Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:02 wabarakatuh. 0:03 Waalaikumsalam. 0:04 Alhamdulillah nahmaduhu wastainu 0:07 wastagfiruh wa naud nauzubillah min 0:09 sururi anfusina winati amalina 0:12 yahdillahu fala mudillalah w fala 0:14 hadalah wasatu wasalamu ala sayidina wa 0:17 habibinafiina 0:19 wa maulana Muhammadin waa alihi wasbihi 0:22 aj. 0:24 Para pemirsa Arsil, para ikhwan akhwat 0:28 rahimakumullah. 0:30 Saya Siti Makrifah, Ketua Majelis Ulama 0:33 Indonesia yang membidangi perempuan, 0:36 remaja, dan keluarga mengucapkan 0:40 selamat menjalankan ibadah Ramadan 1447 0:44 Hijriah. Semoga kita semua dapat 0:47 meningkatkan amal ibadah kita dan dapat 0:53 memperoleh derajat takwa. Amin. Amin ya 0:56 rabbal alamin. Wallahum akwam thq. 0:59 Wasalamualaikum warahmatullah 1:01 wabarakatuh. 1:12 Bismillahirrahmanirrahim. 1:14 Asalamualaikum warahmatullahi 1:16 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 1:18 rahimakumullah. 1:20 Alhamdulillah wasyukurillah kita dapat 1:23 bersama-sama di bulan Ramadan yang 1:25 berlimpah berkah ini di acara sahur 1:29 bersama Rasil. Semoga acara ini menambah 1:34 semangat sekaligus mempersuasi kita 1:36 semua untuk dapat optimal mengisi dan 1:40 melewati hari-hari yang penuh berkah 1:42 selama Ramadan ini. Bulan di mana kita 1:46 semuanya harus menahan diri. bukan hanya 1:49 menahan diri dari lapar, dari makan dan 1:53 minum, tetapi dari hal-hal yang 1:56 membatalkan puasa kita. Dari fajar 2:00 hingga matahari terbenam nih, Ikhwan 2:02 Akhwat. bulan ini berlimpah berkah dan 2:06 mudah-mudahan membuat kita mencapai 2:09 ketakwaan dan juga kedisiplinan untuk 2:13 meningkatkan empati kita, menghapus 2:16 kesalahan dosa-dosa kita, dan bisa 2:20 membuat kita semakin mampu mengendalikan 2:22 nafsu serta karakter. Ikhwan akhwat, 2:26 untuk sahur bersama Rasil kali ini kita 2:31 kehadiran narasumber yang luar biasa 2:33 nih, yaitu Dr. Hajah Siti Makrifah, 2:37 Sarjana Hukum, MH yang merupakan putri 2:41 dari sosok yang pernah sangat dekat 2:44 dengan bumi Indonesia yaitu Bapak Ma'ruf 2:47 Amin. Beliau komisaris utama di Askrindo 2:52 Syariah dan DPS di perusahaan asuransi 2:56 syariah. Serta juga finance syariah, 3:00 Direktur Pasca Sarjana Institut Agama 3:03 Islam Salafuddin Al-Ayyubi. 3:07 di MUI di periode 2025 sampai 2030 3:12 beliau ketua MUI yang membidangi 3:15 perempuan, remaja, dan keluarga. 3:19 Mudah-mudahan enggak salah sebut ya. 3:21 Baik, kita sapa beliau yang sudah hadir 3:23 di sini. Asalamualaikum warahmatullahi 3:26 wabarakatuh. 3:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:29 wabarakatuh. Makasih Bu Nuning dan ee 3:32 pemirsa ee Rasil, para ikhwan dan akhwat 3:36 rahimakumullah. 3:37 Terima kasih banyak untuk kesediaannya 3:40 hadir di sahur bersama Rasil. Puasa di 3:44 bulan Ramadan banyak berlimpah keutamaan 3:48 ya. Tapi bagaimana kalau di dalam 3:53 menyimak perjalanan Anda yang sungguh 3:56 sangat luar biasa itu banyak banget 3:58 aktivitas yang dilakukan. 4:01 Emm, ada tips enggak bagaimana 4:05 mengisi dan melewati waktu yang super 4:08 sibuk ini dengan nyaman? 4:11 Ya, kita ee sebagai muslim bersyukur ya 4:14 ke hadat Allah Subhanahu wa taala bahwa 4:16 ee marhabannya Ramadan kita ee berjumpa 4:20 kembali dengan bulan Ramadan yang penuh 4:23 keberkahan dan kemuliaan dan ee 4:25 merupakan kewajiban kita semua untuk ee 4:28 melaksanakan puasa di bulan Ramadan 4:31 sebagaimana ee yang diingatkan kepada 4:34 kita di dalam surah Albaqarah ayat 183. 4:38 Eh bismillahirrahmanirrahim. Ya 4:40 ayyuhalladina 4:41 amanuikumaminaqlikumakumqallahulim. 4:49 Jadi kalau kita melihat seruan dari 4:52 surah Albaqarah 183 ini 4:55 bahwa ini kan diserukan oleh orang-orang 4:56 yang beriman 4:58 ya, di mana sebelum ee kita juga 5:01 diwajibkan dan untuk mencapai takwa. He. 5:05 Oleh karena itu, tentu kita sebagai 5:08 bagian yang terkena seruan itu bagaimana 5:11 kita bisa melaksanakan puasa Ramadan ini 5:15 ee di tengah-tengah kesibukan. Tentu e 5:20 justru bersyukur karena ee pada bulan 5:23 Ramadan ini semoga tidak hanya bulan 5:24 Ramadan ya, 5:25 ada ee buka bersama, kemudian juga 5:29 bagaimana dengan keluarga juga kita bisa 5:31 melaksanakan ibadah 5:32 juga dengan masyarakat sekitar 5:35 dan ee juga sahur tentunya. Jadi saya 5:38 rasa ee karena ee di puasa ini kita 5:41 diajarkan untuk kedisiplinan 5:44 ee tentu saja ini kita ee secara tepat 5:48 waktu 5:49 ya kita bisa melaksanakan dengan baik. 5:51 Ini hikmah yang salah satunya ee 5:54 menjalankan puasa di bulan Ramadan. 5:58 Sesibuk apapun kita 5:59 insyaallah bisa dilaksanakan, diutamakan 6:01 karena kita ingin mendapatkan pahala 6:04 yang hanya 1 tahun sekali yang mungkin 6:07 kita belum pasti berjumpa di tahun-tahun 6:09 berikutnya. Semoga kita diberikan 6:10 panjang umur. 6:11 Amin. Insyaallah. Amin. 6:13 Ikhwan akhwat, 6:15 ibunda yang sedang ee ada di ruangan 6:19 kita ini, putri Bapak Ma'ruf Amin itu 6:22 dikenal dengan sebutan Srikandi Syariah. 6:25 Wis, keren banget ya. 6:27 Beliau ini sangat peduli dengan tumbuh 6:30 kembangnya perekonomian Indonesia. 6:33 Ngomong-ngomong bagaimana menumbuh 6:35 kembangkan potensi ekonomi syariah di 6:39 Indonesia. 6:41 Ya, momentum ee Ramadan ini 6:44 he 6:45 ee sangat tepat untuk kita ee 6:49 melaksanakan maqasid syariah. 6:52 Sebagaimana kita ketahui maqasid syariah 6:55 ini kan yang pertama adalah hifduddin, 6:58 menjaga agama. Kemudian hifzul akal 7:01 menjaga akal. Kemudian hifzun nafs 7:04 menjaga jiwa. Kemudian hibun nasl 7:07 menjaga keturunan. Dan hibum mal menjaga 7:10 harta. Nah, ee dalam kaitan maqasid 7:14 syariah ini 7:15 di bulan Ramadan ini sangat mendapatkan 7:18 momentum karena di sini juga ee selain 7:22 ada ee kita melaksanakan ibadah puasa 7:25 Ramadan, salat tarawih juga adalah 7:29 menunaikan zakat mitra. Nah, kenapa ini 7:33 dikaitkan dengan ee ekonomi syariah? Ya, 7:37 kita memang sekarang ini selama ini kan 7:41 lebih banyak belajar soal fikih ibadah, 7:45 tapi fikih muamalahnya ini yang harus 7:47 ditingkatkan. Padahal ini salah satu 7:49 nanti yang akan membangun ee ekonomi 7:52 masyarakat. Nah, 7:54 kalau kita lihat di ee master plan 7:58 ekonomi keuangan syariah 2000 ee 25 2029 8:03 itu 8:05 yang pertama itu kan ada ee apa namanya 8:08 ee bagaimana 8:11 melakukan hidisasi industrialisasi he 8:14 ee produk-produk 8:16 ee halal sampai UMKM. Nah, pada saat 8:18 Ramadan ini kita lihat bagaimana 8:20 produk-produk UMKM ibu-ibu yang mungkin 8:23 di bulan sebelumnya ee tidak jualan itu 8:27 ee apa? 8:29 Jualan produk-produk yang hanya kita 8:31 temui bulan Ramadan misalnya. Ini juga 8:33 akan mengikan ee ekonomi rakyat ya. 8:37 Kemudian juga misalnya 8:39 dari sisi yang kedua jadi ada 8:42 ee lima itu aspeknya. Nah, itu juga ee 8:45 mungkin industri yang berkaitan tadi 8:47 UMKM, kemudian juga ee fashion ya, 8:50 kemudian juga 8:51 ee apa ee hal-hal lain yang memang ini 8:55 mengembangkan ekonomi syariah dan juga 8:56 koperasi dan juga kemudian juga ee yang 9:00 tidak kalah penting adalah tadi ee 9:03 zakat, infak, sodqah di bulan Ramadan 9:05 ini ee masyaallah ya semestinya nanti di 9:08 bulan-bulan berikutnya juga ya selain 9:10 Ramadan tentunya. Tapi paling tidak di 9:12 bulan Ramadan ini meningkat kesadaran 9:14 untuk ee tadi empati. Jadi memang 9:17 Ramadan ini hikmahnya tidak hanya puasa 9:19 bagi kesehatan, bagi kedisiplinan, bagi 9:22 peningkatan iman dan takwa, tetapi juga 9:26 ee di dalam pilar ee lima pilar yang ee 9:28 master apa master plan ekonomi kang 9:30 syariah itu adalah untuk perlindungan 9:33 sosial. 9:34 Hm. He. 9:35 Kemudian ee apa ee untuk tidak 9:38 terjadinya kesenjangan ekonomi. 9:41 Nah, dengan zakat ini kan bagaimana yang 9:44 ee apa yang memiliki dan sudah wajib 9:48 berzakat menunaikan zakatnya untuk 9:50 membantu ee masyarakat yang memang 9:53 membutuhkan dan sesuai delan asnaf 9:55 misalnya dan juga ee wakaf. Hm. 9:58 Nah, jadi memang ee di masterpl ekonomi 10:01 syariah ini sangat berkaitan dengan ee 10:04 membangun ya ee kemandirian dan juga 10:07 membangun perekonomian masyarakat. Nah, 10:10 kemudian yang kelima itu ee adalah ee 10:13 digitalisasi untuk ekonomi keuangan 10:15 syariah. Jadi memang ee lima pilar ini 10:18 penting ya di dalam master plan ekonomi 10:21 keuangan syariah ini. 10:23 Dan ee saya rasa ini menjadi komitmen 10:25 kita semua 10:26 ee memasyarakatkan ekonomi syariah dan 10:29 mensyariahkan ekonomi masyarakat. 10:32 Masyaallah. Jadi meningkatkan potensi 10:35 ekonomi syariah di Indonesia ini. 10:38 Enggak heran sih ya kalau dapat predikat 10:40 serikand di 10:42 Oke. Emm kepedulian Anda kepada wanita, 10:48 kepada keluarga di Indonesia sungguh 10:49 sangat luar biasa. 10:52 Ada istilah birul walidain yang fardu 10:55 ain itu yang artinya 10:57 tugas seorang 10:59 tanggung jawab ya kita terhadap ayah 11:02 bunda di bulan yang sangat mulia ini 11:04 kayaknya perlu banget kita optimalkan 11:07 dan tingkatkan. 11:09 Mau dong pencerahannya disahur bersama 11:11 Rasil agar yang mendengar juga tahu 11:13 bahwa ayah dan bunda itu posisinya 11:17 di dalam perjalanan hidup kita seperti 11:19 apa sih? 11:21 Ya, kita bersyukur ya. 11:23 Ee ikhwan akhwat ee pemirsa Rasil di 11:26 mana pun berada. 11:28 Kita bersyukur ee pada bulan Ramadan ini 11:31 kembali kita bisa ee mengambil momentum 11:36 ya yang sangat baik untuk membangun 11:40 ketahanan keluarga 11:43 ya. Apalagi Ibu ini yang merupakan 11:45 madrasatul ula. He. 11:46 Ee guru pertama, sekolah pertama dan 11:49 utama 11:50 ya bagi ee anak khususnya. Dan momentum 11:54 ee ketahanan keluarga di sini adalah 11:57 bagaimana quality time di bulan Ramadan 12:00 ini bisa buka puasa bersama, kemudian 12:03 salat jam bersama dan juga sahur 12:05 bersama. Terutama yang mungkin kalau 12:08 buka puasa bersama masih ada ee apa 12:10 kesibukan orang tua ya. Tapi disahur 12:12 bersama dan juga tarawih itu bisa 12:15 inikah. Nah, ini penting sekali momentum 12:17 ini kita jadikan ee sebagai tadi 12:20 peningkatan iman dan takwa bagi 12:22 keluarga. 12:23 Momentum Ramadan ini 12:25 supaya ee yang 11 bulan kemarin mungkin 12:29 masih ada hal-hal yang 12:31 abai 12:32 abai gitu ya. Nah, tapi di momentum ini 12:35 mari kita maksimalkan dalam membangun 12:37 ketahanan keluarga. Karena utama ini 12:40 ibu-ibu nanti kan menyiapkan makanan 12:42 yang halal dan thayib sambil mengajarkan 12:44 tuh kepada 12:46 ee apa anak-anak kita bagaimana ee 12:49 menyiapkan makanan yang halal dan thayib 12:52 baik itu dari zatnya maupun cara 12:53 perolehannya. Nah, kadang-kadang kita 12:55 juga mungkin kultum 12:57 mungkin keluarga bergantian begitu ya. 13:00 Ya, cuma untuk dalam rangka watawas 13:02 bilhaq watw. 13:04 Jadi dalam rangka wattawas bilhaq 13:06 watwabr juga sebetulnya kita membiasakan 13:08 misalnya imam dari anak-anak dari 13:11 ayahnya gantian misalnya kultum gitu Bu. 13:13 Jadi kalau membiasakan itu insyaallah 13:15 itu untuk dalam rangka saling 13:17 mengingatkan dan ee mungkin saya ingin 13:20 mengutip ya soal yang penting ini ee 13:23 dalam Quran surah ee Annisa ayat eh 9 13:28 itu eh dikatakan 13:30 bismillahirrahmanirrahim 13:31 eh walahsalladinafihimanu 13:36 alaihimqulahaquan. 13:41 Jadi ee kita diingatkan oleh Allah, 13:46 takutlah kamu jika kamu nanti 13:48 meninggalkan anak atau keturunan yang 13:51 lemah, 13:52 baik fisik maupun mental, ya. ee maka 13:57 kita ee harus ee merasa takut untuk 14:01 meninggalkan dan ee oleh karena itu 14:04 hendaklah kita bertakwa kepada Allah dan 14:07 ee mengatakan kalimat yang baik ya, 14:11 mengajarkan kalimat yang baik. Nah, ini 14:13 penting sekali di dalam surah Annisa 14:15 ayat 9 ini ee kita jangan sampai ee kita 14:20 ee di dalam berkeluarga ya dalam 14:23 membangkitkan keluarga ini kita 14:25 meninggalkan keturunan yang lemah 14:27 sebagaimana diingatkan dalam surah 14:29 An-Nisa ayat 9 tersebut. 14:32 Jadi, ikhwan akhwat nanti nih kalau pas 14:35 sudah azan subuh imamnya bisa gantian 14:38 mungkin dengan si sulung atau di rumah 14:40 ada yang penting pria ya. Ya. Iya betul. 14:44 Oke. Di bulan yang penuh berkah ini 14:46 Allah Subhanahu wa taala kan katanya 14:48 mengampuni dosa-dosa hambanya. 14:52 Kira-kira biar optimal untuk mendapatkan 14:55 berkah ampunan dari Allah ini apa yang 14:58 harus kita utamakan? 15:01 Untuk ee mendapatkan ampunan dan 15:04 keberkahan dari Allah Subhanahu wa 15:05 taala. 15:06 Ee tentu kita di dalam melaksanakan 15:10 ibadah khususnya di bulan Ramadan ee 15:13 yang akan kita jalani ini 15:15 selama sebulan penuh 15:17 tentu ee selalu kita ingat untuk 15:21 senantiasa memohon ampunan kepada Allah 15:24 Subhanahu wa taala ya di dalam salat dan 15:27 doa yang kita panjatkan tentunya ee 15:30 mohon perlindungan kepada Allah karena 15:33 ya tadi kita manusia tentu itu ikhtiar, 15:36 tetapi kita selalu bermohon kepada Allah 15:39 untuk senantiasa ee mendapatkan 15:41 perlindungan apalagi dengan ee godaan 15:44 yang luar biasa ya, terutama anak-anak 15:46 kita juga ya. Ya, jangankan anak-anak, 15:48 mungkin kita juga mungkin karena waktu 15:50 pekerjaan yang lalai begitu ya, dalam 15:52 ibadah juga berkurang. Kemudian juga ee 15:55 apalagi sekarang di era digital 15:57 godaannya itu ee banyak 16:00 ee tontonan yang bukan tuntunan justru. 16:02 Nah, makanya saya terima kasih kepada 16:04 Rasil nih. Jadi, ada ee media yang ee 16:08 bukan hanya tontonan yang bisa dilihat, 16:10 tetapi juga merupakan tuntunan. Nah, itu 16:12 mungkin kita memberikan insyaallah 16:15 memberikan ee manfaat dan maslahat dan 16:17 senantiasa kita membangun kebersamaan 16:19 untuk membiasakan apalagi khususnya di 16:22 bulan Ramadan beribadah bersama dan juga 16:24 mohon perlindungan kepada Allah ya. 16:26 Anfusakum waikum. Semoga kita semua 16:29 diselamatkan oleh Allah subhanahu wa 16:30 taala. Amin. Allahum amin. Bicara soal 16:34 ee zaman milenial seperti sekarang ini 16:38 iya 16:38 yang seringki membatasi daya kritis dan 16:41 kreativitas kita, terlebih juga 16:43 anak-anak muda, anak-anak kita 16:46 yang mereka adalah harapan bangsa. Tapi 16:49 kalau terpengaruh oleh opini-opini yang 16:52 beredar di media sosial, kemudian juga 16:55 ee hal-hal yang tidak memunculkan 17:00 sikap atau respon kritis ini kalau 17:02 menurut Mbak Siti gimana tuh untuk 17:06 menghambat arus yang memprihatinkan bagi 17:09 anak-anak kita? Iya, memang di era 17:12 digital ini luar biasa tantangannya 17:14 tentu berbeda ya. 17:16 Ee pola pendidikan yang harus kita 17:18 laksanakan antara pada saat kita dulu 17:21 tentu dengan sekarang. ya di era digital 17:24 tentu kita juga harus memanfaatkan ee 17:26 era digital ini. 17:28 Nah, seperti yang saya lakukan misalnya 17:30 saya punya grup WA dengan anak-anak 17:32 sehingga ee bisa merespon misalnya ee 17:34 tentang pemberitaanah atau apapun 17:36 persoalannya sehingga ee memancing untuk 17:39 juga ee anak-anak menganalisis begitu 17:41 ya. Nah, itu di keluarga dan tentu di 17:44 organisasi juga demikian. kita melakukan 17:47 workshop dan juga ee melakukan seminar 17:51 pendampingan untuk ee sehat menggunakan 17:55 apa bijaksana dan sehat menggunakan 17:57 gadget. Iya. Jadi kita juga dan juga ada 18:00 beberapa program di kami di Komisi 18:03 Perempuan, Remaja dan Keluarga itu 18:05 memang khusus ee melakukan pendampingan 18:08 ee terhadap para remaja ya dari mulai ee 18:12 program ee penyiapan pranikah sampai 18:14 dengan tadi ee apa ee cakap ya sehat dan 18:19 bijak menggunakan digital dan ee apa 18:22 memahami informasi. He 18:24 ya. Nah, informasi. Nah, ini bagaimana 18:27 mereka mampu memilah, memilih dan 18:30 memilah, memilih dan memilah informasi 18:33 yang ee sesuai dan ee juga ee bisa 18:38 dijadikan pedoman atau tuntunan. Yang 18:41 jelas enggak bisa dinafikan kita enggak 18:43 akan pernah jauh dari benda berukuran 5* 18:46 10 cm ini. 18:48 Oke. 18:49 Terus untuk generasi milenial kita nih, 18:52 bagaimana ya menjaga keseimbangan 18:54 antara ibadah ritual dan ibadah sosial? 18:58 Kan anak-anak sekarang, 19:00 maaf ya memang asik banget sih dengan 19:02 banyak hal. Iya. 19:03 Gimana 19:04 ya sebetulnya ee 19:07 orang tua bisa ee melakukan 19:11 ee keterlibatan anak-anak ya di dalam 19:13 aktivitas. Jadi seringkiali begini kalau 19:15 ibu-ibu diajak pengajiannya aduh repot 19:17 nih ee bum punya anak kecil ya. Nah 19:20 padahal melibatkan anak 19:21 ya di dalam kegiatan-kegiatan seperti 19:23 itu justru 19:25 akan menumbuhkan sikap tadi untuk empati 19:27 misalnya ee kesenangan untuk menuntut 19:30 ilmu gitu ya. Jadi mungkin paradigmanya 19:33 itu ya itu nanti ee harus ee kemudian 19:36 para orang tua menyadari apalagi dengan 19:39 sekarang ya era sekarang yang ee suami 19:42 istri bekerja ya, bapak ibunya bekerja. 19:44 Jadi harus betul-betul memanfaatkan 19:46 momentum 19:47 keterlibatan anak ini ee dalam segala 19:50 aspek begitu. Artinya kegiatan sosial 19:53 jangan bapak ibunya saja ke masjid 19:54 misalnya ee kurban gitu ya kemudian 19:58 menyiapkan takzil. hal-hal yang 20:00 sederhana mungkin memberikan takzil 20:03 kepada ee apa ee masyarakat yang mungkin 20:07 ee kurang beruntung gitu ya, membagian 20:10 membagikan sahur, membagikan takzil. 20:13 Nah, itu mungkin hal-hal yang mungkin 20:15 sederhana tetapi untuk anak itu mungkin 20:17 ee menjadi satu 20:19 ee apa ya ee 20:22 pe ini pembentukan ya pembentukan 20:25 karakter untuk menumbuhkan sikap empati. 20:28 Jadi hal dari hal-hal yang kecil ibdah 20:30 binafsih 20:31 mulai dari diri sendiri sehingga nanti 20:33 itu ee kita harus menjadikan uswatun 20:36 hasanah kepada anak-anak ee sehingga ee 20:38 anak-anak ini punya role model gitu loh. 20:40 Orang tuanya melakukan ini nanti ee 20:42 dengan sendirinya tanpa ee diperintah 20:45 itu anak-anak akan ikut ee atas contoh 20:49 dan uswatun hasanah yang diberikan oleh 20:51 orang tuanya seperti itu. 20:53 Masyaallah. Jadilah contoh itu kata-kata 20:56 yang enggak boleh dinafikan. 20:57 Iya. Insyaallah. Terus bicara soal 20:59 bagaimana pengaruh ayah bunda kepada 21:01 anak-anak tadi, 21:03 emm kenapa juga Mbak Siti pilih ranah 21:10 ini di dunia ini? Apakah ada juga 21:12 pengaruh dari ayah ibu? 21:14 Ya, jadi saya selalu teringat ee 21:18 Abah saya berkata dan ibu saya ya sejak 21:20 kecil ya. Karena kebetulan meskipun Abah 21:22 saya ulama, tetapi beliau sangat moderat 21:25 ya di dalam mengembangan pendidikan. 21:26 artinya ee anak laki-laki perempuan ya 21:30 memang ee tidak dibatasi begitu ya di 21:33 dalam ee apa mengembangkan ya apa yang 21:37 menjadi ee passion-nya atau keinginannya 21:40 ee khususnya dalam menuntut ilmu ya. 21:42 Nah, jadi ee Abah saya pernah bilang 21:44 gini, "Kalau kamu dibuang ke laut, 21:49 kamu harus bisa jadi pulau." 21:53 Heeh. Kalau kamu dibuang ke darat, kamu 21:56 harus bisa jadi gunung. 21:58 Wow. 21:59 Artinya ee di mana pun kita berada, kita 22:01 harus ee bisa beradaptasi 22:04 dan siap melaksanakan amar makruf nahi 22:07 mungkar apapun itu, di mana pun itu. 22:11 Nah, itu jadi itulah mungkin yang 22:13 sekarang kenapa misalnya tentu ada ada 22:16 pengaruh orang tua ya. Kemudian saya ee 22:19 meskipun saya basic hukum, tetapi saya 22:21 mengurus lembaga pendidikan ya karena 22:23 memang Abah kan lebih ke pendidikan 22:25 dakwah tapi juga beliau di politik. Saya 22:27 juga pernah di DPRD gitu. Artinya ee 22:30 pengalaman-pengalaman itu tentunya 22:32 menjadi bagian tanggung jawab kita. 22:34 Kalau di dalam di Maju Ulama Indonesia 22:36 itu kita punya tugas khadimul ummah 22:40 wasodiqul hukumah. 22:41 Masyaallah. He. 22:42 Jadi kita ee pelayan umat 22:45 dan sebagai mitra pemerintah. Jadi di 22:47 dalam melaksanakan program ataupun 22:49 kegiatan tentu kita berorientasi 22:51 demikian. Jadi bagaimana kita terus 22:53 menjadi pelayan umat, memberikan manfaat 22:56 maslahat, tapi kita juga membangun 22:59 jaringan, kolaborasi dengan pihak-pihak 23:02 untuk bagaimana ee bisa membantu umat 23:04 ini. Seperti itu. 23:07 Bismillah. 23:08 pendidikan yang ditempuh hukum tapi 23:12 peduli pada perekonomian ini sesuatu 23:14 juga yang luar biasa itu. Jadi pengaruh 23:16 Abah, pengaruh ayah ada di dalam pilihan 23:20 kegiatan ke depan ya. 23:22 Iya. He 23:23 ya. Kalau kita lihat hukum ya, hukum itu 23:25 kan mengikuti perkembangan masyarakat. 23:27 maka memang tidak bisa di apa dinafikan 23:30 bahwa perkembangan hukum juga ini akan 23:33 mengikuti perkembangan masyarakat baik 23:35 itu ee ekonomi, agama, sosial, budaya. 23:38 Nah, itu sangat mempengaruhi. 23:40 Kira-kira kalau ada pertanyaan, 23:42 bagaimana dengan perkembangan hukum 23:44 sekarang di Indonesia? Enggak usah 23:46 sekarang jawabnya. Yang jelas ee karena 23:48 ini Ramadan di bulan yang luar biasa 23:51 penuh dengan berkah ini kan ada istilah 23:55 10 hari terakhir ya. 23:56 Iya. Nah, itu menurut Mbak Siti 23:59 sebaiknya kita yang berharap bahwa bulan 24:02 ini akan berlimpah berkah beneran dengan 24:05 apa yang kita lakukan optimal. 10 hari 24:08 terakhirnya ini enaknya diisi apa tuh? 24:11 10 hari ini kan di mana ee momentum 24:15 penting ya. He. 24:16 Ee selain 24:18 ee orang mengharapkan bisa bertemu 24:21 lailatul qadar ya. Jadi, ya ini bulan 24:24 Ramadan ini kan bulan diturunkannya 24:26 Al-Qur'an ya. Nah, tentu kita ee akan 24:29 banyak 24:30 ee tadarus Al-Qur'an dan khususnya di 10 24:33 hari ee jelang ee berakhirnya Ramadan 24:37 itu iktikaf ya, terutama yang laki-laki 24:40 nih. Nah, kalau perempuan mungkin ee 24:42 tidak di masjid ya, tapi di rumah 24:44 membaca ee tadarus Al-Qur'an terus ee 24:47 berdoa ya. Nah, itu 10 itu iktikaf itu 24:51 ya. bisa ee dengan ee membaca Al-Qur'an 24:55 khususnya dan juga ee amalan-amalan 24:59 sunah lainnya yang bisa kita lakukan. 25:02 Nah, ini manfaatkan betul di 10 hari. 25:05 Nah, kalau 20 hari yang masih kerja 25:08 masih sibuk gitu ya, mungkin baru baca 25:11 Al-Qur'annya nanti 10 hari jelang harus 25:15 ee selesaikan ya khatam Qurannya mungkin 25:19 ya tidak hanya sekalilah begitu ya 25:21 sehingga dan juga tentu tidak hanya 25:23 membaca terus sambil merenung 25:25 mengevaluasi kira-kira setahun yang lalu 25:29 ya tahun-tahun sebelumnya. 25:31 Heeh. Bagaimana kita sejauh mana sudah 25:34 mengamalkan Al-Qur'an sebagaimana 25:37 Rasulullah sebagai the living Quran, 25:40 Quran yang hidup dan Quran yang 25:41 berjalan. 25:42 He. 25:42 Berapa yang sudah kita bisa laksanakan, 25:47 amanah 25:48 dan juga warisan dari beliau ya, 25:52 bagaimana mengamalkan ibadah secara 25:55 maksimal? 25:56 Masyaallah. Baca Quran, baca Quran, baca 25:58 Quran. Jangan lupakan di 10 hari 26:00 terakhir diperbanyak ya. 26:02 Em bicara soal tadi instropeksi diri 26:07 mencek kembali apa yang kita lakukan 26:10 tadi ee bicara soal introspeksi diri. 26:13 Betapa pentingkah itu di bulan yang suci 26:16 ini untuk melihat jejak langkah kita 26:19 yang sebelum ini? 26:21 Iya. saya ee mungkin pemirsa 26:27 ee Rasil 26:29 ee rahimakumullah semua di mana pun 26:32 berada. 26:33 Mungkin ee saya melihat justru memang di 26:38 bulan Ramadan itu momentum yang baik 26:41 he 26:41 untuk kita melakukan intropeksi atau 26:45 muhasabah ya. 26:46 Karena ee kadang kita bulan-bulan yang 26:50 sebelumnya ya sebetulnya kalau 26:52 intropeksi muhasabah tentu harus setiap 26:54 waktu ya. Tetapi memang momentum ee 26:57 Ramadan ini yang memang ee sangat ee 27:00 spesial ya ini ee 27:04 akan sangat ee bisa kita lakukan lebih 27:08 optimal gitu ya. Karena memang biasanya 27:10 di bulan Ramadan ini kita pasta khairat 27:14 ya, berlomba-lomba untuk bisa ee 27:16 melaksanakan ee amal kebaikan yang 27:20 karena apa? Karena memang kata Allah 27:23 puasa itu pahalanya Allah yang 27:25 menentukan. He. Jadi ee sehingga ee 27:29 pahalanya ini ee Allah akan menentukan 27:31 tentu berdasarkan 27:33 kepada ee niat dan juga keikhlasan 27:36 kekhusyukan 27:38 kita di dalam melaksanakan ibadah 27:39 tersebut yang memang godaannya juga 27:42 tentu luar biasa. Oleh karena itu ee di 27:45 dalam bulan ini, bulan Ramadan ee yang 27:48 penuh berkah ini, tentu kita akan ee 27:53 melaksanakan muhasabah 27:55 atau intropeksi 27:57 terutama terhadap apa? terhadap 28:00 dosa-dosa kita yang mungkin ee ada yang 28:03 disengaja, ada yang tidak disengaja. Ya, 28:05 itu kita betul-betul ee mungkin ee di 28:08 dalam melaksanakan kewajiban kita 28:12 ee yang sudah Allah perintahkan mungkin 28:15 kita masih lalai gitu ya. Kemudian juga 28:19 ee di dalam membangun keluarga yang 28:22 berdasarkan kepada nilai-nilai 28:25 ee yang seharusnya ee kepada 28:28 prinsip-prinsip 28:30 ee Islam. Nah, ini kita ee lakukan 28:34 evaluasi 28:36 ya. Karena apa? Karena di bulan Ramadan 28:40 ini kan momentum yang baik di mana kita 28:43 juga ee melaksanakan 28:46 ee di dalam penerapannya ini hal-hal 28:50 yang bersifat ilahiah dan insaniah. He 28:52 he. 28:53 Jadi dalam hal ee ilahiah ini kita 28:56 memperbaiki jadi hubungan jadi hablum 28:59 minallah dan hablum minannasnya gitu 29:00 yang kita evaluasi. Jadi ee di dalam ee 29:04 kaitan dengan yang ilahiah tentu tadi 29:07 mengkoreksi ibadah yang telah kita 29:09 lakukan. 29:10 Nah, kemudian insaniah bagaimana 29:12 hubungan kita dengan sesama manusia. 29:15 Apakah kita masih iri, dengki, dan 29:18 lain-lain sebagainya yang kemudian 29:20 mungkin juga ee menimbulkan 29:24 ee kepada teman, saudara, ataupun ini 29:27 yang tersakiti. Nah, memang biasanya 29:30 kalau bulan Ramadan itu kita meminta 29:31 maaf gitu ya. Ya, mungkin karena ada 29:33 yang mungkin kita tidak sengaja kita 29:36 lakukan ya. memang momentum untuk kita 29:39 minta maaf agar nanti aspek ee ilahiah 29:42 dan insaniah ini dapat berjalan dan e 29:45 hablum minallah dan habanasnya juga 29:47 dapat berjalan sehingga mudah-mudahan 29:50 kita sebagaimana yang digambarkan oleh 29:52 surah Albaqarah 183 itu kita memperoleh 29:55 derajat takwa karena hasil akhirnya 29:58 kita ee menjalankan puasa adalah agar 30:01 kita menjadi orang yang bertakwa. Nah, 30:03 itulah mungkin yang kita ingin mencapai 30:06 ee agar kita menjadi insan yang takwa. 30:08 Kalau sudah kita menjadi insan yang 30:09 takwa, ya kamil apalagi mudah-mudahan 30:13 kita menuju ke sana. Nah, tentu 30:16 masyarakatnya, umatnya menjadi khair 30:18 ummah predikatnya seperti itu. 30:20 Amin. Allahum amin. 30:22 Jadi ee muhasabah dengan diri sendiri, 30:27 bicara self talk ya tentang 30:29 apapun yang sudah terlewatkan. 30:32 Adakah yang memang perlu diperbaiki atau 30:34 tidak? 30:35 Ngomong-ngomong soal utamakan bersedekah 30:38 di bulan Ramadan 30:40 itu kan penuh berkah ya. 30:42 Tapi enggak semua orang kantongnya 30:44 tebal. Sedekah apa nih kira-kira yang 30:46 bisa menggantikan atau memberikan warna 30:49 yang sama agar optimal di bulan Ramadan 30:52 ini? 30:53 Bukan hanya sedekah uang misalnya 30:55 seperti apa gerangan. 30:56 Iya. Betul. Iya. Sebetulnya nih sedekah 30:58 ini luas ya. Ya, kalau kata hadis ya 31:01 senyum juga sedekah ya. Tapi juga ada ee 31:04 beberapa program juga yang pernah 31:06 dilaksanakan oleh Maj Ulama Indonesia 31:08 misalnya sedekah sampah dengan 31:11 masjid-masjid tuh ya ee kerja sama kita 31:13 sedekah untuk membersihkan gitu ya. Nah, 31:16 mungkin kan juga kalau kita tidak 31:17 memiliki dana yang cukup untuk kita 31:20 bersedekah ya kita juga bisa 31:22 membersihkan masjid gitu kan. 31:26 Apa membersihkan sampah tadi, sedekah 31:27 sampah. Kemudian juga membantu untuk 31:31 memberikan takzil yang setiap ee magrib 31:33 diadakan ataupun juga hal-hal lain yang 31:37 sifatnya mungkin tidak perlu 31:39 mengeluarkan dana gitu ya. Ee insyaallah 31:42 di bulan Ramadan ini juga tentu ee apa 31:46 yang dilakukan mendapatkan ganjaran 31:47 pahala dari Allah Subhanahu wa taala. He 31:49 he. 31:50 Ya tentu bulan ini 31:52 Ramadan ini luar biasa begitu ya. Jadi 31:55 juga ee makanya ee sedekah ini 31:59 ditingkatkanlah di bulan Ramadan ini 32:01 agar bisa saudara-saudara kita yang tadi 32:03 kurang beruntung ya juga dapat menikmati 32:06 bisa buka puasa he 32:09 ya dengan makanan yang halal dan thayib 32:12 itu bergizi. Nah, itu tentu membahagia 32:15 membagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini 32:18 tadi dua aspek langsung bisa kita 32:21 lakukan 32:21 ya. Baik tadi ee secara ilahiahnya ya, 32:26 secara insaniahnya ini kita lakukan 32:28 bersama-sama. Ini momentum yang bagus. 32:30 Jadi, mari kita ee betul-betul bisa 32:35 memaksimalkan 32:36 kehadiran bulan Ramadan ini. 32:38 He. 32:39 Dan jangan sampai terlewatkan 30 hari 32:42 kurang lebih di dalam Ramadan ini tanpa 32:45 satu hari pun me apa makna ya lewat 32:49 dengan tidak nilai ibadah. 32:51 Sangat rugi nanti kita. 32:54 Jadi ingat soal sedekah Mbak Siti. Jadi 32:57 ada sopir angkot itu yang ee Ramadan 33:02 tahun lalu bilang, "Aku pokoknya kalau 33:05 udah jelang mau buka puasa sekira jam 33:08 .kan 33:09 penumpang." Masyaallah. 33:12 Iya. 33:12 Ini sedekah juga kan mest. 33:14 Iya. Betul. Betul. Jadi apa yang kita 33:15 miliki ya untuk memberikan 33:18 kepada orang lain apa yang kita miliki 33:19 apalagi yang kita miliki yang terbaik 33:21 yang bisa yang kita miliki apapun itu 33:24 tidak harus berupa uang makanan ataupun 33:27 tenaga sekalipun tadi 33:28 bahkan senyum tadi ya 33:29 bahkan senyum kalau ya kalau kita ikhlas 33:31 jadi ikhwan akhwat mau bersedekah apakah 33:34 gerangan di bulan yang sangat mulia ini 33:37 karena seperti yang tadi Mbak Siti 33:40 bilang sedekah itu beragam sekali terus 33:43 ngomong-ngomong ee terkait kait dengan 33:45 kondisi negeri tercinta Indonesia kita 33:49 sekarang ini, Mbak Siti, bagaimana 33:51 sebaiknya generasi muda menyikapi perlu 33:54 bersuara apakah gerangan atau ada 33:58 gagasan lain? 34:00 Ya, tentu tadi generasi muda ini kan 34:04 generasi harapan bangsa ya, generasi 34:06 emas. sekarang dikatakan 34:09 ya sejak zaman Rasulullah 34:13 pemuda mengambil peran gitu ya termasuk 34:15 juga kemerdekaan kita juga oleh pemuda 34:17 ya. Jadi tentu peran pemuda ini untuk ee 34:21 responsif terhadap perkembangan 34:24 negaranya harus mengambil tanggung jawab 34:27 dengan cara apa? menyiapkan diri ya dan 34:31 cara menyiapkan diri dengan ilmu. Nah, 34:34 karena kalau tidak ada ilmunya 34:36 ee bersuara ini kan kita harus memiliki 34:38 ilmu. 34:39 Iya. 34:39 Jadi apapun yang kita inginkan di dunia 34:41 dan akhirat harus punya ilmu. Man ar 34:44 dunya fa ilmi waman aral akir faai wan 34:49 arum maai ilmi. Barang siapa ingin dunia 34:52 dia harus punya ilmu. Barang siapa ingin 34:54 akhirat dia harus punya ilmu. Tidak bisa 34:56 ditolak. ingin kedua-duanya juga harus 34:59 dengan ilmunya. Jadi, generasi muda 35:01 harus mempersiapkan diri untuk bisa 35:04 melakukan 35:05 mm apa perbaikan, koreksi ya dalam 35:09 sejarah itu harus menyiapkan diri dengan 35:11 ilmu pengetahuan dan kemampuan 35:14 dan tentu juga membangun karakter. Nah, 35:17 kita butuh baik dari sisi ee apa? IPTEK 35:21 dan imtak sekaligus 35:23 IPTEK dan imtak. Iya. Maka kita akan 35:26 bisa mengoreksi dan mengambil bagian. 35:28 Nah, makanya saya berharap 35:30 ee generasi muda mengambil peranan ya, 35:33 tidak semuanya menjadi penceramah, tapi 35:36 boleh kita berjuang baik itu di 35:40 eksekutif, 35:41 legislatif, maupun yudikatif. Karena 35:44 kita harus melakukan perubahan di segala 35:46 lini dakwah kita 35:49 bilisan juga bilhal. Dua-duanya harus 35:52 dilakukan. Saya ee percaya kepada 35:55 generasi muda, 35:57 harapan bangsa bisa mengambil peran 35:59 asalkan tadi dia bisa ee menyiapkan diri 36:02 dengan ilmu pengetahuan. 36:05 Ee oh. Jadi, wahai generasi muda 36:09 Indonesia, percayalah kalianlah yang 36:12 bisa membuat Indonesia semakin bercahaya 36:14 dengan catatan seperti yang dikatakan 36:17 oleh Mbak Siti barusan, ngomong-ngomong 36:19 nih, perjalanannya begitu panjang 36:22 dan begitu beragam beraneka hal yang 36:25 datang dan pergi. 36:27 Pernahkah mengalami peristiwa di mana 36:30 harus terpuruk, terpelanting atau ee 36:33 istilahnya mungkin ee halang rintang ini 36:37 jadi acak kadul begitu? Bagaimana pada 36:40 waktu itu mengatasinya untuk tetap bisa 36:43 mengukuhkan perjuangannya? Iya. Tentu ee 36:47 semua mengalami ya di dalam perjuangan 36:49 itu. Jangankan kita Rasulullah saja gitu 36:52 ya yang sudah maksum 36:54 ya di dalam perjuangannya pernah di 36:56 dalam dakwahnya bahkan dilempari ngukuli 37:00 gitu ya. Nah semualah nabi-nabi. Nabi 37:03 Ayub juga mengalami ee rasa kesakitan 37:06 dan Nabi 37:07 ee Musa ya yang tidak didengarkan bahkan 37:09 oleh istri dan anaknya gitu ya. Nah, 37:11 kalau saya berkaca seperti itu, saya ee 37:15 lihat masyaallah ya kita belum seperti 37:18 itu tentunya. Tetapi paling tidak ya 37:20 saya kalau menghadapi masalah gitu ya 37:23 kan orang sampai di titik nol kalau 37:24 istilah sekarang ya. Wah ini kita sudah 37:27 Nah, kembali saya itu 37:31 punya keyakinan dan sangat percaya Allah 37:34 itu tidak pernah terlambat satu kali 24 37:36 jam kalau bahasa saya. 37:38 Iya. Iya. Jadi ee selama kita ee terus 37:41 ee apa meminta pertolongan Allah di 37:45 dalam kita menghadapi ee segala masalah, 37:48 saya kalau sudah sampai pada titik itu 37:50 saya kembalikan 37:51 he 37:52 kepada yang menciptakan saya untuk 37:54 bagaimana saya mohon petunjuk untuk bisa 37:57 menghadapi masalah ini. Karena kalau 37:59 saya melihat sejarah seperti itu, saya 38:01 kembali bangkit begitu. He. 38:03 Oh, ternyata ee perjuangan ee para ulama 38:07 kita dan bahkan para nabi-nabi kita 38:09 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 38:11 Nah, itu luar biasa. Jadi saya ee 38:15 kembali lagi bahwa kita di dalam hidup 38:18 ini memang ee memang kita akan 38:22 menghadapi ujian 38:25 ya untuk ya kalau kata Allah kan jangan 38:28 kamuya apa? Jangan bilang kamu bertakwa 38:31 sebelum diuji begitu ya. ee pada 38:33 fase-fase itu. Jadi ujian ini memang 38:35 kita 38:35 tolok ukurnya justru lolos ujian itu. 38:38 Betul. 38:38 Iya. Jadi kalau kita mau naik kelas kan 38:40 harus ada ujian ya. 38:41 Nah tentunya e kita melihat ee ee itu 38:45 sebagai ee landasan perjuangan kita. 38:47 Insyaallah kalau kita senantiasa ee 38:50 memohon pertolongan Allah, kita akan 38:52 mendapatkan ya kembali kepada Al-Qur'an 38:55 dan sunah sebagai tolok ukur kita di 38:57 dalam menjawab persoalan-persoalan yang 38:59 kita hadapi. 39:01 Heeh. 39:02 Mudah atau tidak mudah? Semuanya 39:04 tergantung bagaimana respon kita 39:06 terhadap keadaan ya. 39:08 Iya. Iya. 39:08 Tapi dengan berbekal keyakinan bahwa 39:11 selalu ada Allah bersama kita dan ujian 39:15 adalah cara Allah mendidik dan 39:18 membimbing kita. 39:19 Luar biasa sekali. 39:21 Ada sesuatu yang mau ditambahkan terkait 39:24 dengan sahur bersama Rasil yang sedang 39:27 menyimak acara kita saat ini 39:30 ya. Untuk ee ikhwan dan akhwat pemirsa 39:36 Rasir ya 39:37 rahimakumullah. 39:39 Ee 39:40 mungkin 39:42 di momentum Ramadan ini 39:45 kita 39:47 harus terus meningkatkan 39:50 keimanan kita gu ya, ketakwaan kita. 39:53 Karena kalau kita ee tidak lebih baik 39:57 dari tahun sebelumnya, kita termasuk 39:59 orang yang merugi. Jadi kalau emas itu 40:02 ee kita kemarin masih 18 karat, bolehlah 40:06 kita naik sekarang di 22 23 walaupun 40:09 belum sampai 24 misalnya gitu. Jadi kita 40:12 terus ee mengevaluasi. 40:15 Saya ee selalu ingin termasuk untuk diri 40:17 saya sendiri khususnya ya. He. 40:18 Jadi saya ee momentum Ramadan ini ee 40:22 kalau kita ee 40:27 apa? Ambil ya ambil itu sebagai momentum 40:30 untuk saya melakukan 40:32 sve apa? Save assesment. Kalau istilah 40:35 di perusahaan itu kita melakukan save 40:37 assesment. Jadi kita menilai diri kita 40:38 sendiri ee bagaimana kita ee apakah 40:41 tahun ini kita bisa meningkatkan 40:43 performa kita di hadapan Allah Subhanahu 40:45 wa taala khususnya dan juga ee kepada 40:47 sesama manusia. 40:50 Kalau yang terakhir nih terkait dengan 40:54 maaf memaafkan itu kan luar biasa 40:57 nilainya di bulan suci ini. 40:59 Kalau luka yang tergores itu rasanya 41:02 susah sekali untuk dihapus. 41:04 Apa yang harus dilakukan? 41:06 Andai ada di antara Ikhwan akhwat yang 41:08 merasa yang satu ini aduh susah banget 41:11 gitu, biasanya gimana harusnya? 41:14 Ya, 41:16 kalau kita kembali kepada 41:19 hakikat manusia, 41:20 he 41:21 yang tidak luput dari alpa. 41:23 Iya. 41:24 Dak lupa, sesungguhnya ee kita juga ee 41:29 bisa pada posisi yang sama, gitu ya. 41:32 Jadi kita harus berpikir bahwa kita 41:34 sebagai manusia tentu kita tidak lepas 41:37 dari ee lupa dan ee alpad tadi sekedar 41:41 membuat kesalahan. Nah, selama itu 41:45 kesalahan yang dilakukan itu tentu ee 41:49 kita melihat bagaimana Rasulullah 41:52 di dalam menghadapi persoalan yang 41:54 berkaitan dengan itu, itu kita harus 41:56 jadikan contoh. Nah, kecuali dosa yang 41:59 musyrik gitu ya, yang memang tidak bisa 42:01 diampuni. 42:03 Memang tidak mudah. Tidak mudah. Tentu 42:05 saya yakin itu tidak mudah. Aduh, kesal 42:07 banget ya nih orang gitu ya ee apa ee 42:10 nyakitin betul gitu ya. 42:12 Tetapi mungkin pada saat itu ee refleks 42:16 gitu ya rasa itu. Tetapi jika kita 42:18 kemudian melihat bahwa kalau kita bisa 42:22 memaafkan 42:23 kenapa tidak 42:24 orang itu, maka kita akan memaafkan diri 42:26 kita juga artinya ee kita bisa memaafkan 42:30 diri kita 42:31 ya karena memaafkan orang itu gitu ya. 42:34 Nah, tentu ini menjadi ee satu 42:37 ee apa ya ee rahmat Allah yang luar 42:40 biasa. Kalau kita itu hati kita ya, maka 42:43 tidak akan ada ee itu akan menimbulkan 42:45 penyakit ya. 42:47 Nah, itu penyakit hati itu biasanya 42:49 karena kita 42:50 tidak memaafkan kemudian ada rasa iri 42:53 dengki. Nah, itulah nanti yang akan 42:55 timbul juga penyakit lain ya. Selain 42:56 penyakit hati ya, psikosomatik begitu 42:58 ya, penyakit-penyakit fisik yang 43:00 disebabkan oleh penyakit hati yang 43:02 memang ee kita tidak rasakan bahwa ee 43:05 apa yang kita lakukan itu ya itu malah 43:09 melukai hati kita sebenarnya gitu. 43:12 Iya. 43:13 Terima kasih sekali untuk pencerahannya. 43:16 Yang jelas ikhwan akhwat, mari apapun 43:19 itu, seperti apapun kita maafkan. Karena 43:23 bukankah kita merindukan maaf ampunan 43:26 dari Allah Subhanahu wa taala? 43:29 Emm ya jika Allah aja bisa memaafkan 43:33 gitu ya kita yang manusia tentunya harus 43:36 bisa lebih memaafkan. 43:39 Closing statement terkait dengan 43:40 kebersamaan kita. 43:42 Losing saya. Mungkin saya ingin 43:45 mengingatkan 43:46 he 43:46 bahwa ee apapun yang kita lakukan ya 43:49 juga ee tentu kita harus ee meminta 43:54 petunjuk Allah Subhanahu wa taala dan 43:56 juga mengikuti apa yang sudah ee 44:00 diberikan 44:02 panduannya oleh Rasulullah. Jadi 44:04 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 44:05 itu memberi kita dua warisan yang sangat 44:09 berharga. He 44:10 yang tadi kalau kita ee menjadi pedoman 44:13 kita agar tidak tersesat di dunia dan 44:15 akhirat. Mungkin saya ingin mengingatkan 44:18 saja, apapun masalah yang kita hadapi 44:20 kembali kepada warisan Rasulullah. 44:23 Amro inumima 44:28 kitabahul. 44:31 Telah aku tinggalkan kepadamu dua 44:33 perkara warisan ini. 44:35 Ya, 44:35 kamu tidak akan tersesat kata Rasulullah 44:37 selama kamu berpegang kepada keduanya. 44:40 yaitu kitabullah, 44:42 kitabullah dan sunah rasul. Demikian, 44:44 terima kasih. Semoga kita termasuk 44:47 orang-orang yang di bulan Ramadan ini 44:50 mencapai derajat takwa dan selalu 44:53 mendapatkan petunjuk dan lindungan dari 44:55 Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih 44:58 Bu Nuning. 45:00 Bu Nuning. 45:01 Yes. 45:01 Dan juga eh para pemirsa eh Radio 45:05 Silaturahim dan ee seluruh yang ee 45:09 pemirsa yang mengikuti acara ini. Eh 45:12 saya mohon maaf bilamana ada hal-hal 45:14 yang kurang berkenan. Wallah muf ak. 45:16 Wasalamualaikum warahmatullahi 45:17 wabarakatuh. 45:18 Waalaikumsalam warahmatullah 45:20 wabarakatuh. Terima kasih sekali untuk 45:24 kesediaannya hadir di sahur bersama 45:28 Rasil yang insyaallah mempersuasi kita 45:31 semua. Sekali lagi banyak terima kasih 45:33 ya. Subhanakallahumma wabihamdika 45:36 ashadu alla ila anta astagfiruka wa 45:39 atubu ilaih. Billahi taufik wal hidayah. 45:41 Wasalamualaikum warahmatullah 45:44 wabarakatuh. 45:44 Waalaikumsalam.