Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Amin. [musik] 0:07 [musik] 0:11 [musik] 0:20 Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. 0:24 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:27 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 0:29 dipancar luaskan dari Jalan Masjid 0:31 Silaturahim 0:33 nomor 36, Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, 0:36 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:41 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:42 subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 0:45 di pagi hari ini? Semoga dalam keadaan 0:48 sehat walafiat dan selalu dalam 0:50 lindungan Allah subhanahu wa taala. 0:53 Kembali kita berjumpa di udara dalam 0:56 kajian kitab tafsir Ibnu Katsir bersama 0:59 Ustaz Umar Rasyid Hasan edisi hari ini 3 1:03 September 2020 yang juga bertepatan di 1:07 tanggal 15 Muharram 1442 1:11 Hijriah. Dan pembahasan kita di pagi 1:14 hari ini yaitu Al-Qur'an surah Muhammad 1:17 ayat 15. Saya Abi Agus ditemani Atep dan 1:22 juga ada Anis Mualim di meja operator. 1:26 Langsung saja ikhwan akhwat mari kita 1:27 sapa Ustaz Umar Rasyid Hasan. 1:30 Asalamualaikum warahmatullahi 1:31 wabarakatuh Ustaz. 1:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:34 wabarakatuh. 1:34 Sehat, Ustaz? Ya. 1:36 Walhamdulillah bagus. 1:37 Dan tema kita di hari ini yaitu ee 1:40 membahas ee men mengkaji Quran surah 1:44 Muhammad ayat 15 nih, Ustaz. 1:46 Heeh. ini berkaitan dengan 1:48 dengan 1:49 surga. 1:50 Insyaallah ee 1:53 rumah kita nanti di surga. 1:55 Heeh. 1:56 Hmm. 1:57 Tapi ada yang enggak mau surga, Ustaz? 1:58 Banyak. 1:59 Banyak. 2:00 Banyak. Bahkan mungkin kebanyakan orang 2:02 lupa pada kembali ke rumah masing-masing 2:06 di surga. 2:06 Kenapa, Ustaz? 2:07 Hawa nafsu mereka menguasai. 2:10 Hm. Mereka berpikir bisa hidup 1000 2:13 tahun lagi ya. Ya, itu 2:14 atau mungkin mereka bisa hidup abadi. 2:16 Ya, kelompok hedonis memang seperti itu. 2:19 He. 2:19 Jadi keinginannya itu agar terlampiaskan 2:24 hawa nafsu di dunianya, mereka sampai 2:27 lupa kepada 2:28 Heeh. 2:29 negeri akhirat 2:30 itu karena mereka tidak punya iman, 2:31 lupa pulang kampung 2:33 itu karena mereka tidak punya iman atau 2:36 karena memang mereka sudah beriman tapi 2:38 abai? 2:38 Ada iman pada kalangan mereka itu, 2:41 tetapi iman itu tidak dijaga. Heeh. 2:44 Sehingga ketika dia imannya itu turun 2:49 itu drastis. 2:50 Heeh. 2:51 Jadi masuk kepada zona degradasi. 2:54 H. 2:55 Nah, untuk bangkitnya lagi itu memakan 2:57 waktu. 2:58 Heeh. 2:58 Kalau dia mau, kalaupun tidak ya sudah 3:00 dalam degradasi terus. 3:02 Tapi ada pula yang mereka terpuruk dalam 3:04 dunia hitam, dalam lembah hitam, dunia 3:06 jahiliah. Tapi kemudian Allah berikan 3:09 hidayah hingga akhirnya mereka sadar. 3:11 Subhanallah. Itulah yang kita inginkan. 3:14 Jadi di hari ini, di pagi ini kita akan 3:16 bahas itu. 3:17 Heeh. 3:18 Semoga dengan ada bahasan ini 3:20 pihak-pihak terkait dengan informasi 3:22 yang akan kita sampaikan ee diajak 3:26 berpikir ya untuk memperbaiki diri 3:30 kalau sudah baik untuk meneruskan 3:31 amal-amal salehnya. 3:33 H. Tapi kan keindahan surga sendiri juga 3:35 tidak bisa kita bayangkan. 3:36 Oh, luar biasa. Tidak pernah terlintas 3:38 dalam pikiran, tidak pernah terbersit di 3:41 dalam hati. Katanya 3:45 apa yang keindahan di dunia ini hanya 3:48 satu dari kalau surga ada 99 gitu. Ini 3:51 baru satunya saja di dunia. 3:53 Allahu Akbar. Betul memang seperti itu. 3:55 Seperti itu. Nah, seperti apa kajian 3:56 yang akan disampaikan ee menurut tafsir 3:59 Ibnu Katsir. [menghela napas] 4:00 Baik, Ustaz Umar Ras akan memberikan 4:03 penjelasannya kepada kita semua. 4:04 Tafadal, Ustaz. Jazakal khair. 4:06 Bismillahirrahmanirrahim. Ikhwat al iman 4:08 yang dirahmati Allah yang sangat-sangat 4:11 disayangi oleh Allah subhanahu wa taala. 4:14 Asalamualaikum warahmatullahi 4:17 wabarakatuh. 4:19 Alhamdulillahi rabbil alamin. 4:21 Wasallallahu ala nabiyana Muhammadin wa 4:23 ala alihi washabati ajmain. Amma ba'dad. 4:30 Untuk mempersikat waktu peroloh kita 4:33 kurangi saja Agus. Iya, 4:35 karena kita sudah memasuki 4:38 926 ya kan. Kalau kalau harus 4:42 berhentinya 4:44 1 jam berarti 11.30an lah ya itu kan. 4:47 Tapi kan waktunya sangat-sangat mepet 4:50 itu. Ini soal waktu. Jadi ustaz mau 4:54 banyak menerangkan tafsir juga. Kalau 4:56 waktunya mepet agak sulit. 4:59 Akhirnya kita lihat bincang-bincang pagi 5:02 ini berupa tausiah pagi ini ee kepada 5:08 intinya saja. 5:10 Dalam surah 5:12 Muhammad kalau kita berjumpa dengan 5:15 kalimat Muhammad ini, mari sama-sama 5:17 kita langsung berselawat kepada beliau 5:20 sallallahu alaihi wasallam. 5:22 Ketika kita berjumpa dengan surah 5:24 Muhammad ayat 15 ini, jiwa kita tuh 5:28 berontak. Abi Agus, 5:30 jiwa kita tuh 5:33 ee menggeliat gitu loh. Semangat hidup 5:37 itu muncul kembali 5:39 dari keterpurukan 5:42 kondisi hari ini yang luar biasa menekan 5:46 berbagai apa namanya perasaan depresi 5:50 kita jumpai di mana-mana. 5:52 Tapi lagi-lagi ikhwatal iman, kekalutan 5:56 yang selama ini kita jumpai dalam 5:58 kehidupan manakala kembali ikhwatal iman 6:02 kepada Al-Qur'an 6:04 lembar demi lembar kita buka, kita baca, 6:08 kita renungkan apa-apa yang kita baca 6:11 itu dengan baik. 6:13 Lalu kita ikut berpikir terhadap 6:15 nilai-nilai Al-Qur'an yang memang 6:18 menawarkan sesuatu yang lebih dalam 6:20 kehidupannya. 6:22 Luar biasa. 6:24 Betapapun 6:26 pada kehidupan kita hari-hari ini 6:28 dilematis sekali. Terutama sekarang 6:32 dengan corona yang belum. Kapan berakhir 6:34 berakhirnya corona ini siapapun tidak 6:36 ada yang tahu. Terkecuali hanya Allah 6:39 Subhanahu wa taala. Namun ikhwat al iman 6:42 gamang kita di dunia hidup ini. Gelisah 6:45 kita ya kan menderita jiwa kita. 6:50 tidak jelas perasaan apa yang hari ini 6:53 sedang kita rasakan ini. 6:56 Karena tadi malam pun Ustaz keinginannya 6:59 gitu keinginannya Agus tadi malam tuh 7:01 Ustaz tuh hari ini tuh hari kesenangan 7:03 Ustaz 7:04 ya kan maksudnya 7:05 maksud kesenangan tuh ya 7:07 tidak ada tekanan ya kan tidak ada derit 7:11 tidak ada orang yang sifatnya mengganggu 7:15 ketentraman kita ya kan maunya kita 7:17 seperti itu. Semangat kerja ada, namun 7:21 kenyataan subhanallahzim kita didera 7:24 dengan berbagai macam kondisi yang 7:26 sangat menyulitkan kita. Sekali lagi 7:28 ikhwatil iman, manakala kita kembali ke 7:31 dalam Al-Qur'anul Karim, terutama 7:34 sekarang pada yang akan kita bahas surah 7:37 Muhammad sallallahu alaihi wasallam ayat 7:39 15, Allahu Akbar. 7:42 Ingin rasanya kita ya kan 7:46 segera mendapatkan nikmat itu yaitu 7:48 nikmat surga yang digambarkan oleh Allah 7:51 Subhanahu wa taala yang menciptakannya. 7:54 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:57 Bismillahirrahmanirrahim. 8:00 matsalul jannatillati 8:02 waidal muttaquuna fiha anharum m ghairi 8:08 asin wa anharum min labanin lam 8:13 yatagayarmuhu 8:15 wa anharum min khamril ladzat lyaribin 8:21 wa anharun min asalim musaffah walahum 8:26 fiha minamarat 8:31 Allahu Akbar. 8:33 Perumpamaan surga, ikhwat iman. Jadi 8:36 kalau kita satu persatu maknakan, kita 8:39 jelaskan kepada orang yang sedang 8:41 gelisah hatinya, sedang merugi 8:44 perusahaannya, 8:46 ya kan? Sedang dilanda gundah-gulana 8:51 mm kejiwaannya. Mari kita renungkan 8:54 bersama. Tepis semua itu. Hilangkan 8:58 rasa-rasa semua itu. 9:01 Mari sama-sama kita menggapai 9:05 surga Allah Subhanahu wa taala yang 9:07 digambarkan oleh Allah sendiri. 9:09 Perumpamaannya, Ikhwatul iman, surga 9:11 yang ditawarkan 9:13 kepada orang-orang yang bertakwa. 9:17 Hmm. Jadi syaratnya meang harus 9:19 bertakwa. 9:21 Kalau soal orang bertakwa itu ya nilai 9:25 takwa itu tidak akan berubah meskipun 9:28 hidupnya ini banyak musibah. Nilai takwa 9:32 posisi ketakwaan itu tidak akan berubah 9:35 meskipun berbagai 9:38 mm katakan kesulitan mendera kita gitu. 9:42 Kesulitan tuh mungkin habis Agus kita 9:44 satu-satu sebutkan mungkin sakit kan 9:46 sulit ya. 9:47 Iya. 9:47 Enggak ada uang kan sulit ya. kemudian 9:51 ee usaha serba rugi gitu kan ya itu kan 9:54 kesulitan. Nah, soal kesulitan ketika 9:57 dihadap dihadapkan dengan ketakwaan 9:59 jangan malah kesulitan demi kesulitan 10:02 itu merubah ketakwaan. Artinya ketakwaan 10:05 ini akan tetap pada posisinya meskipun 10:08 manusia hidup dengan berbagai 10:10 problematika kehidupannya. Nah, 10:13 mereka-mereka itu, ikhwatul iman yang 10:15 bakal mendapatkan janji Allah Subhanahu 10:17 wa taala. 10:18 Permisalan surga yang Allah ciptakan 10:22 buat orang yang bertakwa 10:24 di dalamnya, Ikhwan, Subhanallah, 10:28 ada sungai yang terbuat dari air yang 10:31 tidak pernah berubah. 10:34 Kalau di dunia ini kan berubah warna, 10:37 berubah rasa, ya kan? Berubah juga dari 10:41 ee baunya kan gitu. di sana tidak akan 10:44 ada perubahan itu. 10:46 Dan ada sungai yang terbuat daripada 10:50 ee 10:52 susu yang tidak pernah ee berubah juga, 10:57 tidak pernah basi gitu kan. Kalau susu 11:00 itu kan basi ya, Bagus ya. Dan susu ini 11:04 ikhwan, tidak pernah keluar daripada 11:07 perut binatang-binatang yang ada di 11:09 dunia. 11:11 Jadi dia susu itu susu murni, susu yang 11:15 luar biasa. Tidak pernah e mengalami 11:19 kebasihan. 11:22 Wa anharun min khamrill. 11:25 Dan di dalam surga, ikhwatal iman, ada 11:29 sungai dari jenis minuman-minuman. 11:33 Nah, khamr. Khamr itu ya kalau 11:37 dimaknakan arak gitu kan. 11:39 Khamar itu minuman yang memabukkan. 11:43 Tetapi kelak di surga sungai yang 11:46 mengalir deras dari air yang dari air 11:49 khamar itu ladzah sifatnya. 11:53 Ladzahl nikmat betul. Tidak memabukkan. 11:58 Tidak membuat oy orang goyah pikirannya. 12:01 Tidak membuat malah ee orang minum itu 12:05 sakit dan sebagainya. Kalau di dunia 12:07 bisa seperti itu. Ladzatin lisyaribin. 12:11 Sangat nikmat dirasakan oleh peminumnya. 12:15 Dan yang keempat, ikhwan, di dalam surga 12:18 yang dicontohkan oleh Allah sendiri bagi 12:22 kita informasinya itu adalah wa anharun 12:25 min asalin musaffa. 12:28 Akan disiapkan sungai yang terbuat 12:30 daripada madu subhanallah adzim yang 12:34 sudah dibersihkan, sudah ditangkar. 12:37 Nah, tidak hanya itu, Ikhwan. Ini 12:40 permisalan ya. Jadi nanti kita akan 12:43 bahas ini kepada kondisi walahum fiha 12:46 minsamarat. 12:47 Dan bagi mereka ahli jannah yang 12:49 bertakwa tadi yang memperjuangkan 12:55 mempertahankan ketakwaannya dalam segala 12:57 kondisi. Nah, terutama sekarang terutama 13:01 sekali sekarang ujian COVID-19 ini 13:04 bagaimana ketakwaan kita gitu loh. 13:07 Berubah atau tidak ketakwaan dengan 13:09 dengan kondisi seperti ini? Nah, bagi 13:11 kawan-kawan yang tidak pernah berubah 13:13 ketakwaannya dalam berbagai kondisi, 13:16 walahum fiha min kulliarat. Bagi mereka 13:20 disiapkan ikhwatal iman 13:23 berbagai jenis buah-buahan 13:25 yang ranum selalu matang dan mudah 13:30 digapai tanpa harus sulit mencari ke 13:33 mana-mana. Di mana dia inginkan 13:35 buah-buahan, Allah telah siapkan buat 13:37 mereka. dipetik 13:40 dengan tangan kita. Subhanallah. 13:43 Dari juntaian-juntaian 13:45 ee apa namanya ee pohonnya itu langsung 13:49 ee berbagai jenis buah-buahan itu bisa 13:52 kita petik. Dan ikhwatal iman, ternyata 13:56 bagi kita insyaallah taala yang bakal 13:59 memasuki surga-surga itu 14:02 waagfiratum mirbihim. Yang terakhir 14:05 adalah kita diampuni oleh Allah 14:08 Subhanahu wa taala berbagai dosa-dosa 14:11 kita. Kapan dosa itu Allah ampuni? Nanti 14:14 ketika kita akan kembali kepada Allah 14:16 bagi yang mau diampuni. Nah, sekarang 14:18 ini Habib Agus ternyata banyak yang 14:21 tidak mau diampuni 14:23 dosanya oleh Allah. Apa yang mereka 14:25 lakukan? melajur hawa nafsu 14:27 terus-menerus berdusta secara permanen. 14:31 Ada sekarang pelaku-pelaku dusta 14:32 permanen masalahnya bagus ya. Ya, 14:35 moga-moga kita termasuk pelaku-pelaku 14:38 kebaikan secara permanen gitu. Kalau 14:41 dulu kan ada berobat permanen ya yang 14:44 lari ke Singapura gitu kan alasannya 14:46 berobat padahal dia sedang menghadapi ya 14:48 kan ancaman-ancaman pidana kan gitu. Ee 14:51 alasannya berobat ya jadi penyakit 14:54 permanen nantinya kan. Nah, sekarang ada 14:56 kelompok-kelompok hamba Allah yang suka 14:58 berbohong ee gitu dengan dengan 15:01 sifat-sifat permanen tadi. Nah, kita 15:04 termasuk insyaallah hamba Allah yang 15:05 dimuliakannya. Semoga termasuk 15:07 hamba-hambalah yang permanen dalam 15:09 amal-amal saleh. Nah, ini ikhwan. 15:12 Jadi untuk 15:14 menarik ee 15:17 masyarakat muslimin 15:20 mengerti dan ada keinginan 15:23 itu mencapai surga yang contohnya sudah 15:27 seperti tadi itu tentu ikhwat al iman 15:30 dalam agama kita ini tidak tidak semacam 15:33 tawaran-tawaran fiktif gitu kan. Heeh. 15:36 Jadi tawaran-tawaran yang mungkin berbau 15:39 dusta, ada juga ee janji-janji palsu 15:43 gitu. Gak di sisi di sisi agama kita 15:47 itu. Oh, apalagi kalau yang sudah 15:49 berbicaranya Allah Subhanahu wa taala 15:51 kan gitu. Maka ikhwan fillah yang 15:53 dirahmati Allah, pancingan ini harus 15:54 kita pikirkan bersama. Pancingan yang 15:57 ustaz maksud adalah ayat ini bolehkah 16:00 memancing kita untuk kita katakanlah 16:02 memiliki surga itu yang akan kita 16:05 bersenang-senang di dalamnya. Dan kalau 16:07 Ustaz bertanya ke Abi Agus sendiri, masa 16:10 sih ketika Abi Agus Ustaz Abi Agus mau 16:12 masuk surga enggak? Jawabannya enggak. 16:15 Masa begitu? Enggak mungkin. Meskipun 16:17 persiapannya belum kita e lakukan secara 16:20 maksimal kan gitu. 16:21 Iya belum maksimal. 16:22 Belum maksimal. Semua orang harja, "Woh, 16:25 tentu dong. akan masuk surga. Itulah ee 16:29 dua bahasan lagi akan saya sampaikan 16:30 yang mungkin nanti memancing pertanyaan. 16:33 Tentu kita akan mengenali ikhwat al iman 16:38 tempat kita nanti di surga itu namanya 16:41 apa sih kan gitu. 16:42 Iya. Nah, sekarang ini kita kenalkan 16:44 ikhwat al iman nama-nama surga Allah 16:48 subhanahu wa taala yang insyaallah taala 16:51 diberikan kepada kita orang-orang yang 16:53 selalu menjaga ketakwaan, keimanan, 16:57 akidah islamiah sampai mereka kembali 16:59 kepada Allah Subhanahu wa taala. Nah, 17:01 menarik kalau satu persatu kita bahas 17:04 bahwa surga Allah itu subhanalladzim 17:09 surga Allah itu terbuat dari berbagai 17:11 keindahan. 17:13 Ada dari intan permata jamrud ya kan. 17:19 Ada yang dari ee alfidah. Fidah itu 17:23 perak. Subhanallah. 17:25 Ada yang terbuat dicampurnya dengan 17:28 misk. Misk itu apa, Habibus? wangi-wangi 17:31 surga ya kan semua dirimu menjadi surga 17:35 Allah Subhanahu wa taala. H 17:38 disiapkan oleh Allah Subhanahu wa taala 17:40 bagi siapa? Sekali lagi bagi orang 17:42 bertakwa. Maka mau tidak mau dalam hidup 17:46 ini kita raihlah ketakwaan itu. 17:50 Istilah mau enggak mau itu ustaz selalu 17:52 merubah dengan wajib gitu loh. Wajib 17:55 menjadi orang bertakwa. 17:58 Usahakan sekuat mungkin menjadi orang 18:00 bertakwa. 18:02 Karena nanti kita akan menyesal ketika 18:04 kita main-main dalam hidup ini. Saat 18:07 sahabat-sahabat kita sudah masuk surga 18:09 nanti ketika kita pulang kampung kita 18:12 enggak kebagian itu. Malah rugi sekali. 18:16 Mereka akan dimasukkan ke dalam Jannatul 18:19 Jannatul Khuldi. Ini contoh yang pertama 18:22 ya kan. Mereka akan dimasukkan ke 18:24 Jannatul Ma'wa. Yang kedua, ada sebagian 18:27 sahabat kita mungkin masuk kepada 18:29 Jannatul Aden. Kan begitu, Abi Agus. 18:31 Heeh. 18:32 Ada yang dimasukkan ke Jannatun Naim, 18:35 ada yang dimasukkan ke Jannatul Qaror 18:38 atau Darul Qaror. Allahu Akbar. 18:41 Darul Muttaqin. Nah, itulah orang 18:43 bertakwa itu disiapkan surga khusus buat 18:46 mereka. Namanya saja Darrul Muttaqin. 18:49 Surga orang-orang yang bertakwa. Hmm. 18:53 Mungkin sahabat kita akan dimasukkan ke 18:55 dalam surga firdaus. Lalu kalau kita 18:58 tiba-tiba di dunianya tidak bertakwa, 19:01 tidak menjalin hubungan baik dengan 19:03 Allah Subhanahu wa taala, 19:06 malah lantas kita melajur hawa nafsu 19:09 tiada henti. 19:11 Ya Allah, berdosa terus-menerus, 19:14 berdusta dalam bentuk permanen. Ya 19:17 Allah, ini bagaimana urusannya ketika 19:19 nanti pulang kampung melihat 19:22 sahabat-sahabatnya masuk surga. Hm. 19:25 Bahkan orang-orang seperti itu 19:27 mendapatkan ancaman neraka. Nauzubillah 19:29 minzalik. 19:30 Ada lagi sahabat kita dimasukkan ke 19:32 dalam Jannatul Husna. 19:35 Ada sebagian sahabat kita masuk ke dalam 19:38 Jannatu assalam atau darussalam ikhwat 19:42 al iman. 19:46 Sehingga nama-nama surga itu terlalu 19:48 banyak kalau kita ungkapkan. 19:50 Bagi kita tidak peduli dimasukkan ke 19:53 pintu mana atau surga mana dimasukkan, 19:56 asalkan saja kita bisa masuk saja Abi 19:59 Agus. Betap pun sifat surga yang paling 20:03 bawah sekalipun kita tidak pedulikan. 20:06 Nah, itulah ikhwat al iman. 20:09 Ustaz akan pungkas informasi pagi ini 20:12 karena keterbatasan waktu. 20:14 Kalau kita mau ke mana-mana, Abi Agus, 20:18 kita mau ke Jakarta, ke Surabaya, ke 20:20 Medan, itu perlu apa kira-kira? 20:23 Kendaraan. 20:23 Kendaraan dan ong ongkos. Kalau ada 20:26 kendaraan tidak ongkos juga enggak bisa 20:28 jalan kan. Hari ini mana ada orang ke 20:30 mana-mana tidak punya ongkos. 20:32 Tapi kalau misalnya numpang, 20:33 kalau numpang pun ya kalau 20:35 backpacker lah istilahnya itu gimana? 20:37 Ya itu kalau selamat enggak ada 20:39 pemeriksaan. Kalau ketika diperiksa yang 20:41 numpang itu ketahuan. Hah. Nah, 20:43 diturunin juga kan. Nah, tapi ada dulu 20:46 orang hajan ya di bawah baling-baling 20:49 itu anak kecil. Eah, kita sekarang bukan 20:52 anak kecil. Berpikirlah secara normal 20:55 itu kan 20:57 ada kendaraan ada ongkos. 20:58 Nah, andai kata kita mau bepergian itu 21:00 ya tentunya yang masuk akal adalah 21:03 selain adanya kendaraan gitu kan ya juga 21:07 ada ongkos. maksudnya perbekalan gitu. 21:09 Perbekalan gitu kan juga saya 21:11 kesehatannya harus menunjang kan gitu. 21:13 Iya. 21:13 Orangnya sakit pilek sekarang orang 21:15 bersin aja menjadi tersangka kan. 21:17 [tertawa] 21:18 Bersin tersangka 21:19 orang bersin jadi tersangka tersangka. 21:21 Oh anda mengidap COVID gitu kan. harus 21:25 semua dipersiapkan perbekalan-perbekalan 21:27 ini ya dari kenderaan, dari ongkos, dari 21:30 kesehatan, dari berbagai macam itu. 21:32 Logika kita main seperti itu. Sehingga 21:35 nanti ketika kita sudah siap dengan itu 21:38 semuanya ya tinggal kita persiapan 21:40 berangkat kan itu berangkatlah kita ke 21:44 tempat tujuan. Nah, ke surga pun sama. 21:48 Ada penyebab seseorang itu sampai ke 21:51 sana. Apa sebabnya? Ya, sebabnya tadi 21:56 kalau dicontohkan sebabnya kita sampai 21:58 ke Medan itu dengan pesawat, dengan 22:00 ongkos, dengan kesehatan, macam-macam, 22:03 bahkan dengan doa anak istri kita itu 22:06 jangan lupa. Ah, ini dalam surga lebih 22:08 dari itu, ikhwat al iman. Ada sebab 22:12 penyebabnya 22:13 seseorang itu masuk surga. Ternyata, 22:16 Ikhwan, banyak sekali penyebabnya. Di 22:18 antaranya ada sekitar ee ya kalau enggak 22:21 tujuh enam lah, gitu. Ustaz akan 22:23 sebutkan biar kita dapat memancing 22:25 keinginan kita. Umat Muhammad meraih 22:29 surga yang indah, meraih surga yang 22:31 nikmatnya kata Abi Abi Agus tadi tidak 22:34 terperikan oleh semua anggota badan kita 22:37 dan itu benar adanya. Ikhwan billah. 22:40 Yang pertama, persiapan kita menuju 22:43 surga itu selama kita di dunia kepada 22:47 siapapun berlaku untuk kita 22:51 menyiapkan dari waktu-waktu kehidupan 22:53 kita itu untuk thabul ilmi. Ah, ini he 22:58 ee untuk tholabul ilmi. Ada satu kisah 23:01 di Libanon dulu. 23:03 di Libanon itu satu kisah nyata pada 23:07 zaman dulu itu ada orang ada ibu seorang 23:11 ibu mempunyai dua anak. 23:14 Yang satu anaknya itu belajar agama, 23:17 yang satunya lagi mencari uang untuk ee 23:21 biaya saudaranya menuntut ilmu agama. 23:24 Iya. Nah, itu kan di perjalanan 23:26 tiba-tiba yang sedang menuntut ilmu ini 23:29 meninggal dunia dalam usia muda. Ketika 23:32 dikuburkannya 23:33 ya yang menguburkan itu sudah jelas ada 23:35 petugasnya Abi Agus namanya Hafar. Hafar 23:38 itu orang yang suka menggali kuburan 23:41 itu. 23:43 Ketika di 23:45 masukkan ke liang lahat lahat, tiba-tiba 23:48 terbuka pintu surga. 23:53 Taman-taman surga yang kelihatan. 23:56 Dibawalah ikhwat al iman anak muda yang 23:59 meninggal dunia itu oleh malaikat. 24:02 Subhanallah. 24:05 Sang hafar tadi, sang hafar tadi itu 24:09 ketika menyaksikan keadaan seperti itu 24:12 dia pingsan. 24:14 Nah, ketika ciuman ditanya, "Nah, kenapa 24:18 kamu sampai pingsan?" Diceritakanlah 24:20 kisahnya. 24:21 Nah, selesailah pekubur penguburan itu 24:24 dilaksanakan. Tiba-tiba beberapa bulan 24:26 berselang, 24:28 yang satunya lagi ini meninggal dunia 24:32 anak si ibu ini. Maka si ibu itu 24:35 memerintahkan lagi kepada orang yang 24:36 menggali kubur, kuburkan kembali anakku. 24:40 Ketika akan dikuburkan, hal yang serupa 24:43 terjadi dua kali, ikhwat al iman. Ketika 24:46 akan ditaruh di dalam lahad, dibawa lagi 24:49 oleh malaikat ke dalam surga. Lalu 24:52 terperanjat 24:54 sang Hafar tadi yang menggali kubur. 24:57 Lalu ketika dia selesai menguburkan 25:01 kedua anaknya, bertanya, "Sesungguhnya 25:04 kamu ini siapa? 25:06 Anakmu yang dikuburkan tuh luar biasa." 25:10 Hmm. Kata seorang ibu itu, "Ada apa 25:12 gerangan? menjumpai apa kamu dalam 25:15 kuburan anakku itu? 25:18 Ketika itu dijawab, "Wahai seorang ibu, 25:21 ternyata anak yang pertama ini ketika 25:23 saya taruh di liang lahad langsung 25:25 dibawa oleh malaikat ke dalam surga." 25:29 Demikian pula yang kedua sama 25:32 ya. ini sesungguhnya apa yang telah 25:35 mereka lakukan sehingga Allah memuliakan 25:38 kedua anakmu itu. Maka seorang ibu yang 25:41 subhanallah ketinggalan kedua anak itu 25:43 menjawab, "Wahai saudaraku, adapun yang 25:46 pertama anakku itu adalah sedang 25:49 menuntut ilmu." 25:51 Terus yang keduanya itu 25:54 mencari uang dari pagi sampai sore untuk 25:58 membiayai 26:00 daripada adiknya yang sedang menuntut 26:03 ilmu itu. Nah, sekarang Allah takdirkan 26:05 dua-duanya anakku itu telah meninggal 26:07 dunia. Oh, itu rupanya rahasianya. 26:12 Jadi, antara orang yang menuntut ilmu 26:13 dengan orang yang membiayai orang yang 26:16 sedang menuntut ilmu itu sama akan 26:18 dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa 26:20 taala. Nah, inilah ikhwat al iman, modal 26:22 kita, persiapan kita, perbekalan kita. 26:25 Yang pertama, jangan pernah lupa 26:27 menuntut ilmu agama. Sekarang banyak 26:30 orang yang menyesal 26:33 deretan ee strata pendidikannya itu 26:36 sudah profesor, doktor, macam-macamlah 26:39 banyak itu. Tetapi di bidang umum 26:42 sekarang banyak yang menyesal mereka. 26:44 Kenapa saya tidak menguasai agama dari 26:46 dulu? 26:48 Jangan malah sekarang terbalik, 26:49 ustaz-ustaz malah menyesal, kenapa saya 26:51 tidak jadi profesor umum? 26:54 Justru kita yang harus menentramkan 26:57 kondisi seperti ini. Nah, itulah ikhwan, 27:01 keistimewaan 27:04 orang-orang yang menuntut ilmu agama ini 27:06 luar biasa. 27:08 Nah, dan juga orang yang mencari nafkah 27:11 untuk thabul ilm ya mencari ilmu. Yang 27:16 kedua, Ikhwan, modal kita untuk berjumpa 27:18 dengan surga-surga yang telah Allah 27:20 Subhanahu wa taala persiapkan buat kita 27:23 itu di antaranya adalah aliman 27:28 walqiyam bil a'mal asalihah. ini jangan 27:31 lupa yaitu beriman kepada Allah 27:34 Subhanahu wa taala untuk kita dapat 27:37 beramal saleh. Jadi iman itu kalau tidak 27:39 beramal saleh itu imannya mandul. Iman 27:43 iman bohong namanya itu ada enggak iman 27:45 bohong Aus 27:46 banyak Ustaz. 27:47 Ya sekarang Ustaz katakan tadi ada iman 27:49 bohong. Iman yang tidak ya iman yang 27:52 tidak bisa melahirkan amal 27:54 saleh. Itu kalau kita insyaallah nih 27:57 orang beriman ngaku orang beriman ya 27:59 harus ada bentuk secara realil di 28:02 hadapan kita amal-amal dari kerja kerja 28:05 iman itu yaitu amal saleh. Jadi iman itu 28:09 adalah fungsinya untuk kita mengamalkan 28:12 amal saleh. Kemudian modal yang lain itu 28:16 kan ongkos yang lain untuk kita berjumpa 28:19 dengan surga Allah itu. Wahai pendengar 28:23 setia redorasil di mana pun berada, 28:25 birul walidain. Jangan lupa 28:28 berbaik-baiklah 28:30 kepada kedua orang tua. Soal panjangnya 28:33 informasi, keterangan tentang bagaimana 28:36 birul walidain kita lakukan dalam 28:39 kehidupan ini. Silakan Ikhwat al iman 28:41 kembali kepada buku-buku ulama. Ustaz 28:44 hanya menyampaikan secara global. Kita 28:47 harus sanggup dalam hidup ini 28:50 melaksanakan atau melakukan birul 28:52 walidain. Ya itu tentunya ada gambaran 28:56 kepada ibu tiga kali ya kebaikannya baru 29:00 kepada ayah satu kali kebaikannya. Hm. 29:03 Allahu Akbar. Walillahilham. Ikhwat al 29:05 iman yang dirahmati Allah juga merupakan 29:10 modal kita untuk berjumpa dengan surga 29:13 Allah itu aliksar minadzikrillah. 29:16 Aliksar minzikrillahi taala. Kita 29:20 senantiasa harus melazimkan diri selalu 29:25 mengingat Allah subhanahu wa taala dalam 29:29 jumlah yang banyak. 29:31 Jadi kalau hanya mengingat Allah 29:34 lailahaillallah itu kan satu atau 29:37 astagfirullahalazim dua 29:40 lebih banyak lagi. Ada subhanallah ada 29:43 alhamdulillah ada walhamdulillah 29:46 walailahaillallah wallahu akbar la haula 29:49 wala quwwata illa billah. Ya kan ada 29:51 untuk mengingat Allah itu doa-doa di 29:53 pagi hari bahkan baru bangun saja kita 29:57 sudah mengingat Allah. 29:58 Alhamdulillahilladzi 30:00 ahyana ba amatana itulah kita. 30:04 Jadi umat Islam, umat Muhammad ini 30:07 selalunya bersama Allah Subhanahu wa 30:09 taala. Mau minum kita berdoa bismillah. 30:11 Betul enggak, Abus? 30:12 Betul. 30:13 Mau makan seperti itu sudah minum sudah 30:15 makan alhamdu alhamdulillah. Mau masuk 30:18 WC kita berdoa dulu. Keluarnya pun kita 30:21 berdoa dulu. Jangankan itu, kita 30:23 menggauli istri, tata caranya sudah 30:25 diatur sedemikian rupa oleh Allah 30:27 Subhanahu wa taala. Ya kan? Dengan doa 30:30 untuk mengingat Allah Subhanahu wa 30:31 taala. Masuk masjid kita minta rahmat, 30:34 keluar masjid kita minta keutamaan Allah 30:37 berupa rezeki. Allahu Akbar. Masuk pasar 30:40 kita berdoa supaya mendapatkan 30:42 kebaikan-kebaikan yang positif ya. 30:45 Keluar pasar semoga terlepas dari 30:47 setan-setan yang ada di pasar. Itu luar 30:50 biasa. Umat Islam selalu ada cara-cara 30:53 berzikir mereka kepada Allah Subhanahu 30:55 wa taala. Hm. Itu. Nah, oleh karenanya 30:59 ikhwat al iman, berzikir ini tidak hanya 31:02 sebatas kita membaca Quran, 31:06 salat, puasa, zakat, sodqah. Tidak itu 31:10 saja. Tetapi dalam segala sekup 31:13 kehidupan, dalam semua lini kehidupan 31:16 itulah zikir Allah. Zikir kepada Allah 31:19 Subhanahu wa taala. Soal bentuk 31:20 kalimatnya seperti tadi. Bahkan kita 31:23 berbaik-baik sama orang saja itu 31:25 zikrullah kita itu loh. Menolong orang 31:28 yang sedang membutuhkan, menjenguk yang 31:31 sakit itu sarana kita zikir pada Allah 31:34 Subhanahu wa taala. H dan jangan lupa, 31:37 Ikhwatal iman e barangkali tiga lagi 31:41 saja, Abi Agus. Modal kita masuk surga 31:44 itu subhanallah adzim di antaranya 31:46 adalah arahmatu bisagir warifqu bil 31:51 hawan. Subhanallah. 31:53 Ada ternyata hak-hak hewan itu. Yang 31:56 yang berikutnya, Ikhwan, adalah kita 31:58 harus bisa mengasihi orang-orang yang di 32:02 bawah usia kita, dari adik-adik ya kan, 32:05 dari kawan-kawan yang lebih usianya ee 32:09 rendah dari kita. kita kasihi dia, kita 32:12 saingi dia. Dan bukan hanya pada 32:14 manusia, ternyata warbku bil hayawan. 32:19 Dan kita juga harus berlemah lembut pada 32:21 semua ciptaan Allah. Haiwan ini bisa 32:24 hewan secara mutlak ya. Ee dari sapi, 32:28 dari kambing, dari macam-macam ayam dan 32:32 sebagainya. Semua ini adalah ee ciptaan 32:35 Allah. Kita harus melakukan rifku 32:38 terhadap mereka dan mereka juga umat 32:40 seperti kita. E seperti halnya 32:44 semut-semut Abi Agus ya itu semut itu 32:46 umat seperti kita. Kalau kita mau masuk 32:49 surga lakukanlah arifku atas mereka. Apa 32:52 yang dimaksudkan arifku tadi? 32:54 Berlemah-lemah lembutlah pada mereka. 32:56 Jangan malah di ee disiksa mereka atau 33:01 istilahnya dianiaya mereka dengan 33:03 cara-cara hawa nafsu kita. Naudubillah 33:05 minzalik. Yang berikutnya, ikhwatal 33:08 iman, jangan lupa pula adalah ibsyaus 33:11 salam alaman ya'rib al abad waman la 33:15 waman la ya'rif. Maka 33:18 merupakan modal kita untuk bisa berjumpa 33:22 dengan jannah Allah Subhanahu wa taala 33:25 kelak ketika kita sudah kembali pulang 33:27 kampung. Yaitu dengan cara apa? Ifsyaus 33:32 salam. Di dunia ini kita harus terus 33:35 menebarkan salam 33:38 di mana pun kita berada. Ekspansikan itu 33:41 salam ke seluruh seantero alam raya ini. 33:46 Ternyata hikmah daripada Absusalam ini 33:49 ketika orang-orang Islam datang ke Eropa 33:53 itu kan dengan niatan absusam. Maka 33:56 sekarang di Eropa banyak orang masuk 33:58 Islam. Ketika Absusalam ini dilakukan 34:01 oleh saudara kita di Australia. Di 34:04 Australia dan New Zealand banyak orang 34:06 masuk Islam. Demikian ke Amerika, 34:09 demikian ke Afrika. Ah, soal di Asia 34:12 Subhanallah tidak terperi itu Absusalam. 34:15 Begitu banyak. Sehingga umat Islam hari 34:19 ini jumlahnya hampir mendekati kepada 34:21 angka 2 M. Wah, subhanallahil. Nah, yang 34:26 terakhir barangkali Abi Agus 34:29 semoga kita memiliki maksudnya Abi Agus 34:31 ya supaya kita memiliki nih e 34:33 modal-modal kita ee berjumpa dengan 34:36 surga kita, ongkos kita seperti itu. 34:39 Yang terakhir ikhwat al iman, 34:40 musyaadatunas 34:42 fi qodai hawaijihim. 34:45 H kita semampu mungkin menutupi, 34:50 membantu 34:52 ya kan kebutuhan kebutuhan hidup hajat 34:55 orang banyak 34:57 yang membutuhkan bantuan kita. Jadilah 35:01 kita katakan orang kaya yang dermawan 35:05 yang dengan hartanya itu subhanallah 35:08 dibagi-bagikan kepada hamba-hamba Allah 35:10 yang lain. 35:13 Contohnya yang sudah jelas ril Abu 35:15 Bakar. 35:17 Contohnya sudahil yang sudah ril kepada 35:21 orang yang namanya Umar bin Khattab. 35:24 Hmm. Ya kan? kepada Utsman ibn Affan, 35:28 kepada Abdurrahman ibn A dan semua 35:30 orang-orang kaya pada saat itu 35:32 ridwanullah alaihim ajmain. 35:35 Luar biasa kekayaan yang mereka miliki 35:38 itu kalau kita ukur sekarang ya 35:40 konglomerat manalah 35:41 ya kan triliunan duitnya gitu loh yang 35:44 untuk ukuran sekarang. Tetapi kita lihat 35:47 dalam sejarah Abu Bakar ini ketika dia 35:51 ditanya oleh sahabat yang lain, "Wahai 35:53 Abu Bakar, kami aku sadar engkau ini 35:56 punya anak dan keturunan. 35:58 Lalu sekarang aku saksikan hartamu sudah 36:01 ludes habis semuanya. 36:03 Apa yang akan engkau berikan sebagai 36:06 warisan kepada anak keturunanmu?" 36:09 Abu Bakar 36:11 dengan lirih menjawab, "Aku akan hanya 36:14 meninggalkan Allah dan Rasul-Nya buat 36:17 mereka, 36:18 tidak kepada harta yang aku miliki." Itu 36:21 menandakan kalau masih ada receh. E Agus 36:23 ini kalau ini ilustrasi ustaz, kalau 36:26 masih ada receh di kantong atau di 36:28 pesaknya baju Abu Bakar, dikeluarkannya 36:31 lagi. Allahu Akbar. Inilah contoh 36:35 daripada manusia agung. yang hari ini 36:38 harus kita sama-sama menghormatinya 36:40 kepada beliau ee radhiallahu anhu. Baik 36:44 dari Abu Bakar, Umar, Utsman dan lain 36:47 sebagainya. Harta-harta mereka luar 36:49 biasa. Musyaadatunas fi qada hawaijhim 36:53 ini mereka betul-betul praktikkan dalam 36:55 kehidupan sampai Umar kurang lebih 60% 36:58 dari hartanya ya kan. Eah di apa namama 37:03 habiskan di jalan Allah Subhanahu wa 37:04 taala. Utsman pun demikian. Luar biasa 37:06 mereka. Nah, ini yang patut kita tiru. 37:09 Bahkan sampai sekarang ini tidak asing 37:10 ya ada informasi bahwa ada rekening 37:13 tertua di dunia ini adalah rekening 37:15 siapa? Rekening siapa? 37:17 Utsman bin Affan. 37:18 Utsman bin Affan. Abi Agusnya suka 37:20 ngelamun ini. 37:21 Enggak. 37:21 Enggak. Masyaallah. Nah, inilah ikhwat 37:24 al iman. Bagaimana? 37:25 Saya mikir dulu, Ustaz. 37:26 Ingat-ingat dulu. Oh, iya ada. 37:27 Oh, subhanallah. Inilah Ikhwat al iman. 37:30 Kajian sederhana di pagi ini agar 37:32 kita-kita ini terpancing memikirkan 37:35 surga Allah Subhanahu wa taala melalui 37:38 surat Muhammad ayat 15. Kawan-kawan 37:41 silakan buka kembali 37:43 untuk lebih mendalami, lebih memahamkan 37:47 diri kita ini kepada ajakan-ajakan Allah 37:50 Subhanahu wa taala melalui matsalul 37:53 jannatal muttaquun. Melalui permisalan 37:56 surga-surga Allah yang akan Allah 37:58 berikan kepada bertakwa. Tapi syarat 38:01 orang bertakwa seperti tadi di antaranya 38:03 menuntut ilmu, beriman pada Allah ya kan 38:07 berbaik-baik pada manusia dan hewan dan 38:10 lain sebagainya. Semoga apa yang Ustaz 38:13 sampaikan di pagi hari ini menjadikan 38:15 jiwa kita tentram, menjadikan kita ini 38:18 orang yang selalu berharap kepada Allah 38:21 tentang kebaikan dunia dan akhirat 38:24 seperti doa kita rabbana atina kan gitu 38:26 habibus ya. Dan semoga kita tetap 38:28 disayangi Allah. Allah subhanahu wa 38:30 taala. Kesalahan kita diampuni, 38:32 dimaafkan, dosa-dosa kita diampuni juga. 38:36 Kemudian semoga kita tetap diberkahi 38:37 Allah dalam hidup ini dan semoga Allah 38:40 Subhanahu wa taala tetap memberikan 38:42 rahmat dan magfirahnya kepada 38:45 hamba-hamba Allah yang dalam hidupnya 38:48 penuh kehati-hatian dan penuh 38:50 pengharapan terhadap anugerah Allah 38:53 Subhanahu wa taala berupa jannah yang 38:55 begitu banyak namanya yang kita sebut 38:57 hari ini. Wallahuam bissawab. Baik. 38:59 Wallahuam bawab. Terima kasih Ustaz Umar 39:02 Hasan atas penjelasannya. Ee penjelasan 39:06 tafsir Ibnu Katsir Quran surah Muhammad 39:09 ayat 15. Jadi bagi Anda ikhwan, 39:11 Muhammad ada siddah bukan Muhammad. 39:13 Quran surah Muhammad 39:16 ayat 15. Ya, jadi bagi Anda ikhwan dan 39:18 akhwat yang ingin mengikuti acara ini, 39:21 tidak ada salahnya Anda buka Al-Qur'an 39:24 baik di aplikasi gadget Anda atau di 39:28 Al-Qur'an. Silakan buka Quran surah 39:30 Muhammad ayat 15 yaitu terkait tentang 39:33 perumpamaan 39:34 taman surga yang dijanjikan kepada 39:37 orang-orang yang bertakwa. Demikian, 39:39 Ustaz ya. 39:41 Kita kita langsung atau jeda kayaknya 39:44 langsung saja ya. ya untuk jeda 39:46 buang-buang waktu. 39:46 Baik, kita langsung saja Ustaz ya. Ada 39:49 beberapa pertanyaan yang sudah masuk. 39:51 Pertanyaan pertama ini ada empat 39:54 pertanyaan. Ada Ibu Kilan, ada Ibu Sari, 39:56 Bunda Emelda, kemudian ada Ibu Hani. 40:01 Ada Pak Hanif di Jogja dan Ibu Tini. 40:03 Mudah-mudahan nanti bisa kita 40:06 jawab semua pertanyaan dari Anda ya. 40:07 Semoga insyaallah. 40:08 Heeh. Baik. Pertanyaan pertama datang 40:12 dari Ibu Sari di Cibubur. Pak Ustaz, 40:15 asalamualaikum warahmatullahi 40:17 wabarakatuh. 40:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:19 wabarakatuh. 40:20 Baik. 40:22 Ee, 40:25 Ustaz, cita-cita semua orang yang 40:27 beriman saya rasa adalah bisa berkumpul 40:29 di surga dengan seluruh keluarganya. 40:31 Allahu Akbar. 40:32 Baik. Ee dan alhamdulillah, Ustaz, suami 40:36 saya adalah seorang mualaf menjadi 40:38 muslim sebelum menikah. dengan 40:40 saya.Allah 40:41 dan alhamdulillahnya pula suami saya 40:43 juga telah diizinkan oleh Allah 40:46 Subhanahu wa taala untuk berhaji bersama 40:48 saya 40:49 dengan saya 5 tahun yang 40:51 laluahullah. Alhamdulillah. 40:52 Namun sampai sekarang saya melihat suami 40:55 saya belum memenuhi kewajiban salat lima 40:57 waktu dengan tertib. Tidak pergi salat 41:00 di masjid dan bahkan di rumah juga masih 41:03 terlewat salatnya. Saya tetap berikhtiar 41:06 mengingatkan dengan berbagai macam cara, 41:08 [batuk][berdehem] tetap mendoakan dan 41:11 tetap bersabar supaya suami nantinya 41:14 bisa istikamah 41:16 dalam memenuhi kewajiban salatnya. 41:18 Subhanallah. 41:18 Ustaz, mohon nasihat dan doa dari Ustaz 41:21 untuk kondisi saya saat ini. Jazakallah 41:24 khair. 41:25 Masyaallah. Bismillahirrahmanirrahim. 41:27 kepada ibu yang ee bertanya itu semoga 41:29 Allah subhanahu wa taala pertama 41:32 saran dan nasihat ustaz kepada ibu 41:36 ee saya sangat bersyukur kepada apa yang 41:38 telah Ibu lakukan bersama suami Ibu yang 41:42 alhamdulillah ee menjadi mualaf sudah 41:45 lama sudah 5 tahun lebih gitu kan. Ini 41:48 kita syukuri dan Ibu sudah melakukan 41:50 sesuatu yang mulia di dalam rumah tangga 41:53 Ibu. 41:54 Betapapun hari ini masih dijumpai 41:56 kekurangan-kekurangan suami ibu dalam 41:58 melaksanakan titah perintah Allah 42:01 Subhanahu wa taala. Nah, alhamdulillah 42:04 Ibu masih termasuk orang yang sabar 42:06 dengan suami. Subhanallah bahkan sudah 42:09 haji. Namun ketika hari ini ibu jumpai 42:12 suami belum istikamah dengan istikamah 42:15 yang sempurna. Pertama ibu harus tetap 42:17 dalam keadaan sabar dan kedua ibu harus 42:19 tetap dalam keadaan nasihat 42:21 terusmenerus. 42:23 sehingga nanti akan berbuah ya dari 42:26 kesabaran itu kemenangan. 42:28 Iya. 42:29 Akan berbuah daripada ee menghasilkan 42:32 kesadaran kan gitu. 42:33 Nah, oleh karenanya kepada ee suami ibu 42:36 ustaz pun salah kalau tidak menasehhati. 42:39 Akhi yang dirahmati Allah, Ustaz hanya 42:41 mengingatkan pada diri Ustaz sendiri dan 42:42 ikhwan-hwan yang ada di Rasil serta 42:45 karena ada ee semacam ee kita dialog 42:49 sekarang ini dengan ee ibunda tercinta. 42:51 Nah, sekarang kepada suami ibu, 42:54 Ustaz harapkan kepahaman alislam ini 42:57 harus betul-betul diulang kembali. Kita 43:00 sangat bersyukur, akhi sudah masuk 43:02 Islam. Ini luar biasa hidayah Allah yang 43:04 tiada terkira harganya. Namun pelihara 43:07 hidayah itu jangan sampai lepas kembali. 43:09 Hidayah ini sangat betul harganya mahal. 43:12 Nah, supaya kita dapat meraih tetap 43:15 istikamah dalam hidayah ini, hidayah itu 43:17 harus kita pelihara. Bagaimana cara 43:19 memeliharanya? Kita harus terus 43:22 mengupayakan melaksanakan titah perintah 43:24 Allah Subhanahu wa taala. Lima waktu 43:27 salat itu jangan berhenti 43:28 ya kan. Jangan ditinggalkan hanya empat 43:30 atau tiga jangan. Bahkan Rasul 43:32 mengatakan al ahdulladzi bainana 43:34 wainahum asah faqod tarokaha waman 43:38 tarokaha faqod kafar. Perjanjian kita 43:41 umat Islam dengan selain kita umat Islam 43:43 hanya terletak pada salat. Kalau saja 43:46 kita tiba-tiba meninggalkan salat, ya 43:49 itu sudah kafir dihukumkannya. Padahal 43:52 kita sudah masuk Islam. Hanya saja kafir 43:55 di sini hati-hati kita tidak boleh 43:57 mengatakan kepada orang yang 43:58 meninggalkan salat, "Oh, kamu kafir." 44:00 Jangan langsung begitu. Kafir di sini 44:03 ada dua makna. Pertama maknanya kalau 44:06 orang yang meninggalkan salat itu dengan 44:08 meninggalkan salat dia masih malah 44:10 berkata, "Ah, mau salat mau enggak sama 44:14 saja salat enggak wajib." Nah, ini orang 44:17 seperti ini sudah kafir dan keluar dari 44:19 Islam. Boleh kita mengatakan itu dan 44:21 kita harus mendakwahi, memahamkan dia 44:24 kepada makna makna daripada salat yang 44:27 sesungguhnya. Tetapi kalau salat yang 44:30 ditinggalkannya itu hanya karena malas, 44:32 tidak bisa membagi waktu dan sebagainya, 44:35 dia kafir. Ya, dia kafir juga, tetapi 44:38 kafirnya tidak keluar dari agama Islam. 44:40 Kalau yang pertama tadi kafir dan 44:43 kafirnya itu keluar dari agama Islam. 44:46 Dia harus bertobat kembali kepada 44:47 agamanya. Nah, ini jadi kita kepada ibu 44:50 yang bersakutan. Alhamdulillah kita 44:53 menjumpai ikhwan dan akhwat yang sudah 44:55 masyaallah menjalin tali ee kekeluargaan 44:59 dengan [berdehem] seperti itu. Dan kita 45:00 berharap andai kata kekeluargaan ini 45:02 kita ee betul-betul memeliharanya sampai 45:05 kita kembali pada Allah. Jangan lupa 45:08 suami istri, anak cucu nanti ibu bapak 45:11 nanti akan ketemu lagi di akhirat 45:14 bersama-sama. 45:15 Tidakkah kita suka dengan informasi ini 45:18 di dunia bahwa kita nanti di akhirat 45:20 akan dijumpakan kembali dengan anak 45:23 istri kita, dengan ayah bunda kita, 45:25 dengan cucu kita. Subhanallahilim. 45:27 Tetapi syaratnya memiliki keimanan yang 45:32 sama dan amal saleh yang sama menurut 45:35 perintah Allah dan rasul-Nya. Wallahuam 45:38 bisawab. Bersabar kepada ibu dan supaya 45:40 tetap menjadi penasihat bagi suaminya. 45:43 Baik, kita ke pertanyaan dari pendengar 45:47 yang bergabung lewat telepon. 45:48 Asalamualaikum warahmatullahi 45:50 wabarakatuh. 45:53 Asalamualaikum, 45:54 Mas Anis. Oh, terputus, Ustaz. Mohon 45:57 maaf ya. Tadi memang sempat masuk ketika 46:01 Ustaz tengah menjawab pertanyaan dari 46:04 pendengar yang mengirimkan lewat SMS, 46:06 Ustaz. Ya, 46:06 kita tunggu saja. 46:07 Iya. Baik, Ibu Tini. Ibu Tini di Jakarta 46:11 juga ingin bertanya dari Bekasi, Ustaz. 46:13 Mohon maaf. 46:14 Eh, asalamualaikum, Ustaz. 46:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:17 wabarakatuh. 46:18 Perasaan saya, [berdehem] 46:19 pertanyaan saya, Ustaz, hampir sama 46:20 dengan Ibu Sari kalau tidak salah. Saya 46:23 juga banyak teman yang sangat baik dalam 46:25 hal sedekah dan perbuatan baik lainnya. 46:28 Tetapi mereka rata-rata belum nutup 46:30 aurat dengan alasan belum siap. Mohon 46:33 nasihat dari Ustaz apa yang sebaiknya 46:35 saya lakukan. Jazakallah. 46:37 Ya. Bismillahirrahmanirrahim. 46:39 Alhamdulillah kita bersyukur pada Allah. 46:42 Kita orang yang termasuk ee mengawali 46:45 langkah kebaikan menutup aurat ya kan. 46:48 Dan itu terus upayakan sebaik mungkin ya 46:50 kan. Soal menutup auratnya sampai 46:53 bercadar itu di luar itu bahasan 46:55 fikihnya terlalu luas. Setidaknya untuk 46:58 menutup wajah dan sebagainya. Ee pakaian 47:01 tidak membentuk body dan sebagainya. 47:03 Kalau sekarang ada yang pakaiannya ee 47:06 pakaian dipakai dari baju apanya itu ee 47:08 membentuk body dirubah supaya p 47:11 pakaiannya yang gelombrong istilahnya 47:13 Agus 47:13 yang lebar untuk tidak dapat membentuk 47:16 body. Nah, kita bersyukur Allah telah 47:18 berikan hidayah pada kita dan kalau kita 47:21 menghadapi kawan-kawan yang belum 47:22 berjilbab jangan dimusuhi. 47:25 Lakukan ajakan, lakukan dakwah yang 47:29 nanti kalau dia dapat hidayah lantaran 47:32 kita, apa kata Rasul? Laan yahdiulan 47:35 wahida khairun laka min khumrin naam. 47:38 Subhanallah. Satu orang yang mendapat 47:41 hidayah dari Allah Subhanahu wa taala 47:44 lantaran upaya kita, lantaran ajakan 47:47 kita karena dakwah kita pada dia. Kita 47:50 yang mengajaknya saja, Abi Agus akan 47:52 dapat imbalan reward yang luar biasa. 47:56 Apa imbalannya? Humrun naam. Humrun naam 47:59 ini dimaknakan kepada tunggangan yang 48:03 paling mahal di dunia ini. Itu kata 48:07 Rasul. Dulu pada zaman Rasul, tunggangan 48:10 yang paling mahal itu terletak pada unta 48:13 yang berwarna merah. 48:15 Hm. 48:15 Unta yang bernama merah. Berwarna merah 48:18 itu. Itu tunggangan humrun naam namanya. 48:20 Mungkin kalau sekarang Lamborghini apa 48:23 lama namanya? Rorois barangkali. Nah, 48:26 kan gitu. 48:26 Ferrari. 48:27 Ferrari. Ferrari masih di bawah Rorois 48:29 rupanya. 48:30 Oh iya. 48:30 Ya meskipunlah katakanlah Grand Max gitu 48:32 [tertawa] kan. 48:34 Esp 48:35 Espas. Masyaallah. Tunggangan yang 48:37 paling mahal itu akan di akan menjadi 48:40 hadiah buat kita. Bagi siapa? Bagi yang 48:44 berupaya saudaranya itu mendapatkan 48:46 hidayah dari Allah. Bagaimana caranya? 48:49 Sampaikanlah agama ini dengan baik dan 48:52 sopan, penuh hikmah, tanpa ada marah, 48:55 tanpa ada emosi, diikuti, diterima 48:58 syukur. Tidak pun tetap kita doakan. Kan 49:00 begitu, Abi Agus. 49:01 Betul. 49:02 Nah, ini cara dakwah kita. Ah, jangan 49:04 serampangan. Eh, kamu nih enggak mau 49:06 pakai jilbab nasi nanti masuk neraka. 49:09 Ah, itu jangan seperti itu. Ada kisah 49:12 dalam dakwah ini. Ternyata banyak kisah, 49:14 Abi Agus. Dalam dakwah ini yang dainya 49:17 masuk neraka, 49:19 yang mad'unya masuk surga. Ini tebak 49:22 terbalik dunia. 49:23 Heeh. 49:24 Apa betul, Ustaz, ada kejadian seperti 49:26 itu? Ih, kalau ustaz masa sih bohong? 49:29 Masa si ustaz ini bohong? Enggak 49:31 mungkinlah kalau ustaz bohong. Kalau ada 49:33 ustaz suka bohong berarti ustaz 49:34 pembohong kan gitu. Ustaz cerita benar 49:37 ini. Dai masuk neraka yang mad'unya 49:41 masuk surga. Apa madu'u itu? Yang diajak 49:44 dakwah itu madu. Ada dua kisahnya 49:47 begini. Dai ini saat dia berdakwah 49:50 pertama sabar. 49:52 Betul. 49:52 Iya kan? 49:53 Berjumpa dengan orang yang bermaksiat. 49:55 Eh hayul tinggalkan maksiat. 49:59 Sehari sabar. 50:00 Besoknya berdakwah lagi. Ayo tinggalkan 50:04 keburukan-keburukan, yuk beramal saleh, 50:06 salat dan sebagainya. Bertobat, 50:08 bertobat. 50:10 Lalu yang diajaknya masih malas. Alah, 50:13 kamu- kamu saya sayalah istilah gitu 50:15 kan. Kan sekarang banyak Abi Agus yang 50:17 di kita berikan dakwah ente-ente 50:19 gue-guegin gitu. Nah, itu pun sama. Hari 50:22 ketiganya masih terus berdakwah. Lalu 50:25 hari berikutnya dia tidak sabar dengan 50:28 dakwahnya ketika menjumpai mad'unya 50:31 tidak mau ikut arahannya. 50:33 Baik. 50:33 Akhirnya dibilang begini, "Heh, kamu ini 50:36 sudah dinasehhatin dengan dakwah saja, 50:38 dengan dakwah saya enggak mau ikut-ikut. 50:41 Nanti Allah tidak mengampuni dosamu. 50:43 Wih, gegabah sekali dai ini. Nanti Allah 50:47 tidak mengampuni dosamu. Tiba-tiba 50:50 ketika dia mengatakan begitu, meninggal 50:53 dunia dia. 50:54 Innalillahi. 50:55 Si dai ini meninggal dunia dalam kondisi 50:58 mengurangi sifat Allah. 51:01 Allah itu maha luas ampunannya. 51:04 Bahkan Allah membuka pintu tobat itu 51:07 sampai hari kiamat 51:09 gitu loh. Bahkan Firaun saja hampir saja 51:13 masuk Islam tuh Firaun itu. I kan Firaun 51:17 aja masih mau masuk Islam masih mau tapi 51:20 air sudah ditenggorokan itu sama dengan 51:22 kiamat enggak diterima tobatnya. Maka 51:26 dengan gegabah seperti itu, tiba-tiba 51:27 Allah cabut nyawanya dai itu meninggal 51:29 dunia dalam keadaan dia mengurangi sifat 51:33 Al 51:33 Allah. Nah, tiba-tiba orang yang diajak 51:36 dakwah tadi lambat laun dia meninggalkan 51:39 dosa-dosa dan keburukannya melalui 51:42 tobat. 51:43 itu bahaya dakwah itu. Nah, tiba-tiba di 51:46 akhirat eh yang dai masuk neraka karena 51:49 mengurangi sifat Allah yang diajaknya 51:52 masuk surga karena dengan tobat dia dari 51:55 segala dosa. Oleh karenanya kepada ibu 51:57 yang dari Bekasi tadi bersabar dalam 51:59 berdakwah. Jangan kita malah mengatakan 52:02 hal-hal yang buruk kepada orang yang 52:03 kita ajak dalam berdakwah. Semisal tadi 52:06 kata Ibu, banyak teman-teman yang belum 52:08 berjil berjilbab. bersabar insyaallah 52:11 semoga Allah memberikan hasil yang baik. 52:13 Wallahuam bawab. 52:14 Baik, kita ke pertanyaan terakhir, Pak 52:16 Ustaz, ya. 52:17 Terakhir, 52:18 terakhir. 52:18 Hm. [mendengus] 52:19 Ada Ibu 52:22 Kilan di Depok. Asalamualaikum 52:24 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 52:25 Waalaikumsalam warahmatullahi wabar. 52:27 Terima kasih, Ustaz. Masyaallah ingin 52:29 sekali berada di surganya Allah. 52:30 Semua kita insyaallah mau berada dalam 52:33 surga. Pertanyaannya, bagaimana cara 52:35 mempersiapkan wahai jiwa yang tenang 52:38 agar bisa bertakwa untuk pulang ke 52:41 kampung akhirat? Dan yang terakhir ini 52:44 dari Bapak Sutrisno di Kalideres, Pak 52:47 Ustaz. 52:47 Heeh. 52:48 Ee Ustaz, di Quran surah Muhammad ayat 52:50 15 sudah sangat jelas Allah Subhanahu wa 52:53 taala menggambarkan tentang surga dan 52:55 fasilitasnya. H. Tetapi kenapa 52:58 kebanyakan dari kita umat manusia tidak 53:00 mau mendekatinya, berusaha meraih 53:02 surganya? Kira-kira kenapa ya, Ustaz? 53:05 Mohon pencerahannya. 53:07 Akallah. [berdehem] 53:07 Dari kedua penanya tadi, Ustaz akan 53:10 simpulkan saja begini. 53:13 analogi kita kalau kita ingin ke tempat 53:19 pelesiran yang sejuk yang menyenangkan 53:22 hati kita, tentu kita akan mencari jalan 53:28 yang cepat yang istilahnya menyelamatkan 53:32 sampai ke tempat tujuan. Kan begitu. Itu 53:35 itu analogi yang sederhana. 53:37 Nah, tetapi tiba-tiba 53:40 itu kan 53:41 iya 53:42 kita akan berjumpa dengan tempat yang 53:45 kita inginkan tuh penuh dengan ujian. 53:47 Macetlah semisal kan gitu. 53:50 Nah, ee bensin habislah semisal kan 53:54 begitu. Ongkos kuranglah semisal kan 53:56 begitu. Banyak penyebabnya. Akhirnya 53:58 kita tidak cepat mm berjumpa dengan 54:01 tempat yang kita inginkan. Nah, di sini 54:04 semacam ujian ujian perjuangan untuk 54:08 tetap di jalan menuju tempat yang kita 54:11 tuju. 54:13 Lambat tahun juga akan sampai ke surga 54:15 itu. Nah, apalah lagi kalau di dalam 54:19 perjalanan menuju surga itu kita selalu 54:22 ingat kepada ee rivalnya surga. Apa 54:25 rivalnya surga itu? 54:27 Neraka. 54:27 Neraka. Enggak ada lain. Kita ingat juga 54:31 ketika kita ingat surga atau jannah yang 54:34 tadi ustaz sebutkan satu persatu namanya 54:37 itu, jangan lupa juga kita harus tahu 54:40 juga nama rival daripada jannah Allah 54:43 itu yaitu anar, neraka. Itu loh yang 54:48 neraka ini jenisnya pun banyak. 54:51 Disesuaikan dengan dosa-dosa yang kita 54:53 lakukan di dunia. Nauzubillah tumma. 54:56 Nauzubillah. Semoga kita dihusnul 54:58 khatimahkan ketika kita meninggal dunia 55:01 ini, ikhwat al iman. Jadi, perjuangan 55:04 untuk mencapai titik surga itu 55:07 betapaapun di dunia ini penuh onak dan 55:10 duri, penuh rintangan dan cobaan, ujian 55:15 dan hambatan, jangan pernah putus terus 55:19 berjalan, terus berjalan sampai kelak 55:22 sampailah di tempat tujuan. Contohnya 55:25 tadi di tempat pelesiran yang indah, 55:28 yang menyenangkan, yang sejuk. 55:29 Subhanallah. Namun ingat, di samping itu 55:33 juga ada jurang yang menyesatkan. 55:36 Iya. 55:36 Iya kan? Jalan berbelok. I kan ada yang 55:41 terjal, ada penuh dengan kerikil-kerikil 55:44 tajam. Ada yang menaiki gunung, ada yang 55:49 menuruni lembah. Itu jalan hidup 55:51 namanya. Dan di tepi kanan kirinya 55:53 banyak jurang yang subhanallah bakal 55:56 mencelakai kita. Kita harus ingat itu 55:59 yang ustaz maksudkan. Ingat rivalnya 56:02 surga adalah api neraka. Ada api neraka 56:06 aljahim yang kita harus berlindung diri 56:08 kepada Allah dari setiap salat kita. 56:10 Allahumma inni azuka minzabil jahanam 56:13 wamin adzabil qabri wamin fitnatil mahya 56:16 wal mamat wamin fitnatil masih 56:19 dajal 56:19 adajjal. Itu neraka jahim tuh kita 56:22 diajarkan oleh Rasul untuk berlindung 56:25 diri daripada neraka jahim. Ada neraka 56:27 jahanam. Nauzubil nauzubillah. Ada 56:31 neraka Lada, ada neraka Sair. Ada neraka 56:36 saqar. Ada neraka al-hutomah. 56:39 Nauzubillah minzalik. 56:41 Ada neraka alhawiyah yang kedalamannya 56:44 luar biasa, yang di dalamnya penuh 56:47 dengan ancaman-ancaman azab. 56:50 Subhanallahzim. Maka kalau kita tidak 56:53 menyandingkan atau menghadirkan rival 56:56 surga, 56:56 iya 56:57 bisa jadi kita ini orang yang mungkin 57:00 juga bisa cepat melupakan surga. 57:03 Baik, Ustaz. 57:03 Nah, tetapi dengan dihadirkannya 57:05 informasi neraka ini sebagai penyeimbang 57:08 agar kita istikamah di jalan Allah 57:11 Subhanahu wa taala demi menuju surga 57:14 yang penuh dengan kenikmatan yang luar 57:16 biasa. 57:17 Itu saja Abi Agus yang dapat saya 57:18 sampaikan. Baik. Kesimpulannya ustaz 57:21 gak gak usah ada kesimpulan cukup segit 57:23 sudah cukup ya. Baik pertanyaan tadi 57:25 menjadi kesimpulan dalam perjumpaan kita 57:27 di pagi hari ini, Ikhwan dan Akhwat 57:29 bersama Ustaz Umar Rasyid Hasan. Dan 57:32 kami juga ingin menyapa para pendengar 57:34 kami yang menyimak ee via YouTube Ustaz. 57:38 Ada 57:40 Bapak Haji Musyawir, kemudian ada Revan 57:43 The Channel, 57:44 ada Udin Sejagat, kemudian ada Hafid 57:47 Alfleresi. 57:48 Masyaallah. menyimak kita karena ada 57:50 Anis 57:51 ee dan juga ini pendengar kami yang juga 57:55 menyimak. Ada beberapa pertanyaan, mohon 57:57 maaf kami tidak bisa sebutkan satu 57:58 persatu. Ada Bunda Emilda, kemudian ada 58:01 Hamba Allah, ada Bunda Hani, ada Bapak 58:05 Hafid di Jogja, Bapak Taslim, dan Bapak 58:09 Rio di Bojong juga ada Bu Fqih, kemudian 58:12 ada Ibu Darma, Bapak Dance, Pak Aziz, 58:15 Ibu Dila, ada Pak Didi di Bogor, Ibu 58:18 Diah, Bunda Ingga, ada Bapak Iwan 58:20 Suwandi, Aji, Pak Istono, kemudian hamba 58:24 Allah di Tebet ada Ibu Fatimah, Abu 58:26 Abdillah, Ibu Retno, dan Muhammad Irfan. 58:29 serta Omaret yang menyimak kita pagi 58:31 hari ini. Ikhwat eh Ustaz. 58:33 Iya. 58:34 Baiklah, Ikhwan dan Akhwat. Oh, satu 58:35 lagi Pak Kastam ya di Pondok Karen. 58:37 Baik, terima kasih Ikhwan dan Akhwat 58:39 atas 58:40 ee perhatiannya dan terima kasih Ustaz 58:44 atas tausiahnya. Setelah ini akan hadir 58:46 program selanjutnya 58:49 yang akan menemani ikhwan dan akhwat di 58:51 rumah yaitu ee ruang kesehatan bersama 58:55 Ibu Sinta Priwit. Jangan maklum dengan 58:58 pikun. Itu yang menjadi temanya. Akhirul 59:02 kalam, kami yang bertugas mohon undur 59:04 diri. Sekali lagi kami ingatkan bahwa 59:06 negara kita menempati urutan tertinggi 59:08 di Asia Tenggara untuk tingkat penularan 59:11 Covid-19. 59:12 Perjalanan menemukan vaksin juga masih 59:14 panjang dan berliku. Jaga diri, jaga 59:17 keluarga, jaga sesama. Virus ini nyata. 59:21 Jangan dianggap sebelah mata. Cuci 59:23 tangan, pakai masker, dan jaga jarak. 59:26 bisa menyelamatkan sesama. Insyaallah 59:29 jangan lupa berdoa dan semoga Allah 59:31 melindungi kita semua. 59:33 Semoga kita dilindungi dan dijaga oleh 59:35 Allah Subhanahu wa taala bagi seluruh 59:36 pendengar Radio Rasil dan pemirsa 59:38 televisi bahkan umat Islam seluruh dunia 59:41 ya. 59:42 Semoga kita terlepas daripada ujian 59:44 corona ini insyaallah taala. 59:45 Baik insyaallah. Amin ya rabbal alamin. 59:48 Saya Abi Agus, ada Anis Mualim dan juga 59:51 Atep mohon undur diri juga ada mahasiswa 59:54 magang ee ya ini. Billahi taufik wal 59:57 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 59:59 wabarakatuh. 1:00:01 [musik]