Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:43 Taala untuk menjalankan ibadah salat 0:46 subuh secara berjemaah. Dan juga kita 0:48 akan melanjutkan dengan menghadiri 0:51 kajian ilmu pada pagi hari ini. Selawat 0:55 serta salam semoga tercurah pada 0:57 junjungan Nabi Besar Muhammad sallallahu 0:59 alaihi wasallam beserta keluarganya, 1:01 sahabatnya, serta para pengikutnya. 1:05 Alhamdulillah pada pagi hari ini kita 1:09 akan melanjutkan kajian kita yang dua 1:13 sesi yang lalu telah kita lakukan dengan 1:17 materi al-ihsan bersama guru kita 1:21 Habib Noval bin Abdulladir Alhabi. 1:25 Kita akan 1:27 coba men memahami lebih lanjut terkait 1:30 dengan al-ihsan. di mana al-ihsan itu 1:34 sebagai 1:35 ajaran 1:37 tertinggi dalam Islam yang pernah kita 1:40 pahami, yang kita dapatkan beberapa dari 1:43 kajian sebelumnya dengan Habib bahwa dan 1:46 ihsan kita beribadah seolah-olah kita 1:49 melihat Allah dan jika kita tidak mampu 1:53 maka sesungguhnya 1:55 Allah melihat kita. 1:57 Dalam keadaan seperti ini sesungguhnya 1:59 tidak ada kesendirian bagi kita. Karena 2:02 bersama Allahlah 2:06 selalu merasa diawasi oleh Allah 2:07 Subhanahu wa taala. Dan dalam 2:09 kebersamaan 2:12 para jemaah juga kita bahwa 2:17 kehidupan kita selalu 2:20 beribadah selalu ngontrol di 2:24 apa yang telah disyariatkan oleh Allah 2:26 subhanahu wa taala. Selanjutnya kita 2:29 juga akan memahami lebih lanjut terkait 2:32 dengan al-ihsan dan juga kita berharap 2:36 kita mendapatkan kekuatan untuk bisa 2:40 mengamalkan ilmu yang kita pahami pada 2:43 kesempatan pagi hari ini. Selanjutnya 2:45 kami persilakan pada Habib untuk 2:48 menyampaikan 2:50 tafadal. 2:56 Auzubillahisil 2:58 alim. 3:00 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Asalamualaikum 3:06 warahmatullahi 3:08 wabarakatuh. 3:14 Alhamdulillah. 3:16 Alhamdulillahilladzi 3:19 katabal ihsan 3:21 ala kulli. 3:24 Alhamdulillahilladzi 3:29 ja'ala ahsana khalqihi rasula 3:35 liyakuna lil alamina nadir. 3:40 Selawat serta salam kita haturkan 3:42 kehadirat Allah Subhanahu wa taala atas 3:45 junjungan kita, baginda kita, kekasih 3:48 kita Nabi Muhammad 3:51 sallallahu alaihi wasallam dan atas 3:54 keluarganya yang 3:57 keridaan Allah senantiasa selalu 3:59 tercurahkan atas istri-istri Nabi 4:01 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 4:05 Keridaan Allah selalu tercurahkan atas 4:07 sahabat-sahabat Nabi yang mulia. 4:11 Maasal hadirin wal hadirat dan para 4:14 pemirsa yang insyaallah dirahmati Allah 4:16 subhanahu wa taala. 4:19 Melanjutkan 4:21 taklim kita, kajian kita tentang 4:23 al-ihsan. 4:26 Kita hari ini masuk ke dalam tema 4:32 tariqul wul ilallah. 4:38 ilallah yang artinya 4:41 cara untuk mengenal Allah subhanahu wa 4:45 taala 4:47 atau jalan yang akan mengantarkan kita 4:54 kepada 4:56 mengenal Allah Subhanahu wa taala. 5:00 Allah Subhanahu wa taala di dalam 5:03 Aluzubillahiminasyaitanirrajim. 5:09 Bismillahirrahmanirrahim. 5:12 Faam annahu lailahaillallah 5:18 wastagfir lidzambik. 5:21 Surah Muhammad ayat 19. Firmannya yang 5:25 satu lagi, 5:27 fa'lam fa'lamu 5:30 annallaha 5:32 azizun hakim. Albaqarah ayat 209. 5:40 Maka ketahuilah kamu semua bahwa Allah 5:44 yang maha perkasa lagi maha 5:48 bijaksana. 5:50 firmannya yang satu lagi, 5:54 fa'lamu annallaha ghafur rahim. 5:59 Almaidah 6:01 ayat 20, 6:03 ayat 34. 6:06 Dan yang terakhir firmannya yang 6:08 berbunyi, 6:10 "Fa'lamu annallaha 6:12 maulakum." 6:15 Maula 6:18 nasir 6:19 al-Anfal ayat 40. 6:23 Di semua ayat ini 6:27 atau Allah menggunakan 6:29 kata perintah, maka ketahuilah, 6:33 maka ketahuilah kamu semua 6:35 bahwa Allah yang maha 6:39 yang maha mengampuni 6:42 adalah tempat terbaik dalam berlindung. 6:49 Ketahuilah, tidak bisa kita mengetahui 6:51 tanpa belajar. 6:53 Dalam kata lain, Allah suruh kita 6:55 mempelajari, mendalami. 6:59 Oleh karena itu, Al Imam Ibnu Athaillahi 7:03 Iskandari di dalam kitabnya Iqadul 7:06 Himam, dia berkata apa? 7:11 Wuluka ilallah. 7:15 Wusuluka 7:16 ilalmi bihi. 7:19 Yang artinya 7:21 caramu mengenal Allah adalah 7:27 penguasaanmu 7:30 akan atau atas ilmu 7:34 tentang Allah Subhanahu wa taala. 7:39 Ingin mengenal Allah, maka perdalamilah, 7:44 kuasailah, belajarlah ilmu-ilmu yang 7:48 berbicara tentang Allah Subhanahu 7:51 wa taala. 7:55 Bapak-bapak, hadirin dan hadirat para 7:58 pemirsa yang insyaallah dirahmati Allah 8:00 Subhanahu wa taala. 8:05 Ilmu mengenal Allah. 8:09 Perhatikan baik-baik perkataan 8:13 Syekh Muhyiddin rahimahullah. 8:18 Dia berkata, 8:20 "Alwusul atau alwusul ila ilm 8:25 al wusul ila ilmillah taqwa. 8:29 Untuk menggapai ilmu itu dibutuhkan 8:33 ketakwaan. 8:36 Dia membawakan firman Allah yang sudah 8:38 sering kita dengar, yang sudah sering 8:41 kita baca. Allah Subhanahu wa taala 8:44 berfirman, "Wamay yattaqillaha 8:48 yaj'alahu 8:50 makhraja waarzukhu min haitsu la 8:53 yahtasib." 8:55 Firman ini biasa dipakai atau biasa 8:58 digunakan untuk menafsirkan tentang 9:01 rezeki duniawi. 9:04 Syekh Muhyiddin berkata, 9:07 "Rezki itu dua macam, 9:10 ruhi wa jasmani. 9:15 Jadi barang siapa yang bertakwa kepada 9:19 Allah, Allah akan berikan jalan 9:21 keluarnya dan menganugerahkannya di sini 9:23 rezeki. Rezeki yang dimaksudkan di sini 9:26 menurut Syekh Muhyiddin adalah ilmu 9:29 tentang Allah. Ilmu mengenal Allah 9:32 Subhanahu 9:33 wa taala. 9:38 Dibutuhkan apa? 9:41 Ketakwaan. Sekarang mari kita gali 9:45 bersama-sama 9:46 apa arti takwa yang sesungguhnya? 9:52 Apa arti takwa 9:55 yang sesungguhnya? 9:57 Takwa ketika diterjemahkan oleh para 9:59 asatiz, para kiai, para ajengan, yaitu 10:02 apa? 10:03 Ketika kita sering mendengarkan 10:05 ittaqulaha 10:07 haq tuqatih atau wattaqulaha 10:11 diartikan dengan apa? Berlindung diri 10:14 kepada Allah. Betul tidak? Artian 10:17 terjemahan yang paling mudah. 10:21 Berlindung diri kepada Allah. 10:25 Maka berlindung diri kepada Allah 10:27 levelnya yang tertinggi apa? Kita 10:31 berlindung kepada Allah dari apa? 10:37 Itu pertanyaannya. 10:40 Ketika kita tahu, maka kita sudah 10:42 memahami arti takwa yang sesungguhnya. 10:46 Berlindung diri kepada Allah dari Allah 10:51 sendiri. 10:53 Kau berminta perlindungan dari Allah, 10:57 dari Allahnya. 11:00 Itu yang Allah firmankan di dalam 11:03 Al-Qur'an. 11:07 Wauhadzirukumullahu 11:10 nafsah. 11:12 Allah peringatkan kamu 11:16 hati-hati 11:18 kepada dirinya. 11:20 Kita bisa selamat insyaallah 11:24 dari api neraka. 11:26 Apabila dimudahkan oleh Allah 11:28 mendapatkan syafaatnya Allah, syafaatnya 11:31 Rasulullah, syafaatnya Al-Qur'an, 11:34 syafaatnya para malaikat, syafaatnya 11:36 para asatid, para aulia, 11:39 dan syafaatnya para penghafal Quran, 11:41 syafaatnya para anak yatim 11:45 bisa selamat dari api neraka. Kita bisa 11:48 selamat dari azab kubur 11:51 dengan apa? Amal jariah yang kita 11:53 tinggalkan. anak yang mendoakan kita, 11:56 teman yang mendoakan kita. 12:01 Tetapi pertanyaannya, kalau Allah yang 12:04 marah, 12:06 Allah yang murka, 12:08 siapa yang bisa selamatkan kita 12:12 selain Allah? Ada tidak ada? 12:17 Enggak percaya? 12:20 Lihat Abu Jahal, 12:23 tidak ada manusia yang paling pemaaf 12:27 selain Rasulullah. 12:29 Waqidah hukum dalam agama. Jika saya 12:33 berlaku salah, berbuat salah kepada 12:35 seseorang, 12:37 Allah tidak akan maafkan. Betul. Sampai 12:40 dia memaafkan. Kaidah hukum, kaidah 12:43 dasar, hukum dasar dalam agama. 12:47 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 12:49 diganggu, 12:51 digoda, 12:53 dihina. 12:57 Dia tidak pernah marah, bahkan 12:59 memaafkan. Betul. 13:02 Sekarang pertanyaannya, apa nasibnya Abu 13:05 Lahab? 13:07 Kan Rasulullah maafkan dia. Bagaimana 13:09 ending hidupnya? 13:12 2 tahun merana. 13:16 Bagaimana dengan Abu Jahal, dengan 13:19 kolega-koleganya yang tewas di perang 13:21 Badar? Allah perintahkan kepada Nabi 13:23 untuk masukkan mereka semua dalam satu 13:26 lubang semu sumur 13:29 dan semua mereka ahli neraka. Dosa 13:32 mereka kepada Nabi, dosa kita kepada 13:34 Allah. 13:36 Kaidah dasar Allah berjanji selama kau 13:39 tidak syirik kepadaku, 13:42 kafkan kau hamba. 13:45 Sebesar apapun dosamu, 13:48 rahmatku lebih besar. 13:51 Tetapi kalau kau berdosa sama hambaku 13:54 yang lain, sama saudaramu, enggak bisa 13:56 saya maafkan. Lantas kenapa Abu Jahal 14:03 tidak Allah maafkan sedangkan Rasulullah 14:04 sudah maafkan. Rasulullah dari awal 14:06 enggak parah-marah. 14:09 Ayo. Kenapa? 14:12 Karena sesuai dengan apa? Sesuai dengan 14:16 hadis qudsi. 14:21 Barang manada li walianuhu 14:25 birhar. Barang siapa yang mengganggu 14:29 kekasihku 14:30 kukumandangkan perang. 14:37 Ibaratnya apabila kita memiliki anak 14:42 yang masih duduk di bangku sekolah, 14:45 pulang ke rumah mengadu, "Ayah, 14:49 saya dibully di sekolah, saya diganggu 14:52 oleh teman saya di kelas. Tapi enggak 14:55 masalah, ayah, saya maafkan dia." 15:00 Kita sebagai bapak atau sebagai ibu, apa 15:02 yang kita buat? 15:04 Kita bilang sama anak kita, "Apa? Itu 15:06 urusanmu, Nak. Ayah atau ibu besok tetap 15:10 ke sekolah mengadu. Kenapa sampai anak 15:12 saya dibully? Orang tua tidak akan 15:14 tinggal diam. Tetap dia ke sekolah. 15:17 Kau memaafkan urusanmu, Nak." Tetapi 15:20 ayah sebagai ayah tersinggung. Kenapa 15:22 sampai anak saya dibully? Demikian juga 15:26 dengan Allah Subhanahu wa taala. 15:31 Maka level ketakwaan yang paling tinggi 15:36 kita berlindung diri kepada Allah dari 15:39 Allah Subhanahu wa taala 15:43 sesuai dengan firmannya yang ada di 15:46 surah Ali Imran ayat 30. Wauhad 15:49 wirukumullahu 15:51 nafsahu. Hati-hati hamba 15:55 dengan saya. 15:58 Allah memang maha pengasih, maha pemaaf, 16:01 tetapi jangan lupa Allah juga 16:06 maha pendendam. Kita ini hamba dilarang 16:10 untuk mendendam. Enggak boleh. Haram. 16:13 Kenapa? Kenapa haram dendam? Karena 16:16 haknya Allah untuk dendam. 16:21 Nah, berbicara tentang ilmu 16:27 yang membuat mengantar kita mengenal 16:30 Allah Subhanahu wa taala. 16:34 Saya ulangi sekali lagi saya mudahkan. 16:39 Al-ihsan 16:40 memiliki salah satu 16:44 pintu ilmu. Nama pintu ilmunya apa? 16:48 Makrifatullah. 16:51 Makrifatullah 16:53 bisa dikuasai, bisa dipelajari 16:57 dengan ilmu yang namanya takwa. 17:03 Dan bab makrifatullah, bab ilmunya ada 17:07 dua. 17:09 Ada dua 17:12 sesuai yang Allah sudah sampaikan di 17:14 dalam Al-Qur'an. Bab pertama 17:18 yaitu apa? mengenal dengan benar 17:23 asmaillahil husna 17:27 atau sifat-sifat Allah. Perhatikan tadi 17:29 firman-firmannya. Fa'lam annahu la 17:32 ilahaillallah 17:33 fa'lam fa'lamu anallaha azizun hakim. 17:38 Fa'lamu 17:40 annallaha maulakum. 17:43 Di firman Allah yang lain huallah. 17:47 Dialah Allah. Huallahulladzi 17:50 la ilahailla hu alimul ghaibi wasyahadah 17:55 hu rahmanurrahim. 17:57 Perhatikan. 17:58 Qul huwallahu ahad. Ketika Allah ingin 18:03 memperkenalkan dirinya, dia selalu 18:05 kaitkan dengan sifat-sifatnya, 18:08 kaitkan dengan asmannya. Itu bab pertama 18:11 tentang makrifatullah. Bab kedua yaitu 18:15 kita mengenal kita ini siapa. 18:19 Bagaimana menjadi hamba yang lebih 18:21 menghamba? 18:24 Masyaal hadirin wal hadirat yang 18:26 insyaallah dirahmati Allah subhanahu wa 18:29 taala. 18:30 Sekarang ketika kita berkenalan dengan 18:34 seseorang, 18:36 yang pertama kali kita tanya apa? 18:40 Yang pertama kali kita tanya namanya. 18:46 Untuk mengenal Allah kita memulainya 18:49 dengan cara yang sama. 18:52 Saya mau tanya pertanyaan yang kedua, 18:55 kenapa Allah 18:57 namanya Allah? 19:00 Kenapa nama itu yang Allah pilih? 19:07 Kenapa Allah namanya Allah? Jawabannya 19:12 perhatikan 19:14 kalimat tersebut. 19:17 Alif lam pertama, 19:21 lam kedua. 19:23 Ha betul. 19:26 Hilangkan alif yang pertama. 19:29 Baca 19:32 kan alif lam lam kedua tasdid kemudian 19:36 ha. Betul 19:39 bisa dibayangkan kan? 19:41 Hilangkan alifnya baca 19:44 lillah. 19:47 Hilangkan lam yang pertama baca lahu. 19:57 Jadi ketika dia utuh Allah nama besarnya 20:01 hilang alif dibaca lillah. 20:07 Apa lillah? 20:09 Hah? 20:13 Untuk Allah. 20:16 untuk Allah dihilangkan l pertama lahu 20:22 miliknya 20:24 punyanya Allah hilangkan lam yang kedua 20:28 baca 20:30 hurtinya 20:33 apa iya 20:36 kenapa Allah namanya Allah karena setiap 20:39 hurufnya mempresentasikan 20:42 Allah. 20:45 Dan kalau kita menggunakan 20:48 alat pendengar dokter yang ditaruh di 20:51 telinga, apa namanya itu? Hah? Saya 20:54 enggak tahu. 20:57 Nafas manusia ketika didengar suaranya 20:59 apa? 21:01 Hu 21:03 hu. Nafas manusia menyebutkan namanya. 21:10 Sekarang hilangkan hak yang terakhir. 21:16 Kau mati enggak bernafas, 21:19 tanpanya tidak ada kita. 21:24 Itulah Allah Subhanahu 21:26 wa taala. 21:36 kita kalau berjumpa 21:40 dengan seorang direktur 21:43 atau ketua 21:45 organisasi, ketua yayasan, 21:49 kita tidak mungkin memanggil namanya 21:52 kosong. 21:55 Pasti ada embel-embelnya. 21:58 Bapak Ketum yang terhormat, 22:02 Bapak Dirut yang kami hargai, 22:08 Bapak Presiden 22:11 baru sebut namanya tidak boleh namanya 22:14 tok. Betul tidak? 22:17 Dan peringkat yang bagi saya peringkat 22:20 pertama dokter 22:25 pasti dipanggil dok dokter 22:30 karena paling banyak jumlahnya. 22:36 Hatta hatta orang yang naik haji pulang 22:40 haji enggak mau kalau enggak kalau 22:42 dipanggil namanya tanpa haji. 22:45 Betul tidak? 22:47 Perhatikan. 22:51 Sedangkan Allah kita boleh sebut namanya 22:54 bolong. Kosong. Allah saja tidak 22:57 dianggap kurang ajar, 23:00 tidak dianggap melanggar. Allah tidak 23:03 merasa terhina. 23:06 Dalam keadaan yang paling kepepet kita 23:08 bilang, "Ya Allah." 23:11 Tanpa embel-embel. 23:14 Allah akan menjawab, "Naam hambaku." 23:20 Padahal dia yang maha agung. Padahal dia 23:23 yang maha perkasa. 23:26 Ini ihsannya Allah kepada kita. Hal 23:29 jazaul ihsani 23:31 illal ihsan. 23:34 Jangan mengira bahwa kita ketika 23:37 dituntut untuk belajar ihsan karena 23:40 Allah sudah lebih dahulu berihsan kepada 23:43 kita. 23:51 Nanti insyaallah 23:54 di episode-episode yang berikutnya kita 23:56 akan lebih mendalam 24:00 tentang ilmu asmaillahil husna. 24:09 99 nama yang wajib kita pelajari. 24:13 Padahal jumlahnya berapa? Asmaul Husna 24:16 lebih dari 99 24:21 di dalam Al-Qur'an. Kalau kita bicara 24:23 dalam Al-Qur Al-Qur'an menurut ulama 24:27 ahlusunah wal jamaah 114. 24:33 Di antaranya apa? 24:36 Ya Hannan, ya manan 24:41 tidak masuk dalam asmaal husna. Hafal 24:44 enggak Asmaul Husna? 24:48 Oke, saya bawa yang lebih gampang deh. 24:50 Hah? 24:54 Ayat kursi hafal kan? 24:57 Ada nama Allah di situ. La takuduhu 25:01 sinatun wala naum. Tidak pernah lalai, 25:07 tidak pernah mengan mengantuk. Sifat 25:10 bukan enggak masuk asmaul husna. 25:13 Ada kan? Ada enggak? La takun wum jalla 25:16 jalaluh. Enggak ada. Itu asmail husna 25:19 termasuk nama Allah tapi enggak masuk. 25:26 Syadidul iqab. Maha keras 25:31 hukumannya. Enggak masuk. 25:35 Enggak masuk. 25:37 Yang lebih unik lagi. Lebih unik lagi. 25:41 Alhamdulillahi 25:44 rabb. Kata-kata apa? Rabb. Apa arti 25:47 rabb? 25:49 Hah? Tuhan pendidik, Tuhan pencipta. 25:52 Enggak masuk asmaul husna. 25:55 Kata-kata Rabb, 26:00 ashadu alla 26:02 ilaha. Kata-kata ilaha. 26:06 Tuhan tidak masuk asmaillahil husna dan 26:11 itu ada sebabnya. Kenapa Allah enggak 26:14 masukkan? 26:17 Kenapa ini yang dipilih? Yang ini tidak. 26:24 Allah di dalam Al-Qur'an berfirman bahwa 26:26 di dalam tubuh manusia terdapat 26:28 tanda-tanda bukti bahwa Allah itu esa. 26:32 Allah itu ada. 26:35 Ini kita mulai yang simpel dulu. 26:38 Contohnya apa? Telapak tangan. Telapak 26:42 tangan 26:44 manusia. Tulisannya apa? 26:47 Allah. 26:49 Alif 26:51 lam pertama. 26:53 Lam kedua kan lam syiddah dobble lam 26:56 ini. H 27:00 nih tangan nih tulisannya Allah. 27:05 Bedanya yang kiri bentuknya begini, yang 27:09 kanan bentuknya begini. 27:13 Kan bahasa Arab dari kanan ke kiri. 27:17 Betul tidak? 27:19 Kenapa yang tangan begini? Kenapa yang 27:22 kanan begini bentuknya? 27:24 Apa kata Nabi? Apa sabda Rasulullah? 27:28 Terimalah segala sesuatu dengan nama 27:31 Allah. 27:33 Begini, 27:35 ambillah segala sesuatu dengan nama 27:38 Allah. 27:44 Kenapa 99? 27:48 Kenapa 99? 27:50 Karena itu yang tertulis di dalam 27:52 telapak tangan. Di tangan kanan angka 27:56 18. 27:58 Kalau ada yang memiliki garis ruas yang 28:00 jelas. 28:02 1 dan 8. Di tangan kanan angka 18, di 28:07 tangan kiri otomatis terbalik 80 28:11 81 28:14 tambahkan 28:16 99. 28:19 Kenapa angka itu? Karena memang ditulis 28:21 di tangan. Pertanyaannya, kenapa angka 28:24 di tangan kiri lebih besar dibandingkan 28:28 di tangan kanan? Kenapa? 28:34 Takdir manusia ditulis di tangannya. 28:38 Di tangan kanan takdir pendek, 28:44 tangan kiri takdir panjang, dunia 28:46 akhirat. 28:48 Yang di tangan kanan hanya dunia saja. 28:53 Jangan ada yang besok bilang saya ahli 28:54 terawang. Enggak ada hubungannya itu. 28:58 Dan jangan langsung percaya sama yang 29:00 terawang-terawang yang sedang apa lagi 29:03 sedang viral. Baca telapak tangan ya 29:07 walaupun mereka apa mencuri dari 29:10 Al-Qur'an dan hadis Nabi. 29:17 Bab yang kedua apa? 29:20 Untuk mengenal Allah. Tadi bab yang 29:21 pertama kan asmaulillahil husna. Betul 29:23 tidak? Bab yang kedua apa? mengenal. 29:27 Hah. 29:31 Man arafa nafsahu 29:35 arafa 29:37 rabbahu. 29:39 Barang siapa yang mengenal dirinya, 29:42 dia akan mengenal Tuhannya. Apa 29:46 lanjutannya? 29:48 Waman arafa rabbahu 29:51 arafa kulla saaiin. 29:55 Barang siapa yang sudah mengenal 29:57 Tuhannya, dia akan mengetahui 30:00 segala-galanya. 30:04 Jadi kita harus kenal diri kita dulu. 30:10 Ulama 30:11 al-ihsan mereka namakan bab yang kedua 30:13 ini apa? K bab pertama ilmu tentang 30:17 asmaillahil husna. Bab yang kedua apa? 30:19 Ilmu tentang mengenal baginda Rasulullah 30:25 sallallahu alaihi wasallam. 30:27 Karena dia adalah contoh manusia yang 30:30 terbaik, yang sempurna. Apabila kita 30:33 ngikut dia, kita akan lebih mengenal 30:36 Allah. 30:39 Yaitu apa? sifat-sifatnya 30:42 atau wataknya 30:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 30:48 Apa sifat dan watak yang nomor satu? 30:51 Sifat Nabi nomor satu apa yang paling 30:54 menonjol? 30:57 Hah? 30:58 Yang enggak dengar. Hah? 31:02 Jujur, 31:04 amanah. Amin. 31:07 Nah, sekarang saya mau tanya, kenapa dia 31:09 dijuluki Al-Amin? 31:11 Kenapa Rasulullah dijuluki 31:14 al-Amin? Emangnya semua orang Arab pada 31:16 zaman itu penipu? 31:19 Termasuk mertua Nabi Abu Bakar Assiddiq 31:23 radhiallahu anhu. Penipu. Hah? Tuang 31:27 bohong. 31:30 Ini pertanyaan simpel. Kenapa dia 31:32 dijuluki Alamin? 31:35 Bukan karena pada zaman itu semuanya 31:37 orang penipu. Bukan. 31:40 Banyak orang jujur. Tapi ketika mereka 31:43 ditanya, "Kenapa dia disebut begitu?" 31:44 Mereka bilang apa? Kita 31:48 jujur 31:50 kepada orang lain, 31:53 kepada diri sendiri tidak. 31:55 Ini manusia hatta sama dirinya sendiri. 31:58 Jujur 32:02 kita apabila di suatu tempat enggak ada 32:05 orang, hanya seorang diri di suatu 32:07 ruangan, 32:09 kita berbeda. 32:11 Dia tidak 32:13 jujur bahkan kepada dirinya sendiri. 32:17 Tetapi itu bukan sifat Nabi yang paling 32:22 utama. Sifat ya. 32:24 Tahu apa? 32:27 Alhaya 32:30 malu. 32:37 Manusia 32:39 kalau memelihara rasa malu 32:42 dia tidak perlu lagi duduk hadir 32:44 pengajian. 32:46 Tidak perlu. 32:49 Kenapa? 32:51 Karena dia pasti menghayati di mana pun 32:53 saya berada. Allah melihat 32:56 di mana pun saya berada, Allah 32:58 mengetahui 33:00 malu saya. Allah melihat saya. 33:04 Tingkatan alihsan yang paling tinggi. An 33:06 ta'budallaha kaaka tarah faillam takun 33:10 tarnahu 33:12 yaraka. 33:17 Berbicara sedikit tentang malu sebelum 33:20 kita mengakhiri. 33:22 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 33:24 ada hadis yang berbunyi 33:28 hadis riwayat ee Turmudzi. 33:35 Rasulullah bersabda, "Istahyu minallahi 33:37 haqqal haya." 33:41 Malulah kamu kepada Allah dengan 33:43 benar-benarnya dengan sebenar-benarnya 33:46 malu. 33:48 Malulah kamu kepada Allah dengan 33:50 sebenar-benarnya ma malu. Kemudian dia 33:53 jelaskan seperti apa malu yang 33:55 dimaksudkan. Karena sahabat Nabi 33:57 nangkapnya salah. Untuk mempersingkat 33:59 waktu Rasulullah bersabda apa? 34:06 Walakinal istihya minallah haqqal anah 34:11 w wa 34:14 malu yang sebenar-benarnya malu kepada 34:16 Allah. Perhatikan kamu menjaga 34:20 kepalamu 34:22 isinya. 34:24 Wal batna wama hawa. Dan kau kamu jaga 34:29 perutmu 34:30 dan isinya 34:33 dan watazkural mauta wal bala. Dan ingat 34:36 kepada kematian dan ujian yang datang 34:40 setelah kemati kematian. 34:45 Waman aradal akhirah taraka zinatad 34:49 dunya. 34:52 dan meninggalkan 34:54 keindahan 34:56 magnet duniawi. 35:02 Kang, sudah dengar kan sabda Nabi? Orang 35:06 yang betul-betul malu kepada Allah, 35:07 orang yang menjaga kepalanya dan isinya. 35:11 Maksudnya apa? 35:13 Gimana kamu menjaga kepalamu? 35:17 menjaga kepalamu 35:19 isinya. Dua penjagaan. Kepala dijaga, 35:23 isinya dijaga. Menjaga isinya lebih 35:26 mudah mungkin. Jangan sampai ada 35:28 pemahaman yang melenceng. Jangan sampai 35:31 ada ideologi yang mengandung syirik. 35:33 Jangan sampai ada pemikiran yang buruk. 35:39 Jaga kepalamu 35:41 isinya. 35:44 Isinya sudah paham. Jaga kepala gimana? 35:48 Bagaimana atau apa yang dimaksudkan oleh 35:51 Rasulullah? Jaga kepalamu. 35:54 Apa? Lindungi kepalamu dan lindungi 35:57 isinya. Dua perlindungan atau dua-dua 35:59 penjagaan. 36:01 Maksudnya apa? Jangan sampai kepala ini 36:05 tunduk kepada selain Allah Subhanahu wa 36:08 taala. 36:12 Jaga perut dan isinya. 36:17 yang dan isinya dua penjagaan juga. 36:19 Jangan sampai makan yang haram. 36:23 Simpel. Bagaimana jaga perut? 36:28 Jangan sampai perutmu itu 36:32 bergesekan dengan perut yang bukan 36:35 muhrimmu. 36:44 Dan ingat kematian 36:47 dan ujian yang akan datang setelahnya. 36:51 Zuhud di dalam dunia. Zuhud itu ada dua. 36:55 Paham enggak zuhud? 36:57 Zuhud. 36:59 Kalau ada yang tanya zuhud itu apa? Saya 37:02 coba menjelaskannya dengan mudah. 37:05 Orang bilang zuhud itu apa? Tidak cinta 37:08 dunia. Salah. Allah suruh kita cinta 37:10 dunia. Cari dalam Al-Qur'an ya firman 37:14 Allah yang suruh kita benci dunia. 37:15 Enggak ada. Enggak ada yang Allah suruh. 37:18 Jangan kau utamakan dunia. 37:21 Jangan kau lebih cinta dunia ketimbang 37:22 akhirat. 37:24 Tidak ada larangan di dalam Al-Qur'an 37:27 ataupun hadis 37:30 melarang kita cinta dunia. Justru kita 37:32 disuruh cinta dunia. Kenapa? Nahnu 37:35 khalifatullah fil ard. 37:38 Kita ini khalifah Allah di muka bumi. 37:43 Sedangkan Allah suruh kita jaga, suruh 37:45 kita syukur. 37:49 Zuhud itu apa? Dunia itu melekat dalam 37:52 hati. Pemahaman simpel ya. Saya kasih 37:54 contoh. Kita semua ada HP toh. Semua 37:58 punya HP. Contoh ini mudah. Semua kita 38:00 punya HP. Apabila HP itu hilang atau 38:03 kecurian, 38:05 apa yang kau rasa? 38:08 Kalau masih ada rasa nyesek, marah, ya 38:13 enggak dongkol, berarti belum zuhud. 38:17 Allah berfirman, "Hamba, baru HP yang 38:20 hilang. 38:21 Sudah kau kesal. Bagaimana kalau 2 M, 10 38:25 M? 38:27 Orang yang zuhud di dunia, hartanya 38:29 sebanyak-banyaknya, semuanya hilang. Dia 38:32 enjoy. Enggak bawa ke kuburan ini tidak 38:36 ada masalah. 38:38 Itu namanya zuhud di dunia. Bukan hidup 38:41 hidup apa adanya. Ya enggak rumah SS SS 38:46 umpama 38:49 makan Senin Kamis itu bukan zuhud, itu 38:51 miskin namanya. kere. Allah enggak suruh 38:54 kita kere. Cari di dalam Al-Qur'an. 38:56 Allah suruh kita miskin. Enggak ada. 39:00 Allah suruh kita banyak duit, Allah 39:02 suruh kita kerja. Allah suruh kita 39:05 berkarya. 39:07 Mukmin yang kuat lebih tercinta oleh 39:11 Allah dari mukmin yang lemah. Tangan 39:14 yang di atas lebih mulia dari tangan 39:16 yang di bawah. 39:18 Cari 39:19 lebih menuju kepada sana. 39:26 Yang Allah suruh kita fakir beda sama 39:28 miskin. Fakir apa? 39:30 Fakir butuh kepada siapa? Kepada Allah. 39:35 Bukan fakir harta. 39:42 Maka barang siapa orang yang menguasai 39:44 empat tadi itu 39:48 perut kepala dan isinya, perut dan 39:50 isinya ingat kepada akhirat, ingat 39:53 kepada azab kubur, ingat akan kematian, 39:56 zuhud di dunia, faqad istahya minallahi 40:01 haqqal haya. baru dia betul-betul malu 40:05 kepada Allah dengan sebenar-benarnya 40:08 malu. Insyaallah apa yang kita pelajari 40:10 pada hari ini dapat membantu kita 40:13 menjadi hamba yang lebih bertakwa. Kita 40:16 niatkan amal ibadah kita. Amal ibadah 40:18 yang memudahkan kita mendapatkan rida 40:20 Allah dan syafaatnya Rasulullah. Billahi 40:24 taufik wal hidayah. Wassalamualaikum 40:26 warahmatullahi wabarakatuh. 40:30 Alhamdulillah ee tadi cukup ee 40:34 menyentuh hati kita dengan ihsan yang 40:37 disampaikan oleh Habib dan bagaimana 40:41 kita bisa mengenal Allah subhanahu wa 40:44 taala. Karena topik bagian daripada sesi 40:47 pagi ini adalah bagaimana cara kita 40:48 mengenal Allah subhanahu wa taala. Dan 40:51 kita tidak bisa mengenal Allah kalau 40:53 kita tidak belajar mempelajari mengenai 40:56 ilmu Allah. 40:58 mengenai asmaul husna, nama-nama Allah. 41:01 Dan dalam pelaksanaan kehidupan kita 41:05 sehari-hari terkait dengan ihsan itu 41:09 bagaimana kita 41:11 beribadah kepada Allah. Bahkan akan kita 41:14 melihat Allah dan juga jika kita tidak 41:18 mampu maka seolah-olah Allah melihat 41:20 kita. Dan dalam implementasinya mungkin 41:23 Bapak Ibu semua ada yang ingin 41:25 dipertanyakan bagaimana terkait dengan 41:28 materi Isan dipersilakan. Bisa juga 41:31 dengan topik yang saat ini terkait 41:32 dengan bagaimana cara mengenal Allah 41:34 subhanahu wa taala maupun dengan 41:36 topik-topik yang lain yang sebelum yang 41:37 pernah kita sampaikan terkait dengan 41:40 lisan. Dipersilakan Bapak dan Ibu. 41:47 Ee dari ini ada titipan pertanyaan ya 41:50 terkait dengan cara mengenal Allah 41:54 Asmaul Husna. Jadi ada kita pernah 41:57 mendengar bahwa jika seseorang 42:01 menghafal atau memahami Asmaul Husna 42:05 yang 99 maka dia akan Allah akan 42:09 memasukkan ke dalam surga. Dan dalam hal 42:11 ini apakah dalam bagaimana dia cukup 42:14 menghafal, memahami atau juga bagaimana 42:17 yang dimaksud adalah lebih detail 42:19 bagaimana dia bisa mengaplikasikan 42:22 atau menerapkan dalam kehidupan 42:24 sehari-hari dengan asmaul husna yang 42:26 memang dipahami yang harus kita pelajari 42:28 terkait dengan bagaimana cara kita 42:29 mengenal Allah Subhanahu wa taala. 42:39 Seseorang yang menghafal Asmaul Husna 42:44 dapat pahala surga 42:47 itu sesuai dengan tingkatan 42:50 kemampuannya. 42:52 Jadi kalau kita bicara tentang seseorang 42:55 yang dari kecilnya tidak pernah 42:57 mendapatkan kesempatan untuk taklim atau 43:02 guru atau masuk madrasah, dia tidak 43:06 mendapatkan kesempatan itu. 43:10 Dia hanya bisa baca Asmaul Husna pun 43:12 lewat latin, bukan bahasa Arabnya. 43:16 Itu insyaallah. Tetapi seseorang yang 43:19 Allah berikan dia kesempatan punya ayah 43:22 atau orang tua yang memiliki background 43:24 agama yang baik, 43:26 dimudahkan, difasilitasi dengan 43:29 sekolah-sekolah atau pendidikan agama 43:31 yang mumpuni, guru-guru yang baik, 43:36 bisa belajar bahasa Arab, memiliki akal 43:38 aki yang baik, enggak mungkin sama. 43:42 Jadi enggak cukup dengan hanya hafal 43:47 saya istilah saya hafal burung beo 43:51 ya. Jadi dia hafal tapi dia tidak paham. 43:54 Kan ada hadis Nabi kan satu orang alim 44:00 sama dengan 1000 ahli ibadah. Satu orang 44:05 berilmu 44:08 sama dengan 1000 orang ahli ibadah. 44:10 Kenapa orang ahli ibadah 44:13 manfaatnya kepada dirinya kok? Tetapi 44:17 orang yang berilmu memberikan manfaat 44:19 kepada orang lain. Penghafal Al-Qur'an 44:24 termasuk ahli ibadah bukan ulama. 44:29 Tetapi kalau dia mampu, 44:32 dia hafal Al-Qur'an 30 juzuk dan mampu 44:35 menjelaskan, mampu mengulik, mengupas 44:39 firman Allah Subhanahu wa taala, itulah 44:42 ini. 44:44 Karena tidak ada ulama yang enggak hafal 44:46 Quran. 44:48 99% semua ulama hafal Quran. Tapi mereka 44:52 tidak dikenal sebagai hafiz, tidak 44:54 dipanggil sebagai apa? Hafiz. dipanggil 44:57 ustaz, dipanggil kiai. 45:02 Jelas, Pak. Nah, 45:06 asmaillahil husna itu dibagi dua. 45:11 Ada namanya sifat uluhiyah, ada yang 45:16 namanya sifat rububiyah. 45:19 Uluhiyah arti apa? Nama yang hanya 45:22 berkaitan sama Allah sendiri. Ini Allah 45:26 sendi sendiri. Kalau rububiyah 45:29 sifatnya atau namanya yang berhubungan 45:31 dengan manusia atau hambanya yang lain. 45:34 Kayak contohnya maha pengampun itu Allah 45:38 kepada hamba-Nya. 45:40 Ma arrazaq maha menganugerah kepada 45:43 hamba-Nya. Tetapi Aljabbar yang maha 45:46 agung itu dia 45:49 jelas. Al-Qahar, al-Awal, al-akhir itu 45:55 Allah pribadi. Kalau boleh kita boleh 45:57 menggunakan kata-kata pribadi ya. Allah 46:01 zatnya. 46:04 Jadi ada rububiyah, ada uluhiyah. 46:09 Tahu berapa jumlah yang rububiyah antara 46:12 Allah dan hamba? 46:15 Tahu berapa? 46:19 53 46:24 50 46:26 3 46:28 dari 99 sisanya berapa? 46:33 99 - 53 46:36 sis. 46:38 Hah? Oh, bukan dong 36. 46:42 Kalau 46 jadi 100. Eh, betulah 46. 46:46 Betul. Sori saya salah ya. 46. 46:50 46 itu uluhiyah. 46:53 Jadi jumlah dia nama Asmaul Husna kepada 46:56 hambanya lebih banyak 46:59 dibandingkan untuk dirinya sendiri. 47:03 Itu enggak bisa dengan menghafal doang. 47:07 Bisa mengetahui ini bukan dengan 47:08 menghafal, 47:11 dengan menggali 47:14 nama Allah yang paling pertama. dalam 47:17 asmaillahil husna apa namanya? 47:21 Ar-Rahman. Tahu tidak? 47:23 Nama itu satu-satunya yang Allah pakai 47:27 di dalam Al-Qur'an. 47:30 Nama Allah begitu banyak. 47:32 Ada Asmaul Husna 99. Tapi nama yang dia 47:35 pilih untuk menjadi nama surat 47:39 Arrahman. 47:41 Betul tidak? Ada surat Ghafir tapi 47:44 julukannya gfir 47:48 tapi Ar-Rahman. 47:50 Dan setiap surat ada 47:52 bismillahirrahmanirrahim. 47:53 Pasti. 47:55 Berapa kali kata-kata arrahman disebut 47:57 dalam Al-Qur'an? 48:00 Kenapa sekian banyak? 48:03 Dan ketika kita kalau kita ingin 48:04 mendalam otomatis kalau saya ingin 48:07 mendalami arti dari sifat Allah 48:10 ar-Rahman artinya apa? Kau harus paham 48:13 surah Ar-Rahman. 48:16 Perdalami surat itu. 48:21 Apa ayat yang paling menonjol dalam 48:24 surah Ar-Rahman? 48:27 Fabiayyi alaibbikuma 48:30 tukadziban. Apa artinya, Pak? Pakai mic. 48:33 Apa artinya? 48:35 Akak suara kedengaran apa? 48:38 Nikmat mana lagi yang kamu dengar? 48:40 Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Di 48:43 mana pun, ke mana pun semua orang 48:45 terjemahkan begitu. Betul. 48:47 Salah terjemahannya. 48:50 Sekarang saya mau tanya. Rabbikuma. 48:54 Rabbikuma. Apa artinya dalam bahasa 48:56 Arab? 48:59 Siapa yang belajar bahasa Arab? 49:01 Rabbikuma. 49:03 Tuhan kamu berdua. 49:08 Kenapa diterjemahkan nikmat Tuhanmu 49:12 yang mana yang kamu 49:14 sedangkan teksnya doble? 49:18 Nikmat Tuhan kamu berdua yang mana kamu 49:23 berdua dustakan. Ketika terjemahannya 49:26 salah, bagaimana pemahamannya bisa 49:28 betul? 49:30 Sekarang itu pertanyaan simpel. 49:32 Kalau terjemahannya tidak tepat, sori 49:35 bukan salah. 49:37 Terjemahannya benar tapi tidak tepat. 49:40 Kalau terjemahannya tidak tepat, 49:41 bagaimana 49:44 pemahamannya bisa tepat? 49:47 Berarti yang diajak bicara sini berapa 49:48 orang? Bapak makhluk, dua makhluk. Siapa 49:51 mereka? 49:53 Manusia dan jin. Berarti ada anugerah 49:57 tertentu yang Allah kasih untuk kita 49:59 berdua. 50:04 Ini baru mukadimah tentang Ar-Rahman. 50:11 Jelas masih ada 50:15 98 lagi. 50:18 Ya, menarik kalau kita kaji lebih detail 50:22 terkait dengan Alasmaul Husna. di mana 50:23 dari satu nama Allah pun kalau kita kaji 50:27 dengan detail kita akan sangat ee bisa 50:31 lebih memahami dengan sifat-sifat Allah 50:34 dan Allah itu sendiri. Kita mengkaji 50:37 nama Allah yang sifat Allah yang 50:39 ar-Rahman di mana dituangkan dalam surat 50:41 Al-Qur'an juga Ar-Rahman. Kita bisa 50:43 memahami lebih lanjut lebih detail. Bagi 50:46 para jemaah yang ingin menanyakan 50:48 terkait dengan Arrahman dipersilakan. 50:53 Dan ada satu lagi dari tadi dalam artian 50:58 takwa itu ya di mana ee takwa itu 51:04 kita berlindung diri kepada Allah dari 51:07 Allah itu sendiri. Ya, ini sangat sangat 51:11 perlu pemahaman yang cukup ee tinggi 51:15 gitu ya, Bib. Karena biasanya kita yang 51:18 apa takwa kita jalan itu adalah kita 51:21 menjalankan 51:23 Allah menjauhi segala apa yang 51:25 diharapkan oleh Allah dengan 51:27 sebenar-benar. 51:29 Nah, tapi di mana kalau dalam hal ini 51:31 adalah takwa itu sendiri itu adalah 51:34 bagaimana berlindung diri dari Allah 51:37 dari Allah itu sendiri. Sementara kita 51:39 dalam ibadah sebenarnya kita masih suka 51:41 berhitung-hitung gitu. Kalau kita 51:43 berbadah pahala kita apa yang kita dapat 51:47 ini bagaimana konsep ee takwa yang kita 51:51 pahami dan juga kita dalam ibadah suka 51:54 kita 51:56 ee dapat pahala apa dan juga konsep 52:00 sekarang kita lindung kepada Allah dari 52:03 Allah itu 52:06 jadi penjabaran tentang berlindung diri 52:10 kepada Allah dari Allah 52:13 itu penafsiran atau 52:17 level takwa yang tertinggi dari bab 52:21 al-ihsan. 52:24 Bukan berarti orang berlindung diri 52:26 kepada Allah dari setan yang terkutuh. 52:29 Allah yang suruh. 52:32 itu bab yang lain. Ah, 52:36 berlindung diri kepada Allah dari 52:39 kekurangan manusiawi. 52:43 Karena yang lebih bahaya dari setan diri 52:46 kita. 52:51 Jadi, penafsiran 52:54 penjabaran 52:55 yang sering kita dengar tuh tidak salah. 52:58 Hanya saja babnya berbeda, tapi kalau 53:00 kita bahas soal ihsan itu 53:07 dalam beribadah berhitung kepada Allah 53:10 itu karena Allah yang menawarkan 53:12 demikian itu karena Allah yang 53:15 memperkenalkan begitu. 53:19 alhasanatu biasri amsaliha 53:23 au azidu dalam hadis qudsi satu 53:26 perbuatan baik kubalas dengan 10 bisa 53:29 jadi kutah 53:33 level beribadah yang seperti itu dalam 53:38 bab tasawuf, bab ihsan, bab kerohanian 53:42 levelnya TK. 53:45 Iya. Ah. 53:48 Orang yang 53:50 manusia itu belajar merangkak dulu 53:51 sebelum berjalan. 53:56 Ayah saya, bapak saya, Saididul Walid, 54:00 Dr. Profesor Abdul Qadir Al Habsyi, 54:04 suruh saya hafal Quran dari kecil dan 54:06 dia bilang, "Kau hafal satu surat, aku 54:10 kasih kamu duit. 54:12 Saya semangat menghafal 54:16 dan saya minta 54:19 sehingga sampai usia tertentu baligh 54:22 baru dia berkata, "Nak, mau saya bayar 54:26 atau biar Allah yang bayar dengan 54:29 pahala?" 54:32 Saat itu saya sudah didikan agama, saya 54:34 bilang, "Enggak usah duit, pahala saja." 54:38 itu bagaimana kita mendidik anak itu 54:41 untuk apa ada reward kan karena gitu 54:45 cara Allah. 54:48 Nah, orang yang sudah level ibadahnya 54:50 yang paling tinggi apa? 54:53 ketika dia beribadah 54:56 apa contohnya zikir 54:59 dia tidak akan hitung pahalanya karena 55:03 di mindset dia saya sedang merayu Allah 55:09 merayu memujinya atau bahasa kasarnya 55:14 menggombalinya. 55:17 Seorang laki-laki bisa menggombali 55:19 seorang wanita 55:22 berjam-jam enggak capek. 55:26 Karena dia mencerminkan 55:30 apa? Tintanya. 55:33 Maka kalau ada tarekah-tareekah 55:35 tertentu, zikir sekian banyak, sekian 55:37 banyak 55:39 itu sebenarnya untuk memudahkan. 55:41 Karena kalau kita dalam ilmu tasawuf, 55:44 ilmu rohani, amal ibadah yang paling 55:46 berat zikir. 55:48 Kenapa? Enggak ada endingnya. Salat 5 55:51 waktu, zuhur 4 rakaat, puasa 1 bulan 30 55:56 hari. Nah, zikir 55:58 enggak ada limitnya 56:02 alias 24 jam. 56:05 Bayangin. Tetapi Allah permudah 56:09 ketika ada seorang mursyid baca ini, 56:13 Allahu Akbar 1000 kali. Mudah jadinya 56:17 kalau orang sudah sampai ke level itu. 56:20 Kenapa mereka ketika dia zikir memuji 56:23 Allah bisa lebih dari 1000? Karena dia 56:25 enjoy. 56:27 Sudah enggak hitung lagi apa. Di dalam 56:29 Al-Qur'an. Di dalam Al-Qur'an Allah 56:31 berfirman, "Ada hamba yang diseret 56:34 paksa." 56:36 Seret paksa masuk surga. Enggak mau. 56:40 Aku enggak mau masuk surga, ya Allah. 56:42 Aku mau di sini aja. Karena ketika dia 56:44 hisabnya kan berdiri di hadapan Allah. 56:48 Ya Allah, aku mau di sini di depanmu. 56:51 Aku enggak mau ke mana-mana. Aku tidak 56:53 pernah ibadah untuk itu. Aku ibadah 56:55 untukmu. 56:57 Hamba masuklah. 57:00 Masuk. Enggak mau dia. 57:04 Jadi jangan bukan hitung lagi pahala. 57:05 Dia udah enggak enggak mikirin surga. 57:09 Itu sudah ada munculnya apa? Hubungan 57:11 asmara antara dia dengan Allah Subhanahu 57:15 wa taala. 57:20 Indah sekali kalau memang kita dalam 57:22 sudah sampai merasakan bahwa pada saat 57:24 ibadah kita kita hanya karena Allah 57:28 gitu. Jadi kita tidak ada ataupun hal 57:31 yang lain untuk kepada Allah Subhanahu 57:34 wa taala itu sendiri. Nah ee 57:38 ada hal mungkin untuk perbaikan diri 57:40 kita nih karena kita sudah memaai 57:43 bagaimana kita ini selalu diawasi oleh 57:46 Allah. merasa bahwa kita ini diawasi 57:48 oleh Allah. Dan selanjutnya kita ingin 57:50 bahwa dalam ibadah kita ingin 57:52 meningkatkan kualitas ibadah kita bisa 57:56 seolah-olah kita bisa melihat Allah apa 57:58 yang harus kita perbaiki. Bisa selalu 58:00 ibadah kita itu meningkat, selalu ada 58:03 perbaikan kecuali ibadah. 58:07 Ya, sebagaimana yang sudah disebutkan 58:09 tadi, perdalamilah, kuasailah ilmu malu. 58:16 Ilmu malu. Dan itu bab pertama. Habis 58:21 kita kuasai paham apa itu malu, bab 58:24 malu. 58:25 Bab berikutnya apa? Tubah. 58:30 Ah, 58:31 habis tubah apa? 58:34 Muhasabah. hitung-hitungan. Jadi 58:36 muhasabahnya berbeda. Habis muhasabah 58:39 apa? Alkhauf. 58:41 Memelihara rasa takut. 58:46 Itu yang akan semakin kita paham. Dan 58:49 ini semua sifat-sifat yang ada pada diri 58:51 Rasulullah sangat menonjol. 58:57 Manusia di dalam hadis Rasulullah 58:59 bersabda apa? Apabila Allah ingin 59:03 menghancurkan 59:05 seorang hamba, Allah mau dia merana di 59:08 neraka, yang pertama kali Allah cabut 59:12 apa? Malu. 59:14 Malunya hilang. 59:17 Ketika malunya Allah cabut, maka dia 59:20 akan berlaku dosa. Berdosa di depan 59:24 orang 59:25 tanpa pamri. Enggak ada malu lagi. 59:32 Maka rasa malu ini mahal 59:35 bukan sungkan, ya. Nah, jadi kalau ini 59:39 malu sudah ada 59:42 akan lebih mudah kita paham beribadah 59:45 seakan-akan Allah ada di depan mata. 59:50 Makasih ee untuk materi kita pada pagi 59:53 hari ini. Semoga kita diberikan kekuatan 59:57 oleh Allah Subhanahu wa taala untuk 59:59 terus kita juga bisa meningkatkan 1:00:00 kualitas ibadah kita dan juga kita bisa 1:00:04 ee sampai pada level ihsan yang tadi 1:00:07 telah disampaikan oleh Habib ee Jabi. 1:00:11 mungkin untuk jemaah untuk kita 1:00:14 sampaikan 1:00:15 sedikit. 1:00:21 Bapak-bapak, Ibu-ibu 1:00:23 pemirsa sekalian yang insyaallah 1:00:25 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 1:00:29 Saya meng-closing taklim kita pada hari 1:00:31 ini 1:00:33 dengan mengajak diri dan mengajak kita 1:00:36 semua 1:00:38 sepulang dari sini. 1:00:41 Yuk, kita bawa Allah sama-sama ke rumah. 1:00:46 Kita bawa Allah, kita jaga dan kita 1:00:51 hadirkan Allah di rumah. 1:00:54 Insyaallah 1:00:56 Allah meridai kita dunia akhirat. 1:00:58 Insyaallah Allah mudahkan kita. Allah 1:01:01 jauhkan kita dari orang-orang yang tidak 1:01:04 baik. Dan Allah dekatkan kita kepada 1:01:06 hamba-hamb-Nya yang baik. Allah bukakan 1:01:09 segala pintu keberkahan dari langit dan 1:01:11 bumi. Allah bukakan segala pintu rezeki 1:01:15 dari langit dan bumi untuk yang hadir di 1:01:17 sini khususnya dan yang mendengar dan 1:01:20 yang melihat di dalam layar televisi. 1:01:24 Wabillahi taufik wal hidayah warid wal 1:01:27 inayah walu minkum. 1:01:31 Kita tutup dengan majlis. 1:01:33 Subhanakallahumma wabihamdika asadu 1:01:35 ilaha an astagfirubai. Wasalamualaikum 1:01:38 warahmatullahi wabarakatuh. 1:01:42 Sallallahu ala Muham Ah