Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:36 Bismillahirahmanirahim. Assalamualaikum 0:38 warahmatullah wabarakatuh. Allahuma 0:40 sholi ala sayyidina Muhammad ala 0:42 sayyidina Muhammad. 0:43 Kita jumpa lagi pagi ini, bagaimana 0:45 kabar anda? Mudah-mudahan sehat semuanya 0:46 ya. Kita pagi ini akan berdiskusi dalam 0:49 dialog pagi, yaitu mendiskusikan 0:52 pernyataan dari Buya Syakur yang viral 0:54 nih ya. 0:55 Apakah katanya dengan hanya mengucapkan 0:58 lailahaillallah seorang itu bisa masuk 1:00 surga. Dan juga statement yang lain 1:03 nanti akan kita diskusikan. 1:05 Alhamdulillah sudah hadir di studio di 1:07 sini Ustaz Husein Alatas, Ustaz Hamzah 1:09 Alatas juga Ustaz Isa 1:12 Alkaf ya, Ahmad Alkaf alhamdulillah 1:14 sudah hadir di sini. Beliau nanti akan 1:16 memberikan pengantarnya. Di sini juga 1:18 ada Atep dan Anis Muallim. 1:20 Assalamualaikum Ustaz Husein, Ustaz 1:22 Hamzah. Waalaikumsalam warahmatullah 1:24 wabarakatuh. Kita mulai acara ini dengan 1:25 membaca Al Fatihah. 1:29 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 1:34 Bismillahirrahmanirrahim. 1:39 Alhamdulillahirobbil 1:42 alamin. 1:45 Arrahmanirrahim. 1:49 Maliki yaumiddin. 1:53 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:01 mustaqim. 2:04 Shirotol ladzina an'amta alaihim. 2:09 Ghoiril maghdubi alaihim walad 2:18 dholin. Amin, alhamdulillah kita sudah 2:20 membaca Al Fatihah, mudah-mudahan 2:22 diskusi ini dapat berjalan dengan penuh 2:25 pemahaman yang yang jernih ya. 2:28 Eh, baik sebagai kata pengantar Ustad 2:31 Isa, wal ya tafadhol Ustad Isa. 2:32 Bismillahirahmanirahim, assalamualaikum 2:34 warahmatullahi wabarakatuh. Ustad Husin, 2:36 Ustad Hamzah dan juga Om Krisna. Eh, 2:38 hari ini 2:40 eh, kita ingin melanjutkan eh, diskusi 2:43 tentang apa yang dinyatakan oleh Buya 2:46 Syakur dalam videonya yang cukup viral, 2:48 mudah-mudahan menjadi bahan diskusi yang 2:50 menarik buat pendidikan umat Islam dan 2:53 ikhwan akhwat sekalian yang 2:54 mendengarkan. Eh, hari ini mungkin 2:57 Ustad, kita akan lebih luas lagi 2:58 membahas tentang bagaimana seorang yang 3:02 mengucapkan lailahaillallah di akhir 3:04 hayatnya apakah cukup dengan kalimat 3:06 lailahaillallah seorang seseorang itu 3:08 bisa masuk surga 3:11 atau kan harus dengan amal saleh atau 3:14 bisa enggak seseorang hanya dengan amal 3:17 saleh bisa masuk surga tanpa ada 3:19 keimanan, tanpa 3:21 dengan 3:22 melakukan kesyirikan tapi dia amalnya 3:25 saleh, berbuat baik ke orang lain dan 3:27 lain sebagainya. 3:28 Dan mungkin kalau sempat juga Ustad 3:30 nanti kalau ada waktu kita juga akan 3:33 mendiskusikan pernyataan-pernyataan lain 3:35 tapi mungkin yang ini dijawab dulu Ustad 3:37 mungkin. 3:38 Bismillahirahmanirahim, tafadhol Ustad. 3:43 Audzubillahiminasyaitonirojim. 3:46 Bismillahirahmanirahim. 3:49 Alhamdulillahirobbil 3:51 alamin. 3:54 Hamdan katsiran thayyiban mubarakan fih 3:58 kama yuhibbu rabbuna wa yarqa. 4:01 Allahumma shalli wa sallim wa barik ala 4:04 abdika 4:05 wa rasulika sayyidina wa nabiyyina 4:08 Muhammadin wa alihi wa shahbihi wa 4:11 sallim. 4:13 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana. 4:18 Innaka antal alimul hakim. 4:21 Wa la haula wa la quwwata illabillahil 4:25 aliyil azhim. 4:26 Rabbana zidna ilman wa alhiqna 4:29 bishalihin. Allahumma atina min indika 4:32 rahmatan wa allimna min ladunka ilman 4:35 nafi'an wa anfa'na bima allamtana. 4:37 Allahumma akhlish niyatina wa saddid 4:40 alsinatana. 4:44 Waj'alna hudatan muhtadin wa la taj'alna 4:47 dhallina mudhillin wa a'inna ya rabbana 4:50 ala tablig risalatika. 4:54 Bikulli amanatin wa ikhlashin. 4:58 Warzuqnal hikmata wa taqabbal minna ya 5:01 karim ya arhamarrahimin. Amma ba'du. 5:05 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 5:10 Pada pagi hari ini insyaallah kita akan 5:14 mendiskusikan pernyataan-pernyataan 5:17 K.H. 5:18 Buya Syakur. 5:21 Diskusi yang bertujuan untuk 5:28 meluruskan 5:29 pemahaman-pemahaman kita. 5:34 Memperbaiki kesalahan kita. Dan ini 5:36 merupakan bagian dari apa? 5:39 Dari firman Allah wa tawasau bil haqqi 5:42 wa tawasau bis sabri. 5:45 Kita tidak ingin 5:48 mengatakan bahwa apa? 5:50 Apa yang saya ucapkan ini benar, tapi 5:52 ingin mengajukan, mengedepankan 5:53 argumentasi, ya. 5:56 Yang 5:58 membuktikan apa-apa yang kita sampaikan 6:01 sesuai dengan kitab Allah dan 6:03 petunjuknya. 6:05 Dan kita juga membuka pintu dialog 6:08 bersama K.H. Buya Syakur 6:11 untuk 6:13 menambahkan 6:15 menguraikan, menjelaskan pendapatnya. 6:18 Lalu kita 6:19 biarkan 6:22 mereka-mereka yang berakal, yang 6:23 berpikir untuk menilai 6:26 mana yang lebih tepat dan sesuai dengan 6:28 petunjuk Allah subhanahu wa taala. Dan 6:30 mudah-mudahan saya 6:32 beserta Buya Syakur 6:34 siap untuk betul-betul menerima 6:37 kebenaran yang datang dari Allah. 6:41 Karena yang paling mengerikan 6:45 bagi seorang ulama di saat dia merasa 6:46 bangga dengan ilmunya. 6:49 Tapi kita ingin betul-betul merendah di 6:51 hadapan kebesaran, keagungan Allah, 6:52 membaca ayat-ayat Allah, meresapi dan 6:55 merenungkannya, dan mengikuti apa yang 6:57 terdapat dalam petunjuknya. Bukan 6:59 menggiring ayat-ayat Allah untuk menjadi 7:02 pembenaran bagi pendapat kita. 7:07 Nah, 7:08 kita akan menanggapi pernyataan Buya 7:10 Syakur, tidak masuk di akal seseorang 7:13 hanya dengan mengucapkan la ilaha 7:14 illallah akan masuk ke dalam surga. 7:18 Kemudian di sisi yang lain beliau 7:19 mengatakan, yang penting adalah seorang 7:21 melakukan amal saleh. 7:24 Melakukan amal sa 7:25 saleh. 7:29 Pernyataan K.H. Buya Syakur ini, 7:33 menurut saya, merupakan pernyataan yang 7:35 benar, tapi tidak lengkap. 7:38 Pernyataan yang benar 7:40 tapi tidak lengkap. 7:42 Nah, saya ingin 7:44 membawakan 7:47 cerita mengenai dialog 7:50 Dr. Zakir Naik bersama seorang 7:54 Buddha. 7:57 Seorang Buddha mengajukan pertanyaan 7:59 kepada Dr. Zakir Naik. 8:02 Beliau mengatakan, 8:04 "Eh, Mr. Zakir Naik, saya ini seorang 8:07 Buddha. 8:08 Dan saya seorang vegetarian. 8:11 Saya mendirikan satu perusahaan. 8:14 Yang bekerja di tempat saya mayoritas 8:17 adalah orang-orang Islam. 8:19 Karena dia tinggal di Malaysia. 8:21 Saya perlakukan mereka dengan baik, 8:23 dengan mulia, saya perhatikan 8:24 kesejahteraan mereka. 8:27 Tapi saya bukan seorang muslim. 8:30 Apakah saya akan masuk neraka? 8:33 Walaupun saya telah melakukan 8:34 kebaikan-kebaikan dan perbuatan mulia 8:38 dalam memperlakukan manusia. 8:41 Lalu, di sisi yang lain, 8:44 kita saksikan banyak orang-orang Islam 8:47 berkhianat, berbuat aniaya, menumpahkan 8:50 darah, seperti yang kita saksikan di 8:52 tengah-tengah orang-orang Islam di 8:54 negara Arab yang saling menumpahkan 8:56 darah. 8:57 Apakah mereka akan masuk ke dalam surga? 9:00 Karena 9:01 mereka sebagai orang-orang Islam 9:03 walaupun mereka melakukan kejahatan. 9:05 Sedangkan saya akan masuk ke dalam api 9:07 neraka. 9:09 Walaupun saya berbuat kebajikan. 9:14 Karena saya seorang non muslim." 9:17 Dengan jawaban yang bijak, beliau 9:19 menjawab, 9:23 "Persyaratan yang ditetapkan Allah untuk 9:25 selamatnya dan masuknya seseorang ke 9:27 dalam surga dan terbebas dari api neraka 9:29 dua. 9:31 Yang pertama iman. 9:33 Sebagai seorang hamba yang diciptakan 9:36 Allah, yang berasal dari Allah, yang 9:39 menerima limpahan nikmat karunia Allah. 9:43 Seseogianya, sewajibnya dia bersyukur 9:45 kepada Allah. 9:46 Dan yang menciptakan dirinya hanya Allah 9:48 tanpa sekutu. Maka seharusnya yang 9:51 disembah, yang menjadi dambaan tujuan 9:53 hidupnya adalah Allah. 9:55 Maka dia beriman kepada Allah, menerima 9:57 apa yang datang dari Allah. 10:00 Disamping keimanan kepada Allah, syarat 10:02 yang kedua mengerjakan amal saleh. 10:06 Hidup dengan kebajikan dan perbuatan 10:07 mulia sebagaimana tuntunan Allah. 10:10 Amal-amal saleh yang dilakukan atas 10:12 dasar keimanan kepada Allah, kepada hari 10:15 akhirat. 10:17 Beriman juga kepada nabi dan kitabnya. 10:20 Ini yang akan menyelamatkan seseorang. 10:24 Tapi apabila dia beriman kepada yang 10:25 satu, mengingkari yang lain, dia tidak 10:27 akan selamat. Oleh karena itu kalau dia 10:29 mengaku beriman kepada Allah. 10:31 Tapi dia melakukan kejahatan. 10:33 Berbuat kezaliman, melakukan perbuatan 10:36 yang dimurkai Allah. Walaupun dia 10:38 mengaku sebagai orang yang beriman, dia 10:40 tidak akan selamat di hari kemudian 10:41 nanti. 10:45 Dalil tersebut firman Allah dalam 10:47 suratun nisa walaisatit taubatu. 10:50 Lilladzina ya'maluna sayyi'at hatta idza 10:53 hadhara ahadahumul mautu qala inni 10:55 tubtul an. Waladzina yamutuna wahum 10:58 kuffar. 10:59 Ulaika a'tadna lahum adzaban alima. 11:03 Dan tobat tidak akan diterima dari 11:05 seorang yang hidup bergelimangan dosa 11:07 kemaksiatan. 11:09 Pada saat detik-detik sakaratul maut dia 11:10 mengatakan sekarang saya beriman. 11:13 Atau dia mati dalam keadaan musyrik. 11:18 Orang-orang seperti ini kami sediakan 11:20 bagi mereka adzab yang maha pedih. 11:23 Ini dengan tegas Allah mengatakan Allah 11:25 tidak menerima tobat dari dua orang. 11:27 Yang satu. 11:28 Yang hidup bergelimangan dosa kejahatan 11:30 pada akhir hidupnya dia menyatakan saya 11:32 beriman seperti Firaun. 11:34 Ketika dia mengatakan "Aamantu annahu la 11:36 ilaha illalladzi amanat bihi Bani 11:38 Israil." 11:39 Ketika air sudah mulai menenggelamkan 11:41 dirinya, dia mengatakan "Saya sekarang 11:43 beriman kepada Tuhan yang diimani oleh 11:45 Bani Israil, Tuhannya Musa dan Harun." 11:50 Yang kedua, 11:51 orang yang mati dalam keadaan musyrik 11:53 walaupun dia melakukan amal-amal saleh 11:56 tapi dibangun bukan atas dasar keimanan, 11:59 Allah akan berikan balasan di dunia tapi 12:01 Allah tidak akan sama sekali mengampuni 12:03 dosanya 12:04 dan memasukkan dia ke dalam surga. 12:09 Jadi syarat yang pertama tadi 12:11 adalah keimanan kepada Allah, tidak 12:13 mempersekutukan Allah dengan sesuatu, 12:14 yang kedua mengerjakan amal saleh. 12:18 Kalau dia mengaku beriman tapi 12:19 berlawanan dengan syarat yang kedua, dia 12:22 melakukan kejahatan 12:24 dan tidak bertobat dari kesalahannya, 12:26 maka orang semacam ini orang yang tidak 12:28 akan mendapatkan ampunan dari 12:30 begitu juga 12:33 kalau dia ya 12:36 ternyata seorang apa? Yang 12:38 mempersekutukan Allah. 12:41 Tidak beriman kepada Allah dengan 12:42 keimanan sebagaimana yang Allah 12:44 perintahkan, bukan tergantung kita. 12:46 Bukan semau kelompok dan golongan kita 12:48 tapi beriman sebagaimana yang Allah 12:50 kehendaki dan ajarkan dalam kitabnya. 12:52 Kita mengerjakan amal saleh, Allah 12:54 berikan balasan di dunia tapi di hari 12:56 akhirat nanti dia tidak akan menerima 12:58 balasan. Ini jelas seperti firman Allah 13:01 Bismillahirrahmanirrahim wal asri innal 13:03 insana lafi khusrin 13:05 illalladzina amanu 13:07 wa amilus shalihat 13:09 wa amilus 13:10 wa tawashau bil haqqi wa tawashau bis 13:13 shabri begitu pula dalam surat At-Tin 13:16 laqad khalaqnal insana fi ahsani taqwim 13:18 tsumma radadnahu asfala safilin yang 13:21 selamat siapa? Illalladzina amanu wa 13:23 amilus shalihat 13:25 falahum ajrun ghairu mamnun fama 13:27 yukadzdzibuka ba'du bid din Alaisallahu 13:30 bi ahkamil hakimin. Apa yang meragukan 13:33 kamu akan keadilan Allah? Bukankah dia 13:35 sebaik-baiknya hakim yang memberikan 13:37 keputusan? 13:38 Oleh karena itu, pernyataan Buya Syakur 13:42 yang mengatakan bahwa tidak masuk di 13:44 akal seorang hanya mengatakan la ilaha 13:46 illallah dia akan selamat. 13:50 Benar. Kalau hanya mengucapkan la ilaha 13:53 illallah tapi hidupnya bergelimang dosa, 13:55 kejahatan, melakukan tindakan korupsi, 13:57 menyengsarakan rakyat, baru pada akhir 14:00 hidupnya dia mengucapkan la ilaha 14:02 illallah, ini ucapan orang yang putus 14:03 asa. 14:05 Oleh karena itu, seorang yang beriman 14:07 seharusnya dia beramal saleh, 14:08 mengerjakan perbuatan mulia selaras 14:10 dengan keimanannya. 14:12 Oleh karena itu 14:15 dalam surat Al An'am Allah berfirman 14:18 Wa idza raaitalladzina 14:20 wa idza jaakaladzina yu'minuna biayatina 14:23 faqul salamun alaikum kataba rabbukum 14:27 ala nafsihi rahmah. 14:29 Annahu man amila minkum suan bijahalatin 14:33 tsumma taba min ba'dihi wa aslah 14:36 faannahu ghofururrahim. Wakadzalika 14:39 nufassilul ayati walitastabina sabilul 14:42 mujrimin. Indah sekali. 14:46 Wahai Rasulullah, kalau ada orang yang 14:48 beriman datang ke hadapanmu 14:51 ucapkan salamun alaikum, salam sejahtera 14:53 bagi kalian. 14:55 Sebelum di hari akhirat nanti dia 14:57 mendengarkan salam dari malaikat 14:59 Nabi mengatakan salamun alaikum. 15:02 Ini merupakan doa. 15:04 Kataba rabbukum ala nafsihi rahmah. 15:07 Tuhan kalian telah menuliskan, 15:09 menetapkan atas dirinya untuk 15:12 memperlakukan hamba-hambanya dengan 15:14 penuh rahmat. 15:16 Rahmat ini merupakan apa? Nama Allah 15:18 yang paling menonjol. 15:22 Di mana dia merawat, 15:23 alam raya dan seluruh isinya dengan 15:25 penuh rahmat. Alhamdulillahirobbil 15:28 Alamin, Arrahman, Arrahim. 15:31 Setelah robbil alamin, Arrahman, 15:33 Arrahim. Karena Allah merawat alam raya 15:35 dengan penuh rahmat. 15:38 Kata barobbukum ala nafsihi rahmat, 15:40 annahu man amila minkum suan bijahalah. 15:43 Siapa-siapa 15:45 yang melakukan perbuatan buruk, 15:46 perbuatan dosa dengan kebodohan. 15:49 Kebodohan bukan berarti tidak tahu. 15:52 Tapi kebodohan di sini sudah tahu masih 15:54 dikerjakan padahal mencelakakan dirinya. 15:57 Nabiullah Adam sudah diperingatkan oleh 15:58 Allah 16:00 dari buah terlarang, dia masih 16:01 memakannya. Bukan tidak tahu, dia tahu. 16:04 Begitu dia mencicipi buah tersebut, baru 16:08 dia merasakan dirinya amat bodoh yang 16:10 percaya kepada setan. 16:13 Jadi dia berbuat apa? 16:15 Berbuat dosa atas kebodohan. 16:19 Fummataba min ba'dihi wa ashlaha, 16:21 kemudian 16:22 dia tobat dari dosanya wa ashlaha 16:24 memperbaiki dirinya, faannahu 16:26 ghofururrohim. Orang yang berbuat dosa 16:28 seperti ini kemudian bertobat 16:30 memperbaiki diri, ini yang akan 16:32 mendapatkan ampunan dari Allah. 16:35 Lalu setelah itu Allah terangkan ke 16:37 wakadzalika nufassilul ayat. Demikianlah 16:40 kami jelaskan ayat-ayat ini secara 16:41 terperinci walitastabina sabilul 16:44 mujrimin, agar jelas bagi kalian 16:46 jalannya orang yang berbuat kejahatan. 16:49 Orang berbuat dosa bagaimanapun besar 16:51 dosanya kalau dia bertobat memperbaiki 16:53 dirinya 16:54 Allah akan ampuni. 16:55 Tapi kalau sampai akhir hayatnya 16:58 dia tidak bertobat baru pada saat 17:01 sakaratul maut dia mengatakan 17:03 la ilaha illallah Muhammad Rasulullah, 17:05 Allah tidak akan sama sekali ampuni 17:08 dosanya. 17:09 Lalu seorang berdalil dengan firman 17:10 Allah innallaha la yaghfiru ayyusyroka 17:13 bihi wayaghfiru maduna dzalika liman 17:15 yasya. 17:16 Allah tidak akan memberikan ampunan di 17:18 saat dirinya dipersekutukan oleh Allah. 17:20 Di saat dirinya diper 17:23 Tapi akan memberikan ampunan di luar 17:25 dosa syirik liman yasya. 17:27 Nah, liman yasya ini kembali kepada apa 17:29 yang Allah terangkan dalam suratun Nisa 17:31 tadi. Yaitu yang berbuat dosa, bertobat, 17:33 memperbaiki diri. Ini yang akan dapat 17:36 ampunan dari Allah. Jadi ayat ini saling 17:38 menerangkan satu dengan lain. Jadi 17:40 pernyataan Buya Syakur benar. 17:42 Bahwa umat Islam tidak hanya dituntut 17:44 meng- ucapkan lailahaillallah tapi hidup 17:47 dengan betul-betul apa? Dengan kalimat 17:50 lailahaillallah yang mengalir pada 17:52 seluruh sel tubuhnya. Kemudian 17:54 melahirkan ucapan yang selaras dengan 17:57 keimanan tadi. Begitu pula sikap dan 17:59 perilaku semuanya betul-betul 18:01 diilhami oleh lailahaillallah 18:04 Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi wa 18:06 alihi wasallam. 18:08 Jadi atas dasar ini 18:10 kita ingin betul-betul ee 18:12 menyempurnakan, melengkapi agar tidak 18:14 ter- terjadi kesalahpahaman bahwa 18:16 seorang baru akan selamat di hari akhir 18:19 bila memenuhi dua syarat. 18:21 Iman kepada Allah sebagaimana yang Allah 18:24 ajarkan dalam kitabnya. Yang kedua 18:26 mengerjakan amal saleh dan menutup 18:28 hidupnya dalam iman. 18:30 Tapi kalau dia mengerjakan amal saleh 18:33 tapi tidak beriman dia tidak akan 18:36 selamat. 18:37 Kalau dia mengaku beriman tidak 18:38 mengerjakan amal saleh maka pengakuan 18:41 imannya tidak akan diterima oleh Allah 18:43 subhanahu wa taala. Seluruh amalnya akan 18:46 berguguran. Nah, sebelum saya ee 18:48 serahkan kepada Ustaz Hamzah 18:50 saya ingin memberikan 18:52 ee dua contoh 18:54 yang amat penting sekali. 18:58 Seorang muslim 19:01 seorang mus- Muslim. 19:03 Tapi hidupnya melakukan kejahatan dan 19:05 perbuatan dosa. 19:07 Perbuatan do- Dosa. Dosa. 19:13 Satu lagi seorang non muslim, hidupnya 19:16 selalu berbuat kebajikan, berbuat 19:17 kebaikan dan kemuliaan. 19:20 Berbuat kebajikan Kemuliaan. Dan 19:22 kemuliaan. 19:26 Walaupun dia belum menjadi seorang 19:27 mukmin, kira-kira mana jarak yang lebih 19:30 dekat kepada Islam? 19:33 Yang selalu berbuat kebaikan. 19:36 Muslim yang berbuat kejahatan 19:39 Untuk betul-betul diterima, diakui 19:41 keislamannya dia harus bertobat, 19:42 memperbaiki diri. Bertobat memperbaiki 19:44 diri sulitnya luar biasa. 19:46 Betul enggak? 19:47 Nah, karena banyaknya orang seperti ini 19:49 mengaku muslim 19:50 tapi koruptor 19:52 berbuat kejahatan, menyengsarakan 19:54 rakyat, menyebarkan fitnah, bahkan 19:57 termasuk ulama-ulama yang berilmu 19:59 menempatkan ayat-ayat Allah bukan pada 20:01 tempatnya untuk mendukung kezaliman 20:03 bagi orang seperti ini untuk diterima 20:04 Islam berat. 20:06 Karena dia harus bertobat, memperbaiki 20:07 dirinya dan meluruskan kebengkokannya. 20:10 Menjelaskannya kepada umat. Sedangkan 20:12 non muslim tadi yang berbuat kebajikan 20:14 dan berbuat kemuliaan, membawa manfaat 20:17 bagi umat tidak melakukan kejahatan, 20:19 baginya untuk diterima oleh Islam cukup 20:21 mengatakan asyhadu an la ilaha illallah 20:23 wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah. 20:26 Lalu kita bertanya, amal salehnya yang 20:28 sebelumnya dilakukan, sebelum dia 20:30 beriman 20:31 kira-kira dimasukkan enggak? 20:33 Dalam deposit amalnya, diterima dan 20:35 dimasukkan. 20:36 Ini kenikmatan orang yang berbuat 20:38 kebaikan. Begitu dia beriman, seluruh 20:41 amal kebaikannya yang sebelumnya 20:44 akan di masukkan dalam golongan 20:46 orang-orang yang bagaimana? Yang beriman 20:48 dan dia akan menerima balasan dari sisi 20:50 Allah. Jadi jangan kita ini sebagai 20:52 orang Islam merasa puas, kita ini orang 20:54 Islam pasti akan selamat, tidak. 20:57 Adapun riwayat hadis man kana akhirul 20:59 kalamih la ilaha illallah dakhalal 21:01 jannah 21:02 hadis ini merupakan hadis ahad yang 21:04 bertentangan dengan ayat Allah subhanahu 21:06 wa taala. 21:07 Syaratnya boleh mereka sahihkan tapi 21:09 matannya bertentangan dengan ayat yang 21:11 tadi kita bacakan di mana seorang baru 21:14 akan diampuni oleh Allah dari 21:15 dosa-dosanya 21:17 di saat apa? Di saat dia memperbaiki 21:21 diri dan bertobat kepada Allah seperti 21:23 firman Allah dalam surah 21:25 Al-Furqan illa man taba 21:27 wa amana wa amila 21:31 wa amila shaliha fa ulaika 21:33 yubaddilullahu sayyi atihim hasanat. 21:36 Orang yang akan diampuni Allah yang apa? 21:39 Yang bertobat. 21:41 Kemudian apa? Beriman. 21:43 Dan mengerjakan amal saleh. 21:45 Menggantikan amal buruknya. Merekalah 21:48 orang yang akan ditukar 21:49 keburukan-keburukan amal mereka dengan 21:51 kebaikan yang akan mengisi 21:53 lembaran-lembaran yang tadinya penuh 21:54 dosa, begitu dia tobat diampuni oleh 21:57 Allah dan lembaran kosongnya akan terisi 21:59 dengan amal saleh. 22:01 Dan Nabi dalam nasihatnya kepada 22:03 sahabatnya 22:04 wa atbi'is sayyi'atal hasanata tamhuha 22:08 wa khaliqin nasa bi khuluqin hasan. 22:11 Susul keburukan kamu dengan kebaikan 22:13 yang menyusulnya dan perlakukan manusia 22:16 dengan akhlak yang baik. 22:17 Kenapa saya tegaskan hal ini? Jangan 22:19 orang Islam 22:21 terlalu menggampangkan diri hanya 22:24 mengucapkan la ilaha illallah tidak mau 22:25 beramal, melakukan kejahatan, akhirnya 22:28 mereka seperti apa? 22:31 Keimanan sebagian orang yang mengatakan 22:33 yang penting kita beriman kepada Yesus 22:35 juru penyelamat kita akan diampuni 22:36 dosa-dosa kita. Bahkan bisa datang 22:39 kepada apa? Kepada seorang pendeta, ya. 22:43 Ke dalam mimbar ampunan untuk menerima 22:45 pengampunan dosa. 22:47 Dalam Islam ulama 22:49 Nabi tidak mampu untuk mengampuni dosa 22:51 orang. Yang mengampuni dosa adalah 22:53 Allah. Allah. Kalau kita berbuat salah, 22:54 datang kepada Allah bertobat, perbaiki 22:56 diri kita. 22:58 Baru Allah akan ampuni dosa kita. Tidak 23:00 ada yang memiliki hak untuk mengampuni 23:02 dosa seseorang kecuali hanya Allah. Dan 23:04 subhanallah bila kita mengaku berdosa 23:07 kepada Allah memohon ampun, rahasia kita 23:09 tertutup. Di hari akhirat Allah akan 23:12 tutupi kesalahan dan dosa-dosa kita. 23:14 Ini merupakan nikmat rahmat dari Allah 23:17 yang tak terhingga. Wa in ta'uddu 23:19 ni'matallahi la tuhsuha. 23:21 Allah sama. 23:24 Alhamdulillah rabbil alamin. 23:26 Allahumma sholli Sholli ala sayyidina 23:27 Muhammadin wa ala alihi sayyidina 23:28 Muhammad. 23:30 Rabbana zidna ilman walhaqna 23:33 bissholihin. 23:34 Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idz 23:36 hadaitana wahablana minladunka rahmatan 23:38 innaka antal wahhab. 23:42 Sesi pertama sudah jelas ini diperjelas 23:44 lagi ee penjelasan tentang 23:48 ee iman dan amal saleh ya. 23:51 Ee tentang kalimatut tauhid 23:53 lailahaillallah Muhammadur Rasulullah. 23:56 Ee 23:58 Sebenarnya apa yang diucapkan tadi? 24:02 Bagaimana seorang bisa selamat? 24:04 Ya ini pernyataan dari Allah subhanahu 24:06 wa taala yaitu dengan dua syarat ini. 24:10 Ya iman dan amal saleh. 24:13 Ini berulang-ulang kali Allah subhanahu 24:15 wa taala sebutkan dalam Alquran sampai 24:18 hampir 50 kali. 24:21 Ini adalah pernyataan Allah, pernyataan 24:23 yang memiliki surga. 24:26 Ya. Yang 24:28 maha kuasa. Jadi pernyataan bukan dari 24:31 riwayat, bukan dari dongeng atau bukan 24:34 dari ucapan seseorang. 24:37 Tapi ini adalah firman Allah subhanahu 24:39 wa taala. Misalnya kita lihat ya, Allah 24:42 subhanahu wa taala sebutkan ya tadi juga 24:44 beberapa sudah disebutkan oleh Ustaz 24:47 Husein. 24:48 Wabasyiril ladzina amanu wa amilus 24:51 sholihati annalahum jannatin tajri min 24:53 tahtihal anhar. Kullama ruziqu minha min 24:56 tsamaratin rizqon qolu hadzal ladzi 24:58 ruziqna min qoblu. 25:06 Al Baqarah ayat 25. 25:09 Al Baqarah ayat 82. Walladzina amanu wa 25:12 amilus sholihat, ulaika ashabul jannati 25:14 hum fiha khalidun. Al Baqarah 277. Innal 25:18 ladzina amanu wa amilus sholihati wa 25:21 aqamus sholata wa atuz zakata, lahum 25:24 ajruhum inda rabbihim wala khaufun 25:25 alaihim wala hum yahzanun. 25:28 Ayat Al Imran 57. Ammal ladzina amanu wa 25:31 amilus sholihati fayufihim ujurohum 25:33 wallahu la yuhibbul dzolimin. Terus, ya. 25:38 Berulang-ulang kali Allah menyebutkan 25:40 bahwasanya 25:42 ya 25:43 syarat untuk mendapatkan surganya Allah, 25:46 mendapatkan eh masuk ke dalam surga 25:49 adalah iman dan amal sholeh. 25:52 Jadi, benar tadi jadi tidak bisa 25:55 seseorang itu hanya ya mengaku dia 25:58 beriman tapi tidak beramal sholeh. 26:00 Bahkan nanti mungkin Allah yang Maha 26:02 Mengetahui 26:04 eh hati setiap orang bisa saja dia 26:06 mengaku mukmin karena dia ingin 26:08 mendapatkan sesuatu. 26:10 Sampai ya berkali-kali juga dalam 26:13 Alquran Allah Subhanahu wa Ta'ala 26:14 sebutkan 26:16 Wa minan nasi may yaqulu amanna billahi 26:18 wa bil yaumil akhir 26:20 wa mahum bi mukminin. 26:22 Di antara manusia ada yang mengatakan 26:24 kami beriman kepada Allah dan yaumil 26:26 akhir tapi mereka tidak tidak beriman. 26:29 Kenapa? Karena 26:30 ya ucapan mereka itu klaim mereka 26:33 bertentangan dengan perbuatannya. Mereka 26:35 tidak beramal sholeh seperti itu. Atau 26:38 seperti ucapan orang-orang eh 26:43 apa A'rab ya ketika mereka menyatakan 26:47 wa qolatil A'rabu amanna. 26:50 Allah langsung jawab menyuruh 26:52 memerintahkan kepada Rasulullah Ya, qul 26:54 lam tu'minu walakin qulu aslamna walamma 26:58 yadkhulil imanu fi qulubikum. 27:01 Katakanlah ya Rasulullah. 27:03 Qulu 27:04 aslamna. Kami katakanlah kami sudah 27:07 masuk Islam karena ya arti mereka secara 27:09 dzahir datang kepada Nabi mengungkapkan 27:13 keimanan mereka beriman dan mengucap 27:16 mengucapkan dua kalimat syahadat. Tapi 27:18 apakah sudah dikatakan diberikan mereka 27:20 beriman? 27:21 Rasulullah walamma yadkhulil imanu fi 27:24 qulubikum. Allah katakan iman belum lagi 27:27 masuk ke dalam hati. 27:28 Ini juga sesuai dengan sabda Rasulullah 27:30 Shallallahu Alaihi Wasallam. 27:32 Rasulullah katakan al imanu ma waqara 27:34 fil qalbi wa saddaqahul amal. 27:38 Iman adalah sesuatu yang bersemayam di 27:40 dalam hati, diyakini 27:43 di dalam hati dengan penuh eee 27:47 ketawaduan, kekhusyuan, mengakui 27:49 kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 27:52 Kemudian dibuktikan dengan amal wa 27:54 saddaqahul amal. Iman itu bagaikan 27:57 nur yang ada di dalam hati. Eee kalau 28:00 kita gambarkan bagaikan kalau rumah di 28:03 suatu eee daerah terpencil misalnya ada 28:06 satu sebuah rumah di malam hari di sana 28:09 ada cahaya. 28:10 Cahayanya pasti keluar dari jendelanya, 28:13 dari lubang anginnya kelihatan keluar. 28:15 Ini juga keimanan yang ada di dalam hati 28:17 seorang 28:18 ya akan nampak di dalam perbuatannya. 28:20 Inilah apa dua yang kunci surga ini dua 28:24 kunci surga yang Allah Subhanahu Wa 28:26 Ta'ala eee sebutkan 28:29 di berkali-kali dalam Alquran. Bahkan 28:32 Allah Subhanahu Wa Ta'ala 28:34 mengecam mereka-mereka yang hanya 28:36 mengklaim. Sampai Allah katakan dalam 28:38 surah An Nisa 28:39 laisa bi amaniyyikum 28:41 wala amaniyyi ahlil kitab. 28:44 Bukan dengan angan-angan kalian, bukan 28:46 dengan klaim-klaim. kalian. Kan banyak 28:48 orang klaim 28:49 oh dia ini masuk surga, oh yang lain 28:52 masuk neraka seperti itu. 28:54 Allah katakan awal laisa bi amaniyyikum, 28:57 bukan dengan alam angan-angan kalian. 28:59 Kum di sini maksudnya kaum mukminin, 29:02 kaum muslimin 29:03 yang yang mengklaim, suka mengklaim 29:05 misalnya ada sebagian mereka seperti 29:07 itu. Allah nyatakan wala bi amaniyyi 29:10 ahlil kitab, juga bukan klaim-klaim apa 29:13 eee angan-angannya ahlul kitab yang 29:16 mereka mengatakan lan tamassana naru 29:19 illa ayyaman ma'dudah la yadkhulal 29:21 jannata illa man kana hudan au nasara, 29:24 itu kan klaim-klaim orang al yahud wan 29:26 nasara dulu. 29:27 Tapi Allah katakan kemudian man ya'mal 29:29 su'an 29:31 yujza bihi, siapa saja yang melakukan 29:33 keburukan dia akan di 29:35 di ganjar oleh Allah subhanahu wa taala, 29:37 akan dibalas oleh Allah subhanahu wa 29:38 taala. wala yajid lahu min dunillahi 29:41 waliyya wala nasira dan dia tidak akan 29:43 mendapatkan 29:45 ya selain Allah penolong ya maupun 29:48 pelindung, pelindung maupun penolong. 29:50 Sebaliknya wa man ya'mal minas shalihati 29:53 ya 29:54 ya 29:55 min dzakarin au untsa 29:58 barang siapa yang beramal saleh baik 30:00 laki-laki atau perempuan 30:02 bukan amal salehnya saja 30:04 wa huwa mukminun dan dia beriman, selalu 30:06 ini di di disandingkan oleh Allah 30:08 subhanahu wa taala. fa ulaika 30:10 yadkhulunal jannata wala yuzhlamuna 30:13 naqira mereka-mereka itu akan masuk 30:15 surga dan sedikitpun tidak akan dizalimi 30:17 oleh Allah subhanahu wa taala. 30:19 wallahu a'lam 30:20 Syukran jazakallah khairan jazak Ustaz. 30:22 Mungkin Ustaz Isam yang tadi itu 30:24 berkaitan dengan 30:25 innalladzina amanu waladzina hadu itu. 30:28 Mungkin perlu apa, perlu penjelasan 30:30 karena banyak orang 30:32 eee yang menggunakan ayat ini untuk 30:34 menganggap 30:35 untuk eee meyakinkan bahwasanya 30:39 semua agama itu benar, yang penting 30:43 beriman dan beramal saleh. 30:46 Nah, kita tahu dalam ayat 62 30:48 Suratul Baqarah Allah berfirman, "Innal 30:50 ladzina amanu 30:52 wal ladzina hadu 30:54 wan nashara 30:55 was shabiin man amana billahi wal yaumil 30:59 akhir wa amila shaliha. 31:02 Falahum ajruhum inda rabbihim wala 31:05 khaufun alaihim wala hum yahzanun." 31:08 Begitu juga dalam surat 31:11 Al Maidah juga ada ayat yang sama. Innal 31:13 ladzina amanu wal ladzina hadu was 31:15 shabiun. 31:16 Ayat 69 69 31:19 Nah, pada kedua ayat ini Allah 31:21 menjelaskan bahwa sesungguhnya 31:25 alladzina hadu 31:27 bisa diterjemahkan dengan arti 31:29 orang-orang 31:30 Yahudi. 31:32 Sebenarnya kata hada yahudu itu apa 31:34 artinya? 31:36 Dalam surat Al A'raf Allah sebutkan 31:42 "Inna hudna ilaik." 31:45 "Qala adzabi ushibu bihi man asya wa 31:48 rahmati wasi'at kulla syai." 31:51 Kata hada yahudu artinya kembali 31:53 bertobat pada Allah. 31:55 Kembali kepada Allah. 31:57 Sama dengan aslama yuslimu artinya 31:59 berserah diri kembali kepada Allah. 32:02 Inna hudna ilaik ucapan siapa? 32:04 Nabi Allah Musa alaihis salatu wassalam. 32:07 Nabi Allah Mu 32:09 Musa alaihis salatu wassalam. Allah 32:11 langsung menjawab, "Qala adzabi ushibu 32:14 bihi man asya." Adzabku aku akan kenakan 32:17 kepada siapa yang aku kehendaki, tidak 32:18 sembarangan, enggak serampangan. 32:21 "Wa rahmati wasi'at kulla syai." Tapi 32:23 rahmatku meliputi segala sesuatu. 32:26 Muslimnya dan non muslimnya semua 32:28 menerima rahmat Allah. Tanpa rahmat 32:30 Allah 32:31 tak mungkin dia mampu untuk bernafas, 32:33 menikmati berbagai macam nikmat karunia. 32:35 Tapi yang akan menerimanya 32:37 secara pasti dan terus bersamanya 32:40 fasaktubuhalilladzina 32:41 yattaqun 32:44 Aku akan tuliskan tetapkan rahmatku bagi 32:46 orang yang bertakwa, terus 32:48 fasaktubuhalilladzina yattaqun 32:52 wayu'tuna zakah 32:54 walladzina hum 32:55 biayatina 32:57 yu'minun Aku akan tetapkan ini bagi 32:59 mereka-mereka yang bertakwa, mendirikan 33:01 salat dan beriman kepada ayat-ayat kami. 33:05 Orang non muslim 33:07 dan muslim sama-sama mereka menikmati 33:10 nikmat dan rahmat Allah di dunia. Tapi 33:12 yang akan 33:15 tetap bersama rahmat Allah dunia dan 33:17 akhirat hanyalah orang yang beriman, 33:19 yang bertakwa pada Allah, yang 33:20 mengeluarkan zakat dan beriman pada 33:22 ayat-ayat Allah. 33:23 Jadi kita harus pahami jelas hal ini. 33:26 Jadi innalladzina hadu, ya. 33:28 Allah tidak mengatakan innal yahud, tapi 33:30 menggunakan kata kerja innalladzina 33:32 hadu, ya. 33:34 mengisyaratkan kepada apa yang Musa 33:36 sebutkan 33:38 ketika berdoa inna hudna ilaik 33:41 itu orang yang kembali kepada Allah. 33:43 Innalladzina hadu, kemudian wannashara 33:47 Kita tahu kata nashara ini bukan diambil 33:49 dari Nazareth 33:51 tapi diambil dari firman Allah ya 33:52 ayyuhalladzina amanu kunu ansharallah 33:56 kama qala Isa ibnu Maryam alil 33:58 hawariyyin 34:00 man anshari ilallah 34:02 qalal hawariyyun nahnu ansharullah 34:06 Ketika Isa berkata kepada kaumnya 34:08 jadilah kalian anshar-ansharku dalam 34:10 memperjuangkan agama Allah dan 34:13 menyebarkannya. 34:14 Siapa diantara kalian yang mau? 34:18 Para hawariyyun mengatakan kami adalah 34:20 anshar-anshar Allah, siap untuk membela 34:22 engkau mendampingi engkau dalam 34:24 memperjuangkan dan menyampaikan 34:26 ayat-ayat Allah. Nah Allah perintahkan 34:28 kita orang yang beriman untuk seperti 34:30 mereka kunu ansharullah 34:32 Nah, an-nashara di sini mengisyaratkan 34:35 kepada mereka-mereka yang beriman kepada 34:37 Almasih, 34:38 Rasulullah, kemudian juga mendukung dan 34:41 menyampaikan dakwahnya. 34:44 Bukan seperti mereka katakan bahwa 34:46 nashara kembali kepada kota Nazareth, 34:48 tidak. Tapi nashara, ya, nasrani, 34:51 diambil dari kata nashara yansuru. 34:55 Kemudian innalladzina hadu walladzina 34:58 ah, innalladzina hadu walladzina 35:00 innalladzina amanu 35:02 walladzina hadu, kemudian wan-nashara 35:04 was-shabiin. 35:06 Dan para shabiin. Shabiin, kaum sabian 35:09 ini bukan penyembah 35:10 api seperti yang dimaksudkan oleh 35:13 sebagian orang. 35:14 Shabiin di sini merupakan 35:15 kelompok-kelompok orang yang beriman 35:17 kepada Allah dengan mengikuti sisa 35:20 ajaran para nabi dan mereka menolak 35:22 untuk mengikuti tradisi budaya kaumnya 35:25 yang memper yang menyembah kepada selain 35:26 Allah. Allah. Oleh karena itu, kita 35:28 sering mendengar pada masa Rasulullah 35:30 shallallahu alaihi wasallam, pada masa 35:32 jahiliyah dulu, 35:33 kalau ada orang yang beriman bergabung 35:35 dengan Rasulullah, mereka mengatakan, 35:36 "Inna Umar qad shaba. 35:39 Inna Hamzah qad shaba." Maksudnya apa? 35:41 Meninggalkan tradisi budaya kaumnya, ya, 35:44 dan kesyirikan, keluar bergabung dengan 35:47 kaum shabiin yang beriman pada Allah. 35:50 Oleh karena itu, di kota Mekah banyak 35:53 sebetulnya orang-orang yang seperti ini. 35:55 Waraqah bin Naufal contohnya. Dia 35:57 meninggalkan, tidak ikut sama budaya. 35:59 Dan termasuk juga sekian banyak orang 36:01 yang dikenal dengan apa? Al-hanifiyyun. 36:03 Mereka mengikuti sisa ajaran Ibrahim 36:06 alaihissalatu wasallam. Mereka tidak mau 36:08 ikut bersama kaum yang menyembah 36:09 berhala. Nah, termasuk di antara mereka 36:11 sebelum diangkat menjadi nabi, nabi kita 36:13 Muhammad shallallahu alaihi wasallam 36:14 yang tidak pernah sama sekali tersentuh, 36:17 tercelup oleh kesyirikan. 36:19 Termasuk juga As-sayyidah Khadijah ummul 36:21 mukminin, bukan beragama nasrani, 36:24 tapi dia seorang apa? Juga yang menjauh 36:26 dari perbuatan-perbuatan kaumnya, 36:28 termasuk juga ibu nabi kita Muhammad 36:30 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 36:32 Dengan kehidupannya, kebersihannya, kita 36:34 saksikan mereka mengikuti sisa-sisa 36:36 ajaran Ibrahim. 36:39 Oleh karena itu, mereka tidak dapat 36:40 dihakimi dengan apa? Risalah rasul. 36:43 Karena mereka meninggal dunia jauh hari 36:45 sebelum nabi menerima risalah. Jadi, 36:47 bagaimana kita kategorikan mereka 36:49 musyrikin? 36:51 Beda dengan Azar. Ibrahim sudah 36:53 menyampaikan ayat Allah, memberikan 36:55 peringatan, dia menolak. Maka Ibrahim 36:57 berlepas tangan daripadanya. Tapi kalau 36:59 Abdullah dan Aminah, 37:01 ayah ibu Rasulullah sallallahu alaihi 37:02 wasallam dikenal kebersihan hidup 37:03 mereka, kelurusannya, kesuciannya. 37:07 Dan mereka mengikuti sisa-sisa ajaran 37:09 yang Ibrahim tinggalkan bagi mereka. 37:11 Maka Allah menghisab mereka sesuai 37:13 dengan apa yang datang kepada mereka 37:15 dari ilmu. 37:16 Oleh karena itu, lihat Abdul Muthalib. 37:18 Ketika datang kepada Abrahah, 37:20 dia meminta agar unta-untanya 37:22 dikembalikan. 37:23 Abrahah mengatakan, "Saya merasa heran. 37:25 Rumah Tuhanmu akan dihancurkan, 37:28 kamu berdiam, 37:29 tapi kamu minta unta-untamu." Dia 37:31 mengatakan, 37:33 "Inna lil baiti rabban." 37:35 Rumah tersebut ada pemiliknya. Dia akan 37:37 yang akan apa? Yang akan membela apa? 37:40 Dan melindungi rumahnya. Sedangkan wa 37:42 ana rabbul ibil, saya pemilik unta, saya 37:43 minta unta saya. 37:46 Setelah itu, Abdul Muthalib perintahkan 37:48 keluarganya, penduduk Mekah, ya, untuk 37:50 keluar dari Kota Mekah di gunung-gunung. 37:54 Meninggalkan kota. Begitu Abrahah masuk, 37:56 di sana dia menghadapi kematiannya. 37:59 Menunjukkan apa? 38:01 Menunjukkan bagaimana hadis kalian 38:03 hatinya, ya, 38:04 ya, yang betul-betul apa? Penuh 38:06 kepasrahan kepada Allah. Oleh karena 38:08 itu, dia yang memberikan nabi kita nama 38:11 siapa? 38:12 Ahmad dan Muhammad. Agar menjadi orang 38:15 yang terpuji di langit maupun apa? 38:17 Ini semua merupakan isyarat-isyarat 38:21 akan kebersihan hidup mereka. Adapun 38:23 penyimpangan kesalahan yang terjadi pada 38:25 mereka 38:26 karena kebodohan, Allah Subhanahu wa 38:28 ta'ala yang akan menghakimi mereka. 38:31 Jadi kita perhatikan di sini kaum Sabiin 38:33 sebetulnya 38:34 terdapat di Irak ya, terdapat di 38:36 berbagai macam daerah, mereka-mereka 38:38 yang tidak bisa menerima perbuatan dan 38:41 kejahiliahan kaum yang menyembah berhala 38:44 tapi mereka tidak mendapatkan petunjuk 38:46 secara jelas dan pasti, akhirnya mereka 38:48 meninggalkan kesyirikan tersebut, mereka 38:50 mengikuti sisa-sisa ajaran para nabi. 38:53 Mereka dikenal dengan nama As-Sabiun, 38:55 bukan penyembah api. 38:57 Bukan penyembah bintang juga ya? Iya, 38:58 bukan juga penyembah bintang. 39:01 Bahkan ada eh keterangan di YouTube 39:04 mengatakan bahwa Sabiin ini merupakan 39:05 satu kaum yang betul-betul menyembah 39:06 Allah Subhanahu wa ta'ala, mengikuti 39:08 sisa-sisa ajaran para nabi. Jadi 39:11 innalladzina amanu walladzina hadu 39:13 was-sabiin ya, wan-nashara was-sabiin 39:17 nah 39:18 keempat golongan ini man amana billahi 39:21 wal yaumil akhir, syaratnya 39:24 beriman kepada Allah dan hari akhirat, 39:27 wa amila shaliha, mengerjakan amal 39:29 saleh, maka Allah jamin bagi mereka 39:31 falahum ajruhum inda rabbihim wala 39:34 khaufun alaihim wala hum yahzanun. Allah 39:36 sediakan ganjaran mereka di sisi Tuhan 39:38 mereka 39:40 dan mereka tidak akan mengalami 39:42 ketakutan maupun kesedihan, wala khaufun 39:45 alaihim wala hum yahzanun. Jadi jelas 39:48 sekali ya 39:50 Allah tetapkan syaratnya bagi mereka 39:53 beriman kepada Allah, hari akhirat dan 39:56 mengerjakan amal saleh. 39:58 Kalau seandainya dia beriman kepada 40:00 Allah 40:01 hari akhirat tapi tidak mengerjakan amal 40:02 saleh bahkan melakukan kejahatan, maka 40:05 orang semacam ini tidak ada nilainya. 40:07 Iman yang tidak sama sekali menghasilkan 40:09 buah. 40:10 Begitu juga kalau dia beramal saleh tapi 40:12 tidak beriman kepada Allah dan hari 40:13 akhirat, berarti orang yang ingkar 40:15 kepada Tuhannya, maka jangan dia 40:16 mengharapkan balasan dari Allah. Silakan 40:18 dia minta harapan dari apa? Dari selain 40:20 Allah sebagaimana pekerjaan yang 40:21 dilakukan. 40:23 Nah, kalau dalam surat Al-Hajj, 40:26 ya, 40:27 berbeda uslubnya. 40:29 Karena apa? Allah gabungkan antara yang 40:30 beriman dan orang-orang yang tidak 40:32 beriman. 40:34 Innalladzina amanu walladzina hadu, 40:37 was shabiina wan nashara wal majusa 40:40 walladzina asyroku innallaha yafsilu 40:43 bainahum yaumal qiyamah innallaha ala 40:45 kulli syaiin syahid. Sesungguhnya 40:47 orang-orang yang beriman, 40:51 walladzina hadu dan mereka-mereka 40:53 kalangan hadu, orang Yahudi yang kembali 40:55 kepada Allah. Wan nashara, mereka-mereka 40:58 juga yang mendukung dakwah Al-Masih, 41:00 memperjuangkannya, menyampaikannya, 41:03 yang mereka merupakan risalah Allah 41:05 subhanahu wa taala yang sama dengan apa 41:07 yang disampaikan Nabi kita. 41:09 Was shabiin, mereka-mereka meninggalkan 41:11 kesyirik-kesyirikan, 41:13 meninggalkan penyembahan terhadap selain 41:15 Allah subhanahu wa taala, ingin menjaga 41:17 kelurusan hidup mereka. Kemudian, wal 41:20 majusa walladzina asyroku dan 41:23 orang-orang Majusi, 41:24 ya, mereka yang menyembah api dan 41:26 mereka-mereka mempersekutukan Allah, 41:29 Allah enggak bilang fala khaufun alaihim 41:31 atau lahum ajrun enggak. 41:32 Innallaha yafsilu bainahum yaumal 41:34 qiyamah, Allah akan putuskan di antara 41:36 mereka di hari kiamat nanti. Innallaha 41:38 ala kulli syaiin 41:40 syahid. Sungguh Allah Maha menyaksikan 41:42 segala sesuatu. Adapun keputusan Allah 41:44 di dunia, 41:45 Allah sebutkan innalladzina kafaru 41:49 min ahlil kitabi wal musyrikin fi nari 41:52 jahannama khalidina fiha ulaika hum 41:55 syarrul bariyah. 41:57 Sesungguhnya orang-orang yang ingkar 41:59 kafir 42:01 dari para ahli kitab 42:03 atau orang-orang musyrik, ya, 42:05 Allah jelaskan, ya apa? 42:07 Mereka akan menjadi penghuni api neraka 42:09 kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. 42:11 Ulaika hum syarrul bariyyah, mereka 42:13 seburuk-buruknya makhluk yang ingkar 42:15 kepada Tuhan yang telah menciptakan dan 42:17 memberikan nikmat kepadanya. Ini 42:18 pernyataan dari Allah, bukan pernyataan 42:20 kita, bukan juga karena kita merasa diri 42:23 kita benar, sama sekali tidak. Ini 42:24 pernyataan yang datang dari Allah. 42:26 Allah. Sebaliknya, innalladzina amanu 42:30 wa amilus shalihat 42:32 lahum ajruhum eh innalladzina amanu wa 42:35 amilus shalihati ulaika hum khairul 42:37 bariyyah. 42:38 Adapun orang yang beriman dan 42:40 mengerjakan amal mereka shalih, 42:42 merekalah sebaik-baiknya makhluk. 42:45 Jaza'uhum inda rabbihim jannatu adnin 42:48 tajri min tahtihal anharu khalidina fiha 42:52 abada, radhiyallahu anhum wa radhu anhu. 42:55 Ulaika 42:57 ula ya radhiyallahu anhum wa radhu anhu 43:01 dzalika liman 43:03 khashiya rabbah. 43:05 Adapun orang yang beriman dan beramal 43:07 shalih, merekalah sebaik-baiknya 43:09 makhluk. Balasan yang Allah sediakan 43:11 bagi mereka, taman-taman surga 43:14 yang kekal di dalamnya untuk 43:15 selama-lamanya. Allah ridha kepada 43:17 mereka, mereka juga ridha dengan karunia 43:20 dan balasan yang Allah berikan untuk 43:22 mereka. 43:23 Itulah ya balasan yang Allah sediakan 43:25 bagi mereka yang takut kepada Tuhan 43:27 mereka. Ini jelas gamblang di sini, 43:30 jangan kita mengaburkan kebenaran. 43:33 Jadi siapa-siapa yang beriman beramal 43:35 shalih 43:37 melakukan perbuatan mulia 43:39 dan imannya sesuai dengan petunjuk yang 43:41 Allah subhanahu wa ta'ala berikan, Allah 43:42 berikan jaminan 43:44 keselamatan, kebahagiaan. Tapi mereka 43:47 yang mempersekutukan Allah dari manapun 43:49 juga, termasuk dari kaum muslimin 43:51 kalau mereka mempersekutukan Allah, 43:53 mereka juga melakukan kejahatan di muka 43:55 bumi, maka jangan harap rahmat Allah 43:57 akan dituangkan dan dibuka bagi mereka. 44:00 Ini merupakan kalimatul fasli, wallahu 44:02 a'lam. 44:03 Mungkin eh apa eh 44:05 tambahan sedikit eh 44:07 mengenai ayat tadi 44:09 eh 44:10 di Al-Baqarah 69 maupun juga di 44:13 Al-Maidah, "Innal ladzina amanu wal 44:15 ladzina hadu was shabiina wan nashara." 44:19 "Man amana billahi wal yaumil akhir fala 44:22 khaufun alaihim walahum yahzanun." 44:24 Eh. 44:26 Ini juga, eh, apa? 44:28 Eh, dari 44:31 asbabun nuzul juga, ya. 44:34 Yang menceritakan tentang 44:37 bagaimana keimanannya, masuk Islamnya 44:40 Salman Al-Farisi 44:42 ketika sudah di Madinah, dia beriman 44:45 kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi 44:46 Wasallam setelah melihat bukti-bukti 44:47 yang 44:49 dia sudah ketahui dari guru-gurunya 44:52 sebelumnya, yaitu ahli kitab yang 44:54 benar-benar beriman kepada Allah 44:57 dan beramal saleh dan tidak 44:59 mensyukutukan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 45:02 Sudah dikasih tahu ciri-cirinya, kan, 45:04 akhirnya Salman Al-Farisi beriman. 45:06 Kemudian ketika 45:08 eh, eh, berdialog dengan Rasulullah 45:11 Shallallahu Alaihi Wasallam ditanya, 45:13 eh, apa, eh, dari mana Salman asalnya, 45:15 kemudian diceritakan bagaimana kok bisa, 45:18 eh, mengetahui ciri-ciri tentang 45:20 Rasulullah. Disebutkan, "Saya dulu, ya, 45:22 mengikut, ya, asalnya kan Salman 45:24 Al-Farisi termasuk orang Majusi, 45:26 kemudian dia berguru dengan ahli kitab 45:30 yang saleh, yang baik, yang beriman 45:31 kepada Allah dan Rasul-Nya dan beramal 45:33 saleh." 45:35 Kemudian diceritakan, "Saya ini 45:37 mengetahui ciri-ciri nabi terakhir ini 45:39 dari 45:40 mereka-mereka ahli kitab, ya, 45:41 Rasulullah. Bagaimana 45:43 apa, kemudian, eh, nasib mereka itu? 45:46 Yang mereka sebenarnya mereka ingin 45:48 bertemu, beriman kepada nabi yang 45:50 terakhir, tapi enggak 45:51 enggak kesampaian, kan, seperti itu. 45:53 Bagaimana nasib mereka?" 45:56 Ya, Rasulullah katakan, "Wallahu A'lam." 45:57 Ini kalau ucapan ini, ya, bilang, 46:00 "Mereka itu 46:01 eh, ahli nar, masuk neraka." Turun ayat 46:04 ini. innalladzina hadu innalladzina 46:07 amanu walladzina hadu wannasara wasabiun 46:10 man amana billahi wal yaumil akhir fala 46:13 khaufun alaihim walahum yahzanun 46:16 jadi 46:17 ketika tadi dibilang mereka itu enggak 46:19 selamat 46:20 apa 46:22 Salman Al Farisi seperti disambar gledek 46:24 ya Allah dia lihat mereka itu 46:26 orang-orang yang baik tidak menyekutukan 46:27 Allah ya 46:29 berbuat baik tapi karena enggak 46:32 belum sampai ke bertemu kepada 46:33 Rasulullah 46:35 mereka ya belum datang belum bersyahadat 46:37 di hadapan Rasul Shallallahu Alaihi 46:38 Wasallam karena mereka tidak 46:40 mengalaminya 46:42 inilah penye ayat ini menyatakan 46:45 bahwasanya mereka itu selamat jadi 46:48 apakah 46:49 Aliyahud wannasara yang atau ahlul kitab 46:52 itu yang Allah nyatakan selamat ini yang 46:54 mereka yang menyekutukan Allah 46:57 ya misalnya menganggap Nabi Isa itu anak 46:59 Tuhan atau trinitas bukan mereka ini 47:02 yang karena yang musyrik tadi yang dalam 47:04 surah Al Hajj dipisahkan itu kalau 47:06 menyekutukan Allah kan di dalam ayat 47:08 yang lain 47:09 ya Allah Subhanahu sebutkan laqad kafara 47:12 ladzina qolu innallaha salisu salasa 47:15 laqad kafara ladzina qolu ya Al Masih 47:18 Ibnullah ya seperti itu nah itu itu 47:20 kafir itu enggak masuk artinya 47:23 orang-orang Aliyahud wannasara ya kalau 47:25 diartikan tadi sebagai Yahud bukan 47:27 seperti Yahudna karena kata hadu di 47:30 sudut dalam ayat yang lain juga kan 47:32 ya wam fabizulmim minalladzina hadu 47:35 maksudnya orang Yahudi arti orang Yahudi 47:37 atau ahlul kitab yang benar-benar 47:39 beriman kepada Allah dan Rasulnya dan 47:42 tidak ya menyekutukan Allah kan banyak 47:45 diantara 47:46 pengikut Nabi Isa kan tetap masih ada 47:48 dulu banyak kan seperti itu yang beriman 47:51 ahlul kitab ya seperti Waraqah bin 47:53 Naufal juga yang didatangi oleh Sayyidah 47:56 Khadijah itu juga kan min ahli kitab dan 47:59 beriman dia 48:00 mau beriman kepada Rasulullah 48:01 Shallallahu Alaihi Wasallam. Nah, 48:02 mereka-mereka ini walaupun belum sempat 48:04 ketemu dengan dengan Rasulullah mereka 48:07 adalah orang-orang yang selamat seperti 48:09 itu. Jadi, bukan orang ya Al Yahud wan 48:12 Nasara yang sekarang yang sudah sudah 48:14 mendapat mendapatkan dakwah Islam ya 48:17 mereka menentang tetap selamat biar 48:19 Nasara enggak seperti itu. Kalau mereka 48:22 yakin meyakini apa Nabi Isa anak Tuhan 48:27 atau trinitas seperti itu, itu sudah 48:30 ditentang oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala 48:31 dalam Alquran dinyatakan mereka adalah 48:34 kafir seperti tadi dalam surah 48:35 Al-Bayyinah juga mereka termasuk kafir. 48:38 Jadi ya 48:40 jangan disalahpahami ayat ini kemudian 48:42 di 48:44 artikan 48:45 semua agama 48:47 benar sama seperti itu. Allah Subhanahu 48:49 Wa Ta'ala jelas sekali dalam Alquran 48:51 bagaimana ketika ada kemusyrikan di sana 48:53 Al Majus juga disebutkan penyembah api. 48:56 Allah enggak sebutkan tadi. Au majruhum. 48:58 Au majruhum 48:59 enggak tapi Allah yaftil Allah pisahkan 49:02 nanti Allah tetapkan siapa yang yang 49:04 beriman siapa yang tidak seperti itu. 49:06 Wallahualam. Cuma dalam Alquran jelas 49:08 sekali kan bagaimana penegasan Allah 49:09 terhadap orang-orang musyrik kan. He eh. 49:11 Sekian banyak ayat Allah sampai Allah 49:13 katakan laqad kafaru alladzina qalu 49:15 innallaha huwal masih ibnu Maryam laqad 49:17 kafaru alladzina qalu innallaha salisu 49:19 salasa. 49:20 Jadi, kita menafsirkan Alquran tidak 49:22 boleh sepotong-sepotong tapi harus 49:23 dikaitkan dan digabungkan sebagaimana 49:26 ancaman Allah terhadap mereka yang 49:28 menafsirkan Alquran sepotong-sepotong. 49:31 Kama anzalna al muqtasimin alladzina 49:34 ja'al quranan 49:36 ilim fa rabbika la nas alannahum 49:39 am ma kanu ya'malun. 49:41 Sebagaimana ancaman yang kami turunkan 49:43 kepada para muqtasimin 49:44 yang sengaja menafsirkan firman-firman 49:47 Allah bukan dalam satu kesatuan tapi 49:49 secara terpecah-pecah dan 49:50 terpisah-pisah. Akhirnya melahirkan 49:53 pemahaman yang tidak sempurna. 49:54 Yaitu mereka-mereka yang menjadikan 49:56 Quran idhin. Idhin maksudnya apa? 49:58 A'dhoan mufarroqoh. Jadi anggota-anggota 50:01 yang terpisah-pisah. 50:03 Maka demi Tuhanmu kami akan bertanya 50:05 kepada mereka tentang apa yang mereka 50:07 perbuat. 50:08 Jadi kita harus dalam menafsirkan ayat 50:10 Quran jangan sepotong-sepotong. Tadi 50:12 berkaitan dengan kisah yang Ustaz Hamzah 50:13 katakan, sebetulnya bukan dari 50:14 Rasulullah pernyataan tadi. 50:17 Dari perbincangan Salman dengan para 50:18 sahabat. 50:20 Dia berbincang-bincang sebagian sahabat 50:22 mengatakan finar. Oh finar. Akhirnya 50:25 turun firman Allah kepada Rasul-Nya 50:27 untuk memberikan jawaban bahwa ini 50:29 merupakan pendapat yang tidak benar. 50:31 Walaupun mereka belum berjumpa dengan 50:33 Rasul beriman kepada Rasul. Tapi jalan 50:36 hidup mereka sebelumnya menunjukkan 50:38 keimanan wala yukallifullahu nafsan illa 50:41 wus'aha. Jadi betapa indahnya keimanan, 50:44 betapa indahnya amal saleh yang tumbuh 50:46 dari keimanan. Saya juga enggak yakin 50:47 itu keluar dari mulut Rasulullah. 50:51 Kan sering kan ada pembicaraan diantara 50:52 para sahabat turun ayat-ayat Quran. Lalu 50:54 diluruskan itu, dibenarkan. 50:57 Alhamdulillah, mudah-mudahan apa namanya 51:00 kajian pada pagi hari ini insyaallah 51:02 kita bukan sekali-kali ingin menghujat 51:04 atau melecehkan Buya Syakur. 51:07 Kita hormati beliau sebagai seorang 51:09 guru, sebagai seorang ustaz ya yang 51:11 menyampaikan dakwahnya. Cuma kita saling 51:14 berusaha meluruskan. Kalau seandainya 51:17 katakan Buya Syakur mendengarkan apa 51:18 yang kita sampaikan. Dia merasa apa yang 51:20 kita sampaikan tidak benar. Kita ingin 51:22 Buya Syakur menyampaikan dengan 51:24 ayat-ayat Allah subhanahu wa taala. 51:27 Meluruskan apa yang kita sampaikan. 51:28 Selagi dalam kehidupan dunia kita bisa 51:30 saling meluruskan. Kalau sudah sampai di 51:32 akhirat tinggal hanya terima apa? 51:34 Terima 51:35 pengadilan, hukuman atau apa? Atau 51:37 ganjaran. Jadi kita ingin betul-betul 51:39 seperti firman Allah 51:40 bismillahirrahmanirrahim wal asri innal 51:43 insana lafi khusrin illalladzina amanu 51:45 wa amilus sholihat wa tawashou bil haqqi 51:49 wa tawashou 51:50 Alhamdulillah. 51:51 Mudah-mudahan kita bersama Ustaz Hamzah, 51:53 Ustaz Isya dan lainnya bersama Rashid 51:55 semuanya bisa berpartisipasi, 51:57 berkontribusi untuk betul-betul 51:59 menyampaikan ayat Allah Subhanahu Wa 52:01 Ta'ala agar kita menerima ampunan dari 52:04 Allah atas kelalaian, kesalahan yang 52:06 begitu banyak kita akui bahwa kita belum 52:08 menjalankan dan mengamalkan 52:11 apa-apa yang Allah perintahkan untuk 52:12 menyampaikan ayat Allah dengan 52:14 sebaik-baiknya. Wallahu A'lam. 52:18 Subhanallah, alhamdulillah 52:21 luar biasa ya. 52:22 Mudah-mudahan diskusi kita pagi ini 52:25 tentang 52:27 pernyataan Buya Syakur dapat memberi 52:29 kejernihan 52:31 berpikir kepada kita semuanya. Terima 52:32 kasih, terima kasih Ustaz Husein, Ustaz 52:34 Hamzah 52:35 Ustaz Isya 52:42 Saya Muhammad Krishna, Anis Mualim juga 52:45 Asep mohon pamit. Wabillahi Taufiq Wal 52:47 Hidayah, Wasalamualaikum Warahmatullahi 52:48 Wabarakatuh.