Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:02 [musik] 2:05 Ahim. Alhamdulillahiabbil alamin. 2:07 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 2:10 wa ala ali sayyidina Muhammad. 2:12 Asalamualaikum warahmatullahi 2:13 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat, 2:15 pendengar Radio Silaturahim dan juga 2:17 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 2:19 Alhamdulillah kita kembali berjumpa Iwan 2:21 akhwat di Kamis malam hari ini tanggal 2:23 17 Safar 1448 Hijriah atau bertepatan 2:27 dengan tanggal 30 Juli 2:30 2026. Kembali kita bersama-sama di acara 2:34 tausiah malam kajian kitab Alulu Wal 2:38 Marjan bersama Dr. K. H. Zaki Morok, M. 2:42 Abdullah Al Mustasyar PBNU yang 2:44 alhamdulillah telah hadir di 2:45 tengah-tengah kita dan kita live 2:47 aplikasi Zoom Ikhwan akhwat. Kita sapa 2:49 Ustaz terlebih dahulu. Asalamualaikum 2:51 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 2:56 Asalamualaikum warahmatullahi 2:58 wabarakatuh. Waalaikumsalam 3:00 warahmatullahi wabarakatuh. 3:03 Bagaimana kabarnya Ustaz hari ini? 3:05 Sehat alhamdulillah. 3:06 Alhamdulillah. 3:07 Dan tema yang akan ustaz sampaikan Iwan 3:10 Ahwad adalah mengenai bersuci untuk 3:13 beribadah gitu ustaz ya. 3:15 I 3:16 kita akan bersama-sama simak ikhwan 3:18 akhwat dan nanti yang ingin bergabung 3:19 bertanya silakan Anda bisa pergunakan 3:21 WhatsApp kami di 0811999720 3:26 T ustaz. 3:29 Asalamualaikum 3:32 warahmatullahi 3:33 wabarakatuh. 3:37 Alhamdulillahilladzi 3:38 hadana biddinil islam 3:42 wawarana binur tauhid 3:46 waala rasulahu bil hudail haqqini 3:53 wafa billahi 3:56 asadu alla ilahaillallah wahdahu la 4:00 syarikalah wa asadu anna muhammadan 4:03 abduhuasul 4:06 Allahumma sholli wasallim ala had nabiil 4:09 karim sayyidina wa maulana Muhammad 4:14 wa ala alihi wa ashabihi wat tabiin 4:19 waman tabiahum biihsanin 4:22 ila yaumiddin. 4:24 Amma ba'd. 4:26 Ikhwan akhwat, 4:29 para pendengar radio silaturahim 4:31 dan pemirsa Rasil TV yang kami cintai. 4:35 Alhamdulillah malam hari ini kita jumpa 4:38 kembali dalam kajian kitab Allu wal 4:41 Marjan. Kita akan membahas tentang 4:44 bersuci untuk beribadah. 4:48 [berdehem][batuk] 4:51 Dimulai dari hadis hadisu Aliyin 4:55 radhiallahu anhu. 4:58 Hadis dari Sayidina Ali 5:01 bin Abi Thalib. Semoga Allah meridainya. 5:05 Qala 5:07 menginformasikan. 5:10 Kata Sayidina Ali, "Kuntu rojulan 5:13 madzaan." 5:16 Aku adalah seorang laki-laki yang sering 5:18 keluar madzi. 5:21 Bukan mani madzi. 5:25 Adi itu adalah cairan sedikit sekali 5:29 yang keluar dari kemaluan seorang 5:32 laki-laki. 5:34 Ya, itu beliau sering keluar itu. 5:38 Ada lagi wad 5:42 sama diit. 5:46 Nah, itu bukan mani ya. 5:51 Fastahiye maka aku malu kata beliau an 5:56 asala rasulullah untuk mempertanyakannya 5:59 pada Rasulullah sallallahu alaihi 6:00 wasallam. 6:02 Beliau mau tanyalah se nabi malu 6:05 mengenai beliau itu sering keluar mati 6:06 itu 6:10 ya. 6:13 Yusuf Ibnu Almadi maka beliau 6:17 malu karena Nabi itu kan mertuanya 6:21 ya. 6:23 Yaamartul 6:26 miqdada. Maka aku perintahkan pada 6:28 Miqdad 6:31 ibnal Aswadi. Miqdad bin Aswad. 6:35 Faasalahu fasaalahu. Lalu Miqdad 6:37 bertanya pada Nabi mengenai itu. Apa 6:40 kata Nabi? Fihil wudu wajib wudu lagi. 6:45 Artinya 6:46 madzi itu membatalkan wudu 6:50 dan najis 6:53 ya. Maka harus disuci kemudian berwudu 6:56 lagi. 6:58 Jadi dia najis dan mengatakan wudu 7:01 sedikit sekali ya dalam lamin seorang 7:05 pria sudah keluar ya 7:07 karena pergian karena mengangkat-angkat 7:10 barang berat ya sedikit enggak ada 7:14 setetes setengah tetes kali enggak ada 7:16 juga. 7:20 Nah, jadi kalau keluar m 7:23 harus disucikan, dibersihkan, dicuci, 7:28 kemudian wudu lagi. Berarti membatalkan 7:30 wudu dan di samping dia itu bendanya 7:32 najis. Dan yang kedua dia membatalkan 7:34 wudu. 7:38 Hadis berikutnya hadisu aisyata. 7:42 Hadis dari Aisyah 7:46 sallallahu alaihi wasallam. 7:53 Hadisu Aisyah radhiallahu anh. Hadis 7:56 dari Aisyah. Semoga Allah meridainya. 8:00 Qat beliau menginformasikan 8:03 kanan Nabiu shallallahu alaihi wasallam 8:06 adalah nabi sallallahu alaihi wasallam. 8:08 Arama beliau akan tidur wahua junubun. 8:12 Sedangkan dalam keadaan junub habis 8:14 bergaul suami istri ya junub bergaul 8:18 suami istri 8:21 jelas sekali hubungan seksual 8:24 khusus farjahu 8:27 maka beliau mencuci 8:29 kemaluannya 8:32 watwad dan berwudu 8:35 lati 8:38 seperti berwudu untuk berzakat salat 8:40 Nah, 8:43 jadi dalam 8:45 kondisi 8:47 junub orang itu, maaf misalnya hubungan 8:49 suami istri malam hari kan enggak 8:51 langsung mandi, 8:54 maka disunahkan dia berwudu sebelum 8:56 tidur. 8:59 Nah, apa caranya? dicuci dulu ya 9:04 kemaluannya dengan sabun bersih kemudian 9:07 berwudu baru kemudian tidur. 9:11 Ya itu tata cara 9:15 bersuci ya dalam Islam yang di pada kita 9:18 dan itu hikmahnya besar sekali. 9:21 Bayangkan kalau habis hubungan suami 9:23 istri kemudian 9:25 lupa tertidur. Wah itu bisa bahaya bisa 9:29 gak bisa segala macam. Kalau belum 9:32 dibersihkan ya maka dibersihkan 9:35 dengan sabun. 9:38 Setelah itu buku itu berwudu seperti 9:41 wudu akan salat baru tidur. Nah, itu 9:45 tata caranya ya. 9:47 Nah, mau tidur sehari-hari pun meskipun 9:49 kita tidak dalam keadaan junub, 9:52 kita disunahkan berwudu. 9:55 Kita nih nanti malam mau tidur jam 09.00 9:57 atau jam 10.00. Sebelum tidur kita 10:00 disunahkan berwudu dulu ya, baru 10:03 kemudian tidur. Nah, itu tat 10:10 ya. Jadi 10:12 arama apabila Nabi akan tidur 10:17 bahwa junubun sedangkan dia dalam 10:18 keadaan junub atau habis hubungan 10:20 seksual 10:22 ya 10:25 farjahu. Beliau mencuci kemaluannya 10:28 sampai bersih. 10:31 Dan dia kemudian wudu seperti wudu untuk 10:34 salat. Ini wudu untuk tidur 10:38 ya disunahkan. 10:41 Kalau untuk salat kan wajib wudu itu 10:43 rukunnya ya. Ini enggak disunahkan. 10:50 Hadis berikutnya 10:53 hadisu Ibnu Umar. 10:55 Hadis dari Ibnu Umar 10:59 menginformasikan an Umar bin Khattab. 11:02 Sesungguh Umar bin Khattab sealah 11:05 bertanya Rasulullah pada Rasulullah 11:08 sallallahu alaihi wasallam. 11:12 bertanya pada Nabi, apa kata beliau? 11:15 Ahaduna wahua junubun. 11:18 Apakah boleh salah seorang di antara 11:20 kami tidur padahal dia dalam keadaan 11:22 junub? Kata Umar tanya pada Nabi. 11:28 Nabi menjawab, "Naam." Iya. 11:30 Jadi enggak perlu langsung mandi, 11:33 tidur enggak apa-apa. Tetapi kata Nabi, 11:37 "Taw ahadukum 11:40 falyarud wahua junubun." Ya, "Hendaklah 11:46 berwudu salah seorang di antaramu 11:50 yakud kemudian tidurlah." Wah junubun 11:52 meskipun dia dalam keadaan junub enggak 11:54 ada masalah. 11:56 Jadi enggak langsung suruh mandi 11:59 malam-malam. 12:01 Wudu tadi dibersihkan ee seksualnya, 12:05 dibersihkan ee kemaluannya dengan sabun. 12:10 Kalau kita sekarang sabunnya dulu 12:11 pokoknya dibersihkan 12:13 kemudian wudu baru tidur dalam keadaan 12:16 junub ya. Belum belum mandi wajib. 12:25 Kalau tadi hadis Umar bin Khattab 12:30 sekarang hadisu Abdillah ibn Umar. 12:35 Hadis dari Abdullah bin Umar putranya 12:36 Umar. itu 12:42 qola beliau menginformasikan 12:46 zakara Umar bn khattabi menyebutkan Umar 12:50 putra Khattab 12:52 menyebutkan Umar putra Khattab 12:55 Rasulullah Rasulullah sallallahu alaihi 12:56 wasallam 12:59 annahuatu 13:02 minungguhnya 13:03 dia mengalami junub 13:08 di malam hari. Artinya melakukan 13:11 hubungan suami istri dalam keadaan junub 13:13 ya di malam hari. 13:17 Kemudian faqala bersabda Rasulullah 13:20 sallallahu alaihi wasallam 13:23 kepada siapa? Kepada Umar tawadakar 13:27 berwudulah kamu dan cuci 13:30 bersihkan 13:33 kemaluanmu 13:34 enam. Kemudian tidurlah. 13:38 Lihat di sini para jamaah sekalian ya. 13:41 Berwudu sebelum tidur. 13:44 Nah ini meskipun perintahnya tawadu dulu 13:47 wsil ya zakaroka, berwudulah dan sucilah 13:55 kemaluanmu kemudian tidurlah. Ini tetap 13:59 bahwa di sini tidak menakjubkan 14:01 berurutan. Enggak 14:05 wudu dulu kemudian mencuci kemaluan 14:07 enggak benar itu. Mencuci kemaluan dulu 14:09 baru wudu baru tidur. Ya gitu 14:13 ya. Kalau suma itu betul berurutan 14:16 summan kemudian tidurlah. 14:20 Maka membunakannya summa. Kalau wa itu 14:23 ya dan itu ya tetap dipahaminya adalah 14:27 ee mencuci kemaluan kemudian berwudu 14:30 baru kemudian TV itu urutannya. Cuci 14:33 kemaluan sampai bersih. Kalau kita 14:35 sekarang pakai sabun ya kemudian ee 14:39 berwudu kemudian tidur. Belum mandi 14:42 wajib nanti wajib mandi wajibnya 14:44 menjelang subuh ya atau menjelang 14:47 tahajud ya. Sebelum subuh tahajud kita 14:50 bangun mandi junub baru tahajud. 14:58 Saya ulangi urutannya 15:01 kalau dalam keadaan junub di malam hari, 15:04 mencuci kemaluan sampai bersih, kemudian 15:07 berwudu kemudian tidur. 15:12 Hadis berikutnya an Ummi Salamah. 15:17 Dari Ummi Salamah Qolat berkata, 15:20 "Jaat telah datang Ummu Sulaim." Ummu 15:24 Sulaim kepada siapa? Ila Rasulillah 15:27 sallallahu alaihi wasallam. 15:30 J Ummu Sulaim datang kepada Rasulullah. 15:32 Faqalat dia berkata bertanya, "Ya 15:35 Rasulullahi, 15:36 wahai Rasulullah, 15:38 innallaha la yastahi." Sesungguhnya 15:41 Allah itu tidak malu minal hak tentang 15:43 kebenaran. 15:45 Kata Rasulullah, "Sesungguhnya Allah 15:47 tidak malu tentang kebenaran." 15:51 Ya, fahal alal marati 15:55 min guslin apakah seorang perempuan itu 15:57 wajib mandi 15:59 alamat apabila dia mimpi keluar mandi. 16:02 Ikhtalam itu [berdehem] mimpi sampai 16:03 keluar mani. 16:05 Beda dengan mimpi biasa ya. Ikhtalama 16:07 mimpi keluar mani. 16:10 Nabi sallallahu alaihi wasallam 16:14 ma i apabila kamu melihat air maninya 16:19 ternyata di celananya itu ada air 16:20 maninya itu wajib mandi 16:23 meskipun dia perempuan 16:27 Ummu Salamata. 16:31 Kemudian Ummu Salamah menutup wajahnya. 16:34 Malu rupanya. 16:37 wazaha menutup wajahnyaot ya menutup 16:40 wajahnyaat 16:42 dan beliau berkata, "Ya Rasulullah, 16:46 wahai Rasulullah, 16:50 apakah seorang perempuan juga 16:54 bisa mimpi keluar mani atau keluar 16:56 mani?" 16:58 na iya itu nabiuka 17:05 iya kalau tidak kata Nabi, maka 17:08 bagaimana itu anaknya bisa serupa dengan 17:10 ibunya? Nah, jadi seorang perempuan pun 17:14 seperti laki-laki juga menerukan ee mani 17:17 ya. 17:19 Ini hadis ini menjelaskan kepada kita ya 17:23 mengai maka seorang anak itu bisa 17:26 menyerupai ayahnya, bisa menyerupai 17:29 ibunya, bisa menyerupai kakeknya, bisa 17:31 menyerupai neneknya dan sebagainya. Ya, 17:39 hadis berikutnya hadisu Aisyata. 17:44 Hadis dari Aisyah. 17:48 Zaujin Nabi, istri Nabi sallallahu 17:50 alaihi wasallam 17:54 an nabi sesungguhnya Nabi sallallahu 17:56 alaihi wasallam 17:58 kana ikt adalah apabila beliau itu 18:02 berwudu e salah mandi ya. Apabila beliau 18:06 bermandi 18:09 beliau mandi minal janabati ya. 18:14 bersuci atau mandi bati 18:18 dia memulai dengan mencuci tangannya. 18:22 Cuci tangan ya. Jadi pertama kali 18:26 bersihkan kemaluannya 18:29 kemudian mencuci tangannya 18:33 tawadu kemudian beliau berwudu 18:35 namanya tawaduat 18:37 sebagaimana 18:39 wudu untuk salat. 18:45 minal. Kemudian beliau masukkan tangan 18:48 jari jemarinya itu ke dalam air. 18:56 Fuhillaluhu fayillu 19:01 fukalu. 19:06 Kemudian menyelang-nyelang 19:07 menyilang-nyilangi dengan tangannya 19:09 basahnya itu ke pangkal rambutnya. Jadi 19:13 diusap itu dengan tangan yang basah 19:15 tadi. 19:24 Kemudian beliau membanjur 19:28 ya seluruh tubuhnya 19:31 dengan tiga kali dibanjur pakai gayung 19:36 biadai dengan kedua tangannya. 19:42 Semua yufidul ma al jaldi 19:45 kemudian baru menyiramkan semua air 19:49 kepada seluruh kulitnya membasahi 19:51 seluruh kulitnya. Itu namanya mandi 19:53 wajib. mandi jenabah ya yang dilakukan 19:56 [berdehem] oleh Nabi. Ini juga harus 19:58 kita perhatikan. Ini penting ya. Di mana 20:01 kita s mandi wajib itu 20:03 membersihkan 20:06 kemaluan kita baik laki-laki maupun 20:08 perempuan ya. 20:10 Kemudian mencuci tangannya dengan 20:13 bersih. 20:15 Kemudian menyilang-nyilangi 20:18 ee rambut dengan air. Dibasahi dulu anu 20:22 tangannya, jari jemarinya. 20:25 Baru kemudian berwudu. 20:27 Sudah berwudu baru kemudian menyiram 20:31 dari kepala sampai ke ujung kaki. 20:36 Apa hikmahnya? Ini besar [berdehem] 20:37 sekali hikmahnya para jemah sekalian. 20:41 Kalau tiba-tiba langsung mandi, banjur 20:44 semua dari atas, itu tubuh bisa kaget. 20:49 Karena tubuh kita kan panas. Tubuh kita 20:52 itu 20:54 sekitar 36 sampai 37 derajat 21:01 ya. 21:05 Tubuh kita 21:07 panasnya ya segitu. 21:11 Sedangkan air kan 12 atau mungkin 21:13 kurang. 21:16 Jadi begitu langsung dibanjurkan ke 21:18 tubuh itu tubuh kaget. 21:24 Dan jangan salah banyak terjadi 21:28 orang yang stroke di kamar mandi. Ini 21:30 masalahnya 21:33 ya. stroke langsung enggak ciri ciri 21:37 tadi 21:39 membersihkan kemaluan, 21:43 tangan dibersihkan lagi 21:46 menyilang-ngilangi rambut kepala dengan 21:48 air diusap dengan air jadi enggak kaget. 21:57 Kalau kita boleh juga sekarang yang kita 21:58 lakukan setelah itu kita sikat gigi 22:02 menunggu waktu supaya tidak terburu-buru 22:05 dibanjur kepalanya sikat gigi baru kita 22:11 seluruh tubuh kita kena jadi enggak 22:13 kaget ya sudah beradaptasi tubuh ini ya 22:16 waktu dibandur itu karena apa tadi sudah 22:18 diselang-selangi itu sangat besar 22:20 hikmahnya sehingga menghindari stroke 22:23 waktu mandi 22:32 ya 22:35 fayllilu beliau menyilang-nyilangi biha 22:38 dengan tangannya itu usul sarihi 22:44 pangkal dari rambutnya jadi maksudnya 22:46 rambutnya di kepala 22:50 kemudian beliau membasuh kepalanya 22:52 dengan tiga kali banjuran, banjur tiga 22:54 kali dengan ee tiga gayung dengan 22:59 tangannya. 23:03 Kemudian meratakan air tadi ke seluruh 23:06 tubuh 23:07 dari ujung kepala sampai ujung kaki. 23:10 Kulit-kulitnya harus kena basah. 23:29 Nah, jadi itulah cara-cara yang harus 23:30 kita perhatikan. Betul ya. Sehingga 23:34 kesehatan kita terjamin ya, 23:37 kesucian kita terjamin, bersih pada ya 23:40 tidak acak-acakan ya, tidak kotor, 23:43 bersih dan itu sumber dari kesehatan ya. 23:46 Bersih. 23:48 Hadis berikutnya haditu maimunata. 23:51 Hadis dari maimunah. Qat 23:56 sebab linahu alaihi wasallam guslan. 24:01 Aku menyiapkan untuk Nabi 24:04 satu bejana air untuk mandi. 24:11 Kemudian beliau menuangkan air itu dari 24:14 tangannya kepada tangan kirinya. 24:23 ya. Kemudian beliau ee mencuci ya 24:28 keduanya yang kanan dengan kiri 24:31 farzahu. Kemudian beliau mencuci 24:34 e kemaluannya 24:36 biyadil ardu. Kemudian beliau 24:42 menggunakan salah satunya itu dengan 24:44 dengan ee dengan tanah yang bersih ya. 24:47 Tanah yang bersih itu yang tanah asli 24:50 itu yang merah itu. 24:53 Itu sebelum ada sabun dulu dia berfungsi 24:56 menghilangkan 24:58 bibit-bibit penyakit, 25:02 virus-virus mati kena ee apa namanya? 25:06 tanah ya. Jadi zaman dulu begitu pakai 25:09 tanah sekarang ada sabun ya bisa pakai 25:11 ke sabun 25:15 yaasaha binti kemudian beliau 25:20 mengusapnya dengan tanah yang sucima 25:24 gosalaha kemudian cuci kembali ya sm 25:28 tamatmad wasansyaqo kemudian beliau 25:34 berkumur 25:36 bersansyaqah dan beristinsyak 25:39 Ya, istinsyak dan istinsya nyurut air 25:42 dibuang lagi melalui hidung itu 25:45 membersihkan hidung ya. Yang demikian 25:47 orang berwudu itu hidungnya bersih, 25:49 mulutnya bersih, telinganya bersih, 25:52 matanya bersih. 25:57 Kemudian beliau mencuci wajahnya. 26:09 Kemudian beliau mengusap 26:12 kepalanya. 26:16 Kemudian beliau pindah tempat lalu apa 26:20 beliau gosalam mencuci kedua 26:24 telapak kakinya sampai ee mata kaki ya 26:31 suinzilin kemudian 26:34 kemudian disediakan untuk nabi itu 26:37 minzil kalau sekarang semacam anduk lah 26:39 anduk kecilam 26:44 yamud 26:44 tapi Nabi tidak menggunakan 26:48 tidak menggunakan itu. Membiarkan 26:49 wajahnya tetap basah karena air 26:53 ya. 26:58 Jadi waktu Nabi memberikan pelajaran 27:01 kepada para sahabatnya, 27:04 pas selesai pengajian, 27:09 Nabi informasikan, 27:12 "Sebentar lagi akan datang tengah-tengah 27:14 kalian 27:17 profil seorang ahli surga." 27:23 Nah, jadi sahabat semua menunggu nih. 27:25 Coba gimana potongan orang ahli surga. 27:29 Tiba-tiba datang laki-laki pakai 27:34 surban ya, pakai 27:36 baju putih 27:40 dan wajahnya masih basah karena wudu. 27:45 Wajahnya masih basah karena wudu. 27:49 Jadi itu hikmahnya. wajahnya masih basah 27:52 karena 27:55 lalu salah seorang sahabat Nabi ingin 27:57 mengorek rahasia [berdehem] dari orang 27:59 ini. Mengapa dia jadi ahli surga? Apa 28:02 gerangan amalnya 28:04 yang beda dengan sahabat yang lain? Maka 28:07 diajaklah orang itu ke rumahnya minap 28:11 karena kebetulan dia juga akan 28:13 menyelesaikan masalah bisnisnya di Kota 28:15 Madinah. Dia sendiri dari luar kota 28:16 Madinah. 28:18 Nginaplah di rumah orang. Diselitiik itu 28:22 bagaimana dia berwudu, bagaimana dia ee 28:26 salat, bagaimana dia berdoa, bagaimana 28:29 dia diselitik semua 28:32 sehari semalam. Enggak ada yang beda 28:34 dengan sahabat yang lain. Sama 28:37 kok ini disebut ahli surga. 28:40 Lalu kemudian besoknya dia permisi, 28:43 ya sahabat, "Wah, gagal nih 28:45 penelitiannya." Enggak dapat apa-apa 28:46 sih. Baru dia jalan ke 20 m balik lagi. 28:51 Oh iya saya melakukan seperti apa yang 28:55 Anda lihat seperti sahabat nanti yang 28:56 lain. Hanya saja kata dia, aku tidak 29:00 pernah hasad kepada orang lain. Nah ini 29:02 sudah baik. 29:04 Kebaikan orang ini ter enggak pernah 29:06 hasad, enggak pernah dengki pada orang 29:08 lain. Itu akhlak yang 29:13 ya sama sekali. 29:15 Ingat wajahnya masih basah karena air 29:19 air buku 29:21 di sini. Maka Nabi menurat itu apa 29:23 namanya? anduk tadi karena beliau 29:26 membiarkan supaya wajahnya tetap mesti 29:29 ada kena air airin. 29:48 Kemudian beliau disediakan untuk nabi 29:51 itu panduk kecil ya. 29:54 am yanf biha. Tapi beliau tidak 29:57 menggunakan anduk itu. Ini semua hadis 30:01 sahih ya. Hadis sahih. 30:05 Kita masuki hadis ke berikutnya. 30:09 Haditu Aisyata. Hadis dari Sayidah 30:11 Aisyah. 30:13 Qat menginformasikan 30:15 kana nabi adalah nabi sallallahu alaihi 30:17 wasallam 30:19 minal jan. Nabi apabila mandi dari 30:23 janabah zunub, dain 30:27 beliau meminta sesuatu 30:31 ya air 30:34 maka beliau mengambilnya dengan ee 30:37 telapak tangannya 30:40 rii. Kemudian beliau memulai dengan 30:43 mengusap kepalanya. Aliman yang kanan 30:46 tummal ais kemudian yang sebelah 30:48 kirinya. Jadi kanan dulu baru kiri.Q. 30:51 Demikian juga beliau 30:54 membanjur ya. Kemudian beliau membanjur 30:58 dengan air itu al atas kepalanya 31:03 ya. Pertama kalinya kanan dulu baru kiri 31:05 baru 31:08 hadis terakhir juga hadis Aisyah. Hadis 31:11 Aisyah menginformasikan 31:14 kuntuilu ana Nabi. Aku mandi 31:18 bersama Nabi sallallahu alaihi wasallam 31:21 min inin wahidin dari satu tempat yang 31:24 sama. Di tempat yang sama maksudnya 31:26 mandi bareng ya minqakin dari suatu 31:32 bejana. Yahul far ya disebut becana itu 31:35 namanya Alfarq. 31:38 Nah, jadi di sini kita lihat betapa 31:39 besarnya kehidupan keluarga Nabi ya. 31:42 Beliau pernah mandi bareng bersama 31:45 Sayidah Aisyah di suatu pemandian ya 31:49 tempat mandi yang ada air bejananya 31:52 airnya ada satu. Itu secara 31:55 gambaran-gambaran tentang bersuci untuk 31:57 beribadah. Ini yang bisa kami sampaikan. 31:59 Mudahan bermanfaat dan kalau ada 32:02 pertanyaan kami persilakan. 32:03 Wasalamualaikum 32:05 warahmatullahi wabarakatuh. 32:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:09 wabarakatuh. Demikian akhwat telah kita 32:11 bersama-sama simak kajian kitab Alulu 32:14 Wal Marjan bersama Dr. K. H. Zaki Morok 32:18 M. Abdullah Mustasyar PBNU. Tema yang 32:21 kita bersama telah kita simak adalah 32:23 mengenai bersuci untuk beribadah. 32:27 Ada beberapa yang sudah bergabung di 32:29 WhatsApp Rasil. Saya akan bacakan Ustaz 32:31 sapaan-sapaan yang sudah masuk di 32:34 0811999720. 32:38 Ini yang setengah menyimak ada dari 32:41 Batam, Ibu Siswa Triifai, ada Bapak Mugi 32:45 Jumana, ada juga 32:48 Ibu Suratin ya sedang menyimak 32:52 Bapak Asep juga Ibu MYati 32:55 ada juga ini dari 32:58 Bapak 33:00 Hadi sedang menyimak kita di malam hari 33:01 ini. Apaan? Selanjutnya ini juga ada 33:04 dari Bapak Nurul di Sukabumi, Pak Dedi 33:06 di Tangerang, ada juga Ibu Rima di Bogor 33:12 dan masih banyak lagi. Yang pertama 33:15 Ustaz yang saya akan bacakan pertanyaan 33:17 yang masuk dari 33:18 agak keras suaranya dikit. 33:20 Iya, 33:21 volumenya. 33:21 Apakah terdengar, Ustaz? 33:23 Ya, ker cuma kurang keras sedikit lagi. 33:25 Iya. Dari Bapak Hendra di Cibubur. 33:28 Ustaz, Bapak Hendra asalamualaikum 33:29 warahmatullahi wabarakatuh. 33:31 Waalaikumsalam warahmatullah 33:34 wabarakatuh. 33:35 Ustaz, bagaimana hukumnya jika pakaian 33:37 yang kita gunakan untuk salat terkena 33:40 najis, tetapi kita baru mengetahuinya 33:44 setelah selesai salat? Ini bagaimana, 33:46 Pak Ustaz? Apakah diulang lagi salatnya 33:48 atau bagaimana? Demikian 33:49 salatnya diulang. Karena kalau salat 33:52 pakainya najis itu enggak sah. 33:54 Hm. 33:55 Syarat-syaratnya salat itu syarat syarat 33:57 salat adalah suci badan. Suci pakaian, 34:01 suci tempat. H 34:04 ya, badannya suci, pakaiannya suci, 34:07 tempatnya suci ya. Jadi harus diulang 34:09 itu ya. Terima kasih. 34:13 Baik, selanjutnya kita beralih ke 34:17 pertanyaan dari Ibu Siti Rahma di Depok. 34:20 Asalamualaikum warahmatullahi 34:21 wabarakatuh, Pak Kiai. 34:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:26 wabarakatuh, 34:27 Pak Kiai, apakah seseorang yang sudah 34:29 berwudu tetapi kemudian ada perasaan 34:32 ragu apakah wudunya bata ataukah tidak, 34:35 apakah dia harus mengulang wudunya atau 34:38 tetap melanjutkan? Demikian. 34:40 Iya. 34:42 Alyakin la yuzalu 34:44 wudunya yakin. Batalnya kan belum yakin. 34:48 Mesti ragu kan. Tapi wudunya yakin 34:50 diambil wudunya yakin. 34:52 Yang yakin wudu tapi kalau kita mau 34:54 hati-hati boleh aja wudu lagi. Bagus. 34:57 Tapi satu hukumnya itu belum batal. 34:59 Karena e yang ragu-ragu tidak bisa 35:01 mengalahkan yang 35:03 yang syak mengasal yang yakin. Kita 35:05 butuhnya kan yakin kan butuh tapi 35:07 batalnya enggak yakin. Jadi tidak dia 35:09 tidak bisa mengalahkan yang yakin tadi. 35:12 Tapi kalau untuk berhati-hati lebih baik 35:14 wudu saja. 35:15 Terima kasih. 35:17 Jika tidak memberatkan wudu kembali. 35:18 Ustaz ya diulang k wudunya. Baik dari 35:22 sapaan dari Ibu Ani Cani Hudaifa sedang 35:25 menyimak. Ustaz terima kasih tausiahnya. 35:27 Ibu Yuli Lestari juga Ibu Hajah Saidah 35:30 Eyang Sri juga sedang menyimak. Ya, 35:32 selanjutnya kita beralih ke Sukabumi. 35:35 Ada Ibu Aisyah. Asalamualaikum 35:37 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 35:40 Waalaikumsalam warahmatullah 35:42 wabarakatuh. 35:43 Ustaz, dalam kondisi air sangat 35:45 terbatas. Kapan seseorang diperbolehkan 35:49 bertayamum dan apakah tayamum itu 35:52 memiliki keutamaan yang sama dengan 35:54 wudu? Demikian, Ustaz. 35:57 Kalau masih ada air meskipun sedikit, 36:00 usahakan dipakai air sedikit-sikit cukup 36:04 ya. Masih buka 36:06 ya satu kali aja ini buat buka. 36:09 H 36:09 kemudian ngambil lagi sedikit tangan. 36:12 buat tangan. Kemudian bisa ya misalnya 36:15 pemakaiannya yang pas masih bisa. Kalau 36:18 memang enggak ada air sama sekali ya 36:20 boleh tayam ya enggak ada air misalnya 36:23 airnya hanya untuk minum 36:24 ya sudah tayamum enggak apa-apa 36:26 ya. 36:28 Terima kasih 36:30 ya. Berh lagi ke pertanyaan dari Bapak 36:31 Hadi di Tangerang. Ustaz asalamualaikum 36:33 warahmatullahi wabarakatuh. 36:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:37 wabarakatuh. 36:39 Banyak orang lebih memperhatikan 36:41 kebersihan badan, tetapi kurang 36:43 memperhatikan kesucian dari najis. 36:46 Bagaimana cara agar kita lebih teliti 36:49 dalam masalah thaharah ini, Pak Kiai? 36:52 Demikian, 36:54 ya. Baik. Mengenai ini kita bisa membuka 36:57 kitab fikih ya, bab thaaharah. Itu ada 37:00 satu bab khusus. fikih bab tharu itu 37:04 lengkap bagaimana cara bersuci, 37:07 bagaimana cara ee mencuci pakaian yang 37:10 kotor, bagaimana cara mencuci pakaian 37:12 yang peran najis, semua langkah ya ada 37:15 semua dalam fikih ya. Jadi kita enggak 37:17 bisa jelaskan di sini karena itu luas 37:19 sekali ya. Jadi nanti Anda buka kitab 37:22 fikih ambil bab tha 37:26 bersuci itu lengkap. Terima kasih. 37:29 Iya. 37:31 Selanjutnya dari Ibu Ani. Asalamualaikum 37:33 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Kiai. 37:36 Waalaikumsalam warahmatullah 37:38 wabarakatuh, 37:39 Pak Kiai. Bagaimana kalau kita berwudu 37:42 waktu kita akan bepergian jauh misalkan 37:45 ke Surabaya begitu pakai kereta api itu 37:48 bagaimana cara berwudunya dan menjaga 37:49 wudunya, Pak Kiai? Demikian. 37:52 Gimana salatnya maksudnya? 37:54 Iya. Menjaga bersucinya mungkin sekali. 37:57 Salatnya atau apanya? berwudunya dan 37:59 juga salatnya sekalian mungkin ya kalau 38:01 bukan 38:01 ya kalau berwudu kan di mana bisa naik 38:04 kereta bisa berwudu di di kereta api 38:09 kita naik mobil bisa di tempat rest area 38:14 ya 38:15 kita bisa berwudu di sana bisa salat 38:17 harus semua ya saya juga bia bepergian 38:20 ya 38:21 kemarin saya ke ee Kediri ya 38:25 i 38:25 ke Ploso 38:27 ya saya berhenti di rest area wudu. 38:31 Bahkan waktu itu saya berangkat hari 38:32 Jumat. Jadi saya bisa salat Jumat di ee 38:35 di daerah Pekalongan 38:38 ya. Jadi itu enggak ada masalah ya kalau 38:41 soal itu ya ada semua ee untuk berwudu 38:44 itu enak sekali tempatnya ya di semua 38:46 rest area yang saya alami ya. Terima 38:49 kasih 38:52 dari Bapak Abdullah di Bekasi. 38:54 Asalamualaikum warahmatullahi 38:55 wabarakatuh, Ustaz. 38:58 Ee bagaimana cara mengajarkan anak-anak 39:01 pentingnya bersuci tanpa membuat mereka 39:05 merasa ibadah itu sulit dan memberatkan? 39:09 Demikian, Pak Ustaz. 39:11 Ya, kita ajak dialog anak itu 39:15 cerita tentang bagaimana bersuci. Yang 39:18 paling bagus 39:20 masukan di madrasah. 39:24 diniah ya diniah yang khusus mempelajari 39:27 agama itu lebih lengkap nanti ya kalau 39:31 enggak panggil guru prisat tadi ke rumah 39:34 guru privat tentang agama ya tentang 39:36 fikih ya itu bisa lebih enak kalau 39:38 diajari oleh kita kadang-kadang 39:39 anak-anak itu agak kikut ya kita panggil 39:42 guru ngaji atau ee guru fikih atau kita 39:48 memasukkan dia ke dalam ee sekolah 39:51 madrasah diniah ya Boleh silakan ya. 39:54 Kalau enggak ya kita ajari sendiri juga 39:57 enggak apa-apa nanti mereka mengerti ya. 40:00 Terima kasih 40:02 dari hamba Allah di Bogor. Ustaz 40:03 asalamualaikum warahmatullahi 40:04 wabarakatuh. 40:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:08 wabarakatuh. 40:08 Pak Ustaz, apakah menggunakan tisu saja 40:11 ketika setelah buang air kecil atau 40:13 buang air besar sudah dianggap cukup 40:15 untuk bersuci? Demikian. 40:18 Belum pakai air 40:22 ya. Kalau enggak pakai air pakai batu 40:25 [tertawa] aturannya begitu ya. 40:27 Tapi airlah yang lebih gampang Bu. 40:30 Kalau tisu itu belum tentu itu tisunya 40:33 suci enggak lagi. 40:34 Hm. 40:34 Ya kan kita enggak tahu asal nanya tisu 40:36 ya kan. 40:39 Kalau kita itu bersuci langsung dibanjur 40:44 ya dengan air. Jadi itu betul-betul suci 40:47 enggak ada keraguan. Ya, begitu. Malah 40:49 kalau untuk lap itu saya lebih senang 40:53 lap yang saya bawa dari rumah sapu 40:55 tangan yang bersih. Ya, 40:57 itu yakin betul. 40:59 Kalau tisu belum tentu ya bahannya dari 41:01 apa dia? Iya kan? Nah, jadi kita bawa 41:05 sapu tangan yang bersih dari rumah kita 41:07 dan itu setiap saat dicuci 41:08 kita pulang nanti dicuci lagi disrikat. 41:11 Nah, itu aman 41:13 ya. Kalau terpaksa ya kita pakai tisu. 41:16 Tapi kalau untuk bersuci jangan pakai 41:18 tisuah, harus pakai air ya. Terima 41:20 kasih. 41:22 Baik dari Bapak Muhammad Ridwan di 41:24 Batam. Asalamualaikum warahmatullahi 41:25 wabarakatuh, Pak Kiai. 41:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:29 wabarakatuh. 41:30 Pak Kiai, apakah ada kesalahan-kesalahan 41:32 dalam berwudu yang sering dilakukan kaum 41:35 muslimin sehingga wudunya menjadi tidak 41:37 sempurna? 41:40 Demikian 41:41 ya kesalahan biasanya di 41:45 mencuci kaki itu 41:48 tidak sempurna cuci kakinya tidak sampai 41:51 ke atas melewati mata kaki dan tidak 41:54 digosok. 41:56 Itu yang sering anu itu yang sering 41:59 parah itu ya. Kalau kaki enggak digosok 42:01 itu malah tambah kotor karena apa? Tinya 42:05 kering kasih air kan jadi tambah kotor. 42:07 Coba kalau Anda melangkah ke karpet 42:10 karpet putih supaya kelihatan itu malah 42:12 kotor. Tapi kalau di cuci kemudian 42:15 digosok bersih 42:17 nah jadi di situ yang sering salah ya. 42:20 Atau juga membasuh muka asal-asalan 42:24 ya tangan juga tidak sampai siku. Itu 42:28 wudunya enggak sah. Harus dibasuh sampai 42:31 siku. Kalau tangan kalau kaki sama mata 42:34 kaki. He. 42:35 Kalau wajah seluruh wajah kita. Kalau 42:38 kepala sebagian kepala aja cukup. 42:41 Iya. Demikian terima kasih [berdehem] 42:44 dari Bapak Rianto. Asalamualaikum 42:46 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 42:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:51 wabarakatuh, 42:52 Ustaz. Ada beberapa jemaah salat di 42:55 masjid membawa anak kecil laki-laki atau 42:58 anak-anak yang datang tanpa orang tua 43:01 yang kemungkinan belum dihitan. Apakah 43:03 ada potensi najis ketika anak-anak 43:05 tersebut menyentuh jemaah dewasa? 43:07 Menyentuh dalam artian atau berinteraksi 43:09 dengan jemaah dewasa. Demikian, Ustaz. 43:12 Ya, anak itu harus diajari ke masjid 43:15 dari kecil tapi kita kesuciannya. Bisa 43:18 anak itu kita pakai itu, kita pakai apa 43:20 namanya? 43:22 Ya, untuk anak-anak itu 43:26 supaya tidak menetes ya intinya 43:30 apa namanya saya lupa. 43:31 Pampers. Pampers ya. 43:32 Hah? 43:33 Pampers gitu. 43:35 Iya. Ya. 43:37 Sehingga terjagalah gitu. Karena anak 43:40 kecil kan karena masih belum ngerti dia 43:42 ya. Kalau sudah dia sudah mumayiz ngerti 43:44 ya bisa enggak apa-apa 43:46 ya. tidak bisa pakai itu ya 43:50 yang kayak celana yang kayak tisu di 43:52 celana itu ya. 43:53 Nah, itu itu untuk menghindari supaya 43:56 tidak ee menetes 43:59 air seninya dari anak-anak ya. Terima 44:01 kasih. 44:03 Selanjutnya dari hamba Allah, Pak Ustaz. 44:04 Asalamualaikum warahmatullahi 44:05 wabarakatuh. 44:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:08 wabarakatuh. 44:09 Ustaz, ada yang mengatakan kalau kita 44:11 berwudu di WC itu tidak diperbolehkan. 44:15 harusnya tempat wudu. Bagaimana kalau 44:17 tidak ada pilihan lain selain WC 44:19 tersebut, Pak Ustaz? Demikian 44:23 ya 44:27 makruh aja di situ. Jadi wudunya tetap 44:30 sah ya, 44:31 tetap sah. 44:32 Tapi kalauat wudu lain yang tidak diwc 44:34 itu lebih bagus. 44:36 Ya pokoknya wudu itu yang penting. Nah 44:38 itu kan gambaran WC zaman dulu ya kotor 44:41 gitu ya. 44:42 Zaman sekarang kan WC bersih sekali. 44:45 Ya, bersih sekali kalau sekarang ya kita 44:48 punya ya. 44:49 Iya. 44:50 Wudu enggak apa-apa ya, makruk aja. Tapi 44:53 kalau misalnya ada tempat yang bukan di 44:56 WC ya akhirat. Tapi kalau enggak ada 44:58 wudu saja di situ enggak apa-apa ya. 45:00 Terima kasih. 45:01 Dihukumnya makruh aja ustaz ya. Tidak 45:03 membatalkan. Waduh. 45:06 Dari yang terakhir Ustaz ya. dari Ibu 45:09 Siti di Bogor. Asalamualaikum 45:10 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Kiai. 45:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:14 wabarakatuh. 45:16 Kalau kita sering lupa berzikir setelah 45:18 salat fardu karena buru-buru, apakah ada 45:21 amalan lain yang bisa menggantikannya? 45:23 Pakainya demikian 45:26 pengganti 45:27 ya ambil zikir yang itu 45:31 yang sayidul istigfar 45:33 ada ya khusus 45:34 istigfar. 45:35 Jadi pemimpinnya istigfar ini sayyidul 45:37 istigfar. itu ada nanti dicari di ee 45:40 kitab fikih ya sifat mengganti ee apa 45:44 namanya wirid-wirid kita yang tertinggal 45:46 pakai itu itu insyaallah kipup semua itu 45:49 ya 45:51 istigfarig 45:53 terima kasih 45:54 baik ustaz alhamdulillah semua percayan 45:55 sudah dibacakan mungkin sebelum pamit 45:59 disimpulkan tema kita di malam hari ini 46:00 Pak Ustaz 46:02 Baik ikhwan akhwat sekalian dari kajian 46:06 kita malam hari 46:08 kita bisa mengikuti bimbingan dari 46:10 Rasulullah 46:12 tentang syarat-syarat bersuci 46:15 dan itu mengantarkan kita pada kesucian 46:17 lahir dan batin. Bukan lahir aja ya, 46:19 kesucian lahir dan batin 46:22 ya termasuk pensucian roh kita atau nafs 46:27 kita ya. Nah, karena itu Anda 46:29 diperhatikan betul dan itu manfaatnya 46:31 besar sekali untuk kesehatan kita juga 46:35 ya untuk kebersihan lahir batin ya untuk 46:38 kesucian kita itu sangat berkaitan. Maka 46:41 harus diperhatikan yang kami sampaikan 46:43 tadi. Mudah-mudahan ada manfaat dan saya 46:46 mohon maaf at kekhilafan. Wabillahi rida 46:48 wal inayah. Wasalamualaikum 46:51 warahmatullah wabarakatuh. 46:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:55 wabarakatuh. Demikianah kita 46:56 bersama-sama simak tausiah malam kajian 47:00 kitab Alulu wal Marjan yang telah 47:02 disampaikan oleh Dr. K. H. Zaki Morok, 47:05 M. Abdullah Mustasyar, PBNU. Tema yang 47:07 disampaikan adalah mengenai bersuci 47:09 untuk beribadah. Semoga apa yang tadi 47:11 ustaz sampaikan banyak manfaat untuk 47:14 semuanya. Saya yang bertugas pahli 47:15 ditemani Neza dan juga Yusuf Subang 47:17 pamit. Subhanakallahum wabihamdika 47:19 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 47:22 waubu ilaik. Wasalamualaikum 47:23 warahmatullahi wabarakatuh.