Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 [musik] 0:17 [musik] 0:24 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:26 warahmatullahi wabarakatuh. 0:28 Alhamdulillahbilamin 0:30 wabun 0:32 win wasatu wasalamu sayidina muhammad 0:35 waa alihi wasbihi ajma rbi zidni ilma 0:39 allahumfani bima alamtani waimni ma 0:42 yangfani warzuqni ilman yangfi. 0:44 Dipancarkan dari jalan masjid 0:46 silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:49 Bekasi radio silaturahim dan Rasil TV 0:51 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 0:53 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:55 Apa kabar Anda di siang hari ini? Semoga 0:57 dalam keadaan sehat walafiat. Senang 1:00 sekali saya Angga Aminudin dapat kembali 1:02 hadir menemani Anda di mana pun saja 1:05 Anda berada. Di meja operator ada Algi 1:09 dan juga di kameramen ada Ondi. Kami 1:11 hadir dalam acara kajian ekonomi Islam 1:15 edisi hari Selasa. Kita sudah memasuki 1:19 hari yang ke-16 1:21 di bulan September 2025. Dan ikhwan 1:25 akhwat, narasumber kita untuk acara 1:28 kajian ekonomi Islam ini. Alhamdulillah 1:31 sudah hadir di studio Ustaz Ikhwan 1:35 Basri. Asalamualaikum warahmatullahi 1:37 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:39 wabarakatuh. 1:40 Bagaimana kabarnya, Pak Ustaz hari ini? 1:42 Alhamdulillah hari ini sehat-sehat, 1:44 sehat, Pak Ustaz. Ya, 1:45 sehat walafiat. 1:46 Perjalanan lancar, Pak Ustaz? 1:48 Alhamdulillah. 1:49 Sangat lancar, ya. Alhamdulillah. Sangat 1:51 lancar. 1:52 Ikhwan akhwat, kajian ekonomi Islam bila 1:56 kita review di beberapa pertemuan 1:59 terakhir ee kita menyoruti banyak hal 2:03 tentang ee ketimpangan, kemiskinan, dan 2:06 efek dampak dari sistem kapitalisme. Dan 2:11 di kesempatan kali ini dalam 1 pekan 2:14 ini, dunia dihebohkan oleh satu 2:18 peristiwa di Nepal. Nah, ini peristiwa 2:22 yang dilihat oleh kalangan elit di 2:26 berbagai negara pun menjadi was-was gitu 2:29 ya. Ternyata dari peristiwa Nepal di 2:32 negeri ini juga beberapa pekan ee 2:36 sebelumnya sebenarnya permasalahan 2:38 dengan akar masalah yang sama juga 2:40 terjadi gitu ya. Namun tidak separah di 2:43 Nepal. Lalu juga merembet sampai ke 2:45 Eropa, Prancis hingga hari ini Prancis 2:48 gitu ya. demonstrasi besar-besaran 2:49 menentang pemerintahannya juga terjadi 2:52 latar belakang karena kemiskinan dan 2:53 juga karena ketidakadilan kaum buruh 2:54 turun di sana. Kalau Nepal emang menjadi 2:57 potret yang ee begitu mencengangkan gitu 3:00 ya ee ketika elit pejabat itu 3:03 benar-benar digulingkan gitu. 3:05 Betul-betul digulingkan dan betul-betul 3:08 Gen-ak muda ini melihat kondisi mereka. 3:12 Mereka itu miskin, tidak punya 3:14 pekerjaan, nganggur. Ketika ingin 3:17 memerlukan apa-apa, negara tidak 3:18 memfasilitasi. Sementara elitnya 3:21 memperlihatkan kepoya-poyaan 3:23 sampai diarak gitu ya, menteri 3:25 keuangannya sampai diarak kalau kita 3:26 lihat mesosnya gitu ya. para menteri itu 3:28 kabur gitu ya sampai ada korban jiwa 3:31 juga gedung pemerintahan gedung parlemen 3:33 ee e ini ya apa diduduki oleh massa. 3:36 Nah, kalau misalkan kita ingin kaitkan 3:39 gitu ya kepada seluruh unjuk rasa yang 3:41 dibicu oleh salah satu faktor penting 3:43 yaitu kesenjangan ini kita kaitkan 3:45 dengan kajian-kajian terdahulu kita 3:47 gitu. bagaimana ketidakadilan, 3:49 kesenjangan, dan ketimpangan yang makin 3:51 tinggi. Ini salah satu dampak dari ee 3:55 kapitalisme yang bisa kita lihat jadi 3:57 ciri keruntuhan kapitalis. Nah, itu akan 4:01 menjadi topik kita di kesempatan kali 4:03 ini. Kesenjangan meruntuhkan 4:05 kapitalisme. Bagaimana pandangan ekonomi 4:07 Islam? Nah, itu akan kita kaji. Iwan 4:09 Afad juga nanti bisa bergabung bersama 4:11 kami. Silakan sampaikan pertanyaan, 4:13 komentar ke nomor WhatsApp Rasil di 4:16 08111999720. 4:22 Baik, Pak Ustaz. Bagaimana mengawali 4:25 kajian kita? Giliran sistem ekonomi 4:28 apapun tidak akan sanggup menahan tensi 4:31 dan kegentingan karena kesenjangan ya, 4:33 Pak Ustaz. ya, bagaimana Pak Ustaz 4:35 melihat ee potret yang teraji saat ini 4:38 membahas kapitalisme ini dikaitkan 4:40 dengan kesenjangan itu bagaimana Pak 4:42 Ustaz? Monggo. Terima kasih [berdehem] 4:43 Masangga. 4:45 Asalamualaikum warahmatullahi 4:47 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 4:49 Wausli wasallim shatan wa tasliman 4:53 yaliqoni b maqomi amirilya wal mursalin 4:56 nabiina Muhammadin waa alihi was ajmain. 4:59 Amma ba'du. Para pemirsa Rasil TV dan 5:02 para pendengar Radio Silaturahim yang 5:04 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 5:07 Ee alhamdulillah pada pagi hari ini kita 5:11 dapat melaksanakan siaran live ya. Dan 5:15 alhamdulillah juga minggu lalu kita juga 5:17 bisa melaksanakan siaran live dan 5:20 cuacanya alhamdulillah di sini baik 5:22 sehingga perjalanan kita dari rumah ke 5:24 stadiu ini kalau enggak salah cuma 15 5:27 menit ya. Yang biasanya itu hampir 5:29 setengah jam ya. Jadi sampai di sini itu 5:34 kedahuluan istilahnya kalau apa namama 5:36 masuk kantor pintunya belum terbuka. 5:39 H 5:39 saking gasiknya paginya kita datang ya. 5:43 Alhamdulillah. 5:44 Para pemirsa Rasil TV dan para pendengar 5:46 radius silaturahim yang dirahmati Allah 5:48 subhanahu wa taala. ee seperti yang 5:51 dimukadimahi Masangga tadi bahwa dalam 5:54 minggu-minggu ini ya di akhir bulan 5:56 Agustus atau minggu terakhir di bulan 5:58 Agustus Indonesia mengalami ee 6:01 demonstrasi 6:03 meledak besar-besaran 6:05 dan beberapa pengamat ya kalau saya 6:08 ikuti di ee berita-berita itu menyatakan 6:12 bahwa kejadian yang sama kemudian 6:15 setelah itu e terjadi di Filipina Nah, 6:19 seporadis di Malaysia di daerah Penang 6:21 atau di Kepulauan Penang. Kemudian juga 6:24 melanda ee yang serius sekali adalah di 6:27 Nepal kemudian di Prancis sampai hari 6:30 ini belum selesai demo ya. Dan pemicunya 6:34 yang dikait-kaitkan oleh para pengamat 6:36 itu adalah justru yang pertama terjadi 6:38 di Indonesia. Kalau kita lihat kenapa 6:41 itu terjadi? 6:43 Sebabnya ialah karena ada kesenjangan 6:46 ya, inequality kalau dalam istilah 6:48 ekonomi ya, 6:49 kesenjangan ekonomi, kesenjangan 6:51 pendapatan kesenjangan [mendengus] 6:53 penghasilan yang pada akhirnya 6:55 kesenjangan ini mengekspansi dirinya 6:58 kepada kesenjangan yang lain. ya hak-hak 7:02 sosial, hak-hak warga negara seolah-olah 7:06 tidak ada artinya dibandingkan dengan 7:09 hak-hak kaum elit yang menguasai negara 7:11 itu dan mereka seolah-olah punya hak 7:14 yang lebih daripada orang biasa bisa 7:17 mendikti kemauan mereka lewat 7:18 undang-undang yang dibuat oleh parlemen 7:20 dan lain sebagainya. Dan akhirnya 7:23 ketegangan tensi politik ini yang 7:26 awalnya dipicu dari sisi ekonomi tidak 7:29 bisa dipertahankan akhirnya meledak ya. 7:32 Akhirnya terjadilah 7:35 apa namanya ee demo unjuk rasa yang 7:39 dimotivasi untuk memperbaiki keadaan 7:43 Indonesia. Apa namanya tuntutannya Pak 7:45 18 + 7 apa 17/8? 7:48 17 + 8. 7:49 17/8. I. 7:51 Ah, itu belum di belum dipenuhi ya. Ya, 7:54 mungkin tawar-menawar atau ada gerakan 7:57 lagi agar supaya segera dipenuhi ya. 8:00 Sebab kalau segera dipenuhi itu 8:02 seolah-olah politisi atau yang di atas 8:05 itu merasa takut ya, merasa gentar. Nah, 8:08 ini kalau tidak segera itu berarti dia 8:10 mereka melihat masih ada ruang negosiasi 8:14 seperti itu. Tapi yang terjadi di Nepal 8:17 itu tidak seperti itu. Digulingkan 8:18 benar-benar ya. Kalau dalam 8:22 apa? 8:24 Dalam bahasa Al-Qur'an. Dakul qyatan 8:26 afsaduha waala aizha adillah. Ya. 8:31 Apabila suatu bangsa menyerang bangsa 8:33 yang lain, maka bangsa yang diserang itu 8:37 pucuk pimpinannya atau yang paling elit, 8:39 yang paling tinggi kedudukannya akan 8:40 dibalik menjadi yang paling rendah. Ya, 8:43 itu selalu begitu. Al-Quran s mengatakan 8:45 begitu. Mengutip daripada pendapatan 8:48 pendapat dari pearatu Bilqis ya. Ketika 8:50 Nabi Sulaiman mengirim surat kepada dia 8:53 dengan satu kalimat 8:55 bismillahirrahmanirrahim 8:57 alla tau alaiya wauni muslimin. Ya, 9:01 surat sangat singkat, padat dan berisi. 9:05 Artinya bismillahirrahmanirrahim. Innahu 9:07 min Sulaiman. Surat itu dari Sulaiman 9:10 nabi Allah. Wa innahu 9:11 bismillahirrahmanirrahim. 9:13 Dan surat itu tertulis 9:15 bismillahirrahmanirrahim. 9:17 Alla talu alaiya. Jangan kamu di atas 9:19 saya, jangan kamu mengalahkan saya. 9:21 Jangan kamu, kamu harus tunduk p saya, 9:23 gitu. Dan datanglah kepada saya dalam 9:25 keadaan tunduknya. Nah, ketika surat ini 9:27 dibaca maka ee apa itu? Ratu Bilqis 9:32 bermusyawarah kepada pembesar anggota 9:33 parlemen, anggota kerajaan gitu ya untuk 9:36 menyikapi itu ya. Terus dia mengatakan, 9:39 "Ya, apabila orang atau orang asing 9:42 masuk ke negara pasti akan menjadikan 9:44 orang-orang elit penguasa di negara itu 9:46 menjadi yang ada di bawah." Ya, 9:49 kedudukan yang dari tadi di atas 9:51 kemudian berbalik yang di bawah menjadi 9:53 orang yang kalah, menjadi orang yang 9:55 hina gitu begitu. Dan mereka takut kalau 9:58 itu terjadi pada dia. Maka mereka 10:00 kemudian memberikan hadiah dan 10:03 seterusnya dan seterusnya. Cerita ini 10:04 begitu. Jadi ee elit politik, elit 10:08 bangsa yang sudah menguasai 70% daripada 10:12 aset nasional ingin mempertahankan 10:14 terus-menerus sampai keturunannya ya 10:17 tujuh keturunan atau berapapun 10:18 keturunannya itu ingin mempertahankan 10:20 itu. Tapi akibat daripada keserakan 10:25 mereka itu sebagian besar daripada 10:28 rakyat tidak mendapatkan apa-apa. ya 10:31 lihat di nasibnya misalnya kalau di kita 10:36 orang-orang yang menggantungkan 10:38 pendapatannya dari katakanlah ee 10:42 mengujek orang lain baik itu aplikasi 10:45 atau bukan misalnya itu kalau 10:47 terus-menerus hidupnya seperti itu kan 10:48 enggak mungkin dia berubah. harus ada 10:51 suatu keadaan di mana pendapatan itu 10:53 akan meningkat. Apapun pekerjaan orang 10:55 itu mau dia menjadi apa namanya ee 10:59 driver apapun ya, motor driver ataupun 11:03 mobil dan lain sebagainya, tapi ada 11:05 harapan bahwa dengan bekerja di tempat 11:07 itu dia bisa menikmati kehidupan, bisa 11:10 meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan 11:12 penghasilan, meningkatkan pendapatannya. 11:14 Tapi ini tidak ada jaminan itu. Maka 11:18 sampai tua pun terbayang bagaimana orang 11:20 akan hidup seperti ini. Sementara 11:23 sedikit sekali daripada apa namanya elit 11:26 bangsa itu menikmati aset nasional yang 11:30 tidak ada batasnya boleh dikatakan. 11:33 Bahkan mereka itu membuat undang-undang 11:35 atau aturan-aturan yang melindungi 11:37 kepentingan mereka, menambah kekayaan 11:39 mereka yang diambil dari negara. 11:42 Sementara sebagian besar ini tidak 11:44 mendapatkan apa-apa. Karena itu apabila 11:46 ini terjadi dan itu terus dipertahankan 11:49 maka situasi negara itu menjadi genting 11:52 ya, tensinya menjadi naik. Ibaratnya 11:55 balon itu kalau sudah ditiup 11:58 terus-menerus dia pasti akan meledak. 12:00 Dan ketika meledak apa yang terjadi? 12:03 Rugi seluruh bangsa ini. Ya, ruginya 12:08 tidak bisa dihitung ya. material, non 12:10 material dan lain sebagainya. Hancur 12:13 negara itu. Nah, ini yang terjadi di apa 12:16 namanya di ee Nepal yang sebelumnya 12:19 sebelumnya ada terjadi ya di Bangladesh 12:21 itu ya. He. 12:22 Itu sudah tah tahun lalu kalau enggak 12:23 awal tahun ini itu ee rezim lama 12:26 digulingkan oleh Genzet juga itu ya. 12:30 Nah, sebetulnya itu harusnya menjadi 12:32 inspirasi bagi bangsa lain. Bukan hanya 12:35 yang terjadi di negeri kita yang 12:36 dikatakan oleh para pengamat gara-gara 12:38 ini terjadi di Indonesia, kemudian 12:40 akhirnya terjadi di Filipina, terjadi di 12:43 Australia juga ya. Kemudian terjadi di 12:45 Nepal, terjadi di Prancis dan lain 12:48 sebagainya dan mungkin juga terjadi di 12:50 Amerika. Bahkan sebagian daripada yang 12:53 ada di internet kita baca rakyat Amerika 12:56 malu terhadap apa yang terjadi di 12:57 Indonesia. Karena mereka sebagai negara 12:59 yang katakanlah dewasa dalam 13:01 berdemokrasi tetap tetapi tidak bisa 13:04 mensuarakan ee apa nam mayoritas 13:07 masyarakat atau warga yang tertindas 13:09 terhadap elit sekarang. Ya, seperti itu. 13:12 Kalau di Indonesia bisa gitu katanya. 13:15 Nah, ini jadi kesenjangan, 13:18 topiknya kesenjangan. Nah, kesenjangan 13:21 ini dalam konteks ekonomi yang sekarang 13:24 ada atau konteks sistem ekonomi yang 13:26 modern, maka itu munculnya ada dengan 13:30 kapitalis ya. Sebelum kapitalis itu 13:33 feudal ya. Jadi kalau feodal itu ya 13:38 itu zaman kerajaan, zaman di mana 13:41 sebagian orang menjadi ee apa? Hulu 13:44 balang raja. Dan hulu balang raja itu 13:46 punya hak yang istimewa dibandingkan 13:48 raja jelata. Dan akhirnya merekalah yang 13:50 menguasai sumber daya negara-negara 13:52 sebelum kapitalisme itu feedalisme ya di 13:56 Eropa, di Timur Tengah, di kita juga 14:00 begitu ya federalisme. Tapi seiring 14:02 dengan ee 14:05 apa namanya terjadinya revolusi 14:06 industri, s sistem ekonomi itu menjadi 14:08 berubah menjadi kapitalis dan 14:11 kapitalisme ini cepat sekali ya cepat 14:14 dalam pengertian mengubah keadaan dalam 14:17 periode federalisme pertumbuhan ekonomi 14:20 itu lambat banget ya lambat sekali ya 14:24 kemiskinan meraja lela di mana-mana dan 14:27 pendapatan tidak bertambah dengan cepat 14:29 ya 14:30 tapi setelah ee ee ee kapitalis menjadi 14:34 ee dominan di dalam sistem ekonomi di 14:38 dunia ini, maka negara-negara itu 14:40 kemudian cepat sekali, cepat sekali 14:43 pertumbuhan ekonominya. Ya. 14:46 Nah, salah satu ke 14:49 apa namanya? Satu kelemahan utama 14:51 daripada kapitalisme itu adalah 14:54 menguasai sedikit daripada 14:58 orang menguasai kapital, menguasai 15:01 sumber daya. Jadi kapital itu kan 15:03 sebetulnya artinya mesin ya, suatu 15:06 barang yang menghasilkan pendapatan ya. 15:09 Kayak misalnya pabrik itu barang 15:11 menghasilkan pendapatan ya itu dia ada 15:15 apa namanya ada bahan baku, ada sumber 15:17 daya manusia, ada teknologi dan lain 15:20 sebagainya dicampur aduk digerakkan 15:23 sama-sama menghasilkan suatu produk dan 15:25 produk itu menguasai dunia ya. 15:27 produk makanan, minuman, pakaian segala 15:31 macam itu diproduksi 15:33 oleh pabrik-pabrik itu dan akhirnya 15:36 dikonsumsi oleh semua manusia yang 15:38 menyebabkan apa? Sebagian kecil orang 15:41 itu menjadi 15:43 kaya raya, super kaya ya. Tapi sebagian 15:47 besar daripada masyarakatnya itu ee 15:51 tidak kaya tapi juga tidak miskin. 15:54 tetapi sebagian besar itu bisa apa 15:57 memenuhi hajat hidupnya. 16:00 Sebagian kecil ataupun minoritas masih 16:03 berada dalam apa namanya ee kemiskinan 16:07 absolut. Itu yang terjadi di Eropa gitu 16:09 ya. Nah, yang terjadi di negara-negara 16:12 Asia lebih buruk lagi ya. Karena apa? 16:16 Karena sistem ini kemudian berjalan 16:19 menginduk ya, mencaplok atau istilahnya 16:22 apa ya? ee menggandeng dengan feudal 16:24 gitu ya. Sehingga bersatulah itu 16:27 kapitalis itu dengan mereka dan akhirnya 16:29 yang ditinggal adalah rakyatnya dan itu 16:31 terjadi di mana-mana ya. Di kita itu 16:33 kalau kita lihat ya mulai pertama kali 16:36 VOC, VOC itu kan hanya berdagang saja 16:38 tapi kemudian monopoli 16:40 monopoli rempah-rempah dan menentukan 16:43 harga dengan intimidasi. Kalau dia tidak 16:47 bisa melaksanakan seperti itu, dia akan 16:49 intimidasi kalau perlu dibunuh, 16:51 diperangi, dan lain sebagainya. Nah, 16:53 sesudah VOC kita dijajah Belanda 16:56 langsung 1800 16:58 mulai Denless kemudian Inggris Revers, 17:01 kemudian ada tanam paksa. Nah, era-era 17:05 seperti itu era-era di mana kapitalisme 17:08 itu 17:10 berkembang baik sekali di negara 17:12 Indonesia ini. Di jajan namanya Hindia 17:14 Belanda ya. 17:16 sehingga menjadikan Belanda negara yang 17:18 paling kaya di Eropa. Berkat dia 17:21 menjajah Indonesia itu ya. Nah, yang 17:24 terjadi setelah singkatnya kan begitu 17:26 Belanda keluar dari Indonesia diganti 17:28 Jepang kemudian apa merdeka. Ketika 17:31 penjajahan ini Belanda keluar dari 17:34 Indonesia kemudian Jepang keluar 17:35 daripada Indonesia mungkin boleh 17:38 dikatakan 80% orang Indonesia itu 17:40 miskin. 17:40 H 17:41 iya pur ya. Ya, tetapi elit ya elit-elit 17:46 itu yang megang perkebunan, yang megang 17:49 industri yang ditinggalkan Belanda ya 17:51 itulah mereka yang bertahan ya. Dan itu 17:54 kemudian sampai dengan sekarang kondisi 17:56 tidak berubah tapi mungkin orangnya 17:59 berubah ya. Yang yang yang kayak siapa 18:02 tetap ada tetapi mungkin berubah 18:04 susunannya itu orangnya itu. Tetapi yang 18:06 menjadi struktur tetap seperti apa 18:08 namanya itu ee 18:11 apa piramida ya. Piramida itu kecil di 18:14 atas ya, bawah besar kan. Nah, kecil di 18:18 atas itu 5% menguasai sekian 70% 18:21 daripada aset nasional. Jadi inilah yang 18:24 tidak adil ya. Jadi kesenjangan bisa 18:26 juga disebut dalam bahasa Inggrisnya equ 18:29 inequality 18:30 ya. Inequality dari kata equality itu 18:33 sama sebetulnya ya. Jadi artinya tidak 18:36 ada persamaan, tidak ada tidak ada ee 18:40 terjadi perbedaan yang besar antara 18:41 orang yang hidup dalam sebuah negara 18:43 yang sedikit sekali kaya raya, punya 18:45 segala-galanya dan sebagian besar enggak 18:48 punya apa-apa. Hanya bisa bisa hidup 18:50 untuk nyambung hidup. Pekerjaan ada, 18:52 tapi pekerjaan hanya untuk menyambung 18:54 napas saja. Ee subsisten ya, hanya untuk 18:57 menyambung napas ya. Tidak bisa 18:59 menabung, tidak bisa menyekolahkan anak, 19:03 tidak punya kesehatan. dan lain 19:05 sebagainya. Sudah ya dia hanya pergi ke 19:08 pagi sore pulang ke rumah ya kemudian 19:11 bisa makan itu saja. Tidak kebayang 19:14 bagaimana dia akan bisa menabung, tidak 19:16 kebayang bagaimana dia akan bisa ee 19:19 punya akses kepada kesehatan. Kalau 19:20 sakit ya di dirasakan saja gitu loh ya. 19:24 Enggak ada ini paling ee cari jamu-jamu 19:27 di pinggir pagar-pagar itu 19:30 ya. Nah itu kondisinya. Nah, ini adalah 19:34 dilema daripada sebuah sistem kapitalis 19:36 yang artinya itu yang kejam sekali ya. 19:39 membiarkan sebagian besar rakyatnya itu 19:42 miskin, tidak memenuhi kebutuhan hajat 19:45 sepenuhnya, tidak memenuhi hajatnya 19:47 seluruhnya gitu loh. Nah, saya sendiri 19:50 tadi itu ya beberapa hari terakhirnya 19:52 saya sedang mencoba ingin melihat apakah 19:56 ada negara yang mengikuti paham 19:58 kapitalis tetapi apa namanya 20:02 tidak memiliki nality, tidak memiliki 20:05 persoalan, kesenjangan gitu loh. 20:08 Saya coba ya. Yang pertama saya lihat 20:11 Swiss ya. Ya, Swiss itu kapitalis tapi 20:17 adem ayam tidak ada berita macam-macam. 20:19 Bahkan dulu enggak punya tentara karena 20:21 negara yang paling aman ya di Eropa 20:24 setelah perang dunia dan negara 20:26 penghasilannya tinggi. Ada beberapa saya 20:28 punya juga teman di sana kerja. 20:31 nelepon ke saya itu bandingkan dengan 20:34 apa namanya dia membandingkan gaji yang 20:36 ada di Indonesia dengan gaji secara 20:39 nominal tinggi gajinya ya pakai itu kan 20:42 bukan euro ya masih pakai swis mata 20:45 uangnya sendiri ya itu tinggi sekali 20:48 gajinya kalau kita bandingkan dengan 20:50 kita dia bandingkan dengan kita tapi 20:52 pajaknya itu kalau enggak salah di atas 20:54 50% 20:55 jadi nominal dia dapat tinggi tetapi apa 20:58 dipotong oleh pajak macam-macam pajak 21:00 itu sekian ujungnya akhirnya nelongso 21:03 sendiri gitu ya kita gali tinggi tetapi 21:05 itu semuanya tidak bisa mencukupi 21:08 apa yang kita inginkan ya apa yang kita 21:10 hajatkan bisa disukui dengan gaji yang 21:12 seperti itu. Jadi banyak malah mendukung 21:16 atau memuji yang ada di Indonesia secara 21:19 nominal ya ini lebih rendah. Tetapi 21:23 dengan seperti itu kita bisa hidup lebih 21:26 layak daripada mereka ya. Jadi di Swiss 21:29 itu tercatat sebagai negara yang 21:32 inequality 21:33 apa namanya kesenjangannya cukup lumayan 21:36 ya. Iya. Padahal menurut saya mestinya 21:38 negara itu kan paling tidak ee 21:41 kesejangannya itu minim minim gitu ya. 21:43 Tetapi enggak. Jadi komentarnya para 21:46 ahli mengatakan bahwa 21:49 Swiss adalah negara yang ee makin hari 21:52 makin ke sini inequality-nya makin 21:55 tinggi 21:55 ya. Kalau enggak salah 0,33 atau berapa 21:58 itu gen coeffisien. Kalau kita mengikuti 22:01 ukuran gini koefisien itu kan kita harus 22:03 menggunakan skala di mana skala itu 22:05 dimulai dari 0 sampai 1. Nah, kalau 22:08 misalnya indikasinya itu nol negara ini 22:11 gini koefisiennya nol maknanya seragam. 22:14 Semua rakyat itu pendapatannya sama. 22:17 Katakan misalnya sebulan dapat gaji 22:18 10.000 dolar semua apa namanya warga 22:21 negara itu gajinya segitu. Jadi namanya 22:25 ee gen koefisien nol perfect gitu ya 22:28 sempurna ya. Jadi benar-benar sosialis 22:32 semua orang mendapatkan pendapatan yang 22:34 sama. Apapun itu pekerja, mau petani, 22:36 mau dokter, mau insinyur, kalau 22:39 dikonversi kepada keuangan, maka itu 22:41 gajinya sama. Ya, ini nol ya, 22:44 indikasinya nol. Jika kemudian 22:46 indikasinya satu ya, maka ini 22:50 satu kelompok menghasilkan mengambil 22:53 semua penghasilan nasional ya. Jadi 22:56 diambil sendiri oleh satu kelompok ini 22:59 ya. Misalkan ee PDB berapa hanya larinya 23:02 kepada kelompok itu. Nah, sebetulnya 23:04 kalau kita lihat ee baik sekala itu pada 23:06 nol atau pada angka satu itu enggak 23:08 enggak mungkin terjadi. Tidak ada sebuah 23:11 negara yang pendapatan pedulnya sama 23:13 petani sama dengan dokter, insurinya 23:15 sama dengan petani, insinya sama dengan 23:18 nelayan. Enggak ada ya. Ya kata orang di 23:21 surga saja tingkat-tingkat ya. Ada surga 23:24 firdaus, ada surga naim, ada surga aden 23:28 dan lain sebagainya gitu kan itu ya. 23:31 Jadi ee genoision itu kalau dalam kedua 23:36 kutubnya kanan dan kiri itu tidak 23:39 mungkin terjadi. Kondisi real di 23:41 masyarakat itu antara 0 dan 1. Nah, 23:43 misalnya ee saya lihat deh Swiss itu kok 23:46 0,33%. 23:48 Jadi artinya apa? 23:49 kategorinya itu memburuk ya secara ee 23:52 kesenjangan. Padahal kita lihat dulu 23:55 adalah negara yang boleh dikatakan sudah 23:57 penghasilan tinggi dan sebagian besar ya 24:00 mungkin 95% itu employ mendapatkan 24:04 pekerjaan yang layak dengan gaji yang 24:05 tinggi relatif dibandingkan dengan yang 24:07 lain. Tapi pada akhir-akhir ini mulai 24:10 terjadi kesenjangan itu memburuk ya 24:13 mulai. Dan yang kedua saya cek ya 24:16 sebagai perbandingan karena ini 24:18 negara-negara yang dikatakan negara yang 24:19 paling apa namanya penduduknya itu 24:23 penghasilannya tinggi kemudian 24:25 tidak ada pengangguran. Contoh Swedia 24:27 ya. Swedia itu boleh dikatakan negara 24:31 kapitalis tapi intervensi pemerintah 24:33 tinggi ya termua dalam macam-macam pajak 24:36 kemudian apa namanya ee anggaran untuk 24:40 pendidikan, anggaran untuk ini itu dan 24:43 lain sebagainya. semua diambil dari 24:44 negara. Jadi intervensi negara itu 24:46 tinggi. Karena itu maka kalau dikatakan 24:48 negara ini kapitalis banyak orang yang 24:49 tidak tidak sepakat ya dia negara well 24:53 first sted. Wel state negara eh 24:57 kesejahteraan di mana mungkin sebagian 25:00 itu sistem kapitalis ada di sana bahkan 25:03 mungkin sebagian besar tetapi intervensi 25:05 pemerintah di dalam ekonomi juga cukup 25:07 tinggi. tujuannya untuk ee apa namanya 25:11 mempertahankan kesejahteraan rakyatnya 25:13 itu supaya tingkat kesejahteraan mereka 25:15 tidak menurun. Ya, itu. Tetapi sekali 25:19 lagi itu para pengamat juga mengatakan 25:21 bahwa akhir-akhir ini Swedia yang dulu 25:24 termasuk dari 10 negara yang paling 25:28 tinggi ekualitas apa itunya? 25:31 Kesenyangannya paling rendah. termasuk 25:34 10 dari ee 10 dari salah satu dari 10 25:37 negara di dunia yang kesingat paling 25:38 baik ya artinya pemerataannya paling 25:41 tinggi. Sekarang dia tidak menjadi 25:44 anggota yang ke-10 bahkan terlimar 25:46 ke-20. Jadi mernya turun ya seperti itu. 25:49 Dengan demikian bisa kita katakan bahwa 25:51 gejala kesenjangan ekonomi, kesenjangan 25:55 pendapatan ini sekarang sudah 25:56 merata-rata di seluruh negara-negara 25:59 Eropa Barat. Bahkan termasuk negara yang 26:02 dikatakan welfare state sekalipun 26:05 sekarang mereka tidak mampu 26:06 mempertahankan apa namanya equality-nya 26:09 itu dan memburuk gine covidnya mendekati 26:13 apa namanya tinggi di atas 30% ya 26:16 dan itu negara-negara kapitalis. 26:17 Iya. Apalagi kalau kita lihat ya Amerika 26:20 gitu ya tahu brengsek gitu ya. He 26:23 ya tidak bisa menjadi contoh karena 26:24 Amerika itu sudah buruk sekali ee pendap 26:27 apa equality-nya atau inequality-nya 26:29 gitu Mas. 26:31 Sebenarnya Pak Ustaz apakah ada 26:32 mekanisme di kapitalisme sendiri untuk 26:35 mengurangi ee kesenjangan itu, Pak 26:37 Ustaz? 26:38 Dulu saya belajar kapitalisme itu ada 26:40 judulnya 26:42 kapitalisme mawas diri. Mawas diri. 26:45 Iya. Jadi dikritik oleh Marx ya abad 26:48 ke-19 ya. 26:50 Buku-buku Marx itu ya macam-macam das 26:54 capital ada banyak bukunya itu ya. 26:57 Itu ini cerita tentang sebagian besar 27:00 adalah antitesa di dalam kapitalis. Jadi 27:04 setiap tesa kalau kita berpikir 27:07 dialektis itu setiap tesa itu pasti ada 27:10 elemen yang anti tesanya di dalamnya. 27:13 Dan jika elemen-elemen antitesanya itu 27:15 terus bekerja, maka akhirnya akan 27:17 menghancurkan tesa itu dan akhirnya 27:20 menimbulkan sintesa dan sintesa ini akan 27:22 menkan menjadi tesa yang baru lagi. Nah, 27:24 jika kita lihat di dalam kapitalisme itu 27:27 banyak hal-hal atau faktor-faktor yang 27:30 merusak ya merusak dirinya sendiri. 27:32 Misalnya kapitalisme pasti menghasilkan 27:36 the have and the have not nih. H. 27:39 Dan hubungan antara the have and the 27:41 have not itu tidak ini tidak harmoni ya. 27:46 Kalau dalam Islam itu kan ada 27:48 silaturahim ya seperti radio kita 27:51 silaturahim. Kalau di sana enggak ada 27:53 iya orang bekerja kepada kapitalis, 27:57 kepada pabrik, kepada ini hanya 27:59 semata-mata pekerjaan tidak ada hubungan 28:03 yang lebih ya. Jadi yang penting orang 28:05 datang pagi jam 0.00 ke kantor bekerja 28:07 di pabrik jam .00 sore pulang sudah 28:09 selesai. Nah 28:11 gitu. 28:12 Nah tidak ada apa-apa itu sudah saya 28:15 menjalankan tugas saya sudah selesai ya 28:16 hak saya tinggal kita ambil nanti di 28:18 akhir bulan atau di akhir minggu begitu. 28:20 Nah, hubungan ini adalah hubungan yang 28:24 selalu tidak baik, yang tidak mesra. 28:26 Sehingga orang-orang yang ee the have 28:30 not ini akan bikin suatu ee apa? 28:33 Ancaman, bukan suatu ancaman akan bikin 28:35 suatu pola ee di mana suatu saat dia 28:38 akan mengambil alih. Nah, itu yang 28:40 diteorikan oleh sosialisme atau 28:42 komunisme ya. He. 28:43 Nah, dan ini terjadi sudah banyak sekali 28:48 semenjak apa namanya sosialisme atau 28:50 komunisme menguasai Rusia pertama dan 28:53 akhirnya membentuk Uni Soviet itu. Itu 28:55 kan teorinya seperti itu terjadi ya. 28:58 kapitalisme. Di dalam kapitalisme itu 28:59 ada elemen yang akan apa namanya? 29:03 Menghancurkan kapitalisme dan ini 29:04 dipakai untuk menghancurkan mereka dan 29:06 berubula itu menjadi komunisme atau 29:09 sosialisme. Nah, tetapi pertanyaan 29:11 adalah apakah ada mekanisme? Nah, 29:14 mekanisme ini ada semenjak ada kritikan 29:16 dari kaum sosialis terhadap kapitalis 29:19 itu kemudian kapitalisme memberikan 29:22 banyak hak kepada buruh 29:25 ya. misalkan hak cuti misalkan dulu tuh 29:27 enggak ada ya berapa sih sebetulnya 29:30 harus kita berikan upah seorang itu yang 29:33 bekerja pada pabrik. Nah, itu mulai 29:35 dihitung. Nah, upah itu isinya apa aja? 29:39 Apakah upah itu ee harus ee bisa dipakai 29:43 oleh yang menerima upah itu untuk hidup 29:45 sebulan? Kalau upah itu bulanan gitu ya, 29:48 harus bisa dipakai untuk makan dengan 29:51 standar yang normal. e tiga kali sehari 29:54 makan selama sebulan bisa beli pakaian 29:56 yang normal, bisa beli atau menyewa 30:00 tempat tinggal yang normal dan di akhir 30:03 bulan bisa menabung dan lain sebagainya 30:05 seperti itu. Nah, itu mulai banyak di di 30:08 dikembangkan. Jadi, ada mekanisme 30:09 internal untuk memperbaiki diri setiap 30:13 ada kejadian selalu begitu ya. Jadi 30:15 akhirnya ada apa namanya? Tunjangan, 30:17 tunjangan, tunjangan, tunjangan semua 30:19 itu awalnya enggak ada. ketika 30:21 kapitalisme pertama kali ada itu hal-hal 30:23 seperti itu enggak ada. 30:25 Nah, sekarang ini seiring dengan 30:28 kritikan dari sosialisme kemudian 30:31 diperbaiki keadaan-keadaan. Maka negara 30:33 negara-negara yang mengikuti kapitalisme 30:35 itu akhirnya selain dia mendapatkan upah 30:38 atau ya pendapatan atau penghasilan, dia 30:41 mendapat jaminan kesehatan, 30:44 dia mendapat jaminan untuk tunjangan 30:47 keluarga, anak, istri. Kemudian ada 30:50 macam-macam ya kesehatan. Nah, dan itu 30:53 ditiru oleh anggota DPR kita yang 30:55 akhirnya tunjangannya diperb dibikin 30:57 aturan sendiri. Kemudian 30:58 aturan sendiri mereka yang bikin. 31:00 Iya. Bikin ya pokoknya bagaimana 31:02 tunjangannya itu bisa beli apartemen, 31:04 bisa beli rumah di Gemang misalnya, di 31:08 apa itu ya pokoknya mereka tahu mana ee 31:11 kawasan-kawasan pengembangan yang 31:14 elit-elit itu bisa dicicil dengan 31:16 tunjangan. Heeh. Jadi meniru-niru ya. 31:20 Jadi seperti itu ada ya kalau jawabnya 31:23 ada mekanisme. Tapi sebaik apapun 31:25 mekanisme semua tidak ada yang 31:28 memuaskan. Kita lihat di Amerika ya 31:30 termasuk Amerika Pak Ustaz ya. Ya justru 31:32 mereka tidak bisa kan mengatasi bisa 31:33 Amerika enggak bisa. Ee itu yang paling 31:36 pelik bagi mereka kan kesehatan 31:37 itu kenapa Pak Ustaz di Amerika sendiri 31:39 mereka kok enggak bisa gitu mengurangi 31:40 kesenjangan? 31:42 Beda ya beda. Amerika ini. 31:44 Atau pertanyaan begini kenapa kapitalis 31:46 Amerika? Nah bukan kenapa Amerika. 31:48 Amerika kapelis tapi sebetulnya dia kan 31:51 apa pusatnya energinya tidak dipakai 31:53 untuk itu ya diabaikan. Jadi banyak 31:56 sekali presiden Amerika ini yang 31:58 mengabaikan aspek ini aspek kesehatan. 32:01 Fokus Amerika itu hampir semua 32:04 presidennya adalah kepada bagaimana ee 32:08 mempertahankan polisi dunia. Akibatnya 32:11 anggaran anggaran itu sebagian besar 32:14 sekali itu untuk pertahanan. 32:15 Iya. 32:15 Dan akhirnya terabaikan. 32:18 Obama pada waktu itu muncul sebagai 32:20 presiden yang mencoba untuk ini. 32:22 Iya. 32:22 Tapi kan enggak berjalan. Begitu dia 32:24 selesai, Trump sudah selesai dihilangkan 32:26 oleh Trump. 32:27 Iya. Jadi akhirnya nama Amerika itu 32:31 negara kapitalis tapi sektor kesehatan 32:34 yang paling buruk di kalangan negara 32:36 kapitalis. Bahkan kalau kita bandingkan 32:38 dengan Eropa Barat, Inggris misalnya 32:40 masih mending mereka ya. Kalau di 32:42 Amerika sudah sudah awut-awutan ya. Oh 32:45 sudah awut-awutan. 32:46 Nah, yang paling parah adalah industri 32:48 farmasi Amerika itu 32:50 kalah dengan India. 32:52 Sekarang ini kan perang Tarif ini India 32:54 Amerika kan. 32:55 Iya. Iya. 32:56 India enggak ngirim itu farmasinya. 32:59 He. 32:59 Produk farmasinya ke Amerika. Pabrik apa 33:02 namanya? Obat tutup di sana. Sebetulnya 33:04 kita juga begitu. Kita itu mengandalkan 33:07 benar-benar kepada India dalam hal 33:09 farmasi. 33:10 Oh, gitu. Ustaz ya. 33:11 Iya. Murah banget itu bahan-bahan obat 33:13 di India itu. H 33:14 yang kedua Cina ya. 33:16 di sina R.000, di sini jual Rp200.000. 33:19 [tertawa] 33:21 Kita ini lemah sekali di situ. 33:23 Tapi kalau India itu benar-benar apa ya? 33:27 Saya sering melihat ya. 33:28 Hm. 33:29 Iya. Kadang sebagian itu bahan bakunya 33:31 diambil dari sini. Iya. 33:33 Pasti. 33:33 Iya. Diambil dari ini mereka diolah 33:35 Indonesia ya kayak bahan bakunya aja. 33:36 Iya. He. Nah, Pak Ustaz, dari seluruh 33:40 itu semua gitu ya, aspek-aspek tadi 33:43 bagaimana pandangan ekonomi Islam 33:44 terkait kesenjangan ini, Pak Ustaz? Nah, 33:47 kesenjangan ini kalau kalau dalam 33:50 pandangan ekonomi Islam semenjak dari 33:52 Islam itu ee sebagai agama dan 33:55 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 33:56 wasallam sebagai rasulnya itu dari 33:59 semenjak awal Islam itu sudah di apa 34:03 namanya? Aspek kesenjangan ini sudah ada 34:06 tekanannya ya, sudah ada 34:10 wahyu yang menyinggung masalah itu. H 34:13 ya. Awal-awal Islam disampaikan oleh 34:17 baginda Rasulullah sallallahu alaihi 34:18 wasallam kan yang masuk Islam itu apa? 34:19 Orang-orang duafa. 34:20 Heeh. 34:21 Ya. 34:22 Ketika beliau melakukan dakwah siriah, 34:24 dakwah yang tidak terang-terangan ya, 34:27 maka pengikut-pengikutnya itu sebagian 34:29 besar itu adalah orang-orang duafa. ya 34:33 walaupun tidak harus budak ya, tetapi ee 34:36 miskin secara ekonomi ya. Hanya beberapa 34:38 yang yang kaya misalkan Abu Bakar itu 34:41 termasuk kaya, Utsman bin Affan termasuk 34:43 kaya, tapi yang lain pengikut beliau di 34:45 awal itu termasuk yang duafa ya. Ee 34:50 orang-orang yang lemah sekali. Jadi 34:52 pengkategorian penggolongan seperti ini 34:54 kan sebenarnya menggolongkan dari sisi 34:56 ekonomi ya. Meskipun itu ee apa namanya? 34:59 Tidak seperti sekarang. semua kalau kita 35:02 apa namanya lihat apapun kejadian profil 35:04 seseorang mesti yang di yang di salah 35:07 satu yang menjadi ukurannya adalah ee 35:11 dari makna dia kayak misalkan yang 35:13 kemarin menembak itu yang di Amerika 35:16 iya kan menembak 35:18 ternyata dia kalangan menengah orang 35:21 terdidik bapaknya itu syerif ya polisi 35:24 kan 35:25 polisi senior kemudian ahli agama selain 35:28 daripada dia menjadi pendeta kita pemuka 35:30 agama suka ke gereja. I kan jadi ee 35:35 salah satu kriteria untuk melihat profil 35:36 seseorang adalah ee ekonominya dari 35:40 Islam juga begitu. Namun ee 35:44 apa namanya wahyu atau turunnya wahyu 35:47 yang sangat jelas memberikan ee apa 35:50 namanya penjelasan tentang bagaimana 35:52 supaya harta itu tidak berada di 35:55 kalangan orang-orang yang kaya saja. Itu 35:57 madaniah itu surah Al-Hasyr ya. I 36:03 agar supaya harta itu tidak beredar di 36:06 kalangan orang-orang ini, 36:08 orang-orang kaya di antara kamu. Nah, 36:11 sistem kapitalis 36:13 ini akan membuat aset itu berada di 36:16 kalangan orang kaya. Ya. 36:19 Ya. Jadi ee kalau dari ayat Makiah mulai 36:23 dari awal-awal Rasulullah sallallahu 36:26 alaihi wasallam menerima wahyu itu ada 36:28 kategori miskin dan lain sebagainya 36:29 sudah ada ya. Misalnya kita lihat surah 36:32 ee Almaun ya. 36:40 Miskin. N istilah miskin, fuqara dan 36:42 lain sebagainya. ini ini dari ee dari 36:46 periode Makiah sudah disebutkan ya. 36:49 Yakni menunjukkan bahwa Islam peduli 36:51 kepada duafa ya. Dan apabila kita lihat 36:55 di dalam pembagian harta zakat ya 36:58 delapan asnaf itu yang pertama 37:00 disebutkan al-masakin wal fuqara atau 37:03 alfu wal masakin yang pertama yang 37:06 disebutkan itu ya 37:08 dari sebagai prioritas. Nah, ini 37:09 menunjukkan bahwa di dalam Islam itu 37:12 kesenjangan itu merupakan hal yang 37:15 sangat diperhatikan ya. Sekalipun kalau 37:18 kita lihat pada zaman Rasulullah 37:19 sallallahu alaihi wasallam, 37:21 para sahabat itu tidak sama 37:23 pendapatannya 37:25 ya. Karena dulu tuh belum ada pegawai 37:26 kan, belum ada pega negeri. 37:28 Rata-rata pengusaha kalau enggak 37:30 pengusaha dia itu pekebun ya, kebun 37:33 kurma. Kalau berkembang bertani 37:35 penggembala punya ini punya sekian unta, 37:38 punya sekian kambing dan sebagainya 37:40 ternak gitu ya. 37:41 Atau e apa namanya derivasi misalkan 37:44 susu 37:45 ya industri susu sudah ada keju juga 37:47 sudah ada p zaman Rasul wasam 37:49 ya seperti itu. Jadi apa namanya ini 37:52 sudah ada tetapi yang enggak ada itu 37:54 adalah pegawai negeri ya. 37:56 Pegawai negeri atau 37:57 sekarang disebut ASN gitu ya. ya, karena 38:00 dulu pemerintahan tidak seperti sekarang 38:02 gitu. Tapi intinya adalah kalau kita 38:05 perhatikan 38:07 ee komunitas para sahabat di bawah 38:09 pimpinan baginda Rasulullah sallallahu 38:11 alaihi wasallam itu terdiri dari orang 38:13 yang duafa ya. Macam misalkan apa 38:17 namanya Miqdad, Bilal, Abu Hurairah ini 38:22 mewakili orang-orang yang alfu wal 38:24 masakin ya. Tapi di midnya juga banyak 38:27 modelnya seperti Umar bin Khattab itu 38:29 tidak miskin ya, kaya ya. Tapi 38:31 dibandingkan dengan Utsman bin Affan 38:34 radhiallahu anhu itu jauh. Umar bin e 38:37 Ali termasuk Ali bin Abi Thalib ini juga 38:40 tidak kaya juga tidak miskin. 38:42 Tapi ada yang lebih lagi misal 38:43 Abdurrahman bin Auf dan lain sebagainya 38:46 ini kaya-kaya. Nah, ini menunjukkan 38:49 bahwa penduduk atau warga negara pada 38:52 zaman Rasulullah sallallahu alaihi 38:52 wasallam itu ya apa nam diser apa 38:56 namanya bermacam-macam ya. 38:57 He. 38:58 Tidak tidak tidak seperti kurvanya apa 39:02 gini coffation yang nol tadi itu di mana 39:04 semuanya sama. Enggak. 39:06 Ada yang kaya ada yang ada yang sangat 39:08 miskin ada yang sangat kaya. Tetapi yang 39:11 menjadi fenomena adalah hubungan antara 39:16 orang-orang duafa pada zaman Nabi dan 39:19 orang-orang yang paling kaya di zaman 39:20 Nabi itu ukhuwah islamiahnya kuat 39:23 sekali. 39:25 Mungkin ada yang bertanya begini, 39:26 "Kenapa 39:28 misalkan ya, kenapa enggak ada riwayat 39:30 ya, Utsman bin Affan radhiallahu anhu ee 39:34 memberikan pinjaman modal atau 39:36 memberikan modal kepada Abu Hurairah 39:39 atau apa yang miskin-miskin itu Bilal 39:42 misalnya, 39:43 agar supaya Bilal itu berdagang kemudian 39:46 nanti dari dagang itu bisa menjadi 39:48 mengangkat taraf hidupnya menjadi lebih 39:50 kaya atau lebih baik pendapatannya. 39:53 Enggak ada cerita seperti itu ya? 39:56 Iya. Belum ada. Saya belum teremukan ee 39:59 dasar riwayatnya. Tetapi saya jawabnya 40:01 kayak begini. Sekiranya ya karena Bilal 40:05 itu tidak punya ini keinginan untuk 40:07 berdagang atau bagaimana ee pendapatan 40:10 yang dia peroleh sehari-hari itu tidak 40:12 dari dagang seperti Utsman, maka mungkin 40:15 dia tidak punya insting untuk berdagang. 40:17 Karena itu seandainya Utsman bin Affan 40:19 radhiallahu anhu ngasih modal kepada 40:21 Bilal, mungkin itu ngasih bukan pada 40:23 orang yang tepat ya. 40:25 Ya, karena dikasihnya pada orang yang 40:27 tidak bisa berdagang. Harusnya pada 40:29 orang yang bisa berdagang. Nah, itu oleh 40:32 karena itu maka ee sepanjang yang kita 40:35 ketahui orang-orang seperti itu tetap 40:37 kondisinya tidak berubah ya. Ya, tetap 40:40 ya kategorinya tidak kaya ya. Bukan 40:44 mereka tidak mau kaya karena mereka 40:45 menginginkan gaya hidup seperti itu ya. 40:47 Jadi gaya hidup lifestyle-nya itu maunya 40:50 cuman seperti ini gitu. 40:51 Jadi kalau dik kasih misalnya dikasih 40:53 modal 100 dirham kan hari itu habis 40:56 untuk sedekah aja dibagi-bagi kepada 40:58 yang lain bukan untuk produktif ya 41:01 kemungkinan begitu jawabannya ya. 41:04 Ikhwan yang dirahmati Allah subhanahu wa 41:06 taala. Saat ini Anda sedang menyimak 41:09 kajian ekonomi Islam, kesenjangan 41:11 peruntukan kapitalisme. Bagaimana 41:13 pandangan ekonomi Islam? Kita akan jeda 41:17 dulu Pak Ustaz ya. Dan Iat kami akan 41:19 kembali di sesi kedua menjawab 41:21 pertanyaan-pertanyaan yang sudah masuk. 41:22 Untuk itu kirimkan pertanyaan ataupun 41:25 komentarnya mengenai topik yang kami 41:27 bahas ke nomor WhatsApp Rasil di 41:30 0811999. 41:33 720. Tetaplah bersama kami. 41:39 [musik] 41:51 [musik] 42:00 Radio Silaturahim dan Rasil TV. Untuk 42:03 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 42:04 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 42:05 Terima kasih masih bersama kami dalam 42:07 kajian ekonomi Islam kesenjangan 42:10 meruntuhkan kapitalisme. Bagaimana 42:12 pandingan ekonomi Islam? Di sesi kedua 42:15 ini kita akan menjawab 42:16 pertanyaan-pertanyaan yang sudah masuk. 42:17 Namun sebelumnya ee saya akan membacakan 42:19 atensi dari Ibu Ani Cani Hudaifah. 42:21 Bismillah. Asalamualaikum Pak Ustaz. 42:24 Waalaikumsalam. 42:24 Selalu menyimak hadir dalam kajian 42:27 ekonomi Islam. Terima kasih ilmunya. 42:29 termasuk dia ini ada Bu Hamidah. 42:32 Asalamualaikum warahmatullah 42:33 wabarakatuh. Terima kasih ilmunya, Pak 42:34 Ustaz. Sementara itu, Pak Saian Rohili. 42:38 Asalamualaikum warahmatullahi 42:40 wabarakatuh, Pak Ustaz. Alhamdulillah 42:41 saya masih bisa menyimak. Wah, terima 42:43 kasih ya, Pak Roh 42:45 Pak Sayan Rohili. Asalamualaikum 42:47 warahmatullahi wabarakatuh. Saya Tara 42:50 Ardianto 42:51 dari Tarakan, Kalimantan Utara. Mohon 42:55 izin bertanya, Pak Ustaz. Tadi di bagian 42:57 akhir sesi pertama disampaikan bahwa 43:00 ketika modal diberikan pada orang yang 43:03 bisa berdagang agar perekonomian itu 43:06 tumbuh, apakah ini juga termasuk ketika 43:09 kita memberikan sedekah atau hanya yang 43:12 sifatnya modal usaha saja, Pak Ustaz? 43:15 Bagaimana penjelasannya? Terima kasih. 43:17 Makasih. Ini saya juga mengalami ya. 43:21 Jadi ee ada dua hal yang kita 43:26 lihat di dalam 43:28 apa namanya 43:30 akad ya. Pertama akad itu adalah 43:33 sifatnya komersial yang dengan akad itu 43:38 kedua pihak kedua belah pihak yang 43:40 melakukan akad itu bisa apa mendapatkan 43:44 keuntungan ya seperti jual beli gitu 43:47 kan. Saya membeli air dari agen kemudian 43:51 saya jual lagi kepada orang lain. Saya 43:54 mendapat untung. Si agen juga sudah 43:56 mendapat untung. Nah, namanya jual beli 43:58 itu saling menguntungkan antara pembeli 44:00 dan penjual ya. 44:02 Tapi ada akad yang sifatnya itu non 44:04 komersial seperti misalnya zak bukan 44:08 zakat ya. Ya, zakat itu kewajiban agama. 44:10 Ee apa namanya wakaf misalnya, sedekah 44:14 misalnya, hibah misalnya. Nah, ini 44:17 adalah ini adalah akad-akad yang 44:19 tujuannya itu non komersial atau dalam 44:23 bahasa fikih muamalah disebut tabaruk 44:25 ya, derma sebetulnya gitu ya. Yang dari 44:28 situ tidak ee ditujukan untuk membuat 44:31 orang dapat untungan duniawi atau 44:33 materi. Untungnya nanti di akhir ee di 44:36 akhirat nanti dapat diambil gitu ya. 44:38 Nah, kalau saya memberikan modal dalam 44:42 bentuk sedekah misalnya dan saya saya 44:45 berikan kepada orang yang katakanlah 44:48 kurang punya 44:50 apa namanya? Keahlian dalam berdagang, 44:52 apakah ini ee boleh? Ya, ya boleh saja. 44:57 Kalau sedekah itu kan enggak masalah ya. 44:59 Tujuan kita sedekah itu tidak 45:01 mengharapkan dia itu akan menjadi ee 45:03 berdagang dengan sedekah yang kita 45:05 berikan. ee karena memang kita berikan 45:08 begitu saja gitu ya, meringankan ee 45:12 beban dia. Tapi seandainya kita 45:14 memberikan modal kepada orang ee dalam 45:17 bentuk modal itu ee tidak kembali, 45:20 artinya hibah gitu ya, maka itu juga 45:22 enggak masalah. Tetapi seringkiali 45:24 terjadi itu tidak akan mengubah apa 45:27 namanya orang yang kita kasih hibah 45:29 modal itu. 45:31 Jadi saya sendiri mengalami begitu ya. 45:33 Kan kasihan daripada kita kasih pinjaman 45:35 nanti harus dikembalikan ke kita. Udah 45:37 kita ikhlaskan saja tapi kita minta 45:40 dibikin dijadikan modal untuk usaha. 45:43 Ternyata usahanya itu enggak enggak 45:45 enggak baik. Dan orang seperti ini tidak 45:47 tidak bersungguh-sungguh ya karena 45:49 pikirannya begini ya. Nah, ini kan 45:51 dikasih orang 45:52 he 45:52 enggak dapat juga enggak apa-apa. Dapat 45:54 juga alhamdulillah kan begitu. Jadi ee 45:56 entrepreneurship-nya enggak terbangun di 45:58 situ ya. Makanya lebih baik dalam 46:02 muamalah itu kalau kita ingin me apa ya 46:06 namanya? Membuat orang itu entrepreneur 46:08 ya menjadi orang pengusaha, orang yang 46:10 punya visi dagang yang tinggi itu jangan 46:13 kita sambung dengan akad-akad tabaruk 46:15 tapi harus akad muawad. Akad yang memang 46:17 mendatangkan ee keuntungan. Misalnya 46:19 kita bagi hasil 46:21 ya, saya stor modal 46:23 R1 juta ya. Nanti keuntungan yang kita 46:28 bagi adalah katakanlah ee saya 3% saja 46:32 dari pendapatan ya 3% saja. Nah, gitu. 46:35 Jadi dia orang yang kita ajak kerja sama 46:38 ini akan terus bekerja dan semangat 46:40 bekerjanya tinggi karena dia harus 46:42 menghasilkan sesuatu yang daerah 46:43 hasilnya itu akan dibagi berdua gitu. 46:46 Nah, kalau tidak ada misalnya ini tidak 46:49 ada begitu karena kita ngasih infak atau 46:52 sedekah saja atau hibah begitu aja, maka 46:54 orang ini akan lemah ya semangatnya 46:57 tidak seperti orang yang tadi ya itu ya. 47:01 Jadi seperti itu. Makanya di dalam ee 47:03 fikih muamalah itu dibagi akad itu 47:06 menjadi akad muawadah yang komersial. 47:08 Jual beli misalkan mudarabah, musyarakah 47:11 kemudian ijarah ya. Nah, ada akad-akad 47:15 yang non komersial yang tujuannya itu 47:17 hanya untuk derma, untuk kebaikan kita 47:20 kepada orang lain ya, seperti sedekah, 47:23 hibah, wakaf dan lain sebagainya. Itu 47:28 baik. 47:28 Iya. 47:29 Semoga terjawab, Paki. Ibu Darma di 47:31 Bekasi. Asalamualaikum warahmatullahi 47:32 wabarakatuh. Alhamdulillah, Pak Ustaz 47:34 menambah ilmu setiap harinya berkat 47:36 Rasil tercinta. 47:38 Sementara itu kita ke Batam, Pak Ustaz. 47:42 Ada Abu Muaz. Asalamualaikum 47:44 warahmatullahi wabarakatuh. 47:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:47 wabarakatuh. 47:48 Berat tema kita hari ini ya, Pak Ustaz. 47:50 Tapi sedikit pertanyaan dari saya. Ilmu 47:53 ekonomi yang dipakai jelas dari ilmuwan 47:55 terdahulu dan infonya banyak ilmuwan 47:59 Barat yang sudah jelas kapitalis. 48:02 Mungkinkah ekonomi yang kita harapkan 48:04 itu terealisasi untuk masyarakat 48:07 walaupun ahli ekonomi atau menteri 48:11 diganti pun sebulan sekali, tapi masih 48:14 memakai cara yang sama bahkan beda-beda 48:17 dikit. Apakah masih relevan, Pak Ustaz? 48:20 Ilmu ekonomi buatan manusia dipakai di 48:23 waktu saat ini padahal sudah banyak 48:25 ketinggalan. 48:27 Mohon pencerahan untuk penyemangat 48:29 rakyat bawah, Pak Ustaz. Kalau ngomong 48:31 di umum kan dicuekin. 48:34 [tertawa] 48:34 Terima kasih, Pak Abu Muaz ya dari 48:37 Batam. Ee sampai dengan hari ini ilmu 48:42 ekonomi dipelajari di perguruan tinggi 48:46 di seluruh dunia, termasuk di negara 48:48 kita ya. ada Fakultas Ekonomi, nanti 48:51 jurasannya ada manajemen, ada akuntansi, 48:54 ada studi pembangunan dan juga sekarang 48:57 ini ada banyak ee spesialis-spesialis 49:00 ekonomi yang bidangnya dulu waktu saya 49:02 kuliah itu belum ada. Misalkan ilmu 49:05 ekonomi yang dikaitkan dengan ee 49:07 lingkungan hidup. 49:09 He. 49:09 Iya kan? Dengan apa? Wested itu ee apa 49:14 namanya? Kotoran manusia itu apa? 49:16 bahan-bahan yang sudah sampah ya menjadi 49:18 kotoran dari industri dari dari kegiatan 49:22 ekonomi. Bagaimana ini supaya di recycle 49:26 ya? Ya gitu juga. Kemudian ada kompens 49:29 ada ini ada varian dalam hal ini 49:31 misalkan ee ee negara kesejahteraan ya 49:35 itu walaupun isunya sudah lama tahun 49:37 50-an ya tetapi mereka ingin 49:40 memperhatikan aspek kesejahteraan ini 49:43 tidak hanya dilihat dari sisi materi 49:46 gitu. Jadi ini sudah suatu suatu 49:49 perkembangan yang sangat bagus ya 49:51 sekarang ini ya ee mulai banyak ya 49:55 ahli-ahli yang memasukkan faktor non 49:59 materi ke dalam ee indikasi kebahagiaan. 50:03 Misalnya baru-baru ini kan Harvard itu 50:06 bikin apa namanya? Bikin survei yang 50:10 judulnya itu the most flourishing 50:11 countries in the world ya negara yang 50:14 paling berkembang di dunia. berkembang 50:15 flourishing di sini adalah istilah baru 50:18 nih. Sebetulnya enggak sama dengan kita 50:21 apa namanya ini ada istilah baru yang 50:23 intinya adalah manusia itu dilihat dari 50:25 berbagai aspek. Aspek materi, aspek 50:28 rohani, kejiwaan dan lain sebagainya. 50:30 Dan negara yang paling bisa membuat 50:32 seluruh aspek ini berkembang itu 50:34 Indonesia. Ngalahin Amerika, 50:37 ngalahin Jepang, ngalahin Jerman. Iya. 50:41 Eropa 50:42 kalau dihitung dari apa namanya? 50:45 Dihitung dari pendapatan per kapital ya 50:48 kalah sekalah-kalannya kita enggak ada 50:50 apa-apanya kan. Tapi ternyata negara 50:52 yang yang pendapatan per kapitanya 50:54 tinggi benar tapi rakyatnya enggak bisa 50:57 tidur tembakan tiap hari dardor di 51:00 mana-mana. kemudian apa namanya rasa 51:03 tidak nyaman, tidak ada security yang 51:06 terjadi itu. Maka ini yang tidak kita 51:08 cari sebetulnya ya. Dan ini sudah men 51:12 sudah menjadi tren ya judulnya saja di 51:16 dalam salah satu yang judul yang saya 51:18 lihat di ee di YouTube juga ya. Judulnya 51:22 itu begini. Kenapa rakyat Indonesia 51:25 lebih berbahagia 51:27 dibandingkan dengan orang kebanyakan 51:29 Eropa meskipun 51:32 dispun 51:34 pendapatan mereka itu rendah? Ya. Ya. 51:37 Ini ini sudah mengakui bahwa indikasi 51:42 materi sebagai ukuran untuk kebahagiaan 51:46 itu tidak berlaku sekarang ya. Tidak 51:48 berlaku ya. Karena itu maka ini mulai 51:52 ada varian-varian baru di dalam apa 51:54 namanya mainstream ekonomi ya. Ya, masih 51:56 belum mainstream tapi sudah menjadi 51:59 kajian yang sangat penting ya karena ini 52:01 faktual gitu. Jadi ee ilmu ekonomi 52:06 memang memang e dikembangkan oleh 52:08 manusia mulai dari zaman Sokrates ya, 52:10 mulai dari zaman Yunani ya 52:12 istilah-istilah itu sudah ada. Tetapi ya 52:16 ahli-ahli filsafat termasuk pelatu, 52:18 termasuk ee Aristoteles juga mengatakan 52:20 demikian. Bahwa kebahagiaan itu bukan 52:22 bukan materi ya. Maka suatu negara yang 52:24 membangun ekonomi hanya mengejar 52:27 pendapatan per kapita yang tinggi itu 52:29 salah. Dan ini yang sekarang lagi di 52:32 dikejar oleh semua manusia ya. sampai 52:35 sekarang ini orang kembali berpikir 52:37 bahwa itu tidak selalu benar gitu loh. 52:40 Bahwa aspek yang lain yang menentukan 52:42 kebahagiaan bukan karena materi. Nah, 52:45 ini. Nah, ini sejalan dengan pandangan 52:49 ekonomi Islam yang melihat manusia itu 52:52 ya komposisi manusia itu kan dalam 52:54 pandangan Islam dua ya. H 52:57 ya. Di Al-Qur'an mengatakan 53:00 manusia diciptakan dari tanah. 53:01 Istilahnya ada turab, ada tin, ya. 53:04 Ya, Kalfakor itu seperti tembikar yang 53:07 keras gitu. Itu aspek materinya ya. 53:11 Kemudian waitu 53:14 fihi faquajin. 53:17 Maka apabila sudah aku sempurnakan 53:20 penciptaan itu dan aku tiupkan rohku 53:23 kepadanya faquu sajidin maka bersujudlah 53:26 kamu para malaikat kepada Adam. Ya, jadi 53:30 inti komposisi manusia itu dua, satu 53:33 materi, dua roh. Ya. Nah, kedua 53:36 komposisi ini harus dipenuhi 53:39 kebutuhannya. Kebutuhan rohani beda 53:41 dengan kebutuhan materi. Ya, kebutuhan 53:44 materi ya seperti makan, minum, dan lain 53:45 sebagainya. Kebutuhan rohani adalah 53:48 kebutuhan yang memenuhi hajat rohani. di 53:50 mana yang paling penting di dalam 53:52 kehidupan ini adalah makrifatullah ya. 53:55 Yaakni bermakrifat kepada Allah, 53:57 mengerti Allah, mengerti Allah itu 53:58 sebagai Rabb, mengerti Allah sebagai 54:01 ilah, ya. Dan akhirnya menyembah ibadah 54:04 kepada Allah di dunia ini. Ini ini apa 54:07 namanya? Ee konsep pandangan ekonomi 54:10 Islam terhadap manusia. Nah, sekarang 54:12 yang dibangun oleh ekonomi manusia ini 54:14 adalah memberikan perhatian 54:17 sebesar-besarnya kepada unsur materi dan 54:21 mengabaikan sama sekali kepada rohani. 54:25 Bahkan menganggap rohani itu enggak ada. 54:27 Manusia itu hanya materi belaka. materi 54:30 dan materi dan itulah yang di ee apa nam 54:34 menjadikan dasar daripada sosialisme, 54:36 daripada komunisme, daripada kapitalisme 54:39 dan ismu-ismu ekonomi lainnya yang bukan 54:41 dari Islam. Ya. Ya, itu jawaban saya. 54:45 Baik, terakhir Pak Ustaz ya pertanyaan 54:48 dari 54:50 Ali Basha di Pajajaran Sukabumi. 54:53 Asalamualaikum warahmatullahi 54:54 wabarakatuh. 54:55 Waalaikumsalam. 54:56 Ustaz, izin bertanya. Abad ke-16 sebelum 54:59 penjajah datang ke Nusantara, sekarang 55:02 adalah Indonesia. Kan sudah ada 55:04 kerajaan-kerajaan, 55:05 sudah ada masyarakatnya. Itu memakai 55:08 sistem ekonomi seperti apa, Pak Ustaz? 55:10 Kerajaan-kerajaan dulu. Terima kasih. 55:11 Iya. 55:13 Ee yang 55:16 kerajaan-kerajaan yang ada Mataram, 55:18 Islam atau Demak itu sebelum Matar Aram 55:20 ya. Kemudian Samudra Pasai dan lain 55:22 sebagainya 55:23 ee yang ada di ee Nusantara pada zaman 55:26 waktu itu ya mereka mempunyai sistem 55:28 sendiri ya. 55:30 Samur Pas kalau enggak salah pakai dinar 55:31 ya. 55:32 Iya. Pakai dinar. Pakai itu Pak 55:33 yang yang diajar pakai dinar atau dirham 55:35 itu dipakai yang di sini di kerajaan 55:40 Mataram. Ee saya tidak tahu apakah dia 55:43 mengeluarkan mata uang sendiri. Tapi 55:44 yang yang banyak itu adalah ee ada mata 55:48 uang dari isinya. Tapi Majapahit 55:50 menggunakan mata uang sendiri. 55:51 Koin. 55:51 Iya, koin 55:53 ya. Ee Mataram juga mungkin menggunakan 55:55 mata uang sendiri. Tapi saya enggak tahu 55:56 bentuknya kayak apa ya. Sebab Majapahit 55:58 itu sudah menggunakan mata uang sendiri. 56:00 Sekalipun pada zaman Majapahit itu 56:03 mata uang bukan hanya dari dia, ada dari 56:06 Cina. Karena perdagangan kita ini gede. 56:08 Jadi negara kita ini maritim ya. Karena 56:10 itu perdagangan di Nusantara ini 56:13 sangat giat dari dulu dari ribuan tahun 56:15 lalu. Termasuk dari negara-negara Islam 56:18 ya. negara-negara Islam ini yang 56:20 akhirnya menjadi saudagar-sudagar yang 56:22 akhirnya mendakwahkan Islam, yang 56:25 melahirkan kerajaan kerajaan atau sultan 56:26 sultan di apa di Nusantara ini semuanya 56:30 dulunya menggunakan sistem ekonomi 56:32 sendiri ya 56:33 tetapi belum ada penelitian 56:36 dari kalangan kita di perguruan tinggi 56:38 IAIN atau apa ee atau univers negeri ya 56:43 yang khusus atau fokus kepada penelitian 56:46 sistem ekonomi daripada negara-negara 56:47 atau kerajaan-gara kerajaan Islam dulu 56:49 di Nusantara kayak apa ini perlu. Jadi 56:52 saya hanya bisa mengatakan demikian 56:55 bahwa sudah ada kerajaan ee sebelum 56:58 Belanda datang dan mata uang itu juga 57:00 sudah ada baik lokal maupun 57:02 internasional. Yang internasional itu 57:04 kebanyakan dari Cina. Ini menunjukkan 57:06 bahwa Cina itu dari dulu sudah berdagang 57:08 ya di Nusantara ini ya. 57:12 Itu Pak. Baik, itu menjadi pertanyaan 57:14 terakhir yang bisa kita jawab Pak Ustaz. 57:16 Terima kasih, Mas. 57:17 Sebagai penutup, apa yang ingin Pak 57:19 Ustaz ingatkan kepada kita semua? 57:21 Iya. Ee para pemirsa Resil TV dan para 57:24 pendengar radio silaturahim. Jadi 57:27 intinya satu kelemahan yang paling pokok 57:29 ya salah satu bukan bukan satu-satunya 57:32 salah satu kelemahan pokok dalam sistem 57:35 kapitalis adalah ee kesenjangan. 57:40 Dan kesenjangan pada zaman sekarang 57:42 seperti yang terjadi di Eropa, Barat. 57:45 Kemudian di Amerika Serikat, di Eropa, 57:47 di ee Amerika Utara dan negara-negara 57:51 pemeluk kapitalis yang lain termasuk di 57:53 Asia yaitu seperti Korea, Jepang, 57:56 kemudian Singapura misalnya. ini mereka 57:59 tidak bisa memperteikkan kondisi bahwa 58:03 pembelahan masyarakat menjadi the have 58:06 and have not terus terjadi dan akan 58:09 menuntut bukan saja aspek ekonomi akan 58:12 menuntut menuntut hak-hak di luar 58:15 ekonomi, hak-hak kekuasaan, hak-hak 58:18 politik yang semakin hari semakin 58:21 dituntut sehingga saya kira 58:25 negara-negara kapitalis seperti Prancis 58:27 itu enggak akan bisa tidur para 58:29 pemimpinnya. 58:30 Betul. 58:30 Karena sudah tahu rakyat kecil itu 58:33 bagaimana mereka dieksploitasi dan 58:35 sistem yang sekarang ada itu gak akan 58:37 bisa mengerim dari eksploitasi justru 58:40 akan tetap ee 58:42 mencengkeram gitu dan mereka tidak mau 58:45 dicengkeram. Karena itu maka terjadilah 58:47 apa namanya ee tensi yang sangat keras 58:51 di sana. Perlawanan yang sangat keras 58:53 antara eh the have dan the have not. Dan 58:56 di Amerika juga begitu. Amerika ini 58:58 sekarang lebih kepada wajahnya itu 59:02 seperti nezi ya kalau saya melihat ya. 59:06 I kan sekarang rakyat Amerika sendiri 59:08 enggak berani demo karena takut 59:11 sebentar-sebentar dikerahkan tentara ya. 59:14 Garda nasional dikirim ke mana-mana. 59:16 Dulu-dulu enggak pernah begitu. Amerika 59:18 menghargai demokrasi. Tapi sekarang ini 59:20 pada tingkat di mana kesenjangan yang 59:22 sudah akut tidak bisa dipertahankan dan 59:25 rakyat dari bawah ingin meminta kembali 59:29 hak-hak mereka. Tetapi sikap represi 59:32 dari represif daripada penguasa seperti 59:34 Donald Trump dan teman-temannya ini akan 59:36 sangat bengis menghadapi mereka. Nah, 59:38 tinggal tunggu tunggu waktu aja kapan 59:40 ini akan bisa dipertahankan. Semua orang 59:42 mengatakan bahwa Amerika akan hancur. 59:45 Tidak ada seorang pun yang tidak 59:47 mengatakan demikian. Ia mengikuti itu. 59:49 Dan salah satu daripada pemicu atau 59:51 penyebab hancuran mereka adalah 59:54 inequality. Ya. Ya. Kesenjangan itu. 59:57 Nah, mudah-mudahan kita di Indonesia 59:59 mendapatkan pelajaran ini. Karena 1:00:01 Al-Qur'an mengatakan kaunulatan bainal 1:00:05 agar supaya harta itu tidak beredar di 1:00:07 kalangan orang-orang kaya di antara 1:00:09 kamu. Sekarang kenyataannya adalah 70% 1:00:13 75% daripada aset beredar di kalangan 5% 1:00:16 daripada penduduk kita. 1:00:17 I 1:00:17 ini suatu inequality yang sangat parah 1:00:20 dan rakyat sudah bergolak. Ya, seperti 1:00:24 itu menunjukkan bahwa ketegangan 1:00:26 terjadi. Mudah-mudahan kita bisa 1:00:29 menghadapi dengan bijak ya dan 1:00:30 mudah-mudahan 1:00:32 aset itu, aset nasional itu dikembalikan 1:00:36 kepada rakyat. Karena rakyat ini yang 1:00:38 membutuhkan. Jangan hanya diberikan 1:00:40 kepada orang-orang yang segelintir 1:00:42 menguasai aset nasional. Sebagian besar 1:00:46 gak bisa makan tiga kali sehari. 1:00:48 Nauzubillah minzalik. Ya, saya kira itu, 1:00:50 Mas Angga. Baik, demikianlah ikhwan 1:00:53 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 1:00:55 taala. Kajian ekonomi Islam edisi hari 1:00:57 ini bersama guru kita Ustaz Ikhwan 1:01:00 Basri. Semoga apa yang beliau sampaikan 1:01:02 bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih 1:01:04 banyak atas kebersamaan Anda dari studio 1:01:07 kami undur diri. Mohon maaf atas segala 1:01:09 kesalahan kata. Billahi taufik wal 1:01:11 hidayah. Subhanakallahumma wabihamdika 1:01:13 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:01:15 wa atubu ilaik. Asalamualaikum 1:01:17 warahmatullahi wabarakatuh.