Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Wahyu itu bagikan cahaya, sedangkan akal 0:03 bagaikan mata. Apabila mata sehat tapi 0:07 tidak ada cahaya yang menerangi, maka 0:10 dengan sendirinya mata tidak akan dapat 0:12 melihat. Akal penuh keterbatasan. 0:15 [berdehem] Dengan sendirinya ini 0:16 membutuhkan penerangan dari Allah 0:18 Subhanahu wa taala. 0:21 Bismillahirrahmanirrahim. 0:23 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:25 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 0:28 Asalamualaikum. warahmatullahi 0:30 wabarakatuh. 0:32 Sahabat Umatan Wahidah di mana pun antum 0:34 berada. Semoga senantiasa dalam 0:36 lindungan dan rahmat Allah Subhanahu wa 0:38 taala. Alhamdulillah kita berjumpa 0:40 kembali dalam acara kita dialog di bawah 0:42 naungan Al-Qur'an. Sebelum kita mulai 0:44 dialog ini, mari kita memulai dengan 0:46 membaca ummul Quran surat Al-Fatihah. 0:49 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 0:55 Bismillahirrahmanirrahim. 0:59 Alhamdulillahirabbil [bernyanyi] 1:02 alamin 1:05 arrahmanirrahim 1:09 maiki yaumiddin 1:13 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 1:19 ihdinasirathal 1:21 mustaqim 1:23 shathalladzina 1:25 an'amta alaihim 1:31 Aiin. 1:39 Amin. Amin ya rabbal alamin. Sebelum 1:41 kita mulai majelis ini, jika antum semua 1:43 mendapatkan manfaat dari channel ini, 1:46 jangan lupa share, like, dan subscribe. 1:48 Bah sekarang ini banyak kritik yang 1:50 bilang kalau sebagian pejabat lebih 1:51 fokus ke pencitraan dan ngindarin audit 1:54 pemotongan anggaran dibanding ngambil 1:56 keputusan yang penting buat kemaslahatan 1:58 umat. Misalnya dalam penetapan status 2:00 bencana. Nah, Bahut syariat gimana 2:03 pandangan Islam tentang pemimpin yang 2:05 nahan kewajiban karena kepentingan 2:07 pribadi atau kelompok? Dan kalau ada 2:09 pejabat yang merusak lingkungan k 2:11 defestasi padahal dia megang amanah 2:13 negara. Apa itu termasuk bentuk 2:15 penginatan terhadap amanah bah? 2:17 Bismillahirrahmanirrahim. 2:20 Alhamdulillahi rabbil alamin. 2:23 Allahumma sholli ala sayyidina 2:26 wa nabina Muhammadin 2:29 wa alihi wasohbihi wasallim. 2:33 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 2:37 innaka antal alimul hakim. Wala haula 2:41 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 2:46 Allahummaina subulam 2:49 waakrijna minulumatianur 2:52 wahdinaal 2:55 mustaqim. Allahumma atina minika rahmah 2:58 waimnaadunka 3:00 ilman nafi wna bimaam. 3:03 Rabbana zidna ilman waikna bihin. 3:06 Asalamualaika ya rasulullah. 3:09 Asalamu alaina wa ala ibadillahi shihin. 3:12 Asalamualaikum warahmatullahi 3:14 wabarakatuh. 3:16 Satu hari ketika Nabi Muhammad 3:19 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 3:21 sedang menyampaikan khotbahnya, 3:25 salah seorang badui bertanya, "Matas 3:29 sa'ah ya Rasulullah, kapan datangi 3:32 kiamat?" 3:34 Rasulullah tidak menjawab. 3:36 Hingga sahabat beranggapan 3:39 Rasulullah enggan untuk menjawab. 3:41 Akhirnya diulangi kembali mata saya ya 3:44 Rasulullah. 3:47 Sahabat ada yang berpikir Rasulullah 3:48 enggak ada yang mengatakan bahwa 3:50 Rasulullah tidak mendengar pertanyaan 3:51 tersebut. Selesai khotbah Nabi bertanya, 3:56 "Siapa di antara kalian tadi yang 3:57 mengatakan matas?" 4:00 Lalu sahabat berdiri, "Saya ya 4:02 Rasulullah." 4:04 Rasulullah mengatakan 4:06 buyatil amanah. 4:12 Apabila amanat disia-siakan, 4:15 maka tunggulah saat kiamat. Para sahabat 4:19 bertanya, "Qila ya Rasulullah 4:22 wama idatuha?" Apa yang dimaksudkan 4:25 dengan menyia-nyiakan amalan? 4:28 Nabi memberikan contoh widal amru ahli. 4:34 Apabila satu perkara diserahkan bukan 4:37 kepada ahlinya 4:40 yang layak untuk menerima amanat, maka 4:43 tunggulah saat kiamat. Terjadinya 4:47 bencana alam bukan karena Allah 4:50 Subhanahu wa taala melakukan kesalahan 4:52 teknis di tengah-tengah kerajaannya. 4:56 Karena alam diciptakan oleh Allah dengan 4:58 penuh keseimbangan 5:00 dan ini diakui oleh orang-orang yang 5:02 berpengetahuan. Baik langitnya, buminya 5:05 diciptakan dengan penuh keseimbangan. 5:08 Tapi tangan-tangan manusia ini yang 5:11 menimbulkan kerusakan. 5:14 Seperti kejadian di Aceh, kejadian di 5:17 Sibolga, 5:19 kejadian di Padang. Ya, 5:23 tidak mungkin 5:25 orang bisa menyalahkan Allah atau 5:27 takdirnya. Takdirnya diciptakan dengan 5:30 penuh keseimbangan. 5:32 Bahkan Allah memerintahkan kita untuk 5:34 mensucikan 5:36 nama Allah dari hal-hal yang tidak 5:38 layak. Bismillahirrahmanirrahim. 5:41 Sabbihismaabbikal 5:43 a. Sucikan nama kebesaran keagungan 5:46 Tuhanmu. Karena Allah maha suci. Jangan 5:49 terbesit dalam benak kita pemahaman yang 5:53 salah mengenai Allah. Allah bisa 5:54 melakukan kesalahan, bisa menciptakan 5:57 kerusakan. Tidak. Allah Subhanahu wa 6:00 taala seluruh ciptaannya penuh dengan 6:03 keseimbangan. 6:05 Alladzi khalaqo fasawa. Dia yang 6:07 mencipta dan menyempurnakan ciptaannya 6:11 dengan penuh keseimbangan. 6:14 Untuk dapat kita memahami 6:18 norma-norma keagungan dari ciptaan 6:20 Allah. Walladzi qaddarofa. Dan Allah 6:23 menetapkan kadar, ukuran, aturan bagi 6:26 segala yang diciptakan. Lalu Allah 6:29 membimbing kita untuk dapat memahaminya. 6:32 Nah, lahirnya disiplin ilmu pengetahuan 6:35 yang bermacam-macam 6:37 seperti biologi, 6:40 fisika, astronomi. Dari mana didapatkan? 6:43 Dari [berdehem] 6:44 norma-norma alamiah. Dan semua merupakan 6:47 takdir Allah. Lalu Allah Subhanahu wa 6:50 taala mengingatkan kita dalam kitabnya, 6:53 alam yang Allah sediakan bagi kita ini 6:55 jangan kita rusak. 6:58 W tufsidu fil ardhi ba islahi. Jangan 7:00 kalian melakukan kerusakan [mendengus] 7:02 setelah Allah Subhanahu wa taala 7:04 menciptakannya, 7:06 menjaganya dengan penuh keseimbangan. 7:08 Karena kerusakan yang kita lakukan akan 7:10 berdampak pada kita, 7:14 pada bangsa, pada negara dan umat 7:16 manusia. 7:18 Jadi apa yang terjadi 7:20 di beberapa tempat itu semua akibat dari 7:23 pelanggaran manusia terhadap amanat 7:25 Allah. 7:27 Maka 7:30 penerbangan liar yang dilakukan oleh 7:33 orang-orang yang rakus bekerja sama 7:36 dengan pejabat 7:38 yang mengkhianati amanat Allah, 7:41 mengkhianati juga Undang-Undang Dasar 7:43 kita pada pasal 33 ayat 3 yang 7:46 menyatakan bahwa apa yang terdapat dalam 7:48 perut bumi ini masuk airnya tambang itu 7:52 dikuasakan kepada negara 7:55 pemerintah yang dipilih oleh rakyat agar 7:58 mendistribusikannya 7:59 bagi 8:01 rakyat dengan penuh keadilan. Tapi 8:04 ternyata pejabat yang berwenang bekerja 8:06 sama dengan konglomerat oligarki 8:10 untuk mencari keuntungan pribadi dengan 8:12 melakukan kerusakan. Oleh karena itu, 8:14 pejabat-pejabat seperti ini seharusnya 8:18 harus dicopot, 8:20 dibawa ke meja hijau diadili dan dihukum 8:24 seberat-beratnya. Karena petaka yang 8:26 ditimbulkan bukan hanya merusak 8:28 lingkungan, tapi mengorbankan sekian 8:30 banyak nyawa, menghilangkan 8:33 desa-desa, rumah-rumah yang tadinya 8:37 mereka hidup aman karena kerusakan yang 8:40 mereka lakukan akhirnya menimbulkan 8:41 bencana yang besar. 8:44 Oleh karena itu, baik itu pejabat 8:47 tertinggi di negeri kita, wakil rakyat 8:50 maupun pejabat di daerah, kalau mereka 8:53 berkhianat terhadap [berdehem] amanat 8:55 yang diamanatkan oleh Allah, diamanatkan 8:58 oleh negara, maka seharusnya mereka 9:01 dituntut. Bukan dibiarkan begitu saja. 9:05 Akhirnya orang berani mengulangi 9:07 perbuatan yang sama. Jadi seharusnya 9:09 rakyat bangkit menuntut tanpa ada 9:13 tawar-menawar 9:14 agar mereka semua dicopot dari 9:16 jabatannya, diadili ya dan dihukum 9:19 sesuai dengan kejahatan yang mereka 9:21 lakukan. Bahkan bisa dihukum mati karena 9:25 korban yang ditimbulkan luar biasa. 9:28 Tapi sayang 9:31 karena pengkhianatan terhadap amanat 9:33 Allah, amanat negara begini jadinya 9:36 negara kita yang kaya raya, tapi 9:41 yang bertuan adalah mereka-mereka 9:44 yang punya wewenang 9:46 dan orang-orang kaya yang berkolaborasi 9:49 dengan mereka. Hukum juga dan 9:51 undang-undang dibuat disesuaikan dengan 9:52 kepentingan mereka. Oleh karena itu, 9:55 kita berharap Bapak Presiden Prabowo 9:58 yang berjanji dengan tegas, 10:00 tidak pandang buru, siapapun yang 10:02 berbuat kesalahan baik untuk orang 10:04 besar, 10:06 orang-orang yang kuat, dia akan 10:09 menggunakan betul-betul tangan besi 10:12 menegakkan keadilan. Mudah-mudahan apa 10:14 yang dijanjikan ditepati. 10:17 Dan kita ingatkan kepada Bapak Prabowo, 10:19 kalau Anda bersama kebenaran, Allah 10:20 bersama Anda, rakyat juga bersama Anda. 10:24 Anda tidak perlu takut. Adapun kematian, 10:28 kalau sudah tiba saatnya, baik kita 10:31 diserang atau di rumah kita, kita akan 10:34 wafat, itulah merupakan ketetapan Allah 10:37 yang tidak akan berubah. Tapi beda orang 10:40 yang mati sebagai seorang pahlawan 10:43 dengan mereka yang hidup sebagai 10:44 pengkhianat. Mudah-mudahan Allah 10:46 perbaiki negeri kita. 10:48 Amin. 10:48 Beralih ke tangan orang-orang yang 10:50 menjaga amanat. Nah, di sini ulama kita 10:53 harapkan bangkit 10:55 memberikan edukasi juga melakukan apa? 10:58 Melakukan juga peringatan kepada umat 11:02 dan membantu rakyat untuk mengajukan 11:05 tuntutan tuntutan 11:08 kepada mereka-mereka yang melakukan 11:09 kejahatan. Bukan menyibukkan umat dengan 11:12 pertentangan yang tidak berguna. 11:13 Wallahuam. 11:15 di tengah generasi yang sekarang ini 11:17 menghadapi masalah. Jadi mereka itu 11:19 lebih sering mengenal Islam lewat quotes 11:21 pendek dan potongan-potongan real 11:23 dibandingkan lewat perjalanan panjang 11:25 para ulama. [berdehem] 11:27 Apa sebenarnya dampaknya bagi cara kita 11:29 memahami agama dan bagaimana kita bisa 11:32 menumbuhkan kembali kecintaan kepada 11:34 sejarah serta tradisi ilmu Islam tanpa 11:37 terasa berat atau jauh dari kehidupan 11:40 sehari-hari? 11:41 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna 11:43 ilman wafikna f. Di tengah-tengah 11:48 umat Islam dibutuhkan orang-orang yang 11:52 mengkhususkan diri 11:54 dalam memahami mendalami 11:59 agama Allah Subhanahu wa taala. 12:01 Mendalami kitab sucinya 12:03 juga memahami sunahnya. memisahkan di 12:06 antara yang asli dan palsu. 12:10 Dengan merujuk kepada petunjuk yang 12:13 Allah turunkan dalam kitab sucinya, kita 12:16 sebetulnya dengan mudah dapat membedakan 12:19 mana sunah rasul yang sebenarnya. Itu 12:21 yang senada dengan Al-Qur'an. Mana yang 12:24 mengatasnamakan sunah Rasul. dengan 12:27 ulama-ulama yang mengkhususkan diri 12:30 dalam mendalami agama, 12:33 mereka akan menjadi nur di tengah-tengah 12:35 umat manusia. Mereka yang akan menjaga 12:38 agama Allah. Mereka juga yang akan 12:41 memberikan edukasi 12:43 di tengah-tengah umat 12:46 melalui [berdehem] penjelasan-penjelasan 12:48 mereka yang merujuk kepada kitab Allah 12:51 dan sunah-sunah rasul-Nya. 12:54 Adapun [berdehem] umat secara menyeluruh 12:59 dengan sendirinya tidak akan punya 13:01 kemampuan untuk mendalami secara khusus 13:04 ya mempelajari kitab-kitab turat karena 13:08 kesibukan mereka [berdehem] baik yang 13:10 berdagang, baik yang bekerja, tapi 13:13 mereka dapat mendengarkan 13:16 uraian-uraian, penjelasan-penjelasan 13:18 dari para ulama yang membimbing mereka 13:21 untuk dapat memahami agama mereka. Di 13:23 samping ada potongan-potongan yang 13:25 berisi hikmah, 13:28 pelajaran. 13:30 Para ulama yang mengkhususkan diri, 13:32 mereka juga menjelaskan 13:34 apa itu iman. 13:37 Setiap rukun iman dijelaskan. Kemudian 13:40 manifestasi dari iman yang sekarang 13:42 hilang di tengah-tengah kita ini 13:45 adalah manifestasi dari keimanan kepada 13:47 Allah. 13:49 Keimanan juga kepada hari akhir, 13:52 keimanan kepada para malaikat, keimanan 13:55 kepada para rasul, keimanan juga kepada 13:58 kitab-kitab Allah Subhanahu wa taala. 14:01 Karena kepercayaan, keyakinan tanpa ada 14:05 manifestasinya bukan dikatakan iman. 14:09 Itu hanya kepercayaan dan keyakinan. Dan 14:12 Islam bukan agama [berdehem] 14:13 kepercayaan, keyakinan. Tapi agama yang 14:16 membimbing manusia menuju kehidupan yang 14:19 lebih indah dan sempurna. Inna hadal 14:21 Quran yahdi lillati. Tapi saat ini kita 14:26 dapat menyaksikan orang yang mengaku 14:27 beriman kepada Allah, 14:30 beriman kepada hari akhir, beriman juga 14:32 kepada kitab-kitab Allah dan rasul-rasul 14:35 seteng malaikat. Tidak melihat 14:38 manifestasinya dalam kehidupan mereka. 14:41 Mereka mengaku beriman, tapi mereka 14:42 memilih cara hidup yang tidak sejalan 14:44 dengan iman mereka. 14:46 Nah, ulama dengan sendirinya [berdehem] 14:50 menjelaskan di tengah-tengah umat 14:53 tentang iman dan manifestasinya yang 14:56 dituntut dari setiap orang yang beriman. 15:00 Begitu juga mengenai Islam, menjelaskan 15:03 apa itu Islam yang artinya berserah diri 15:06 kepada Allah. Maka di saat seorang 15:08 mengaku sebagai seorang muslim, tidak 15:10 mungkin menjadi seorang liberalis. 15:13 Karena liberalis menunjukkan orang yang 15:15 hidup tanpa ikatan. 15:17 Hanya kembali kepada rasio tanpa 15:19 diterangi wahyu. Bahkan rasionya 15:21 bercampur dengan hawa nafsu. Kalau kita 15:23 orang yang beriman, kita berakal, tapi 15:28 akal kita diterangi oleh wahyu, 15:31 dibimbing oleh wahyu, dikoreksi apabila 15:33 melakukan kesalahan. 15:35 Ini perbedaan antara yang beriman dan 15:37 tidak beriman. Nah, ulama perlu 15:39 menjelaskan Islam dari mulai dua kalimat 15:42 syahadat. Lalu manifestasinya apa? Bukan 15:46 hanya sekedar ucapan, 15:48 tapi di samping ucapan yang menunjukkan 15:50 keyakinan diiringi dengan pembuktian. 15:53 Kalau dia meyakini bahwa tiada Tuhan 15:55 selain dari Allah dan hidupnya alam 15:58 semesta seluruhnya berawal dari Allah, 16:00 berjalan dengan izin Allah dan kembali 16:02 kepada Allah, seharusnya apa? 16:04 hidupnya sesuai dengan kesaksiannya. 16:06 Lailahaillallah. 16:08 Kemudian kalau dia bersaksi bahwa 16:09 Muhammad Rasulullah membawa risalah dari 16:11 Allah, seharusnya kesaksiannya 16:14 menuntut dirinya untuk menerima risalah 16:17 yang dibawa dari Allah. Kemudian mereka 16:20 resapi dan mereka amalkan. 16:22 Oleh karena itu, tugas ulama mereka 16:25 dalam menjelaskan agama Allah pertama 16:28 harus menjelaskan kitab Allah di tengah 16:30 umat. Apalagi dengan media televisi, 16:32 dengan YouTube ya. Mereka bisa 16:35 menjelaskan kitab Allah dengan mudah 16:38 sehingga umat semua memiliki keseragaman 16:41 dalam memahami apa? Apa itu iman? Apa 16:43 itu Islam? Apa kewajiban mereka terhadap 16:46 Allah? Kewajiban mereka juga terhadap 16:50 kedua orang tua, kewajiban mereka 16:53 terhadap sesama muslim, terhadap juga 16:56 sesama manusia, terhadap lingkungan 16:58 hidup yang semua dituangkan dalam 17:00 akhlak-akhlak yang dijelaskan dalam 17:02 Al-Qur'an maupun sunah Nabi. 17:04 Jadi kalau kita menuntut [berdehem] umat 17:07 seluruhnya untuk mendalami 17:09 atturat, mempelajari agama, ya 17:13 dengan kembali kepada 17:14 referensi-referensi keislaman yang 17:17 begitu banyak, sulit bagi mereka. Tapi 17:20 kalau kembali kepada Al-Qur'an, ulama 17:22 [berdehem] menjelaskan ya ayat-ayat 17:25 Allah dengan sederhana yang mudah mereka 17:26 pahami. Penjelasannya berbeda dengan 17:29 penjelasan yang ditujukan untuk 17:31 orang-orang yang mengkhususkan diri. 17:34 dijelaskan asal usulnya, gramarnya ini 17:36 merupakan hal yang jauh dari masyarakat 17:38 umum. Tapi jelaskan makna Al-Qur'an, 17:41 kesimpulan yang mereka dapatkan, 17:43 pesan-pesan Allah Subhanahu wa taala 17:45 juga pesan-pesan Rasulnya. 17:48 Apalagi di tengah-tengah kehidupan sulit 17:50 saat ini, persaingan dalam bidang 17:52 materi, hampir kebanyakan umat tidak 17:55 sempat lagi untuk membaca buku yang 17:57 panjang-panjang mereka tidak siap. Tapi 18:00 kalau mendengarkan ceramah setengah jam 18:02 saja atau 1/4at jam 18:05 sederhana menjelaskan agama Allah itu 18:07 akan masuk dan bisa mereka amalkan. Dan 18:10 alhamdulillah kita saksikan 18:12 rakyat Indonesia sebetulnya punya 18:14 kecerdasan yang luar biasa, punya 18:16 kemampuan. Bahkan kita saksikan 18:18 orang-orang tambah dari pesantren, 18:20 banyak dari mereka yang memiliki 18:22 betul-betul pemikiran yang cemerlang. 18:25 Nah, mereka bisa memberikan edukasi 18:27 kepada umat daripada menyebutkan umat 18:29 dalam pertentangan kelompok, golongan 18:32 atau menumbuhkan kefanatikan di hati 18:34 masing-masing. Ini merupakan 18:36 pengkhianatan terhadap amanat Allah. 18:39 Jadi kita ingin mereka-mereka yang 18:41 mengkhususkan diri dalam mendalami agama 18:44 Allah hendaknya mereka betul-betul 18:47 mereka menyiapkan waktu mereka, 18:49 perhatian mereka untuk mendalami agama 18:52 secara maksimal dengan menjadikan 18:55 Al-Qur'an sebagai pedoman sunah Nabi. 18:58 Lalu mengkaji pandangan-pandangan ulama. 19:01 Kita jadikan sebagai studi kasus lalu 19:04 kita jadikan acuan kita dalam menghadapi 19:07 tantangan zaman. [berdehem] Karena orang 19:09 kalau mulai dari pengalaman sebelumnya 19:10 beda dengan orang yang memulai dari 19:12 kosong. 19:15 Memulai dari kekosongan dia berarti 19:18 kehilangan pengalaman ulama terdahulu. 19:20 Kita tidak wajib terikat dengan mereka, 19:22 tapi kita bisa jadikan pengalaman mereka 19:25 sebagai masukan buat kita dalam memahami 19:28 nas. 19:30 Ini penting sekali. Tapi kita tidak 19:33 terikat dengan fatwa mereka karena 19:35 [mendengus] tantangan zaman terus 19:37 berkembang. 19:38 Mau tidak mau jawaban yang diberikan 19:39 juga apa? Jawaban yang diberikan harus 19:41 lebih maju daripada tantangan yang 19:43 mereka hadapi, bukan jawabannya justru 19:45 apa? 19:46 Untuk ke belakang. 19:47 Ke belakang. Ini yang merupakan sebuah 19:49 kesalahan. Jadi ee kita harapkan 19:53 betul-betul ulama-ulama yang memberikan 19:56 bimbingan pada umat memahami tantangan 19:58 sesamannya, bukan tinggal di Menara 20:01 Gading jauh dari persoalan yang dihadapi 20:03 umat. Wallahuam. 20:06 Mbah, gimana sebenarnya kita memahami 20:08 hubungan antara wahyu dan akal? Soalnya 20:11 sekarang banyak yang menganggap akal itu 20:13 tandingan wahyu. Seolah-olah kalau pakai 20:15 akal berarti melalui petunjuk Allah. Apa 20:18 yang keliru dari cara pandang seperti 20:19 ini, Mbah? 20:20 Bismillahirrahmanirrahim. 20:22 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 20:25 sholli ala muhammadin wa alahumma inni 20:29 audubika an adill au azilla uzal adlima 20:34 wajala 20:36 rbana zidna ilman wal. 20:39 Banyak sebahagian dari kita dicemari 20:44 oleh kepentingan hawa nafsu. Mereka 20:47 enggan untuk tunduk kepada petunjuk 20:50 Allah Subhanahu wa taala secara 20:53 betul-betul tulus. 20:56 Padahal ketika Allah menurunkan kakek 20:58 dan nenek kita mengingatkan mereka kalau 21:02 mereka mengikuti petunjuk Allah mereka 21:04 tidak akan tersesat dan tidak akan 21:07 celaka. 21:09 Ini merupakan firman Allah yang 21:11 ditujukan pada kakek nenek kita maupun 21:13 anak keturunan. 21:16 Faimma ya'tatiannakum minni huda 21:18 famantabaa hudaya fala yadillu wala 21:22 yasqo. Apabila petunjukku sampai kepada 21:25 kalian, maka barang siapa yang mengikuti 21:28 petunjukku, dia tidak akan sesat dan 21:30 celaka. 21:33 Allah Subhanahu wa taala turunkan 21:35 kitabnya sebagai pedoman hidup. utus 21:38 rasulnya untuk mengajarkan cara hidup 21:40 yang benar 21:42 yang dikehendaki Allah yang akan 21:45 mengantarkan mereka menuju keselamatan 21:48 dunia dan akhirat. 21:51 Tapi sebagian manusia 21:55 merasa bahwa petunjuk Allah membatasi 21:59 gerak-gerik mereka. 22:01 Mereka diharuskan tunduk kepada Allah, 22:04 menjalankan perintahnya, menjauhi yang 22:06 dilarang oleh Allah. Padahal semua 22:08 larangan Allah kalau ditaati akan 22:11 membawa kebaikan bagi mereka. Allah 22:12 melarangkan mereka, melarang mereka 22:14 untuk mempersekutukan Allah yang akan 22:17 menyesatkan mereka. Karena Allah 22:19 menciptakan alam semesta tanpa sekutu. 22:22 Kalau mereka mempersekutukan Allah, maka 22:25 mereka akan tersesat keluar dari jalan 22:28 Allah yang menjerumuskan mereka ke dalam 22:30 kegelapan hidup. 22:33 Allah juga melarang mereka untuk 22:35 minum-minuman keras, berjudi, 22:39 berbuat kezaliman terhadap sesama 22:41 manusia. Ini merupakan kebenaran yang 22:43 bersifat aksiomatis atau albadihiyat. 22:48 Jadi larangan Allah semua demi 22:52 keselamatan manusia. Sedangkan 22:54 perintah-perintah Allah membimbing 22:55 mereka menuju kehidupan yang mulia. Dan 22:59 kita harus tahu yang menurunkan wahyu 23:01 adalah 23:02 Allah 23:02 yang menciptakan manusia. 23:04 Allah 23:05 yang memberikan mereka akal 23:06 Allah. 23:07 Allah berfirman dalam suraturahman 23:10 memberikan penjelasan kepada mereka yang 23:12 berakal yang sadar. 23:14 Bismillahirrahmanirrahim. 23:16 Ar-Rahman 23:18 alamal Quran. Ar-Rahman yang mengajarkan 23:21 Al-Qur'an. 23:22 Khalaqal insan. Dia juga yang 23:24 menciptakan manusia. Alamahul bayan. Dia 23:28 juga yang mengajarkan manusia 23:31 kecerdasan, kemampuan untuk memberikan 23:36 penjelasan, penerangan, 23:39 juga menyerap penjelasan tersebut, 23:41 mengembangkannya hingga apa? Hingga 23:44 lahirlah berbagai macam disiplin ilmu 23:46 pengetahuan dengan anugerah bayan yang 23:49 Allah berikan kepadanya. 23:52 Kalau Al-Qur'an yang merupakan wahyu 23:54 dari Allah, bahkan dia manifestasi dari 23:56 rahmatnya, manusia dari Allah, akalnya 23:59 dari Allah, mungkin enggak terjadi 24:01 perentangan? Tidak mungkin. Yang benar 24:05 akal dan wahyu saling melengkapi. 24:10 Manusia tanpa akal tidak layak untuk 24:11 diajak bicara oleh Allah. 24:14 tidak layak untuk menerima risalah dari 24:16 Allah, tidak layak juga untuk apa? 24:19 Menerima amanat khilafah di atas muka 24:21 bumi. 24:23 Sedangkan wahyu merupakan pedoman hidup 24:26 yang datang dari Allah sang pencipta 24:29 yang maha pengasih lagi maha penyayang. 24:32 juga cahaya yang menerangi kegelapannya 24:35 dan juga rahmat dari Allah bagi mereka 24:38 yang mau mengikuti petunjuknya dan juga 24:41 penyembuh dari berbagai macam penyakit. 24:44 Dan Quran digambarkan dalam suratun Nur, 24:46 nurun ala Nur. Di mana apabila dia 24:50 mengikuti cahaya Al-Qur'an, dia akan 24:52 terbebas dari kegelapan hidupnya. Kalau 24:54 akal sebagai wasilah, sebagai arat untuk 24:58 memahami ya wahyu dan apa? membimbing 25:03 dia untuk menerima kebenaran. Karena 25:05 akalnya sejalan dengan kebenaran. Kalau 25:07 hawa nafsu seradak seluduk tidak pandang 25:10 bulu benar salah yang penting 25:11 menyenangkan. 25:13 Kalau akal adalah sahabat kebenaran dan 25:17 sahabat dari wahyu. Karena kedua-duanya 25:20 datang dari dan saling melengkapi. 25:23 Nah, kita berikan perumpamaan sebagai 25:24 contoh. [berdehem] 25:27 Perumpamaan ini diberikan oleh para 25:29 ulama-ulama yang mendalami Al-Qur'an. 25:32 Di antaranya termasuk mula Sarra. 25:35 [berdehem] 25:36 Dia memberikan perumpamaan bagi apa? 25:40 bagi akal dan wahyu. Hubungan antara 25:42 akal dengan wahyu. 25:43 Wahyu 25:45 dia berikan perumpamaan ya 25:48 wahyu itu bagaikan cahaya 25:52 sedangkan akal bagaikan mata. 25:55 Apabila mata sehat tapi tidak ada cahaya 26:00 yang menerangi, maka dengan sendirinya 26:02 mata tidak akan dapat melihat. Betul 26:04 gak? 26:04 Betul. 26:05 Begitu juga akal penuh keterbatasan. 26:09 [berdehem] 26:09 banyak hal yang tidak mampu dijangkau 26:11 oleh akal seperti yang berkaitan dengan 26:13 al ghaib, 26:16 berkaitan juga dengan apa? Berkaitan 26:18 juga dengan apa yang Allah kehendaki 26:21 dari hambanya. Apa tujuan hidup mereka. 26:25 Dengan sendirinya ini membutuhkan 26:26 penerangan dari Allah Subhanahu wa 26:28 taala. Allah juga menjelaskan mengenai 26:31 rahmatnya, ampunannya. Ya Allah 26:34 menjelaskan dari mana mereka berasal, ke 26:36 mana mereka akan pergi, untuk apa mereka 26:39 hidup dalam kehidupan dunia dan 26:41 bagaimana cara hidup yang benar. 26:44 Akal menunggu keterangan dari Allah. 26:46 Begitu datang penerangan dari Allah, 26:49 akal dengan sendirinya betul-betul apa? 26:52 Hidup dalam penerangan cahaya yang 26:54 terang-menerang. 26:55 [terkesiap] 26:56 Oleh karena itu, tidak ada pertentangan 26:59 antara wahyu dengan akal. yang ada 27:01 justru saling melengkapi. 27:04 Nah, pada saat akal melakukan kesalahan, 27:07 wahyu memberikan koreksi, wahyu 27:10 memberikan bimbingan dan juga 27:11 mengajarkan kepada akal apa-apa yang 27:14 bagaimana yang tidak diketahui oleh 27:16 akal. Bisa enggak akal menjangkau apa 27:19 yang akan terjadi hari akhir nanti? 27:21 Ya, 27:22 apakah manusia akan dibangkitkan setelah 27:23 kematiannya? 27:25 Kemudian setelah dibangkitkan apa yang 27:27 mereka akan alami? Mereka juga akan 27:29 berhadapan dengan pengadilan yang 27:31 seadil-adilnya. 27:33 Mereka juga akan menerima balasan sesuai 27:35 dengan perbuatannya. Tidak mungkin akal 27:37 bisa memahami hal ini. Sebagai contohlah 27:41 kalau ada seorang mengetuk pintu, 27:44 kita tidak melihat sama sekali mukanya, 27:46 tidak mendengarkan suaranya. Kita yakin 27:49 bahwa di balik pintu ada apa? Ada orang. 27:52 Tapi kalau kita disuruh menggambarkan 27:54 bagaimana bentuk rupanya, 27:57 apa warna kulitnya, siapa orang 28:00 tersebut, ini merupakan hal yang tak 28:02 terjangkau oleh kita. 28:05 Begitu juga kita semua yakin dengan akal 28:08 bahwa alam semesta ini ada penciptanya. 28:12 Karena tak mungkin semua ini tercipta 28:14 tanpa ada pencipta. Tak mungkin aturan 28:16 tanpa ada pengatur. Apalagi di saat dia 28:18 merenung dengan akalnya, dia menemukan 28:20 keajaiban di alam semesta. Tapi kalau 28:23 suruh menjelaskan siapa penciptanya, 28:27 bagaimana keadaannya, apa yang 28:28 diinginkan ya dari pencipta kita, dari 28:32 kita, tak mungkin kita mampu untuk 28:34 menjangkau. Jadi akal ini 28:37 merantikan penerangan, bimbingan 28:39 petunjuk dari wahyu. Tanpa ada akal, 28:42 maka wahyu tidak akan apa? 28:45 tidak akan berlaku bagi orang tersebut 28:47 di saat orang kehilangan akal, baik itu 28:49 karena koma karena mabuk atau katakan 28:52 karena kecelaka hukum tidak berlaku 28:54 untuk dirinya selagi dia koma. 28:58 Tapi begitu dia sadar berakal baru hukum 29:01 berlaku buat dia. Kalau seorang katakan 29:03 tidak berakal membakar rumah orang dia 29:05 enggak dikenakan hukuman. Tapi yang 29:07 bertanggung jawab keluarganya untuk 29:09 menggantikan 29:10 rumah yang terbakar 29:11 rumah yang terbakar. Bahkan kalau dia 29:13 membunuh orang, dia tidak dihukum mati 29:15 karena perbuatan dia dilakukan tanpa 29:17 kesadaran. Keluarganya yang menggantikan 29:20 dan membayar dia buat keluarga yang 29:23 ditinggalkan. 29:25 Jadi di sini kita lihat hukum Allah, 29:28 khitab Allah Subhanahu wa taala dan 29:31 peran sebagai khalifah itu hanya berlaku 29:35 bagi orang yang berakal. 29:37 Bukan hanya berakal, bahkan dia telah 29:39 mendapatkan bimbingan petunjuk dari 29:42 Allah. Kalau dia diberikan akal tapi 29:44 tidak mendapatkan petunjuk dari Allah, 29:47 maka Allah akan menghisab sesuai dengan 29:48 akal yang Allah berikan padanya. Ini 29:50 keadilan Allah. Jadi, fungsi akal itu 29:54 bagaikan cahaya. Sedangkan wahyu tak 29:58 ubahnya bagaikan mata. Dengan adanya 30:00 penerangan dari Allah, pengajaran dari 30:03 Allah, dia akan hidup dalam suasana yang 30:06 terangpenerang. 30:07 Dan wahyu punya kemampuan untuk 30:09 mengoreksi akal di saat dia salah. 30:12 Kenapa akal bisa salah? Karena kan 30:14 manusia dalam tubuhnya bukan hanya ada 30:15 akal, ada nafsu. 30:17 Nafsu. 30:17 Betul gak? 30:18 Seringki nafsu ini bicara atas nama 30:20 akal. Padahal bukan akal tapi yang ada 30:23 akal-akalan. 30:24 [berdehem] 30:27 Jadi ini perlu kita pahami betul-betul 30:29 bahwa akal bukan tandingan bagi wahyu, 30:31 tapi akal justru merupakan alat bagi 30:34 kita untuk memahami wahyu. Oleh karena 30:37 itu yang kita dengarkan dari salah 30:39 seorang 30:41 cendikiawan yang berasal dari NU dan NU 30:44 bari dari perbuatan orang ini. Baik itu 30:47 pendiri NU dulu, ulama-ulama yang saleh, 30:51 mereka sama sekali tidak bertanggung 30:53 jawab atas pernyataan-pernyataan yang 30:55 tidak benar yang disampaikan oleh oknum 30:58 NU 30:59 yang berbicara karena bayaran 31:03 yang pernyataannya 31:05 tidak menentu. kemarin A, sekarang B. 31:09 Kemudian ada kepentingan balik lagi ke A 31:11 tergantung 31:13 siapa yang membayar. 31:16 Dia mengatakan di hadapan Rocky Grung 31:18 ketika menjelaskan mazhab liberal bahwa 31:22 dia sebagai seorang muslim liberal, dia 31:26 mengacu kepada akal. Apa yang tidak 31:30 sesuai dengan akal dari pesan-pesan 31:35 yang terdapat dalam Al-Qur'an itu 31:36 semuanya bersifat temporer. 31:40 Oleh karena itu bisa kita pakai, bisa 31:42 kita tinggalkan. 31:44 Jadi sikap dia di hadapan wahyu 31:47 penciptanya seperti ini. Maka tidak 31:50 heran kalau dia sering menuduh orang 31:53 tidak berakal, menganggap orang goblok. 31:57 Itu tidak perlu heran. Kalau terhadap 31:58 Tuhannya dia berani, 32:01 apalagi terhadap sesamanya. Oleh karena 32:04 itu, saya sedih betul ya dengan 32:08 pernyataan orang semacam ini bukan orang 32:10 yang bodoh, orang yang berilmu. 32:12 Tapi rupanya merasa bangga dengan 32:14 ilmunya, dia lupa 32:17 bahwa ada saatnya dia kembali kepada 32:20 Allah dan dia akan menerima balasan dari 32:23 kesombongannya. Maka saya ingatkan, 32:25 tobatlah kembali pada Allah. Bahkan Bang 32:29 Ri saja terheran-heran mendengarkan 32:32 pernyataan orang ini. Gimana antara 32:35 muslim dan liberal bisa bersatu? 32:39 Liberal artinya apa? Bebas tanpa ikatan. 32:43 Hanya mengacu kepada rasio. Rasionya pun 32:45 bisa dikendalikan oleh nafsunya. Tapi 32:48 kalau seorang muslim, orang yang 32:50 berserah diri tunduk kepada Allah dan 32:52 dia berusaha memahami hikmah-hikmah 32:55 maksud di balik petunjuk Allah. 32:57 [mendengus] Sebagai seorang 32:59 yang mencari kebenaran, sebagai seorang 33:02 hamba di saat mendengarkan pesan-pesan 33:05 dari Tuhannya yang diyakini maha tahu, 33:07 Maha Adil lagi maha bijaksana. Jadi 33:10 tidak pernah akal menjadi tandingan bagi 33:12 Adam. Oleh karena itu, para ulama 33:14 mengatakan alaqlu asahih. 33:18 Akal yang sehat. La yuar anql 33:22 tidak akan bertentangan dengan apa? 33:24 Dengan nas dan naqal yang sahih. Jadi 33:27 tidak mungkin akal bertentangan dengan 33:29 kitab Allah. Begitu juga kalau hadis 33:32 sahih tidak mungkin bertentangan dengan 33:33 akal. Maka kalau ada hadis-hadis yang 33:36 tidak sahih kita bisa bedakan bukan 33:38 hanya dari mata rantai sanadnya, dari 33:41 isinya. 33:42 Di saat isinya bertentangan dengan akal 33:45 sehat, maka kita yakin bahwa itu bukan 33:48 wahyu, bukan juga kebenaran yang datang 33:52 dari Rasulullah sallallahu alaihi 33:54 wasallam. Ini banyak hadis-hadis seperti 33:56 ini. Bukan kita mendewa-dewakan akal, 33:59 tapi kita kembali kepada akal yang 34:01 diterangi oleh wahyu Al-Qur'an untuk 34:04 mengoreksi 34:06 riwayat-riwayat yang katanya 34:07 mengatasnamakan Rasul atau 34:09 mengatasnamakan ulama-ulama besar. 34:13 Jadi perlu betul-betul kita memahami 34:16 peran akal di sini yang amat penting. 34:19 Dan jangan kita mengatakan tidak boleh 34:20 kita memahami Al-Qur'an atau wahyu 34:23 dengan lalu kita bertanya dengan apa 34:25 lagi kita. Padahal peran wahyu sebagai 34:28 nur yang menerangi akalnya. Nah ini 34:31 biasanya dari mereka-mereka yang suka 34:34 mengikuti riwayat 34:36 dan mereka temukan riwayat tidak dapat 34:38 dicerna oleh akal mereka. Karena riwayat 34:41 tersebut merupakan riwayat palsu. 34:43 Akhirnya mereka menjadi musuh bagi akal 34:46 dan dianggap akalnya merupakan lawan. 34:49 Persis seperti orang-orang Yahudi yang 34:52 menganggap bahwasanya akal musuh agama 34:55 atau ilmu musuh agama. Oleh karena itu 34:58 dalam kitab kejadian ya kitab kejadian 35:00 disebutkan bagaimana 35:03 Adam dan Hawa dilarang untuk memakan 35:05 buah ilmu. Karena kalau makan buah ilmu 35:08 tersebut dia akan menampung menandingi 35:09 Allah Subhanahu wa taala. Jadi Allah 35:11 menghukum mereka karena Allah takut 35:14 kalau sampai Adam dan Hawa akan 35:16 menandingi Allah. Silakan buka kitab 35:17 kejadian. 35:19 Yang menjelaskan ketika Adam di surga 35:21 bersama istrinya kemudian dilarang untuk 35:23 memakan buah terlarang. Lalu iblis 35:25 datang mengatakan, "Tuhan melarang 35:27 kalian memakan buah ini karena buah ini 35:30 akan membuat kamu menjadi orang yang 35:32 cerdas dan berilmu." 35:34 Akhirnya begitu Adam memakan buah 35:36 tersebut, langsung mereka menyadari 35:39 bahwa diri mereka dalam keadaan 35:40 telanjang. Bergegas-gegas mereka 35:42 berpakaian. 35:44 Ketika Tuhan masuk ke surga mencari-cari 35:46 Adam dan Hawa, ternyata Adam dan Hawa 35:48 ditemukan di mana? Bersembunyi di balik 35:51 pohon. 35:52 Ketika ditanya, "Di mana kalian? 35:55 menjawab bahwa kami di balik pohon. 35:57 Kenapa kami sembunyi? Karena kami tidak 35:58 berpakaian. 36:00 Kami tidak 36:01 berpakaian. 36:01 Langsung Tuhan mengatakan bukan Allah di 36:04 Tuhan yang enggak jelas sama sekali. 36:07 Di mana kalian? Kalian di balik pohon. 36:10 Kalian bersembunyi karena kalian tidak 36:11 berpakaian berarti kalian telah makan 36:13 buah tersebut hingga kalian tahu diri 36:15 kalian dalam keadaan telanjang. Kalau 36:17 dalam Al-Qur'an disebutkan mereka 36:19 berpakaian terhormat, baru pakaian 36:22 mereka tersingkat, aurat mereka terlihat 36:24 semenjak mereka makan buah yang dilarang 36:27 oleh Allah. J larangan Allah akan 36:29 membawa petaka, perintah Allah kalau 36:31 ditaati akan membawa keselamatan buat 36:33 kita semua. Wallahuam. 36:36 [berdehem] 36:36 Bah berkaitan dengan isu seksualitas di 36:39 tengah kuatnya arus pemikiran modern 36:41 tentang gender dan seksualitas yang 36:43 sering membuat banyak muslim kebingungan 36:46 antara kasih sayang, tekanan sosial, dan 36:49 batas syariat. Bagaimana sebenarnya 36:51 Islam mengajarkan kita untuk berdialog 36:53 dengan bijak, tanpa marah, tanpa benci, 36:55 tapi juga tanpa mengaburkan batas yang 36:58 telah Allah tetapkan. 37:00 Bismillahirrahmanirrahim. 37:04 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 37:06 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 37:08 Rabbana zidna ilman. 37:12 Di sinilah perlunya kita betul-betul 37:15 mempelajari, memahami petunjuk Allah. 37:19 Tidak ada yang lebih tahu mengenai diri 37:22 kita, mengenai apa yang baik buat kita, 37:26 apa yang buruk buat kita. Melebihi Allah 37:28 Subhanahu wa taala. 37:30 Karena Dia yang menciptakan kita. Dia 37:32 juga yang menaramkan potensi-potensi 37:35 jiwani dalam diri kita. 37:37 Nah, Allah yang paling tahu apa yang 37:39 akan 37:41 menumbuhkan kesadaran, 37:44 yang akan meningkatkan kualitas jiwa 37:46 kita, yang akan mensucikannya, 37:50 yang akan membimbing dirinya menuju 37:52 kesempurnaan sebagai manusia dan apa 37:55 yang akan mengotorinya, yang akan 37:57 menjatuhkan dirinya dan merusak serta 38:01 menodai kesucian. 38:03 Oleh karena itu Allah ingatkan dalam 38:04 Alquran, walail hawa jangan kamu ikuti 38:08 hawa nafsuakailillah. 38:11 Kalau kamu ikuti dia akan menyesatkan 38:13 kamu dari jalan. 38:15 Jadi berkaitan dengan hubungan 38:17 [berdehem] pria dan wanita. 38:21 Bagaimana kita menjaga kesuciannya, 38:23 kebersihannya sesuai dengan petunjuk 38:26 Allah ini amat penting sekali. Cuma 38:29 sering kita ini [berdehem] 38:30 disebabkan karena kita terbuai oleh hawa 38:33 nafsu. 38:35 Akhirnya dengan alasan cinta kasih 38:39 kita menodai hidup kita dengan 38:42 perbuatan-perbuatan yang tidak benar. 38:46 Lalu 38:48 untuk menutupi perasaan tidak nyaman di 38:50 hati kita, kita berusaha untuk berdalih 38:53 bahwa perbuatan ini kita lakukan atas 38:55 dasar cinta kasih. Hingga di mata mereka 38:58 seolah-olah cinta itu menghalalkan 39:01 segala yang dilarang. 39:04 Dan banyak buku-buku novel-novel juga ya 39:08 yang berbicara mengenai cinta sesuai 39:11 dengan versi yang diinginkan oleh 39:13 manusia. bukan sesuai dengan versi yang 39:16 akan membimbing mereka menuju kemuliaan 39:19 hidup mereka dengan menjaga kesucian 39:21 mereka dan juga keselamatan mereka di 39:24 hari akhir. 39:26 Mari kita saksikan bagaimana akibat dari 39:28 hubungan bebas antara pria wanita 39:31 yang kita saksikan di Barat sebagai 39:33 contoh. Kemudian di negara-negara ASEAN 39:36 juga pada saat ini mereka juga mengikuti 39:38 gaya hidup seperti itu. Bagaimana 39:40 kira-kira nasib keadaan rumah tangga? 39:43 dengan kebebasan ee seksual semacam ini. 39:48 Belum lagi juga hubungan sejenis ya. 39:51 Padahal kita tahu bahwasanya Allah hanya 39:53 menciptakan dua jenis manusia laki-laki 39:56 dan wanita. Dengan hidup berpasangan, 39:58 menjaga kesucian mereka akan betul-betul 40:02 membawa ketentraman dalam hidup mereka. 40:04 Tapi hanya dengan dalh cinta atau cinta 40:07 suci. Saksikan betapa suramnya kehidupan 40:10 manusia. 40:12 Karena kita tahu cinta itu tanpa 40:14 tanggung jawab, tanpa amanat. Mudah 40:18 sekali untuk apa? Untuk goyah. Bahkan 40:21 runtuh oleh kejemuan, oleh kebencian, 40:26 oleh kecurigaan. 40:28 Tapi apabila cinta dibangun di atas 40:30 iman, 40:32 di atas amanat, tanggung jawab, 40:36 juga atas dasar ketakwaan kepada Allah, 40:38 cinta ini akan terj terpelihara seperti 40:42 mutiara ya yang terjaga dalam apa? 40:45 kulitnya. Begitu juga berlian yang 40:48 dijaga. Tapi di saat cinta diobral 40:51 dengan begitu mudah tanpa ada amanat, 40:54 tanpa ada tanggung jawab, tanpa juga ada 40:57 yang mengontrol yaitu iman dan takwanya 41:00 kepada Allah. Tidak tahu apa yang bakal 41:03 terjadi. Oleh karena itu, di Barat pria 41:06 wanita mengeluhkan kehidupan mereka. 41:09 Mereka betul-betul digerus oleh 41:10 kebebasan seksual yang mereka anut. 41:13 Akhirnya mereka menjerit mengharapkan 41:15 ada yang menolong mereka. 41:17 Nah, bangsa kita nih bangsa yang baru 41:19 tumbuh menganggap apa yang berlangsung 41:22 di sana dengan film-film mereka juga 41:24 yang mempropagandakan gaya hidup yang 41:25 jauh dari tuntunan Islam. Kemudian 41:28 melihat kemajuan di barat, mereka 41:29 beranggapan kemajuan mereka ini karena 41:31 hidup dengan cara seperti ini. 41:35 Jadi, jalan satu-satunya untuk 41:38 mengontrol 41:39 agar pria wanita dalam berhubungan 41:43 bersama pasangannya didasari oleh iman, 41:47 takwa, dan amanah, tanggung jawab. 41:50 Walaupun katakan si pria ya ee katakan 41:53 punya gairah rangsangan terhadap wanita 41:56 lain yang bukan menjadi istrinya karena 41:59 ada iman takwa, ada juga amanat. Dia 42:01 tidak akan menyia-nyiakan keluarganya. 42:04 Tapi kalau hanya karena dasar cinta, 42:05 bagaimana kalau dia bosan? Bisa dia 42:07 bosan, istrinya diabaikan, anaknya 42:10 ditinggalkan tanpa ada makna tanggung 42:12 jawab. Oleh karena itu, Allah berfirman 42:14 dalam surah Alimran mengingatkan kita 42:17 hikmah di balik. Kenapa Allah tanamkan 42:20 syahwat terhadap beberapa objek syahwat? 42:24 Zuyinas hubbus syahwat. Dihiasi di hati 42:28 manusia kecintaan terhadap beberapa 42:30 objek syahwat. Cinta ini cinta syahwat. 42:35 Pertama 42:37 minum Nisa terhadap lawan jenis 42:40 ini merupakan cinta yang sifatnya 42:43 syahwat. 42:44 Dan kita tahu syahwat terkadang naik 42:46 terkadang tu turun. Nah, pada saat dia 42:49 naik bisa berubah menjadi liar. 42:51 Pada saat dia turun bisa menimbulkan 42:54 kejamuan. 42:56 Oleh karena itu Allah Subhanahu wa taala 42:58 pagar dan jaga kehidupan rumah tangga 43:01 dengan apa? Dengan mawaddah dan rahmah. 43:05 Hingga Allah berikan rasa sakinah dengan 43:07 mengikuti petunjuk Allah. Tapi kalau 43:08 mereka tidak mengikuti petunjuk Allah, 43:10 sakinah akan hilang dari hidup mereka. 43:12 Nah, di antara objek syahwat yang 43:13 dicintai manusia juga wal banin 43:17 kecintaan kepada anak dinamakan syahwat. 43:19 Kenapa? Karena kita tahu begitu orang 43:21 mencintai anak kemudian tidak didasari 43:24 oleh iman dan amanat, dia bisa merusak 43:27 anaknya. 43:30 Hanya [mendengus] gara-gara anak dia 43:31 bisa berkelahi dengan orang lain. 43:33 Gara-gara kecintaan pada anak, orang tua 43:36 bisa di luar lupa kepada kebenaran, 43:38 keadilan. Hingga seorang ayah bisa 43:40 melakukan tindakan korupsi, 43:42 pengkhianatan karena cinta pada anaknya. 43:44 Walaupun jenis syahwatnya beda, cinta 43:47 pada anak maupun cinta pada istri. Tapi 43:50 cinta pada anak dikatakan hubbus syahw, 43:52 cinta kepada obik. Karena ini merupakan 43:54 cinta yang bisa membuat gelap mata 43:56 orang, yang membuat orang bisa 43:57 menyimpang, yang bisa membuat orang 44:01 akhirnya melakukan tindakan-tindakan 44:02 pengkhianatan. Tapi di saat dia beriman, 44:05 bertakwa, cintanya akan mendidik, 44:08 menjaga anaknya dan menjaga dirinya. 44:11 Begitu juga 44:13 walqatiril muqantarah, kecintaan kepada 44:16 harta. Saksikan bagaimana pengejar 44:18 harta, pemburu harta. Mereka sudah punya 44:21 kekayaan dari hasil konsesi yang 44:25 jumlahnya bisa ribuan hektar bahkan 44:27 ratusan ribu hektar. puas tidak? 44:31 Sudah punya kekuasaan, punya kekayaan, 44:35 apakah dia puas? Ini cinta syahwat ini 44:38 bisa betul-betul menghancurkan 44:40 pemiliknya. Bisa membuat jiwanya digerus 44:43 oleh syahwat walaupun tubuhnya sudah 44:45 lunglai tapi apa? Masih tidak berhenti. 44:49 Coba saksikan kekayaan yang diberikan 44:51 kepada luhud. 44:53 Apa dia puas? Jangankan daerah lain, 44:56 tanah kelahirannya, kampung halamannya 44:58 pun ikut hancur disebabkan karena 45:00 kerakusannya 45:02 dengan PT-PT yang dikuasai. 45:05 Begitu juga mantan presiden yang lampu 45:09 isunya kekayaannya lah betul-betul 45:11 selangit. Kalau isu bahwa Luhud 45:14 mempunyai kekayaan sebanyak 274 triliun 45:17 katanya. Padahal yang dibutuhkan dalam 45:19 hidup apalagi di hari tua berapa sih 45:21 yang dibutuhkan? 45:22 Enggak banyak. Tapi kerakusan. Jadi 45:25 kecintaan pada harta ini sebagaimana 45:27 yang diakui Bahlil. Kalau orang belum 45:30 menjabat, belum merasa begitu dia 45:31 menjabat menghadapi fasilitas hidup 45:33 mewah dan kesenangan bisa apa? Orang 45:37 lupa diri. Jadi kecintaan pada harta 45:39 juga merupakan kecintaan pada objek sy. 45:43 Kemudian 45:46 baik kekayaan dalam bentuk emas maupun 45:48 perak. Kemudian 45:51 dan kekayaan ternak. 45:53 Begitu juga pertanian. 45:56 Jadi kekayaan yang bisa membuat orang 45:57 kalau tidak ada iman, tidak ada amanah, 45:59 tidak ada takwa bisa merusak hidupnya. 46:02 Berapa banyak di kampung-kampung hanya 46:04 gara persaingan masalah air untuk 46:06 menyirami sawahnya terjadi perkelahian 46:08 bahkan pembunuhan. 46:10 Lalu Allah menunjuk dalika mataulid 46:14 dunia. Hanya sampai di sana kesenangan 46:16 dunia yang mudah orang jemu, mudah juga 46:19 orang dalam keadaan apa? [berdehem] Lupa 46:22 diri. 46:23 Tapi pada saat-saat 46:26 di mana dia akan meninggalkan dunia, dia 46:28 menyadari bahwa semua itu merupakan 46:29 kesalahan. 46:31 Kalau Allah bilang, "Wallahu indahu 46:33 husnul maaf, di sisi Allah terdapat 46:35 tempat kembali yang lebih indah." 46:37 Allah jelaskan, qul aabbiukumhair 46:41 minikumilladinaqhim 46:44 jannatunajtihal 46:46 anhar khidina fiha wawajatun 46:51 minallah wallahu 46:53 jadi yang akan dapat mengontrol hidup 46:56 kita, menjaga kesucian kita, berperilaku 46:59 baik, cinta yang tidak akan merusak 47:02 adalah iman kita, takwa kita, dan kita 47:05 merasa Rasakan ini merupakan amanat yang 47:08 kita akan pertanggungjawabkan di hadapan 47:10 Allah Subhanahu wa taala. [mendengus] 47:14 Tapi kalau kita ikuti hawa nafsu, kapan 47:16 nafsu akan pernah puas? Nafsu tidak akan 47:19 pernah puas. 47:21 Kalau kita memiliki 999 47:24 istri yang cantik, 47:27 mata kita tetap akan beralih kepada yang 47:30 baru. Tapi orang yang beriman, yang 47:32 bersyukur pada Allah, walaupun satu 47:34 istri, walaupun katakan istri sudah 47:36 lanjut usia, rasa rahmat di hatinya akan 47:40 membuat hidup mereka teralihkan dari 47:42 hal-hal yang sifatnya syahwat kepada hal 47:45 yang lebih penting, lebih kekal di sisi 47:46 Allah Subhanahu wa taala. Jadi 47:49 mudah-mudahan 47:50 kita tidak hanyut bersama propaganda, 47:54 bersama tradisi budaya yang sedang 47:56 ngetren pada saat ini. Ingat, kamu hidup 47:59 sebagai khalifah dan tak lama lagi kamu 48:01 juga akan meninggalkan dunia. Kamu akan 48:03 berdiri di hadapan Tuhanmu. Hendaklah 48:06 kamu di samping hidup di dunia ini, 48:09 sisihkan sebanyak sebagian besar bekalmu 48:11 untuk kau bawa menghadap kepada Tuhanmu. 48:15 Mudah-mudahan Allah Subhanahu [berdehem] 48:17 wa taala jaga, bentengi kita dari 48:20 perbuatan-perbuatan noda. 48:22 Allah sucikan jiwa kita, perbaiki amal 48:24 kita, menjadikan kita manusia-manusia di 48:27 atas dunia ini. Bukan di bawah 48:28 penjajahan dunia. di atas dunia sebagai 48:31 hamba Allah yang tunduk merendah di 48:33 hadapannya. Subhanakallahumma wabihamdik 48:36 asadu 48:36 allahau alla ilahaill astagfiruka wa 48:39 atubu ilaik walfu minkum. 48:41 Wasalamualaikum warahmatullahi 48:43 wabarakatuh. 48:44 Alhamdulillah kita sudah sampai di 48:45 pengujung dialog kali ini. Jazakumullah 48:47 khair kepada Baba atas penjabaran dan 48:49 nasihatnya. Semoga bisa menjadi wasilah 48:51 dan hidayah untuk kita semua. Sahabat 48:53 Umatan Wahidah alfakir beserta seluruh 48:56 pet tugas kami mohon undur diri. 48:57 Wasalamualaikum warahmatullahi wabar. 48:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:01 wabarakatuh.