Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 0:22 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:24 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:26 dipancarlaskan dari Jalan Masjid 0:28 Silaturahim nomor 36, 0:31 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, Radio 0:33 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:36 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:37 subhanahu wa taala, bagaimana kabarnya 0:39 di siang hari ini? Semoga dalam keadaan 0:42 sehat walafiat dan selalu dalam 0:44 lindungan Allah subhanahu wa taala. 0:47 Senang sekali kami dapat kembali menyapa 0:49 Anda dalam program kesehatan Islami. 0:53 Kali ini kita bersama dengan Dr. Amin 0:57 Soharti, spesialis kedokteran fisik dan 1:01 rehabilitasi dari Klinik Wismari. 1:04 Asalamualaikum warahmatullahi 1:06 wabarakatuh, dokter. 1:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11 wabarakatuh. 1:12 Sehat, Dokter? 1:14 Alhamdulillah baik. 1:17 Ee kali kedua ee dokter menyapa 1:20 pendengar radio silaturahim. Namun kali 1:23 ini kita terhubung melalui aplikasi Zoom 1:25 ya, Dok. Kalau beberapa waktu yang lalu 1:29 ee dokter langsung datang ke Radio Rasil 1:33 dan memang langsung ditemani sama drter 1:35 Henri. Tapi untuk kali ini kita berdua 1:38 aja, Dok. 1:41 Iya. Nanti bersama ini ya. Tapi, Dokter 1:45 kabar baik ya, Dok? Ya, 1:47 alhamdulillah. Alhamdulillah. 1:49 Alhamdulillah. Baik, Ikhwan dan akhwat 1:51 yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 1:54 Tema kita yaitu gangguan makan pada 1:57 anak. Tips dan trik apa yang harus orang 2:00 tua ketahui. Baik, seperti apa dan 2:03 bagaimana gangguan makan pada anak? kita 2:05 akan mendengarkan pemaparan yang akan 2:07 disampaikan oleh dr. Amin Soharti, 2:11 spesialis kedokteran fisik dan 2:13 rehabilitasi. Silakan, dokter. 2:17 Terima kasih. 2:19 Baik, ee Bapak Ibu sekalian, 2:22 asalamualaikum warahmatullahi 2:23 wabarakatuh. 2:25 Jumpa lagi dengan saya, Dr. Amin. Kali 2:28 ini kita akan membahas tentang makan 2:30 pada anak, ya. beberapa kasus yang 2:34 datang ke poli itu ee terutama untuk 2:37 pasangan muda ya. Ini cukup menjadi 2:41 problem sering pertanyaan ya. Diawali 2:43 dulu kita akan menjelaskan tentang 2:46 sebenarnya anak itu gimana sih proses 2:48 makannya? Kapan sih kita bisa beri makan 2:51 padat? Kapan kita bisa beri makan nasi? 2:55 Nah, ini sesuai dengan perkembangan 2:58 anak. Jadi kalau kita lihat anak begitu 3:01 lahir itu kan hanya bisa telentang 3:04 paling miring-miring sampai ke tengkurep 3:07 di usia 4 sampai 6 bulan nantinya. Nah, 3:10 itu disesuaikan dengan pola makannya. 3:12 Ketika anak hanya baru lahir ee anak 3:15 baru bisa hanya semuanya tuh bentuknya 3:18 reflek. Jadi menghisabnya bentuknya 3:20 reflek, menelannya reflek. Makanya kita 3:23 biasanya berikan ASI kan kita sarankan 6 3:26 bulan pertama karena memang kemampuan 3:29 anak masih hanya bisa untuk makanan 3:32 cair. Ini fase-fase ee awal kehidupan 3:37 ya. Di sini memang masih ada waktu untuk 3:40 dia mulai mematangkan ee saluran 3:43 pencernaannya. Makanya tidak disarankan 3:46 nih baru lahir langsung disuapin pisang 3:48 dan sebagainya ya. karena perlu waktu 3:50 dulu supaya ee pencernaannya benar-benar 3:54 berkembang dengan baik. Ikatan antara 3:58 orang tua dan anak yang langsung disusui 4:01 ASI oleh ibunya itu akan menghasilkan 4:04 suatu bonding yang kuat yang juga akan 4:07 mempengaruhi proses berikutnya di 4:09 transisi pola makan. Yang kedua dia ee 4:13 ketika anak sudah mulai bisa merangkak 4:16 kemudian duduk, nah itu sudah mulai nih 4:18 kita kenalkan dengan makanan yang 4:20 bentuknya biasanya mulai dari pure atau 4:23 buah yang satu jenis makanan misalnya 4:25 kayak pisang dikerok, alpuket dan ee 4:29 yang bentuknya memang masih hanya ee 4:32 satu makanan sudah mulai dikenalkan 4:34 dengan sendok. Sudah mulai anak ada 4:37 rasa. Jadi kadang-kadang menolak sudah 4:40 mulai. Nah, ini kita lihat juga 4:43 kemampuan fisiknya. Anak sudah mulai 4:45 bisa kepalanya tegak dan bisa duduk 4:48 dengan bertumpu 4:51 sehingga dia memang secara psikologis 4:53 membutuhkan energi lebih banyak. Kalau 4:56 orang tua misalnya anaknya belum mau 4:58 makan, hanya dikasih ASI saja kurang. 5:01 Biasanya di sini mulai ada proses awal 5:05 terjadinya gangguan nutrisi atau 5:07 gangguan gizi yang tadinya cepat banget 5:10 pada saat ASI berat badannya naik begitu 5:12 6 bulan 7 bulan mulai kewalahan. Tadinya 5:16 dia memang butuh energi yang tinggi 5:18 karena anaknya sudah mulai bisa 5:19 merangkak apalagi kalau nanti mulai 5:21 berjalan 5:23 makanannya hanya ASI tentu itu tidak 5:25 cukup ya. Jadi nanti pada usia 9 10 5:31 paling lambat 12 bulan itu sudah mulai 5:34 makanan seperti biasa keluarga ya. Ini 5:38 fase-fase perkembangannya. Jadi kapan 5:40 kita mulai kasih bubur setelah pure 5:43 nanti kita bisa mulai kenalkan dengan 5:45 bubur. Mulai latihan minum dengan gelas 5:48 ketika duduknya sudah lebih tegak. Mulai 5:52 bertambah giginya sehingga menggigit 5:54 bisa. Nah, itu mulai dikenalkan makanan 5:57 padat, ya. Kemudian perkembangan yang 6:01 berikutnya ini yang jenis-jenis makanan 6:03 tadi ya. Jadi kapan ya kenapa hanya 6:06 boleh ASI di 6 bulan pertama? Kapan kita 6:09 mulai kenalkan dengan sereal? Kapan kita 6:12 kenalkan dengan nasi? 6:15 Itu sudah dijelaskan karena ini 6:18 kaitannya dengan memang kemampuan 6:20 fisiknya. Nah, ini ya di usia 4 sampai 6 6:25 bulan memang hanya minum ASI, air aja 6:27 bentuknya. Mulai 8 sampai 10 bulan sudah 6:31 mulai nanti dia bisa minum dengan dari 6:34 cangkir. 12 bulan ketika gigi mulai 6:37 muncul mulai dia menggigit. Nanti di 6:41 usia-usia 16 bulan mulai kita kenalkan 6:44 dengan garpu, ya. 6:49 Oke. Nah, jenis-jenis makanannya 6:53 kalau anak sudah mulai mengenal makanan 6:56 di usia di atas 1 tahun ini kita perlu 6:59 perhatikan variasi dan jenis makanannya 7:02 ya. Untuk makanan kita ee sering 7:07 menawarkan dan mengajari anak untuk bisa 7:11 memulai dengan berbagai jenis makanan. 7:14 Tentu di awal-awal kita sebaiknya 7:17 menghindari junk food ya. Kemudian 7:20 biasanya kita kasih gambar-gambar supaya 7:23 anak bisa memilih. Kita suruh memilih 7:25 kan umur 1 tahun biasanya sudah mulai 7:28 mengenal enggak mau gitu satu kata satu 7:31 kata gitu sudah mulai bisa. Nah, itu 7:33 bisa kita ee ajarkan untuk dia bisa 7:36 memilih makanan. Kemudian penjadwalan. 7:40 Nah, biasakan untuk makan secara rutin. 7:43 Jadi, jangan hanya ee sesuai dengan 7:46 anaknya minta. Jadi, kadang anaknya 7:48 enggak mau makan, maunya cuman snack 7:50 atau ngemil aja. Nah, itu jangan 7:53 diikutin. Kita harus biasakan untuk 7:55 makan sesuai schedule. Pagi harus makan, 7:59 siang sampai terbentuk polanya. Intinya 8:02 kan kita ee sepakati bersama bahwa anak 8:05 itu kan lembaran kertas putih ya. 8:08 kitalah yang membuat anak itu ee nanti 8:12 terjadwal atau tidak makannya. Jadi sama 8:14 dengan anak ini ya, kita harus ngajarin 8:16 tentang healthy snack-nya. Kalau kita 8:18 ajarin anaknya makanannya buah langsung 8:22 misalnya makanan-makanan yang sehat. 8:25 Nah, itu tentu akan ee diikutin sampai 8:29 nanti usia besar. Tapi dari awal aja 8:32 kita enggak bisa ngatur. Nah, itu yang 8:33 berat, ya. Kemudian size-nya, ukurannya. 8:36 Memang kalau masih anak-anak ukurannya 8:38 tentu ukuran anak-anak ya, sesuai 8:41 potongan kecil-kecil supaya anak bisa 8:43 ngambil sendiri. Apalagi kalau sudah 8:45 usia duduk, sudah bisa duduk 6 bulan 8:47 tadi ya, 9 bulan. Biarkan anak ngambil 8:50 sendiri makanannya gitu ya. Kemudian 8:54 jangan lupa air ya karena untuk 8:57 menghindari adanya dehidrasi. 9:01 Di sini disampaikan minum air itu 9:04 setelah makan itu lebih baik dibanding 9:07 sebelum makan. Jadi biar enggak kenyang 9:09 dulu dengan air ya. Nah, kategorinya 9:13 apa? Jangan lupa selain karbohidrat 9:18 anak juga perlu sangat perlu tuh protein 9:20 karena ini sangat penting untuk 9:22 perkembangan otak anak. Kemudian ee 9:27 lemak. Nah, lemak nih anak sangat 9:29 penting ya. butuh ya. Contohnya di apa 9:32 tuh yang ada lemaknya? Di apulcat 9:35 ee olive oil, kemudian dari ikan. Nah, 9:39 ini sangat penting untuk kognisinya, 9:41 kognitifnya. 9:43 Kemudian serat ini juga untuk ee baik 9:48 untuk menstabilisasi 9:50 level gula darah seperti ee buah-buahan 9:54 gitu ya. ada pisang, ada ee makanan yang 9:59 bukan berbahan dari gluten. Jadi kita 10:02 pilih makanan-makanan yang gluten free 10:05 dan sensori fratly. Kadang-kadang memang 10:09 lebih menarik ya kalau crunch-krunci 10:11 gitu. Nah, kita kenalkan crunch-krunci 10:13 yang sehat seperti wortel. Wortle itu 10:16 sebenarnya enggak masalah kalau kita 10:18 makan ee mentah ya, jadi kayak lalapan 10:21 gitu ya. Kemudian bentuknya smoothies. 10:24 Nah, ini ee mengenalkan berbagai jenis 10:28 tekstur ee makanan yang sangat penting. 10:33 Oke, kira-kira dari situ ada yang mau 10:35 ditanyakan enggak ini 10:40 atau kita lanjut dulu? 10:48 Baik, kita lanjutkan untuk ee pembahasan 10:52 berikutnya ya. Nah, yang elemen yang 10:56 sangat penting dalam proses pemberian 10:57 makan pada anak adalah positioning atau 11:00 bagaimana posisinya saat makan. Ya, pada 11:04 prinsipnya adalah posisi tegak ini 11:07 sangat ideal ya. Yang paling dianjurkan 11:10 adalah posisi duduk tegak 90 derajat 11:13 seperti ini ya. Kalau anak sudah bisa 11:15 duduk di kursi, kita selalu ajarkan 11:18 untuk anak duduk di kursi dan kaki yang 11:20 nempel di ee alas ya. Kalau ini di 11:24 lantai seperti ini, kalau misalnya dia 11:26 pakai baby chair ya, dia kakinya ada 11:30 nempel di ee ada alasnya jadi tidak ee 11:34 bergantung gitu ya. Ini contohnya bila 11:38 berkebutuhan khusus pakai kursi roda 11:40 juga diposisikan duduk. ini sangat 11:44 penting sebagai kunci utama dalam proses 11:47 makan. Karena apabila posisinya ini 11:50 tidak sesuai, itu juga akan mengganggu 11:53 jadi makannya kurang nyaman sehingga 11:55 anak jadi menolak untuk makan karena 11:58 makan menjadi sesuatu hal yang 12:00 menakutkan. Ini contoh posisi-posisi 12:03 yang baik dan tidak baik. Kurang baik 12:06 ya. posisi yang baik pada saat misalnya 12:08 masih minumnya ee susu nih ya di kurang 12:11 6 bulan 0 sampai 6 bulan posisi yang 12:14 baik dia dalam posisi duduk begini kita 12:17 dudukkan karena dia belum bisa duduk 12:18 sendiri tetap kepalanya atau matanya ini 12:22 bisa melihat makanannya nah ini adalah 12:25 posisi yang baik. Nah, posisi seperti 12:29 ini ini posisi yang tidak nyaman ya, 12:32 kurang baik karena anak akan menelannya 12:34 akan kesulitan. Bayangkan aja kalau kita 12:37 mendongak, kita mungkin bisa mencoba ya 12:39 kita posisi mendongak kemudian kita 12:40 suruh minum pasti agak kurang nyaman ya. 12:45 Ataupun malah sambil tiduran begini ini 12:47 sangat resiko terjadinya tersedak ya. 12:52 Kemudian kalau dia sudah mulai bisa 12:53 makanan pures di atas 6 bulan, kita mau 12:57 suapin. Nah, seringkiali kita 12:59 mauelakukan dalam posisi yang kanan ini 13:02 ya. Ini yang kurang baik sebenarnya. Dia 13:05 harus tetap tegak tadi ya posisinya 13:09 duduk didudukkan kalau memang dia tidak 13:12 bisa. Ini contoh-contoh posisi yang ee 13:15 dia dibantu di kursi khusus, didudukkan. 13:18 Jadi dia matanya melihat ee ke arah 13:21 sendoknya, bukan melihat ke 13:23 langit-langit ini sendoknya di mana, 13:25 matanya ke mana. Nah, ini yang po 13:27 position atau tidak baik. Kenapa sih 13:31 harus posisinya bagus? 13:34 Apa manfaatnya? Yang pertama untuk 13:38 makannya jadi lebih cepat. Jadi, makan 13:40 ideal itu adalah kurang dari 30 menit. 13:43 Kalau posisinya kayak tadi sambil 13:45 tiduran, sambil enggak tegak, biasanya 13:48 akan memperlama posisi makannya. 13:52 Kemudian makannya jadi ee lebih baik 13:56 makanan lewat mulutnya ya, oral 13:58 intake-nya selama makannya mengunyahnya 14:00 menjadi akan lebih bagus. Bernapasnya 14:03 juga dengan baik karena organ nafas dan 14:06 organ menelan itu sangat berdekatan, 14:09 saling mempengaruhi. Jadi kalau kita 14:11 lagi sesak nafas tentu kita akan susah 14:13 makan balikannya. Kalau kita makannya 14:16 tidak tepat atau posisinya tidak benar 14:19 itu juga akan mempengaruhi susah 14:21 bernafasnya. Kayak tadi tuh soalnya 14:23 makanan posisinya begini itu nafasnya 14:26 juga akan jadi susah gitu ya. 14:30 Kemudian ee kenapa posisinya harus 14:33 bagus? Kita kalau ngelihat makanan. 14:36 Makanan itu kan perlu kita lihat ya. 14:38 biasanya itu yang menarik membuat ee 14:42 appetizer apa kita jadi 14:45 makanannya. Kalau kita tidak melihat 14:48 makanannya begitu juga pada anak-anak. 14:50 Jadi kita ajarkan untuk dia selalu 14:51 melihat makanannya. Kalau posisinya 14:53 tidak dalam posisi duduk gimana dia mau 14:55 ngelihat makanannya? Misalnya kayak tadi 14:58 posisinya dia dongak. Jadi dia enggak 14:59 pernah ngelihat bentuk makanan yang 15:01 dikasihkan dia tuh seberapa menariknya. 15:04 sehingga tangan yang harusnya dia pakai 15:08 untuk self feeding atau makan juga jadi 15:10 kurang terlatih gitu ya. Kemudian kurang 15:15 enjoy. Nah, yang sangat penting ini 15:17 makan sering menjadi hal yang sama-sama 15:22 menakutkan ya, baik caregiver maupun 15:24 anak. Nah, kalau posisinya nyaman kita 15:27 harapkan ini jadi ee proses lama makan 15:31 itu menjadi hal yang menyenangkan. 15:33 Tentu yang paling penting ini mencegah 15:37 aspirasi ini keselek tersedak. Karena 15:40 kalau tersedak kalau jumlahnya banyak 15:43 ini bisa menyebabkan bahkan sampai 15:46 kematian ya. Seperti ini nih. Nah, 15:51 kadang sering ada keluhan nih 15:53 pasien-pasien kalau misalnya anak saya 15:57 tuh ee makannya lama tadi ya, lebih dari 16:00 setengah jam bahkan 2 jam. makanannya 16:04 tuh diemut aja, enggak dikunyah. 16:08 Nah, ini kita mesti lihat nih sebenarnya 16:11 anak itu kan memberikan gejala yang kita 16:14 perlu sadari sebagai orang tua. 16:18 Jangan-jangan teksturnya nih anak belum 16:21 siap, bentuk makanannya yang kita 16:24 berikan belum anak memang belum mampu. 16:27 Misalnya kita kasih ayam, tapi ayamnya 16:29 bukan ayam cincang. anaknya baru umur 1 16:32 tahun di mana giginya baru pada muncul. 16:35 Jadi dia mengunyahnya tuh sangat 16:37 kesulitan kalau ayamnya apalagi 16:39 dikasihnya utuh gitu ya. Nah, kita ganti 16:43 teksturnya ayamnya kita giling supaya 16:47 kita bikin bola-bola supaya dia 16:50 ngunyahnya akan jadi lebih enak. 16:52 Teksturnya diganti. Jadi jangan 16:55 dipaksakan. 16:57 anak yang lain umur setahun sudah bisa 16:58 tuh gigit daging, makan sate dan 17:01 sebagainya misalnya. Tapi kan tidak 17:03 semua anak itu akan sama. Kita lihat 17:06 masing-masing ada yang belum siap untuk 17:08 mengunyahnya. Jadi kita turunkan 17:11 teksturnya, kita kenalkan tetap daging, 17:14 tapi bentuknya kita ee 17:18 ubah. misalnya kita cincang dagingnya, 17:20 kita kasih proteinnya dalam bentuk ikan 17:22 yang mungkin lebih mudah untuk ee 17:25 mengunyahnya. Jadi kalau kita ngelihat 17:28 anak kok misalnya kayak sering tersedak 17:30 sih kalau makan atau minum, nah 17:33 hati-hati jangan-jangan posisinya enggak 17:35 benar. Kita mesti ganti. Oh, enggak bisa 17:37 dia minum air langsung dari gelas nih. 17:40 Jadi kita bertahap dulu. Kita kasih 17:43 misalnya pakai sendok dulu karena bikin 17:45 anak-anak jadi tersedap. 17:48 atau sering habis makan kok jadi 17:51 suaranya serak ya. Hati-hati ini karena 17:53 tanda tanda-tanda ter sedap. Kalau 17:57 anak-anak masih kecil di bawah 1 tahun 18:00 yang di mana bicara belum bisa kok 18:02 sering ya ee bolakbalik dirawat karena 18:05 pneumoni atau karena sesak nafas atau 18:08 karena mm 18:10 biasanya karena sesak nafas. Nah, ini 18:12 mesti hati-hati jangan-jangan ini tanda 18:15 anak makannya belum sesuai ini atau anak 18:19 ranunci banget, rewel banget kalau makan 18:22 tuh ee nangis udah kayak dikasih makan 18:26 udah kayak mau diapain gitu ya. Nah, 18:29 kita hati-hati jangan-jangan selama ini 18:30 teksturnya kurang oke. Jadi kita terlalu 18:33 maksain makan di mana anak-anak itu 18:36 kesulitan untuk makannya. Kalau memang 18:38 dia masih butuh bentuknya bubur cair 18:41 seperti ini ya enggak masalah. Kan bisa 18:43 kita blender semuanya sambil nanti tetap 18:46 bertahap kita ajarkan untuk naik 18:49 tekstur. Apalagi kalau ada muntah dan 18:52 berat badan. Ini yang paling penting. 18:54 Kok ditimbang setelah sebulan enggak 18:56 naik bahkan turun. Harus hati-hati. Ini 18:59 ada masalah makan yang serius ya. Jangan 19:02 ditunda sampai jatuhnya ke stanting dan 19:05 sebagainya ya. 19:08 Oke, kita lanjutkan atau ada mau diskusi 19:12 dulu? 19:13 Baik, diskusi sejenak, Dok. Ya, 19:16 boleh. 19:17 Baik. Ee kalau banyak orang tua yang 19:20 menganggap anak susah makan itu hal yang 19:23 biasa, Dok, sebenarnya kapan kondisi 19:25 tersebut masih normal dan kapan sudah 19:29 bisa disebut gangguan makan yang perlu 19:31 diperiksa? 19:34 Iya. Kalau dia cuman satu du hari tapi 19:38 habis itu kemudian makannya oke lagi 19:41 sebenarnya itu masih variasi ya. 19:43 Kadang-kadang kan kita ada kalanya tuh 19:45 bosan juga gitu ya dengan menu yang 19:47 itu-itu aja. 19:49 Kadang tuh enggak semangat makan dan 19:52 sebagainya itu ee jadi kita lihat 19:56 frekuensinya. He. 19:57 Yang kedua, yang ee berikutnya kalau 20:01 anak-anak masih di bawah 1 tahun 20:03 biasanya kita nimbang itu ee paling lama 20:07 itu sebulan sekali. 20:08 Tapi kalau anak dengan 20:11 garis merah berat badannya biasanya kita 20:13 suruh nimbang itu tiap minggu. Nah, 20:15 kalau ada gangguan penambahan berat 20:18 badan di fase-fase awal ee di 2 tahun, 3 20:22 tahun pertama itu sudah tanda-tanda 20:26 alarm banget nih. Wah, kok enggak naik 20:28 berat badannya? Jadi jangan ditunda lagi 20:31 gitu ya. 20:32 Heeh. Baik. Kalau biasanya anak-anak 20:35 yang di usia di bawah 3 tahun, Dok, ini 20:37 kan mereka sering makan tapi makanannya 20:40 itu lembut. Nah, kadang-kadang juga kita 20:43 juga suka ngelihat anak-anak makan itu 20:45 suka dilepeh, Dok. Nah, ini kenapa, Dok? 20:49 Nah, itu tadi tuh yang ee saya jelaskan 20:53 di tekstur, ya. Iya. 20:55 Jadi, ee kita lihat ee melepehnya ini 20:58 kalau ee jenis makanan apa. 21:01 He. 21:01 Kalau ada pasien yang bilang, "Ya Dok, 21:03 kalau dikasih daging atau dikasih ayam 21:05 tuh selalu dilepeh gitu." Heeh. 21:07 Oh, berarti dia tuh belum bisa ngunyah 21:09 dengan baik. Sehingga begitu sudah 21:11 dikunyah kunyah kunyah kunyah kunyah 21:13 tetap bentuknya tuh 21:14 kayak utuh gitu. Jadi nelannya dia 21:16 kesulitan. Jadi ngerasa kayak tercekik 21:18 kalau dia misalnya dipaksakan menelan 21:22 sehingga dia memilih untuk dikeluarkan 21:24 lagi. Nah, kita coba ganti teksturnya 21:27 tadi ya. Kita bentuk daging giling atau 21:30 dagingnya dicincang 21:32 ee dicampurkan ke nasinya. dia mau 21:34 enggak dengan bentuk yang model seperti 21:36 itu sehingga tetap proteinnya di menelan 21:40 sambil pelan-pelan atau kalaupun enggak 21:42 digiling misalnya kita potong-potong 21:44 dulu nih kecil ee jadi setiap kali makan 21:47 kita suwir-suwir. Nah, dia bisa enggak 21:49 kalau bentuknya misalnya disuwir-suwir 21:52 kalau bentuknya suir oke ya udah kita 21:54 bentuknya kasih yang suir potongan kecil 21:56 gitu. H. Kalau ada anak di bawah usia 5 22:00 tahun, Dok, dia terkena stunting, apa 22:02 yang harus kita kejar? Proteinnya dulu 22:04 atau karbonnya dulu? 22:08 Sebenarnya dua-duanya ya, karena anak 22:12 itu ee butuh dua-duanya. Tetap dia butuh 22:16 karbohidrat juga. Ee cuman jangan lupa 22:20 kadang-kadang komposisinya 22:22 seringkiali kalau ee saya dulu kecil kan 22:26 memang karena kondisi ekonomi ya 22:29 jadi nasinya dibanyakin telur satu 22:31 dibagi serumah gitu kan dibagi enam 22:33 potong gitu. Nah, akhirnya proteinnya 22:36 enggak dapat. Tapi lumayanlah masih 22:38 dapat protein. Jadi intinya sih 22:41 tetap dua-duanya penting, karboin 22:45 ya. Jangan lupa proteinnya. 22:46 Kadang-kadang anak kenyang duluan karena 22:50 misalnya dikasihnya tadi ya ee 22:53 kebanyakan karbohingga ketika proteinnya 22:55 dia enggak mau sama sekali. Nah, itu 22:57 yang mesti diperhatikan ya. Jadi 23:01 kalaupun harus memilih misalnya anaknya 23:04 sama sekali enggak mau makan, 23:05 Heeh. 23:06 nah kita anjurkan untuk makannya diganti 23:09 cemilnya yang langsung tinggi tinggi 23:13 manfaat gitu ya. Ee misalnya kita 23:15 karbohidratnya anaknya lagi enggak mau 23:18 pakai susu tinggi kalori. Nah, yang 23:20 cemilannya ya udah cemilannya dalam 23:21 bentuk telur kayak gitu protein. 23:24 Jadi cemilannya bentuknya keju yang 23:27 memang ada gizinya gitu daripada dia 23:30 nyemilin nasi gitu ya. 23:31 Nyemilin nasi 23:33 gitu. 23:34 Baik, dokter. Tapi emang biasanya orang 23:36 kita itu lebih suka makan yang karbonya 23:39 lebih banyak, Dok, ketimbang proteinnya 23:42 yang banyak. 23:44 Baik. 23:44 Nah, kalau pada anak-anak sebaiknya 23:45 diimbangkan ya, karena kan mereka enggak 23:47 bisa makan porsi besar tuh. 23:49 Kalau kita kasihin karbonya nanti habis 23:52 giliran proteinnya dia udah enggak mau 23:55 gitu karena sudah kekenyangan karbo. Ya. 23:58 Kalau susu bagaimana, Dok? 24:02 susu itu sebenarnya sampai usia 1 tahun 24:05 itu dia memang masih ee perlu ya, tapi 24:10 kalau di atas 1 tahun dia enggak cukup 24:12 kalau cuman susu. 24:13 Itu yang mesti diperhatikan. Jadi kalau 24:15 dia nambah aja boleh, tapi harus memang 24:18 sudah ganti makanan padat di atas 1 24:21 tahun dia harus belajar makan yang 24:23 benar. Susu hanya tambahan gitu. Tapi 24:27 kalau lagi stunting ngejar berat badan 24:30 dan anaknya susah makan, mau enggak mau 24:33 biasanya memang ee sama dokter anak ee 24:37 diberikan jalan pintas dulu, ngejar 24:41 berat badan karena kan ini enggak bisa 24:42 ditunda nih pertumbuhan anak ya. 24:45 Jadi mau enggak mau dipasang selang NGT 24:47 dulu, akhirnya ya sudah susu dulu gitu. 24:50 Tapi itu kondisi-kondisi ekstrem, 24:52 kondisi-kondisi tertentu ya. 24:54 Hm. Tapi kan ada anak yang dia kurus itu 24:57 bukan berarti stunting, Dok. 24:59 Oh, iya 25:00 betul. 25:01 Iya. Nah, ini cara untuk membedakannya 25:04 bagaimana, Dokter? 25:08 Kan yang kita ukur kalau pada anak-anak 25:10 itu selain berat badan adalah tinggi 25:12 badan. 25:12 He. 25:13 Yang dikatakan stunting itu bila 25:14 tingginya juga enggak naik. 25:16 Oh, 25:16 gitu. Jadi kalau dia tingginya sesuai 25:19 umur misalnya umur 1 tahun tingginya 25:23 udah 97 25:26 hampir 100 cent gitu ya, itu sudah 25:29 sesuai dengan 25:30 ee tinggi badan rata-rata pada usianya, 25:34 tapi berat badannya misalnya dia di ee 25:39 atas garis merah sih ee masih. Nah, itu 25:42 enggak enggak masuk stunting walaupun 25:44 dia kurus misalnya 25:45 dia di 1 tahun misalnya beratnya 25:49 ee 9 kilo gitu harusnya idealnya dia di 25:52 10 atau 11 kilo, tapi tinggi badannya 25:55 sesuai nih. Nah, dia enggak disebut 25:57 stunting. Nah, kalau stunting tuh 25:58 biasanya jangka lama sehingga tinggi 26:01 badannya pun enggak ngejar gitu. Yang 26:04 harusnya dia 1 tahun umurnya ee 26:07 tingginya 100 centti, misalnya dia 1 26:09 tahun tingginya baru 80 centti gitu. 26:12 Nah, itu itu berarti udah ekstrem atau 26:16 kadang-kadang berat badannya 26:18 kelihatannya gemuk ya karena dia pendek 26:21 gitu karena 26:22 pendek. Nah, itu sebenarnya stunting 26:24 juga akhirnya jatuhnya gitu karena berat 26:26 badannya berat badan ee enggak sesuai 26:29 tinggi gitu ya. Itu harus hati-hati 26:31 juga. Jadi kita memang enggak bisa 26:33 patokan di berat badan aja. 26:36 Baik, Dokter. Makasih banyak atas 26:38 penjelasannya. Kita lanjut pada 26:39 presentasi dokter ya. Silakan, dokter. 26:42 Oke, 26:43 kita lanjutkan. Nah, 26:46 kenapa sih kita bahas tentang sensori? 26:49 Jadi, proses makan ini kan sebenarnya 26:51 proses yang sangat kompleks ya. Kita 26:54 tertarik makan pada orang dewasa itu 26:57 banyak sekali sensori yang terlibat. 27:00 pertama tadi kalau kita ngelihat gambar 27:03 aja, makanya sering kan ee kita lihat ee 27:06 acara TV atau video yang menunjukkan 27:08 orang tuh harus sangat berselera 27:10 makannya. Jadi itu dari dari gambar 27:13 sehingga membuat kita jadi apa ya 27:15 terangsang juga kadang-kadang kita 27:17 ngiler atau drolling gitu ya ngelihat 27:19 gambar makanan yang kayaknya enak 27:22 banget. Nah, itu jadi dari fungsi 27:25 penglihatan 27:26 itu ee itu yang kita ajarkan juga ke 27:29 anak. Makanya kenapa anak harus melihat 27:31 apa yang dia makan. Jadi enggak cuman 27:34 misalnya sambil lari-larian dia enggak 27:35 tahu disuapin apa. Nah, itu tidak kita 27:38 ajarkan ya. Karena itu akan memunculkan 27:41 rasa lapar itu tadi. Kadang kita 27:44 mendengar misalnya orang sebelah kita 27:46 enggak kelihatan tapi kedengaran tuh 27:48 kriuk kriuk kriuk ee gigitnya atau ee 27:52 suara makannya. Nah, itu juga 27:53 kadang-kadang merangsang. Aduh, apalagi 27:55 kalau kita lagi puasa atau kita lagi 27:57 lapar gitu ya, mendengar suara suara 28:01 goreng makanan, suara ee apa proses 28:06 masak dan sebagainya itu juga 28:09 menimbulkan sensasi kita pengin makan 28:12 gitu. Nah, yang paling utama smelling 28:16 atau penciuman. I enggak, Pak? Kalau 28:19 tetangga kita goreng ikan asin gitu, 28:22 kita lagi posisinya lapar banget. jadi 28:25 ikutan lapar ya. 28:26 Iya. 28:26 Nah, itu penciuman. Nah, itu merangsang 28:29 makan itu juga yang kita berikan pada 28:33 anak. Jadi, anak jangan hanya ee tahu 28:36 jadi gitu. Apalagi kalau di atas 1 tahun 28:38 ya biasanya tuh mulai susah makan tuh 2 28:41 tahun, 3 tahun udah mulai bisa ngeyel, 28:44 bisa enggak mau, bisa ini. Nah, 28:47 ini yang kita ajarkan. kita kasih 28:49 penciumannya dia jadi wow bau roti yang 28:54 baru matang di oven itu kan membuat 28:57 walaupun kita habis makan juga h jadi 29:00 pengin lagi gitu. Nah, itu yang kita 29:02 munculkan kepada anak-anak sehingga dia 29:04 enggak susah makannya kemudian baru 29:07 rasa. Ya, ini juga anak-anak itu kan 29:10 sudah mulai merasakan ya di atas usia 1 29:12 tahun ya jangan makanannya yang itu aja 29:16 yang kalau kita icipin aja kita enggak 29:18 doyan gitu. Nah, enak ini makanannya ya. 29:21 Gimana anak kita akan mau makan kalau 29:23 kita sendiri aja ngerasa itu enggak 29:25 enak. Jadi makanan bayi itu tidak harus 29:27 tidak enak ya. Makanan banyu itu makanan 29:30 anak-anak itu memang harus berasa gitu. 29:34 Kemudian ee sensori apaagi? Sensori 29:37 taktil dengan kita pegang. Makanya kita 29:41 selalu anjurkan biasanya di awal-awal 29:44 makan itu memang finger food yang dia 29:46 bisa ambil sendiri, dia bisa megang. 29:48 Jadi enggak langsung pakai sendok atau 29:50 garpu, tapi memang pakai tangan dulu. 29:53 Kemudian ada sensori yang namanya 29:55 proprio ada vestibular keseimbangan dan 29:59 introsption. Nih semua ini akan bekerja 30:01 sama. Jadi proses makan tuh tidak hanya 30:04 makan masuk mulut kemudian ditelan, tapi 30:08 ada proses-proses sensori yang tergabung 30:11 di dalamnya yang membuat proses makan 30:13 ini akan menjadi suatu ee hal yang 30:19 menyenangkan ya. Jadi makan itu memang 30:23 aktivitas yang penuh dengan sensori tadi 30:26 yang akan membuat anak-anak menjadi 30:29 suatu pengalaman. Ya, ini sangat 30:33 penting. Makanya biarkan anak agak 30:36 berantakan dalam tanda kutip. Dia mulai 30:38 mencoba begitu dia anaknya sudah bisa 30:40 duduk, sudah mulai bisa jalan. Selain 30:43 kita suapin, kalau misalnya anaknya mau 30:46 ngambil, anaknya mau aktif mencoba, 30:49 biarkan. Karena itu penting untuk 30:52 sensorinya tadi dia merasakan ada 30:54 makanan di sekitar mulutnya seperti 30:57 gambar ini ya. Anaknya kan menyenangkan 30:59 sekali tuh kayaknya waktu disuapin gitu 31:02 ya. Ini karena proses yang ee memang 31:07 penting. 31:09 Nah, apa nih yang kelihatannya kalau ada 31:13 problem sensori sih sebenarnya di proses 31:16 makan nih contohnya seperti apa sih, 31:18 Dok? Nah, seperti ini nih. Kalau dia 31:21 misalnya tadi ya tersedak atau muntah, 31:25 kalau dikasih makan dikit-dikit muntah, 31:28 dikit-dikit muntah. Nah, ini kita mesti 31:31 hati-hati ada masalah apa nih? Kalau 31:33 misalnya sudah kondokter anak, asam 31:36 lambungnya bagus, enggak ada masalah 31:37 yang lain. Jangan-jangan masalahnya ada 31:40 di sensorinya, vestibulernya. Nah, jadi 31:43 kayak kita ee lagi naik kapal laut gitu 31:47 ya, rasanya tuh kayak goyang. Nah, itu 31:49 tentu pasti makan juga 31:51 bolak-balik muntah. Nah, itu kita perlu 31:52 perbaiki dulu sensori vestibulernya 31:55 gitu. Atau misalnya itu tadi susah untuk 31:59 berubah tekstur, naik tekstur udah umur 32:02 2 tahun, 3 tahun masih bubur blender. 32:05 Nah, ini 32:07 padahal dia kalau makan keripik, Dok, 32:09 makan kerupuk itu dia bisa tapi kalau 32:13 dikasih nasi itu muntah, enggak mau 32:16 gitu. Dia makan biskuit cracker bisa 32:19 gigitnya, ngunyahnya, nelennya oke. Tapi 32:22 kalau dikasih nasi enggak mau. Dia 32:23 selalu bentuknya maunya di 32:26 blender. Nah, ini problem sensorinya 32:29 berarti yang enggak benar gitu ya. Kita 32:32 harus perbaiki juga ee sensorinya. Jadi 32:35 ini ya kalau kita lihat ini adalah 32:38 pembelajaran sensori. Kita lihat kan 32:39 anaknya nih makannya mulutnya belum 32:42 rapi. Banyak yang di samping-samping 32:45 mulutnya. Ini sebagai pengalaman sensori 32:48 yang sangat baik buat anak. Jadi jangan 32:50 buru-buru dibersihin mulu, Bu. Kalau 32:52 belum selesai makannya biarin aja dia 32:54 makan belepotan istilahnya ya. Dia 32:57 misalnya ikut-ikut ngambil tangannya dan 32:59 sebagainya. ini adalah proses 33:01 perkembangan ee makan yang melibatkan 33:05 sistem sensori tadi gitu. Jadi biar 33:08 anaknya juga enggak terlalu sensitif 33:10 gitu kita ajarkan. 33:13 Kemudian ee tadi ya makannya selalu 2 33:18 jam padahal ee problem yang lain dia 33:22 enggak ada masalah yang lain. Kita mesti 33:24 hati-hati ini ada yang kaitannya dengan 33:28 sensori atau ini nih diemut aja cuman 33:32 ada di satu 33:34 sisi sampai berjam-jam akhirnya kan 33:37 enggak enak akhirnya di dilepeh gitu. 33:41 Iya, kita kasih tahu juga ya. Kita 33:43 sendiri kalau seperti itu kan pasti 33:45 ngerasa ya. Makan kalau sudah lebih dari 33:47 30 menit tuh yang di piring itu juga 33:48 udah berubah itu udah enggak enak 33:50 rasanya. Makanya lama-lama anaknya juga 33:52 jadi enggak mau makan biasanya. Jadi 33:54 memang kita makannya mesti strik ya. 33:57 Kita ajarkan makan tuh 30 menit. Kalau 33:59 dia 30 menit cuman bisa dua suap ya 34:01 sudah biar dia belajar. Berikutnya dia 34:03 harus makan lebih cepat gitu. Karena 34:05 kalau kita ikutin 34:08 2 jam itu makanannya sudah enggak enak. 34:10 pasti anak jadi yang diut lah, yang 34:13 dilepeh lah, akhirnya jadi ada 34:15 masalah-masalah yang lain gitu. Karena 34:18 kita sendiri kita cobain aja makanan di 34:21 meja gitu kita 2 jam makannya pasti 34:23 sudah lama-lama kita juga enggak enggak 34:26 enak juga ya gitu. 34:30 Ini tanda-tanda kalau ada problem 34:34 sensori ya. Nah, kenapa sih ee bisa 34:38 muncul problem sensori pada proses 34:40 makan? Biasanya kaitannya misalnya 34:42 anaknya sering kali masuk rumah sakit, 34:45 bolak-balik masuk rumah sakit misalnya 34:47 lahirnya dengan prematur sehingga 34:48 bolak-balik masuk rumah sakit atau dia 34:51 sering kalau demam jadi kejang dan 34:53 sebagainya. Ee nah ini yang menyebabkan 34:56 akhirnya anak-anak jadi sensitif 34:58 sensorinya. Kan kalau di rumah sakit kan 35:01 tusuk sana tusuk sini untuk infus ya 35:03 kan. Iya. 35:04 Oh, kadang-kadang dipaksa dipegangin, 35:07 kadang dipasang selang NGT dan 35:10 sebagainya. Jadi anak menjadi ee setiap 35:13 kali disentuh bagian mulutnya atau mau 35:16 kita suapin, dia sudah langsung sensitif 35:19 gitu karena dikirainnya mau diapain 35:21 gitu. Nah, 35:22 ini kalau dengan riwayat-riwayat seperti 35:25 ini kita mesti sadari bahwa sistem 35:28 sensorinya memang biasanya akan lebih 35:30 sensitif ya. anak-anak dengan ee 35:33 gangguan perkembangan misalnya memang 35:35 karena ada serebroalsi, 35:37 ada daun sindrome. Nah, kalau anak-anak 35:40 enggak ada semua masalahnya, tapi adanya 35:42 sosial emosional atau faktor lingkungan. 35:46 Misalnya seringnya dibentak-bentak kalau 35:48 makan itu pokoknya penuh dengan 35:50 ketegangan karena mau buru-buru misalnya 35:53 anaknya susah banget makannya. Sekali 35:55 makan rewel, nangis segala macam. Nah, 35:57 makin stresful. Orang tuanya stres, 36:00 anaknya juga stres. Nah, kondisi ini 36:02 juga memicu terjadinya sensori yang 36:06 sensitif ya. 36:09 Ee 36:11 misalnya dia juga ee ini kalau dia ada 36:15 gangguan ee penciuman atau tidak bisa 36:20 merasakan ini juga tentu akan 36:22 mempengaruhi proses sensori ya. Nah, 36:26 tahunya gimana ada sensori atau enggak? 36:30 Pertama yang paling penting adalah kita 36:33 sebagai observer atau kita awasin, kita 36:36 lihat. Jadi memang dalam proses 36:38 pemberian makan pada anak nih, kitanya 36:40 juga harus siap dulu ya. Kitanya harus 36:43 tenang gitu. Jadi enggak buru-buru, 36:46 tidak dalam kondisi yang ee banyak 36:49 pikiran dan sebagainya gitu supaya kita 36:51 bisa mengamati dengan baik anak kita nih 36:53 kalau makan seperti apa sih gitu. 36:56 Kemudian setelah kita tahu nih, waduh 36:59 anak ini pasti kalau makan tuh lama 2 37:01 jam. Kalau makan itu pasti diemut 37:03 misalnya kalau makan tuh maunya itu-itu 37:06 aja enggak mau yang lain dan sebagainya. 37:08 Nah, kita harus sudah siap diri 37:10 preparation. Jadi kita akan hari ini 37:13 kita akan kenalkan makanan baru sambil 37:16 suasananya menyenangkan. Seperti ini kan 37:19 kita lihat ya ee makannya sambil orang 37:23 tua yang nyuapin juga senang ketawa 37:25 walaupun anaknya kayak kurang enjoy. 37:29 Tapi kitanya harus siap kitanya yang 37:31 harus happy gitu karena ini akan menular 37:33 ke anak. Kalau kitanya juga stres dulan, 37:36 aduh nih anak pasti enggak mau makan 37:38 nih. Nih anak pasti nanti muntah nih. 37:40 Nih anak pasti ini. Akhirnya kita juga 37:42 tegang memberi makanan. Nah, itu juga 37:44 akan membuat makin sensornya makin 37:47 enggak oke gitu ya. Jadi ee nih anak itu 37:52 dia adalah ee pembelajar yang baik 37:56 melihat lingkungan positif di 37:59 sekitarnya. Kalau lingkungannya negatif 38:01 di sekitarnya, dia juga akan ikut-ikutan 38:04 negatif, ya. 38:07 Jadi, ini interaction, interaksi 38:11 positif. Interaksi itu merupakan hal 38:14 yang sangat penting dalam pertumbuhan 38:16 anak, terutama dalam ee dasar-dasar 38:20 makan ya. kita misalnya ngakrab sekali 38:23 sama anak, sering main dengan anak, 38:26 pemberian makan menyenangkan dengan 38:28 anak, dan dalam situasi yang bahagia 38:31 pasti 38:32 insyaallah enggak ada masalah makan. Ya, 38:35 ini tadi ya. Kalau memang sudah usianya 38:37 2 3 tahun ini nih paling penting nih ini 38:40 Pak, makan bersama ya kita kalaupun 38:44 enggak nafsu makan tapi kalau ngelihat 38:45 teman kita makannya enak banget gitu tuh 38:47 pasti kita akan 38:48 menjadi semangat makan. Makanya 38:50 seringkiali kan kita anak-anak ini 38:52 makannya sendiri karena dia disuapin 38:54 khusus. Sementara bapaknya makan 38:56 sendiri, ibunya makan sendiri, anaknya 38:58 makan sendiri. Nah, itu yang dari 39:00 beberapa literatur yang saya baca 39:03 ataupun di kuliah-kuliah yang saya 39:05 ikutin ya. Kuncinya kalau pada anak yang 39:08 masalah makan, bermasalah makan dalam 39:10 artian gtm, gerakan tutup mulut, enggak 39:12 mau makan dan sebagainya. Ini yang 39:15 pertama, makan bersama. 39:18 Heeh. dan ini harus konsisten. Jadi 39:21 anaknya memang dibiasakan untuk tadi ya 39:24 kalau ee ini kan ada feeding chair atau 39:28 kursi makan. 39:30 Jadi kita makan bersama bapaknya makan 39:32 ibunya makan anaknya juga makan. Kalau 39:34 kita lihat di IG-IG tuh yang terkenal di 39:38 kita Wilyly gitu ya kalau misalnya 39:39 ngasih makan anaknya gitu kan selalu 39:41 diposisikan duduk. Nah biarkan dia di 39:45 depannya makanannya dia. Kita di depan 39:47 makanan kita. Nah, kita makan bersama. 39:50 Kalaupun dia berantakan, it's ok. Enggak 39:53 apa-apa. Mulai dari yang kecil-kecil 39:55 bentuknya finger yang dia bisa ambil. 39:58 Heeh. 39:59 Dan ingat posisinya, posisi yang duduk, 40:01 tegak supaya dia nyaman ngambilnya. Ya, 40:04 insyaallah kalau ini dikerjakan sih 40:06 mestinya enggak ada tuh anak-anak yang 40:08 sulit makan gitu ya. Kayak gini kita 40:11 biarin aja dia mau pakan pakai tangan ya 40:14 berantakan. Jadi jangan ee kalau di 40:17 usia-usia segini enggak masalah gitu, 40:19 biarin dia makan. Kalau kita terlalu 40:21 dikit-dikit dibersihin, dikit-dikit 40:22 dibentak, jangan kayak berantakan. 40:24 Jangan ini. Akhirnya anaknya trauma jadi 40:26 susah. Makanya dia takut mau ngambil 40:29 nanti dimarah ini nanti diiniin gitu ya. 40:32 Jadi lingkungan yang sangat nyaman itu 40:35 yang sangat ee menyenangkan buat anak 40:39 ya. Memang kita disunahkan suruh 40:41 makannya malah bareng-bareng satu nampan 40:43 gitu ya, Pak ya. karena itu memang 40:45 membuat ee serela makan itu akan jadi 40:49 bertambah nih. Kalau dia sudah mulai 40:52 bisa tambah besar nih kalau di TK ya 40:54 biasanya saya bilang kalau anak-anak 40:56 yang susah makan di usia 3 4 tahun ah Bu 40:58 sekolahin aja terutama kalau sekolahnya 41:00 ada makan bersama biasanya nanti akan 41:02 berubah dia pola makannya ya Dok 41:04 sekarang jadi mau makan Dok karena lihat 41:06 teman-temannya teman-temannya yang 41:08 tadinya misalnya dia enggak suka sayur 41:09 tapi begitu temannya ngelihat sayur 41:10 lama-lama dia mau nyoba ya makan bersama 41:14 tetap kuncinya ya 41:18 oke. Nah, kalau kelihat kayak gini kan 41:20 jadi siapa sih yang enggak nafsu makan 41:22 kalau ngelihat kayak gini ya? Makan 41:24 bareng-bareng. 41:25 Kalau dulu padangan namanya, Bu, Dok. 41:29 Oh, iya, 41:31 Dok. Ini ada beberapa saya juga ingin 41:34 bertanya, Dok. Kan kalau sekarang itu ee 41:37 banyak anak yang dia itu mau makan 41:40 sambil lihat HP atau tablet. Bahkan 41:43 kalau HP-nya itu diambil 41:45 atau dimatikan, anak itu langsung tidak 41:47 mau makan. Nah, sebenarnya kebiasaan 41:50 seperti ini menurut dokter bagaimana? 41:52 Apakah boleh terus dibiasakan atau 41:55 memang justru akan berdampak terhadap 41:58 nafsu makan, tumbuh kembang, dan 42:00 kemampuan anak belajar mengenali rasa 42:02 lapar serta kenyang. Bagaimana, Dok? 42:07 Betul. Ini selalu jadi alasan ya. 42:12 Kadang-kadang orang tua tuh main gadget 42:15 enggak cuman mau makan doang, Dok. pada 42:17 saat makan doang. Soalnya kalau enggak 42:18 dikasih gadget enggak mau makan gitu. 42:21 Nah, ini kan tadi balik lagi ya ee ujung 42:24 pangkalnya sebenarnya kayak tadi ya, Bu. 42:27 Anak itu kan tergantung kita ngajarinnya 42:29 ya gitu. Kalau kita enggak ajarin gadget 42:32 pasti anak juga enggak kena gadget kok. 42:34 Siapa sih yang baru lahir dia sudah 42:36 langsung tahu gadget? Kan enggak ya. Itu 42:38 kan karena kita berikan gitu. Jadi satu 42:41 itu hal yang sangat tidak disarankan 42:43 karena biasanya makan jadi lama karena 42:45 dia sambil nonton gitu kan biasanya jadi 42:47 setengah jam jadi 2 jam kadang sejam 42:50 gitu ya itu mengalihkan jadi dia enggak 42:53 konsen sama makanan yang di depannya 42:55 jadi dia enggak akan ngelihat kan 42:56 padahal tadi kan dibilang proses makan 42:58 itu sensorinya harus terlibat semuanya 43:01 untuk makanan yang baik matanya ngelihat 43:04 makanan yang akan dimakan penciumannya 43:06 nyium makanan item 43:09 ee taktil ilnya memegang makanan itu, 43:12 kemudian merasakan, membaui dan 43:15 sebagainya. 43:17 Nah, kalau kita gadget tentu sensorinya 43:19 akan ke gadgetnya kan matanya ngelihat 43:22 kartun yang di depannya 43:24 kemudian dia sudah enggak mungkin bau 43:27 juga enggak terlalu jadi terabaikan gitu 43:29 karena visualnya terlalu kuat dan 43:31 pendengaran juga dia lebih dengarin 43:33 suara yang ada di gadgetnya. Dan itu mm 43:37 secara umum 43:40 hampir semua ahli pasti 43:42 menyatakan tidak gitu ya, tidak 43:45 dibenarkanlah gitu. Jadi memang makan 43:48 bersama kalau makan bersama kan mestinya 43:50 kita enggak ada gadget masing-masing kan 43:52 gitu. Jadi ditutup gadgetnya dan memang 43:54 kita berinteraksi sambil makan itu ayo 43:57 dimakan. Kadang-kadang dia mau ngambil 43:58 tempe kita misalnya launya dia enggak 44:00 dikasih tempe misalnya ya enggak apa-apa 44:02 biarin aja gitu. dia nyobain makanan. 44:05 Bahkan ada tuh saya pernah lihat satu 44:08 video di mana ya. Jadi bapaknya pulang 44:11 bawa nasi padang bungkus gitu kan dibuka 44:13 terus anaknya tuh datang cukcuk cukcucuk 44:16 ikut makan mm sama bapaknya di situ. Nah 44:20 biarin aja kalau kayak gitu jangan 44:21 dilarang. Jangan ditakut nanti pedas loh 44:24 nanti ini, nanti itu, nanti ini. Kalau 44:26 misalnya memang ada duri dan sebagainya 44:27 kita singkirkan. Tapi jangan di 44:31 takut-takutin atau dilarang gitu. Biarin 44:33 aja dia ikut makan ee makanan ee 44:38 bapaknya itu. Apalagi kalau dia sudah di 44:40 usia di atas 1 tahun kan memang sudah 44:42 makanan family makanan gitu boleh aja 44:46 dia ikut 44:47 makan. Jadi itu yang ee jawabannya ya. 44:50 Jadi gimana menghentikannya? Ajak makan 44:52 bersama. Memang kita kalau makan bersama 44:54 kan mestinya enggak di depan gadget kan 44:56 gitu. Jadi jangan anaknya makan sendiri, 44:59 nanti ibunya makan sendiri, bapaknya 45:00 makan sendiri. Nah, pasti enggak enaklah 45:03 gitu ya. 45:03 Heeh. Tapi kan sekarang banyak juga nih, 45:06 Dok, anak-anak yang dia tuh lebih suka 45:08 makanan cepat saji, fast food kayak 45:11 nugget, sosis, atau kentang goreng 45:14 dibandingkan makanan rumahan yang 45:16 dimasak sama ibunya gitu. Nah, mengubah 45:20 kebiasaan 45:21 ini tanpa kemudian membuat anak semakin 45:24 menolak makan itu bagaimana, Dok? 45:29 Balik lagi sih kalau terpaksa lama-lama 45:31 bisa kok. 45:32 Oh gitu. 45:33 Jadi biasanya tuh ee ya enggak 45:37 dipungkirin memang itu yang paling 45:39 gampang ya buat ibu-ibu saya sendiri 45:41 juga pasti adalah stok nugget. Nah, stok 45:43 sosis, stok 45:44 bakso gitu-gitu ya. 45:46 Ee tapi begitu pernah suatu saat kita 45:50 pulang kampung di mana itu semua enggak 45:52 ada gitu. adanya telur, adanya lele, 45:55 adanya ini. Mau enggak mau dia makan itu 45:58 mau juga gitu memang enggak ada gitu. 46:01 Jadi sebenarnya itu tadi sih balik lagi 46:03 ke persepsi ya. Selama kita 46:07 ee enggak terpaksa gitu istilahnya kita 46:11 kasih itu ya memang lebih gampang itu ya 46:15 akhirnya jadi itu terus gitu. misalnya 46:18 kayak anak saya, mm walaupun dari 46:21 kecilnya sudah berusaha untuk makannya 46:23 pakai sayur segala macam ya begitu. 46:25 Heeh. 46:26 Ee apa namanya kalau sudah remaja udah 46:30 SMA itu kan kita sudah enggak bisa maksa 46:32 lagi ya. Tapi begitu boarding, 46:36 nah enggak ada pilihan makanan kan. 46:37 Kalau diboarding makanannya cuman ada 46:39 yang disajikan. 46:40 Nah, akhirnya dimakan juga itu sayur 46:43 sampai kita pulang ketawa-ketawa. Oh, 46:45 kamu sekarang doyan lagi sayur. Nah, kan 46:47 di ini pesantren makannya beginian 46:50 katanya. Oh, ya memang itu kan kalau di 46:52 rumah dia karena banyak pilihan 46:54 kadang-kadang 46:55 Heeh. 46:56 Jadi yang dicari yang aneh-aneh gitu 46:57 karena terlalu banyak pilihan ya. Tapi 47:00 begitu di 47:02 dikondisikan memang kita enggak ada 47:05 barangnya. Nah, itu bisa juga sih makan 47:08 yang enggak pakai junk food gitu. 47:11 Heeh. Dok, kalau dulu saya diajarkan 47:14 empat sehat lima sempurna, Dok. Waktu 47:17 saya SD kemudian masih zamannya Pak 47:18 Harto gitu ya. Ini selalu ditekankan 47:21 kepada masing-masing keluarga untuk 47:24 jangan abai terhadap empat sehat lima 47:26 sempurna. Hal seperti ini masih ada 47:28 enggak di keluarga-keluarga kita saat 47:30 ini, Dok? atau memang ee orang tua kita 47:33 ee karena mungkin sibuk bekerja atau 47:36 mungkin karena ee ketiadaan ekonomi 47:38 sehingga empat sehat lima sempurna ini 47:40 sudah sedikit dilakukan. 47:44 I kalau sekarang namanya gizi seimbang 47:47 ya. Jadi bukan empat sehat limbah 47:49 sempurna tapi ee gizi seimbang. 47:52 Jadi gizi seimbang itu pada prinsipnya 47:55 semuanya balance. Jadi ada proteinnya, 47:58 ada mineralnya. nya ada 48:02 mm karbohidratnya 48:04 ada lemaknya istilahnya sekarang isi 48:07 seimbang. Jadi lemaknya bisa didapat 48:09 dari susu, bisa didapat dari keju, bisa 48:12 dapat dari daging. Jadi enggak harus dia 48:16 minum susu lagi kalau misalnya makan 48:18 lemaknya udah cukup gitu. Ee kalsiumnya 48:22 misalnya kalau susu buat kalsium 48:24 sebenarnya kalsium itu juga ada juga di 48:26 makanan. Kalau misalnya makanannya kayak 48:29 ee ikan kecil-kecil kayak teri, terus 48:32 kemudian makanannya yang ada tulang 48:34 mudanya gitu, itu kan mengandung kalsium 48:36 juga. Nah, itu kalau itu cukup ya enggak 48:39 perlu susu atau buah misalnya. Nah, ini 48:44 memang gizi seimbang ini ee 48:48 sering kali ada yang kelupaan gitu ya. 48:52 Ya, sebenarnya sih kalau sekarang 48:54 istilahnya seimbang jangan lupa makan 48:56 buah karena memang mineral ee itu agak 49:01 susah didapatkan selain di buah gitu ya. 49:05 Yang ini juga sering kita tidak 49:08 membiasakan ya ke anak-anak sehingga ada 49:12 beberapa pasien-pasien yang dia sudah 49:14 makannya pemilih terus buah sama sekali 49:16 enggak mau. Nah, itu ternyata buah itu 49:19 walaupun kita enggak butuhnya sebanyak 49:22 nasi, tetap ada yang tidak ada kalau 49:26 kita enggak makan sama sekali buah gitu. 49:28 Nah, itu yang menyebabkan anak jadi 49:31 tiba-tiba ee enggak bisa jalan gitu yang 49:34 kekurangan ekstrem 49:36 ee buah-buahan. Karena pada dasarnya 49:37 memang ya sama sekali enggak mau buah, 49:39 Dok. Ada pasien saya tanyain, "Kenapa 49:41 tiba-tiba dia enggak bisa jalan? Umur 3 49:43 tahun tadinya sudah bisa jalan segala 49:45 macam. 49:46 Tiba-tiba dia enggak bisa jalan, enggak 49:47 mau jalan." 49:50 Setelah di ee dirawat di rumah sakit, 49:52 diperiksa cuman karena kekurangan 49:54 vitamin C. 49:55 Jadi vitaminnya semuanya oke. Vitamin C. 49:57 vitamin C itu cuma ada di buah gitu. Ee 50:00 karena kalau dibuat bentuk sayur itu kan 50:02 dia ee rusak ya kalau dipanaskan dan 50:05 sebagainya. Jadi memang yang buah segar 50:08 gitu. Terus saya tanya, "Ini enggak 50:10 pernah makan buah ya?" "Sama sekali 50:11 enggak mau, Dok." "Hah?" Saya bilang, 50:14 "Harus ya makan buah karena ternyata 50:16 bisa seekstrem ini gitu. Jadi dia enggak 50:18 bisa jalan cuman gara-gara 50:20 ya itu tadi buahnya kurang gitu." 50:22 Ada yang enggak suka makan buah, ada 50:24 yang enggak suka makan sayur, ada juga 50:26 yang enggak suka makan daging, Dok. Nah, 50:28 ini kan hal-hal yang enggak baik ya. 50:31 Iya. Makanya harus kita pintar-pintarnya 50:33 orang tua ya untuk mengkreasikan gitu. 50:36 Misalnya kayak buah, mungkin kalau buah 50:39 langsung utuh gitu dia enggak mau. Tapi 50:41 kalau misalnya kita potong-potong jadi 50:43 kayak sate buah, 50:44 terus kita makannya bareng-bareng 50:45 ramai-ramei gitu ya atau didinginkan 50:49 atau kadang-kadang kita bentuk kayak es 50:51 buah gitu. Jadi enggak secara langsung 50:54 itu tuh itu biasanya menarik tuh gitu. 50:57 Tapi kalau misalnya 50:59 kayak saya aja di rumah tuh buah kalau 51:01 di kulkas masih utuh gitu itu mau 51:04 seminggu mau 2 minggu enggak ada yang 51:05 nyentuh tuh. Tapi begitu dikupas, sudah 51:08 dipotong-potong, ditaruh di piring, di 51:09 meja, nah itu makan. Karena sudah pada 51:12 gede semua ya. Padahal saya bilang, "Ya 51:14 ampun, ini kalau ee mangga tuh kalau 51:17 enggak dikupasin dipotong-potong taruh 51:19 meja. Mau 2 minggu juga utuh aja itu di 51:22 kulkas gitu." 51:23 Berarti itu bukan karena enggak suka 51:25 buah, Bu, Dok. Tapi karena emang enggak 51:27 ada yang enggak ada yang ngupas buahnya. 51:30 Harus kreatif gitu orang tua itu. 51:33 Heeh. Kadang-kadang kita bikin jus gitu 51:36 kalau enggak langsung ee walaupun kita 51:37 sarankan untuk 51:39 dia makan langsung ya. Itu tadi 51:41 kadang-kadang orang tuanya juga enggak 51:42 biasa makan buah ya. Jadi gimana anaknya 51:45 mau makan buah kalau orang tuanya juga 51:46 enggak terlihat pernah makan buah gitu. 51:48 Nah intinya sih anak itu pencontoh yang 51:53 sangat baik. 51:53 Iya. 51:54 Jadi kalau saya bilang kalau orang 51:56 tuanya juga Ibu makanya milih-milih 51:58 enggak sih? Iya Dok. Ini bapaknya nih 52:01 milih banget. Gini gini gini gini. Nah, 52:03 jangan salah. Makanya itu dicontoh sama 52:05 anaknya. 52:07 Jadi harus kitanya juga harus 52:09 introspeksi ya kalau kita kesal gitu. 52:12 Anak saya susah banget, Dok. Makannya 52:13 gini gini gini. 52:15 Sebentar. Ini di antara Bapak dan Ibu 52:16 siapa yang makannya pemilih? Saya bilang 52:18 gitu. Ini harus anak akan nyontoh ya. 52:20 Walaupun saya ajarkan segala macam, 52:22 kalau orang tuanya enggak berubah ya 52:24 ituak susah ya. 52:26 Heeh. Dok, ada ee dialog terakhir nih, 52:30 Dok. Kan saat ini kan banyak orang tua 52:33 fokus ya 52:34 memenuhi gizi anak saat masih balita. 52:38 Setelah anak masuk SD atau setelah masuk 52:40 SMP ini perhatian terhadap pola makannya 52:44 mulai berkurang. Nah, sebenarnya kalau 52:46 dari dokter sendiri sampai kapan masa 52:48 emas pemenuhan gizi itu berlangsung dan 52:51 apa resikonya jika kebutuhan gizi tidak 52:54 terpenuhi pada usia sekolah maupun 52:56 remaja? 52:59 Tentu kalau pada anak-anak itu 1000 hari 53:03 pertama itu pas periode emas 53:07 perkembangan otak. Jadi, IQ-nya di 53:11 Heeh. 53:11 ditentukannya 53:13 itu di 3 1000 hari pertama atau 3 tahun 53:17 pertama ya. Kalau di periode awal ini 3 53:21 tahun pertama ini ee terganggu 53:24 nutrisinya 53:26 ya bisa dibayangkan 53:29 nanti 20 tahun ke depan atau 15 tahun ke 53:32 depan generasi apa yang akan kita ee 53:34 dapatkan gitu ya. Hidup sih hidup tapi 53:37 IQ-nya enggak terlalu bagus sehingga ya 53:40 ee itu yang sangat mencemaskan gitu ya. 53:43 Kenapa ini jadi satu isu yang sangat 53:45 penting? Itu pertama. Kemudian kalau di 53:48 masa remaja itu sangat penting terutama 53:51 remaja putri karena nanti dia akan jadi 53:55 calon ibu remaja putri kemudian nanti 53:58 akan jadi dewasa. Nah, dia kan nanti 54:01 yang akan ee mengandung. Kalau dia 54:03 remaja putri ini nutrisinya enggak 54:05 bagus, pada saat kehamilan juga pasti 54:08 akan terganggu. 54:09 Apalagi pada saat kehamilan. Kalau 54:11 ibunya kurang gizi saat hamil itu sudah 54:15 sangat-sangat apa ya bisa dibilang 54:16 bencana besar gitu karena yang akan 54:18 dilahirkan anak-anak yang nantinya 54:21 sangat-sangat terganggu juga ee kita 54:23 khawatirkan dengan itu tadi kognitifnya 54:26 ya terutama yang jadi ee masalah gizi 54:29 ini sangat penting terutama di fase-fase 54:33 anak kita harus perhatikan anak kita 54:37 kadang-kadang memang ee 54:40 saya iri juga dalam tanda kutip kalau di 54:43 luar negeri yang saya dengar misalnya 54:44 kayak di Jepang gitu ya, kalau ibu yang 54:47 punya anak itu 2 tahun pertama atau 54:49 malah 5 tahun pertama itu memang enggak 54:51 boleh kerja sama sekali. dia harus 54:53 ngurusin anaknya 54:55 fokus 54:55 nanti setelah setelah selesai di 2 tahun 54:58 pertama dia baru boleh kerja lagi. Jadi 55:01 ini tidak diskan gitu karena memang 55:04 periode emas perkembangan ini di 55:07 awal-awal ini kalau ibunya sendiri kan 55:10 diharapkan nanti dia mesti memberikan 55:11 nutrisinya yang terbaik gitu dan ee 55:15 harus ee lebih bondingnya lebih kuat 55:20 gitu. Jadi ee periode-periode ini memang 55:23 kita perlu ekstra time supaya tadi kita 55:25 enggak enggak riwah ya. Kalau kita, saya 55:27 sendiri bayangkan ya. Kalau saya ibu 55:29 bekerja punya anak umur 6 bulan atau 55:32 umur setahun terus makannya rewel, 55:33 sementara saya harus cepat-cepat masuk 55:35 kerja nanti kalau telat dimarahin bos 55:38 dan sebagainya pasti kan jadi hubungan 55:41 interaksi sama anak enggak mau. Akhirnya 55:43 anaknya jadi susah makan. anaknya susah 55:45 makan jadi masalah lagi. Nah, itu tadi 55:48 supaya ibu-ibu ini enggak terlalu banyak 55:51 over ee tuntutan ya kalau dia bekerja 55:55 dia ini gitu. Sementara anaknya ini 55:57 sangat-sangat butuh ee perhatian 56:00 terutama di 3 tahun pertama. 56:02 Baik, Dokter. Terima kasih banyak, 56:04 Dokter atas penjelasannya dan tidak 56:07 terasa kita sudah di 56:10 ee penghujung perbincangan. Mungkin ada 56:13 sedikit kesimpulan, Dok, yang bisa 56:14 disampaikan. 56:16 Iya, buat ee seluruh ee pemirsa TV 56:21 Rasil, semoga ee pada pemberian makan 56:26 pada anak ini merupakan periode yang 56:30 sangat penting ee sehingga kita memang 56:34 perlu belajar dan belajar bagaimana 56:38 memberikan makan pada anak sehingga 56:40 tercapai ee pola makan yang baik, gizi 56:44 yang baik, dan pertumbuhan tentunya yang 56:47 baik. Demikian, semoga bermanfaat. 56:51 Baik, terima kasih dokter. Ikhwan dan 56:53 akhwat pendengar setia radio Silaturahim 56:56 di mana pun Anda berada. Demikianlah 56:58 perbincangan kita pada program kesehatan 57:01 islami hari ini dengan tema gangguan 57:03 makan pada anak bersama Dr. Amin 57:05 Soharti, spesialis kedokteran fisik dan 57:08 rehabilitasi. Eh kami ucapkan 57:11 jazakumullah khairan kasir kepada Dr. 57:13 Amin Soharti atas ilmu, wawasan, dan 57:15 nasihat yang telah dibagikan. Semoga 57:17 Allah Subhanahu wa taala membalas setiap 57:20 ilmu yang disampaikan dengan pahala yang 57:22 terus mengalir dan menjadi manfaat bagi 57:25 masyarakat. Terima kasih atas 57:27 kebersamaan ikhwan dan akhwat semua yang 57:29 telah menyimak dan berpartisipasi dalam 57:32 program ini. Akhirul kalam kami yang 57:34 bertugas mohon undur diri. Billahi 57:36 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 57:38 warahmatullahi wabarakatuh.