Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:02 wabarakatuh. Saya Riri Petrisari, guru 0:05 besar teknologi komputer di Universitas 0:08 Indonesia mengucapkan selamat 0:11 menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 0:16 Hijriah. 0:18 Semoga bulan ini membawa berkah, rahmat, 0:22 dan berkah ee yang sangat luar biasa 0:24 kepada kita semua untuk menjadi pribadi 0:26 yang lebih baik lagi dan menikmati 0:29 setiap detik dengan mengumpulkan ee 0:33 pahala yang kelak insyaallah akan 0:35 membawa kita ke tujuan kita ketika kita 0:39 bertemu dengan Allah. Sukses selalu 0:41 untuk ee hari-hari yang akan dijalankan. 0:44 Mudah-mudahan ee Allah senantiasa 0:47 bersama kita. Asalamualaikum 0:49 warahmatullahi wabarakatuh. 1:01 Bismillahirrahmanirrahim. 1:04 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 1:07 rahimakumullah. 1:09 Alhamdulillah wasyukurillah kita bisa 1:11 bersama-sama di bulan Ramadan di dalam 1:15 acara sahur bersama Rasil yang semoga 1:20 acara ini akan menambah semangat 1:23 sekaligus mempersuasi kita semua untuk 1:26 bisa optimal mengisi dan melewati 1:29 hari-hari kita di bulan yang penuh 1:32 berlimpah berkah ini. bulan di mana kita 1:35 harus menahan diri, di mana kita juga 1:39 harus em menahan dirinya itu bukan cuman 1:42 makan dan minum, tapi segala sesuatu 1:44 yang membuat puasa jadi batal. 1:46 Masyaallah, ini adalah bulan berlimpah 1:49 berkah yang mudah-mudahan juga melatih 1:52 disiplin kita untuk bisa meningkatkan 1:56 empati kita ataupun juga kalau mungkin 1:59 ya menghapus dosa-dosa kita. Insyaallah 2:02 karena itulah yang kita rindukan. 2:05 Mudah-mudahan kebersamaan kita di sahur 2:08 bersama Rasil ini akan menjadikan puasa 2:11 kita lebih optimal. Ikhwan akhwat, sahur 2:16 bersama Rasil kali ini menghadirkan 2:20 sosok Prof. Dr. Ir. Riri Fitriari, 2:25 M.M., MSC yang merupakan guru besar dari 2:30 teknik komputer di Universitas Indonesia 2:33 dan beliau ini dikenal sebagai ilmuwan 2:38 teknologi informasi peneliti juga ee 2:42 menjabat wakil ketua umum ITMI ini di 2:46 bidang kesehatan, pemberdayaan perempuan 2:50 dan juga pemuda dan anak. itu kalau 2:52 enggak salah periodenya sampai tahun ini 2:54 dari 2:56 2021 ya. Dan beliau juga aktif di dalam 2:59 riset nih pengembangan 3:02 TIK ya juga memimpin UI Green 3:06 Matrik ini luar biasa banget menerima 3:08 banyak sekali penghargaan termasuk juga 3:11 Habibi Price di tahun 2022. Nah, Prof. 3:17 Dr. Riri ini juga sudah menulis banyak 3:20 sekali termasuk hitungannya tuh 200 ya 3:24 review jurnal dan juga konferensi 3:26 internasional. 3:28 Sementara sejak tahun 2010 3:32 sudah memimpin pemeringkatan universitas 3:35 sedunia yang disebut UI Green Matrich 3:38 dengan jaringan 3:40 yang 3:42 dari 900-an universitas ya, juga dari 84 3:46 negara. Ini sungguh sangat luar biasa 3:48 dan beliau bisa hadir di acara kita 3:52 sahur bersama Rasil. Kita sapa beliau. 3:55 Asalamualaikum warahmatullahi 3:57 wabarakatuh. 3:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:00 wabarakatuh. 4:02 Terima kasih sekali atas kesediaannya 4:05 hadir di 4:07 Rasil untuk sahur bersama Rasil ini. 4:10 Prof. ngomong-ngomong nih dengan 4:13 perjalanan yang begitu panjang 4:16 yang kalau aku bilang sih ih gil kapan 4:19 istirahatnya tuh ya. Ini bagaimana 4:23 pendapat ee Prof. Priri terkait dengan 4:26 betapa pentingnya keseimbangan 4:30 antara ibadah madh dan ee yang yang 4:33 murni penghambaan diri kepada Allah 4:35 dengan girum madoh yang merupakan 4:38 aktivitas duniawi. Jadi yang diniatkan 4:41 sebagai ibadah sosial gitu. Bukankah 4:44 memang sangat signifikan ini ibadah 4:46 sosial apalagi di Indonesia yang seperti 4:49 sekarang ini. Gimana Prof? 4:50 Iya. Wah, terima kasih nih Bu Nuning 4:52 sudah datang dan kita bisa mempersiapkan 4:55 diri juga untuk memasuki Ramadan yang 4:58 terbaik, menjalankan e Ramadan kita 5:00 dengan sebaik-baiknya. 5:02 Betul sekali tadi ee ibadah mahdoh yang 5:05 ditanyakan itu tentang fondasi ya yang 5:08 biasa kita lakukan sehari-hari salat, 5:10 puasa, tilawah 5:11 itu menjaga hubungan kita dengan Allah. 5:14 Dan di sini ee kita tahu bahwa ee di 5:18 dalam menjalankan itu semua, kita juga 5:22 sehari-harinya menjalankan kegiatan yang 5:24 berhubungan dengan manusia lain yang 5:26 juga kalau kita niatkan kegiatan duniawi 5:30 itu untuk ibadah, maka 5:32 ee ini mudah-mudahan akan juga mendukung 5:36 ya menjadi bukti bahwa ibadah mahdoh 5:39 kita dijalankan dengan sungguh-sungguh. 5:41 Jadi ee kalau saya lihat kalau kita 5:44 niatkan semuanya ya bertemu mahasiswa, 5:47 mengajar, merawat keluarga, menjaga 5:50 lingkungan 5:51 atau tadi yang eh preaching untuk green 5:54 society ya yang dijalankan oleh UI Green 5:57 Matric World University Ranking yang 5:58 sudah saya lakukan 15 tahun terakhir ini 6:01 ke seluruh dunia ya. He. 6:03 Jadi kita visitasi unitas di seluruh 6:05 dunia untuk memberikan pemeringkatan dia 6:07 dari segi sustainabilitynya seperti apa 6:09 itu untuk memastikan bahwa keberlanjutan 6:12 lingkungan dan bagaimana kita merawat 6:14 alam yang diberikan Allah ini 6:16 itu adalah salah satu upaya misalnya 6:18 untuk ee aktivitas duniawi yang ya 6:21 mudah-mudahan kalau diniatkan ee untuk 6:24 ee 6:26 memastikan bahwa keberlanjutan 6:28 sustainability dijalankan untuk 6:30 memelihara bumi kita itu mudah-mudahan 6:32 bukti ya. Jadi ee semua kita bisa 6:35 menjalankan tugas keseharian dalam 6:37 keseharian hidup kita ee untuk dengan 6:41 sungguh-sungguh ya ee karena semua 6:43 masalah yang ada itu awalnya tentu saja 6:46 di masalah kemiskinan, pendikitan, 6:48 pendidikan, kesehatan, 6:50 integritas itu juga 6:52 ee tantangan teknologi kalau kita 6:55 niatkan semua untuk menyelesaikannya 6:57 5050-t gitu ya. niatnya itu 7:00 mudah-mudahan sama-sama akan 7:01 mengantarkan ee saling menguatkan 7:03 menguatkan hati kita untuk menjalankan 7:06 menjadi menggunakan fondasi ibadah 7:08 mahdah itu salat, puasa, tilawah, dan 7:11 semua yang sudah di ee syaratkan oleh ee 7:14 nabi ee besar kita Muhammad sallallahu 7:16 alaihi wasallam. Jadi kalau menurut saya 7:19 betul sekali itu akan saling berhubungan 7:22 dan kita upayakan yang terbaik untuk 7:24 melakukan keduanya ini. 7:25 Heeh. Luar biasa. Kalau ngomong soal 7:28 green, green di rumah kita itu pohon apa 7:30 aja sih yang kita tanam misalnya karena 7:32 udara yang kita hirup itu juga akan 7:36 semakin nyaman. Nah, terkait dengan 7:38 kesibukan yang luar biasa, aktivitas 7:41 yang seperti dilalui oleh Prof. Riri, 7:45 banyak sekali beragam peristiwa baik 7:47 bahagia atau sukses. Kalau itu dikaitkan 7:52 kira-kira gimana, Prof? Apakah mudah 7:54 untuk menciptakan keseimbangan antara 7:58 kemuliaan hidup menuju kesuksesan tetapi 8:01 juga sekaligus bahagia? 8:03 Masyaallah ya. Luar biasa sekali di 8:05 pertanyaan Ibu ee mungkin tidak ada 8:08 manusia yang sempurna yang bisa mencapai 8:11 ee semuanya ya. Jadi kita menjalani 8:14 tugas kita di muka bumi ini sebagai 8:16 khalifah di muka bumi. Kalaupun ada 8:19 pencapaian itu pasti adalah hasil dari 8:22 semuanya yang ada di lingkungan kita 8:24 yang membuat seharian kita itu smooth, 8:26 bisa jalan menjalankan cita-cita gitu 8:28 ya. 8:29 Ada ketenangan hati untuk bisa berkarya 8:32 berkah gitu ya. Dan itu saya rasa untuk 8:35 menjaga keseimbangan ini memang kita 8:37 perlu awalnya dengan ee niat kita 8:40 jalankan secara jernih ya. Kemudian juga 8:44 kita memang ee mengupayakan bahwa ini 8:48 karena Allah ya. Semuanya itu karena 8:49 Allah. Jadi kita happy aja gitu ya. 8:52 Kalau terjadi itu karena Allah. Kalau 8:54 tidak terjadi pasti ada 8:56 ee Allah sudah memberikan jalannya yang 8:59 ee pasti lebih baik lagi untuk kita 9:01 kelak gitu ya. Kalau kita berjalan 9:03 seperti itu, insyaallah ee mudah-mudahan 9:06 kita bisa menghilangkan ketakutan, 9:08 kebimbangan ya. He. 9:10 Kemudian juga bisa membuat 9:11 prioritas-prioritas 9:13 ya. Jadi yang dari yang sederhana hingga 9:15 ke yang ee nantinya akan membantu kita 9:19 untuk ee bisa mencapai tadi tuh 9:21 kebahagiaan, kemuliaan ya 9:24 ee dan happiness ya. Kalau Indonesia 9:27 sekarang kan kita masuk ke eh 9:31 happiness index misalnya ya itu eh bahwa 9:34 kita termasuk orang-orang yang negara 9:36 yang bahagia katanya atau kalau di 9:38 sebenarnya itu flourishing. Iya. 9:40 Yang kemarin disebutkan oleh Presiden 9:41 Prabowo itu kita termasuk negara yang 9:44 rata-rata karena berdasarkan kepada itu 9:46 kita percaya itu semua maka kita 9:49 menjalannya dengan mungkin dengan mudah. 9:50 Waktu ditanya kita 9:52 walaupun sesulit apapun kita tahu bahwa 9:55 semua orang juga mengalami itu. 9:57 Iya. 9:57 Heeh. Ee semuanya berpasangan, senang, 10:00 susah, semuanya itu bisa jalankan. Tapi 10:02 kalau memang itu sudah ee destiny kita 10:06 ya, kita usahakan bahwa semuanya 10:09 dijalankan. misalnya kalau saya rasa ya 10:13 ee untuk menjaga keseimbangan tadi ee 10:15 misalnya ritme kita ya misalnya saya 10:18 juga mungkin perlu ee belajar terus 10:20 bagaimana salat tepat waktu itu 10:23 kemudian zikir itu yang mungkin bisa 10:26 singkat tapi konsisten terus-menerus 10:28 dijalankan ya jadi kayak nabung gitu 10:30 atau mungkin kalau kita bertemu dengan 10:32 siapapun itu quality time gitu jadi 10:34 kualitas bukan hanya lamanya tapi juga 10:37 kualitas dari hasil pertemuan itu 10:39 bagaimana supaya bisa saling membagikan 10:41 energi satu sama lain. Kalau saya sih 10:44 pikir bahwa menjaga keseimbangan itu 10:46 dengan ee tiga cara tadi ya, niat dan 10:49 kemudian prioritas hariannya dan 10:52 kemudian bagaimana kita menjalankan 10:53 ritme rohani kita dalam menjalankan itu. 10:57 Masyaallah. Jadi kalau modal dasar untuk 11:02 bergerak dan berpikirnya seperti ini 11:05 keren banget ya, Ikhwan Akhwat. 11:07 Ngomong-ngomong nih, Prof. ee 11:09 meningkatkan etos kerja itu kan penting 11:11 ya bagi kita semuanya. 11:13 Memegang teguh integritas juga kayaknya 11:16 kudu mesti gitu kan. Sementara kalau em 11:21 di dalam perjalanan hidup kita ini 11:24 kadang-kadang acakadul ya maksudnya 11:27 bisa terpuruk, bisa terjadi sesuatu yang 11:31 tidak kita bayangkan. Bagaimana Prof? 11:34 seberapa pentingnya sih kita introspeksi 11:37 diri terkait dengan hal-hal yang bisa 11:39 saja terjadi pada perjalanan kita. 11:41 Iya. Saya rasa semua orang pernah ajak 11:44 kadul ya, Bu ya. Ee cuman mungkin kalau 11:46 kelihatannya berhasil terus itu 11:48 sebenarnya dari 100 kali mungkin 99 kali 11:51 enggak berhasil atau tidak mencapai apa 11:52 yang diinginkan. Tapi satu yang 11:54 kelihatan gitu. Tapi dikerjakannya 11:56 secara kontinue terus-menerus. Jadi 11:58 kayaknya tuh ee menurut saya tidak ee 12:01 ada yang sempurna. tadi saya kembalikan 12:04 tadi. Tapi kalau niat kita memang 12:07 ee kalau kita lagi lelah, kecewa, down, 12:11 kaget, takut, ya ee 12:15 tiba-tiba kita ada di pesawat terus 12:16 kemudian bam jatuh gitu ya, apa 12:18 maksudnya turun turun wah terus naik 12:20 lagi gitu ya. Hah kita teriak. Ee 12:23 sepertinya ee semua itu adalah ee 12:27 kesempatan kita untuk mengingat bahwa 12:29 kita ini sangat kecil di mata Allah. 12:31 sedikit pun sedikit saja kita digerakkan 12:33 hati kita, kita bisa down, bisa ee 12:36 lelah, bisa capek ya. 12:38 Ee tapi kalau kita tahu bahwa energi itu 12:40 semuanya datang dari Allah, kemudian 12:42 kalau ada masalah itu tidak ada masalah 12:46 yang tidak bisa diselesaikan karena 12:48 ada Allah bersama kita. 12:49 Ada Allah yang bersama kita. Iya. Ee 12:52 jadi ee saya rasa kita semua akan datang 12:54 dengan energi itu untuk dapat 12:56 menyelesaikannya. Apa? Kalau kita jatuh, 12:59 kita bangun lagi. Setelah itu 13:01 kemampuan untuk jatuh, bangun, jatuh, 13:03 bangun lagi. Dan itulah yang disebut 13:05 dengan resiliensi. 13:07 Jadi, kekuatan kita untuk dapat 13:09 ee menjalankan tugas dengan 13:12 terus-menerus, konsisten dan dengan 13:14 kualitas e pekerjaan yang selalu lebih 13:17 baik daripada sebelumnya. Jadi, tidak 13:19 pernah ee patah semangat. He. 13:21 Saya yakin ee semua orang yang pernah 13:24 sukses itu juga pernah mengalami itu. Ee 13:27 dan ee mereka bisa mungkin ee salatnya 13:31 mungkin diperbaiki, doanya, istigfarnya 13:33 mungkin ditambahkan gitu ya. Dan 13:35 kebetulan kalau kita lagi ada down 13:37 seperti itu akan mengingatkan kita, 13:39 "Wow, ayo bangunbangun." E ini 13:43 tiba-tiba pandemi ya kan kita tiba-tiba 13:45 siapa yang menduga? 13:46 Siapa yang menduga? He. 13:47 Terus kemudian sekarang seperti kita 13:49 tidak mengalami pandemi waktu itu kan, 13:51 kita bisa kembali lagi ee berinteraksi. 13:54 Jadi ee kita tahu bahwa peradaban juga 13:57 seperti itu ya. Ee ada waktunya untuk 14:00 naik, ada waktunya untuk turun gitu ya. 14:03 Dan kita harus siap menghadapi itu 14:05 semua. 14:06 Iya. 14:06 Kesadaran ada naik dan turun yang 14:09 membuat kita introspeksi diri itu 14:11 ternyata jadi bekal juga ya untuk jalan 14:14 ke depan dengan jauh lebih baik. 14:16 Iya. Iya, betul. Karena kalau kita 14:18 percaya ya, minta pertolongan Allah, 14:20 minta pertolongan manusia yang lain 14:22 juga. 14:23 Jadi kita punya ada yang orang 14:24 terpercaya, guru, keluarga, atau siapa 14:27 saja yang kita temui bisa menjadi 14:28 penolong kita. 14:30 Ya, ee saya rasa itu langkah-langkah 14:32 yang ee akan kita lakukan itu misalnya 14:36 yang saya juga baru lakukan ya, misalnya 14:38 ini kita diingatkan untuk memperbaiki 14:40 tidur kita. Ternyata tidur itu memang 14:42 harus matikan lampu, 14:44 harus benar-benar konsentrasi untuk bisa 14:46 tidur gitu kan. Kalau kita dengarkan di 14:49 TikTok apa di mana ada yang ngajarin 14:51 seperti why not kalau itu untuk kebaikan 14:53 gitu. Iya, padahal itu sederhana. Tapi 14:55 kalau tidur kita perbaiki 7 jam sehari 14:57 misalnya dengan sungguh-sungguh 14:59 mudah-mudahan besok paginya bangun lebih 15:01 kuat lagi bisa ngaji, bisa melakukan 15:03 banyak hal gitu dengan target-target 15:05 yang kita sampaikan gitu Bu. Iya. 15:08 Ikhwan akhwat gimana? 7 jam enggak 15:09 tidurnya? 15:11 Oke. Di bulan Ramadan yang penuh berkah 15:14 ini di mana Allah mengampuni dosa-dosa 15:18 kita, hambanya. Kalau menurut Prof. Riri 15:22 ee gimana ya agar Ramadan ini berlimpah 15:26 berkah, bisa dapat ampunan? Apa yang 15:29 utama harus kita lakukan? 15:32 Iya. Ee saya juga belajar ya, Bu ya. 15:35 Saya makhluk yang terus belajar juga 15:37 karena 15:38 ee 15:39 ya ilmunya sangat terbatas ya kita ee 15:43 jadi niat untuk memperbaiki diri setiap 15:46 kita memasuki Ramadan kita tahu bahwa 15:48 ini waktunya untuk merenung, untuk 15:51 menambah ee ibadah kita 15:53 ee ibadah salat yang tepat waktu ee 15:57 kemudian sunahnya kita tambahkan, 15:59 membaca Al-Qur'an kita targetkan gitu ya 16:02 ee dan ee merenung juga satu dua pesan 16:06 yang betul-betul kita jalankan. Nah, ini 16:08 ee saya rasa tidak ee mudah ya untuk 16:12 dijalankan dan terus di setelah 11 bulan 16:16 kemudian kita lakukan ee lebih baik 16:18 lagi. Jadi ee ini adalah waktu-waktu 16:22 yang bagi semua orang itu adalah waktu 16:24 untuk kembali ee ke fitrah diri kita. 16:27 menemukan kembali bahwa ee kalau kita 16:31 tidak punya apa-apa, tidak punya 16:32 siapa-siapa, kita selalu masih punya 16:34 Allah 16:36 subhanahu wa taala. Ada Al-Qur'an yang 16:38 bisa menghibur kita gitu ya, ee fokus 16:41 kita bisa ke sana gitu ya. Itu 16:45 terlebih-lebih di 10 hari terakhir tuh 16:46 ya. 16:47 Iya, insyaallah. Dan sepertinya banyak 16:49 sekali ya semuanya sudah menjalankan itu 16:51 ya. Heeh. Untuk memilih untuk 16:53 kembali dan ee menikmati 10 hari 16:56 terakhir Ramadan yang luar biasa itu. 17:00 Iya. Di zaman sekarang ini, Prof. 17:04 Di mana media sosial berperan begitu 17:06 tinggi yang juga sekaligus membay 17:10 membatasi daya kritis daripada 17:13 kreativitas 17:14 kita terutama anak-anak muda nih ya. 17:16 Heeh. itu anak muda kan harapan bangsa. 17:20 Kalau terpengaruh mengikuti saja opini 17:23 mayoritas tanpa reaksi kritis dari media 17:27 sosial tadi. Menurut Prof. Riri, 17:30 kira-kira 17:32 apa yang sebaiknya dilakukan untuk 17:33 menghambat arus yang bisa memprihatinkan 17:37 ini di masa-masa depan? 17:38 Iya, betul. Ini bidang saya ya, karena 17:40 saya mengajar eh Computer based network 17:42 simulation AI. ee sekarang ee agen ya 17:47 yang sedang musim di mana banyak agen 17:49 yang bisa melakukan sendiri ee tugas 17:52 secara proaktif ya. 17:53 Iya. 17:54 Ee komputernya. Nah, ini kalau kita 17:57 lihat ini sebenarnya memberikan seperti 18:00 memberikan arahan kepada kita dalam 18:02 berpikir. Nah, ee saya tetap berharap 18:06 bahwa kita tetap bisa mendengar ruang 18:09 yang bergema di kepala kita. Ini sesuatu 18:11 yang benar enggak sih? Ini satu yang 18:13 salah enggak sih? He doesn't gitu. Ini 18:16 kayaknya enggak, ini kayaknya palsu deh, 18:19 bukan benar gitu ya. 18:20 Itu sebenarnya ada dari hati kita 18:23 walaupun 18:23 punya ya, 18:24 cuman kadang enggak dipakai. 18:25 Cuman kadang-kadang kita tuh ee sedang 18:28 enggak fokus gitu. Heeh. Dan enggak 18:30 mendengarkan. Ee dan kadang-kadang kita 18:32 terlena. Jadi ee karena di algoritma itu 18:36 mengikuti apa yang biasa kita dengarkan, 18:39 ya kita biasanya baca ini ya yang 18:41 dikasih itu terus tidak ada sisi lain 18:43 informasi sehingga kita tertutup gitu 18:45 ya. He. 18:46 Padahal dunia ini ada berbagai sisi, 18:47 berbagai 18:49 dan kemudian ee kita tetap harus fokus 18:52 pada tujuan kita sebenarnya apa. Nah, 18:55 kita berharap orang-orang yang bertemu 18:57 dengan kita tuh adalah orang-orang yang 18:59 selalu ee bisa memperbaiki dirinya untuk 19:01 dapat memperbaiki lingkungan dan ee 19:04 membantu kita untuk menjadi manusia yang 19:06 lebih baik. Nah, itu biasanya ee jangan 19:09 sampai nih algoritmanya nanti 19:11 mengarahkan kita untuk berpikir dengan 19:14 caranya dia, melakukan sesuatu dengan 19:16 caranya dia karena kita sudah brain 19:17 rroad, udah 19:18 kepalanya sudah enggak pernah dipakai 19:20 lagi. Tadi tanya terus gimana caranya, 19:22 tapi tidak melakukan upaya untuk dapat 19:25 ee mengasah kemampuan kita yang tadi. 19:28 Karena ee kemampuan itu kalau tidak 19:32 diasah apapun mulai tadi ada matematika 19:34 itu semuanya juga latihan latihan makin 19:36 banyak latihan. Tapi kita harus tahu 19:38 bahwa ee dengan adanya teknologi itu 19:40 akan membantu kita, memudahkan kita 19:43 kalau kita sudah mengerti caranya 19:45 mengerjakan sebelumnya. Kalau kita sudah 19:46 bisa ngali-ngaliin kali kali cepat cepat 19:49 cepat, nah boleh pakai kalkulator. Tapi 19:51 kalau belum tahu caranya mendapatkan itu 19:53 kita harus tahu dulu, belajar dulu 19:55 caranya. Dengan demikian juga 19:56 mendapatkan ilmu. Oh, ini adalah oh 19:59 ternyata AI itu sebenarnya cuma 20:01 nyambung-nyambungin informasi aja gitu. 20:04 Menebak, memprediksi habis ini yang akan 20:07 terjadi apa sih, pertanyaannya apa, 20:09 jawabannya apa gitu ya. Tapi bagaimana 20:11 kita mengimplementasikannya itu 20:13 keseharian. Dan harapan saya sih anak 20:15 muda ee banyak mungkin yang bukannya 20:18 kurang pintar bukan tapi yang 20:20 lingkungannya mungkin tidak menciptakan 20:22 dia untuk ee menggerakkan untuk terus 20:26 bergerak tadi Bu. Jadi ngerasa oh sudah 20:28 cukup gitu ya berlatihnya atau ee tidak 20:32 menggunakan kesempatan untuk ee me 20:38 mempelajari segala sesuatu itu sehingga 20:41 kalau tidak kalau itu terjadi maka 20:43 manusia akan bisa kalah dengan yang 20:45 dibuatnya dengan artificial intelligence 20:47 atau kekuat kecerdasan buatan yang juga 20:49 bisa mencapai super inteligence seperti 20:51 sekarang yang akan segera terjadi ini 20:53 kalau 20:54 kita tidak mempersiapkan unsur-unsur 20:56 kemanusiaan kita terutama emosi 20:59 ya kita punya ee apa ee keindahan rasa 21:03 mencintai semua yang baik-baik itu untuk 21:06 ee kemaslahatan semua ya 21:10 dan kemudian juga ee 21:14 tertantang untuk dapat menyelesaikan 21:15 masalah-masalah lebih lagi oh setelah 21:18 ini AI-nya harusnya melakukan ini. 21:20 Next-nya itu dapat kita bentuk karena 21:22 kita sudah punya 21:23 gambarannya 21:24 Heeh. yang saya sebut sering sebut 21:26 dengan ee kecerdasan imajinatif. He. 21:29 Jadi kita membayangkan nih pulang dari 21:31 diskusi kita ini ee teman-teman 21:34 pemeriksa ini akan melakukan apa gitu 21:36 ya. Mungkin kalau saya 21:38 jangan lupa ini habis isra mikraj 21:39 perbaiki salat, perbaiki salat gitu. I 21:42 iya. Jadi ada next action yang merupakan 21:44 implementasi dari ee hasil yang kita 21:47 pelajari dari sesuatu yang membuat kita 21:49 lebih baik daripada sebelumnya. 21:51 Iya. Dan ikhwan akhwat bertanya pada AI 21:54 itu memang semua jawaban dapat. Tapi 21:56 sekali lagi seperti yang Prof bilang, 21:58 pilih mana yang ee sesuai dengan warna 22:03 dan juga kehidupan kita. 22:05 Betul. Karena semua orang unik ya, Bu 22:06 ya. Ee 22:07 betul. Heeh. 22:08 Iya. Tadi saya lihat juga ya ee misalnya 22:11 ada mahasiswa yang satu yang ee sangat 22:13 bisa mengorganisir banyak pihak. Ada 22:16 yang satu yang jagoan matematik, ada 22:18 satu yang ini harus semuanya lu 22:19 kolaborasi, 22:21 ada satu yang dokumentasinya sangat 22:22 baik. Itu kan kalau dalam project gitu 22:24 ya, dalam mengerjakan dan menyelesaikan 22:26 permasalahan. Nah, itu kalau dia tahu, 22:27 "Oh, saya bagus di sini dan untuk itu 22:30 mencapai bersama saya perlu bantuan ini, 22:32 bantuan ini, bantuan luar biasa." 22:34 Nah, itu kolaborasi itu yang akan 22:36 menciptakan solusi-solusi terbaik bagi 22:38 ee kita punya ee apa? peradaban ya 22:42 peradaban kita yang mudah-mudahan 22:46 merupakan peradaban generasi rabbani 22:48 yang selalu ingat kepada Allah bahwa 22:50 semua ini nafas kita ini apapun adalah 22:53 titipan dari Allah gitu. 22:55 Iya. terkait dengan 22:58 katanya nih di bulan Ramadan utamakan 23:01 bersedekah kan seperti itu ya 23:03 bulan yang penuh berkah ini. Nah, untuk 23:06 orang-orang tertentu yang dompetnya 23:08 tipis atau ya kalau mau sedekah tuh 23:11 rada-rada susah, ada enggak ide, Prof. 23:14 Riri kira-kira sedekah apa nih yang bisa 23:17 kita optimalkan dengan keterbatasan yang 23:21 bisa saja dimiliki oleh masing-masing 23:23 kita tadi? Iya. Sebenarnya ee kebaikan 23:27 ee itu bukan hanya dalam bentuk makanan, 23:31 pakaian ee dan hal-hal yang bendawi ya, 23:34 Bu ya. 23:35 He. 23:36 Sekarang ini banyak sekali orang yang 23:37 memerlukan waktu orang lain untuk 23:39 mendengarkan. 23:40 Oh, jadi telinga buat sedekah. 23:42 Heeh. telinga buat sedekah itu aja sudah 23:44 mendengarkan dan kemudian memberikan ee 23:47 karena banyak sekali 23:48 permasalahan-permasalahan yang dihadapi. 23:51 Kemudian juga misalnya lansia itu diajak 23:54 jalan, diajak ngobrol sebentar itu ya 23:57 mungkin di lingkungan kita bahkan orang 23:59 tua kita, tante kita dan lain-lain 24:01 itu ee atau bahkan untuk mengajarkan 24:04 kepada anak-anak semuanya bagaimana yang 24:06 lebih baik sehingga dia setelah itu, 24:09 "Oh, saya ingin jadi seperti itu gitu. 24:11 saya ingin seperti ee melakukan hal yang 24:14 lebih baik dan berusaha lebih baik lagi 24:16 gitu. Dan itu memang memerlukan ee 24:19 bantuan dari orang lain untuk menemukan 24:21 kamu tuh bagus loh di sini gitu. 24:23 Dan itu informasi yang diberikan jadi 24:25 sedekah. 24:26 Informasinya jadi sedekah. Betul Bu. Ee 24:28 untuk penggerakkan ya 24:30 itu sudah sangat luar biasa saya rasa 24:32 karena tadi kita tuh sudah dianggap 24:35 flourishing society loh Bu. Termasuk 24:37 yang bagus. Artinya tuh kita yakin gitu 24:40 sebenarnya dan itu sudah di banyak 24:41 dijalankan oleh ee kita semua karena 24:44 kita lihat juga ee di manaun ee di 24:47 seluruh dunia yang diperlukan itu 24:49 akhirnya adalah dia menemukan bahwa ee 24:52 dia tidak kesepian, dia punya 24:54 didengarkan, dia punya ee waktu untuk 24:58 dapat ee belajar terus-menerus, dapat 25:01 lebih baik. Jadi itu salah menurut saya 25:03 adalah sedekah juga. Mudah-mudahan itu 25:05 bisa kita terapkan bersama. 25:06 Insyaallah. Ikhwan akhwat ada sedekah 25:09 telinga. Maksudnya kepedulian kita, 25:12 kesediaan ee kita untuk mendengarkan 25:15 curhatan orang atau apapun ternyata 25:17 sedekah ya. Kenapa juga enggak gitu kan. 25:20 Oke. Nah, kalau kembali ke zaman 25:23 sekarangnya Genzi ee di zaman milenial 25:27 ini bagaimana ya jaga keseimbangan 25:30 antara 25:31 ee ibadah ritual dan ibadah sosial. Kan 25:36 biasanya kita kan ibadah sosial oke, 25:39 ritual oke, tapi di bulan keren banget 25:41 ini gimana biar ee seimbang gitu. 25:45 Iya, Ibu. Kalau di sini ya di di elektro 25:48 FTUI ini kalau lagi musim ee kalau lagi 25:50 bulan Ramadan itu kalau di musala, di 25:52 mana-mana tuh banyak yang ngaji loh, Bu. 25:54 Padahal biasanya enggak ya kan enggak 25:56 sebanyak itu. 25:56 Enggak, enggak sebanyak itu. Karena 25:58 semuanya berusaha memanfaatkan waktu 26:00 sebaik mungkin. ada sebentar waktu dia 26:01 langsung baca, langsung ee menambah ee 26:05 apa ibadahnya lebih banyak lagi gitu ya 26:08 untuk ee menggunakan waktu yang terbaik 26:10 itu karena kita mendapat 1 bulan Ramadan 26:12 semuanya dapat 1 bulan 26:14 tapi apakah kita manfaatkan sebaik 26:16 mungkin iya optimalnya dengan ee 26:19 zikir yang lebih banyak, dengan 26:20 mengingat Allah yang lebih banyak, 26:22 membantu orang lain yang lebih banyak 26:24 lagi dan ee semua hal-hal yang sudah 26:26 dicontohkan pada kita. Jadi ee saya rasa 26:31 kita tidak boleh oh tadi malam saya 26:33 sudah enggak tidur jadi hari ini saya 26:35 enggak usah belajar. Sebulan ini enggak 26:36 belajar, sebulan ini enggak juga ya 26:38 karena dunia akan terus berputar. 26:41 Mesin terus belajar. Bu, sekarang 26:42 namanya kan lagi machine learning ya. 26:44 Iya, betul. 26:44 Machine learning itu mempelajari apa 26:46 yang dilakukan manusia dan dia melakukan 26:48 itu lebih cepat, lebih baik lagi. 26:50 Sementara manusia tidak sempat belajar 26:52 gitu. Nah, ini akan membuat kita kalah 26:55 gitu ya dengan e kemampuan kita sendiri. 26:57 Jadi ee menurut saya ee ya disiplin ee 27:02 kemudian kemampuan kita untuk cinta ilmu 27:04 dan membagi waktu ee karena di bulan 27:07 Ramadan ini kan di awal tahun ya Bu ya 27:10 menurut saya itu 27:11 ee tidak ada kata-kata bahwa oh ini 27:13 sudah Ramadan jadi saya ee 27:17 pada saat yang sama orang tetap 27:19 melakukan perubahan perkembangan 27:21 ekonomi. 27:23 kitaasa kok orang lain sudah jauh di 27:25 depan kita padahalanya yang tidak 27:28 mengupayakan ee waktu kita untuk 27:30 seimbang gitu ee digunakannya. Jadi 27:33 tetap harus ee mengupayakan waktu kita 27:35 digunakan secara ee baik gitu ya, Bu ya. 27:38 Masyaallah. 24 jam sama loh ya. 24 jam 27:41 sama dapatnya. Ngomong-ngomong em di 27:45 dalam perjalanan sekarang ini itu 27:50 peran orang tua seperti apa sih di dalam 27:54 kehidupan seseorang kan ayah bunda punya 27:57 peran yang luar biasa. Kenapa juga kok 27:59 pilih teknik kenapa enggak pilih yang 28:01 lain kan banyak. Nah itu apakah ada 28:03 peran ayah ibu yang em membantu memilih 28:07 jalur gitu atau gimana? Iya. Enggak ya? 28:11 Itu mungkin banyak tuh ceritanya di 28:12 koran-koran ini. 28:14 Ee memang waktu itu ee karena saya tuh 28:18 ke komputer ya, karena memang waktu itu 28:20 ayah saya ee suka ee datang gitu ya, 28:24 membawa komputer 28:26 dan memun-an 28:30 ya itu sedang ee baru sekali ya 28:33 teknologinya. sehingga itu memicu saya 28:36 untuk ee belajar tentang teknologi yang 28:39 baru yang sangat menantang itu Bu yang 28:41 ternyata sangat mengubah dunia. Jadi 28:43 orang tua itu contohnya dan apa yang ee 28:46 dilakukan. Kemudian bagaimana dia 28:49 membuka jendela dunia dengan menyuruh 28:52 membaca ya bukan menyuruh sih memancing 28:55 untuk membaca gitu ya. Membaca, membaca 28:57 dan membaca. Dan kemudian ibu saya juga 29:00 memang ee kebetulan seorang dosen. Jadi 29:02 beliau bilang, "Wah, yang paling cocok 29:04 itu ee untuk berbagi ilmu dan kemudian 29:08 bisa ee melakukan hal-hal yang 29:12 bereksperimen dan lain-lain itu 29:13 sebaiknya menjadi dosen. Jadi, ya ee 29:16 peranan ayah dan ibu itu yang biasanya 29:18 membuat kita kemudian seperti 29:21 mendengarkan tiap hari dan kemudian 29:22 lama-lama tuh seperti muncul dari dalam 29:24 hati kita gitu ya, Bu ya. He 29:26 kebenaran-kebenaran, kebaikan-kebaikan 29:28 yang e value tentang kehidupan. 29:31 Dan pasti semua anak itu selalu ingat 29:34 apa yang dikatakan orang tua walaupun di 29:36 depannya mungkin tidak kelihatan ya. 29:39 Jadi itu akan menentukan arah dia mau 29:41 jadi apa, orang yang seperti apa. Itu 29:43 biasanya terbentuk dari masa kecil gitu 29:46 ya. Jadi ee mungkin orang tua banyak 29:50 yang tidak paham dengan detail teknologi 29:52 seperti apa, tapi kalau dia menurunkan 29:54 ya etos belajar, etos bekerja, etos yang 29:57 tuntas mengerjakan sesuatu ee tidak 30:00 berhenti 30:01 jadi give up gitu ya. Oh, ini 30:03 bagaimana sampai selesai kita berhenti 30:06 kalau itu sudah jadi. 30:08 Kalau misalnya belum berhasil, kita 30:09 usahakan terus mengupayakannya atau kita 30:13 tidak lulus, kita harus ikut terus 30:14 ujiannya. Sampai lulus baru setelah itu 30:17 mungkin kita tidak kita berhenti, tapi 30:19 di dalam keberhasilan sehingga tidak 30:21 give up gitu. Give up itu artinya ya 30:24 udah deh saya kayaknya enggak bisa gitu. 30:25 Nyerah nih. 30:26 Iya, jangan nyerah. Nah, karena menyerah 30:29 itu yang padahal kita tinggal 1 menit 30:31 aja sudah mau lulus nih, cuman kita 30:33 sudah 30:34 duluan menyatakan enggak gitu. 30:37 Nah, itu yang mungkin harus kita berikan 30:39 kepada anak-anak muda ke depannya bahwa 30:42 jangan kenal menyerah ya. Ee kita 30:45 berusaha untuk menjadi eh best version 30:48 yang bisa kita lakukan gitu dengan ee 30:51 bekal yang sudah diberikan ee dari orang 30:54 tua pendidikan dan kemudian dari agama. 30:57 jalur-jalur yang harus kita jalankan. 30:59 Jadi, pengaruh orang tua ini sangat 31:01 besar sekali. Ee walaupun Genzi punya 31:04 informasi yang sangat luas ya, 31:05 kadang-kadang ee mama jangan pergi ke 31:08 jalan itu sekarang lagi ee 31:10 iya pohonnya lagi tumbang gitu kan. Oh, 31:12 gimana gitu. Oke, nanti 2 jam lagi 31:14 kira-kira seperti apa gitu kan. karena 31:16 mereka punya informasi yang banyak, kita 31:18 juga harus dengarkan dan kemudian 31:20 digabungkan dengan berbagai informasi 31:22 lainnya yang semuanya bisa terprediksi 31:24 sebenarnya 31:25 dan kemudian itu menjadi alat untuk 31:27 pembuatan keputusan. Banyak orang yang 31:29 sebenarnya ada di tangan dia semua 31:31 informasi itu, tapi kemudian diolah atau 31:33 tidak gitu. 31:35 Ee digunakan multipliier efeknya enggak 31:37 gitu. Misalnya kalau kalau mau ke sana 31:39 bisa sekalian ini ini kalau ini ini ini 31:43 mana yang lebih baik gitu kan. Kebiasaan 31:45 untuk memilih itu adalah suatu 31:47 inteligensia yang penting juga sekarang 31:49 ini. 31:50 Dan sebagai ayah bunda yang memberikan 31:52 kebebasan memilih luar biasa ya. 31:54 Iya, betul. 31:55 Jadi ee kalau tadi Prof. Riri bilang 31:58 soal memancing selera anak atau ee minat 32:01 dan segala macam asal jangan memancing 32:03 kemarahan ya. 32:05 Ee itu luar biasa banget. Sementara 32:09 emm kalau 32:12 pengaruh orang tua terhadap anak-anaknya 32:15 untuk memilih jalur karir itu tergantung 32:19 juga pada bakat si anak itu perlu 32:24 disadari banget enggak sih, Prof? Karena 32:26 kan banyak yang aduh siapa suruh sih gua 32:28 enggak pengin jadi dokter tapi sudah 32:30 jadi dokter karena memang pintar 32:31 misalnya gitu 32:32 atau yang lainnya itu menurut Prof. 32:35 priri bagaimana orang tua terhadap 32:38 anak-anak atau sebaliknya anak-anak 32:40 terhadap orang tua kalau ada 32:42 kerinduan-kerinduan tertentu terkait 32:44 dengan ee profesi? 32:47 Iya. Kalau menurut saya ee semua orang 32:50 itu sudah ada jalannya masing-masing. 32:53 Jadi ee kita ikuti jalur itu ee sebaik 32:57 mungkin yang kita bisa jalankan. 32:58 Biasanya orang-orang akan memberikan 33:00 pendapat itu juga dengan reasoning. 33:03 Pasti ada penyebabnya, alasannya kamu 33:05 kayaknya lebih baik begini deh karena 33:08 gini gini gini gitu kan. Nah, kalau dia 33:10 sudah diberikan semua masukan-masukan 33:13 itu dan kemudian dia menjalaninya, saya 33:16 rasa ee itu adalah keputusan yang 33:18 terbaik yang bisa dia berikan gitu, yang 33:20 dia lakukan untuk dirinya sendiri. 33:23 Karena ee sebenarnya tidak ada kata 33:25 terlambat. Kalau dia sudah pernah 33:27 mengalami, dia akan ee bisa membuat 33:29 keputusan terbaik. Karena sebenarnya 33:30 orang tua lebih banyak duluan ee 33:33 experience-nya, pengalamannya. Jadi 33:36 ee saya dulu sudah pernah kayak begini, 33:37 nanti belakangan akan begini gitu. Tapi 33:40 di depan banyak yang belum mengalami dia 33:41 meminta jatuh dulu. 33:43 Padahal sebenarnya kalau dia enggak 33:45 perlu jatuh tapi sudah ee pernah gitu ee 33:49 sudah mengantisipasi kan enggak harus 33:51 jatuh dulu ke lubang untuk ee untuk 33:53 sukses itu gitu ya. mungkin bisa lebih 33:56 singkat gitu. Jadi ya harus mendengarkan 33:59 semua pihak juga tapi ee melakukan yang 34:02 ee terbaik yang bisa dilakukan tapi juga 34:04 mendengar kata hati. Saya selalu bilang 34:07 menjadi apapun, menjalani apapun lakukan 34:10 dengan sukacita. 34:11 Kalau dengan sukacita itu akan terasa 34:14 seperti semuanya itu kelihatan ee 34:17 pemahal gitu ya. 34:18 Ee karena sukacita itu tidak mudah untuk 34:21 didapatkan. Datangnya dari hati sendiri. 34:23 Iya. 34:23 Iya. Heeh. Itu yang sesuatu yang 34:25 sederhana. Seperti kemarin saya lewat di 34:27 puncak, ternyata ada Bapak yang lagi 34:30 ngelihatin matahari tenggelam terus 34:32 kemudian cuman minum kopi panas ya ee di 34:35 tepi ee perkebunan teh itu. 34:38 Dan kemudian ubi 34:40 itu udah rasanya tuh nikmat sekali gitu. 34:43 Kita di Jakarta kapan bisa lihat 34:45 tenggelamnya matahari? 34:47 Bisa, Bu. Di atas e puncak. 34:49 Oh, naik ke atas. 34:50 Naik ke atas. 34:51 Iya. Iya. Ya. Jadi yang penting open 34:53 mind. 34:54 Open mind. Betul. Betul. Ada sudah 34:56 celah-celah yang biasa kita temukan juga 34:58 gitu ya 34:59 yang tidak mungkin dilihat oleh orang 35:01 lain. Ee semua orang punya sudut 35:03 pandangan yang berbeda. Tapi ada yang 35:05 laki yang bisa menemukan bahwa oh ini ee 35:08 ini ternyata bagus loh. Gitu. Iya. Dan 35:10 sekarang banyak loh Bu yang 35:12 memperlihatkan itu dari medsosnya dan 35:14 lain-lain gitu ya. sesuatu yang unik, 35:16 yang juga sangat nikmat dan sesuatu yang 35:19 menjadi peluang untuk membedakan ee kita 35:23 melihat dunia yang berwarna ini. 35:25 Iya, 35:26 berwarna tergantung bagaimana ee 35:29 perasaan hati kita. 35:30 Perasaan hati kita. Iya. Iya, betul. 35:32 Oke, Prof. Mungkin ada yang pengin tahu 35:34 juga kan sebagai orang yang giat di 35:37 green matrik 35:39 sebagai dosen dan peneliti yang juga 35:43 menerima penghargaan guru besar 35:45 kehormatan dari Universitas Persahabatan 35:48 Rakyat Rusia ini. Cerita dong. Iya, itu 35:52 alhamdulillah ya tahun lalu ee di awal 35:56 tahun kalau enggak salah bulan Februari 35:59 2025 saya diundang ke Kremlin itu ee 36:03 istananya eh Rusia ya oleh Ruden 36:07 University eh di Moskow di Rusia 36:11 ee karena ee ada enam orang ee profesor 36:16 dari berbagai negara waktu itu ada enam 36:18 negara yang mendapatkan ee eh honorary 36:22 profesor di eh Ruden tadi Universitas 36:25 Persahabatan yang dulu pernah juga Bung 36:27 Karno ke sana. He 36:29 ee dan ee ini adalah universitas yang eh 36:34 sangat aktif di UI Green Matric World 36:36 University Ranking karena mereka yakin 36:39 bahwa eh jalan yang ditempuh oleh UI 36:41 Green Matric ini untuk membangun 36:43 kebersamaan 36:45 eh Global University ya untuk dapat 36:48 lebih baik lagi di enam indikator e 36:50 green matic yaitu bentuk eh setting dan 36:54 infrastruktur yang ada bagaimana waste 36:56 management water management air, sampah, 37:00 dan kemudian ee transportasi yang lama 37:03 lingkungan dan kemudian juga riset dan 37:05 pendidikan yang ee mengenai masalah 37:07 ramah lingkungan ee bagaimana ke 37:10 depannya kita ee memperhatikan green 37:12 jobs dan lain-lain itu mereka akhirnya 37:14 masuk ke dalam network kita dan mereka 37:16 memberikan penghargaan atas ee dedikasi 37:19 yang sudah dilakukan selama 15 tahun 37:21 terakhir saya mendidedikasikan diri 37:24 untuk ee bersama-sama dengan para 37:27 pimpinan universitas menggunakan 37:28 pemeringkatan itu untuk mengingatkan eh 37:31 universitas ini lebih bagus loh daripada 37:33 yang ini dari segi ini. Ayo kita belajar 37:35 ke sana mereka sharing gitu ya dan 37:38 akhirnya semuanya menjadi lebih baik 37:40 gitu Bu. 37:41 Jadi tujuannya adalah bersama-sama 37:43 menjadi lebih baik, belajar bersama. 37:46 Jadi ee instead of daripada kita 37:48 melakukan ee apa persaingan kita 37:53 berkolaborasi. Jadi dua hal. Jadi 37:55 ranking itu ee semuanya ingin menjadi 37:57 lebih baik, tapi juga kolaborasinya 38:00 adalah belajar satu sama lain. Mereka 38:02 cerita gini loh cara kita untuk mencapai 38:04 ini. ee ini cara kita untuk memberikan 38:07 ee fasilitas ee pengelolaan sampah yang 38:10 lebih baik, pengelolaan air yang lebih 38:12 baik, ee pengelolaan transportasi yang 38:15 ramah lingkungan, kemudian bagaimana 38:17 supaya riset dan penelitian itu 38:19 memperhatikan mengenai masalah 38:20 lingkungan dan berbagai banyak hal yang 38:21 lain yang di-sharing dalam 38:23 pertemuan-pertemuan yang 38:25 waktu itu sempat sampai 60 pertemuan ee 38:27 di berbagai negara per tahunnya. Iya, 38:30 masyaallah. Tapi sekarang sudah enggak 38:31 lagi saya tidak menjadi ketua UI Green 38:33 Matrik ya. Tapi 38:34 yang penting sudah ada di situ selama 38:36 bertahun-tahun dan 38:37 dan sekarang terus berjalan makin banyak 38:39 yang sudah serbih, lebih dari 1500 38:41 universitas sekarang yang mengikuti. 38:43 Masallah itu kalau alam boleh berterima 38:44 kasih luar biasa tuh bunyinya. 38:47 Karena 38:47 itu kerja bersama Ibu. 38:48 Iya. Maksudnya si alam yang merasa 38:50 terpelihara karena adanya ee green 38:54 matric ini luar biasa banget. Iya. 38:56 Tapi ngomong-ngomong kan profesor kan 38:58 banyak pilihan nih. 38:59 Kenapa kok pilih menjadi profesor di 39:01 bidang teknik elektro? 39:03 Wah, itu seru banget itu. Awalnya 39:05 seperti itu ya, Bu ya. dulu mungkin 39:07 pernah punya cita-cita jadi dokter gitu 39:09 ya, dokter 39:10 menolong orang lain. Tapi kebetulan 39:12 teknologi itu datang pada saat yang 39:14 tepat dan bagi saya itu sangat 39:16 challenging, sangat menantang sekali 39:19 dan ee ternyata memang betul setiap hari 39:22 ada aja yang baru. Jadi tidak pernah ee 39:25 ada waktu untuk tidak belajar gitu 39:28 karena besok sudah absolutit yang 39:29 kemarin itu sudah udah usang gitu. baru 39:31 lagi, baru lagi baru lagi. Dan saya 39:33 selalu bertemu dengan 39:34 mahasiswa-mahasiswa yang luar biasa yang 39:36 kita belajar bareng karena mereka akan 39:38 share ke saya, Bu. 39:39 Baru dikasih sedikit aja mereka akan 39:41 menjadi teman yang sangat luar biasa 39:43 untuk berdiskusi dan memberi gitu ya. 39:45 Jadi 39:46 ee saya rasa menjadi ilmuan, menjadi ee 39:50 guru ee dan bersama-sama dengan generasi 39:53 muda yang pintar-pintar yang luar biasa 39:55 ini adalah suatu yang menantang dan 39:57 membahagiakan sekali. 39:58 Masyaallah. Itu jadi kerinduan Prof. 40:01 Priri. Kalau ikhwan akhwat rindu yang 40:03 mana nih? Ingin menjadikan lingkungan 40:05 seperti apa, anak-anak muda seperti apa 40:08 ini di bulan yang penuh berkah ini. Mari 40:11 kita pertimbangkan dan kita renungkan 40:13 ya. Terus emm 40:16 kalau pas lagi ke Kremlin di ee Ruden 40:19 University itu ada enggak 40:22 pengalaman tertentu terkait dengan 40:24 bagaimana masyarakat di sana yang bisa 40:26 diceritakan ini kan Ramadan. 40:28 Iya. Tapi waktu ke sana bukan Ramadan 40:30 sih ya, tapi 40:31 ee gambaran terkait dengan ee kegiatan 40:34 yang bukan hanya sosial tapi juga banyak 40:37 ada masjid banyak juga di sana. 40:39 Ee di Rusia tidak ya. Ee ee kebetulan 40:43 ada ada beberapa masjid ya ee memang 40:45 karena mereka sebelumnya ateis ya. Tapi 40:48 ee saya tahu bahwa ternyata tidak 40:51 seperti yang kita bayangkan ya ee mereka 40:54 ee pemikirannya seperti apa. Karena 40:56 sebenarnya ee unsur-unsur kebaikan itu 40:59 ada di semua umat manusia. Semua manusia 41:02 itu punya bibit-bibit kebaikan yang ada 41:04 di dalam hatinya. Dan ee yang saya rasa 41:08 waktu itu saya merasa sangat terhormat 41:10 karena ee diberikan penghargaan itu yang 41:12 nonton ada 4.000 orang gitu ya. itu di 41:15 tengah ee di istananya dan kemudian ee 41:18 dengan berbagai waktu itu peringatan ke1 41:22 60 tahun ee Universitas Ruden itu. Jadi 41:26 sekaligus dijalankan tapi penghargaannya 41:28 memang ee salah satu ee hal yang sangat 41:32 saya syukuri. Di samping juga saya ada 41:34 pernah di Kazakhstan. 41:35 He. 41:36 Nah, di Kazakhstan ini walaupun negara 41:38 Islam saya mendapatkan ee honorari 41:40 professorip juga Bu tahun 2017. Oh iya. 41:43 Heeh. Di Almati itu yang sangat berkesan 41:46 itu adalah itu saya ingat itu bulan 41:48 puasa. He. 41:50 Dan ee saya dan beberapa teman e Pak Dr. 41:53 Junaidi, Prof. Tomy puasa semua 41:56 sedangkan mereka enggak. Heeh. Karena 41:58 sudah lama enggak puasa. Terus kemudian 42:00 mereka nunggu sampai kita mau buka. Iya. 42:03 Terus yang paling saya ingat itu adalah 42:06 sebagai penghargaan mereka itu kan 42:08 banyak ee makanan ya, daging gitu ya. ee 42:11 daging. Terus sudah ee ada ee kepala ee 42:16 kambing. 42:17 Oh iya. 42:17 Eh kepala kambing di meja gitu ya. Di 42:19 meja terus ee dipotongkan sama Pak 42:22 Rektornya. Ee 42:25 dia meminta salah satu anak muda untuk 42:28 memotongkan telinga dari kambing itu dan 42:31 diberikan kepada saya. 42:33 Itu adalah adat mereka menyatakan bahwa 42:35 yang muda akan mendengarkan dari yang 42:37 lebih senior gitu loh. 42:39 Masyaallah. tentang pesan-pesan kebaikan 42:41 dan lain-lain itu benar-benar real ya. 42:43 Saya bilang, "Oh, ternyata di negara ee 42:46 ateis, di negara komunis seperti itu ee 42:49 atau bekas ya, kalau Kazakstan juga ee 42:53 negara ee Rusia ya e USSR itu ternyata 42:59 mendengarkan dari yang lebih 43:00 berpengalaman itu penting di disimbolkan 43:04 dengan dengarkan kasih telinga gitu. 43:07 kasih telinga untuk mending 43:09 mendengarkan. Jadi ee ternyata mereka 43:11 juga punya adat istirahat seperti itu, 43:13 Bu. Dan mereka menunggu kita sampai buka 43:16 puasa karena itu sudah hampir malam 43:18 waktu itu kan ee pas makannya gitu. 43:21 Itu kepedulian yang dalam tanda petik ya 43:24 meskipun beda apapun tapi 43:27 itu sesuatu banget. Apalagi kalau 43:29 lagi-lagi Ikwan Awa telinga penting 43:33 banget dimanfaatkan untuk seperti yang 43:36 Prof Ririri bilang ya, mendengarkan dan 43:39 kalau penghargaan yang diterima itu 43:41 semua kalau boleh didefinisikan perasaan 43:45 Prof. Riri seperti apa di antara tentu 43:48 banyak ya ada rasa syukur, ada apa itu 43:50 terhadap penghargaan dari luar itu loh. 43:53 Iya. 43:53 Seperti apa? 43:54 Ee saya sangat bersyukur ya, Bu ya. Tapi 43:56 saya tahu bahwa itu bukan pekerjaan saya 43:58 sendiri. Itu bekerja tim yang 44:01 bersama-sama seluruhnya dan selalu dalam 44:04 rasa kondisi prima yang dapat ee satu 44:08 bergerak itu semuanya langsung bergerak 44:10 dan saling okekan gitu ya. Jadi kita ee 44:13 walaupun jumlahnya terbatas kecil, tapi 44:15 karena kita selalu konsisten melakukan 44:17 sesuatu untuk menggerakkan orang lain, 44:20 membuat jadwal, membuat perubahan, 44:22 membuat pengumuman ee akhirnya itu bisa 44:25 menjadi sebuah network yang sangat luar 44:27 biasa ee yang terdiri dari para rektor 44:30 di seluruh universitas dunia. Jadi kita 44:32 bisa membuat jadwal mereka siapa yang 44:34 akan bicara, siapa yang bagus paper-nya, 44:37 siapa yang dan lain-lain yang 44:39 ee itu adalah ee kalau saya lihat 44:41 kembali itu adalah satu rahmat yang luar 44:44 biasa yang hanya Allah saja yang membuat 44:46 itu bisa terjadi gitu. 44:48 Kadarullah, 44:48 kadarullah ya. Kebetulan ini, kebetulan 44:51 itu gitu ya. Tapi sebenarnya enggak ada 44:53 kebetulan di dunia ini. Kita hanya 44:55 menjalani ee partway yang harusnya kita 44:58 jalani 44:59 ya. Mudah-mudahan sama seperti kalau 45:01 kita ngelihat ya ini siratal mustaqim 45:03 bisa nyampai gitu ya. Titian rambut 45:05 dipotong tujuh itu kita bisa nyampai ke 45:07 ujung sana enggak ee bisa dengan selamat 45:10 gitu ya Bu ya. Itu dalam perjalanan ee 45:13 tidak sesuatu yang mudah gitu untuk 45:15 dijalankan untuk terus-menerus ee 45:18 meniatkan semuanya itu karena Allah 45:20 gitu. 45:21 Ee Prof. kalau terkait dengan orang tuh 45:24 sadar enggak sadar kan suka ngeluh ya. 45:27 Heeh. Bagaimana membuang kata aduh dalam 45:29 perjalanan hidup kita? 45:32 Kalau yang mendengarkan kata aduh 45:34 mungkin banyak ya, Bu ya. Saya rasa 45:36 kalau aduh dan menangis itu harus 45:38 dikeluarkan, 45:39 jangan disimpan. Ee jadi ee keluarkan 45:42 tapi habis itu lakukan perbaikan. Karena 45:46 semua orang yang kelihatannya 45:47 happy-happy aja, dia pasti mengalami 45:49 banyak hal. 45:50 Ada aduhnya. 45:51 Iya. sehingga ee kalau sudah pernah 45:53 mengalami yang sangat sulit, kalau cuman 45:56 kena-kena dikit itu ah itu enggak ada 45:58 apa-apanya gitu karena sudah pernah 46:00 mengalami yang sulit gitu. Jadi kalau 46:03 kita selalu jalannya ee lurus-lurus saja 46:06 mungkin kita tidak akan jangat jatuh 46:08 sekali waktu aduh itu terjadi ya. 46:11 Padahal ee disuntik dikit, diapa dikit 46:13 itu biasa saja gitu. mungkin adalah ee 46:17 cara Allah untuk mengingatkan kita bahwa 46:19 ini perjalanan sangat singkat loh. Ayo 46:22 dimanfaatkan sebaik mungkin dengan ee 46:25 sehappy mungkin gitu untuk menjalankan 46:28 ee peranan kita di muka bumi yang 46:30 mungkin hanya sangat sebentar ini tapi 46:32 ee mudah-mudahan meninggalkan ee legasi 46:35 baik di orang-orang yang kita temui ya 46:38 ee siapapun yang pernah menemui kita dan 46:40 pernah mungkin ilmunya kita sedikit bagi 46:42 gitu ya dan ilmunya akan multiplier gitu 46:45 menjadi kebaikan-kebaikan yang lebih 46:47 banyak lagi. 46:47 Ih keren banget. Ee terus kalau terkait 46:52 dengan ini kan sahur bersama ya. Sahur 46:55 itu kaitannya dengan puasa, dengan 46:57 Ramadan. Ada enggak gagasan Prof. Riri 47:01 agar kita bisa apa ya optimal dalam 47:04 mengisi Ramadan ini? Tapi terkait dengan 47:07 membuang aduh tadi 47:10 gimana kira-kira? 47:11 Iya. Ee kadang-kadang kalau kita sebagai 47:13 ibu-ibu ya, aduh ini baru juga tidur 47:16 udah harus bangun lagi buat ngebangunin 47:19 anak gitu ya. Kalau apalagi yang punya 47:20 anak kecil yang harus di ini, harus 47:22 makanan harus disiapkan gitu ya. 47:25 Tapi sebenarnya kalau kita ngelihat the 47:27 bright side ya, coba berapa orang yang 47:29 dapat menikmati kebersamaan e sahur 47:32 bersama itu ee tidak banyak Bu. 47:35 Jadi syukuri banget ya. 47:37 baik banyakbanyak karena ee kita punya 47:40 momen-momen yang enggak terlupakan gitu. 47:42 Tidak terlupakan karena kita sama-sama 47:44 ada tantangan. Kalau kita ada ekstra 47:47 tantangan kita akan bersama-sama tuh 47:49 menghadapinya gitu. Tapi kalau kita 47:51 lurus ya seperti itu aja ya kita berada 47:54 di zona nyaman yang tidak terjadi 47:57 perubahan sama sekali. Padahal kalau 47:59 kita bisa menghadapi diri kita sendiri 48:01 membiasakan eh saya harus bangun hari 48:03 ini. Ee enggak boleh capek gitu ya. 48:05 harus ee istirahat harus cukup, tapi ee 48:09 hari ini dimulai dengan energi yang 48:12 bateri badan yang baterainya yang lebih 48:14 kuat lagi gitu untuk bisa ee menjalankan 48:17 tugas kita. Karena kalau kita datang, Bu 48:20 Nuning datang dengan semangat ya saya 48:22 datangnya juga dengan semangat gitu 48:24 ee ee untuk dapat berbicara dengan Bu 48:27 Nining contohnya gitu ya. Jadi itu kayak 48:29 menular gitu. Nah, bagaimana kita 48:32 menimbulkan lingkungan yang selalu 48:34 positif melihat sesuatu menularnya itu. 48:38 Oh, iya. Ee akan datang saat bahagia itu 48:41 akan datang yang lebih baik lagi. Kalau 48:43 kita terus berusaha dan kita terus yakin 48:45 insyaallah gitu. 48:46 Yakini dan ee 48:48 jalankan tugas kita. 48:51 Tadi ngomong-ngomong soal 48:54 apa 48:56 baterai-baterai yang 48:57 Iya. B, body baterai itu ada casnya kan 49:00 kalau baterai beneran. Nah, kalau ini 49:02 dicas pakai apa? 49:03 Ah, nah itu Ibu betul ya. Kita harus 49:06 mencar diri dengan mengurangi stres 49:10 ee dengan istirahat yang betul-betul 49:13 fokus 49:14 ee ee apa kembali ke diri kita sendiri 49:18 ee dengan ee konsentrasi. ambil nafas 49:21 yang dan kemudian merasakan bagaimana 49:24 setiap nafas itu ternyata menggerakkan 49:27 seluruh titik-titik yang ada di dalam 49:29 tubuh kita untuk memperbaiki dirinya. 49:32 Jadi kemudian kita calm down ee 49:35 memperbaiki dan ingat semua ini semuanya 49:38 terjadi karena Allah. Eh, itu adalah 49:41 charging yang menurut saya sangat 49:43 penting sekali dilakukan dan sebenarnya 49:45 itu sudah disuruh pada kita pada sebelum 49:48 salat kita kan ayo diminta konsentrasi 49:51 kan ya benar-benar fokus gitu cuman 49:53 kadang-kadang menjalankannya itu tidak 49:55 mudah. 49:56 Nah, itu yang kita akan asah terus Bu 49:58 selama bulan Ramadan ini di sahur ini 50:00 kita niatkan gitu untuk menjadi pribadi 50:03 yang lebih baik lagi hari ini, besok dan 50:05 besoknya lagi dan terusmenerus. Karena 50:08 itu perlu proses. Jadi mungkin hari 50:10 pertama puasa, kedua, ketiga sampai 50:12 dengan nanti di ujung baru terasa ininya 50:15 ya apa perkembangannya. Terus 50:18 ngomong-ngomong nih 50:19 kalau boleh pesan buat para ibu dan ayah 50:24 seperti apa sebelum kita akhiri 50:26 kebersamaan ini? 50:28 Iya. Ee kalau menurut saya ibu dan ayah 50:31 itu adalah role model ee semua orang. 50:34 Alhamdulillah tuh. Coba bayangkan ya, Bu 50:36 ya, semua orang tuh punya ayah, semua 50:37 orang punya ibu yang menjadi orang-orang 50:40 yang dicintai. Ee dan ee mereka itu 50:43 selalu didengarkan. Jadi ee kepada semua 50:47 ayah dan ibu selamat menjalankan peran 50:50 yang terbaik dengan memberikan contoh 50:52 dulu dari kita sendiri. ee kalau kita 50:55 sudah menjalankannya, insyaallah 50:57 anak-anak ee akan mengikutinya karena 50:59 dia melihat bahwa ee contoh ril ada 51:03 bagaimana kita ee bisa sahur dengan 51:06 makanan yang sehat ee bergizi, kemudian 51:10 tidurnya cukup, kita mengelola emosi 51:12 kita tadi mengelola stres juga tapi 51:15 bukan ee mengurangi produktivitas kita. 51:19 Jadi tetap ee seperti biasa ya. Ee 51:22 kemudian juga kita perbaiki, kita tambah 51:24 doa, tambah jaga hati kita, kita 51:27 tambahkan semuanya selalu melihat segala 51:29 sesuatu itu positif. segala sesuatu itu 51:31 akan leading ke ee kebiasaan ee kita, 51:35 kebaikan-kebagian sosial dengan ee 51:37 lingkungan kita yang lebih baik lagi. 51:40 Kemudian juga kita lebih banyak 51:41 istigfar, kita lebih banyak ee salat 51:44 malam dan semua ee gerakan bersama 51:48 komunitas kita untuk dapat menjadi lebih 51:50 baik dan kemudian juga membandingkan dan 51:53 terus membuat imajinasi bagaimana 51:56 mengembangkan generasi Rabbani yang 51:58 lebih baik lagi di masa depan. dengan 52:00 anak-anak yang sudah melihat bahwa oh 52:02 ternyata ibu dan bapak saya dengan itu 52:05 ternyata bahagia ya gitu bisa menemukan 52:08 karena kebahagiaan itu bisa menemukan 52:09 tadi 52:10 ee tambatan hati ya bisa menemukan teman 52:14 untuk berbagi, bisa menemukan 52:17 menemukan kecukupan dari sesuatu Bu 52:20 karena kadang-kadang berlebih pun banyak 52:21 itu tidak membuat kebahagiaan tapi 52:24 sedikit tapi kok rasanya enak ya kalau 52:27 rebutan makannya gituah itu dipegang. 52:30 Jadi yang utama juga jagalah hati jangan 52:34 kau sakiti. 52:36 Baik, ada pesan terakhir sebelum kita 52:39 akhiri kebersamaan ini 52:40 terhadap yang dengerin sahur bersama 52:43 Rasil. 52:43 Iya. Saya sangat ee senang sekali hari 52:46 ini ee bertemu dengan Bapak Ibu yang 52:49 mendengarkan sejam kalau betul-betul itu 52:51 luar biasa sekali ya. Ee karena pasti 52:53 pada saat yang sama ibu-ibu terus 52:54 menggerakkan tangannya untuk membuat 52:57 siapin sahur yang terbaik. mengelus-elus 52:59 anaknya dulu untuk nanti dekat ke ee 53:03 sahur akan ee bangun dan kemudian 53:05 beribadah. Dan semua yang kita lakukan 53:08 itu insyaallah menjadi ee ibadah dan 53:12 dicatat Allah sebagai cara kita untuk 53:15 dapat lebih dekat nanti ke ee surga yang 53:19 kita dambahkan. 53:21 Amin. Allahuma amin. 53:24 Demikian sahur bersama Rasil 53:27 menghadirkan Prof. Friri yang em sudah 53:31 membersamai kita. Terima kasih ya untuk 53:33 kesediaannya. 53:34 Terima kasih Bu Nining dan semua 53:35 teman-teman yang hadir hari ini dan juga 53:37 Bapak Ibu semua sukses selalu juga 53:39 adik-adik semuanya terus ikut puasa 53:42 sedikit demi sedikit lama-lama jadi 53:44 hebat. 53:46 Alhamdulillah. Baiklah ikhwan akhwat 53:48 yang disayang Allah. Subhanakallahumma 53:52 wabihamdika asadu alla anta astagfiruka 53:55 waubuai. Billahi taufik wal hidayah. 53:58 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:00 wabarakatuh.