Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:19 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:22 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:25 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:27 subhanahu wa taala, bagaimana kabarnya? 0:29 di sore hari ini. Semoga dalam keadaan 0:32 sehat walafiat dan selalu dalam 0:35 lindungan Allah Subhanahu wa taala. Di 0:37 sore hari ini, Ikhwan dan Akhwat, senang 0:39 sekali kami dapat kembali menjumpai Anda 0:42 dalam program tausiah sore bersama guru 0:46 kita Ustaz Ahmad Jazzuli Khalil edisi 0:49 Rabu di tanggal 13 Agustus 2025. Dan 0:53 tema yang akan beliau sampaikan adalah 0:56 tanda-tanda orang yang husnul khatimah 0:59 atau akhir hidup yang baik. Telah 1:03 tersambung dengan guru kita melalui 1:05 aplikasi Zoom. Asalamualaikum 1:07 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13 wabarakatuh. 1:14 Sehat, Ustaz? Ya, 1:17 alhamdulillah. 1:18 Alhamdulillah. Baiklah ikhwan dan 1:20 akhwat, langsung saja kita akan membahas 1:23 dan mendengarkan tausiah yang akan 1:26 disampaikan oleh guru kita. Tafadol 1:29 ustaz. 1:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:35 wabarakatuh. 1:37 Alfatihah hadi sayidina wa habibina 1:40 rasulillah Muhammad ibni Abdillah 1:43 sallallahu alaihi wasallam waa alihi wa 1:46 ashabihi wawajihi wurriyati baithikhwani 1:51 minalbiya mursalin walfiidinabi 2:04 abdurahmanullah 2:06 irfan Haji 2:09 Syafiami Wi Ahmad Hawani Nawawi Akbar 2:13 Jamin Nahdatul Ulama Kiai Muhammad 2:16 Hasyim Asari Akbar Jam Muhammad KJ Ahmad 2:19 Dahalan wawahi abina wa umatina wawajina 2:26 [mendengus] 2:26 muslimin wal muslimat mukmininahumul 2:30 fatihahubillahiminasyaitanirjim 2:33 bismillahirrahmanirrahim 2:36 Alhamdulillahiabbil alamin 2:39 arahmanirrahimiki yaumiddin iyaka 2:42 na'budu wa iyaka nastain ihdinatal 2:45 mustaqimatadzina 2:47 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 2:51 waladin 2:53 amin. Bismillahirrahmanirrahim. 2:56 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 3:00 wasalamu ala asrofil mursalin sayyidina 3:03 wa maulana Muhammadin waa alihi 3:07 wasohbihi ajmain amma baad fa 3:09 [mendengus] asq hadis kitabullah taala 3:13 wiriral hadi muhammadin shallallahu 3:15 alaihi wasallam 3:17 umur matuha wa bidah wa bidatinalah 3:23 waatin 3:24 finar 3:27 Para pendengar Radio Silaturahim dan 3:29 pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 3:32 Alhamdulillah kembali kita panjatkan 3:35 puji serta syukur ke hadirat Allah 3:38 Subhanahu wa taala yang senantiasa 3:41 melimpah curahkan nikmat karunianya 3:43 kepada kita, terutama nikmat iman dan 3:46 Islam, nikmat sehat walafiat, nikmat 3:49 panjang usia dalam taat, termasuk nikmat 3:53 dipertemukannya kita sore ini dalam 3:57 rangka menjalankan kewajiban kita 3:59 menuntut ilmu yang insyaallah Allah. 4:02 Pada sore ini kita akan membahas tentang 4:08 ma yustahabbu min ahwalil mtadal maut. 4:12 Apa yang disukai 4:15 ya dari [berdehem] ahwal orang yang 4:17 hendak meninggal ee ketika meninggal 4:22 ya atau dalam atau kita akan menjelaskan 4:26 tentang tanda-tanda orang yang akhir 4:29 hidupnya baik juga. perintah berhusnudan 4:34 kepada Allah ya, perintah takut kepada 4:38 Allah juga apa yang akan disaksikan min 4:43 asraril malakut. 4:46 Para pendengar ee radio silaturahim 4:49 rahimakumullah. 4:52 Am annal mahbubal maut min suratil 4:57 mukhtadar 4:59 wal hudu wasukun. 5:08 husnad billahi taala. 5:12 Ee ketahuilah bahwasanya 5:15 [mendengus] ee seperti minggu yang lalu 5:18 saya katakan bahwa orang 5:21 kita bisa mengetahui orang ini wafatnya 5:25 baik atau tidak itu adalah dari tanda 5:30 ya. Dari tanda. Nah, tanda ini 5:34 insyaallah menunjukkan ke arah sana 5:37 bahwa orang yang mati ini mati dalam 5:40 keadaan baik atau tidak baik, 5:44 ya. Nah, yaitu pertama adalah dilihat 5:48 dari surahnya, 5:51 kemudian yang kedua adalah lisannya, 5:56 yang ketiga adalah hatinya. 6:00 Namun sebelum menerangkan tentang itu, 6:03 karena ini adalah ketika wafatnya, nah 6:07 sebelumnya juga sudah ada tanda ya yang 6:11 [berdehem] akan kita ketahui bahwa dia 6:14 ini insyaallah akan menjadi orang yang 6:17 nanti wafatnya baik. 6:20 yaitu seperti hadis yang diriwayatkan 6:22 oleh Imam Tirmidzi, Imam Alhakim dari 6:26 sahabat Anas bin Malik radhiallahu anh. 6:30 Beliau berkata, bersabda Rasulullah 6:33 sallallahu alaihi wasallam, idza 6:36 aradallahu bibdin khairon istalah. 6:39 Allah itu apabila menghendaki baik pada 6:42 hambnya, ya maka si hamba itu 6:46 dipekerjakannya oleh Allah. 6:50 Nah, lalu ilila kaifa yastilu. Lalu 6:54 sahabat bertanya, "Bagaimana Allah 6:56 mempekerjakan orang itu, ya Rasulullah?" 6:59 Jawab Rasulullah, 7:01 yual, 7:06 yaitu Allah 7:10 diberikan taufik oleh Allah sehingga dia 7:14 melakukan amal saleh sebelum 7:16 meninggalnya. 7:18 Ya. Dan kemudian Allah cabut nyawanya 7:22 saat dia melakukan kebaikan-kebaikan itu 7:27 [mendengus] ya. Ee dulunya mungkin orang 7:30 ini adalah enggak benar ya ee dia adalah 7:36 penjahat. Bisa jadi seperti itu. Tapi di 7:39 akhir hayatnya menjelang wafatnya dia 7:43 insaf. Kemudian ya kemudian dia rajin 7:48 beribadah, 7:50 salat, berjamaah, 7:52 ngaji dan sebagainya lah. Itu namanya 7:55 Allah berikan taufik sebelum wafat ya 7:58 orang itu. Kemudian nanti Allah mencabut 8:02 nyawanya saat dia masih melakukan 8:05 kebaikan atau dalam keadaan ee baik-baik 8:09 itu. Ya, itu adalah tanda sebelum ee 8:14 wafatnya. [berdehem] 8:17 Kemudian juga 8:20 hadis riwayat Abi ee Ibnu Abi Dun dari 8:24 Sayidah Aisyah radhiallahu anha. 8:39 Apabila Allah menghendaki seorang hamba, 8:43 menghendaki kebaikbaik pada seorang 8:45 hamba, maka diutuslah 8:48 sebelum matinya, 1 tahun sebelum matinya 8:52 ya, yaitu satu malaikat yang malaikat 8:56 itu menunjuk jukan ke jalan yang lurus. 8:59 Lalu kemudian diberinya dia taufik oleh 9:02 Allah ya sehingga dia mati dalam 9:06 kebaikan itu ya. Redaksinya berbeda tapi 9:10 ee maknanya adalah ee sama ya hadis ini 9:16 dan [berdehem] 9:19 ee masih 9:21 banyak ee tanda-tanda yang lainnya ya. 9:26 Nah, sebaliknya sekarang ee orang itu 9:31 bisa menyebab ee bisa bisa menjadi suul 9:35 khatimah itu dikarenakan empat hal. 9:39 Seperti dijelaskan oleh beberapa ulama 9:42 ya, bahwa yang menjadikan penyebab 9:46 menjadi penyebab suul khatimah akhir 9:49 hirup yang buruk adalah ada empat. Yang 9:54 pertama attahawun bisalah 9:57 ya. Orang yang gegampang menganggap 10:00 rengemeh salat gitu tuh. Menganggap 10:03 enteng salat itu adalah tanda bahwa ini 10:09 orang akan suul khatimah. 10:11 Yang keduanya 10:14 adalah 10:16 ee wasurbul kham ya. Minum-minuman 10:20 keras. 10:22 ee narkoba lah. Nah, itu ee tanda-tanda 10:26 yang kedua bahwa orang ini akan namanya 10:30 ee akhir hidupnya buruk. Yang ketiganya 10:34 wauqul walidain. Durhaka pada ayah 10:37 bunda. 10:39 Ya, berdurhaka pada ayah bunda. Yang 10:42 keempatnya waadal muslimin. Dia suka 10:45 menyakiti kaum muslimin. [mendengus] Ya, 10:49 menyakiti kaum muslimin. Awas. Empat hal 10:52 ini maka jangan sampai kita lakukan 10:56 karena itu bisa menyebabkan kita suul 11:00 khatimah ya. Waladubillah. 11:05 Nah, kembali kepada tadi ketika 11:08 meninggal orang ini tanda-tandanya 11:12 bahwa dia meninggal dalam keadaan buruk 11:14 adalah satu dari surahnya, rupanya. 11:19 Ya, sebaliknya baik juga bisa dilihat 11:23 dari rupanya. 11:26 Ah, yaitu kalau rupa orang ini mau 11:30 meninggal tenang. 11:32 aluduun dia tenang enggak apa nam 11:36 gelisah ya kan kadang kita jumpai ada 11:39 orang mau meninggal itu wah gelisah 11:42 enggak mau diam ya nah itu itu tanda 11:45 tidak baik ya tapi kalau orang yang 11:48 tandanya baik dia mau meninggal itu diam 11:51 tenang ya selanjutnya kata Rasulullah 11:55 sallallahu alaihi wasallam 11:58 urqubul mayit salas 12:01 Perhatikan oleh kamu 12:04 mayit ya ketika ada tiga tanda 12:10 ya. Ada tiga tanda. Yang pertama id 12:13 rosaha jabinu. Apabila pelipisnya 12:16 keningnya itu berkeringat. 12:19 Itu satu ya. Karena orang mukmin itu 12:24 rohnya itu adalah ketika dicabut lewat 12:27 keringat. 12:29 Nah, beda dengan orang kafir itu dari 12:32 mulut seperti apa namanya? Keledai 12:35 [mendengus] ya. Jadi pertama apabila 12:39 pipisnya keningnya berkeringat 12:44 aina 12:45 wafi riwayatin wfat ya. Yang keduanya 12:49 matanya berair berlinang air mata kayak 12:54 orang menangis. Tapi kan berlinang atau 12:57 berair berurai air mata itu bisa jadi 13:01 karena sedih, bisa jadi karena senang, 13:05 karena bahagia. Ya, yang jelas ini yang 13:09 kedua tandanya adalah matanya berair. 13:13 Yang ketiga, 13:16 yang ketiganya adalah ee wayabisat 13:21 syafatah. 13:23 Bibirnya kering 13:25 ya. Bibirnya kering. Fahya min 13:29 rahmatillahi taala qod nazalat bih. Maka 13:33 tiga tanda itu adalah bagian dari rahmat 13:38 Allah yang telah diturunkan kepada si 13:41 hamba yang mau dicabut nyawanya itu. 13:45 Makanya Sayidah Aisyah radhiallahu anha 13:47 ketika Rasulullah ee wafat ya itu 13:51 menjelang beliau wafat kan kepala yang 13:55 mulia beliau itu di pangkuan Sayidah ee 13:57 Aisyah dan beliau terus mengusap ya ee 14:02 apa namanya keringat Rasulullah di 14:05 pelipisnya, di keningnya. Nah, itu tanda 14:08 bahwa orang yang matinya baik adalah 14:11 seperti itu. Yang pertama, ya. 14:14 [mendengus] 14:15 Kemudian wa 14:17 makn apabila orang itu mendengkur, 14:21 ngorok ya seperti ee yang dijerat 14:26 lehernya, hewan yang dijerat lehernya. 14:29 Kadang suka bunyi krokok krokok. Gimana 14:31 sih orang kalau dijerat lehernya? 14:34 Wah launuhu dan warnanya merah mukanya 14:38 warnanya kemerah-merahan. 14:40 Wazbadat 14:42 e syafatahu. Kemudian bibirnya berbusa 14:47 ya. Bibirnya berbusa. Nah tiga nih. Maka 14:52 fahua min adzabillah qod nazala bih. 14:56 Maka itu adalah bagian dari azab Allah 14:59 yang telah diturunkan kepadanya. Ya, 15:03 ketika dia dicabutnya, ketika dia 15:05 dicabut nyawanya. 15:08 Itulah tanda-tanda ketika dicabut 15:10 nyawanya. Sementara tadi kalau 15:13 sebelumnya ya orang yang baik itu diberi 15:18 taufik dulu oleh Allah 15:20 sehingga timbul dia insaf, dia bertobat, 15:25 sadar ya. Padahal dulu dosanya kayak 15:28 apa, kejahatannya kayak apa, gitu. 15:32 Sebaliknya kalau orang yang suul 15:34 khatimah ya dia itu nganggap remeh salat 15:39 kemudian juga durhaka pada ayah bunda, 15:43 kemudian apalagi dia suka minuman keras 15:48 lalu yang berikutnya suka menyakiti kaum 15:51 muslimin. Ya, itu adalah bagian ya tanda 15:56 dari orang yang ee nanti matinya akan 16:00 khususnul khatimah 16:02 eh suul khatimah, maaf. [mendengus] 16:05 Nah, ini para pendengar radio 16:07 silaturahim adalah mengenai surah atau 16:12 rupa, ya. Lalu bagaimana sekarang 16:17 ee tentang lisannya 16:20 ya, lidahnya. 16:22 Waquisanialimati 16:25 syahadah fahiya alamatulir. 16:30 Ciri lagi orang kalau matinya baik itu 16:34 lidahnya ini ya dia mau mengucapkan 16:39 kalimatus syahadah. Kalimah syahadah 16:42 yakni kalimat thayibah. Lailahaillallah. 16:48 Ya [mendengus] q Abu Said Alkudri 16:51 radhiallahu anh. Qa Rasulullah 16:53 sallallahu alaihi wasallam. Laqinu 16:56 mautakum lailahaillallah. 16:59 [mendengus] 17:00 Ee diriwayat berkata Abu Said al-Khudri 17:03 radhiallahu anh. 17:06 Beliau ee ee Rasulullah sallallahu 17:09 alaihi wasallam bersabda, kata beliau, 17:12 "Laqinu mautakum lailahaillallah." 17:15 Ya, ajarkan ya talkinkan oleh kamu 17:20 kalimat lailahaillallah 17:23 kepada mauta. Mauta itu mauta adalah 17:28 jamak dari mayit. 17:31 Mayit itu ee mengandung dua makna. Satu, 17:36 orang yang akan meninggal. Yang kedua 17:39 adalah orang yang sudah meninggal. Itu 17:42 mauta ya. Allah Subhanahu wa taala 17:46 berfirman di dalam Al-Qur'an, innaka 17:49 mayyitun wa innahum mayyitun. 17:54 Muhammad, kamu itu mayit. [batuk] 17:57 [berdehem] 17:58 Mereka juga mayit. 18:00 Padahal nabi itu masih hidup. Mereka 18:04 juga adalah orang-orang ee mereka juga 18:06 masih hidup. Tapi Allah menyebutnya 18:09 mayit. Maka mayit maknanya orang yang 18:12 akan meninggal. 18:14 Yang keduanya mayit maknanya orang yang 18:16 sudah meninggal. Yukjul hayya minal 18:20 mayyit waukrijul mayit minal. Allah 18:25 mengeluarkan yang hidup dari yang mati 18:28 dan mengeluarkan yang mati dari yang 18:30 hidup. Kata mayit di sini adalah memang 18:34 yang sudah mati ya, enggak ada sudah 18:37 enggak ada ruhnya. Nah, karena itulah 18:39 maka ya di kalangan kaum muslimin 18:44 seperti misalnya didatul Ulama, 18:47 ulama-ulama Datul Ulama ya yang beran 18:51 ahli sunah wal jamaah itu mereka suka 18:54 mentalkini dan yang ditalkini itu mereka 18:58 yang masih hidup atau akan meninggal 19:01 maupun yang sudah meninggal. Karena 19:05 lafaz mauta ini mengandung makna orang 19:09 yang akan meninggal atau orang yang 19:11 sudah meninggal. 19:14 Para pendengar dia silaturahim 19:16 rahimakumullah. 19:19 Ee [berdehem] 19:22 di dalam riwayat lain, 19:25 dalam riwayat Hudzaifah radhiallahu anhu 19:29 lakinu mautakum la ilahaillallah 19:32 fainnaha tahdimu ma qoblaha minal kya. 19:36 Ya, talkinkan kalimat lailahaillallah 19:40 kepada orang yang mau meninggal. 19:43 Karena ya kalimat tersebut dapat 19:47 menghancurkan 19:48 semua kesalahan yang dilakukan 19:52 sebelumnya. 19:54 Ya. [berdehem] 19:56 Ee kemudian dari Ibnu Abdunya 20:00 dari hadis Ibnu Mas'ud radhiallahu anh 20:04 diriwayatkan bahwa juga dari Abi 20:08 Hurairah fainna tahdimul khadimilul 20:14 bunyi. Dalam riwayat lain yaitu dia ini 20:17 bisa menghancurkan segala kesalahan 20:20 sebagaimana bah menghancurkan 20:23 gedung-gedung atau bangunan-bangunan. 20:27 Nah, demikian ya jemaah rahimakumullah 20:30 mengenai keutamaan berarti itu keutamaan 20:34 ee talkin ya kalimat lailah di akir. 20:37 Sementara dalam hadis lain dikatakan 20:41 begini, manana akhir kalamihi la 20:45 ilahaillallah dakalal jannah. Barang 20:48 siapa kalimat terakhir yang keluar dari 20:51 mulutnya itu adalah kalimah thayibah 20:54 lailahaillallah, 20:56 maka pasti orang itu akan masuk surga. 20:59 Ya, pasti masuk surga. 21:02 Nah, kemudian bagaimana, Pak, kalau 21:06 orang itu enggak pernah kita lihat dia 21:09 ini salat, enggak enggak pernah ke 21:11 masjid, tapi begitu akhir hayatnya dia 21:14 mengucapkan kalimat itu lailahaillallah. 21:16 Apa K masuk surga? Iya. 21:19 H ya Rasul enggak membatasi. Pokoknya 21:23 siapa saja orangnya yang akhir kalamnya 21:26 adalah lailaha masuk surga. [mendengus] 21:29 Woh kalau begitu enak dong. Kita enggak 21:32 usah salat, enggak usah puasa, enggak 21:34 usah zakat. Yang penting di akhir hayat 21:36 kita baca lailahaillallah. Coba deh ya. 21:41 Nah, coba saja ya oleh Anda. Kalau Anda 21:45 mau seperti itu, apakah itu mudah 21:48 mengucapkan kalimat tersebut para 21:50 pendengar? ya. Ee 21:55 ya 21:57 selanjutnya jemaah rahimullah, ada satu 22:02 ee kisah bahwa Allah Subhanahu wa taala 22:06 pernah memerintahkan kepada Nabi Musa 22:09 alaihialatu wasalam, "Musa, pergilah 22:12 kamu ke satu kampung." 22:15 Ya, karena di sana nih ada orang yang 22:17 membuat kerusakan di kampung. Jadi 22:20 membikin resah 22:22 ya usir keluarkan dari kampung itu. Maka 22:26 Nabi Musa pergi ke sana lalu diusirlah 22:31 orang itu dibuanglah ke sebuah pulau ya 22:33 atau sebuah kampung. 22:36 Nah, enggak lama kemudian Allah 22:37 memerintahkan lagi kepada Nabi Musa. 22:40 Musa pergilah kamu ke satu pulau atau ke 22:44 satu kampung. Di sana ada kekasihku yang 22:47 meninggal. rabat oleh kamu, urus oleh 22:51 kamu sebagaimana layaknya kau mengurus 22:55 kekasih-kekasihku." 22:57 Maka Nabi Musa pergi ke sana. Begitu 23:00 sampai di sana, kaget Nabi Musa. Karena 23:03 orang yang dimaksud adalah ini orang 23:06 yang dulu beliau usir atas perintah 23:09 Allah. Karena itu maka Nabi Musa 23:11 bermunajat kepada Allah Subhanahu wa 23:13 taala. Apa kata Allah? Benar sekali 23:16 Musa, itu adalah orang yang kamu usir 23:20 atas perintahku karena kefasikannya. 23:24 Namun di akhir hayat 23:27 dia ini ee mengadu kepadaku, bertobat 23:32 ya, mengakui kesalahan-kesalahannya 23:36 ya. bahwa beginilah 23:39 ya Allah ya nasib dari orang yang 23:42 berdosa pada saat ini. Andai saya ini 23:46 orang baik tentu ee istri saya, 23:50 anak-anak saya akan ada di samping saya. 23:54 Tetapi karena kepasikan, karena dosa 23:57 kejahatan yang saya lakukan. Jangankan 24:01 tetangga, jangankan orang lain. 24:03 Orang-orang yang saya cintai dan 24:07 mencintai saya pun jauh dari saya. Tapi 24:10 semua itu enggak jadi masalah. Kata dia, 24:13 "Asal jangan engkau yang meninggalkan 24:15 aku. Ya, engkaulah harapanku, engkaulah 24:20 siqahku." Begitulah. Nah, karena itu 24:24 Allah datangkan bidadari menjelma 24:26 sebagai istrinya, kemudian bunyan 24:29 anak-anak surga sebagai anak-anaknya 24:32 untuk menghibur, menyenangkan, 24:35 membahagiakan dia. Pertanyaannya 24:38 sekarang jemaah rahimullah, kalau orang 24:40 ini kemudian dibawa ke kampungnya, 24:43 apakah penduduk kampung itu akan nerima? 24:46 Jawabannya tentu pasti tidak. Ya, tidak. 24:50 Kenapa? karena mereka tidak ada yang 24:53 tahu tobatnya dia. Karena itu hanya 24:57 antara dia dengan Allah Subhanahu wa 24:59 taala. Nah, di sinilah para pendengar 25:03 yang harus kita ee ketahui ya. Setiap 25:08 manusia ini punya potensi untuk 25:11 melakukan kejahatan, punya potensi untuk 25:15 melakukan kebaikan. 25:18 Dan orang yang melakukan kejahatan, ada 25:22 harapan dia ini mendapat ampunan dari 25:26 Allah ya. Sehingga husnul khatimah. 25:29 Begitu juga orang yang berbuat baik pun 25:32 ada apa namanya? ada kemungkinan dia 25:35 kemudian khus suul khatimah dan 25:38 mendapatkan azab ee dari Allah Subhanahu 25:42 wa taala. Ya, coba lihat kurang 25:45 bagaimana ganasnya itu sahabat Umar bin 25:49 Khattab radhiallahu anhu. Dia mau 25:51 membunuh Nabi ya bukan cuma benci kepada 25:55 Nabi, mau membunuh Nabi. Tapi kemudian 25:58 Allah berikan taufik kepadanya. Ya, 26:02 berikan taufik kepadanya sehingga 26:05 akhirnya menjadi orang yang luar biasa. 26:07 Kita melihat orang-orang yang 26:09 jahat-jahat itu, apakah mereka tidak 26:12 mungkin diberi taufik oleh Allah? Dan 26:15 kita yang sudah melaksanakan kebaikan. 26:17 Apakah bukan hal mustahil suatu saat 26:20 kita akan apa namanya akan menjadi 26:23 fasik? itu kesemuannya adalah mungkin 26:26 sekali terjadi. Nah, karena itulah maka 26:29 kalau kita lihat ada tetangga kita ya 26:33 yang kita tidak tak pernah lihat dia 26:36 pergi ke masjid lalu ketika mati mau 26:39 disalatkan di masjid enggak boleh karena 26:42 orang ini enggak doyan masjid ya padahal 26:45 masjid kan bukan punya dia ya. 26:49 Menurut saya salatkan aja selama dia 26:52 orang Islam, seorang malam dia semuslim 26:55 ya punya kemungkinan bahwa di akhir 26:58 hayatnya dia itu taubatan nasuha 27:02 sebagaimana umatnya Nabi Musa 27:04 alaihialatu wasalam. Kita tidak tahu dia 27:07 ini ya ee hulimah hakikatnya atau tidak. 27:12 Karena itu kita salatkan saja. Andai 27:15 tidak diterima itu urusan Allah. 27:18 diterima itu juga urusan Allah. Kita ini 27:21 tidak punya hak untuk menghakimi orang 27:24 ini ee berhak mendapatkan azab atau 27:29 kenikmatan dari Allah Subhanahu wa 27:31 taala. Nah, seperti itu. 27:34 Kita hanya melihat tanda-tandanya saja, 27:38 namun hakikatnya hanya Allah Subhanahu 27:41 wa taala yang tahu. 27:43 Para pendengar di silaturahim yang 27:45 dirahmati Allah. Subhanahu wa taala. Ee 27:50 [berdehem] 27:52 kemudian eh ada yang pertama famanq 27:58 mauti wajabatul jannah qu ya rasullahanq 28:02 fiati. 28:04 Kalau orang ketika mati membaca 28:07 lailahaillallah itu masuk surga, lalu 28:10 bagaimana Rasulullah dengan orang yang 28:12 mengucapkannya semasa sehat, bukan 28:16 semata dia sewaktu dia cabut nyawanya. 28:20 Qala tilka ajab wa ajab kata Rasulullah 28:24 sallallahu alaihi wasallam itu lebih 28:25 wajib lagi. Lebih wajib lagi. H ya lebih 28:30 wajib lagi. Lebih wajib lagi. Nah. Nah, 28:34 kenapa demikian? Karena kalau lagi sakit 28:37 itu boleh jadi dia ini karena takut 28:41 neraka ya. Tetapi kalau lagi sehat kan 28:44 insyaallah enggak begitu. Nah, oleh 28:47 sebab itu dalam mentalini pun para 28:51 pendengar 28:52 jangan disuruh ya. Jadi kita bacakan 28:56 saja biar dia mengikuti mengucapkan 29:00 kalimat itu 29:02 ya. 29:03 Nah, ketika mengikuti berarti dia ikhlas 29:06 mengucapkan kalimat lailahaillallah 29:09 tadi. Tapi kalau disuruh misalkannya, 29:11 "Bang, ya ucapkan lailahaillallah, ayo 29:14 ucapkan lailahallah." Ya, boleh jadi dia 29:17 mengucapkan itu karena disuruh. Kalau 29:20 disuruh, jelas enggak ada manfaatnya 29:23 sama sekali kalimat itu baginya karena 29:26 tidak diucapkan dengan ikhlas. Padahal 29:30 kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, 29:31 "Barang siapa mengucapkan 29:33 lailahaillallah ya dengan ikhlas karena 29:37 Allah, surga ya masuk surga orang itu." 29:42 [mendengus] 29:45 Waqala Abu Hurairah radhiallahu anh 29:49 samitu Rasulullah sallallahu alaihi 29:51 wasallam yaakul. 29:53 Aku mendengar Rasulullah sallallahu 29:55 alaihi wasallam bersabda, 29:57 "Hadar malakul maut rjulan yamut 30:02 a fi halatin naza liqiruh." 30:06 Ya, malaikat maut itu mendatangi orang 30:09 yang akan mati di waktu naza ya yang mau 30:13 dicabut nyawanya. Fanadoro fiqolbi falam 30:17 yajid fi saian. Lalu diperhatikan oleh 30:21 malaikat maut hati orang ini tidak ada 30:23 sesuatu dalam hatinya. 30:26 Kemudian 30:32 lalu dibukalah 30:35 ya kedua rahangnya ini. Kemudian dilihat 30:39 oleh malaikat maut ujung lidahnya itu 30:42 nempel ke lak-lakan atas. Ke lak-lakan 30:46 ke langit-langit ya mulut. 30:49 Nah, 30:51 lalu apa? Yaakulu lailahaillallah. 30:56 Rupanya dia mengucapkan kalimat 30:58 lailahaillallah 31:01 fagufir lahu bikalimatil ikhlas. 31:05 Maka orang itu kemudian diampuni oleh 31:08 Allah segala dosanya disebabkan kalimat 31:12 ikhlas tadi. Ah, para pendengar radio 31:15 silaturahim rahimakumullah. 31:18 Ya, kalau ee kalau Anda 31:23 orang tareqah sangat memaklumi, misalkan 31:27 dalam tareqah itu ada tareqah qadiriah 31:31 ya yang bersanadnya 31:34 nanti jalurnya melalui Sayidina Ali dan 31:38 dari Sayidina Sayidina Ali dari 31:40 Rasulullah, Rasulullah dari Jibril, 31:43 Jibril dari Allah Subhanahu wa taala. 31:47 itu Qadiriah. 31:48 Kemudian satu lagi ada Naqsabandiyah. 31:52 Itu jalurnya adalah lewat sahabat Abu 31:54 Bakar Assiddiq. Abu Bakar dari 31:57 Rasulullah, Rasulullah dari Jibril, 32:00 Jibril dari Allah Subhanahu wa taala. 32:03 Kemudian dua tareqah ini digabungkan 32:07 oleh Zudin menjadi Qadiriah 32:11 Naqsyabandiyah. 32:13 Nah, selanjutnya 32:16 di dalam zikir orang Qadiriah 32:18 Naqsabandiyah ini ada zikir ee jahr, ada 32:22 zikir khafi ya, sir. Zikir sir dan zikir 32:27 jahr. Zikir jahr itu artinya zikirnya 32:30 disuarakan. 32:32 Keras mana jar itu keras, kencang 32:34 disuarakan. 32:36 Kalaupun tidak disuarakan 32:39 bibirnya bergerak. 32:41 bibirnya bergerak. Ya, itu namanya zikir 32:45 jahr. Nah, kemudian ada zikir sirnya 32:50 yaitu hanya di hati 32:53 ya, bibirnya pun enggak bergerak. Nah, 32:57 ketika zikir jahar itu maka dia ketika 33:02 berzikir melekatkan ujung lidahnya ke 33:05 lak-lakan atas. ya. Nah, kalau orang 33:10 yang bukan bukan enggak enggak enggak 33:13 bertareqah mungkin apa namanya 33:16 menganggap mana ajarannya dari Nabi yang 33:18 begini. Enggak ada ajarannya. Bukan 33:21 enggak ada sebenarnya tapi sampean yang 33:23 belum tahu ya. Apa yang tidak diketahui 33:27 oleh jenengan sampean bukan berarti 33:29 enggak ada 33:31 ya. Sebagaimana apa yang tidak diketahui 33:34 oleh kami bukan berarti enggak ada. 33:38 Begitu hebatnyaah kita kalau merasa 33:40 sudah mengetahui semuanya. Nah, para 33:43 pendengar silaturahim antara lain 33:46 dasarnya 33:48 mengucapkan zikir sirri dengan apa 33:51 namanya melekatkan lak-lakan atau lidah 33:55 itu ke lak-lakan atau ke langit-langit 33:58 adalah hadis dari sahabat Abi Hurairah 34:03 radhiallahu anha ini. radhiallahu anhu 34:06 ini. 34:15 Wal baihaqi f'bi min hadis ibni Abbas 34:19 juga Albaihaqi di dalam kitab subil 34:22 subil imannya sibul imannya 34:26 dari Ibnu Abbas beliau mengatakan iftahu 34:29 ala sibyyanikum awala kalimatin 34:31 bilailahaillallah 34:34 mulakan untuk anak-anakmu ya permulaan 34:38 kalimat yang diucapkan adalah 34:40 lailahaillallah 34:43 walakinuhum ajarkan kepada ajarkan 34:46 kepada mereka indal mauti 34:48 lailahaillallah kalimat lailaha 34:51 paling tidak kalau enggak laillah Allah 34:54 saya punya sahabat 34:56 di Pekalongan ya itu namanya Kiai 34:59 Nasiruddin. 35:01 Beliau ini ngadu saya Mas saya ini punya 35:05 anak sudah 4 tahun masih belum bisa 35:09 bicara. 35:11 Ya Allah, gimana kita sebagai orang tua 35:13 enggak enggak pusing anak [berdehem] 35:15 belum bisa bicara. Akhirnya 35:18 sudah ikhtiar ke sana ke sini sampai 35:21 akhirnya bertemu dengan seorang kiai ya. 35:24 Beliau mengatakan, "Mas Nasir 35:27 ya sampean enggak usah bingung-bingung 35:31 ya. Ajarkan aja anak sampean mengucapkan 35:35 Allah terus saja." Itu bisikan. 35:39 Kalau anak sampean 35:41 sudah bisa mengucapkan Allah, maka 35:44 kalimat-kalimat lain akan mengikut. 35:48 Jadi itu saja dahulukan yang lainnya 35:50 akan ngikut. 35:52 Jadi enggak usah dikerik dengan apa 35:54 namanya dengan 35:57 cincin emas atau sendok emas. Enggak 35:59 usah. Itu aja. Ajarkan Allah. Allah. 36:02 Begitu anak nanti sudah bisa mengucapkan 36:05 itu, maka kalimat lainnya brudul akan 36:08 ngikutin. 36:09 Nah, kembali kepada ini kata sahabat 36:12 Ibnu Abbas, "Mulakan anak kami itu 36:15 permulaan kalimat yang diucapkannya 36:17 adalah lailahaillallah. Kemudian nanti 36:19 di akhir hayatnya talkinkan ajarkan juga 36:23 kalimat lailahaillallah." 36:25 Faahu manana awalalau 36:29 manana [berdehem] 36:32 e awalu kalami lailahaillallah 36:36 wa akir kalam lailahaillallah 36:39 alasanah masan bin wahid. Karena barang 36:43 siapa yang permulaan kalimat yang 36:47 terucap dari mulutnya itu lailahallah 36:50 dan kalimat terakhirnya juga 36:52 lailahaillallah. Kemudian orang itu 36:55 hidup 1000 tahun maka maanin 36:59 wahid. Dia tidak akan ditanya tentang 37:02 satu dosa pun. Nah, kenapa ya? 37:06 Ini karena pengaruh dari kalimat itu 37:09 akan membentuk jiwa yang bertakwa kepada 37:13 Allah Subhanahu wa taala. 37:17 [berdehem] 37:20 Nah, Imam Attabrani dan Imam Baihaqi 37:24 beliau ini 37:26 ee menjelaskan 37:29 bahwa 37:31 jaar rajulun ilan Nabi sallallahu alaihi 37:34 wasallam. Seorang laki-laki datang 37:36 menghadap Rasulullah sallallahu alaihi 37:38 wasallam. 37:40 Faqala, "Ya Rasulullah, 37:42 inna gulaman qadar." 37:46 Rasulullah di sana ada 37:49 anak 37:51 ya yang dia ini sedang naja mau 37:54 meninggal. 37:56 Fayu lahu lailahaillallah. 38:00 Lalu kemudian ditalkinkan kepadanya 38:04 kalimat lailahaillallah fala 38:06 yastatuaqulaha. 38:08 Tapi dia tidak bisa mengucapkannya. 38:12 Q. Lalu Rasulullah bertanya, "Alakatih?" 38:18 Apakah orang itu dulu semasa hidupnya 38:20 biasa mengucapkan kalimat itu? 38:24 Ubala. Benar sekali Rasulullah. Dia 38:27 biasa mengucapkan kalimat lailaha 38:31 minha. Lalu apa yang menghalangi dia? 38:34 yang bisa menghalangi dia untuk 38:36 mengucapkan lailaha 38:39 meninggalnya. 38:41 An nabiu sallahu alaihi wasallam 38:45 maahuatal 38:46 gulam. Kemudian Rasulullah bangkit. 38:49 Sudah bangkit. Aku pun kata sahabat ee 38:52 apa namanya? ee Ibnu Abbas ee aku pun 38:57 bangun bersama dengan Rasulullah 38:59 sallallahu alaihi wasallam menemui ee 39:03 apa namanya? Anak tersebut. 39:06 Lalu Rasulullah berkata, "Ya gulam, qul 39:09 lailahaillallah." Nah, ucapkan 39:11 lailahaillallah. Anak itu la 39:16 Rasul, "Saya tidak bisa mengucapkannya." 39:19 Qalim, kenapa kamu tidak bisa 39:22 mengucapkan itu? Ya Qidati 39:26 karena saya durhaka pada ibu saya. 39:29 Akhirnya Rasulullah sallallahu alaihi 39:31 wasam bertanya, "Ayatun hiya masih 39:33 hidupkah katanya ibu kamu?" Q naam. Ya, 39:37 katanya Rasul masih hidup. Maka 39:39 Rasulullah mengutus seseorang untuk 39:42 membawa ibunya ke situ. Lalu setelah 39:44 ibunya datang, lalu oleh Rasulullah 39:47 diminta agar ibunya ini mau memaafkan 39:51 kesalahan si anak. 39:53 ya, minta ee memaafkan kalau enggak 39:56 dibakar kata ini anak ini. Akhirnya dia 40:00 mengatakan, "Ya, saya" katanya memaafkan 40:04 dia. Tapi Rasulullah kemudian bersabda, 40:07 "Faasidillahidina 40:10 biakiti." 40:12 Ya, kamu minta kesaksian kepada Allah, 40:14 minta kesaksian kepada kami bahwa engkau 40:17 sudah rida kepada anakmu. Ya faqat qitu 40:25 kata dia, "Aku sekarang sudah rida 40:28 kepada anak saya ya Rasulullah." Faqala 40:31 ya gulam qul la ilahaillallah. Faqala 40:35 lailahaillallah. 40:38 Nah, setelah ibunya rida, maka kata 40:41 Rasulullah, "Nak, ucapkan oleh kamu 40:44 lailaha." Anak [berdehem] itu langsung 40:46 mengucapkan lailahaillallah. Faqala 40:48 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, 40:50 "Alhamdulillahilladzi anqahu minanar." 40:53 Segala puji bagi Allah yang telah 40:55 menyelamatkan anak ini dari api neraka. 40:59 Ah, itu antara lain yang menyebabkan 41:01 orang bisa suul khatimah adalah seperti 41:03 tadi di atas sudah saya katakan 41:06 apa ee dia sembrono gitu ya, menganggap 41:11 ringan salat lalawora kalau kata orang 41:14 Sunda. Kemudian juga dia suka 41:17 minum-minum keras durhaka pada ee orang 41:21 tua dan menyakiti kaum ee muslimin. Dan 41:26 tentu masih banyak lagi ee tanda-tanda 41:29 yang lainnya. Semoga semoga Allah 41:32 Subhanahu wa taala selalu memberikan 41:35 taufik dan hidayah kepada kita sehingga 41:38 kita tidak menjadi orang yang 41:41 ee apa namanya? orang yang fasik tapi 41:45 justru dengan taufik dan hidayah Allah 41:48 Subhanahu wa taala kita menjadi 41:50 orang-orang yang saleh, orang yang 41:52 bertakwa kepada Allah sehingga saat 41:54 kematian nanti mati dalam keadaan husnul 41:57 khatimah. Wallahuam. 42:05 Dan khususnul khatimah seperti yang tadi 42:07 disampaikan oleh Ustaz Ahmad Jazuli 42:09 Kholil, Ikhwan dan Akhwat. ee tausiah 42:12 yang beliau sampaikan semoga menjadi 42:14 pembelajaran bagi kita dan semoga kita 42:16 bisa mengambil hikmah dan memetik 42:19 pelajaran darinya. Kami akan jeda 42:21 sejenak terlebih dahulu setelah kita 42:24 mendengarkan nasihat dari guru kita. Dan 42:28 seperti biasa, ikhwan dan akhwat, kami 42:30 akan mengundang Anda untuk bertanya 42:33 kepada ustaz yang mana pada sore hari 42:37 ini tema yang dibawakan oleh beliau 42:40 adalah tanda-tanda orang yang khususnul 42:44 khatimah. Kirimkan pertanyaan Anda di 42:47 0811999720. 42:52 Kami akan segera kembali setelah jeda 42:55 berikut ini. Tetaplah bersama kami. 43:14 Islam yang satu. Ikhwan dan Akhwat, 43:16 terima kasih Anda 43:18 masih menyimak siaran kami di sore hari 43:21 ini bersama guru kita Ustaz Ahmad Jazuli 43:25 Kholil. Temanya di sore hari ini yaitu 43:29 tentang tanda-tanda orang yang khususnul 43:32 khatimah. Kita ingin menyapa terlebih 43:34 dahulu ada pendengar kita Ibu Ani Khani 43:39 Hudaifah, Bapak Sayan Rohili, Bapak 43:42 Arwin, lalu ada Bapak Musyawir, Bapak 43:45 Afandi, lalu ada Bunda Nurjanah binti 43:48 Madiio dari Singapura, kemudian ada Nana 43:52 Sumpa, Nana Sumarna Eyang Sri, lalu ada 43:56 Ibu Kartini di Depok dan dari Ibu Umama 44:02 begitu Ya, kita awali pertanyaan pertama 44:05 dari Bapak Sayad Rohili, Ustaz. 44:08 Asalamualaikum warahmatullahi 44:10 wabarakatuh. 44:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:13 wabarakatuh. 44:15 Dalam kita beribadah kepada Allah 44:17 subhanahu wa taala, memperbanyak amalan, 44:20 apa biar kita meninggal dunia 44:22 digolongkan husnul khatimah. Kemudian 44:26 dari ee 44:30 Bapak 44:32 Arwin. Oh, tidak. 44:35 Itu dulu, Ustaz. 44:37 Baik. 44:38 Bismillahirrahmanirrahim. 44:40 Satu pertanyaan yang sangat bagus sekali 44:43 ya. 44:43 Heeh. 44:44 Bagaimana kalau ada amalan yang harus 44:48 kita amalkan sehingga menyebabkan kita 44:52 husnul khatimah? Yang pertama jelas ya, 44:55 perintah Allah kita jalankan. 44:58 Kemudian 45:00 ada hadis dari 45:03 ee 45:05 ini 45:07 siapa namanya ya? 45:10 ee hadis riwayat 45:13 ee 45:16 dari Hakim dan riwayat Hakim 45:21 dari dari Said Saad bin Abi Waqqas. 45:27 Beliau kemudian berkata, "Hal adulukum 45:31 al ismillahilam." 45:34 H. 45:34 Maukah aku tunjukkan kepada kamu 45:37 ismulam? 45:39 yaitu 45:41 doa Yunus. Doanya Nabi Yunus. 45:45 La ilahailla anta 45:48 subhanaka inni kuntu minadzolimin. 45:52 Ya, barang siapa muslim mana saja yang 45:56 waktu sakitnya membaca 40 kali 46:00 lailahailla anta subhanaka inni kuntu 46:03 minadzolimin. 46:05 Kalau dia meninggal, 46:08 artinya ee dari sakitnya itu menyebabkan 46:11 kematiannya maka iya ajru syahidin. 46:16 Maka Allah akan berikan kepadanya pahala 46:20 orang yang mati syahid. Wain baria baria 46:24 magfuron lah. Kalau seandainya kemudian 46:27 dia sembuh, maka dia sembuh dalam 46:32 keadaan dosanya sudah diampuni oleh 46:35 Allah. Jadi selama sakit baca 46:38 lailahailla anta subhanaka inni kuntu 46:41 minadzolimin 40 kali. Riwayat lain ada 46:45 lagi yaitu surah ikhlas. La ilaha eh qul 46:49 huallahu ahad. Allahusad lam yalid walam 46:52 yulad walam yakun lahu kufuwan ahad. 46:55 Sama itu juga adalah 40 kali. 46:59 Ee kemudian 47:02 dari Abi Hurairah 47:04 bahwa sahabat Abu Hurairah menjelaskan 47:10 ee barang siapa yang mengatakan 47:14 mengucapkan di waktu sakit 47:16 lailahaillallah 47:18 yuhyi wa yumit wahua hayyun la yamut 47:23 wasubhanallahbil 47:25 ibad wal bilad walhamdulillah 47:34 Allahu Akbar. 48:02 Nah, kalau doa ini dibaca ya ee kemudian 48:06 orang itu meninggal 48:12 maka dia akan dihantarkan ke dalam 48:15 kerida ke keridaan Allah dan surganya. 48:20 Nah, kemudian wain kunta qodtaunuban 48:25 taballahu alaik. Kalau kamu melakukan 48:29 beberapa dosa, maka Allah akan terima 48:32 tobatnya, akan Allah ampuni. Itu doa 48:37 yang sangat bagus kalau ee kita dalam 48:40 keadaan ee apa namanya? sakit ya. Atau 48:45 ada lagi ya riwayat lain yaitu membaca 48:49 lailahaillallahul 48:51 halimul karim. Lailahaillallahul 48:55 halimul karim. Tiga kali. 48:58 Alhamdulillahiabbil 49:00 alamin. Tiga kali tabarakalladzi 49:04 biyadihil mulku yuhyi waumit 49:08 wahua ala kulliin qodir. 49:11 Nah, itu satu kali ya. Mau tiga kali ya 49:15 enggak apa-apa. Maka insyaallah 49:17 bacaan-bacaan ini akan menyebabkan kita 49:22 ee 49:23 menyebabkan kita wafat dalam keadaan 49:26 husnul khatimah. Tapi yang paling pokok 49:29 tentu adalah kita jalankan salatnya. 49:33 Heeh. 49:33 Ya. Perintah-perintah yang lainnya. Nah, 49:36 nah di akhir hayat di waktu sakit baca 49:40 kalimat ini. Insyaallah 49:43 ya kita akan wafat dalam keadaan husnul 49:47 khatimah. 49:47 Khatimah. Amin. 49:49 Allah. 49:50 Baik. Ada Bapak Haji Raya di Depok. Pak 49:54 Ustaz ingin bertanya. Asalamualaikum 49:56 warahmatullahi wabarakatuh. 49:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:00 wabarakatuh. 50:01 Alhamdulillah. Terima kasih atas 50:03 tausiahnya, Ustaz. mau bertanya, usia 50:06 saya sudah lansia. Tolong berikan 50:08 langkah-langkah yang menghantarkan kita 50:10 menjadi husnul khatimah di Bapak Raya di 50:15 Sawangan. Kemudian dari Ibu Kartini di 50:18 Depok. Ustaz, benarkah orang yang sedang 50:21 sakaratul maut diperlihatkan 50:23 kejadian-kejadian yang pernah ia perbuat 50:26 semasa hidupnya? Terima kasih, Ustaz. 50:29 Baik. [mendengus] 50:30 mengenai bagaimana langkah-langkah ya 50:33 supaya kita husnul khatimah. Tadi kan 50:36 sudah saya sampaikan Allah itu kalau mau 50:40 menghendaki orang ini ya menghendaki 50:42 baik pada seorang hamba, maka diberinya 50:46 hamba itu taufik oleh Allah sehingga 50:48 melakukan amal saleh. Lalu nanti Allah 50:51 mencabut nyawanya saat dia berlakukan ee 50:56 apa nam amal saleh. Jadi itu sudah 51:00 mendekati kematian itu kita diberi 51:02 taufik oleh Allah mau menjalankan ya 51:06 perintah-perintah Allah menjauhi 51:07 larangan-larangan Allah. Nah, ini adalah 51:10 tanda-tandanya yang bisa mengantarkan 51:13 kita ke sana. Karena itu kita lakukan 51:16 ini. Kemudian [mendengus] sekarang 51:18 apakah benar kalau orang mau meninggal 51:21 diperlihatkan 51:23 amal yang kita lakukan selama hidup? 51:25 Tidak. Ya, yang diperlihatkan bukan itu. 51:28 Yang diperlihatkan berdasarkan hadis 51:30 Nabi sallallahu alaihi wasallam adalah 51:32 satu tadi rupa malaikat ya. Kalau memang 51:37 orang saleh, malaikat maut ini akan 51:39 menjelma pemuda yang sangat ganteng, 51:42 yang sangat harum baunya, berpakaian 51:45 [berdehem] 51:46 serba indah sekali sehingga menyenangkan 51:49 ee membuat kita ini ee apa? Nikmat 51:53 memandangnya. Lalu malaikat maut juga 51:56 membawa 500 malaikat rahmat yang akan 51:59 menyampaikan kabar gembira. Satu berita 52:02 yang disampaikan satu malaikat dengan 52:04 berita yang disampaikan malaikat lainnya 52:07 berbeda. Lalu kemudian juga malaikat 52:10 Raqib dan Atid akan menjelma mengucap 52:13 mendoakan kepada orang tersebut doa yang 52:16 baik. 52:17 Lalu kemudian yang ke yang berikutnya 52:20 akan diperlihatkan oleh Allah tempat 52:23 yang akan ditujunya surga atau neraka 52:27 ya. Nah, adapun mengenai amalamal 52:31 perbuatan kita itu diperlihatkannya 52:34 bukan ketika dicabut nyawa, tapi nanti 52:38 sesudah dicabut nyawa ketika itu baru 52:41 kita akan diperlihatkan sehingga kita 52:44 mengetahui semua apa yang kita lakukan 52:47 selama hidup di dunia. Ya, itu dijelas e 52:51 nanti akan akan terpampang [berdehem] 52:57 apa namanya sehingga dalam inial 53:01 kitabir 53:03 wotan illa asoha. Ini katanya kitab apa 53:07 ini? Tidak ada satu kesalahan yang besar 53:12 maupun yang kecil melainkan semuanya ada 53:14 catatannya. Dan kita nanti akan membaca 53:17 itu semua dalam waktu yang relatif 53:20 sangat singkat sekali. Begitu ya, Bapak 53:23 yang di mana? Depok atau saya mana ya? 53:25 Iya. 53:26 Jadi kalau diperlihatkan amal-amal buruk 53:29 enggak ya. Saya enggak enggak enggak 53:32 mendengar dan belum. 53:35 Tapi kalau yang tadi empat memang ada 53:37 dasarnya. Wallahuam. 53:39 Baik. Kemudian ada Ibu Umama. Pak Ustaz. 53:44 Asalamualaikum warahmatullahi 53:46 wabarakatuh. 53:48 Ustaz, saya ingin bertanya. Kalau 53:50 seorang ibu pernah dimarahi sama anak 53:54 yang memang ibunya ada kesalahan 53:56 sebelumnya, tapi berat untuk 53:58 memaafkannya. Mohon jawaban dari Ustaz. 54:01 Kemudian pertanyaan selanjutnya dari 54:05 Ibu Yuli di Pondok Labu, Jakarta 54:08 Selatan. Ustaz, kalau seseorang banyak 54:10 beramal tapi tidak pernah mengumbar 54:13 senyum lalu wafat dalam keadaan biasa 54:16 saja, apakah itu lebih mulia daripada 54:18 orang yang meninggal dengan senyum tapi 54:20 sedikit amal? Terima kasih, Ustaz. 54:25 Tadi pertanyaan yang pertama apa, Gus? 54:27 Karena enggak ini putus-putus tadi yang 54:29 pertama. 54:29 Oh, maaf, mohon maaf, Ustaz. Ee 54:31 pertanyaan pertama, bagaimana jika 54:33 seorang ibu pernah dimarahin sama anak 54:37 yang memang ibunya ada kesalahan 54:38 sebelumnya tapi berat untuk 54:40 memaafkannya? 54:43 Begitu, Ustaz? 54:45 Baik. Yang berat memaafkan itu ibunya 54:48 gitu ya? 54:49 Ee kurang jelas juga, Ustaz. Tidak di 54:52 Iya. Iya. 54:53 Baik. Kemungkinan ini ibunya punya 54:57 kesalahan dimarahi oleh anaknya. ibunya 55:00 enggak terima gitulah. 55:02 Heeh. 55:02 Sehingga ibunya enggak bisa memaafkan 55:08 ee anak kepada orang tua ya. Kalau 55:12 sebaiknya 55:14 apapun yang dilakukan oleh orang tua ya 55:18 perlu kita marah ya jangan marah. Kita 55:22 beri kasih kasih nasihat. Kalau 55:25 kelihatannya dia itu nasihat, tentu 55:28 dengan cara yang yang baik, yang sopan, 55:31 yang pantas kepada orang tua. Kalau 55:34 kelihatannya dia itu 55:38 mulai cemberut umpamanya atau orang 55:40 suka, hentikan. Sudah, jangan diteruskan 55:43 bicaranya. Nah, kalau seperti itu, 55:46 insyaallah nanti ee kalau orang tua 55:49 enggak suka itu tidak akan berpengaruh 55:52 kepada kita insyaallah. Tapi kalau kita 55:54 meneruskan apalagi ngotot merasa kita 55:57 benar itu berbahaya seperti itu. 56:00 Walaupun memang ibu kita salah ya. Jadi 56:03 tetap kesalahan orang tua kita anggap 56:09 gitu ya. Ee saya masih ingat ibu saya 56:14 itu kalau marahin anak ya enggak ada 56:17 satuun anak-anaknya yang berani ee 56:20 menjawab. Walaupun benar ya, walaupun 56:23 benar. Nah, cuma ada satu abang ee saya 56:26 saudara. Jadi kalau dia di diomelin sama 56:30 orang tua, dia masuk ke kamar kemudian 56:34 buru-buru tidur karena dia 56:39 apannya takut menjawab ya. Takut 56:42 menjawab. Supaya enggak menjawab maka 56:44 dia suka suka masuk ke kamar buru-buru 56:47 tutup ee telinganya pakai bantal. 56:51 ya karena masalahnya apa? takut 56:54 menjawabnya itu insyaallah kalau ini 56:56 adalah apa namanya ee baik yang semacam 57:00 ini yaun 57:04 orang tua ya kalaupun dia s 57:09 mereka ya tapi berilah nasihat kalau 57:14 memang sudah dinasihati rupanya enggak 57:17 terima berhenti. Sudah kemudian mengadu 57:20 minta kepada Allah biar Allah yang 57:22 menyadarkannya. 57:23 Ya, cari selalu keridaan orang tua 57:27 karena di situlah letak keridaan Allah 57:29 Subhanahu wa taala. Wallahuam. 57:31 Baik. Kemudian pertanyaan dari Bu Yuli 57:35 di Pondok Labu, Pak Ustaz. Kalau 57:37 seseorang banyak beramal tapi tidak 57:39 pernah mengumbar senyum. 57:42 Oh. 57:43 Lalu wafat. Iya. [mendengus] 57:47 Jadi orang mengumbar senyum 57:50 ee sebenarnya bukan bukan senyumannya 57:54 ya. Yang paling penting memang 57:56 albasyasyah sunah. Senyuman itu adalah 57:59 perilaku Rasulullah. Sangat baik sekali. 58:02 Ah, tapi ingat yang namanya akhlak itu 58:06 akhlak itu bukan 58:10 Allah akhlak itu bukan ee ucapan 58:14 ya, tapi akhlak itu adalah kecenderungan 58:17 hati kepada perbuatan yang baik. 58:21 Apakah kalau orang enggak apa namanya 58:24 ada orang minta bantuan enggak membantu 58:27 berarti dia bakhil? Belum tentu 58:30 [mendengus] 58:31 ya. Belum tentu dia itu bahil. Mungkin 58:33 karena memang lagi tidak punya duit 58:36 makanya dia tidak membantu. Makanya 58:41 apakah orang kalau membantu itu berarti 58:43 dermawan? Dia belum tentu juga. 58:45 Tergantung yang dibantunya apa. Kalau 58:47 ada orang mau mengadakan membuat sesuatu 58:51 dan itu adalah perbuatan yang enggak 58:52 baik, membutuhkan bantuan dari 58:55 masyarakat, kita membantunya. Itu bukan 58:57 dermawan namanya. 58:59 Ya. Jadi akhlak bukan perbuatan. 59:03 Iya. 59:04 Juga bukan pengetahuan akhlak itu. Tapi 59:07 akhlak itu adalah 59:11 kebaikan. 59:12 H. 59:12 Kalau umpamanya begini ya, kita melihat 59:16 di televisi itu ada ibu-ibu yang 59:19 ngambilin nasi dari tempat sampah 59:21 kemudian dicuci. sudah dicuci kemudian 59:24 dijemur. Lalu kata dia nanti kalau mau 59:27 mau masak baru kemudian tuh nasi-nasi 59:30 yang dijemur tadi diangetin sama dia. 59:34 Nah, kita begitu melihat itu hati 59:37 rasanya perih sekali. 59:41 Andai orang itu dekat atau saya dekat 59:44 dengan orang itu, tiap hari pagi sore 59:47 akan saya kirimi ee nasi. ya. Nah, ini 59:50 akhlak sudah enggak berbuat ya. Enggak 59:53 berbuat dia, tapi dia berakhlak yang 59:57 mulia. Nah, senyuman boleh jadi senyuman 1:00:01 itu adalah karena memang keluar dari 1:00:03 hati, tapi boleh jadi juga senyuman itu 1:00:06 cuma penghias bibir semata. Tapi 1:00:12 maka itulah yang disebut dengan akhlak. 1:00:15 Nah, jadi kalau kita banyak senyum dan 1:00:18 itu adalah memang dari hati, maka 1:00:21 insyaallah akan sangat bermanfaat sekali 1:00:24 ya. Tetapi kalau cuma di mulut saja, 1:00:27 insyaallah enggak ada manfaatnya untuk 1:00:30 akhiratnya nanti. Cuma di dunia saja. 1:00:33 Jadi yang dan juga senyum bukan berarti 1:00:36 menunjukkan bahwa orang itu nanti kalau 1:00:39 mati senyum 1:00:42 apa namanya tanda bahwa dia ini khusus 1:00:44 khatimah juga enggak enggak jaminan. 1:00:47 yang ada keterangan dari Rasul tadi yang 1:00:49 tidak saya yang tadi yang tiga itu yang 1:00:53 saya sebut yang sudah saya sebutkan 1:00:55 karena itu adalah sabda dari Nabi kita 1:00:58 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 1:00:59 enggak mungkin bohong. Wallahualam. 1:01:02 Baik, Ustaz. Ke ada pertanyaan dari 1:01:05 Bapak Kundarto, Pak Ustaz. Dua 1:01:07 pertanyaan lagi, Ustaz, ya. Ee 1:01:09 asalamualaikum warahmatullahi 1:01:10 wabarakatuh, Ustaz. Saya mau bertanya. 1:01:13 Apakah orang tua saya meninggal di malam 1:01:16 Jumat dikategorikan khususnul khatimah 1:01:20 dan masuk surga? Kemudian selanjutnya 1:01:23 pertanyaan dari Ibu Rina di Senin. 1:01:28 Ustaz, kalau tanda khususnul khatimah 1:01:30 itu wajah cerah saat meninggal, lalu 1:01:32 bagaimana dengan orang yang meninggal 1:01:34 karena kecelakaan dan wajahnya rusak? 1:01:37 Apakah ia apakah itu berarti ia tidak 1:01:40 mendapatkan husnul khatimah atau 1:01:42 bagaimana, Ustaz? Terima kasih. 1:01:43 Bismillahirrahmanirrahim. 1:01:46 Ee 1:01:48 orang yang meninggal di malam Jumat atau 1:01:51 hari Jumat itu tanda bahwa dia orang 1:01:53 baik. 1:01:54 H 1:01:54 ya. Tanda bahwa dia itu adalah orang 1:01:57 [berdehem] baik. Kemudian sekarang kalau 1:01:58 orang kecelakaan itu bagaimana? Apakah 1:02:02 khusnul khatimah atau tidak? Sekali lagi 1:02:05 mengenai khusnul khatimah itu hakikatnya 1:02:08 itu kan cuma Allah yang tahu ya. 1:02:10 Betul. 1:02:13 Adanya saja. Nah, sekarang orang 1:02:16 kecelakaan itu bisa jadi adalah karena 1:02:18 keinginan dirinya, bisa jadi juga itu 1:02:21 adalah satu musibah. Kalau itu adalah 1:02:24 musibah, jelas musibah itu akan 1:02:26 mengampuni dosa orang yang kena musibah. 1:02:30 Dan itu sebagai tanda bahwa dia orang 1:02:32 baik. 1:02:33 Ya, seperti itu. Insyaallah. Insyaallah 1:02:35 itu orang baik karena musibah, kena 1:02:38 bencana ya ketiban 1:02:44 dan itu kalau Bapak atau Ibu baca di 1:02:47 dalam kitab Ianat 1:02:50 Thbin itu masuk dalam kategori orang 1:02:52 yang mati syahid akhirat yang seperti 1:02:55 itu 1:02:55 ya. Barangkali ini saja ya dulu yang 1:02:58 bisa sampaikan se ini. 1:03:00 Semoga Allah subhanahu wa taala 1:03:01 panjangkan umur kita dalam taat. 1:03:03 Amin. Amin. 1:03:04 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 1:03:06 diridai dan dicintainya. Allah hiasi 1:03:09 hati kita dengan akhlak yang mulia. 1:03:11 Allah 1:03:14 Allah limpahkan rahmat, taufik, dan 1:03:16 hidayah kepada kita anak cucu kita 1:03:19 sehingga selama hidup kita istikamah 1:03:21 menjalankan perintahnya menj larangannya 1:03:23 dan manakala wafat semoga Allah wafatkan 1:03:26 kita semua dalam keadaan husnul 1:03:28 khatimahbana 1:03:30 minana 1:03:33 aminahmatika yainbanaun 1:03:39 amin amin 1:03:41 Muhammadin. 1:03:44 Amin. Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:46 wabarakatuh. 1:03:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:48 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 1:03:51 tausiahnya di hari ini dari Bapak Silver 1:03:55 Ropo. Kemudian ada Ibu Anggit. 1:03:59 Alhamdulillah menyimak toes sore dari 1:04:01 Ustaz Jazul Kholil. Lalu ada Bapak Nana 1:04:04 Sumarna. Kemudian Ibu Nurjana. Ee terima 1:04:09 kasih Ustaz. Kami menyimak dari 1:04:11 Singapura. Semoga Ustaz sehat selalu. 1:04:13 Begitu pula dengan kru Rasil. 1:04:16 Dan Bapak Arwin juga mengucapkan semoga 1:04:20 ustaz dan juga pejuang dakwah serta para 1:04:22 pendengar radoasil selalu dalam keadaan 1:04:24 sehat walafiat serta dalam lindungan 1:04:26 Allah. 1:04:27 Amin. 1:04:28 Ibu Hani Kemayoran hadir menyimak dari 1:04:30 awal. Terima kasih, Ustaz. Jazakallah 1:04:33 ikhwan dan akhwat. Kami undur diri dari 1:04:35 ruang dengar Anda. Terima kasih atas 1:04:37 segala perhatian yang telah Anda berikan 1:04:39 kepada kami. Akhirul kalam, 1:04:41 subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:04:43 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:04:46 atubu ilaik ilqab billahi taufik wal 1:04:48 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:04:51 wabarakatuh.