Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail 0:18 [Musik] 0:32 TV. Asalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:36 rahimakumullah. Senang sekali di acara 0:40 pada pagi ini. Mudah-mudahan membantu 0:43 kita untuk bisa melangkah lebih ringan 0:45 di wirausaha muslim yang akan 0:49 berlangsung sampai 1 jam ke depan 0:52 bersama narasumber kita Ustaz Valentino 0:57 Dinsi yang siap untuk membahas. Nah, 1:00 persisnya seperti apa nanti kita 1:03 tanyakan kepada beliau. Tidak lupa salam 1:05 selawat kita lantunkan untuk junjungan 1:07 umat kekasih kita Muhammad Rasulullah 1:09 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 1:12 kita dipertemukan dengan beliau di 1:14 saat-saat yang sangat kita rindukan di 1:16 yaumil 1:18 akhir. Ustaz Valentinud Dinsi sudah siap 1:21 ada bersama di ruang dengar kita yang 1:24 juga bisa Anda saksikan melalui Rasil TV 1:28 YouTube. Kita sapa beliau. 1:29 Asalamualaikum warahmatullahi 1:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:33 warahmatullahi wabarakatuh. Jadi di 1:35 offrir tadi hari ini kembali kita mau 1:38 memberdayakan masyarakat ya. Yes. Kita 1:41 memberdayakan 1:43 masyarakat melalui masjid. 1:47 Jadi bagaimana pemberdayaan dan 1:49 peningkatan kesejahteraan masyarakat 1:51 kita berbasis masjid gitu ya. Iya. Jadi 1:54 topik kita pada hari ini adalah 1:56 pemberdayaan dan peningkatan penghasilan 1:59 serta kesejahteraan masyarakat. berbasis 2:02 masjid. Nah, ya memang diberdayakan kata 2:05 kuncinya ada ada tiga ya, Mbak Doning 2:07 sebetulnya. Pertama, kunci utamanya itu 2:11 masjid, Q keduanya adalah masyarakat, 2:15 kemudian cor-nya adalah 2:18 pemberdayaan, penghasilan, dan 2:20 kesejahteraan. Nah, itulah yang kita 2:22 akan coba bahas pada pagi hari. Oh, 2:25 sebelum kita lebih lanjut eh kita masih 2:28 ucapkan congratulation to Mr. Presiden 2:32 Prabowo and his cabinet, his minister, 2:35 ministers. Ya, kita ucapkan selamat 2:37 kepada Pak Prabowo serta 2:40 kabinetnya ee dan kepala-kepala badannya 2:43 yang sudah kemarin diambil sumpah 2:45 tanggal 20 kemudian tanggal 20 malamnya 2:49 2122 diumumkan susunan kabitnya serta 2:53 kepala badan. Beberapa orang saya kenal 2:57 secara personal dari jajaran menteri, 3:00 wakil menteri, serta kepala badan 3:01 mereka. Dan kita doakan mudah-mudahan 3:06 bisa husnul khatimah. Wah, di awal-awal 3:08 kita bilang husnul khatimah karena eh is 3:11 it a 3:12 long way, jalannya panjang, anggarannya 3:16 terbatas. Jadi, mari rakyat Indonesia 3:19 kita lihat di 100 hari pertama program 3:23 100 hari pertama kabinet Prabowo dan 3:26 kabinet merah putih kalau enggak salah 3:28 namanya. Dan nanti kita juga akan lihat 3:30 di 1 tahun pertama apa yang akan mereka 3:32 lakukan, apa yang mereka perbuat, 3:34 kira-kira ee seperti apa dampaknya 3:37 kepada kita. Tapi selalu lagi saya 3:38 katakan kepada teman-teman semua, 3:40 sudahlah kita tidak bisa berharap kepada 3:43 ee yang lalu sudah berlalu, yang ke 3:46 depan kita akan lihat. Tapi sekali lagi 3:48 jangan pernah berharap, jangan terlalu 3:52 berharap, jangan terlalu membenci, 3:54 jangan terlalu mencinta. Kalau kita 3:56 terlalu mencinta nanti kita kecewa. 3:59 Kalau kita terlalu membenci juga nanti 4:01 kita kecewa juga. Jadi kalau pakai 4:03 bahasanya lagu yang sedang-sedang saja 4:05 gitu kan. Jadi kita lihat ee bagaimana 4:09 dan kita hanya menggantungkan jangan 4:11 kepada presiden, jangan kepada kabinet, 4:13 jangan kepada susu dan negara ini. Kita 4:15 hanya dan hanya serta hanya berharap 4:17 kepada Allah dan kepada diri kita 4:20 sendiri. Jadi yang bisa ngerubah kita 4:23 hanyalah Allah dan diri kita sendiri. 4:26 Innallaha la yugiru ma biquin hatta 4:30 yugiru ma bianfusihim. Allah tidak akan 4:32 merubah nasib suatu bangsa, suatu 4:35 masyarakat, suatu kaum, even diri kita 4:37 sendiri, kecuali kita sendiri yang 4:39 berupaya untuk merubahkan. Jadi, eh 4:42 wirausaha muslim atau Muslim 4:44 Entrepreneurship ini adalah e the just 4:46 only one step to change your life. 4:48 Bagaimana cara kita merubah eh hidup 4:51 kita menjadi lebih baik dan 4:52 gantungkanlah semua itu hanya kepada 4:54 Allah dan kepada diri kita 5:01 sendiri. Jadi 5:04 lagi-lagi pegangan utama kita hanya 5:07 Allah Subhanahu wa taala. 5:09 Sekarang kalau kita ingin memberdayakan 5:12 diri kita terkait dengan bahasan kali 5:15 ini 5:16 bagaimana meningkatkan 5:19 penghasilan dari usaha-usaha yang 5:24 berbasis. Nah, mari kita simak ya yuk. 5:27 Baik, terima kasih Mbak Nun. 5:28 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 5:29 warahmatullahi wabarakatuh. Hamdan wa 5:31 syukran lillah. Ee ikhwan akhwat 5:34 pendengar Radio Rasil dan pemirsa Rasil 5:37 TV YouTube di mana berada. Sebelum saya 5:40 lanjut, alhamdulillah sudah terbit 5:43 masjid copi paste yang pesannya sudah 5:47 banyak. Bahkan beberapa tokoh-tokoh 5:50 masjid ya kalau kita tahu em Jongkoari 5:54 Ustaz Jazir ASP. Kemudian ada juga Kapal 5:57 Munzalan. Kemudian ada juga 6:01 ee berapa masjid lagi ee alhamdulillah 6:05 mereka semua ya pesan juga ternyata saya 6:07 lihat wih mereka beli book juga buku 6:09 saya ya mereka ke saya pesan ke saya 6:11 jadi masjid kopi paste sudah terbit 6:14 sebelumnya ada BUMM badan usaha milik 6:17 masjid dan sebelumnya lagi ini ada buku 6:21 masjid mandiri membangun ekonomi 6:22 berbasis masjid ini masjid mandiri nih 6:25 kalau sudah dicetak lagi saya enggak 6:26 berani nyetaknya ini hardc 6:28 Cover beratnya 1 kilo. Kertasnya dibuat 6:32 dari perkertas add paper yang licit 6:34 mahal. Jadi kalau nyetak lagi pasti 6:36 biayanya mahal. Saya enggak sanggup 6:38 untuk ee nyetak lagi. Yang ini masjid 6:40 copy pas sudah ada. Nah, khusus 6:44 pendengar hasil beli satu dapatnya dua 6:47 ya. Beli satu dapatnya dua buku. Ini 6:49 khusus ee buku masjid kopi pasti dan 6:51 masjid mandiri. Ee saran saya kalau Adi 6:55 Hidayat bilang kalau kita berinfak itu 6:58 harus cerdas. Kalau Ustaz Adi Hidayat 7:00 kan nyarankan beli Al-Qur'an Rp50.000 7:03 Qurannya disedekahkan, dibaca orang, 7:05 maka pahalanya ngalir terus. Sama juga 7:08 ini beli bukunya wakafin ke masjid. Jadi 7:11 beli bukunya dua buku ini beli satu 7:14 dapatnya dua. Belinya kemudian wakafkan 7:16 ke masjid dan musala dekat tempat 7:18 tinggal kita. 7:20 ee biar ini jadi panduan pedoman bagi 7:22 masjid-masjid di Indonesia agar mereka 7:25 bisa bikin program masjid yang keren, 7:27 program masjid yang unik ya. Dan kalau 7:31 dipraktikkan oleh masjidnya yang 7:33 praktikkan bukan satu orang tuh, satu 7:34 masjid. Jadi kita ngeborong pahala satu 7:37 masjid ya. Jadi di samping beli satu 7:40 dapatnya dua buku, saya kasih lagi ada 7:43 nanti 3 PDF ya yang saya kirim langsung 7:46 ke handphone ee yang nanti pesan itu ada 7:50 3 PDF, ada 16 program-program masjid 7:55 yang unik dan 7:57 170 8:01 ee informasi 8:04 pembiayaan keuangan masjid. Jadi 8:06 biasanya di buku masjid copy paste ini 8:09 mengajarkan bagaimana cara kita membuat 8:11 desain program masjid, menyusun program 8:13 yang cakep, yang unik dengan cara metode 8:16 copy paste. Setelah programnya dibuat 8:19 sama juga semua kita biasa bikin 8:21 macam-macam ilmunya saya sudah kasih 8:23 mereka travel pasti ujung-ujung mereka 8:24 tanya, "Modalnya dari mana, Pak Ustaz?" 8:27 Modalnya gua kasih. Saya kasih 170 ide 8:30 pendanaan untuk masjid. Selama ini kita 8:33 cuman tahu dari kencleng beredar tuh 8:36 jumat pengajian kemudian kita punya 8:39 donatur tetap dua. Terus dari mana lagi? 8:44 Bikin usaha kalau untung. Kalau rugi ya 8:48 rugi. Makanya saya tulisin 170 ide 8:52 sumber pendanaan 8:55 bagi program-program masjid. Jadi segala 8:58 sesuatu kita bikin ya harus ada 9:00 pendanaannya. Nah, kadang-kadang orang 9:02 duitnya dari mana ya? Duitnya dari mana 9:05 lagi ya? Nah, orang Indonesia malas 9:06 mikir. Udah karena mereka malas mikir, 9:08 biarin gua aja yang mikir. Gua pikirin 9:10 ada 170 ide sumber pendanaan bagi 9:14 masjid. Tapi khusus bagi yang beli ee 9:18 buku masjid kopi paste dan juga masjid 9:21 mandiri itu akan dapat saya kasih 9:24 file-nya 165 ide-ide yang unik yang bisa 9:27 diterapkan di masjid dan 170 sumber 9:30 pendanaan keuangan bagi masjid. Oke, 9:32 kita masuk pembahasan kita pemberdayaan 9:35 dan peningkatan penghasilan serta 9:37 kesejahteraan masyarakat berbasis 9:39 masjid. Selama ini kita tahu masjid 9:42 cuman tahunya cuma tempat buat ibadah 9:44 dong. Padahal ada 12 fungsi masjid di 9:47 zaman Rasulullah. Nah, untuk tahu apa ee 9:50 12 fungsi masjid ya di buku ini ya, 9:54 Masjid Mandiri membangun ikat berbasis 9:55 masjid itu saya tulis ada 12 9:58 fungsi masjid ya di zaman Rasulullah. 10:02 Termasuk di dalamnya adalah fungsi 10:05 ekonomi ya. Fungsi ekonomi banyaknya di 10:09 masjid kopi paste. Jadi tinggal kita 10:11 turut. Jadi 10:14 peningkatan pemberdayaan. Jadi 10:18 kalau definisi masjid ya. Jadi selama 10:21 ini di masjid Kopi pas ini saya bikin 10:23 definisi baru. Jadi ya mudah-mudahan 10:26 saya dinobatin jadi inilah jadi pemikir 10:28 tentang masjid ya. Saya pikir ee saya 10:31 serius ya memikirkan tentang masjid. 10:33 Kenapa saya tulis masjid di buku masjid 10:35 copy paste itu ada empat alasan kenapa 10:38 saya menulis buku ini. Alasan pertama 10:41 gue pernah mati selama 6 jam. Nah, ini 10:44 kalau saya buka baju saya nih kasih 10:45 lihat nih ada rosletingnya nih. Jadi 10:48 tulang rusuk saya digergaji dari atas 10:49 sampai bawah dibuka rusuk tulang 10:52 rusuknya kemudian jantungnya dikeluarin 10:54 ditaruh di piring digunting pembuluh 10:56 darahnya. Mati 6 jam. Saya mati 6 jam. 10:59 Setelah direparasi, jantungnya masukin 11:01 lagi, disambung lagi pakai ee pembuluh 11:03 darahnya dari mesin ke jantung saya. 11:06 Alhamdulillah hidup lagi, sehat lagi, 11:08 bisa siaran lagi. Tapi kan besok pasti 11:11 mati beneran. Kalau mati beneran saya 11:14 mikir, yang nominin saya di kubur apaan? 11:15 Ya cuman amal. Makanya saya beramal 11:17 lewatnya masjid. Nah, ini beramal 11:20 cerdas. Kalau saya ee beliin Quran yang 11:25 baca satu orang kan. Jadi dia dia 11:27 pahalanya bagi dia aja walaupun satu 11:29 huruf wala akulu alif min huruf walakin 11:31 alif huruf walam huruf wa mim huruf. 11:34 Tidaklah aku katakan ee alif lam mim itu 11:37 satu huruf tapi alam alif satu huruf lam 11:38 satu huruf mim satu falahu ajratin 11:40 hasanatin. Dan setiap huruf itu ada 11:43 balasan pahala kebaikannya. Itu kalau 11:46 satu orang. Nah saya bikin amalnya buat 11:49 satu masjid. Jadi masjidnya ya seberapa 11:52 banyak jemahnya? berapa ribu, setelah 11:54 pulp ribu atau berapa juta yang salat 11:56 situ ya pal itu yang dapat dan nanti itu 11:59 yang akan nemenin kita di kubur. Makanya 12:01 saya ajak yuk teman-teman yang pengin 12:03 nanti ee di kuburan ditemenin oleh amal 12:07 kita, maka bersedekah, berinfak, 12:10 berwakaf untuk masjid. Itu yang pertama 12:12 alasan saya kenapa ee saya menulis buku 12:15 masjid kopi pasti. Karena gua pernah 12:16 mati 6 jam, sekarang sehat lagi. Dan 12:20 saya sedang mempersiapkan untuk amal 12:22 saya yang nemenin kuburan melalui 12:24 masjid. Alasan yang kedua ada hadis 12:26 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 12:27 itu yang berbunyi, "Tolong Ustaz 12:29 dibetulin kalau salah." Tapi seingat 12:30 saya bunyinya begini. Sabatun 12:32 yuziluhumullahu 12:33 yaumalqiamatiillin illailluh. Ada tujuh 12:36 golongan yang akan mendapatkan naungan 12:38 dari Allah Subhanahu wa taala kelak di 12:40 akhirat. 12:41 yaumil 12:43 akirat tidak ada naungan Allah. Nah, 12:46 yang nomor tig warunbuhu muq masajid. 12:49 Orang-orang yang hatinya nempel sama 12:51 masjid. Siapa mereka? Mereka adalah DKM 12:54 masjid, imam masjid, ustaz masjid, apa 12:57 muazin masjid, ee pengurus masjid ee 13:00 atau jamaah masjid, donar masjid atau 13:02 orang-orang seperti saya yang memikirkan 13:05 bagaimana supaya masjid kita maju, 13:08 bagaimana supaya masjid kita berdaya, 13:10 bagaimana ee jemahnya sejahtera. Jadi 13:13 kita punya tageline di BUMM itu nyaman 13:17 masjidnya, mandiri 13:19 masjidnya, kemudian berdaya jemaahnya, 13:24 serta sejahtera masyarakatnya. Jadi ada 13:26 empat hal tuh yang menjadi koncern saya 13:28 dalam pikiran kami ketika mendesain 13:31 BUMM. Jadi masjid itu harus nyaman. 13:34 Nyaman itu orang masuk enak, adem, 13:36 wangi, bersih, sejuk, tenang. Ya, jadi 13:40 itu nyaman dulu. Nah, definisi nyamannya 13:42 banyak penjabaran. Setelah nyaman, 13:44 mandiri. Mandiri itu artinya apa? 13:46 Mandiri itu bisa membiayai diri sendiri. 13:48 Dia bisa bikin program 10 program, tapi 13:51 begitu bikin 10 program, duitnya dari 13:53 mana? Mereka bingung. Nah, saya kasih 13:55 ide 170 sumber pendanaan untuk masjid 13:59 170. Wow. Tinggal dipilih aja gitu kan. 14:02 Jadi mandiri. Mandiri itu ketika dia 14:05 bisa membiayai dirinya sendiri. Ketika 14:08 masjid itu program-programnya bisa 14:09 berjalan, infrastruktur perawatannya 14:12 bagus, jemaahnya betah ke situ, nyaman. 14:14 Bahkan kemarin Ustaz Jajir kemari ya 14:17 dapat makan gratis, ada yang kopi gratis 14:20 bisa nginp di situ gratis. Itu membuat 14:22 jemaah menjadi namanya nyaman. Nah, 14:26 untuk bisa nyaman maka harus mandiri. 14:28 Kemudian yang 14:29 ketiga, berdaya jemahnya. Jadi ini jamak 14:34 masjid. Bagaimana kita bisa 14:37 memberdayakan 14:38 jemaahnya? Jemaah kan macam-macam tuh. 14:41 Ada yang pendidikan rendah, ada yang 14:42 tinggi, ada yang miskin, ada yang kaya, 14:44 ada yang pintar, ada yang bodoh. Ini 14:46 bagaimana kita bisa berdayakan? Setelah 14:49 diberdayakan, bagaimana program masjid 14:52 itu bukan cuman dia nyaman, dia bisa 14:54 membayar diri sendiri, jemaahnya 14:56 berdaya, potensinya dikembangkan, tapi 15:00 juga bisa mensejahterakan masyarakat di 15:03 sekitar masjid. Ini kalau dia bisa capek 15:05 empat ini, masjidnya 15:07 nyaman, enak, betah orang di dalamnya 15:10 wangi. He ya. Makanya ada jemah saya, 15:13 alhamdulillah tuh pintar juga otaknya 15:14 dia. Begitu saya ngomong ini, dia jualan 15:17 aksesoris masjid. Dia jualan karpet ke 15:20 masjid-masjid, dia jualan parfum buat 15:23 karpetnya. Ya, alhamdulillah. Tuh, saya 15:25 tanya, "Berapa lu dapat?" Ya, lumayan 15:27 ustaz setahun 5 sampai 7 miliar toh. 15:30 Kenapa? Dia ngelihat potensi, dia 15:32 ngelihat potensi di masjid itu 15:34 potensinya gede. Maka dia jualan 15:36 aksesoris masjid, ada yang jualan parfum 15:39 masjid, ada yang jualan jam masjid. Itu 15:41 namanya peluang. Karena memang di 15:43 potensi masjid kita ini luar biasa. Jadi 15:48 pemberdayaan masyarakat itu, 15:50 pemberdayaan jemah masjid itu ada 15:52 orang-orang tertentu yang bisa ngelihat 15:54 peluang kan. Nah, ada juga yang enggak 15:56 bisa ngelihat peluang. Makanya di 15:58 situlah kita ajarkan BUMM itu badan 16:00 usaha milik masjid yang saya jadikan 16:02 hadir untuk bagaimana membuat masjidnya 16:05 nyaman, masjidnya mandiri, jemaahnya 16:07 berdaya, serta masyarakat di sekitarnya 16:10 menjadi sejahtera. Sejahtera itu artinya 16:14 apa? Kita harus bisa mampu mengkonversi. 16:18 mengkonversi dari mustahik menjadi 16:21 muzaki. Ya, dari tadinya kita kasih 16:24 makan, kita ajarin dia mancing. Ya, jadi 16:28 ee bagaimana orang bisa sejahtera? Dia 16:32 hanya bisa sejahtera ketika 16:34 penghasilannya kita tingkatkan. Salah 16:36 satu rumusnya begitu. Tidak mungkin dia 16:38 bisa sejahtera kalau penghasilan tidak 16:41 meningkat. Ini oni anaknya dua ya, 16:44 tiba-tiba bininya jadi dua ya. Amin. 16:47 Wah, amin ya anaknya dua tiba-tiba nikah 16:52 lagi tambah lagi anaknya dari satu lima, 16:56 tujuh. Puyang enggak kepala tuh? Puyang 16:59 enggak, Nik? Nah, jangan ya. Enggak 17:01 puyang. Pusing enggak? Nah, jangan 17:04 pusing ya. Jadi saya kalau orang tanya 17:07 saya, jantung saya dikeluarin, pulsa 17:10 hampir 18 ditutup semua ya. 17:14 Kemudian ee enggak pusing, Ustaz. Saya 17:16 bilang, "Enggak, saya enggak pernah 17:17 pusing." Cuman saya bilang, "Hidup saya 17:20 seru." Ini kemarin beberapa teman saya 17:22 yang jadi menteri, kepala badan. Saya 17:24 cuman WA begini doang, tapi ada yang 17:26 nyaut 17:28 sih. Tahniah ya ente jadi ee wakil 17:33 menteri. Jadi menteri. Terus ada yang 17:36 bilang waktu belum diumumin nih, belum 17:37 diumumin baru dipanggil-panggil. Saya 17:39 lihat kan, oh mukanya di TV dipanggil 17:41 ya. Saya ada kali 10 orang saya kenal. 17:44 Saya bilang begitu, "Tahniah selamat." 17:46 Dia jawab, "Bukan jadi wakil menteri, 17:49 Ustaz. Jadi kepala badan." C saya 17:52 bilang, "Taniah ente e jadi kepala wakil 17:55 menteri gitu kan. Ee saya bilang, 17:58 "Nga-ngajak dong." Saya cuman ajak, saya 18:00 bilang ajak-ajak dong. Ee sejak habis 18:04 operasi jantung ya ee saya kasih bolt 18:08 dan sempat mati 6 jam. Kata-kata sempat 18:10 mati 6 jam itu saya bold. Hidup saya 18:13 seru. Saya enggak bilang susah, 18:17 seru itu beda. Itu tentang masalah point 18:19 of view itu tentang masalah diksi ya. 18:22 Jadi kalau saya bilang gema itu wah 18:24 susah nih anak banyak ada yang sekolah 18:26 di luar negeri ada gini ini masih 18:28 sekolah anak ada banyak kayak teman saya 18:31 anaknya 9 11 itu masih sekolah semua 11. 18:35 Coba kalau dia bilang puyeng dia akan 18:37 puyeng. Benar tuh. Kenapa dia bilang 18:39 hidupnya susah, hidupnya puyeng? Maka 18:41 yang datang kepuyengan. Tapi kalau saya 18:43 ditanya gimana ya hidup aneh seru? Coba 18:47 kalau seru gimana itu? Seru kayak kita 18:49 nonton film ya kan? Film lagu. Wah seru 18:51 banget film atau kayak kita main game ya 18:54 anak-anak tuh on main game seru kan? 18:56 Jadi kalau seru itu itu tentang 18:59 challenging. Jadi tentang itu 19:02 syur ya. Jadi ini tentang bagaimana cara 19:05 kita merubah diksi. 19:08 Kita merubah sudut pandang. Daripada 19:10 kita bilang susah, nanti yang datang 19:12 kesusahan. Tapi kalau kita bilang seru, 19:15 wah itu yang datang keseruan. Seru kan 19:18 menantang gitu kan. Kita akan terus gitu 19:21 kan. Jadi pemberdayaan dan peningkatan 19:24 serta kesejahteraan masyarakat berbasis 19:27 masjid. Alhamdulillah pikiran ini saya 19:30 sampaikan mantan ketua MPR, DPR sudah 19:34 sambut. Dia bilang, "Wah, terima kasih e 19:37 Pak Valentino. Izin saya teruskan 19:39 tulisan ini ke teman-teman yang lain." 19:41 Wah, senang saya yang nerusin anggota 19:43 DPR RI dan mantan ketua MPR DPR gitu 19:47 kan. MPR mantan ketua MPR diterusin 19:50 pikirannya pikiran saya tuh nyebar tuh 19:52 ke mana-mana. Ada juga anggota DPRD 19:55 Provinsi DKI, ada juga DPRD Provinsi 19:59 Depok. saya sebarin aja, mereka sebarin 20:02 lagi. Jadi pikiran itu saya sebarin aja. 20:05 Bahkan calon gubernur, wakil gubernur 20:09 DKI sudah ketemu saya ya. E jadi 20:13 sebenarnya bukan sudah ketemu saya, saya 20:14 dia pengin ketemu saya. Saya bilang, 20:16 "Wei, di mana-mana murid nemuin guru, 20:18 saya nyamperin." Saya ngomong. Terus ada 20:20 juga teman yang ketua DPRD ee Depok 20:24 ketemu juga. Ya, saya sampaiin aja 20:25 pikirannya. Berapa juga anggota DPRD 20:28 Provinsi DKI juga begitu. Saya sampaikan 20:31 pikiran-pikiran bagaimana pemberdayaan 20:33 dan peningkatan penghasilan 20:35 kesejahteraan masyarakat berbasis 20:37 masjid. Dipanggil saya dengerin gitu 20:40 kan. Ngumpul sama teman-temannya tuh 20:42 anak buahnya kadernya segala macam. 20:44 Mereka bicarakan satu hal bagaimana agar 20:46 menang. Wah semuanya ngomong banyak deh. 20:48 Kira-kira hampir berapa 70 orang. Saya 20:50 cuma dengerin aja. Dengerin saya 20:52 diundang kan datang. Udah semua ngomong 20:54 bagaimana supaya menang begini begini 20:56 begini begitu. Udah selesai ya. Ee cukup 20:59 ya tanya jawab saya angkat tangan. Satu 21:00 lagi. Lupa nih saya terakhir-terakhir 21:02 tadi saya bilang mohon maaf ya Bapak Ibu 21:05 sekalian ini kan teman-teman semua 21:06 ngomongnya kan bagaimana agar 21:10 menang ya kan. Oh strateginya begini 21:12 begini. Tapi lupa satu saya bilang 21:14 bagaimana bila menang. Nah kalau ente 21:17 menang apa komitmen ente? Apa kontribusi 21:21 ente untuk meningkatkan penghasilan 21:24 serta kesejahteraan masyarakat basisnya 21:26 masjid? Karena saya orang masjid, saya 21:29 nulis buku masjid kopi paste dan 21:30 membangun ikon berasi masjid. Bagaimana 21:33 tuh caranya? Nah, ini saya rumusin deh. 21:36 Saya bikin tuh nanti mudah-mudahan 21:38 setelah pulang dari sini saya akan 21:40 upload tulisan saya ini. Saya boleh tiga 21:42 alasan penting 21:44 mengapa pemberdayaan dan peningkatan 21:47 penghasilan kerjaan berbasis masjid. Ada 21:49 tiga alasan ya. Kemudian juga saya biasa 21:54 begitu sebutkan tiga caranya. Bagaimana 21:57 cara kita bisa meningkatkan pemberdayaan 22:00 dan peningkatan kesejahteraan setelah 22:01 penghasilan-masyarat berbasis masjid. 22:04 Dan juga saya minta 10 program. Program 22:07 apa bahkan saya buatkan untuk 22:08 teman-teman anggota dewan itu saya 22:10 bikinin 21 22:12 program 21 program ya. Visi, misi dan 22:15 segala macam saya buatin. Zaman sudah 22:17 canggih sekarang. Jadi kita gunakan 22:19 teknologi kita bisa bikin apa saja. 22:23 Jadi agar bisa 22:25 sejahtera yang jelas adalah penghasilan 22:28 mereka harus 22:30 diningkatkan. Agar penghasilan mereka 22:32 bisa ditingkatkan, mereka harus 22:36 diberdayakan. Ya. Jadi cara meningkatkan 22:39 penghasilan ee sederhana. Saya bilang 22:42 mereka harus punya pekerjaan. Nah, untuk 22:45 punya pekerjaan mereka 22:48 ee harus punya keterampilan ya. Jadi 22:51 untuk mereka bisa sejahtera mereka harus 22:55 punya penghasilan. Untuk mereka punya 22:57 penghasilan mereka punya pekerjaan. 23:00 Makanya saya pikirkan bagaimana caranya 23:03 agar mereka punya penghasilan dan 23:05 meningkat kesejahteraannya. 23:07 Nah, ini beberapa program yang saya 23:09 pikirkan juga adalah bagaimana kita 23:11 kepada masyarakat ini ee kalau yang 23:14 memang mereka di sini juga sampaikan ee 23:18 bagaimana tiga caranya. Nomor satu 23:20 selalu pelatihan kewirausahaan dan 23:22 keterampilan. Jadi diajarkan 23:24 kewirausahaan dan keterampilan. Kalau 23:26 mereka bisa berwirausaha seperti topik 23:29 kita setiap ee saya bicara di sini 23:32 wirausaha muslim, Muslim 23:33 entrepreneurship dan juga mereka dikasih 23:35 keterampilan. Nah, keterampilan yang 23:37 paling mutlak yang paling wajib dimiliki 23:40 oleh semua 23:41 orang tanpa terkecuali ini saya bilang 23:44 adalah keterampilan 23:46 menjual. Sekali lagi saya bilang 23:49 keterampilan menjual. 23:53 Nah, jadi terhadap masyarakat ini saya 23:55 tuntut nih saya lagi ajukan juga ide-ide 23:57 pikiran saya kepada anggota-anggota 23:59 dewan yang sudah terpilih nih ya. Jadi 24:02 ee bagaimana cara kita mengkonversi dari 24:05 mustahik menjadi muzaki dari mereka 24:08 tadinya cuman dikasih duit minta-minta 24:10 nanti BLT bisa mereka bahkan memberikan 24:12 zakat infak sedekah. Kita kasih latihan 24:16 keterampilan. Mungkin tidak semua orang 24:19 bisa jadi pengusaha. He tapi semua orang 24:22 bisa bekerja kalau dia mau ni. Saya 24:25 kemarin ketemu dengan beapa teman saya 24:27 Ustaz kita bikin pendidikan agar mereka 24:31 bisa kita kirim ke 24:33 Jepang. Jadi kursus bahasa Jepang kasih 24:36 keterampilan kemudian kita kirim mereka 24:38 ke Jepang untuk kerja di Jepang. Nah 24:41 mereka kerja kan punya gaji tuh. He. Nah 24:44 gaji itu kan tetapi bisa meningkatkan 24:46 kesejahteraan keluarga mereka. Tadinya 24:48 mereka nganggur, kita latih, kita kirim 24:51 ke Jepang, kita tempatkan di 24:53 perusahaan-perusahaan Jepang yang 24:54 menjadi mitra kita. Kemudian ya mereka 24:57 akan bisa bayar zakat infak sedekah. 24:59 Nah, itu harus ee ini saya minta anggota 25:02 dewan ente mau biayain berapa 25:04 orang untuk kita didik, kita latih, kita 25:07 kirim ke Jepang atau ke Korea. Nah, kita 25:10 yang bangun kerja samanya Mbak Nuning ya 25:12 dengan teman-teman ee di luar negeri 25:15 yang bisa menampung mereka sebagai 25:17 tenaga kerja ya di pabrik apa atau di 25:20 macam-macam gitu kan. Dan kebetulan e 25:23 ini saya ini adalah eh Vice Presiden 25:27 wakil dari Wita. Wita itu World Halal 25:29 and Industrial Thread Alliance. Jadi 25:31 kalau bahasa Indonesia eh serikat 25:34 dagang, kamar dagang dan industri dunia 25:36 Islam lah. Kurang lebih gitu. Jewita itu 25:38 singkat word halal industrial trade 25:40 Alliance. Jadi serikat dagang kadinnya 25:43 dunia Islam. Ketuanya Profesor Kobesan 25:46 itu dari Jepang ya. Saya jadi wakilnya. 25:50 Nah, karena kebetulan dia memang orang 25:52 Jepang, istri orang Indonesia, ya sudah 25:54 saya bilang, 25:55 "Eesang, Kobesang kita ini siapkan 25:58 bantu." Nah, termasuk kalau di Jakarta 26:00 dia punya sekolahnya, punya lab latihan 26:02 keterampilannya bekerja sama dengan 26:04 Astra. Dia punya lab itu dibiayas oleh 26:05 Astra, dilatih keterampilan nanti kita 26:08 kirim. Itu bagaimana kita mempersiapkan 26:12 SDM, kita latih, latih keterampilannya, 26:15 kita latih bahasanya, kemudian kita 26:17 kirim. Nah, itu bagi yang 26:21 bekerja. Nah, ada satu lagi adalah 26:23 bagaimana kita melatih 26:25 jualan. Ya, kita latih jadi ilmu 26:28 keterampilan jualan itu penting. Nanti 26:30 kita latih, kita mau akan melatih 26:32 namanya apa? Digital 26:34 marketing. Kan sekarang modelnya sudah 26:36 zamannya digital marketing. Iya kan. 26:38 Digital marketing itu bisa jadi reseller 26:40 atau bisa menjadi dropship? Dropshipper. 26:43 Nih. Saya lagi merancang program kemarin 26:46 waktu bulan lalu kita ee pelatihan di 26:48 Masjid Darussalam BUMM ada travel haji 26:53 dan umrah nomor empat terbesar di 26:55 Indonesia. Kalau saya tidak salah 26:57 seminggu atau sebulan dia mengirim 6.000 27:00 orang pergi 27:01 umrah. Dan menariknya umrahnya itu 27:07 DP-nya nol. He DP-nya nol. berangkat 27:11 dulu nanti bayar cicilannya bisa 36 27:14 bulan. Saya bilang, "Wah, menarik." 27:16 Kalau bagi saya menariknya bukan ee 27:18 DPnya nol atau bayar 36. Saya bilang, 27:21 "Nanti kalau jemaah gue anggota BUMM ini 27:24 masarin, dia jadi resellernya, jadi 27:27 agennya atau jadi dropshippernya, 27:29 masarin program umrahnya ini dapat 27:31 berapa satu orang?" Oh, saya to the 27:34 point aja. Dia bilang, "Ustaz, 27:35 insyaallah untuk satu orang R juta." 27:37 Wah, keren. Saya bilang, "Karena setahu 27:39 saya, pengalaman saya dari tahun '94 27:41 memberkatkan umrah ya paling antara 27:43 Rp800.000, R juta sampai R juta lah 27:46 komisinya." Dia bisa ngasih komisi Rp3 27:48 juta itu untuk umrah. Terus saya bilang, 27:51 "Kalau haji berapa?" "Ya, haji bisa R5 27:53 juta, Ustaz. Entar dulu, haji apaan?" 27:56 Saya bilang, "Saya tahu saya tuh kan ada 27:58 haji namanya haji biasa ONH, ada haji 28:02 plus ya. Kira-kira berapa? 70 apa itu. 28:06 Yang ketiga haji Furoda. Furoda itu yang 28:08 250, 300, 400 juta. Ternyata ada satu 28:12 lagi namanya Haji Dakhili. Gua ngerti. 28:14 Saya bilang berapa dapatnya kalau 28:16 dakili? Dakhili bisa kasih ee 20 sampai 28:20 25 juta satu orang. Sudah saya bilang 28:22 ini kalau ee bagaimana bisa meningkatkan 28:25 kesejahteraan dan penghasilannya gampang 28:28 kan? Nanti masjid-masjid ini kita latih 28:30 aja untuk jadi marketing umrah dan haji. 28:34 Ya kan ya orang Indonesia setahun R juta 28:37 pergi umrah. Heeh. Haji Rp250.000. Jadi 28:40 targetinnya saya bilang targetin ente 28:42 sebulan bisa dapetin 10 orang yang mau 28:45 umrah. Kan gampang. Kagak ada DP enggak 28:49 pakai DP nanti umroh dulu dibiayain. 28:52 Pulang nanti cicil selama 36 bulan 28:55 targetin 10. Kalau dia bisa 10 * R juta 28:58 R3 juta. Tambahin 1 bulan satu targetnya 29:01 orang yang mau pergi haji pakai dakhili. 29:04 Kalau haji Furodah kan bisa R50 juta, 29:07 R00 juta ini 29:09 setengahnya. Ya sudah terangin. Saya 29:11 bilang gua ngerti itu barang 29:13 apaan itu baik haji ini gua ngerti semua 29:16 karena saya dari 94 sudah bikin gitu. 29:19 Oh deh, masuk di akal ya. Sudah MOU kita 29:20 bikin MOU nanti orang pasarin gitu kan 29:23 ya. Cukup ente jualan sebulan 10 yang 29:26 bisa umrah satu yang pergi haji Rp50 29:28 juta sebulan. Nah, dapat duit dari mana? 29:30 Rp50 juta sebulan gitu kan. Nah, itu 29:32 makanya ee BUMM itu sifatnya kita 29:36 kolaboratif ya. Jadi kalau ada orang Pak 29:39 Ustaz Valentino, apa BUMM yang Ustaz 29:42 dirikan dengan BUM Jogo Karian dengan 29:44 kapal Munzalan dengan yang di Serragen 29:46 itu? He saya cuman bilang 29:48 gini, Jogo Karian itu punya usahanya 29:52 hotel, punya usahanya angkringan punya 29:56 usaha ini dan itu. Yang di Sragen punya 29:58 begini dan begitu kapan saya itu namanya 30:01 saya bilang itu masjid punya usaha. Jadi 30:04 masjid punya usaha diajarin 30:06 masjid-masjid bikin usaha, bikin BMT. 30:09 Kalau untung dia untung sendiri, kalau 30:10 rugi dia rugi sendiri. Itu namanya 30:13 masjid punya usaha. Nabi Umm enggak 30:15 ngajarin gitu. 30:17 kita kajarin juga, kita kasih juga, kita 30:19 kasih tools-nya, kita kasih platformnya. 30:21 Tapi BUMM itu jadi 30:23 agregator. Kita buat namanya 30:25 ekosistemnya sehingga ini bisa terhubung 30:29 kekuatan masjid yang jumlahnya R850.000. 30:32 Nih ingat-ingat nih semua nih. Masjid di 30:34 Indonesia dan musala itu ada 850.000 30:36 jumlahnya. He. Pesantren itu ada 30.000 30:39 dan jumlah penduduk Indonesia itu yang 30:41 muslim 235 juta penduduk muslim. Coba 30:46 kalau saya tanya apa artinya 2035 juta 30:49 penduduk muslim? Apa artinya 850.000 30:52 masjid dan musala dan apa arti 30.000 30:55 pesantren? Kalau saya tanya paling ente 30:57 jawabnya cuman gini, peluang kan gitu 31:00 kan? Terus saya tanya lanjut lagi, 31:03 "Diapain peluangnya?" Enggak tahu. Nah, 31:06 kalau kami di BUMM ngerti betul apa 31:09 artinya 235 juta itu it is a mean of 31:12 market. Is that right? 23 itu adalah 31:15 market. 31:18 850.000 31:19 musala dan masjid itu adalah 31:22 distribution channel. 31:24 Bayangkan di mana ada distribution 31:27 channel sebanyak itu dan 30.000 31:30 pesantren adalah it is mean it's a human 31:33 capital. 31:35 Nah, tugas kita ini bagaimana melakukan 31:38 agregator, bagaimana mengolah, bagaimana 31:41 memanage. Jadi, pada akhirnya BUMM ini 31:44 memang menjadi agregator dan membuat 31:47 ekosistem kemasjidan, ekosistem 31:50 pesantren, ekosistem ee masyarakat 31:53 muslim ini jadi sebuah kekuatan ekonomi 31:56 bagi umat. Dan pada akhirnya ya kita 31:58 bagaimana memberdayakan, meningkatkan 32:01 penghasilan serta kesejahteraan 32:03 masyarakat basisnya masjid. Ya, 32:05 mudah-mudahan bicara hari ini sampai nih 32:07 ke banyak orang karena potensi kita 32:09 besar, umat kita besar, pemimpinnya 32:12 baru, pemerintahannya baru saja 32:14 dilantik, menteri-menterinya baru, 32:16 kepala badannya baru. Dan saya percaya 32:18 omongan ini, pikiran ini akan sampai 32:20 kepada mereka. Yang keingat tadi tujuh 32:23 golongan saatun yuzilumullahu 32:27 yaumalqiamahilinil. Ada tujuh golongan 32:28 yang mendapat naungan Allah pada hari 32:30 kiamat kelak di mana pada situ tidak ada 32:33 naungan kecuali dengan Allah. Yang salis 32:36 nomor 32:37 tajulun muq masjid. Orang-orang yang 32:40 hatinya terikat peduli nempel sama 32:43 masjid. Ayo presiden, ayo menteri, ayo 32:46 kepala badan, ayo para pemimpin, para 32:49 Pakmir masjid, yuk. Kita ini sedang 32:52 membeli surga nih. Kita membeli naungan 32:54 Allah nih. Yuk, paling enggak ya yang 32:57 punya duit rece-receh infak zakat 33:00 sedekahnya, wakaf, beli bukunya, infakin 33:03 ke masjid-masjid. Mudah-mudahan ini jadi 33:05 panduan-panduan bagi masjid kita agar 33:07 mereka bisa membangun, bisa memakmurkan 33:10 masjid. Ya, jadi ide memakmurkan kejid 33:14 banyak bukunya, tapi begitu how toya 33:18 enggak banyak, programnya enggak banyak 33:20 lagi. Makanya saya bikin copy paste. 33:23 Begitu dia bisa bikin, "Oh, programnya 33:25 begini begini begini rencananya begini." 33:28 Pertanyaan berikutnya duitnya dari mana? 33:30 Nah, karena duitnya dari mana? 33:31 Sepertinya saya kasih 170 sumber 33:34 pendanaan bagi aktivitas masjid terutama 33:39 untuk pemberdayaan serta meningkatkan 33:41 penghasilan serta kesejahteraan 33:43 masyarakat basisnya masjid. Jadi balikin 33:46 masyarakat ke masjid. Dan saya coba-coba 33:49 ingat tadi sambil di rumah. Sebetulnya 33:52 yang saya omongkan dengan judul hari ini 33:55 pemberdayaan dan peningkatan penghasilan 33:57 serta kesejaran masyarakat berbasis 33:59 masjid ini bicara satu hal. Inilah yang 34:02 disebut maqasidus syariah. Maksud 34:04 syariah syariah itu akan ada ee hifzun 34:08 din. Dia memelihara agama ini ya. 34:12 Bagaimana Islam bisa ditegakkan back to 34:15 masjid karena Rasulullah mulai dari 34:16 masjid. 34:18 12 fungsi masjid. Hifzul aqal dia 34:21 menjaga akal ya. Hifzul mal menjaga ee 34:27 harta dan selanjutnya dia dibuka silakan 34:29 googling nanti e maqasid syariah 34:32 judulnya begitu. bahwa sesungguhnya apa 34:34 yang kami bicarakan melalui BUMM adalah 34:37 dalam rangka juga kami menegakkan yang 34:39 disebut dengan maqasidus syariah. Maksud 34:42 diturunkannya, dihidupkannya syariat 34:45 Islam ini. Dan mudah-mudahan inilah yang 34:47 bisa menjadi amal saleh kita yang ee 34:50 nemenin kita nanti di kubur. Karena apa? 34:53 Dan alhamdulillah saya senangnya ketika 34:55 saya bicara secara konsisten tentang 34:58 masjid, tiga buku masjid sudah saya 35:00 terbitkan. pertama masjid mandiri 35:03 membangun ekonomi umat berbasis masjid 35:05 ya yang kedua, BUMM Badan Usaha Milik 35:08 Masjid sudah terbit saya take down lagi 35:10 saya sempurnakan. Yang ketiga, Masjid 35:13 Copi Paste. Sekarang banyak sekali 35:15 orang-orang yang berbicara tentang 35:17 masjid, bikin komunitas masjid, bikin 35:19 LSM masjid, bikin program-program 35:21 masjid, bikin training-training tentang 35:23 masjid. W alhamdulillah saya bilang 35:26 walaupun banyak yang mereka jalankan ke 35:28 mereka jalankan ada yang gagal. Terus 35:30 begitu jalankan mereka bingung. Saya 35:32 bilang, "Enggak usah bingung. Kalau ente 35:34 jalanin pikiran-pikiran saya, saya dapat 35:36 pahala. Kalau ente bingung, udah ente 35:39 tinggal telepon saya 0813 35:44 19618972. Datang ke rumah saya, kita 35:47 diskusi, kita ngomong atau paling enggak 35:49 baca bukunya, beli bukunya, wakafin 35:52 bukunya, panduannya ada di situ. Kalau 35:54 enggak ngerti ya tinggal tanya. Saya 35:56 enggak pernah pasang taraf tarif gitu 35:58 kan. Kalaupun bukunya dibeli yaitu untuk 36:00 membantu operasionalnya BUMM Badan Usaha 36:03 Milik Masjid dalam rangka kita ee 36:06 pemberdayaan dan peningkatan penghasilan 36:08 serta kesehatan masyarakat berbasis 36:11 masjid. Jadi kita ajak nih para donatur, 36:16 para investor, para pemikir sekarang di 36:18 kabinet baru kan nih 5 tahun ke depan 36:20 nih kita ajak ya mudah-mudahan 1 2 3 4 5 36:25 ya beberapa anggota dewan dan beberapa 36:28 partai akan membawa juga saya keliling 36:30 Indonesia nih untuk supaya cepat pikiran 36:34 badan usaha milik masjid ini. ee tadinya 36:37 kan kita adakan di Depok datang 450 36:41 masjid, besok mau adakan di Jakarta 36:43 targetnya 1700 masjid. Ee terus ada 36:46 ustaz saya bilang, "Akhi, kalau antum 36:48 cara begitu mah lama, antum jalan 36:50 sendiri capek. Jadi gimana, Ustaz?" 36:52 Nanti saya kumpulkan anggota dewan. 36:54 Kebetulan saya membawahi apa ee Jakarta, 36:58 kemudian Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa 37:00 Tengah. Nanti ane kumpulin anggota 37:02 dewannya itu di tiap kota tuh ente 37:05 ngomong. Nanti begitu ente ngomong minta 37:08 anggaran mereka biayai program antum. 37:10 Wah keren saya bilang ya. Jadi ya enggak 37:13 bisa ini kita jalanin sendiri, enggak 37:15 bisa kita kerjain sendiri. Ee selama ini 37:18 kita jalanin sendiri, kerjain sendiri, 37:20 biayain sendiri. Begitu susah-susah 37:22 sendiri ya. Paling enggak upaya saya 37:24 gitu. Nulis buku, bukunya dijual, 37:27 bukunya untuk membantu pembiayaan badan 37:29 usaha milik masjid. 37:32 Alhamdulillah saya punya sekolah sempat 37:35 cerita di sini kan TK SD SMP. Saya 37:37 bilang sama istri saya, "Mi, sekolahnya 37:40 kita wakafin aja." Jadi insyaallah 37:42 sekolah kita kita akan 37:45 wakafin. Ee kemarin saya konsultasi 37:48 dengan murid saya juga, mantan direktur 37:50 utamanya Dompet Wafa, Dr. Imam Ruliawan. 37:55 Dia nyaranin juga, "Iya, Bang, diwakafin 37:57 aja, Bang. Enggak bisa abangnya jadi 37:58 nazirnya." Ya udah. Terus saya daftar 38:01 besok ada pelatihan untuk jadi ee nazir 38:04 wakaf ya. Ee bayar 3,5 juta. Ternyata 38:10 bayar susah juga enggak punya duit 38:11 maning. He. Tapi kita punya teman kan 38:13 ya. Saya cuman WA aja. Saya bilang sama 38:16 teman saya ada dokter, "Dok, saya ini 38:19 sekolah saya mau wakafin. Sekolah istri 38:22 saya saya mau wakafin." Kata direktur 38:25 Dompit Dufa nazirnya BUMM aja sebagai 38:28 nazirnya. Tapi ini kan harus sertifikasi 38:30 wakafnya. Ini ada pelatihannya R,5 juta. 38:33 Saya kagak punya duit ya. Lagi enggak 38:35 punya duit ikut pelatihannya. Ini 2 hari 38:37 pelatihannya 1 hari asesmen untuk dapat 38:40 license dari Badan Wakaf Indonesia. Bisa 38:44 enggak dibantu? Siap, Bang. Kapan harus 38:47 dibayar? Minggu ini langsung dia 38:48 transfer tuh. Nah, saya tanya juga ke 38:50 lembaga-lembaga yang pernah saya bantuin 38:52 juga tuh. Ada lembaga-lembaga enggak 38:53 usah saya sebutin lah. Kalau sebutin 38:55 terkenal tuh siap-siap doang tapi kagak 38:58 transfer-transfer. 39:00 Tapiang kadang saya bilang Mi. Jadi kita 39:02 memang tuh yang pada akhirnya saudara 39:03 terdekat kita juga, tetangga kita, teman 39:06 kita juga yang bantu kagak pakai pikir 39:07 langsung transfer yang transfer ya sudah 39:10 saya langsung transfer ke lembaga 39:12 pelatihannya wakaf mulia kalau enggak 39:13 salah gitu kan R,5 juta. Ya sudahah, 39:16 nanti hari Jumat ini ada ee pengarahan 39:19 online-nya, kemudian tanggal 30 31 39:22 pelatihan online-nya, nanti tanggal 3nya 39:24 assesment untuk BUMM bisa menjadi nazir 39:29 wakaf. Ee jadi nanti ada wakaf bisa 39:32 berupa barang, tanah, rumah. Kemarin ada 39:35 juga yang mau wakaf ke saya villa tuh di 39:37 Cipanas ya, nanti kita follow up lagi. 39:39 Nah, itu saya bilang sudah kita wakafin 39:42 gitu untuk jadi kepentingan badan usaha 39:44 milik masjid. apa itu jadi tempat 39:46 pelatihan ee ekonomi umat berbasis 39:50 masjid dan segala macamnya. Dan 39:52 alhamdulillah Menteri Agamanya ee 39:54 Profesor Nazarin Umar kan ya saya kenal 39:56 baik juga ya. Mudah-mudahan nanti bisa 39:59 silaturahim ke Prof. Nazar ee kemudian 40:02 ke Kepala Badan apa ee jaminan produk 40:05 Halal Haikal Hasan juga sohib saya juga 40:07 tuh ya. Mudah-mudahan dari teman-teman 40:09 itu adalah yang sedikit-sedikit untuk ee 40:13 BUMM untuk program-program ee 40:15 pemberdayaan dan peningkatan penghasilan 40:18 serta kesejahteraan masyarakat berbasis 40:21 masjid. Itulah topik kita pada hari ini 40:23 sebagai pengantar. Mudah-mudahan nanti 40:25 setelah dari sini tulisannya bisa saya 40:29 tulis, saya upload di www.bummpeduli.id 40:33 bummpeduli. Pummpeduli. Sehingga 40:36 teman-teman nanti bisa membaca ee apa 40:40 pikiran saya tentang pemberdayaan dan 40:42 peningkatan penghasilan serta 40:43 kesejahteraan masyarakat berbasis 40:45 masjid. Tiga alasannya caranya 40:48 bagaimana, programnya apa saja. Dan bagi 40:50 yang ingin ee bersedekah, infak, wakaf, 40:54 sedekah ee dengan cara membeli bukunya 40:56 bisa juga di website juga www eh 41:01 www.bummpeduli.id lalu klik ada gambar 41:04 masjid copy paste silakan dibaca. 41:09 Masyaallah, 41:10 jadi tertarikkah Anda menjadi bagian 41:14 dari apa yang dibahas? Oke, kita ke 41:16 pertanyaan yang sudah dikirim ya. 41:19 Tunggu sebentar. Tadi 41:23 dari 41:25 H. Bapak Khairul 41:28 Muluk. Asalamualaikum. Waalaikumsalam 41:31 warahmatullahi wabarakatuh. Saya mau 41:33 beli ah masjid copi paste yang sedang 41:37 dibahas on air sekarang nih, Mbak 41:39 Nuning. Dan terkait dengan ide 170 41:43 sumber pendanaan. Keren banget. Mohon 41:46 info harganya dan ke mana dikirim 41:49 rekeningnya. Salam dong, Mbak Nuning 41:51 untuk Ustaz Dinzi katanya. 41:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:54 wabarakatuh. Jadi teman-teman yang ingin 41:57 berinfak atau wakaf ya niatin salahan 41:59 saya sih wakaf aja. Niatin saya wakaf 42:02 beli boleh baca sendiri. Paling cakep 42:04 lagi beli wakafin ke masjid kasih 42:07 pengurus masjidnya suruh baca suruh 42:09 praktikkan pengurus masjid. Kalau k 42:11 ngerti suruh konsultasi sama saya. H 42:13 ketemu saya telepon kasih nomor telepon 42:14 saya itu bisa ee buka di 42:20 BUMMPDuli.id. Jadi silakan buka 42:22 website-nya BUMMPeduli. 42:26 Nambil di situ ada gambar masjid copy 42:28 paste ya diklik aja masjidnya kemudian 42:30 dibaca tulisannya yang detail. Apa itu 42:33 bukunya, apa isinya apa manfaatnya, 42:35 siapa yang harus pakai ee kemudian dapat 42:37 apa saja. termasuk tadi 170 sumber 42:40 pendanaan bagi masjid. Ini saya yakin ya 42:43 ketika saya bilang 170 sumber pendanaan 42:45 dari masjid orang matanya hijau. Oh, 42:48 ternyata masjid itu bisa dapat duit dari 42:50 sini, dari sini, dari sini, dari situ. 42:52 Tadi saya bilang, ada jemaah saya yang 42:55 ketika saya ngomong tentang masjid kopi 42:56 paste, masjid mandiri, dia tiba-tiba dia 43:00 lihat peluang. Karena saya kasih tahu 43:02 angkanya ini. Saya kasih tahu angkanya 43:04 dulu teman-teman semua. tadi alasannya 43:06 satu, saya pernah mati 6 jam nulis 43:09 masjid. Yang kedua, hadis Rasulullah 43:11 tentang tujuh golongan. Nah, yang ketiga 43:14 nih tadi ada 43:16 potensi ekonomi di masjid. Saya kasih 43:19 tahu angkanya potensinya ada 50 sampai 43:22 500 triliun. Saya ulangi lagi. Potensi 43:25 peredaran uang di masjid, uang di umat 43:28 Islam, uang di pesantren itu nilainya 50 43:30 sampai 500 triliun potensinya. Makanya 43:35 orang berbondong-bondong sekarang pada 43:37 masuk ke masjid. Ya saya senang aja. Dan 43:40 ada yang jualan karpet masjid dapat lima 43:43 sebulan itu ee 5 sampai 7 miliar ya 43:47 rezekinya dia. Dan kita jangan 43:49 ngiri-ngirian udah itu rezekinya dia. Ya 43:51 ente baca aja tadi nanti lihat 170 43:54 sumber pendanaan dari masjid. Nah, 43:56 kira-kira ente bisa enggak tuh 43:59 menciptakan dari 170 itu satu aja 44:02 peluang yang bisa menjadi sumber 44:04 pendanaan untuk masjid? Ya, otomatis 44:07 ketika kita bikin itu karena kita yang 44:08 bikin dapat duitnya enggak dia pasti 44:10 dapat. Termasuk salah satu di enggak 44:12 kepikirkan ente bawa ada sukuk untuk ini 44:16 ya. Jadi ee saya ingin menjadi seorang 44:19 ya ideolog masjid ya. Saya jadi pemikir 44:23 tentang masjid. orang-orang sebagian 44:25 sudah manggil saya Bapak Masjid 44:27 Indonesia gitu. Sebagaimana dulu orang 44:29 nyebut saya Bapak Entrepreneur 44:31 Indonesia, sekarang orang bilang Bapak 44:33 Masjid Indonesia. Ken karena pikiran 44:35 saya saya curahkan sepenuhnya bagaimana 44:38 umat ini bisa maju, umat ini bisa 44:41 sejahtera, penghasilannya meningkat, 44:43 pemberdayaan potensinya keluar dan ee 44:47 kemarin tadi pagi nih saya dengerin 44:49 ngomongan Profesor siapa? Kristi, ada 44:52 Kristi-Kristinya lah. Itu dia profesor 44:54 di Harvard. Ee dia itu eh rektor atau 44:57 wakil rektor di Shinua University China. 45:00 Senang saya dengerin eh 45:02 pikiran-pikirannya bagus. Ya, dari 45:05 sinilah kita learning is never ending 45:08 process. belajar itu adalah proses yang 45:11 tidak pernah berhenti. Makanya saya 45:14 selalu ketika pikiran saya sudah 45:15 tercurah kepada masjid, doakan 45:17 mudah-mudahan pikiran-pikiran saya terus 45:19 keluar yang bermanfaat untuk masjid, 45:22 ide-ide, gagasan ee saya keluarkan. 45:25 Enggak apa-apa orang yang 45:25 mempraktikkannya juga enggak apa-apa. 45:27 Karena begitu orang praktikkan pikiran 45:28 saya, ya saya dapat pahalanya juga. Jadi 45:30 ee dikerjakan, dilakukan. Yang ingin ee 45:34 berwakaf bukunya, berinfak bukunya, 45:36 saran saya sih beli wakafin bukunya. 45:39 di www.bummpeduli.id. 45:44 Oke, jelas ya. Ini pertanyaan tidak ada 45:48 namanya tadi. Nomor teleponnya bisa 45:50 diulang enggak? Saya cuman tahu 45:52 www.bumnpeduli.id bumnpeduli. 45:58 0813 46:00 1961 46:03 8972 itu langsung ke handphone saya ya 46:06 0813 46:09 1961 8972. Sekali lagi 46:13 0813 46:15 1961 8972. 46:20 Iya. Mantap sekali 46:22 dan maaf terganggu nih ee kita bisa 46:25 rangkum bahasan pagi ini ya. Saya ingin 46:30 tutup dengan dari barat dan dari timur. 46:33 Dari timur dulu dari Al-Qur'an Allah 46:37 Subhanahu wa taala berfirman, "Innallaha 46:39 la yughairu ma biquummin hatta yughairu 46:42 ma bianfusim." 46:44 Ya Allah tidak akan merubah nasib suatu 46:46 kaum, suatu bangsa, suatu negara, satu 46:49 kampung, even satu keluarga, bahkan 46:51 seorang 46:52 individu hingga mereka sendiri yang 46:55 malah berusaha untuk merubah dirinya. 46:57 Jadi pergantian pemimpin, presiden, 46:59 menteri boleh berganti, tapi jangan 47:01 bergantung kepada presiden yang baru, 47:04 kepada menteri yang baru, tapi 47:05 bergantunglah hanya kepada Allah dan 47:07 hanya kepada Allah serta kepada diri 47:08 kita sendiri. Jadi serahkan nasib kita 47:11 satu kepada Allah, satu kepada diri kita 47:14 sendiri. Dan ini momentum kebangkitan, 47:17 momentum pergantian perubahan. Maka 47:20 rubah diri kita menjadi lebih baik. Itu 47:22 yang pertama dari dalil Al-Qur'an 47:25 561. Azzariyat 51. Dalil yang kedua saya 47:29 pengin kata-katanya Bruce Lee. Hm. Tahu 47:32 Bruce Lee? Karatika itu kan Bruce Lee 47:34 pernah bilang, "Knowing is nothing. 47:37 Pengetahuan itu enggak ada gunanya. Anda 47:41 dengar saya ngomong, Anda dengar 47:43 pengajian segala macam, banyak ustaz 47:45 sekalian, knowing is nothing. Mengetahui 47:47 itu nothing, tidak ada artinya. Applied 47:50 knowing is everything. Mengaplikasikan 47:54 apa yang sudah kita ketahui itu yang 47:56 akan berubah nasib kita. Jadi, jangan 47:59 cuman belajar. Makanya Quran bilang, 48:01 "Amanu wa amilus shihat." 48:05 beriman dan beramal saleh. Belajar 48:10 kemudian mempraktikkan apa yang sudah 48:13 dipelajari. Baru itu yang akan merubah 48:15 nasib kita. Alhamdulillah bisa bertemu 48:18 di radio lewat udara. Tapi selalu saya 48:20 berharap mudah-mudahan kelak kita bisa 48:23 bertemu dan berjumpa kelak di dalam 48:25 surganya Allah Subhanahu wa taala. 48:27 Karena ini is the best place, tempat 48:29 terbaik untuk kita berkumpul. Dan kalau 48:31 nanti antum masuk surga pernah tahu nama 48:35 Valentinudinsi dan kagak antum jumpain, 48:37 silakan cari. Begitu juga sebaiknya 48:39 ketika ee kalau saya masuk surga 48:42 kemudian saya, "Wah, ini pendengar hasil 48:44 enggak ada kita tarik." Ya, begitulah 48:46 hakikat ee kita innamal mukminuna 48:49 ikhwah. Sesungguhnya orang-orang muslim 48:51 itu bersaudara, "Faaslihu bainaum 48:54 wattaqulaha laakum turhamun." Agar kita 48:57 mendapat rahmat dari Allah Subhanahu wa 48:59 taala. 49:02 Masyaallah. Jadi, ikhwan akhwat kalau 49:05 tadi nomor teleponnya ada yang 49:07 ketinggalan 49:11 0813196 49:15 18972. Sudah dicek? Oke, yang jelas 49:18 mudah-mudahan kita termasuk ada di tujuh 49:21 golongan yang dilindungi Allah. Yang 49:23 pertama keren banget ya. Hatinya melekat 49:27 terikat erat dengan masjid. 49:30 Mudah-mudahan seperti yang tadi terakhir 49:32 kita dengar, knowing is nothing applied 49:34 knowing is everything. Mudah-mudahan 49:36 kita bisa berada di titik itu ya. Terima 49:38 kasih Ustaz Valentino Dinsi dan juga 49:41 untuk sahabat-sahabat yang mendengarkan 49:43 radio silaturahim di mana pun bisa 49:46 didengar dari radio-radio yang juga 49:48 sudah menyebarluaskan siaran kami. 49:50 Billahi taufik wal hidayah. 49:51 Wasalamualaikum warahmatullahi 49:54 wabarakatuh. warahmatullahi wabarakatuh, 49:55 Mbak Ah.