Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:34 [musik] 0:34 Amin. 0:53 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:55 warahmatullahi wabarakatuh. 0:58 Alhamdulillahiabbil alamin hamdan 1:01 thyiban mubarokan fi kama yuhibuna 1:04 [berdehem] waard asadu alla 1:05 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 1:08 ashadu anna muhammadan abduhu wa 1:10 rasuluhu la nabiya ba'da amma ba'd. 1:12 Masih dipancarluaskan dari jalan masjid 1:15 silaturahim nomor 36 kalimanggis Cibubur 1:18 Bekasi radio silaturahim dan rasil TV 1:21 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat, 1:23 para pendengar radio silaturahim dan 1:25 pemirsa Rasul TV yang di mana pun antum 1:27 dan antuna berada di pagi hari ini. 1:30 Semoga ikhwan akhwat yang saat ini 1:32 sedang menyimak radio silaturahim, 1:34 mungkin sedang berkumpul bersama 1:36 keluarga di rumah ataupun yang saat ini 1:38 sedang berada dalam perjalanan. Semoga 1:40 kita semuanya selalu dalam kesehatan dan 1:42 senantiasa selalu dalam lindungan dan 1:45 rahmat Allah Subhanahu wa taala. Bahagia 1:47 sekali ikhwan akhwat bersama saya 1:49 Muhammad Hafiz Alfloresi beserta 1:52 teman-teman pejuang dakwah yang bertugas 1:54 di pagi hari ini. Ada Bang Atep di 1:56 kameramen dan Bang Anis Mualim di meja 1:58 operator. Alhamdulillah kembali hadir 2:01 dalam program tausiah pagi bersama guru 2:04 kita Ustaz Umar Rasyid Hasan. 2:07 [berdehem] 2:07 Di edisi hari ini, Ikhwan Akhwat, hari 2:10 Kamis tanggal 18 Syakban 1442 2:14 Hijriah atau bertepatan di tanggal 1 2:18 April 2:20 2021. 2:22 Dan ikhwan akhwat, saat ini guru kita 2:24 sudah berada di studio. Kita sapa 2:26 terlebih dahulu. Asalamualaikum 2:28 warahmatullahi wabarakatuh. 2:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:31 wabarakatuh. 2:32 Kabar sehat, Ustaz? Ya, 2:34 alhamdulillah wasyukrulillah. 2:36 Masyaallah. 2:37 Ikhwan akhwat yang dirahmati oleh Allah 2:39 subhanahu wa taala. Insyaallah pada 2:41 kesempatan kita di pagi hari ini guru 2:44 kita masih melanjutkan pembahasannya 2:47 yakni di tafsir Ibnu Katsir ya dan 2:51 dengan surah yang dibahas di pagi hari 2:52 ini adalah di surah Asyura ayat yang 2:56 ke-21. 2:58 Jadi bagi ikhwan akhwat yang berada di 3:00 rumah silakan membuka mushafnya di 3:03 Al-Qur'an surah Asyura ayat yang ke-21. 3:07 Sebelum kita menyimak nasihat dari 3:09 beliau, langsung saja kita buka kajian 3:11 kita di pagi hari ini dengan membaca doa 3:13 thabul ilmi. Bismillahirrahmanirrahim. 3:16 Rbi zidni ilma Allahumma fa bimaamtani 3:20 waimni ma yanfauni warzuqni ilman 3:23 yanfauni. Tafadol ustaz. 3:25 Bismillahirrahmanirrahim. Jazakullah 3:27 khairon anakku. Dan moga-moga pagi ini 3:31 pagi yang diberkahi oleh Allah subhanahu 3:33 wa taala. Amin. 3:35 Asalamualaikum warahmatullahi 3:37 wabarakatuh. 3:38 Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu 3:41 wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 3:44 nabiina wa habibina Muhammadin wa ala 3:47 alihi wasohabati ajmain. Amma ba'd. 3:50 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 3:53 innaka antal alimul hakim 3:56 ala innaka antwaburahim. 4:00 Allahumma inni azubika min an adil udol 4:03 au azil au uzal adlim au udlam ajhal 4:07 yujhalu alai pendengar setia radio rasil 4:11 dan pemirsa televisi las berada 4:15 sahabat-sahabat semuanya alhamdulillah 4:18 di pagi hari ini kita dapat bersua 4:20 kembali yang pekan kemarin ustaz tidak 4:23 bisa hadir 4:24 karena ada suatu hal dan pagi ini kita 4:27 akan membahas surat Surat Asyura ayat 4:30 21. [mendengus] 4:33 Sebagai gambaran ke depan ke pada 4:35 teman-teman yang memang sudah siap 4:37 menyimak radionya serta 4:40 [berdehem] Al-Qur'annya sudah dibuka, 4:43 silakan dibuka lembaran surah As-yura 4:47 ayat 21. 4:51 Bunyi ayat ini ikhwat al iman 4:54 ee akan Ustaz bacakan dan insyaallah 4:56 tafsirnya sedikit akan kita uraikan 5:00 sesuai dengan 5:02 tafsir yang ada di dalam kitab tafsir 5:04 Ibnu Katsir. 5:06 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 5:09 [berdehem] 5:11 Bismillahirrahmanirrahim. 5:14 Am lahum syurakau 5:17 syaru lahum minaddini maa lam yazan 5:23 bihillah 5:26 walaula kalimatul fasli laqdya bainahum 5:31 wa innadzalimina 5:33 lahum adzabun alim. 5:37 satu ayat saja insyaallah 5:41 arti terjemahannya apakah mereka yang 5:45 dimaksudkan mereka itu adalah 5:47 orang-orang kafir Quraisy 5:50 dan yang sebangsanya mempunyai 5:52 sesembahan-sesembahan selain Allah yang 5:55 mensyariatkan 5:57 untuk mereka agama yang tidak pernah 5:59 diizinkan oleh Allah Subhanahu wa taala. 6:03 Sekiranya tidak ada ketetapan yang telah 6:07 yang [berdehem] menentukan yang 6:08 ditentukan Allah Subhanahu wa taala, 6:11 maka tentulah mereka telah binasa atau 6:14 dibinasakan. 6:16 Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim, 6:19 orang-orang yang menyembah selain Allah 6:21 Subhanahu wa taala itu akan memperoleh 6:23 azab yang amat-amat pedih. Inna lillahi 6:27 wa inna ilaihi rojiun. Nauzubillah min 6:30 adzabil alim. 6:32 Ee 6:33 pada ayat ini, ikhwat al iman, ada 6:35 semacam pelurusan sebetulnya yang harus 6:38 kita sampaikan ke tengah-tengah 6:40 masyarakat ee sebelum mereka 6:45 meninggalkan dunia ini 6:48 ketika mereka melakukan suatu 6:52 pelanggaran-pelanggaran syariat, apakah 6:55 dari ketentuannya, dari ucapannya, 6:58 dari kesepakatannya, dari sistem-sistem 7:01 kehidupannya 7:02 atau dari program-program kehidupan yang 7:06 di luar daripada 7:08 keinginan Allah Subhanahu wa taala yang 7:11 bagi mereka itu merupakan syariat. 7:14 Jadi mereka itu menghadirkan syariat ee 7:17 yang dibuat oleh mereka dihadirkan pada 7:21 di sisi syariat Allah Subhanahu wa 7:23 taala. Ahah. Ini kita harus melihat 7:25 bagaimana kalau ia ada kita luruskan. 7:28 Nah, itu maka jikalau nanti tiba-tiba 7:32 ada yang mungkin masuk kepada bahasan 7:35 ini, kelompok-kelompok tertentu, Ustaz, 7:38 tidak ada tujuan untuk menyinggung, 7:40 tidak ada tujuan untuk saling menyakiti, 7:43 hanya murni dan ikhlas untuk mengajak 7:46 kembali kepada jalan Allah Subhanahu wa 7:48 taala. Karena jikalau kondisi seperti 7:51 ini dibiarkan berlarut-larut, ini akan 7:54 menjadi sebuah ee bencana yang 7:57 sangat-sangat besar. Karena apa? Karena 8:00 masyarakat manusia hari ini, 8:02 Subhanallahzim, 8:04 banyak sekali yang sudah jauh daripada 8:05 ajaran Allah Subhanahu wa taala. Lalu 8:08 mereka membuat syariat-syariat tandingan 8:11 ee untuk mengisi waktu kehidupan mereka. 8:15 Ini bahaya. [mendengus] 8:18 Maka tafsirnya adalah 8:21 ee apakah mereka mempunyai sesembahan 8:23 selain Allah? Ini adalah pertanyaan 8:25 Allah pada manusia yang mereka itu 8:28 menyembah selain Allah Subhanahu wa 8:29 taala. Yaitu kelompok-kelompok orang 8:32 kafir, orang musyrik di sekitar kota 8:35 Makkah. Maka dalam hal ini himbauan ayat 8:38 ini adalah pada orang-orang Islam 8:40 sekalipun yang mereka sama-sama 8:44 melakukan gitu ya, 8:46 melakukan 8:47 pengingkaran-pengingkaran 8:50 ya kan terhadap Islam. Seperti halnya 8:52 dulu orang-orang musyrik pada zaman Nabi 8:55 Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan 8:56 orang kafir itu juga mengingkari hal 8:59 yang sama. Jadi gak ada bedanya antara 9:02 orang kafir, orang musyrik dengan 9:04 sekalipun kita orang Islam sekarang 9:06 tetapi menolak ajaran Islam gak ada 9:09 bedanya. Ini masalahnya. Jadi sangat 9:12 berbahaya kalau kita tidak luruskan dan 9:15 bisa saja nanti ada anggapan bahwa saya 9:18 masih Islam, saya masih muslim padahal 9:20 dia sudah keluar dari agama is 9:23 agama Islam. Nauzubillah minzalik. Maka 9:26 dengan kesempatan pagi ini semoga yang 9:28 akan kita bahas ini menjadi apa ya? 9:31 Menjadi sebuah renungan bersama terutama 9:34 sekali pada kelompok-kelompok yang masih 9:37 menganggap mereka Islam tetapi justru 9:39 dalam kehidupannya melanggar syariat is 9:43 Islam. 9:44 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah 9:45 Subhanahu wa taala. Apakah mereka siapa 9:49 mereka itu? Mereka itu hamba-hamba 9:52 Allah, makhluk Allah Subhanahu wa taala. 9:55 yang mereka itu ketika hidupnya 9:58 subhanallahilazim 9:59 ketika hidup ya artinya hidup itu 10:02 bersama syariat ketika mereka hidup 10:04 bersama syariat Allah yang syariat Allah 10:08 ini dititipkan untuk disebarkan di dunia 10:11 ini kepada nabi terakhir kepada rasul 10:14 terakhir yaitu Muhammad sallallahu 10:17 alaihi wasallam diajarkan tentang akidah 10:21 diajarkan tentang keimanan ya diajarkan 10:24 tentang akhlak, diajarkan tentang 10:26 bagaimana hidup untuk tidak melanggar 10:28 syarat Islam. Itu semua sudah 10:30 disampaikan oleh baginda kita Muhammad 10:32 sallallahu alaihi wasallam. Tetapi 10:35 ikhwat al iman seperti yang kita tahu 10:37 dari sejarah, ya Allah ya Rabbi kembali 10:40 pada sejarah. Akhirnya ya 10:44 sebegitu dahsyatnya Rasul sallallahu 10:45 alaihi wasallam mendakwahkan syarat 10:47 Islam ini. Namun pula di sisi itu 10:50 orang-orang yang tidak ee senang dengan 10:54 dakwahnya Rasul menolak, mengingkari, 10:57 mengejek, dan lain sebagainya. Bahkan 10:59 sebagian mereka menghadirkan gitu loh, 11:03 menghadirkan sesuatu tandingan di di 11:07 sisi daripada dakwah Rasul sallallahu 11:08 alaihi wasallam. Kalau Rasul sallallahu 11:10 alaihi wasallam mendakwahkan syariat 11:12 Islam, ya mereka saking membencinya 11:15 agama ini menghadirkan pula syariat yang 11:17 mereka buat gitu. 11:19 Nah, kalau kita lihat dalam 11:24 ee perjalanan sejarah manusia dari masa 11:28 ke masa itu memang tidak tidak kosong 11:32 dan tidak pernah sepi. Karena kita 11:34 melihat dari masa Nabi Adam sampai pun 11:36 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 11:37 itu kan masalah masa Islam sebetulnya 11:40 kan semuanya itu Islam, muslim 11:42 semuanya muslim bahkan para nabi 11:45 semuanya muslim. Rasul mengatakan eh 11:48 nahnu masyaral anbiya aulad auladul 11:52 allat. 11:54 Auladul allat gitu kan. Um dinuna wahid 11:58 wa ummuna. Dinuna wahid wa ummuna satta. 12:03 Kita ini para nabi kata rasul sallallahu 12:04 alaihi wasallam bersaudara. 12:06 Bersaudara betul-betul ya. Saudara seibu 12:09 di situ maksudnya. Hah? Maksudnya 12:12 saudara bersaudara. betul-betul dia 12:13 punya kaitan persaudaraan. Meskipun ibu 12:17 kita berbagai ee bentuknya ee 12:20 berbeda-beda dari masa ke masa ya kan. 12:23 Seperti Nabi Isa putra siapa? Putra Mar 12:27 Mar Mar Mar Mar Maryam kemudian Nabi 12:28 kita Muhammad putra Ami Aminah kemudian 12:31 terus-seterusnya gitu kan. Itu ibunya 12:34 berbeda tetapi agama mereka sa 12:38 dinuna wahid. Agama kita nih satu. Nah, 12:42 agama ini terus sampai hari kiamat pun 12:44 akan satu, yaitu agama yang diridai oleh 12:47 Allah Subhanahu wa taala yang 12:50 informasinya bagi kita umat Islam sudah 12:52 pun jelas dalam Al-Qur'an 12:56 bahwa innaddina 12:59 Islam. Ya, bahwa agama yang diridai di 13:02 sisi Allah hanya satu, yaitu agama 13:06 Islam. Bahkan ditekankan oleh Allah 13:09 Subhanahu wa taala, barang siapa yang 13:11 mencari agama selain Islam, maka sudah 13:13 rugi mereka di dunia dan akhirat. Ya 13:15 kan? 13:16 yabir isina falan yuqbala minhu wahua 13:21 akirati minal khirin. Siapa saja 13:23 orangnya dari dulu sampai sekarang loh 13:25 masalah ini 13:27 pada zaman dulu syariatnya siapa yang 13:29 tidak mencari syariat selain agama yang 13:31 di ee titipkan pada nabi mereka ya jelas 13:34 mereka ee termasuk di dalamnya ee umat 13:38 Islam ini merugi gitu kan tidak akan 13:41 terima agamanya syariatnya gitu dan 13:44 bahkan di akhirat mereka akan menjadi 13:46 orang-orang yang sangat-sangat rugi. 13:49 Nah, kita akan bahas iswa ikhwat al iman 13:51 ee perkara-perkara yang menjadi syariat 13:54 kehidupan di sisi kehidupan manusia. 13:58 Ee 13:59 untuk tindakan penyelamatan, coba kita 14:01 lihat dulu akidah islamiah. Akidah 14:04 islamiah itu sudah betul mengajarkan 14:07 pada kita tentang agama, tentang keesaan 14:10 Allah, ya kan? Tentang syariat yang 14:12 harus didakwahkan, yang harus tetap 14:15 dijaga kemurniannya. Tetapi ketika ada 14:19 kelompok-kelompok yang akan merubah 14:22 kondisi daripada syariat Allah itu, 14:24 itulah syariat yang akan kita sampaikan 14:27 pagi ini. Pertama di antaranya adalah 14:30 kemunculan liberalisme. 14:33 Jadi kalau soal liberalisme ini, Ustaz 14:35 setiap saat, setiap pekan menceritakan 14:37 juga enggak ada masalah. Sebab itu 14:38 dakwah kita. 14:39 Iya. 14:39 Ya kan? pertama kemunculan daripada 14:42 orang-orang liberalisme. 14:45 Orang liberalisme itu kan mempunyai 14:46 sistem, 14:48 mempunyai juga panduan hidup mereka 14:51 itu loh. 14:52 Dan mereka juga menganggap mereka masih 14:55 muslim gitu loh. Padahal kalau kita 14:58 tarik garis akidah masyaallah sudah jauh 15:02 dari agama yang dianggapnya benar itu, 15:05 yaitu agama Islam ya kan? Jadi mereka 15:07 sudah melenceng jauh. Bagaimana tidak 15:10 jauh lawang hukum-hukum Allah oleh 15:12 mereka di 15:13 dirubah 15:13 dirobah. 15:14 Maka kalau nah ini ajakan akhirnya 15:17 kalau mereka tidak mau rugi di akhirat 15:20 nanti ajakannya kan kita dakwah 15:22 sekarang. 15:22 Iya. 15:23 Kalau mereka tidak mau rugi di akhirat 15:25 nanti dan sistem kehidupan mereka ee 15:29 tidak mau ditolak oleh Allah, ya 15:31 kembilah kelompok liberal ini kepada 15:33 ajaran is 15:35 Islam. Jangan malah terus-menerus 15:37 dia mereka menganggap kami masih muslim 15:40 ya kan. Tapi terus-menerus agama Islam 15:43 ini diobok-o 15:44 diobok-obok gitu loh. Ini yang harus 15:47 kita dakwahkan pada mereka pada kelompok 15:49 liberal itu gitu loh. Karena mereka 15:52 sudah tidak menganggap Al-Qur'an itu ee 15:55 asli. Mereka mengatakan Alkular ini 15:57 tidak relevan dengan zaman. Tuh itu 16:01 kembali kepada pertobatan. 16:03 tinggalkan sistem-sistem liberal itu 16:06 gitu loh. Seperti hanya mereka membagi 16:08 waris itu perempuan dengan laki-laki 16:11 disamakan. 16:12 Kalau Allah kan tidak keinginannya kan 16:14 gitu. 16:15 Dua dua kali laki-laki satu kali 16:18 atau dua lipat laki-laki satu lipat 16:21 perempuan gitu. Nah, ini 16:23 dirubah oleh mereka juga sekarang orang 16:26 liberal luar biasa dengan menghadirkan 16:28 pada kehidupan ini LGBT. Ini selalu 16:31 harus kita bicarakan masalah ini. Sebab 16:33 apa? Kalau tidak kita dakwahkan mereka, 16:36 oh mereka semakin semena-mena. 16:38 [mendengus] 16:38 Semakin perbuatan ini dianggap benar. 16:41 Itu maka kita harus dakwahkan pada 16:43 mereka. Sekali lagi ikhwat al iman pada 16:46 kelompok ini kalau tidak mau rugi di 16:48 akhirat dan kalau memang mereka mau 16:51 bahagia di dunia dan akhirat tinggalkan 16:54 perbuatan-perbuatan 16:56 dari syariat yang mereka ee bentuk yang 16:59 mereka buat itu kan dari sistem-sistem 17:02 kehidupan mereka tolong kiranya 17:04 ditinggalkan bertaubatlah kepada Allah 17:07 Subhanahu wa taala. Nah, itu kemudian 17:10 ada lagi bentuk-bentuk penyesatan dalam 17:13 dalam Islam ini seperti kelompok Syiah 17:16 yang tidak mengakui daripada 17:18 sahabat-sahabat Rasul 17:20 ya kan yang tidak mengakui kepada 17:22 kemuliaannya istri-istri Rasul 17:24 sallallahu alaihi wasallam. Bahkan 17:26 mereka juga menghadirkan syariat lain di 17:29 sisi syariat Islam kan begitu. 17:31 Nah, mereka juga diancam bahkan rugi di 17:33 akhiratnya. Kalau mereka tidak mau rugi, 17:36 yuk kita dakwahi kembali kepada ajaran 17:39 yang benar. Kan begitu. Agar 17:41 mereka-mereka yang sekarang mengaku 17:43 muslim itu tetap pada kelompok muslim 17:46 yang sesungguhnya. Jadi jangan sampai 17:49 nanti ee aduh kita ini dapat nasihat nih 17:53 dari Ustaz Umar masalah ini. Padahal 17:55 kita juga muslim. Ya, kita lihat saja 17:57 kalau muslim kan sudah ada panduan, ada 17:59 guide bagaimana cara kita hidup ee 18:02 sesuai dengan agama is Islam. Manakala 18:05 sudah tidak bersamaan dengan agama 18:08 Islam, besar kemungkinan mereka sedang 18:10 hidup pada syariat yang mereka buat 18:12 sendiri. Nauzubillah min minzalik. Ah, 18:15 itu. Kemudian juga ada kepada kelompok 18:17 yang ee ketiga yaitu kelompok Ahmadiyah. 18:21 Soal Ahmadiyah ini secara nasional itu 18:24 sudah di ee sudah difatwakan oleh MUI 18:27 kesesatannya. Karena mereka menganggap 18:30 bahwa Nabi Muhammad ini bukan nabi 18:32 terakhir. Masih ada nabi yang boleh 18:34 muncul ke dunia. Maka mereka ramai-ramai 18:37 memilih nabi dari India. Siapa nabinya? 18:39 Yaitu Mirza Gulam Ahmad. Kan begitu. 18:42 Nah, itu sudah sesat sekali. Berarti 18:45 sudah keluar dari agama Islam kan. Nah, 18:47 Muis sudah menentukan itu. Nah, kita 18:49 berdakwah sama kelompok ini dengan 18:51 sukacita, dengan sayang kita sama 18:54 mereka. Kalau mereka mau tidak mau rugi, 18:56 kan begitu. 18:58 Maka kembalilah kepada ajaran Islam yang 19:00 sesungguhnya. Innaddina indallahi Islam. 19:03 Yang Islam ini sudah memiliki panduan, 19:07 memiliki syariat yang utuh, tidak boleh 19:09 dirobah-rubah, tidak boleh 19:11 ditambah-tambah gitu kan. bahwa rukun 19:13 iman ada enam, rukun Islam ada li, ada 19:16 lima. Gampang, sederhana Islam ini kan 19:19 begitu. 19:21 Kemudian kelompok-kelompok lain, 19:22 kelompok ateis sekarang. Sekarang orang 19:24 Islam banyak yang berbondong-bondong 19:26 masuk ke ateis, masuk ke komunis. 19:29 Sekarang ini zaman kita hidup. 19:31 Maka kalau mereka betul-betul umat 19:32 muslim dan mau diakui kalian ini orang 19:35 Islam, maka tobatlah pada Allah. 19:38 tinggalkan agama-agama yang bertentangan 19:41 dengan Islam itu. Sekarang umat Islam 19:44 ini kan mengakui adanya Allah. 19:45 Heeh. 19:46 Ya kan keesaan Allah. Tetapi hari ini, 19:49 Ikhwan, banyak umat Islam yang 19:51 memisahkan diri dari Islam, memeluk 19:53 agama lain, terutama keyakinan-keyakinan 19:55 yang menjurus pada tidak adanya 19:58 pengakuan terhadap Al 20:00 Allah, yaitu orang komunis, orang ateis. 20:03 Nah, kelompok-kelompok ini banyak sekali 20:05 di dunia ini. Termasuk juga kepada 20:08 kelompok pluralisme itu mereka punya 20:10 hidup ee sistem hidup yang berjauhan 20:13 sekali dengan bertentangan sekali dengan 20:16 agama Islam. Nah, pada kelompok-kelompok 20:18 yang ustaz sebutkan itu selama mereka 20:20 hidup di dunia dengan sistem kehidupan 20:22 mereka ustaz hanya bisa menyampaikan 20:26 yang hak ini di tengah-tengah kehidupan. 20:28 Tinggalkanlah jauh-jauh 20:31 agama yang disyariatkan oleh mereka 20:34 sendiri, oleh kelompok-kelompok mereka 20:36 sendiri yang sangat-sangat bertentangan 20:39 dengan syariat Allah Subhanahu wa taala. 20:42 Nah, 20:44 sekarang ada informasi ya anakku 20:47 di sekitar ini. Di antaranya adalah 20:49 bagaimana kalau ya kan 20:51 kelompok-kelompok seperti itu yang 20:54 identiknya melakukan perbuatan-perbuatan 20:57 di luar ee ketentuan Islam yang sama 21:00 dengan perlakuan dulu orang musyrik di 21:02 zaman Rasul. 21:03 Hm. 21:04 Informasinya akan sama apa gak sih? Akan 21:06 sama. Keburukan yang diterimanya akan 21:09 sama. azab yang akan diterimanya pun 21:12 akan sama. 21:14 Nah, dulu informasi itu ketika mereka 21:16 orang-orang musyrik dengan ucapannya 21:19 membuat sistem ya kan dengan perkataan 21:22 dengan tindakannya membuat sistem 21:24 kehidupan syariat kehidupan yang 21:26 dihadirkan sengaja untuk menandingi 21:28 syariat Islam itu mereka menyembah setan 21:32 ternyata karena bisikan-bisikan setan 21:34 yang mereka ikuti. Menyembah apa? hawa 21:37 nafsu itu loh keinginan-keinginan dunia 21:40 materi yang dicari. Akhirnya apa? Mereka 21:43 ikhwatal iman menghalalkan segala cara. 21:46 Nah, orang-orang seperti itu pada zaman 21:49 Rasul sudah ada informasinya. Ternyata 21:53 ada orang namanya pada jemaah Rasul itu 21:56 Amru Bni Luhai bin Q'ah. 22:00 Ya, ada nama seseorang yang mengikuti ee 22:06 katakanlah syariat kehidupan di lain 22:08 syarat Islam itu namanya Amru bni Luhay 22:13 bin Q'ah. Apa kata Rasul tentang orang 22:16 ini? Yang ini nanti kita kolerasikan ya 22:20 kan kita nisbatkan kepada kondisi hari 22:23 ini orang yang seperti dia 22:25 gitu. Bagaimana nasibnya? N nanti di 22:27 akhirat dan nanti kalau tidak bertobat, 22:34 maka Rasul sallallahu alaihi wasallam 22:38 menyampaikan kepada kita tentang 22:40 informasi seseorang yang bernama Amru bn 22:42 Luhai bin Qam'ah tadi. Apa kata Rasul? 22:45 Roaitu Amru bni Luhai bin Q'ah yazurru 22:51 qosobahu 22:52 finar. Nauzubillah. 22:55 ini di dalam riwayat ee Albukhari. Nah, 22:59 artinya ikhwat al iman, aku telah 23:01 melihat kata Rasul orang yang bernama 23:04 Amru Ibnu Luhay bin Qam'ah itu menyeret 23:08 ususnya. 23:10 Apa usus itu, Nak? 23:12 Ya, usus itu adalah benda-benda yang 23:15 diciptakan oleh Allah untuk kepentingan 23:18 kita yang ada di dalam perut kita. 23:21 Untuk jalannya kotoran ya kan? sebagian 23:24 usus itu untuk katakanlah ee mencerna 23:27 daripada makanan-makanan. I kan itu 23:31 khususnya subhanallah ini 23:33 informasi-informasi 23:35 yang hak kita sampaikan agar mereka yang 23:38 terus berterus-terusan dalam agama 23:41 selain agama Allah ini agar takut kepada 23:43 ancaman ini. Karena nanti nasib 23:46 orang-orang itu akan disamakan. Mereka 23:49 akan hidup bersama Amru bn Luhai bin 23:52 Q'ah nanti. Naudubillah minzalik. Jadi 23:54 Rasul mengatakan, "Aku telah melihat 23:57 Amru bin Luhay bin Qam'ah itu menyeret 24:03 ususnya di dalam api neraka." 24:05 Nauzubillah minzalik. Artinya kok kalau 24:07 sudah menyeret ususnya ke mana tuh? 24:10 Amburadul keluar 24:12 dengan dahsyatnya azab itu. 24:15 Lalu bagaimana cara menyeretnya? 24:17 Diserat-seratlah khususnya. 24:18 Subhanallahim. 24:20 Seperti kita nyeret-nyeret barang itu 24:22 kan karung kita seret apa ini nyeret 24:25 bukan karung nyeret bukan benda tapi 24:27 nyeret daripada apa? Ususnya sendiri. 24:30 Betapa dahsyatnya ancaman Allah ini. 24:33 Maka ikhwan fillah yang dirahmati Allah, 24:35 sederhananya ayat yang dibahas oleh 24:37 ustaz pagi ini adalah untuk 24:40 menyelamatkan 24:43 ee manusia dari sebarang syariat yang 24:46 selain daripada syariat Allah. Dan kita 24:49 juga sebetulnya gampang saja membuat 24:51 syarat kehidupan kan di luar syarat 24:53 Allah. Gampang. Makanya gampangnya itu 24:56 hilangkan supaya kita ini taat patuh 24:58 pada Allah saja. 25:00 ya, baik pada kelompok liberal, baik 25:03 pada kelompok plural, baik pada Syiah 25:05 yang yang keterlaluan, ya kan? Baik 25:07 kepada kelompok Ahmadiyah dan yang 25:10 lain-lainnya itu atau kepada orang-orang 25:12 Syiah, orang-orang komunis, orang ateis. 25:14 Kalau memang betul mengaku beragama 25:16 Islam, ya taubatlah kepada Allah 25:19 Subhanahu wa taala dengan meninggalkan 25:21 syariat-syariat kehidupan mereka yang 25:24 bertentangan dengan syariat Al 25:26 Allah. Kalau tidak, 25:28 apa kata Allah? Falaula kalimatul fasli 25:31 laqu bainahum. Kalau bukan sudah 25:33 ketentuan Allah, mereka tuh di dunia 25:35 sudah azab. 25:38 Kelompok-kelompok seperti itu yang di 25:40 luar hidup dari syariat Islam kalau 25:43 bukan ketentuan Allah itu sudah diazab 25:47 oleh Allah Subhanahu wa taala. Apa tidak 25:49 ingat pada masa dulu orang-orang yang 25:51 menyembah patung, orang-orang yang 25:53 menyembah berhala, orang-orang menyembah 25:55 hawa nafsu? Iya kan? Termasuk di demo 25:58 kaum Luth 25:59 ya kan yang mengedepankan pria dengan 26:02 pria. Apa sekarang tidak seperti itu? 26:04 LGBT 26:05 banyak 26:05 iya kan? Nah ini masalah besar di di 26:08 negara kita terutama apakah pada zaman 26:10 dulu orang yang menyembah berhala tidak 26:12 dihancurkan 26:14 terutama kepada kelompok kaum Lut? Allah 26:16 tibankan batu-batu pada mereka. Iya kan? 26:19 Makanya mengazab ataupun mengkisos orang 26:23 yang liwat ya, yang suka pada laki-laki 26:26 dan laki-laki itu harus dilempari batu 26:29 sampai mati. Itu azabnya atau dijatuhkan 26:33 dari atas ke jurang yang paling dalam. 26:36 Itu azabnya, siksaan dan ancamannya. Apa 26:39 ini tidak ngeri buat kita? Maka ikhwat 26:42 al iman, mari selama kita masih hidup di 26:44 dunia ini, 26:46 berpikir sehatlah sebelum kita kembali. 26:49 kepada Allah Subhanahu wa taala. Ustaz 26:52 bisanya berkata dan ee ceramah seperti 26:55 ini kepada teman-teman yang memang 26:57 karena teman-teman ustaz juga ada di 26:58 sana, Nak. 26:59 Teman-teman ustaz 27:02 tidak bicara mungkin nanti disalahkan. 27:04 Wah, kamu juga dulu di dunia enggak 27:06 nasihatin saya. Kalau begitu kan gimana 27:09 sama teman kan begitu. Teman ustaz tuh 27:11 ada sudah profesor, sudah doktor, sudah 27:14 ma di sana mereka. Maka dengan kalau 27:17 mereka mendengarkan pun nasihat ini 27:19 tidak ada lain niatnya adalah untuk 27:21 supaya meninggalkan ikhwatal iman yang 27:24 dirahmati Allah 27:26 syariat-syariat di luar daripada syariat 27:29 is Islam. Akhirnya kita mengajak kepada 27:31 semua elemen masyarakat untuk bertaubat 27:34 kepada Allah Subhanahu wa taala. Gak 27:37 banyak nasat-ustaz pada pagi ini hanya 27:39 untuk ee sparing saja istilahnya kan 27:42 pemanasan untuk supaya kita berpikir 27:45 terhadap keberadaan kelompok-kelompok 27:47 yang di luar syariat Islam yang mereka 27:50 membuat syariat tandingan di sisi 27:53 tandingan di sisi daripada syariat Allah 27:55 Subhanahu wa taala. Terutama sekali 27:58 niatnya mengajak agar mereka melucuti 28:01 keyakinan-keyakinan syariat mereka. 28:03 Sedikit-sedikit bertobat, tinggalkan 28:07 hal-hal yang tidak baik ya kan yang 28:09 berbau pelanggaran pada syariat Islam 28:12 dan kembali taubat. Maka kalau mereka 28:14 bertobat pada Allah apa kata Rasul? 28:17 Attaibu minadambanalah. 28:20 Orang yang bertobat dari dosa-dosa itu 28:22 seperti dia tidak pernah memiliki dosa 28:24 apapun. Ya kan? itu indah buat kita 28:27 berpikir sejenak saat kita hidup di 28:30 dunia sehingga kita ada harapan ikhwat 28:32 al iman hidup di akhirat kelak dengan 28:35 bahagia dan dalam rida Allah subhanahu 28:38 wa wa taala. Itu saja nak dari Ustaz. 28:42 Ee baik. Ee demikianlah ikhwan akhwat 28:43 yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa 28:45 taala, para pendengar radio silaturahim 28:47 dan pemirsa Rasil TV yang di mana pun 28:49 antum dan antuna berada yang saat ini 28:51 sedang menyimak radio silaturahim 28:53 bersama guru kita Ustaz Umar Rasyid 28:56 Hasan dengan tema yang dibahas hari ini 28:58 adalah di tafsir Ibnu Katsir dengan 29:01 surah yang diangkat adalah Al-Qur'an 29:03 surah As-yura ayat yang ke-21. 29:07 Dan kami juga masih mengundang bagi 29:09 ikhwan akhwat yang ingin menyampaikan 29:10 pertanyaannya bisa menelepon kami di 29:14 0218451512. 29:17 Dan ikhwan akhwat juga bisa mengirimkan 29:19 pertanyaannya melalui WhatsApp di 29:22 0811999720. 29:28 Kami akan segera kembali tetap di radio 29:29 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 29:32 yang satu. 29:46 [musik] 32:58 [musik] 33:18 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 33:21 Islam yang satu. Ikhwan akhwat, para 33:23 pendengar Radio Silaturahim dan pemirsa 33:24 Rasil TV yang di mana pun antum dan 33:26 antuna berada. Terima kasih Anda masih 33:29 setia menyimak kajian kita di pagi hari 33:31 ini bersama guru kita Ustaz Umar Rasyid 33:34 Hasan. Di tema yang dibahas adalah di 33:38 tafsir Ibnu Katsir dengan surat atau 33:41 surah yang diangkat adalah Al-Qur'an 33:43 surah As-yura ayat yang ke-21. 33:47 Dan ikhwan akhwat, kita sudah memasuki 33:48 di segmen yang kedua dan kami akan 33:50 membacakan pertanyaan-pertanyaan dari 33:52 ikhwan akhwat yang sudah masuk di pagi 33:54 hari ini. Pak Ustaz, ini pertanyaan 33:56 pertama datangnya dari Bapak Abdul Hanif 33:59 di Jakarta Selatan. Asalamualaikum 34:01 warahmatullahi wabarakatuh. 34:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:04 wabarakatuh. 34:06 Ee, Pak Ustaz, penjelasannya masyaallah, 34:09 syukron, jazakallah khair. Sangat 34:10 menyentuh sekali, Pak Ustaz. Ee 34:12 pertanyaan saya 34:14 tidak sepatutnya orang yang mengaku 34:16 muslim namun dia mengabaikan syariat 34:19 Islam dalam kehidupannya, Pak Ustaz. 34:21 Apalagi bahkan ia sampai menolaknya. 34:23 Orang-orang seperti ini bisa dikatakan 34:26 atau bisa mengarah kepada kemurtadan 34:28 atau bagaimana, Pak Ustaz? Mohon 34:29 jelasannya. 34:30 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 34:32 rabbil alamin. Wasallallahu ala nabina 34:35 Muhammadin wa ala alihi wasbihi ajmain. 34:37 Allah dalam Al-Qur'an lagi-lagi kita 34:39 mengambil pada dalil Al-Qur'an ya. He 34:41 Allah katakan azubillah 34:43 minasyaitanirrajim 34:44 bismillahirrahmanirrahim udkulu fmi 34:46 ka 34:47 kafa 34:48 di dalam ayat lain maknanya maknanya 34:50 yang seping ini. Kalau memang kamu kafir 34:52 kafir aja murni kafir. Kalau mau muslim 34:55 jadilah muslim yang murni. Jadi Allah 34:58 tidak butuh pada manusia sebetulnya kita 35:01 yang butuh pada Allah 35:04 gitu loh. Nah kemudian soal kita hidup 35:06 dunia melalui takdir Allah ini sudah 35:08 merupakan kuasanya Allah Subhanahu wa 35:10 taala. 35:11 Maka kita selagi hidup di dunia yang 35:14 menjadi hamba Allah itu harus totalitas 35:17 gitu loh. 35:18 Taat pada Allahnya itu harus totalitas. 35:21 Maka Allah katakan udulu fmi kafah. 35:24 Artinya masuklah kepada agama Islam ini 35:26 seutuhnya. 35:28 Arti seutuhnya itu bisa begini nak. Arti 35:31 seutuhnya itu adalah bersih dari 35:34 kekafiran, 35:36 bersih daripada kemusyrikan, bersih 35:39 daripada sifat munafik. Heeh. 35:41 Ya kan? Bersih daripada sifat 35:43 kebohongan, bersih daripada mengambil 35:46 hukum selain hukum Allah. Itu makna 35:49 udulu fmi kafahnya. 35:52 Totalitas kita ini hidup itu secara 35:55 aturan Allah. 35:57 Kalau ya kita terjadi pelanggaran dalam 36:00 syariat Allah tentu kan ada sanksi. 36:02 Siapa yang melakukan kesyirikan ber kan 36:04 sudah tidak sama dengan hukum Allah kan. 36:07 Nah, siapa yang melakukan kekafiran pun 36:09 sama. sudah melanggar kepada hukum 36:11 Allah. Artinya dia tidak masuk pada 36:14 agama Allah secara utuh. 36:15 He. 36:16 Nah, dalam Al-Qur'an yang lain Allah 36:17 katakan kalau memang kamu mau muslim, 36:19 muslimnya menjadi muslim sejati. Kalau 36:22 kamu mau mau memilih kekafiran, maka 36:25 kafirlah kamu seperti ingin kamu yang 36:29 menjadi kafir sejati. 36:30 Heeh. 36:31 Enggak usah dicampur aduk gitu loh. Ini 36:34 kafir sama muslim digabungkan menjadi 36:37 enggak jelas. Iya kan? Jadi kan jelas 36:40 dia masih mengatakan saya muslim tetapi 36:43 kenyataan hidupnya melanggar hukum-hukum 36:45 Allah gitu loh. Makanya ulama besar 36:48 mengatakan kalau pelanggaran itu dapat 36:51 mengeluarkan diri mereka dari agama 36:53 Islam ya kita enggak segan-segan 36:55 mengatakan mereka bukan muslim lagi. 36:57 Tetapi ada pelanggaran itu yang 36:59 dilakukan oleh manusia yang belum 37:01 mengeluarkan diri mereka dari Islam. 37:03 Mereka tetap muslim. Namun bahaya mereka 37:06 juga. Mereka diancam dengan azab dengan 37:08 azab Allah. Karena apa? Karena mereka 37:11 melakukan dosa-dosa yang sangat besar. 37:13 Itu ancamannya, Nak. Jadi ee sekarang 37:16 ini ee antara mereka-mereka yang 37:19 subhanallahiladzim 37:21 melanggar hukum Allah dari kelompok 37:23 enggak usah disebutkan lagi ya. Tadi 37:24 sudah banyak dan memang kalau kita 37:26 cerita lebih banyak lagi ya kan. Ee 37:30 mereka itu ustaz terasa ya ustaz terasa 37:33 orang terpelajar. 37:35 orang terpelajar 37:37 ya kan. He. 37:38 Tetapi dengan terpelajarnya itu malah 37:40 mela melawan Allah gitu loh. Nah dulu 37:44 juga ada 37:45 pada zaman Nabi Musa itu kan yang 37:49 menghancurkan 37:51 katakanlah kekuasaan Firaun itu hanya 37:53 dua hanya dua unsur saja. 37:56 pertama unsur ulama dan keduanya unsur 37:59 ee ekonomi. Itu yang menghancurkan 38:02 daripada kerajaan Firaun. Yang 38:05 menghancurkan kerajaan Firaun itu ulama 38:07 sebetulnya. Siapa? Bal'am bin Albaura. 38:12 Bal'am bin Albaura ini ulama besar pada 38:14 saat itu. Tetapi dengan ee 38:18 pernyataan-pernyataan ilmiahnya 38:21 itu menghancurkan kerajaan Firaun 38:22 sendiri. Dan yang menghancurkan dari 38:25 dalam adalah orang yang memiliki 38:28 ekonomi yang kuat. Siapa? Hah? 38:31 Qarun. 38:32 Qarun itu yang menghancurkan kerajaan. 38:34 Bukan Firaunnya loh. Yang menghancurkan 38:37 itu bukan Firaunnya, tetapi e rering 38:40 yang ada di dalamnya gitu loh. Ya bisa 38:43 jadi memang Firaun rusak, ya kan? Tetapi 38:46 keinginan dia akan mempertahankan sampai 38:49 dia membunuh semua bayi laki-laki itu 38:52 sarana untuk apa? upaya untuk 38:53 mempertahankan kerajaannya kan. I 38:55 tetapi 38:56 lebih dahsyat daripada itu ulama dan 38:59 pemilik ini uang banyak ini yang 39:02 menghancurkan kerajaan Firaun sendiri. 39:04 Maka ikhwan fillah yang dirahmati Allah, 39:06 mari kita lihat sejarah Rasul dalam 39:08 berdakwah. Kalau kita tadi menjawab 39:10 pertanyaan Bapak Bapak ee apa tadi? 39:12 Abdul Hanif. 39:12 Abdul Hanif ini alhamdulillah Pak Abdul 39:15 Hanif menyimak gitu kan. Artinya gini, 39:18 ucapkanlah pada Islam itu aslamtu. Kalau 39:21 sudah aslam tuh berarti kita sudah 39:22 memeluk agama Islam yang seutuhnya. 39:25 Jangan dirobah Islam itu. Jangan 39:28 menghadirkan pada Islam sesuatu yang 39:29 bukan milik Islam atau jangan mengurangi 39:33 milik Islam yang sudah baku. 39:36 Itu bahaya. Karena Rasul sendiri, 39:38 Ikhwan, mengatakan dalam dakwahnya, 39:41 "Umirtu an uqtilanasa." 39:44 Aku diperintahkan oleh Allah 39:47 untuk memerangi semua jenis manusia 39:50 bahkan 39:52 hatta yashhadu 39:54 alla ilahaillallah wa anni muhammad 39:57 rasulullah. Sehingga mereka mengakui 39:59 tiada Allah tiada tiada ilah melainkan 40:02 Allah. 40:03 Dan mereka mengakui daripada aku ini 40:06 rasul rasul Allah. Fainq dalalika. Coba 40:10 lihat situ 40:13 kalau mereka sudah mengucapkan dua 40:15 kalimat itu, 40:25 minallah. 40:27 Maka merdeka harta mereka, kemuliaan 40:30 mereka itu kan 40:32 ee 40:34 apa nama? 40:35 Semua yang mereka miliki terjaga oleh 40:38 mereka masuk Islam itu. Terkecuali saat 40:41 mereka sudah memeluk agama Islam, 40:44 tiba-tiba 40:45 melang 40:46 melanggar. Nah, soal langgaran, ada 40:49 langgaran besar, 40:50 ada langgaran kecil. 40:52 Langgaran besar di antaranya yang dia 40:54 harus berhadapan dengan apa? Dengan 40:56 resiko. Yang membunuh harus di bunuh 41:00 lagi dikisos kan. Yang mencuri harus 41:03 dipotong tangan. Yang berzina 41:06 harus dirajam kalau yang sudah muson 41:08 kan. Kalau tidak cukup dijilid saja kan. 41:11 Yang ee apalagi yang berkhianat itu kan 41:15 itu bisa dipancung kepalanya. 41:18 Nah illa bihaqim minallah. Allah tidak 41:20 zalim pada kondisi umat Islam yang 41:22 memang itu sudah memeluk agama Islam. 41:24 H 41:25 terkecuali kalau mereka melanggar ya kan 41:28 perintah-perintah Allah. Illa bihakim 41:30 minallah. Karena itu hak-hak Allah yang 41:31 harus tegakkan gitu loh. Bagi 41:34 orang-orang atau kelompok yang menolak 41:36 hukum Allah pun sama diberlakukan sama. 41:39 Mereka menolaknya itu sampai keluar dari 41:42 Islam atau belum? Kalau sudah keluar 41:44 dari Islam dengan penolakan mereka 41:46 terhadap ya kan hukum-hukumnya ya mau 41:50 enggak mau kita label labelkan pada 41:52 mereka bukan muslim. Enggak usah ragu 41:55 kan gitu. Ee oleh karenanya dakwah ini 41:57 penting buat ee masyarakat kita. Semoga 42:00 apa? Semoga keyakinan-keyakinan 42:03 masyarakat terhadap Islam semakin kuat 42:05 ya, akidah semakin kokoh. Ee dengan 42:08 adanya penerangan ini, masyarakat Islam 42:10 yang betul-betul tidak mengerti kondisi 42:12 kelompok liberal, kondisi orang-orang 42:14 plural, ya kan? Kondisi orang-orang yang 42:17 memang sudah sesat ini, kita harus 42:19 selamatkan 42:20 anak aset, anak bangsa ini untuk 42:22 betul-betul mengerti kepada agama yang 42:24 pas gitu kan, yang benar. Maka dakwah 42:26 berikutnya adalah kepada generasi kita 42:28 ini 42:29 pelajari agama dengan baik ya kan. Kalau 42:33 agama itu sedikit di SMA, di STM ya 42:36 cobalah di pesantren ya kan begitu. Ee 42:38 pelajari agama yang baik di pesantren ya 42:41 kan di halaqoh-halaqoh ya kan. Kemudian 42:45 juga di ee katakanlah rumah-rumah kiai 42:48 agar mulazamah dengan ulama-ulama. Tidak 42:51 mesti resmi pesantren tapi mulazamah. 42:54 Sekarang nih ustaz lagi mendakwahkan 42:56 begini. Para ustaz ini sudah tidak 42:58 layak, apalagi ustaz seperti sudah ustaz 43:01 sudah tua begini ya. Tidak layak 43:03 ustaz-ustaz ini mendatangi jemah. 43:06 Sudah tidak layak. 43:08 Kita ini sudah tidak layak mendatangi 43:10 jemah. Jemaah di Jakarta Selatan lah, 43:13 jemaah di Jakarta Timur lah, jemaah di 43:16 Jakarta Utara lah. Orang setua kita 43:18 sudah tidak layak. yang harus terjadi. 43:21 Sebaliknya anak-anak muda itu yang harus 43:23 datang ke rumah ustaz. 43:26 Dan ini akan mengembalikan pada cara 43:29 pelajaran dulu 43:30 masa-masa lalu. 43:31 Jadi bukan ustaz yang mendatangi jemaah. 43:34 Ini keliru. 43:35 Yang benar adalah dari semenjak dulu. 43:37 Yang benar adalah dari semenjak dulu 43:40 ulama itu didatangi masyarakat. Bukan 43:42 masyarakat didatangi ula ulama. Ini 43:45 kebalik. Maka sekarang kita tekankan 43:48 anak-anak muda jangan malas. Anak-anakku 43:51 di mana saja berada. Kalian yang masih 43:53 SMA, kalian yang masih STM, meskipun di 43:56 STM, di SMA pelajaran agama sedikit, 43:59 jangan malas ya. Datangi guru-guru 44:02 agama, datangi ustaz, datangi ulama dan 44:04 kiai dan sebagainya supaya apa? Betapun 44:08 kalian dapat ilmu umum lebih banyak 44:10 porsinya, tapi diacang sama kalian akan 44:13 diterus mendapatkan siraman-siraman 44:15 nasihat. dari para alim ulama yang 44:17 insyaallah agama ini akan mereka 44:19 perjuangkan dan alhamdulillah teman 44:21 ustaz ada yang di MA 44:23 e hafal Quran 44:26 dan kemarin jadi gubernur kan [tertawa] 44:29 itu itu kalau jadi dari SMA itu anak 44:31 ulama juga tuh 44:33 ah itu jadi jawabannya pada Pak Hanif 44:36 seperti itu. Wallahualam bawab. 44:38 E baik e syukran jazakallah khair. 44:39 Semoga terjawab ya Pak Anif 44:41 pertanyaannya. Pak Ustaz, ini ada 44:43 komentar dari Bapak Andi di Kompleks 44:45 Alazhar Cipadu, Cileduk, Pak Ustaz. E 44:48 komentarnya begini, Ustaz. Masyaallah 44:49 tabarakallah, Ustaz. Sungguh sangat 44:51 bermanfaat tausiah di pagi ini. Temanya 44:53 sangat pas untuk kondisi saat ini. 44:56 Semoga banyak yang tersentuh dan menjadi 44:59 ee bermanfaat dan pencerahan bagi orang 45:02 tua muslim dalam mendidik anak-anaknya 45:05 dan memberikan tauladan kepada 45:06 putra-putrinya. Insyaallah ini akan 45:09 menjadi anak yang dan generasi milenial 45:11 yang sangat kuat akidah Islamnya. Terima 45:14 kasih Ustaz. 45:16 Amin ya rabbal alamin. Ini Ustaz juga 45:18 akan mengulas betapa bahayanya 45:22 kalau kelompok-kelompok ini tidak pernah 45:24 diungkap di media, terutama media radio 45:28 seperti ini. 45:28 He. 45:29 Kalau kita tidak ungkap nama-nama 45:30 kelompok itu, seakan-akan tidak ada kan? 45:33 Iya. 45:34 Padahal keberadaan semakin menggurita. 45:36 Nah, ini kesadaran kita dai-dai ini 45:39 harus ada keberanian mengungkapkannya, 45:41 mengungkapkan yang hak dalam kehidupan 45:43 ini agar apa? Agar agar masyarakatnya 45:47 terselamatkan. 45:48 Bahayanya begini. Andai kata dan ini 45:51 sudah menjadi kenyataan, 45:52 kelompok-kelompok yang ustaz sebutkan 45:54 tadi itu sudah masuk kepada wilayah 45:57 pesantren. 46:00 Mereka-mereka sudah masuk ke wilayah 46:02 politik. 46:04 Mereka-mereka [berdehem] sudah masuk ke 46:05 dunia-dunia subhanallah perekonomian, 46:09 peradaban. Ya, kalau kita tidak ungkap 46:11 seperti ini, seakan-akan kelompok itu 46:14 tidak ada. 46:15 Padahal keberadaannya sangat merisaukan 46:17 masyarakat. Makanya sharing ini 46:19 alhamdulillah kepada Bapak yang di 46:21 Cipadu tadi semoga dunia ya kan 46:24 pendidikan, perekonomian, dunia politik 46:27 bahkan peradaban ini lambat laun apa 46:30 namanya selamat daripada ancaman 46:32 keberadaan mereka terutama sekali 46:34 pendidikan pesantren yang hari ini ada 46:37 dunia pesantren ini dimasuki oleh 46:40 kelompok-kelompok seperti itu. 46:42 Wallahualam bissaabab. 46:43 Ee baik, semoga terjawab. Nah, kita ke 46:45 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. ini 46:47 datangnya dari Bapak Abdullah di Cileduk 46:50 juga, Pak Ustaz. Asalamualaikum 46:51 warahmatullahi wabarakatuh. 46:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:54 wabarakatuh. 46:55 Ee, Pak Ustaz, bagaimana menurut Pak 46:57 Ustaz dengan adanya para ulama yang 47:00 sering perang dalil dalam menetapkan 47:02 syariat sehingga terjadi kebingungan di 47:05 antara umat? Bagaimana menyikapi hal 47:07 tersebut? Syukran jazak khair. 47:09 Bismillahirrahmanirrahim. Keberadaan 47:11 dalil atau nas-nas shih ya kan ada dalil 47:15 naqli. ya kan ada dalil dalil aqli itu 47:19 keberadaannya bukan untuk 47:20 dipertentangkan, bukan untuk 47:22 diperdebatkan. 47:24 Semua kita ulama pun sudah sepakat bahwa 47:27 keberadaan dalil itu hanya untuk 47:28 menjelaskan kedudukan hukum. 47:31 Ibarat ada dalil nih, siapa yang mencuri 47:34 dipotong ambil Al-Qur'an sebagai 47:36 dalilnya. Hadisnya mana nih? Secara 47:39 akalnya seperti apa? Kan gitu. 47:41 Kalau akal lebih kepada nanti kepada 47:43 analogi, kan gitu. He 47:45 ini bukan untuk diperdebatkan. 47:47 Dalil-dalil itu untuk menjelaskan 47:50 kedudukan hukum Allah, kan gitu. Maka 47:53 dalilnya pun harus dari Al-Qur'an dan 47:55 sun 47:55 sunah 47:56 dan sunah kalau berkaitan dengan hukum 47:59 Allah gitu. Maka keberadaan dalil itu 48:02 sekali lagi bukan untuk diperdebatkan. 48:04 Tetapi sekarang yang hidup adalah apa? 48:08 Dalil itu untuk diperdebatkan malah 48:11 untuk supaya oh aku ini lebih lebih 48:12 menjadi lebih lebih unggul. 48:14 Lebul. Iya. 48:14 Aku ini lebih pintar darimu. Aku ini 48:17 lebih ulama darimu. Ini masalah besar di 48:19 kalangan ulama sebetulnya. Jadi kalau 48:23 kalau memperjuangkan kelompok seperti 48:25 ini nih, memperjuangkan dalil-dalil itu 48:27 untuk perdebatan yang ada adalah apa? 48:30 Perpecahan. Nantinya yang ada adalah 48:33 kelemahan daripada dalil itu sendiri. 48:35 Hanya diperdebatkan saja 48:36 diaplikasikannya. Ti 48:38 tidak. Makanya yang paling benar adalah 48:40 aplika 48:41 aplikasi. Kenyataan dari hukum itu harus 48:44 ditegakkan dihidup-hidupkan di dalam 48:47 kehidupan manusia. Ngapain diperdebatkan 48:51 terus? Oh, orang yang maling terus 48:53 potong tangan ya kayak yang satu lagi 48:56 enggak? Karena dia orang miskin kok 48:58 maling gitu kan. Dia maling wajar orang 49:00 miskin. Kemudian hasil malingnya juga 49:03 diberikan sama kelompok orang miskin. 49:05 Yang ping yang begini enggak di enggak 49:07 mesti dipotong tangannya dong. Terus 49:09 ribut ribut ribut. Maka nanti malah apa? 49:12 Malah dangkal. gitu. Kalau mau ajakan 49:16 ustaz adalah silakan kita menguasai 49:20 dalil yang banyak ya kan setelah kita 49:22 belajar sampai MA, sampai doktor sampai 49:24 profesor. Tapi tujuan kita meraih gelar 49:28 titel tersebut mau jadi profesor kah, 49:31 doktor atau mak adalah untuk tujuan yang 49:34 mulia, adalah untuk tujuan yang apa 49:37 namanya sesuai dengan keinginan Allah. 49:40 li kalimatillah untuk menegakkan 49:43 daripada kalimat Allah sehingga ee agama 49:47 ini tersebar luas dengan adanya 49:50 embel-embel kita jadi profesor. Jangan 49:53 malah kita-kita jadi profesor dari 49:55 doktor jadi MA hukum Allah semakin 49:58 mandul. Kita semakin terbawa arus ya kan 50:02 mencintai dunia dengan gelar kita jadi 50:04 profesor itu. Nauzubillah minzalik. 50:06 Wallahuam bawab. Baik, semoga terjawab 50:09 kepada Bapak Abdullah di Cileduk. Kita 50:12 ke pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. 50:13 Ini datangnya dari Bapak Tukio di 50:16 Ciputat. Asalamualaikum warahmatullahi 50:18 wabarakatuh. 50:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:21 wabarakatuh. 50:22 Pak Ustaz, saya izin bertanya. Saya 50:24 melihat kondisi umat Islam sekarang 50:27 khususnya para ulama kita banyak yang 50:29 dizalimi. Bagaimana caranya kepedulian 50:32 kita terhadap sesama muslim akan hal 50:35 ini, Pak Ustaz? Terus terang hati saya 50:37 sangat menangis terhadap 50:39 kejadian-kejadian ulama yang 50:40 dipereksekusi. Syukran jazakallah khair. 50:42 Bismillahirrahmanirrahim. Ustaz ingat 50:44 kepada hadis Rasul sallallahu alaihi 50:46 wasallam. Unsur akaka doiman madluma. 50:50 Unsur akaka zaliman madluma. 50:54 Eh tetaplah pada kondisi harus saling 50:58 membantu. Bantulah saudaramu. Unsur 51:01 akhokah. Bantulah. Tolonglah saudaramu. 51:05 Apakah dia dalam keadaan yang dizalimi 51:08 atau saat saudaramu itu menzalimi. 51:11 Kondisi sekarang kan cuman itu. 51:13 Iya. 51:13 Sekarang ini hanya ada dua, yang 51:15 dizalimi dan yang 51:16 menzalimi. 51:17 Kedua-dua kelompok ini tetap kita harus 51:19 menasihati kepada kedua kelompok kita 51:22 harus tetap menolong. 51:25 Sehingga ditanya, "Ya Rasul, bagaimana 51:27 kita kalau menolong orang yang 51:29 dizalimi?" Kita sudah mafhum, mengerti 51:32 caranya, kan gitu. 51:34 Tetapi bagaimana caranya menolong orang 51:36 yang menzalimi? Kan gitu. Rasul 51:38 menjelaskan di hadisnya adalah cara kamu 51:42 menasihati orang yang zalim yang sedang 51:44 melakukan kezaliman, nasihati agar dia 51:48 berhenti dari kezali 51:49 dari kezalimannya. Itu saja. Karena 51:52 kelompok yang sekarang sedang marak 51:54 dibicarakan oleh media massa ya kan oleh 51:57 masyarakat luas baik di nasional atau 52:00 internasional hanya dua kelompok ini 52:02 yang zalim dan yang madlum 52:05 gitu kan. Ada pelaku kezaliman ada yang 52:08 dizali ada yang zalimi. 52:10 Ah ini maka kita tetap pada etika saling 52:14 menasehati, saling memberikan 52:16 pertolongan pada mereka. Sudah jelas 52:18 kalau kita memberikan pada pertolongan 52:20 yang dizalimi seperti ulama-ulama kita 52:23 di persekusi sekarang ini kan yang 52:26 selama seperti kita juga belum tentu 52:27 nanti di masa akan datang. Dan semoga 52:29 Allah tetap menjaga kita kan begitu nak 52:32 ee kita harus tetap membantu mereka. Ee 52:35 arti membantu begini yang dizalimi 52:37 sekarang subhanallahiladzim ulah mah 52:40 besar 52:41 mah karismatik ulama mah banyak 52:43 pengikutnya kan gitu. kita nasihati pada 52:46 beliau semoga Allah menjaganya, semoga 52:48 disabarkan hatinya menghadapi fitnah 52:51 seperti ini. 52:52 Dan kita ramai-ramai setiap saat, setiap 52:55 habis salat, kapanpun, kita harus 52:57 mendoakan saudara-saudara kita yang 52:58 menjadi ulama itu. Dunia kalau tidak ada 53:01 ulama, Nak, bakal hancur. 53:04 Dunia kalau tidak ada kiai, ajengan, 53:06 para ustaz, bakal binasa. Bagaimana 53:10 kalau selama ini ulama, kiai, ajengan, 53:12 ya Allah, ya Rabbi, dipersekusi 53:16 nasibnya, dianiaya, macam-macam. Ini 53:18 akan menghadapi kehancuran yang luar 53:21 biasa. Maka nasihat Ustaz kepada yang 53:24 dizalimi dari ulama-ulama ini bersabar 53:26 sebentar. Insyaallah taala ujian ini 53:28 akan berlalu. Ujian ini akan 53:31 menghasilkan sebuah subhanallah 53:33 kebahagiaan buat bersama. Maka kembali 53:36 tadi kepada yang sedang melakukan 53:37 kezaliman. 53:39 Takutlah pada Allah ya kan? Takutlah 53:41 pada ancaman azab Allah Subhanahu wa 53:43 taala. Kalau kezaliman ini tidak 53:45 dihentikan. 53:47 Maka cara berhentinya jadi kejezaliman 53:49 sedikit-sedikit tentunya. 53:51 Yang tadinya banyak melakukan kezaliman 53:53 tinggalkan satu satu. Dan semoga Allah 53:56 Subhanahu wa taala semakin memperbaiki 53:58 akhlak ya kan yang menzalimi dan akhlak 54:01 anak bangsa ini. Maka insyaallah taala 54:03 satu saat ustaz yakini benar bahwa di 54:06 negara kita pun antara yang zalim dengan 54:08 yang mazlum akan akur kembali, akan 54:11 saling menyapa kembali, akan akan saling 54:15 berpelukan kembali. Mengakui salah satu 54:18 salah satunya mengakui dosanya, 54:20 kesalahannya dan yang satunya memaafkan 54:22 kesalahan dan dosa kawannya. Ini yang 54:24 ustaz yakini. Satu saat Indonesia akan 54:26 seperti ini. Wallahualam. Dan insyaallah 54:28 akan terjadi. Wallahualam 54:30 bawab. Baik. Ee semoga terjawab. Ke 54:32 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. Ini 54:34 datangnya dari Bapak 54:36 Naro di ee Jakarta. Asalamualaikum 54:39 warahmatullahi wabarakatuh. 54:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:42 wabarakatuh. 54:44 Ee Pak Ustaz ee ada saya punya tetangga 54:47 orang Nasrani. Mereka bertanya ee Pak ee 54:50 kok Islam itu agama yang mengajarkan 54:53 kekerasan ya? sering ngebom sana sini 54:55 seperti yang baru-baru terjadi di 54:57 Makassar itu, Pak Ustaz. 54:58 Iya. 54:58 Eh, pertanyaannya [berdehem] 55:00 itu sangat menusuk sekali, Pak Ustaz. 55:02 Cuman saya bingung mau menjawab seperti 55:04 apa. Bagaimana tanggapan Ustaz mengenai 55:06 hal ini? Syukran. Jazakallah khair. 55:08 Bismillahirrahmanirrahim. Ustaz hanya 55:10 akan mengatakan sebagai jamnya, qulil 55:12 haqqo walau murro. Katakan yang hak 55:15 meskipun pahit, tetapi kita harus tahu 55:18 dulu yang haknya. 55:19 He. 55:19 Kalau kita tidak mengerti yang hak, 55:21 jangan dulu mengatakan. Karena kita bisa 55:23 memfitnah orang 55:25 kan gitu. Jadi wur katakan yang benar 55:28 itu meskipun pahit. Dalam pertanyaan 55:30 ini, ini pertanyaan kalau salah jawab 55:33 ini seakan-akan mengadu domba ya kan? 55:36 Mengadu domba masalah ini. Kita jangan 55:38 terprovokasi. Yang jelas kita fokus pada 55:40 agama Islam. Tidak mungkin 55:43 ya kan 55:45 orang-orang Islam yang berakal sehat dan 55:48 dia me apa namanya? menjaga agamanya itu 55:52 menjadi pembunuh. 55:54 Tidak akan mungkin ya kan orang yang 55:58 beragama Islam yang akalnya saat itu 56:00 berzina ya kan ngebom, berjudi, minum 56:04 arak ya kan melegalkan miras tidak akan 56:07 mungkin karena bukan ajaran Islam. 56:11 Sekarang yang bertanya dari orang 56:12 Kristen itu mungkin mewakili ya 56:14 keberadaan orang Kristen. Betul. Yakin 56:16 enggak yang menggubami orang Islam itu? 56:19 Kalau belum tahu kejelasan siapa yang 56:21 ngebomnya, jangan coba-coba bertanya 56:23 seperti itu. Kita apa? Cross check dulu 56:27 kan gitu. Sehingga betul gak nih orang 56:29 Islam kalau Ustaz lihat perkara-perkara 56:32 pengeboman dari dulu bom Bali pertama, 56:35 bom Bali kedua, bomot ya kan yang 56:38 terjadi di mana-mana itu. Ustaz hanya 56:40 ingin mengutip informasi yang 56:42 disampaikan oleh Presiden Gus Dur yang 56:45 itu sudah viral di mana-mana. 56:47 Sudah viral di mana-mana. 56:48 dia berbahasa Inggris ya ketika ditanya 56:51 diwawancara oleh ee wartawan orang luar 56:54 yang dijawab adalah seperti itu. Saya 56:56 tidak akan jauh banyak mengatakan tapi 56:59 rujuk pada informasi seperti yang 57:01 disampaikan oleh Presiden Gus Dur saat 57:03 itu dia jadi presiden. 57:05 Nah, oleh karenanya ini masalah yang 57:07 berkaitan dengan apa? Dengan kondisi. 57:10 Makanya anak bangsa ini harus bersatu. 57:13 Kalau tidak bersatu akan terjadi seperti 57:15 itu. Dan saya yakin yang ngebom itu 57:18 bukan orang Islam. 57:20 Kalaupun dia orang Islam hanya oknum 57:22 saja yang ingin mencoreng-boreng syariat 57:25 Islam. Silakan eksekusi sesuai dengan 57:28 ajaran agama kan gitu. Kalau perlu 57:31 dieksekusi mati, eksekusi masjid. Kalau 57:32 memang betul sudah kedapatan pelakunya 57:35 kan gitu. 57:36 Kalau belum kedapatan pelakunya maka 57:38 kita harus menahan diri untuk tidak 57:40 berbicara di luar. daripada pengetahuan 57:44 kita. Kalau kita tahu, katakan yang 57:46 betul yang tahu itu harus disampaikan. 57:48 Kalau tidak kita lebih baik berdiam diri 57:50 untuk selamat. Kan begitu. Wallahu alam 57:52 bawab kepada kondisi seperti ini. Ustaz 57:55 hanya kemarin juga ustaz bukan tidak 57:56 menyimak dan tidak mengikuti istilahnya 57:59 kondisinya. Masyaallah ustaz hanya 58:01 mengelus dada. Aduh anak bangsa ini 58:04 sedang apa? Sedang akan diadu domba 58:07 dengan kondisi seperti naudubillah min 58:09 minzalik. Kita sadarkan diri kepada hal 58:11 seperti itu. Kita banyak doa semoga apa 58:13 yang terjadi di negara kita ini Allah 58:16 Subhanahu wa taala tetap sayang kepada 58:18 anak-anak bangsa Indonesia ini. 58:20 Insyaallah taala. 58:22 E baik semoga terjawab. Kita ke 58:24 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. Ini 58:25 datangnya dari Bapak Soddiqin di Jakarta 58:28 Timur. Asalamualaikum warahmatullahi 58:30 wabarakatuh. 58:31 Waalaikumsalam, Pak Sodikin. Masyaallah. 58:33 E, Pak Ustaz ee di dalam Al-Qur'an di 58:36 yakni di Al-Qur'an surah Al-Munafiqun di 58:38 ayat yang pertama di situ Allah 58:39 mengatakan ee dan Allah 58:43 dan Allah menyaksikan 58:46 Allah menyaksikan bahwa orang-orang 58:47 munafik itu benar-benar pendusta. Ee 58:50 pertanyaannya ayat di atas ditunjukkan 58:53 kepada siapa, Pak Ustaz? Apa kepada 58:56 orang kufar atau kepada orang yang 58:58 mengaku muslim? Syukran jazakal khair. 59:00 Bismillahirrahmanirrahim. 59:02 Hadisnya sudah jelas ayatul munafikin 59:06 ya kan hadas kadab wa akidan 59:11 dan rasul menjelaskan kalau ada 59:14 tiga-tiga perkara ini pada seorang 59:16 muslim 59:17 dia cukup dikatakan labelnya itu 59:20 munafikun khalis munafik khalis kalau 59:25 ada tiga perkara sifat-sifat yang 59:27 disebutkan oleh Rasul tadi pada diri 59:29 seseorang 59:30 kalau bicara dusta dusta atau bohong. 59:35 Kalau dia berjanji tidak tepat janjinya. 59:39 Kalau dia dipikulkan di atas pundaknya 59:42 amanat, amanat itu tidak pernah terjadi, 59:46 tidak pernah dilaksanakan. 59:48 Kalau ketiga-tiga sifat ini ada pada 59:51 diri seseorang, siapapun, apakah orang 59:54 Kristen, apakah orang Buddha, apakah 59:57 orang Muslim, sama saja. 1:00:00 Sama sa 1:00:01 sama saja. 1:00:02 Termasuk di dalamnya informasi Rasul, 1:00:05 dia termasuk munafik sejati. 1:00:10 Kalau tiga-tiga ciri ini ada pada diri 1:00:12 seseorang, dialah munafik sejati dari 1:00:16 makhluk Allah itu. 1:00:17 Kata Rasul sampai dia meninggalkan satu 1:00:20 persatu sifat itu. 1:00:22 Heeh. 1:00:23 Dari sifat bohong menjadi orang yang 1:00:25 benar perkataannya. 1:00:27 Dari sifat ee pendusta dia jujur 1:00:30 pembicaraannya. Ya kan? Benar 1:00:33 pembicaraannya. Kalau berjanji 1:00:35 sedikit-sedikit dia tepati janjinya, itu 1:00:38 arti meninggalkannya. Yaitu meninggalkan 1:00:41 sifat itu dan melaksanakan apa yang 1:00:43 menjadi janjinya. Itu arti 1:00:45 meninggalkannya dari amanat yang 1:00:47 dipikulkan pada pundaknya. Ibaratnya 1:00:50 amanat dalam 1 tahun ee 40 amanat. Maka 1:00:54 satu persatu dilaksanakan dengan baik 1:00:57 dengan beramai-ramai gotong-royong 1:01:00 melaksanakan amanatnya. Kan begitu. Itu 1:01:02 arti meninggalkannya. Arti meninggalkan 1:01:04 itu melaksanakan amanat yang dikerja di 1:01:07 pikulkan pada dirinya. Nah, andai iya 1:01:10 ada sifat-sifat itu pada diri seseorang 1:01:12 sekali lagi ikhwan, maka dia menjadi 1:01:14 munafik sejati sampai dia meninggalkan 1:01:17 sifat-sifat munafiknya. Nah, anak bangsa 1:01:19 kita ini subhanallah ya kita tidak 1:01:22 menyalahkan siapa. Kondisi sekarang ini 1:01:25 banyak bermunculan orang yang berdusta, 1:01:27 berbohong. Banyak orang bermunculan 1:01:30 berjanji di muka umum janjinya melalui 1:01:34 media lagi. Tapi mana bukti janjinya? 1:01:36 Gak ada ya kan? Kalau diberikan amanat 1:01:39 ya amanat itu hanya untuk memperkaya 1:01:41 diri. Nauzubillah minzalik. Ini nasihat 1:01:44 penting buat semua masyarakat. Tidak 1:01:46 tertuju pada satu golongan saja tetapi 1:01:49 seluruh anak bangsa kita agar 1:01:51 menghindarkan sifat-sifat munafik tadi. 1:01:53 Kalau tidak negeri ini akan dipenuhi 1:01:55 oleh orang-orang munafik. 1:01:56 Nauzubillahikallahuam. 1:01:59 Masyaallah. Dan orang-orang munafik itu 1:02:01 memang azabnya paling berat ketika 1:02:02 Iya. Di bawah di ker di nerakanya paling 1:02:05 bawah intipnya. 1:02:08 Kalau kita nanak nasi 1:02:09 ya kan ada intip paling bawah yang 1:02:11 hitam. 1:02:12 Mereka nasibnya seperti itu nanti di 1:02:13 neraka jahanam. Naudubillah minzalik. 1:02:16 E baik Pak Ustaz kita ke pertanyaan 1:02:19 terakhir ya Ustaz ya. 1:02:21 Ee terakhir. 1:02:21 Iya Ustaz. [berdehem] Ini sudah waktu 1:02:23 sudah sangat mepet sekali Ustaz. Ini 1:02:24 pertanyaan datang dari hamba Allah di 1:02:26 Cingkareng. Asalamualaikum 1:02:28 warahmatullahi wabarakatuh. 1:02:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:31 wabarakatuh. 1:02:32 Pak Ustaz, saat ini kita sangat ee 1:02:34 mengetahui dan sudah banyak melihat 1:02:36 banyak ulama-ulama yang bergelar tinggi 1:02:39 sampai profesor, Pak Ustaz. Tapi 1:02:41 perkataan dan fatwa-fatwanya bahkan ee 1:02:44 sangat bertentangan dengan syariat 1:02:46 Islam, Pak Ustaz. 1:02:47 Sepertinya seperti halnya hijab sudah 1:02:49 dikatakan wajib malah di ee sunahkan 1:02:52 atau di lain sebagainya. Pak Ustaz 1:02:53 bagaimana menanggapi akan hal ini? 1:02:55 Syukran jazakallah khair. 1:02:57 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma inni 1:02:59 audzubika min an adil udol au azil uzal 1:03:02 adlim udlam ajhal yujhalu alai. Kenapa 1:03:05 ustaz mengulangi doa ini? Karena 1:03:08 khawatir kita ini dalam hidup tiba-tiba 1:03:10 mengajarkan kesesatan. Iya kan? 1:03:14 Mengejarkan agar orang ini ee berubah 1:03:17 agama dari apa yang kita miliki. 1:03:21 Semisal kita bergelar profesor, doktor, 1:03:23 M, Lcah katakan tiba-tiba dari mulutnya 1:03:27 malah mengeluarkan sesuatu yang 1:03:28 berbahaya buat masyarakat. Allah tidak 1:03:32 butuh 1:03:34 pada manusia yang bergelar profesor 1:03:37 sekalipun 1:03:39 ketika 1:03:41 dengan amanat embel-embelnya Prof. Dr. 1:03:43 MA itu malah bertentangan dengan hukum 1:03:46 Al 1:03:47 Allah. Allah telah melarang yang namanya 1:03:51 khamr itu 1:03:52 Heeh. 1:03:53 Iya kan? Bahkan Rasul dan bahkan Allah 1:03:56 berfirman dalam Al-Qur'an ya kan? 1:03:58 Inamalru wal maisiru walamu 1:04:04 ridanu. 1:04:08 Tiba-tiba ada Prof. Dr. MA melegalkan 1:04:11 seperti ini ya sama saja enggak ada 1:04:14 manfaatnya bahkan dampaknya akan buruk 1:04:17 pada dirinya. Masyarakat akan tahu, "Oh, 1:04:20 ngapain kamu jadi profesor kalau begitu? 1:04:22 Ngapain kamu jadi doktor kalau begitu? 1:04:25 Berpihak pada keburukan, ya kan? 1:04:27 berpihak pada kezaliman, berpihak bukan 1:04:29 pada hukum Allah 1:04:31 Allah. 1:04:32 Jadi sekarang sudah betul-betul kata 1:04:34 tadi Bapak banyak orang yang bergelar 1:04:36 profesor doktor tapi kok malah semakin 1:04:38 jauh daripada 1:04:40 Allah Subhanahu wa taala. Untung kita 1:04:41 bukan profesor gitu kan [tertawa] ya. 1:04:44 Untung kita bukan doktor ya. Meskipun 1:04:46 sedang ya sedang dalam proses itu. 1:04:49 Tapi nauzubillah min dalalik. Semoga ke 1:04:52 depan insyaallah taala kita akan anak 1:04:55 bangsa ini akan bisa melahirkan melalui 1:04:58 dunia pendidikannya baik dari pesantren, 1:05:00 dari pendidikan umum akan melahirkan 1:05:04 profesor-profesor, doktor-doktor, MA 1:05:07 bahkan LCLC yang lebih bertakwa pada 1:05:10 Allah, yang lebih berakhlak mulia kepada 1:05:13 Allah sehingga dunia ini akan akan 1:05:16 diberikan oleh Allah pada mereka sebagai 1:05:18 penerus perjuangan bangsa ini. 1:05:25 kamati 1:05:28 menjadi dai, menjadi orang yang sayang 1:05:30 sama masyaallah negerinya. Itu doa ustaz 1:05:34 bagi semua orang 1:05:36 yang sedang kuliah. Dan USAZ juga kan 1:05:38 mengirim ke luar negeri bersama ee 1:05:41 kawan-kawan masih tetap bisa sekarang 1:05:44 program kita setiap tahun 19 anak di 1:05:46 kesudan dikirimkan masih tetap tuh jadi 1:05:48 program kita kan meskipun sekarang sudah 1:05:50 sedang dikudeta kan jadi sekarang memang 1:05:52 sedang bermasalah tetapi doa itu tidak 1:05:55 mesti putus 1:05:56 doa itu terus dipompa setiap malam 1:05:59 tahajud kita ada sebagian doa untuk 1:06:02 dirinya untuk keluarganya ada sebagian 1:06:05 doa untuk anak bangsanya untukem 1:06:07 pemimpinnya ada doa untuk anak 1:06:09 generasinya. Itu semua doa tadi malam 1:06:11 tumpah ruah itu melalui qunutnya kan. 1:06:14 Qunut di di waktu ee witir itu luar 1:06:17 biasa. Makanya jangan malas ibadah 1:06:20 mendoakan bangsa ini, mendoakan ee 1:06:23 generasi anak bangsa ini. Semoga mereka 1:06:26 ya dapat menggantikan profesor-profesor, 1:06:29 doktor-doktor, MAWA yang sekarang 1:06:32 akhlaknya tidak baik. ke depan 1:06:34 insyaallah Indonesia akan dipenuhi, 1:06:36 diwarnai ikhwat al iman dengan profesor 1:06:40 ya kan Dr. MA apakah lulusan Mesir, 1:06:43 lulusan Madinah, lulusan Makkah dan 1:06:46 Ustaz sudah ketemu sama rektor Ummul 1:06:48 Qura itu mereka beliau menantang Ustaz 1:06:51 Umarab 1:06:53 naam ya syekhilabum 1:06:56 kirimkan kepada kami pelajar-pelajar 1:06:59 kamu. Das ditantang itu yang mana dia 4 1:07:02 tahun 6 tahun di sana jadi doktor. 1:07:04 Doktor yang taat pada Allah, doktor yang 1:07:06 berakhlak mulia. Dokter yang selalu 1:07:09 setiap saat meningkatkan takwanya pada 1:07:11 Allah. Andai kata itu dialami oleh 1:07:14 bangsa kita dari Sabang sampai Merauke. 1:07:16 Ustaz tidak panjang 10 tahun yang akan 1:07:18 datang penuh di Indonesia ini profesor 1:07:21 yang 1:07:22 betul-betul takwa pada Allah. Dan itu 1:07:24 yang bisa kita titipkan perjuangan 1:07:27 bangsa ini pada mereka. Ya, 1:07:28 wallahuam bawab. 1:07:29 E baik, semoga terjawab ya kepada ee 1:07:33 hamba Allah yang berada di Cingkareng. 1:07:35 Pak Ustaz, sayang sekali Pak Ustaz waktu 1:07:37 kita sudah sangat mepet sekali. Jadi 1:07:39 bisa disimpulkan bahasan kita di pagi 1:07:41 hari ini? 1:07:42 I ada perjumpaan, ada perpisahan. Setiap 1:07:45 saat kita bertemu, setiap saat juga kita 1:07:48 berpisah. 1:07:49 Bertemu dengan ketakwaan, berpisah 1:07:52 dengan ketakwaan, bertemu dengan 1:07:54 nasihat, berpisah dengan nasihat. Itu 1:07:56 sesuatu yang indah. Dan soal nasihat 1:07:59 bukan hanya pada diri kita dan keluarga 1:08:01 kita. Banyak di luar rumah kita orang 1:08:03 yang sedang menanti nasihat kita. Orang 1:08:06 yang berbuat zalim sebetulnya mereka tuh 1:08:08 tidak mau melakukan kezaliman kalau 1:08:10 bukan terpaksaan. [tertawa] 1:08:13 Kalau bukan kondisi. Coba kondisi dan 1:08:15 keterpaksaan itu kita hilangkan melalui 1:08:17 nasihat. 1:08:18 Siapa tahu ini ustaz husnuzan pada 1:08:21 Allah. Kalau mereka yang sedang 1:08:23 melakukan kezaliman hari ini lalu 1:08:25 mendengarkan nasihat Ustaz Umar, siapa 1:08:27 tahu pulang ke rumah dia berpikir 1:08:29 mikir. 1:08:30 Iya kan? Dia berpikir, "Duh, bagaimana 1:08:31 kalau saya mati besok masih dalam 1:08:33 keadaan kezali kezaliman? Bagaimana 1:08:35 nasib saya nanti di akhirat? 1:08:37 Jangan-jangan seperti tadi nasibnya 1:08:39 siapa kan gitu. 1:08:41 Yang menyeret-nyeret apanya? Ususnya 1:08:43 nanti di akhirat. Nauzubillah minalik 1:08:46 gitu loh. Makanya sekarang sebelum nasi 1:08:50 menjadi bubur, kalau nasi jadi bubur, 1:08:52 bubur bisa kembali kepada nasi enggak? 1:08:55 Enggak bisa. Sebelum segala sesuatu 1:08:57 terlambat, alangkah baiknya itu kan 1:09:00 telitilah sebelum membeli. Kan dulu ada 1:09:03 ee pesan moral ya, teliti sebelum 1:09:06 membeli. Teliti hidup ini sebelum kita 1:09:09 masuk ke dalam neraka Allah Subhanahu wa 1:09:11 taala. Berhati-hati. 1:09:13 Hidup ini adalah ujian gitu loh. Hidup 1:09:16 kita adalah betul-betul harus dihadapi 1:09:19 dengan keimanan dan ketakwaan kita pada 1:09:21 Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam 1:09:23 bissawab. 1:09:24 Baik. Syukran jazakallah khair ustaz 1:09:26 atas ilmunya di pagi hari ini. Semoga 1:09:28 bermanfaat buat ikhwat akhwat semuanya. 1:09:30 Amin. 1:09:31 Amin ya rabbal alamin. Demikianlah 1:09:33 ikhwan akhwat yang dirahmati oleh Allah 1:09:34 subhanahu wa taala. Tusiah kita di pagi 1:09:36 hari ini bersama guru kita Ustaz Umar 1:09:38 Rasyid Hasan dengan membahas di tafsir 1:09:41 Ibnu Katsir dengan surat yang dibahas 1:09:44 adalah Al-Qur'an surah Asyura ayat yang 1:09:47 ke-21. 1:09:48 Dan semoga nasihat dari beliau dapat 1:09:50 kita bisa ambil pelajaran dan hikmahnya 1:09:52 sehingga bisa kita aplikasikan dalam 1:09:54 kehidupan kita sehari-hari dan terutama 1:09:57 bisa meningkatkan kualitas iman dan 1:09:59 takwa kita di sisi Allah Subhanahu wa 1:10:01 taala. Sekali lagi kami juga mengucapkan 1:10:04 jazakallah khair atas ilmunya di pagi 1:10:05 hari ini, Ustaz. 1:10:07 Semoga Ustaz dan keluarga selalu dalam 1:10:08 lindungan dan rahmat Allah Subhanahu wa 1:10:10 taala. Akhir kata, bersama saya Muhammad 1:10:13 Hafiz Alfloresi beserta teman-teman 1:10:15 pejuang dakwah yang bertugas di pagi 1:10:17 hari ini. Ada Bang Atep di kameraman dan 1:10:20 Bang Anis Mualim di meja operator. Mohon 1:10:23 undur diri dari ruang dengar Anda. 1:10:24 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:10:27 ilahailla anta astagfiruka waubuq. 1:10:31 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:10:34 wabarakatuh.