Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:21 [musik] 0:27 Brazil [musik] 0:47 Bismillahirrahmanirrahim. 0:48 Asalamualaikum warahmatullahi 0:50 wabarakatuh. 0:52 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:55 nastain waa umurid dunya waddin wasalatu 0:58 wasalam ala asrofil iyaai wal mursalin 1:02 waa alihi wasohbihi ajmain. Ashadu alla 1:06 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 1:09 abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli 1:12 wasallim wabarik ala nabiyina Muhammadin 1:15 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Qallahu 1:18 taala fil quranil karim. 1:20 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:23 Innallaha wa malaikatahu yusuna alan 1:27 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shlu 1:30 alaihi wasallimu taslima. 1:32 Sadaqallahulzim. Alhamdulillahi rabbil 1:35 alamin. Masih dipancarkan dari Jalan 1:38 Masjid Silaturahim nomor 36 Cibubur, 1:41 Bekasi. Inilah Radio Silaturahim dan 1:44 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 1:47 akhwat yang dimuliakan Allah subhanahu 1:49 wa taala, bagaimana kabar Anda di Jumat 1:52 pagi ini? Semoga selalu dalam keadaan 1:55 sehat walafiat. Senang sekali saya Fauzi 1:58 Ridwanul Haq ditemani oleh Ondi Saputra 2:01 dan juga Alghi Fakhrali 2:03 menemani ikhwan akhwat dalam program 2:07 Hikmah Pagi Kajian Keluarga Islami edisi 2:10 Jumat 26 Zulhijah 1447 2:14 Hijriah dan juga bertepatan dengan 2:17 tanggal 12 Juni 2026 bersama guru kita 2:21 almukarram Ustaz Agus Darmaji. 2:23 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 2:25 kita. Kita sapa ustaz kita terlebih 2:27 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 2:28 wabarakatuh, Ustaz. 2:29 Waalaikumsalam [berdehem] warahmatullahi 2:30 wabarakatuh, Bang. 2:31 Sehat, Ustaz? 2:32 Alhamdulillah. 2:33 Alhamdulillah. 2:34 Karena rahmat dan pertolongan Allah, 2:38 kita jadi sehat ya. Alhamdulillah. 2:39 Alhamdulillahirabbil alamin. Meskipun 2:41 kita sudah berada di akhir bulan akhir 2:44 tahun hijriah, Ustaz. 2:45 Zulhijah. 2:46 Akhir bulan Zulhijah dan akhir tahun 2:49 1447. di akhir tahun 1447 Hijrah ini 2:54 Allah masih memberikan memberikan kita 2:56 kesehatan, istikamah dalam beribadah 2:59 kepada Allah Subhanahu wa taala. Baik 3:01 ikhwan akhwat. Mm. Jumat yang lalu kita 3:05 sudah belajar bersama Ustaz Agus tentang 3:07 meneladani keluarga Nabi Ibrahim. 3:11 Dan salah satu poinnya adalah supaya 3:14 kita anak-anak kita menjadi anak yang 3:18 saleh dan salehah. Insyaallah pada Jumat 3:21 kali ini Ustaz Agus akan memberikan ilmu 3:24 kepada kita dengan tema berbekal takwa 3:28 memasuki tahun baru hijriah. Nah, 3:32 insyaallah ini masih sesuai dengan tema 3:36 yang lalu yang sudah disampaikan oleh 3:38 Ustaz Agus tentang meneladani kisah Nabi 3:40 Ibrahim dan ee nanti juga 3:45 ayatnya ayat yang akan disampaikan oleh 3:48 Ustaz Agus tentang takwa ini masih dalam 3:52 ayat-ayat bulan haji 3:55 baik ikhwan akhwat sebelum Ustaz Agus 3:57 memberikan ilmu kepada kita baik ikhwan 3:59 akhwat yang ingin berpartisipasi Dalam 4:03 kaji ini dapat mengirimkan pertanyaan di 4:05 08111999720. 4:09 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 4:12 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 4:14 di 0218451512. 4:18 Semoga kaji ini dapat menemani ikhwan 4:20 akhwat di segala aktivitas di hari Jumat 4:23 yang penuh berkah. [berdehem] 4:25 Insyaallah. M sebelum Ustaz Agus 4:28 menyampaikan ilmu, kita berdoa dulu 4:30 kepada Allah. Bismillahirrahmanirrahim. 4:32 Rabbanafirlanaunubana 4:34 waliwalidina warhamhum kama 4:38 rbisrohli sodri waassirli amri wahlul 4:40 uqdatan m lisani yafqohu qi. Allahumma 4:43 inna nas'aluka ilman nafian warizq 4:46 thyiban wa amalan mutaqalan. Baik ikhwan 4:49 mari kita dengarkan ilmu yang akan 4:51 disampaikan oleh Ustaz Agus tentang 4:53 berbekal takwa memasuki tahun baru 4:55 hijriah. Tafadul Ustaz. 4:57 Bismillahirrahmanirrahim. 5:00 Asalamualaikum 5:02 warahmatullahi wabarakatuh. 5:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:06 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 5:08 alamin. 5:10 Alladzi hadana lihadza w kunna linahtadi 5:14 laula an hadanallah. 5:16 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 5:20 syarikalah. 5:22 Wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 5:26 rasuluhu la nabiya ba'dah. Allahumma 5:29 sholli wasallim wabarik ala nabina 5:31 Muhammadin waa alihi wa asabihi waman 5:34 tabiahum ila yaumilqiamah 5:37 masyaallahu 5:40 wama lam yasya lam yakun la haula wala 5:45 quwwata illa billahil aliyil adzim amma 5:48 ba'du qallahu taala fil kitabihil karim 5:52 azubillahiminasyaitanirjim 5:56 yaad 6:04 illa 6:06 muslimunqallahim 6:09 ba'du. Ikhwan akhwat rahimakumullah. 6:12 Syukur kepada Allah 6:14 di penghujung 6:16 bulan [mendengus] 6:18 ee Zulhijah 6:19 Zulhijah 6:20 tahun 1447 6:22 yang juga menjadi penutup tahun. 6:26 Kita bersyukur pada Allah dipertemukan 6:28 kembali dalam keadaan sehat walafiat 6:31 insyaallah. 6:33 Namun bagi yang sedang diuji Allah 6:35 adalah karena sakit ya berbagai 6:38 kesusahan, kemalangan 6:41 atau kesempitan hidup 6:44 jangan berputus asa dari rahmat Allah. 6:47 Hendaknya kita kembalikan semuanya 6:49 kepada Allah dengan ucapan istirja 6:53 diberi musibah. Ada ada ucapan istirja 6:57 innillahi 6:59 wa inna ilaihi rojiun. 7:02 diiringi dengan sikap sabar menghadapi 7:05 ujian-ujian itu. 7:08 Bagi yang sedang berkelapakan, 7:11 sedang dalam keadaan dimudahkan oleh 7:13 Allah, bahkan mendapatkan berbagai 7:18 kenikmatan, hendaknya banyak-banyak 7:20 mengingat bahwasanya kenikmatan itu 7:23 tidak lain dan tidak bukan 7:26 karena anugerah Allah dan juga karena 7:31 kontribusi sumbangsi dari banyak orang. 7:35 Saya ke sini saja sudah karena kebaikan 7:38 banyak orang. 7:40 Pagi-pagi 7:42 sudah disiapkan sarapan oleh istri. Saya 7:44 berterima kasih kepada istri ya kan? 7:46 Alhamdulillah. 7:48 Istri memasak masakannya semuanya 7:52 berasnya dari mana? 7:54 H dari petani. 7:55 Kami tidak pernah me menanam padi ya 7:58 kan? beratnya sudah ditanam oleh para 8:00 petani. Terima kasih pada Bapak-bapak, 8:03 Ibu-ibu petani 8:05 juga masak dengan api karena ada tangki 8:10 gas ya, 8:11 tabung gas dari mana coba ya kan dari 8:15 mereka yang menyediakannya. 8:18 Alhamdulillah semuanya 8:19 alhamdulillah 8:21 karena kebaikan-kebaikan hamba-hamba 8:23 Allah. 8:25 Tak lupa ikhwan dan a sekalian di hari 8:28 Jumat yang terakhir di tahun ini. Ini 8:31 Jumat terakhir. 8:32 Jumat terakhir 8:32 di tanggal 26 ya berarti tinggal 3 4 8:36 hari lagi kita menutup tahun ini. 8:37 Masyaallah 8:40 kita perbanyak berselawat atas Nabi. 8:43 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 8:47 nabina Muhammadin wa ala alihi wa 8:50 ashabihi waman tabiahum ila 8:53 yaumilqiamah. Allah. 8:54 [berdehem] 8:58 Ikhwan sekalian, masyaallah 9:02 pekan-pekan ini memang kita diuji oleh 9:05 Allah dengan berbagai ujian dan tambah 9:07 lagi ujian-ujian itu akan berdatangan 9:10 lebih banyak di tahun-tahun ke depan. 9:13 Maka itu 9:16 pada Jumat ini kita akan bicara tentang 9:19 memasuki tahun yang baru 1448 Hijriah 9:23 berbekal takwa. 9:26 Baru saja diumumkan oleh pihak 9:28 pemerintah 9:30 kenaikan 9:32 bahan bakar ya. 9:33 Ya. 9:35 Dari jenis pertamak ya. 9:37 Apalagi Pertamina Dex. 9:40 Pertamina Dex ya. dan beberapa 9:43 ee varian produk dari Pertaminan 9:46 yang non subsidi. 9:48 Yang non subsidi ya masyaallah 9:52 tetap 9:53 akan menjadi pemicu 9:56 bergeraknya harga-harga 9:58 semua barang kebutuhan terutama 10:00 kebutuhan pokok. Maka masyaallah 10:04 kita diuji oleh Allah di akhir 10:07 tahun 1447 Hijriah ini dengan kenaikan 10:10 harga. PBM dan itu akan mempengaruhi 10:14 kenaikan harga yang lain meskipun pada 10:18 BBM yang non 10:20 subsidi 10:20 subsidi ya karena psikologis harga itu 10:23 akan bergerak. Bergeraknya bukan turun 10:27 ya kan bergeraknya naik. Harga dolar 10:32 sudah melambung ya. 10:35 Masyaallah, betapa besar ujian hidup 10:37 kita bangsa Indonesia, warga plus 62. 10:40 Ya, 10:42 ini bagian dari tantangan hidup kita di 10:45 tahun baru. 10:47 Dan kita ya tidak bisa memprediksi 10:51 dengan pasti apa yang terjadi ke depan. 10:53 Tetapi dengan kondisi seperti ini 10:56 rasanya kehidupan rakyat, masyarakat 10:59 kecil akan berdampak sangat hebat. 11:04 Dan kita berharap penyelenggara negara 11:06 itu sadar 11:08 dan bertobat. Masih dibuka pintu tobat. 11:13 Bagaimana memalukan dan memilukannya 11:16 keadaan bangsa kita ini, negeri ini ya, 11:20 terutama 11:21 maraknya kasus-kasus korupsi 11:25 dari tingkat paling elit di atas sampai 11:27 tingkat bawah. 11:30 Di pasar-pasar terjadi juga 11:32 kecurangan-kecurangan. 11:34 Pelaku bisnis juga saling memakan. 11:39 Innalillahi 11:41 wa inna ilaihi rojiun. 11:44 Betapa sedihnya kita hidup di negeri 11:49 dengan jumlah musim muslim ya. 11:53 The most populated Muslim in the world. 11:58 Jumlah negeri dengan populasi muslim 12:00 terbesar di dunia. ya dengan kekayaan 12:04 alam yang luar biasa, dengan 12:06 keanekaragaman 12:08 flora dan fauna, mineral yang luar 12:11 biasa. Tetapi 12:13 subhanallah 12:15 negeri kita tertinggal terus. 12:18 Baru saja kita mendapati 12:21 berita bahwa Vietnam membangun kekuatan 12:24 industri bajanya, besi dan baja. 12:26 Masyaallah. 12:28 Padahal kita dulu punya 12:30 perusahaan-perusahaan besar yang 12:33 bergerak dalam industri logam ya, besi 12:36 dan baja. 12:39 Indonesia tertinggal karena apa? 12:42 Karena bergelimang dengan dosa para 12:44 pemimpinnya. 12:46 Nauzubillah. 12:46 Dan kita rakyat pun jadi korbannya. 12:50 Ya, ikhwan sekalian, 12:53 tidak bermaksud untuk 12:56 mengulas keburukan, aib ataupun 13:00 kejahatan orang-orang yang melakukan 13:03 tindakan 13:05 korupsi terhadap kekayaan bangsa, 13:08 kekayaan negara, terhadap uang rakyat. 13:11 Tetapi kita umat Islam berada di paling 13:14 depan 13:17 untuk menghentikan kejahatan di atas 13:19 muka bumi. 13:22 Zoharal fasada fil barri wal bahri bima 13:25 kasabat 13:26 aidinas. 13:28 bahwa begitu rupa 13:32 dahsyatnya, 13:34 betapa 13:36 nyatanya kerusakan di bumi maupun di 13:39 lautan karena kejahatan tangan manusia. 13:43 Maka ikhwan sekalian, menghadapi tahun 13:46 1448 Hijriah, 13:49 kita tidak bergantung kepada siapapun. 13:52 Bahkan kita tidak bergantung kepada 13:54 pimpinan negeri, pimpinan nasional 13:57 negeri ini. Tidak. 13:59 Kita tidak punya harapan besar pada 14:01 mereka karena mereka bergelimang dengan 14:06 kelupaan, kelalaian, kealpaan. 14:11 Mereka lupa bahwa rakyat 14:14 dengan geraknya harga harga bahan bakar, 14:19 bergeraknya nilai tukar dolar. Maka 14:22 rakyat yang miskin semakin merana. 14:27 Masyaallah. Hukan 14:29 semua terjadi pun karena izin Allah. 14:33 Tetapi Allah mengizinkan ini supaya 14:36 menjadi pembelajaran buat kita. 14:40 Di mana kita berada sebagai muslim, 14:42 sebagai orang beriman. 14:44 Apakah kita larut dan membiarkan saja 14:47 terjadinya berbagai kejahatan di depan 14:50 mata kita? Ya, masyaallah. Subhanallah. 14:56 Kita baru saja juga mendengar 14:59 ada sekumpulan anak muda di Karawang 15:03 berpesta miras dan juga LGBT. 15:07 kaum 15:09 yang sebenarnya sudah dihancurkan di 15:12 zaman Nabi Luth ya. 15:13 Iya. 15:14 Sekarang muncul lagi, lahir lagi 15:17 penyakit yang merusak ya moral bangsa 15:21 dan menyebabkan berbagai musibah di 15:23 tengah kita. Maka itu, Ikhwan sekalian, 15:26 marilah kita menghadapi tahun 1448 15:28 Hijriah 15:30 dengan ketakwaan kepada Allah. 15:33 berbekal takwa itulah kita akan memasuki 15:37 tahun baru ini. 15:40 Tidak sedikit pun ragu atas pertolongan 15:44 Allah. 15:47 Tidak sedikit pun sanksi [mendengus] 15:50 atas keberkahan dari Allah Subhanahu wa 15:52 taala. 15:56 Kita ingin negeri ini makmur seperti 15:59 yang juga diimpikan oleh para founding 16:01 father kita. 16:04 Ya, adil makmur. 16:08 Baldatun thyibatun warbun gfur. 16:12 Masyaallah. 16:14 Baldatun thyibatun warabbun gfur. Sebuah 16:17 negeri yang thayibah. Negeri yang tidak 16:21 cuma sekedar makmur, tetapi negeri yang 16:25 berkelimpahan 16:27 dengan keberkahan 16:29 dan mendapatkan 16:32 anugerah ampunan dari Tuhan. 16:37 Kemah ripah roh jinawi, iju, royo-royo 16:41 dan sebagainya itu sekarang semakin kita 16:44 tinggalkan. 16:46 Ya, bagaimana kita melihat kenyataan 16:49 negeri kita ini semakin terperosok dalam 16:52 penjajahan imperialisme global, 16:55 neoimperialisme. 16:58 [mendengus] 16:59 Hampir tidak ada satu 17:02 aspek atau sektor kehidupan kita yang 17:05 tidak kita temukan 17:07 tanda-tanda penjajahan neoimperialisme 17:11 global. 17:13 Di bidang politik kita dijajah. Kita 17:16 tidak lagi lantang 17:18 berbicara 17:20 sebagai pemimpin negara-negara nonblok, 17:23 tetapi kita sudah terperangkap, 17:26 terkooptasi kepentingan imperialisme 17:28 global. 17:31 kita menjadi 17:35 kelu 17:36 pisu. Bahkan melihat kejahatan kaum 17:39 imperialisme. 17:42 Dulu kita bertiak lantang, bahkan kita 17:44 ber takbir Allahu Akbar tapi sekarang 17:49 kita malu, kita tunduk. 17:52 Karena apa? 17:55 penyakit inforitas, 17:57 merasa rendah diri 18:00 dan 18:02 tega untuk 18:04 menghambakan diri kepada 18:08 setan-setan besar itu, bukan kepada 18:10 Allah. Ya, ini bagian memang satu sama 18:15 lain berkelindan, 18:18 satu sama lain 18:20 saling mempengaruhi. 18:24 di bidang ekonomi. Apalagi kita melihat 18:26 bagaimana kita dijajah 18:29 dengan utang luar negeri yang begitu 18:32 besar. 18:34 Entah siapa yang akan membayarnya, 18:37 berapa generasi depan kita akan merana 18:40 karena utang luar negeri yang dahsyat. 18:43 Ribuan triliun hutang luar negeri kita. 18:49 Kalau ada anak yang lahir bulan depan, 18:52 maka dia sudah 18:55 memikul beban hutang. 18:58 Ya, beban utang yang luar biasa. 19:02 Ikhwan sekalian, 19:06 mari kita perhatikan bagaimana Allah 19:08 Subhanahu wa taala 19:10 [mendengus] 19:12 memerintahkan kita untuk menghadapi 19:14 perjalanan hidup ini dengan optimistis. 19:18 Kita akan membuka firman Allah dalam 19:20 surah 19:22 Al-Baqarah 197. Akan dibacakan oleh 19:25 akhina Abu Bilal. Silakan. 19:27 Baik, Ustaz. 19:28 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:33 alju asum 19:39 fihinal 19:41 hajja fala rofat wala fusuqo wala jidala 19:46 fil hajj wama taf'alu min khairin 19:51 ya'lamullah 19:53 watazawwadu fainna khairzzadit 19:57 taqwa wattaquun 20:03 Musim haji itu adalah pada bulan-bulan 20:06 yang telah dimaklumi. Barang siapa yang 20:09 mengerjakan ibadah haji dalam 20:11 bulan-bulan itu, maka janganlah dia ber 20:14 kata jorok, rofat, berbuat maksiat, dan 20:18 bertengkar dalam melakukan ibadah haji. 20:21 Segala yang baik yang kamu kerjakan, 20:24 Allah mengetahui. 20:27 Bawalah bekal karena sesungguhnya 20:29 sebaik-baiknya bekal adalah takwa. Dan 20:32 bertakwalah kepadaku wahai orang-orang 20:35 yang mempunyai akal sehat. 20:37 Sodqallahulazim. 20:38 Sadaqallahulazim. Ikhwan sekalian, baru 20:41 saja kita melalui masa-masa penting 20:44 melaksanakan ibadah haji. [mendengus] 20:47 Kaitan ayat ini adalah kita diperintah 20:50 oleh Allah dan Rasul-Nya untuk berbekal 20:53 dalam melaksanakan perjalanan haji. 20:59 Semua harus berbekal karena tidak 21:01 dibenarkan seorang itu tanpa bekal dalam 21:05 perjalanan. Apapun perjalanan harus 21:07 berbekal. 21:10 Apalagi perjalanan haji yang panjang, 21:13 perjalanan haji yang lama dan banyak 21:16 sekali 21:18 kewajiban-kewajiban yang kalau kita 21:21 tidak berbekal maka kita terperosok 21:23 dalam kehinaan karena meminta-minta. 21:27 Nah, ketika disampaikan ayat ini, ada 21:29 seorang 21:31 [mendengus] dari kaum duafa fakir miskin 21:33 ya angkat tangan dan berdiri. Mohon 21:36 izin. 21:38 [berdehem] 21:38 Ini dari hadis dari Muqatil Ibnu Hayyan. 21:42 Ketika firman Allah itu diturunkan dan 21:45 disampaikan Rasulullah, "Ba seorang yang 21:48 miskin angkat tangan mohon izin berdiri. 21:50 Ya Rasulullah, 21:52 kami tidak menemukan apa yang bisa kami 21:54 pergunakan buat bekal kami dengan 21:56 layak." 21:58 Rasulullah berkata begini, "Berbekallah 22:00 untuk menegah dirimu dari meminta-minta 22:03 kepada orang lain. Jadi, bagaimanapun 22:06 kamu mau berangkat, tetap kamu harus 22:07 berbekal. Tetap harus berbekal. 22:12 Dan sebaik-baik yang dijadikan bekal 22:16 kata Nabi, kata Allah, justru kata Allah 22:18 ya. 22:18 Iya. 22:19 Adalah takwa. Fatazwadu 22:22 yairadqwa." 22:25 Dan sesungguhnya menggunakan harfu 22:27 tauhid menyungguhkan sungguh 22:32 bekal yang terbaik adalah bertakwa 22:35 kepada Allah. Ditutup kemudian dengan 22:38 perintah Allah. Wattaquuni 22:41 ya ulil albab. hendaknya kalian 22:46 bertakwa kepadaku. 22:49 Jadi, setelah informasi itu dispnya 22:55 orang berbekal itu adalah takwa. 22:57 Kemudian diperintah fattaquun wattaquni 23:01 hendaknya dan hendaknya 23:04 wahai orang-orang yang berakal 23:07 kamu bertakwa kepadaku. Para ikwan 23:10 sekalian kita tidak tahu apa yang 23:12 terjadi. Apakah negeri ini akan semakin 23:17 bersujud kepada kekuatan global? 23:21 Karena pemimpin-pemimpinnya takut 23:23 berkata tidak. pemimpin-pemimpin yang 23:26 justru 23:27 menjadi 23:30 budak-budak dari ideologi asing ya. 23:33 Meskipun 23:35 bagaimana ya perilaku para pemimpin kita 23:39 itu 23:40 sangat menentukan 23:43 merah hitamnya kehidupan rakyat. 23:47 Kita tidak tahu apa yang terjadi ke 23:49 depan. Ibarat sebuah perjalanan yang 23:51 panjang. Karena hidup itu sendiri adalah 23:52 sebuah perjalanan. Life is a journey. 23:56 Hidup adalah perjalanan. 23:58 Perjalanan kita ke depan. Kita tidak 24:01 tahu apakah tahun depan kita masih bisa 24:03 menjangkau akhir dari bulan Zulhijah 24:08 tahun depan atau tidak. 24:12 Maka kita gunakan setahun ke depan itu 24:14 dengan berhati-hati. 24:17 Orang merasa bahwa dirinya akan tetap 24:20 hidup mengalir begitu saja setahun ke 24:23 depan. 24:27 Banyak yang tidak menyadari. 24:30 Boleh jadi tahun depan itu adalah akhir 24:34 dari kehidupannya. Tahun terakhir yang 24:37 diberikan oleh kepadanya. 24:40 Allah menutup 24:44 pengetahuan 24:46 kapan umur orang berakhir itu merupakan 24:49 satu 24:53 sesuatu hal yang gaib dan kita bisa 24:58 mempersiapkan itu dengan takwa. Jadi 25:01 ikwan sekalian 25:02 marilah kita memasuki tahun baru itu dan 25:05 meninggalkan tahun 1447 itu dengan 25:08 ketakwaan. 25:10 Kita tahu bahwasanya kita banyak 25:12 kekurangan, banyak kesalahan-kesalahan 25:14 yang kita buat setahun yang lalu 1447 25:16 Hijriah. 25:18 Ada ibadah-ibadah yang kita tinggalkan 25:21 sengaja atau tidak sengaja. 25:24 Ada akhlak yang tidak mampu kita 25:26 laksanakan. 25:30 Bahkan ada kewajiban sebagai orang 25:32 beriman secara sosial kita tidak 25:35 laksanakan. Kita membiarkan kejahatan di 25:38 tengah-tengah kita terjadi. Kita 25:40 mendiamkan orang-orang 25:43 yang berbuat kerusakan di bumi 25:46 tanpa sedikit berani untuk mengucapkan 25:49 kata-kata 25:51 yang mengingatkan mereka. 25:53 [mendengus] Nah, ikhwan sekalian, 25:57 orang bertakwa adalah orang-orang yang 25:59 dipilih oleh Allah Subhanahu wa taala. 26:02 Ketaatannya hanya kepada Allah. 26:05 Ketundukan, kepatuhannya hanya kepada 26:08 Allah. 26:10 Kita disuruh seperti itu menghadapi 26:12 perjalanan yang setahun ke depan. 26:17 Hanya Allahlah yang 26:19 dia sembah. 26:22 Hanya Allahlah yang 26:25 menjadi tempat dia bergantung, bukan 26:27 yang lainnya. Tidak takut kepada 26:29 siapapun. 26:33 Karena Allah akan menolong dia. Itu 26:35 yakin sekali. Jadi orang bertakwa ini 26:38 masyaallah [mendengus] 26:41 menjaga dirinya tidak jatuh tunduk 26:44 apalagi bersujud ya di kaki 26:48 Tuhan-tuhan selain Allah. 26:51 Nah, ikhwan sekalian, 26:54 Allah memberikan dua instrumen yang 26:57 sangat ajaib. 26:59 Dua instrumen yang ajaib. 27:03 Dua senjata yang ajaib apabila digunakan 27:05 oleh orang beriman. Insyaallah 27:11 semua urusannya menjadi ajaib. Semua 27:13 urusannya menjadi baik. 27:17 menghadapi 27:18 naiknya BBM atau naiknya macam-macam 27:22 nanti 27:24 menghadapi begitu banyak kejahatan 27:26 sekitar kita karena justru penyelenggara 27:29 negara dari atas sampai bawah 27:32 ugal-ugalan perilakunya. 27:35 meninggalkan Undang-Undang Dasar 45, 27:39 membelakangi dasar negara Pancasila. 27:43 Bukan ekonomi kerakyatan yang dibangun, 27:46 tapi ekonomi super kapitalis 27:51 ini. Masyaallah, Subhanallah 27:54 ya. Fitnah besar buat bangsa Indonesia 27:57 ya. 28:00 Dan kita juga menjadi prihatin bagaimana 28:04 narkoba merebak di tengah-tengah kita, 28:06 anak-anak kita menjadi terancam. 28:10 LGBT, 28:13 banyak predator yang berkeliaran di sana 28:15 sini. 28:17 Bahkan sudah sampai masuk ke dalam 28:19 asrama-asrama, 28:22 asrama santri, asrama taruna. 28:28 Merinding kita melihat bagaimana negeri 28:30 ini begitu rusak karena LGBT. 28:34 Ada seorang sahabat yang bekerja di 28:36 Kementerian Kesehatan 28:39 memesankan 28:43 agar berhati-hati mengambil mantu 28:46 laki-laki. 28:49 Cek betul riwayatnya, cek betul 28:51 pergaulannya. Kalau perlu cek darahnya. 28:56 Karena sekarang banyak yang terjangkit 28:59 HIV aids ya. 29:01 Dari darah kelihatan, Ustaz. 29:03 Dari darah kelihatan. 29:07 Meningkat pesat penderita Aids. 29:12 Ya, ini fitnah zaman yang sudah 29:14 menghempas kita karena kita meninggalkan 29:16 ketakwaan. 29:19 Kita hidup tidak dengan takwa, tapi 29:20 hidup dengan rasa takut. 29:24 Orang kalau hidupnya dengan rasa takut 29:26 pasti 29:28 jauh dari kemuliaan hidupnya. 29:31 Tapi orang dengan takwa kepada Allah, 29:34 dia yakin Allah adalah penolongnya. 29:37 [mendengus] Tidak pernah sedikit pun dia 29:39 merasa takut. Bahkan kalau besok tidak 29:41 makan, dia tidak takut karena Allahlah 29:43 yang memberi makan. Dia bukan pemimpin 29:46 negeri yang zalim. 29:50 Ikhwan sekalian, ada dua instrumen tadi 29:52 yang saya sebut membuat ajaibnya ya 29:57 kehidupan seorang beriman. Ajaib sekali. 30:01 Miracle ya. 30:04 Apa itu? Dari Suhaib yang berkata, 30:06 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 30:07 bersabda, "Ajaban li amril mukmin." 30:11 Sungguh ajaib menakjubkan 30:15 urusan seorang beriman. 30:18 Inna amrohu kullahu khairun. 30:22 Sesungguhnya setiap urusannya itu baik 30:26 buat dia dan buat orang lain. 30:30 Waaisaalika 30:31 liahadin illa lil mukmin. Dan yang 30:34 sedemikian itu, 30:36 hidup yang menakjubkan dengan urusan 30:39 yang yang ajaib, semua serba ajaib tidak 30:43 didapati kecuali pada diri orang-orang 30:46 yang beriman. 30:50 Apa itu? Inna asobathu in asobathu. 30:54 Kalau saja menimpa dirinya 30:59 atau mendapati dirinya sarou syakaro 31:05 fakanair 31:07 kiro lahu. 31:10 Kalau menimpa dirinya kebaikan-kebaikan, 31:12 kemudahan-kemudahan hidup maka dia 31:14 bersyukur dan itu baik buat dia. 31:17 Masyaallah. 31:19 Yang kedua, wain asobatu 31:25 shobaro. Dia bersabar. Kalau menimpa 31:29 kepada dirinya 31:31 kesulitan, 31:33 kesempitan, kemalangan, 31:37 maka dia bersabar. Fakana khair lahu. 31:41 Maka di yang sedemikian itu menjadi 31:44 kebaikan buat dia. Hadis riwayat Muslim 31:47 nomor 2000. 31:48 999. 31:51 Mudah dihafal hadisnya. 31:54 Nomor berapa dari Muslim? Nomor berapa 31:56 tadi, Bang? 2000999. 31:59 2099. 32:00 Hadis Muslim. Ikhwan sekalian, 32:04 mari. 32:07 Kejahatan 32:10 korupsi 32:12 insyaallah bisa dihentikan dengan sikap 32:15 syukur. 32:17 Para koruptor 32:21 meninggalkan rasa syukur itu. 32:26 Mengira dengan hanya dengan harta saja, 32:29 dengan kelimpahan harta, 32:32 hidupnya terjamin tujuh turunan. Tapi 32:35 ternyata masyaallah subhanallah 32:40 [mendengus] 32:41 menumpuk harta tak habis-habis. Tidak 32:43 pernah 32:46 merasa puas, tidak pernah merasa cukup. 32:48 Semuanya serba kurang. Itu sebabnya 32:53 tidak ada kebaikan pada 32:57 kufur nikmat. 33:00 Lawannya syukur adalah kufur 33:01 kufur nikmat. Jadi orang-orang yang 33:04 berlaku korupsi adalah orang-orang yang 33:07 melakukan tindak pidana kekafiran. 33:10 Mereka sudah kafir dari kacamata ilmu 33:14 syukur. 33:17 Kalau sudah kafir, 33:20 orangnya kafirun ya. 33:22 Iya. 33:23 Perilakunya kufur. Kufur nikmat. Maka 33:27 masyaallah, Saudara sekalian, 33:31 berbagai kejahatan 33:33 akan dilakukan orang-orang yang kufur 33:35 nikmat, 33:38 tidak punya malu 33:42 merampok uang rakyat, tidak punya malu 33:45 mengambil tanah orang, tidak punya malu 33:50 menipu, memanipulasi. 33:53 Ini kejahatan yang besar. 33:55 Jangan dikira tidak syukur itu sesuatu 33:58 yang remeh-temeh 34:00 besar 34:01 yang kecil tidak sangat besar. Ketika 34:05 orang meninggalkan kesyukuran, maka di 34:08 situlah pertama akan terjadi berbagai 34:13 kejahatan-kejahatan. 34:15 Terdorong untuk melakukan hal-hal yang 34:18 di luar kepatutan, di luar haknya. 34:23 Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. 34:27 Sebagai seorang mukmin, orang yang 34:29 beriman, dia tahan dengan apapun 34:34 dengan rasa syukur. Syukurlah 34:36 alhamdulillah segini ini yang diberikan 34:38 oleh Allah akyukuri. Tetapi tidak 34:40 berhenti menggunakan nikmat yang dia 34:43 terima dari Allah. apapun nikmatnya, 34:46 berapapun jumlahnya, sedikit ataupun 34:49 banyak, dia syukuri dan dia gunakan 34:52 untuk beribadah kepada Allah. Dia 34:53 gunakan untuk mengajak manusia kembali 34:55 ke jalannya Allah, 34:59 maka itu kebaikan buat dia. Ini yang 35:02 membuat seorang mukmin ajaib hidupnya. 35:07 Saudara, 35:10 syukur ini merupakan tingkatan tertinggi 35:15 dari orang-orang yang diuji oleh Allah. 35:17 Maka kita masuk dulu yang kedua, yaitu 35:20 sabar. 35:21 Sabar. 35:23 Orang mukmin akan diuji oleh Allah 35:26 dengan berbagai musibah, 35:29 kesempitan, kesulitan hidup, bahkan 35:31 kemalangan, 35:33 maka dia bersikap sabar. 35:37 ya bersikap sabar 35:40 bukan sebaliknya. 35:45 [mendengus] Dia bersikap keluh kesah, 35:47 dia banyak komplain. Jadi tingkatan 35:50 paling bawah itu adalah 35:52 diberi musibah 35:55 langsung 35:56 tidak sabar. 35:59 Ya, dia keluh kesah. 36:05 di atas itu sabar orangnya 36:08 ya. 36:09 Iya. 36:09 Sabar. 36:12 Alhamdulillah. Yakin bahwa Allah itu ada 36:15 maksud baik memberikan ujian buat kita. 36:18 Tapi itu baru level kedua. 36:20 Heeh. 36:20 Di atas itu ada apa? Rida. 36:23 Rida. 36:24 Masyaallah. 36:26 Dikasih 36:28 ujian sama Allah justru rida. Dikasih 36:30 sakit sama Allah rida. Ya Allah, aku red 36:33 Engkau beri sakit, Ya Allah. 36:38 Sikap rida ini lebih tinggi daripada 36:40 sikap 36:41 sabar. 36:42 Sabar tadi. 36:43 Iya. 36:44 Ya. Jadi yang bawah ini orang dikasih 36:46 dikasih musibah itu tidak sabar, keluh 36:50 kesah, bahkan menyalahkan Allah. Yang 36:54 kedua sikapnya sabar. Nerimo, nerimo. 36:57 Sabar. Di atas itu ada rida. Aku rida 37:01 ini Allah punya kehendak baik pastinya. 37:03 Dikasih sakit pasti lebih baik. Kalau 37:06 tidak sakit mungkin saya korupsi, 37:09 mungkin saya maksiat. 37:11 Masyaallah. 37:13 Itu yang ketiga. Tapi lebih tinggi yaitu 37:15 apa? Syukur. 37:18 Bersyukur kepada Allah karena dikasih 37:20 musibah. Karena apa? dengan musibah itu 37:23 selain dia terhindar dari keburukan, 37:25 dari kemaksiatan, dari kekufuran, dari 37:27 kefasikan, dari kemunafikan, 37:30 dia bersyukur kepada Allah menjadi lebih 37:32 dekat kepada Allah, menjadi tidak lagi 37:35 terikat dengan dunia. Ini syukur adalah 37:38 sikap yang tertinggi. 37:41 Maka sama Nabi sallallahu alaihi 37:42 wasallam disebutkan instrumen pertama 37:44 yang disebutkan adalah syukur. Kemudian 37:49 sabar. Dua-duanya kita pakai untuk 37:51 berjalan setahun ke depan. Nah, Saudara, 37:54 marilah 37:56 kita yakini hidup ini hanya titipan. 37:59 [mendengus] Apa yang ada di tangan kita 38:00 akan diambil oleh Allah dengan cara yang 38:02 Allah sendiri yang tahu kapanpil oleh 38:06 Allah. Kita punya harta, harta itu 38:08 sementara. 38:10 Kita punya anak, anak pun titipan Allah. 38:14 Kita punya posisi, posisi kita nanti 38:17 akan justru diminta pertanggungjawaban. 38:19 Ketika kamu menjabat, ketika kamu 38:22 memimpin, tapi kamu mendiamkan 38:24 kejahatan-kejahatan 38:26 berlaku di sekitar kamu. Bagaimana orang 38:29 memperkosa 38:31 alam raya, bagaimana orang menggunduli 38:35 hutan-hutan di Papua, hutan di di 38:38 Sumatera, di Kalimantan dikunduli, 38:42 alam dieksploitasi dengan brutal. 38:45 N ikhwan sekalian, inilah bagian dari ee 38:50 persiapan kita menghadapi setahun ke 38:51 depan. Hidup makin keras, tapi kita 38:54 punya Allah. Ya, kita punya Allah. Dan 38:58 Allah berjanji 39:01 kalau saja orang-orang 39:05 penduduk suatu negeri 39:08 mereka itu beriman dan bertakwa kepada 39:11 Allah akan 39:14 dibukakan pintu keberkahan di langit dan 39:18 di bumi. 39:20 Lafatahnaim barokatu minasamaai wal ar. 39:23 akan dibuka oleh Allah keberkahan dari 39:26 langit dan dari bumi. Syaratnya satu, 39:30 beriman dan bertakwa kepada Allah 39:33 Subhanahu wa taala. Maka masyaallah 39:35 mungkin ini menandakan bahwa negeri kita 39:38 semakin jauh meninggalkan iman dan 39:40 takwa. 39:42 Semakin jauh dari Allah maka diuji 39:45 dengan berbagai macam. Bukan cuma ujian 39:47 lagi tapi sudah cambuk peringatan. 39:51 Mudah-mudahan tidak masuk ke fase 39:52 berikutnya itu azab. 39:55 Maka marilah melalui 39:58 media ini kalau didengar oleh para 40:00 pengambil keputusan 40:03 atau para penyelenggara negara dan 40:06 pemerintahan, mari sama-sama kita 40:09 kembali kepada Allah, kembali kepada 40:11 Quran, kembali kepada Al-Qur'an dan 40:13 Asunah. 40:15 Ingat bahwasanya kita akan sampai pada 40:18 waktu di mana hisab akan ditegakkan 40:22 dengan absolut, dengan mutlak. Tidak ada 40:26 yang bisa 40:28 menolong 40:30 kecuali bagaimana kita 40:34 mempertanggungjawabkan diri kita 40:35 sendiri. 40:37 Nah, ikhwan sekalian dan akhwat, kita 40:40 jaga anak-anak kita setahun ke depan 40:42 lebih baik lagi dalam menjalani hidup 40:45 ya. Indikatornya tadi ya, takwa kepada 40:50 Allah dengan dua instrumen, 40:53 syukur dan 40:55 sabar 40:56 dan juga pelihara 40:59 salat-salat kita. Orang bertakwa tidak 41:01 lepas dari penegakan salat yang 41:04 sempurna. orang bertakwa menjaga 41:08 salatnya. 41:10 Karena salat adalah instrumen untuk 41:13 mencegah kita dari kekejian dan 41:16 kemungkaran. Innasata 41:19 tanha anil fahsya wa munkar. 41:22 Surah Alankabut ayat 45. Imam Ibnu 41:25 Katsir mengatakan, "Kalau salat kamu 41:27 tidak mencegah kamu dari kemaksiatan, 41:30 tidak menghindarkan kamu dari penyakit 41:32 fahsya dan mungkar, maka salatmu 41:35 sia-sia. Salatmu justru menjauhkan kamu 41:38 dari Allah Subhanahu wa taala." 41:39 Nauzubillah. 41:41 Ya, kalau salat tidak menguatkan hatimu, 41:45 kalau si salat tidak meluruskan lidahmu, 41:48 maka salatmu percuma. Bahkan kita 41:50 disebut oleh Allah fawailul 41:53 lil musallin. 41:55 Celakalah masuk neraka. Wail orang-orang 41:58 yang salat. Salatnya cuma ingin dilihat 42:01 orang. 42:03 Salatnya tidak karena Allah. Nah, ini 42:05 nauzubillah minzalik. Mari kita memasuki 42:08 tahun 1448 Hijriah dalam 3 hari ke depan 42:12 dengan iman dan takwa pada Allah. 42:14 Wallahuam bissawab. 42:17 Wallahuam bawab. Alhamdulillah. 42:19 Jazakumullah khairan kasiran ustaz 42:21 tentang mengingatkan kita semua untuk 42:24 selalu bertakwa kepada Allah subhanahu 42:26 wa taala dan khususnya kepada pemimpin 42:29 negara yang melindungi kita semua. 42:33 Tapi sebaik-baiknya pelindung adalah 42:34 Allah Subhanahu wa taala. Amin. Baik 42:37 ikhwan Ahwat. Terima kasih sudah 42:39 bergabung. Seperti banyak ikhwan akhwat 42:41 yang buka suara ini, Ustaz, tentang ee 42:45 kezaliman-kezaliman yang sudah terjadi. 42:48 Masyaallah. Nauzubillah minzalik. Ada 42:53 ada Ibu Azraf, alhamdulillah menyimak. 42:56 Kemudian ada Bapak Rozi, 43:00 alhamdulillah menyimak dan memberikan 43:04 memberikan 43:06 ee ungkapan bahwasanya sekarang ada demo 43:09 mahasiswa yang isinya adalah 43:11 pemberhentian 43:13 anggaran BBN, e penurunan harga BBM, 43:17 APBN maksudnya yang pertama Ustaz 43:19 APBN ya. Kemudian yang kedua BBM yang 43:21 kedia menghentikan program MBG. 43:26 Kemudian ada Ibu 43:29 Ani Hani Hufaida, alhamdulillah 43:31 menyimak. Kemudian ada Bapak Budi 43:35 menyimak dan Ibu Yuli Lestari 43:39 alhamdulillah menyimak. 43:41 Alhamdulillah Ustaz menyimak dan 43:43 mencerahkan hati serta pikiran dan 43:45 banyak memetik manfaat. Kemudian Ibu 43:48 Retno alhamdulillah menyimak. 43:53 Kemudian Ibu Diana juga alhamdulillah 43:56 menyimak. 43:58 Kemudian 44:03 Ibu Darma di Bekasi. Alhamdulillah 44:06 menyimak. Syukran Ustaz ilmunya dan 44:08 pencerahannya bagi seluruh rakyat 44:12 Indonesia. Kemudian Ibu Aminah memohon 44:16 doa kepada keluarganya supaya dijaga dan 44:20 dihindarkan di masa yang akan datang dan 44:22 supaya tidak 44:25 mendapatkan anak-anaknya menjadi 44:28 orang-orang yang zalim. Tapi 44:30 anak-anaknya menjadi cucu-cucunya 44:33 nanti kita doa ya. Bismillah. 44:35 Kemudian pertanyaan dari Ibu Fani. 44:37 Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 44:40 wabarakatuh. Waalaikumsalam 44:41 warahmatullahi wabarakatuh. 44:44 Pertama, Ustaz izin bertanya. Apabila 44:45 rakyat sudah bertakwa, tetapi para 44:48 pemimpinnya bergelimang maksiat, apakah 44:51 doa rakyat yang bertakwa bisa menurunkan 44:54 rahmat Allah untuk negeri ini? 44:56 Yang kedua, apabila kita berdemo turun 45:00 ke jalan untuk menentang pemerintah yang 45:03 zalim, bagaimana pandangan hal ini 45:06 menurut hukum ilmu syari dan bagaimana 45:10 cara sebaiknya yang ditempuh untuk 45:12 mengingatkan para pemimpin bahwa ada 45:15 yaumul hisab untuk mereka, Ustaz? 45:17 Jazakumullah khair. 45:19 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 45:21 sholli ala Muhammad waa ali ba'du. 45:23 Masyaallah. Ibu Fani terima kasih sudah 45:25 menyimak kajian kita pagi ini dan 45:30 juga ikut ya 45:33 prihatin terhadap kondisi 45:36 negeri kita yang carut-marut ini ya. 45:40 Ibu sudah jaminan dari Allah Subhanahu 45:43 wa taala 45:45 penduduk negeri yang bertakwa, beriman 45:47 dan bertakwa kepada Allah itu menjadi 45:54 sebab turunnya rahmat dan keberkahan 45:56 Allah dari langit dan juga dari bumi. 46:04 Sekarang yang disebut penduduk itu 46:07 siapa? Iya. Penduduk itu pemimpin dan 46:10 rakyatnya. 46:11 Iya. 46:15 Namun kalau sekarang yang terjadi 46:18 pemimpinnya berlimang, bergelimang 46:21 dengan kemewahan 46:25 dan kemudian berbuat zalim 46:28 hendaknya kita mengingatkan. 46:31 Betul kita mengingat. 46:34 Coba kalau kita punya masing-masing 46:36 punya medsos sendiri ya. Iya. 46:39 Kita melakukan perlawanan digital 46:43 boleh enggak? Boleh. Tapi jangan membuka 46:45 aib. Ada adabnya. 46:48 He. 46:49 Ada adabnya terhadap para pemimpin 46:50 negeri. 46:53 Sampaikan 46:55 fakta dan realita, tapi jangan keluar 46:58 kebun binatang. Sampaikan. 47:02 Dan di negeri yang katanya menganut 47:05 demokrasi 47:06 dan bukan demokrasi liberal tapi 47:09 demokrasi Pancasila, 47:11 suara rakyat itu dijamin harusnya untuk 47:15 didengar dan tidak boleh ada 47:18 sanksi kepada mereka yang mengingatkan 47:21 penguasa. 47:22 Ya. Nah, pertanyaan tadi Bu, apakah doa 47:26 rakyat yang bertakwa itu akan tetap 47:29 menjadi sebab turunnya rahmat dan 47:31 berkahnya Allah? Pasti, Bu. Itu 47:33 jaminannya Allah. Salah satu rahmatnya 47:36 Allah apa? Akan dihancurkanlah kaum 47:38 mussrafin. 47:41 Ya, kaum mutsrofin ini akan dihancurkan 47:44 sampai nanti pada tingkat tertentu 47:47 mereka lupa. Mereka akan jatuh dengan 47:51 kejatuhan yang menyakitkan kalau tidak 47:53 mau bertobat, 47:56 bergelimang dosa, 47:58 makan-makanan yang dengan cara yang 48:02 batil, ya tidak malu berbuat kemaksiatan 48:07 akan dihancurkan oleh Allah. 48:09 Silakan nanti kita buka di surah Al-Isra 48:11 ayat ke-27 juga ya. 48:15 Arada 48:18 bahwa apabila kami akan menghancurkan 48:21 satu 48:23 tempat ya 48:27 akan dibiarkan ya ada K 48:29 ayat berapa Ustaz? 48:30 27 ada enggak 48:31 27? 48:34 27 inal mubadirin 48:35 oh di atas e sebelumnya. Nah, di sebelah 48:38 sini. 48:40 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 48:43 Waid aradna. Waid aradna. 48:45 Waidza aradna 48:48 an nuhlika qoryatan amarna mutro fiha 48:53 fafasaqu fiha. Fafasqu fiha fahaqqo 48:58 alaihal fadammarnaaha 49:02 tadmir 49:04 dan jika kami hendak membinasakan suatu 49:07 negeri maka kami perintahkan di negeri 49:10 itu agar menaati Allah tetapi bila 49:13 mereka melakukan kedurhakaan di dalam 49:15 negeri itu, maka sepantasnya berlakulah 49:18 terhadapnya perkataan hukuman kami. 49:21 Kemudian kami binasakan sama sekali 49:24 negeri itu. Sodqallahim. 49:25 Iya. Sodqallahzim. Sebenarnya 49:28 ee pengertiannya 49:31 lebih kepada 49:34 kaum mutrafin. 49:37 Kaum mutrofin ini penguasa yang senang 49:39 dengan kemewahan 49:41 ya. Perjalanan dinas bermiliar-miliar 49:44 rupiah ya. 49:47 Hidupnya bergelimang ya. enggak punya 49:50 duit utang dari luar negeri. Kalau orang 49:52 sudah utang dari orang, mesti dia akan 49:55 tergadai kebebasannya. Betul tidak? 49:58 Betul. 50:00 Jadi jangan dikira ke 50:03 berhutang ke luar negeri itu salah 50:05 satunya 50:06 ee bagian dari penjajahan 50:12 ya. 50:13 para pemimpin yang tidak kreatif itu 50:16 apa-apa utang apa-apa pinjaman luar 50:20 negeri ya akhirnya 50:23 terperosok kepada 50:26 penjajahan neoimperialisme 50:28 neokolonialisme. 50:31 Jadi di sana waid aradna anuhlia 50:34 qoryatan. Qorya itu apa, Bang? 50:36 Kampung. 50:36 Negeri kampung. 50:38 Kalau Allah, kalau kami ingin 50:40 menghancurkan suatu negeri, maka 50:42 dibiarkan itu. Jadi ini khawatir ini 50:45 terjadi ke kita ya kan. 50:46 Kita dibiarkan 50:47 kehancuran ke Indonesia. 50:51 Kaum Mutsfin itu membabi buta, menggila 50:56 kerakusannya, 51:00 keserakahannya menggila. Ya, akhirnya 51:02 apa? Dibiarkan. Maka terjadi kefasikan 51:05 situ. Fafasqu fiha. Fafasqu fiha. 51:09 Kemudian apa? Fahqol qulu fadarna 51:12 tadmir. 51:14 Maka akan jatuh 51:19 keputusan Allah haknya akan dihadirkan 51:22 apa? Dihadirkan azab. 51:25 Fadammarnaha 51:27 tadmiro akan dihancurkan dengan 51:29 sehancur-hancurnya. 51:31 Itu sudah janjinya Allah kok. Allah 51:33 tidak reda, 51:35 mereka merusak alam. Mereka 51:37 mengeksploitasi dengan brutal, dengan 51:40 sadis. 51:43 Merampas tanah-tanah orang, 51:46 membunuhi jiwa-jiwa yang tidak berdosa, 51:49 yang lemah, orang cilik, orang-orang 51:52 kecil dibunuhi 51:55 itu enggak akan dibiarkan oleh Allah. 51:57 Suatu saat akan dihancurkan 51:58 sehancur-hancurnya mereka. Coba siapa 52:01 yang lebih hebat? mana penguasa negeri 52:04 ini dengan Firaun dulu ya kan 52:08 masih bagus penguasa negeri ini tidak 52:11 kedengaran menyembelihi bayi-bayi di 52:13 rumah sakit ya kan 52:15 di zaman Firaun bayi-bayi laki-laki 52:18 dibunuhi ya kan masyaallah 52:23 ya tapi kelakuannya itu sama apa itu 52:28 bergelimang 52:30 kemewahan hidupnya 52:32 sudah begitu banyak hartanya masih 52:35 kurang masih kurang terus 52:38 ya 52:41 salah satu kroninya Firaun adalah Qarun 52:44 ya kan 52:46 Qarun kurang apa kayaknya tapi terus 52:51 konon gudang ee gudang emasnya gudang 52:56 perbendaraannya Qarun itu 52:58 ee kuncinya saja dari emas berlian Ya, 53:02 digotong tujuh orang enggak kuat. Itu 53:04 bayangkan, Pak. 53:06 Tujuh orang yang besar-besar gotong 53:08 enggak kuat itu. 53:10 Tujuh orang. Bayangkan kayak apa 53:12 besarnya kan. 53:12 Iya. 53:14 Dihancurkan, diambles itu sama Allah. 53:16 Ya, gampang saja, mudah saja bagi Allah. 53:20 Dan kita masyaallah mendapatkan dalam 53:21 Al-Qur'an betapa orang-orang bergelimang 53:24 harta itu nanti akan mendapatkan siksaan 53:27 yang dahsyat di akhirat. 53:29 begitu banyak untuk silakan dicek di 53:32 dalam Al-Qur'an ya kaum mutrofin itu 53:37 dihancurkan oleh Allah dengan kehinaan. 53:38 Besok di akhirat itu di surat Al-Waqiah 53:41 ada orang-orang yang mutrofin ini hancur 53:44 habis 53:45 ya dihinakan di akhirat. Nauzubillah 53:47 minzalik ya. Di dunia dia bisa membeli 53:51 hukum. Dia bisa membungkam para penegak 53:55 hukum ya. Dia bisa menutup semua aib 54:00 kejahatannya di dunia, tapi di akhirat 54:03 semua tidak akan ada yang mampu untuk 54:05 membela dirinya. Ya, semua akan 54:09 ditampakkan keburukan-keburukan orang. 54:13 al mqartiniralqinar 54:19 yarar. 54:21 Barang siapa yang berbuat kebaikan satu 54:24 biji sawi saja sekecil apapun, setitik 54:26 apapun akan ditampakkan oleh Allah. 54:29 Sebaliknya barang siapa yang berbuat 54:31 kejahatan, kezaliman setitik saja akan 54:35 dibuka aibnya kelak di akhirat. 54:37 Nauzubillah minzalik. Maka marilah kita 54:40 sama-sama saling saling mengingatkan. 54:42 Nah, bagaimana kalau orang turun ke 54:44 jalan? Turun ke jalan di mana pun itu 54:47 dilindungi undang-undang. Asal kita 54:49 sama-sama ee sesuai dengan konstitusi, 54:53 sesuai dengan peraturan, tidak merusak, 54:56 tidak 54:58 apa namanya tidak berlebihan. Ya, itu 55:01 semua ada di dalam undang-undang 55:02 diizinkan kok. Nah, menurut syari 55:05 bagaimana? Nah, menurut syari ini yang 55:07 penting ya. 55:09 kita sampaikan nasihat-nasihat, 55:12 ada ilmunya, ada adabnya. 55:16 Di masa kekhilafahan bagaimana Umar itu 55:19 justru meminta ya meminta nasihat. 55:25 Kalau Umar bengkok maka tolong 55:27 diluruskan. Kalau tidak mampu menuruskan 55:29 dengan lidah, luruskan dengan pedang. 55:31 Itu Umar yang mintanya. 55:33 Dengan pedang ya. 55:34 Dengan pedang. 55:35 Dengan pedang. Masyaallah ya. Tapi 55:38 tentunya semua ada adabnya. Yes. Kalau 55:41 sudah bogot ya kepada pemerintah yang 55:43 sah, kepada khalifah yang sah, itu juga 55:45 tidak diperkenankan 55:47 ya. Sekarang kan kita bukan kekhilafan 55:50 ini ya, Ustaz. Ya, memang kalau bukan 55:51 kekhilafan berarti hukum-hukum 55:53 kekhilafan tidak dipakai. Ya, 55:55 sekarang menggunakan saja hukum positif, 55:57 hukum yang berlaku di negeri ini. Ya, 56:01 jadi tidak pas kalau kita menggunakan 56:02 hukum syari ya, Bu ya, Ibu Fani untuk 56:08 sesuatu yang bukan syari 56:11 ya. Hukum syari itu di digunakan untuk 56:14 konteks masyarakat Islam yang syari. 56:17 Kalau sekarang nih kita tidak hidup di 56:19 negeri yang Islam nih yang negeri 56:22 kekhilafahan tidak gunakan saja hukum 56:24 sosiitif dan itu sama-sama merupakan 56:28 aklamasi kesepakatan bersama dari 56:31 founding fador sampai sekarang ya 56:33 hendaknya kita menghormati hukum ya. 56:36 Nah, ini yang bisa saya jawab ya. 56:38 tentunya bagaimanapun umat Islam ini 56:41 akan menjadi ya menjadi [mendengus] 56:44 tulang punggung keselamatan 56:47 bangsa Indonesia. 56:50 Tanpa iman, tanpa Islam, Indonesia sudah 56:52 hancur sejak dulu. Maka masyaallah kita 56:55 sangat berharap orang-orang saleh di DPR 56:58 RI, DPRD sampai bawah orang-orang saleh 57:03 mampu berkata benar. Kita juga berharap 57:07 orang-orang saleh di pemerintahan 57:09 ya, 57:11 di eksekutif 57:14 dari elit 57:16 di istana, kementerian-kementerian 57:18 sampai ke bawahnya ya. Ingat kalian 57:21 makan uang rakyat digaji oleh uang 57:25 rakyat. 57:26 yang juga harus diingat bahwasanya 57:28 semakin banyak ya semakin banyak kita 57:33 berhutang ke luar negeri ya mohon maaf 57:35 saya sampaikan ini semakin banyak riba 57:37 yang kita makan kita masukkan ke dalam 57:39 perut kita melalui gaji-gaji kita yang 57:42 diperoleh dari hutang luar negeri ya 57:45 mana ada hutang luar negeri yang tidak 57:47 berbunga ya 57:48 nah ini masyaallah 57:51 maka ya Allah ya Rabb ini fitnah zaman 57:55 eee marilah kita sama-sama berdoa kepada 57:57 Allah. Banyak berdoa kepada Allah. 58:01 Kalau tidak berdoa 58:03 kita jadi apalagi ya kan ata'aful iman 58:07 itu adalah berdoa 58:10 ya berdoa 58:13 jadi 58:17 meluruskan kezaliman kemungkaran ya amar 58:22 makruf nahi mungkar itu dengan tangan 58:26 kemudian dengan 58:28 lisan 58:29 baru kemudian dengan hati mendoa. Ya itu 58:31 atarful 58:32 iman itu adalah 58:35 selemah-lemahnya iman. Tetapi harus 58:37 dengan iman. Betul tidak? 58:38 Iya. 58:39 Iman itulah yang membuat kita mampu 58:40 untuk menggunakan tangan menyetop. Ya, 58:43 ini sebenarnya ee para pemimpin kita di 58:46 manaun kalau dia saleh, dia beriman, 58:48 jangan takut untuk berbuat kebenaran ya. 58:51 Karena kita menghadapi 58:53 antek-antk setan ya yang memang ingin 58:58 berbuat kerusakan di muka bumi ya. 59:00 Demikian Bu Fani. Terima kasih ya. Ee 59:03 wallahuam bissawab. 59:05 Wallahuam bawab. Baik. Demikian Bu Fani. 59:08 Baik Ustaz sebagai ee sekaligus berdoa 59:11 untuk kita semua, Ustaz. Buah juga 59:14 [berdehem] 59:15 ikhwan sekalian. 59:18 Saat-saat inilah kita perlu banyak 59:20 berdoa kepada Allah ya. Bismillah. 59:23 Berharap keselamatan buat bangsa kita 59:28 ya. 59:30 Semoga Allah Subhanahu wa taala 59:31 melindungi bangsa Indonesia, melindungi 59:33 para ulamanya, melindungi para 59:35 santri-santrinya, 59:37 melindungi para umahatnya 59:39 ya 59:41 dari kejahatan-kejahatan 59:43 riba, kejahatan 59:46 syirik, kejahatan 59:49 narkoba, kejahatan LGBT dan lain-lainnya 59:52 ya. Nauzubillahiminasyaitanirrajim. 59:54 Bismillahirrahmanirrahim. 59:57 Alhamdulillahiabbil alamin hamda yfiauki 1:00:00 maidah yaakalam 1:00:04 allahumma sh wasallim wabarik ala nabina 1:00:07 muhammadin waa alihi ajm allahumfirlana 1:00:12 waliwalida warhamhuma 1:00:15 allahumfir lil mukminina wal mukminat 1:00:18 wal muslimina wal muslimat alahya minhum 1:00:23 amwat inakun 1:00:29 in akbana 1:00:33 al isrubuina 1:00:35 minqinaana 1:00:37 w tuhammilna maqana bih wafuna 1:00:41 wagfirlana warhamna anta maulana 1:00:45 kafirin allahum in nasaluka salamatan 1:00:47 fidin ya Allah allahum inna nasaluka 1:00:50 salamatan fidin waiatan fi jazadina 1:01:08 Wakil nikmalir 1:01:10 la wahilim. 1:01:14 Allahumrikauk 1:01:18 allah 1:01:20 amal 1:01:25 Allah. 1:01:29 Ya Allah ya Rabb jadikanlah negeri ini 1:01:32 negeri yang aman, tentram damai ya 1:01:34 Allah. Negeri yang Engkau berkahi, 1:01:36 negeri yang Engkau ridai. Amin. 1:01:38 Dan lindungilah kami ya Allah dan anak 1:01:41 cucu kami dari menyembah berhala, 1:01:44 menyembah setan ya Allah. 1:01:45 Ya Allah jadikanlah kami para penegak 1:01:48 salat yang benar ya Allah. Begitu juga 1:01:51 keturunan kami ya Allah. Rbana hablana 1:01:54 min shihin. Rbana hablana min shihin. 1:01:56 Rabbana hablana minihin. Ya Allah, ya 1:01:58 Rabb, jadikan kami orang-orang saleh. 1:02:00 Anugerahkan kepada kami anak-anak 1:02:02 keturunan yang saleh, ya, generasi yang 1:02:04 saleh yang menjadi penerus negeri ini, 1:02:08 Ya Allah. Ya Allah, aku kami tahu semua 1:02:10 ya Allah, bahwa Engkau tidak reda, 1:02:13 negerimu, 1:02:15 bumi Engkau ya Allah dizalimi oleh 1:02:17 orang-orang fasik. He 1:02:19 yang berbuat kerusakan, kemungkaran. Ya 1:02:21 Allah. Maka gantikanlah kejahatan mereka 1:02:23 ya Allah dan gantikanlah dengan mereka 1:02:27 yang Engkau ridai, orang-orang yang 1:02:29 saleh, orang beriman dan bertakwa 1:02:31 kepada-Mu ya Allah. Rabbana atina fid 1:02:34 dunya hasanah ya Allah wafil akhirati 1:02:37 hasanah waqinaabanar wainal jannah maal 1:02:40 abrar ya aziz yafar ya rabbal alamin. 1:02:43 Wasallallahu ala Muhammad wa ala ali 1:02:45 Muhammad. Alhamdulillah rabbil alamin. 1:02:47 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:48 wabarakatuh. 1:02:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:50 wabarakatuh. Jazakumullah khairan kas 1:02:51 berdoanya. Baik ikhwan awat. Demikian 1:02:54 setelah ini Anda akan menyimak topik 1:02:56 pagi yang akan disajikan oleh Bapak 1:02:58 Ihsan Thalib. Saya Fauzi Ridunak mohon 1:03:01 nuruh diri. Subhanakallahumma 1:03:02 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:03:05 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:03:06 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:08 wabarakatuh.