Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:09 [musik] 0:25 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:27 warahmatullahi wabarakatuh. 0:29 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:31 nastain waa um dunya waddin wasatu 0:35 wasalamu ala sayyidina muhammad waa 0:37 alihi wasbihi ajma rbi zidni ilma 0:40 allahumfani bima alamtani waimni ma 0:43 yangfa warzuqni ilman yangfa dipancarkan 0:47 dari jalan masjid silaturahim nomor 36 0:49 kalimangis Cibubur Bekasi radio 0:51 silaturahim dan rasil TV untuk Islam 0:54 yang satu ikhwan akhwat yang dirahmati 0:56 Allah subhanahu wa taala apa kabar Anda 0:58 di pagi menuju siang hari ini, hari 1:00 ke-18 di bulan Ramadan 1446 1:05 Hijriah. Kami senang sekali dapat 1:08 kembali menyapa Anda di mana pun saja 1:10 Anda berada. Saya Angga Aminudin 1:12 ditemani oleh Ondi, ada juga Algi dan 1:16 Gustaf di studio menyapa Anda. Kami 1:18 hadir dalam acara bincang kajian ekonomi 1:23 Islam. Dan narasumber kita dalam kajian 1:26 ekonomi Islam ini telah hadir di studio 1:30 Ustaz Ihwan Basri dari Dewan Syariah 1:33 Nasional Majelis Ulama Indonesia. 1:35 Asalamualaikum warahmatullahi 1:36 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:39 wabarakatuh. 1:40 Sehat kabarnya, Pak Ustaz? 1:41 Alhamdulillah sehat walafiat. 1:43 Alhamdulillah nih kita bisa siaran live 1:44 lagi, Pak Ustaz. Ya. Dan ikhwan akhwat 1:47 di edisi kali ini kita akan mengangkat 1:50 topik trade warah perang dagang gitu ya. 1:55 Kalau ni kalau sore takjil war [tertawa] 1:59 takjil 2:01 perang takjil. Kalau bulan Ramadan itu 2:03 perang takjil katanya. Belum lagi 2:05 perang-perang yang lain. Nah, kajian 2:07 mengenai perang dagang ini bukan hal 2:08 yang baru ihonah dalam kajian ekonomi 2:10 Islam karena kita juga sudah ee membahas 2:12 beberapa kali. Lalu yang menyangkut 2:15 dengan hal ee perdagangan internasional 2:17 juga sering tuh kita bahas ya. Namun 2:19 kali ini kita ingin menyoroti lebih 2:21 lanjut gitu ya, bagaimana perang dagang 2:24 ketika Donald Trump Presiden Amerika itu 2:27 mengobarkannya lagi. Nah, bahkan banyak 2:30 ini negara-negara yang ee kelabakan. 2:33 Nah, istilahnya seperti itu. Merespon 2:35 gitu ya. di dalam negeri juga merespon 2:38 dan tentu saja lawan utamanya Amerika 2:41 yaitu di sini Cina sampai ingin buat 2:43 strategi. Kalau saya baru saja update 2:47 beritanya nih Pak Ustaz ya tanggal 18 2:49 Maret ini si Jinping segera akan menemui 2:52 Donald Trump untuk bahas mengenai perang 2:54 dagang jilid baru katanya karena banyak 2:57 ternyata masih banyak produk-produk 2:59 Cina. Oh ini yang ternyata masih 3:02 membanjiri di Amerika Serikat Pak Ustaz. 3:04 Makanya ancaman Donald Trump itu kan 3:06 yang surplus akan kami ketatkan. Nah, 3:08 itu 20 sampai 100%. Makanya Eropa banyak 3:11 yang teriak gitu ya. Kalau Indonesia 3:13 adem-adem aja katanya, Pak Ustaz. 3:15 Iya. 3:15 Bahkan Menteri Keuangan bilang tenang, 3:17 tenang. [tertawa] 3:19 Kalau di sini bilangnya tenang terus 3:21 gitu ya. Padahal berkecamuk juga. Ihon 3:23 Ahot. Nanti Anda bisa ee mengirimkan 3:26 komentar di acara ini ataupun pertanyaan 3:29 kepada ustaz ke nomor WhatsApp Rasil di 3:31 0811999720. 3:35 Baik, Pak Ustaz, bagaimana kita memulai 3:37 kajian ini dari situasi perdagangan 3:40 internasional ini, Pak Ustaz? 3:41 Terima kasih, Mas Angga. Asalamualaikum 3:44 warahmatullahi wabarakatuh. 3:48 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 3:50 nastainuhu ala umurid dunya waddin 3:53 wasalatu wassalamu ala asrofil iya wal 3:56 mursalin nabiina muhammadin wa ala alihi 3:59 wa ashabihi ajmain. Amma ba'du. Para 4:03 pemirsa Resil TV dan para pendengar 4:05 radio silaturahim yang dirahmati Allah 4:07 subhanahu wa taala. Alhamdulillah 4:11 tumma alhamdulillah 4:13 kita bersyukur ke hadirat Allah 4:15 Subhanahu wa taala. 4:17 bahwa di hari ini kita sudah 4:21 mendak sudah bisa melakukan menjalankan 4:24 ibadah puasa hari ke18 ya. Iya, hari 4:29 ke-18. 4:30 Mudah-mudahan puasa [berdehem] kita yang 4:33 menuju minggu ketiga ini diterima oleh 4:36 Allah subhanahu wa taala. 4:39 Tarawih kita, 4:41 tilawah kita, sodqah kita, dan semua 4:45 amal yang kita lakukan di bulan Ramadan 4:48 diterima oleh Allah subhanahu wa taala. 4:50 Amin ya rabbal alamin. Jadi para pemirsa 4:53 Rasil TV dan para pendengar radio 4:54 silaturahim yang dirahmati Allah 4:56 subhanahu wa taala. 4:58 Sebetulnya 5:00 ee pilihan topik itu 5:03 apa namanya? 5:05 Berbau 5:06 seperti Ramadan lah gitu ya. Karena 5:08 selama ini biasanya kita di bulan 5:10 Ramadan itu selalu topiknya terkait 5:13 dengan bulan Ramadan. Tapi kita hari ini 5:18 di minggu ketiga itu kita pilih karena 5:23 terlalu apa ya terlalu e ee berita itu 5:29 begitu membahana 5:31 h 5:31 di seluruh dunia tentang adanya perang 5:34 tarif dan ini merupakan bentuk daripada 5:40 kebijakan presiden Amerika yang sepetuk 5:44 Sebetulnya 5:46 kalau dilihat dari tarif ini itu 5:50 menyalai menyalai kitab teksbook itu 5:54 terutama apabila buku-buku ekonomi 5:58 textbook itu berjudul seperti misalnya 6:02 international trade, interal 6:04 international finance, 6:06 h 6:07 semua yang kita pelajari sebetulnya 6:10 seperti 6:12 apa namanya dihapuskan begitu saja. oleh 6:14 langkah Trump ini. Karena tujuan 6:17 perdagangan internasional itu pada 6:18 prinsipnya adalah 6:21 memberikan kesejahteraan kepada mitra 6:24 dagang. 6:25 Contoh misalnya ya, 6:29 kita sekarang ini bisa makan apel 6:31 Washington. Bukan hanya Washington, dari 6:33 Australia juga ada ya. 6:35 Dari eh New Zealand apa kiwi dan lain 6:38 sebagainya yang itu tidak tumbuh di sini 6:43 ya. 6:44 Kita bisa makan tepung gandum ya, makan 6:47 yang berbasis bahan tepung gandum yang 6:48 gandum itu tidak tumbuh di sini. Bahkan 6:51 kita menjadi 6:53 produsen mi instan terbesar di dunia 6:58 tanpa kita punya 1 hektar pun 7:01 sawah 7:02 dari gandum. 7:03 Dan hebatnya lagi [berdehem] 7:05 mie yang kita jual ke luar negeri 7:07 harganya murah banget. 7:08 Heeh. bahkan ee negara yang produsen 7:12 gandum sendiri tidak bisa bikin misurah 7:15 kita. Nah, itu kan ya. 7:19 Jadi itu itu ee hikmah ya manfaat 7:23 daripada perdagangan internasional itu 7:25 akhirnya suatu negara itu bisa membuat 7:27 suatu apa saja entah itu mobil entah itu 7:31 makanan entah itu minuman yang bahannya 7:34 itu di negaranya sendiri tidak ada, tapi 7:36 dia bisa menjual 7:38 ke negara lain dengan harga yang lebih 7:40 murah bahkan termasuk kepada negara yang 7:43 menghasilkan ban pokoknya itu sendiri. 7:44 H 7:45 ya. 7:46 Nah, ini manfaatnya begitu bagus ya. 7:51 Tapi kalau kita lihat sekarang 7:54 dengan kondisi perang tarif ini, perang 7:58 dagang ini, 8:00 Niken ke manfaat yang kita peroleh dari 8:03 perdagangan internasional mungkin 8:05 segera akan berubah ya berubah dalam 8:09 pengertian mungkin tidak seperti itu 8:11 lagi. 8:12 He 8:12 ya karena tarif yang di 8:16 ee dikenakan oleh Amerika itu enggak 8:18 masuk akal ya. [tertawa] 8:20 ada sampai 200% 8:21 walaupun itu belum dijalankan, tapi 8:24 dia sudah ngomong kayak begitu itu akan 8:27 menimbulkan kenaikan harga ya setinggi 8:29 itu juga katakanlah yang aslinya itu 10 8:33 dolar harganya dan dikasih 200 tarif 8:37 200% ya itu bisa jadi seberapa nanti? 8:41 Iya. 8:41 Iya. Dan akhirnya enggak terjangkau. 8:44 Jadi kita 8:45 gambarannya begitulah kalau perang 8:47 tarif. Suatu saat apabila gandum ini 8:50 dikasih tarif sekian persen maka 8:53 harganya otomatis akan naik. Dan ketika 8:56 harga gandum itu naik otomatis harga 8:59 bahan-bahan makanan yang berasal dari 9:03 gandum akan naik. Ya, itu. Tapi ini apa 9:09 namanya? Ini gambaran secara umum. Jadi 9:12 intinya dalam sebuah 9:15 ee teori tentang perdagangan 9:16 internasional itu adalah bahwa mitra 9:20 dagang dari negara-negara yang melakukan 9:23 perdagangan bebas itu rakyatnya atau 9:26 negaranya akan mendapatkan ee akan dapat 9:30 mengkonsumsi barang-barang yang berasal 9:33 dari negara lain dengan harga yang lebih 9:34 murah atau kesejahteraan negara itu akan 9:38 meningkat. Ya. H 9:40 itu asumsinya apabila tidak ada tarif 9:42 ya. Kalau kemudian ada tarif maka itu 9:45 akan berubah. Nah, yang kedua tadi itu 9:48 yang pertama. Yang kedua adalah biasanya 9:51 kalau terjadi apa namanya? Kenaikan 9:54 tarif itu ada unggah inggi lah 9:57 istilahnya 9:58 unggah inggi 9:58 ng misalnya menteri perdagangannya dulu 10:00 berkunjung ke negara 10:02 yang akan dikenai itu atau ada diskusi 10:06 sebelumnya 10:07 biasanya begitu. ada toto kromonya lah 10:09 gitu 10:10 lah. Kalau sekarang enggak langsung 10:12 presiden. 10:13 Iya, 10:14 presiden Trump 10:18 melangsung kayak komandan tertinggi 10:20 angkatan perang gitu kan. 10:22 Iya. 10:22 Ya, seperti itu. Jadi dilewati itu 10:25 menteri-menteri itu perdagangannya itu 10:27 ya [berdehem] tidak ada lagi ee apa yang 10:31 sudah diinginkan presiden ya harus 10:34 dilaksanakan. Dan parahnya lagi ya 10:37 seringkiali ketika dia mengucapkan 10:39 nominal entah bentuknya billion dolar 10:42 atau present itu salah ya 10:45 tidak tidak presisi tidak seperti itu 10:48 gitu 10:49 jadi 10:51 kayak meluncurkan peluru ke musuh tapi 10:53 meleset gitu gak kena 10:57 dan yang hebatnya lagi yang ketiga ini 11:01 adalah tarif yang dikenakan itu justru 11:03 kepada mitra dagang yang Amerika Serikat 11:06 yang paling setia 11:08 misalnya apaak Kanada. 11:10 Karena dia dengan Amerika itu selama 11:12 berdekade-dekade mungkin hanya ber 11:15 mungkin bisa dikatakan satu abad lebih 11:17 mereka itu adem ayam enggak ada 11:20 enggak ada masalah bertetangga yang baik 11:22 ya meskipun kalau dilihat dari 11:24 sejarahnya misalnya ya 11:27 luasnya negara bagian Amerika itu kan 11:31 juga ngambil di sana ngambil sini 11:33 ngerebut sanya ngerebut sini 11:34 iya 11:35 mesiko yang paling banyak direbut ya 11:37 iya 11:38 tapi walaupun walaupun begitu itu 11:40 sesudah mereka itu settle terhadap 11:41 perbatasan, maka Kanada dan Mexico ini 11:44 adalah sebuah apa namanya ee mitra 11:47 dagang Amerika yang paling bagus ya. He. 11:50 Kalau kalau kalau Kanada bisa memberikan 11:52 sumber daya yang murah, listrik, sumber 11:54 daya alam yang melimpah ruah dengan 11:56 negara murah. 11:57 L Meksiko ini memberikan tenaga kerja ya 12:01 yang bisa dipakai oleh Amerika untuk 12:04 mengerjakan industrinya. 12:05 Iya. Maka banyak itu yang industri 12:08 Amerika ditaruh di Meksiko dan lain 12:10 sebagainya itu karena penduduknya cukup 12:12 banyak dan terampil. Sedangkan Kanada 12:15 penduduk sedikit tapi sumber daya alam 12:18 sumber daya alam lempar. 12:19 Iya. 12:20 Kemudian ke Jepang. Kemudian 12:23 ee Cina ini masih kan sudah lama 12:25 bersekut berperang ya. 12:27 Uni Eropa ya. Uni Eropa ini kan boleh 12:30 dikatakan teman dekat ya. tidak ada lagi 12:33 yang lebih dekat kepada Amerika ya 12:35 kecuali Uni Eropa. 12:37 Tapi itu enggak kena enggak enggak ada 12:40 perkecualian istilahnya dalam bahasa 12:42 kasar disikat juga oleh Trump itu. 12:44 Iya. 12:44 Bahkan itu tripnya enggak main-main 12:46 sampai 200% ya. 12:49 Masyaallah. Jadi 12:52 ee mungkin ya kalau dilihat dari sisi 12:55 sejarahnya ya, 12:58 Amerika itu berdagang dengan dengan 13:01 negara manaun rasanya dia defisit 13:03 [berdehem] ya. 13:04 Rasanya 13:04 dengan Jepang 200 triliun, 200 miliar 13:07 dolar defisit. [berdehem] 13:09 Dengan Cina waduh enggak tahu seberapa 13:11 ini ya. 13:12 He 13:12 iya bilun dolar defisit. 13:15 Kemudian dengan dengan Kanada juga 13:18 begitu, dengan Mexico juga begitu, 13:20 dengan apalagi Indonesia saja itu 13:23 surplus ke Amerika itu walaupun enggak 13:24 banyak ya. 13:25 Iya. 13:25 Ya, 3 miliar dolar misalnya itu 13:30 angka kecil bagi Amerika ya. 13:31 Heeh. 13:33 Lebih besar ekspor Bangladesh ke Amerika 13:36 daripada Indonesia ke Amerika. Apalagi 13:39 Vietnam. Vietnam itu mitra dagang 13:42 utamanya Amerika Serikat dan surplusnya 13:44 terhadap Amerika banyak puluhan miliar 13:47 dolar ya. N jadi kalau ee berdagang 13:51 dengan mitra dagangnya itu dia selalu 13:55 defisit. Nah, akumulasi defisit ini luar 13:58 biasa 13:59 dan itu bertahun-tahun ya, puluhan tahun 14:02 mungkin tramlet itu ini enggak adil 14:04 misalnya ya. Tapi kalau enggak adil 14:07 misalnya kita 14:09 melihat bahwa kenapa saya kok defisit ya 14:11 harusnya kan bahasa yang bagusnya itu 14:14 dilakukan dengan diskusi. 14:17 Iya 14:17 mitranya. Karena kalau kemudian main 14:20 begini 14:22 ya itu timbul timbul ketegangan. Seperti 14:26 Kanada itu tegang sekali. Sekarang 14:28 ketegang semua dengan Amerika. 14:31 Dan ini dari sisi ekonomi ya, T dari 14:33 sisi politik kan Amerika mau keluar dari 14:37 NATO dan lain sebagainya ya. 14:40 Yang yang ini di luar dari diskusi kita 14:44 lah gitu. 14:44 Kita hanya cerita tentang e defisit ya. 14:47 Jadi para pendengar sekalian dan juga 14:49 para pemirsa Radio Silaturahim itu kita 14:54 melihat bahwa tarif itu sebetulnya ee 14:58 adalah senjata yang dipakai oleh negara 15:01 yang sama-sama berdagang dengan negara 15:02 lain dalam rangka untuk mengurangi flow 15:07 atau arus arus masuk barang dari negara 15:11 lain. 15:13 Nah, itu biasanya. 15:16 Tapi ada juga yang perdagangan 15:19 internasional yang dilakukan oleh suatu 15:21 negara terhadap negara lain itu ee tidak 15:25 maunya itu dipertahankan tanpa ada 15:28 hambatan baik itu tarif ataupun kuota 15:30 gitu ya. A misalnya gini misalnya kalau 15:34 di Indonesia itu kan impor gandum. 15:36 Heeh. 15:37 impor gandum ini kebijakan pemerintah 15:39 kan sebetulnya bagaimana membuat flow 15:43 arus gandum ini ke dalam negeri itu 15:45 lancar normal ya 15:48 walaupun keadaan perang ya 15:50 maka dan dan murah terjangkau seandainya 15:53 harga ini tidak terjangkau pasti harga 15:56 tepung itu jadi mahal 15:58 ya pemerintah dan swasta bisa bermain 16:00 sedemikian rupa sehingga apa namanya ee 16:05 gandum yang datang ke saya itu harganya 16:08 reasonable, harganya sangat terjangkau 16:11 dan akhirnya bisa dibuat bahan makanan 16:13 yang kemudian diekspor kembali ke 16:16 negara-negara luar dengan harga yang 16:19 boleh dikatakan sangat rendah. Hm. 16:22 Iya. 16:23 H. 16:24 Kita lihat di apa di YouTube misalnya, 16:27 bagaimana orang Inggris membeli barang 16:29 di Indonesia ya barang-barang yang 16:31 makananlah 16:32 yang berbasis gandum kayak biskuit dan 16:34 lain sebagainya. Murah meriah. 16:36 Satu pon string aja udah cukup untuk 16:39 sarapan, cukup untuk makan, cukup untuk 16:42 beli macam-macam itu barang ya di 16:44 supermarket ya 16:45 yang berbasis makanan ee makanan yang 16:48 berbasis ee gandung itu. Jadi akhirnya 16:51 apa? Akhirnya manfaatnya itu bisa 16:54 dinikmati oleh negara yang mengimpor 16:56 itu. Termasuk di antaranya ini adalah 16:58 mendirikan pabrik tepung yang menyerap 17:00 tenaga kerja, memberikan mendirikan 17:04 pabrik makanan yang berbasis gandum dan 17:07 itu banyak sekali. Termasuk Indonesia 17:10 adalah negara yang sangat bagus dalam 17:13 produsen makanan manufaktur, makanan 17:15 olahan. He. 17:16 Dan di apa namanya? dinikmati atau 17:19 disenangi, digemari oleh masyarakat 17:22 internasional ya banyak itu ya. Oke. 17:26 Jadi ini manfaat daripada ee perdagangan 17:28 internasional. Nah, sekarang kalau tarif 17:31 tarif dikenakan kepada mitra dagang, 17:35 maka itu sebetulnya ada masalah bukan 17:39 saja di dalam masalah perekonomian. Ya, 17:42 masalahnya ya politik Amerika sekarang 17:44 ini beda sekali ya. politik Amerika ini 17:48 terutama di zaman Pak Trump ini ya itu 17:53 tidak mencerminkan 17:55 demokrasi, tidak mencerminkan 17:59 ee kebijakan yang dewasa. 18:02 Iya. 18:02 Ya, bertentangan dengan isi tekbook 18:05 terutama international trade dan 18:07 international finance. Ya, orang pada 18:11 termasuk saya itu saya juga tanya-tanya 18:13 teman-teman ini bagaimana ya kita 18:15 belajar dulu berkali-kali international 18:17 treat kita belajar dua kali S1, S2 18:21 international finance juga demikian. Itu 18:25 sepertinya ini bertentangan 180 derajat 18:28 dengan di tekbook itu ya memang begitu. 18:32 Tapi bagaimana? Apa mungkin kita 18:33 mempertahankan sebuah kebij kebijakan 18:35 yang enggak rasional yang kita didukung 18:38 oleh 18:39 siapa-siapa gitu, kecuali dia saja itu? 18:44 Dan itu akan merusak ya merusak ee 18:46 perekonuman Amerika sendiri. 18:48 He. 18:48 Contoh misalnya kalau ee Amerika 18:53 memberikan tarif mengenakan tarif 100% 18:57 terhadap Uni Eropanya. He. 18:59 Maka harga barang yang diimpor dari 19:02 Eropa akan naik sebesar itu paling 19:04 tidak. Ya. Lalu kemudian ketika tetap 19:07 diimpor dari Eropa, maka orang Amerika 19:11 tidak lagi bisa menikmati barang dari 19:12 Eropa itu dengan harga yang sebelumnya. 19:16 Maka mungkin akan terjadi penurunan 19:19 permintaan terhadap barang itu dan ee 19:22 hanya beberapa orang aja yang akan bisa 19:24 bertahan untuk belanja barang tersebut. 19:27 karena sekarang mahal dan semua barang 19:29 itu begitu karena mereka memberikan 19:31 tarif pada seluruh bangsa, seluruh 19:32 negara. Maka pada prinsipnya 19:36 yaitu ber [berdehem] 19:38 maaf ini ya itu nanti rakyat Amerika 19:41 sendiri yang menderita karena tidak bisa 19:43 menikmati barang ASI yang selama ini 19:44 menjadi gaya hidup bagian daripada gaya 19:46 hidup dan sulit untuk bisa melakukan 19:50 adjustment di mana preferensi misalnya 19:53 preferensi orang Amerika terhadap suatu 19:56 makanan beda dengan yang di dalam 19:59 negeri. Artinya ada banyak sekali orang 20:01 Amerika yang lebih menyukai apa namanya 20:05 ee buatan luar negeri ya. Kayak misalnya 20:08 mobil Jepang pabriknya di Amerika 20:10 buahnya hampir semua mau pabrik Jepang 20:12 itu ada Toyota semuanya ada di Amerika 20:15 lebih dari satu pabrik. Hyundai juga 20:17 begitu kan menunjukkan bahwa 20:19 produk-produk dari Korea ataupun Jepang 20:21 ini dinikmati, disenangi, digemari oleh 20:24 Amerika. 20:24 Iya. 20:26 Begitu juga Mercedes-Benz punya banyak 20:28 pabrik di Amerika yang menunjukkan bahwa 20:31 orang Amerika sendiri lebih memilih 20:34 mobil Mercedes daripada produk seperti 20:36 Ford misalnya. 20:37 Iya. Ya, seperti itu. Jadi kalau seperti 20:40 ini dikenakan maka semua harga barang 20:42 yang masuk ke Amerika menjadi lebih 20:44 tinggi dan otomatikali kalau kita 20:46 menggunakan analisa demand and supply 20:50 maka ketika harga itu naik otomatis 20:52 permintaan terhadap barang itu akan akan 20:55 turun dan akhirnya kesejahteraan yang 20:58 diukur dengan konsumsi barang itu 21:00 berkurang. 21:02 Berkurang ya. Jadi akhirnya tarif itu 21:05 mengurangi kesejahteraan fisik daripada 21:07 negara yang menggunakan 21:10 gitu. Tapi yang pertanyaannya adalah 21:13 kenapa sampai begitu Trump? Ya. 21:15 Iya. 21:15 Maka motifnya ini di luar beyond 21:18 ekonomik. Di luar ekonomi ya. Padahal 21:21 kalau diteruskan ini Amerika menjadi 21:24 menjadi 21:27 apa? Tidak kuat apa menjadi lemah 21:29 sebetulnya 21:30 akan merugikan warganya sendiri. 21:32 Iya. ekonomi akan lemah ya. Tapi sampai 21:36 begitu kenapa dia melakukan dia kan 21:38 sudah tahu sepertinya 21:40 karena dia itu pengusaha pengusaha gitu. 21:43 Nah, yang di sini nih kita ingin ya 21:45 melihat itu dari sisi ekonomi Islam 21:47 sebab nanti kita akan lihat dari 21:49 bagaimana pandangan Islam itu tentang 21:51 tarif pada umumnya. Tapi di sini kita 21:54 melihat 21:55 satu paradoks ya di mana di dalam 21:57 tekbook itu justru perdagangan 22:00 perdagangan internasional itu 22:01 dianjurkan. 22:03 ya 22:05 karena akan baik bagi semua orang yang 22:07 berdagang 22:09 sehingga ada istilahnya 22:12 apa namanya free trade ya kemudian 22:14 sedapat mungkin tidak ada tarif tidak 22:16 ada kuota karena itu hanya menghambat 22:19 arus dagang arus barang dan jasa saja 22:21 yang akan membuat ekonomi terburuk 22:23 dan banyak negara pada umumnya hampir 22:25 seluruh negara di dunia ini menjadi maju 22:28 negaranya lantaran perdagangan 22:30 internasional lah Contohnya Singapura 22:34 dia punya apa sebetulnya? 22:36 He 22:36 iya kan enggak punya apa-apa. Tapi 22:39 bagaimana dengan arus dagang 22:41 internasional yang menjadi ee begitu 22:45 kuat masuk ke dia menjadi hub ya menjadi 22:48 hub masuk keluar masuk keluar barang itu 22:51 membuat Singapura negara yang maju dalam 22:54 pengeran ekonominya maju pendapatannya 22:57 tertinggi di Asia Tenggara ya. 23:00 ya di bawah 23:02 ee Brunei. 23:04 Tapi bagaimana Singapura menjadi maju 23:06 itu kan intinya karena perdagangan 23:09 internasional. Begitu juga Hongkong, 23:12 begitu juga Korea Selatan, begitu juga 23:14 Jepang. Negara-negara ini sebenarnya 23:16 miskin sumber daya alam. 23:17 He. 23:18 Tetapi dengan ya salah satunya dengan 23:21 perdagangan internasional yang terbuka 23:23 dan bebas, maka Jepang seperti sekarang 23:27 ini menjadi negara maju. Korea juga 23:30 seperti sekarang ini menjadi negara maju 23:32 dan seterusnya. Maka intinya adalah ee 23:37 perdagangan bebas itu harus di harus 23:39 didukung begitu. Nah, mendukungnya itu 23:42 adalah dengan cara ee mengurangi 23:44 hambatan. Nah, mengurangi hambatan itu 23:47 adalah dengan menghilangkan tarif. 23:49 Kalaupun ada tarif itu dipakai sehingga 23:52 rupa sehingga ee arus itu tidak sampai 23:57 arus barang dan jasa itu tidak apa 24:00 namanya tidak terpengaruh terlalu jauh 24:03 ya terlalu jauh karena masing-masing 24:05 negara sebetulnya punya kepentingan 24:07 untuk apa barang-barang yang diproduksi 24:10 dalam negeri. kayak kita misalnya 24:12 cenderung kita ini ee mengundang 24:15 investor untuk bikin pabrik di sini 24:18 daripada kita menerima barang utuh dari 24:20 luar negeri. Ya, 24:21 seperti itu. Karena dengan membikin 24:23 pabrik di sini para investor itu bisa 24:25 dengan sesuka hati menjual barangnya di 24:27 Indonesia. Kemudian orang Indonesia atau 24:30 negara Indonesia bisa mendapatkan 24:33 kesempatan untuk lapangan pekerjaan ee 24:36 karena pabrik-pabrik itu memberikan 24:38 lapangan pekerjaan kepada ee tempat di 24:41 mana itu didirikan. Kemudian pemerintah 24:43 juga mendapatkan ee pajak dari ini dari 24:47 adanya pabrik tersebut itu ya. Ini 24:50 banyak pendekatan kita. 24:52 Jadi ee apa namanya? Sebetulnya intinya 24:55 semua negara, semua orang, semua 24:57 profesor ekonomi ingin supaya 25:00 perdagangan bebas itu terjadi. Nah, tapi 25:02 sekarang dengan rezim Pak Trump ini itu 25:05 semuanya jadi berantakan ya. 25:08 Amerika yang tadinya itu sebagai 25:10 panglima komando 25:12 negara kapitalis yang di dalamnya itu 25:16 apa namanya ee semangat perdagangan 25:20 internasional yang bebas. hari ini dia 25:24 menjadi negara yang paling anti 25:27 perdagangan bebas dan sangat 25:29 proteksionis ya. 25:32 Apakah ini ingin membawa perubahan di 25:34 Amerika? Sebenarnya Amerika Serikat itu 25:35 ingin berubah gitu dari negara kapitalis 25:38 tetap kapitalis tetapi kapitalis yang 25:40 dikelola oleh Elon Mas. Iya gitu loh. 25:44 Jadi perdagangan internasional ini tidak 25:46 dijadikan 25:48 I. Jadi kan salah satu pemain kenapa 25:51 jadi begini itu di baliknya itu Elon Mas 25:54 di baliknya ya 25:54 karena dia memberikan modal 200 juta 25:57 dolar dalam kampanye. Sehingga 26:00 Nah ini 26:00 Heeh. 26:01 Jadi sekarang politisi bukan hanya dari 26:03 Demokrat ya termasuk republik ya. 26:06 Ini bukan main bencinya. 26:07 Heeh. 26:08 Satu orang bisa ngotak-atik ke Amerika. 26:12 Iya. 26:13 E akhirnya apa sentimen anti Elon Mas 26:15 ini membuat semua produknya itu kayak 26:19 misalnya mobil ya el 26:21 itu jadi turun bahkan orang yang sudah 26:23 beli mobil aja enggak mau ditulis e itu 26:25 Tesla ganti dengan mobil apa gitu karena 26:29 sentimannya ini ini menunjukkan 26:31 kebenciannya terus memuncak ya 26:34 jadi nanti sepertinya Amerika ini 26:37 dikendalikan oleh oleh Trump tetapi 26:40 Trump juga dikendalikan oleh Elon 26:42 Dan Elmas ini kan bukan ahli ekonom. Dia 26:45 ingin apa yang diinginkan itu terwujud. 26:48 Apakah dengan melanggar Undang-Undang 26:50 Dasar Amerika, apakah melanggar 26:52 ee apa namanya? 26:54 Free treat dan lain sebagainya itu. 26:57 Iya. Iya. I. 26:59 Nah, Pak Ustaz kalau untuk negara-negara 27:02 yang terlibat itu kira-kira dampak 27:05 kerugian dari perang dagang ini apa 27:08 gitu, Pak Ustaz? Bahkan sampai ke 27:09 negara-negara 27:11 seperti Indonesia? kan ya kita ini kalau 27:14 umpamanya kita dikasih dikasih apa tarif 27:17 ya produk Indonesia apa saja mau te mau 27:20 kopi 27:20 he 27:21 mau sparep mobil dan lain sebagainya 27:25 pokoknya dikenai 20% tarif 27:28 iya kan 20% tarif yang sebelumnya enggak 27:31 dikenakan nah ini akan membuat apa 27:34 membuat harga nanti barang-barang yang 27:37 kita kirim ke Amerika itu harganya naik 27:39 minimal 20% ya minimal minimal ya karena 27:42 nanti ada ada transporter dan lain 27:44 sebagainya. Nah, itu nanti apa itu nanti 27:48 akan membuat harganya menjadi lebih 27:50 tinggi 27:50 dan kalau harganya lebih tinggi maka di 27:53 situ konsumen akan lihat mana yang lebih 27:55 murah barang ini. Oh, yang dari 27:57 Indonesia sekarang lebih tinggi. Akan 27:59 pilih dari Vietnam, akan pilih dari 28:01 Kamboja dan akhirnya setelah berjalan 28:04 lama barang saya enggak laku. 28:06 Ekspor ke Amerika turun. 28:08 Ya, gitu loh. Jadi dari kita permintaan 28:13 barang dari oleh orang Amerika berkurang 28:16 terhadap barang Indonesia. Kemudian 28:19 orang Amerika akhirnya tidak lagi 28:21 mendapatkan barang dari Indonesia karena 28:24 tidak terjangkau lagi ininya apa 28:26 harganya. 28:27 Ada pilihan lain entah dari mana Meksiko 28:29 dan lain sebagainya. Knya begitu. Jadi 28:32 tadi sebelumnya sebelum ada tarif itu 28:35 berjalan dengan lancar perdagangan kita 28:38 setelah adanya tarif itu kacau ya kacau 28:40 ada penyesuaian dan penyesuaian itu 28:44 trennya adalah menurun menurun ya itu 28:47 tapi yang sampai sekarang kita lihat 28:49 belum ada sih kasus Indonesia kena ya 28:52 karena Indonesia itu dengan Amerika 28:54 mitra dagang gak terlalu kuat 28:56 gak terlalu kuat 28:57 iya kita mitra dagang Jepang Cina 28:59 sekarang ya itu Amerika dengan Amerika 29:01 tuh enggak enggak terlalu 29:03 tapi enggak tahu nanti matanya itu kalau 29:05 ngelihat oh Indonesia selalu surplus 29:07 dengan Amerika walaupun kecil kena ya 29:10 ya 29:11 itu bisa berantakan itu Indonesia 29:13 kalau pengaruh dari bagaimana Amerika 29:17 menghegemoni dunia terus urusan perang 29:20 terus juga urusan bagaimana terlibat 29:22 dalam sistem konflik di negara-negara 29:24 itu gimana ada pengaruhnya Pak Ustaz 29:27 kalau itu semua diakumikasikan Artinya 29:30 problem ekonomi, problem politik, 29:34 militer dan lain sebagainya ini di 29:36 dijadikan satu dianalisa di Amerika. 29:39 Kalau kesimpulannya adalah Amerika itu 29:42 mau jatuh, 29:44 mau jatuh. 29:44 Iya, mau jatuh, mau runtuh, 29:46 bangkrut. 29:47 Iya, mau bangkrut karena apa? Bayangkan 29:50 aja sekarang semua dari sektor enggak 29:52 ada yang bagus. 29:53 H 29:53 perdagangan ini ternasional defisit ya. 29:56 Iya. 29:58 Itu triliunan dolar sekarang. He he he. 30:00 Itu yang berdagangan belum dengan 30:02 defisit internal. 30:04 Hm. 30:04 Defisit eksternal ini maksudnya anggaran 30:07 belanja dia itu. 30:08 Iya. 30:09 Dengan belanjanya dia itu enggak 30:10 matching. Itu sudah lama sekali. 30:13 Sudah lama banget. Udah dari mungkin 30:17 sudah 30 tahun yang lalu juga melakukan 30:19 defisit. 30:19 Defisit 30:20 Amerika ya. 30:21 Iya. Makanya ketika saya belajar ekonomi 30:25 tahun berapa saya itu? 7. 30:28 Heeh. 30:29 94 30:31 itu di teksbook dikatakan bahwa Amerika 30:34 adalah negara yang paling besar utangnya 30:37 di dunia. 30:37 He. 30:38 Tetapi kenapa enggak go brankup bankrap 30:41 itu? Kenapa enggak bangkrut itu? 30:43 Iya. 30:44 Nah, ini terutama yang dilihat adalah ee 30:47 ekst internal 30:48 defisit anggaran. Nah, tetapi pada saat 30:52 itu juga sudah defisit eksternal 30:55 perdagangan dengan negara-negara Jepang 30:56 terutama ini 30:57 ini defisit terus ya. 30:59 H 31:00 ee tetapi enggak mengambil tindakan. 31:02 Nah, begitu juga defisit di internal 31:04 enggak diambil tindakan karena solusinya 31:07 gampang banget. 31:09 Kalau misalkan defisit 1000 triliun 31:11 misalnya dari anggaran yang dilakukan 31:15 oleh Amerika cuman membuat surat 31:17 obligasi 31:18 itu aja. 31:18 Iya. menerbitkan obligasi surat utang 31:21 dalam bentuk dolar. Dijual kepada negara 31:23 mana pun juga laku. 31:25 Surat utang. 31:25 Sekarang yang paling gede yang beli itu 31:27 kan Cina. 31:28 Iya. 31:28 Iya. Jepang juga. Dan termasuk semua ya. 31:32 Pokoknya ada surat utang yang berbasis 31:35 Amerika yang berbasis dolar dan sufren 31:37 ditanggung oleh pemerintah Federal 31:39 Amerika. selesai laku. Itu sebabnya 31:42 Amerika itu enggak enggak apa namanya ee 31:45 PD terus walaupun utangnya dalam negeri 31:48 maksudnya ee karena defisit internal itu 31:52 tinggi dan terus tumbuh setiap tahun. 31:54 He 31:54 ya. Nah, yang lebih sulit ya sebetulnya 31:57 kalau menurut saya itu ee ya 31:59 kedua-duanya sulitlah untuk dilakukan 32:02 bagaimana solusinya. 32:04 Ee tetapi yang eksternal ya ini lebih 32:08 banyak sebetulnya. Tapi eksternalnya 32:10 cara mengurangi ya dengan tarif. Nah, 32:13 he 32:14 tarif itu justru 32:16 justru ini justru 32:19 ee pada gilirannya begitu berbahaya 32:22 merugikan negara tersebut gitu. 32:24 Nah, ini tidak disadari oleh Pak Trump 32:25 karena dia background-nya bukan ekonom. 32:27 Iya. I 32:28 kalau ekonom sudah memberitahu ya 32:30 solusinya kan gampang sebetulnya. ee 32:33 Amerika itu ee kalau dengan Jepang 32:38 defisit ya sudah bikin pabrik yang ada 32:40 di dari Jepang ke Amerika. Nanti kan 32:43 hitungan secara ekonomi kan dihitung 32:45 sebagai apa namanya pendapatan Amerika. 32:48 He. 32:49 Nah, tapi dia enggak mau. Nah, maunya 32:51 apa? Karena dia ingin imigran enggak 32:53 masuk. Karena yang akan mengisi 32:54 pabrik-pabrik ini imigran. 32:56 Nah, sekan dia punya kebijakan enggak 32:59 mau. 32:59 Iya. 33:00 Jadi kebijakan itu enggak ada yang 33:02 matching. 33:02 Iya. 33:03 Kalau beda dengan Eropa waktu kemarin 33:05 tuh dia senang imigran masuk. 33:07 Iya. 33:07 Pertumbuhan penduduk populasinya rendah 33:11 terancam 33:12 terancam 33:12 penduduknya berkurang tapi ada imigran 33:15 dari apa itu Afrika, 33:16 dari Asia, dari Suriah dan lain seb 33:20 akhirnya bisa ngisi-ngisi itu pos-pos 33:22 yang 33:23 ee dari pabrik-pabrik itu sekalipun itu 33:25 pun ada masalah ketakutan terhadap 33:28 imigran itu ya. Heeh. 33:30 Eh nanti menguasai 33:32 he 33:32 ya Islam fobia dan lain sebagainya. Tapi 33:35 tetap aja 33:36 dampak ekonominya bagus 33:37 masuk gitu. 33:38 Jadi bisa Jerman tetap bisa gitu. Tapi 33:41 kalau Amerika ini kebijakannya enggak 33:42 masuk akal ya. 33:44 He. 33:45 Ya merugikan dia. 33:47 Apakah ini juga akan makin 33:48 memperlihatkan Pak Ustaz bahwa 33:50 ee sistem kapitalis itu begitu rentannya 33:53 gitu. Amerika berkali-kali bisa bertahan 33:55 itu karena apa gitu dengan kerentanan 33:57 sistem ini. 33:59 Setiap mau hancur capitales Amerika itu 34:02 ada momen yang dengan momen itu selesai. 34:04 He. 34:05 Misalnya kalau kita lihat Great 34:06 Depression ya di 1930-an. Iya. 34:10 [berdehem] 34:10 itu semuanya 34:13 di seluruh dunia ini gara-gara di 34:15 Presiden Amerika seluruh dunia termasuk 34:17 Belanda yang ada di Indonesia itu ya 34:19 menderita 34:19 menderita itu. He. 34:21 Nah, bagaimana itu bisa di ini 34:25 diselesaikan itu presidennya pada waktu 34:28 itu Franklin Deleno Rousevel. Rouseveld 34:33 sampai tiga kali menjadi presiden 34:34 Amerika. 34:35 Iya. Itu karena dia punya kebijakan yang 34:40 membuat resesi itu bisa diatasi sedikit 34:43 demi sedikit ya, 34:44 yaitu dengan 34:45 meningkatkan belanja pemerintah ya. He 34:49 ya. Meningkatkan belanja pemerintah 34:51 sebenarnya ngutang. 34:52 Pokoknya 34:53 dibuatlah pekerjaan garap jalan gabril 34:56 kereta api, bikin rumah, bikin bangunan. 34:59 Orang-orang yang bekerja ini dikasih. 35:01 dikasih karena dia bekerja dikasihkan 35:03 ada uang masuk, ada pendapatan. He. 35:05 Kemudian apa namanya yang paling 35:07 terkenal itu ee security yaitu jaminan 35:11 dari pemerintah untuk orang-orang yang 35:13 gak punya pekerjaan segala macam 35:15 diberikan jaminan security, social 35:16 security itu masuk di sana dan itu 35:19 membuat Amerika bisa keluar dari jebakan 35:22 trap ya dari pada waktu itu Greed 35:25 Depression mulai berkembang ya. Nah, 35:28 sehingga dari itu ee seorang ekonomi 35:32 Inggris menjadi melecit namanya itu Kin 35:34 ya. 35:35 Hm. ya Kinzin model Kinzin di mana pada 35:39 saat itu diperlukan campur tangan 35:41 pemerintah yang tak terbatas kepada 35:43 negara agar supaya ekonomi bergerak dan 35:46 ee formulanya itu diikuti sehingga 35:50 mereka keluar dari ini dari Gre Depion 35:53 sampai-sampai Rusbel tiga kali jadi 35:56 presiden. 35:57 Dua kali berturut-turut satu kali itu di 36:00 disela itu masuk lagi saya perang dunia 36:02 kedua ya. 36:04 Iya. Jadi itu jadi momen ya momen-momen 36:07 banyak di dunia ini bagaimana seharusnya 36:10 kapitalis itu bangkrut tapi selalu bisa 36:14 para ahli mengatakan demikian selalu 36:16 bisa kejebak keluar dari jebakan tapi 36:18 yang sekarang ini tidak ada mereka tidak 36:21 melihat bagaimana jalan keluarnya 36:23 yang sekarang 36:23 na yang sekarang 36:25 makanya kebanyakan ee yang saya ikuti 36:27 Profesor siapa ini Richard ee iya 36:33 Richard apa naman temanya nya itu ya ya 36:35 terkenal itu 36:36 itu saya sangat sekenang dengan ya 36:38 YouTube-nya itu 36:39 ya bahwa sekarang ini sudah tamat 36:42 Amerika 36:43 iya 36:44 emperis apa namanya imperium Amerika 36:47 tamat dan tidak ada lagi ee masa depan 36:51 dan tidak lagi ada cara bagaimana dia 36:53 akan tampil kembali 36:55 h 36:56 dia sebut e dia sebutkan dari dari dulu 37:00 dari tahun 1500-an setiap peristiwa yang 37:02 akan membuat kapitalisme Amerika itu 37:04 jatuh selalu ada momen yang membuat dia 37:06 itu bangkit kembali. Nah, kalau yang 37:08 sekarang ini tidak ada. Dia tidak 37:11 melihat itu, melihat bencana yang di 37:13 depan mata langsung gitu. 37:15 Sementara itu kekuatan negara lawannya 37:18 dalam hal ini Cina apakah menunjukkan 37:21 semakin maju atau bagaimana nih dalam 37:25 dengan lemahnya Amerika? 37:27 Ee kalau saya melihat Cina dengan 37:28 Amerika itu seperti ini ya. Ee Amerika 37:31 itu juara bertahan. Jur bertahan. 37:34 Iya. Cina penantang. 37:37 He. 37:37 Tapi dia tidak banyak bicara Cina itu 37:40 ben aja. Sebetulnya dia tidak menantang 37:43 Amerika. Amerika saja yang merasa bahwa 37:45 dia menantang dia 37:46 karena 37:47 Iya. Iya. Karena 37:49 maju. 37:49 Iya. Karena maju dan majunya Cina juga 37:51 sebetulnya karena Amerika. 37:52 Karena Amerika juga ya. 37:53 Iya. Tahun 2 kalau enggak salah atau '7' 37:56 presiden Amerika pertama kali ke Cina 37:58 namanya Nixon. 38:00 Heeh. 38:00 Iya. Richard Nixon. Heeh. 38:02 Rican ketemu Mojong dan mulai saat itu 38:05 Cina membuka diri. 38:07 Hm. 38:07 Nah, setelah membuka diri W banyak 38:09 investasi masuk. 38:10 Iya. 38:11 Iya. Puncaknya tahun 90-an gitu zaman 38:13 denging. Nah, itu kemudian seperti 38:16 sekarang ini gitu. Jadi kalau dilihat ee 38:19 Cina itu menjadi iri dari Amerika atau 38:22 Amerika iri terhadap Cina seharusnya dia 38:23 bisa lihat yang membuat begitu kan Anda 38:25 sendiri. Hm. 38:27 Berapa ratus, berapa ribu perusahaan 38:29 Amerika tinggal di sana sampai Teslanya 38:31 sampai sekarang masih di situ. Iya kan? 38:33 Iya. Tesla ya surar motor F dan semuanya 38:37 di sana. Iya. 38:39 Iya seperti itu. Nah, jadi kalau saya 38:42 melihat dia seperti Amerika itu juara 38:45 bertahan, Cina itu apa namanya? Dianggap 38:49 lawan ya, penantang baru gitu. Nah, nah 38:52 segala segala yang dilihat oleh Amerika 38:56 tentang Cina dianggap mengancam. 38:59 Mengancam. Jadi ketika jaraknya sudah 39:02 begitu dekat ee antara Amerika dengan 39:06 Cina, maka Amerika lebih marah lagi 39:09 karena ini tidak bisa dihentikan. 39:11 Iya. Dan semua orang mengatakan 39:15 yang saya lihat ya, saya baca tidak ada 39:18 yang bisa 39:20 menghambat Cina. 39:21 H 39:21 walaupun Amerika kasih tarif begini apa 39:25 namanya melarang ekspor Jeep yang 5 39:28 nanom, 3 nanom dan sebagainya itu tidak 39:31 bisa menghalangi Cina. Heeh. 39:32 Bahkan Amerika melarang ee produsen 39:36 mesin pembuat chi itu yang di Belanda 39:38 SML itu, itu satu-satunya pembuat 39:40 mikrochip ya di dunia. 39:43 Semua ngambil dari situ. Samsung, 39:45 ee Taiwan, TSMC apa itu. Itu juga 39:48 ngambilnya dari sana. Semua Jepang juga 39:49 ngambilnya dari situ. 39:50 Iya. 39:51 Mesin litografi itu ya. Dan Amerika juga 39:54 menekan kepada dia jangan jual ke Cina. 39:56 Tapi Cina bisa membuat yang seharusnya 39:59 di badar dengan mesin itu tanpa itu juga 40:01 dihabis 40:02 jadi unstoppable. 40:04 Nah, tapi karena sudah juara bertahan 40:07 ini sudah mau apa sudah mau kesalib 40:09 dengan juara yang akan menantangnya 40:12 segala macam dilakukan 40:13 panik gitu loh. Panik 40:16 sudah akan kalah gitu ya. 40:17 Iya. [berdehem] 40:19 Ikhwan akhwat, saat ini Anda menyimak 40:22 kajian ekonomi Islam live perang dagang 40:25 dalam kacamata ekonomi Islam. Bagaimana 40:28 situasi perdagangan internasional yang 40:31 kini sedang tidak baik-baik saja. Kami 40:34 akan kembali di sesi kedua Ikhwan 40:36 Akhwat. Kami mengundang Anda untuk 40:38 bergabung. Silakan sampaikan pertanyaan 40:40 dan komentar Anda ke nomor WhatsApp 40:43 Rasil di 0811999720. 40:49 Tadio 40:53 [musik] 41:06 [musik] 41:15 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 41:17 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 41:19 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 41:21 masih bersama kami dalam kajian ekonomi 41:23 Islam. Kita mengangkat topik mengenai 41:26 perang dagang dalam kacamata ekonomi 41:29 Islam. Kita akan ke beberapa pertanyaan 41:31 yang sudah masuk. Namun sebelumnya Pak 41:34 Ustaz, bagaimana ekonomi Islam ini 41:36 melihat perdagangan internasional dan 41:39 perang dagang? 41:40 He, 41:42 terima kasih. Jadi perdagangan 41:44 internasional itu intinya di semua 41:47 negara mau h 41:49 enggak ada negara yang tidak mau tidak 41:50 mau. 41:51 Walaupun dulu misalkan ada Uni Soviet ya 41:54 kemudian ada Partai Komunis Cina tapi 41:56 mereka semua sadar bahwa tanpa 41:58 perdagangan internasional 42:00 he 42:00 mereka tidak akan bisa bertahan ya. Ya. 42:04 Makanya negara-negara yang mencoba untuk 42:05 menutup diri paling sengsara ya. 42:08 Misalnya kayak Korea Utara. 42:10 Iya. itu juga tidak bisa menutup 100% 42:13 perdagangan internasional. Dia masih 42:15 ekspor impor lewat Cina terutama ya. 42:17 Iya 42:18 itu. Jadi tidak [berdehem] semuanya 42:21 tidak ada saya katakan ya saya menurut 42:24 ilmu yang saya pahami ya 42:26 hampir tidak ada negara yang benar-benar 42:28 tertutup itu enggak ada 42:30 karena tidak ada negara yang 42:31 selfsufisien dalam segala hal. Betapun 42:35 negara itu mewah atau sumber dayanya 42:40 sumber daya alamnya melimpah ruah. He. 42:42 Enggak ada yang sasembada dalam segala 42:45 hal. Hatta walaupun sasembada dalam 42:48 bidang itu masih ada cela untuk 42:50 berdagang. Contohnya contoh misalnya 42:53 yang di apa namanya? Yang ditarif oleh 42:56 Trump terhadap Eropa apa ya? Salah 42:58 satunya adalah whisky. 42:59 He 42:59 minuman alkohol ya. He 43:01 us barbon segala macam yang lain gitu. 43:03 Iya. I 43:04 itu jumlahnya bilun dolar. Artinya 43:07 ekspor Eropa, Prancis terutama ya ke 43:10 Amerika minuman beralkoholnya ini 43:13 wine-nya itu 43:14 itu puluhan miliar dolar 43:16 besar ya. 43:16 Iya. 43:17 He. 43:18 Itu lah. Padahal Amerika juga 43:20 memproduksi 43:22 whisky yang tidak kalah hebatnya dengan 43:25 mereka gitu. Banyak sekali. 43:28 Tapi walaupun sudah begitu, harusnya 43:30 karena Amerika enggak perlulah impor apa 43:33 namanya minuman keras dari Prans ngapain 43:35 kita juga bisa bikin. Tapi preferensi 43:38 Amerika, preferensi rakyat Amerika ada 43:41 yang lebih menyenangi, yang lebih senang 43:44 pada dari Prancis, dari 43:47 mana itu Jerman dan lain sebagainya itu 43:50 sama dengan mobil Amerika. Kurang apa 43:52 dia? 43:53 Iya. Ada F, ada General Motor, ada 43:56 Dodge, 43:57 Big Tree. The Big Tree itu kan tiga tiga 44:00 industri terbesar di Amerika itu Ford, 44:02 General Motor, sama apa tadi itu ee 44:06 barusan kita sebutkan ya, Dodge ya. 44:09 Tetapi 44:11 ekspor Jerman ke Amerika mobilnya, 44:14 Mercedes-Benz banyak, Volvo banyak, 44:17 Jepang di sana banyak. 44:19 Ya, malah menguasai. Nah, ini 44:21 menunjukkan bahwa walaupun negara itu 44:24 membuat barang yang sama, tetap saja ada 44:27 cela untuk berdagang tentang barang 44:30 tersebut. I 44:31 gitu loh. 44:32 Karena ada preferensi yang berbeda ya. 44:35 Walaupun ada Tesla, 44:38 mobil listrik Cina juga ada yang mau di 44:40 sana. [tertawa] 44:42 Betul. Malah sekarang ini sebetulnya ee 44:44 menurut saya perayat Amerika sudah 44:47 sangat rindu ingin punya mobil Cina. 44:49 sangat tapi gara-gara dilarang oleh 44:51 Trump ini atau Biden sebelumnya 44:53 enggak bisa menikmati ya 44:55 mereka sudah bosan dengan Tesla yang 44:57 katanya ah cuman omong doang gitu kan. 45:00 Nah mereka melihat bagaimana mobil-mobil 45:01 Cina ini yang 45:02 lebih baik ya dalam persepsi mereka. 45:05 Bahkan termasuk Profesor Profesor 45:07 Richard itu juga mengatakan itu truk 45:10 Cina di Eropa berjalan di semua jalan 45:14 dan 45:15 bagus-bagus dan 45:16 ee resilienda lain sebagainya. Pokoknya 45:19 bagus semutunya gitu tidak kalah dengan 45:21 truk dari Jerman, dari Amerika ya. 45:24 Iya. itu. Jadi intinya dalam perdagangan 45:27 ini kita tidak hanya akan mengekspor 45:31 barang yang tidak dibuat oleh negara 45:33 atau kita mengimpor barang yang kita 45:35 enggak buat di sini. Bukan hanya itu, 45:37 tapi barang yang sama yang kita buat di 45:39 sini dengan dibuat oleh mitra dagang 45:41 kita tetap bisa kita 45:43 tukar-menukar gitu loh ya. 45:46 Itu. Nah, ini namanya international 45:48 trade ya, perdagang internasional. Nah, 45:51 kalau tarif WOR itu adalah bagaimana 45:54 supaya barang kita ini tidak ee ee apa 45:57 namanya? Barang yang kita produksi dalam 45:58 negeri ini bisa berkembang meskipun kita 46:02 juga memberikan ruang untuk barang lain 46:04 masuk ke negara Kedah gitu loh. Itu nah 46:07 ini namanya tarif. Jadi boleh kita impor 46:09 dari Vietnam mobil listrik tapi segini 46:12 saja jumlahnya. 46:13 Iya 46:13 gitu. Coba kalau enggak segini lah 46:16 banjir dong mobil Vietnam ini ke sini 46:18 gitu. Nah, jadi kita itu ingin apa 46:22 membatasi ee gerakan barang dan jasa itu 46:26 dengan tidak merugikan industri di dalam 46:28 negeri. Nah, ketika itu kita bicara 46:30 tentang tarif. 46:31 Iya. Berarti yang unik ini Indonesia. 46:33 Kita enggak punya merek apa-apa. 46:35 [tertawa] 46:37 Merek keluar semua kayak 46:38 ada mereknya itu siluman. Mereknya 46:40 [tertawa] 46:40 siluman. 46:42 Baik Pak Ustaz, kita akan ke pendengar 46:43 di antaranya ini Bu Iskandar. 46:46 Asalamualaikum warahmatullahi 46:47 wabarakatuh. Ustaz Yuhan Basri. 46:51 Saya ingin bertanya mengenai skinc, Pak 46:53 Ustaz. Akhir-akhir ini di medsos ramai, 46:56 Pak Ustaz, terkait skinc. Lumayan banyak 46:58 digunakan masyarakat-review 47:01 oleh dokter kecantikan yang ternyata 47:03 tidak sesuai dengan kandungan yang 47:05 tertera. Sehingga banyak masyarakat 47:07 terpecah antara membela pemilik skinc 47:10 dengan jadi sebagai perang dagang. Nah, 47:13 dengan cara menjatuhkan produknya dan 47:15 membela dokter yang mer-review. 47:18 sebagian dari mengedukasi masyarakat 47:21 tentang kandungan-kandungan yang 47:22 berbahaya pada masyarakat. Menurut 47:25 ekonomi Islam, hal yang seperti ini 47:27 bagaimana ya, Pak Ustaz? Mohon 47:28 pencerahan. 47:29 Iya, itu persaingan dagang sebetulnya. 47:33 Persa 47:33 persaingan dagang 47:34 ada ya kalau kasusnya ini kan skin skin 47:37 apa skinc ya. 47:39 Skin. Iya. 47:40 Ada kasus yang lain itu kan kayak 47:42 makanan bakso. 47:43 Oh iya. Baks A ini terkenal di kota A 47:45 terkenal banget direkomendasi oleh 47:48 YouTuber hampir banyak sekali YouTuber 47:51 yang merekomen untuk apa makan di warung 47:55 bakso ini gitu ya. Nah, tapi pedagang 47:58 yang lain jealous ya 47:59 e iri gitu. Akhirnya dibikin berita hawk 48:03 wah mengandung tikus mengandung ini 48:05 misalnya gitu kan biasanya begitu ya. Ya 48:06 mirip-mirip seperti itulah gitu ya. He. 48:08 Jadi kalau ini tidak benar artinya itu 48:11 hanya hok ya, itu fitnah ya. 48:13 Tapi itu biasa di dalam perdagangan ya. 48:16 Tapi ini tidak sama dengan apa namanya 48:18 dengan tarif ya. 48:20 Dengan tarif perang tarif beda ya. 48:22 Karena di dalam perang tarif itu 48:24 diasumsikan bahwa produk-produk semuanya 48:27 oke, valid. Enggak ada yang apa namanya 48:30 perang atau semuanya barang yang masuk 48:32 ke suatu negara itu sudah melalui 48:35 quality control. Hm. 48:37 Nah, yang bisa dibuktikan baik di negara 48:40 tempat mengeluarkan itu ataupun tempat 48:42 memasuki itu akan dites. Ya, itu enggak 48:45 ada masalah ini sudah ada. Tapi kalau 48:47 ada kemudian skincreview oleh dokter 48:50 kemudian dikatakan ini 48:51 mengandung-mandung ini ya ini jika benar 48:54 apa yang dikatakan itu kan dasarnya 48:56 ilmiah 48:57 ya tinggal dites aja di laboratorium apa 49:01 benar review-nya ini mengandung ini atau 49:03 tidak gitu ya. 49:04 Itu selesai. itu beda ya beda Bu ya 49:07 kalau yang seperti ini karena jelas 49:09 karena iri ya dan itu sangat mungkin 49:11 terjadi. 49:12 Sangat mungkin terjadi. Ee termasuk 49:15 Amerika jealous terhadap Cina misalnya 49:18 Cina itu dibuntu ini bisa masuk sana ee 49:21 bisa keluar dari sana jalan ini dibuntu 49:24 keluarnya dari sana. Bingung kan? Karena 49:26 Amerika tidak ingin teknologinya itu 49:29 dilampui 49:30 oleh Cina. 49:31 Disalib. 49:32 Iya. disalib oleh Cina itu dan dia 49:35 melakukan segala macam cara dengan 49:36 menuduh Cina macam-macam gitu ya. 49:38 Iya. Iya. 49:38 Ee supaya orang itu tidak mau bergabung 49:41 dengan Cina. Terutama misalkan Huawai 49:43 sekali 5 tahun atau 10 tahun yang lalu 49:45 kan sampai Indonesia juga begitu 49:48 ikut-ikutan. 49:49 Nah, apakah betul itu tidak apa itu 49:51 mencuri teknologi dan lain sebagainya. 49:54 Curi-mencuri dalam dunia teknologi biasa 49:55 aja ya. Bagaimana Amerika bikin bisa 49:59 bikin bom 50:00 nuklir? Heeh. 50:01 Tu itu kan karena diberi 50:06 ada ilmuwan yang ke sana pindah ke 50:07 Amerika gitu kan. 50:08 Iya. [berdehem] 50:09 Kemudian ada pesawat jet. Amerika dulu 50:12 enggak bisa bikin pesawat jet. Jerman 50:13 yang bisa bikin. Iya, 50:14 Jerman. 50:14 Nah, itu apa? Bekas pesawat Jerman yang 50:18 jet itu diambil 50:20 oleh Inggris pindah ke Amerika, 50:21 dipelajari oleh Amerika. Jadi seperti 50:23 itu. 50:24 Bagaimana Uni Sovet bisa bikin bom atom 50:26 sesudah Amerika? Itu kan semuanya 50:28 operasi intelijen. He 50:30 iya. 50:31 Ya, kalau kita Indonesia bisa ya kenapa 50:33 tidak gitu. 50:34 Pakistan bisa bikin bom atom ya. Salah 50:36 satu di antaranya adalah ee intelijen. 50:39 He 50:39 itu ya. Jadi Korea juga bukan berarti 50:43 bahwa semua yang dilakukan Korea Selatan 50:45 itu murni dari penelitian sendiri. Ada 50:48 yang nyuri ya. 50:49 Iya 50:50 ya. Tapi kalau nyurinya itu yang dicuri 50:53 itu makanan. Nah itu ketahuan 50:55 kalau ilmu. 50:55 Iya 50:57 jelas namanya cendol dari Indonesia. 51:00 Kok di Malaysia ada dan diakui sebagai 51:03 ini. Nah, itu 51:04 iya iya 51:05 itu palan kesiangan ya. [tertawa] 51:07 Singapura juga sama mengakui jenderal 51:09 padahal jenderal bahasa Sunda kita lihat 51:11 ya sebelum penjajah sebelum Indonesia 51:14 merdeka sudah ada cendol. 51:15 Sudah ada cendol [tertawa] 51:16 kok tiba-tiba sekarang diakui oleh 51:18 Malaysia. Nah seperti itu. 51:20 Enggak ee apa namanya itu pencuri yang 51:23 terang-terangan sehingga semua orang 51:25 juga tahu bahwa itu enggak benar. Tapi 51:26 kalau teknologi ini super ya 51:30 intelijen. Makanya dulu ya saya apa 51:34 namanya dulu 10 tahun lebih yang lalu ee 51:38 saya melihat ada tokoh intelek tokoh apa 51:41 itu namanya intelijen Indonesia. Jangan 51:43 dikira 51:44 ngomongnya gitu. Jangan dikira 51:49 direktur-direktur perusahaan asing di 51:51 Indonesia itu profesional benar. He 51:53 siapa tuh mereka intel 51:56 agen intelijen ya kita enggak tahu kan 51:59 enggak mungkin bisa dicek ya 52:00 bisa jadi. 52:01 Iya 52:02 ya kalau ketahuan bukan intel [tertawa] 52:06 kan intel enggak ketahuan. 52:09 Baik Pak Ustaz kita akan ke pertanyaan 52:11 selanjutnya ada Pak Arif. Asalamualaikum 52:13 warahmatullahi wabarakatuh. 52:14 Waalaikumsalam warahmatullahi wabar. Pak 52:16 Ustaz, mohon informasinya bagaimana 52:18 perang dagang kaitannya dengan hukum 52:21 diperbolehkan halal atau haram dalam 52:24 syariah atau ekonomi Islam. Contohnya 52:27 tadi menaikkan tarif sampai 20%. 52:30 I terima kasih. Jadi setiap negara yang 52:34 terlibat di dalam perdagangan dengan 52:36 mitra negara masing-masing, mitra dagang 52:38 negara masing-masing itu selalu 52:41 keinginannya tidak perlu ada tarif. H. 52:44 Tapi kalau enggak ada tarif ini, negara 52:47 yang tidak kuat teknologinya dalam 52:49 memproduksi sesuatu hal akan dominan, 52:51 akan menguasai. Sedangkan negara yang 52:53 mitra yang tidak mempunyai teknologi itu 52:55 akan kalah, ya. Maka biasanya dia akan 52:59 bikin kebijakan-kebijakan yang intinya 53:01 itu dibatasi, ya kan? 53:03 Nah, ada contoh di dalam negara Islam, 53:07 di sejarah Islam bahwa ee tarif seperti 53:11 itu, perang dagang itu ada ya. He 53:13 pada zaman Umar bin Khattab sebagai 53:15 khalifah. 53:16 Heeh. 53:16 Itu pedagang-pedagang Arab, 53:19 pedagang-pedagang muslim itu masuk ya ke 53:23 wilayah-wilayah Romawi ya bebas ya. 53:27 Tapi kemudian ada laporan bahwa 53:30 pedagang-pedagang muslim yang masuk ke 53:32 wilayah Romawi itu di perbatasan itu 53:35 dicek oleh pos oleh Bea Cukai istilahnya 53:39 kalau zaman sekarang. Nah, dicek barang 53:42 yang akan didagangkan di wilayah Romawi 53:44 itu kayak apa. Kemudian dikasih 53:47 dikenakan tarif ya, tarif ya 10% ada 20% 53:51 kira-kira begitulah. 53:52 Nah, tarif yang baru dikenakan oleh apa 53:56 cukai di perbatasan itu memberatkan 53:59 pedagang. Akhirnya pedagang pedagang 54:01 muslim ini tidak berjaya menghadapi 54:03 pedagang Romawi yang di wilayah Romawi. 54:06 Nah, sementara itu pedagang Romawi bebas 54:09 masuk ke wilayah muslim. Heeh. 54:11 Tidak dikenahnya apa-apa. 54:13 He. 54:13 Maka kemudian oleh asosiasi perdagangan 54:16 kayak gitulah kira-kira menghadap 54:17 Khalifah Umar bin Khattab. 54:19 Cerita begini begini begini. Kami kalau 54:21 masuk ke wilayah Romawi dikenai 10% 20% 54:26 tapi pedagang Romawi bebas di sini gak 54:28 ada kena tarp apa-apa ya itu enggak 54:32 adil. Jadi barang kami enggak laku. 54:35 He. 54:35 Lalu keluarlah kebijakan Umar bin 54:38 Khattab sebagai khalifah. Apa? 54:41 kenakan 54:43 kepada pedagang Romawi itu seperti 54:45 mereka mengenakan kepada pedagang kita. 54:47 Heeh. 54:47 Loh, sama kan? 54:49 Lah ini kan sebenarnya 54:50 kalau istilah sekarang itu perang dagang 54:52 sebenarnya, perang tarif istilahnya ya. 54:54 Namanya istilahnya dalam bahasa 54:56 internasional treat retaliasi ya. 54:59 Balas dendam. 55:01 Kamu ngenin saya begitu ya kam gituan lu 55:04 buat begini gua buat begitu gitu 55:07 ya. Jadi gak terjadi ya. Jadi kalau 55:10 dalam mas enggak ada masalah, tapi 55:12 intinya asalnya itu kan gak ada tarif 55:14 ya. 55:15 Enggak ada tarif. Eh tiba-tiba ya suruh 55:17 bikin tarif maka mesti akan ada 55:20 retaliasi, 55:21 akan ada reaksi daripada 55:23 penggenaan tarif oleh mitra kita itu. 55:25 Itu pasti di mana-mana begitu ya. 55:29 Jadi enggak ada masalah ya. 55:30 Enggak ada masalah ya. Baik. Terakhir 55:32 Pak Ustaz dari Eyang Sri ini. 55:33 Asalamualaikum warahmatullahi 55:34 wabarakatuh. 55:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:36 wabarakatuh. Pak Kiai, bagaimana kalau 55:39 semua negara-negara itu menghentikan 55:42 perdagangannya dengan Amerika? Pasti 55:45 Amerika itu akan mati pencerahannya. 55:49 Iya, betul. Itu salah satu cara 55:51 mematikan Amerika yaitu boikot ya. 55:53 Hm. 55:54 Baikot. Tapi boikot itu bukan individu 55:56 yang memboikot. Karena seperti saya nih, 55:58 hampir enggak ada barang Amerika yang 56:00 saya bawa, yang saya beli. 56:02 Hm. 56:03 Iya kan? Hampir enggak ada. 56:05 Mungkin ee HP ini mengandung mikroep itu 56:09 ada teknologi Amerika walaupun buatan 56:11 Samsung. 56:12 He 56:12 iya. Tapi ada teknologi Amerika ya ee 56:16 semikonduktornya itu. 56:18 Iya. 56:18 Itu aja. Jadi kalau kita mau boikot 56:21 Amerika itu bisa saja ya. Tetapi enggak 56:25 ada ini enggak ada kesan yang bisa 56:27 dirasakan oleh Amerika. Enggak ada 56:30 perasaan apa-apa. Yang bisa dilakukan 56:32 itu yang bisa dilakukan adalah boikot. 56:35 Tapi negara negara itu yang mitra 56:37 dagangnya gede 56:39 kepada Amerika. Tapi enggak mungkin 56:40 dilakukan kayak misalkan gini, 56:43 Jepang yang perdagangan dengan Amerika 56:45 surplus sekian ratus ee miliar dolar 56:48 Amerika. Iya kan? E gak mungkin Jepang 56:51 itu mau kota Amerika. 56:52 Iya. Amerikan dia sendiri karena 56:55 nilai dagang pada Amerika dari Jepang ke 56:57 Amerika begitu tinggi sehingga ketika 57:00 dikut ya dipotong 57:02 ee Jepang akan rugi. 57:05 Iya. 57:05 Ruginya tidak bisa dibisa ditanggung 57:08 begitu. 57:09 He he. 57:09 Begitu juga kalau kita misalnya 57:10 Indonesia boikot enggak ekspor ke 57:12 Amerika ya akhirnya harus ada 57:15 pelampiasan pasar mana yang akan bisa 57:17 menyerap ya segede itu ya. Itu juga 57:21 bukan perkara mudah sebenarnya. He. 57:23 Nah, tapi kalau boikot-boikot modelnya 57:24 kayak ee anti Palestina kemarin misalnya 57:28 restoran A 57:29 ya itu bisa kita lakukan ya dan itu 57:31 terbukti efektif ya 57:33 sehingga banyak yang tutup ya PDS 57:35 walaupun di awalnya belum ada apa-apa 57:37 tapi pada ukur pada akhirnya pada 57:39 akhirnya pada akhirnya banyak yang tutup 57:42 ya. 57:44 Baik Pak itu pertanyaan terakhir yang 57:45 bisa kita jawab dari seluruh pembahasan 57:48 kita sebagai penutup dari Pak Ustaz Apa. 57:51 Terima kasih, Mas Angga. Para pemirsa 57:54 Rasil TV dan para pendengarpendengar 57:56 Radio Silaturahim yang dirahmati Allah 57:57 subhanahu wa taala. Jadi, perbincangan 58:00 ini ee tentang tarif atau perang tarif 58:03 karena itu menjadi bahan omongan di 58:06 mana-mana. Di mana Amerika Serikat yang 58:10 awalnya yang selama ini dianggap sebagai 58:13 panglima, pendekar, komando ee 58:16 negara-negara kapitalis atau sistem 58:18 kapitalis itu sendiri. justru melakukan 58:21 hal-hal yang bertentangan dengan ee 58:23 kapitalisme. 58:25 Di antaranya adalah perdagangan bebas. 58:28 Dan ini Amerika mengeluarkan tarif yang 58:30 enggak masuk akal ya. Dari 10%, 20%, 50% 58:35 sampai antara 100 dan 200% yang 58:38 gila-gilaan. Ya, yang menjadi pertanyaan 58:40 adalah terutama dari mahasiswa ekonomi 58:42 dan sub apa itu subek tentang 58:48 perdagangan internasional? itu bingung 58:51 jadinya kok dalam tektbook itu semua 58:53 yang kita baca, teksbook mana pun juga 58:56 yang ditulis oleh Barat semuanya 58:59 menganjurkan international trade. Semua 59:02 menganjurkan tarif itu ada tapi paling 59:04 rendah supaya tidak terhambat arus 59:06 barang dan jasa secara internasional. 59:09 Tapi justru Presiden Amerika ini 59:12 membantai itu semuanya. 59:15 Memberikan tarif yang enggak masuk akal. 59:16 Bahkan di dalam teks pun enggak pernah 59:18 ada disebutkan itu sebaiknya 100% enggak 59:21 ada. 59:21 Tapi dia lakukan seperti itu. Sehingga 59:23 dalam hal ini banyak yang bingung, 59:26 banyak yang ee boleh dikatakan ngapain 59:28 kita belajar ilmu internasional trade 59:31 kalau kemudian seperti ini ya seperti 59:35 ini keadaannya ya. Jadi itu dan kemudian 59:37 yang kedua adalah kita lihat bagaimana 59:40 Islam memberikan contoh ketika terjadi 59:43 perang tarif. Dan di dalam Islam juga 59:45 pernah semacam perang tarif ee pada 59:48 Khalifah Umr bin Khattab seperti yang 59:50 kita katakan tadi bahwa perang tarif itu 59:53 sangat mungkin terjadi ya karena mitra 59:56 dagang yang kita lakukan bersama-sama 1:00:00 perdagangan bebas itu ada yang tidak 1:00:02 puas, ada yang ee cemburu dan lain 1:00:05 sebagainya. Dan itu membuat mereka 1:00:08 menjadi 1:00:10 panik dan mereka bikin kebijakan yang 1:00:12 intinya itu membatasi tarif. 1:00:16 Nah, inginnya kita itu sebetulnya ya 1:00:18 tanpa tarif ee sehingga kita itu tetap 1:00:21 bisa mendapatkan hal-hal atau 1:00:24 barang-barang yang kita enggak produksi 1:00:26 karena tidak bisa diproduksi di negara 1:00:28 kita. Baik itu makanan, minuman, 1:00:31 buah-buahan dan lain sebagainya. yang 1:00:33 itu akan membuat kita menjadi lebih 1:00:35 sejahtera. Saya kira itu ya. He. 1:00:39 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:00:41 Allah subhanahu wa taala. Kajian ekonomi 1:00:43 Islam kita kali ini. Semoga apa yang 1:00:46 disampaikan oleh Ustaz Ihwan Basri 1:00:48 bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih 1:00:50 atas kebersamaan Anda. Mohon maaf atas 1:00:52 segala kesalahan kata. Kami undur diri. 1:00:55 Billahi taufik wal hidayah. 1:00:56 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:00:58 alla ilaha illa anta astagfiruka waubu 1:01:00 ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi 1:01:02 wabarakatuh.