Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Bismillahirrahmanirrahim, 0:17 Assalamualaikum warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. 0:21 Alhamdulillahirobbilalamin, 0:23 Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad 0:25 wa ala ali Sayyidina Muhammad. Dipancar 0:28 luaskan dari Jalan Masjid Silaturahim 0:31 nomor 36 Kalimanggis Cibubur Bekasi, 0:35 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:40 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:42 Subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 0:45 di sore hari ini? 0:48 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:50 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:53 wa taala. Senang sekali kami dapat 0:55 kembali menjumpai Anda dalam program 0:58 tausiyah sore. Yang mana pada hari ini 1:01 kita kembali berjumpa pada edisi hari 1:04 Senin 1:05 tepat di tanggal 30 Agustus, 31 Agustus 1:09 maksud kami 2026. 1:13 Narasumber kita telah hadir yaitu Ustaz 1:16 Z M Bahmid yang telah terhubung melalui 1:19 aplikasi Zoom dan insya Allah pada sore 1:22 hari ini 1:23 tema yang akan beliau angkat yaitu 1:25 tentang kekuatan doa dalam liku-liku 1:29 kehidupan. Saya Abi Agus ditemani Neza 1:32 di meja switcher Rasel TV serta ada 1:36 Yusuf Subangkit di meja operator radio. 1:39 Kita sapa guru kita. Assalamualaikum 1:43 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:49 wabarakatuh. 1:50 Sehat, Ustaz? 1:51 Sehat. 1:51 Alhamdulillah. 1:54 Ini nikmat walafiat. 1:55 Alhamdulillah. Baik, Ustaz. Tema kita di 1:58 sore hari ini yaitu tentang kekuatan doa 2:01 dalam lika-liku kehidupan. Tafadhol, 2:04 Ustaz. 2:08 Assalamualaikum 2:10 warahmatullahi 2:11 Waalaikumsalam. 2:12 Bismillahirrahmanirrahim. 2:14 Alhamdulillahirabbil alamin. 2:17 Alhamdulillahilladzi 2:18 hadana bihada wama kunna linahtadi illa 2:21 an hadanallah. 2:23 Tsumma innal hamdalillah nahmaduhu 2:25 wanasykuruhu wanasta'inuhu 2:27 wanastaghfiruhu. 2:29 Wana'udzubillah min syururi anfusina 2:31 wamin sayyiati a'malina. 2:34 Man yahdillah fahuwal muhtad waman 2:37 yudhlil falan tajida lahu waliyan 2:39 mursyida. 2:42 Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la 2:44 syarikalah. 2:46 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 2:48 rasuluhu. 2:50 Allahumma shalli wasallim wabarik ala 2:53 sayyidina Muhammadan nabiyyi rahmat. 2:56 Wa ala alihi wasahbihi wasallama 2:59 tasliman katsira. 3:03 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 3:05 Allah subhanahu wa ta'ala, insyaallah 3:08 segala puji dan puja bagi Allah 3:10 subhanahu wa ta'ala mempertemukan kita 3:12 kembali bissahha walafiyah. 3:15 Sesudah 3:16 kira-kira mungkin hampir sebulan kita 3:18 tidak ketemu dalam siaran ini. 3:22 Dan kepada mereka dalam perjalanan, 3:23 mudah-mudahan Allahu subhanahu wa ta'ala 3:26 menyampaikan sampai ke tujuan dengan 3:28 sahha walafiyah. 3:31 Dan dengan gembira ditunggu oleh 3:33 keluarga di rumah. 3:35 Para pendengar sekalian, hamba Allah. 3:39 Doa. 3:42 Memang 3:44 kalau kita berbicara doa 3:47 terkadang banyak di antara kita yang 3:50 anggap doa ini hanya merupakan salah 3:53 satu tambahan ibadah. 3:57 Dalam kehidupan kita ini 4:00 liku-liku kehidupan tidak mudah memang. 4:04 Memikirkan tentang pekerjaan, memikirkan 4:07 tentang keluarga, memikirkan tentang 4:09 problem yang kita hadapi, bermacam-macam 4:12 pikiran, masyaallah. 4:14 Dan memang itu sudah merupakan salah 4:16 satu daripada romantika hidup. 4:20 Kalau kita berbicara tentang kehidupan 4:24 maka kita harus berani untuk menerima 4:27 beban kehidupan. 4:31 Sekalipun dia seorang kaya raya, enggak 4:33 pernah dia enggak ada problem. 4:35 Seorang sekalipun dia seorang pejabat 4:37 tinggi 4:38 tidak mungkin 4:40 bahwa dalam kehidupannya ini 4:42 tidak ada liku-liku 4:45 yang memberikan percobaan kepadanya atau 4:47 cobaan dari Allah subhanahu wa taala 4:50 yang terkadang 4:52 hampir-hampir mengambil keseluruhan 4:55 energi yang ada padanya untuk memikirkan 4:57 bagaimana mencari jalan keluar. 5:01 Kita lupa terkadang 5:04 bahwa dia Allah subhanahu wa taala 5:07 di atas segala-galanya. 5:10 Bukankah sering kita mengatakan la haula 5:12 wala quwwata illa billahil aliyil azim? 5:17 Artinya tidak ada satu usaha, satu 5:18 kekuatan apapun juga 5:22 terkecuali kekuatan Allah subhanahu wa 5:25 taala. 5:28 Kita memang mempunyai 5:31 kemampuan di dalam usaha kita, punya 5:34 kemampuan. 5:35 Tapi manusia itu mempunyai kemampuan 5:37 yang berbeda-beda. 5:39 Tingkatan hidup saja berbeda-beda. 5:42 Justru itu dalam Alquran Allah subhanahu 5:44 wa taala mengingatkan kepada kita 5:46 sekalian. 5:48 Warafa'na ba'dakum fauqa ba'din darajat. 5:52 Allah ta'ala tinggikan sebagian diantara 5:54 kamu. 5:56 Jadi tiap orang dengan porsinya 5:58 masing-masing yang Allah ta'ala sudah 6:00 tentukan. 6:03 Tapi sejak tapi mulai dari porsi yang 6:05 paling rendah. 6:07 Sampai pun dia porsi yang paling tinggi 6:09 dalam kehidupannya. 6:11 Tetap dia akan menghadapi bermacam-macam 6:14 liku-liku problem. 6:17 Benturan-benturan cobaan yang dia akan 6:20 ketemu dalam kehidupan. 6:23 Tidak ada seorang hamba Allah dalam 6:25 kehidupan ini. 6:27 Yang tidak pernah merasakan. 6:30 Satu benturan cobaan. 6:32 Sekalipun dia pejabat tinggi. 6:36 Kita lihat saja subhanallah. 6:39 Dalam beberapa waktu yang lalu. 6:42 Seorang pejabat tinggi. 6:45 Dalam salah satu institusi yang mengatur 6:47 hukum. 6:50 Bagaimana seorang pejabat tinggi 6:51 kemudian. 6:53 Ya. 6:55 Sangat malu dengan berita. 6:58 Ya karena. 7:00 Dituduh korupsi dan macam-macam dengan 7:02 kekayaan yang berlimpah ruah yang luar 7:04 biasa. 7:05 Sehingga seakan-akan dalam sehari 7:07 namanya. 7:08 Seakan-akan hilang daripada peredaran 7:11 dengan kemuliaannya dalam posisinya yang 7:13 tinggi. 7:18 Saya teringat subhanallah. 7:23 Tahun. 7:25 1900. 7:27 76 7:28 76 atau 77. 7:33 Saya waktu itu masih. 7:35 Tinggal di Amerika. 7:37 Ketika Syah Iran. 7:39 Syah Iran. 7:42 Dia merayakan hari ulang tahunnya dia. 7:46 Dengan kereta yang sangat indah, kereta 7:49 kerajaan, kereta. 7:51 Ditarik oleh kalau enggak salah delapan 7:54 ekor kuda, semua kudanya putih. 7:58 Dia dengan ke istrinya 8:00 dengan anggunnya. 8:02 Semua komentar 8:04 saya melihatnya di televisi di Amerika 8:07 pada waktu itu. 8:08 Televisi di Amerika waktu itu dia 8:10 memutar 8:12 pagi sudah diputar, 8:14 siang diputar lagi, 8:16 malamnya diputar lagi berkali-kali, 8:18 masya Allah. 8:20 Itu kira-kira dalam 3 hari masih tetap 8:23 keluar di televisi, masih tetap nampak 8:25 di televisi. 8:28 Semua orang merasa iri melihat ini, 8:30 inginkan memang di rayakan dengan 8:33 kemegahan yang luar biasa. 8:36 Kalau tidak salah 1 tahun sesudah itu 8:40 dia menghadapi cobaan yang luar biasa. 8:44 Sehingga dia harus lari meninggalkan 8:46 negerinya 8:49 dan berangkat ke Amerika. 8:52 Kemudian dari Amerika 8:54 dia berangkat lagi pindah negara. 8:58 Dan dia berakhir meninggal dunia 9:01 di luar negerinya sendiri. 9:04 Itu pejabat yang sangat tinggi. 9:08 Dan banyak kejadian contoh-contoh yang 9:10 lain. 9:12 Kita sebagai seorang muslim 9:14 masya Allah. 9:19 Berakhirnya satu masalah yang kita 9:21 hadapi 9:23 merupakan permulaan masalah yang lain. 9:26 Atau berakhirnya satu cobaan 9:29 maka gelombang cobaan yang lain 9:32 merupakan pintu permulaan. 9:36 Dan ada cobaan ini yang berat, ada yang 9:39 ringan. 9:41 Ada hamba-hamba Allah yang tidak mampu 9:43 untuk menerima cobaan ini. 9:47 Kemudian dia mengakhiri dirinya sendiri 9:49 dengan membunuh diri. 9:52 Justru itu orang yang membunuh diri 9:53 berarti putus asa. 9:56 Dan putus asa itu merupakan sesuatu yang 9:59 dilarang dalam Islam. 10:01 Orang yang berputus asa 10:04 itu dia mendekati kepada kekufuran. 10:08 Jadi seorang muslim itu baik laki-laki 10:11 perempuan 10:13 dia tidak perlu berputus asa. 10:16 Kalau dia mempunyai keyakinan yang 10:17 sangat kuat bahwa ada Allah dalam 10:19 kehidupannya. 10:21 Tapi ini banyak yang kita lupakan. 10:25 Bahwa di atas segala-galanya 10:30 yadullah 10:32 fauqa aidihim. 10:34 Allah tangan dan Allah selalu berada di 10:36 atas segala-galanya. 10:40 Justru itu kita sebagai umat Islam, 10:43 sebagai muslimin. 10:47 Setelah Allahu subhanahu wa taala 10:49 mewajibkan kepada kita beberapa 10:50 kewajiban yang kita harus jalani 10:53 di antaranya salat, puasa dan lain-lain. 10:56 Kemudian Allah taala memberikan satu 10:58 ibadah yang Allah taala tidak tentukan 11:01 lamanya 11:02 berapa banyaknya 11:04 di mananya. 11:07 Yaitu doa. 11:10 Doa kita kepada Allah ini sehingga Rasul 11:13 sallallahu alaihi wasallam mengingatkan 11:16 ad doa 11:19 silahatul muslimin. 11:22 Doa itu 11:24 senjata yang paling ampuh bagi kita yang 11:26 beriman. 11:29 Doa. 11:30 Dan dengan adanya Allah Ta'ala 11:33 mengajarkan kepada kita doa, 11:36 doa ini merupakan salah satu perisai 11:39 untuk menjauhkan kita daripada 11:41 keputusasaan. 11:45 Jadi, jangan sekali-kali 11:48 ada satu 11:50 ya, 11:51 seakan-akan satu perasaan bahwa kita 11:53 berputus asa dengan 11:55 masalah yang kita hadapi. 11:58 Berarti kita lupa dengan kekuatan Allah 12:00 Subhanahu Wa Ta'ala. 12:02 Allah menyuruh kita selalu untuk 12:03 berusaha mencari jalan keluar dari 12:05 segala masalah yang kita hadapi. 12:09 Tapi ketika dia gantungkan dirinya 12:11 kepada Allah Ta'ala, 12:16 Allah Ta'ala mengingatkan kepada kita 12:18 dan sering saya sampaikan dalam ceramah 12:20 ini, "Ud'uni 12:21 astajib lakum." 12:24 "Qala rabbukum 12:27 Allah Ta'ala mengingatkan kepada kita 12:29 sekalian, 12:31 "Wa idza sa'alani 'abdi fa inni qarib. 12:35 Qul, 12:36 fa idza sa'alani 'abdi fa inni qarib. 12:39 Ujibu da'wata da'i idza da'ani. 12:44 Fastajibuli wal yu'minu 12:50 Kalau hambaku bertanya tentang aku, 12:52 tentang Allah Subhanahu Wa Ta'ala, 12:56 Allah Ta'ala menyatakan, "Maka 12:57 sesungguhnya aku ini sangat dekat dengan 13:00 kalian, dekat." 13:03 Namun sampai di mana 13:06 kita merasakan bahwa kita dekat dengan 13:08 Allah Subhanahu Wa Ta'ala? 13:12 Nah, itu yang perlu kita meneropong 13:13 kepada dalam diri kita. 13:19 Hamba Allah yang mulia, 13:23 mari kita lihat satu problem yang luar 13:25 biasa dan problem ini tetap bergulir 13:28 kepada manusia. 13:32 Dan bagaimana Allah Ta'ala memberikan 13:34 contoh di dalam Alquran 13:38 bahwa dengan keyakinan kepada Allah yang 13:40 luar biasa, 13:41 dengan kedekatan kita kepada Allah, 13:47 dengan kemampuan kita meyakini bahwa 13:50 Allah Ta'ala beratas segala segala 13:52 segala problem yang kita ada. 13:56 Dan Allah mengetahui apa yang kita 13:57 hadapi. 14:01 Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas 14:03 doanya. 14:05 Eee 14:07 mengabulkan doanya. 14:09 Spontan. 14:16 Pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 14:17 Subhanahu wa Ta'ala. 14:21 Perintah salat, 14:24 kita harus berwudu. 14:27 Badan kita harus bersih. 14:30 Artinya tidak terkontaminasi najis. 14:33 Pakaian kita harus bersih. 14:38 Dan kewajiban salat ditentukan oleh 14:40 Allah waktunya. 14:42 Tapi kalau kita berbicara doa, 14:44 Subhanallah. 14:47 Kita tidak harus berwudu. 14:51 Kita yang menentukan waktunya. 14:54 Kita berada di tempat mana saja. 14:59 Di mana saja, di pekerjaan kita, dalam 15:01 kesulitan, 15:03 dalam kegembiraan. 15:06 Walaupun kita berada di tengah-tengah 15:08 kegembiraan dengan manusia yang banyak, 15:14 Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan, 15:17 Fadzukuruni 15:19 adzukurkum. 15:22 Ya. 15:23 Kamu ingatlah kepadaku. 15:25 Berdzikirlah kepadaku. 15:27 Nanti aku yang akan mengingat kepadamu. 15:33 Ayat ini sebenarnya memberikan harapan 15:35 yang luar biasa kepada kita dalam 15:37 kehidupan. 15:39 Dalam menghadapi liku-liku kehidupan. 15:41 Bahwa Allah sedang selama selamanya 15:44 Allah Ta'ala berada di samping kita. 15:47 Allah Ta'ala selamanya mendengar apa 15:49 yang kita butuhkan. 15:52 Tapi sampai di mana kita tahu untuk 15:54 mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu 15:56 Wa Ta'ala. 15:57 Sampai di mana kita memenuhi 15:58 kewajiban-kewajiban Allah Subhanahu Wa 16:00 Ta'ala. 16:03 Hamba Allah yang mulia. 16:06 Kita ini di dalam doa sebagai muslimin. 16:10 Masya Allah itu tuntunan-tuntunan dari 16:12 Alquran dan dari hadis Rasul Shallallahu 16:14 Alaihi Wasallam luar biasa. 16:15 Jangan kita anggap orang yang musyrik 16:18 saja kepada Allah Ta'ala. 16:21 Dia tahu untuk berdoa. 16:25 Sekalipun dia dalam kondisi musyrik, 16:27 tapi dia masih berdoa. 16:33 Hanya sayangnya mungkin 16:36 mereka arahkan doanya ini 16:38 bukan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 16:43 Orang ateis saja yang tidak percaya 16:45 Tuhan. 16:46 Selalu dia menginginkan kemujuran. 16:50 Sebenarnya kemujuran dan kesialan itu 16:54 itu kalimat yang tidak tepat. Tidak ada 16:56 kemujuran yang terjadi begitu saja. 16:59 Kalau tidak ditakdirkan oleh Allah 17:00 Subhanahu Wa Ta'ala. 17:02 Dalam Islam itu dikatakan kebaikan. 17:05 Ya. 17:07 Khairihi wa syarrihi minallahi Ta'ala. 17:10 Yang baik dan yang jelek itu semua 17:11 datang dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 17:15 Dan terkadang kita mendapatkan kejelekan 17:18 karena seakan-akan kita mengirim 17:19 undangan kepada Allah 17:22 supaya kita menghadapi kejelekan. 17:25 Karena perbuatan maksiat, 17:27 perbuatan melanggar perintah-perintah 17:30 Allah, itu sama dengan kita mengundang 17:33 untuk supaya Allah subhanahu wa taala 17:35 memberikan satu kejelekan kepada kita. 17:39 Ya, kita istilahkan dengan 17:40 kesialan, ya. 17:42 Ada kan terkadang itu mengatakan, 17:43 "Waduh, hari ini saya sial banget." 17:46 Astagfirullahalazim. Itu kalimat yang 17:48 tidak pantas. 17:51 Karena Rasul sallallahu alaihi wasallam 17:52 mengingatkan, 17:55 "Perbanyak kita mengatakan alhamdulillah 17:57 ala kulli hal." 17:59 Terkadang sesuatu yang kita tidak 18:01 inginkan, 18:02 Allah taala benturkan kepada kita. 18:05 Mungkin ada hikmah yang luar biasa di 18:07 balik tersebut. 18:09 Akan mengangkat derajat kita atau 18:10 membawa kebaikan kepada kita. 18:14 Mari kita lihat salah satu contoh di 18:16 dalam Alquran. 18:22 Contoh ini sampai saat ini selalu 18:24 bergulir dalam kehidupan kita. 18:27 Contoh yang mana? 18:31 Pasangan suami istri. 18:35 Ketika menikah, 18:39 kebanyakan 18:41 90% 18:42 mungkin 99%. 18:45 Orang tua yang menikahkan mereka, 18:49 ya, 18:50 selalu orang tua ini menginginkan 18:53 datangnya cucu. 18:57 Cepat mempunyai cucu. 19:01 Ya, 19:02 saya kira bahasa Indonesia juga cucu, 19:04 ya. 19:06 Kalau bahasa Inggrisnya grandchild. 19:12 Tapi yang menentukan itu 19:15 Allah Ta'ala. 19:16 Dan banyak yang kita tidak sadari hal 19:18 tersebut. 19:20 Yang menentukan itu bukan pasangan suami 19:23 istri. 19:24 Karena di dalam ayat Allah Ta'ala 19:26 ingatkan wa ya'lamu ma fil arham. 19:29 Dan hanya Allah yang lebih mengetahui 19:31 kapan 19:32 dan apa yang akan tumbuh di dalam rahim 19:35 seorang wanita. 19:39 Ada pasangan-pasangan suami istri, 19:41 Subhanallah. 19:43 Sesudah nikah setahun, 19:45 dua tahun, 19:47 lima tahun, 19:49 sepuluh tahun, 19:52 masih tidak mempunyai anak. 19:55 Dan ini memang sesuatu 19:58 yang tidak mudah bagi pasangan suami 20:00 istri. 20:02 Terkecuali kalau mereka tidak 20:04 menghendaki punya anak. 20:05 Artinya selalu digugurkan. 20:09 Ya, atau dengan dengan alat atau dengan 20:12 minum obat tertentu untuk mencegah 20:14 kehamilan. 20:16 Itu lain. 20:18 Tapi pun ada beberapa yang sudah 20:20 mencegah kehamilan tapi tetap hamil. 20:23 Kita berbicara tentang mereka yang tidak 20:26 dianugerahi anak. 20:31 Kan di dalam Alquran Allah Ta'ala 20:33 ingatkan, 20:36 la ta'yasu min rahmatillah. 20:40 Jangan kalian berputus asa 20:43 dengan rahmat Allahu Subhana Wa Ta'ala. 20:48 Di ayat yang lain katakan la ta'yasu min 20:50 rahmatillah. 20:52 Jangan berputus asa dengan Allah Ta'ala. 20:55 Jangan terus kita 20:57 sampai memvonis ya, istri saya mandul. 21:07 Sudah tujuh tahun, delapan tahun, 10 21:09 tahun enggak punya anak. Bermacam-macam 21:11 usaha dia sudah lakukan. 21:13 Tapi perlu kita bertanya kepada diri 21:15 kita. 21:17 Kita kalau berusaha untuk supaya istri 21:19 kita hamil, itu usahanya luar biasa. 21:23 Mengeluarkan uang, kalau perlu pergi 21:25 berobat ke luar negeri. 21:27 Ya. 21:29 Untuk proses kehamilan. 21:33 Ada yang kita namakan kalau bayi tabung. 21:36 Tapi sampai di mana usaha kita kepada 21:39 Allah? 21:40 Menadahkan tangan, berdoa kepada Allah 21:43 supaya Allah subhanahu wa taala 21:45 memberikan anak. 21:49 Dan terkadang 21:51 dia lebih bergantung kepada apa katanya 21:53 dokter 21:54 daripada apa takdirnya Allah subhanahu 21:56 wa taala. 21:58 Berusaha boleh. 21:59 Tapi perbanyak kita tadahkan tangan 22:02 kepada Allah subhanahu wa 22:05 Mari kita lihat, ada beberapa contoh 22:06 dalam Alquran. 22:11 Tapi kita ambil contoh yang 22:13 tentang kehamilan. 22:17 Tentang bagaimana seorang yang 22:20 bukan ber bukan bertahun-tahun, 22:22 berpuluh-puluh tahun 22:25 tidak mempunyai anak. 22:29 Ada contoh Ibrahim alaihissalam, tapi 22:31 kita ambil contoh Zakaria. 22:34 Nabi Zakaria. 22:37 Tapi mari kita lihat bersama-sama 22:41 bagaimana dia ini seorang nabi, 22:43 subhanallah. 22:45 Kalau kita aja di kalau kita aja 22:47 diberikan cobaan oleh Allah taala 22:49 berpuluh-puluh tahun tidak mempunyai 22:51 anak. 22:53 Nabi-nabi juga dicobai oleh Allah dengan 22:55 yang demikian. 22:57 Tapi dia tidak berputus asa. 23:00 Dia tidak langsung melemparkan kepada 23:02 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 23:05 Seakan-akan dia yang memvonis sendiri. 23:08 Ya, sudah istri saya mandul. 23:11 Mungkin mereka ke dokter, dokter 23:13 mengatakan dua-dua normal. 23:19 Kalau dokter sudah mengatakan dua-dua 23:20 normal, 23:23 ada satu kekuatan lagi belum kita coba. 23:29 Tadahkan tanganmu kepada Allah Subhanahu 23:31 Wa Ta'ala. 23:35 Di malam yang gelap, 23:37 ketika hamba-hamba yang lain, 23:39 hamba-hamba Allah yang lain, 23:41 lagi enak di dalam tidurnya, 23:44 lagi terbawa di dalam tidurnya, 23:48 ketika kita menadahkan tangan kepada 23:50 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 23:56 Terkadang kita lupa. 23:59 Seorang ketika dia menadahkan tangan 24:01 kepada Allah, dia sebenarnya 24:02 mendeklarasikan kepada Allah akan 24:05 kelemahan dirinya. 24:08 Dan dia tahu bahwa Allah Ta'ala itu 24:10 mempunyai kekuatan dan kekuasaan yang 24:12 luar biasa. 24:14 Itu ketika seorang menadahkan tangan 24:16 berdoa kepada Allah. 24:21 Tapi juga berdoa kepada Allah Subhanahu 24:23 Wa Ta'ala. 24:25 Diberikan contoh, beberapa contoh oleh 24:27 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam. 24:30 Dengan kalimat yang lain, 24:33 kita merayu kepada Allah Subhanahu Wa 24:35 Ta'ala dengan kalimat yang indah. 24:38 Dan banyak Allah Ta'ala memberikan 24:40 contoh dalam Alquran. 24:42 Ya Rahman, 24:45 Ya Rahim, 24:46 Ya Aliyun, Ya Azim, 24:49 Ya Hannan, Ya Mannan, 24:53 Ya Razzaq, 24:57 dan banyak yang lain, 99 nama Ta'ala 24:59 yang kita bisa pakai. 25:04 Nabi Zakaria Alaihissalam. 25:07 Ini saya ingin memberikan contoh. 25:10 Contoh bagaimana Nabi Zakaria. 25:13 Merayu kepada Allah Subhana Wa Ta'ala. 25:17 Sesudah bertahun-tahun. 25:20 Dan nanti. 25:22 Dalam contoh ayat ini. 25:25 Allah Ta'ala terangkan juga sebabnya. 25:28 Kenapa. Doanya Nabi Zakaria itu secara 25:31 spontan dijawab oleh Allah Subhana Wa 25:33 Ta'ala. 25:34 Spontan pada saat itu juga. 25:36 Dan Allah memberitahu kepada Nabi 25:38 Zakaria. 25:42 Allah Ta'ala ingatkan ceritakan kepada 25:44 kita Allah Ta'ala ini doanya Nabi 25:46 Zakaria diabadikan Allah dalam Alquran 25:49 luar biasa. 25:51 Ada beberapa. 25:52 Surah yang Allah Ta'ala terangkan dalam 25:54 Alquran. 25:57 Diantaranya Nabi Zakaria itu pernah. 26:01 Ketika menadahkan tangan kepada Allah 26:03 dalam surat Maryam. 26:05 Ada kalimat yang luar biasa. 26:10 Yang Nabi Zakaria menadahkan aku berdoa 26:13 Rabbi Syaqiyya. 26:17 Zakaria mengatakan ya Allah. 26:19 Aku tidak pernah kecewa menadahkan 26:22 tangan kepadamu. 26:30 Kita kan disuruh bertahmid kepada Allah. 26:33 Kita kan disuruh mensyukuri nikmat Allah 26:35 Ta'ala. 26:37 Artinya itu semua kalimat untuk 26:39 mendekatkan diri kepada Allah Subhana Wa 26:41 Ta'ala. 26:44 Nabi Zakaria dia seorang Nabi sudah 26:47 pasti dia tahu tentang mendekatkan diri 26:49 kepada Allah. 26:51 Tapi ada kalimat yang dia tambahkan lam 26:53 aku biduai rabbisyakina. 26:56 Seakan-akan ya Allah 26:58 aku tidak pernah kecewa menadahkan 27:01 tangan kepadamu. 27:03 Aku tidak pernah kecewa berdoa 27:06 mengharapkan sesuatu daripadamu. 27:11 Sehingga di ayat ini Allah Ta'ala 27:13 nyatakan 27:15 Wa Zakaria idznada rabbahu rabbi 27:18 la tadzarni fardan 27:21 wa anta khairul waritsin. 27:25 Kemudian dia mengatakan ya Allah, wahai 27:27 ya Rabb. 27:28 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 27:30 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 27:32 Seorang hamba Allah 27:35 ketika dia berdoa dan mengatakan Rabb 27:38 ya 27:39 rabbi 27:41 atau rabbana 27:46 seakan-akan dia ini 27:50 menyampaikan kepada Allah Ta'ala 27:52 wahai zat yang memelihara aku, yang 27:55 menghidupkan aku, yang menciptakan aku. 28:00 Sama kan dengan kita mengatakan ya 28:02 Allah, aku hambamu yang engkau ciptakan. 28:06 Aku hambamu 28:07 yang engkau hidupkan. 28:11 Zakaria mengatakan 28:13 rabbi la tadzarni fardan 28:16 wahai zat yang menghidupkan aku 28:19 jangan engkau meninggalkan aku sendirian 28:21 tanpa ada keturunan. 28:26 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 28:28 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 28:32 Salah satu nama dan sifat Allah 28:35 al ghani 28:37 Allah Maha Kaya. 28:40 Kan di dalam Alquran itu bukan satu 28:43 ayat, bukan dua ayat, bukan tiga ayat. 28:47 Berpuluh-puluh ayat Allah Ta'ala 28:50 ingatkan kepada kita. 28:56 Ya. 28:57 Yakhluqukum fi buthuni ummahatikum, Dia 29:00 yang menciptakan kalian di perut, di 29:03 rahim-rahim ibumu. 29:09 Dia menciptakan kalian dari setetes air 29:12 yang hina. 29:18 Kita tahu kita diciptakan oleh Allah 29:20 Ta'ala, bukan enggak ada yang tahu, 29:21 semua tahu. 29:23 Orang yang awam pun yang tidak mengerti 29:26 agama tapi dia muslim, dia tahu dia 29:27 diciptakan oleh Allah Ta'ala. 29:32 Kenapa terkadang ketika kita menghadapi 29:34 masalah, problem? 29:35 Seakan-akan kita tinggalkan Allah 29:37 Ta'ala. 29:40 Perbanyak kita tadahkan tangan 29:42 kepada-Nya. 29:43 Kembali kepada-Nya. 29:46 Katakan kepada diri kita masing-masing. 29:48 Aku masih ada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 29:53 Ibrahim, 29:54 Nabi Ibrahim Alaihissalam. 29:58 Ketika dia akan dilemparkan ke dalam 30:00 api. 30:04 Dilemparkan ke dalam api, Subhanallah. 30:10 Dalam kitabnya Ibnu Abbas menerangkan 30:12 kemudian dia mengatakan, 30:14 "Hasbiyallahu wa ni'mal wakil." 30:19 Ada riwayat yang lain 30:21 mengatakan bahwa Jibril datang kepadanya 30:23 dan bertanya apa yang dia inginkan. 30:26 Nabi Ibrahim hanya berdoa menyatakan, 30:28 "Hasbiyallahu wa ni'mal wakil." 30:32 Aisyah Radhiallahu Anha, 30:35 ketika dia difitnah, 30:38 kemudian masyarakat berbicara tentang 30:40 Aisyah. 30:42 Dan pada waktu itu Aisyah tidak tahu 30:46 ketika ibunya mengatakan kepadanya 30:49 bahwa pembicaraan ramai di luar tentang 30:51 engkau 30:52 dengan fitnah 30:54 Aisyah hanya menjawab 30:56 hasbi allahu ni'mal wakil 30:59 subhanallah 31:03 padahal kejadian-kejadian ini kejadian 31:06 yang luar biasa 31:13 jadi lekatkan di dalam kehidupan kita 31:15 teman 31:17 apapun masalah yang kita hadapi 31:21 saya masih ada Allah ta'ala 31:26 berbicara kepada diri kita sendiri 31:30 kenapa saya tidak tadahkan tangan kepada 31:32 Allah saya masih ada Allah ta'ala 31:34 al ghani 31:36 al qawiy 31:39 al hannan mannan masya Allah 31:43 ar rahim 31:47 jadi Zakaria 31:50 ketika umurnya sudah lanjut 31:52 sangat lanjut 31:55 ada sebagian riwayat mengatakan umurnya 31:57 mungkin pada waktu itu sekitar 100 tahun 32:00 ada sebagian mengatakan 105 ada sebagian 32:03 mengatakan 95 32:04 anggaplah 95 32:08 kalau dia 95 tahun 32:11 istrinya paling kurang 65 tahun 32:13 anggapnya 30 tahun beda 32:16 enggak ada orang 65 tahun masih bisa 32:18 hamil bisa melahirkan 32:23 di dalam doanya ini mengatakan wa anta 32:26 khairul waritsin 32:28 dan ya Allah engkau adalah 32:30 sebaik-baiknya 32:32 zat sekuat-kuatnya zat yang memberikan 32:35 keturunan. 32:42 Jadi, para pendengar sekalian yang 32:43 dimuliakan Allah subhanahu wa taala. 32:48 Itulah sehingga Rasul sallallahu alaihi 32:50 wasallam mengingatkan kepada kita. 32:54 Ad-dua 32:56 silahatun muslimin. 32:59 Doa itu senjata yang ampuh 33:02 bagi kita yang beriman kepada Allah 33:03 taala. 33:08 Kalau kita enggak beriman kepada Allah 33:09 taala, berarti tidak ada senjata yang 33:11 ampuh. 33:14 Maka pada saat itu Allah subhanahu wa 33:16 taala menjawab doanya. 33:21 Allah taala menyatakan di ayat ini, 33:23 fastajabna lahu wa wahabna lahu Yahya. 33:27 Wa aslahna lahu zaujah. 33:32 Jadi, pada saat itu. 33:37 Ini Allah yang menceritakan kepada kita 33:39 dalam Alquran. 33:42 Fastajabna lahu. 33:44 Maka kami kabulkan, kami Allah kabulkan 33:47 doanya. 33:50 Wa wahabna lahu Yahya dan kami berikan 33:53 kepadanya 33:55 anak nanti yang bernama Yahya. 33:57 Dan pada saat itu Allah taala 33:59 menyatakan, wa aslahna lahu zaujah. 34:03 Dan kami jadikan istrinya 34:05 hamil. 34:08 Subhanallah. 34:14 Spontan. 34:17 Bukan cuma dijawab doanya oleh Allah 34:19 taala. 34:20 Bukan hanya dikabulkan doanya oleh Allah 34:22 taala. 34:24 Tapi Allah taala mengabulkan spontan. 34:27 Pada saat dia menyatakan, ya Allah 34:29 jangan engkau tinggalkan aku sendirian 34:31 tanpa ada keturunan. 34:34 Engkau adalah zat sebaik-baiknya, 34:37 sekuat-kuatnya yang memberikan keturunan 34:39 kepada kami. 34:43 Maka Allah Ta'ala nyatakan 34:45 fastajabna lahu 34:47 wahabna lahu Yahya. 34:50 Jadi Allah bukan hanya memberikan 34:52 keturunan kepadanya. 34:54 Allah memberikan nama. 34:56 Di ayat yang lain Allah Ta'ala terangkan 35:00 bahwa nama ini belum pernah dipakai oleh 35:04 manusia. 35:06 Jadi nama Yahya itu 35:08 adalah anaknya Zakaria yang pertama-tama 35:11 di dunia yang memakai nama Yahya. 35:19 Di surat Maryam. 35:26 Nah, kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala 35:28 terangkan dalam ayat ini. Nah, ini yang 35:31 akan menjadi pelajaran yang sangat 35:33 berharga bagi kita sekalian 35:36 kalau kita menginginkan doa itu secara 35:39 spontan ditakdir di dikabulkan oleh 35:41 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 35:45 Jadi seakan-akan Allah Ta'ala 35:47 menerangkan kepada kita 35:49 sebabnya kenapa Zakaria langsung di di 35:52 diijabahi. 35:54 Karena Allah Ta'ala nyatakan innahum 35:56 kanu yusariuna fil khairat. 36:01 Innahum Innahum ini berarti Zakaria sama 36:05 istrinya. 36:07 Ya. 36:08 Dan mungkin 36:10 yang lain-lain karena ini sudah jamak. 36:13 Innahum kanu yusariuna fil khairat. 36:17 Karena mereka 36:19 selalu kalau masalah kebaikan 36:23 didahulukan. 36:24 Dipercepat. 36:27 Masya Allah, masya Allah. 36:30 Ada kan kadang-kadang kita kalau soal 36:32 yang baik itu 36:34 ah, besok saja. 36:36 Atau nanti saja. 36:39 Terkadang dalam salat juga kita lakukan 36:41 demikian. 36:42 Ah, nanti saja zuhurnya masih panjang. 36:46 Saya masih enak-enak. 36:48 Eee, ada sesuatu di sini. 36:51 Terus saya masih sibuk. 36:54 Allah subhanahu wa taala menyatakan, 36:56 "Innahum kaanu yusaari'uuna fil 36:58 khairat." Mereka mempunyai sifat 37:01 kebiasaan kalau untuk kebaikan selalu 37:04 mereka mempercepat, selalu mereka 37:06 depankan. 37:11 Itu yang pertama. 37:15 Wa yad'uunana raghaban wa rahban. 37:19 Nah, ini penting kalau kita berdoa 37:21 kepada Allah taala. 37:25 Dan mereka itu meminta kepada Allah 37:29 dengan cemas 37:31 dan keyakinan bahwa Allah taala 37:33 mengharapkan Allah taala akan kabulkan 37:35 doa ini. 37:38 Itu sehingga Rasul sallallahu alaihi 37:40 wasallam mengingatkan kepada kita. 37:43 Ud'uu rabbaka 37:45 bil yaqin bil ijabah. 37:48 Kalau berdoakan kalau Rasulullah 37:50 menyatakan, "Kalau engkau memanggil 37:52 Allah taala 37:53 menadahkan tangan kepada Allah, berdoa 37:55 kepada Allah. 37:59 Pompakan keyakinan di dalam dadamu 38:02 yakni di dalam hati kita. 38:06 Dengan keyakinan bahwa Allah taala akan 38:08 mengabulkan doa kita ini. 38:12 Karena Allah 38:14 mengikuti sangkaan hambanya. 38:18 Dalam hadis qudsi Allah taala menyatakan 38:22 innani 38:25 Inna dzonna abdi 38:27 Sesungguhnya aku Allah 38:30 tergantung 38:36 ee 38:37 Astaghfirullahaladzim sesungguhnya aku 38:39 tergantung dengan 38:42 keyakinan hambaku 38:44 dengan dengan apa niat hambaku 38:49 Kalau dia yakin Allah Ta'ala dia yakin 38:51 bahwa Allah akan menjabahi doanya Allah 38:54 Ta'ala nyatakan 38:55 aku mengikuti 38:57 keyakinan hambaku 39:01 Justru itu kalau kita berdoa kepada 39:03 Allah Ta'ala menadahkan tangan kepada 39:05 Allah 39:09 berhati-hati dengan lisan kita sesudah 39:11 kita berdoa 39:14 jangan sekali-kali kita mengatakan saya 39:16 sudah tahajud 39:18 saya sudah tadahkan tangan kepada Allah 39:20 berdoa kepada Allah sudah 40 hari sering 39:23 ini saya dengar 39:25 kalau ada pertanyaan dalam pengajian 39:28 sudah 40 hari 39:30 kok kayaknya doanya itu belum dikabulkan 39:32 oleh Allah Ta'ala 39:33 ya 39:36 karena ketika seorang bertanya kepada 39:38 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam 39:40 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 39:42 menyatakan 39:43 ada doa [berdehem] 39:45 yang disimpan oleh Allah Ta'ala 39:48 untuk nanti engkau terima di yaumul 39:49 akhir 39:52 ada doa yang ditangguhkan oleh Allahu 39:54 Subhanahu Wa Ta'ala 39:56 karena Allah Ta'ala lebih tahu mana yang 39:58 terbaik dan kapan yang terbaik untuk 40:00 diberikan doanya 40:05 dan ada doa yang ditukar oleh Allah 40:07 Ta'ala artinya digantikan oleh Allah 40:09 Ta'ala dengan sesuatu yang lain 40:14 karena Allah yang menciptakan kita Allah 40:16 tahu kemampuan kita. 40:18 Allah tahu masa depannya kita. 40:21 Maka Allah lebih tahu apa yang paling 40:23 pas untuk diberikan kepadanya. 40:27 Justeru itu beberapa minggu yang lalu 40:28 kan saya membawa 40:30 tentang kegaiban salah satunya Allah 40:32 Ta'ala nyatakan Wama tadri nafsun 40:36 Mada taksibu gadan. 40:39 Tidak ada seorang pun yang mengetahui 40:41 apa yang dia apa yang dia akan dapat 40:43 dapatkan besok hari. Berarti Allah lebih 40:46 mengetahui apa yang paling baik, yang 40:48 paling pas untuknya masa depan. 40:54 Justeru itu kita selalu harus bersangka 40:56 baik 40:57 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 41:03 Jadi di ayat ini Allah Ta'ala menyatakan 41:05 mereka ini Wayad'unana ragaban 41:07 warahiban. 41:09 Kalau mereka meminta berdoa kepada kami 41:12 dengan cemas, suara yang lembut, dengan 41:15 keyakinan bahwa Allah Ta'ala akan 41:17 mengabulkan doanya. 41:24 Kan sering 41:27 kita mendengar 41:31 Ya 41:32 saya berdoa saja. 41:36 Terserah Allah Ta'ala akan memberikan 41:38 atau tidak. 41:39 Memang putusan di tangan Allah Ta'ala. 41:43 Tapi jangan kita melempar kan sesuatu 41:46 seakan-akan kita bersangka jelek kepada 41:48 Allah Ta'ala. 41:52 Rubah kalimatnya ini. 41:57 Ya Allah 41:59 Engkau zat yang Maha Mulia. 42:01 Engkau zat yang Maha Kaya. 42:04 Berikanlah yang terbaik dalam hidupku. 42:07 Sesudah kita berdoa apa yang kita 42:09 inginkan? 42:11 Jangan kita sampaikan ya terserahlah apa 42:14 Allah Ta'ala akan kabulkan doa saya atau 42:16 tidak. 42:20 Tetap 42:22 yakinkan kepada kita 42:25 bahwa Allahu Subhana Wa Ta'ala 42:27 selalu itu mengikuti sangkaan hambanya. 42:32 Ini 42:33 Inna lillahi abdi. 42:35 Sesungguhnya aku 42:37 tergantung sangkaan hambaku. 42:40 Bersangka baik, bersangka dengan 42:42 keyakinan 42:43 bahwa Allah Ta'ala akan mengabulkan doa. 42:50 Ada pernah kejadian 42:55 pasangan suami istri mereka pernah 42:56 datang di kantor saya. 43:00 Mereka katakan Ustaz 43:03 bagaimana pendapat 43:05 kita sudah coba 43:07 eee dengan begini-begini menurut medikal 43:11 medikal apa apa namanya itu 43:14 bayi tabung yang 43:16 mereka 43:17 gagal 43:21 mereka katakan 43:22 jadi kita berpikir 43:26 mau berangkat umrah berdua kita berdoa 43:28 di 43:29 Baitullah Al Haram. 43:32 Saya jawab kepada mereka 43:34 tidak ada yang lebih baik dari itu. 43:37 Itu paling baik. 43:38 Tapi sesudah itu saya tidak tidak pernah 43:40 mendengar lagi kepada mereka. 43:43 Apa mungkin sudah punya anak bahagia 43:46 sudah jadi dan saya juga enggak 43:48 tidak inginkan mereka harus datang lagi 43:51 untuk berikan jawaban tidak. 43:53 Saya bilang tidak ada yang lebih baik 43:54 dari itu, berangkat umrah. 43:56 Tadahkan tanganmu di Baitullah. 43:58 Tapi sesudah kembali jangan terus kamu 44:01 berhenti berdoa. 44:03 Tadahkan tanganmu kepada Allah Ta'ala. 44:10 Bukankah Allah Ta'ala memberikan contoh 44:11 kepada kita? 44:13 Kalau kita salat Jumat, 44:16 kita lagi salat Jumat. 44:20 Apa Allah Ta'ala terangkan di dalam 44:22 Alquran? 44:23 Begitu mendengar azan, 44:27 Ya ayyuhalladzina amanu idza nudiya 44:29 lisshalati min yaumil jum'ah, 44:31 fas'au ila dzikrillah. 44:33 Begitu mendengar panggilan azan yaumil 44:35 jum'ah, tinggalkan segala-galanya, 44:37 tinggalkan segala perdagangan apapun 44:39 tinggalkan. 44:41 Fas'au ila dzikrillah. 44:43 Cepat-cepat untuk mengingat kepada Allah 44:45 Ta'ala, dzikir kepada Allah Ta'ala. 44:49 Fa idza qudhiyatush shalah, 44:52 fantasyiru fil ardhi wadz kurullaha 44:54 katsiran. 44:58 Kalau kalian sudah selesai salat, 45:01 Allah Ta'ala menyatakan, "Maka ingatlah 45:04 kepada Allah, berzikirlah kepada Allah 45:07 Subhanahu wa Ta'ala." 45:13 Supaya Allah Ta'ala mengabulkan apa doa 45:15 kita ketika kita salat Jumat kita 45:17 berdoa. 45:18 Jadi, doa ini Subhanallah. 45:22 Satu ibadah yang luar biasa sehingga 45:24 Rasul Shallallahu alaihi wasallam 45:25 menyatakan mukhul ibadah. 45:28 Doa ini merupakan 45:31 [berdehem] 45:33 mukhul ibadah. 45:36 Pimpinan daripada semua ibadah. 45:40 Doa. 45:41 Karena doa ini sesuatu yang Allah 45:43 Subhanahu wa Ta'ala berikan kepada kita. 45:48 Di mana aja, 45:49 kapan aja, 45:51 berapa lama, berapa banyak. 45:58 Ibadah yang luar biasa yang Allah 45:59 berikan. 46:01 Dan terkadang kita tidak sadari. 46:03 Seorang ketika dia menadahkan tangan 46:05 kepada Allah. 46:08 Menadahkan tangan, memanggil-manggil 46:10 kepada Allah. 46:11 Sesungguhnya dia telah membuka jalur 46:13 khusus dan seakan-akan mengatakan kepada 46:16 Allah, "Ya Allah, aku hambamu. 46:19 Penuh dengan kelemahan, 46:21 tidak mempunyai kemampuan. Apa yang aku 46:23 hadapi ini? Apa yang aku inginkan? 46:26 Hanya Engkau yang bisa menentukan dan 46:28 mentakdirkan. Hanya Engkau yang bisa 46:30 mengabulkan apa yang aku inginkan." 46:33 Sama, sekalipun kita tidak berbicara 46:35 yang demikian. 46:36 Tapi begitu kita menadahkan tangan, 46:38 memanggil kepada Allah. 46:40 Seakan-akan kita mendeklarasikan. 46:43 Bahwa kita hamba Allah yang lemah. 46:46 Mengharapkan pertolongan dari Allah. 46:52 Jadi Zakaria dia mengatakan. 46:54 Allah Ta'ala memerintahkan kepada kita. 46:57 Ya. 46:58 Yang pertama selalu dia mendahulukan 47:01 perbuatan-perbuatan baik. 47:03 Kalau sesuatu yang baik dia depankan, 47:05 dia taruh di depan. 47:06 Kemudian kalau berdoa kepada Allah 47:09 Ta'ala dengan suara yang agak cemas, 47:12 keyakinan tapi punya keyakinan bahwa 47:14 Allah akan. 47:17 Mengabulkan doanya. 47:21 Wakanu lana. 47:23 Fasihin. 47:26 Ini Allah Ta'ala gambarkan kebiasaan 47:29 mereka dalam tiga sifat ini. 47:33 Kenapa ayat ini diabadikan Allah dalam 47:35 Alquran? 47:36 Sedangkan ini peristiwa yang sudah 47:37 terjadi. 47:38 Ribuan tahun, bukan ratusan tahun, 47:40 ribuan tahun. 47:42 Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam saja. 47:47 Sudah 1.500 tahun. 47:50 Bagaimana lagi dengan Zakaria? 47:53 Kenapa Allah abadikan dalam Alquran? 47:56 Karena 47:58 rahmatnya Allah kepada kita 48:00 supaya kita mengambil pelajaran dari 48:02 bagaimana Allah mengabulkan kepada 48:04 Zakaria secara spontan. 48:08 Allah Ta'ala gambarkan kebiasaan mereka. 48:12 Bukankah ini satu rezeki yang luar biasa 48:14 bagi kita 48:16 untuk kita ikuti, ambil contohnya. 48:19 Enggak ada contoh yang lebih baik 48:20 daripada contoh Alquran. 48:27 Coba. 48:29 Buku sastra, 48:30 buku sejarah, buku apa saja. 48:34 Paling-paling dia bertahan 200, 300 48:37 tahun. 48:39 Tapi Alquran, 48:41 Subhanallah. 48:44 Sudah berapa tahun Alquran diturunkan? 48:47 1.500 tahun. 48:49 1.400, 1.500. 48:57 Contohnya tidak pernah pudar yang Allah 48:59 Ta'ala berikan dalam Alquran. 49:05 Yang terakhir yang Allah Ta'ala 49:06 menjelaskan, "Wakaanu lanaa 49:07 khaasyi'iin." 49:11 Dan mereka itu selalu kepada mereka, 49:13 kepada kami. Ya. 49:16 "Wakaanu lanaa." Dan mereka kepada kami 49:19 "Khaasyi'iin." 49:20 Khaasyi'iin itu artinya kalau dia salat 49:23 betul-betul ada, terarah kepada Allah 49:25 Ta'ala dengan khusyuk. Kalau dia berbuat 49:28 baik itu betul khusyuk karena 49:29 menginginkan keridaan dari Allah Ta'ala. 49:32 Ini contoh untuk kita semua. 49:34 Ada kadang-kadang orang berbuat baik 49:36 bukan karena Allah Ta'ala. 49:39 Karena dia menginginkan ada sesuatu 49:40 imbalan yang lain. 49:43 Dia inginkan supaya nama dia tenar. 49:46 Dia inginkan supaya dia di dikenal orang 49:48 sebagai dermawan. 49:53 Kalau zaman sekarang ini apa istilahnya 49:55 apa? 49:56 Ingin supaya dia ini viral. 49:58 Masya Allah. 50:01 Jadi khasyiin itu betul-betul hanya 50:03 terarah kepada Allah, hanya dia 50:06 mengharapkan balasan dari Allahu 50:08 Subhanahu wa Ta'ala. 50:10 Wa kaanuu lanaa khasyiin. 50:13 Dan mereka itu mempunyai kebiasaan 50:16 kepada kami 50:18 mereka sangat khusyuk. 50:22 Artinya benar-benar terarah 50:26 tujuannya hanya kepada Allahu Subhanahu 50:28 wa Ta'ala. 50:32 Kita saja memang 50:34 dalam salat saja terkadang kita 50:38 kurang khusyuk. 50:41 Benar enggak? 50:42 Di dalam salat itu 50:44 kita terkadang kurang khusyuk. 50:54 Kita usahakan supaya khusyuk. 50:57 Tapi khusyuk juga bukan hanya dalam 50:59 salat. 51:01 Kita bersedekah. 51:03 Khusyuk itu karena semua sedekah kita 51:05 ini benar-benar mengharapkan keridhaan 51:07 Allah Ta'ala. 51:09 Itu namanya dia khusyuk dalam 51:10 bersedekah. 51:11 Dia berbuat baik, sesuatu kebaikan, 51:13 menolong orang, hanya betul-betul 51:15 khusyuk, hanya menginginkan keridhaan 51:18 Allahu Subhanahu wa Ta'ala. 51:21 Jadi ma'asyiral muslimin rahimakumullah 51:25 doa 51:26 adalah senjata kaum muslimin yang luar 51:28 biasa. 51:30 Dan Rasul Shallallahu alaihi wasallam 51:32 juga menginginkan 51:34 salah satu penyebab 51:36 doa kita itu cepat diijabahi Allah. 51:39 Ketika Anda lagi sehat 51:42 fulus banyak 51:44 jabatan ada 51:46 perbanyak berdoa kepada Allah pada saat 51:48 itu. 51:50 Ketika Anda lagi sehat, semuanya jalan 51:52 lancar, anak-anak berhasil dan anak-anak 51:55 perbanyak berdoa kepada kepada Allah. 51:58 Karena Rasul sallallahu alaihi wasallam 51:59 menyatakan nanti ketika Anda mendapatkan 52:02 benturan cobaan dari Allah, benturan 52:04 kesulitan, 52:06 ya, benturan kehidupan, 52:10 maka doa-doa kita kepada Allah taala 52:14 akan banyak membantu ketika kita berada 52:16 dalam keadaan sehat, kita banyak berdoa 52:17 kepada Allah. Sebab kita kalau berdoa 52:19 kita membuka jalur berhubungan dengan 52:21 Allah subhanahu wa taala. 52:25 Ketika kita berdoa Allah taala 52:26 memperhatikan, melihat kepada kita. 52:29 Dia mendeklarasikan kelemahannya dia 52:32 dan mengakui akan kebesaranku. Saya 52:34 kira-kira demikian. 52:37 Dan orang yang banyak berdoa itu, 52:40 Rasul sallallahu alaihi wasallam 52:42 menyatakan 52:43 ee subhanallah di dalam hadisnya, 52:47 awadakallah fima indah. 52:51 Allah taala akan selalu menyebut-nyebut 52:54 namanya kepada para penduduk langit. 52:57 Di mana saja dia berada. 52:59 Karena dia itu sedikit-sedikit dia 53:00 tadahkan tangan kepada Allah. 53:03 Dalam apa saja dia tadahkan tangan 53:04 kepada Allah. 53:06 Mau keluar rumah dia tadahkan tangan 53:07 kepada Allah. 53:10 Dia kembali pulang ke rumah dia tadahkan 53:12 tangan kepada Allah. Setidaknya ada 53:13 kalimat alhamdulillah ya Rabb, Engkau 53:16 telah mengambil, mengembalikan aku 53:18 dengan selamat. 53:21 Jadi para pendengar sekalian yang 53:22 dimuliakan Allah subhanahu wa taala, 53:25 jangan kita jadikan doa itu nanti kita 53:27 kepepet baru berdoa kepada Allah taala. 53:30 Tapi jadikanlah 53:32 ketika kita dalam keadaan senang, 53:34 tenteram, 53:36 sehat, walafiat, semua ada, 53:39 perbanyaklah kita kita 53:40 Karena pada saat itu kesempatan yang 53:42 paling baik ketika kita berdoa 53:44 menadahkan tangan kepada Allah ketika 53:46 segala-galanya ada dalam kehidupan kita 53:49 Allah Ta'ala mengetahui, "Hambaku tidak 53:51 pernah lupa untuk menadahkan 53:56 Orang yang dianggap orang yang 53:58 sombong 54:00 dibenci oleh Allah 54:02 mereka yang tidak pernah berdoa 54:06 Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 54:09 menjadikan kita hamba Allah 54:11 yang selalu menadahkan tangan 54:13 berhubungan dengannya 54:14 lalu ada yang salah kepada Allah, 54:16 mengharapkan maghfirahnya. 54:18 Wabillahitaufiq walhidayah. 54:20 Wassalamualaikum warahmatullahi 54:22 wabarakatuh. 54:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:25 wabarakatuh. Alhamdulillah Ikhwan dan 54:28 Akhwat pendengar Radio Silaturahim 54:30 yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala 54:33 ee tadi telah kita dengarkan tausiah 54:37 yang telah disampaikan oleh guru kita 54:39 Ustad ZM Bahmid. 54:43 Semoga apa yang beliau sampaikan 54:45 bermanfaat dan kita bisa mengambil ibrah 54:49 darinya. 54:51 Tentu saja dalam kehidupan 54:53 tidak selalu berjalan sesuai dengan apa 54:56 yang kita harapkan ada 54:59 kalanya ujian datang, kemudian kesulitan 55:02 dan berbagai persoalan 55:04 yang terkadang membuat kita merasa 55:06 lemah. Lalu bagaimana kemudian seorang 55:09 mukmin menjadikan doa sebagai kekuatan 55:11 untuk menghadapi semua itu? 55:13 Kami buka ee termin tanya jawab, silakan 55:16 kirimkan ke 08111999720. 55:22 Kita langsung ke pertanyaan, Pak Ustad? 55:25 Iya, langsung saja. 55:27 Baik, Ustad. 55:30 Ee pertanyaan pertama datang dari hamba 55:33 Allah di Sukabumi. Assalamualaikum 55:35 warahmatullahi wabarakatuh. 55:38 Baik, 55:39 warahmatullahi wabarakatuh. 55:41 Ustaz, saat ini banyak orang mengalami 55:43 kecemasan karena pekerjaan, PHK, 55:47 usaha sepi atau masa depan yang tidak 55:49 pasti. 55:50 Lalu bagaimanakah doa dapat menjadi 55:53 kekuatan menghadapi ketidakpastian 55:55 tersebut? Terima kasih. 55:58 Bismillahirrahmanirrahim. 56:04 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 56:06 sayyidina Muhammad wa alihi wasallam. 56:10 Memang menghadapi 56:12 apa itu? Pemutusan pekerjaan, 56:15 ya. 56:17 Itu memang tidak tidak mudah, tidak 56:20 gampang. 56:22 Karena seakan-akan dalam keyakinan kita 56:24 rezeki itu terputus. 56:29 Kalau kita balikkan, 56:36 ini satu benturan cobaan dari Allah. 56:42 Jangan kita anggap seakan-akan 56:45 saya sudah enggak berdaya begitu. 56:48 Berarti rezeki enggak mengalir lagi tiap 56:50 bulan. 56:54 Katakan kepada diri kita sambil kita 56:56 berusaha mencari pekerjaan yang lain. 57:00 Ada Allah Ta'ala 57:02 yang menentukan rezeki kita, bukan 57:04 pabrik yang menentukan rezeki kita. 57:07 Ada Allah Ta'ala. 57:11 Dan memang 57:13 ya, di Sukabumi ini 57:16 saya pelajari 57:18 Sukabumi, 57:20 banyak pabrik-pabrik. 57:23 Tapi 57:25 untuk masuk ke pabrik untuk kerja, 57:28 ini saya dengar dari pekerja-pekerja 57:30 yang ada, 57:31 mereka harus membayar dalam jumlah 57:33 sekian. 57:36 Apa ini diatur oleh mandornya 57:39 atau memang 57:41 perusahaannya. 57:43 Sebenarnya itu cara-cara yang cara ya 57:46 saya anggap cara agak licik. 57:50 Dia sudah keluarkan uang cukup banyak 57:53 kerja. 57:54 Mungkin 3 bulan, 4 bulan atau 5 bulan 57:56 mungkin baru kembali uangnya mungkin 57:58 wallahualam. 58:00 Tapi dia harus membayar bukan sedikit. 58:03 Pabrik itu ada yang 5 juta. 58:06 Ada yang 6 juta. Ini saya dengar dari 58:07 pekerja-pekerja. 58:11 Jadi mungkin terkadang dia pinjam 58:12 duitnya. Yang penting diterima begitu. 58:16 Mungkin sesudah 5 bulan, 6 bulan atau 58:19 sesudah 10 bulan sudah terbayar uangnya 58:21 tiba-tiba dia di-PHK. 58:27 Ada macam-macam. Satu, kesedihan. 58:31 Ya. 58:33 Kecemasan. 58:35 Macam-macam. 58:37 Tapi ada ayat di dalam Alquran yang 58:40 Allah Ta'ala memberikan harapan kepada 58:42 kita. Ya untuk ibu yang bertanya. 58:45 Asa antakrohu syai'an fahuwa khairun 58:48 lakum. 58:49 Terkadang ada sesuatu yang engkau tidak 58:52 ingin untuk terjadi, engkau benci untuk 58:54 terjadi. 58:55 Tapi itu mungkin membawa kebaikan untuk. 58:59 Kalau kita kembalikan kepada Allah, 59:01 tadahkan tangan kepada Allah, minta 59:03 kepada Allah, ya Allah berikanlah rezeki 59:05 yang lebih baik dari tempat yang saya 59:07 kerja. 59:08 Ya Allah berikanlah jalan keluar kepada. 59:10 Jangan berdoanya sekali dua kali. 59:13 Bayangkan. 59:15 Kalau tiap waktu saja kita salat, kita 59:18 berdoa kepada Allah Ta'ala sedangkan 59:19 Allah Ta'ala menyatakan ud'uni astajib 59:22 lakum. 59:23 Panggillah aku. 59:25 Aku akan memenuhi panggilanmu. 59:27 Dan Allah ini Ya Allah 59:30 Ar-Rahman 59:32 Ar-Rahim 59:34 Ar-Razzaq 59:37 Dia ini Maha Penyayang. 59:39 Ya. 59:40 Ar-Rahim itu Maha Pemurah yang luar 59:42 biasa. 59:43 Kemudian dia itu yang memberikan rezeki. 59:46 Mungkin berapa banyak orang yang PHK. 59:49 Iya. 59:49 Tiba-tiba dia dapat jalan. 59:51 Iya. 59:52 Dia buka satu usaha. 59:53 Meningkat luar biasa. 59:56 Baru kadang-kadang nanti dia katakan 59:59 Ya alhamdulillah saya di PHK. 1:00:01 Kalau enggak saya enggak dapat jalan. 1:00:04 Banyak kejadian yang lebih dahsyat. 1:00:06 Selama dia tidak berputus asa, tadahkan 1:00:08 tangan kepada Allah Allah Ta'ala tidak 1:00:11 pernah akan membiarkan dia sendirian. 1:00:14 Tanpa rezeki. 1:00:15 Insya 1:00:18 Allah 1:00:18 Baik, kemudian ee 1:00:22 sebelum melanjutkan ke pertanyaan 1:00:24 selanjutnya 1:00:25 kami ingin menyapa ada Eyang Sri, Ibu 1:00:28 Retno, kemudian ada Ibu Dina Puspita, 1:00:31 Ibu Ani Khani Khudaifah 1:00:33 dan juga Bapak Arwin. 1:00:36 Pertanyaan dari Amma Radika. 1:00:39 Assalamualaikum warahmatullahi 1:00:40 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:00:42 Waalaikumsalam [berdehem] 1:00:43 warahmatullahi 1:00:44 Bagaimana kami harus bersikap apabila 1:00:47 saya dan adik-adik selalu berusaha 1:00:50 memberikan yang terbaik untuk Ibu 1:00:53 tapi karena rasa trauma yang dialaminya 1:00:56 dulu Ibu saya selalu berpikir negatif 1:00:59 terhadap kami. Jadi apa yang kami 1:01:01 usahakan selalu gagal. Terima kasih 1:01:04 sebelumnya, Ustaz. 1:01:08 [berdehem] 1:01:08 Bismillahirrahmanirrahim. 1:01:10 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:01:13 wa ala ali sayyidina Muhammad. 1:01:16 Ini pertanyaannya ini yang saya 1:01:19 sampaikan waktu dalam pertama di ayat 1:01:24 jangan berputus asa 1:01:26 dengan rahmat Allah Ta'ala 1:01:29 jangan berhenti berusaha 1:01:32 bersikap yang baik perbanyak doa 1:01:35 dan berdoa itu kita harus tidak harus 1:01:37 dengan bahasa Arab bahasa apapun 1:01:40 asalkan yang penting di permulaan itu 1:01:43 kita bertahmid kepada Allah hanya 1:01:45 kalimat alhamdulillah saja sudah cukup 1:01:48 kemudian baca selawat kepada Rasul 1:01:50 Allahumma sholli wasallim ala sayyidina 1:01:52 Muhammad kemudian tadahkan tangan minta 1:01:55 sepanjang apapun permintaan kita 1:01:58 makin banyak kita meminta kepada Allah 1:02:00 itu makin baik 1:02:04 makin banyak yang kita minta Allah 1:02:05 Ta'ala itu Maha Kaya 1:02:08 apapun yang kita minta makin banyak kita 1:02:10 minta makin baik 1:02:14 dan jangan berhenti berdoa 1:02:18 tiap waktu masyaallah 1:02:21 tiap saat luar biasa 1:02:25 apalagi ketika kita bangun di waktu 1:02:27 malam 1:02:30 tidak sanggup waktu bangun di waktu 1:02:32 malam perbanyak kita salat sunnah 1:02:34 perbanyak kita zikrullah dan perbanyak 1:02:36 kita berdoa kepada Allah 1:02:39 perbanyak kita membaca Alquran 1:02:41 itu adalah sikap-sikap yang paling baik 1:02:43 dalam kita menghadapi keadaan ini 1:02:48 tapi jangan ketika Allah Ta'ala telah 1:02:49 berikan keadaan kita sudah leluasa 1:02:53 kemudian kita lupakan kebiasaan kita 1:02:55 yang baik 1:03:00 Alquran 1:03:05 artinya perbanyak kita baca Alquran 1:03:08 ketaatan kita kepada Allah 1:03:11 tadahkan tangan kita kepada Allah 1:03:14 Allah Ta'ala sudah janjikan dalam 1:03:16 Alquran. 1:03:19 Waman yattaqillaha yaj'allahu makhraja 1:03:22 wayarzuqhu wayarzuqhu 1:03:25 wayarzuqhu min haitsu la yahtasib. 1:03:31 Ketika mereka karena ketaatannya mereka 1:03:33 kepada Allah, kedekatannya mereka kepada 1:03:36 Allah. 1:03:37 Ya. 1:03:38 Artinya ketaatan kepada Allah jangan ada 1:03:40 yang kita tinggalin perintah Allah 1:03:41 taala. 1:03:43 Perbanyak kita berzikir kepada Allah 1:03:45 taala. 1:03:47 Allah taala janjikan. 1:03:50 Allah akan keluarkan dia daripada segala 1:03:53 kesulitan 1:03:55 dan Allah akan berikan rezeki 1:03:57 tanpa dia sangka, tanpa dia 1:03:59 perhitungkan. 1:04:01 Di luar perhitungannya dia. 1:04:03 Itu janji Allah taala dalam Alquran. 1:04:06 Dan Allah taala nyatakan innallaha la 1:04:08 yukhliful mi'ad. 1:04:11 Tapi terkadang waktu berjalan 1:04:14 di tengah jalan kadang-kadang kita 1:04:15 berpikir saya sudah berdoa kok belum 1:04:18 juga datang-datang. Saya sudah berdoa, 1:04:20 keadaanku masih begini-begini. 1:04:22 Ya. 1:04:25 Karena Allah yang lebih tahu 1:04:27 kapan kondisi kita akan dirubah 1:04:29 oleh-Nya. 1:04:31 Kapan kita akan diberikan rezeki yang 1:04:32 berlimpah ruah oleh Allah. Allah taala 1:04:34 lebih tahu. 1:04:38 Sebab Allah taala tahu kemampuan kita. 1:04:41 Mungkin kalau saat ini spontan Allah 1:04:44 taala rubah hamba Allah taala ini 1:04:46 bisa-bisa jadi lupa tempat berpijak, 1:04:48 lupa daratan. Allah lebih tahu. 1:04:51 Serahkan kepada Allah. 1:04:52 Jangan berputus asa dengan rahmat Allah 1:04:54 taala. 1:04:56 Coba kita renungkan sejenak begini. 1:05:00 Cacing 1:05:02 di dalam tanah. 1:05:05 Cacing itu enggak punya mata. 1:05:08 Tapi dia masih mendapat rezeki dari 1:05:10 Allahu subhanahu wa Ta'ala. 1:05:14 Kita punya mata, 1:05:16 punya otak, 1:05:17 punya tangan, 1:05:19 dan punya Allah Ta'ala yang menciptakan 1:05:21 kita. 1:05:24 Masa Allah Ta'ala akan berhentikan 1:05:26 rezeki kita? 1:05:29 Insya Allah terjawab. 1:05:32 Baik, semoga terjawab. Kemudian Pak 1:05:36 Ustad, eh pertanyaan selanjutnya 1:05:39 eh dari Ibu siapa ini? 1:05:43 Pak Indra, Assalamualaikum 1:05:44 Warahmatullahi Wabarakatuh. 1:05:47 Waalaikumsalam Warahmatullahi 1:05:49 Wabarakatuh. 1:05:50 Ustad, saat ini banyak anak muda merasa 1:05:52 gagal ketika belum mendapatkan 1:05:54 pekerjaan, kemudian masih jomblo atau 1:05:57 belum menikah, 1:05:59 atau belum memiliki rumah di usia 1:06:01 tertentu. 1:06:03 Lalu bagaimanakah doa dapat membantu 1:06:06 mereka menghadapi tekanan sosial 1:06:08 tersebut? Terima kasih. 1:06:14 Bismillahirrahmanirrahim. 1:06:15 Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad 1:06:18 wa ala alihi wa sallam. 1:06:22 Ini 1:06:23 saya berikan contoh dikit saja ya. 1:06:26 Berikan contoh dikit untuk menjawab ini. 1:06:28 Apalagi untuk anak-anak muda yang 1:06:29 mendengar jawaban saya ini. 1:06:31 Iya. 1:06:33 Dulu waktu saya masih muda, 1:06:36 saya ingin masuk AMN. 1:06:40 AMN itu Akademi Militer Nasional sebelum 1:06:43 dirubah jadi 1:06:44 Akabri. 1:06:45 Akabri, Akmil. 1:06:47 Teman-teman saya semua lolos. 1:06:51 Saya tidak lulus. 1:06:52 Tidak berhasil. 1:06:55 Kemudian masuk Angkatan Laut, tidak 1:06:57 berhasil. 1:07:00 Saya rasa menurut saya yang paling gagal 1:07:01 pada waktu itu. 1:07:04 Kemudian ketika saya bercerita kepada 1:07:06 salah seorang 1:07:09 ya yang boleh dibilang 1:07:12 ya ini 1:07:13 ya 1:07:14 waktu itu saya di Manado. 1:07:17 Orang tua yang sering berikan ceramah 1:07:19 juga di masjid. 1:07:20 Kemudian saya ceritakan dia katakan 1:07:22 begitu. 1:07:25 Berarti Allah Ta'ala masih sayang kepada 1:07:29 mungkin Allah melihat ini tidak cocok 1:07:31 buat Anda. 1:07:35 Pada waktu itu saya masih muda. 1:07:37 Ya mungkin terhibur 1:07:40 keadaan saya mungkin terhibur hanya 1:07:43 30%. 1:07:46 Tapi kemudian Subhanallah 1:07:50 saya dapat jalan untuk berangkat ke 1:07:51 Saudi Arabia. 1:07:58 Di situ saya bekerja sambil mendalami 1:08:00 agama. 1:08:03 Kemudian saya dapat jalan berangkat ke 1:08:04 Amerika. 1:08:06 Kemudian di situ saya sekolah 1:08:07 engineering. 1:08:09 Nanti selesai semua baru saya ingat yang 1:08:12 menasehati kepada saya dulu. 1:08:13 Subhanallah. 1:08:15 Baru saya lihat tangga-tangganya ke 1:08:17 bawah, ya Allah benar juga. 1:08:20 Berarti Allah lebih sayang melihat ini 1:08:23 jalan yang terbaik untukmu. 1:08:26 Anda tidak cocok untuk masuk AMN. 1:08:29 Begitu juga kepada para anak muda. 1:08:32 Jangan berputus asa dengan Allah Ta'ala. 1:08:35 Sandarkan dirimu kepada Allah Ta'ala. 1:08:38 Allah Ta'ala tidak pernah memungkiri 1:08:40 janjinya dan Allah Ta'ala sudah 1:08:42 janjikan. 1:08:43 Waman yattaqillaha yaj'allahu makhroja 1:08:46 wayarzuqhu min haitsu la yahtasib. 1:08:51 Mereka yang menyandarkan diri mereka 1:08:53 kepada Allah. 1:08:54 Jangan berputus asa, jangan merasa 1:08:56 kecil. 1:08:57 Allah selalu akan memberikan jalan 1:08:59 keluar dalam kehidupan mereka. 1:09:02 Kalau Allah memberikan jalan keluar, 1:09:03 pasti jalan keluarnya itu yang terbaik. 1:09:09 Memang ketika kita masih muda, mungkin 1:09:10 kita membanding-bandingkan. 1:09:13 Wah, dia sudah sukses, saya belum. Dia 1:09:15 sudah dapat pekerjaan, saya belum. 1:09:19 Kenapa kita tidak tadahkan tangan kepada 1:09:21 Allah, "Ya Allah, berikanlah yang lebih 1:09:23 baik 1:09:24 daripada mereka. Berikanlah terbaik 1:09:26 untukku. 1:09:27 Ya Allah, Engkau yang menciptakan aku. 1:09:30 Engkau yang menentukan rezekiku. 1:09:32 Engkau yang menentukan perjalananku. 1:09:35 Maka permudahlah perjalanan. 1:09:38 Berikanlah tempat yang terbaik untukku." 1:09:41 Insya Allah. 1:09:43 Tapi terkadang kita lebih banyak 1:09:44 bergantung kepada perhitungan. 1:09:46 Kita disuruh jangan berhenti berusaha, 1:09:49 tetap berusaha. 1:09:51 Tapi 1:09:53 jangan kita tinggalkan 1:09:55 tadahan tangan kita kepada Allah 1:09:57 subhanahu wa taala, insya Allah 1:09:58 terjawab. 1:10:00 Baik. Dan itu menjadi pertanyaan 1:10:03 terakhir, Ustaz. 1:10:05 Untuk tausiah kita di hari ini. Oh, satu 1:10:09 Ais. 1:10:12 Satu pertanyaan lagi, Ustaz, ya. 1:10:14 Boleh, enggak apa-apa, silakan. 1:10:15 Dari Ibu Iim nih, nampak baru masuk. 1:10:20 Assalamualaikum warahmatullahi 1:10:21 wabarakatuh, Ustaz. Saya izin bertanya. 1:10:24 Saya seorang ibu sudah cukup usia. 1:10:27 Lalu bagaimana caranya kalau selalu 1:10:29 dapat fitnah dan hujatan terhadap saya 1:10:32 dan anak-anak saya 1:10:34 dari adik kandung. 1:10:35 Sedangkan saya pembagian waris sudah 1:10:37 cukup 1:10:39 sesuai dengan syariat Islam dan sudah 1:10:41 disepakati oleh ahli waris. 1:10:43 Itu saja, Ustaz. 1:10:45 Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 1:10:47 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 1:10:49 sayyidina Muhammad. 1:10:51 Berarti kalau Ibu dapat fitnah, 1:10:53 cemoohan, 1:10:55 ya, 1:10:56 dari keluarga sendiri. 1:10:58 Dari adiknya Ibu. 1:11:00 Berarti Ibu ini. 1:11:02 Tiap ada fitnah. 1:11:04 Ibu bertambah fadilahnya dari Allah. 1:11:08 Berarti mereka ini menambah pahala 1:11:10 kepada Ibu. 1:11:12 Iya. 1:11:12 Dan Allah Ta'ala sebab. Orang yang 1:11:15 memfitnah seseorang. 1:11:17 Dan yang tidak benar yang dia ciptakan 1:11:19 ceritanya yang tidak benar. 1:11:21 Maka sebagian kebaikan ini. 1:11:24 Akan diambil, akan diberikan kepada Ibu. 1:11:27 Jadi kalau dia pernah berbuat baik, 1:11:29 kebaikan-kebaikan nya ini di diberikan 1:11:31 kepada Ibu oleh Allah Ta'ala. 1:11:34 Orang yang memfitnah itu satu, dia 1:11:35 ghibah kepada Ibu dan keluarga. Kemudian 1:11:39 dia ciptakan fitnah. 1:11:41 Jadi banyak banget pahala yang bakal Ibu 1:11:43 terima. 1:11:45 Kalau ada yang demikian, Ibu katakan 1:11:47 alhamdulillah 1:11:49 ala kulli hal, alhamdulillah ya Rabbi. 1:11:52 Alhamdulillah bini'matika alaihi. 1:11:55 Itu aja Ibu jawab, paling bagus. 1:11:58 Itu pahala berlimpah ruah dari dia. 1:12:01 Amalnya dia itu masuk kepada Ibu, yang 1:12:03 baik-baik. 1:12:05 Besok itu di yaumul akhir itu Rasulullah 1:12:08 pernah mengatakan. Ada orang yang 1:12:10 bangkrut. 1:12:11 Rasulullah mengatakan atadaru daman 1:12:13 muflis. 1:12:15 Ya. 1:12:16 Man muflis bukan mukhlis ya. Muflis. 1:12:20 Mufallas. 1:12:22 Apa kamu tahu orang-orang yang bangkrut 1:12:24 di akhirat? 1:12:25 Sahabat-sahabatnya mengatakan. 1:12:27 Tentu dia enggak salat, enggak puasa, 1:12:29 enggak apa. 1:12:30 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 1:12:31 menyatakan dia datang dengan salat, dia 1:12:33 datang dengan puasa, dia datang dengan 1:12:35 kebaikan, sedekah. 1:12:37 Tapi dia suka memfitnah orang, 1:12:38 menggunjing orang. 1:12:41 Ya. 1:12:42 Menjelekkan orang. 1:12:45 Maka salatnya diambil diberikan kepada 1:12:47 orang tersebut, mungkin puasanya diambil 1:12:49 diberikan kepada orang 1:12:52 Masih belum cukup. 1:12:54 Akhirnya dosanya Ibu diambil, diberikan 1:12:56 kepada orang tersebut. 1:12:58 Sehingga dia menjadi manusia yang 1:13:00 bangkrut di yaumul akhir dan berakhir 1:13:02 masuk neraka. 1:13:05 Jadi kalau ada yang memfitnah kepada Ibu 1:13:07 yang demikian, 1:13:08 enggak usah khawatir, Bu. 1:13:10 Ibu katakan saja alhamdulillah, 1:13:12 alhamdulillah, alhamdulillah, 1:13:14 alhamdulillah, ya Rabb, ya arhamar 1:13:16 rahimin. 1:13:17 Makin dia memfitnah, makin Ibu 1:13:18 mengatakan alhamdulillah. Alhamdulillah, 1:13:20 makin banyak perbendaharaan kebaikan 1:13:23 masuk kepada Ibu. Insya Allah terjawab. 1:13:26 Mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala 1:13:29 menjadikan kita hamba-hamba Allah 1:13:31 Amin. 1:13:31 yang selalu menadahkan tangan kepada 1:13:33 Allah dalam doa kita yang baik. 1:13:35 Amin. 1:13:36 Dan perlu diketahui, 1:13:38 berdoa itu tidak harus dengan bahasa 1:13:40 Arab. Bahasa apa saja. 1:13:42 Ibu orang Sunda, pakai bahasa Sunda. 1:13:45 Yang penting selalu doanya itu ditutup 1:13:48 dengan selawat Rasul sallallahu alaihi 1:13:50 wasallam. 1:13:51 Dibuka dengan tahmid dan selawat kepada 1:13:54 Rasul sallallahu alaihi wasallam. 1:13:56 Artinya paling-paling tidak, paling 1:13:59 kurang pada waktu pembukaan, kita 1:14:01 mengatakan alhamdulillahirobbil 1:14:03 alamin. Itu sudah paling ringan. 1:14:05 Kemudian Allahumma sholli ala sayyidina 1:14:07 Muhammad wa ala alihi Muhammad. Dan 1:14:09 berdoa. 1:14:11 Kemudian Ibu lebih baik mengatakan, ya 1:14:13 aliyyun ya azim, ya hannan ya mannan, ya 1:14:16 latifun ya khabir. 1:14:19 Ya qawiyyun ya matin. 1:14:21 Itu boleh kita panggil semua sifat-sifat 1:14:24 Allah subhanahu wa taala. Kalau ada yang 1:14:26 salah kepada Allah, saya mengharapkan 1:14:28 maghfirahnya. Subhanakallahumma 1:14:30 wabihamdika asyhadu an la ilaha illallah 1:14:32 wa anna Muhammadan Rasulullah. 1:14:34 Nastaghfiruka wa natubu ilaik. 1:14:36 Assalamualaikum warahmatullahi 1:14:38 wabarakatuh, para pendengar sekalian. 1:14:40 Iya. 1:14:41 Eee. 1:14:45 Saya 1:14:46 sudah pernah memberitakan 1:14:49 bahwa ada tempat tahfidz Qur'an. 1:14:53 He em. 1:14:53 Total 1:14:55 free. 1:14:56 Full beasiswa. 1:14:59 Enggak ada uang pendaftaran, tidak ada 1:15:02 uang bulanan. 1:15:03 Pendidikan 2 tahun 1:15:05 sampai selesai menghafal Alquran, tapi 1:15:07 khusus untuk putri. 1:15:10 Nomor teleponnya silakan bertanya kepada 1:15:13 Rasyid. 1:15:14 Rasyid akan memberikan telepon kepada 1:15:16 Ibu. 1:15:17 Iya. 1:15:17 Dan tempat ini berada di Cibadak. 1:15:20 Karang Tengah. 1:15:22 Gratis makan 3 kali 1:15:25 dan tapi semua khusus perempuan. Yang 1:15:28 mendidik juga perempuan, tidak ada 1:15:29 lelaki. Pendidik-pendidik di sana kaum 1:15:32 perempuan semua. Wassalamualaikum 1:15:33 warahmatullahi wabarakatuh. 1:15:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:37 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat, demikian 1:15:40 tausiah kita di hari ini bersama guru 1:15:42 kita Ustaz Zaid M. Bahmid. Ada informasi 1:15:46 tadi yang disampaikan oleh beliau. Jadi, 1:15:48 bagi Anda ikhwan dan akhwat yang 1:15:50 memiliki putri, Anda mungkin eh 1:15:52 menginginkan anak Anda menjadi hafizah 1:15:54 Qur'an. 1:15:55 Dan insyaallah eh semuanya free, gratis. 1:15:59 Bagi Anda yang ingin memperoleh 1:16:01 informasinya, silakan hubungi kami di 08 1:16:04 111999720. 1:16:06 Nanti kami akan eh berikan nomor eh 1:16:10 eh antum ya, Ustaz ya. 1:16:12 Iya, benar. Fadhal. 1:16:13 Baik. 1:16:13 Betul. 1:16:15 Itu saja, ikhwan dan akhwat. Jangan 1:16:17 dilewatkan kesempatan emas ini. 1:16:19 Mudah-mudahan eh putri Anda 1:16:22 eh bisa menjadi hafiz Qur'an. 1:16:26 Subhanakallahumma wabihamdika, asyhadu 1:16:28 alla ilaha illa anta, astagfiruka wa 1:16:30 atubu ilaik. Ilal liqa, billahi taufiq 1:16:32 wal hidayah. 1:16:33 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:16:35 wabarakatuh. 1:16:42 Hah.