Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Radio Silaturahim dan Rasil Vual untuk
- Islam yang satu Ikonah. Terima kasih
- masih setia menyimak siaran kami hingga
- malam hari ini. Kita dalam program acara
- tausiah malam
- kajian tafsir ee Al-Qurtubi bersama
- Ustaz Ahmad Sanusi. Di malam hari ini
- kita sedang membahas lanjutan dari
- pembahasan Quran surah Yusuf. Kita tadi
- mendengarkan kajian ayat ke-15 sampai
- dengan ayat ke-20. Dan sekarang kita
- bacakan SMS dari Honaut yang sudah
- masuk.
- beberapa pertanyaan kami gabungnya
- seperti biasa yang pertama Ibu
- Darman bertanya
- di ee Perum Bekasi. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Pak Ustaz mohon pencerahan
- kalau tetangga saya banyak yang
- nonmuslim namun ee baik-baik dan
- sebentar lagi mau natalan, Pak Ustaz.
- [Musik]
- kami datang namun mengucap namun
- mengucapkan ee atau hanya melakukan
- mohon
- maaf sambil bertemu dan juga mengucapkan
- semoga bisa ketemu di tahun depan.
- Bolehkah berucap seperti itu, Pak Ustaz?
- Itu mengenai masalah ucapan Natal, ya.
- Kemudian pertanyaan dari hamba Allah di
- Magelang. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.
- Bila sehabis salat kita menzikirkan
- hasbunallah wanikmal wakil dan
- seterusnya. Apakah menghadapi kesulitan
- dengan terus membaca zikir itu bisa, Pak
- Ustaz? Kemudian ada Bapak
- Ramli bertanya, "Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh."
- Waalaikumsalam. Dalam Al-Qur'an ada
- ungkapan tidak mengerti. Sering diulang
- sebagai kata penutup suatu ayat. Mohon
- pencerahan maksud dari Almaidah
- 51. Apakah tidak mengerti itu karena
- bodoh? Tahu. Tapi masa bodoh atau
- barangkali karena kurang
- iman. Dan yang terakhir puasa ini dari
- hamba Allah bertanya. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Ustaz, bagaimana
- hukumnya menghormati
- habaib? Ya, itu empat pertanyaan, Pak
- Ustaz. Silakan dijawab.
- Bismillahirrahmanirrahim. Dulu
- Nabi
- apabila ada orang berdoa atau
- mengucapkan salam itu dari orang luar
- itu paling banter beliau mengucapkan
- waalaikum. Bagaimana kalau kita
- terpaksa? Kalau enggak terpaksa jangan
- suka
- memaksa-maksain. Kalau betul-betul
- terpaksa, lalu kita harus mengucapkan
- maaf dan mudah-mudahan kita bisa ketemu
- di tahun depan. Enggak ada masalah. Yang
- penting kita kalau bisa jangan
- menunjukkan dukungan berlebih-lebihan,
- ikut meramaikan, bergembira segala
- macam. Enggak boleh. Insyaallah tadi
- kalau tidak keliru tadi sore itu sudah
- dijelaskan. Jadi insyaallah itu sudah
- cukup dan kita yakin insyaallah
- mudah-mudahan nanti Pak Krishna memutar
- kembali rekamannya Habib Husein tentang
- bagaimana ketika menjawab masalah
- natalan itu atau nanti mudah-mudahan
- besok beliau berkenan Habib Husein
- menjelaskan masalah itu. Berikutnya
- tentang zikir hasbunallah wanikmal wakil
- ya. Hasbunallah wanikmal wakil nikmal
- maula wikman nasir wala haula wala
- quwwata illa billahil aliyilim. Apakah
- bisa membantu menyelesaikan kesulitan
- hidup? Kalau bahasa
- kita
- ee Allah Subhanahu wa taala menyampaikan
- melalui lisannya Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wa wasallam. Ketika
- ada orang saya bertawakal, Nabi
- menyampaikan ikat itu untamu baru
- fatawakal. Lalu
- watawakal. Setelah ikil baru fatawakal.
- Kamu ikat dulu untamu, usaha dulu baru
- tawakal. Jadi tetap harus usaha. dan
- berdoa. Karena kita hidup di dunia, kita
- ini butuh dunia, butuh makan, butuh
- minum. Nabi juga hijrah ke Madinah itu
- usaha untuk menyelamatkan diri,
- menyelamatkan dakwah, menyelamatkan
- nyawa saudaranya. Kalau Nabi hanya
- bertawakal saja, Nabi enggak akan
- hijrah. Itu di samping perintah dari
- Allah. Wafat habislah Nabi itu. Sahabat
- juga habis. Islam mungkin habis. Jadi,
- Nabi itu tawakal tapi usaha. Nabi itu di
- Madinah mau diserang membuat khaddaq.
- khadd itu parit itu namanya tawakal tapi
- Nabi usaha ya memang kita harus seperti
- burung tapi ingat burung itu terbang
- tidak hanya diam ya dia burung tuh
- terbang dia punya cakar ayam juga begitu
- keluar kalau pagi dia cakar-cakar lalu
- setelah itu diangkat ke lisannya kalau
- enggak diangkat ke lisannya enggak
- nyampai kecuali khusus bagi yang buta
- dan lain sebagainya nanti ada Allah
- mengantarkan hamba yang lain untuk
- membantu orang yang mohon maaf Maaf,
- pandangannya tidak kelihatan dan
- seterusnya, kaki dan tangannya buntung.
- Misal kita lihat di dalam hadis Bukhari
- bisa dicek di dalam Bukhari
- 4052,
- 4053 atau kalau di dalam Fathul Bari
- bisa dicek di juz 7 halaman 453 di
- sebelah kiri itu agak ke bawah.
- Q li Rasulullah sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam hal nakahta Jabir kata
- kata sahabat Jabir Nabi bertanya sahabat
- Jabir kamu nikah ya naam q abikr amiban
- kamu nikah sama perawan atau sudah janda
- laiban saya menikah dengan janda qahalla
- jariatanuka ya rasulallah kenapa anda
- tidak menikah dengan perawan supaya anda
- bisa bercanda ee Sahabat Jabir menjawab,
- "Inna abi
- yaudin
- abanin." Ayahku ini wafat menjadi syahid
- waktu perang Uhud. Meninggalkan anak 11
- eh kami ulangi. Meninggalkan anak
- sebanyak 9 anak putri. Aku punya saudari
- nabi seil putri. Kun
- akaian. Kalau saya nikah perawan masih
- anak-anak, bagaimana dia sama dengan
- saudaraku? Khawatir dia ee kurang bisa
- apa itu merawat
- adik-adikku. Walakin imraatun
- tamsyutuhunna wa taquumu alaihinna. Kami
- pengin istriku itu nanti membantu,
- merawat, membesarkan ee itu
- adik-adikku. Qabta. Baik. Jadi usaha tuh
- kan kita lihat di dalam masalah harta.
- Hadani Jabir ibnu Abdillah radhiallahu
- anhuma
- abahuudinai banat. Bapaknya ini
- meninggal sudah meninggalkan anak seilan
- anak di dalam riwayat yang lain en ee
- itu pertama enam yang disebut lalu jadi
- 9. Lalu beliau meninggalkan utangma
- hadar jidun nahli. Begitu tiba waktu
- panen qala berkatalah sahabat Jabir
- ataitu Rasulullah sallallahu alaihi wa
- wasallam. Aku datang kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam untuk minta
- nasihat dan untuk minta doanya bagaimana
- caranya bayar hutang.
- Nabi, engkau tahu orang tuaku ini e
- meninggal, meninggal dan meninggalkan
- hutang waktu perang
- Uhud. Ini bapakku punya hutang. Tolong
- bagaimana ini solusinya? Idhab. Oh,
- begini caranya. kamu pergi nanti kalau
- sudah waktu panen fabaidir tamrin al
- nahi maka waktu panen itu kurmanya
- dipisah-pisah ditaruh di tempat panen
- tapi dipisah-pisah jangan dikumpulin
- misal kurma kelas 1, kelas 2, kelas 3
- begitulah supaya harganya itu ada lain
- gitu kan nanti dapat e keuntungan
- fafa'altu maka aku melakukan perintah
- nabi dari segi dunia nabi itu teknis
- dunia teknis berdagang itu pintar yang
- bagus ditumpuk sama yang bagus bagus
- yang kurang bagus biar biar jujur juga
- harganya
- beda. Kemudian aku panggil Nabi. Begitu
- Nabi datang setelah panen falamu
- ilaiiumah. Tadinya aku minta kepada
- orang yang punya hutang memberi hutang
- kepada ayahku, "Sudahlah begini saja,
- hutang ayahku itu anggap lunas dengan
- catatan kamu silakan ambil semua itu
- kurma yang sudah waktunya panen. Kamu
- ambil aja dah semua. Yang penting orang
- tuaku enggak punya hutang."
- Kata orang yang mengasih utang, "Enggak,
- saya enggak mau ngambil, saya enggak mau
- repot." Dan itu enggak cukup kalau
- membayar hutang orang tuamu ke aku.
- Enggak cukup. Kalau akhirnya dia
- bermusyawarah dengan Nabi, "Bagaimana
- caranya mengembangkan bisnisnya, bisa
- bayar hutang dan seterusnya." Di samping
- diajari doa, diajari usaha oleh Nabi.
- Akhirnya waktu panen oleh Nabi diajarin
- bagaimana caranya memilah-milah lalu
- didoakan oleh Nabi. Begitu dia melihat
- Nabi, lalu orang tadi yang punya
- menghutangin itu memuliakan itu si
- Jabir. Kemudian Nabi setelah itu
- mendoakan sampai kali.
- Sekarang panggil. Ayo kita waktunya
- bayar
- hutang. Sampai dibayar semua hutangku
- itu ditimbang ditimbangtimbang. Selesai
- itu ternyata sisanya masih banyak.
- singkat cerita seperti itu.
- Waallah
- amatin. Tadinya aku di dalam hatiku,
- biarin aku enggak menyisakan kurma, yang
- penting orang tuaku enggak punya
- hutang. Tapi Allah menakdirkan lain.
- Fasallamallahu
- alayadir inni anzurual baidar alladziana
- alai nabi shallallallahu alaihi wa
- wasallam kaaha lam tangkus tamratw.
- Sahidah itu terkenal cerita itu. Hadis
- Bukhari 4052 dan 53. Lalu pertanyaan
- berikutnya yaitu masalah Al-Qur'an surah
- Al-Maidah ya 51. Almaidah 51 itu di
- akhirnya kan suka innallaha la yahdil
- qumadzolimin. Allah tidak memberikan
- petunjuk kepada orang yang zalim. di
- situ orang yang betul-betul tidak dapat
- hidayah atau pura-pura enggak dapat
- hidayah atau memang dia tidak mau
- diberikan hidayah. Begitulah
- kadang-kadang redaksi Al-Qur'an. Nah,
- ada ungkapan seperti ini. Innaka
- sesungguhnya engkau Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wa ashabihi
- wasallam. Tahdi bisa memberi hidayah
- petunjuk addola kepada orang yang
- betul-betul tidak tahu. Tapi wala tahd
- sebagaimana manusia biasa, kamu enggak
- mungkin bisa memberi petunjuk mengajak
- kebenaran almutadollah kepada orang yang
- pura-pura tidak mengerti dia. Itu
- seperti yang dijelaskan di dalam tafsir
- Al-Qurtubi juz 14 halaman 84. Pertanyaan
- yang terakhir, bagaimana kalau
- menghormati habaib? Maka menghormati
- habaib siapapun apalagi habaib maka itu
- adalah sesuatu keharusan sesama muslim.
- Apalagi coba ikuti terus nanti ceritanya
- Nabi Yusuf itu sampai Nabi Yusuf
- bagaimana ketika menutupi kekurangan
- saudaranya dan mengangkat derajat
- saudaranya. E termasuk orang tuanya Nabi
- Yusuf dalam hal ini Nabi Yaakub sudah
- tahu kalau anaknya bohong. Tapi fasobrun
- jamil wallahul mustaan ala maifun. Kata
- Nabi Yusuf
- nantiumfirullahuakum wahua arhamahimin.
- Demikian subhanakallahumma wabihamdik
- nashadu alla ilahailla anta nastagfirubu
- ilaik. Wasalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Jazakallah
- jazakumullah khairan kasiran ustaz atas
- jawaban dan juga kajian untuk kita semua
- di malam hari ini. Semoga
- bermanfaat dan juga kami ucapkan terima
- kasih atas kebersamaan ikhwan di malam
- hari ini dan mohon maaf kepada
- pertanyaan-pertanyaan yang tidak sempat
- terbaca karena keterbatasan waktu.
- Mudah-mudahan kita berjumpa lagi dengan
- Ustaz Ahmad Sanusi di hari Sabtu nanti
- jam .00 pagi dalam kajian kitab Fathul
- Bari untuk melanjutkan kajian-kajian
- kita, mengkaji ilmu-ilmu dan
- nasihat-nasihat dari beliau. Dan kami
- yang bertugas juga undur diri. Mohon
- maaf apabila ada kesalahan dan
- kekurangan. Saya Jfikar, ada Dedi, Bang
- Yusuf, Fajar dan teman-teman di daerah
- yang bertugas mohon maaf undur diri.
- Billahi taufik wal hidayah.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]
- Yeah.