Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:24 dalam Konferensi pers yang dilakukan di 0:26 kantor pusat MUI di Menteng Jakarta 0:31 J mengatakan bahwa aksi Bela Islam 0:35 3 yang diberi nama aksi 212 tetap akan 0:39 dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 0:41 2016 mendatang yang dipusatkan di 0:44 Monumen Nasional atau Monas turut hadir 0:48 dalam Konferensi pers adalah kapori 0:51 Jenderal Muhammad 0:53 kavianad 0:55 humasi Amar Ketua MUI kuf amin KUA 1:00 Pembina 1:03 gpf ketua 1:08 [Musik] 1:10 gnpf tok dan Ul Dar 1:15 [Musik] 1:17 berbagai setelah melakukan diskusi 1:20 dengan pihak gpf yang dijembatani hleh 1:22 Majelis Ulama 1:28 Indon karena dalam pelaksanaannya akan 1:31 diisi dengan kegiatan doa zikir tausiah 1:35 dan salat Jumat yang dipusatkan di Monas 1:38 dan 1:42 sekitarnya Jangan sampai mengganggu 1:45 masyarakat yang sedang melaksanakan 1:48 aktivitas baik di perjalanan maupun di 1:51 Jakarta kembali juga dengan 1:53 tertib saya berdoa semogaan lancar dan 1:59 niat-niat tulus bapak-bapak dan ibu-ibu 2:01 yang tergabung dalam acara ini nanti 2:04 Insyaallah akan mendapatkan pahala yang 2:05 sebanyak-banyak dari 2:07 Allah kemudian kepada masyarakat Jakarta 2:10 juga sekali lagi jangan takut jangan 2:14 menjadi khawatir karena ini sudah 2:16 menjadi itikat komitmen dan janji dari 2:21 penyelenggara untuk tidak melaksanakan 2:24 kegiatan yang warnanya sama tidak Nis 2:27 Tapi betul kegiatan yang 2:32 perd Pak Tito karnavian mengatakan 2:36 pihaknya tidak setuju dengan keinginan 2:38 awal dari gnpf yang akan melaksanakan 2:41 aksi 212 ini di jalan protokol dan 2:44 gudaran Hi karena sesuai hukum yang 2:47 berlaku kegiatan ini justru akan 2:49 melanggar hukum dan akan mengganggu 2:51 ketertiban umum dikhawatirkan jika 2:54 diizinkan ke depan akan ada aksi lain 2:57 yang juga mengatasnamakan agama 2:59 melakukan hal yang sama dengan mengambil 3:02 jalan protokol sebagai tempat salat dan 3:04 unjuk rasa sementara itu ketua Pembina 3:08 gnpf Habib rizihab dalam Konferensi pers 3:11 yang dilakukan di gedung MUI pusat 3:13 menegaskan aksi 2 Desember mendatang 3:16 adalah aksi super damai yang akan diisi 3:19 dengan kegiatan doa zikir tausiah ulama 3:22 dan Umar ser dengan JAT yang diatkan 3:28 di apresiasi tinggi kepada MUI yang 3:32 telah menjadi jembatan antara gnpf 3:35 dengan pemerintah sehingga terjadi 3:37 komunikasi dan kesepakatan seperti saat 3:40 ini awalnya gnpf tetap ingin melakukan 3:43 aksi Bela Islam 3 di bundaran HI dengan 3:46 pertimbangan tidak ingin kejadian 3:48 desak-desakan di istiklal terulang dan 3:51 demi keselamatan para peserta aksi Bela 3:54 Islam namun pihak kepolisian tetap 3:56 menganjurkan istiklal sehingga terjadi 3:59 polemik 4:04 nasional Islam T tetap akan digelar pada 4:09 hari Jumat tanggal 2 Desember 4:13 2016 dalam bentuk aksi unjuk rasa yang 4:18 super damai super damai berupa aksi 4:23 ibadah gelar sajadah untuk salat 4:27 Jumat akan tetapi tanpa merubah tuntutan 4:31 utama aksi 4:33 212 yaitu tegakan hukum yang 4:37 berkeadilan dan target Kami tetap untuk 4:41 penista agama agar 4:44 ditahan jadi ee damai yang kita 4:47 maksudkan di sini adalah mekanisme 4:49 penyampaian untuk rasanya itu harus 4:52 terhormat 4:53 bermartabat bernilai ibadah sehingga 4:57 menjadi satu aksi yang super damai bukan 5:02 [Musik] 5:04 lagi selain itu Habib Rizik menghimbau 5:06 agar tidak ada lagi himbauan dari Polda 5:09 di daerah untuk menghalangi peserta aksi 5:12 yang akan datang ke Jakarta begitupun 5:15 dengan perusahaan jasa transportasi yang 5:17 tidak ingin melayani peserta dari 5:21 daerah dari Jakarta tim rasil dan rasil 5:25 TV 5:26 [Musik] 5:28 melaporkan 5:33 foreign