Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirahmanirahim, 0:01 assalamualaikum warahmatullahi 0:03 wabarakatuh. Allahuma shali ala 0:05 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:07 Muhammad. 0:08 Alhamdulillah kita berjumpa lagi 0:10 pendengar radio silaturahim di manapun 0:12 anda berada, di Jakarta, di Cibubur, di 0:16 Banyuwangi, di Sukabumi, Batam, Aceh, 0:20 Yogyakarta, 0:21 Bondowoso, 0:23 Singapur, Johor dan lain-lainnya. Kita 0:26 jumpa lagi dalam acara Saur Bersama 0:30 Tokoh. Kali ini kami hadirkan 0:34 eh suami istri, kakek nenek ini yang 0:37 sudah punya 6 cucu. 0:39 Keliling Indonesia dan Asia Tenggara 0:42 dengan satu mobil, mobilnya Toyota Voxy. 0:47 Ini seru sekali perjalanan ini, karena 0:48 memang di dalam Islam pun banyak 0:50 ayat-ayat yang menganjurkan umatnya 0:53 untuk traveling. Misalnya di surat 0:57 eh Al Mulk ayat 15. Dialah yang 0:59 menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, 1:02 maka berjalanlah di seluruh penjurunya 1:06 dan makanlah sebagian dari rezekinya dan 1:08 hanya kepadanya kamu kembali setelah 1:11 dibangkitkan. 1:12 Jadi ayat ini menjelaskan tentang nikmat 1:14 Allah yang tak terhingga bagi manusia. 1:17 Ayat ini juga menunjukkan kuasa Allah 1:20 menginginkan nikmat-nikmatnya dan 1:21 memperingatkan dari kecenderungan kepada 1:23 dunia. Kemudian di surat lain juga di 1:26 surat Al An'am ayat 11, surat Ar Rum 1:29 ayat ayat 9, surat Muhammad ayat 10, 1:33 surat Ar Rahman ayat 33 dan surat 1:37 Ali Imran ayat 137 tentang 1:41 perjalanan. 1:43 Dia adalah Bapak Haji Faisal Laksamana. 1:49 Eh kemudian bersama istrinya 1:52 Dokter Indriyati. 1:54 Assalamualaikum Pak Haji Faisal. 1:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:59 wabarakatuh. 2:00 Indri, tapi sudah lama enggak praktek 2:02 ya. 2:04 Luar biasa, itu ide ah sebelum ngomongin 2:08 ini 2:09 ngomong perjalanan ke saya ngomongin 2:10 radio loh, beliau ini pemilik radio RAU. 2:13 Di eh Padang Sidempuan di Jalan Sudirman 2:17 nomor berapa? 2:17 Nomor 219. 2:19 Oh, Pak Farid sudah pernah ke sana tuh 2:20 ya. 2:21 Dan Padang Sidem Sidempuan tuh terkenal 2:24 dengan salak nya. 2:26 Salak sana manis ya? 2:28 Salak Sidempuan. 2:29 Salak Sidempuan ya. 2:32 Eh bagaimana awal mula kok sampai bikin 2:35 radio? 2:38 Baik, Assalamualaikum warahmatullahi 2:40 wabarakatuh. 2:42 Eh saya Faisal 2:45 anak tiga, cucu enam. 2:47 Cucu enam. 2:49 Jadi kami tahun 86 ditugaskan di 2:54 Bank Indonesia Padang Sidempuan. 2:57 Eh karena apa namanya kota dulu masih 3:01 kota administratif 3:02 administratif yang ada cuma radio AM. 3:06 He eh. 3:07 Nah, di situ 3:09 karena kumpul-kumpul kawan-kawan 3:12 menyemangatin yuk kita bikin radio. 3:16 Makanya tahun 94 kita buatlah radio RAU. 3:22 RAU. 3:23 Radio Adi Utama. 3:25 Itu nama anak ya? 3:26 Anak paling kecil. 3:29 Kayak Asin tuh dong ya, Asin tuh juga 3:31 nama dari nama anak tuh. 3:33 He eh. 3:34 Oh gitu jadi radio RAU di situ. 3:37 RAU, RAU FM. 3:38 RAU FM kepanjangannya dari eh apa? 3:41 Radio Adi Utama. 3:42 Adi Utama. 3:44 Eh 3:45 Ibu ikut siaran juga enggak? 3:48 Orang kesehatan mestinya ya, kan dokter 3:50 kan ya. Eh 3:54 Bincang-bincang kesehatan. 3:55 Radio Rao itu ditujukan untuk siapa? 3:57 Segmennya apa? 3:58 All segmen, ada acara anak-anak, ada 4:01 dakwah. Iya. 4:03 Oh, 4:03 siarannya 24 jam enggak? 4:05 Kalau streaming-nya 24 jam. 24 jam. 4:08 Tapi kalau siaran on air-nya? 4:10 On air dari jam 05.30 sampai 4:14 jam 12.00 4:16 itu 4:18 yang apa namanya yang pakai pemancar. 4:21 Kalau streaming 24 jam jalan. 4:23 Ada berapa penyiar-nya? 4:25 Penyiar-nya ada 5 orang. 4:27 Oh, cuma 5 orang ya. Masya Allah. Nah, 4:31 menurut 4:34 Bang Haji Faisal radio ini gimana sih? 4:36 Dengan kondisi sekarang? 4:38 Masih eksis enggak? 4:40 Alhamdulillah untuk kita di Sidempuan 4:43 masih bisa bertahan 4:45 masih bisa jalan. 4:47 Makanya kita tingkatkan juga dengan ikut 4:51 apa namanya? 4:52 Media sosial 4:55 di YouTube, di Facebook, IG, TikTok. Ini 5:00 juga kita dengan jalan-jalan keliling 5:02 Asia dan keliling Indonesia dan Asia 5:06 sekalian kita mempromosikan radio kita 5:09 ini. 5:11 Masya Allah, beliau ini adalah pemilik 5:13 Radio Rao dan hobinya jalan-jalan. 5:17 Naik mobil berdua saja. 5:20 Gimana caranya? 5:22 Supaya 5:24 enggak bertengkar. Biasa suami istri 5:26 kalau di rumah kan 5:28 kalau sering-sering ketemu suka 5:29 bertengkar. 5:32 Ya 5:33 kita sambil menikmati 5:36 apa namanya? 5:37 Keindahan alam. 5:39 Jadi lupa dia. 5:40 Kita juga tidurnya di mobil, 5:44 tidur di mobil kebanyakan ya, kebanyakan 5:47 kita tidur di mobil. 5:49 Eee kalau enggak terdesak kita 5:52 eee jaranglah untuk ke hotel. 5:55 Heeh. 5:55 Eee dan masak juga 5:58 di mobil. 6:00 Eee sambil jalan kita tinggal colok rice 6:02 cooker. 6:04 Nanti waktu 6:06 eee apa eee siang kita istirahat sambil 6:09 makan. 6:10 Tips dari Bang Haji Faisal kalau mau 6:13 suami istri enggak berantem ah lihat 6:15 pemandangan. 6:16 Jafari lihat pemandangan indah ya. 6:19 Jadi sudah berapa ke berapa negara? 6:22 Kan ada dua periode pertama yang 6:23 Indonesia dan Timor Tim Timor Leste ya. 6:26 Iya, jadi waktu 6:28 eee yang lalu 6:30 kita mulai start di 6 Februari 2022 6:35 2022. 6:37 Itu baru selesai Covid. 6:39 Kita eee keliling Indonesia sudah 30 6:43 provinsi. 6:44 Baru kemudian kita masuk Timor Leste, 6:47 kita ke Malaysia, Brunei, 6:50 Kuala Kinabalu itu kan masih satu 6:53 daratan. 6:54 Heeh. 6:55 Di tahun 2023 itu. 6:57 Heeh. 6:58 Nah, di tahun 2024 7:02 ini akibat ketagihan nih. 7:03 Heeh. 7:04 Di bulan Juli 7:07 kita coba ke Asia Tenggara. 7:09 Heeh. 7:09 Asia Tenggara itu kita mulai dari 7:13 Malaysia, Thailand, Kamboja, 7:17 Vietnam, Laos, balik lagi masuk 7:21 Thailand. 7:21 Heeh. 7:22 Thailand baru masuk lagi Malaysia baru 7:24 balik. 7:25 Nah, itu kan masuk negara-negara yang 7:28 bukan bahasa Indonesia. Pak Haji sendiri 7:30 menguasai bahasa Inggris atau bahasa 7:31 sana? 7:33 Alhamdulillah dibantu 7:35 Google Translate dan Google 7:38 Map alhamdulillah lancar. 7:41 Jadi 7:43 walaupun kita tidak bahasa Inggris bukan 7:44 berarti tidak bisa ke luar negeri. 7:46 Iya, betul. 7:47 Bukan bisa berkomunikasi. Haha. 7:49 Untuk problem-problem mobil ya. Katanya 7:51 pernah soak akinya. 7:53 Iya, waktu itu kita di Laos itu 7:57 eee 7:57 Di Laos lagi? 7:58 Waktu di Laos 8:00 klakson mobil enggak bisa. 8:02 He eh. 8:03 Eee enggak berfungsi. 8:05 Kita bawa ke Toyota. Alhamdulillah 8:09 diterima baik semua Toyota yang di Laos. 8:12 Nah, setelah dicek 8:16 mungkin SOP-nya ngecek sekalian aki. 8:19 Akinya. 8:20 Jadi, dia minta kita ganti aki. 8:23 He eh. 8:23 Karena bahasa enggak nyambung 8:25 He eh. 8:26 saya bilang sudah enggak usah akinya 8:27 biarin saja. 8:28 He eh. 8:29 Ternyata 8:31 saya enggak sadari itu sudah 8:33 tahun ketiga. Biasa kan aki itu kan 2 8:37 tahun. 8:37 Harus ganti. 8:38 Sudah harus ganti begitu. Ini tahun 8:40 ketiga. 8:41 Saya bilang enggak usah. 8:44 Pas saya sudah masuk ke Thailand, masuk 8:46 Chiang Mai, Chiang Rai di Phetchabun. 8:50 Phetchabun itu pegunungan. 8:53 Pegunungan di sana. 8:56 Nah, 8:58 karena mungkin udara dingin 9:01 eee 2 hari kami sana, waktu kita starter 9:05 Enggak bisa. 9:06 Enggak bisa. 9:07 Waduh, ini kita coba jumper enggak bisa. 9:12 Ya, alhamdulillah ada tentara, serdadu 9:15 di situ 9:16 mau membantu. 9:18 He eh. 9:18 Membantu dia turun ke bawah pakai 9:21 eee Honda. 9:23 Dia beli 9:24 baterainya. Alhamdulillah lancar. 9:27 Oke. 9:29 Katanya waktu ke Kamboja kan perlu 9:31 kenalan orang sana. Pernah dikenalkan 9:33 sama Bapak Ali Murfikin ya? 9:35 Iya, betul. 9:36 Teman SMA ya? 9:37 Eee Pak Luky itu 9:40 sama-sama SMA 9:42 di Jakarta, Pak Luky di SMA 4 saya di 9:46 SMA 7. 9:47 Oh, jadi 9:47 Gambir. 9:48 Pak Luky punya temen Kopassus. 9:50 Pak Luky 9:51 Kopassusnya. 9:52 Temen Kopassus Jenderal Kopassusnya 9:55 Kamboja. 9:56 Oh. 9:57 Iya. 9:58 Bisa diperkenalkan enggak suaranya Pak? 10:00 Tempel ke sini. 10:01 Iya. 10:01 Coba ini. 10:02 Ini 10:03 salah satu 10:05 akses sehingga 10:08 Pak Haji Faisal bisa nembus ke Vietnam 10:10 tanpa kendala. Nah, ini orangnya itu. 10:13 Suara bahasa Indonesianya cukup cukup 10:16 fasih. 10:17 Kok kok bisa Pak bahasa Indonesianya? 10:18 Heeh. 10:19 Tadi. 10:19 Pak Faisal. 10:21 Komik-komik. 10:22 Komik. 10:23 Iya, ini ini. 10:24 Apa kebal? 10:25 Maaf sekali, Pak. Lagi sibuk itu lupa, 10:29 Pak. 10:31 Sudah sampai mana, Pak? 10:34 Eee 10:35 Aaa. 10:35 Itu suara orang Thailand tuh ya? 10:37 Heeh. 10:38 Kok dia bisa bahasa Indonesia? 10:39 Hah? Orang Kamboja. 10:40 Kok dia bisa bahasa Indonesia? 10:41 Eee kebetulan waktu apa namanya eee 10:46 Lemhannasnya di Indonesia. 10:48 Oh, jadi dia belajar 10:49 Dia ikut Lemhannas kurang lebih setahun 10:51 lebih ya di di Indonesia. 10:55 Apa? 10:55 Bahasa Jawa juga bisa dia. 10:57 Bahasa Jawa bahasa Jawa ya? 11:00 Iya. 11:00 Kalau Bu Indri bisa bahasa Jawa? Daerah 11:02 bahasa apa? 11:03 Bahasa Indonesia juga. 11:08 Bu Indri kalau di perjalanan itu 11:09 masaknya masak apa dan beli-beli bahan 11:12 makanannya dari mana? 11:13 Di sekitarnya, Pak. 11:15 Mmm. 11:16 Di sekitar pas kita lewat, kita ketemu 11:19 pasar misalnya, kita berhenti. Kita 11:21 Biasanya makan apa? 11:23 Yang paling sering telur, Pak. 11:25 Oh, telur. Kalau sayur-mayurnya? 11:27 Ada. Sayur hampir sama kayak kita kan, 11:29 Pak. Ada wortel, ada ya. 11:31 Masak apa? 11:32 Iya, Pak. 11:33 Isi gas di mana? Bawa gas? 11:36 Kan gas itu kan banyak dijual, Pak, yang 11:37 kecil itu. 11:38 Tabung? 11:39 Iya, tabung. 11:39 3 kilo? 11:40 Enggak, yang kecil. 11:41 Oh, ada, ya? 11:42 Kan banyak, Pak, yang dijual. 11:44 Oh, gitu, ya? 11:46 Pakai yang portable, Pak. 11:48 Jadi, ini itu ada ada nasi juga, dong, 11:50 ya? 11:51 Ada. 11:51 Bawa beras? 11:52 Bawa beras? 11:53 Beras. 11:54 Beras di mana-mana aja. Apalagi Thailand 11:57 kan berasnya enak, Pak. 12:00 Rice cooker kita bawa. Rice cooker 12:02 kecil, ya. 12:03 He em. 12:04 Jadi, sambil jalan kita 12:06 ee masak. 12:07 He em. 12:08 Ibu selama perjalanan 3 tahun enggak 12:10 berhenti-berhenti itu apa enggak kangen 12:11 sama keluarga Ibu? 12:13 Kan pulang-pulang juga, Pak. 12:15 Oh, pulang? 12:16 Iya, seperti ini 12:18 puasa kita di Jakarta. 12:20 Pulang terus ini, Pak, ya? 12:21 Pulang tempat anak, cucu. 12:24 He em. 12:24 Nah, nanti habis lebaran bulan 5, bulan 12:27 6 kita jalan lagi mau ke Nias. 12:30 He em. 12:31 Pulau Nias kita belum, gitu. 12:33 Yang bawa mobil siapa? Bapak atau Ibu? 12:35 Saya. 12:36 Ibu bisa bawa mobil juga? 12:37 Bisa. 12:38 Bisa, tapi kalau 12:39 kalau ke Asia Tenggara itu kan harus 12:41 pakai SIM internasional. 12:43 Oh, kalau ketangkap bisa bisa ini, ya? 12:46 SIM internasional itu kan sayang kok 12:48 kita buat dua-dua, kan? 12:50 He em. 12:51 Jadi, kalau kita capek, ya udah 12:53 berhenti, istirahat, 12:55 tidur. 12:57 Dari negara-negara yang pernah 12:58 dikunjungin itu, ya, apa namanya? Dari 13:00 Vietnam, Kamboja, Thailand. 13:03 Mana negara yang paling unik, 13:05 paling pengalaman apa yang 13:08 tak terlupakan? 13:10 Sebetulnya kalau keindahan alamnya luar 13:13 biasa Indonesia. 13:14 He em. 13:15 Hanya 13:17 kita tata kelolanya agak 13:20 ini kalah kita sama Thailand. 13:22 He em. 13:23 Thailand itu luar biasanya betul-betul 13:26 kelola 13:27 profesional, ya? 13:28 Ee apa namanya? Merasa 13:31 ee turis itu apa namanya 13:35 wisata itu 13:37 ee 13:39 yang membuat 13:41 devisanya 13:43 devisa mereka itu jadi 13:44 kayak dia maksimal ya 13:46 kalau kita kan banyak Sabtu Minggu 13:48 dikunjungin 13:49 hmm 13:50 kalau mereka itu hampir tiap hari 13:52 oh kenapa itu? 13:54 saking banyaknya 13:55 enggak objek wisatanya apa? Pantai, 13:57 gunung atau apa? 13:58 dia kebanyakan pantai 13:59 hmm 14:00 seperti Pattaya 14:02 Phuket Pak Bara 14:05 apa daya tariknya pantai-pantai mereka 14:08 sehingga sampai tiap hari dikunjungin 14:10 bukan cuma hari libur? 14:11 ee pemandangannya bagus itu yang ada 14:14 tempat James Bond bikin film 14:17 hmm 14:18 apa Miami ya pulau pulau Miami Bay 14:22 hmm 14:24 dan ya 14:26 itu yang ya apa namanya perlu kita 14:28 contoh kebersihannya luar biasa 14:31 kebersihan, ketertibannya 14:34 hmm 14:34 ibarat bisa dikatakan enggak ada tukang 14:38 parkir, Pak Ogah cepek itu enggak 14:40 oke 14:42 oke Iwan An Danawat masih di acara sahur 14:44 bersama tokoh di sini juga ada Oni 14:46 Saputra dan Gustav juga Aldi 14:51 ee kita bincang-bincang dengan Bapak 14:53 Haji Faisal Samanan dan Ibu Indriyati 14:57 beliau adalah seorang dokter ini 15:00 beliau ini suami istri 15:02 keliling Asia 15:04 naik mobil berduaan aja tapi enggak 15:06 pernah ribut karena 15:09 gimana mau ribut udah lu udah terbuang 15:10 karena tiap hari lihat pemandangan indah 15:12 iya enggak ya? ee 15:14 oke jadi Indonesia masih lebih baik ya? 15:16 kalau ee intinya 15:19 ee pemandangan kita cukup lebih 15:23 Ehm. 15:24 lebih menarik dan bermacam ragamnya. 15:27 Wah, jadi 15:29 kalau kita di satu tempat tuh ada 15:31 pantai, ada gunung. 15:33 Nah, kalau di mereka kan kebanyakan 15:36 pantai. Cari gunung agak sulit gitu ya. 15:41 Selama 3 tahun perjalanan tuh sama 15:42 sekali enggak ada gangguan apa yang 15:46 ada rampok apa-apa? 15:48 Alhamdulillah selama perjalanan 15:50 aman-aman dan terlalu banyak kita ketemu 15:53 orang baik. 15:54 Oh, misalnya di mana itu? 15:56 Ah, setiap tempat kita dijamu sama 16:00 teman-teman. 16:01 Ah, misalnya kita 16:04 eh, waktu keliling Asia Tenggara juga 16:08 eh, di 16:09 Kamboja 16:11 Dubes Kamboja juga 16:13 menyempatkan ketemu sama kita. 16:15 Itu tahu dari mana? Memang Bapak sudah 16:17 memberi kabar ke mereka? 16:18 Eh, kebetulan dapat kontak, kita WA-WA, 16:22 dia sediain waktu kita ketemu 16:25 di kedutaan termasuk Dubesnya 16:30 Kamboja, eh, 16:31 Laos Dubesnya Laos itu 16:35 betul-betul 16:36 luar biasa itu. Seorang wanita 16:40 ah, cukup ramah. 16:41 Ah, indah. 16:44 Ya, luar biasa. Luar biasa. 16:47 Itu yang apa namanya 16:50 eh, membuat kita 16:54 ketagihan. 16:54 Ehm. 16:55 Ketemu orang baik. 16:58 Setiap tempat 16:59 ada teman. Setiap hari kita 17:03 dapat saudara baru. 17:04 Ya, karena Pak Mesa orang baik jadi 17:06 Allah balas dengan 17:08 dengan orang-orang baik juga ya. 17:10 Ehm. 17:11 Terus masalah ini apa? 17:14 Cuci baju gimana, Bu? 17:17 Gimana? 17:17 Jadi kalau kita eh, di mobil itu kan 17:20 kita kayak hidup AC terus, Pak, kalau 17:21 sepanjang jalan. 17:22 Heeh. 17:23 Kita jemur dalam mobil juga kering. 17:26 Jadi enggak dicuci? 17:27 Iya. 17:28 Heeh. 17:28 Oh, enggak dicuci jadinya? 17:29 Dicuci, Pak, dicuci. 17:30 Oh, dicuci. 17:31 Kita kan ee berhenti 17:33 biasanya kita suka mau berhenti itu kan 17:35 ada tempat toiletnya, Pak. Nah, kita 17:37 cuci-cuci di situ 17:39 atau kalau kita agak lama menetap, kita 17:41 bisa cari laundry dan banyak di 17:43 mana-mana banyak laundry. 17:45 Mmm. 17:48 Mereka kenal Indonesia enggak? 17:50 Kenal. 17:51 Tahu Indo, Indonesia tahu ya? 17:52 Tahu. 17:53 Heeh, oke. 17:57 Nanti ada film-filmnya kalau bisa di 17:59 diputar ya, Kang Mundi ya. 18:01 Oke. 18:03 Kalau masalah salat gimana? Salat Jumat 18:05 atau apa gimana tuh? 18:07 Apalagi kalau di Kamboja atau 18:10 Vietnam? 18:11 Sekali aja kita enggak keburu di 18:15 Kamboja. 18:17 Di Kamboja, tapi kalau lainnya masih 18:20 masih sempat kita 18:22 ke masjid banyak masjid-masjidnya kan, 18:24 cuman 18:25 ee harus kita cari gitu, Pak. 18:29 Oke. 18:31 Baik ini ya 18:33 kalau Anda ingin tahu nomor telepon dari 18:35 Bapak Haji Faisal Laksamana yang 18:38 keliling Asia berdua dengan istrinya 18:41 ini nomornya 08111 18:45 kemudian 36054 18:48 08111 18:51 kemudian 36054. 18:55 Mmm. 18:57 Apa namanya? 19:01 Ada lewat hutan-hutan enggak? 19:03 Sering. 19:05 Sering apa di perbatasan itu 19:08 seperti perbatasan 19:11 ee ee Thailand ke Kamboja itu 19:14 ee, ban, masih banyak hutan, apa 19:17 namanya, jalan juga masih lebih bagus 19:19 jalan kita. 19:21 lo san nya? 19:21 Iya. 19:22 Sepi-sepi gitu enggak takut lo san? 19:23 Kita lewatnya siang-siang. 19:25 Oh, siang. 19:26 Siang. 19:26 Iya, enggak pernah jalan malam, Pak. 19:30 Begitu juga di Laos. 19:32 Heeh. 19:32 Laos juga di perbatasan itu ya, masih 19:36 masih banyak hutannya. 19:38 Iya. 19:39 Ibu dengan pakai jilbab masuk Vietnam, 19:41 Kamboja enggak apa-apa? 19:42 Enggak. Alhamdulillah. 19:44 Mereka banyak, banyak yang pakai jilbab 19:45 ya? 19:46 Oh, gitu. 19:49 Kalau ke Vietnam kemana aja sempet? Kan 19:51 banyak objek wisatanya di sana. 19:53 Ee, di Ho Chi Minh ya. Ho Chi Minh 19:56 kebetulan daerah Hanoi itu banjir 19:59 kemarin. 20:00 Jadi kita 20:01 dari Ho Chi Minh baru kita masuk ke 20:04 Laos. 20:05 Ee, Laos ya, waktu kita masuk Laos itu 20:10 seminggu sebelumnya banjir yang Laos 20:14 Heeh. 20:14 Laos mau masuk Cina itu. 20:17 Heeh. 20:17 Nah, 20:18 jadi 20:19 ee, setelah dari 20:22 Laos itu kita masuk ke Thailand. 20:24 Di Thailand itu Chiang Mai, Chiang Rai 20:27 sih itu banjir. 20:30 Ada berapa titik yang 20:32 banjir gitu. 20:35 Oh. 20:37 Jatuh. 20:40 Oke. 20:41 Masih Sarung Bersama Tokoh dengan Bang 20:44 Haji Faisal Laksamana dan Ibu Dokter 20:49 Indriyati, beliau adalah sepasang suami 20:52 istri yang keliling Indonesia dan Asia 20:57 Tenggara. 20:58 Kita break dulu nanti kita lanjutkan 21:00 setelah yang satu ini. 22:16 Oke, Radio Silaturahim yang dipancarkan 22:19 dari jalan Masjid Silaturahim 36 22:22 Kalibanggis, Cibubur. Masih di acara 22:25 sahur bersama kita, di mana kami 22:28 menghadirkan Haji Faisal Laksamana eh 22:32 dan eh 22:34 Dokter Indriyati. Beliau ini adalah 22:36 suami istri yang keliling Asia Tenggara 22:39 dengan mobil, mobilnya Toyota Voxy. 22:43 Wah, ini mesti sponsor nih, Toyota Voxy. 22:46 Tahun berapa itu Toyota-nya? 22:48 Eh 2022. 22:50 Enggak ada kendala mobil? 22:51 Alhamdulillah lancar. 22:53 Ban berapa kali ganti sana? 22:54 Ban waktu kita mau 22:57 keluar ke eh dari Kuala Lumpur mau ke 23:01 Thailand tuh 23:02 kita ganti di Ipoh. 23:04 Hmm, di Ipoh. 23:05 Ipoh, kita ganti empat-empat supaya 23:08 nyamanlah. 23:09 Mahal enggak? 23:10 Eee, kebetulan di sana itu enggak 23:13 terlalu mahal lah ya. 23:14 Iya. 23:15 Eee, dia empat-empat itu kurang lebih 23:18 dirupiahkan tiga ya 23:21 tiga jutaanlah. 23:22 Hmm, hmm. 23:22 Hampir samalah dengan harga Indonesia. 23:26 Harus bawa uang cash banyak dong? 23:27 Eee, enggak juga. 23:29 Enggak, karena kan kita 23:31 eee, di mana-mana kan 23:34 eee, hmm, ATM bisa, bisa ngambil uang. 23:37 Hmm. 23:37 Hmm, hmm. 23:39 Bisa ngambil uang, termasuk rupiah bisa 23:40 diambil? 23:41 Di sana kan kita ambil berupa uang 23:45 Mata uang masing-masing ya? 23:46 Malaysia Ringgit gitu. 23:48 Hmm. 23:49 Apa Baht gitu. 23:52 Nah, ya. 23:52 Masya Allah. Terus kalau masuk negara 23:56 bawa mobil tuh ada syarat-syaratnya 23:57 enggak? 23:58 Iya, jadi kalau 23:59 eee, untuk mobil kita bisa ke luar 24:02 negeri itu kita harus urus namanya 24:05 Carnet. Carnet tuh seperti ini. 24:09 Eee, apa namanya? Dia ada ada berapa 24:12 lembar 24:13 nanti 24:15 tiap masuk ke negara-negara itu 24:18 apa, 24:19 dicap, keluar nanti dicap lagi gitu. 24:23 Ini eee, apa namanya? Diurus di IMI. 24:28 IMI-nya sana? 24:29 IMI Jakarta. 24:31 Hmm. 24:32 Ikatan 24:33 mo 24:34 mobil motor. 24:36 Oke. 24:38 Nanti gambarnya diambil ya. 24:39 Iya. 24:41 Alif. 24:42 Eee. 24:44 Eee. 24:46 Itu SIM-nya harus SIM internasional? 24:48 Kalau SIM harus internasional karena itu 24:52 persyaratan saat kita mau buat Carnet 24:55 itu 24:56 dari IMI mempersyaratkan ada SIM 24:58 Internasional. 24:59 Hmm. 25:00 Sudah ada pemeriksaan enggak? 25:01 Eee ada sampai 25:03 lumayan, lumayan sering. Mungkin 10 kali 25:06 lebih kita. 25:07 Eee. 25:07 Di stop sama polisi-polisi sana. 25:11 Tapi karena 25:12 kelengkapannya lengkap, mereka 25:15 mempersilakan kita jalan. 25:17 Beli oleh-oleh enggak nih buat anak-anak 25:18 sana? 25:19 Eee seadanya saja. Karena kan 25:24 keterbatasan tempat ya. 25:26 Eee kalau kita 25:29 banyak beli oleh-oleh 25:31 nanti mobilnya enggak muat akhirnya. 25:35 Terus untuk menghilangkan kejenuhan, apa 25:37 yang dilakukan? 25:38 Eee. 25:39 Apa enggak pernah jenuh? 25:40 Enggak sempat jenuh. 25:40 Enggak sempat. Waduh, hebat enggak 25:43 enggak sempat jenuh ya. 25:44 Karena setiap hari kita kan ketemu 25:46 suasana baru. 25:47 Hal baru, hal yang baru lagi ya. Eee. 25:50 Pantai, pemandangan bagus-bagus. Terus 25:53 kan kita memikirkan habis ini kita ke 25:54 mana lagi. Jadi enggak sempat ini Pak, 25:56 enggak sempat jenuh. 25:58 Itu penentuan rutenya siapa yang ngatur 26:00 itu? 26:01 Jadi waktu saat kita sampai di Kuala 26:05 Lumpur 26:06 kebetulan kita broadcast kawan-kawan 26:09 kita polisi-polisi di Kuala Lumpur tuh 26:13 ada teman-teman dari klub bikers dunia 26:17 itu 26:18 jemput kita, jemput ngobrol-ngobrol 26:22 eee itu Abang Zamri dan Bang Mustofa itu 26:26 orang Kuala Lumpur, mereka bikin rute 26:29 rute perjalanan. 26:32 Eee. 26:33 Nanti rute perjalanan itu 26:36 Yang dia sarankan gitu. 26:37 Iya, kita 26:39 masuk border mana, keluar border mana. 26:43 Nanti di mana 26:45 eee apa namanya 26:46 Masjid di mana gitu. 26:47 Eee. 26:49 Termasuk salat Jumat apa enggak ada 26:51 kendala ya? 26:53 Ehm. 26:54 Eee. 26:56 Ya apa namanya masjid-masjid 26:59 tiap negara ada. 27:00 Termasuk di Kamboja ada ada masjid juga. 27:03 Kamboja malah kita sempat bermalam di 27:05 masjid Kamboja. 27:07 Ehm. Kenapa? 27:08 Kebetulan 27:09 kebetulan ketemu teman-teman tabligh ya. 27:12 Ehm. Oh tabligh 27:12 tabligh dari Pekanbaru. 27:15 Jadi ya kita sempat bermalam di sana. 27:18 Ehm. 27:19 Iya. 27:20 Ehm. 27:22 Masya Allah. Selama di sana enggak 27:25 pernah sakit? 27:26 Alhamdulillah sehat-sehat. 27:29 Ya Allah ini masya Allah ini pasangannya 27:31 enggak pernah sakit, enggak ada 27:33 halangan, enggak pernah ada orang jahat. 27:34 Iya. 27:35 Luar biasa bilang 27:36 Terlalu banyak ketemu orang baik. 27:38 Ehm. 27:39 Kok enggak khawatir ya karena dengan 27:42 keterbatasan bahasa kok bisa nekat gitu 27:45 keliling negara-negara ini? Apa yang ehm 27:50 menjadikan tekadnya enggak-enggak-enggak 27:51 problem gitu? Hantam saja. 27:54 Sebetulnya yang bikin 27:56 ehm terkesan kita itu karena 28:00 apa namanya 28:02 keramahan teman-teman di tiap tempat. 28:05 Ehm. 28:06 Apa namanya silaturahimnya dapat. 28:08 Ehm. 28:09 Tiap hari kita dapat saudara baru 28:12 dapat keluarga baru. 28:13 Ehm. 28:14 Nah mungkin yang rute tadi itu ah 28:17 seperti ini mengaji. 28:19 Ehm. 28:19 Ah ini 28:20 nanti kita kirim juga. 28:22 Iya. 28:22 Ah jadi rutenya 28:25 ah kita mengelilingi mutar keliling 28:29 gitu. 28:29 Ehm. 28:30 Di mana-mana 28:31 apa namanya border nah kita ke tahu 28:33 gitu. 28:34 Ehm. 28:35 Ah. 28:36 Ada restoran Islam pun Pak 28:38 Oh sudah tahu ya? 28:39 Ada ada informasi dari 28:42 Karena kalau orang Malaysia itu kan 28:43 gampang Kak ke sana Pak karena ke satu 28:45 daratan kan mereka ke Thailand itu. 28:47 Ehm. 28:48 Jadi mereka sering. 28:49 Ehm. 28:50 Masya Allah. Oke kalau Anda 28:53 pendengar atau pemirsa TV Rasya. 28:56 Kalau ingin jalan-jalan ke sana mau 28:58 tanya-tanya silakan telepon saja Bang 29:01 Haji Faisal. 29:02 Kakek kita nih sudah 6 cucu. Ini 29:04 nomornya 29:06 08111 29:08 satunya 3 kali kemudian 3605408111. 29:15 36054. 29:19 Bisa juga melihat channel YouTube kita 29:22 di RAU 105 FM. 29:25 Oh gitu. 29:27 Selalu divideo kan setiap anu pindah 29:30 negara ya. Siapa yang memvideokan? 29:32 Kami berdua 29:34 yang edit nanti. 29:36 Waduh. 29:40 Suka berkirim ini enggak kabar kepada 29:43 cucu-cucu anak-anak selama perjalanan di 29:45 sana? 29:46 Hampir tiap jam. 29:47 Oh gitu ya. Sudah sampai mana nih Kek? 29:50 Tiap saat. 29:53 Tiap saat. 29:56 Siapa saja cucunya namanya? 29:59 Yang paling tua Cut Saira. 30:02 Cut Saira? 30:03 Cut Saira 30:04 nomor 2 30:07 Kalisa. 30:08 Kalisa? 30:09 Yang nomor 3 nya itu. 30:11 Teuku Harviansyah. 30:12 Teuku Harviansyah. 30:15 Harviansyah. 30:15 Harviansyah. 30:17 Yang ke-4 itu. 30:19 Khalifah. 30:19 Khalifah. 30:21 Yang ke-5. 30:23 Teuku Harviansyah. 30:24 Teuku. 30:25 Harviansyah. 30:26 Harviansyah. 30:27 Yang ke-6. 30:29 Khalid. 30:30 Waduh lucu-lucu. Ada enggak fotonya? 30:34 Eh. 30:34 Tadi kirimin juga ada vintage nya ya. 30:37 Iya iya. 30:37 Gitu ya masya Allah. 30:39 Dua putri empat laki-laki. 30:41 Heem, heem 30:43 Kalau lebaran biasanya acaranya apa nih 30:45 Pak Haji? 30:46 Biasanya kumpul-kumpul 30:49 di rumah 30:51 Di mana di di rumah di mana di Padang di 30:53 Padang 30:53 Padang Sidim eh di sini di Situ Gintung 30:56 Oh jadi punya rumah di Jakarta juga ada, 30:59 di Padang Sidempuan juga ada ya? 31:01 Anak-anak, cucu tinggal di Jakarta kita 31:04 di Sidempuan gitu 31:06 Heem, waduh senangnya ya 31:09 Eee punya cucu ya Allah 31:12 Ada enggak nerusin enggak dari keluarga 31:14 yang pengen jadi petualang juga? 31:16 Belum 31:18 tahu karena masih kecil-kecil kan Pak 31:19 Tapi cucu-cucu suka ikut kalau kita lagi 31:22 di Jakarta 31:24 Suka ikut ke Puncak, 31:27 camping 31:28 Heem 31:30 Karena kan di Jakarta kan banyak 31:32 komunitas campers van itu suka bikin 31:35 Acara camping 31:38 Jadi mereka suka ikut gitu 31:41 Masya Allah 31:43 Dulu SMA-nya SMA berapa sih Pak Haji? 31:45 Kalau saya SMA SMA 7 Jakarta Gambir 31:49 Oh pencinta alam namanya KOI itu 31:51 pencinta alamnya 31:53 Iya 31:54 Ini satu alumni dengan eee Gus Alif ya 31:58 Heem 32:00 Itu alumni Jari Al Qudus 32:01 Hah? 32:02 Pak Riamizardi Al Qudus 32:04 itu juga SMA 7 juga tuh 32:07 Terus ada lagi ya 32:10 Siapa namanya itu orang juga tuh Itu SMA 32:13 7 juga tuh Jalan Batu ya Heem 32:16 Gambir Gambir 32:18 Terus rencananya ke depan gimana ada 32:20 rencana mau keliling lagi? 32:22 Eee kalau ada rezeki nanti kita 32:25 pengennya kalau bisa ke Mekkah 32:28 Ke Mekkah pakai mobil? 32:29 Mobil kita itu kan akan melewati kurang 32:32 lebih 32:33 13 negara 13 atau 14 negara 32:37 Berarti kan bisa di sekalian kita bisa 32:40 keliling dunia itu kan Pak Haji 32:42 iya 32:43 mudah-mudahan kalau ada yang berminat 32:48 ikut 32:49 dua mobil ah karena 32:52 kita juga 32:54 untuk satu mobil agak 32:56 ini ya kalau dua mobil atau tiga mobil 33:00 agak lebih nyaman gitu 33:01 ada enggak sih komunitasnya 33:04 grup traveling ini yang 33:06 naik mobil keliling keliling dunia ada? 33:09 eh ada ada 33:11 pernah ketemu dengan mereka? 33:12 iya kemarin kita ketemu rombongan BMW 33:16 itu di Thailand 33:17 he em 33:18 mereka 33:19 keliling dunia juga 33:20 sampai ke Jerman mereka tiga mobil ya 33:22 oh tiga mobil? 33:23 tiga mobil 33:24 itu orang-orang Indonesia apa orang 33:25 Jerman? 33:26 eh Jakarta 33:27 orang Jakarta grup BMW ya? 33:29 BMW 33:29 boros dong bensinnya 33:32 kebetulan mereka di sponsorin sama BMW 33:35 ya 33:35 oh gitu sampai ke Jerman ya? 33:37 iya sampai ke Jerman 33:38 masya Allah 33:40 ketemu kita di Thailand 33:41 he em 33:43 nanti enggak mau ganti mobil BMW juga 33:45 Pak Haji? 33:46 eh sepertinya lebih nyaman di Toyota 33:49 Voxy ya 33:52 mesin aman ya? 33:54 mesin aman 33:54 he em 33:56 suka check up mobil? 33:58 setiap 10.000 kita 34:01 servis 34:02 he em 34:03 kemarin 34:04 terakhir kita sempat servis di 34:07 Kedah Malaysia 34:08 he em 34:10 iya 34:12 luar biasa ya 34:14 selama perjalanan enggak pernah sakit 34:16 enggak pernah dijahilin orang enggak 34:18 pernah bosen 34:20 jadi enggak ada problem 34:23 enggak ada konflik ya 34:24 menyenangkan sekali 34:25 menyenangkan sekali masya barakallah 34:29 salat di jamak terus apa salatnya di 34:31 jamak di jamak ya 34:33 eh di qasar apa dijamaah apa nih? 34:37 Eee, biasanya kalau kita 34:39 Empat-empat, misalnya kalau di zuhur 34:41 asar 34:42 Dua-dua. 34:42 Dua-dua, oh traveling sih ya, 34:45 masyaallah. 34:46 Dapat kemudahan. 34:48 Kemudahan ya? 34:50 Pemandangan paling banyak di sana apa? 34:52 Gunung, danau, laut? 34:54 Kebanyakan laut. 34:56 Laut? 34:57 Laut ya, 34:58 kalau Thailand itu sepanjang jalan itu 35:02 pantai. 35:03 Oh, tapi lautnya bersih di sana ya? 35:05 Lautnya bersih. 35:06 Indonesia mesti mencontohnya, 35:08 dipatok-patok juga enggak tuh? Ada 35:09 patok-patok laut enggak di sana? 35:11 Enggak. 35:13 Pengelolaannya sangat baik. 35:15 Profesional ya? 35:16 Iya, 35:16 sangat, tapi tidak terlalu mahal Pak. 35:19 Oh ya, di sana jadi laut masih milik 35:22 rakyat ya, kalau di sini kan 35:23 Pinggir laut semua ada gedung-gedung. 35:26 Kita enggak bisa lihat langsung laut 35:27 langsung gitu. 35:30 Jadi mereka karena negaranya kecil 35:32 gampang diatur. 35:34 Gampang diurusnya. 35:36 Kalau kita kan luar 35:37 luar biasa luasnya gitu ya. 35:42 Jadi prinsipnya, prinsip hidupnya Bang 35:45 Haji apa nih? 35:47 Ya menikmati hiduplah. 35:49 Menikmati hidup. 35:54 Nah itu perjalanan ini kan tentu 35:55 memerlukan dana yang enggak sedikit, itu 35:58 gimana caranya? 35:59 Jadi kalau untuk perjalanan ini 36:02 sepanjang kita mau 36:04 bermalamnya tidur di mobil, masak di 36:07 mobil, itu sangat irit Bang Haji. 36:10 Eee. 36:11 Jadi bisa kita mengirit hampir hampir 36:14 500.000 per hari. 36:16 Eee. 36:17 Jadi kan kalau kita nginap hotel kurang 36:20 lebih 350 enggak kemana, belum 400.000 36:24 enggak kemana, tapi kalau kita tidurnya 36:26 di mobil 36:27 kan 36:28 bisa kita beli bensin sudah bisa jalan 36:29 ke mana-mana Bang Haji. 36:30 Heeh, heeh. 36:32 Kalau mandi di mana? 36:33 Eee mandi biasanya di apa namanya di 36:37 Pom bensin? 36:38 Pom bensin itu 36:40 di situ sudah 36:41 halamannya luas sudah ada kamar mandinya 36:45 bersih. 36:47 Kalah kebersihan sama kita. 36:48 Oh iya. Diizinkan tuh sama anu 36:50 petugasnya? Diizinkan, boleh? 36:52 Boleh nah 36:52 Bilang dari Indonesia gitu. 36:53 Enggak apa-apa enggak banyak mobil-mobil 36:55 lain juga 36:56 Enggak pada mandi ya? 36:57 iya bermalam di situ. 36:58 Oh. 36:59 Dia ada kan di sana ada Shell, ada PT 37:04 PTT ya kita cari yang PTT. 37:06 Kenapa? 37:07 Eee yang betul-betul welcome itu di PTT. 37:11 Mmm. 37:12 Jadi kalau kita bermalam nanti tengah 37:15 malam banyak yang di 37:17 Dan juga bermalam juga. 37:19 karena di situ kan ada Seven Eleven 37:22 Oh. 37:23 ada Amazon 37:24 Jadi 24 jam ramai. 37:29 Jadi uang keluarnya untuk apa saja untuk 37:31 bensin? 37:32 Bensin. 37:32 Bensin, beli ban terus 37:34 Eee bensin 37:35 Jajan-jajan enggak? Makan restoran 37:36 enggak? 37:36 Ada juga sekali-sekali. 37:38 Mmm, sekali-sekali. 37:40 kalau restoran kan lebih banyak kita 37:42 dijamu teman-teman. 37:43 Oh, duh enak banget hidupnya ya. 37:46 Malah hotel tuh di 37:49 di apa disiapin sama teman-teman. 37:52 Mmm. 37:53 Jadi apa namanya 37:55 luar biasa lah. 37:56 Terus enggak pernah tidur di hotel? 37:59 Eee 37:59 Pernah? 38:00 Ada ada kalau sudah terdesak 38:02 Heeh. 38:02 misalnya kemarin tuh kita di Thailand 38:06 mau ke 38:07 kedutaan 38:09 takut waktunya 38:12 enggak terkejar kita cari hotel yang 38:15 dekat. 38:16 Nah, kalau jam tidur tuh jam berapa? 38:19 Biasanya kita eee selalu jam 06.00 sore 38:23 jam 05.00 jam 06.00 mencari tempat 38:25 istirahat. 38:26 Ehm. 38:27 Tempat istirahat ya biasa. 38:28 Biasanya yang dicari di apa tempat 38:29 peristirahatan itu? 38:30 Ya kebanyakan kalau kita itu di pom 38:33 bensin. 38:34 Di pom bensin ya? 38:35 Kalau di 38:37 Thailand, Kamboja, Vietnam itu kita 38:41 Laos kita lebih banyak di pom bensin. 38:44 Tapi sepi banget malam-malam. 38:46 Ramai 38:46 ramai Pak. 38:47 Ramai 24 jam ya? 38:48 24 jam jadi 38:50 ada truk-truk segala macam ramai. 38:53 Jadi enggak enggak perlu takut ya? 38:54 Enggak perlu takut ada 7-Eleven itu kan 38:56 Pak yang 24 jam jadi tetap ada 7-Eleven, 38:59 Amazon. 39:00 Ehm. 39:01 Tapi 7-Eleven itu sangat membantu kami 39:03 Pak. 39:03 Ehm. 39:04 Karena banyak makanan halal. 39:06 Oh gitu ya. 39:08 Dan ada label halalnya gitu Pak. 39:11 Dari Indonesia. 39:15 Masya Allah. 39:17 Banyak juga orang pas kita berhenti 39:19 mereka foto di mobil kita Pak. 39:20 Oh gitu. 39:22 Lihat Indonesia. 39:23 Habis itu boleh saya foto gitu-gitu 39:26 silakan. 39:27 Kalau nomor enggak perlu ganti ya? 39:29 Plat enggak. 39:30 Enggak. 39:30 Untuk Asia Tenggara Asia. 39:32 SIM juga enggak perlu. 39:34 SIM harus ada. 39:35 satu aja internasional itu yang. Dari 39:37 IMI ya? 39:37 Ehm. 39:38 Internasional dari ini Korlantas. 39:42 Oh gitu. 39:43 Sekarang sudah bisa online sih. 39:46 Susah ngurusnya? 39:47 Sudah bisa online gampang. 39:48 Bisa online ya? 39:50 Masya Allah. 39:53 Jadi rencana berikutnya mau ke Mekah 39:55 naik mobil ya? 39:56 Insya Allah. 39:57 Ehm berdua juga? 39:59 Berdua. 40:00 Tapi kalau ada 40:01 yang mau ikut boleh. 40:03 Ada dua tiga mobil lebih nyaman. 40:06 Oke silakan yang mau gabung telepon saja 40:09 ee Bapak Haji Faisal Laksamana nomor 40:12 teleponnya 08 40:15 111 satunya tiga kali, kemudian 36054, 40:20 08111, 40:22 satunya tiga kali, 36054. 40:28 Hmm. 40:29 Selama di sana enggak pernah sakit? 40:31 Alhamdulillah. 40:32 Enggak ada gangguan? 40:35 Luar biasa. Ini jarang-jarang orang 40:37 kayak gini. Biasa kan ada saja 40:39 halangannya, ya. 40:40 Masya Allah, happy terus, hah? 40:43 Kalau sakit mah hanya pilek-pilek saja. 40:45 Ini pilek-pilek doang, bawa obat pasti 40:46 ya. Hmm, masya Allah. 40:48 Mobil juga kita sudah lengkapin untuk 40:51 pengukur ban. 40:53 Hmm. 40:53 Jadi, kalau sebelum kempes dia kita 40:56 sudah bisa 40:58 pantau 40:59 ke apa tukang ban. 41:01 Hmm. 41:01 Ada pantauan di mobil itu. 41:04 Rata-rata kalau di tiap negara alirnya 41:06 berapa kilometer per jam? 41:09 Eee. 41:09 Enggak pernah ngebut ya? 41:10 Enggak ngebut, kita santai-santai saja. 41:13 Hmm. 41:13 Karena enggak ada yang dikejar kan, Pak. 41:17 Karena di sana kan jalannya kayak jalan 41:19 tol kita. 41:19 Heeh, heeh. 41:20 Kayak jalan tol kita, tapi gratis. 41:23 Oh. 41:24 Kayak jalan tol tapi gratis ya. 41:26 dan jalannya lurus saja, Pak. 41:28 Oh, gitu ya. 41:29 Jarang yang kalau kita ke ke 41:32 gunung-gunung baru dia belak-belok. 41:33 Hmm. Itu ngikutin rutenya, ngikutin rute 41:37 peta apa misalnya habis ini ke mana, ke 41:39 mana? 41:40 Kita 41:41 Sesuai dengan urutan peta gitu ya. 41:42 Urutan yang sudah di dibuat sama 41:45 teman-teman itu. 41:46 Hmm. 41:47 Kita ikutin baru dengan Google Maps. 41:50 Hmm. 41:51 Misalnya dari sini ke mana, dari mana ke 41:52 mana. 41:53 Enggak pernah kesasar? 41:54 Alhamdulillah. 41:55 Ya Allah, orang kok enggak ada 41:56 problemnya sama sekali. 41:58 Alhamdulillah. 41:59 Enggak pernah kesasar, enggak pernah 42:00 sakit, enggak pernah halangan, ya Allah. 42:03 Enggak ada konflik nya. 42:05 Karena Google Maps itu kan sudah jelas, 42:07 Pak. Google Maps itu kan 42:09 Sudah jelas ya. 42:09 Iya. 42:11 Karena kita sudah ada tujuan kan, Pak. 42:12 Sudah dikasih tahu nanti kita ke kota 42:14 ini. Jadi begitu kita klik kota itu 42:16 sudah langsung ke situ dia. 42:18 Kota apa yang paling banyak pengemisnya? 42:20 Ada pengemis enggak? 42:21 Kayaknya susah itu ketemunya. 42:24 Enggak ada pengemis? 42:25 Enggak ketemu. Eh. 42:28 Ada kayak kita di jalan-jalan tuh ada 42:30 Pak pas lampu-lampu merah itu ada. 42:32 Ada pengemisnya? 42:33 Yang dia jual-jual eh 42:35 itu di Thailand ya. Dia jual-jual 42:36 bunga-bunga itu, Pak. Kan mereka 42:38 sembahyang-sembahyang pakai 42:40 kembang-kembang gitu ya. 42:42 Itu ada. 42:43 Nah, terus ketemu sudah tuh duta-duta 42:45 besar, duta besar siapa saja yang 42:46 ditemuin? 42:47 Jadi yang langsung dubes yang ketemu 42:50 kita dubes Kamboja sama dubes Laos. 42:54 Itu ya kalau yang lainnya kita tetap 42:57 kita mampir ke kedutaan, biasanya ketemu 43:00 sama atase militernya. 43:03 Itu dikontak dulu sebelumnya? 43:04 Sudah kita WA-WA. 43:06 Kebetulan 43:07 sebelum berangkat kita kan 43:09 lalu broadcast 43:11 nanti tanya info sama teman-teman 43:14 ini di sini siapa yang bisa dihubungin 43:16 gitu. 43:17 Oke. 43:19 Baik, Kang Wandi waktu sudah berapa lama 43:20 nih? Oh, sudah habis ya. Oke, terima 43:23 kasih 43:25 Bang Haji Faisal Laksamana dan Ibu 43:28 Dokter 43:29 eh Indriyati 43:32 atas ceritanya 43:34 keliling Indonesia dan Asia Tenggara 43:36 berdua naik mobil. Mobilnya Toyota Voxy. 43:41 Ini mesti sponsor nih Toyota Voxy nih. 43:43 Oke, terima kasih. Ah, hikmah apa yang 43:45 bisa didapat dari perjalanan ini ya? 43:47 Eh, kalau silaturahimnya dapat. 43:51 Dan setiap hari kita dapat saudara baru 43:54 keluarga baru. 43:56 Itu yang membuat kita 43:59 kecanduan gitu atau ketagihan. 44:02 Ketagihan. 44:03 Oke, kalau mau lihat di YouTube-nya 44:05 alamatnya apa? 44:07 Eee, RAU 105 FM. 44:10 Oh, RAU 05 FM. 44:12 105 44:14 FM atau bisa di 44:17 ketik saja 44:19 kakek nenek keliling Asia Tenggara 44:22 dengan mobil. 44:23 Kakek nenek keliling Asia Tenggara naik 44:26 mobil. Cucunya ada enam, tadi namanya 44:29 sudah disebut semuanya. Oke, sekali lagi 44:31 terima kasih. Mudah-mudahan ada hikmah 44:33 yang bisa kita ambil dari cerita ini. 44:36 Saya Muhammad Krisna Ondisaputra dan 44:38 Gustav juga Algi mohon pamit. Wabillahi 44:42 taufik walhidayah, wassalamualaikum 44:43 warahmatullahi wabarakatuh.