Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:07 Rasul TV 0:19 [musik] 0:24 [musik] 0:31 Auzubillahiminasyaitanirrajim, 0:32 bismillahirrahmanirrahim. 0:34 Assalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. 0:36 Waalaikumsalam. 0:37 Alhamdulillahirobbil alamin wabihi 0:38 nastain wala umuri dunia waddin 0:40 washolatu wassalamu ala asrofil ambiya 0:42 iwal mursalin wa ala alihi wasohbihi 0:43 ajmain. Robbi zidni ilman warzuqni 0:45 fahman walihna bisholihin. Masih 0:47 dipancarluaskan dari Jalan Masjid 0:49 Silaturahim nomor 36 Kalimagis Cibubur, 0:51 inilah Radio Silaturahim untuk Islam 0:53 yang satu Indonesia bersatu. 0:56 Apa kabar semua ikhwan dan akhwat di 0:57 manapun Anda berada? Lama kita tidak 1:00 berjumpa, mungkin terakhir siaran 2 1:02 tahun atau 2 tahun setengah yang lalu. 1:05 Alhamdulillah hari ini saya Muhammad 1:07 Musa kembali hadir menemani ikhwan dan 1:09 akhwat bersama guru kita Ustaz Husein 1:11 Alatas di siang hari di acara tanya 1:14 jawab. Jadi untuk ikhwan dan akhwat yang 1:16 mungkin ingin bertanya, bisa langsung 1:17 kirimkan WhatsApp ke 08111999720. 1:22 08111999720. 1:25 Assalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh. 1:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:28 Sehat Ustaz? 1:29 Alhamdulillah wa syukurillah. 1:31 Alhamdulillah. 1:32 Alhamdulillah kita kembali berjumpa ini 1:33 bersama Musa 1:35 setelah kembali dari Tarim 1:37 [tertawa] 1:38 bersama keluarga dalam rangka menuntut 1:40 ilmu insya Allah. 1:41 Ya Allah, ana deg-degan Ustaz. 1:43 [tertawa] 1:43 Agak grogi nih setelah setelah tidak 1:45 bertemu mic selama 2 tahun. 1:48 Eee Ustaz di sambil menunggu pertanyaan 1:52 teman-teman pendengar Rasul yang lain 1:55 sekarang ini kan Ustaz di media sosial, 1:58 di portal berita, 2:00 di Instagram, di Twitter, di YouTube, 2:02 semuanya banyak berita-berita 2:04 bermasukan, Ustaz. 2:06 Kita akhirnya bingung menyeleksi mana 2:09 berita yang benar, mana berita yang 2:10 salah. Bukan cuma tentang politik, 2:11 Ustaz. Ada tentang agama, tentang agama 2:14 ada tentang akidah, tentang fikih. 2:16 Akhirnya sebagai orang beriman, 2:19 sebagai orang beriman kan kita juga 2:20 harus kembali kepada Alquran. Nah, 2:22 pertanyaannya, Ustaz, bagaimana ee peran 2:26 hadis-hadis nabi 2:27 terhadap Alquran dan juga terhadap 2:29 fenomena fenomena-fenomena ini, Ustaz? 2:32 [berdehem] 2:33 Bismillahirrahmanirrahim. 2:34 Alhamdulillahi rabbil alamin. 2:37 Allahumma shalli wa sallim wa barik ala 2:40 abdika wa rasulika sayyidina wa nabiyina 2:44 Muhammadin 2:45 wa alihi wa shahbihi wa sallim. 2:50 Rabbana zidna ilman wa alhiqna 2:52 bishalihin. 2:55 Di tengah-tengah 2:57 tantangan, 2:59 badai, 3:03 begitu pula 3:04 dan godaan 3:06 yang banyak memalingkan kita dari tujuan 3:10 hidup kita, manusia pada saat ini banyak 3:12 mengalami kebingungan. 3:14 Seolah-olah mereka hidup di 3:16 tengah-tengah kegelapan yang 3:17 berlapis-lapis. 3:21 Allah subhanahu wa taala tidak pernah 3:23 meninggalkan kita. 3:25 Allah subhanahu wa taala mengutus 3:27 rasul-Nya Muhammad sallallahu alaihi wa 3:30 alihi wa sallam 3:32 dengan menurunkan kitab suci Alquran 3:35 kepadanya dalam rangka mengeluarkan 3:37 manusia dari kegelapan hidup yang 3:40 bermacam-macam ini 3:42 menuju kehidupan yang terang benderang 3:44 di bawah penerangan cahaya Allah 3:46 subhanahu wa taala. 3:49 Nabi sepanjang hidupnya dengan setia 3:51 menyampaikan ayat-ayat Allah. 3:54 Memberikan penerangan kepada mereka, 3:56 mengajak manusia kembali kepada Allah. 4:00 Mengajak juga manusia untuk bersatu di 4:02 jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala. 4:06 Allah berfirman pada ayat pertama dalam 4:08 surah Ibrahim. 4:11 Bismillahirrahmanirrahim, 4:12 Alif Lam Ra. 4:16 Kitabun anzalnahu ilaika litukhrijan 4:20 nasaminadzulumati 4:21 ilannur. 4:23 Biidzni rabbihim ilashiratil azizil 4:27 hamid. 4:28 [mendengus] 4:29 Alif Lam Ra. 4:31 Pembukaan 4:34 yang mengajak kita untuk 4:38 memperhatikan 4:40 apa-apa yang Allah Subhanahu wa Ta'ala 4:44 terangkan berikutnya. 4:46 Alif Lam Ra. 4:48 Begitu pula Yasin. 4:50 Taha, Alif Lam Mim, huruf-huruf semacam 4:53 ini 4:55 setelah itu selalu diiringi dengan 4:57 menunjuk kepada Alquran. 5:01 Alif Lam Mim, dzalikal kitab. Yasin 5:05 walquranil hakim. Taha maanzalna alaikal 5:09 kitabah. 5:11 Kitab maanzalna alaikal kitabah 5:13 litasyqa. 5:15 Begitu juga Hamim tanzilul kitabi 5:18 minallahil azizil 5:21 Selalu setelah huruf-huruf ini 5:23 ya 5:24 yang mengingatkan kepada kita 5:27 walaupun Alquran diturunkan dalam bahasa 5:29 Arab 5:31 mempergunakan juga 5:33 kata-kata, huruf-huruf yang mereka 5:35 pergunakan 5:37 tapi kitab yang datang dari sisi Allah 5:39 berbeda dengan kitab 5:42 hasil karya manusia. 5:45 Ilmu yang datang dari Allah 5:47 yang dipastikan kebenarannya tidak 5:49 meragukan, sedangkan 5:51 pengetahuan manusia berasal dari 5:53 analisis, 5:54 penelitian sesuai dengan kemampuan 5:57 mereka yang terbatas. 5:59 Oleh karena itu, untuk 6:01 tidak membiarkan [berdehem] manusia 6:03 dalam kebimbangan, 6:05 keraguan, Allah subhanahu wa taala 6:07 turunkan kitabnya sebagai nur yang 6:10 menerangi kegelapan mereka. 6:13 Allah subhanahu wa taala mengantarkan 6:15 mereka menuju kehidupan yang terang 6:17 benderang hingga mereka dapat melihat 6:19 segala sesuatu dengan jelas. 6:22 Oleh karena itu, Allah terangkan 6:23 sebagaimana Allah yang menerangi langit 6:25 dan bumi. 6:28 Yang mengendalikan segala sesuatu dengan 6:30 penuh keseimbangan sebagaimana Allah 6:33 menciptakan alam semesta, 6:36 juga menempatkan bintang-bintang pada 6:39 tempatnya 6:40 dalam galaksinya, lalu menempatkan juga 6:44 planet-planet kita pada salah satu 6:46 bintangnya, 6:48 yaitu 6:49 tata surya kita yang mengitari matahari 6:51 kita. Bersama matahari mengitari pusat 6:54 galaksi dengan penuh keharmonisan dan 6:56 keseimbangan. 6:57 Allah subhanahu wa taala turunkan kitab 7:00 sucinya, memberikan bimbingan, petunjuk, 7:02 dan penerangan bagi umat manusia, 7:05 menjelaskan dari mana asal-usul mereka, 7:09 kemudian untuk apa mereka diciptakan di 7:12 muka bumi ini, 7:13 lalu ke mana mereka akan pergi. 7:17 Bagaimana cara hidup yang benar agar 7:19 mereka betul-betul dapat sukses dan 7:22 lulus dari ujian dalam kehidupan dunia 7:24 ini. Alquran menjawab semua itu dengan 7:26 terang dan jelas tanpa ada kebimbangan 7:29 maupun keraguan. 7:31 [berdehem] 7:33 Alif lam ra, 7:34 kitabun anzalnahu ilaika 7:38 litukhrijannasa minadzulumati ilannur. 7:41 Ini merupakan sebuah kitab yang lain 7:43 dari yang lain. 7:44 Berbeda dengan karya manusia. 7:47 Ini kitab yang berasal dari ilmu Allah 7:49 Subhanahu wa Ta'ala. Kami turunkan 7:51 kepadamu wahai Rasulullah. Agar kamu 7:54 mengeluarkan manusia 7:56 dari kegelapan yang bermacam-macam 7:58 menuju kehidupan 8:00 yang terang benderang di bawah 8:02 penerangan cahaya Allah. 8:04 Kegelapan di sini salah satunya 8:06 kebodohan. 8:06 Hmm. 8:08 Yang menyebabkan manusia mengalami 8:09 kebingungan. 8:11 Terlunta-lunta 8:12 dalam ketidakjelasan. 8:15 Dan di antara makna Adz-Dzulumaat di 8:17 sini hawa nafsu. 8:20 Yang membuat manusia akhirnya hidupnya 8:22 sengsara. 8:25 Hidupnya menderita bersama dirinya juga 8:27 membawa penderitaan bagi masyarakat 8:28 banyak. 8:30 Begitu pula 8:33 Asy-Syirik merupakan 8:36 kegelapan yang amat pekat yang membuat 8:38 manusia tidak tahu kemana mereka harus 8:40 berpegang, kemana mereka harus 8:42 berlindung, kemana mereka harus menuju. 8:44 Tapi dengan ajaran tauhid, mereka tahu 8:47 kemana mereka harus kembali, kemana 8:49 mereka harus berlindung, kemana mereka 8:51 harus berlanduk ber ber ber 8:53 kemana mereka harus melabuhkan hidup 8:55 mereka. 8:56 Maka dengan 8:58 ajaran tauhid ini Allah keluarkan 9:00 manusia dari kegelapan syirik. 9:02 Yang membuat mereka akhirnya terjerumus 9:04 dalam perbuatan-perbuatan rendah hina 9:07 menyembah 9:08 tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan bukan 9:11 tuhan yang menciptakan mereka. 9:13 Hingga membuat mereka memiliki 9:15 betul-betul 9:17 pegangan dan tujuan hidup yang jelas. 9:20 Kemudian hawa nafsu yang menenggelamkan 9:22 manusia dalam kepedihan dan penderitaan. 9:26 Begitu pula 9:27 [berdehem] 9:27 [batuk] 9:29 ego dan fanatisme juga yang membuat 9:31 manusia berpegang kepada hal yang tidak 9:33 benar hanya disebabkan karena 9:35 fanatismenya dan mengikuti hawa 9:37 nafsunya. Dan berbagai macam kerusakan 9:40 yang berlangsung di muka bumi, semua 9:42 berasal dari apa? Jiwa yang gelap. 9:45 Maka berbeda orang yang beriman yang 9:46 diterangi jiwanya, yang ditunjukkan 9:48 jalannya, mengenali tujuan hidupnya, dan 9:51 tahu bagaimana cara hidup yang benar. 9:55 Oleh karena itu dengan tegas Allah 9:56 mengatakan, "Bahwasanya 9:59 ini sebuah kitab yang kami turunkan 10:01 kepadamu wahai Rasulullah, agar kamu 10:04 mengeluarkan umat manusia dari kegelapan 10:06 yang bermacam-macam menuju kehidupan 10:08 yang terang benderang." 10:10 Kegelapan di sini dalam bentuk jamak. 10:12 Ehm. 10:12 Karena dzulumat jamak dari dzulmah. 10:15 Sedangkan nur dalam bentuk mufrad. 10:17 Ehm. 10:18 Nur hanya datang dari Allah. 10:19 Ehm. 10:20 Kegelapan ini yang menyelimuti manusia 10:22 karena meninggalkan cahaya Allah 10:23 subhanahu wa taala. 10:26 Bi idzni rabbihim. 10:28 Dengan seizin Tuhan mereka. Karena tidak 10:31 setiap orang atau semau dia untuk 10:33 mendapatkan petunjuk dari Allah. 10:35 Hanya orang yang mau menyesuaikan 10:37 dirinya dengan petunjuk Allah, mengikuti 10:39 keridhoannya. Adapun orang yang 10:41 mengikuti hawa nafsunya, tertutup pintu 10:44 hidayah dan cahaya Allah subhanahu wa 10:46 taala. 10:48 Jadi bi idzni rabbihim ilaa shiraatil 10:50 izzil hamid. 10:52 Dengan seizin Tuhan mereka, 10:53 menuju jalan Allah subhanahu wa taala 10:56 yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. 11:00 Di saat seorang hamba mengikuti petunjuk 11:02 Allah, berjalan di atas jalannya, 11:04 maka Allah Yang Maha Perkasa akan 11:06 melindungi dirinya. 11:07 Sedangkan Allah Yang Maha Terpuji akan 11:09 menghiasi dirinya dengan makarimul 11:11 akhlak, dengan pekerjaan, pekerti yang 11:14 amat luhur, yang membuat dia menjadi 11:16 manusia terpuji di bawah bimbingan Allah 11:18 subhanahu wa taala. 11:21 Oleh karena itu dengan tegas, ya, Allah 11:23 menegaskan kepada kita semua, 11:27 "Al haqqu mir rabbika fala takunanna 11:30 minal mumtarin." Kalau kamu ingin tahu 11:32 al-haq kebenaran yang pasti yang tidak 11:35 meragukan yang datang dari Tuhan. 11:38 Maka jangan sekali-kali kamu bimbang dan 11:40 ragu. 11:42 Dalam suratul An'am, 11:43 [berdehem] 11:43 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman 11:48 itu pada ayat 11:50 eee 114 11:53 dari suratul An'am. 11:55 Allah berfirman [berdehem] 11:56 afaghoirullahi 11:58 abtaghi hakaman 12:00 wahuwalladzi anzala ilaikumul kitaba 12:03 mufassala. 12:05 Apakah selain Allah yang aku jadikan 12:08 sebagai hakim dalam hidup ini? Yang 12:10 memutuskan 12:12 berbagai macam urusanku dan perkaraku. 12:16 Wahuwalladzi anzala ilaikumul kitaba 12:18 mufassala. 12:20 Sedangkan Dia itu Allah yang menurunkan 12:23 kepada kalian Alkitab secara terperinci. 12:27 Menerangkan, menjelaskan apa yang perlu 12:30 kita ketahui dalam hidup ini sebagai 12:32 khalifah Allah subhanahu wa ta'ala di 12:34 atas muka bumi hingga 12:37 dapat betul-betul berjalan dengan jelas 12:40 dan terang 12:41 sebagaimana yang Allah subhanahu wa 12:43 ta'ala inginkan dari kehidupan kita di 12:46 atas muka bumi. 12:48 Walladzina atainahumul kitaba ya'lamuna 12:52 annahum munazzalum mir rabbik. 12:54 Dan orang-orang yang telah kami berikan 12:56 Alkitab sebelum Rasulullah mereka 12:59 benar-benar yakin dan tahu 13:01 bahwa kitab ini diturunkan dari Tuhanmu 13:03 wahai Rasulullah. 13:07 Munazzalum mir rabbika bilhaq diturunkan 13:10 dari sisi Tuhanmu dengan hak. 13:12 Fala takunanna minal munkarin, maka 13:14 janganlah sekali-kali engkau termasuk 13:16 dari orang yang bimbang dan ragu. 13:18 Watammat kalimatul rabbika sidqan wa 13:21 adla. Dan telah sempurna kalimat 13:24 Tuhanmu. 13:26 Sidqan dalam kebenarannya yang tidak 13:28 meragukan wa adlan begitu pula dalam 13:30 keadilannya. La mubaddila li kalimatihi 13:34 wa huwa sami'ul alim. Tak akan pernah 13:36 ada perubahan, pengganti 13:38 bagi kalimat Allah. 13:40 Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Tahu. 13:42 Kalau analisis manusia 13:46 apa-apa yang mereka temukan dan mereka 13:48 tetapkan bisa saja 13:50 Salah. 13:51 esok berubah. 13:51 Betul. 13:52 Karena apa? Karena manusia melihat 13:54 sesuatu hanya dari satu sudut. 13:57 Sedangkan Allah ilmunya meliputi segala 14:00 sesuatu, baik yang lahir 14:01 maupun 14:02 maupun yang batin. 14:03 Baik yang kini maupun yang akan datang. 14:06 Manusia pengetahuannya hanya terbatas 14:08 apa [berdehem] yang berada di 14:09 hadapannya. Artinya analisis manusia ini 14:12 terus mengalami penyempurnaan. 14:14 He eh. 14:14 Nah, kalau manusia diatur oleh manusia 14:17 maka sesama manusia akan menjadi kelinci 14:19 percobaan. 14:20 Iya. 14:21 Betul enggak? 14:22 Betul. 14:22 Oh, ini ada yang perlu dikoreksi. Tapi 14:24 kalau yang datang dari Allah Subhanahu 14:25 wa Ta'ala Yang Maha Tahu dan Dia Maha 14:27 Pengasih lagi Maha Penyayang lagi Maha 14:30 Bijaksana 14:31 He eh. 14:31 apa yang ditetapkan Allah itulah yang 14:33 paling sesuai dengan manusia. 14:36 Kalau seandainya kita, katakan Akhi Musa 14:38 membeli 14:39 eh 14:41 sebuah kendaraan, katakanlah Mercy. 14:43 He eh. 14:45 Waktu, katakan 14:47 dia mengalami kerusakan atau ada yang 14:48 harus diganti spare part-nya. 14:50 He eh. 14:51 Kira-kira kita akan bawa ke bengkel 14:52 Mercy apa bengkel Honda? 14:54 Mercy. 14:56 Karena dari sana kan? 14:57 Betul. 14:57 Iya, berasa. Nah, sekarang manusia yang 14:59 diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala 15:02 apabila terjadi sesuatu, ya, pada 15:05 manusia 15:06 He eh. 15:08 dia mengalami kebingungan, mengalami 15:09 kegelisahan 15:11 atau dalam keadaan sakit jiwanya 15:14 tak mungkin selain dari Allah Subhanahu 15:17 wa Ta'ala mampu untuk memulihkan dirinya 15:19 kembali. 15:20 Kalau secara fisik katakan dia sakit, 15:22 dia berobat kepada dokter 15:24 dalam bidang yang berhubungan dengan 15:25 penyakitnya. Tapi kalau jiwanya? 15:27 Betul. 15:28 Dan kita temukan ternyata dokter-dokter 15:31 jiwa 15:32 mereka bisa memberikan katakan penenang 15:35 buat menenangkan mereka yang mengalami 15:36 apa? Yang mengalami kebingungan, yang 15:38 mengalami stres, yang mengalami tekanan 15:41 dan lain sebagainya. 15:43 Tapi obat tersebut tidak sama sekali 15:45 mengobati penyakit dari dasarnya. 15:48 Tapi di saat seorang manusia mengalami 15:51 kondisi seperti ini, kembali pada Allah. 15:53 He eh. 15:54 Kemudian berupaya untuk mengikuti 15:56 petunjuk Allah, perlahan-lahan dia akan 15:58 kembali pulih seperti dalam keadaan dia 16:02 untuk pertama kalinya. 16:04 Jadi seharusnya manusia pada saat dia 16:06 mengalami 16:08 katakan gangguan 16:10 rasa tidak bahagia, tidak tenang, atau 16:13 merasakan dalam kehidupan berbangsa, 16:15 bernegaranya juga mengalami kebingungan 16:17 di mana 16:19 kendali 16:20 lebih [berdehem] banyak dikendalikan 16:21 oleh hawa nafsu, ambisi, keserakahan, 16:24 jalan yang paling baik untuk mengatur 16:26 kehidupan manusia agar mereka dapat 16:28 hidup harmoni sebagaimana alam semesta 16:31 berjalan dengan penuh keharmonisan 16:33 sebagaimana juga organ-organ tubuh kita 16:35 bekerja dengan baik di luar kendali 16:36 kita. 16:37 Gimana kalau hidup kita kita kembalikan 16:39 pada Allah, kita serahkan Allah untuk 16:40 mengaturnya? 16:42 Jadi watammat kalimat rabbika sidqan wa 16:45 adla, telah sempurna kalimat Tuhanmu. 16:47 Tidak perlu mengalami revisi, tidak 16:49 perlu mengalami perubahan. Baik dalam 16:51 kebenaran maupun dalam keadilannya tidak 16:53 meragukan. 16:54 He eh. 16:54 Wahuwa sami'ul alim, dan Dia Maha 16:56 Mendengar lagi Maha Tahu. 16:58 Ayat berikutnya. Wa in tuti' aksara man 17:01 fil ardhi yudhilluka sabila. 17:04 Kalau engkau wahai manusia mengikuti 17:06 kemauan, keinginan orang-orang yang di 17:08 bumi ini 17:10 mereka akan membingungkan kau, 17:11 menyesatkan kamu dari jalan Allah. 17:13 Kenapa? In yattabi'una illa dzonna wa in 17:15 hum illa yakhrujun, karena mereka hanya 17:17 menduga-duga 17:19 dan meraba-raba. 17:23 Jadi kalau kita ikuti kemauan manusia, 17:25 apa yang bakal terjadi? Sampai Allah 17:27 mengatakan 17:29 kalau seandainya kebenaran harus 17:31 mengikuti hawa nafsu manusia, ya. 17:35 Apa yang bakal terjadi? 17:36 Kehancuran. 17:36 Langit, bumi akan mengalami kehancuran. 17:40 Karena apa? Setiap manusia kan punya 17:42 interest, punya kepentingan. 17:44 Tuh. 17:45 Nah, kalau mengikuti hawa nafsu manusia 17:47 niscaya kehidupan manusia akan mengalami 17:49 kerusakan. 17:51 Tapi dengan keadilan yang datang dari 17:52 Allah 17:53 Allah tegakkan keadilan, orang-orang 17:56 yang berbuat aniaya, yang melampaui 17:58 batas dihentikan oleh Allah. Orang-orang 18:01 yang teraniaya dikembalikan hak mereka 18:03 oleh Allah, baik mereka suka atau tidak. 18:06 Keadilan Allah subhanahu wa taala tidak 18:08 bersikap diskriminatif, tanpa memandang 18:10 suku, memandang bangsa, memandang kelas. 18:14 Itulah yang dinamakan kebenaran datang 18:16 dari Tuhanmu. Janganlah sekali-kali 18:18 engkau tergolong dari orang-orang yang 18:19 merugi. Jadi kalau kamu ikuti hawa nafsu 18:22 kebanyakan manusia, mereka akan 18:24 menyesatkan kamu dari jalan Allah 18:26 karena mereka hanya menduga-duga, 18:27 meraba-raba, bukan tegak di atas 18:30 kebenaran yang pasti. 18:34 Dalam surat Al-Kahfi 18:37 watlu ma uhia ilaika min kitabi rabbika 18:41 la mubaddila li kalimatihi 18:46 watlu ma uhia ilaika 18:49 min kitabi rabbik 18:51 la mubaddila li kalimatihi walan tajida 18:55 min dunihi 18:56 multahada 19:00 Ikutilah, ya, eh bacalah dan renungkan 19:03 apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. 19:08 Ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu 19:11 oleh Tuhanmu. 19:12 La mubaddila li kalimatihi. 19:15 Tak akan ada perubahan bagi kalimat 19:17 Allah. 19:18 Karena dia berasal 19:20 dari yang Maha Tahu lagi Maha Bijaksana. 19:22 Wal an tajida min dunihim multahada. Dan 19:25 engkau tak akan menjumpai 19:29 selain dari Allah, selain dari 19:31 petunjuknya, jalan yang lain. 19:33 Tempat yang aman bagimu berlindung. 19:36 Tempat yang menjadi pegangan kamu, 19:38 engkau tak akan menjumpai selain dari 19:40 Allah, kitab dan petunjuknya. 19:44 Terus setelah itu Allah Subhanahu Wa 19:45 Ta'ala memberikan bimbingan yang amat 19:47 indah. 19:49 Wasbir nafsaka ma'alladzina yad'una 19:52 rabbahum bil ghadati wal asyi yuriduna 19:55 yuriduna wajhah. 19:57 Dan engkau bersabar wahai Rasulullah. 19:59 Berkumpul bersama mereka yang selalu 20:01 memohon kepada Allah pagi dan petang. 20:05 [mendengus] 20:05 Mengharapkan ridho Allah. Mereka tidak 20:07 mengharapkan kecuali hanya Allah. Hingga 20:09 hidup mereka ini semua apa? Dikendalikan 20:13 oleh harapan untuk merindukan Allah. 20:16 Merindukan ampunannya, merindukan juga 20:18 rahmatnya bersama dirinya, bersama 20:20 keluarganya, bersama masyarakatnya dalam 20:23 kehidupan berbangsa, bernegara yang 20:25 mereka harapkan adalah Allah dan 20:27 keridhoan. 20:28 [mendengus] 20:28 Kira-kira hidupnya akan lurus enggak? 20:30 Lurus. 20:31 Tidak ada interest kepentingan ya. 20:33 Betul. 20:33 Yang mengendalikan mereka, tapi 20:35 mengharapkan ridho Allah. 20:36 Betul. 20:38 Bukan berarti mereka tidak punya 20:39 interest kepentingan, mereka punya, tapi 20:41 mereka kendalikan sesuaikan dengan 20:43 keridhoan. 20:43 Ridho Allah. 20:46 Kemudian apa? 20:48 Wasbir nafsaka ma'alladzina yad'una 20:50 rabbahum bil ghadati wal asyi yuriduna 20:53 wajha yuriduna wajha. Wala ta'du ainaka 20:56 anhum turidu 20:57 Dunia. 20:58 Zinatal hayati dunya. 20:59 Dunia. 21:00 Jadi hendaklah kamu bersabar, berkumpul 21:03 bersama mereka yang selalu memohon 21:04 kepada Tuhan mereka pagi dan petang. 21:08 Mengharapkan Allah. 21:10 Kemudian, 21:11 jangan biarkan sekali-kali pandangan 21:13 matamu 21:14 beralih dari mereka menuju kepada 21:17 mereka-mereka yang sibuk 21:21 untuk mengejar hiasan dunia ini. 21:24 Wala tuti' man agfalna qolbahu an 21:27 dzikrina, jangan kamu tuh turuti, taati 21:29 orang yang kami lalaikan hatinya untuk 21:31 mengingat kami. 21:32 Karena begitu orang asyik dengan dunia, 21:34 pasti lalai dari Allah. 21:35 Iya. 21:36 Betul? 21:37 Betul. 21:39 Wala tuti' man agfalna qolbahu an 21:41 dzikrina wattaba'a hawa dan dia 21:42 mengikuti hawa nafsunya. Wakana amruhu 21:45 furuta, dan keadaannya betul-betul amat 21:48 kritis dan amat berbahaya sekali seperti 21:51 orang yang berada di tepi jurang. 21:54 Jadi, 21:55 untuk betul-betul kita dapat berjalan 21:57 hidup dengan damai dan tenang, tanpa ada 22:00 keraguan, kebimbangan, kegelisahan, kita 22:02 punya pedoman hidup, Alquran. 22:05 Rasul dalam menyampaikan dakwahnya 22:07 mengajak manusia keluar dari kegelapan 22:09 dengan menyampaikan Alquran. 22:11 Sampai ketika Rasul ditanya, bagaimana 22:13 akhlak Rasulullah? 22:14 Istri beliau ditanya, Sayyidah Aisyah, 22:16 beliau mengatakan, "Kana khuluqhul 22:18 Quran." 22:19 Akhlak Nabi adalah Qur 22:20 Quran. 22:20 Artinya Nabi refleksi dari Alquran. 22:23 Quran yang berjalan di tengah-tengah 22:24 mereka semuanya. 22:26 Jadi, atas dasar ini, kalau kita kembali 22:29 kepada Alquran, kemudian kita juga 22:32 berusaha untuk mempelajari, mengenal 22:34 Rasul dari dekat melalui akhlak dan 22:37 kepribadiannya yang merupakan refleksi 22:39 dari Alquran, 22:41 dan kita betul-betul dalam hidup ini, 22:43 pandangan kita tertuju kepada Allah, 22:45 mengharapkan wajah Allah Subhanahu Wa 22:47 Ta'ala. 22:49 Tidak berkumpul dan mengikuti 22:51 orang-orang yang lalai hatinya untuk 22:52 mengingat Allah, 22:54 hidupnya terjerumus mengikuti hawa 22:56 nafsunya, maka insyaallah Allah 22:58 Subhanahu Wa Ta'ala akan masukkan kita 23:01 ke dalam orang-orang yang hidupnya 23:03 tenang di dunia, yakin akan apa yang 23:06 dilakukan dan dia akan berkumpul bersama 23:08 nabinya Muhammad Shallallahu Alaihi 23:10 Wasallam. 23:11 Karena walaupun orang 23:13 katakan memiliki pengetahuan 23:16 hafal Alquran, memahami ayat-ayat Allah, 23:19 tapi begitu jiwanya dikuasai oleh 23:20 kecintaan pada dunia, mengikuti hawa 23:22 nafsunya, ilmunya tidak akan mampu lagi 23:24 untuk apa? 23:26 Untuk menerangi diri. Karena jiwanya 23:28 diselimuti oleh apa? Hawa nafsu. 23:31 Dalam surat Al-Jatsiyah Allah berfirman 23:34 Afaraita manittakhaza ilahahu hawa. 23:37 Apakah kamu melihat orang yang 23:40 menjadikan Tuhannya hawa nafsunya? 23:44 Wa adhallahullahu ala ilmin. 23:47 Allah biarkan dia tersesat ala ilmin, 23:50 padahal dia tahu. 23:51 Bukan dalam keadaan bodoh. 23:53 Oh. 23:55 Jadi dia 23:55 Hmm. 23:56 karena menjadikan Tuhannya hawa nafsunya 23:58 Hmm. 23:59 walaupun dia menguasai dan mengetahui 24:01 kebenaran, bahkan seorang alim 24:03 tapi karena dia mengikuti hawa nafsunya 24:06 pada saat bertemu dengan kebenaran yang 24:08 bertentangan dengan hawa nafsunya, siapa 24:09 yang diikuti? 24:10 Hawa nafsu. 24:12 Jadi Allah biarkan dia tersesat ala 24:14 ilmin ai hala kaunih aliman. 24:17 Dalam keadaan tahu, bukan dalam keadaan 24:18 bodoh. 24:19 Wa khatama ala sam'ihi wa qalbihi. 24:22 Akhirnya hawa nafsu yang diikuti ini 24:24 membuat apa? Membuat akhirnya 24:26 pendengarannya tertutup. 24:29 Begitu juga 24:30 hatinya. 24:32 Kemudian wa ja'ala ala basharihi 24:34 ghisyawah, Allah letakkan juga tabir 24:35 yang menutupi matanya. Semua itu berasal 24:37 dari hawa nafsu. 24:40 Famayyahdihim min ba'dillah, siapa lagi 24:42 yang akan kuasa memberikan hidayah pada 24:44 orang semacam ini setelah Allah 24:46 meninggalkan dirinya? Afala tadzakkarun? 24:48 Apa kalian tidak sadar, tidak belajar 24:50 dari peristiwa ini? 24:52 Jadi pertama kita kalau ingin berjalan 24:54 dalam kebenaran tanpa keraguan 24:57 kita harus kembali kepada kitab yang 24:59 tidak diragukan kebenarannya itu, 25:00 Alquran. 25:01 Alquran. 25:02 Kemudian menjadikan Rasul sebagai 25:03 tauladan dalam hidup ini. 25:06 Kemudian ingat, 25:09 kita harus menyesuaikan hawa nafsu kita 25:11 dengan keridhoan Allah. Jangan 25:12 sebaliknya, keridhoan Allah kita 25:15 sesuaikan dengan hawa nafsu. 25:17 Ini merupakan jalan terang. Nah, pada 25:19 saat kita bergaul di tengah-tengah 25:21 manusia, 25:22 dengan 25:23 katakan pedoman Alquran, kita bisa 25:26 melihat mana yang benar mana yang salah. 25:28 Ehm. 25:28 Betul enggak? 25:29 Dengan Alquran, oleh karena itu setiap 25:31 mukmin itu seharusnya mempelajari 25:33 Alquran. Dan ulama-ulama seharusnya 25:35 sebagaimana Rasul menerangkan Quran, 25:37 mereka juga menerangkan Alquran kepada 25:39 masyarakat. 25:40 Dari mulai Alquran. 25:44 Agar Alquran betul-betul dipahami, bukan 25:47 hanya dibaca, bukan hanya dihafal, bukan 25:49 hanya sekedar dijadikan sebagai bacaan 25:51 imam, tapi betul-betul menyatu dengan 25:54 kehidupan mereka. 25:56 Masyarakat awam butuh ulama yang 25:57 menjelaskan. 25:58 Betul. 25:59 Betul enggak? 25:59 Betul. 25:59 Tapi sayangnya, Quran disisihkan dari 26:02 kehidupan. 26:03 Dengan alasan bahwa ulama-ulama kita 26:05 telah menjelaskan isi Alquran melalui 26:07 kitab mereka. Apakah benar? 26:09 Tidak benar sama sekali. 26:11 Karena kita temukan banyak perbedaan 26:14 antara apa yang ditulis oleh para ulama 26:16 dengan Alquran. Alquran mengajak kita 26:18 bersatu, 26:20 tulisan dan buku para ulama banyak yang 26:22 memecah belah umat hingga 26:23 bergolong-golongan. Betul enggak? 26:25 Masing-masing mengklaim bahwa apa? Diri 26:27 mereka orang yang berjalan dalam 26:28 kebenaran. 26:30 Nah, untuk membuktikan benar salahnya, 26:32 kembali kepada kitab Allah. Imam Ali 26:35 pernah mengatakan apa? 26:37 Ketika 26:38 pada masa beliau kan banyak sahabat Nabi 26:40 masih ada. 26:42 Kemudian terjadi pertentangan di antara 26:45 umat, perselisihan. 26:47 Nah, masing-masing menjadikan tokoh 26:49 mereka sebagai apa? Tolok ukur. 26:52 Tolok u ukur. 26:54 Imam Ali langsung mengatakan, "Innal 26:55 haqqo wal batila la yu'rofani bi aqdari 26:59 rijal." 27:00 Sesungguhnya yang hak, 27:02 kebenaran yang pasti, wal batil, yaitu 27:05 kebatilan yang pasti, tidak dapat diukur 27:08 dengan kedudukan manusia. 27:11 Kalau diukur dengan kedudukan manusia, 27:13 akhirnya kebenaran bermacam-macam. 27:16 Betul enggak? 27:16 Betul. 27:17 Padahal kata hak itu yang pasti. 27:19 Hmm. 27:20 Al hak itu artinya kebenaran yang pasti. 27:22 Dan itu yang datang dari Allah. 27:24 Maka Imam Ali mengatakan, "I'rifu al 27:26 haqqo, pelajari apa itu yang hak." 27:29 Yang datang dari Allah. 27:30 Allah. 27:31 Ta'rif ahlak, kamu tahu nanti siapa 27:33 orang yang berada dalam kebenaran. 27:35 Hmm. 27:35 Wa 'arifil batil, pelajari yang batil. 27:38 Kamu akan tahu siapa yang berbuat batil. 27:40 Kalau sekarang kalian dibalik. 27:42 Manusia di depan, kebenaran di belakang. 27:45 Guru saya mengatakan begini. 27:47 Oh. 27:47 Ustad saya mengatakan begini. 27:49 Akhirnya takbir. 27:49 Golongan saya mengatakan begini. Jadi 27:51 akhirnya Qur'an maupun Rasul bukan 27:54 sebagai tolok ukur, tapi diukur dengan 27:57 apa? Dengan doktrin-doktrin dari setiap 27:59 kelompok. 28:01 Sampai kalau seandainya mereka temukan, 28:04 ucapan ulama mereka bertentangan dengan 28:06 Qur'an, 28:07 mereka mengatakan apa? Masa ulama kita 28:09 enggak tahu tentang ini. 28:11 Pasti mereka tahu. Dan mereka lebih tahu 28:13 dari Al Qur'an, kita ikuti mereka saja 28:15 selamat. 28:17 Itu hampir merupakan pernyataan dari 28:19 setiap apa? 28:20 Setiap kelompok. Sebagai contoh. 28:24 Dalam Al Qur'an jelas-jelasan Allah 28:26 berfirman, 28:27 "Ati'u Allah wa ati'u Rasul." 28:30 Begitu juga, "Wa ma atakum Rasul fa 28:32 khudu, wa ma nahakum." 28:36 Tapi yang terjadi, 28:38 bukan mereka mengikuti Allah dan 28:40 mengikuti Rasul-Nya. 28:42 Yang terjadi pada saat ini, 28:45 mereka menyesuaikan Al Qur'an 28:49 dan yang apa yang diriwayatkan dari 28:51 Rasul sesuai dengan pemahaman salaf 28:53 mereka masing-masing. 28:55 Ehm. 28:56 Jadi mereka mengatakan kita wajib 28:57 kembali kepada Alquran dan sunah tapi 29:00 sesuai dengan pemahaman salaf. Artinya 29:02 dibatasi dengan pemahaman salaf. 29:04 Salaf. 29:05 Siapa itu salaf? Salaf adalah 29:07 sahabat-sahabat Nabi. 29:09 Ehm. 29:10 Nah bagaimana kalau sahabat Nabi 29:11 berbeda-beda? 29:13 Ehm. 29:14 Betul. 29:15 Mereka mengatakan kami ahlus sunah 29:17 yang mengikuti salaf as saleh itu para 29:20 sahabat Nabi yang lebih tahu mengenal 29:22 Alquran. Nah bagaimana seandainya 29:24 riwayat dari sahabat bertentangan dengan 29:26 Quran? 29:28 Atau perbuatan yang dikatakan sebagai 29:31 sahabat menjungkirbalikkan sunah 29:33 Rasulullah. 29:34 Sebagai contoh umpamanya. 29:37 [berdehem] 29:38 Mereka 29:39 menganggap 29:42 apa yang dilakukan oleh Muawiyah bin Abi 29:45 Sufyan itu ya, itu merupakan 29:49 apa-apa yang berasal dari sahabat Nabi. 29:53 Dan apa yang dilakukan oleh beliau itu 29:55 merupakan hal yang benar. Oleh karena 29:56 itu ketika beliau mengubah khilafah 29:59 menjadi kerajaan yang diwariskan 30:01 turun-menurun. 30:02 Mengangkat Yazid seorang peminum, 30:04 seorang penzina, seorang yang melakukan 30:07 kerusakan, yang membatalkan hududullah 30:09 sebagai penggantinya padahal 30:12 banyak sahabat Nabi dan orang-orang yang 30:14 lebih mulia. 30:15 Kemudian beliau melakukan pembantaian 30:17 terhadap keluarga Rasul. 30:20 Dan melakukan penghalalan terhadap kota 30:22 suci Madinah. Begitu juga menghalalkan 30:24 kota suci Mekah 30:26 dilakukan oleh mereka. 30:29 Apakah ini 30:30 menjadi apa? Menjadi 30:34 ukuran. 30:35 Ehm. 30:35 Tolak ukur benar yang mengukur 30:39 kebenaran kemudian Alquran dikembalikan 30:40 kepadanya. 30:42 Jadi walaupun dia melakukan kerusakan, 30:45 melakukan perbuatan-perbuatan yang 30:47 bejat. 30:49 Karena dia sahabat Nabi kita terima 30:50 perbuatannya. 30:54 Di hadapan Alquran. 30:57 Tidak ada bedanya orang yang hidup 30:58 bersama Rasul maupun orang yang hidup 31:00 setelah Rasul. Yang benar-benar, yang 31:03 salah itu sa 31:04 Salah. 31:04 Jadi jangan karena salaf akhirnya 31:06 kebenaran yang datang dari Alquran kita 31:08 sesuaikan dengan perilaku salaf. 31:10 Dia bisa makan sayur. 31:11 Seharusnya perilaku salaf itu yang 31:13 disesuaikan dengan 31:15 Alquran. 31:15 Alquran. 31:16 Betul enggak? 31:16 Betul. 31:17 Nah Nabi kita Muhammad Shallallahu 31:19 Alaihi Wa Alihi Wasallam setiap ada 31:20 perintah Alquran beliau yang terdepan. 31:23 Setiap ada larangan Alquran beliau orang 31:25 yang paling jauh dari larangan Alquran. 31:28 Itu yang dilakukan Rasul. Maka setiap 31:29 ada seruan ya ayyuhalladzina amanu ada 31:32 perintah dari Allah Nabi itu selalu 31:34 orang yang terdepan. 31:37 Tidak pernah sama sekali 31:39 Nabi mengajak umat melakukan sesuatu 31:41 sedangkan beliau di belakang tidak 31:42 pernah. 31:43 Nah kita bertanya 31:45 bagaimana kira-kira ayat yang 31:46 memerintahkan kita untuk 31:49 tidak berburuk sangka bersama-sama kaum 31:51 muslimin 31:52 tidak mencaci mereka 31:55 tidak mengumpat mereka, tidak 31:57 mencari-cari kesalahan mereka, tidak 31:59 memberikan julukan-julukan yang buruk. 32:02 Nabi pasti yang terdepan dalam 32:04 menjauhkan semua ini. 32:06 Tapi ternyata banyak orang yang mengaku 32:08 sebagai ahli sunnah 32:10 tapi dakwah mereka menyerang sana, 32:11 menyerang sini, memfitnah sana, 32:13 memfitnah sini, memecah belah umat Islam 32:15 kemudian yang paling unik menghakimi apa 32:18 yang di hati manusia. 32:20 [berdehem] 32:20 Artinya apa? Setiap orang mengajak pada 32:23 kebaikan mereka bilang itu taqiyah. 32:25 Jadi menurut mereka 32:27 hatinya tidak sesuai dengan mulutnya. 32:29 Jadi mereka sudah terlibat untuk 32:31 mengadili hati manusia hanya diketahui 32:32 oleh Allah. 32:33 Allah. 32:33 Padahal Sayyidina Umar Ibnu Khattab 32:34 mengatakan 32:36 kami hanya menghukum apa yang nampak di 32:38 hadapan kami." 32:39 Ehm. 32:40 Adapun urusan rahasia itu menjadi apa? 32:42 Tanggung jawab Allah subhanahu wa taala. 32:44 Tapi mereka-mereka yang mengaku sebagai 32:46 pengikut salaf 32:47 Ehm. 32:48 mereka menyebarkan ajaran mereka, 32:50 memaksa, bahkan mengancam, kemudian 32:53 menyesatkan orang yang tidak sejalan 32:55 dengan mereka, lalu kalau ada orang 32:56 menantang mereka, mereka mengatakan itu 32:58 ucapan yang taqiyah. 33:01 Merupakan taqiyah? 33:02 Taqiyah. 33:02 Ini kan enggak sesuai dengan ajaran Nabi 33:04 kita Muhammad sallallahu 33:05 alaihi wasallam. 33:06 Jadi kesimpulannya Akhi Musa 33:07 di tengah kebingungan seperti ini 33:11 untuk hidup betul-betul sejalan dengan 33:14 keridhoan Allah hanya dengan kita 33:16 kembali kepada kitab Allah kemudian kita 33:18 langsung berhubungan dengan Rasul 33:22 melalui kehidupan beliau sebagai 33:25 tauladan. 33:27 Kemudian kalau kita mendengar satu 33:28 riwayat dari Nabi kita Muhammad 33:30 sallallahu alaihi wasallam karena kita 33:32 enggak tidak mendengar langsung dari 33:33 Rasulullah. 33:34 [berdehem] 33:35 Kita harus hati-hati. 33:37 Karena kalau dengan mudah kita 33:38 mengatakan qala Rasulullah 33:40 atau menganggap bahwa ini ucapan Rasul, 33:43 ternyata dia bukan dari Rasul, berarti 33:45 kita berbohong atas nama Rasul. 33:47 Ehm. 33:47 Oleh karena itu kita harus cocokkan 33:49 dengan Alquran. Nabi merupakan refleksi 33:52 dari Alquran. 33:53 Nabi orang yang terdepan dalam 33:54 mengamalkan Alquran mustahil 33:57 apa yang dilakukan Nabi, diucapkan Nabi 33:59 bertentangan dengan Alquran. 34:00 Dengan Alquran. 34:01 Jadi kalau ada riwayat-riwayat yang 34:02 bertentangan dengan Alquran, kita 34:04 pastikan bahwa ini kebohongan atas nama 34:06 Rasul. 34:08 Jadi dalam membaca buku-buku dan 34:10 referensi hadis, kita bukan hanya 34:12 melihat sanadnya. 34:13 Ehm. 34:13 Bukan juga hanya melihat kitabnya 34:15 mentang-mentang terdapat di Bukhari atau 34:16 Muslim kita telan, enggak. 34:18 Ehm. 34:19 Atau mentang-mentang katakan seperti 34:20 kalangan Syiah datang di Al Kafi 34:22 langsung diterima, tidak. Kita akan 34:24 lihat cocok enggak dengan Alquran. 34:26 Karena al haq yang sebenarnya adalah 34:28 datang dari Allah. 34:29 Allah. 34:29 Dia merupakan hal yang pasti dari Allah. 34:31 Kalau hadis? 34:32 Iya. 34:33 Ulama bersepakat 34:34 bahwa hadis itu dzonniyut tsubut. 34:37 Artinya kepastiannya datang dari 34:39 Rasulullah itu bersifat dzonni dugaan. 34:41 Mmm. 34:42 Karena dikumpulkan setelah 100 tahun 34:44 lebih wafatnya Rasul. 34:45 Mmm. 34:46 Kemudian kita tahu bagaimana pertikaian 34:48 di antara kaum muslimin setelah wafatnya 34:50 Rasul, maka adanya kebohongan itu 34:52 merupakan hal apa? 34:54 Kemungkinan besar. 34:55 terjadi. 34:56 Sedangkan pada masa Rasul ada 34:57 kebohongan. Sampai Nabi mengatakan man 34:59 kadzaba alayya falyatabawwa' maq'adahu 35:02 minannar. 35:03 Siapa yang berdusta atas namaku, silakan 35:06 siapkan tempatnya dalam neraka. 35:08 Astaghfirullahaladzim. 35:09 Jadi jangan sampai kita ikut menyebarkan 35:11 kebohongan, tapi hati-hati. Tetapi yang 35:14 benar-benar sejalan dengan Kitab Allah, 35:17 ya. Yang sejalan seiring dengan Kitab 35:19 Allah, kita sambut dengan gembira. Dan 35:22 kita mengatakan sami'na wa ato'na. 35:25 Karena kewajiban taat pada Allah dan 35:28 Rasul-Nya merupakan kewajiban yang tidak 35:30 ada tawar-menawar. 35:32 Qul ati'ullah 35:33 Wa ati'ullah. 35:34 Rasul 35:35 wa ulil amri minkum. Ketaatan pada ulil 35:38 amri tergantung ketaatan mereka pada 35:40 Allah dan Rasul-Nya. 35:41 Jadi sebelum kita 35:44 menerima mengatakan bahwa ini 35:46 ucapan dari Rasul 35:48 kita cocokkan dengan Kitab Allah. 35:51 Jadi tidak akan lagi ada kebingungan, 35:53 tidak akan lagi perbedaan yang 35:54 bermacam-macam. 35:56 Semua dikembalikan pada Kitab Allah 35:59 Subhanahu wa Ta'ala. 36:01 Jadi kalau kita mendengarkan [berdehem] 36:02 ajakan dari sana-sini mengajak kita 36:04 untuk bergabung dengan kelompoknya, 36:06 dengan golongannya, kita katakan kita 36:08 sebagai seorang muslim. 36:10 Seorang mukmin rukun iman kita jelas, 36:13 rukun Islam kita jelas, pedoman hidup 36:15 kita jelas, dan Rasul kita adalah Nabi 36:19 kita Muhammad. 36:19 Allahumma sholli alaih. 36:20 Rodhitu billahi robban wabil Islami 36:22 dinan wabi Muhammadin 36:24 Nabiyan. 36:25 Nabiyan wa rasulan. Adapun selain dari 36:27 Rasul, kita cocokkan dengan Quran dan 36:29 Rasul. 36:32 Kalau ada perbedaan dalam analisis, kita 36:33 saling menghormati, saling menghargai. 36:35 Ada perbedaan antara Syafii, Maliki, 36:37 Hambali, Hanafi. Itu kan analisis 36:39 manusia. 36:40 Betul. 36:41 Bukan merupakan keputusan Allah dan 36:43 Rasul-Nya. Itu merupakan ijtihad mereka 36:45 dalam memahami nas. Bisa benar, bisa 36:47 salah. Bisa cocok dulu. 36:49 Ehm. 36:50 Tapi tidak cocok saat ini. 36:52 Karena perkembangan zaman yang begitu 36:53 pesat, bisa saja pendapat mereka sesuai 36:56 [berdehem] untuk masa mereka. 36:57 Iya. 36:58 Tapi masa kini? 36:59 Enggak relevan. 37:00 Tidak cocok. 37:01 Jadi, 37:02 [berdehem] 37:02 seperti penutup, seperti Imam Ali ketika 37:05 menyaksikan pertentangan di antara 37:07 sahabat pada saat itu. 37:10 Di Masjid Kufah, orang mulai bertengkar, 37:12 berselisih. 37:13 Ehm. 37:14 Mereka memperdebatkan [berdehem] 37:15 di antaranya masalah hadis. 37:18 Ketika 37:20 seorang sahabat beliau datang kepada 37:22 Amirul Mukminin, "Ya Amirul Mukminin, 37:25 saya menyaksikan ternyata mereka sedang 37:27 ribut dalam masjid. Bertentangan 37:30 dan mulai berbicara di seputar riwayat." 37:33 [berdehem] 37:34 Imam Ali mengatakan, "Awakaf fa'aluha? 37:36 Apakah mereka telah melakukan?" 37:39 "Awakaf fa'aluha?" 37:41 Dijawab, "Benar." Imam Ali langsung 37:43 mengatakan, 37:44 "Bahwasanya itu Rasulullah sallallahu 37:46 alaihi wasallam 37:48 [berdehem] 37:49 Aku mendengar Rasulullah bersabda, 'Sata 37:51 kunu fitan. 37:53 Bakal datang fitnah, huru-hara. 37:57 Kaqi tho'il lailil muzlim, bagaikan 37:59 gelap gulitanya malam.' 38:02 Para sahabat bertanya, 'Qalu famal 38:04 makhroju minha? Bagaimana jalan keluar 38:06 daripadanya, wahai Rasulullah?' 38:08 Dijawab oleh Rasulullah, 'Alaikum bi 38:09 kitabillah. 38:10 Ehm. 38:11 Hendaklah kalian kembali pada kitab 38:13 Allah pada saat kalian mengalami 38:15 kebingungan. 38:17 Kalau orang di kapal beramai-ramai, 38:19 [berdehem] 38:20 mereka tidak mengetahui arah. 38:21 Ehm. 38:23 Lalu mereka memiliki kompas yang 38:24 menunjukkan arah mereka. 38:26 Kita akan ikuti kompas apa ikut 38:28 perdebatan? Di antara para penumpang 38:30 yang tidak tahu. Kompas. Quran 38:33 merupakan pedoman hidup yang tidak 38:36 meragukan. 38:38 Jadikanlah dia sebagai pedoman hidup 38:40 kita. Kemudian Rasul sebagai suri 38:43 tauladan kita yang merupakan rahmatan 38:45 lil alamin, bukan menyebarkan fitnah, 38:48 pertentangan, kebencian, tapi mengajak 38:51 umat bersatu di jalan Allah. Jadi kalau 38:53 ada dakwah-dakwah yang mengajak kita 38:54 berpecah belah, yakin bukan dari Rasul, 38:56 bukan dari Allah, dari setan. 38:59 Cuma mengatasnamakan 39:00 agama Allah subhanahu wa taala. 39:03 Ustaz, 39:04 [berdehem] 39:04 eh pertanyaan lanjutannya Ustaz. 39:06 Iya. 39:06 Untuk kami-kami yang orang awam ini 39:07 Ustaz. Bagaimana caranya kita tahu bahwa 39:11 oknum-oknum, kan ada oknum-oknum ulama 39:14 yang menyampaikan sesuatu [berdehem] 39:16 seakan-akan itu dari Quran sumbernya, 39:18 padahal itu pesanan dari kelompok 39:20 tertentu untuk kepentingannya 39:22 [berdehem] 39:22 pribadi gitu. 39:23 Gimana ada adakah panduan praktis untuk 39:25 kami-kami yang masih 39:27 [berdehem] 39:27 awam tentang isi Alquran secara 39:29 sepenuhnya Ustaz? 39:31 Bismillahirrahmanirrahim. 39:33 ala Muhammadin wa ali Muhammad. 39:39 Memang tidak diragukan lagi di samping 39:41 ada ulama-ulama 39:44 yang bertugas untuk menyampaikan amanat 39:46 Allah, menyampaikannya dengan jujur dan 39:48 amanat, ada juga ulama-ulama su. 39:52 Dan Rasulullah telah mengingatkan kita 39:53 akan bahaya ulama su ini. 39:56 Mereka menempatkan ayat-ayat Allah bukan 39:59 pada tempatnya seperti yang dilakukan 40:01 orang-orang Yahudi dulu. 40:05 Mereka menyelewengkan 40:07 nasnya nas, nas apa? Nas Alkitab, tapi 40:11 mereka selewengkan, mereka tempatkan 40:13 bukan pada tempatnya. 40:14 Sebagai contoh yang tadi kita sampaikan. 40:17 [berdehem] 40:19 Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina 40:21 amanu atiullah wa atiur rasul wa ulil 40:24 amri minkum." 40:26 "Wahai orang-orang yang beriman, 40:28 [berdehem] 40:28 taatilah Allah dan taatilah rasul 40:32 dan para ulil amri dari kalangan 40:35 kalian." 40:36 [berdehem] 40:40 Orang-orang yang menyimpangkan ayat ini 40:41 mengatakan 40:43 bahwa [berdehem] ketaatan kepada ulil 40:44 amri itu bersifat mutlak. 40:47 Wajib kita taati mereka. 40:50 Walaupun mereka katakan menentang Allah 40:53 dan rasulnya, melakukan kerusakan, 40:55 bahkan melakukan dosa-dosa besar, 40:58 ketaatan kepada mereka mutlak. 41:02 Padahal kalau mereka membaca ayat ini 41:04 dengan sempurna, mereka akan temukan 41:07 bahwa ini merupakan keterangan yang 41:09 bertentangan dengan apa yang Allah 41:11 subhanahu wa taala turunkan. 41:14 Kalau kita mentaati ulil amri 41:17 [berdehem] 41:19 dalam kemaksiatan kepada Allah, 41:23 mengajak kita juga untuk melakukan 41:24 perbuatan yang tidak benar, berarti kita 41:27 menentang Allah, menentang rasulnya. 41:29 Berarti kita mengutamakan dan 41:30 mengedepankan ulil amri daripada siapa? 41:33 Daripada Allah dan rasulnya. 41:36 Betul enggak? 41:37 Kalau kita lanjutkan ayat ini, 41:38 "Faintanaza'tum fi syai." Kalau kalian 41:41 berselisih, berbeda pendapat 41:43 baik antara yang memimpin atau katakan 41:46 antara rakyat dan pemimpinnya, 41:48 "Faintanaza'tum fi syai farudduhu 41:51 ilallahi war rasul." Kembalikan pada 41:53 Allah dan rasul. 41:54 "In kuntum tu'minuna billahi wal yaumil 41:56 akhir." Kalau kalian mengaku beriman 41:59 kepada Allah dan rasulnya. "Dzalika 42:01 khairun wa ahsanu ta'wila." Itu akan 42:03 lebih baik 42:05 dan juga akan membawa akibat yang lebih 42:08 betul-betul, apa? 42:10 Lebih sempurna dan lebih baik. 42:13 Jadi mereka menggunakan ayat ini 42:16 untuk memaksakan rakyat tunduk pada ulil 42:19 amri 42:20 walaupun mereka melakukan penyimpangan, 42:23 walaupun mereka menentang Allah 42:25 subhanahu wa ta'ala dan rasul-Nya. 42:27 Padahal kewajiban rakyat pada saat itu 42:30 untuk mengingatkan ulil amri menegur 42:33 mereka, mengingatkan mereka. 42:35 Nah dalam 42:37 dalam aturan demokrasi saat ini 42:40 pemimpin yang dipilih oleh rakyat kalau 42:42 tidak mengikuti 42:45 apa-apa yang mereka janjikan sesuai 42:47 dengan garis besar haluan negara 42:49 seharusnya mereka bisa diminta mundur. 42:52 Kan yang mengangkat mereka rakyat. 42:53 Rakyat berhak untuk menuntut mereka agar 42:55 turun. 42:57 Digantikan dengan orang-orang yang bisa 42:59 diberikan kepercayaan oleh rakyat. 43:02 Tapi ustad-ustad, ulama-ulama yang 43:04 menjilat 43:06 yang ingin mendapatkan 43:08 hiasan dunia demi menyenangkan para 43:10 penguasa di atas 43:12 mereka menempatkan ayat-ayat Allah yang 43:15 bukan pada tempatnya. 43:17 Mereka berdalil dengan sebuah hadis yang 43:19 diriwayatkan oleh Muslim 43:21 bahwa kalian wajib taat kepada pemimpin 43:24 kalian walaupun punggung kalian 43:26 dicambuk, harta kalian dirampas. 43:29 Padahal hadis ini rawi-nya, rawi-nya 43:32 yang meriwayatkan hadis ini tidak 43:33 berjumpa dengan rawi sebelumnya. 43:36 Hadis ini hadis yang munqati'. 43:39 Padahal tidak memenuhi persyaratan 43:42 sehatnya hadis. Karena hadis di antara 43:45 syarat sahnya hadis itu an yakuna 43:47 muttasilan, sanadnya muttasil. 43:51 Diriwayatkan oleh orang yang terpercaya 43:54 yang adil dan cermat yang tidak suka 43:57 lupa. Kemudian 43:59 makna dari hadis ini tidak bersifat 44:02 mungkar bertentangan dengan yang lebih 44:04 kuat. Nah hadis ini bertentangan dengan 44:06 Alquran yang memerintahkan kita taat 44:08 pada Allah dan Rasul-Nya. Taat kita pada 44:10 ulil amri karena taat pada Allah dan 44:12 Rasul-Nya. Kalau mereka menentang Allah 44:13 dan Rasul-Nya, 44:15 tidak wajib untuk kita taat. 44:17 Jadi, kesimpulannya, 44:19 pada saat ulama-ulama su, 44:21 menempatkan ayat-ayat Allah bukan pada 44:24 tempatnya, maka wajib ulama-ulama, 44:27 ya, untuk melakukan amar makruf nahi 44:29 mungkar, 44:30 bukan menyerang, menjelaskan kebatilan 44:33 dari penafsiran tersebut. Itu harus. 44:37 Kalau dia 44:38 melakukan kerusakan yang lain berdiam, 44:40 maka semuanya akan bertanggung jawab di 44:42 hadapan Allah subhanahu wa taala. 44:45 Jadi, ulama-ulama yang berjalan dalam 44:47 kebenaran harus mengingatkan umat akan 44:50 penyimpangan-penyimpangan, penyelewengan 44:52 yang dilakukan oleh mereka-mereka 44:56 yang menyimpangkan agama Allah. Dalam 44:58 sebuah riwayat Abu Musa, 45:00 Rasul menggambarkan 45:03 tentang orang-orang yang menjadi 45:04 penerusnya. 45:05 Yakhmiulu hadal ilmi. 45:07 Minkulli kholafin udulu. 45:10 Yang akan membawa ilmu ini, agama ini, 45:12 yang Allah amanatkan, dari setiap 45:14 penerus, orang-orang yang adil. 45:17 Yanfuna anhu takhriful ghorin. 45:19 Membersihkan dari agama ini 45:21 penyimpangan-penyimpangan, 45:22 penyelewengan yang dilakukan oleh kaum 45:24 ghulat, 45:25 kaum ekstremis. 45:27 Kemudian wantihal mubtilin, kebohongan 45:29 yang diada-adakan oleh ahli batil. 45:32 Watawilal jahilin. Dan juga takwil yang 45:35 dilakukan orang-orang bodoh. 45:38 Jadi, yang membawa agama ini 45:40 yang melakukan tiga hal. 45:41 Di samping menyampaikan yang benar, 45:44 membersihkan agama Allah dari 45:46 penyelewengan-penyelewengan orang yang 45:48 menyeleweng dan 45:50 ekstrem. 45:52 Kemudian membersihkan 45:53 kebohongan-kebohongan 45:55 yang diada-adakan. 45:57 Yang ketiga, meluruskan takwilnya 45:59 orang-orang yang bodoh. 46:02 Karena kan yang beredar sekarang ini kan 46:04 kalau kita perhatikan banyak orang 46:05 bicara tentang agama Allah tapi enggak 46:07 mau mencari pengetahuan agama, betul? 46:09 Akhirnya 46:10 membenturkan ayat dengan ayat, hadis 46:13 Rasul atau Rasul dengan Alquran padahal 46:15 semuanya 46:18 kembali kepada Allah. 46:20 Itu yang harusnya kita lakukan. Rasul 46:22 sendiri tidak berani mengada-adakan 46:24 kebohongan. 46:25 Beliau menyampaikan apa adanya. 46:28 Sampai Allah memberikan ancaman sebagai 46:30 peringatan buat kita bukan buat Rasul. 46:32 Karena Allah yang memilih Rasul tahu 46:34 Rasul tidak mungkin berbohong. Walau 46:35 taqawwala alaina ba'bal aqawil la aqazna 46:38 minhu bil yamin tsumma la qata'na minhu 46:40 watiin. 46:41 Kalau Nabi Muhammad berani 46:43 mengada-adakan kebohongan atas nama kami 46:46 kami langsung akan apa? Akan cengkram 46:48 dirinya dengan tangan kanan kami 46:49 kemudian kami akan putuskan pembuluh 46:51 darah jantungnya. 46:53 Rasul enggak mungkin melakukan tapi 46:55 maksudnya 46:56 Allah menegaskan bahwa Alquran ini 46:58 betul-betul merupakan firman-Nya tidak 47:01 sama sekali bercampur dengan kebohongan 47:03 dan Nabi manusia yang tidak pernah 47:04 berbohong. Wama yantiqu anil hawa in 47:06 huwa illa wahyun yuha. Nah manusia ini 47:09 sudah diberikan petunjuk yang begitu 47:10 jelas 47:12 masih berupaya mengaburkan manusia dari 47:14 jalan Allah. Wayasudduna an sabilillah 47:17 wayabghunaha iwaja. Mereka ingin 47:19 malingkan orang dari jalan Allah dan 47:21 membuat jalan Allah menjadi kabur 47:23 dengan mulut mereka. 47:25 Jadi kita 47:26 kembali pada Allah 47:28 kalau melihat ada penyimpangan 47:29 penyelewengan tanya pada orang-orang 47:31 yang ahli. 47:32 Dan enggak boleh orang-orang yang ahli 47:34 berdiam di hadapan kebohongan yang 47:37 diada-adakan manusia. 47:38 Betul. 47:39 Karena orang-orang yang mengutamakan 47:41 dunia pada saat ini banyak. 47:43 Hmm. 47:43 Menjadi agen Zionis 47:45 Betul. 47:45 seperti kita lihat umpamanya ada seorang 47:47 yang bernama Yasir Habib di Inggris. 47:50 Hmm. 47:51 Dia merupakan eh 47:52 seorang yang berasal dari kalangan Syiah 47:54 Syirazi atau Syiah London ini. 47:57 Dia termasuk orang yang menyebarkan 47:58 fitnah pecah belah diantara ahli sunnah 48:01 dan Syiah. 48:01 Ehm. 48:02 Akhirnya setiap kelompok-kelompok yang 48:05 ingin menyerang Syiah menjadikan 48:07 perbuatan-perbuatan Yasir Habib dan 48:09 rombongannya ini sebagai contoh. Tuh 48:10 lihat. 48:11 Oh. 48:11 Bagaimana Syiah melakukan ini, Syiah 48:13 melaku, Syiah juga menyerang Sayyidah 48:15 Aisyah, Syiah juga menyerang 48:16 sahabat-sahabat Nabi. Padahal Sayyid Ali 48:19 Khamenei 48:20 Ehm. 48:21 dan Imam Khomeini sebelumnya telah 48:22 mengharamkan untuk mencaci sahabat 48:25 termasuk istri Rasul. 48:26 Ehm. 48:27 Tapi orang-orang yang membenci Syiah 48:29 bukan menjadikan mereka sebagai apa? 48:31 Sebagai contoh, tapi menjadikan Yasir 48:34 Habib sebagai contoh. Kenapa? Karena 48:37 mereka juga yang melakukan fitnah ini 48:38 dibayar. 48:39 Oh. 48:40 Dari Syiahnya maupun dari ahli 48:41 sunnahnya, di belakangnya terdapat 48:43 Netanyahu. 48:44 Ehm. 48:45 Maksudnya orang-orang Yahudi yang 48:47 membiayai mereka untuk menimbulkan 48:48 fitnah agar umat Islam tidak bersatu dan 48:52 dapat dikendalikan. 48:54 Jadi di sini 48:56 kewajiban setiap muslim untuk bisa 48:58 memahami Alquran. 48:59 Nah, tugas para ulama untuk mengajarkan 49:02 Alquran pada mereka. Sampai Imam Ali 49:04 mengatakan 49:05 sebelum Allah bertanya pada orang-orang 49:08 bodoh 49:08 Ehm. 49:09 mengapa mereka tidak belajar 49:11 Allah akan memanggil ulama bertanya 49:13 kepada mereka, kenapa mereka tidak 49:15 mengajarkan ilmu mereka. 49:18 Jadi orang kayak kita ini 49:20 yang bakal dipanggil lebih dulu. 49:22 Yang bakal bertanggung jawab di hadapan 49:24 Allah. Jadi bukan kebanggaan menjadi 49:26 seorang ustad 49:27 tapi tanggung jawab yang besar. 49:30 Cukup ya? 49:32 Cukup. 49:33 Ustad, eh penasaran sedikit saja Ustad. 49:34 Ini pertanyaannya agak agak agak agak 49:37 remeh mungkin ya Ustad. Awalnya 49:38 hadis-hadis yang tidak muttasil ini 49:41 ceritanya seperti apa Ustad? Kenapa 49:42 hadis-hadis ini muncul? Apakah zaman 49:45 dulu ini hadis-hadis merupakan pesanan 49:47 pimpinan-pimpinan zalim pada saat itu 49:49 atau 49:50 seperti apa Ustad? 49:51 Semenjak wafatnya Nabi 49:54 [berdehem] 49:54 kita akan tahu bagaimana Khulafaur 49:55 Rasyidin memerintah. 49:58 Kembali kepada Kitab Allah, 49:59 bermusyawarah di antara para sahabat. 50:03 Sampai pada masa Sayyidina Utsman bin 50:05 Affan, dia seorang yang baik dan saleh. 50:08 Tapi kecintaan pada keluarganya ini yang 50:10 besar membuat dia menempatkan orang yang 50:13 bejat, yang bobrok Marwan bin Hakam 50:15 sebagai pendamping atau sekretaris. 50:18 Ehm. 50:19 Menyalahgunakan 50:22 wewenang yang diberikan kepadanya sampai 50:24 menimbulkan fitnah besar. 50:25 Ehm. 50:26 Yang berakhir-akhir dengan terbunuhnya 50:28 Sayyidina Utsman bin Affan di tangan 50:31 para apa? Para pemberontak. 50:35 Dan ini semua terjadi bukan karena 50:37 [mendengus] 50:37 bukan tanpa sebab. 50:39 Ehm. 50:40 Sebabnya 50:41 Marwan bin Hakam 50:43 Ehm. 50:44 ketika diminta oleh 50:46 [berdehem] 50:47 orang-orang dari Mesir ya untuk 50:50 mencopot jabatan 50:53 penguasa Mesir pada saat tersebut 50:54 gubernur yang berasal dari Bani Umayyah 50:56 yang dianggap merusak 50:57 Ehm. 50:58 Marwan bin Hakam mengirimkan surat ke 51:00 tangan mereka. 51:02 Bahwasanya surat ini memerintahkan hakim 51:05 yang di Mesir untuk turun. 51:07 Di tengah jalan mereka-mereka ini 51:09 waswas. 51:12 Mereka buka suratnya. Tapi ternyata 51:14 isinya memerintahkan hakim Mesir untuk 51:16 membunuh mereka semuanya. 51:18 Oh. 51:19 Mereka balik ke Madinah, mereka 51:21 melaporkan kepada para sahabat di 51:24 Madinah sampai terjadi akhirnya 51:27 keributan 51:28 yang mengantarkan 51:30 akhirnya umat ke dalam 51:32 keadaan yang amat tragis, membunuh 51:35 Utsman bin Affan. 51:38 Membunuh Utsman 51:39 bin Affan. 51:39 bin Affan. 51:41 Kemudian dengan alasan kematian 51:43 Sayyidina Utsman, Muawiyah dari Syam 51:46 mengarahkan pasukan menuntut darahnya 51:47 pembunuh Utsman. 51:50 Karena Utsman dari Bani Umayyah, 51:51 Ehm. 51:52 Muawiyah menuntut darahnya Utsman, minta 51:55 para pembunuhnya diserahkan. 52:00 Akhirnya terjadi keributan besar. 52:02 Muawiyah melakukan hal ini untuk 52:03 ambisinya. 52:04 Ehm. 52:05 Seharusnya kan datang 52:07 dengan baik-baik hadapan Imam Ali 52:09 sebagai orang yang diangkat pada saat 52:11 itu dan dia pun sebenarnya menolak 52:12 tadinya. 52:13 Ehm. 52:13 Pilih orang yang kalian pilih, saya akan 52:14 lebih taat padanya. 52:15 Ehm. 52:16 Karena sudah melihat umat ini terpecah 52:17 belah pada saat itu bukan lagi 52:18 menginginkan Allah dan Rasul-Nya. 52:20 Ehm. 52:22 Muawiyah bukan datang 52:24 dengan baik malah mengerahkan pasukannya 52:26 sampai akhirnya terjadi pertikaian yang 52:29 berkecamuk. Akhirnya 52:32 Imam Ali juga terbunuh di tangan 52:35 Abdurrahman bin Muljam ketika sedang 52:37 meredam pertentangan dan perselisihan. 52:40 Nah, perpecahan ini bukan hanya sekedar 52:43 menimbulkan perselisihan, pertentangan 52:45 dan pertumpahan darah, tapi juga mulai 52:48 setiap kelompok akhirnya mengada-adakan 52:50 kebohongan atas nama Rasul untuk 52:53 membenarkan 52:55 membenarkan apa? Membenarkan sikap dan 52:58 perbuatan mereka. Ini merupakan awal 53:00 fitnah. Oleh karena itu di antara sebab 53:04 terjadinya kebohongan atas nama Rasul 53:06 atau terjadinya atau lahirnya 53:08 hadis-hadis palsu 53:09 adalah an niza' siyasi, pertarungan 53:11 politik. 53:13 Kemudian juga an niza' al madzhabi, 53:16 yaitu pertentangan, perselisihan mazhab 53:18 yang mendorong akhirnya setiap kelompok 53:21 untuk mengada-adakan hadis atas nama 53:23 Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi 53:25 Wasallam. 53:27 Dan banyak orang-orang yang siap untuk 53:29 dibayar mengada-adakan kebohongan. 53:32 Bahkan di antara mereka ada yang 53:34 berbohong 53:35 dengan tujuan supaya orang rajin membaca 53:38 Alquran. 53:39 Ehm. 53:41 Bohong untuk orang membaca Alquran. 53:42 Sebelum orang ini meninggal dunia, ini 53:44 orang cukup terkenal. Sebelum meninggal 53:46 dunia, dia mengatakan saya telah membuat 53:47 hadis-hadis untuk keutamaan Alquran. 53:51 Karena saya melihat orang telah mulai 53:52 sibuk dengan fikihnya Abu Hanifah dan 53:55 maghazinya Ibnu Ishaq. 53:57 Maka karena mereka berpaling dari kitab 53:59 Allah, saya sengaja buat hadis-hadis 54:01 palsu hisbatan mengharapkan keridhoan 54:04 Allah supaya orang jangan berpaling dari 54:06 Quran. 54:06 Iya, niatnya bagus sudah itu. 54:08 niatnya bagus, tapi rekayasa 54:10 Iya, iya. 54:10 Ini kebohongan atas nama Rasul. Oleh 54:13 karena itu muncul hadis-hadis dalam 54:14 fadhail Quran yang amat banyak. 54:17 Dan kebanyakan yang hasil buatan orang 54:18 tersebut dengan mengharapkan ridho 54:20 Allah, padahal itu merupakan kebohongan. 54:22 Hmm. 54:23 Nah, orang-orang Syiah yang ghulat, 54:25 mereka juga mengada-adakan hadis untuk 54:27 membela apa? 54:28 Golongannya. 54:29 Kelompok mereka. 54:30 Pemerintah juga penguasa membuat juga 54:33 hadis-hadis palsu 54:34 yang beredar. Akhirnya kebenaran 54:37 tertimbun oleh kebohongan yang 54:39 disebarkan. 54:40 Nah, yang di bawah ini semakin hari apa? 54:42 Semakin berfanatik terhadap kebohongan 54:45 tersebut. Nah, kalau kita lanjutkan 54:47 semua ini, akhirnya kita satu pun enggak 54:49 ada yang berjalan di jalan Allah. 54:51 Iya. 54:52 Maka untuk mengembalikan kita, jalan 54:54 satu-satunya kitab Allah. 54:57 Jadi kalau pendapat kita, kelompok kita, 54:59 golongan kita tidak sejalan dengan kitab 55:01 Allah, sesuaikan dong dengan Alquran. 55:03 Jangan Quran disesuaikan dengan apa? 55:05 Dengan salaf-salaf mereka, dengan ulama 55:07 mereka, dengan tokoh mereka. 55:09 Betul. 55:10 Ini yang berbahaya. 55:11 Jadi hadis-hadis Rasul ini 55:14 Pak Musa, kalau dikumpulkan atau kalau 55:17 seandainya berdasarkan perhitungan Al 55:19 Imam Al Manawi, gurunya Suyuti 55:21 yang berulang dan tidak berulang 55:23 jumlahnya 200.000. 55:25 Oh, masya Allah. 55:26 2/3 dari 200.000 ini hadis-hadis palsu. 55:30 Palsu. 55:30 Yang 1/3 tingkatnya berbeda-beda. 55:33 Sedangkan hadis yang mutawatir lafadznya 55:36 dan maknanya hanya satu. 55:38 Yaitu man kadzaba alaiya, falyatabawwa' 55:41 ma'qadahu minannar. Siapa yang berdusta 55:44 atas namaku, silakan siapkan tempatnya 55:46 dalam api neraka. 55:48 Sedangkan sebagian besar hadis 55:50 Ahad dan 55:52 bersifat dzanni, dugaan kebenarannya. 55:54 Beda dengan kitab Allah. Maka seharusnya 55:56 yang dzanni kita kembalikan kepada yang 55:58 qath'i, yang pasti. Bukan yang qath'i 56:00 dikembalikan kepada yang dzanni. Betul 56:02 enggak? 56:02 Betul. 56:03 Jadi sayang sungguh sayang, karena kita 56:05 masih banyak bersikukuh, berpegang teguh 56:08 kepada yang dzanni mengabaikan yang 56:10 qath'i. Akhirnya kebenaran tertimbun 56:12 dalam kebohongan. 56:14 Umat Islam berpecah belah. 56:16 Kita harapkan mudah-mudahan 56:18 kita bisa bersama-sama dengan 56:20 mengharapkan ridha Allah kembali pada 56:22 kebenaran. 56:23 Contohnya kalau seandainya ada pendapat 56:25 saya 56:26 katakan atau pendapat katakan guru-guru 56:29 kita yang bertentangan dengan Quran, 56:31 dengan legowo kita tinggalkan pendapat 56:34 tersebut. Kembali pada kitab Allah. 56:36 Sewaktu ditanya di hadapan Allah, kita 56:38 katakan, "Ya Allah, kami mengikuti apa 56:41 yang ada dalam kitab-Mu." 56:43 Kami meninggalkan bahkan semua 56:44 pendapat-pendapat yang pernah kami 56:46 pelajari, hanya dengan mengharapkan 56:48 ridha Allah. 56:49 Kan indah sekali kan? 56:50 Betul, betul. 56:50 Tapi kalau datang ke hadapan Allah 56:53 "Yang kamu lakukan dasarnya apa?" "Saya 56:55 ikut Imam Syafi'i atau Imam Ahmad bin 56:57 Hanbal." 56:58 Kan Quran 57:00 menerangkan berbeda. "Ya saya pikir apa 57:02 yang mereka terangkan 57:04 itu merupakan pendapat yang benar." Kita 57:06 enggak punya alasan di hadapan Allah. 57:07 Tapi bukan berarti Imam Syafi'i 57:09 menentang Alquran 57:11 atau Ahmad bin Hanbal dan lain 57:12 sebagainya. Artinya pendapat manusia itu 57:14 bisa saja 57:16 setelah penelitian yang lebih luas, 57:18 ternyata enggak sesuai. Imam Syafi'i 57:20 mengatakan, "Pendapat saya itu 57:23 yang sesuai dengan hadis yang benar. 57:25 Yang tidak sesuai, kalian lemparkan ke 57:27 dinding." 57:29 Enggak ada satupun dari mereka kecuali 57:31 siap dikoreksi dan mengingatkan umat 57:33 untuk tidak bertaklid buta kepada 57:36 mereka. 57:37 Ikuti yang benar. 57:39 Jadi, kita ingin sekarang bukan hanya 57:40 mengklaim sebagai ahli sunnah atau 57:43 mengklaim sebagai pengikut keluarga 57:44 nabi, sesuaikan 57:46 apa yang kita lakukan dengan petunjuk 57:49 yang datang dari Allah. Karena keluarga 57:51 nabi maupun sahabat nabi semua kembali 57:53 kepada Alquran. 57:53 Betul. 57:54 Jadi, jangan kita masing-masing merasa 57:56 bangga dengan pendapat kita. 57:58 Karena manusia pengetahuan nya sedikit 58:00 sekali dibandingkan apa yang dia tidak 58:03 tahu. Subhanakallahumma wabihamdika 58:06 Subhanakallahumma 58:08 wabihamdika 58:08 Terima kasih banyak Ustadz Husein, 58:09 terima kasih banyak juga semua ikhwan 58:11 dan akhwat yang telah bersama kami 1 jam 58:13 ke belakang. Insyaallah kita ketemu lagi 58:15 di kesempatan berikutnya. Wabillahi 58:16 taufik walhidayah. Assalamualaikum 58:18 warahmatullahi. 58:18 Waalaikumsalam warahmatullahi. 59:28 Hah?