Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:13 [musik] 0:20 [musik] 0:24 Brail TV 0:27 [musik] 0:34 [musik] 0:41 [musik] 0:48 [musik] 0:57 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:59 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 1:03 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 1:06 alihi wasohbihi ajmain. Rbi zidni ilma 1:10 allahumfani bima alamtani waimni mafani 1:13 warzuqni ilman yangfa. Dipancarkan dari 1:15 jalan masjid silaturahim nomor 36 1:17 Kalimangis Cibubur Bekasi radio 1:19 silaturahim dan rasil visual untuk Islam 1:21 yang satu. Alhamdulillah wan akhwat yang 1:23 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Apa 1:25 kabar Anda di pagi hari ini? Semoga 1:27 dalam keadaan sehat walafiat ya. Menuju 1:29 siang hari kita di hari Selasa dapat 1:32 kembali menyapa Anda di mana pun Anda 1:36 berada. Yohan Ahwat yang dapat 1:37 mendengarkan siaran kami. Angga 1:39 Aminuddin ditemani oleh Neza dan juga 1:42 Nis Mualim hadir dalam acara ekonomi 1:45 Islam. 1:46 Dan kita sudah kedatangan narasumber 1:50 ekonomi Islam kita yaitu Ustaz Ih Basri 1:53 dari Dewan Syariah Nasional. 1:55 Asalamualaikum warahmatullahi 1:56 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:00 wabarakatuh. 2:01 Kabarnya sehat, Pak Ustaz? Ya, 2:02 alhamdulillah sehat walafiat. 2:04 Alhamdulillah masih bisa menjalani 2:06 aktivitasnya 2:08 dan di hari ini kita bisa kembali siaran 2:10 live langsung. 2:12 Dan insyaallah Iwan Ah di kesempatan 2:14 kali ini kita akan bahas mengenai sekali 2:17 lagi tentang dinar dan dirham. Memang 2:20 beberapa ee pekan yang lalu atau bulan 2:24 lalu ya Pak Ustaz ya sempat dihebohkan 2:25 diramaikan kembali isu tentang dinar 2:28 dirham berawal dari ya ada satu kasus ya 2:32 di Depok gitu ya. Akhirnya banyak 2:34 sorotan juga dari tokoh-tokoh dan juga 2:36 alih ekonomi melihat bagaimana 2:38 sebenarnya tentang dinar dan dirham. Dan 2:41 di kesempatan kali ini kita akan 2:42 memberikan penjelasan kembali agar umat 2:45 ini paham karena ee banyak pendapat ya B 2:50 ya. 2:50 Iya. 2:51 Banyak sekali pendapat. Namun kita akan 2:52 lihat bagaim sebenarnya memposisikannya 2:54 seperti apa. 2:56 Begitu Pak Ustaz ya. 2:57 Nanti kami juga mengundang Anda untuk 2:58 bergabung. Silakan Iwan Hawa sampaikan 3:00 pertanyaan dan komentarnya ke nomor 3:01 WhatsApp berhasil di 0811999720. 3:06 Mengawali bahasan kita, Pak Ustaz, 3:09 silakan. 3:10 Makasih Mas Angga. Asalamualaikum 3:13 warahmatullahi wabarakatuh. 3:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 3:18 wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 3:22 sayyidina Muhammadin wa ala alihi 3:26 wa ashabihi 3:28 ajmain. Amma ba'du. Para pemirsa hasil 3:32 visual dan para pendengar silaturahim 3:33 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 3:36 Alhamdulillah kita bersyukur ke hadirat 3:38 Allah Subhanahu wa taala atas segala 3:41 curahan rahmat-Nya kepada kita sekalian. 3:43 Sehingga dengan rahmatnya itu pagi hari 3:46 ini kita bisa melangsungkan siaran live 3:50 tentang ekonomi Islam yang pokok 3:53 bahasannya adalah sekali lagi tentang 3:57 dinar dan dirham. 4:00 Nah, ee 4:03 ini sebetulnya ketinggalan 4 minggu apa 4:07 3 minggu ya dari peristiwa itu. 4:09 Iya. 4:10 Karena kita 2 minggu lockdown ya 4:12 diperpanjang lockdown-nya 2 minggu. 4:13 Terus minggu lalu kita ini juga ee tidak 4:17 bisa siaran live karena ada 4:21 kendala ya, ada penerogan jadwal. Nanti 4:25 baru baru bisa ini minggu keempat. 4:28 ee banyak sekali yang bertanya-tanya, 4:31 bukannya bertanya-tanya ya, kegalauan 4:36 mereka tentang hal ini diutarakan kepada 4:38 saya dari teman-teman saya, dari kolega, 4:41 dari 4:43 mahasiswa gitu ya 4:45 tentang sebenarnya gimana sih ustaz ini 4:48 diar dan di dalam ini ya. Makanya 4:51 sebetulnya kita sudah sudah pernah itu 4:53 kalau enggak salah 4:54 iya 4:55 kita siarkan di sini sudah lama sudah 4:57 bertahun-tahun yang lalu. Tetapi karena 5:00 ini ada perlu yang kita klarifikasi 5:03 ee maka tidak mengapalah kita kita 5:07 sharekan lagi atau kita bahas kembali. 5:11 Jadi kita kembali kepada masa di mana 5:16 ketika 5:18 ekonomi Islam ini 5:21 ee keluar dari peta ee percaturan 5:25 politik 5:27 akibat daripada penjajahan atau 5:30 kolonialisme di negara-negara Islam oleh 5:33 kolonial Barat yang sekuler dan Kristen 5:36 ini, 5:38 maka Sistem sosial Islam juga tidak 5:42 berjalan, sistem ekonomi Islam juga 5:44 tidak berjalan. Yang berjalan cuman 5:47 ibadah mahd saja. Muamalah pun tidak 5:52 berlaku lagi muamalah Islamiah syariah. 5:55 Ya, yang berlaku adalah muamalah 5:58 ribawiyah 5:59 yang mungkin jahiliah gitu ya, lebih 6:02 tepatnya gitu. Karena tercampur muamalah 6:05 kita itu dengan riba, 6:08 dengan gor, dengan kimar, dengan maisir 6:12 dan lain sebagainya. 6:16 Dan itu menjadi parah sekali setelah 6:19 benar-benar 6:20 tidak ada satuun kekuatan politik Islam 6:24 yang yang 6:25 bertahan setelah kekhilafan Turki 6:28 Utsmani juga jatuh dan seluruh 6:31 negara-negara Islam atau mayoritas 6:33 berpenduduk Islam ini akhirnya 6:37 kehilangan induk dan sepertinya 6:40 makin jauh daripada tatanan Islam 6:42 terutama di dalam hal muamalah. Oleh 6:44 karena itu, maka sistem keuangan, 6:47 ekonomi, perdagangan dan lain sebagainya 6:50 yang berasal dari negara penjajah itu 6:53 berkembang 6:55 di berkembang pesat dan dipraktikkan 6:58 serta di diedukasikan 7:02 di negara-negara ini mulai dari SD 7:04 sampai perguruan tinggi. 7:07 sehingga seluruhnya itu hanya mengenal 7:09 riba, hanya mengenal bunga, hanya 7:11 mengenal goror dan tidak tahu apa itu 7:15 ekonomi Islam. 7:17 Nah, berlangsung berpuluh-puluh tahun 7:19 beberapa dekade sampai akhirnya suatu 7:21 saat di awal tahun 60-an atau di dekade 7:26 60-an 7:27 mulai terpikir kepada mulai terpikir di 7:31 kalangan para ulama dan para sarjana 7:33 yang ingin kembali bagaimana ekonomi 7:37 Islam, muamal islamiah ini bisa kita 7:40 tegakkan ya. 7:42 Nah, di situ mulai ada pembahasan 7:44 tentang bagaimana 7:47 kita memulai ee 7:49 memulai menggunakan ekonomi Islam dalam 7:52 bidang keuangan. Sekarang 7:54 trennya itu adalah ada bank, ada bank 7:57 komersial, ada bank sentral dan lain 7:59 sebagainya. 8:01 Tidak ada sebuah negara di dunia ini 8:03 yang merdeka atau berdaulat melainkan 8:05 dia punya bank sentral, melainkan dia 8:08 punya mata uang sendiri. Dan mata uang 8:10 itu bukan dinar dan bukan pula dirham. 8:14 Kalaupun ada beberapa negara yang 8:16 menggunakan nama dinar seperti Kuwait ya 8:19 atau Emirat Arab ya ketika merdeka tahun 8:22 70 berapa itu Emirat Arab itu ya Kuwait 8:26 itu juga tahun 60-an ya Qotar juga sama 8:29 ini ee negara-negara menggunakan ee 8:32 nama-nama yang sepertinya itu nama mata 8:35 uang yang berlaku pada zaman dulu yaitu 8:37 dinar dan dirham. ada dirham imarati, 8:41 ada dirham 8:43 Kuwaiti, eh dinar Kuwaiti. 8:47 Tapi sekali lagi itu hanya nama ya. Jadi 8:50 mata uangnya tetap ee berupa uang kertas 8:52 atau koin. Untuk satuan yang lebih kecil 8:55 itu koin 1 riyal atau 1 dirham itu ada 9:00 seperti diital lah. Rupiah dalam bentuk 9:03 apa? Bentuk apa itu namanya? Kertas. Ada 9:06 yang juga berbentuk koin seperti Rp100, 9:10 Rp200, R500 perak ya 1.000 dan 9:13 lain-lain. 9:17 Nah, 9:19 di antara mereka yang 9:23 mempunyai visi untuk mengembalikan 9:25 sistem ekonomi Islam itu ada yang 9:28 berpendapat bahwa 9:31 harus kembali kepada mata uang dinar dan 9:33 dirham. 9:35 Tapi kelompok ini tidak populer. 9:39 Sehingga kalau kita 9:41 ee sebagai mahasiswa di Fakultas Ekonomi 9:44 atau tempat saya belajar itu 9:47 International Institute of Islamic 9:49 Economic itu tidak ada kajiannya dan 9:52 tidak ada makalahnya atau gak ada sama 9:55 sekali 9:57 itu. Tapi itu ada di luar sistem ya. ya 10:01 beberapa kalangan terutama dari kalau 10:03 enggak salah itu dari 10:05 Afrika Utara dari sekitar Maruku 10:09 sana atau orang-orang yang 10:15 ee muslimin Eropa yang mualaf atau 10:18 orang-orang yang yang 10:20 dulu pernah ee berinteraksi dengan ini 10:24 dengan ee dinar dan dirham dan 10:27 bernostalgia ingin mengembalikan itu. 10:31 Tapi untuk yang apa namanya? Untuk 10:35 mainstream itu enggak ada. Enggak ada 10:37 kajian, enggak ada makalahnya, enggak 10:39 ada kajian. Dan seperti memang tidak 10:41 pernah kita ee perhatikan. 10:46 Tapi setelah tahun ee 10:50 90-an, 1990-an, 10:53 dekade 90-an 10:55 ini ee beberapa sarjana bahkan mungkin 11:00 ya ahli-ahli keuangan mulai tertarik 11:03 untuk bagaimana mengembalikan itu 11:07 ee sampai mereka mendekati beberapa 11:09 pemimpin dunia di antaranya kalau enggak 11:12 salah itu Mahattir ya. 11:15 Mahathir Muhammad ya sampai ter ee 11:19 terobsesi bagaimana 11:22 dikembalikan aja itu dinar dan dirham 11:24 karena kekuatan dominasi 11:28 green bag atau dolar ini tidak bisa 11:32 dibendung ya sehingga terutama pada 11:34 waktu krisis ee mata uang yaitu tahun 99 11:39 tahun 2000 atau yang kita sebut dengan 11:41 Krismon yang akhirnya membuat Kris 11:44 bisnis ekonomi dunia ya. 11:47 Dan yang paling parah terkena pada waktu 11:49 itu adalah mula-mula Korea Selatan, 11:52 kemudian Malaysia, Thailand, akhirnya 11:55 Indonesia dan saja yang paling buruk ya 11:57 di antara yang terkena. 11:59 Nah, itu kemudian sekali lagi memberikan 12:02 semacam testimoni 12:05 bahwa seandainya negara-negara ini 12:08 menggunakan dinar dan dirham, maka 12:10 krisis itu akan terjadi, ya. 12:15 Tetapi ee para ulama muassirin ya sampai 12:19 dengan hari ini sudah sepertinya sudah 12:23 menurut saya sudah sepakatlah gitu 12:26 di luar daripada yang kelompok ini gitu 12:29 bahwa mata uang kertas seperti sekarang 12:31 ini adalah mata uang yang bisa diterima 12:34 dan sesuai dengan ketentuan ee dengan 12:36 syariat Islam ya gitu. Maka rupiah 12:41 adalah mata uang Indonesia. 12:43 Dolar Amerika adalah mata uang Amerika. 12:46 Dolar Singapura adalah mata uang 12:47 Singapura. Dolar Australia adalah mata 12:49 uang Singapura. Dan setiap mata uang, 12:52 setiap currency 12:54 itu treated as independent. Ya, dianggap 13:00 sebagai mata orang tersendiri, berdaulat 13:02 dan ee dengan rate yang sudah ditentukan 13:06 sendiri ya. Rate-nya itu atau apa 13:09 namanya? kursnya itu 13:12 waktu dipatok pertama difix tertentu ya 13:16 tetapi saat sesuai dengan perjalanan 13:18 waktu 13:20 terjadi interaksi ekspor impor 13:24 terjadi perdagangan internasional 13:27 maka mata uang itu nilainya berfluktuasi 13:31 ya 13:32 walaupun negara itu mematuk 1 dolar 13:35 masalahnya sama dengan 1/4at uah e 13:37 seperapat gram emas misalnya ya waktu 13:40 dibuat pertama kali. Tapi seiring dengan 13:43 perjalanan waktu itu enggak bisa nilai 13:45 itu dipertahankan. 13:47 Pstling juga sama ya didefinisikan 13:50 sebagai 0,5 13:52 gram emas misalnya. Tapi ketika di ee 13:57 dia sesuai dengan perjalanan waktu 14:00 Inggris melakukan perdagangan ke Amerika 14:03 dan lain sebagainya 14:06 maka itu tidak bisa dipertahankan. Maka 14:08 terjadi fluktuasi. 14:10 Nah, karena fluktuasi ini 14:13 waktu-waktu itu masih mata uangnya masih 14:16 go standar ya, ini justru menyulitkan 14:21 karena kalau mata uang itu turun maka ee 14:25 misalnya ada suatu negara atau suatu iya 14:28 suatu negara kekurangan mata uang. Nah, 14:30 itu sama dengan kekurangan kekurangan 14:33 emas 14:34 dan dia harus bagaimana mendapatkan emas 14:36 itu untuk mendukung ee transaksinya. 14:40 dan seterusnya. Akhirnya sesuai dengan 14:43 percelaan waktu 14:45 mata wang sama sekali tidak ada yang 14:47 dikaitkan dengan emas atau ya dengan 14:50 emas ya itu tahun-an, 73 kalau enggak 14:53 salah sudah selesai. 14:55 Jadi bahwa apa namanya bahwa akhirnya 14:59 mata uang semuanya ini adalah mata uang 15:01 kertas yang sebetulnya tidak dibag, 15:04 tidak dilatar belakangi oleh logam 15:06 mulia. entah itu Mas atau apa yang lain 15:09 semata-mata pemerintah negara itu 15:12 mendeklarasikan 15:14 bahwa mata uangnya adalah ini dan itu 15:17 nilainya segini. Maka kalau nilainya 15:19 turun itu semata-mata karena terjadi apa 15:23 namanya ee interaksi antara permintaan 15:26 dan penawaran ke dalam mata uang itu 15:29 yang akan selalu mencerminkan fluktuasi 15:32 diar ya. 15:35 Nah, inilah akibat fluktuasi seperti 15:38 ini. Maka idenya itu adalah bagaimana 15:43 membuat suatu mata uang yang mempunyai 15:46 nilai intrinsik. 15:47 He. 15:48 Mau dia berbentuk uang kah, mau dia 15:50 berbentuk benda seperti apa adanya, yang 15:53 jelas dia itu tetap bernilai. Nah, itu 15:55 yang diinginkan. Nah, benda yang seperti 15:57 itu dari zaman dulu sampai dengan hari 16:01 ini ya cuman ada dua, yaitu 16:04 emas dan perak. 16:07 Tapi ee itu enggak menyelesaikan masalah 16:11 ya. Jadi hanya bisa menyelesaikan 16:15 masalah apabila orang atau negara itu 16:19 ketika melakukan perdagangan dengan 16:20 negara lain dengan mitra dagangnya 16:23 sepakat untuk menggunakan dinar atau 16:25 dirham sebagai mata uang 16:29 ekst. Tapi kalau dia tidak sepakat salah 16:31 satu saja gak sepakat ya enggak bisa. 16:33 Iya. Itulah kesulitan yang paling ee 16:38 yang paling besar. Kenapa itu kemudian 16:40 enggak bisa? 16:42 Yang kedua adalah konsensus para ulama 16:45 zaman sekarang bahwa 16:47 mata uang fiat itu, mata uang kertas 16:49 yang sekarang ada ini dianggap sah 16:51 sesuai dengan syariah. Maka itu kemudian 16:53 tidak ada ijtiad atau usaha dari 16:57 berbagai kalangan ulama baik di Saudi 16:58 Arabia, di Pakistan juga di Indonesia 17:01 untuk menggugat kembali seperti ini. 17:05 sehingga itu ada dianggap sudah 17:07 establus, sudah 17:10 dianggap sebagai soal yang bisa diterima 17:12 begitu saja. Meskipun banyak paper atau 17:15 banyak para ulama yang kemudian beda 17:19 pendapat, tapi tetap saja yang inilah 17:21 yang berlaku ya. 17:24 Tapi melihat bahwa fluktuasi terus 17:26 berjalan inilah maka kelompok yang ingin 17:30 mengembalikan dinar dan dirham itu tidak 17:32 pernah berhenti karena mereka melihat 17:34 bahwa stabilitas daripada nilai tukar 17:37 yang berbasiskan emas dan apa namanya 17:40 dan perak ini terbukti di dalam sejarah 17:44 ya mulai dari zaman Rasulullah sampai 17:46 dengan zaman kita. Nah, jadi dikatakan 17:48 bahwa coba kita lihat pada zaman 17:51 Rasulullah 1 dirham belikan ayam satu 17:54 bisa. 17:56 Sekarang 1 dirham pun kalau kita beli 17:58 ayam dapat ya. 18:00 1 dirham pada zaman Rasulullah eh 1 18:02 dinar pada zaman Rasulullah bisa beli 18:03 kambing ya. Sekarang pun kalau kita 18:06 punya 1 dirham dengan ukuran 4,25 gram 18:10 Mas 18:11 1 dinar. 18:12 4,25 gram ya. 18:13 1 dinar ya? Iya, itu kan 1 dinar itu 18:16 tetap bisa beli kambing. Iya, kan? 1 18:19 gram berapa sekarang? 1 gram sudah 18:21 hampir 800 ya. Sekarang 8 * 4 e Rp2.400 18:26 se/empatnya Rp3 juta. Rp3 juta sudah 18:28 dapat kambing ya. Iya. Jadi itu untuk 18:33 menggambarkan betapa stabilnya ee ee 18:38 dinar dan dirham di sepanjang sejarah 18:42 sampai 2 milenial ya. sampai ribuan 18:44 tahun itu masih seperti itu. Dan ini 18:47 kita tidak lihat dalam uang uong perak 18:50 atau uang oh bukan uang perak, uang 18:52 kertas 18:53 bahkan dolar sekalipun ya misalnya kalau 18:56 kita lihat dolar mobil 18:59 Ford ya, mobil Ford pertama model T37 19:02 tahun 1900 19:05 20 berapa gitu. Itu harganya kan paling 19:08 ee 200 300 enggak sampai 200 dolar ya. 19:11 Iya. 19:12 Iya. 19:13 Rolex yang apa yang GMT atau apa yang 19:17 tahun 50 60 harganya cuma 200 dolar 19:20 sekarang sudah ribuan 16.000 19:24 Iya kan itu dolar sendiri juga mengalami 19:28 apa ya depresiasi sebetulnya. Jadi 1 19:31 dolar tahun 1900 19:33 dengan 1 dolar dengan e dengan 1 dolar 19:36 tahun 2000 beda sama dengan kita rupiah 19:40 kita ee rupiah tahun 3 misalnya dengan 19:44 sekarang beda sekali. Saya mengalami 19:47 dulu ketika beli buku tulis harganya 19:50 cuman Rp10. Enggak kebayangan Rp10. Saya 19:55 masih belanja apa uang dari ibu saya 19:58 dikasih R itu Rp2,5 satu. Kemudian suku 20:03 suku R5 20:05 1 sen. 20:07 Iya Rp1 itu kan 100 sen. Tapi ada 20:08 satuannya itu. 20:10 Oh 20:10 ya R1 itu Rp2,5 itu bisa beli mainan, 20:13 bisa beli 20:15 gulali [tertawa] 20:17 ya. Sekarang kan enggak mungkin. Gulali 20:20 juga harganya sudah R5.000 ya, 20:22 beda sekali. Jadi mata uang semuanya 20:26 bukan hanya rupiah, seluruh mata uang 20:28 viat ini itu mengalami bukan fluktuasi 20:32 mengalami depresiasi. 20:35 Nah, itu makanya ini semakin menambah 20:37 keyakinan teman-teman ini yang yang 20:40 bergerak dalam bidang ee dinar dan 20:42 dirham ini untuk ee menunjukkan kepada 20:45 kita semuanya bahwa mari kita 20:49 ee pakai ini karena ini adalah lebih 20:51 stabil. Dan salah satu tugas daripada 20:55 bank sentral dalam menerbitkan uang itu 20:58 adalah menjaga 21:00 stability of currency. Ya, tuju apa? 21:03 Salah satu tujuan makroekonomi suatu 21:05 bank sentral adalah stability of 21:08 currency. Ini nomor satu itu. Jika kalau 21:12 mata uang suatu negara itu tidak stabil, 21:14 maka banyak yang terzalimi. 21:17 Banyak terzalimi. Ya, raya terzalimi 21:19 yang menggunakan mata uang itu 21:23 ya gitu. Oleh karena itu bisa kita 21:26 pahamilah dari latar belakang cara 21:28 berpikir seperti ini ee 21:30 kelompok-kelompok yang ingin menjadikan 21:32 itu sebagai mata uang ya itu seperti 21:35 itu. Tetapi yang terjadi di sini 21:38 sebetulnya bukan mata uang. Dinar ini 21:40 kan sebetulnya logam mulia 21:43 yang diperdagangan seperti komoditas 21:45 logam mulia yang lain atau ada masat 21:48 tangan yang mereka itu beli untuk 21:52 investasi karena harganya harga ini kan 21:55 terus naik ya pernah turun turun tetapi 21:59 itu short term kalau long term-nya 22:01 selalu dia naik ya. Nah, ini dilihat 22:04 trennya seperti itu, maka ee ini 22:07 dianggap sebagai tempat investasi untuk 22:10 menyimpan nilai kekayaan sehingga 22:12 kekayaan kita ini tidak tergerus oleh 22:15 depresiasi mata uang yang selalu terjadi 22:18 setiap waktu. 22:20 Jadi itu alasannya ya, bukan di bukan 22:23 dimaksudkan sebagai mata uang untuk 22:26 menggantikan rupiah sebetulnya bukan 22:27 begitu. 22:30 Jadi ee beberapa pertanyaan ditanyakan 22:33 ke saya itu adalah ee mengenai dinar dan 22:36 dinamit. Tetapi kemudian saya 22:39 menjawabnya itu dari sisi sejarah ya. 22:42 Bagaimana dinar atau bagaimana zaman 22:45 Rasulullah itu mata uangnya. Ya, ini 22:47 yang paling terang ya. 22:50 Kalau kita di dalam kita baca bukunya 22:53 Almaqrizi 22:55 tarikh annut alislamiyah saya punya ya. 22:59 Dan itu dikutip oleh semua ulama tentang 23:02 bagaimana mata uang pada zaman 23:04 Rasulullah. 23:07 Jadi mata uang pada zaman Rasulullah itu 23:08 atau sebelum Rasulullah sallallahu 23:10 alaihi wasallam itu sudah beredar mata 23:12 wong dinar dan dirham. Ya, umumnya kalau 23:16 dinar itu adalah Bizantin. Byantin itu 23:19 Romawi ya. 23:21 Kalau dirham itu Sani ee Parsi ya. 23:27 Dan orang-orang Quraisy, orang-orang 23:29 Arab itu menggunakannya untuk transaksi 23:33 sehari-hari. 23:35 Meskipun sebetulnya orang Quraisy itu 23:38 mempunyai satuan sendiri kayak miskol 23:41 seperti itu. Tapi mereka tidak membuat e 23:43 mata uang sendiri, tapi mempunya 23:45 timbangan untuk ee lugah mulia itu. 23:48 Itu yang kemudian Rasul mengatakan 23:50 alwaznu ee alwaznu wajnu Makkah wal kail 23:54 kail Madinah. Kan begitu. Jadi kalau 23:56 untuk timbangan referensinya adalah 23:58 punya orang Makkah, orang-orang Quraisy. 24:01 Tapi kalau untuk ee takaran 24:05 sukatan atau apa itu namanya kail itu 24:08 itu adalah punya orang Madinah sebagai 24:11 referensinya. 24:12 Karena apa? Karena ee penduduk Madinah 24:15 ini adalah agrilaris dan itu 24:18 ee ee apa namanya? teliti di dalam 24:22 menakar. maka mereka menjadi 24:24 referensinya. Sedangkan penduduk Makkah 24:28 itu pedagang ya, pedagang semuanya 24:32 mereka teliti dalam timbangan karena itu 24:35 dijadikan sebagai referensi. 24:38 Nah, ketika mata uang berdarah entah itu 24:42 dinar, entah itu dirham ya yang berasal 24:45 dari luar negeri sebetulnya malah dari 24:46 Parsi, dari Bizantium, dari apa namanya 24:50 Romawi itu mereka diterima begitu aja 24:53 sebagai exing apa? Medium of exing. 24:56 Sebagai alat tukar sehari-hari. 24:59 Begitu juga ketika Rasulullah sallallahu 25:00 alaihi wasallam lahir dan menyebarkan 25:03 Islam sampai beliau wafat itu mata wong 25:06 seperti apa adanya. 25:09 Tidak di tidak dirubah, 25:13 tidak disentuh-sentuh dalam pengertian 25:15 untuk diedit enggak enggak ada. 25:17 akar Rasulullah sallallahu alaihi 25:18 wasallam menetapkan itu yang berlaku. 25:21 Kemudian khalifah Rasulullah diganti 25:24 oleh Khalifah Abu Bakar. Sepanjang 25:27 pemerintahan Khalifah Abu Bakar juga gak 25:29 pernah merubah 25:31 gak peruma enggak pernah kebijakan 25:33 merubah mata uang yang berlaku 25:35 apa adanya. Kemudian ee apa namanya? 25:39 Khalifah Abu Bakar radhiallahu anhu 25:40 meninggal, wafat diganti oleh khalifah 25:42 yang kedua, Umar bin Khattab radhiallahu 25:44 anhu. Sampai beberapa tahun beliau 25:47 menjadi khalifah, tidak ada kebijakan 25:49 untuk ee merubah 25:51 h 25:52 atau mengedit atau menambah-nambahlah 25:54 itu koin itu ya yang berlaku seperti apa 25:57 adanya. Baru kalau enggak salah tahun 25:59 ke-8 saat beliau menjadi khalifah itu 26:01 ada perubahan, ada dukungan dari para 26:04 sahabat. Karena pada zaman Umar bin 26:06 Khattab ini terjadi futuhat ya, terjadi 26:11 penaklukan-penaklukan. di Mesir dibuka, 26:13 di Irak dibuka, di Syam dibuka, 26:18 di Parsi apa di apa namanya di Iran atau 26:22 Parsia itu pada waktu itu ya semua 26:24 ditakluka dan ini menimbulkan ee 26:29 persoalan-persoalan baru bukan hanya 26:31 dalam bidang politik, tapi juga dalam 26:33 bidang ekonomi termasuk dalam hal 26:35 ukuran. 26:35 Heeh. 26:36 Ukuran berat, ukuran panjang dan lain 26:39 sebagainya. Ya. Maka pernah juga ee 26:43 Khalifah Umar bin Khattab radhiallahu 26:44 anhu ini membuat menerbitkan ya mengedit 26:47 poin yang ada itu. 26:48 Heeh. 26:50 Ya. Dominannya masih ee masih apa ini 26:53 namanya? Rum Romawi dan Farsi. Tapi ada 26:56 tambahan ada lailahaillallah, ada 26:59 Muhammad Rasulullah, ada kalimat-kalimat 27:01 tauhid gitu ya. itu ada sampai sekarang 27:04 itu di museum-museum di Makkah itu ada 27:07 ya dikeluarkan pada Umar bin Khattab 27:10 radhiallahu anhu. Tetapi itu tetap ee 27:15 Bizantin gitu. Begitu juga beliau 27:17 setelah meninggal Umar bin Khattab seb 27:19 khalifah kedua, khalifah ketiga Utsman 27:21 bin Affan radhiallahu anhu. Khalifah 27:23 keempat Ali bin Abi Thalib radhiallahu 27:25 anhu dan seterusnya. Itu seperti apa 27:27 adanya. Hm. 27:29 Sampai di tahun 76 Hijriah kalau tidak 27:34 salah ini di mana kekhilafan ee Umawiyah 27:39 itu Abdul Malik bin Marwan itu secara 27:42 radikal me mencetak uang Islam pertama. 27:48 Ya, itu dikatakan oleh Almagar dan juga 27:50 sejarawan kaum muslimin bahwa inilah 27:54 adalah betul-betul orang ee koin kaum 27:57 muslimin atau nukut alislamiyah yang 28:00 betul-betul kita sebut ee umlah atau 28:02 mata wong Islam ya yang diterbitkan pada 28:07 tahun 76 Hijriah pada masa kegelapan 28:11 Abdul Malik bin Marwan ya itu dan ini 28:14 ada sejarahnya kenapa begitu 28:16 h 28:16 ya ee bisa dilihat dicek ya, bahwa 28:19 terjadi 28:21 apa namanya ee kaisar Rumawi itu siapa 28:25 namanya itu 28:28 ee apa namanya? Kaum muslimin kan 28:32 mengekspor barang-barang ke sana dan 28:33 barang-barang itu di label ada kalimat 28:36 tauhid. Nah, itu membuat mereka marah 28:38 gitu, 28:39 tersinggung. Maka mereka membalas, "Saya 28:42 akan kirim juga nanti koinnya koin tapi 28:45 atau barang dari kami yang itu akan ada 28:48 tulisan yang menghina Nabi atau yang 28:50 membuat kaum muslimin marah." Maka 28:53 ketika itu terjadi, sebelum terjadi para 28:57 pembesar negeri khalifah musyawarah 29:00 bagaimana menghadapi seperti ini. 29:02 Hm. 29:02 Sudah bikin mata orang sendiri. 29:04 Hm. itu namanya dirham atau dinar 29:08 sumairah itu namanya karena yang ee itu 29:12 yang memin yang mencetak itu namanya 29:15 namanya Sumah orang Yahudi tapi 29:18 ee atas instruksi daripada khilafah ya. 29:23 Jadi itulah. Nah, ini berlaku sampai 29:26 dinaamin ini berlaku sampai 29:29 Turki Utsmani sebetulnya. meskipun kalau 29:31 kita lihat dari cerita Almakrizi itu 29:34 terjadi fluktuasi yang sangat ee buruk 29:37 ya pada masa beliau tahun 1400 Hijriah 29:41 di Mesir di mana COVID yang seperti 29:44 dinar itu atau dirham itu yang aslinya 29:48 enggak ada di ee peredaran karena 29:51 semua 29:52 ee enggak maksudnya setiap orang itu 29:55 yang dapat dinar yang asli mereka simpan 29:57 misalnya saya lagi berdagang terus saya 29:59 dapat ee apa namanya ee uang sebagai 30:03 perantara gitu ya. Jualan barang usah 30:06 dapat dirham diam di dirham yang asli 30:07 atau dinar yang asli bukannya saya pakai 30:09 untuk transaksi tapi saya simpan 30:13 simpan 30:14 ya sehingga yang berdar dinar atau din 30:17 yang menghusus yang yang tipu-tipu 30:21 yang palsu 30:22 yang palsu. 30:24 Maka kemudian yang berlaku itu fulus ya. 30:27 Hm. Fulus itu ya selain mata uang yang 30:30 bukan dari dirham atau bukan dari perak 30:33 atau bukan dari emas ya dari tembaga 30:35 atau kuningan ya yang biasanya tetap 30:38 dipakai untuk transaksi yang remeh-temeh 30:41 gitu ya. 30:42 He. 30:42 Jadi misalnya kalau kita belanja 1 30:45 seteng 12eng kilo cabe misalnya kalau 30:48 dengan diram kan kebesaran ya. 30:50 Iya. Nah, itu ada matawang yang kecil 30:52 fulus 30:52 ya namanya fulus itu. 30:56 Nah, itu yang ada fulus. Tapi sebetulnya 30:58 resminya itu tetap dinar dan dirham. 31:01 Cuman pada banyak episode tertentu dalam 31:04 sejarah di mana uang ini yang asli 31:07 hilang karena 31:09 apa ya? kerusakan sosial, 31:12 tatanan pemerintah yang tidak benar atau 31:15 terjadi konflik di perpolitikan sehingga 31:18 negara Kajobalau ini terjadi seperti 31:20 itu. 31:20 H. 31:22 Tapi ketika Turki menguasai dunia Islam 31:26 itu sampai dengan akhir 1918 itu tetap 31:30 menggunakan koin apa dinar dan dirham. 31:34 Setelah jatuh oleh Atatru ya sudah 31:37 diganti dengan yang seperti sekarang. 31:41 Nah, ini itu dari ceritanya. Kenapa 31:43 kalau saya menjelaskan dirham atau dinar 31:46 itu selalu dengan vistori supaya supaya 31:49 tahu bahwa sesungguhnya pada zaman 31:52 Rasulullah sendiri itu tidak ada 31:54 keinginan untuk mengganti uang yang 31:56 beredar. 31:57 He 31:58 sampai kepada khilafah Abu Bakar, sampai 32:01 kepada khilafah Umar bin Khattab. Dan 32:03 paling radikal pada kekhilafahan siapa 32:06 itu? Bani Umayyah yaitu Abdul Malik bin 32:09 Marwan tahun 76 Hijriah. Jadi masalnya 32:13 jauh sekali dari nubuwat atau dari masa 32:15 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 32:18 Kemudian yang kedua adalah ee para ulama 32:21 juga berbeda pendapat tentang 32:24 apakah dinar dan dirham itu adalah mata 32:26 uang Islam. I 32:28 begitu. Kayak misalnya ada istilah e apa 32:32 namanya kedokteran Islam. 32:34 Heeh. 32:34 I kan kayak bekam. itu dianggap sebagai 32:38 kedokteran apa namanya tib anabawi 32:40 misalnya 32:41 herbal misalnya hab sauda dan lain 32:43 sebagainya. 32:45 Nah, ini kan ee kalau dikatakan itu 32:49 adalah mata orang Islam mestinya 32:52 dari Islam 32:54 kaum muslimin yang membuat. Tapi kalau 32:57 ada sebelum Islam ada sebelum zaman 32:59 zaman jahil sudah ada. 33:01 Kemudian ketika Rasulullah hidup di 33:03 periode itu juga beliau tidak ee membuat 33:06 mata wong yang baru tapi melegalkan apa 33:09 yang ada. 33:11 Maka bagaimana kita mengatakan bahwa itu 33:12 adalah mata uang Islam gitu loh. Karena 33:15 itu maka dalam satu riwayat ya Umar bin 33:18 Khattab pernah mengatakan bahwa 33:21 ee saya ingin suatu saat suatu saat 33:25 seandainya saya masih hidup kata Umar 33:28 bin Khattab radhiallahu anhu bahwa suatu 33:32 saat nanti saya akan jadikan kulit unta 33:35 ini sebagai alat tukar ya. tidak harus 33:39 dari ee emas atau dari perak. Ini 33:42 menunjukkan bahwa bahan untuk mata uang 33:45 itu terbuka. 33:46 Iya. 33:47 Tidak harus dari ee emas yang kita sebut 33:49 dinar dan tidak harus dari perak ee dari 33:53 dirham yang yang berasal dari perak. 33:55 He. 33:56 Karena sesungguhnya tidak ada ee anjuran 33:59 daripada syariat-syarat itu secara 34:02 khusus untuk membuat kita atau mendorong 34:05 kaum muslim harus menjadikan masan berak 34:07 sebagai mata uang. 34:09 So kalau enggak begitu, Mas Umar bin 34:10 Khattab radhiallahu anhu mengatakan 34:11 demikian. 34:12 Iya. 34:12 I toh. Dan Ibnu Taimiyah juga mengatakan 34:15 hal yang sama. Jadi bisa saja mata wang 34:18 itu bukan dari ee emas juga bukan dari 34:21 perak. Bisa saja karena 34:24 mata wong dinar dan itu aslinya dulu 34:25 sudah ada belum Islam. 34:27 Dan pada zaman Rasulullah diakui begitu 34:29 saja tidak ada keinginan untuk membikin 34:32 mata uang sendiri. 34:33 Maknanya itu begini ya sebenarnya secara 34:35 terbuka bahwa mata uang itu sebetulnya 34:38 boleh dibuat dari mana saja. Kalau 34:40 sekarang dari kertas ya dari kertas. 34:42 Makanya para ulama zaman sekarang boleh 34:45 dikatakan konsensus atau ijmak tentang 34:49 bolehnya kita menggunakan matang yang 34:50 perdaku sekarang itu. Tetapi sebagian 34:54 daripada teman-teman yang bersemangat 34:57 ini tetap guguh gitu. 34:59 Iya. K bahwa ini harus menjadi alat 35:03 tukar begitu. Nah, atau paling tidak ya 35:06 sebagai ee kalau hanya untuk apa namanya 35:10 sarana investasi is gitu ya. 35:13 Kita treat atau dasar undang-undang 35:15 dianggap hanya sebagai luga mulia yang 35:18 memang nilainya itu secara longterm itu 35:22 naik. 35:23 Sehingga bagi mereka yang punya 35:25 kelebihan uang bisa menukar itu 35:27 rupiahnya dengan logam mulia. 35:30 dan bisa lebih e selamat untuk ee 35:34 menjaga asetnya gitu. H 35:37 ee kira-kira seperti itu. 35:39 Nah, lalu Pak Ustaz mulai 35:42 dikenalkan atau mulai penggunaan uang 35:44 kertas itu bagaimana ceritanya itu Pak 35:47 Ustaz? 35:47 Sebetulnya upaya untuk menjadikan kertas 35:50 mata uang itu juga bukan barang baru. 35:53 Iya. 35:54 Kalau kita lihat di Cina itu sudah ada 35:57 dari tahun 900 Masehi ya. 36:00 Dan ketika Holagohan atau Mongol 36:03 menguasai Islam itu di beberapa tempat 36:06 Samarkah, daerah-daerah Asia Tengah yang 36:09 dikuasai oleh Mongol pada waktu itu 36:12 dipaksa menggunakan uang kertas pada 36:14 zaman itu. Tapi ditentang oleh ulama ya 36:18 enggak berhasil. Tapi di Cina berhasil 36:20 pada waktu itu. Jadi mungkin sudah 1000 36:23 tahun yang lalu Cina itu pernah 36:25 menggunakan 36:25 He 36:26 uang kerta sebagai mata uang ya. 36:29 Tapi kemudian itu berhenti ya, tidak 36:32 berlangsung lama ee akhirnya kembali 36:36 kepada dinar dan ee dirham lagi, koin 36:39 emas dan koin 36:41 ee apa itu? Perak ya. 36:44 Nah, benar-benar tidak ada emas dan 36:46 perak itu ya setelah abad 20 ini ya. I 36:51 di situ mulai Pak Ustaz ya. 36:52 Iya. Nah, sebenarnya 36:55 bisa enggak umat Islam saat ini 36:57 menggunakan dinar dan dirham? 37:00 Ya, sebetulnya secara undang-undang 37:01 enggak bisa. 37:02 Lalu penggunaannya sebenarnya dina dan 37:04 dirham itu bagaimana, Pak Ustaz? 37:06 Kalau yang saya amati sebetulnya ini kan 37:08 sebetulnya ee hanya sebagai ee wasilah 37:12 investasi. 37:13 Heeh. 37:13 Iya. 37:14 Tidak lebih dari loga mulia. Jadi 37:17 logamula ini kan ada emas berbentuk 37:20 batangan, ada emas berbentuk 37:23 ee yang bukan ya dilingkari seperti 37:26 berbentuk mata uang tertentu ya. Tapi 37:28 dia hanya sebagai emas saja mulga mulia 37:31 seperti dinar dan ini sebetulnya kan 37:33 bertanya bulat kemudian ada gambar 37:36 Masjidil Haram ada lailahaillallah. 37:38 Heeh. Ya, sebenarnya tujuannya bukan 37:40 untuk untuk alat tukar, tapi sebagai 37:43 sarana untuk investasi saja. Tidak lebih 37:45 daripada itu. L kalau kita menjadikan 37:49 dinar yang kita bikin sendiri atau dari 37:51 Antam kemudian kita gunakan untuk 37:55 transaksi sebagai mata uang itu ya 37:56 bertentangan dengan undang-undang. 37:58 Undang-undang kita kan mata uang yang 38:00 harus dilakukan adalah rupiah ya. 38:02 Dan di situ ada sanksinya. 38:04 Kalau ada orang lain berkata, "Wah, itu 38:06 kan di Bali ada pakai dolar segala macam 38:08 lah." Itu ditukar ditukar dulu. N semua 38:11 turis yang datang ke sini kan 38:12 menggunakan dolar. Tapi mereka dengan 38:14 dolar itu tidak boleh bertransaksi 38:17 langsung. Harus ditukar dulu 38:20 menjadi rupiah baru di transaksikan 38:23 untuk beli barang. 38:24 Kalau negara-negara Islam sendiri 38:27 bagaimana, Pak Ustaz? isu mengenai dinar 38:29 dirham kalau tidak salah dulu juga kan 38:31 Libya dengan Kaddafinya itu juga 38:34 sama sebetulnya 38:35 mengkampanyekan dinam 38:37 kalau di tingkat pimpinan itu yang saya 38:39 lihat cuma Mahattir ya 38:41 Mahathir ini didekati beberapa kelompok 38:44 almurabitun yang mereka ini adalah 38:46 orang-orang yang pimpinnya menjadikan 38:49 dena dan dianti sebagai mata uang 38:52 kembali karena menghadapi 38:55 dominasi mata uang dolar dan wong Yuru 38:58 misalnya. 38:59 Heeh. 39:00 Itu tidak adil gitu loh ya. Karena ini 39:03 kertas yang sama dengan kertas buku saya 39:06 gitu ya. 39:07 Heeh. 39:07 Tapi harganya kok bisa beribu-ribu kali 39:11 lebih 39:11 kertas tidak bernilai tapi memiliki 39:13 nilai gimana itu. 39:14 Sedangkan kalau emas atau perak itu kan 39:17 walaupun kita tidak bentuk dalam bentuk 39:19 uang. 39:21 Bentuk apa sajalah itu mau bentuk 39:23 segiempat segilima. 39:25 He 39:25 enggak punya dis soal. Tapi dia dengan 39:28 sendirinya ada nilainya ya dan nilainya 39:31 itu semua disepakati oleh orang. He. 39:33 Nah, ini menunjukkan bahwa ini lebih 39:35 baik. 39:36 Ini cerita mahatir itu gimana jadinya, 39:38 Ustaz? 39:39 Ya, setelah didekati kan dulu oleh 39:41 kelompok-kelompok ini pernah dia ngomong 39:43 begitu. 39:44 Bahkan juga kalau enggak salah di 39:45 beberapa kesempatan di luar negeri 39:47 mungkin di PBB atau di mana sampai 39:49 menganjurkan begitu. Tapi anjuran ini 39:52 kan ibaratnya 39:54 apa ya? Bertepuk tangan sebelah. H 39:57 kalau kita bertransaksi dengan mitra 39:59 kita, 40:01 kita harus sepakat dulu alat tukar yang 40:03 kita pakai apa. 40:04 Heeh. 40:05 Kalau keduanya sepakat pakai dinar, 40:07 settingnya dinar berapa sekarang? 40:09 Heeh. 40:10 Sepakat. Kalau itu terjadi bisa enggak 40:13 ada yang dilanggar? Wong itu terjung 40:14 kesepakatan internasional. 40:15 Iya. 40:16 Tidak ada undang-undang secara 40:17 internasional harus dolar. Heeh. 40:19 Ee kesepakatan apa bisa barter ke 40:22 Indonesia dengan Thailand dulu pernah 40:24 pesawat dengan apa itu ketan ketan. 40:28 Iya. Iya. 40:29 Ya. Sukoi yang kita beli dari Rusia itu 40:31 iya sukoi juga tukar ya. 40:33 Itu juga dengan minyak sawit itu. 40:35 Iya. 40:37 Jadi kalau dengan mitra dagang itu 40:39 tergantung kesepakatan mata uang apa 40:41 yang kita pakai dolar kah atau rupiah 40:44 kah itu boleh-boleh saja. 40:47 Heeh. Heeh. 40:49 Tapi kan bagaimana bisa dikatakan tadi 40:52 kan ingin gitu ingin me 40:57 menyusul bahkan menyayangi dominasi 40:59 dolar secara internasional 41:01 itu secara apa ya secara intelektual 41:03 gitu loh. Jadi he 41:05 ee semua orang juga kalau diceramahi 41:08 atau di di apa ya dipresentasikan 41:11 tentang kelebihan daripada emas 41:15 dibandingkan dengan kertas biasa pasti 41:16 iya. Iya, 41:18 pasti artinya masuk akal itu. Masuk akal 41:21 itu rasional. 41:22 He. 41:23 Tapi masalahnya adalah 41:26 ketika 41:27 belum menjadi uang ya artinya atau uang 41:30 kertas belum terjadi seperti sekarang 41:32 ini. 41:32 Heeh. 41:33 Itu salah satu kekurangan emas yang 41:35 mereka pikirkan adalah banyaknya emas 41:38 yang harus dibawa ketika terjadi 41:40 transaksi besar. 41:41 Hm. 41:42 Misalnya Mas Angga mau beli puing besar 41:46 dari Amerika. Iya 41:47 100 biji lah. Terus kita gotong masuk 41:50 Amerika itu. 41:52 Iya. I 41:52 pakai DSL 41:54 pakai lon apa itu apa itu pakai apa 41:58 ya fisik pokoknya harus dibawah gitu ya. 42:00 Heeh. 42:01 Pakai sig gesit apa paket-paket 42:03 [tertawa] 42:04 bisa berjuta-juta poin apa gitu. 42:06 Iya. dan risiko kan risiko 42:09 jadi salah satu ee apa namanya full 42:12 bodyed money itu mata uang yang 42:14 berbentuk seperti itu adalah risiko kita 42:18 bawa ke mana-mana lah. Pada zaman dahulu 42:20 bayangkan tahun 1600-an ya belum ada 42:23 kereta ap 42:24 yang ada cuman kereta ditarik kuda. 42:26 Heeh. E seberapa banyak orang atau mau 42:30 beli apa dari Prancis ke Belanda 42:32 misalnya 42:34 terus dia mau bawa uang segitu banyak 42:36 karena beli barang ke Belanda 42:38 di tengah jalan dirampok resikonya 42:40 tinggi sekali. Iya. Zaman begal itu 42:42 zaman begal dulu kita juga sama kita 42:45 misalnya kalau beli ke Surabaya misalnya 42:48 barang kita kita bawa entah itu lewat 42:51 kapal entah itu lewat darat itu sangat 42:53 berisiko jumlahnya banyak tidak bisa 42:55 disembunyikan 42:56 h 42:57 nah sekarang kalau kertas kan bisa ya 43:01 nah ini kan masa depan ini jalan terus 43:02 Pak eh masanya kan jalan terus Ustaz 43:04 bahkan ada prediksi masa depan muncul 43:06 money lagi sekarang 43:08 sekarang eranya bukan itu eranya elek 43:10 elektronik. Jadi ya seperti Bitcoin ini 43:13 ke depannya seperti itu. 43:15 Ee era ini sudah akan ditinggalkan 43:18 karena pada peradaban yang lebih maju 43:21 nanti itu yang dipentingkan bukan 43:24 fisiknya 43:25 ya. Seperti mungkin akan apa namanya 43:29 terjadi sesuatu yang kita tidak tahu 43:31 bagaimana bentuknya. 43:32 Jadi gabungan antara elektronik dengan 43:35 ee apa namanya? 43:37 Black chain. Black chain. 43:39 Dan ini kan pengusung dinar dirham juga 43:41 akhirnya iya mereka katanya menyesuaikan 43:43 akhirnya ada dinar dirham digital gitu 43:45 ya elektronik. 43:46 Kalau diham digital atau dinar digital 43:49 itu sudah lama betul. 43:50 Karena itu juga melihat persoalan bahwa 43:52 kalau kita misalnya ee harus membawa 43:55 dinar dan dinam Saudi 10 kilo misalnya 43:58 resiko sekali ya kan. 44:00 Maka harus pakai elektronik. Jadi kita 44:03 seperti giruk aja lah gitu. He 44:04 atau apa namanya? Cek ya. 44:06 Iya. 44:07 Nanti kita bisa sharekan di sana seperti 44:09 itu. Enggak bisa kita bawa fisiknya 44:12 ya bisa. Tetapi itu risiko. Nanti kalau 44:14 kita pesawatnya jatuh hilang semua. Kita 44:17 di hotel dirampok orang diah habis semua 44:20 gitu. 44:21 Jadi resiko. 44:24 Iat yang dirahmati Allah subhanahu wa 44:26 taala. Saat ini Anda sedang mendengarkan 44:28 ekonomi Islam live bersama Ustaz Iwan 44:31 Basri. Sekali lagi tentang dinar dirham. 44:34 Bagi Anda yang ingin bertanya, silakan 44:36 sampaikan ke nomor WhatsApp hasil di 44:37 0811999720. 44:41 Kita akan jilat dulu, Ustaz dan Ikhwan 44:43 Akhwat. Silakan kirimkan pertanyaannya. 44:46 Kami akan kembali nanti di sesi kedua. 44:49 [musik] 44:56 [musik] 45:06 [musik] 45:17 Radio Silaturahim dan Rasil Visual untuk 45:19 Islam yang satu. Ikhwan akhwat sekali 45:21 lagi tentang dinar dirham. kita bahas di 45:26 ekonomi Islam kali ini bersama Ustaz Ih 45:28 Basri. Sudah ada beberapa pertanyaan 45:30 yang masuk di antaranya yang pertama Pak 45:32 Ustaz ya kita akan ke Bapak Haji Yudi di 45:35 Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 45:38 wabarakatuh, Pak Ustaz. 45:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:41 wabarakatuh. 45:42 Apakah bisa, Pak Ustaz, dinar dan dirham 45:45 itu kelak menjadi mata uang dunia? 45:47 Terima kasih. 45:49 Ee terima kasih, Pak. Siapa? Pak Yudi, 45:52 Pak Haji, 45:52 Pak Yudi saya kira bisa sangat terbuka 45:56 ya terbuka untuk menjadi mata uang masa 45:59 depan ya karena kelebihannya adalah dia 46:03 itu memiliki nilai tersendiri atau 46:06 intrinsik ya intrinsiknya itu yang tidak 46:09 bisa dimiliki oleh mata uang yang 46:10 sekarang ada. 46:12 Jadi jawaban saya sangat-sangat bisa ya 46:17 karena ini akan memberikan kepada kita 46:21 stabilitas currency yang itu merupakan 46:23 tujuan makroekonomi 46:25 ee bank sentral manapun. Ya, 46:28 persoalannya cuma satu aja, bagaimana 46:31 memudahkan cara transaksi. 46:33 Karena kalau kita menggunakan physical 46:35 transaction itu resikonya sangat tinggi. 46:39 Ini yang belum ketemu. Yang kedua adalah 46:42 ee secara tidak kelihatan ya ada 46:45 kelompok yang 46:47 enggan menggunakan ini dan mereka 46:49 kekuatannya besar ya. Ya. Ini kekuatan 46:52 bayangan tapi sangat besar ya. 46:55 Itu mereka-mereka yang menguasai 46:57 ee mining 47:00 penambangan logam. 47:03 Tambang lukam itu kan di dunia ini 47:05 dikasih ini beberapa keluarga saja. 47:07 Iya. [tertawa] 47:08 Anda sudah tahulah itu. 47:10 Iya. 47:10 Iya. Itu 47:13 kira-kira. Jadi saya sangat mendukung 47:15 suatu saat ini adalah 47:17 menjadi mata uang di masa yang akan 47:19 datang. 47:20 Sementara itu, Umut Tia nih, Pak Ustaz 47:23 ya. Asalamualaikum warahmatullahi 47:25 wabarakatuh, 47:26 Pak Ustaz. dinar dirham yang saat ini 47:28 ada 47:30 dengan dinar dirham yang dulu itu sama 47:33 atau tidak, Pak Ustaz? 47:35 Bisa bisa diperbaharui atau bagaimana, 47:38 Pak Ustaz? Nilainya juga sama atau 47:40 bagaimana? Terima kasih. 47:42 Pertanyaan jelimit sebetulnya artinya 47:44 begini. Ee dirham pada zaman Nabi atau 47:49 dinar pada zaman Rasulullah sallallahu 47:50 alaihi wasallam 47:51 Heeh. yang pada waktu itu dikeluarkan 47:53 oleh Bizantium atau Romawi kemudian dian 47:57 dikeluarkan oleh Sasani atau Persia. 48:00 Heeh. 48:01 Apakah sama dengan sekarang bobotnya 48:04 gitu? Nah, dulu itu kan untuk dirham 48:08 atau namanya dinar itu satu miskol ya. 48:11 Heeh. 48:12 Itu menggunakan satuan biji gandum 48:15 sebetulnya. Ee berapa biji? 60 biji atau 48:17 berapa ya? Satu miskol yang kalau 48:21 dirunut oleh para ulama ini panjang 48:24 sekali ceritanya ya. 48:25 Iya. 48:26 Kalau Anda punya buku ini apa namanya? 48:30 Fikih zakah dr. Rizf Qordowi di ada dua 48:35 jilid ya fikih zaka Dr. Yuf Alqardwi ini 48:39 di halaman 252 sampai 250 48:43 260 48:45 itu beliau membahas bagaimana 48:48 ee menghubungkan dinar dan dirham 48:50 sekarang satuannya atau besarannya 48:54 dengan dirham dan dinar pada zaman 48:55 Rasulullah itu jelas sekali. 48:57 Heeh. 48:58 Jadi rumit memang ya. Dan ternyata 49:00 memang di Eropa 49:03 yang dulu dikuasai Romawi itu ee setelah 49:06 dicek ee dengan yang dikembangkan kaum 49:09 muslimin sendiri ya itu selesihnya dikit 49:12 apa dikit apa ya sedikit sekali sehingga 49:15 boleh dikatakan negligible ya tidak ada 49:18 bukti perbedaan 49:19 yang akhirnya singkatnya itu adalah 49:21 kalau dinar adalah 4,25 gram emas murni 49:25 gitu dan diram adalah 1 kom berapa tadi 49:29 nih 49:31 saya lupa 49:33 ini ada satuannya di 49:35 jadi apa namanya 49:38 ee 49:42 di dalam buku ini dijelaskan gitu 49:45 pokoknya yang di yang sekarang ada itu 49:47 itu dengan dengan Nabi Muhammad pada 49:49 zaman Rasulullah sallallahu alaihi 49:49 wasallam tidak begitu berbeda ya hampir 49:52 sama ya tentu saja kalau ee selisih 0 49:56 kom sekian gram misalnya itu ditolerir 49:58 karena ee semakin canggih kita melakukan 50:01 ukuran pada masa sekarang semakin lebih 50:03 presisi. Sedangkan pada zaman Rasulullah 50:05 sallallahu alaihi wasallam itu atau pada 50:07 zaman ee sebelum Islam itu tidak 50:10 memiliki kepresisian seperti itu. Ya, 50:14 ini ada di sini. 50:18 Jadi hitung-hitungannya ada semua di 50:20 halaman 259 ini dari bukunya Sukardowi. 50:24 bagaimana ee satuan ee dinar pada zaman 50:28 Rasulullah dengan dinar pada zaman 50:30 sekarang sampai pada angka du ee 2 kom 50:36 4,25 50:38 42,5 50:40 gram itu adalah dinar pada zaman 50:43 dikeluarkan oleh Abdul Malik bin Marwan 50:46 yang saya ceritakan tadi. Jadi itu di 50:49 bisa di di dicek seperti itu. Kemudian 50:53 dirham adalah 2,975 50:57 gram berak ya. Ini aja 51:00 dan dirham atau dinar pada zaman Abdul 51:03 Malik bin Marwah sampai sekarang masih 51:05 ada di museum dan itu kurang lebih sama 51:08 dengan kalau satuannya sekarang troian 51:11 di di di Inggris ya dengan dinar yang 51:15 dulu dipakai oleh Romawi itu sama ya. 51:19 Jadi kesimpulan kita adalah bahwa apa 51:22 yang kita terima dari satuan dinar itu 51:24 4,25 gram. Kemudian direm ada direm 51:27 adalah 2,975 gram perak. Ini sudah 51:30 sesuai dengan apa yang dulu berlaku pada 51:33 zaman Nabi Muhammad sallallahu alaihi 51:34 wasallam. Saya kira itu. 51:37 Tapi untuk lebih untuk lebih memberikan 51:40 informasi kalau Ibu atau yang bertanya 51:43 tadi ee punya buku fikih zaka yang sudah 51:46 diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia 51:48 oleh siapa ya? Tapi diterbitkan oleh 51:51 Gema Insanipress bisa dicek ya nanti di 51:53 halaman di jilid yang satu halaman kalau 51:56 bahasa Arabnya ini halaman 259. 51:59 Silakan. 52:01 Jadi itu yang paling bisa saya katakan 52:03 bagaimana kita hendak menghubungkan 52:05 relevansi antara dinar dan diram pada 52:07 zaman Rasulullah dengan dinar dan diran 52:10 pada sekarang dari sisi bobotnya. 52:12 Hm. Baik, 52:15 selanjutnya kita ke Pak Adi. Pak Ustaz 52:17 di Bekasi. Asalamualaikum warahmatullahi 52:19 wabarakatuh. 52:20 Waalaikumsalam. 52:21 Beberapa waktu yang lalu ketika dina dan 52:23 dirham itu ramai, Pak Ustaz, ada satu 52:24 berita dinar dirham dijadikan alan 52:27 transaksasi di beberapa negara. seperti 52:30 Aljazair, Bahrain, Irak, Yordania, 52:33 Kuwait, Libya, bahkan Serbia yang negara 52:36 Eropa menggunakan dinar dirham. 52:38 Bagaimana itu, Pak Ustaz? Terima kasih. 52:40 Ee kalau itu saya kurang tahu ya, 52:44 kurang tahu saya untuk masalah itu ya. 52:47 Ya, mungkin dilakukan transaksi ee di 52:50 negara yang disebutkan tadi itu. Tapi ee 52:53 partisipasinya adalah mereka yang 52:54 sepakat ya. Ya, sepakat. Tapi kalau ada 52:58 negara yang menggunakan mata uangnya 53:01 sebut dinar, katakanlah itu Kuwait 53:02 sekarang. 53:04 Tapi Kuwait itu dinarnya tidak dinar 53:06 pada zaman Nabi, bukan juga dinar dari 53:08 emas gitu ya. He. 53:10 Walaupun KU itu dinarnya tinggi, lebih 53:11 tinggi daripada dolar Amerika. 53:14 Heeh. Tapi tidak sama dengan dinar pada 53:17 zaman ee atau dinar yang resmi. He. 53:20 Begitu juga dirham kalau ee emirat ee ee 53:23 apa uniham 53:27 itu kalau dirupiahkan kan cuma 3.000 53:29 sekian gitu. 53:30 Heeh. Ya, jadi hanya formalitas saja, 53:33 tetapi tidak hakikinya tidak dengan 53:36 tidak sama dengan diram yang istilahi 53:39 yang kalau kita cek itu 2,9 gram perak 53:43 itu juga sebetulnya bisa Rp90.000 itu 53:47 bisa beli ayam. 53:48 Heeh. 53:49 Tapi kalau dirham 5 roti ya beli roti 53:52 satu lembar. [tertawa] 53:53 Iya. 53:54 Iya. Jadi mata uang negara tapi tidak 53:57 namanya sama tetapi hakikatnya berbeda 54:00 gitu. Heeh. 54:03 Baik. Selanjutnya, Pak Ustaz ini tidak 54:04 menyebutkan nama hamba Allah di Depok. 54:07 Pak Ustaz, saya punya pengalaman hampir 54:10 10 tahun yang lalu pernah meminjam 54:14 dipinjami dengan emas waktu itu 3 gram 54:19 emas. 54:21 Saya baru punya kesempatan untuk 54:23 membayar lebih dari 8 tahun dengan harga 54:25 yang berbeda. Kesepakatan awalnya sesuai 54:28 dengan berat emas 3 gram. Tapi ketika 54:32 berkembang harganya itu kan jadi mahal, 54:34 Pak Ustaz. Diminta harga terkini. Itu 54:36 bagaimana, Pak Ustaz? Jadi membebani 54:38 saya. Tapi sudah selesai, Pak Ustaz. 54:40 Oke, terima kasih. Jadi kalau ibu atau 54:44 bapak ini 54:45 tadi tidak menyebutkan namanya Allah 54:48 pendengar ini 54:50 berhutang kepada seseorang dan yang dia 54:53 terima itu adalah emas 3 gram ya 54:58 mudah-mudahan 24 karat ya katakanlah 55:01 kita enggak bicara karatnya tapi bicara 55:03 3 gramnya ya oke 55:06 anda mendapatkan 3 gram itu artinya Anda 55:09 meminjam kepada teman 55:12 dan dikasih pinjaman itu bentuknya emas 55:15 3 gram itu yang Anda terima. 55:18 Maka kewajiban Anda adalah mengembalikan 55:20 seperti itu ya. 55:22 H 55:22 mengembalikan 3 gram itu walaupun 55:25 harganya sudah berubah. 55:26 Ini kan ukuran waktu hampir 10 tahun 55:27 lebih sudah lebih tinggi gitu ya. 55:30 Dulu berapa itu mungkin 55:32 400 sekarang udah 800 900 ya 55:35 sekarang 900? 55:36 Iya dulu 55:37 sudah dua kali lipat 55:38 10 tahun lalu ya 300-an. Iya. Jadi sudah 55:41 dua kali lipat, 55:42 tapi kewajiban Anda adalah 55:44 mengembalikan 3 gram karena Anda 55:47 pinjamnya 3 gram dan diberinya dalam 55:49 bentuk emas. 55:50 Hanya akad emas bukan angkat harga. 55:52 Iya. Bukan bukan referensi pada harga. 55:55 Yang diterima yang kita ya terima itu 55:57 adalah emas 3 gram. 55:59 Maka kewajiban kita mengembalikan 56:00 seperti itu. Nah, terus persalan kedua 56:02 adalah loh bagaimana sekarang harga 56:05 sudah dua kali lipat duruh 400 sekarang 56:06 900 kali lipat lebih. 56:08 Iya. Itu kan tidak adil bagi saya. 56:10 Heeh. 56:11 Kita tanya lagi, memang yang membuat 56:13 harga mahal si yang memberi uang, 56:15 memberi pinjaman kepada Anda kan bukan 56:17 dia. Ya, yang enggak bersalah. 56:19 Iya kan? Itu kejadian biasa. Nah, kalau 56:22 ada konflik seperti ini antara terima 56:24 dengan tidak terima, 56:26 nego. Kita datang kepada ustaz. 56:29 Hm. 56:31 Atau kepada yang kita percaya, "Saya 56:33 keberatan." Enggak masalah Anda 56:34 mengatakan saya keberatan karena 56:36 harganya itu tinggi sekali. negosiasi 56:38 itu bisa ya? 56:39 Iya. 56:40 Nah, nanti kita musyawarahkan mufakat 56:43 ya. Kalau memang si peminjam atau yang 56:47 beri pinjaman kepada kita ini bisa 56:49 menurunkan ya enggak apa-apa. Maka 56:52 diturun enggak apa-apa ya se tapi dalam 56:54 mazhab eh dalam ini dalam hal jika suatu 56:57 barang harganya sangat tinggi ya. 56:59 Heeh. 56:59 Terutama dalam hutang-putih ini 57:02 sehingga itu fah istilahnya sangat luar 57:04 biasa ya. Heeh. 57:05 Sangat keberatan kita karena uang kita 57:08 menjadi sangat rendah dinilai. Kemudian 57:10 kita harus dua kali membeli barang itu 57:13 harganya sangat luar biasa mahalnya. 57:15 Maka ini dinik kembali ya. Dinik kembali 57:19 itu yang bisa. Tapi kalau kewajiban Anda 57:22 tetap harus mengembalikan gitu 57:23 sesuai itu tadi ya. Ini juga bisa 57:25 terjadi dengan dinar Pak Ustaz 57:27 bisa 57:28 ya. Kalau misalkan 10 tahun saya 57:29 minjamnya 2 dinar sekarang harus dibayar 57:31 2 dinar lagi juga bakal akan seperti 57:33 itu. 57:33 Iya. Makanya itu untuk yang seperti 57:36 dinar dan dirham dalam hal untuk wasilah 57:39 investasi 57:40 hm 57:41 itu sangat sangat mirip persis ya dengan 57:45 gerakan harga logam mulia terutama emas 57:50 ya. 57:51 Mul kan bukan hanya mas emas dan perak 57:53 ini ini naik terus meskipun ada beberapa 57:57 tempo dia turun ya tapi ini sementara 57:59 atau set pada umumnya long term begitu 58:03 ya stabil lag 58:04 cuman itu ustaz yang menentukan harga 58:06 emas tuh ya itu baga [tertawa] 58:08 emas ini kan langka gitu loh 58:11 iya 58:11 gak seperti minyak sawit gitu 58:15 iya 58:17 baik semoga terjawab sayang sekali ini 58:19 kita sudah dibatasi oleh waktu Pak Ustaz 58:21 ya. Iya. Ee sebagai penutup Pak Ustaz 58:24 dari seluruh bahasan kita apa 58:25 ya? Terima kasih Mas Sangga. Para 58:28 pendengar Radio Rasil Radio Silaturrahim 58:31 yang dirahmati Allah dan para pemirsa 58:34 Rasul Visual ya. Kita sengaja me apa 58:39 membahas kembali dinar dan dirham. 58:43 meskipun sebenarnya sudah kita pernah ya 58:46 beberapa kali kita jelaskan itu dalam 58:49 serial-serial dulu-dulu bertahun-tahun 58:51 yang lalu. 58:52 He. Tapi karena beberapa kasus dan yang 58:56 terjadi karena dinar dan dirham sehingga 59:00 me apa namanya me 59:04 membedat ya perhatian kita, menarik 59:06 perhatian kita untuk kita klarifikasi 59:09 kembali bagaimana sebenarnya dinar dan 59:11 dirham dalam Islam itu. 59:14 Kesimpulannya adalah bahwa dinar dan 59:16 dirham itu sudah dipakai 59:19 sebagai mata uang pada zaman sebelum 59:20 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 59:22 menjadi rasul. 59:23 Jauh sebelum itu sudah di dalam 59:26 masyarakat dipakai untuk pertukaran. 59:28 Bahkan dalam Al-Qur'an sendiri ee itu 59:31 ada warik ya dalam surat Alkahfi 59:34 H 59:35 ya itu kan ada 59:37 ee Ashabul Kahfi ketika dia bangun 59:40 kemudian mau beli makanan itu 59:42 menggunakan warik ya. 59:43 Iya 59:43 ya. Warik itu mata uang dinar sebetul 59:45 apa dirham sebenarnya dari dari Perak 59:48 yang kemudian itu terlihat bahwa itu 59:51 adalah mata uang yang kuno. 59:54 Kemudian dalam surat Yusuf ya disebut 59:56 dirham dan Nabi Yusuf itu dijual oleh 59:58 saudaranya darohim 1:00:00 makduda hanya beberapa dirham saja ya. 1:00:02 Heeh. 1:00:03 Sebanding dengan beberapa kambing saja 1:00:05 itu. 1:00:05 Iya. Nah, kalau Nabi Yusuf itu lebih 1:00:08 lama lagi masanya sebelum Nabi Musa ya 1:00:12 peradaban manusia sudah bisa membuat 1:00:14 atau menjadikan ee mata uang perak 1:00:16 sebagai medium of exchange. 1:00:19 Kemudian dalam Al-Qur'an kafi juga itu 1:00:22 ada yang bilang sebelum Masihi adalah 1:00:23 selama Masihi. Tapi itu juga kuno sekali 1:00:25 menunjukkan bahwa memang dari dulu 1:00:28 manusia menggunakan itu menggunakan 1:00:29 dirham dan dinar 1:00:31 sebagai mata uang. Oleh karena itu, maka 1:00:33 ketika zaman Rasulullah, dinar dari yang 1:00:35 berlaku yaitu dari Romawi dan dari Parsi 1:00:38 dibiarkan begitu saja. Sampai pada 1:00:41 Khalifah Abu Bakar radhiallahu anhu juga 1:00:43 dibiarkan begitu saja. 1:00:45 Umar bin Khattab radhiallahu anhu 1:00:46 menjadi khalifah juga dibiarkan begitu 1:00:48 saja. Hanya ada editan sedikit ya. Dan 1:00:51 kalau edit-edit itu banyak mulai dari ee 1:00:53 Khalifah Umar bin Khattab radhiallahu 1:00:55 anhu sampai kepada beberapa khilafah di 1:00:57 Bani Umayyah. Yang terakhir adalah 1:00:59 kemudian dirham dan dirham resmi menjadi 1:01:02 mata uang yang ee dikeluarkan oleh 1:01:05 khilafah khalifah Bani Umayyah itu pada 1:01:08 zaman Abdul Malik bin Marwan bin Marwan. 1:01:11 Abdul Malik bin Marwan tahun 76 Masehi 1:01:16 eh Hijriah 76 Hijriah. 1:01:18 Semenjak itu sampai dengan kekhilafan 1:01:21 Turki Ismani mata uang adalah dinar dan 1:01:24 dinam seperti itu. Setelah jatuh tahun 1:01:28 1918 1:01:29 atau 24 1:01:31 kean Turki maka berakhir pulalah rezim 1:01:35 bimetalisme atau dinar dan Iran. 1:01:38 sehingga seluruh muamalah kaum muslimin 1:01:40 sekarang mulai dari masa itu sampai 1:01:42 dengan hari ini 1:01:44 difasilitasi dengan mata uang kertas 1:01:46 yang kita sebut sebagai fight money atau 1:01:49 mata uang fiat 1:01:50 yang berlaku hingga sekarang. 1:01:52 Maka banyak juga kalangan tertentu yang 1:01:55 ingin mengembalikan 1:01:57 dinar dan IRAM itu sebagai mata uang. 1:01:59 Dan ini tidak bisa dibenung karena 1:02:01 mereka melihat keunggulan daripada dinar 1:02:03 dan iram he 1:02:04 lebih stabil 1:02:06 atau sepanjang waktu dia stabil dari 1:02:08 zaman dul sekarang. Sehingga fungsi 1:02:11 currency yang itu harus menjaga 1:02:12 stabilitas nilai mata uang bisa ter ee 1:02:16 terpenuhi jika ini dipakai. 1:02:19 Iya. Saya kira itu dan mudah-mudahan 1:02:22 bermanfaat bagi ee saudara-saudara 1:02:25 sekalian pendengar dan pemirsa. Kalau 1:02:27 ada kesalahan itu dari saya, kalau ada 1:02:30 kebaikan dari Allah Subhanahu wa taala. 1:02:32 Akhirnya saya tutup. Asalamualaikum 1:02:33 warahmatullahi wabarakatuh. 1:02:35 Alhamdulillah demikianlah ikwan akhwat 1:02:37 yang dirahmati Allah kajian ekonomi 1:02:40 Islam kita di kesempatan kali ini 1:02:42 bersama Ustaz Yohan Basri. Semoga apa 1:02:43 yang beliau sampaikan bermanfaat bagi 1:02:45 kita semua. Terima kasih telah bersama 1:02:47 kami Yan Ahot. Kami undur diri. Mohon 1:02:49 maaf atas segala kesalahan kata. Billahi 1:02:51 taufik wal hidayah. Subhanakallahumma 1:02:53 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:02:55 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:02:57 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:58 wabarakatuh.