Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Radio Silaturahim dan Rasil Visual untuk
- Islam yang satu. Terima kasih Wan Akhwat
- masih setia mendengarkan dan menyimak
- siaran kami hingga malam hari ini kita
- masih dalam program acara tausiah malam
- bersama Ustaz Ahmad Sanusi yang pada
- pekan ini kita masih kajian kitab tafsir
- Al-Qurtubi dalam Quran surah Hud surah
- yang ke-11 ayat
- ke-96 insyaallah sampai ayat
- ke-108 tadi kita telah menyimak
- kajiannya sebelum jedah
- Dan meskipun belum selesai nanti akan
- dilanjutkan oleh Ustaz. Namun kita
- selingi dulu dengan membacakan ee
- WhatsApp atau SMS dari hot yang sudah
- masuk. Seperti biasa kita gabung
- pertanyaannya Pak Ustaz ya. Baik. Yang
- pertama ee dari Santo Sodika Buncuruk.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam. Ustaz,
- hadis riwayat Abu Daud nomor
- 5067 dikatakan Rasul menghitung zikir
- dengan tangan. Tadi Ustaz Tadi Ustaz
- hadis nomor berapa yang mengatakan boleh
- hitung dengan
- tasbih? Kemudian pertanyaan selanjutnya
- dari Imron di
- Bekasi. Asalamualaikum warahmatull
- wabarakatuh. Ustaz, banyak ustaz dan
- kiai. Berpenghasilan yang banyak dari
- ceramah dan terkadang dari keuntungan
- KBIH, tapi tidak peduli kepada orang
- yang tidak mampu dalam hal ekonomi.
- Bagaimana tanggung jawabnya? Harusnya
- berbagi hasil kepada orang duafa sebagai
- modal
- usaha.
- Kemudian ee dari hamba Allah tidak
- menyebutkan nama. Asalamualaikum. Jika
- jika ada ustaz yang sesat dan
- menyesatkan, apakah jemaahnya ikut masuk
- neraka juga, Pak
- Ustaz?
- Kemudian dari hamba Allah,
- asalamualaikum, Pak Ustaz. Apa hukumnya
- seorang istri pergi dari rumah dan
- meninggalkan suaminya karena desakan
- orang tuanya? Yang membuat saya bingung,
- si istri atau orang tuanya tidak mau
- mengurus perceraian di pengadilan.
- Padahal saya sudah menyuruh istri untuk
- mengurus, namun tetap tidak
- mau. Dan mungkin yang terakhir, Pak
- Ustaz dari Bapak Jalaluddin di Sukabumi.
- Asalamualaikum, Pak Ustaz. Rahasia apa
- tentang hadis hadis qudsi yang
- menyatakan kalau Allah tidak menciptakan
- Nabi Muhammad maka seluruh alam ini
- tidak akan ada. Sedangkan Allah itu
- qodirun ala ma yasya. Itu Pak Ustaz.
- Iya.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kalau ada riwayat dari Abu Daud tentang
- bertasbih itu pakai jari,
- maka itu di hadis itu tidak ada larangan
- untuk berzikir dengan tidak pakai jari.
- Jangan sampai kita nambah-nambah, enggak
- boleh.
- Jadi disampaikan saja kalau ada misal
- hadis Nabi pernah berzikir pakai jari,
- mungkin nanti lain waktu Nabi berzikir
- dengan pakai batuk, mungkin pakai tanpa
- pakai apa saja cuman hanya di lisannya
- saja. Begitu kan namanya orang
- berzikir.
- Jadi seperti hadis Bukhari, kullama
- minannas alaihi shodqah. Nah, pengertian
- sulama sendiri termasuk Abu Daud itu
- sulama yang yang suka disebut itu kan
- sulama. Sulama itu kadang-kadang
- diartikan dengan tulang jari. Padahal
- sulama sendiri itu di dalam Fathul Bari
- maupun di Muslim menurut Sahabzar,
- sulama itu adalah sendi-sendi tulang
- semua yang ada di dalam manusia. Bahkan
- itu ada jumlahnya
- 360 itu kurang lebih. Coba tanya ke
- dokter itu. Karena semua anggota tubuh
- ini yang pokoknya engsel lah. Engsel
- kalau bahasa kita ya. Iya. Itu engsel
- itu namanya sulama itu akhi. Nah, sulama
- itu gerakkanlah anggota tubuhmu itu
- untuk berzikir, untuk membantu orang,
- untuk mendamaikan orang. Makanya itu
- hadisnya itu berada di babu fadlil islah
- bainanas wal adli bainahum. Kalau ee
- seorang gubernur, seorang pemerintah,
- aparat, hakim, maka ketika memberikan
- keputusan dengan adil, dengan ee
- keputusan itu, itu sudah namanya
- betul-betul mengislahkan. Sedangkan
- kita, maka kita bagaimana caranya kita
- mengislahkan di luar itu. Jadi itu hadis
- Bukhari
- 2.707
- 2891
- 2.989. Fathul
- Bari ee juz 5 halaman 387. Coba cari
- kalau ada satu kalimat saja yang
- mengatakan tidak boleh di situ. Kalau
- enggak pakai jari, coba cari. Enggak ada
- di situ. Itu tambahan ustaznya itu.
- Enggak ada itu. Jadi begitulah aslinya
- Quran Asunah itu. Itu enggak ada
- keributan itu. Begitu ditambah-tambah
- jadilah
- ribut. Waqad sabbaha alhas fi yadin Nabi
- shallallahu alaihi wa alihi wa ashabihi
- wasallam. sampai kerikil-kerikil yang
- ada di tangan Nabi itu semuanya
- bertasbih
- itu wahanna. Dan bahkan dulu sahabat itu
- kadang-kadang kalau Nabi lagi khotbah
- itu kan suka megang trikil itu makanya
- disampaikan enggak boleh itu kalau lagi
- khotbah mamasal haso faqadqo nantilah
- kalau habis itu ada dulu yang pakai
- jagung ada sahabat itu seperti sahabat
- Abi Hurairah kalau zikir itu malah
- diikat-ikat itu sarungnya tali apa
- tali-tali jemuran itu kayak begitu jadi
- bagaimana bolehlah pakai apa saja
- berzikir pakai apa pakai pakai diam juga
- boleh, pakai lisan juga boleh, sendiri
- boleh, bersama-sama boleh, pakai tasbih
- boleh, pakai jari boleh, semuanya ahli
- surga. No rukun. Tapi kalau
- ditambah-tambah pastilah ribut. Coba cek
- di dalam hadis Bukhari dari sahabat
- Jabir
- 918. Kalau dari sahabat Abdullah bin
- Umar 3.583.
- atau yang berhubungan dengan
- tasbih-tasbih seperti itu. Coba yang
- berhubungan dengan Al-Qur'an surah
- al-Isra ayat 44.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim. Yusabbihu
- lahus samawatu sabu wal ardu w fihin
- waim minaiin illa yusabbihu bihamdi
- wakin la tafquna tasbih innahuana
- haliman
- gfur. Itu coba cek juga di dalam tafsir
- Al-Qurtubi juz 14 halaman 188.
- Nabi Daud juga dulu waktu nimpuk pakai
- tasbih juga, pakai batu juga tuh
- semuanya diajak bertasbih kepada Allah
- Subhanahu wa taala. Jadi silakan mau
- pakai apa saja yang tidak boleh itu
- kalau mencaci maki. Bagaimana kalau
- penghasilan ceramah itu kan sudah banyak
- kok enggak diinfakkan. Padahal kalau
- diinfakkan itu banyak pahalanya. mungkin
- diinfakkan ke jalur yang lain. Kalau
- tidak infak di situ mungkin diinfakkan
- ke jalur lain, di tempat yang lain. Kita
- husnudan aja.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim. Wama anfaqtum
- minaiin fahua yukhlifuh. Apa saja yang
- kalian infakkan, senyumnya, ucapannya,
- sebagian hartanya, tenaganya, pikirannya
- yang kalian infaknya diinfakkan itu
- sekecil apapun maka fahua mak adapun
- Allah yukhlifu, yaitu pasti mengganti
- berlipat-lipat adafan mudhaafah. Wahua
- khairur roziqin. Allah itu
- sebaik-baiknya pemberi rezeki. Surah
- Saba surah yang ke-34 ayat 39.
- Ee berikutnya kalau ustaznya sesat
- menyesatkan, apakah jemahnya bisa masuk
- neraka juga? Nah, insyaallah tidak
- sesatmen menyesatkan. Mudah-mudahan
- tidak. Cuman kalau kita sampai bertindak
- mendukung ee perbuatan orang yang tidak
- baik, maka Allah menyampaikan melalui
- lisannya Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wa alihi asahbihi wasallam.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Usyurulladzinaamu azwajahum w kanu
- ya'budun. Usyuru wahai malaikat giring
- mengumpulkanlah siapa kalian semua.
- Malaikat mengumpulkan alladzina kepada
- orang-orang dolamu yang telah berbuat
- zalim. Siapa mereka? Wa azwajahum dan
- teman-temannya
- pengikut-pengikutnya jemaah-jamaahnya.
- wa azwajahum itu kan wu ya'budun dan apa
- saja tuhan-tuhan yang mereka sembah
- selain Allah subhanahu wa taala min
- dunillah fahduhum lalu setelah
- dikumpulkan apa itu perintah selanjutnya
- dari Allah kepada orang yang zalim sesat
- menyesatkan fahduhum maka mengarahkan
- menuntunlah siapa kalian malaikat hum
- kepada alladzinaamu wa azwajahum
- dituntun ke mana diarahkan ke mana
- didorong ditendang ke mana ila sirat
- ke neraka jahanam. Lalu setelah itu
- entar dulu
- waqifum ditangguhkan dulu untuk apa?
- Innahum masulun. Mereka semua akan
- ditanya. Makanya hati-hati memberi
- fatwa. Hati-hati kita ikut pengajian
- juga hati-hati ikut suatu apa saja itu
- harus hati-hati kita mulai dari
- sekarang. Karena semuanya itu besok itu
- yatasaalun, saling bertanya,
- yutasaalun, yusalun dan lain sebagainya.
- Bahkan besok itu ada cerita qala qoilum
- minhum inni kaana li qarin. Saya dulu
- punya teman. Saya dulu punya teman. Saya
- ajak berbuat baik, merukunkan umat. Eh,
- luar biasa dia kerjanya. Caci maki sana,
- caci maki sini. Padahal Al-Qur'an sudah
- menyampaikan enggak ada baiknya. Kecuali
- kalau kita selalu berusaha au islahim
- bainanas mengakurkan tabayun,
- mengakurkan. Bukan kita selalu menuduh,
- mencaci maki, kita enggak bisa bersatu
- dengan kelompok ini. Apanya yang enggak
- bisa bersatu? Emang Anda sudah
- tabayun? Coba tabayun dulu.
- Itu Alquran surah Annisa surah yang ke4
- ayat 114. Nabi itu kalau apa-apa itu
- tabayun, mengakurkan, mengislahkan. Itu
- hadis Bukhari
- 2693. Idzhabu bina nuslihu bainahum
- Fathul Bari juz 5 halaman 376
- 37. A kalau orang sekarang subhanallah
- luar biasa. Dulu aku punya teman inni
- kan liqarin. Waktu itu aku sudah ajak
- aku ngajak dia kepada yang baik-baik.
- Dia pun ngajak kepada saya untuk selalu
- ribut saja menyalahkan orang. Terus
- akhirnya kita cari. Q hal antum
- muttaliun. Ayo kita cari. Begitu dicari
- fat farahu fi sawail jahim. Ternyata
- temannya dan pengikut-pengikutnya itu
- berada di keraknya api neraka jahanam.
- Itu yang kami jelaskan dari tadi itu.
- Coba cek di dalam Al-Qur'an surah Assfat
- surah yang ke-37 ayat 22 sampai 24
- termasuk 51 sampai 55 itu. Jadi sekarang
- hati-hati siapapun kalau lagi baik dan
- benar kita ikutin. Siapapun kalau lagi
- enggak baik enggak benar ya tentu enggak
- kita
- ikutin. Kalau masalah mengurus
- perceraian apabila istrinya mungkin
- tidak tidak berkenan berpisah, cobalah
- bicara baik-baik juga. Demikian dengan
- mertua. Kalau bisa jangan bercerai dulu,
- mendingan nikah lagi. Tapi harus tetap
- rukun, jangan menyia-nyiakan yang lama.
- Kalau bisa jangan bercerai. Kalau memang
- harus bercerai, kalau istrinya tidak
- dimungkinkan mengurus, apalagi seorang
- perempuan kasihan, ya antumlah yang
- ngurus sebagai seorang suami. Berikutnya
- itu enggak sulit juga, enggak mahal kok,
- tinggal datang ke pengadilan. Itu yang
- repot itu kalau kepercayaan itu mau
- ngurus ke mana itu enggak ada pengadilan
- khusus kepercayaan itu. Nah, bagaimana
- itu kalau masalah rahasia?
- Rahasia di balik itu maksudnya hanya
- ungkapan begitu
- sayangnya Allah kepada Nabi. Sama
- dengan di dalam Al-Qur'an itu. Allah
- bersumpah demi umurnya Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wa ashabihi
- wasallam. Kenapa? Karena Allah bangga
- dengan umurnya Nabi. Karena umurnya
- selalu dipakai untuk selalu mendekatkan
- diri kepada Allah Subhanahu wa taala.
- meskipun sebenarnya itu hadis banyak
- yang mempertanyakan itu. Kenapa? Karena
- meskipun Nabi enggak ada, tetap saja
- jarak Allah dengan Nabi itu jauh.
- E nabi ada enggak ada tetap ada. Langit
- itu sebenarnya satu sisi. Tapi kalau mau
- diterima itu ungkapan itu, itu saking
- bagaimana seharusnya Allah saja sayang
- dan bangga dengan nabinya, masa kita
- tidak bangga, tidak sayang dengan
- nabinya Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wa alihi wa ashabi
- wasallam. Ada pertanyaan lagi atau
- cukup, Pak? Ee sudah semua, Pak Ustaz,
- ya? Ya. Iya. Sudah. Nanti lanjutan
- kajian materinya kalau
- ada.
- Kalau tentang materi mungkin kita
- lanjutin di Sabtu aja ya. Sabtu. Sabtu
- pagi. Insyaallah kita lanjutin di Sabtu
- pagi e jam .00 pagi ya. Iya, Sabtu depan
- insyaallah. Barangkali untuk sementara
- waktu begini dulu. Subhanakallahumma
- wabihamdik nashadu alla ilaha illa anta
- nastagfirik wa atubu ilaik.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.
- warahmatullahi wabarakatuh. Terima
- kasih, Pak Ustaz, jazakullah khairan
- atas kajiannya, ilmu, nasehat dan juga
- motivasi yang disampaikan untuk kita
- semua di malam hari ini insyaallah
- sangat bermanfaat.
- bisa kita buktikan nah syukur kita ini
- dengan mengamalkan apa yang telah
- disampaikan oleh Ustaz di malam hari
- ini. Dan kita doakan semoga Ustaz Ahmad
- Sanusi selalu dilindungi Allah dan
- diberikan kesehatan agar bisa terus
- memberikan kajian-kajian kepada kita.
- Dan kami juga ucapkan terima kasih
- kepada ikhwan akhwat yang sudah
- berpartisipasi mengirimkan pertanyaan
- baik lewat SMS maupun WhatsApp dan kami
- mohon maaf bila ada yang tidak terbaca
- karena keterbatasan waktu dan kami yang
- bertugas juga undur diri saya Zulfikar
- ada Dedi, Bang Yusuf Fajar dan
- teman-teman di daerah yang bertugas
- mohon maaf apabila ada kesalahan dan
- kekurangan. Billah taufik wal hidayah
- asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]