Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Radio Sultraim dan juga Rasil Visual
- untuk Islam yang satu. Ikot terima kasih
- masih setia menyimak siaran kami di
- malam hari ini dalam kajian kitab tafsir
- Al-Qurtubi bersama Ustaz Ahmad Sanusi
- yang malam hari ini kita sedang
- mendengarkan kajian tentang kisah Nabi
- Yusuf yang diambil dari Quran surah
- Yusuf ayat 1 sampai dengan ayat ke-14.
- Dan sekarang kita akan bacakan
- pertanyaan dari one out yang sudah
- dikirim. Kita gabung, Pak Ustaz, ya
- seperti biasa. Yang pertama
- ee dari Bapak Ahmad Pirdos di
- Sukabumi. Ee Ustaz Ahmad Sanusi yang
- dirahmati Allah Subhanahu wa taala,
- selama ini umat Islam dituduh intoleran.
- Kejadiannya Ustaz Ustaz Somad ditolak di
- Bali. Pertanyaannya siapa yang
- intoleran?
- Kemudian ada dari Bunda Rido.
- Asalamualaikum, Pak Ustaz. Al-Qur'an
- diturunkan dalam bahasa Arab agar mudah
- dimengerti. Tapi saya tidak bisa bahasa
- Arab. Apakah hanya dengan membaca
- Al-Qur'an dan terjemahan Al-Qur'an saja
- sudah
- cukup? Lalu yang ketiga, Bos
- ini dari hamba Allah.
- Ustaz Musani, tolong jelaskan ciri-ciri
- bendera Rasulullah menurut Asunah agar
- jelas, tidak menjadi perdebatan dan
- saling hantam. Apalagi yang berkomentar
- juga tidak
- tahu. Dan pertanyaan yang terakhir ini
- juga hamba Allah. Asalamualaikum, Pak
- Ustaz. Waalaikumsalam warahmatullah.
- Dari Jakarta. Ee kalau kita bermimpi
- bertemu dengan orang tua yang sudah
- meninggal, itu mimpi yang benar atau
- dari setan? Mohon nasihatnya, Pak Ustaz.
- Baik.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim. Yang pertama
- apa tadi ya?
- Masalah intoleran, Pak Ustaz. Oh, Ustaz
- Somad. Iya.
- itu
- sebenarnya kalau mereka itu kan orangnya
- baiklah orang Bali itu cuma ada
- sekelompok orang yang mungkin lagi dia
- habis minum itu sehingga kalau kita
- lihat di gambarnya itu kan habis minum
- dia. H ee kalau bertato sih kan banyak
- orang bertato baik-baik cuman karena dia
- habis minum kali mudah-mudahan dia
- berhenti minumnya sehingga beliau tidak
- begitu lagilah kasihan karena sama-sama
- orang baik itu insyaallah orang Bali
- juga orang baik insyaallah mudah-mudahan
- tidak mengulangi lagi. Yang penting yang
- bawa senjata itu mudah-mudahan ditahan
- oleh aparat. Yang berikutnya yang
- intoleran ya tentu merekalah orang ya
- namanya kita samalah dengan Imam Ahmad,
- Imam Syafi'i itu ada perbedaan. Kita
- juga dengan Ustaz Somad pasti banyak
- persamaan tapi perbedaan sedikit ya
- pasti alah namanya manusia. Tapi kita
- enggak rela kalau Ustaz Somad ee
- diperlakukan dengan perlakuan tidak baik
- karena pada akhirnya itu akan menimpa
- siapa saja
- itu. Jadi yang intoleran ya tentu
- merekalah yang oknum tapi tidak semuanya
- karena rajanya ternyata orang
- baik-baiklah. Nomor berikutnya kalau
- kita tidak mengerti Al-Qur'an tentu di
- sisa umur kita harus belajar. Kalau
- cuman terjemah aja ya untuk sementara
- dibilang cukup cukup tapi aslinya ya
- tidak cukuplah. Makanya Allah
- menyampaikan di dalam Al-Qur'an surah
- Al-Mujadilah atau Al-Mujadalah surah
- yang ke-58 ayat 11.
- Azubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- [Musik]
- Jadi Allah akan mengangkat. Jadi
- bahasanya itu perintah tapi dengan e
- cara yang lembut. Allah akan mengangkat.
- Yarfa akan mengangkat Allah. Siapa Allah
- supaya sukun enggak ketemu sukun.
- Yarfaillahu alladzina kepada orang-orang
- amanu yang beriman. minkum dari kalian
- berikutnya dengan catatan di samping
- beriman walladzina utul ilma dan
- orang-orang yang mendapatkan diberikan
- siapa alladina al ilma kepada ilmu.
- Kenapa utuh diberikan? Karena ilmu itu
- didatangkan oleh Allah subhanahu wa
- taala setelah kita mendapatkan nur
- cahaya nikmat dari Allah. Setelah
- hatinya bersih maka ilmunya akan
- melahirkan sesuatu kebahagiaan bagi
- orang lain. Akan sesuai dengan Al-Qur'an
- dan Asunah. Kalau memang dari nur, tapi
- kalau ilmunya bukan dari nur, tentu akan
- melahirkan musibah bagi dirinya dan bagi
- orang lain. Jadi satu sisi, satu sisi
- ilmu itu pemberian dari Allah supaya
- kita tidak sombong. Karena dengan ilmu
- hidup orang itu akan
- berubah. Utul diberikan siapa mereka? Al
- ilmajat itu akan diberikan beberapa
- derajat. Makanya juga ada ayat-ayat yang
- lain itu, fas'alu ahlikri in kuntum la
- tamun. Itu maka silakan kalian bertanya
- kepada ahl zikri, orang yang punya ilmu
- dan ilmunya itu membuat dia ingat kepada
- Allah subhanahu wa taala. Ilmunya dibawa
- kepada Al-Qur'an, kepada Asunah,
- mendekatkan diri kepada Allah. Itu ilmu
- yang sebenarnya. Ahlad zikri in kuntum
- la tlamun. Al-Qur'an surah An-Nahl,
- surah yang ke-16 ayat 43. Demikian juga
- di dalam ayat-ayat yang
- lain seperti surah yaitu surah Al-Anbiya
- ayat 7. Sama aja itu fasalu ahladikri in
- kuntum la tamun. Jadi teruslah belajar
- di sisa umur
- ini. Berikutnya ciri-ciri bendera Nabi
- sebenarnya tidak terlalu penting itu.
- Tapi kalau mau pakai itu insyaallah itu
- warnanya ada yang hitam, ada yang putih.
- Jadi memang tidak harus ee tidak harus
- ribut di situ sebenarnya.
- Ee dan yang penting cobalah kita
- tawadu. Kalau kita mohon maaf ya
- siapapun kalau kita punya ilmu sedikit
- atau banyak
- tawadulah. Tawad. Tawadu. Kalau kita
- enggak tawadu,
- maka di mana pun kita berada maka kurang
- baiklah. Saya minta tolong kepada
- semuanya tawaduk sajalah. Jangan
- berlebih-berlebihan. Kalau ke mana-mana
- itu sowan lah. So ke kiai-kiai yang
- sepuh bertanya, minta pendapat, minta
- dukungan, minta saran. Nanti kiai itu
- orangnya lurus menyarankan. Kalau kita
- bilang kamu belum waktunya berdakwah ee
- atau jangan dulu atau kalau mau
- berdakwah begini begini begini, jangan
- kita main selon saja. Jangan karena kita
- sudah ada di YouTube atau sering
- memberikan tausiah di mana lalu kita
- main selon. Janganlah. Jadi kita harus
- ada sopan santunnya. Semuanya tawadu
- maka insyaallah satu sisi. Jadi kalau
- semuanya tawadu mengikuti aturan negara,
- aturan Al-Qur'an, Asunah, enggak akan
- ada masalah. Tapi kalau kita tidak
- tawadu siapapun lalu dengan bicara ee
- sudahlah. Jadi tawaduk saja insyaallah
- mudah-mudahan semuanya akan akan
- baiklah.
- Ee satu sisi mohon maaf memang kita
- mesti banyak bermusyawarah dengan kiai
- yang betul-betul sudah alim sehingga
- kita tidak mudah mengatakan ini tawut.
- Karena dalam berdakwah menyampaikan
- Al-Qur'an dan As-Unah perlu kita cara
- bertahap melihat situasi dan kondisi dan
- tidak perlu kita melahirkan suatu
- kebencian. mengadu domba sana dan sini,
- lalu menganggap orang yang lain itu
- tidak benar, organisasi yang lain itu
- tidak benar. Lalu kita menempel kepada
- salah satu organisasi, lalu kita mengadu
- salah satu organisasi dengan organisasi
- yang lain, ormas yang satu dengan ormas
- yang lain. Janganlah. Dan kita jangan
- mau diadu malah kita perlu meluruskan
- mereka berdua sebenarnya.
- Berikutnya
- ee bermimpi. Bermimpi orang tua.
- Bermimpi orang tua
- itu biasanya orang tua minta dikirimin
- doa. Kalau perlu, kalau dimungkinkan
- datanglah ke kuburannya. Kenapa?
- itu Nabi sudah menyampaikan bahwa di
- dalam hadis Bukhari, Umar kamu itu tidak
- lebih mendengar dari orang yang sedang
- meninggal ini. Padahal itu orang yang
- tidak beriman meninggalnya tapi dia
- tetap tahu dan mendengar tentang
- kedatangan kita. Apalagi orang tua kita
- yang jelas-jelas mudah-mudahan meninggal
- dalam keadaan husnul khatimah.
- Jadi kalau kita bermimpi orang tua
- insyaallah itu minta ee bantuan doa dan
- supaya kita selalu mengikuti nasihat
- orang
- tua. Hadis ee diriwayatkan oleh sahabat
- Abi Hurairah radhiallahu anh di
- antaranya samun Nabi shallallahu alaihi
- wasallam yaakul man roani fil manam
- fasayarani fil yaqdah. Barang siapa
- bermimpi melihat aku di waktu tidur,
- maka dia insyaallah akan bermimpi. Maka
- dia akan melihat aku dalam keadaan dia
- bangun. Kalau dia waktu masih di zaman
- Nabi, kalau nanti maka dia akan bertemu
- dengan Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Mudah-mudahan kita bisa
- bermimpi melihat Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam.
- Ada lagi juga riwayat dari sahabat Anas
- radhiallahu anh q Nabi shallallahu
- alaihi wasallam man roani fil manam
- faqad roani fainnya la yatamalu bi
- waryal mukmin juzum minatin wa jam min
- nubuwah arruky shihah kata sahabat Abi
- Qatadah mimpi yang bagus itu termasuk
- mimpi tadi melihat kedua orang
- tua kalau arruky shihah itu minallah
- Wal hulmu. Sedangkan mimpi ee mimpi
- sehingga tergoda setan. Setelah bermimpi
- lalu kita keluar sperma dan ovum. Itu
- kadang-kadang itu karena godaan setan,
- karena pengaruh nafsu, karena terlalu
- banyak hormon, karena sebelum tidur
- membayangkan dan
- sebagainya. Kalau itu tidak terjadi bagi
- Nabi, makanya kita harus sadar bahwa
- kita ini manusia yang banyak kekurangan.
- Wal hulmu minasyaitan. Sedangkan mimpi
- seperti itu adalah dari setan. Supaya
- kita tidak mimpi seperti itu, nikahlah.
- Nah, itu dari tadi itu hadis Bukhari
- 6993,
- 6994, 6.995,
- 95 Fathul Bari juz 12 halaman 473 di
- kiri bawah
- itu.
- Lalu kalau mimpi itu bagus, mintalah
- kita agar kalau itu mimpi bagus dan
- direstui oleh Allah subhanahu wa taala,
- kita berharap mudah-mudahan Allah
- merestui. Begitu kalau kita bermimpi.
- Seperti Nabi pernah mencontohkan qala
- Rasulullah sallallahu alaihi wahabihi
- wasallam. Kata Siti
- Aisyah, "Uriduki fil manami marratain."
- Aisyah setelah beliau menikah, Nabi
- menyampaikan begitulah supaya harmonis.
- Jadi ngobrol yang enak-enak yang membuat
- istri tersanjung atau sebaliknya. He
- Aisyah istriku, aku pernah dulu loh
- sebelum nikah sama kamu, aku itu mimpi
- mimpi
- kamu. Ian maratain dua kalian tiba-tiba
- rajulun yahmiluki fiqatin min hair. Ada
- seorang yang membawamu di baju kain
- terbuat dari
- sutra. Kemudian orang itu menyampaikan
- ini loh
- istrimuifa faidan hiya anta anti.
- Ternyata begitu aku buka kamu faakulu
- dalam mimpi itu kemudian aku
- menyampaikan iyakun hadza min
- indillahyakun jika ada hadza apa ini
- mimpi min indillah yaitu diridai oleh
- Allah subhanahu wa taala yumdih
- mudah-mudahan Allah menakdirkannya
- merestuikan merestuinya dan
- memudahkannya begitulah sama juga di
- riwayat yang lain qa Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam qlajaki
- Di dalam riwayat yang lain, Nabi
- menyampaikan cobalah kamu buka. Begitu
- Nabi menyampaikan kepada malaikat suruh
- buka ternyata anti ternyata begitu
- dibuka
- wajahmu. Yumdih. Kalau kita bermimpi,
- mimpi itu direstui oleh Allah.
- Mudah-mudahan Allah memudahkan. Kalau
- itu ber kita bermimpi orang tua dalam
- keadaan senang, baik, alhamdulillah
- terus kita doain. Apabila kita melihat
- seperti orang tua kita dalam keadaan
- sengsara, maka tentu kita terus berdoa
- mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan
- kepada kedua orang tua kita sebagaimana
- dia telah memberikan kemudahan dan
- menyayangi kita di waktu kita masih
- kecil. Itu ada di dalam hadis Bukhari
- tentu 7.17.000
- Kami ulangi
- 7000
- 112 Fathul Bari juz 12 halaman 494 di
- kanan bawah
- itu tentang masih tentang
- mimpi menurut sahabat Aba Qatadah yaakul
- waunta Nabiallahu alaihi
- wasallam minallahu
- wadha
- ahadanhar. Apabila mimpi itu sesuatu
- yang menyenangkan, maka kalau toh kita
- harus menceritakan, ceritakan kepada
- orang yang tepat. Tapi kalau kita
- bermimpi sesuatu yang mimpi itu membuat
- kita kurang suka, maka hendaklah kita
- minta perlindungan kepada Allah. dari
- godaan setan dan jangan dicuritakan
- kepada orang dan hendaklah kita seperti
- orang meludah tiga kali maka insyaallah
- mimpi itu tidak akan melahirkan sesuatu.
- Kata sahabat Abi Said Alkhudri annahu
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- yaakul
- ahadukum arya yuhibbuha fainnaha
- minallah. Kalau mimpi itu sepertinya
- kita suka itu jelas dari Allah.
- Falyahmad Allah makan dalam memuji
- siapa? Ahad memuji Allah kepada Allah
- alaiha atas mimpi tadi karena Allah
- memberi hiburan melalui mimpi tadi.
- Walyuhaddit biha. Ceritakan kepada orang
- tertentu yang kamu suka. Waa giralik.
- Apabila kamu mimpi yang tidak kamu sukai
- mimma
- yakrahu fama hi minitan. Maka tentu dari
- setan minyarha. Maka hendaklah kita
- berlindung siapa ahad min syarha dari
- buruknya rukyah
- tadi. Jangan kita pernah meyakini
- apalagi menceritakan kepada seseorang
- fahar. Karena mimpi itu tidak akan
- membawa bahaya kepada kita sedikitp.
- Hadis Bukhari 744 745 Fathul Bari juz 12
- halaman
- 533 di sebelah kiri atas sampai 534.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilahailla anta nastagfir wa atubu ilaik.
- Asalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh. Waalaikumumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih
- banyak Paz jazakumullah khairan kasiran
- atas nasehat dan kajiannya di malam hari
- ini. Semoga ilmu yang disampaikan untuk
- kita semua di malam hari ini bermanfaat
- dan dapat kita amalkan. Kita doakan
- semoga Ustaz Ahmad Susi selalu diberikan
- kesehatan oleh Allah sehingga bisa terus
- menemani dan membimbing kita dalam
- menuntut ilmu. Dan kami juga ucapkan
- terima kasih atas kebersamaan ikhwan dan
- akhwat baik yang sudah mengirimkan
- pertanyaan maupun pertanyaan-pertanyaan
- tidak sempat kami bacakan. Kami mohon
- maaf karena keterbatasan waktu.
- Insyaallah kita jumpa lagi dengan Ustaz
- Ahmad Sanusi hari Sabtu jam .00 pagi
- dalam kajian kita fatul bari dan kami
- yang bertugas di studio juga undiri saya
- Jawi Rajul Fikar, ada Dedi, Bang Yusuf,
- dan Fajar dan teman-teman yang bertugas
- di daerah. Mohon maaf apabila ada
- kesalahan dan kekurangan. Billahi taufik
- walhidayah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]