Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:11 [musik] 0:11 Brazil 0:31 Bismillahirrahmanirrahim. 0:33 Asalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. 0:36 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:39 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 0:43 dipancar luaskan dari Jalan Masjid 0:45 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:48 Bekasi, Radio Silaturahim untuk Islam 0:51 yang satu. Ikhwan dan akhwat yang 0:54 dirahmati Allah Subhanahu wa taala, 0:56 bagaimana kabar Anda di pagi hari ini? 0:59 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 1:02 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 1:05 wa taala. tercurah segala rahmat Allah 1:08 kepada Anda semua dan juga untuk 1:10 keluarga Anda. Di pagi hari ini, Ikhwan 1:12 dan Akhwat yang dirahmati Allah 1:13 Subhanahu wa taala, kembali kita 1:15 berjumpa dalam program Keluarga Islami 1:18 bersama ustaz kita, Ustaz Agus Sudarmaji 1:22 edisi Jumat 6 November 2020 yang juga 1:26 bertepatan di tanggal 20 Rabiul Awal 1:29 1442 1:31 Hijriah. Tema kita yaitu tentang kasih 1:34 sayang Allah kepada orang yang beriman. 1:37 Saya Biagus ditemani Neza dan juga 1:40 Muhammad Fahri di meja operator. 1:43 Langsung saja ikhwan akhwat kita akan 1:44 sapa ustaz kita Ustaz Agus Darmaji. 1:47 Asalamualaikum warahmatullahi 1:48 wabarakatuh Ustaz. 1:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:51 wabarakatuh. Abi Agus. Alhamdulillah 1:54 doanya 1:55 baik. Alhamdulillahamdulillah. 1:57 Baik langsung saja dimulai Ustaz. 1:58 Tafadal. 1:59 Bismillahirrahmanirrahim. 2:01 Asalamualaikum 2:03 warahmatullahi wabarakatuh. 2:07 Alhamdulillahi rabbil alamin. 2:10 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 2:13 syarikalah 2:15 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 2:18 rasuluhu la nabiya ba'dah. Allahumma 2:20 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad 2:23 w ba. 2:25 Qallahu taala fil kitabihil karim. 2:27 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:32 Bismillahirrahmanirrahim. 2:37 Ya ayyuhalladzina 2:40 amanutaqulaha 2:42 wal tanzur nafsum maa qoddamat lighod. 2:47 Wattaqulah 2:49 innallaha khabirum 2:52 bimaa ta'malun. 2:55 Waqala aid 2:57 auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:01 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Wal innal insana lafi khus illalladzina 3:10 amanu wailus shihati wat taw bilhaqqi 3:15 wat taw bisobr. Sadaqallahuladzim. 3:21 Ikhwan dan akhwat rahimakumullah. 3:23 Syukur kepada Allah Taala. 3:27 Pagi ini hari yang ke-20 di bulan Rabiul 3:31 Aal. 3:33 Bulan 3:35 di mana 3:37 dicatat di sana 3:40 kelahiran Nabi sallallahu alaihi 3:41 wasallam juga kematian beliau pada bulan 3:44 yang sama. 3:45 Ikhwan dan akhwat, 3:48 tak lupa kita memperbanyak berselawat 3:51 atas Nabi. Semoga Allah mencurahkan 3:55 selawat, salam, kebahagiaan, 3:58 kesejahteraan, keagungan, 4:02 keselamatan ya 4:04 kepada junjungan kita baginda Nabi 4:09 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 4:12 beserta keluarga beliau, ahli bait 4:14 beliau, 4:16 para sahabat beliau, juga orang-orang 4:19 yang mengikut sunah beliau hingga akhir 4:21 zaman. Amin. 4:22 Saudaraku sekalian, 4:26 kita masih berbicara tentang iman dan 4:29 takwa kepada Allah. [berdehem] 4:33 Dan kali ini kita akan bicara 4:37 kasih sayang Allah kepada orang-orang 4:39 yang beriman. 4:43 Sebenarnya seperti apa sih 4:46 sayangnya Allah sama orang yang beriman? 4:55 Dalam satu kesempatan saya pernah 4:57 bertanya kepada anak-anak SMA, 5:02 ada satu pelatihan, 5:05 siapakah orang yang paling sayang sama 5:07 kamu? 5:11 Mereka akan berkata hampir sebagian 5:14 besar sama jawabannya. Ibu 5:18 atau bunda atau mama 5:23 itu satu hal yang manusiawi. Karena apa? 5:26 Anak-anak semua orang lahir dari rahim 5:29 seorang ibu disusui oleh ibunya. Orang 5:32 yang pertama kali 5:36 meem menyentuhnya orang yang pertama 5:39 kali memeluknya. Orang yang pertama kali 5:44 menyapanya adalah ibunya. 5:47 Dan ibu hadir di sepanjang waktu ketika 5:52 dia masih kecil 5:54 sebagai 5:56 pemberi makan bahkan dari tubuh ibu itu 6:00 sendiri. Bayangkan. 6:02 Sebelum anak-anak makan apapun, 6:05 anak-anak makan dari tubuh ibunya. Apa 6:07 itu? Air susu. Ya. 6:11 Kemudian ibu juga hadir sebagai apa? 6:14 sebagai penolong, sebagai pelindung, 6:17 sebagai pengayom, sebagai 6:21 juga sebagai 6:23 pendidik, 6:25 pembela, 6:29 juga sebagai penghibur ketika anak-anak 6:32 itu sedih, 6:35 penenang ketika anak itu takut, ketika 6:37 anak-anak itu sedang gundah. 6:42 Jadi jawabannya 6:44 pasti 6:46 orang yang paling sayang dengan kita 6:49 adalah ibu kita. 6:53 Nah, 6:56 kita bisa melihat, merasakan langsung 7:02 mengalami sendiri betapa sayangnya ibu 7:05 kepada kita. 7:09 Bahkan sampai ketika kita sudah dewasa 7:11 pun kasih sayang Ibu 7:14 masih bisa kita rasakan. Meskipun Ibu 7:18 sudah tidak lagi semuda dulu, tidak 7:21 secepat setangkas dulu, tapi bagaimana 7:24 perhatiannya? 7:26 Bagaimana 7:30 rasa cintanya, rasa sayangnya pada kita 7:33 itu masih tidak berubah. 7:39 Jadi, ikhwan sekalian, 7:45 sudah menjadi fitrahnya manusia 7:51 mencintai ibu, 7:56 mengagungkan ibu karena ibu sayang 7:59 dengan kita. 8:01 Nah, dalam satu hadis kita temukan 8:04 rupanya 8:09 ada yang lebih sayang sama kita daripada 8:12 ibu. 8:14 Lebih sayang daripada ibu. 8:17 Ceritanya 8:19 ini dari satu hadis yang dikisahkan dari 8:22 Umar bin Khattab ya. 8:26 Dalam suatu ketika 8:29 para sahabat 8:32 dalam 8:34 posisi atau kondisi peperangan. 8:38 Nah, ketika itu ada 8:42 sekawanan orang yang ditahan oleh para 8:45 sahabat yang memenangi sebuah peperangan 8:47 itu. 8:49 Nah, ketika 8:52 masuk bertemu dengan para sahabat dan di 8:54 situ ada Kanjeng Nabi sallallahu alaihi 8:56 wasallam, 8:59 ternyata ada seorang wanita yang sedang 9:01 mencari-cari. 9:03 Bingung dia. 9:06 Bingung. 9:08 tidak tenang ya, resah. 9:12 Dia tidak mempedulikan dirinya, 9:15 dia cari ke sana-sana. Apa yang ternyata 9:18 dicarinya? Yang dicarinya adalah bayinya 9:21 yang tertinggal, terpisah darinya ketika 9:24 dalam perjalanan tadi. 9:27 Qadarullah di depan para sahabat, ibu 9:30 itu, wanita itu menemukan jabang 9:33 bayinya. 9:35 Segera itu anak tidak ditunda-tunda 9:39 ya. Karena Nal naluriah ibu tahu anaknya 9:43 perlu apa, 9:46 anaknya sedang merasakan apa, ibunya 9:48 tahu, ibunya serba tahu. Itu naluri 9:52 seorang ibu. 9:54 Maka diceritakan 9:57 setelah ditemukan bayi itu di di 10:01 kumpulan tawanan perang itu. Nah, memang 10:03 ini yang hebatnya di antara ee 10:06 kisah-kisah 10:08 keagungan para sahabat, tentara-tentara 10:11 Islam adalah tidak satu 10:14 kisah pun kedengaran tawanan perang itu 10:18 disiksa, tawanan perang itu dihinakan. 10:23 tawanan itu ditindas 10:25 apalagi dibunuh, dizalimi. Ya tidak. 10:30 Kalau harus dibunuh ada proses 10:32 pengadilannya. 10:35 Ini qadarullah anak itu ditemukan dan 10:39 apa yang terjadi? 10:41 Para sahabat melihatnya anak itu 10:44 didekapnya dengan erat. 10:46 ya, didekapnya dengan erat dan langsung 10:50 saat itu juga disusui oleh ibunya. 10:55 Nah, 10:57 Rasulullah bertanya kepada para sahabat 10:58 yang melihat keindahan 11:01 pemandangan kasih sayang seorang ibu 11:03 pada anaknya. Ya. Ya. Pertama, ibu itu 11:05 tidak tenang, ya. merasa sedih, merasa 11:11 ee 11:13 takut, merasa 11:16 ya gundah-gulana karena terpisah dari 11:19 anaknya. Kemudian berusaha mencari 11:21 dengan sekuat tenaga. Luar biasa 11:23 perjuangan seorang ibu. Ini dorongan 11:25 kasih sayang. Begitu ketemu anaknya 11:28 langsung didekap kemudian diberi makan. 11:33 Nah, Nabi berkata begini. 11:38 Apakah menurut kalian 11:41 ibu itu akan tega melemparkan anaknya ke 11:46 dalam kobaran api? 11:50 Para sahabat 11:53 menjawab, 11:56 "Tidak mungkin demi Allah, ya Rasul, 12:01 tidak mungkin ibu itu akan melemparkan 12:03 sang anak. 12:06 ke kobaran api neraka 12:09 ya. 12:12 Sementara dia sanggup untuk mencegah 12:14 bayinya 12:16 terlempar ke kobaran api. Nah, ikhwan 12:20 sekalian artinya 12:23 para sahabat yakin betul dengan kasih 12:25 sayang ibu itu. Ibu itu akan melakukan 12:27 apapun untuk melindungi anaknya, untuk 12:31 menyayangi anaknya. 12:34 Semua itu atas dasar sifat kasih sayang 12:37 seorang ibu. Nah, Nabi berkata begini, 12:41 "Sungguh 12:44 ya 12:47 Allah itu 12:52 lebih sayang 12:54 kepada hamba-hamba-Nya 12:59 daripada 13:02 seorang ibu terhadap bayinya." 13:07 Hadis riwayat Bukhari dan Muslim. 13:11 Ikhwan sekalian, 13:14 Nabi membuka rahasia. 13:17 Kalau kamu lihat betapa hebatnya ibu, 13:20 betapa besarnya kasih sayang ibu kepada 13:24 anak kandungnya, 13:27 maka ketahuilah 13:29 ada yang lebih sayang kepada kamu 13:32 daripada ibu kamu sendiri. 13:35 Siapa itu? Allah Subhanahu wa taala. 13:41 Nah, Ikhwan sekalian, di sini kita baru 13:44 tahu ya, bahwasanya kasih sayang Ibu itu 13:48 sudah sangat besar, dahsyat, agung. 13:52 Namun kasih sayang Allah jauh lebih 13:55 besar, jauh lebih agung, jauh lebih 13:59 dahsyat. Ya, karena Allahlah kita ada 14:03 sekarang. 14:04 Memang ibu berjasa besar buat kita. 14:08 Dan semua yang dilakukan ibu sebenarnya 14:11 adalah bentuk dari kasih sayang Allah 14:13 kepada kita. 14:16 Allah masukkan 14:19 naluri keiban, 14:21 kasih sayang yang besar di dalam hati 14:23 setiap ibu kepada anak-anaknya. Itu 14:26 bagian dari kasih sayang Allah. 14:29 Ya. Jadi ini tidak tidak berarti kita 14:32 membanding-bandingkan 14:35 mana lebih besar kesasangan ibu pada 14:37 daripada Allah. Tidak. Tetapi kasih 14:40 sayang ibu yang besar itu bagian dari 14:41 kasih sayangnya Allah. Ya. Nah, dengan 14:45 begitu kita mengambil kesimpulan 14:47 bahwasanya Allah itu sangat sayang 14:49 kepada hamb-Nya yang beriman 14:52 yang ber yang beriman. 14:57 Nah, ikhwan sekalian, 15:03 kita semuanya 15:05 yakin bahwasanya 15:08 Allah itu sayang sama kita. Dan di dalam 15:12 Al-Qur'an kita menemukan banyak dalil 15:16 yang berkenaan dengan kasih sayang 15:18 Allah. 15:19 Salah satunya 15:22 di dalam 15:25 surah Al-Hijr 49 dan 50. 15:29 Di sana Allah berfirman, 15:31 "Azubillahiminasyaitanirrajim. 15:35 Nabbi ibadi 15:38 anni analofur 15:41 rahim. 15:44 Wa anna adzabi huwal adzabul alim. 15:51 Kabarkanlah kepada hamba-hambaku 15:54 bahwa sesungguhnya 15:59 aku itu Maha Kasih dan Sayang. 16:07 Maha sayang kepada 16:10 hamba-hambaku 16:13 maha pengampun. 16:16 Jadi anni analofur 16:19 disebut oleh Allah pada ayat itu algfur 16:22 dulu pengampun 16:26 dan penyayang. Allah memberikan ampun 16:29 dan sayangnya buat kita ya. Tapi juga 16:32 ditegaskan wa annazabi 16:35 huwal adzabul alim. 16:40 Dan sesungguhnya azab aku bagi 16:43 orang-orang yang tidak beriman 16:46 itu maha pedih azabnya. Nah, ini 16:49 sebenarnya ada ada di balik ayat ini ada 16:54 pesan bahwasanya 16:57 orang beriman itu dijaga sama Allah 17:01 supaya tidak kena azab. Diingatkan 17:04 berkali-kali. Diingatkan berkali-kali. 17:09 Jangan lakukan ini, jangan lakukan itu, 17:12 tapi lakukanlah yang ini begini. Bukan 17:15 begitu. 17:17 Semua dengan jelas. Maka itu Kanjeng 17:19 Nabi sallallahu alaihi wasallam itu 17:20 diutus di tengah-tengah kita supaya apa? 17:23 Supaya memberi contoh bagaimana 17:26 beribadah pada Allah yang benar, supaya 17:29 mencintai Allah itu dengan cara yang 17:31 benar. 17:33 Ayuhalladzina amanu in kuntum 17:35 tuhibbunallah fattabiuni 17:38 yuhbibkumullah. 17:41 Nabi berk disuruh berkata, "Wahai orang 17:43 beriman, kalau kamu itu ingin ya 17:48 mencintai Allah dan dicintai oleh Allah, 17:52 ikutlah aku, ikutlah cara aku, maka 17:56 sungguh Allah akan mencintai kamu." 18:00 Nah, Ikhwan sekalian, 18:02 ayat-ayat yang berkenaan dengan kasih 18:05 sayang Allah ini kepada orang beriman 18:08 banyak sekali ya. 18:11 Saya akan menghadirkan beberapa ayat 18:15 berkenaan dengan itu. Yang pertama tadi 18:17 sudah ya 18:20 kita temukan di dalam beberapa ayat yang 18:24 lain. 18:26 Yakni Allah memberikan kehidupan 18:30 kepada anak Adam. Memberikan kehidupan 18:34 kepada anak Adam. 18:38 Kehidupan yang diberikan itu kehidupan 18:41 yang baik, bukan kehidupan yang susah 18:43 sebenarnya. 18:45 Jadi Allah tidak diam kalau ada 18:47 kesusahan tuh tidak diam. 18:51 Jadi orang kenapa susah 18:54 mungkin hidupnya jauh dari Allah. 18:58 Sesusah-susahnya orang beriman itu 19:00 selalu dalam kasih sayang Allah. Coba 19:01 lihat orang beriman tidak pernah 19:04 betul-betul 19:07 merasakan kesusahan ya yang jauh dari 19:11 kebahagiaan. Gak kelihatannya susah 19:12 secara materi tetapi mereka bahagia. 19:15 Sebaliknya ada orang yang berlimpah 19:17 materi tapi tidak bahagia. Ada enggak, 19:19 Bang? 19:20 Ada, Ustaz. 19:21 Ada ya bukan termasuk antum ya. 19:26 Antum kelihatannya orang bahagia soalnya 19:28 kan. Masyaallah. Ustaz iya bahagia. 19:33 Jadi 19:35 Allah berfirman dalam surah at-Tin 19:37 azubillah minasyaitanirrajim. 19:40 Laqad khalaqnal insana fi ahsani taqwim. 19:46 Sesungguhnya manusia itu diciptakan 19:50 dalam keadaan yang baik. 19:55 diciptakan 19:56 dalam bentuk yang baik, penciptaannya 19:59 baik, diberi kehidupan yang baik. Tumma 20:01 rodadnahu asfala safilin. 20:06 Tapi kemudian dihempaskan terpuruk ke 20:09 tempat yang rendah. 20:12 Ya illalladzina amanu wa amilu shihat. 20:17 Kecuali orang-orang yang beriman 20:20 dan beramal saleh. Watwobil e falahum 20:24 ajrun. giru mamnun. Dan bagi mereka itu 20:29 falahum ajrun ghairu mamnun. 20:33 Ya, 20:35 buat mereka itu adalah 20:39 ee 20:40 apa tadi? 20:42 Pahala, balasan yang tidak terhingga. 20:49 Jadi, ikhwan sekalian, manusia itu 20:52 dikasih kehidupan sama Allah. fisiknya 20:55 bagus ya. Masyaallah. Yang kedua, 21:00 Allah itu meninggikan derajat 21:02 orang-orang beriman dan bertakwa. 21:05 Surah Al-Mujadalah 21:07 ya. 21:09 Di sana dikatakan bahwasanya 21:12 yarfaillahulladzina amanu minkum 21:15 walladzina utul ilma darajat. Surah 21:18 almujadalah ayat 11. 21:21 Allah itu mengangkat 21:24 derajat kemuliaan orang-orang beriman 21:29 ya dan berilmu. 21:32 Bayangkan kasih sayang Allah ya terhadap 21:34 orang yang beriman dan berilmu. 21:38 Juga Allah memberikan gelaran yang 21:41 terbaik atas orang-orang yang beriman 21:43 dan bertakwa kepada Allah. Ya. Inna 21:46 akromakumallahi 21:48 atqokum. 21:50 Jadi orang yang paling ber yang 21:54 berbahagia, orang yang terpuji, orang 21:56 yang dipuji Allah, dihormati orang yang 21:59 terbaik di hadapan Allah adalah orang 22:02 yang bertakwa. 22:05 Kemudian yang ketiga, 22:07 kasih sayang Allah dalam bentuk rezeki 22:09 yang berlimpah. 22:12 Ya Allah 22:15 mencukupi kehidupan kita. Insyaallah 22:18 mencukupi kehidupan kita dengan apa? 22:21 Dengan berbagai pemberian. Ah, coba pagi 22:25 ini hitung aja. Hitung aja 22:28 pemberian apa yang kita terima sama 22:30 Allah? 22:31 Udara. 22:32 Pertama apa, Mas? 22:33 Udara. 22:35 Udara. 22:36 Bayangkan kalau udara di di [berdehem] 22:39 dijualbikan. 22:40 Ah, enggak usah dijual belikanlah ya. 22:44 Masuk ke dalam air kolam renang. 22:48 Heeh. 22:49 Tahan enggak 5 menit, Bang? 22:53 [tertawa] 22:55 Itu rata-rata orang 1 menit sudah enggak 22:57 tahan, ya kan? 22:58 Iya. 23:00 Nah, yang kedua apa, Bang? Sehat, ya? 23:03 Kesehatan sehat nih. Mau enggak dikasih 23:06 uang R2 juta? 23:07 Heeh. 23:08 Tapi enggak bisa bangun 23:10 karena badannya sakit semua. Kedikitan, 23:12 Ustaz. Kalau sudah [tertawa] 23:13 kedigitan. 23:15 Tapi, tapi yang pasti bahwa kesehatan 23:17 itu nilainya tidak terhingga. 23:18 Tidak terhingga. Masyaallah. Ya, 23:22 ada orang berkata, 23:25 "Kalau kamu punya dua gunung harta, 23:28 Heeh. 23:29 dikasih sakit organ dalam aja. Ini 23:33 dokter yang bilang sama saya." 23:34 Iya. 23:34 Dokter Presiden SBY. 23:36 H. 23:37 Dia bilang gitu, "Pak, Bapak punya uang 23:40 satu gunung, Pak. Dua gunung B. Organ 23:44 Bapak satu sakit 23:47 itu bisa merempet ke organ dalam yang 23:48 lain. Nauzubillah ya. Apa yang terjadi 23:51 kalau sudah gitu? Itu duit bisa habis, 23:53 Pak. 23:54 Heeh. 23:55 Ya. 23:57 Ya. Tergantung antum punya BPJS apa 23:59 enggak kan gitu. [tertawa] 24:01 Tapi duit itu habis meskipun duit itu 24:05 tetap numpuk di situ, enggak bisa juga 24:07 ngerasakan kan. Coba aja. Tapi bagaimana 24:10 Ustaz dengan ada sebagian orang yang dia 24:14 ingin menjual salah satu organ tubuhnya 24:16 taruhlah ginjal gitu kan 24:18 karena didorong oleh faktor ekonomi dan 24:21 sebag dan sebagainya ini bagaimana 24:23 Ustaz? yang harus diluruskan niatnya. 24:25 Bukan karena ginjal itu dihargai segitu 24:29 ya. Itu masyaallah. I 24:33 dia harusnya minta sama Allah izin itu. 24:36 Iya. Karena ini kan punya punya Allah 24:38 ya. 24:39 Allah. Ini pemikiran saya ulama ee ada 24:42 pembahasan khusus itu. 24:43 Heeh. 24:44 Kemudian dihargai satu ginjal 29 juta 24:48 misalnya atau sekian ratus juta. 24:50 Iya. 24:51 Itu masyaallah. Kalau cuma untuk money 24:53 ya, untuk uang itu sangat murah. Tapi 24:56 kalau misalnya ada orang memerlukan 24:58 kalau tidak diberikan ginjal dia mati 25:01 itu balu ya. 25:03 Hm. 25:04 Nah, ini kan sudah bersifat kemanusiaan. 25:07 [batuk] 25:07 Oke, kembali [berdehem] ke situ. 25:08 Kita lihat dalam surah al-Isra ayat 25:10 ke-70. 25:11 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 25:15 Walaqad karomna walaqod karomna bani 25:20 adama wa hamalnahum fil barri wal bahr 25:24 warzaqnahum 25:26 minad thyibati waaddolnahum 25:30 ala katsrim mimman khalaqna tabdila 25:35 ini. Masyaallah. 25:38 Sungguh kata Allah dengan membuka dengan 25:43 kalimat sungguh 25:46 kami telah muliakan anak cucu Adam, bani 25:49 Adam 25:51 dan kami angkat mereka di daratan dan di 25:54 lautan. Maksudnya kami perjalankan 25:56 mereka, kami 25:59 mudahkan buat mereka perjalanan di laut 26:02 dan di daratan. 26:04 Ya, 26:06 sekarang mau jalan ke mana aja kan 26:08 mudah. Dan Allah berikan kepada manusia 26:12 ilmu untuk mengembangkan transportasi 26:16 darat maupun laut. 26:19 Kemudian 26:23 warzaqnahum minat thyibati. 26:27 Dan kami beri kepada mereka ya 26:33 rezeki dari hal-hal yang baik, thayib 26:37 dan di 26:40 disempurnakan, dilebihkan, diutamakan 26:43 manusia itu atas sebagian besar makhluk 26:48 ya yang telah kami ciptakan sebelumnya. 26:52 ini secara umum ya. Tapi kepada orang 26:55 beriman masyaallah 26:58 ya 26:59 diberikan 27:01 kemuliaan lebih daripada manusia yang 27:04 biasa. Manusia biasa mohon maaf mungkin 27:08 harus membeli begitu 27:11 besar biaya untuk membeli apa? Membeli 27:15 ketenangan batin. 27:18 Saya pernah dengar ada orang karena 27:20 batinnya tidak tenang. 27:22 dia tidak bisa tidur, terjangkit 27:25 penyakit insomnia. 27:30 Jadi kalau orang bisa tidur itu nikmat. 27:32 He. 27:32 Kalau saya tahu antum di mana saja bisa 27:34 tidur ya kan? 27:35 Tumor Ustaz. 27:37 Hah? 27:37 Tumor 27:38 apa itu? 27:38 Tukang molor. 27:39 Tukang molor atau pelor? Pelor ya? 27:42 Pelor. Empel molor ya. Artinya begitu 27:45 digoncengin sama teman, 27:46 temannya lagi serius 27:48 dia sudah tidur ya kan. itu seperti itu 27:51 ya. Masyaallah. Tidur tuh nikmat. 27:53 Iya. 27:54 Orang enggak bisa tidur itu bayarnya 27:57 tinggi mahal. Itu beli tidur itu mahal. 28:03 Oke. Dia bisa tidur tapi belum tentu 28:06 tidurnya itu berkualitas dan membuat dia 28:09 bahagia. 28:11 Ada enggak orang tidur kemudian merasa, 28:14 "Aduh, aku kurang tidur nih." Padahal 28:16 sudah tidur lama. Karena apa? di dalam 28:18 tidur dia tidak tentram, jiwanya 28:21 gelisah, 28:23 tidurnya pun tidak tenang dan itu 28:27 harganya mahal ya. Masyaallah ya. Maka 28:30 itu orang beriman itu diberi hati yang 28:33 tenang ya. 28:35 Silakan saja kalau kamu mau me 28:39 menghitung nikmat Allah buat kamu ya. 28:42 Nikmat itu begitu banyak. Waain tauddu 28:45 nikmatallahi la tuhsuha. Ayat Anahl ayat 28:49 yang ke-18. 28:51 Innallaha lagfurur rahim. Sesungguhnya 28:53 Allah maha pengampun, maha penyay 28:58 sekalian. 29:00 [berdehem] Berikutnya 29:03 tentang ke 29:06 keampunan 29:07 ee terhadap dosa-dosa kita. 29:10 Allah itu 29:13 menyuruh badan nabi ya 29:22 untuk menyampaikan rahasia bahwasanya 29:25 Allah itu tahu kok dosa kita. 29:31 Kita sendiri tidak tahu dosa kita. J 29:33 saya tanya ke Agus Susilo ni tahu enggak 29:37 berapa besar dosa itu? 29:38 Hm. Tidak tahu, Ustaz. 29:41 Kira-kira 29:43 kecil apa besar? 29:44 Besar. 29:44 Dosanya besar. Ya, banyak apa sedikit? 29:47 Banyak, Ustaz. 29:48 Banyak itu dia aja enggak tahu, Pak, 29:49 dosanya. Padahal dia ngelakukan, 29:53 apalagi kita 29:55 Iya. 29:56 Yang enggak punya iman, ya kan? Enggak 29:59 sadar bahwa dosa kita besar. Ada orang 30:00 tidak sadar bahwa dosanya besar. Nah, 30:03 sekarang Allah tahu dosa-dosa kita. 30:05 Paling tahu tuh ke Allah kok. Berapa 30:09 volume dosa kita tuh Allah yang tahu 30:12 levelnya berapa juga. Allah yang tahu. 30:15 Nah, sekarang Allah buka nih rahasia. 30:17 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 30:19 Silakan dibuka surah Az-Zumar ayat 53 30:23 dan 54. 30:25 Ini indah sekali buat orang-orang yang 30:28 beriman dan bertakwa. Dipanggil oleh 30:30 Allah. Qul 30:33 katakanlah 30:35 ya ibadialladzina 30:39 asrofu 30:41 ala 30:43 anfusihim. 30:48 Wahai hamba-hamba 30:50 hamba-hamba Allah 30:52 yang menganiaya diri mereka sendiri yang 30:55 berbuat melampaui batas seperti 30:58 kita-kitalah. 31:01 Ya, ini melampaui batas apanya nih? 31:05 Banyaklah 31:07 kebodohan kita yang membuat kita 31:09 melampaui batas. Apa melampaui batas? 31:12 Menyia-nyiakan waktu. Betul enggak, 31:14 Bang? 31:14 Betul. 31:15 Menyia-nyiakan kesehatan. Coba dikasih 31:19 sehat sama Allah. Kita sia-siakan. 31:22 Bukannya buat ibadah ya, bukannya buat 31:25 banyak membaca Quran. 31:27 Baca Quran enggak sempat. Tapi baca 31:30 gadget sempat enggak, Bang? 31:32 Sempat. 31:33 Terakhir dilihat 1 menit yang lalu. 31:36 Oh, betul ya. [tertawa] 31:38 Tapi kalau baca Al-Qur'an terakhir 31:40 dilihat 1 bulan yang lalu. Oh, 1 bulan 31:42 yang lalu. Oh, masyaallah. Keterlaluan 31:44 itu. 31:45 Atau 1 tahun yang lalu. 31:46 Oh, itu keterlaluan ya. Kalau bisa 31:50 dilihat 1 jam yang lalu. Ah, itu yang 31:52 indah. 31:52 Perhatian kita pada g 31:53 minimal 1 hari yang lalu. 31:55 Iya. 1 jam yang lalu indah sekali. Jadi 31:57 ayat 53 54 Azzumar ini membuka buat 32:01 kita. Kita ini orang banyak melampaui 32:03 batas. 32:05 Menyanyiakan waktu, menyanyiakan 32:06 peluang, menyanyiakan amanah. 32:09 Banyak enggak? He banyak. Kok sudah 32:12 bicara menyanyakan amanah ni? Saya 32:14 lemas. Lemas 32:17 ya. Amanah sebagai suami. Ini kalau saya 32:21 dihitung sama Allah nanti gimana ya? 32:24 Amanah sebagai suami, amanah sebagai 32:26 anak. 32:28 Amanah sebagai ayah 32:32 atau ibu ya sebagai ibu. 32:35 Allahuabbi 32:37 sebagai istri coba kasih amanah sama 32:39 Allah 32:41 menyia-nyiakan atau melampaui batas. 32:45 Saya tanya Agus Susil 32:51 eh punya istri itu nikmat enggak? 32:56 Nikmat, Ustaz. Insyaallah 32:58 nikmat ya. Meskipun pusing juga ya 33:00 kadang-kadang ya. 33:02 Ya, itu sudah konsekuensi. 33:03 Oh, iya pasti. Jadi dia ngaku dia pusing 33:06 juga jadi suami. 33:09 Banyak enggak laki-laki di muka bumi ini 33:12 yang tidak beristri karena tidak ada 33:15 perempuan yang berkenan menjadi 33:17 istrinya. Banyak enggak? 33:18 Banyak sekali. 33:19 Banyak. Banyak sekali. Nah, dia 33:21 bersyukur sama Allah meskipun pusing. I 33:24 kan. 33:25 meskipun pusing 33:29 dia melampaui batas misalnya termasuk 33:31 saya, termasuk Anda semua. 33:35 Kenapa melampaui batas? 33:37 Kebablasan ngomongin istrinya ya 33:40 kadang-kadang memarahi istrinya 33:42 kebablasan. Ada enggak pernah kayak 33:44 gitu? Pernah. Istrinya sampai hatinya 33:46 luka berhari-hari dibawa berat rasanya 33:50 dimarahi sama suami. Ya, sebaliknya sang 33:53 istri juga gitu kepada suaminya 33:56 melampaui batas ngomelin apa suaminya. 34:00 Ya, ada seorang sahabat saya meninggal 34:02 nih. Meninggal. 34:07 Istri saya lapor ke saya baru baru 34:09 ketemu apa pembantunya. 34:13 Kenapa? 34:17 Ternyata ini ternyata ya, mohon maaf ini 34:21 jadi ibrah aja buat kita 34:23 di mata di dalam pandangan sang pembantu 34:28 sahabat saya itu kena serangan jantung 34:31 ngobrol sama istri saya karena keluarga 34:33 itu dekat dengan keluarga saya. Gimana 34:36 enggak jantungan, Bu? 34:40 Bapak sering dimarahin sama ibu kalau 34:42 ibu sudah marah. Aduh. enggak berhenti 34:45 kayak kereta api gitu. Ada enggak gitu, 34:48 Bang? 34:49 Banyak 34:50 itu. Masyaallah. Dan survei membuktikan, 34:53 survei membuktikan 34:56 rata-rata 34:57 usia hidup suami itu lebih pendek 35:00 daripada istrinya. 35:03 Ya, ada seorang ustaz mengatakan itu 35:07 karena suami banyak diomelin istrinya. 35:10 Ini melampaui batas sang istri. Wah, ini 35:14 kita semua banyak melampaui batas ya. 35:17 Masyaallah. Kita kita bertobat sama 35:19 Allah. Ini disuruh sama Allah 35:21 ya. Alladzina asrofu ala anfusihim la 35:25 taqnatu mir rahmatillah. 35:30 Jangan kamu berputus asa dari rahmat 35:35 kasih sayangnya Allah. 35:40 Innallaha yagfirudzunuba 35:43 jamia. 35:45 Sesungguhnya kalau kamu tobat, kamu 35:48 minta ampun sama Allah, kamu sadar, kamu 35:52 melampaui batas, terus kamu berhenti. 35:57 Kata Allah, "Innallaha yagfirudzunuba 36:02 jamia." 36:04 Sesungguhnya Allah ini pakai kata inna 36:08 sesungguhnya Allah mengampuni semua 36:12 dosa-dosamu itu semuanya. 36:16 Masyaallah 36:19 kasih sayangnya Allah buat orang beriman 36:21 itu syaratnya apa? Iman. Jadi Allah 36:25 sayang banget sama orang beriman. Sudah 36:27 tahu Allah kamu itu manusia sering 36:31 ngelampaui batas. 36:33 Tidur seenaknya. Betul enggak, Bang? 36:36 Makan juga seenaknya enggak kira-kira. 36:41 Apa saja dimakan? 36:43 Betul tidak? 36:47 Harta sendiri dimakan, harta orang juga 36:50 ikut dimakan. Nauzubillah. 36:53 Ya, berhenti. A kita berhenti. Kata 36:56 Allah, 36:58 innahu huwal ghafurur rahim. 37:02 Berkali-kali Allah di sini 37:05 mengulang-ulang kata-kata alghofur 37:08 yagfiru. Ya, 37:10 sesungguhnya Allah 37:14 dialah Tuhan yang maha pengampun 37:18 dan maha penyayang. Gfurur rahim. 37:22 Nah, ya. [berdehem] 37:26 Wa anibu ilabbikum 37:29 wa aslimu lahu min qobli ayatiakumulzab 37:36 tumma laa tunsarun. 37:40 Dan hendaknya kamu kembali kepada Allah 37:42 dalam keadaan bertobat 37:44 kepada Tuhanmu dan kemudian kamu 37:47 serahkan diri kamu kepada Allah 37:49 sepenuhnya. Jangan ngeyelan, jangan 37:51 berontak kalau diperintah Allah. Taat. 37:56 Ya, 37:58 betul-betul taat sama Allah sebelum apa? 38:01 Sebelum datang kepada kamu azab Allah 38:05 yang kemudian kamu tidak mampu untuk 38:07 apa? Untuk mendapatkan 38:10 penolong dari siapapun. 38:13 Ya, surah Az-Zumar ayat 53 54. Jadi, 38:17 Allah membuka pintu tobat buat 38:20 orang-orang beriman ya. Nah, ik 38:23 sekalian, 38:27 Allah itu kemudian juga menyuruh 38:32 menyuruh 38:35 penduduk langit yang tidak kita ketahui, 38:38 para malaikat 38:41 dan lain-lain yang kita tidak tahu 38:44 itu untuk mencintai hambnya yang 38:46 betul-betul beriman dan bertakwa. 38:49 Nabi sallallahu alaihi wasallam 38:50 bersabda, "Kalau Allah Subhanahu wa 38:52 taala mencintai seseorang, maka Allah 38:55 memanggil Jibril 38:57 dan dia berkata kepada Jibril, "Wahai 38:59 Jibril, aku mencintai si fulan, maka 39:02 cintailah dia." Lalu Jibril menyeru 39:05 seluruh penghuni langit, "Wahai penghuni 39:08 langit, sesungguhnya Allah mencintai si 39:10 fulan, aku disuruh mencintai dia. Maka 39:14 sekarang aku minta kamu semuanya 39:17 mencintai dia. 39:19 Lalu kemudian Allah berkata kepada eh 39:23 maaf Jibril berkata kepada bumi, "Wahai 39:26 bumi, 39:28 kamu semuanya juga cintailah hambaku, 39:32 hambanya Allah ini karena Allah 39:34 mencintai dia." 39:36 Ya, ikhwan akhwat sekalian. Sebagai 39:39 penutup ini terkait yang lagi panas ya. 39:42 yang lagi panas ini adalah apa? 39:46 Ee kasus 39:50 kasusnya 39:52 di Prancis. 39:56 Orang beriman di sana lagi dikuyo-kuyo 39:58 ya. Masyaallah. Mencintai Nabi Muhammad 40:02 ini kok kita seperti disalahkan ya. 40:06 Akhirnya orang yang melecehkan, 40:09 menistakan Nabi kemudian seperti 40:13 dihormati, 40:15 dibebaskan, dibiarkan dia membully kita. 40:19 Mari kita lihat ya surah Al-Ahzab ayat 40:24 57 sampai 58. Al-Ahzab itu ayat yang ee 40:28 surah yang ke-33 40:31 [mendengus] 40:32 ayat 57 dan 58. Di sana Allah berkata 40:35 auzubillahiminasyaitanirrajim. 40:40 Bismillahirrahmanirrahim. 40:43 [berdehem] 40:45 Innalladzina yuudzunallaha 40:48 wa rasulahu 40:50 la'anahumullahu 40:52 fid dunya wal akhirah. 40:56 Waadda lahumzab 40:59 muhina. 41:01 Walladzina yudzunal mukminina wal 41:05 mukminati bighhairitasabu 41:08 faqod ihtamalu buhtan 41:11 waam 41:13 mubina. 41:16 Sesungguhnya 41:18 orang-orang yang melecehkan, 41:22 yang menistakan, 41:24 yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, 41:30 sungguh kata Allah, 41:33 Allah akan mengaknatnya 41:39 fid dunya wal akhirah. Di dunia dan 41:41 akhirat. 41:43 ini jangan jangan ee 41:47 main-main ya masalah ini. 41:50 Ini dijanjikan oleh Allah orang yang 41:53 membully Allah, yang melecehkan, yang 41:55 menghina Allah. Menghina Allah maksudnya 41:58 apa? Menyakiti Allah maksudnya apa? 42:01 Melecehkan, menghina, 42:05 membully, 42:06 menyakiti 42:09 agamanya Allah. 42:11 berkata yang tidak-tidak tentang Allah 42:15 ya. Termasuk tentang siapa? Tentang Nabi 42:17 sallallahu alaihi wasallam. Ini ada 42:19 ayatnya bukan hadis. Ini ayat 42:21 diancam oleh Allah itu katanya ya saya 42:25 buka aja namanya Samuel Pati itu seorang 42:28 guru sejarah yang kemudian dibunuh oleh 42:31 seorang muslim ya. Karena apa? Dia 42:34 melecehkan baginda Nabi sallallahu 42:36 alaihi wasallam. membuka kartun atau 42:38 karikatur yang melecehkan dengan dalih 42:41 freedom of speech, kebebasan berbicara. 42:45 Maka jikalau dia tidak tobat, enggak 42:48 sempat tobat, matinya mati yang 42:51 mengenaskan. 42:52 Ya. Dan ini diancam sama Allah azab, 42:56 laknat dunia dan akhirat. Kemudian 43:01 Allah pun menyediakan baginya waad 43:04 lahumaban muhina. 43:07 menyediakan buat mereka apa itu? 43:12 Azab yang menghinakan. 43:15 Kemudian walladzina yunal mukminina wal 43:19 mukminatiirasabu. 43:23 dan orang-orang yang menyakiti, 43:28 orang-orang yang beriman lelaki dan 43:30 perempuan 43:32 tanpa sebab, tanpa kesalahan ya, tanpa 43:36 pengadilan, 43:38 maka bagi mereka faqodal 43:43 wa mubina, maka sesungguhnya mereka 43:47 telah memikul. Apa yang dipikul? 43:51 Yang dipikul adalah keburukan. 43:53 kebohongan dan dosa yang nyata. Ini di 43:56 Palestina ada lebih dari 4.500 44:01 orang [berdehem] yang dipenjara tanpa 44:03 sebab yang jelas. 44:05 Ini jelas sama Allah nanti berat itu 44:08 orang-orang yang memenjarakan orang 44:09 beriman. 44:11 Nah, 44:14 jadi orang-orang beriman di mana pun 44:17 sama Allah dijaga. Sayangnya Allah sama 44:20 orang beriman ini luar biasa. 44:22 Maka tidak boleh orang menyakiti orang 44:24 beriman. Karena apa? Tadi coba kalau 44:27 saya tanya, ada seorang ibu ya melihat 44:32 ada anjing galak yang coba-coba 44:36 mendekati anaknya ingin melukai sang 44:38 anak. Kira-kira ibunya seperti apa? 44:40 Ibunya akan bawa itu kayu yang panjang. 44:44 Itu anjing kalau perlu ya diusirnya. 44:47 Bahkan kalau perlu dipukulnya supaya 44:50 apa? Tidak melukai. Sang anak itu baru 44:53 ibu kepada apalagi Allah kepada hamb-Nya 44:56 yang beriman bertakwa. 44:59 Jadi jangan bermain-main dengan orang 45:02 beriman. Kita termasuk ya yang terkena 45:05 terkena peringatan itu. 45:09 Kalau ada orang beriman di sekitar kita, 45:11 jangan sampai kita melukai mereka. 45:14 Hati-hati ini. Jangan sampai kita 45:17 menyakiti mereka. 45:20 Kalau kita berhutang sama mereka, jangan 45:23 coba-coba ini mohon maaf 45:26 ya, jangan coba-coba 45:29 mengkhianati 45:31 orang beriman. Ya, saya punya hutang 45:34 sama Agus ee Susilo R10 juta. Saya 45:38 bilang, "Enggak ada." Padahal ada uang 45:39 ada. Ini kita terkena dengan ancaman 45:43 Allah, dilaknat sama Allah. Jadi marilah 45:47 jangan sampai ada orang beriman sekitar 45:49 kita, dia ee rajin beribadah, dia rajin 45:54 ke masjid, dia tidak menyakiti orang 45:56 lain. Eh, kita coba-coba untuk 45:58 bermain-main dengan dia, kita bulu dia, 46:00 kita omongin yang buruk-buruk, kita kena 46:03 laknat dari Allah. 46:06 Di dalam surah Alburuj pun Allah 46:08 mengatakan, "Ya, 46:12 innalladzina 46:13 sesungguhnya orang-orang ya fatanul 46:16 mukminina wal mukminati tumman lam 46:18 yatubu 46:20 falahum adzabu jahanam wum adabul har." 46:23 Orang-orang yang menyakiti, yang tidak 46:25 berhenti, 46:28 menyakiti, membully, menghinakan, 46:30 merendahkan, 46:31 ngerjain orang beriman, laki-laki dan 46:34 perempuan mukmin dan mukminat dan mereka 46:37 tidak tobat, maka bagi mereka adalah 46:40 neraka jahanam. 46:44 Neraka jahanam. Nauzubillah. 46:46 Maka 46:48 dilarang kita itu [berdehem] 46:50 menyakiti sesama orang beriman. 46:53 Ya, fitrahnya orang beriman adalah 46:57 saling sayangmenyayangi, 46:59 saling kasih mengasihi. 47:03 Saya ngobrol bertiga nih sama Agus 47:07 Susilo dan Basneza. 47:11 Tidak boleh saya berdua sama Agus Sisul 47:13 ngobrol mendiamkan orang ketiga. Tidak 47:16 boleh itu. Ini akhlaknya, 47:19 adabnya seperti itu. 47:20 Adabnya seperti itu. 47:22 Gak boleh itu membuat tersinggung. Tapi 47:25 banyak enggak kita orang masih ngobrol 47:28 sama kita, kita asyik begini nih. 47:31 Iya. 47:32 Nutul-nutul layar. Benar. Ada enggak 47:34 seperti itu? banyak itu. Apalagi kalau 47:38 yang ngobrol itu orang yang mohon maaf 47:43 tidak berada pada level yang sedang kita 47:45 hormati dan kita sedang ingin 47:48 mendapatkan simpati dia. 47:51 Nauzubillah minzalik. Dan kita banyak 47:53 istigfar kalau selama ini masih sering 47:56 ya mohon maaf mengabaikan sesama orang 47:59 beriman. Astagfirullahalazim. 48:03 Apalagi melukai perasaannya. 48:08 Ya, ini 48:10 pemimpin Perancis itu melukai perasaan 48:13 umat Islam sedunia. 48:16 Ya, dibiarkannya orang melecehkan 48:19 baginda Nabi sallallahu alaihi wasallam 48:21 malah dibelanya 48:24 gambarnya tidak diturunkan dari gedung 48:27 gedung pemerintahan dibela. ini melukai. 48:31 Masyaallah ya, Ustaz. 48:33 Jadi demikian, Ikhwan sekalian, intinya 48:35 Allah itu sangat [berdehem] sayang 48:36 kepada orang beriman dan kita yang harus 48:39 hati-hati. Karena apa? Kalau kita 48:43 berurusan dengan orang beriman, 48:47 maka Allah yang pasang badan membela 48:49 mereka. Ini yang bahaya. Ya, jangan 48:52 dikira kalau kita punya masalah 48:54 menyakiti orang beriman, merugikan orang 48:56 beriman, sengaja atau tidak sengaja 49:00 Allah yang murka. Maka masyaallah ya. 49:04 Kalau ada orang beriman, 49:07 perhatikan hak dia. 49:09 Salah satu haknya adalah apa? Kalau 49:11 ketemu orang beriman, hak dia adalah 49:13 kasih salam. dikasih salam 49:17 itu hak dia. 49:20 Asalamualaikum. Ya, coba, Bang. Berapa 49:24 banyak orang kasih salam orang beriman 49:26 di pasar-pasar? 49:29 Padahal di pasar banyak enggak orang 49:30 beriman, Bang? 49:31 Banyak. Yang pakai kopia putih, ibu 49:34 pakai jilbaban lagi jualan bawang, lagi 49:37 jualan singkong, lagi jualan cabe. Itu 49:40 orang beriman semua. 49:43 Mereka berusaha menjalankan agamanya 49:46 meskipun berdagang tetap ingin jujur. 49:49 Jilbabnya, 49:51 kopiahnya masih dipakai supaya apa? Aku 49:54 muslim loh. Aku muslimah. 49:56 Maka ucapkan salam. Assalamualaikum, Bu. 50:00 Asalamualaikum Pak. Jarang tidak? Jarang 50:02 sekali. Padahal itu haknya orang 50:03 beriman. 50:05 Baik. 50:06 Nah, terakhir Bang Agus 50:08 ya. Ee 50:11 kalau [mendengus] sahabat Nabi saya 50:14 sebutkan namanya Ibnu Abbas 50:19 itu datang ke pasar cuma sekedar mau 50:23 salaman sama orang-orang beriman 50:26 di pasar itu. Assalamualaikum. 50:28 Assalamualaikum. Itu saja dia enggak 50:31 belanja. Karena apa? Nabi suruh kamu 50:36 salami orang beriman. Nah, ini. Jadi, 50:39 marilah ada orang beriman sekitar kita, 50:42 kita bertemu. Kasih salam, kasih salam. 50:45 Ya, ini sudah agak langka ya, Bang ya. 50:47 Sudah agak [mendengus] 50:50 sudah agak ee jarang dilakukan orang, 50:53 ditinggalkan orang. Maka marilah kita 50:55 hidupkan ini bagian dari sunah baginda 50:57 Nabi sallallahu alaihi wasallam. 50:59 Wallahuam bisab. Walhamdulillahi rabbil 51:02 alamin. Baik. Alhamdulillahiabbil 51:04 alamin. Terima kasih Ustaz Tagus Darmaji 51:07 atas tausiahnya di pagi hari ini. Ikhwan 51:10 dan akhwat, kami akan jeda sejenak. 51:13 Setelah nada takwa, kami akan kembali ke 51:15 ruang dengar Anda. Tetaplah bersama. 51:32 Baik. Radio Silaturahim untuk Islam yang 51:34 satu. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 51:37 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 51:38 Anda masih bersama kami dalam program 51:41 keluarga Islami bersama Ustaz Agus 51:43 Sudarmaji. 51:45 Tema kita kasih sayang Allah kepada 51:47 orang beriman. Pertanyaan pertama datang 51:49 dari Ibu Miftah. Pak Ustaz. 51:51 Asalamualaikum warahmatullahi 51:52 wabarakatuh. 51:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:54 wabarakatuh. 51:55 Pak Ustaz, saya ingin ee bertanya. Mohon 51:58 maaf tadi saya dengar ustaz 52:02 ee mengatakan kebanyakan suami meninggal 52:06 karena dimarahi 52:08 sama istrinya. Dimar sama istrinya 52:10 begitu ya. 52:11 Iya. Iya. 52:11 Yang ingin saya tanyakan Pak Ustaz, 52:13 bagaimana cara membedakan sifat seorang 52:16 istri yang sedang marah dengan sifat 52:18 seorang istri yang sedang mengingatkan 52:20 suaminya atas kesalahannya? He. 52:23 Soalnya ada juga suami kalau istrinya 52:26 belum bersuara keras, suaminya belum 52:27 dengar begitu. 52:28 Heeh. 52:30 Demikian, Ustaz. 52:31 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 52:32 shalli ala Muhammad wa ba'du. Ibu 52:34 Miftah, terima kasih ya. Alhamdulillah 52:36 ya beberapa kali ee Ibu Miftah ee 52:41 merespon 52:43 siaran kita. Mudah-mudahan Ibu 52:45 sekeluarga dalam keadaan sehat walafiat, 52:48 selalu dalam lindungan dan rahmatnya 52:49 Allah. Amin. Allahum amin. Saya minta 52:52 maaf nih kalau agak berlebihan tadi 52:55 menyimpulkan 52:57 banyak suami yang meninggalkan dimarah 52:59 istrinya. Bukan begitu ya. Tapi ini 53:01 kelakar saja. Kelakar. 53:03 Kelakar. Tadi karena istri saya 53:06 mendengar ada pembantu yang mengatakan 53:10 bahwa suaminya jantungan ya karena 53:14 dimarahi istrinya terus. Ya, mohon maaf, 53:17 mohon maaf ya. Ya, kadang-kadang kan 53:20 memang orang rumah tangga ini banyak 53:23 banyak ujiannya, banyak masalahnya, 53:27 mohon maaf. 53:30 Maka itu kedua-duanya bukan cuma dari 53:33 pihak istri saja. Suami juga harus 53:35 sabar. Suami sabarnya gimana? Sabarnya 53:38 kalau dia memang harus kerja, kerjalah 53:41 dengan benar. Kerjalah dengan serius. 53:43 Cari nafkah untuk keluarga ya. Jangan 53:46 sampai diomin istri terus. 53:49 Nih omelan istri di rumah kan biasanya 53:51 tuh masalah ekonomi, masalah belanja. 53:52 Betul tidak? 53:53 Betul. 53:53 Kurang lebih begitu ya. Suami gimana 53:56 kayak caranya? Ya, saya banyak tahu nih 53:59 para jurnalis enggak tahu kalau dihasil. 54:02 E para jurnalis tuh pulang dari kantor 54:05 habis kerja meliput segala macam, dia 54:07 ganti seragam. Ganti seragam hijau-ijau, 54:09 helmnya pun hijau jadi apa? Jadi ojek 54:13 online. Ada enggak kayak gitu, Bang? 54:15 Banyak. 54:17 Itu karena apa? di rumah kalau enggak 54:19 istrinya ngomel. Nah, sang istri juga 54:21 jangan begitu. Jangan ngomelin. 54:25 Bantu suaminya 54:28 untuk menjadi orang-orang yang bukan 54:31 mengejar rezeki, tapi dikejar rezeki. 54:35 Ayo. Iya kan? Orang tuh cuma ada dua. 54:39 Mau pilih yang mana? Yang mengejar 54:41 rezeki atau yang dikejar rezeki? 54:45 Kalau yang ngejar rezeki ini banyak. 54:47 Yang dikejar rezeki ini yang sedikit. 54:50 Gimana supaya jadi dikejar rezeki? 54:52 Betul. Kata Bum Miftah tadi, "Jangan 54:54 diomelin suaminya, diingatin. Diingatkan 54:58 ibu supaya apa, Mas? Kalau udah waktunya 55:01 salat, 55:03 tinggalkan semua kerjaan. 55:06 Kejar salat kalau perlu saf yang pertama 55:09 dalam salat jemah." 55:11 Dan minta di situ. Di waktu apa, Bu 55:14 Mirta? Di waktu antara 55:18 azan dan qat itu waktu-waktu yang 55:22 diijabah sama Allah untuk minta apapun. 55:27 Kalau cuma sekedar minta belanja itu 55:30 sudah biasa. Tapi coba kita minta yang 55:32 lebih dari itu. Apa kita minta lebih 55:33 dari itu? Keluarga kita dijadikan 55:35 sakinah mawadah warah. Anak-anak 55:38 dijadikan oleh Allah orang-orang 55:40 bertakwa saleh dan salehah. 55:43 Dijadikan nanti anak-anak itu bertemu 55:45 dengan jodoh-jodoh yang terbaik. Ini 55:46 yang saya minta. Saya minta karena apa? 55:50 Coba kita lihat. 55:53 Bahagia atau sengsaranya orang itu 55:56 tergantung pasangannya. Betul tidak? 55:58 Betul. 56:00 Kalau dia orang baik, 56:03 berpasangan dengan orang yang kurang 56:04 baik, hidupnya merana. hidupnya pasti 56:07 berantakan. Maka itu mintakan buat 56:10 anak-anak kita kepada Allah di 56:11 waktu-waktu yang ijabah itu suaminya 56:13 suruh datang sebelum qat. 56:17 Begitu ya Bu Mirta ya. 56:18 Iya. 56:19 Kemudian suruh baca Quran, "Bu, 56:21 insyaallah ini suami pertama salat tepat 56:24 waktu, salat duha enggak tinggal. Baca 56:27 Quran bahkan setiap hari one day one 56:29 juz. Salat malam jalan terus ada sedikit 56:33 dari ojek masukin ke kotak infak. itu 56:36 dia jadi makhluk yang dikejar rezeki. 56:41 Ya, rezeki kan bukan dalam bentuk apa? 56:43 Uang saja ya, Bu ya. Tetapi dalam bentuk 56:46 kesehatan, peluang, kesempatan, 56:50 kebahagiaan. Itu yang enggak terbeli. 56:52 [mendengus] 56:54 Keselamatan 56:55 ini masyaallah ya. Jadi, Bu Mifta terima 56:59 kasih. Jangan berhenti, Bu, mengingatkan 57:02 suami dengan kasih sayang loh, Bu. Kasih 57:04 sayang ya. dengan kasih sayang. Ingat, 57:07 suami itu orang beriman. Ingat loh, 57:09 suami itu orang beriman. Kenapa? Kalau 57:11 kita ngomong macam-macam, melukai 57:13 hatinya, yang murka siapa? Yang murka 57:15 siapa? Coba Bu, saya tanya ke Ibu. Yang 57:18 murka siapa? Allah yang murka. 57:22 Betul enggak, Bang? Nah, Agus Susi 57:25 langsung, "Waduh, saya mau bilang ke 57:27 istri saya nih, jangan coba-coba ya 57:29 ngomelin saya." Karena [tertawa] 57:32 bisa begitu ya. Ini mungkin ini jadi dal 57:35 ini nanti di pulang ke rumah tuh Ustaz 57:37 Agus bilang begitu kan. Masyaallah. Tapi 57:40 yang ingin saya sampaikan hati-hati 57:41 dengan hati orang beriman. Suami kepada 57:45 istri istrinya ini orang beriman salehah 57:49 ya. Jangan di disakiti hatinya ya Allah. 57:52 Dibahagiakan, dibesarkan hatinya ya. Nah 57:56 itu insyaallah nanti dia akan jadi orang 57:57 yang disayang sama Allah ya. Jadi bantu 58:01 suami Anda menjadi orang yang terbaik. 58:04 Jangan diomelin ya. Diingatin saya, 58:07 didoakan, dibesarkan hatinya. Kalau 58:09 sampai bawa uang seberapaap pun, 58:11 Allahumma sholli ala Muhammad. Ya Allah, 58:14 terima kasih ya Allah, Engkau selamatkan 58:16 suami hamba sampai rumah dengan selamat. 58:19 Meskipun enggak bawa apa-apa yang 58:20 penting kau selamat membawa dirimu 58:23 selamat. Nah, ini kan membesarkan hati. 58:26 Nah, saya kira begitu ya buat pemiftah. 58:28 Mudah-mudahan selama pandemi ini tetap 58:31 dalam iman dan takwa kepada Allah 58:33 sekeluarga. Amin. Allahum amin. 58:35 [mendengus] 58:35 Baik, ada respon dari Bapak Adi di 58:39 Kuitang. Pak Ustaz, mohon maaf semoga 58:41 kita terhindar dari sifat dendam. 58:43 Terkadang faktor inilah yang menjadi 58:45 penyebab istri ngomelin suami. Ustaz 58:47 [tertawa] lagi curcol kayaknya, Pak. 58:49 Ini cur apa curhat ini, Pak? Pak siapa 58:52 tuh? 58:53 Pak Adi di Kuitang. Pak Adi, Pak Adi, 58:55 Pak Adi. Kita sapa nih Pak Adi di 58:57 Kuitang. Terima kasih Bapak menyimak 58:59 terus Pak. Mudah-mudahan sekeluarga 59:00 sehat, Pak Adi, ya. 59:02 Mudah-mudahan dalam limpahan rahmat dan 59:04 ridanya Allah. Amin. 59:05 Dari Ibut ini juga merespon sebenarnya 59:07 bukan karena umur suami lebih pendek, 59:08 tapi karena beban artinya tanggung jawab 59:12 untuk keluarga. [tertawa] Itu dari Ibu 59:13 Titi. Terima kasih. 59:14 Iya. Enggak. Tapi memang ada penelitian 59:15 juga perempuan itu makhluk yang lebih 59:18 kuat dari suami. Coba aja 59:23 kalau dari sisi kekuatan otot iya. 59:25 Tetapi endurance 59:27 perempuan itu makanya rata-rata 59:29 perempuan umurnya lebih panjang dari 59:32 laki-laki itu seperti itu. Karena 59:33 perempuan memang disiapkan. 59:36 Disiapkan untuk apa? Untuk tugas yang 59:39 panjang. 59:41 Ya, perempuan itu tidak berhenti 59:44 mendidik anak meskipun anaknya sudah 59:47 jadi orang tua, anaknya sudah jadi ayah, 59:50 sudah jadi ibu. Punya cucu pun yang yang 59:53 ngasuh siapa? Mbah Uti ya kan? E yang 59:56 putri. Betul enggak? 59:56 Betul. 59:57 Itu jadi ini bagian dari fakta empiris 1:00:02 bahwasanya perempuan itu memang usianya 1:00:05 lebih panjang lagi karena memang punya 1:00:07 berbagai ke apa namanya? ee kelebihan 1:00:11 daripada laki-laki dan tidak berarti 1:00:14 laki-laki yang umurnya pendek itu karena 1:00:16 stres semua. Tidak. Ya, ini 1:00:18 mudah-mudahan kita terhindar dari 1:00:20 membuat jin relasi yang berlebihan. 1:00:23 Silakan, Bang. 1:00:24 Baik, pertanyaan selanjutnya kita 1:00:27 beralih ke pertanyaan selanjutnya dari 1:00:29 Ibu Tini. Asalamualaikum warahmatullahi 1:00:31 wabarakatuh, Pak Ustaz, saya ingin 1:00:33 bertanya. 1:00:34 Ee di masa saat ini menyakiti atau 1:00:37 melanggar hak sesama? 1:00:39 Hm. Orang beriman secara fisik mungkin 1:00:41 jarang, tapi menyakiti di luar fisik 1:00:44 masih banyak. 1:00:45 Ya Allah. 1:00:46 Seperti contohnya begini, membuang 1:00:48 sampah sembarangan, merokok sembarangan. 1:00:52 Nah, itu 1:00:52 memasang musik keras-keras 1:00:55 gitu ya. Dan tidak mau tahu apa yang 1:00:58 sedang terjadi atau sedang dilakukan 1:01:00 tetangganya. 1:01:01 Bukankah menjaga hak tetangga juga 1:01:04 menjadi salah satu kewajiban sesama 1:01:07 orang beriman. 1:01:08 Heeh. Betul. 1:01:09 Betul. Dari siapa itu? 1:01:11 Ibu Tini. 1:01:11 Ibu Tini ya. 1:01:12 Ibu Tini. 1:01:13 Ibu Tini. Asalamualaikum warahmatullahi 1:01:14 wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. 1:01:16 Allahumma shalli ala Muhammad wa ba'du. 1:01:18 Terima kasih Bu Tini diingatkan ini satu 1:01:20 hal yang penting tentang hidup 1:01:21 bertetangga. Mohon maaf. Nabi sallallahu 1:01:24 alaihi wasallam itu pernah melarang kita 1:01:26 untuk ngomelin tetangga protes atau ee 1:01:29 istilahnya apa komplain. Kalau tetangga 1:01:32 ada yang menyandarkan apapun di dinding 1:01:35 rumah kita. 1:01:37 Itu satu. Yang kedua, 1:01:40 kalau ketemu Jibril, hal yang paling 1:01:42 sering diingatkan kepada Kanjeng Nabi 1:01:43 sallallahu alaihi wasallam adalah 1:01:45 jagalah hak tetangga kamu, berbuat 1:01:49 baktilah kepada tetangga kamu, berbuat 1:01:52 baiklah kepada bahkan sampai-sampai Nabi 1:01:55 berkata begini, "Aku sempat berpikir 1:01:58 mungkin suatu ketika Jibril menyuruh aku 1:02:01 berbagi apa itu waris kepada tetangga." 1:02:04 Sampai begitu. 1:02:06 Karena begitu rupanya tetangga ini harus 1:02:08 dihormati. Maka masyaallah masyaallah. 1:02:11 Kalau ada orang yang jahat sama 1:02:12 tetangganya itu nanti berat jalannya ke 1:02:14 akhirat. Berat jalannya ke akhirat. 1:02:19 [berdehem] Nabi sendiri sama Aisyah, 1:02:21 Nabi lapar nih. Nabi lapar tapi yang 1:02:24 diingat pertama tetangganya karena 1:02:25 diingatkan Jibril. Aisyah, kamu lagi 1:02:28 masa apa, Aisyah? 1:02:30 Ya Rasul, kita malam hari ini kita siang 1:02:34 ini kita makan. 1:02:35 makan daging ya. Hm. Begitu ya. Kalau 1:02:40 begitu 1:02:42 tambahkan air yang banyak. Aisyah 1:02:47 melaksanakan. Sudah, sudah. Sekarang 1:02:52 bagi empat itu dagingnya. Daging dibagi 1:02:54 empat. Dagingnya bagi empat. Kurang 1:02:56 lebih begitu. 1:02:56 Heeh. 1:02:58 Lalu ambil satu bagian. Satu bagian. 1:03:01 Jadi empat bagian. Lalu apa? Antarkan ke 1:03:03 tetangga kanan. tetangga kiri depan sama 1:03:06 belakang. 1:03:09 Nah, yang tinggal di kual itu apanya? 1:03:13 Kaldunya. 1:03:15 Sampai begitu, Nabi istilahnya kalau 1:03:17 orang Jawa bilang tuh premake ya. Orang 1:03:22 Jawa bilang itu mengutamakan, melayani 1:03:24 dengan prima. Prema itu di prima rupanya 1:03:26 ya. 1:03:28 Jadi Nabi suruh Aisyah sampai Aisyah 1:03:31 gini ya Nabi kita cuma dapat yang bukan 1:03:34 itu Aisyah justru kita dapat yang sana 1:03:37 tadi kita justru menghabiskan yang ini. 1:03:40 Yang sana enggak habis sana dicatat sama 1:03:42 Allah sampai ke surganya nanti. 1:03:45 Masyaallah. Jadi kalau ada daging, 1:03:47 sayur, sop 1:03:51 ya kalau pas ee puasa ya. Heeh. 1:03:55 Itu nanti sampai ke surga. sampai ke 1:03:58 surga itu. Sampai ke surga karena apa? 1:04:01 Kita baik sama tetangga. Jadi, Buini 1:04:03 terima kasih sekali [mendengus] lagi. 1:04:05 Ayo sama-sama tetangga kita 1:04:08 kadang-kadang mungkin mereka berlebihan. 1:04:09 Mohon maaf ya, termasuk saya ini urusan 1:04:12 air, [mendengus] urusan pekarangan, 1:04:14 urusan kebersihan juga sama tetangga 1:04:16 seringkiali ya seringkiali bisa jadi 1:04:19 masalah. Tapi kita ingat tetangga ini 1:04:21 orang beriman nih. Orang beriman 1:04:23 hati-hati orang beriman ya. dia punya 1:04:25 hak untuk kita ee apa pergauli dengan 1:04:29 baik. Nah, kalau sudah gitu insyaallah 1:04:32 ya. Termasuk kita kita kalau di mohon 1:04:34 maaf 1:04:36 kita diusirin sama tetangga pernah 1:04:38 enggak? Pernah. Saya pernah diusir 1:04:40 tetangga. 1:04:42 Kita pernah enggak dikerjain tetangga? 1:04:44 Pernah. Pernah enggak difitnah tetangga? 1:04:46 Pernah. Saya pernah. 1:04:49 Tapi kita serangan ke Allah dan kita 1:04:51 mintakan. Apakah kita kemudian ee minta 1:04:55 diazab? Tidak. Dia orang beriman. 1:04:57 Ampuni dia ya Allah. Ampuni dia ya 1:05:00 Allah. Mungkin dia enggak tahu 1:05:02 [mendengus] 1:05:03 ya. Tapi setelah itu jadi baik. Setelah 1:05:06 itu jadi baik. Nah, tentang satu hal 1:05:11 yang tadi Bu Tini sampaikan, 1:05:14 yakni 1:05:15 ee 1:05:18 bagaimana kita dalam hal bertetangga itu 1:05:22 ya selalunya menjadi pihak yang 1:05:26 tangannya di atas, 1:05:28 tangannya selalu di atas. Insyaallah 1:05:30 kita akan dibantu oleh Allah, ditolong 1:05:32 sama Allah. Ya, saya kira begitu. Terima 1:05:35 kasih kepada Bu Tini sudah memberikan 1:05:37 perhatian dan responnya. Mudah-mudahan 1:05:39 Allah berikan berkah dan rahmatnya. 1:05:41 Amin. Allahum amin. 1:05:42 Baik, Ustaz. [berdehem] 1:05:44 Dan kita nampaknya sudah berada di 1:05:46 menit-menit terakhir, namun saya akan 1:05:48 ajukan satu pertanyaan lagi, Pak Ustaz. 1:05:50 Pertanyaan dari Masih ada waktu Ibu Siti 1:05:53 di Serpong. Asalamualaikum 1:05:55 warahmatullahi wabarakatuh. 1:05:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:57 wabarakatuh. 1:05:57 Ustaz, saya memiliki anak down 1:05:59 syindrome. Apakah ini termasuk menaikkan 1:06:01 derajat saya? Allah mengampuni dosa-dosa 1:06:04 saya karena Allah Subhanahu wa taala 1:06:07 lebih tahu dosa-dosa saya. Terus terang 1:06:10 anak, terus terang ustaz dengan anak 1:06:12 yang syindr ini mengajarkan kesabaran, 1:06:16 keikhlasan kepada saya. Tapi kalau dia 1:06:18 lagi marah, saya pun terkadang 1:06:20 terpancing ikut marah, suka kaget. Dan 1:06:24 kadang-kadang dia marah tidak jelas 1:06:26 kenapa marah. Tahu-tahu marah tidak bisa 1:06:28 ditebak. Saya hanya bisa lebih bersabar. 1:06:32 Demikian, Ustaz dari siapa tadi? Ibu 1:06:35 Siti di Serpong. 1:06:36 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:06:37 shalli ala Muhammad w ba'du. Bu Siti di 1:06:40 Serpong. Terima kasih. 1:06:43 Ini anak-anak down syndrome ya atau juga 1:06:46 dikenal dengan ee sindrom mongoloid ya. 1:06:50 Itu adalah satu 1:06:54 satu bagian dari keagungan ciptaannya 1:06:56 Allah. 1:06:59 Saya seorang psikolog. Saya mempelajari 1:07:02 sindrom ini secara khusus. 1:07:07 Coba kita lihat 1:07:10 ini down syndrome. Anak ada down 1:07:11 syndrome. 1:07:13 Kalau dia dari keluarga 1:07:16 afro, 1:07:19 orang Afrika 1:07:21 meskipun kulitnya hitam, wajahnya down 1:07:23 syndrome. Mau ngelaluid. 1:07:27 Kalau dia orang Arab juga sama, 1:07:30 Indonesia sama, 1:07:33 orang Australia, orang Amerika sampai 1:07:35 orang Latin Amerika, Kuba sama itu. 1:07:38 Meskipun, mohon maaf ya ee ada yang 1:07:44 rambutnya pirang tapi sama itu wajahnya 1:07:47 monggoloid. Itu masyaallah 1:07:51 keagungan penciptaannya Allah. Jadi 1:07:54 orang daun sindrom ini mohon maaf jangan 1:07:56 dikaitkan dengan mohon maaf ya Pak. 1:07:58 Mohon maaf ee Bapak adalah orang pendosa 1:08:02 kemudian anaknya jadi begitu. Tidak 1:08:05 jangan. Bukan [berdehem] 1:08:08 ada ustaz istrinya salehah 1:08:13 pun anaknya Don Sindro. 1:08:17 Ada orang baik yang tidak berdosa pun. 1:08:20 anaknya Don S Don Qadarullah dipilihkan 1:08:23 pada orang-orang yang memang masyaallah 1:08:26 kuat nantinya menghadapi ujian-ujian, 1:08:30 cobaan-cobaan terkait perkembangan anak 1:08:33 daun sindrome ini dari lahir sampai dia 1:08:36 dewasa. 1:08:38 Saya pun tahu bahwa down syndrome ada 1:08:40 beberapa jenis syndrom 1:08:42 usianya pun sampai batas tertentu ya. 1:08:46 Ini ada penelitiannya. 1:08:48 Nah, jadi sebenarnya Bu Siti ini dipilih 1:08:52 sama Allah. Dipilih sama Allah, Bu, 1:08:56 untuk apa? 1:08:58 Menerima titipan. 1:09:00 Jadi kalau orang titipan yang berharga, 1:09:02 titipan yang luar biasa itu enggak 1:09:04 sembarang orang ya. Ya, 1:09:07 misalnya ada dua orang nih di antara 1:09:09 Agus Susilos dengan yang lainnya. Tapi 1:09:11 saya percaya apa Agus Susilos? Saya 1:09:14 serahkan titipan yang berharga itu 1:09:16 kepada beliau. 1:09:17 Allah juga begitu. Allah titipkan 1:09:19 anak-anak dan pada orang-orang tua yang 1:09:22 memang luar biasa ya. Dan Ibu insyaallah 1:09:28 Bu Siti sudah mengantungi apa itu Bu? 1:09:32 Tiket ke surga. 1:09:36 Dititipi seperti itu ya Bu ya. Coba down 1:09:39 syndrom tuh. Anak-anak lain bisa pakai 1:09:42 celana sendiri. Dia belum bisa pakai 1:09:43 celana sendiri. 1:09:45 Anak lain bisa pulang dari sekolah ke 1:09:47 rumah, dia bisa pulang entah ke mana. 1:09:50 Iya. 1:09:53 Nah, ini tapi anak-anak Donum anak-anak 1:09:56 yang polos, anak-anak yang jujur. Ya, 1:10:00 maka itu masyaallah punya anak donum 1:10:02 sebenarnya, Ibu itu kunci surga 1:10:06 ya. Kunci surga. 1:10:08 Jadi para pendengar pemirsa Rasil yang 1:10:11 ketitipan sama Allah dari Allah anaknya 1:10:14 Don Syndrom Monggoloid 1:10:16 jangan berpikir negatif syukur sama 1:10:19 Allah ya di balik syukur itu nanti Allah 1:10:22 penuhi kok keperluan-keperluannya ya Bu 1:10:24 ya Allah penuhi itu yang anak down 1:10:26 syndrome itu enggak ada yang 1:10:27 menggerakkan 1:10:29 hatinya Allah yang pegang hatinya Allah 1:10:32 yang pegang 1:10:35 Allah yang tahu bagaimana Ia. Maka itu 1:10:38 serangan pada Allah. Ibu sedang mohon 1:10:40 maaf Bu Siti tadi sempat emosi itu 1:10:42 biasa. Nah, ketika itu Ibu ibu dekatkan 1:10:47 sama Allah. Anak Don sentrum ini bukan 1:10:50 anak yang sama sekali tidak bisa dididik 1:10:52 ya. Ada yang sifatnya trainable, ada 1:10:55 yang sifatnya educable. Kalau agak 1:10:57 tinggi IQ-nya dan rupanya ada beberapa 1:11:00 IQ ya. Ya, itu bisa diedukasi. 1:11:04 makan bisa dengan tangan kanan, bisa 1:11:06 baca doa ya yang basic-basik. Nah, jadi 1:11:11 coba tetap Ibu ya berikan pendidikan 1:11:14 yang terbaik buat anak-anak itu dan 1:11:16 insyaallah anak-anak itu pun akan 1:11:18 mengantarkan ibu ke surganya Allah. 1:11:20 Demikian sebagai penutup ya, Bang ya, 1:11:21 kesimpulan ya. Apa ada lagi? 1:11:23 Sudah. 1:11:24 Oh, 1:11:25 ini respon dari Ibu Tris. 1:11:28 Saya jadi semakin rindu dengan sama 1:11:30 almarhum anak bungsu saya yang juga Don 1:11:32 sindrome. 1:11:33 Masyaallah. 1:11:34 Ya, itu sudah penghuni surga kok. Nanti 1:11:37 anak Donim itu akan menuntun orang-orang 1:11:41 tuanya ke surga asal sabar tidak maitu 1:11:44 tidak nyalahkan Allah. 1:11:47 Ya demikian. Jadi ikwan sekalian 1:11:51 ingat 1:11:54 ibu kita sayang sama kita. Yes. 1:11:58 Ayah kita sayang sama kita? Iya. 1:12:01 Dan Allah lebih sayang daripada ayah 1:12:04 kita, daripada ibu kita, kepada kita. 1:12:08 Maka itu marilah 1:12:10 kita balas sayangnya Allah. Jadi ini kan 1:12:13 sebenarnya ada [mendengus] 1:12:16 konsekuensi 1:12:18 kalau ibu kita itu yang mengasuh kita 1:12:21 itu 1:12:24 berhak mendapatkan 1:12:26 kebaktian kita ya. Bahkan sama Allah 1:12:30 kita disuruh apa? Berdoa dalam setiap 1:12:31 salat ya kan? Rbigfirli 1:12:34 waliwalidaya warhamhuma kamarbayani 1:12:38 shogir. Ya Allah ampunilah aku, kedua 1:12:40 orang tuaku, 1:12:42 sayangi mereka. Itu kita doakan. Doakan. 1:12:46 Sarangi kedua orang tua hamba seperti 1:12:49 mereka menyayangi hamba ketika kecil. 1:12:52 Nah, sekarang gimana dengan Allah? Yang 1:12:53 lebih sayang dari ayah dan lebih sayang 1:12:55 dari bunda kita. kita seperti apa 1:12:57 harusnya kebaktiannya. Nah, 1:13:00 jadi kebaktian kita kepada Allah tu 1:13:02 melampaui kebaktian kita kepada kedua 1:13:05 orang tua. 1:13:07 Ya, maka itulah di mana-mana kita lihat 1:13:10 orang beriman. Salah satu berbakti sama 1:13:12 orang tua eh berbakti kepada Allah 1:13:13 adalah temukan orang-orang yang beriman 1:13:16 sekitar kita. Temukan orang beriman 1:13:18 sekitar kita. Enggak usah ditunggu, 1:13:21 enggak usah diminta. Perhatikan apa 1:13:24 keperluannya. Perhatikan apa 1:13:27 kesusahannya, kita bantu, kita tolong. 1:13:30 Insyaallah. 1:13:32 Saat ini ada orang-orang beriman di 1:13:34 Palestina sana. Ada orang beriman di 1:13:37 Uigur, Shinziang. 1:13:40 Orang beriman di Bangladesh, 1:13:43 di mana lagi? Myanmar, Rohingya 1:13:46 memerlukan bantuan kita. Ayo. 1:13:49 Baik. Nah, jadi terakhir kami dari 1:13:51 Alaqsa Wing Group sedang menggalang dana 1:13:55 untuk bantuan kemanusiaan 1:13:58 orang-orang beriman di Gaza. 1:14:00 Musim dingin ini dahsyat sekali. 1:14:04 Sudah pandeminya 1:14:06 seperti itu, ekonomi 1:14:09 terpuruk, ya kan? Ini kondisi susah di 1:14:12 Gaza, di Palestina kami sedang 1:14:14 mengumpulkan ee apa namanya? di kalangan 1:14:19 dana bantuan kemanusiaan. Dan saya ingin 1:14:22 mengapresiasi majelis taklim di Demak ya 1:14:26 yang sudah mengirimkan bantuan. 1:14:27 Mudah-mudahan dibalas oleh Allah 1:14:30 semuanya ibu-ibu majelis taklim yang 1:14:33 membantu melalui Aksoking Group dibalas 1:14:36 oleh Allah subhanahu wa taala. Demikian 1:14:38 billahi taufik walhidayah 1:14:39 wasalamualaikum warahmatullahi 1:14:42 wabarakatuh. Baik, terima kasih banyak 1:14:44 Ustaz Agagus Darmaji. Jazakallah 1:14:46 ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 1:14:48 subhanahu wa taala. Demikian tausiah 1:14:51 kita di pagi hari ini bersama Ustaz Agus 1:14:53 Darmaji. Semoga bermanfaat bagi kita 1:14:56 semua. Dan ada satu pendengar, Pak Ustaz 1:14:59 yang baru saja ditinggal 1:15:01 pergi istrinya Bapak Kastam di Pondok 1:15:03 Karen. 1:15:04 Masyaallah. 1:15:05 Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Untuk 1:15:07 Ibu Hajah Isnaini Yulianti binti Sugeng 1:15:10 Sugiarto. 1:15:12 Kita doakan mudah-mudahan Allah 1:15:13 memberikan ampunan pada almarhumah ya 1:15:16 dan juga melimpahkan rahmat beliau, 1:15:20 menerima semua perbuatan amal salehnya 1:15:24 baik 1:15:25 dan melindungi almarhumah dari semua 1:15:28 fitnah 1:15:29 sampai ke akhirat nanti. Amin ya Allah. 1:15:31 Amin ya rabbal Allahumagfirlaha warham 1:15:34 waafihi wafu an. Amin. [berdehem] 1:15:36 Baik, ikhwan akhwat, kami ucapkan terima 1:15:38 kasih kepada para pendengar kami. Mohon 1:15:41 maaf kepada Ibu Yeti, Bapak Arwin, Bapak 1:15:44 Hanafi, ada Bunda Rido, ada Bunda Nisa 1:15:49 di Bali yang memberikan pertanyaan namun 1:15:51 belum sempat terjawab, Ustaz. Mohon maaf 1:15:54 sekali lagi dan kami juga ucapkan terima 1:15:56 kasih kepada para pendengar kami. Ada 1:15:58 Bapak Mamad, Ibu Hani, Ibu Emilda, Ibu 1:16:03 Nur, Bapak Hendar, Bapak Asep, ada Ibu 1:16:07 Yuli, kemudian ada Bapak Dance dan 1:16:10 semuanya yang memberikan respon di pagi 1:16:13 hari ini melalui WhatsApp. Mohon maaf 1:16:15 kami tidak bisa sebutkan satu persatu. 1:16:17 Mudah-mudahan tausiah dari Ustaz 1:16:19 Agusmaji bermanfaat dan bisa kita ambil 1:16:22 ibrahnya. Sayaus mohon undur diri. Ada 1:16:25 Neza, ada Muhammad Fahri, lalu ada Salwa 1:16:29 dan juga 1:16:33 Nezar. Subhanakallahumma wabihamdika 1:16:36 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 1:16:38 wa atubu ilaik. Ilalq wabillahi taufik 1:16:41 wal hidayah. Wasalamualaikum 1:16:42 warahmatullahi wabarakatuh. 1:16:44 Waalaikumsalam. [musik]