Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 [musik] 0:11 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:13 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:16 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:21 akhwat, pendengar radio silaturahim dan 0:23 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:25 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:26 berjumpa ikhwan akhwat di Kamis malam 0:29 hari ini tanggal 4 Rajab 1447 Hijriah 0:32 atau tanggal 22 Januari 2026 kembali 0:37 hadir acara tausiah malam kajian kitab 0:39 Alulu Wal Marjan bersama Dr. K. H. Zaki 0:44 Mubarok, MA. Belulah Mustasyar PBNU. 0:46 Tema eh dan alhamdulillah beliau telah 0:49 hadir di ee tengah-tengah kita Iwanawat. 0:51 Kita sapa Ustaz terlebih dahulu. 0:53 Asalamualaikum warahmatullahi 0:54 wabarakatuh, Ustaz. 0:56 Waalaikumsalam warahmatullah 0:58 wabarakatuh. 1:00 Kabar sehat, Ustaz? Ya, 1:01 sehat, alhamdulillah. 1:02 Alhamdulillah. Tema yang akan 1:04 disampaikan adalah mengenai fitnah besar 1:07 yang melanda umat Islam. 1:09 Ya, 1:10 kita akan bersama-sama simak ikhwan 1:11 akhwat dan nanti yang ingin bergabung 1:13 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 1:15 melalui WhatsApp kami di 0811999720. 1:20 Tul ustaz. 1:23 Asalamualaikum 1:26 warahmatullahi 1:29 wabarakatuh. 1:33 Alhamdulillahilladzi 1:35 an'amana 1:39 binikmatil imani wal islam 1:44 wawarana binurit tauhid 1:47 wa arsala rasulahu bil huda winil haqq 1:52 yuzirohu aladini kullihi wa kafa billahi 1:56 syahid 1:58 ashadu alla ilahaillallah wahdahu 2:04 Wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 2:06 rasuluh. 2:08 Allahumma sholli wasallim ala hadan 2:11 nabiyil karim 2:14 sayyidina wa maulana Muhammad 2:18 wa ala alihi wa ashabihi wat tabiin 2:23 waman tabiahum biihsanin 2:26 ila yaumiddin. 2:29 Amma ba'd. 2:32 Ikhwan akhwat yang kami cintai. 2:35 Alhamdulillah 2:37 pada malam hari ini kita dapat jumpa 2:39 kembali 2:40 dalam kajian kitab Allu wal Marzad. 2:44 Semoga kajian ini dapat membimbing kita 2:46 bisa memahami ajaran Islam dengan baik 2:50 dan bisa kita praktikkan dalam kehidupan 2:53 sehari-hari. Amin ya rabbal alamin. 2:59 Para jemaah 3:02 pemirsa 3:04 radio silaturahim 3:07 dan pemeriksa Rasul TV. 3:11 Kajian malam ini kita akan membahas 3:14 tentang 3:16 timbulnya fitnah yang melanda umat 3:19 Islam. 3:21 Itu bukan cuma sekarang. 3:24 masa lalu pun terjadi ya. 3:29 Nah, karena itu kita ingin mencoba 3:33 apa sebelumnya hal itu terjadi. 3:36 Ya, misalnya 3:39 kita melihat bagaimana 3:42 fitnah terjadi pada saat pemerintahan 3:46 Abu Bakar pertama kali 3:48 itu ada beberapa orang yang mengaku jadi 3:52 nabi 3:55 disebutnya nabi palsu. 3:58 Waktu itu muncul tiga orang 4:01 jadinya membuat keresahan. 4:05 Lalu mereka itu ada yang bertobat, ada 4:08 yang kemudian mereka tidak bertobat 4:10 sehingga terjadi peperangan. 4:13 Lalu mereka itu terbunuh dalam 4:16 peperangan. 4:21 Kemudian terjadi juga 4:24 fitnah yang melanda umat Islam ketika 4:26 terjadi perang Syifir 4:30 ya, ada perang Jamal macam-macam. 4:34 dan seterusnya ke sini. Baik. 4:39 Nah, sekarang kita lihat satu hadis 4:44 an Hudzaifata 4:46 dari Hudzaifah 4:48 radhiallahu anhu semoga Allah 4:50 meridainya. Qala ia menginformasikan 4:57 kunna kami semua 4:59 julusan duduk 5:02 umaro di samping Umar radhiallahu anhu. 5:07 Semoga Allah meridainya. Umar bin 5:08 Khattab maksudnya. 5:11 Faqala tiba-tiba Umar bertanya, 5:17 "Ayakum, 5:19 siapa di antaramu? 5:21 Yakfadu yang menghafal 5:23 qala rasulillah ucapan Rasulullah 5:25 sallallahu alaihi wasallam fil fitnati 5:28 mengenai fitnah. 5:33 Jadi waktu para sahabat duduk dengan 5:35 Umar 5:37 ya tiba-tiba Umar melontarkan satu 5:40 pertanyaan. Siapa di antara kalian 5:45 yang ya 5:48 memperoleh 5:50 informasi dari Nabi atau menghafal hadis 5:52 Nabi 5:53 tentang fitnah? 5:56 Qum kata Hudzaifah, "Aku berkata 6:02 ana kamaqala 6:04 aku." Sebagaimana yang dikatakannya 6:14 qala innaka alaihi alaiha lajariyun. 6:23 Sesungguhnya engkau benar-benar 6:26 berani terhadapnya. 6:29 Kullu fitnatur rajul. 6:35 Yaitu fitnah seseorang 6:38 fi ahlihi 6:40 dalam keluarganya. 6:44 Wa waladihi dan anak-anaknya. 6:49 warihi dan tetangganya 6:54 tukfaruha 7:00 tukafiruha ya kafar kafir tukiruha 7:05 asalatu wasum 7:08 akan dihapuskan dosanya dengan 7:10 melaksanakan salat puasa wasodqatu dan 7:14 sedekah wal amru 7:17 dan member memerintahkan kebaikan wahyu 7:19 dan mencegah kemungkaran. 7:22 Jadi kata Kh 7:25 semua orang itu 7:27 terkena fitnah artinya cobaan fitnah. 7:32 Fitnah soal keluarganya, 7:35 fitnah mengenai anak-anaknya, fitnah 7:38 mengenai hartanya, fitnah mengenai 7:40 jabatannya. 7:43 Nah, fitnah itu wujudnya ujian. 7:47 Nah, maka orang yang sukses adalah orang 7:49 yang 7:52 fit 7:53 fitnah itu dia bisa berhasil, 7:59 bisa bertahan. 8:04 Nah, saya ambil contoh 8:11 masalah keluarga itu banyak cobaan. 8:16 Ya, banyak sekali 8:19 anak-anak juga begitu. Bagaimana kita 8:22 mendidik anak itu problem 8:26 tapi kita kalau sabar bisa selesaikan 8:29 masalah dengan baik. 8:32 Demikian juga harta semua orang diuji 8:36 oleh Allah. 8:40 diuji dengan kekayaan hartanya, 8:43 dimanfaatkan untuk kebaikan dia. 8:46 Bagaimana cara dia memperoleh uang itu, 8:49 dana itu, bagaimana cara dia 8:52 mengolahnya? Bagaimana cara dia 8:53 membelanjakannya? Itu 8:54 dipertanggungjawabkan. 9:00 Kemudian tetangga juga termasuk. 9:04 Nah, dosa-dosa yang berkaitan dengan ini 9:10 diselesaikan dengan baik. 9:13 Dikatakan tukir asalatu 9:17 kita melaksanakan salat rutin 9:21 ya. Kemudian juga puasa, kemudian 9:24 sedekah kemudian amar makruf nahi 9:27 mungkar maka 9:30 itu akan hilang. Dihapuskan. 9:34 dihilangkan. 9:44 Kemudian Umar menjawab 9:48 mengatakan lagi, "Laisa hadza uridu 9:53 saya bukan memaksudkan fitnah ini," kata 9:56 Umar. 10:00 Walakin alfitnatullati 10:03 tamuju kama yamujul bahr. Fitnah besar 10:07 yang bergelombang-gelombang 10:10 seperti gelombangnya laut. 10:22 Q alaisa alaika minha bun ya am mukminin 10:29 ya 10:32 inna bainaka wainaha baban mhl 10:38 sesungguhnya antara engkau wahai Umar 10:41 dan fitnah itu ada pintu yang tertutup 10:50 tegaskan kata 10:53 Hudaifah, 10:55 "Laisa alaika minha basun." Enggak 11:00 ada masalah mengenai itu fitnah 11:04 untukmu 11:06 wahai amirul mukminin. Jadi kata ee 11:10 Hudzaifah enggak ada masalah itu untuk 11:12 dirimu Umar. 11:19 Mengapa? Karena antara Umar dengan 11:21 fitnah itu 11:23 ada baban mugl 11:27 pintu yang ter tutup 11:32 ayar a 11:39 yuftahu 11:49 Apakah pintu itu bisa dipecahkan, 11:53 dipatahkan saru? 11:55 O yuftahu atau dibuka 12:02 w yuksaru 12:05 ya patahkan 12:10 la yuglu abadan. 12:15 Kalau demikian tidak akan 12:19 dibuka untuk selama-lamanya. 12:24 Qulna kami berkata, 12:26 "Akaana Umaru ya'lamu 12:33 yalamul baba." Apakah Umar tahu pintu 12:36 itu. 12:39 Ada pertanyaan dari para sahabat. 12:45 tahu sebagaimana setelah pagi nanti akan 12:51 datang sore hari itu kan pasti itu ya 12:55 saking yakinnya pastinya dikatakan 12:56 gambarnya gitu seperti pastinya orang 12:59 yang mengelah besok pagi nanti akan 13:02 datang saudara 13:10 inni haddasu sesungguhnya aku 13:12 menceritakannya bhadis dengan suatu 13:13 cerita atau hadis lesa bil agalit 13:21 yang tidak terdapat 13:22 kesalahan-kesalahannaah 13:30 kami merasa enggak enak untuk bertanya 13:33 pada 13:38 masuk maka kami memerintahkan kepada 13:39 masruk 13:43 untuk bertanya kepada Huzaifah. 13:53 Maka beberapa sahabat itu menemui 13:56 Huzaifah dan siapa yang dimaksud pintu 13:59 itu? 14:02 Apa? Jawab Huzaifah. 14:05 Albabu Umar. 14:07 Pintu itu ada Umar sendiri. 14:10 Ya, ini 14:14 itulah yang bisa menolak 14:18 fitnah-fitnah yang akan melanda umat 14:19 Islam. Karena itu di zaman pemerintahan 14:22 Umar bin Khattab banyak 14:24 kemajuan-kemajuan luar biasa termasuk 14:27 futuha ya menguasai beberapa negara. 14:35 Di masa Umar bin Khattab, Mesir masuk 14:37 wilayah Muslim. 14:40 Persi masuk ke layar Mesir. 14:43 Luar biasa ya. 14:46 Dan banyak ee 14:50 aktivis-aktivitas baru di dalam 14:53 kehidupan bernegara di bawah Umar 14:57 termasuk administrasi negara 15:00 ya. 15:02 Termasuk mempersiapkan sarana dan 15:05 prasarana itu luar biasa. 15:10 Jadi setiap ada masalah fitnah pasti ada 15:14 penyelesaian. 15:16 Enggak perlu khawatir asal kita 15:19 benar-benar waspada. 15:39 Hadis berikutnya, hadis Sa'din 15:43 radhiallahu anhu. Semoga Allah 15:45 meridanya. 15:48 Anna rasulullahi sesungguhnya Rasulullah 15:50 sallallahu alaihi wasallam 15:55 a rohton. 16:00 membagi-bagi sesuatu, 16:12 membagi-bagi sesuatu. 16:15 Was'adun jalis. Sedangkan Saad 16:18 duduk di samping mereka itu. 16:22 Fat Rasulullah. Rasulullah meninggalkan 16:26 atau tidak membagi ya rajulan salah 16:30 seorang laki-laki. 16:32 Wa a'jab ajabuhum. 16:37 Maksud Nabi membagi-bagi 16:40 pada beberapa orang itu 16:43 ya 16:45 imam makanan, imam sembakaqoh pokoknya 16:47 membagi hal-hal yang dibutuhkan oleh 16:49 umat. 16:52 Nah, beliau melihat ada seorang 16:55 enggak dibagi oleh Nabi. 16:59 Padahal menurut Saad hua ajabu. 17:04 Dialah orang yang paling baik di antara 17:07 mereka. Kok malah enggak dibagi? Yang 17:09 lain dibagi kok ini enggak dibagi. 17:14 Faqulu. Maka aku 17:16 berkata, 17:20 "Ya Rasulullahi 17:22 maaka an fulan." 17:25 Kenapa dia ini Rasulullah tidak dibagi? 17:29 Wallahi, maka demi Allah inni laroahu 17:33 mukminan. Saya melihat dia itu seorang 17:35 mukmin, 17:38 orang yang baik kok enggak dibagi gitu. 17:42 Qola a musliman atau muslim 17:48 pasakat qilan maka aku diam 17:52 kata Saad 17:56 sebentar 17:57 tummaabaniam 18:00 mengalahkan saya apa yang saya ketahui. 18:04 Jadi beliau enggak bisa untuk tidak 18:06 bertanya lagi orang itu orang baik kok 18:08 enggak dibagi gitu ya. Jadi mendorong 18:11 dia untuk bertanya lagi 18:21 faudu limaqolati. Aku bertanya lagi pada 18:24 Nabi, 18:27 kata Saadaka 18:31 Fulan 18:35 bagaimana keadaanmu tentang si fulan itu 18:39 yang enggak dibagiallahi 18:41 maka demi Allah inni mukminan aku 18:44 melihat dia seorang 18:49 muslim 18:53 Fakat qilan, 18:56 maka aku diam lagi sebentar. 19:02 Tumma golabani ma a ma aamu. Kemudian 19:06 mengalahkan saya. maksudnya ee apa yang 19:09 dia ketahui itu mendorong dia untuk 19:11 bertanya lagi. 19:18 diulang seperti tadi 19:22 ya sampai tiga kali 19:26 waada Rasulullah sallallahu alaihi 19:27 wasallam kemud dan Rasul 19:31 menjawab ya tumma qala 19:36 ya sa'du 19:41 wahai saad kata nabi 19:46 inni lajul 19:52 Saya sesungguhnya sungguh telah memberi 19:54 seorang whairuhu ahabbu ila ilaiya minna 20:01 dan yang lainnya. 20:03 Orang yang tidak saya kasih itu Nabi itu 20:06 orang yang sangat saya cintai. 20:13 Kenapa dia enggak dibagi? Hatanya. 20:19 Saya khawatir kalau orang itu terpeset 20:24 se disampahkan Allah dalam api neraka. 20:30 Jadi saking sayangnya Nabi kepada 20:32 sahabat, 20:35 beliau enggak memberikan karena Nabi 20:37 tahu 20:38 dia ini orang cukup. 20:45 Yang lain orang-orang kekurangan fakir 20:48 miskin. 20:51 Nah, kalau ada pembagian untuk fakir 20:54 miskin diberikan kepada orang yang cukup 20:56 itu kan salah. 20:58 yang membaginya salah, yang menerima 21:00 juga salah. 21:02 Jadi di sini, Saudara-saudara harus 21:04 hati-hati sekali. 21:07 Kita dikasih 21:11 ya kesempatan dikasih kepercayaan untuk 21:14 memberikan harta orang fakir miskin. 21:18 Kita kasih orang-orang kaya karena dia 21:20 saudara kita misalnya, "Oh, itu dosa 21:21 besar." 21:24 Dan itu sering terjadi ternyata kita ya. 21:28 Orang yang mengambil bantuan untuk fakir 21:30 miskin, orang yang datang bawa mobil, 21:33 mewah lagi mobilnya misalnya. Nah, itu 21:35 enggak benar. 21:40 Jadi yang 21:43 hak fakir miskin jangan diganggu. Kasih 21:45 mereka. 21:48 Meskipun ada saudara teman kita, orang 21:50 dekat kita di sini, justru kita kasihan 21:53 kalau dia kita bagi. Karena dia enggak 21:55 berhak untuk itu. 21:57 Nah, ini ini harus berani istri kita 22:00 enggak berani, enggak enak gitu. Enggak. 22:04 Di situlah Nabi misalnya 22:09 tidak memberikan jabatan apapun kepada 22:10 orang yang sangat dekat dengan beliau, 22:14 yang sangat kami cintai. 22:18 Ya, 22:22 enggak kasih jawatan. 22:26 Nabi tahu kalau si A ini orang ini kasih 22:28 jabatan orangnya sangat baik. 22:34 Nah, kalau orang sangat baik nanti 22:37 enggak tegas ya, enggak bisa mengatakan 22:41 no, enggak selalu dia iya. Nah, itu kan 22:44 bahaya. 22:49 Nah, orang yang diberi amal itu harus 22:52 bisa yes, bisa no, tegas. 23:00 Nah, di sinilah para jemaah sekalian 23:02 ikhwan-akhwat supaya kita sadari 23:05 harus kita berhati-hati. 23:09 Berikanlah 23:11 masing-masing sesuai dengan haknya ya. 23:14 Tolaklah kalau mereka meminta padahal 23:16 bukan hak. 23:32 Para jemaah sekalian 23:34 ya, dari hadis ini 23:39 kita melihat dalam nyataan 23:44 orang-orang yang 23:46 minta 23:48 santunan untuk orang-orang miskin. yang 23:52 susah. Tapi banyak orang-orang yang 23:53 kaya, 23:57 orang-orang yang diamanahi 24:00 untuk memberikan fakir miskin. 24:03 Dia misalnya punya jabatan RT atau RW 24:06 atau apa, lalu dia berikan kepada 24:08 saudara-saudaranya atau orang yang kenal 24:10 dengan dia, fakir miskinnya dibiarkan. 24:13 Ah, itu dosa besar. Enggak boleh 24:19 ya. Harus diberikan kepada berhak. 24:24 Yang tidak berhak meskipun dia saudara 24:25 kita atau keluarga kita sendiri jangan 24:28 dikasih dia enggak punya. 24:40 Ikhwan akhwat sekalian, 24:43 tugas tugas kita adalah 24:47 menyampaikan amanah itu dengan jujur. 24:55 Waktu jadi pemimpin, jadi pemimpin yang 24:57 adil. 24:59 diberi amanah, kita harus jujur 25:02 sehingga kita memberikan haknya 25:05 masing-masing dari 25:09 kerabat kita, dari saudara kita, 25:14 dari rakyat kita. 25:19 Jangan dikurangi hak seseorang. 25:24 Jangan diberi orang yang tidak punya 25:25 hak. Termasuk diri kita sendiri. 25:31 Ya, diri kita termasuk itu. 25:36 Ini hak orang lain kok kita ikut ambil. 25:38 Ah, itu bahaya. Itu dosa besar. 25:44 Ikhwan akhwat sekalian, inilah hadis 25:46 yang bisa kami sampaikan malam hari ini. 25:48 Mudah-mudahan ada manfaatnya dan apabila 25:51 ada khilafan dan kekurangan kami mohon 25:54 maaf. Wabillah wal inayah. 25:57 Wasalamualaikum 25:59 warahmatullahi wabarakatuh. 26:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 26:04 wabarakatuh. Demikian ikhwan telah kita 26:06 bersama-sama simak kajian kitab Allu wal 26:08 Marjan bersama Dr. K. H. Zaki Mubarok, 26:12 MA. Abdullah Mustasyar PBNU. Tema yang 26:15 disampaikan adalah mengenai fitnah besar 26:17 yang melanda umat Islam. Yang sudah 26:19 bergabung banyak sekali ini yang sudah 26:21 mengirimkan WhatsApp di malam hari ini. 26:23 Terima kasih banyak Ihwan Ahwat. Ini ada 26:26 Bapak Yuman. Bapak Yuman S sedang 26:29 menyimak eh Ustaz dan eh juga kelur 26:34 hasil semoga sehat selalu. Amin ya 26:36 rabbal alamin. Terima kasih Pak Yuman. 26:38 Ibu Ani Hudaifah juga setia selalu 26:40 menyimak rahasil. Terima kasih Ibu Eyang 26:43 Sri juga ada Bapak Baron Betawi. Ada 26:45 juga Ibu Hajah Saidah sedang menyimak 26:48 Ustaz Zaki Mubarok. Terima kasih Ustaz 26:51 ilmu dan nasihatnya. Bapak Fajar juga 26:54 Bapak Ahmad Rasyidin sedang menyimak 26:57 kita di malam hari ini. Terus juga 27:01 oke ini dari sebentar 27:07 dari 27:08 Ibu Sulis ya sedang menyimak Ustaz di 27:10 malam hari ini. Pak 27:13 Supi di Depok, 27:15 Ibu Hesti, Bapak Muliana, Bapak Fajar, 27:18 Bapak 27:20 Agus, Bu Siti, 27:23 Bapak Slamat Suryadi, Ibu Adlilia Amanda 27:27 di Bogor dan masih banyak lagi. Yang 27:31 pertama pertanyaan yang masuk Ustaz saya 27:33 bacakan ini 27:37 dari Ibu Asri ya. Asalamualaikum 27:39 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 27:43 Waalaikumsalam warahmatullah 27:46 wabarakatuh. 27:47 Awan, Ustaz, saya agak awam dengan 27:48 istilah fitnah ini. Seperti yang sering 27:52 saya dengar. Contohnya seperti fitnah 27:54 dajal, fitnah akhir zaman, anak istri 27:57 yang sebagai fitnah, dan lain-lain. 27:59 Sedangkan yang saya pahami fitnah itu 28:02 artinya menuduh orang lain tanpa bukti 28:04 nyata. Mohon pencerahannya, Pak Ustaz. 28:07 Demikian 28:08 ya. Baik. 28:10 Ah, itu nanti kita lihat dari siakul 28:13 kalam 28:15 ya, 28:16 dari susunan kalimat yang diucapkan. 28:19 Memang fitnah itu macam-macam. 28:21 H 28:22 ya, ada fitnah yang berkaitan dengan 28:29 ketika seorang tidak melaksanakan 28:31 amanah. 28:35 Ya, itu fitnah. 28:38 Maka semua itu fitnah itu diartikan 28:42 ujian. 28:44 Setiap orang itu diuji oleh Allah. 28:48 W nabluannakum bisyaaiin 28:52 minal khau wal. Pasti kami akan uji kamu 28:55 sekali Tuhan dengan sesuatu dari 28:58 perasaan takut, dari kelaparan, 29:02 merosotnya penghasilan, 29:07 merosotnya hasil pertanian. 29:13 Nah, maka tegaskan fabasyirisirin. 29:18 Maka beritakanlah 29:21 ya informasi yang gembirakan 29:25 terhadap orang-orang yang tabah dan 29:26 sabar dalam menerima itu. 29:28 Iya. 29:31 Dalam menerima cobaan itu ya yang tabar 29:33 dan sabar itu 29:35 sama kita juga dengan hal 29:38 ya. Jadi itu bisa masamlah yang dimaksud 29:40 dari fitnah. 29:44 Ya, fitnah yang menimbulkan kekuat 29:50 ada fitnah yang bisa kita atasi sehingga 29:53 menimbul enggak tidak menimbulkan 29:55 kegoncangan. 29:56 Seperti kita mendidik anak-anak kita. 29:58 Kalau kita enggak baik, enggak berhasil, 30:00 oh bisa dia menimpa kita, anak-anak 30:03 kita. Enggak sedikit orang punya anak 30:06 kemudian jadi masalah besar. Hm. 30:10 Ya, saya ambil contoh misalnya 30:13 ada orang tua yang anaknya kecanduan 30:16 obat terlarang. 30:18 Iya. Betapa menderitanya orang tua 30:22 ya 30:24 sampai 30:25 keras 30:28 anaknya maksa minta sekian juta 30:33 sampai orang tuanya jual rumah sampai 30:35 ini. 30:37 Oh, berat sekali. 30:39 Sama kehidupan keluarga juga gitu 30:43 ya. Suami istri juga ada cobaan-cobaan. 30:48 Ya, ada yang KDRT misal 30:53 terasa dalam rumah tangga ada 30:56 yang maaf ya selingkuh. Nah, itu kan 30:59 fitnah 31:01 dalam keluarga, dalam harta juga begitu. 31:04 Kita dapat harta tapi kita tidak 31:06 memanfaatkan untuk kebaikan. 31:10 Dapat harta untuk poa-poyah, 31:13 untuk membiayai hal-hal yang enggak 31:15 benar. Ah, itu fitnah itu 31:19 akan merusak diri kita 31:23 ya. Kita punya harta, kita mensponsori 31:27 anak-anak muda minum-minuman keras, kita 31:29 yang biayai. A dosanya kita kena 31:33 ya. Contohnya 31:37 jabatan juga begitu. 31:39 Jabatan kan amanah. Nah, ada orang 31:41 menjadikan jabatannya untuk mencari 31:43 sesuatu. 31:47 ya mencari ruswah sogokan mencari ini. 31:51 Oh itu fitnah. Nah itu jadi tergantung 31:53 nanti 31:55 susunan kalimatnya yang digunakan apa. 31:57 Pokoknya fitnah itu macam-macam. Terima 31:59 kasih. 32:01 Jadi berbagai macam maknanya Ustaz ya. 32:02 Mungkin tergantung kalimat selanjutnya 32:04 seperti apa gitu ya Ustaz ya. 32:05 Betul. 32:06 Baik selanjutnya dari Bapak Supriatna di 32:10 Bekasi. Asalamualaikum warahmatullahi 32:11 wabarakatuh Ustaz. 32:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:15 wabarakatuh. 32:18 Baik, Ustaz. ini ee dalam surah 32:21 at-Taubah ayat 12 yang artinya jika 32:25 mereka melanggar sumpah sesudah 32:27 perjanjian mereka dan dan menistakan 32:31 agamamu perangilah para pemimpin ke 32:33 kekufuran itu karena sesungguhnya mereka 32:36 adalah orang-orang yang tidak dapat 32:37 dipegang sumpahnya supaya mereka 32:39 berhenti 32:41 dari kekufuran dan penganiayaan 32:44 perintah memberikan kritik yang tegas 32:46 kepada pemimpin Yang zalim merupakan 32:48 kewajiban umat Islam pada masa lalu 32:50 apakah masa sekarang, Pak Ustaz? Dan 32:53 apakah sejarah masa lalu mencatat 32:54 keberhasilan kritikan tegas umat Islam 32:57 kepada pemimpin yang zalim yang 32:59 memenangi Islam? Demikian, Ustaz. 33:03 Ya. Ya. Kita diperintahkan untuk 33:07 menegakkan kebenaran. 33:12 Kata Nabi, qulil haqqo walau mur. 33:18 Ucapkanlah, sampaikanlah kebenaran itu 33:20 meskipun rasanya pahit. 33:23 Nah, tetapi kita diarahkan majelakukan 33:27 dengan cara yang baik 33:31 sehingga tidak tersinggung. 33:35 Kalau sanya baik mereka akan terima 33:37 insyaallah. J kalau kita saran dengan 33:39 keangguhan 33:41 kamu ini bikin melangar kalau dia ngerti 33:44 sendiri oh diawa 33:46 ini kan kita sampaikan dengan sopan 33:50 disampaikan dengan ee kalimat-kalimat 33:54 yang lembut ulan karimah kalimat yang 33:57 mulia 33:59 ya ulan sadidah kalimat yang lurus 34:04 ulan baligh kalimat yang begitu dalam 34:06 saya menyentuh kalbus seorang itu akan 34:08 berhasil. 34:11 Nah, dalam sejarah dalam sejarah 34:13 perkembangan 34:14 ee umat Islam, dalam 34:16 pemerintahan-pemerintahan umat Islam ya 34:17 terjadi hal 34:20 ya 34:22 ada 34:24 penguasa-penguasa yang bersikap keras 34:28 tapi umat Islam tetap di manaun ada yang 34:30 menyampaikan kebenaran 34:34 ya sampai ada seorang sahabat yang 34:36 menyampaikan kebenaran kepada seorang 34:38 pejabat waktu itu. 34:41 dia enggak terima diingatkan 34:45 kamu ini limbahnya sahabat Nabi. 34:48 H 34:49 ya. Nah, jadi itu itu sampai sahabat itu 34:53 ya sudah saya tugas saya menyampaikan 34:55 ini 34:57 kamu ikut silakan enggak ada masalah itu 35:00 tanggung jawab kamu sendiri. 35:01 Nah, itu contohnya ya. Jadi, Pak. Tapi 35:04 kita harus lakukan 35:06 bil hikmah dengan hikmah. 35:09 dengan tadi kaulan lain kaulan karimah 35:12 kalimat yang mulia dengan kaulan sadidah 35:16 kalimat yang lurus 35:19 dengan kaulan baligh kalimat yang sangat 35:21 mendalam sehingga merasuki lubuk hati 35:24 seorang dan lain-lain begitu 35:26 ya terima kasih 35:28 iya Ibu Yanti juga alhamdulillah 35:31 menyimak ustaz sambil macet-macetan di 35:34 jalan karena banjir masyaallah 35:36 alhamdulillah Bu Yanti. Ibu Aminah juga 35:38 sedang menyimak ya eh di malam hari ini. 35:41 Terima kasih banyak. 35:42 Ini selanjutnya pertanyaan yang masuk 35:45 lagi dari hamba Allah di Bogor, Pak 35:48 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 35:49 wabarakatuh, Ustaz. 35:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 35:54 wabarakatuh. 35:55 Mohon maaf di luar tema, Pak Ustaz. 35:56 Mohon pencerahannya. 35:58 Sebagai kita kepada orang tua itu apakah 36:02 wajib berbakti? Apakah pengabdian? Pak 36:06 Ustaz mohon pencerahannya. Apa tadi? 36:08 Wajib apa? 36:09 Berbakti ataukah pengabdian? Begitu. Oh 36:12 iya 36:14 ya. Dua-duanya itu hampir sama itu. 36:18 Berbakti pada orang kepada orang tua 36:20 mengabdi pada doa. 36:22 Saman. 36:24 Ya itu kata Al-Qur'an. 36:26 Waqbuka 36:29 alla ta'budu illa iyah. 36:32 Dan Tuhanmu telah menetapkan 36:35 ya 36:37 agar kamu tidak menyembah kepada suu 36:40 apapun kecuali kepada dia kepada Allah. 36:44 Wabil walidaini ihsan. 36:47 Dan terhadap kedua orang tua hendaklah 36:49 kamu berbuat baik. Bakti tadi ya bakti 36:54 pengabdian 36:56 hidmat sama ya pada orang tua itu sangat 36:59 baik. 37:01 itu kewajibannya. Yang nomor dua 37:03 kewajiban taat pada Allah ya. 37:05 Yang pertama taat pada Allah dan 37:06 rasulnya. Yang kedua berbakti kepada itu 37:09 baru yang lain. Ya, saya kira demikian. 37:12 Terima kasih. 37:13 I dari Bapak Andi Muliawan. 37:15 Asalamualaikum warahmatullahi 37:16 wabarakatuh, Pak Kiai. 37:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 37:20 wabarakatuh. Semoga Pak Kiai dan kuras 37:23 dalam keadaan sehat walafiat selalu. 37:24 Amin ya rabbal alamin. Pak Kiai, 37:27 kejujuran sudah sangat langka zaman 37:29 sekarang ini. Bagaimana menanamkan 37:32 kejujuran dan keberanian berkata jujur 37:36 dalam kebenaran kepada generasi bangsa. 37:39 Jika banyak orang tua yang tidak jujur 37:41 dan takut jujur, ditakutkan akan lahir 37:44 generasi yang berakhlak tidak baik. 37:46 Mohon pcirannya, Pak Kiai. Demikian, 37:49 ya. 37:50 kita harus punya niat untuk memperbaiki 37:57 dan tugas kita menyampaikan 38:01 mereka bawa atau enggak itu urusan lain. 38:04 Tapi kalau kita tering beramar makruf 38:08 dan nahi mungkar, 38:10 insyaallah itu lama-kelamaan orang sadar 38:16 ya. Sadar 38:19 kita enggak boleh bosan. 38:22 Enggak boleh kita berkecil hati, enggak 38:24 boleh putus asa dalam menyampaikan 38:26 kebenaran. 38:29 Nah, dengan terusmenerus 38:33 insyaallah 38:36 tembus sehingga mereka sadar 38:39 dan itu perlu sikap sabar dan teliti. 38:48 banyak saya tangani agama, keagamaan, 38:53 keluarga-keluarga yang datang ke saya 38:55 dalam juga banyak cari solusi gimana 38:58 penyelesaian, masalah keluarga, masalah 39:00 wadis, masalah masukmasuk. Nah, kita 39:02 tangani dengan cara 39:05 yang 39:06 lembut, dengan cara yang baik itu banyak 39:08 berhasil 39:10 ya. Keluarga yang sudah bentrok, sudah 39:12 begini kita 39:13 h 39:14 arahkan supaya menyatu kembali. 39:17 Saling mengalah satu sama lain itu 39:21 kuncinya saling mengalah. Penting 39:22 keluarga itu saling mengalah. Kalau 39:24 dua-duanya saling ngotot enggak ketemu. 39:27 Kalau saling mengalah kan dapat jalan 39:29 yang terbaik. 39:30 I 39:31 saya kira itu. Terima kasih. 39:33 Baik Ustaz. Pertanyaan yang terakhir 39:34 Ustaz ya. Yang terakhir dari Bapak 39:36 Khairul di Jakarta Timur. Asalamualaikum 39:39 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 39:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:43 wabarakatuh. Fitnah akhir zaman ini kini 39:46 mulai terlihat jelas, Pak Ustaz. Di di 39:49 mana Islam selalu dijadikan cemoohan, 39:52 adu domba, dan lain-lain. Yang harus 39:54 dilakukan kita sebagai umat Islam 39:56 seperti apa, Pak Ustaz, untuk menghadapi 39:59 fitnah ini? Demikian 40:02 kita harus menyampaikan 40:05 informasi yang benar. 40:09 Maka manfaatkan itu MED 40:13 untuk menginformasikan kebenaran. Mus 40:16 media digunakan orang lain untuk 40:18 menyampaikan keburukan. 40:20 Harus itu kita harus harus apa namanya 40:23 punya kemampuan untuk 40:27 ya. Maka saya dalam berbagai kegiatan 40:32 semampus saya yang bisa saya lakukan ya 40:35 mes media media kita manfaatkan untuk 40:38 berdakwah, 40:40 untuk menyampaikan nasihat-nasihat yang 40:42 menyentuh kalbu ya menyampaikan 40:45 hikmah-hikmah yang bisa dipahami orang 40:47 itu penting sekali. Termasuk dalam 40:50 pergaulan sehari-hari juga demikian. 40:52 Insyaallah 40:54 kebaikan akan tetap jalan. 40:58 ya enggak akan berhenti. 41:00 Dan ada orang-orang yang ikhlas untuk 41:02 itu pasti di mana pun ada 41:04 ya. Oh kalau dia enggak cari bayaran, 41:07 enggak cari bahkan enggak cari pujian 41:09 orang lain, dia benar-benar ikhlas untuk 41:11 menyampaikan kebenaran itu mesti ada. 41:14 Jadi itulah saya kira yang harus kita 41:16 pahami. Terima kasih. 41:19 Baik, Ustaz, kita dibatasi oleh waktu 41:21 mungkin sebelum pamit Ustaz di 41:22 singgungkan tema kita di hari ini. 41:24 Baik, ikhwan akhwat yang kami cintai 41:27 bahwa dalam 41:30 kehidupan sehari-hari kita, 41:33 kita akan mendapatkan berbagai macam 41:35 pujian 41:38 dan kita menghadapinya dengan tabah dan 41:40 sabar serta mohon 41:44 ya perlindungan dari Allah. 41:47 Mohon bimbingan dari Allah dan Rasul 41:50 insyaallah akan selamat. Yang kedua, 41:56 di dalam kita 41:59 memperoleh amanah harus dilaksanakan 42:01 dengan baik. 42:04 Jangan sampai 42:06 haknya seorang 42:09 dihilangkan kemudian dipindahkan ke 42:11 orang lain karena dia saudara kita atau 42:12 orang dekat kita. Ya, 42:17 sampaikanlah hak mereka masing-masing. 42:22 Kalau fakir miskin misalnya 42:25 bantun fakir miskin lah saudara saya 42:28 kayak kaya yang ini cukup jangan 42:32 dikasih- saudara karena ini bagian fakir 42:34 miskin gitu. Insyaallah kita akan 42:36 selamat. 42:37 H 42:37 dan masyarakat akan lebih berbahagia. 42:41 Demikian, semoga bermanfaat. Saya mohon 42:44 maaf kalau ada kalau ada kekhilafan. 42:47 Wabillahi rida wal inayah. 42:49 Wasalamualaikum 42:50 warahmatullahi wabarakatuh. 42:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:55 wabarakatuh. Demikian telah kita 42:56 bersama-sama simak kajian kitab Allu wal 42:59 Marjan bersama Dr. K. H. Zaki Morok, MA. 43:03 Beliah Mustasyar PBNU. Tema yang telah 43:05 disampaikan adalah mengenai fitnah besar 43:07 yang melanda umat Islam. Semoga apa yang 43:10 ustaz sampaikan dapat menambah ilmu 43:12 agama kita juga menambah iman dan takwa 43:15 kita kepada Allah subhanahu wa taala. 43:16 Saya yang bertugas pah ditemani Neza dan 43:18 juga Yusuf Subang pamit. 43:20 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 43:21 alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu 43:24 ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi 43:25 wabarakatuh.