Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:09 [musik] 0:25 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:27 warahmatullahi wabarakatuh. 0:28 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:31 nasta'in waa ummu riduni waddin wasalatu 0:34 wasalamu ala sayyidina Muhammad wa ala 0:37 alihi wasohbihi ajmain. Rabbi zidni ilma 0:40 Allahumfani bima alamtani waimni ma 0:43 yangfani warzuqni ilman yangfoni. 0:46 Dipancarkan dari jalan masjid 0:47 silaturahim nomor 36 Kalimanggis, Cibu 0:50 berbekasi, Radio Silaturahim dan Rasil 0:53 TV untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 0:56 di mana pun saja Anda berada, apa kabar 0:58 Anda di pagi menuju siang hari ini? 1:00 [mendengus] Semoga dalam keadaan sehat 1:01 walafiat. Senang sekali saya Angga 1:04 Aminuddin ditemani oleh Ondi, ada juga 1:06 Algi dapat menyapa Anda di mana pun saja 1:10 Anda berada di hari Selasa yang sudah 1:13 memasuki hari yang ke-25 di bulan 1:17 Ramadan 1446 1:19 Hijriah. Semoga kabar Anda dalam keadaan 1:22 sehat walafiat. Yang saat ini masih ada 1:26 yang masuk kerja ya di kantornya ataupun 1:28 di tempat-tempat kerjanya ataupun yang 1:30 sudah liburan bahkan sudah mudik ke 1:33 kampung halamannya ataupun ya Anda yang 1:35 saat ini mungkin di rumah beristirahat 1:38 ataupun yang iktikaf nih di masjidnya 1:40 ya. Semoga Allah selalu memberikan 1:43 perlindungan kepada Anda semua, kepada 1:45 kita semua. Dan ikhwan akhwat, di hari 1:49 Selasa kami hadir dalam acara kajian 1:51 ekonomi Islam bersama narasumber kita 1:54 dari Dewan Syariah Nasional Majelis 1:56 Ulama Indonesia, Ustaz Ikhwan Basri yang 2:00 alhamdulillah beliau telah hadir di 2:01 studio. Asalamualaikum warahmatullahi 2:03 wabarakatuh, Pak Ustaz. 2:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:05 wabarakatuh. 2:06 Apa kabarnya, Pak Ustaz? 2:07 Alhamdulillah sehat walafiat ya. 2:11 Ini beberapa hari lagi, Pak Ustaz, kita 2:14 meninggalkan Ramadan. 2:17 Kalau dalam sirah itu Rasulullah merasa 2:20 sedih ya dan para sahabat kalau sudah 2:22 akhir-akhir Ramadan akan ada yang 2:24 ditinggalkan katanya. 2:26 [berdehem] 2:27 Di kesempatan kali ini, Ikhwan Akhwat, 2:29 kami akan membahas topik mengenai 2:32 waspada ada pihak yang ingin 2:33 menghancurkan ee ekonomi. 2:37 Bicara tentang ekonomi memang menjadi 2:39 sorotan penting juga bagi ee banyak 2:42 pihak ya, termasuk pemerintah 2:45 maupun para pengamat gitu ya. melihat 2:48 bagaimana kondisi saat ini kalau kita 2:51 kaitkan dengan kondisi Idul Fitri, 2:55 kondisi Ramadan, lalu juga ada 2:58 rutinitas-rutinitas 2:59 pergerakan masyarakat nih, Pak Ustaz ya 3:02 di momen hari raya ee baik dia yang 3:05 merayakan maupun yang tidak merayakan 3:07 semuanya terlibat dalam aktivitas ini 3:09 gitu ya. ada aktivitas ekonominya, 3:11 aktivitas sosialnya dengan kegiatan 3:13 mudiknya gitu ya, kegiatan jual belinya, 3:16 kegiatan pasarnya banyak sekali. Lalu 3:17 juga ada banyak juga yang di ee soroti 3:21 kalau saya kutip di beberapa pemberitaan 3:24 karena pasar dan juga lesunya ekonomi. 3:30 Jadi yang mudik katanya nurun nih Pak 3:31 Ustaz 3:32 sampai 25% berkurangnya katanya yang 3:35 enggak mudik nih. Karena mereka ingin 3:37 menahan ini menahan dananya katanya ada 3:40 yang menahan dananya. Bahkan sampai yang 3:42 e beberapa golongan masyarakat yang 3:45 terkena PHK tabungannya sudah habis 3:48 katanya Pak Ustaz boro-boro untuk mudik 3:50 atau untuk liburan karena untuk 3:53 pengeluaran aja dia sudah menghabiskan 3:54 tabungan 3:55 karena PHK-nya juga masih terjadi ee 3:58 terus-menerus. Makanya ini banyak juga 4:00 yang melihat ini ada apa dengan kelesuan 4:02 ekonomi di negeri ini? Apakah ada 4:05 pihak-pihak yang sengaja gitu ya ingin 4:08 membuat ee perekonomian Republik 4:11 Indonesia ini tidak stabil lalu diganggu 4:14 terus gitu ya. Terakhir ada candaan 4:16 presiden sama menteri-menterinya 4:17 mengenai saham [tertawa] 4:21 saham gabungan katanya anjlok nih 4:24 menteri-menteri yang pada main saham 4:25 katanya lagi pada sedih, lagi pada 4:27 cemberut katanya. Nah, kita juga nanti 4:29 akan e menghubungkan dengan 4:31 kejadian-kejadian yang e terjadi selain 4:33 PHK massal gitu ya, lalu juga ee isu-isu 4:38 lain yang kaitannya dengan ee bidang 4:40 ekonomi dan ini akan nanti dikupas oleh 4:43 Ustaz Yohan Basri dan kami juga 4:44 mengundang Anda untuk bergabung. Silakan 4:46 sampaikan pertanyaan ataupun komentarnya 4:48 di 081199720. 4:52 Baik, Pak Ustaz, bagaimana kita memulai 4:53 pembahasan kita mengenai 4:56 ada pihak katanya yang ingin 4:58 mengacak-ngacak perekoman suatu negara? 5:01 Bagaimana, Pak Ustaz? Tafadol. 5:02 [berdehem] Masyaallah. Asalamualaikum 5:04 warahmatullahi wabarakatuh. 5:06 Alhamdulillahiabbil alamin. Wausli 5:09 wausallim shatan [berdehem] wa tasliman 5:13 yaliqoni bimaqomi amirilya wal mursalin 5:16 nabiina Muhammadin wa ala alihi wa 5:19 ashabihi ajmain. Amma ba'du. 5:22 Para pemirsa Razil TV dan para pendengar 5:25 radio silaturahim yang dirahmati Allah 5:27 subhanahu wa taala. Kita bersyukur ke 5:31 hadirat Allah Subhanahu wa taala atas 5:33 segala curauhan rahmat-Nya kepada kita 5:36 sekalian sehingga kita pada pagi hari 5:38 ini bisa menjalankan 5:41 ibadah puasa kita pada hari yang ke-25. 5:45 Ya, mudah-mudahan 5:47 tinggal 5 hari lagi Allah senantiasa 5:50 memberikan 5:51 kesehatan, nikmat kesehatan kepada kita 5:55 sehingga [berdehem] 5:56 kita dapat menyempurnakan 5:59 ee 30 hari full dalam keadaan sehat 6:02 walafiat dan kita berharap ya agar 6:07 supaya apa yang kita tunaikan dari 6:11 ibadah kita di bulan Ramadan, puasa, 6:13 tarawih sedekah, baca Al-Qur'an dan lain 6:17 sebagainya diterima oleh Allah Subhanahu 6:20 wa taala. Amin ya rabbal alamin. 6:22 Amin. 6:22 Ee ini kita berada di ujung di ujung 6:27 akhir daripada ee bulan Ramadan karena 6:32 Selasa depan itu sudah 6:34 sudah Idul Fitri ya. 6:35 Iya. 6:36 Nah, ini walaupun sebagian dari 6:38 teman-teman sudah pada iktikaf, ada yang 6:41 apa namanya sudah mudik ya. ada yang 6:45 masih bekerja di kantor, tapi suasana 6:48 sudah apa ya, sudah fifty-fifty ya. 6:52 Yang di kantor juga sudah kepengin 6:54 pulang, yang di jalan ee sudah ingin 6:57 sampai di rumah, kemudian yang iktikaf 6:59 juga 7:00 ingin supaya ee mereka dapat terus 7:04 menjalankan iktikaf dalam keadaan sehat. 7:06 Karena biasanya ini kalau di akhir bulan 7:09 Ramadan ee penurunan kesehatan semua 7:13 terasa banget. 7:15 Mudah-mudahan kita doakan pada 7:17 kawan-kawan kita yang sedang iktikaf 7:19 selalu diberikan nikmat kesehatan 7:22 dan bisa mengelola ee manajemen 7:25 kesehatannya sehingga berakhir dengan 7:27 tetap [berdehem] sehat walafiat. 7:29 Alhamdulillah. 7:30 Nah, ini ada berapa ini ya? kita bahasa 7:34 jawanya itu grenengan. Saya bilang 7:37 grerenengan grenengan 7:38 di kalangan jemaah ya dan itu luas ya. 7:41 H 7:42 saya bisa merangkai tiga ya. Mereka itu 7:45 sangat khawatir 7:47 karena berita dari TV ya. begitu masif 7:49 berita ini dan itu membuat mereka itu 7:53 khawatir. Jadi berita-berita yang 7:55 diampaikan oleh pembaca berada di TV 7:57 dengan mood yang serius kemudian isi 8:01 beritanya itu 8:03 dapat mereka rasakan sendiri. Ini 8:06 memberikan apa? Memberikan dampak kepada 8:08 kegelisahan, kekhawatiran. Karena 8:10 beberapa tetangga saya itu juga di PHK. 8:14 Banyak yang diphuda-muda 8:16 belum usia belum sampai 40. anak sudah 8:19 tiga misalnya ini membuat apa namanya ee 8:24 hal-hal yang seperti itu bukannya 8:27 mendapatkan membuat mereka itu mentalnya 8:29 menjadi kuat justru membuat mereka itu 8:33 menjadi ee semacam 8:36 pikirannya jadi sempit ya gelap ya 8:39 karena ternyata situasinya lebih buruk 8:42 daripada yang mereka sasarkan [berdehem] 8:45 berita yang mereka terima dari media 8:47 sosial termasuk TV dan lain sebagainya 8:49 ini. Nah, ada tiga hal yang mereka 8:52 rangka untuk menunjukkan kegelisahan itu 8:56 sebagai 8:58 tol ukurnya ya. Yang pertama adalah ee 9:04 apa namanya? 9:06 PHK massal. [berdehem] 9:08 PHK massal ini karena mereka juga 9:10 termasuk orang yang di PHK tapi 9:12 bidangnya bukan di tekstil, di bidang 9:13 lain ya. 9:14 Nah, ini apa namanya? ee perasaan 9:20 atau pengalaman yang mereka alami 9:21 sendiri ternyata 9:24 bukan hanya dia, ribuan, puluhan ribu, 9:27 mungkin ada sampai ratusan ribu ya ee 9:30 dari PHK yang terjadi di beberapa bulan 9:33 terakhir terutama setelah masuk tahun 9:35 2025 ini luar biasa ya dampaknya. 9:40 itu adalah peristiwa ekonomi yang begitu 9:44 masif pengaruhnya terhadap orang yang 9:47 terkena dampak PHK. Yang kedua adalah 9:52 kalau ini mereka tidak begitu tahu ya. 9:53 Yang kedua ini adalah ee apa namanya? 9:58 Jatuhnya pasar modal crash ya. 10:02 Itu semua orang itu tercengang syok ya. 10:06 Kok bisa? H 10:08 artinya kita enggak ada tanda-tanda 10:12 bahwa ini ada terjadi banjir bandang 10:14 misalnya gitu ya karena enggak ada hujan 10:16 dan lain sebagainya. Tiba-tiba saja 10:19 jatuh ya harga saham jatuh pokoknya baba 10:23 belur itu 10:24 di pasar modal. Tapi yang ini kan 10:28 teman-teman yang kena PHK itu enggak 10:30 enggak tahu sebetulnya karena yang 10:32 bermain di pasar modal ini perusahaan 10:33 ya, korporasi ya, orang-orang kaya ya 10:37 banyakan juga pengusaha kemudian ee 10:41 pengusaha tapi merangkap mungkin menjadi 10:44 politisi gitu ya. 10:46 Ya, orang kaya, orang yang punya 10:47 kedudukan. Sehingga apa yang terjadi di 10:50 pasar modal ini ee yang syok itu adalah 10:54 kelas menengah [batuk] ke atas. 10:56 kelas menengah ke atas. 10:58 Karena itu bagi yang pertama tadi tidak 11:01 begitu paham kalau bagaimana pengaruh 11:04 pasar modal yang jatuh, runtuh, rontok 11:06 ini 11:07 bagi mereka, tapi mereka cukup merasakan 11:09 bagaimana PHK itu sedang terjadi di 11:11 mana-mana. itu. Nah, yang ketiga adalah 11:14 dari ee pengamat ya, misalkan kenapa 11:19 apa currency mata uang rupiah ini jeblok 11:22 terus ya sudah macam-macam di ee 11:25 upayakan. Yang terakhir itu adalah ee 11:30 apa? Undang-undang atau peraturan 11:32 pemerintah agar supaya hasil 11:36 ekspor 11:38 ke luar negeri, 11:38 he 11:39 dalam bentuk dolar itu yang diterima 11:41 dalam bentuk dolar itu disimpan di 11:43 Indonesia minimal 1 tahun, 1 tahun lah 11:46 gitu ya. 11:46 Hm. 11:47 Dan ini kan harusnya punya dampak 11:50 terhadap kekuatan rupiah ya. 11:53 Ya, sebab ada yang ber ada yang ada yang 11:57 menganalisa bahwa rupiah itu di 12:00 antaranya tidak punya dukungan yang kuat 12:03 atau tenaga yang kuat antara lain karena 12:05 di Indonesia itu orang atau perusahaan 12:08 yang mengekspor barang ke luar negeri, 12:11 perolehan ekspor dalam bentuk dolar itu 12:13 enggak dibawa ke dalam negeri 12:15 sehingga tidak punya tenaga. Akhirnya 12:17 pemerintah bikin peraturan yang sekarang 12:21 sudah jadi itu yaitu menahan hasil 12:23 daripada perolehan ekspor dalam bentuk 12:26 dolar itu disimpan di dalam negeri 12:28 sampai 1 tahun. [berdehem] Tetapi itu 12:31 juga tidak ini tidak punya pengaruh 12:33 terhadap apa itu ee kekuatan mata uang 12:37 rupiah. 12:38 Tetap aja hari-hari itu depresiasi 12:41 menggila gitu ya. Jadi kalau saya 12:44 sendiri kumpulin itu tiga ya tadi. Nah, 12:47 ini dari cerita-cerita di pengajian ya. 12:49 Iya. 12:50 Jadi ada satu PHK yang begitu masif. 12:52 Yang kedua adalah ee stock market scrash 12:55 gitu. Yang ketiga adalah depresiasi yang 12:58 kontinue. Depresiasi depresiasi mata 13:02 uang rupiah yang terus-menerus meskipun 13:04 berbagai cara dan akal yang dilakukan 13:06 oleh Menteri Keuangan, Pemerintah dan 13:08 lain sebagainya termasuk bank sentral. H 13:10 itu kayak sudah all out tapi tetap saja 13:13 tidak bergeming ya. Ada apa sebetulnya 13:16 di negara kita ini. Nah, itu maka ee 13:20 sebagian orang termasuk para pengamat 13:23 berkesimpulan bahwa ini sepertinya ada 13:26 skenario entah siapa gitu ya. Kalau 13:29 dalam bahasa zaman dulu namanya 13:32 aventurir. 13:33 Aventurir. 13:33 Aventurir itu Aventurir itu petualang. 13:35 Hang 13:36 petualang ya. Petualang yang punya 13:39 tujuan. Ya, siapakah mereka? Wallahuam 13:41 bawab. Ya, sebab misalnya kalau dari 13:44 sisi apa namanya? Dari sisi pasar modal 13:49 itu rumit. ini kekuatannya bisa ada dua. 13:53 Satu kekuatan eksternal artinya ee 13:56 dana-dana dari luar Indonesia ya 13:59 pemiliknya siapa yang masuk di pasar 14:01 modal itu. Kemudian ada juga dana-dana 14:04 internal ee pasar modal tapi pemainnya 14:06 dalam negeri. [berdehem] Dan kalau 14:08 pemain-pemain ini istilahnya pakai kode 14:12 tertentu kita enggak tahu ya. 14:13 Heeh. 14:13 Ee melakukan aksi tapi terarah ya. kayak 14:17 seperti 14:19 ya saling tahu kongkaling kong 14:21 istilahnya seperti itu. Tapi dia tidak 14:24 diketahui ini semuanya bahasanya bahasa 14:26 kode ya, bahasa 14:28 e dehem atau batu-batu itu mempunyai 14:31 arti ya masing-masing sehingga nah 14:34 mereka ini melakukan suatu upaya 14:36 tertentu dengan tujuan begini-begini. 14:38 Bisa jadi itu ya seperti terjadi pada 14:41 tahun 9899. 14:43 Jadi ee apa jatuhnya mata uang rupiah 14:47 dari berapa ya itu ya 2.500 menjadi 14:50 17.000 pada waktu itu 14:52 itu ee ada oknumnya ya. 14:57 He 14:57 ya pada waktu itu dan memang pada waktu 14:59 aturan-aturan yang kita pakai untuk 15:02 menjaga nilai rupiah, menjaga tanah 15:04 nasional ekonomi kita itu belum seberapa 15:06 banyak ya. Nah, sekarang setelah sesudah 15:09 peristiwa Krismon tahun 99 kita apa 15:14 namanya memperbaiki aturan-aturan yang 15:16 membuat ee apa namanya krisis itu supaya 15:19 tidak terjadi lagi. Tapi yang kejadian 15:22 kemarin kalau hanya dilihat dari sisi 15:25 stock market, scot market crash itu 15:27 mirip-mirip terjadi 99 ya. Ee dan mirip 15:32 terjadi kalau [berdehem] di Turki kan 15:33 masalah politik ya pemisunya yaik 15:35 kita ini enggak ada masalah sebetulnya 15:37 adem ayam apalagi bulan Ramadan 15:38 sebetulnya 15:39 Turki lagi anjlok banget. 15:40 Iya betul itu lebih parah daripada kita. 15:42 Iya 15:43 tapi kasusnya itu mirip sebetulnya ya. 15:46 Apakah kedua pemimpin di negara yang 15:48 berdua ini sedang dikerjain oleh 15:52 oleh ekonom tertentu? Wallah b karena 15:54 kedua pemimpin ini kan [berdehem] saling 15:57 bersahabat. 15:58 Iya. 15:59 Kata duta besar Indonesia untuk apa itu 16:03 Turki ya [berdehem] Pak Rizal Purnama 16:06 ya teman dekat saya itu. Tapi 16:09 kemisterinya antara Pak Hardogan dan Pak 16:11 Probow ini luar biasa 16:13 klop banget gitu loh gitu. Jadi, tapi 16:17 ada ini ada peristiwa yang mirip nih 16:19 hampir sama 16:19 hampir sama dan kejap hampir bersamaan. 16:22 I 16:22 iya. 16:23 Nah, ini wallah. Apakah karena mereka 16:26 keduanya ini punya standpoint yang sama 16:29 tentang Palestina, tentang isu-isu 16:32 Islam itu ya? Ya, wallahuam. Tapi yang 16:35 masalah adalah jadi yang dibicarakan di 16:40 dalam ee halaqah itu kan tiga ini yaitu 16:45 apa? Ee PHK massal kemudian market 16:48 crash, kemudian yang ketiga itu adalah 16:51 ee ee depresiasi rupiah yang tidak 16:54 berkesutuhan ya. Dan ini apa namanya? 16:59 Mengancam eh very existent of a national 17:04 [tertawa] 17:05 ya. Mengancam keutuhan negara ya. Ya. 17:08 Kalau enggak segera di ee selesaikan. 17:11 Nah, akhirnya kan ada pertanyaan ke saya 17:15 apakah mungkin ya 17:17 ada kekuatan oknum tertentu seseorang 17:20 atau apa yang mampu mengguncang negara? 17:23 Betul. Enggak bisa enggak kira-kira Pak 17:24 Ustaz? Kalau saya beri contoh misalnya 17:27 gini ee 17:32 Tesla apa ya? Elon Mas ya. 17:35 Iya. 17:35 I Elon Mas itu ada perusahaan yang 17:39 gede-gede. Satu itu adalah X Space 17:43 X. 17:44 Iya. Space X itu ya. Yang kedua adalah 17:46 mobilnya itu. 17:48 Yang lainnya ada kayak boring 17:51 yang mengebur tanah untuk bikin vokum. 17:54 Nanti diisi kereta api yang kecepatannya 17:55 nanti bisa 1000 km/jam. 17:57 Nah, itu Boring Company. 17:59 Heeh. 17:59 Ya, tapi enggak tahu sampai di mana itu 18:02 kelanjutannya. Tapi kelihatannya Cina 18:03 lebih dulu. Tapi dua ini cukup ya. Jadi 18:06 pakai Space X ini itu bisa mengubah 18:10 semuanya ya. 18:11 Heeh. 18:12 Amerika yang begitu besar aja 18:15 seolah-olah tunduk kepada 18:17 SpaceX. Dulu Amerika NASA itu 18:20 menggunakan roket sendiri kan. 18:22 He 18:23 ya. sekarang enggak apa-apa tanya Elon 18:26 Mas apa-apa problem di angkasa luar Elon 18:30 Mas 18:31 Iya. Jadi seorang ini kalau dilihat dari 18:34 kekuatannya bisa itu 18:36 berpengaruh kepada 18:38 ee negara sebesar Amerika. He. 18:41 Apalagi cuma di Indonesia ada yang bisa 18:43 mengguncang itu. 18:44 He. 18:45 Makanya kalau di dulu pada peristiwa 18:47 tahun 198 Krismon itu nama justru harus 18:51 muncul. Bayangkan saja dengan modal 18:54 kira-kira 200 juta dolar atau 400 juta 18:56 dolar dia bisa mempermainkan ee mata 18:59 uang rupiah. 19:00 Heeh. 19:00 Ya. N dia kan itu spekulator itu kalau 19:03 dalam bahasa ininya ee 19:05 spekulan. 19:06 Iya. Spekulan. 19:08 Ahli. 19:09 Iya. Ya. Dan seorang ahli spekulator itu 19:12 ya dia bekerja yang penting dapat duit. 19:15 Apakah gara-gara dia melakukan perbuatan 19:18 seperti itu negara hancur, mata uang 19:20 negara hancur dan lain sebagainya ambil 19:21 pusing akan mikir ya karena yang 19:24 diinginkan adalah profit dan profit. 19:28 Iya. 19:29 Jadi sangat mungkin ee tingkah atau 19:33 perilaku seseorang itu berpengaruh 19:35 terhadap hampir seluruh ekonomi 19:38 apabila 19:39 ee produk atau apa kekuatan ekonomi 19:43 oknum tersebut sudah menguasai ya kalau 19:46 di kita ini apa misalkan 19:49 mie instan. 19:50 Hm. 19:51 Ya, ada macam-macam produk ya. 19:53 Iya. 19:53 Mie instan. Sekarang kalau misalkan 19:56 pemain-pemain ini bersekutu, yang punya 20:00 pabrik ini bersekutu, 20:02 oke kita naikkan misalnya 20:05 heeh 20:05 naikkan 10% harga enggak ada sebab 20:09 enggak ada apa. Suplai dari suplai 20:11 gandum dari luar negeri juga tetap ee 20:13 apa namanya nilai tukar rupiah terhadap 20:16 dolar juga enggak begitu berbeda. Nah, 20:19 tiba-tiba mereka kita mau ini kita mau 20:22 naikkan 5% harganya. 20:24 Tapi ketika dia bersekongkol begitu 20:27 enggak dalam bentuk rapat ya. Lucu kalau 20:30 dalam bentuk rapat ya. Ini highly apa 20:33 ya? Highly sophisticated. I 20:37 jadi sangat canggih. E itu enggak 20:39 ketahuan. 20:40 H 20:40 ya yang akhirnya ketahuan kayak misalkan 20:43 kolusi antara Yamaha dengan Honda 20:45 itu ada fake, ada macam-macam. 20:48 Tapi ini enggak kelihatan, enggak usah 20:50 dideteksi ya, tapi bisa dirasakan. Nah, 20:54 kalau seperti ini terjadi ee mungkin 20:56 harga di pasaran yang biasanya berapa 20:59 itu harganya? R3.000, 4.000 misalnya 21:01 jadi R.000 Ibu ee naik dua kali lipat 21:04 nih rasa di masyarakat itu. Jadi sangat 21:07 mungkin apabila suatu produsen ee dalam 21:11 ekonomi atau dalam perekonomian itu ee 21:14 memiliki kekuatan yang nyaris ee 21:17 monopolis. 21:18 Ya, 21:19 kalau sudah seperti itu ya kayak 21:22 misalnya Garuda atau kereta api, 21:26 harga kereta api, tiket kereta api mau 21:28 naik mau turun tu tergantung perusahaan. 21:31 ee kereta api kan ya karena dia kan 21:34 monopoli ya. Nah, untungnya perusahaan 21:39 ee transport kereta AP ini dimiliki oleh 21:41 negara BUMN yang tidak semena-mena dia 21:44 mau menaikkan ini walaupun dia ee 21:48 bermain sendirian. Tapi seandainya kalau 21:50 dimiliki oleh swasta juga bagaimana? 21:52 Iya. Oh, dia bisa naikkan apalagi kalau 21:55 menjelang lebaran dinaikkan semena-mena 21:59 ee orang enggak bisa lari ke mana ya. 22:02 Kemarin juga itu masalah oplosan BBM 22:05 itu. 22:05 Iya. Pertama Pertalit coba yang yang 22:08 punya Pertamina kalau kita Pertamina 22:10 sendiri enggak bisa dipercaya ke mana 22:12 lagi orang itu ya? 22:14 Merek lain. 22:15 Merek lain. Tapi merek lain tapi merek 22:18 lain juga enggak banyak kan. 22:19 He 22:20 yang tetap menjadi ee penderita. lengkap 22:23 penderita atau penderita utama ya 22:25 konsumen ya. Nah, ini sangat mungkinlah 22:28 jadi suatu ee gerakan dari oknum yang 22:33 memiliki begitu besar pengaruh terhadap 22:36 suatu sumber daya di dalam ekonomi 22:39 sangat mungkin bisa mengacak-acak gitu. 22:42 Mengacak-acak 22:43 sangat mungkin ya. 22:44 He sangat mungkin. H 22:46 kalau misalnya di pasar modal itu lah 22:48 itu kan pemainnya itu pemain di pasar 22:51 modal itu yang gede-gede itu mereka 22:52 adalah ahli ahli politik ya bukan ahli 22:56 politik ngerti masalah politik 22:58 paham 22:59 berpendidikan tinggi i kan 23:01 terus bisa menganalisa kebijakan 23:03 pemerintah apapun kebijakan pemerintah 23:06 mereka itu bisa 23:08 menyiasati gitu loh ya kalau di dalam 23:12 dulu ketika saya belajar itu ee pemain 23:15 pemain-pemain market ini, agen-agen di 23:17 pasar ini, they are eh ekonometrician 23:23 and statistician ya. Jadi mereka itu 23:25 pada prinsipnya seolah-olah menjadi ahli 23:28 statistik 23:29 seolah-olah 23:29 dan pada saat yang sama ahli ekonometrik 23:33 yang bisa memahami kebijakan pemerintah 23:37 dan bagaimana mereka menyasati. 23:39 He 23:39 ya. Misalnya kalau ee berkelahi itu itu 23:43 ini dia bisa ngeles gitu loh ya. Nah, 23:45 jadi bisa tiarap dan lain sebagainya. 23:47 Jadi kebijakan pemerintah yang mungkin 23:51 merugikan mereka akan berdampak 23:53 merugikan mereka itu bisa mereka siasati 23:56 sehingga kebijakan pemerintah yang 23:58 dituju untuk membuat suatu jadi begini 24:01 itu enggak bisa. Iya. E enggak bisa 24:04 karena ee pelaku-pelaku ini ngerti ya 24:07 ngerti. Jadi mereka tiarap ya seperti 24:09 itu. Apalagi kalau zaman sekarang itu 24:11 kan zaman ketika saya kuliah. Saya 24:14 kuliah tahun 9 sudah 30 hampir 30 tahun 24:19 ya. 24:19 Iya 24:20 lebih. 24:21 Iya 30 tahun. Jadi ee dengan teknologi 24:27 dengan apa namanya data statistik yang 24:30 gampang kita peroleh kapan saja real 24:33 time maka itu akan bisa dipakai oleh 24:36 pelaku-pelaku di pasar untuk bagaimana 24:40 menyiasati 24:41 ee kebijakan-kebijakan pemerintah ya 24:44 sehingga mereka itu tidak ini tidak 24:46 berdampak buruk kepada mereka begitu. 24:49 Nah, ee itu karena pemain di pasar modal 24:52 itu adalah ini ee beda dengan pemain 24:55 umum ya. Mereka itu berpendidikan, 24:58 mereka itu bisa menganalisa pasar dan 25:01 mereka tahu bagaimana harus 25:03 menghindarkan diri ketika terjadi 25:04 sesuatu yang ee tidak mereka inginkan. 25:07 Ya. I. Nah, kalau itu kemudian jatuh 25:12 crash ini kalau menurut saya bukan 25:14 pengamat di pasar modal ya, tapi saya 25:16 punya feeling kan gak mungkin kalau ee 25:20 tidak ada mendung, tidak ada apa-apa 25:23 kemudian terjadi seperti ini ya itu 25:25 pasti ada oknum atau ada pemain. 25:28 Wallahualam siapakah mereka itu dan 25:31 mereka tidak bermain sendiri ya. Nah, 25:35 mereka tidak bisa tidak bermain sendiri. 25:37 Mereka menggunakan kode tertentu dengan 25:39 para pemain yang lain untuk 25:40 menghancurkan pasar. Di Amerika aja 25:42 bisa, apalagi di sini. 25:43 Apalagi di sini ya. Gampang itu ya. 25:46 Tetapi kita tidak ada tidak cari 25:48 [berdehem] ee biang siapa itu. Yang 25:51 jelas adalah masyarakat ini merasa jika 25:55 kita mempunyai ee ekonomi sebetulnya 25:59 baik-baik saja, 26:01 tapi tiba-tiba ada peristiwa yang 26:03 membuat kita enggak jadi baik-baik saja. 26:05 He. 26:06 Kalau ini bisa, maka mereka tidak punya 26:08 kepercayaan kepada kemampuan pemerintah 26:10 untuk mengatasi masalah. Heeh. 26:12 Jikalau terust masyarakat ini sudah 26:15 hilang terhadap pemerintah, perusahaan 26:17 menjadi lebih buruk lagi. 26:18 I 26:19 karena ee market itu akan stabil apabila 26:23 ada terust, ada keyakinan, ada saling 26:26 percaya. 26:27 Jika ini tidak ada faktor ini gak ada, 26:30 tidak ada kontrol akhirnya 26:32 uncontrollable. Tidak bisa dikontrol. 26:34 Sudah ya kalau sudah seperti itu liar. 26:36 Nah, 26:37 bisa collab ekonomi ya. He. Nah, oknum 26:42 itu, Pak Ustaznanda 26:44 dideteksi pasti kan pihak penjahat ini 26:47 akan ketahuanlah siapa dia. Jati dirinya 26:49 itu akan terbongkar. Nah, kira-kira 26:51 hukuman apa, Pak Ustaz, bagi orang 26:53 seperti ini? Hukuman yang pantaslah, 26:55 baik hukuman sosial ataupun hukuman 26:58 ee pidana apa gitu. 27:00 Iya, ini beda [berdehem] dengan korupsi 27:01 ya? 27:01 Beda ya. 27:02 Iya. Kalau korupsi kan ikutin aja aliran 27:05 aliran uangnya 27:07 larinya ke mana uang bisa kedeteksi. 27:09 Tapi ini seperti burung terbang. Dia e 27:13 dari sini terbang menuju ke pohon yang 27:15 lainnya. Lintasannya enggak kelihatan. 27:18 Lintasannya kelihatan. Ini seperti itu 27:20 kalau menurut saya. Tapi kan ada aturan 27:22 di dalam pasar modal di semuanya ada 27:25 aturan. 27:26 Nah, aturan-aturan itu akan membuat 27:28 bagaimana supaya ketika terjadi hal-hal 27:31 yang diinginkan market itu kembali 27:34 normal lagi gitu. punya adjustment, 27:36 punya mekanisme yang membuat mereka itu 27:39 misalnya balik. Jadi kalau misalkan ada 27:42 harga saham A misalnya hari itu aktif 27:45 banget ya, aktif banget ya. 27:47 Biasanya tidur enggak ada yang 27:49 ngotaati eh hari itu kok aktif banget. 27:51 Nah, ini mesti ada sesuatu sesuatu 27:55 ada harga saham misalnya tinggi sekali 27:58 naik itu ada mekanisme di pasar modal 28:00 itu dia akan menghentikan perdagangan 28:02 h 28:02 ya terlalu tinggi ya. Begitu ya. 28:05 Sebaliknya kalau harga saham itu turun 28:07 dengan cepat dan secara drastis turunnya 28:10 dia ada mekanisme untuk menghentikan itu 28:12 mekanismenya otomatis itu. 28:14 Jadi, nah ini pola-pola seperti ini 28:17 diketahui oleh mereka 28:19 ya. Diketahui oleh mereka maka mereka 28:22 bagaimana menghindarkan diri supaya 28:24 tidak kelihatan. Jadi memang sangat ee 28:28 piawai gitu loh istilahnya. PHWi mereka 28:30 itu bagaimana melihat ee supaya nanti 28:33 aksi ini tidak begitu diketahui. 28:36 Kalaupun diketahui misalnya oleh 28:40 regulator, regulatornya itu ee 28:43 tidak ee tidak apa ya namanya lemah. Dia 28:47 gak punya kemampuan untuk berkata benar. 28:51 Heeh. 28:51 Yang terjadi kan seperti itu 28:53 tidak mau [tertawa] 28:55 atau pura-pura enggak lihat kayak polisi 28:56 yang melihat e melihat maling tapi dia 28:59 pura-pura enggak lihat. [tertawa] 29:00 Oh iya iya. Nah, yang seperti ini banyak 29:02 ya ee kejadiannya itu bahwa 29:04 petugas-petugas atau aparat-aparat yang 29:08 mengelola 29:10 pasar model mungkin ada yang dia 29:12 mengeluat lihat pemain-pemain seperti 29:14 itu 29:15 yang nakal misalnya, tapi dia 29:16 seolah-olah ee tidak melihat dan dia 29:19 akan memberikan apa namanya teguran atau 29:23 memberikan 29:24 ancaman atau peringatan dan lain 29:26 sebagainya. 29:27 He. 29:27 Padahal disiplin ini penting ya. 29:29 disiplin pasar itu penting. Semua pemain 29:32 regulator ini harus disiplin sesuai 29:34 dengan tugas masing-masing sehingga 29:35 kalau ada apa-apa itu mudah terdeteksi. 29:38 Tapi memang ya ee 29:41 manusia walaupun bagaimana diatur itu 29:44 dia tetap punya ee celah. 29:47 Ini yang 29:48 yang mengakui sendiri Jos nih. 29:52 Pasar itu 29:54 eh behind apa behind terlambat. di 29:59 belakang daripada pemain. 30:01 He 30:01 pemain itu lebih lebih ngerti celah 30:04 hukum, lebih ngerti bagaimana dia harus 30:07 bermain walaupun ada regulasi. 30:10 Iya. 30:11 Ya, itu jadi kecepatannya lebih tinggi 30:13 dan dia punya apa namanya cara-cara yang 30:16 hukum ini lebih di belakang ee tidak apa 30:20 namanya terlalu ke belakang tidak di 30:23 dalam 30:24 ketika dia melakukan aksi hukumnya belum 30:25 ada gitu. Nah, hukumnya akan dibuat 30:27 sesudah kejadian ada. He 30:29 iya kan rata-rata begitu ya. Makanya 30:32 setiap hukum baru dibuat ee untuk 30:35 menghindari hal-hal yang tidak baik maka 30:37 pemain ini akan melakukan upaya yang di 30:39 luar ini di depan lagi di depan hukum 30:41 itu lagi. 30:42 Nanti ketika hukum itu dibuat lagi 30:44 pemain sudah di atas di depan lagi gitu 30:46 terus-menerus. Jadi ee one step behind 30:49 selalu one step behind. Regulasi ini 30:52 kalah satu langkah terus oleh oleh 30:53 pemain. 30:54 Iya. lebih tahu ya. He 30:57 itu. Tapi apapun yang terjadi dari 30:59 analisis itu ee pada zaman sekarang ini 31:03 apabila 31:05 ee stock market atau bursa itu jatuh itu 31:09 dampaknya sangat luas. 31:11 Sangat luas. 31:12 Mungkin lebih luas daripada yang pertama 31:13 yaitu PHK. 31:15 Heeh. 31:15 Ya, karena orang melihat bursa itu 31:18 cermin daripada perekonomian. Jika 31:22 bursanya itu baik, maka iya baik. 31:26 Seolah-olah begitu. 31:27 Iya. Jadi ee kegiatan di Bursa Efek itu 31:30 menjadi cerminan perekonomian suatu 31:32 negara. 31:32 He. 31:33 Apabila bursa itu baik berjalan dengan 31:35 normal, maka apa namanya dianggaplah 31:39 ekonomi ini berjalan dengan baik. 31:41 Tapi misalnya goyah misalnya, jatuh, 31:44 keres misalnya turun 31:46 mendadak 6% misalnya. Nah, ini 31:50 kepercayaan berkurang ya dan orang 31:53 melihat bahwa ekonomi enggak baik-baik 31:55 saja. Walaupun menteri keuangan bilang 31:57 baik-baik saja enggak dipercaya gitu. 31:59 Kalau servis saja itu ya. 32:00 Iya. 32:02 Nah, nah ini kan ada yang 32:05 saya lihat ada yang ingin membuat bahwa 32:07 ekonomi itu enggak baik-baik saja. 32:08 He heeh he. 32:09 Dan apabila pihak-pihak yang bermain itu 32:12 sudah yakin bahwa ekonomi enggak ba saja 32:15 hancur sudah. Maka yang dilakukan 32:17 pemerintah adalah menyatakan dengan 32:19 benar, dengan tegas, dengan penuh 32:21 keyakinan bahwa kita safe, enggak ada 32:24 masalah. Ya. H 32:25 ya. Itu itu normal. Itu yang harus 32:28 dilakukan pemerintah. Ya, seperti itu 32:29 harusnya 32:30 yang harus dilakukan. 32:31 Tapi apakah itu salah satu cara 32:32 bagaimana memulihkan ekonomi itu lagi, 32:34 Pak Ustaz? 32:35 Ketika tadi oknumnya itu sudah 32:36 ketahuilah gitu ya. 32:38 Okumnya harusnya diketahui ya, masih 32:40 terdeteksi ya. cuman pemerintah atau di 32:43 banyak hal 32:44 itu enggak memberikan suatu hukuman 32:47 kepada 32:48 pelaku itu. 32:49 Ee karena apabila dilakukan 32:52 balasan mereka mungkin lebih tinggi. 32:54 [tertawa] 32:55 Berarti ancamannya malah lebih berbahaya 32:57 apa gitu. 32:58 Oh. 32:59 Nah, sekarang contoh di Amerika orang 33:01 sudah muak dengan air masnya. 33:03 Iya. Iya. Iya. 33:04 Tapi apa pemerintah berani menghentikan 33:07 enggak ada. 33:08 Heeh. He 33:08 saya sampai lihat anggota kongres yang 33:11 senior-senior sekalipun itu ya mereka 33:13 ber bereaksi terhadap 33:16 Elon Mas tetapi 33:18 iya mereka enggak berbuat apa-apa 33:20 mirip dengan 33:22 apa hacker gitu hacker kalau sudah masuk 33:25 ke handphone kita 33:27 pakai nama kita kan 33:28 he 33:29 mengirim pesan kepada teman-teman kita 33:32 yang ada di daftar nama 33:34 padahal kita enggak pernah 33:36 apa nam melakukan hal itu. Iya. Iya. I 33:39 seperti Amerika itu hackernya itu 33:43 Israel. 33:43 Heeh. He 33:44 iya. Amerika yang sebesar itu. 33:46 Iya. Iya. 33:46 Pimpinannya Israel. [tertawa] 33:49 Israel menyerang Timur Tengah ya. 33:51 Menyerang Amerika. [tertawa] 33:52 Iya. 33:53 E sudah seperti itu. 33:54 Kalau Israel megang password-nya Amerika 33:56 sih. 33:58 Nah itu gimana korporasi kok bisa 34:00 mengalahkan ee institusi negara lagi 34:03 gitu ya. Pemerintahan. 34:04 Heeh. Jadi pasar modal itu fungsinya kan 34:07 untuk menang 34:10 untuk mengumpulkan dana 34:12 di luar daripada bank. Jadi kalau kita 34:15 lihat pasar keuangan itu kan ada 34:17 perbankan, 34:18 ada asuransi. 34:19 Nah, ada ini pasar modal. 34:22 Iya. 34:23 Orang yang tidak bankable misalnya 34:25 mainnya di sini, mainnya di pasar modal. 34:28 Pasang hotel itu kalau berhasil kita 34:30 melakukannya akan melecitkan orang jauh 34:33 lebih cepat daripada kita menggunakan 34:35 bank. Orang-orang 34:37 kayanya cepat. 34:38 Iya kaya banget. Cepat cepat sekali. 34:40 Bahkan enggak bisa 34:41 lewatnya dari korporal menjadi jenderal. 34:44 Iya gitu. 34:45 Nah 34:46 buru gitu ya. Iya, bisa begitu kan 34:48 banyak pribadi-pribadi enggak saya 34:49 sebutlah namanya dulu ya enggak ada nama 34:52 gitu 34:53 sekarang sudah 34:53 tahu-tahu sudah jadi nama 34:54 dan tidak lewat bank dia 34:57 baik di Indonesia maupun di luar negeri. 35:00 Itu makanya ini sangat ee menggiurkan ya 35:03 bagi siapa saja. 35:05 Nah, itu ee suatu pokoknya bagaimana 35:09 secaranya supaya bisa masuk pasar modal. 35:12 Begitu sudah masuk pasar Man, bagaimana 35:14 menggunakan mekanisme ini untuk mencapai 35:17 keinginan yaitu menggelembungkan 35:19 kekayaan dengan sepatnya. 35:20 Kalau dulu di Amerika sempat ada kasus 35:23 occupy Wall Street tuh. 35:25 Iya. 35:25 Itu gimana itu Ustaz? 35:26 Iya. Kalau di Amerika itu yang yang 35:29 parah ya 2008. 35:31 Heeh. 35:31 Yaitu ya banyaklah ee perusahaan 35:34 gede-gede sampai bangkrut ya. Heeh. 35:36 Ee itu jatuhnya karena itu. Jadi kalau 35:39 yang itu sebetulnya misalnya kalau di 35:43 Wall Street jatuh biasanya itu karena 35:46 ada sentimen. Iya ada sentimen. 35:47 Ada sentimen. 35:48 Sentimen. Sekarang ini misalkan Tesla ya 35:51 sahamnya jatuh [tertawa] 35:54 karena mungkin saya orang sudah bosan 35:56 dengan dengan ee Elon Mas dan 35:58 gitu ya. ee masuk apalagi masuk ke 36:01 pemerintahan dan bikin efisiensi 36:04 yang saya dengar sampai pendidikan 36:06 Kementerian Pendidikan ditutup 36:08 maseralnya 36:11 USA itu diberhentikan 36:14 padahal banyak sekali pembelaan dari 36:17 berbagai anggota kongres ya tentang 36:19 manfaatnya ya bagaimana terutama kepada 36:22 Afrika Asia negara-negara yang tingkat 36:24 kesehatannya itu sangat ter dan sangat 36:26 butuh terhadap USID ini Tapi gila itu 36:30 diputus ya. 36:32 USID masih tapi hanya beberapa negara 36:34 yang di 36:34 Iya. 36:35 Cut gitu ya. 36:36 Indonesia cut enggak dik tahu ni 36:38 Indonesia nih. 36:39 Enggak yang parah itu kayak disebutkan 36:42 di Afrika ya mereka 36:44 sangat 36:45 Afrika Selatan salah satunya. 36:47 Afrika Selatan agak mendingan ya negara 36:49 yang maju sebetulnya. 36:50 Iya. Kalau itu karena alasan 36:51 Iya. 36:52 dukung 36:52 itu karena ideologis ya. 36:54 Iya. Jadi apa namanya ee tokoh ya yang 36:59 masuk ke dalam pasar modal ini apabila 37:01 kemudian dia tidak dipercaya bahaya 37:04 bagi dirinya. Dinosa juga begitu nanti 37:06 ya enggak saya sebutkan namanya misalnya 37:08 ada toko tertentu yang kemudian 37:10 tergelincir aja sedikit ya itu bisa 37:13 kepada perusahaan yang didaftarkan di 37:16 perusaha. 37:16 Berarti ini ada kaitannya sama marketing 37:18 politik Ustaz ya. [tertawa] 37:21 Iya marketing politik. Bagaimana citra 37:24 si pengusaha itu supaya bagus untuk 37:26 mengamankan tadi? 37:28 Iya. 37:28 Sahamnya. 37:29 Betul. Maka orang itu harus tampil baik 37:32 di depan publik 37:34 walaupun ya itu sekedar tampil di 37:36 belakang layar itu mereka lelaki itu 37:39 harus begitu menciptakan 37:41 kemunafikan-kemunafikan. 37:43 Nah itu 37:44 eh munafik dalam buk bukan dalam 37:45 pengertian agama ya 37:47 bermuka dua itu orang harus 37:49 istilahnya dalam bahasa P mungkin lebih 37:51 buruk bipolar. Waduh. [tertawa] 37:54 Ya, enggak enggak ini enggak normal 37:56 seperti itu ya. 37:57 Iya. Hyprogres. 37:58 Iya. Selalu ini selalu bermuka dua ya 38:01 untuk membuat orang itu percaya atau 38:04 publik itu percaya kepada dia. 38:06 Nah, ini kalau dikaitkan dengan 38:07 perusahaan yang dia miliki sangat sangat 38:10 rentan apabila perilakunya itu ee tidak 38:14 mendukung kepada ee apa namanya konsen 38:19 publik gitu. H 38:20 publik ini bisa menghukum dengan dengan 38:23 cepat dan bisa membuat orang itu dan 38:25 perusahaan bisa bangkrut dengan cepat. 38:27 Kalau mengefektifkan 38:30 secara maksimal regulasi bagi pemerintah 38:32 itu bisa jadi cara memulihkan ekonomi 38:34 enggak, Ustaz? 38:35 Ya selalu kalau saya lihat di kita itu 38:38 peraturan yang terkait dengan pasar 38:40 modal itu menurut saya ketat sesudah 38:42 terjadi peristiwa 2000 itu ya apa 38:45 namanya Krismon. Iya. 38:47 Ee termasuk perbankan juga banyak sekali 38:50 ee apa namanya aturan-aturan. Dulu kita 38:52 enggak mengenal BSMR. 38:54 Sekarang BSMR risiko manajemen risiko 38:57 itu levelnya sampai 7 apa 6 gitu ya. 39:01 Dan itu rumit ya. 39:02 Nah, itu semuanya terjadi karena kita 39:04 ingin melindungi apa namanya pasar atau 39:08 melindungi ee uang di perbankan ini 39:11 supaya tidak seperti yang terjadi pada 39:14 masa tahun 2000 39:15 ya. Uang hilang, uang 39:17 uang hilang, 39:18 uang nasabah hilang itu tuh. 39:21 Tapi meskipun begitu masih terjadi di 39:23 kita ini. 39:23 Masih ya bank-bank besar loh ya. 39:25 Iya, masih terjadi. Ya, menunjukkan 39:27 bahwa 39:28 ee aturan itu belum efektif ya 39:31 karena mungkin aparat kurang tegas atau 39:34 mungkin karena kaum kalingkong karena 39:37 ada pemain yang mungkin dia ini ee 39:41 membuat persoalan itu menjadi tidak 39:42 jelas gitu ya. Hm. 39:44 Iya. Karena politik dan lain sebagainya. 39:46 Karena sudah seperti ini politik. 39:48 Hm. Masuk ke ekonomi Islam, Pak Ustaz. 39:51 Apakah ekonomi Islam ini menjadi solusi 39:53 ya atau sebenarnya sama aja gitu ekonomi 39:55 Islam pun bisa terkena kerjaan 39:57 oknum-oknum yang jahat ini. 39:59 Iya. 39:59 Jadi ada pembicaraan juga yang 40:02 mengangkat masalah itu ya, Ustaz. Jika 40:05 mau jika ekonomi ini kita islamais ya. 40:09 He. 40:09 Kita islamkan, kita syariahkan. 40:11 Heeh. 40:12 apa masih potensi kita di ajak-ajak oleh 40:17 ekonom seperti itu. Saya bilang, "Ya 40:19 masih kan kalau ekonomi syarat tidak 40:21 berarti ee tidak berarti dia itu imun 40:26 dalam segala hal." Ya, sebetulnya ee 40:29 kalau kita praktikkan ee syariah ini 40:32 semuanya di dalam lapangan ekonomi itu 40:35 perlindungan kita terhadap semua 40:36 kegiatan ekonomi lebih baik ya. Tapi itu 40:40 tidak ee dengan sendirinya membuat dia 40:43 imun ya. Karena ada oknum-oknum atau 40:47 pemain di dalam pasar ini yang yang 40:49 tidak tidak tulus dalam menjalankan 40:52 ekonomi syariah itu. Ada yang memiliki 40:56 agenda yang berbeda dan lain sebagainya. 40:59 Nah, kalau ekonomi-ekonomi ini 41:02 memiliki ee niat yang tidak baik 41:06 sekalipun di itu dalam sebuah 41:07 perekomenan syariah ya, maka tetap akan 41:09 terjadi gejala. 41:11 Ambil contoh misalnya gini. 41:14 Jadi kita itu ee banyak bank syariah 41:18 tapi pemiliknya orang asing. Nah, ini 41:22 waspada pemil asing 41:24 ya. Bank syariah yang benar-benar milik 41:28 kita itu kan BUMN ya, BSI ya, 41:31 BTN Syariah. 41:33 Nah, yang swasta itu yang lainnya kan 41:35 bank bank apa itu namanya? Bank 41:38 Pembangunan Daerah BPD 41:39 eh Bank DKI, 41:41 Bank Jabar ya, Bank Jateng begitu ya. 41:44 Ada unit usaha syariah di luar itu 41:48 swasta. 41:49 Heeh. 41:49 Itu yang murni artinya punya pribumi 41:52 gitu. itu kayaknya tinggal satu dua lah 41:55 gitu. 41:55 Hm. Iya. 41:56 Yang lainnya itu asing kayak misalkan 41:59 CMB misalnya. 42:00 Iya. Iya. [tertawa] 42:03 Maybank misalnya. He. 42:05 Nah, sekarang dulu Bukopin namanya 42:07 sekarang KB Kukman Bank yang dari Korea. 42:09 Oh. 42:10 Nah, iya ya. Ada permata-permata 42:13 mayoritasnya dari Thailand. 42:15 Iya. 42:16 Bengkok beng atau apalagi gituah. 42:18 Jadi ini 42:21 kita yang ngikutin syariah, tetapi 42:23 pemilihnya enggak. Andai kata saja 42:25 umpamanya he 42:27 pemilik syariahnya itu terus tutup saya 42:29 enggak ada enggak ada hujan, enggak ada 42:32 apa. 42:33 Heeh. 42:33 Mikir mereka bikin kebijakan tutup maka 42:36 ya tutup. 42:37 Ada kasusnya itu ya namanya HSBC. HSBC 42:41 syariah dulu ada namanya HSBC amanah. 42:43 HSBC. He 42:44 ya. Itu itu syariah. 42:45 He. 42:46 Tahun 2013 tutup ya sampai sekarang 42:50 enggak ada ya. Nah, jadi intinya adalah 42:55 sangat mungkin bahwa ee keuangan syariah 42:58 terutama perbankan di Indonesia itu ee 43:03 bukan diajak-ajak tapi pemiliknya itu 43:05 apabila tidak ingin lagi bermain di 43:07 syariah ya nutup. Akhirnya ya 43:10 kasusnya banyak ya. HSBC Indonesia 43:12 ditutup. HSBC di mana itu? Di apa? Di 43:19 Emirat di Dubai tutup ya. 43:21 Di beberapa tempat termasuk di Pakistan 43:23 tutup ya. Yang enggak ditutup itu kalau 43:25 enggak salah cuman dua. Satu Malaysia, 43:27 satu lagi di Saudi. 43:29 H 43:29 ya karena terlalu gede di Malaysia. Yang 43:31 kedua di Saudi dia bermain dengan ee apa 43:35 namanya? Pemain bank lokal Saudi yang 43:39 juga gede. 43:40 Jadi gak mungkin ditutup. Nah, ini apa 43:44 namanya? Bukan kita bukan bicara imun 43:47 atau kebal enggak ya. Tapi kita bicara 43:51 fakta bahwa ee entitas syariah, bank 43:54 atau asuransi atau apapun 43:57 apabila itu pemiliknya itu bukan orang 44:01 Indonesia ya. Nah, sangat mungkin akan 44:05 punya pola mereka itu ee berpengaruh 44:10 terhadap perbankan itu atau lembaga 44:12 keuangan syaria itu di sini gitu loh. 44:15 Jadi misalkan kalau ada yang ditutup ee 44:17 maka mau ngapain kita ya misalnya SPC 44:20 ditutup ya 44:21 itu kan ee seperti itu. 44:23 Iya. ee kalau pemainnya atau pemiliknya 44:27 bukan orang luar negeri tapi orang lokal 44:30 ya orang lokal tapi dia masamnya 44:33 mayoritas dan kepengin nutup yang 44:35 syariah bisa juga 44:37 i 44:38 ini jadi tidak berarti bahwa ee bisnis 44:42 ee syariah atau ekonomi syariah itu 44:45 menjadi imun dari hal-hal yang dilakukan 44:48 oleh okonom atau pemain tertentu ee saya 44:52 kira tidak begitu ya. He 44:53 tetap kita mempunyai apa namanya 44:56 kerawanan-kerawanan 44:58 dari sisi kepemilikan itu. Tetapi kalau 45:01 dari sisi ee manajemen risiko secara 45:03 umum sesungguhnya kalau ee akad-akad 45:07 syariah ini dilakukan dengan benar, dia 45:10 memberikan perlindungan yang baik. ya. 45:12 Kalau ee pemainnya itu memang sudah 45:14 beritikat buruk ya, entah itu nasabah, 45:17 entah itu bank itu sendiri, entah itu 45:20 oknum di bank itu sendiri ya maka itu 45:23 bisa terjadi ya. Jangan dipikir bahwa ee 45:27 bank syariah misalnya bank syariah A 45:29 misalnya 45:29 Heeh. 45:30 oknumnya itu malaikat semua. Enggak, 45:33 enggak 45:33 ada pencuri itu ya. Pencuri dari dalam. 45:37 Iya, iya iya iya. Walaupun namanya 45:39 Abdullah bin Muslim misalnya ya jadi 45:42 pegawai bang syariat tertentu maling di 45:44 situ juga ada gitu. 45:45 Iya. Iya. 45:46 Banyak sekali kejadian ya. 45:48 Hm. 45:49 Seperti itu. 45:50 Baik ikhwan akhwat. Anda menyimak kajian 45:54 ekonomi Islam siaran live kita di edisi 45:57 hari ini. Waspada ada pihak yang ingin 46:01 menghancurkan ekonomi. Tadi sudah banyak 46:04 yang dibahas dengan Ustaz Iwan Basri ya. 46:09 Dan ini juga sudah ada beberapa 46:11 pertanyaan yang masuk. Ee Pak Ustaz kita 46:13 langsung ke be pertanyaan ya. 46:15 Boleh. Boleh. 46:16 Karena ini memang waktunya 46:19 tadi kita asik cerita terus soalnya ini 46:20 ya. 46:21 Ini ada Pak Masud di Batam, Pak Ustaz. 46:24 Asalamualaikum warahmatullahi 46:25 wabarakatuh. 46:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:27 wabarakatuh. 46:28 Pak Ustaz Ikhwan mohon nasihatnya. 46:31 Ini jika melihat ekonomi Indonesia 46:35 tentang anggaran saja besar pasak 46:37 daripada tihang bisa jadi lama-lama itu 46:40 kan akan ambruk ya, Pak Ustaz. Mohon 46:43 solusinya agar ekonomi tidak 46:46 terseret-seret juga Pak Ustaz. Apakah 46:49 harus tidak ada hutang ke bank? 46:52 Bagaimana nih, Pak Ustaz? 46:56 Syukran. 46:57 Terima kasih, Pak Maksud yang sudah lama 46:59 tidak memberikan komen nih. [tertawa] 47:02 Ini baru kali ini bulan puasa sudah di 47:05 akhir ya. 47:05 Bulan puasa. 47:06 Ee mudah-mudahan Pak Masud di Batam 47:09 selalu sehat e dan bisa menjalankan 47:12 ibadah puasa dengan baik ya. 47:16 Jadi ee data yang kita lihat terakhir 47:19 ini kan 47:21 defisit anggaran belanja kita naik ya 47:24 naik karena salah satu di antara 47:27 penyebabnya adalah penerimaan dari pajak 47:30 yang kurang ya dan itu apa namanya apa 47:34 ya hitungannya itu besar ya lebih besar 47:37 daripada sebelumnya. Tetapi secara umum 47:39 sebetulnya defisit anggaran belanja di 47:41 Indonesia ini ee masih ya dalam tanda 47:44 petik gitu ee masih oke gitu 47:47 dibandingkan dengan katakanlah negara 47:49 yang sudah parah banget ya. Nah, 47:52 anggaran yang baik itu adalah yang 47:54 berimbang dalam pengertian bahwa ee 47:57 pendapatan pemerintah atau negara itu 48:01 dengan belanja negara itu sama ya. Kalau 48:04 anggarannya 100 ya, belanjanya 100 ya. 48:08 Ya, yang ini yang berimbang. Tapi 48:10 sekarang defisit ya anggarannya apa? 48:13 Anggaran belanjanya 100, penerimaannya 48:15 90 misalnya. 48:17 Nah, di dalam undang-undang kan ada 48:18 aturannya sampai seberapa persen defisit 48:21 bisa diterima diatur dalam 48:23 undang-undang. Tapi selama ini apa 48:25 anggaran kita defisitnya masih dalam 48:28 tanda hal yang dibolehkan gitu loh. Beda 48:31 dengan seperti Amerika yang sudah jauh 48:33 ya defisitnya gitu. termasuk di Malaysia 48:36 juga itu anggarannya jauh lebih besar 48:38 divisinya dibandingkan kita. He 48:40 ya. 48:42 Nah, ee 48:44 salah satu sebab kenapa ee pendapatan 48:48 pemerintah atau penerimaannya jadi 48:51 berkurang ya di antaranya ada yang tidak 48:54 mau bayar pajak. [tertawa] 48:56 Iya. Iya. 48:56 Dan yang bayar pajak itu besar gitu atau 49:00 apa namanya? ada manipulasi 49:04 [mendengus] pembayaran pajak yang yang 49:07 harus dietor misalkan 100 tapi ee yang 49:09 disor cuman 80 ya. Ya, ini banyak 49:13 terjadi 49:14 dan lain sebagainya. Saya tidak begitu 49:16 mengamati di sini tetapi banyak karena 49:18 saya juga belajar ekonomi ya. Jadi itu 49:21 kemungkinan ke sana. Korupsi juga 49:24 begitu. Nah, korupsi di kita parah 49:25 sekali. Ternyata korupsi kita itu di 49:30 bidang-bidang yang tidak kita perkirakan 49:32 sebelumnya ya. Ini kalau sudah seperti 49:36 ini, Pertamina muncul kemudian lembaga 49:39 pembayaran luar negeri atau apa kemarin 49:41 itu 49:42 ee itu muncul kemudian apa di bidang 49:45 lain muncul. Saya berkesimpulan bahwa 49:48 hampir di seluruh bidang itu terjadi 49:50 korupsi. 49:51 Seluruh bidang? 49:52 Iya. Pertanian korupsi. 49:53 Iya. Iya. Iya. ee kehutanan, korupsi ya 49:57 dan lain sebagainya atau hampir 49:59 [berdehem] di semua sektor ya. Nah, ini 50:01 kalau seperti itu terjadi maka 50:05 dapat kita justifikasi, kita benarkan 50:07 bahwa salah satu penyebab daripada ee 50:11 kurangnya atau defisitnya anggaran kita 50:14 yaitu karena korupsi dikorupsi 50:16 dan jumlahnya enggak tanggung-tanggung. 50:17 Misalnya kalau TIMA ya 300 triliun, 50:20 Pertamina Riliun. He 50:22 pokoknya ada klasemen sementara ini 50:24 klasemen sementara 50:26 klasemen sementara juara 50:27 liganya liga korupsi 50:29 ini paling tinggi 300 kemudian nanti 200 50:33 kemudian 100 pokoknya triliunan ya 50:35 masyaallah 50:36 iya 50:36 yang luar biasa ini kakak mencengangkan 50:39 sekali ya dan enggak tahu nani 50:41 pemerintah bagaimana mengatasinya tapi 50:43 ini kalau di dikaitkan dengan Pak Masud 50:47 tadi ya bisa rontok negara ini ya 50:51 karena Apa? Karena penerimaan dari 50:53 pemerintah berkurang dan belanja 50:55 pemerintah terus belanja pemerintah 50:57 meningkat. I 50:58 dari sektor pertahanan aja mau beli 51:01 berapa pesawat nih. 51:02 Iya. 51:03 Kemudian kapal ini kapal perang kemudian 51:06 alut sisa yang lain itu gede banget ya. 51:08 Ya. Nah, ini kalau kita enggak dukung 51:10 dengan penerimaan yang makin tinggi atau 51:13 penambahan pertumbuhan dalam penerimaan 51:15 ya akhirnya kita n utangnya banyak 51:17 banget ya. 51:19 Ya, semoga enggak terjadi seperti 51:20 itulah. 51:21 Semoga [mendengus] 51:22 ya kita inginnya itu dengan Pak Maksud 51:25 supaya mengelola utang ini ee dengan 51:28 baik ya. Karena gak mungkin enggak utang 51:31 ya. 51:31 Kalau Pak Massud maunya enggak hutang. 51:33 Saya juga setuju kalau maunya enggak 51:34 hutang. 51:35 Tapi masalahnya 51:36 ee mereka hutang itu gak bisa dihindari 51:41 hindari. 51:42 Nah, jadi kalau misalkan 51:45 penerimaannya itu defisit ya terus harus 51:47 ditutup kan. Atutnya dari mana? Ya dari 51:49 utak. 51:50 Iya. 51:50 Iya. 51:52 Selanjut Pak Ustaz ini ada Ibu Ami. 51:54 Asalamualaikum warahmatullahi 51:55 wabarakatuh. 51:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:57 wabarakatuh. 51:58 Pak Ustaz menurut berita itu Jos Soros 52:03 dia melakukan seperti di tahun 798 52:07 mau merusak keadaan. Kayaknya dia juga 52:11 memborong rupiah. Bagaimana menurut Pak 52:13 Ustaz? 52:15 Iya dia spekulator ya. spekulan mata 52:18 uang sudah jago banget ya walaupun 52:20 usianya sudah mendekati 100 tahun ya 52:23 tapi dia masih melakukan hal seperti 52:26 itu. Tapi saya tidak tahu kegiatannya ya 52:29 lewat perusahaan yang mana. Secara teori 52:32 mungkin sekali bahwa seorang spekulator 52:35 yang sekaliber dia bisa merontokkan 52:38 ekonomi suatu negara ya dengan gampang 52:41 ya. Apalagi negara itu enggak stabil ya. 52:45 Eah mereka punya cela ya. Tetapi saya 52:48 tidak percaya bahwa apakah 52:51 orang seperti ini punyanya seperti itu 52:53 hanya sekedar untuk mendapatkan uang? 52:56 Ya, kayaknya sih 52:57 tidak ya. Tidak. 52:59 Orang-orang seperti ini 53:02 [tertawa] ee selalu merasa berbuat baik. 53:04 Selalu merasa berbuat baik. 53:05 Iya. Selalu berbuat baik. Zayana 53:08 lahumitan amalahum. Ya. 53:10 Setan menjadikan indah perbuatan mereka 53:12 sehingga perbuatan salah pun mereka itu 53:14 merasa enggak salah. Benar gitu. 53:16 Iya. Iya. yang dilakukan. Nah, apa 53:19 namanya memang harus diwaspadai orang 53:21 seperti ini, tapi 53:23 kita kan punya pengalaman ya tahun 899 53:28 yang itu pemainnya sebagian besar apa 53:32 itu namanya ee telunjuknya itu mengarah 53:35 kepada Judsoros. 53:36 Iya. Nah, yang sekarang ini diperkirakan 53:40 meskipun ada pengamat yang mengatakan 53:42 benar-benar dia wallaham. Tetapi kita 53:46 kan sudah berbenah sesudah tahun '98 53:48 kita punya penyuran bagaimana melindungi 53:51 kepentingan negara ini dari sektor 53:54 keuangan, finansial agar supaya 53:56 peristiwa itu enggak terulang lagi. Kita 53:58 sudah banyak ee mengambil pelajaran dari 54:01 situ ya. Tetapi sekali lagi jursoris ini 54:05 juga tahu bahwa setiap regulasi dibuat 54:09 ya akan ada langkah yang lebih maju 54:11 daripada pemain sehingga apa namanya 54:16 regulatornya sebenarnya one step behind 54:19 selalu begitu saya dapat kalimat ini 54:21 dari dia sendiri dalam bukunya 54:22 yang muncul tahun 2000 berapa itu ya 54:24 oh gitu 54:25 itu saya baca itu. Wah ini orang 54:28 Iya ada bukunya itu. Jadi menurut dia 54:31 regulasi yang dibuat oleh negara manapun 54:34 itu selalu selangkal lebih di belakang 54:38 daripada pemain pemain [tertawa] 54:40 istilahnya kalau dalam bahasa kita kejar 54:43 aku k aku tangkap. 54:44 Iya iya iya iya. 54:46 Mirip-mirip seperti itu. 54:47 Mirip-mirip ya. 54:48 Iya. 54:49 Baik Pak Ustaz selanjutnya ini ada Ibu 54:50 Juni di Ciputat. Asalamualaikum 54:53 warahmatullahi wabarakatuh Pak Ustaz. 54:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:56 wabarakatuh. terkait tentang seorang 54:57 pejabat yang perlu berlaku munafik dalam 55:00 rangka mencitrakan 55:03 perusahaannya yang baik. Ya, saya jadi 55:06 menyesal bahwa selama ini saya 55:08 menganggap Bank Indonesia adalah state 55:11 financial, superbody 55:14 yang pejabat-pejabatnya harus bersih 55:15 dari korupsi. Saya ternyata tertipu 55:18 dengan permainan mereka dalam bidang CSR 55:20 yang seharusnya enggak boleh ada di 55:22 institusi itu. Dan ternyata 55:24 diselewengkan. ada kasus-kasusnya, Pak 55:27 Ustaz. Bagaimana menurut Pak Ustaz? 55:29 Subhanallah. 55:30 Mohon pencerahan. 55:31 Makasih, Bu Juni. 55:33 Heeh. 55:33 Ee saya juga kaget loh ee JSR Bank 55:38 Indonesia 55:40 permainannya tinggi sampai di anggota 55:41 DPR ya. 55:42 Iya. 55:43 Ee itu saya juga syok ya. 55:45 Iya. Iya. Saya juga tahulah ee ee 55:50 orang-orang yang ada di Bank Indonesia 55:53 termasuk [berdehem] 55:54 gubernur, deput gubernur dan lain 55:57 cuman sok ya 55:59 kok bisa ya. Jadi 56:01 ee dan jumlahnya gede kan di atas 1 56:03 triliun. 56:04 Iya 56:05 gede sekali. 56:06 Tetapi seperti kita katakan tadi bahwa 56:10 ada oknum yang sebetulnya kita lihat 56:14 dari pribadinya baik ya secara 56:17 individual itu baik tapi manakala kita 56:21 hidup dalam sebuah tim 56:23 ya kalau kita masuk perusahaan atau 56:26 lembaga kita enggak bekerja sendiri. 56:29 Hm. 56:29 Kita berada dalam sebuah 56:31 kolegial. 56:32 Kolegial. 56:33 Iya. kolegiale. 56:35 Yang itu membuat individu itu 56:39 jarang bisa bertahan. I 56:42 dan kolegial ini kan seperti dalam 56:43 partai politik. 56:44 Iya. 56:45 Ketika jadi ustaz uh menyala-nyala kalau 56:48 khotbah ceramah di mana 56:49 begitu menjadi anggota partai 56:52 berubah [tertawa] 56:55 ya. Tentu begitulah. Maka kita ini 56:57 melihat ee individu kalau secara pribadi 57:00 individual baik. He. 57:02 Tapi manakala kita sudah masuk dalam 57:04 suatu milu suatu tim yang hubungannya 57:08 itu kolegial, sulit kita berkata tidak 57:11 ketika suatu suatu hal yang harus kita 57:14 katakan tidak itu kita sulit ya. 57:17 Ya, makanya 57:19 saya sendiri enggak mau [tertawa] 57:22 karena takut itu terseret ya. 57:24 H 57:25 kolegial atau istilahnya kooptasi ya. 57:29 Iya. 57:29 Rata-rata terkooptasi. Seorang yang 57:32 ideal 57:34 itu akhirnya ketika masuk ke dalam milio 57:37 seperti ini idealismenya hilang. 57:39 Heeh. 57:39 Ya kata teman-teman saya ya yang 57:41 dulu-dulu ikut demonstrasi [tertawa] 57:45 itulah. 57:46 Wah saya juga ikut sampai celana saya 57:49 robek kena pager waktu di 57:51 dulu waktu reformasi itu. Heeh. 57:53 Eah. dan banyak teman-teman itu ya ee 57:56 begitu demo tapi begitu dia menjadi 58:00 asisten menteri 58:02 ee konsultan menteri dan lain sebagainya 58:05 itu 58:06 kalau ketika sudah seperti itu ya banyak 58:09 yang tidak ideal lagi. Iya. Nah, seperti 58:12 Bu Juni dia bilang kan 58:14 banyak kemunifan-kemunifikan ya. 58:15 Sebetulnya kita harus menerima seperti 58:17 itu ya. He. 58:18 Karena memang masyarakat ini tahapnya 58:21 seperti itu dan kita berada pada situasi 58:25 di mana 58:27 kemunafikan berkembang dengan baik ya. 58:31 Berkembang dengan baik dan dipelihara 58:33 ya sehingga ya korupsi menyeret 58:37 pribadi-pribadi yang tidak kita sangka. 58:40 Iya. 58:41 itu 58:43 semoga memberikan jawaban ya Bu Juni ya. 58:46 Baik, terakhir Pak Ustaz ya. Ini dari 58:48 wah pendengar setia ini Madinah dari 58:51 Madinah almunawarah. 58:53 Masyaallah. 58:54 Asalamualaikum warahmatullahi 58:54 wabarakatuh. 58:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:56 wabarakatuh. 58:56 Pak Ustaz untuk menyelamatkan nilai 58:58 apakah baiknya ke emas nah apa ke dolar 59:02 karena prediksi akan naik. Lalu Cina 59:06 bagaimana isunya yang memborong emas? 59:08 Nah, apakah ini keadaan bukan di RI saja 59:12 atau secara global? Tadi Turki disebut 59:15 kok sekarang masih bertahan Erdogan 59:16 walau ditekan terus ekonominya. 59:18 Iya. Kalau suruh milih [berdehem] ee 59:21 hedging ya, melindungi nilai suatu aset 59:23 ya. 59:24 Heeh. 59:25 Apakah dolar apa emas ya? Kalau saya 59:28 sarankan emas. 59:29 Hm. 59:30 Iya. 59:30 Karena emas itu nilai intrinsiknya ada 59:34 ya 100%. 59:35 Heeh. Karena dia bernilai dengan 59:38 sendirinya. Dolar ini kalau Amerika 59:41 jatuh ya langsung jadi kertas koran itu 59:44 tidak ada nilainya gitu. Dan tanda-tanda 59:47 dolar jatuh itu di depan mata. Orang 59:49 semua mengatakan demikian ya. 59:52 Apalagi konflik di apa itu Rusia dengan 59:56 Ukraina, 59:57 kemudian Eropa dengan Rusia, 1:00:00 kemudian 1:00:02 Presiden Trump dengan seluruh dunia. itu 1:00:04 itu 1:00:05 konflik-konflik ini kalau kita simpulkan 1:00:08 ini mempercepat tentunya Amerika ya 1:00:12 walaupun didukung oleh teknologi segala 1:00:14 macam ya 1:00:16 maka apabila Allah ingin menghendaki dia 1:00:18 hancur-hancur ya. 1:00:21 Jadi kalau dilihat seperti itu 1:00:24 skenarionya 1:00:25 maka saran kita adalah pegang emas ya. 1:00:30 Karena walaupun negara itu hancur, emas 1:00:33 itu tetap bernilai 1:00:35 ya. Dia tidak ada negara, 1:00:38 dia negaranya adalah intrinsiknya 1:00:40 sendiri. Asalkan itu Mas, dia tetap 1:00:43 bernilai ya. Dan ketika semua sudah 1:00:46 bubar, umpamanya misalnya Kuwait di 1:00:49 aneksasi Irak ya, mata uang Kuwait 1:00:51 hilang. 1:00:52 Iya. 1:00:53 Ya kan? Tapi orang Kuwait borong emas 1:00:55 sehingga ketika dia kembali lagi emas 1:00:59 tetap kekayaannya terjadi seperti 1:01:01 semula. 1:01:02 Iya itu Masang. Baik itu pertanyaan 1:01:05 terakhir yang bisa kita jawab sebagai 1:01:06 penutup Pak Ustaz dari seluruh bahasan 1:01:08 kita dari Pak Ustaz. 1:01:09 Iya. 1:01:10 Terima kasih Mas Sangga. Jadi ini adalah 1:01:12 keprihatinan atau ungkapan dari 1:01:15 keprihatinan sebagian jemaah kita yang 1:01:19 melihat tiga perkara ini seolah-olah ee 1:01:23 meruntuhkan ekonomi, bahkan bisa 1:01:25 meruntuhkan ekonomi. 1:01:26 H 1:01:27 ya. Yang pertama adalah PHK massal ya 1:01:30 sudah jumlahnya itu sudah ratusan ribu 1:01:32 sekarang. 1:01:34 Ini luar biasa. 1:01:36 Kalau enggak seg ditangani, tidak segera 1:01:39 ditangani oleh pemerintah, maka 1:01:41 bagaimana nasib sebagian warga kita yang 1:01:44 kena PHK itu tidak mungkin dia bertahan 1:01:47 berbulan-bulan ya, karena tidak ada 1:01:50 pendapatan yang masuk. Yang kedua adalah 1:01:53 market crash atau stok market crash yang 1:01:57 2 minggu ee atau minggu lalu terjadi. 1:02:00 Ini adalah suatu hal yang lebih 1:02:03 sopisticated. Heeh. 1:02:04 Artinya bagaimana pelaku bisa 1:02:07 menghancurkan pasar modal. Ya, ini bukan 1:02:11 orang biasa. Ini adalah orang yang punya 1:02:14 strategi. Mereka adalah kelas menengah 1:02:16 ke atas. Mereka adalah orang-orang yang 1:02:18 berpengaruh. Dan pada hakikatnya mereka 1:02:20 adalah orang-orang yang kaya raya. Dan 1:02:23 itu bisa menciptakan ketidakpastian 1:02:25 pasar. sekali ketidakpastian pasar 1:02:28 terutama di dalam pasar modal maka 1:02:31 keperiksaan kepada negara perekonomian 1:02:33 negara akan berkurang jauh ya karena itu 1:02:35 maka ee sebagian bukan sebagian semua 1:02:39 ahli ahli-ahli keuangan melihat pasar 1:02:42 modal itu adalah sebagai suatu cermin 1:02:45 perekomenian daripada suatu negara. 1:02:47 Apabila pasar modal itu baik-baik saja 1:02:50 maka dianggap perekonomiannya itu 1:02:52 oke-oke saja. Hm. 1:02:54 Namun apabila 1:02:56 pasar modalnya itu vulnerable, mudah 1:02:59 digoyang, mudah jatuh, mudah naik, mudah 1:03:03 jatuh, dan lain-lain, maka itu dianggap 1:03:06 sebagai ekonomi yang tidak stabil. Nah, 1:03:10 yang diinginkan solusinya dari 1:03:12 pemerintah adalah bagaimana memberikan 1:03:14 keyakinan atau trust kepada publik ya, 1:03:18 kepada pemain bahwa kita is no problem 1:03:22 at all. 1:03:24 normal dan lain sebagainya. Walaupun itu 1:03:27 gimik, tetapi apabila itu dipercaya oleh 1:03:30 publik, maka normal kembali ekonomi itu. 1:03:34 Oleh karena itu, maka di sini perlu 1:03:36 adanya suatu ee upaya bagaimana 1:03:40 publik itu trust kepada pemerintah. H. 1:03:45 Nah, yang ketiga itu adalah apa namanya 1:03:47 tadi teh ee deprisasi rupai yang terus 1:03:51 sudah ada danantara sudah ada ini dan 1:03:53 lain sebagainya tetap aja ini. 1:03:55 Nah, yang tiga perkara ini tadi 1:03:57 didiskusikan oleh jemaah kita di 1:03:59 pengajian itu membuat mereka itu ee 1:04:02 khawatir bahwa beberapa persoalan ini 1:04:05 yang terjadi di kita ini didesain oleh 1:04:08 orang. Wallahuam bawab. Siapakah mereka 1:04:10 itu? Apakah mafia? Apakah itu ee 1:04:13 aventurir, petualang-petualang yang 1:04:16 ingin menghancurkan ekonomi? Nah, 1:04:18 jawabannya itu mereka tidak tahu karena 1:04:20 mereka ini orang awam. Maka di dalam 1:04:22 forum ini kita ceritakan seperti itu. 1:04:24 Mudah-mudahan bisa memberikan pencerahan 1:04:26 ya, Mas Angga. 1:04:27 I 1:04:27 ya saya kira itu. Baik. Demikianlah 1:04:31 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 1:04:32 subhanahu wa taala, kajian ekonomi Islam 1:04:34 kita edisi hari ini bersama guru kita 1:04:36 Ustaz Ikhwan Basri. Semoga apa yang 1:04:38 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 1:04:41 semua. Terima kasih atas kebersamaan 1:04:44 Anda. Kami undur diri. Billahi taufik 1:04:47 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:04:48 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:04:50 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:04:52 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:53 wabarakatuh. 1:04:54 Waalaikumsalam.