Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:38 [Musik] 0:49 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:51 warahmatullahi wabarakatuh. 0:54 wun 0:56 wasatu wasalam asursalin waa alihi 1:00 wasbihi ajmain. Apa kabar semua 1:03 pendengar minggu malam santui? Hari ini 1:06 saya Muhammad Musa Alqaf senang 1:09 bersemangat dan juga sangat bergembira 1:12 karena Minggu malam santri kali ini 1:13 formasinya lengkap. 1:15 Ada guru saya uncle Firman Muslim Tahir. 1:18 Ada adik saya Isa Alkaf. Ada Mas Fahri 1:21 di meja operator. Ada Bang Atep di apa 1:24 istilahnya? 1:25 Switcher. Switcher. Switcher. Switcher. 1:27 Kameraman. Kami hadir menemani Ikhwan 1:29 dan Akhwat. Hari ini 23 Januari 19 1:32 Jumadil akhir 143 1443 Hijriah. Semoga 1:37 semua Anda sehat. Semoga kita semua jauh 1:41 dari Omikron dan juga virus-virus nakal 1:43 lainnya. 1:44 Amin. Amin. Amin. Biillah insyaallah. 1:46 Atas. 1:46 Biznillah. Insyaallah. 1:48 Kun fayakun. Kalau kata lagu tadi, 1:51 masyaallah itu lagu tuh nadanya ceria 1:54 tapi isinya rintihan loh. Rintihan 1:57 munajat. 1:58 Coba salah satu arti dari salah satu 2:00 baitnya. Ustaz 2:01 eh kullahu kun fayakun. Semua baginya 2:04 kun fayakun. Jadi maka jadilah. Eh la 2:07 tuamilni bidzambi. Janganlah engkau eh 2:11 memperlakukan aku karena melihat dosaku. 2:15 Ya jawadu ya karim. Wahai yang maha 2:18 pemurah hati, wahai yang maha eh 2:21 dermawan. 2:23 Innani abdunif. 2:25 Sesungguhnya aku hamba yang lemah. 2:29 Jadi merendah banget. Merendah di 2:30 hadapan Allahu ini ya Bib Musa ya. Ana 2:33 udah minta kamu e Kak Isa tulisin terus 2:35 artiin tuh udah kali 2:36 ada 2 bulan. 2:37 Oh K pernah minta pas malam santi juga 2:40 tuh Musa 2:40 sebelum K Musa ke Turki. 2:43 Turki betul. 2:44 Iya artinya 2:45 tapi Kak Isa ini lagi super hyper sibuk 2:48 deh. 2:48 Hyper astagfirullahalazim. 2:50 Memang biasanya orang kalau lagi galau 2:51 tuh mencari kesibukan. 2:53 Enggak enggak galau sih galau sih lagi 2:54 happy bentar lagi mukar. Insyaallah 2:57 doain 2:58 insyaallah Rasil akan mengadakan 3:00 musyawarah kerja tahunan ikhwan dan 3:03 akhwat. Mohon doanya semoga diberikan 3:04 kelancaran. 3:04 Insyaallah. Amin. Amin. 3:05 Kiman sehat? 3:07 Alhamdulillah. 3:07 Alhamdulillah. 3:08 Curang nih. Ini curang nih acara ini. 3:10 Curang. 3:11 Musa dan Isa udah pernah pada cuti. Ana 3:14 udah sengaja lambat-lambatin dulu, 3:15 nonton YouTube dulu, apa segala macam. 3:19 Eh, tiba-tiba ditelepon ke istri an, 3:23 kita enggak mulai tampak Kaiman kan. 3:25 Kasihan tuh udah nunggu 30 menitan. 3:28 Apalah minggu malam. 3:30 Jangan dong. Jangan gitu. Sekali-kali 3:31 lah kan Ana jadi memantau 3:34 ee Kak Musa siaran dengan Kak Isa. 3:37 Kan Ana dengar, "Wah, ini ternyata 3:39 kualitasnya bagus." Lanjut dong. 3:42 Jadi, jadi di sini untuk tamu posisinya 3:45 ada diasil wajib. 3:48 Kalau kata pendengar hasil keman minggu 3:49 malam santui bukanlah minggu malam 3:51 santui 3:52 itu hoak ini karangan ini mengarang 3:54 bebas juga acara baru 3:56 malam tegang enggak santui. 3:58 Kalau enggak ada keman bikin nama baru 4:00 lah. Jangan minggu malam santui lah ya 4:01 aja lah. 4:02 Kalau gitu minggu malam satunya kita 4:03 akhiri kita bikin acara baru 4:06 dengan pengisi keman danisa. 4:08 Astagfirullahalazim. Lailahaillallah. 4:11 Ya Allah. Malam hari ini kita mau 4:12 membicarakan satu tema yang enggak ada 4:14 habis-habisnya dibahas. Mau dibahas di 4:16 tahun 0-an, di tahun-an, di tahun 4:18 '90-an, 2000, 2010, sampai hari ini 2022 4:22 temanya selalu relevan. Kita akan 4:24 membahas tentang 4:27 tentang apa? Kayak mana? 4:28 I love you 3000. Weh, 4:30 ini lagunya siapa? 4:32 Ee siapa? Putri 4:35 pokoknya anaknya ke TT DJ. 4:37 Seperti biasa minggu malam santui selalu 4:39 judul lagu ya kan? 4:40 Heeh betul betul betul. I love you 3000. 4:42 Ngebahas apa sih kita? Iron man dong 4:45 bukan dong bukan. Kita akan bahas 4:47 tentang cinta cinta. Cinta cinta. 4:50 Berhubung sebentar lagi 12 Februari hari 4:52 Valentine 4:53 kita mau ngebahas Valentine. 4:55 Masyaallah 4:57 bidah enggak nih? 4:57 Tapi 2 minggu lagi kita bahas Valentine 4:59 masih 4:59 lagi. Bukan 12 Februari Keman 14 5:01 Februari. 12 Februari itu ulang tahun 5:03 istri saya. 5:03 Ulang tahunnya juga kan. Ulang tahun Umi 5:06 Ana 14. 5:07 Oh iya, Ibu 14. 5:09 14 Februari. 5:10 Masyaallah. Pantes ibu penuh dengan 5:11 cinta ya. 5:12 Ih, benar. 5:13 Masyaallah. 5:13 Kalau ke rumah ibu tuh pulang enggak 5:14 mungkin kelapar sa pasti kenyang ibunya 5:17 kayak 5:18 kalau lapar tandanya antum datang 5:19 setelah ana datang. 5:21 Kabisan. 5:22 Kabisan enggak bisa. 5:24 Tapi ibu sehat gimana? 5:25 Alhamdulillah. Alhamdulillah. 5:26 Alhamdulillah. 5:27 Mau ke Ibu tuh takut virus takut untuk 5:29 kamusah. 5:29 Ah enggaklah. Masyaallah. Masyaallah. 5:32 Kenapa Kemen memilih tema I love you 5:34 3000? 5:35 I love you 3000 ya biasalah standar tuh 5:37 judul lagu tentang cintan-cintan kita 5:40 tentang Valentine. Orang mengetahui 5:43 Valentine adalah hari kasih sayang. 5:46 H 5:46 kalau ledekannya anak-anak yang lahir di 5:48 akhir November adalah Poredek Valentine. 5:53 Dihitung 9 bulan. 5:54 Astagfirullahalazim. 5:56 Wah. Lahir tanggal berapa lu? Akhir 5:58 November. Uh. Produk Valentine 6:01 bapaknya nikahnya mar 6:03 ya Allah ya Rabb yaabak bukan gitu 6:06 Valentine ini sebetulnya kan nama orang 6:09 zarah lagi tuh November 6:11 Valentine 6:13 bukan ziarah 6:14 aduh 6:15 sebetulnya saya bingung Valentine itu 6:16 dijadikan hari kasih sayang kalau orang 6:18 Islam 6:20 setiap hari hari kasih sayang 6:21 betul 6:22 ya kan 6:22 betul 6:22 bahkan kita di Rasulullah didatangkan ke 6:25 muka bumi sebagai rahmat di 6:27 di muka bum kita pun harus menjadi 6:29 penebar kasih sayang. Ada yang bilang 6:32 Islam Islam agama cinta. 6:34 Jadi sebetulnya kalau orang kalau kita 6:36 beragama yang benar enggak usah ngurusin 6:38 Valentine kali ya. 6:39 Iya 6:40 sebetulnya. Cuman kan kita ngelurusin 6:41 orang ber ngebahas mengenai Valentine. 6:44 Padahal Valentine itu kan dari nama 6:45 orang dia martir loh. He. 6:47 Oh iya 6:47 martir. Orang yang akhirnya mati. 6:50 Hm. 6:51 Mati. 6:52 Martirnya apa? Gimana? 6:53 Apa ya kisahnya? Kalau enggak salah itu 6:55 orang lupa anak. Pokoknya dia akhirnya 6:57 dibunuh aja. Bukan atis nama cinta kok, 6:59 tapi 6:59 oh yang diracunin itu ya kalau enggak 7:01 salah. 7:01 Pokoknya matilah. Matiah. 7:03 Kalau kalau kita mengangkat peristiwa 7:05 mati banyak kok tokoh-tokoh mati yang 7:08 bisa diangkat. Saya tuh juga lagi 7:10 bingung kenapa ya harus 12 Februari eh 7:13 14 Februari ada apa dengan 7:15 enggak tahu juga saya belum menemukan 7:18 titik temu yang klimaks. Kenapa 14 7:22 Februari? He 7:23 karena kalau di dibahas tentang kisah 7:26 cinta kasih sayang, 7:29 kita anggaplah dari agama lain banyak 7:32 kisah cinta yang dahsyat juga. 7:34 H 7:36 yang sebetulnya kalau mau dijadiin hari 7:37 kasih sayang bisa. 7:38 H 7:39 contoh seperti Rome and Juliet lah. 7:41 Iya, 7:42 whatever lah. Itu kisah cintanya 7:46 salah satu Julius Caesar dengan yang men 7:49 yang naksir habis-habisan dengan 7:51 Kleopatra. H 7:53 itu dahsyat juga kisah cintanya. Kalau 7:55 mau kisah cinta 7:57 ee Nabi Adam dan Siti Hawa banyak. Tapi 8:02 saya pun enggak mengerti kenapa harus 8:05 si Valentine ini yang diangkat. 8:07 Iya 8:08 ya. Akhirnya jadi sebetulnya ini kalau 8:12 dipikir-pikir enggak ada arti sebetulnya 8:15 14 ini benar-benar enggak ada artinya. 8:17 Biasa aja. He kayak biasa aja 8:19 ibaratnya kayak makan tuh kurang garam, 8:21 kurang kecap, kurang sambal. Datar aja 8:24 enggak ada spesial-spesial ya, tapi 8:26 kayak dijadiin spesial kira-kira kalau 8:29 terus yang unik 8:32 Valentine itu diidentikkan dengan 8:34 coklat. 8:35 Coklat. 8:36 Coklat ya kan? 8:37 H 8:38 coklat itu kamus 8:41 kisah Valentine ini dari Eropa ya. 8:43 He. 8:44 Kalau coklat dari mana? K maks 8:47 enggak tahu maksud gimana 8:48 dari 8:48 coklat tu ibaratara tropis 8:50 dari negara tropis dari Brazil pokoknya 8:52 dari Amerika Latin Indonesia itu coklat 8:55 l 8:56 hubungannya apa coklat dengan Eropa 8:58 Timur eh di Eropa cokelat itu makanan 9:02 spesial untuk bangsa Astek 9:04 h 9:05 coklat tuh 9:06 h 9:06 makanan para bangsawan 9:08 salah satu keunggulan ee coklat adalah 9:11 menstimulus libido. Oh, 9:14 dopamin juga. 9:15 Nah, dopamin juga. 9:17 Coklat itu baru masuk ke Eropa 9:20 he 9:21 setelah tahun 1600 Masehi. 9:24 He. 9:24 Setelah Columbus datang ke Amerika, 9:27 setelah ada pertukaran barang, setelah 9:28 ada perbudakan, 9:30 1600 baru masuk ke Eropa. He. 9:34 Terus hubungan di Valentine-nya kapan? 9:39 Hubungan coklat dengan Valentine baru 9:40 ada di tahun 9:43 1000. 800 9:46 kalau enggak salah. Idenya siapa? Tomak 9:48 siapa? 9:50 Richard. Sir Richard Katburi. 9:53 Siap. Betul. 9:54 Oh, produsen coklat. 9:55 Produsen jadi 9:56 dia bikin pasar. 9:58 Dia bikin pasar. Jadi pertamanya coklat 10:00 itu biasa coklat. Akhirnya e Richard 10:03 Catbury ini menambahkan Heeh. Heeh. 10:06 Margarin 10:07 dalam produk coklatnya sehingga dapat 10:10 dark coklat segala macam. Nah, 10:12 dibentuklah akhirnya gimana nih cara 10:14 supaya lebih laku? Diidentikkanlah 10:17 ee 10:19 coklat dengan Valentine. 10:21 Oh, jadi cuma semuanya ini cuma 10:23 marketing doang. 10:23 Marketing. Marketing. Jadi Valentine ini 10:25 dia adalah produk marketing dan berhasil 10:28 sejak 1800 10:30 sampai sekarang berhasil balik dari 10:33 produk coklatnya, produknya, 10:38 produk apa? ee 10:41 pengaman 10:41 kontrasepsi 10:43 semua dengan produk 10:45 Valentine ada. Jadi ibaratnya wah ini 10:49 pasar lagi turun tenang 14 Februari kita 10:51 akan naik yang naik di produk di 14 10:54 Februari ada alkohol. Heeh. 10:55 Kalau kam cek di di internet 10:59 produk-produk yang naik penjualannya 11:01 pada saat ee Valentine Valentine, 11:03 coklat, 11:04 h 11:05 alkohol, 11:06 h 11:06 kartu ucapan 11:08 ee 11:11 restoran. 11:12 Restoran 11:13 ee hotel 11:14 bunga. 11:16 Bunga itu naik marketing semuanya. 11:19 Iya. 11:19 It's all about money. 11:21 Betul. 11:21 Bilfulus kulin tembus mafulus mampfus. 11:25 Dan korbannya ya kita semua berabad-abad 11:28 terus 11:29 berabat-abad setiap tahun tuh 11:31 dan sebentar lagi ada yang ngebela nih 11:32 ada pasti akan ada kubu terus selalu ada 11:35 kubu ada kubu yang menghina 11:36 habis-habisan Valentine ada kubu yang 11:38 ngebela habis-abisan Valentine 11:41 dan terus kita umat Islam selalu 11:43 disibukkan 11:45 oleh orang-orang yang enggak suka dengan 11:46 Islam sehingga kita jauh dari Al-Qur'an 11:48 dan 11:50 Allah sudah memperingati itu dan kita 11:52 termakan terus. 11:53 Iya betul. Padahal kalau cinta kita 11:55 enggak usah nunggu ahli Valentine. Allah 11:58 berkali-kali nerangkan bahwa 12:01 gimana kita bisa memaknai cinta. Cinta 12:04 kita belajar dari kehidupan Nabi 12:06 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 12:07 dicirikan oleh Allah Subhanahu wa taala. 12:09 Jadi dalam Al-Qur'an Allah Subhanahu wa 12:10 taala bilang, "Laq jaakum rasulun min 12:14 anfusikum azizun alaihium 12:18 harun alikum bil mukminina rfurahim. 12:22 Sungguh telah datang kepadamu seorang 12:24 rasul dari kaummu sendiri. Ini ciri-ciri 12:26 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 12:27 yang cinta sama kita. Berat terasa 12:30 olehnya penderitaan, Bu. 12:32 Penderitaan kalau kita berbuat dosa 12:34 nanti di hari kiamat, 12:36 nanti di akhirat nanti kita menerima 12:38 akibatnya. Kita berbuat dosa di dunia 12:40 pun kita menerima dampaknya akibat dari 12:43 sebab yang kita lakukan. Harisun 12:46 alaikum. Sangat menginginkan keimanan 12:48 dan keselamatan bagi kita. bil mukminina 12:52 rufur rahim terhadap orang yang beriman. 12:54 Terhadap orang yang beriman dia amat 12:56 belas kasih dan penyayang terhadap eh 12:59 sesama orang-orang mukmin. Nah, itu di 13:02 situ kita bisa mempelajari makna cinta 13:04 dari pribadi seorang Nabi Muhammad 13:06 sallallahu alaihi wasallam 13:07 yang digambarkan oleh Allah subhanahu wa 13:10 taala. Dia punya empati kepada mukmin. 13:12 Dia pengin orang lain tuh selamat semua. 13:15 Enggak ada ee umatnya yang masuk neraka. 13:18 Dia pengin semua umat Nabi Muhammad 13:20 sallallahu alaihi wasallam masuk surga. 13:22 Itu cinta yang sejati. Enggak perlu kita 13:24 memaknai dari coklat atau 13:26 kalau cinta benar berusaha semuanya 13:28 masuk surga bukan berusaha ngajak masuk 13:30 hotel. 13:30 Iya 13:32 stayation sekarang. Sekarang bahasa 13:35 orang sekarang stayation bukan cek. 13:37 Salah satu bukti cinta terdahsyat adalah 13:39 mendoakan diam-diam tanpa ketahuan orang 13:41 yang kita doain. 13:43 Bukan pamer-pamer masuk Sokrat selalu 13:45 dengan rayuan gombal. 13:47 Iya. kamu tuh aduh segalanya bagiku. Pas 13:50 sudah bosan aku pengin kamu mendapatkan 13:52 yang lebih baik. 13:56 Aduh ya Allah 13:57 benar tuh. Benar. 13:58 Tapi Kak Musa keren pendekatannya dengan 14:00 Arsenal. 14:02 Dengan Iya 14:04 sama jadi ini relawan korban banjir. 14:07 Iya 14:10 masyaallah. itu sudah menikah CJ itu 14:13 sebenarnya kayak mana ya kalau kita mau 14:15 nyari contoh enggak usah jauh-jauh ke 14:17 Romeo Juliot yang Isa tadi bilang 14:19 Nabi Muhammad juga sebenarnya romantis 14:20 banget 14:21 iya 14:21 sosok yang romantis banget Nabi Muhammad 14:25 waktu Fathul Makkah ee kalau sahabat kan 14:28 mengunjungi keluarga banyak setelah lama 14:30 enggak ketemu mencari keluarganya Nabi 14:32 Muhammad yang pertama dilakukan apa? 14:35 Ke makam Ibunda Khadijah 14:36 di daerah Hajud. 14:38 Iya. 14:38 Iya. ke makam Ibunda Khadijah. Ee 14:41 bermalam di situ melempiaskan rindu. 14:44 Kurang romantis apa coba? Itu 14:47 pertama kali pulang ke kampung halaman 14:50 bukan yang dituju bukan ke bangunan, 14:53 bukan ke situs. Yang dituju pertama kali 14:55 ke makam. 14:56 Padahal orang sudah berusaha menjam 14:58 menyambut. Ya Rasulullah nginp di sini 15:00 aja di tempat saya. Iya. 15:02 Enggak enggak bikinin tenda di samping 15:03 makam istri saya nih. Alpas 15:06 ya. Dahsyat. 15:07 Bedanya sama kita gitu. Kalau sekarang 15:11 kalau cowok kuburan belum kering, ada 15:13 yang sudah nikah lagi. 15:16 Enggak apa-apa. 15:17 Enggak apa-apa. Halal. Bagus, bagus, 15:20 bagus. Cuma memang Rasulullah tuh betapa 15:23 romantisnya Ibunda Khadijah juga enggak 15:24 kalah romantis sama Rasulullah. 15:27 Salah satu pesan terakhir nanti tolong 15:28 dikoreksi ya. Saya kalau salah pesan 15:30 terakhir ibunda Khadijah kan setelah 15:31 semua hartanya diberikan untuk 15:33 perjuangan. Ibunda Khadijah ada salah 15:35 ada salah satu statement yang bilang, 15:37 "Wahai e kekasihku, kalau seandainya 15:39 nanti aku sudah meninggal dan 15:41 tulang-tulangku ini bisa kamu jual 15:44 sehingga menghasilkan uang untuk 15:47 melanjutkan perjuangan dakwah, jual 15:49 tulang-tulangku di dalam kuburan." 15:51 Itu kurang romantis apa coba? 15:53 Real tuh. Bukan gombal-gombal yang 15:56 kosong, bukan gombal-gombal yang semuh. 15:57 Jadi memang Nabi Muhammad sallallahu 15:59 alaihi wasallam juga sudah sangat 16:00 romantis. Jadi enggak perlu lagi kita 16:02 nyari contoh Romeo Juliet 16:05 gitu ya. Cinta itu mengorbankan sesuatu 16:07 yang menjadi miliknya untuk kesenangan 16:10 orang yang dicintai. Bukan merusak ee 16:12 sesuatu eh merusak orang lain untuk 16:15 kesenangan pribadi. 16:16 Tuh 16:17 betapa beruntungnya calonnya Isa. Karena 16:18 Isa 16:21 kita bisa bedain kan kalau misal kita 16:23 kaitin sama Valentin. Valentin kan orang 16:26 senang-senang stay sekarang bukan check 16:28 in. Sekarang bacanya stayation sama yang 16:31 bukan muhrim. Besoknya udah udah hilang 16:35 ee kehormatannya. Itu kan merusak 16:38 kehormatan orang lain. Merusak merusak 16:40 orang lain untuk kesenangan pribadi. 16:42 Kalau saya ada Khadijah mengorbankan apa 16:44 yang menjadi miliknya untuk kesenangan 16:46 pasangannya. Itu cinta. Butuh 16:48 pengorbanan. 16:49 Ya Allah. Dahsyat. 16:51 Dahsyat. 16:53 Dahsyat. Isa nih. 16:54 Enggak kayak iman yang dahsyat. 16:56 Teori doang enggak ada enggak ada 16:58 praktik. Belum, belum, belum, belum. 17:01 Tapi begitulah 17:02 ke tipu daya dunia ini begitu mempesona. 17:06 He. 17:06 Sehingga kita walaupun tahu ini sesuatu 17:08 yang enggak enggak bermakna, tapi dengan 17:11 polesan yang sedemikian dahsyat 17:14 membuat manusia terlena dan tertarik. 17:18 Itu yang terus dilakukan 17:19 gitu ya. 17:20 Ee dan kitanya umat Islam banyak yang 17:23 enggak sadar. 17:24 Betul. Benar. 17:24 Nah, kira-kira kapan kita mau sadar? 17:28 Insyaallah setelah acara ini kita 17:29 sadarlah. 17:30 Insyaallah, 17:31 insyaallah umat Islam enggak perlulah 17:33 ikut-ikutan acara Valentine lah. Tapi 17:35 enggak perlu juga misalnya ada orang 17:36 yang melakukan Valentine sampai el sesat 17:39 orang. Jangan jangan. Orang yang suka 17:41 nyesatin orang, yang suka nyesatin orang 17:44 dan bawa ke neraka itu setan. 17:46 Karena Rasulullah pernah ada orang 17:49 Yahudi ya 17:51 yang meninggal. Rasulullah langsung 17:53 berdiri kalau enggak salah singkatnya 17:55 langsung menangis. Ada satu lagi orang 17:57 yang belum sempat 18:00 aku saya dakwahi sehingga harus 18:02 terjerumus ke api neraka. Itu yang 18:04 benar-benar sayang gitu kan. Kalau yang 18:07 senang nyesatin bu ke neraka itu setan 18:10 kan. Setan nyari teman kan untuk ke 18:11 neraka kan. 18:12 Kalau kita orang-orang beriman sama-sama 18:15 cari jalan untuk ke surga gitu. 18:17 Jadi woles-woles aja lah. Bagi yang 18:20 belum bisa lurus ingatin baik-baik. 18:22 Jangan bosan-bosan ngingetin. Iya 18:24 enggak? 18:24 Betul. Betul. Kita orang tua juga 18:26 ngingetin anak. Kadang kadang-kadang 18:27 halah nih anak ngedengar-dengar sih. Ya 18:30 ya namanya anak-anak. 18:31 Iya 18:32 kita aja juga seringan bandolnya udah 18:35 tua padahal tapi enggak ngerasa tua. 18:40 Ya Allah. E buat Iwan dan Ahwat yang 18:42 mungkin ingin berpartisipasi di acara 18:44 ini bisa langsung kirimkan WhatsApp ke 18:45 08111999720 18:50 atau telepon interaktif di 0218451512. 18:56 Kebanyakan diri kita sih menyadarinnya 18:58 gini sih K Musa Kak Isa ya tolong 18:59 lurusin kalau salah ee 19:03 untuk terutama orang-orang non Islam 19:05 yang enggak paham 19:06 menyadari bahwa Islam itu agama perang. 19:09 Islam itu agama kekerasan. Sedangkan 19:11 kalau kalau mau agama cinta, agama kasih 19:14 sayang, 19:15 ee saya kenal ada orang bule. 19:19 E dia tinggal di mana ya waktu itu ya? 19:22 Seattle kalau enggak salah lupa saya. 19:24 Dia dia mau pindah dari agamanya ke 19:27 agama lain. Saya enggak sebutin agamanya 19:29 karena dia bilang agama ini agama penuh 19:31 kasih sayang, 19:33 agama cinta. Wah. 19:35 Kenapa kamu bilang gitu? Kalau agama 19:37 Cina, agama Islam enggak. Islam ini 19:39 peperangan begini. Oh, dijelasin itu. 19:42 Nah, akhirnya kita bilang akhirnya harus 19:45 e 19:46 kalau orang yang sedang cinta sesuatu 19:48 kan kita susah juga nasehhatin ya. Ya 19:50 udah coba aja jalanin. 19:52 Akhirnya dia ngelihat kejadian di 19:54 Myanmar. Kejadian di mana di mana agama 19:58 yang dia anut, yang dianggap agama 20:00 cinta, penuh kasih sayang, enggak 20:01 tahunya melakukan pembantaian kepada 20:03 agama lain. Sedikit goyah gitu. Saya 20:07 bilang, "Eh, mungkin pandanganmu 20:12 tentang Islam bahwa Islam agama keras, 20:14 agama peperangan. Bukan Islam yang kamu 20:17 anggap gitu, tapi orang penganut 20:19 Islamnya. Coba ajarin Islam, coba 20:23 belajar Islam deh. Karena Islam itu 20:26 benar-benar ngajakin agama cinta kok, 20:28 agama kasih sayang. 20:30 Enggak pengin ada orang lain terluka. 20:32 Bukan hanya orang seagama, orang yang 20:34 beda agama aja. Orang yang beda agama 20:36 aja diurus. 20:38 Iya. 20:38 Iya. Enggak enggak diganggu, diberikan 20:41 haknya, diberikan kesempatan untuk 20:43 besar, bangkit segala macam, apalagi 20:46 sesama Islam. 20:47 Betul. 20:47 Tapi nyatanya begini-gini, ada orang 20:49 begini-gini. Ya, itu salah pemahaman. 20:51 Harus bedain antara Islam dan orang yang 20:54 memahami Islam dengan sudut pandangnya 20:56 dia. 20:57 Tentu aja kalau pemahaman manusia tidak 20:58 akan luput dari kesalahan. 21:00 Betul. Tapi kalau 21:02 kita belajar dari Al-Qur'an, mempelajari 21:05 segala tentu cari guru-guru yang memang 21:08 paham dalam seperti itu, insyaallah 21:10 berada di jalan yang benar kok. Cuman 21:12 kan kita ini kan malas belajar. 21:14 Senangnya dengar kata orang 21:16 daripada kata katanya daripada dari mata 21:18 kita sendiri. 21:19 Kadang-kadang kita sendiri juga sering 21:21 gini, "Wah, kita merasa kita sudah 21:23 bermazhab yang benar dengan mazhab. Tapi 21:26 kita sendiri enggak tahunya yang kita 21:28 mazhabi adalah pemikiran guru kita. 21:31 Bukan 21:33 ana saya mazhabnya Syafi'i ini. Yakin 21:37 pernah baca Alum? 21:39 Ngelihat aja belum tentu. Ana aja 21:41 ngelihat kitab Alum tuh baru tahun 21:43 berapa gitu. Kebetulan ke rumah ke rumah 21:45 teman istri numpang salat di musalahnya 21:48 ada kitab Alum lengkap baru kali. Itu 21:50 pun terjemahan 21:52 bukan asli. 21:52 Bukan asli. Jadi kadang-kadang kita 21:55 itulah ngerasa sok tahu padahal enggak 21:56 tahu 21:57 gimana P. 21:58 Iya. Kalau kasusnya teman Kaiman itu kan 22:00 dia ngelihat orangnya orang Islam memang 22:04 memang cinta itu privilege Kak. Cinta 22:06 itu hadiah dari Allah Subhanahu wa taala 22:09 bagi hamba-hambnya yang beriman dan 22:11 beramal saleh. Enggak semua orang mm 22:14 punya rasa cinta di hatinya sebelum dia 22:17 mengamalkan apa yang Allah Subhanahu wa 22:19 taala perintahkan. Karena sekali lagi 22:22 itu sifatnya hadiah. Allah Subhanahu wa 22:24 taala berfirman di dalam 22:26 surat Maryam ayat 96. Azubillah 22:29 minasyaitanirrajim. 22:31 Innalladzina amanu wailus shihatj'alu 22:35 lahumurahmanu wud. 22:38 Sesungguhnya orang-orang yang beriman 22:40 dan beramal saleh, Allah Subhanahu wa 22:43 taala yang maha pemurah arrahmani. Dalam 22:46 hal ini Allah Subhanahu wa taala saya 22:48 ja'alu lahumurahmanu wudda. Allah 22:51 Subhanahu wa taala akan menanamkan di 22:53 dalam hatinya rasa kasih sayang. Artinya 22:56 apa? Artinya kalau kita mau punya rasa 22:59 kasih sayang di dalam hati kita, ya kita 23:01 harus amanu waamilus salihat dulu. Kita 23:03 harus beriman dan beramal saleh dulu. 23:05 Enggak bisa, enggak mungkin kita punya 23:07 kecintaan di dalam hati kita ee sebelum 23:10 kita melakukan apa-apa yang Allah 23:12 Subhanahu wa taala perintahkan. Tafsiran 23:14 lain di ayat ini bilang, "Orang yang 23:17 beriman dan beramal saleh sayaaj'alu 23:19 lahumurahman wudda." Sehingga Allah, 23:22 orang-orang di sekitarnya ketika melihat 23:24 dia akan merasakan juga rasa cinta, akan 23:28 juga ikut senang gitu ngelihat dia. 23:31 Orang duduk sama dia pasti senang kayak 23:33 lupa sama masalah-masalah. Nah, itu 23:36 hadiah yang Allah Subhanahu wa taala 23:37 berikan kepada orang-orang beriman dan 23:39 beramal saleh. Pernah enggak kayak duduk 23:41 sama orang tuh enggak tahu enggak 23:42 ngapa-ngapain. Maksudnya 23:44 senang itu. 23:45 Senang aja gitu. Senang aja gitu duduk 23:47 sama dia karena dia emang orang saleh 23:49 aja. 23:51 Nah, itu emang hadiah dari Allah 23:52 Subhanahu wa taala. Privil enggak semua 23:55 orang, enggak semua orang punya rasa 23:57 cinta di hatinya. ada di Banten nih. 23:59 Saya di Ciomas tuh masih keluarga istri 24:04 ee orang manggilnya Buya Mufasir. Kiai 24:08 Mufasir itu kita datang belum sempat 24:11 ngobrol 24:12 kan orangnya ketawa terus ngasih itu 24:15 baru duduk aja ngomong senang gitu 24:17 ngelihatnya deh ngobrol 24:19 emang ini orang sal ini beliau ini cuma 24:22 makan apa yang dia tanam. 24:24 Iya. 24:24 Oh masyaallah. 24:25 Cuman makan apa yang dia tanam. 24:26 apaaganya 24:29 sawahnya besar segala macam 24:31 ee 24:34 santrinya pun gitu dibiasakan berpuasa 24:37 terus tanahnya besar tapi tinggalnya ada 24:39 di rumah panggung gitu di kobong gitu di 24:41 situ aja beliau sudah kita datang 24:44 ngobrol aja santai. Baik, baik. Pernah 24:47 suatu ketika saya mendapat kesempatan 24:50 melayani seorang ulama dari Makkah. 24:53 Hm. 24:54 Datang ke sini. Ee ulama ini ee 2 hari 24:58 sebelum pulang tuh bilang pengin ketemu 25:01 beliau nih. 25:01 Kiai Mufasir. 25:02 Nah, Kiai Mufasir. Saya ajak 25:04 jalan-jalan. Saya ajak Ciomas datang 25:07 mampir. Saya turun dari mobil baru jalan 25:11 ke tempat rumah panggung. Tiba-tiba 25:12 beliau turun. 25:14 Bawa siapa lagi? 25:17 sudah tahu ya, 25:18 Bu. Siapa lagi itu? Ada kiai dari Heeh. 25:22 Ee Bah dari itu e ulama dari Makkah mau 25:26 ketemu. Aduh, saya mah enggak bisa 25:28 ngomong Arab, bukan siapa-siapa 25:30 kan. Ah, ada di sini tuh di mobil. 25:32 Tunggu sebentar, tunggu sebentar. Woh, 25:34 langsung masuk ke rumahnya berberes 25:36 rumahnya segala macam. Tamunya kan di 25:38 terasnya nemuin tamunya 25:39 langsung dipanggil, "Udah sini bawa 25:41 masuk, bawa masuk." ngajak turun. Kita 25:43 langsung masuk ke dalam rumahnya. Beliau 25:45 nemuin tamunya sebentar di teras 25:47 langsung 25:48 di dalam deh. Duh, Abah mah enggak bisa 25:51 ngomong bahasa Arab. Pas sudah ngobrol 25:53 tapi ngomong bahasa Arab 25:56 rendah doang ya. 25:57 Tawad banget ya. 25:59 Malu malu saya mah bukan si gitu 26:01 menyenangkan gitu kalau ngelihat orang 26:03 saleh ngobrol tuh kan menyenangkan ya. 26:05 Walaupun mungkin dalam obrolannya ada 26:07 satu perbedaan pendapat, tapi tetap 26:10 hasilnya 26:11 dengan adab, 26:11 adem, beradab gitu. Enggak jadi 26:14 berantem, enggak jadi apa. Selesai 26:16 senang, oh i pendapat kamu gitu, 26:17 pendapat saya gini udah selesai enggak 26:19 ada apa-apa. 26:21 Iya, enggak panas 26:22 enak gitu. Enak enak banget. 26:24 Kapan-kapan ana ajak de Isa ya Musa juga 26:26 Kak Musa cuma maunya ke kota-kota besar. 26:28 Kong Musa menunggu a 26:30 K Musa mau diajak asal naik pesawat 26:32 katanya. 26:33 Ada sih pesawat ke Ciomas ya. 26:35 C Mas Banteng 26:37 ya. Elah. Mau kiman? Yuk silaturahmi 26:40 yuk. 26:40 E boleh boleh boleh. Beliau tuh biasa 26:42 enggak mau dikasih kalau dapat hadiah 26:44 apa-apa enggak mau tuh enggak mau 26:45 nerima. 26:46 Waktu itu saya datang pertama bawa madu 26:48 sama dari Ustaz Husein kan. 26:50 Saya bawa saya kasih 26:52 K nih ada madu. Oh madu Habib nih. Dipak 26:56 tahu dia 26:58 baru belum Kasih tahu 26:59 belum. Pas datang lagi bar saya sempetin 27:03 madu di belakang. Madu 27:07 perah sekali datang enggak bawa enggak 27:08 enak banget tuh. 27:10 Beliau kenal status gimana? 27:11 Belum. Enggak tahu. Wallahualam. 27:13 Kenal madunya. Tapi 27:14 kenal madunya. 27:18 Ya Allah. 27:19 Jadi begitu Nawat. Kalau seandainya kita 27:21 ngomongin cinta dalam Islam, 27:23 sesungguhnya memang jauh lebih indah, 27:25 jauh lebih romantis, dan jauh lebih 27:27 bermakna dibandingkan cinta yang kita 27:30 kenal dengan ee tanggal di 27:32 tanggal-tanggal populer 27:34 yang bukan kita yang membudayakan. Ee 27:37 kita break dulu dan karena sudah hampir 27:38 setengah jam. Untuk Iwan dan yang ingin 27:40 berpartisipasi bisa langsung kirimkan 27:42 WhatsApp ke 0811999720 27:46 atau telepon interaktif ke 0218451512. 27:50 Jangan ke mana-mana, kami akan kembali 27:52 selayah yang satu ini. 27:56 [Musik] 28:01 Berasil TV 28:08 masih bersama kamiwan Ahwat, pendengar 28:10 minggu malam santui yang mendengarkan 28:11 melalui YouTube, radio ataupun melalui 28:14 Spotify. Yang belum tahu Minggu malam 28:17 Santui ada Spotify-nya nih, Teman-teman. 28:19 Di Minggu malam santuy. Ketik aja 28:22 download Spotify-nya. Ketik Minggu malam 28:24 santui, ada suara kaiman di sana. Kalau 28:27 enggak salah sekarang sudah masuk ke 28:28 trending top 1000 apa top 2000 gitu. 28:33 Masih jauh, masih jauh. 28:36 Ada banyak WhatsApp masuk. 28:38 Wah, ini ada ada yang menarik nih. 28:42 Ada ikhwan dan ada akhwat. Sebelum ada 28:45 kita baca masuk ada telepon masuk. 28:46 Asalamualaikum. 28:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 28:50 wabarakatuh. 28:51 Waalaikumsalam. 28:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 28:53 wabarakatuh. Dari siapa? Di mana Bapak? 28:55 Dari Kodai. Di Kemayoran. 28:59 Dari Koday. 29:00 Iya. Di Kemayoran. 29:03 Namanya Bang Koday. 29:04 Iya. 29:05 Sehat, Bang Koday? Alhamdulillah. 29:08 Asik banget namanya Koday. 29:11 Nama ini nama tonggrongan, Bang. 29:13 Oh, ya salam. 29:14 Iya. Di radio-radio tetangga. 29:18 Heeh. Salam juga buat para sayid semua 29:21 ya. Masya. Masyaallah. 29:23 Heeh. Ya, senang aja nih tinggal satu 29:25 lagi dengan Habib Husein nih. Belum 29:27 bicara langsung. 29:29 Main dong, main dong, Mang Koday. 29:31 Iya. Enak juga penjelasannya gitu. 29:34 Masyaallah. 29:34 Iya. Kalau jelasin hadis ee yang benar 29:37 sama yang palsu de kayak ini mesin apa? 29:41 Pencari uang yang benar gitu. 29:44 Uang palsu nih, uang asli nih gitu. 29:48 Quran langsung ya gitu bisa meragukan 29:51 gitu. Masyaallah. 29:53 I pembahasan malam ini juga mantap juga. 29:56 Terima kasih 29:57 Februari gitu. Iya. 29:59 Terima kasih Bang Kode. Bang Kode mau 30:01 cerita pengalaman cinta mungkin. Oh, 30:03 kalau pengalaman cinta ya itu dia lebih 30:07 banyak gatot kacanya nih. 30:11 Apa? 30:12 Lebih banyak gatot kacanya. 30:14 Apa tuh? Gatot kaca total kaca walau. 30:21 Siap, Bang Oday. Sehat-sehat, Bang, ya? 30:24 Iya, alhamdulillah. Iya. Iam buat keluar 30:26 di sih, Bang, ya. Ee literasi kita umat 30:29 memang kurang gitu kan. Heeh. 30:30 Jadi enggak tahu ee mana yang fiktif ya 30:33 kan kayak Valentin itu kan ya memang 30:35 ceritanya aja banyak PRC ya gitu bingung 30:37 kita. 30:38 Iya. Iya. 30:39 Dan mengeducation-nya juga kadang-kadang 30:40 ustaz-ustaz itu pakai dalil kalau buat 30:42 anak-anak yang kayak gitu belum ngerti 30:44 sih kalau dalil-dalil ya kita harus 30:46 menjelaskan dia baik-baik gitu. 30:49 Heeh. Dijelaskan seperti mana Quran gitu 30:51 kan. 30:52 Khamar itu ada manfaatnya ada 30:53 moderatnya. Moderatnya lebih besar 30:55 daripada eh daripada manfaatnya kan 30:56 gitu. Betul. 30:57 Kalau kita jelasin Valentin sebenarnya 30:59 apa sih versi yang benar yang mana 31:02 mereka sendiri enggak tahu kan. 31:03 Akhirnya kalau kita bilang terus 31:05 kira-kira kalau kita enggak tahu kayak 31:07 gitu kita pantas enggak sih merayakan 31:10 kayak gitu sesuatu yang enggak jelas itu 31:12 loh. 31:13 Biar mereka berpikir dulu deh. Jangan 31:14 kita menjas haram bidah sesat. Nah itu 31:18 ee seolah-olah ya gitu. Namanya orang 31:21 lagi mabuk dinasehatin ya enggak bisa 31:24 dulu gitu. 31:26 Mantap dah nih buat antum bertiga dah. 31:29 Aduhim ya para syahid semua 31:33 ya biar kita berlanjut terus dah. 31:35 Amin ya rab. Amin ya rab. 31:37 Heeh. Makasih banyak Bang. 31:38 Terima kasih banyak. Terima kasih. 31:40 Asalamualaikum warahmatullahi 31:42 wabarakatuh. 31:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 31:45 wabarakatuh. Dari Bang Kodai di 31:47 Kemayoran. Mudah-mudahan penjelasan kita 31:49 juga enggak enggak ada yang salah ya 31:51 juga. Kadang-kadang kan gini, orang yang 31:53 ilmunya baru dikit tuh suka sok tahu. 31:55 Kayak ana kan tahunya dikit aja sok 31:56 tahu. 31:57 Sama sama tong kosong ding nyaring. 32:01 Ya Allah 32:02 ya Allah. 32:03 Ada pertanyaan dari pendengar kita. 32:07 Ustaz saya bingung nih. Tolong 32:08 masukannya Ustaz Isa angka firman. 32:12 Kucing saya sakit. Saya mau tidur bareng 32:15 kucing. Tapi bagaimana caranya saya bisa 32:18 tetap mengungkapkan cinta kepada suami 32:20 yang tidur sendiri? 32:22 maksudnya gimana sih? 32:27 Bagaimana Uncle Firman video call dari 32:30 kamar kucing video 32:31 dari kamar kucing video call kepada 32:34 kamar suami. 32:35 Ya Allah 32:35 sedang menyimak. Alhamdulillah senang 32:37 banget dengan acara-acaranya Habib Isa 32:39 dan juga Uncle Firman. Sangat 32:41 menyenangkan alhamdulillah dari Butari. 32:44 Kemudian 32:46 dari 32:47 Condet menyimak ada 32:51 Bu Takrum, ada Mas Fajrin, Mas Herman, 32:54 ada Bu 32:54 Condet nih daerah kekuasaan Isa nih. 32:56 Iya dari ujung ke ujung kenal juga 33:00 dierah jajahannya Isa. 33:02 Astagfirullahalazim. 33:03 Kalau Musa soalnya di Bandung 33:05 setiap pengkolan ada kisah cintanya. 33:07 Waduh. Aduh. 33:10 Ada kisah ada kisah sahabat ee menarik 33:12 ya, Man? Mumpung lagi ngomongin 33:14 Kenapa dibelokin sih? Lagi kisah antum 33:16 dulu. 33:17 Kirain mau kisah Bandung. 33:19 Ini ini kisah suami istri. Ada sahabat 33:22 berantem sama istrinya. 33:24 Heeh. 33:24 Berantem sama istrinya. Udah sumpek 33:25 banget nih dia sama istrinya. 33:26 He. 33:27 Dia bingung dia mau nyari solusi ke 33:29 Sayidina Umar. 33:30 He. 33:31 Ke ke khalifah Sayidina Umar. Waktu itu 33:33 Sayidina Umar lagi jadi khalifah. Dia 33:36 datang ke rumah Sayidina Umar. Gua harus 33:37 curhat nih. Gimana solusinya nih? Umet 33:40 istri gua marah-marah mulu di rumah. 33:41 Kurang lebih gitulah. 33:42 Sampai di depannya rumah Sayidina Umar, 33:45 dia lagi dengar Sayidina Umar lagi 33:46 dimarahin sama istrinya. 33:47 Heeh. 33:48 Dia lagi dimarah sama istrinya. Terus 33:49 dia mikir, "Waduh, gimana nih? Saya 33:51 khalifah aja dimarahin sama istrinya, 33:53 apalagi gua." Ya udahlah kayaknya 33:55 Sayidina Umar juga enggak bisa ngasih 33:56 solusi nih. Dianya aja masih dimarahin 33:58 sama istrinya. Akhirnya dia pulang. 34:00 Ketika dia pulang, Sayidina Umar 34:02 ngelihat. Terus Sayidina Umar ee ketika 34:04 Sayidina Umar dimarahin istrinya kan 34:05 diam aja. Diam, diam, diam. Begitu 34:07 saudara saya marah, Sayidina Umar buka 34:09 pintu, manggil sahabatnya. Dikejar. 34:10 Kenapa? Kamu tadi mau ngapain? Kata 34:13 sahabatnya, "Iya, saya nih mau nyari 34:15 solusi karena istri saya marah-marah di 34:17 rumah. Saya ada masalah sama istri 34:19 saya." Tapi ketika saya sampai rumah ee 34:22 khalifah, khalifah juga ternyata lagi 34:23 dimarahin sama istrinya. Enggak beda 34:25 jauh sama saya. Khalifah Umar cuma 34:27 tersenyum terus bilang, "Ee kita nih 34:32 semua kebutuhannya dipenuhi oleh istri. 34:34 kebutuhan sehari-hari kita, pakaian, 34:37 makanan dimasakin, bahkan kebutuhan 34:39 syahwat kita juga dipenuhi sehingga kita 34:41 tidak terjerumus dalam jurang perzinaan. 34:44 Jadi kalau seandainya istri marah-marah 34:46 cukup tenang, dengerin aja. Nanti juga 34:48 kalau mereka sudah melampiaskan 34:50 amarahnya selesai itu istri. 34:52 Masyaallah. Jadi 34:53 ini cerita ini jangan diceritain maksur 34:55 WhatsApp maksud tuh kan man gitu 35:00 kayak tante kita. Saya salah satu tante 35:02 kita ditanya sama orang, "Bu, tolong 35:04 saya, Bu. Nih saya kayaknya hubungan 35:06 saya udah enggak sehat sama semua saya." 35:08 Kenapa? Emang saya tuh dalam sebulan 35:10 pasti ada berantemnya dalam sekali. Heh, 35:12 kamu kamu pulang kamu sujud syukur kamu. 35:14 Saya berantem sehari lima kali. 35:18 Yang namanya rumah tangga pasti ada 35:20 bahteranya, cobaannya segala macam. 35:23 Jadi kalau cuma berantem sebulan sekali 35:25 masih bersyukur. 35:26 Bersyukur ya. 35:29 Ya Allah. Jadi untuk para bapak-bapak di 35:32 luar sana kalau dimarahin istri gimana? 35:34 Apalah kita khalifah aja dimarahin sama 35:36 istrinya apalagi cuma kita hamba sahaya. 35:40 Ptan pertanyaan ana tuh ke ee salah 35:44 salah satu ustaz tadi yang membawakan 35:46 materi cinta. Ustaz kalau kita harus 35:49 cinta sama Allah Subhanahu wa taala 35:51 kenapa kita harus takut? 35:52 H 35:53 kenapa mesti ada rasa takut? Bukannya 35:55 kayaknya berlawanan antara cinta dan 35:57 takut. He. 35:59 Tapi kalau kita pikir-pikir lagi, kita 36:01 sama istri kita cinta, tapi ada takutnya 36:03 juga. 36:04 Betul. 36:05 Makanya ee takut itu memang ee salah 36:08 satu bagian dari cinta. Rasa takut yang 36:11 didasari dengan e cinta itu bagus. 36:14 Karena dengan rasa takut itu kita punya 36:16 banderis atau punya batasan-batasannya. 36:19 Ee ruul hikmah khasyatullah. Kepala dari 36:22 segala macam kebijaksanaan adalah rasa 36:25 takut kita kepada Allah Subhanahu wa 36:26 taala. Jadi bohong. Orang bilang cinta, 36:28 cinta, cinta. Islam agama cinta, tapi 36:31 dia maksiat enggak takut. 36:33 Tapi ada orang misalnya melakukan yang 36:36 di luar batasannya, dia tidak berusaha 36:39 mencegah. Itu namanya bohong cintanya. 36:41 Karena enggak ada rasa takut di dalam 36:42 hatinya. Jadi, gitu 36:45 kan. Bisa aja takutnya kita takut 36:47 kehilangan. 36:47 Takut kehilangan. 36:48 Takut tidak disukai. 36:50 Betul. 36:51 Takut tidak mendapat perhatian. He. 36:54 Takut tidak salam kita dijawab. 36:56 Ya kan? 36:57 Kita kan penginnya ee ee mendapatkan 37:02 perhatian full dari Allah, mendapatkan 37:05 kasih sayang Allah, kita mendapatkan 37:08 pertolongan Allah. Kalau kita melanggar 37:13 konsekuensinya mungkin ah kamu saya 37:16 sayang tulus ke kamu seperti ini. Kamu 37:18 begini ah udah satu dicabut kan takut 37:20 tuh menyeramkan kalau kalau kita kan 37:23 semuanya bergantung ke Allah segalanya. 37:25 Betul. 37:25 Kalau kita kehilangan salah satu aja 37:27 misalnya Allah mencabut ee rasa ee 37:30 rahmahnya ke kita. Wah udah berantakan 37:33 hidupmu. Apalagi mungkin takut itu yang 37:35 harus diperhatikan. Bukan takut kayak 37:37 kita ngelihat 37:39 setan bule ya. 37:41 Karena setan bule menyeramkan. 37:44 Setan bulean. 37:46 Oh karena tapi 37:48 setan-setan kita dengar ini e stand 37:51 upnya mongol. Setan Indonesia itu 37:53 divable semua. 37:55 Iya, ada yang ngesot J. Ada yang bolet. 38:01 Kenapa pocong dibacain ayat kursi enggak 38:03 pergi-pergi cabut kapas di komer 38:08 kadang dengar. Benar juga. Iya. 38:11 Kadang-kadang emang benar ya. Hik saya 38:14 baca tunggung tung itu dari nasihat Imam 38:17 Ali. Hikmah itu bisa datang dari 38:20 siapapun bahkan dari orang kafir 38:21 sekalipun. 38:22 Iya. 38:22 Benar benar. 38:23 Iya. Benar. Benar. Benar. 38:24 Iya. Iya. Iya. 38:25 Mudah-mudahan beliau dapat hidayah ya. 38:27 Amin. Amin. Amin. 38:27 Amin. Amin. Amin. 38:28 Iya. Iya. Makanya itu tadi bohong orang 38:31 bilang Islam cinta. Islam cinta. Tapi 38:32 dia terhadap kemungkaran enggak pegal 38:34 hatinya. Dia terhadap kemungkaran enggak 38:37 mau berusaha mencegah. Kalau dia di 38:40 hadapan kemungkaran dia malah ah udahlah 38:43 Allah pasti cinta, Allah masih maaf. 38:45 Enggak. Itu namanya enggak ada 38:46 khasyatullah, enggak ada rasa takut di 38:48 dalam hatinya. 38:49 Iya. Penjelasan Habib Jafar juga bagus 38:51 tuh tentang kenapa Allah yang maha cinta 38:54 tapi menciptakan neraka. H. 38:57 Bukankah neraka itu diciptakan oleh 38:59 Tuhan yang maha cinta? 39:01 Tuhan yang penuh cinta. 39:03 Penjelasannya adalah karena Allah enggak 39:05 ingin kita masuk surga dalam keadaan 39:07 yang kotor. 39:09 Oleh karena itu, sebagaimana ketika kita 39:11 sakit, kita diberi obat, begitu pula 39:13 ketika kita masuk surga dibersihkan dulu 39:15 di neraka. Pahit neraka memang, tapi itu 39:18 sebuah proses yang harus dilewati untuk 39:20 masuk ke dalam surga yang penuh dengan 39:22 penuh cinta. 39:23 Cinta. 39:24 Masyaallah. 39:25 Jangan sampai masuk surga kurang cinta, 39:27 bersihin dulu di neraka. 39:29 Tapi kadang-kadang kita ini kita ini 39:31 suka suka bingung mana cinta, mana 39:34 syahwat. 39:35 Kadang-kadang syahwat dikira itu cinta. 39:38 Ya padahal gampang ngebedainnya, Kak 39:40 Musa. 39:42 Kalau itu cinta, 39:43 H 39:43 darah berkumpul di otak. 39:49 kayaknya saya tahu kelanjutannya nih. 39:51 Kalau itu sahwat darah berkumpul di 39:54 tempat yang lain. 39:54 Iya. 39:55 Otak juga bagian bawah. 39:59 Kita suka kita suka ngetipu kita kalau 40:01 kita sedang dalam keadaan syahwat otak 40:03 enggak bisa bekerja maksimal karena 40:05 darah tidak bergem 40:06 sampai bego. Sebego itu enggak bisa 40:07 membedakan apakah ini syahwat, apakah 40:10 ini kicinta. 40:11 Betul. 40:12 Apakah ini kesenangan sementara? Apakah 40:14 ini kebahagiaan? 40:15 Yes. Betul. 40:16 Betul. Kita ini ya itulah syahwat 40:18 membuat orang bodoh. He. 40:20 Cinta membuat kita pintar dan 40:22 berhati-hati. 40:24 Iya dong harusnya. Apalagi cinta penuh 40:27 kesadaran, ketakwaan. Kalau enggak salah 40:29 ada hadis apa ayat Quran, Kak Isa 40:32 yang berbunyi, "Apabila apabila ada dua 40:34 orang 40:35 bersyirkah 40:37 mengharapkan rida Allah, maka Allah akan 40:40 menjadi pihak ketiganya. Masyaallah. 40:42 Bersyirkah itu enggak cuman berurusan 40:44 perusahaan aja, 40:46 tapi membangun sebuah komitmen 40:48 antara suami istri itu kan persyirkahan 40:50 juga kan. 40:52 Komitmen itu atas nama ee kesadaran. 40:55 Mencari rida Allah membuat menjadikan 40:59 persyarkahan itu keluarga yang sakinah, 41:01 mawadah, warahmah. He. 41:03 Tulus mencari rida Allah, Allah 41:04 lindungi. Kalau Allah lindungi, 41:07 saya enggak ada lawan. 41:08 Saya enggak ada lawan. 41:08 Enggak ada lawan. Ini persis sama ee 41:10 yang terjadi sama Sayidina Ali sama ee 41:13 Ibna Fatimah. I 41:15 kan Sayidina Ali waktu dulu Imam Ali 41:18 cinta sama Ibn Fatimah cuma enggak 41:19 berani waktu masih muda. Kan ini kan 41:21 teman kecil. Sayidina Ibunda Fatimah 41:24 juga cinta sama Sayidina Ali cuma tidak 41:26 berani mengutarakan sampai ibunda 41:28 Fatimah dulu dilamar sama Sayyidina Abu 41:31 Bakar, dilamar Sayyidina Umar. Tapi ee 41:34 Rasulullah dengan cara yang baik menolak 41:37 hingga akhirnya Allah menjadi yang 41:39 ketiga mempersatukan Sayidina Ali dan 41:41 juga Ibunda Fatimah. 41:43 Coba yang mempersatukan Allah. Karena 41:45 dua-duanya sama apa yang Kak Iman bilang 41:47 tadi, dua-duanya menjaga cintanya kepada 41:49 Allah, menjaga ajaran Allah sehingga 41:51 Allah yang menjadi orang ketiga 41:53 menyatukan Sayidina Ali dan Ibna 41:55 Fatimah. Tapi itu contoh yang baik ya. 42:00 Padahal kan bisa langsung mendekati 42:01 Rasulullah. 42:03 Tapi Rasulullah tidak menggunakan 42:05 vetonya untuk menentukan siapa jodoh 42:07 anaknya. H. 42:08 Iya, betul. 42:09 Rasulullah serahkan kepada anaknya untuk 42:11 menerima apa enggak. Rasulullah tentu 42:13 akan menyeleksi, oke ee orang ini layak, 42:17 silakan tanya ke anaknya. 42:19 Ini kejadiannya persis kayak saudara 42:20 kita ini sebelah kita ini 42:22 waktu itu 42:23 ngedekatin bapaknya. 42:24 Tapi syahwat itu sebenarnya syahwat itu 42:27 bukan syahwat dulu ceritanya belum 42:28 selesai. Bapaknya ke anak kayaknya kan. 42:32 Tapi syahwat itu sebenarnya, Kak, itu 42:34 hiasan yang di Allah kasih ke kita. 42:36 Enggak salah syahwat maksudnya 42:38 enggak salah. Enggak salah 42:40 itu emang 42:40 enggak salah. 42:41 Emang biar kita hidup di dunia ini 42:43 enggak bosan. 42:44 Enggak salah enggak salah. Beneran 42:45 enggak salah? 42:46 Syahwat itu Allah yang menciptakan. Yang 42:48 benar yang salah itu syahwat yang 42:49 disalurkan tidak pada tempatnya. 42:51 Betul. 42:52 Ibaratnya isa mules buang airnya enggak 42:55 enggak di WC tapi di mobil orang. Itu 42:57 nyari masalah itu. 42:59 Benar. Benar. 42:59 Kalau kata Ustaz Husein, syahwat itu 43:01 ibarat mobil mewah. Mobil mewah, mobil 43:04 bagus, mewah, apa namanya? CC-nya 43:08 kencang, larinya cepat, tapi enggak ada 43:10 remnya. Nah, itu syahwat enggak ada 43:13 remnya. Nah, kita bisa ggunain mobil itu 43:15 dengan apa? Dengan rem ketakwaan kita 43:18 kepada Allah Subhanahu wa taala. 43:20 Kalau kita sudah ada ketakwaan di dalam 43:22 hati, objek-objek syahwat tadi 43:24 insyaallah akan mengantarkan kita kepada 43:27 kedekatan kita kepada Allah Subhanahu wa 43:28 taala. Kecintaan kita terhadap istri. 43:31 Syahwat tu kan enggak cuman lawan jenis. 43:33 Iya. 43:33 Syahwat itu ada keistri 43:35 enggak sama lawan jenis sejenis juga. 43:38 Astagfirullahalazim. 43:40 Astagfirullahalazim. 43:42 Iya. Maksudnya kepada lawan jenis atau 43:45 kepada anak. Cinta kita ke anak itu kan 43:47 syahwat juga. Cinta kita kepada harta 43:49 benda kita itu syahwat. Cinta kita 43:51 kepada pekerjaan kita, karir kita, 43:54 profesi kita, itu syahwat. Itu 43:56 boleh-boleh. Itu sebagai hiasan kita. 43:58 Kalau ada ketakwaan di dalam kita, itu 44:00 insyaallah akan mengantarkan kita kepada 44:02 kedekatan kita kepada Allah Subhanahu wa 44:04 taala. 44:06 Betul. Dahsyat 44:07 ngomongin syahwat. Sekarang nih lagi 44:09 populer Keman kan sekarang lagi populer 44:11 flexing. Kalau enggak salah namanya 44:12 flexing ya. Orang yang memamer-mamerkan 44:14 harta untuk mengimpresi seseorang. Nah, 44:17 ini terjadi di Cina lagi populer. Jadi 44:20 gini, ada komunitas ee para wanita yang 44:24 ee masuk ke komunitas ee grup sosialita. 44:28 Ada biaya pendaftarannya, ada biaya 44:30 bulanannya. Kemudian di situ dia 44:33 diajarkan bagaimana cara memikat para 44:36 milioner-milioner di sana dari sosial 44:39 medianya. Diajarin cara pose. Mereka 44:42 patungan beli tas. Tasnya dipakai untuk 44:44 ee untuk 44:45 rentaltas. 44:46 bahkan rental tas, patungan untuk rental 44:48 tas sehingga bisa difoto bareng-bareng. 44:51 Kemudian nyewa ee suit suet room di 44:54 hotel yang mewah, kemudian difoto 44:56 masukin Instagramnya sehingga dia ini 44:58 menarik para miluner-milionir muda di 45:01 sana di Tiongkok untuk menjadikan mereka 45:04 pasangan. 45:06 karena ee landasannya mungkin syahwat 45:08 terlihat menarik, terlihat cantik, 45:09 terlihat mewah, terlihat mereka ee 45:12 sejajar hingga akhirnya banyak yang 45:14 menikah dan faktanya banyak juga terjadi 45:17 perceraian dari pernikahan tersebut 45:19 karena dibase on penipuan ya. 45:22 Betul. Betul. Penipuan yang akhirnya 45:24 dilandasi oleh syahwat. 45:25 Dilandasi. 45:28 Ah. Sehingga pernikahannya tidak kokoh. 45:32 Tapi kamu ustaz, saya pernah ketemu 45:33 orang 45:35 namanya X. Dia bilang ini sudah terkenal 45:38 X ini orangnya tajir. Wah, pokoknya udah 45:41 deh 45:41 tanahnya di mana-mana pokoknya tajir 45:43 banget. Tajir banget. Tajir banget. 45:45 Saya ketemu nih orang enggak sengaja ana 45:48 ini. Oh, ente udah ngobrol ngobrol 45:51 ngobrol ngobrol ngobrol ngobrol udah. 45:53 Eh, ini orang biasa aja ya, biasa 45:55 banget. Mobilnya Innova. He. 45:58 Biasa banget. Terus 46:00 Ana lagi duduk ketemu ada orang ngelihat 46:03 ana ngobrol akrab sama 46:06 dia karena enggak tahunya ada ee Ustaz 46:10 Husin kenal ini orang beliau ini kenal 46:13 Ustaz Husin nanti ada ini ini begini 46:15 gitu. Ana ketemu sama orang ngobrol ana 46:18 tuh maksudnya mana sih? Katanya ana hari 46:20 ini janjiin di tempat ini janjiin ketemu 46:23 Pak X nih. Ana ngobrol aja ngobrol terus 46:26 e udah selesai. Oh iya syukran ya man. E 46:29 oh i 46:31 tiba-tiba manente akrab banget sama si 46:34 ini. Ini in ini ini nih. Siapa itu Pak X 46:37 itu? 46:38 Oh 46:38 ah enggak bukan bukan itu Pak X. Benar. 46:42 Eh serius serius. Jadi ada selama 46:44 ngobrol enggak tahu itu Pak X karena 46:46 menyenang seru ngobrol. Oh, ana dia dia 46:49 pikir ana udah tahu. Ana ngobrol akrab 46:51 sama dia, 46:52 ana udah tahu. Ana pikir ana ana janji 46:54 ketemu Pak X 46:55 enggak ketemu. 46:56 Ternyata itu. 46:58 Karena kan enggak mungkin dia lebih tua 46:59 an maaf Bapak siapa? Ana enggak enak 47:01 hati nanya begitu. Udah ngobrol aja. Oh 47:05 ternyata ya. Makanya orang tuh jangan 47:06 lihat dari orang kaya itu orang yang 47:09 benar-benar kaya biasa kok. 47:11 Iya. 47:12 Orang orang yang benar-benar kaya itu 47:15 terbiasa pakai barang mewah. Jadi kalau 47:18 pakai bawang merah enggak akan 47:18 foto-foto. Ngapa? 47:20 Iya. 47:21 Orang pakai bawa orang biasa punya duit 47:24 banyak tuh enggak enggak pamer 47:26 barang-barang mewah. Enggak. Biasa aja 47:28 santai. Justru kan kita kalau sesuatu 47:31 yang baru jadi nora ya 47:33 penginnya pamer gitu. 47:35 Heeh. 47:35 Itu lagi tren kayak man. Soalnya flexing 47:37 ini banyak dipakai untuk meningkatkan ee 47:41 enjudement kalau di sosial media untuk 47:43 ningkatin followers. banyak followers 47:46 bahkan enggak sedikit juga. Ini 47:47 dilakukan untuk model penipuan 47:50 selanjutnya 47:51 meningkatkan kepercayaan kan sudah 47:53 percaya dia buka investasi dikumpulin 47:55 plut sekian miliar hilang. Awalnya dari 47:58 gitu dari memamerkan kekayaan sehingga 48:02 orang percaya bahwa oh memang dia sudah 48:03 sukses, dia kaya 48:05 dan itu memanfaatkan rasa cinta 48:08 cinta kepada dunia. 48:10 Karena cinta kepada dunia tergiur 48:12 ngelihat kayak gituan. Kalau ngelihat 48:13 dunia biasa aja, biasa aja sih. 48:15 Tapi emangnya gimana ya? Mudah-mudahan 48:18 Allah makluminlah kita-kita orang yang 48:19 masih hubbu dunia nih. Yah, enggak emang 48:24 salah satu doa doa yang saya 48:28 terharu banget salah doa. Salah satu 48:30 doanya gini. Ya Allah, janganlah Engkau 48:34 hukumi aku dan adili aku dengan 48:36 keadilanmu. 48:38 Bayangin kalau Allah menghukumi kita 48:42 kalau misalnya kejahatan satu dihukum 48:44 satu, 48:45 habis enggak kita? 48:46 Habis. 48:47 Habis. 48:47 Habis. 48:48 Habis. 48:48 Jadi salah satu doa itu kan, "Ya Allah, 48:50 jangan kau hukumi aku dengan keadilan 48:52 aku. Kok Allah mau straight to the 48:54 point, habis kita." 48:57 I kan dosa satu, balasnya satu. Tobat, 49:00 hilang dosa, dapat pahala. 49:03 Iya. 49:03 Coba kalau Allah benar-benar baku 49:05 seperti hukum yang dilakukan manusia, 49:09 nenek-nenek kesulitan. Kesulit ee 49:12 kelaparan nyuri coklat di penjara 4 49:14 tahun. 49:16 Iya. 49:16 I enggak koruptor 49:18 2 seteng tahun. 49:24 Enggak asik banget itu. 49:25 Iya. 49:26 Ah, ya Allah. Oh, jadi 49:29 kepala dari segala macam kesesatan, 49:32 kehancuran di muka bumi ini, kecintaan 49:34 kita kepada dunia. Iya. 49:36 Jangan jangan buru-buru dihukumlah. 49:38 Biarin untuk Allah maha pengasih maha 49:39 penyayang ya ngasih kesempatan kita 49:41 untuk bidambi. 49:44 Jangan engkau perlakukan aku dengan 49:46 dosa-dosa yang telah ada dong. 49:54 Aduh, ya Allah. Cinta itu sesuatu yang 49:57 abadi, Kak. Cinta itu sesuatu yang 49:58 abadi. Maka dia harus bermuara kepada 50:01 yang abadi. Enggak mungkin cinta 50:04 bermuara kepada sebuah yang fanah, yang 50:07 hilang. Cinta harusnya dimuarakan kepada 50:11 suatu yang maha kekal, maha abadi, yaitu 50:14 Allah Subhanahu wa taala. Atau karena 50:16 yang maha kekal, karena yang maha abadi, 50:18 yaitu Allah Subhanahu wa taala. 50:22 Jadi cinta abadi tidak mungkin bermuara 50:25 pada satu malam. 50:29 Kan populer tuh cinta satu malam. Jadi 50:32 tidak mungkin yang abadi berakhir dengan 50:34 satu malam. Kesimpulan 50:36 bikin-bikin kalimat ini kenapa jadi satu 50:40 ma 50:44 setelah ini Iwan dan Nawat kita akan 50:45 masuk ke segmen terakhir kita. Kalau 50:47 Iwan dan mau berpartisipasi, ayo ayo ayo 50:50 langsung saja WhatsApp ke 0811999720. 50:53 Akan kami bacakan semuanya setelah yang 50:56 satu ini. 51:05 Brasil TV. 51:12 Masih bersama kami teman-teman Minggu 51:14 malam Sabtu yang mendengarkan melalui 51:15 radio, yang mendengarkan melalui 51:16 YouTube, melalui streaming di berbagai 51:18 belahan dunia ataupun melalui Spotify di 51:22 Minggu malam santuy. Yang belum 51:24 subscribe di Spotify kita ada Minggu 51:26 malam santui, Iwan dan Awat bantu kami 51:29 menjadi 500 terbaik karena sekarang 51:31 masih 10.000 Ibu terbaik di Nar 51:34 jauh ya? 51:35 Ada masih jauh masih jauh baru di-upload 51:37 tiga atau empat episode gitu sama Isa. 51:39 Isa sih jarang jarang uploadnya. 51:41 Isa lagi sibuk ke Musa. 51:42 Oh iya 51:43 Musa. 51:44 Ih dia sibuk ngurus muka 51:46 juga ngurus 51:48 sibuk ngurus ee bisnis untuk masa depan 51:53 dan Isa juga sibuk ee ngurus perasaanus 51:57 untuk calon yang sedang di dekati. 52:01 Semoga diridai Allah. Tapi tahun inilah 52:03 insyaallah. 52:03 Amin. Amin. 52:05 Amin. Insyaallah di waktu yang terbaik 52:06 sa apalagi sekarang lagi musim hujan dan 52:08 di setiap hujan Isa seperti biasa. Hujan 52:11 di luar basah di pipi. Yang penting 52:13 jangan lahirannya November akhir tal 52:15 produk Valentine. 52:16 Waduh. 52:18 Tapi tapi anak November akhir loh. 52:21 Yang mana? 52:22 Abdu. 52:22 Oh Abdu November akhir 52:23 21 November. Eh eh lupa deh tanggal 52:26 berapa. 52:26 Waduh. Waduh. Kaira lupa. Kaira 52:29 man kayaknya kapan? Februari bukan 52:31 Maret. 52:32 Oh, 6 Januari. 52:33 6 Januari. Oh, enggak lama berarti 52:34 langsung isi ya kayak mana? 52:35 Isi sebulan. Eh, kosong. Sebulan 52:37 kosong sebulan, ya. 52:38 Masyaallah. 52:39 Masyaallah. Kaira ulang tahun berarti. 52:42 Bentar lagi ya, Kak? 52:42 Bentar lagi. 52:43 Milad. Bentar lagi ya. 52:44 Bentar lagi. 52:44 Wah, selamat milad. Kairahat. 52:47 Kemarin pas ulang tahun perkawinan ee 52:49 udah tanggal 52:50 tanggal 6 Januari 52:52 tanggal 7-nya, 52:53 man. Kita kan kemarin datang tahun 52:56 berkawin. Oh, iya ya. 52:59 baru nyadar ya. 53:00 Oh itu yang kayak main di Bandung ya? 53:02 Bukan itu. Itu kan kamu saing tiap ee 53:05 anniversari jalan-jalan ke dunia rumah. 53:09 Oke. Ada WhatsApp masuk dari Butini 53:11 Kiman. Ada strategi menarik nih. Saya 53:13 dulu waktu masih muda setiap tanggal 14 53:15 Februari banyak yang ngasih coklat. Saya 53:18 terima coklatnya terus saya kasih tahu 53:20 sama yang ngasih. Maaf saya enggak 53:21 ngerasain. Saya enggak ngerayain 53:23 Valentine. Kalau kamu mau ngerahin 53:24 silakan saya mau coklat sama bunganya 53:26 aja. Ya, 53:27 kesimpulannya ibu kembang desa. 53:28 Ibu kembang desa 53:30 atau kembang kota 53:32 atau kembang kota 53:32 atau bunga bang. 53:33 Eh, 53:36 dari Pak Amsir di Kembang Utara. Benar, 53:39 Uncle Firman. 53:40 Aduh, 53:41 degdekan saya nih. 53:44 Ee saya tahu Kiai Haji Munf Munfasir. 53:48 Munfasir 53:49 beliau benar ramah dan murah senyum 53:51 sekali, enggak pernah marah. Dan kata 53:53 ustaz aneh, beliau enggak pernah makan 53:55 selain dari hasil pertaniannya. Benar 53:57 kata angkel Firman. Beliau begitu tawadu 53:59 dan tidak pernah mau untuk memikirkan 54:02 keduniaan. 54:04 Ana juga tahu 54:05 tahu warna duit. 54:06 Tahu warna duit. 54:09 Tapi orang-orang yang ee guru-guru kita 54:12 yang benar-benar enggak mengejar dunia 54:13 tuh malah dunia ngejar-ngejar 54:15 benar 54:15 mereka. Ya, 54:16 benar. Benar. 54:17 Gampang banget rezekinya. sampai di 54:19 makam yang udahlah enggak mau mikirin 54:21 dunia itu dunia akan ngejar-ngejar tuh. 54:23 Iya 54:24 kayak Sayidina Utsman ya yang memutuskan 54:28 untuk menjadi miskin malah semakin kaya. 54:30 Abdurrahman bin Auf 54:32 yang sempat membeli 54:33 kurma busuk itu. 54:34 Kurma busuk 54:34 Abd Auf ya. 54:35 Heeh. Emang dari dia aman datang kan. 54:38 Gimana tuh ceritanya? Kim entar ada 54:40 komiknya sebelah sahabat Nabi. Ana mau 54:42 promosiin ini komik nih. Keren Ana lagi 54:44 mencoba menghubungi penerbitnya. Ana 54:46 sudah beli komiknya. Komik loh. He. 54:48 Orang ini menulis komik tentang Bilal. 54:51 He. 54:51 Ee ana baru baca 11 sahabat Rasulullah 54:55 yang ana sudah baca kisah tentang S 54:58 sebentar itu 11 sahabat Rasulullah dalam 54:59 satu komik atau 11 komik? 55:01 Sabik dalam satu komik. 55:02 Itu FBI Jenggotan itu beda bukan 55:04 apaan? 55:04 FBI jenggotan bukan beda. 55:06 Penulis komik juga. FBI jenggotan. 55:07 penulis penulis komik Islam. 55:09 Nah, itu ana jeleknya tuh kalau buku 55:11 atau penulis itu enggak hafal penulisnya 55:13 kecuali Bu buku eh Book of Santo hafal 55:18 penulisnya. 55:19 Iya. Saya sendiri 55:20 saya sendiri gitu. Bahkan dulu yang 55:24 awal-awal set Herry ke Lasel 55:27 saya ini kayaknya tahu dari mana ya nih 55:29 nama kayaknya tahu ya. Saya mikir mikir 55:33 mikir pulang ke rumah buka lemari buku 55:35 enggak ini ada 10 bukunya. 55:37 itu jeleknya saya tuh gitu kalau baca 55:38 buku kalau keasyik kan enggak ingat nama 55:40 penulisnya 55:42 kecuali Book of santui. 55:44 Kecuali book of santui sama buku ini. Ee 55:46 buku yang pertama Keman apa? Dari hati. 55:49 Dari hati. Eh 55:50 tapi itu udahlah 55:53 itu kan lagi coba-coba. 55:55 Saya emis dari Sukabumi. Minggu malam 55:58 santui adem sekali cerita-ceritanya. 56:00 Saya jadi senyum-senyum sendiri. Makasih 56:02 untuk ilmunya. Lanjut 56:03 kumaha penyis Pak Miss Damang sadayana. 56:06 Damang sadayana 56:07 itu bahasa sundanya sensitif sekarang 56:09 ya. 56:09 Aing anjen manusia gitu. 56:15 Masyaallah. Kemudian ada lagi dari Bu 56:18 Femi, Bu Tini sudah, Bu Mustiana, Pak 56:21 Aceng Badrudin, 56:23 kemudian ada dari Pak Rahmat Agung 56:25 Wibowo, ada Ibu Darma di Bekasi. Ustaz 56:29 Isa tadi surat Maryam tuh ayat berapa 56:32 ya? 56:32 96. 56:34 Innalladzina amanu wailushati 56:38 lahumahmanu wudda. Sesungguhnya orang 56:41 yang beriman dan beramal saleh Allah 56:44 akan hadiahkan. 56:46 Allah yang maha rahman, Allah yang maha 56:48 pengasih akan tanamkan di dalam hatinya 56:51 rasa kasih sayang. 56:54 Masyaallah. Ada Pak Johar dari 56:56 Kalideres. Ada Bu Tari 57:00 senang sekali menyimak e acara-acaranya. 57:03 Kemudian ada Bapak Fauzi Tamim, ada Bu 57:07 Nurjamah 57:08 dari Singapura, Singap. 57:10 Uh, sipal banget kok. 57:11 Ada Ibu Siti, 57:13 ada Ibu Siti. Kenapa pada malam hari ini 57:16 semuanya memakai baju warna gelap? 57:19 Semoga hatinya tidak segelap a 57:21 pag 57:21 kalau saya selalu 57:22 selalu 57:24 kenapa tuh? selalu 57:25 kenal 57:26 orang istri saya pernah kalau saya kan 57:27 buka baju milih baju 57:29 ee terus laki-laki itu kewajiban 57:31 laki-laki normal adalah milih baju pasti 57:33 berantakan. 57:34 Iya benar benar benar benar istilah ini 57:37 baju hitam semua, kenapa pakai 57:38 dipilih-pilih 57:40 pada warnanya hitam semua. Iya Kan? Iya 57:43 benar juga ya kalau pikir-pikir K jarang 57:45 jarang K pakai baju selain warna hitam 57:47 sama warna putih. 57:49 Putih kalau ngaji doang. 57:51 Kenapa it mau jawaban filosofis apa 57:54 bukan? 57:55 dua-duanya. Heeh. Jawaban filosofis 57:57 begini, kenapa saya memakai baju warna 57:59 hitam? Karena saya masih banyak melihat 58:03 penderitaan di hadapan saya. 58:06 Loh, kelihatan 58:07 warna hitam itu identik dengan warna 58:09 yang ee berkabung. 58:11 Oh, warna sendiri. 58:12 Makanya saya pakai baju hitam. Jawaban 58:15 nonfilosofisnya adalah 58:17 karena dengan warna hitam saya terlihat 58:19 sedikit lebih kurus 58:21 karena enggak ada bayangan 58:22 lengkuka-lekukan enggak kelihatan. 58:24 Benar. Itu aja sebetulnya. Sebenarnya 58:26 sesimpel itu aja sih. Sama gini saya ini 58:28 jorok kamusa. Saya tuh kalau makan 58:31 terutama makan yang berkuah netes ke 58:33 mana-mana. Kalau putih repot 58:35 kasihan istri saya udah paling aman 58:38 untuk saya hitam. 58:39 Hitam ya. 58:39 Tapi paling benci banget saya kalau 58:42 misalnya ada orang bilang, "Man, ente 58:44 hitam pakai baju hitam kayak ini." Y 58:46 elah enggak tahu anak metal tandanya. 58:49 Pergi ke acara metal biar lihat itu 58:51 hitam semua. 58:53 Benarbenar. Tapi hitam tuh membuat orang 58:55 yang memakainya terlihat lebih 58:59 misterius. 59:02 Terlihat lebih ee susah ditebak. 59:06 Gendut apa kurus? Gendut apa kurus? 59:09 Enggak sih sebetulnya. Karena itu saya 59:10 tuh kalau makan tuh suka asal-asalan 59:12 gitu terutama yang berkuah. Kalau putih 59:14 kelihatan banget 59:15 kamusa. 59:16 Tapi kalau hitam kan enggak kelihatan 59:17 gitu kan. Udah soal gitu aja sesimpel 59:20 itu. 59:21 Siap. Hatinya enggak hitam, hatinya 59:23 bunga-bunga. M 59:24 hatinya mah pink. 59:26 Pink. Wih, 59:27 dong. 59:30 Ada Pak Jumarsi, ada Pak Arwin, ada Bu 59:32 Umi Alia, ada Pak Takrun dari Condet. 59:35 menyimak ada Mas Fajrin, ada Mas Herman, 59:38 Bu Enin, Bu Arfah dari Solo, Bu Titi 59:41 Lestari, Pak Muhammad Rosidi, 59:44 ada Pak Saifudin, Pak Joko Mursito, Bu 59:47 Yul Afni, Bu Ina Cilandak dan juga ada 59:51 Mas Hender, Bu Maryati dan Ibu Vina 59:53 Pamulang, Ibu Aziz. Masyaallah banyak 59:55 Pak Sodikin, Pak Mukhtar, Pak Adi, Pak 59:58 Maman, Pak Nur 1:00:00 banyak ya. 1:00:02 nya karena kita 1:00:02 untung enggak dibaca kalau dibaca protes 1:00:04 semua tuh kamu kakak Isa 1:00:06 karena kita sudah menjanji menyebutkan 1:00:07 nama sedikit lagi kan Bu Nur Pak Slamat 1:00:09 Pak Juana Bu Suryanti, Pak Sukani Bu 1:00:12 Femi Teber dan Bu Mame dari Bekasi 1:00:15 terima kasih terima kasih terima kasih 1:00:16 sudah mengirimkan WhatsApp-nya ke acara 1:00:19 Minggu malam santun. 1:00:21 Nah, tadi Keman sudah ngasih 1:00:22 perspektifnya perbedaan antara cinta dan 1:00:24 juga syahwat. Dari perspektif Islam 1:00:26 bedanya apa, S? Iya. Tadi ee syahwat itu 1:00:29 adalah salah satu objek cinta kayak yang 1:00:31 Allah Subhanahu wa taala sebutkan di 1:00:34 dalam surat Ali Imran. 1:00:35 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:00:37 Zuyina linasi hubbus syahwat minanisai 1:00:41 wal banin walqatiril muqantar minzahabi 1:00:45 wal fidaliril musamati walami walika mat 1:00:50 dunya wallahuahu 1:00:53 husnul maab dijadikan indah. atau 1:00:57 dijadikan ee 1:00:59 ya dijadikan indah dihiasi di mata 1:01:03 manusia hubbu syahwat kecintaan terhadap 1:01:06 objek-objek syahwat 1:01:07 minanisa 1:01:09 daripada perempuan bagi laki-laki tentu 1:01:12 laki-laki bagi perempuan 1:01:14 wal banin dan kepada anak-anaknya 1:01:16 walqanatiril muqantarah dan kepada 1:01:19 harta-harta benda yang disimpan 1:01:22 ee minadzahab daripada emas wal fidah 1:01:25 perak 1:01:28 juga kendaraan-kendaraan, kuda-kudaam 1:01:31 dan juga ee hewan ternak wal harga 1:01:35 ladang-ladang kita itu semua adalah mata 1:01:39 atau kenikmatan yang sifatnya tuh 1:01:41 sementara. Kita nikmati di dunia aja. 1:01:45 Semua syahwat pasti ada batasannya. 1:01:47 Pasti deh 1:01:48 kam beli apa? Beli handphone bagus 1:01:51 banget. Pasti kamus ada saat-saatnya 1:01:53 bosan 1:01:54 sama handphone tersebut. Mata kenikmatan 1:01:57 sifatnya sementara. Ee Kak Iman suka 1:02:00 apa? Makan duren ya. 1:02:02 Makan satu du biji udah bosan udah 1:02:05 kenyang. Tapi tiga belum ya. Itu makan 1:02:08 30 mungkin 1:02:10 makan tiga biji udah udah sifatnya udah 1:02:12 yang eh udah kenyang. Jadi itu 1:02:15 objek-objek ee mata apa kenikmatan yang 1:02:18 ada batasannya. 1:02:20 Wallahu indahu husnul maaf. Allah 1:02:22 Subhanahu wa taala punya kenikmatan yang 1:02:25 lebih baik lagi, jauh lebih baik yang 1:02:27 Allah Subhanahu wa taala sebutkan di 1:02:29 ayat selanjutnya. Qul a unabbiukum 1:02:32 bikhairin minzalikum. Katakanlah mau 1:02:34 enggak aku kasih tahu sesuatu yang lebih 1:02:37 baik daripada hal-hal yang kamu cintai 1:02:40 tadi. Lilladintaq. Bagi orang-orang yang 1:02:42 bertakwa jannatun 1:02:45 jannatun tajri min tahtialan anhar. Ada 1:02:48 surga-surga yang mengalir di bawahnya. 1:02:51 Sungai-sungai 1:02:53 kholidina fiha mereka kekal di dalamnya. 1:02:56 Wa azwajum mutaharah. Dan juga 1:02:58 istri-istri yang suci, yang bersih, yang 1:03:01 cantik, yang bening. Waridwanum 1:03:04 minallah. Eh, wazwaj mutaharah 1:03:07 waridwanum minallah. Dan jauh di atas 1:03:09 itu kenikmatan yang Allah Subhanahu wa 1:03:11 taala berikan bagi orang-orang yang 1:03:13 bertakwa adalah keridaan dari Allah 1:03:16 Subhanahu wa taala. Kalau kita sudah 1:03:18 mendapatkan keridaan dari Allah 1:03:20 Subhanahu wa taala, semua nikmat yang 1:03:22 tadi disebutkan di kalimat-kalimat 1:03:25 sebelumnya kerasa kecil aja. 1:03:29 Khair minzalik. 1:03:31 Wallahu basirun bil ibad. Sesungguhnya 1:03:33 Allah Subhanahu wa taala maha 1:03:35 mengetahui, maha melihat hamba-hambnya. 1:03:38 Siapa itu? Orang yang bertakwa. Sebutkan 1:03:41 alladzina yaquuluna rabbana innana 1:03:44 amanna. Mereka orang-orang yang berkata, 1:03:47 "Wahai Rabb kami, innana amana. 1:03:50 Sesungguhnya kami beriman. Fagfirlana 1:03:53 dunubana waqinaabanar. Maka ampunilah 1:03:56 dosa kami dan selamatkanlah kami dari 1:03:58 api neraka." Artinya orang-orang yang 1:04:00 senantiasa bertaubat, senantiasa meminta 1:04:03 ampun kepada Allah subhanahu wa taala. 1:04:05 Sekecil apapun dosanya, sebesar apapun 1:04:08 dosa yang dia punya, dia senantiasa 1:04:10 bertaubat kepada Allah Subhanahu wa 1:04:12 taala. Itulah orang-orang yang 1:04:13 mendapatkan kecintaan dari Allah 1:04:15 Subhanahu wa taala. Asobirin orang-orang 1:04:18 yang sabar. Sabar dalam ketakwaannya. 1:04:21 Sabar untuk tahan tidak tergoda maksiat. 1:04:24 Sabar untuk tahan melaksanakan 1:04:27 perintah-perintah Allah Subhanahu wa 1:04:28 taala. Karena memang di awal perintah 1:04:30 Allah dan larangan Allah berlawanan 1:04:33 dengan hawa nafsu. Sabar untuk bisa 1:04:36 tetap berada di jalan Allah Subhanahu wa 1:04:38 taala yang lurus. Wasodqin dan 1:04:41 orang-orang yang jujur. Walqitin dan 1:04:43 orang-orang yang tunduk taat kepada 1:04:45 Allah Subhanahu wa taala. Wal munfiqina 1:04:47 dan orang-orang yang senantiasa berinfak 1:04:50 mengeluarkan sebagian hartanya untuk ee 1:04:53 dimanfaatkan di jalan yang benar, di 1:04:55 jalan Allah Subhanahu wa taala untuk 1:04:57 membantu orang lain. Wal mustagfirina 1:05:00 bil ashar. Dan orang-orang yang 1:05:01 senantiasa meminta ampun kepada Allah 1:05:04 subhanahu wa taala di ashar di malam 1:05:07 hari. Artinya di saat orang lain udah 1:05:10 pada tidur terlelap, dia dalam 1:05:12 kesendiriannya 1:05:14 bersama dengan Allah Subhanahu wa taala, 1:05:15 dia beristigfar, mohon ampun, sujud, 1:05:18 nangis-nangis di depan Allah subhanahu 1:05:20 wa taala. Enggak ada lagi orang yang 1:05:22 ngelihat dia. Jadi ibaratnya nangisnya 1:05:24 itu enggak dicampuri dengan rasa ria, 1:05:27 enggak dicampuri dengan 1:05:28 drama, 1:05:29 drama. Dia minta ampun sama Allah 1:05:32 Subhanahu wa taala. 1:05:35 Masyaallah. Masyaallah. 1:05:38 Mas 1:05:38 ya. Semoga Habib Isa tahun ini nikahlah 1:05:41 yang udah siap banget. Udah siap banget 1:05:44 tuh. 1:05:44 Amin. Ya, itu tadi bedanya syahwat 1:05:46 dengan cinta. Syahwat salah satu objek 1:05:48 aja hiasan yang diberikan oleh Allah 1:05:50 Subhanahu wa taala. Ibarat mobil mewah 1:05:52 yang enggak ada remnya. Remnya adalah 1:05:54 ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa 1:05:56 taala. 1:05:57 Tapi mungkin salah satu beda syahwat 1:05:59 sama cinta ya kamu saya 1:06:00 kalau kita berbicara syahwat itu 1:06:02 darah bukan 1:06:03 ee bukan ini jawaban agak benar. Ee 1:06:06 kalau tadi kan 1:06:09 ee kalau contohlah 1:06:13 ana udah menikahi istri ana itu 1:06:18 20 tahun. 1:06:19 Oh lama ya K 1:06:20 20 tahun ana nikah 20 tahun. 1:06:24 Abdu aja sudah berapa, Tang? 1:06:25 Abd 19. 1:06:26 19 ya? 1:06:26 19 1:06:28 mungkin. 1:06:31 Ee cewek cantik banyak. H 1:06:33 mungkin. 1:06:35 Tapi 1:06:37 ini part ini supaya istri mudah-mudahan 1:06:39 istri saya enggak dengar. 1:06:42 Tapi bagi saya belum ada yang ngalahin 1:06:44 istri saya. 1:06:47 M terus kalau cinta itu mungkin yang 1:06:50 saya rasakan adalah 1:06:52 berkembang 1:06:53 H 1:06:54 dari sekedar ee sayang ingin memiliki 1:06:59 cinta sampai terjadi kebutuhan. He. 1:07:04 Ibaratnya 1:07:05 ee seperti kita pada oksigen. 1:07:08 He. 1:07:10 Kalau enggak ada nih kayak ada yang 1:07:12 kurang di tubuh kita. Mungkin itu cinta 1:07:14 kali ya. Kalau syahwat kan tersalur kan 1:07:16 ya selesai. 1:07:18 Kalau ini enggak ada selesainya nih. 1:07:20 Iya. Iya. Terus terus dibutuhkan sampai 1:07:22 akhir-akhir 1:07:23 terus dibutuhkan. 1:07:24 Berantem berantem. Tapi kalau enggak ada 1:07:27 oh nyari-nyari gitu. Ih, sebel gini tapi 1:07:30 tetap nyari gitu. Itu kali ya. 1:07:33 Apa Kiman kunci rumah tangga bisa 1:07:35 harmonis sampai 20 tahun tuh? 1:07:38 Gimana cara merawat cinta? 1:07:39 Kalau harmonis mah kamu saya akur terus 1:07:42 baik terus. Enggak ada kan sudah 1:07:44 membuktikan selama 20 tahun. 1:07:47 Kita tanya ke yang lebih dari 20 tahun. 1:07:49 Nah, 1:07:50 kita tanya ke yang sudah menikah lebih 1:07:51 dari 20 tahun. 1:07:52 Sambil nunggu yang menikah lebih dari 20 1:07:54 tahun, cara Kemwat cinta sampai 20 tahun 1:07:57 tu gimana? 1:08:01 Ada enggak masa-masa bosan gitu dan 1:08:03 gimana ngalihinnya? 1:08:06 Bosan. 1:08:07 Mungkin gini, hidup itu kayak roller 1:08:10 coaster, 1:08:11 up and down. 1:08:13 Makanya hidup menarik. 1:08:14 Kalau hidup flat gitu enggak menarik. 1:08:16 Enggak menarik ya. 1:08:17 Ada adrenalin yang bernik naik turun 1:08:19 naik turun. Justru itu hidup jadi 1:08:20 menarik. 1:08:22 Ee kar kenapa bertahan? mungkin pertama 1:08:27 sama satu sama lain merasa butuh 1:08:29 saling membutuhkan 1:08:31 sama-sama mencari kebetulan nih arah 1:08:34 tujuannya sudah sama nih oh kita 1:08:35 tujuannya ke sana ya oke yuk kita jalan 1:08:37 bareng gitu 1:08:38 sama-sama udah menjadikan pasangan tuh 1:08:41 teman yang pas untuk perjalanan 1:08:43 menuju akhirnya udah udah ketemu ini 1:08:45 teman yang pas untuk menuju perjalanan 1:08:47 akhir nih 1:08:48 enggak mau diganti yang lain dan kita 1:08:49 sama-sama merasa kita ini enggak 1:08:51 sempurna jauh dari sempurna yuk kita 1:08:54 sama-sama sama tolongmenolong untuk 1:08:55 menjadi sempurna. H 1:08:56 kesempurnaan itu nanti didapatnya pas 1:08:58 sudah berakhir, sudah selesai baru kita 1:09:00 kalau ada Kaira di depan sini coba K 1:09:07 ya ikhwan sekalian inilah kita hadiran 1:09:10 Kak Ira 1:09:13 Kak Imran Kak Ira di depan 1:09:15 jadi lu ngeledekin Kak Ira gak boleh ke 1:09:16 rumah gua loh sayedekin 1:09:20 Kak Ira gak boleh ke rumah 1:09:22 ini benan Kak Ira dengar nanti 1:09:24 ketawa-tawa sendiri Astagfirullahalazim. 1:09:28 Aduh ya Allah ya Rab. Udah malam nih. 1:09:31 Jangan trek recordnya udah gini jangan 1:09:33 kelihatan muji-muji gini. Engak asik 1:09:36 track recordnya di rumah tuh karakternya 1:09:37 dinyebelin gitu. Udah 1:09:40 itu kalau ngelihat kisah hidupnya Kak 1:09:42 Iman masyaallah gimana Kakira nemenin 1:09:44 Kak Iman waktu masa sakit dulu ya 1:09:46 masa jatuh-jatuhnya ya 1:09:48 ketipu. Waktu Keman ketipu besar tuh 1:09:50 sudah nikah ya? 1:09:51 Udah. 1:09:53 Berapa mil itu waktu itu ketipu? Ih, 1:09:54 jangan ngomongin mm-an lah. T aja deh. 1:09:58 Lebih ya? Lebih ya. 1:09:59 Kalimat awalnya tuh merendah, kalimat 1:10:02 selanjutnya baru meroket. 1:10:06 Itu justru 1:10:07 jadi setelah kisah-kisah itu kira-kira 1:10:09 mungkin enggak ninggalin? Enggak mungkin 1:10:11 gitu. 1:10:11 Enggak mungkin. Benar. 1:10:12 Karena titik rendahnya sudah dilewati 1:10:14 karena iya terlalu banyak e hal yang 1:10:16 dilewati. Benar. Udah. Wen-mudahan ini 1:10:19 enggak dengar lagi GR dia. 1:10:21 Iya iya benar. 1:10:22 Iya betul betul. Luar biasa. Kaira bisa 1:10:24 menemani di titik terendah tuh enggak 1:10:26 semua orang bisa melalui itu. 1:10:29 Ibarat pohon akarnya sudah terlalu kuat 1:10:31 ya. Asluhabit wauha fisama. 1:10:35 Akarnya menetap dan cabangnya di langit. 1:10:38 Masyaallah. Itu cinta Kiman itu sama K. 1:10:42 Wah sungguh. Ee kalau kata anak muda 1:10:44 zaman sekarang couple golds. 1:10:45 Couple goals. Masyaallah. Masyaallah 1:10:48 tabarakallah. 1:10:49 Masyaallah. Ada dari Ikhwan Ahmad. 1:10:51 Benar. Cinta tumbuh dan berkembang. 1:10:53 sesuai dengan kebutuhan. 1:10:55 Hm. 1:10:56 Saya nikah sudah 26 tahun dan mulai dari 1:10:59 ngontrak sepetak. 1:11:02 Masyaallah. Cinta tuh ya saking agungnya 1:11:05 menjadi salah satu syarat kita 1:11:07 mendapatkan kebaikan. Di surat Al Imran 1:11:09 Allah Subhanahu wa taala berfirman, 1:11:11 azubillahiminasyaitanirrajim. 1:11:13 Lan tanalul birro hatta tunfiqu mimma 1:11:16 tuhibbun. kamu enggak akan mendapatkan 1:11:18 kebaikan sampai kamu menginfakkan apa 1:11:21 yang kamu cintai. 1:11:23 Jadi infak kita tuh bukan sesuatu yang 1:11:26 kita enggak butuh benar udah enggak kita 1:11:28 pakai bukan sesuatu yang kita cintai 1:11:30 justru kamu enggak bakal dapat feedback 1:11:32 kebaikannya kecuali kamu sudah 1:11:34 menginfakkan apa yang kamu cintai. Jadi 1:11:37 kalau kita cinta, nah itu udah pantas 1:11:39 tuh kita kita infakin 1:11:41 kayak kita waktu itu ya ada bencana alam 1:11:43 kita rasil menerima dan meny menerima 1:11:47 dan akan menyalurkan pakaian bekas layak 1:11:50 pakai 1:11:51 yang dikirim kayak rasil tempat tong 1:11:53 sampah 1:11:56 kayak dia lagi cuci gud kayak cuci 1:11:57 gudang aja 1:11:59 jangan gitulah 1:12:00 jangan gitu 1:12:01 kalau mau ngasih yang kita suka 1:12:02 yang kita suka 1:12:03 paling enggak yang masih bagus lah 1:12:05 iya benar 1:12:05 kalau ana banyak Ya, ana suka cuma 1:12:07 enggak cukup. 1:12:09 Benar. 1:12:11 Kalau perlu ke warung eh ke apa? Ke mall 1:12:14 beli sumbangin. 1:12:16 Masyaallah. Ada ada Bu Milda Bekasi 1:12:19 Barat hadir. Kemudian Bu Dalmina, Bu 1:12:23 Mugi Jumana di Cikupa, Mahali Ciganjur, 1:12:27 Sarah dan Ima dari Bekasi Timur. Maryati 1:12:30 Jamal Sukabumi menyimak. Ahmad Sugiarto 1:12:33 dari Bali nyimak. Bu Munira Rohim ada 1:12:37 Bali ya. 1:12:38 Masyaallah. 1:12:39 Bali dengarnya dari mana tuh? YouTube 1:12:40 ya? 1:12:41 YouTube atau mungkin streaming 1:12:42 Banyuwangi? Banyu juga nyampai Bali. 1:12:44 Iya. 1:12:45 Pak Muhammad Hanafi. Alhamdulillah. 1:12:47 Kemudian 1:12:48 ada dari Pak Sutario Ortega. Weh Pondok 1:12:52 Bambu. 1:12:54 Muntiah Busyairi. Bu Juni dari Ciputat. 1:12:57 Bu Rulis Wahyuni, Bu Pak Muhammad Zaki. 1:13:01 Masyaallah tabarakallah. 1:13:03 Masyaallah. Masyaallah. 1:13:04 Ngomongan cinta tuh enggak ada habisnya 1:13:06 ya. 1:13:06 Enggak ada habisnya, Kak. Enggak ada 1:13:07 habisnya. 1:13:08 Ada kisah sahabat baru keingat nih. 1:13:10 Namanya tuh Astagfirullahalazim ni 1:13:11 orangnya pelupa. Namanya tuh Zahid dan 1:13:14 Zulfah. 1:13:15 Wah ini ee Zahid nih pemuda sufah. 1:13:19 Keman. 1:13:19 He. 1:13:20 Suatu hari Rasulullah nanya, "Zahid, 1:13:22 wahai Zaid, kamu enggak mau nikah?" 1:13:24 Kata Zaid, "Ya Rasulullah, siapa sih 1:13:26 yang enggak mau nikah? Usianya sudah 35 1:13:28 tahun pada saat itu kalau enggak salah." 1:13:29 Antum berapa? 1:13:31 25 1:13:33 10 tahun 1:13:34 masih? Masih. Masih. Oke. Masih ada 9 1:13:35 tahun kok. 1:13:39 Kata Zahid, "Ee 1:13:42 siapa yang enggak mau nikah?" "Ya 1:13:43 Rasulullah, saya nih mau nikah, tapi 1:13:45 saya ee cumalah pemuda dengan buruk rupa 1:13:49 dan tidak mapan. Saya masih tinggal aja 1:13:51 masih di Sufa." Sufa kan yang di yang 1:13:54 tempat ee para sahabat di depan Masjid 1:13:57 Nabawi pada saat itu. Sekarang sih 1:13:58 Masjid Nabawi sudah melakukan pelebaran 1:14:01 sehingga sufah masuk ke dalam masjid. 1:14:02 Kalau dulu kan di area depannya tuh saya 1:14:04 kalau enggak salah. Kalau sekarang depan 1:14:06 makam Rasul. Nah, kemudian singkat 1:14:08 cerita Rasulullah bilang sama Zahid, "Ya 1:14:10 udah Zahid nih saya bikinin surat nih 1:14:12 kamu bawa untuk melamar namanya Zulfa 1:14:16 di ee sana dikasih alamatnya." Kemudian 1:14:19 Zaid datang ternyata yang 1:14:20 daerah pegunungan 1:14:21 ee enggak ternyata Zulfa nih 1:14:24 [Tertawa] 1:14:26 Zulfani ternyata di petam eh bukan. 1:14:32 Nah, ternyata Zulfani keman orang kaya. 1:14:35 Ternyata orang kaya dari keluarga 1:14:36 terpandang dan cantiknya luar biasa. 1:14:39 Zaid datang. Zaid bilang sama ayahnya. 1:14:42 Ayahnya itu namanya Said, "Wahai ee 1:14:44 saudaraku, ini aku bawa surat dari 1:14:46 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam." 1:14:47 Kemudian ayahnya baca surat dari 1:14:49 Rasulullah kan. Wah ternyata untuk 1:14:51 melawan anaknya. Ayahnya bilang sama 1:14:53 anaknya Zulfa. Zulfa nangis. Zulfa 1:14:55 enggak tahu kalau itu ee utusan dari 1:14:58 Rasulullah. Zulfa nangis ngelihat 1:15:00 ngelihat ngelihat Zaid nangis waktu itu. 1:15:02 Enggak mau ayah. Tega banget ayah. 1:15:04 Kurang lebih bahasanya tega banget 1:15:06 nikahin sama pemuda seperti itu. Aku nih 1:15:08 cantik. Banyak pemuda-pemuda terpandang 1:15:10 yang sekufu sama kita yang mau 1:15:12 menikahiku. Heeh. 1:15:13 Kemudian ee 1:15:16 Said bilang, "Ayahnya Zulf tuh Zaid, 1:15:18 bukan aku yang menolak tapi anakku tidak 1:15:20 menerima." Jadi tolong sampaikan pada 1:15:22 Rasulullah bahwa bukan bawonangku, tapi 1:15:24 anaknya tidak mau menerima. Zulfa 1:15:26 dengar, "Hah, kok boboan sama Rasulullah 1:15:28 wahai ayah?" Terus ayahnya bilang, "Iya 1:15:31 ini Rasulullah yang yang menyuruh Zahid 1:15:33 melamar dirimu." 1:15:35 Zulfa langsung istigfar, langsung 1:15:36 nangis, minta maaf. Ya Allah, kalau 1:15:38 memang Rasulullah yang meminta, "Saya 1:15:39 ikhlas. Dia berarti jodoh terbaik saya." 1:15:41 Kata Zulfa. Ya udah kata Zulfa, "Saya 1:15:44 saya saya saya mau saya minta maaf, 1:15:46 istigfar saya tobat, minta maaf ayo kita 1:15:48 menikah kata Zulfar." Akhirnya Zaid 1:15:51 senang nih kan Zaid pergi kemudian Zaid 1:15:53 meminta bantuan kepada Sayidina Umar, 1:15:56 pada Sayyidina Abu Bakar, kepada 1:15:58 Sayyidina ee Utsman untuk membantu 1:16:00 maharnya. Dikasih maharnya. Kemudian 1:16:02 Zaid memberikan ee unta terbaik eh bukan 1:16:05 memberikan persiapan pernikahan. Nah, 1:16:07 tiba-tiba ee ada panggilan jihad kaum 1:16:11 muslimin diserang. 1:16:14 Pada saat itu Zaid bingung nih, aduh 1:16:15 gimana nih? Zaid langsung menetapkan 1:16:18 hati, "Saya harus ikut berperang. Uang 1:16:20 mah uang yang dikumpulkan untuk 1:16:22 pernikahan dibelikan unta terbaik 1:16:24 dipakai untuk berperang." Qadarullah. 1:16:27 Zaid syahid pada saat itu. 1:16:30 Jadi, Zaid syahid pada saat belum bulan 1:16:34 madu dengan Zulfah. 1:16:35 Belum bulan madu apa belum menikah? 1:16:37 Lupa sudah menikah 1:16:39 kan katanya dikumpulin buat beli mahar 1:16:41 buat 1:16:41 berum berarti belum menikah sama Zulfa. 1:16:43 Zulfa 1:16:44 belum nikah ya? Iya mudah-mudahan enggak 1:16:46 salah. Kalau salah mohon maaf ya. 1:16:48 Akhirnya ee Zahid syahid dan Rasulullah 1:16:51 bilang Zaid akan berbulan madu dengan 1:16:53 para bidadari-bidadari surga. Dan Zulfa 1:16:56 nangis bahagia dan berdoa, "Ya Allah 1:16:58 semoga aku menjadi salah satu bidadari 1:17:00 Zaid di surganya nanti." 1:17:02 Allah. Masyaallah. 1:17:05 Itu baru kisah cinta yang romantis tuh. 1:17:07 Ada juga yang dibelikan tiket nonton 1:17:09 Arsenal terus kab 1:17:13 tapi enggak ke gunung. 1:17:15 Udah malam nih. 1:17:17 Yuk. 1:17:19 Ya Allah. Terima kasih juga kepada semua 1:17:22 Iwan dan akhwat yang sudah menyimak 1:17:24 kita. Mohon maaf 1:17:25 banyak ya. 1:17:26 Masyaallah. Masyaallah. Banyak malam ini 1:17:27 yang menyimak Pak Supri. Dan mohon maaf 1:17:29 apabila ada yang ada yang belum 1:17:31 tersebut. Hewan akhwat. 1:17:34 Ee dari K ada mau ingin disampaikan 1:17:36 lagi? 1:17:37 Cukup dari is 1:17:38 cukup 1:17:39 cukup kita tutup dengan doa kifaratul 1:17:41 majelis. Subhanakallahumma wabihamdika 1:17:43 asadu an astagfiruka. Terima kasih 1:17:46 semuanya. Wabillah taufik walidah. 1:17:48 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:17:49 wabarakatuh. 1:17:51 [Musik]