Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk
- Islam yang satu. Masih bersama saya
- Rizka Agustin, Yusuf Subangki juga ada
- Fajar dan Robi Daerah Sil TV dalam acara
- kajian pagi pada hari ini yang membahas
- tentang peringatan bersama Ustaz Hamzah
- Alatos ya. Ee kita akan langsung ke
- pertanyaan ya, Ustaz. Pertanyaan yang
- pertama dari
- WhatsApp dari Bunda Rido. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Apa balasan bagi orang yang
- membuang waktu dengan sia-sia? Tidak
- bermaksiat tapi tidak beribadah juga.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shallli wasallim ala sayyidina
- Muhammadin wa ala ali sayyidina
- Muhammad. Orang yang seperti ini yang
- memiliki waktu dia tidak bermaksiat tapi
- dia juga tidak beribadah. dibuang
- waktunya dengan sia-sia. Ini
- akan merupakan suatu kerugian bagi dia.
- Ya, merupakan suatu kerugian bagi dia.
- Dalam satu hadis
- disebutkan nanti di yaumul
- kiamah ya setiap umur manusia ini dia
- akan diperlihatkan kepadanya.
- Dalam satu riwayat disebutkan al insan
- akhirayamialiin. Jadi nanti di yaumil
- kiamah akan diperlihatkan kepada setiap
- manusia hari-harinya sama selama di
- dunia itu ya setiap jamnya itu dalam
- bentuk
- kotak-kotak ya.
- Sehari misalnya ada 24 jam itu ada 24
- kotak di
- situ.
- Fayaratila
- fihaillahianatan mamluatan nuro. Maka
- dia melihat kotak yang di situ dia
- beramal saleh. Kotak itu penuh dengan
- cahaya. Wallati amila fiha bimsiatillahi
- mamluatunma.
- Dan dilihat kotak yang di situ dia
- bermaksiat kepada Allah ya dijam di
- melakukan kemaksiatan kepada Allah dia
- lihat kotaknya itu
- hitam. Wallati lam ya'mal fiha bitaatin
- wala
- maksiatin. Dan dia melihat di jam di
- saat ya di mana di situ dia tidak
- melakukan kemaksiatan juga dia tidak
- melakukan suatu ketaatan kepada
- Allah ya.
- dia dapati kotak itu
- kosong ya tidak ada kegelapan tidak ada
- cahaya lalu akan besar sekali
- penyesalannya pada saat dia sangat
- menyesal ketika dia melihat kotak yang
- kosong
- itu. Dia mengatakan, "Aduh, kenapa saya
- enggak isi kotak yang kosong ini dengan
- amal yang
- saleh?" Ya, sehingga
- dia akan menjadi bercahaya sehingga saat
- itu akan menambah ya timbangan amal
- baiknya apabila dia dihisab oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Jadi orang yang
- menyia-nyiakan waktunya walaupun dia
- tidak bermaksiat itu adalah merupakan
- suatu kerugian dan penyesalan bagi dia
- nanti di yaumil qiamah. Di mana pada
- saat itu ya sangat-sangat membutuhkan
- kepada tambahan amal. Enggak bisa dia
- beramal pada waktu itu yaumil kiamah
- tidak bisa. Dia mau nambah amal
- kebaikannya.
- Bahkan pada saat itu ketika
- diperlihatkan waktu-waktunya yang
- berlalu bagi dia, dia tidak gunakan
- untuk beramal saleh, maka pada saat itu
- dia akan
- merasa merasa rugi dengan penyesalan
- yang begitu dahsyat pada waktu itu.
- Karena pada waktu itu ya dia merasakan
- begitu butuhnya dia akan amal saleh.
- Begitu butuhnya dia kepada sesuatu yang
- akan memberatkan amal ee kebaikan dia
- pada waktu itu. Wallahualam ya. Iya.
- Baik. Ee pertanyaan selanjutnya melalui
- SMS dari hamba Allah di Magelang.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Apakah sudah
- bisa dikatakan orang yang sabar, Ustaz?
- Apabila seseorang yang sedang tertimpa
- musibah, tetapi dia bisa menahan amarah
- dan menahan perkataan-perkataan yang
- buruk karena musibah itu? Mohon
- tausiahnya, syukran.
- Iya. Insyaallah orang tersebut ya sudah
- termasuk ee bagian daripada orang yang
- memiliki kesabaran ya. Justru kesabaran
- itu ya sangat-sangat diperlukan pada
- saat
- ya
- terjadinya pukulan pertama, pukulan
- telak pertama. Ketika pada saat itu dia
- bisa mengendalikan dirinya, dia bisa
- menahan amarahnya, maka dia sudah
- melakukan kesabaran. Bukan setelah ee
- berlalunya waktu pada saat tertimpa
- musibah dia ngomel-ngomel, dia mendumel,
- dia marah-marah. Kemudian setelah itu
- baru dia bersabar. Kata Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam, "Pernah
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- ketika melihat ada seorang yang
- sedang dirundung duka
- menangis, menangisi anaknya yang sedang
- yang yang sudah meninggal. Dia menangis
- di atas kuburannya. Lalu Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam datang
- menghampirinya ya dan mengatakan
- mengingatkan kepadanya,
- "Bersabarlah dan terimalah apa yang
- Allah Subhanahu wa taala telah tentukan
- kepada kita." Langsung orang itu ya
- tanpa menoleh lagi
- mengatakan ilaika anni pergi kamu
- dariku. Innaka fainnaka lam tusob
- bimusibati. Engkau bisa saja bicara
- seperti itu karena engkau tidak
- mengalami apa yang sat yang saya saat
- ini
- alami. Eh, Rasulullah berlalu. Kemudian
- setelah
- itu ada yang mengingatkan kepada si
- wanita ini tadi yang datang kepada kamu
- mengingatkan kamu itu adalah Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Akhirnya dia
- baru sadar. Setelah itu dia menghadap
- kepada Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Ya Allah, ya Rasulullah saya
- mohon maaf ya. Saya enggak tahu kalau
- kamu tadi yang mengingatkan aku. Lalu
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- mengatakan, "Ya, bersabarlah." In
- asobru innamru fismatil ula.
- Sesungguhnya seorang dilihat bagaimana
- dia sabarnya itu yaitu pada saat dia
- mengalami pukulan yang pertama ya,
- benturan pertama yaitu dia mengalir
- musibah, dia tahan, dia sabar. Maka pada
- saat itu ya dia berarti telah bersabar
- ya. Ya tentunya ya kesabaran ini akan
- harus terus di dipertahankan. Oleh
- karena itu dalam surat Al-Ashr
- disebutkan wat taw bisobri atau dalam
- ayat yang lain wasbiru
- wasobiru arti bersabarlah kalian dan
- terus e pertahankan kesabaran kalian.
- Nah, jadi insyaallah orang yang tadi
- yang disebutkan oleh penanya dari
- Magelang tadi insyaallah dia sudah ee
- masuk di dalam orang-orang yang
- bersabar. Wallahualam.
- Kalau ada yang bilang kesabaran itu ada
- batasnya. Betul enggak, Ustaz? Itu ee
- kesabaran gak ada batasnya ya. harus
- kita harus ee senantiasa bersabar dan
- dipertahankan kesabaran itu ya. Ya,
- kalau misalnya oh kesabaran ada batasnya
- kemudian setelah itu nanti kita
- bertindak ee tindakan kita bertindak
- terhadap sesuatu pun itu juga harus
- sesuai dengan perintah Allah Subhanahu
- wa taala. Ya, itu saja. Wallahualam.
- Baik. Ee SMS selanjutnya dari Ibu Rahmah
- dari Parung Panjang.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullah. Ustaz yang dirahmati
- Allah. Kiat-kiat apa yang harus kita
- lakukan agar hati kita selalu istikamah
- di jalan Allah? Rasanya berat menghadapi
- kehidupan ini?
- Kiat-kiat saja ee apa untuk selalu
- istiqamah ya. Iya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalli ala sayidina Muhammad wa ala
- sayidina Muhammad. Inilah yang harus
- kita ya pertahankan istikamah ini.
- Karena istiqamah adalah
- sesuatu yang diperintahkan oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Ya, bukan kepada
- kita saja ya, kepada Nabi pun
- diperintahkan istaqim kama umirta.
- Hendaklah kamu istiqamah
- ya seperti apa yang kamu telah
- diperintahkan.
- Jadi istikamah ini sangat penting dalam
- segala hal. Ini akan membawa kesuksesan
- orang yang istiqamah. Alladzina qalu
- rbunallahu
- tummaqomu tatanazalu alaihimul malaikah
- all takfu w tahzanu wa absiru
- bilitum tuadun.
- Ya, alladzina
- amanu alladzina qalu rabbunallahu
- tummastaqomu. Orang-orang yang
- mengatakan tuhan kami Allah adalah
- Allah. Tummastaqamu. Kemudian mereka
- istiqamah artinya konsisten terus di
- dalam keimanan tersebut di dalam beramal
- saleh akan datang kepada mereka nanti
- malaikat.
- akan turun
- malaikat alaihimul malaik all taku w
- tahzanu ya malaikat ini akan turun
- memberikan kabar gembira memberikan
- penangan bagi hatinya agar supaya terus
- konsisten dalam istiqamah ini ya dan
- alla takhafu jangan kalian
- takut di dalam menjalani keistiqamahan
- di dalam keimanan ini.
- Jangan kalian
- bersedirun dan bergembiralah kalian
- dengan surga yang kalian akan e dengan
- surga yang dijanjikan buatbuat kalian
- nanti yang istiqamah. Ini penting sekali
- ya. Kemudian kiat-kiatnya untuk selalu
- istiqamah ya kita jangan lepas ya
- senantiasa mengingat Allah, berzikir
- kepada Allah subhanahu wa taala. ini
- adalah ya salah satu cara untuk
- senantiasa beristikamah. Kita selalu
- zikir. Jadi zikir juga bukan hanya
- dengan zikir
- lisan, zikir lidah, tapi juga kita
- iringi dengan zikrul qalb. Zikir hati
- itu yang lebih penting lagi. Jadi hati
- kita selalu ingat kepada Allah. Pikiran
- kita harus selalu ingat kepada Allah.
- Ya, dibantu tentunya dengan zikrul lisan
- tadi membantu agar supaya kita
- senantiasa ingat kepada Allah Subhanahu
- wa taala dan juga senantiasa ya Al Habib
- Abdullah bin Al Haddad selalu
- mengingatkan kita agar selalu kita
- mujalasatus shihin. Kita harus dekat
- dengan orang-orang yang saleh,
- orang-orang yang baik. Ini juga kiat
- agar supaya kita senantiasa konsisten
- ya. Sebab kalau mujalatus shihin kita
- duduk bersama orang-orang yang saleh,
- bersama orang-orang yang baik, ya ini
- akan menjaga kekonsistenan
- kita ya. Berapa banyak orang yang baik,
- tapi karena di lingkungannya ring
- pertamanya orang enggak benar, dia bisa
- terbawa kepada hal-hal yang tidak benar.
- Ya. Tapi kalau orang yang senanti orang
- yang baik kemudian dia juga berada di
- lingkungan yang baik, dia juga duduk
- bersama orang-orang yang baik. Ya,
- apabila ada hal-hal yang dia mulai
- lengah, dia mulai lupa, ada yang
- mengingatkan dia. Ada yang kalau dia
- mulai bengkok, ada yang meluruskan dia.
- Inilah
- pentingnya mujal mujalasatus shihin.
- Duduk dengan orang-orang yang saleh,
- bergaul dengan teman-teman yang baik,
- yang saleh.
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- mengingatkan,
- shahib man
- tudakkirukal akhirah
- rukyatuhu. Temanilah orang yang
- ngelihatnya dia aja akan mengingatkan
- kamu kepada akhirat yang ketika kamu
- melihatnya dia saja akan mengingatkan
- kamu kepada Allah.
- itu itu ya yang harus kita temani yang
- artinya menjadi teman dekat kita, teman
- karib kita, teman setia kita orang-orang
- yang seperti itu ya. Ya, bukan ini bukan
- melarang kita berteman kepada banyak
- orang. Tidak. Kita boleh berteman dengan
- siapa saja, bergaul dengan siapa saja,
- akan tetapi hindari mencari teman dekat
- yang akan ya melalaikan kita dari
- mengingat Allah, yang akan menjerumuskan
- kita kepada maksiat. hindari ya
- teman-teman seperti itu. Nah, jadi ini
- yang pertama tadi senantiasa zikrullah
- dan juga yang kedua ya mujalatus shihin
- agar supaya kita konsisten dengan ya ee
- istiqamah ya atau konsisten dengan iman
- dan amal saleh kita. Wallahualam. Iya.
- Baik. Ee selanjutnya pertanyaan melalui
- WhatsApp dari Ibu Wiwin di Jakarta
- Timur, usia 41 tahun. Asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuh. Bagaimana sikap kita
- melihat kezaliman di lingkungan sekitar
- kita? Sedangkan kita harus amar makruf
- nahi mungkar. Apa kita diam saja agar
- tidak dianggap ikut campur dengan urusan
- orang lain? Mohon penjelasannya, Pak
- Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala
- ali sayyidina Muhammad. Terhadap
- kezaliman kita tidak boleh diam ya. Kita
- tidak boleh diam terhadap kezaliman yang
- ada di di sekitar kita. Kita
- diperintahkan
- untuk
- ee amar makruf dan nahi mungkar.
- Tentunya amar makruf dan nahi mungkar
- ini ada tahapannya.
- Ya, ya. Terutama sekali nahi munkar ini
- juga ya ada tahapannya. Tidak melabrak
- saja dengan kekerasan misalnya dengan
- tangan ya Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam mana minkum munkaran faliru
- biyadi faam
- yastilisani faillam yastati fabiqalbihi
- walika iman.
- Ya, barang siapa yang melihat
- kemungkaran di antara kalian, falyugirhu
- biyadih, hendaklah dia merubah
- kemungkaran itu ya dengan
- tangannya ya, dengan kekuasaannya,
- dengan power-nya. ini
- biasanya ya tingkatan ini dimiliki oleh
- aparat, dimiliki oleh kekuasa eh oleh
- penguasa ya yang dengan kekuasaannya dia
- bisa merubah kemungkaran tersebut.
- ini oleh karena itu sangat penting ya
- kita memilih seorang pemimpin yang
- mukmin, yang saleh ya karena ya dengan
- kepemimpinannya, dengan kekuasaannya dia
- bisa merubah suatu
- kemungkaran yang biasanya tidak bisa di
- dirubah oleh para
- ulama dengan hanya nasihat, dengan
- ceramah, enggak
- bisa ya. Sehingga Sayyidina Umar pernah
- mengatakan, "Innahu laz bisultan mal
- yaza bil Quran." Sesungguhnya ada yang
- hal-hal yang bisa di dicabut oleh
- penguasa yang tidak bisa dicabut oleh
- Al-Qur'an.
- maksudnya ya. Ya. Ada satu banyak hal
- yang yang dengan cara kekuasaan ya itu
- bisa dirubah
- ya melebihi dengan apa yang yang kita
- hanya bacakan Al-Qur'an di kita nasihin,
- kita peringatin. Kadang-kadang orang
- enggak enggak bergeming di situ. Enggak
- mau ya mengindahkan nasihatnya. nasihat
- yang kita sampaikan. Akan tetapi dengan
- kekuasaan, dengan power, dengan mudah ya
- kemurkanan bisa
- di dihilangkan.
- Jadi, mana minkum munkaran falyugiru
- biyadi. Ya, jadi ini yang pertama dan
- ini ya juga mengingatkan kepada kita
- hendaknya kita ee jangan salah-salah
- memilih pemimpin. Pilihlah pemimpin
- yang mukmin, yang saleh ya. Agar supaya
- nanti apabila ada kemungkaran di sekitar
- kita, kita tinggal laporkan dan
- insyaallah
- akan ditindak secara hukum. ya dengan
- powernya dan akan mudah dihilangkan
- kemungkaran tersebut. Faillam yastati.
- Kalau dia enggak mampu ya tadi. Jadi,
- jadi kaitannya juga ya kalau kita tidak
- jadi pemimpin ya artinya kita ee
- menggunakan hak pilih kita untuk memilih
- pemimpin yaitu pemimpin yang benar tadi
- yang mukmin yang saleh. Yang kedua
- faillam yastati fabilisani. Kalau dia
- enggak sanggup misalnya ah ini sudah
- terlanjur sudah ya pemilihan sudah
- berlalu.
- Fabilisan dia dengan
- lidahnya ya dengan nasihat-nasihat. ee
- dengan
- ee wajangan-wajangan dengan
- ee
- ucapan-ucapannya
- ya, saran-sarannya dan sebagainya itu
- dengan dengan lidam. Faam
- yastqbi kata Nabi, kalau dia enggak
- mampu juga ya tetap kita enggak boleh
- diam
- yaqbihi dengan hatinya. Arti kita enggak
- boleh rida ya ketika kita enggak ada
- kemampuan untuk merubah dengan tangan
- dan lisan misalnya kita enggak boleh
- rida dengan perbuatan kezaliman tersebut
- dengan hati kita dengan berdoa kepada
- Allah subhanahu wa taala ya dan juga
- dengan lidah tadi ya bisa samping
- nasihati juga dengan berdoa berdoa atau
- dengan lidah kita bisa enggak bisa
- menasehati secara langsung kita bisa
- minta
- ya aparat ya untuk menindak hal
- tersebut. Itu upaya-upaya yang selalu ee
- hendak hendaknya senantiasa kita lakukan
- ya aktif di dalam menghilangkan
- kezaliman tadi ya. Kalau semuanya sudah
- dilakukan ya, maka ya kita terbebas
- daripada tanggung jawab tersebut ya.
- Tapi senantiasa kita tidak boleh menjadi
- berubah menjadi rida kepada kezaliman.
- Karena yang rida kepada kezaliman
- berarti kita ikut dalam andil dalam dosa
- tersebut. Wallahualam. Iya. Baik,
- pertanyaan selanjutnya melalui WhatsApp
- dari hamba Allah di Jakarta.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustaz Hamzah Alabas.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Kita yakin jika kehidupan
- dunia hanya sementara dan akhirat
- selamanya. Tapi kenapa masih banyak
- sikap ee sifat dan sikap negatif dari
- kita seperti malas dan tidak istikamah
- dalam ibadah? Salat untuk khusyuk pun
- tidak mudah. Bagaimana? Mohon
- nasihatnya, Ustaz.
- Iya.
- tentunya
- ya
- ee
- sifat
- ini ada pada semua manusia.
- Artinya banyak manusia ya
- yang terkadang pada suatu saat dia ingat
- kepada akhirat kemudian setelah itu dia
- lupa lagi.
- Inilah pentingnya senantiasa kita
- istiqamah, selalu ingat kepada Allah,
- selalu mujalasatus shihin, selalu banyak
- zikrullah. Ini perlu e perlu menjaga
- kekonsistenan ini. Ya memang terkadang
- ya ada masa-masa kita melupakan dan itu
- semuanya itu suatu hal yang masuk
- manusiawi. Akan tetapi lupanya ini
- jangan keterusan begitu lupa kepada
- Allah. lupa hanya sesaat kemudian ingat
- lagi seperti itu. Itu hal-hal yang yang
- biasa.
- Ya, pernah suatu
- kejadian ada sahabat yang bernama
- Handzalah.
- Setelah dia keluar dari majelisnya
- Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam, ketika dia balik ke
- rumah, apa yang dia yang
- didapati yang dia dengar dari Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam ketika di
- rumah dia bersenda gurau lagi dengan
- keluarganya, dengan anaknya. Lupa dengan
- apa yang
- dia dengar tadi dari Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam.
- Artinya waktu dia di hadapan Rasulullah
- dia ingat surga, dia ingat neraka, dia
- ingat Allah Subhanahu wa taala. Dia
- bahkan takut sekali ya akan siksa Allah
- Subhanahu wa
- taala. Tapi ketika di rumah kemudian dia
- lupa.
- Akhirnya dia lupa maksud ya ketika dia
- bersenda gurau dengan anak dan istrinya
- ya dia melupakan apa yang yang tadi dia
- ingat. Tidak seperti pada saat dia
- berada di majelis Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Kemudian setelah itu
- dia keluar dari
- rumahnya. Ya, dia ingat lagi kok saya
- keadaan saya berubah nih. Tidak seperti
- tadi waktu di Majelis Rasulullah ya.
- Keadaan saya di
- rumah tidak sama tadi dengan apa yang
- ketika saya berada di hadapan
- Rasulullah. Dia keluar dari rumahnya.
- Kemudian dia mencari Sayidina Abu Bakar
- sambil dia berteriak, "Nafaqah
- Hanzalah." Nafaqah
- Hanzalah. "Wah, Handzalah sudah sudah
- munafik ini" katanya. Terus Sayidina
- Umar bertanya
- kepada
- ya, "Apa yang terjadi kepada kamu? Kok
- kamu bilang kamu jadi telah
- munafik?" Diceritakan kepada Sayidina S
- Abu Bakar, "Ya, ya. Abu Bakar katanya
- kita tadi ya ketika kita berada di
- hadapan Rasulullah, berada di majelisnya
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- kita ingat Allah, kita ingat surga, kita
- ingat neraka, kita takut kepada Allah
- Subhanahu wa taala. Tapi ketika saya
- pulang ke rumah ya berada di kalangan
- anak dan istri, saya bersenda gurau
- dengan mereka, saya lupa keadaannya
- tidak seperti tadi.
- Katanya Sayidina Abu Bakar bilang, "Ya,
- kalau begitu saya juga sama.
- Mari kita akhirnya berdua hay bina ila
- rasulillah sallallahu alaihi wasallam.
- Kita ngadap Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Kita menghadap akhirnya
- keduanya menghadap kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Ketika di
- hadapan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam diceritakan apa yang dialami,
- apa yang dirasakan oleh Hadalah dan juga
- oleh Sayidina Abu Bakar Siddiq
- radhiallahu anhuma.
- Lalu Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam katakan
- ya la baqitum al ma antum
- alai alaihi fi
- majlisifahatkumfahatkumul malaikah.
- Rasulullah kemudian berangkan, "Ya, ini
- hal yang
- wajar ya. Kalau andai kata
- kamu berada pada kondisi terus-menerus
- seperti kondisi kamu berada di
- hadapanku, ingat selalu ya akan surga,
- akan neraka, akan hisab Allah Subhanahu
- wa taala.
- Katanyafahatumul malaikah. pasti
- malaikat pun akan berjabat tangan dengan
- kamu. Ya, arti maksudnya Rasulullah
- memang terkadang hal ini
- ya tidak semua orang bisa selalu
- konsisten seperti itu ya. Akan tetapi
- apabila kita sedikit melupakan Allah
- Subhanahu wa taala ya sedikit saja kita
- lengah kita harus kembali ingat kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- Innalladzina amanu. Ya Allah Subhanahu
- wa taala sering terangkan dalam
- Al-Qur'an. Innalladzina amanu
- idza matathum thifum
- minasyaitani tadakaru faidza hum
- mubsirun. Sesungguhnya orang-orang yang
- beriman kalau mereka terkena ya sentuhan
- oleh setan, godaan oleh setan sehingga
- mereka
- lupa, langsung dia itu sadar.
- Jadi ya seorang
- kadang-kadang dibikin lupa oleh
- setan ada ada ataupun seorang
- kadang-kadang lengah lupa. Akan tetapi
- seorang yang selalu konsisten, selalu
- beriman kepada Allah Subhanahu wa taala
- ketika dia dibikin lupa oleh
- setan, dia kembali sadar, dia cepat
- sadar. Faid humsirun. Tahu-tahu mereka
- mereka sadar kembali.
- Nah, inilah
- ee yang diperlukan bagi kita ini
- tentunya untuk kita cepat sadar itu ya.
- Di samping kita
- senantiasa berzikir kepada Allah
- Subhanahu wa taala juga tadi ya kita
- harus berteman, bergaul dengan
- orang-orang yang yang baik, yang saleh
- sehingga kita ya
- akan disadarkan ya diingatkan apabila
- kita mulai lupa, apabila kita mulai
- lengah. Ya, itu itu ee salah satu
- caranya agar supaya kita senantiasa
- konsisten tadi. Wallahualam.
- Iya. Baik, pertanyaan terakhir, Ustaz.
- Di pagi hari ini melalui WhatsApp dari
- ee hamba Allah seorang ibu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Saya seorang ibu. Anak saya yang bungsu
- umurnya sudah 28 tahun tapi masih suka
- minta uang walaupun dia kerja tapi saya
- selalu bilang enggak punya uang. Maksud
- saya biar dia mikir mandiri gitu tapi
- saya selalu minta maaf sama Allah bahwa
- saya tidak bermaksud bohong. Saya hanya
- mendidik anak saya. Terima kasih.
- H menjadi pertanyaan salah enggak gitu
- seperti itu. Iya. H bohongnya.
- Nah, bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalli ala sayidina Muhammadin wa
- sayidina Muhammad. Memang aneh juga ya
- sear anak yang sudah bekerja tentunya
- sudah mendapatkan penghasilan tapi
- masih meminta kepada orang tuanya. Ya,
- seharusnya malah anak itu membantu orang
- tuanya
- ya, me memberikan ya sesuatu yang
- menggirangkan orang tuanya seperti itu
- ya.
- ini kalau dia minta terus ya
- berarti ada yang tidak benar di dalam
- manajemen keuangan dia. Mungkin dia
- boros atau ya tidak berhemat di
- dalam pengeluarannya. Ya, seperti itu
- ya. Bagi ibu
- tentunya ya daripada berbohong hendaklah
- ya ditegaskan, hendaklah diungkapkan
- dengan sebenarnya bahwa ibu tidak mau
- memberikan ya karenanya anak itu sudah
- memberikan eh sudah mendapatkan
- penghasilan
- ya dan hendaknya ditanyakan ya ke mana
- saja uang tersebut digunakan untuk apa
- saja uang tersebut ya karena barangkali
- Kalau digunakan pada hal-hal yang
- bermanfaat ya ibu berhak untuk tidak
- memberikan lagi nanti dihambur-hamburkan
- lagi. Tapi karena apabila memang anak
- tersebut ya mungkin dari penghasilan ini
- memang belum cukup kalau apalagi kalau
- dia
- berkeluarga maka ya ibu membantu kalau
- memang ada maka itu menjadi hal yang
- yang baik ya daripada harus ee
- berbohong.
- ee kemudian
- ee tidak memberikan ya bantuan kalau
- memang itu ee memang diperlukan. Akan
- tetapi yang terpenting ya hendaklah kita
- ee perjelas dulu ya ke mana uang yang
- didapatkan untuk apa dan ini sekaligus
- untuk memberikan bimbingan kepada anak
- tersebut ya kepada anak ibu memberikan
- pengarahan agar supaya benar-benar
- digunakan ya uang yang didapat itu pada
- hal-hal yang baik agar supaya dia itu
- dapat berhemat dan agar supaya dia itu
- ya tidak selalu meminta seperti itu ya.
- Karena
- ee ee kalau dia bisa mandiri ya tentunya
- nantinya dia juga bisa memanage
- keuangannya dengan baik ya. Jadi saran
- saya ee agar
- supaya jangan ee berbohong karena ini
- akan terus berlarut-larut ya dan juga
- akan
- menimbulkan
- ee sikap bohong yang lainnya nantinya.
- He seorang kalau sudah berbohong
- akhirnya untuk menutupi kebohongan yang
- satu dia berbohong lagi berbohong lagi
- seperti itu. Dan ini tidak baik. lebih
- baik berterusterang dan terlebih dahulu
- ya menanyakan tentang
- bagaimana ya pengelolaan keuangan anak
- tersebut ya dan sekaligus memberikan
- pengarahan untuk ya agar supaya dia
- mengeluarkan keuangannya dengan benar
- dan juga agar supaya berhemat dan
- seterusnya ya sehingga tidak perlu lagi
- dia meminta kepada orang tuanya seperti
- itu. Ini saja yang dapat saya sampaikan.
- Mudah-mudahan bermanfaat. Billahi taufik
- wal hidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat yang
- dimuliakan Allah. Demikianlah kajian
- pagi pada hari ini. Semoga bermanfaat
- dan bisa lebih membuat kita lebih
- memanajemen waktu lagi insyaallah. Amin
- ya rabbal alamin. Terima kasih kepada
- Ustaz Hamzah Alatos yang telah membagi
- ilmunya di pagi hari ini. Juga tidak
- lupa kami ucapkan terima kasih kepada
- ikhwan dan akhwat yang telah menyimak
- dan berpartisipasi. Kami mohon maaf
- karena tidak semua pertanyaan dapat
- dijawab karena keterbatasan waktu. Ya,
- sebelum diakhiri kajian pagi pada hari
- ini, saya ingin mengumumkan ee beberapa
- pengumuman acara-acara rasil terutama
- pada hari ini nanti malam.
- Kajian sirah dan nonton bareng film
- akhir tahun Muhammad the Messenger of
- God karya Majid Majidi. Ya, untuk hewan
- danwat. acaranya nanti malam kajian
- sirah nabawi bersama Ustaz Husein Alatas
- ee dan diskusi film bersama Uncle Firman
- Ustaz Heri Nurdi juga ee di ee bertempat
- di Masjid Silaturahim di Jati Cibubur
- hari ini, Ahad, 31 Desember 2017 dimulai
- dengan salat isya berjamaah.
- Untuk informasi lebih jauh bisa
- menghubungi Ondi di
- 0812
- 847
- 2085. Kemudian juga bisa menghubungi
- Uncle Firman di
- 0811
- 998 1720.
- [Musik]
- Acara ini didukung oleh Masjid
- Silaturahim, Silaturahim Travel, Radio
- Silaturahim, dan Gerakan Pejuang Dakwah.
- Pengumuman
- selanjutnya, ikhwan dan akhwat bisa
- menghadiri tablig akbar yang temanya
- taat itu nikmat ya. Subhanallah ya. di
- Masjid Silaturahim Cibubur, hari Sabtu,
- 13 Januari 2018, jam 20 sampai dengan
- jam 22. Dimulai dengan salat Isya
- bersama. Nanti tablig akbarnya akan
- dibawakan oleh Ustaz Heri Nurdi dan
- Ustaz Deri Sulaiman. Acara ini juga
- didukung oleh Gerakan Pejuang Dakwah,
- Rasil Network, Teachers Working Group,
- dan Silaturahim Travel.
- Ya, demikian ikhwan dan akhwat
- pengumumannya pada hari ini. Saya Riska
- Agustin danus Subangkit serta Fajar dan
- Robi Darasil TV juga seluruh kerabat
- kerja kami di seluruh Indonesia mohon
- pamit, mohon dimaafkan segala kekhilafan
- dan kekurangan. Subhanakallahumma
- wabihamdik ashadu alla ilahailla anta
- astagfiruka wa atubu ilaik.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]