Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 Bismillahirrahmanirrahim. 0:12 Asalamualaikum warahmatullahi 0:14 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:16 rahimakumullah. 0:18 Syukur alhamdulillah atas karunia Allah 0:21 kita dapat bersama-sama di acara sahur 0:25 bersama Rasil yang mudah-mudahan 0:29 mempersuasi kita semua semakin mantap 0:31 dan optimal di dalam menjalankan ibadah 0:35 di bulan Ramadan yang berlimpah berkah 0:38 ini. Semoga membuat kita juga bisa bukan 0:43 hanya menahan diri dalam makan dan minum 0:46 ya, karena puasanya itu juga pada 0:49 hal-hal yang lain lagi dari fajar hingga 0:53 matahari terbenam. 0:56 Mudah-mudahan semakin muncul kepedulian 0:59 kita, empati kita yang memungkinkan kita 1:02 juga membersihkan dosa-dosa kita, 1:05 mengendalikan hawa nafsu kita, dan 1:08 menjaga segala sesuatunya di bulan 1:10 Ramadan ini. Ikhwan akhwat, sahur 1:13 bersama Rasil kali ini menghadirkan 1:16 sosok yang luar biasa yaitu Dranda 1:18 Fahimah Abdul Qadir Askar. Beliau adalah 1:22 Ketua Umum Pengurus Besar Wanita 1:25 Al-Irsyad dari tahun 2012 sampai 2027. 1:30 Lama banget ya, keren banget. Kemudian 1:32 juga merupakan anggota Dewan 1:34 Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia 1:36 Pusat, anggota Komisi Perempuan, Remaja, 1:39 dan Keluarga 1:41 ee Majelis Ulama Indonesia. Beliau juga 1:45 Ketua Pengurus Majelis Dakwah PPBKMM, 1:50 Dewan Majelis Indonesia Pusat, sekaligus 1:54 juga Dewan Pakar Badan Koordinasi Taman 1:58 Kanak-kanak Indonesia. Masyaallah. 2:01 Dan masih banyak lagi yang beliau emban 2:06 karena sebagai bendahara di Yayasan 2:07 Wakaf Al askar di Masjid Abu Bakar 2:11 As-Siddiq dan di sekolah Nurul Islam. 2:15 Ya, belum lagi beliau juga ketua Yayasan 2:20 Wakaf Dakwah Umahatul Muslimat sampai 2:22 tahun ini. 2:25 Dan 2:27 subuh eh sebelum subuh nih ya, kita 2:30 sudah berada di ruang dengar Anda juga 2:33 di ee YouTube-nya Rasil. Beliau sudah 2:37 hadir di sini. Kita sapa beliau. 2:39 Asalamualaikum warahmatullahi 2:40 wabarakatuh. 2:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:43 wabarakatuh. Terima kasih sekali atas 2:45 kesediaannya 2:47 untuk hadir di sahur bersama Rasil di 2:50 Ramadan yang berlimpah berkah ini. 2:52 Terima kasih juga. Alhamdulillah. 2:54 Alhamdulillah. 2:56 Ngomong-ngomong bisa punya ketertarikan 2:59 berada di organisasi 3:01 wanita Irsyadinspirasi 3:04 oleh apa oleh siapa gitu. 3:06 Begitu ya, Mbak? 3:08 I. Ketertarikan saya berkiprah di Wanita 3:11 Alirsyad berangkat dari satu kesadaran 3:14 sederhana namun sangat mendalam. 3:17 He. 3:18 Perempuan hari ini tidak kekurangan 3:20 peran tetapi sering kehilangan arah. 3:23 Tidak kekurangan peran tapi kehilangan 3:25 arah. [tertawa] Lanjut. 3:27 E di tengah dunia yang bergerak cepat 3:30 dan penuh distraksi dan krisis nilai, 3:33 perempuan justru ditantang untuk kembali 3:36 menjadi penentu arah peradaban. 3:39 Wanita Alirsyad hadir bukan sekadar 3:42 sebagai organisasi, 3:44 tapi sebagai ruang bertumbuh bagi 3:46 perempuan beriman yang ingin tetap 3:49 relevan tanpa kehilangan jati diri. Saya 3:53 terinspirasi oleh semangat para 3:56 pendahulu wanita Al-Irsad yang berdakwah 3:59 tidak dengan gaduh, 4:01 tetapi dengan konsistensi, keteladanan, 4:05 dan kerja nyata di bidang pendidikan. 4:08 keluarga juga sosial 4:10 seperti itu, Mbak. Jadi memang 4:12 terinspirasi dari ee para senior kita 4:15 yang terdahulu. Mereka sangat 4:17 bersemangat 4:18 meskipun ee teknologi belum banyak 4:21 seperti sekarang, tapi mereka berjuang 4:24 berkhidmat untuk mengedukasi umat 4:27 seperti itu. 4:29 Nah, dengan pemikiran seperti itu, peran 4:33 ayah bunda di dalam Mbak Fahima memilih 4:38 ee langkah ke arah ini cukup besar juga. 4:42 Iya, memang peran orang tua sangat 4:45 menentukan juga meskipun saya sudah 4:47 bersuami. Tapi memang karena ee ibu saya 4:52 dulunya sekolah di Al-Irsyad. 4:55 He. 4:56 Dan sebetulnya saya memang tidak ada 4:58 background sekolah di Alirad, tapi 5:01 dengan semangat Ibu saya tahu bahwa 5:03 organisasi ini memang organisasi 5:06 yang memerlukan orang-orang yang apa 5:09 istikamah begitu ya untuk 5:10 menjalankannya. Jadi saya terdorong 5:13 didorong oleh mama saya untuk ikut ikut 5:16 enggak apa-apa ikut organisasi wanita 5:18 lad seperti itu. Justru dapat dukungan 5:20 ya. 5:21 Iya. Dukungan penuh dari 5:23 ayah juga. Ayah sama. Iya. 5:26 Iya. Ikhwan akhwat memang sebagai orang 5:29 tua kalau anak-anak kita bisa 5:33 mendengarkan juga isi hati apalagi kalau 5:37 memang sesuai dengan ee keinginan 5:39 mereka. Keren banget ya. Ngomong-ngomong 5:41 nih Mbak Pahima, apakah sebagai pemimpin 5:45 organisasi perempuan di zaman sekarang 5:49 ini kan banyak sekali perubahan ya? 5:52 Bagaimana agar kita nih para wanita, 5:56 para perempuan tetap bisa membentuk 5:59 nilai-nilai spiritual dan juga moral 6:03 bagi anak-anak bangsa ini sehingga bisa 6:07 mewujudkan Indonesia yang lebih 6:09 bercahaya gitu. [tertawa] 6:11 Iya, Mbak. Bagi saya berorganisasi di 6:14 Wanita Alad bukan tentang jabatan, 6:17 tapi tentang legasi, tentang bagaimana 6:21 perempuan bisa menjadi treter kebaikan. 6:25 He, 6:25 cerdas secara intelektual juga matang 6:28 secara spiritual dan berdampak secara 6:32 sosial. Di sini saya belajar bahwa 6:35 perempuan tidak harus memilih antara 6:37 iman atau kemajuan. Kita bisa keduanya. 6:41 Kita bisa modern tanpa kehilangan adab, 6:45 berdaya tanpa meninggalkan fitrah dan 6:48 aktif di ruang publik tanpa tercerabut 6:52 dari nilai-nilai Islam. 6:54 Inilah yang membuat saya mantap. Wanita 6:56 Alirsyat adalah rumah bagi perempuan 6:59 yang ingin tumbuh, menguat, dan memberi 7:02 makna bukan hanya untuk hari ini, tetapi 7:05 untuk masa depan, umat juga bangsa. 7:08 Hm. 7:10 Di samping tentu saja ya perempuan tuh 7:12 punya potensi besar untuk membangun 7:16 kemandirian ekonomi kan. 7:17 Betul. 7:18 Memperkuat dakwah juga tentulah ya. 7:21 Sementara 7:22 di dalam meningkatkan kepedulian sosial 7:24 di tengah masyarakat menurut Mbak 7:26 Fahima, seberapa penting sih keberadaan 7:30 organisasi seperti Alirsyad ini yang 7:33 begitu strategis 7:36 berbagi serta membina bagian kehidupan. 7:39 di negara tercinta ini. 7:41 Iya. Ya, bagi saya memang keluarga 7:43 adalah madrasah utama yang membentuk 7:46 cara berpikir, bersikap, dan mengambil 7:49 keputusan dalam hidup. Di sinilah nilai 7:51 pertama kali ditanamkan bukan melalui 7:54 ceramah panjang, tetapi melalui 7:56 keteladanan yang konsisten. 7:59 Ayah dan bunda mengajarkan bahwa hidup 8:01 bukan tentang menjadi paling menonjol. 8:04 Bukan menjadi paling menonjol, tapi 8:06 Iya. tetapi menjadi yang paling 8:08 bertanggung jawab. 8:10 Heeh. 8:10 Tentang menjaga amanah, adab, adab dalam 8:14 bersikap dan kesungguhan dalam 8:17 berkhidmat. Istikamah itu 8:19 bertanggung jawab itu memang jadi 8:21 pegangan utama. J ya. 8:22 Iya. Iya. Iya. 8:24 Sampai saat ini nih Mbak Pahima, 8:27 organisasi Alirsyad itu merangkul ormas 8:31 lain atau bekerja sama dengan organisasi 8:33 lain kah? 8:34 Iya. Iya. alirsat bekerja sama dengan 8:37 organisasi lain tentunya ya. Karena kita 8:40 kalau 8:41 berjamaah tentunya lebih kuat lagi. 8:44 Begitu kita bekerja sama juga dengan ee 8:47 Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia. 8:51 Kita tergabung dalam 32 organisasi 8:53 wanita di sana dan juga kita menjadi 8:56 anggota KOAN, kita Indonesia. 8:59 Kowani juga. 9:00 Kani juga. Iya. dan juga 9:02 organisasi-organisasi lainnya. 9:04 Karena memang ee dengan demikian kita 9:07 bisa dapat banyak manfaat, saling 9:10 berbagi dan saling mengisi. Begitu. 9:14 Karena organisasiorganisasi 9:16 yang lain juga punya warna sendiri, jadi 9:18 malah lebih lengkap gitu ya dengan kerja 9:20 sama. 9:21 Malah kita juga kan anggota Majelis 9:22 Ulama Indonesia 9:24 juga anggota dari BKMM tadi Badan 9:27 Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan 9:29 Masjid Indonesia. seluruh Indonesia tuh 9:32 ya. Jadi 9:33 seluruh Indonesia. 9:34 Nah, ngomong-ngomong di zaman milenial 9:38 ini di mana Genzi juga sekarang beda 9:40 banget pemikirannya dengan kita di zaman 9:43 dulu itu kecanggihan teknologi derasnya 9:46 arus informasi itu sungguh sangat luar 9:50 biasa. 9:51 Benda berukuran 5 * 10 cm ini banyak 9:55 mengambil alih yang namanya konsentrasi 9:58 dan pemikiran. Oke. 10:00 Nah, untuk 10:02 tidak terjadi porak-poranda terkait 10:04 dengan gadget ini, apa saran yang Bapak 10:08 Himas berikan agar kita semuanya juga 10:11 tidak semakin ee buruk, apalagi kalau 10:16 itu adalah di dalam keluarga kita. 10:17 Iya. Iya. Ya, memang ee di kita di 10:20 Wanita Desa sering mengadakan acara 10:22 seminar 10:24 seperti seminar untuk apa? Cerdas dalam 10:27 penggunaan gadget. 10:29 Karena di dalam gadget itu bisa 10:31 berdampak positif dan juga berdampak 10:33 negatif ya. Karena kemarin juga kita 10:35 adakan semi loka, semi loka begitu. Jadi 10:40 supaya ee ibu-ibu muda atau juga 10:44 orang-orang tua 10:46 tahu perkembangan seperti apa saat ini 10:49 dan bisa membentengi keluarganya dari 10:52 pengaruh-pengaruh LGBT itu. Fondasi 10:55 agama nomor satu ya di rumah 10:58 memang ee agama itu segala-galanya. 11:01 Sebab arah dari kehidupan ini agama dan 11:05 juga tentunya berdasarkan Al-Qur'an dan 11:08 Asunah. 11:10 Semoka LGBT berapa hari waktu itu? 11:13 Empat seri. 11:15 Empat seri. 11:15 Iya, empat seri. Jadi 4 hari. 11:18 Banyak pesertanya. 11:19 Alhamdulillah banyak sekali dan sangat 11:23 apa kita akan mengadakan lagi karena 11:25 memang pakar-pakar di bidangnya seperti 11:27 dr. I 11:29 e 11:31 dan apa Pak juga dan lain-lain itu 11:35 sangat mereka teredukasi 11:38 situasi seperti apa. Sekarang LGBT sudah 11:41 merebak dan masuk ke dalam semua lini 11:46 begitu 11:48 dan itu sangat kalau bisa sih sangat 11:51 dihindari ya. 11:52 Iya betul. Karena itu sebetulnya nular 11:54 enggak sih 11:55 kalau menurut pemahaman Mbak Fahim? 11:57 [tertawa] 11:58 Itu seperti virus ya itu ya sepertinya 12:01 apa? Kalaupun ada teman yang LGBT 12:05 itu karena memang kalau bentengnya 12:07 kurang kuat, benteng agama tentunya ya 12:10 itu akan terpengaruh sekali 12:12 dan itu sepertinya baik-baik saja di 12:15 rumah tapi di luar ada lagi yang 12:17 lainnya. 12:18 Nah, ini baik-baik di rumah belum tentu 12:20 baik di luar. 12:23 dengan kondisi yang seperti ini, Genzi, 12:26 kira-kira pengaruh orang tua terhadap 12:29 mereka masih cukup tinggi enggak sih? 12:30 Kalau zaman kita dulu kan patuh, taat, 12:33 manut gitu ya. 12:35 Kalau sekarang dari perkembangan karena 12:37 kan bersama dengan organisasi perempuan 12:39 dan keluarga menurut Mbak Pahim gimana? 12:41 Iya. Nah, itulah perlunya kita apa 12:44 mengajak Genzi untuk ikut di keputrian 12:48 kita. Ada juga di keputrian ada. Iya. 12:51 Jadi mereka-mereka nantinya kita beri 12:54 pembekalan tentunya pembekalan 12:57 caranya senior dengan junior anak-anak 12:59 Genzi berbeda ya cara-cara metode 13:01 dakwahnya. Begitu. 13:04 Di dalam ee obrolan di organisasi itu 13:07 apakah peran orang tua di dalam membantu 13:09 anak-anak menentukan langkah juga ee 13:12 masih cukup kuat? 13:14 Saya rasa masih ya masih ya untuk 13:16 anak-anak yang apa yang memang dia 13:20 terpengaruh sama lingkungan tentunya ya. 13:22 Tapi kalau di rumah sudah 13:26 dikokohkan pondasinya, insyaallah keluar 13:30 insyaallah mereka juga cukup ada ada 13:34 apa ya ada penahannya lah gitu ya untuk 13:37 mereka melakukan hal-hal yang tidak 13:40 sesuai dengan ajaran agama seperti itu. 13:42 Ini termasuk pelayanan alirsyad ya 13:44 terhadap masyarakat. 13:46 Kemudian ee terkait kembali dengan 13:49 pelayanan kepada masyarakat ini apa aja 13:51 yang pernah dilakukan? 13:53 Iya kita ee alirsad sebetulnya tadi aja 13:56 saya baru aja PKS perjanjian kerja sama 14:00 dengan Rumah Tahanan Wanita Pondok 14:02 Bambu. 14:03 Wow. 14:03 Heeh. Untuk dalam waktu 1 tahun ke depan 14:07 ya. Jadi kita di sana ee memberikan 14:10 bimbingan Quran untuk para apa di sana 14:14 disebutnya WBP ya. 14:16 Heeh. 14:16 Atau tahanan begitu. kita buat tahsin 14:20 satu pekan tiga kali dan juga kita 14:23 berikan tausiah, kita berikan fikih 14:25 wanita dan lain-lain di sana kita. 14:29 Masyaallah 14:29 alhamdulillahnya kita membangun masjid 14:31 sejak tahun 2017 di dalam rutan wanita 14:35 itu. 14:35 Jadi di dalam rutan wanita dibangun 14:38 masjid dan para ee tahanan wanita ini 14:42 juga diberikan nutrisi rohani yang luar 14:45 biasa. Seminggu berapa kali? seminggu 14:47 tiga kali. 14:48 Seminggu tiga kali dan itu ee banyak 14:51 yang berangkat dalam artian gantian gitu 14:53 kita. 14:53 Gantian Iya. Karena memang kan ee apa di 14:56 dalam rutan itu banyak sekali tahanannya 14:58 sekitar 500-an. 15:00 Jadi mereka kita panggil ustazahnya juga 15:03 ada lima orang setiap 15:05 kali hadir di sana untuk memberikan 15:07 bimbingan Quran. Tapi kita juga akan ee 15:11 memberikan lain lagi ilmu-ilmu lainnya 15:13 gitu. seperti ee mereka bisa juga apa ee 15:18 konsultasi karena kan mereka juga punya 15:22 banyak problem gitu ya. Kalaupun di 15:24 dalam kan mereka tidak bisa 15:26 kita hadirkan psikolog. 15:29 Masyaallah. Jadi di rumah ee tahanan 15:33 Pondok Bambu Ihwan dan teman-teman 15:37 semuanya yang bersama Radio Silaturahim, 15:40 wanita-wanita yang dalam tanda petik 15:42 terpaksa berada di ruangan seperti itu. 15:45 Insyaallah dengan pembekalan yang 15:47 diberikan oleh Irsyad nanti keluar itu 15:51 sudah punya warna yang berbeda warna 15:53 lain. Insyaallah kita harapkan mereka 15:55 bisa tidak jatuh ke lubang yang sama dua 15:57 kaliah seperti itu intinya ya. He. Terus 16:01 em untuk pencegahan stunting juga 16:04 dilakukan? 16:04 Iya. Karena kita juga ada departemen 16:07 kesehatan 16:08 di Wanita Alirsat yang terdiri dari 16:10 dokter-dokter spesialis gitu ya dan juga 16:12 dokter-dokter umum, dokter gigi. Jadi 16:15 mereka mengadakan ee seperti apa 16:19 pertemuan dengan para ee ibu-ibu 16:23 terutama ibu-ibu muda untuk mencegah 16:25 mereka bisa mencegah mereka untuk supaya 16:28 tidak stunting, 16:30 supaya memberikan gizi yang baik kepada 16:33 ee apa bayi-bayinya sehingga nantinya 16:35 menjadi manusia-manusia yang cerdas. 16:38 Begitu. 16:38 Masyaallah. Karena dari situlah sumber 16:41 utamanya ya, sehat fisik dulu baru 16:43 kemudian 16:44 fisik jasmani dan rohani insyaallah ya. 16:48 Masyaallah. Kembali ke soal stunting 16:50 tadi itu. Itu sejauh ini sudah seperti 16:53 apa yang Alirsyad lakukan? Lakukan ya. 16:57 Iya. Kami bekerja sama Puskesmas yang 17:01 setempat yang ada di lokasi kami. 17:04 Heeh. 17:04 Ee untuk menghadirkan para dokter dan 17:07 juga ee praktisi-praktisi kesehatan 17:11 untuk mereka bisa memberikan ee 17:14 pencerahan kepada ibu-ibu muda. Selain 17:16 kita adakan misalnya ee cek darah 17:20 gratis, kesehatan, cek kesehatan, begitu 17:23 sekaligus masuk itu stuntingnya. Jadi 17:27 dan sekarang malah ada tes ya mencegah 17:30 kanker sejak dini kita juga bekerja sama 17:33 dengan poskesmas setempat karena 17:35 alhamdulillah sekarang ee pemerintah 17:38 memfasilitasi itu semua. 17:40 Masyaallah. 17:41 Iya. Jadi kita kerja sama sama apa ee 17:44 kelurahan kita buat surat atau puskesmas 17:47 setempat. 17:48 He 17:49 mereka mengada menawarkan cuma-cuma. 17:52 Jadi kita kebetulan kita juga di bidang 17:54 pendidikan ada TK 17:57 KB tahfiz 17:59 eh open house-nya kita ee buat seperti 18:03 itu flyer ada pengecekan gratis dan 18:06 pengecekan kanker ee sejak dini begitu 18:11 gratis juga berbondong-bondong datang 18:14 dan di situ kita sekaligus juga bisa 18:16 kita memberikan edukasi kepada ibu-ibu 18:20 yang hadir untuk mereka nantinya bisa ee 18:24 memberikan gizi yang baik kepada ee 18:27 keluarganya. Begitu 18:29 itu respon masyarakat luar biasa ya. 18:31 Luar biasa. Masyaallah. Sampai kita 18:33 tutup sebabnya puskesmasnya juga ada 18:35 kuotanya gitu ya. 18:37 Heeh. Jadi 18:38 kita bilang macam 18:39 jadi pendaftaran itu bisa dihentikan 18:42 karena sudah lebih kuotanya. 18:44 Kuotanya. Iya. Kebetulan dokternya juga 18:46 ada beberapa dokter bukan satu juga. He, 18:48 ada tiga dokter dan juga ada perawat. 18:52 Semuanya alhamdulillah aktif bisa 18:54 bekerja sama dengan kita sehingga ee 18:56 kehadiran kita, kebermanfaatan kita 18:59 sangat dirasakan oleh masyarakat. 19:01 Alhamdulillah. 19:02 Andai kata yang sedang menyimak acara 19:05 kita berpikir iya di Puskesusmas kita 19:07 dong atau gimana dong itu is it? Oke. 19:10 Oke. Itu bisa nanti kita arahkan. 19:13 Iya. Menghubunginya ke mana nih? Iya, 19:16 bisa ke wanita riset juga. Ada ada apa 19:20 ada sosm-nya juga. 19:21 Ada sosmya tinggal dicari di 19:24 dan lain-lain. 19:25 Oke, 19:27 sekarang ke soal etos kerja nih. 19:30 Anak-anak remaja sekarang atau orang 19:33 dewasa 19:34 siapapun yang kayaknya sulit sekali. 19:38 sudah aja masih banyak yang nganggur 19:40 seperti itu kan 19:41 untuk meningkatkan etos kerja, memegang 19:44 teguh, integritas kira-kira yang 19:48 merupakan modal utama perjalanan hidup 19:50 kita kan dua itu ya, integritas dan juga 19:53 ee modal utama sebagai etos kerja kita 19:56 itu sejauh ini kan panjang nih 19:59 perjalanannya Mbak Fahima kan. Iya. 20:03 pernah enggak sih terpuruk gitu atau 20:06 kalau orang Jawa bilang acak adul gitu 20:09 [tertawa] sehingga perlu mungkin 20:11 gambaran bagaimana saat itu 20:13 melewatinyaasais 20:15 oh masanya kritis itu 20:17 iya ya memang ee masa kritis tentunya ee 20:21 bergelombang ya namanya manusia hidup 20:24 tapi pada saat-saat kita misalnya dalam 20:27 ee situasi yang kurang menguntungkan, 20:29 kita bangkit kita meminta kepada Allah 20:32 Taala. Setelah kita ikhtiar, kita 20:36 berdoa. 20:37 Pastinya Allah akan mendengar itu semua. 20:39 Dan juga untuk apa mereka-mereka yang 20:43 berpendidikan tinggi jangan jangan juga 20:46 berpandangan bahwa kita harus bekerja, 20:48 tapi kita juga bisa membuka lapangan 20:51 pekerjaan. 20:52 Mungkin dengan jasa konsultasi 20:55 atau apa sekarang sebabnya kan sosmet 20:57 juga berperan di situ ya. Jadi jangan 21:01 hanya kerja, kerja, kerja, tapi buka 21:03 lapangan kerja. Buka lapangan kerja itu 21:04 jauh lebih baik menurut saya. Jadi itu 21:07 memberikan juga peluang kepada yang 21:09 lainnya nantinya bisa bekerja dengan 21:11 kita. 21:12 Masyaallah. Kenapa tidak? Kalau memang 21:14 mampu kan ada kesempatan, ada kemampuan 21:19 dan kalau itu bisa membantu begitu 21:21 banyak sosok lain karena kita yang buka 21:23 lapangan kerja. Keren banget ya. Betul. 21:25 Betul. jasa. Sebabnya jarang orang 21:27 berpikir kalau jasa itu pun sangat 21:30 menghasilkan begitu ya. Jasa-jasa. 21:33 Iya. 21:35 Banyak di antara kita yang butuh sukses, 21:37 rindu, bahagia. Mencampurkan dua kata 21:41 ini bukan hal gampang loh. 21:42 Iya. 21:43 Orang yang sukses tapi langsung bahagia. 21:45 Wow, itu luar biasa sekali. 21:48 Ada ide tertentukah? Karena ee untuk 21:52 menciptakan keseimbangan hidup antara 21:54 kesuksesan dan kebahagiaan ini bukan hal 21:58 yang 21:59 ecek-ecek ya, bukan hal yang mudah. 22:01 Ya, mungkin kuncinya itu sabar dan 22:03 bersyukur. Sabar pada waktu kita kena 22:08 musibah. 22:09 He. 22:09 Dan bersyukur pada waktu kita 22:11 mendapatkan kebahagiaan. Sebetulnya 22:13 sabar syukur itu pada dua-dua sisi, suka 22:17 dan duka harus kita bersabar dan 22:18 bersyukur. Begitu. Jadi ee untuk 22:23 menghasilkan kebahagiaan itu memang 22:26 fondasinya balik lagi ya. Apa agama, 22:29 tuntunan agama seperti apa begitu ya. 22:32 Karena agama menuntun kita. Siapa yang 22:35 beramal saleh dan juga bekerja ya 22:39 bekerja untuk keluarganya itu merupakan 22:41 jihad. Jihad 22:43 itu pilihan yang tidak boleh tidak kita 22:46 tidak ambil ya. Iya. Betul. 22:48 Kalau 22:51 mengingat kalimat itu loh, birul 22:54 walidain yang katanya si fardu ain ya. 22:58 Ee tugas dan tanggung jawab kita 23:00 terhadap ayah bunda mudah-mudahan ikhwan 23:02 akhwat masih ee bisa ee mendampingi atau 23:07 mengawal ayah dan bunda kita. 23:11 Al irsyad yang begitu peduli pada 23:13 perempuan dan anak-anak dan keluarga 23:15 ini. Dek ada enggak kira-kira bekal apa 23:18 nih untuk bisa mengisi lebih baik 23:21 Ramadan ini tetapi dengan ee apa 23:25 kemasannya atau warnanya adalah untuk 23:28 ayah dan bunda. 23:30 Iya, memang ayah bunda itu kunci dari 23:33 kehidupan kita ya. He. 23:35 Kalau kita ee menghormati ayah bunda, 23:39 insyaallah nanti generasi penerus kita 23:41 juga misal anak-anak kita pastinya juga 23:44 ee menghormati kita. Jadi memang kunci 23:48 utama di ibu karena Rasulullah berkata 23:51 ibumu, ibumu, ibumu. 23:53 Tiga kali lagi. 23:54 Tiga kali. 23:55 Itu memang yang harus kita hormati dan 23:58 harus kita sayangi ee sampai ee akhir 24:02 hayatnya mereka. He. 24:04 Jadi memang kunci kesuksesan itu ada di 24:06 doa ibu. Doa ibu doa yang paling 24:10 mustajab yang tidak ada penghalang ke 24:14 Allah Taala. Begitu 24:18 ibu dan 24:20 ibu 24:20 ibu lagi gitu. Itu sesuatu yang ya tanpa 24:23 ibu mana bisa kita hadiri di muka bumi 24:26 ini kan ya. 24:26 Betul. 24:28 Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat 24:30 agung dan mulia, yang penuh berkah dan 24:35 katanya lebih daripada 1000 bulan. Ya, 24:38 betul. 24:39 Ini kan ada 10 malam terakhir nih yang 24:42 kata kebanyakan orang harus kita 24:44 optimalkan. 24:45 Ada saran 24:47 untuk di 10 terakhir 24:49 di 10 hari terakhir? 24:50 Iya, 10 hari terakhir memang itu 24:52 malam-malam yang penuh mustajab ya. Di 24:55 sana ada Lailatul Qadar. He 24:57 malam 1000 bulan yang insyaallah kalau 25:00 kita menanti malam lailatul qadar itu 25:04 insyaallah hidup kita akan bahagia di 25:07 dunia juga di akhirat nanti. 25:10 Sebab waktu Ramadan itu panen panen 25:12 pahala. 25:13 Jadi apapun yang kita kerjakan itu 25:16 bernilai pahala. Jadi memang ee 25:19 bersedekahlah pada waktu bulan Ramadan. 25:22 Bukan hanya sedekah berupa materi tapi 25:24 juga 25:25 fisik kita. kita membantu orang untuk 25:27 membuka tak apa buka buka takjil atau 25:32 misalnya untuk buka puasa itu pun juga 25:35 sama juga itu pahala yang berlimpah. 25:38 Jadi apa yang kita punya kita 25:39 sumbangkanlah untuk Ramadan mulia ini. 25:42 Bulan yang memang penuh rahmat, penuh 25:44 magfirah, penuh ampunan. 25:47 Insyaallah kita Ramadan ini bisa lebih 25:49 baik lagi dari Ramadan sebelumnya. 25:52 Masyaallah. 25:54 Kalau belakangan ini kan kita sering 25:57 dengar Jumat berkah ya, 25:58 tapi kan itu siang. 26:00 Iya. 26:00 Kalau dibikin pas buka puasa gitu idenya 26:03 gimana tuh [tertawa] 26:04 di masjid? 26:05 Iya. Memang ee kita kebetulan juga ada 26:08 Masjid Abu Bakar Assiddiq yang di Cawang 26:10 Otista itu selama 1 bulan Ramadan 26:13 kita buka ee buka puasa 1 bulan full di 26:17 sini untuk semua masyarakat. Oh, jadi 26:20 bukan Jumat berkah ya, tapi Ramadan 26:23 berkah berkah 26:25 dan juga 10 terakhir dengan sahurnya. 26:28 Jadi 26:28 sahurnya di terakhir 10 hari terakhir 26:30 juga selama 10 hari itu full 26:33 kita buka untuk ee semua yang mau 26:37 bersahur di sini. Biasanya mereka habis 26:40 tarawih terus ada salat malam. 26:42 Heeh. 26:43 dan tidak pulang lagi langsung sahur di 26:45 sini. Nanti setelah salat subuh baru 26:47 pulang biasanya. seperti itu. 26:49 Itu tahun sebelumnya pernah. 26:50 Iya, sudah beberapa tahun ini. 26:52 Dan lancar 26:54 dan alhamdulillah alhamdulillah lancar 26:56 dan banyak 26:57 banyak apa jemahnya ya meskipun kita 27:00 mulai salat malam itu jam . 27:03 jam .00 mereka datang jam .00 pagi. 27:05 Heeh. 27:06 Untuk salat malam sampai 27:07 sampai ke sahur. 27:08 Sampai ke sahur. Sampai salat subuh baru 27:11 mereka pulang. 27:12 Itu dari dekat saja atau banyak juga 27:14 yang dari jauh? 27:15 Banyak dari mana-mana. Iya. Jauh dari 27:17 jauh. Kebetulan kan kita selama 1 bulan 27:20 full ee apa imamnya di sini imamnya dari 27:24 Madinah begitu ya. 27:25 Oh yang mengimami ya. 27:26 Iya yang mengimami. Jadi rindu akan itu 27:29 1 tahun satu kali 27:31 sebab selama 1 bulan. 27:34 Jadi 30 hari di dalam 360 hari gitu ya. 27:38 [tertawa] 27:40 Itu enggak enggak ada masalah dengan ee 27:43 apa penyediaan sarana dan bla bla bla. 27:45 Oh, biasanya memang ee mereka-mereka 27:48 yang tahu kita memang enggak buka apa ee 27:52 siapa yang mau berbagi di sini 27:53 dipersilakan untuk mau berdonasi ke 27:56 Masjid Abu Bakar untuk mereka bisa apa 27:59 memberikan buka puasa atau sahur. 28:02 Kita dari Masjid Abu Bakar open 28:05 open donasi juga 28:07 dan insyaallah kita semuanya amanah dan 28:10 kita pakai pada tempatnya 28:14 seperti itu. 10 terakhir itu memang 28:17 sangat-sangat 28:18 ee dinamis di sini. 28:21 Iya. 28:21 Seperti siang begitu ya. Jadi karena 28:24 banyaknya yang apa salat tarawih itu 28:27 apalagi 10 terakhir mereka 10 terakhir 28:30 itu ee seperti mau menggapai lailatul 28:33 qadar. Karena lailatul qadar itu 28:35 dijanjikan pada malam-malam ganjil 28:38 setelah 20. 28:40 Jadi yang 10 hari terakhir itu juga 28:42 ganjilnya luar biasa padat ya. 28:44 Iya. Betul. 28:46 Iya. Iya. Kembali kepada banyak sekali 28:51 ee anak-anak muda kita yang antara 28:55 ibadah sosial dan juga ee ibadah yang 28:59 untuk Allah semata itu kurang berimbang. 29:02 He. 29:02 Ada saran enggak kira-kira agar siapapun 29:06 yang akan memilih dua hal itu tuh ada 29:08 keberimbangan? 29:09 Oh, gitu. 29:11 Iya, mungkin ee tapi sekarang memang 29:13 banyak sih ya majelis-majis genzi itu 29:16 saya lihat banyak apa dihadiri sampai 29:19 ratusan sampai ribuan ya seperti ada 29:22 Ustaz Nuzul itu buat sampai beberapa 29:25 sesi dan ustaz-ustaz lainnya juga ya. 29:29 saya lihat ee apa ee kemauan Genzi itu 29:33 juga cukup cukup bagus ya sekarang. 29:36 Enggak semuanya juga mereka apa ee 29:40 kurang baik gitu, tapi yang baiknya juga 29:43 banyak. saya masih bisa buat apa kita 29:46 dari Alad memang juga buat misalnya 29:49 tahsin begitu ya untuk mereka yang mau 29:52 belajar Quran, 29:53 bimbingan Quran juga di masjid ini juga 29:55 itu selama puasa dari magrib sampai isya 29:58 itu juga tahsin 30:00 mereka sambil menunggu is 30:02 sambil menunggu waktunya apa tarawih 30:04 tarawih iya sayang waktunya setelah buka 30:07 puasa banyak waktu mereka jadi ada 30:10 santri-santri 30:11 bisa nampung berapa banyak sih masjid 30:13 Alirs ini eh Masjid Abu Bakar ini. 30:17 Ee sebab ee di bawah ee ee buat akhwat 30:21 di lantai dua buat ikhwan. Kalaupun 30:24 itu kita buka lagi lantai 30:26 oke jadi enggak cuma di lantai yang e 30:28 utama di bawah aja ya. 30:29 Iya. Betul. Betul. 30:32 Tadi bicara soal sedekah nih Mbak Pahima 30:35 itu luar biasa banget nilainya juga di 30:38 bulan Ramadan ini. 30:40 Betul. Kalau sedekah yang didompet 30:43 terbatas banget sehingga rasanya ee agak 30:48 tersendat-sendat, 30:50 sedekah yang lain yang kira-kira mudah 30:53 sekali dilakukan oleh banyak orang, 30:55 gagasan idenya [tertawa] seperti apa 30:57 nih? 30:58 Itu sedekah yang paling murah setiap 31:01 orang bisa itu senyum. [tertawa] 31:02 Senyum 31:03 meskipun hati lagi luka parah tetap 31:05 senyum. Senyum aja sudah, insyaallah 31:07 pahala nanti hati yang itu nanti Allah 31:10 yang kasih jalan keluar solusinya. 31:13 Heeh. 31:13 Iya. Sebab memang sedekah itu enggak 31:16 harus orang kaya bersedekah. Berap pun 31:18 nilainya Allah tahu gitu. Jadi ada 31:21 nilainya semua. Sedekah itu sebabnya 31:24 menghindari bala musibah ya. Mengobati 31:27 penyakit sedekah itu 31:30 juga memberikan keberkahan dari harta 31:32 yang kita berikan. banyak sedekah ini 31:35 banyak keutamaannya 31:37 sehingga pada bulan Ramadan karena ee 31:41 pahalanya yang lebih dibanding 31:43 bulan-bulan lainnya, orang 31:45 berlomba-lomba untuk bersedekah. 31:47 Iya. Jadi bukan cuman lomba lari ya, 31:49 lomba sedekah. 31:50 Iya. Lomba sedekah. I 31:53 kalau ee sedekah profesi nih lagi banyak 31:57 diobrolin sama teman-teman gitu, 32:00 mungkin punya ide-ide tertentu gitu ya, 32:03 sedekah profesi ya. Mungkin kalau kita 32:05 kita mungkin ee berprofesi apa pendidik 32:09 atau profesi kita sebagai lawyer apa 32:14 sebagai dokter ya kita sedekah kita bisa 32:18 juga misalnya kita mengobati orang 32:20 dengan mungkin kalau doafa gratis begitu 32:24 itu kan sedekah profesi juga ya atau 32:26 orang konsultasi sama kita gitu 32:29 permasalahan yang memang kita 32:31 pahami tentang hukum misalnya lawyer 32:34 atau notaris 32:36 itu dan lain-lain itu bisa kita kasih 32:40 porsinya untuk Bu Apa mungkin 32:43 kita berikan tidak berbayar begitu. 32:47 Jadi, wahai para tenaga medis, sedekah 32:51 profesinya mungkin bisa dilakukan setiap 32:54 hari tertentu, Jumat misalnya. 32:57 Silakan yang berobat hari ini free gitu 32:59 ya. [tertawa] 33:02 Ee kalau selain sedekah profesi nih ada 33:07 gambaran lain enggak? Ada. Kita sedekah 33:09 ada sedekah wakaf tapi wakaf air. 33:12 Hm. 33:13 Air. Jadi seperti di masjid ini ada 33:15 wakaf air. Air dari air sumur kita 33:18 masukkan ke dalam mesin dengan 33:21 ee nantinya bisa langsung bisa diminum. 33:24 I RR namanya. Iya. Itu juga sedekah 33:28 paling bagus memang sedekah air ya 33:30 karena air bisa 33:31 pasti diperlukan. 33:32 Iya pasti diperlukan. Kita siapa saja 33:34 yang lewat depan masjid mau isi galon, 33:36 mau isi tumbler, mau isi apapun silakan. 33:41 Jadi bawa galon di depan masjid ee Abu 33:44 Bakar ini tinggal pencet airnya keluar 33:47 ya. 33:48 Iya. dan akhirnya itu juga di 33:50 sangat-sangat di apa ee diawasi oleh ee 33:55 Puskesmas tempat kita. Jadi ee dalam 33:58 waktu 1 bulan atau 2 minggu sekali dicek 34:01 kadar airnya apakah baik untuk diminum, 34:05 apa layak atau tidak. Jadi betul-betul 34:08 sudah terverifikasi. 34:10 Jadi tetap ada pengecekan ya sebulan 34:12 sekaliah atau 2 bulan sekali 34:15 sehingga amannya pakai banget gitu ya. 34:17 kesehatan. 34:19 Oke. Iya. Iya. 34:20 Ngomong-ngomong kalau pas sahur 34:22 Heeh. 34:22 itu biasanya yang kemarin-kemarin yang 34:24 selalu dilakukan dan enggak pernah 34:26 enggak apa nih, Mbak P 34:28 gitu ya. [tertawa] 34:31 Waktu sahur biasanya 34:34 ya kita mendengarkan hasil ya 34:36 mendengarkan 34:38 ee ya mungkin ada tausiah-tausiah yang 34:40 yang bisa kita menambah ilmu pengetahuan 34:44 kita ya. Sebabnya memang sahur itu ee 34:49 wajib kita sahur karena di sahur itu ada 34:51 keberkahan, Mbak meskipun dengan segelas 34:54 air 34:55 gitu. Ada orang, "Ah, saya enggak mau 34:57 sahur gitu." Padahal di sahur itu ada 35:00 keberkahannya. Jadi meskipun dengan air 35:03 meskipun Nah, jadi jangan karena merasa 35:05 enggak apa-apa aku enggak lapar. Tadi 35:06 malam buka puasanya banyak, besok puasa 35:09 aja enggak usah sahur gitu. Padahal di 35:11 dalam sahur itu ada nilai berkah yang 35:15 sayang banget kalau enggak kita 35:16 harus disunahkan untuk 35:18 masak juga 35:19 e masaklah seperti umumnya 35:22 seperti ibu-ibu lainnya ya apapun 35:25 kesibukan kita yang namanya orang dapur 35:27 tuh enggak pernah enggak ya 35:28 betul betul 35:29 itu biasanya yang paling laku di rumah 35:31 ee kalau sahur tuh makanan jenis apa 35:35 sahur itu ya biasa kering-keringan 35:37 senangnya ya kalau sahur tuh 35:39 kalau becek-becek basah sayur enggak deh 35:41 ya. 35:41 Sayur enggak ya? Itu buka puasa itu. 35:43 [tertawa] 35:45 Iya. 35:47 Oke. Terkait dengan sahur bersama Rasil 35:51 ini, kira-kira gagasan Mbak Fahima apa 35:55 agar kita semua ini bisa betul-betul 35:57 optimal mengisi waktu yang tersedia ini? 36:01 Ibadah kayaknya udah, baik-baikan 36:03 kayaknya udah, tapi sedekah juga 36:06 kayaknya udah, tapi 36:07 membaca Al-Qur'an Kim, Mbak ya. Heeh. 36:10 Satu hari satu juz pas banget itu ya. 36:12 Dewan-dewan juz ya. 36:13 Heeh. [tertawa] 36:14 1 bulan kelar. 36:15 Iya. Bisa. Betul. Memang Al-Qur'an 36:18 sebabnya kita baca dengan terbata-bata 36:20 saja sudah mendapatkan pahala. 36:23 Apalagi huruf huruf lancar. Allah kasih 36:27 ganjaran yang luar biasa besarnya. 36:29 Lancar 36:30 untuk memotivasi kita agar bisa one day 36:33 one jus itu ee ada rahasia tertentu 36:37 enggak? Ee mungkin kalau yang waktu 36:40 paling baik menurut saya sih ya habis 36:42 salat subuh itu 36:44 habis salat subuh kadang ngantuk. Tapi 36:46 memang di situ waktu keberkahan sampai 36:49 syuruk itu kan sampai matahari mau 36:51 Heeh. 36:52 keluar itu itu waktu paling baik 36:54 itu bisa 1 jam lebih sedikit kan itu 36:57 bisa berapa berapa bisa juz itu 36:59 [tertawa] 37:00 atau kalau mungkin berat ya bisa kita 37:03 bagi 1 juz mungkin kurang lebih 10 37:05 lembar apa 11 gitu. Kita bagi tig 37:08 lembar. Tiga lembar misalnya pagi mau 37:11 nanti habis subuh 37:12 habis subuh terus zuhur terus iya habis 37:15 asar gitu ya. Heeh. Bisa 37:17 bisa dah berarti ya ikhwan akhwat 37:19 ee khatam satu 37:22 bulan Ramadan. 37:23 Ramadan sebab memang Al-Qur'an itu 37:24 mukjizat ya. Mukjizat. Jadi dia memang 37:27 membawa keberkahan kepada kehidupan 37:29 kita, 37:30 kepada harta kita, dan kepada seluruh 37:33 aktivitas kita. Jadi kalau pagi terbiasa 37:37 kita memang membaca Al-Qur'an, lanjutkan 37:40 gitu. Karena memang Al-Qur'an ini 37:43 sesuatu hal yang tidak terlihat tapi 37:45 dirasakan 37:46 keberkahannya. 37:48 Dirasakan. Enggak perlu dilihat, enggak 37:50 perlu diapain ya. 37:51 Iya. Terus em di dalam perjalanan Mbak 37:55 Fahima selama ini dari tentang ee 37:58 berqiraah tadi itu 38:00 emm 38:02 yang lebih menyemangati selain hadiah 38:05 dari Allah ada enggak sesuatu yang lain 38:09 yang menyemangati untuk membaca 38:11 baca terus dan baca terus selain pahala 38:14 karena gini kalau sudah terbiasa itu 38:16 sepertinya kalau kita enggak baca tuh 38:18 ada sesuatu hal yang hilang 38:20 rindu. Oh jadi rindu gitu ya. Jadi rindu 38:22 gitu. Jadi memang saya membiasakan untuk 38:26 harus membaca di mana pun kapanpun gitu 38:30 Al-Qur'an setiap hari. 38:32 Iya. Karena memang nilai keberkahan yang 38:35 yang saya dambahkan ya. Karena memang 38:38 lain kalau enggak baca sama baca itu 38:40 dalam hari itu kelihatannya gimana ya 38:43 kurang keberkahannya gitu. itu kalau 38:46 misalnya dikaitkan dengan hal-hal yang 38:48 terjadi 38:50 introspeksinya nyalahin enggak nyalahin 38:52 diri sendiri gitu. Gue enggak baca Quran 38:53 sih, [tertawa] 38:55 gimana? 38:56 Iya, memang Al-Qur'an ini ee benda yang 39:00 apa ya memang ee dari Allah ya 39:03 kata-katanya apanya sehingga dia bisa 39:06 memberikan dampak positif ke dalam di 39:09 batin kita terutama ya 39:11 batin kita dan seluruh aktivitas kita. 39:14 Jadi jangan tinggalkan Al-Qur'an 39:17 meskipun 39:19 dalam satu hari gitu. Jadi wajib 39:22 wajibkanlah diri kita untuk kita bisa 39:24 membaca Al-Qur'an di mana saja. Kalau 39:27 terkait dengan ee 39:30 maknanya itu seberapa penting kita juga 39:34 mengetahu 39:35 mengetahuinya, membacanya. 39:37 Iya. Ya, maknanya itu ee Al-Qur'an itu 39:40 dibaca tidak mengerti makna saja sudah 39:43 mendapat pahala. Apalagi kita 39:44 mentadaburinya ya. 39:46 Ditadaburi jadi lebih tahu. 39:47 Iya, lebih tahu lagi apa sih ini 39:49 menceritakan tentang apa surat ini dan 39:52 surat berikutnya. Karena sekarang juga 39:54 banyak juga terjemahan-terjemahan tafsir 39:57 yang bisa kita baca ataupun bisa kita 39:59 konsultasikan kepada ustaz-ustaz yang 40:03 apa di sini juga ada ustaz yang bisa 40:06 mungkin nanti kalau ada yang perlu 40:08 ditanyakan apa bisa berkonsultasi dengan 40:10 ustaz di Masjid Abu Bakar Assiddiq. 40:13 Jadi itu terbuka untuk umum. 40:15 Terbuka untuk umum. Ini masjid kita juga 40:17 terbuka juga untuk disabilitas Mbak 40:20 Noning. 40:20 Disabilitas. Dan biasanya yang hadir 40:22 yang hadir tunaetra, Tunaungu ada di 40:25 sini pengajian mereka aja yang tunaungu 40:28 atau tuna netra mau belajar taklim di 40:30 sini 1 bulan dua kali. 40:33 Oke. Taklim mereka belajar disediain 40:36 juga buku brailnya enggak untuk Quran? 40:38 Iya. Kita ee untuk tuna netra kita 40:40 sediakan brailnya di sini dan mereka ada 40:44 apa? Ikatan Tunaetra Muslim Indonesia. 40:47 Jadi ada kita bekerja sama dengan itu 40:49 karena mereka mencari tempat cukup sulit 40:52 untuk difasilitasi. Alhamdulillah Masjid 40:55 Abu Bakar memfasilitasi mereka juga 40:58 tunarungu dan juga kita masjid 41:01 men-support mereka juga dengan 41:03 Masyaallah 41:04 dengan apa ee makan siangnya gitu. 41:09 Iya. 41:10 Jadi memang ee kadang kita kurang apa ya 41:14 kurang fokus kepada mereka. Sesungguhnya 41:16 mereka itu aset negara juga, aset umat 41:19 juga. Mereka orang-orang yang sebetulnya 41:22 bisa diajak bekerja. Sekarang juga 41:26 banyak juga kan ee apa 41:28 perusahaan-perusahaan yang mau 41:30 mempekerjakan mereka juga 41:31 dengan sengaja karena kepedulian tadi 41:34 itu. Masyaallah. 41:35 Betul. 41:37 Ya. Ya. Mudah-mudahan sih Ramadan ini 41:40 benar-benar optimal ya. Amin. Amin. 41:43 Kalau misalnya 41:45 ada enggak sesuatu yang belum sempat 41:47 juga nih diwujudkan di dalam program 41:50 Ramadan dari Al-Irsyad gitu. 41:54 Jadi masih kerinduan aja dulu gitu. Ada 41:56 kan? [tertawa] 41:57 Ada sih. Ee memang kalau Ramadan itu kan 42:00 ada santunan gitu ya. kita bikin santren 42:03 kilat gitu dan juga ee buat apa ee 42:08 pada umumnya memang santunan santunan 42:10 terus juga buat anak-anak juga kita buat 42:13 apa pesantren kilat yang cepat begitu ya 42:17 misalnya dalam waktu 2 hari apa 3 hari 42:20 gitu. 42:21 Masyaallah. dan kita sudah di 42:24 penghujung. Ada sesuatu eh closing 42:27 statement dari kehadiran luar biasa Mbak 42:29 Fahima di acara sahur bersama Rasil ini 42:32 ya. Mudah-mudahan dalam Ramadan ini kita 42:35 bisa ee lebih baik lagi dalam beribadah, 42:39 dalam membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan 42:43 juga kita bisa memperbaiki apa yang 42:46 kurang dari tahun-tahun yang lalu. 42:49 Semoga Ramadan ini menjadi Ramadan 42:53 terindah yang buat kita dan kita bisa 42:56 memanfaatkan waktu demi waktu untuk 42:59 Ramadan mulia ini. Mudah-mudahan masih 43:02 dipertemukan dengan Ramadan berikutnya. 43:05 Amin. Amin. 43:05 Terima kasih banyak atas kesediaan Bapak 43:09 Hima hadir di sahur bersama Rasil ini. 43:14 Ikhwan akhwat, mudah-mudahan kita lebih 43:17 bisa mengoptimalkan 43:20 ee ibadah kita di bulan Ramadan ini ya. 43:23 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 43:26 anta astagfiruka waubu ilaih. Billahi 43:28 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum. 43:31 warahmatullahi wabarakatuh. 43:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:34 wabarakatuh.