Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:37 Was salatu was salamu ala asyrofil 2:39 anbiya wal mursalin wa ala alihi wa 2:42 sahbihi ajmain. 2:44 Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu 2:47 anna Muhammadan abduhu wa rasuluh. 2:50 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:53 nabiyina Muhammadin wa ala alihi wa 2:55 sahbihi ajmain. 2:57 Qalallahu taala fil Quranil Karim 2:59 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:02 Innallaha wa malaikatuhu yusalluna alan 3:05 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shollu 3:09 alaihi wasallimu taslima. Shodaqallahul 3:11 adzim. 3:12 Alhamdulillahirabbil alamin masih 3:14 dipancarkan dari jalan Masjid 3:16 Silaturahim nomor 36 Cibubur Bekasi. 3:19 Inilah Radio Silaturahim dan Rasya TV 3:22 untuk Islam yang satu. 3:24 Ikhwan akhwat yang dimuliakan Allah 3:25 Subhanahu wa taala bagaimana kabar Anda 3:28 di hari Jumat pagi ini? Semoga selalu 3:31 dalam keadaan sehat walafiat. Senang 3:34 sekali saya Fauzi Ridwanul Haq ditemani 3:36 oleh 3:40 Rafa dan Rianto dapat kembali menemani 3:42 ikhwan akhwat dalam 3:45 program Hikmah Pagi Kajian Keluarga 3:48 Islami edisi Jumat 3:50 5 Rabiul Akhir, 5 Jumadil Ula 3:54 1448 3:57 dan juga bertepatan dengan tanggal 16 4:01 Oktober 2026 4:04 bersama guru kita Al Mukarram Ustad Agus 4:06 Darmaji. Alhamdulillah beliau sudah 4:08 hadir. Kita sapa Ustad Agus terlebih 4:11 dahulu. Assalamualaikum warahmatullahi 4:12 wabarakatuh, Ustad. 4:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:15 wabarakatuh, Abu Bilal. Insya Allah, 4:16 Ustad. 4:17 Putih-putih, [berdehem] Ustad. 4:17 Alhamdulillah, 4:19 mudah-mudahan Allah berkahi kita semua, 4:20 ya. 4:21 Alhamdulillah. Semoga kita 4:23 selalu dalam suasana yang putih, suci, 4:26 bersih 4:28 di hari Jumat ini 4:29 sejak dari mulai pagi sepanjang hari 4:32 Jumat kita 4:33 putih, suci, dan diberkahi Allah 4:35 Subhanahu wa taala, Ustad. 4:37 Dan semoga kajian ini dapat menemani 4:39 ikhwan akhwat dalam segala aktivitas di 4:41 hari Jumat pagi. Eh, bagi ikhwan akhwat 4:44 yang masih yang berada di rumah 4:47 berkumpul bersama keluarga 4:50 semoga kajian ini dapat menemani dan 4:52 membimbing anak-anak kita 4:55 anak-anak ikhwan akhwat dan tentunya 4:56 ikhwan akhwat yang sudah pergi, yang 4:59 berada di perjalanan 5:02 kami doakan semoga selalu dalam 5:05 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 5:08 Ehm, Jumat yang lalu Ustad Agus sudah 5:11 membahas 5:12 tentang 5:15 fikih nikah yang bagian ketiga tentang 5:20 wanita yang halal dan yang haram untuk 5:23 dinikahi. Sekarang kita akan melanjutkan 5:25 fikih [mendengus] nikah bagian empat 5:28 dengan tema 5:30 sunah seputar walimah. 5:33 Nah, ini tentunya masih 5:36 menjadi bekal bagi ikhwan akhwat yang 5:39 putra-putrinya 5:41 usia 5:42 yang sudah matang di untuk pernikahan 5:45 antara laki-laki sudah 25 tahun kalau 5:49 perempuan sudah 5:51 selesai kuliah maupun yang 5:54 masih kuliah juga sih yang sudah sampai 5:56 20 tahun itu sudah cukup untuk usia 5:59 menikah. 6:00 Ini adalah persiapan untuk menuju 6:04 membimbing ikhwan-akhwat putra-putrinya 6:07 dalam 6:08 ilmu walimah insya Allah pada pagi ini. 6:12 Nah, sebelumnya bagi ikhwan-akhwat yang 6:13 ingin bertanya partisipasi dalam 6:16 kajian ini dapat mengirimkan WhatsApp di 6:19 08111999720. 6:23 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 6:25 langsung dengan Ustaz dapat menghubungi 6:27 di 0218451512. 6:32 Kita berdoa terlebih dahulu 6:34 bismillahirrahmanirrahim. 6:35 Rabbana ghfir lana dzunubana 6:37 waliwalidina warhamhum kama rabbau na 6:40 shigara. 6:41 Rabbishrahli sadri wayassirli amri 6:44 wahlul uqdatam mil lisani yafqahu qauli. 6:48 Allahumma inna nas'aluka ilman nafi'an 6:50 wa rizqan thayyiban wa amalan 6:51 mutaqabbalan. Rabbana zidna ilman 6:54 warzuqna fahman. Allahumma faqqihna 6:57 fiddin wa'allimna takwil. 7:00 Baik ikhwan-akhwat mari kita dengarkan 7:02 dan simak ilmu yang akan disampaikan 7:04 oleh Ustaz Agus tentang 7:07 sunnah-sunnah seputar walimah. Tafadhal 7:09 Ustaz. 7:10 Nggih, bismillahirrahmanirrahim. 7:12 Assalamualaikum warahmatullahi 7:14 wabarakatuh. 7:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 7:17 wabarakatuh. 7:17 Alhamdulillahirabbil alamin. 7:20 Alladzi hadana lihaza wa ma kunna linah 7:23 tadi ya laula an hadanallah. 7:26 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 7:30 syarikalah. 7:32 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 7:35 rasuluhu la nabiya ba'dah. 7:38 Allahumma shalli wa sallim wa barik ala 7:41 nabiyina Muhammadin wa ala alihi wa 7:45 ashabihi 7:46 waman tabiahum ila yaumil qiyamah masya 7:51 Allahu kan wamalam yasya lam yakun 7:54 lahaula wala quwata illabillahil aliyil 7:57 adzim ama ba'du 7:59 Qalallahu taala fil kitabihil karim 8:03 auzubillahiminasyaitanirrajim 8:09 ya 8:10 ayyuhalladzina 8:12 amanu taqullaha haqqo tuqotih 8:16 wala tamutunna illa wa antum muslimun 8:23 shodaqallahuladzim ama ba'du 8:25 [batuk][berdehem] 8:27 ikhwan dan akhwat ayah dan bunda serta 8:30 semua 8:32 anak-anakku remaja 8:34 yang dapat dijangkau oleh siaran kami 8:36 bersyukur kepada Allah 8:38 di Jumat pertama ya bulan 8:42 Jumadil 8:44 awal 8:45 1448 Hijriah kita bertemu kembali 8:50 dalam 8:53 rubrik 8:54 bimbingan keluarga Islami 8:59 insya Allah kita hari ini melanjutkan 9:01 kajian kita 9:03 tentang kitab Al Wajiz 9:06 kitabun nikah ya 9:09 namun sebelumnya setelah kita bersyukur 9:11 pada Allah marilah kita memperbanyak 9:13 bershalawat atas Nabi terutama di hari 9:16 Jumat ini ya disunahkan kita ber 9:19 perbanyak bershalawat atas Nabi ya 9:21 semoga Allah Subhanahu wa taala 9:24 me 9:26 nyampaikan shalawat dan salam keberkahan 9:29 kemuliaan keagungan kesejahteraan 9:32 kebaikan kepada Baginda Nabi Muhammad 9:35 Shallallahu alaihi wasallam 9:36 beserta keluarga beliau, para sahabatnya 9:41 dan semua orang yang mengikut sunnah 9:43 beliau hingga akhir zaman. 9:44 Alhamdulillah. 9:46 Sebagaimana tadi diantarkan oleh Abu 9:48 Bilal, Ustadz Fauzi Ridwan, bahwa 9:53 dalam syariat menikah itu banyak ilmu. 9:57 Masya Allah. 10:02 Dengan disyariatkannya [mendengus] 10:04 pernikahan secara Islami 10:07 ilmu itu berkembang. 10:10 Ilmu itu dibahas, dikaji 10:12 dan paling penting diamalkan. 10:15 Ketika ilmu itu diamalkan 10:18 maka insya Allah di mana tempat ilmu itu 10:21 diamalkan, maka akan terjadi 10:25 keberkahan di sana. 10:28 Rahmat Allah akan turun dan semua orang 10:30 di situ akan menjadi orang-orang yang 10:33 berbahagia. 10:35 Berbahagia lahir dan batin. 10:37 Dicukupkan berbagai keperluan mereka 10:40 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Inilah 10:41 berkahnya il- ilmu. Maka 10:44 masya Allah. 10:47 Jadi, ngaji ilmu pernikahan itu bukan 10:50 cuma sekedar mau nikah 10:53 ya. 10:54 Bukan sekedar besok saya mau nikah 10:55 kemudian baru belajar, tidak. 10:58 Bahkan sepanjang hayat kita mempelajari 11:01 ilmu tentang pernikahan itu insya Allah 11:03 berkah. 11:05 Satu dipakai untuk diri sendiri. 11:07 Untuk keluarga, terutama untuk anak-anak 11:10 kita kalau mau menikah, kita bantu, kita 11:12 fasilitasi, kita dampingi mana saja 11:16 hal-hal yang wajib, hal-hal yang sunnah 11:19 atau yang haram untuk dilakukan seputar 11:21 pernikahan. 11:23 Ya, jadi insya Allah 11:24 pagi ini kita melanjutkan kajian kita 11:26 dan mudah-mudahan manfaat buat yang 11:28 sudah nikah 11:30 yang mau nikah 11:31 dan yang mau nikah lagi ya, karena boleh 11:34 saja ya. 11:35 Ada yang tanya, "Ustaz nikah itu ada 11:37 batasan umur enggak?" Tidak ada. 11:40 Di dalam Islam ini nikah itu tidak ada 11:42 batasan umur secara formal, tetapi 11:45 memang 11:46 harusnya lewat 11:48 sudah masuk 11:50 akil balig tentunya ya, nah. 11:53 Untuk batas atas tidak ada, misalnya 11:56 "Ustaz boleh enggak nikah itu kakek saya 11:58 mau nikah satu sudah 82 tahun?" Oh, 12:00 boleh. 12:02 Memang kakeknya masih kepengin nikah, 12:04 "Iya, Ustaz pengen nikah." 12:06 Ada sudah usia 60 tahun melihat 12:10 karena dia sudah lama menduda ya, 12:11 melihat ada muslimat umur 60 tahun 12:15 bedanya berapa tahun itu? 20 tahun ya, 12:17 tertarik untuk nikah, dinikahkan. 12:20 Berkah itu insyaallah. 12:21 Insyaallah, amin. 12:22 Ya, ya karena sebaik-baik orang itu mati 12:25 dalam keadaan menikah. 12:28 Ya. 12:29 Tapi seburuk-buruk orang mati dalam 12:31 keadaan menjomblo, membujang, tidak mau 12:33 nikah-nikah, itu seburuk-buruk kematian 12:36 orang. 12:37 Ya. 12:38 Maka ikhwan sekalian, bagaimana kita 12:40 eh melihat walimah ini? Walimah itu 12:44 artinya adalah 12:47 eh menikah ya, 12:50 mem 12:51 bertemu 12:53 atau juga mak bertemu untuk makan-makan, 12:55 itu walimah ya. Ikhwan sekalian, eh 12:59 sekarang kita akan bicara lebih 13:01 khusus ya 13:03 bahwa 13:05 apa sebenarnya yang menjadi hukum 13:09 melaksanakan walimah. 13:12 Jadi, hukumnya dulu. 13:13 Ya. 13:15 Dalam satu hadis ya 13:17 yang kita temukan ada 13:21 pesan dari Nabi sallallahu alaihi 13:23 wasallam kepada Abdurrahman bin Auf 13:28 bahwasanya 13:29 ee 13:31 Nabi itu 13:32 memesankan Abdurrahman bin Auf untuk 13:35 meni ee ber 13:39 ee membuat satu walimah ya 13:43 jadi Abdurrahman bin Auf itu pernah 13:46 jadi kalau disebutkan nikah ee walimah 13:48 itu hukumnya pertama adalah nyaris wajib 13:52 nyaris wajib 13:54 sunnah muakkad 13:55 iya nyaris wajib itu 14:01 atau setidaknya di bawah itu apa 14:04 sunnah muakkadah 14:06 yang sangat di 14:07 dianjurkan 14:07 sarankan dianjurkan 14:09 ya 14:13 Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah 14:14 ee mendapati Abdurrahman bin Auf 14:17 sudah menikah ya jadi ceritanya begini 14:20 Abdurrahman bin Auf itu 14:23 pernah ditawari oleh saudaranya yang 14:26 memang 14:27 orang Anshar itu dipersaudarakan oleh 14:29 Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dengan 14:30 orang Muhajirin ya kaum Muhajirin datang 14:33 dari Mekkah kemudian dipersaudarakan nah 14:36 Abdurrahman bin Auf ini di persaudarakan 14:38 dengan seorang 14:41 laki-laki Anshar bernama Sa'ad ya bin 14:44 Ar-Rabi Al-Anshari 14:47 nah Sa'ad ini rupanya orang terpandang 14:49 rumahnya dua 14:51 istrinya dua 14:54 maka karena begitu 14:57 cintanya kepada Allah dan Nabi-Nya 15:00 dia seolah-olah 15:02 rela menyerahkan separuh hartanya 15:04 berbagi dengan saudaranya tadi 15:06 Abdurrahman bin Auf 15:08 nah Abdurrahman bin Auf Auf ini adalah 15:10 seorang saudagar seorang 15:12 pedagang yang ulung 15:15 enggak mau dia gitu saja 15:16 menerima pemberian sahabatnya khawatir 15:18 itu memberatkan dia separuh dari 15:20 hartanya ya 15:21 iya 15:21 luar biasa tuh. 15:23 Satu dari istrinya. nah 15:25 Abdurrahman bilang begini, 15:27 "Saudaraku, 15:28 cukupkan dulu 15:31 dengan keadaanku saat ini, maka tolong 15:33 tunjukkan di mana pasar?" 15:35 Abdurrahman bin Auf datang ke pasar, 15:38 beraktivitas ekonomi padahal enggak 15:40 punya modal ya. Ini hebatnya 15:42 Abdurrahman, enggak punya modal datang 15:43 ke pasar tiba-tiba langsung dapat 15:47 bisnis, itu luar biasa. Ini mah 15:49 satu pelajaran bisnis yang hebat ya. 15:53 Nah, kemudian selang beberapa waktu 15:55 Abdurrahman sudah mulai 15:57 punya harta. 16:00 Nah, 16:01 kemudian Abdurrahman 16:03 eee 16:07 menikahi seseorang. 16:11 Jadi, ceritanya Nabi melihat Abdurrahman 16:14 ya. 16:15 Suatu hari Nabi Shallallahu Alaihi 16:16 Wasallam melihat pada Abdurrahman bin 16:18 Auf bekas kuning pada pakaiannya. Jadi, 16:21 bekas wangi-wangian wanita yang biasa 16:23 dipakai ketika pernikahan. 16:29 Jadi, Nabi tanya, "Apa yang terjadi 16:31 padamu hai Abdurrahman?" Ini rupanya 16:32 Abdurrahman sudah nikah tanpa ngasih 16:34 tahu Nabi nih. 16:35 Mungkin malu ya mungkin ya Abdurrahman 16:37 ya. 16:39 Padahal kalau Nabi datang Nabi senang 16:40 sekali itu. 16:42 "Ya Rasulullah, saya telah menikahi 16:44 seorang wanita Anshar." 16:48 Nabi tanya, "Kamu kasih berapa 16:49 maharnya?" Nah, ini 16:52 Abdurrahman bin Auf itu enggak mau nikah 16:54 kecuali dia mampu memberi mahar. 16:57 Jadi, dia itu blusukan di pasar, 17:01 kemudian punya uang untuk nikah. 17:04 Ini hebatnya orang-orang 17:06 bertakwa pada Allah ya, para sahabat itu 17:09 mendahulukan syariat Allah. 17:12 Pokoknya nikah dulu, iya kan? 17:15 Karena 17:16 dia khawatir mati dalam keadaan tidak 17:19 menikah ya kan, nah apa yang terjadi? 17:22 Beliau tanya ditanya begitu Nabi 17:24 menjawab pertanyaan Nabi 17:27 kamu kasih mahar berapa itu perempuan? 17:30 Nah beliau menjawab Abdurrahman aku 17:33 memberinya mahar 17:35 sat seperti 17:38 ukuran satu butir kurma emas se sebutir 17:44 kurma waduh sebutir kurma kelihatannya 17:46 kurang lebih satu jempol jari 17:48 orang dewasa ya 17:51 kurang lebih lima lima lima gram ada tuh 17:53 buang ya kurang lebih ya lima gram ya 17:57 Nabi bilang 17:58 aulim walau bisyah 18:03 buatlah walimah ya 18:05 Abu Abdurrahman 18:08 meskipun dengan seekor kam kambing jadi 18:10 sebenarnya 18:11 ini sudah dikatakan oleh para ulama 18:13 sebenarnya wajib wajib untuk bikin wa 18:17 walimah meskipun kalau tidak ada 18:20 tidak ada 18:21 belanja yang yang cukup untuk bikin 18:23 pesta besar 18:26 cukuplah dengan menyembelih seekor 18:29 kambing ya 18:31 aulim walau bisyah 18:34 ya ini hadis diriwayatkan oleh Imam Al 18:36 Bukhari nomor 2409 18:39 kemudian Imam Muslim nomor 1427 18:43 ya 18:44 ini ada di syarah sahih Muslim 18:49 jadi kalau disimpulkan hukumnya 18:52 membuat walimah walimah adalah wajib 18:55 perintah wajib 18:57 wajibnya gimana sesuai kemampuan 19:00 tapi tidak boleh nikah diam-diam enggak 19:02 pakai walimah ini 19:04 ya para ulama setuju seperti itu sepakat 19:07 bahwa ini hukumnya sudah wajib orang 19:10 walimah nah. 19:14 Meskipun dengan seekor kambing. Ustaz, 19:16 kalau enggak mampu seekor kambing 19:17 gimana? Kamu punya apa di situ? 19:20 Ayam kampung, ayam kampung. Potong ayam 19:22 kampung. Enggak ada ayam kampung, ayam 19:23 telur, boleh. 19:24 Tapi kamu 19:26 walimah itu kumpulkan orang makan-makan. 19:30 Ya, untuk apa? Mensyukuri nikmat Allah, 19:33 kemudian mensyiarkan 19:35 pernikahan seseorang. 19:37 Jadi 19:38 pernikahan seseorang itu 19:40 disyiarkan melalui walimah. 19:43 Karena sunah 19:45 orang mensyiarkan pernikahan. 19:47 Mensyiarkan atau merahasiakan 19:50 pertunangan atau pelamaran, ya. 19:54 Jadi itu pertama kita pegang dulu hukum 19:58 melaksanakan walimah, ya. 20:01 [mendengus] 20:03 Kemudian ee 20:06 oh iya, ini ada satu hadis lagi. Kalau 20:08 para ulama mengatakan 20:10 ee 20:12 melaksanakan walimah itu 20:14 dihukumi wajib. Sebagian ulama ulama 20:16 memegang hadis yang 20:19 diriwayatkan, ya. 20:23 Ee oleh Buraidah 20:25 bin Al-Hasib. 20:26 Ia berkata, "Lama khotoba Aliyun 20:30 Fatimah." 20:32 Tatkala Ali sedang meng- 20:34 khitbah walimah. 20:36 Ya. 20:38 Qola. 20:39 Ia berkata, "Ya Rasulullah." 20:43 Ee maaf, Rasulullah bersabda, "Qola 20:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam." 20:46 Sallallahu alaihi wasallam. 20:47 "Innahu la budda lil arsy min 20:50 walimatin." 20:52 Sesungguhnya 20:56 para pengantin lil arsy, ya. 21:00 Maka disebut walimatul arsy melakukan 21:02 walimah, menyelenggarakan walimah. Jadi 21:06 sepatutnya para pengantin itu 21:09 melaksanakan walimah. Ini para 21:11 ulama me-memegang ini hukumnya adalah 21:14 wa-wajib. 21:16 Baik, itu hukumnya. 21:20 Kalau ditinggalkan gimana? Nah, kalau 21:22 ditinggalkan ini ya kita tercelalah 21:24 meninggalkan perintah Nabi ya, 21:25 sallallahu alaihi wasallam. 21:27 [mendengus] 21:27 Jadi, mari kita 21:29 pegang dulu 21:31 ini adalah wajib tapi sesuai 21:33 kemam-kemampuan 21:35 walau bisyah tadi ya, aulim walau 21:37 bisyah. 21:39 Nah, kemudian 21:42 berapa hari kita walimah? 21:47 Walimahan itu 21:49 minimalnya sehari. 21:51 Ya. 21:52 Ustaz, kalau enggak mampu sehari gimana? 21:53 Ya, mungkin sejam. 21:55 Ya. 21:56 Tapi ada dalam satu waktu itu kamu 21:59 memang 22:00 melaksanakan walimah. 22:04 Walimah itu kapan waktunya? Nah, ini 22:06 sunahnya Bang Fauzi ya, Bu Bilal. 22:09 Iya. 22:10 Dilaksanakan setelah dukhul. 22:13 Dukhul itu apa? Dukhul itu perempuan 22:17 yang dinikahi itu 22:19 disentuh oleh laki-laki suaminya yang 22:23 sah ya. Nah. 22:25 Dukhul maksudnya masuk mana? Masuk ke 22:27 kamar berduaan. 22:30 Jadi, sunah ini bagian dari sunah. 22:33 Mendahulukan dukhul, mendahulukan 22:36 eh sepasang 22:38 suami istri yang 22:40 disahkan oleh syariat yang baru saja 22:41 menikah itu, itu sunah. 22:46 Ada yang nanya, "Ustaz, kalau sekarang 22:48 akad nikahnya pagi 22:50 selesai, kemudian walimah gimana?" 22:52 Belum dukhul. 22:54 Belum dukhul? 22:55 Ya, apa boleh buat 22:57 kalau memang enggak ada enggak ada apa 22:59 namanya enggak ada pilihan lain. 23:04 Tapi sunahnya itu ketemu dulu nih suami 23:06 istri nih. Iya kan? 23:08 Nah. 23:10 Supaya lebih sunah, lebih melaksanakan 23:14 eh 23:15 sunah nabi, 23:16 coba kita lakukan. 23:19 Anak saya waktu menikah, 23:21 yang dilaksanakan adalah sehari 23:25 sebelumnya dia sudah dukhul. Nah. 23:27 Hari ahadnya, sabtu sudah dukhul, 23:30 ahadnya baru walimahan. Itu lumayanlah. 23:33 Berarti akad sama walimahnya berbeda 23:35 waktu. 23:35 Iya, waktu antara akad nikah dan walimah 23:38 berbeda waktu. 23:40 [berdehem] 23:40 Tapi gimana kalau hari itu juga? 23:42 Tidak ada 23:44 tercela tidak ada. 23:45 Ya. 23:46 Yang tercela tercela adalah 23:49 tidak melaksanakan walimahan sama sekali 23:52 ya. Nah. 23:53 Baik. 23:56 [berdehem] 23:57 Jadi walimah, beberapa sunah yang 23:59 terkait dengan walimah. Pertama, ya. 24:03 Tadi dilaksanakan setelah du dukhul. 24:05 Yang kedua, 24:07 boleh dilaksanakan sehari sampai tiga 24:09 hari. 24:11 Ya. 24:14 Jadi eh 24:17 boleh men menikah kemudian membuat 24:19 jamuan selama tiga hari boleh. 24:22 Atau sehari enggak apa-apa, ya. 24:24 Nah, walimah hendaknya sekarang kan 24:25 selama tiga hari setelah dukhul. Jadi 24:27 setelah dukhul dulu baru eh 24:30 walimahan. 24:32 Hadisnya adalah dari Anas bin Malik 24:34 radhiallahu anhu, 24:37 beliau berkata, "Tazawwajan nabiyyu 24:39 sallallahu alaihi wasallam sallallahu 24:41 Safiyah. 24:43 Waja'ala idqaha 24:46 shadaqaha. Waja'al walimah salasata 24:49 ayyam." 24:51 Jadi nabi sallallahu alaihi wasallam 24:54 menikahi Safiyah setelah selesai 24:56 iddahnya tentu ya, karena Sofiyah ini 24:58 adalah 25:00 eee 25:02 istri pernah jadi istri dari seorang 25:04 petinggi Yahudi 25:06 karena pada peristiwa Khaibar. 25:10 Namanya kalau saya Huya ya. 25:12 Sudah meninggal ya, karena terjadi 25:14 peperangan. Kemudian [berdehem] masa 25:16 idahnya ditunggu sama Nabi, ditunggu 25:18 sama, masyaallah. 25:20 Kemudian setelah selesai masa idahnya 25:23 dinikah dengan halal oleh Nabi 25:24 sallallahu alaihi wasallam. Nah, Nabi 25:26 menggunakan 25:28 sebagai maharnya untuk Sofiyah adalah 25:30 kebebasannya, karena dia tawanan perang. 25:32 Ehm. 25:33 Yahudi. 25:34 Jadi perempuan Yahudi. 25:35 Nabi pernah menikahi perempuan ya 25:38 Yahudi. 25:38 Yahudi. 25:40 Jadi kalau ada yang mau 25:42 nikah 25:43 menikahi perempuan Yahudi ada dalilnya. 25:45 Iya. 25:45 Iya, ada dalilnya. Tentu setelah itu di 25:48 di 25:49 Islam. 25:49 di muslimkan tentu ya. 25:51 Kemudian 25:53 kata 25:55 Anas, "Waj'ala itqaha shadaqaha waj'ala 26:00 walimah salasata ayyam." Dan Nabi 26:03 menyelenggarakan walimah itu 3 hari. 26:05 Ya, ada yang mengatakan 3 hari itu 26:08 makan-makan 3 hari atau 3 hari setelah 26:10 dukhul. Ya. 26:12 Yang ketiga 26:13 [berdehem] 26:14 dalam walimah 26:16 hendaknya kita mengundang orang-orang 26:18 yang saleh 26:19 dari golongan yang bervariasi, tidak 26:23 hanya dari golongan elit saja. Tapi 26:25 orang-orang saleh dari semua golongan, 26:27 fakir miskin dan sebagainya ya. 26:32 Berikutnya yang keempat 26:34 kita 26:36 menyelenggarakan walimah itu dengan 26:39 makanan yang 26:41 disukai oleh 26:43 orang banyak. Ya. Makanan tadi disebut 26:46 Nabi adalah "Walau bisa." Apa itu? 26:49 Makanannya kambing ya. Ya, makanannya 26:52 kambing. 26:53 Jadi, sesuatu makanan yang memang 26:55 diharapkan dimakan orang banyak. Itu 26:57 disunahkan seperti itu, ya. 27:01 [berdehem] 27:01 Tapi, boleh enggak Ustaz saya enggak 27:03 enggak mampu beli kambing yang banyak, 27:04 Ustaz. Ya, kambingnya sedikit, tapi 27:06 dibuat dibuat gulai yang banyak kuahnya, 27:08 boleh enggak? Boleh. 27:10 Ini teknis saja, ya. 27:13 Jadi, menyembelih seekor kambing adalah 27:16 bagian dari sunah, ya. 27:19 Ustaz, gimana kalau enggak ada kambing, 27:21 Ustaz? Tolong usahakan. 27:23 Usahakan, ya. 27:24 He em. 27:27 Jamuan di sana ayam, ikan, kambingnya 27:29 mana? Iya, kan? 27:30 He em. 27:31 Kalau mau saklek-saklekan, ya. 27:33 Iya. 27:34 Tapi, ini terpulang kepada kemampuan 27:36 juga. 27:38 Sepatutnya ada kambing di situ dipotong. 27:40 Kambing Nabi nyebutnya kambing, bukan 27:41 samak, bukan dad jet, ya, bukan? 27:43 Iya. 27:46 Nah, jadi 27:47 eee 27:50 ada satu jamuan macam-macam, ada ada 27:54 kambingnya situ. Nah, itu insyaallah 27:55 berkat berkah, ya. 27:58 Berikutnya. 28:00 [berdehem] 28:02 Bagi 28:03 eee 28:05 yang 28:06 diundang 28:09 Bagi mereka yang diundang, kaum muslimin 28:11 secara umum diundang untuk ber 28:15 gembira di hari pernikahan melalui 28:17 walimatul arus 28:19 diwajibkan datang. Wajib ini datangnya. 28:23 Ya. 28:24 Mendatangi jamuan walimah hukumnya 28:27 wajib. Wajib. 28:31 Wajib itu. 28:34 Nah. 28:37 Ustaz, kalau 28:39 enggak bisa hadir, Ustaz, karena dinas. 28:40 Nah, itu lain soal. 28:42 Kamu tidak ada uzur, tidak ada halangan, 28:45 kamu di rumah sedang santai-santai saja, 28:47 ada undangan dari saudaramu, dari teman 28:50 kamu, dari kolega kamu, wajib datang 28:52 itu, wajib. 28:54 Datangnya ke pernikahan itu berpahala di 28:57 sisi Allah. 28:59 Ya. 29:00 Kalau enggak bisa juga gimana? Halangan, 29:01 sakit. Nah, itu nama uzur. 29:04 Uzur gimana? WA saja. Bang, 29:07 mohon maaf enggak bisa hadir nih pada 29:10 hari yang sangat penting buat 29:13 kedua anak kalian, ya. Minta maaf ya, 29:15 aku doakan begini-begini. Enggak bisa 29:17 datang nih karena sakit Kak. Nah, boleh. 29:20 Ya. 29:23 Jadi, menghadiri 29:26 sesuai dengan undangan, 29:28 waktu dan tempatnya. Yang kedua, apa 29:30 yang dilakukan di sana? Yang dilakukan 29:32 di sana apa? Yaitu mendoakan 29:35 dan memberikan selamat. Ya, boleh 29:38 bolak-balik boleh. 29:39 Selamat ya, Bang. 29:41 Atas pernikahan ini, selamat ya, Nak. 29:45 Eh, kami sangat berbahagia, bersyukur. 29:47 Kita doakan ya. Doanya apa? Allahumma 29:51 eh eh barakallahu laka 29:53 wa baraka alaika wa jama'a bainakuma fi 29:56 khair. Doanya ada. 30:00 Jadi, di yang dilakukan oleh eh seorang 30:03 yang diundang dua tadi. 30:06 Ya. 30:07 Di tempat ya. Pertama, 30:09 memberikan selamat. 30:11 Tahniah. Yang kedua, 30:14 menyampaikan doa tadi. 30:16 Tambah lagi kalau ketiga, 30:18 apa itu? 30:19 Membantu si pengantin dengan apa? Dengan 30:23 memberikan hadiah atau kalau ada kotak 30:27 di situ ya, kotak amplop boleh enggak? 30:29 Boleh. 30:30 Tapi ini tidak wajib. Kalau ada 30:32 alhamdulillah, 30:34 ya. 30:38 Eh, kemudian 30:41 orang yang 30:43 datang tadi 30:47 juga mendoakan makanannya wah ini masya 30:52 Allah ada ada Nabi Shallallahu Alaihi 30:54 Wasallam mencontohkan begini 30:57 doa ketika kita diundang dan makan 31:01 gratis makan gratis loh memang ada 31:03 walimah makannya bayar enggak ada ya 31:06 doanya Allahummaghfirlahum 31:08 warhamhum wabarik lahum fima razaq tahum 31:13 ya Allah berkahilah mereka 31:16 rahmatilah mereka 31:18 dan 31:19 pertama Allah ya Allah ampunilah mereka 31:21 berkahilah mereka 31:23 ya 31:24 rahmatilah mereka berkahilah apa yang 31:25 engkau berikan pada mereka sebagai 31:27 rezekimu kemudian 31:30 doanya begini Allahumma it'aman at'amana 31:33 wasqiman saqona akalatakumul abrar 31:36 washolla alaikumul malaikah 31:40 waftoro 31:42 indakumus 31:44 shaimun 31:45 ya telah makan hidangan kalian ya Allah 31:48 berikanlah makan orang-orang beri kami 31:50 makan kami makan 31:51 berikanlah minum 31:52 orang memberi kami minum 31:54 telah makan makanan kalian orang-orang 31:56 yang baik ya dan para malaikat 31:58 bershalawat atas kamu dan orang-orang 32:01 puasa telah berbuka dengan makanan 32:03 kalian masya Allah ya 32:05 jadi ini sunah-sunah yang dilakukan oleh 32:08 orang yang datang ya sekali lagi orang 32:10 datang itu mendatangi itu sudah sunah 32:12 melaksanakan sunah 32:13 yang kedua memberikan 32:14 tahniah selamat 32:16 dan ketiga mendoakan buat mempelai yang 32:19 keempat mendoakan buat yang ngasih makan 32:21 buat keluarga besarnya itu masya Allah 32:23 ya ini doanya 32:25 pantas sekali kalau kita baca kalau kita 32:27 diajak makan gratisan 32:30 ya 32:32 mendoakan bagi yang memberi makan 32:36 baik kemudian 32:40 setelah selesai 32:43 hari itu pernikahan 32:47 sunahnya juga selesai, ya. Kita 32:49 berpisahan ya dalam keadaan baik dan di 32:51 situ 32:52 kalau bisa dihindari makan-makanan yang 32:56 yang 32:58 tidak disunahkan Nabi sallallahu alaihi 32:59 wasallam. Apa itu? Makan dengan berdiri, 33:03 ya. Makan jalan-jalan makan tidak 33:05 dihabiskan itu hal yang dilarang. 33:07 Ya, yang dilarang ya. Makan berdiri 33:10 berjalan-jalan sambil bawa piring, 33:12 enggak enggak enggak bagus itu. Bagusnya 33:14 duduk jamuan. 33:15 Ya. 33:16 Kemudian juga 33:18 dilarang makan berlebihan. 33:21 Makan berlebihan. 33:23 Apalagi makan berlebihan bawa makanan 33:25 banyak 33:26 setelah itu ditinggalkan separuh. Banyak 33:28 enggak begitu di jamuan? Banyak sekali. 33:31 Nah, ini kita hindari. 33:32 Eh 33:34 bukannya kita dapat pahala datangi orang 33:36 pernikahan, malah mendapat dosa karena 33:39 kita melakukan kemubaziran, ya. 33:43 Demikian Ikhwan dan Akhwat sekalian apa 33:45 yang saya sampaikan sunah-sunah seputar 33:48 walimatul arus, ya. 33:51 Eh 33:52 ini bagian dari syiar, ya. 33:55 Syiar yang eh 33:58 insyaallah menjadi dakwah buat kita 33:59 sekalian. 34:01 Karena 34:02 satu pernikahan 34:04 itu di sana ada syiar-syiar agama Allah. 34:09 Ya. 34:11 Menikahnya seorang laki-laki dan 34:13 perempuan itu saja sudah su syiar. 34:15 Artinya 34:16 mereka selamat dari perzinahan. Ya. 34:19 Mereka diselamatkan dari per perzinahan, 34:22 ya. Karena Allah 34:24 menghalalkan pernikahan dan mengharamkan 34:27 zina, ya. 34:28 Demikian, wallahu alam bisawab. 34:31 Alhamdulillah. 34:32 Alhamdulillahirabbilalamin, wallahu alam 34:34 bisawab. 34:35 Jazakumullah khairan katsiran Ustad, 34:37 ilmu yang disampaikan tentang walimatul 34:39 arus. 34:40 Sunnah-sunnah yang sangat ditekankan 34:43 sunnah muakkadah. Eee, banyak sekali 34:46 ilmu yang kita dapatkan. Salah satu ilmu 34:48 yang penting dan 34:50 baru kita ketahui adalah eee, dari 34:52 sunnah-sunnah walimah itu adalah 34:55 yang pertama 34:57 eee 34:58 melaksanakan walimah itu setelah 35:00 ternyata setelah dukhul lebih afdhol dan 35:03 diutamakan. 35:05 Eee, itu yang sangat penting yang harus 35:07 diketahui oleh ikhwan akhwat, para 35:11 pengantin yang 35:13 akan bersiap-siap untuk menikah. 35:15 Baik ikhwan akhwat, kami akan kembali 35:18 setelah syada tauqa berikut tetap di 35:20 Radio Silaturahim. Terima kasih. 38:23 Eee. 38:38 [mendengus] 38:38 Alhamdulillahirabbil alamin, terima 38:39 kasih Ikhwan Akhwat masih bersama dan 38:41 menyimak Radio Silaturahim. Saat ini 38:44 Anda sedang menyaksikan siaran live 38:47 Hikmah Pagi bersama Ustaz Agus dengan 38:49 tema 38:51 Sunnah-sunnah walimah, sunnah-sunnah 38:53 seputar walimah. 38:55 Baik, Ikhwan Akhwat kita akan 38:56 melanjutkan 38:58 sesi diskusi. Namun sebelum kita 39:00 banyakkan pertanyaan Ikhwan Akhwat, mmm 39:04 kita ada 39:06 Ustaz 39:07 sebelum kita membahas pertanyaan, kita 39:09 ada 39:10 sedikit tadi sudah Ustaz sudah 39:12 menjelaskan walimah kemudian dukhul. 39:13 Nah, ini kita 39:15 berbicara tentang dukhul ini banyak 39:16 Ikhwan Akhwat yang belum 39:18 mengetahui tentang dukhul itu. 39:20 Iya, bismillahirrahmanirrahim. 39:21 Shallallahu alaihi Muhammad wa alihi 39:22 Muhammad. Ikhwan sekalian, yang dimaksud 39:25 dukhul itu asal kata dakhala ya, 39:28 yadkhul, udkhul. 39:29 Itu masuk ke dalam kamar berduaan, sudah 39:31 halal kan suami istri. 39:33 Tidak ada fitnah lagi, sudah jelas 39:35 terang-terang sudah selesai akad nikah, 39:37 sah maharnya diserahterimakan, akadnya 39:40 juga diucapkan, disaksikan para 39:43 saksi dan walinya. Selesai, halal. 39:47 Nah, prosesi selanjutnya bukan walimah 39:50 sebenarnya, dukhul. Apa itu dukhul? 39:52 Berduaan deh, masuk kamar ya. Itu sudah, 39:56 sebenarnya sunnah itu para Ikhwan 39:57 sekalian, sunnah itu. 39:59 Nah. Prosesinya gimana? 40:01 Pertama 40:03 ini karena baru pertama kali sentuhan ya 40:04 laki-laki terhadap istrinya yang sah 40:07 tadi 40:09 salaman boleh 40:11 cium tangan boleh, kemudian sunnahnya 40:13 adalah pegang kepalanya, ubun-ubunnya, 40:17 didoakan, ya. Doanya seperti yang Nabi 40:20 pernah contohkan itu. 40:23 Doanya bismillahirrahmanirrahim, 40:25 Allahumma 40:27 inni as'aluka min khairiha 40:31 wa khairi 40:33 ma jabaltaha alaihi. 40:36 Wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma 40:39 jabaltaha alaihi. Apa artinya? Ya Allah, 40:43 aku memohon ya 40:46 kebaikan atas 40:49 diri 40:50 istri aku ini, ya Allah, ya. 40:54 Jadi, istrinya itu didoakan supaya ee 40:59 kebaikan dari istri buat suami dan 41:01 sebaliknya. 41:02 Ya. 41:04 Dan kebaikan pada wataknya. 41:07 Dan aku berlindung kepada Engkau dari 41:10 keburukannya dan keburukan dari 41:13 wataknya, ya Allah. 41:16 Jadi, 41:17 ee 41:18 langsung diminta kepada Allah kebaikan 41:20 dan diperlindungkan dari keburukan atas 41:23 diri sang istri. Setelah itu apa? 41:26 Dua rakaat salat. Nah, ini sunah Nabi. 41:29 Ya, Bang, ya. Jadi, yang ke berapa itu, 41:30 Bang? 41:31 Empat. 41:31 Yang keempat. 41:33 Salat dua rakaat. Punya wudu dua-duanya, 41:35 punya wudu, ya. Nah. 41:39 Ustaz, kalau yang yang perempuan pas 41:42 datang bulan gimana? Ini kejadian ada 41:44 enggak? Ada tentunya, ya. 41:46 Ya, kalau ada ke kedatangan bulan, tentu 41:48 saja harus sabar sang suaminya, ya kan. 41:51 Baru pertama kali dukhul, datang bulan. 41:54 Ya, wallahualam, karena qadarullah bisa 41:56 terjadi, kan. Nah, 41:57 sabar suaminya, nunggu sepekan lagi, ya. 42:00 Mudah-mudahan 42:01 ee dikasih sabar, ya, kan. Nah. 42:06 Kalau dua-duanya tidak terhalang dengan 42:08 datang bulan yang si istri, dua-duanya 42:10 salat berjemaah, ya. Nah, setelah itu 42:13 apa? 42:14 Laksanakan apa yang memang harus 42:16 dilaksanakan. Yaitu apa? 42:19 Eee 42:20 pasangan suami istri itu punya agenda 42:22 pertama, ya. 42:24 Melaksanakan 42:26 jima, ya. Kumpul dengan doa, ya. 42:31 Allahumma jannibna 42:34 jannibnasy-syai, eee apa, Bang? 42:36 Allahumma jannibnasy-syaithan. 42:37 Allahumma jannibnasy-syaithan wa 42:38 jannibisy-syaithan ma razaqtan. Dan ya 42:40 Allah, jauhkanlah aku dari syai, kami 42:44 berdua dari setan dan jauhkan setan dari 42:47 kami, ya. 42:49 Itu dukhul. 42:50 Nah, setelah dukhul 42:52 boleh besoknya atau tiga hari lagi, tapi 42:54 jangan malam, ya, jangan lebih dari tiga 42:55 hari, ya, Bang, ya. Nah, nanti syiarnya 42:57 jadi 42:59 eee menurun. 43:02 Boleh enggak setelah dukhul langsung 43:04 walimah? Boleh. Tapi memang sunahnya 43:07 dukhul dulu, ya, Bang, ya. Ini sunahnya, 43:09 sunah betul. Dukhul dulu. 43:11 Ustaz, gimana kalau enggak dukhul karena 43:13 kepraktisan karena 43:15 mohon maaf, ya, Ustaz. 43:16 Ini keluarga besar. 43:19 Pihak laki-laki mau segera pulang ke 43:22 Jawa atau pulang ke Sumatera, gimana? 43:24 Boleh. 43:26 Boleh. Kepraktisan namanya, kan? 43:28 Iya. 43:29 Iya. 43:30 Tidak dilarang juga. 43:31 Ya. 43:32 Ya, mudah-mudahan diberikan keberkahan 43:34 semuanya. Demikian itu yang disebut 43:36 dengan eee 43:38 sunah-sunah di sekitar 43:39 Eee 43:40 dukhul, ya, Bang, ya. 43:40 Ya, kalau kita perhatikan, Ustaz, antara 43:43 wali, nikah, akad, 43:46 dukhul, dan walimah ini kan kalau kita 43:48 lihat 43:49 di fenomena yang terjadi, 43:52 fenomena 43:54 eee nikah dan dukhul itu biasanya 43:57 paket, paket prewedding itu sudah ada 43:58 paketnya dari mulai akad nikah sampai 44:01 walimah sehingga tidak ada waktu untuk 44:02 dukhul. Tapi kalau enggak pakai 44:05 manajemen 44:06 wedding itu, keluarga saja itu bisa 44:09 diagendakan duh dulu Ustaz. 44:10 Iya, baik. 44:12 Iya. 44:12 Nah, ini kan memang 44:15 ketika ee pernikahan sudah jadi industri 44:19 jasa wedding organizer ya, 44:22 maka semuanya yang ngatur pihak 44:25 WO, wedding organizer. 44:27 Ada yang nanya, gimana Ustaz kalau 44:29 enggak pakai? Enggak wajib pakai wedding 44:31 organizer. Yang wajib adalah 44:32 melaksanakan tuntunan-tuntunan sunah. 44:35 Kalau bisa wedding organizernya 44:37 dikondisikan ya kan, dikondisikan ya. 44:41 Kondisikannya apa? Ini sunah. 44:44 Ya. 44:47 Jadi boleh begini, kita lakukan apa yang 44:49 bisa kita lakukan bahwa 44:51 pakai WO-nya pas walimahnya. 44:53 Iya. 44:56 Tapi akad nikah dan lain itu urusan 44:58 keluarga, selesai enggak? Selesai, sudah 44:59 duh dulu malam itu selesai, besoknya 45:02 ketika walimahan pernikahan mau prosesi 45:06 pakai kirab dan lain-lainnya itu 45:07 terserah, itu hanya 45:09 pelengkap yang 45:11 ee sifatnya tradisi 45:14 dan 45:16 semoga tidak menyalahi syariat ya. 45:19 Tapi kalau sudah macam-macam 45:21 pakai upacara-upacara yang berlebihan 45:25 itu jauh dari tuntunan syariat ya. Jadi 45:28 begitu Bang ya dalam hal WO, saya pun 45:31 berharap para pengelola WO 45:33 wedding organizer itu ya 45:36 harusnya mendahulukan 45:39 ya pelaksanaan sunah-sunah pernikahan 45:42 ya. Demikian, wallahualam bisawab. 45:44 Wallahualam bisawab. Baik, Ikhwan dan 45:46 Akhwat kita akan melanjutkan dengan 45:48 diskusi. 45:50 Kita sapa dulu pendengar yang sudah 45:52 hadir, ada Ibu Yuli Lestari. 45:55 Alhamdulillah hadir, terima kasih Ustaz 45:58 doanya tadi sudah banyak mendoakan kami 46:00 dan semoga Ustaz Agus dan keluarga sehat 46:03 selalu. 46:04 Kemudian juga ada Ibu Retno hadir 46:07 menyimak hikmah pagi Ustad. Terima kasih 46:10 pencerahannya. 46:11 Ada Ibu Ani Hani Hudaifah. 46:14 Iya. 46:15 Alhamdulillah Ustad hadir menyimak 46:16 tausiah pagi di Rasio di radio. Insya 46:19 Allah Ustad Agus dan Qurrasil sehat 46:21 walafiat. 46:22 Amin. 46:23 Ada Ibu Anggit juga menyimak tausiah 46:26 pagi. 46:27 Alhamdulillah Ustad terima kasih 46:29 ilmunya. 46:30 Kemudian ada pertanyaan dari Ibu Tini 46:33 Ustad. 46:35 Ibu Tini. Assalamualaikum warahmatullahi 46:37 wabarakatuh. 46:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:39 wabarakatuh. 46:40 Ustad terkait dengan menghadiri walimah. 46:44 Bagaimana dengan seseorang yang tempat 46:46 tinggalnya cukup dekat dengan tempat 46:48 walimah tetapi tidak pernah datang. 46:51 Tanpa halangan yang syar'i. 46:53 Namun seseorang ini selalu menitipkan 46:56 hadiah atau uang untuk mempelai dan 46:58 keluarganya. 46:59 Mohon pencerahannya Ustad. 47:00 Iya. Bismillahirahmanirahim. Sholli ala 47:02 Muhammad wa ala ali Muhammad. 47:04 Semoga yang punya kasus seperti itu ya 47:07 rumahnya dekat tapi enggak pernah 47:09 datang. 47:10 Ah itu dengar apa yang kita kaji pagi 47:13 ini ya. 47:13 Iya amin. 47:14 Mendatangi undangan dari saudaranya. 47:17 Wajib. 47:20 Tentang walimatul ursy hukumnya wajib 47:24 ya wajib nah. 47:27 Sekali lagi mendatangi undangan 47:28 saudaranya untuk walimatul ursy adalah 47:30 wa wajib ya. 47:33 Nah kalau ini orang enggak pernah datang 47:34 tapi hadiahnya mengalir terus ya nah 47:36 ini. 47:37 Sebenarnya yang diundang itu kan 47:39 orangnya bukan hadiahnya ya kan ya. 47:41 [tertawa] 47:42 Iya bukan hadiahnya sebagai perwakilan. 47:44 Maka ini dua pihaklah. 47:47 Bagi yang diundang harusnya wajib 47:48 menghadiri ya. 47:50 Apakah bawa hadiah atau tidak wajib dulu 47:53 nih ya karena ini ada syiarnya. 47:56 Ada syariatnya wajib dulu nah. 47:59 Bagi. yang ngundang kalau dia enggak 48:01 datang nih sahabat kita enggak datang 48:02 orang dekat mungkin ada macam-macam ya 48:04 pikiran dia ya 48:06 ya ridho saja 48:08 dimaafkan saja meng kelakuannya begitu 48:11 ya tapi sepatutnya dalam hidup berjamaah 48:15 ya dalam hidup ke 48:18 kemasyarakatan Islam 48:20 kita ini kan berjamaah ya 48:23 ya tolong sama-sama saling menjaga 48:25 perasaan ya menjaga eee 48:29 hati para 48:31 saudara kita 48:34 nah terserah nanti eee bawa 48:37 hadiah atau tidak itu tidak tidak jadi 48:40 masalah yang penting datang dulu ya 48:43 [mendengus] 48:44 demikian saya kira itu ya Bang ya dari 48:45 Bu Tini wallahualam bishawab 48:48 wallahualam bishawab demikian Ibu Tini 48:50 semoga dapat menjawab 48:51 oh iya satu lagi nah sebenarnya hadiah 48:53 itu adalah wujud cinta 48:56 eee 48:57 orang ngasih hadiah itu adalah wujud cin 48:58 cinta tahaddu 49:00 tahabbu hendaknya kamu saling memberi 49:03 hadiah supaya muncul cinta di antara 49:05 jadi orang yang memberi hadiah itu 49:07 sebenarnya dia juga cinta tuh punya 49:08 perhatian punya care lah sama yang 49:10 ngundang mungkin karena suatu hal jangan 49:13 suuzon ya begitu wallahualam bishawab 49:16 wallahualam bishawab demikian Ibu Tini 49:19 semoga dapat menjawab kemudian 49:22 pertanyaan kedua dari 49:25 Bapak Gunawan 49:26 Pak Gunawan ya 49:27 assalamualaikum warahmatullahi 49:28 wabarakatuh 49:28 waalaikumsalam warahmatullahi 49:30 wabarakatuh 49:30 jazakumullah khairan katsiran Ustad 49:32 ilmunya 49:34 izin bertanya [mendengus] tentang 49:36 sejarah sahabat Nabi yang hijrah dari 49:39 Mekkah ke Madinah seperti tadi 49:40 dijelaskan oleh Ustad adalah Abdurrahman 49:42 bin Auf 49:44 yang hijrah ke Madinah meninggalkan 49:46 keluarganya kemudian 49:48 Abdurrahman bin Auf menikah di Madinah 49:51 bagaimana dengan keadaan keluarga yang 49:54 ditinggalkan, Ustaz? Istrinya yang 49:55 ditinggalkan, apakah 49:58 istrinya diceraikan atau istrinya 50:01 menikah lagi? 50:04 Bagaimana keadaan dengan keluarga yang 50:06 ditinggalkan di Madinah, Ustaz? 50:07 Iya, bismillahirrahmanirrahim. Shalli 50:09 ala Muhammad wa ala 50:11 Pak Gunawan, terima kasih sudah 50:13 mengikuti kajian kita pagi hari ini dan 50:15 ini pertanyaan yang sifatnya sejarah, 50:17 ya. 50:19 Para sahabat itu 50:22 melaksanakan hijrah dari Mekah ke 50:24 Madinah tidak 50:26 dalam semalam prosesnya, Pak. Tapi 50:28 persiapannya panjang. 50:29 He eh. 50:31 Persiapannya panjang. 50:38 Imbauan untuk hijrah, perintah untuk 50:40 hijrah sudah disampaikan. 50:42 Tetapi timing-nya, waktunya kapan, itu 50:46 tidak sama satu sama lain karena sudah 50:48 dibagi thaifah-thaifah. 50:50 Dibagi kelompok-kelompok dan ada 50:52 penanggung jawab, ada koordinatornya, 50:54 korlapnya lah, ya. 50:55 Iya. 50:56 Siapa jalan, siapa yang ini, jam berapa, 51:00 dengan apa, berapa orang, itu sudah 51:02 cermat, sudah dicatat. 51:05 Cermat itu dicatat. 51:08 Jadi zaman Nabi itu semua pencatatan 51:10 sudah jalan, Bang. 51:11 Masya Allah. 51:12 Bahkan perang itu siapa yang berangkat 51:14 jalan. 51:16 Yang nanti pulang berapa orang juga 51:18 catatannya jelas, ya 51:20 Iya. 51:20 kan? 51:21 Maka ada ahlul badar, 51:24 orang-orang yang ikut perang pada masa 51:26 perang 51:26 Badar. 51:27 Badar. Itu pembagian ghanimahnya beda 51:29 enggak? Beda. 51:31 Ya, kembali ke Abdurrahman bin Auf. 51:34 Ya, orang-orang seperti Abdurrahman bin 51:36 Auf itu orang-orang kaya, Pak, 51:37 sebenarnya. Waktu di di Mekah itu kaya 51:39 juga. Dia tajir, Pak, 51:41 saudagar. 51:43 Tapi disuruh Nabi sallallahu alaihi 51:45 wasallam atas perintah Allah, hijrah, 51:48 tinggalkan semua. 51:51 Ditinggalkan semua. 51:53 Istrinya gimana? Enggak mau ikut, ya 51:55 karena ini 51:57 karena apa namanya bagian dari seleksi 52:00 keimanan ya. 52:02 Seleksi keimanan ini begini. 52:05 Ada kemudian suami istri harus berpisah. 52:08 Harus berpisah. 52:11 Disuruh 52:12 pindah dari Mekkah ke Madinah, 52:16 tidak mau ikut pasangannya, 52:18 pilihannya masing-masing, 52:21 pisah sudah. 52:22 Otomatis pisah. 52:24 Karena di sini adalah seleksi keimanan. 52:27 Iya. 52:28 Kalau yang taat Atiullah wa Atiurrasul 52:30 wa Ulil Amri minkum, itu sudah 52:33 wajib untuk berangkat. Tinggalkan semua 52:36 yang ada di 52:37 Mekkah. Berangkatlah hijrah ke Madinah. 52:41 Nah, jadi 52:44 orang-orang seperti ya Abdurrahman bin 52:46 Auf yang saya dapat 52:48 memahami dari cerita tadi, 52:51 dia sudah tinggal tuh istrinya. 52:54 Dia punya istri lagi di 52:55 Madinah. 52:56 Madinah. Menikahi wanita Anshar. 52:59 Ya. 53:01 Jadi ini sudah sebut dengan seleksi 53:02 keimanan. 53:04 Suami istri atau ayah, ibu dan anak, itu 53:08 berpisahan karena hijrah. Karena pilihan 53:10 imannya berbeda, pilihan akidahnya 53:12 berbeda. 53:15 Ya. 53:15 Nah, setelah pindah ke Madinah, mereka 53:18 membangun lagi kehidupan mereka. Yang 53:20 enggak punya istri, 53:22 menikah. Yang enggak punya suami, 53:24 menikah. 53:26 Ada juga 53:28 satu hadis yang kita 53:31 temukan di dalam 53:33 kitab Arbain An Nawawiyah ya. Nah, 53:38 itu ada orang hijrah justru karena mau 53:40 menikah. Nah, jadi hijrahnya bukan 53:43 karena lillahi taala. 53:44 Iya. 53:44 Ingat ya, Bang. 53:45 Iya. 53:45 Nah. 53:47 Itu hadis dari Umar ya. 53:48 Iya. 53:49 Intinya hadis yang terkenal dengan 53:51 innamal a'malu binniyati. Ada laki-laki 53:55 yang hijrah itu karena ngelihat ini 53:56 perempuan ini 53:58 oh iya. [tertawa] Hijrah aku juga mau 53:59 ikut hijrah, tapi bukan karena Allah. 54:01 Maka ini hijrahnya karena si perempuan 54:04 ya. 54:06 Jadi begitu, Pak Gun. Ah, orang-orang 54:08 atau kaum Muhajirin yang berangkat dari 54:11 Mekah ke Madinah ya, kemudian banyak 54:14 yang membangun kehidupan baru, Pak. 54:16 Berkeluarga baru ya. 54:19 Ah, dipertemukan yang perempuan dengan 54:22 laki-laki, suami yang baru, yang 54:25 laki-laki tentu seperti kasusnya 54:26 Abdurrahman bin Auf memperistri 54:28 perempuan-perempuan 54:30 yang ada di Madinah, apakah dari yang 54:33 juga 54:34 yang hijrah dari Mekah ataupun yang ah, 54:37 ada asli orang Madinah. Demikian wallahu 54:40 a'lam bishawab. 54:42 Wallahu a'lam bishawab. Demikian ah, 54:44 Bapak Gunawan semoga dapat menjawab. 54:49 Mmm. 54:51 Berikutnya adalah 54:58 pertanyaan terakhir mungkin, Ustaz. 55:00 Dari Ibu Yuniar. 55:04 Tentang 55:06 Ustaz, izin 55:09 bertanya tentang doa, Ustaz. Doa yang 55:11 tadi. 55:12 Doa yang diajarkan oleh Nabi tentang 55:14 dukhul karena agak panjang, Ustaz. Tadi 55:16 saya belum sempat 55:18 Menulis ya? 55:19 Menulisnya, Ustaz. 55:20 Jazakumullah khairan katsiran. 55:22 Ya, doa dukhul itu singkat saja. Kalau 55:25 enggak enggak hafal 55:27 ah 55:29 enggak hafal Arabnya boleh Indonesianya 55:31 ya. Intinya doanya itu meminta kebaikan 55:35 ya. Bahwa 55:38 istri kita itu tentu punya 55:41 keburukan-keburukan 55:43 ya 55:45 termasuk suaminya juga, nah doanya itu 55:47 Allahumma 55:49 inni as'aluka 55:52 khairaha ya Allah aku bermohon kepadamu 55:56 kebaikannya 55:58 ya 56:00 wa khaira ma jabaltaha alaih 56:04 ya wa khaira ma jabaltaha alaih, ini 56:08 yang di yang mengucapkan laki-lakinya Bu 56:10 ya 56:13 ya Allah aku ber doa memohon kepada 56:17 Engkau kebaikan 56:20 atas dirinya dan kebaikan watak yang Kau 56:24 ciptakan 56:25 atasnya 56:26 sebaliknya wa a'udzubika 56:29 dan aku berlindung kepada Engkau ya 56:31 Allah min syarriha dari keburukannya 56:36 wa syarri ma jabaltaha alaih dan 56:40 keburukan 56:42 atau sifat-sifat yang buruk Engkau 56:45 adakan buat dia jadi 56:48 ini serahkan kepada Allah 56:50 ya sekali lagi Allahumma inna as'aluka 56:53 khairaha 56:54 wa khaira ma jabaltaha wa a'udzubika min 56:58 syarriha wa syarri ma jabaltaha ya 57:03 demikian ya doa ini sunnah 57:06 ya doa sunnah 57:08 eh boleh dibaca 57:11 sebelum masuk kamar 57:14 atau ketika memegang ubun-ubun sang 57:16 istri ya gitu, karena ada sunnahnya itu 57:20 boleh enggak baca Ustaz kalau kita eh 57:25 sesudah jadi suami istri 57:28 bertahun-tahun kemudian boleh, enggak 57:30 ada larangan, kan doanya yang baik. Iya 57:32 kan? Saling meminta kebaikan atas 57:34 pasangan masing-masing. Si istri juga 57:36 boleh membuat doa seperti itu. 57:38 Ya. 57:39 Sehingga kita terjauhkan dari 57:41 sifat-sifat buruk sang istri misalnya, 57:44 mohon maaf. Istrinya suka ngomel-ngomel, 57:47 ya. 57:49 Suaminya mohon maaf. 57:51 Kurang perasaan, banyak enggak suami 57:54 kayak gitu? 57:54 Banyak. 57:57 Suami enggak punya perasaan kalau 57:58 ngomong seenaknya saja, aduh. 58:01 Menyakiti hati istri. 58:04 Nah, ini yang didoakan, 58:05 [tertawa] 58:06 dijauhkan. Ya, dijauhkan. 58:08 Demikian wallahualam bishawab. 58:10 Wallahualam bishawab. 58:12 Alhamdulillah rabbil alamin. 58:14 Eee, 58:15 sudah dijawab oleh Ibu Nurjanah. 58:18 Ada Ibu Eee, Ibu Yunir maksudnya. 58:22 Ada Ibu Nurjanah binti Madio yang 58:24 menyimak Ustaz dari Australia, Sydney. 58:27 Masyaallah. 58:28 Eee, terima kasih Ustaz eee, siarannya 58:30 sampai Australia. Semoga Ustaz selalu 58:33 sehat walafiat. 58:35 Iya. 58:37 Eee, baik Ustaz sebagai 58:39 eee, akhir 58:42 eee, perjumpaan kita Ustaz. 58:45 Eee. 58:45 Iya. 58:45 Pesan-pesan yang penting untuk ikhwan 58:47 akhwat di 58:49 sunah-sunah seputar walimah Ustaz. 58:51 Iya. Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 58:53 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 58:55 Ikhwan dan akhwat sekalian. 58:58 Islam itu menghendaki kebaikan kepada 59:01 semua pihak. 59:03 Dalam hal pernikahan 59:05 yang pertama di 59:08 sasar kebaikannya oleh Islam pertama 59:11 adalah kedua mempelai laki dan 59:12 perempuan, ya. Nah. 59:14 [mendengus] 59:14 Kemudian kedua keluarga besar, keluarga 59:16 besar pihak mantan lelaki dan keluarga 59:19 besar mantan perempuan, dua-duanya juga 59:22 semoga dengan melaksanakan sunah-sunah 59:25 itu peroleh kebaikan, Ya. Yang ketiga, 59:28 masyarakat pada umumnya yang diundang, 59:31 yang ikut menghadiri acara walimahan 59:33 juga kebaikan, ya. Jadi, 59:36 eee 59:38 Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu, 59:38 "Wa ma arsalnaka illa 59:41 Rahmatan. 59:41 Rahmatan lil alamin." Menjadi rahmat 59:43 bagi semesta raya. Jadi, insyaallah 59:47 keluarga dimulai dengan kebaikan, 59:49 melaksanakan sunnah-sunnah 59:51 atau tuntunan-tuntunan 59:53 Allah dan Nabi-Nya Shallallahu Alaihi 59:54 Wasallam dalam apa? Pernikahan. Kemudian 59:56 terus prosesinya dari awal sampai akhir 59:58 dan seterusnya, insyaallah keluarga itu 1:00:01 keluarga yang Allah berkahi dan menjadi 1:00:04 keluarga yang sakinah, mawaddah, 1:00:06 warahmah, ya. 1:00:08 Insyaallah pekan depan kita lanjutkan 1:00:10 fikih nikah yang lain terkait dengan 1:00:13 masa setelah 1:00:15 eee akan nikah, dukhul, dan lain-lain, 1:00:18 ya. Wallahu a'lam bishawab. 1:00:19 Alhamdulillah rabbil alamin. Rabbana 1:00:21 hablana min azwajina wa dzurriyatina 1:00:23 qurrata a'yun waj'alna lil muttaqina 1:00:25 imama. 1:00:26 Amin. 1:00:26 Allahumma rabbana aj'alna muqimina 1:00:28 shalah 1:00:29 Amin. 1:00:29 wa min dzurriyatina. Rabbana wa taqabbal 1:00:32 du'a. 1:00:32 Amin. 1:00:33 Allahumma inna annas'alukal huda wat 1:00:35 tuqa wal 'afafa wal ghina. Rabbana atina 1:00:39 fid dunya hasanah wa fil akhirati 1:00:41 hasanah waqina adzabannar. 1:00:43 Alhamdulillahi rabbil alamin. 1:00:44 Assalamualaikum warahmatullahi 1:00:46 wabarakatuh. 1:00:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:48 wabarakatuh. Alhamdulillah rabbil 1:00:49 alamin. Jazakumullah khairan katsiran 1:00:52 Ustaz dan jazakumullah khairan katsiran 1:00:54 ikhwan wal akhwat yang sudah menyimak 1:00:56 ilmu bersama Ustaz Agus. Semoga kita 1:00:59 semua dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa 1:01:00 Ta'ala dan dapat mengamalkan ilmu yang 1:01:03 sangat penting tentang walimah, tentang 1:01:05 ilmu-ilmu [mendengus] yang baru yang 1:01:06 baru kita ketahui. 1:01:08 Bukan hanya untuk pengantin, tetapi 1:01:09 untuk kita juga yang sudah berkeluarga 1:01:12 sampai akhir hayat karena dalam 1:01:14 sepanjang akhir sepanjang berkeluarga, 1:01:17 itulah bernilai ibadah, itulah yang 1:01:20 diharapkan ilmu tentang [mendengus] 1:01:22 pernikahan. Amin. 1:01:23 Saya Fauzi Ridho Al Haq mohon undur 1:01:25 diri, mohon maaf atas segala khilaf. 1:01:27 Kita tutup dengan Subhanakallahumma 1:01:30 wabihamdika asyhadu an la ilaha illa 1:01:32 anta astagfiruka wa atubu ilaih. 1:01:34 Assalamualaikum warahmatullahi 1:01:35 wabarakatuh.