Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:29 [Musik] 0:47 Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum 0:49 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan akhwat 0:51 yang disayang Allah subhanahu wa taala 0:53 Apa kabar hari ini Alhamdulillah ya 0:55 sehat dan penuh semangat untuk mengisi 0:58 dan melewati hari Kamis yang 1:01 mudah-mudahan menjadi hari yang membuat 1:04 kita lebih banyak berkontribusi pada 1:06 kehidupan dan tentu saja tidak lupa 1:09 salam selawat kita lantunkan kepada 1:11 kekasih kita Muhammad Rasulullah 1:13 Sallallahu Alaihi Wasallam beserta 1:15 keluarga dan kerabatnya untuk Kamis pagi 1:19 seperti biasa wirausaha muslim hadir ke 1:21 ruang Anda sampai dengan pukul 11.30 1:25 nanti bersama Ustaz Valentino dinsi yang 1:27 sudah siap untuk kita semua 1:29 asalamualaikum warahmatullahi 1:30 wabarakatuh Waalaikumsalam 1:31 Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah 1:34 sehat bugar afiat Alhamdulillah 1:36 sehat-sehat dalam kondisi seperti 1:39 sekarang ini di mana bisnis kayaknya 1:43 hampir jadi pilihan semua orang ya 1:46 meskipun itu rumahan atau mungkin ya 1:48 seperti itu kaitannya dengan berbisnis 1:52 kalau pagi ini yang akan dibahas ee 1:56 seperti siapa ya tidak tidak ada lain 2:00 contoh Teladan Kita kan kata Allah jelas 2:02 laqana lakum Fi rasulillahi Uswatun 2:05 Hasanah sungguh telah ada Sari teladan 2:08 contoh yang paling the best bagi kalian 2:11 lakum Fi rasulillah daripada diri 2:14 Rasulullah makanya hari ini kita bicara 2:17 Bagaimana berbisnis seperti Rasul dan 2:19 para sahabat kita itib kepada Rasul dan 2:22 tentu saja mengikuti eh kurun yang 2:24 paling baik ya kuntum Khair Umah yaitu 2:26 masa Rasulullah bersama Sahabat adalah 2:29 masa yang paling baik bagi umat manusia 2:32 dari dulu dan sampai hari ini Insyaallah 2:34 masih bisa diterapkan saat sekarang ini 2:37 meskipun itu sudah Ee ratusan bahkan e 2:41 1400 sampai 1500 tahun justru 2:44 kondisi-kondisi seperti inilah di mana 2:47 kita lihat tren di dunia Bagaimana 2:49 orang-orang ini mulai kembali kepada 2:50 sunah manusia kembali kepada Back To 2:52 Nature manusia ingin kembali menjadi 2:55 orang-orang yang jujur yang adil yang 2:57 tentram yang damai maka tidak ada contoh 3:00 yang paling baik kecuali Rasulullah dan 3:02 para sahabatnya Nah inilah bekal kita 3:05 karena contoh Rasulullah bersama para 3:08 sahabatnya adalah sesuatu banget untuk 3:10 membuat usaha kita bisnis kita sejalan 3:14 dengan apa yang kita rindukan dan tidak 3:16 keliru tidak salah pilih arahnya silakan 3:20 ya terima kasihaking 3:21 Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum 3:22 warahmatullahi 3:28 wabarakatuhhamdulillah asyhadu alla 3:30 ilaha illallah asyhadu anna muhammadan 3:31 abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah eh 3:34 Mak Nuning eh ikhwan akhwat Para 3:36 pendengar e radio rasil dan TV rasil di 3:39 mana pun berada di depan saya ini ada 3:41 dua buku nih Mbak Nuning ya buku Yang 3:43 satu warnanya kuning Yang satu warnanya 3:45 merahah yang kuning ini jadi saya ingin 3:47 menyapa dulu kepada teman-teman saya 3:49 para pembaca buku saya 16 tahun yang 3:51 lalu buku dengan judul jangan mau seumur 3:54 hidup jadi orang gajian jadi itu buku 3:56 terbit 16 tahun yang lalu ee sekarang 4:00 rasanya menjadi kenyataan ya ketika dulu 4:04 saya diejek orang ee jangan mau jadi 4:06 orang gajian Saya sudah membaca zaman ya 4:09 jadi di halaman pertama buku ini saya 4:12 tulis sebuah mantra yang mantra itu saya 4:15 tulis kembali di dalam buku saya yang ke 4:18 ke-19 yang terakhir ini milenial tajir 4:20 banjir rezeki ya jadi mantra itu sampai 4:24 hari ini belum pernah bisa dibantah 4:25 orang jadi bunyi mantranya itu begini 4:27 satu hal yang Saya jamin suatu saat Anda 4:30 pasti kehilangan pekerjaan ya saya 4:33 bilang suatu saat Anda pasti kehilangan 4:35 pekerjaan apakah karena Pensiun jadi 4:38 kalau orang pensiun hilang 4:39 pekerjaannya dipecat ya Anda dipecat 4:43 atau tempat perusahaan anda bekerja 4:45 bangkrut dan semua itu jadi kenyataan 4:48 kita kehilangan pekerjaan Apa karena 4:49 pensiun karena kita dipecat karena 4:52 keadaan ekonomi yang tidak menentu 4:54 seperti pada hari ini hari ini selama 4:56 masa covid dari bulan 4:58 Maret data yang saya dapatkan dari 5:00 Googling itu di eh Google itu kira-kira 5:04 lebih dari 7 juta orang di PHK selama 5:06 juring eh coronavirus Ya selama masa 5:10 pandemi ini ada kurang lebih 7 juta 5:12 orang kehilangan pekerjaan dipecat 5:14 puluhan ribu perusahaan bangkrut ya 5:17 Tutup dan lagi-lagi menyebabkan orang 5:20 juga kehilangan pekerjaan buku saya 5:23 mengajak anda berpikir jadi saya bilang 5:26 satu hal yang Saya jamin suatu saat Anda 5:27 pasti kehilangan pekerjaan apakah karena 5:30 pensiun dipecat atau perusahaan tempat 5:31 anda bekerja bangkrut buku saya mengajak 5:34 anda untuk berpikir think ya Berpikir 5:38 sebelum itu terjadi jadi berpikir dan 5:41 bertindak 5:44 sebelum jadi kalau yang jadi sekarang 5:46 korban PHK korban perusahaannya bangkrut 5:49 juga pensin enggak tahu mau apa ya sudah 5:51 kenyataan makanya agar tidak terjadi itu 5:54 saya nyiapkan lagi buku yang ke-19 ini 5:56 milenial tajir banjir rezeki saya 5:59 membaca juga saya Sekali lagi saya 6:02 mencoba untuk membaca masa depan 16 6:04 tahun yang lalu saya tulis buku jangan 6:05 mau suumur hidup jadi orang gajen 6:07 menjadi eh regional bestseller terbit 6:10 dalam bahasa Indonesia bahasa Inggris 6:12 dan bahasa Malaysia ya 300.000 6:15 kopi kemudian kejadian ya kemudian saya 6:19 sekarang ini di tengah covid ini di 6:23 tengah juga krisis yang berulang lagi 6:25 ini kita sudah krisis Mbak Nuning karena 6:27 pertumbuhan ekonomi kita sudah negatif 6:29 3,7% he saya membaca lagi Bagaimana masa 6:33 depan anak saya anak Antum semua para 6:37 pendengar dan juga cucu kita makanya 6:40 saya menulis buku yang ke-19 ini 6:42 judulnya milenial tajir banjir rezeki 6:44 karena saya mencoba membayangkan 6:46 Bagaimana masa depan para milenials 6:48 kalau mereka tidak disiapkan kalau 6:50 mereka tidak dididik kalau mereka tidak 6:51 mempersiapkan diri pasti akan kejadian 6:54 seperti yang terjadi pada orang tua 6:55 mereka ya ketika terjadi krisis depresi 6:58 yang luar biasa maka terjadilah Nah 7:01 makanya buku yang ke-19 ini milal tajir 7:04 bajir berezeki adalah mencoba menjawab 7:05 permasalahan itu jadi kepada bapak-bapak 7:09 yang seumuran saya nih yang sekarang 16 7:11 tahun yang lalu kan anaknya masih 7:13 kecil-kecil sekarang sudah punya anak 7:15 milenials punya anak usianya 20 21 23 24 7:20 25 Yuk kita persiapkan mereka menjadi 7:23 pengusaha karena masa depan ini 7:25 belonging to them masa depan ini adalah 7:28 miliknya ee generasi milenial yang 7:30 jumlahnya 90 juta jadi cara yang paling 7:35 baik mempersiapkan masa depan adalah 7:36 dengan cara kita menjalani persiapan itu 7:39 untuk masa depan makanya hari ini kita 7:42 bicara kembali lagi seperti seolah-olah 7:44 kita membicarakan basic ya Mbak Nuning 7:47 berbisnis seperti Rasulullah dan para 7:49 sahabat ya Jadi sebelum kita bahas topik 7:52 itu saya kasih berapa dalil dulu Muning 7:54 ya berapa dalil yang menyebabkan bahwa 7:57 Taufik ini menjadi relevan dan Kenapa 7:59 kita harus mensiapkan mempersiapkan 8:01 Generasi masa depan adalah generasi 8:03 pengusaha karena Rasulullah bilang 8:05 alaikum 8:07 bittijarah alaikum bittijarah hendaklah 8:10 kalian berdagang jadi ini kalau pakai 8:14 bahasa fil Amr kalimat perintah alaikum 8:17 hendaklah kalian bittijarah 8:20 berbisnis karena sesungguhnya 9 dari 10 8:24 pintu rezeki itu terdapat dalam bisnis 8:28 jadi Dahsyat sekali bahwa dari 10 ya 8:31 Jadi bukan 1 dari 10 bukan 5 dari 10 8:35 tapi 9 dari 10 pintu rezeki itu terletak 8:38 pada perniagaan atau berbisnis jadi satu 8:41 ketika kita menjalankan bisnis ini 8:43 sesungguhnya kita sedang menjalankan 8:45 sunah Rasulullah Muhammad sallallahu 8:47 alaihi wasallam dan sesungguhnya ketika 8:48 kita menjalankan sunah maka kita 8:50 mendapatkan pahala dari Allah subhanahu 8:52 wa taala jadi dalil yang pertama adalah 8:53 perintah dari Rasulullah Sallallahu 8:55 Alaihi Wasallam bahwa kita harus 8:56 berbisnis jadi perintahkanlah diri kita 8:58 dan anak-anak kita untuk menekuni bisnis 9:00 karena dari 10 pintu rezeki terletak di 9:04 bisnis di perniagaan dan ketika sekarang 9:07 Sedang krisis yang luar biasa ini maka 9:09 pasti akan bisa mengeluarkan jalan itu 9:11 dengan berbisnis dengan Berniaga dengan 9:13 berdagang ya Eh itu dalil yang pertama 9:17 dalil yang kedua di mana 9:19 Eh Rasulullah S wasallam juga eh ber 9:23 Sabda Ya berkata bahwa 9:28 atjarin 9:30 pedagang yang yang jujur Alin 9:39 amanahinada pedagang yang jujur 9:42 terpercaya lagi amanah 9:46 Yain pedagang yang jujur dan Amin amanah 9:51 terpercaya 9:52 main mereka kelak akan bersama 9:58 nabi-orang orang-orang jujur orang-orang 10:00 benar termasuk apa sahabat Rasulullah 10:02 Namanya Abu Bakar Siddiq jurukannya Abu 10:04 Bakar Siddiq orang yang jujur orang yang 10:06 benar wasyuhada dan bersama dengan para 10:09 syuhada Dahsyat ya bahwa bisnis ini 10:13 bukan cuman sekedar perkara kita untung 10:15 rugi tetapi sesungguhnya bisnis ini bisa 10:18 memasukkan kita ke dalam surganya Allah 10:20 subhanahu wa taala dan bukan sembarang 10:22 surga karena kata Rasulullah asodiqu 10:24 tajirul amin ya attajirusodiqul amin 10:27 pedagang yang jujur dan amanah maan 10:30 nabiin Maa 10:32 bersama bersama para nabi bersama 10:35 orang-orang yang Sodik orang-orang yang 10:37 terpercaya dan orang-orang jujur fil 10:39 Jannah di dalam surga dan surganya bukan 10:42 sembarangan surga Mak Nuning surganya 10:43 satu level jadi ibaratnya kalau kita ini 10:45 sekarang Saya di radio rasil di belakang 10:47 kan ada Kompleks tuh ya Ada kluster ya 10:50 Ada kluster nah jadi kalau maan nabiin 10:54 wasiddiqin was Syuhada itu kita satu 10:56 klustter jadi kalau kita berada dengan 10:58 nabi dengan orang-orang yang jujur dan 11:00 amanah itu satu klustter ya Dan satu 11:03 tingkat kan surga itu ada 11:05 bertingkat-tingkat Pak Nuning ya Jadi 11:07 tergantung tingkatan-tingkatnya tapi 11:09 pedagang yang jujur dan amanah dia akan 11:12 berada satu tingkat satu lantai satu 11:15 klustter dengan nabi dengan orang-orang 11:18 yang sadik yaidikin dan juga dengan para 11:22 orang-orang yang amanah dan para syuhada 11:24 di Masyaallah ya jadi itu satu hal yang 11:26 menguatkan kita bahwa menjadi pedagang 11:29 itu Mulia menjadi pedagang itu bisa 11:32 punya kesempatan satu level satu 11:34 klustter ya satu tingkat sama Rasulullah 11:38 para orang-orang yang sadik dan para 11:40 orang-orang yang mati syahid Masyaallah 11:42 kenikmatan seperti apaagi yang lebih 11:44 hebat daripada itu itu yang pertama 11:45 kemudian ee dalil-dalilnya itu sudah 11:49 sampin kita melihat sekarang bagaimana 11:50 pribadi Rasulullah Sallallahu Alaihi 11:52 Wasallam ya Jadi hampir semua nabi 11:55 adalah pedagang bukan pedagang apa 11:57 penggembala kambing tapi khusus nabi 12:00 akhir zaman ini Nabi Muhammad Sallallahu 12:03 Alaihi Wasallam ini nabi spesial 12:05 edisinya edisi penutup edisin spesial 12:07 Dia adalah pedagang sukses j kalau kita 12:10 coba lihat nih saya coba rundut sedikit 12:12 bahwa masa kecil rasul itu gembala 12:15 kambing sampai umur 12 tahun ketika umur 12:18 12 tahun Rasulullah ikut berdagang 12:20 kepada pamannya ke Syam berdagang 12:23 Rasulullah ke Syam dari umur 12 tahun 12:25 terus rasulah berdagang umur 0 sampai 12 12:28 itu itu masa anak-kanak kemudian setelah 12:31 5 tahun Rasulullah magang temenin 12:33 pamannya dagang ke Syam ke syriah ke 12:35 Palestina dan macammacam itu yang saya 12:38 baca dapat datanya bahwa Rasulullah itu 12:41 masa remajanya masa perdagangannya dan 12:43 pada umur 17 tahun itu rasulullah bikin 12:45 perusahaan sendiri He ya jadi Setelah 5 12:47 tahun magang Rasulullah dengan pamannya 12:49 Rasulullah bikin perusahaan sendiri dan 12:51 kemudian Rasulullah mulai membawa 12:53 dagangan orang-orang Arab ya Jadi yang 12:56 dahsyatnya 12:57 bahwa dalam masa magangnya Rasulullah 13:00 sampai Rasulullah bikin perusahaan 13:01 sendiri itu Rasulullah sudah mengarungi 13:03 kurang lebih 17 negara Wah jadi dari 13:06 umur belasan tahun itu Rasulullah sudah 13:09 traveling ya bukan backpackran nih ini 13:12 traveling bisnis 17 negara jadi seorang 13:16 anak 13:17 muda berdagang traveling 17 negara 13:21 melihat peradaban dunia pada saat itu 13:24 peradaban dunia yang sedang maju yang 13:26 sedang tumbuh ya dan segala macam 13:28 melihat karakter manusia jadi jiwanya 13:31 Rasulullah itu karakternya terbentuk 13:33 dengan perniagaan dan dengan pergaulan 13:34 internasional ya Dan Rasulullah 13:36 bergaulnya internasional 17 negara 13:39 sampai umur berapa rasulah Terus 13:41 berdagang sampai umur 13:42 37 tahun jadi umur 12 sampai 37 tahun 13:46 Rasulullah berbisnis-bisnis terus sampai 13:49 kaya 13:50 raya dan akhirnya dilamar oleh Khadijah 13:53 dari umur 12 sampai 13:55 37 berapa tahun 25 tahun i he kemudian 13:59 di umur 37 tahun puncak kedewasan puncak 14:03 kematangan Puncak kesuksesan Rasulullah 14:05 bertahanus Merenung memikirkan 14:07 masyarakat Arab yang jahiliah kemudian 14:09 Rasulullah bertahanut di goahira selama 14:11 kurang lebih 3 masa 3 tahun 3 Ramadan 14:14 dan pada umur 40 tahun maka diangkatlah 14:16 menjadi nabi dan rasul umur 40 tahun dan 14:19 ketika menjadi nabi dan rasul Rasulullah 14:21 stop bisnisnya stop habis 14:25 waktunya 14:27 pikirannya harta nya bahkan untuk 14:29 berdakwah sampai wafat umur 14:33 63 umur 40 jadi nabi dan rasul wafat 14:36 umur 63 23 tahun berdagang dari umur 12 14:42 sampai umur 37 25 14:45 tahun jadi Masyaallah jadi rupanya 14:48 inilah keistimewaan Nabi akhir zaman 14:51 bahwa Rasulullah terbentuk jiwanya 14:53 sebagai seorang pengusaha sebagai 14:55 seorang pedagang ya pergaulannya 14:57 internasional bertemu ya Dan uniknya 15:01 Rasulullah ini berdagangnya unik Mak 15:02 Nuning dan karena dia julukannya kan 15:05 alamin he 15:07 maka yang kelak menjadi istri Rasulullah 15:10 kan Khadijah binti khuwailid ya ibunda 15:13 kita Khadijah binti khuwailid dan 15:15 Khadijah itu pernah dengar dari pamannya 15:17 pendeta buhahairo gitu kan bahwa ini 15:19 calon nabi maka Khadijah ini pengin 15:23 lihat karakternya Rasulullah maka 15:24 dikasih bisnis dititipin duitnya kepada 15:27 ee eh Rasulullah untuk diputerin jadi 15:31 Khadijah sebagai investor nitipin harta 15:34 kepada Rasulullah Muhammad ya saat itu 15:36 nama si Muhammad belum menjadi rasul 15:37 dititipin untuk diputar tapi Rasul 15:40 Khadijah pengin tahu gimana karakter 15:42 orang ini maka dia kirim asistennya yang 15:45 namanya Maisarah Maisarah ini laki-laki 15:48 ya untuk mendampingi rasulah pedagang 15:50 dari Makkah ke keliling dunia dan 15:54 uniknya Rasulullah ini Dahsyat ini tak 15:56 pernah terbayangkan oleh orang-orang 15:57 Arab sebelumnya biasanya kalau orang 15:59 Arab katakan Rasulullah nih Muhammad ya 16:02 dititipin Khadijah nitip duit yang lain 16:05 juga nitip duit kepada Rasulullah kalau 16:07 orang-orang Arab itu ya sudah duitnya 16:08 dibawa pergi ke Syam ya pergi ke luar 16:12 negeri belanja kebutuhan-kebutuhan orang 16:13 Madinah Ya beli beras beli enggak ada 16:16 beras beli gandum beli susu beli keju 16:19 beli macam-macammacam beli pakaian 16:21 Kemudian dari Syam baru bawa lagi barang 16:23 dagangannya di luar jualin di Arab kan 16:25 begitu ini Rasulullah enggak Rasulullah 16:27 itu ya memang dia dapat Wahyu gimana 16:30 tidak cerdas Rasulullah Ya walaupun 16:33 enggak bisa baca tulis kan tapi cerdas 16:35 Rasulullah ini maka sama Rasulullah itu 16:38 dia Rasulullah melakukan suatu kebiasaan 16:40 yang ini prinsip dagang yang dahsyat 16:41 jadi pada saat orang-orang nitipin duit 16:43 ya sudah pergi ke Syam ya Ee perjalanan 16:47 kurang lebih sebulan sampai 2 bulan beli 16:50 belanja kemudian pulang lagi bawa barang 16:52 dagangan jualan di Makkah Rasulullah 16:53 enggak Rasulullah dengan unta-untanya 16:55 itu bawa barang dagangan dari Makkah 16:58 produk-produk Mekah ke Syam orang Syam 17:02 enggak pernah kenal ini produk-produk 17:04 Mekah kurmananya segala macam ada kurma 17:07 Madinah ada kurma Mekah ada kerajinan 17:09 segala macam jadi Rasulullah pergi Kalau 17:12 bahasa saya itu kalau kita dagang pakai 17:14 mobil kontainer kontainernya kosong ya 17:18 kan nanti belanja kontainer penuh baru 17:20 pulang kontainer isi Rasulullah enggak 17:22 pergi dari Makkah kontainernya diaisi 17:24 penuh barang dagangan Mekah jalan sampai 17:27 di Syam 17:29 ya sampai di Syam udah begitu sampai di 17:32 Syam orang-orang pada istirahat Ngaso 17:34 besok mau belanja kan mau borong rusul 17:36 enggak sampai istilah sebentar kemudian 17:38 R usah keliling menawarkan barang-barang 17:41 Mekah kepada orang-orang di Syam jadi 17:44 memperkenalkan ini namanya kurma ini 17:46 kurma Makkah ini kurma Madinah ini kelas 17:49 1 ini kelas du ini kelas 3 dikasih tahu 17:52 kualitinya ya nanti kita akan 17:53 bahasberapa prinsipnya kemudian 17:55 Rasulullah itu kan kalau kita Gambarkan 17:58 Nabi Yusuf ini kalau kita cerita tentang 18:01 Nabi Yusuf kan hafal Bagaimana Zulaikha 18:04 ketika diserang oleh semua perempuan 18:07 Mesir itu malu 18:09 makanya apa E punya ide kan Bagaimana 18:13 zulaikhah ini maka dikumpulinlah para 18:16 pejabat-pejabat para perempuan-perempuan 18:18 para ibu-ibu di rumahnya 18:20 eh Khadijah eh Khadijah 18:24 rumahnya Zulaikha dikasih apel buah 18:29 terus dikasih pisau yang tajam buat 18:31 ngupas gitu kan Kalau kita kan makan 18:34 apel di geragot aja Mak Nuning ya orang 18:35 miskin makan apel di geragot kalau orang 18:37 elit dikupas dulu dikupas begitu dikasih 18:41 pisau tajam kupas apel kemudian yusufnya 18:44 dimasukin Yusuf udah didandanin luar 18:46 biasa perempuan-perempuan itu begitu 18:48 ngelihat Nabi Yusuf langsung takjub kan 18:51 kata mahasyalillah dia bilang ini mah 18:53 bukan manusia ini malakutul Karim Ini 18:56 malaikat yang mulia Kenapa gantengnya 18:58 nya luar biasa Nabi Yusuf padahal 19:01 kegantengan Nabi Yusuf itu hanya 19:03 sepertiga kegantengannya 19:05 Rasulullah kebayangkan Yusuf aja orang 19:08 sampai apa motong motong tangan ya 19:11 mengiris tangan jari-jari teriris ini 19:13 Rasulullah 19:15 ganteng gagah jujur ramah Masyaallah ya 19:20 datang Rasulullah dagang dengan 19:23 kegantengannya dengan kegagahannya 19:25 dengan senyumannya dengan tutur katanya 19:27 yang lembut dengan perilakunya yang luar 19:29 biasa dengan kemudahan dalam 19:31 bertransaksi ya dengan kejujurannya ini 19:34 barang kelas sat kelas dua kelas itu 19:35 keliling Rasulullah ke Syam satu hari 19:38 dagangan Rasulullah habis Muning 19:40 diborong sama orang Syam orang Syam 19:42 terpikat kan dengan 19:44 kepribadiannya tutur katanya 19:47 ketampanannya senyumannya dan segala 19:49 macam ya udah habis barang dagangan 19:53 dapat duit kan Rasulullah istirahat 19:55 besoknya Rasulullah belanja plus tadi 19:59 kan dagangannya sudah habis nih dapat 20:01 duit kan belanja Rasulullah kan belanja 20:03 plus model yang dititipin dari 20:05 orang-orang Arab kan Rasulullah belanja 20:08 dan belanjanya kepada siapa kepada 20:10 pedagang-pedagang yang kemarin dia jual 20:11 ya pedagang itu dia senang sama 20:13 Rasulullah Ya kan udah senang udah 20:15 Simpati ini orang jujur ini orang ramah 20:18 ini orang terpercaya itu satu hari Mak 20:21 nuding yang dititip sama Rasul duitnya 20:24 habis buat belanja Wow kebutuhan barang 20:27 dagangan he he jadi pergi kontainernya 20:30 Rasulullah penuh mau pulang kontainernya 20:32 juga Penuh kan udah penuh lagi nihen nah 20:36 orang Arab sudah habis belanja Biasanya 20:38 apa pesta-pesta mabuk-mabuk dulu zina 20:41 dan segala macam gitu kan puas-puasin 20:43 dulu karena perjalanan kan 1 bulan 20:45 sampai 2 bulan capek Rasul enggak begitu 20:48 sudah penuh dagangan sudah siap dah 20:50 besoknya Rasul kembali Langsung kembali 20:53 ke Makkah dari Syam karena Rasul 20:57 Langsung kembali R lebih cepat kan lebih 20:59 cepat sampai sampailah dia di perbatasan 21:04 pintu kbangnya Ka'bah orang ngelihat loh 21:08 ini kok udah ada kafilah dagang yang 21:10 balik waktunya ini masih seminggu atau 21:13 du minggu lagi biasanya kan gitu kan 21:15 Tapi kok ini ada yang sudahud balik 21:17 siapa begitu lihat teriak itu rombongan 21:19 kafilah dagangnya alamin Muhammad sudah 21:23 akan sampai begitu yang disebut alamin 21:26 kafilah dagang sudah sampai Orang Arab 21:28 pada keluar semua nih para 21:30 pedagang-pedagang kan nyerbu transaksi 21:32 menuning di depan pintu gerbang kota 21:35 Mekah Jadi belum masuk Makkah barang 21:37 dagangnya sudah habis Masyaallah dahsyat 21:40 itu jeniusnya Rasulullah sampai habis 21:44 dah duit diterima kan nih Duit pergi 21:47 bawa duit ada untungnya pulang bawa 21:50 dagangan dagang ada untungnya untungnya 21:52 dua kali lipat udah Rasulullah Enggak 21:54 lagi istirat segala macam langsung 21:56 Rasulullah jumpai para invest restornya 21:58 temuin Khadijah ini modal Anda ini 22:02 keuntungannya temuin lagi yang lain Jadi 22:05 dibalikin semua sama Rasulullah ituh 22:07 modal-modal investasinya dibalikin 22:09 ditambah dengan 22:11 keuntungannya jadi Masyaallah itu jenius 22:15 ya tak pernah terbayangkan oleh orang 22:17 Arab sebelumnya di mana cara berbisnis 22:21 seperti ini He kalau saya bayangin kita 22:24 ini orang-orang dari Cianjur masuk ke 22:26 pasar induk bawa sawi bawa jagung ya 22:29 bawa mangga bawa macam-macam Tuh kan 22:31 Mbak Nuning jadi datang bawa barang 22:33 dagangan kontennya penuh begitu pulang 22:37 yang dibawa lain lagi tapi penuh lagi 22:38 lain lagi gitu kan apa lagi nih oh 22:40 kebutulan di canjur butuhnya apa ee 22:42 butuhnya apa minyak apa segala macam 22:44 atau bukunya apa balik jadi pulang pergi 22:47 itu kontainernya terisi dan 22:49 keuntungannya jadi doble jadi ini satu 22:52 kejeniusan yang dilakukan oleh 22:54 Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi 22:55 Wasallam Sebelum menjadi nabi dan rasul 22:57 sebagai seorang orang pedagang ya 22:59 beginilah kejeniusannya ya jadi dalilnya 23:02 sudah ada contoh praktik bisnisnya juga 23:05 sudah ada ya dan ketika Rasulullah itu 23:07 kalau orang kan jadi bos Nih ada 23:10 kuli-kulinya makan Mah sendiri aja kalau 23:12 Rasulullah enggak diajak Ma isaro ayo 23:14 makan Maisaro sama-sama makan diajak 23:16 ngobrol segala macam kemudian kalau ada 23:18 keuntungannya dibagi Maisaro jadi 23:20 Maisaro cerita sama Khadijah 23:23 kan bosnya Maisarah nih kan tuannya 23:26 begini kepribadian Muhammad oh tambah 23:28 tambah Tambah kesemsem ya Khadijah 23:31 Khadijah itu sudah orang termasuk orang 23:34 paling kaya di Makkah pada saat itu itu 23:35 orang-orang kaya pada ngelamar Khadijah 23:37 semuanya he Khadijah enggak mau ya 23:40 enggak mau ya Kenapa enggak mau kita 23:42 enggak tahu memang ada rahsianya di situ 23:45 kemudian Khadijah e bicara sama temannya 23:47 Khadijah kenapa engkau tolak semua tapi 23:49 e ada enggak mau gitu kan enggak cocok 23:51 segala macam sebenarnya kata kata teman 23:53 Khadijah ada yang cocok sebennya Engkau 23:56 siapa kata Khadijah alamin Muhammad kata 23:59 Khadijah mana dia mau sama saya kayak 24:01 gitu ah itu mah urusan saya gitu kata 24:04 teman urusan saya udah kemudian temannya 24:07 pergi lagi ya kepada Rasulullah Ya 24:10 Muhammad itu Khadijah ini ditaawar Sema 24:13 Orang ditolak Sebenarnya ada yang cocok 24:14 dengan dia siapa Engkau katanya ah mana 24:17 dia mau Mas saya katanya semua a ditolak 24:20 yang lain lah itu urusan saya gitu kan 24:22 udah jadi begitulah peran Comblang ya 24:25 bagaimana akhirnya Rasulullah Khadijah 24:27 ee dia itu menikah karena apa Karena 24:29 memang terpikat dengan kepribadiannya e 24:31 dengan 24:32 ee jadi Rasulullah itu kan memikat dari 24:35 tutur kata phisikal dan segala macam 24:37 saya enggak kebayang Bagaimana kalau 24:39 Nabi Yusuf a sepertiga kegantengannya 24:41 itu tangan sampai teriris-iris Bagaimana 24:43 Rasulullah yang kegantengannya lokasi 24:45 full J sepertiga nih Yusuf ini 24:48 kegantengnya sepertiga ini Rasulullah 24:50 Rasulullah Ya Allah ya jadi ee itulah 24:54 Bagaimana karakter yang memeduk nah 24:56 kemudian sekarang ee bagian kedua kita 24:57 kita bicara Bagaimana ee prinsip-prinsip 25:00 bisnis yang diajarkan oleh Rasulullah 25:03 kepada para sahabat-sahabatnya kita 25:05 ketahui bagaimana ketika Abdurrahman bin 25:08 Auf ini sahabat rasulah yang paling kaya 25:10 itu ada dua satu Abdurrahman bin Auf 25:12 yang paling kaya yang kedua Utsman bin 25:13 Affan yang menjadi menantunya Rasulullah 25:16 Ya bagaimana Abdurrahman bin Auf itu kan 25:19 kita kalau baca sirah hijrah dari Makkah 25:21 ke Madinah itu kan enggak bawa apa-apa 25:24 semuanya ditinggalin ditodong di tengah 25:26 jalan hartanya diambil sama orang-orang 25:28 kafir Quraisy maka hijrah dari Makkah 25:30 sampai ke Madinah sampai Madinah enggak 25:32 punya apa-apa kecuali baju yang nempel 25:33 doang Pak Nuning he ya tapi kemudian 25:36 dipersaudarakan ditakhikan dengan Kalau 25:39 saya tidak Sal namanya Saad atau As'ad 25:41 disaudarakan ini Saad ini orang 25:44 konglomeratnya Makkah Madinah he 25:47 Abdurrahman bin Auf konglomeratnya 25:49 Makkah tapi enggak punya apa-apa Waktu 25:51 hijrah karena enggak punya duit kan 25:53 habis semuanya ditinggal terus kata saat 25:55 ini ya Abdurrahman 25:58 Saya ini orang yang paling kaya di 26:00 Madinah Ya kalau engkau mau itu dia 26:03 tunjuklah kebun kurma ini ini harus 26:05 punyaai dia semua Kalau engkau mau akan 26:07 aku berikan setengah kepada engkau kita 26:12 kalau ditawarin orang ada konglomerat 26:13 datang kita saya orang paling kaya nih 26:16 di Indonesia harta kekayaan saya ada 26:19 katakan 3.000 triliun kalau mau saya 26:21 kasih 50% W mau mau mau gitu kan k 26:25 Abdurrahman bin Auf enggak ngomong 26:27 kemudian kata saat lagi aku memiliki 26:29 beberapa orang istri Kalau engkau mau 26:32 silakan engkau pilih yang mana nanti 26:34 akan aku Ceraikan dan selesai masa idah 26:36 akan kunikahkan dengan engkau dikasih 26:39 Harta berlimpah triliunan dikasih istri 26:42 yang ya orang kaya pasti istrinya cantik 26:45 kan begitu kan orang kaya terkaya di 26:48 Madinah kan dia bebas milih tapi apa 26:50 kata Abdurrahman bin Auf 26:53 barakallahi Fi ahlikum 26:55 waikum Semoga Allah Allah memberikan 26:58 kebergahan kepada keluargamu dan kepada 27:01 hartamu ini nolaknya halus gitu kan 27:04 tunjukkan saja di mana letaknya 27:07 pasar jadi Abdurrahman bin Auf ini punya 27:10 jiwa yang Ifah ya menjaga diri ya enggak 27:13 sementang-mentang ada orang kayak 27:15 nawarin Wah boleh juga nih kayak gitu 27:16 kan Enggak Dia menjaga diri Semoga Allah 27:19 memberikan keberkahan malah didoakan 27:20 Barakallah Fi ahlikum waikum Semoga 27:23 Allah memberikan keberkahan pada hartamu 27:25 dan pada keluargamu tunjukkan saja di 27:27 manaak pasar jadi nolaknya halus nih 27:30 kemudian diletak ditunjukin pasar 27:32 Abdurrahman Bin Langsung keliling pasar 27:35 dan rasulah juga memerintahkan 27:36 Abdurrahman bin Auf untuk bikin pasar 27:38 muslim studi pasar Abdurrahman bin Auf 27:41 ini orang kaya pengusa Ulung unggul ya 27:44 tangannya tangan Midas orang bilang 27:46 sentuhannya sentuhan emas apa yang 27:48 dipegang jadi duit ya Bahkan Abdurrahman 27:50 bin Auf itu mengatakan saya kutip 27:52 kata-kata beliau dalam buku saya tuh 27:54 tujuh rahas kaya dan sukses Abdurrahman 27:56 Bin bilang sejak itu hidupku makmur dan 27:58 bahagia he jadi sejak dia memeluk Islam 28:01 hidupnya Makmur Makmur itu melimpah 28:04 harta benda kekayaan ya dan bahagia bagi 28:06 itu tenang jiwanya dan seandainya aku 28:08 angkat sebuah batu diangkat sebuah batu 28:10 kata ABD kejumpai emas dan perak di 28:12 bawahnya jadi apapun yang dipegang 28:14 Abdurrahman maut apapun yang didagang 28:16 Abdur pasti laku ya pergi ke pasar 28:21 itu dia dagang sehari dapat untung 28:24 seminggu nikah dia dengan apa dengan 28:27 emas 28:28 jadi Dahsyat nah hari ini kita akan 28:31 bongkar saya akan kasih strategi 28:34 dagangnya ya teknik dagangnya 28:36 Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan 28:39 ya yang kurang lebih kata-katanya 28:41 mirip-mirip nih eh ikuan akhwad Para 28:44 pendengar pemirsa perhatikan betul nih 28:46 ini kunci kunci daripada suksesnya 28:48 Abdurrahman bin Auf Utsman bin Amad 28:50 sehingga mereka menjadi orang terkaya di 28:52 Makkah dan tentu saja mereka belajar 28:55 kepada gurunya siapa Rasulullah Muhammad 28:58 Sallallahu Alaihi Wasallam Jadi kalau 28:59 teman-teman yang ingin jadi pengusaha 29:01 berbisnis seperti Rasulullah dan para 29:03 sahabat perhatikan Lima Kunci ini ya 29:06 lima strategi bisnisnya Utsman bin Affan 29:09 ya Saya ingin mengutip langsung dari 29:10 kata-katanya Utsman bin Affan ya jadi 29:14 dalam hal bisnis ini bagaimana kita 29:16 berbisnis seperti Rasulullah dan para 29:18 sahabat tadi Rasulullah dengan 29:20 personality t dengan kejudan segala 29:22 macam ya tapi harus dipastikan Dulu 29:24 ketika kita ingin berbisnis dua hal ini 29:27 fundamental harus paham duluuning 29:30 pertama tidak boleh menjual 29:32 barang-barang yang haram ya kita tidak 29:35 boleh bertransaksi dengan barang yang 29:37 haram dan dua dengan proses transaksi 29:39 yang haram juga contohnya apa pakai riba 29:41 enggak boleh jadi ketika kita bisnis 29:43 pastikan satu barangnya halal kedua juga 29:46 prosesnya juga halal ya tidak mengandung 29:49 riba ya tidak goror segala macam jadi 29:51 itu dulu ya 29:53 kemudian prinsip dasarnya Bagaimana 29:56 perhatikan nih ini kata-kata katanya 29:58 Abdurrahman Utsman bin Affan nih 30:00 langsung saya kutip nih kata Utsman bin 30:02 Affan yang pertama prinsipnya adalah 30:04 kuntu 30:06 ualij ya kuntu ualij ya saya terjemahkan 30:09 saja jadi kalau kita mau berbisnis kata 30:11 Abdurrahman bin Auf 30:14 kuntuij kami mengerjakan sendiri jadi 30:17 kalau kita berbisnis ya Kerjain 30:20 sendiri katakan kita jualan bubur Ya 30:23 udah kita kerjain sendiri kita yang 30:25 masak buburnya bukan 30:27 bukan reseller nih Kerjain sendiri tapi 30:29 walaupun jadi reser enggak apa-apa tapi 30:31 Kerjain sendiri gitu kan jadi jangan 30:33 jadi bos saya punya kenalan Pak ya dia 30:37 nikah dengan anak menteri W anak menteri 30:40 kan kaya dong nih menteri menteri basah 30:42 lagi bagian Basah nih udah kantornya 30:45 mewah punya sekretaris punya satpam 30:48 Langsung angkat anak 30:50 buah Keren kan mobil bagus kantor bagus 30:53 fasilitas lengkap cuman apa omsetnya k 30:57 enggak ada jadi menang gaya doang 30:59 mentereng gitu kan mentereng tapi kagak 31:00 ada omsetnya tutup Kenapa dia cuman 31:03 pengin jadi bos kelihatan seperti kayak 31:05 bos anak bos jadi bos dia ditipu 31:09 orang Saya dulu pernah kerja di 31:12 perusahaannya Pak zulkibli Hasan ketua 31:14 MPR pernah jadi pimpinan di situ he saya 31:17 punya perusahaan dagang ya produksi 31:19 manufacture dan selling trading Kita 31:22 punya berapa 500 mobil atau berapa sales 31:25 kita 1700 nah saya kepala sales pernah 31:28 merinti sebelum jadi pimpinan saya jadi 31:29 kepala 31:30 sales Ya kan karena saya pernah jadi 31:33 sales saya tahu kan caranya bohong a 31:36 bohong B bohong C ya yang cara 31:38 macam-macam sudah tahu Jadi begitu kita 31:40 punya anak buah kita punya anak buah 31:42 sales kita enggak bisa dibohongin sama 31:44 anak buah kita kenapa kita pernah jadi 31:45 sales jadi Sudah tahu trik-triknya 31:47 bohong caranya nyatut Caranya nipu dan 31:49 segala macam kita tahu walaupun kita 31:51 tidak lakukan tapi kita tahu kan Ya 31:54 makanya kata Umar Bin Khattab tuh Islam 31:58 jahiliah seorang itu tidak akan mengenal 32:00 Islam kecuali dia mengenal 32:01 kejahiliahan Abu ee Umar Bin Khattab 32:06 rajanya jahiliah gitu kan jadi begitulah 32:09 kuntu Walid ketika kita melakukan 32:11 sendiri Kita tahu sluk bluk bisnis itu 32:14 kita tahu lubang-lubangnya kita tahu 32:16 celah-celahnya sehingga apa kita tidak 32:18 pernah bisa ditipu jadi kita sebagai 32:20 marketingnya kita sebagian bagian 32:22 pencatatan bagian keuangannya bagian 32:24 kalau perlu bagian ngangkat-ngangkat 32:26 mejanya dorong gerobaknya jadi prinsip 32:28 yang pertama dalam Islam itu yang 32:29 diajarkan Rasul dan para sahabatnya 32:31 kalau kita berbisi itu kuntuij Kerjain 32:34 sendiri jangan sok jadi Bos jangan gaya 32:37 jadi bos kalaupun anak kita ini orang 32:40 kaya orang tua kita orang kaya orang tua 32:42 kita punya bisnis mulai merintis dari 32:44 bawah dari bawah jangan tiba-tiba 32:46 langsung duuk jadi direktur utama enggak 32:48 ngerti kita proses bisnisnya tapi kalau 32:50 kita mengerjakan sendiri Kita Tahu betul 32:53 proses bisnisnya dan karena kita tahu 32:55 selukbeluknya bisnis kita tidak akan 32:57 mudah ditipu oleh seseorang jadi 32:59 betul-betul kita paham tentang bisi kita 33:01 kuntu ualalij yang pertama prinsip yang 33:05 kedua kata Utsman bin Affan eh wa unammi 33:10 waunammi itu artinya bisnis itu kalau 33:12 kita berbisnis harus 33:14 tumbuh ya jangan bisnis rugi melulu 33:17 bisnis rugi bisnis rugi bisnis rugi 33:20 kalau mau bisnis rugi jangan bisnis ya 33:22 Atau mau sedekahin aja kan kayak gitu 33:24 Jadi kalau bisnis harus adanya tumbuh 33:27 katakan kita bisnis nih sekarang ya ini 33:29 saya alhamdulillah ini bukan promosi ini 33:31 dikasih baju nih saya ini semalam 33:33 silaturahim ke rumah teman saya dikasih 33:36 baju apa mereknya 33:38 ni apauning nih enggak 33:42 kebaca wanusuki Oh ya wanusuki saya 33:46 bilang habis wanusuki besok edisi kedua 33:49 omahyaya pasti besok ada lagi mati 33:52 ternyata wanusuki itu kan dan ibadahku 33:55 Kalau bahasa Arabnya kan gitu nusuki W 33:57 mati W nusuki itu bahasa Jepang wa itu 34:01 Wow nusuki itu aku suka ya Ini dia dulu 34:06 wah ini kerja di perusahaan lumayan 34:08 besar Mbak teman saya ini kita W nusuki 34:11 ya sudahah karena silaturahim ke rumah 34:13 dia sambil ngopi pulang Ustaz kasih baju 34:17 Ya udah saya pakai aja tadi mau pakai 34:19 baju apa enggak ada ya udah baju 34:20 sekalian promosi ini kita kan kita 34:22 promosiin punya teman kita ya jadi eh 34:25 waammi dia mulai dari awal apa dia bikin 34:28 sendiri bayar ke tukang jahit ya apa 34:30 namanya maklon Ya maklon dikasih merek 34:33 wusuki dia orang branding Mang dibikin 34:35 merek udah jangan tiba-tiba langsung 34:38 gede wah Saya ingin kayak robani enggak 34:40 begitu ya robani itu berapa puluh tahun 34:42 ya kita mulai dulu kayak teman saya ini 34:44 jual berapa berapa kodi ya Dikit dulu ya 34:48 sekarang katakan bulan ini jualannya 34:51 berapa jualannya 10 kodi bulan depan 34:53 naik lagi jadi 20 kodi naik naik lagi 25 34:58 naik lagi 30 jadi bisnis itu harus 35:00 tumbuh ketika bisnis tumbuh kita optimis 35:02 tapi kalau kita bisnis rugi mulu 35:04 akhirnya kan lemas kita tapi kalau kita 35:06 bisis tumbuh kuntuid waami ya yang kedua 35:11 adalah pastikan bahwa bisi kita tumbuh 35:13 entar tahun depan buka cabang satu lagi 35:16 tahun depan buka lagi cabang dua tahun 35:18 depan kan cabang tig itu namanya waunami 35:20 tumbuh jadi bisnis harus tumbuh ketika 35:22 bisnis tumbuh kita optimis kita semangat 35:24 prinsip yang ketiga yang diajarkan oleh 35:27 Utsman bin Affan wala Asari ribhan kata 35:31 Utsman bin Affan kami tidak pernah 35:33 menolak keuntungan se kecil Apun ya 35:37 enggak apa-apa jualan baju untungnya 35:40 berapa r.000 Alhamdulillah kalau kita 35:43 syukur laakartum laidanakum kita syukuri 35:46 nikmat yang Allah berikan Allah tambah 35:47 gitu kan jadi W Asari ribhan jangan 35:52 kadang-kadang kita kan Wah kalau saya 35:54 mau untung maunya untung yang gede gitu 35:56 kan beli bajunya Rp20.000 maunya jualnya 35:58 Rp100.000 ya ya orang jualnya beli 36:01 r2.000 orang jual Rp25.000 dia jual 36:03 Rp1.000 enggak ada yang beli karena 36:04 kemarin ya itu Kemarin saya lihat di 36:06 shopee e saya terlihat di toko online 36:08 harganya cuman segitu karena orang 36:09 sekarang bisa tinggal ngecek kan 36:11 Googling saja gampang jadi wala Astari 36:14 ribhan Jangan pernah mau ngambil untung 36:16 gede-gede sedikit tapi banyak ya masih 36:20 ingat enggak ikan gini Cintailah 36:22 produk-produk Indonesia itu namanya Ali 36:25 Markus Tahu betul saya dulu jualannya di 36:27 mana tuh Di Senin jualan apa jualan 36:30 panci jualan gayung Jualan ember ya 36:33 buruan tahun kemudian dia punya pabrik 36:35 namanya Mas spion orang Cina jualan baut 36:38 alah Baut apaan sih tahu kan baut 36:40 untungnya berapa baut harganya paling 36:42 Berapa 50 perak ya untungnya berapa 36:45 untung Paling juga satu perak dua perak 36:47 tapi karena dia tekun dia gigih enggak 36:50 nolak keuntungan untung cuma seperak dua 36:52 perak akhirnya semua baut di Indonesia 36:53 yang suplly dia he orang kalau mau 36:56 ngambil baut pasti ke dia itu yang 36:58 namanya wala astar ribhan jangan kita ee 37:02 anggap sepele untung yang kecil tapi 37:04 kalau untungnya cuman satu perak tapi 37:06 semua orang Belinya sama kita sama jadi 37:09 monopoli kan kita jadi luar biasa 37:10 untungnya jadi gede ya wala Astari 37:13 ribhan prinsip yang ketiga prinsip yang 37:15 keempat ya prinsip yang keempat adalah 37:18 wala Astari sikan kata Abdah Utsman bin 37:22 Affan kami tidak pernah menjual 37:25 barang-barang yang sikhon cekon itu tua 37:28 jadi kualitas jadi sama kayak gini Oh 37:32 kalau beli beras kepak itu aja tuh 37:34 berasnya baru dari petani gitu kan Oh 37:36 kalau beli sayur dekat rumah saya ada 37:38 tuh sayur batak tuh dia langsung dari 37:40 petani jadi menjual barangbarang yang 37:43 baru yang fresh ya kalau bikin roti 37:46 fresh from the oven begitu beli masih 37:49 hanget Git kan jadi prinsip yang keempat 37:51 adalah Jangan pernah jual barang-barang 37:53 yang afkir barang-barang yang udah mau 37:55 expire tapi jualah barang-barang yang 37:57 baru barang-barang yang fresh 37:59 barang-barang yang segar sehingga orang 38:00 mengasosiasikan kita Oh pokoknya kalau 38:02 beli barang yang baru loh ya itu kalau 38:05 sayur segar sama pak anu Oh kalau beras 38:07 sama Bu itu tuh kenapa terkenal Ya kalau 38:10 mau beli gandum ya Abdurrahman bin Auf 38:13 ya Oh kalau beli keju susu Utsman bin 38:17 Affan jadi orang terkenal dengan 38:20 kebaruannya dengan quality ya jadi 38:23 jangan sekarang ini krisis harga semua 38:26 adaada naik ya tapi kalau menerapkan 38:29 prinsip yang keempat daripada Utsman bin 38:32 Affan ini begini katakan harganya naik 38:35 biasanya bubur kita satu piring r8.000 38:38 kan gitu ya pakai ayam dan segala macam 38:40 ini karena harga-harga naik ya kita 38:43 naikin harganya juga langsung 38:47 cret enggak apa-apa tapi yang jelek nih 38:50 kalau orang Melayu kita nih Begitu harga 38:52 naik kita harganya tetap orang jual jadi 38:55 r.000 mana Ning kita jual tetap Rp8.000 38:58 tapi apa ingredien ingredien apa apa 39:01 kualitasnya kita turunin berasnya 39:03 diganti yang lebih murah ayamnya potong 39:05 yang tadi gede-gede dikecil-kecilin gitu 39:07 kan cakwenya yang tadi masih baru W 39:09 cakwe sisa kemarin masih ada pakai aja 39:11 dulu jadi kualitasnya turun jadi begitu 39:13 orang makan Wah rasanya enggak kayak 39:15 yang kemarin nih gitu kan karena nuluin 39:17 kualitas tapi kalau kita berbisis nih 39:19 Prinsip keempat ada Utsman bin Affan Ya 39:22 udah harga naik semua juga naik Naikin 39:24 aja Harganya berapa pasaran jadi r.000 39:27 naikkin r.000 ya tapi jangan turunkan 39:29 kualitas nanti kasih tahu pak mohon maaf 39:32 pak harganya naik Pak ya karena 39:33 barang-barang pada naik itu yang lain 39:35 juga tukang bur daripada naik r.000 Pak 39:36 saya jual sama sama yang lain Pak r.000 39:38 orang ngerti Iya ya jadi jangan pernah 39:41 bermain dengan kualti ya jadi prinsip 39:44 yang keempat adalah juallah 39:45 barang-barang yang berkualitas wala 39:47 Astari sikan dan yang terakhir prinsip 39:49 yang kelima yang diajarkan oleh eh 39:51 sahabat Rasulullah dan sahabat 39:52 Rasulullah ini belajar kepada gurunya 39:54 Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi 39:55 Wasallam adalah 39:57 wajala ra Rain wajala ra Rain kami 40:02 menjadikan satu Jadi 40:04 Dua satu jadi dua Nah ini ilmunya ilmu 40:07 tingkat tinggi makuning Gimana kalau 40:09 tadi yang pertama kan waunami tumbuh ya 40:12 ya kemudian yang ketiga wala Astari 40:14 ribhan untung walaupun sedikit tapi 40:17 kalau yang kelima ini waajal R ini dia 40:20 kalau pakai bahasa bisi itu ad 40:22 terjadinya namanya multiply atau 40:24 leveraging h t dua kali lipat itu karena 40:29 pengalaman jam terbang saya kasih contoh 40:32 katakan nih katakan Saya tinggal di sini 40:35 nih 40:36 dirasil di depan ada tanah kosong nih he 40:39 tanahnya Pak Iksan Nih ya saya belajar 40:42 sama Pak Iksan taranah ada 1.000 m 40:45 harganya katakan di sini ee 2 juta per 40:49 meter saya tawar-tawar bisa dapat 1,5 40:53 1000 m Kal kali 1,5 juta 1,5 miliar 40:56 ya kan 1,5 miliar kalau saya jual 1,5 41:00 miliar udah ya Ee saya jual katakan 2 41:03 miliar bisa aja kan jadi 1,5 miliar saya 41:06 beli saya jual 2 miliar saya Untung 500 41:08 juta tapi karena saya sudah jam 41:10 terbangnya sudah panjang udah belajar 41:12 sama Abdurrahman Bin sama usmiddin Affan 41:15 Bagaimana satu jadi dua 1000 m saya 41:17 kling Pak Nuning 1000 m katakan klb-nya 41:22 koisien luas bangunannya boleh katakan 41:24 80% he jadi dari 1000 m 800 M boleh 41:28 dibangun dari 800 M saya kapling jadi 8 41:32 Tak 100 100 100 100 100 ya jadi 8 41:35 kouling kemudian saya bangun rumah dua 41:39 lantai modelnya Rp300 juta ya 300 juta 41:44 8 2,4 miliar ya he 2,4 miliar tadi beli 41:47 tanahnya 1,5 jadi 3,9 miliar jadi Del 41:51 kapling Del kapling saya tingkatin dua 41:55 dua lantai rumah di kali manggis ini 41:58 saya bisa jual 2 miliar 2 miliar 8 16 42:02 miliar tadi padahal tadi modalnya 42:05 cuman 42:07 3,9 modal 3,9 bisa jadi 16 miliar itu 42:11 berapa kali lipat lima ya lima kali 42:13 lipat Nah itulah yang disebut dengan 42:14 waajal ra Rain Bagaimana terjadi namanya 42:19 multiplikasi dan multiplikasi itu 42:22 pelipat gandaan itu leveraging itu hanya 42:25 bisa terjadi dengan jam terbang yang 42:26 banyak he ya jadi jangan tiba-tiba ee 42:29 ada teman saya Mbak inengin bisnis 42:31 properti Wah karena ngelihatin bisnis 42:33 properti lagi bagus langsung beli tanah 42:36 langsung bangun rumah mewah ngutang ke 42:39 bank ya terus enggak laku akhirnya 42:42 tanahnya diita habis jadi kalau Peru Ya 42:44 udah kita jadi broker dulu jualan tanah 42:47 dulu jualan kapling sedikit rumah 42:49 cluster dulu satu klaser berapa satu 42:52 kluster katakan rumah naik 5 rumah 10 42:55 rumah terus terus panjang ya Jadi jangan 42:58 tiba-tiba langsung bangun langsung ya 43:00 enggak bisa kayak Pak Iksan langsung 43:02 bangun tuuh Tower modalnya berapa 43:04 modalnya 3 triliun enggak mungkin ya 43:07 jadi pelan-pelan pelan-pelan sehingga 43:10 kalau kita menerapkan kelima prinsip ini 43:12 Dahsyat ya Dan inilah prinsip-prinsip 43:14 yang diajarkan oleh Utsman bin Affan 43:17 dengan kata-katanya langsung yang 43:19 pertama adalah kuntu alij kami kerjakan 43:22 sendiri yang kedua waunammi bisnis itu 43:25 harus tumbuh 43:26 berkembang 43:28 Wan jangan abaikan keuntungan Walaupun 43:31 kecil 43:32 W Jangan pernah menjual barang-barang 43:35 yang tidak 43:37 berkualitas kemudian lakukan leveraging 43:39 atau pelipat gandaan dalam bisnis kalau 43:41 kita lakukan itu dan itulah sesungguhnya 43:43 yang diajarkan oleh sahabat Rasulullah 43:45 utman bin Affan Abdurrahman bin Auf 43:47 sehingga mereka menjadi orang terkaya 43:49 pada masanya dan mereka belajar dari 43:51 gurunya 43:52 muhammadallallahuaihi 43:54 washnya bisa menjadi orang terkaya di 43:57 masanya bisa Jadi kalau anda terapkan 44:00 apa yang tadi 44:02 disampaikan akan membuka celah-celah 44:05 baru ya Tapi yang jelas jangan jual 44:08 sesuatu yang haram Itu sudah pasti dan 44:11 juga dengan cara yang EE halal ya tidak 44:15 mengandung riba Insyaallah mudah-mudahan 44:17 ee anda terpersuasi jangan lupa bahwa 44:19 itu semua bisa dilihat cangking daunnya 44:21 di buku yang ditulis apa saja dan 44:24 bagaimananya dan nanti di akhir acara 44:27 akan kami Sebutkan Bagaimana mendapatkan 44:30 buku tersebut sementara kita jedas jenak 44:33 untuk kemudian kami akan sampaikan wa 44:37 yang Anda kirim atau kalau anda mau 44:38 telepon silakan ke 44:42 [Musik] 44:54 845112 45:10 [Musik] 45:27 [Musik] 45:48 [Musik] 46:05 [Musik] 46:26 [Musik] 46:43 [Musik] 46:54 Allah 47:04 [Musik] 47:21 [Musik] 47:42 [Musik] 47:59 [Musik] 48:15 Terima kasih Masih bersama wirausaha 48:18 muslim dengan Valentino yang tengah 48:21 membahas Bagaimana 48:23 berbisnis seperti yang Rasul ah lakukan 48:27 dan begitu banyak hal yang membuat kita 48:31 bisa jadi Anda Berencana untuk kalau 48:34 pensiun itu pasti datang berarti usaha 48:36 juga harus juga dikerjakan ya kita boleh 48:39 langsung ke pertanyaan ini 48:41 Asalamualaikum kalau karakter 48:43 kepribadian ternyata punya peran penting 48:46 di dalam berbisnis ini saya bingung 48:50 Gampang sekali dihutangin karena enggak 48:52 tegaan modal belum balik dagangan sudah 48:55 habis harus bagaimana nih dan itu 48:57 angkanya lumayan besar Akhirnya saya 49:01 kembali makan gaji gaji doang Bagaimana 49:05 memang apa tegasan dalam bisnis itu 49:08 memang perlu kadang-kadang orang suka 49:11 bilang tega gitu kan sebab ada orang 49:13 yang tertentu kalau dibujuk-bujuk segala 49:16 pakai bujuknya pakai nangis-nangis lagi 49:17 gitu kan anaknya mau sekolah mau bayar 49:19 uang sekolah segala macam dan ini dan 49:21 begitu nangis Enggak enak kasih tapi 49:24 gilir ninya susah 49:26 kan itu yang terjadi tuh ya jadi memang 49:28 ketika kita akan mengutangi ya sudah 49:30 kita jelas dulu nih utang utang apa 49:32 hutang produktif atau utang konsumtif 49:35 kalau utang produktif dia untuk dagang 49:37 untuk ini dan kitahat dia memang dia 49:38 punya usaha kita percaya tapi kalau 49:40 untuk utang konsumtif dia enggak bisa 49:42 makan segala macam ya sudah niatin aja 49:44 buat sedekah kayak gitu daripada kita 49:46 minjamin terus pusing jadi memang 49:48 kadang-kadang ee pengusaha itu perlu 49:51 jiwa yang tegas juga dan memang itu 49:53 dilatih di dalam bisnis Gitu kan he 49:55 walaupun kadang-kadang orang suka lihat 49:56 Oh Kejam banget sih kayak gitu ya sebab 49:59 kalau enggak kejam begitu kamu enggak 50:00 bayar kan kayak gitu bayangkan kalau 50:03 kamu satu kemplang ada sembilan yang 50:05 kemplang pusing kan gitu kan pingsan Iya 50:09 iya jadi biar bagaimana pun juga 50:11 ketegasan ketegasan perlu bukan enggak 50:14 tega berarti jahat ya Iya eh karena 50:17 kalau dikaitkan dengan kisah rasulullah 50:19 yang begitu baik hati dan peduli 50:23 ee beda makna dengan yang dimaksud ee 50:27 tegaan ya makanya kata Rasulullah itu 50:29 kan 50:30 ee Permudah 50:32 ee dalam bertransaksi dan permuda juga 50:36 dalam menagih H ya jadi 50:39 ee samhan izaba wasaman Astari jadi 50:44 mudah dalam bertransaksi dan juga mudah 50:47 dalam nagih gitu kan jadi kadang-kadang 50:49 kita ni juga jangan pakai Dep collektor 50:51 sekarang kan heran ya bunganya 1% 1 hari 50:55 he ya ini kan apa bank-bank gelap ini 50:58 kan sebulan bisa bunganya ada yang 30% 51:01 ada yang 15% bahkan ada yang 30% karena 51:05 memang dia niatnya memerangkap kita 51:07 Janganlah terjebak kepada hal-hal yang 51:09 sifatnya seperti itu riba ya jangan 51:11 kitajebak dalam 51:13 riba jadi itu yang mesti kita 51:16 pertimbangkan ini ada cerita dari Bekasi 51:20 Bapak Dres marhadi katmiadi MSI dia dari 51:24 dinas pendidikan baca buku Ustaz di 51:27 tahun 51:29 2012 langsung ambil langkah dan jujur 51:32 Jatuh Bangun bisnis rpob ternak lele 51:36 ternak puyuh akhirnya di 2018 51:40 eh pensiun sebelum 51:43 waktunya Karena harusnya 2020 ya 51:47 dan 51:50 Maaf di usia 60 sudah punya usaha ternak 51:55 dan 51:57 dan mendidik mengedukasi generasi muda 52:01 hampir 10 52:03 orang sepertinya enggak pernah pensiun 52:06 dari aktivitas ini Terima kasih e karena 52:10 sudah mempersuasi 52:12 dan 52:13 mudah-mudahan cerita saya membuat yang 52:16 lain ingin juga seperti itu I yang 52:20 penting apa ee jangan pernah berhenti 52:22 jadi kalau kita coba gagal berhasil 52:26 nyoba lagi gagal lagi gagal lagi 52:29 berhasil gagal lagi gagal gagal gagal 52:34 gagal kapok kemudian berhenti ya sudah 52:36 pada saat kita berhenti kegagal itulah 52:38 kegagalan kita tapi kalau kita coba 52:40 gagal berhasil coba lagi gagal lagi 52:43 gagal lagi coba lagi berhasil coba lagi 52:45 berhasil coba lagi gagal gagal gagal 52:47 gagal kemudian coba lagi berhasil 52:49 berhasil berhasil Dan kita berhenti pada 52:51 saat ya pada itu berhasil dan EE di buku 52:53 jangan mau sem hidup jadi orang bar 52:55 gajian yang saya tulis saya memasukkan 52:56 hasil penelitian dari Profesor 52:58 ee dari Amerika Kalau enggak salah John 53:01 duale itu mengatakan seseorang itu 53:04 mengalami kegagalan sebelum berhasilan 53:06 sebanyak rata-rata se kali jadi dia 53:09 gagal sebilan kali itu Chance untuk 53:11 kebasin adalah satu kali ya jadi 53:14 ee yang masih gagal Enggak apa-apa Yang 53:17 penting jangan berhenti terus saja tapi 53:19 sempurnakan di mana salahnya pelajari di 53:22 mana kesalahnya Jangan ulangi kesalahan 53:24 yang sama jadi ibarat pepatah kita 53:26 jangan mau terperosok pada lubang yang 53:28 sama jadi terus terus terus dan Yakinlah 53:30 suatu saat keberhasilan itu Kesuksesan 53:33 akan datang menghampiri kita Iya ini 53:36 dari hamba Allah Ustaz tadi bilang 53:39 jangan jual barang yang jelek saya 53:44 kebetulan hanya 53:45 reseller dulu memang bagus tapi kemudian 53:49 kualitasnya bisa jadi seperti yang 53:52 dikatakan pelanggan menurun I Saya hanya 53:56 cari untung dari sini tidak 53:58 memperhitungkan soal kualitas Saya 54:01 dianggap bersalah jugakah Ustaz Ya itu 54:04 dia orientasi Kita cuman untung tidak 54:07 memperhatikan hak-hak konsumen kan 54:09 konsumen ingin juga mendapatkan barang 54:11 yang bagus gitu kan jadi ee kayak 54:14 sekarang nih Mbak Nuning saya menjual 54:17 obat yang kebetulan saya dapatkan dari 54:19 teman saya seorang Profesor ya pernah 54:22 bicara juga sih Pak gjiu kan 54:24 ee dia jual namanya flukare sama VCO 54:28 extra VCO ya saya jualkan produknya itu 54:32 dan alhamdulillah beberapa orang yang 54:33 pakai eh hasilnya Profesor garjito ini 54:37 sembuh baik dari covid dan segala macam 54:39 jadi testimoni kan eh terus eh Prof 54:42 garjito juga memberikan testimoni produk 54:44 yang dia buat gitu kan Ya saya sebagai 54:47 penjual kan saya selalu adalah saya 54:49 harus menjadi orang pengguna pertama 54:50 juga kan sebelum saya jual saya gunakan 54:53 saya beli flue care-nya saya beli apa 54:56 ekstra vci-nya Saya enggak suka minum 54:59 VCO tapi istri saya suka minum VCO 55:01 sehingga bisa turun berat badannya 55:03 sampai 20 kilo minum VCO minyak kelapa 55:07 gitu kan tapi kelapanya agak lain enggak 55:08 berasa kelapa terus saya gunakan flukare 55:11 yang untuk anti covid itu ya dan memang 55:14 kebetulan Profesor garjito ini bilang ke 55:16 saya waktu saya ngomong ke rumahnya dia 55:17 meneliti bersama dengan e mantan menteri 55:20 kesehatan Sebelumnya siapa 55:24 yang Siti Fadilah supari Ya jadi dia 55:27 meneliti obat ini apa anti covid ini eh 55:31 namanya flukir itu bersama dengan Siti 55:34 Fadilah saya pakai Mbak disemprotkan 55:37 lima kali ke mulut ya Ee lima kali ke 55:40 kiri lima kali ke kanan tengah-tengah 55:42 jadi lima kemudian semprotkan ke hidung 55:44 lubang hidung tiga kali gitu kan jadi 55:47 ketika saya sesek napas atau terlalu 55:49 capek sudah saya setelah wudu saya 55:53 semprot saya ya enak Saya rasa Ya sudah 55:55 makanya saya berani jual Ken Apa karena 55:57 memang ee saya sudah Sebagai pengguna 56:00 merasakan juga manfaatnya jadi jangan 56:03 kita ee cuman yang penting Untung saja 56:05 jadi kesalahan kita ini para pedagangnya 56:07 cuman berpikir untung tanpa memerhatikan 56:10 kualitas apalagi begitu produsennya 56:12 kualitas diturunin dia tetap jualan aja 56:15 akhirnya lama-lama orang enggak jadi 56:16 beli kenapa kok rasanya enggak kayak 56:18 dulu karena dia enggak nyicipin ya 56:20 enggak noba sendir Kar dia bukan sebagai 56:21 user kalau saya selalu apa yang saya 56:24 jual selalu saya cicipin dulu ya saya 56:26 coba dulu saya tes dulu dan secara 56:28 berkala juga tapi saya pasti beli lagi 56:30 Kenapa selalu pada periode tertentu dan 56:33 saya juga kritik k Pak ini Kok ini 56:35 begini saya minta kemasannya bisa enggak 56:38 begini dan begitu ya jadi saya pikirnya 56:41 produsen juga akan senang ketika dia 56:43 mendapat Mitra atau reseller atau agen 56:46 atau konsumen yang juga kritis terhadap 56:49 dirinya kayak gitu jadi Alhamdulillah 56:51 akhirnya Prof garjito ini Pak ustaz Pak 56:53 ustaz yang pegang ya untuk untuk 56:55 pemasaran nasionalnya jadi dia serahkan 56:57 kepada Syarikat Dagang Islam baru bahkan 56:59 Ustaz saya gabung ke Syarikat Dagang 57:01 Islam baru dan Saya tunjuk Syarikat 57:03 Dagang Islam baru untuk menjadi wholesal 57:06 pemasar utama ee produknya dia produknya 57:08 ada ribuan pak Tapi saya bilang enggak 57:10 mau saya dua saja satu fluare itu yang 57:13 untuk anti Corona yang satu lagi apa ee 57:16 VCO stra ya untuk kesehatan dan untuk 57:19 juga ee 57:21 menurunkan bukan bukan menurunkan apa 57:23 ber apa istilahnya kalau perempuan tuh 57:25 enggak suka dibilang ya ee enggak suka 57:27 dibilang kurus ya sukanya ee menurunkan 57:30 berat badan iya jadi sebagai reseller 57:33 jangan enggak nyobain ya jadi kualitas 57:35 tetap harus kita pertahankan kalau 57:37 misalnya sudah menurun jauh ya tidak 57:40 kita ee cari lagi Res ini yang lain 57:42 produsen yang lain baik berikutnya dari 57:44 ibu Bonita Asalamualaikum Ustaz 57:47 Waalaikumsalam warah Semoga dirahmati 57:48 Allah ee Apakah sahabat Utsman bin Affan 57:52 mempunyai prinsip etika dalam berbisnis 57:55 yang tetap dipegang Teguh nah ini 57:58 seperti apa gerangan jawabannya ditunggu 58:00 itu etiknya jelas banget kan tidak 58:02 menjual e barang-barang yang wala Astari 58:06 sikon enggak jual barang-barang yang 58:07 tidak berkualitas dan tidak menjual yang 58:10 sikon Tu barang-barang Yang tua yang 58:12 apalagi expire ya tua aja enggak jadi 58:15 selalu kalau bahasa kita dagang ini 58:18 tukang roti fresh from the oven jadi 58:20 betul-betul bar matang masih fresh dari 58:23 oven itu yang dijual jadi quality ya 58:25 sehingga pada saya bilang pada akhirnya 58:28 ketika kita menjaga kualitas ketika kita 58:30 katakan jualan beras woh kalau beras 58:31 paling bagus memang berasnya pak anu Oh 58:33 kalau sayur paling bagus tuh sayur di 58:35 sono karena terkenal orang bahwa toko 58:39 itu adalah menjaga kualitas dan tidak 58:41 pernah ada barang-barang yang expire 58:43 bahkan mendekati expire saja pun tidak I 58:46 itu terkait juga dengan kualitas ya 58:49 etikananya dan menjaga ee bayangkan 58:52 kalau expire dijual kalau itu obat bisa 58:55 jadi racun oke yang berikutnya dari Pak 58:58 Samsul di Cibinong Asalamualaikum 59:02 eumam warahmatullah Ustaz valentinin ada 59:05 dua pertanyaan nih Pernah saya dengar 59:08 cerita nabi kita Muhammad Sallallahu 59:09 Alaihi Wasallam berdagang dengan teknik 59:12 Bapak Ibu saya beli barang ini dengan 59:13 harga sekian silakan bapak ibu beli 59:15 berapa saja Benarkah cerita ini Kemudian 59:19 yang kedua Bagaimana teknik yang baik 59:21 dalam hal menjual jasa misalnya bercer 59:24 ah atau mengajar Apakah kita tentukan 59:27 tarif tertentu atau terserah kepada 59:29 pembeli jasa i jadi mang satu yang 59:32 pernah saya dapatkan juga itu ketika 59:34 Rasulullah berdagang Bagaimana judukan 59:37 al-amin salah satu itu ketika Rasulullah 59:39 ee katakan jualan kurma ini kurma kelas 59:41 1 ini kurma kelas 2 ini kurma kelas 3 59:44 jadi Rasulullah m-ifferentiate tentang 59:46 produknya dienas produknya ada kurma 59:49 kelas 1 kelas 2 Kelas 3 kalau ini ada 59:51 yang jeleknya di sini yang ini baiknya 59:53 di sini jadi secara itu Transparan ya 59:55 bagaimana teman kemudian juga kalau ini 59:57 harganya dari tuan saya katakan 1 kilo 1:00:00 harganya Rp25.000 ini harga Modal saya 1:00:05 silakan kalau bapak mau melebihkan 1:00:06 berapa oh jadi silakannya itu pasti 1:00:09 setelah menyebutkan harga aslinya ya Iya 1:00:11 ini kan saya sempat juga nonton film nih 1:00:13 Wali 4 ya Mbak itu kan apoid dan 1:00:16 kawan-kawan itu pasar apa sih far ee 1:00:20 Genjing Syariah itu kan sempat jadi ada 1:00:22 edukasinya saya senang nonton p itu 1:00:24 Karena adikasinya ini dari modalnya saya 1:00:28 sekian ee silakan dilebihkannya terserah 1:00:31 nah cuman yang terjadilah kita enggak 1:00:33 boleh bohong katakan modalnya Rp20.000 1:00:36 bilangnya 25 kita bilangnya 25 nah agak 1:00:39 sulitnya kita melayu itu orang kita 1:00:41 pribumi itu kejujuran itu memang satu 1:00:44 itu yang sulit nah dan pada akhirnya 1:00:47 pertanyaan yang kedua karena agak sulit 1:00:49 diterapkan kayak gitu ya sudah kita 1:00:51 menjual dengan harga saja terserah 1:00:53 konsumen saja katakan E saya belinya 1:00:56 Rp2.000 ya saya jual aja r30.000 berapa 1:00:59 harganya Pak kurma r30.000 jadi konsumen 1:01:01 enggak bertanya kan gitu kan boleh 1:01:03 kurang enggak kadang-kadang Kalau -mak 1:01:05 kan begitu tuh ya udah tinggal 1:01:07 tawar-penawar karena saya juga 1:01:08 kadang-kadang sering ke pasar nih beli 1:01:10 ayam tawar juga pintar nawarnya saya 1:01:13 daripada istri saya karena saya tukang 1:01:15 dagang kan kayak gitu berapa harganya 1:01:17 Pak Sian sekian boleh enggak nih ya Udah 1:01:21 Pak Ya udah kasih Boleh jadi 1:01:22 tawarmenawar suatu hal yang biasa dan 1:01:23 boleh aja ya jadi ee yang penting 1:01:26 Intinya satu jangan berdusta ya jangan 1:01:28 ada ee kita 1:01:30 ee dagang bohong pernah teman saya 1:01:33 menerapkan juga model kayak gitu Bikin 1:01:35 satu komunitas bikin satu lingkungan 1:01:37 bikin ee Ini pasar ya pasar muslim 1:01:41 kemudian dibuat 1:01:43 ketentuan 1:01:45 keuntungannya hanya boleh ee sekian 1:01:48 persen 1:01:49 Oh terjadi lagi yang dagang kan pasti 1:01:52 jadi kayak bohong juga mana bisa kita 1:01:55 tentukan untungnya berapa kan kayak itu 1:01:56 lebih baik sudah tentukan saja saya 1:01:58 bilang katakan harganya Rp20.000 harga 1:02:02 pasaran berapa 25 jual Rp25.000 terus 1:02:05 anda sebagai pemilik pasarnya ambil aja 1:02:08 untung katakan berapa 3% dari nilai 1:02:11 barang yang dijual Udah selesai jadi 1:02:14 proses transaksinya clear jadi 1:02:16 pedagangnya enggak bohong kalau dibilang 1:02:17 hanya boleh mengambil sekian akhirnya 1:02:19 pedagangnya jadi bohong juga kayak gitu 1:02:21 jadi lebih baik sudah tentukan harganya 1:02:24 katakan sekilo Rp30.000 dan 1:02:26 EE karena anda jualan di pasar saya dan 1:02:29 Anda enggak bayar biaya sewanya Ee kita 1:02:32 minta 10% atau ee 7% dari harga jual 1:02:37 r30.000 7% berarti ee berapa 2.100 kan 1:02:42 Ya sudah setiap yang laku pakai komputer 1:02:44 kelihatan Oh transaksi anda hari ini ee 1:02:47 R1 juta berarti anda bayar 7% rp0.000 ya 1:02:52 bayar sini ee haknya saya ee 70.000 Dari 1:02:55 hasil penjualan anda jadi ee 1:02:57 transparansi dibuat dari awal jadi 1:02:59 enggak jadi tidak terjadi multifsir di 1:03:02 dalam proses transaksi yang menyebabkan 1:03:04 ada salah satu pihak yang cenderung bisa 1:03:07 untuk berdusta Iya mudah-mudahan 1:03:10 menginspirasi kita pensiun itu pasti 1:03:13 Tetapi kalau kita punya kegiatan 1:03:16 berbisnis pilih terserah mana yang anda 1:03:19 suka itu akan ee membuat perjalanan 1:03:22 terasa lebih menyenangkan Kita rangkum 1:03:23 Pak 1:03:25 jadi 1:03:26 eh Sebelum saya kasih tadi kan prinsip 1:03:30 ya kuncinya saya kasih nanti berapa 1:03:32 kuncinya bahwa apa yang kami lakukan eh 1:03:35 di Syarikat Dagang Islam baru ya Jadi 1:03:37 sekarang sini saya mentajuk mengangkat 1:03:39 tajuk eh Syarikat Dagang Islam baru jadi 1:03:42 nanti praktis sejak 2021 Mbak Nuning 1:03:46 Saya tidak akan lagi e mengangkat 1:03:47 mereknya mtw majelis takil mirosa tapi 1:03:51 saya kan selalu berbicara atas nama 1:03:52 sebagai chairman atau founder pendiri 1:03:55 daripada Syarikat Dagang Islam baru jadi 1:03:57 kalau orang tanya Syarikat Dagang Islam 1:03:59 baru itu apa sih Syarikat Dagang Islam 1:04:01 Baru adalah sebuah gerakan ekonomi umat 1:04:04 ya ini gerakan ekonomi umat yang 1:04:06 bertujuan untuk 1:04:08 membangun persatuan dan Sinergi antara 1:04:13 pedagang Muslim Pengusaha Muslim dan 1:04:16 konsumen muslim ya Kenapa kita jangan 1:04:19 lagi teriak anti Cina anti Aseng anti 1:04:21 Asong anti Aseng ya segala macam tapi 1:04:23 kita kita enggak melakukan sesuatu jadi 1:04:25 Syarikat Dagang Islam baru ingin 1:04:27 membangun Sinergi ya membangun ekonomi 1:04:30 umat dengan cara membangun Sinergi dan 1:04:32 persatuan antara pedagang Muslim 1:04:34 Pengusaha Muslim dan konsumen muslim dan 1:04:36 pastilah kita salah satunya di antara 1:04:38 itu kalau kita tidak Pengusaha Muslim 1:04:41 pemilik modal kita mungkin pedagang 1:04:43 reseller agen distributor atau kita 1:04:46 konsumen yang setiap hari belanja untuk 1:04:48 kebutuhan hari-hari kita ya Dan kalau 1:04:51 ini terjadi Dahsyat nah kuncinya ada 1:04:53 beberapa kita rangkum yang pertama 1:04:56 adalah faktor pertama adalah Allah 1:04:58 selalu libatkan Allah dalam semua 1:05:00 aktivitas kita dalam aktivitas kita 1:05:03 berbisnis Apakah sebagai pedagang 1:05:06 sebagai pengusaha atau sebagai konsumen 1:05:08 muslim maka libatkan Allah selalu dalam 1:05:10 Seluruh aktivitas kita satu adalah Allah 1:05:13 Allah lagi Allah terus Allah 1:05:14 terusmenerus yang kedua adalah ilmu ya 1:05:18 makanya kajian kita pada hari ini dan 1:05:21 selanjutnya ataupun yang lalu dan akan 1:05:23 datang ada dalam langka kita membekali 1:05:25 kita dengan ilmu agar Kita terbebas 1:05:27 daripada yang haram dan syubhat dan kita 1:05:30 harus jadi mengerti tentang teknik atau 1:05:32 strategi dalam kita berdagang agar kita 1:05:34 memperoleh keberuntungan ya jadi kedua 1:05:37 adalah ilmu ilmu ilmu ilmu lagi ilmu 1:05:41 lagi ilmu lagi belajar yang ketiga ya 1:05:44 kita perlu yang namanya mentor kita 1:05:47 perlu guru perlu pembimbing ya perlu ee 1:05:51 mentor ya 1:05:52 Ee perlu yang bisa ngarahin kita jadi 1:05:56 Carilah mentor dan makanya Syarikat 1:05:58 Dagang Islam baru ini saya minta nanti 1:06:00 beberapa teman-teman saya yang sudah 1:06:01 sukses jadi pengusaha yang sukses jadi 1:06:03 konglomerat yang sukses ee jadi bankers 1:06:07 yang sukses jadi e Doktor dan segala 1:06:09 macam termasuk dalam mangka ilmu itu 1:06:12 saya minta yang menjadi pembimbing saya 1:06:14 itu kan Dr Oni Syahroni bilang Ustaz Oni 1:06:17 Tolong saya diawasin dari segi apa ee 1:06:20 hukum-hukum e apa transaksi akad-akad 1:06:23 transaksinya supaya enggak batil malah 1:06:25 dia usul Ustaz saya usulin begini aja 1:06:26 usaz kita bikin begini begitu Jadi malah 1:06:28 akhirnya datang ide-ide gagasan itu 1:06:30 karena apa ketika kita minta kita siap 1:06:32 gurunya datang ya yang ketiga adalah 1:06:35 mentor ya yang keempat adalah komunitas 1:06:39 komunitas kita perlu environment kita 1:06:42 perlu community kita perlu close Loop 1:06:45 ekonomi makanya Syarikat Dagang Islam 1:06:47 baru inilah sebuah komunity yang saya 1:06:49 buat untuk membangun persatuan dan 1:06:52 Sinergi antara pedagang muslim usaha 1:06:54 muslim dan konsumen muslim sebuah close 1:06:57 Loop ekonomi sebuah ekonomi yang kita 1:06:59 jumlahnya mayoritas muslim ini 1:07:03 87,3% dari 270 juta penduduk Indonesia 1:07:07 itu a big market Saya tidak rela orang 1:07:10 Islam cuma jadi pasar Saya tidak rela 1:07:13 orang Islam cuman jadi objek saja 1:07:15 saatnya kita menjadi pelaku kita menjadi 1:07:17 pemain paling tidak kita sebagai 1:07:19 pedagang muslimnya ya atau sebagai 1:07:22 konsumen muslimnya dan harapan kita ke 1:07:24 depan menjadi pengusaha muslimnya ya 1:07:26 Yang bisa ee menciptakan ee 1:07:30 produk-produk sendiri sehingga apa yang 1:07:33 kita makan apa yang kita beli daripada 1:07:35 Saudara kita apa yang kita jual apa apa 1:07:38 yang diproduksi oleh saudara kita dan 1:07:40 sesungguhnya Syarikat Dagang Islam baru 1:07:42 hadir untuk itu iya 1:07:46 mudah-mudahan benar-benar terpersuasi ya 1:07:49 karena pensiun Pasti tadi bisa jadi kita 1:07:52 atau kami Kami adalah pabrik kata-kata 1:07:55 Kami adalah pengusaha lirik dan kami 1:07:57 adalah pedagang narasi dan pedagang 1:08:01 kalimat silakan beli dengan harga doa 1:08:05 saja karena rangkaian kata yang 1:08:07 disampaikan oleh rasil baik yang melalui 1:08:12 ee 1:08:14 am-nya atau anda Simak melalui 1:08:16 youtube-nya itu adalah rangkaian kata 1:08:19 penuh makna dan menginspirasi serta 1:08:23 persuasi kita semuanya untuk bisa 1:08:25 mendekatkan kita pada Ilahi Rabbi kalau 1:08:28 ini ee namanya dagang tapi perlu satu 1:08:31 lagi Ming Jadi kalau teman-teman yang 1:08:33 ingin mendukung gerakan kita itu ya Ee 1:08:37 memiliki bukunya atau mendukung Apa yang 1:08:39 sedang kami lakukan melalui Syarikat 1:08:40 Dagang Islam baru ini bisa ke nomor 1:08:43 handphone saya wa saya 1:08:45 0813 13 1:08:48 1961 1961 8972 8972 0813 1:08:56 I baik Jadi itulah tadi sekali lagi 1:09:04 081319618972 nomor yang bisa dihubungi 1:09:06 Ketika anda ingin ee membaca lebih 1:09:09 lanjut lagi terkait bahasan kali ini 1:09:11 Terima kasih untuk kebersamaan ini 1:09:13 Billahi taufik wal hiidayah 1:09:14 asalamualaikum warahmatullahi 1:09:16 wabarakatuh 1:09:22 Waalaikumsalam