Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:21 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:24 wabihi nastain waa umurid dunya waddin 0:27 wasalatu wassalamu ala asrofil iyaai wal 0:30 mursalin wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:34 Ashadu alla ilahaillallah wa ashadu anna 0:36 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 0:39 sholli wasallim wabarik ala nabiyana 0:42 Muhammadin waa alihi wasohbihi ajmain. 0:46 Qallahu taala fil quranil karim. 0:49 Aubillahiminasyaitanirjim. 0:52 Qolu subhanaka la ilma lana illa ma 0:55 alamtana innaka antal alimul hakim. 0:59 Waqala aidon innallaha waaikatahu 1:03 yusuna alan nabi. Ya ayyuhalladzina 1:07 amanu shu alaihi wasallimu taslim. 1:10 Sadaqallahulim. Alhamdulillahiabbil 1:12 alamin. Masih dipancarkan dari Jalan 1:14 Masjid Silaturahim nomor 36 Cibubur, 1:17 Bekasi. Inilah Radio Silaturahim dan 1:20 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 1:23 [mendengus] akhwat yang dimuliakan Allah 1:24 Subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 1:26 di Jumat sore ini? Semoga selalu dalam 1:29 keadaan sehat walafiat. Senang sekali 1:32 saya Fauzi Ridanul Ha ditemani oleh Atep 1:36 dan juga Yusuf Subangkit dapat kembali 1:38 menemani ikhwan akhwat dalam program 1:41 tausiah sore edisi Jumat 21 Safar 1447 1:48 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:50 tanggal 15 Agustus 2025 bersama guru 1:54 kita almukaram Ustaz Ahmad Shoh. 1:57 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 1:58 kita. Oleh karena itu kita sapa guru 2:01 kita terlebih dahulu. Asalamualaikum 2:02 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 2:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:06 wabarakatuh. 2:07 Kabarnya sehat, Ustaz? 2:07 Alhamdulillah sehat walafiat atas doa 2:09 dari semuanya. Alhamdulillah. 2:11 Alhamdulillahirabbilamin. 2:13 Baik, semoga kesehatan juga dirasakan 2:15 oleh Ikhwan akhwat di mana pun Anda 2:17 berada. Semoga Ikhwan Ahwat selalu dalam 2:20 keadaan sehat walafiat seperti yang 2:22 dirasakan oleh Ustaz Ahmad sore sekarang 2:24 ini. Baik Ikhwan Ahmad. Semoga kajian 2:26 ini dapat menemani ikhwan akhwat di 2:28 Jumat sore. Ee Jumat sore ini adalah 2:31 waktu yang mustajab, Ustaz. Ya. 2:33 Sampai menjelang magrib 3 insyaallah. 2:36 dan tidak di diisi dengan zikir, berdoa 2:40 dan wabil khusus menambah ilmu tausiah 2:44 sore mendengarkan ilmu yang akan 2:47 disampaikan oleh Ustaz Ahmad Saleh. 2:49 Insyaallah pada sore Jumat sore kali ini 2:52 Ustaz Ahmad Saleh akan 2:55 melanjutkan pembahasan tentang kemuliaan 2:57 dan keutamaan para wali Allah. 3:02 Terakhir 3:04 yang lalu, Ustaz Ahmad Shis 3:07 yang pertama dari bab kemuliaan dan 3:11 keutamaan para wali Allah. Sekarang pada 3:14 sore kali ini insyaallah akan 3:17 melanjutkan dengan hadis yang kedua 3:19 n 3:20 tentang kemuliaan dan keutamaan para 3:22 wali Allah. Kajian kitab syarah Riyadus 3:25 Shihin karya Syekh Dib Albugha dan 3:28 kawan-kawan. 3:30 Baik. Oke, mohon bagi Anda yang ingin 3:32 berpartisipasi dalam kajian ini dapat 3:34 mengirimkan pertanyaan di WhatsApp 3:36 0811999720. 3:41 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 3:43 langsung dengan Ustaz dapat mengirimkan 3:46 dapat menghubungi di 021851512. 3:50 Mari kita persilakan kepada Ustaz untuk 3:53 menyampaikan ilmu kepada kita semua 3:55 tentang kemuliaan dan keutamaan para 3:57 wali Allah. Hadis kedua. Tafadul ustaz. 4:02 Alhamdulillahi 4:05 hamdan katsiran thayyiban mubarokan fih 4:09 kama yuhib rbuna waard. 4:13 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 4:15 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 4:18 abduhu wa rasuluhu wa innahu la nabiya 4:21 ba'dah. Allahumma sholli ala sayyidina 4:25 Muhammadin abdika wa nabiyika wa 4:28 rasulika nabiyil ummi wa ala alihi 4:32 wasohbihi wasallim taslima. Amma ba'd. 4:37 Ikhwan dan akhwat pendengar radio 4:39 silaturahim serta pemirsa Rasil Visual 4:41 di mana pun berada. Alhamdulillah pada 4:45 kesempatan ini kita dipertemukan kembali 4:48 oleh Allah azza wa jalla untuk 4:50 melanjutkan kajian kitab Syarhu Riyadus 4:52 Shihin. 4:55 Ee pada yang berarti bulan lalu kita 4:59 membahas hadis pertama wal hadir 5:02 sanatallam. Dan sekarang kita akan 5:05 membahas sanadabhaf ee alhadis anani 5:09 hadis yang kedua. Tayib. Untuk tidak 5:12 memperpanjang percakapan kita lanjut 5:14 saja kepada hadis kedua. an Abi Hurairat 5:19 radhiallahu anhu 5:22 qala 5:24 qala Rasulullahi sallallahu alaihi 5:27 wasallam 5:29 laqana fi qoblakum minal umami nasun 5:33 muhaddatuna 5:35 fain yaqu fi ummati ahadun fainnahu umar 5:41 rawahu albukhariyu warahu muslimun min 5:46 riwayati Aisyata. 5:50 Sungguh pada di antara umat sebelum 5:53 kalian terdapat orang-orang yang meng ee 5:57 mendapat ilham. 6:00 Sekiranya di antara umatku ada seseorang 6:03 yang mendapat ilham, maka ia adalah 6:06 Umar. Hadis riwayat Imam Bukhari. Hadis 6:10 ini diriwayatkan pula oleh Imam Muslim 6:13 dari jalur Aisyah radhiallahu anha. 6:21 Mutiara-mutiara atau mutiara yang dapat 6:24 kita gali dari hadis tadi ini adalah 6:27 penjelasan tentang keutamaan Umar Ibnu 6:30 Khattab radhiallahu anhu. Perlu saya 6:33 jelaskan agar tidak salah paham. Ketika 6:37 hadis ini berbicara tentang Umar bin 6:40 Khattab, bukan berarti sahabat lain 6:44 tidak utama. 6:45 Nah, karena ini pembahasannya ya hadis 6:48 ini membahas tentang Umar, maka 6:51 disebutlah keutamaan Umar bin 6:53 al-Khattab. 6:55 Jadi nanti kalau kita mendengar lagi 6:57 keutamaan Abu Bakar, keutamaan Utsman, 6:59 keutamaan Ali, kita akan menyimpulkan 7:02 loh semuanya utama. Nah, dan mereka para 7:05 sahabat tidak seperti para pengikutnya. 7:08 Kita bisa jadi tersinggung loh, kenapa 7:10 Umar yang disebut? Kenapa bukan Utsman? 7:13 Kenapa bukan Ali? Kenapa bukan Abu 7:15 Bakar? Karena kita pengikutnya. Bahkan 7:18 mereka masyaallah 7:21 mereka itu tidak ingin mengklaim paling 7:23 baik. 7:25 Abu Bakar yang jelas-jelas kita baca 7:28 dalam beberapa riwayat bahwa dia adalah 7:30 orang terbaik setelah Rasulullah. 7:34 Ini menarik. Muhammad bin Ali bin Abi 7:37 Thalib pernah bertanya kepada ayahnya 7:40 yaitu Ali bin Abi Thalib. 7:44 Kurang lebih ya Abatah. Wahai ayahku 7:49 siapa orang yang terbaik setelah 7:52 Rasulullah? 7:54 Qala Ali. Ali menjawab, "Aba Bakrin." 7:57 Abu Bakar. Abu Bakar. 8:02 Tumma man ya abah? Kemudian siapa lagi 8:06 setelah Abu Bakar itu? 8:10 Umar bin al-Khattab. 8:12 Kata Ali, Umar bin Alkhattab. Jadi 8:15 setelah Abu Bakar tuh Umar, anaknya 8:17 langsung bilang, "Tentu engkau akan 8:19 mengatakan yang ketiganya adalah 8:20 Utsman." Kan gitu. Jadi anaknya sudah 8:23 tahu tidak akan pernah ayahnya 8:26 mengatakan orang terbaik setelah Rasul, 8:28 "Aku ayahmu." Lah, tidak mungkin. 8:31 Ketawaduan para sahabat itu saling 8:34 mendahulukan keutamaan-keutamaan 8:36 sahabatnya. 8:39 Ba'da Nabi Abu Bakr ba'da Abu B'da Abi 8:42 Bakrin Umar bin alkhattab ba Umar 8:47 Utsman lah. [tertawa] Jadi anaknya 8:49 langsung tentu engkau akan mengatakan 8:51 setelah Umar adalah Utsman kan gitu. Nah 8:54 karena tahu ketawaduan ayahnya gitu 8:57 bahwa kemudian di sisi Allah mereka 8:59 adalah orang-orang utama. Kama arafna 9:03 sebagaimana kita ketahui mereka adalah 9:05 orang-orang yang utama. Nah, jadi e 9:08 hadis ini juga begitu. Jadi kalau hadis 9:11 ini mengatakan 9:13 bahwa eh apa namanya? Faqui umati 9:17 ahadun. Jika ada di antara umatku, 9:21 sekiranya ada di antara umatku yang 9:23 muhaddatun, bagian dari muhaddatun, 9:25 fainnahu Umar, maka dia adalah Umar. 9:29 Nah, jadi memang kelebihan-kelebihan 9:32 Umar bisa kita pahami bagaimana ayat 9:36 banyak ayat turun berkenaan tentang 9:38 karakter dan sikap Umar. Begitu juga 9:42 ayat ada yang turun berkenaan dengan Abu 9:44 Bakar gitu. Nah, maka oleh sebab itu 9:47 sekali lagi jangan dimaknainya sebagai 9:50 dibentrok-bentrokan 9:52 antara sahabat satu dengan sahabat lain. 9:54 La laaisa hak tidak seperti itu. Karena 9:57 memang pembahasannya Umar gitulah 9:59 [berdehem] ya. Jadi nanti kalau 10:00 pembahasannya tentang Abu Bakar, tentung 10:03 keutamaan Abu Bakar. 10:05 Abu Bakar itu adalah orang yang tak 10:07 pernah membantah. 10:09 Sahabat lain pernah membantah. 10:12 Tapi Abu Bakar enggak pernah sekalipun 10:14 membantah Nabi. Makanya assiddiq 10:19 enggak pernah sedikit pun ragu, enggak 10:21 pernah sedikit pun mendustakan. 10:23 Ha hua Abu Bakrin assiddiq radhiallahu 10:27 anhu. Orang mulai gamang, mulai ragu. 10:31 Tapi Abu Bakar kalau dia yang 10:34 mengatakan, jika Rasulullah yang 10:35 mengatakan, jangankan seperti itu, 10:37 ceritanya lebih dahsyat dari aku 10:40 percaya. 10:41 Masyaallah. 10:41 Ee kenapa? Karena Abu Bakar itu mengenal 10:44 Nabi sejak kecil. 10:48 Sejak sebelum dikasih gelar al-Amin, Abu 10:51 Bakar tuh sudah kenal dengan Rasulullah. 10:53 Sehingga ah enggak mungkin dia berdusta. 10:56 Enggak mungkin berdusta. Maka dengan 10:58 keteguhan dan keyakinannya ee Abu Bakar 11:02 mengatakan masyaallah jangankan seperti 11:05 itu, lebih dari itu pun jika ceritanya 11:08 lebih dari itu yang lebih tidak masuk 11:10 akal lagi saya percaya. Tuh, maka 11:13 digelar oleh Nabi assiddiqdiq. 11:18 Dan sesungguhnya masyaallah sejalan 11:20 dengan isyarat Al-Qur'an minan nabiyini 11:23 minan nabiyyina 11:25 wasidqin. 11:27 Ah. Nah, gitu ya. Masyaallah. 11:30 Nah, itu hahua Abu Bakar radhiallahu anh 11:33 waha hua Umar bin al-Khattab radhiallahu 11:36 anhu. Oke. Tiib. 11:41 Hadis yang ketiga. 11:44 An Jabir bin Samsurah radhiallahu anhu 11:47 qal, syaka ahlul kufati sa'dan. 11:52 Syaka mengadukan. Siapa? Ahlul Kufah. 11:55 Jadi orang Kufah mengadukan Sa'ad. Siapa 11:59 Sa'dan ini? Saad ini yakni Ibna Abi 12:03 Waqqas. Yaitu Sa'ad bin Abi Waqqas. 12:06 Semoga Allah meridainya. Kepada Umar bin 12:09 al-Khattab. Umar waktu itu jadi amirul 12:11 mukminin, jadi imamul muslimin, jadi 12:16 khalifatu khalifati khalifatillah 12:19 gitu loh ya. 12:23 radhiallahu anhu. Semoga Allah meridai 12:25 Umar. Faalahu wasala alai. 12:30 Maka kemudian eh Umar menggantinya 12:35 wasala dan mengangkatnya untuk mereka 12:38 untuk ahluk kufah. Ammaron. Ammar 12:42 maksudnya Ammar bin Yasir. 12:45 Fasyaqau hattaakaru annahu la yuhsinu 12:48 yusoli. Jadi fasyaq mereka mengadukan. 12:52 Jadi ahlu Kufah itu mengadukan ee kepada 12:55 Umar tadi ya hatta zakaru. Sehingga 12:57 mereka menyebutkan annahu bahwasanya 13:01 siapa? Saad bin Abi Waqqas ini la 13:04 yuhsinu yusolli. 13:07 Salatnya tidak bagus gitu loh ya. ee 13:10 bahwa ia e apa tidak sempurna salatnya. 13:13 Yuhsinu yusoli itu tidak bagus salatnya 13:16 asalnya. Tapi kemudian dimaknai yuhsinu 13:18 bimakna ee kamil akmala yukmilu yukmalu 13:24 farsala ilaih. 13:26 Maka kemudian 13:29 ee apa namanya? Kemudian Umar 13:32 memanggilnya. Faarsal mengutus seseorang 13:35 kepadanya memanggilnya. Faqala ya Aba 13:37 Ishaq. Wahai Aba Ishaq. Inna haulai 13:40 yazamuna annaka la yuhsinu tusoli. 13:44 Wahai Aba Ishaq. Aba Ishqala la bagi 13:48 Saad bin Abi Waqqas. Ya Aba Ishak. 13:52 Ya Aba Ishaq. In haulai. Sesungguhnya 13:55 mereka itu yazumuna 13:58 mengklaim menuduh annaka bahwasanya 14:01 engkau lauhsinu tusoli. Bahwa engkau 14:04 salatnya tidak sempurna, tidak bagus 14:07 salatmu. Begitu ya. 14:09 faqal. Maka Saad bin Abi Waqqas 14:12 menjawab, "Amma ana, adapun aku, wallahi 14:16 demi Allah fini kuntui bihim shat 14:20 rasulillah sallallahu alaihi wasallam." 14:22 Sesungguhnya aku adalah salat bersama 14:25 mereka seperti salatnya Rasulullah 14:27 sallallahu alaihi wasallam. La akrimuha 14:29 usi shatal isya faarquil eh aulayaini wa 14:35 ukhifu fil eh ukhin. Jadi saya salat 14:40 seperti salat Rasulullah. Rakaat kesatu, 14:42 kedua bacaan panjang dan rakaat ketiga 14:46 dan keempat salatnya lebih pendek 14:48 dibanding bacaan kesatu dan kedua. 14:50 Begitu ya. Oke. Eik 14:57 ya ab ishaq. Itulah yang mereka tuduhkan 15:00 kepada engkauamahuulanijalan. 15:05 Maka kemudian 15:07 Umar mengutus Saad bersama yang lainnya 15:10 ke Kufah. 15:12 Nah sekarang Saad bersama yang lainnya. 15:14 Yasalu anhu ahla Kufah. Beliau mereka 15:18 bertanya 15:20 apa anhu tentang Saad ini kepada ahlal 15:23 Kufah. Falam yada masjidan illa sahu 15:26 tidak terlewat satu masjid pun semuanya 15:29 kecuali ahli masjidnya ditanya tentang 15:32 saat gitu ya. Wasnuna ma'rufan 15:37 hatta dakala masjid libani abas. Nah, 15:40 maka kemudian ee apa namanya ya? Ketika 15:44 masuk Bali Abbas, berdilah seorang di 15:46 antara mereka. Ya, faqom rajulun minhum. 15:49 Berdilah salah seorang di antara mereka. 15:52 Yuqolu lahu Usamah bin Qatadah. Dia 15:55 disebut yang berdiri itu siapa? Usamah 15:57 bin Qatadah. 15:59 Yukanna Aba Sa'dah. 16:03 Ee kemudian e apa ya diberi kunah A 16:07 Saadah. Ia berkata 16:16 wiah. 16:19 Sesungguhnya Saad Saad dan sesungguhnya 16:21 Saadirah. 16:25 Dia tidak pernah memimpin perang, tidak 16:28 pernah memimpin pasukan tidak pernah 16:31 membagi wala yuksimu, tidak pernah 16:33 membagi bawiyah dengan adil. Sama sawiah 16:36 itu sama. 16:38 sama rata e wiluqah 16:42 dan tidak adil di dalam memutuskan 16:44 perkara. 16:46 Saad kemudian qadun Saad berkata amma 16:50 wallahi 16:51 demi Allah 16:56 sungguh aku akan berdoa kepada Allah 16:58 dengan tiga persoalan. Allahumma in 17:01 abduka kadiban. Allahum ya Allah 17:05 sekiranya hambau ini, hambamu ini yang 17:08 menuduh tadi ya hambamu ini kadibanan 17:12 wasumatan karena riah karena ingin 17:15 dilihat dan ingin didengar ingin 17:17 popularitas 17:19 umur panjangkan umurnya. Ah waatil 17:23 faqrahu. Tapi panjangkan juga 17:24 kefakirannya tuh kalau dia berdusta. 17:31 baikunirun 17:34 maun. 17:36 Jadi ee apa? Setelah tadi panjangkanlah 17:39 usianya, panjangkanlah kemiskinannya dan 17:42 timpakanlah berbagai fitnah padanya. 17:46 Nah, kemudian doa itu dikabulkan oleh 17:48 Allah. Doa sa'ad itu dikabulkan oleh 17:51 Allah. Ee asobatni dakwatu sa'ad. Maka 17:55 tadi si syianya 17:57 panjang itu ee kemudian doa itu sehingga 18:01 apabila orang itu ditanya oleh seorang 18:03 maka ia menjawab, "Aku tua rentak dan 18:07 tertimpa doa saat." 18:09 H. 18:09 Nah, jadi dia panjang umurnya dan fakir 18:11 banyak masalah, banyak fitnah. 18:15 Eh asobatni dwatu qala Abdul Malik bin 18:21 Umair Arrawi. Kemudian berkatalah si 18:23 perawi yaitu Abdullah Abdul Malik bin 18:27 Umair 18:28 an Jabir bin Samroh. Faana roituhu. Dan 18:34 adapun aku melihatnya ba'du qodq 18:37 hajibahu ala aahi minal kibr. 18:42 Jadi aku sendiri telah melihat Usamah 18:45 demikian tuanya hingga kedua alisnya 18:47 hampir menutupi kedua matanya. Ya waahu 18:51 yatau lil jawari fituruqi 18:55 fayagmizuhunna. 18:57 Dan ia selalu menghadang 18:59 perempuan-perempuan di jalan-jalan dan 19:01 menggoda mereka. Jadi sudah rentak fakir 19:05 kehidupannya cuma mengandu mengganggu 19:08 perempuan-perempuan. itu kata dia 19:10 sendiri ini akibat doanya sa'ad. Maka 19:15 ee dapat dipahami 19:17 para sahabat itu 19:20 doanya 19:20 iya adalah para auliyaullah. 19:24 Auliaullah itu karena ketaatan kepada 19:28 Allah. Syaratnya itu taat kepada Allah. 19:31 Dan serius 19:34 dalam beribadahnya. Serius. Serius 19:36 kepada Allah. 19:40 Kalaupun dia mengucapkan, kalau dia 19:43 berdoa, dia akan dikabulkan. Karena 19:45 memang ee apa namanya? Ee 19:49 di dalam satu riwayat dinyatakan 19:52 ee bahwa ee Nabi mengatakan 19:58 Allah akan mengabulkan doa saat gitu ya. 20:01 Ee ini masyaallah la haula wala quwwata 20:04 illa billah. Nah, ee mutiara-mutiara 20:07 yang dapat kita gali dari hadis ini 20:11 pertama keutamaan Saad bin Abi Waqqas 20:14 dan bahwa ia adalah orang yang mustajab 20:17 doanya. 20:18 At-Tirmidzi, Ibnu Hiban dan Al-Hakim 20:21 meriwayatkan dari Sa'ad bahwa Nabi 20:23 pernah berdoa, "Ya Allah, kabulkanlah 20:27 doa Saad apabila ia berdoa kepadamu." 20:31 Gitu ya. Masyaallah. Kemudian yang 20:33 kedua, mari hadis yang kedua, apabila 20:36 terjadi suatu protes terhadap gubernur, 20:40 terhadap waliul imam, begitu ya, maka 20:42 yang ditanya adalah orang-orang yang 20:44 memiliki keutamaan di tempat kerjanya. 20:49 Karena Umar bertanya kepada ahli masjid 20:52 yang selalu salat di masjid. Jadi, ini 20:55 ee kenapa nanya kepada ahli? Karena ahli 20:58 masjid dulu itu sejalan antara ibadah 21:02 dan karakternya. 21:04 Raden ke masjid begitu juga karakter 21:07 keilmuannya sepadan. 21:10 Maka dulu tuh enggak enggak susah nanya 21:12 itu nanya ahli masjid aja. Kalau 21:15 sekarang ada orang rajin ke masjid 21:17 bebelnya minta ampun. Ini ini fakta ya. 21:20 Meskipun juga banyak orang yang sering 21:21 ke masjid, saleh-saleh, ilmunya fakih 21:24 banyak, tapi sekarang itu tidak jadi 21:26 bisa tidak apa tidak jadi patokan. 21:30 Ada orang serius 21:33 tapi ilmunya terbatas. Oke. Tapi 21:36 kemudian ada orang yang mohon maaf alim 21:39 tidak terlihat di masjid. 21:41 Nah, kan begitu. Nah, itu fakta-fakta 21:43 ya. Nah, kalau tapi yang jelas adalah 21:46 tokoh-tokoh yang makruf. Karena begini, 21:49 tokoh-tokoh yang dikenal itu karena dulu 21:53 pengenalannya mereka adalah perhatian. 21:56 Kalau sekarang lewat medsos meskipun 21:59 sekali lagi medsos bukan satu-satunya 22:01 referensi gitu kan, lewat medsos lewat 22:05 ini bisa jadi catatan-catatan 22:08 gitu ya. Maka sekarang aduh bingung juga 22:11 ada fitnah satu diklarifikasi 22:14 muncul lagi fitnah lain. Ah subhanallah 22:17 la haula wala quwwata illa billah. Maka 22:19 oleh sebab itu sekali lagi ee sekarang 22:22 mah memang harus disertai dengan 22:25 istikharah gitu loh ya. Istikharah juga. 22:28 Oke. Baik. Kemudian yang ketiga, imam 22:31 maksudnya imamul muslimin atau amirul 22:34 mukminin atau khalifatur rasul boleh 22:38 memakjulkan 22:39 gubernur atau waliul imam yang diadukan 22:44 meskipun ia difitnah apabila imam 22:46 melihat maslahat dalam pemakjulan 22:48 tersebut. Jadi karena dulu dalam tanda 22:52 petik jabatan itu bukan sesuatu yang wah 22:57 meskipun belakangan itu belakangan 22:59 setelah zaman-zaman tabiin jadi 23:03 kedamiran itu jadi sesuatu yang wah 23:06 keamiran itu menunjukkan kehormatan di 23:09 zaman sahabat keamiran itu adalah amanah 23:13 sampai pada enggak mau jadi amir sampai 23:17 Abu Bakar pun nangis menunjuk Bilal bin 23:20 Rabah jadi amir jadi gubernur lah ya Aba 23:23 Bakr kata kata Bilal 23:26 apakah engkau dulu membebaskan aku 23:28 sehingga engkau enak saja menuruk aku 23:29 jadi gubernur lah ya Abu Bakrin tidak 23:33 tuh kalau sekarang jadi rebutan 23:36 dulu para sahabat itu enggan enggak mau 23:39 maka wajar di zamannya Utsman bin Affan 23:42 para sahabat sudah enggak mau maka 23:44 saudara-saudaranya ya sudahudah Utsman 23:46 kalau sahabat-sahabatmu sudah tidak mau 23:48 lagi jadi amir. Biar akulah kamilah 23:50 saudara-saudaramu yang akan membantu 23:52 engkau. Maka dimulai zaman itulah Utsman 23:55 bin Affan dituduh nevotisme. H 23:59 padahal bukan karena neosisme, karena 24:01 tidak ada yang mau gitu loh. Kalau 24:03 dihitung-hitung juga dari kerabatnya 24:05 juga tetap masih sedikit. Kebanyakannya 24:08 sahabat Utsman yang tidak ada ikatan 24:11 nasab. Tuh, itu kan ketika peristiwa ee 24:14 apa namanya? Fitnah ya kan. Heeh. 24:18 Nah, jadi ya sekali lagi imam boleh 24:20 memakjulkan kalau memakjulkannya itu 24:23 dipandang banyak manfaatnya agar ia 24:26 tidak tetap menjadi waliul imam atau 24:29 menjadi gubernur sementara di antara 24:31 rakyatnya terdapat orang yang tidak 24:33 menyukainya. Nah, gitu. Jadi ee toh juga 24:38 kalaupun mohon maaf bukan dipecat ya 24:41 diberhentikan. 24:43 diberhentikan itu untuk kebaikan dan 24:45 para sahabat memandang itu. Maka ketika 24:48 dia ya saya serahkan kembali kepada 24:50 Anda. Jadi tidak ada beban, tidak ada 24:53 kasak kusuk. Wah ini mau mau suksesi. 24:56 Maka kemudian gimana supaya tidak 24:58 terjadi suksesi, supaya tidak terjadi 25:00 resapel gak? Di zaman sahabat samina 25:04 wahanna. Karena itulah keikhlasan para 25:07 sahabat. Jadi contoh, jadi teladan. 25:10 Kepemimpinan itu bukan sesuatu hal yang 25:13 harus diperebutkan, tetapi itu amanat 25:15 dan tanggung jawab. Kenapa? Karena tidak 25:19 ada duitnya. 25:21 Kalau sekarang kan apa? Wah, ini duit. 25:23 Wah, ini bisa blok ini bisa saya tanda 25:25 tangan nih. Bisa 20% nih. Kan begitu 25:30 zaman dulu gak. 25:32 Masyaallah. La haula wala quata. Maka 25:34 kebersihan hati mereka wajar kalau 25:37 kemudian doanya mustajab. doanya makbul 25:42 tuh. Maka ee boleh dibilang aglabuhum 25:46 atau aksaruhum minhabati 25:50 hum auliyaullah. 25:53 Kebanyakan dari para sahabat mereka itu 25:56 adalah para waliullah. 25:58 Tuh gitu. Makanya doanya mustajab. 26:02 Masyaallah. La haula wala quwata. Nah, 26:04 ini saya kira sebagai pengantar dalam 26:07 kajian kesempatan ini yaitu hadis kedua 26:10 dan hadis ketiga. Demikian yang dapat 26:13 saya kemukakan. Wasallallahu ala 26:15 nabiyina Muhammadin walhamdulillahi 26:18 rabbil alamin. Wallahu aam bisawab. 26:24 Wallahuam bisawab. Alhamdulillahirabbil 26:26 alamin. Jazakumullah khairan kiremb 26:29 pembukanya. Baik, ikhwana, kita sudah 26:31 selesai materi dari Ustaz Ahmad Saleh 26:35 tentang dua hadis dari bab keutamaan dan 26:40 kemuliaan para wali Allah. Masyaallah. 26:43 Kemuliaan dari Umar bin Khattab dan Saad 26:47 bin Abi Waqqas telah kita pelajari dari 26:49 Ustaz Ahmad Saleh. Semoga dapat 26:51 bermanfaat untuk Ikhwan Ahmad sekalian. 26:53 Baik Ikhwan Ahmad. Kami akan rehat 26:56 sejenak setelah nada takwa berikut tetap 26:59 di Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 27:02 Islam yang satu. Terima kasih. 27:20 Alhamdulillahiabbil alamin. Terima kasih 27:22 Iwan akhwat masih bersama Radio 27:24 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 27:26 yang satu. Alhamdulillah kita sudah 27:28 berada di sesi kedua tausiah sore 27:30 bersama Ustaz Ahmad Saleh. 27:34 Di sesi kedua ini kita akan berdiskusi 27:37 dengan Ustaz Ahmad Saleh menjawab 27:39 pertanyaan-pertanyaan dari ikhwan 27:40 akhwat. Sebelum 27:43 kami bacakan pertanyaan, 27:46 ee kita sapa pendengar yang sudah 27:49 ee WA melalui WhatsApp. Pertama dari 27:53 Bapak Anwar. 27:55 Asalamualaikum warahmatullahi 27:56 wabarakatuh, Ustaz. Jazakumullah khairan 27:58 katsir ilmunya, Ustaz. Kemudian, Bapak 28:02 Baron 28:04 di Betawi menyimak di dapur, Ustaz. 28:08 Masyaallah, barakallah fikum. sambil 28:11 masak mungkin. 28:12 I 28:12 Ibu Ani Hani. 28:14 Bismillah. Alhamdulillah hadir menyimak 28:16 dari awal Ustaz dari awal radio. 28:21 Kemudian 28:22 Ibu Tine di Jatuh Ranggon. Alhamdulillah 28:24 menyimak Ibu Anggit alhamdulillah simak 28:27 menyimak tausiah sore. Bapak 28:31 Bapak Asalam di Kutai Barat. 28:35 Jazakumullah khairan kirsir Ustaz. 28:37 Wyakum jazakumullah khair. 28:39 Kemudian Bapak Mukhtar. 28:42 Jazakumullah khairan kirsir Ustaz. Ibu 28:45 Hati alhamdulillah Ustaz menyimak 28:48 jazakumullah khairan katsir ilmunya. 28:52 Kemudian Ibu Sri juga terima kasih Ustaz 28:55 atas ilmunya. 28:58 Nah, sekarang kita akan membacakan 29:00 pertanyaan dari 29:03 Ibu Umama. Asalamualaikum warahmatullahi 29:06 wabarakatuh, Ustaz. 29:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 29:09 wabarakatuh. 29:10 Semoga Ustaz selalu dalam keadaan sehat 29:12 walafiat. 29:13 Amin. Allahum amin. 29:14 Terima kasih Ustaz atas ilmunya. Izin 29:18 mau bertanya Ustaz. Memang boleh kalau 29:20 kita mendoakan kejelekan untuk orang 29:23 lain, Ustaz? Jazakumullah khairan 29:25 katsir. E naam. Masyaallah. Barakallahu 29:28 fikum. Boleh enggak kita mendoakan 29:30 kejelekan untuk orang lain? Kalau tidak 29:33 ada penyebab apa-apa, tidak boleh 29:35 mendoakan kejelekan. Tapi kalau ada 29:38 penyebab sehingga kemudian ada syubhat 29:41 dan syubhat itu bisa terwujud nyata 29:45 benar salahnya kecuali dengan doa 29:47 kejelekan. Maka doa kejelekan 29:48 diperbolehkan gitu. Sekiranya saya kalau 29:52 sekiranya dia berdusta maka kad waadza 29:55 gitu loh ya. Nah, itu biasanya dan tidak 29:58 semua orang gitu ya, tidak semua orang 30:00 bisa dikabul itu persoalannya. Maka 30:03 sekali lagi kalau kemudian sekali lagi 30:07 kalau tidak dilakukan ee doa seperti itu 30:11 mendoakan kejelekan, maka terjadi 30:13 syubhat terus. Maka mendoakan kejelekan 30:16 diperkenankan. 30:18 Tapi kan begini, [berdehem] 30:21 saya difitnah 30:24 bahwa saya suka main perempuan ini. Woh. 30:27 Sehingga kemudian masyarakat menilai 30:30 saya tukang main perempuan. 30:34 Saya mau mengadu tidak berani kan misal 30:37 bukan tidak berani ya karena 30:39 pembuktiannya prosesnya bahkan bisa 30:41 mengungkap aib-aib yang lain maka 30:44 kemudian saya boleh berdoa itu untuk 30:47 apa? Untuk apa? Menghapus ee nilai buruk 30:53 saya. Karena kalau dibiarkan orang 30:55 menganggapnya saya buruk. Kan bisa saja. 30:57 Tapi kan bisa sabar ya. Iya bisa sabar. 31:00 Tapi kemudian sampai kapanp itu semuanya 31:03 tidak akan terhapus kecuali saya dinilai 31:06 orang jelek. 31:08 Maka kemudian saya berdoa, "Ya Allah, 31:10 jika sekiranya dia berdusta dan 31:12 katakanlah saya doa-doanya makbul. 31:16 Sekiranya dia berdusta maka jadikan dia 31:19 kad waadza. Dan kemudian disaksikan 31:22 orang, didengar orang sehingga kemudian 31:24 di di Oh iya dia ternyata kena tuh kena 31:27 doanya si fulan karena dia berarti dusta 31:31 kan begitu. Tapi kalau dibiarkan ya 31:33 kecuali kalau saya sabar saya sudah 31:35 hebat kedudukannya sudah saya sabar 31:38 bahkan saya doakan kebaikan ya Allah 31:41 berikanlah dia kesempatan untuk 31:43 bertobat. Bisa juga begitu. 31:45 Nah, tapi para sahabat itu kenapa 31:47 berdoanya seperti itu? Karena supaya 31:49 jelas terang ini yang benar, ini yang 31:53 salah. Tuh, jadi ketahuan tuh yang 31:56 benar, yang salahnya. Nah, kalau kita 31:58 karena kita juga merasa bukan doanya 32:01 yang selalu dimakbul Allah, maka doanya 32:04 jadi baik kebaikan aja. Jadi banyak 32:06 pilihan dalam beragama itu. Ah, se itu 32:09 saya doakan baik aja. Saya akan 32:10 bersabar, saya rida enggak apa-apa. 32:14 Saya dinilai oleh masyarakat menjadi 32:18 orang buruk. Asal Engkau rida kepadaku, 32:21 ya Allah, saya pasrah. Bisa begitu. Tapi 32:25 sekali lagi untuk bisa menjelaskan mana 32:27 yang benar, mana yang salah, doa buruk 32:29 tadi mau tidak mau harus dipanjatkan, 32:32 gitu ya. Jadi sangat tergantung 32:35 konsekuensinya seperti apa. Jadi kalau 32:38 doa tiba-tiba doa keburukan untuk orang 32:40 lain tanpa penyebab tidak boleh. 32:43 Harus ada ilat. 32:44 Ah, ada ilatnya. Jadi, oh boleh 32:47 mendoakan keburukan itu karena kaz 32:51 karena ada fitnah yang tidak bisa 32:53 dituntaskan kecuali dengan doa buruk. 32:56 Bukan doa buruk, dengan doa yang akan 32:59 berdampak buruk kepada si pelaku 33:01 pendusta 33:03 gitu ya. Kalau sekarang kan maka ada di 33:07 kita ini yang diterkenal dengan 33:11 ee lian saling melaknat sama doa. Apa 33:15 ya? Ada satu istilah bukan sumpah pocong 33:18 ya. Iya. Orang menyebutnya sumpah pocong 33:21 tapi bukan sumpah pocong. Apa namanya? 33:24 Ee astagfirullah kok lupa saya. Ada satu 33:26 doa saling mendoakan, saling mentahdir. 33:30 Ee apa kalau antara Islam dan non Islam 33:34 itu mubahalah. Tapi sekarang kadang 33:36 mubahalah juga bisa dimaknai antar 33:39 golongan umat Islam yang berbeda 33:41 pendapat. Padahal saya tidak setuju apa 33:44 tidak sependapat mubahalah dilakukan 33:47 antar kelompok umat Islam. Wong 33:49 akidahnya sama kok. Bahwa. Kemudian 33:52 perbedaan itu perbedaan-perbedaan furu. 33:54 Perbedaan furu mah insyaallah enggak ada 33:56 masalah sesungguhnya kan begitu. Tapi 33:59 kemudian sekarang ee karena menyangkut 34:01 bukan furu masalah-masalah yang ee apa 34:05 namanya bukan ya kan bukan kategori usul 34:07 juga masalah-masalah penting gitu loh. 34:10 Maka kemudian orang saling me saling apa 34:13 namanya mubahalah gitu. Nah, maka saya 34:16 kira [berdehem] 34:18 kan Rasul sendiri kan memberi contoh ya 34:21 mubahalah mengundang Ali dan putrinya 34:24 dan cucu-cucunya menghadapi ee Nasrani 34:29 bani Najron kan begitu ee minta dilaknat 34:33 siapa yang berdusta dilaknat gitu. 34:35 Akhirnya kemudian mereka ngepare, "Ah, 34:38 jangan-jangan ini benar Nabi gitu kan. 34:40 Ah, akhirnya ngeperah jadinya tidak ya 34:43 tidak tidak disepakati mubahalahnya." 34:46 Nah, seperti itu. Jadi insyaallah boleh 34:48 jika ada penyebabnya. Kalau tidak ada 34:51 penyebab tiba-tiba mendoakan keburukan 34:53 orang lain, mamnuun dilarang, tidak 34:56 dikehendaki. Demikian yang dapat saya 34:59 jelaskan. Wallahu aam bisawab. 35:04 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu Umama 35:07 semoga dapat menjawab jawaban dari Ustaz 35:09 Ahmad Saleh. Berikutnya pertanyaan kedua 35:12 dari Pak Abdullah. Asalamualaikum 35:14 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 35:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 35:18 wabarakatuh. 35:20 Izin bertanya, Ustaz. Ee sekarang di 35:24 negara kita, 35:27 negara kita berada dalam keburukan 35:30 karena pemimpin dan pemerintah yang 35:32 tidak baik. Apakah kita harus mendoakan 35:36 kebaikan atau keburukan, Ustaz? 35:38 Jazakumullah khairan katsir. 35:40 Iya. Jika telah nyata-nyata secara 35:44 meyakinkan 35:46 ketidakadilan itu apa namanya? Ee 35:49 terwujud betul, maka boleh memohonkan 35:52 kepada Allah azza wa jalla ya sesuatu 35:54 yang membuktikan benar atau salahnya 35:58 gitu ya. Ah, kan ada juga di antara kita 36:02 yang berdoa bahkan dia sudah dihukum, 36:04 sudah dipenjara gitu kan. Nah, itu sudah 36:07 dibuktikan. Tapi kemudian begini eh 36:09 sekali lagi kalau sudah terbukti dengan 36:12 meyakinkan bahwa dia berlaku tidak adil, 36:16 berlaku zalim, maka boleh. Apalagi bukan 36:19 sekali dua kali, berpanjang-panjang 36:22 waktu dia melakukannya. Tapi kalau baru 36:25 dugaan-dugaan, 36:28 baru dugaan dia tidak adil ini tidak 36:30 terbukti ketidakadilannya, belum 36:32 terbukti ketidakadilannya atau kita 36:35 tidak meyakini gitu, maka sebaiknya 36:38 minta kepada Allah keteguhan dan 36:41 ketetapan. Minta ditunjukkan mana yang 36:44 hak, mana yang batil. Adapun yang sudah 36:47 jelas terlihat kebatilan boleh berdoa 36:50 kepada Allah subhanahu wa taala. Hanya 36:53 begini. 36:55 Ini sebagai pertimbangan saja ya. Kadang 36:59 jika kita berdoa untuk kehancuran 37:01 mereka-mereka, 37:04 dampaknya juga ke kita, [tertawa] 37:06 dampaknya ke negara, dampaknya ke ini, 37:09 akhirnya enggak ada pilihan, 37:12 pajak naik lagi, ini naik lagi. Nah, 37:15 jadi subhanallah ya. Maka mintalah 37:17 kepada Allah solusi terbaik. Maka jangan 37:20 menggunakan logika kita. Menurut logika 37:22 kita begini-begini mohon kepada Allah, 37:24 "Ya Allah mohon ee makhraja ya 37:28 sebaik-baik makhraja, sebaik-baik jalan 37:30 keluar karena kita tidak tahu persis. 37:33 Karena itu mesti sistemik. 37:37 Sistemik. Kalau ini ternyata misalnya di 37:40 majel, dia tidak akan diam. Dia juga 37:42 akan menggerogoti ee pejabat yang ada 37:45 kaitannya dengan dia. Dibuka kartunya, 37:47 ASnya kena juga. Oh, akhirnya dampaknya 37:49 ke rakyat-rakyat juga. Nah, maka oleh 37:52 sebab itu mintalah kepada Allah solusi 37:55 terbaik sekaligus juga usaha-usaha tetap 37:58 dilakukan gitu ya. Upaya-upaya hukum 38:01 terus dilakukan ya. Upaya-upaya ee 38:06 pendesakan, mendesak pembuktian 38:08 kebenarannya dituntut kan antara yang 38:11 bersumpah dengan yang menuduh. yang 38:14 menuduh apa namanya ee apa namanya ee 38:19 apa namanya yang dituduh boleh bersumpah 38:22 gitu kan yang menuduh menghadirkan 38:25 bukti. 38:27 Kalau buktinya tidak ada maka tidak bisa 38:30 atau sebaliknya gitu loh dia ngelak oh 38:33 gak saya tapi enggak ada bukti sama juga 38:35 kay gitu tapi sesungnya kalau dulu 38:37 dengan sumpah aja cukup 38:39 ya dengan sumpah. Nah, kalau sekarang 38:41 orang sumpah aduh kan mohon maaf ya 38:44 menjabat itu kan pakai Quran lagi 38:46 bersumpahnya. 38:48 Kemudian diabaikan 38:50 sudah melakukan kezaliman-kezaliman 38:52 terus-menerus. Saya bilang terus-menerus 38:55 saking lamanya. Maka saya sebut 38:56 terus-menerus saking lamanya tapi Allah 38:59 masih mengulurnya. 39:02 Kenapa? Rupanya Allah ingin memberikan 39:04 kesadaran kepada bangsa ini, kepada umat 39:06 ini untuk berpikir kritis, untuk 39:09 bersikap apa namanya? Berjuang gitu loh, 39:13 membela kebenaran gitu loh. Jadi, jadi 39:15 kemudian kita gagal itu bukan sebuah 39:18 kegagalan. Tidak berhasil itu bukan 39:21 menunjukkan kekalahan. Dalam Islam tuh 39:23 enggak begitu. Banyaknya yang terbunuh 39:26 bukan berarti kalah 39:28 ya. Bahkan mati saja belum tentu kalah. 39:32 Kan banyak para nabi yang dibunuh 39:33 kaumnya toh. 39:34 Iya. 39:35 Berhasil enggak tuh dakwahnya? Berhasil. 39:38 Masa berhasil kok sampai dibunuh sama 39:41 kaumnya? Lah iya. Karena dia tetap 39:43 berhasil dapat apa? Mendapatkan 39:46 pertolongan Allah. Karena sampai matinya 39:48 pun dia tetap berpegang dengan keyakinan 39:52 lailahaillallah. 39:55 Selama itu masih berpegang dengan 39:56 lailahaillallah berarti dia menang. 39:59 Gaza porak-poranda sekarang. Tapi mereka 40:02 husnudan kepada Allah. Dia ngasih makan 40:05 tawanan-tawanannya padahal mereka juga 40:07 perlu makan. Mereka memanusiakan manusia 40:09 tawanannya padahal orang-orang kafir. 40:13 Tapi karena dia mentaati Allah Subhanahu 40:16 wa taala maka merekalah orang-orang yang 40:18 menang. 40:20 Begitu juga orang merdeka dengan orang 40:22 yang dijajah. 40:24 Jika dijajah itu mengakibatkan ibadah 40:28 tidak serius, 40:30 zikir tidak dawam, maka sama juga orang 40:34 yang merdeka tapi ibadahnya enggak 40:36 serius. 40:38 Dikasih merdeka tapi ibadahnya enggak 40:40 serius, berarti dijajah kamu. Masih 40:41 dijajah tuh, itu hakikat. 40:45 Nah, kan kita dikasih kemerdekaan 80 40:49 tahun. 40:51 Mengisi kemerdekaannya dengan maksiat, 40:53 dengan kezaliman, dengan ketidakadilan. 40:55 Mereka yang dijajah tetap baca Quran, 40:58 tetap salat, tetap memanusiakan manusia. 41:02 Tuh, aduh, masyaallah. La haula wala 41:05 quwwata illa billah. Mak. Maka oleh 41:07 sebab itu kita kadang 41:11 tidak sampai kepada pemikiran hakikat. 41:16 Kita hanya ee berpikir dari sisi 41:21 kulitnya saja. Akibatnya kita tetap jauh 41:25 dari Allah Subhanahu wa taala. Oke, saya 41:27 kira demikian yang dapat saya jelaskan. 41:29 Wallahu aam bisawab. 41:34 Wallahuam bisawab. Demikian Pak Abdullah 41:36 semoga dapat menjawab. Berikutnya 41:38 pertanyaan ketiga dari Ibu Rukmini 41:40 Ustaz. 41:41 Asalamualaikum warahmatullahi 41:42 wabarakatuh Ustaz. 41:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:45 wabarakatuh. 41:46 Izin bertanya, Ustaz, tentang masalah 41:48 isbal, Ustaz. 41:49 Naam. 41:50 Apakah laki-laki harus memakai pakaian 41:52 atau celana isbal atau cingkrang? Apa? 41:56 Apakah boleh memakai pakaian yang 41:59 dipakai oleh anak saya sekarang? Tidak 42:03 isbal berarti. Oh iya mungkin tidak 42:05 isbal. Iya iya 42:06 demikian ustaz. Jazakumullah khairan. 42:07 Naam. Masyaallah. 42:13 Masalah. 42:15 Para ulama berbeda pendapat tentang 42:18 penghukuman isbal. 42:21 Sebagian ulama menghukumi haram baik itu 42:25 dengan sombong atau tidak sombong. 42:29 Tapi sebagian ulama juga membolehkan 42:32 kalau tidak dibarengi sombong. Tapi juga 42:36 ada orang yang kharijum minal ikhtilaf 42:39 yang keluar dari perbedaan pendapat itu, 42:43 gitu ya. Oke. Nah, 42:47 jadi saya melihat pendapat yang 42:50 menyatakan ee tidak boleh itu kalau 42:53 berbarengan dengan sombong. Jadi kalau 42:56 sombong gitu kan, kalau sombong itu apa 43:00 namanya? Ee 43:03 berarti haram kalau bersamaan dengan 43:06 sombong. Nah, karena kalau sombong itu 43:08 kan di hati kalau sudah dibuktikan 43:11 dengan perbuatan e kesombongannya lalu 43:14 berdampak kepada pakaian di bawah mata 43:16 kaki itu adalah ee apa ya? Khuyala. 43:21 Khuyala. 43:21 Heeh. Kiber. Kiber itu di hati. Khuyala 43:25 itu eh iya khuyala kalau enggak salah. 43:27 Saya ingat-ingat lupa tuh. Khuyala 43:29 berarti itu sudah kesombongan yang 43:31 ditampakkan 43:34 gitu ya. Kesombongan yang ditampakkan. 43:36 Nah, jadi ketika kesombongan baik ada di 43:40 dalam hati maupun ditampakkan maka haram 43:43 isbal itu. Tapi sebagian ulama 43:45 mengatakan boleh kalau tidak har kalau 43:47 tidak sombong mah apa a yang dihukumi 43:50 haram. Tidak sombong kok gitu loh ya. 43:53 Maka terjadi dua pendapat. Nah, bahkan 43:56 bisa terjadi begini. Orang yang tidak 43:59 isbal tapi sombong. Mungkin enggak tuh 44:02 enggak isbal mungkin. Alah pakai celana 44:06 nutup mata kaki guan paling sunah nih. G 44:09 kan bisa begitu. 44:10 Iya. 44:11 Ah [tertawa] ini kan ee pertama kalau e 44:15 pendekatannya pendekatan. Jadi kalau 44:17 memisahkan ada syariat, hakikat sama 44:20 makrifat gitu tadi tadi seperti itu. 44:23 Yang penting tidak isbal meskipun 44:24 hatinya sombong tapi kalau yang 44:26 memadukan antara syariat hakikat maka 44:31 berpakaian tidak isbal bersamaan 44:33 dengannya ketawaduan. 44:38 Dia pakai jilbab tapi merendahkan 44:41 manusia lain. Nah, itu yang memisahkan 44:44 berarti antara syariat dengan hakikat. 44:46 Yang memadukan syariat dengan hakikat ya 44:49 dia pakai jilbab, ya dia baik hati, ya 44:53 dia tawadu gitu loh. Gitu ya. 44:56 Masyaallah. La haula wala quwata 44:57 illallah. Jadi ee baik jika memang 45:01 mungkin maka saya menganjurkan yang 45:03 kharijum minal ikhtilaf. Sombong atau 45:06 tidak sombong sebaiknya tidak isbal. 45:09 Sebaiknya saya tidak mengatakan haram 45:12 karena saya ikut ulamanya seperti itu 45:14 ya. Sebaiknya tidak isbal meskipun tadi 45:19 tidak sombong kecuali terpaksa baru beli 45:23 gamis, baru beli celana belum sempat 45:25 dipotong. Nah, itu enggak ada masalah 45:28 gitu ya. Ataupun dilinting. Kalau 45:30 dilinting juga jadi tidak bagus gitu 45:32 kan. Ah, maka ee sebaiknya tadi ya 45:35 usahakan untuk tidak isbal. Saya tidak 45:38 mengatakan haram kepada yang isbal, 45:41 tetapi saya berupaya berpakaian tidak 45:44 isbal. Itu kharijum minal ikhtilaf. 45:48 Demikian yang dapat saya jelaskan. 45:51 Wallahu aam biswab. 45:56 Wallahuam bawab. Demikian Ibu Rukmini 45:58 semoga dapat menjawab. Lanjut Ustaz. 46:01 Iya. 46:02 Pertanyaan keempat dari Bapak Junaidi, 46:05 Ustaz. 46:06 Nam. 46:06 Asalamualaikum warahmatullahi 46:08 wabarakatuh, Ustaz. 46:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:11 wabarakatuh. 46:12 Jazakumullah khairan kasiran, Ustaz, 46:13 ilmunya, Ustaz. 46:14 Wyakum jazakumullahu khairan. 46:17 Ustaz, izin bertanya ee tentang para 46:19 sahabat. Sahabat Abu Bakar dan istri 46:22 Nabi yaitu Siti Khadijah. Setelah 46:25 menggunakan hartanya di jalan Allah, 46:27 mereka menjadi miskin. Bagaimana dengan 46:31 ee ayat Al-Qur'an? Yaitu akan diganti 46:34 700 kali lipat atau lebih setelah 46:37 sedekah di jalan Allah, Ustaz? 46:39 Demikian, Ustaz. Jazakumullah khair. 46:40 Iya. Jadi dibalas itu dengan 46:44 berlipat-lipat 70 atau 100 itu bisa di 46:48 dunia bisa di akhirat. 46:52 Karena bisa jadi kalau dibalas di dunia 46:55 malah dipakai maksiat. 46:57 Tuh Abu Bakar itu habis harta jadi 47:00 miskin. Di sisi Allah dia terpuji. 47:04 Tapi ada orang mohon maaf ya, ada orang 47:07 pejuang dapat fasilitas setelah pulang 47:10 dari medan perang dapat 47:11 fasilitas-fasilitas. 47:13 Karena punya fasilitas dipakai maksiat 47:16 kan itu tidak lebih baik, 47:19 lebih buruk. Nah, maka di dalam surat 47:20 apa itu ya? Ada menarik itu ada yang 47:24 sawabad dunya sama husnu sawabil 47:29 akhirah. Kalau sawabil akhirah pakai 47:31 husnu. Tapi kalau sawab dunia e apa? 47:35 Sawab dunia itu enggak pakai husnu. 47:37 Karena tadi 47:39 dia kalau pejuang itu dia akan dikasih 47:42 oleh Allah di dunia dan akan juga 47:44 dikasih sebaik-baik balasan di akhirat. 47:47 disebut di akhirat itu sebaik-baik 47:49 balasan, 47:50 khusus. 47:51 Nah, karena orang pulang perang dapat 47:54 gonimah, dapatlah dunia. 47:59 Tapi kemudian dapat dunia itu ada yang 48:01 dipakai lagi untuk berjuang, 48:04 tapi ada yang dipakai untuk maksiat. 48:06 Makanya kalau sawabud dunya itu bukan 48:09 final, tidak final. 48:12 Masih ada pertanggungjawaban lanjutan. 48:14 Tapi kalau balasan akhirat misalnya 48:16 syahid sudah surga 48:19 final tidak ada lagi pilihan 48:22 macam-macam. Oh saya dapat balasan 48:23 akhirat itu mesti husn tsawabil akhirah. 48:29 Kalau dunia enggak pakai husna karena 48:31 tadi bisa peluang tadi bisa peluang husn 48:35 husnu bisa peluang juga su 48:39 masih ada peluang maksiat. 48:40 Masih ada peluang maksiat. Maka oleh 48:41 sebab itu Abu Bakar kenapa tadi miskin 48:45 sampai akhir hayatnya dan miskin juga 48:48 keluarganya tidak minta-minta. 48:51 Misalnya pernah dengar enggak ada 48:52 riwayat anak Abu Bakar atau cucunya 48:54 bahkan 48:55 i 48:55 beli saya makan saya cucunya Abu Bakar 48:58 Abu Bakar hartanya habis 49:00 tidak enggak akan. Kenapa? Karena Abu 49:03 Bakar telah meninggalkan untuk 49:04 keluarganya Allah dan Rasulnya. Abqit 49:07 lahumullaha wa rasula. Aku tinggalkan 49:10 buat mereka, buat keluargaku Allah dan 49:12 Rasulnya. Maksudnya apa? Aku telah 49:15 tinggalkan untuk keluargaku, untuk istri 49:17 dan anak-anakku ajaran-ajaran Allah dan 49:20 Rasul-Nya. 49:21 Masyaallah. 49:22 Tidak akan pernah minta-minta. Kan 49:24 ajaran Rasul mengatakan, "Senantiasa 49:26 orang minta-minta sampai dia datang di 49:29 pengadilan Allah dalam keadaan mukanya 49:32 tak berdaging, 49:34 maka tidak akan pernah ditemukan 49:35 keturunan Abu Bakar minta minta gitu." 49:39 Maka tadi sampai miskin Abu Bakar 49:42 masyaallah ya. Setelah jadi khalifah 49:44 juga sebelum e wafat dia pesan sama asma 49:49 ini girbah kembalikan ini istilahnya apa 49:53 inventaris inventaris khalifah diminta 49:55 untuk dikembalikan termasuk girirbah 49:57 tempat air minum yang tidak seberapa pun 50:00 tetap harus dikembalikan masyaallah 50:03 hahua 50:05 Abu Bakrin assiddiq radhiallahu anh jadi 50:08 begitu ya jadi kesimpulannya ada orang 50:12 yang dibalas balas di dunia. Ada orang 50:15 yang dibalasnya di akhirat dan ada orang 50:19 yang dibalas di dunia dan di akhirat. 50:22 Tuh di dunia berarti DP. Nah, sisanya di 50:27 akhirat. Kalau akhirat berarti tanpa DP. 50:31 Tapi kalau kemudian yang cuma dikasih 50:33 dunia saja, sisanya enggak ada tuh untuk 50:36 akhirat ada. Makanya para sahabat itu 50:38 enggak mau khawatir 50:41 kebaikannya sudah dibayar di dunia. Maka 50:43 nangis mereka ketika dapat wah masya 50:46 innalillahi wa inna dapat ya harta dapat 50:49 apa nama uang 50:50 innalillahi. 50:51 Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Ibu 50:53 katanya ada apa bapaknya begitu. Apakah 50:56 amirul mukminin meninggal dunia lebih 50:58 dari itu? Apa ini fitnahfitnah kabirah 51:02 kata dia fitnah yang lebih besar apa 51:05 dibagikanlah buru-buru dibagikan lagi 51:08 pada fakir miskin kepada yang 51:09 membutuhkan enggak lama kemudian orang 51:12 yang tadi ngasih balik lagi. 51:14 H 51:15 mana tadi uang gitu? Kenapa salah bukan 51:17 untuk antum gitu [tertawa] 51:20 kalian ah saya bagikan kepada fakir 51:23 miskin. Aduh kata petugasnya salah saya 51:26 tuh. Karena mereka itu dia lebih 51:30 menitifkannya kepada Allah, ditabungnya 51:32 di Allah. 51:35 Kalau kita kan masih bisa nabung di 51:37 bawah kasur, di bawah bantal, atau tidak 51:41 di bank-bank konvensional atau bank-bank 51:44 syariah sekalipun, kita nabung di situ. 51:48 Kalau para sahabat nabungnya di sisi 51:50 Allah ketika mau ngambil, "Ya Allah, 51:52 saya mau ngambil tabunganku." Begitu 51:54 kurang lebih 51:55 ya kan kita juga kan bikin ngisi tuh 51:58 ngambil R500.000 atau 100 apa R juta dan 52:02 lain sebagainya. Mereka juga sama 52:04 dititipkan ya Allah titipkan fakir 52:06 miskin janda perjuangan fisabilillah 52:09 dititipkan semuanya mereka kemudian 52:11 perlu mendesak salat dua rakaat gitu ya. 52:14 Ya Allah. Allahumma inni as'aluka kad wa 52:18 kad wa kad. Dikabul oleh Allah. Tuh itu 52:22 kata tadi mereka itu para auliaullah. 52:26 Ketaatannya bulat, enggak ragu. Ini yang 52:29 kita cari. 52:32 Ah, enggak mungkinlah kalau ya kalau 52:34 kita mungkin bisa menyatakan tidak 52:36 mungkin. At ibadahnya juga belum 52:38 seserius para sahabat. 52:42 Maka Rasulullah makanya ya kita 52:44 berdoanya Allahumma inni as'aluka ma 52:48 saalaka nabiyuna Muhammad sallallahu 52:50 alaihi wasallam. Ya Allah saya memohon 52:52 kepadamu apa-apa yang diminta oleh 52:54 nabimu. 52:56 Waubika mimma yaubika nabiyuna Muhammad 53:01 sallallahu alaihi wasallam. Dan saya 53:02 berlindung kepada engkau dari apa-apa 53:04 yang nabi kami berlindung darinya. Gitu 53:08 ya. Jadi itu yang lebih jadi doa yang 53:10 paling menyeluruh itu gitu loh ya. 53:13 Hafalkan itu aja, enggak usah doa-doa 53:15 yang lain lagi gitu loh. Jadi saya 53:17 memohon kepada Engkau ya Allah apa-apa 53:20 yang dimohonkan oleh Nabiuna Muhammad 53:22 sallallahu alaihi wasallam dan saya 53:23 berlindung kepada Engkau dari apa-apa 53:25 yang nabi kami berlindung darinya. Gitu 53:28 ya. Oke saya kira demikian yang yang 53:31 dapat saya jelaskan. Wallahu aam 53:34 bisawab. 53:37 Wallahuam bisawab. Demikian Bapak semoga 53:40 dapat menjawab. Berikutnya dari Ibu Nur 53:43 Ustaz. 53:43 Nam 53:44 Ibu Nur. Asalamualaikum warahmatullahi 53:46 wabarakatuh Ustaz. 53:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:48 wabarakatuh. 53:50 Ustaz ada orang yang 53:53 hutang sama saya tapi enggak ada kabar 53:56 dan omongan. Terus saya bilang, "Kalau 54:00 emang kamu mau nipu atau menzalimi saya, 54:03 nanti suatu saat rezekimu akan lebih 54:06 banyak kerugian. Kamu akan ditipu oleh 54:09 orang lain. 54:10 Apakah saya boleh berdoa atau mengomong 54:14 seperti itu, Ustaz? Karena sudah kesal." 54:17 Baik, 54:17 terima kasih, Ustaz. 54:18 Pertama, harus dilacak dulu. Kalau gitu 54:20 enggak bisa langsung dihukumi, ya. 54:22 Pertama, ketika pinjam meminjam, 54:26 adakah ditentukan kapan batas akhir 54:29 pengembalian? 54:32 Misalnya 6 bulan kemudian, 5 bulan 54:35 kemudian, atau pokoknya pinjam aja. Ah, 54:39 itu kan enggak enggak enggak bisa 54:41 ditentukan. Tapi kalau insyaallah akan 54:44 saya kembalikan setelah 3 bulan. Berarti 54:47 kalau 3 bulan setelah 3 bulan tidak ada 54:49 kabar, ah itu bisa diingatkan. Kamu nih 54:52 sudah 3 bulan ingatkan. Ah kemudian nah 54:55 setelah itu baru setelah warning-nya 54:57 tidak ada baru tuh kalau kamu mau menipu 55:00 saya maka hidupmu akan lebih sempit. Ah 55:03 itu 55:04 ya. Tapi kalau belum ada peroloh 55:06 sebaiknya dilakukan dulu peroloh gitu 55:09 ya. Diingatkan. Kalau tidak diingat, 55:11 kalau misalnya tidak apa namanya tidak 55:14 ditentukan di dalam perjanjiannya, maka 55:18 ditanyakan setelah berapa bulan itu kamu 55:20 kan berhutang kepadaku R10 juta, kapan 55:23 mau dikembalikannya? Padahal Anda sudah 55:25 nunggu 2 bulan tuh. Oh, ya nanti ya 55:28 tunggu 1 bulan lagi ya. Baik, kalau gitu 55:31 saya tunggu 1 bulan lagi. Meskipun saya 55:33 butuh susunya pertengahan bulan ini gitu 55:37 loh. Ditunggu 1 bulan, telepon lagi 55:39 enggak diangkat di WA enggak dijawab. 55:43 Sudah kirim aja WA enggak apa-apa mau 55:45 dibaca mau enggak gitu kan. Kalau kamu 55:47 kad waad maka kad waz gitu loh ya. Nah, 55:52 jadi sesungguhnya tidak ada masalah. 55:54 Tetapi sebaiknya tadi pas kasih dulu 55:56 perolohnya ya. ditanya dulu 55:59 jangan-jangan dia lupa 56:02 ya karena Anda tidak ngingatkan jadi 56:04 lupa orang ke hutang kadang tidak ingat 56:07 ketika mau pinjamnya maksa kalau mau 56:09 ininya lupa kan begitu. Nah, maka 56:11 diingatkan dulu kamu sudah 2 bulan nih 56:13 atau sudah 3 bulan ngutang ke saya kapan 56:16 mau dikembalikan? 56:18 Saya kasih waktunya 10 hari gitu loh. 56:21 Jadi sudah 2 bulan 10 hari. Nah, tolong 56:24 kamu cari gimana caranya gitu ya. Baru 56:27 setelah itu dia membantah ini dan itu 56:29 baru tuh Anda boleh ultimatum seperti 56:32 tadi. Tapi sebaiknya juga sekali lagi 56:35 kalau zaman kita sekali lagi cari yang 56:38 terbaiklah. 56:39 Cari-cari yang terbaik itu maksudnya ya 56:42 Allah mudahkan dia rezekinya sehingga 56:44 dia bisa segera membayar kepada saya. 56:47 Satu, 56:48 ya Allah saya uang saya dihutang apa 56:51 dipinjam oleh si fulan sampai sekian 56:54 bulan dia belum bayar. Maka dari itu, ya 56:56 Allah, saya hanya Engkau minta kepada 56:58 Engkau dari mana saja Engkau ganti, 57:01 gantilah ya Allah. Karena saya perlu 57:03 untuk kuliah anak saya. Begitu. 57:06 Jadi boleh pilihan-pilihannya gitu loh 57:08 ya. Nah, jadi sesungguhnya 57:10 pilihan-pilihan itu ya boleh ee yang 57:13 lembut, boleh yang sedikit lembut gitu 57:18 gitu. Ada yang kasar sekalipun, tapi 57:21 dengan catatan tetap harus di jalan yang 57:23 be yang benar. Jadi ada warning dulu, 57:26 ada peringatan dulu, baru kemudian di 57:29 dalam tanda petik diancam gitu ya. 57:33 Demikian yang dapat saya jelaskan. 57:35 Wallahu aam bisawab. 57:39 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu Nur 57:41 semoga dapat menjawab. Baik yawat kami 57:44 akan 57:46 ada telepon masuk ya. Silakan. 57:50 Asalamualaikum. 58:01 Ada pertanyaan berikutnya? 58:05 Ada pendengar melalui telepon. 58:08 Asalamualaikum warahmatullahi 58:09 wabarakatuhum. 58:11 Waalaikumsalam. 58:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:12 wabarakatuh. 58:13 Iya, saya dengan Bu Hajilis dari Tebet. 58:16 Saya bisa bicara dengan Pak Ustaz. Saya 58:18 mau nanya. Boleh? 58:19 Oh, boleh. [tertawa] 58:23 Dengan siapa ini, Pak? 58:25 Ustaz Ahmad Saleh. 58:27 Oh, dengan Ustaz Ahmad Saleh. Bisa, Pak 58:29 Ustaz, saya mau bicara. 58:30 Iya, sil 58:31 boleh boleh. 58:35 Silakan, Ibu. 58:35 Katanya kita mau berdoa itu enggak boleh 58:38 semisalkan contoh ya, "Ya Allah, semoga 58:41 cucu saya jadi anak yang saleh." Katanya 58:44 enggak boleh pakai semoga. Betul enggak 58:45 itu Pak Ustaz? [tertawa] 58:47 Iya, iya. Oke. Baik, baik baik. Iya, 58:49 baik. Sudah, Bu. 58:51 Ya, itu aja, Pak Ustaz. Semoga 58:54 ee ustaz-ustaz diril dengan pemimpin 58:57 mentinnya biar semua pada sehat, berkah. 59:00 Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. 59:02 Baik. Baik. 59:04 Iya. Terima kasih, Pak Ustaz. 59:05 Baik. Baik, baik. 59:06 Katanya enggak boleh pakai semoga kan 59:09 kalau kita mau berdoa. 59:10 Terima kasih, Pak Ustaz. Asalamualaikum. 59:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:14 wabarakatuh. 59:16 Itu adalah pendekatan lghawi, bahasa. 59:21 Semoga itu adalah kata halus. Kan boleh 59:25 saja begini. Ya Allah jadikanlah cucuku 59:28 orang yang saleh. Boleh 59:31 jadikan. Jadi kemud semoga itu adalah 59:34 harapan kepada Allah agar Allah 59:37 menjadikan cucu kita anak yang saleh. Ya 59:39 Allah semoga anakku [batuk] cucuku 59:42 menjadi hambaMu yang saleh. Boleh juga. 59:45 Nah tetapi apa tadi? Semoga dengan kan 59:49 tadi e kan mohon maaf ya ada common ada 59:53 polite apa gitu dalam bahasa Inggris itu 59:56 kan ada common itu perintah ada kemudian 59:59 kalau common itu close the door tapi ada 1:00:03 close the door please. 1:00:05 Nah itu sudah beda tuh. Nah, kalau tadi 1:00:08 semoga itu boleh kategorinya pakai kalau 1:00:12 dalam bahasa Inggris kayak istilah 1:00:13 please 1:00:15 yang paling tinggi lagi pardon me please 1:00:19 gitu loh ya. Kemudian baru minta. Ah 1:00:23 intinya sama-sama perintah hanya ada 1:00:26 adab. Sekali lagi boleh mengatakan, "Ya 1:00:29 Allah, jadikan kaz 1:00:33 tapi kemudian ya Allah semoga ini 1:00:35 maksudnya semoga itu saya berharap 1:00:37 kepada Engkau agar engkau menjadikan 1:00:40 gitu loh." Itu maksudnya semoga gitu 1:00:44 loh. Tapi kalau semoga itu dalam 1:00:47 pengertian ragu ah maka jadi tidak 1:00:50 boleh. Jadi harus yakin berdoanya, "Ya 1:00:53 Allah jadikan anakku hamba yang saleh." 1:00:55 Begitu ya. Ah, jadi, ya Allah semoga 1:00:59 anakku jadi anak yang saleh. Boleh juga 1:01:01 sekali lagi gitu ya. Kalau kemudian doa 1:01:05 seperti itu dimaknai juga penuh dengan 1:01:07 kepastian dan harapan. 1:01:10 Nah, jadi saya kira ee dalam pemahaman 1:01:12 saya itu adalah pendekatan bahasa saja 1:01:17 gitu loh ya. pendekatan bahasa. Karena 1:01:19 tadi kalau di dalam bahasa Inggris itu 1:01:22 ada ada common, ada request kalau tidak 1:01:25 salah saya lupa lagi gitu ya. Ada yang 1:01:28 tadi misalnya langsung merintah open the 1:01:31 door, ada open the door please, ada 1:01:34 pardon me please gitu. Pardon me, close 1:01:38 the door please gitu lah. Jadi seperti 1:01:41 itulah kurang lebih ya. Jadi insyaallah 1:01:44 tidak ada masalah. Wallahu aam biswab. 1:01:51 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu semoga 1:01:53 dapat menjawab. Baik, kita akan rehat 1:01:56 sejenak setelah nada tafkah berikut 1:01:59 tetap di radio silaturahim dan Rasil TV 1:02:02 untuk Islam yang satu. Terima kasih. 1:02:22 Alhamdulillahi rabbil alamin. Terima 1:02:23 kasih ikwan akhwat masih setia bersama 1:02:25 Radio Silaturahim. 1:02:27 Kita masuk sesi kedua 1:02:30 untuk tanya jawab. 1:02:33 Selanjutnya pertanyaan berikutnya dari 1:02:35 Bapak Dodi di Cilangkap, Pak Ustaz. 1:02:37 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:39 wabarakatuh, Ustaz. 1:02:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:42 wabarakatuh. 1:02:43 Ustaz, izin bertanya. Rumah saya dekat 1:02:46 dengan musala dan alhamdulillah saya 1:02:49 istikamah 1:02:50 salat lima waktu di musala [mendengus] 1:02:53 kalau lagi di rumah. Tetapi hampir 1 1:02:56 bulan ini saya khusus salat Isya, saya 1:02:59 berjamaah di rumah bersama istri dan 1:03:01 anak-anak saya. Lanjut membaca Al-Qur'an 1:03:03 bersama. Karena saya dan istri merasa 1:03:07 quality time dan kebersamaan bersama 1:03:09 anak-anak dari mulai SD sampai SMA kami 1:03:14 jarang kumpul, Ustaz. Pertanyaannya 1:03:16 apakah langkah saya yang tadi rutin imam 1:03:20 salat Isya berjamaah di rumah itu 1:03:21 bersama keluarga diperbolehkan 1:03:24 atau apakah ini termasuk di mana anak 1:03:26 jadi fitnah yang tadi Ustaz sampaikan, 1:03:28 Ustaz? Demikian Ustaz pertanyaan saya. 1:03:31 Jazakumullah khairan kairan. Masyaallah. 1:03:34 La haula wala quwwata illa billah. Jadi 1:03:38 ketika sekali lagi ketika persoalan 1:03:43 komunikasi dengan istri dan anak menjadi 1:03:45 kendala, 1:03:47 maka seperti itu dibenarkan 1:03:51 gitu ya. Tapi kalau kemudian komunikasi 1:03:54 dengan istri dan anak tidak terganggu 1:03:57 dengan aktifnya kita senantiasa salat 1:04:00 berjamaah di musala, 1:04:02 maka sekali lagi tetaplah kita harus 1:04:05 salat di musala. 1:04:07 Jadi begini, syariat Islam itu 1:04:10 diturunkan untuk menyelesaikan 1:04:12 persoalan-persoalan. 1:04:14 Kalau ada persoalan yang muncul, nah 1:04:17 berarti tadi maka boleh tuh gitu loh. 1:04:20 Boleh sudah kamu di rumah saja. 1:04:23 Tapi kalau mungkin juga kebersamaan itu 1:04:26 bisa jadi istri dan anak kita dibawa 1:04:29 salat ke masjid, ke musala 1:04:33 gitu ya. Dibawa agar berjamaah di mus di 1:04:36 musala. Jadi boleh boleh pilihan-pilihan 1:04:38 itu boleh gitu ya. Selama tadi kalau ada 1:04:41 masalah gitu karena syariat Islam ini 1:04:44 diturunkan bukan untuk membuat masalah. 1:04:48 Jadi kalau kemudian masalah komunikasi 1:04:51 dengan istri dan anak bisa dituntaskan 1:04:54 dengan tidak melalui seperti itu, maka 1:04:58 tempuhlah jalannya. Tapi wah saya harus 1:05:01 menyempatkan nih salat berjamaah di 1:05:03 rumah bersama istri dan anak-anak. Jika 1:05:07 itu memang satu-satunya jalan yang bisa 1:05:09 dibangun, lakukan 1:05:11 gitu loh ya. Nah, karena juga Anda salat 1:05:14 berjamaah di rumah gitu. Nah, bahkan 1:05:18 jadi persoalan. Jadi sekali lagi bahkan 1:05:20 persoalan-persoalan itu tidak boleh 1:05:23 muncul, tidak boleh ada persoalan. 1:05:26 Misalnya begini, 1:05:28 Anda salat ke mana misalnya? Ke mana? Ke 1:05:32 masjid. Katakan masjid. 1:05:33 Iya. 1:05:34 Naik mobil. 1:05:35 Iya. 1:05:37 Kemudian ada tetangga yang sering jalan 1:05:40 kaki. Kemudian Anda karena tidak tahu, 1:05:42 Anda lewat saja tidak diajak naik mobil. 1:05:45 kemudian jadi masalah. 1:05:47 Nah, berarti itu harus dituntaskan tuh 1:05:50 mobilnya gitu. Berarti Anda enggak usah 1:05:53 pakai mobil, paling tidak pakai motor 1:05:55 boncengan sama anak loh, gituah ya. Atau 1:05:58 kalau bawa mobil lagi ajak tuh. 1:06:00 Iya, 1:06:01 gitu. Karena ada persoalan. Jadi Islam 1:06:03 datang untuk menyelesaikan persoalan. 1:06:05 Jadi bukan menciptakan persoa persoalan. 1:06:08 Jadi sesungguhnya tapi bisa jadi Anda 1:06:11 bawa mobil ngajak, "Ayo Pak naik naik 1:06:13 bareng sama saya." Ondah. Terima kasih. 1:06:14 Saya ingin jalan saja. Lah kan lain lagi 1:06:16 itu. Kalau itu tidak ada persoalan, 1:06:18 nolak saja. Nolak diajak naik mobil. 1:06:22 Jika itu jadi masalah maka Anda harus 1:06:24 ikut. 1:06:25 Betul. 1:06:26 Iya betul. Anda harus ikut. Kalau eh 1:06:29 sombong amat diajak ini kok enggak mau. 1:06:31 Ah itu jadi masalah. Maka sebaiknya ikut 1:06:34 saja. Nah, maka oleh sebab itu jadi 1:06:36 persoalannya jadi variasi. 1:06:39 Tapi yang jelas Islam datang memberi 1:06:41 solu solusi gitu loh gitu ya. Begitu 1:06:45 juga tadi kepada salat berjamaah dengan 1:06:47 keluarga di rumah. Kalau tidak harus 1:06:50 dengan ee salat berjamaah di rumah 1:06:52 misalnya istri dan anak bisa dibawa ke 1:06:54 musala, salatnya berjamaah dulu di 1:06:56 musala, pulang dari musala kemudian 1:06:58 ngaji bersama di rumah enggak ada 1:06:59 masalah gitu ya. Tapi sekali lagi, Islam 1:07:03 memberikan peluang-peluang yang mungkin 1:07:05 dilakukan gitu. Yang mungkin dilakukan 1:07:09 dan mampu dilakukan maka lakukan. Ya, 1:07:11 demikian yang dapat saya jawab. Wallahu 1:07:15 aam bisawab. 1:07:17 Wallahuam bawab. Demikian, Pak Dodi, 1:07:19 semoga dapat menjawab. Masyaallah 1:07:21 jawaban Ustaz ya dari berbagai sisi 1:07:23 dijawab. Masyaallah. 1:07:24 Masyaallah. Masyaallah. Barakallahu 1:07:25 fikum. Nah, kemudian ee kita bacakan ee 1:07:31 komentar-komentar dari 1:07:34 Bapak Ibu Anggit. Ibu Anggit 1:07:37 alhamdulillah menyimak, Ustaz. 1:07:40 Jadi tentang langsung saja, Ustaz, ya 1:07:44 berdoanya tanpa semoga. 1:07:46 Iya, ya. Boleh, boleh. 1:07:48 Kemudian Bapak Amsir Tabrani. 1:07:52 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:53 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:07:54 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:57 Afana Amsir Tabrani di Kemang Utara ikut 1:07:59 menyimak. Semoga Ustaz Ahmad Saleh dan 1:08:02 Kurasil dalam keadaan sehat dan barokah. 1:08:05 Amin. Barakallahu fikum. 1:08:07 Kemudian Bapak Nur, alhamdulillah kami 1:08:09 menyimak tausiah sore Ustaz Ahmad Saleh 1:08:12 yang bertemakan kemuliaan dan keutamaan 1:08:14 para wali Allah saleh. Terima kasih 1:08:17 Ustaz. 1:08:18 Kemudian Bapak Bani Adam, Bapak Fajar, 1:08:21 Bapak Edwin Saleh menyimak melalui 1:08:24 YouTube. 1:08:26 Bapak Mul Hhenri, Ibu Ningsih, 1:08:31 Bapak Junaidi, Bapak Mustofa Hasan, 1:08:35 Bapak Abu Abdillah, 1:08:37 Bapak Asep menyimak melalui mobil dalam 1:08:41 perjalanan dalam perjalanan pulang kami. 1:08:44 Masyaallah. Kami doakan semoga lancar 1:08:47 dan selamat sampai rumah. 1:08:48 Amin. 1:08:49 Ee 1:08:51 Ibu Ibu Ida. 1:08:54 Alhamdulillah. Asalamualaikum 1:08:56 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:08:57 Terima kasih, Ustaz. Semoga 1:09:01 Ustaz sekeluarga dan kruasil dalam 1:09:03 keadaan sehat dan berkah. 1:09:05 Amin. Allahum amin. 1:09:06 Baik, Ustaz. Sepertinya sudah 1:09:12 di ujung waktu, Ustaz. 1:09:13 Oke. Baik. Ustaz sebagai penutup Ustaz 1:09:15 Tafadul. 1:09:16 Baik sebagai penutup atau kesimpulan 1:09:18 yang ingin digaris bawahi. Pertama, 1:09:21 kemuliaan yang Allah berikan dalam 1:09:23 bentuk karamah. 1:09:25 Ya, tadi kan waliullah ya, karamah. 1:09:28 Karamah itu karena ee keistikamahan 1:09:32 dalam mengabdi kepada Allah Subhanahu wa 1:09:34 taala. Baik wajibnya maupun sunahnya. 1:09:37 Paling tidak wajibnya serius dilakukan 1:09:41 dan tidak ragu. Nah, maka kemudian yang 1:09:44 paling penting juga selain melaksanakan 1:09:46 yang wajib-wajib, kemudian lebih bagus 1:09:48 juga ditambah yang mustahab atau yang 1:09:51 sunah-sunah. Maka yang paling penting 1:09:53 adalah meninggalkan kemaksiatan. Karena 1:09:56 meninggalkan kemaksiatan tidak boleh ada 1:09:58 pilihan. Tapi kalau melaksanakan 1:10:00 perintah itu ada pilihan yaitu mastatna 1:10:04 sekemampuan kita. Semoga Allah azza 1:10:07 waalla memberikan kekuatan kepada kita 1:10:09 untuk bisa istiqamah mengabdi kepada 1:10:11 Allah dan betul-betul mampu menjauhi 1:10:16 larangan-larangan Allah subhanahu wa 1:10:18 taala. Demikian. Wasallallahu ala 1:10:21 nabiyina Muhammadin. Walhamdulillahi 1:10:24 rabbil alamin. Wasalamualaikum 1:10:27 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:31 wabarakatuh. Ustaz jazakumullah khair 1:10:33 kir. Ustakum jazakum khair. 1:10:34 Demikian ikhwan akhwat terima kasih Ibu 1:10:37 Ida, Ibu Ningsih, Bapak Maman Sumantri, 1:10:39 Ibu Purnawa Ningsih 1:10:42 atas segala apresiasinya dan terima 1:10:45 kasih ikhwan akhwat semua yang sudah 1:10:49 menyimak. 1:10:51 Saya Fauzi Ridwan mohon undir diri. 1:10:53 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:10:55 ilahailla anta astagfiruka waubu ilaik. 1:10:58 Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:00 wabarakatuh. 1:11:02 Waalaikumsalam.