Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Iat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Senang sekali di
- kesempatan kali ini saya Angga Aminudin
- dapat kembali menyapa Anda di mana pun
- Anda berada. Menemani waktu sahur Anda.
- Di kesempatan kali ini bagi Anda yang
- berada di daerah Batam dan sekitarnya
- yang menekan kami melalui Radio Sela FM.
- Anda yang berada di daerah Semarang dan
- sekitarnya, Sukabumi, Banyuwangi,
- ataupun di belahan mana pun Anda berada,
- di belahan dunia manapun yang dapat
- mengakses kami melalui siaran Radio
- Silaturahim, siaran streaming di
- ww.radiosratahim.com. Di kesempatan kali
- ini sahur bersama tokoh kami mengalikan
- ee salah
- satu eh dokter yaitu dokter Indonesia.
- Beliau terkenal sebagai
- aktivis yang gigih memperjuangkan
- hak-hak bayi untuk mendapatkan ASI. Itu
- informasi yang saya dapat dari Google
- ya. Nanti kita konfirmasi terhadap
- tokohnya. Baik, kami menghadirkan ke
- ruang dengar Anda, Ikhwan Akhwat Dr.
- Utami Rusli, SP. ICLC Fab. Nanti saya
- akan tanya nih dua gelar di belakang itu
- apa gitu ya. Baik. Beliau adalah dokter
- spesialis anak dan saat ini kesibukan
- beliau, beliau sebagai dokter senior,
- dokter anak senior di Rumah Sakit Soris
- Jakarta dan juga pembina Sentra Laktasi
- Indonesia. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Dokter apa
- kabarnya? Alhamdulillah sehat di usia
- yang sudah ke jangan diket usi lah.
- Baik berarti masih sehat ya ke-70 ke-70
- ya.
- sehat terus. Alhamdulillah. Kesibukannya
- berarti
- ee merawat pasien gitu ya. Iya. Iya.
- Lalu juga menjadi konsultan juga mungkin
- mengisi di seminar-seminar.
- Alhamdulillah masih sering
- keliling-keliling seluruh Indonesia ya.
- Masih keliling masih kuat ya.
- Alhamdulillah. Jaga kesehatannya dengan
- apa, Dok?
- Apa
- ya? Menyenangi pekerjaan kita. Mungkin
- salah satu pekerjaan apa yang kita
- kerjakan kita. Iya. Drter Utami Rusli.
- Apakah ada hubungannya dengan Hari
- Rusli?
- Iya. Ee adik saya paling kecil almarhum
- Hari Rusli. Tapi mungkin juga ada yang
- ee masih ingat kakek saya Marah Rusli
- yang menulis Siti Nurbaya. Mungkin Marus
- R. Betul. Itu pujangga luar biasa gitu
- ya. Oh berarti cucunya dari seorang
- marah Rusli. Hm. He. Tapi yang seniman
- beliau, yang seniman beliau kita enggak
- kebagian seni seni mungkin almarhum ya
- itu ya hari almarhum ya. Iya. Ee Bu
- Dokter apakah dari kecil memang
- bercita-cita menjadi seorang dokter? Ya,
- Ibu saya dokter juga dan dokter anak
- juga. Ee om saya juga dokter. Memang
- kami bahkan ee kakek ibu saya sudah
- dokter Jawa pertama kali. Jadi mungkin
- turunannya kali ya. Sudah udah darah
- ngalirnya. Kakak saya juga dokter. Adik
- saya, adik kakaknya Hari juga dokter.
- Jadi memang
- dr. Utami Iwan Ahot menyelesaikan
- pendidikannya di Fakultas Kedokteran
- UNPAT Bandung ya. Lalu juga menjadi
- dokter spesial anak dari UNPAT dan juga
- ee melanjutkan pendidikannya sebagai
- di University of the City of Manila,
- Philippin juga pernah ke eh Belanda ya
- untuk melanjutkan studi. Nah, waktu itu
- yang didalami apa?
- Ee mungkin saya cerita dulu bahwa saya
- dokterdokternya tuh tahun 1972. Jadi
- sudah 46 tahun 46 tahun. Subhanallah.
- Dan dokter anaknya 1980 juga sudah 38
- tahun ya. Ke Belanda memang waktu itu
- saya memang special interest memang saya
- dokter anak tapi lebih senang pada bayi
- baru lahir neonatologi kita bilang ya.
- Jadi saya belajar ee sebenarnya sih
- bukan bukan mengambil kursus mengambil
- ee sebentar gitu untuk neonatologi di
- Belanda baru lahir maksud saya. He ini
- menjadi ee kajian penting ya di
- kedokteran neatologi mulainya di tahun
- berapa itu? Oh enggak sudah lama
- ketatologi ya. Cuman memang ee sekarang
- kan kedokteran sangat dibagi ya. Iya.
- Iya. Ada neonatologi bay baru lahir, ada
- hematologi darah, ada onkologi
- kankernya. ada gastroi. Jadi sudah
- sangat-sangat terpisah. Hanya memang
- dari neonatologi ini e yang kemudian
- membawa saya menjadi ee diberi
- kesempatan oleh Allah untuk mendalami
- tentang menyusui dan subhanallah
- ternyata menyusui itu luas sekali gitu
- ya. Luas sekali. Maka tadi ketika
- disebutkan ya ketika saya googling
- dokter aktivis yang giih merunjukkan
- hak-hak bayi. Ini latar belakangnya apa
- ya?
- Saya sedikit akan ingin meluruskan itu
- ya. Karena menyusui itu bukan hanya hak
- bayi, ternyata hak ibu juga. Hak ibu.
- Nah, ini yang banyak belum tahu
- kayaknya. Iya, memang. Iya. Iya. Iya. Ee
- menyusui itu ternyata memang bukan buat
- bayinya saja. H tapi buat ibunya juga.
- Kenapa dong? Ee mungkin kita koreksi
- kalau saya salah.
- Saya hanya
- ee oleh alhamdulillah saya pernah dapat
- bimbingan dari para ustaz tengku dan
- tuan guru di Lombok kemudian di Aceh
- tentang hubungan antara menyusui ini
- dengan Al-Qur'an dan hadis.
- Kita bicara tentang Ibu tadi. Iya. Tiga
- hadis yang
- ee saya dapatkan dari para ee ulama ini
- adalah satu tabrani kalau enggak salah
- tabrani yang di mana dikatakan jika
- seorang ibu menyusui ya setiap sedotan
- ini berpahala kalau enggak salah begitu.
- Kemudian yang kedua hadis Rasulullah
- Ibnu Asakir dikatakan jika seorang ibu
- semalaman terbangunkan menyusui anaknya
- jadi dia bangun lagi dan nyusu anak
- bangun lagi itu pahalanya hadiahnya dari
- Allah. sama dengan memerdekakan 70 budak
- kemudian di jalan Allah. H. Dan dari ee
- kita berayat dua Salihin ini yang lebih
- indah lagi, jika seorang ibu selesai
- menyusui, kita tahu ee Angga selesai
- menyusui ini kalau kita Albaqarah 233,
- Alkab 15 14 adalah 30 bulan atau 2
- tahun. 2 tahun. He. Datanglah malaikat
- yang menepuk pung ibunya mengatakan,
- "Bahagia ibu, dosamu terampunkan."
- selamat gitu. Jadi 1400 tahun lalu ee
- tahun yang lalu Tuhan berfirman, Nabi
- bersabda, "Menyusu itu bukan buat
- bayinya, buat ibunya juga." Hm. Nah,
- tapi kalau dunia memang baru mereka
- setelah 40 tahun penelitian, baru tahun
- 2011 mereka menyadari betul menyusui itu
- buat ibunya juga. H karena ibu kalau
- menyusui seperti yang di ee
- diperintahkan diperintahkan kan kalau
- kalau kalau firman Allah diperintahkan
- betul diperintahkan oleh Al-Qur'an 2
- tahun atau 30 bulan ini terhindar dari
- kanker payudara, kanker rahim, kanker
- indung telur, stroke, penyakit jantung
- koroner yang pasang-pasang bypass itu ee
- stres, depresif, propos tulang, rematik
- atritis, ee gemuk, obesitas, bahkan
- dikatakan Alzheimer berpikur berbagai
- macam penyakit berarti. H.
- Jadi sekarang kita sadar karena ada
- beberapa penemuan penemuan-penemuan baru
- dan ini semua evidence base penemuan
- ilmiah ya. Ibu yang ee itu ternyata
- lebih jarang keangkat payah. Ibu yang
- menyusui seperti perintah Allah ini.
- Iya.
- Dan baru tahun
- 2009 kita enggak tahu kenapa kok ibu
- yang menyusu ini terhindar kangkang ke
- payudara kan kerun
- telur. Ternyata mereka menemukan para
- ahli di Swedia salah satunya penemu
- utama adalah Prof. Katarina Sonbergh.
- Beliau menemukan adanya anti tumor, anti
- kanker di dalam ASI. Jadi ASI itu
- mengandung anti kanker. Ternyata suatu
- bentuk protein yang kelompok like
- albumin sehingga mereka menamakan hamlet
- singkatan dari human alpha like albumin
- itu saatnya made little toor cell jadi
- yang letal tumor hamlet iya jadi kita
- mengerti ya kenapa iya kok kita anak
- yang disusui sesuai sama perintah tadi
- firman Allah tadi terhindar dari kanker
- yang lebih ganas lag kanker darah leukim
- Ini dua macam kanker darah limfoblastik
- dan mioblastik leuki. Kanker syaraf.
- Kanker di syaraf pula bayangin sakitnya
- neuroblastoma dan kanker getah
- bening. Karena kalau anak kita susuin
- sampai 2 tahun atau lebih, itu selama 2
- tahun dia akan dapat anti kanker tadi.
- Sehingga mencegah jangan ada bisa
- kanker. Subhanallah. Subhanallah, Dok.
- Apakah pengetahuan ini penting bagi
- ibu-ibu saja? Karena masih ada pendapat
- ah itu buat ibu-ibu aja ya. Ibu-ibu saja
- deh yang tahu. Saya rasa saya rasa ee
- ini juga yang saya ingin cerita bahwa
- menyusu itu ternyata proses bertiga.
- Kegagalan menyusu kegagalan ayahnya
- ternyata. Oh keberhasilan menyusu
- keberhasilan
- ayahnya. Koreksi kalau saya salah
- Albaqarah 233. Ada dua ayat yang bicara
- tentang ini. Nomor satu,
- jika ee ingin
- menyapih, keduanya harus bermusyarwarah.
- Kalau enggak ada bidrah ya. Keduanya
- siapa, Bu? Orang tua. Ayah dan ibu. Ayah
- dan ibu. Iya. Nah, sekarang kalau
- misalnya ayah tidak ada
- peran, ngapain
- musyawarah? Itu satu. Maksudnya gini,
- kalau saya menyekolahkan anak saya atau
- Angga menyekolahkan anak Angga nanti
- kalau gede ke mahasiswa mau ke eh mau ke
- luar negeri
- misalnya, Angga ber diskusi atau ber itu
- apakah sama ee ibu guru yang di kelas
- sekolah situ apakah sama jamu yang lewat
- kan enggak sama ibunya. Sama ibunya.
- Jadi berarti karena ada ada peran
- ibunya. Tapi yang lebih indah lagi dan
- lebih jelas lagi adalah
- ee ayat yang berbunyi juga Albaqarah
- 233. Jika seorang ibu menyusui, arah
- ayah harus kasih sandang pangan. Sandang
- pangan terus. Ayah harus membuat ibu
- nyaman.
- Karena kalau ibu tidak nyaman, kurang
- nyaman, saluran ASI, aliran ASI itu
- tidak akan cukup deras sehingga anak itu
- akan kekurangan asupan nanti karena
- asinya mancernya tidak
- jeras. Nah, di kedokteran
- menemukan jika se dibagi ini sudah agak
- lama sih penelitiannya 1995 kalau enggak
- salah. Jika seorang ibu ee eh jika dari
- 115 ibu yang tahu tentang ASI, bukan
- enggak tahu ya tentang ASI dibagi dua.
- Kelompok yang ayahnya
- mendukung ee protected
- mendukung ee protect melindungi dengan
- tepat. Iya. Dan yang kurang kurang tepat
- ya.
- Kalau ayahnya melindungi dengan tepat,
- mendukung dan melindungi dengan tepat,
- keberhasilan dikatakan pada penelitian
- itu 98,1%. Enggak.
- Kalau kurang cuma 26,9%.
- Jadi betul-betul ayah itu sangat penting
- dalam keberhasilan misli berperan. Iya.
- Tapi
- kan saya kurang mendalami ini. Tapi
- tolong koreksi kalau saya salah dan
- mohon maaf kalau saya salah. Tetapi
- bukankah di Anisa 11 anak hanya wasiat
- Allah? Iya. Bukankah di Ananfal 28 anak
- amanah Allah? Iya.
- Nah, kalau menurut saya nih, menurut
- saya nih kembali kalau saya salah mohon
- maaf sebenarnya saya ingat berdiskusi
- sama ustaz-ustaz yang ada di Rasil ini
- sebenarnya.
- Ee kalau seorang ibu mungkin jangan
- ditanya adalah kau apakan anak yang kau
- minta dititipin
- kalau ayah kau mah dan kau apakan wanita
- yang aku titipkan sebagai ibunya
- anak-anakmu karena tadi kalau kau tolong
- dengan benar kau protect support dengan
- benar ee risiko ibunya istri ibunya
- anak-anakmu hangat p darah k keros struk
- diabetes penyakit koron stres depresifi
- kroposak ratikit
- itu itu cuma 1,9% loh enggak? Tapi kalau
- kurang tepat kau menolongnya 73,1%
- risikonya ya. Maksud saya bapak-bapak
- tuh punya power h menentukan dua
- kualitas hidup manusia di dunia,
- anakmu dan ibunya. anak-anakmu kembali
- dari awal saya
- mengatakan adalah hak ibu dan bayi untuk
- punya kualitas hidup di hari itu lebih
- baik. Nah, jika kita ingin
- menginformasikan masih banyak
- bapak-bapak ayah yang belum yang belum
- paham informasi ini. Iya. Jadi
- disangkanya sudah deh saya serahkan saja
- kepada Ibu silakan gitu. Iya. Tapi kan
- kita ada di
- Al-Qur'an. Makanya kita, makanya sayang
- saya kepengin sekali berdiskusi banyak
- ulama-ulama di Rasil nanti satu-satu
- sebagai dimakyaallah karena memang saya
- rasa ada di situ kok. Iya. Iya.
- Dan nah ini saya ingin saya belum berani
- ngomong karena saya hanya dengar dari
- satu ustaz katanya cara ayat itu turun
- yang istimewa katanya.
- Katanya suatu saat seorang
- wanita yang menyusui anaknya tidak
- disebut berapa berapa usianya menghadap
- nabi besar kita dan bertanya rasul-rasul
- bagaimana ya peran ayah anak ini pada
- saya dan anak ini atau pada anak ini dan
- saya koma karena saya sudah diceraikan
- sama ayah anak ini. Firman Allah itu
- turun ternyata bukan pada suami pada
- mantan suami. Loh, mantan suami saja
- harus buat mantan istrinya nyaman kalau
- menyusui. Apalagi kalau
- suami. Mantan kan maksudnya udah ada
- keleslah sedikit apa gimana ya. Iya. Itu
- firman Allah bukan sabda Nabi. Tapi
- masih harus punya peran makanya. Dan itu
- firman Allah bukan sahabah Nabi. Betul.
- Betul. Keras sekali sebetulnya. Dan di
- kedokteran terbukti benar bahwa
- kegagalan menyusui kegagalan suaminya.
- Keberhasilan menyusui keberhasilan
- suaminya. Nah, Dok, nyaman menyusui bagi
- seorang ibu tu apa maksudnya? Heeh. Jadi
- kondisi fisiknya, jiwanya iya semua.
- Jadi begini
- ee untuk di ee lintas lalu ya saya akan
- ceritakan tentang bagaimana ASI itu
- dibuat ya. ASI itu
- ee ada ada pabriknya ASI, ada
- salurannya. Nah, ASI itu betul-betul
- dibuat dari darah dirubah sama
- saluran-saluran yang ada di pabrik eh
- dirubah sama sel-sel yang ada di pabrik
- tadi menjadi putih. Iya. Jadi semua yang
- di darah sebenarnya ada di ASI. Iya.
- Makanya Anisa Anisa 23, ibu susu adalah
- ibu kandung karena sifat-sifatnya memang
- masuk pada
- anak susuannya. Susuhannya. Iya.
- Nah,
- ee
- jadi kalau kalau dari dari saluran dari
- pabrik ini kemudian dari saluran ke
- saluran ya.
- Nah, kalau manusia hanya bisa
- mengeluarkan kalau asinya sudah
- disaluran, manusia itu ibunya dan
- bayinya hanya bisa mengeluarkan kalau
- asinya di saluran. Jadi, misalnya
- gini, apa yang terjadi kalau seorang
- bayi minum atau ibu mengeluarkan nasi?
- Ya, yang bisa dikeluarkan yang dari
- saluran kan, bukan dari pabriknya.
- Pabriknya tuh mundur-mundur kayak kayak
- kayak
- ee anggur gitu ya.
- Nah, katakan dikeluarkan 100,
- dikeluarkan dari saluran. Begitu
- dikeluarkan dari saluran kan kalau
- dikeluarkan saluran karena ada hubungan
- sama pabriknya tadi di pabrik yang benar
- tadi kan juga berkurang 100 kan. Iya.
- Begitu kurang di pabrik, begitu naik ke
- otak, eh eh eh publik kurang tuh cepat
- ganti otak mengeluarkan satu hormon atau
- saatlah suatu hormon yang namanya
- prolaktin dan fungsinya hormon prolaktin
- ini merangsang sel-sel dinding sel
- pabrik tadi untuk menarik dari darah
- yang ada di atas pabrik tadi. Heeh.
- Dirubah jadi ASI sebanyak 100 cc dalam
- waktu segera. Sangat singkat. Segera.
- Jadi kalau cik ces cik ces langsung gitu
- ya. Jadi, jadi teoritis enggak ada tuh
- enggak ada asih kurang
- kalau dikeluarkan 100, dibikin 100
- mungkin ya. Dikeluarkan 1000, dibikin
- 1.000 deh. He iya. Jadi ee bukti-bukti
- hidup banyak. Misalnya istrinya Irfan
- Hakim deh yang terkenal Dela Irfan Hakim
- tanya deh beliau mau cerita pada
- kehamilan kedua, anak keduanya kalau
- enggak salah ee dikasih tahu bahwa
- anaknya
- kembar tapi dikasih tahu juga bahwa
- waktu kedua anak kembar ini 5 bulan
- ee jatahnya naik haji, tiketnya naik
- haji waktu itu.
- Dan kemudian karena dia mau tetap mau
- dua-duanya, Irfan beli lemari es kalau
- saya enggak salah yang -20 derajat
- Celcius yang tahan 6 bulan. Apa
- dikerjakan sama Dela? Begitu lahir
- bayinya kembar perempuan kembar susuin
- si kakak, susu si adik tidur peras masuk
- lemari S1, peras masuk S2 gitu terus
- selama 5 bulan itu berjalan.
- Pada waktu 5 bulan saya diberikan
- fotonya 5
- bulan. Kedua, anak kemarin tidak pernah
- dapat cairan lain kecuali ASI. menyusu
- pada ibunya. H. Dan untuk ditinggal 3
- minggu naik haji disiapkan atau sudah
- tersedia 600 botol untuk dua manusia ini
- gitu. Jadi itu Dela kayaknya menyusui
- empat anak ya 1 2 3 4 hari es gitu kan.
- Itu bukti asli tidak mungkin kurang.
- Oke. Mereka sudah besar. Tapi kemarin 10
- Januari
- 2016 di Surabaya hal yang sama. Anak
- kedua. Anak
- pertama satu perempuan juga. Anak kedua
- kembar juga. Iya. Tapi kali ini
- kembarnya lima. Oh. Dan menyusui lima
- anak kembar aslinya masih ada si lemari
- es. Secara teori lah ini kan teori
- mengatakan ASI itu di mana dikeluarkan
- 100 dibikin 100 bikin 100 dibikin dan
- pasti begitu ya. itu bukti hidup, saksi
- hidup. Ngerti enggak?
- Nah,
- tapi ada satu hal yang ee ternyata
- sangat dipengaruhi sama tadi ayahnya ini
- ya. Oh, di mana sih peran ayah? Iya. I
- ya. Oke. Jadi, payudara itu nanti kita
- lihat gambarnya bahwa untuk mengandung
- pabrik-pabrik pabrik pabrik ASI itu
- hampir kayak anggur ini ya. Nanti kita
- lihat. dan kemudian disalurkan ke
- saluran-saluran ini. Iya, ada
- salurannya.
- Dan
- ee manusia hanya bisa mengeluarkan kalau
- asinya sudah disaluran. Selama asinya di
- pabrik enggak bisa keluar ya. Enggak
- bisa mengeluarkan. Ya,
- katakanlah bayinya minum 100 atau ibunya
- mengeluarkan 100, yang bisa keluar dari
- sini dong. Iya. Enggak bisa dari sini.
- Iya. Begitu ini kurang tentu kurang dari
- sini karena ini ada hubungannya ini
- dikeluarkan ini tentu juga berkurang kan
- yang di sini. H ya. Begitu berkurang di
- sini 100 kurang ya karena dia keluarkan
- sin 100 di sini berkurang 100 langsung
- otak ke otak mengatakan eh pabrik kurang
- tolong ganti. Otak menggunakan zat yang
- namanya prolaktin untuk merangsang
- sel-sel ini menarik dari darah dirubah
- jadi ASI sebanyak 100 cc. Yaat jadi
- enggak ada ASI kurang dikeluarkan 100
- kayak bejana berhubungan gini nih.
- Enggak. Iya betul. dibanyak dikurang 100
- dibikin 100 dikeluarkan 1000 dibikin
- 1000 tapi kalau dikeluarkan enggak
- pernah dikeluarkan lama-lama malah
- enggak dibikin diam aja enggak produksi
- produksi makanya bagaimana meningkatkan
- produksi ASI sering mengeluarking
- diperes supaya makin makin banyak
- produksi ASInya gitu ya jadi tadi saya
- cerita bahwa ee bukti hidup bahwa ASI
- itu di man supply adalah tadi Irwan
- Hakim dan Dela di mana dia sambil
- menyusui dua anak kembar Iya selama 5
- bulan dia bisa menyiapkan 600 botol atau
- 69 liter kata mereka nih. Ya berarti
- anak Irfan Hakim itu menyusui empat anak
- 1 2 3 4 gitu loh kan. Iya ya. Nah yang
- terakhir adalah yang di Surabaya di
- mana? Iya
- anaknya kembarnya lima dan dia semua
- susuin anaknya lima-limanya.
- Walaupun masih ada tersisa satu lemari
- SAS, jadi di mana supply gitu. Tapi
- sekarang saya tanya Ivan. Kalau ini
- kalau ini penuh, ini kecil ya, ini penuh
- bisa enggak semua ASI di sini mengalir
- ke sini kalau enggak diapa-apain? Enggak
- bisa. Enggak bisa. Harus dipencet. Iya.
- Nah, makanya begitu ini penuh di sini
- masih kosong dong. Karena enggak bisa
- enggak enggak bisa langsung kan.
- Begitu ini penuh naik lagi ke otak. eh
- pabrik penuh, cepat salurkan ke saluran
- supaya bisa dikeluarkan sama ibu dan
- bayinya. Karena ini otak mengeluarkan
- zat yang namanya prookitusin.
- Apa tugas oksitusin? Merangsung
- otot-otot sekitar pabrik ini untuk
- mengkerut.
- Jadi kalau oksitusin banyak, cik cer ke
- sini. Ngerti enggak? Ya. Tap oksitus
- sedikit cuman segini. Ngerti enggak?
- Jadi di sini enggak penuh. Kalau di sini
- enggak penuh, walaupun belajar menyusui
- pada saya misalnya pelekatnya benar,
- pusya benar, tapi di sini kurang penuh,
- cepat bayinya enggak tetap dapat cairan.
- Meras pun enggak akan banyak keluar.
- Ngerti enggak? Karena di sininya kurang.
- Betul. Betul. Nah, nama lain dari
- oksitosin ini adalah apa? Hormon kasih
- sayang. Oh, gitu.
- Sehingga sangat dipengaruhi sama pikiran
- atau perasaan kenyamanan ibunya.
- Sedikit aja ada apa-apa yang
- mempengaruhi kenyamanan ibunya.
- drop waktu itu sin jadi begini di
- sininya kurang ngerti enggak? Betul,
- betul, betul. Apa misalnya kalau merasa
- ASI saya
- kurang api kalau mertuanya bilang atau
- suaminya bilang, "Udahlah kasih formula
- kan as kurang kurang benar." Tapi bukan
- susah, bukan asli kurang, tapi beginya
- kurang gitu loh. H
- ya rasa kurang sibuk takut anak in in
- takut in takut inah ya. Iya. Iya. Stres
- apa? Kalau kerja ibu kerja tuh kasihan
- ibu kerja bosnya bawel. He. Ya, tertekan
- tuan anak buahnya susah diajarin itu
- udah udah sudah pasti oksitusin kurang.
- Jadi apa saja yang menyurangi
- kenyamanan? Sakit misalnya kurang nyaman
- dia drop oksitusin.
- Bingung aja drop oksitusin malu aja drop
- oksitusin. Di sini suami harus membuat
- tadi nyaman ibunya. Apalagi istilah
- sekarang tuh galau.
- Galau mah boro-boro begini paling cuman
- begini. Iya. Lama-lama anaknya harus
- dikasih formula karena kasih keluar. Oh.
- Suami berperan ya. Ayah berperan beran
- sekali di situ ya. Jadi
- misalnya sekarang makanya saya
- alhamdulillah
- ada ee ayah ASI ya di Indonesia di mana
- orang-orang berkumpul. Ayah-ayah ini
- berkumpul dalam milis ya. Karena mereka
- sadar bahwa mereka itu penting. Ternyata
- ini jadi warning. Enggak. Nanti untuk
- para ibu jangan bikin saya stres. Eh,
- tapi benar. Tapi kan kalau nanti di sana
- kan kalian ditanya kalau ibunya enggak
- berhasil menyusui, I kok apakan wanita
- yang aku titipkan sebagai ibunya
- anak-anakmu? Hayo. Ayo, ayo.
- Iwana. Mungkin di waktu sahur ini masih
- ada yang sambil menyusui
- ya. Ayah itu penting sekali dan memang
- kalau kau bilang banyak ayah tidak
- transformasi tapi kan ada di Al-Qur'an.
- Iya. Makanya harus ngaji tu. Harus
- ngaji. Nah, lalu kalau Bu Dokter melihat
- konsep ibu menyusui dengan konsep ibadah
- kepada Allah itu gimana?
- Kalau menurut
- saya, saya menemukan hampir 20 ayat di
- Al-Qur'an sama hadis. Heeh. Yang ada
- berhubungan sama menyusui. Heeh.
- [Musik]
- Jadi kalau menurut saya sih menurut saya
- kalau reaksi kalau saya salah menyusui
- bukan hanya memberi makan anak menyusi
- menjalankan perintah Allah artinya
- ibadah gitu loh. Iya. Iya kan? Menjalkan
- perintah orang ibadah. Makanya kalau
- saya bilang sama ibu-ibu muda ini,
- "Enon, kalau menyusui itu karena ibadah
- iya seperti kita salat. Emang salat bisa
- pakai WA, bisa pakai Facebook?" Kan
- kagak bisa. Enggak bisa. Harus
- konsentrasi. E to eye kontak. Tolong
- dielus-elus. Ini sensasi raba dan tolong
- telinganya kita kasih sensasi audio.
- Tapi bagaimana kalau kita enam kali
- menyusui sehari, delapan kali menyusui
- sehari. Setiap menyusui kau bisikkan
- nama Allah di telinganya. Bagaimana anak
- itu tidak menjadi anak saleh dan
- salehah. Betul. Ada enggak sih, Dok,
- yang menyusi sambil marah-marah?
- Ada sih, tapi mungkin mungkin yang agak
- makan obat apa panadol PCC itu kali.
- Enggak ada lah. Enggak ada ibu yang
- menyusui sampai kak dasar kau anak
- menangan, dasar kau anak enggak marahnya
- enggak ke situ sih. Tapi lagi marah apa
- ini kan jadi berpengaruh. Jangan
- harapkan Asia keluar. Betul betul. Malu
- aja enggak keluar apalagi marah. Iya ya
- marah kan enggak nyaman. Emang ada orang
- marah nyaman? He ada. Nah ayahnya harus
- bikin jangan marah. Jangan ayahnya
- balik. Ayahnya mau ditanya nanti sama
- Allah. Sekarang saya balik. Enggak nih.
- He ada enggak saya anggap nama istrimu
- siapa? Novi ya. Iya. Kalau saya sama
- saya tanya sama ni Fifi kalau kau tua
- kau mau sehat apa mau kanker pay darah
- kanker kanker nutulus terus ja mau yang
- mana? Enggak ada perempuan atau w apa
- manusia yang yang dewasa ya dengan
- rasional. Kalau ditanya mau sakit apa
- mau sehat milih sakit enggak mungkin.
- Iya. Jadi kalau seorang ibu tidak bisa
- menyusui bukan salah ibunya lah. Hm.
- Kenapa? Karena dia tidak informasi dia
- salah siapa? Salah suaminya enggak kasih
- informasi kebaikan. Salah mertuanya,
- salah keluarganya, salah dokternya,
- salah tempat e apa rumah sakitnya, salah
- tempat kerjanya, salah pemerintahnya,
- salah lingkungannya. Tapi jangan enggak
- mungkin seorang wanita atau orang dewasa
- ditanya sakit apa sehat milih. Jadi
- sekali lagi ada yang salah, yang salah
- kita lingkungannya gitu ya. Tapi ada ibu
- yang tidak bisa menyusui.
- Nah, banyak hal secara secara teori dia
- sudah menjalankan misalkan tapi tidak
- bisa menyui juga. Itu gimana? Saya akan
- tanya, Ibu. Waktu ibu melahirkan, begitu
- lahir keluar
- bayinya, bayinya ditaruh di dada ibunya,
- kulit melekat pada kulit ibunya, 1 jam
- enggak, Bu? Itu inisiasi menyusu dini.
- He. Sudah gitu setelah itu ibunya
- tidur sama bayinya 24 jam. Enggak saya.
- Iya. Tidur sama saya. Saya tanya di mana
- waktu dimandikan? Di mana? Oh, mandinya
- kamar bayi. Loh, masuk di kamar bayi.
- Itu bukan 24 jam nama ibunya. Ya. Jadi
- banyak hal yang dari tempat kita tadi
- informat. Jadi menurut saya seorang ibu
- kegagalan menyusu itu ada tiga hal. Iya.
- Iya. Satu informasi tentang asi dan yang
- benar. Heeh. Apalagi yang terkait dengan
- Al-Qur'an ini sedikit orang yang tahu.
- Hm. Ibunya sendiri dan keluarganya
- termasuk suaminya. Ya. Nomor
- dua ee di kita di tenaga kesehatan sar
- kesehatan ini
- memang belum banyak juga yang bisa
- berhasil apa bisa memberikan dari IMD
- yang 1 jam lekat. Kamur operasi tetap
- IMD itu belum banyak di rumah
- sakit-rumah sakit di Indonesia ini. Oh.
- Rumah sakit yang melakukan 10 langkah
- menunjuk keberasalan menyusui ini jarang
- sedikit se jarang sekali hampir tidak
- ada di kita. H.
- Ee sehingga memang kesukaran menyusui
- kalau dipisah sama di sana dikasih oh
- belum keluar dikasih susu. I ngerti
- enggak? Oh enggak boleh sama ibunya di
- kamar lain atau IMD sudah. Oh IMD bisa
- tapi cuman 1 menit 5 menit itu mah bukan
- IMD kan harus 1 jam lekatnya. minimal
- itu ya hal-hal itu yang menyebabkan
- kesukaran menyusui. Hm. Baik Bu Dokter,
- kita akan jeda dulu Imat. Kita akan
- lanjutkan ee sahur bersama tokoh di
- edisi kali ini setelah yang berikut ini.
- [Musik]
- ur Anda di kesempatan kali ini. Baik,
- tadi di sesi pertama kita sudah banyak
- mendapatkan informasi dan banyak dapat
- cerita mengenai ASI dari dr. Utami yang
- memang seorang dokter spesialis anak.
- Kalau saya gelarnya ini kan selain SPA
- ada IBCLC, ada juga FABM. Ini gelar apa
- ini, Dok? Semua itu berhubungan sama
- penyusui ternyata. Oh, berhubungan sama
- penyusui ternyata. Iya. Jadi ICC itu
- international board certified lactition
- consultant. Jadi ee sekarang di dunia
- ini ada kelompok orang-orang yang berhak
- me
- mengar meng-conseling bayi-bayi apa ibu
- menyusui.
- Tetapi memang setiap 5 tahun sekali
- diuji lagi. Oh gitu. Dan saya termasuk
- salah satu yang pertama-pertama di
- Indonesia karena memang sudah pini sepuh
- saja sudah duluan. Subhanallah. Dan
- sekarang pembina Sentral Laktasi
- Indonesia ya. Iya. lebih-lebih bahwa
- saya mungkin founder ya, founder Sasi.
- Selaasi itu satu ee
- kita bilang ngo memang semua itu apa ya
- semua voluntaire enggak enggak ada yang
- dibayar yang betul-betul
- ingin misi visi kita adalah membuat
- sebanyak mungkin ibu bisa menyusui. Iya.
- Iya. Sesuai sama perintah Allah ini yang
- saya bilang tadi. Heeh. He. Dan banyak
- sekali yang tidak terinformasi tentang
- hal ini. Makanya yang kedua adalah
- tenaga tidak ditemukan orang-orang yang
- bisa menolong kalau kesukaran menyusui.
- Oh. Iya kan kita di sekolah enggak
- belajar tuh. Di sekolah enggak belajar
- kesehatan enggak belajar. Dan ABCLC ini
- dunia punya jadi dunia dan kita boleh
- sih dia ujiannya sekali setahun pada
- waktu yang sama di seluruh dunia
- bersamaan.
- Alhamdulillah Indonesia sekarang sudah
- bisa diterjemahkan dalam bahasa
- Indonesia kalau mau ikut ujian. Hanya
- hanya tenaga kesehatan yang boleh ikut
- itu. Ee yang ketiga Angga yang juga
- sangat mengganggu
- adalah ee apa
- namanya? Promosi. Heeh.
- Formula yang tidak etis atau kurang
- etis. Jadi makanya sebenarnya bukan
- hanya di Indonesia sih, di seluruh
- dunia. sehingga WHO dan UNICEF membuat
- satu kode pemasaran untuk untuk formula
- formula susu formula
- ya susu formula. Jadi memang ini yang
- sangat agresif yang membuat tadi
- kegagalan menyusui. Nomor satu informasi
- ASI dan menyusu yang kurang pada ibu dan
- keluarga. He. Nomor dua belum ditemukan
- atau sukarnya ditemukan orang-orang yang
- bisa menolong menyusui. Iya. rumah sakit
- yang tadi melakukan 10 langkah ee
- menunju keberhasilan menyusui yang harus
- IM di segala macam itu 10 langkah. Iya.
- Iya. Dan tadi tadi pemasaran yang kurang
- etis, agre dan kurang etis.
- Misalnya ee diiming-imingin itu,
- diiming-iming ini. Nah, itu kan itu
- memang bahasa bahasa marketing begitu.
- Iya. Bahasa iklan gitu ya. Sering sekali
- mereka menggunakan ee apa namanya?
- iklan-iklan yang
- seolah-olah pintar pakai susu, pakai
- formula. Betul. Padahal padahal mah
- padahalah nanti kita tanya. Nah, Bu
- Dokter tadi dalam Al-Qur'an jelas gitu
- ya ayat-ayat yang menerangkan tentang
- kewajiban seorang ibu memberikan ASI dan
- ayah juga gitu ya. Dan juga jangan lupa
- ayah, ibu dan ayah gitu. Bukan ayahnya
- yang menyusui ya. Ayah membuat ibu bisa
- menyusui. Ayah membuat ibu bisa
- menyusui. Nah, kalau tadi seorang ibu
- yang tidak menyusui itu banyak resiko
- untuk terkena penyakit. Kalau anaknya
- sendiri, anaknya sih alhamdulillah sudah
- banyak yang tahu bahwa anak itu akan
- lebih sering sakit. He ya. Misalnya saya
- bilang tadi dia akan lebih sakitnya
- kankernya lebih ganas dari ibunya karena
- kanker darah tadi. Oh. Leukemia.
- neuroblastikemia dan
- limfoblastikemia. Apalagi neurob kanker
- syaraf apalagi kanker getah bening ya.
- Jadi kankernya akan lebih sering juga.
- Bahkan satu penelitian di Amerika tahun
- 2000 eh 2012 kalau enggak salah
- menemukan 6 bulan lebih saja dia susuin
- anaknya. He. Kanker leukim itu turun 20%
- loh. H al ya 15 leukimia. Kalau milastik
- cuma 15%. Heeh.
- Nah, selain itu
- misalnya dia akan 20 kali lebih sering
- diare. Tapi kalau
- dia diare dan dia dikasih ASI dengan
- benar, ASI, Heeh. kemungkinan
- kematiannya 11 kali lebih jarang
- daripada yang pakai formula. Jadi memang
- kalau dia kena penyakit yang sama lebih
- lebih ee berat gitu ya, Radak paru-paru
- menimuni ya. Iya. Dia tu kali lebih
- sering pneumuni kalau enggak pakai ASI.
- Cuman kematiannya 15 kali lebih sering.
- Hm. Ya. Belum lagi alergi susu formula
- yang alergi formula yang sangat berat
- namanya alergic protocolitis. Heeh.
- Ternyata bukan gatal-gatal, bukan
- bersin-bersin, bukan hanya batuk pilek,
- tapi buang air besar darah. Betul-betul
- darah itu bisa jadi alergi ya. Itu
- alergi yang jarang orang tahu. Oh,
- air-air ini banyak ya. Jadi ee al
- padahal kadang-kadang bukan anak yang
- minum minum formula, ibunya yang minum
- susu. Ibu nyusuin merembes ke asinya
- mencampuri. Jadi oh sapi itu proteinnya
- beta. Heeh. Kita protein manusia alfa
- tadi. Alfa ya. Iya. Nah kalau ibunya
- minum susu, ibu menyusui, ada beberapa
- ibu yang merembes ke asinya. Betanya
- yang dia minum itu mencampuri alfanya
- dan anaknya bisa alergik berokolitis.
- Oh, tidak begitu banyak di Indonesia
- karena anjritis ini biasanya diderita
- sama medium ke atas atau orang-orang
- level atas. Iya. Iya. Kalau anak-anak
- yang level bawah biasanya memang
- mencret, batuk pilek, gatel-gatel, tapi
- level atas justru pembangan besar darah.
- Oh. Ya, di Jakarta sudah banyak ya.
- Ngeri juga ya. Jadi, iya ya itu sakit.
- Belum lagi tadi sakit jantung koroner
- karena ya sakit astmatisnya sudah keluar
- dan
- sebagainya. Tapi juga sampai tahun
- 2017 penelitian-penelitiannya masih
- menunjukkan bahwa bayi yang kasih ASI
- sesuai sama Al-Qur'an tadi akan lebih
- cerdas. H karena mungkin ini salah satu
- kenapa 2 tahun ya. Bagaimana Dok
- menjelaskan harus 2 tahun?
- harus enggak dikatakan ya menyusui
- eksklusif 6 bulan hanya asih saja selama
- 6 bulan i kemudian ASI diteruskan sampai
- 2 tahun Heeh atau lebih dengan makanan
- pendamping ASI pada usia 6 bulan kan nah
- enggak harus 2 tahun tapi ingin apa
- namanya mencemeran susunya sampai 2
- tahun. Nah, salah satu yang menurut saya
- mungkin bisa kita sangkutkan sama
- kata-kata 2 tahun adalah lompatan
- pertumbuhan otak.
- Oh, ternyata lambatan pertumbuhan otak
- itu sampai 2 tahun. Jadi, grospnya tuh
- dari sebelum lahir ya. Iya. Ya, sebelum
- lahir berapa ee bulan sebelum lahir
- langsung meningkat sekali sampai 2
- tahun. Bahkan kalau dikasih tadi sesuai
- sama tadi 2 tahun atau lebih tadi dengan
- makanan pendamping asli makanan keluarga
- 6 bulan. Heeh. 2 tahun 80% otaknya sudah
- dibentuk. Hm. Sedangkan kalau tidak
- pakai kita namakan itu rekomendasi itu
- standar emas makanan bayi IMD masih
- eksusi 6 bulan diaskan sampai 2 tahun
- dengan MP 6 bulan itu kalau tidak itu
- maka umur 2 tahun itu mungkin cuman 30%
- otaknya dibetul iya iya sehingga kalau
- memang dia itu mungkin salah satu sampai
- 2 tahun belum ketemu lagi yang lain tapi
- kayaknya salah satu itu kenapa kok tahu
- tahu ya 2 tahun lompatan pertumbuhan
- otak itu dong maksudnya kok waktu itu
- zaman 1400 sudah bisa di ketahui gitu
- padahal grafik itu baru tahun 2005
- jadi sudah kalau dinya mengetahuinya iya
- subhanallah ya betul subhanallah ini
- memang makanya tapi ternyata selain dia
- ee sehat lebih sehat he selain lebih
- pandai penelitian tahun
- 2015 di Brazil penelitian itu 30 tahun
- dari bayi sampai usia 30 tahun. Ternyata
- anak-anak yang dikasih ASI sesuai sama
- tadi Alfarah 23 Alf 2014 ini. Iya. Iya.
- Ini
- ternyata mempunyai penghasilan income
- yang lebih tinggi dibandingkan kalau
- tidak dikasih ASI seperti tadi. Hm.
- Mempunyai intelektual pencapaian
- intelektual intelektualnya dan
- akademisinya lebih tinggi. Itu baru
- tahun 2015. Jadi lebih sehat, lebih
- pandai.
- Tapi kalau sehat mah ya kalau sakit mah
- ya ke luar negeriah bisa ya berobat ke
- luar
- negeri radio rasil ini penontonnya orang
- kaya kalau bodoh sekolah ke luar negeri.
- He nah agak enggak kalau jahat
- jahat mau ke mana kita iya kita kok
- punya anak sehat pandai
- kaya tapi jahat.
- Nah, kalau akan ditanya sama Allah, "Kau
- apakan anakmu ini kok jadi menjauh dari
- aku?" Ada pengaruhnya dari ternyata ya
- empat penelitian eh tiga penelitian di
- tiga benu Amerika, Australia, dan
- Inggris. He. Yang paling tua 2002 itu
- paling tua adalah Inggris. Heeh. Nomor
- dua
- Australia. 2010. di Australia ini mereka
- menemukan ee ee presentasikan atau
- meneliti adanya efek jangka panjang
- menyusui pada kesehatan mental anak dan
- remaja. Hm.
- Yang di Amerika lebih baru. Iya. 2015.
- He. Dan mereka meneliti sampai 5 tahun.
- Kalau di Australia 14 tahun. Kalau di
- Amerika 5 tahun.
- Anak-anak pada usia 5 tahun, anak-anak
- yang dikasih ASI sesuai sama tadi
- kembali sama Al-Qur'an dan hadis tadi i
- itu pada usia 5 tahun akan jarang
- mendapat emosi. Hm. Apa emosional
- gangguannya? Menarik diri,
- mencuri, berbohong. Iya. 5 tahun loh.
- Dan hiperaktif.
- Tapi 14 tahun
- 10 menarik diri, gelisah, depresif,
- psikosomatik, gangguan perhatian, he
- autisme, gangguan berpikir, gangguan
- sosialisasi, kejahatan remaja, dan sifat
- agresif.
- Oh ya kadang-kadang saya berpikir, "Ya
- Allah, anak-anak kita berapa kali,
- berapa banyak, berapa lama nih, Kak
- disusuin?" Kok ada anak 13 tahun bisa
- kalau saya enggak salah dengar bisa
- memperkosa anak 5 tahun kemudian dicekek
- sampai mati. Ada kan cerita itu? Ada.
- Bagaimana ada anak-anak yang membully,
- bully temannya sampai mukul ramai-ramai
- bully temannya sampai mati. Anak
- pembunuh manusia umur 8 tahun. berapa
- lama anak dikasih ibunya gitu.
- Dan kalau saya saya aduh ya Allah ini
- sampai ngeri saya saya tapi dengan dar
- Pak Polisi sendiri loh. Pak polisi itu
- kebetulan anaknya anaknya ee pasien saya
- saat saya ketemu beliau beliau tu
- mendalami tentang kenakalan kenakalan
- anak. Iya. Beliau mengatakan ada anak
- jalanan umur 12 tahun laki-laki sini.
- Dia bunuh anak jalanan lain. H 12 tahun
- dong bunuh anak jalanan. keras sekali
- mak hidupnya. Koma dong dia mutilasi itu
- anak 12 tahun auzubillah mutilasi
- manusia.
- Nah, jadi menurut saya saya mengerti
- begitu banyak di Al-Qur'an sama hadis
- karena mau dahsyat sekali dampaknya ASI
- ini bukan saja sehat, bukan saja pandai
- tapi insyaallah dekat pada Allah gitu.
- Iya.
- Iya. Apalagi dari seorang ibu yang
- salehah. Ah. Nah. Apalagi?
- Iyalah. Apalagi kalau makanya sebai
- dengan apa? Dengan kalau menyusui
- konsentrasi seperti kita salat. Lihat
- dia matanya bisikan ayat-ayat pendek
- atau doakan. Kan
- katanya doa orang tua itu
- diijabah. Ayahnya jangan salah. Begitu
- selesai ibu menyusui mensendawakan
- dengan lebih dekat kulit melekut pada
- kulitnya tadi sendawakan dikepek-kepek
- sambil tadi sampai mendoakan dia disikat
- di telinganya. Bagaimana tidak akan
- dekat pada Allah,
- Dok? Lalu bagaimana? Apakah betul ee
- dalam ASI ketika menyusui itu juga
- mentransfer sifat-sifat ibu?
- Iya. I ya. ASI adalah darah yang larnya
- putih. Heeh.
- Jadi memang
- ee
- sifat-sifat itu dienakkan diakkan diak
- di eh bukan di kan yang itu n enciscis
- kan di na DNA-nya masuk gitu loh. Heeh.
- Makanya ya walaupun Anisa 23 itu
- dibenarkan seorang ibu boleh ee seorang
- bayi boleh disusun pada ibu lain. Hanya
- ada tiga hadis loh yang agak menjaga
- itu. Heeh. Pertama kalau salah hadisnya
- mengatakan asimu tuh baiknya hanya untuk
- anakmu, bukan untuk anak kakakmu, bukan
- untuk anak adikmu gitu ya. Karena memang
- disesuaikan buat anaknya sendiri. Iya.
- Nomor
- dua, pilihlah ibu susu
- yang di situ bodoh, tapi mungkin
- maksudnya yang tidak yang baik. Pilah
- ibu susu yang baik, ya. Karena kalau
- bodoh kan mungkin interpretasinya bodoh
- harus belajarnya enggak. Kalau baik itu
- baik apa? Kesehatannya dan baik
- sifatnya. Baik sifatnya. Karena ee ee
- hadis yang terakhir lagi yang juga
- mengingatkan saya benar itu adalah
- berhati-hati memilih ibu susu karena
- dapat mempengaruhi jalan hidup anakmu.
- Nah, gimana?
- Jadi memang benar sifat itu masuk gitu
- loh. Tapi yang jelas oleh itu mungkin
- susah dibuktikan.
- Tapi saya mendengar cerita bahwa di Jawa
- Timur ada tiga bayi yang dapat ASI donor
- yang ternyata menderita HIV bayinya.
- Karena ASI donor itu dari ibu yang baru
- diketahui IV setelah sudah dikasih
- donornya. Bahkan salah satu dari bayi
- itu 5 bulan dia meninggal. Nah itu kan
- masuk itu yang baik itu baik sehat dan
- sifatnya gitu maksud saya. sehat dan
- sifatnya juga. Iya kan? Sifatnya kan
- masuk di NA-nya masuk gitu loh, Dok. Ini
- mengenai ibu menyusui tapi yang bukan
- anaknya. Bagaimana pandangan Bu Dokter
- terhadap ee Nabi
- Muhammad? Nabi Muhammad ketika bayi kan
- memang disusui
- oleh ibu susu yang lain. Ada Halimatus
- Sy'diyah, ada juga ibu susu yang lain.
- Iya. Satu hal yang menurut saya enggak
- mungkin bertentangan di Al-Qur'an. He.
- Al-Qasus 7. Alqas 12. Nabi Musa. Nabi
- Musa kan dihanyutkan kan. Iya. Tapi
- kemudian Nabi Musa tidak mau sama ibu
- susu lain. Dia mau cuman sama ibunya.
- Iya. Bahkan Anisa 12 e Alqas 12 malah
- dikatakan kuharapkan perempuan lain
- menyusuhi Musa. Kalau enggak salah itu
- firman Allah. Sehingga kita tahu bahwa
- asimu memang hanya untuk anakmu. Asi itu
- enggak zat hidup yang enggak pernah
- tidak berubah. Hari ini komposisinya
- enggak sama besok. Besok enggak
- sama-sama lusa. Apa yang menentukan?
- Bukan kau makan banyak, makan sedikit
- kau kaya miskin. Enggak. Iya. Iya. Hari
- ini komposisinya asinya disesuaikan sama
- apa? Disesuaikan sama tumbuh kebutuhan
- anak itu untuk tumbuh kembang hari ini.
- Subhanallah. Enggak. Besok untuk tumbuh
- kembang besok dan tentu sama gitu. Iya.
- Iya. Jadi ASI bedanya formula ASI itu
- zat hidup, formula zat mati. Yang enggak
- pernah berubah begitu khas asinya.
- Isaman pertama waktu pertama kali
- dihisap atau pertama kali dikeluarkan
- itu lemaknya sedikit banyaknya airnya.
- He. Makin diisap tuh lemak makin banyak.
- Makin diisap makin banyak. Pada akhir
- isapan lemaknya banyak. Heeh. Jadi kalau
- anak angga anak angga haus tapi tidak
- lapar. Boleh dong bayi boleh enggak bayi
- haus tapi tidak lapar? Boleh enggak?
- Boleh. Boleh. Dia juga manusia orang
- kerja ya. Oke. Apa yang dikerjakan? Dia
- minum. Cut cut cut cut
- cut. Kalau begitu udah udah sampai
- lemaknya banyak lepas dia karena enggak
- mau dia. Enggak enggak lapar kok. Iya
- betul. Walaupun sedikit lagi sayang.
- Sedikit lagi cucut enggak mau lagi.
- Lepas enggak mau. Enggak mau. Iya. Tapi
- kalau kita pindah ke sini yang belum
- dikeluarkan yang lemak sedikit kalau dia
- minum cut c cut cut kita tahu masyaallah
- nak kau tu hanya haus ngak jadi memang
- asimu hanya untuk anakmu tapi bukan
- untuk anak kakakm ya jadi sekali
- lagi anisa 23 itu dikatakan anak apa
- namanya ee boleh menyusuh pada ibu lain
- ee tapi harus cari segala macam sifatnya
- tadi ini si saya
- si hanya diskusi saja dianggar saya
- ingin bertanya lagi pada para ulama
- benarkah saya
- kalau tidak
- salah ibunya nabi besar kita ini Siti
- Aminah adalah bangsawan betul bangsawan
- yang sangat dilindungi
- kelhidupan seorang putri bangsawan sih
- enggak pernah tahu kesukaran belum tentu
- dia bisa jahit, bisa masak, bisa ini
- bisa bersihin rumah karena bangsawan
- namanya. Heeh. Sehingga memang sifatnya
- sangat halus, sangat lembutan. Tapi
- biasanya kalau sangat opered begitu
- tidak ada fighting spirit kan. H.
- Nah,
- jadi karena kita yakin tidak ada yang
- tidak ada yang
- bertentangan, nabi besar kita, nabi yang
- lain ibunya tidak bukan bukan bangsawan
- yang yang menderita dari mana-mana dari
- awal sudah menderita gitu. Sehingga
- fighting spirit-nya mungkin lebih banyak
- sifat untuk melawan.
- Nah, mungkin untuk
- mempersiapkan ee Nabi Muhammad
- menghadapi para Quraisy yang jahat-jahat
- tadi diperlukan sifat untuk fighting
- speed yang tidak tidak gampang gampang
- leleh kalau dipush kena. Iya. I yang
- tidak ada di Siti Aminah. Hm. Adanya
- mungkin di Ibu Halimah dan Ibu satu lagi
- ibu susu beliau. Iya. Iya kan? Karena
- saya cuma yakin bahwa tidak mungkin
- bertentangan.
- Jadi seperti ini tuh sudah alurnya alur
- Allah sudah wahyu Allah gitu ya. Dan
- menunjukkan lagi Anisa 23 ini ibu susu
- atau donor ASI hanya
- diberikan kalau ada kepentingan dalam
- hal sekarang medis misalnya. Jadi enggak
- boleh sembarangan kita kasih donor asi
- pada orang gitu karena bisa berbahaya.
- Misalnya yang sekarang sedang di
- diangkat adalah donor ASI buat prematur,
- bayi-bayi prematur yang memerlukan ASI
- manusia. Karena kalau bayi prematur
- dikasih asi manusia, ternyata lebih
- sehat, lebih bagus daripada kalau kasih
- formula khusus untuk primatur misalnya.
- Jadi harus atas indikasi dan itu
- pengobatan atau dalam keadaan emergensi.
- Emergensi atau darurat sebenarnya
- mempersiapkan nabi besar kita untuk bisa
- melawan. Jadi kata kata kata salah satu
- ustaz saya, beliau nabi besar kita
- menggunakan sifat ibundanya Siti Aminah
- waktu khotbah, waktu tausiah, tapi
- menggunakan sifat Ibu Aminah waktu eh
- Ibu Halimah waktu harus melawan penjahat
- si Qurais.
- Mungkin benar, mungkin salah makan saja
- kan kita. Oh, karena memang dengan
- ibunya Siti Aminah pun sempat satu satu
- minggu gitu disusui gitu. Iya. Saya
- dengar pertama itu kan penting katanya,
- Dok. Ya. Iya. Itu itu yang saya dengar
- juga waktu saya berdiskusi dengan ee
- beberapa tengku di Aceh. Heeh. Beliau
- mengatakan, "Ya, memang di kitab kuning
- dikatakan boleh menyusukan pada ibu
- lain, tetapi lima minimal 5 hari sampai
- 7 hari harus susu ibunya. Dan 5 hari
- buat kami itu namanya kolostrum,
- susu-susu awal ya. Kolostrum transisi
- baru susu matur. Kolostrum itu kayak
- cuka biang. Jadi mengandung hampir tujuh
- kali sampai kali kebanyak sifat-sifatnya
- di situ kondens. Jadi sifat-sifatnya
- juga ee kayak cuka biangnya gitu 20 7
- sampai 20 kali lebih DNA-nya lebih
- banyak. Jadi hampir pasti beliau
- mendapat sifat-sifat dari ee Siti
- Aminah. Hm. Indah ya? Indah.
- Subhanallah. Subhanallah. Subhanallah.
- Nah, sekarang tinggal ee merawatnya itu
- ya. Heeh.
- Kalau misalkan dalam perkembangan dunia
- saat ini dengan apa ya istilahnya ee
- banyak ibu-ibu yang tidak mau menyusui,
- bagaimana itu kembali? Kan saya sudah
- bilang tadi Andga, kalau ibu tidak mau
- menyusui sang salah bukan ibunya. Karena
- enggak ada manusia dewasa, eh mau sakit,
- mau kanker, mau kanker enggak atau mau
- sehat? Ah, saya kanker aja. Enggak ada
- yang salah kau suaminya yang tidak
- mencari tahu. Bukankah Al-Qur'an
- mengatakan ayat pertama iqra turun. Hm.
- Pelajari atau baca tapi pelajari
- maksudnya kan. Iya. Iya. Nah, kalau saya
- bil enggak pelajari dulu bagaimana
- menurus titipan Allah. Titipan Allah
- padamu selain anakmu, istritipan Allah.
- Iya kan? Sebelum berani minta titipan
- Allah. Ayo. Ya kan? Jadi makanya makanya
- hal-hal seperti ini kita sharing itu
- lebih banyak lebih lebih bagus karena
- ada ibu sakit gitu. Iya. Yang masih
- masalah adalah tempat kerja. H. Tapi
- alhamdulillah sebenarnya sih sudah ada
- di Undang-Undang
- Kesehatan
- 128 itu Undang-Undang Kesehatan Nomor 36
- Tahun
- 2000
- 98 sekali. Heeh.
- 18 hak seorang ee anak Indonesia dapat
- ASI eksklusif 6 bulan ya
- ee 128
- 200 orang yang dengan sengaja melanggar
- anak-anak penjara setahun dan 100 juta
- dananya. Kata-kata hukumnya saya enggak
- begitu jelas tapi kesimpulannya
- 2011. Tempat kerja yang tidak
- memungkinkan karyawatinya ASI eksklusif
- 6 bulan. Heeh. Direkturnya pidana 3
- tahun loh. Oh, itu Undang-Undang
- kesehatan ee 300 juta dananya, perubahan
- ee pencabutan izin usaha dan atau
- perubahan status hukumnya. Jadi memang
- udah sih undang-undangnya cuman
- implementasinya belum ada karena KPK-nya
- masih sibuk sama hal lain. Nah, semoga
- satu saat ada KPK ASI sendiri. KPK ASI
- penting gitu ya.
- Nah, Dok, kalau ee mengenai tadi
- ASI, lalu ketika ada masalah sedikit
- gitu ya, baik kedua orang tuanya ini
- sudah menyerah untuk memberikan ASI
- karena AS tidak keluar, akhirnya solusi
- terbaik adalah formula. Heeh.
- Perkembangan sekarang kan makin banyak
- produksi berarti makin banyak
- permintaan. Ini formula itu kan susu
- sapi ya, Dok, ya.
- Susu sapi keluar dari sapi bentuknya
- apa? Cairan. He. Formula bentuknya apa?
- Bubuk.
- Bagaimana zat cair dibikin bubuk?
- Dikeluarin airnya kan? Iya. Kimiawi lah
- ada proses kimiawi ya? Proses kimia
- teorinya keluarin airnya kan. Iya. Iya.
- Nah, kalau kita kita bodoh-bodohan aja.
- Benar-budahan nih ada bayam nih. Ada
- bayam nih ya. Zat padat kan. Zat cair
- loh. Zat padat ini. Bayam. Saya ambil
- semua airnya zil airnya itu bayam jadi
- apa nih, Kak? Bisa dibayang enggak? Iya.
- Nah, ini saat cair dikeluarin airnya mau
- jadi apa? Jadi apa yang ada di sana?
- Lebih banyak kemikal tentu kimiawi kan
- semua kimiawi. Makanya itu saat mati. H
- enggak bisa
- disamain sama saya. Makanya saya bilang
- tadi jarang orang anak bisa ibu bisa
- nyusuin lima anak kembar masa satu kagak
- bisa.
- Karena tadi informasi kurang tepat belum
- menemukan tenaga kesehatan yang benar
- dan tadi formula yang dengan gencar
- sekali enggak apa-apa sama aja nakak
- pintar juga
- ya. Jadi ini yang kita
- harus menurut saya sih bukan enggak ada,
- ada tapi tidak banyak Ibu ya. Kalau
- benar-benar kita dari awal. Iya. Iya.
- Nih saya
- cerita tanggal 8 Desember eh 8 Desember
- 2016 datang pada saya suami istri muda
- yang bicara, "Dokter, dokter, kami sudah
- 7 tahun nikah. Kami belum hamil juga,
- Dok."
- Jadi kami memutuskan untuk tidak baik
- tabung tapi adopsi anak. Oke. Oke. Di
- mana anak? Oh, masih di ibu ibunya
- kandungan ibunya. Mau enggak kalian ee
- lahir di rumah sakit saya? Maksud saya
- karena saya bisa mengurus ke rumah sakit
- saya. Mau
- apa yang saya kerjakan di kamar sebelah?
- Kamar satu ini ibu biologisnya
- melahirkan. Melahirkan. di sebelahnya
- saya ibu adopsi sudah tidur
- situ. Begitu melahirkan di ibu
- biologisnya saya bilang sama bidan-bidan
- saya, "Eh, Sus ambil itu ambil
- ketubannya." Saya banjur di dada ibu
- adopsinya. Anaknya saya IMD letakkan di
- dada ibunya adopsinya.
- Subhanallah. Semua orang nangis itu.
- Anak kucak-kucakuk dia lihat ibunya
- kecapkecap 30 menit dia menemukan
- penting ibunya. H saya letakkan dia 2
- jam ya sambil menunggu anak itu selesai
- 1 2 jam itu ayahnya mengazankan
- mengqomatkan di dada ibunya ya. Kemudian
- setelah selesai mengbacakan ayat-ayat
- pendek Al-Qur'an. H pertama kali ibunya
- yang meneteskan air mata. Syadu sekali.
- Kedua, ayah angkat yang meneteskan air
- mata. H ya indah sekali.
- Sudah begitu. Hari
- pertama 20 pertama 24 bulan pertama ibu
- yang tidak pernah hamil ini bisa
- mengeluarkan 0,75 cc susunya.
- Hm. Baik, Dok. Hari kedua
- hari kedua ee 1 cc, hari ketiga 5 cc,
- hari ke-8 30 cc. 1 bulan tuh anak
- adopsinya si ibu bisa mengeluarkan ASI
- 250 cc 1 seteng bulan 450 cc. Sekali
- lagi, ibu yang tidak pernah hamil saja
- bisa. Kalau kemauannya ingat kuat sekali
- bisa. Itu pasien saya pribadi. Jadi saya
- tahu betul nomor satu ibu itu bekerja.
- Heeh. Bagusnya dikasih cuti sama tempat
- bosnya itu 1 bulan cuti dibayar. H ya.
- H.
- Dan waktu saya tanya saya memang ini ada
- ilmunya sih adoptive breastfeeding dan
- bukan hanya saya banyak juga teman-teman
- yang sudah berhasil berikan ibu ibu
- adopsi itu saya tanya non ngapain begitu
- susah payah kau menyusui anakmu dia
- ng-refer kembali Anisa 23 nah ini
- makanya dalam keadaan darurat dalam
- keadaan ini Anisa 23 itu memang berlalu
- ya jadi beliau mengatakan Dok kalau saya
- menyusui anak saya ini, anak ini kan
- mahram saya Dok
- H. Jadi kalau saya tidak bisa menyusui
- anak ini waktu kecil saya gendeng
- lus-lus. Begitu dia akil balik pegang
- pun saya enggak boleh. Heeh. Liwat pun
- saya harus pakai jilbab. He he.
- Bagaimana, Dok, perasaan saya? Di
- kemauan yang kuat, Subhanallah, ada
- jalan kasih Allah. Ini benarnya. Makanya
- kemoan yang kuat pasti ada jalan. Nah,
- Dok, sekarang gimana kalau di bulan
- Ramadan? Memang kan secara fikih juga
- ada yang membolehkan untuk ee ketika
- tidak kuat boleh berbuka ketika dia
- masih dalam menyusui. Dalam pandangan
- kedokteran bagaimana? Kalau menurut saya
- kalau masih eksklusif kalau saya pribadi
- ya eksklusif memang hanya asinya. Jadi
- anak itu belum 6 bulan saya rasa ambil
- yang dibolehkan sama Allah. He kan
- dibolehkan sama Allah. Iya. Atau bayar
- kemudian setelah dia bisa atau bayar
- fidyah misalnya. He ya. Tetapi kalau di
- atas 6
- bulan mungkin ibu ini dikasih kesempatan
- beribadah dua kali lipat. Dua kali
- lipat. Hanya mungkin kita
- balik makan paginya sahur. Heeh. Makan
- mal
- siangnya ee buka dan makan malamnya
- kalau mau tidur. Saperlah orang sana
- bilang. Jadi mau tidur setelah setelah
- setelah ee sembahyang tarawih lah
- sembahyang ya itu makan malamnya tarawih
- dan waktu malam hari sering sekali kalau
- mengelilir taruh air putih di sini dan
- setiap lilir minum. Jadi hanya dibalik
- begitu tapi kalau saya usulkan di atas 6
- bulan di mana tidak ada makanan
- pendamping ASI B. Oh iya iya betul betul
- tapi kan ya enggak semua dapat
- kesempatan itu. Iya kan? Tapi kan ini
- juga ibadah. Betul. Betul meny perintah
- Tuhan juga. Betul. Pahalanya lebih
- sama-sama satu malam aja terbangun 70
- budak mulian loh. Yuk. Berarti secara
- teori sebenarnya sambil puasa tuh bisa
- ya bisa kecuali ya saya bilang tadi ya
- kalau enggak kuat ya saya bilang kan
- dibenang yang dibolehkan gitu. Betul
- betul juga beribadah gitu maksudnya. Iya
- tapi kalau dia puasa suaminya harus
- ekstra lebih ekstra lagi ber nemeninnya
- ngelus-ngelus ekstra membantu menyiapkan
- sahurnya harus suaminya. Kalau ibunya
- harus Iya. Baik, Dok. Saya akan ke
- pertanyaan terakhir ee akan ke pesan
- Ramadan ya dari seorang dokter Utami
- Rusli. Pesan Ramadan apa yang
- disampaikan kepada pendengar ikhwan dan
- akhwat? Dalam Ramadan ini saya pesankan
- terutama khusus buat ayah-ayah yang
- punya ibu istri sedang menyusui, tolong
- lebih dielus-elus dalam Ramadan ini.
- Lebih perlu lagi tadi ya ayahnya
- ikut misalnya tadi yang membuat sahur
- mungkin ayahnya bantu-bantu membuat
- sahur dan sebagainya itu kan ibunya akan
- lebih mungkin menyusui dengan benar.
- Iya. Itu pesan saya sesuai dengan tadi.
- Karena menyusui juga ibadah. Menyusui
- juga ibadah. Dua-duanya dan membantu
- menyusui. Ayah-ayah juga kalau membantu
- menyusui kan juga ibadah
- kan. I kan juga. Kalau dokter sahurnya
- favorit apa menunya?
- Sahur mah biasanya cuman air mineral. Oh
- air mineral aja ya. E di bulan Ramadan
- biasa nih kesibukannya gitu ya. Iya.
- hanya mungkin dipercepat pulang ya
- supaya bisa ikut tarawih segala macam
- kan. Betul. Betul. Biasanya ee apa
- praktik sorenya agak dibatasin gitu.
- Bagi seorang dokter utami sekarang
- pendekatan diri kepada Allahnya
- bagaimana
- sih? Saya memang sedang mencoba saya
- mungkin maka saya mungkin Allah kasih
- Allah itu mungkin maha sayang maha maha
- ya maha adil. Jadi mungkin saya dikasih
- kesempatan Allah. Heeh. Untuk menambah
- kedekatan pada Allah atau menambah
- mungkin bekal ya ke sana. Alhamdak
- menginformasikan pada ibu-ibu semua dan
- bapak-bapak susuilah anakmu dengan
- benar. Karena apa yang ada kegunaan tadi
- ee buat
- ibunya dan saya pribadi tidak bisa
- menyusui. Kebetulan pada waktu kedua
- anak saya lahir, padahal saya lahir di
- rumah sakit tempat ibu saya sebagai
- dokter anak.
- tahunnya belum ada orang tahu karena
- tahun 2 saya melahirkan dan 74 di mana
- enggak ada orang tahu sehingga memang
- saya tidak bisa menyusui anak-anak
- saya. Ee dampaknya saya menderitakan
- payudara anak-anak mungkin karena tidak
- menghusu dan bukan hanya saya, kami
- berenam saudara sepupuhu kami semua,
- yang lain sudah meninggal hanya saya
- yang dihidupkan. Jadi anak-anak belum
- tentu kau disayang Tuhan seperti
- saya. Benar. Susuilah anakmu sesuai
- perintah Allah. Albaqarah 233 alkahfi 15
- dan 14.
- Baik. Subhanallah. Demikianlah ee ikhwan
- akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa
- taala. Sahur bersama tokoh bersama Dr.
- Utami Rusli. Terima kasih banyak Bu
- Dokter. Sama-sama. Semoga informasi yang
- disampaikan tadi dapat menginspirasi
- kita semua. Semoga kalau kalian berhasil
- kalian kan ini MLM-nya ada katanya saya
- dapat di sana sedikit ini maksudnya tadi
- menyatakan baik Bu Dokter semoga selalu
- sehat segala aktivitasnya selalu dalam
- perlindungan Allah Subhanahu wa taala
- aminat demikianlah ee sahur bersama
- tokoh edisi kali ini. Mohon maaf atas
- segala kesalahan kata saya Angga
- Aminuddin ditemani oleh Fajar Hidayat
- dan juga Muhammad Imam undur diri.
- Billahi taufik wal hidayah.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- [Musik]