Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu
- wasalamu ala sayyidina Muhammad wa ala
- alihi wasohbihi ajmain. Rbi zidni ilma
- Allahumfani bima alamtani waimni mafuni
- warzuqni ilman yangfa. dipancarkan dari
- Jalan Masjid Silaturahim nomor 36
- Kalimbangkis Cibubur Bekasi. Radio
- Silaturahim dan Rasil Visual untuk Islam
- yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah subhanahu wa taala, apa kabar Anda
- di kesempatan kali ini? Semoga dalam
- keadaan sehat walafiat di manapun Anda
- yang dapat mendengarkan ataupun menyimak
- siaran kami, Anda yang berada di daerah
- Batam dan sekitarnya yang mendengarkan
- kami melalui Radio Sela FM. Anda yang
- berada di daerah Semarang yang
- mendengarkan kami melalui Radio Rasil
- Semarang ataupun Anda yang berada di
- daerah Banyuwangi, Magelang, dan
- Pontianak yang mendengarkan kami melalui
- Radio Session Relay Rasil ataupun di
- mana pun Anda berada yang dapat
- mengakses kami di siaran streaming Rasil
- ww.radiosilaturrahim.com. Senang sekali
- saya Angga Aminuddin dapat kembali
- menyapa Anda Ikhwan Akhwat. Kami hadir
- dalam acara perempuan dan dunia bersama
- narasumber kita Ibu Prof. Amil Lubis.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahirabbil alamin.
- Alhamdulillah kita dapat kembali ee
- bersua dengan pendengar ya. Iya.
- Alhamdulillah.
- Kesibukannya ee apa aja nih Bu sekarang
- nih?
- Ya sekarang ini sudah mulai apa? aktif
- pengajar karena sudah semester ganjil
- mulai kemudian ada ya di organisasi ini
- apa mempersiapkan diskusi atau
- mempersiapkan seminar begitu itu ee
- sangat menarik karena kita jadi ee apa
- sibuk dan juga bergaul berkomunikasi
- dengan orang banyak dan ini sangat ee
- memberi semangat untuk kita semua. Baik,
- di kesempatan kali ini kan kita akan
- membahas temanya mengenai politik. Oh,
- iya. I ee kalau saya tanya Bu Amani
- pernah aktif terlibat dunia politik
- enggak, Bu? Oh, kalau politik aktif
- seperti di partai atau tidak? Nah, iya
- walaupun jadi politisi enggak ya?
- Walaupun banyak yang ini ya kadang minta
- begitu ayo bergabung tetapi ee
- sepertinya saya lebih baik mengajar. Hm.
- Saya memang apa di guru besar bidang
- sejarah politik Islam. Iya. Saya lebih
- senang dan nyaman untuk mengkader kader
- politikus-politikus ee generasi muda,
- intelektual muda yang ee sadar akan
- pembangunan negerinya khususnya di
- bidang politik. Nah, saya lebih senang
- di wilayah itu. Di wilayah pendidikan
- ya. Iya. Iya. Ya, topik kita ya
- insyaallah di kesempatan kali ini itu
- mengenai politik Islam dan
- perkembangannya hingga masa sekarang. Ee
- namun sebelum kita ke topik yang dibahas
- ee kalau Ibu melihat ee apa ya kondisi
- politik Indonesia di tahun ini ya 2018
- menjelang 2019 gitu ya, itu kan riuh
- banget Bu. Oh iya iya. Arena politiknya
- itu ya di media massa itu pusing gitu
- ya. Kalau Ibu menyikapinya bagaimana
- untuk seorang ee akademisi gitu ya? Iya.
- Ya, memang situasi sekarang ini kita
- semua di seluruh Indonesia sedang
- mempersiapkan ee apa? perhelatan akbar
- untuk ada pemilu, pemilihan presiden.
- Insyaallah tahun depan kita semuanya
- juga ee sebagai akademisi kita mendorong
- agar semua masyarakat ee pemilih-pemilih
- dari yang muda sampai yang senior itu
- semuanya agar aktif e peduli melihat ee
- situasi di dalam negeri dan juga
- menggunakan hak pilihnya. itu yang bisa
- saya sampaikan dan tentu ee apa situasi
- ini akan mempererat kita sebagai bangsa,
- sebagai umat karena kita semuanya peduli
- akan ee ee perkembangan yang akan ada
- insyaallah di masa yang akan datang. He
- ee Ikhwan Ahwad, kami mendapat banyak
- masukan gitu. Ketika ee politik dipahami
- oleh sebagian umat Islam ini ada yang
- mengatakan bahwa bukan bagian dari
- Islam, tapi juga banyak tokoh yang
- mengatakan bahwa politik ini adalah
- jalan dakwahnya, jalan dakwahnya Islam.
- Lalu ee kami di sini ingin membahas
- lebih jauh sebenarnya istilah politik
- Islam dan perkembangan itu bagaimana
- sih? Apakah sejarah perjuangan Nabi juga
- sudah masuk terhadap kegiatan-kegiatan
- politik? Nah, itu akan kita bahas ya,
- Ibu ya. Ah, iya. Baik. Nah, baik.
- Sebagai pengantar, Bu, ee aspek politik
- Islam kalau kita melihat dari awal titik
- perjuangan Nabi Muhammad, apakah sudah
- masuk dalam politik Islam? Iya. Ee
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ee
- diutus Allah sebagai nabi terakhir dan
- penerima wahyu terakhir yakni Al-Qur'an.
- dan itu diturunkan dalam masa 23 tahun.
- Nah, di sini ketika perjuangan
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di
- Makkah, maka perjuangannya adalah
- memperkuat akidah dan
- memperkenalkan ee agama monoteisme yang
- murni dan dengan syariat dan ajaran yang
- dibawa oleh Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Maka ee ini adalah masa-masa
- yang memang ee peletak dasar agama Islam
- sebagai agama samawi terakhir. Tapi ee
- setelah itu Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam juga berhijrah ke Madinah. Dan
- setelah di Madinah 10 tahun, beliau
- diangkat sebagai kepala negara, pemimpin
- umat, dan juga melakukan
- penguatan-penguatan untuk ee
- komunitasnya, yakni
- berdiplomasi dengan ee apa? mengirim
- surat ke ee imperium atau kekaisaran
- Kisra di sekeliling Jazirah Arab, yakni
- ada di Persia ataupun di Romawi. Begitu.
- Nah, ini adalah dalam rangka memperkuat
- wilayah dan juga memperkuat umat
- pengikut Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam yang tentu dalam ee berjuangnya
- dan dalam berdiplomasi, berinteraksi
- dengan masyarakat dunia tentu dakwah
- diutamakan.
- Dakwah ajaran agama Islam adalah yang ee
- mencanangkan kebersamaan, persatuan,
- kemudian tauhid itu adalah yang paling
- utama. Maka ee slogan atau semangat
- lailahaillallah Muhammad Rasulullah
- inilah yang disebarkan ke seluruh dunia.
- kemudian ee apa baru nanti umat bisa
- berkembang dan juga bisa mendirikan
- negara-negara atau daulah atau juga ee
- apa dinasti-dinasti itu adalah dalam
- rangka menyejahterakan umat dengan cara
- mengatur. Jadi intinya dari siasah itu
- adalah mengatur mengatur masyarakat,
- mengatur umat ee dan ee aspek politik
- tidak lepas dari aspek dakwah, tidak
- lepas dari aspek ekonomi, aspek hukum.
- Ini semua dari masa awal pendirian
- negara Islam di Madinah sudah
- diindahkan.
- Jadi kalau kita cari akar mulanya
- bagaimana politik Islam berkembang
- adalah kita ambil titik turning
- point-nya ya, titik tolaknya adalah dari
- hijrah Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Dan ee ee ketika itu ada
- proses prosesnya yakni adalah
- baiat-baiat. Ada Baiatul Aqabah al-Ua,
- Baiatul Aqabah As-Saniah. Ini ee bukan
- hanya orang Madinah ee yang agamanya
- masih lain dari ee agama Nabi Muhammad,
- tapi sudah memulai sudah mulai tertarik
- untuk ajaran monoteisme, tauhid, dan
- juga ide-ide persamaan, ide-ide keadilan
- yang di ee bawa oleh Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam.
- Ini adalah proses untuk peletak dasar
- Baiatul Aqabah al-U dan Assaniah ya.
- Yang pertama dan yang kedua ini sangat
- ee ee apa? Monumental sehingga
- ini dinyatakan sebagai ee rasa atau
- semangat untuk bersatu, untuk berkembang
- sebagai komunitas ee politik. Nah, ee di
- sini juga tidak lepas dari kontribusi
- perempuan juga ikut dalam baiat untuk
- menjadi awal landasan berdirinya negara
- Islam.
- Hm. Ee di masa Rasulullah itu
- apakah
- kekuasaan itu menjadi hal utama ketika
- Rasulullah berdakwah?
- Ya, Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ketika berhijrah dan disambut
- ee oleh masyarakat di Madinah ee tentu
- disambut dengan harapan bahwa Rasulullah
- bisa mendekatkan kabilah-kabilah yang
- saling berperang saat itu. Bisa
- menyatukan, bisa juga membawa suasana
- baru. adanya keadilan, adanya
- persamaan, tidak adanya ee kasta atau
- tidak adanya level dalam masyarakat,
- strata masyarakat ada yang budak dan ada
- yang bangsawan. Ketika datangnya Islam
- ini semuanya
- dipersaudarakan. Semua manusia adalah
- sama dan semua bisa bersaudara. Oleh
- karena itu, tujuannya bukan hanya
- politik ke untuk berkuasa, tetapi lebih
- kepada menyejahterakan masyarakat,
- membela masyarakat dengan tujuan tidak
- juga ee apa ee menjadi lemah umat dan
- memberi peluang agar dakwah dapat
- dilakukan dengan lancar.
- yang masih berbicara politik di masa
- kenabian membaca satu buku eh Imam
- Assuyuti berpendapat bahwa di masa
- kenabian itu masuk ke tahapan konsep
- politik tradisional. Nah, saya enggak
- tahu kenapa disebut konsep politik
- tradisional gitu ya, karena mungkin
- masih di masa lampau. Nah, bicara
- tentang kepemimpinan di masa Nabi dan
- penerus Nabi masa khulafa urasyidin dan
- juga masa ee kekhilafan-kekhilafan yang
- lain. Iya. I kenapa tidak ada satu
- konsep politik yang bisa terus-menerus
- gitu setelah masa Khalifah Ali kan
- justru di masa Bani Umayyah dan Abesiyah
- malah berbeda konsepnya jadi kerajaan.
- Nah, dalam pandangan Bu Amani bagaimana?
- Oh iya. Ee
- memang politik itu politik Islam
- berkembang adalah ee ada konsep juga
- tadi disebut dari ee Imam Assuyuti juga
- ada sebelumnya dari Imam ee Ibnu
- Taimiyah bahwa konsep ee politik dalam
- Islam adalah untuk menjaga agama dan ee
- dan masyarakat.
- Jadi wa eh al umal islamiah atau bukan
- hanya umat islamiah tapi untuk
- menyejahterakan manusia secara umum.
- Nah, penting adanya politik adalah
- liirasatidin untuk e menjaga agama dan
- ee hukum-hukum ajaran bisa dilaksanakan
- dengan baik. Karena tujuan dari ajaran
- dan hukum-hukum ini adalah untuk membina
- masyarakat, menjaga ketertiban, dan juga
- untuk bisa maju masyarakat ini menjadi
- membangun ee peradaban yang juga ee
- layak ya untuk ee umat Islam. Nah, ee
- adanya politik Islam di Madinah ini
- memang sangat penting karena ee saat itu
- Jazirah Arab dikenal sebagai masa
- jahiliah. Tetapi bukan jahiliah jadi
- bodoh segalanya, tetapi tidak. Mereka
- juga sudah punya konsep-konsep politik
- tapi tradisional. Tadi disebut kata
- tradisional maksudnya adalah masih
- konsep lama yang berkait erat dengan
- kekabilahan. kabilah ya. Iya.
- Kekabilahan inilah yang menjadi dasar
- persatuan dari ee satu komunitas. Nah,
- di Madinah itu ee ee komunitas atau
- kabilah-kabilah yang berbeda disatukan
- oleh Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Dibuat ee perjanjian damai
- bahkan dengan yang beragama beda. Ada
- yang Nasrani dan juga ada yang Yahudi
- itu juga disatukan oleh Rasulullah. ee
- monumental sekali ketika Rasulullah ee
- diangkat sebagai kepala negara oleh
- masyarakat Madinah,
- beliau melakukan atau membuat ya
- menyusun piagam Madinah. Piagam Madinah
- ini adalah sebagai kontrak sosial ya,
- sosial dan politik. mengakui semua
- kabilah sebagai bertetangga yang baik
- bisa melakukan kegiatan ekonomi,
- kegiatan sosial di masyarakat dengan
- aman, dijamin keselamatannya oleh
- Rasulullah dan oleh ee sahabatnya. Lalu
- ini menjadikan umat yang beragama semua
- menjadi sama, warga negara yang sama.
- Walaupun zaman dulu karena masih
- tradisional ya, maka ee umat yang
- nonmuslim itu tidak ada kewajiban untuk
- membela negara. Jadi kalau mau berperang
- atau mau melakukan ghazawat ya membela
- umat Islam dari ancaman gangguan ee
- kafilah-kafilahnya yang ee dagang yang
- diganggu oleh suku lain yang nonmuslim.
- Maka dalam tentara umat Islam, pasukan
- umat Islam itu tidak ada yang nonmuslim
- ikut. Maka nonmuslim hanya ikut dalam
- kegiatan sosial, ekonomi, ya
- mengembangkan masyarakat ee dengan baik,
- bisa hidup bersama dengan aman dan damai
- dengan umat Islam. Nah, ee setelah
- itu
- wilayah Islam ya semasa ee setelah
- wafatnya Rasulullah, semua Jazirah Arab
- sudah masuk Islam ya. Kemudian baru
- berkembang ke wilayah lain, apakah di
- Afrika Utara. Nah, di sini bukan berarti
- bahwa Islam itu tidak berkembang atau
- tidak dikenal ke wilayah lain yang lebih
- jauh dari Jazirah Arab atau sekitarnya
- Persia. I. Tetapi ternyata di masa 23
- tahun
- em kepemimpinan Rasulullah ke Nusantara,
- ke kepulauan di Asia Tenggara bahkan
- sampai ke negeri ee Cina pun itu
- semuanya Islam juga sudah dikenal.
- Karena kita mengenal dalam sejarah
- pergerakan ekonomi perdagangan,
- berdagang ee dengan semua kawasan di
- dunia. di masa Rasulullah itu sudah
- dilakukan dari Indonesia misalnya kita
- mengembangkan sejak lama jalur rempah.
- Jalur rempah-rempah inilah yang sangat
- ee intensif dilakukan oleh ee pedagang
- Indonesia yang juga terkenal sebagai
- pelaut-pelaut ulung membawa e komoditi
- atau rempah-rempah tadi ya, palawija
- seperti cengkeh, kayu manis dan juga ee
- pala itu dari timur wilayah timur
- nusantara, timur Indonesia datang
- langsung ee dibawa ke wilayah di ee apa
- Jazirah Arab ya melalui
- pelabuhan-pelabuhannya maka
- pedagang-pedagang Indonesia juga sudah
- ada di sana. Dengan ee ee apa dengan
- demikian kita bisa berkesimpulan bahwa
- Islam juga tersebar ke Nusantara sejak
- masa Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Dan ini didukung oleh ee
- banyak referensi. orang Barat juga
- melakukan referensi seperti itu dan
- bukti-bukti dari Indonesia dari warisan
- khazanah ee budaya dan tradisi Indonesia
- juga menyambung dan ee saya juga
- mendengar ee ee membaca juga bahwa sudah
- ada surat-menyurat antara Khalifah
- Utsman ibn Affan itu sudah dekat sekali
- dengan Rasulullah dengan salah satu raja
- di Nusantara. Nah, ini tandanya em jadi
- kita perlu koreksi sejarah juga bahwa
- Islam bukan hanya tersebar di Jazirah
- Arab di masa Rasulullah, tetapi juga ke
- seluruh dunia. Karena ini adalah hikmah
- Allah untuk memperkenalkan Islam kepada
- seluruh masyarakat yang ada. Nah, dengan
- demikian em ajaran Islam universal sejak
- didirikan, sejak ada ajaran Islam dan
- politik Islam sudah dikenal. dasar-dasar
- dan prinsip-prinsipnya oleh ee
- masyarakat di seluruh dunia saat itu.
- Nah, nanti ada pakar-pakar politik dan
- sejarah mengkategorikan setelah masa
- Rasulullah dan Khulafa Rasyidin ini
- bukan lagi tradisional tetapi sudah
- lebih ee meluas ya. Ee oleh karena itu
- ee buku lain ya, referensi lain dari ee
- Ustaz Angga bukan hanya ee tradisional
- penamaan dari masa Rasulullah dan
- khulafa rasyidin, tetapi dinamakan masa
- klasik. Masa klasik. Iya. Masa klasik
- ini adalah yang meletakkan dasar-dasar
- ee perjuangan Islam ee memperkenalkan
- ajaran Al-Qur'an ke seluruh dunia. masa
- klasik inilah yang memang ee ee sangat e
- unik, sangat unik bagi saya karena
- ternyata semua bentuk perpolitikan Islam
- sudah dilakukan. perpolitikan yang
- dikenal oleh umat manusia itu dilakukan
- oleh umat Islam di masa klasik ini
- seperti pemerintahan yang demokratis
- yang diajarkan oleh Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam dengan adanya
- ee apa ee distribusi wewenang.
- Rasulullah sudah melakukan itu. Bukan
- berarti masa klasik atau tradisional
- tadi Rasulullah berarti kekuasaan ada di
- tangan beliau. I. Beliau bukan otoriter
- tetapi juga bermusyawarah dengan para
- sahabatnya. Oleh karena itu, musyawarah,
- keadilan, persamaan, dan juga kebebasan
- ini adalah prinsip-prinsip politik dalam
- Islam. Nah, tadi ee memang masa klasik
- ini unik karena nilai-nilai demokratis
- itu sudah ada dengan cara bermusyawarah.
- Rasulullah juga mendistribusikan
- wewenangnya karena Rasulullah berpusat
- di Madinah. Lalu ada sahabat yang
- ditunjuk jadi gubernur di Yaman atau di
- wilayah Syam atau di wilayah ee timur
- ya, Jazirah Arab itu semuanya diberi
- wewenang oleh Rasulullah untuk
- mengembangkan sesuai dengan ijtihad para
- sahabat ini dan melakukan pembaruan
- sesuai dengan kondisi sosial masyarakat
- yang ada di wilayahnya. Nah, ini kita
- penting sekali mengingat lagi Muad bin
- Jabal ketika mau pergi e ke Yaman
- ditunjuk sebagai qadi dan sebagai wali.
- Wali itu artinya ee gubernur. Maka ee
- Rasulullah bertanya, "Nanti Anda nanti
- ke sana akan menggunakan hukum dengan
- cara apa?" Ee Muad bin Jabal menjawab,
- "Saya akan berpegang pada Al-Qur'an,
- kitabullah, dan sunah Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam." Lalu
- Rasulullah bertanya, "Kalau tidak ada di
- Quran, tidak ada di ee hadis Rasulullah
- dan di sunah itu Anda menggunakan apa?"
- Menggunakan ijtihad. Nah, di sini
- berarti sumber hukum Islam yang
- berikutnya adalah ijtihad. Nah, politik
- adalah produk ijtihad secara umum. Oleh
- karena itu, tidak bisa dikatakan bahwa
- dalam Islam tidak ada politik. Umat
- Islam adalah umat beragama yang hanya
- menjalankan tauhid dan ee ajaran Islam
- dari segi keagamaan, dakwah, pendidikan.
- Ee demikian saja, tetapi juga karena
- umat yang ee diajarkan berpolitik untuk
- menjadi ee bersatu, untuk menjadi kuat
- itu adalah harus ada peran politik.
- yakni yang tadi pengaturan ya, tadbir
- alummah kirasatuddin ini tidak bisa
- dipisahkan dari perjuangan umat Islam. H
- jadi politik itu satu produk ijtihad ya.
- Berarti ada konsep dasarnya dalam Islam.
- Prinsip-prinsipnya. Iya. jika melihat ya
- di masa ee politik klasik ya, politik
- Islam klasik setelah masa kepemimpinan
- Nabi setelah masa Nabawiyah itu di masa
- khulafaur rasyidin yang empat. Nah, kan
- ada perbedaan ketika di masa Khalifah
- Bani Umayyah dan Abbasiyah bukan lagi
- berdasarkan musyawarah tapi sudah
- menerapkan ya monarki absolut gitu
- kepemimpinan itu berdasarkan keturunan.
- Nah, apakah di masa ee Umayyah dan
- Abbasiyah juga masih masuk ke konsep
- politiknya klasik Nabi dan para khurafa
- Rasyidin itu masuknya ke masuknya
- kategorinya ke mana itu Bu gitu ya.
- Karena ada juga yang mengatakan ya kalau
- sudah mau rek absolut bukan demokratis
- lagi berarti politik Islamnya sudah
- berubah. N apakah benar begitu? Ya, saya
- ini hal-hal yang perlu dikoreksi dari
- sejarah Islam. Iya. Tidak ada raja atau
- khalifah ya muslim dari awal itu
- berkuasa secara absolut tidak ada.
- Prinsip musyawarah tetap dilakukan ya
- konsultasi dengan berbagai pihak tetap
- dilakukan. Tadi saya katakan bahwa
- perpolitikan Islam di awal itu
- menjalankan semua bentuk pemerintahan.
- Nah, diantaranya yang demokratis yang
- dicontohkan oleh Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam bahwa beliau juga
- mendistribusikan wewenang kepada para
- sahabat di masa khilafah rasyidah atau
- ee khulafa rasyidin mereka juga
- menerapkan ee tadi
- sistem apa suksesinya memang bukan
- turun-temurun tetapi tetap musyawarah
- itu dilakukan. Jadi dari ee Abu Bakar
- berkuasa juga karena ada kesepakatan di
- ketika bermusyawarah di Sakifah Bani
- Saidah. Kemudian ee pemilihannya Umar ee
- itu diinisiasi oleh Abu Bakar tapi
- disepakati ya oleh sahabatnya. Jadi ee
- Abu Bakar ketika mau wafat ya menunjuk
- Umar bukan berarti ditunjuk demikian,
- tetapi dia juga musyawarah dihadiri oleh
- sahabat-sahabat yang lain lalu
- disetujui. Nah, di sini penting sekali
- kita memahami ini. Kemudian ketika
- pemilihan Utsman Ibn Affan sangat
- monumental. Umar dalam keadaan sakit ya
- waktu itu ditikam oleh ee ee apa ee
- ditikam dan dalam keadaan e sakit beliau
- membuat dewan formatur terdiri dari enam
- orang. Enam orang ini adalah orang-orang
- yang almubasyirina bil jannah yang masih
- hidup. Jadi ada ee Rasulullah mengatakan
- ada 10 orang yang akan ee masuk surga
- ya. Nah, 10 ini sahabat Rasulullah
- ketika Umar mau wafat itu tinggal enam.
- Tentu Utsman, Ali, Thalha, Azzubair,
- kemudian Saad ibn Abu Waqqas dan ee ee
- Abdurrahman bin Auf. Enam orang ini
- mereka dinyatakan sebagai dewan
- formatur. Silakan berkonsultasi untuk
- memilih. Nah, akhirnya di akhir ee ada
- dihasilkan Utsman menjadi khalifah.
- Kemudian pemilihan Ali juga demikian
- dimusyawarahkan karena ee sebelumnya ada
- proses Ali jadi kandidat ya khalifah
- maka dilanjutkan dengan musyawarah lalu
- dipilih juga Ali. Nah, masa ini sangat
- unik. Setelah itu tidak berulang lagi
- suksesi seperti ini. Tetapi kita tidak
- bisa menyalahkan Muawiyah bahwa dia
- mengubah dan menjadi ee monarki kemudian
- menjadi absolut. Itu tidak. He. Jadi
- kita pembacaan yang lebih dewasa lagi
- dari perpolitikan Islam. Ee bacaan yang
- lebih ee apa ee objektif lagi dari
- kondisi yang ada dalam masa kekhilafahan
- zaman itu menyatakan semua prinsip
- musyawarah keadilan itu di ditegakkan.
- Jadi sejak masa ee sebelum ee Muawiyah,
- masa Hasan bin Ali kemudian pindah ke
- Muawiyah itu dicanangkan sebagai amul
- jamaah. Ee tahun di mana umat Islam
- semua bersatu, tidak mau perpecahan,
- tidak mau ee apa ee saling berperang,
- tetapi ingin membangun umat. Nah, di
- sinilah inisiatif dari Muawiyah untuk ee
- me ee memilih sistem suksesi e
- turun-temurun dan dengan menerapkan
- sistem seperti Romawi atau seperti
- Persia dengan menerapkan ada putra
- mahkota. He. Berarti ini adalah hasil
- dari asimilasi budaya politik yang ada
- di Syam atau di wilayah Damaskus. Karena
- Muawiyah ada di wilayah Damaskus saat
- itu. Dan ee yang beliau lihat bahwa ee
- sistem monarki adalah yang cocok untuk
- umat Islam saat itu karena sudah mulai
- berkembang tidak bisa lagi semakin luas
- gitu ya. Iya. Sudah meluas. ee saat
- Muawiyah sudah tentu e Syam sudah ke
- Irak, sudah ke wilayah e Irak bukan
- namanya Irak dulu ya, wilayah-wilayah ee
- bulan sabit subur itu namanya dulu ee
- the fertile cres itu semua juga sudah
- berkembang. Islam sudah masuk ke sana
- sampai ke Persia bahkan ke Afrika Utara
- ini ya kalau politik ini. Tapi kita
- tidak lupa bahwa ee ke arah timur juga
- Islam berkembang sampai ke Nusantara.
- Nah, di masa ini namanya di ee masih
- masa klasik. Klasik sampai dinyatakan ee
- sampai abad 13. Berarti Abasiyah
- ya sampai ee jatuhnya ee khilafah
- Abbasiyah diserang oleh pasukan Tatar.
- ini adalah masih masa klasik karena ee
- mungkin ya ee bukan mungkin tapi karena
- kekhalifahan yang ada masih menggunakan
- ee sistem atau patokan bahwa khilafah
- itu harus dari Bani Quraisy. Tapi
- ternyata kita melihat juga di
- tempat-tempat
- lain kekhilafahan atau kesultanan atau
- kepemimpinan tertinggi wilayah-wilayah
- yang sudah menjadi Islam itu tidak lagi
- menggunakan orang Quraisy. Nah, di sini
- kalau enggak salah itu sempat ada
- hadisnya ya, Bu ya. Al Imamu minal
- Quraisy. Alimmatu min Quraisy. Itu hadis
- Rasulullah.
- Quraisy. Tapi setelah itu umat Islam
- berkembang. Maka hadis ini dipahami
- lain. Bukan lagi harus keturunan Quraisy
- yang dari Makkah dan beserta seluruh
- kabilah-kabilah yang ada saat itu ee dan
- keturunannya, tetapi yang memiliki
- sifat atribut ee jiwa, semangat dan juga
- akhlak orang Quraisy. Ini monumental
- sekali dikatakan dibunyikan secara
- persis oleh Ibnu Khaldun dalam bukunya.
- Walaupun dia sudah di abad 14 dan abad
- 15 hidupnya, tetapi beliau mengatakan
- bahwa ee Quraisyiah atau dalam hadis
- Rasulullah yang mengatakan ee
- kepemimpinan itu di tangan Quraisy itu
- ditafsirkan bahwa dianalogi dianalogikan
- bahwa harus yang punya semangat, sifat,
- keberanian, kepemimpinan dan juga akal
- sehat dari orang-orang Quraisy yang
- waktu itu memang memimpin ee suku
- suku-suku di Makkah. Nah, kemudian
- setelah itu kan Rasulullah dari Quraisy
- pindah ke Makkah eh ke Madinah. Lalu
- beliau berkuasa. Islam beryebar di
- mana-mana. Waktu itu masih juga
- orang-orang Quraisy menyebar. Tetapi
- setelah itu ee kepemimpinan tidak lagi
- di tangan Quraisy. Apakah itu
- legitimate? Apakah kalau bukan di tangan
- orang Quraisy legitimat? I. Nah, di sini
- tentu ee pakar-pakar ahli politik Islam,
- sejarah Islam pakarnya juga mengatakan
- bahwa ini tetap legitimate. Karena
- kepemimpinan itu syarat-syaratnya tidak
- lagi harus dari Quraisy. Nah, setelah
- itu masa perpolitikan Islam dinamakan di
- abad pertengahan. Abad pertengahan ini
- em sudah lebih luas. Tentu sudah saya
- yakin itu di seluruh ee daratan, di
- seluruh dunia itu sudah dikenal Islam.
- Ee ada lagi koreksi bahwa emm apa ee di
- masa kejayaan ee Spanyol ya, Andalusia
- ya, Islam di Andalusia masa jaya itu
- berkuasa 8 abad di sana. Delan abad.
- Iya. diinisiasi memang oleh
- pasukan-pasukan yang ee datang membantu.
- Lagi-lagi kita harus koreksi Islam tidak
- menyebar di seluruh dunia dengan pedang,
- bukan dengan perang. Nah, Islam buktinya
- masuk ke Eropa, ke wilayah Andalusia itu
- atas permohonan dari ee penguasa di
- Andalusia untuk datang ee untuk
- mendatangkan pasukan Islam ya ee tentara
- Islam menyelamatkan masyarakat di
- Andalusia dari penguasa yang zalim. Iya.
- ini nyata betul dalam sejarah bahwa ada
- ee penguasa Spanyol namanya Yulian minta
- ee bantuan dari Musa bin Nusir dan juga
- Thariq bin Ziyad, Tharif bin Muhammad
- itu semuanya ee pejuang yang mengepalai
- pasukan Islam datang ke Spanyol. Setelah
- itu ee Islam berkuasa dan juga
- berkembang di Spanyol. Ada lagi koreksi
- e dalam kajian atau bacaan sejarah kita
- yang salah bahwa katanya Thariq bin
- Ziyad membakar
- perahu-perahu. Pernah dengar itu ya?
- Iya. Membakar sebagai strategi perahu
- supaya jangan pulang. Wah ini salah.
- Benar. Jadi dari bacaan saya, tidak
- mungkin seorang e pemimpin sudah susah
- payah ber melaut ya, sudah susah payah
- ee berjuang mengarungi lautan sampai ke
- satu wilayah lalu dia menganggap
- pasukannya pengecut supaya tidak pulang
- dibakar. Ini salah besar. Jadi tadi ee
- oleh karena itu konsep politik bukan
- demikian. Tidak ada pemaksaan. yang
- pergi ke Andalusia semuanya adalah
- orang-orang yang berjuang ikhlas untuk
- menegakkan keadilan di sana dan bukan
- juga yang pengecut tidak takut pulang
- tidak mau ee apa supaya ditahan tidak
- pulang ee dibakar. Membakar aset itu
- juga hukumnya haram kan. He membakar,
- merusak itu tidak boleh. Dan ini iya ya
- tidak boleh. Namanya menyia-nyiakan
- namanya tabzir mubazir. Ee membuat kapal
- saat itu dari kayu itu sangat susah
- sekali. Di mana ee dari mana di Afrika
- Utara semua produk kayunya itu jarang
- sekali. Jadi membuat perahu saja
- sudah achievement terus kok dibakar ya
- dirusak ya. banyak sekali kalau kita
- baca lagi sejarah Islam. Iya. Termasuk
- juga Umar Ibnu Khattab katanya ee
- membakar anak-anak perempuan wa'dul
- banat seperti zaman dulu. Ee ini adalah
- ee hanya ingin merusak nama Umar. Iya.
- Iya. Kalau Umar melaksanakan tradisi
- jahiliah dengan membakar ee membunuh
- anak perempuan, kok ada anaknya yang
- hidup perempuan? justu menjadi sumber
- hidayah ya. Iya. Hafsah binti Umar yang
- nantinya juga jadi istri Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam adalah ee
- tokoh dalam Islam min ummahatil mukminin
- ya ee istri Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam yang sangat mulia. Dari
- tangannyaalah keluar dikumpulkan
- Al-Qur'an. Quran mushaf Hafsah. Ini yang
- dijadikan landasan bagi Utsman ibn Affan
- nanti di masa pemerintahan Utsman untuk
- dibukukan Quran yang dikumpulkan oleh
- Hafsah dan inilah yang dibakukan sampai
- sekarang. Oh, jadi mushaf Utsmani itu
- mushaf Hafsah. Dasarnya dari mushaf
- Hafsah ya? Iya. Dan dia anaknya Umar dan
- dia perempuan istri Rasulullah. Jadi
- kalau kita mau lihat juga ya dalam
- perpolitikan, kita tidak boleh
- tinggalkan peran perempuan ya. Betul.
- Tadi dalam baiat sudah ada ee peran
- perempuan ikut datang berjanji di
- hadapan Rasulullah untuk melaksanakan
- ajaran Allah dan rasulnya untuk tidak
- membunuh, tidak bohong, tidak berzina,
- tidak ee apa berkhianat. Itu adalah
- janji-janji atau ikrar yang dilakukan
- yang diungkap waktu baiat. Nah, ini
- peran perempuan juga ada di sana.
- Kemudian selanjutnya juga banyak
- pejuang-pejuang itu ee yang membela
- Rasulullah pada perang Uhud. Ee pengawal
- pribadinya itu adalah perempuan namanya
- Sahabiyah ee Nusaibah yang di akhir
- perang Uhud di badannya itu ada 68
- sayatan, tusukan atau ee kena tombak,
- kena pedang dan panah. He itu adalah
- perempuan yang akhirnya ketika juga
- Rasulullah terluka ee Nusaibah yang
- mengambil panji bendera pasukan Islam
- dipegang oleh Nusaibah ini juga
- perempuan juga di masa Umar yang
- terkenal adil dia tidak melihat ee
- perempuan sebagai sosok yang lemah i ya
- dia menetapkan pengawas pasar namanya
- Asyifa perempuan juga pengawas pasar
- artinya di situ Dia percaya betul bahwa
- yang bisa menegakkan keadilan karena
- pasar itu terkenal sebagai pasar,
- sebagai rimba, sebagai orang yang mau
- berkhianat, menipu, manipulasi, tidak
- jujur itu semuanya ada di pasar. Maka
- untuk mengawas timbangan supaya jangan
- ada di di apa di menipu dalam timbangan,
- maka pengawasnya adalah perempuan. Dan
- banyak sekali contoh-contoh ya. Jadi di
- masa pertengahan, abad pertengahan ee
- periodisasi
- politik Islam sudah berkembang di
- mana-mana. Dan inilah masa kejayaan. H
- kejayaan. Kalau dari segi teori politik
- Islam, maka ini ee sudah makin matang.
- Karena ulama-ulama Islam menulis buku,
- menulis e buah pikirannya dalam
- karya-karya yang monumental. Kita lihat
- sejak awal sudah ada Almawardi, sudah
- ada Alfarra, sudah ada Ibnu Abir Rabiah,
- kemudian dilanjutkan oleh Ibnu Taimiyah,
- dilanjutkan oleh Ibnu Khaldun. Ini
- adalah tokoh-tokoh politik Islam yang
- meletakkan dasar teori dan juga menulis
- dalam karya-karyanya praktik-praktik
- politik Islam. Nah, dengan demikian ee
- ulama ini sebenarnya tidak ee ulama
- setuju bahwa pakar pakar dahulu ya ulama
- bukan dalam artian sekarang artinya ahli
- agama, tapi ee cendekiawan, pakar
- politik Islam di zaman dahulu mereka
- juga percaya bahwa sistem kerajaan yang
- turuntemurun itu adalah juga terbaik
- untuk masanya, untuk zamannya. I. Oleh
- karena itu ee karya-karya mereka
- menambahkan berkontribusi pada bagaimana
- pengaturan pengelolaan negara. Kalau
- Ibnu Khaldun sudah lebih maju, dia
- dikenal sebagai bapak ekonomi. Iya.
- Dunia, bapak sosiologi ya dunia. Jadi
- memang di abad 15 ya di zamannya di ee
- beliau ee hidup di awal
- 19 1400-an.
- dari 1300 akhir sampai wafat
- 1405 kalau tidak salah ya. Nah, berarti
- masih awal sekali sebelum di barat
- muncul tokoh-tokoh yang bisa membela
- masyarakat, membela perpolitikan,
- tokoh-tokoh Islam sudah lebih dahulu,
- ya. Nah, ee setelah itu politik tidak
- lepas dari ekonomi. Iya. Kita lihat dari
- segi geopolitik, ya. Itu geopolitik
- adalah istilah zaman sekarang. zaman
- sekarang. Iya. Tetapi zaman dahulu mulai
- dari Rasulullah juga sudah melakukan
- geopolitik ya, geostrategi juga kalau
- kita gunakan ya istilah-istilah
- sekarang. Ee beliau juga sudah punya
- strategi, punya berdiplomasi bagaimana
- menjalin hubungan friendship ya ee
- sedekah atau persaudaraan, persahabatan
- dengan wilayah-wilayah ee sekitarnya
- supaya jangan ada perang, supaya jangan
- ada hal-hal yang merugikan umat Islam
- sendiri. Maka bersahabat mengirim surat.
- Bahkan Rasul sudah menyiapkan duta-duta
- Islam gitu ya. Huzaifah bin Yaman. Iya.
- Iya. Dan saat itu di surat Rasulullah
- dikatakan bahwa ee kami adalah
- Rasulullah dan ee ee ee menawarkan untuk
- masuk Islam. He ya. Maksudnya untuk
- berdamai. Kalau tidak mau berdamai, maka
- ya kita akan hadapi. Ternyata sesuai
- dengan tradisi zaman dulu, utusan utusan
- Rasulullah ini ada yang diterima baik,
- ada yang di ee dibunuh, ada yang dibunuh
- juga. Nah, ketika dibunuh berarti ini
- adalah ee pengumuman untuk perang. Iya.
- Berarti tidak bersahabat wilayah
- tersebut. Itu adalah nilai-nilai zaman
- dulu. He. Kalau kita ee tentu zaman
- sekarang sudah nilai-nilainya lain. Satu
- hal lagi kita tidak bisa melihat membaca
- sejarah masa lalu ya, masa klasik Islam,
- abad pertengahan Islam dengan kacamata
- sekarang. Nilai-nilainya tidak ketemu,
- tidak bisa. Jadi nilai-nilai keadilan
- tadi itu kok ee utusan ee pemimpin dari
- negara lain kok bisa dibunuh. Kalau kita
- tidak boleh itu ya langsung diusut,
- langsung di bisa perang juga begitu.
- Nah,
- ee dari dulu itu berarti pengumuman
- perang kalau ini maka Rasulullah juga
- menyiapkan pasukan. Jadi bukan Islam
- yang ee suka perang, bukan Rasulullah
- yang suka perang, bukan di diilhami dari
- tradisi orang-orang kabilah-kabilah di
- Jazirah Arab yang memang selalu
- berperang itu Rasulullah juga mengambil
- poin itu. Tidak. Tetapi beliau sebagai
- seorang Quraisy ya, seorang kabilah
- terkenal dan memang ee tradisinya ada
- peperangan, tapi diberi tata krama,
- diberi tata cara. Tidak boleh berperang
- asal untuk merampas harta orang lain.
- Hanya mau mengambil rampasan perang yang
- lebih banyak lalu dilakukan perang.
- Tidak boleh. Hanya ingin berkuasa lalu
- membunuh orang itu tidak boleh. Tetapi
- harus ada prinsip bahwa ada bahaya yang
- datang terhadap umat Islam. Di sinilah
- kita harus ee ee mempersiapkan pasukan,
- membela diri untuk ee membela kebenaran
- dan juga ee ee berjuang atau berjihad.
- Baik. Baik, Bui. Kita akan lanjutkan
- perbincangan kita setelah kita jedah.
- Ihan Ah tetaplah bersama
- [Musik]
- kami. Radio Silaturahim dan Rasil Visual
- untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Terima kasih masih bersama kami dalam
- acara Perempuan dan Dunia. Di sesi
- pertama tadi perbincangan kami dengan Bu
- Aman lebih sangat menarik gitu mengenai
- ee politik Islam. ee mengawali sesi
- kedua ini Bu Amani ee tadi ada salah
- satu budaya politik Islam yaitu
- bermusyawarah ini dari masa kepemimpinan
- Nabi sampai kekhilafahan gitu masih
- terjaga. Nah, pentingnya mengikuti hukum
- syariah yang sebagai landasan politik
- juga kan hukum syariah ini itu kan ada
- konsep kewajiban bagi pemimpin untuk
- berkonsultasi dengan dewan suro dalam
- memerintah negara. Nah, apakah budaya
- ini masih terjaga dari masa kenabian
- sampai masa abad pertengahan bahkan masa
- sampai saat ini? Iya. Ya. Jadi
- musyawarah itu prinsip ya, bukan hanya
- budaya. Budaya nanti kalau sudah
- menyebar menjadi ee kepada masyarakat
- dan lain-lain. Kalau kita bicara di
- pucuk pemimpin kepemimpinan satu negara,
- maka musyawarah itu adalah prinsip
- seperti saya katakan prinsip politik
- dalam Islam. He. Tidak melihat bentuk
- apapun negara ya, kerajaan, emirat atau
- kesultanan atau presiden atau ya ee
- bentuk-bentuk negara yang ada sekarang
- itu
- atau yang ada dahulu ya, semua pemimpin
- Islam menjalankan seperti ini. Maka
- pakar politik Islam memformulasikan ada
- minimal lima prinsip dalam penerapan
- politik Islam. Tadi musyawarah. Iya.
- Terus keadilan, persamaan, persaudaraan,
- dan kebebasan. Ee tentu ada lagi nanti
- tanggung jawab, amanah itu adalah juga
- prinsip. Kemudian pelaksanaan hukum itu
- juga prinsip. Artinya yang bahasa
- sekarang adalah rule of law. Jadi ee apa
- ee harus ada kepastian hukum itu prinsip
- juga dalam Islam. Kemudian tentu
- kesejahteraan sosial ya ini juga
- prinsip. maka semua penguasa pikirannya
- adalah untuk melaksanakan ini. Nah, ee
- tadi dikatakan ditanya bahwa ada
- musyawarah, ada dewan syura. Dewan syura
- juga istilah zaman sekarang ya. Kalau
- zaman dahulu
- masih apa masih ee sederhana
- pemerintahan dan rakyat belum banyak. ee
- ada namanya ya ee sahabat-sahabat kalau
- kembali keasa Rasulullah tempat dia
- bermusyawarah dan tempatnya dulu di
- masjid Rasulullah di dekat sebelah
- rumahnya Rasulullah. Sahabat-sahabat
- selalu berkumpul apakah itu yang
- pedagang ee ahli militer kemudian ee ee
- penyair, ilmu ahli pertanian di Madinah
- itu semua berkumpul di dekat Rasulullah.
- Rasulullah bermusyawarah dengan mereka
- ketika kalau istilah ahlul ahli wal aqdi
- itu. Nah, ahlul halli wal aqdi nanti
- muncul itu sudah diistilahkan oleh
- Almawardi dan sudah bentuknya khilafah
- ya, sudah kekhalifahan di masa Bani
- Abbas ya. Ini maka beliau ee sebagai
- ulama atau fqih memformulasikan juga
- dalam bukunya Al-Ahkam Asultaniyah. Iya.
- Jadi bagaimana peraturan-peraturan yang
- dikeluarkan oleh sultan, oleh ee
- khalifah saat itu ya. Tapi beliau
- menggunakan alahkam asultaniyah. Artinya
- bagaimana pengaturan untuk berkuasa.
- Sultan di sini bukan berarti
- penyebutannya sultan karena dulu
- pemimpinnya adalah khalifah ya di masa
- Almawardi. Sultan artinya diambil dari
- kata dasarnya artinya kekuasaan atau
- kedaulatan seperti itu. Nah ee dalam
- Alhkam Assultaniyah itu disebut ada
- ahlul halli wal aqdi. Tadi saya sebut di
- masa Rasulullah karena belum ada memang
- sejarawan yang menulis istilahnya apa
- yang sahabat. Kita namakan saja sahabat.
- He. Kemudian di masa Muawiyah ya, Bani
- Umayyah juga demikian. Kita tidak lepas
- bahwa selalu orang selalu bermusyawarah
- dengan ee kalangannya atau dengan
- petinggi-petinggi yang ada saat itu.
- Kemudian ee di masa Bani Abbas juga
- demikian. Ee nah di masa Bani Abbas ini
- sudah
- mulai jelimet ya atau sudah mulai
- komprehensif penyebutan siapa yang
- berkuasa. He. Jadi mereka definisikan
- bahwa khalifah atau raja atau pemimpin
- adalah zillullah fil ard. Bukan hanya
- khalifatullah. Khalifah ee kita tidak
- belum menyatakan bahwa khat khalifah
- artinya pengganti. Ketika Abu Bakar
- menjadi ee khalifah, dia mengganti
- Rasulullah sebagai pemimpin umat.
- Kemudian ee Umar juga khalifatu
- khalifati Rasulullah. He. Jadi
- mengganti pengganti dari pengganti
- Rasulullah dua kali. Nah, lama-lama
- orang masa nyebutnya panjang ya,
- khalifah, khalifah, khalifah untuk
- penyebutan sesudahnya. Maka jadi
- dijadilah sistem ini awal mula sistem
- kekhalifahan. Iya. ada arti sebenarnya
- asalnya cuma penggunaan bahasa biasa
- artinya pengganti. Nah, tapi di samping
- itu di Al-Qur'an juga ada H kata
- khalifah ya dalam Al-Qur'an e untuk inni
- ja'ilun fil ardhi khalifah. Nah,
- khalifah di sini artinya ee orang yang
- bertanggung jawab yang akan membangun
- dunia ini. Ayat ini ada pada penyebutan
- bagi Nabi dalam kisah Nabi Daud.
- Kemudian e dalam kisah Nabi Adam juga
- ya, ini jaalum fil ard khalifah ini
- adalah ee Nabi Adam. Oleh karena itu ee
- yang namanya khalifah kalau kita ambil
- rujuk ke Al-Qur'an adalah semua manusia
- yang bertanggung jawab di muka bumi ini
- untuk ee ee berperan mengambil fungsi
- membina dan membangun bumi namanya
- khalifah. ya itu ee nah diambil dari dua
- sisi ini maka sistem kekhalifahan
- menjadi kuat dalam sejarah Islam. Ee
- lalu tadi karena dalam perkembangannya
- ee ada penyebutan ahlul halli wal aqdi.
- Nah, di sini juga tetap fungsi-fungsi
- itu ee ada di sekeliling khalifah.
- Ada ahli perang, strategi perang, ada
- pas ahli panglima angkatan
- bersenjatanya, ada pedagang, ada
- penyair, ada alim ulama dari segala
- bidang. Ee cendikiawannya ada ahli
- biologinya, ahli kimianya ee kemudian
- ahli astronomi ya, ahli ilmu
- perbintangan, ahliesehatan, ahli
- kesehatan, ahli ilmu hewan dan lain-lain
- itu semua berada di sekitar khalifah.
- Dan kita lihat kalau masa Bani Abbas ini
- sudah masa kejayaan. E di masa mulai
- dari Harun Arrasyid, Almaun ini semua
- sangat monumental. Heeh. Jadi tidak kita
- bayangkan lagi khalifah itu
- sederhana apalagi dengan penyebutan
- absolut itu saya tidak setuju. Ini
- adalah penyebutan-penyebutan
- penggolongan dari ee Barat ya e dari e
- penggolongan ee klasifikasi
- kepemimpinan dari Barat. Lalu buktinya
- aja itu istilahnya dalam bahasa Inggris
- kan monarki absolut. Iya. dalam sejarah
- Islam tidak ada. Itu diartikan dengan ee
- ee apa misalnya almalik al kalau absolut
- itu misalnya al
- ee almutlak.
- Mutlak kan absolut itu mutlak iya almik
- almutlq. Almulkul mutlq. Tidak tidak ada
- dalam sejarah Islam. Nah ee tapi itu
- terjemahan dari Barat. Kemudian juga
- alkhalifah alistibdadi misalnya
- istibdadi itu otoritarian. Nah, jadi
- raja yang otoritarian, penguasa yang
- otoritarian itu kan istilah juga itu
- istilah barat juga. Istilah barat. Nah,
- jadi sebenarnya ee apa yang terjadi
- kalau khalifah bertindak keras atau
- pemimpin menegakkan hukum dengan keras
- ya. Bahkan bisa sampai kalau mau ee ada
- yang korupsi itu langsung di ee ambil
- hartanya di sit ya. Banyak tuh dalam
- sejarah Islam qadi itu ee kalau dia
- terindikasi korupsi itu hartanya disita.
- Dan ini dalam sejarah Islam banyak dari
- berabad-abad lalu bukan sita menyita
- harta itu bukan dari sekarang. Bahkan
- qadi juga begitu kayak kita lihat
- sekarang ya dalam hakim dan lain bisa
- juga terjerumus ya dalam ini dan ada
- tindakan-tindakan ee sesuai dengan hukum
- undang-undang yang berlaku sekarang.
- bagaimana menindak hakim. Dari zaman
- dulu juga sudah ada para kadi itu kalau
- dinyatakan terbukti dia bersalah sudah
- langsung diturunkan dari jabatannya
- diusir dari kota tersebut kemudian
- hartanya disita bisa jadi
- terlunta-lunta. Iya. Nah, atau dipenjara
- tentu itu adalah ee sanksi bagi yang
- berbuat salah. Nah, jadi ee hukum itu
- memang dekat sekali dengan politik. Saya
- baru juga ada seminar tentang hukum dan
- politik ya di dunia muslim. Ee kaitannya
- ini sangat erat sekali. H bagaimana
- penguasa bisa menegakkan hukum dan bisa
- menertibkan serta menyejahterakan kalau
- tidak hukum itu dilakukan dengan tegas.
- Iya. Ya. Ini ini sejarah sudah
- membuktikan ini adalah saling ee
- berinteraksi menyatu hukum politik dan
- juga ekonomi sebenarnya ya. Karena untuk
- menyejahterakan masyarakat tidak bisa ee
- penguasa tidak memperhatikan
- perkembangan ekonomi itu tidak bisa.
- Iya. Ya. Nah, ee oleh karena itu kalau
- kita lagi kembali ke zaman abad
- pertengahan, Ibnu Khaldun lagi. He. Ibnu
- Khaldun mengatakan bahwa ee penguasa
- tidak boleh berekonomi
- maksudnya berdagang melakukan ee ee
- transaksi ekonomi. Iya. He. Siapa yang
- boleh? ya pengusaha-pengusaha
- pengusahanya jangan jangan pemimpinnya
- jangan penguasanya kalau penguasa nanti
- tentu dia ada kecenderungan untuk
- mengambil keuntungan sendiri melupakan
- rakyat melupakan kalangan-kalangan
- penguasa yang pengusaha yang memang
- sudah berusaha untuk ee untuk berdagang
- dan ekonomi akan menggunakan kewenangan
- kekuasaannya untuk Iya bisa ada salah
- penggunaan wewenang ya mengatur sendiri
- berarti mengatur untuk keuntungan diri
- sendiri ini tidak boleh Ibnu Khal sejak
- abad ee ee 1415 sudah mengatakan itu
- dalam bukunya Almukadimah ya. Nah, jadi
- di sini musyawarah penting kemudian
- adanya dewan tadi ya di sekeliling ee
- pemimpin itu sebagai ee tempat
- berkonsultasi, bermusyawarah itu sangat
- penting. Itu adalah prinsip dalam Islam.
- Maka ee saya tadi memang menafikan kata
- absolut itu tidak ada. Betul. Adapun
- ketegasan sangat diperlukan oleh dari
- pemimpin untuk dalam rangka tadi
- mengatur dan
- ee mengatur dan menjaga ketertiban serta
- menjaga keadilan. Iya. Nah, oleh karena
- itu
- ee dalam kaitannya dengan masa sekarang,
- prinsip-prinsip Islam, politik Islam itu
- tetap dilakukan. tetap dilakukan tetap
- ya dan tentu dengan cara sekarang kalau
- kita di Indonesia sistemnya presidensial
- ee dengan ee adanya bikameral ada ee DPR
- dan DPD kalau dilihat dari perspektif
- politik Islam ini sudah memenuhi syarat
- itu. Makanya kita di Fakultas Syariah
- dan Hukum ya, di seluruh Indonesia
- Fakultas Syariah dan Hukum bukan artinya
- kita mau membalikkan negara ini dengan
- sistem syariah. Iya. Iya. Itu itu adalah
- ee
- stereotype ya, stigma yang ditakuti oleh
- banyak orang. Adanya fakultas syariah di
- seluruh Indonesia ada ratusan itu gagal
- paham ya. Nah, jadi jangan takut dengan
- syariah. Ini ini saya kategorikan jadi
- islamofobia. yang takut dengan kata
- syariah, dia termasuk Islamofobia.
- Walaupun di Indonesia, walaupun hidup di
- tengah-tengah mayoritas umat Islam. Nah,
- jadi syariah adalah tentang ketertiban.
- Bagaimana mau menertibkan umat ya atau
- bangsa atau masyarakat dalam rangka
- meraih kesejahteraan.
- Ya, kalau ee banyaknya undang-undang ya
- mengatur misalnya undang-undang zakat
- diatur, ada undang-undang negara ya dari
- tahun 2004, ada undang-undang wakaf
- sesudahnya, ada undang-undang haji
- sesudahnya. Bukan berarti kita indikasi
- mau jadi negara syariah semua bukan.
- Iya. Iya. Iya. Nanti ada lagi, ada lagi,
- tidak masalah kalau ada lagi. Sekarang
- saya sendiri sedang ya ada kegiatan
- dengan DPR untuk ke merancang satu
- undang-undang. Undang-undang namanya
- penghapusan kekerasan seksual. Hm. Ee
- apa dulu sudah ada dulu tidak ada. dan
- negara tidak semua negara Islam berani
- bikin ee iya rancangan undang-undang
- seperti ini. Tapi Indonesia berbagai
- kalangan ee apakah ini ini apakah
- didukung ee dalam perspektif hukum Islam
- apakah ini atau politik Islam ini ee
- baik. Saya kira kalau dia mengatur
- masyarakat ya baik saja. Apalagi ada ee
- upayanya adalah untuk mencegah bukan
- untuk mencari-cari lalu menghukum bukan
- begitu. Apalagi ketika melihat kasusnya
- ada banyak gitu kan. Banyak sekali. Ini
- adalah ee wilayah politik dan negara.
- Kalau zaman sekarang ini adalah wilayah
- legislatif. Bagaimana keseriusannya
- untuk memandang masyarakat ini perlu
- diatur di bidang apa saja. Jadi di sini
- terlihat jelas ya, hukum syariah itu
- menjadi bahan konsultasi untuk
- pemerintah dalam menerapkan atau
- menjalankan sebuah pemerintahan yang
- baik.
- Nah, itu yang harus dipahami ya, Bu ya.
- Bukan hukum syariah ni malah nanti akan
- ditakuti tidak. Kita ee sudah sepakat ya
- ee jangan lihat yang ee tidak sepakat.
- Tidak sepakat itu hanya sedikit sedikit
- orang kita bisa bina mereka. I. Tapi
- kita sepakat bahwa Negara Kesatuan
- Republik Indonesia ini adalah yang harus
- langgeng, yang harus berdiri tegak
- sepanjang masa. Itu harapan kita ya.
- Tetapi ee kita sekarang ini tergantung
- kita pakar, tergantung Anda sebagai ee
- insan media. Bagaimana mau mengembangkan
- versi politik Indonesia, betul? Politik
- Islam di Indonesia. ya tentu yang
- mengayomi seluruh bangsa Indonesia itu
- sudah prinsip. Baik, Bui. Saya ingin
- menanyakan ee apakah dalam sejarah ada
- peran wanita di dewan-dewan kepemimpinan
- di masa kekhilafahan atau masa
- pemerintahan Islam. Jadi, yang
- memberikan nasihat itu adalah dari
- pakar-pakar ee wanitanya gitu ya. Tadi
- sudah diceritakan sedikit bahwa pengawas
- pasar perempuan. Itu di masa Rasulullah
- juga mengangkat
- dokter pertama. Hm. Thaabibah perempuan
- juga ya. Namanya Rufaidah. Hm. Perempuan
- ya. Berarti ee tidak lepas fungsi dan
- peran perempuan di dalam masyarakat.
- Tidak bisa. tidak bisa dalam benak
- pemimpin yang
- laki-laki
- mengekclude meminggirkan peran
- perempuan. Tidak bisa. Karena dalam
- kehidupannya pasti dia melihat, "Oh, ini
- ee sahabat perempuan atau sahabiyah ini
- dia mampu melakukan ini. Itu di masa
- Rasulullah. Jadi ini sebenarnya sudah
- hal yang common sense. Common sense itu
- kewajaran sesuai dengan ee pemikiran
- yang akal sehat manusia itu memang tidak
- memilah. Nah, dalam kekuasaan kalau kita
- diambil Al-Qur'an Anda bertanya
- perempuan boleh jadi presiden atau
- tidak, perempuan boleh jadi ratu atau
- tidak. Di dalam Al-Qur'an sudah ada ratu
- Saba, kurang apalagi contoh di
- Al-Qur'an. Iya. Dan beliau ratu ini jadi
- istri Nabi. Nabi Sulaiman. Nabi
- Sulaiman. Dan setelah jadi istri Nabi
- bukan dia jadi subordinate. Bukan dia
- jadi di bawahnya Raja Sulaiman. Dia jadi
- istri lalu dimistifikasi.
- Jadi dirumahkan aja silakan menguasai
- istana saja. Tidak. Dia kembali setelah
- ke Palestina wilayahnya Nabi ee ee
- Sulaiman kembali ke Yaman. Heeh. ke
- wilayah Saba, kerajaan Saba, dan
- memerintah sebagaimana biasa. Dan kita
- juga baca dalam ayat Al-Qur'an, Ratu
- Saba punya petinggi-petinggi yang ada di
- sekitarnya tadi ee ahlul hali walq atau
- dewan suranya, petinggi-petinggi, wazir,
- dan lainnya yang ee tempat Ratu Saba ini
- berkonsultasi. Nilai-nilai dalam
- Al-Qur'an sudah maksimal, sudah optimal.
- Sekarang kita yang belum mampu
- melaksanakan itu. Oleh karena itu peran
- perempuan mari kita munculkan kesadaran
- dalam diri perempuan pertama sendiri
- utamanya dari perempuan sendiri bahwa
- dia punya fungsi, punya peran dalam
- masyarakat, dalam bidang politik dan
- dalam bidang ee semua bidang kehidupan.
- Nah,
- kemudian kenapa kok jadi perempuan jadi
- lemah? Ya, statistik dunia semua
- mengatakan paling miskin. Yang miskin
- adalah perempuan. Yang bodoh adalah
- perempuan, yang tidak sehat juga
- perempuan. Yang ee buruk akhlaknya juga
- perempuan. Nah, ini kan menyedihkan ya.
- Padahal di masyarakat ada laki, ada
- perempuan ya. Laki-laki juga ada yang
- bodoh, ada yang sakit, ada yang ee
- berakhlak tidak mulia. Ada sama sih di
- masyarakat laki-laki dan perempuan itu
- sama kondisinya. He. Nah, sekarang tugas
- kita yang dalam posisi bisa membina
- masyarakat atau dalam posisi berkuasa
- ini harus dibenahi. Ya. Jadi ee
- kondisinya dulu mengapa dalam sejarah ee
- Islam atau dalam sejarah kemanusiaan
- perempuan akhirnya dipinggirkan karena
- ya kondisi zaman dulu masih banyak
- perang, tidak ada stabilitas, iya. Tidak
- ada ekonomi yang mendukung. He. Sebanyak
- apa dulu zaman kejayaan Islam, sekolah
- dibangun itu tentu untuk laki-laki dan
- perempuan. Iya. Iya. Anak-anak perempuan
- dulu semua sekolah, semua berpendidikan.
- Lalu hasil pendidikannya itu apa? Mereka
- jadi sadar membangun masyarakatnya.
- Ruang perempuan dalam di abad misalnya
- 13, 14, 15 perempuan yang sudah terdidik
- mereka mengembangkan apa? mereka
- mengembangkan bidang pendidikan,
- membangun ee madrasah, membangun
- pabrik-pabrik dengan wakaf harta mereka.
- Perempuan ini. Jadi kalau kita runtun
- lagi bagaimana peran perempuan dia
- perempuan ini yang ee berperan membangun
- masyarakat berarti dia punya harta. Dari
- harta dan dia berarti juga beraktivitas
- ekonomi. Dia punya lahan pertanian yang
- menghasilkan. Lalu hasilnya diwakafkan
- dan dibangunlah madrasah atau
- panti-panti. Panti jompo, panti ee apa?
- Panti untuk ee yatim piatu. Ini semuanya
- ada dalam sejarah semuanya ini terbukti.
- Maka peran perempuan dalam masyarakat
- itu ee aktif sekali. Peminggiran terjadi
- ketika madrasah-madrasah yang tadi sudah
- didirikan i roboh akibat perang.
- pasar-pasar yang tadinya aktif, pasar
- dunia mengambil komoditi itu dari Cina,
- dari India, dari Nusantara, dari Eropa,
- dari Afrika. Pasar dunia yang begitu
- aktif hancur akibat perang. Iya. Atau
- bencana alam. Iya. Ya. Ee gunung es yang
- meleleh karena pemanasan global. Meleleh
- menutupi sebagian banyak daratan itu
- ribuan tahun lalu kita lihat. itu juga
- akhirnya alam juga menentukan ya seperti
- kita lihat sekarang juga Aceh dahulu
- sudah mulai maju ketika tsunami kembali
- kembali lagi harus membangun dari awal
- Palu juga sekarang ya kita lihat
- bencana-bencana alam. Oleh karena itu
- musuh kita bukan hanya ee apa laki
- perempuan siapa yang harus maju begitu
- tidak begitu atau ee harus politik harus
- ekonomi atau harus lain-lain harus
- hukum. hukum mana yang lebih dahulu
- tidak demikian. Tapi semua simultan,
- semua simultan bekerja sama di semua
- bidang dikembangkan. Insyaallah
- peradaban akan muncul lagi. Ya. Iya.
- Jadi peminggiran itu adalah akibat
- kemiskinan yang terjadi akibat
- peperangan. Sehingga dahulu kan kalau
- dalam sejarah kita lihat ada pasar
- manusia bukan hanya Iya. manusia di
- kandang-kandang khususnya di Eropa,
- Eropa Timur, Asia Tengah itu terkenal
- sebagai pusat-pusat ee penjualan
- manusia. Akibat perang, akibat dingin
- yang sangat ee ee mematikan. He.
- Akhirnya ee banyak kematian. Anak-anak
- itu hilang keluarganya sehingga banyak
- inisiatif. Ya, ayo kita kandangin aja
- ini manusia-manusia, anak-anak ini.
- Nanti siapa raja-raja khalifah mau beli
- silakan. Nah, dalam sejarah Islam,
- tentara Islam juga adalah ee tentara
- yang dibeli. Istilahnya adalah mamluk.
- Tentara yang dibeli. Ya, dulu pasukan
- istana, pengawal istana tidak sanggup
- untuk menjaga wilayah-wilayah ee Islam.
- Kemudian apalagi kalau ada ancaman
- perang, maka mereka harus membeli. Harus
- membeli orang ee yang tadi ada di pasar
- manusia kemudian ee dididik. Kalau dalam
- Islam berarti diislamkan. Kemudian di
- dari mereka masih anak kecil dididik
- kemudian di ee jadikan pasukan, akhirnya
- jadi panglima-panglima. Nah, dan di
- antara para mamluk ini menjadi penguasa.
- Itulah indahnya dalam Islam tidak ada
- strata sosial, tidak ada orang yang
- tetap rendah di bawah, tidak ada tetap
- yang tetap tinggi di atas. Tidak. Tetapi
- harus dengan upayanya. Salahuddin
- Al-Ayyubi adalah seorang mamluk, tentara
- yang dibeli oleh ee raja sebelumnya ya
- dari dinasti ee Nuruddin. Nuruddin
- Azzanki itu adalah ee yang membeli
- Salahuddin dulu. Kemudian dibina jadi
- panglima bahkan nantinya jadi sultan.
- Iya. Ya, jadi asal manusia itu ee tidak
- penting. Oleh karena itu, ras tidak
- penting. Kita semua sama. Ras, warna
- kulit. Iya. Itu semua tidak penting.
- Semuanya manusia asal semangat, punya
- jiwa kepemimpinan, silakan memimpin. Ya,
- yang penting ee mampu tadi dan bisa
- mengayomi dan didukung oleh
- masyarakatnya. Benar ya. Jadi erat
- sekali hubungan antara politik, hukum,
- ekonomi. Baik. Luar biasa.
- Eh, Bu Amani, saya akan ke pertanyaan
- terakhir. Lalu di masa saat ini politik
- Islam melawan imperialisme Barat ataupun
- gerakan-gerakan islamisme yang
- berkembang di negara-negara mayoritas
- Islam dalam pandangan Bu Amani seperti
- apa saat ini? Oh, iya. Jadi, kita masuk
- ke masa imperialisme atau kolonialisme
- Barat ya. ini adalah periode atau fasi
- fase berikutnya dalam sejarah politik
- Islam bahwa ketika sudah banyaknya
- peperangan dan ekonomi melemah kemudian
- ee Spanyol jatuh di abad 15 ya dikuasai
- oleh ya atas kelelemahan saya tidak mau
- mengatakan ee perang itu karena ee lawan
- lebih kuat i kadang tidak lawan tidak
- lebih kuat justru umat Islam yang umat
- Islam yang turun ya yang mundur Iya,
- dianya lemah, lemah jiwanya. Akhirnya ya
- membawa kekalahan sendiri. ini semangat
- kita untuk anak muda untuk e bersemangat
- ya membangun negeri. Inilah yang harus
- di di tanamkan kuat-kuat di segala
- bidang, tidak hanya di bidang tertentu.
- Nah, jadi kolonialisme Barat juga
- diawali dari ee tadi ada geopolitik
- Islam ketika berkuasa di wilayah
- Mediterranian ya di wilayah Timur Tengah
- sekarang penamaannya itu berkuasa semua
- ya. Kita kita coba saya
- kalau ceramah atau ngajar suka
- menggunakan peta. Jadi saya ajak Mas
- Angga nih peta ya. Iya. Peta. Heeh. kita
- pergi ke Timur Tengah, wilayah
- Mediterranean ya itu adalah ee di
- wilayah barat eh timur dan selatannya
- semua kawasan Islam sampai ke wilayah
- Turki. Jadi barat, Mediterranean itu
- wilayah ee Islam. Ee mulai Italia sampai
- ee ee Perancis dan Spanyol itu yang
- nonmuslim.
- He. E e Mediterranian itu adalah
- dikuasai oleh Islam, oleh penguasa
- muslim, baik itu dinasti Utsmani ya,
- dari wilayah Balkan sampai ee ee Asia
- Kecil, Turki sekarang, kemudian Syam ya,
- wilayah Sarasen atau Levan itu juga,
- kemudian wilayah Afrika Utara semua itu
- wilayah muslim. Nah, jadi dengan
- demikian kurang peluang orang ee
- nonmuslim. bisa menguasai perdagangan di
- wilayah Mediterranean. I seperti orang
- Portugis, orang Belanda, Inggris. Mereka
- sudah tidak dapat lagi kesempatan di
- sana. Apalagi juga ada bertahun-tahun,
- seratusan tahun ada namanya perang
- salib. I. Nah, perang salib ini dari
- masa Salahuddin Ayyubi sampai tahun abad
- 12. Ini perang terlama kayaknya ya. Iya.
- Nah, setelah selesai itu akhirnya
- wilayah Mediterranian tidak lagi
- diminati oleh orang Barat tadi Inggris,
- Belanda, Portugis, Spanyol, Prancis.
- Mereka cari jalan lain. Cara jalan lain
- adalah mengelilingi benua Afrika. Kita
- bayangkan petanya ya. Iya. I
- mengelilingi benua Afrika. Dan tapi kita
- harus catat bahwa yang punya peta dunia
- adalah orang Islam. waktu itu yang
- menggambar akurat sejak abad 8 ya bukan
- abad ya abad 9 ya tahun 800-an itu
- adalah Al-Idrisi. Dia punya peta e dunia
- akurat 95% jadi sudah menggambarkan
- kepulauan Nusantara, sudah menggambarkan
- adanya Cina Jepang, sudah menggambarkan
- adanya Australia, sudah menggambarkan
- adanya Amerika. Jadi tidak mungkin kalau
- dikatakan bahwa Amerika baru ditemukan
- abad 15 Columbus tidak mungkin. Padahal
- Ibnu Batuta sudah Ibnu Batuta di abad 13
- 14 ya. Abad 14. Jadi itu belakangan
- belakangan. Heeh. Ya. Kita ambil ke abad
- 9 abad sebelumnya ya sudah punya akurat
- peta. Maka orang Spanyolah yang sudah
- pergi sebelumnya ke Amerika. Orang
- Afrika ya itulah yang sudah pergi
- berjuang bukan berjuang mengarungi
- lautan Atlantik itu untuk ke Amerika.
- Karena jiwa manusia ini zaman dulu
- adalah transportasi laut kan. Jadi
- selalu sudah melaut. Mereka punya ilmu.
- Ilmunya perbintangan. Enggak enggak
- sulit bagi kita sekarang kan zaman
- sekarang susah ya mau ke mana enggak
- tahu arah. Tapi kita sudah dibantu
- dengan ee gadget. Nah, kalau zaman dulu
- itu ilmu perbintangan, ilmu peta tadi
- itu mereka semua pegang. Iya. Kemudian
- ee nahoda kapal-kapalnya yang paling
- hebat di zaman dulu adalah orang Islam.
- Orang Islam ya. Iya. Jadi yang membantu
- ee Vasco Gama untuk ke mengarungi ee
- selatan ya ke bawah ke selatan Afrika
- itu adalah nakhodanya muslim dan itu
- tercatat dalam buku sejarah. H sehingga
- e yang membantu mereka sampai ke wilayah
- Asia Timur dan Asia Tenggara ini adalah
- juga ee jasa ya jasanya itu di abad
- nanti 15-16
- sehingga kolonialisme tersebar karena
- tadi bahwa ee perpolitikan Islam maju,
- ekonomi Islam maju dimonopoli di wilayah
- ee Mediterranian. Maka ini terdorong
- oleh orang-orang ee nonmuslim untuk
- mengarungi jalur lahir, ambil jalur lain
- untuk menguasai wilayah lain. Intinya
- tadinya karena sudah berbulan-bulan di
- laut, jadi intinya mereka gimana supaya
- bertahan hidup berarti bisa berdagang.
- Mereka menguasai pelabuhan-pelabuhan
- untuk berdagang. Dari sinilah mereka
- karena pintar ya ee berdagang dan juga
- akhirnya jadi penguasa-penguasa di
- wilayah-wilayah pesisir. Itu yang
- terjadi juga di Nusantara. Iya. Sehingga
- Portugis datang ada Spanyol juga, tapi
- mereka berlabuhnya lebih lama di
- Filipina. Ee Inggris juga datang,
- Belanda juga datang. Awalnya berdagang.
- Inggris menetap di wilayah Malaka.
- Belanda lebih ee mengambil dari timur,
- Nusantara sampai barat sampai akhirnya
- bisa berabad-abad ya di Indonesia.
- Walaupun wilayah-wilayah tertentu di
- Nusantara, Aceh misalnya hanya dikuasai
- 80 tahun. He. Itu juga setelah ya ee
- kalah dalam perjuangan atau banyak hal
- yang bahwa Belanda sudah lebih maju
- dalam persenyataan dan lain lainnya.
- Nah, dari sinilah kita lihat bahwa
- kolonialisme masuk di abad 16 ee di
- Nusantara saja abad 16. Nanti di wilayah
- Mediterranian juga mulai dikuasai tapi
- lebih akhir abad ee 18 dan 19 ya. Ketika
- Turki Utsmani melemah, maka
- wilayah-wilayah itu dikuasai. Mesir
- diambil Prancis dan Inggris. Itali
- mengambil Libya, Prancis mengambil
- wilayah sekarang ini, Tunisia, Aljazair,
- Maroko. Walaupun Maroko ada kerajaannya
- sendiri, tetapi di bawah pengaruh ya
- protektoratlah pengaruh Prancis. Dan
- demikian akhirnya e Afrika semua juga
- sudah dibagi-bagi kayak kue kue yang
- sangat lezat dibagi oleh ee kolonial
- barat itu. Nah, tapi akhirnya
- alhamdulillah kita bangkit ya ee seluruh
- umat bangkit
- melawan kolonialisme. Bukan hanya yang
- muslim, tetapi yang nonmuslim juga
- seperti orang Hindu ya, India juga dia
- bangkit e melawan walaupun nantinya jadi
- ya Commonwealth ya dari e Inggris tetapi
- memperoleh kemerdekaannya. Namun setelah
- Indonesia ini ini sih indah betul
- politik bicara politik karena setelah
- kolonialisme Indonesia adalah negara
- pertama mencetuskan
- kemerdekaan dari penjajahan Barat.
- pertama 17 Agustus 1945.
- Maksudnya berbeda dengan negara yang
- lain gitu ya. Loh, negara lain setelah
- itu India 46, Pakistan 47, Mesir 52, dan
- ee negara-negara lain nanti 56. He.
- Bahkan nanti ada muncul lagi perang
- Israel di Timur Tengah. Ini iya fase
- lain lagi. Tetapi ee pertama dalam
- bangkitnya kembali ee umat Islam dan ee
- umat dunia melawan kolonialisme itu
- adalah setelah perang dunia kedua.
- Sedikit banyak sekali peluang ee di
- dirasa atau di
- di semangat untuk bebas itu ada setelah
- Perang Dunia Kedua. Karena ya ee waktu
- itu juga kalau di Indonesia, di
- Nusantara ini ee masih dikuasai apa
- dijajah oleh setelah Belanda. Jepang
- masuk lagi sebentar. Tapi ketika Jepang
- kalah maka terus mundur Indonesia di
- situlah bangkit. Tapi Indonesia dulu ada
- kira-kira ada berapa kesultanan Islam di
- Nusantara sebelum kemerdekaan? Banyak
- ya. Berapa banyaknya? Ada Samudra Pasai,
- ada Mataram. itu lama itu itu abad 15 16
- setelah 17 nah masa kemerdekaan masa
- kemerdekaan ada 140
- kesultanan dan raja ada yang muslim di
- Jawa dan Kalimantan dan Sumatera ya
- seluruhnya 140 H iya di seluruhnya kecil
- atau besar itulah yang nanti bersatu
- berkumpul untuk ee menyerahkan semua
- kekuasaan ini indahnya ini adalah kalau
- diceritakan kepada seluruh dunia politik
- Islam di Nusantara ini di Indonesia
- sangat indah. Inilah ee dasar-dasar dari
- moderasi, dasar-dasar dari toleransi,
- dasar-dasar dari kebersamaan dan upaya
- bersatu itu dimulai dari persiapan
- kemerdekaan kita. Jadi 140 sultan
- menyerahkan kepemimpinan kepada nanti
- berarti kepada Presiden Soekarno dan
- Muhammad Hatta. Kemudian kalau sekarang
- kan nanti itu zulu-han
- terus nanti kerajaan ini kesertaan ada
- yang hilang dengan sendirinya karena
- tidak kuat secara ekonomi lalu ada
- hal-hal ee tidak tidak dilanjutkan. Tapi
- kalau sekarang ini ada persatuan
- sultan-sultan sekarang yang jadi
- sultannya secara kultural. Mereka
- dihargai oleh pemerintah dan ada
- keberadaannya, ada asosiasinya. Ada
- berapa kesultanan, Pak, kira-kira?
- banyak yang masih tinggal sekarang
- banyak ya. Eh 50 ada 50 50 dan itu ee di
- Bali saja banyak kalau enggak salah ee
- informasi terakhir ada 13 raja Hindu di
- Bali ee dan sisanya muslim di mana-mana.
- Mereka ada asosiasinya. H indah sekali
- kalau kita lihat perpolitikan Islam ee
- dari politik yang harus berkuasa, punya
- wilayah, ternyata sekarang Sultana jadi
- kultural. Jadi kultural ternyata bisa
- dan hidup karena kita sistemnya
- presidensial. Iya. Republik. Sistemnya
- republik itu sudah jadi ee tekad kita
- bersama. He. Nah, sebenarnya masa ini,
- sejarah ini mungkin jarang diungkap,
- tapi juga sudah ada di masa dinasti
- Mamluk.
- ada namanya Khalifah Kultur. Hm. Iya.
- Ini karena penelitian saya tesis sama
- disertasi dulu tentang sistem politik
- dinasti Mamluk ya. Oh gitu. dari abad 13
- sampai 16 maka saya ya menguasai bidang
- ini. Nah, di masa dinasti Mamluk di
- tahun
- 1260 ketika Baghdad sudah runtuh 1258
- tahun 1250 ketika itu eh 60 ketika itu
- sudah berdiri ee Dinasti Mamluk. Waktu
- itu sedang sibuk-sibuknya melawan Tatar
- ya pasukan Tatar takut masuk ke Mesir
- dan Syam. Lalu dari laut ada ee apa?
- Serangan pasungan salib. Jadi, Dinasti
- Mamluk ini berjasa betul untuk menjaga
- Islam secara secara keseluruhan. H
- karena serangan dahsyat dari kaum Tatar,
- dari pasukan Tatar, dari ee salib ini
- terakhir-terakhir masa perang salib.
- Waktu itu pusat pemerintahan
- sentralisasi dinasluk itu di Kairo. Kair
- Kairo. Semua yang menguasai berkuasa di
- Kairo pasti menguasai wilayah Syam. ya,
- mulai Damaskus sampai ee Yordania dan
- ini sama Hijaz. Hijaz itu wilayah bagian
- Jazirah Arab yang ada Makkah Madinahnya.
- Jadi semua yang berkuasa di Mesir pasti
- menguasai Makkah Madinah. Karena
- penguasa Mesir mereka adalah kaya, punya
- semangat yang harus menjaga Makkah
- Madinah, dua kota suci. He. Ee mulai
- dari e pelayanan haji, mulai dari
- membuat bajunya ya, baju Ka'bah itu atau
- kiswah Ka'bah itu semua dengan ber ee
- sulam benang emas, benang perak, mutu
- manikam itu semua dibikinnya di Mesir
- sampai abad 20 awal sampai nanti
- kekuasaan ee Saud ada di sana.
- Sebelumnya adalah Mesir yang berkuasa.
- Iya. yang yang memperhatikan itu. Nah,
- jadi ee masa Dinasti Mamluk ini ee sejak
- sedang dalam peperangan begitu dan
- runtuhnya Baghdad ada seorang namanya
- Ahmad ee ya saya nama kecilnya aja tahu
- tapi mereka punya gelar ee mengaku
- datang ke Sultan Mamluk waktu itu BBARS
- mengaku bahwa he ee saya ini ponakan
- khalifah yang dibunuh oleh Tatar. Saya
- berhasil lari dari Baghdad dan menuju ke
- Mesir untuk minta perlindungan. Iya.
- Iya. Nah, Raja ee Sultan Beb dari Mamluk
- mengatakan, "Oh, kalau dia ee
- benar-benar keturunan khalifah, coba
- dicek dulu." Dia perintahkan ulama cek
- dulu kebenarannya. Ternyata benar
- silsilahnya. Kalau wilayah Arab itu kan
- orang-orang dahulu sangat kenal ya
- dengan silsilah ee penelitian 2 3 hari
- sudah tahu dia anak siapa dan keturunan
- mana. Ilmu silsilah atau ilmu dinasti
- atau ilmu geneakologi ya ilmu nasab.
- nasab itu ya dalam Islam itu sangat
- penting. Nah, di antaranya ini ternyata
- salah satu keturunan dari Khalifah
- Habbasiyah yang di Baghdad itu datang ke
- Mesir dan benar bahwa itu dia masih
- Quraisy ya, masih ee keturunan Khalifah
- Abbasi. Maka sama dinasti ee Mamluk,
- rajanya BBARS ini diangkat sebagai
- khalifah juga. Hm. Nah, Dinasti Mamluk
- itu tadi saya jelaskan bahwa mereka
- berasal dari budak ya yang dibeli dari
- Eropa. Jadi bedanya budak e hitam dan
- bedak putih. Kalau budak putih dalam
- sejarah Islam itu mhluk yang dibeli dari
- Eropa dan mereka nantinya jadi
- panglima-panglima, jadi pasukan dan jadi
- panglima bahkan bisa jadi sultan. I. I
- tapi kalau abid budak-budak hitam itu
- dari Afrika di dari Afrika itu tidak
- tidak dia jadi ee sultan, tidak pernah
- jadi sultan dalam negara misalnya di
- Mesir. Nah, lalu diangkatlah khalifah
- ini menjadi khalifah. Berarti
- khalifahnya jadi kultural. Tadinya
- khalifah berkuasa dan juga ee apa punya
- kedaulatan negara, punya wilayah rakyat.
- Ternyata ketika di diselamatkan di Mesir
- diangkat lagi. Dalam sejarah Islam
- ditulis Ihyaul Khilafah alislamiyah fil
- Qahirah. Jadi menghidupkan kembali ee
- kekhalifahan Abbasiyah tapi di Kairo dan
- dia
- sama-sama dihormati oleh Sultan Mamluk.
- Ee kenapa Sultan Mamluk ee perlu? Karena
- dia perlu legitimasi hm keislaman.
- Karena mereka asalnya dari nonmuslim,
- asalnya dari bukan Arab. asalnya dari
- mamluk ya yang dibeli. Mereka punya rasa
- rendah diri sedikit ya, agak minder.
- Jadi sama rakyat Mesir juga tuh dicemooh
- ah sultan kita kok asalnya budak ya
- gitu. Rakyat Mesir suka bilang begitu.
- Maka wah ini saya supaya legitimate saya
- angkat aja khalifah yang baru
- diselamatkan ini di Mesir. Kekuasaannya
- kultural. Jadi dia khalifah secara ee
- apa ee kultural saja. Apa ketugasnya?
- adalah
- ee ee bertugas secara ee dakwah dan
- secara kemanusiaan, mendistribusikan
- zakat, ee memperhatikan yang miskin.
- Jadi, dan bersifat sosial. Iya. Nah,
- tugasnya ke khalifah adalah kalau tiap
- bulan awal ee Islam, bulan bulan
- Hijriah, bulan bulan Islam itu datang ke
- sultan untuk memberi selamat. Seremonial
- aja, tapi hubungannya baik. Tapi ini
- dampaknya besar. Nah, sistem politik
- yang diterapkan oleh Dinasti Mamluk
- adalah oligarki, bukan turun-temurun.
- Jadi, itu tadi di awal saya katakan
- dalam sejarah Islam sudah melakukan
- semua jenis ee bentuk pemerintahan mulai
- dari yang demokratis, pemilihan ee
- dengan musyawarah, lalu yang monarki
- turun-temurun dengan adanya putra
- mahkota, yang oligarki. Oligarki artinya
- pemerintahan orang yang bukan
- aristokrasi. He. Tapi dia ee dipilih
- sesuai dengan kemampuannya dan dukungan
- yang ada dari mana pun dia. Iya. Kayak
- mirip sistem partai sekarang. Siapa yang
- pendukung partai paling banyak dia yang
- paling e bisa berkuasa. Nah, itu maka di
- zaman itu ada khalifah tapi kultural.
- Ternyata di Nusantara pun ada sultan ada
- kesultanan kultur kultural dan itu
- berjalan sampai saat ini ya. Dan
- mendukung pemerintahan yang berkuasa.
- Betul. Betul. Turut membangun negeri
- ini. Hm. Baik. Subhanallah. Itu cerita
- yang sangat menarikat
- ya. Ee perlu kita gali lagi banyak
- sekali sepertinya ilmu-ilmu yang harus
- kita pelajari ya Bu. Iya. Baik. Ini
- karena kita dibatasi oleh waktu sebagai
- penutup Bu Amani dari seluruh bahasan
- kita dari awal sampai akhir apa?
- Masyaallah. Ya, jadi ee kesimpulan dari
- pertemuan kita ini tentang ee sejarah
- politik Islam ya, maka kita harus
- belajar banyak dari sejarah politik
- Islam ee bahwa ada prinsip-prinsip Islam
- yang harus ditegakkan seperti keadilan,
- persamaan, musyawarah, ee persaudaraan,
- dan juga kebebasan. Ini adalah prinsip
- politik Islam. di mana pun kita berada
- kita bisa terapkan ee untuk semangat
- kita di zaman sekarang generasi muda dan
- kita semua harus membaca ulang sejarah
- Islam ini untuk membangun Nusantara,
- untuk membangun kepulauan Indonesia
- untuk membangun NKRI lebih maju lagi ke
- depan dan juga menjadikan pusat
- peradaban dunia, pusat peradaban Islam
- di dunia yang mana di kawasan lain, di
- lahan lain dunia Islam mereka sedang
- bergejolak. Tapi alhamdulillah kita di
- Nusantara ini, di Indonesia ini sedang
- ee maju dan ada stabilitas politik
- ekonomi sehingga kita umat harus
- bertanggung jawab memajukan bukan
- memecah belah. Itu saja saya kira. Baik
- Bu, terima kasih banyak. Semoga kita
- nanti bisa rekaman lagi, bisa siaran
- lagi, bersua lagi dengan pendengar
- hasil. Insyaallah. Demikianlah ikhwan
- akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa
- taala, wanita dan dunia bersama Ibu
- Prof. Dr. Amani Lubis. Semoga apa yang
- beliau sampaikan bermanfaat bagi kita
- semua. Terima kasih telah menyimak kami.
- Mohon maaf atas segala kesalahan kata.
- Saya Angga Aminuddin ditemani oleh
- Muhammad Robi dan juga Sandi Purnama
- undur diri. Billahi taufik wal hidayah.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilaha illa anta astagfiruka waubu
- ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullah.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]