. Jangan kamu 42:42 ukur dengan batasan dan kemampuan 42:45 manusia. Allah selalu bersama kita di 42:47 mana pun kita berada. tidak pernah 42:49 meninggalkan kita. Oleh karena itu, apa 42:51 saja yang kalian butuhkan, apa saja yang 42:54 kalian takuti, datang kepada Allah 42:56 Subhanahu wa taala. Oleh karena itu, 42:58 dalam suratul fatihah Allah mengingatkan 43:00 hal ini, iyaka na'budu wa iyaka nastain. 43:03 Kalau Allah kehendaki, siapa yang kuasa 43:05 menahan? Allah berfirman dalam surat 43:08 fatir, ma yaftahillahu linasi rahmatin 43:11 fala msikalaha. Allah kalau membuka 43:13 sesuatu bagi hambanya, tidak ada yang 43:15 bisa menutup. 43:18 Wama yumsik fala mursil lahu min ba'. 43:21 Tapi siapa yang ditahan oleh Allah 43:23 walaupun seluruh makhluk bekerja sama 43:25 untuk memberikan dirinya tidak akan 43:27 kuasa. Jadi kalau hati kita selalu 43:29 bersama Allah, berharap kepada Allah, 43:32 berlindung kepadanya, melabuhkan hidup 43:34 kita kepada Allah, kita akan betul-betul 43:37 merasakan rasa aman dalam hati kita. 43:40 Tadinya Nabi selalu mendapatkan hiburan 43:43 dari Sayidah Khadijah, perlindungan dari 43:45 Abu Thalib. Allah ambil keduanya, Allah 43:47 gantikan dengan Allah Subhanahu wa 43:50 taala. 43:51 Kira-kira bagaimana jiwa Rasul pada saat 43:53 tersebut? Beliau diajak untuk melakukan 43:56 perjalanan yang amat menakjubkan. 43:59 Kemudian berangkat menuju Sidratul 44:01 Muntaha sewaktu beliau menyaksikan bumi 44:05 dan berbagai macam apa? berbagai macam 44:08 katakan nilai standar yang terdapat di 44:11 bumi dengan apa yang disaksikan di 44:13 Sidratul Muntaha. Bagaimana kira-kira 44:16 perubahan yang terjadi pada jiwa Nabi 44:18 kita Muhammad sallallahu alaihi 44:19 wasallam? 44:20 Walaqahu nazlatan ukh sidratil muntaha 44:25 inaha jannatul mawaqal 44:32 w laq minatihil. 44:37 Nabi pertama kali melihat Jibril dalam 44:39 bentuk aslinya ketika di gua Hira. 44:43 Yang kedua kalinya ketika berada di 44:46 sidratul Muntah, dia menyaksikan Jibril 44:49 sebagaimana Allah ciptakan. 44:54 Kemudian Allah sebutkan 44:57 id yagsya sidrata ma yagsya. 45:00 sidro atau pohon sid tersebut diselimuti 45:03 oleh 45:05 ya oleh sesuatu yang tidak disebutkan 45:06 diterangkan Allah tapi menggambarkan 45:08 keajaiban yang amat menakut 45:12 dan di sisinya terdapat surga kediaman 45:14 yang akan didiami oleh orang-orang yang 45:16 beriman. 45:19 Kemudian dia pada saat tersebut tiba di 45:22 Sidratul Intaha dia berbicara 45:25 mengucapkan salam kepada Allah Subhanahu 45:28 wa taala. 45:30 Allah menjawab salamnya. Kemudian Allah 45:33 berikan anugerah buat nabinya, buat 45:36 umatnya sesuatu yang tak ternilai. 45:40 Sebagian kaum muslimin menganggap salat 45:42 itu beban. 45:45 Ketika dia sedang berbicara ngobrol 45:47 asyik-asyik dengar suara azan, salat 45:49 lagi, salat lagi. Dia ingin buru-buru 45:52 kelar dari salat kan. 45:54 Padahal bagi Nabi juilat quratu aini fat 45:58 Allah jadikan salat itu merupakan buah 46:00 hati. 46:03 Salat ini dalam bahasa Arab diambil dari 46:06 kata wasola yasir. Kalau silaturahmi 46:09 hubungan sederajat. Kalau salat hubungan 46:12 antara hamba dengan Tuhan. 46:15 Allah undang kita lima kali satu hari 46:18 untuk berhubungan dengan Allah. 46:20 Kemudian di luar yang lima tersebut, 46:23 setiap saat kita dapat berkomunikasi 46:25 langsung bersama Allah. Kalau kita 46:27 rasakan pada saat salat kita 46:30 berkomunikasi, berbicara dengan Allah 46:32 secara langsung, kemudian pada saat 46:35 sujud kita mohon kepadanya harapan 46:37 maupun perlindungannya. 46:39 Kira-kira ini kemuliaan bukan hamba 46:41 berbicara langsung dengan Allah tanpa 46:43 perantara. Ibu tidak butuh perantara. 46:45 Mau ustaz, mau habib, mau kiai, tidak 46:47 ada sama sekali. Bahkan rasul pun tidak. 46:50 Karena Rasul menyampaikan bingkisan dari 46:52 Allah untuk hamba-hambnya 46:55 berkomunikasi langsung dengan Allah. 46:58 Kalau kita melalui perantara bisa-bisa 46:59 enggak disampaikan. Betul gak? Harus 47:02 keluar lagi biaya. Betul gak? Bisa-bisa 47:05 yang disampaikan berbeda dengan apa yang 47:06 kita minta. Tapi kalau kita langsung 47:10 berkomunikasi dengan Allah dan orang 47:13 yang paling dicintai Allah justru yang 47:15 paling banyak berhubungan dengan Allah, 47:18 yang selalu mengadukan urusannya kepada 47:20 Allah yang mengikuti cara hidupnya 47:22 sebagaimana petunjuk Allah. Kira-kira 47:25 setiap orang yang bisa langsung 47:27 berhubungan dengan Allah tanpa perantara 47:29 memohon, berharap berlindung, 47:33 kira-kira orang ini orang yang mulia 47:34 bukan? 47:37 Saya tidak bisa membayangkan betapa 47:39 besarnya karunia Allah yang Allah 47:41 berikan melalui ibadah salat. Tapi 47:44 sayang kita merasakan bahwa ini 47:45 rutinitas yang mengikat kita, membatasi 47:48 kemerdekaan kita, yang membangunkan 47:51 kita. Katakan di waktu pagi pada saat 47:53 kita ingin melanjutkan tidur kita. 47:56 Padahal saat yang paling indah kalau 47:58 kita bangun di waktu malam ketika orang 48:00 sedang tidur, 48:02 tidur di awal malam, tahu-tahu pukul, 48:06 pukul kita bangun di waktu malam sambil 48:10 kita bermunajat, 48:11 sambil kita mencucurkan air mata kita, 48:14 menyampaikan hajat kita juga berharap 48:17 dari Allah perlindungannya dengan 48:20 khusyuk. Kalau perlu cucurkan air mata 48:22 kita. Air mata yang paling dicintai 48:24 Allah bukan air mata tangisan karena 48:27 kehilangan dunia kita berpisah dari 48:29 orang yang kita cintai. Tapi air mata 48:31 yang paling indah, air mata yang kita 48:33 cucurkan pada saat kita mengadu kepada 48:36 Allah. 48:38 Dan subhanallah begitu ibu selesai ibu 48:41 merasakan hati yang lapang, terang, dan 48:44 gembira yang diat. 48:47 Nah, Rasul berangkat menghadap ke 48:49 hadapan Allah, menerima anugerah ini 48:51 tanpa melalui Jibril, tapi langsung 48:55 disampaikan 48:57 kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa 48:59 alihi wasallam. Dan saya merasakan bahwa 49:01 salat ini merupakan hiburan yang paling 49:03 indah buat kita, 49:06 pelipur lara buat kita. Kalau kita ingin 49:09 ketemu walikota harus ada janji dulu. 49:12 Bahkan ketemu Pak Lurah juga susah. 49:15 ketemu Pak Camat lagi rapat, ada urusan, 49:17 ada ini, ada itu. Betulah ibu-ibu 49:19 sekalian 49:20 tapi ingin menghadap ke hadapan Allah 49:22 Subhanahu wa taala setiap saat. Bahkan 49:26 Allah memberikan kabar gembira, waid 49:28 saalaka ibadi fainni qibu. 49:34 Ini kan janji dari Allah. Aku akan 49:36 mengabulkan doa hamba-hambaku di saat 49:39 memohon padaku. Waqukumuni 49:42 astajib lakum. 49:45 Apalagi yang kurang bagi kita. Jadi 49:48 kalau seorang mukmin, seorang muslim 49:51 dalam perjalanan hidupnya menggantungkan 49:54 hidupnya kepada selain Allah merupakan 49:55 kebodohan yang besar. Meninggalkan yang 49:58 maha kuasa kepada makhluk yang lemah dan 50:01 dia akan terhina. Terhina diperalat 50:05 kalau seandainya yang kita harapkan 50:07 memberi, 50:09 dia akan berikan sedikit apa yang tidak 50:11 dibutuhkan. Seperti tuan yang sedang 50:13 makan di meja. Di bawahnya terdapat 50:15 kucing-kucing yang menantikan 50:17 pemberiannya. Si tuan habis makan ikan, 50:20 tulangnya diberikan untuk kucing. 50:23 Makan ayam juga diberikan tulang. 50:25 Itu yang diberikan sang majikan pada 50:28 kucing-kucingnya. Begitu juga kalau kita 50:30 gantungkan hidup kita kepada makhluk, 50:32 tidak mungkin dia berikan yang terbaik 50:33 menjadi miliknya. Yang diberikan apa? 50:36 Sisa-sisanya dengan hutang yang kita 50:39 tanggung. Kalau dia marah, dia ungkit 50:41 pemberiannya. 50:43 Tapi kalau Allah pernah enggak mungkin. 50:46 Bahkan Bapak Ibu lupa kepada Allah 50:48 sekian lama dalam susah datang kepada 50:50 Allah. Oh enggak pernah mengatakan ke 50:51 mana saja kamu selama ini. Setelah 50:54 diberikan dia ingkar kepada Allah 50:56 kemudian datang kembali kepada Allah. 50:58 Allah tidak menyebutkan ingkarnya. Tapi 51:00 Allah mengatakan, "Qul ya ibadalladina 51:03 aso alfusihim." 51:07 Katakan wahai hamba-hambaku yang 51:09 melampaui batas jangan putus asa dari 51:12 rahmat Allah. Inallaha yagfirudun jam. 51:15 Allah akan ampuni seluruh dosa. Innahu 51:18 hual gfurur rahim. Sungguh Dia Maha 51:20 Pengampun lagi maha. 51:23 Nah, dengan kita meresapi salat kita dan 51:27 salat ini merupakan anugerah Allah yang 51:30 terbesar bagi kita yang akan menjadi 51:32 apa? bekal maknawi bagi kita menghadapi 51:34 tantangan hidup ini. Bahkan menghadapi 51:37 musuh-musuh yang memerangi kita, 51:39 menghadapi juga blokade terhadap kita, 51:42 menghadapi juga krisis ekonomi yang kita 51:45 hadapi pada saat ini. Kalau bergantung 51:47 pada usaha kita, kita akan mati akal. 51:50 Tapi kita berusaha tapi berharap kepada 51:53 Allah. Kita curahkan isi hati kita di 51:55 saat kita menghadap ke hadapan. Allah 51:58 tidak pernah sama sekali meninggalkan 52:00 Bapak Ibu walaupun sekejap mata. Wahua 52:02 maakum 52:04 ainama kuntum. Dia bersama kalian di 52:06 mana pun kalian berada. Allah bersama 52:08 hambanya yang di langit, bersama 52:10 hambanya yang di bumi, yang di Amerika, 52:13 yang di Indonesia dan di mana tempat. 52:15 Karena Allah tidak terikat oleh ruang, 52:17 tidak terikat oleh waktu. 52:19 semuanya di bawah pengawasan Allah. 52:22 Sampai Allah mengatakan, "Yasaluhu 52:23 fisamawati wal ard kulla yaumin hua 52:26 fian." Semua yang di langit di bumi 52:28 memohon kepada Allah. Allah Subhanahu wa 52:31 taala tidak mengatakan pada mereka apa 52:33 antri satu persatu. 52:36 Tapi semuanya dikabulkan oleh Allah 52:38 Subhanahu wa taala. Semua didengarkan 52:40 oleh Allah subhanahu wa taala. Yang 52:42 paling cepat didengar oleh Allah, yang 52:44 paling cepat juga menyambut seruan 52:46 Allah. 52:48 Falyastajibu 52:52 mau disambut oleh Allah dengan cepat 52:54 hendaknya di saat Allah menyeru mereka, 52:56 mereka juga bergegas-gegas menyambut 52:59 seruan Allah Subhanahu wa taala. 53:01 Kelebihan para sahabat Nabi yang dididik 53:03 oleh Rasul 53:05 adalah bagaimana mereka betul-betul apa? 53:08 Dididik untuk menyambut seruan Allah 53:11 Subhanahu wa taala dan Rasulnya dengan 53:13 bergegas-gegas. 53:15 Mereka meresapi salat mereka. bukan 53:17 hanya membaca, bukan hanya melakukan 53:20 gerakan, tapi mereka resapi setiap 53:23 gerakan yang mereka lakukan. 53:26 Baru pada saat itu jiwa kita akan terisi 53:29 dengan bekal maknawi yang luar biasa 53:31 yang akan meneruskan hidup kita. Begitu 53:33 dia terbebas dari ketergantungan kepada 53:35 makhluk, dia akan bebas dalam mengambil 53:38 sikap, tindakan. Tapi kalau orang 53:40 bergantung pada makhluk seperti seorang 53:44 diberikan jabatan oleh seseorang. 53:49 Lalu dia diperintahkan melakukan hal 53:51 yang tidak benar. 53:53 Dia ikuti suatu ditanya, "Kenapa kamu 53:56 lakukan?" "Habis saya berhutang budi 53:58 sama dia. Saya diberikan jabatan dulu. 54:02 Saya tidak punya jabatan sama sekali. 54:04 Saya enggak enak untuk menolak." 54:07 Kalau kamu lupa, Allah memberikan 54:08 kehidupan buat kamu. Menganugerahkan 54:10 nikmat yang luar biasa. Bahkan seluruh 54:13 kesehatan kamu pemberian Allah. Bila 54:15 Allah Subhanahu wa taala memerintahkan 54:17 pencernaan kamu untuk tidak bekerja, 54:19 majikan kamu tidak mampu untuk menolong 54:21 kamu. Betulah, Ibu-ibu sekalian? Jadi, 54:23 kenapa kita lupa kepada Allah yang 54:25 menganugerahkan nikmat karunianya? Kita 54:27 lupa bahwa kita berhutang budi dengan 54:29 seluruh hidup kita pada Allah. Kok kita 54:31 ingat kebaikan seorang hamba yang 54:34 bertentangan dengan keridaan Tuhannya? 54:39 Kan mengherankan kan? 54:42 Saya ceritakan sebuah kisah Somalia 54:45 sebelum masa Idit. Di sana ada Idit juga 54:48 dengan Idit sini beda. Cuma di sana 54:50 berjuang berhadapan dengan pasukan 54:52 Amerika. Pasukan khususnya ber 54:56 sebelum masa dia ketika pemerintahan 54:58 Somal masih stabil. 55:02 Rombongan Majelis Ulama mereka 55:04 berbondong-bondong datang menghadap 55:06 Presiden 55:08 sesuai dengan janji. Begitu sang 55:11 presiden mendengar bahwa tamu-tamu 55:13 berkumpul di luar, kebetulan dia sedang 55:15 bertemu dengan para menteri. 55:18 Di meja para menteri terdapat minuman 55:20 keras, 55:22 botol-botol minuman. 55:25 Lalu mereka mengatakan, "Kita perlu 55:27 enggak singkirkan botol ini?" 55:29 Presiden mengatakan tidak perlu. Mereka 55:30 tidak akan melihat sama sekali. Mereka 55:33 tidak akan melihat. 55:36 Akhirnya waktu rombongan masuk datang ke 55:38 hadapan presiden. Presiden duduk di 55:40 mejanya tidak bergerak. 55:43 Mereka datang dengan menunduk-nunduk 55:47 ke hadapan presiden. 55:49 Lalu mereka mulai membawa proposalnya, 55:52 menceritakan kebutuhan mereka untuk 55:54 dakwah dan perjuangan. Presiden 55:57 mengiyakan, menjanjikan. Setelah selesai 56:00 mereka kembali, Presiden tidak bergeser 56:01 sama sekali dari mana? Dari MIS. 56:05 Dan mereka tidak memperhatikan 56:07 botol-botol khamer yang berserakan di 56:10 atas meja. 56:12 Berlalu kisah tersebut. Beberapa lama 56:15 kemudian, 56:17 Presiden mendengar bahwa seorang ulama 56:21 fulan bin Fulan akan datang berkunjung 56:24 kepadanya. Kebetulan juga para menteri 56:26 sedang berkumpul. 56:29 Presiden langsung bangkit. Bersihkan 56:31 botol minum, 56:34 bersihkan, rapikan. 56:36 Presiden menunggu depan pintu. 56:39 Begitu sang alim datang ke hadapannya 56:41 dengan pakaian sederhana, penampilan 56:44 sederhana, jauh dari kesombongan, 56:47 keangkuan, tapi jauh juga dari rasa 56:49 mindar dan rendah. 56:51 Dia bertemu dengan presiden, dia ucapkan 56:53 salam. Presiden memegang tangannya 56:55 diantar ke tempat duduknya. Tempat duduk 56:57 Presiden 56:59 dengan penuh kerendahan 57:01 dia bertanya apa yang bisa saya lakukan? 57:04 Ulama tersebut mengatakan, 57:07 "Saya datang cuma ingin memberikan 57:09 nasihat, peringatan kepada kamu. 57:12 Saat ini Allah berikan kamu kekuasaan 57:14 terhadap rakyatmu. 57:16 Kamu akan ditanya di hadapan Allah 57:19 tentang setiap orang dari kalau sampai 57:22 ada rakyatmu yang menderita, yang susah, 57:24 yang tidak makan, 57:26 yang hidup dalam keadaan sulit, kelak 57:29 kamu akan diminta pertanggungjawabannya 57:31 di hadapan Allahu." 57:33 Sebagaimana amirul mukminin Sayidina 57:35 Umar berkata, "Seandainya seekor keledai 57:38 tergelincir di tepi sungai Furat di 57:40 Irak, saya takut ditanya oleh Allah, 57:42 kenapa kamu tidak perbaiki jalan?" 57:45 Jadi hendaknya kamu berhati-hati, 57:47 laksanakan kewajiban kamu, perhatikan 57:50 rakyat kamu. Sekarang kamu berkuasa di 57:52 hari akhir nanti kamu akan berdiri di 57:54 hadapan Allah sebagai orang yang 57:57 mempertanggungjawabkan amal. Si presiden 57:59 tertunduk. 58:02 Si ulama setelah itu minta izin, tidak 58:05 berharap apa-apa sama sekali. Dia 58:07 meninggalkan 58:09 istana, diantar oleh presiden ke depan 58:11 pintu hingga naik kendaraannya. 58:13 Setelah kelar, si presiden dalam keadaan 58:15 betul-betul apa? menundukkan kepalanya. 58:18 Bertemu dengan para menterinya pun dalam 58:20 keadaan kuyuh pada saat tersebut. Terus 58:23 sang menteri mengatakan, "Apa perbedaan 58:25 antara orang ini dengan ulama-ulama yang 58:27 datang dari Majelis Ulama?" 58:29 Dijawab oleh Presiden, "Kalian lihat 58:32 mereka datang mengharapkan sesuatu dari 58:34 saya, sedangkan orang ini datang untuk 58:37 memberikan sesuatu kepada saya." 58:39 Jadi orang kalau bergantung pada Allah 58:43 beda. Dia tidak berharap dari ahlud 58:45 dunia. 58:46 Tapi di saat memberikan nasihat pun 58:48 nasihat yang baik dan lemah lembut yang 58:50 menyentuh hatinya. 58:52 Adapun diterima tidak diterima itu 58:54 menjadi urusannya. Tugas kita 58:56 sebagaimana rasul. 59:00 Jadi para jemaah sekalian, mari dengan 59:03 peristiwa Isra Mikraj ini yang merupakan 59:06 hiburan kabar gembira buat Nabi kita 59:09 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 59:11 membuat Nabi habis gelap terbitlah 59:14 terang 59:18 perpisahan sementara bersama sang paman 59:20 dan istri ya. tapi mendapatkan anugerah 59:23 yang luar biasa dan janji Allah yang tak 59:25 terhingga dari sisinya. 59:28 Kalau kita bisa meresapi hal ini, 59:32 menghayatinya, 59:33 insyaallah akan terjadi perubahan yang 59:36 amat signifikan dalam hidup kita. 59:38 Dan saya selalu berharap dari Allah 59:41 untuk selalu bergantung kepadanya, 59:43 mencintainya, melebihi segala sesuatu. 59:46 Dan betul-betul di saat berhubungan 59:48 dengan manusia, berhadapan dengan yang 59:50 kaya, berkuasa bukan karena kita 59:52 mengharap dari mereka. Berhubungan 59:54 dengan yang di bawah, kita perlakukan 59:56 mereka dengan baik dan mulia sebagai 59:58 saudara kita. Tidak merendahkan yang di 1:00:00 bawah, tidak pula menjilat ke atas 1:00:02 hingga kita menjadi manusia merdeka 1:00:04 dalam arti yang seutuh. Kita hanya rukuk 1:00:07 dan sujud di hadapan Allah Subhanahu wa 1:00:09 taala. Harapan kita pun kita panjatkan 1:00:11 kepada begitu pula takut kita. Kita 1:00:14 datang kepada Allah mohon 1:00:15 perlindungannya. Siapa yang kuasa 1:00:17 membahayakan kita bila Allah menjadi 1:00:19 pelindung? 1:00:21 Nah, kalau Bapak, Ibu tidak bisa 1:00:23 melakukan perjalanan mikraj saat ini 1:00:26 menuju Allah secara fisik, 1:00:29 Bapak, Ibu bisa melakukan mikraj rohani 1:00:32 dengan salat yang kita lakukan dan doa 1:00:34 yang kita panjatkan. 1:00:36 Lalu pertanyaannya, apakah Rasul 1:00:39 diisrakkan dimikrajkan secara fisik apa 1:00:42 secara jiwat? 1:00:44 Orang kalau salat jiwanya keluar dari 1:00:46 jasadnya. Ruhnya tetap ada, tapi jiwa 1:00:49 keluar. ini kita lakukan. Bahkan 1:00:51 terkadang kita menyaksikan peristiwa 1:00:53 yang akan datang. 1:00:55 Kemudian kita teringat pernah melihatnya 1:00:57 dalam mimpi. 1:01:00 Kemudian orang yang mengatakan bahwa 1:01:02 Rasul diberangkatkan hanya jiwanya 1:01:05 bukan jasadnya ya jiwa dan rohnya. 1:01:09 Mengambil hadis dari Sayidah Aisyah yang 1:01:12 diriwayatkan oleh Bukhari. 1:01:15 Sayidah Aisyah mengatakan bahwa ketika 1:01:18 malam Isra Mikraj saya meraba ke sisi 1:01:21 saya menjumpai Rasul di sebelah saya. 1:01:24 Maka hadis ini menunjukkan yang 1:01:26 diberangkatkan bukan fisiknya, tapi 1:01:29 hadis ini hadis yang jelas-jelasan maudu 1:01:33 mengatasnamakan Sayidah Aisyah bukan 1:01:35 dari Sayidah Aisyah. Kenapa? 1:01:37 Karena Rasul baru berkumpul bersama 1:01:39 Sayidah Aisyah ketika 2 tahun setelah 1:01:43 hijrah ke Madinah. Pada saat itu belum 1:01:46 berkumpul bahkan belum menikah bersama 1:01:49 Sayidah Aisyah setelah pulang dari 1:01:50 perjalanan Isra Mikraj baru meni 1:01:52 sedangkan kumpulnya 2 tahun setelah 1:01:54 hijrahnya Nabi kita di bulan Syawal. 1:01:57 Jadi bagaimana mungkin Sayidah Aisyah 1:01:58 meraba ke sebelahnya berarti Rasulullah 1:02:01 kumpul sebelum kawin mustahil. Hasya 1:02:04 lillah. 1:02:05 Betul enggak, Pak Bapak sekalian? 1:02:08 Dan kalau yang berangkat hanya jiwanya, 1:02:10 bukan mukjizat, 1:02:12 tapi keberangkatan beliau keberangkatan 1:02:15 jangan diukur dengan apa? Dengan batasan 1:02:19 dan standar kemampuan manusia. Oleh 1:02:22 karena itu Allah berfirman, 1:02:23 "Bismillahirrahmanirrahim. 1:02:26 Subhana, 1:02:28 Maha Suci Al untuk menjelaskan bahwa ini 1:02:31 perjalanan dilakukan oleh Allah yang 1:02:33 maha suci." Bukan Nabi yang melakukan 1:02:35 perjalanan. 1:02:37 Alladzi asro biabdih yang 1:02:40 memberangkatkan hambanya di satu malam. 1:02:42 Minal masjidil haram ilal masjidil aqsa. 1:02:46 Dari al masjid alham menuju al masjid 1:02:49 al-qsa. 1:02:52 Alladzi barokna haula yang kami 1:02:53 limpahkan keberkahan di sekelnya. 1:02:57 Tujuannya apa? Linuriahu min ayatina. 1:03:00 untuk mempertunjukkan kepada nabi kita 1:03:04 ayat-ayat kebesaran kami yang disaksikan 1:03:07 oleh Rasul. Maagal bag 1:03:12 pandangan matanya tidak menyimpang, 1:03:14 bukan merupakan ilusi, tapi tidak 1:03:16 melampaui batas yang diizinkan Allah. 1:03:18 Rasul menyaksikan ayat-ayat kebesaran 1:03:22 keagungan Allah yang terbesar. 1:03:25 Dengan memperlihatkan ayat-ayat 1:03:27 kebesaran Allah, nabi kita pulang 1:03:31 kembali dengan bekal yang berbeda dengan 1:03:33 keadaan sebelumnya. Karena bagaimanapun 1:03:35 kuatnya Abu Thalib tetap mampu 1:03:38 diterobos. Bagaimanapun hiburan yang 1:03:41 disampaikan sang istri yang setia 1:03:42 kepadanya tetap ya beliau tidak mampu 1:03:46 melakukan segala-galanya. Tapi kalau 1:03:48 Allah 1:03:50 biyadihi malakutu kulli. Betul enggak? 1:03:54 Innama amruhu id ar saian yaqu lahu kun 1:03:58 fayakun. Saya merasakan dengan 1:04:00 pengalaman pribadi saya bukan karena 1:04:02 saya orang lebih baik dari Bapak Ibu, 1:04:04 tapi karena harapan saya kepada Allah. 1:04:07 Dalam kesulitan, dalam kebingungan. 1:04:10 Begitu kita salat sambil mencururkan air 1:04:12 mata, Allah Subhanahu wa taala kabulkan 1:04:15 permintaan. 1:04:18 Saya berangkat dari Mesir menuju ee 1:04:22 Saudi Arabia ketika itu Madinatul Hujjat 1:04:25 baru pertama kali diun 1:04:28 turun di airport haji. 1:04:31 Kita berkumpul bersama teman-teman 1:04:33 rombongan. Rupanya karena kelengahan 1:04:36 tas yang berisikan paspor, travel check 1:04:39 ya dan semua yang berkaitan dengan haji 1:04:43 hilang. 1:04:45 Saya pulang ke rumah ya, rumah keluarga 1:04:49 tinggal di Jdah. 1:04:51 Tahu-tahu saya temukan ternyata semua 1:04:53 itu h di Saudi kan kalau orang tidak 1:04:55 punya iqamah persoalan keluar juga 1:04:58 persoalan buat 1:05:01 saya punya keluarga mengatakan kamu 1:05:03 teledor kamu ini bagaimana kamu bisa apa 1:05:05 bisa melakukan ibadah haji kamu 1:05:08 sedangkan barang-barang kamu hilang 1:05:10 semuanya ucapan yang membuat orang putus 1:05:12 asa. 1:05:14 Saya bilang saya enggak bingung saya 1:05:16 akan mengadu pada Allah. Saya lakukan 1:05:19 salat pada malam itu saya lakukan salat 1:05:21 tasbih. 1:05:22 Salat mohon pada Allah yang isinya 1:05:25 tasbih kepada Allah menunjukkan 1:05:26 kelemahan kita. 1:05:28 Subhanallah. Pagi hari habis salat subuh 1:05:31 saya terima telepon. Saudara Husein, 1:05:35 Anda kehilangan sesuatu? Saya bilang, 1:05:36 "Iya." Apa saja yang hilang? Saya 1:05:39 sebutkan paspor saya, travel cek saya, 1:05:41 kemudian semua pemeriksaan termasuk juga 1:05:43 transport yang berhubungan dengan haji. 1:05:46 Dia bilang, "Silakan Anda ambil ke 1:05:47 kantor kami." 1:05:50 Saya datang, satu pun barang saya enggak 1:05:52 ada yang hilang. 1:05:54 Satu pun barang saya enggak ada yang 1:05:56 hilang. 1:05:58 Pengalaman yang kedua ini jangan 1:06:00 beranggapan saya saja ibu-ibu bisa 1:06:03 melakukan yang penting hati ibu pada 1:06:05 Allah. 1:06:07 Saya kebetulan tahun 98 mengalami 1:06:09 krisis. Saya punya saya jual beli 1:06:11 barang, saya beli dengan dolar. 1:06:16 Mau tidak mau kan cus dolar sebelum 1:06:18 krisis kan cuma 250 2.500. 1:06:22 2.500. Saya berangkat ke Mesir dolar 1:06:25 masih Rp300. 1:06:30 Akhirnya saya beli 50 R5.000. Saya jual 1:06:34 barangnya Rp150.000 R sampai 100. 1:06:37 Sebelum saya alihkan ke dolar, tahu-tahu 1:06:41 dolar naik. 1:06:44 Dolar naik. Jadi yang saya mesti bayar 1:06:47 berkali-kali per 1.3.000 pada saat 1:06:49 tersebut. 1:06:50 Bukan hanya tidak ada untung, tapi saya 1:06:52 berhutang berat pada saat tersebut. 1:06:56 Saya mesti berangkat umrah bersama 1:06:58 jemaah, sedangkan saya harus bayar. 1:07:03 bayar dengan nilai yang jauh lebih 1:07:04 tinggi. Kalau saya berangkat umrah 1:07:06 hutang saya enggak bayar, orang bilang 1:07:07 apa? 1:07:11 Akhirnya pada saat sempit tersebut 1:07:14 saya salat tasbih kembali. 1:07:17 Saya salat tasbih saya mohon pada Allah 1:07:20 agar tidak mempermalukan saya dengan 1:07:22 keadaan ini. Allah kasih begitu selesai 1:07:25 salat tasbih, seorang datang mengirim 1:07:27 cek ya, pemberian hadiah untuk saya. 1:07:32 Kemudian ceknya juga diberikan sebulan 1:07:35 kemudian cek mundur. Saya telepon satu 1:07:38 orang dibilang saya bayar se. Padahal 1:07:40 pada saat itu kan orang tidak mau 1:07:43 membayar mendahulukan. Kenapa? Karena 1:07:45 perubahan uang masih tinggi. Allah kasih 1:07:47 saya berangkat untuk melakukan ibadah 1:07:50 umrah sambil saya membayar sebagian 1:07:52 hutang saya dengan salat. 1:07:55 Betul-betul janji Allah waqalab rbukum 1:07:58 ud'uni astajib lakum. Karena pada saat 1:08:00 Bapak, Ibu berdoa jangan pernah 1:08:02 dikaitkan dengan kemampuan kita. Kita 1:08:04 berdoa, "Ah, alhamdulillah masih ada 1:08:06 uang simpanan di bank sekian, masih ada 1:08:08 ini. Kalau kepep minjam sama orang." 1:08:11 Nah, kalau begitu jangan harap. 1:08:13 Hendaknya hati kita betul-betul serahkan 1:08:16 ketergantungan kita pada Allah. Amman 1:08:18 yujibul mut daah. Siapa yang akan 1:08:21 mengabulkan doa? Orang yang terdesak 1:08:23 ketika memohon padanya. Begitu kita 1:08:25 terdesak, tidak punya pegangan kecuali 1:08:27 Allah, di situ Allah turun tangan 1:08:29 membantu kita. Kalau tidak masih punya 1:08:32 kemampuan berdoa pada Allah, nanti kita 1:08:34 kaitkan dengan bantuan fulan, dengan 1:08:37 pemberian fulan, dengan ini. Betul gak, 1:08:40 Ibuu sekalian? Tapi kalau kita tidak 1:08:43 punya harapan kecuali hanya pada Allah, 1:08:45 di situ Allah tunjukkan betul-betul 1:08:47 rahmatnya pada kita. Maka Imam Ali 1:08:49 berdoa, "Pak, Ya Allah, 1:08:52 jadikan aku pada saat berdoa kepadamu, 1:08:54 di saat aku mampu, di saat aku dalam 1:08:57 keadaan luas, sebagaimana aku mohon 1:08:59 kepadamu di saat aku terdesak." 1:09:03 Jadi, Bapak, Ibu kalau ingin dikabulkan 1:09:05 doanya, hendaklah Ibu, Bapak semuanya 1:09:08 selalu merendah penuh harap kepada 1:09:10 selain Allah, kepada Allah dan lupakan 1:09:13 semua janji-janji dan kemampuan yang 1:09:16 akan diberikan oleh makhluk-makhluk 1:09:18 kepada kita. Insyaallah Bapak Ibu akan 1:09:21 selalu dalam penjagaan Allah, penuh 1:09:23 keterikatan kepada Allah, penuh harap 1:09:25 kepada Allah. Dan kita akan terbebas 1:09:28 dari belenggu harap takut kepada selain 1:09:31 Allah Subhanahu wa taala. 1:09:34 Jadi kesimpulannya 1:09:35 perjalanan Isra ini memberikan kita 1:09:37 pendidikan yang amat indah. 1:09:41 Membuka jalan untuk komunikasi antara 1:09:44 kita dengan Allah secara langsung. 1:09:45 Memberikan harapan sesuai dengan janji 1:09:48 Allah. subhanahu wa taala. Hingga Rasul 1:09:51 ketika kembali 1:09:53 pada saat tersebut menyampaikan apa yang 1:09:55 disaksikan banyak orang-orang yang tadi 1:09:58 sudah mulai masuk ke dalam Islam murtad 1:10:00 dari Islam. Ketika Abu Bakar mendengar 1:10:05 mendengar apa peristiwa tersebut? Lalu 1:10:07 seorang bertanya, 1:10:09 "Kamu dengar tidak teman kamu mengatakan 1:10:12 apa?" Dia mengatakan bahwa dia 1:10:13 diberangkatkan menuju Yerussalam 1:10:15 kemudian menuju Sidratul Muntaha. Kata 1:10:18 Abu Bakar, "Bahkan lebih daripada itu 1:10:20 saya percaya dan yakin." Hingga beliau 1:10:22 mendapatkan gelar apa? Assiddiq pada 1:10:25 saat tersebut. Orang kalau sudah yakin 1:10:27 kepada Allah, tidak ada yang mustahil 1:10:29 bagi Allah. Tapi kalau kita punya 1:10:32 keyakinan lemah, selalu akhirnya kita 1:10:35 terombang-ambing dalam ketakutan, 1:10:37 kegelisahan, keresahan, akhirnya 1:10:39 menghadapi kehidupan juga kita bingung 1:10:41 kan? 1:10:43 Simpanan saya habis. Anak-anak butuh 1:10:46 uang sekolah. Kemudian beras juga sudah 1:10:48 mulai menipis. Biasanya orang kalau 1:10:51 enggak bergantung sama Allah, gantungnya 1:10:53 mau keluar dari kerongkongan sini. Betul 1:10:55 gak? 1:10:56 Tapi kalau kita bersama Allah, Allah 1:10:58 tidak pernah meninggalkan kita walaupun 1:11:01 sekejap mata. Dan begitu kita bersama 1:11:04 Allah, Allah angkat kemuliaan kita. 1:11:06 Allah lindungi wajah kita. Allah 1:11:09 Subhanahu wa taala buka harapan bagi 1:11:11 kita dan terangi hidup kita semuanya. 1:11:13 Nah, mudah-mudahan para jemaah di Babus 1:11:16 Salam ini yang namanya pun indah Babuss 1:11:18 Salam, pintu Assalam ini betul-betul 1:11:20 mudah-mudahan membawa Bapak Ibu langsung 1:11:22 menuju apa? Menuju Allah Subhanahu wa 1:11:25 taala assalam almukmin di dunia dalam 1:11:28 rahmat dan naungannya di hari akhirat 1:11:29 nanti. Allah kumpulkan di bawah naungan 1:11:32 rahmatnya bersama nabinya Muhammad 1:11:34 sallallahu alaihi wa wasallam. 1:11:37 Nah, para jemaah, Bapak, Ibu mungkin ada 1:11:39 yang mau bertanya? 1:11:41 Silakan Bapak. Asalamualaikum 1:11:43 warahmatullahi wabarakatuh. 1:11:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11:45 wabarakatuh. 1:11:47 Alhamdulillah ee terima kasih Habib atas 1:11:49 penjelasannya yang sang yang 1:11:51 komprehensif. Ee terkait dengan berdoa 1:11:55 langsung kepada Allah ee biasanya kan 1:11:57 kita 1:11:59 beriring dengan selawat atau wasilah le 1:12:02 Rasulullah. 1:12:04 Apakah berdoa seperti itu dibolehkan 1:12:06 atau kita langsung kepada Allah saja? 1:12:09 Atau misalkan seperti 1:12:12 ee khawarij begitu kan 1:12:15 tidak mengikuti 1:12:17 Imam Ali waktu itu kan karena menganggap 1:12:20 bisa langsung berhakam kepada Al-Qur'an 1:12:22 langsung kepada Allah. 1:12:24 Kira-kira ee bagaimana untuk itu? 1:12:27 Makasih. Asalamualaikum. 1:12:28 Baik. Dalam suratul maidah Allah 1:12:30 berfirman, "Ya ayyuhalladzina 1:12:33 amanutaqulah 1:12:34 wabtahu ilaihil wasilata waahidu fiili." 1:12:41 Wahai orang-orang yang beriman, 1:12:43 bertakwalah pada Allah. Lalu 1:12:46 berkomunikasi, berhubungan dengan Allah, 1:12:49 mengharapkan rida Allah. Tempuhlah 1:12:52 wasilah-wasilah 1:12:54 yang Allah ridai. 1:12:56 Kita bertawasul kepada Allah 1:12:59 dengan amalan yang Allah ridai. 1:13:02 Kalau kita bertawasul kepada Allah 1:13:04 dengan amal yang dilarang oleh Allah 1:13:05 Subhanahu wa taala dengan sendirinya 1:13:07 ditolak oleh Allah kan. Contohnya ibu 1:13:11 mendekatkan diri kepada Allah dengan 1:13:13 birul walidain. Birul walidain dicintai 1:13:15 enggak sama Allah Taala? dengan 1:13:17 bersedekah, 1:13:18 bersilaturahmi, 1:13:20 mengerjakan salat, berpuasa di samping 1:13:24 yang wajib kan dengan yang sunah. 1:13:27 Kemudian kita membantu orang-orang yang 1:13:29 sakit menderita. Ini semua merupakan 1:13:32 amalan saleh yang Allah cintai dalam 1:13:34 berdoa. Sebelum kita berdoa memohon pada 1:13:38 Allah, kita pertama memuji Allah. 1:13:41 Oleh karena itu, suratul fatihah itu ya 1:13:44 yang diturunkan Allah kalau kita lihat 1:13:49 isi dari suratul fatihah adalah 1:13:51 pendidikan dari Allah. Bagaimana kita 1:13:53 berkomunikasi dengan walaupun dia 1:13:55 merupakan kalamullah tapi kalamullah ini 1:13:58 berisikan adab komunikasi kita dengan 1:14:01 Allah. Dimulai dengan 1:14:02 bismillahirrahmanirrahim. 1:14:05 Setelah itu kita memuji Allah. 1:14:06 Alhamdulillahi rabbil alamin. Yang 1:14:09 berbicara kita kan. 1:14:12 Kemudian 1:14:14 arrahmanirrahim 1:14:17 Maliki yaumiddin yang selalu 1:14:19 mengingatkan kita ini akan hari 1:14:21 pembalasan nanti. Setelah itu iyaka 1:14:24 na'budu wa iyaka nastain. Ini merupakan 1:14:27 adab kita berkomunikasi dengan 1:14:30 ihdinasiratal 1:14:32 mustaqimatadzina 1:14:33 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 1:14:36 wadin. Enggak banyak orang-orang sebelum 1:14:40 doa membaca al-Fatihah ya. Tujuannya 1:14:42 apa? Bertawasul dengan pujian kepada 1:14:46 Allah subhanahu wa taala. Mengembalikan 1:14:48 semua ibadah kita kepadanya baru kita 1:14:50 mohon pada Allah. Nah, di antara adab 1:14:52 berdoa di samping kita membaca 1:14:54 alhamdulillah, 1:14:56 kita berselawat pada Nabi kita Muhammad 1:14:58 sallallahu alaihi wasallam yang 1:15:00 merupakan amal bukan hanya dilakukan 1:15:03 oleh kita bahkan Allah yang 1:15:05 memerintahkan berselawat pada nabi. 1:15:09 Malaikat pun berselawat pada nabinya. 1:15:12 Kemudian kita berselawat kepada 1:15:15 Rasulullah. Bukan karena Rasulullah 1:15:16 butuh selawat kita, 1:15:19 tapi Rasulullah menjadi sebutan di 1:15:20 tengah-tengah penduduk langit, menjadi 1:15:23 sebutan di tengah-tengah penduduk bumi. 1:15:25 Dan selawat yang kita baca ini mirip 1:15:27 dengan apa? Dengan Bapak Ibu kalau 1:15:29 bercermin. 1:15:31 Pada saat kita bercermin, mau lihat 1:15:33 cermin apa lihat wajah kita cermin? 1:15:37 Pada saat Bapak Ibu bertakbir, Allahu 1:15:40 Akbar, subhanallah, sebetulnya kembali 1:15:42 kepada siapa nih? 1:15:44 Kita mensucikan Allah tujuan mensucikan 1:15:46 jiwa kita 1:15:48 agar tidak 1:15:51 memahami bahwa Allah memiliki sekutu. 1:15:53 Begitu juga alhamdulillah 1:15:56 atas semua nikmat yang Allah berikan 1:15:58 pada kita. Karena apa? Karena kita 1:15:59 manifestasi dari apa? Dari rahmat Allah. 1:16:03 Kemudian 1:16:06 kita mengucapkan Allahu Akbar. 1:16:09 Allah enggak butuh takbir kita, enggak 1:16:10 butuh tasbih kita. Tapi tujuannya untuk 1:16:13 menanamkan kebesaran keagungan Allah di 1:16:15 hati kita hingga kita tidak membesarkan 1:16:17 diri kita juga enggak membesarkan orang 1:16:19 lain. Yang kita besarkan hanya Allah. 1:16:22 Jadi sebetulnya doa-doa yang kita baca 1:16:24 kembali pendidikannya buahnya untuk kita 1:16:27 semua. Begitu juga selawat pada nabi 1:16:29 kita untuk mendekatkan diri kita kepada 1:16:32 Allah. Dan dengan selawat yang kita 1:16:34 bacakan kepada Rasul, Allah akan 1:16:36 melimpahkan selawatnya untuk kita 1:16:39 sebanyak 10 kali. 1:16:41 Lalu apa manfaat selawat dari Allah 1:16:43 untuk kita, Bapak, Ibu sekalian? 1:16:46 Apa manfaatnya? 1:16:49 Dalam surah 1:16:51 Al-Ahzab, Allah berfirman, "Hualladzi 1:16:54 yusolli alaikum wa malaikatuhu 1:16:57 liyukhrijakum minadulumati ilan." 1:17:01 Dialah yang melimpahkan selawatnya untuk 1:17:03 kalian. Begitu juga malaikat juga 1:17:05 berselawat untuk kalian untuk 1:17:07 mengeluarkan kalian dari kegelapan yang 1:17:09 berlapis-lapis menuju kehidupan yang 1:17:11 terang bener. Jadi kalau kita berselawat 1:17:14 kepada Allah, kepada Rasul satu kali, 1:17:16 Allah membalas selawat dengan 10 kali 1:17:18 selawat yang akan membantu kita keluar 1:17:21 dari kegelapan menuju suasana yang 1:17:23 terang benerang. Bapak, Ibu pernah 1:17:25 mendengar enggak kisah As Syekh 1:17:27 Almagamisi dari Madinah? 1:17:31 Pernah dengar kisahnya? 1:17:33 Syekh Mawisi punya teman. Dia berkunjung 1:17:36 ke rumah sakit mengunjungi temannya yang 1:17:40 akan melakukan operasi bypass. 1:17:43 Dia tunggu sampai selesai operasi. 1:17:47 Ternyata beberapa lama kemudian 1:17:51 dokter yang men yang melakukan operasi 1:17:53 bersama rekan-rekan timnya atau berbalik 1:17:56 setelah dia sadar mengatakan bahwa kamu 1:17:59 harus operasi kembali. 1:18:01 baru selesai operasi, baru sadar 1:18:05 kamu harus menjalani operasi kembali 1:18:07 karena terjadi pembekuan dan 1:18:08 penggumpalan. 1:18:11 Akhirnya orang ini betul-betul sudah 1:18:14 hilang harapannya sama sekali. Datang 1:18:17 seorang suster dari Mesir perawat 1:18:21 mengatakan, "Solli alan Nabi tuf." 1:18:25 Selawat kepada Rasul insyaallah 1:18:27 kesusahan kamu akan dilapangkan Allah 1:18:29 Taala. 1:18:31 Akhirnya orang ini begitu mendengar 1:18:35 ucapan si perempuan tadi langsung dia 1:18:37 berselawat kepada Rasulullah sallallahu 1:18:38 di samping memuji Allah berdoa dia 1:18:40 berselawat kepada Rasul 1:18:43 esok hari akan menjalani operasi. 1:18:47 Subhanallah. Ketika tim datang memeriksa 1:18:50 kembali ternyata apa yang disaksikan 1:18:53 kemarin penggumpalan hilang sama sekali. 1:18:55 Persis seperti kejadian yang terjadi 1:18:57 pada Dr. Brown, seorang mantan. Mantan 1:19:01 apa? Mantan dokter di eh Departemen 1:19:04 Pertahanan Amerika yang masuk ke dalam 1:19:05 Islam. Kemudian diusir dari sana. 1:19:07 Istrinya pun minta berpisah daripadanya. 1:19:10 Termasuk anak-anaknya pun diambil oleh 1:19:11 istrinya. Dan dia mengarang buku namanya 1:19:13 Miss Godit. Mungkin perlu dibaca dalam 1:19:15 bahasa Indonesia pun sudah ada bukunya. 1:19:17 Miss Godit. Bagaimana mengisahkan dia 1:19:19 masuk ke dalam Islam. 1:19:21 yang menyebabkan dia masuk Islam ketika 1:19:24 dia mendapatkan seorang anak, 1:19:29 ternyata bayinya dalam keadaan apa? 1:19:31 Dalam keadaan yang mirip dengan orang 1:19:33 tadi, bukan karena operasi. 1:19:35 Sedangkan dia seorang ateis. 1:19:38 Dia berdoa di tempat salatnya yang biasa 1:19:41 digunakan orang Islam dan orang Yahudi 1:19:43 bersama-sama. Dia mengatakan, "Ya Allah, 1:19:45 kalau kamu benar ada, tunjukkan 1:19:47 kepadaku. Buktikan kekuasaan kamu, 1:19:50 sembuhkan anak saya dan saya berjanji 1:19:52 untuk mencari kamu." 1:19:55 Subhanallah. Dengan doa yang tulus, ya 1:19:58 Allah kabulkan doa. Padahal seorang 1:20:00 ateis, Allah sembuhkan penyakit anaknya. 1:20:04 Begitu dia melihat anaknya kembali 1:20:06 normal, mulai saat itu dia mulai belajar 1:20:10 tentang agama. Sampai pada akhirnya dia 1:20:14 berhenti pada ajaran Islam dan dia 1:20:16 nyatakan dirinya masuk ke dalam Islam. 1:20:18 Dia kabarkan pada istrinya, istrinya 1:20:21 langsung minta berpisah. 1:20:23 Diberitahukan departemen dia bekerja, 1:20:25 ternyata langsung hentikan dan pecat 1:20:27 dirinya secara tidak terhormat. 1:20:30 Dan sekarang orang tersebut masih hidup 1:20:31 tinggal di Madinah. Jadi doa itu luar 1:20:34 biasa. Nah, kalau kita berdoa diiringi 1:20:37 dengan puja-puji kepada Allah atau kita 1:20:39 membaca Al-Fatihah kemudian berselawat 1:20:41 pada Rasulnya, 1:20:43 kemudian sebelumnya kita bersedekah atau 1:20:46 kita katakan berbuat baik pada ayah ibu, 1:20:48 insyaallah doa kita akan dikabulkan oleh 1:20:50 Allah Subhanahu wa taala. Jadi, ibtagu 1:20:54 ilaihil wasilah. Tempuhlah wasilah 1:20:57 menuju Allah dengan mengerjakan 1:20:58 amalan-amalan yang Allah cintai. 1:21:01 Tapi jangan minta kepada makhluk. Datang 1:21:04 ke kuburan, "Ya wali fulan, tolong 1:21:07 berikan rezeki buat saya." Dia tidak 1:21:09 punya hak tersebut. Semua di tangan 1:21:12 Allah Subhanahu wa taala. Tapi kalau 1:21:14 kita berkunjung, katakan berziarah 1:21:16 kepada Rasul, lalu kita mohon kepada 1:21:19 Allah Subhanahu wa taala setelah kita 1:21:21 melakukan ziarah dengan kecintaan kita 1:21:23 kepada Allah dan Rasul-Nya juga 1:21:25 berziarah kepada beliau minta agar Allah 1:21:27 melimpahkan rahmatnya, ampunannya bagi 1:21:29 kita semuanya. Insyaallah Allah 1:21:31 Subhanahu wa taala bukakan pintu rahmat. 1:21:34 Nah, salah satu contoh 1:21:36 bagaimana 1:21:38 bertawasul dengan amal saleh itu 1:21:40 merupakan amal yang dicintai Allah. Ada 1:21:42 seorang wanita datang ke saya, dia 1:21:45 mengatakan, "Ustaz, saya mengalami 1:21:47 cobaan yang cukup berat. Kenapa? 1:21:50 Saya menikah dengan seorang ee anggota 1:21:54 TNI, seorang purnawirawan jenderal 1:21:58 sebagai istri kedua. Kemudian dia 1:22:01 mengajak saya berinvestasi di Nekel. 1:22:04 Mungkin sekitar 15 miliar uangnya 1:22:05 masuk." Pada saat itu kira-kira mungkin 1:22:09 sekitar 15 tahun yang lampau ya. 1:22:13 Gimana, Ustaz? Saya tanya, dia 1:22:15 mengatakan bahwa usahanya belum jalan. 1:22:18 Tapi janji dan suami saya orang baik, 1:22:21 tapi sampai sekarang belum terbayar. 1:22:24 Apa jalan keluarnya, Ustaz? Saya bilang, 1:22:28 "Ada jalan keluar buat kamu yang 1:22:30 insyaallah dikabulkan doa kamu." Saya 1:22:32 tanya, "Kamu punya orang tua enggak?" 1:22:33 "Punya ibu." "Ah, di mana tinggalnya?" 1:22:35 "Di Purwokerto?" Saya bilang, "Kamu 1:22:37 berangkat ke P. 1:22:39 Kamu kunjungi orang tua kamu yang jarang 1:22:41 kamu kunjungi kan. Kamu kunjungi dia, 1:22:44 bahagiakan dia, berikan hadiah 1:22:46 kepadanya, berikan juga uang kepada ibu 1:22:49 kamu untuk bisa bersedekah semua orang 1:22:50 di luar hingga ibu kamu merasakan apa? 1:22:53 Merasakan betul-betul kebahagiaan. Bisa 1:22:56 memberi orang lain juga merupakan 1:22:57 kebahagiaan. Kamu teman ibu kamu berapa 1:23:00 saat? 1:23:03 Saya bukan orang yang tahu yang gaib. 1:23:04 Bukan. Cuma ini kan janji Allah manfaat 1:23:08 dari birul walida. Akhirnya dia 1:23:11 berangkat ke Purwokerto, dia dampingi 1:23:13 ibunya, dia bahagiakan, kemudian dia 1:23:15 berikan juga anugerah. 1:23:18 Tidak sampai seminggu, tidak sampai 1:23:21 seminggu dia telepon saya. 1:23:23 Alhamdulillah, Ustaz, baru saja masuk 1:23:26 transfer sebanyak 8. 1:23:29 Ternyata suami saya tidak apa, tidak 1:23:31 berkhianat. Tapi memang kondisinya susah 1:23:33 pada saat tersebut. 1:23:35 Jadi Allah kasih dengan apa? Kita 1:23:38 menyenangkan, membahagiakan ibu kita, 1:23:40 pintu rahmat Allah terbuka. Ketahuilah 1:23:42 kesusahan yang kita hadapi semua ini 1:23:44 tidak lepas dari sikap kita terhadap 1:23:46 Allah. Jadi kalau kita susah, kita 1:23:49 sempit, kita gelap karena kita lupa pada 1:23:52 Allah, maka untuk membuka dan menerangi 1:23:54 hidup kita, coba kita memanggil Allah 1:23:58 dengan penuh kekhusyukan. Terutama 1:24:00 sekali di malam hari. Bapak, Ibu sujud 1:24:03 di hadapannya. sambil meratap dan 1:24:05 menangis. Doakan orang-orang yang kita 1:24:09 cintai. Kalau ibu-ibu kesal sama suami 1:24:12 juga jangan ibu sumpahin. Begitu juga 1:24:15 Bapak-bapak jangan menyumpahi istri tapi 1:24:17 doakan mereka dan yakin yang tadinya 1:24:19 mungkin kurang baik bisa berubah menjadi 1:24:21 baik dengan doa Bapak Ibu sekalian. Jadi 1:24:24 kesimpulannya 1:24:26 bertawasul itu harus, tapi tawasul 1:24:29 dengan amalan-amalan saleh yang Allah 1:24:32 ridai itu merupakan cara yang benar. 1:24:35 Tapi kalau kita bertawasul dengan 1:24:36 sesuatu yang dilarang oleh Allah, tidak 1:24:38 mungkin kita akan mendapatkan ijabah. 1:24:40 Berselawat, bertasbih, bersedekah, 1:24:44 bersilaturahmi, berbuat kebaikan apa 1:24:46 saja, insyaallah akan menjadi pembuka 1:24:48 kebaikan bagi kita semua. Ibu-ibu, ada 1:24:51 yang mau tanya? Silakan, Ibu-ibu. 1:24:54 Hm. Silakan. 1:24:57 Sebetulnya kalau lihat Rasul, ibu-ibu 1:24:59 punya hak tiga, laki-laki satu. 1:25:02 Ummuka, ummuka, ummuka. Baru setelah itu 1:25:06 apa? Baru tumma abuka. Betul gak, 1:25:08 Ibu-ibu sekalian? Ini menunjukkan 1:25:09 bagaimana wanita dimuliakan sebetulnya. 1:25:12 Silakan, Ibu. 1:25:13 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:14 wabarakatuh. 1:25:15 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:25:16 Ee Abib, saya ada pertanyaan sedikit. 1:25:19 Satu aja. 1:25:20 Iya. Tadi sempat disebutkan tentang 1:25:22 salat tasbih. 1:25:23 Iya. 1:25:24 Ee adakah waktu yang mustajab untuk kita 1:25:27 melakukannya supaya doa-doa itu cepat 1:25:31 dikabulkan? 1:25:32 Itu aja, Habib. Terima kasih. 1:25:34 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:35 wabarakatuh. 1:25:35 Waalaikumsalam. Sebetulnya setiap waktu 1:25:37 itu mustajab, cuma tergantung hati kita. 1:25:40 Tergantung hati. 1:25:42 Kalau ibu salat tapi hatinya dalam 1:25:45 keadaan tidak tenang, mikir juga makanan 1:25:48 dikompor ya yang sedang. Betul gak? Jadi 1:25:51 usahakan pada saat ibu salat hati dalam 1:25:53 keadaan apa? Pening. Mau siang mau malam 1:25:55 hari. Kenapa malam hari lebih 1:25:58 menyenangkan? Karena pada saat itu kan 1:25:59 semua kesibukan terhenti kan tidak ada 1:26:02 kesibukan. Nah, pada saat itu ibu bisa 1:26:05 betul-betul langsung berkomunikasi 1:26:06 dengan Allah dengan penuh kekhusyukan. 1:26:09 siang hari pun kalau ibu bisa buat 1:26:11 seperti itu, itu alangkah indahnya. Nah, 1:26:14 kemudian ada memang pendapat Ibuibu 1:26:16 sekalian mengatakan bahwa salat tasbih 1:26:18 itu bukan satu hal apa? Satu hal yang 1:26:21 katanya kuat dalilnya. Tapi yang aneh 1:26:24 pada saat ini dulu orang-orang yang 1:26:26 mengingkari salat tasbih yang mengatakan 1:26:28 kurang kuat ternyata mendukungnya 1:26:29 sekarang ini. Dan salat tasbih itu salat 1:26:32 yang tidak bertentangan dengan inti 1:26:34 salat karena isinya tasbih. 1:26:36 Subhanallah, Alhamdulillah, 1:26:39 lailahaillallah, 1:26:41 Allahu Akbar. Silakan resapi, cobakan 1:26:43 rasanya. Terasa nanti hasilnya. 1:26:46 Jadi silakan mau siang hari ataupun 1:26:48 malam ha hari. 1:26:51 Tadi Ibu kita ada lagi yang lain 1:26:53 warahmatullahi wabarakat. 1:26:54 Waalaikumsalikumsalam warahmatullahi 1:26:55 wabarakatuh. Ee Pak, saya mau tanya 1:26:58 apakah Nabi Muhammad dan para sahabatnya 1:27:03 juga memperingati atau merayakan 1:27:06 Maulid? 1:27:06 Heeh. 1:27:07 Baik. Saya mau tanya sama Bapak Ibu. 1:27:12 Orang kalau ditanya sekarang tentang 1:27:14 artis sinetron 1:27:17 dan tentang sahabat rasul, mana yang 1:27:18 mereka lebih kenal? 1:27:22 Artis sinetron apakah sahabat-sahabat 1:27:25 Rasul? 1:27:26 Bahkan para nabi enggak kan? Kalau saya 1:27:30 tanya pemuda-pemuda sekarang, bahkan 1:27:32 ibu-ibu mereka hafal pemain bola dari 1:27:36 Napoli ya, pemain bola dari sana, pemain 1:27:39 bola dari sini, dia hafal. Bahkan banyak 1:27:41 yang mereka pajang di mana? Di rumahnya. 1:27:43 Begitu juga ada ibu-ibu yang hobi 1:27:44 berbalap. Kalau ada balapan pertandingan 1:27:47 dia tidak akan tinggalkan tempat. Kalau 1:27:49 di luar segera kembali untuk menyaksikan 1:27:51 pertandingan. Apa ada juga yang hobi 1:27:54 tenis, ya. 1:27:55 sampai berangkat ke Inggris untuk 1:27:57 menyaksikan pertandingan Wledon. Ya, 1:28:02 tapi kalau kita tanya tentang Rasul dan 1:28:04 sahabatnya enggak ada yang tahu. Para 1:28:07 sahabat Rasul kenal Rasul enggak? 1:28:10 Kenal Rasul. Para tabiin juga masih 1:28:12 dekat dengan Rasulullah sallallahu 1:28:13 alaihi wasallam. Nah, tujuan peringatan 1:28:16 maulid bukan ritual. Jadi, jangan 1:28:18 dianggap dia ritual yang diada-adakan. 1:28:21 Tujuannya untuk mengingatkan kita, 1:28:23 anak-anak kita, umat kita ini agar 1:28:26 mengenal Rasul. Oleh karena itu, 1:28:28 peringatan Maulid jangan isinya guyon, 1:28:31 humor, ngomong kotor, ya untuk menghibur 1:28:35 orang, tapi isinya betul-betul apa? 1:28:37 Kehidupan Nabi kita Muhammad sallallahu 1:28:39 alaihi wasallam dan sunah-sunahnya. 1:28:42 Tapi sayang sekarang perayaan Maulid ya 1:28:45 berubah menjadi ritual dan seremonial, 1:28:49 bukan menjadi apa? Peringatan yang 1:28:53 mengingatkan kita menumbuhkan rasa cinta 1:28:55 di hati kita kepada Rasulullah 1:28:57 sallallahu alaihi wasallam. Jadi sayang 1:28:59 mereka bahkan lebih kenal ulama-ulama ya 1:29:03 yang dekat dengan mereka daripada rasul. 1:29:05 Akhirnya ulamanya membawa kita 1:29:07 menyimpang 1:29:08 dari rasul tanpa kita sadari. Kenapa? 1:29:10 Kita enggak kenal Rasul. Enggak kenal 1:29:12 juga Al-Qur'an. Jadi, betapa indahnya 1:29:16 peringatan Maulid jangan hanya setahun 1:29:18 sekali. 1:29:19 Kalau perlu setiap habis salat 1:29:21 diingatkan bagaimana pribadi Rasul, 1:29:23 akhlaknya. 1:29:25 Bukan seremonial, tapi pelajaran 1:29:28 pendidikan. 1:29:29 Kira-kira kalau Bapak, Ibu merasa 1:29:32 mengenal Rasul dan mencintainya dengan 1:29:34 akhlak pribadinya, kira-kira akan 1:29:36 menjadi kebahagiaan enggak buat kita? 1:29:39 kebahagiaan 1:29:40 daripada kita menyaksikan sinetron, 1:29:43 opera sabun ya sampai kalau kita lihat 1:29:46 siapa yang pergi haji apa naik haji 1:29:47 tukang bubur naik haji ya luar biasa 1:29:50 sampai bahkan lagi salat pun enggak 1:29:52 boleh dimatiin. 1:29:56 Jadi beda antara peringatan dan 1:29:58 perayaan. Kita ingin peringatan yang 1:30:01 menumbuhkan cinta di hati kita pada 1:30:03 Rasul. Oleh karena itu, habis waktu kita 1:30:06 kalau memperdebatkan bidah bukan bidah. 1:30:10 Betul gak? Saya bayangkan coba contoh 1:30:13 orang jarang membaca Al-Qur'an. Quran 1:30:15 bidah bukan? 1:30:17 Tapi buku para ustaz, buku para ulama 1:30:19 lebih banyak dibaca. Mereka kenal 1:30:21 ulamanya tapi tidak kenal Quran. Betul 1:30:25 gak? Kalau kita ajak kembali kepada 1:30:26 Al-Qur'an, "Wah, enggak gampang orang 1:30:28 kembali kepada Al-Qur'an harus menguasai 1:30:30 sekian puluh pengetahuan ilmu dari mana? 1:30:34 Ulama-ulama yang bertakhasus mempelajari 1:30:36 berbagai macam disiplin ilmu. Sedangkan 1:30:38 orang awam dari ustaznya yang memahami 1:30:40 Al-Qur'an mengajarkan pada mereka juga 1:30:43 mengingatkan akan sunah nabinya Muhammad 1:30:46 sallallahu alaihi wasallam hingga kita 1:30:47 bersatu dalam standar yang sama dalam 1:30:50 kecintaan kepada Rasul yang sama. Kalau 1:30:52 ada perbedaan dalam riwayat saling 1:30:54 mendoakan semoga amal kamu diterima. 1:30:57 Semoga amal kita semua diterima yang 1:30:59 qunut tidak qunut. Yang tarawih 11, yang 1:31:02 tarawih 21, yang tidak tarawih pun 1:31:05 enggak jadi soal. Yang penting yang 1:31:06 wajib jangan jangan ditinggalkan. Jangan 1:31:09 dia untuk salat tarawih di malam hari, 1:31:11 bukan res uduk di siang hari. 1:31:14 Betul-betul. Kalau saya dagang di malam 1:31:17 hari, saya enggak bisa tarawih, Ustaz. 1:31:19 Jadi saya tarawih malam hari, siang jual 1:31:22 nasi uduk. 1:31:25 Salah enggak? Jangan yang sunah 1:31:28 dikerjakan, yang wajib dilupakan. Nah, 1:31:31 yang wajib kalau saudara kita yang 1:31:32 muslim mengerjakan yang wajib, katakan 1:31:35 yang sunah belum wajib, tetap dia enggak 1:31:36 berdosa. Tapi kalau mengerjakan yang 1:31:39 sunah, yang wajib diabaikan, ini mesti 1:31:41 diingatkan. 1:31:43 Satu orang bertanya, "Ustadz, berapa 1:31:44 kira-kira salat witir yang bisa saya 1:31:46 kerjakan?" Saya bilang, "Bisa 3, 21, 1:31:50 bisa 5, bisa 7, bisa 11. Kamu melebihi 1:31:54 itu urusan kamu. Tapi jangan sekali-kali 1:31:58 kamu bersikap bangga. lalu meremehkan 1:32:00 orang lain. Salat ini bukan salat wajib. 1:32:05 Satu ustaz kebetulan di daerah 1:32:07 marah-marah, "Mana ada tarawih tiga apa 1:32:10 witir 3 rakaat. Enggak ada sunahnya sama 1:32:13 sekali." Saya bilang, "Ini bukan satu 1:32:14 keharusan. 1:32:16 Jangan kamu beratkan umat dengan hal-hal 1:32:18 seperti ini. Akhirnya mereka mengabaikan 1:32:20 yang wajib." Ada yang berdagang di waktu 1:32:23 malam untuk kehidupan keluarganya. 1:32:25 Karena di itu merupakan pendapatan dia 1:32:27 untuk kehidupan dia. Dia salat 3 rakaat 1:32:30 di malam hari, dia dagang di malam hari. 1:32:34 Yang penting jangan berdagang di waktu 1:32:35 si. Jadi, Bapak Ibu sekalian, sebetulnya 1:32:39 Islam itu mudah. Agama yang membawa 1:32:42 salam, kedamaian, membawa kita bersatu. 1:32:44 Pertama sebagai keluarga besar umat 1:32:46 manusia, ayah, ibu kita sama, darah kita 1:32:49 juga sa sama. Enggak ada yang darahnya 1:32:52 biru atau merah atau kuning. Enggak ada. 1:32:54 Itu ucapan darah biru semua nonsens. 1:32:56 Kita semua sama sederajat di mata Allah. 1:33:00 Sedangkan yang mulia yang beriman 1:33:02 bertakwa dari hasil usahanya bukan 1:33:04 karena nasabnya, bukan karena warna 1:33:06 kulitnya, bukan karena hartanya, tapi 1:33:08 karena apa? Iman dan takwanya pada Allah 1:33:10 Subhanahu wa taala. Jadi dalam hal ini, 1:33:14 mari kita selalu betul-betul apa? 1:33:16 mempelajari Al-Qur'an, meresapi ayatnya. 1:33:19 Kemudian kita berusaha memperdengarkan 1:33:22 pada keluarga kita bagaimana kehidupan 1:33:24 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 1:33:26 wasallam. Pertentangan, perdebatan, 1:33:29 perselisihan. Tinggalkan sebagai penutup 1:33:33 pengajian ibu-ibu di daerah Cinere. 1:33:37 Satu ustaz datang menyampaikan pengajian 1:33:40 membawa pertentangan antara kelompok 1:33:42 semua golongan. 1:33:44 Ibu-ibu setelah selesai mereka bilang, 1:33:46 "Pak Ustaz, tolong masalah pertentangan 1:33:49 jangan sekali-kali melibatkan kami. Kami 1:33:52 ibu-ibu ingin tahu kewajiban kami pada 1:33:55 suami apa, pada anak kami apa, kewajiban 1:33:59 kami juga kepada Allah. Buat kami ini 1:34:01 mencintai Allah, mencintai Rasul ini, 1:34:03 mencintai orang yang beriman. Tolong 1:34:05 kalau ada pertentangan, jangan libatkan 1:34:07 kami. Waktu kami habis sia-sia, 1:34:10 sedangkan kewajiban kami belum kami 1:34:12 penuhi. 1:34:14 Luar biasa enggak, Ibu sekalian? Mereka 1:34:16 tidak mau semua terlibat dalam 1:34:17 bertentangan. Ingin menjadi muslim dan 1:34:19 muslimah yang baik. 1:34:22 Tugas para ustaz menyampaikan dakwahnya, 1:34:24 mengajak orang untuk kembali pada Allah, 1:34:26 bersatu dalam agama Allah. Jangan 1:34:28 meracuni umat dalam pertentangan. 1:34:30 Akhirnya potensi mereka, waktu mereka 1:34:32 habis. Belum sempat mengenal Allah, 1:34:35 mereka sudah saling mencaci, saling 1:34:37 menyesatkan, saling mengkafirkan. Ini 1:34:39 yang kita sayangkan. Demikianlah 1:34:41 subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:34:44 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:34:46 ilaik wal afu minkum wasalamualaikum 1:34:50 warahmatullahi 1:34:51 wabarakatuh. 1:34:54 Hadirin sekalian, alhamdulillah ee 1:34:57 terima kasih banyak 1:34:59 apa guru kita Bapak Ustaz Habib Husein 1:35:04 bin Hamid Alatas yang telah menyampaikan 1:35:08 rangkaian ceramahnya mengenai Isra 1:35:11 Mikraj yang sangat menyentuh. Jadi dari 1:35:14 perjalanan sebelum Israel apa perjalanan 1:35:18 Isra Mikraj sampai setelahnya dan 1:35:21 mungkin banyak manfaat yang telah kita 1:35:24 serap dan saya juga ter apa hadiah dari 1:35:29 Isra Mikraj ini kalau kesimpulan 1:35:31 kesimpulannya adalah bahwa 1:35:34 kita bisa berhubungan dengan Allah 1:35:36 langsung ya. Jadi hadiah yang paling 1:35:38 utama adalah kita mendapatkan ee 1:35:41 perintah salat dari Allah. Isra Mikraj. 1:35:44 Dan perintah salat itu adalah ee salah 1:35:47 satu cara komunikasi 1:35:49 daripada orang yang beriman itu kepada 1:35:52 Allah langsung tanpa perantara. Mungkin 1:35:55 kesimpulannya itu yang apa yang bisa 1:35:56 saya tangkap dari untaian apa yang 1:36:00 ceramah dari kita ini. Dan acara apa 1:36:05 pengajian spesial ini mungkin sudah 1:36:07 berakhir dan ditutup oleh Bapak Ustaz 1:36:11 dan mungkin ee 1:36:14 kami dari panitia mengucapkan terima 1:36:16 kasih kepada para jemaah sekalian yang 1:36:19 telah hadir pada pagi ini. Dan kalau ada 1:36:22 kata-kata atau hal-hal yang kurang 1:36:24 berkenan, mohon dibukakan pintu maaf 1:36:27 yang seluas-luasnya. 1:36:29 Terima kasih, saya tutup dulu. Wabillahi 1:36:30 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:36:33 warahmatullahi wabarakatuh.