Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 itu usianya sudah ee satu abad lebih itu 0:04 ya. Itu tempat pendidikan perguruan 0:07 tinggi yang pertama di dunia ya dan itu 0:09 menerapkan konsep wakaf. Nah, banyak 0:11 lembaga-lembaga yang betul-betul memang 0:14 mereka ee istilahnya sangat ditopang ya 0:19 oleh keberadaan ee instrumen ee apa 0:22 namanya filantropi yang namanya infak, 0:25 sedekah, dan wakaf. 0:29 [Musik] 0:31 [Tepuk tangan] 0:35 [Musik] 0:39 Asalamualaikum warahmatullahi 0:41 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 0:44 Bismillahirrahmanirrahim. 0:45 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 0:48 wasalamu ala asrofil iyaai mursalin wa 0:50 ala alihi wasohbihi wabarik wasallim 0:54 ajmain. Pendengar radio silaturahim dan 0:57 pemirsa TV 0:59 silaturahim, menjelang subuh ini kita 1:02 bertemu di sini memanfaatkan waktu-waktu 1:05 yang berharga menjelang sahur. Pada 1:08 waktu sahur ini, alhamdulillah Allah 1:10 perkenankan kita bertemu bersilaturahim 1:13 dengan Dr. K. H Agus Priatno, M.M. 1:19 Beliau adalah pengasuh pesantren tahfiz 1:23 Fajrul Amanah di Gunung Putri dan beliau 1:27 juga berperan sebagai dosen manajemen di 1:31 Universitas Juanda Bogor. 1:35 Tapi dalam pertemuan kita waktu sahur 1:38 ini, beliau berperan sebagai salah 1:40 seorang dari komisioner di Badan Wakaf 1:44 Indonesia Pusat, yakni sebagai ketua 1:47 divisi humas sosialisasi dan literasi 1:52 wakaf. Masalah wakaf ini belum pernah 1:55 dibahas pada waktu sahur, Ustaz. Nah, 1:57 malam ini menjelang waktu-waktu yang 2:00 sangat berkah kita berbicara juga 2:03 tentang salah satu jariah yang 2:06 nilainya sedemikian tinggi tapi sering 2:09 luput. Iya. Nah, mudah-mudahan pada 2:13 kesempatan sahur ini pendengar pemirsa 2:16 kita 2:17 memperoleh pemahaman yang lebih baik 2:20 tentang wakaf dan Allah beri kita taufik 2:23 untuk segera berwakaf ya. Tepat Ustaz. 2:27 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 2:29 Asalamualaikum warahmatullahi 2:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:32 warahmatullahi wabarakatuh. 2:33 Innalhamdalillah ashadu alla 2:35 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 2:37 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 2:39 rasuluhu la nabiya 2:40 ba'dah. Allahumma fashalli wasallim ala 2:43 sayyidina Muhammad wa ala alihi 2:46 wasohbihi ajmain. Para pemirsa, para 2:50 pendengar ee Rasil yang dirahmati Allah 2:53 subhanahu wa taala. ee kita bersyukur 2:56 kepada Allah Subhanahu wa taala bahwa 2:58 kita masih bisa bersama-sama 3:00 menikmati ee hidangan ibadah dari Allah 3:03 Subhanahu wa taala sehingga kita bisa 3:05 menjalankan ee kewajiban yang memang 3:08 harus kita laksanakan ee bersama-sama 3:11 dengan kaum muslimin yang ada seluruh 3:12 dunia dan juga insyaallah mendapatkan 3:15 manfaat dan berkah yang luar biasa dari 3:18 keberadaan bulan Ramadan ini. 3:19 mudah-mudahan tidak kita sia-siakan. 3:21 Terutama terkait dengan ibadah-ibadah 3:24 kesunahan termasuk dalam hal ini adalah 3:26 sedekah. Dan salah satu ee bentuk 3:29 sedekah adalah dengan berwakaf ya. ee 3:33 ada salah satu pintu surga ee di dalam 3:36 bulan Ramadan ini adalah pintu sedekah 3:38 yang itu juga menjadi hak bagi kaum 3:41 muslimin kalau itu bisa kita manfaatkan 3:44 sebaik-baiknya di kesempatan bulan 3:46 Ramadan ee pada khususnya tahun ini. 3:48 Mudah-mudahan Ramadan ini adalah yang 3:50 terbaik, bulan ibadah terbaik untuk kita 3:53 para pendengar semua yang ada di Rasil 3:55 ya. 3:57 Pak 3:57 Kiai, ee kalau kita mengisi 4:01 malam-malam Ramadan yang terakhir, 4:03 terutama 10 malam terakhir, kan fokus 4:07 kita biasanya adalah salat sunah, 4:11 membaca 4:12 Al-Qur'an dan zikir-zikir, tetapi sering 4:16 terluput untuk 4:18 melakukan membayar wakaf atau menunaikan 4:22 wakaf pada saat malam-malam 4:25 mulia itu. I karena alasannya kenapa, 4:28 Ustaz? Salah satu adalah loh wakaf kan 4:30 hanya urusan menyerahkan uang untuk 4:32 masjid atau menyerahkan tanah. Gimana 4:35 perkembangannya itu, Ustaz? Iya. 4:37 Jadi ada satu ayat di dalam Al-Qur'an ya 4:41 ee di surah almunafiqun ayat 10 ya yang 4:46 Allah Subhanahu wa taala memerintahkan 4:47 kepada kita supaya ee bahwa pada saat 4:50 manusia itu ee nanti di liang ee sudah 4:54 di dalam alam kubur mereka minta kepada 4:58 Allah ditangguhkan ya. Jadi kalau dalam 5:00 bahasa ayat itu, fayaqubi laula akartani 5:04 ila ajal qorib waakum minihin. Bahwa ya 5:08 Allah, ya Rabb, ya Tuhan kami, tolong 5:10 beri tangguhlah aku barang sejenak. 5:12 Untuk apa? Faasodqo? supaya saya bisa 5:15 bersedekah dan saya termasuk orang-orang 5:18 yang saleh. Artinya bahwa ternyata pada 5:22 saat orang ada di alam kubur yang mereka 5:24 inginkan bukan karena kepengin 5:26 memperbanyak ee salat sunahnya, bukan 5:29 memperbanyak dengan puasanya, bukan 5:32 memperbanyak dengan haji dan umrahnya, 5:33 tapi sedekah. Masyaallah, luar biasa. 5:36 Artinya bahwa di dalam ee agama kita, 5:40 Allah Subhanahu wa taala memberikan 5:41 informasi kepada kita sekalian. sedekah 5:43 itu penting loh ya, tidak kalah dengan 5:45 ibadah lain. Cuma kadang-kadang yang ee 5:49 muncul secara ee mainstream di 5:51 masyarakat seolah-olah pada saat malam 5:54 ee 100 ee malam itu pada yang namanya 5:58 malam Lailatul Qadar hanya fokus ke 6:01 salat saja. Padahal di dalam ibadah itu 6:04 ee pahalanya 1000 kali lipat. Alangkah 6:07 indahnya Al-Qur'an yang dibaca juga 6:09 pahalanya sedemikian banyak. Sedekah 6:12 yang kita tunaikan pada saat itu juga 6:15 luar biasa. Karena sedekah itu bukan 6:17 hanya sekedar kepentingan bagi yang 6:19 menjalankan saja, tetapi memberikan 6:21 efek, memberikan kemanfaatan bagi urusan 6:25 agama. Terutama adalah kemanfaatan dalam 6:28 rangka untuk memudahkan orang beribadah. 6:30 Kedua, memberikan efek juga secara 6:33 ekonomi kepada masyarakat. Jadi, itu 6:36 yang kurang ee masyarakat kurang 6:38 seimbang terutama di dalam menjalankan 6:40 kesunahan. kesunahan di bulan Ramadan 6:43 terutama pada 10 hari yang terakhir. 6:46 Demikian Pak Sf. Baik Pak Kiai. Ini kan 6:48 sebentar lagi kita sudah masuk waktu 6:50 imsakyak. Iya. Waktu imsakyak itu kan 6:53 ada beberapa menit katanya yang sangat 6:56 bernilai dalam kita melakukan ibadah. 6:58 Terlepas dari itu sudah di malam lail 7:01 mencari malam lailatul qadar maupun yang 7:03 bukan. Tetapi dalam waktu-waktu mulia 7:07 ini memungkinkan tidak dilakukan 7:10 seseorang melakukan berwakaf misalnya. 7:13 Padahal ini saya lagi di masjid. Iya, 7:15 betul. Iya. Masa saya harus pergi keluar 7:18 dulu cari tempat berwakaf. Iya. 7:20 Kira-kira mekanismenya bagaimana yang 7:22 memungkinkan, Pak? Iya. Memang pandangan 7:24 kita tentang cara ya cara bersedekah 7:28 memang masih sangat konvensional. 7:30 seolah-olah harus datang ke pengurus 7:33 masjid atau harus mencari keropak. Itu 7:35 kan sangat tradisional, sangat 7:37 konvensional atau asrama anak yatim atau 7:39 keserama anak yatim atau mungkin 7:41 membagikan mencari rumahnya janda-janda 7:44 yang sudah tua, fakir miskin, anak yatim 7:47 itu sangat konvensional ya, sangat 7:49 tradisional. Padahal sekarang di 7:51 era digital ini ee semuanya bisa kita 7:55 lakukan by hand dengan tanan eh dengan 7:57 tangan kita dari Android yang kita 7:59 punya. Kita pada saat ee di sela-sela 8:02 sambil menunggu kita ee menunggu waktu 8:05 datangnya ee imsak ataupun salat subuh, 8:08 ada kesempatan kita bersedekah, berwakaf 8:10 melalui tangan kita dari Android. Sebab 8:12 sekarang bisa ditunaikan lewat platform 8:14 digital ya. Dan itu kan sangat mudah 8:17 bisa kita lakukan kapan saja. 8:20 berapa saja, di mana saja coba itu bisa 8:22 kita lakukan. Artinya bahwa dengan zaman 8:25 yang berkembang sekarang itu menjadi 8:27 sangat mudah kalau punya niat. Itu 8:30 masalahnya kan itu aja. Baik. Baik. Iya. 8:34 Pendengar pemirsa 8:36 sekalian, malam ini subuh ini menjelang 8:39 subuh kita berbicara tentang sesuatu 8:43 yang tidak biasa. Kalau sebelumnya 8:46 bahkan dengan artis kita bicara tentang 8:49 bagaimana hubungan artis 8:52 dengan caranya dia menjalankan ibadah 8:55 dan sebagainya. Tapi khusus pada waktu 8:59 sahur ini kita mau memperdalam lagi 9:02 tentang berwakaf. Wakaf itu sebagai 9:05 bagian dari jariah, Ustaz. Iya. Kalau di 9:08 dalam kitab Subulus Salam menurut Imam 9:10 Kahlani itu bahwa yang namanya amal 9:13 jariah atau sedekah jariah itu ya wakaf 9:16 gitu loh. Karena beda antara infak 9:19 dengan sedekah. Kalau infak dengan 9:21 sedekah itu ee begitu kita mengeluarkan 9:24 sebagian harta kita lebih habisnya lebih 9:26 cepat lebih bagus gitu karena segera 9:28 ditunaikan sampai kepada yang berhak 9:30 menerima. Tapi kalau wakaf berbeda. Jadi 9:33 wakaf itu adalah bahwa harta sebagian 9:36 harta yang kita tunaikan menjadi harta 9:38 wakaf, maka itu harus kita tahan 9:40 pokoknya supaya memberikan manfaat yang 9:43 se ee apa namanya? Dengan hitungan waktu 9:46 itu sepanjang-panjangnya. Selama harta 9:49 yang kita wakafkan itu masih 9:50 dimanfaatkan, masih bisa digunakan untuk 9:52 urusan ibadah atau kepentingan umum, 9:55 maka pahalanya akan terus mengalir. Dan 9:56 itu yang dimaksud dengan amal jariah. 9:59 Baik. Artinya kan almal jariah ini salah 10:01 satu yang akan membela kita pada saat 10:03 kita kembali kepada Allah. Betul. Betul 10:05 sekali. Betul. Tentu saja pendengar 10:07 pemirsa, 10:10 persiapan menghadapi masa yang sangat 10:12 panjang setelah kehidupan ini tentu kita 10:15 harus mulai pikirkan dari sekarang. 10:16 Ustaz, betul. Ustaz pernah cerita, saya 10:19 dengar bahwa persiapan rumah masa depan 10:23 itu jauh lebih penting daripada 10:24 sekarang. Siapa yang pernah cerita itu, 10:26 Ustaz? Iya. Jadi kan kalau dalam fase 10:29 kehidupan manusia sampai nanti ke alam 10:31 barzakh itu kan kita sampai pada fase 10:33 yang ketiga sekarang Pak Safril. Jadi 10:35 dari alam azali kita ada di alam roh 10:37 kita masuk ke alam kandungan sekarang 10:38 kita di dunia. Nanti setelah dari dunia 10:41 ini kita masuk ke alam lain yang 10:43 waktunya jauh lebih panjang. Yang 10:44 Al-Qur'an menggambarkan kira-kira 10:47 seharinya itu 5.000 tahun kita hidup di 10:49 dunia. Itu luar biasa. Waktu yang sangat 10:52 panjang. Kadang-kadang kita tidak ingat, 10:55 kita berani mengorbankan urusan yang 10:57 sedemikian panjang dan sedemikian ee 11:00 perhitungan Allah sangat ee sangat tepat 11:02 dan tidak pernah lewat itu kita berani 11:04 untuk mengambil resiko. Padahal Allah 11:06 Subhanahu wa taala sudah memberikan 11:08 kepada kita tuntunan, memberikan kepada 11:10 kita gambaran bahwa yang namanya 11:13 al-akhiratu khairu abqo. Yang namanya 11:16 akhirat itu jauh lebih baik dan itu 11:19 abadi dibandingkan dengan kehidupan yang 11:20 ada di dunia. Cuma kadang-kadang manusia 11:23 itu memang tempatnya ee pelupa ya. Jadi 11:27 ketika dia sudah sibuk dengan urusan 11:29 dunia, akhiratnya tidak terlihat. Karena 11:31 akhirat itu masa depan yang tidak tidak 11:34 kelihatan di mata. Tetapi orang cerdas 11:37 adalah orang yang mampu melihat jauh 11:39 pandangannya ke depan daripada yang kita 11:40 lihat sekarang di depan mata. Itu yang 11:42 lebih penting. Baik, terima kasih Pak 11:44 Kiai. Para pemirsa, pendengar sekalian. 11:47 mencermati apa yang disampaikan Pak 11:49 Kiai. Berarti kita harus mempersiapkan 11:52 masa depan yang sangat panjang itu 11:55 sekarang. Iya. Tidak ada waktu lain 11:57 sekarang. Kadang-kadang kan begini, 11:59 Ustaz. Ah, besok-besok kan masih bisa 12:02 gitu ya. Tapi pendengar pemirsa 12:04 sekalian, sekarang itu pada 12:07 saat-saat 12:09 menjelang subuh ini, pada waktu sahur 12:12 ini, bukan tidak mungkin kita langsung 12:14 berkomitmen melakukan transaksi wakaf. 12:17 Iya. Oke. Yang salah satu yang kita 12:20 pelajari dari Badan Wakaf Indonesia 12:22 adalah bahwa bagi lembaga-lembaga wakaf 12:26 yang sudah 12:27 tersertifikasi bisa berwakaf tunai ke 12:31 rekening yang juga sudah terdaftar di 12:32 BWI. Begitu ya tadi ya. Baik, nanti 12:34 sebentar lagi kita akan sampaikan kepada 12:37 pendengar pemirsa nomor rekening ee 12:41 lembaga wakaf silaturahim. Syukur-syukur 12:43 bisa berwakaf sekarang dan pada malam 12:46 ini tercatat sebagai menjadi wakif gitu. 12:49 Iya, betul. Masih kurang jelas, Ustaz. 12:53 Kan cenderung kalau saya mengejar malam 12:56 lailatul qadar, He. Saya ngejar salat 12:59 sunahnya, menginap di masjid supaya bisa 13:01 baca Quran, banyak zikir. Tetapi berarti 13:05 jariah wakaf ini termasuk yang juga 13:08 mendapat ganjaran yang luar biasa dari 13:10 Allah itu. Iya, betul. Jadi kan kalau 13:12 lailatul qadar itu kan yang dilipat 13:14 gandakan kan semua ibadah yang dilakukan 13:16 pada malam itu karena memang itu adalah 13:18 malam yang sangat mulia. Jadi 13:20 kebaikan-kebaikan yang kita lakukan 13:22 karena Allah taala maka semuanya akan 13:25 mendapatkan ee pahala dari Allah 13:27 Subhanahu wa taala. Jadi ee kenapa di 13:30 dalam alam Lailatul Qadar itu bukan 13:32 hanya salat, tetapi juga berzikir, 13:34 membaca Al-Qur'an dan jangan lupa ada 13:36 kesunahan sekali lagi yang diajarkan di 13:38 dalam Islam itu adalah kesunahan 13:41 bersedekah dan itu dilakukan oleh 13:43 Rasulullah dan para sahabat tidak ada 13:45 yang lewat ya. Jadi Rasulullah sampai 13:48 memiliki tujuh ee lahan ee yang berupa 13:52 tanah yang diwakafkan pada saat beliau 13:54 hidup. Artinya memberi contoh kepada 13:56 kita sekalian. Para sahabat melakukan 13:58 hal yang sama. Tetapi sekali lagi 14:00 sekarang ee untuk menjadi seorang wakif 14:04 ya kemudian mewakafkan hartanya 14:06 berapapun ya berapapun sekali lagi tidak 14:09 harus menunggu kaya kan. Kalau bayangan 14:11 kita Pak Safril orang berwakaf menunggu 14:13 kaya harus punya tanah luas dan lebih 14:16 lagi begitu. ya hartanya harus banyak 14:19 atau nanti menunggu tua katanya sudah 14:21 pensiun persiapan untuk ke akhirat atau 14:23 juga ee nanti menunggu ee supaya dia 14:26 sudah termasuk orang yang tobat supaya 14:28 ee apa yang diwakafkan itu memberikan 14:31 manfaat bukan seperti itu ya. Tidak usah 14:33 menunggu ikhlas ya orang kalau mau 14:35 berwakaf tidak usah menunggu ikhlas. 14:37 Ikhlas itu berproses. Ketika kita sudah 14:40 tunaikan, insyaallah nanti ee Allah 14:42 Subhanahu wa taala akan mendidik hati 14:43 kita ya untuk menjadi kita menjadi orang 14:46 yang terdidik. Nanti secara ikhlas itu 14:48 ikhlasnya akan datang tunggu. Ikhlas 14:50 akan datang bukan karena kita tunggu, 14:52 tapi kita kerjakan. Sama seperti seorang 14:54 olahragawan untuk menjadi ee olahragaan 14:56 profesional tidak harus menunggu. 14:59 Lakukan, lakukan dan lakukan. Nanti akan 15:00 ketemu bahwa dia ternyata akan menjadi 15:02 seorang atlet yang profesional sama 15:04 dengan ibadah kita. Sama. Baik. 15:06 Pak Kiai, kalau saya 15:09 coba bayangkan ya pada saat malam-malam 15:13 seperti yang kita lakukan pada malam ini 15:16 dan besok malam 15:17 barangkali hampir 15:20 seluruh amal saleh yang kita kerjakan 15:22 itu tidak terkait dengan jariah. Heeh. 15:24 Misalnya salat sunah i kemudian kita 15:27 membaca Al-Qur'an. Kemudian kita banyak 15:29 berzikir, tapi yang urusan mengeluarkan 15:32 jariah ini sering-sering kok enggak 15:35 hadir. Berarti kalau kita berwakaf pada 15:38 malam-malam seperti ini, berarti itu 15:40 satu-satunya yang kaitannya dengan harta 15:42 gitu, Ustaz. Iya. Karena begini, Pak 15:45 Safril. Literasi kita terhadap harta 15:48 yang kita miliki terutama untuk 15:49 diakhiratkan itu memang masih sangat 15:51 rendah dan ini hasil penelitian. Eh, 15:54 jadi Indonesia termasuk orang yang 15:56 paling dermawan di seluruh dunia. Nomor 15:58 satu loh ya menurut Kiving index, 16:01 Indonesia menjadi negara paling dermawan 16:03 seluruh dunia nomor satu. Tetapi dalam 16:05 konteks ya bahwa pakai jalan apa? pakai 16:08 instrumen apa yang dilakukan supaya 16:11 sedekah atau jariah yang dilakukan itu 16:13 bukan hanya sekedar untuk urusan 16:16 peribadatan secara mahdah, tetapi ada 16:19 efeknya secara ekonomi. Nah, itu perlu 16:23 ee suatu model pengelolaan harta benda 16:27 ee wakaf tadi yang dikelola secara baik 16:29 dan itu tidak bisa dilakukan secara 16:31 amatir. Ya, makanya di sini pentingnya 16:33 bahwa yang namanya nzir atau pengelola 16:36 wakaf itu adalah lembaga atau orang yang 16:39 bisa dipercaya dan memiliki kompetensi. 16:42 Nah, ini pentingnya di sini. Jadi ketika 16:45 kita menjelang katakanlah menjelang 16:48 waktu imsak datang atau subuh kita 16:50 kemudian kita wakafkan itu sudah masuk 16:53 ke dalam sebuah sistem ya ee sistem ee 16:56 pengelolaan perwakafan yang pada saat 16:58 kita sudah lakukan akad kita niatkan dan 17:01 kita sedekahkan itu sudah masuk ke dalam 17:03 sistem wakaf kita sudah tercatat di 17:05 langit sebagai seorang wakif berapapun 17:08 besar ee dari harta yang kita wakafkan 17:12 gitu. Baik, Pak Kiai. Saya mau ajak 17:15 pendengar 17:16 pemirsa sekarang sambil menunggu atau 17:20 sambil Anda menikmati makan sahur ya, 17:22 silakan ambil handphone Anda, ya. 17:25 Kemudian silakan pergi ke bank anda ya. 17:30 Di sini saya ambil contoh I rekening 17:32 saya di BSI. Tapi kalau Bank Anda juga 17:35 Bank BCA, Bank Mandiri, Bank mana saja 17:38 pun tidak masalah. Coba silakan mari 17:41 kita berniat untuk berwakaf 17:44 ya. Cuman kalau pakai bank biasanya 17:46 hanya minimal R.000, Ustaz. Iya. Tapi 17:48 pendengar sekalian coba kita R.000 17:51 silakan masuk ke rekening bank Anda. 18:00 Kemudian saya sekarang masuk ke rekening 18:03 saya ya. 18:06 Saya sekarang berniat 18:08 untuk berwakaf, maka saya transfer 18:13 sejumlah uang ke satu rekening baru. 18:17 Silakan pendengar, pemirsa masukkan 18:20 rekening baru itu di Bank Syariah 18:25 Indonesia. Silakan 18:27 masukkan rencana mentransfer wakaf itu 18:31 ke rekening Bank Syariah Indonesia. 18:35 Nanti ke bank lain sebetulnya bisa juga, 18:36 Ustaz. Nanti Ustaz akan Pak Kia akan 18:38 menjelaskan banyak saluran bukan hanya 18:41 rekening wakaf silaturahim saja, tapi 18:44 malam ini pada waktu menjelang subuh ini 18:46 kita coba langsung 18:49 berwakaf ke lembaga wakaf silaturahim di 18:53 Bank Syariah Indonesia. Nomor 18:55 rekeningnya adalah silakan dicatatkan 18:59 222 duanya 4 kali. Kemudian 19:03 300, kemudian 19:08 307. Kalau Anda tekan lanjutkan, maka 19:12 akan muncul di Android Anda konfirmasi 19:16 penerima yaitu Lembaga Wakaf 19:20 Silaturahim. Silakan Anda 19:22 konfirmasi dan 19:25 masukkan berapa nilai yang akan Anda 19:28 wakafkan. Karena ini debank, maka 19:30 nilainya itu minimal Rp10.000. Tetapi 19:33 saya akan bikin lebih. Saya akan lebih 19:38 jadi 19:39 R15.000. Dan saya tulis di situ 19:44 konfirmasinya untuk 19:46 wakaf. Saya tulis konfirmasinya. 19:49 Peruntukannya adalah untuk 19:52 wakaf. Dan saya teruskan konfirmasi. 19:57 Saya masukkan 20:00 pinnya. 20:02 Bismillahirrahmanirrahim. Ya Allah, aku 20:04 berwakaf karena Engkau, karena mencari 20:07 ridamu. 20:09 Bismillahirrahmanirrahim. Saya 20:11 tekan. 20:13 Alhamdulillah wakafnya sudah selesai. 20:16 Iya 20:20 pemirsa 20:22 pendengar ternyata sedemikian mudah 20:25 untuk 20:27 mempersiapkan masa depan yang sangat 20:29 panjang itu. Iya betul ya yang bisa Anda 20:33 lakukan saat ini. Iya ya nanti setelah 20:36 ini kalau besok siang hari masih mau 20:39 berwakaf silakan cari. Nanti Pak Kiai 20:42 akan jelaskan mekanismenya bagaimana 20:44 berwakaf ee pada waktu-waktu yang lain. 20:47 Malam ini khusus pada waktu sahur ini 20:50 dengan praktik tadi kita sudah 20:53 insyaallah berwakaf. I silakan 20:56 penjelasannya tentang mekanism lain. 20:57 Pakai iya. Jadi memang 21:02 ee pada ee saat-saat yang sekarang ini 21:06 ee yang semula memang yang namanya wakaf 21:08 itu terkesan eksklusif ya. Ee kemudian 21:11 menunaikannya juga ee ke tempat-tempat 21:15 yang memang dianggap bahwa terkhusus 21:17 gitu ya. Karena datang ke pengurus 21:20 masjid atau kepada pengurus-pengurus 21:22 lembaga wakaf itu terkhusus ada 21:24 tempatnya atau harus menyediakan waktu 21:26 khusus. Nah, sekarang ee dengan adanya 21:29 wakaf uang yang sekarang dikembangkan 21:32 oleh ekosistem perwakafan di Indonesia, 21:35 maka menjadi mempermudah kepada semua 21:37 warga negara, kepada semua orang-orang 21:39 muslim untuk bisa menjariahkan sebagian 21:44 saja ya. Jadi kalau di dalam ee surah ee 21:50 Ali Imran ayat 92 ya hanya mimma 21:52 rozaqnakum ya bukan keseluruhan dari 21:55 sebagian saja ya dari yang kami 21:57 rezekikan kepada kalian ya ee supaya 22:00 apa? Supaya dijariahkan untuk keperluan 22:04 yang pertama adalah peribadatan. Yang 22:06 kedua adalah untuk kesejahteraan umum 22:09 atau kepentingan masyarakat. Nah, dengan 22:11 adanya wakaf uang ini maka menjadi 22:13 semakin mudah orang ee beramal jariah 22:16 yang tadi saya sampaikan bisa kapan 22:18 saja, berapa saja, di mana saja dan 22:21 tidak usah harus menunggu uangnya banyak 22:23 ya. Karena yang namanya kita justru pada 22:26 saat kita itu bersedekah, berjariah, 22:30 tidak dalam kondisi uang banyak. Itu 22:32 yang diseru Allah Subhanahu wa taala di 22:34 dalam surat Ali Imran ayat yang ke-134. 22:39 dalam keadaan lapang atau dalam keadaan 22:41 sempit. Justru itulah ukuran orang 22:44 beriman itu di situ. Dia yakin kalau 22:46 orang dalam kondisi lapang itu wajar ya. 22:50 Uang lagi banyak dia bersedekah. Tetapi 22:51 yang diuji oleh Allah ketika kamu juga 22:53 dalam keadaan sempit, kamu mau berjariah 22:56 itu masyaallah luar biasa. itu 22:58 memerlukan keyakinan, kekuatan iman, 23:02 kepasrahan, keyakinan bahwa yang namanya 23:04 harta yang kita belanjakan di jalan 23:06 Allah tidak akan ada yang hilang. 23:09 Semuanya akan akan dibalas oleh Allah. 23:11 Ee yang pertama adalah balasan nanti di 23:13 akhirat. Yang kedua adalah bahwa apa 23:14 yang kita belanjakan di jalan Allah itu 23:17 menjadi harta yang berkah, yang 23:18 bermanfaat bukan hanya untuk kita. Ya, 23:20 wakaf itu bukan hanya untuk diri kita, 23:22 bukan hanya untuk keluarga kita, tetapi 23:25 manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. 23:27 Karena ee wakaf itu harus diberikan 23:30 kepada para maukuf alaih yang memang 23:32 mereka berhak untuk mendapatkan santunan 23:35 dari kita-kita yang memang berwakaf atau 23:38 berjariah tadi. Baik, Mas. Subhanallah. 23:41 pemirsa sekalian, kalau Anda sudah 23:44 menyelesaikan satu transaksi tadi, 23:47 berapapun itu, tetapi mohon maaf karena 23:49 perbankan mensyaratkan 10.000, ya ya, 23:52 Anda sudah berwakaf 10.000. Allah sudah 23:55 catat, sudah tercatat sebagai wakif. Dan 23:57 barangkali tidak sering-sering juga, 23:59 pemirsa sekalian iya. Kita melakukan 24:03 amal jariah pada waktu malam. Iya. 24:06 Apalagi malam-malam yang mulia seperti 24:08 ini. Kalau Allah takdirkan bahwa malam 24:12 ini adalah malam di mana kita bertemu 24:16 dengan Lailatul Qadar, kemudian kita 24:19 berwakaf, tak terbayangkan, Ustaz, 24:22 selama ini ternyata pada malam lailatul 24:25 qadar aku juga bisa beramal jariah. Iya. 24:29 Nah, karena itu jangan berhenti pada 24:30 Anda sendiri. Coba ajak, adakah 24:33 anak-anak di situ yang dari rekeningnya 24:35 keluarkan Rp10.000 atau kalau di situ 24:38 ada 24:39 keluarga yang lain? Kalau tadi yang 24:42 berwakaf adalah ibu, bapak bisa berwakaf 24:45 juga. Iya. Praktiknya hanya tidak sampai 24:47 5 menit. Dan malam yang mulia ini Allah 24:51 catat. Seandainya Pak Kiai malam ini 24:55 bukan malam Lailatul Qadar. Kan Allah 24:57 yang tahu ya. Iya. Besok malam kita 24:59 ulangi lagi. Iya. Kalau 10 hari kita di 25:03 masjid melakukan kegiatan yang sama, 25:06 berarti kita mengeluarkan tidak lebih 25:08 dari Rp100.000. Iya, betul. Karena itu 25:10 pemirsa pendengar sekalian, kami undang 25:13 Anda silakan berwakaf ya. Kalau malam 25:17 ini yang kita tahu, Anda tahu adalah ke 25:20 rekening lembaga wakaf Silaturahim. 25:23 Nomor rekeningnya saya ulangi lagi 25:27 222 atau duanya empat kali. Kemudian 25:31 300 25:33 307 di Bank Syariah Indonesia atas nama 25:37 Lembaga Wakaf Silaturahim. Besok-besok 25:41 Pak Kiai akan bimbing berwakaf ke nazir 25:44 yang lain. I yang penting adalah kita 25:47 sekarang memahami. Ternyata Pak Kiai, 25:51 waktu subuh mungkin kita pendengar 25:53 sambil makan nih. Iya ya. Tapi ternyata 25:56 bisa melakukan amal jariah yang sangat 25:59 dahsyat itu. Iya, betul ya. Dan ini 26:02 masih ada waktu sebelum subuh masih bisa 26:06 mempersiapkan kalau masih ada keluarga 26:08 yang masih mau beramal 26:11 jariah. Mudah-mudahan pembicaraan kita 26:14 yang agak unik pada subuh kali ini 26:17 bicara tentang wakaf. Satu-satunya yang 26:20 biasa dibahas pada malam hari itu selain 26:24 amal-amal ibadah mahdah lainnya adalah 26:26 wakaf. Ya. Baik, sebelum kita teruskan, 26:29 Ustaz, boleh enggak diceritakan 26:32 bagaimana wakaf ini di beberapa tempat 26:35 ternyata bisa menjadi satu penopang 26:38 kegiatan dakwah umat? Iya. Ya. Iya. Jadi 26:43 kalau kita perhatikan bahwa yang namanya 26:46 kegiatan dakwah, 26:49 kegiatan ee itu bisa berupa pendidikan 26:52 ya, karena pendidikan juga merupakan 26:54 arena dakwah ya. Kemudian juga 26:57 ee terkait dengan bagaimana ee 27:01 memberikan suatu sumbang syikh kepada 27:03 masyarakat terutama yang secara ekonomi 27:05 kurang beruntung. Jadi kalau kita 27:07 perhatikan Pak Syafril, kenapa di dalam 27:11 hadis ee berbicara tentang amal jariah 27:14 itu yang namanya amal jariah itu ditaruh 27:17 pada nomor satu min shodqatin jariah. 27:20 Jadi yang pertama, jadi amal yang tidak 27:22 terputus, amal jariah itu ditaruh yang 27:25 pertama, bukan kedua atau ketiga. Oh, 27:27 ada alasannya, Pak. Iya, ada alasannya. 27:29 Iya. Dan itu sangat betul sekali bahwa 27:31 ternyata dengan adanya amal jariah, 27:34 dengan adanya wakaf yang ditunaikan oleh 27:37 kaum muslimin, orang-orang yang beriman 27:39 itu, itu bisa digunakan untuk pertama 27:42 untuk fasilitas ibadah seperti masjid 27:44 yang sekarang ada di seluruh dunia bisa 27:46 dilakukan untuk tempat ibadah. Yang 27:48 kedua, bisa digunakan untuk membangun 27:51 tempat-tempat pendidikan. Nah, kalau 27:54 sudah sampai ke membangun tempat 27:55 pendidikan kan itu adalah alilmu 27:57 yuntafau bih ya, ilmu yang bermanfaat. 28:01 Nah, ilmu itu bisa diajarkan di sana 28:04 karena difasilitasi dengan amal jariah. 28:07 Kalau tidak mau belajar di mana, yang 28:09 kedua, biaya operasional dari mana? 28:12 banyak lembaga-lembaga yang betul-betul 28:15 memang mereka ee istilahnya sangat 28:19 ditopang ya oleh keberadaan ee instrumen 28:23 ee apa namanya filantropi yang namanya 28:25 infak, sedekah dan wakaf ya. Kita 28:28 mengenal ada Universitas Alqurawiin yang 28:31 ada di Maroko ya yang didirikan tahun 28:34 859 itu usianya sudah ee 1 abad lebih 28:39 itu ya. itu tempat pendidikan perguruan 28:42 tinggi yang pertama di dunia ya dan itu 28:44 menerapkan konsep wakaf ya. Mereka punya 28:47 ee properti, punya tanah, punya 28:49 pertanian yang digunakan untuk membiayai 28:51 seluruh biaya yang ada di situ. Yang 28:54 pertama beasiswa kepada mahasiswa, 28:57 menggaji para dosen, kemudian juga untuk 28:59 membiayai secara operasional dari 29:01 kegiatan itu bisa ditutup seperti itu. 29:03 Bagaimana dengan Alazhar? Bagaimana di 29:06 Indonesia ada pesantren-pesantren yang 29:08 besar yang juga ee tidak lepas sampai 29:10 perguruan tinggi itu juga ditopang oleh 29:13 yang namanya jariah ataupun ee infak, 29:16 sedekah, dan wakaf. Ya, jadi yang kedua 29:20 adalah ilmu yang bermanfaat. Bisa jadi 29:22 karena difasilitasi oleh amal jarriah. 29:24 Nah, di tempat-tempat yang ee 29:27 orang-orang itu dididik ya, e 29:30 manusia-manusia yang beriman, 29:32 hamba-hamba Allah itu dididik, mereka 29:33 diajarkan untuk menjadi orang yang baik, 29:36 orang yang saleh, menjadi seorang 29:38 hambanya Allah. Di situlah dia tahu 29:40 bahwa salah satu cara membalas kebaikan 29:42 kepada orang tua adalah selalu 29:44 mendoakan. Maka di situlah ada yang 29:47 namanya waladun shahun yatulah, anak 29:50 saleh mendoakan. Anak saleh yang 29:51 mendoakan karena apa? Difasilitasi. 29:53 pertama bisa mendapatkan ilmu. Ilmu itu 29:55 dari mana? Dari yang namanya sedekah 29:57 jariah itu tadi. Jadi kalau diruntut 29:59 betul. Jadi kalau kita lihat logikanya 30:01 ya urut-urutannya ya memang begitu. Jadi 30:04 nomor satu. Iya. Jadi dengan adanya 30:06 semacam tadi ada ee amal jariah tadi 30:10 pendidikan terfasilitasi dan pendidikan 30:12 itu hal yang sangat penting dalam 30:14 membangun peradaban. Jangan lupa 30:16 bangsa-bangsa dunia yang maju pasti 30:18 pendidikannya nomor satu diutamakan. 30:20 Kita lihat negara-negara yang maju di 30:23 seluruh dunia pasti pendidikannya nomor 30:25 satu ya. Orang-orang di dunia ini yang 30:28 bisa berkompetisi ya ketika mereka 30:31 berkompetisi dengan ee kehidupan dengan 30:34 peradaban ini, mereka yang bisa 30:36 berkompetisi adalah orang-orang yang 30:37 juga terdidik dan bisa ee menjalani 30:40 pendidikan dengan baik. Itu tidak bisa 30:42 kita pungkiri ya. Nah, itulah pentingnya 30:44 sekali lagi bahwa ternyata tidak semua 30:47 orang ya yang ada di dunia ini ee secara 30:51 ekonomi itu ee mendapatkan ee privilege 30:55 atau kesempatan untuk bisa menikmati 30:56 pendidikan sampai tinggi. Satu-satu yang 30:58 bisa menyelamatkan adalah seperti tadi 31:01 adalah adanya beasiswa ya. Sekarang 31:03 diadopsi oleh negara-negara barat 31:04 namanya enomment fund. Padahal itu wakaf 31:07 itu ya diadopsi dari Alqurwiin, dari 31:10 Alazar yang sudah terbukti bisa 31:12 membiayai para mahasiswa, para pelajar, 31:14 para dosen. Diadopsi oleh Harvard, 31:17 diadopsi oleh Stanford, diadopsi oleh 31:20 kampus-kampus yang ada di negara-negara 31:22 barat. Padahal itu adalah ajaran dari 31:24 agama kita yang kadang-kadang kita 31:25 sendiri tidak terlalu peduli. Sangat 31:28 sayang sekali itu. Luar biasa. 31:31 pemirsa TV Rasil, pendengar Radio 31:34 Silaturahim, mari kita teruskan bincang 31:38 kita, 31:40 tokoh yang kita temui pada waktu subuh 31:43 ini. Ya, acaranya adalah Bincang Bersama 31:45 Tokoh. Tokoh kita pada subuh kali ini 31:49 adalah Bapak Dr. K. H. Agus Priatno, 31:54 M.M. 31:55 Beliau ini fungsinya rangkap-rangkap nih 31:58 sebagai ulama yang memimpin pesantren 32:01 tahfiz Fajrul Amanah di Gunung Putri. 32:04 Iya. Kemudian juga sebagai dosen di 32:07 Universitas Juanda Bogor ee prodinya 32:11 adalah manajemen Iya. Manajemen 32:12 pendidikan. Manajemen pendidikan ya. 32:14 Kemudian di Badan Wakaf Indonesia beliau 32:17 adalah salah satu komisioner yang 32:20 menjadi ketua divisi humas sosialisasi 32:22 dan literasi wakaf. ini BB di Badan 32:26 Wakaf Indonesia Pusat. Pusat. Jadi 32:29 bincang kita di waktu sahur ini agak 32:33 berbeda dengan biasanya. Malam ini kita 32:36 akan bahas mekanisme yang juga 32:41 bisa sebagai sarana amal jariah. Iya. 32:45 Ya. Di malam-malam mulia ini di 32:48 penghujung Ramadan. Mudah-mudahan Allah 32:51 jadikan ini sebagai salah 32:53 satu malam mulia ini sebagai malam 32:55 Lailatul 32:56 Qadar. Kita berbicara tentang wakaf. 32:59 Dari penjelasan Pak Kiai 33:02 tadi, negara-negara maju ya kita sebut 33:05 mereka negara sekuler i ternyata 33:08 memanfaatkan wakaf menopang pendidikan I 33:12 yang sudah kelas 1 menjadi kelas 1 plus 33:15 kalau yang lebih begitu. Heeh. Yang 33:16 menjadi pertanyaan adalah kita di 33:19 Indonesia di mana umat Islam adalah umat 33:22 yang paling banyak populasnya seluruh 33:24 dunia. Kita seharusnya bisa lebih dari 33:27 situ, Pak G. Iya. Nah, supaya peran 33:30 wakaf, peran jariah ini terutama dalam 33:33 menopang pendidikan maupun 33:36 kebutuhan-kebutuhan yang sangat urgen 33:38 lainnya bagi bangsa ini dalam konteks 33:40 wakaf bisa kita lakukan. Kira-kira 33:42 bagaimana arahan dari Pak Kiai? Iya. 33:45 Jadi memang ee negara-negara katakanlah 33:49 negara-negara barat itu ee bertumbuhkan 33:53 setelah ee abad 16 ya, setelah ee 33:57 revolusi industri revolusi pada saat 33:59 revolusi industri kemudian juga 34:00 kesultanan di dalam Islam itu mulai ee 34:03 banyak masalah ya secara politik dan 34:06 sebetulnya pada saat itu kan memang 34:08 masih di dinasti ee Utsmani yang ada di 34:12 Turki dan pada saat itu sebetul Betulnya 34:15 yang namanya perkembangan ee wakaf itu 34:18 luar biasa sehingga ee betul-betul yang 34:22 namanya wakaf itu menjadi sokoh guru 34:24 ataupun menjadi pilar ya dalam 34:27 perkembangan ee ekonomi di negara-negara 34:30 Islam yang saat itu memang ee 34:32 kesultanannya adalah Utsmani. Nah, ee 34:36 negara-negara barat memang tahu persis 34:38 bahwa wakaf itu ee pada saat itu 34:40 fungsinya seperti bank sekarang, tapi 34:42 minus riba ya. 34:45 negara-negara ee negara barat tahu bahwa 34:47 kekuatan Islam itu ada pada instrumen 34:49 filantropi yang ee diistilahkan dengan 34:52 social finance ya. Dan itu sudah 34:54 terbukti ee sampai dengan abad ke-15-16 34:58 itu di Turki Utsmani itu ada kota 35:01 namanya kota Burzah ya. Di kota Burzah 35:04 itu terkumpul ratusan para investor yang 35:06 mereka itu siap untuk mendanai, untuk 35:09 berinvestasi, membiayai proyek-proyek 35:11 yang ada di seluruh dunia. sehingga 35:13 sekarang namanya ee pasar saham itu 35:16 namanya bursa saham. Itu dari kata 35:18 burzah kota yang ada burah itu. Betul. 35:21 Betul. Itu bagian dari peradaban Islam 35:23 pada saat itu. Nah, karena ini dianggap 35:26 sebagai salah satu hal yang ee 35:28 istilahnya tidak tidak familiar atau 35:30 tidak ramah dengan peradaban Barat, maka 35:32 kemudian pada saat terjadi Perang Dunia 35:34 1, Perang Dunia 2, ketika kemudian 35:37 Otoman ee menguasai ee di Turki itu 35:40 kekuatan wakaf dihabiskan ya. Kemudian 35:44 ee pada zaman terjadi peralihan ee dari 35:47 kesultanan menjadi negara ee republik 35:50 yang Turki itu kemudian ee semua aset 35:53 wakaf itu oleh pemerintah dikumpulkan 35:55 menjadi fakif bank. Ya, sampai hari ini 35:58 kita bisa melihat ya betapa ternyata 36:01 dari aset wakaf yang ada di Turki masih 36:03 banyak membiayai lembaga-lembaga 36:05 pendidikan yang tersebar di seluruh 36:06 dunia ya. Di Indonesia ada satu lembaga 36:09 namanya Sulaimaniyah ya. itu salah satu 36:12 lembaga yang terbiayai sampai hari ini 36:14 adalah karena aset wakaf dari Turki. 36:16 Dari Turki ya. Dan itu bukan hanya di 36:18 Indonesia, di banyak negara ee ada ee 36:21 lembaga-lembaga yang terbiayai. Ya, itu 36:23 satu contoh. Dan di Indonesia juga sama 36:27 ada kampus-kampus seperti UII itu badan 36:29 wakaf, Gontor badan wakaf, UNISULA badan 36:31 wakaf. Itu semuanya badan wakaf berbasis 36:33 wakaf dan itu bisa untuk membiayai ee 36:37 seluruh biaya operasional pendidikan 36:39 yang ada di kampusnya. Nah, 36:41 pertanyaannya adalah kenapa kita tidak 36:44 bisa untuk menjadikan wakaf itu sebagai 36:47 pilar yang ee yang dominan atau yang 36:50 kuat terutama untuk mendukung dunia 36:51 pendidikan. Nah, ini adalah masalahnya 36:54 bahwa yang pertama adalah tingkat 36:56 literasi masyarakat. Bahwa masyarakat 36:58 itu masih banyak yang tidak tahu. 36:59 Jangankan bergerak, jangankan beramal, 37:02 tahu saja kadang-kadang tidak. Mereka 37:03 hanya pernah dengar saja wakaf. Wakaf 37:06 itu pokoknya punya uang ke masjid, 37:08 sumbangkan ke masjid, bangun masjid, 37:09 beli tanah masjid. Ya, itu saja ya. 37:11 Kadang-kadang yang namanya lembaga 37:12 pendidikan tidak terpikir bagaimana 37:14 pesantren harus terseok-seok, bagaimana 37:17 lembaga pendidikan terseok-seok gitu. 37:18 Karena memang ee karena tidak didukung 37:20 oleh masyarakat. Ada beberapa lembaga 37:23 terutama yang ada di kawasan Iran itu 37:25 yang mereka sudah lakukan pendekatan 37:27 secara sistemik. Jadi, lembaga-lembaga 37:30 pendidikan didukung oleh aset wakaf yang 37:32 itu adalah di ee tunaikan oleh 37:34 masyarakat sehingga lembaga pendidikan 37:35 semuanya hidup. Jangan lupa satu 37:37 peradaban itu akan bisa muncul dan akan 37:40 bisa menjadi dominan kalau didukung 37:43 dengan pendidikan yang baik. Dan Islam 37:45 itu sangat menghargai bahkan memuliakan 37:48 kepada orang-orang yang berilmu atau 37:49 terdidik. Di situlah pentingnya bahwa 37:52 harus ada instrumen pendukung. Nah, di 37:54 Indonesia ini karena yang pertama 37:56 literasi masyarakatnya masih sangat 37:57 rendah. Kedua, belum terorganisir secara 38:00 baik. Jalan masing-masing, Pak Safril. 38:04 Jadi masjid jalan sendiri, pesantren 38:06 jalan sendiri, kemudian yang namanya 38:08 urusan tanah yang buat makam jalan 38:10 sendiri. Padahal semua ini berpotensi. 38:13 Kalau yang namanya para penanggung jawab 38:15 yang dinamakan Nadir tadi dididik dengan 38:17 baik, kemudian di ee organisir dengan 38:21 baik sehingga mereka bisa mengelola 38:23 dengan baik, maka sebetulnya itu menjadi 38:25 satu istilahnya sekarang adalah menjadi 38:28 ee raksasa yang sedang tidur. Bayangkan 38:31 saja dari tanah-tanah yang ada di 38:33 Indonesia yang statusnya wakaf baru 4% 38:35 yang bermanfaat. yang 96% itu tidur. 38:39 Padahal luas tanah wakaf di Indonesia 38:41 tidak kurang dari 6 e 60.000 hektar. 38:44 Subhanallah. Hampir seluas DKI Jakarta 38:47 itu tanah wakaf semua. Itu yang 38:49 tercatat, yang dicatatkan. Belum yang 38:52 tidak dicatat ya. Pesantren itu 38:54 rata-rata tanahnya dua kali lipat dari 38:56 yang disetorkan atau dicatatkan. Nah, 38:58 artinya bahwa di sini perlu peran 39:01 negara, perlu peran masyarakat, perlu 39:04 peran para profesional untuk bersatu 39:06 padu menjadikan wakaf ini sebagai salah 39:08 satu kekuatan. Kita mungkin masih butuh 39:10 waktu ya. Kita butuh waktu ee beberapa 39:13 negara mereka sudah maju, mereka sudah 39:16 mulai bergerak karena memang ee mereka 39:19 sudah tingkat literasinya lebih baik. 39:21 Yang kedua didukung oleh ee pemerintah 39:24 yang ada di sana. Satu contoh, Pak. 39:26 Orang Indonesia berbondong-bondong umrah 39:28 dan haji. Iya. Ya, coba kita lihat 39:31 begitu ada di Masjidil Haram di pintu ee 39:34 King ee apa itu? King Abdul Aziz kita 39:37 balik badan coba. Itu ada namanya Grand 39:40 Zamzami. Nah, itu adalah wakafnya Raja 39:43 Fat ya. Kita lihat tulisannya seperti 39:45 itu. Nah, dari wakaf yang ada di situ 39:48 menjadi hotel-hotel bintang lima itu 39:50 hasil kelolaan hotel tadi hasilnya 39:53 digunakan untuk apa? untuk menggaji 39:55 seluruh karyawan yang ada di Masjidil 39:57 Haram dan Masjid Nabawi. Subhanallah. Di 40:00 masjid ee Masjidil Haram ada 5.000 40:02 karyawan, di Nabawi ada 3.000. Jadi 40:04 8.000 bisa dibiayai dengan dibiayai 40:07 dengan wakaf seperti itu. Betul. 40:09 Hasilnya. Baik. Nah, itu artinya apa? 40:12 Karena negara tampil. Yang kedua, 40:14 masyarakat sudah terdidik dengan baik 40:16 ketika pemerintah mengeluarkan sukuk. 40:18 Ini kan bentuknya sukuk. Kakafang. 40:20 Masyarakat sudah sadar ini cara kami 40:22 berkontribusi kepada peradaban Islam, 40:25 kepada negara. Kami bersukuk oleh 40:27 pemerintah ee ditingkatkan literasinya. 40:30 Masyarakat menjadi sadar mereka 40:32 ramai-ramai membeli sukuk. Jadilah 40:34 seperti itu. Nah, jadi kita bersama-sama 40:37 ini adalah kepentingan kita bersama. 40:38 para ustaz, para kiai, para pendidik, 40:42 para profesional, termasuk para birokrat 40:44 ya yang muslim yang punya keyakinan 40:47 bahwa Islam harus menjadi salah satu ee 40:50 harus menjadi peradaban ke depan. Maka 40:52 kita harus bergerak bersama-sama dengan 40:54 satu visi. Kita membangun dunia yang 40:56 maju dengan ee tetap berlandaskan kepada 40:59 ajaran Islam dan yang lebih penting ini 41:02 menjadi bekal kita nanti di akhirat. 41:04 Baik, itu yang paling penting. Baik 41:05 pendengar pemirsa, malam ini menjadi 41:08 malam yang unik tetapi seogianya menjadi 41:11 malam yang 41:13 mencerahkan karena kita berbicara 41:15 sesuatu yang tidak umum dibicarakan pada 41:18 waktu sahur. Iya, betul. Dan pada waktu 41:20 sahur ini ternyata dengan handphone kita 41:23 saja kita bisa berwakaf. Tentu saja 41:26 kalau para pemirsa pendengar juga mau 41:29 bersedekah bisa saja tapi untuk 41:31 menundakkan wakaf pun cukup. Seperti 41:34 tadi kita contohkan, ambil handphone 41:36 Anda. Ini masih ada beberapa waktu 41:38 sebelum 41:40 subuh. Transfer ke Bank Syariah 41:45 Indonesia. Nomor 41:47 rekeningnya 41:50 222 kali 41:53 300 41:55 307. Transfer ke situ rekening atas nama 42:00 Lembaga Wakaf Silaturahim. Setelah 42:03 selesai, tolong kirim bukti transfernya 42:07 ke nomor handphone 42:10 08 16 42:15 858. Dan dengan itu Anda catatkan ke 42:19 dalam daftar wakaf di lembaga wakaf 42:23 silaturahim. Dan tentu ini nanti 42:25 keseluruhan dari proses ini akan kita 42:28 laporkan kepada Badan Wakaf Indonesia. 42:30 Pak Kiai, kita berbicara dalam konteks 42:34 masyarakat. Iya. Kita berbicara dengan 42:37 pendengar kita, berbicara dengan pemirsa 42:39 kita. Dan pada malam ini karena Badan 42:42 Wakaf Indonesia hadir, maka pada waktu 42:45 ini sebetulnya 42:48 dua strata masyarakat sudah di-cover. 42:51 Satu masyarakat umum regulatornya. Iya. 42:54 Jadi walaupun malam ini malam bicara 42:57 tentang sahur, Pak Kiai, tapi pada 43:00 dasarnya kita berbicara sesuatu yang 43:01 sangat besar. Iya, betul. 43:03 Mudah-mudahan diskusi kita malam ini 43:06 dalam sahur bersama tokoh, tokoh kita 43:09 malam ini adalah Bapak Dr. K. H. Agus 43:15 Priatno, M.M. Ya, beliau ulama, 43:18 merangkap dosen, merangkap komisioner. 43:21 Ya, 43:23 kalau pendengar pemirsa ingin 43:26 menghubungi beliau untuk kepentingan 43:28 wakaf silakan dicatat. Nomor telepon 43:31 beliau 43:34 0819 43:37 3662 994. 43:41 Saya 43:42 ulangi 43:46 0819 43:48 3662 43:51 994. Beliau adalah komisioner Badan 43:55 Wakaf Indonesia Pusat dengan fungsi 43:57 beliau sebagai ketua divisi 44:01 humas sosialisasi dan literasi wakaf. 44:06 Jadi beliau 44:08 adalah orang yang sangat tepat untuk 44:10 kita mintai informasi yang lebih dalam 44:12 tentang wakaf. I. Nah, kita tadi 44:15 mendengar dari beliau bagaimana 44:18 dahsyatnya wakaf yang digulirkan bahkan 44:21 oleh nonmuslim sekalipun. Ya, tentu kita 44:25 di 44:26 Indonesia umat Islam yang terbesar kalau 44:29 menggilirkan ini maka akan sangat besar 44:32 sekali dampak positifnya bagi berbagai 44:35 hal termasuk 44:38 pendidikan menanggulai kemiskinan i yang 44:41 sekarang menjadi tugas berat pemerintah. 44:43 Tentu kita bisa 44:45 berpartisipasi melalui wakaf. Dengan itu 44:48 mudah-mudahan Allah jadikan kita sebagai 44:51 orang-orang yang mempersiapkan jariahnya 44:55 dengan benar. I ya walaupun acaranya 44:57 malam ini kita sebagian dari Anda berada 45:00 di rumah makan sahur dan sebagian sudah 45:03 iktikaf di masjid. Manapun, di mana pun 45:06 keberadaan kita, kalau kita gunakan 45:09 momentum ini perwakaf, maka ini adalah 45:13 satu malam yang sangat istimewa. 45:14 Insyaallah menjadi malam yang 45:16 mencerahkan. I mungkin sebagai penutup 45:19 Pak Kia mau sampaikan satu. Iya. Iya. 45:21 Jadi ee para pemirsa dan pendengar Radio 45:24 Rasil ee pada saat ini ee pada suasana 45:30 Ramadan ini adalah kesempatan yang 45:32 sangat luar biasa bagi kita bahwa 45:35 menjadikan kita yang pertama ibadah kita 45:38 harus lebih berkualitas apalagi di 45:40 hari-hari yang terakhir. Nah, kemudian 45:43 diharapkan bahwa dalam ibadah yang 45:45 berkualitas ini tidak hanya sekedar 45:47 ibadah mahd sangat penting bagi kita 45:50 untuk menjalani banyak kesunahan dengan 45:52 qiyamulailnya, dengan membaca 45:54 Al-Qur'annya. Tetapi jangan lupa bahwa 45:57 ee yang namanya kehidupan ini harus 45:59 terus ee bergulir dengan lebih baik 46:03 bahwa Islam itu harus menjadi salah satu 46:05 ee cita-cita kita untuk menjadikan 46:07 peradaban ke depan. Maka salah satu 46:09 caranya adalah dengan kita bersedekah, 46:12 kita berwakaf yang itu akan kita 46:13 wariskan ya kepada generasi-generasi 46:16 yang akan datang. Dan itulah yang akan 46:19 menjadi kekayaan kita bukan hanya 46:21 sekarang ya, akan menjadi kekayaan kita 46:24 nanti pada saat kita sudah di akhirat. 46:27 dengan ee sedekah jariah dengan wakaf 46:30 bukan hanya menjadi pahala, tetapi ini 46:33 menjadi pilar dalam ee mendukung 46:36 terbangunnya masyarakat yang lebih baik 46:38 secara ekonomi dan lebih sejahtera. 46:40 Demikianlah rahmatan lil alaminnya dalam 46:42 Islam. 46:43 Alhamdulillah pendengar pemirsa di 46:46 penghujung acara sahur bert bersama 46:49 tokoh ini mudah-mudahan 46:51 Allah gerakkan kita untuk segera 46:54 berwakaf bagi yang sudah berwakaf tadi 46:57 Allah catat sebagai amal jariah yang 46:59 akan membela kita pada saat kita kembali 47:01 kepada Allah dan mari kita tutup dengan 47:04 doa kepada majelis subhanakallahumma 47:07 wabihamdika asadu alla ilaha illa anta 47:09 astagfiruka billahi taufik wal hidayah 47:12 Asalamualaikum warahmatullahi 47:14 wabarakatuh. Waalaikumsalam 47:15 warahmatullahi wabarakatuh.