Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:30 TV 0:36 internasional Bapak Prof. Dr. Sudarnoto 0:39 Abdul Hakim, 0:41 MA. Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang 0:44 Seni Budaya, Bapak Dr. J.J. 0:48 Zainudin, Staf Ahli Bidang Hubungan 0:50 Antar Lembaga Kementerian Luar Negeri 0:52 Republik Indonesia, Bapak Muhsin 0:56 Syihab, Pembina Utama Aqsa Working 0:59 Group, Bapak K.H. Yaksallah Mansur, MA. 1:03 Bapak Fakrur Rozi, staf ahli bidang 1:05 hubungan 1:09 internasional. Ketua panitia yang 1:11 pastinya juga hadir di 1:13 sini, Kang Erik Yusuf dan seluruh 1:17 jajaran. Para pimpinan komisi dan 1:20 lembaga di lingkungan Majelis Ulama 1:23 Indonesia, para alim ulama, para zama, 1:26 para 1:27 cendikiawan, hadirin kaum muslimin 1:30 muslimat rahimakumullah. 1:34 Marilah kita panjatkan puji dan syukur 1:36 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala yang 1:39 telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan 1:41 inayah-Nya kepada kita semua sehingga 1:44 pada malam hari yang indah dan bahagia 1:47 ini sekaligus suasana hati kita yang 1:50 juga turut berduka atas ujian besar 1:54 saudara-saudara kita yang berada di 1:55 Palestina. 1:58 Malam hari ini kita hadir dalam acara 2:02 malam solidaritas Palestina sekaligus 2:06 penggalangan dana untuk Gaza dan Al-Aqsa 2:09 bersama para alim ulama, para tokoh, 2:13 para alim ulama, para kiai, para ustaz, 2:16 semua yang hadir di tempat ini. Semoga 2:19 kita semua mendapatkan rahmat dari Allah 2:21 Subhanahu wa taala. Amin ya rabbal 2:24 alamin. Selawat dan salam tercurahkan 2:27 kepada junjungan kita Nabi Besar 2:28 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 2:31 Hadirin wal hadirat 2:33 rahimakumullah. Acara malam solidaritas 2:36 Palestina sekaligus penggalangan dana 2:38 untuk Gaza dan Alaqsa ini 2:41 diselenggarakan oleh Komisi Hubungan 2:43 Luar Negeri dan Kerjasama Internasional 2:45 Majelis Ulama Indonesia dan Lembaga Seni 2:48 Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama 2:51 Indonesia. Kita berikan applause dulu 2:53 untuk dua komisi dan lembaga dari 2:57 Majelis Ulama Indonesia Pusat. Hadirin 3:00 hadirat yang berbahagia, marilah kita 3:02 awali acara yang baik ini dengan membaca 3:06 ummul Qur'an suratul fatihah. Semoga 3:08 kita semuanya selalu dalam lindungan 3:11 Allah dan diberikan keselamatan oleh 3:14 Allah subhanahu wa taala. Ala hadinah. 3:18 Alfatihah. 3:20 Auzubillahy. Bismillahirrahmanirrahim. 3:31 Alhamdulillahiabbilaminahmanirrahim. 3:32 Amin ya rabbal alamin. Hadirin hadirat 3:37 rahimakumullah. Selanjutnya kami 3:39 mengajak Bapak dan Ibu 3:42 semua marilah bersama menyanyikan lagu 3:46 kebangsaan Indonesia Raya. Hadirin 3:50 dimohon 4:04 [Musik] 4:05 berdiri. 4:07 Indonesia tanah 4:10 airku, tanahku. 4:16 Di 4:17 sanalah aku 4:20 berikan. 4:25 Jadilah 4:27 Indonesia 4:30 kebangsaanku, bangsa dan tanah 4:35 air. Marilah kita 4:40 bersaru 4:42 Indonesia bersatu. 4:46 Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, 4:51 bangsaku, rau 4:55 semula. Banglah jiwanya, bangunlah 5:00 padanya untuk 5:03 Indonesia Raya. 5:07 Indonesia Raya merdeka, merdeka tanahku, 5:12 negeriku yang 5:15 kucinta Indonesia Raya merdeka, merdeka 5:22 hiduplah Indonesia 5:27 Raya merdeka, merdeka tanahku negeriku 5:33 yang 5:36 Indonesia Raya merdeka merdeka 5:42 hiduplah 5:43 Indonesia Raya 5:48 hadirin dipersilakan duduk 5:53 kembali Bapak dan Ibu yang kami muliakan 5:56 selanjutnya marilah kita dengarkan 5:59 bersama pembacaan ayat-ayat suci 6:01 Al-Qur'anul Karim diand 6:04 oleh Qari tingkat internasional, Saudara 6:07 Farhan Muhammad. Kami 6:24 silakan. Asalamualaikum warahmatullahi 6:27 wabarakatuh. 6:38 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:55 Bismillahirrahmanirrahim. 7:09 [Musik] 7:21 Waidz qala 7:25 Musa 7:28 liqaumihi ya 7:37 qizidkuruallahi alai 7:55 [Musik] 7:56 [Tepuk tangan] 7:58 uzkuruallahi 7:59 [Tepuk tangan] 8:00 alaikum id jaala fikum 8:05 [Tepuk tangan] 8:18 wajalakum muluka 8:23 [Musik] 8:42 waja'alakum muluk 8:52 Um ma lam yti 8:58 ahadam 9:00 minal alamin. 9:09 [Musik] 9:22 Ya 9:25 quidkul 9:28 ardal muqaddasat 9:34 [Musik] 9:37 kataballahu 9:50 alaum 9:54 yaumidkhulul 9:57 ardhal muqaddasatal 10:01 [Tepuk tangan] 10:05 kataballahu 10:07 alaikum 10:09 wala 10:12 tartaddu 10:17 aa adbalikum 10:31 Ya 10:33 quaumihul ardal 10:38 muqaddasallati 10:41 kataballahu lakum wala 10:46 tartaddu ala 11:12 adikum yaul 11:15 [Musik] 11:22 muqaddasallati 11:26 kataballahu lakum 11:29 wala 11:31 tartaddu 11:36 aa 11:39 adbarikum fatanqalibu 11:51 [Musik] 12:02 irin 12:04 qalu ya musa 12:09 [Tepuk tangan] 12:17 [Tepuk tangan] 12:20 Jabbarin 12:28 [Musik] 12:42 Wa 12:44 inna 12:46 [Musik] 12:48 lankulaha hatta Laa 12:53 yakhruju 12:56 minha 12:58 fain 13:01 yakhruju minha. 13:04 [Tepuk tangan] 13:18 Wa 13:19 inna 13:21 lan 13:24 nadkhula 13:26 hatta 13:28 yakhruju 13:30 minha 13:33 fain 13:35 yakhruju 13:37 minha fain 13:42 inna 13:58 dakhilun wa 14:00 inna lan 14:05 nadkhula 14:06 hatta yakhruju 14:17 minha 14:21 fainna 14:30 dakhilun. Sadaqallahuladim. 14:44 Asalamualaikum warahmatullahi 14:57 wabarakatuh. Maha benar Allah dengan 15:00 segala firman-Nya. Hadirin hadirat 15:03 rahimakumullah. 15:05 Selanjutnya marilah kita dengarkan 15:07 bersama laporan ketua panitia 15:10 penyelenggara malam solidaritas 15:12 Palestina penggalangan dana untuk Gaza 15:15 dan Alaqsa. Kepada Dr. Erik Yusuf kami 15:21 silakan. 15:24 [Musik] 15:47 Bismillahirrahmanirrahim. 15:49 Inalhamdalillah la haula wala quwwata 15:51 illa billah wasatu wasalamu rasulillah 15:54 wa ala alihi wasohbihi wawala ashadu 15:58 alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah 16:01 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 16:03 rasuluh la nabi ba'da. 16:06 Alhamdulillah. Salam yang terbaik. Salam 16:09 para malaikat kepada para calon penghuni 16:11 surga insyaallah. Asalamualaikum 16:14 warahmatullahi wabarakatuh. 16:20 Yang kami hormati 16:24 sama-sama Bapak Muhammad 16:28 Alsyanfari, Dubes Oman. 16:32 Ahlan Asraf Sultan, Ambassador of Egym 16:37 Bapak Asraf Sultan, Ambassador of 16:40 Egym Bapak Thomas Siregar, Asisten 16:44 Deputi Moderasi Beragama Kemenko 16:49 PMK, Prof. Warsito, Deputi 6 Kemenko 16:54 PMK. 16:57 Alhamdulillah Bapak Syamsul atase agama 17:00 kedutaan besar 17:04 Malaysia dan 17:06 juga dari Majelis Ulama 17:12 Indonesia, Sekjen MUI Dr. Amirsyah 17:17 Tambunan, MA. 17:20 juga Ketua MUI Bidang Hubungan Luar 17:24 Negeri dan Kerjasama Internasional Prof. 17:26 Dr. 17:27 Sudarnoto Abdul Hakim juga Ketua MUI 17:31 Bidang Seni Budaya, Dr. JJ 17:34 Zainuddin, Staf Ahli Bidang Hubungan 17:37 Antarlembaga Kementerian Luar Negeri 17:39 Republik Indonesia, Bapak Muhsin 17:41 Syihab, Pembina 17:44 Utama Aqsa Working Group, K. H. 17:48 Yahsyaullah 17:52 Mansur, Bapak Fakrul Rozi, staf ahli 17:55 bidang hukum 17:57 internasional dan 18:01 tentu para tokoh yang hadir, masyah, 18:06 ulama, 18:08 asatizah, ada artis juga yang sudah 18:10 hadir 18:12 selebritis Kang Dude Herlino dan 18:15 insyaallah tadi Ari Untung juga sedang 18:17 sedang menuju kemari dan tentu 18:21 perwakilan dari lembaga amil zakat las 18:25 ya yang 18:27 hadir juga tentu wakil 18:33 organisasi-organisasi Islam yang telah 18:35 hadir yang telah 18:37 diwakili dan juga semua hadirin hadirat 18:41 undangan yang saya muliakan. 18:46 Alhamdulillah 18:49 acara MUI Peduli Malam Solidaritas 18:55 Palestina penggalangan dana untuk Gaza 18:58 dan Al-Aqsa 19:00 ini. Ini bukan malam yang pertama atau 19:04 bukan hari yang 19:07 pertama MUI mengadakan penggalangan 19:11 dana. Karena MUI sudah berkomitmen untuk 19:17 terus membantu saudara-saudara Palestina 19:21 dengan berbagai program yang ada. 19:24 perlu kami laporkan bahwa dari mulai 19:29 tanggal 28 19:33 Oktober kemarin 19:36 ada aksi besar 19:39 mobilisasi ee pemuda ya dalam rangka 19:43 sumpah 19:45 pemuda 19:46 untuk Gaza dan Al-Aqso yang didukung 19:52 oleh MUI. 19:54 dan mendapatkan respons yang sangat luar 19:57 biasa bukan hanya dari dalam negeri 20:00 tetapi juga dari dunia internasional 20:03 karena telah dihadiri pada tanggal 28 20:07 Oktober tersebut dengan 20:10 jumlah masa yang berkumpul sampai 20:14 1,4 juta orang. 20:21 itu dikarenakan support MUI. Dan yang 20:25 kedua dalam waktu yang juga tidak 20:29 terlalu jauh dari tanggal 28 tersebut, 20:31 baru saja kemarin kami mengadakan 20:36 juga aksi 20:40 akbar 20:42 Aliansi Rakyat Indonesia Bela 20:46 Palestina dan ini dihadiri oleh para 20:51 tokoh, para pejabat, pemerintah, para 20:55 menteri, 20:57 ulama, berbagai ormas yang 21:00 hadir, dan juga lintas agama yang 21:05 alhamdulillah hadir pada acara tersebut. 21:08 juga berbagai elemen dari masyarakat 21:11 seperti buruh dan 21:13 lain-lain hadir dalam acara tanggal 5 21:17 November kemarin 21:19 511 yang juga alhamdulillah dihadiri 21:24 oleh lebih dari pantauan kami 2,4 juta 21:30 peserta. 21:33 Nah, karena 21:35 itu 21:37 tentu kami 21:40 berharap di malam ini tentu kita ini 21:45 juga akan mulai terus 21:49 menggulirkan sampai batas waktu yang 21:52 tidak ditentukan untuk 21:55 membuka saluran dana masyarakat dan umat 22:01 lewat MUI yang akan kita serahkan kepada 22:03 saudara-saudara kita di 22:05 Palestina. Mungkin nanti akan 22:07 didetailkan oleh Buya Sekjen berapa yang 22:10 kita dapatkan ya dari mulai 22:13 sebelum-sebelumnya. 22:15 Tapi luar biasa kepercayaan masyarakat 22:18 terhadap MUI 22:20 ini sangat bisa dilihat dari betapa 22:25 masyarakat bisa berkumpul atas nama 22:27 dorongan MUI di Monas kemarin dan juga 22:32 betapa besarnya dana yang 22:35 terkumpul malam ini. Insyaallah kami 22:38 akan ada selain malam pagelaran seni, 22:42 tetapi juga kami ada beberapa barang ee 22:46 dari artis yang akan dilelang yang tentu 22:48 ada berbagai sejarah sebelumnya. Dan 22:51 malam ini acara ini 22:55 terselenggara atas kerja sama dari 22:59 Komisi Luar Negeri, Hubungan Luar Negeri 23:03 dan Lembaga Seni Budaya di MUI. Dan 23:07 alhamdulillah semoga dengan acara ini 23:11 kita semakin tergugah, kita bisa 23:15 menggunakan kesempatan malam ini untuk 23:18 menjadikan malam ini sebagai malam amal 23:22 ibadah kita lebih jauh lagi menjadi 23:24 kunci kendaraan Idka ke surga. 23:27 Insyaallah. Itu saja dari saya. Selamat 23:30 menikmati malam ini. Bersemangat untuk 23:34 selalu bersama saudara kita di 23:36 Palestina. Asalamualaikum warahmatullahi 23:38 wabarakatuh. 23:42 [Musik] 23:50 Demikian, Dr. Erik Yusuf. Hadirin yang 23:53 kami hormati, selanjutnya marilah kita 23:56 dengarkan sambutan Sekretaris Jenderal 23:59 Majelis Ulama Indonesia. Yang kami 24:01 hormati Buya Dr. Amir Syah Tambunan, MA. 24:05 Kami silakan. 24:06 [Musik] 24:24 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 24:26 warahmatullah 24:30 wabarakatuh. Innalhamdalillah 24:33 nahmaduhu waasta'inu 24:35 wasastagfir wa nauzubillah min syurri 24:38 amfisina wamin syayati a'alina. 24:42 Yahdillahu fala mudillalah widil fala 24:45 hadiyaalah. Asadu alla ilahaillallah 24:48 wahdahu la syarikalah wa ashadu anna 24:51 muhammadan abduhu wa rasuluh. 24:53 Rabbisrohli 24:55 sodri waassirli amri wahlul uqdatan min 24:59 lisani yafqahul 25:02 qoli. Hadirin wal hadirat yang 25:06 dimuliakan dirahmati Allah. 25:10 dikasihi Allah, dicintai 25:13 Allah. Semoga juga saudara-saudara kita 25:16 di 25:17 Palestina juga hal yang sama dicintai 25:20 oleh Allah Subhanahu wa 25:22 taala. Wabil khusus yang mulia 25:28 Muhammad Al Safari Dubes 25:32 Oman, Saf Sultan Ambassador of Egypt. 25:39 Kemudian Segar asisten 25:44 deputi moderasi beragama Kementerian 25:48 PMK Prof. Warsito, Deputi 4 Kemenko 25:55 PMK, Bapak Syamsuri atase agama kedutaan 25:59 besar 26:02 Malaysia 26:04 dan para 26:07 pimpinan Majelis Ulama Indonesia hadir 26:09 bersama 26:10 [Musik] 26:12 kita. Menunya MUI, Ketua MUI Bidang Luar 26:16 Negeri Prof. Dr. Sudaroto Abdul Hakim. 26:20 yang kemarin sudah membacakan enam poin 26:24 deklarasi di hadapan lebih dari 2 26:28 juta umat kita berkumpul di Monas 26:31 sebagai saksi sejarah. 26:34 Semoga saksi sejarah ini menjadi saksi 26:36 di akhirat 26:38 nanti. Ketua Bidang Seni Budaya Ustaz JJ 26:43 Zainuddin, Staf Ahli Bidang Hubungan 26:45 antar lembaga Kementerian Luar 26:48 Negeri, Ustaz Muhsin 26:53 Syihab, Pembina Utama Aqso Walking 26:56 Group, K. H. 27:00 Y 27:02 Syahullah Mansur. Mohon maaf kalau salah 27:04 menyebut 27:05 nama. 27:07 Kemudian juga hadir beberapa mantan 27:10 Dubes kita. Tapi sebelumnya saya menyapa 27:13 senior 27:15 saya, ketua atau salah seorang pengurus 27:19 pimpinan 27:20 Basnas, mantan Dubes, Bang Zainul Bahar 27:24 Nur. Beliau sudah sepuh tapi semangatnya 27:27 luar biasa. 27:29 Semoga Allah beri 27:31 kesehatan. Dan beberapa mantan Dubes ada 27:34 Pak Bundian 27:35 Saptomo, ada 27:37 mantan teman saya mantan dari 27:42 Mesir Nur Faiz juga mantan Kapolda 27:46 DKI. Beliau juga sudah sangat senior 27:48 tapi kalau bicara Palestina enggak 27:51 pandang buluh senior atau tidak. 27:54 Kemudian Ibu 27:58 Safira, kemudian Ibu Yuli. Ada Bu 28:02 Yuli ya ada di belakang. Luar biasa 28:06 semangat yang tidak pernah 28:08 pudar juga. Saya menyebut ada mantan 28:11 pacar saya, istri saya seperlu itu. Dan 28:15 Bapak Ibu hadirin 28:17 sekalian yang dimuliakan dan dirahmati 28:19 Allah. 28:21 Rasanya kurang sempurna kalau saya tidak 28:23 mengawali dengan sebuah 28:25 pantun. Izinkan saya membacakan pantun. 28:28 Kalau cakep bilang cakep, kalau enggak 28:31 bilang 28:35 enggak. Terkena pukul oleh benda tumpul. 28:40 Tercecer darah di mana-mana. 28:44 Di tempat ini kami 28:47 berkumpul untuk kepedulian bangsa 28:55 Palestina. Suara pekikan 28:58 hingar-bingar, suara anak-anak tidak 29:01 berdosa. Sudah lama kami 29:04 mendengar penindasan semakin meraja lela 29:07 di jalur 29:09 gajah. Kok pada diam enggak bilang 29:11 cakep? 29:12 mungkin ikut 29:14 sedih untuk pantun ini. Terpaksa saya 29:17 juga sedih hampir menitiskan air mata. 29:21 Bapak, Ibu sekalian yang dimuliakan dan 29:23 dirahmati Allah. 29:27 Bagi 29:29 MUI seperti yang disebutkan oleh Mas 29:32 Erik sebagai ketua 29:33 panitia, ini bukan 29:36 pertemuan pertama dan 29:39 terakhir. Saya ingat ketika kita 29:41 menggagas pembangunan rumah 29:44 sakit Indonesia di 29:47 Hebron, Pak JK ketika itu hadir di 29:54 hotel 29:56 Grand apa itu namanya di 29:58 Snin masih ada yang 30:02 ingat? Ya, kita lupa juga ya. Tapi 30:04 intinya sampai sekarang dana itu sudah 30:08 terkumpul. 30:11 20 3 miliar kurang 30:17 lebih. Ini saya perlu laporkan kepada 30:19 para donatur, para media silakan 30:24 diekspos, silakan diberatukan 30:26 beritahukan ke publik. Dan tadi di MUI 30:29 kita juga 30:31 bersama-sama para awal media 30:34 Basnas juga ingin 30:37 menyalurkan pembiayaan ini kepada 30:39 saudara-saudara kita di Palestina dengan 30:42 tepat sasaran, angkutabel, dan 30:46 transparan. 30:48 Kemarin juga dengan aksi yang sungguh 30:51 luar biasa. Tidak kita duga persiapan 30:56 hanya 4 hari. 30:58 Saya bersama ketua hubungan luar 31:01 negeri Menlu kita di MUI Pak 31:05 Sudaroto dengan 4 hari. 31:08 Alhamdulillah berkat kerja sama kita 31:11 semua, berkat kekompakan kita semua bisa 31:15 menghadirkan jutaan seperti yang 31:18 disampaikan Mas Erik. Bayangkan 31:21 menghitung 31:23 recehan 5.000, 31:25 10.000, R50.000. RIB, 31:28 R.000 sampai malam ini belum 31:31 selesai. Recehan-recehan itu menurut 31:34 kita, Bapak, Ibu sekalian, sungguh 31:38 sangat mahal nilainya bagi 31:41 saudara-saudara kita di Palestina. 31:43 Tatkala saudara-saudara 31:46 kita kesusahan makan, 31:50 minum, tempat 31:52 tinggal, dan ini bagian dari penderitaan 31:56 kita juga, Bapak, Ibu sekalian. 32:00 Oleh karena 32:02 itu, perkenankan kami dari Majelis Ulama 32:05 Indonesia menyampaikan rasa terima 32:07 kasih, 32:09 penghargaan, apresiasi kepada 32:12 kita bangsa Indonesia yang telah begitu 32:18 peduli, murid nomorudi yang begitu gagah 32:22 tampil di dunia 32:25 internasional, pantang 32:27 menyerah Karena 32:30 Indonesia 32:32 begitu dekat di hati meski jauh di mata. 32:37 Kedekatan hati kita dengan Palestina itu 32:40 bukan karena hubungan agama 32:43 semata-mata, tapi hubungan bangsa 32:46 Indonesia yang pertama kali mendukung 32:50 kemerdekaan 32:52 Indonesia. Allahu 32:54 Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 32:58 Allahu Akbar. Allahu Akbar. Bapak, Ibu 33:02 sekalian, karena itulah kehadiran kita 33:05 malam ini. Saya yakin dan percaya apa 33:09 yang akan kita berikan pada hari ini, 33:11 pada malam ini, pada detik 33:14 ini, saya yakin dan percaya Allah 33:17 mencatat dan malaikat menyaksikan. 33:22 Dan menurut saya apa yang sudah kita 33:25 berikan kepada saudara-saudara kita di 33:27 Palestina belumlah seberapa dan belum 33:32 apa-apa. Karena kita tahu 33:34 persis Indonesia ini adalah kekayaannya 33:38 sungguh luar biasa. Dari Sabang ke 33:41 Maroke. Kalau Muhammadiyah baru 33:44 memberikan 40 5 miliar menurut saya 33:48 belum seberapa. Kalau MUI baru 33:51 mengumpulkan untuk rumah sakit yang akan 33:54 kita alihkan kepada bantuan kemanusiaan 33:56 23 miliar dan mungkin bisa 30 dan 33:59 seterusnya juga menurut saya belum 34:03 seberapa. Karena apa? Karena 34:06 begitu penting arti 35:11 Allah mengingatkan kita di dalam 35:13 Al-Qur'an. 35:17 Ya ayyuhalladzina amanu la tulhikum 35:20 amwalukum w 35:25 auladukumikrillahika 35:27 humulirun wa mimnakum 35:31 minq ahadakumul maut al maut 35:36 faybi 35:38 akani jangan sampai kita menyesal di 35:42 kemudian hari karena kita menunda infak 35:45 dan sedekah kita. Tuhan kembalikan kami 35:49 ke dunia ya 35:50 Tuhan. Kami menyesal ya Tuhan selama 35:53 hidup kami tidak berinfak, tidak 35:56 bersedekah kepada saudara-saudara kami 35:58 di Palestina. Tuhan kembalikan kami ke 36:01 dunia ya Tuhan. Kami akan berinfak. 36:03 Enggak bisa, Bapak, Ibu. Tatkala Allah 36:06 sudah menjemput nyawa kita, penyesalan 36:09 sudah tidak ada. Bapak, Ibu sekalian. 36:13 Oleh karena itu, sekali lagi saya ingin 36:15 mengetuk hati 36:18 kita karena Allah mengingatkan sebuah 36:21 perjuangan yang 36:23 mulia adalah lewat jiwa dan harta 36:30 kita. Kenapa? Karena Allah mengingatkan, 36:32 "Ya ayyuhalladina amanu adulukum 36:36 tijaratin tunjikum minabin 36:39 alimminuna billahi 36:41 waasulihi wa tujahiduna fibilillah bi 36:44 amwalikum wa 36:47 anfusikumikumirakum intuntum tamamun." 36:49 Hai orang beriman, maukah kamu aku 36:51 tunjukkan kepada sebuah perniagaan yang 36:54 menghindarkan kamu dari azab yang pedih? 36:57 Karena itu berimanlah kamu kepada Allah 36:59 dan Rasul dan berjuang dengan 37:01 sungguh-sungguh di jalan Allah dengan 37:02 harta dan diri kamu. Itulah yang lebih 37:05 baik bagi kamu jika kamu 37:07 mengetahui. Saudara-saudara yang 37:10 dimuliakan, dirahmati Allah, akhirnya 37:12 dalam sambutan ini saya ingin mengajak 37:15 kita semua kalau saya 37:19 sebut Palestina, tentu kita harus jawab 37:23 dengan merdeka. 37:25 Kalau kita sebut 37:27 Israel 37:31 lawan. Kalau kita sebut 37:34 Indonesia, jawablah dengan bela 37:36 Palestina. Mari Bapak Ibu, saya ingin 37:40 mengajak semangat kita 37:41 semua untuk tetap 37:45 tegar dengan ajakan ini. Indonesia 37:51 Indonesia bela Pak Palestina 37:57 Palestina 37:58 Palestina Israel Israel Israel Allahu 38:08 Akbaril 38:09 [Musik] 38:12 mukminin wasalamualaikum warahmatullah 38:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:20 wabarakatuh. Sekretaris Jenderal Majelis 38:22 Ulama Indonesia, Abuya, Dr. Amir Syah 38:27 [Musik] 38:31 Tambunan. Bapak dan Ibu hadirin yang 38:33 kami hormati. 38:36 Ribuan untaian kata bernuansa geram 38:39 terhadap perlakuan Israel yang dilakukan 38:42 kepada saudara-saudara kita di Palestina 38:46 hingga kita tidak sanggup 38:48 merangkainya. Ini akan terwakili oleh 38:51 untaian puisi yang indah dan syahdu. 38:55 Menggugah rasa persaudaraan sesama umat 38:58 Islam. Menggugah persaudaraan terhadap 39:01 sesama manusia. 39:03 Marilah kita simak bersama pembacaan 39:07 puisi oleh Ketua Lembaga Seni Budaya dan 39:11 Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia, 39:14 Habibur Rahman Syirazi, Lc. 39:22 Asalamualaikum warahmatullah 39:24 wabarakatuh. Bismillah alhamdulillah 39:27 wasalatu wasalamu ala rasulillah amma 39:30 ba. 39:31 Hari-hari ini kita semuanya sedih. 39:34 Setiap saat kita membuka 39:37 medsos, kita menitiskan air mata, 39:40 meneteskan air mata, 39:43 menangis melihat apa yang terjadi di 39:47 Palestina. Bahkan kita tidak sanggup 39:50 lagi 39:52 untuk membuka berita tentang Palestina. 39:56 Karena 39:58 begitu luar biasa penderitaan saudara 40:01 kita di Palestina dan begitu 40:05 biadabnya Israel kepada saudara-saudara 40:09 kita di 40:11 Palestina. Izinkan saya membaca puisi 40:15 saya. 40:17 Sepotong 40:18 doa dari D danau 40:23 koniksi. Panorama musim gugur Danau 40:28 Koniksi Senja 40:30 ini tak sedetik pun mampu melupakan 40:35 penderitaan yang kau 40:39 alami. Gaza Palestina. 40:44 Kapal kecil berlayar di tengah danau 40:48 koniksi yang jernih. Masinis membunyikan 40:52 terompet, memainkan 40:54 melodi. Orang-orang bule 40:59 terkesima menikmati irama. 41:03 Namun yang terdengar dalam 41:06 telingaku adalah pantulan dahsyat 41:10 dentuman ribuan bom yang bertubi-tubi 41:14 tiada henti dijatuhkan oleh Israel ke 41:19 bumimu. Duhai Gaza Palestina. 41:25 Ketika orang-orang bule itu berdecak 41:28 kagum dan bertepuk tangan atas indahnya 41:32 melodi yang menggema, 41:35 memantul-mantul di tengah danau yang 41:39 dikelilingi 41:41 dengan 41:42 panorama gugusan gunung Alpen yang 41:46 menawan. 41:47 Batinku 41:50 teriris-iris, sukmaku 41:54 tertusuk-tusuk, perih ingin muntah. 41:59 Bagaimana mungkin ini bisa 42:02 terjadi di sini, di koneksi ini, di 42:07 jantung Eropa ini? Semuanya begitu 42:11 indah. Keluarga bercengkerama di atas 42:15 danau dalam semilir sejuk musim gugur. 42:19 Namun di sana di Gaza sana ribuan ton 42:24 bom 42:25 bertubi-tubi 42:27 diledakkan, 42:29 ditembakkan ke masjid. Rumah tinggal, 42:32 rumah sakit, semuanya hancur 42:36 berkeping-keping. Ribuan anak-anak tidak 42:39 berdosa. Luluhlantak t 42:43 terbentuk di Gaza 42:46 sana. Di Gaza sana. 42:50 Dalam pandangan 42:52 Israel, nyawa manusia tak lebih berharga 42:58 dari 43:00 kecoa. Di jantung Eropa 43:03 ini, aku menyaksikan kemunafikan yang 43:08 menjijikkan. Lihatlah betapa sayangnya 43:11 mereka pada anjing-anjing piaraan 43:15 mereka. Anjing-anjing itu mereka jaga, 43:18 mereka rawat, mereka timang-timang 43:22 dengan penuh kasih sayang, bahkan penuh 43:25 penghormatan. 43:27 Namun 43:29 lihat apa pandangan mereka pada nasib 43:34 orang-orang Palestina di 43:38 Gaza. Apa pandangan mereka pada nyawa 43:42 ribuan anak-anak yang dibantai setiap 43:46 hari dengan ribuan bom yang setara 43:49 dengan bom Hiroshima? 43:53 Mereka memandang orang-orang Palestina 43:56 bukan lagi sebagai manusia. Mereka 44:00 memandang orang-orang Palestina seumpama 44:03 binatang yang menjijikkan. Mereka 44:06 memandang orang-orang Palestina seumpama 44:09 zombi berpenyakitan yang tak layak 44:12 dibiarkan hidup dan mesti dimusnahkan. 44:17 Allahumma ya 44:22 Allahimin ya Allah kami lemah kami tidak 44:26 berdaya kami serahkan urusan orang-orang 44:29 yang zalim yang menzalimi 44:32 saudara-saudara kami di Palestina itu 44:35 kepadaMu mereka telah melampaui batas ya 44:39 Allah mereka telah melampaui batas ya 44:42 [Musik] 44:45 Allah warahmatullahi wab wabarakatuh. 44:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:50 wabarakatuh. Kita berikan applause untuk 44:52 kita semua sebagai sebuah keprihatinan 44:55 kita terhadap saudara-saudara kita yang 44:57 saat ini masih sangat banyak menderita 45:00 dan mudah-mudahan mereka diangkat oleh 45:02 Allah subhanahu wa taala derajatnya. 45:04 Amin ya rabbal alamin. Bapak dan Ibu 45:07 hadirin yang kami hormati. 45:10 Selanjutnya kami akan mengajak Bapak Ibu 45:12 semua untuk kita mendengarkan sebuah 45:16 perbincangan tentang Palestina genosida 45:18 di abad modern. Beberapa narasumber yang 45:21 kami undang tentu sangat kompeten bicara 45:24 tentang Palestina dan 45:27 Genosina di abad modern. Untuk itu kami 45:30 panggil yang pertama Bapak Prof. Dr. 45:33 Sudaroto Abdul Hakim, MA. Ketua Majelis 45:36 Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar 45:38 Negeri dan Kerja sama Internasional. 45:40 Kami persilakan, Pak, untuk naik ke atas 45:41 panggung. Yang kedua, Bapak Dr. K. H. JJ 45:45 Zainuddin, Ketua Majelis Ulama Bidang 45:46 Seni Budaya Majelis Ulama 45:49 Indonesia. Dan yang ketiga kami undang 45:51 Bapak Muhsin Syihab, Staf Ahli Bidang 45:55 Hubungan antar Lembaga Kementerian Luar 45:57 Negeri Republik Indonesia dan almukaram 46:00 K. H. Yahsyaallah Mansur, MA. Pembina 46:03 Utama Aksa Working Group kami persilakan 46:06 untuk naik atas pentas. Bapak dan Ibu 46:08 hadirin yang kami hormati, perbincangan 46:11 ini akan dimoderatori oleh yang kami 46:14 hormati Bapak Dubes Bundian Sapton. Kami 46:18 persilakan. 46:25 [Musik] 46:45 Asalamualaikum warahmatullahi 46:47 wabarakatuh. 46:51 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 46:54 wassalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 46:58 wa ala alihi wa ashabihi ajmain. Amma 47:02 ba'du. Yang kami 47:05 hormati pimpinan Majelis Ulama 47:08 Indonesia. 47:11 Yang kami 47:12 hormati ee para 47:17 pimpinan Kementerian 47:20 Lembaga Pemerintah Republik 47:25 Indonesia. Yang kami hormati para duta 47:28 besar, 47:30 diplomat dari negara sahabat. 47:34 Yang kami hormati para donatur yang 47:38 berkenan hadir pada malam hari 47:41 ini dan para artis yang berkenan 47:45 mendukung acara hari ini. Serta 47:49 Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian yang 47:53 tidak bisa kami sebut satu persatu. 47:58 Pada kesempatan ini dalam waktu yang 48:01 singkat kami akan 48:04 berbincang istilahnya talk 48:07 show dalam waktu hanya setengah jam. 48:13 Mudah-mudahan ini bisa memberikan 48:15 gambaran yang lebih jelas ee sebagaimana 48:19 tema yang disebutkan oleh MC tadi. Di 48:25 sini temanya adalah 48:29 Palestine genosida di abad modern. 48:36 Kita semua tahu 48:39 dalam beberapa hari ini, dalam beberapa 48:44 ee minggu telah 48:48 terjadi pembantaian di 48:53 Gaza. Ini sering disebut sebagai 48:58 genosida. Istilah genosida telah 49:05 menjadi istilahnya 49:08 kejahatan 49:10 internasional yang termasuk bisa 49:14 dituntut di international court, 49:18 international criminal court atau 49:20 statuta Roma. 49:24 Jadi salah satu dari kejahatan 49:27 internasional yang dituntut di 49:30 ICC. Kejahatan lainnya 49:34 adalah crime of aggression, jadi 49:37 kejahatan 49:39 penyerbuan, war crime, kejahatan perang, 49:43 dan crime against humanity. 49:47 Jadi 49:49 sebetulnya kejahatan yang dilakukan oleh 49:51 Israel bukan hanya 49:53 genosida, tapi juga semua kejahatan yang 49:58 diancam oleh 50:00 pengadilan eh Criminal Court 50:03 Internasional 50:06 tadi. 50:07 Pengertian 50:09 dari crime of genocide itu juga telah 50:13 diadopsi dalam hukum Indonesia. 50:17 yang di sini saya bacakan 50:19 ya, pengertian crime of genocide dalam 50:22 hukum Indonesia yaitu Undang-Undang 50:25 Pengadilan HAM tahun 2000 yaitu setiap 50:29 perbuatan yang dilakukan dengan maksud 50:32 untuk 50:33 menghancurkan atau memusnahkan seluruh 50:36 atau 50:38 sebagian kelompok 50:40 bangsa, kelompok ras, kelompok etnis, 50:44 atau kelompok agama. 50:46 agama. Ini pengertian 50:50 genosida. Jadi nanti kita akan 50:53 berbincang ini dengan empat narasumber 50:57 yang telah disebutkan. Yaitu pertama 51:00 Prof. Dr. Sudarnoto Abdul 51:03 Hakim dari MUI. Kemudian Dr. JJ 51:07 Zainuddin dari MUI. Kemudian Bapak Dubes 51:12 Muhsin Sihab dari eh Kemlu. Kemudian 51:18 Bapak K. H. Yahsyaallah Mansur dari Aks 51:24 Working 51:25 Group. Kita punya waktu setengah 51:29 jam. Ada empat 51:32 pembicara. Ee kita harapkan 51:35 masing-masing b bisa berbicara. 51:39 5 51:40 menit. Ee setelah 5 menit kami akan 51:44 memberikan tanda-tanda ya untuk ee 51:49 disampaikan oleh ee pembicara 51:52 selanjutnya. Untuk itu kami tidak akan 51:54 membuang waktu. Kami persilakan 51:58 pembicara pertama yaitu Prof. Dr. 52:02 Sudarnoto Abdul Hakim. Kami persilakan. 52:05 5 menit, Prof. 52:09 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 52:11 warahmatullahi 52:12 wabarakatuh. Karena hanya 5 menit, saya 52:15 ingin menyampaikan satu peradaban dunia 52:18 saat ini sedang dikoyak-koyak oleh 52:21 sebuah kejahatan besar yaitu Zionisme 52:26 Israel. 52:28 Dan Zionisme Israel tetap kokoh untuk 52:34 menghancurkan 52:35 Gaza. Kemudian ingin membangun sebuah 52:39 Gaza baru berbasis kepada kejahatan 52:43 genodisida 52:44 dan perbuatan-perbuatan yang paling 52:47 mengerikan di abad ini. Ini yang 52:50 pertama. 52:52 Yang 52:54 kedua, ada 52:56 situasi ketidakadilan 52:59 global yang selama ini, mohon maaf 53:02 kepada Amerika, kepada pemerintah 53:05 Amerika, Anda bersama NATO telah menjadi 53:08 bagian penting terbentuknya sebuah 53:11 situasi dunia yang tidak adil. 53:15 Banyak sekali bukti-bukti ketidakadilan 53:17 global ini yang kemudian 53:20 mengakibatkan krisis dunia, krisis 53:24 kemanusiaan yang per hari ini bisa kita 53:26 saksikan. Dan kita yang ada di Indonesia 53:30 sebagai bangsa yang penuh damai, yang 53:33 mencintai kedamaian, merasakan 53:36 keperihan, kepedihan terhadap 53:38 terkoyaknya peradaban kemanusiaan ini. 53:42 Yang 53:43 ketiga, karena itu tuntutan Majelis 53:47 Ulama dan tuntutan semua rakyat 53:50 Indonesia yang kemarin sudah dinyatakan 53:52 secara gamblang menjadi sungguh sangat 53:56 penting antara lain menyeret Israel ke 54:01 pengadilan internasional yang tadi sudah 54:03 disampaikan oleh Pak 54:06 Moderator. Yang 54:08 kedua, Amerika dan NATO juga ikut 54:11 bertanggung jawab atas kejadian-kejadian 54:15 kelam di abad ini. Karena itu saya 54:18 berdoa 54:20 mudah-mudahan ada public pressure dari 54:24 warga di Amerika, siapapun mereka, agama 54:27 apapun mereka agar Amerika segera 54:32 kembali ke hati nurani. Majelis Ulama 54:35 pernah menyampaikan surat kepada 54:37 Presiden Joe Biden untuk merubah cara 54:41 pandang. Dengan cara ini maka kita 54:44 harapkan hak veto yang selama ini 54:47 digunakan oleh Amerika segera bisa 54:51 direvisi. Kami atau saya paling tidak 54:54 ingin mengusulkan kepada masyarakat 54:57 internasional, kepada negara-negara 54:59 anggota 55:01 PBB. Hak veto tidak bisa dihapus. Tetapi 55:05 perlu ditambahkan tidak hanya lima 55:07 negara, kalau perlu 10 negara dan kalau 55:11 perlu 15 negara sehingga ada 55:15 perimbangan dunia. sekarang ini tidak 55:18 ada perimbangan karena selalu 55:20 dimenangkan oleh lalu lintas yang 55:22 disebut Amerika Serikat 55:24 itu. Dan karena itu juga sekali lagi 55:26 saya ingin menghimbau paling tidak di 55:28 warga di Amerika untuk secara 55:31 terus-menerus 55:32 melakukan public 55:35 pressure dan mudah-mudahan juga apa yang 55:38 dilakukan oleh Indonesia dan di banyak 55:41 negara yang telah menunjukkan nuraninya 55:44 bahwa ini bukan sekedar persoalan 55:46 politik, ini bukan sekedar persoalan 55:48 wilayah, tetapi ini adalah persoalan 55:51 kemanusiaan yang mempertemukan apa yang 55:53 sering saya sebut 55:55 sebagai global alliance among states and 55:59 civil 56:00 society. Tidak peduli agama apun mereka, 56:02 tidak peduli negara apapun mereka, tidak 56:05 peduli kulit, warna, bahasa apapun juga 56:08 mereka sudah bangkit. Israel sekarang 56:11 sedang mengalami kebangkrutan yang 56:14 sangat akut. Saya berdoa mudah-mudahan 56:18 dalam waktu dekat pemerintah Zionisme 56:20 Israel hancur. Karena juga warga Israel 56:24 sekarang juga melakukan demo seperti 56:26 yang dilakukan warga Amerika terhadap 56:28 pemerintah Amerika. Warga Amerika tidak 56:31 rela membayarkan pajaknya dan pajak itu 56:35 digunakan untuk membunuh 56:37 anak-anak. Dan ini 56:39 kesempatan bahwa sebetulnya Israel 56:42 sekarang sedang dikepung oleh banyak 56:44 negara. 56:45 Meskipun Israel, meskipun Israel sudah 56:48 masuk ke mana? Ke 56:52 Gaza bah dan mengepung, tapi pada 56:55 hakikatnya sekarang Zionisme Israel 56:58 sedang dikepung oleh masyarakat dunia. 57:02 Mudah-mudahan ini memang marah. Tapi 57:05 kemarahan ini menurut saya karena 57:08 berangkat 57:09 dari sudah di luar 57:13 nalar ee yang dilakukan oleh Israel 57:16 telah menginjak-nginjak martabat dan 57:17 kedaulatan kemanusiaan. Saya kira ini 57:20 saja. Terima kasih. Asalamualaikum 57:22 warahmatullahi wabarakatuh. 57:25 Terima kasih, Prof. yang telah berbicara 57:28 tepat waktu 57:30 ee tapi intinya telah disampaikan dengan 57:34 padat dan jelas. Selanjutnya kami mohon 57:39 ee Dr. Jej. Zainudin bisa menyampaikan 57:43 ee paparannya sesuai dengan waktu yang 57:46 sangat terbatas. Kami persilakan. 57:50 Asalamualaikum warahmatullahi 57:52 wabarakatuh. Yang mulia para Nunbes yang 57:57 hadir, 57:58 para pimpinan MUI, wabil khusus Pak 58:04 Sekjen, kemudian para narasumber 58:06 tentunya dan moderator dan seluruh tokoh 58:11 para undangan yang hadir di kesempatan 58:13 yang baik 58:14 ini. Pada intinya tentu yang ingin saya 58:17 sampaikan sejalan dengan apa yang telah 58:19 dipaparkan baik moderator maupun oleh 58:22 Prof. sudahudar noto bahwa apa yang 58:24 terjadi saat ini bukan lagi perang 58:27 tetapi adalah 58:29 genosida. Karena dilihat dari aspek 58:32 apapun tentu saja tidaklah seimbang 58:35 antara apa yang dilakukan oleh Zionis 58:39 Israel dengan segala perlengkapan perang 58:43 yang full dengan kondisi bangsa 58:46 Palestina yang sangat-sangat minim. 58:50 Sehingga kita saksikan di dalam tempo 58:54 kurang lebih 3 pekan ini sudah 10.000 58:58 lebih korban yang sebagian besarnya itu 59:02 adalah anak-anak dan kaum wanita. Ini 59:05 tentu adalah fakta yang sangat jelas 59:08 bahwa ini sebenarnya bukan perang dalam 59:11 makna 59:12 konvensional, tetapi ini adalah 59:16 penghancuran sebuah bangsa, sebuah 59:18 generasi. Oleh sebab itu, tentu saja 59:21 kita setuju apa yang diusulkan oleh MUI 59:25 untuk ada langkah-langkah 59:27 konkret menyeret Israel ke hukum 59:31 internasional PBB sebagai penjahat 59:34 perang. Tetapi tentu saja ini butuh 59:37 langkah-langkah yang didukung oleh 59:39 seluruh elemen dan seluruh aspek. 59:43 Setidaknya saya kira apa yang terjadi di 59:46 Palestina itu adalah memanggil kesadaran 59:50 kita dari seluruh 59:51 aspek. Pertama adalah kesadaran akidah 59:55 kita, kesadaran agama kita. Dan itu jauh 1:00:00 lebih dulu merasuk ke dalam jiwa kaum 1:00:03 muslimin dan kita semua dibanding dengan 1:00:06 kesadaran kesadaran yang lain. Karena 1:00:08 kita yakin apa yang telah diperingatkan 1:00:11 oleh Al-Qur'an dan hadis Nabi pasti 1:00:13 benarnya. Waq ila bani israila fil 1:00:18 kitabsidunna fil ardi maratain wun kabir 1:00:24 bahwa sudah pasti kok ketetapan 1:00:28 peringatan dari Allah Taala bahwa 1:00:30 karakter zionis itu akan selalu membuat 1:00:33 kerusakan 1:00:34 kerusakan-kerusakan. Maka secara akidah 1:00:36 umat Islam sudah tidak ragu lagi. 1:00:38 Kerusakan ini hanya satu caranya 1:00:41 dihentikan dan dilawan. tidak bisa 1:00:44 dibiarkan. Kesadaran kedua adalah 1:00:47 kesadaran sebagai panggilan dari 1:00:50 konstitusi bangsa kita, negara kita. 1:00:53 Dengan tegas saya kira konstitusi kita 1:00:56 menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak 1:00:58 segala bangsa. Oleh karena itu, segala 1:01:01 bentuk penjajahan di muka bumi harus 1:01:04 dihapuskan. Dan ini saya kira jangan 1:01:07 hanya jadi teks di atas kertas, tetapi 1:01:12 perjuangan bangsa Indonesia harus 1:01:14 konkret dan nyata. Seperti apa kita 1:01:17 merealisasikan kewajiban kita, 1:01:19 konstitusi kita, yaitu membela bangsa 1:01:22 yang terjajah itu. Kita mungkin masih 1:01:25 ingat bagaimana statement Presiden RI 1:01:28 pertama Bung Karno yang begitu tegas. 1:01:31 Beliau menyatakan kepada seluruh rakyat 1:01:33 Indonesia sebagai peringatan kepada 1:01:35 Israel, selama hak-hak rakyat Palestina 1:01:39 belum disah diserahkan kepada mereka 1:01:41 yaitu kemerdekaan, maka kita bangsa 1:01:44 Indonesia akan terus berdiri menantang 1:01:47 mereka. Karena itu saya kira 1:01:51 kesadaran atas panggilan konstitusi ini 1:01:54 ini juga harus memperkuat kesadaran 1:01:57 akidah kita. Karena itulah apa yang 1:01:59 dilakukan oleh MUI dengan menggandeng 1:02:01 seluruh elemen masyarakat termasuk di 1:02:04 dalamnya lintas agama ini dalam rangka 1:02:06 tataran memanggil kesadaran berbangsa 1:02:09 bernegara kita. Tapi saya kira masih 1:02:12 perlu diwujudkan lagi dalam bentuk apa 1:02:15 rekomendasi kita secara keras yang 1:02:18 mewakili keprihatinan kita sebagai 1:02:21 bangsa melalui ee kewenangan negara. 1:02:25 dalam hal ini mudah-mudahan dari ee 1:02:28 Kementerian Luar Negeri Pak ee Muhsin 1:02:33 Syahab 1:02:34 bisa menyampaikan langkah-langkah apa 1:02:37 dalam menghentikan genosida ini di bumi 1:02:40 Palestina. Dan yang ketiga, saya kira 1:02:42 panggilan yang juga sangat menusuk jiwa 1:02:45 kita itu adalah panggilan kemanusiaan. 1:02:49 Kita diajarkan oleh agama apapun. 1:02:51 Jangankan manusia yang tidak berdosa 1:02:53 dizalimi, binatang pun harus kita bela 1:02:56 kalau dia dianiaya 1:02:58 dizalimi. Apakah kita harus menunggu 1:03:01 ratusan ribu jiwa lagi yang 1:03:04 korban? Badan anak-anak yang 1:03:07 tercabik-cabik di hadapan mata ibu 1:03:10 bapaknya harus membangkitkan kesadaran 1:03:13 kita. 1:03:14 Harus berapa ribu lagi kita 1:03:17 menunggu istri-istri yang jadi janda, 1:03:20 anak-anak yang jadi yatim, kehancuran 1:03:23 rumah, bangunan yang tidak saya kira 1:03:25 sangat sulit untuk dilukiskan peritaan 1:03:28 ini. Maka betapa naibnya kesaran kita 1:03:30 ini sangat terlambat. Mudah-mudahan 1:03:33 Allah mengingatkan peristiwa ini pada 1:03:35 kita untuk kita bangkit serentak 1:03:37 membangun nilai-nilai kemanusiaan ini 1:03:39 bersama. Terima kasih. Asalamualaikum 1:03:41 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:44 Terima kasih. Ee selanjutnya ee apalagi 1:03:48 tadi ee Pak JJ telah menyebut Kemlu. 1:03:51 Kami persilakan wakil dari Kemlu, Pak eh 1:03:55 Dubes Muhsin Sihab. Terima kasih. 1:03:58 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:00 wabarakatuh. Karena waktu yang singkat 1:04:03 ee P Bapak Ibu semuanya yang saya 1:04:05 hormati, saya hanya ingin menyampaikan 1:04:08 beberapa hal. Yang pertama dari segi 1:04:12 historis Israel memang sudah melakukan 1:04:16 genusida sejak berdirinya negara ini. 1:04:20 Karena negara Israel itu sendiri yang 1:04:23 tidak pernah kita akui dan tidak akan 1:04:25 pernah kita 1:04:27 akui berdirinya pun sudah 1:04:30 problematik pada tahun 8. 1:04:34 Yang kedua, sejak tahun 8 sampai tahun 7 1:04:39 sudah terlalu banyak hal yang dia 1:04:42 lakukan, yang mereka lakukan. 1:04:46 Sampai-sampai Palestina diberikan status 1:04:50 secara internasional diakui sebagai 1:04:53 occupied 1:04:54 territory. Dan untuk solidaritas kita 1:04:59 maka disebutlah occupiedan territory 1:05:02 atau yang sering disingkat Opt. 1:05:06 Nah, Israel adalah occupying power dan 1:05:11 mereka mempunyai kewajiban menurut 1:05:13 Konvensi 1:05:14 Genewa tidak 1:05:17 boleh memperluas posisinya, tidak boleh 1:05:22 membawa ee ee imigran yang kemudian akan 1:05:26 mengubah komposisi demografi di wilayah 1:05:29 itu. Semua itu dilabrak oleh mereka 1:05:32 sejak tahun 7 sampai hari ini. Mereka 1:05:36 membangun illegal settlements. Bahkan di 1:05:40 wilayah-wilayah tertentu tidak hanya 1:05:42 mereka membangun, tetapi secara hukum 1:05:45 nasional mereka 1:05:48 membolehkan imigran yang baru masuk itu, 1:05:52 kaum Yahudi untuk mempersenjatai 1:05:58 dirinya agar bisa melawan ee ee apa? 1:06:02 rakyat Palestina. dan itu terus-menerus 1:06:06 berjalan sampai 1:06:09 akhirnya ada upaya dari berbagai pihak 1:06:13 two state solution, Oslo Accord dan 1:06:16 sebagainya yang kita lihat sampai 1:06:18 Abraham Accord yang terakhir kalau kita 1:06:21 lihat perjalanannya secara demografi dan 1:06:24 secara geografis itu semakin kecil 1:06:27 semakin kecil semakin kecil wilayah yang 1:06:31 ee disisakan untuk Palestina. Bahkan 1:06:34 yang kecil itu pun saat ini di Gaza 1:06:40 rupanya mereka ingin menghabisi itu. 1:06:44 Beberapa petinggi di Barat misalnya 1:06:47 Nicki Hel yang katanya akan mencalonkan 1:06:51 diri menjadi Presiden Amerika Serikat 1:06:54 mentweet di 1:06:56 Twitter-nya mendorong Netanyahu untuk 1:07:01 menghabisi Gaza dan mengatakan finish 1:07:04 them. itu 1:07:06 diweet-nya Twitter yang sangat tidak 1:07:09 sopan baik dari sisi standar 1:07:13 apapun. Jadi ini saya ingin menyampaikan 1:07:17 fakta sejarah dan apa yang terjadi 1:07:21 sekarang di Gaza. Seringki orang 1:07:25 mengatakan bahwa itu akibat ulah teroris 1:07:29 Hamas. 1:07:31 Padahal sejak awal tahun 1:07:35 2023 terlalu banyak yang dilakukan hanya 1:07:38 saja tidak di-cover oleh media. Bahkan 1:07:41 di bulan Mei ada serangan dari Israel 1:07:44 kepada kelompok Hamas di Gaza yang 1:07:47 mengakibatkan 33 orang tewas. 1:07:51 Dan itu terus-menerus sampai akhirnya 1:07:53 Hamas melakukan ee ee perlawanan yang 1:07:58 perlawanan itu tidak pernah disangka 1:08:00 oleh mereka yang akhirnya membuat mereka 1:08:03 marah besar sampai hari ini. Jadi, 1:08:06 Bapak, Ibu sekalian, ini fakta-fakta 1:08:09 sejarah yang kemudian kita harus 1:08:11 melakukan introspeksi kepada diri kita 1:08:14 masing-masing. Apa yang harus kita 1:08:15 lakukan? tadi sudah disebutkan oleh 1:08:19 moderator, oleh ee ee Prof. Sudarnoto 1:08:23 dan eh Kiai JJ bahwa ini 1:08:29 jelas-jelas pelanggaran 1:08:31 terhadap humanity, terhadap 1:08:35 [Musik] 1:08:36 ee apa ee hukum humaniter, hukum perang 1:08:40 dan sebagainya. 1:08:44 Kalau kita melihat dukungan kita itu 1:08:47 bisa dilakukan dengan dua 1:08:50 hal. Ada yang bersifat rasional 1:08:53 konstitusional, ada yang bersifat 1:08:56 emosional 1:08:58 primordial. Rasional 1:09:00 konstitusional. Ini yang harus kita 1:09:02 suarakan ke masyarakat internasional. 1:09:07 emosional primordial kita bisa melihat 1:09:10 dari 1:09:11 masing-masing. Masing-masing agama bisa 1:09:14 melihatnya secara emosional primordial. 1:09:17 Tetapi untuk kepentingan publik kita 1:09:20 harus melihatnya secara rasional 1:09:22 konstitusional. Konstitusi kita 1:09:25 mengatakan bahwa penjajahan harus 1:09:27 dihapuskan karena tidak sesuai dengan 1:09:29 prikemanusiaan dan keadilan. 1:09:32 ini merupakan penjajahan bukan 1:09:37 perang. Saya setuju tadi yang 1:09:39 disampaikan oleh Ustaz Jej. Jangan 1:09:42 sampai 1:09:44 kita 1:09:46 terbius dengan bahasa 1:09:49 perang. Ini bukan 1:09:51 perang. Sama sekali bukan perang. Ini 1:09:54 adalah penjajahan. Karena status 1:09:58 internasional Israel adalah occupying 1:10:02 power. Mereka yang menduduki 1:10:06 wilayah yang tidak legal itu. Jadi satu 1:10:10 itu penjajahan secara rasional 1:10:12 konstitusional. Yang 1:10:14 kedua dari sisi Indonesia kita punya 1:10:19 hutang besar kepada Palestina. Kalau 1:10:22 Bapak Ibu mengikuti kemarin apa yang 1:10:24 disampaikan oleh Prof. 1:10:26 Samsudin. Bagaimana bangsa Palestina 1:10:28 melalui muftinya memberikan pengakuan 1:10:32 dan 1:10:33 menyebarkan ee berita tentang 1:10:36 kemerdekaan Indonesia. Kita punya hutang 1:10:39 itu kepada bangsa Palestina. Tetapi yang 1:10:42 kalau kita ingat hutang itu coba 1:10:45 ditunaikan oleh Bung Karno. Kita lahir 1:10:49 tahun 45. Bung Karno dengan inisiatifnya 1:10:54 mengadakan konferensi 1:10:55 Asia-Afrika. Dan kalau Bapak Ibu ingat, 1:10:59 siapa yang hadir di konferensi Asia 1:11:01 Afrika itu? Konferensi Asia Afrika yang 1:11:05 sampai hari ini belum merdeka adalah 1:11:08 Palestina. Beberapa negara yang hadir di 1:11:11 situ akhirnya berhasil memerdekakan 1:11:14 dirinya karena inspirasi dari konferensi 1:11:17 Asia-Afrika. 1:11:19 Jadi kita punya hutang yang belum tunai 1:11:23 sampai Palestina itu merdeka. Dan ini 1:11:27 hutang yang sudah 1:11:30 di canangkan penunaiannya itu oleh 1:11:35 proklamator 1:11:36 kita. Bapak dan Ibu 1:11:39 sekalian, itu adalah hutang rasional 1:11:42 konstitusional kita. secara emosional 1:11:46 primordial kita bisa menggunakan 1:11:49 pendekatan atau ee pendekatan perspektif 1:11:54 agama, perspektif kemanusiaan dan 1:11:57 sebagainya. Maaf, Pak Debus. Siap. Iya. 1:12:00 E sedikit saya akan tutup. Tetapi jangan 1:12:05 juga kita kemudian terbius seolah-olah 1:12:08 ini perang 1:12:09 agama. Ini bukan sama sekali perang 1:12:12 agama. 1:12:14 Kita kadang-kadang dipancing oleh 1:12:16 kelompok Israel. Israel tidak malu-malu 1:12:20 menggunakan dalil Torah. 1:12:23 Bahkan di Dewan Keamanan PBB yang pernah 1:12:26 saya hadir di 1:12:28 situ, mereka mencoba untuk memancing 1:12:32 umat 1:12:33 Islam berperang dengan 1:12:36 dalil dan itu akan mencoba untuk 1:12:43 melokalisir konflik ini seolah-olah 1:12:46 konflik agama dan mereka nanti akan 1:12:50 kemudian mencoba untuk men-stereotyping 1:12:54 kita, 1:12:56 menstigmatisasi umat Islam sebagai umat 1:13:00 teroris. Jadi, kita harus strategis di 1:13:03 sini. Ini adalah pelanggaran HAM berrat. 1:13:08 Ini masalah kemanusiaan. Bahwa kita 1:13:11 punya semangat keagamaan kita itu untuk 1:13:16 solidaritas kita. sama-sama untuk 1:13:18 membangun semangat, sama-sama membantu 1:13:22 saudara kita di Palestina. Tapi secara 1:13:24 strategis di forum internasional kita 1:13:27 juga harus hati-hati dengan cara mereka 1:13:30 memancing kita. Saya kira itu. 1:13:32 Asalamualaikum warahmatullah. Terima 1:13:33 kasih, Pak Debes. 1:13:36 Eh, selanjutnya yang terakhir kami mohon 1:13:39 Kiai Yaksallah Mansur ya menyampaikan 1:13:42 paparannya. Kami silakan. 1:13:45 Asalamualaikum warahmatullah 1:13:48 wabarakatuh. Alhamdulillahi wahdah shodq 1:13:52 w'dah wasasura abdah waazza jundahu wa 1:13:57 hazamal ahzaba wahdah. Wasalatu wasalamu 1:14:00 ala Muhammadin alladzi la nabiya ba'dah 1:14:04 wa ala alihi wa ashabihi wamitaba ila 1:14:09 yaumilqiamah. Waqala taala fi kitabil 1:14:12 karim. 1:14:14 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Hualladzi 1:14:16 arsala rasulahu bil huda winil haqq 1:14:20 liyuzhirahu aladdini kullihi walau 1:14:23 karihal 1:14:25 musyrikun. Para 1:14:27 pemateri, 1:14:28 moderator dan hadirin hadirat yang 1:14:32 dimuliakan oleh Allah subhanahu wa 1:14:33 taala. 1:14:35 Hari ini kita akan membicarakan tentang 1:14:37 Palestina Genusida di abad ini. Saya 1:14:41 bertanya kepada para audi, para hadirin, 1:14:45 apakah genus ini akan 1:14:50 berhasil? Mohon ada yang bertanya, ada 1:14:53 menjawab, apakah genusida ini akan 1:14:57 berhasil? Tidak. 1:14:59 Tetapi ingat pertolongan Allah tidak 1:15:02 akan datang begitu 1:15:04 saja. Rasulullah sallallahu alaihi 1:15:08 wasallam tidak akan menang di perang 1:15:11 Badar kalau beliau tidak menuju palagan 1:15:15 Badar. Rasulullah tidak akan menang 1:15:18 menghadapi pasukan Ahzab kalau beliau 1:15:21 tidak membuat tari. 1:15:24 Jadi pada 1:15:26 hakikatnya Gaza Palestina saat ini sudah 1:15:31 menang dengan ayat yang tadi saya 1:15:34 bacakan. Walladzi arsala rasulahu bil 1:15:37 huda winil haq liyuzhirahu aladini 1:15:41 kulli. Kenapa Allah menggunakan kalimat 1:15:45 liyuzhirah bukan 1:15:47 liyuglibah aluf au liyufiah dan 1:15:49 seterusnya. 1:15:51 Karena dengan Gaza digempur 1:15:55 habis-habisan oleh Zionis Yahudi, saya 1:16:00 menghindari kata Israel karena Israel 1:16:03 adalah seorang nabi tidak pantas untuk 1:16:05 kita kutuk. Jadi digempur oleh Zionis 1:16:10 Yahudi. Nampaklah di 1:16:13 sana ajaran-ajaran agama 1:16:16 Islam. Apa yang kita bisa lihat? 1:16:20 Bersatunya umat Islam di seluruh 1:16:24 dunia. Bahkan bukan hanya umat 1:16:27 Islam di opini dunia Palestina sudah 1:16:32 menang. Belum pernah ada tanggapan dunia 1:16:36 yang sehebat ini. Kalau kita lihat di 1:16:40 medsos 1:16:42 penentang-penentang Palestina minim 1:16:45 sekali. 1:16:47 yang banyak adalah pendukung-pendukung 1:16:51 Palestina. Walaupun di Indonesia pun ada 1:16:55 pendukung-pendukung Zionis, tetapi itu 1:16:58 sangat 1:16:59 minim. Kita tahu mulai dari London 1:17:03 sampai Washington. Bahkan tadi sore saya 1:17:06 lihat di parlemen Australia yang 1:17:09 biasanya abu-abu terang mereka 1:17:12 menyatakan 1:17:14 bahwasanya Israel Yahudi, Zionis 1:17:17 melakukan 1:17:19 genusida ini para ikhwan semuanya dan 1:17:22 akhwat ya. Yahudi telah kalah dalam 1:17:26 perang 1:17:28 ini. Palestina telah menang dalam perang 1:17:31 ini. Tetapi sudah tentu kita tidak bisa 1:17:35 hanya dengan berpangkut tangan. Ingat 1:17:38 Hajar untuk mendapatkan sumur zamzam 1:17:42 beliau tidak diam. Beliau lari-lari dari 1:17:46 Safa dan Marwah tujuh kali. 1:17:48 Dan tidak beliau nikmati air sumur 1:17:51 zamzam itu, tapi dinikmati oleh 1:17:54 Ismail. Oleh karena itu, yakinlah 1:17:58 bahwasanya Palestina mesti 1:18:01 menang dan Palestina mesti 1:18:05 merdeka. Hanya apa yang harus kita 1:18:08 lakukan? Saya sampaikan tiga hal mungkin 1:18:10 ya kalau disetujui. Satu, apa yang kita 1:18:14 saksikan kemarin di Monas harus kita 1:18:17 lanjutkan. 1:18:19 Muslimin harus 1:18:22 bersatu. Dan itulah yang disabdakan oleh 1:18:24 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:18:26 Aljamaatu rahmah wal furqatu adzab. Rau 1:18:30 Ahmad. Dengan 1:18:33 bersatu turun rahmat Allah Subhanahu wa 1:18:36 taala. Tapi kalau kita berpecah belah 1:18:39 maka yang ada adalah azab. Dan 1:18:43 alhamdulillah peristiwa terakhir ini 1:18:46 telah menyatukan umat Islam. Saya yakin 1:18:50 pertolongan Allah dekat. Nasrum minallah 1:18:54 wa fathun garib. Yang kedua, konsisten 1:18:57 dengan ajaran Islam. 1:19:00 Dan ini ditunjukkan oleh hewan-hewan 1:19:02 kita di 1:19:04 Gaza apabila itu terjadi mungkin di 1:19:07 negeri-negeri non muslim yang penjara 1:19:11 yang 1:19:13 terjadi bah mungkin pembunuhan ini bisa 1:19:16 lihat pada waktu Amerika terjadi kasus 1:19:19 seperti ini. Tokoh-tokoh habis 1:19:23 dijarah terjadi perampokan di mana-mana. 1:19:27 Tetapi kita lihat bagaimana 1:19:30 istikamahnya rakyat Gaza datang bantuan, 1:19:35 tidak ada yang 1:19:36 berebutan. Mereka tetap ingin mengambil 1:19:41 haknya. Datang truk dengan membawa 1:19:44 makanan dan seterusnya, mereka tetap 1:19:48 tidak mau mengambil, tidak mau 1:19:50 berebutan. Mereka hanya ingin 1:19:53 mendapatkan apa yang menjadi haknya. Ini 1:19:55 yang kedua. 1:19:57 Mari kita konsisten dengan ajaran Islam 1:20:00 dan Indonesia sebagai sebuah negara 1:20:02 telah 1:20:04 memberikan sempatan yang 1:20:07 seluas-luasnya untuk kita dapat 1:20:09 melaksanakan ajaran Islam. Kita harus 1:20:12 bersyukur kepada pemerintah Republik 1:20:15 Indonesia. Mungkin pertemuan semacam ini 1:20:18 kalau boleh saya bandingkan tidak 1:20:20 mungkin terjadi di daerah Timur Tengah. 1:20:23 Mohon maaf baru saya sampaikan saya 1:20:26 umrah dengan pakai sal ini ditangkap 1:20:29 oleh askar Arab 1:20:32 Saudi. Setelah saya sampaikan ini adalah 1:20:35 masalah kemanusiaan. No. Ini kalau Anda 1:20:40 pakai adalah masalah 1:20:42 politik dilepas. Terpaksa saya lepas. 1:20:45 Bahkan lebih sadis lagi ini yang berisa 1:20:48 berita kemarin heh-hehwan Malaysia yang 1:20:51 memakai sal 1:20:53 Palestina dilepas semuanya dengan baju 1:20:57 bagian atas disuruh melepas. 1:21:00 Alhamdulillah ya. 1:21:02 Alhamdulillah 1:21:04 inilah negeri kita Indonesia 1:21:07 mudah-mudahan dan seterusnya akan terus 1:21:10 memberikan kesempatan kepada kita 1:21:12 melaksanakan syariat Islam dengan 1:21:14 sebaik-baiknya. Dan yang terakhir sudah 1:21:16 tentu terus berdoa. Insyaallah dengan 1:21:20 tetesan doa termasuk Bapak Sekjen tadi 1:21:24 akan 1:21:25 menghalang-halangi terjadinya genus di 1:21:29 Palestina. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 1:21:32 Demikian. Asalamualaikum warahmatullahi 1:21:34 wabarakatuh. Terima kasih ee Kiai 1:21:38 Yaksallah Mansur sebagai 1:21:41 penutup dan ee cukup jelas ya ee terkait 1:21:46 dengan apa yang telah disampaikan dari 1:21:49 empat pembicara telah sepakat bahwa apa 1:21:53 yang dilakukan oleh Zionis Israel adalah 1:21:57 kejahatan yang luar biasa. Genosida 1:22:00 jelas, tapi tadi juga saya 1:22:03 sebutkan empat kejahatan lainnya yang 1:22:06 diancam oleh international court eh 1:22:10 international criminal court ya. Yang 1:22:12 ini tadi disampaikan oleh Prof. Noto 1:22:15 mari kita seret mereka bersama 1:22:19 masyarakat 1:22:20 internasional untuk ee diadili di ICC 1:22:25 tersebut. 1:22:27 Masalah Palestina adalah masalah manus 1:22:30 ee 1:22:31 kemanusiaan. Kita harus bersatu komitmen 1:22:34 masyarakat seluruh 1:22:36 dunia 1:22:39 untuk mengembalikan 1:22:41 keadilan. Di mana kita semua menyaksikan 1:22:45 bahwa 1:22:46 ketidakadilan begitu menyolok di depan 1:22:49 mata kita. 1:22:53 Kemudian kita harus mengapresiasi dan 1:22:56 terima kasih kepada pemerintah Indonesia 1:22:59 yang tadi tadi disebut oleh Kiai 1:23:03 Yaksallah bahwa kebebasan dan dukungan 1:23:07 pemerintah kita terhadap masalah-masalah 1:23:10 yang terkait dengan kemanusiaan, 1:23:13 keadilan sudah nyata. 1:23:17 Terakhir sebagai penutup kami akan 1:23:21 menutup ee 1:23:23 mengutip puisi Menlu sepenggal 1:23:29 saja. Sepenggal terakhir 1:23:32 yaitu Palestina. 1:23:35 Kau adalah 1:23:38 saudaraku dan 1:23:40 aku 1:23:42 Indonesiaku selalu 1:23:45 bersamamu sampai penjajah 1:23:48 itu enyah dari rumah-Mu. Demikian, 1:23:52 terima kasih atas perhatiannya. 1:23:55 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:23:57 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:23:59 warahmatullahi wabarakatuh. Sekali lagi 1:24:00 kita berikan applause untuk para 1:24:02 narasumber kita. Terima kasih kami 1:24:04 sampaikan kepada narasumber yang sudah 1:24:07 memberikan wawasan kepada kita semuanya 1:24:11 tentang 1:24:13 dunia dan bagaimana Palestina kinosida 1:24:16 di abad modern. Terima kasih Bapak Dukes 1:24:21 Bundian Saptomo telah memimpin jalannya 1:24:24 talk show pada malam hari ini. 1:24:26 Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita 1:24:29 semuanya. Bapak dan Ibu hadirin yang 1:24:31 kami hormati. 1:24:33 Acara kita masih cukup panjang. kami 1:24:36 mohon untuk tetap berada dalam ruangan 1:24:39 ini. Acara ini kerja sama Lembaga Seni 1:24:42 Budaya dan Peradaban Islam dan 1:24:48 juga Komisi Luar 1:24:51 Negeri. tentunya selain tadi kita 1:24:54 diberikan wawasan tentang bagaimana 1:24:56 dunia Islam dan 1:24:59 sekarang lembaga seni budaya menjadikan 1:25:03 seni dan budaya adalah sebagai ruang 1:25:07 dakwah. Kita akan saksikan bersama 1:25:11 penampilan nasyid oleh Lesensi bersama 1:25:14 Agus Idar. Kita berikan tepuk tangan 1:25:16 untuk tim nasyid lisensi. 1:25:19 [Musik] 1:25:24 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:26 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 1:25:30 Kami dari Lesensi Lembaga Seni Nasyid 1:25:33 Insani Indonesia ingin membawakan sebuah 1:25:35 nasyid yang berjudul Trauma Palestina. 1:25:39 Nasib ini sudah dibuat sebenarnya oleh 1:25:42 saya beberapa tahun yang lalu berkat 1:25:44 arahan Buya Amirsyah waktu itu. Sebelum 1:25:48 bernyanyi saya ingin sama-sama mengajak 1:25:50 Bapak Ibu sekalian untuk mengucapkan 1:25:51 kata-kata ini senandung ini walaupun 1:25:54 baru pertama kali. Mudah-mudahan ini 1:25:56 bisa menyentuh hati kita ya. Saya 1:25:59 berharap kita menyanyikan lirik ini saya 1:26:01 akan menirukan dan nanti Bapak bisa 1:26:03 mengikuti ya. Bapak Ibu bisa mengikuti 1:26:06 dengan penuh perasaan. 1:26:09 Ulurkan 1:26:11 tanganmu. Mana suaranya, Pak? Ulurkan 1:26:15 tangan-Mu. Bantu Palestina. 1:26:19 Bantu Palestina. 1:26:25 Berikan 1:26:29 kasih-Mu. Kuatkan 1:26:33 batinnya. Hapus air mata. 1:26:38 Ragakan 1:26:41 berdaya, murnikan 1:26:45 jihad-Nya. Mati syahid hidup 1:26:51 mulia. Baik, mari sama-sama kita simak. 1:26:56 [Musik] 1:27:13 Tuhan. 1:27:19 Kisah orang tua diseret tidak 1:27:23 berdaya. Tahukah kita bagaimana rasanya? 1:27:30 Kisah anak kecil dibunuh di depan mata. 1:27:35 Tahukah kita bagaimana 1:27:40 perhnya? Trauma yang 1:27:43 dialami membekas dalam di hati. Mengoyah 1:27:47 jiwa yang luka. Jasa tak mampu bicara. 1:27:56 Puluhkan 1:27:57 tangan-Mu, bantu 1:28:00 Palestina. Berikan 1:28:03 kasih-Mu, kuatkan 1:28:06 batinnya. Hampus air 1:28:09 mata. Ragakan 1:28:12 berdaya, murnikan 1:28:15 jihad-Nya. Mati syahid hidup mulia. 1:28:21 Ya Allah. Ya 1:28:25 Rabbi ya 1:28:28 rahman ya 1:28:31 Rahim ya 1:28:34 Allah ya 1:28:36 Rabbi ya 1:28:40 Rahman ya Rahim. 1:28:45 Pada malam hari ini kita bersama-sama 1:28:50 menegaskan diri kita untuk membantu 1:28:54 saudara-saudara kita yang ada di 1:28:56 Palestina. Mereka menderita. Derita 1:28:59 mereka adalah derita kita semua. derita 1:29:06 trauma yang 1:29:08 dialami membekas dalam di hati mengoyah 1:29:12 jiwa yang luka jasa tak mampu bicara 1:29:19 undurkan 1:29:21 tangan-Mu bantu 1:29:24 Palestina berikan 1:29:27 kasih-Mu kuatkan 1:29:30 batinnya hapus air mata 1:29:34 Ragakan 1:29:35 berdaya, murnikan 1:29:38 jihad-Nya. Mati syahid hidup mulia. 1:29:44 Hapus air mata ragakan 1:29:50 berdaya 1:29:52 jihadnya. Mati syahid hidup mulia. 1:29:58 Ya 1:30:00 Allah ya Rabbi 1:30:03 ya 1:30:05 rahman, ya 1:30:08 rahim ya Allah 1:30:12 ya Rabbi 1:30:15 ya 1:30:17 rahman ya arhimalamikum 1:30:20 [Musik] 1:30:26 warahmatullahi wabarakatuh. 1:30:29 Baik, kita berikan tepuk tangan sekali 1:30:30 lagi untuk lisensi. Terima kasih, Mas 1:30:33 Agus dan rekan-rekan. Sekali lagi, Bapak 1:30:36 dan Ibu, malam ini belum selesai acara 1:30:38 kita karena acara kita adalah malam 1:30:41 solidaritas Palestina sekaligus 1:30:43 penggalangan dana untuk menyemangati 1:30:46 bagaimana kita sanggup dan mau 1:30:49 mengeluarkan rezeki yang telah Allah 1:30:51 berikan kepada kita. Maka kepada Kang 1:30:54 Erik Yusuf kami persilakan untuk 1:30:57 memberikan semangat kepada kita semua 1:30:59 agar kita yang hadir bisa 1:31:01 merogoh rezeki yang kita miliki hari 1:31:04 ini. Silakan 1:31:15 K. Saya ingin sama-sama semuanya mohon 1:31:18 maaf. Mohon izin saya di 1:31:20 bawah kita sama-sama. Biruh bidam nafdi 1:31:26 kay Aqsa. Biruh bidam nafdi kay Aqsa. 1:31:32 Biruh bidam nafdi kay Aqsa. Ayo biruh 1:31:37 bidam nafdi kay Aqsa. Biruh bidam nafdi 1:31:43 kay ya Aqsa. Biruh bidam nafdi kayak 1:31:48 Aqsa. Takbir. Allahu Akbar. Takbir. 1:31:52 Allahu Akbar. Takbir. Allahu Akbar. 1:31:55 Suaranya belum 1:31:58 kedengar. Tadi Buya Sekjen menyebutkan 1:32:02 bahwa kalau 1:32:05 kita mengatakan Indonesia, kita 1:32:09 sama-sama mengatakan apa? Bela 1:32:12 Palestina. 1:32:14 Kalau kita, saya menyebutkan Palestina, 1:32:18 kita sebutkan apa? Teriakan 1:32:22 merdeka. Kalau kita atau saya sebutkan 1:32:26 penjajah Israel, kita sebutkan lawan, 1:32:30 lawan. Lawan. 1:32:33 Siap. Wah, ini kayaknya udah pada 1:32:35 ngantuk semua nih. Coba saya lihat dari 1:32:37 sini. Sudah 1:32:39 ngantuk? Sudah 1:32:41 ngantuk? Sudah ngantuk? 1:32:44 Belum. Siapa yang 1:32:46 ngantuk? Di malam-malam seperti ini kita 1:32:49 masih bisa ngantuk, kita masih bisa kena 1:32:52 AC, kita masih bisa makan makanan yang 1:32:54 enak. Sementara saudara-saudara kita di 1:32:57 Palestina, mereka enggak bisa ngantuk, 1:32:59 mereka enggak bisa makan enak. Mereka 1:33:01 tidak bisa bahkan tidur di tempat tidur. 1:33:04 Biruh bidam nafdi kayak Aqsa. Takbir. 1:33:08 Allahu Akbar. Sekarang saya tanya lagi. 1:33:11 Ngantuk? 1:33:13 Ngantuk 1:33:15 ngantuk 1:33:18 tidak pernah ngantuk jiwa kita bersama 1:33:22 saudara-saudara kita di 1:33:25 Palestina. Almuslimu kal jasadil 1:33:28 wahid. Kita ini satu 1:33:31 tubuh. Orang muslim itu satu tubuh. Jika 1:33:34 yang satu sakit semua akan merasakannya. 1:33:39 Kita 1:33:40 ini kalbunyalin 1:33:43 wahid. Kita itu bersatu seperti bangunan 1:33:47 yang 1:33:48 satu. Yang satu hancur semuanya akan 1:33:53 runtuh. Karenanya malam 1:33:56 ini malam di mana 1:34:00 alhamdulillah MUI sudah menggalang dana 1:34:04 dan sudah terkumpul 23 miliar. 1:34:08 Kemarin kita sudah 1:34:11 mendapatkan sekitar 3 1:34:14 miliar pada hari 5 November 1:34:19 kemarin dari pecahan 1:34:22 Rp1.000, dari pecahan 1:34:25 Rp5.000, dari pecahan Rp10.000, Rp2.000, 1:34:30 Rp50.000. Bahkan yang membuat saya haru 1:34:34 Buya Sekjen tadi sampai menangis. 1:34:37 Ada anak-anak yang datang 1:34:41 memberikan tabungannya, celengannya 1:34:45 mana? Coba saya lihat ada di bawa ke 1:34:47 sini celengannya mana coba? Kalau ada 1:34:50 sampaikan sampaikan celengannya tadi ada 1:34:54 yang 1:34:56 menyampaikan koin demi koin dan 1:34:59 lain-lain. Siapa tadi yang mengumpulkan 1:35:02 itu tadi? 1:35:05 Ayo, ayo. Oh, sudah ditukarkan. Silakan, 1:35:08 silakan. Siapa 1:35:09 ini? Nah, sini. Silakan maju. 1:35:13 Ayo. Dari mana ini, Pak? Paud Alhadi. 1:35:18 PUD Alhadi. Takbir. 1:35:22 Takbir. 1:35:24 Takbir. Allahu Akbar. Berapa ini, Mbak? 1:35:26 Rp juta. Rp9 juta. Dikumpulkan dari 1:35:30 semua anak-anak, orang-orang tua. Iya. 1:35:32 Dari anak-anak daycare. Kami punya 1:35:34 penitipan anak, terus ada preschool-nya 1:35:36 juga dan ada rumah tahfid juga. Jadi 1:35:39 dikumpulkan totalnya Rp9 juta. Allahu 1:35:42 Akbar. Allahu Akbar. Kita doakan agar 1:35:47 supaya semua yang mengumpulkan ini, 1:35:50 keluarganya, orang tuanya, anak-anaknya 1:35:53 dibukakan pintu langit dan diberikan 1:35:55 berkah oleh Allah. Diberikan rahmat 1:35:57 semua oleh Allah, ditambahkan rezekinya 1:35:59 ya Allah. Ya Rabb. 1:36:01 Alhamdulillah. Silakan tim dari Vanracer 1:36:05 ini kita sudah ada 9 1:36:07 juta. 1:36:09 Inilah di mana 1:36:13 insyaallah saat ini juga kalau kita 1:36:16 lihat Allahu Akbar. Siapa 1:36:19 ini? Ayo maju ke depan. 1:36:23 [Musik] 1:36:25 Kami dari jemaah masjid yang luasnya 1:36:28 hanya 10* 10. 1:36:31 Alhamdulillah sejak 3 minggu ini kami 1:36:34 mengumpulkan dana khusus untuk 1:36:36 Palestina. 1:36:37 Allahu Akbar. Pak Rahmat sudah waktu itu 1:36:41 menginisiasi untuk mengadakan 1:36:43 pengumpulan ini dan alhamdulillah sudah 1:36:45 terkumpul sebanyak 1:36:49 R.101 1:36:54 10.130. Takbir. 1:36:57 Takbir. Ini adalah titipan kami. Kami 1:37:01 cinta pada 1:37:03 Palestina. Kami tidak bisa apa-apa. Kami 1:37:06 hanya bisa berdoa dan berusaha untuk 1:37:08 mengumpulkan dana ini dari dana-dana 1:37:11 kecil yang 1:37:12 alhamdulillah kami tinggal di satu 1:37:14 kompleks kecil, tapi ternyata mereka 1:37:17 subhanallah luar biasa sangat peduli 1:37:19 dengan Palestina. Allahu Akbar. Allahu 1:37:21 Akbar. Jazakumullah khair. 1:37:24 Alhamdulillah. Ini kami terima MUI 1:37:27 menerima ini dari jemaah Masjid Akbar 1:37:30 Era 2000. Alakbar Akbar Eramas 2000 1:37:33 Jakarta Timur. Insyaallah. Insyaallah 1:37:36 ini semoga menjadi kunci kendaraan ke 1:37:39 surga. Insyaallah. Amin. Terima kasih. 1:37:42 Silakan tim. 1:37:49 Alhamdulillah. Inilah buktinya di mana 1:37:53 kita terpaut secara hati dengan 1:37:56 saudara-saudara kita di Gaza, di 1:37:58 Al-Aqsa, di 1:38:00 Palestina. Karenanya jika tadi Pak Dubes 1:38:04 bicara bahwa ada satu negara yang dia 1:38:08 tidak mau membantu Palestina, bahkan dia 1:38:11 melarang atribut-atribut Palestina masuk 1:38:14 ke dalam negaranya. 1:38:16 Menurut 1:38:18 saya Allah tidak perlu 1:38:21 mereka uang mereka yang banyak itu tidak 1:38:25 laku di hadapan 1:38:27 Allah. Negara mereka yang kaya itu tidak 1:38:31 laku di hadapan Allah. Tentara-tentara 1:38:34 mereka yang kuat tidak dibutuhkan oleh 1:38:37 Allah. 1:38:39 Karenanya jangan sampai, jangan sampai 1:38:43 uang kita ditolak oleh Allah. Jangan 1:38:47 sampai ilmu kita tertolak oleh 1:38:50 Allah. Jangan 1:38:52 sampai jiwa kita, tenaga kita tertolak 1:38:56 oleh Allah. Inilah saatnya mari 1:38:59 bergabung di lokomotif gerbong kebaikan 1:39:02 ini. Inilah saatnya kita 1:39:06 bersama-sama kalbul yanin 1:39:09 yatsutu kita sama-sama sebagai bangunan 1:39:13 yang kokoh. Mari saya mengajak antum 1:39:17 semuanya mari jadikan malam ini malam 1:39:21 yang akan bersaksi di yaumil 1:39:23 akhir. alam yang insyaallah Allah akan 1:39:27 tampakkan di mana saudara-saudara kita 1:39:30 di Palestina, di Gaza mereka akan 1:39:34 menyatakan, mereka akan 1:39:37 menyebutkan bahwa 1:39:39 insyaallah ya Rabb, orang ini bersama 1:39:43 saya ya Rabb. 1:39:45 Mereka menyuarakan tentang keberadaan 1:39:48 kami, tentang keadaan kami ya 1:39:51 Rabb. Dengan gadget gadget mereka ya 1:39:53 Rabb, dengan sosmet-sosmet mereka ya 1:39:57 Rabb, dengan postingan-postingan 1:40:00 mereka, mereka membersamai kami ya Rabb. 1:40:05 Karenanya kami bersaksi ya Allah, mereka 1:40:08 adalah 1:40:09 mujahid-mujahid termasuk orang-orang 1:40:12 yang berperang di jalan Allah. Dan 1:40:17 semoga kita semuanya berada di situ. 1:40:21 Kita semuanya akan diberikan kesaksian 1:40:24 oleh mereka. 1:40:27 Hari ini malam ini saya nyatakan 1:40:29 alhamdulillah kita telah 1:40:33 mendapatkan 1:40:35 donasi dari dua 1:40:39 lembaga. Yang pertama ini nanti ada 1:40:42 lembaga-lembaga berikutnya. pertama 1:40:44 adalah 1:40:46 alhamdulillah kita telah 1:40:50 mendapatkan dari lembaga LPPOM MUI 1:40:54 alhamdulillah sebesar Rp100 juta. 1:40:58 Silakan Lembaga LPPOM MUI silakan maju. 1:41:03 Siapa yang 1:41:06 mewakili? Dr. Muti 1:41:09 Arinta Arintawati. Silakan maju. 1:41:13 Dan juga saya mendapatkan 1:41:17 informasi baru 1:41:19 saja bahwa lembaga ambil zakat last 1:41:22 persis alhamdulillah tadi baru saja 1:41:26 membisiki berkomitmen untuk memberikan 1:41:29 500 juta. Takbir. 1:41:32 Takbir. Takbir. Silakan 1:41:36 maju. Siapa yang mewakili? 1:41:39 [Musik] 1:41:43 Baik. Ee ini dari last versis. 1:41:48 [Musik] 1:41:51 Hamdulillah. Mic-nya aja dulu. Mic dulu. 1:41:58 Silakan. Silakan. 1:42:01 [Musik] 1:42:04 Ya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:42:06 Eh, nama 1:42:08 Angganugraha dari Laz Persatuan Islam, 1:42:11 Laz Persis. Alhamdulillah hadir juga 1:42:15 ketua umum kita, Al Ustaz Dr. Jej 1:42:19 Zainuddin pada malam hari ini dan beliau 1:42:23 pengurus juga di MUI pusat, 1:42:27 ketua MUI. Ketua MUI ya, bidang seni 1:42:30 budaya. Ketua bidang seni budaya. 1:42:34 Alhamdulillah eh kami dari Las Persis 1:42:37 akan berdonasi melalui MUI eh dana yang 1:42:42 kami himpun dari jemaah persis 1:42:47 persistri pemuda-pemudi Himahimi, 1:42:50 seluruh anggota dari persyarat. 1:42:52 Alhamdulillah gitu. Terima kasih syukran 1:42:55 jazakumullah khair persis ya. ini sesama 1:42:59 orang Bandung ini ahlusunah wal jamaah 1:43:03 katanya. Baik, alhamdulillah ini terima 1:43:06 kasih. Insyaallah ya nanti kita akan 1:43:09 berdoa bersama untuk para donatur dan 1:43:11 semua keluarganya. Tapi saat ini yang 1:43:14 akan melakukan fun racing sebetulnya 1:43:16 bukan saya. Saya ini fan racer 1:43:18 abal-abal. Saya panggilkan Agus Iduwar 1:43:21 dan Asmanadya. 1:43:25 Silakan. Mari kita sambut dengan 1:43:27 semangat. Takbir. 1:43:29 Takbir. Ah, begitu. Aduh, senang sekali 1:43:32 kalau kita melihat semangatnya sudah 1:43:34 muncul. 1:43:40 [Musik] 1:43:46 Sedih di 1:43:49 hati 1:43:51 dukanya 1:43:53 kalbu 1:43:55 saat 1:43:57 mendengar kabar Palestina. 1:44:03 Tak 1:44:05 sekedar 1:44:06 doa yang dapat 1:44:11 kuucap. 1:44:13 Maafkanlah kami yang telah melalaikan. 1:44:21 Maafkan 1:44:25 ya. Udah kita asalamualaikum warahmat 1:44:28 warahmatullahi wabarakatuh. 1:44:31 Waalaikumsalam warahmatullah. I Bapak 1:44:32 Ibu 1:44:33 sekalian, lagu Senandung 1:44:36 ini dulu kami buat apa Anda buat ya? 1:44:40 Asma buat. Iya, asma buat. Ini lagi 1:44:43 masih sama-sama masih kuliah dan belum 1:44:45 menikah, K. Iya. Dan bahkan belum 1:44:47 menikah. Ini tahun 1:44:50 902 karena asma ini menikah dengan salah 1:44:52 satu personil senada. Setelah menikah 1:44:55 kemudian yang satu personil tadi keluar 1:44:56 gara-gara dia. 1:44:59 Pertama. Salah satu yang bikin sedih 1:45:01 adalah ketika di belakang itu tahun 2 I 1:45:03 wrote that song dan ini sudah begitu 1:45:07 lama gitu. Betul. Dan konflik yang 1:45:09 terjadi di Palestina tidak membaik, 1:45:12 tidak berkurang tapi malah bertambah 1:45:13 gitu dan ini musibah buat kemanusiaan. 1:45:16 Dan hari ini saya berharap, kita 1:45:18 berharap insyaallah teman-teman siap 1:45:20 membuka dompetnya. Ini saatnya 1:45:22 insyaallah mendapatkan ee apa ya? Ini 1:45:25 belanja yang berkah. Masyaallah luar 1:45:27 biasa. tadi di awal Asma remember me 1:45:30 that we have write the song ya that song 1:45:33 it's very nice. Oke sekarang kita akan 1:45:35 mulai kita akan mulai lelang dengan 1:45:37 karya dari Asmana. Iya ada buku ee 1:45:42 trilogi Surga yang tak Dirindukan. Eh 1:45:45 buku itu menjadi tiga-tiga buku yang 1:45:49 diadaptasi ke film. So three books which 1:45:52 adapted into movie. Dan yang menarik 1:45:54 adalah buku yang pertama, The First 1:45:57 Movie Was the Most Box Office Movie in 1:46:01 Indonesia di tahun 2015, Surga yang tak 1:46:04 Dirindukan. Dan bukunya 1:46:07 ditandatangani oleh aktor dan aktrisnya. 1:46:11 Ada Fedi Nuril di sini. Kemudian ada 1:46:14 Laodia Cintiabella, ada Ralinsyah di 1:46:17 sini. Dan selain buku ini kita tambah 1:46:19 lagi apa? 1:46:21 Iya. Ini ada tiga buku yang lain. Iya. 1:46:23 Kita dapatkan trilogi surga yang tak 1:46:25 dirindukan. Kira-kira kita buka dengan 1:46:27 harga berapa, ID? 1,5 juta. Rp1,5 juta. 1:46:31 Ada yang ingin mendapatkan buku Surga 1:46:34 yang tak Dirindukan? 1 2 3 bertanda 1:46:37 tangan ee aktornya. Kemudian bukunya 1:46:41 sendiri menjadi salah satu sejarah dalam 1:46:43 film Indonesia. 1:46:45 Ada ya. Ini tidak perlu di apa ya. Oh 1:46:49 iya, sekarang sistemnya mudah sekali ya. 1:46:50 Kalau ingin membayar tentu dengan apapun 1:46:53 ini bisa kiri jadi bisa transfer, bisa 1:46:57 kita menerima apa aja sih? I di kiri 1:46:59 sudah ada. Iya. Oke. Rp1,5 juta. Iya. 1:47:05 Ada yang ingin menambahkan? 1:47:08 Ada yang ingin menambahkan 1,5 juta biar 1:47:10 lelang kita harusnya kalau lelang untuk 1:47:12 Palestina itu lebih gitu ya, lebih 1:47:15 semangat lagi gitu karena kita tidak 1:47:17 membawa pulang sebuah buku. Tapi kita 1:47:19 tahu bahwa insyaallah we got the 1:47:21 memories gitu. Kita dapat special items, 1:47:23 but also it's for humanity. Oke, ada 1:47:27 yang mau menambahkan? Silakan. Tadi satu 1:47:29 orang Rp2 juta, Pak Warsito. Terima 1:47:33 kasih, ya. Rp2 juta. Wah, makin semangat 1:47:35 nih ya. Ada lagi yang ingin menambahkan? 1:47:37 Bawa pulang empat buku. Bawa pulang 1:47:40 empat buku. Yang satunya ditandatangani 1:47:42 oleh aktor dan aktrisnya. Yang lainnya 1:47:44 bertanda tangan penulis. Ada Rp2 juta. 1:47:47 Rp2 1:47:48 juta. Ada Rp2 1:47:50 juta. Kakak saya Helvitiana Rosa enggak 1:47:53 mau ngikut, Kak. 1:47:55 Oke, saya hitung ya sampai tiga kali. 1:47:57 Kalau tidak berarti dua ini akan 1:47:59 dimiliki oleh Bapak Warsito. Baik. Rp2 1:48:01 juta satu kali, Rp2 juta dua kali, dan 1:48:07 Rp2 juta tiga kali. Terima kasih, Pak. 1:48:11 Oke. Alhamdulillah. Terima kasih, Pak 1:48:12 Warsito. Beliau juga lagi menulis novel 1:48:15 ID. Kita doakan mudah-mudahan tambah 1:48:17 berkah, ya. Oke. Kemudian kita punya 1:48:19 apa, ID? Kita punya mukena ya. Iya. Ini 1:48:23 masih banyak sebenarnya yang menarik ya. 1:48:26 Mukena apa sepatu dulu? Iya. 1:48:28 Ee terserah nih. Terserah. Sepatu aja 1:48:30 yang menarik. Ini sepatu dulu. Oke. 1:48:32 Sepatu dari 1:48:33 [Musik] 1:48:35 Emang ketertarikan cowok sama cewek beda 1:48:36 ya? Kalau kita mau kena ya sepatu. Iya. 1:48:38 Mau kena ya? Tuh maknya mau kena. di 1:48:41 sini enggak di dulu tadi saudara tadi 1:48:43 kan wanita apa novel oke oke ok eh enak 1:48:47 aja profesor 1:48:49 ada ee sahabat saya Dude Herlino dan 1:48:52 juga Ari Untung kira-kira kita mau buka 1:48:55 di harga berapa ini milik siapa dulu nih 1:48:58 milik sia ini milik Arman Maulana yang 1:49:00 sering dipakai buat show ini Nike Air 1:49:04 ukuran size-size 1:49:06 size-nya berapa ini 1:49:09 size-nya 42. Iya 1:49:12 42. Ini benar enggak sih? Benar 42. Iya. 1:49:18 Ngarang enggak? Oh iya. Oke. Asli. Jadi 1:49:23 so Arman Maulana is one of Indonesia 1:49:26 rocker. Eh sangat terkenal ya dan eh apa 1:49:30 ya? Eh orangnya juga secara kepribadian 1:49:32 baik sekali ya Pak ya. Arman Maulana. 1:49:34 dan dia memberikan sepatu ini untuk 1:49:37 dilelang yang sudah banyak mengikuti 1:49:39 show-show-nya Arman Maulana. 1:49:42 I ini ukurannya 1:49:45 44 1:49:47 Bu, tapi sebenarnya 43 ini ya pokoknya 1:49:51 ya 43 44 dapatlah. Iya. Kalau yang 1:49:53 pengin lihat-lihat dulu boleh. Tapi 1:49:54 meskipun saya yakin kita ke sini 1:49:56 sebetulnya niatnya untuk ee support ya, 1:49:59 untuk amal ya. Tapi mau lihat-lihat dulu 1:50:01 boleh. Ada yang ingin melihat secara 1:50:02 dekat? 1:50:04 Coba. Aduh. Ya, ada yang ingin melihat 1:50:06 secara dekat kita dapat sepatu. Kondisi 1:50:09 sepatunya masih baik. Masih bagus. Itu 1:50:11 masih bagus. Insyaallah. Ya, gimana? 1:50:14 Gimana? Gimana? Kita mulai berapa? I 1:50:17 kita tanya dulu kira-kira mau dibuka 1:50:19 dengan berharga berapa itu cocoknya? 1:50:23 Emm Rp3 juta ya. Rp3 juta. Rp3 juta. 1:50:27 Oke. Gimana? Ari setuju R juta. Sekitar 1:50:30 Rp3 juta. Setuju enggak? atau harga awal 1:50:33 for start. Ukuran berapa nih? 43 44. 1:50:37 Oh, harga ini apa? Airjor. Oh, sepatu. 1:50:40 Sepatu Anda nomor berapa? 46. Iya, 1:50:43 kayaknya cocok juga sih ini. 1:50:46 Tapi R Jordan yang rare itu bisa sampai 1:50:49 Rp23 juta. Oh, kita harus ngecek nih ya. 1:50:53 Kalau ini yang rare ini apa sih? Yang 1:50:56 jarang. Iya, yang jarang. Sepatunya 1:50:58 sudah hilang misalnya. Heeh. Kalau gitu 1:51:01 enggak bisa dijual lagi. 20 hilang. Oke. 1:51:03 Ini tadi dari dunia sekitar Rp3 juta ya 1:51:06 prediksinya gitu. Menurut prediksinya Ri 1:51:10 kisaran 3 sampai 5 ya. 3 sampai R5 juta. 1:51:14 Ada yang mungkin. Oke kita buka dulu 1:51:16 dengan tiga. Benar. Iya Rp3 juta. Ada 1:51:18 yang ingin memulai? Boleh lihat-lihat 1:51:21 dulu ya. Boleh lihat-lihat dulu. Iya 1:51:23 silakan silakan. Ada, Pak Rp3 juta ini 1:51:26 ya. Kalaupun miskin buat anak juga 1:51:28 boleh, Pak. Yang saya anak juga boleh 1:51:31 banget ya. Kenang-kenangan, special 1:51:33 items ya. Ini bagus kondisinya. Kalau 1:51:37 saya bilang sih masih 80% ini atau 90. 1:51:40 Tapi yang mahal itu memorinya sejarah. 1:51:42 Betul. Dipakwa itu pernah dikenakan oleh 1:51:45 Aman Maulana. Yang sudah lihat-lihat 1:51:47 kelihatannya cocok ini buat olahraga. 1:51:50 Iya. Ada Rp3 juta. Rp3 juta ada sayang 1:51:53 anak. Sayang anak. sayang 1:51:57 suami ada mau lihat dari dekat Pak 1:52:00 silakan Rp3 juta. 1:52:03 Rp3 juta. It lu terus di situ ya. Nah 1:52:06 sekarang gue ngambil ke ibu-ibu nih. Lu 1:52:08 terus aja Rp3 juta enggak apa-apa biar 1:52:10 kita cepat. Silakan silakan yaibu. 1:52:13 Iya ini ada mukena mukena hijab Berlin. 1:52:17 Warnanya cantik banget. Ini warna 1:52:18 favorit asma nih. Coba R dibuka R ya. 1:52:21 Warnanya cantik banget. Dusty pink kalau 1:52:22 saya enggak salah. Betul. 1:52:25 Betul ya. Oke. Dust ping dan hijab 1:52:27 Berlin itu ada perwakilannya di sini 1:52:29 yang datangkah? Ada enggak? Ada. Oke. 1:52:33 Hijab Berlin itu eh produk mukenanya 1:52:35 menurut saya salah satu yang paling 1:52:37 cantik. Betul enggak, S? I gimana Sel? 1:52:40 Bagus banget ini. Bahannya lembut 1:52:42 pastinya nyaman dipakai dan ini ya ini 1:52:46 sayang istri pasti pada suka nih. Ini 1:52:49 sama yang ini juga ya. Sama sama juga. 1:52:52 Sama juga. Silakan ya. Ini nih mukenanya 1:52:55 saya jamin saya termasuk yang selektif 1:52:56 kalau milih mukena. Dan ini mukenanya 1:52:58 dipakai di wajah tuh cantik banget. Jadi 1:53:00 bahannya ringan banget enggak akan berat 1:53:02 ya. Jadi meringankan ibadah juga. Oke 1:53:04 sekarang saya tanya kita tanya dulu sama 1:53:05 Edis. Menurut Edis ini gimana bahannya? 1:53:08 Sori ya sini 1:53:12 ini sekitar R,6 juta setahu saya atau 1:53:15 R,9 juta. Heeh. Harga asli mukenanya. 1:53:18 Harga asli. Iya. Heeh. Biasa kalau 1:53:21 langsung sudah nyentuh aja yang biasa 1:53:22 itu sudah ketahuan. Kira-kira gimana 1:53:24 Edi? I 1,6 antara 1,6 ya sampai 2 1:53:28 jutaan. Oke ya. Ada mungkin Bapak Ibu 1:53:31 yang sayang istri Mukena dari Hijab 1:53:33 Berlin. Mukenanya cantik banget. Silakan 1:53:36 silakan silakan. Bapak mau lihat dulu 1:53:38 Pak mau lihat dulu Pak. Boleh lihat dulu 1:53:40 Pak. Mau kenanya bahannya cantik 1:53:43 [Musik] 1:53:45 lembut ya Pak ya. Oke ya silakan Pak. 1:53:47 Sayang istri. Sayang istri Pak. Nah. 1:53:49 Nah. Iya. Gimana, Pak? Ayo, silakan. I 1:53:53 kita mulai dengan 1,6 juta. 1,6 1,6 1:53:57 juta. Oke. R1,6 juta. Satu. Wah, itu ada 1:54:01 dua, Pak. Tenang. Berarti ada dua nih. 1:54:03 Harus lebih tinggi dikit, Pak. 1.6 1:54:05 already from him and you are 1:54:10 [Musik] 1:54:12 1.8. Oke, 1.8. 1,8. Yes. R juta. R juta. 1:54:18 Oke. Rp2 juta, Pak. Jangan mau kalah 1:54:21 sama yang perempuan, Pak. Kita naikin 1:54:23 lagi, Pak. Ya. Berapa, Pak? Mbak. 1:54:27 Iya. Make sure that the woman doesn't 1:54:29 beat you. Ah. 1:54:32 Ah. No. Oke. Actually, we have plenty. 1:54:36 We have plenty. Sebentar. Ini. H. Ini 1:54:38 sama kan? Jadi, udah 2 juta more, Pak. 1:54:42 Juta, Pak. Mau ditambahin lagi, Pak. 1:54:45 Mau ditambahin lagi. We have two 1:54:48 actually. Oke. 1:54:52 [Musik] 1:54:53 Oh, 2 millions. Oke. 2 millions. Ada 1:54:55 lagi yang mau menambahkan selain 2 juta? 1:54:57 Enggak. Berarti gini, yang ini kan ada 1:55:00 dua ya. Berarti Bu Amira tetap ini. Iya, 1:55:03 Pak. Jadi dinaikin dikit, Pak. Ah, 1:55:05 sama-sama. Iya. Gimana, Pak? Bapak 1:55:07 mungkin tadi belum lihat bahannya, Pak. 1:55:09 Ah, ya, Pak. Silakan, Pak. 2.5. Oh, she 1:55:13 already up the game. Iya, ini kalau yang 1:55:16 satunya naik, yang satunya lagi naik. 1:55:18 Anda harus sama-sama naik ini. Oke, jadi 1:55:21 kalau 2,5 berarti yang ini juga 2,5 ya. 1:55:26 Ini ini lagi dibuka dulu nih supaya 1:55:28 kelihatan. Ah, lagi kompromi. Boleh 1:55:31 dilihat. 1:55:34 Indonesia is one of the best for e 1:55:37 making mukenah. Bisa aja. Iya. 1:55:40 Tasikmaya. Really? 2.5. Oke. 1:55:45 2.5. Oke, berarti the next one the same 1:55:49 price ya. If the same price if someone 1:55:52 want this one. Ok. This is the same 1:55:53 price. 2.5. 2.5. Ok. We have two 1:55:57 mukenas. Ada lagi ya? Yang depan satu. 1:56:02 Udah ya. Berarti di si yang ini juga 2, 1:56:05 setengah ini. 1:56:07 Iya. Oke, Pak. Ini yang satu. Kemudian 1:56:10 satu lagi. 1:56:11 [Musik] 1:56:13 Iya, satu lagi. Silakan. Satu lagi. Tadi 1:56:16 Bu Amira jadi ngambil ini. Enggak akan 1:56:18 enggak akan rugi because the original 1:56:19 price actually like almost karena ini 1:56:21 harganya 2.5. This is the same price. 1:56:24 Oke. I oke 1:56:29 ayo silakan. 1:56:31 Dan ini ada ininya. It it. Ada buat 1:56:33 sujudnya. Oh iya betul. Ada buat 1:56:35 sujudnya. So this is this gna make your 1:56:38 wife look really lovely. 1:56:43 Oke, sekarang gini kalau begitu supaya 1:56:45 cepat ya, karena ini biar running out. 1:56:48 Oke, Bu Amira tadi berapa? 2 juta. Ini 1:56:52 2.5 terus tambah bonus your book. Oke. 1:56:55 Oke. 2.5 and with one my book. Oke. 2.5 1:57:00 buah merah dua. Boleh dilipetin ya, Mbak 1:57:03 ya? Iya. Thank you. I oke. Baik. Jadi, 1:57:06 jadi sepatu tadi gimana? Sepatu enggak? 1:57:08 Buku dulu bonusnya. Oke, ya. Yang mana? 1:57:11 Yang mana? Pilih. Wah, you can choose 1:57:14 the book. Choose ya. Three of them 1:57:16 already e being movie. And this you can 1:57:19 watch at Netflix Indonesia. Cinta 1:57:21 laki-laki biasa. Make sure that you put 1:57:23 the 1:57:25 thump biar film-film baik bersaing ya. 1:57:28 This is jilbab travel. 1:57:30 As a hijab traveler, I've already been 1:57:32 to 74 1:57:35 countries. This is also you can watch at 1:57:38 Netflix Indonesia the film. Oke, thank 1:57:40 you very much, sir. Thank you, sir. Oke. 1:57:42 Oke, kita beri tepuk tangan. Dua jilbab. 1:57:45 Eh, sepatu tadi mana? Sepatu Rp3 juta. 1:57:47 Iya, sepatu siapa tadi yang Rp3 juta? 1:57:49 Sudah ada belum sepatu? Lanjutin sepatu. 1:57:52 Sepatu. Sepatu. 1:57:54 Oke, kalau gitu masih dipikirkan karena 1:57:55 di samping 1:57:57 terlalu bersemangat di samping sepatunya 1:57:59 Arman ada juga sepatu dari Meli Guslow. 1:58:02 Mohon maaf ini sepatunya punya sejarah 1:58:04 yang sangat luar biasa karena sepatu ini 1:58:06 Meli pakai pada saat dia berangkat ke 1:58:08 Gaza. Jadi sepatu yang dipakai oleh Meli 1:58:11 Gusl boleh dikasih lihat sebentar 1:58:12 sebelum nanti kita akan beranjak ke 1:58:14 acara berikutnya. Nah, ini adalah 1:58:18 ini adalah sepatu sepatu dari Meli Gusl 1:58:21 dan ini original. Yes. Dan dikenakan 1:58:24 mereknya apa, ID? It, mereknya apa, ID? 1:58:27 Mereknya adalah siapa tadi, ya? Saya 1:58:29 kalau merek-merek mahal suka lupa. 1:58:31 Soalnya Owens, ya, apa gitu, 1:58:33 ya. Harga aslinya saya cek itu sekitar 1:58:36 Rp8 juta. Rp8 juta. Tetapi yang menarik 1:58:39 adalah sepatu nomor 39 ini pernah 1:58:42 menginjak Gaza 1:58:45 ketika Iya. Apa namanya? Rick Owens. 1:58:47 Rick Owens. Ketika Teh Meli menyerahkan 1:58:51 bantuan, menyerahkan bantuan ke Gaza 1:58:54 mengenakan sepatu ini. Eh, dia 39 1:58:58 size-nya. Jadi, ini pertama kali ya ee 1:59:02 apa nenteng sepatunya Teh Meli ya. Ini 1:59:04 masih ada debu-debu Gazanya nih. It 1:59:06 jangan dekat-dekat sini nanti Teh Pipik 1:59:08 nanti Umi Pipik mau kok Teh Pipik 1:59:10 enggak. Saya khawatir kalau dekat-dekat 1:59:11 sini Umi Pipik jadi mau. Oh, gitu. 39 1:59:14 nih. Tapi 39 boleh sih. Jadi enggak enak 1:59:16 nanti kalau saya dekatin jadi mau dia 1:59:18 nih. Iya kita mulai. Berapa nih ID? Iya 1:59:21 nanti ya. Ini R10 juta aja. Iya R10 1:59:23 juta. R10 juta mahal buat Palestina 1:59:26 enggak sih? Apa sih yang enggak buat 1:59:28 Palestina? Ini ngangguk maksudnya apa 1:59:29 itu ya? Silakan silakan 1:59:33 ya. Oke. Oke. Kita masih di disimpan 1:59:36 dulu Asma. Oke. Jadi tadi sepatunya 1:59:39 Arman Rp3 juta dan sepatunya Meli Rp10 1:59:42 juta ya. silakan untuk di dan setelah 1:59:44 ini gini, setelah ini kalau ada yang 1:59:47 ingin kayak tadi mau kena kita masih ada 1:59:49 beberapa jadi misalnya yang ada yang 1:59:51 enggak enak kalau ngacung gitu ya nanti 1:59:53 apa gitu ya silakan bisa menghubungi 1:59:55 kami untuk mengkena hijab Berlin tadi 1:59:57 warnanya senada insyaallah seluruh 1:59:59 donasinya untuk Palestina. Baik baik 2:00:02 kita akan lanjutkan dulu ke performance 2:00:05 berikutnya ya. Tolong diingat harganya 2:00:07 Bapak Ibu sekalian ya. Yang satu Rp3 2:00:08 juta, yang satu lagi R juta. Terima 2:00:11 kasih. Asalamualaikum warahmatullah. 2:00:12 Entar dulu jangan dulu Bu. Belum kita 2:00:15 nanti ada sesi kedagi nih nanti ada sesi 2:00:17 kedua Mbak. Oh gitu ya. Terima kasih 2:00:19 buat teman-teman. Tepuk tangan yang 2:00:20 meriah dulu buat yang tadi sudah ee 2:00:22 memberikan support ya. Terima kasih. 2:00:24 Asalamualaikum. Baik. Waalaikumsalam 2:00:26 warahmatullahi wabarakatuh. Mbak Asma 2:00:27 dan Mas Agus jangan ke mana-mana dulu 2:00:29 tetap di sini nanti ada sesi kedua fun 2:00:31 racing. Jadi siap-siap Ibu-ibu. Bapak 2:00:34 Ibu hadirin yang kami hormati. Ketika 2:00:37 kita menyaksikan bagaimana 2:00:39 kejamnya Zionis Yahudi kepada 2:00:42 saudara-saudara kita di Palestina. 2:00:44 Ketika kita tidak mampu melawan dengan 2:00:46 senjata, jangan lupa kita masih punya 2:00:50 senjata yang begitu ampuh, yaitu doa. 2:00:55 Hadirin yang kami hormati, selanjutnya 2:00:57 marilah kita dengarkan simak bersama 2:01:01 puisi disampaikan 2:01:04 oleh Rosa. Berikan applaus untuk Mbak 2:01:07 Hei Tiana Rosa. 2:01:25 Asalamualaikum warahmatullahi 2:01:27 wabarakatuh. 2:01:29 Waktu tanggal 5 November kemarin saya 2:01:32 membacakan puisi yang belum jadi yang 2:01:35 saya buat setengah jam sebelum saya 2:01:38 tampil. Hari ini puisinya sudah jadi. 2:01:41 Jadi saya akan bacakan kembali versi 2:01:43 puisi yang memang sudah jadi, bukan yang 2:01:46 setengah jadi seperti 2:01:47 [Musik] 2:01:53 kemarin. Anak-anak 2:01:58 Gaza, bagaimana mereka 2:02:02 ditempa hingga setabah itu? 2:02:07 Karya Helviana 2:02:13 Rosa. Anak-anak 2:02:16 Gaza, bagaimana mereka ditempa hingga 2:02:20 setabah itu? 2:02:24 Lahir di tanah paling 2:02:27 diberkahi dari ayah ibu yang pengasih 2:02:32 dan 2:02:34 pemberani. 2:02:36 Tapi tubuh-tubuh mungil itu harus 2:02:40 melawan kerakusan para penjajah 2:02:45 Zionis Mahanazi abad 2:02:50 ini. bermain petak umpet dengan para 2:02:54 penjajah. Diburu peluru, dentum mortir, 2:02:59 bom, dan fosfor putih. Setiap 10 menit, 2:03:04 seorang anak di Gaza syahid. 2:03:08 [Musik] 2:03:11 Maka di atas timbunan 2:03:14 nestapa, di antara tubuh ayah ibu yang 2:03:19 tak lagi 2:03:20 utuh, mereka tuliskan nama di lengan 2:03:24 sendiri agar ketika mati mereka 2:03:29 dikenali. 2:03:33 Umar menggali-gali reruntuhan 2:03:37 bangunan dengan jari jari 2:03:40 kecilnya berharap bisa menemukan 2:03:44 keluarganya di 2:03:46 sana. 2:03:48 Yasmin tangan mungilnya menggenggam 2:03:52 batu. Teguh melawan sepanjang 2:03:58 waktu. Oh. 2:04:01 Bayi-bayi 2:04:03 Gaza 2:04:04 bergelimpangan di jalan-jalan merah 2:04:08 saga. Aisyah sang yatim 2:04:12 piatu membawa tas 2:04:15 sekolah 2:04:17 berisi potongan tubuh 2:04:22 adiknya. 2:04:24 Berharap bisa mengubur sepenuh cinta. 2:04:30 Anak-anak 2:04:33 Gaza. Bagaimana mereka 2:04:36 ditempat hingga setabah itu? 2:04:42 Senanah apa 2:04:43 peristiwa mereka nyalakan sukma dengan 2:04:47 kitabullah? 2:04:49 Berpuasa tanpa tahu kapan sahur dan 2:04:53 berbuka. Bermain peran tentang jihad dan 2:04:57 kesyahidan. 2:04:59 Hari 2:05:00 ini siapa lagi yang akan pergi ke Taman 2:05:07 Abadi? Ketika anak-anak Gaza berkata, 2:05:11 "Dari bibir mereka merekah 2:05:14 bunga-bunga. Saat anak-anak Gaza 2:05:17 menangis, dari kedua mata mereka 2:05:20 berhamburan 2:05:25 mutiara. Ayah kami telah syahid. 2:05:29 dan tersenyum di 2:05:33 sana. Ibu 2:05:36 kami sudah bahagia selamanya. 2:05:42 Anak-anak Gaza tersenyum dalam derana di 2:05:46 atas puing-puing mimpi, sejarah yang 2:05:50 biru 2:05:54 menderu. 2:05:56 Seharusnya kalian diam saat kami 2:05:59 tidur, bukan saat kami dibantai. 2:06:03 [Musik] 2:06:05 terisak, terguncang gamang dilindas 2:06:09 ditindas slogan keadilan palsu hak asasi 2:06:13 manusia semu ala Biden dan netal nyahmu. 2:06:18 Demokrasi basi di tengah pagelaran 2:06:21 genosida paling raya. 2:06:26 Anak-anak Gaza mengetuk pintu nurani 2:06:30 kita. Mandi di genangan air mata 2:06:36 kita. Menguar anora duka semesta. Ribuan 2:06:42 lainnya melesat ke surga. 2:06:47 Para 2:06:48 penjajah teroris 2:06:51 Zionis 2:06:53 setia mengobarkan 2:06:57 dusta-dusta terus meledakkan, 2:07:00 memusnahkan senjata, memusnahkan 2:07:04 segala sambil merintih sendiri, 2:07:08 menggelepar, 2:07:09 [Musik] 2:07:13 mencari-cari kemanusiaan mereka. 2:07:17 yang tercecer di wajah anak-anak Gaza 2:07:22 Palestina. 2:07:25 Palestina 2:07:28 Palestina 2:07:30 Indonesia 2:07:33 boleh lebih semangat Indonesia bela 2:07:36 Palestina. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 2:07:40 Wasalamualaikum 2:07:42 warahmatullahi wabarakatuh. 2:07:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07:46 wabarakatuh. 2:07:49 Terima 2:07:51 kasih Mbak Heli Tiana Rosa yang seluruh 2:07:55 puisinya selalu menggugah kita semuanya. 2:07:58 Terutama malam hari ini bagaimana kita 2:08:00 semua tergugah dengan puisi Mbak Helfi. 2:08:03 Bagaimana kita ikut merasakan pedihnya 2:08:06 hati kita melihat saudara-saudara kita 2:08:09 anak-anak yang tak berdosa untuk 2:08:11 berlumuran darah. Melalui puisi semua 2:08:16 kita yang hadir tergugah untuk 2:08:18 meningkatkan persaudaraan kita baik 2:08:21 sesama muslim maupun persaudaraan sama 2:08:23 manusia. Kita akan saksikan kembali 2:08:26 pembacaan puisi oleh Umi 2:08:38 Pipik. Ya Rasulullah. 2:08:40 [Musik] 2:08:44 Ya 2:08:48 Rasulullah, apa kabarmu hari 2:08:55 ini? Ya Nabi 2:09:00 Allah, bagaimana rasa hatimu hari ini? 2:09:05 [Musik] 2:09:08 Saat kau lihat 2:09:12 bumi yang pernah engkau pijak diluluh 2:09:16 [Musik] 2:09:20 lantahkan. Maafkan kami ya 2:09:24 Rasulullah. Maafkan kami mengecewakanmu. 2:09:32 Maafkan kami ya Rasulullah. Sungguh kami 2:09:36 tak 2:09:38 mampu. Ya 2:09:41 Rasulullah. Ya Rasulullah. Bagaimana 2:09:44 keadaan hatimu saat 2:09:49 ini? Apa yang kau 2:09:51 bilang kini telah terjadi? 2:09:56 telah kau sebutkan kan datang hari 2:09:59 ini. Suatu hari 2:10:02 nanti umatku 2:10:07 digerogoti bukan karena sedikit sekali 2:10:12 umatku. Jumlah kalian banyak sekali. 2:10:18 Allah telah cabut rasa takut dari 2:10:21 musuh. Sedang di hatimu, cinta dunia dan 2:10:27 takut 2:10:29 [Musik] 2:10:31 mati. Tiada kami yang kuat iman di hati. 2:10:38 Tiada dari kami yang sungguh-sungguh 2:10:44 mencintai. Mana dari kami yang seperti 2:10:47 sahabat 2:10:48 Nabi? Di mana lagi kami menemukan Abu 2:10:53 Bakar? Di mana lagi kami menemukan 2:10:56 Utsman? Di mana lagi kami menemukan 2:11:01 Ali? Mana ahli Badar? 2:11:05 [Musik] 2:11:07 dan pejuang 2:11:10 sejati. Mana ahli 2:11:12 Uhud, ahli kandak yang rela mati. 2:11:16 [Musik] 2:11:19 Hanya tinggal kami yang 2:11:22 mengaku 2:11:24 umat-Mu meratapi 2:11:27 diri karena telah 2:11:30 [Musik] 2:11:34 mengecewakanmu. Pandangi saudara kami 2:11:36 yang gugur di 2:11:39 sana, gugur dalam syahid. 2:11:43 telah dapatkan rida 2:11:46 Ilahi. Kini yang ku 2:11:49 bisa hanya sujud berdoa. Ya 2:11:54 Allah, 2:11:56 kumohon 2:11:57 bantulah rakyat 2:12:00 Palestina. Asalamualaikum warahmatullahi 2:12:03 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 2:12:07 Terima kasih. Waalaikumsalam 2:12:08 warahmatullahi wabarakatuh. 2:12:11 Baik Bapak Ibu sekalian ini mumpung Umi 2:12:14 Pipik ada di tempat ini. Saya izin apa 2:12:17 itu? Izin Umi ini saya punya baju yang 2:12:21 sangat memiliki kenangan yang luar 2:12:23 biasa. Wah itu saya tahu kenangannya 2:12:24 itu. Tahu kan? Tahu. Ini adalah baju 2:12:28 guru dan sahabat saya almarhum Ustaz 2:12:30 Jefri 2:12:31 Albukhorri. Ini tinggal satu-satunya, 2:12:33 Pak yang saya miliki. Ada sih yang lain 2:12:35 tapi bajunya cuma satu. Dan itu baju 2:12:37 saya yang bikin sendiri loh. Masyaallah. 2:12:40 buat beliau. Iya, buat beliau. Tapi 2:12:43 mungkin Umi bertanya, "Kenapa ada di 2:12:44 saya gitu kan ya?" 2:12:46 Kalau pertanya ee jawabannya dua. Kalau 2:12:48 enggak lu yang minta. Iya. Ujek yang 2:12:50 ngasih. Oh, 2:12:52 iya. Masyaallah. Ini perlu saya 2:12:55 sampaikan. Jadi, Umi ini alhamdulillah 2:12:59 tadi sudah dengar semua ya. Walaupun ini 2:13:02 tidak kita lelang pada malam hari ini, 2:13:04 tetapi dengan pernyataan Umi Pipik ini 2:13:06 menegaskan bahwa ini benar. Bukan cuman 2:13:08 saya doang ngaku-ngaku kalau ini punya 2:13:10 almarhum UJ ya. Iya, betul. Ya, betul. 2:13:13 Ini ada tulisannya adalah UJ 2:13:17 mode. UJ KES sudah luntur tulisannya. 2:13:20 Sudah lama banget ini. Iya. Tahun berapa 2:13:23 dulu ya? Mm bikin mungkin 2000 2:13:28 2012-an ya. 12. Masyaallah. I terima 2:13:33 kasih. Kalau gitu saya aja yang beli. 2:13:36 Enggak boleh ya? 2:13:38 Serius punya lagi tapi ditawarin dulu ke 2:13:42 mereka. Oh gitu ya. Kali ada yang tinggi 2:13:44 gitu. Iya betul betul. Ini tadi saya 2:13:47 bilang saya buka ini ee harganya ini 2:13:50 harus tinggi 2:13:51 nih. Nanti enggak enak sama umbi kayak 2:13:54 gimana sih ini kira-kira berapa ya 2:13:58 angkanya, Ustaz? 2:14:00 Tadi enggak ada yang mau lelang lelang 2:14:02 puisi saya nih. Saya bikin sendiri loh. 2:14:04 Oh iya 2:14:05 sekaligus. Enggak kalau itu lelangnya. 2:14:08 Tapi harus ditulis dulu nanti Bibik 2:14:09 ditulis yang bagus. Iya begitu. Gini 2:14:12 loh. Nanti kalau lelang ini akan kita 2:14:13 terus berjalan ya ya. Dan rekaman ini 2:14:16 akan menjadi bukti nanti pas saat kita 2:14:18 live TikTok ya nanti kan kita bisa 2:14:20 tayangkan. Oke. Iya Kang Agus. Saya kira 2:14:23 barang-barang lelang ini saat ini kita 2:14:25 perkenalkan, tapi kita nanti akan buat 2:14:28 acara khusus di sosmet ee di TikTok. 2:14:33 Tapi kalau Umi Bipik yang mau beli, saya 2:14:35 mau bicara apa coba? 2:14:38 Kalau gitu gini, Kit gini deh. Saya beli 2:14:40 Rp10 juta buat Palestina. Bentar. 2:14:42 Masyaallah. 2:14:44 R juta. R juta untuk Palestina ya. Ada 2:14:48 yang ingin menandingi soalnya pasti bisa 2:14:50 dipakai sama anak saya. Bizar. Benar 2:14:52 itu. Soalnya sejak rumah saya kebakaran 2:14:54 baju-baju itu sudah enggak ada lagi. Oh 2:14:55 kita berarti enggak bisa yang lain 2:14:57 bapaknya. Enggak bisa ke yang lain. 2:14:59 Enggak bisa. Enggak bisa yang lain kalau 2:15:00 gitu. Ya mungkin ada yang mau lebih 2:15:01 tinggi gitu. Ada gini gini kalau ada 2:15:04 yang mau lebih tinggi silakan tapi 2:15:06 jangan baju 2:15:07 ini. Ini saya kita kembalikan kepada Umi 2:15:11 Pipik. Saya terus terang waktu berapa 2:15:13 waktu lalu saya bongkar-bongkar nemu 2:15:15 ini. Masyaallah. Ini kan dulu waktu 2:15:17 entah Uj yang ngasih atau gua yang 2:15:19 ngambil. Lupa juga sih sebenarnya pada 2:15:20 waktu itu. Jangan-jangan Kang Agus yang 2:15:22 ngambil, ujnya juga enggak ngasih. Tapi 2:15:24 saya rida. Kalau enggak rida ente susah 2:15:26 nanti di akhirat. Benar enggak 2:15:28 kelihatan? Begitu saya tadi samperin Umi 2:15:30 kan, Umi ini betul bajunya. Umi 2:15:33 tersenyum. Artinya ada keridaan di situ. 2:15:35 Kalau saya nyolong pasti frekuensinya 2:15:37 udah mengamuk duluan dia. Itu meang 2:15:39 begitu, Pak. It ya lu di rumah lu enggak 2:15:43 ada lagi 11 baju UJ gitu kan yang 2:15:45 diam-diam sering engak. Ini cuma satu 2:15:47 ini. Masyaallah. Saya itu mau OJ kadang 2:15:49 kala begitu mibik tahulah kadang kala 2:15:51 jalan ke mana. Saya bilang saya pakai 2:15:53 celananya. Saya bilang sama beliau, 2:15:54 "Aduh sor bos ya. Gua pikir celana gue 2:15:57 nih kepakai celana. Ternyata celana lu. 2:15:59 Ah, bilang aja lu pengin begitu. Jadi 2:16:02 udah saking luar biasanya. Jadi ini 2:16:05 kembali lagi 2:16:07 kepada kita kembalikan kepada nih baunya 2:16:10 udah beda nih dipakai sama ente. 2:16:13 Baunya udah beda ya. Aku mau peluk titik 2:16:16 dulu. Enggak berani ikut-ikut. 2:16:18 Saya enggak berani komentar, Umi Biping. 2:16:20 Alhamdulillah. Luar biasa. 2:16:22 Alhamdulillah. Makasih, Umi ya. 2:16:24 Sama-sama buat Abizar itu. Baik. Baik. 2:16:27 Saya ada pengumuman begini. 2:16:31 hari ini eh hari ini malam ini malam ini 2:16:38 alhamdulillah acara 2:16:40 ini, jam ini, detik 2:16:43 ini 2:16:46 terkumpul 2:16:54 856.658.078. Takbir. Allahu Akbar. 2:16:56 Takbir. Takbir. Belum selesai. Ada 700 2:17:01 US dar dan ini pun belum 2:17:05 selesai. 2:17:07 Kenapa? 2:17:09 Sebentar. Saya kemarin lihat interview 2:17:13 ya, ada seorang ayah yang 2:17:17 kehilangan istri dan anaknya. Kemudian 2:17:20 dia 2:17:22 wawancara dan kemudian dia bilang apa? 2:17:27 Makis enggak apa-apa. Ini sebuah tebusan 2:17:33 katanya. Mereka 2:17:36 berjuang menjaga tanah suci kita 2:17:39 semuanya. Tanah suci 2:17:42 kita. 2:17:44 Semestinya kita hadir di 2:17:46 [Musik] 2:17:48 sana. Ikut berjuang bersama mereka. 2:17:52 Mereka-mereka yang kehilangan istri. 2:17:54 Mereka-mereka yang kehilangan anak, tapi 2:17:57 mereka pejuang-pejuang 2:18:00 Gaza menyebutkan males enggak apa-apa 2:18:04 untuk sebuah 2:18:05 tebusan, 2:18:07 untuk sebuah 2:18:09 perjuangan menjaga tanah suci. 2:18:13 Karenanya kisah ini sampai ke saudara 2:18:18 kita. 2:18:21 Saudara 2:18:24 kita artis public figure yang kemudian 2:18:27 berbisik sama 2:18:29 saya bahwa 2:18:31 insyaallah beliau akan juga menyalurkan 2:18:36 donasi yang sudah dikumpulkan. Kami 2:18:38 panggilkan Ari 2:18:39 Untung. Silakan. 2:18:43 Beliau 2:18:45 membisikan, 2:18:48 menyalurkan berapa Mas Ari? Jangan saya 2:18:51 yang bilang walaupun sudah dibisikkan. 2:18:54 Silakan. 2:18:57 Ee bismillahirrahmanirrahim. 2:18:58 Asalamualaikum warahmatullahi 2:18:59 wabarakatuh. 2:19:02 Insyaallah malam ini ee hasil dikumpul 2:19:05 dengan di titipan ya dananya titipan 2:19:07 akan di kirimkan sebesar Rp150 juta. 2:19:12 Allahu 2:19:13 Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 2:19:17 Artinya detik ini woh saya enggak bisa 2:19:21 ngitungnya sekitar saja ya. Karena ini 2:19:24 Rp856.658.0078 2:19:29 7800 2:19:30 US Rp150 juta. Alhamdulillah berarti 2:19:35 kita malam ini detik ini sudah melampaui 2:19:39 Rp1 miliar. Takbir. Allahu Akbar. 2:19:43 Takbir. Takbir. Dan ini terus kita buka. 2:19:47 Rekening-rekening terus masih berjalan 2:19:50 ditransfer ke MUI ini. Dan insyaallah 2:19:54 tadi Mas Dude juga sudah siap untuk 2:19:58 memberikan barang-barang untuk di lelang 2:20:00 dan kita akan membuat khusus acara 2:20:02 tersebut untuk lelangnya. Silakan Mas 2:20:05 Dude hadir. Insyaallah. 2:20:10 Ah, ini Mas Dude Harlino. Silakan. Ini 2:20:14 juga sahabat saya. Alhamdulillah. 2:20:19 Asalamualaikum warahmatullahi 2:20:21 wabarakatuh. Alhamdulillah malam hari 2:20:24 ini 2:20:26 saya bersyukur sekali bisa hadir Ustaz 2:20:29 undangan dari guru kita Ustaz Erik untuk 2:20:32 menghadiri acara eh solidaritas untuk 2:20:37 Palestina. Insyaallah saya dan tadi saya 2:20:41 juga bicara dengan Mas Ari, dengan Ustaz 2:20:42 Erik, insyaallah kita akan koordinasi 2:20:45 dengan teman-teman pekerja seni untuk 2:20:48 lebih bisa memperluas lagi informasi 2:20:51 tentang Palestina. Insyaallah 2:20:53 mudah-mudahan dari program itu ada 2:20:55 langkah-langkah konkret terutama sekali 2:20:56 bantuan dan ee lain sebagainya yang 2:20:59 nanti kita koordinasikan dengan Majelis 2:21:01 Ulama Indonesia. Terima kasih untuk 2:21:03 Majelis Ulama Indonesia, guru-guru kami, 2:21:05 para kiai. Masyaallah, kami yang tidak 2:21:09 ee terlalu banyak memiliki ilmu, tapi 2:21:12 kami mengikuti apa yang guru-guru kami 2:21:15 arahkan. Mudah-mudahan ini menjadi saksi 2:21:18 nanti di hadapan Allah bahwa kami hadir, 2:21:21 bahwa kami juga punya kontribusi 2:21:23 walaupun kecil. Mudah-mudahan ini bisa 2:21:26 mempertemukan kita dengan Rasulullah 2:21:28 sallallahu alaihi wasallam. Terima 2:21:30 kasih. Wasalamualaikum warahmatullah. 2:21:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:21:33 warahmatullahi wabarakatuh. 2:21:36 Alhamdulillah. Lanjut. 2:21:38 [Musik] 2:21:42 Baik, terima kasih. Kita belum tutup doa 2:21:44 berarti masih ada acara berikutnya. 2:21:48 Masih kita ingin 2:21:50 mendengarkan untaian kata dari relung 2:21:53 hati yang paling 2:21:54 dalam bentuk sebuah 2:21:57 puisi dan kita akan saksikan bersama, 2:22:01 kita simak bersama puisi oleh M. Irfan 2:22:04 Hidayatullah dan Kiai Cepu. Kita berikan 2:22:08 tepuk tangan. 2:22:12 [Musik] 2:22:17 Asalamualaikum warahmatullahi 2:22:18 wabarakatuh 2:22:20 semuanya. Ee insyaallah setelah saya 2:22:23 akan ada Kiai Cepu yang ee membacakan 2:22:25 puisi. Saya akan mengawalinya dengan 2:22:28 sebuah lagu 2:22:30 judulnya Kembalilah Al-Quds. Silakan. 2:22:37 [Musik] 2:22:49 Kota 2:22:51 Suci, kiblat pertama yang diberkahi. 2:22:59 Negeri para nabi, masjid kedua di muka 2:23:07 bumi. Jejak langkah wahyu membawa 2:23:12 risalah Allah yang satu. 2:23:19 Iman amal baik menjadi syarat penghuni 2:23:27 negeri. Dialah Alqu jantung dunia. Tak 2:23:31 direbut para durjana. dan basuh tak 2:23:34 berwahyu penuh 2:23:37 tipu ha 2:23:39 nafsu 2:23:41 kembali 2:23:42 wahai 2:23:44 kusembali ke 2:23:46 tangan orang 2:23:48 beriman 2:23:50 kembali wahai aku kembali 2:23:56 teras dari 2:23:58 penindas 2:24:00 kembali wahai 2:24:03 Agus kembali ke 2:24:05 tangan orang 2:24:08 beriman 2:24:10 kembali 2:24:11 wahai 2:24:14 kusembali 2:24:15 terbebas dari rendah 2:24:19 [Musik] 2:24:21 hujan langkah wahyu membawa risalah 2:24:26 Allah yang 2:24:30 satu iman nama baik jadi sarat penghuni 2:24:37 [Musik] 2:24:40 negeri. Galaus jatuh dunia lagi rebut 2:24:45 para durangan palsu tak berwah penuh 2:24:49 tipu. Apa 2:24:52 nafsu 2:24:54 kembali w barang-barang 2:24:57 hapus kembali ke 2:24:59 tangan orang 2:25:01 beriman 2:25:03 kembali 2:25:05 wahai kudus kembali ke atas dari 2:25:11 penind 2:25:13 kembali 2:25:15 wahai kudus kembali ke tangan 2:25:20 Orang 2:25:21 beriman 2:25:23 kembali 2:25:24 wahai aku kembali 2:25:28 terbebas dari penang. 2:25:33 Tak hanya kata-kata yang berap juga doa 2:25:36 dari jiwa-jiwa perindu surga dan 2:25:38 perdamaian dunia. Walau semua senyap 2:25:41 dibungkap takhta, sejarahkan mencatat 2:25:44 betapa cacat kemanusiaan yang 2:25:45 dipuja-puja adanya. Ada janji dan 2:25:49 kekuatan maha dahsyat yang ditampuni 2:25:51 Zionis Yahudi nubuah tak bisa dipungkiri 2:25:55 dan tak dihindari. Kembali ke 2:25:57 tangan orang beriman. 2:26:02 Kembali 2:26:03 wahai 2:26:05 kusembali 2:26:07 pembebas dari 2:26:12 pengind wahai aku kembali kembali ke 2:26:16 tangan 2:26:25 wahai 2:26:26 terima kim 2:26:34 kembali kembali ke 2:26:36 tangan orang 2:26:39 beriman 2:26:41 kembali 2:26:44 wahai kembali 2:26:46 terbebas dari penindas 2:26:50 [Musik] 2:27:00 Ya, itu saja dari saya. Asalamualaikum 2:27:02 warahmatullahi wabarakatuh. 2:27:05 [Musik] 2:27:48 Mari kita tarik rahmatullah dengan 2:27:50 sama-sama membaca 2:27:52 bismillah. 2:27:54 Bismillahirrahmanirrahim. Ee ini saya 2:27:57 buat 2:27:59 kemarin ee seluruh puisiku seluruh nya 2:28:04 adalah puisi jihad. Otakku gagal membuat 2:28:07 puisi cinta. 2:28:11 kaitannya dengan 2:28:13 Israel ee orang hanya mengecam 2:28:16 Israel tapi lupa terhadap PBB juga. 2:28:20 Bagiku otaknya juga ada di PBB. PBB 2:28:23 memiliki 2:28:24 kekuasaan tapi 2:28:26 bungkam. Melihat fenomena seperti ini 2:28:29 dan ditambah kematian yang kemarin 9.100 2:28:33 100 lahirlah puisi ini. Puisi ini saya 2:28:38 buat bertepatan 2:28:41 dengan hari Sabtu wagi ketika Israel 2:28:47 membombardir Gaza. Untuk kedua kalinya 2:28:50 mari kita tak rahmat Allah dengan 2:28:52 sama-sama membaca bismillah. 2:28:58 Judulnya 2:29:02 ini. 2:29:10 Bismillahirrahmanirrahim. 2:29:13 Israel dan 2:29:17 PBB 2:29:19 karya 2:29:20 KSN jilbab. 2:29:29 Hari 2:29:31 ini ini 2:29:35 hari kalender 2:29:38 Jawa 2:29:40 tertulis Sabtu 2:29:43 wage bulan bakdo 2:29:46 Mulud tepat tanggal 4 2:29:51 November 2023 Dalam hitungan masehi, 2:29:56 tangan, tentara Israel membom parkir 2:30:03 Palestina, 2:30:04 tubuh-tubuh bersimpah darah, 2:30:08 berserakan dan berantakan. Lolongan maut 2:30:13 para syuhada semakin 2:30:16 menambah-tambah Israel khusyuk dalam 2:30:19 pembantan. 2:30:21 [Musik] 2:30:24 Ya 2:30:26 Allah, ya Rahman, ya Malik, ya 2:30:31 kudus. 2:30:33 1900 saudaraku 2:30:36 Palestina di pantai 2:30:39 Israel 2:30:40 [Musik] 2:30:42 dicincang-cincang, 2:30:44 dipotong-potong, 2:30:46 dinistakan, dihinakan. 2:30:49 Tidak cukup itu tentara Israel masuk 2:30:54 rumah, keluar rumah, masuk rumah, keluar 2:30:58 rumah, masuk rumah, keluar rumah, masuk 2:31:01 rumah, keluar rumah, masuk rumah, keluar 2:31:03 rumah, masuk rumah, keluar rumah, 2:31:07 ditangkapinya 2:31:09 anak-anak, 2:31:11 digelandang-gelandang para emak-emak, 2:31:14 dicotos, ditendang, ditodong dengan 2:31:20 senapan. Aku 2:31:23 menyaksikan PBB tahu 2:31:28 itu. Dalam banyak hal, PBB sangat 2:31:32 perkasa, gagah, memberani, 2:31:37 karang. 2:31:39 Tapi setiap kali berurusan dengan 2:31:43 Israel, PPB kehilangan keberaniannya. 2:31:50 PPB aku protes bersama puisiku ini. 2:31:57 Kukirimkan ludahmu untukmu. 2:32:05 Asalamualaikum warahmatullahi 2:32:06 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:32:08 warahmatullahi wabarakatuh. 2:32:11 Terima kasih Kiai Cepuk luar biasa 2:32:14 menggugah kita semuanya. 2:32:21 Baik, Bapak dan Ibu hadirin yang kami 2:32:23 hormati. Alhamdulillah rangkaian acara 2:32:26 kita ikuti dari awal sampai saat ini dan 2:32:29 sebagai ungkapan rasa terima kasih dua 2:32:32 lembaga di Majelis Ulama Indonesia yang 2:32:35 menyelenggarakan malam solidaritas 2:32:37 Palestina dan penggalangan dana untuk 2:32:40 Gaza dan Alaqsa, maka panitia akan 2:32:44 memberikan semacam sertifikat untuk 2:32:47 donatur secara simbolis. Kami persilakan 2:32:50 kepada Bapak Prof. Sudaroto. Kemudian 2:32:53 Buya Sekjen, Buya Amir Tambunan dan K. 2:32:57 H. Dr. JJ Zainudin dipersilakan untuk 2:33:00 naik. Yang keempat eh Kang Erik Yusuf. 2:33:05 Silakan Kang Erif. 2:33:17 Kami 2:33:18 panggilkan. Oh, saya jadi MC-nya ya. 2:33:20 Enggak apa-apa. kami panggilkan Masjid 2:33:23 Al-Akbar Era 2000 untuk 2:33:28 mendapatkan 2:33:30 sertifikat dari 2:33:32 MUI ya Gus cocok. 2:33:37 Ayo 2:33:39 maju akan diberikan oleh Kiai Jej ya 2:33:43 Afan 2:33:44 Kara Kiai enggak boleh. 2:33:51 Yang 2:33:52 kedua kami panggilkan L. Jangan dulu 2:33:56 dikasih sebentar. Oh, sudah ya. Sudah. 2:33:59 Oke, silakan. Yang kedua adalah LPPOM 2:34:03 MUI. kami 2:34:06 panggilkan akan 2:34:09 menerima ah mewakili dari LPPOM MUI tapi 2:34:12 yang memberikannya harus 2:34:24 ya kita abadikan dulu 2:34:28 [Musik] 2:34:34 Bu. 2:34:36 Alhamdulillah. Kemudian kami 2:34:40 berikan sertifikat atau piaga 2:34:42 penghargaan dari MUI ini untuk Ari 2:34:46 Untung. Nah, ayo mewakili dari artis. 2:34:51 Waduh. Alhamdulillah. ini akan 2:34:53 diberikan Uya 2:34:56 Sekjen. Wah, wah, W Sekjen dibuka. 2:35:00 Silakan difoto dulu, Mas Ari. 2:35:06 Silakan. Wah, ini harusnya 2:35:10 salah. Oh, berarti yang memberikan Prof. 2:35:13 Noto ya. Karena yang terakhir 2:35:17 adalah last 2:35:19 persis. Nah, ini difoto dulu. Difoto 2:35:21 sudah. 2:35:22 semuanya yang tadi ya. Mohon ke depan 2:35:26 last persis. Nah, kalau yang ngasihnya 2:35:29 nanti Kiai Jej kan enggak boleh jeruk 2:35:31 makan jeruk. Jadi yang 2:35:34 memberikannya Buya Sekjen Bu ya atau 2:35:37 Prof. Noto. Prof. Noto 2:35:38 sudah orang persis berarti Bu Sekjen 2:35:41 yang harus kasih. Enggak boleh jeruk 2:35:44 makan jeruk nanti. Bu Sekjen mohon maaf 2:35:48 antum harus memberikan ini karena kalau 2:35:50 Kiai 2:35:52 Jej Oh, jeruk makan jeruk. 2:35:55 Silakan. Nah, semua penerima 2:35:58 sertifikat kita harapkan di depan kita 2:36:02 foto 2:36:07 bersama. Menerima sertifikat tadi foto 2:36:10 bersama. ini simbolis saja ya. Nanti 2:36:13 semua yang memberikan donasi akan 2:36:17 diberikan sertifikat. Silakan ke depan 2:36:20 kita foto bersama dari Masjid Al-Akbar 2:36:26 tadi ya. Kita foto bersama Mas Ude. Ayo 2:36:30 foto bersama 2:36:31 Masude. 2:36:33 Ayo silakan ya. Oke, sebentar Pak Bulan 2:36:39 mesti foto 2:36:40 bersama Umi Pipik tadi sama Mbak 2:36:45 Heli, Mbak 2:36:47 Asmaniah. Kita foto 2:36:50 bersama I 2:36:54 silakan ya. Umi Pipi di sebelah sana 2:36:57 juga Mbak Helvi dan Mbak 2:37:01 Asla. Oh iya iya. Siap siap. Oh, antum 2:37:04 di Mbak Asma di dekat Umi Pipik dan Mbak 2:37:07 Hei sama-sama dekat Umi Pipik kita 2:37:11 [Musik] 2:37:14 bersama-sama. 2:37:16 Iya. Wah, ini masih ada yang kurang. 2:37:20 Lembaga saya Dr. Saiful 2:37:22 mana? Dr. Saiful ada. Ah, ini. Aduh, Dr. 2:37:27 Saiful ini 2:37:29 kehalangan kamera. Ayo, antum masih ada. 2:37:38 Siapa? Agus 2:37:40 Idar. Ayo. Kalau saya kan panitia, jadi 2:37:44 saya enggak masalah tenang. Oh, miring, 2:37:47 miring. Siap. Siap. 2:37:50 Baik. Setelah ini semua ya difoto ya. 2:37:53 Ini hanya ini 2:37:55 dulu. 2:37:57 Oke. Bismillah. 2:38:00 Satu 2:38:03 tiga, satu ya. 3 2 2:38:08 satu. Oke, kita sama-sama ya. Ayo, ayo 2:38:12 semua budu bus juga. Jangan, jangan, 2:38:14 jangan ini dulu. Jangan ini dulu. Gus, 2:38:17 Gus. Saya siapkan kursi. Saya siapkan 2:38:22 kursi. Saya bawa kursi. Ayo. 2:38:25 Ayo semuanya. 2:38:28 Tapi kalau kursi untuk yang 2:38:31 sep ya, yang sepuluh-sepul di kursi. 2:38:34 Nah, ini ibu-ibu Dubes yang masih 2:38:37 muda-muda ini. Bunda sama Buya mau di 2:38:40 atas boleh. Bunda sama Buya. 2:38:43 Ayo, Gus. Mana? Sini Gus. Mana? 2:38:48 Ah, udah ada. Ayo, ayo. Wen. Ayo, ayo, 2:38:51 ayo. Duduk, duduk. 2:38:56 Ayo, ayo. Mbak Mira mana Mbak Mira? Ayo, 2:39:01 ayo. Siapa lagi 2:39:02 ini? Nah, Kang Tiar. Ayo, silakan 2:39:05 silakan, Kangjo. Ayo. Penyanyi mana? 2:39:09 Munsyid. Munsyid, Agus Idar, Kang Irfan. 2:39:12 Ayo, silakan. Kiai Cepu mana tadi? Kiai 2:39:14 Cepu. Ayo. Silakan silakan. Kiai Cepu 2:39:16 mana? 2:39:18 Kiai cepu ini. 2:39:23 Ayo. Baik. 2:39:26 Alhamdulillah. Ayo, Kak Cepu. Ayo. Ao. 2:39:28 Yang lain naik 2:39:29 aja. Ini pahal ini. 2:39:33 Bisa di bawah. Bisa di bawah juga kali 2:39:35 ya. Ya, 2:39:38 sudah cukup ini kayaknya. Masuk kamera 2:39:41 ya. I. Oke. Sekarang foto dulu ya. 2:39:44 Setelah itu nanti video. Foto dulu. 2:39:49 Ayo. Woh, ini nih Among T ini. 2:39:55 Ayo. Siap. 2:39:59 Baik. 2:40:02 Sama-sama. Dua. 2:40:06 Sekali lagi tangannya di kepal ke depan 2:40:09 semua 2:40:12 perjuangan. Tiga, 2:40:16 dua, tiga, 2:40:20 dua. Baik. Nah, sekarang kita bikin 2:40:22 video. Ayo 2:40:25 video. Sebentar saya ingetin lagi 2:40:29 kalau saya bilang 2:40:31 Indonesia ini musiknya dikecilin boleh 2:40:34 nih. Ah, kalau saya bilang Indonesia 2:40:38 bela 2:40:40 Palestina. Palestina merdeka merdeka 2:40:44 merdeka. Siap. Penjajah Israel lawan 2:40:48 lawan, lawan. Coba ini udah pada ngantuk 2:40:51 belum? Kita latihan, kita latihan, kita 2:40:54 latihan. Mohon maaf nih, Pak. Pak Oke 2:40:56 bisa bisa gabung enggak? Bisa sekaligus 2:40:58 doa nanti Pak Oke bisa gabung. Iya, Pak 2:41:00 Oke mana? Iya, itu belum membaca doa. 2:41:03 Aduh, Ustaz 2:41:05 Oke 2:41:07 SC. Ayo, Ustaz satu lagi bangkunya. 2:41:10 Tolong siap ya. Kita latihan ya, Mas. 2:41:12 Kiai ini mohon maaf karena saya yang 2:41:14 pegang mic jadi saya yang berkuasa. 2:41:17 Alhamdulillah. Siap. 2:41:19 Indonesia bela Palestina. Palestina 2:41:23 merdeka merdeka merdeka penjajah Israel 2:41:28 lawan lawan lawan. 2:41:31 Siap ya biar keren. 2:41:35 Baik siap semua? 2:41:37 Ayo video sudah 2:41:40 dinyalakan siap 3 2 satu. 2:41:46 Indonesia bela Palestina Palestina 2:41:50 merdeka merdeka merdeka penjajah Israel 2:41:54 lawan lawan lawan takbir Allahu Akbar 2:42:00 [Musik] 2:42:02 alhamdulillah terima kasih ini mah 2:42:04 pejuang semua alhamdulillah baik 2:42:05 langsung barangkali 2:42:07 ya jangan bubar dulu lebih baik kita 2:42:10 berdiri semuanya untuk berdoa 2:42:13 aduh duuk ya sudahudah 2:42:15 Baik. Ee selanjutnya, maaf, Mas. 2:42:19 Selanjutnya kami 2:42:21 persilakan menutup dengan doa 2:42:25 Bapak Oke Setiadi mohon berkenan untuk 2:42:30 menutup doa. Yang di atas mohon untuk 2:42:33 turun dulu. Mau kita mau berdoa dulu ya. 2:42:36 Selesai doa kita berfoto lagi. Kita doa 2:42:39 dulu. Kita doa dulu ya Bu. Setelah doa 2:42:42 kita boleh kita akan bebas berfoto lagi 2:42:44 bersama 90 saya kira 91 ya. Baik Bapak 2:42:49 dan Ibu hadirin yang kami hormati 2:42:51 sebagai ungkapan syukur kepada Allah 2:42:52 subhanahu wa taala acara ini dapat 2:42:54 berjalan dengan lancar. Mari kita duduk 2:42:56 kembali kita luruskan niat kita untuk 2:42:59 berdoa bersama dipimpin oleh Bapak Ustaz 2:43:03 Oke Setiadi. Kami silakan Bapak Ibu 2:43:05 semuanya ya. Silakan, Pak. Di depan di 2:43:09 tengah aja, Pak Oke. Oh, di tengah. 2:43:26 Bismillahirrahmanirrahim. Ini santri 2:43:28 berdoa di depan para gurunya 2:43:32 nih. Bismillahirrahmanirrahim. 2:43:35 Allahumma sholli ala sayyidina 2:43:38 Muhammad abdika wa nabika wa rasulika 2:43:42 nabiil ummi waa alihi wasohi wasallim 2:43:48 taslimanada ma 2:43:52 ahukiqamuk wau 2:43:56 kitabukallahumina abi waar wa ali 2:44:00 wahabati 2:44:01 ajmain waabi 2:44:10 Allahumfirlana 2:44:12 dunubana 2:44:14 waliwalidina 2:44:16 waliasikhina 2:44:18 waliqiadatina 2:44:20 warhamhum kama rbayana 2:44:23 sagir rabbana hablana min 2:44:27 azwajina 2:44:29 wiyatina qurata aunin 2:44:33 lil muttaqina imama waja'alna lil 2:44:37 muttaqina 2:44:38 imama waja'alna lil muttaqina 2:44:43 imama Allahumma irhamna bisolati fi 2:44:47 masjidil 2:44:49 aqsa 2:44:50 muharron mutaharon ya arhamar 2:44:53 rahimun allahumma irhamna bisati fi 2:44:58 masjidil aqsa muharon mutaharon ya 2:45:04 Allahumma 2:45:06 irhamna fi Masjidil Aqsa muhar mutaharan 2:45:11 ya 2:45:13 arhamarahimin. 2:45:14 Allahummaur ikhwananal muslimina wal 2:45:18 mujahidina fi qitail gazza wafil qudsi 2:45:22 wa filistin ya arhamarahimin. 2:45:26 Allahumma rabbana atina fid dunya 2:45:28 hasanah wafil akhirati hasanah waqina 2:45:32 adzabanar waqina adzabanar 2:45:36 waqinazabanar wailna jannat maal abrar 2:45:39 ya azizu ya garffar ya rabbal alamin 2:45:42 wasallahumma ala sayyidina muhammad wa 2:45:45 ala alihi wabarik wasallam 2:45:47 walhamdulillahi rabbil alamin 2:45:50 asalamualaikum warahmatullahi 2:45:52 wabarakatuh waalaikumsalam 2:45:54 warahmatullahi wabarakatuh itu. Terima 2:45:56 kasih, Ustazadi. Bapak, Ibu, hadirin 2:45:59 yang kami hormati. Dengan ditutup doa 2:46:01 maka selesai sudah seluruh rangkaian 2:46:03 acara malam hari ini. Semoga malam ini 2:46:07 merupakan penuh rahmat dari Allah 2:46:09 Subhanahu wa taala. Semoga doa kita 2:46:11 sampai ke langit dan diijabah oleh Allah 2:46:14 subhanahu wa taala. Saudara-saudara kita 2:46:16 di Palestina diselamatkan oleh Allah. 2:46:17 Amin ya rabbal alamin. Saya Elvi Hudri 2:46:20 atas nama seluruh panitia mengucapkan 2:46:21 banyak terima kasih atas kebersamaan 2:46:23 Bapak dan Ibu. Mohon maaf apabila ada 2:46:25 kekhilafan dan kesalahan. Kami ucapkan 2:46:28 billahi taufik wal hidayah. 2:46:30 Wasalamualaikum warahmatullahi 2:46:32 wabarakatuh. 2:46:37 [Musik]