Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:13 [Musik] 0:27 [Musik] 0:44 [Musik] 0:58 allahbbarbarbar 0:59 [Musik] 1:05 [Musik] 1:22 [Musik] 1:28 bbb 1:33 [Musik] 1:43 [Musik] 2:00 [Musik] 2:21 [Musik] 2:34 [Musik] 2:50 braasil 2:51 [Musik] 2:57 [Musik] 2:58 TV 3:01 [Musik] 3:09 Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum 3:11 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan akhwat 3:15 rahimakumullah Alhamdulillah 3:17 wasyukurillah kita dikaruniai kesempatan 3:20 untuk berada bersama-sama di sekat acara 3:24 wirausaha muslim dari Radio Silaturahim 3:27 untuk Islam yang satu ini dan tentu 3:31 saja kebersamaan ini mudah-mudahan akan 3:34 memberikan manfaat bagi kita Untuk jauh 3:37 lebih mampu menjadi hamba Allah 3:40 sebagaimana yang 3:42 diharapkan dan tidak lupa salam selawat 3:45 kita lantunkan kepada kekasih umat 3:47 junjungan kita bersama Muhammad 3:50 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam 3:52 beserta keluarga dan 3:54 kerabatnya ikhwan akhwat untuk wirausaha 3:58 Muslim kita selalu 4:00 menghadirkan Valentino dinsi yang begitu 4:03 banyak kreasinya untuk hal-hal terkait 4:05 dengan 4:07 bagaimana kita mampu berdiri di atas 4:11 kaki kita sendiri sebagai umat muslim 4:15 dan beliau sudah ada di sini 4:16 asalamualaikum warahmatullahi 4:17 wabarakatuh Waalaikumsalam 4:19 warahmatullahi 4:21 wabarakatuh 4:23 alhamdulillah covid tetap saja membuat 4:26 langkah maju ke depan hari ini bicara 4:28 soal begitu banyaknya orang-orang yang 4:32 em mengubah Bagaimana jalan langkah ke 4:35 depan karena adanya pandemi ini 4:38 menghambat ini dan itu gitu gimana bisa 4:42 punya usaha sendiri yang keren Iya 4:44 Bismillahirrahmanirrahim eh Mbak Nuning 4:47 jadi saya teringat 16 tahun yang lalu 4:50 buku saya eh menjadi International 4:53 bestseller judulnya Jangan mau seumur 4:55 hidup jadi orang gajian Ayo siapa yang 4:57 sudah baca bukunya dan siapa yang sudah 4:58 punya bukunya ya yang belum punya 5:00 bukunya Ayo cari cari cari atau 5:02 pesanpesanpesan judulnya Jangan mau 5:04 seumur hidup jadi orang gajian di awal 5:08 buku itu di halaman pertama Kalau Anda 5:10 yang punya bukunya buku warna kuning 5:12 kunyit ya itu saya tulis sampai hari ini 5:16 sudah 16 tahun berlalu saya tantang 5:19 orang untuk bisa merevisi kata-kata saya 5:21 itu sampai hari ini belum ada yang bisa 5:23 merevisi n bunyinya apa bunyinya begini 5:26 satu hal yang Saya jamin suu saat Anda 5:29 pasti kehilangan 5:31 pekerjaan suatu saat Anda pasti 5:34 kehilangan pekerjaan apakah karena 5:36 pensiun orang yang pensiun hilang enggak 5:39 pekerjaananya I hilang 5:42 dipecat tadi di luar kita 5:44 ngomong-ngomong Mak Nuning ya banyak 5:45 teman-teman yang dipecat karena berbagai 5:47 macam kasus kalau orang dipecat 5:49 hilangkan pekerjaannya Iya atau 5:51 perusahaan tempat anda bekerja 5:54 bangkrut dan selama during covid-19 ini 5:59 Saya tidak tahu ada berapa ratus ribu 6:02 perusahaan yang bangkrut yang jelas 6:04 angka yang di phk-nya itu pengangguran 6:06 itu jumlah kira-kira 11,9 juta orang 6:10 artinya semua orang itu kehilangan 6:12 pekerjaan nah buku saya saya hilang buku 6:15 saya mengajak anda 6:18 berpikir think kemudian bertindak and 6:22 then act Sebelum masa itu terjadi jadi 6:26 saya selalu mendahului zaman saya berik 6:29 mengajak teman-teman semua berpikir 6:32 mengajak umat Islam Berpikir sebelum 6:34 masa itu tiba dan masa itu sudah tiba 6:38 tapi di dalam buku itu saya tulis juga 6:40 pepatah Cina ya dengan huruf bahasa Cina 6:43 yang kalau dibaca tulisannya dibacanya 6:45 way W itu artinya treat and 6:50 opportunity artinya masalah dan peluang 6:53 artinya di satu sisi ada masalah di satu 6:56 sisi lagi ada peluang di satu sisi ada 6:59 persoalan bagi orang lain tapi di satu 7:01 sisi persoalan itu bisa menjadi Jalan 7:05 rezeki bagi orang lain Jadi sebelum ke 7:07 rasil ini tadi saya mampir ke rumah 7:10 kawan saya saya panggil dia Profesor 7:12 Prof Zaki eh kawan akrab saya sejak 7:16 mulai dari SMA dan ketika sama kami 7:19 masuk di UI beliau enggak betah 7:22 kuliahnya kemudian keluar dari UI satu 7:25 semester saya menyelesaikan sampai 7:26 selesai tapi ketika dia keluar dia masuk 7:28 ke kimia analis di mana tuh Bogor ya 7:32 saya bilang 7:34 k pesan gua satu ini pesan saya 30 tahun 7:37 yang lalu kepada Prof Zaki ni pesan gua 7:40 satu El selesai dari sini Lu kerja di 7:45 perusahaan-perusahaan 7:46 multinasional nanti suatu saat kita 7:48 bikin pabrik sendiri benar dia akhirnya 7:52 kerja di Unil KJA di Ken KJA di 7:55 macam-macam perusahaan multinasional 7:57 pergi sampai keliling dunia ya belajar 7:59 tentang e chemikal belajar tentang 8:01 deterjen belajar tentang cuci piring 8:04 belajar tentang P lantai dan Tadi saya 8:06 ketemu saya bilang key it is the right 8:10 time ini saatnya kita mulai merintisnya 8:14 kamu pensiunnya kan e kira-kira 5 tahun 8:16 lagi Sekarang kita Rintis jadi 8:19 pembicaraan saya pagi ini tentang UMKM 8:22 muslim usaha mikro kecil dan menengah 8:25 muslim Jadi sebetulnya Saya ingin 8:27 ngomongkan tentang UMKM muslim ini akhir 8:29 tahun tapi rupanya qadarullahnya it is 8:33 the time Saya harus berbicara Kenapa 8:35 begini ikhwan akhwat dirahmati Allah 8:38 jadi kan serial tentang SDI baru 8:42 Syarikat Dagang Islam baru yang sering 8:44 saya omongkan di rasil ini Ayo 8:46 teman-teman yang belum bergabung dengan 8:47 SDI baru bisa dibuka situsnya 8:51 wwwsdibaru.id 8:54 www.sdibaru.id nah saya bicara itu salah 8:57 satu produk yang akan kita luncurkan 8:59 sebetulnya adalah produk yang namanya 9:01 sembako kita mau meluncurkan sembako ya 9:04 Ee produk muslim dan kita berpikir 9:07 sederhana masa iya yang merah dan yang 9:10 biru itu punya gerai 9:12 37.000 seluruh 9:14 Indonesia ya majority 95% di jaabo di 9:18 tabek jumlah sales mereka setahun 110 9:23 triliun salesnya yang beli orang Islam 9:26 kemudian kita bikin 212 Maret Dan Kita 9:29 ke Mart dan kita gagal harus jujur saya 9:32 katakan bahwa kita gagal ya kita kalah 9:36 bersaing kita kalah berkompetisi dengan 9:38 yang merah dan yang biru makanya saya 9:40 coba berpikir alternatif Oh kalau begitu 9:43 kalau mereka bisa merah dan biru kita 9:45 bikinnya sama persis kan merah biru dan 9:49 kuning kita bikinnya pada saat itu 9:51 begitu tapi model bisnisnya enggak ada 9:53 diferensiasinya sama kita seolah-olah 9:56 head on head to head dengan mereka 9:59 mereka umurnya sudah 37 tahun sudah 25 10:01 tahun duitnya sudah ratusan triliun 10:04 distribution channelnya sudah lengkap 10:06 kemudian supply chain-nya lengkap 10:08 kemudian mereka punya Manufacturing jadi 10:11 ini sebuah pertandingan sebuah kompetisi 10:14 yang tidak akan pernah bisa kita 10:15 menangkan makanya saya berpikir Oh kalau 10:18 begitu kita caranya dengan yang lain 10:20 bisnis modelnya yang kita rubah kita 10:22 buat secara online Oke kemudian kita 10:25 luncurkan aplikasi sampai hari ini 10:27 aplikasinya masih muter-muter begitu 10:29 diownload lama download-nya begitu orang 10:31 register lama registernya ini jadi 10:34 persoalan tersendiri kemudian dapatlah 10:36 suppliernya 250 item produk begitu kita 10:40 hitung-hitung kemarin ya eh Kemarin 10:43 betul datang ke rumah saya seorang calon 10:45 eh supplier kami kita ngomong ngomong 10:48 ngomong ngomong ternyata dia merintis 10:50 dari bawah masih kecil ibu Eka namanya 10:52 ya tinggalnya di apa di Jakarta Timur ya 10:56 Di mana tuh yang ada ungu-ungunya apa 10:58 Nam namanya ya ya gitu ya kemudian 11:03 ternyata marginnya luar biasa betul 11:06 margin sembako itu 1 sampai 11:10 1,5% 2% maksimum jadi kalau kita dapat 11:14 1% atau 1,5% saya berpikir bagaimana 11:17 bisa jalan ini ya kalau kita punya sales 11:21 1 miliar saja maka keuntungannya bersih 11:24 kotor ya itu cuma 1010 juta Bagaimana R 11:27 juta ini dibagi lagi kepada ten kerja 11:29 untuk operasional se rasanya tidak 11:31 mungkin ya akhirnya saya berpikir 11:33 alternatif kalau begitu Enggak mungkin 11:36 kita menjalankan bisnis ini langsung 11:38 dengan 250 item 250 produk Akir saya 11:42 berpikir merenung saya seharian itu 11:44 bagaimana caranya ya Oh kalau gitu kita 11:46 mulai saja dengan apa yang kita bisa 11:48 dulu dan Kebetulan saya ketemu Profesor 11:51 Z ini ya kawan akrab saya dari mulai SMA 11:54 dulu ya sampai S1 dan segala macam 11:56 sudahah kalau begitu saya ngomong juga 11:59 dengan istri saya kita mulai dari yang 12:01 kita butuhkan Apa itu semua rumah tangga 12:03 pasti butuh cuci baju artinya butuh 12:07 deterjen kemudian juga Semua orang pasti 12:09 Makan tiap hari dan pasti piringnya 12:12 dicuci pasti butuh yang untuk cuci 12:14 piring dan paling enggak sehari atau 2 12:16 hari sekali atau semales-malesnya ee 3 12:19 hari sekali Pasti ngepel lantai maka 12:21 akhirnya kita putusin kalau gitu kita 12:23 produksi deterjen untuk cuci baju 12:26 kemudian kita produksi untuk ee pencuci 12:28 piring nya kemudian kita butuh juga 12:30 untuk P lantainya Jadi sekarang di 12:32 hadapan kita ini di depan kalau 12:34 teman-teman yang melihat di rasil TV ya 12:37 Ada botol yang warnanya merah warnanya 12:40 kuning dan warnanya biru yang warnanya 12:42 merah itu aslinya warnanya hijau tapi 12:45 karena eh back screen kita warnanya 12:48 hijau hiunya enggak muncul menjadi merah 12:50 ya jadi akhirnya kita putuskan kalau 12:51 gitu SDI baru kita produksi saja dulu 12:55 untuk cuci baju untuk pel lantai dan 12:57 untuk cuci piring dan semua orang Islam 13:00 kan butuh itu ya sudahah kalau gitu kita 13:02 SDI baru memproduksi Ini jadi 13:04 teman-teman yang yuk yang ingin beli 13:05 produknya yang ingin jadi agennya yang 13:07 ingin jadi distributornya Yuk kita mulai 13:09 saja kita dengan menjual produk punya 13:12 muslim dan ini yang produksi eh Profesor 13:15 ya kawan saya yang memang dulu kerjanya 13:17 di Unilever yang memproduksi Rinso ya 13:20 yang juga memproduksi Mama Lemon dulu 13:22 yang juga dia e di perusahaan-perusahaan 13:24 besarlah artinya kualifikasinya memang 13:26 kualifikasi resetch produk nya adalah 13:29 produk-produk yang memang diriset dengan 13:31 kualitas tinggi ya dengan ee dengan juga 13:34 dengan barang-barang yang produksinya 13:37 bagus ya sudah saya minta tadi saya 13:39 bilang sama teman saya ini k gua cuman 13:42 pesannya dua saja yang pertama 13:45 kualitasnya harus bagus kalau memang ini 13:48 bisa membersihkan ya Orang bersih sampai 13:50 tuntas kemudian kedua wanginya enak dan 13:54 saya minta harganya harus ditekan di 13:56 bawah dari produk-produk yang ada dan 13:59 ternyata Profesor Zaki Ini bilang sama 14:01 saya bisa Len ya sudahah akhirnya kita 14:03 sepakat Deal ya kita akan mulai lakukan 14:05 tadi saya bilang hari ini saya akan 14:07 siaran saya akan mulai memperkenalkan 14:10 produknya untuk Cuci baju Cuci piring 14:12 dan pel lantai nanti saya minta saya 14:14 akan produk dengan label sendiri dengan 14:17 merek tersendiri saya akan urus itunya 14:20 sementara jalan dulu pakai merek kamu 14:22 punya dulu saya bilang Oke l deal oke 14:24 deal dan akhirnya munculah jadi artinya 14:27 suatu terobosan bahwa kita mencoba untuk 14:29 memajukan UMKM muslim dengan apa yang 14:31 kita bisa dulu jadi kalau kita Saya 14:33 tadinya berpikir ideal Oh kita 14:35 sembakau ya enggak tahan 14:38 1,5% sampai 2% 1% gimana baginya tapi 14:43 kalau kita jual tadi untuk kebutuhan 14:46 rumah tangga three inone bahasa saya itu 14:48 Cuci baju Cuci piring dan P lantai itu 14:51 satu kebutuhan hari-hari yang kita 14:53 butuhkan Yuk kita jual itu dulu saja 14:55 nanti saya himbau kepada teman-teman 14:57 kepada ikhwan- akhwat yuk yang mau beli 15:00 produknya yang mau jadi agen atau 15:02 resellernya bisa menghubungi saya nomor 15:05 telepon nanti akan dibacakan di akhir ya 15:07 Jadi kita beli produk kita sendiri 15:10 Insyaallah kualitas tidak akan kalah 15:13 dengan yang sudah pabrikan gede itu 15:16 kenapa yang formulatornya yang membuat 15:19 produknya yang merancangnya ya profesor 15:21 yang dulu memang kerjanya di 15:23 perusahaan-perusahaan multinasional itu 15:25 ya kan karena tidak ada biaya iklan 15:27 tidak ada iklan visi Ee Kita pangkat 15:30 semua itu dan nanti selisih biaya iklan 15:33 itu kita berikan saja sebagai bonus atau 15:35 apapun juga kepada konsumen jadi saya 15:38 ingin konsumen itu mendapatkan kualitas 15:40 produk yang setara dengan yang sudah 15:42 punya nama dan punya merek eh nasional 15:45 dan internasional tapi dengan harganya 15:47 harga UKM dan ternyata hal itu bisa ya 15:50 Kalau begitu kita mulai saja dulu dengan 15:52 Cuci baju Cuci piring dan P lantai kita 15:56 keluarkan tiga produk ini dulu Dan Kita 15:58 himbau umat Yuk kita berbelanja produk 16:01 UMKM muslim tapi bukan UMKM yang 16:04 kaleng-kaleng ya bukan UMKM yang EE 16:07 Semua orang bisa bikin lihat YouTube 16:09 lalu beli bahannya lalu campur-campur 16:11 Jadi enggak ini Kebetulan formulatornya 16:13 adalah eh Prof Zaki kawan saya saya 16:15 bilang ya sudah ini kualifikasinya 16:17 kualifikasi tinggi ee produknya 16:20 berkualitas tapi saya minta harganya ee 16:23 turun di bawah harga rata-rata market 16:26 kemudian kualitasnya nya artinya 16:29 memiliki daya bersih yang juga ee Saya 16:32 minta lebih tinggi daripada yang produk 16:34 rata-rata dan saya minta keharumannya 16:36 saya seleksi saya kita diskusikan nanti 16:39 kita riset juga kepada konsumen jadi di 16:41 meja saya ini ada tiga produk yang 16:44 teman-teman mungkin bisa pesan ya Eh 16:46 para sahabat SDI baru ikhwan akhwat 16:49 mulailah beralih kepada produk milik 16:51 kita sendiri ya ini produknya milik SDI 16:54 baru milik umat yang keuntungannya akan 16:56 digunakan juga untuk operasional dari 16:58 SDI baru karena apa kita menjalankan SDI 17:01 baru kan dengan bismillah aja nih Dengan 17:03 Bismillah Dengan upaya kita sendiri jadi 17:05 yang kita lakukan kita jualan produk 17:07 nanti keuntungannya memang untuk 17:08 operasional SDI baru sehingga ee di sini 17:11 sebetulnya di sinilah wujud keberpihakan 17:14 umat kepada UMKM Jadi kalau teman-teman 17:17 nanti bisa buka eh situsnya sdibaru 17:21 www.sdibaru.id 17:23 wwwsdibaru.id nanti tonton videonya UAS 17:25 di situ saya masukkan UAS terak-teriak 17:28 beli di warung muslim beli produk muslim 17:31 ya Kalau bukan kita sendiri siapa lagi 17:33 yang bisa mendukung produk muslim ini 17:36 dan kalau kita tidak memulainya Kapan 17:38 kita punya jadi paling tidak E saya 17:41 berijtihad udah kalau gitu kita mulai 17:43 dari sesuatu yang bisa kita konsumsi 17:45 sehari-hari cuci baju pasti Setiap hari 17:48 makan kita cuci piring juga setiap hari 17:50 kemudian seminggu beberapa kali kita 17:52 pasti pel lantai kita karena kita ingin 17:54 rumah kita bersih maka produknya sudah 17:57 ada di depan saya ini saya himbau Yuk 17:59 teman-teman kita menggunakan produk kita 18:01 sendiri kita juga yang teman-teman ingin 18:03 jadi agen jadi distributor dan saya 18:06 hanya akan memprioritaskan kelihatannya 18:07 ee Jabo detabek dulu kenapa karena 18:11 pangsa pasar Jabo detabek itu ya merah 18:14 dan biru itu saya katakan Jumlahnya ada 18:17 37.000 seindonesia di mana 18:20 95% Di jaabo Dit tabek ya jumlah 18:23 sales-nya jumlah penjualannya itu 18:25 dahsyat berapa Ustaz jumlah penjualannya 18:28 setahun 110 triliun Ya sudah kalau gitu 18:32 kita masuk ke kategori produk yang 18:34 memang kebutuhan kita ya alhamdulillah 18:37 sudah ada kita mulai nah kabar baiknya 18:40 juga kepada teman-teman semua it is eh 18:42 in online era ini eranya online jadi 18:46 sudah mulai kembali ya SDI baru untuk 18:48 memberikan pelatihan bisnis online dari 18:51 rumah sudah mulai Ee kita lakukan lagi 18:54 setiap hari sabtu jam tadinya jam 11.00 18:56 sekarang saya mengundurkan jam 10.00 18:58 biar waktunya lebih panjang lagi dan 19:01 biasanya yang ikut seminar bisnis online 19:03 dari rumah itu 19:05 ee kira-kira pesertanya antara 30 sampai 19:09 80 dan Alhamdulillah sekarang SDI baru 19:12 kita sudah punya Zoom sendiri yang 19:14 kapasitasnya bisa 300 orang jadi 19:16 Insyaallah Sabtu besok jam 10 sampai 19:21 Mungkin jam 11.00 atau menjelang zuhur 19:24 kita akan kembali mengadakan seminar 19:26 bisnis online belajar bisnis online dari 19:29 rumah karena zamannya sudah zaman online 19:31 maka kita lakukan semua bisnis kita dari 19:33 online dari rumah ya Ee pesertanya Eh 19:37 bisa sampai 300 Orang nanti yang ingin 19:39 mengikuti seminar bisnis online Belajar 19:42 bisnis online wirausaha muslim online 19:45 dari rumah nanti bisa e Whatsapp ya ke 19:48 nomor WhatsApp saya 08 19:52 131618972 nanti di belakang Akan 19:54 diucapkan juga jadi itu yang update saya 19:57 yang bisa kita lakukan bahwa kita 20:00 berpikir bagaimana UMKM ini bisa maju 20:03 Caranya sederhana kalau umat semua 20:06 membeli produk UMKM contoh saya bilang 20:08 ini kita kan sekarang produksi SDI baru 20:10 memproduksi untuk cuci piring cuci ee 20:13 baju dan pelantai kalau umat Islam 20:15 mengalihkan belanjanya kepada barang 20:17 yang diproduksi oleh umat sendiri oleh 20:19 SDI baru maka saya yakin SDI baru ini 20:23 akan cepat besar ya kemudian 20:25 produk-produk umat itu akan cepat besar 20:27 tentu saja kita akan sulit bersaing 20:29 dengan yang sudah punya nama besar ya 20:32 namanya Unilever kemudian PNG ya boleh 20:35 sulit ke situ tapi last but not least 20:37 Lebih baik terlambat daripada kita tidak 20:39 sama sekali daripada bahasa orang Betawi 20:42 daripada gua kesal cuman dengerin orang 20:44 Islam cuman bisanya demo doang kemudian 20:47 marah-marah teriak anti Cina anti asing 20:49 anti Aseng anti Asong lebih baik kita 20:51 bikin produknya kita himbau yuk umat 20:54 teman-teman yang ingin membeli produknya 20:55 SDI baru di sini ada cuci piring ee cuci 20:59 baju dan P lantai mulai kita menggunakan 21:02 produk kita sendiri yang ingin jadi 21:03 agennya jadi distributornya Ayo 21:05 bergabung kita sampaikan kepada e 21:08 saudara-saudara kita kita teman lagi 21:09 kita beralih Karen apa saya Yin 21:11 kualitasnya bukan kaleng-kaleng karena 21:14 ini adalah kualitas riset saya tanya 21:16 kepada t Prof tadi dia bilang Len ini 21:19 riset gue terbaru ini yang kualitas 21:21 terbaru ini produk yang terbaru dan saya 21:24 bilang Ki gua minta deil sama El bilang 21:28 gua minta sekarang gua ngambil dulu ke 21:30 bisa enggak bisa tapi ke depan saya 21:32 bilang kalau kapasitasnya sudah besar 21:33 saya bilang lu sebagai resarch aja ya 21:36 jadi sebagai reser buat saya jadi kamu 21:39 yang meriset nemukan produk-produk baru 21:41 menemukan formula baru nanti saya akan 21:44 cari teman saya yang punya pabrik gede 21:45 sehingga bisa kapasitasnya besar gua 21:47 bayar royalty saja ke lu Oke Enggak oke 21:49 salaman kita Oke kita jalan ya jadi di 21:53 situlah seorang entrepreneurship 21:55 sesungguhnya dia melihat opportunity Dan 21:57 Dia mencoba mempertemukan opportunity 22:00 itu dalam hal ini saya ketemu dengan 22:01 Profesor Zaki sudahud saya lihat dia 22:03 punya keahlian dan memang sejak 30 tahun 22:05 yang lalu memang saya sudah wanti-wanti 22:07 Ki lu kerja di Unilever kerja di Ken 22:10 kerja di sini di perusahaan 22:11 multinasional produknya ini saya bilang 22:13 nanti lu pensiun bahkan sebelum pensiun 22:16 kita ketemu lagi dan tadi pagi saya 22:18 ketemu kita akan memulai ya E 22:21 memproduksi untuk UMKM muslim Ya paling 22:25 tidak umat Islam punya produk sendiri 22:27 gitu kan kita punya produk sendiri dan 22:29 SDI baru menginisiasi ya nanti akan 22:33 banyak lagi produknya paling tidak yang 22:35 kita mulai sekarang ini untuk cuci baju 22:37 P lantai dan cuci piring kita mulai itu 22:39 dulu dan begitulah sesungguhnya ee saya 22:43 ter ngiang-ngiang ketika kemarin datang 22:46 seseorang ke rumah saya Mbak Eka itu 22:48 konsultasi dia bilang Ustaz saya mah 22:50 mulai dari kecil D ya memang kita harus 22:52 mulai dari yang kecil dulu Jadi kita 22:53 mulai dari yang kecil apa yang bisa kita 22:55 lakukan yang mudah-mudahan eh umat nih 22:59 terus berdatangan nih bergabung ke SDI 23:01 baru paling enggak menggunakan produk 23:03 yang diproduksi oleh SDI baru nanti 23:05 teman-teman yang produsen bisa gabung 23:07 juga ke SD baru ya saya nanti akan 23:08 ngomong lagi nih di rasil di tempat yang 23:10 lain yuk umat kita beli produknya yang 23:13 diproduksi oleh umat kita sendiri jadi 23:15 omongannya UAS itu di 23:18 www.sdibaru.id itu bisa jadi kenyataan 23:20 bahwa kita bisa hijrah produk bisa ee 23:23 mengganti produk-produknya 23:25 UD lever produknya dengan produk kita 23:27 sendiri Jadi kemarin juga saya dengar 23:31 ngomongannya Ustaz dasad Latif saya 23:34 masukkan ke Youtube saya kasih judul ya 23:38 Bagaimana cara kita menghukum 23:41 ee Yahudi pesek Silakan cari ya judulnya 23:46 Bagaimana cara kita menghukum Yahudi 23:49 pesek yaitu ee ceramahnya Ustaz dasad 23:52 latib sebenarnya kata Ustaz dasad lab 23:54 gampang aja ya Ee cara menghukumnya ee e 23:58 Yahudi pesek yang pertama jangan 23:59 ngerokok karena orang terkaya di 24:02 Indonesia yang namanya Budi Hartono dan 24:04 Rudi Hartono itu adalah orang paling 24:06 kaya di Indonesia nomor satu dan nomor 24:07 dua mereka apa bisnisnya satu Bank BCA 24:11 kedua rokok jadi kalau kita berhenti 24:15 merokok dia pasti akan merosot 24:16 kekayaannya itu makanya gerakan pertama 24:19 adalah gerakan berhenti merokok maka 24:22 bisa dipastikan Yahudi pesek itu akan 24:24 jadi orang yang bukan terkaya lagi di 24:27 Indonesia kemudian dia kan punya Bank 24:29 BCA Saya punya gerakan juga nih SDI baru 24:32 baru saja meluncurkan gerakannya hijrah 24:34 ke bank 24:37 syariah.com jadi buka Hijrah 24:41 kebanksyariah.com ya wwwhhijrah ke 24:44 banksyariah.com kalau kita pindahkan 24:48 uang kita dari bank konvensional ke bank 24:50 syariah Sekarang kan sudah ada BSI ya 24:53 Heeh Bank Syariah di merger tuh BNI 24:55 Syariah Mandiri Syariah BRI Syariah jadi 24:58 namanya 24:59 BSI kalau kita pindahkan uang kita dari 25:02 Bank BCA pasti itu BCA nyungsep pasti 25:05 harga sahamnya nyungsep ya dan bank 25:08 syariah pasti akan naik kapasitasnya 25:11 akan naik kemudian jumlah uangnya akan 25:13 naik peringkatnya juga akan naik jadi 25:15 saya ma melapori gerakan hijrah ke 25:18 banksyariah.com Jadi buka di internet 25:21 hijrah ke 25:22 banksyariah.com ya 25:25 kemudian yang ketiga cat live itu Ya 25:28 kita berhenti menggunakan produk-produk 25:31 yang diproduki oleh asing kita membeli 25:34 produk milik kita sendiri milik bangsa 25:36 kita sendiri milik umat sendiri milik 25:38 UMKM muslim sendiri Makanya saya plopori 25:41 ya sudah cuci baju P lantai dan cuci 25:44 piring kan setiap hari kita pasti begitu 25:46 ya kita memelopor itu dan ini zamannya 25:50 sudah zaman online zamannya Sudah Serba 25:52 online maka ee mau tidak mau kita harus 25:55 terjun ke online dan itu satu keputusan 25:57 kami di Syarikat Dagang Islam baru di 25:59 SDI Baru adalah kita terjun ke online 26:03 dan kita sekarang media medianya banyak 26:06 ya lewat eh radio mainstream media 26:09 mainstream seperti radio televisi online 26:11 Digital marketing maka saya pikir 26:15 gerakan umat ini atau kan program acara 26:18 kita kan wirausaha muslim maka gerakan 26:20 UMKM muslim ini juga harus kita dukung 26:23 dan kita dorong dan SDI baru ingin 26:26 menjadi penggerak atau pendukung yang 26:28 terdepan di dalam menggerakkan UMKM 26:31 Muslim kita awali dengan tadi ini ee 26:34 pengganti untuk Cuci baju Cuci piring 26:37 dan pelantai yang tiga produk yang sudah 26:39 kita miliki Dan nanti sedikit demi 26:42 sedikit akan keluar produk-produk yang 26:44 lain dan saya pikir nanti umat akan 26:46 datang berbondong-bondong ke Syarikat 26:48 Dagang Islam baru untuk ee bersinergi 26:51 untuk kita bantu untuk memasarkan 26:53 produk-produknya Tadi Mbak Nuning bilang 26:55 apa madu apa Mbak Nuning 720 720 ya Nah 27:00 itu kan 720 kan gelombangnya rasil ya 27:02 Jadi sudah ada umat yang sudah Mandu 720 27:06 Ayo siapa lagi nanti punya produk kita 27:08 bantu jual kita pasarkan dan 27:09 sesungguhnya inilah gerakan ee membangun 27:12 ekonomi umat membangun UMKM muslim yang 27:16 kita gaungkan yang SDI gaungkan yang 27:18 sudah saya bicarakan lebih dari 30 tahun 27:20 yang lalu dan sesungguhnya ini juga yang 27:22 selalu disarankan oleh Ustaz Abdul Somad 27:25 belanja produk-produk muslim Insyaallah 27:30 begitu mimpi tetapi jadi kenyataan luar 27:34 biasa sekali Iya memang harus diawali 27:36 dari apa e impian-impian ya naik ke 27:39 lantai 10 itu atau lantai ke-1 selalu 27:42 diawali dengan lantai pertama dan anak 27:45 tangga pertama jadi mulai 27:48 ee langkah pertama maka kemudian ikuti 27:52 langkah kedua dan selanjutnya maka kita 27:54 akan sampai di tujuan tapi kalau kita 27:57 cuma bisanya demo marah-marah 27:59 teriak-teriak anti asing anti Aseng anti 28:01 Asong anti Cina ya sudah kita cuma 28:03 dapatnya e capek doang ya kita Berhenti 28:06 melakukan itu sekarang mulailah kita eh 28:10 stop eh yelling maka mulailah action Iya 28:15 Sebuah Tawaran yang saya rasa kita semua 28:19 juga menyetujui dari kita untuk kita dan 28:22 oleh kita itu seperti yang tadi kita 28:25 dengar 28:26 11,9 28:28 juta kehilangan pekerjaan karena masa 28:32 seperti sekarang ini dan berusaha 28:35 sendiri membuat UMKM itu jalan keluar 28:40 yang sangat-sangat 28:41 me janjikan di samping dengan adanya SDI 28:47 Yang tadi kita simak sudah mulai dengan 28:49 ee menghadirkan ini dan itu kalau anda 28:54 juga punya produk yang akan dibuat dan 28:56 kemudian di di UMKM ini Anda juga bisa 28:59 melakukan hal yang sama menyediakan yang 29:02 lain lagi keren banget oke ee nanti kami 29:05 kembali ke ruangan Anda silakan kalau 29:07 ada yang mau ditanyakan boleh ke telepon 29:10 langsung 8 29:12 eh berapa ya Del Berapa nomor kita lupa 29:16 kok bisa lupa sih 845 29:20 1512 atau bisa juga e melalui wa dan 29:25 mudah-mudahan semangat yang ditularkan 29:28 oleh Valentino Din si benar-benar 29:30 menggugah kita semua mempersuasi kita 29:32 semua kami kembali sesudah jeda 29:37 [Musik] 29:56 berikut 30:08 [Musik] 30:29 [Musik] 30:46 [Musik] 30:56 Allah 30:57 [Musik] 31:24 [Musik] 32:02 [Musik] 32:23 [Musik] 32:40 [Musik] 32:56 b 33:01 [Musik] 33:18 [Musik] 33:33 Terima kasih Masih bersama rasil untuk 33:35 Islam yang satu di acara wirausaha 33:38 muslim bersama 33:39 valentinoinsi yang sedang mempersuasi 33:42 kita untuk ee membuat sesuatu 33:46 menghidupkan UMKM muslim di pagi hari 33:49 ini kita boleh langsung ke pertanyaan 33:52 yang sudah dikirim ya Ee ini dari Pak 33:54 Sofyan Oh pakp ya 33:58 S Ustaz Valentino bagaimana sih kalau 34:01 mau beli produknya SDI Oh kita tunda 34:06 dulu kita terima telepon dulu 34:08 Asalamualaikum Waalaikumsalam 34:10 warahmatullahi wabarakatuh Eh dengan 34:13 bapak siapa di mana saya Wildan di 34:15 Bekasi Bu oke silakan dari Bekasi eh 34:19 Saya tertarik dengan rencana untuk 34:23 membuat deterjen sendiri gitu kan 34:26 kebulan sehari-hari ya yes dan memang 34:29 beberapa kali saya beli ke teman-teman 34:33 yang membikin sendiri eah Saya kenal 34:36 beberapa orang dan salah satunya di 34:39 daerah Pasar Minggu dia alumni MIPA UI 34:44 juga pernah kerja di Junior dan 34:45 sebagainya membuat sendiri gitu di tercc 34:49 cuma Bekasi Jakarta kan jauh ya 34:52 kalau kalau dikirim kan seperti ngirim 34:55 air 34:55 itu Berarti allahas Kirim sehingga 34:58 ee apa pas ke bulan ke sana saja belinya 35:02 Heeh nah poinnya adalah Pak ustaz ya Ee 35:06 yang saya kenal beberapa teman yang 35:09 membuat itu sendiri Heeh untuk 35:12 komunitaskunitas kecil Yes 35:14 Nah ada kegembiraan ketika mau membuat 35:18 ada pabrik sendiri tapi ada ada semacam 35:21 kesedihan ketika jangan-jangan jangan 35:24 sampai mereka jadi dalam tanda kutip 35:27 terlibas gitu loh I Bagaimana bisa apa 35:31 ya menggaet he komunitas-komunitas kecil 35:34 yang bisa memproduksi home industri 35:37 untuk kebutuhan semacam itu mereka juga 35:41 apa ya ter terangkat juga dan terikut ke 35:46 dalam proyek ini Pak ustaz I Nah itu 35:49 saja bisa saya sampaikan terima kasih as 35:53 waratullah wabarakatuh Waalaikumsalam 35:55 warahmatullahi wabarakatuh ya ya Jadi 35:57 kembali ke pertanyaan t pertanyaan 35:58 berikut tadi ya ulangi lagi Mbak Nuning 36:00 boleh Bagaimana membeli produk dari SDI 36:03 Oke baik jadi ini pertanyaan satu dan 36:05 kedua ya 36:06 Eh yang pertama saya selalu mencari 36:09 Mitra mencari partner itu adalah Kalau 36:12 bahasa Inggrisnya trusty partner partner 36:16 yang terpercaya dalam hal ini memiliki 36:18 kapasitas dan kapabilitas yang tinggi 36:21 makanya saya ketika memproduksi ee 36:25 deterjen untuk cuci baju untuk cuci 36:27 piring dan EE pelantai ini saya mencari 36:30 kawan saya memang dia dijuluki 36:32 profesornya Rinso ya jadi memang beliau 36:36 adalah profesornya Rinso ya artinya 36:38 kapasitasnya kapabilitasnya Saya tidak 36:41 ragukan lagi Eh Kemudian untuk skala 36:44 home industri dia bisa produksi tapi 36:47 ketika nanti lonjakan permintaannya akan 36:49 menjadi tinggi saya sudah mempersiapkan 36:52 dan besok saya akan ketemu dengan kawan 36:54 saya yang pabrikan yang pabrik besar 36:56 jadi memang produksinya besar dan saya 36:58 minar teman saya Profesor ini mengasih 37:01 formulanya saja Kemudian mendapatkan 37:03 royaltin-nya jadi saya sudah berpikirnya 37:05 dua langkah ke depan satu produksi 37:08 sendiri kedua produksi Mass production 37:11 dengan kapasitas tinggi tapi dengan 37:13 formulasi dengan supervisi Profesor 37:15 tersebut sehingga bicara 37:18 quality tidak kalah dengan yang sudah 37:20 punya brand jadi itu itu berpikirnya 37:23 saya kemudian Bagaimana ee dengan orang 37:26 orang yang ada di daerah dan jauh 37:28 makanya saya buka kesempatan yuk 37:29 teman-teman yang ingin jadi distributor 37:32 silakan jadi distributor yang ingin jadi 37:33 agen silakan jadi agen contoh ya katakan 37:36 Saya tunjuk anggap deh contoh ya saya 37:38 jadi distributornya untuk Kota Depok 37:41 maka saya jadi distributor Depok 37:44 kemudian saya tinggal di gja Tugu Asri 37:47 maka saya akan cari orang di komplek 37:49 saya yang bersedia menjadi agennya 37:52 katakan kita cuntuk Ibu Sulis menjadi 37:54 agen untuk degre guru Asri jadi digat 37:56 gur Asri itu ada 300 KK target kami satu 38:00 komplek itu pembeli rutinnya adalah 150 38:03 orang saja jadi harapan kami satu 38:05 komplek itu 150 orang itu menjadi 38:08 pelanggan kami tiap bulan yang bel 38:10 belanja ke agen kami yaitu busulis dan 38:13 karena satu komplek itu kan ngantar 38:16 untuk 150 KK ya kita pakai Marbot 38:19 masjidnya aja dua orang atau satu orang 38:21 itu dalam setengah jam aja itu akan 38:24 selesai jadi polanya kita cari di 38:26 distributor untuk tiap kota kemudian 38:29 jadi distributor itu akan ada 38:31 agen-agennya agennya modelnya adalah 38:33 kita mencoba menggandeng satu komplek 38:36 perumahan di situ ada masjidnya ada 38:38 rt-nya ada rw-nya jadi kerja sama antara 38:41 DKM masjid dengan RT dengan RW eh dengan 38:46 satu orang yang namanya eh agen nah agen 38:49 itu akan membawai satu Perumahan jadi 38:52 kalau kita ingin buka 10 ee Perumahan 38:54 Berarti ada 10 agen kalau 1000 Perumahan 38:56 Berarti ada ee 1.000 agen jadi Ee tidak 39:00 perlu khawatir katakan yang ada di erah 39:02 contohlah katakan ekstremnya ada di 39:04 Batam jadi Sudah kami beri kesempatan 39:06 teman-teman yang ingin menjadi 39:07 distributor di Batam silakan Anda jadi 39:10 distributor di Batam stok produknya 39:12 kemudian setelah jadi distributor cari 39:14 agen-agennya di komplek-komplek 39:16 perumahan jadi basisnya adalah basis 39:18 komplek perumahan ya atau lingkungan 39:20 terdekat dengan dia dan Jadikan Dia agen 39:23 jadi nanti polanya ini suatu bisnis yang 39:25 biasa saja ya ya kami sebagai produsen 39:28 kemudian ada distributornya kemudian ada 39:30 agennya kita berbagi margin keuntungan 39:33 saja jadi Insyaallah produk ini akan 39:35 bisa didapatkan oleh semua orang di mana 39:38 pun berada jadi dengan konsepnya tadi 39:40 ada distributor dan ada agen nanti 39:43 Konsumen akan langsung berberinya kepada 39:45 agen dan agen akan mengantarkan 39:47 produknya ke rumah konsumen 39:49 masing-masing jadi sederhana saja ini 39:51 seperti bisnis biasa dan ajakannya yuk 39:54 teman-teman yang ingin jadi 39:55 distributornya di tiap kota dan 39:57 teman-teman yang ingin jadi agennya bisa 39:59 nanti menghubungi saya di 0813 40:05 19618972 pakai dua di belakangnya ya 40:08 tadi ee untuk yang sudah mencatat ee 40:12 diulang lagi 40:14 0813 40:18 19618972 kita ke pertanyaan berikutnya 40:22 Emm 40:24 dari bapak Anwar 40:27 Aji jujur nih Kok saya makin pesimis ya 40:31 setelah 212 Mart gagal ada apa sih 40:34 sebetulnya dengan kita Heeh Iya jadi 40:37 begini saya rencananya sebetulnya minggu 40:40 ini itu pengin adakan seminar Zoom ya 40:44 saya mau ngajak Bang isanuddin nursi 40:46 kemudian juga eh teman-teman pengelola 40:49 212 Mar dan kita Mart Saya mau kasih 40:51 judul tuh bedah bisnis kegagalan bisnis 40:53 212 Mart ya Tadinya saya mau adakan itu 40:58 Tapi belum sempat dilaksanakan kalau 41:00 saya e saya bilang itu kegagalannya 41:03 pertama kita tidak punya distribution 41:05 center ya sehingga karena tidak punya 41:08 distribution center problemnya yang 41:10 enggak bisa dijawab dua satu produk 41:13 availability ketersediaan produknya 41:15 tidak terjamin kemudian masalah harganya 41:18 juga jadi tinggi Iya jadi problem kita 41:21 adalah problem produk availability dan 41:24 kedua problem masalah pricing 41:27 itu problem utamanya he kemudian problem 41:31 yang muncul lagi berikutnya ketika 41:33 desain 212 Mart kita Mart dengan seperti 41:37 merah dan biru kan nyewa ruko 80 juta 41:41 sampai 150 juta 1 tahun sehingga omset 41:45 per hari itu harus 8 juta sehingga r00 41:48 juta per bulan dan itu tidak pernah 41:50 tercapai karena tidak pernah tercapai 8 41:53 juta per hari maka saya sudah perkirakan 41:55 1 tahun paling lama 2 tahun tutup dan 41:57 hari ini kalau saya tidak salah mungkin 41:59 ada 100 Gera yang tutup nah tentu saja 42:02 solusinya Bagaimana kan begitu Jadi 42:04 sebetulnya tadi acara kita itu saya 42:06 mauadakan Talk Show itu dengan Pang 42:08 hanuddin nursi itu dan kawan-kawan itu 42:10 solusi kegagalan bisnis 212 Mart dan 42:14 solusinya jadi Cari solusinya nah salah 42:17 satu solusinya yang saya sarankan itu 42:19 adalah dengan online iya ya dengan 42:22 online ya dan dengan langsung direct 42:25 distributor harus punya disibuto 42:27 langsung tapi ternyata setelah kita 42:29 jalankan ini dengan promo dengan warung 42:31 macit rasanya Wah beratnya setengah mati 42:35 maka akhirnya ya sudah kita mulai dulu 42:38 yang bisa kita lakukan e 212 punya air 42:41 212 Ya sudah teman-teman beralihlah beli 42:43 air mineralnya ee jangan beli lagi Aqua 42:47 jangan beli lagi Danon jangan beli lagi 42:49 mineral tapi belilah 212 air kemasannya 42:52 kemudian besok e deterjennya mulailah 42:55 berari dengan yang di diproduksi oleh EE 42:57 SDI baru ya baik cuci piring P lantai 43:00 maupun C baju beralih ya Ee sedikit demi 43:03 sedikit jadi memang ini bukan pekerjaan 43:06 mudah bukan pekerjaan sederhana memang 43:10 ee butuh energi yang besar butuh biaya 43:13 yang besar butuh Sinergi yang besar tapi 43:16 daripada kita marah-marah ya enggak 43:18 selesai juga masalahnya dan kelemahan 43:21 yang paling besar umat ini adalah Tadi 43:23 kan saya sampaikan ee dibusion 43:25 centralnya harganya mahal dan umat kan 43:28 sudah investor di 212 Mart di kita Mar 43:30 Kan sebagai investor kan Artinya mereka 43:32 mereka sebagai pemilik tapi kenapa masih 43:35 beli produknya ke merah dan biru enggak 43:38 salah juga kenapa umat beli Karena 43:41 harganya mahal produknya Enggak 43:43 lengkap jadi ini telur atau ayam ya 43:46 berat memang jadi yang harus kita 43:48 lakukan sebagai investor Anda harus 43:51 membeli produk di tempat anda 43:55 berinvestasi dan itu tidak terjadi 43:57 makanya sekarang saya melalui radio ini 43:59 saya sarankan yuk teman-teman yang ingin 44:01 jadi agen yang ingin jadi distributor 44:04 produk deterjen buat cuci baju produk 44:06 cuci piring dan buat produk lantai 44:09 pembersih lantai yang dimiliki oleh SD 44:11 baru anda jadi distributornya dulu anda 44:14 jadi agennya Kemudian Anda pasarkan ke 44:16 tetangga-tetangga atau Komplek tempat 44:18 anda tinggal Jadi anda sebagai pemakai 44:21 anda sebagai penjual dan tentu saja Anda 44:23 akan dapat komission di situ kan akan 44:25 dapat profit jadi ada 44:26 11,9 juta orang yang terphk pengangguran 44:30 ya ini bisa jadi ladang bisnis bagi kita 44:32 Kenapa setiap orang pasti cuci baju 44:34 Setiap orang pasti cuci piring dan 44:35 Setiap orang pasti mengempel lantainya 44:37 ada satu lagi tambahan inih dari bapak 44:41 Harianto he tambahannya produk sabun 44:44 mandi kan Tiap orang pakai bilang 44:46 Asalamualaikum Ustaz Gimana kalau 44:48 produknya ditambah dengan produk sabun 44:50 mandi yang dipakai setiap hari saya 44:53 catat saya catatuknya sudah ada ada itu 44:56 sebetulnya ya bidara ya Jadi yang sudah 44:59 datang kepada saya kaan-kawan produsen 45:01 daripada sabun bidara ya nanti saya akan 45:03 tambahkan juga ya untuk produk ee Bidara 45:07 ini jadi memang itu produk yang 45:08 digunakan sehari ini Terima kasih atas 45:10 masukannya yang paling penting yuk saya 45:12 himbau dulu yuk teman-teman yang ingin 45:14 jadi 45:15 agen setiap Komplek menjadi distributor 45:19 setiap kota produknya ada empat tadi 45:22 sabun mandi cuci piring P lantai 45:26 dan 45:27 EE cuci baju sabun cuci ya Empat sudah 45:31 ada produknya tu Alhamdulillah Terima 45:32 kasih atas masukannya Oke dari Bunda 45:36 Emilda mau minta nasehatnya nih Ustaz 45:39 Yes kita bagaimana ngatur usaha kecil 45:42 yang kita punya saya punya dua nih satu 45:45 bidang jahit-menjahit busana muslim 45:47 Terus yang satunya lagi yaitu kuliner 45:51 untuk makanan ringan He nah 45:54 pencerahannya Apakah bagus kalau kita 45:57 menggabungkan dua usaha seperti itu 45:59 ataukah benar-benar harus fokus satu 46:01 saja terima kasih iya jadi bisa saja Ibu 46:06 jalankan bersamaan atau fokus satu saja 46:10 dibagi dua Ibu katakan pegang busana 46:13 muslimnya anaknya pegang kulinernya jadi 46:16 tetap harus ada pc-nya personal incharge 46:19 yang mengurus masing-masing itu secara 46:21 fokus dan Saran saya cuma satu semua 46:24 produk itu on lainan dijual secara 46:28 online Apakah lewat Facebook marketing 46:30 lewat WhatsApp marketing lewat Instagram 46:33 marketing atau lewat YouTube marketing 46:36 jadi ilmu yang namanya Digital marketing 46:38 adalah suatu tools suatu alat yang wajib 46:41 dimiliki oleh marketer di era online 46:45 sekarang he ya jadi 46:47 eh onlinek kan kemudian khusus untuk 46:50 kulinernya Ibu segera bisa bergabung 46:53 juga di samping online ikut bergabung 46:56 dengan komunitas yang sudah ada seperti 46:58 go food grab food dan sekarang Dahsyat 47:01 lagi pertumbuhan yang namanya Sofi food 47:04 ikut aplikasi itu nebeng karenapa mereka 47:06 sudah punya kolamnya mereka sudah punya 47:08 komunitasnya ibu jualkan itu dan ini kan 47:11 Saran saya Beberapa bulan yang lalu 47:13 kepada seorang e Ibu yang curhat Pak 47:16 ustaz Saya mau bingung mau bisnis apa 47:18 tapi kata orang ee ikan bakar punya 47:21 suami saya enak saya bilang ya udah 47:23 jualan ikan bakarnya dionlin kan gabung 47:26 sama E gofood atau grab food dan 47:28 ternyata penjualannya luar biasa ya itu 47:30 sarannya Oke ini ada pertanyaan dari 47:33 Mbak Purwa Ningsih Asalamualaikum Ustaz 47:36 Waalaikumsalam warahmatullah saya itu 47:38 salah satu pembaca buku Anda wis luar 47:41 biasa saya sudah coba ke SDI baru tapi 47:45 sampai sekarang kok enggak dijawab sih 47:46 Nah loh yang Maksudnya enggak dijawab 47:48 tuh bagaimana saya enggak tahu saya 47:50 sudah daftar tapi sampai sekarang enggak 47:53 ada ee jawaban atau informasi Iya jadi 47:56 begini cara daftarnya mungkin salah 47:58 Salan Saya di sini ada daftar Crash 48:01 pager 48:03 59590 terus nama udah ini seperti kirim 48:06 Kirimnya ke mana kirimnya ke 48:09 0811 12 48:12 138888 kalau bingung silakan buka saja 48:17 sdibaru.id ya www. sdbaru.id lalu Klik 48:21 tombol yang warnanya hijau daftar nanti 48:24 otomatis akan Diar 48:26 dan akan terdaftar cuma 48:28 ee satu du Hari ini saya lihat lagi ada 48:31 problem di engine-nya ya Jadi kita punya 48:33 engine ini mengembangkan lumayan besar 48:36 juga ya abang saya ini yang membuat ini 48:39 biayanya 10 miliar ya dan sekarang 48:41 karena banknya dimerger kita harus 48:44 memindahkan servernya dari Rusia ke 48:46 Singapura eh dia minta Ustaz ini Dibantu 48:50 dong dananya bingung juga kita karena 48:52 kita enggak punya dana kan gitu Ini 48:53 problemnya UMKM begini nih ya karena 48:56 kita untuk memindahkan server dan saya 48:58 ini kan statusnya sewa ya SDI baru itu 49:00 enginnya sewa setahun R150 juta ya 49:04 sementara teman-teman Ee Kita kan ini 49:07 usahanya Mandiri ya enggak ada investor 49:09 enggak ada bantuan jadi murni 49:11 betul-betul dari kantong Saya pribadi 49:13 dan beberapa teman saja dan memang 49:16 kurang untuk itu makanya akhirnya Ya 49:18 sudah kita jualan ee pel untuk cuci 49:21 piring e cuci baju dan pel lantai ini di 49:24 mana keuntungannya itu termasuk untuk 49:27 membiayai operasionalnya SDI baru karena 49:29 kan all semua teknologi yang kita 49:31 gunakan pakai by WhatsApp ya 08 11 12 13 49:35 88 itu itu seperti micro Banking Ya 49:39 seperti teknologi banking tapi kita 49:42 kesulitan memang ee investor kita tidak 49:44 punya investor jadi SDI baru ini kan 49:46 saya sering ngomong Mbak Nuning ini 49:48 idenya muncul di bawah pohon bambu dalam 49:51 perjalanan dari ee Rumah saya di Kelapa 49:54 DU ke ras hasil ini idenya muncul ide is 49:57 baru dan sampai hari ini kan Ide ini 49:59 masih terus bergelinding dan sampai saat 50:02 ini ee muncul produk deterjen Buci baju 50:07 Cuci piring dan pelantai tadi ditambah 50:09 lagi produk untuk sabun mandi ini adalah 50:12 sesuatu yang muncul dalam perjalanan dan 50:15 sering saya bilang sesungguhnya di dalam 50:17 bisnis itu yang dibutuhkan adalah 50:19 konsistensi dan ketangguhan saya terus 50:22 membunyikan ini menyuarakan ini dan saya 50:24 tidak tahu Ujung nya sampai di mana SD 50:26 baru Apakah dia akan menjadi besar atau 50:30 dia mati di tengah jalan perscis omongan 50:32 saya ini kepada istri saya Mbak Nuning 50:34 he 16 tahun yang lalu kami bikin sekolah 50:36 namanya Sekolah Alam akhdar Insan Mulia 50:39 kita nyewa dari satu tempat pindah ke 50:41 tempat pindah ke tempat yang lain dan 50:43 sekarang tempatnya kita ada di gas alam 50:45 Jadi kalau teman-teman yang tinggal di 50:46 Depok cimanggi dan sekitarnya kita ada 50:49 di gas alam namanya Seal Alam aktur 50:51 Insan 50:52 Mulia saya sakit sudah Allah sembuhkan 50:55 kemudian saya masuk lagi mengelola 50:57 seelolah tersebut saya lihat tempatnya 51:00 sekarang kita sudah sewa tempat setahun 51:02 225 juta he bekas PJTKI yang bangkrut 51:06 karena PJTKI enggak ada orang pergi lagi 51:08 Corona gedungnya gede 1800 m sewa saya 51:12 bilang 1 tahun 225 juta terus kita 51:15 renovasi habis Hampir 400 juta ada 22 51:18 kelas sewa renovasi saya bilang bikin 51:22 kosmetik apa kosmetik artinya itu desain 51:25 yang bagus renovasi yang bagus he 51:27 habislah r00 juta renovasi ruangannya 51:29 jadi bagus gedungnya jadi bagus dicat 51:31 suaranya bagus dan yang paling penting 51:32 saya bikin gerbangnya yang 51:35 bagus pasang poster-poster yang bagus 51:38 kemudian sorot lampu karena ada di 51:40 pinggir jalan He udah disorot lampu saya 51:42 masuk lagi ke dalam itu pengorbanan 51:45 keluar berarti 400 juta sampai ee r00 51:50 juta sewanya R25 r00 juta habis tapi 51:53 begitu orang datang malam-malam kan 51:56 disorot di pinggir jalan tol itu kan di 51:58 jalan gas alam itu sebelah Jalan sebelah 52:01 pom bensin disorot lampu sampai orang 52:03 itu yang terjadi Mbak Nuning orang sudah 52:04 lewat mundur lagi dan akhirnya 52:07 mendaftarkan anaknya di situ dan kalau 52:08 kita lihat sekarang kan sekolah online 52:09 Mbak Nuning ya he sekolah online 52:11 sekolah-sekolah di sekitar tempat kita 52:13 bahkan mayoritas sekolah di Indonesia 52:16 ini siswanya turun drastis kan yang 52:19 terjadi dengan Sekolah Alam akhdar Insan 52:21 Mulia yang saya dirikan ini omsetnya 52:22 naik hampir 200%. H kenapa itu strategi 52:26 ya jadi 52:28 ee akhirnya bahasa saya biarkan akdar 52:31 ini menemui takdirnya ternyata takdirnya 52:33 ini sekarang tumbuh luar biasa ya bahkan 52:36 sampai 200% ya jadi ibu-ibu bapak-bapak 52:39 yang punya anak di Depok cimangki dan 52:42 sekitarnya boleh mampir itu dibanding 52:44 dulu ke sekolah saya Sekolah Alam akdar 52:46 Insan Mulia ini sebuah produk inovasi 52:49 tadinya SDIT kita rubah konsepnya 52:51 menjadi Sekolah Alam dirapikan 52:53 infrastrukturnya ketika infrastrukturnya 52:56 rapi kelasnya bagus gurunya bagus 52:58 akreditasinya A plus ya dan 53:01 alhamdulillah Jadi itulah yang namanya 53:04 kesungguhan konsistensi dan ketangguhan 53:07 dan kalau kita tangguh kita 53:09 sungguh-sungguh kalau bahasa saya dulu 53:11 sama istri saya Mi biarkan akdor Insan 53:14 Mulia ini menemukan takdirnya kalau kita 53:16 sungguh-sungguh kita 53:18 berbuat mati-matian nanti Allah juga 53:21 kasihan ngelihat kita Allah kasihan 53:23 ngihat kita udah kita bantu De bantu dan 53:25 itu yang terjadi ya jadi ketangguhan 53:28 kesungguhan konsistensi kalau itu sudah 53:31 kita lakukan Percayalah semua cuma soal 53:33 waktu saja 53:35 iya berikut dari Ibu Ida di 53:38 Bekasi Asalamualaikum Pak 53:41 Valentino Mereknya apa dong saya mau ah 53:44 jadi pengguna dulu boleh boleh 53:46 ditunjukin ke ini apa yang kuning ya 53:50 mereknya enggak ada di pasaran ya Ini 53:52 sementara masih merek punya kawan saya 53:55 Profesor saya namanya Kalista tapi nanti 53:57 ke depan kita akan produksi merek 53:59 sendiri ya kita akan keluarkan merek 54:01 sendiri karena saya khawatir kalau pakai 54:04 merek kawan saya ini nanti tiba-tiba 54:07 banyak di macam-macam ee jadi persaingan 54:10 saya enggak mau Saya minta nanti 54:11 eksklusif kita akan produki dengan merek 54:13 sendiri tapi untuk saat ini teman-teman 54:16 sudah bisa pesan sudah bisa jadi pembeli 54:19 konsumennya sudah bisa jadi agen sudah 54:21 bisa jadi resellernya dengan Menik 54:23 kalesta ya sentar itu dulu nanti ke 54:26 depan kita akan kembangkan sistem 54:28 keagenan juga dan juga distributor 54:30 paling tidak kalau teman-teman ingin 54:31 jadi pengguna ee konsumen dulu 54:34 Insyaallah sudah bisa dipesan tadi nomor 54:36 teleponnya sudah disebutkan ya he Oke 54:40 kemudian ini 54:43 dari tunggu 54:48 sebentar dari Pak Ipin Bapak atau Ibu 54:51 nih Asalamualaikum Pak valentinikumsalam 54:54 warahmatullah saya enggak sekolah terus 54:56 terang bodoh nih kasih saran boleh 54:59 enggak kalau mau bikin perusahaan yang 55:02 sukses Bagaimana kalau enggak usah 55:04 bawa-bawa nama-nama yang berbau Islam 55:08 yang penting misinya jalan Soalnya fakta 55:11 yang tidak bisa diingkari adalah di 55:12 Indonesia masih banyak orang yang alergi 55:14 nah oke itu saja Iya jadi ee Ini tentang 55:18 masalah pilihan mungkin saya nyebutnya 55:20 kan SDI baru enggak pernah nyebuti 55:22 Syarikat Dagang Islam baru karena saya 55:24 tahu banyak orangnya juga alergi 55:26 terhadap nama Islam makanya saya selalu 55:28 berkomunikasikan sekarang ini SDI baru 55:30 SDI baru SDI baru tapi sekali lagi pada 55:34 pilihan saya melihat Kenapa saya 55:37 konsisten tetap ingin menggarap pasar 55:39 muslim bapak Ipin bayangkan ya jumlah 55:41 penduduk Indonesia itu 274 juta 2020 55:45 yang lalu dan 55:47 87,2% orang Islam W Pasar Gede banget ya 55:51 pasarnya gede banget ya Kenapa saya 55:53 enggak mau garap pasar muslim Biarin aja 55:56 orang alergi sampai muslim tapi kalau 55:58 Pak Ipin terus siapa lagi yang lain 56:00 mendukung saya membeli produk yang 56:02 diciptakan oleh muslim dari muslim oleh 56:04 oleh Muslim dan untuk Muslim pakai 56:06 produknya mulai geser ya katakan e 56:09 sebulan pakai Rinso 56:11 eh berapa E 3 kilo tiga itu ya tiga 56:16 bungkus Coba dong kita punya nih 56:19 sekarang punya SDI baru ya sat botol aja 56:21 1 kilo gitu kan kemudian bantingan 56:23 hasilnya itu kan paling enggak menggeser 56:25 kalau enggak bisa pindah semuanya 56:27 menggeser aja dulu ya geser sebagiannya 56:29 pakai kita punya produk muslim sambil 56:32 membandingkan hasilnya kemudian kasih 56:34 kita masukkan Bagaimana hasil yang 56:36 diproduksi SD baru dengan yang 56:38 diproduksi oleh perusahaan yang 56:39 ikhlannya gede di televisi itu ya kalau 56:42 kurang kita perbaiki lagi dengan cara 56:44 seperti jadi keberpihakan umat Islam 56:47 kepada produk muslim itu dulu bayangkan 56:51 87,2% dari 274 arti 230 ,eng juta orang 56:57 Islam kalau orang Islam menggeser semua 57:00 belanja produk kepada muslim woh Ini 57:02 muslid musim konglomerat usaha-usaha 57:04 muslim Pak maju semua masalahnya tadi 57:06 kenapa ada keluhan 21 2 Mart pada tutup 57:09 lu kagak pakai produk muslim punya salah 57:12 siapa terus tiba-tiba aja 212 Man 57:15 bangkrut Salah siapa Salah El Kenapa lu 57:17 enggak produk beli produk muslim sendiri 57:20 kenapa lu enggak beli produk di tempat 57:21 orang Islam sendiri jadi jangan cuman 57:24 setang itu marah-marah terus nuntutnya 57:26 ke pengadilan Kenapa bangkrut yang salah 57:28 siapa ya kita sendiri Iya Yang jelas 57:31 daripada belanja di tempat yang nyaman 57:33 karena tadi ada tapi saya lupa di 57:34 sebelah mana Iya sih belanja di tempat 57:37 yang itu dalam tanda petik ada ac-nya 57:40 kalau belanja di toko agen panas lama I 57:43 itulah pengorbanan kita Iya sekarang 57:44 begini saya bilang sekarang dengan 57:46 produknya ke SDI baru anda enggak perlu 57:49 kepanasan Anda tinggal pesan nanti 57:52 contoh saya dig Tugu asli nanti agennya 57:54 ada dig Tugu kasih begitu pesan sampai 57:56 ke depan rumah enggak perlu keluar 57:58 Ngapain kepanasan enggak perlu kepanasan 58:00 enggak perlu keluar rumah enggak perlu 58:01 bayar parkir Tinggal pesan nanti agen 58:04 yang ada di lingkungan kita itu yang 58:06 akan mengantar sampai ke depan rumah dan 58:08 yang paling penting harganya lebih murah 58:10 itu aja dan yang jelas lagi emang Zaman 58:12 sekarang enggak semuanya harus didatangi 58:14 sendiri ya ini ada beberapa komentar di 58:18 YouTube nih eh yang pertama dari Pak 58:22 mustohir sebuah terobosan bisnis yang 58:25 bagus produk muslim sendiri Iya terus 58:28 dari Alisa SN Lilis Asalamualaikum Ust 58:33 Insyaallah nyimak pokoknya iya kemudian 58:37 kalau di Jawa Timur Gimana ya supaya 58:39 bisa jadi agen atau distributor Iya 58:41 nanti dibahas Yes Kemudian dari ibu Ade 58:44 Haryati itu harga per botolnya berapa ya 58:47 oh nyimak rupanya mau yang buat cuci 58:50 lantai eh ngepel atau yang buat cuci 58:52 piring atau yang buat e 58:55 baju karena buatci badannyabunnya belum 58:57 ada ya oke itu dulu pertanyaan jadi yang 59:01 saya minta Tadi kan saya ketemu Profesor 59:03 saya bilang saya punya kriterianya tiga 59:06 satu daya bersihnya harus sama bahkan 59:10 Kalau perlu saya minta lebih bersih 59:12 daripada yang punya merek iklan di TV 59:15 jadi kualitasnya harus lebih tinggi 59:17 artinya kentratenya harus 59:20 lebih lagi yang kedua wanginya kalau 59:24 bisa 59:25 kalau bisa lebih lagi dan yang ketiga 59:27 harganya harus lebih murah sekian persen 59:30 di bawah harga yang ada dan saya bisa 59:32 pastikan ya harganya pasti lebih murah 59:34 daripada harga yang iklan di televisi 59:36 karena kita enggak perlu iklan televisi 59:38 enggak bayar iklan ya kita enggak bayar 59:39 iklan jadi Insyaallah konsentrate-nya 59:42 akan lebih saya minta lebih tinggi dan 59:44 kalau teman-teman yang ingin jadi agen 59:45 Saya minta saya undang yuk yang ingin 59:47 jadi agen atau distributornya di kota 59:50 Anda ya nanti dari kota contoh saya di 59:52 Depok Yuk jadi agen di Depok kemudian k 59:55 yang di Depok nanti bisa jadi 59:57 ee agen-agennya jadi distributor sedepok 1:00:01 pegang untuk satu kota Depok kemudian 1:00:03 bisa jadi agen untuk di komplek-komplek 1:00:05 dan kita akan cari agen di 1:00:07 komplek-komplek nanti hubungi nomor 1:00:08 handphone saya langsung di 1:00:10 0813 saya sampaikan lagi kita terima 1:00:12 telepon Dul ba ter kas Asalamualaikum 1:00:15 Waalaikumsalam Iya dengan siapa di mana 1:00:18 pakur di Jalan Bintaro Bintaro pakur 1:00:22 silakan saya mau nanya nih ya Pak haur 1:00:25 kadangkadang kita kalau tadi ada yang 1:00:27 nanya mengenai label yang muslim jadi 1:00:29 alergi Emang karena kejadiannya banyak 1:00:32 sekali yang bangkrut ya yes jadi ada 1:00:35 sedikit bangkrut itu langsung 1:00:36 dibully-bully terus gitu sehingga orang 1:00:38 keki juga kelihatan kalau ada merek 1:00:41 muslim-muslim itu ya terakhir ada 1:00:43 Kampung kurma l apa gitu ya I Iya yang 1:00:46 ingin saya tanakan enggak itu sebetulnya 1:00:48 Saya punya ini punya workshop ya 1:00:52 workshop itu dulu dipakai untuk 1:00:54 konstruksi baja apa gitu ya sekarang 1:00:56 kosong ada kira-kira 5.000 m ya 1:00:58 kontainer masuk ada kerennya segala saya 1:01:02 berpikir pengin sekali bikin satu produk 1:01:04 apa gitu ya atau gimana dijoinkan atau 1:01:06 gimana daripada itu nganggur Yang kedua 1:01:10 kita kalau disewa sama orang juga sedih 1:01:12 gitu sewanya murah waktunya lama dia 1:01:14 berkuasa gitu sama kitanya I boleh ada 1:01:17 ini di daerah ini di daerah Parung Oh 1:01:20 Parung dekat ya Iya terima kasih Ustaz 1:01:22 Asalamualaikum Waalaikumsalam 1:01:23 warahmatullah warahmatullah wabarakatuh 1:01:26 Iya jadi kita terbuka ya ini kan 1:01:28 stimulus ya artinya Sebetulnya saya kan 1:01:30 baru akan ngomongkan tentang produk ini 1:01:33 akhir tahun tapi karena saya lihat 1:01:36 Sudahlah kita sudah mencoba segala macam 1:01:38 belum berhasil juga akhirnya sudah kita 1:01:41 mulai dengan apa yang kita bisa dulu 1:01:43 kita ingin SDI baru meluncurkan produk 1:01:46 cuci baju deterjen cuci piring dan juga 1:01:50 pelantai tadi ternyata ada masukan Ustaz 1:01:53 satu juga tamb sabun mandi ya 1:01:56 alhamdulillah sebelumnya sudah datang ke 1:01:58 saya juga sabun mandi yang dari pakai 1:02:00 bidara ya he kita akan masukkan ya 1:02:02 sebagai satu package juga nah Barusan 1:02:04 ada sambutan lagi punya dulu 1:02:07 workshop-nya ada 5.000 M kosong ya sudah 1:02:10 nanti silakan aja bapak bisa hubungi 1:02:12 saya nanti kita diskusikan kita 1:02:14 eh sharing kita brainstorming kira-kira 1:02:17 apa yang bisa kita kerja samamakan dan 1:02:19 sesungguhnya ee SDI baru ini sekali lagi 1:02:22 saya ngomong pakainya SDI baru ini 1:02:23 adalah mencoba untuk merangkai dari umat 1:02:26 oleh umat untuk umat jadi saya Saya 1:02:28 cuman bahasanya apa ya Saya cuman tukang 1:02:31 pengepul aja nih teman-teman punya ide 1:02:33 teman-teman punya kemampuan teman-teman 1:02:35 punya keahlian teman-teman punya dana 1:02:37 saya jadi tukang jahitnya saya bikin 1:02:39 polanya saya jahitnya kita sinergikan 1:02:42 jadi kalau by definition orang suka 1:02:45 tanya Ustaz SDI baru itu apa sih saya 1:02:47 bilang SDI Baru adalah gerakan ekonomi 1:02:50 umat yang bertujuan membangun si energi 1:02:55 dan persatuan antar pedagang Muslim 1:02:58 Pengusaha Muslim dan konsumen muslim 1:03:00 jadi daerah garapan kita adalah 1:03:03 pengusaha muslim pedagang muslim dan 1:03:05 konsumen muslim dan kita apa kita ini 1:03:08 SDI baru mencoba mensinergikan dan 1:03:10 mempersatukan kalau kita bisa Sinergi 1:03:12 dan bersatu Waduh gede banget umat ini 1:03:16 87,2% dari 274 juta penduduk Indonesia 1:03:20 uh besar umat ini Insyaallah em 1:03:22 pertanyaan terakhir sebelum akiri 1:03:24 meskipun Maaf ada beberapa banyak jempol 1:03:26 yang lain tetapi dari sini ee Mas Gusti 1:03:31 kali ya Ustaz saya siap memasarkan untuk 1:03:34 daerah Tangsel tapi ada yang mau 1:03:37 ditanyain nih statusnya soal legal litas 1:03:40 deterjennya tadi gimana yes ya pertama 1:03:43 ahlan wasahlan ya di samping Tangerang 1:03:45 yuk teman-teman yang ingin menjadi 1:03:47 distributor tawarnya selalu distributor 1:03:49 dulu ya distributor di kota Anda nanti 1:03:51 dari distributor dia akan bisa membuka 1:03:53 agen-agen nya jadi begini Ustaz saya 1:03:55 enggak punya duit gampang lu daftar aja 1:03:57 jadi distributor kemudian lu daftarin 1:03:59 tawarin orang-orang untuk jadi agen ya 1:04:01 lu kumpulin dari agen itu lu bisa jadi 1:04:03 distributor jadi enggak perlu keluar 1:04:04 duit izinnya Alhamdulillah sekarang ini 1:04:07 izin UMKM mudah ini izinnya Sudah ada 1:04:11 iprt-nya Sudah ada keluar ya sudah ada 1:04:13 izinnya jadi kita tidak akan pernah mau 1:04:17 melanggar izin Dan dia diriset dan ke 1:04:19 depan nanti saya bilang saya akan kalau 1:04:21 memang kapasitasnya ternyata tiba-tiba 1:04:23 saja produk deterjen cuci baju dan cuci 1:04:26 piring serta pelantai ini menjadi besar 1:04:29 maka kita akan gandeng pabrikan pabrik 1:04:31 besar dan saya minta pabrik besar ini 1:04:33 yang ngurus nanti semuanya jadi eh 1:04:36 secara legal isu Insyaallah SDI baru 1:04:39 tidak akan ada legal isu dan saya undang 1:04:42 lagi teman-teman yang ingin jadi 1:04:44 distributor di tiap kota nih Siap Kota 1:04:46 Yuk silakan mendaftar nanti tiap kota 1:04:49 kita akan cari agen-agen yang akan 1:04:51 menjadi kepanjangan tangan kita jadi ini 1:04:53 bis as usual bisnis seperti pada umumnya 1:04:56 biasa kami produsen kemudian kita cari 1:04:59 distributor untuk tiap kota dan 1:05:01 distributor itu akan kita bantu juga 1:05:03 untuk mencari agen-agennya di kota 1:05:06 tersebut Insyaallah begitu Insyaallah 1:05:08 dan sekali lagi kita dibatasi waktu Jadi 1:05:11 silakan rangkum 1 menit ya jadi 1:05:14 eh last but not least Lebih baik 1:05:17 terlambat daripada tidak sama sekali dan 1:05:20 SDI baru sudah mulai memelopori kita 1:05:23 untuk wacana kita ini acara kita 1:05:26 wirausaha muslim maka kita sudah mulai 1:05:29 melangkah ke langkah yang ke berapa Saya 1:05:32 tidak tahu lupa yaitu langkah 1:05:34 menciptakan produk-produk UKM yang hari 1:05:38 ini kita perkenalkan di rasil pada hari 1:05:40 ini untuk cuci baju untuk cuci piring 1:05:44 dan pel lantai ya kita undang 1:05:47 teman-teman yang ingin menjadi 1:05:48 distributor dan menjadi agen di 1:05:51 kota-kota Anda ya marginnya lumayan 1:05:53 besar jadi untuk bagi yang memulai 1:05:56 bisnis menjalankan bisnis pasti menarik 1:05:58 marginnya ee yang ingin bergabung bisa 1:06:01 menghubungi ke nomor telepon saya 1:06:04 0813 1:06:07 19618972 kalau susah mengingat itu buka 1:06:11 situsnya 1:06:14 wwwsdiaru.id 1:06:15 www.sdibaru.id nanti diroll sampai ke 1:06:18 halaman terakhir nanti di terakhir itu 1:06:21 ada foto saya dan di bawah foto saya ada 1:06:23 nomor saya silakan teman-teman bisa 1:06:26 kontak bisa WhatsApp ke saya kita mulai 1:06:29 ya gerakan ini gerakan ekonomi umat 1:06:32 dengan yang sederhana setiap muslim 1:06:35 pasti cuci baju pasti cuci piring habis 1:06:38 makan dan juga Pasti ngepel rantainya 1:06:40 rumahnya ee dan juga pasti mandi tadi 1:06:43 ada tambahan untuk ee sabun mandinya ya 1:06:46 jadi Ee kita ada produk empat produk ini 1:06:49 kita mulai dulu sedikit demi sedikit 1:06:51 nanti saya yakin akan bergabung tuh 1:06:53 banyak orang dan kita akan besarkan 1:06:55 pasarnya dan kalau sudah besar nanti 1:06:57 Insyaallah inilah gerakan ekonomi yang 1:06:59 namanya dari umat oleh umat dan untuk 1:07:02 umat dan Insyaallah dengan izin Allah 1:07:04 SDI baru ini akan menjadi besar 1:07:06 insyaallah insyaallah Mari kita semua 1:07:09 berdoa dan yang lebih utama lagi adalah 1:07:11 mendukung program yang baru saja kita 1:07:14 dengar Terima kasih Pak Valentino Din 1:07:17 dan teman-teman semuanya mudah-mudahan 1:07:20 kehadiran wirausaha muslim ini 1:07:22 benar-benar akan kuat langkah kita ya 1:07:25 asalamualaikum warahmatullahi 1:07:27 wabarakatuh 1:07:39 Waalaikumsalam