Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV 0:28 dalam acara buka Buka mata buka telinga. 0:31 Edisi hari Ahad 25 Januari 0:35 2026. Acara buka mata buka telinga kita 0:38 bersama Dr. Sarbini Abdul Morad sudah 0:42 bergabung bersama kita melalui aplikasi 0:44 Zoom ya. Asalamualaikum Dr. Ben. 0:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:49 wabarakatuh. Mas Angga 0:50 bagaimana? Sehat, Dok? 0:52 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Siap. 0:54 Ini sepertinya udah enggak sabar lagi 0:56 nih, Dokter Ben. Ini ingin apa ya? 0:59 istilahnya berteriak gitu ya, Dok. Topik 1:03 kita di malam hari ini buka mata, buka 1:05 telinga. Apa yang akan diangkat? Lalu 1:07 dokter Ben ini mengundang siapa nih di 1:09 acara BMBT kita malam hari ini? 1:12 Ya, kita malam ini sangka kita coba 1:15 ngambil tema-tema yang lagi hangat 1:17 sekarang nih tentang bop of peace 1:20 perdamaian gagah 1:22 dan ini saya pikir ini harus kita 1:24 diskusikan pada malam hari ini dengan 1:26 pakar yang tepat ini Mas Angangga. 1:28 Iya. 1:28 Selama ini lagi ee pakar ini lagi ramai 1:31 nih. Tarik-tarik ini tarik-tarik ke 1:34 hampir semua media ini untuk 1:35 menyampaikan 1:36 betul 1:37 masalah yang krusial ini. Pada 1:40 ee pada sebal nih sebel sama semua nih 1:42 kayaknya nih. Maka kita undang pada 1:45 malam hari ini adalah ee Bang Faisal 1:48 Asegf. Nah, ini kedua beliau hadir di 1:50 sini dan mudah-mudahan para pendengar 1:53 Rasil ini bisa menikmati sajian yang 1:56 disampaikan oleh pakar Timur Tengah ini. 1:59 Iya. Asalamualaikum, Bang Faisal. 2:02 Waalaikumsalam, Mas Angga. Sehat? 2:05 Alhamdulillah sehat. Ini dapat kembali 2:07 mengudara diasil nih ya. Alhamdulillah, 2:09 Bang Faisal. 2:11 Memang tadi kalau Dr. Ben ee sebut bahwa 2:14 yang sedang hangat sekarang gitu ya eh 2:17 board of peace sebagai ee pembuka dari 2:22 eh Dr. Ben apa, Dok, untuk diskusi kita 2:24 di malam hari ini? 2:27 Dan kita mencoba untuk diskusi nih, Mas 2:29 Angga masalah ee dewan dewan apa? Dewan 2:32 Perdamaian atau BOP ini adalah karena 2:34 memang ee kita nih tiba-tiba kagetkan ya 2:38 dengan dengan penerimaan Pak Presiden ee 2:42 Prabowo Subianto menerima Indonesia 2:44 menjadi salah satu anggota 2:46 i 2:46 bop ini yang yang memang 2:49 tujuannya ya kita tahulah tujuannya yang 2:52 disampaikan oleh Trump kan kita kagnya 2:55 adalah bahwa kenapa presiden tidak 2:58 seperti Eropa gitu ya atau kayak si 3:00 Putin akhirnya menob 3:02 ini ya dicip-cip duluah artinya jangan 3:05 langsung div tawarin langsung tanda 3:08 tangan tanpa ee ada apa ada mengetahui 3:13 latar belakang dari semua cerita di 3:15 balik itu semuanya ini yang sebenarnya 3:17 yang kita bawa kaget ya bawa kaget kita 3:20 kenapa presiden ini kok sepolos itu gitu 3:23 loh kadang-kadang saya tu heran sendiri 3:24 loh pasangga 3:25 heran saya tuh kenapa ni ini presiden 3:28 tercinta kita ini 3:29 kalau sudah si Trump telepon langsung 3:31 siap komandan gitu loh artinya siap 3:33 Trump gitu loh k itulah bahasa bahasa 3:36 yang yang bikin kita ini terkaget-kaget 3:39 dan kemudian pihak MLU Pak Menu Sugeno 3:42 dalam menjelaskan ini kan enggak enggak 3:45 terlalu apa enggak terlalu detail ya 3:47 sangat normatif sekali ya sehingga ee 3:50 kita juga melihat bahwa sebenarnya ee 3:53 pihak Kimlu pun puyung juga mencari 3:55 ayat-ayat untuk mengendarkan presiden 3:57 ini 3:58 gimana cara ininya gitu. gitu ya. Kemen 4:01 lu nih 4:01 gimana cara gimana ceritanya ini kita 4:03 lihat ee 4:05 pertama 4% terakhir kan dengan ada 4:07 Indonesia di situ banyak hal yang bisa 4:09 kita lakukan sekarang ke apa kekerasan 4:12 penderitaan Gaza sudah kurang segala 4:14 macam itu. Saya pikir ini 4:16 iya 4:16 salah pembawaca berita ini belah-salah 4:18 yang bisik ini. Jadi 4:20 J ini yang yang kita akan coba diskusi 4:22 malam ini, Mas. Mak kita undang Faisal 4:24 Sikap untuk 4:25 sama-sama kita diskusi kira-kira apakah 4:28 ini langkah tepat Indonesia ya. 4:30 Tepat sama itu kemudian eh bagaimana 4:33 konsekuensi buat kita dan buat 4:35 Palestina. Ini paling penting sekali 4:37 sebagai prolog itu Masangga. 4:38 Iya. Baik, Dr. Ben. Apakah board of 4:42 peace Donald Trump untuk Palestina atau 4:46 untuk Israel? Ini kalau Kalimantan mau 4:48 kita lengkapin begitu ya, Ikhwan Ahmad, 4:50 Anda juga bisa bergabung bersama kami 4:52 nanti. Silakan sampaikan komentar 4:54 ataupun pertanyaannya ke nomor WhatsApp 4:56 Rasil di 0811999720. 5:01 Kita akan ke Bang Faisal e Asagalf. 5:03 analisanya ee selain memang beliau ini 5:07 sebagai wartawan senior gitu ya, juga 5:09 turun ke eh banyak tempat e konflik 5:13 termasuk juga ke Gaza di tengah dinamika 5:16 politik global yang ini bukan hanya 5:19 kalimat hangat ya, tapi juga sudah 5:22 memanas terus gitu. Bang Faisal melihat 5:26 alurnya dulu nih. Alurnya dulu. Kok bisa 5:29 sih tahu-tahu Prabowo itu ketika dia 5:34 ngopi bareng di Davos itu ya tahu-tahu 5:37 menandatangani gitu. Ngopi bareng Trump 5:39 tuh tahu tanda tangan dan dia pasti kan 5:42 sudah tahu kan Eropa akan bersikap 5:44 seperti apa, lalu juga negara-negara 5:45 Arab akan bersikap seperti apa. Oh 5:47 Indonesia begini aja deh gitu ya. Kalau 5:49 tadi dengan model dia ketemu Trump itu 5:52 langsung hormat. Padahal Trump itu latar 5:54 belakangnya bukan militer. Bagaimana 5:56 kita melihat eh alur bop ini sampai 6:00 Indonesia itu diwanti-wanti oleh banyak 6:03 negara? Hati-hati. Med Indonesia juga 6:05 tuh beberapa hari ini menyorot itu 6:07 hati-hati Indonesia. Tapi kan ini sikap 6:10 dari presidennya. Bagaimana memulai 6:12 analisanya dari Bang Faisal? 6:15 Yang pertama, keputusan Prabowo akhirnya 6:18 bergabung dengan Dewan Perdamaian 6:20 Bikinan Trum ini sebenarnya bukan hal 6:23 yang mengejutkan. Kalau kita lihat dari 6:25 sikap Prabowo sebelumnya, kalau kita 6:27 ambil mundur ke belakang Juli 2000 tahun 6:30 lalu ketika ada konferensi ee di New 6:33 York. Jadi deklarasi New York yang 6:36 akhirnya ee salah satunya adalah 6:39 mendukung ee proposal Damai Trump. He. 6:41 Kemudian juga ee mendukung ee perlucutan 6:45 senjata Hamas dan ee di situ ada 19 6:48 negara mayoritas negara Arab dan Muslim. 6:51 Kemudian juga 2 bulan kemudian pada 6:53 September saat berpidato di sidang 6:55 Majelis Umum PBB itu Prabowo ee saya 6:59 kira ini presiden Indonesia pertama yang 7:01 menekankan pentingnya jaminan keamanan 7:04 dan keselamatan bagi Israel sebagai 7:06 penjajah 7:07 h 7:07 terhadap Palestina agar terwujud 7:10 perdamaian antara kedua negara. Nah, 7:12 puncaknya yaitu dengan bergabung dengan 7:14 Dewan Perdamaian. Kalau kita lihat 7:15 momentumnya sekarang ini kan puncaknya 7:17 bergabung dewan dengan dewan perdamaian. 7:20 Nah, kalau misalkan ee Pak Prabu 7:23 bersikap seperti itu, saya kira ini aneh 7:25 ya. H 7:26 perdamaian itu baru muncul ketika 7:28 keadilan ditegakkan. Selama ini kan 7:30 bangsa Palestina tidak pernah 7:31 mendapatkan keadilan. Ketika perang Gaza 7:34 2 tahun, ICJ, Mahkamah Internasional 7:37 International Court of Justice sudah 7:38 menyatakan bahwa Israel melakukan 7:40 genosida di Gaza. Amnesti internasional 7:42 juga sama, Human juga sama. Terus 7:45 Frances Albanis pelapor khusus PBB untuk 7:47 situasi di Palestina juga sama. 7:49 menyatakan terjadi genosida di Gaza. 7:52 Bahkan ee ee ICC, Pengadilan Kejahatan 7:56 Internasional sudah mengeluarkan surat 7:57 perintah penangkapan atas nama Perdana 7:59 Menteri Israel Benyamin Netanyahu dan 8:01 mantan Menteri Pertahanan Yosf Galan 8:03 pada November 2024. 8:06 Hm. 8:06 Ya. Jadi sebelum Israel mendapatkan 8:09 sanksi atas ee kejahatan genosidanya di 8:13 Gaza, kejahatan perang dan kejahatan 8:14 kemanusiaan, sanksi sebagai sebuah 8:16 negara ya. Kemudian juga netanya HU 8:19 ditangkap dan diadili Yaf Galan juga 8:20 begitu ya. Saya kira ee kurang pantas ee 8:24 kalau seorang pemimpin yang selalu 8:27 menyatakan bahwa kita negara kita 8:30 mendukung perjuangan Palestina tapi kita 8:33 ee menyatakan bahwa kita perlu menjamin 8:36 keamanan dan keselamatan Israel sebagai 8:38 sebuah penjajah padahal tidak pernah 8:40 mengenai sanksi. Nah, terus yang kedua 8:42 yang ingin sampaikan adalah sebenarnya 8:44 Dewan Perdamaian Bikinan Trump ini tidak 8:46 pantas untuk ee untuk dimasuki. Dan dari 8:50 19 negara yang menandatangani Kamis lalu 8:53 itu 13 negara mayoritas muslim 8:56 berpenduduk mayoritas muslim ya. 8:57 Indonesia, Turki, Arab Saudi. 8:59 H. 8:59 Ah itu kenapa saya bilang tidak pantas. 9:01 Pertama 9:03 ini lembaga yang namanya Dewan 9:05 Perdamaian tapi dibikin oleh seorang 9:07 presiden yang suka bikin owner. 9:10 Hm. Kita tahu sebelum meluncurkan dewan 9:12 perdamaian di Davos kemarin, Kamis lalu 9:14 itu di sela pertemuan tahunan forum 9:17 ekonomi dunia itu kan Trump ee 9:20 sebelumnya menculik Presiden ee 9:23 Venezuela Ncolas Maduro dan istrinya 9:25 dengan alasan kejahatan narkotik dan 9:27 sebagainya. Ini kan sebuah pelanggaran 9:29 hukum internasional. Kemudian juga Trump 9:31 menghasut demonstran di Iran untuk terus 9:33 melakukan demonstrasi sampai rezimullah 9:36 terguling di Iran. H 9:37 kemudian Trump mengancam ee akan merebut 9:40 Greenland. 9:42 Jadi ee lembaga yang namanya sebenarnya 9:46 dari namanya juga enggak pantas dibuat 9:48 oleh Trump. Orang yang bahkan Trump 9:50 sudah menyatakan sebelum meluncurkan 9:52 dewan ini, dewan perdamaian ini, bahwa 9:54 dia tidak lagi butuh hukum 9:55 internasional. 9:56 Nah, 9:57 ya itu jadi enggak enggak pantas seorang 10:00 presiden yang suka bikin onar, suka 10:02 melanggar hukum internasional, tiba-tiba 10:04 membuat lembaga namanya Dewan 10:06 Perdamaian. He. 10:07 Nah, dari kontradiksi antara nama yang 10:10 dibuat Trump dengan dengan kebijakannya 10:13 sendiri, kebijakan luar negerinya, ee 10:15 kepentingan politiknya itu sendiri, itu 10:17 ya lembaga ini tidak layak untuk 10:18 dimasuki oleh siapapun. 10:20 Artinya enggak akan enggak akan terwujud 10:22 perdamaian versi banyak pihak jika yang 10:25 membuat adalah tukang onar yang tidak 10:27 yang sudah menyatakan tidak lagi butuh 10:29 hukum internasional. 10:31 Nah, yang kedua adalah Dewan Perdamaian 10:34 ini lebih otoriter daripada Dewan 10:35 Keamanan Persikatan Bangsa-Bangsa. 10:37 Dewan Keamanan Persikatan Bangsa-Bangsa 10:39 kan ada 15 anggota. Lima anggota tetap 10:41 punya veto, Amerika, Inggris, Perancis, 10:44 Rusia, dan Cina. 10 anggota tidak tetap 10:46 yang dipilih tiap tahun dan itu tidak 10:48 punya hak feto. 10:49 Ini dari 15 yang punya. He. 10:51 Nah, sedangkan Dewan Perdamaian hanya 10:54 Trump sendiri yang punya hak veto. 10:56 Artinya kan ini lembaga otorit walaupun 10:58 semua anggotanya dewan nanti memutuskan 11:01 sebuah ee isu ya dalam hal ini Gaza 11:04 mereka sepakat yang memang bagus untuk 11:07 kepentingan warga Gaza ataupun rakyat 11:09 Palestina secara keseluruhan. Saya yakin 11:11 Trump akan memf itu 11:13 h 11:14 karena ya itu tadi kebijakan Trump ini 11:17 adalah selalu pro Israel. Jadi aneh 11:20 ketika ee dalam konteks Indonesia 11:23 Presiden Prabowo memutuskan untuk masuk 11:25 ke dewan perdamaian dengan kata lain 11:27 untuk kepentingan Palestina, untuk 11:29 kepentingan rakyat Gaza supaya tercipta 11:31 perdamaian. Kalau kita kembali ke rekam 11:34 jejak Presiden Trump periode pertama 17 11:38 sampai 2021 itu yang paling fenomenal 11:41 adalah Trump menyata ee mengaku Trump 11:45 menyatakan bahwa Amerika mengakui 11:47 Yerusalem baik barat maupun timur 11:49 sebagai ibu kota Israel. Ini kan 11:51 melanggar hukum internasional. Karena 11:53 dari dulu status Yerusalem itu Israel 11:55 pun sudah melanggar. Ee dari dulu status 11:57 Yerusalem adalah di bawah hukum 11:58 internasional. Tapi Trump menguatkan 12:01 pengakuan sepihak yang dilakukan oleh 12:03 Israel melalui hukum dasar Yerusalem di 12:06 Sakan Keneset pada 1980. 12:08 Nah, Tram mengakui itu pada 6 Desember 12:11 2017. 12:12 H. 12:12 Kemudian dilanjutkan dengan pemindahan 12:14 kedutaan besar Amerika dari ibu kota 12:16 Telfif ke Yerusalem. 12:18 Ah itu kan itu saja sudah menunjukkan 12:20 bahwa Trump itu sangat pro Israel dan 12:23 buat saya adalah Trump ini adalah 12:25 presiden Amerika kedua paling berjasa 12:27 setelah Harry Truman. Heritman ketika 12:30 Israel dideklarasikan hanya butuh 11 12:32 menit dia untuk mengakui berdirinya 12:34 Israel. Bukan kemerdekaan ya, berdirinya 12:37 Israel pada 14 Mei 1948. 12:40 Nah, terus kemudian ya dengan rekam 12:44 jejak ini ya harusnya pemerintah 12:47 mempertimbangkan dengan menurut saya 12:49 enggak pantas juga kita masuk ke sana 12:51 karena dewan perdamaian ini bukan untuk 12:54 kepentingan Gaza apalagi untuk 12:56 kepentingan Palestina secara 12:57 keseluruhan. Bisa kita lihat ketika 12:59 Kamis lalu acara penandatangan Jaret 13:01 Kusner kan merilis video apa rencana 13:04 Gaza baru. 13:05 Artinya di sini cuma untuk kepentingan 13:07 bisnis ya karena memang ee background 13:09 dari latar belakang Trump sebagai 13:11 seorang pengusaha tidak berbicara 13:13 bagaimana ee Gaza nantinya untuk 13:16 kesejahteraan keamanan rakyat Palestina. 13:19 Tidak berbicara bagaimana tentang solusi 13:21 dua negara. 13:22 I. Jadi yang jadi di sini apalagi kita 13:25 tahu proposal Damai Trump yang di yang 13:28 juga didukung oleh oki Liga Arab ya 13:30 termasuk Indonesia itu kan tidak 13:33 memberikan sanksi terhadap Israel, tidak 13:35 memberikan tidak menerapkan surat 13:38 perintah penangkapan yang dikeluarkan 13:39 oleh IC padahal itu lembaga di bawah 13:41 PBB. 13:43 Heeh. Jadi ya menurut saya ya sebaiknya 13:46 ya Presiden Prabowo 13:48 segera keluar keluar dari dewan 13:52 perdamaian itu sendiri. Karena dari e 13:54 draf piagram piagam Dewan Perdamaian 13:57 yang saya baca 13:58 ee itu yang di yang di apa dilampirkan 14:03 undangan kepada kepala negara untuk ikut 14:05 waktu di Davos itu tidak ada dewan 14:07 perdamaian untuk Gaza. Tertulisnya hanya 14:09 Dewan Perdamaian. 14:12 Iya. Iya. Jelas ini suatu kesalahan bisa 14:15 dikatakan itu Bu. 14:17 Iya. 14:18 Hm. Kalau misalkan kita lihat juga mitra 14:23 Eropa 14:24 itu kan nolak gitu ya. Mereka enggak 14:26 setujuah gitu. Ini kira-kira 14:29 pertimbangan Prabowo apa nih ketika 14:32 Eropa justru ya Eropa aja nolak gitu. 14:34 Gimana Bang? 14:36 Iya. Balik lagi apa yang telah Trump 14:38 selama ini. Dia selalu menjadikan tarif 14:40 sebagai ancaman. Nah, 14:42 bisa jadi ini kan negara yang 19 yang 14:44 nanda tangan kan semua negara inferior 14:46 kalau dihadapkan kalau berkonfrontasi 14:48 dengan Amerika. 14:49 Beda dengan Inggris, Prancis, Rusia itu 14:52 punya posisi tawar yang ya bisa ya 14:55 seimbanglah dengan Amerika. Sedangkan 14:57 negara ee yang kemarin Arab Saudi terus 15:00 Indonesia, Turki dan lain-lain itu kan 15:03 ee secara politik, ekonomi, maupun 15:06 militer ya masih mengandalkan Amerika. 15:09 Kita pun kita pernah dikenai tarif yang 15:11 15% ketika bergabung dengan berikan 15:13 ancamannya itu ah buru-buru kita nego 15:16 ke Amerika. Nah kemarin juga ter 15:19 mengeluarkan siapapun negara yang 15:20 berbisnis dengan Amerika akan ada 15:22 tambahan ee kenaikan tarif 25% tarif 15:26 masuk ke mana? Ke Amerika untuk 15:29 produknya. 15:30 He. 15:30 Saya kira ya Trump e negara-negara yang 15:32 bergabung adalah negara-negara yang 15:34 takut dengan ancaman Trump ya. Karena 15:36 sudah terbukti Trump selalu melakukan 15:38 tarif ekonomi sebagai senjata untuk 15:40 menekan negara-negara 15:42 lain untuk mengikuti kepentingan 15:44 politiknya. Nah, jangan lupa juga ini 15:47 adalah sebuah keberhasilan diplomasi 15:50 Amerika sekaligus Israel karena Amerika 15:52 tidak bisa dilepaskan dari Israel. 15:54 Apapun kalau untuk konteks Timur Tengah, 15:56 apapun yang dilakukan Trump itu pasti 15:58 untuk kepentingan Israel. Nah, di sini 16:00 kenapa saya bilang tadi keberhasilan? 16:02 Karena di Dewan Perdamaian ini ada dua 16:04 negara yang posisinya penting 16:07 ee dalam dunia Islam. 16:09 Yang pertama adalah Arab Saudi. Ini 16:12 adalah negara tempat kiblatnya umat 16:14 Islam. Ada dua kota suci di sana. 16:17 Hm. 16:17 Makkah dan Madinah kiblatnya Ka'bah di 16:20 situ kan ada. Ah. Jadi apapun yang 16:22 dilakukan Saudi nanti sedikit banyak itu 16:25 akan ee mempengaruhi cara pandang 16:28 masyarakat muslim di berbagai negara 16:29 lainnya. Heeh. He. 16:31 Kemudian yang kedua adalah Indonesia. 16:33 Indonesia ini negara berpenduduk 16:34 mayoritas muslim terbesar di dunia dan 16:37 moderat. 16:38 Jadi bisa menggaanyahu 16:41 Rabu sehari sebelum acara 16:43 penandatanganan ee piagam Dewan 16:46 Perdamaian Netanyaho kan sudah 16:47 menyatakan bahwa dia akan bergabung di 16:49 sana. 16:50 Hm. 16:51 Nah, jadi ee jadi dengan masuknya dua 16:55 negara ini artinya 16:57 ee 19 13 negara Arab Muslim yang sudah 17:00 menandatangani ee Kamis lalu 17:03 itu artinya mereka ada dalam perahu yang 17:05 sama dengan Amerika dengan Israel. 17:08 karena ee Dewan Perdamaian ini akan 17:11 mengelola apa berwenang dengan 17:14 pelaksanaan pasukan internasional di 17:16 Gaza yang mandat utamanya adalah 17:18 melucuti senjata Hamas dan kelompok 17:20 pejuang Palestina lainnya 17:22 sampai Gaza demilitarisasi. Tidak ada 17:24 lagi kelompok bersenjata di sana. 17:26 Nah, dalam konteks Indonesia ini aneh. 17:30 Presiden dari sebuah bangsa yang pernah 17:32 dijajah. Nah, 17:34 tiba-tiba ikut skenario penjajah untuk 17:37 memaksa kelompok pejuang menyerah. Itu 17:41 kan aneh. 17:42 Aneh 17:43 ya. Sangat aneh. 17:44 Coba kalau dulu kita zaman Belanda kita 17:46 disuruh menyerah, kita tidak pasti tidak 17:48 akan pernah merdeka. 17:49 Heeh. Heeh. 17:50 Nah, apa? Nah, seolah-olah kita lupa 17:52 pemerintah seolah-olah lupa bahwa kita 17:54 bangsa yang pernah dijajah. Kenapa kita 17:55 berada dalam satu perahu yang 17:57 kepentingannya untuk kepentingan 17:58 penjajah? 17:59 Heeh. Heeh. He. Kritikan dari berbagai 18:01 pihak datang. gitu ya. MUI langsung 18:04 memberikan statement, ngongo 18:06 kepalestinaan juga langsung memberikan 18:07 statement. Tapi yang menarik 18:09 bagi netizen di ee dunia maya ini ketika 18:12 diopati Jalal gitu ya mempertanyakan 18:14 langsung gitu ya di 18:17 ee di tweet-nya gitu atau di 18:19 postingannya langsung bertanya ke 18:21 Menteri Luar Negeri gitu ya sebagai 18:24 negosiator untuk ee Dewan Perdamaian. 18:27 Banyak sekali pertanyaan di situ gitu 18:28 ya. Kalau kita baca komennya juga ee 18:31 luar biasa gitu ya. 18:33 ada seperti ee menelu itu apa bahkan 18:39 pihak Kemenu kalau lihat dari 18:40 statement-satementnya gitu ya seperti 18:43 kebingungan juga gitu apalagi 18:45 pertanyaan-pertanyaan kaitannya dengan 18:47 belum lagi bicara angka ya bicara angka 18:49 gitu ya ketika ee Indonesia harus iuran 18:53 iuran juga berapa 18:54 oh itu ada kesalahan jadi ee kita bisa 18:57 free maksimum keanggotaan 3 tahun itu di 19:00 piagamnya ya di piagam dew 19:02 Tapi kalau untuk permanen itu bayar 1 19:04 miliar dolar. 19:05 Nah, itu. Lalu juga ada 19:07 kita belum memutuskan apakah untuk 19:09 sampai 3 tahun saja atau untuk permanen. 19:12 Tapi kan kalau dilihat masa jabatan 19:14 Trump dia kan habis nanti 2028 2 tahun 19:17 lagi 19:18 dan kemungkinan Dewan Perdamaian ini 19:20 tidak akan berlanjut karena Trump tidak 19:22 mungkin lagi ikut pemilihan umum 19:23 Presiden Amerika karena sudah dua kali 19:25 kan dia berkontestasi. 19:27 Iya. Belum lagi ada pertanyaan, kalau 19:29 misalkan Benyaminnya Tanyaho masuk ke 19:31 board ini, itu kan gimana gitu ya. 19:34 Nah, ini ini artinya ada sebuah 19:37 normalisasi relasi antar para pemimpin 19:40 negara Arab muslim dengan 19:41 Israel. Bayangkan kita ada di dalam satu 19:45 ruangan, misalkan Dewan Perdamaian 19:47 Bersidang, 19:48 kita ada dalam satu ruangan 19:50 dengan penjahat perang. Kan itu sudah 19:52 jelas yang memutuskan adalah ICC. di 19:55 mana istilahnya di mana muka kita di di 19:57 mata rakyat Palestina. 19:59 Karena saya juga waktu sudah dapat dari 20:02 sumber saya di Hamas ya mereka 20:03 menyayangkan kok Indonesia bisa sih 20:05 gabung dalam dewan perdamaian. 20:08 Ya, ini akan merusak citra Indonesia 20:09 juga. Kalau misalkan 20:11 pemerintah atau Prabowo menteri luar 20:13 negeri bilang kita bisa ikut 20:14 berkontribusi untuk perdamaian. 20:17 Mana mungkin bisa ikut berkontribusi 20:19 terhadap itu kalau yang megang hak itu 20:21 cuma Tran. Walaupun kita berjuang keras 20:24 untuk kepentingan Palestina, kalau tidak 20:26 sesuai kepentingan politik Trump yang 20:28 pro Israel, he 20:29 ya itu ee apapun keputusan itu tidak 20:32 akan bisa berlaku. 20:34 He he. Oke, saya akan ke dokter band 20:38 terlebih dahulu. Selanjutnya, Dr. Band 20:41 ini kan ada juga orang yang melihat eh 20:45 Dewan Perdamaian ini jadi proyek real 20:48 estate-nya Trump gitu ya. betul-betul 20:51 mengesampingkan Gaza, betul-betul 20:54 mengesampingkan hak-hak rakyat Gaza, 20:56 hak-hak kemanusiaannya gitu. Bagaimana, 20:58 Dok? Ini dewan sepertinya enggak akan 21:00 steril kan gitu ya dari tujuan 21:02 perdamaian ini. 21:05 Tujuan sebenarnya dokter mungkin bisa 21:07 lihat udah ini tujuan sudah kebaca nih 21:09 kalau Amerika sama di belakangnya ada 21:11 Israel nih. Bagaimana, Dok? Ya 21:14 sebenarnya Mas Tangga kita ni sudah ngeh 21:16 sebenarnya pub ngeh dengan apa yang 21:18 direncanakan oleh Trump 21:20 semua kita ngeh. Jadi memang sejak awal 21:22 kan diaembuat satu apa ya satu kota ya 21:25 kota apa namanya itu river apa tuh 21:27 istilahnya itu 21:28 ra of the se 21:30 iya jadi jadi apa tempat yang begitu 21:33 nyamanlah hampir sama 21:35 kayak di mana ya masangga tuh di daerah 21:37 Sinai itu daerah 21:39 samsek tu ya kanak gitulah yang membuat 21:41 wah sudahudah sudah sudah dirancang sama 21:43 sama si Trump ini kan itu sejak lama 21:45 dulu Masak h 21:46 jadi sebenarnya itu ada dua agenda 21:48 sebenarnya dari K Amerika Amerika itu ya 21:51 agenda yang pertama memang untuk 21:52 mencaplok itu kan dengan membagi Gaza 21:54 tiga area itu kan area hijau, kuning 21:56 sama merah kan. 21:58 Nah, utara kan dikosongin sekarang tuh 21:59 mau ke ke hijau kemudian dibuat barernya 22:04 itu di tengah itu di grade apa eh yellow 22:07 area itu. Jadi memang Gaza mau dibuat eh 22:12 kota yang ada impian trum itu. Maka 22:14 sejarnya waktu dia presentasi di Davos 22:16 kan dia sampaikan itu kan sebenarnya. 22:18 Heeh. 22:18 Makanya ada ada agenda-agenda yang 22:20 menurut saya maksudnya ada yang 22:22 ditampakkan, ada yang disembunyikan 22:24 sebenarnya itu. Jadi, 22:25 nah 22:26 ini sebenarnya enggak enggak terbaca 22:27 sama Prabowo. Tapi satu sisi ya kita 22:30 memang enggak enggak 100% Prabowo salah 22:33 ya dengan keterbatasan. Karena kan kalau 22:35 kita kita dengar dari 22:37 orang-orang orang-orang terdekat ya atau 22:39 informasi-informasi yang kita dengar 22:40 secara umum bahwa Prabowo ini akan agak 22:42 membatasi akses ke dia kan. Enggak semua 22:44 orang bisa. Jadi 22:46 ee informasi tentang Gaza apa dikatakan 22:49 itu semua kan ambrol semua bukan hal 22:52 yang apa yang disampaikan oleh beliau 22:55 kan. Karena apa? Karena informasi yang 22:57 yang beliau terima mungkin informasinya 22:59 5 tahun yang lalu mungkin atau 10 tahun 23:00 yang lalu mungkin dan 23:02 kita harus tahu enggak bahwa Prabowori 23:04 ee dengan Israel itu sudah berinteraksi 23:06 sudah lama beliau Israel. Jadi, jadi 23:09 mindset beliau sama mindset ee 23:11 kebanyakan kita nih agakagak apos agak 23:14 beda gitu ya. Jadi 23:15 ee 23:16 jadi ee apa ya? Beliau melihat sisi 23:19 kemanusiaan dengan dengan statement 23:21 beliau mengatakan bahwa kita juga 23:22 memberikan jaminan keamanan 23:25 he 23:25 bagi Israel kan hal yang aneh kan aneh 23:28 ajaib kan 23:30 Israel gimana ceritanya 23:32 jadi ada informasi yang bias yang beliau 23:35 terima sehingga keputusan-keputusan 23:37 beliau ambil ini memang membuat K blue 23:39 ini kan sakit kepala nih 23:43 kira-kira 23:44 ee apa dasar atau alasan yang tepat 23:47 sampaikan ke publik dengan keputusan 23:49 Indonesia menjadi bagian dari anggota 23:51 BOP ini kan ini kan 23:53 ee sama-sama kita lihat seperti itu dan 23:55 maka saya melihat sisi lain saya bahwa 23:58 eh sebenarnya Prabowo ini enggak terlalu 24:01 anti-anti banget sama Israel anti banget 24:03 dia sebenarnya itu 24:04 kalau kitaak up enggak itu bisa jadi 24:07 besok itu buka hubomatik sama Israel 24:09 samaama beliau memang ada relasi kayak 24:12 ro itu buka apa e pabrik apa kabel ya di 24:17 Batam atau di mana itu kan itu dengan 24:19 adiknya Prabowo. Artinya ada 24:21 hubungan-hubungan yang secara bisnis 24:23 sudah berlangsung. Jadi, jadi enggak 24:25 aneh kita bahwa 24:26 ee kenapa Prabowo ini cepat ee mengambil 24:30 keputusan kemudian tidak berani secara 24:33 secara tegas mengatakan bahwa e Israel 24:35 melakukan genosida. Kemudian yang dua 24:38 kita aneh sudah jelas-jelas ya bahwa e 24:40 pasukan yang ISF itu kan pasukan yang 24:43 memang untuk mencuti Hamas kan. 24:45 Iya. 24:46 Saya pikir itu kan terang-terangan 24:48 disampaikan sebenarnya. Tapi masih 24:50 berpikir eh bangun apa batalion komposit 24:52 lah kita bangun rumah sakitlah nanti ada 24:55 pasukan lah. Ya. Saya pikir ini kok 24:57 enggak nyambung nih antara apa yang 25:00 dimaukan oleh maunya oleh Benyamin Yahu 25:03 dan Trump dengan apa yang dipikirkan di 25:06 pikirannya Prabowo itu ega jadi enggak 25:08 enggak catching gitu loh. Jadi seperti 25:10 kata Bang Faisal tadi itu memang sejak 25:13 lama sudah udah menjadi apa pemikiran eh 25:16 Prabowo untuk memainkan peran e 25:18 Indonesia di 25:19 di tapi yang dimainkan peran itu 25:22 menurut kita ini memainkan peran 25:24 panggung orang itu maksudnya panggung 25:26 orang ya kita 25:27 panggung sesuai gendang-gendang Tram 25:29 sama si Minyamin 25:31 iya i 25:31 nah itu 25:33 kedua masang enggak ini DPR ke apa ya 25:35 komisi satu khususnya ya Pak Adanto 25:39 ini sebenarnya kalau ada gejolak-gejola 25:42 dari publik ya gejol itu gejolak publik 25:44 gejolak ya walaupun eh agak spesifik ya 25:47 tapi kan gejolak e penolakan-penolakan 25:49 dari publik sebenarnya indikasi-indikasi 25:51 harus cepat segera ditangkap oleh DPR 25:54 untuk dia buat hering perintah 25:56 iya 25:58 dia enggak panggil presiden panggil 25:59 Kembu lah ini gimana ni dengar kanan 26:02 berisik semua nih Faisal nih berisik nih 26:05 masalah ini apa yang harus ya kan gitu 26:07 kan 26:07 jadi itu sebenarnya yang harus tidak DPR 26:10 ini persoalannya hari ini 26:13 yang koalisi rata-rata koalisi kan yang 26:16 oposisi enggak ada 26:17 iya 26:18 apa Nasdem sama BDP ini kan oposisi 26:20 bukan koalisi bukan ini bin Aj itu 26:25 partai kan nah jadi itu persoalan 26:27 nah kita speak up teriak-teriak beliau 26:30 enggak baca gitu kan 26:31 kemudian 26:33 yang nama ee Pak Sugiono kita tahulah 26:36 kemampuan beliau tu waktu apa yang 26:39 konpresi konpresi perspa tuh yang beliau 26:41 mengundang banyak ee diplomat itu masuk 26:43 Buren itu pun gugup 26:46 begitu. Waduh, kalau sampai kayak gini 26:47 bagus, Bang. Jadi main lu. Jadi, jadi 26:51 jadi saya lihat banyak hal yang bobol 26:53 ya, Mas. 26:56 Sehingga kita nih berpikir 26:58 ada apa? Ada apa? 27:02 Ada satu kebanggaan beliau tuut 27:04 kebanggaan. Jadi, jadi yang 27:06 kebanggaannya itu yang kalau kita 27:07 tarik-tarik ya enggak ada punya dasar. 27:10 Nah, yang kemudian Mas saya lihat juga 27:12 bahwa Prabowo ini orang spontan karena 27:14 mungkin bawaan militer militer kan 27:15 spontan enggak apa-apa spontan kan 27:19 begini ketika datang presiden lula, lula 27:22 presiden Brazil kan waktu saking senang 27:26 dia spontan ngomong apa Indonesia akan 27:28 kita ajarin bahasa Portugis 27:30 mungkin mungkin masih ingat masing 27:31 enggak tuh karena Brazil kan menggunakan 27:33 bahasa Portugis satu-satunya Amerika 27:35 laten yang menggunakan bahasa Portugis 27:37 kan di Brazil 27:38 Brazil 27:38 nah sepertinya itu spontan beli Sakit 27:40 senang yang dengan lula untuk 27:42 menghormati lula 27:44 seperti itu kan logikanya enggak masuk 27:46 kita bahasa Inggrisnya belpotan orang 27:47 kita guru kurang bahasa bahasa abad ke 27:51 pertengahan gimana cerita 27:53 jadi kita lihat spontan-spontan itu yang 27:55 terjadi pada beliau tapi sebagai seorang 27:57 presiden spontan itu kan punya 27:59 konsekuensi 28:00 iya iya pejabat publik ini 28:03 eh beda beda spontan-spontan rakyat 28:06 biasa yang kensi presiden 28:09 itu ketika ngomong ke ke Prabowo untuk 28:14 pengirim pasukan SF siap 20.000 bisa 28:16 siap mengirimkan itu kan spontan ya dia 28:18 sampaikan itu kan 28:20 jadi jadi enggak enggak enggak melakukan 28:22 melakukan kajian-kajian secara secara 28:24 apa gitu loh yang seperti sama sebutin 28:27 gitu kan semua kan ada kajian kenapa ada 28:29 kajian semua karena 28:31 presiden ini membuka ada hearing dia dia 28:33 buka semua kesempatan diskusi 28:36 orang-orang terdekat dia kan ini ada 28:37 personal besar apa yang harus saya 28:39 lakukan b ini berjalan ini kan prbowa 28:42 dia 28:43 tiba-tiba gedebab statement seperti itu 28:45 kan puyung kita semuanya apa kan sama 28:48 kayak evakuasi ee pasien dari Gaza sudah 28:50 tahu Israel skenario dia dibuat orang 28:53 evakuasi 1000 orang terri ada urusan 28:57 untuk ngajim kita semuanya jadi ini yang 29:00 yang saya lihat ee bahwa ee ini jebakan 29:03 ya jebakan yang 29:05 dikedari oleh saya seperti kata kata 29:08 Bang e tadi itu kita bisa membayangkan 29:11 satu ruangan ini ee ada ada Benyamin ada 29:14 Prabowo Nah, kita juga bisa melihat sisi 29:16 lain eilah 29:18 lateral kita rumah tangga ya, bahwa 29:21 bisa jadi ini upaya upaya Trump sebagai 29:23 Abraham ini untuk perdamaian apa 29:26 pengakuan Indonesia terhadap Israel 29:28 dengan cara-cara yang lebih semut ya, 29:29 lebih halus i 29:31 seakan-akan ee 29:33 bicara masalah bop tapi ada juga 29:35 unsur-unsur yang lain kan kita lihat 29:37 bagaimana interaksi menyambyaminahu 29:40 dengan dengan 29:42 int nantinya kalau ini terlibatkan Kan 29:44 saya bisa saya bisa bayangkanlah 29:46 bagaimana ee pikirannya 29:48 ee ee Prabowo kan ketika itu bagaimana 29:51 publik melihat itu misalnya kan saya 29:53 lihat ada upaya-upaya yang dikatakan 29:55 oleh Trump dan dan itu memang sudah 29:57 berlangsung lama n maka 29:59 momentum-momentum apapun saya pikirnya 30:01 arahnya untuk normalisasi hubungan 30:03 dengan Israel maka celah itu akan terus 30:05 dibuka oleh Amerika sehingga nanti itu 30:08 ada ada namanya ee apa 30:10 relasi-relasi politik yang bisa berjalan 30:12 kalau bisnis okelah secara secara 30:14 terbuka belum tapi secara secara ilegal 30:16 kan masih terus berlangsung hari ini ya 30:18 jadi politik ini perlu mencek 30:20 momentum-momentum apalah kita lihat 30:22 misalnya gini masangga misalnya di telis 30:25 ada foto foto ee presiden-presiden ada 30:28 Trump pas ada fotonya Prab Prabowo kan 30:30 itu kan bukan khusyuk-khusuk pasti ada 30:33 skenario yang dilakukan oleh 30:35 kenapa Prabowo masuk di situ kan itu kan 30:38 tidak lepas pidat di sidang umum PBB 30:41 yang menurut Israel itu pidato yang 30:43 sangat dengan herois salut Israel Israel 30:45 salut sama Prabowo itu salut sama kita 30:48 niu kan ya 30:50 jadi 30:51 jadi ini yang saya pikir ee ya kita 30:54 selaku warga negara ya warga negara ya 30:57 tugas kita adalah melakukan speak up 30:59 melakukan teriakan-teriakan apakah 31:01 secara halus 31:02 atau gaya atau baik kayak kasar atau apa 31:06 yang kita harus lakukan itu untuk 31:07 menyelamatkan Indonesia 31:09 cengkaman 31:11 cengkaman orang-orang ya kata 31:15 kan orang-orang yang membuat onar kan. 31:17 Iya. Iya. 31:21 Sisi ada ada memang aneh dia bukan cuma 31:25 ini buat buah puyul mikir dia kan memang 31:28 ee 31:30 ini harus kita terus harus kita waspada, 31:32 kita harus berteriak dan kita terus 31:34 mendorong DPR yang enggak boleh 31:36 diam-diam. Saya diam baik ini saya habis 31:39 ada PR diam itu masalah besar ini ya. 31:42 Jadi kita mengharapkan dalam berapa hari 31:43 ini mungkin 31:44 siapa yang harus suratin DPR gitu ya. 31:46 Artinya kita harus panggil gitu loh e 31:48 melu terutama untuk jelasin ini semua. 31:50 Saya itu Mas ee Mas Angangga 31:52 ya jika fungsi pengawasannya jalan ya 31:54 DPR harus segera memanggil gitu ya 31:57 ataupun ee Presiden gitu ya. Tapi tadi 32:00 gambarannya udah sepertinya Dr. Band 32:03 tahu sendiri gitu ya, ini DPR-nya udah 32:05 seperti apa sekarang gitu ya. Tapi kalau 32:09 melihat respon dari pihak Palestina 32:12 sendiri, Dok, apakah ada info, Dok? Atau 32:15 dari para pejuang gitu ya atau dari 32:17 kelompok Hamas tahu tentang peristiwa 32:20 kemarin? Udah tahu belum, Dok, 32:22 respon-respon mereka nih? Ya, sepertinya 32:23 belum ada statement ya dari Hamas atau 32:25 apapun ni sikap dari Prabowo ini. Eh m 32:28 tadi kan tadi bang abang sudah sampaikan 32:32 mungkin besok saya masangga besok ketemu 32:33 sama teman-teman Palestina besokin 32:35 tanyalah dia akan coba kita ketung besok 32:38 masangga untuk untuk bisa mendengarlah 32:39 bagaimana pendapat mereka tentang bop 32:41 ini ya memang seperti kata ee Bang tadi 32:44 itu memang kelompok Hamas ya kecewa 32:46 bukan cuma Hamas ya artinya Palestina 32:47 secara umum kecewa 32:49 otoritas Palestina enggak enggak 32:50 dimasukkan padahal mereka sudah latihan 32:52 sudah dibrief sama Mesir i tahu tahunya 32:55 enggak enggak dipakai 32:56 iya iya iya Ya. Jadi saya pikir bukan 32:58 cuma kelompok-kelompok pejuang tapi ee 33:00 Palestina secara umum itu sangat-sangat 33:02 kecewa. Saya ibaratkan begini Masangga 33:04 ketika tsunami di Aceh dan luluh-meluluh 33:07 lantakkan Aceh itu sama kayak kayak Gaza 33:09 juga. 33:10 Kemudian ada BRR 33:11 ada BRR kemudian ini sangat dilibatin 33:15 yang yang semua semua donatord-donatur 33:18 asing kan aneh enggak mungkin gitu 33:21 seperti kejadian di di Gaza hari ini 33:23 kan. Jadi dengan tidak melibatkan 33:26 Palestina saya pikir ini suah satu hal 33:28 yang konyol ya dan dan kemudian juga 33:31 konyol juga memang memang agak serba 33:33 serba salah ni memang 33:34 dan mungkin Mas ee Bapak Islam bisa 33:37 jelasin kenapa misal Turki ya Turki kan 33:39 gini ini kan yang agak mungkin ya 33:41 mungkin yang agak membuat Prabowo juga 33:43 mungkin ya ini mungkin 33:44 yang membuat dia bisa menerima itu kok 33:46 negara-negara Islam sudah masuk semua ya 33:47 Musir masuk Saudi Arabia Turki segala 33:50 macam masa saya enggak kemungkinan bisa 33:52 juga dia berpikir demikian Ya, ada yang 33:53 bisik kan bisik Pak ini gimana Pak Har 33:57 masuk? Oh sudah katang. Oke, Masuk K. Ya 33:59 sudah kita masuk juga kebetulan berpikir 34:00 seperti itu 34:01 spontan 34:02 ee spontan seperti itu kan bisa mungkin 34:03 juga terjadi seperti itu dan mungkin 34:05 mungkin ee Bang bisa jelasin Bang kenapa 34:07 Turki ya Turki kanan kan lebih tegas 34:09 dalam hal ini kan 34:10 kemudian bisa masuk juga ini gimana 34:12 ceritanya nanti he 34:13 tapi itu maka enggak 34:15 jadi bagaimana mungkin kita bisa bicara 34:18 soal masa depan Gaza apalagi judulnya 34:20 tadi dewan ini untuk merekonstruksi Gaza 34:22 tanpa melibatkan rakyat Palestina. Nah, 34:25 Bang Faisal terus juga tadi 34:27 negara-negara yang bergabung juga apakah 34:29 itu jadi pertimbangan tuh buat 34:31 Indonesia, negara-negara Arab tuh? 34:34 Ya, ini adalah kecerdasan Trump kalau 34:37 saya melihat. 34:38 Artinya begini, Trump itu sudah bisa 34:41 mengkalkulasi bahwa sebenarnya tidak ada 34:44 pemimpin Arab atau dan muslim yang 34:46 serius, jujur, dan solid dalam membela 34:49 Palestina. 34:50 Heeh. He 34:51 jadi ini ini yang paling ee monumental 34:54 adalah ketika Trump mengaku Yerusalem 34:56 baik Barat maupun timur sebagai ibu kota 34:58 Israel 34:59 itu. Padahal undang itu tara 35:01 melaksanakan undang-undang yang berlaku 35:03 di Amerika yaitu Yerusalem Embassy EG 35:06 yang ditandatangani oleh Presiden Bill 35:08 Clinton pada tahun 1995. Artinya nih 35:11 undang-undang yang memang disetujui oleh 35:13 Partai Demokrat. Jadi kalau kita melihat 35:15 mau di Amerika siapapun yang memimpin 35:17 dari Demokrat atau Republik sebenarnya 35:19 sama saja. pro Israel. 35:21 Nah, ini kan ee selama jadi menurut 35:24 undang-undang itu karena ini isu 35:27 sensitif pemindahan kedutaan, pengakuan 35:29 itu jadi bisa diulur ee 6 bulan selama 35:33 presiden itu menjabat. Jadi ada 35:34 kewajiban bagi Presiden Amerika siapapun 35:37 sejak undang-undang itu di 35:39 ditandatangani Presiden Bill Clinton 35:41 pada 1995 untuk melaksanakan 35:44 undang-undang itu. Tapi kalau 35:45 pertimbangannya akan terjadi perang 35:47 agama, karena ini kan sensitif masalah 35:49 Yerusalem itu ee boleh diundur, boleh 35:54 dimolorkan 6 bulan kalau masih ingat 6 35:56 bulan. Jadi bisa. Nah, pada saat Trump 35:59 itulah Trump pertama kali jadi presiden 36:01 langsung membuat kejutan itu. 36:03 Itu artinya Trump sudah mengkalkulasi. 36:05 Ah, paling pemimpin Arab dan Muslim cuma 36:07 bisa ngecam doang. Kan memang 36:09 kenyataannya seperti itu. 36:10 Iya. I 36:11 iya. Rakyat di negara-negara Arab dan 36:13 muslim cuma bisa demo kecuali yang 36:14 kerajaan ya. Kayak Arab Saudi enggak 36:16 mungkin demo, UA enggak mungkin demo, 36:18 Qatar enggak mungkin demo. Ya kan? 36:19 negara-negara kerajaan kan enggak 36:20 mungkin demo. Nah, jadi memang Nah, sama 36:23 dengan ketika Trump membuat dewan 36:25 perdamaian ini. Ini ada dua sisi yang 36:27 bisa kita lihat. 36:28 Trump juga ya tadi seperti saya, Trump 36:30 bisa mengkalkulasi ini enggak ada kok 36:32 yang serius mikirin Palestina. Turki 36:35 ketika terjadi serangan 7 Oktober kan 36:38 Turki ee Erdogan rajin tuh. Wah, ini 36:40 tentara Nazi 36:41 Benyamin Netanyo adalah Hitler. Tapi dia 36:43 cuma sekedar di omongan doang. 36:46 Jadi enggak ada tindakan nyata. 36:48 Hm. seperti itu. Nah, yang kedua karena 36:52 tahu ini adalah ini, ini adalah 36:54 sebenarnya bentuk-bentuk frustasi 36:56 Barat maupun Arab maupun muslim 36:58 sebenarnya mereka sudah frustasi mau 37:00 nyelesain masalah Palestina dari mana. 37:02 Ini baru nyelesain Gaza aja 37:05 sebelum perang Gaza sudah diplokade 37:07 oleh Israel sejak 2007. 37:10 2007 sampai 2007 itu sampai 2023 kan 37:15 terjadi perang lima kali. 37:16 Iya. Iya. ee Desember 2008 sampai 37:18 Januari 2009. Kemudian perang November 37:22 2012, kemudian perang 2014. Kemudian 37:24 perang Mei 2021. Nah, terakhir kan 37:27 perang 2 tahun. 37:28 Hm. 37:29 Nah, dari dari 2007 sampai sekarang 37:31 tidak ada satuun pemimpin Arab maupun 37:34 muslim yang bisa memaksa Israel mencabut 37:36 blokade. 37:38 Tidak ada satuun. 37:39 Tidak ada satuun. Jadi artinya ketika 37:43 kita bicara bahwa tentang solusi dua 37:45 negara dan lain-lain itu kejauhan. 37:48 Ada persoalan persoalan penting yang 37:50 signifikan yang bisa membantu rakyat 37:53 Gaza segera. Yait mencabut blokade Gaza. 37:56 Kemudian di tepi barat ada tembok 37:58 pemisah. Tidak ada yang bisa. Itu 37:59 dibangun sejak 2002 oleh Israel 38:02 panjangnya 750 km. 38:04 Itu sudah mengambil tanah tanahnya 38:06 Palestina terutama lahan-lahan 38:08 pertanian. H 38:09 tidak. Jadi kita ini terlalu jauh bicara 38:12 tentang kemerdekaan Palestina, solusi 38:13 dua negara. Enggak ada kita negara para 38:16 pemimpin Arab dan muslim bersatu solid 38:18 memaksa Israel untuk merobohkan tembok 38:20 itu kan seperti tembok Berlin. 38:21 Iya tembok polis. 38:23 Terus kemudian Iya. Kemudian poin 38:25 ketiga, isu ketiga tidak ada pemimpin 38:27 Arab yang Arab Muslim yang bersatu untuk 38:29 memaksa Israel agar ee mengosongkan 38:33 permukiman mereka yang ilegal secara 38:35 hukum internasional di tepi barat. Itu 38:36 kan sudah 250-an. Jadi kita terlalu jauh 38:39 berbicara tentang kemerdekaan Palestina, 38:42 tentang solusi dua negara yang 38:44 sebenarnya juga itu bukan aspirasi 38:45 bangsa Palestina. Itu kan konsep asing 38:47 yang dipaksakan. 38:48 Iya. Iya. 38:49 Nah, nah seperti itu. Nah, Trump ini 38:51 bisa membaca membaca ke arah itu bahwa 38:53 enggak ada loh pemimpin Arab Muslim yang 38:55 serius bela Palestina. Mereka e membela 38:59 dengan 39:00 ya formalitas. 39:03 Jadi ya itulah makanya Trump. Makanya 39:06 Amerika dengan Israel bisa menguasai 39:09 arena dalam isu Palestina. Dan kita 39:11 hanya ikut-ikutan karena ya itu para 39:12 pemimpin Arab muslim sadar mereka enggak 39:14 bisa apa-apa karena masing-masing 39:16 kepentingannya beda. Kepentingan Turki 39:18 dengan Arab Saudi dengan isu Palestina 39:19 beda. 39:20 Beda. 39:20 Kepentingan Indonesia pun bisa beda 39:22 dengan Arab Saudi. 39:23 Iya. Iya. 39:24 Jadi masing-masing punya kepentingan 39:25 berbeda-beda. Dan itulah yang disadari 39:27 Trump. Jadi ini sebenarnya menjadi 39:30 kritikan apa yang dilakukan Trump dengan 39:32 pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu 39:34 kota Israel. Dilanjutkan dengan 39:35 pembinaan kedutaan ke Yerusalem dari 39:38 ibuk Kota Telafif. Sekarang ee Trump 39:40 yang yang istilahnya bagaimana bikin ee 39:43 Gazer ini ya kita ya itu menunjukkan 39:46 bahwa kita ini lemah. 39:47 H. 39:48 Nah, itulah akhirnya kesimpulannya ya 39:49 Palestina enggak akan pernah ada 39:51 Palestina negara Thailalan sesuai tesis 39:53 saya. 39:53 Hm. H. kira-kira 39:55 karena kesalahan dasar ada di kita bukan 39:57 di Trump ataupun di Israel. 39:59 Nah, kira-kira kekhawatiran terbesar 40:01 dari Israel sendiri ya itu apa tuh 40:04 dengan dia terus berada di menjadikan 40:07 Amerika Serikat sebagai tameng ya? 40:11 kekhawatirannya maksudnya 40:12 kekhawatiran Israel gitu ya terbesarnya 40:14 apa gitu sekarang nih 40:18 sebenarnya 40:20 selama ada kelompok bersenjata di Gaza 40:23 maupun di tepi barat 40:25 itu adalah menjadi 40:26 ancaman terbesar bagi Israel. 40:28 He 40:28 kan seperti netahu bilang selama masih 40:30 ada Hamas di Gaza 40:31 he 40:32 kita tidak akan terus membombardir Gaza 40:35 sampai Gaza lenyap. Kan itu salah satu 40:36 tujuan perangnya pakai cara 40:38 melenyapkan Hamas. Iya dan mendelimitasi 40:42 Gaza. 40:43 Itu kan itu kan tujuan perangnya. 40:45 Iya. 40:45 Kenapa itu selalu menjadi ancaman 40:47 terbesar selama ada milisi bersenjata? 40:50 Selama ada kelompok pejuang bersenjata 40:52 ya bukan bukan batu ketika intifada 40:54 pertama. 40:54 Iya. Iya. 40:55 Karena Israel ini adalah negara imigran. 40:58 H 40:58 h 40:59 mungkin 90-an 41:01 imigran 41:03 ee penduduk Israel adalah imigran. 41:05 Iya. diran itu kan pindah dari negara 41:07 asal ke negara lain itu kan ada mereka 41:11 kan butuh jaminan 41:12 salah satu jaminannya keamanan ketika 41:14 mereka tidak merasa aman ternyata Hamas 41:16 bisa ya nembus pertahanan waktu serangan 41:18 7 Oktober 2023 cara pandang pemerintah 41:21 Israel berbeda, cara pandang masyarakat 41:23 Israel berbeda, terutama di wilayah 41:24 selatan yang berbatasan dengan Gaza. 41:27 Itu kan mereka sudah enggak merasa aman. 41:28 Makanya terjadi banyak eksodus selama 2 41:30 tahun perang itu kan terjadi banyak 41:32 eksodus. Serupa ratusan ribu lah. 41:34 Heeh. Heeh. Mereka kembali karena diwi 41:36 kenegaraan kan bisa di Israel, mereka 41:37 kembali ke negara asal mereka. 41:39 Jadi selama ada kelompok pejuang 41:41 bersenjata di Palestina, baik di Gaza 41:44 maupun tepi barat, 41:45 Israel akan selalu khawatir. Itulah 41:48 khawatir terbesarnya. Makanya 41:50 itu tadi Trump mencoba ee mengakomodir 41:54 kepentingan Israel. Bukan hanya 41:55 kepentingan tananyahu ini keamanan 41:57 Israel. Ini kepentingan sebagai sebuah 41:59 bangsa negara Israel. Jadi ya bagaimana 42:02 menghabisi semua kelompok pejuang di 42:04 Palestina. He. 42:05 Dan itulah anehnya kenapa akhirnya 13 42:09 negara Arab dan Muslim kemarin Kamis 42:11 lalu ikut dalam 42:13 dewan perdamaian yang tujuannya untuk 42:15 menghabisi kelompok pejuang Palestina. 42:18 He. Dan yang beliau lagi berarti kan 42:20 negara-negara Arab, negara-negara muslim 42:22 ini itu bukan kekhawatiran Israel sama 42:24 sekali. Bukan gitu ya. 42:26 Bukan. Mereka mereka sudah tahu kok. 42:29 bisanya cuma, bisanya cuma ngecam doang, 42:31 bisanya cuma mengutuk doang, enggak 42:33 lebih kok. Enggak ada yang berani 42:34 nyerang kecuali Iran ya dalam konteks 42:36 kemarin. 42:37 Heeh. 42:37 Dan Iran juga yang membentuk, membantu, 42:39 mendanai, melatih Hamas, Jihat Islam dan 42:42 Hizbullah yang sama-sama anti Israel. 42:44 He. Dan pertanyaan secara geopolitik, 42:48 justru negara-negara Arab ini yang 42:49 khawatir sama Israel dan Amerika gitu 42:51 ya. Khawatir mereka di 42:54 jatuhkan. Iya. Jadi begitu. Nah, nah 42:57 makanya kita lihat kenapa negara-negara 43:00 yang masuk ini pertama kalau kita lihat 43:02 di situ ada negara-negara yang sudah 43:04 punya hubungan diplomatik dengan Israel. 43:06 Secara umum semua negara Arab muslim ini 43:08 yang masuk di 13 tadi yang saya sebut 43:10 yang masuk di dalam dewan perdamen 43:12 adalah negara yang secara ee politik, 43:15 ekonomi, dan militer ya inferior kalau 43:17 berkonfrontasi dengan Amerika. 43:18 Heeh. Heeh. 43:19 Artinya Amerika sudah tahu ini negara di 43:22 bawah saya. Jadi saya bisa ancam apapun 43:23 kalau mereka enggak mau masuk. Ini kan e 43:25 Trump butuh legitimasi. 43:27 Dengan adanya 13 negara Arab dan Muslim 43:29 kemarin menandatangani dia merasa punya 43:31 legitimati. Ini buktinya Arab dan Muslim 43:33 setuju kok dengan proyek Dewan 43:35 Perdamaian kita. 43:36 Iya iya iya 43:37 kan gitu. 43:38 Nah kalau kita lihat di situ ada negara 43:40 yang sudah punya hubungan diplomatik 43:42 dengan Israel. 43:43 Ada Turki negara Arab muslim pert negara 43:45 berpenduduk mayoritas muslim pertama loh 43:48 punya hubungan diplomatik dengan Israel 43:49 sejak 1949. Kalau dibilang banyak yang 43:53 berkar-kuar Erdogan. Wah, sangat ini. 43:55 Iya, 43:56 dia tidak serius. Harusnya kalau dia 43:57 serius mutusin hubungan diplomatik kan 43:59 itu. 43:59 Iya, 43:59 itu maksud saya keseriusan tadi. 44:01 Nah, nah. 44:02 Yang kedua ada Uni Emirat Arab. 44:05 Hm. 44:05 Ada Bahrain, ada Maroko. Itu melalui 44:09 Perjanjian Ibrahim 2020 September. 44:11 Kemudian ada Mesir, 44:13 negara Arab pertama yang punya banan 44:14 diplomatik 1979. 44:16 Kemudian ada Yordania 1994. 44:20 Kemudian ada Uzbekistan, ada Azerbaijan. 44:24 yang pemasuk 40% kebutuhan minyaknya 44:26 Israel 44:27 itu semua ada di situ. Ada Kazakhstan, 44:29 itu semua punya hubungan diplomatik 44:31 dengan Israel. Nah, yang kedua kalau 44:33 kita lihat ini negara-negara yang 44:36 ee sangat mengandalkan sistem pertahanan 44:39 negara pada persenjataan Amerika ya. 44:40 Semua negara Arab Teluk tadi 44:42 ada Arab Saudi, ada UEA, ada Qatar, ada 44:44 Bahrain. Itu kan 44:46 empat dari enam negara Arab Telurk itu 44:48 sangat mengandalkan sistem pertahanan 44:50 negaranya kepada persenjataan Amerika. 44:52 bukan hanya pertahanan negara ya, tapi 44:54 keberlangsungan rezimnya. Makanya ketika 44:56 ada revolusi Arab 2011 yang menjatuhkan 44:59 Kadfi terus menjatuhkan Presiden Yusni 45:01 Mubarak di Mesir pertama kali 45:03 menjatuhkan presiden Zainal Abidin bin 45:06 Ali di Tunisia 45:07 itu kan ee menyasar negara-negara yang 45:10 secara notabel ini tidak tidak ya ya ada 45:13 yang memang murni gerakan rakyat tapi 45:16 Barat situ sudah menyeleksi. 45:18 Iya. I kalau misalkan e Mubarak disebut 45:21 diktator, terus Kadfi disebut diktator, 45:23 kemudian yang terakhir adalah Basyar 45:25 Alasad disebut diktator, 45:27 kenapa ya negara-negara kerajaan itu 45:29 bisa aman? 45:30 Kan itu itu kan negara kerajaan kan ee 45:32 secara otoriter 45:35 iya. Enggak mungkin kerajaan ada yang 45:36 ada yang demokratis itu pasti otoriter. 45:38 Kenapa enggak enggak itu yang yang 45:41 disasar oleh revolusi Arab? Hm. Oke. 45:44 Kalau tadi Dr. Ben bertanya, "Ada apa 45:46 ini sebenarnya negara-negara ini gitu 45:48 ya." Lalu juga termasuk ada apa nih 45:50 negara Indonesia? Tadi Bang Faisal di 45:52 awal sudah menyebut ada perang tarif. 45:56 Berarti bisa kita katakan ada uang juga 45:58 di sini sebenarnya gitu ya Bang Faisal 46:01 ya. Ada uang di sini. Di Davos kemarin 46:03 mungkin pembicaraan-pembicaraan uang 46:05 juga ini. 46:06 E saya enggak mau spekulasi ya. Maksud 46:08 saya kalau lihat jejak Trump, 46:10 dia pasti akan menekan negara lain 46:13 untuk memaksakan kepentingan politiknya. 46:15 Salah satunya dengan menerapkan tarif 46:17 yang besar untuk produk jasa yang mau 46:19 masuk ke Amerika. Nah, kalau misalkan 46:21 spekulasi bahwa negara-negara ini masuk 46:24 ada transaksi bersifat ee apa sih? 46:26 Ekonomi terkait uang atau bisnis atau 46:29 apapun ya saya terusang saja enggak mau 46:31 berspekulasi karena saya memang tidak 46:32 punya informasi tentang itu. 46:33 He he he. 46:35 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 46:37 Subhanahu wa taala, saat ini Anda sedang 46:39 menyimak siaran langsung buka mata, buka 46:41 telinga. Apakah Board of Peace Donald 46:44 Trump untuk Palestina? Kita menghadirkan 46:47 narasumber Bang Faisal Aseggaf. pengamat 46:50 Timur Tengah dan tentu saja dengan Dr. 46:53 Sarbini Abdul Murad. Kami mengundang 46:55 Anda untuk bergabung. Silakan sampaikan 46:57 pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor 46:59 WhatsApp Rasil di 0811999720. 47:07 Dr. Band dan juga Bang Faisal. Kita akan 47:09 ke beberapa eh WhatsApp yang sudah masuk 47:12 dari pendengar ya. ini ada ee Pak Budi 47:16 menyimak selalu di siaran malam hari 47:19 ini. Begituun ini Bu Ani 47:23 bismillah insyaallah hadir menyimak buka 47:25 mata, buka telinga di malam hari ini. 47:28 Begituun ini Bu Maryati. Asalamualaikum 47:32 warahmatullahi wabarakatuh. Mari kita 47:35 suarakan, kita turun ke jalan agar 47:38 keputusan Prabowo yang mengatasnamakan 47:41 Indonesia itu dibatalkan dan kita 47:43 jadikan board office ini menjadi 47:47 pengalaman yang tidak berarti, potongan 47:49 yang tidak berarti. Meskipun bumi 47:52 berguncang, Gaza Palestina harus tetap 47:54 ada di bumi ini. Semoga Dr. Ben dan Mbak 47:56 Faisal selalu mendapatkan rahmat Allah 47:59 Subhanahu wa taala. Oke, ini dari Bu 48:00 Mariati di Sukabumi. 48:03 Ada komentarnya, Dr. Ben? 48:06 Ya, seperti kata Bu Maryati memang ee 48:08 ini tugas kitalah tugas kita untuk kita 48:11 ingatkan pemimpin kita bahwa langkah 48:13 menjadi member membernya ee BOP ini 48:17 memang langkah yang yang keliru dan 48:19 memang kita harus kita 48:20 ee tugas kitalah untuk kita menyampaikan 48:24 ini kepada Pak Presiden. Dan saya pikir 48:26 juga ee Mas Angangga bahwa ee apa yang 48:30 dilakukan oleh ee Bapak Presiden ini 48:32 memang sebaiknya itu harus dikonsultasi 48:35 dulu dengan ee pihak-pihak yang punya 48:39 yang punya kapasitas untuk bisa 48:41 mengeluarkan pandangannya itu apakah 48:44 ee tim ahli DPR atau Kementerian Luar 48:46 Negeri tidak dengan mengambil keputusan 48:48 sendiri yang begitu bisa 48:51 menimbulkan apa deviasi daripada hasil 48:54 yang kita akan alami nantinya. 48:57 H 48:58 dan kemudian kita juga melihat bahwa ee 49:02 Indonesia memang sebenarnya negara yang 49:04 sangat di apa ya sangat yang sangat 49:06 diharapkan sebenarnya untuk bisa 49:07 memberikan ee nilai-nilai positif dalam 49:11 apa perdamaian di di Gaza ini sangat 49:13 diharapkan ee oleh banyak pihak. Tapi 49:16 tinggal bagaimana Indonesia bisa 49:17 memainkan peran yang signifikan yang 49:20 terukur ya sehingga keberadaan Indonesia 49:22 ini benar-benar ee bisa bermanfaat besar 49:25 bagi ee bagi rakyat Palestina khususnya 49:27 di Gaza dengan apa langkah-langkah yang 49:30 lebih taktis ya. Artinya ee harus harus 49:33 menginventarisirah apa persoalan apa 49:35 yang bisa dilakukan bagaimana 49:37 implementasi perjanjian yang pertama dan 49:39 sebagain sebagainya. Dan Prabowo pun 49:41 harus juga berani mengatakan eh Trump 49:43 itu adalah bla bla bla bla g tapi enggak 49:46 ditelepon datang kucuk-kucuk walaupun 49:49 saya pikir ya Pak beliau itu kan anti 49:51 asing anti asing tapi beliau kok dengan 49:53 asing nih kok 49:53 iya 49:54 kok enggak enggak mengata enggak berani 49:56 mengatakan tidak gitu ya. Jadi, 49:58 jadi saya pikir ee sudah saatnyaalah ee 50:02 Bapak Presiden itu untuk mempertanyakan 50:04 kepada Trump yang itu menjadi catatan 50:07 dari ee rakyat Indonesia ee terhadap ee 50:09 terhadap beliau kan. Dan ini harus 50:11 terbuka, harus berani. Sitram ini kan 50:12 orangnya terbuka orangnya kan. 50:14 Sekarang saya kayak Imam Dani ya. ini 50:16 ngomong fasis depan sitam si trumpam 50:19 kata silakan saya akan ngomong silakan 50:20 ngomong apa yang ngomong silakan 50:23 ee ee fasis kemudian Israel mengadukkan 50:26 tidak berani dia sampaikan biasa aja ini 50:29 ewuh pekeewuh ini ini yang membuat kita 50:32 ini enggak enggak bisa untuk 50:33 mengeluarkan satu pendapat yang pendapat 50:36 kita ini sebenarnya itu adalah bagian 50:37 dari pertanyaan-pertanyaan yang memang 50:39 selama ini ee menggumpal di kanan rakyat 50:42 Indonesia ini harus enggak boleh apa 50:45 namanya? Enggak boleh, enggak boleh kita 50:46 tuh hanya tanda tangan itu urusan nanti, 50:49 urusan nantilah. Enggak, enggak bisa 50:50 seperti itu kan. 50:52 Ini saya pikir, saya pikir ya belum 50:54 terlambatlah, belum terlambat ee Pak 50:56 Presiden untuk bisa mengevaluasi kembali 50:59 ya, evaluasi kembali dan legow lah 51:02 menerima masukan-masukan dari semua 51:04 pihak sehingga e Indonesia menjadi apa? 51:06 Garda terdepan di dalam pembela 51:08 Palestina dan tidak mengecewakanlah. 51:11 Kira-kira gitu. Iya, ada Pak Ahmad di 51:14 Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 51:16 wabarakatuh. Menurut saya warahmatullahi 51:19 wabarakat 51:19 kalau dibandingkan dengan pemerintahan 51:22 sebelumnya apalagi mendengar Menlu Bu 51:25 Retno ini mungkin tidak akan terjadi. 51:28 Bagaimana menurut Dr. Ben dan Bang 51:31 Faisal? Oke, 51:33 ini dibandingkan dengan pemerintahan 51:35 sebelum ini. Bagaimana Bang Faisal ini 51:36 secara politik ya? secara politik kita 51:38 lihat kan memang 51:39 ee PDI yang berkuasa sebelumnya itu 51:43 betul-betul kalau kita lihat ya memegang 51:45 ee apa yang jadi prinsip dasar dari Bung 51:48 Karno. Apakah memang 51:50 ee kalau ini main lunya Bu Retno enggak 51:53 akan seperti ini? 51:55 Pak Ahmad di Bogor 51:58 siapa dulu nih? Pak Ben aja dulu ya Pak 52:01 Sarbini ya. Oke, Bang Faisal dulu deh. 52:04 Oh, iya ya. Saya yakin enggak akan 52:06 seperti itu. Karena selama dua periode 52:08 pemerintahan Jokowi, terus juga main-nya 52:11 juga Bu Retno juga dua periode 52:14 itu tidak pernah Bu Retno berbicara ada 52:16 embel-embel tambahan. Jadi ketika bicara 52:18 kita mendukung perjuangan bangsa 52:19 Palestina, tidak ada embel-embel seperti 52:22 yang diucapkan Pak Prabowo bahwa kita 52:24 akan mengaku Israel kalau Israel 52:26 mengakui Palestina. Tidak pernah ada 52:28 embel-embel itu. Apalagi ada embel-embel 52:30 harus menjamin keselamatan dan keamanan 52:33 Israel. 52:33 Israel. Iya. Iya. 52:34 Itu itu tidak pernah ada disampaikan 52:36 oleh Burno selama 10 tahun pemerintahan 52:39 Jokowi. 52:41 Hm. H. 52:43 Oke, Dr. Ben. Dari Dr. Ben. 52:47 Benar-benar ya kata ee kata e Bangal 52:49 tadi itu. Tapi ini ee enggak 52:51 itu kita berasumsi berasumsi kalau itu 52:54 presidennya ee Jokowi kan. Tapi kalau 52:56 misalnya mendusno presidennya Prabowo 52:59 mungkin Bu Renno pun bebas beda juga kan 53:04 karena masanya Pak Jokowi memang untuk 53:07 luar negeri beliau tutup mata sudah 53:09 tersabur lah 53:10 h 53:10 ya dia enggak enggak enggak caw-cawe 53:12 istilahnya tapi sekarang ini memang 53:14 untuk panglima luar negeri itu di cover 53:16 sama presiden gitu loh jadi melu itu 53:18 enggak bisa enggak bisa dia 53:20 ee banyak komentar makanya saya pikir 53:22 kalau Bu Retno sekarang pun dengan 53:24 Presiden Prabopo agak agak sulit untuk 53:26 tidak mengikuti alurnya 53:28 ee pemikiran-pemikiran e dari presiden 53:31 karena memang ee Kembo ini memang serba 53:33 salah ya. Saya saya mendapat informasi 53:35 dari teman-teman Kembo ini sekarang 53:37 Kembo kita ajak ngobrol nih masang 53:38 enggak masalah enggak berani sekarang 53:40 tuh 53:41 agak susah sekarang tuh 53:42 saya berapa kali saya ajak-ajak untuk 53:43 ngobrol masalah ee apa masalah ee apa 53:47 pasukan ISF tuh enggak berani mereka 53:49 untuk jadi 53:50 sekarang tuh beda sama masa Bu Retno. 53:52 Brando tuh sepertinya Kend itu wah 53:55 fan-fan aja mereka ngompong no problem 53:57 mereka sudah punya kerangka gituang 53:59 enggak terus sekarang ini 54:00 kita ajak tuh enggak enggak ada berani 54:02 saya ber 54:03 berapa berapa orang teman-teman saya 54:04 yang dekat saya ajak tu ee dengan alasan 54:08 saya tahulah alasan-alasan sebenarnya 54:09 bukan alasan kilal sebenarnya dia untuk 54:11 tidak bicara masalah 54:13 masalah Palestina. Nah, sampai segitunya 54:15 sekarang ee masangga artinya kenapa? 54:17 Karena memang melu hari ini beda sama 54:20 melu yang yang kemarin itu ditambah 54:21 dengan presiden juga beda cara pandangan 54:24 melihat masa Palestina sehingga ya 54:26 diploma kita kan tergantung presiden kan 54:30 walaupun mereka itu memang mengatakan 54:32 itu bukan hati nurani tapi dia harus 54:33 mengatakan seperti apa yang diucapkan 54:36 oleh presiden enggak mungkin dia meng 54:38 punya second opinion yang lain kan kalau 54:40 presidennya mengatakan a mungkin kata B 54:42 nah kira gitu sangga 54:44 iya iya iya selanjutnya dari 0878 899246 54:49 sekian-sekian tidak menyebutkan nama. 54:51 Asalamualaikum warahmatullahi 54:52 wabarakatuh. Apakah Indonesia 54:55 itu dengan masuk 54:58 Dewan Perdamaian melanggar Undang-Undang 55:01 1945? 55:03 Kalau kita lihat 55:06 di sini Indonesia masuk terlibat dalam 55:09 proyek jahat Amerika dan Israel walaupun 55:13 dalhnya itu perdamaian Gaza. Padahal 55:16 jelas Palestina tidak dilibatkan karena 55:19 Palestina ini milik orang Palestina. 55:22 Bagaimana menurut para narasumber? 55:25 Baik, saya ke Bang Faisal dulu ya. 55:28 Ya, kalau amanah konstitusi itu kan 55:30 bahwa penjajahan di atas dunia harus 55:33 dihapuskan 55:34 segala jenis penjajahan. Nah, kita sudah 55:36 sepakat baik pemerintah, DPR, maupun 55:39 masyarakat rakyat Indonesia bahwa yang 55:42 disebut penjajahan sekarang yang harus 55:43 kita hapuskan adalah penjajahan Israel 55:46 terhadap Palestina. 55:47 H 55:47 ini kan aturan umumnya amanah 55:49 konstitusi. Nah, inilah kelemahan kita. 55:52 Ketika Amerika mendukung Israel, mereka 55:55 punya hukum positif. mereka bikin 55:57 undang-undang yang memang mengkhususkan 55:58 untuk mendukung Israel. Kita kan cuma 56:00 amanah konstitusi secara umum. 56:02 Artinya tidak ada panduan khusus, aturan 56:05 turunan, yaitu bentuknya undang-undang. 56:07 Bagaimana cara kita membela Palestina? 56:09 Hm. Nah, di sinilah ada istilahnya celah 56:12 bagi pemerintah. Prabowo bisa bilang 56:14 kita masuk ke sini adalah bagian untuk 56:17 ee membantu mewujudkan perdamaian di 56:19 Gaza. Itu artinya 56:22 aturan umum yang dalam ee amanah 56:25 konstitusi pembukaan Undang-Undang Dasar 56:26 itu sendiri itu harusnya diturunkan 56:29 dalam bentuk ee aturan ee khusus yaitu 56:33 dalam bentuk undang-undang. Nah, inilah 56:35 yang saya bilang tadi. Kalau ditanya 56:37 salah satu ciri keseriusan ee pemerintah 56:41 atau sebuah ee negara itu ee membela 56:45 Palestina itu bisa kelihatan mereka 56:46 punya aturan khusus enggak tentang 56:48 Palestina. Kalau kita contohin Amerika, 56:50 Amerika punya tadi Yerusalem Embassy. 56:52 Karena itu isu yang paling paling 56:54 sensitif dan isu paling inti dari ee 56:57 penjajahan Israel terhadap Palestina, 57:00 yaitu soal perebutan Yerusalem, kota 57:02 suci bagi tiga agama yang punya nilai 57:04 prestis secara agama dan juga mempunyai 57:08 potensi sumber ekonomi yang sangat 57:11 pendapatan ekonomi yang sangat besar. 57:13 Mekah Madinah satu agama aja orang 57:15 enggak perlu ada flyer promo ayo ke 57:18 umrah haji promo potongan sekian kan 57:21 enggak mungkin ada kewajiban agama ya 57:23 sama dengan penguasa Yerusalem itu 57:25 Amerika menunjukkan bahwa Amerika 57:27 sebagai sebuah negara serius 57:30 membela Israel. 57:32 Nah, terus kita lihat kalau contohnya 57:34 Iran, Iran ee di bawah rezimullah itu 57:37 serius bisa dibilang apa? Karena mereka 57:39 dari awal 1979 terbentuknya rezimula 57:42 setelah kemenangan revolusi Islam mereka 57:44 sudah mendeklarasikan anti Zionis. 57:47 Hm. 57:48 Kalau negara-negara Arab Muslim lainnya 57:50 pro Palestina tapi tidak antizionis. 57:53 Sedangkan Iran pro Palestina sekaligus 57:54 anti Zionis. Nah, itu mereka buktian 57:56 apa? Mereka membantu mendanai pendirian 58:00 Hamas jihad Islam. Kemudian milisi ee 58:03 apa? Mendanai, melatih 58:05 dan mempersenjatai di awal. Terus juga 58:07 Hizbullah itu mereka ee itu membentuk 58:10 keseriusan bahwa mereka mendukung 58:11 Palestina. 58:12 He. 58:13 Ee itu investigasi The Sunday Time 58:15 selama 2014 sampai 2020 kalau tidak 58:18 salah itu 58:19 ee Iran menggelontorkan 220 juta dolar 58:23 untuk Hamas. Hamas saja ya, bukan zat 58:25 Islam. He. 58:26 Nah, kemudian untuk Hizbullah tahun lalu 58:28 itu 1 miliar dolar. 58:30 Hm. 58:30 Artinya ini salah satu bentuk 58:32 keseriusan. Nah, kalau Indonesia ini kan 58:34 ee belum ada undang-undang. Bagaimana 58:36 cara misalkan begini, kalau di Libanon 58:38 itu ada ee undang-undang yang ee 58:43 mempidanakan siapa saja entitas, 58:45 individu, bisnis atau politik 58:47 yang melakukan kontak dengan Israel. 58:49 Hukumannya kalau enggak salah penjara 1 58:50 tahun. Kita kan tidak punya 58:52 ada kita tidak punya undang-undang itu. 58:54 Iya. 58:55 Makanya akhirnya terjadi hubungan 58:56 bisnis, kontak antara ee apa sih? Tokoh 59:00 politik. Kita tahu kan undangan, 59:02 akademisi, tokoh agama ke Israel, atas 59:05 Israel. Nah, itu menunjukkan bahwa 59:07 sebenarnya kita enggak ada aturan. Nah, 59:09 inilah yang ee menjadi polemik setiap 59:11 kali kita masuk 59:13 atau ikut skenario Amerika. Yaitu tadi 59:16 proposal damai tram kita ikut padahal di 59:18 situ jelas demiliterasi Gaza perlucutan 59:21 senjata Hamas. Kemudian Dewan Perdamen 59:23 kita ikut padahal sama tujuannya untuk 59:25 melenyapkan semua pejuang Palestina di 59:27 Gaza. Tapi kan tidak ada aturan yang 59:29 baku. 59:29 Nah, 59:30 ini kan aturan umum pembukaan 59:31 undang-undang dasar. Nah, sekarang 59:33 aturan turunannya mana? 59:34 Hm. itu untuk maksud saya itu untuk 59:36 menunjukkan bahwa sebuah negara itu 59:38 serius dalam ee apa sih istilahnya 59:41 mendukung perjuangan bangsa Palestina 59:44 untuk merdeka. 59:45 Oke, Dr. Ben. Ini sepertinya ada agenda 59:49 besar ini ya kita untuk ee terus 59:53 berbicara dengan ya DPR, dengan 59:55 tokoh-tokoh turunan nyata mendukung 59:59 Palestina itu apa dari undang-undang 1:00:01 tadi yang disampaikan oleh ee Bang 1:00:04 Faisal itu gitu ya, Dok ya. 1:00:06 Kalau bisa sampai ada aturan yang jelas, 1:00:08 contoh untuk BDS aja kan sampai sekarang 1:00:10 belum beres-beres nih untuk boikot 1:00:12 produk kan apalagi turunan-turunan yang 1:00:15 model kayak Libanon tadi ini. Tapi kan 1:00:16 perlu banget nih bagi masyarakat 1:00:18 Indonesia sepertinya 1:00:21 sebenarnya ini menarik ini ya Masangga. 1:00:24 Iya. Kalau memang harus ada hearing ya, 1:00:26 hearing itu apakah MUI itu mana heing 1:00:29 sama DPR itu dan usul Bangikir pas 1:00:32 banget untuk untuk 1:00:34 he 1:00:34 untuk membuat undang-undang satu yang 1:00:36 sama seperti rencana pemerintah buat 1:00:38 undang-undang antiasing itu kan asing 1:00:40 yang 1:00:41 saya pikir juga ini tepat juga yang kita 1:00:43 buat undang-undang satu karena ada ada 1:00:45 contoh dari beberapa negara yang memang 1:00:47 kalau ada entitas ee anak bangsa yang 1:00:49 berinteraksi dengan Israel itu itu harus 1:00:53 dianggap oleh Kanan misalnya enggak ada 1:00:55 yang namanya 51 orang turis dapat visa. 1:00:58 Kita kan sakit kepala begini kalau bisa 1:01:01 ee turis dapat visa dikeluarkan oleh 1:01:04 Menteri Migrasi Menteri Imigrasi kita 1:01:06 kan kita kan ee enggak bp pikir gitu 1:01:09 kan. Artinya sudah jelas kita ini anti 1:01:12 penjajahan. Hm. Hm. 1:01:13 Jelas kita ini mengecam mutuk ee 1:01:16 keganasan Israel dengan genosida di 1:01:20 Gaza. Tapi ketika ada turis dikasih visa 1:01:23 gara-gara apa? Gara-gara mereka membawa 1:01:25 bisnis di sini. Kan 1:01:27 ngacui. Saya pikir kok sungsang pikiran 1:01:29 itu. Ini ini memang harus 1:01:31 harus memang di di diclearkan bahwa 1:01:35 harus jangan jangan standar ganda. Saya 1:01:37 pikir ini kan gini enggak. He 1:01:38 saya selalu bilang di di apa di media 1:01:41 sosial saya adalah andai kata enggak ada 1:01:43 rakyat ini saya speak up tentang 1:01:45 bagaimana ganasnya Israel, bagaimana 1:01:47 penjajahan Israel terhadap tanah 1:01:48 Palestina mungkin kapan-kapan pemerintah 1:01:51 buat ee apa kedubes Israel di Jakarta 1:01:54 dengan alasan ee bisnis segala macam ini 1:01:56 itu kan 1:01:58 karena ini karena karena ada 1:01:59 gerakan-gerakan inilah maka saya lihat 1:02:01 bahwa sebenarnya pemerintah sendiri 1:02:03 enggak serius-serius amat loh enggak 1:02:06 saya pernah ngobrol sama orang kayak Klu 1:02:08 ya. Kemlu ngomongnya apa, tapi 1:02:10 departemen-departemen lain misalnya 1:02:12 perdagangan jalan terus. Saya pernah 1:02:14 ngomong sama Julhas dulu ketika beliau 1:02:16 enggak ada ide beliau untuk untuk bisa 1:02:19 apa mencari tahu gimana ee dari Israel 1:02:23 kan. He 1:02:23 enggak ada. 1:02:24 He 1:02:25 sampai beliau bilang ee beliau bilang 1:02:26 gini, "Saya setuju baik ee produk-produk 1:02:29 Israel seperti pizza." Ah kalau gitu 1:02:31 saya pun bisa Pak bukan bukan Bapak 1:02:34 sebagai sak. Nah, itu itu persoalan 1:02:37 makanya apalagi kita masuk ECD ya. ECD 1:02:39 ini kan salah satunya adalah rekomendasi 1:02:41 Israel juga tu harus ada gitu. He 1:02:44 samping hari kenapa bisa belum belum 1:02:45 masuk itu salah satu mungkin itu itu 1:02:47 yang yang terjadi iniar wawancara dengan 1:02:50 Bu Retno jadi ini Masangga bahwa ini 1:02:53 agak agak agak krusial kita ini punya 1:02:56 punya undang-undang ya 1:02:57 undang-undang yang jelas mengatakan 1:02:59 bahwa ee enggak ada entitas ada bangsa 1:03:01 yang ber apa yang berinteraksi dengan 1:03:04 dengan Israel apakah resmi tidak resmi 1:03:07 sehingga sehingga 1:03:08 ee pihak migrasi pun tegas menolak 1:03:10 mungkin ya menolak ee setiap ada turis 1:03:13 yang datang dari Israel ataupun pakai eh 1:03:15 double di du di dua negara dia gitu kan 1:03:18 paspor ada dua kan paspor Israel sama 1:03:20 paspor negara yang lain 1:03:22 samp gitu mas enggak 1:03:23 jadi kalau ingin betul-betul membela 1:03:25 rakyat Palestina tidak cukup hanya 1:03:27 dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan 1:03:30 ataupun membangun ataupun rekonstruksi 1:03:33 enggak cukup dengan itu aja sebenarnya 1:03:34 ya 1:03:36 betul betul betul betul 1:03:39 bentar bentar iniang harus harus harus 1:03:41 lebih intens lah intense 1:03:42 iya iya Ya, mudah-mudahan kita kita 1:03:44 mengharapkanlah mungkin sekarang ke 1:03:46 depan nanti ada ada pemimpin yang memang 1:03:48 secara ee bulat dan secara apa ee vokal 1:03:52 bisa melakukan itu seperti yang di 1:03:55 sampaikan oleh ee Bangisal tadi. 1:03:59 Selanjutnya saya akan ke Ibu Sri. 1:04:01 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:02 wabarakatuh. Para narasumber dan kru 1:04:04 Rasil 1:04:05 semoga selalu dalam perlindungan Allah. 1:04:09 Bapak Faisal, saya rakyat kecil. 1:04:12 namun amat sangat prihatin dengan apa 1:04:15 yang dilakukan oleh presiden kita yang 1:04:18 sepertinya hebat. 1:04:22 Masa mau tunduk dengan perampok 1:04:25 bangsa-bangsa yaitu Trump, tukang rampok 1:04:28 negara, presiden yang banyak cela. 1:04:32 Semoga rakyat gajah selalu dilindungi. 1:04:36 Apalagi kan sudah jelas two state 1:04:39 solution tidak berlaku dalam kasus Gaza 1:04:43 ini. Semua orang juga mungkin harus 1:04:46 paham itu. Merdeka Palestina. Saya hanya 1:04:49 sedih dan bersimpuh saja. Mohon maaf. 1:04:53 Terima kasih. Oke, saya ke Bang Faisal 1:04:55 dulu ini 1:04:58 ya. Kembali lagi saya menegaskan kenapa 1:05:01 akhirnya saya nulis tesis 2008 Palestina 1:05:04 negara khayalan itu salah satu 1:05:06 penyebabnya adalah ya tidak ada pemimpin 1:05:09 negara Arab muslim yang jujur 1:05:11 he 1:05:11 serius dan solid bantu Palestina. Ini 1:05:14 kan enggak bisa satu-satu. Enggak bisa 1:05:15 Iram doang, enggak bisa yang lain doang. 1:05:18 Tapi harus bareng-bareng. Makanya celah 1:05:21 inilah ketidak ee ketidaksan dan 1:05:24 ketidakjujuran dalam membela Palestina 1:05:26 inah enggak ada yang rasa solid. Makanya 1:05:28 Trump sejak era pertama meluncurkan 1:05:30 namanya proyek normalisasi akhirnya bisa 1:05:33 menggandeng ya itu tadi sebelumnya CAT 1:05:35 2019 CAT sebelumnya 60-an sudah pernah 1:05:38 punya punya hubungan diplomatik dengan 1:05:40 Israel tapi atas desakan Kaddafi 1:05:42 akhirnya diputuskan. 1:05:44 Nah, kemudian 2019 dia di masa Netanyahu 1:05:47 dan di masa Trump periode pertama 1:05:49 akhirnya bisa menggandeng. 1:05:51 Kemudian bisa menggandeng lagi itu 1:05:54 adalah ee Uni Emirat Arab, Bahrain, 1:05:57 Maroko. Sebenarnya ada Sudan, tapi Sudan 1:05:58 karena ada konflik internal dalam negeri 1:06:01 akhirnya tidak bisa apa ee melanjutkan 1:06:04 ee kesepakatan itu. 1:06:06 Iya. Iya. Artinya di masa Trump ini, 1:06:07 Trump ini banyak ya. Seperti saya bilang 1:06:09 dari awal, Trump ini presiden Amerika 1:06:11 paling berjasa 1:06:13 buat Israel setelah ee Amerika kedua 1:06:15 setelah Harry Truman. Kalau Harry Truman 1:06:17 11 menit cuma memberi pengakuan Presiden 1:06:20 Amerika pertama kalau ini sudah mengaku 1:06:22 Yerusalem baik barat maupun timur yang 1:06:24 sebenarnya diinginkan oleh tanda kutip 1:06:27 ya ee otoritas Palestina yang inginnya 1:06:30 di situ. Karena kita belum pernah ada 1:06:31 survei apakah rakyat Palest karena kan 1:06:33 rakyat Palestina juga enggak semua sama. 1:06:35 Ada yang garis keras yang enggak mau 1:06:37 mengaku eksistensi Israel, tapi ada juga 1:06:39 yang kompromistis seperti otoritas 1:06:40 Palestina. 1:06:41 Iya. Iya. 1:06:43 Seperti itu. Jadi, ya itu tadi. Yang 1:06:45 kedua adalah ya Tram bisa menggait 1:06:47 terakhir itu kan ee negara Arab, negara 1:06:50 muslim ya termasuk Arab yang mau buka 1:06:53 hubungan diplomatik dengan Israel kan 1:06:54 terakhir Yordania. 1:06:55 Iya. 1:06:56 1994. 1:06:57 Hm. 1:06:58 Ah akhirnya ya dengan Trump ada Chat, 1:07:00 ada UA, ada Bahrain, ada Maroko. Itu kan 1:07:02 sebuah prestasi besar. 1:07:03 Iya. Iya. Nah, sedangkan para pemimpin 1:07:06 negara Arab dan muslim ya kita ini 1:07:08 karena tidak solid, tidak serius dan 1:07:10 jujur, kita bukan hanya jalan di tempat, 1:07:13 sudah mundur jauh ke belakang. 1:07:15 Ketika Trump bersama Israel bisa 1:07:17 menggaet negara-negara Arab Muslim masuk 1:07:19 untuk punya hubungan resmi. 1:07:22 Sedangkan apa yang diperjuangkan sejak 1:07:24 terbentuknya Oki tahun 1969 setelah 1:07:26 peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa itu 1:07:29 tidak ada. 1:07:30 Tidak ada kemajuan sama sekali. 1:07:31 Mundur bahkan. 1:07:33 Mundur malah. 1:07:33 Hm. Kalau kita mundur tram malah makin 1:07:36 maju. 1:07:37 Iya. Okya makin omp kelemahannya di kita 1:07:41 seperti itu. 1:07:42 H. Oke. Ini ada Pak Fahmi ya di Jakarta. 1:07:46 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:48 wabarakatuh. 1:07:49 Waalaikumsalam war 1:07:50 eh menurut saya melihatnya dari sudut 1:07:53 pandang lain, Dr. Band. Mungkin 1:07:56 Indonesia ini main politik dua kaki. 1:07:59 Kemarin bricks, sekarang dewan 1:08:01 perdamaian. 1:08:03 Mungkin dewan perdamaian ini juga tidak 1:08:06 akan ada perdamaiannya dan Amerika itu 1:08:09 jelas dia bloknya akan ke mana tapi 1:08:13 salut sama Eropa dia paham ini. 1:08:16 Bagaimana menurut Dr. Band? Oke dari Pak 1:08:19 Paham ini 1:08:20 ya? Eh 1:08:22 saya enggak melihat seperti itu ya. Eh 1:08:25 sebenarnya kita politik kita kan 1:08:26 bebas-bebas aktif ya. Tapi kan realita 1:08:28 hari ini kita bebas. Iya. 1:08:31 Tidak bisa pas tidak aktif kan 1:08:34 sekarang. 1:08:35 Jadi memang saya pikir okelah dua kaki 1:08:38 saya menganggap bahwa permainan dua kaki 1:08:40 ini permainan negara yang tidak mandiri, 1:08:43 negara yang lemah gitu kan. Jadi 1:08:45 kalau kita main satu kaki berarti kita 1:08:47 ni kuat. Ketika dua kaki kita enggak 1:08:49 enggak enggak enggak kuat. Kita mencari 1:08:50 keseimbangan. 1:08:51 Hm. Jadi ee apa istilah Bung Hatan itu 1:08:55 mengayuh dua dua batu karang itu memang 1:08:57 dulu cocok sekarang enggak cocok lagi. 1:09:00 Iya. I 1:09:01 contoh kita gini ya. Kita lihat kita 1:09:02 sama India itu sama-sama kita luas kita 1:09:04 merdeka dari India ya. Mereka punya 1:09:06 konflik yang luar biasa. Konflik di 1:09:08 India pecah 1:09:09 India Pakistan kemudian Pakistan pecah 1:09:11 dengan Bangladesh. 1:09:13 R rasial masalah kasta dan sebagainya. 1:09:17 Heeh. 1:09:17 India hari ini dia bisa mengatakan tidak 1:09:20 dengan Amerika. Jadi ada undang-undang 1:09:23 yang memang itu merugikan negara lain, 1:09:25 tapi tidak untuk India. Jadi India itu 1:09:27 lebih mandiri. Nah kita ini ee masangnya 1:09:30 yang 1:09:31 yang tidak mandiri kan. Kita enggak bisa 1:09:33 ngambil contoh Cina. Cina pertama 1:09:34 negaranya kan otoriter ya. Otoriter itu 1:09:36 beda. Tapi India kan sama hampir sama 1:09:38 kayak kita demokratis. 1:09:40 Heeh. He. 1:09:40 Jadi sebenarnya itu ee kita harus harus 1:09:43 belajar agar kita lebih mandiri 1:09:46 tidak dan kita bisa juga memilih pilihan 1:09:49 yang tepat buat buat kepenting nasional 1:09:52 kita sehingga kita enggak enggak memilih 1:09:54 terpaksa apa gitu. Tapi kan gitu Mas. H. 1:09:58 Oke Bang Faisal ada tambahan dari 1:10:00 pertanyaan Pak 1:10:03 Fahmi ini 1:10:04 yang yang mana tadi? Maaf lupa saya 1:10:06 dengerin Pak apa pertanyaannya? Maaf. 1:10:09 Iya. dua kaki. Sepertinya apa yang 1:10:11 dilakukan oleh Indonesia ini dua kaki 1:10:14 gitu. Ada di bricks, ada juga di dewan 1:10:16 ee perdamaian. Dan dewan perdamaian ini 1:10:19 tidak akan membawa perdamaian. Oke. 1:10:22 Ya, menurut saya begini ya. ee sebuah 1:10:25 negara punya wibawa, punya posisi tawar 1:10:29 itu ada tiga faktor. Pertama, secara 1:10:33 politik itu dipengaruhi oleh ekonomi dan 1:10:37 militer. Jadi, 1:10:38 faktor ekonomi dan militer itu sangat 1:10:40 penting untuk mempengaruhi posisi tawar 1:10:42 sebuah negara. 1:10:43 Yang ketiga adalah wibawa seorang 1:10:45 pemimpin. Apakah seorang pemimpin itu 1:10:48 punya prinsip atau tidak? H 1:10:50 kalau kita bayangkan dulu Soekarno 1:10:52 ketika negara Indonesia baru merdeka 1:10:54 sedang tertati-tatiik, tapi Soekarno 1:10:56 sebagai pemimpin yang punya prinsip dia 1:10:58 punya wibawa di bangsa-bangsa lain, 1:11:00 di bagi bangsa lain bahkan bisa ee 1:11:04 mengkampanyekan bagaimana agar 1:11:05 negara-negara Asia Afrika yang belum 1:11:07 merdeka untuk merdeka ikut jejak 1:11:09 Indonesia. 1:11:09 H 1:11:10 makanya ada konferensi Asia Afrika. 1:11:12 Nah, menurut saya kita sebagai bangsa 1:11:15 kekuatan militer jauh, enggak punya 1:11:18 posisi tawar. Kekuatan ekonomi juga sama 1:11:20 enggak punya posisi tawar. Nah, tinggal 1:11:22 satu 1:11:24 prinsip dari pemimpin yang bisa 1:11:26 menjadikan negara kita wibawa. 1:11:29 H 1:11:30 seperti itu. 1:11:32 Bicara tentang ee kewibawaan gitu ya. 1:11:36 Kalau negara-negara dari ee 1:11:40 muslim dengan negara muslim sendiri itu 1:11:43 wibawanya sepertinya dipandangnya 1:11:44 seperti apa sekarang dari masyarakat ee 1:11:47 Palestina sendiri nih, Dr. B ketika 1:11:51 beberapa ee waktu lalu ya waktu pas ee 7 1:11:57 Oktober genoside itu terus eh masif gitu 1:12:01 ya. Itu kita kan nonton video-video Rat 1:12:04 Palestina yang 1:12:06 bertanya gitu ya dengan bahasa Arab itu 1:12:08 ke mana pemimpin Arab? ke mana Arab kan 1:12:10 gitu kan sampai mereka dengan raut sedih 1:12:13 nangis kita baca itu nonton itu juga wah 1:12:16 ini begini masalah wibawa ini apakah 1:12:18 hilang betul-betul Dok ini ya 1:12:22 ya saya pikir memang ee 1:12:25 hari ini memang pemimpin yang Islam yang 1:12:27 atau Arab yang konsisten bela Palestina 1:12:31 ini kan enggak ada nih ya jadi 1:12:34 wibawa seseorang itu kan daripada 1:12:37 konsistensi dia kan keikhlas dia Ya. 1:12:40 Kemudian apa ya? Ya, knya Faisalah di 1:12:43 Saudi Arabia itu ya. Artinya dia punya 1:12:45 punya uang, punya B militernya lemah ya. 1:12:48 Tapi dia punya ibwaah untuk bisa bantu 1:12:50 Palestina. 1:12:50 H. 1:12:51 Jadi saya pikir ee hari-hari ini negara 1:12:54 Arab itu kan agak susah ya Pak karena 1:12:56 mereka militer mereka banyak tapi tidak 1:12:59 kuat. Kemudian ekonomi mereka ee 1:13:00 lumayanlah. Tapi 1:13:02 tapi karena mereka itu sangat tergantung 1:13:04 dengan Amerika jadi kibawaan mereka 1:13:05 hilang. Maka ada hadis Nabi itu eangga 1:13:09 gini eh dalalla Arab dal Islam. Jika 1:13:13 terhinanya Arab maka terhinanya Islam. 1:13:16 Jadi itu ada kaitan ada kaitannya. 1:13:17 Memang memang hari ini realita kita 1:13:19 lihat negara-gara telu antar mereka pun 1:13:21 cakar-cakaran antara Arab sama Saudi 1:13:24 Arabia. Kemudian kata dihajar sama 1:13:26 Israel negara Arab cuma bawa KTT darurat 1:13:31 cuma kecam sana kecam sini ya kan. 1:13:34 Karena semua ya bagaimana bahwa ee rumah 1:13:39 rumah sendiri diserahkan sama orang lain 1:13:40 jaga gitu sama Amerika, panggil Amerika 1:13:42 di mana-mana gitu kan. Jadi gimana di 1:13:45 bawah sa pemimpin yang bisa diharapkan 1:13:48 untuk bisa menyelamatkan Palestina. Nah 1:13:50 makanya sebenarnya ee rakyat Palestina 1:13:53 sangat mengharapkan Indonesia untuk 1:13:54 tampil untuk bisa memberikan apa 1:13:56 alternatif ya seperti pemimpinnya 1:13:58 seperti masa Bung Karno dulu ya. Bukan 1:14:01 bukan kan sudah jelas bahwa Indonesia 1:14:03 tidak akan pernah mengakui Israel sebum 1:14:06 presiden merdeka. Maka saya pernah 1:14:08 sekali berkunjung ni masangga ke apa ba 1:14:11 eh 1:14:12 Baitul Quran ya. Oh baitul apa tuh yang 1:14:15 di Baitul di 1:14:16 yang di Madinah lah. 1:14:18 Enggak di PDIP ada bait bait apa? Bait 1:14:21 Oh itu baitul hikmah. 1:14:24 Ada ada satu lembaga ee yang yang kern 1:14:27 untuk bicara masak Islam ya. Iya. I 1:14:29 dan kenapa Ibu maksud dari teman-teman 1:14:31 PDP bahwa Bu Megawati sangat konsisten 1:14:34 bela bela bela Palestina gitu. Jadi 1:14:37 ee dia bisa mengorbankan nambah baik ee 1:14:40 reputasi kan dengan menolak ee dokumen 1:14:44 di Bali. Jadi ini bentuk kistenaan PDIP 1:14:47 dalam 1:14:48 ee dalam apa dan ini kan diwariskan oleh 1:14:51 Bung Karno kan. He. 1:14:52 Nah, sekarang ee Pak Prabowo kan mencoba 1:14:56 untuk mengambil ya bahwa beliau adalah 1:14:58 penjataan dari dari Bung Karno untuk 1:15:01 politik luar negeri ya. Walaupun dari 1:15:03 penampilan okelah sama ya, tapi kan dari 1:15:06 dari apa dari sikap dan sebagainya itu 1:15:09 kan belum belum bisa menyamai Bung Karno 1:15:11 dan 1:15:12 iya iya 1:15:12 k itu ee 1:15:13 oke saya ke pertanyaan terakhir dari 1:15:16 pendengar ini ada Pak Adi di Jakarta. 1:15:18 Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:19 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:15:21 warahmatullah. 1:15:21 Lalu bagaimana masa depan Gaza sendiri 1:15:25 menurut Bang Faisal? Kalau misalkan 1:15:29 Dewan Perdamaian ini betul-betul nanti 1:15:32 akan menancapkan 1:15:34 kukunya di Gaza, Palestina. Oke. 1:15:39 Yang pertama 1:15:41 sebelum terbentuk ke Dewan Perdamaian 1:15:43 sebenarnya masa depan Gaza sudah gelap. 1:15:46 Ini kita bisa lihat ketika perang Gaza 2 1:15:48 tahun, tidak ada satuun pemimpin Arab 1:15:50 Muslim yang bisa menghentikan genosida 1:15:53 di Gaza. 1:15:54 H. 1:15:55 Kalau Trump kan bisa menghentikan karena 1:15:57 dia punya ambisi pribadi ya. Itu tadi 1:16:00 dia ingin menjadi presiden Amerika yang 1:16:02 punya catatan sejarah yang sangat 1:16:04 spektakuler. Ya, Ya, dia sudah 1:16:05 mewujudkan itu. Mengakui Yerusalem, ibu 1:16:08 kota Israel, mindahin kedutaan ke 1:16:11 Yerusalem. Terus juga normalisasi 1:16:14 menggandeng negara-negara Arab dan 1:16:16 Muslim untuk hubungan diplomatik dengan 1:16:18 Israel. Yang terakhir yang saya lihat 1:16:20 ambisi pribadi Trump sekaligus untuk 1:16:23 apa? Kepentingan Israel yaitu bagaimana 1:16:25 menghabisi semua kelompok pejuang 1:16:26 Palestina. 1:16:27 Hm. H. 1:16:29 Jadi sebelum perang Gaza, jauh sebelum 1:16:32 perang Gaza sebenarnya masa depan bukan 1:16:35 hanya Gaza, Palestina tuh sudah gelap. 1:16:38 Tidak. Ya, itu tadi seperti saya bilang 1:16:39 tidak ada yang bicara tentang bagaimana 1:16:41 cara me apa mencabut blokade Israel 1:16:44 terhadap Gaza. Dari 2007 itu jauh 1:16:46 sebelum perang. Perang yang 2 tahun 1:16:48 sekarang sebelum 1:16:49 Iya 7 Oktober 1:16:50 itu kan tidak ada yang bicara. Mereka 1:16:52 berbicara sesuatu yang formalitas, 1:16:53 solusi dua negara. Walaupun ya pada 1:16:56 praktiknya itu enggak pernah bisa 1:16:57 diwujudkan. 1:16:58 Karena baik Amerika apalagi Israel 1:17:02 tidak mau ada namanya negara Palestina. 1:17:04 H 1:17:05 karena di semua pemerintahan Israel itu 1:17:08 enggak pernah ada platformnya itu bahwa 1:17:10 mendukung membantu terwujudnya negara 1:17:13 Palestina. Artinya ada pihak-pihak di 1:17:15 Israel maupun di Palestina yang 1:17:17 sama-sama tidak mau mengakui eksistensi 1:17:19 masing-masing. 1:17:20 Iya. Iya. 1:17:21 Nah, dengan kemarin perang Gaza saja 1:17:23 kalau Trump tidak mau turun tangan 1:17:25 memaksakan genjatan senjata 1:17:27 itu perang akan terus berlangsung. 1:17:29 Tinggal siapa yang mau menyerah duluan. 1:17:31 He. 1:17:31 Kalau Israel menyerah duluan, artinya 1:17:32 Israel aib besarnya dua kali. 7 Oktober 1:17:36 sudah dibobol terus dia juga menyerah. 1:17:39 Itu kan enggak mungkin gengsi sebagai 1:17:40 sebuah negara besar. Ini kan yang 1:17:42 dilawan milisi, bukan sebuah negara. 1:17:44 Bukan sebuah angkatan bersenjata sebuah 1:17:45 negara. 1:17:46 Jadi ya seperti tesis yang salah tulis 1:17:50 2008 saya masih yakin sampai ya 1:17:53 bertahun-bertahun kemudian bahwa ya 1:17:54 Palestina cuma negara khayalan. Bukan 1:17:56 hanya Gaza, tapi Palestina sebagai 1:17:58 sebuah keseluruhan tidak akan pernah 1:18:00 terwujud sebagai sebuah negara merdeka 1:18:02 dan berdaulat. 1:18:03 Hm. 1:18:05 Apakah seperti Spanyol yang menolak 1:18:07 bergabung dengan dewan perdamaiannya 1:18:10 Trump dan menegaskan masa depan Gaza itu 1:18:12 ditentukan oleh rakyat Palestina, oleh 1:18:15 warga Palestina sendiri gitu ya? 1:18:17 Ya memang harus seperti itu seharusnya. 1:18:19 Hm. 1:18:19 Karena survei terakhir itu Oktober 2025 1:18:22 setelah tercapainya apa ee gencatan 1:18:26 senjata itu 50-an sekitar 54% kalau saya 1:18:30 tidak keliru itu mereka menyatakan bahwa 1:18:32 mereka mendukung Hamas tetap berkuasa di 1:18:34 Gaza. ini kan bertolak belakang dengan 1:18:37 rencana Trump yang didukung oleh 1:18:39 negara-negara Arab Muslim 1:18:41 bertentangan dengan Dewan Perdamaian di 1:18:43 mana Indonesia juga ikut masuk kok ee 1:18:46 sebuah partai, sebuah kelompok pejuang 1:18:49 yang masih disenangi oleh rakyatnya 1:18:53 diminta untuk 1:18:54 nah 1:18:54 menyerah, diminta untuk tidak lagi 1:18:56 terlibat dalam urusan politik Palestina. 1:18:59 Heeh. 1:18:59 Itu kan aneh ee orang asing, intervensi 1:19:02 asing untuk memaksa rakyat Palestina 1:19:04 seperti itu. 1:19:05 Dan bahkan masih ee mayoritas saya lupa 1:19:08 angkanya di survei itu ee bahwa 1:19:11 mayoritas lebih dari 50% itu masih 1:19:13 mendukung perlawanan bersenjata terhadap 1:19:14 Israel. Karena apa yang dilakukan 1:19:16 otoritas Palestina yang terbentuk 1:19:18 setelah perjanjian Kem David 1993 itu 1:19:21 kalau enggak salah otoritas terbentuk 1:19:22 1994 1:19:24 itu tidak ada kemajuan. Mana 1:19:25 perundingan? Enggak ada. Enggak ada 1:19:27 hasil perundingan itu enggak pernah ada 1:19:28 hasil. Enggak satu pun enggak ada hasil 1:19:30 malah 1:19:31 ya enggak ada sama sekali hasilnya. 1:19:34 I I 1:19:35 seperti itu. Makanya perlawanan 1:19:36 bersenjata ini sebenarnya bentuk 1:19:38 frustasi rakyat Palestina yang enggak 1:19:40 ada yang bisa diharapkan kalau berdialog 1:19:41 dengan Israel. 1:19:42 H 1:19:43 enggak bisa dipercaya untuk menaati 1:19:46 sebuah kesepakatan atau perjanjian. 1:19:48 Hm. Dari Dr. Ben sendiri masa depan 1:19:51 Palestina ini bagaimana sebenarnya? 1:19:56 Eh ya 1:19:58 berat ya berat saya ingin katakan saya 1:20:01 ini berat ya 1:20:03 artinya kita melihat bagaimana ee apa ya 1:20:07 bagaimana lemahnya negara Arab kemudian 1:20:09 internal Palestina juga lagi 1:20:11 cakar-cakaran ya berat ya kita berdoa 1:20:14 sama Allah semoga Allah memberikan 1:20:15 kebaikan, kemudahan bagi saudara-saudara 1:20:17 kita cuma cuma itu yang bisa kita 1:20:18 lakukan dalam pasangga 1:20:20 walaupun ee kita juga optimis ya optimis 1:20:22 bahwa akan ada kebaikan, akan ada masa 1:20:25 depanlah Palestina tetap kita punya 1:20:27 optimisme walaupun berat tapi tetap 1:20:29 masih ada celah celah cahaya itu bisa 1:20:32 kita coba ee apa coba kita ambil 1:20:35 sehingga ee ke depan ee Palestina akan 1:20:39 tegak bersama dengan negara-negara Arab 1:20:42 lainnya. 1:20:43 Iya. Itu menjadi pertanyaan terakhir 1:20:46 yang bisa kita jawab di kesempatan malam 1:20:49 ini. Karena keterbatasan ee waktu kita 1:20:52 sudah habis ya. Sebagai penutup saya 1:20:54 akan ke Bang Faisal dulu topik yang kita 1:20:57 bahas lalu juga pertanyaan-pertanyaan 1:20:58 yang kita jawab sebagai penutup dari 1:21:00 Bang Faisal apa? 1:21:02 Ya, untuk kesekian kalinya saya ingin 1:21:04 menegaskan bahwa dukungan masyarakat 1:21:07 sipil dalam berbagai bentuk ekspresi, 1:21:09 demonstrasi, 1:21:11 narasi, protes, atau semacamnya, terus 1:21:14 bantuan kemanusiaan 1:21:16 itu untuk memelihara mimpi bangsa 1:21:18 Palestina untuk merdeka. Tapi ini yang 1:21:20 selama ini kita tunggu kesolidan, 1:21:23 kejujuran, 1:21:25 dan terobosan dari para pemimpin negara 1:21:27 Arab muslim. Itulah yang bisa mewujudkan 1:21:30 mimpi bangsa Palestina untuk merdeka. 1:21:32 Terima kasih. 1:21:34 Oke, Dr. Ben. Sebagai penutup dari Dr. 1:21:37 Ben apa, Dok, dari diskusi kita malam 1:21:38 hari ini? 1:21:39 Ya, dari saya ya, saya pikir DPR. Oke, 1:21:43 saya cobalah 1:21:45 memanggil Kementeri Luar Negeri Pak apa 1:21:47 Melu untuk bisa mempertanyakan ini ya. 1:21:50 Artinya harus Pak inisiatif harus cepat 1:21:52 diambil sehingga enggak terlambat ya. 1:21:54 Mudah-mudahan ee dengan ada apa 1:21:57 penjelasan-penjelasan dari pihak 1:21:58 pemerintah maka kita akan tahu duduk 1:22:01 duduk masalah sebenarnya alasan ee Pak 1:22:04 Prabowo yang yang konkret ya Mas bagian 1:22:07 dari bop ini 1:22:09 sehingga ee 1:22:11 tidak terlambat ya, tidak terlambat 1:22:12 untuk kita apa ya menarik diri kalau 1:22:15 memang itu sebah sebuah hal yang keliru 1:22:17 dalam sebuah pilihan ee untuk ee menjadi 1:22:22 apa menjadi bahagian dari ee 1:22:24 apa n badan perdamaian ini itu itu Mas. 1:22:27 Baik, demikianlah ikhwan akhwat yang 1:22:30 dirahmati Allah Subhanahu wa taala 1:22:32 dialog kita di malam hari ini di acara 1:22:35 buka mata buka telinga. Terima kasih 1:22:38 banyak kami sampaikan kepada para 1:22:39 narasumber. Bang Faiz Faisal. 1:22:41 Sama-samaangga 1:22:44 Pasar Bini. Terima kasih 1:22:45 Dr. Ben. Terima kasih banyak Dr. Benang. 1:22:50 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:22:51 Anda. Mohon maaf atas segala kesalahan 1:22:53 kata. Kami undur diri. Billahi taufik 1:22:56 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:22:57 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:22:59 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:23:01 Asalamualaikum warahmatullahi 1:23:03 wabarakatuh.