Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillah alhamdulillah sholatu wassalam 0:18 ala Rasulillah wa ala alihi wasahbihi wa 0:20 ala wasallam. Assalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh. 0:22 Waalaikumsalam. 0:23 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:24 Subhanahu wa Ta'ala, apa kabar? Selamat 0:26 datang di acara renungan di bawah 0:28 naungan Alquran bersama saya Isa Alkaf, 0:30 ada Undi dan Algi di meja operator 0:34 yang membersamai kita juga guru kita 0:36 Ustaz Husein bin Hamid Al Athas. 0:37 Assalamualaikum Ustaz. 0:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:40 wabarakatuh. 0:41 Semoga dalam keadaan sehat selalu. 0:42 Amin amin amin insyaallah insyaallah 0:44 insyaallah. 0:44 Ustaz, hari ini kita akan live, kita 0:47 akan bertanya mendengar membaca eh 0:51 pertanyaan-pertanyaan dari ikhwan dan 0:52 akhwat sekalian. Bagi ikhwan dan akhwat 0:54 yang ingin bertanya, silakan kirimkan 0:55 pertanyaan Anda di 08 111999720. 1:01 Eh insyaallah pertanyaan Anda akan 1:04 dijawab satu persatu. 1:06 Yang mau telepon juga boleh, insyaallah 1:09 nanti 1:10 akan dijawab berdasarkan Alquranul 1:14 Karim. Sebelumnya kita buka dulu dengan 1:16 baca Ummul Quran surat Al Fatihah. 1:20 [berdehem] 1:21 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 1:27 Bismillahirrahmanirrahim. 1:33 Alhamdulillahirobbil 1:39 Arrahmanirrahim. 1:43 Maliki yaumiddin. 1:47 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 1:52 Ihdinas shirotol mustaqim. 1:57 Shirotol ladzina an'amta alaihim 2:02 ghairil maghdubi alaihim 2:06 waladhdhaallin. 2:13 [mendengus][berdehem] 2:14 Amin amin ya rabbal alamin. Allahumma 2:16 arhamna bil Quran. Masya Allah, Ustaz. 2:19 Semoga Allah bukakan pintu rahmat, pintu 2:21 hidayah dari bacaan surah Al Fatihah 2:23 tadi. 2:23 Amin. 2:24 Ustaz, pertanyaan pertama pertanyaan 2:26 pertama [berdehem] 2:27 dari hamba Allah subhanahu wa taala di 2:29 daerah Bekasi ini, Ustaz. Ustaz, 2:31 asalamualaikum. Bagaimana caranya kita 2:34 bisa lupa dari perbuatan dosa yang 2:37 pernah kita lakukan? Kadang kalau 2:39 teringat suka merasa bersalah sekali. 2:42 Kadang kalau ingat lagi 2:45 suka takut untuk atau bisa kembali lagi 2:49 kepada dosa yang lama. Syukran 2:51 jazakumullah khairan jazak. 2:53 Bismillahirrahmanirrahim. 2:58 Alhamdulillahirabbil 3:00 alamin. Allahumma shalli ala Muhammadin 3:03 wa ali Muhammad. 3:07 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana. 3:12 Innaka antal alimul hakim. 3:15 Wala haula wala quwwata illabillahil 3:18 aliyil azhim. Allahumma atina min indika 3:21 rahmat wa allimna min ladunka ilman 3:25 nafian wanfa'na bima allamtana. Waba'du. 3:27 [berdehem] 3:29 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 3:36 Allah subhanahu wa taala 3:40 dengan asma-Nya atau nama-nama-Nya yang 3:42 penuh keindahan 3:45 selalu 3:47 menaburkan harapan bagi kita. 3:53 Bagi para pendosa Allah Subhanahu wa 3:55 ta'ala selalu mengajak mereka untuk 3:58 kembali kepadanya. 4:02 Pintu tobat terbuka dengan luas sebelum 4:05 ditutup. 4:07 Itu pada saat-saat seorang manusia 4:10 berada pada akhir hidupnya, pada saat 4:13 detik-detik sakaratul maut 4:16 maka pintu tobat pada saat tersebut 4:18 tertutup. 4:20 Oleh karena itu 4:22 bagi para pendosa 4:25 yang masih dalam keadaan 4:29 sehat walafiat, ini kesempatan untuk 4:33 kembali kepada Allah sebelum terlambat. 4:37 Allah Subhanahu wa ta'ala dalam surat 4:39 Az-Zumar 4:40 menurunkan satu ayat yang memberikan 4:43 harapan yang amat besar bagi 4:45 mereka-mereka yang tenggelam dalam dosa. 4:49 Qul ya ibadiyalladzina asrofu ala 4:52 anfusihim la taqnatumin rahmatillah. 4:57 Katakan wahai hamba-hambaku yang telah 5:00 melampaui batas, bergelimangan dosa 5:03 hanyut bersama hawa nafsunya 5:05 jangan sekali-kali kalian berputus asa 5:08 dari rahmat Allah. 5:11 Innallaha yaghfiruzzunuba jami'a innahu 5:14 huwal ghofururrahim. 5:15 Sesungguhnya Allah akan mengampuni 5:17 seluruh dosa 5:19 bagi siapa saja yang kembali pada Allah, 5:21 menyesali dosanya dan memohon ampun 5:23 kepadanya. 5:25 Innahu huwal ghofururrahim, sungguh Dia 5:28 satu-satunya yang Maha Pengampun lagi 5:31 Maha Penyayang. 5:34 Jadi dengan 5:36 nama Allah Subhanahu wa ta'ala Al-Ghafur 5:38 Ar-Rahim 5:40 terbuka pintu harapan dengan luas, maka 5:42 jangan kita sia-siakan. 5:45 Nah kalau kita yang 5:47 banyak melakukan dosa 5:50 melakukan perbuatan maksiat 5:53 kita telah bertobat pada Allah masih 5:55 suka terbayang-bayang sebetulnya ini 5:58 merupakan rahmat dari Allah 6:02 agar selalu kita betul-betul 6:04 berhati-hati 6:06 agar kita betul-betul berharap kepada 6:09 Allah untuk terlindung dari perbuatan 6:12 yang serupa 6:14 oleh karena itu orang yang beriman hidup 6:16 di antara harap kepada rahmat Allah dan 6:19 takut dari perbuatan-perbuatan yang akan 6:22 menjerumuskan dirinya dalam murka Allah 6:24 harapannya mendorong dia untuk 6:26 berlomba-lomba 6:28 meraih kemuliaan dan ampunan Allah 6:30 sedangkan takutnya menjadi penjaga 6:32 pelindung dirinya dari 6:33 perbuatan-perbuatan hina 6:37 kalau kita hanya memiliki harapan 6:39 tapi tidak ada rasa takut di hati kita 6:42 maka dengan mudah kita akan terjerumus 6:44 masuk dalam perangkap setan 6:46 kalau kita dihantui ketakutan tanpa 6:49 harapan akan membuat kita berputus asa 6:51 dari rahmat Allah dan itu yang 6:53 diinginkan setan 6:56 ketika setan berhasil 6:58 menggelincirkan kakek dan nenek kita dia 7:01 tertawa terbahak-bahak 7:04 dengan sombong 7:05 dia mengatakan 7:08 apakah ini makhluk yang kau lebih 7:10 utamakan dari aku 7:12 kalau 7:18 kamu tangguhkan aku hingga hari kiamat 7:20 aku akan sesatkan anak-anak keturunannya 7:22 kecuali sedikit dari mereka 7:25 [mendengus] 7:27 Allah langsung berkata 7:33 hukum hukum jasa pura silahkan kamu goda 7:37 kamu bujuk kamu rayu kamu pengaruhi 7:40 siapa saja yang kamu kehendaki dari 7:41 mereka. 7:43 Maka 7:45 balasan kalian atas perbuatan ini 7:48 adalah api neraka jahanam sebagai 7:51 balasan yang setimpal. 7:54 Wastafziz manistatha'ta minhum 7:56 bisautika. Wa ajlib alaihim bikhailika 7:59 warajilika. Wasyarikhum fil amwali wal 8:03 aulad wa'idhum wama ya'iduhumusy 8:05 syaithanu illa ghurura. Inna ibadi laisa 8:09 laka alaihim sultan wakafa birabbika 8:12 wakila. 8:14 Silakan kamu goda siapa saja yang kamu 8:16 kehendaki dari mereka dengan mulut manis 8:19 mu, janji-janji indah mu. 8:22 Kerahkan pasukan mu, baik itu pasukan 8:24 yang berkuda maupun pasukan berjalan 8:27 kaki. Maksudnya kerahkan seluruh 8:29 kekuatan kamu, ini hanya sebagai 8:30 perumpamaan. 8:32 Kemudian apa? Wa ajlib alaihim 8:34 bikhailika warajilika wasyarikhum fil 8:37 amwali wal aulad. 8:38 Dan kamu 8:40 bekerja sama bersama mereka 8:43 pada harta mereka maupun anak-anak 8:44 mereka. 8:45 Di mana setan mendorong mereka untuk 8:48 berusaha dari usaha yang haram, 8:50 mengumpulkan harta benda, begitu juga 8:53 anak-anaknya yang lahir dari yang haram, 8:55 kemudian dibiarkan hidup liar tanpa 8:58 pendidikan. Ini menggambarkan manusia 9:00 yang bersekutu bersama setan. 9:04 Wa'idhum, silakan kau berikan 9:05 janji-janji mulukmu. Wama ya'iduhumusy 9:08 syaithanu illa ghurura, ketahuilah semua 9:11 yang dijanjikan setan adalah kebohongan 9:13 dan kepalsuan. 9:15 Lalu Allah Subhanahu wa ta'ala 9:17 meneguhkan hamba-hambanya 9:19 yang memilih Allah. Inna ibadi, 9:21 sesungguhnya hamba-hambaku yang mengabdi 9:23 padaku 9:24 laisa laka alaihim sultan, kamu tak akan 9:26 punya kekuasaan pada mereka. Kenapa? 9:29 Wakafa birabbika wakila, cukup Tuhanmu 9:32 yang akan mewakili dia untuk menghadapi 9:34 kamu. 9:35 Artinya 9:36 orang kalau kembali pada Allah mengabdi 9:39 padanya berada di bawah naungan rahmat 9:41 Allah dan perlindungan-Nya. 9:43 Allah yang akan menghadapi setan dan 9:46 kaki tangannya untuk melindungi kita 9:48 semua. Yang penting kita 9:51 berserah diri kepada Allah, menyembahnya 9:53 dan tidak mempersekutukannya dengan 9:55 sesuatu. 9:56 Jadi 9:58 orang-orang yang beriman hidupnya selalu 10:00 di antara harap bagaimanapun kondisinya 10:03 dirinya terjerumus dalam dosa tetap 10:06 hatinya penuh harap dan bergegas-gegas 10:08 untuk kembali pada Allah. 10:10 Dan juga penuh rasa khawatir dan takut 10:13 kalau dengan perbuatan-perbuatannya dia 10:15 akan terlontar jauh dari Allah dan 10:17 terjerumus dalam murkanya. 10:19 Nah, dua kekuatan ini menjadi kekuatan 10:22 yang selalu mendorong orang yang beriman 10:24 untuk hidup dalam keadaan positif 10:27 dan penuh harap mengharapkan rahmat 10:29 Allah juga 10:31 penuh dengan kehati-hatian. 10:33 Oleh karena itu sebaik-baiknya 10:35 disampaikan seorang dalam mengingatkan 10:38 saudaranya 10:39 berikan harapan yang tidak membuat 10:41 mereka berani terhadap 10:44 terhadap apa? Perbuatan-perbuatan dosa. 10:47 Dan juga berikan peringatan, tapi jangan 10:49 peringatan yang membuat mereka berputus 10:51 asa dari rahmat Allah. Di antara harap 10:55 dan takut. Nah, kalau dia teringat pada 10:57 perbuatan dosa-dosa sebelumnya 11:00 dia khawatir dirinya kembali itu 11:02 merupakan tanda adanya iman. 11:04 Karena di antara tanda-tanda orang yang 11:06 bertobat dia membenci kembali kepada 11:09 perbuatan sebelumnya sebagaimana benci 11:11 dilontarkan ke dalam api. 11:13 Sebagai contoh 11:16 pada usia kanak-kanak dulu 11:18 kita merokok dari mulai SD. 11:21 Masuk di pesantren ternyata para perokok 11:24 jumlahnya banyak yang tadinya kita 11:26 cuma ala kadarnya coba-coba akhirnya 11:28 kita berkumpul bersama orang di 11:30 pesantren malah terpengaruh menjadi 11:32 perokok 11:33 yang aktif. 11:35 yang aktif. 11:39 Begitu kita mulai sadar, kita menyesal. 11:41 Kita mohon kepada Allah untuk dibantu 11:43 berhenti merokok. 11:45 Ternyata di Indonesia tidak berhasil, 11:47 kita berangkat ke Mesir. Baru pada 11:49 tingkat tiga, setelah tiga tahun di 11:51 Mesir atau empat tahun, Allah kabulkan 11:53 permintaan kita untuk berhenti merokok. 11:57 Kurang lebih tahun 82 atau 83. 12:02 Kita gembira, bahagia terbebas dari 12:04 penjajahan rokok. Karena rokok ini 12:05 menjajah kita betul-betul. 12:07 Juga menghilangkan muruah kita, membuat 12:10 kita jatuh di mata manusia, 12:12 mengeluarkan uang yang bukan pada 12:14 tempatnya. 12:15 Nah, 12:16 semenjak itu alhamdulillah kita berhenti 12:18 merokok. Tapi terkadang kita dalam mimpi 12:20 merokok kembali. 12:22 Begitu kita melek mata, kita bersyukur, 12:23 alhamdulillah ini ternyata hanya mimpi. 12:27 Jadi kita, kalau kita 12:30 orang yang betul-betul ingin kembali 12:32 pada Allah, kita khawatir kalau diri 12:34 kita akan apa? 12:35 Akan kembali pada perbuatan sebelumnya, 12:37 walaupun dalam mimpi. 12:39 Nah, ini yang akan menjaga kita. 12:42 Oleh karena itu, jangan pernah kita 12:43 merasa aman. Walladzina hum min adzabi 12:46 rabbihim musyfiqun, inna adzaba rabbihim 12:49 ghairu ma'mun. Dan mereka-mereka yang 12:51 khawatir, takut dari adzab Tuhan mereka. 12:54 Karena orang tidak bisa merasa aman. 12:56 Nah, kalau Abu Bakar Ash-Shiddiq 12:57 radhiallahu anhu berkata apa? 13:00 Lau kanat rijliya yumna, 13:03 dakhilat jannata wal ukhra kharijataha, 13:05 ma amintu makrallah. Kalau kaki kanan 13:07 saya sudah masuk ke surga, yang kiri 13:09 belum masuk, saya masih belum merasa 13:11 aman. 13:13 Ada 13:14 ba'dhul arifin, sebagian orang-orang 13:16 yang shalih berkata, 13:17 "Kalau seandainya saya ditawarkan surga, 13:22 katakan, ya, 13:25 di pekarangan rumah saya, 13:28 di masuk ke dalam 13:30 pada surga yang tinggi. Saya pilih 13:33 memilih yang pertama. Kenapa? Khawatir 13:35 di antara taman masuk ke dalam ada 13:38 godaan yang menggelincirkan saya, 13:39 memalingkan saya dari Allah. Ini 13:41 menggambarkan bagaimana rasa prihatin 13:43 mereka, takut mereka. Bukan Allah 13:46 berbuat zalim. Takut dari perbuatan 13:49 yang dilakukan yang akan membuat dia 13:51 terlontar, terpisah dari rahmat Allah. 13:53 Karena Allah tidak akan pernah berbuat 13:55 zalim. Dia selalu menjadi harapan orang 13:56 yang beriman. 13:58 Harapan hamba-hambanya. 14:00 Tapi yang dikhawatirkan 14:02 pada saat dia takut pada Allah 14:04 adalah perbuatan-perbuatan 14:07 yang akan membuat dirinya 14:09 terhijab dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. 14:12 Jadi kalau Anda merasa khawatir 14:15 takut kembali ke dalam dosa sebelum itu 14:17 merupakan 14:18 rem dan benteng juga yang selalu 14:20 mengingatkan Anda. 14:22 Jangan berputus asa, tapi juga jangan 14:25 juga sekali-kali Anda memandang remeh 14:27 perbuatan dosa. Karena dosa bukan 14:29 dilihat dari besar kecilnya. Tapi dari 14:31 sikap kita yang berani terhadap Allah 14:34 Subhanahu wa Ta'ala. Mudah-mudahan Allah 14:36 menjaga kita semua. 14:37 Amin, amin ya Rabb. 14:39 Berikutnya Ustaz dari Ibu Fani. 14:40 Assalamualaikum Ustaz, izin bertanya. 14:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 14:43 wabarakatuh. 14:43 Apakah benar bisa, eh apakah benar teman 14:47 bisa memberi syafaat di akhirat kelak? 14:51 Dan kriteria teman yang bagaimana yang 14:53 bisa, yang bisa menolong 14:56 kita dan benarkah sesama teman juga akan 14:59 saling menghujat di akhirat kelak? 15:02 Syukran, jazakallah khair. 15:04 Bismillahirrahmanirrahim. 15:09 Kalau kita berteman dengan orang baik 15:11 He eh. 15:12 bergaul bersama mereka, kita juga akan 15:15 kecipratan kebaikan. Seperti yang 15:17 dikabarkan Rasul 15:19 kalau seorang dekat dengan seorang yang 15:23 katakan menjual minyak wangi. 15:25 Walaupun dia tidak membeli minyak wangi, 15:27 dia akan merasakan enggak aromanya? 15:29 He eh. 15:30 Kalau dia bekerja pada pandai besi ya 15:34 yang menggunakan las 15:36 atau dia duduk bersama-sama mereka, 15:38 walaupun dia tidak mengerjakan pekerjaan 15:40 yang sama ada kemungkinan kecipratan 15:42 percikan api yang mengenai pakaiannya. 15:45 Maka pepatah Arab mengatakan man jalas 15:47 danas, orang kalau duduk 15:50 duduk bersama seseorang atau bergaul 15:52 bersamanya pasti dia akan kecipratan 15:55 dari perilaku orang tersebut. 15:58 Maka kita diperintahkan untuk tidak 16:00 berkawan kecuali bersama orang yang 16:02 beriman bertakwa. 16:04 Yang memberikan semangat bagi kita 16:06 mendekatkan diri kepada Allah ya. 16:08 Lingkungan baik ini akan berpengaruh 16:10 bagi kita. Begitu juga lingkungan buruk 16:12 juga akan berpengaruh negatif terhadap 16:14 kita. 16:16 Nah, kalau kita berkumpul bersama 16:17 orang-orang yang saleh dalam ketakwaan 16:19 kepada Allah ini akan amat membantu, 16:22 bukan hanya di dunia, di hari akhirat 16:23 pun demikian. 16:25 Allah berfirman wal akhilla um ba'duhum 16:27 yauma idzin 16:29 ba'd 16:29 adu wal wal akhilla um yauma idzin al 16:32 akhilla um yauma idzin ba'duhum li 16:33 ba'din aduwan illal muttaqin 16:37 Nanti para 16:39 pencinta dalam kehidupan dunia yang 16:41 berkumpul dalam cinta kasih baik itu 16:43 suami dengan istri ya 16:46 begitu juga orang tua dengan anaknya 16:49 begitu juga teman dengan teman yang 16:51 berkumpul bersama-sama 16:54 di hari akhirat nanti 16:56 saling menghujat 16:58 saling menyerang, saling menyalahkan 17:00 kecuali mereka yang dalam kehidupan 17:02 dunia berkumpul dalam ketakwaan kepada 17:04 Allah. 17:05 Dalam surat Al A'raf Allah terangkan 17:07 pada kita 17:08 kullama dakholat ummatun la'anat ukhtaha 17:14 Begitu apa? 17:16 Masuk ke dalam api neraka, Setiap satu 17:18 rombongan masuk 17:19 He eh. saling melaknat, saling mengutuk 17:21 kepada teman-temannya dulu dalam 17:23 kehidupan dunia. 17:25 Bahkan nanti rakyat juga akan mengutuk 17:27 pemimpinnya di hari akhirat nanti. 17:29 Gara-gara kamu 17:30 gara-gara ajakan kamu sampai kami 17:32 terjerumus ke dalam api neraka. 17:51 Jadi begitu satu rombongan masuk bertemu 17:54 dengan rekan-rekannya dalam kehidupan 17:55 dunia, teman bermaksiat, teman melakukan 17:58 perbuatan yang tidak baik maka mereka 18:00 akan saling melaknat, mengutuk dan 18:02 menyalahkan. 18:04 Sampai ketika mereka berkumpul 18:06 bersama-sama mereka berkata, "Wahai 18:08 Tuhan kami, merekalah orang-orang yang 18:10 dulu menyesatkan kami. Berikan azab yang 18:12 berlipat ganda kepada mereka." 18:14 Dijawab oleh Allah. 18:16 Masing-masing 18:19 akan menerima lipatan 18:21 dari perbuatannya kami, tetapi kalian 18:23 tidak tahu. Tapi kalau orang yang 18:25 beriman 18:26 mereka berkumpul di dunia dalam 18:27 ketakwaan, di hari akhirat mereka akan 18:29 saling bersaksi, saling membela, saling 18:32 juga memberikan apa? Syafaat. 18:35 Ya Allah, mereka teman-teman kami 18:36 berkumpul dalam keridaan-Mu, dalam 18:38 ketaatan pada-Mu, saling mengingatkan. 18:41 Maka beruntung sekali orang yang memilih 18:44 temannya dari orang-orang yang bertakwa. 18:47 Masya Allah. 18:49 Meskipun di dunia ini ya Ustaz ya, 18:51 meskipun di dunia 18:52 ee saling kerja sama, saling saling 18:57 punya panggilan sayang dan lain 18:59 sebagainya 19:01 tapi kalau bukan dalam ketakwaan, semua 19:03 akan menjadi bumerang buat di hari jadi 19:05 hari kemudian. 19:05 Saling memberi manfaat gitu ya. 19:07 Iya, karena kan seharusnya apa? Kalau 19:09 mereka berkumpul bersama-sama dalam 19:10 ketakwaan 19:12 mereka pasti akan saling mengingatkan 19:13 wattawasau bilhaqqi 19:15 wattawasau bishabri 19:16 wattawasau bishabri, tapi kalau bukan 19:18 dalam ketakwaan karena takut nanti 19:21 membuat dia jauh dia berdiam terhadap 19:23 perbuatan dosanya bahkan mendukungnya 19:25 lagi 19:26 he he 19:27 [berdehem] 19:27 maka 19:28 jangan sekali-kali kamu berkawan kecuali 19:32 pada orang 19:32 orang yang beriman dan bertakwa 19:34 masya Allah, nah Ustad pertanyaan 19:36 lanjutannya kalau kita berteman dengan 19:38 orang yang masih dalam kemaksiatan 19:41 dengan niat dakwah itu bagaimana Ustad? 19:44 kata berteman itu beda dengan kita 19:47 datang kepada teman kita saudara kita 19:49 untuk memberikan nasehat 19:50 he 19:51 kalau berteman artinya kita kan bekerja 19:53 sama bersama-sama 19:55 bahasa Arabnya musahabah kali ya 19:56 iya, jadi kata-kata berteman itu itu 19:59 maknanya lebih khusus daripada kita 20:02 melihat seorang dalam perbuatan maksiat 20:04 kita ingatkan dia untuk kembali dengan 20:06 cara yang baik ya, itu bukan berteman 20:08 karena kalau berteman apa yang dia 20:09 kerjakan kita ikut kerjakan bersama-sama 20:12 ah 20:12 sebaliknya 20:14 jadi jangan kita berteman berkawan 20:16 kecuali bersama orang yang beriman 20:18 karena kita akan saling mempengaruhi 20:19 iya iya iya 20:20 betul enggak? 20:21 betul 20:21 kalau teman kita orang-orang yang 20:22 bertakwa, orang-orang yang berjuang di 20:24 jalan Allah kita juga akan apa? tertarik 20:27 iya iya 20:28 oleh karena itu memilih teman kita harus 20:30 berhati-hati teman hidup sebagai contoh 20:32 istri 20:33 bukan hanya sekedar kita bertemu 20:35 berkenalan tapi apa? kita berteman 20:37 bersama-sama bekerja sama untuk apa? 20:40 untuk menjalankan amanat Allah subhanahu 20:43 wa taala, contoh ashabu rasulillah 20:46 sahabat-sahabat rasul kata sahabat di 20:48 sini 20:50 tertuju pada mereka yang mengikuti rasul 20:53 setia kepada rasulnya 20:55 juga memperjuangkan apa yang 20:57 diperjuangkan rasulnya 20:59 rasulullah wafat mereka juga masih 21:01 melanjutkan apa? 21:03 apa yang mereka lakukan bersama rasul 21:06 mereka meninggal dalam keadaan 21:07 kesetiaan. Adapun orang yang berjumpa 21:10 dengan Rasul 21:11 berkhianat pada Rasul, mengubah sunah 21:13 Rasul, menyebarkan kerusakan di muka 21:16 bumi, ini bukan sahabat. Ini hanya 21:20 merupakan apa? Orang yang kita jumpai 21:22 dalam perjalanan yang tidak ada ikatan 21:23 di antara kita. Karena kalau teman itu 21:25 ada ikatan. 21:26 Iya, iya, iya. 21:27 Ada? 21:28 Ikatan. 21:28 Ikatan wa tawasau bisabri wa tawa tawa 21:32 tawasau bisabri 21:33 Wa tawasau bil haqqi. 21:34 wa tawasau bisabri. 21:36 Allah bilang wal mukminun 21:38 wal mukminat ba'duhum 21:40 auliya ya'muruna bil ma'ruf wayanhauna 21:43 anil munkar wayuqimunasalah 21:46 wayu'tunazakah wayuti'unallaha warasulah 21:49 ulaika sayarhamuhumullah. Nah, orang 21:51 yang berteman 21:53 berwala atas dasar iman dan takwa, orang 21:56 yang selalu dirahmati Allah. 21:58 Tapi kalau kita berteman sama katakan 22:00 pengguna narkoba, 22:02 jangan ditangkap polisi walaupun kita 22:04 enggak melakukan bawa-bawa 22:05 Bawa enggak? Ikut tangkap? 22:06 Bawa-bawa juga aja kan, betul enggak? 22:08 Jadi, la tusahib illa mukminan. Maka 22:11 orang orang Arab bilang la tas'al anil 22:13 mar'i was'al an qarinihi. 22:15 Fakullu qarinin bil muqa 22:19 fakullu qarinin bil muqaranah atau bil 22:21 muqarini yaqtadi. 22:22 He em. 22:23 Kamu kalau mau tahu orang, jangan tanya 22:25 langsung kamu orang baik bukan? 22:27 Lihat teman-temannya. 22:29 He em. 22:30 Tanya mereka tentang kepribadiannya. 22:32 Karena setiap orang itu terpengaruh oleh 22:34 teman dan lingkungannya. 22:36 He em. 22:37 Iya. 22:38 Jadi, kalau kita mau tahu orang 22:40 lihat siapa teman-teman yang dia sukai, 22:43 teman dia bergaul. Bukan hanya bertemu 22:45 sekali dua kali, teman duduknya, teman 22:47 ngobrolnya. 22:48 He em. 22:48 Itu 22:49 akan memperlihatkan kepribadian orang 22:51 tersebut. 22:52 He em. 22:53 Nah, PR dalam berdakwah di daerah 22:56 maksudnya di ranah 22:58 maksiat. 22:59 Maksiat, itu, 23:01 Kadang-kadang kan kita harus duduk sama 23:02 mereka. Maksudnya tidak mengikuti 23:04 kegiatan mereka saat bermaksiat. Artinya 23:06 duduk makan atau duduk ee kalau bahasa 23:10 anak sekarang nongkrong gitu. Nah, itu 23:13 bagaimana cara kita menjaga batas diri 23:15 supaya yang seperti Ustaz bilang tadi 23:18 enggak terpengaruh tapi kita juga bisa 23:20 menjaga 23:20 ke tengah mereka. 23:21 Heeh. 23:22 Kita ajak mereka makan bisa, ya. Kita 23:24 ajak mereka makan, yuk. 23:25 Makan sama-sama. Saya bayar umpama. 23:28 Heeh, [berdehem] heeh. 23:29 Sambil kita berikan nasehat yang baik. 23:31 Setelah selesai dari pekerjaan kita 23:34 kita jangan kumpul bersama mereka. 23:36 Oh, baik. 23:37 Maksudnya jangan kumpul bersama mereka. 23:39 Terus, terusnya. 23:40 Yang enggak penting akibatnya nanti 23:42 akhirnya 23:43 Kepengaruh. 23:44 yang mempengaruhi mereka malah kita 23:45 terpengaruh. Seperti seorang pastur 23:47 memberikan nasehat kepada seorang 23:49 pelacur 23:49 Heeh. 23:50 eh pelacurnya tobat malah pasturnya apa? 23:54 Begitu juga ulama sama. Ulama banyak 23:56 datang ke pejabat berikan nasehat. 23:58 Pejabatnya tobat, ulamanya malah rusak. 24:03 Jadi kita ingat kita sekarang dalam 24:05 posisi beramar ma'ruf bernahi munkar. 24:07 Setelah selesai tugas kita dengan santun 24:09 kita tinggalkan mereka. 24:12 Makanya Allah bilang pada Rasulnya apa? 24:14 Wasbir nafsaka ma alladzina yad'una 24:17 rabbahum bil ghadati wal asyiyyu riduna 24:22 wajha. 24:24 Wala ta'du ainaka anhum turidu zinatal 24:28 hayati dunya. 24:30 Wala tuti' man agfalna qalbahu an 24:35 dzikrina wattaba'a hawahu wakana amruhu 24:39 furuta. 24:41 Allah bilang sama Rasulnya sabarlah 24:42 kamu, wahai Rasulullah. 24:44 Berkumpul bersama orang yang selalu 24:46 memohon kepada Tuhan mereka pagi dan 24:48 petang. 24:49 Hanya mengharapkan wajah Allah maksudnya 24:51 keridhoan. 24:52 Dan jangan pandangan mata kamu beralih 24:54 dari mereka 24:55 kepada mereka-mereka yang menginginkan 24:58 kehidupan dunia, mengikuti hawa 25:00 nafsunya. 25:03 Jangan kamu taati, ikuti orang yang apa? 25:05 Wala tuti' man agfalna qalbahu an 25:08 dzikrina. 25:09 Jangan kamu ikuti orang yang telah kami 25:11 biarkan lalai hatinya untuk mengingat 25:13 kami. Wattaba'a hawa, mengikuti hawa 25:15 nafsunya. Wakana amruhu furuqa. Dan 25:18 keadaannya berada dalam keadaan kritis, 25:21 di tepi jurang yang amat berbahaya. 25:24 Jadi Rasul diperintahkan untuk selalu 25:27 berkumpul bersama-sama orang yang ingat 25:29 kepada Tuhan mereka. Nah, kalau kepada 25:32 orang-orang yang biasa berbuat maksiat, 25:35 mereka juga merindukan cahaya kan? Kita 25:37 datangi mereka, berikan nasihat yang 25:39 baik. Selesai itu, kita boleh makan 25:41 sama-sama, sambil memberikan nasihat, 25:43 selesai kita pulang. 25:46 Jadi, kita enggak buat mereka kecewa 25:48 juga, enggak buat mereka juga sakit 25:50 hatinya. 25:51 Tapi mereka menikmati duduk bersama 25:53 kita, mendengarkan ayat ayat Allah. Dan 25:55 ini yang akan membuka jalan tobat buat 25:58 mereka, insyaallah. 25:59 Insyaallah. Nah, ini dari Pak Karta, 26:01 Ustaz. Ustaz, 26:03 Assalamualaikum, Ustaz. 26:05 Waalaikumsalam. 26:05 Ustaz pernah bilang bahwa harta itu akan 26:07 mempengaruhi keimanan seseorang. Harta 26:10 haram akan membuat mereka mudah 26:12 bermaksiat kepada Allah subhanahu wa 26:14 taala. Apakah itu betul? Syukran, 26:17 jazakumullah khair. 26:18 Bismillahirrahmanirrahim. 26:21 Allah berfirman dalam surah 26:25 dalam surah Al Maidah. 26:28 Qul la yastawil khabitsu wat tayyib. 26:32 Walau a'jabaka katsratul khabits. 26:35 Wattaqullaha ya ulil albab, la'allakum 26:38 tuflihun. Tuflihun. 26:41 Katakan, wahai Rasulullah, 26:43 tidak akan sama yang busuk dengan yang 26:46 tayyib, yang baik. 26:48 Walaupun yang busuk jumlahnya apa? 26:51 Jumlahnya banyak. Melimpah. 26:54 Tapi dia bersumber dari 26:57 usaha yang haram dan busuk, walaupun 26:59 jumlahnya besar ya kamu jangan 27:02 sekali-kali tertipu. 27:04 Maka bertakwalah kalian wahai 27:06 orang-orang yang berakal agar kalian 27:07 sukses dalam perjalanan kalian. 27:10 Seorang pedagang pepaya keliling. 27:13 Pedagang buah keliling. 27:15 Begitu sore saja mendapatkan uang 27:17 200.000 atau 100.000. 27:19 He eh. 27:20 [berdehem] 27:20 Dengan koruptor 27:21 He eh. 27:22 yang 27:23 satu kali melakukan tindakan korupsi 27:25 mendapatkan katakan 10 miliar. 27:28 Kira-kira mana yang bermanfaat untuk 27:30 kita? 10 miliar 27:32 apa yang 200.000 dari usaha yang halal? 27:35 200.000. 27:36 Kita tergiur kan? Waduh 27:37 dengan 10 miliar kalau saya sedekahkan 27:40 sebagian saja 27:41 He eh. 27:41 ya [berdehem] saya bisa beramal kemudian 27:43 yang sebagian lagi saya gunakan untuk 27:45 kepentingan saya. 27:47 Dan subhanallah duit yang haram itu 27:49 mengajak 27:50 He eh. 27:50 kepada perbuatan yang haram. Ma kana min 27:52 haram 27:53 yad'uka ilal haram yang bersumber dari 27:56 yang haram akan mengantarkan kamu juga 27:58 kepada apa yang diharamkan Allah 27:59 subhanahu wa taala. 28:02 Dalam surat Al-Baqarah Allah 28:03 mengingatkan bagaimana efek makanan yang 28:06 haram terhadap perilaku kita. 28:07 He eh. 28:08 Allah berfirman bismillahirrahmanirrahim 28:11 ya ayyuhannas kulu mimma fil ardhi 28:13 halalan tayyiba 28:15 wala tattabi'u khutuwati syaitan innahu 28:19 lakum adun 28:20 adun mubin. 28:21 Lalu Allah jelaskan efeknya apa? Innama 28:23 ya'murukum bis su'i wal fahsya wa an 28:26 taqulu alallahi ma la ta'lamun. 28:28 Wahai manusia makanlah 28:31 dari apa yang terdapat di bumi ini, 28:33 pilih yang halal yang tidak termasuk 28:36 dalam yang haram 28:37 tayyibah yang tayyib buat kita. Karena 28:40 ada makanan halal tapi enggak tayyib 28:41 buat kita. Karena kondisi tubuh kita 28:44 fisik kita pilih yang halal dan thayyib. 28:49 Jangan ikuti seruan dan ajakan serta 28:52 bisikan setan. Dia musuh yang nyata bagi 28:55 kalian. 28:56 Sesungguhnya setan 28:58 mendorong kalian memakan yang haram, 28:59 tujuannya apa? Untuk menjerumuskan 29:02 kalian ke dalam perbuatan buruk. 29:04 Korupsi, itu kan perbuatan buruk, kan? 29:08 Berbuat khianat. Ini melalui makan yang 29:11 haram, setan bisa mempengaruhi orang 29:13 untuk berbuat yang buruk. Kemudian 29:15 wal fahsya. Perbuatan keji. Yang tadinya 29:18 orang enggak suka berzina, bisa 29:20 terjerumus dalam perzinaan gara-gara 29:22 makan dari yang haram. 29:24 Kemudian yang ketiga yang lebih 29:25 mengerikan lagi, mendorong kalian untuk 29:28 berbicara atas nama Allah apa yang 29:29 kalian tidak tahu. 29:31 Yang tadinya dia baik-baik menyampaikan 29:33 ayat Allah, begitu masuk barang yang 29:35 haram, 29:36 kata ulama ini apa? Mulai menempatkan 29:38 ayat Allah bukan pada tempatnya karena 29:40 pengaruh makanan yang haram. 29:42 [mendengus] 29:42 Saya mau tanya ke Isya, kalau orang 29:43 makan petai, 29:45 kecium baunya enggak? 29:47 Apalagi buang air maupun kencing. 29:49 Kencing. 29:49 Kalau makan daun kemangi, 29:51 waktu dia makan, pasti apa? 29:54 Wangi juga. 29:56 Itu sebagai perumpamaan sederhana. 29:58 Begitu juga kalau dia makan yang haram, 30:00 maka yang keluar apa? Perbuatan haram. 30:03 Sebagai refleksinya, orang kalau memakan 30:05 yang halal dari usaha yang halal, maka 30:08 yang akan muncul apa? 30:10 Refleksi yang amat indah. Mendorong dia 30:12 pada kebaikan, mengajak pada kemuliaan. 30:15 Hatinya terbuka untuk menerima 30:17 kebenaran. 30:18 Jadi [mendengus] makan ini termasuk 30:20 merupakan hal yang amat-amat 30:22 mempengaruhi jiwa manusia. 30:25 Dan juga kebahagiaannya. Contohnya apa? 30:28 Dosa pertama manusia ketika masih di 30:30 surga apa? 30:33 Makan. 30:33 Makan yang diharamkan. Wala takroba 30:36 hadis syajaroh. Kalau terjadi, fatakuna 30:39 minadzolimin. 30:40 Betul enggak? 30:41 Iya. 30:41 Dan Allah jelaskan dalam surat Al-A'raf 30:45 Fawaswasalahumasyaiton 30:47 liyubdiyalahuma mau riyanhuma min 30:50 saunatihim 30:52 Maka setan membisik-bisikan mereka untuk 30:54 memakan apa yang dilarang 30:56 Kenapa? Begitu dia makan yang dilarang 30:58 auratnya akan tersingkap. Begitu aurat 31:00 manusia tersingkap gimana? 31:02 Apa yang akan muncul? 31:04 Malu. Syahwat ya kan? Oh iya baik. 31:07 Begitu syahwatnya menguasai kepalanya 31:08 gimana? 31:10 Iya iya. Menghilangkan kendali. 31:12 Begitu syahwat berkuasa di kepalanya, 31:14 dia tidak akan dengarkan nasehat. 31:16 Iya. 31:17 Jadi apa? Dosa pertama itu berkaitan 31:19 dengan makanan. 31:21 Di dunia pun Allah ingatkan agar kita 31:23 memilih makanan yang thayyib dan halal. 31:25 Ya ayyuhalladzina amanu kulu min 31:27 thayyibati barozaknakum. Kepada para 31:29 rasul juga ya ayyuhar rasul kulu minath 31:31 thayyibat. 31:33 Begitu kamu makan yang thayyib wa 31:34 amalush shalihat dan kerjakan amal 31:36 shalih. 31:38 Jadi kita lihat bagaimana pengaruh 31:39 makanan jangan dipandang sepele. 31:43 Kalau kita punya anak istri berikan 31:45 makanan yang halal untuk kebersihan 31:47 hidup mereka. 31:48 Kalau kita kemana-mana coba pilih yang 31:50 halal. 31:52 Bukan termasuk dari yang haram, yang 31:54 thayyib yang menyehatkan, yang tidak 31:56 menimbulkan bahaya buat kita. Wallahu 31:59 a'lam. 32:00 Masya Allah masya Allah. Nah Ustadz, ini 32:02 kalau ini dari pertanyaan ana pribadi 32:04 ya. Sambil nunggu pertanyaan ikhwan 32:06 akhwat silahkan kalau mau bertanya di 32:08 08111 32:10 999720. 32:12 Karena tadi Ustadz 32:14 makanan haram akan berpengaruh terhadap 32:17 keimanan 32:19 kita. Bagaimana kalau tidak sengaja 32:21 Ustadz? Apakah tetap akan mempengaruhi 32:23 yang pertama? Yang kedua kalau kita 32:26 diundang makan atau diberikan uang dari 32:30 orang yang kita ragu sumber kehalalan 32:32 dari orang tersebut, dari pekerjaan dia 32:35 Ustadz. Bagaimana 32:37 hukumnya menggunakan uang tersebut untuk 32:39 membeli makan 32:40 atau bagaimana ketika kita bertamu kan 32:44 kalau kita mau menghormati tuan rumah 32:46 kita harus makan. Itu bagaimana, Ustaz, 32:47 cara cara-cara kita meng siasatinya, 32:50 Ustaz? 32:51 Ada 32:53 eee beberapa orang 32:55 [berdehem] 32:56 tidak pernah mau lewat di satu jalan. 32:59 Dia lebih suka berputar, padahal 33:01 melintasi jalan itu 33:02 lebih dekat. 33:03 lebih dekat. Orang bertanya, 33:05 "Le, ya fulan." 33:07 Betul orang ini 33:08 orang yang lahir di Hadramaut cuma 33:11 tinggal di Indonesia. 33:12 Oke. 33:13 Dia bilang, "Kalau saya lewat di jalan 33:15 tersebut, banyak rentenir. 33:17 [tertawa] 33:18 Saya takut nanti disuruh mampir, saya 33:19 minum teh dan makan dari makanannya. 33:22 Waduh. 33:23 Saya enggak enak menolak, 33:25 tapi pada saat saya menerima yang masuk 33:27 ke dalam tubuh saya barang yang 33:29 diharamkan Allah. Saya tidak ingin sama 33:30 sekali apa 33:32 perut saya menjadi wadah masuknya barang 33:34 yang haram." 33:35 Oleh karena itu kan dalam sebuah riwayat 33:37 apa? 33:38 Ma mala ibnu adama wi'aan syarron min 33:42 bathnihi. 33:43 Seorang anak Adam tidak mengisi satu 33:46 wadah yang lebih berbahaya daripada 33:48 perutnya. 33:51 Dan kita tahu bahwa sumber penyakit dari 33:52 sini. 33:53 He eh. 33:53 [berdehem] 33:54 Al maidatu baitud da' wal himyatu ra'sud 33:56 dawa'. 33:57 Perut kita ini sumber penyakit. 34:00 Dan pantang menjaga, berhati-hati itu 34:02 merupakan pangkal obat. 34:05 Jadi bukan hanya pantang dari makanan 34:06 yang tidak sehat, makanan yang haram pun 34:08 kita berhati-hati. 34:09 He eh. 34:10 [mendengus] 34:11 Nah, kalau seandainya kita datang di 34:12 satu majelis, 34:14 kemudian kita terima uang dipaksa untuk 34:16 menerima, 34:17 sedangkan cara hidup mereka bukan cara 34:19 hidup orang yang beriman, bahkan 34:20 dikatakan pejabat yang korupsi. 34:22 He eh. 34:23 Kalau kita makan kan masukkan barang ke 34:25 dalam perut kita yang amat berharga, 34:27 He eh. 34:27 yang akan memproduksi juga energi. 34:30 Nah, kalau di 34:32 hasilkan dari apa? Sumber yang haram 34:34 bagaimana jadi? 34:36 Saya pernah sekali waktu ceramah 34:39 di tengah-tengah lingkungan keluarga 34:42 presidenlah. Jadi, saya enggak sebutkan 34:44 tahunnya. 34:45 Yang jelas bukan presiden sekarang juga 34:47 bukan presiden sebelumnya. 34:50 Setelah ceramah, kebetulan di bulan 34:51 Ramadan 34:53 mereka berikan uang dalam cukup banyak. 34:55 Saya tolak dipaksa menerima. 34:58 Akhirnya karena kita enggak mau jadi 34:59 sorotan orang kita terima. 35:01 Itu dari mulai saya terima hati gelisah 35:04 yang luar biasa. Gelisah yang luar 35:05 biasa. Sepanjang jalan kita naik 35:07 kendaraan pulang ke rumah kita gelisah. 35:10 Akhirnya saya mampir di pinggir kali. 35:12 Saya lihat orang-orang susah saya 35:14 bagi-bagikan untuk mereka. Begitu uang 35:15 habis, hati kembali tenang. 35:18 Jadi, ternyata dosa ini atau 35:20 makanan-makanan ini itu menimbulkan 35:21 riba, gelisah. Kadang-kadang kita sumpek 35:23 enggak tahu sebabnya. Kadang-kadang 35:25 syahwat kita enggak terkendali. Yang 35:27 tadinya wajar [berdehem] 35:28 tahu-tahu menjurus ke arah yang ke arah 35:30 yang tidak sehat. Ini menunjukkan bahwa 35:31 ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh 35:33 kita yang enggak baik. 35:35 Jadi, 35:36 kita berusaha siasati bagaimana caranya 35:38 jangan sampai kita makan dari 35:41 mereka-mereka yang hasil usaha mereka 35:44 hasil yang diharapkan Allah. Baik itu 35:46 korupsi, 35:48 baik itu rentenir, ya. 35:50 Baik itu mereka-mereka yang usahanya 35:52 enggak benar, 35:53 lebih baik kita beralasan puasa atau 35:56 beralasan apa saja, ada jam makan saya 35:59 saya enggak bisa terima. Takut kalau 36:00 sampai apa namanya akhirnya menimbulkan 36:03 yang tidak baik. Jadi, usahakan sedapat 36:05 mungkin untuk tidak makan. Kalau terima 36:08 uang dari mereka, 36:10 kembalikan kepada mereka-mereka yang di 36:12 bawah. 36:13 Jadi, mudah-mudahan terjaga kesucian 36:15 kita senantiasa. Amin ya rabbal alamin. 36:17 Buat mereka yang di bawah yang nerima 36:19 uang kita 36:20 akan berpengaruh buruk? 36:21 Bisa sekarang. Eee kita mau tahu status 36:24 uang haram itu. 36:25 Oke. 36:27 Status uang ha haram. 36:28 Haram. 36:29 Itu karena uang kertasnya apa usahanya? 36:33 Usahanya. 36:34 Jadi kalau seandainya seseorang pelacur 36:36 He eh. 36:37 datang ke warungku 36:39 untuk beli gula. 36:42 Yang terima uang tersebut waktu menjual 36:44 gula 36:45 uangnya haram enggak? 36:46 Enggak. 36:47 Dia jual barang yang halal. Jual barang 36:50 yang ha 36:50 Halal. 36:50 Itu uang yang diterima hasil imbalan 36:52 dari usahanya yang halal. 36:54 He eh. 36:55 Si pelacur 36:56 yang membeli gula tersebut, gula yang 36:58 dibeli dari hasil uang haram mau enggak 37:00 mau itu yang haramkan. Adapun uang 37:01 kertasnya yang digunakan untuk membeli 37:04 gula bagi yang menjual halal. Kenapa? 37:07 Karena 37:08 yang haram itu bukan mata uangnya tapi 37:11 cara mendapatkan. 37:12 Cara mendapatkan. 37:12 Dia mendapatkan dari hasil menjual gula 37:15 sedangkan ini mendapatkan dari hasil 37:16 menjual tubuhnya. 37:17 Oke. 37:18 Nah, apa yang digunakan untuk membeli? 37:20 Semua yang dibeli juga termasuk dalam 37:21 kategori yang diharamkan. 37:22 Oke. 37:24 Nah kalau kita bicara mengenai uang 37:28 katakan uang tersebut yang ada di tangan 37:30 kita bukan merupakan uang yang halal. 37:33 Apa kita harus bakar? Tidak. 37:35 Uang yang seperti ini masuk menjadi 37:37 milik Allah. 37:39 Jadi milik Allah? 37:40 Milik Allah. 37:41 Kemudian 37:42 ya 37:43 kita sampaikan kepada hamba-hamba Allah 37:46 yang terimbas dari uang tersebut. 37:48 Korupsi kan merugikan rakyat. 37:49 Iya. 37:50 Riba juga merugikan rakyat. 37:52 Dan mereka terkena imbas. 37:54 ini milik Allah kita kembalikan pada 37:56 rakyat. Bukan berarti kita berikan 37:58 mereka riba, kembalikan hak mereka yang 38:00 dicuri oleh tangan-tangan kotor. 38:02 Baik. 38:03 Dan dengan sendirinya mereka berhak 38:05 karena kemiskinan mereka, kesusahan 38:06 mereka, betul enggak? Karena kebutuhan 38:08 mereka dan uang yang mereka makan bukan 38:10 uang haram. 38:11 He eh. 38:11 Tapi uang yang mereka terima ya 38:14 sebagai hak mereka orang-orang yang 38:16 hidup dalam kesempitan dan menjadi 38:18 korban dari perilaku oligarki yang tidak 38:20 bertanggungjawab. 38:24 Insya 38:24 Allah. 38:24 Dulu pada zaman dulu kalau perang kan 38:27 rampasan perang diambil kan? 38:28 Iya. 38:29 Rampasan perang yang diambil ini itu kan 38:31 bisa saja uang yang bersumber dari yang 38:33 enggak benar. 38:34 Iya betul, Ustaz. 38:34 Tapi itu diterima melalui usaha yang 38:37 dihalalkan Allah itu rampasan perang. 38:38 Dibagi-bagikan di antara para mukhatil. 38:41 Tapi kalau kita mengajar atau kita 38:44 kumpul dapat hadiah dari koruptor 38:47 atau dari mereka-mereka mengumpulkan 38:49 harta dari cara yang haram. 38:51 Kelihatannya memang menarik. Setan bakal 38:54 berbisik, "Kamu gunakan untuk dakwah di 38:55 jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala." 38:57 Tapi ini justru yang diinginkan setan 38:59 agar masuk ke dalam tubuh kita barang 39:01 yang haram yang kita dapatkan dari usaha 39:03 yang tidak benar. 39:04 Walaupun kelihatannya halal gitu, Ustaz. 39:05 Kita menerima menerima itu kan 39:07 transaksinya kayaknya halal. 39:09 Iya. Artinya kita menerima 39:11 karena karena kita mengajar sebagai 39:13 contoh. 39:13 Oke. 39:14 Karena kita kita menyampaikan amanat 39:16 Allah lalu kita terima sesuatu yang 39:17 haram. 39:18 Aneh [berdehem] enggak? 39:19 Aneh, Pak. 39:20 Iya, aneh betul. 39:22 Dan Allah kasih orang orang kalau 39:24 meninggalkan apa yang diharamkan Allah 39:26 karena Allah Allah gantikan dari yang 39:27 halal yang lebih baik lagi. 39:29 Heeh. 39:32 Bentar, ee 39:34 dari Yeti Setiawati, Ustaz. Mungkin 39:36 pertanyaan terakhir, Ustaz. 39:37 Iya, terakhir. 39:37 Oke. Assalamualaikum warahmatullahi 39:39 wabarakatuh. Mohon izin bertanya, Pak 39:40 Ustaz. Kalau adakah 39:43 yang membedakan makanan halal dan haram 39:45 karena semuanya bertulisan halal 39:48 sedangkan makanan yang dibeli dari uang 39:50 halal sekarang ini 39:52 sering 39:53 beli online. 39:56 Oh, maksudnya mungkin dia cara 39:57 membedakan produk-produk 39:59 Ada label halal. 40:00 Iya, betul. 40:00 Dia enggak tahu kepastian. Nah, kita 40:02 hendaknya pada saat membeli sesuatu 40:05 kita juga harus hati-hati. Contoh jangan 40:07 jauh-jauh. 40:08 Ayam itu makannya halal bukan? 40:10 Halal. 40:11 Tapi dia tidak akan halal kecuali kalau 40:13 penyembelihannya. Penyembelihannya apa? 40:15 Secara halal, syariat. syar'i. 40:19 Begitu juga kalau kita berjumpa dengan 40:20 ayam yang tertabrak mobil. 40:22 He em. 40:23 Kemudian dia mati, boleh enggak kita 40:24 makan walaupun ayam? 40:26 Tidak. 40:27 Tapi boleh kita makan kalau seandainya 40:28 pada saat dia masih bergerak kita 40:30 sembelih. 40:31 Ah, iya. 40:32 Betul enggak? 40:32 He em. 40:33 Illama takaitum. 40:35 Jadi pada saat dia masih bernyawa kita 40:37 sembelih, kita boleh makan. Tapi kalau 40:39 dia mati karena tertabrak 40:42 ya dan tidak sempat kita sembelih, maka 40:44 hukumnya haram untuk kita makan. 40:47 Membaca bismillahirrahmanirrahim 40:49 atau bismillah pada saat penyembelihan 40:51 merupakan wajib. 40:53 Allah berfirman, "Fakulu mimma dzukiro 40:56 smullahi alaihi inkuntum biayatihi 40:58 mukminin." 40:59 Makanlah dari apa yang telah disebutkan 41:01 nama Allah padanya kalau kalian beriman. 41:04 Kembali Allah tegaskan, "Wama lakum alla 41:06 takulu mimma dzukiro smullahi alaihi." 41:09 Kenapa kalian 41:10 tidak makan dari apa yang telah 41:11 disebutkan nama Allah? 41:12 He em. 41:13 Begitu juga Allah mengatakan, "Wala 41:15 takulu mimma lam yudzkar smullahi 41:17 alaihi." Jangan makan sesuatu yang belum 41:19 disebutkan nama Allah padanya. 41:21 Kelihatan sepele enggak? 41:23 Kelihatan sepele. 41:24 Nah, kita mau tanya makanan-makanan 41:26 katakan seperti ayam katakan yang dijual 41:29 di berbagai macam apa namanya 41:31 outlet-outlet kayak Kentucky, McDonald. 41:33 Ayam kan halal kan? 41:34 He em. 41:35 Kamu tahu penyembelihan gimana? 41:37 He em. 41:38 Nah, seharusnya untuk makanan kita 41:40 jangan percayakan diri kita kepada orang 41:44 yang tidak seiman dengan kita. 41:47 Kita jaga makanan kita dan kalau kita 41:49 mau makan kita beli dari orang-orang 41:51 yang memang kita tahu menjaga 41:54 makanannya. 41:56 Penyembelihannya juga. Tapi kalau kita 41:58 sembarangan beli makan online karena 42:00 cuma nafsu aja, bisa-bisa kita akhirnya 42:02 makan apa-apa yang diharamkan Allah. 42:04 He em. 42:04 Apalagi kontrol pengawasan di negeri 42:06 kita ini apa? 42:08 Kurang ketat. 42:09 He em. 42:09 Lebih aman di Singapura 42:11 He em. 42:12 daripada Indonesia. Karena 42:13 lembaga-lembaganya berebutan untuk 42:15 memperebutkan label halal. Mereka enggak 42:17 punya lab kebanyakannya untuk mengetes 42:19 barang-barang yang mereka beri yang 42:21 mereka berikan label halal. Yang baru 42:22 dites itu sedikit. 42:25 Jadi bagaimana kita mau percayakan 42:27 makanan yang masuk ke dalam tubuh kita 42:29 yang mempengaruhi jiwa kita kepada 42:30 orang-orang 42:32 yang bagaimana? 42:34 Yang kita tidak tahu bagaimana keislaman 42:36 mereka. Belum tentu orang Islam 42:38 [berdehem] 42:38 ucapan yang mereka ucapkan itu bisa 42:40 diterima. 42:41 [mendengus] 42:41 Oleh karena itu 42:42 saya lebih suka makanan-makanan yang 42:44 diolah oleh keluarga kita atau 42:47 orang-orang yang kita kenal. Di mana 42:48 ekonomi kita itu kembali kepada saudara 42:51 kita sesama muslim. Peer to peer ekonomi 42:53 jadinya Ustaz. Daripada kita beli dari 42:55 tempat-tempat atau katakan franchise 42:57 yang akan membuat mata uang kita ini 43:00 ditukarkan ke dolar, dibawa keluar. 43:03 Merugikan enggak? 43:04 Merugikan, Ustaz. 43:04 Kenapa enggak menggunakan merek-merek 43:07 pribumi? Bukan karena kita rasis tapi 43:10 untuk membuat ekonomi kita bertahan 43:11 dengan baik. 43:13 Amerika orang kalau mau kirim uang ke 43:14 luar negeri 1.000 dolar ditanya dari 43:16 mana sumbernya. 43:19 Betul enggak? 43:19 Iya. 43:20 Kalau kita ini sekarang orang mengirim 43:21 uang ke luar negeri 43:23 Enggak ada. 43:23 atau membawa uang katakan di koper, 43:25 enggak ada pertanyaan. 43:27 Bagaimana kita akan merasakan 43:30 betul-betul apa? 43:31 Kesejahteraan negeri kita kalau kita 43:33 tidak menjaga dengan sendirinya. Nah, 43:35 untuk perut kita jangan pernah makan 43:37 sesuatu kecuali kalau kita yakin apa? 43:40 Kita yakin bahwa itu halal. 43:42 Oleh karena itu kenapa orang lebih suka 43:44 beli makanan ya yang di apa? Yang 43:46 berasal dari Malaysia daripada 43:48 Indonesia. 43:49 Atau Singapura dengan label halal. 43:51 Padahal Singapura kan bukan Islam. Saya 43:52 pernah sekali waktu habis intervensi 43:54 jantung 43:55 sampai di airport kita mau makan 43:57 kebetulan lapar sekali. 44:00 Kita tanya sama sama penjual makanan 44:03 telur 44:04 telur ceplok halal enggak? Dia bilang no 44:06 no no, enggak halal, karena dia pakai 44:07 minyak babi." 44:08 Hmm. 44:08 Berapa tempat kita tanya, semua 44:10 mengatakan tidak halal. 44:12 Akhirnya mereka mengatakan, "Kalau mau 44:13 halal, kamu pergi tuh ke Burger King 44:15 yang ini, karena Burger King sudah 44:17 menyesuaikan dirinya dengan apa? Dengan 44:18 pengawasan 44:19 Hmm, hmm. 44:20 Majelis Ulama Singapura." 44:22 Jadi mereka enggak berani sama sekali 44:24 apa? Mengatakan yang haram itu halal. 44:27 Hmm. 44:27 Kalau ada katakan tempat penjual makanan 44:31 yang tidak halal. Lalu ada orang muslim 44:33 duduk di sana difoto, dia duduk kan bisa 44:35 jadi persoalan. Bagaimana Singapura yang 44:37 rakyatnya 44:39 mayoritas ya, bukan orang Islam, bisa 44:42 lebih menjaga hak-hak kaum muslimin. 44:45 Sedangkan kita umat Islam 44:47 tidak jaga diri kita, apalagi jaga orang 44:49 lain. 44:51 Jadi masalah makan, hati-hati. 44:54 Saya lebih suka makan-makan rumah 44:57 atau kita bawa makanan dari rumah, 44:59 seperti Ir. Sutami. 45:02 Seorang yang mengabdikan hidupnya 45:04 betul-betul untuk bangsa negara dengan 45:06 penuh kejujuran dan mengharapkan rida 45:08 Allah. 45:09 Kalau diajak pertemuan di hotel, dia 45:11 menolak. Dia lebih suka makan nasi 45:13 dengan tempe, tahu yang dibawa dari 45:14 rumahnya. 45:15 Hmm. 45:16 Pakaiannya sobek, dia enggak mampu untuk 45:18 membeli yang lain. Padahal dia seorang 45:20 yang bekerja sebagai Menteri Pekerjaan 45:22 Umum pada era Bung Karno maupun 45:23 Soeharto. 45:24 Masya Allah. 45:25 Dia yang membangun berbagai macam apa? 45:27 Berbagai macam eh 45:29 bangunan pada saat tersebut. Ketika 45:31 negara lain seperti Korea masih 45:33 tertinggal, Indonesia sudah mampu untuk 45:35 Sampai. 45:35 termasuk di antaranya Jembatan Semanggi, 45:38 kemudian Gelora Senayan, termasuk juga 45:40 kalau tidak salah Sarinah juga dibangun 45:42 oleh Ir. Sutami. 45:43 Masya Allah. 45:44 Kita hargai orang seperti ini yang akan 45:46 dikenang daripada para pengkhianat yang 45:49 merusak bangsa, menjerumuskan rakyatnya 45:51 menuju kehancuran. Jadi mudah-mudahan 45:53 para ustaznya sebelum yang lain lebih 45:56 menjaga dirinya menjadi contoh yang 45:58 baik. 45:59 Amin. 46:00 Mudah-mudahan Allah berikan hidayah 46:01 kepada kita pertama-tama, supaya Allah 46:04 menjaga kita agar dapat menjadi contoh 46:06 yang baik, bukan hanya berbicara tapi 46:08 tidak mengamalkan apa yang dibicarakan. 46:10 Subhanakallahumma 46:15 Wal afu minkum, wassalamualaikum 46:17 warahmatullahi wabarakatuh. 46:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:19 wabarakatuh, jazakumullah khairan jazak 46:20 Ustad atas ilmunya dan jawaban dari 46:22 pertanyaan-pertanyaannya, makasih juga 46:24 ikhwan wal akhwat yang sudah menyimak 46:26 sejauh ini, mudah-mudahan jadi wasilah 46:27 hidayah untuk kita semua, mudah-mudahan 46:29 Allah subhanahu wa taala senantiasa 46:31 menjaga hati kita, jaga ketakwaan kita 46:33 senantiasa berada di jalan Allah 46:35 subhanahu wa taala. Ikhwan wal akhwat 46:37 saya Isa Al Kaff beserta seluruh kru 46:39 yang bertugas mohon undur diri, 46:41 assalamualaikum warahmatullahi 46:42 wabarakatuh. 46:42 Waalaikumsalam