Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:25 akhwat pendengar silaturahim dan juga 0:27 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 0:29 Alhamdulillah kita kembali berjumpa Iwan 0:31 akhwat di Rabu sore hari ini tanggal 2 0:34 Syakban 1447 Hijriah atau tanggal 21 0:38 Januari 0:40 2026. Kemudian hadir acara tausiah sore 0:43 bersama Ustaz Ahmad Zazuli Kholil yang 0:46 alhamdulillah telah bergabung bersama 0:47 kami. Kita live via aplikasi Zoom Iwan 0:50 Awat. Kita sapa Ustaz terlebih dahulu. 0:52 Asalamualaikum warahmatullahi 0:53 wabarakatuh Ustaz. 0:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:58 wabarakatuh. Kabar sehat, Ustaz? Ya, 1:02 alhamdulillah. 1:03 Alhamdulillah. Hari ini tema yang akan 1:05 dibahas adalah mengenai Isra Mikrajana. 1:09 Kita bersama-sama simak dan nanti juga 1:11 yang ingin bergabung bertanya silakan 1:13 Anda bisa kirimkan mil WhatsApp kami di 1:16 0811999720. 1:20 Tada Ustaz, 1:24 asalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh. 1:28 Alfatilah hadrati sayidina wa habibina 1:31 rasulillah Muhammad ibn Abdillah 1:33 sallallahu alaihi wasallam waa 1:35 alihiwaidin 1:47 auli 1:56 abdurahman 2:05 ulama khadim asari 2:09 muhammadahmadan 2:12 wa 2:14 umtina wadina wa jadina 2:19 wa azwajina 2:20 wa ahli baitina hadil qah minal muslimin 2:24 wal muslimat wal mukminin wal mukminat 2:27 Alfatihah. 2:29 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:31 Bismillahirrahmanirrahim. 2:33 Alhamdulillahiabbil alamin. 2:35 Arahmanirrahimiki 2:37 yaumiddin. Iyaka na'budu wa iyaka 2:39 nastain. Ihdinatal mustaqimathalladzina 2:43 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 2:46 waladin. 2:48 Amin. Bismillahirrahmanirrahim. 2:52 Alhamdulillahiabbil alamin 2:56 wasalatu wasalamu ala asrofil mursalin 2:59 sayyidina wa maulana Muhammadin waa 3:03 alihi wasohbihi ajma amma ba asqal hadis 3:08 kitabullah taala wir muhammadin sallahu 3:12 alaihi wasallam 3:14 umur matuha wa mtin bidah wa bidatin 3:25 Para pendengar radio silaturahim yang 3:27 dirahmati Allah. Alhamdulillah 3:31 kembali kita panjatkan puji serta syukur 3:34 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala 3:37 yang senantiasa melimpah curahkan nikmat 3:42 karunianya kepada kita, terutama nikmat 3:45 iman dan Islam, nikmat sehat walafiat, 3:48 nikmat panjang usia dalam taat, termasuk 3:51 nikmat dipertemukannya kita sore ini 3:55 dalam rangka menj menjalankan salah satu 3:59 perintahannya yang diwajibkan pada kita 4:02 semua yaitu menuntut ilmu yang 4:04 insyaallah pada 4:07 ee petang ini kita akan bahas tentang 4:12 ee Isra Mikraj insyaallah ya. Jadi 4:15 setelah selama ini kita bahas akidah 4:18 akhlak ya, kita bahas dulu tentang Isra 4:22 Mikraj. Karena ee kini kita sudah 4:26 memasuki bulan ee Syakban tanggal 2 ya 4:32 yang bulan kemarin yaitu bulan Rajab 4:35 adalah bulan yang sangat istimewa bagi 4:38 kita di mana di bulan itu ada satu 4:41 peristiwa yang tak terlupakan bagi kita 4:45 kaum muslimin, yaitu peristiwa Isra dan 4:48 Mikrajnya Nabi Muhammad sallallahu 4:50 alaihi wasallam. 4:53 Dalam peristiwa dalam kajian tentang 4:57 Isra dan Mikraj ini ada mungkin tiga hal 5:00 nanti yang ingin saya sampaikan yang 5:02 mudah-mudahan nanti ada manfaatnya. Yang 5:05 pertama adalah 5:07 kalau kita lihat secara harfiah 5:11 ya, Isra Mikraj itu maknanya Isra adalah 5:17 perjalanan 5:20 berjalan. 5:22 berjalan artinya maju. 5:25 Mikraj itu adalah naik. 5:29 Asal maknanya mikraj itu tangga alat 5:32 untuk naik. Naik artinya meningkat. 5:37 Jadi kalau kita lihat secara harfiah, 5:42 kita bisa 5:44 memahami bahwa di balik kalimat Isra dan 5:49 Mikraj ini ada 5:51 ee isyarat dari Allah Subhanahu wa taala 5:55 agar kita ini kaum muslimin menjadi umat 5:59 yang maju dan meningkat dalam segala 6:02 hal, dalam segala bidang 6:05 ya ekonomi. nya kemudian politiknya 6:09 semuanya semuanya dalam seg termasuk 6:12 tentunya adalah ibadahnya imannya 6:16 Islamnya ya 6:19 ihsannya dan sebagainya 6:22 dan ini sangat dimaklumi sekali karena 6:26 ee apa namanya nabi kita juga oleh Allah 6:30 itu dikaruniai sebagai nabi yang paling 6:33 alim, nabi yang paling pintar. Nabi yang 6:37 paling cerdas 6:39 ya. Jadi kalau nabinya cerdas, umatnya 6:43 kemudian menjadi orang yang pintar, ya 6:46 wajar. Karena namanya ee murid itu 6:50 sangat ditentukan oleh gurunya. 6:54 Seberapa besar kualitas ee keilmuan itu 6:58 murid itu sangat dipengaruhi oleh 7:01 kualitas keilmuan gurunya. dan beliau 7:04 ini adalah Maha Guru 7:06 ya. 7:09 Kemudian juga 7:11 kita ini menjadi umat belakang sehingga 7:14 kita ini karena paling terakhir maka 7:17 kita bisa banyak belajar dari sejarah 7:22 ya, sejarah masa lalu yang semuanya itu 7:25 adalah merupakan kumpulan-kumpulan ilmu 7:29 bagi kita yang memahaminya 7:32 ya. 7:33 Nah, di samping itu juga kalau kita 7:36 lihat peristiwa Isra dan Mikraj, dalam 7:39 peristiwa Isra Mikraj ini, Nabi kita 7:42 Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu 7:46 bertemu dengan seluruh para nabi, 7:49 seluruh para rasul 7:52 yang mana tiap-tiap rasul ini mempunyai 7:56 keutamaan sendiri-sendiri. 8:00 Nabi atau rasul yang masuk 8:04 dalam ulul azmi itu lima. Nabi Muhammad 8:08 sallallahu alaihi wasallam, Nabi 8:10 Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi 8:14 Nuh alaihialatu wasalam. 8:18 Ya, hal ini apakah 8:21 dengan ee karena beliau mereka ini 8:24 adalah ulul azmi kemudian lebih utama 8:28 dari nabi-nabi yang lainnya? 8:31 Ya, secara umum iya secara umum begitu 8:36 tapi dalam hal tertentu belum tentu. 8:40 Belum tentu Nabi Musa lebih hebat 8:43 daripada Nabi Yusuf. Belum tentu, belum 8:46 tentu Nabi Isa lebih hebat daripada Nabi 8:49 Sulaiman. Ya, itu belum tentu seperti 8:53 itu. Sama dengan 8:55 ee juara kelas bukan berarti dia itu 8:59 juara mata pelajaran semua mata 9:01 pelajaran. Tidak. Dalam pelajaran 9:04 tertentu bisa jadi yang bukan juara 9:06 kelas ini lebih pandai daripada jual 9:10 kelas. 9:11 Nah, begitu juga adalah ee dengan para 9:14 rasul. Makanya Allah mengatakan dalam 9:17 Al-Qur'an tilkarusna 9:21 baum ba. Itulah para rasul yang kami 9:25 utamakan sebagiannya atas sebagian yang 9:29 lain. 9:31 Dalam peristiwa itu, Nabi Muhammad 9:33 sallallahu alaihi wasallam bertemu 9:35 dengan Nabi Adam 9:38 yang kita ketahui beliau adalah seorang 9:40 agraris, ahli di bidang pertengahan 9:43 karena dididik langsung oleh malaikat 9:47 Jibril 9:48 sehingga 9:50 ya anaknya itu yang pertama Qabil 9:54 dididik di bidang pertanian, 9:58 habil di bidang peternakan makan ya. 10:01 Sehingga waktu Allah perintahkan 10:03 keduanya untuk berkorban, Habil 10:06 korbannya ya ee korbannya adalah hasil 10:10 pertanian. 10:12 Sementara Habil adalah kambing kibas. 10:15 hasil peternakannya. 10:19 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 10:22 dalam peristiwa mikraj itu juga bertemu 10:25 dengan seorang nabi, 10:27 seorang diplomat ulung, ahli dalam ber 10:31 apa nam berargumentasi 10:33 ya dalam berdebat. 10:36 Hujatunaha 10:38 Ibrahim. 10:40 Itulah hujah kami yang kami karuniakan 10:44 kepada Ibrahim. ya untuk mengalahkan ee 10:48 kaumnya. 10:50 Nah, Nabi kita Muhammad sallallahu 10:52 alaihi wasallam juga bertemu dengan nabi 10:57 yang mampu mengatasi 11:01 kemarau 7 tahun 11:04 ya. 7 tahun kemarau di Mesir itu 11:09 penduduk Mesir enggak ada yang 11:10 kelaparan. Enggak ada yang kelaparan. 11:14 Bahkan bukan saja enggak kelaparan ke 11:19 penduduk Mesir, itu negara Mesir bisa 11:23 membantu negara-negara tetangganya. 11:27 Berkat kepiawaian 11:30 seorang nabi ya, yaitu Nabiullah Yusuf 11:34 alaihialatu wasalam. 11:37 Ya, di kita ini yang namanya insinyur 11:41 sudah bukan puluhan lagi, ratusan 11:43 mungkin ribuan. 11:46 Tapi kemarau 8 bulan ya sudah enggak 11:50 berkutik mengatasi kemarau 8 bulan. 11:53 Bagaimana kalau kemarau sampai 7 tahun? 11:57 Ya, ya Allah. 12:01 Ini hebatnya Nabi bertemu dengan Nabi 12:03 Allah Yusuf dan Nabi juga bertemu dengan 12:07 seorang nabi yang di tangannya 12:10 itu besi seperti 12:14 begitu lunak dan orang yang perama 12:17 membuat bayi besi itu perang ya Nabi 12:22 Allah Daud alaihialatu wasalam. 12:26 Nah, kemudian juga Nabi sallallahu 12:28 alaihi wasallam bertemu dengan seorang 12:30 nabi yang mampu mampu berbicara 12:35 segala bahasa hewan. 12:38 Di samping dia adalah seorang konglomrat 12:41 Nabiullah 12:43 ee Sulaiman alaihiatu wasalam. Ya. Jadi, 12:47 sepanjang sejarah itu manusia yang 12:50 paling kaya itu ada empat. dua dari 12:54 kafir, yang dua dari muslim. Nah, dari 12:57 muslim itu adalah di antaranya Nabi Nabi 13:01 Sulaiman dan yang kafirnya adalah ee 13:06 Qarun ya. 13:10 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 13:13 juga bertemu dengan seorang nabi 13:18 yang mampu mengobati segala macam 13:22 penyakit 13:24 ya. Bahkan mampu menghidupkan orang yang 13:28 sudah mati dengan izin Allah. Nabi Allah 13:33 Isa alaihialatu wasalam. 13:37 Nah, para pendengar yang dirahmati 13:38 Allah, 13:40 ketika kita mau reformasi, 13:44 empat tokoh nasional itu berkumpul 13:48 ya, Gus Dur, Bapak Amin Rais, kemudian 13:52 Ibu Megawati dan Pangeran Hameng Kubono 13:57 ya berkumpul. 14:00 Setelah berkumpul kemudian ada yang 14:02 bertanya 14:04 ya menanyakan tentang apa yang 14:06 dibicarakan dari pereman itu. Lalu apa 14:10 jawabnya? Loh, kami kan cuma 14:13 silaturahim. 14:15 Emang enggak boleh apa silaturahmi? Ya, 14:19 para pendengar rahimakumullah. siapapun 14:22 bangsa Indonesia tidak mungkin percaya 14:25 dengan jawaban beliau ini yang 14:28 mengatakan pertemuan itu cuma sekedar 14:31 silaturahim. Enggak mungkin 14:34 ya, 14:36 Pak Tok L ini. Jadi kalau kelas Gus Dur 14:41 Amin Rais Ibu Megawati, 14:44 pertemuan itu tidak mungkin cuma sekedar 14:48 silaturahmi 14:51 tanpa ada-dalil politik dan lain 14:54 sebagainya. 14:57 Apatah lagi kalau ini pertemuan manusia 15:01 pilihan Allah Subhanahu wa taala. 15:05 Bahkan di sana ada sayyidul awwalin wal 15:08 akhirin. Makhluk Allah yang paling 15:10 disayang oleh Allah, Nabi kita Muhammad 15:13 sallallahu alaihi wasallam. 15:15 Karena itu enggak mungkin tentunya Nabi 15:19 Muhammad cuma sekedar silaturahim untuk 15:23 bertemu dengan 15:25 Nabi Adam, Nabi ini dan seterusnya. 15:28 Pasti ada sesuatu 15:30 yang Nabi petik dari pertemuan itu dan 15:35 itu tentu adalah hasilnya akan beliau 15:39 berikan kepada umatnya. Jadi kalau kita 15:44 lihat dari segi makna, maka peristiwa 15:48 Isra dan Mikraj ini mengisyaratkan 15:50 kepada kita agar kita kaum muslimin 15:54 menjadi umat yang berwawasan, 15:58 yang berilmu pengetahuan tinggi 16:02 dan maju serta meningkat dalam segala 16:06 bidang karena bekal ilmu pengetahuan 16:09 yang dimilikinya. Yarfaillahulladzina 16:13 amanu minkum walladzina utul ilma darja. 16:18 Hanya dengan ilmu dan ee hanya dengan 16:20 iman dan ilmulah ya manusia akan 16:24 mencapai derajat yang tinggi baik di 16:28 sisi manusia maupun di sisi Allah 16:31 Subhanahu wa taala. Para pendengar di 16:34 silaturahim ini adalah pertama yang 16:37 ingin saya sampaikan. 16:41 Yang kedua, 16:43 peristiwa Isra ya, apalagi Mikraj itu 16:47 suatu peristiwa yang irasional, 16:51 yang di luar logika, 16:55 di luar akal. 16:57 Ya. Sehingga kalau kita melihat 17:01 peristiwa ini dengan akal kita, siapapun 17:06 kita sampai kapanp enggak mungkin bisa 17:09 percaya ada peristiwa Isra dan Mikraj. 17:13 Karena itulah maka ada sebagian muslimin 17:16 yang mengatakan untuk meninjau ulang ya 17:20 tentang hadis-hadis yang menceritakan 17:23 tentang Isra dan Mikrajnya. Nabi 17:26 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 17:29 Karena ya itulah sekarang para pendengar 17:32 di silaturahim kalau kita lihat ya 17:37 bahwa ee 17:40 ee 17:42 dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa itu 17:46 jaraknya 1642 17:49 kalau enggak salah itu 1642 17:52 km. 17:54 Sementara Nabi berangkat di malam hari 17:59 ya dan kembali lagi hanya diperkirakan 18:03 sekitar sepertiga malam. Jadi enggak 18:06 seluruh malam ya. Nah, dan ini Allah 18:10 sendiri yang menjelaskan bahwa itu 18:12 enggak sepanjang malam. Dari mana Allah 18:17 kita bisa memahami bahwa Allah 18:19 menjelaskan hanya sebagian malam. 18:22 Walaupun memang dari Allah tidak 18:24 dijelaskan berapanya, tapi yang jelas 18:26 sebagian. Sebagian itu bisa jadi 18:29 separuhnya, bisa sebagian besar, bisa 18:31 sebagian kecil. 18:34 Hal ini adalah karena lafaz lailan e 18:38 lafaz allail yang disebutkan oleh Allah 18:42 Subhanahu wa taala di dalam surat ee apa 18:46 namanya ee Bani Israil Alisra ini yaitu 18:50 dengan menggunakan isim nakirah 18:53 subhanalladzi asro biabdihi lailan. 18:57 Dengan menggunakan isim nakirah itu 19:00 menunjukkan bahwa perjalanan isra ini 19:04 tidak sampai semalam suntuk. Berbeda 19:07 kalau menggunakannya isim makrifat 19:10 allail maka itu bisa jadi menjadi 19:13 semalam suntuk. 19:16 Namun sekali lagi Allah tidak 19:17 menjelaskan ya apakah sebagian besar 19:21 separuhnya atau sebagian kecil. Dan itu 19:24 hadis nanti yang merinci ya atau yang 19:26 menguraikan 19:28 ya. Jadi sekali lagi peristiwa ini 19:31 peristiwa yang enggak masuk akal ya. 19:35 Makanya kita kalau memandang ini dengan 19:37 akal kita enggak mungkin percaya. 19:40 Enggak mungkin percaya. Dan itulah 19:42 makanya Nabi Muhammad sallallahu alaihi 19:44 wasallam ketika beliau dalam perjalanan 19:48 pulang, beliau bersabda kepada malaikat 19:51 Jibril, "Wahai Jibril, kaumku tidak akan 19:54 percaya." Kenapa Nabi Muhammad 19:57 mengatakan begitu? ya. Karena peristiwa 20:01 atau perjalanan beliau ini ketika 20:04 diceritakan kepada ee orang-orang Arab, 20:09 orang Quraisy pasti mereka melihat 20:11 dengan akal mereka, mengukurnya, 20:14 menilainya. Ya. Dan ini juga sekaligus 20:18 membuktikan bahwa peristiwa Isra Mikraj 20:21 itu adalah bukan mimpi ya, bukan rohnya 20:25 saja, tapi berikut jasadnya Nabi 20:28 sallallahu alaihi wasallam. Sebab kalau 20:31 Nabi mengatakan, "Saya semalam mimpi, 20:35 enggak akan ada yang apa namanya 20:37 mendustakan." Namanya juga mimpi ya. M 20:41 aku juga bisa mimpi kayak begitu. 20:43 Mungkin bisa jadi ada orang akan 20:45 mengatakan begitu, tapi karena ini 20:48 adalah berikut jasadnya, maka mereka 20:52 memandang dengan logika mereka ini 20:54 enggak mungkin ya, enggak masuk akal. 20:58 Nah, 21:00 tapi apa kemudian kata malaikat Jibril? 21:03 Ada Muhammad yang percaya. Siapa? 21:06 Sahabatmu Abu Bakar. Kenapa Abu Bakar 21:10 percaya? Karena Abu Bakar tidak melihat 21:13 peristiwa Isra Mikraj ini dengan 21:16 akalnya. 21:18 Ya, tidak. Tapi dengan apa? Dengan 21:21 imannya. Nah, dari sini juga para 21:24 pendengar di silaturahim ya, suatu 21:27 perbuatan 21:29 yang dilakukan oleh ee dua orang mungkin 21:35 ya itu akan sangat berbeda sekali 21:38 nilainya. 21:40 Nah, akan berbeda sekali. Ee saya sering 21:46 katakan begini, apabila kita melihat 21:49 satu kebaikan yang dilakukan oleh orang, 21:53 jangan melihat siapa yang melakukannya. 21:57 Tapi yang harus kita lakukan e yang 21:59 harus kita lihat apa yang dilakukannya. 22:04 Tapi ketika kita melihat satu perbuatan 22:07 yang 22:09 nampaknya perbuatan itu bukan perbuatan 22:12 baik ya, bukan perbuatan baik, maka kita 22:17 jangan melihat dulu perbuatannya, tapi 22:21 siapa yang melakukannya. 22:23 Nah, karena boleh jadi ya sesuatu itu 22:27 nampaknya tidak baik, 22:30 tapi ketika yang melakukannya ya ketika 22:33 yang melakukan si A memang buruk sekali, 22:37 tapi kalau yang melakukannya si B ya 22:40 belum tentu buruk. 22:44 Al-Qur'an sendiri itu sudah menjelaskan 22:46 kepada kita ya, menjelaskan bagaimana 22:51 ee Nabi Allah Hidir alaihialatu wasalam 22:54 ketika bersama dengan Nabi Allah eh Nabi 22:57 Musa ketika bersama Nabi Hidir naik 22:59 perahu ya. Begitu sudah naik kemudian 23:03 perahu itu kan dilubangi oleh Nabi 23:05 Hidir. Itu jelas perbuatan mungkar 23:08 secara syariat ya syari itu kemungkaran. 23:13 Ya, makanya ee 23:16 Nabi Musa kan marah bahkan sampai 23:20 mengatakan kamu sudah melakukan 23:21 perbuatan yang mungkar gitu. 23:26 Nah, tapi ternyata akhirnya Nabi Musa 23:28 mengakui bahwa perbuatan itu benar 23:31 sekali. Jadi bukan bukan melihat 23:34 perbuatannya, tapi siapa yang 23:36 melakukannya. 23:38 Boleh jadi kalau si A yang melakukan ini 23:41 benar-benar mungkar, tapi si B kalau 23:44 kalau yang melakukannya si B belum tentu 23:46 itu mungkar. 23:49 Ya, setelah 2 tahun sahabat Bilal 23:53 ya dia di apa namanya di Syria, di Syam 23:58 mimpi ketemu Rasul ya. Maka dia kemudian 24:02 segera ee berbenah. Dia mau pergi ke 24:06 Madinah. Hanya satu tujuan sahabat 24:08 Bilal, yaitu mau bertemu dengan 24:11 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 24:15 Pada waktu itu kan Rasulullah sudah 24:17 wafat ya. Jadi karena Rasulnya sudah 24:20 wafat tapi kuburannya kan ada, maka 24:24 sahabat Bilal menuju kubur Rasul. Begitu 24:27 sampai di kubur Rasul, dipeluknya 24:29 kuburan Rasul, diambilnya tanah 24:32 kuburnya. Ya, ya Allah. Gitu. Itu oleh 24:37 sahabat diulang, 24:39 sahabat Umar sebagai amirul mukminin 24:42 saat melihat hal itu segera beliau 24:45 mengambil cambuk, mau mencambuk orang 24:47 itu. Karena apa? Itu perbuatan enggak 24:50 benar. Enggak benar perbuatan Bilal ini 24:54 ya. 24:56 Gitu. Karena itulah makanya sahabat Umar 24:59 cambuk. 25:00 Begitu mau dicambuk dilihat oleh sahabat 25:03 Umar ternyata adalah sahabat Bilal. 25:06 Enggak jadi sahabat Umar mencambuk. 25:08 Kenapa? Enggak mungkin Bilal melakukan 25:11 perbuatan syirik. Kenapa? Ini adalah 25:15 murid kesayangan Rasulullah yang 25:18 ditampak akidahnya bertahun-tahun. oleh 25:21 Rasulullah. Enggak mungkin dia melakukan 25:24 perbuatan syirik. Nah, padahal tadinya 25:28 mau dicambuk kalau bukan Bilal. Artinya 25:32 bahwa perbuatan yang dilakukan Bilal itu 25:35 karena Bilal yang melakukan itu enggak 25:37 salah. 25:39 Karena enggak mungkin salah iktikad itu 25:42 tapi kalau yang melakukannya orang lain 25:44 bisa jadi. Nah, di sinilah makanya kita 25:48 diberi pelajaran, Pak, dengan peristiwa 25:51 ini bahwa hendaknya kita itu berhusnudan 25:55 ya kepada para alim ulama, para kiai. 25:59 ketika kita lihat mereka nampaknya ee 26:03 apa nam melakukan kemungkaran ya jangan 26:07 dulu kita memvonis apalagi kemudian 26:09 mengatakan kiai gobl, kiai gila ya, kiai 26:12 syirik dan sebagainya. Ee padahal boleh 26:15 jadi bukan kiainya yang geble kiainya 26:19 gila, kitanya yang tolol. Bisa jadi, 26:22 bisa jadi ya di sini para pendengar 26:25 rahimakumullah. 26:29 Ah, 26:31 ketika sahabat Umar bin Khattab 26:33 radhiallahu anh sudah masuk Islam ya, 26:38 tapi tentu wawasannya ini belum ee belum 26:42 dalam tentang keislamannya. Beliau 26:45 ditanya oleh Rasulullah sallallahu 26:47 alaihi wasallam, "Umar, apakah engkau 26:51 katanya cinta kepadaku?" kata 26:53 Rasulullah. 26:54 Lalu apa jawab sahabat Umar? Tentu 26:57 Rasulullah saya cinta kepadamu. 27:00 Lalu kata Rasulullah, "Siapa yang lebih 27:03 engkau cintai? Aku 27:06 atau dirimu?" 27:09 Kata sahabat Umar, "Kemudian, 27:12 selain diri saya, 27:15 engkau lebih aku cintai daripada 27:17 siapapun." 27:19 Artinya di sini berarti sahabat Umar itu 27:22 lebih mencintai dirinya daripada 27:24 Rasulullah. 27:27 Nah, 27:29 apakah jawaban ini salah? Iya, 27:31 sebenarnya jawaban Umar itu salah 27:35 ya. Karena dalam Attaubah ayat 24, 27:40 Allah memerintahkan kepada kita untuk 27:44 menjadikan Allah dan Rasul-Nya dan jihad 27:47 di jalan Allah lebih dicintai, lebih 27:52 kita cintai daripada ayah bunda ya, 27:57 daripada cinta kepada anak, kepada 28:01 saudara, kepada istri, harta benda, 28:04 perniagaan. tempat tinggal. 28:08 Dan kalau kita mencintai 28:12 yang tadi itu selain Allah dan Rasul-Nya 28:14 melebihi kecintaan kepada Allah dan 28:17 Rasul-Nya itu masuk dalam kelompok 28:20 fasikin dan Allah tidak akan memberikan 28:23 petunjuk kepada orang-orang fasik. 28:25 Demikian dalam surah at-Taubah ayat 24. 28:29 Artinya berarti jawaban sahabat Umar itu 28:31 salah 28:33 ya. 28:35 Tapi yang menariknya Rasulullah enggak 28:37 menyalahkan. 28:39 Enggak menyalahkan. Kenapa Rasulullah 28:42 enggak menyalahkan? 28:44 Karena Rasul memaklumi itulah wawasan 28:48 Umar, itulah pengetahuan Umar, itulah 28:51 kemampuan 28:53 Umar saat itu. 28:56 Ya, enggak bisa disalahkan, Sahabat 28:59 Umar. 29:00 Artinya enggak boleh disalahkan. Padahal 29:03 salah, tapi enggak boleh disalahkan. 29:09 Kalau kalau kita suruh memilih uang 29:12 100.000 dengan 100, 29:15 bisa dipastikan kita akan mengambil 100. 29:21 Karena nilai 100 dolar jauh lebih besar 29:24 dari 100.000. 29:27 Tapi anak kita yang umur 7 tahun kalau 29:30 suruh memilih kira-kira milih berapa? 29:35 Kita bisa pastikan anak kita akan 29:37 memilih 100.000. 29:40 Apakah anak itu salah? Enggak terima 29:42 kalau anak itu disalahkan. 29:45 Justru bisa jadi anak itu adalah 29:48 memandang bodoh kepada kita. 29:51 Tapi kalau kita yang mengambil 29:53 Rp100.000, Ibu. Nah, ini bisa jadi ini 29:56 orang tolol amat tua-tua kan bisa jadi. 30:00 Tapi anak enggak bisa. Kenapa? Karena 30:02 anak enggak ngerti dolar. 30:06 Enggak ngerti dolar. 30:08 Jadi apa yang harus dilakukan oleh kita? 30:10 yang harus dilakukan oleh kita 30:12 memberitahu kepada anak itu. 30:16 Nah, Rasulullah ini tugasnya adalah 30:20 menghilangkan kebodohan, 30:22 ketidakmengertian. 30:24 Maka tugas Nabi memberitahu, 30:26 menghilangkan kebodohan, ketidaktahuan 30:30 menghilangkan kebingungan, kegalauan. 30:35 Ya, makanya nabi itu adalah diutus. Ya, 30:39 itu untuk menghilangkan biar orang 30:42 jangan bingung, jangan galau. 30:45 Begitulah para ulama tentunya yang 30:49 menjadi ahli waris Nabi ya dia ini 30:53 adalah juga mempunyai tugas 30:56 menghilangkan kebingungan umat. 31:00 Jangan sebaliknya malah kiai menciptakan 31:03 kebingungan di tengah-tengah umat. 31:06 Nah, itu bukan warasatul anbiya yang 31:08 begitu. 31:11 Nah, akhirnya Nabi sallallahu alaihi 31:13 wasallam kemudian bersabda, 31:16 "Ya, la yminu ahadukum 31:19 hatta akuna ahabba ilaihi 31:23 min walidihi 31:25 waadihi 31:26 wasasi ajmain wafi riwayatin 31:30 wamin nafsih." 31:33 Ya, belum sempurna iman seseorang. 31:38 Lihat para pendengar nih, Rasul kan lagi 31:41 dialog dengan sahabat Umar berdua 31:45 ya. Karena berdua tentunya kalau kita 31:48 yang jadi rasul akan mengatakan begini, 31:52 "Belum sempurna imanmu Umar karena 31:55 sahabat Umar salah 31:58 ya. Namun tidak boleh disalahkan karena 32:00 enggak ngerti 32:03 gitu 32:04 ya. Jadi mestinya kan ngomongnya belum 32:07 sempurna imanmu, Umar. Tapi Nabi tidak 32:11 begitu mengucapkannya. Nabi belum 32:14 sempurna iman seseorang. 32:18 Ya Allah, benar-benar itu sahabat Umar 32:21 dihargai oleh Nabi sallallahu alaihi 32:24 wasallam. Dijaga perasaannya, 32:28 perasaan direndahkannya. 32:32 Dengan demikian beliau enggak merasa 32:34 direndahkan. jadinya oleh Rasulullah. 32:36 Walaupun beliau Umar ini masuk dalam 32:40 bagian ahadukum, seseorang dari kamu. 32:45 Ya, kalau menyebutnya Umar saja ya yang 32:49 lainnya enggak ke bawah. Tapi kalau ini 32:52 umum semua orang termasuk di dalamnya 32:55 adalah Umar. 32:58 Nah, ketika walaupun di situ juga ter 33:03 karena termasuk di dalamnya sahabat Umar 33:05 berarti kamu juga belum sempurna. Kan 33:08 bisa jadi masuk juga kalimat itu. Tapi 33:11 karena di situ beliau tidak sendirian, 33:14 banyak yang lainnya merasa beliau itu 33:17 enggak direndahkan. 33:22 Nah, jadi belum sempurna iman seseorang 33:27 sehingga aku lebih ia cintai daripada 33:32 ayahnya, anaknya, 33:35 semua manusia bahkan dirinya sendiri. 33:39 Bahkan dirinya sendiri. Subhanallah. 33:43 Umar bin sahabat Umar bin Khattab 33:45 radhiallahu anh yakin betul kalau 33:48 Rasulullah itu benar. 33:52 Ya, yakin. 33:54 Nah, karena Rasulullah benar berarti 33:56 dirinya salah. 33:59 Karena pendapat Rasul dengan pendapat 34:01 dirinya berbeda. Menurut sahabat Umar, 34:04 enggak ada orang yang lebih orang yang 34:07 mencintai orang lain melebihi kecintaan 34:10 pada dirinya. Pasti dirinyalah yang 34:13 paling dicintai dulu. Lah sekarang kalau 34:16 mencintai rasul dulu berarti mencintai 34:18 orang lain daripada dirinya. 34:21 Sementara Rasulullah mengatakan, 34:24 "Seorang harus mencintai aku melebihi 34:27 kecintaan pada dirinya." Berarti kan 34:29 beda ya pendapatnya sahabat Umar ini 34:33 dengan ee Rasulullah. Dan beliau yakin 34:37 kalau Rasulullah benar berarti dirinya 34:39 salah. 34:43 Nah, cuma sahabat Umar ini, Nah, kembali 34:46 lagi nih enggak ngerti, enggak tahu di 34:49 mana letak benarnya Rasulullah dan di 34:52 mana letak salahnya 34:54 ya dirinya. Dia enggak tahu. 34:58 Hm. Nah, bagus. Ini namanya orang nyari 35:01 kebenaran yang repot kalau orang ketika 35:04 tidak mengetahui kesalahannya lalu 35:07 menganggap bahwa dirinyalah yang benar. 35:09 yang beda dengan dirinya salah. Nah, ini 35:12 nantinya kalau orang seperti ini enggak 35:15 disadari bahwa dia sudah kerasukan sifat 35:19 ujub di dalam dirinya. 35:22 Hmm. 35:25 Ya, sahabat 35:28 Nabiullah Ibrahim alaihialatu wasalam 35:32 itu pernah juga begitu 35:36 ya. Beliau bertanya kepada Allah, "Ya 35:39 waidq ibrahimu rbi arini kaifa tukyil 35:43 mauta." Ingatlah ketika Ibrahim bertanya 35:47 kepada kepada Tuhannya, "Ya Allah, 35:50 tolonglah perlihatkan kepadaku bagaimana 35:53 cara Engkau menghidupkan orang-orang 35:56 yang sudah mati." 35:59 Nah, apa Nabi Ibrahim itu enggak percaya 36:02 kalau Allah itu bisa menghidupkan loh 36:04 kepakaiannya seperti itu. 36:08 Itulah makanya Allah kemudian balik 36:10 bertanya, qala awalam tmin apa kamu 36:14 enggak percaya ya Ibrahim kalau aku 36:17 mampu menghidupkan orang yang sudah 36:19 mati. Q bala kata Nabi, "Tentu saya 36:22 percaya ya Rabb walakin lihat inna 36:25 qolbi." Tapi biar hati saya itu 36:27 tumakninah. 36:29 Kalau melihat langsung, 36:32 melihat langsung biar tumakninah. 36:35 Artinya di sini berarti antara iman 36:37 dengan tumaninah itu dua hal yang 36:40 berbeda. Orang beriman belum tentu dia 36:43 itu bisa tumakninah hatinya. 36:46 Hm. Karena itu dua hal yang berbeda. 36:50 Nah, jadi sahabat Umar pengin tahu di 36:52 mana letak benarnya Nabi dan di mana 36:55 letak salah salahnya. 36:58 Nah, nah ini perlu adanya renungan 37:03 ya. Renungan. Dengan renungan itu, 37:06 tafakur itu akan ditemukan ya. Ee 37:11 kebenaran yang dicari. 37:15 Nah, renungan itu ya apa namanya? 37:18 Makanya anjuran dalam Islam sampai sabda 37:21 Nabi, tafakur saah khairun min ibadati 37:24 sanah. Bertafakur 1 jam lebih baik 37:28 daripada ibadah 1 tahun. Kenapa? Dengan 37:31 tafakur kita akan menemukan sesuatu yang 37:35 selama ini tersembunyi. 37:38 Satu jawaban yang luar biasa. Maka 37:41 beliau tafakur dalam tafakurnya ini, 37:45 selama ini aku berada di tepi jurang, 37:49 jurang neraka. Tinggal nyemplungnya saja 37:52 saat mati. Ya tuh. 37:59 Wauntum ala syafa khufrati minanar. 38:02 Gu kan dan orang yang selama ini aku 38:06 cintai, aku lindungi, aku bela, aku 38:09 nafkahi, 38:11 anaknya, istrinya 38:13 satu pun tidak ada yang melarang aku 38:17 berdiri di sana. 38:19 Tidak ada yang berusaha untuk menuntun 38:23 aku dari sana. 38:25 Justru mereka semua mendukung, 38:27 membiarkan aku berdiri di tepi jurang 38:29 itu. 38:32 Tapi orang yang selama ini aku benci, 38:35 bahkan aku berusaha untuk membunuhnya 38:39 yakni Nabi Muhammad, justru dialah orang 38:43 yang tidak rida aku berdiri di tepi 38:46 jurang itu. Dan dialah satu-satunya 38:50 orang yang menuntun, membimbing aku dari 38:54 tepi jurang itu membawanya ke taman yang 38:57 sangat indah, yaitu taman Islam. 39:02 Jadi kalau begitu berarti benar. 39:06 Aku harus mencintai Rasul melebihi 39:09 kecintaan pada diriku sendiri. Karena 39:11 sayang sayang kepadaku justru cuma 39:14 rasul. Aku sendiri tidak sayang. 39:18 Apalagi keluargaku tidak ada yang 39:19 sayang. Cuma Nabi yang sayang, yang 39:22 cinta kepadaku tidak rida kalau aku ini 39:25 berada di tepi jurang, apalagi sampai 39:28 masuk ke dalam jurang. 39:30 Nah, nih kalau kata Gus Dur ya, nih 39:34 sahabat Umar ini sudah mulai terbuka 39:37 akal iman nih. 39:40 Barulah beliau paham di sini letak 39:43 kebenaran Rasulullah 39:46 ya. Dan orang kalau dalam beragama 39:51 seperti Nabi Ibrahim, seperti sahabat 39:54 Umar, 39:56 cepat dia mendapatkan ilmu agama dan 40:00 enggak mungkin akan melepaskan Islam 40:04 dari apa namanya? dari kalbunya. 40:08 Kenapa? karena kebenaran sudah meletak 40:11 dalam dirinya dan dia temukan itu bukan 40:15 hanya apa namanya ikut ikutan tapi 40:18 dengan tafakur dengan menggunakan 40:21 akalnya. 40:24 Nah, 40:27 maka sahabat jadi begitu Imam Abu Han. 40:30 Jadi dari sini bisa kita petik pelajaran 40:32 bahwa sahabat Umar lagi memberikan 40:34 pelajaran kepada kita 40:36 bahwa apa saja yang datang dari 40:39 Rasulullah 40:41 gitu atau dari Al-Qur'an atau dari 40:44 Rasulullah harus diletakkan di atas 40:48 kepalanya walaupun isi kepalanya kepala 40:51 kita tidak memahaminya. 40:54 H 40:56 enggak memahaminya tetap harus kita 40:59 letakkan di atas. kepala karena enggak 41:01 mungkin salah. 41:03 H 41:06 ya ada orang mengungkapkan bahwasanya 41:12 ee kenapa babi itu diharamkan? Oh, 41:16 karena babi itu mengandung cacing pita. 41:21 Ya. 41:23 Maka kalau ini yang menjadi alasannya, 41:28 maka ya diketawakan oleh orang-orang 41:31 Barat. Karena apa? Yang mengandung 41:34 cacing pita itu bukan cuma babi, 41:38 sapi pun mengandung cacing pita. 41:42 Ya, silakan. Saya diberitahu ini oleh 41:45 dokter hewan ketika saya ceramah di apa 41:50 namanya di Sukatani. Beliau menyampaikan 41:53 kepada saya 41:55 cuma bagi Pak Kiai ya juga sama walaupun 42:00 persentasenya mungkin berbeda 42:04 ya. 42:05 Dan kalau alasannya alasannya itu kalau 42:09 diharamkan tuh karena itu rahimahullah 42:11 ya 42:13 kapan sekarang orang tahu 42:17 bahwa 42:19 ee babi itu mengandung cacing pita itu 42:22 pada abad 18. 42:26 Pada abad 18. 42:28 Kalau baru ditemukan abad 18, berarti 42:31 para sahabat Nabi, para tabiin, Imam Abu 42:35 Hanifah, Imam Malik, Imam Ahmad enggak 42:38 ngerti. Dan memang mereka enggak mungkin 42:41 ngerti, enggak mungkin tahu kalau babi 42:43 itu ngandung cacing pita. Karena enggak 42:46 tahu apakah mereka kemudian makan daging 42:48 babi. Tidak. 42:50 Mereka tidak mau memakannya. Kenapa? 42:53 Karena Allah melarangnya. 42:57 Ya, bagi mereka tidak begitu penting 43:01 mungkin apa alasannya, tapi yang paling 43:05 adalah enggak mungkin Allah melarang 43:08 kita melakukan sesuatu kalau sesuatu itu 43:13 baik buat kita. Dan Allah tidak mungkin 43:17 menyuruh kita melakukan sesuatu kalau 43:21 sesuatu itu buruk buat kita. Enggak 43:23 mungkin. Semua yang Allah perintahkan 43:26 pasti untuk kebaikan kita dan apapun 43:30 yang dilarang oleh Allah juga untuk 43:32 kebaikan kita. Nah, walaupun kebaikan 43:37 tadi belum kita ee apa ketahui 43:42 ya, karena boleh jadi di luar nalar kita 43:46 ya, atau karena memang belum bisa kita 43:49 ee temukan. Nah, inilah ungkapan sahabat 43:53 Umar yakin bahwa Rasulullah benar 43:57 walaupun Umar tidak tahu di mana letak 44:00 benar. Imam Abu Hanifah rahimahullah 44:04 mengatakan, 44:05 "Apa saja yang datang dari Allah kepada 44:09 kami, 44:10 kami letakkan di atas kepala kami." Ya, 44:14 maana anillah waasulih 44:18 nad alusina. Apa saja yang datang dari 44:21 Allah dan Rasul-Nya kami letakkan di 44:24 atas kepala kami walaupun isi kepala 44:27 kami tidak memahaminya. 44:30 Dan apa saja yang datang dari para 44:32 sahabat 44:34 baik ya. Yang datang dari sahabat itu 44:37 baik tapi dari sekian yang baik pasti 44:41 ada yang terbaik dan kami ambil itu yang 44:45 terbaik. 44:47 Dan ini ya 44:50 dan ini yang menjadi moto di NU 44:53 almuhafadah 44:56 alal qadimi shh wal akdu bil jadidil 45:00 aslah. Orang NU itu dia akan tetap 45:04 mempertahankan 45:05 nilai-nilai nilai-nilai lama yang masih 45:10 apa nam masih baik, masih bisa 45:13 dipertahankan 45:14 dan akan mengambil nilai baru yang 45:18 tentunya lebih baik. 45:21 Hm. Wana tabiin hum rijalah rijal kata 45:28 Imam Abu Hanifah. Dan apa saja kalau itu 45:31 datang dari tabiin, mereka kiai, kita 45:35 juga kiai. Kami enggak ambil mereka. 45:40 Subhanallah. Ya, 45:44 inilah yang kedua para pendengar 45:46 silaturahim. Jadi bahwa dalam agama itu 45:51 hendaknya kita menjadikan wahyu itu ya 45:57 hadis Nabi sebagai panglima dalam 46:00 beragama 46:02 ya. E jangan sampai menempatkan akal di 46:07 atas wahyu. Tapi ee tapi wahyulah ya 46:12 yang harus kita letakkan di atas akal 46:16 kita. 46:17 ini yang apa namanya? 46:20 Yang kedua, 46:22 silaturahim. 46:24 Ee karena waktunya juga sudah sampai jam 46:27 ee sudah jam . Maka nanti yang ketiga 46:32 dan keempatnya barangkali kalau ada 46:35 waktu yang lain. Barangkali inilah yang 46:37 bisa sampaikan pada ee sore ini. 46:42 Mudah-mudahan besar manfaatnya. 46:44 Wallahuam. 46:49 tausiah sore yang telah disampaikan oleh 46:51 Ustaz Ahmad Zazuli Kholil mengenai Isra 46:54 Mikraj tema kita di sore hari ini. Kita 46:56 jeda tuliwat dan kami menunggu Anda yang 46:59 ingin bergabung bertanya silakan Anda 47:00 bisa kirimkan WhatsApp kami di 47:02 0811999720. 47:06 Kami sudah kembali. 47:10 [musik] 47:22 Wanawat di acara tausiah sore bersama 47:25 Ustaz Ahmad Zazuli Kholil membahas tema 47:27 mengenai Isra Mikraj. Sudah banyak yang 47:30 bergabung, Ustaz di hari ini di sore 47:32 hari ini yang mengirimkan WhatsApp. Saya 47:34 sapa ini dari Bapak Baron Betawi. Terima 47:36 kasih Ustaz tausiahnya. sedang menyimak 47:38 selalu. Ibu Ani Cani Hudaifah juga 47:40 selalu menyimak Rasil. Terima kasih. Ibu 47:42 Aminah juga selalu menyimak, Pak Arwin. 47:46 Ee semoga Ustaz dan para pejuang Rasil 47:48 dalam keadaan sehat walafiat. Amin ya 47:50 rabbal alamin. Terus juga Ibu Pani, Ibu 47:52 Hajah Siti Wahidah sedang menyimak. 47:55 Bapak Kirudin, Bapak Pepen Supendi juga 47:58 sedang menyimak di Sukabumi, Ibu Asma 48:00 Jakarta Selatan, Pak Saian Rohili, ada 48:03 juga Ibu Yeti Sri Heryanti di Depok, 48:07 Ibu Retno SW, Ibu Diah, Bapak Budi, 48:11 Bapak Ruskandar dan masih banyak lagi 48:14 yang bertanya. Ini yang pertama saya 48:15 bacakan dari Ibu Eyang Sri. 48:18 Asalamualaikum warahmatullahi 48:19 wabarakatuh, Pak Kiai. 48:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:24 wabarakatuh. Dalam peristiwa Isra Mikraj 48:27 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 48:28 melewati Masjidil Aqsa. Sekarang Jionis 48:32 dengan angkuhnya saudara-saudara kita 48:34 mau salat di Masjid Aqsa dipersulit. 48:37 Tapi negara-negara Islam diam saja 48:39 mengenai hal ini. Bahkan menuduh Ham 48:42 sebagai teroris. Prihatin saya 48:43 mendengarnya. Pertanyaan saya, bagaimana 48:45 hukumnya Islam? Orang Islam tak peduli 48:50 dengan Masjidil Aqsa yang dikuasai oleh 48:52 Zionis sekarang ini? Mohon pencerannya, 48:55 Pak Kiai. Demikian. 48:58 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 49:03 Kalau dikatakan bahwa umat Islam enggak 49:06 peduli, 49:08 saya rasa ya enggak enggak enggak benar 49:12 juga ya. 49:15 Nah, banyak ke umat Islam termasuk di 49:18 antaranya bagaimana ee apa namanya dari 49:24 kita sendiri dari Indonesia seperti 49:26 Mersi dan sebagainya ya. Ee cuma 49:31 masalahnya kan ini lebih kepada politis 49:35 ya. H 49:36 kalau sudah ee kaitannya dengan masalah 49:40 politik, nah itu saya enggak enggak 49:42 bisalah bicara masalah itu. Tapi kalau 49:46 ee 49:48 saya yakin bahwa nah negara-negara Islam 49:52 pasti itu peduli. Cuma kepedulian mereka 49:57 ini yang belum kita rasakan gitu ya, 50:01 yang belum kita lihat gitu saja saya 50:04 pikir ya. Kenapa? 50:06 Karena ada kekuatan juga di balik sana 50:08 itu yang luar biasa 50:11 ya. Jadi saya enggak mau bicara ini 50:13 masalah lebih lebih panjang. Saya yakin 50:17 bahwa kaum muslimin sebenarnya peduli 50:20 cuma apa yang kita harapkan belum 50:22 terwujud. 50:24 Itu saja ya insyaallah. Dan tentu di 50:27 sini ada 50:29 rahasia Allah yang kita belum belum 50:32 mengetahui apa gerangan rahasia itu. Ya, 50:36 yang jelas semuanya pasti akan membawa 50:39 kebaikan buat kaum muslimin ya. 50:42 Wallahuam. 50:43 Baik, kami juga menyapa ini pendengar 50:46 yang sudah bergabung dan berkomentar di 50:48 YouTube Rasil TV. 50:51 Ada Muhammad Alftih Hidayat juga sedang 50:53 menyimak. Terima kasih Bapak 50:57 As ee akun Asrofudin ya. Sedang menyimak 51:00 juga Yayan Yayan Agustian. Terus juga 51:04 Yanti 51:06 akun eh Retno SW juga sedang menyimak. 51:10 Terima kasih. Selanjutnya pertanyaan 51:12 yang masuk di WhatsApp berhasil ini dari 51:15 Bunda Restu, Ustaz. Asalamualaikum 51:16 warahmatullahi wabarakatuh. 51:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:21 wabarakatuh. Pada peristiwa Isra Mikraj, 51:23 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 51:25 Allah pertemukan dengan nabi-nabi yang 51:28 lain di setiap lapisan langit. Apakah 51:31 ada keterangan dalam Al-Qur'an yang 51:33 menjelaskan hal tersebut, Pak Ustaz? Dan 51:35 apa hikmahnya? Demikian, Ustaz. 51:39 Baik. Nah. Bismillahirrahmanirrahim. 51:42 Kalau Al-Qur'an itu tidak menjelaskan 51:46 masalah itu. Di lapisan-lapisan tadi ya 51:50 enggak dijelaskan. 51:52 Yang ada dalam Al-Qur'an itu hanya 51:55 menjelaskan tentang perjalanan Isra ya, 51:58 Isra saja. 52:00 Sehingga 52:02 ee ulama ada mengatakan begini, kalau 52:05 orang tidak percaya kepada peristiwa 52:10 Isra maka itu kafir. Tapi kalau tidak 52:13 percaya Mikraj enggak sampai kafir, tapi 52:17 menjadi apa namanya ee fasik ya seperti 52:21 itu. Kemudian apa hikmah pertemuan Rasul 52:25 dengan mereka ini? tadi sudah saya 52:28 katakan kan bahwasanya 52:31 pertemuan itu tentu tidak tidak cuma 52:34 sekedar silaturahim. 52:36 Nabi bertemu dengan semua nabi yang 52:38 mempunyai keahlian, mempunyai kelebihan 52:41 sendiri-sendiri. Tentu saja Nabi boleh 52:45 jadi itu mempelajari kelebihan-kelebihan 52:48 yang dimiliki oleh mereka itu. Nah, yang 52:52 selanjutnya kemudian dibawa tentunya 52:55 untuk diberikan kepada umatnya. 52:58 Nah, ee dalam peristiwa mikraj itu kalau 53:02 kita melihat dari riwayat Ibnu Abbas ya, 53:06 bukan Aisyah ya, Ibnu Abbas mengatakan 53:09 bahwa Rasulullah itu bertemu dengan 53:12 Allah Subhanahu wa taala. Nah, pertemuan 53:16 dengan Allah itu puncak segala 53:18 kenikmatan. 53:20 Sehingga kata Ibnul Arabi begini, "Andai 53:22 katanya saya yang menjadi rasul, saya 53:25 enggak minta dibalikin lagi ke bumi. 53:28 Ngapain puncak segala kenikmatan sudah 53:30 diperoleh kok balik lagi ke bumi yang 53:32 bikin pusing." 53:34 Tapi Nabi kok enggak begitu ya? Nabi 53:37 malah balik lagi. Pastikan ada sesuatu 53:40 itu karena Nabi menginginkan agar 53:44 umatnya itu dia itu juga mendapatkan 53:48 memperoleh apa yang didapati oleh 53:50 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 53:52 Ya. Hm. 53:54 Yang jelas Nabi sallallahu alaihi 53:57 wasallam seperti dalam kitab Kisatul 54:00 Mikraj itu dijelaskan bahwa Nabi ketika 54:04 mau berangkat itu dibedah dulu dadanya 54:07 lalu diisi hati Nabi itu dengan tiga. 54:10 Satu iman, keduanya Islam, kedua 54:12 ketiganya adalah hikmah. Hikmah di sini 54:15 dijelaskan oleh Imam Alghazali adalah 54:17 kemampuan membedakan antara yang hak dan 54:20 batil, 54:22 antara baik dan buruk. antara halal dan 54:24 haram, benar dan salah. 54:27 Ya, itu hikmah. Nah, dan ini pula karena 54:32 Nabi mau bertemu dengan Allah maka harus 54:34 memiliki tiga ini. 54:36 Hm. 54:37 Dan kita ini semua itu nanti akan 54:40 bertemu dengan Allah. Nah, apakah nanti 54:43 Allah akan menerima kita atau mengusir 54:47 kita tergantung apa yang kita bawa 54:51 ketika menghadap Allah Subhanahu wa 54:52 taala. 54:54 Ya, itu inilah tiga. Inilah yang harus 54:56 kita bawa. Iman, Islam, dan hikmah itu. 55:00 Karena ini yang dibawa oleh Nabi, maka 55:04 Nabi mendapatkan anugerah dari Allah 55:07 tiga hal. Asalamualaika 55:10 ayyuhan nabiyu warahmatullahi 55:13 wabarakatuh. 55:15 Satu salam, keduanya rahmat, ketiganya 55:19 berkah. Dan inilah yang yang diharapkan 55:23 oleh setiap hamba, setiap orang beriman 55:26 adalah rahmat Allah ya, kemudian salam, 55:32 keselamatan, 55:33 kesejahteraan, dan juga barokah, berkah 55:38 itu. Karena nah dalam perjalanan Nabi 55:41 membawa itu, gitu. Makanya oleh Allah 55:44 diberikanlah tiga hal jaminan bagi siapa 55:48 saja yang menghadap Allah dengan membawa 55:52 iman, Islam dan apa namanya? Hikmah. 55:56 Barangkali begitu ya, Ibu. Wallahuam. 55:58 Baik, selanjutnya dari Bapak Dodi di 56:01 Cilangkap. Ustaz, asalamualaikum 56:03 warahmatullahi wabarakatuh. 56:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:07 wabarakatuh. Ustaz, bagaimana kalau 56:09 dalam salat tiba-tiba muncul ingatan 56:12 dosa maksiat yang dulu pernah kita 56:14 lakukan? Apakah salatnya batal, Pak 56:17 Ustaz? Demikian. 56:18 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 56:24 Di dalam Al-Qur'an 56:27 surah Al-Maun, Allah menjelaskan, 56:30 "Fawailul lil musin alladzina hum an 56:34 shatihim 56:36 saun. 56:37 Ya, celakalah 56:40 bagi orang-orang salat yang mereka itu 56:44 lalai dari salatnya. 56:47 Ya, maka di dalam kitab tafsir ee ini 56:53 apa namanya? Qurtubi di sana dijelaskan 56:58 ya kita ini beruntung ya. Kenapa? Karena 57:01 Allah mengatakan an shatihim bukan fi 57:05 shatihim. 57:07 Sehingga dari situ maka ulama fikih 57:10 mengatakan khusyuk dalam salat itu tidak 57:14 menjadi syarat syarat sahnya salat gitu. 57:18 Kenapa? Karena di sana ya karena Allah 57:21 mengatakannya an shatihim bukan lalai di 57:25 dalam salatnya 57:27 tapi lalai terhadap salatnya gitu ya. 57:32 Kalau lalai di dalam salatnya, nah 57:34 ketika salat kita ingat ini, ingat itu, 57:37 nah itu namanya sudah rusak salatnya. 57:41 Tapi karena menggunakan an shatihim, 57:44 maka khusyuk itu tidak menjadi syarat 57:47 sahnya salat. Ya, adapun masalah 57:50 diterima atau tidaknya salat, nah itu 57:53 nanti tergantung ulama mana yang 57:55 berbicara. 57:58 Ya, demikian. Jadi sekali lagi, apakah 58:01 kalau kita ingat dosa, masal dan 58:03 sebagainya itu adalah ee batal salatnya? 58:06 Tidak, ya. Ingat kepada peristiwa masa 58:09 lalu itu namanya salat kita enggak 58:11 khusyuk. 58:12 H 58:13 enggak ya? Dan khusyuk itu tidak menjadi 58:16 syarat sahnya salat. 58:18 Nah, gitu ya. Wallahualam. 58:21 Baik, kita ber lagi ke pertanyaan yang 58:23 datang dari Bapak Santoso di Jakarta 58:27 Timur. Asalamualaikum warahmatullahi 58:28 wabarakatuh, Pak Kiai. 58:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:32 wabarakatuh. 58:33 Perintah salat yang Allah sampaikan 58:35 kepada Nabi pada peristiwa Isra Mikraj, 58:38 apakah salat yang lima waktu yang 58:41 sekarang kita lakukan ataukah lebih dari 58:43 lima waktu? Karena menurut keterangan 58:46 awalnya perintah salat itu bukan lima 58:48 waktu. Demikian. 58:51 H. Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 58:55 Memang dalam hadis riwayat Bukhari ini 58:58 hadis sahih ya, bahwa ketika Nabi 59:02 menghadap Allah, Allah wajibkan awalnya 59:06 itu adalah 50 waktu, 50 kali. 59:11 Nah, 50 kali. 59:13 Kemudian beliau ini ee menerima 59:19 menerima perintah itu 59:22 ya. Sebagai seorang hamba 59:26 Nabi Muhammad maka wajib menerima 59:30 apapun perintah dari Allah tanpa apa 59:34 namanya? Tawar. Nah, tanpa menawar. 59:38 Karena bagi seorang hamba yang saleh 59:40 kayak Nabi Muhammad ini, enggak mungkin 59:42 Allah itu memerintahkan kepada hamb-Nya 59:47 melakukan sesuatu yang di luar 59:50 kesanggupan hamba. 59:53 Jadi kalau Allah mewajibkan sesuatu pada 59:55 hambanya, pasti si hamba itu bisa dan 59:59 Allah akan menolongnya. Enggak mungkin 1:00:02 Allah memerintahkan hambanya melakukan 1:00:05 yang enggak mungkin bisa dilakukan itu 1:00:07 enggak mungkin. 1:00:08 H 1:00:09 dan Allah juga tidak akan mungkin 1:00:11 mengharamkan sesuatu yang tidak bisa 1:00:14 dihindari oleh si hamba gitu ya. Pasti 1:00:18 bisa. 1:00:20 Makanya Nabi menerima sudah. 1:00:24 Nah, itulah akhlaknya seorang hamba. 1:00:28 Begitu bertemu dengan Nabi Musa, ditanya 1:00:31 oleh Nabi Musa, 1:00:33 apa yang Allah ee wajibkan? Maka kata 1:00:37 Nabi Muhammad, "Ya ee umatku, aku dan 1:00:40 umatku ini diperintahkan salat sehari 1:00:43 semalam 50 kali." Kata Nabi Musa, 1:00:47 "Wahai katanya Muhammad, umatmu tidak 1:00:50 akan sanggup. 1:00:52 Umatmu itu lemah, enggak akan sanggup 1:00:54 sehari semalam mengerjakan salat 50 kali 1:00:58 gitu ya. Nabi Musa enggak mengatakan 1:01:01 engkau tidak akan sanggup. Wah, umatmu. 1:01:05 Nah, Nabi diingatkan umat sekarang nih. 1:01:09 Kalau tadi kan nerima sebagai hamba, 1:01:11 sebagai diri sendiri. Sekarang Nabi Musa 1:01:15 mengingatkan sebagai mengingatkan 1:01:18 hambanya, umatnya. 1:01:21 Nah, mereka tidak akan kuat ya. Cobalah 1:01:24 kembali kepada Allah, minta keringanan 1:01:27 kepada Allah. 1:01:29 Maka karena umatnya yang diingatkan 1:01:33 oleh Nabi Musa, maka Nabi terima. Dan 1:01:36 luar biasa nih pelajaran yang berharga 1:01:40 ya, bahwa 1:01:42 ya 1:01:45 Ulul Azmi itu kan ada lima. Nabi 1:01:48 Muhammad dengan gelar Habibullah. 1:01:51 Lalu kemudian Nabi Ibrahim dengan gelar 1:01:55 ee Khalilullah alkalil. 1:01:58 Nabi Musa dengan gelar kalimullah. 1:02:01 Keempatnya Nabi Isa dengan gelar apa 1:02:04 namanya? Ruhullah. Yang kelimanya Nabi 1:02:08 Nuh dengan gelar Jalilullah. Ya. Nah, 1:02:12 kalau kita lihat ini urutan tertinggi 1:02:15 ya, ranking. Nah, gitu. Nabi tertinggi. 1:02:18 Di bawah nabi ada Nabi Ibrahim baru Nabi 1:02:21 Musa. Berarti Nabi Musa itu dua tingkat 1:02:26 di bawah Nabi. 1:02:27 Iya. ya, dua tingkat di bawah nabi. 1:02:31 Artinya nabi itu lebih lebih tinggi 1:02:35 pangkatnya, kedudukannya, 1:02:37 derajatnya dari Nabi Musa. Nah, namun 1:02:41 walaupun beliau ini lebih tinggi ya, 1:02:46 beliau tidak malu menerima usulan dari 1:02:49 orang yang derajatnya lebih rendah. 1:02:53 Tadi di awal saya sudah katakan kalau 1:02:56 itu kebaikan ya yang dilakukan orang 1:03:00 jangan melihat orangnya, 1:03:03 lihatlah perbuatannya, lihatlah 1:03:05 usulannya baik apa enggak gitu. Tapi 1:03:10 jika itu adalah suatu keburukan, 1:03:13 setidaknya di mata kita, jangan kita 1:03:15 melihat perbuatannya, yang kita lihat 1:03:18 orangnya 1:03:19 lah. Ini usulan itu bagus. 1:03:23 Ya, namanya ilmu itu lebih baik dari 1:03:27 mutiara. Mutiara tetap mutiara walaupun 1:03:30 adanya di comberan. Sekalipun anak kecil 1:03:33 usulannya kalau itu baik ya kita terima. 1:03:37 Mungkin kan pelajarannya yang bisa kita 1:03:39 petik begitu. 1:03:41 Diterima usulan Nabi Musa, minta lagi ke 1:03:44 ee kemudian ee kata Nabi Musa enggak 1:03:48 kuat. Minta lagi kekurangan. 1:03:50 dikurangi lagi kata Nabi Musa, "Minta 1:03:52 lagilah ya, umatmu tidak akan kuat. 1:03:56 Bolak-balik itu Nabi Muhammad ini ya. 1:03:59 Kalau kita bicara malu sih mungkin malu 1:04:02 ya sampai dikurangi lima lima lima. Dan 1:04:06 mengenai ini kan ada orang yang kontra 1:04:08 mengatakan ya wah enggak benar itu. 1:04:12 Allah tuh mewajibkan satu kali aja 1:04:14 langsung lima, enggak 50 kali lagi. 1:04:17 Enggak ada dasarnya, enggak ada 1:04:18 hadisnya. Ada hadisnya sahih, tapi itu 1:04:21 dipertanyakan katanya karena apa? Kayak 1:04:24 main-main. Kalau bicaranya kayak 1:04:26 main-main, emangnya jumrah itu enggak 1:04:29 kayak main-main? 1:04:31 Ya, sai apa enggak kayak main-main itu 1:04:33 orang jalan-jalan mutar-muter gitu ya 1:04:36 kan kayak main-main juga. Tapi di balik 1:04:39 main kayak main-main itu ada 1:04:42 filosofinya. satu tadi bagaimana 1:04:45 tawaduknya Nabi Muhammad sallallahu 1:04:47 alaihi wasallam yang berarti harus kita 1:04:50 ikuti gitu ya. Yang keduanya, 1:04:54 yang keduanya 1:04:57 bagaimana ee apa namanya kepedulian Nabi 1:05:01 kepada umatnya. Ya, 1:05:04 ketika dirinya yang diperintahkan oleh 1:05:07 Allah enggak nawar. Tapi ketika 1:05:09 diingatkan umatnya, Subhanallah, 1:05:12 langsung Nabi sudah menahan rasa malu 1:05:15 lagi menghadap Allah. Ya itu kalau dari 1:05:18 50 kurangi 5, kurangi 5, kurang lima 1:05:21 akhirnya lima. Udah lima kata Nabi Musa 1:05:24 minta lagi dikurangin enggak? Kata 1:05:26 Rasulullah ya masa iya katanya umatku 1:05:30 enggak kuat sih sehari semalam lima 1:05:32 kali. Ya Allah. Berarti N bolak-balik 1:05:34 itu sembilan kali. Itu antara ee dari 1:05:38 Nabi Musa ke Allah itu kali. Dan 1:05:41 sembilan itu adalah bilangan terbesar. 1:05:44 Enggak ada bilangan yang lebih besar 1:05:46 dari sembilan. Lebih banyak dari 1:05:48 sembilan kan enggak ada. 1:05:51 Nah, jadi Nabi itu 1:05:54 sampai melakukan sembilan kali itu dalam 1:05:57 rangka apa? Meminta kepada Allah. 1:06:02 meminta kepada Allah. Ini artinya begini 1:06:05 ya. Maksudnya maknanya kalau kita pengin 1:06:09 disayang oleh saudara, disayang oleh 1:06:13 teman, dihargai oleh dicintai oleh 1:06:17 tetangga ya atau oleh makhluk, jangan 1:06:21 kita suka minta kepada mereka. 1:06:24 I 1:06:24 apalagi sering-sering minta, pasti kita 1:06:27 dijauhi oleh mereka. Tapi kalau kita 1:06:31 pengin dicintai oleh Allah, maka 1:06:34 banyak-banyaklah kita meminta kepada 1:06:37 Allah dalam segala hal. Minta kepada 1:06:40 Allah. Ketika kita minta kepada Allah 1:06:44 berarti saat itu kita mengakui bahwa 1:06:46 kita ini butuh Allah. 1:06:49 Kita mengakui bahwa kita itu lemah. 1:06:52 Iya. 1:06:53 Kalau kita butuh berarti Allah itu 1:06:55 dibutuhkan. Kalau kita lemah berarti 1:06:58 Allah itu maha kuat, Allah itu maha 1:07:01 pengasih. Ah, maha dermawan. 1:07:05 Ya, itu di saat yang sama seperti itu. 1:07:09 Dan 1:07:11 sifat seperti itulah yang disukai oleh 1:07:14 Allah, gitu. Sehingga dikatakan ee adua 1:07:19 silah mukmin gitu ya. Nah, itulah ee 1:07:23 maknanya. Kenapa 50 dulu baru kemudian 1:07:28 menjadi ee 5. Nah, bagi yang menolak 1:07:32 tentang pemberian didahului 50 dulu ya, 1:07:36 ya enggak ada masalah. Itu adalah 1:07:38 sah-sah saja 1:07:39 ya. hak Anda untuk tidak menerimanya 1:07:43 apalagi kemudian mengatakan seperti 1:07:45 orang yang main-main. Barangkali inilah 1:07:48 Pak Hari ya 1:07:49 pertemuan sore ini. Harapan saya 1:07:52 mudah-mudahan apa yang saya sampaikan 1:07:54 ini besar manfaatnya buat kita semuanya 1:07:57 terutama tentu untuk diri saya sendiri. 1:08:00 Akhirnya kita memohon kepada Allah 1:08:03 semoga Allah panjangkan umur kita dalam 1:08:05 taat kepadanya. Allah bimbing hati kita 1:08:08 ke jalan yang diridai dan dicintainya. 1:08:12 Allah hiasi hati kita dengan akhlak yang 1:08:14 mulia dan Allah bersihkan hati kita dari 1:08:17 akhlak yang hina. Allah limpahkan 1:08:19 rahmat, taufik, dan hidayah kepada kita 1:08:22 anak cucu kita sehingga selama hidup 1:08:24 kita istikamah menjalankan perintahnya, 1:08:26 menjadi larangannya dan manakala wafat 1:08:28 semoga Allah wafatkan kita semua dalam 1:08:30 keadaan husnul khatimah. 1:08:43 ahu sayidina 1:08:44 Muhammadinhamdulillahaminalamualaikum 1:08:49 warahmatullahi wabarakatuh 1:08:52 waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:53 wabarakatuh demikian akhwat telah kita 1:08:55 bersama-sama simak tausiah sore yang 1:08:57 telah disampaikan oleh Ustaz Ahmad 1:08:59 Zazuli Kholil Isra Mikraj tema kita di 1:09:02 sore hari ini. Semoga apa yang ustaz 1:09:04 sampaikan bisa menambah ilmu agama kita 1:09:07 juga menambah iman kita kepada Allah 1:09:09 subhanahu wa taala. Saya yang bertugas 1:09:11 Pak ditemani Neza dan juga Yusuf Subang 1:09:13 pamit. Subhanakallahumma wabi bihamdika 1:09:15 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:09:18 wa atubu ilaik. Wasalamualaikum 1:09:19 warahmatullahi wabarakatuh. 1:09:57 Yeah.