Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Asalamualaikum warahmatullahi 0:15 wabarakatuh. Innalhamdulillah nahmaduhu 0:17 wastainuhu wastagfiruh wa nauzubillahi 0:19 min syururi anfusina wamiti aalina may 0:22 yahdillah fal mudillah w yudilu fala 0:24 hadalah. Masyaallahuama lam yasya lam 0:27 yakun la haula wala quata illa billah. 0:30 Dipancarkan dari Jalan Masjid 0:31 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:33 Cibubur, Bekasi. Inilah radio 0:36 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:38 yang satu. Apa kabarnya Iwan Ahwat di 0:40 mana pun Anda berada? Senang sekali 0:42 rasanya pada kesempatan sore hari ini 0:44 saya Fajar Hidayat ditemani Yusuf 0:47 Subangkit di Mejo Prator dan juga ada 0:49 Atep di balik meja Swiel TV bisa kembali 0:53 menemani ruang dengar ikhwan awat 0:55 semuanya dalam program acara atau si 0:57 sore yang setiap hari Jumat diisi oleh 0:59 guru kita Ustaz Ahmad Saleh yang pada 1:02 kesempatan sore hari ini Ustaz Ahmad 1:04 Saleh akan menyampaikan temanya masih 1:07 sama seperti pekan sebelumnya yaitu 1:08 tentang doa-doa dan hadis yang 1:11 disampaikan dimulai dari hadis ke-28 1:13 dari syarah kitab Riyadus Shihin dan 1:16 guru kita sudah berada di tengah-tengah 1:17 kita Iwan Awat kita sapa saja. 1:19 Asalamualaikum Pak Ustaz. 1:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22 wabarakatuh. 1:23 Kabar sehat hari ini, Ustaz? 1:24 Alhamdulillah sehat walafiat dimudahkan 1:26 Allah segala urusannya. Alhamdulillah. 1:28 Alhamdulillah. Hari ini ada jadwal ngisi 1:30 khotbah di mana, Ustaz? 1:30 Khutbah saya tadi di ini di Cawang. 1:33 Di Cawang. 1:33 Alhamdulillah. 1:34 Alhamd keburuh Ustaz ya. 1:35 Alhamdulillah. Masyaallah. Dimudahkan 1:36 Allah. 1:37 Alhamdulillah. Ya. Iwan Nawat. Bagi 1:39 Wanawat yang mungkin nanti ingin bisa ee 1:42 bergabung, mengirimkan pertanyaannya 1:43 ataupun atensi-atensinya bisa dikirimkan 1:45 ke layanan laptop berhasil di 0811999720 1:52 atau bisa via telepon di 021845151. 1:57 Nomor WhatsApp juga bisa digunakan untuk 1:58 teleponnya Iwan Awat. Dan mungkin yang 2:00 menyaksikan via YouTube Rasil TV bisa 2:02 mengirimkan pertanyaannya, atensinya, 2:04 salam-salamnya via kolom live chat Rasil 2:07 TV. Mari sebelum mengawali kajian sore 2:10 hari ini, mari kita buka saja dengan 2:11 membaca doa tawabul ilmi. 2:13 Bismillahirrahmanirrahim. Rbi zidan 2:16 allahum bimaamani waimni mafuni warzuqni 2:20 ilmani. Amin. Ya tafad ustaz. 2:25 Alhamdulillahi 2:27 hamdan katsiran thayiban mubarokan fih 2:31 kama yuhibuna waard. 2:34 [berdehem] 2:36 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 2:38 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 2:41 abduhu wa rasuluhu wa innahu la nabiya 2:44 ba'dah. Allahumma sholli wasallim 2:47 wabarik ala nabiyina Muhammadin wa ala 2:50 alihi wa ashabihi waman tabiahum 2:52 biihsanin yaumilqiamah. Amma ba'. 2:58 [berdehem] 3:00 Ikhwan dan akhwat. Azakumullah. 3:03 Alhamdulillah pada sore hari ini kita 3:05 dipertemukan kembali dalam upaya atau 3:08 dalam rangka melanjutkan kajian kita, 3:11 kajian kitab Syarhu Riyadus Shihin. 3:14 Kemarin kita sudah membahas tentang 3:17 doa-doa sampai hadis ke-27. 3:20 Wal awal hadiratallam. 3:23 Maka sekarang kita akan membahas akan 3:26 berbicara mulai hadis ke-28 sampai 29. 3:32 Sebelum saya masuk ke dalam ee hadis 3:35 ke-28, 3:37 perlu dipahami terlebih ee apa terlebih 3:41 dahulu atau mer-review apa yang telah 3:43 kita bahas bahwa doa-doa itu adalah apa 3:47 yang datang, riwayat-riwayat yang datang 3:50 yang diduga keras sampai kepada Nabi 3:52 sallallahu alaihi wasallam. Jika 3:54 hadisnya sahih, maka kita meyakini bahwa 3:57 itu datang dari Rasulullah Muhammad 4:00 sallallahu alaihi wasallam. 4:03 Betapa banyaknya doa-doa yang diajarkan 4:05 oleh Rasulullah. Bahkan di antara kita 4:08 tidak mampu menghafal seluruh doa yang 4:10 diajarkan Nabi. Nah, kita akan membahas 4:13 bagaimana ketika kita ee apa namanya? 4:17 Ingin meringkas doa oleh doa nabi yang 4:20 banyak itu ingin kita ringkas bagaimana 4:23 gitu ya. Oke. Baik. Kita mulai dengan 4:26 hadis ke-28. 4:29 An Abi Umamah radhiallahu an Abi Umamah 4:33 radhiallahu anh 4:36 qala ia berkata, 4:38 "Daa Rasulullahi sallallahu alaihi 4:41 wasallam biduain katsirin." 4:46 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 4:47 berdoa dengan doa yang banyak katir lam 4:50 nahfad minhuai. 4:53 Kami tidak menghafalnya darinya sesuatu 4:56 pun. Kami sesuatu apa? Tidak dapat 4:59 menghafal sesuatu pun dari doa-doa yang 5:01 banyak itu. Qulna. Maka kami berkata, 5:05 "Ya Rasulullah, wahai utusan Allah daut 5:08 biduain 5:10 engkau berdoa dengan doa yang banyak." 5:12 Lam nahfad minhuai. kami tidak mampu 5:16 menghafal gitu ya satuun dari apa yang 5:19 engkau doakan itu. Faqal. Maka Nabi Yuna 5:23 sallallahu alaihi wasallam bertanya atau 5:26 berkata, "Ala adulukum ala ma 5:29 yajmaalikaah." 5:32 Maukah aku tunjukkan kepadamu apa yang 5:36 mencakup dari itu semuanya yang mencakup 5:39 semuanya itu begitu ya. Heeh. 5:43 Takulu. Maka Nabi melanjutkan taquulu 5:46 engkau ucapkan Allahumma inni asaluka 5:51 minhairi ma saalaka minhu nabiuka 5:55 Muhammadun sallallahu alaihi wasallam. 5:58 Udah berdoa saja dengan Allahumma inni 6:00 asaluka Allahumma ya Allah sesungguhnya 6:02 aku memohon kepadamu min khairi dari 6:05 kebaikan masaalaka apa-apa yang meminta 6:10 kepada engkau minhu tentangnya. Nabi 6:13 Yuka yaitu Nabi Muhammad. Nabimu Nabi 6:15 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 6:18 Waubika dan aku berlindung kepadamu min 6:22 syarri dari keburukan ma istaad minhu 6:26 nabiyuka Muhammadun sallallahu alaihi 6:28 wasallam. Apa-apa yang berlindung 6:31 darinya nabiuka nabimu Muhammad 6:34 sallallahu alaihi wasallam. Wa antal 6:37 mustaan. Engkaulah tempat mengadu. 6:39 Engkaulah tempat memohon. Waikal balagu. 6:45 Ee dan kaulah yang mencukupi. Wala haula 6:49 wala quwwata illa billah. Tidak ada daya 6:52 dan kekuatan kecuali dengan Allah 6:55 subhanahu wa taala. Nah, jadi ada doa 7:00 ini yang apa namanya? Kalau Quran dalam 7:02 doa Quran itu adalah doa sapu jagat. 7:06 Rbana fid dunya hasanah wafil akirati 7:09 hasan waqinaar 7:11 dari hadis itu ya Allahumma inni asaluka 7:16 miniri gitu ya minhairi 7:20 maalaka minhu nabiuka Muhammad 7:24 sallallahu alaihi wasallamubika 7:28 mau 7:30 nabiuka Muhammadallahu alaihi wasallam 7:33 Allah. 7:41 Nah, ini saya kira bisa dihafal ya. 7:43 Jadi, Rabbana jadi doanya pertama pujian 7:46 atas e kepada Allah pujian yang banyak. 7:49 Allahumma lakal hamdu hamdan katsir 7:51 thyiban mubarokan fama yuhibubuna waard. 7:55 Allahumma lakal hamdu hatta tard. 7:59 Allahumma lakal hamdu hatta tard. Eh 8:02 kemudian e Allahumma e innal hamda 8:05 lillahi hamdan katir terus pujian-pujian 8:08 yang banyak kemudian selawat atas Nabi. 8:10 Allahumma sholli ee misalnya Allahumma 8:13 sholli ala sayyidina Muhammadin wa ala 8:15 ali Muhammadin itu yang pendek. Tapi 8:18 kemudian Allahumma sholli wasallim 8:21 wabarik ala nabiyina Muhammadin wa ala 8:25 alihi wa ashabihi ajmain. Boleh lagi 8:29 tambah lagi yang lain dengan variasi e 8:32 selawat yang lain. 8:34 Allahumma sholli ala 8:38 nabiina Muhammadin nuriari 8:43 dan seterusnya gitu kan. E maka oleh 8:45 sebab itu pujian dan selawat atas Nabi 8:48 boleh dipilih. Nah, kemudian doanya apa? 8:52 Rbana atina fid dunya hasanah wafil 8:55 akhirati hasanah waqinaabanar. Allahumma 8:57 inni asaluka 9:00 minhairi masalaka minhu nabiyuna 9:03 Muhammad sallahu alaihi wasallam. 9:05 Wazubika minarri ma 9:09 ista minhu nabiyuka Muhammad sallallahu 9:13 alaihi wasallam. Wa antal musta'an wa 9:16 antal waaikal balag wala haula wala 9:19 quwwata illa billahil aliyil adzim 9:21 wasallallahu ala nabiina Muhammadin 9:24 walhamdulillahi rabbil alamin. Khalas 9:27 hal amr urusan selesai. Nah, jadi boleh 9:30 seperti itu. Nah, itu tapi juga boleh 9:33 meminta misalnya Anda banyak hafalannya 9:37 dari doa-doa Nabi atau aduh meskipun itu 9:41 diringkas saya enggak bisa hafal. Ya 9:44 udah bahasa Anda aja. Allahum ya Allah 9:46 saya mohon kepadamu segala kebaikan yang 9:50 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 9:51 minta kepada engkau dan saya berlindung 9:55 dari dari keburukan dari apa-apa yang 9:58 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 9:59 berlindung darinya kepada engkau gitu 10:01 ya. Jadi [tertawa] 10:03 kalau kemudian ditutup dengan wala haula 10:05 wala quwwata illa billahil aliyyil adzim 10:08 misalnya cumanya sebegitu ya sudah itu 10:10 saja. 10:11 Nah, gitu ya. Sambil terus menghafal. 10:15 Oke. Baik. Ee mutiara-mutiara yang dapat 10:18 kita ambil dari hadis ini, ini hadis 10:21 riwayat wahu at-Tirmidziyu. 10:23 Telah meriwayatkan hadis ini Imam 10:25 at-Tirmidzi waqal dan Imam at-Tirmidzi 10:27 mengatakan, "Haditun hasanun." Hadisnya 10:30 hasan. Hasan itu di bawah derajat sahih 10:34 tapi di atas daif. Ini termasuk hadis 10:37 makbul. 10:39 Hadis yang bisa diterima. Oke, 10:41 mutiara-mutiara hadis pertama, anjuran 10:44 untuk istikamah dalam membaca doa yang 10:46 menghimpun setiap doa Nabi Muhammad 10:49 sallallahu alaihi wasallam. Karena 10:51 banyak juga gitu kan doa-doa misalnya 10:55 doa Nabi Musa 10:58 e Allahumma lakal hamdu ee wailaikal 11:02 musta'an. Ya Allahumma eh Allahumma 11:07 lakal hamdu wailaikal mustaaka wa antal 11:10 mustaan wala haula wala quwwata illa 11:13 billahil aliyil adzim. 11:16 Kemudian doa Nabi ee Yunus. 11:22 La ilahailla anta subhanaka inni kuntu 11:25 minadzolimin. Meskipun itu zikir tapi 11:28 zikir bmakna doa gitu kan. Kemudian doa 11:33 Nabi Adam, rbanaamna 11:36 anfusana waillam tagfirlana watarhamna 11:39 lanquunna minal khasirin. Seakan-akan 11:41 itu menunjukkan kalau kamu habus habis 11:44 berbuat kesalahan tidak harus dosa, 11:47 kesalahan gitu ya. Kesalahan juga bisa 11:49 dosa bisa bisa tidak. Maka tadi 11:53 apa doa bapak kita Adam alaihi salam? 11:55 Rabbanaamna anfusana waillam tagfirlana 11:58 watarhamna lanaquunana minal khosirin. 12:01 Meskipun doa Nabi Adam itu bukan doa 12:04 mohon ampun 12:06 karena Bapak kita enggak berdosa, kan 12:08 begitu. Nah, hanya itu menjadi teladan, 12:10 menjadi contoh bagi kita yang berdosa, 12:13 gitu. Karena para nabi itu kan maksum 12:15 sesungguhnya, gitu ya. Kalau kemudian di 12:17 dalam Quran disebutkan doa-doa para nabi 12:20 itu bukan karena mereka punya dosa, 12:22 tetapi ketawaduan mereka 12:26 ya misalnya kita buku, "Ah, itu kan 12:28 bapak kita melanggar aturan Allah." 12:31 Apanya yang dilanggar? I memetik itu 12:33 memetik buah. Pertama riway apa ee 12:36 teksnya itu ada mendekati ya, mendekati 12:40 pohon. 12:41 Kemudian ee ee kemudian ayat lain 12:45 mengata memetik, mendekati dan memetik. 12:49 Ah kemudian terbuka auratnya kan begitu. 12:51 Kemudian Bapak kita mohon loh itu beliau 12:54 mendekati pohon 12:57 di Quran tidak disebutkan pohon apa 12:59 namanya kecuali iblis mengatakan bahwa 13:01 itu adalah pohon khuld 13:04 pohon khuldi gitu kan pohon keabadian. 13:08 Nah, maka kemudian kenapa bapak kita ini 13:12 apa namanya? Tergoda dalam tanda petik 13:14 tergoda. Karena iblis bersumpah atas 13:17 nama Allah. 13:20 Masa Nabi Adam harus mendustakan orang 13:22 yang menyebut nama Allah demi Allah. 13:25 Nah, kita secara zahir menghukumi 13:27 percaya 13:29 meskipun nanti pembuktiannya di sisi 13:31 Allah kan begitu. Maka bapak kita karena 13:34 dia bersumpah atas nama Allah, maka 13:36 bapak kita juga apa namanya? Menurut. 13:40 Karena masih iya sih ada seorang hamba 13:42 atas nama Allah masih bohong. Eh, 13:44 ternyata benar ada orang yang berani apa 13:49 mengutip nama Allah tapi dipakai untuk 13:51 berbohong. Nah, tapi kemudian Allah 13:53 ngajarkan cara bertobatnya. Itu 13:56 sesungguhnya pelajaran buat umat Nabi 13:58 Muhammad gitu loh ya. Kalau kamu 14:00 melakukan kesalahan bahwa kemudian Nabi 14:03 Adam kan seperti tadi dijelaskan tidak 14:06 jatuh kepada dosa karena ter maksum 14:10 terlindungi gitu ya. Nah, maka kemudian 14:13 oh diajarkanlah rbanaamna 14:16 anfusana waam tagfirlana watarhamna. 14:21 Jangankan para nabi itu sekali lagi 14:24 jangankan melakukan maksiat, tidak 14:27 melakukan maksiat tapi kemudian dinilai 14:29 dirinya belum full bersyukurnya, belum 14:33 full bersyukur, seakan-akan itu sebuah 14:35 kekufuran, 14:37 sebuah pelanggaran. Kenapa? Karena 14:40 syukur itu lawannya dengan kufur. 14:43 Meskipun belum tentu yang tidak 14:44 bersyukur sempurna gitu ya dianggap 14:48 kufur. 14:49 Kufur apa? B apa? Kufur nikmah gitu ya. 14:53 Nah, maka oleh sebab itu para nabi itu 14:56 sekali lagi mereka mohon ampun karena 14:58 menilai dirinya seakan-akan melakukan 15:00 kesalahan. 15:02 Bersyukur tidak sempurna saja dianggap 15:04 sebuah kesalahan. Oke. Nah, maka oleh 15:07 sebab itu begitu juga doa Nabi Muhammad. 15:10 Rabbana atina fid dunya hasanah wafil 15:12 akhirati hasanah. Sekiranya Nabi 15:15 Muhammad kita menemukan ada hadis dari 15:17 Nabi Muhammad memohonkan ampun untuk 15:20 dirinya gitulah. Sekali lagi banyak yang 15:23 mengajarkan untuk umatnya tapi ya. Maka 15:26 sesungguhnya Nabi Muhammad bukan untuk 15:28 memohonkan ee ampun untuk dosanya. 15:31 Karena Nabi Muhammad tidak berdosa gitu. 15:34 Tapi apa? pertama ketawaduan, 15:37 kedua untuk meningkatkan derajat di sisi 15:40 Allah Subhanahu wa taala. Tapi bagi 15:44 umatnya yang berdosa itu sebagai 15:46 penghapus dosa gitu loh. Kalau dosanya 15:48 sudah terhapus misalnya, maka tadi sama 15:52 ee sebagai peningkat derajat di sisi 15:54 Allah Subhanahu wa taala. Oke. Tiayib. 15:59 Ee kemudian mutiara yang berikutnya 16:01 adalah menghafal manfaat hadis ini dapat 16:05 dirasakan secara khusus oleh orang yang 16:08 tidak menghafal doa-doa Nabi sallallahu 16:09 alaihi wasallam. Ini merupakan bagian 16:12 dari kemudahan Islam dan luasnya rahmat 16:14 Allah bagi hamba-hambnya 16:17 gitu. Naj atau misalnya aduh tetap aja 16:20 banyak hadisnya sudah satu pun enggak 16:22 ada yang hafal. 16:23 Rbana fid dunya hasanah wafil ak fayf 16:27 memuji Allah berselawat atas nabi konten 16:31 doanya atau berdoanya substansinya 16:34 kemudian selawat atas Nabi. Kemudian 16:36 berpuji pada Allah itu dalam doa yang 16:40 normatif gitu ya. Oke. Baik. Baik. Kita 16:43 lanjutkan pada hadis berikutnya hadis 16:45 ke-29. an ibni masudin radhiallahu anhu 16:49 q kana min rasulillah sallallahu alaihi 16:53 wasallam allahumma inni asaluka mujibati 16:56 rahmatik 16:59 magfiratik wasalam 17:03 walimata minulli bir wal bilah 17:08 minar wahul hakim abu abdillah waqala 17:13 hadisunahihun 17:15 muslim 17:17 Ee dari Ibnu Mas'ud semoga Allah 17:20 meridainya. Ia berkata adalah di antara 17:23 doa Rasulullah sallahu alaihi wasallam 17:25 yaitu ya Allahumma 17:28 inni asaluka. Ya Allah sesungguhnya aku 17:30 memohon kepadamu mujibati rahmatik. 17:35 Perkara-perkara yang mendatangkan 17:36 rahmat-Mu. Perkara perkara yang 17:39 menetapkan ampunanmu. Selamat dari 17:41 segala dosa memperoleh segala kebaikan. 17:45 keberuntungan mendapatkan surga dan 17:47 selamat dari api neraka. Ya, hadis 17:50 riwayat Al-Hakim. Status hadis ini sahih 17:53 berdasarkan syarat syarat Muslim. Nah, 17:56 ini menarik sekali ya. Jadi boleh hadis 18:00 yang tadi yang terakhir atau hadis yang 18:02 sebelum terakhir atau ee rabbana atina 18:05 fid dunya hasanah wafil akhir hasanah. 18:07 Di Quran juga banyak doa. Doa nabi-nabi 18:10 semuanya boleh dipilih. Mau seluruh 18:13 doanya dibaca bagus. 18:15 Tapi dipilih misalnya yang mencakup 18:17 semuanya itu doa Nabi Muhammad. Rbana 18:20 fid dunya hasanah wafil akhirat. 18:23 Tapi kalau kemudian ditambah lagi doa 18:25 tadi yang masih mencakup juga tadi 18:27 Allahumma inni asaluka gitu ya. E apa? 18:31 Allahumma ya Allah kami memohon kepadamu 18:33 setiap kebaikan apa-apa yang Nabi 18:36 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 18:37 minta kepada engkau. 18:40 Jadi itu mencakupnya. Nah, oke. 18:41 Mutiara-mutiara hadis yang dapat kita 18:44 lihat dari hadis terakhir ini ya. Karena 18:46 tadi hadis ke-29 itu hadis terakhir 18:48 tentang doa-doa. 18:51 Mutiara-mutiara dapat kita lihat di 18:53 antaranya pertama usaha untuk melakukan 18:55 amal-amal kebajikan dan taat serta 18:57 menjauhi keburukan dan maksiat. Nah, 19:00 maka kenapa diajarkan banyak doa-doa? 19:03 Supaya lisan kita thayyibul kalam. 19:08 Thayib, baik. Kalam ucapan. Nah, dan ini 19:12 thayibul kalam ini sebagai bukti juga 19:15 haji mabrur. 19:17 Nah, sekarang ini musim haji ini. 19:19 Masyaallah. 19:21 Ketika kita berangkat haji, maka manasik 19:24 haji yang diperhatikan. Fikihnya tuh 19:27 yang diperhatikan. Kalau sesuai dengan 19:29 syarat dan rukunnya, maka hajinya 19:32 makbul. 19:34 Adapun ee ee apa namanya? ee mabrur 19:38 menurut Dr. Lehisan itu setelah pulang. 19:42 Heeh. 19:42 Ah baru ada bekasnya. Apa tidak? Kalau 19:45 kemudian tadi menurut hadis itu dia 19:47 menjadi thayibul kalam waamut thaam dan 19:51 beri makan dengan penafsiran nanti 19:54 bermacam-macam. 19:55 Thayibul kalam kesalehan pribadi. 19:58 It'amut taam kesalehan sosial. Ah, itu 20:02 memberi makan bukan hanya ngasih makan, 20:04 bukan hanya makan matangnya, termasuk 20:07 ngasih makan mentahnya. 20:09 Apa ngasih makan mentahnya? Mendidik, 20:12 mengajari sehingga ia mampu mandiri, 20:17 membimbing manajerialnya gitu kan. Itu 20:20 bagian dari it'amut thaam. Ngasih modal 20:24 ya. tadi modalnya ilmu pengetahuan bisa 20:27 modal uang, bisa modal sarana dan 20:31 prasarana. Ah, maka itu semua bagian 20:34 dari ciri haji mabrur gitu. Masyaallah. 20:38 La haula wala quwwata illa oke. Baik. 20:41 Jadi yang pertama tadi ya. Kemudian yang 20:43 kedua, tindakan Imam Anawawi menutup bab 20:46 ini dengan hadis ini mengandung isyarat 20:48 bahwa yang menjadi tujuan dari doa dan 20:50 amal ee amal ubudiyah lainnya itu adalah 20:54 selamat dari neraka dan masuk surga 20:57 dengan sejahtera gitu ya. Nah, ini 21:01 memang masyaallah. Intinya kalau kita 21:03 memahami maqasid, baik maqasid Al-Qur'an 21:07 maupun maqasid syariah. 21:10 Kalau maqasid syariah kan ada enam, enam 21:14 penjagaan ya, asalnya lima kemudian 21:17 penelitian berikutnya menjadi enam, 21:19 berikutnya menjadi tujuh gitu. Nah, jadi 21:22 menjaga apa? Agama, menjaga jiwa dan 21:25 lain sebagainya. Nah, itu maqasid 21:27 syarih, maqasid Quran. Jadi, Quran 21:29 diturunkan tujuannya untuk apa? Oh, 21:31 untuk kesejahtaan manusia dunia akhirat 21:35 itu tujuan globalnya. Nah, nanti ayat 21:38 itu tujuan khusus. 21:40 Tujuan khususnya di ayat-ayat atau di 21:42 surat atau di juzzuz itu di surat-surat 21:45 atau di ayat-ayat. Nah, itu kemudian 21:48 nanti bisa diteliti. Nah, maka oleh 21:51 sebab itu 21:53 tujuan syariat dengan tujuan Quran tidak 21:55 akan pernah bertentangan. 21:58 Saling menguatkan, saling ee ya saling 22:02 menguatkan, saling apa? Saling 22:05 mengokohkan. Nah, maka oleh sebab itu, 22:07 Ikhwatul iman, setelah memahami maqasid 22:10 syariah, maka 22:13 kehidupan keberagamaan itu menjadi 22:15 mudah, menjadi lapang, tidak sempit. 22:18 Maka dapat saya simpulkan, 22:21 jadi selain ibadah mahdoh, selain urusan 22:26 akidah, tidak ada bidah dolalah. Begitu 22:30 penelitan para ulama. Jadi kalau 22:33 misalnya ini bukan bidah dolalah, 22:34 berarti ee e bukan bukan apa namanya 22:38 bukan ibadah mahd terkena bidah dolalah. 22:43 Apa apa namanya ee ibadah mahdah 22:46 contohnya salat subuh. He. 22:48 Sejak disyariatkan sampai hari kiamat 22:50 tetap dua rakaat, tidak akan pernah 22:52 berubah. 22:53 Heeh. 22:54 Ya. Magrib tetap 3 rakaat, isya tetap 22:58 empat rakaat, tidak berubah jadi lima 22:59 atau jadi tiga, kecuali dalam keadaan 23:02 musafir atau sakit. Ah, tapi yang ini 23:05 musafir. Musafir boleh diqas 23:09 jadi dua. Kembali kepada awal 23:12 pensyariatannya yaitu dua rakaat. Dua 23:13 rakaat. Nah, jadi karena itu ibadah 23:16 mahdoh termasuk dalam manasik haji kalau 23:19 ibadah mahdohnya 23:22 tidak akan terjadi perubahan gitu loh. 23:24 Maka para sahabat itu tidak berani 23:26 mengubah ibadah mahdoh kecuali 23:29 ibadah-ibadah selain mahdoh. Ah, Umar 23:32 bin al-Khattab mempelopori itu 23:34 ijtihadnya dengan ijtihad. Begitu juga 23:37 ee khalifah-khalifah yang lain gitu ya 23:39 ee termasuk Ali bin Abi Thalib dan lain 23:42 sebagainya. Demikian saya kira sebagai 23:44 pengantar yang dapat saya kemukakan. 23:46 Wasallallahu ala nabiyina Muhammadin. 23:49 Walhamdulillahi rabbil alamin. Wallahu 23:52 aam bisawab. 23:56 Demikian Iwan Naot penyampaian materi 23:58 yang disampaikan oleh guru kita Ustaz 24:00 Nam Saleh yang tadi Ustaz menyampaikan 24:02 temanya yaitu masih tentang doa-doa dari 24:04 kitab syarah Riyadus Shihin. Dan bagi 24:06 Iwan Nawat yang ingin bergabung 24:08 mengirimkan pertanyaannya, atensinya 24:10 bisa dikirimkan melalui layanan Masa 24:12 Prasil di 0811999720 24:17 atau berinteraktif di 021 84515212. 24:23 Ee selagi tadi ee Ustaz menyampaikan 24:26 materinya, jadi ada laporan, ada laporan 24:30 transparan masuk Ustaz untuk dakwah 24:31 rasil 24:32 ini dari Bapak Sarifudin. Masyaallah, 24:34 alhamdulillah. Terima kasih. Jazakiran 24:37 ee mungkin bagi Wanawat yang ingin ikut 24:40 berkontribusi untuk dakwah Rasil, ingin 24:43 agar bisa dakwah rasil terus bank udara 24:45 mungkin bisa ikut mengirimkan ee 24:48 infaknya, donasinya ke 24:52 infak terbaiknya ya, Iwan Nawat 24:54 dikirimkan ke 24:56 nomor rekening Rasil di Bank BSI 25:01 Bank Syariah Indonesia di nomor rekening 25:04 722 25:06 223 25:08 0033. 25:10 Sekali lagi di 72230033 25:16 atas nama Yayasan Wakaf Rumah Quran 25:18 Silaturahim. Nah, [mendengus] 25:19 ya. Baik, jangan ke mana-mana nanti kita 25:21 akan e kembali lagi tetap di radio 25:24 Silaturrahim dan Rasul TV untuk Islam 25:26 yang satu. 26:00 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 26:03 Islam yang satu Iwan Hawat. Kita kembali 26:04 dalam program acara TOS sore kajian 26:06 syarah kitab Riyadus Solihin bersama 26:08 guru kita Ustaz Saleh yang pada 26:10 kesempatan sore hari ini Ustaz 26:11 menyampaikan temanya yaitu masih tentang 26:14 doa-doa dan kita sudah memasuki sesi 26:16 tanya jawab bagi Wanawat yang bagi wat 26:19 yang ingin bergabung mengirimkan 26:21 pertanyaannya atensinya bisa dikirimkan 26:23 ke layanan masa berhasil di 081199720 26:29 atau berinteraktif di 0218451512 26:33 atau yang menyaksikan via YouTube Rasil 26:35 TV bisa mengirim pertanyaannya via kolom 26:37 live chat Rasil TV. Dan sekarang kita 26:39 masuk ke pertanyaan pertama, Pak Ustaz. 26:42 Nah, 26:42 pertanyaan pertama datang dari Bapak 26:44 Hadi Rahmawadi. Asalamualaikum 26:46 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 26:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 26:49 wabarakatuh. 26:50 Izin bertanya, bagaimana dengan zikir 26:53 pagi dan zikir petang? Apakah itu memang 26:55 ajaran Nabi atau hanya ulama-ulama saja? 26:58 Bukankah zikir itu tidak ditentukan 27:00 waktunya? Boleh pagi, siang, sore, atau 27:03 malam. Bahkan zikir di hati pun boleh 27:06 kapan saja. Pak Ustaz, bagaimana tentang 27:08 hal tersebut? Mohon penjelasannya. 27:09 Terima kasih. 27:10 E namam, masyaallah, barakallahu fikum. 27:13 Jadi, doa yang dinisbatkan kepada Nabi 27:17 misalnya, oh doa itu diambil dari hadis 27:21 secara sanadnya, sambung-menyambung 27:23 sampai kepada Nabi sallallahu alaihi 27:25 wasallam. kemudian diberi status sahih 27:28 maka diyakini bahwa itu dari Nabi 27:31 sallallahu alaihi wasallam. 27:35 Tapi ada juga doa memang yang dibuat 27:38 oleh para ulama tapi biasanya para ulama 27:41 juga membuat itu dari intisari Al-Qur'an 27:45 dan sunah Rasulillah Muhammad sallallahu 27:48 alaihi wasallam. Bukan hanya dari hadis, 27:50 tetapi maksud saya dari sunah 27:53 gitu kan. Ma far bainal hadis wasunah. 27:55 Apa bedanya hadis dengan sunah? Kalau 27:58 sunah tidak ada yang diif. Kalau hadis 28:00 ada yang diif kan begitu. Oke. Baik. 28:03 Jadi sekali lagi jika itu dinisbatkan 28:06 doa pagi dan petang kemudian 28:09 riwayat-riwayatnya atau tidak disebutkan 28:11 hadisnya tapi intisarinya saja. Ah 28:14 ternyata kalau diteliti-teliti loh ada 28:16 hadisnya bermuara kepada Nabi Muhammad 28:19 sallallahu alaihi wasallam. Maka oh 28:21 hadis itu adalah 28:24 hadis yang diduga keras berasal dari 28:27 Nabi sallallahu alaihi wasallam. Tapi 28:29 ada juga doa-doa yang dibuat oleh para 28:31 ulama gitu ya. Ee bahwa kemudian berdoa 28:35 kapan? Makanya bukan hanya pagi dan 28:37 sore. 28:38 Jadi doa itu 100 * 24 jam. 28:44 Ada doa yang ditentukan pagi dan sore, 28:47 ada juga yang tidak ditentukan pagi dan 28:49 sore. Berarti ya pagi, ya siang, ya 28:52 sore, ya malam boleh berdoa gitu. 28:56 Misalnya, Rabbana atina fid dunya 28:58 hasanah wafil akhirati hasanah 29:00 waqinaabanar. Kapan tuh dibacanya? Boleh 29:02 pagi, boleh sore, boleh juga siang, 29:06 boleh juga malam. 29:08 B isbanaaunah 29:11 akar 29:14 b zuhuranaun 29:20 menjelang magrib atau bak asarbana 29:23 fidun akabanar 29:26 bda subuh rbana atina fid dunya hasana 29:29 wafil akati hasan waqinaabanar menjelang 29:32 duha atau isyraq rbana atina fid dunya 29:36 hasanah wail ak hasanah 29:38 Jadi benar boleh kapan saja. Tetapi ada 29:41 juga yang dijelaskan doa pagi dan 29:44 petang. Misalnya doa paginya apa? 29:46 Asbahna wa asbaha mulku lillah. Doa 29:50 petang amsaina wa mulku lillah dan 29:54 seterusnya. 29:55 Jadi sekali lagi ada pembagian-pembagian 29:59 yang pada intinya kapanp 30:02 dan di mana pun kita disyariatkan berdoa 30:08 tuh kapanp dan di mana pun. Kalau doanya 30:13 doha jahar berarti tidak boleh di tempat 30:15 kotor. Maksudnya ada najisnya gitu. Tapi 30:20 kalau dalam hati tidak ada masalah di 30:22 manaun seperti zikir juga 30:25 lailahaillallah. Kapan itu dibacanya? Ya 30:28 pagi, ya siang, ya sore, ya malam. 30:33 Kapan itu? Kapan saja. Di mana aja? Di 30:36 mana saja kecuali di tempat-tempat yang 30:38 berna bernajis gitu ya. Demikian yang 30:42 dapat saya jelaskan. Wallahu aam 30:46 bisawab. 30:48 Iya. Demikian Bapak Hadi jawaban dari 30:50 Ustaz Ahmad Saleh. Sebelum kita ke 30:51 pertanyaan selanjutnya, ada satu atensi 30:54 dari pendengar setia kita yang seri. 30:56 Asalamualaikum Pak Ustaz. Semoga 30:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:59 wabarakatuh. 31:00 Semoga Pak Ustaz dan Mas Saleh, Pak Kiai 31:02 Kerasil selalu dalam rahmat dan rida 31:05 Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih 31:07 Pak Ustaz atas tausiahnya. Masyaallah 31:08 sungguh sungguh membantu sekali. 31:11 Masyaallah. 31:12 Dan juga ini ada kita ke pertanyaan 31:15 kembali. Pertanyaan selanjutnya datang 31:18 dari Ibu Rahma. Pak Ustaz, 31:20 asalamualaikum, Pak Ustaz. Nam saleh. 31:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 31:24 wabarakatuh. 31:26 Bagaimana cara mengatasi perasaan putus 31:28 asa dan tidak terjawabnya doa ketika 31:31 kita telah berusaha dengan 31:32 sungguh-sungguh dan berdoa dengan tulus, 31:34 namun hasilnya tidak seperti yang 31:36 diharapkan. Syukran, Pak Ustaz. 31:38 Maaf. Masyaallah. Barakallahu fikum. 31:41 Ee naam. Masyaallah. Begini, 31:45 ketika kita berdoa, yakini bahwa doa 31:48 kita pasti dikabul. 31:51 Bisa dikabul segera, bisa dikabul 31:54 tertunda, gitu ya. Atau bisa diganti 31:57 dengan yang lebih baik. 32:01 Jadi kita jangan merasa putus asa, ya. 32:05 Ah, ngapain saya berdoa? Enggak, bukan 32:07 enggak, bukan ngapain berdoa itu 32:09 langsung dikasih pahala. 32:11 kasih kebaikan pasti dikabul 32:15 dan Allah maha tahu. Apakah dikabulnya 32:18 itu atau tidak dikabulnya itu Allah maha 32:20 tahu. Maka Anda memohon kepada Allah 32:23 sesuatu yang boleh, sesuatu yang 32:25 dianjurkan itu tidak ada sia-sia. Ah, 32:29 tapi sampai sekarang tidak dikabul. 32:30 Pertama bisa jadi bukan Allah benci, 32:34 bisa jadi Allah suka dengan dalam tanda 32:37 petik jeritan hambanya. 32:42 Bisa jadi Allah suka dengan pengaduan 32:45 hambanya. 32:46 Bisa jadi Allah suka dengan rintihan 32:50 hambanya. 32:52 Karena Allah ingin mencintainya, maka 32:54 dibiarkan tiap waktu dia berdoa. 32:59 Wah, tapi enggak seperti yang 33:00 diharapkan. Iya, karena Allah maha tahu. 33:02 Kalau Anda minta sesuatu Allah kasih, 33:04 Anda enggak bisa menggunakannya. 33:07 Ya Allah, belilah saya kekayaan. 33:10 Orang miskin enggak tuh dikasih kekayaan 33:12 bingung mau dipakai apa itu kekayaan 33:15 tuh. Ada enggak orang kayak begitu? Ada. 33:18 Wah, banyak orang bingungnya. Waduh, 33:21 duit misalnya jangankan jutaan, 33:25 megang Rp50.000 per minggu saja susah. 33:29 Tiba-tiba dapat je R miliar. Hah? Untuk 33:32 apa ini duit? 33:34 Akhirnya dihabur-haburkan enggak karuan. 33:36 Nah, maka oleh sebab itu maka sesuai 33:39 dengan proses 33:41 ya, sesuai dengan proses. Maka oleh 33:44 sebab itu cara pikir kita, cara pandang 33:46 kita juga boleh dibilang itu sebagai 33:50 ukuran kita juga gitu. Oh, kalau saya 33:52 misalnya punya duit itu untuk nyumbang 33:55 ini, nyumbang ini, nyumbang ini. Nah, 33:57 kemudian mohon. Ah, jadi ketika itu tuh 33:59 dapat duit ah langsung dibelanjakan. 34:03 Orang-orang yang takut kepada Allah. 34:06 Jadi minta hartanya itu bukan, "Ya Allah 34:08 berilah saya kesejahteraan, bukan hanya 34:10 begitu. Ya Allah berilah saya rezeki 34:13 yang bermanfaat. Ya Allah belilah saya 34:16 rezeki yang barokah." Gitu. Jadi ketika 34:19 dikasih rezeki yang barokah meskipun 34:21 sedikit tapi barokah. Banyak juga 34:23 barokah. Jadi tidak akan menjadi 34:25 penyesalan, tidak akan menjadi sebuah ee 34:29 apa istilahnya ya? penyesalan 34:32 karena dia sudah siap untuk 34:34 membelanjakannya. 34:35 Betul. Maka oleh sebab itu saya kira 34:38 Allah maha tahu 34:40 kapan permohonan hambanya harus dijawab 34:43 cash dan kapan harus ditunda. 34:47 Maka oleh sebab itu minta aja pada Allah 34:49 nanti misalnya apa yang kita butuhkan 34:52 misalnya begini 34:55 misalnya Anda menginginkan 34:58 anak nomor satu itu yang perempuan bisa 35:02 ngelanjutkan studi S1. 35:05 Eh, tiba-tiba malah bukan melaju bukan 35:08 bukan diterima dulu di perguruan tinggi, 35:11 tiba-tiba ada yang melamar. 35:14 Ya Allah, saya kan mintanya bukan yang 35:16 melamar. Saya mintanya agar saya agar 35:19 putri saya bisa studi S1. 35:22 Maka jawabannya untuk bisa dipahami, iya 35:25 nanti bisa sekolah lagi setelah nikah. 35:27 Bisa begitu. Karena nanti ketika dia 35:30 kuliah, Anda enggak mampu ngasih 35:32 biayanya. Maka saya serahkan kepada 35:35 seorang hamba Allah yang saleh untuk 35:37 melamar putrimu. Kemudian putrimu bisa 35:40 melanjutkan studi S1 atau S2 gitu. Jadi 35:44 rahasia-rahasia itu aduh maka baik 35:46 sangka aja fad Allah. Nah, maka 35:49 ee diutusnya Nabi Muhammad sallallahu 35:51 alaihi wasallam 35:54 itu adalah pengabulan. Salah satu ee 35:57 pemahaman para ulama adalah salah satu 35:59 pengabulan atas doa Nabi Ibrahim. 36:04 Berapa ratus tahun tuh Nabi Ibrahim 36:06 kepada Nabi Muhammad? 36:09 Apalagi kita baru juga 10 tahun juga 36:11 enggak, 5 tahun juga enggak. Oh, sudah 36:14 merasa setahun aja berdoa sudah aduh 36:16 saya sudah lelah berdoa setahun penuh. 36:19 Nabi Ibrahim aja doanya ratusan tahun 36:22 baru dikabul. 36:24 Nah, maka saya katakan pasti dikabul 36:26 hanya kapan? Wallahuam. Allah maha 36:28 mengetahuinya. Nah, gitu ya. Maka oleh 36:31 sebab itu sudah ngumpulkan kebaikan aja 36:34 dengan berdoa 36:36 gitu ya. Sudah barang tentu berdoa itu 36:38 dikabul atau tidak dapat pahala, dapat 36:41 kebaikan, 36:43 dapat keberkahan. Begitu bisa 36:45 disimpulkan gitu ya. Maka oleh sebab itu 36:47 sekali lagi ikhwan dan akhwat melalui 36:50 pertanyaan tadi ee menjadi motivasi buat 36:54 kita sudah berdoa aja pada Allah, baik 36:56 sangka aja pada Allah. Kan intinya ee 36:59 tidak dikabul tapi persoalan intinya 37:02 terselesaikan gitu kan. Allahum. Ya 37:04 Allah, saya minta rezeki. 37:08 Enggak, saya enggak ngasih rezeki banyak 37:10 sama tidak akan ngasih harta. Ya enggak 37:13 apa-apa, ya Allah. Engkau juga enggak 37:15 ngasih harta enggak apa-apa. Asalkan 37:17 saya bisa makan, saya juga tidak ngasih 37:20 makanan. 37:22 Kemudian dia tidak dikasih makan. 37:24 Misalnya, "Gak apa-apa, ya Allah, engkau 37:26 enggak ngasih makan juga. Yang penting 37:28 engkau ngasih kenyang 37:31 gitu kan. ngasih makan enggak, tapi 37:33 dikasih kenyang. 37:36 Enggak, saya pun tidak akan mengasih 37:38 kenyang kepada Engkau. Ya gak apa-apa ya 37:40 Allah, Engkau enggak ngasih kenyang 37:41 kepada aku, asalkan Engkau ngasih tenaga 37:44 untuk beribadah kepada engkau. Tuh, jadi 37:48 intinya di situ. Ternyata kita minta 37:50 apa-apa, minta apa-apa ternyata intinya 37:52 agar kita beribadah dengan benar kepada 37:55 Allah. 37:56 Nah, kadang kita lupa pada tujuan itu. 37:59 Nah, seakan-akan kita yang ngatur 38:01 kehidupan. Oh, enggak. Saya harus kalau 38:03 harus punya rumah sekian, punya 38:04 kendaraan sekian, maka saya akan 38:06 begini-begini. Ternyata ketika Allah 38:08 ngasih juga jadi lupa kita. Nah, maka 38:11 oleh sebab itu jangan lupa ya tujuan 38:13 kita ini ibadah fala Allah. Maka dikasih 38:16 harta, dikasih jabatan, dikasih 38:17 kekayaan, ee dikasih tenaga makudnya 38:20 semuanya untuk ibadah kepada Allah 38:22 Subhanahu wa taala. Demikian saya kira 38:24 yang dapat saya jawab. Wallahuam 38:28 bisawab. 38:31 Ya, Ustaz, kita ke pertanyaan 38:33 selanjutnya. Pertanyaan datang dari Ibu 38:36 Lestari. Asalamualaikum warahmatullahi 38:38 wabarakatuh, Pak Ustaz Salleh. 38:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:41 wabarakatuh. 38:42 Semoga Ustaz selalu dilindungi Allah 38:44 subhanahu wa taala. Amin. Terima kasih 38:45 atas atas tausiahnya, Pak Ustaz. Saya 38:48 izin bertanya, mohon tipsnya untuk 38:50 meningkatkan kualitas doa dan membuatnya 38:53 lebih efektif serta bagaimana cara 38:55 memelihara kesabaran dan keimanan dalam 38:57 berdoa, Pak Ustaz Syukron. Iya. Jadi 39:02 kualitas doa itu pertama 39:05 menyadari betul, meyakini betul bahwa 39:08 Allah tempat bergantung segala sesuatu 39:13 gitu ya. 39:15 Itu pertama itu dulu. Yang kedua, kita 39:18 menyadari betul bahwa kita sumber 39:21 kekurangan, 39:23 sumber cacat itu kita gitu ya. Meskipun 39:27 ternyata kita orang saleh, ahlut taah, 39:31 mesti kita juga harus cerdas. 39:35 Jangan-jangan 39:37 dalam salat saya tidak sempurna, dalam 39:41 syukur saya tidak sempurna. Katakanlah, 39:43 "Oh, salat saya sudah sesuai sesuai 39:46 dengan sunah Rasulullah." Tapi kemudian 39:50 kita jangan-jangan 39:54 kesalehan kesalehan sosialnya gitu kan, 39:58 ibadah maknawinya belum terwujudkan. 40:01 Nah, maka pertama tadi ya bahwa kita 40:04 meyakin betul bahwa Allah tempat 40:06 bergantung segala sesuatu. Allahus 40:09 somad. Yang kedua, bahwa kita sumber 40:12 kekurangan. Kalau kemudian kita merasa 40:15 taat, ah saya perasaan enggak pernah 40:17 maksiat. 40:19 Anda boleh mengatakan tidak pernah 40:20 maksiat, tetapi Anda syukur Anda tidak 40:24 benar cara bersyukurnya, cara ibadah 40:26 Anda bisa jadi. Nah, maka evaluasilah di 40:29 situ. Wah, ternyata betul saya kembaliin 40:33 oleh Allah dikasih rezeki. Malah saya 40:34 mendahulukan keinginan. 40:37 Bukan mendahulukan 40:39 infak dan sodqah. Bukan mendahulukan 40:43 keperluan 40:45 tapi saya mendulukannya keinginan. 40:48 Ah, itu kan sudah menjadi persoalan 40:50 mendahulukan keinginan dibanding 40:52 mendahulukan kebu kebutuhan. 40:55 Kebutuhan dengan keinginan apa bedanya? 40:57 Kalau kebutuhan mah tuntutan. He. Tapi 41:01 kalau keinginan itu hawa nafsu. Meskipun 41:04 hawa nafsunya bertingkat-tingkat gitu. 41:06 Nah, maka oleh sebab itu ketika Anda 41:08 berdoa itu menyadari betul kesempurnaan 41:12 Allah Subhanahu wa taala dan kekurangan 41:14 kita. 41:15 [mendengus] 41:16 Hidup kita ini diatur oleh Allah, bukan 41:19 kita yang mengatur. Ah, maka oleh sebab 41:22 itu betul-betul apa ya merasakan memohon 41:26 kepada Allah itu 41:31 betul-betul menikmati permohonan kepada 41:34 Allah itu gitu ya. Maka oleh sebab itu 41:37 kadang orang yang berdoa itu 41:39 macam-macam. 41:41 Kadang ada doa yang ya normatif saja. 41:45 meskipun normatif. Wallahuam 41:48 sekali lagi wallahuam di sisi Allah apa 41:50 dikabul apa enggak. 41:57 Ah itu normatif. Tapi kemudian itu 41:59 keluar dari lisan. Tapi yang kualitasnya 42:03 yang agak lebih tinggi ada keluar dari 42:06 hati sanubari. 42:09 Rabbana 42:11 dolamna anfusana waagfirlana 42:16 watarhamna lanakunanna minal khasirin. 42:21 Apalagi kita pernah melakukan maksiat, 42:23 ingat terus maksiat itu. Maka sebagian 42:26 ulama mengatakan ciri dosa yang belum 42:30 diampuni 42:31 ketika kita senantiasa 42:34 ketika mengingat dosa, dosa itu muncul 42:36 terus. 42:38 Kalau dosa itu tergambar terus, muncul 42:41 terus, ah jangan-jangan belum dihapus 42:44 gitu loh. Jangan-jangan ini masih 42:47 tercatat. 42:48 Maka kemudian tetap Nah, maka oleh sebab 42:51 itu, Ikhwatul iman, karena meskipun kita 42:54 melupakan dosa itu, gitu ya, apalagi 42:57 kemudian sudah sudah memohon ampunan, 43:02 sudah melupakan dosa itu, tapi ketika 43:05 berdoa kok ngelebat lagi dosa itu. Nah, 43:08 maka sekali lagi kalau kemudian dengan 43:11 doa tidak ee masih saja seperti itu, 43:14 maka upayakan dengan kebaikan hubungan 43:18 manusia dengan manusia dengan sedekah, 43:21 dengan infak, dengan berbuat baik ya. 43:26 hubungan manusia dengan makhluk, 43:27 hubungan kita dengan makhluk Allah, baik 43:30 dengan sesama manusia ee pertamanya 43:32 dengan kerabat kita yang sesama muslim, 43:35 kemudian dengan sesama muslim, kemudian 43:38 dengan semua manusia gitu ya. Nah, maka 43:41 oleh sebab itu saya kira ee seperti 43:43 itulah yang bisa saya jawab. Wallahu aam 43:47 bisawab. 43:50 Baik, Ustaz. kita selanjutnya pertanyaan 43:53 datang dari Bapak Arwin namun di luar 43:55 tema. Terim Asalamualaikum 43:57 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 43:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:00 wabarakatuh. 44:02 Terima kasih atas tausiahnya dan 44:03 nasihatnya. Semoga Pak Ustaz dan pejuang 44:05 dakwah serta para pendengar radio Rasil 44:07 selalu dalam keadaan sehat walafiat 44:09 serta dalam lindungan Allah subhanahu wa 44:11 taala. Amin. Terima kasih, Pak Arwin. 44:13 Dan pertanyaan saya di luar tema, Pak 44:16 Ustaz. Ee 44:19 atas saran dokter gigi pada tanggal 23 44:21 Desember 2024, saya memasang gigi palsu. 44:25 Pertanyaannya adalah apabila saya 44:27 meninggal dunia, apakah gigi palsu 44:29 tersebut harus dicopot, Pak Ustaz? 44:30 Syukron, terima kasih. Bapak 44:33 66 tahun. 44:34 Masyaallah. Masyaallah. Barakallahu 44:36 fikum. Naam. Pertama, 44:40 gigi itu terbuat dari sesuatu yang 44:43 berhukum apa? 44:46 Bolehkah atau haram? 44:49 Kalau haram jelas e awalnya tidak boleh 44:52 digunakan gitu ya. Jadi kalau bisa 44:55 bahan-bahannya itu dari sesuatu yang 44:57 bersih yang paling tidak yang 45:00 kategorinya jaiz. Oh ini jaiz boleh. Ah, 45:03 berarti dipasanglah gigi palsu itu. 45:05 Setelah meninggal dunia, haruskah 45:07 dicopot? Ketika dicopot dan tidak datang 45:11 kemudoran, maka copot. 45:15 Tapi jika nyopotnya 45:17 mendatangkan kemudoran, misalnya karena 45:20 sudah kencang sehingga kemudian bisa 45:22 mengakibatkan apa namanya? Rasa sakit 45:25 bagi si mayit. Nah, sekali lagi rasa 45:28 sakit bagi si tapi kan sudah meninggal 45:30 dunia gitu kan. Ada isyarat mengatakan 45:33 bahwa si mayit juga merasakan sakit 45:37 gitu. Wallahualam ya. Ini saya belum 45:39 mengkonfirmasi maksudnya belum 45:41 menganalisa lebih jauh tapi paling tidak 45:43 isyarat itu saya gunakan. Maka ketika 45:46 tidak memudaratkan copot. Tapi kalau 45:48 nambah kemudoratan biarkan enggak ada 45:51 masalah gitu ya. Apalagi tadi barangnya 45:54 barang yang mubah bukan sesuatu yang 45:58 haram. Jadi kalau ada misalnya misalnya 46:01 sesuatu harus dilepas, katakanlah itu 46:04 misalnya mastataa sekemampuan kita. Jadi 46:08 kalau mampu untuk apalagi mohon maaf ya 46:11 mencabut giginya terlambat sehingga 46:13 sudah kaku. 46:15 Wah harus nyabut giginya wah dipaksa. Ah 46:18 itu ee tidak disarankan. Tetapi kalau 46:21 masih lemas gitu ya, baru meninggal 46:24 dunia kemudian dicopotnya juga gampang, 46:27 maka copot enggak ada masalah. Ya, 46:29 demikian yang dapat saya jawab. Wallahu 46:32 aam biswab. 46:36 Ya, baik. Ee Iwan Nawat e demikian sudah 46:39 ada beberapa pertanyaan yang dibacakan 46:41 dan juga dijawab oleh Ustaz dan Mas 46:42 Saleh. Dan nanti kita akan kembali lagi 46:45 ee setelah ee beberapa lagu berikut. 46:49 Jangan ke mana-mana, tetap di radio 46:51 Sahim dan Ras TV untuk Islam yang satu. 47:09 Masih dipancarkan dari Jalan Masjid 47:10 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, Cibo 47:13 berbekasi. Inilah Radio Silaturahim dan 47:15 Asil TV untuk Islam yang satu. Kami 47:17 ingin menyapa para pendengar kami yang 47:19 mendengarkannya via streaming ataupun 47:23 radio relay di daerah ada di pendengar 47:25 yang di Batam melalui Sela FM dan juga 47:28 di Sukabumi, melalui Latan FM Sukabumi 47:31 dan juga di Radio Sigli Megapon Aceh dan 47:34 juga para pendengar yang mendengarkan 47:36 via streaming ataupun via radio mobil ya 47:40 di perjalanan pulang. Saat ini kita 47:42 kembali dalam program acara tausiah sore 47:44 kajian syarah kitab Rus Solihin bersama 47:46 guru kita Ustaz Dam Saleh yang pada 47:48 edisi hari ini Ustaz menyampaikan 47:50 temanya yaitu tentang masih tentang 47:53 doa-doa dan [mendengus] tadi kita sudah 47:57 membacakan beberapa pertanyaan yang 47:58 masuk dan kita akan kembali membacakan 48:00 pertanyaan-pertanyaan dari Iwan Awat 48:01 semuanya bagi Iwan Awat yang mungkin 48:03 ingin mengiriman atensinya atau ada 48:06 pertanyaan bisa dikirimkan ke layanan 48:07 masa berhasil di 0811 111 999 48:13 720 atau berinteraktif di 021 8451512. 48:19 Kami juga ingin menyapa Bapak Umar Saleh 48:22 yang mendengarkan dari HP ya dari Garut 48:25 langsung mendengar setia Ustaz Mas 48:26 Saleh. Masyaallah [tertawa] 48:28 selalu mengirimkan salamnya salam untuk 48:30 Ustaz Saleh katanya. 48:31 Terima kasih atas tausiahnya. Luar biasa 48:34 Pak Ustaz menemani kesehatan di rumah. 48:36 Masyaallah. Masyaallah. Dan sekarang 48:39 kita ke pertanyaan Pak Ustaz. 48:41 Naam. 48:43 Hm. Mana tadi ya? Asalamualaikum 48:46 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 48:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:50 wabarakatuh. 48:51 Bagaimana cara membuat hati ini agar 48:54 bisa selalu istikamah untuk berdoa 48:56 setiap waktu? Terima kasih, Pak Ustaz. 48:59 Namam. Masyaallah. Naam. Ketika kita 49:03 merasa perlu, merasa butuh, biasa itu 49:06 yang mendorong. Maka oleh sebab itu doa 49:09 harus menjadi kebutuhan, 49:11 menjadi kebutuhan utama sehingga kita 49:14 senantiasa berdoa pada Allah. 49:17 Setiap langkah kita dihadapkan dengan 49:19 persoalan-persoalan, maka jawabannya 49:22 minta kepada Allah. Maka setiap 49:24 persoalan minta pada Allah berdoa lagi 49:27 gitu loh. Setiap ada masalah berdoa 49:29 lagi. Nah, bahkan kalau sudah terbiasa 49:32 jangankan ada dianggap ada masalah tidak 49:35 ada masalah pun minta penjagaan kepada 49:38 Allah Subhanahu wa taala. Maka doanya 49:41 tadi bisa doa sabu jagat, bisa doa yang 49:44 mencakup seluruhnya terus didawamkan. 49:48 Nah, ketika ada keperluan tertentu boleh 49:51 ditambahkan doa khusus. 49:54 gitu ya. Jadi doa khusus itu boleh 49:56 diselipkan di di sela-sela doa-doa umum, 50:00 doa-doa yang diajarkan Nabi. Kan ada doa 50:04 yang ee berkenaan dengan sebuah 50:06 peristiwa, ada doa umum. Nah, doa umum 50:09 kita senantiasa minta pada Allah. Tapi 50:12 doa-doa khusus misalnya qunut nazilah, 50:15 doa-doa peristiwa ini, "Ya Allah 50:17 selamatkanlah mereka." Ah, itu doa 50:19 khusus. Nah, ya. Jadi doa khusus boleh 50:22 diselipkan di sela-sela doa am, doa umum 50:27 gitu. Nah, maka oleh sebab itu itu akan 50:30 mendorong kita senantiasa berdoa kepada 50:32 Allah. Apalagi meyakini bahwa berdoa 50:34 adalah ibadah. 50:37 Doa itu intisarinya 50:39 ee apa namanya? Ee doa itu silahnya. 50:42 Silah itu senjata. Senjata orang mukmin 50:47 ya. Wallahualam. Ini ee kan 50:50 Iya. 50:50 Nah, gitu ya. saya ee apa namanya ee 50:54 jika itu benar berarti itu pengaruh dari 50:57 doa-doa kita yang dipanjatkan. H 50:59 Allah turun tangan langsung gitu ya. 51:02 Tetapi sekali lagi kalaupun itu tidak 51:04 benar paling tidak ini adalah perang 51:08 psikologi psikowor 51:11 gitu ya. Jadi bisa jadi ee apa namanya 51:15 itu adalah ee memberi motivasi kepada 51:18 bangsa-bangsa lain untuk membela 51:20 Palestina gitu kan. Sehingga kemudian 51:23 mereka menyamakan persepsi menjadi lebih 51:26 bersatu lagi. Ya, seperti itulah kurang 51:29 lebih. Maka ee oleh sebab itu sekali 51:31 lagi saya katakan 51:33 ee kenapa saya katakan wallahuam saya 51:37 tidak tahu kan begitu ya. Karena pertama 51:39 saya belum mendapatkan 51:42 ee apa namama kabar langsung katakanlah 51:45 A1 gitu loh. A1 itu maksudnya sumber 51:49 terpercaya. Karena ee adapun ee apa 51:53 namanya sudah ada juga kantor berita eh 51:56 apa namanya sebuah channel berita yang 51:59 sudah memberitakan. 52:01 Tapi kemudian dibanding dengan ee apa 52:04 berita-berita mainstream apa kantor 52:07 berita kantor berita mainstream saya 52:09 belum mendapatkan. Nah, tapi sekali lagi 52:11 bisa jadi saya luput membacanya gitu 52:13 kan. Tetapi paling tidak sekali lagi 52:16 maka semoga Allah segera menurunkan 52:19 pertolongannya kepada apa? Kepada 52:21 saudara-saudara kita. Jadi sekali lagi 52:23 doa-doa yang khusus boleh diselipkan 52:26 dalam doa-doa umum. 52:28 Doa-doa umum untuk selamatan dunia 52:30 akhirat juga senantiasa kita panjatkan. 52:33 Demikian yang dapat saya jelaskan. 52:35 Wallahuam 52:37 bisawab. 52:39 Ya, Ustaz. Ke pertanyaan selanjutnya 52:41 datang dari seorang ibu di Tangerang. 52:43 Asalamualaikum warahmatullahi 52:44 wabarakatuh, Pak Ustaz dan Mas Saleh. 52:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:48 wabarakatuh. 52:49 Mohon penjelasannya bagaimana cara 52:51 memadukan doa dengan usaha dan kerja 52:54 keras serta bagaimana memahami bahwa doa 52:57 tidak menggantikan usaha. Terima kasih. 53:00 Ah, iya. [tertawa] 53:02 Masyaallah. Jadi kita usaha 100% full 53:06 usaha, 53:08 tetapi kita juga 100% yakin dengan doa 53:11 gitu ya. Lewat mana pintu itu terbuka, 53:15 maka kita serahkan kepada Allah. Usaha 53:18 selama mampu, kerjakan. 53:21 Doa terus kita panjatkan. Doa dan usaha 53:25 kita tidak tahu lewat pintu mana. Pintu 53:27 usaha apa pintu doa itu dibukanya 53:29 gitulah. Maka oleh sebab itu dua-duanya 53:32 harus 100%. 100% dengan keyakinan 53:36 memohon kepada Allah. 100% juga upaya 53:40 sekemampuan kita. Ah. Nah, jadi nanti oh 53:43 ini ini hasil dari doa antum nih. 53:46 Alhamdulillah. 53:48 Tapi juga saya kan usaha gitu. Tapi 53:50 lagi-lagi tadi semuanya harus 100% ini 53:53 juga 100%. Jadi tidak dibagi 50% 53:57 gak. Tapi berdoa 100% berdoa apa usaha 54:01 juga 100%. Karena ada kalanya doa tapi 54:05 kita tidak mampu mengusahakan tapi 54:07 berhasil. 54:09 Tapi ada juga 100% usaha doa tidak 54:13 difajatkan, berhasil juga. 54:16 Misalnya, mohon maaf ini, tapi kalau 54:19 dalam keyakinan kita harus dua-duan 54:21 100%. Orang kafir itu berusaha kadang 54:24 berhasil 54:26 gitu ya. H tanpa doa mereka gitu loh, 54:29 maka berhasil. Nah, kita juga ada yang 54:31 doa karena kemampuan keterbatasan fisik. 54:34 Maka diaah cuma berdoa berhasil juga 54:36 dikabul juga oleh Allah Subhanahu wa 54:39 taala. Maka sekali lagi itu dua pintu 54:42 itu harus kita masuki. Pintu doa 100% 54:45 kita masuki. Pintu usaha juga 100% kita 54:49 masuki. Demikian yang dapat saya 54:52 jelaskan. Wallahu aam bisawab. 54:57 Baik ya, Ustaz. Kita ke pertanyaan 54:59 selanjutnya datang dari hamba Allah, Pak 55:01 Ustaz. 55:02 Namam. 55:02 Asalamualaikum warahmatullahi 55:04 wabarakatuh, Pak Ustaz Dam Saleh. 55:05 Waalaikumsalam [berdehem] warahmatullah 55:06 wabarakatuh. 55:07 Pak Ustaz, mohon penjelasannya. Apa 55:09 perbedaan antara doa permohonan dan doa 55:12 syukur dan bagaimana cara 55:13 mengaplikasikan keduanya dalam kehidupan 55:16 sehari-hari? Ustaz, terima kasih. 55:18 Syukur. 55:19 Doa syukur dengan doa tadi permohonan. 55:22 Permohonan. Iya. 55:24 Iya. Permohonan sendiri bisa dimaknai 55:26 syukur. Syukur juga bisa dimaknai 55:29 permohonan. 55:31 Karena ada orang bersyukur dipandang dia 55:35 apa? Memohon kepada Allah. Misalnya 55:38 dengan membaca alhamdulillah 55:41 lailahaillallah 55:43 itu sama dengan memohon ya. Seperti ee 55:46 istigfar itu juga bisa bagian dari 55:48 syukur. Dia kalau syukur yang kita 55:50 ketahui kan baca alhamdulillah 55:52 wasyukrulillah. 55:55 itu menunjukkan bahwa Allah tidak cacat. 55:58 Allah itu sempurna. Maka tujuan terima 56:02 kasih, berterima kasih syukur itu 56:04 ditujukan kepada Allah Subhanahu wa 56:06 taala. Maka karena kelemahan kita dan 56:09 cacat kita, maka istigfar 56:12 atau men karena kita memahami keagungan 56:15 Allah maka kita pun mengucapkan 56:17 lailahaillallah. 56:19 Kalimat lailahaillallah itu bisa 56:21 dimaknai juga permohonan, yaitu 56:23 permohonan ampun. Kenapa dimaknai 56:27 permohonan ampun? Karena orang yang 56:29 mengucapkan lailahaillallah bisa 56:30 diampuni dosanya. Contohnya orang yang 56:33 masuk Islam, 56:36 orang yang masuk Islam mengucapkan 56:37 lailahaillallah muhammadur rasulullah 56:40 maka dosa-dosanya diampuni 56:42 gitu ya. Diampuni dosa-dosa yang lalu 56:45 itu diampuni, dihapus. Nah, maka oleh 56:47 sebab itu dua-duanya tidak bisa 56:49 dipisahkan dalam pandangan saya gitu ya. 56:52 Jadi kalau doa syukur tadi ee apa 56:56 namanya bukan doa syukur kalau gitu 56:59 kalau mau diinikan adalah zikir syukur 57:02 ya. Zikir syukur dengan doa permohonan 57:06 ya. Kalau doa ya permohonan. Nah, tapi 57:08 kalau zikir bisa bermakna syukur, bisa 57:11 bermakna doa gitu kan. Doa bisa bermakna 57:14 zikir 57:17 gitu ya. Nah, maka oleh sebab itu suju 57:19 ada hubungannya sesungguhnya gitu ya. 57:21 Maka kemudian apapun istilah yang 57:23 diberikan 57:25 adalah semuanya ibadah kepada Allah 57:27 Subhanahu wa taala. Sekali lagi apapun 57:29 istilah yang digunakan karena semuanya 57:31 saling keterkaitan maka itu dalam rangka 57:33 ibadah kepada Allah Subhanahu wa taala. 57:36 Maka kadang sekali lagi kadang syukur 57:40 itu bisa sebagai ee kadang apa tadi? 57:42 Zikir ee merupakan doa. 57:46 Doa merupakan zikir. Nah, doa dan zikir 57:49 bisa merupakan syukur 57:52 gitu ya. Bisa merupakan syu syukur. Nah, 57:55 jadi masyaallah la haula wala quwwata 57:58 illa billah. Maka oleh sebab itu kadang 58:01 istilah-istilah para ulama ee membedakan 58:05 itu untuk menguraikan maksud dan 58:06 tujuannya tapi kadang juga maknanya itu 58:09 juga. Ya, demikian saya kira yang dapat 58:12 saya ee kemukakan meskipun sekali lagi 58:14 kesimpulannya masih ambigu ya, masih 58:17 ambigu untuk membedakannya seperti apa. 58:19 Karena saya masih memahaminya sama ya 58:22 antara syukur, antara zikir dengan doa, 58:26 antara doa dengan syukur, antara syukur 58:29 dengan permohonan gitu ya. Heeh. 58:32 Demikian yang dapat saya kemukakan. 58:34 Wallahuam 58:36 bisawab. 58:38 Ya, baik e Iwan Awat, kami kembali 58:40 mengundang Iwan Awat semua yang ingin 58:43 berpartisipasi mengirimkan 58:45 pertanyaannya, atensinya bisa dikirimkan 58:46 ke layanan Nosa Berasil di 0811999720. 58:52 Dan selagi Ustaz menjawab pertanyaan 58:54 kembali ada ee infak yang masuk, Pak 58:57 Ustaz. Masyaallah, 58:57 alhamdulillahamdulillah. Alhamdulillah. 58:59 Datang dari Bapak Abdurrahman. 59:01 Masyaallah. Terima kasih Bapak 59:02 Abdurrahman atas infaknya, donasinya 59:04 untuk Rasil. Semoga Allah limpat 59:06 gandakan. Apalagi ini di hari Jumat loh, 59:07 Ustaz. 59:08 Berkah insyaallah. Masyaallah. 59:09 Masyaallah. Barakallahu fikum. 59:11 Masyaallah. Barakallahu fikum. 59:12 Dan kita kembali ke pertanyaan Pak Ustaz 59:15 datang dari 59:17 pertanyaan datang dari Bapak Bahron di 59:19 Tangerang. Asalamualaikum Pak Ustaz. 59:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:23 wabarakatuh. 59:24 Saya Bahron, 78 tahun. 59:28 Izin bertanya, Pak Ustaz. Apa hikmah dan 59:30 manfaat dari mengingat kematian dan 59:32 bagaimana cara mempersiapkan diri untuk 59:35 menghadapi kematian agar ee kematian 59:38 kita bisa husnul khatimah. Terima kasih, 59:40 Pak Ustaz. 59:41 Nah, pertama, faedah mengingat kematian 59:48 adalah 59:50 mengakibatkan kita senantiasa 59:52 mempersiapkan diri menghadapi kematian 59:55 gitu ya. Karena ingat mati mesti 59:58 mendorong mempersiapkan diri. Yang 1:00:00 kedua, mengingat kematian dapat 1:00:03 berdampak menghalangi kemaksiatan. 1:00:09 Dengan mengingat kematian akan berdampak 1:00:12 mendorong berbuat baik sebagai bekal 1:00:14 setelah kematian. 1:00:17 Mencegah dari perbuatan maksiat gitu ya. 1:00:20 Karena dia yakin akan ada tanggung jawab 1:00:23 yang harus ditanggung setelah kematian. 1:00:26 Jadi itu faedahnya di antaranya. Jadi 1:00:29 pertama ee semakin dekat kepada Allah ya 1:00:32 karena mengingat kematian. Ah semakin 1:00:34 mendorong berbuat baik dan semakin 1:00:37 mencegah dari perbuatan buruk. Kemudian 1:00:39 bagaimana cara mempersiapkannya agar 1:00:41 kita husnul khatimah? [mendengus] Maka 1:00:44 satu harus senantiasa husnudzon kepada 1:00:49 Allah. 1:00:50 Kedua, [mendengus] 1:00:52 agar senantiasa berbuat ihsan. 1:00:56 Ketiga, diduga keras dia berdampak 1:00:59 husnul khatimah. Pertama, husnudzon. 1:01:03 Kedua, berbuat ihsan. Maka diduga keras 1:01:06 dia akan husnul khatimah. 1:01:10 Jadi husnul khatimah itu dibiasakan 1:01:12 dengan husnudan kepada Allah dan 1:01:14 senantiasa berbuat ihsan dan berbuat 1:01:16 baik kepada ee apa namanya? kepada Allah 1:01:20 dan kepada ee makhluknya. Jadi ada 1:01:24 horizontal dan vertikalnya gitu ya. Nah, 1:01:27 kalau berbuat baik horizontal dan 1:01:29 vertikalnya senantiasa dirawat, maka 1:01:32 diduga keras dia akan meninggal husnul 1:01:35 khatimah. Maka di sujud-sujud salat ee 1:01:39 nawafilnya di antara doa yang senantiasa 1:01:42 dipanjatkan, Allahumma inni as'aluka 1:01:46 husnal khatimah. 1:01:48 Allahumma inni as'aluka husnal khatimah. 1:01:52 Allahumma inni as'aluka husnal khatimah. 1:01:54 Atau Allahumma inna nas'aluka husnal 1:01:58 khatimah. Allahumma inna nas'aluka 1:02:01 husnal khatimah. Disujud-sujud ee salat 1:02:04 tahajudnya, disujud-sujud salat 1:02:07 sunahnya, dia memohon kepada Allah azza 1:02:10 wa jalla. Dan di antara doanya itu 1:02:12 adalah memohon husnul khatimah. Demikian 1:02:15 yang dapat saya ee jawab. Wallahuam 1:02:20 biswab. 1:02:22 Ya, demikiannya Bapak Bahron dan kita ke 1:02:25 pertanyaan selanjutnya Pak Ustaz datang 1:02:29 dari hamba Allah. Asalamualaikum 1:02:30 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:02:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:34 wabarakatuh. 1:02:35 Pak Ustaz, adakah doa khusus agar hati 1:02:38 ini senantiasa ingin berdoa kepada 1:02:42 Allah? Karena saya berdoa hanya 1:02:45 sekerluannya saja, Pak Ustaz. 1:02:48 Terima [berdehem] kasih. 1:02:48 Masyaallah. Baik. Jadi doa yang masyhur 1:02:52 gitu ya itu agar pertama agak 1:03:05 maka disujud-sujud. Nah, itu juga di 1:03:08 antara sujud-sujud di dalam sujud itu 1:03:10 ada doa yang dipajatkan. Allahumma ya 1:03:14 muqallibal qulubbit qolbi ala dinika 1:03:20 memohon kepada Allah hati 1:03:23 yang di atas agama Allah dan senantiasa 1:03:27 taat kepada Allah subhanahu wa taala 1:03:30 maka hati yang senantiasa mendorong 1:03:32 seperti itu akan mendorong senantiasa 1:03:35 ibadah mendorong agar senantiasa berdoa 1:03:37 kepada Allah azza wa jalla karena 1:03:39 ketergantungannya kepada Allah subhanahu 1:03:41 wa taala 1:03:42 Maka doa yang masyhur itu ya 1:03:49 itu sen diperbanyak. Di antaranya doa 1:03:52 itu juga diucapkan 1:03:54 dalam sujud-sujud ya. Baik di tiap 1:03:57 sujud, baik di sujud terakhir atau sujud 1:04:01 ganjil atau sujud genap. Mana dalilnya? 1:04:04 Tadi gitu ya. Ee seorang hamba kedudukan 1:04:09 terdekat antara hamba dan khaliq itu 1:04:12 saat sujud. Faksirud dua. Maka 1:04:15 perbanyaklah doa. 1:04:17 Itu isyaratnya, itu dalilnya ya. Selain 1:04:20 nasnya juga gitu ya. Nah, maka di 1:04:23 situlah kita banyak berdoa kepada Allah 1:04:25 Subhanahu wa taala. Demikian yang dapat 1:04:27 saya jelaskan. Wallahuam 1:04:30 bisawab. 1:04:32 Iya. Baik, Pak Ustaz. Nampaknya ini ada 1:04:33 telepon yang masuk masuk. Bisa tolong 1:04:36 diangkat. 1:04:40 Halo. 1:04:44 Halo. Asalamualaikum. 1:04:46 Halo. Asalamualaikum. 1:04:47 Ya. Waalaikumsalam. 1:04:49 Dengan Bapak 1:04:50 dengan Bapak Abdul Salam. 1:04:53 Iya betul. 1:04:54 Ya, silakan Bapak pertanyaannya dengan 1:04:55 Ustaz Saleh. Bapak 1:04:57 sebenarnya e terutama Asalamualaikum 1:04:59 warahmatullahi wabarakatuh. Bapak Kiai. 1:05:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:03 wabarakatuh. 1:05:05 Alhamdulillah, Pak Kiai selalu saya 1:05:08 mendengarkan terus ini apa tentang 1:05:10 ceramah-ceramah. 1:05:11 Masyaallah. 1:05:12 Walaupun memang terang aja saya enggak 1:05:14 sambil muraqabah, Pak Kiai. 1:05:16 Ah, masyaallah. Ya, [tertawa] 1:05:18 iya. Ada yang pertanyakan ini. 1:05:21 Iya. Iya. 1:05:23 Iya. Silakan Bapak 1:05:24 tentang masalah sanad ya. 1:05:27 Heeh. 1:05:27 Jadi kan gini kan saya ini kalau 1:05:31 memurkqabah ini kan tawasul dulu. 1:05:33 Iya. I kan 1:05:35 iya 1:05:35 para rasul pada aul pada apa? Sahabat, 1:05:39 aulia, para guru, guru-guru kita. Heeh. 1:05:42 He gitu kan. 1:05:43 Iya. Iya. Iya. 1:05:44 Kemudian, kemudian ada ustaz, ustaz saya 1:05:47 juga. 1:05:48 Heeh. 1:05:49 Padahal saya sama dengan dia. 1:05:51 Walaupun kita satu satu guru gitu ya. 1:05:53 Iya. Iya, iya. Oke. 1:05:54 Tapi kalau dia berjamaah, kalau saya 1:05:56 lagi berjamaah, mereka bilang kagak 1:05:59 bersanad gitu loh. Nah, sanad itu apa 1:06:01 sih sebenarnya? 1:06:02 Ah, masyaallah. 1:06:04 Iya. 1:06:04 Iya. Asalamualaikum. 1:06:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:06:06 wabarakatuh. Terima kasih Bapak Abdul 1:06:08 Salam. 1:06:09 Sanad itu arti dasarnya adalah sandaran. 1:06:14 Jadi misalnya saya dapat pengetahuan ini 1:06:17 dari guru saya. Nah, guru saya dapat 1:06:21 pengetahuan itu. Pengetahuan itu tuh 1:06:23 yang disampaikan ke saya itu dari 1:06:26 gurunya. 1:06:28 Gurunya menjelaskan kepada guru saya itu 1:06:31 dari gurunya. Gurunya dari gurunya, 1:06:34 gurunya dari tabiut tabiin. Ah, tabiut 1:06:37 tabiin dari tabiin. Tabiin dari sahabat, 1:06:41 sahabat dari Nabi sallallahu alaihi 1:06:43 wasallam. Itu sanad. 1:06:46 Nah, biasanya 1:06:48 yang bersanad seperti itu itu adalah bil 1:06:51 maksfur. 1:06:53 Ilmu yang bir maksur. Namun kemudian 1:06:57 sejalan dengan perkembangan zaman, ada 1:07:00 ilmu-ilmu yang ditemukan tanpa sanad. 1:07:05 Hm. ilmu-ilmu yang ditentukan tanpa 1:07:08 sanad kata Imam Syafi'i. Jadi 1:07:11 pengetahuan itu bisa didapat dari nas 1:07:14 dan dalalah. 1:07:16 Nah dalalah itu kan bukan dari nas, tapi 1:07:19 dari hasil penggalian. Dalalah itu 1:07:22 isyarat gitu loh. Jadi seperti begini 1:07:25 kan setahu saya, setahu saya sekali lagi 1:07:29 gak ada yang menjelaskan nas yang 1:07:31 menjelaskan bahwa pernikahan di luar 1:07:34 umat Islam itu sah. 1:07:38 Sekali lagi tidak ada nas baik di Quran 1:07:41 maupun di sunah gitu ya yang menyatakan 1:07:44 bahwa pernikahan di luar Islam itu sah. 1:07:48 Namun Imam Syafi'i kalau tidak salah 1:07:50 menyatakan sah. 1:07:53 Dari mana? Dapat dalalah dari Quran. 1:07:58 Dapat dalil, dapat isyarat dari Quran. 1:08:02 Itu dalam surat apa? Surah Alahab. 1:08:05 Tabbat yada Abi Lahabi Watab dan 1:08:07 seterusnya. Wamroatuhu. 1:08:10 Ah, di situ ada kata wamroatuhu. Dan 1:08:14 istrinya salah satu pengertian apa 1:08:17 namanya? ist itu ya selain 1:08:21 juga 1:08:23 dan istrinya gitu loh. 1:08:26 Padahal itu istrinya siapa? Istrinya Abu 1:08:28 Lahab. Abu Lahab nikahnya tidak secara 1:08:31 islami. 1:08:32 Iya. Nah, maka kata Imam Syafi'i, 1:08:34 pernikahan di luar umat Islam pun sekali 1:08:38 lagi dinyatakan sah. Karena Allah juga 1:08:41 mengakui Ummu Jamil itu adalah istrinya 1:08:45 Abu Abu Lahab. Gitu loh. Nah, itu 1:08:49 penggalian bukan dari nas secara bukan 1:08:51 dari nas. Nas itu teks, tapi 1:08:54 pengertiannya dari dalalah. Nah, 1:08:56 kemudian dalalah kata lain dari dalalah 1:09:00 gitu ya, itu adalah hikam. atau 1:09:03 hikmah-hikmah. 1:09:07 Hikmah-hikmah atau hikam sebelumnya 1:09:09 digunakan juga ilat atau illah mufradnya 1:09:14 gitu loh. Nah, belakangan dari apa? 1:09:17 Dalalah, dari hikam, dari ilat, 1:09:21 belakangan dimaknailah maqasid atau 1:09:24 maksud. Maksudul Qur'an, maksudul ayah, 1:09:29 maqasid Al-Qur'an, maqasid syariah atau 1:09:33 maksud syariah atau maksad syariah gitu. 1:09:38 Nah, jadi masyaallah seringki. Nah, 1:09:41 pertanyaannya dari mana itu pemahaman? 1:09:44 Memang di zaman Nabi ada ternyata 1:09:48 ada nas, ada pemahaman di belakang nas 1:09:52 gitu. Maka pengertiannya juga ada 1:09:54 tekstual, ada kontekstual. Nah, 1:09:56 kontekstual itu tadi ada dalalah, ada 1:10:00 ilat, ada hikam, ada maqasid, 1:10:04 gitu ya. Jadi saya kira itu ee yang 1:10:07 dapat saya jelaskan. Jadi sanad itu 1:10:09 apabila bersambung, 1:10:12 ada sanadnya ini. Kitab ini disanadkan. 1:10:16 disanadkan. Kemudian guru kita ya nulis 1:10:19 kitab lagi sebagai pengembangan dari 1:10:22 kitab yang telah disanadkan gitu loh. 1:10:25 Nah, maka oleh sebab itu menarik sekali 1:10:27 ada ilmu yang bersanad tapi dalam 1:10:30 pengembangan perjalanannya ada ilmu yang 1:10:32 berkembang 1:10:34 tetapi juga berkembangnya sejak zaman 1:10:36 siapa, zaman siapa, kemudian ada 1:10:38 sanadnya juga. Demikian yang dapat saya 1:10:40 jelaskan. Jadi sanad itu adalah 1:10:42 sandaran. Demikian. Wallahuam 1:10:46 biswab. 1:10:49 Nampaknya Bapak Abdul Salam masih belum 1:10:51 puas. Ustaz nelepon lagi. 1:10:52 Oh iya ya. Boleh. Boleh. 1:10:53 Bagaimana dilanjutnya Ustaz? 1:10:54 Iya iya boleh. 1:10:55 Yuk silakan Pak Cup. 1:10:59 Halo. 1:11:03 Halo. Asalamualaikum Pak Abdul. 1:11:07 Ya. Namanya terputus Pak Ustaz. 1:11:09 Ah iya. 1:11:10 Baik. Ee itu mungkin jadi pertanyaan 1:11:11 terakhir Pak Ustaz di kesempatan siaran 1:11:13 kita pada sore hari ini. 1:11:15 Mungkin ada kesimpulan dari seluruh 1:11:17 kajian kita sore ini. Kesimpulan yang 1:11:19 dapat saya kemukakan maka 1:11:22 ajaran doa-doa dari Nabi sallallahu 1:11:25 alaihi wasallam boleh diambil sebagian 1:11:28 bagi mereka yang terbatas hafalannya, 1:11:31 tapi juga dapat diambil secara ringkas. 1:11:35 Mana yang mewakili yang jamak yang 1:11:38 mewakili yang menggabungkan seluruh 1:11:41 doa-doa maka boleh itu saja. Tapi yang 1:11:44 paling penting tadi keyakinan baik 1:11:47 sangka kepada Allah Subhanahu wa taala 1:11:49 bahwa setiap doa kita senantiasa dikabul 1:11:52 oleh Allah azza wa jalla baik dikabul 1:11:55 cash maupun dikabul tertunda. 1:11:59 Demikian yang dapat saya simpulkan. 1:12:01 Wasallahu ala nabiy Muhammadin. 1:12:04 Walhamdulillahiabbil 1:12:06 alamin. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:12:09 wabarakatuh. 1:12:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:12 wabarakatuh. Terima kasih Pak Ustaz atas 1:12:13 ilmunya tausahnya pada sore hari ini. 1:12:15 Semoga Allah senantiasa memberikan ustaz 1:12:17 dan mas saleh kesehatan agar bisa terus 1:12:19 menyampaikan ilmunya bagi kita semua. 1:12:20 Iwan 1:12:21 dan kami juga mengucapkan terima kasih 1:12:23 kepada Iwan Nawat semua yang sudah 1:12:25 memberikan pertanyaannya, atensinya. 1:12:27 Semoga Allah membalas dengan kelipat 1:12:28 dengan kebaikan yang berlipat ganda. 1:12:30 Amin. 1:12:30 Dan dari studio saya Fajar Hidayat Yusuf 1:12:33 Bangkit dan juga Atep mohon undur diri. 1:12:36 Mari kita akhiri saja dengan membaca doa 1:12:38 qaratul majelis. Subhanaka allahumika 1:12:41 asadu ila anta astagfiruka ilaik. 1:12:44 Billahi taufik walayah. Wasalamualaikum 1:12:46 warahmatullahi wabarakatuh.