Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail [musik] 0:15 [musik] 0:20 [musik] 0:29 Bismillahirrahmanirrahim. 0:30 Asalamualaikum warahmatullahi 0:32 wabarakatuh. 0:34 Alhamdulillahiabbil alamin. 0:37 Segala puji hanya milik Allah subhanahu 0:39 wa taala, Rabb semesta alam. Dialah yang 0:42 senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, 0:45 dan hidayah-Nya kepada kita semua. 0:47 Sehingga pada kesempatan yang berbahagia 0:49 ini, kita kembali dipertemukan dalam 0:52 majelis ilmu yang penuh dengan 0:54 keberkahan. 0:55 Selawat serta salam semoga [berdehem] 0:58 senantiasa tercurah kepada junjungan 1:01 kita Nabi Besar Muhammad sallallahu 1:03 alaihi wasallam, kepada keluarga beliau, 1:06 para sahabatnya, serta kita selaku 1:09 umatnya hingga akhir zaman. 1:12 Ikhwan dan akhwat pendengar setia radio 1:14 silaturahim di manapun Anda, di mana pun 1:16 Anda berada. Berbahagia sekali rasanya 1:19 hari ini kami dapat kembali menyimak 1:23 kajian tafsir yang insyaallah akan 1:25 menambah keimanan dan memperluas 1:27 pemahaman kita terhadap kalamullah. Dan 1:31 pada kesempatan kali ini bersama-sama 1:34 kita akan menyelami tafsir Ibnu Katsir 1:37 dengan pembahasan surah Al-Furqan ayat 1:39 58. 1:41 sebuah ayat yang mengajarkan kepada kita 1:44 tentang pentingnya bertawakal hanya 1:46 kepada Allah yang maha hidup dan tidak 1:49 pernah mati. Dan insyaallah kajian ini 1:52 akan disampaikan oleh narasumber kita 1:55 Ustaz Umar Rasyid Hasan hafizahullah. 1:57 Asalamualaikum warahmatullahi 1:58 wabarakatuh. 1:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:01 wabarakatuh. 2:01 Sehat, Ustaz? Ya, 2:02 alhamdulillah. Baiklah ikhwan dan 2:04 akhwat, langsung saja kita siapkan hati, 2:08 fokuskan pikiran, dan hadirkan niat yang 2:10 ikhlas dalam menuntut ilmu. Karena 2:12 majelis ilmu adalah salah satu jalan 2:15 menuju surga. Tafadol Ustaz 2:17 jazakallahir. 2:20 [berdehem] 2:21 Bismillahirrahmanirrahim. 2:25 Kepada semua pendengar dan pemirsa Radio 2:28 Rasil dan televisi yang Allah muliakan 2:32 di man di mana saja berada. Semoga 2:36 semuanya dalam 2:38 lindungan Allah Subhanahu wa taala dan 2:40 kesehatan 2:42 yang dapat menunjang berbagai aktivitas 2:44 kita. 2:45 Amin. 2:47 Asalamualaikum warahmatullahi 2:48 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:50 warahmatullah. 2:53 Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu 2:56 wassalamu ala rasulillah 2:58 wa ala alihi wasohabati ajmain. 3:03 Amma ba'ad. Subhanaka la ilma lana illa 3:06 ma alamtana innaka antal alimul hakim. 3:09 Watub alaina innaka antwamurah rahim. 3:13 Allahumma inna naudubika min ilmin la 3:15 yanfa win qbin la yaksya wamin nafsin la 3:19 tusba win daw tustajabulah. 3:23 Allahumma inna nasaluka ilman nafiz was 3:27 amalan mutaqbala 3:29 wa amalan maqbula. Amin ya rabbal 3:31 alamin. 3:34 Sahabat Rasil yang Allah muliakan di 3:38 kesempatan 3:39 siang hari ini. 3:43 Mohon maaf kalau di 3 pekan kemarin ya 3:48 Ustaz tidak hadir dan pekan kemarin 3:51 khususnya sudah keluar rumah. 3:53 Heeh. 3:53 Mau berangkat enggak kebagian mobil 3:57 karena mau bawa mobil sendiri capek. 4:00 Nah, alhamdulillah hari ini 4:03 dengan izin Allah 4:05 ada kesempatan 4:07 kita berjumpa kembali 4:10 dalam suasana yang hari ini banyak 4:14 pengamat 4:16 ee khususnya langit kita di Indonesia 4:20 ini terbentang dari Sabang sampai 4:22 Merauke akan mengalami semacam 4:26 panas yang ekstrem. Betul, Abus ya. 4:29 Heeh. 4:30 BMKG pun sudah banyak menganalisa 4:33 masalah ini. Dan kawan-kawan 4:36 di Jemaah Muslimin pun setelah 4:38 menghadirkan 4:40 beberapa profesor yang sengaja 4:42 dihadirkan untuk mengulas dan mengkaji 4:46 tentang bagaimana 4:48 ee karakter daripada 4:52 musim panas di tahun ini gitu. 4:55 Jadi 4:58 apa yang dilakukan itu tidak lain 5:01 untuk supaya kita 5:04 mempersiapkan diri sebaik mungkin 5:08 pada masalah-masalah yang akan terjadi 5:11 di masa akan datang. Prediksi BMKG itu 5:15 antara bulan Juli ya bagus ya. 5:18 [mendengus] 5:18 Berarti bulan Juli ini sekarang 5:21 Mei ya, 5:22 Mei. Mei 5:22 Mei, Mei, Mei, Juni, Juli, Agustus. Ya, 5:27 sebentar lagi. Mei, Juni, Juli. 3 bulan 5:32 Juni Juli 5:33 ya. 3 bulan ini 5:36 ee la samahallah. Kita tidak inginkan 5:40 takdir yang buruk dari Allah Subhanahu 5:41 wa taala. 5:43 Kalau ia tepat dengan prediksi di bulan 5:48 Juli ini akan terjadi kemaruan yang 5:51 panjang, 5:53 maka itu tadi 5:55 harapan daripada 5:58 ee di mana saja 6:02 dihadirkannya 6:04 narasumber tentang 6:07 ee yang berkaitan dengan 6:11 BMKG itu moga-moga itu menjadi buat kita 6:14 sebagai pegangan dan persiapan menuju 6:17 kemarau yang akan terjadi. 6:20 Namun 6:22 sebelumnya Ustaz Umar memberikan 6:25 semacam arahan dulu ya, bagus ya kepada 6:29 kawan-kawan yang 6:32 memang hidup di kota-kota besar 6:35 itu yang noteband-nya 6:38 volume daripada kendaraan pun Jakarta 6:41 sehari semalam tuh berapa? Berapa juta 6:44 bagus? 6:44 He banyak. Tiga juta. Juta 6:47 ustaznya berapa itu muncul angka jangan 6:50 banyak [tertawa] 6:51 itu kurang lebih 20-an juta apa 30-an 6:53 juta itu kendaraan 6:56 itu ke Jakarta itu dan bisa dibuka di 6:59 YouTube ya. 7:01 Tentu kita akan berpikir 7:06 kalau kita jadi orang Jakarta keseharian 7:08 kita itu dengan apa hidup? dengan polusi 7:11 yang kotor kan gitu 7:14 dengan ee gas emisi yang memang kalau 7:18 kita lihat dengan apa kalau untuk 7:21 melihat yang kecil-kecil itu 7:23 mikroskop ya 7:25 itu luar biasa pekatnya yang kalau ee 7:30 dianalisa lebih dalam ini sangat 7:31 berbahaya pada pada ISPA ya apa ISPA itu 7:37 iya itu inspeksi selalu saluran 7:41 rambosan. Iya, takut ya. Itu yang kita 7:44 harus hindarkan. 7:47 Ee 7:49 terlepas dari kawan-kawan kita yang 7:51 hidup di Jakarta, 7:53 bahkan itu akan dirasakan oleh 7:56 sahabat-sahabat kita di pedesaan. Karena 7:58 pedesaan sekarang ini kalau ukurannya 8:02 ukuran kabupaten 8:05 yang memiliki kurang lebih belasan 8:08 kecamatan dan mungkin dari kecamatan 8:13 memiliki juga belasan desa. 8:16 Itu pun sekarang sudah terpapar dengan 8:21 ee suasana yang hampir sama dengan kota. 8:25 Karena di wilayah kabupaten-kabupaten 8:27 itu banyak sekali sekarang ee 8:31 pengusaha-pengusaha 8:34 nasional ya bahkan internasional 8:37 menyerang 8:38 daripada wilayah-wilayah kabupaten 8:41 dengan didirikan 8:43 ee pabrik-pabrik kemudian ee apalah 8:46 namanya gudang-gudang bak gudang-gudang 8:49 ee apa namanya bahan-bahan 8:52 ee manufacturing gitu itu kan itu akan 8:57 terdampak pada 9:00 ee masyarakat di sekitar kabupaten itu 9:03 dan ini terjadi di semua wilayah 9:05 Indonesia. 9:07 Oleh karenanya 9:09 ee para alim ulama 9:13 jangan merasa tidak memiliki peran 9:18 gitu di di sekitar akan terjadinya 9:22 ee 9:24 bukan malapetaka ya istilahnya 9:28 sesuatu yang lazim terjadi pada setiap 9:30 tahun. Namun ada prediksi lebih ee 9:34 jaraknya dan apa durasinya lebih lama 9:37 gitu. Itu kemarau. Jadi ulama ulama yang 9:42 ada di kota di 9:46 kampung-kampung itu jangan merasa tidak 9:49 mempunyai peran. 9:51 Setidaknya 9:53 karena akan berpengaruh pada ee 9:57 kebiasaan ibadah. 9:59 Coba Abi Agus saat ibadah pada musim 10:03 dingin 10:05 ya dengan ibadah pada musim kemaro yang 10:08 begitu panas 10:10 onde sendiri akan memilih ibadah di 10:13 waktu yang mana kira-kira ya dingin 10:16 tentu rasanya lebih sejuk lebih lebih 10:20 khusyuk 10:21 gitu kan dan memiliki keistimewaan 10:26 keistimean berbeda dengan ibadah di 10:29 bawah trik matahari. 10:31 Rasul sallallahu alaihi wasallam sendiri 10:32 pada masalah ibadah salat terutama 10:35 ketika salat zuhur itu 10:39 matahari yang terik masih menyinari kaum 10:42 muslimin itu Rasul sallallahu alaihi 10:44 wasallam mengakhirkan salat zuhurnya 10:47 sampai ee mendekati ke arah-arah dingin. 10:54 Maka nanti ketika terjadi gitu, para 10:58 alim ulama ini jangan merasa tidak 11:02 memiliki kapasitas atau semacam ee peran 11:08 atau mungkin malah acuh tak acuh pada 11:10 kondisi gitu. Kenapa tidak boleh begitu? 11:14 Karena mungkin dampak dari itu semua 11:17 masyarakat itu bisa ada yang mungkin 11:19 putus asa. 11:21 Putus asa bukan hanya dari masalah 11:25 mm kemaraunya saja. Putus asa dari 11:30 bisa jadi semoga tidak terjadi sama 11:33 Allah. putus asa dari ee penghasilan 11:37 yang memang itu sangat-sangat diharapkan 11:40 gitu loh. 11:42 Awal musim kemaro para petani itu masih 11:44 bisa menggarap lahan loh, Bagus. Heeh. 11:47 dengan mengandalkan sisa-sisi sisa-sisa 11:49 air irigasi, air air irigasi sekunder 11:53 gitu kan yang mengairi kalau kat satu 11:56 aliran itu 11:57 100 hektar, 1000 hektar 12:02 itu [berdehem] masih bisa mengandalkan 12:05 air yang sisa 12:07 gitu. 12:10 Meskipun hasilnya tuh [berdehem] 12:12 tidak tidak 100% pusau ya. 12:16 Apalagi kalau sudah masuk ke titik ee 12:21 kemarau yang yang bakal terjadi itu 12:24 sudah sama sekali tidak bisa para petani 12:27 itu baik menanam padi yang itu makanan 12:31 pokok atau palawija. Enggak bisa gitu. 12:35 Nah, ini barangkali di sekitar di 12:37 sekitar ee musim kawar itu akan 12:40 bermunculan gitu 12:42 kawan-kawan yang tidak sabar. 12:45 Kawan-kawan yang malah 12:47 ee kalau sudah tidak sabar turunannya 12:51 apa, Pak Andi? Ya, putus asa. 12:55 Nah, dalam keputusasaan terkadang orang 13:00 kalau sudah putus asa tuh orang tuh 13:02 pikirannya apa? 13:03 Tidak fokus. 13:04 Kalut kalut. 13:05 Kalut. 13:06 Kekalutan itu menguasai mereka lalu 13:09 mengambil jalan pintas. Ah, saya akan ke 13:12 dukun 13:13 untuk mengatasi kondisi kemaruan yang 13:16 panjang ini. Apa arahan dukun saya akan 13:19 ikuti. [tertawa] 13:21 Ah, saya akan datang ke paranormal. 13:24 Siapa tahu ada jalan keluar dari 13:26 paranormal. atau lebih parah saya akan 13:29 meminta kepada ahli kubur agar mereka 13:32 membantu kami dalam menangani 13:34 masalah-masalah 13:36 ee kemaruh seperti ini. Itu. Nah, 13:40 masalah yang seperti ini kerap kali 13:43 terjadi di masyarakat awam. Bahkan 13:46 sebagian mereka 13:48 sudahlah ekonomi menghimpit mereka. ada 13:52 tambahan-tambahan yang sekiranya kalau 13:54 dilihat dari fakta ekonomi mereka itu 13:58 tidak ada kemampuan untuk ee 14:01 mengeluarkan ee budget tertentu di luar 14:05 kebiasaan 14:07 nafkah keluarganya. Ada arahan-arahan 14:10 orang yang tidak bertanggung jawab malah 14:12 untuk bikin sesajen. Nauzubillah min 14:15 minzalik. Nah, ini oleh karenanya kita 14:18 harus menyampaikan kepada masyarakat 14:21 tentang ini. Itu karena bisa jadi kalau 14:24 tidak ada himbauan dari para alim ulama, 14:27 para ustaz, para kiai, para ajengan bisa 14:30 jadi ikhwat al iman kalau di kota sih ya 14:32 aman-aman aja lah ya kan. Kalau di kota 14:35 meskipun kemarau mungkin serba serba 14:38 berkecukupan. Tapi kalau di kampung 14:40 halaman, Allahu Akbar. Mereka hanya 14:43 mengandalkan ee penghasilan tanah 14:46 [mendengus] pertanian gitu yang setiap 14:49 panen pun nilai jual gabah itu malah 14:53 bukan semakin naik bagus. 14:55 Heeh. 14:56 Malah semakin ee bukan surplus tetapi 14:59 inflasi gitu ya kan. Malah tidak ada 15:03 subhanallahzim hasil apa-apa. Dan ini 15:06 sangat dirasakan oleh masyarakat petani 15:10 ee khususnya di daerah Jawa Barat gitu. 15:13 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah, 15:15 itulah prolog yang Ustaz sengaja 15:18 sampaikan. Jangan sampai terjadi kela 15:21 ketika i terjadi kemarau panjang, kita 15:23 malah menjadi orang yang aduh kata 15:27 Abagus tadi apa ya kan? Kalut ya kan? 15:32 udah kalut enggak sabar cari jalan 15:34 keluar yang salah. Ah, ini lebih lebih 15:36 salah, lebih fatal. 15:39 Maka ayat yang akan kita kaji, 15:41 Ikhwatillah adalah pada surah ee 15:44 Al-Furqan ayat 15:46 58 15:46 ee 58 15:49 yang Allah Subhanahu wa taala firmankan 15:53 azubillahiminasyaitanirrajim. 15:56 Bismillahirrahmanirrahim. 15:59 Watwakkal 16:01 alal hayyilladzi la yamut 16:05 watawakal alal hayyilladzi la yamut 16:11 wasabbih bihamdihi wa kafa bihi 16:14 bidzunubi ibadihi khobiro. 16:19 Ayat ini singkat ya, tetapi mengandung 16:23 makna yang sangat-sangat agung. Makna 16:26 terjemahan yang 16:29 [mendengus] bebasnya adalah wat tawakkal 16:31 alal hay. 16:34 Ini ee ada perintah tawakala gitu. Maka 16:39 bertawakallah kalian 16:42 alal hay atas hay zat yang maha hidup 16:46 itu alladzi yang la yamutu yang tidak 16:52 pernah mati. Itu jelas itu adalah Al 16:56 Allah. Itu tadi Ustaz sampaikan tawakal 17:00 mereka ada yang ke dukun, tawakal mereka 17:03 ada yang ke paranormal, tawakal mereka 17:06 ada yang ke pekuburan gitu kan. Tawakal 17:09 mereka malah ada membuat sesajen gitu. 17:13 Mending duitnya untuk makan kan gitu. 17:16 Karena sesajen itu hampir hampir selama 17:18 nanti akan dilakukan selama musim 17:20 kemarau. Berapa kalau dilihat duit? 17:22 Kalau satu kali sesajan Rp100.000, 17:25 Allahu Akbar itu akan mengeluarkan uang 17:28 banyak. 17:30 Maka tawakal kita hanya kepada la yamul, 17:34 kepada zat yang tidak pernah mati. Lalu 17:38 kalau kita sudah bertawakal kepadanya, 17:40 wasabbih 17:43 wasabbih. Sucikanlah 17:46 Allah itu bihamdihi 17:50 dengan memujinya. 17:54 Sucikan Allah dengan memujinya. Sucikan 17:57 Allah dari tidak menyembah selainnya. 18:02 Sucikan Allah dari tidak kita meminta 18:05 kepada selainnya. 18:10 Sucikan Allah wasabbih 18:12 dengan tidak kita tawakal kepada yang 18:14 lainnya. lalu berupaya untuk bihamdihi 18:21 dengan memujinya. 18:24 Puji Allah dengan segala keadaan. 18:28 Wakafa dan wakafa ini cukup. Wakafa 18:33 cukup bihi dengan Allah 18:36 bidunubi ibadihi khobir. Wakafa bihi 18:40 bidunu ibadihi khabir. Dan cukuplah 18:44 hanya dengan Allah. 18:46 Allah [mendengus] itu maha mengetahui 18:50 perilaku 18:51 yang menghasilkan 18:53 efek perilaku itu kan poin ya. 18:56 Heeh. 18:56 Itu Allah yang maha mengetahui perilaku 19:00 yang ada poin. Poinnya kalau perilakunya 19:03 baik poinnya adalah kebaikan, pahala. 19:06 Tapi kalau eh ee kalau ee apa namanya? 19:10 Perilakunya buruk, maka efeknya adalah 19:13 do dosa keburukan. 19:15 Allah Subhanahu wa taala 19:18 mencukupi buat kita. 19:20 Allah adalah zat yang maha mengetahui 19:22 tentang perilaku dosa yang kita lakukan. 19:26 Itu maka ikhwan pilah yang dirahmati 19:28 Allah Subhanahu wa taala, coba kita 19:30 lihat 19:32 ee tentang tawakal ini. 19:37 Tawakal ini kan semacam penyerahan. 19:39 Betul gak bagus? 19:40 Heeh. 19:41 Penyerahan segala sesuatu yang telah 19:43 kita lakukan. 19:45 Lalu untuk dapat keseimbangan hidup dari 19:50 penyerahan itu 19:52 efek atau feedback-nya pada kita adalah 19:55 keuntungan. 19:56 Itu hasil hasil tawakal sebetulnya. Jadi 20:00 kalau kita tawakalnya salah, 20:01 feedback-nya juga akan salah. 20:05 Dianggap saat kita menyerahkan segala 20:07 urusan pada dukun, pada paranormal, 20:11 menghadirkan sesuatu yang bermanfaat, 20:13 akhirnya dibantah oleh perbuatannya 20:16 sendiri. 20:17 Dibantah oleh hukum kepercayaan itu 20:20 sendiri. Hukum kepercayaan pada dukun 20:23 halal apa haram? 20:25 Haram. Hukum percaya pada paranormal 20:30 haram apa halal? Haram. 20:34 Berdoa meminta pada ahli kubur yang 20:36 dikubur haram apa halal? Haram. 20:40 Itu itu feedback-nya akan kepada 20:43 pelakunya itu. 20:46 Maka ikhwan yang dirahmati Allah 20:48 Subhanahu wa taala, kenyataan ini harus 20:50 kita luruskan. 20:52 Cara pandang kehidupan seperti ini di 20:54 masyarakat baik itu perkotaan atau 20:56 pedesaan mungkin orang kota apa orang 20:59 kota juga jarang yang ke dukun ya. Malah 21:01 paling banyak kali yang bukan ada malah 21:04 menurut ustaz malah lebih banyak. 21:06 [tertawa] 21:08 Satu orang kota punya dukun 10 loh. Ada 21:11 satu orang kota orang kota nih kaya 21:13 punya uang triliunan dukunnya dari 21:15 mana-mana. 21:18 Bahkan ada dukun yang belum dibayar. 21:20 Iya iya ada tuh di YouTube itu. Hei 21:24 enggak disebut namanya. Hei bayar dulu. 21:27 Engkau belum bayar, engkau jadi presiden 21:29 atas dasar ee bantuan aku gitu. Ada 21:34 itu belum dibayar 21:36 sampai sekarang. 21:37 Orang tahu itu. Artinya orang kota malah 21:39 lebih banyak memiliki 21:41 hutang. 21:42 Teman-teman yang jadi duk 21:43 dukun. Kalau orang kampung mungkin satu. 21:48 Jadi hari ini jangan sampai 21:51 kita terpedaya ikhwan, pada kondisi yang 21:55 akan terjadi. Ini harus dari sekarang 21:57 dipikirkan gitu loh. Seperti kita ada 22:01 informasi nanti di bulan Juli itu 22:05 Indonesia atau khususnya orang-orang 22:08 Cibubur akan kedatangan 4.000 harimau 22:11 loh. W 22:14 akan kedatangan 22:16 5.000 Buusinga 22:18 ada informasi ini. 22:21 Kalau sudah ada informasi artinya kita 22:23 harus mawas di masiap si bersiap-siap 22:27 jangan-jangan iya bakal datang yang 22:30 namanya harimu atau singa tadi jumlahnya 22:32 yang sekian tadi itu. Maka 22:35 persiapan-persiapan ini penting. 22:38 Ulama, kiai, ajengan, para ustaz jangan 22:41 merasa diam. Mereka harus memberikan 22:45 arahan-aran kehidupan 22:47 khususnya pada masalah tawakal 22:50 menyerahkan segala urusan hanya kepada 22:52 Allah yang diiman diimaninya. 22:55 Pemerintah juga harus bekerja keras 22:57 untuk apa? Untuk terus men-support 23:00 kehidupan masyarakatnya dari Sabang 23:02 sampai Merauke. Ini kita karena orang 23:04 Indonesia. 23:06 dari urusan provinsi, dari urusan 23:10 kabupaten, dari urusan kecamatan, 23:12 pedesaan, pemerintahlah yang bertanggung 23:15 jawab tentang masalah-masalah akan 23:17 terjadi. 23:18 Namun demikian, kita harus bekerja sama 23:21 antara ulama, antara masyarakat, antara 23:25 pemerintah sama-sama menghadapi 23:28 kenyataan pahit ini, gitu. Maka para 23:32 ulama setidaknya mengarahkan menurut 23:35 Ustaz Umar ini kepada hal-hal yang 23:37 menyelamatkan akidah. 23:40 Bisa jadi ABW terjadi itu nanti masalah. 23:43 Nah, ayat ini, Ikhwan, 23:46 menggambarkan pada kita betul-betul 23:49 tentang tawakal pada Allah Subhanahu wa 23:51 taala yang tidak boleh tawakal ini 23:54 diperuntukkan 23:56 kepada selain Allah. gitu. 24:00 Ayat ini ditafsirkan oleh Ibnu Katsir 24:02 dan yang lainnya. Amaro 24:07 minallahi lin nabi atau amrun minallahi 24:11 lin nabi bukan amarah ya. Wahua amrun 24:14 minallahi 24:16 lin nabi shallallallahu alaihi wasallam. 24:19 Walil ibadi bidaruratilimad 24:23 alqul. Nah, ini 24:26 perintah ini adalah perintah daripada 24:29 Allah Subhanahu wa taala, perkara dari 24:31 Allah Subhanahu wa taala untuk nabinya 24:34 itu sallallahu alaihi wasallam dan untuk 24:38 semua hamba-hamba Allah. 24:42 Bidaruratil ittimad alkulli. 24:46 Dengan keharusan mereka bersandar. 24:50 Iktimat itu bersandar. Ihdiniratal 24:53 mustaqim. Iyaka na'bud wa iyaka 24:55 nastain'. Iktimad kepada Allah. 24:59 Tetapi iktimad kepada Allah, bersandar 25:02 pada Allah itu secara ee general, secara 25:06 alqul 25:08 keseluruhan. 25:10 Arti keseluruhan tentu kita juga 25:11 memahami ya. Totalitas 25:15 itu bersandar kepada Allah, tawakal pada 25:19 Allah itu alkulli totalitas. 25:24 Watfwidul umur ilallahi 25:31 afan 25:33 watafwidul umur ilallahi al baqi 25:36 asarmadi. 25:39 Dan lalu kalau kita sudah menyandarkan 25:42 diri secara totalitas, 25:45 lalu kita berupaya menyerahkan seb 25:49 berbagai 25:50 apa atau berbagai 25:53 perkara-perkara kehidupan itu hanya 25:56 kepada Allah yang albaqi. Apa makna 25:59 albaqi? Apa arti baqi? Baqi itu yang 26:02 kekal itu yang maha kekal. Abadi syaradi 26:08 itu abadi kekal abadi. Waa giri minal 26:12 maklukin. Dan tidak boleh yang namanya 26:16 persandaran pertawakalan yang tadi 26:19 totalitas itu kepada makhluk yang lemah. 26:24 Alladzina 26:27 yuhitu bihimul maut wal fana. Yang mana 26:31 makhluk-makhluk itu ya Allah ya Rabbi 26:34 saking lemahnya dia pasti mati. 26:37 Kamu lemah saya lemah pasti mati. 26:41 Sedangkan Allah maha kuat hidup 26:43 selamanya. 26:44 Itu 26:47 alladzina yuhitu bihim al maut wal fana. 26:50 Yang mana manusia makhluk Allah ini 26:54 selalu akan dilingkupi atau dikuasai 26:57 oleh kematian dan kepanaan. 27:00 Ya, kita bertawakal pada orang yang 27:02 panah, kita bertawakal pada makhluk yang 27:05 lemah. Katakan 27:07 kita bertawakal pada manusia yang banyak 27:10 duit sekalipun 27:12 sampai kita ada sebagian kita membela 27:16 ee kelompok yang salah, yang banyak uang 27:18 triliunan itu mati-matian. Aus, 27:22 ada enggak orang yang membela 27:23 mati-matian? Karena kita juga menonton 27:26 YouTube televisi ya, YouTube ada acara 27:29 Aiman. 27:31 Suka enggak nonton itu? 27:32 Iya. 27:33 Suka bagus nonton? 27:34 Enggak si 27:35 enggak? Masa sih? 27:37 Saya enggak punya TV. 27:38 Enggak YouTube. YouTube. 27:40 Di YouTube itu informasi tentang 27:43 bagaimana sengitnya 27:45 perdebatan-perdebatan 27:48 yang diisi dari debatable itu. Ya Allah, 27:51 isinya beragam. kasus-kasus berat-berat 27:55 yang mana banyak orang-orang yang jahat 27:58 itu dibantu oleh orang yang membutuhkan 28:01 duit dari orang yang jahat. 28:05 Asal jangan sebut namanya, tapi itu 28:07 sudah bukan rahasia. 28:10 anak negeri. Anak negeri seperti kita 28:12 boleh mengkonsumsi informasi seperti 28:14 itu. 28:15 Itu mati-matian membayar orang yang 28:18 salah karena butuh fulus, butuh uang, 28:22 butuh piti. Ee iya kan? Hah? Sampai 28:26 berdebat itu sehingga kita mengerti mana 28:29 yang salah, mana yang benar. Yang lebih 28:31 kuat suaranya adalah yang salah. 28:33 [tertawa] 28:34 yang lebih aduh ya Allah itu adalah 28:39 pertawakalan juga loh. Tawakal mereka 28:42 tuh salah. Tawakal kepada orang yang 28:44 banyak punya duit syirik enggak? Syirik 28:47 dibuatnya 28:49 itu syirik namanya. 28:53 Tidak boleh melakukan seperti itu. 28:55 Kalaupun ia membantu, membantulah orang 28:57 yang benar. Betul. meskipun tidak ada 29:00 uangnya, 29:02 tapi nyaman dalam hati kita tidak 29:04 melanggar syariat Islam, kan gitu. Namun 29:07 mereka betapun banyak mendapatkan uang, 29:10 woh miliaran saya dapat gitu kan, tapi 29:15 gejolak batinnya. Karena apa? Yang 29:18 mereka lakukan itu sangat bertentangan 29:20 dengan apa? Isi hati nuraninya. Ingat 29:23 bahwa hati nurani manusia itu tidak 29:26 pernah mengajarkan kepada kejahatan. 29:31 Namun hawa nafsu selalu mengarahkan 29:33 kepada keburukan. 29:36 Nah, hari ini kelompok-kelompok seperti 29:38 itu tawakalnya kepada orang yang punya 29:41 uang. Salah. 29:45 Apalagi kalau belum dapat jatah tuh. 29:47 Wah, lebih beringas. 29:48 Heeh. 29:49 lebih [tertawa] 29:50 beringas itu kita lihat loh di televisi. 29:54 Kalau enggak percaya tanya aja Aiman tuh 29:57 lebih beringas kalau belum dapat jatah 30:00 itu 30:03 disangkanya kalau lebih beringas akan 30:05 cepat turu turun dananya gitu. 30:08 Wallahualam seperti itu. Itu tawakal 30:11 mereka pada hal-hal yang 30:14 merupakan ee apa namanya? pelanggaran 30:17 syariat gitu. 30:20 Nah, sama-sama mereka juga di bulan yang 30:23 akan datang itu akan berhadapan dengan 30:25 apa? Dengan paceklik nanti. Siapa tahu 30:27 kalau sudah begitu paceklik juga nanti 30:30 bayarannya. 30:31 Kalau sudah paceklik ramai-ramai 30:33 meninggalkan. Semoga ya, Abus 30:36 ramai-ramai meninggalkan 30:38 keburukan-keburukan. Kembali kepada 30:40 pertaubatan. Kembali kepada tawakal alal 30:43 hay. 30:45 Kembali kepada tawakal terhadap zat yang 30:48 maha hidup. 30:50 Allah Subhanahu wa taala. Allah 30:53 Subhanahu wa taala. Maka makna tawakal 30:58 makna atawakulu hua tafwidul qalbi 31:02 ilallahi fi kullil umur. Menyerahkan 31:05 segala urusan hati kita. 31:08 Hati kita kadang-kadang belang loh. Hati 31:13 kita bercorak-corak. Kadang-kadang 31:15 ada corak pelangi 31:19 gitu kan. Siapa yang suka nyanyi 31:20 pelangi-pelangi 31:23 itu corak hatimu 31:27 itu segeraksakan kepada Allah. 31:31 umur mail asbabunaltimad 31:39 alquli alaiha. 31:43 Jadi dengan syarah ee mencari penyebab. 31:48 Jadi tawakal itu kepada Allah 31:51 menyerahkan segala perkara kehidupan 31:53 pada Allah itu bukan asal-asalan 31:57 tanpa upaya. Nah, itu tadi akan kejadian 32:00 kemarau panjang menurut BMKG itu kita 32:04 tawakal pada Allah, menyerahkan segala 32:05 urusannya nanti. Soal panas berapa 32:07 derajat, serahkan pada Allah. Soal nanti 32:10 tiba-tiba kekeringan di mana-mana ee 32:14 tanah e apa tuh kering sampai 32:17 meretak-retak itu serahkan pada Allah. 32:20 Tentang petani nanti tidak panen raya 32:23 bahkan mengalus serahkan pada Allah. 32:25 Tapi harus ada upaya 32:29 itikad al asasbab. Mencari upaya, 32:35 penyebab-penyebab untuk meminimalisir 32:38 gadian-kejadian 32:40 yang bakal terjadi. Dengan apa caranya? 32:42 Ya mungkin dengan menghemat. 32:45 Betul gak, Abi Agus? Apa yang harus kita 32:48 hemat? menghemat 32:50 daripada penghasilan tahun ini berupa ee 32:54 berupa beras padi, menghemat 32:57 kacang-kacangan, menghemat apa namanya 32:59 air itu menghemat katakanlah ee 33:05 pengeluaran 33:07 keseharian yang sehari mungkin R200.000 33:10 pangkas cukup dengan Rp50.000 33:14 masih bisa dipangkas pangkas lagi 33:17 R30.000 I untuk lima orang bisa makan 33:20 R.000 li orang. 33:24 Artinya itu harus dipangkas, harus ada 33:27 upaya untuk mensetarakan atau 33:30 mensepadankan dengan kejadian gitu. Ini 33:33 penyebab. 33:35 Kalau hanya asal kita bertawakal pada 33:37 Allah tanpa kita melakukan sesuatu 33:40 menurut syariat ya kita artinya tawakal 33:44 kita belum sempurna. 33:46 Lakukan sesuatu tindakan. Dulu ustaz 33:49 pernah menyampaikan jika di kampung 33:51 halaman punya rumah dan ada masih ada 33:53 pelataran 50 m, 33:56 bikin apa? Ketahanan pangan. Ciptakan 34:00 ketahanan pangan di ruangan rumah itu. 34:03 Karena ruangan rumah ketika menggunakan 34:06 air pun tidak sebanyak air yang akan di 34:10 air aliri kepada sawah. Cukup dengan 34:12 mungkin bekas mandi atau apa disiram ke 34:17 sekitar tanaman-tanaman kita sehingga 34:20 tumbuh tomat, sehingga tumbuh cabai, 34:23 sehingga tumbuh-tumbuh ee kunyit dan 34:26 lain sebagainya. Itu bahan-bahan dapur 34:27 kan gitu. Ikhwan fillah yang dirahmati 34:30 Allah. Oleh karenanya penting kita para 34:33 alim ulama ini menyampaikan itu pada 34:35 masyarakat. 34:38 Sababu tawakul alal hay alladzi la yamut 34:41 liannal makhluk. Kenapa kita harus 34:45 menghadirkan penyebab agar kita bisa 34:48 tawakal pada zat yang maha hidup dan 34:50 tidak mati itu? 34:53 liannal makhluqo. Karena makhluk itu 34:57 mahma balagat quatuhu. 35:00 Meskipun kekuatannya hampir mentok, 35:03 kuat, kuat, kuat gitu loh. 35:06 Sayafna 35:08 sayafna akan fana. Coba Firaun sekuat 35:14 orang bilang Firaun ini betapa kuatnya 35:16 gitu. A tapi habis juga ya. Habis itu di 35:20 Mesir. Uh, orang menyangka Firaun ini 35:23 luar biasa kuatnya. Itu kata dalam 35:26 bahasa Arab itu eh mahma balagat 35:29 quatuhu. 35:31 Betapun kekuatannya itu sudah mentok. 35:33 Bahkan dia saking kuatnya mengatakan 35:36 dirinya adalah tu Tuhan. Sayafna kok 35:39 sayafna alladzina lahum quwah. Itu mana 35:44 mereka itu yang memiliki kekuatan. Maka 35:46 jangan sombong ketika kita ini jadi 35:48 orang. Eh, [tertawa] jadi orang. Jadi 35:53 orang kan artinya jadi orang yang 35:55 berpunya. Jadi orang yang punya pangkat, 35:58 punya derajat, punya kedudukan. Jangan 36:01 sombong. 36:03 Sayap naon antum? Antum bakal fanah. 36:07 Mati 36:09 gitu loh. Mati berkalang tanah. Kalau 36:13 sudah mati ya sudah urusannya. itu 36:16 tinggal bertanggung jawab pada Allah 36:19 Subhanahu wa taala. 36:22 Oleh karenanya, ikhwan pilah yang 36:24 dirahmati Allah, 36:26 beriktimadah pada Allah fahual baqi yang 36:30 mana Allah adalah zat yang kekal abadi 36:33 daimun 36:34 annikmah yang selamanya akan memberi 36:39 kenikmatan hidup pada 36:40 makhluk-makhluknya. Betapapun dalam masa 36:44 yang akan terjadi kekeringan pasti ada 36:47 kenikmatan di dalamnya. Itu 36:52 wal malja alhaqiki. Dan jadikanlah Allah 36:56 Subhanahu wa taala itu malza alhaqiki. 36:58 Apa malza? Itu tempat 37:00 kembali 37:02 yang sebenarnya. 37:04 Tempat kembali yang sesungguhnya. Bukan 37:07 ke dukun, 37:09 bukan ke laut dengan larungan gitu loh, 37:14 bukan ke gunung e untuk mencari 37:16 perlindungan itu bukan 37:19 tapi kepada Allah yaitu al wal malja 37:23 alhaqiki tempat kembalinya yang 37:26 sesungguhnya 37:29 dengan persandaran yang baik dengan 37:32 menghadirkan penyebab-penyebab agar kita 37:36 dalam segala apapun pun kondisi Allah 37:39 masih memberikan kepada kita kekuatan. 37:44 Tafsir Ibnu Katsir di sini mengatakan 37:47 alayah ayat ini tamuru bian tajalallah 37:52 duhur 37:54 Ibnu Katsir menyarankan 37:57 dari ayat ini agar kita menjadikan 38:00 ikhwatal iman ayat ini sebagai jalan 38:04 untuk menjadikan Allah 38:07 sebagai zuhhrik. Zuhrif itu orang yang 38:10 hak zat yang mengawasi kita itu loh. 38:15 Walzauk dan tempat kembalinya kita. 38:19 Wasiruk dan dia zat yang akan 38:22 menolongmu. G 38:25 dulu Allah pernah menolong Bani Israil 38:27 enggak? Pada waktu zaman Musa 38:29 dikejar-kejar sampai tepi laut kan. Itu 38:32 Bani Israel ditolong Allah gitu dengan 38:36 susah makan, susah minum. W 38:38 segala-galanya kita akan seperti itu. 38:41 Wa muayyiduka fi umurika kulliha. Dan 38:45 Allah Subhanahu wa taala adalah muayyid 38:47 yang akan menguatkan segala aktivitasmu 38:50 di dunia dengan berbagai 38:53 kegiatan-kegiatan hidupmu. Itu hanya 38:56 Allah. 38:58 Maka ikhwan yang dirahmati Allah 38:59 Subhanahu wa taala ingatlah akan usia 39:02 kalau gitu. Abi Agus Abi Agus sekarang 39:04 sudah berapa usianya? 39:06 17. 39:07 Ustaz mau jujur ini nanya 39:08 17 Ustaz. 39:09 17 dibalik 39:11 jadi 71 ya. Kok kok kok 71 kayak masih 39:16 anak muda. 39:17 Heeh. Ustaz 39:18 ini jujur Abi Agus mungkin sudah berapa 39:21 usianya? Kalau kalau Ustaz ini sudah 64 39:25 itu. Ingat ikhwan fillah pendengar Rasul 39:28 yang dirahmati Allah. Rasul pernah 39:30 bersabda, "Amaru umati." 39:34 Kebanyakan usia umur, usia itu umur ya, 39:38 usia umur daripada umatku kata Rasul, 39:41 "Ma baina sittin aa sabin." 39:45 Hanya antara masuk pada umur 60-an 39:49 sampai kepada 70-an. Andi itu loh ini 39:53 umat Muhammad itu ingat makanya kepada 39:55 umur 39:57 waqalluhum. 39:59 manzawizualika 40:01 dan sangat sedikit sekali yang melampaui 40:03 umur 60 tahun umur 70 tahun itu bagi 40:07 yang sudah umur 70 lebih bersyukur ada 40:10 bon 40:11 ada bonus itu ingat pada umur jadi ojo 40:16 dumeh kalian jadi ini. Ojo dumeh kalian 40:19 jadi orang kaya ojo dumeh kamu akan fah 40:23 akan mati. Kalau sudah mati gak ada 40:26 kekuatan apapun. 40:29 Harta tidak menolongmu, istrimu yang 40:31 cantik diambil orang. Allahu Akbar. 40:33 Rumah yang mega, ya Allah disita, Bang. 40:38 Kalau memang belum lunas gitu kan. Mobil 40:41 yang mewah, rorois apa. Wah, udah enggak 40:45 enggak bakal masuk kubur. 40:48 Makananmu saat itu kalau sudah mati 40:50 tanah makananmu wahai manusia tanah. 40:55 Nanti kamu akan dimakan cacing 40:59 dan makhluk-makhluk yang halus yang di 41:02 dalam tanah itu menggerogoti seluruh 41:05 tubuhmu 41:07 sampai habis tinggal tulang belulang. 41:10 Itu manusia. 41:13 Oleh karenanya, Ikhwan, masih ada waktu 41:15 berapa menit lagi? 41:17 Masih, Ustaz. Ya, oleh karenanya dengan 41:19 ayat ini Ustaz Umar hanya mengingatkan 41:23 ee akan adanya doa dan ee apalah namanya 41:28 himbauan dari zikir. 41:31 Zikir. 41:31 Karena 41:33 kemarin yang bakal terjadi itu naondi 41:35 ini akan terjadi pada masa yang akan 41:38 datang lebih dahsyat lagi. Kalau kemarin 41:41 tak bulan-bulan depan nih, bulan Juli 41:43 prediksi BMKG hanya beberapa bulan. 41:47 Di akhir zaman nanti, alam raya ini 41:51 dirasa oleh seluruh benua akan mengalami 41:54 3 tahun paceklik kemarau yang tidak 41:57 berhenti. 3 tahun. 41:59 Sudah ustaz sampaikan loh informasinya. 42:02 Tahun pertama sepertiga air hujan 42:05 ditahan oleh Allah. 42:07 Dan tumbuh-tumbuhan yang dari bumi yang 42:10 biasa tumbuh itu sepertiganya tidak 42:12 diizinkan hidup. 42:15 Tahun kedua 2/3 hujan tidak diturunkan 42:18 Allah. Demikian bumi tidak mengeluarkan 42:20 tumbuh-tumbuhannya sebanyak 2/3 42:24 persennya. 42:26 Tahun ketiga tidak satu tetes pun air 42:29 hujan diturunkan oleh Allah ke muka bumi 42:32 dan bumi yang menyimpan begitu banyak ee 42:36 bebiji-bijian yang beragam, Allah tidak 42:39 izinkan untuk menghidupkannya. 42:44 Rasul ditanya oleh sahabat, "Ya Rasul, 42:46 makanan apa kami kalau saat itu terjadi? 42:50 Gandum tidak ada, beras tidak ada, kurma 42:52 tidak juga berbuah. Makanan kami apa, ya 42:55 Rasulullah?" 42:57 Rasul menjawab, "Makanan kita saat itu, 43:00 kata Rasul sallallahu alaihi wasallam, 43:02 kalimat-kalimat yang baik di dalam 43:04 rangkuman albaqatus shihat, yaitu 43:07 zikir-zikir yang terangkum dalam 43:10 sisa-sisa kesalehan. di akhir zaman 43:13 yaitu pada kalimat subhanallah 43:16 walhamdulillah 43:18 walailahaillallahu 43:21 Allahu akbar tuh di kalimat ini. 43:25 Jika kenyataan itu terjadi kelak di 43:28 akhir zaman, 43:30 perbanyaklah zikir itu. Yang zikir itu 43:34 kalau diucapkan oleh mulut masuk ke 43:36 dalam jiwa kita persis pengganti 43:39 makanan. Jadi nutrisi meskipun tidak 43:43 makan, tidak minum, kita akan kenyang. 43:47 Jadi makanan pokoknya nanti akan terjadi 43:50 makanan pokok kita bukan beras, bukan 43:52 nasi, bukan gandum, bukan kurma, bukan 43:55 susu, 43:57 bukan e apalah namanya tuh e es krim. 44:02 Iya. Bukan satu saat makanan pokok kita 44:06 adalah tasbih, tahmid, tahlil wat 44:09 takbir. Itu akan jadi nanti di akhir 44:12 jamaah. Maka hari ini Ustaz Umar 44:14 memberikan himbauan banyak-banyaklah 44:17 berzikir 44:20 khofifatan 44:24 filisan wa [berdehem] 44:28 eh khoifatan filisan wa sakilatan fil 44:32 mizan. 44:34 Subhanallah wabihamdihi 44:36 subhanallahiladzim. 44:38 Ada dua kalimat yang kalau kamu ucapkan 44:41 dalam zikirmu itu pertama 44:47 ringan diucapkan namun berat dalam tingg 44:50 dalam timbangan. Apa kalimatnya? 44:53 Subhanallah wabihamdihi. 44:56 Coba ucapkan oni. 44:59 Subhanallah wabihamdih subhanallahil 45:02 adzim. Coba ucapkan lagi 45:05 karena ada dua. Subhanallah wabihamdihi 45:08 subhanallahilalilzim. 45:10 Subhanallah wabihamdih itu tadi 45:12 tafsirnya. Maha suci Allah dengan segala 45:16 ee pujinya 45:19 dan maha suci Allah dengan segala 45:21 keagungannya. 45:23 Ini ringan diucapkan namun sangat berat 45:26 dalam timbangan. 45:29 yang pada satu ketika zikir ini 45:32 dilantunkan oleh kita di nanti akhir 45:34 zaman menjadi nutrisi makanan pokok kita 45:40 yang hari ini harus kita biasakan itu 45:44 sebagai zikir harian. Ingat naon dia apa 45:47 tadi? Subhanallah 45:49 w subhanallah wabihamdihi subhanallahil 45:53 adzim itu 45:59 ikhwan fillah yang dirahmati Allah 46:02 ada lagi hal-hal yang harus kita 46:05 biasakan hari ini adalah dalam bentuk 46:08 infak dan sodqah 46:11 infak sodqah itu kata Rasul sallallahu 46:13 alaihi wasallam tutbiul bala 46:17 tutfi fi albala sodqah dan impak yang 46:19 kita lakukan itu akan tutfi itu apa 46:24 memiram 46:26 air fungsi air itu apa 46:30 memadamkan 46:30 memadamkan 46:32 atau mematikan 46:34 ada kebakaran nih siram blamwir 46:37 blamwir itu fungsinya mema membadam 46:39 makanya tim pemadam keba 46:42 kebakaran 46:43 sodqah itu tutfiul bala 46:46 sodqah apa yang kita tunaikan di jalan 46:48 Allah yang sebagainya untuk Palestina, 46:51 yang sebagainya untuk sahabat kita yang 46:53 mendapatkan musibah baik di Aceh, di 46:55 Padang, di Lombok, macam-macam ya kan. 46:58 Itu tutfiul bala untuk meredam 47:02 [berdehem] dan apa namanya ee apa 47:05 namanya tadi tuh dimadamkan daripada 47:09 bala. Apa bala itu? 47:11 Bencana musi musibah. Musibah. Maka 47:15 setelah itu kita berdoa pada Allah, 47:18 Allahumma jurna fi musibatina wakluqlana 47:22 khairon minha. Ya Allah berilah kami 47:25 pahala pada musibah yang Engkau berikan 47:27 pada kami dan gantilah dengan ganti yang 47:30 lebih baik. Gitu. Terakhir Ustaz Umar 47:34 akan 47:36 menyampaikan juga kabar-kabar yang tidak 47:41 menyenangkan hati. He. 47:42 Terutama Ustaz Umar juga dari kemarin 47:46 dari majalengka ke sini itu mengejar 47:48 sesuatu sebetulnya 47:50 apa, Ustaz? 47:50 Mengejar [berdehem] sesuatu informasi 47:53 gitu. Ternyata informasinya ya ee bagi 47:56 kita sih senang-senang aja karena takdir 47:58 Allah ya. Cucu Ustaz itu masuk ke rumah 48:01 sakit tiga orang. 48:02 Allahu Akbar. 48:05 Allah ya karim. Ada yang satu cucunya 48:07 baru 1 tahun lebih. 48:10 Ada yang 2 tahun setengah. Allahu Akbar. 48:14 Terus ada yang sudah 3 tahunan. 48:18 Itu lailahaillallah. Kalau dilihat 48:20 kondisi hari ini nih, gitu. 48:24 Maka Ustaz juga menyebarkan info kepada 48:27 kawan-kawan dekat Ustaz untuk meminta 48:29 doa buat keluarga ustaz, 48:33 kepada imam ustaz menyampaikan informasi 48:35 ini untuk mendoakan. para 48:36 sahabat-sahabat, para ustaz, para 48:38 ajengan juga ikut supaya mereka 48:40 mendoakan kondisi. Demikian ustaz juga 48:43 mendoakan mereka termasuk 48:45 sahabat-sahabat ustaz di mana berada. 48:49 Kalau terjadi di rumah tangga kita 48:51 seperti itu, segera selesaikan dengan 48:55 mendekat berdekat-dekat dengan Allah 48:58 Subhanahu wa taala. Kemudian pada tim 49:00 dokter yang memang menguasai ilmu 49:03 kesehatan itu, Abi Agus. 49:05 Ham. Jadi alhamdulillah diril ini Ustaz 49:09 Umar juga memohon kepada seluruh 49:11 pendengar dan pemirsa agar setidaknya 49:14 meski sedikit doakan keluarga ustaz 49:17 semoga mereka ibu-ibu terutama anak-anak 49:19 ustaz nih ya ibu dan bapaknya 49:22 semoga dapat bersabar dan 49:25 menyelesaikan kasus-kasus ini dengan 49:27 segala ee ketakwaan dan tawakal pada 49:29 Allah subhanahu wa taala. Ikhwan fillah, 49:32 itu saja yang dapat Ustaz sampaikan dan 49:34 jangan lupa 49:36 sekali lagi bahwa kita harus tetap di 49:40 dalam jalan yang lurus, 49:42 jalan yang diridai oleh Allah Subhanahu 49:44 wa taala. Jangan mengambil jalur pintas 49:48 untuk mencari kekayaan, untuk mencari 49:50 ketenaran, untuk selamat dari 49:52 ancaman-ancaman musibah harus di jalan 49:56 yang lurus. 49:57 Heeh. 49:57 Jalan yang lurus itu adalah siratal 50:00 mustaqim. 50:01 yaitu sirat yang lurus yang di dalamnya 50:04 ada kenikmatan Allah Subhanahu wa taala 50:07 giriril magdubi alaihim wadin yang tidak 50:10 di dalamnya ada ee kemurkaan Allah dan 50:13 subhanallah kemarahan Allah subhanahu wa 50:15 taala. Wallahuam bissawab. Jazakallah 50:18 khair. 50:19 Baik, Ustaz. Jazakallah khair atas ee 50:22 tausiahnya di siang hari ini, Ikhwan dan 50:25 Akhwat. Tadi kita telah simak pemaparan 50:28 [mendengus] yang telah disampaikan oleh 50:29 guru kita Ustaz Umar Rasan. Kami akan 50:32 segera kembali setelah jeda berikut ini. 50:35 Alhamdulillah. 54:45 Brazil TV [musik] 54:52 [musik] 55:05 Silaturahim untuk Islam yang satu. 55:07 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 55:09 subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 55:11 masih bersama kami dalam program tausiah 55:13 siang kajian [berdehem] tafsir Ibnu 55:15 Katsir pembahasan Quran surah Al-Furqan 55:17 ayat 58 bersama guru kita Ustaz Umar 55:21 Rasyid Hasan. Dan di siang hari ini, 55:23 Ikhwan dan Akhwat, siaran kita yaitu di 55:26 [mendengus] 55:27 ee laksanakan atau dilakukan di studio 2 55:30 Rasil karena studio yang ada di bawah 55:33 studio on Air ee yang di bawah sedang 55:35 dalam tahap renovasi. Mudah-mudahan 55:38 segera cepat selesai dan bisa lebih baik 55:41 lagi untuk memberikan pelayanan yang 55:43 terbaik bagi ikhwan dan akhwat di mana 55:46 pun Anda berada. Amin. Insyaallah. 55:48 Baik. Dan itu juga atas berkat dari apa 55:52 ee uang infak, uang sedekah yang 55:55 Anda berikan kepada Rasil. bagian dari 55:58 perjuangan ikhwan dan akhwat untuk radio 56:00 wakaf ini. Ikhwan dan akhwat, kita ingin 56:03 menyapa ada Ibu Saidah, Bapak Budi 56:06 Hartono, kemudian ada Bapak Sema Ibu 56:10 Darma di Bekasi, Bapak Acit, lalu ada 56:13 Bunda Fani, ada Bapak Yudi di Bogor, 56:16 ada Dr. Abdul Hadi, kemudian ada Lis, 56:20 ada Bapak Fajar Alfatih, Ibu Mimin, ada 56:24 Eyang Sri, dan juga ada Bapak Dindin 56:27 serta Ibu Sandi. 56:30 Ibu Sandi serta Ibu Eti. 56:32 Kita awali pertanyaan pertama, Pak Ustaz 56:35 dari Ibu Fani. Asalamualaikum 56:38 warahmatullahi [mendengus] 56:38 wabarakatuh. 56:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:42 wabarakatuh. Ustaz, apakah ketika kita 56:45 mengalami depresi ini akibat kurangnya 56:48 tawakal kita kepada Allah? Syukran ya. 56:52 Bismillahirrahmanirrahim. 56:53 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasallallahu 56:56 ala nabiyina Muhammadin waa alihi 56:58 wasbihi ajmain. Amma ba'. Bisa jadi 57:00 Bunda, depresi itu ee karena kurangnya 57:05 tawakal 57:07 atau mungkin karena kurangnya nasihat 57:10 gitu. 57:12 Depresi itu gimana sih? Rasa 57:15 Ustaz sendiri akan mencoba merasakan 57:18 depresi itu seperti apa ya? Depresi itu 57:20 segala segala penekanan ya. 57:22 Heeh. 57:23 Tertekan ekonomi ya kan? tertekan 57:26 kejiwaan, tertekan perasaan tertekan 57:29 tidak bisa 57:31 menjangkau cita-cita sehingga depresi. 57:35 Kita inginnya nilai sekolah 9 kok 57:38 nilainya 64 depresi mengalami hal-hal 57:41 yang sifatnya memberatkan jiwa. Betul? 57:46 Perkara ini kerap terjadi pada diri kita 57:50 pada persoalan depresi tadi. Nah, kalau 57:53 Bunda tadi bilang, "Apakah iya 57:55 depresi-depresi yang beragam itu akibat 57:58 karena kita kurang tawakal pada Allah?" 58:01 Jawaban Ustaz, "Iya, Bunda." 58:04 Iya. Karena kita kurang tawakal pada 58:06 Allah. 58:07 Namun punun demikian, kita sebelum 58:10 sempurna tawakal kita pada Allah, 58:13 lakukan dulu sesuatu upaya untuk supaya 58:16 apa? meminimalisir tidak bergejolaknya 58:21 depresi itu, Abi. Agus, itu yang paling 58:23 pentingnya. 58:26 sehingga kalau depresi seseorang ee 58:29 ingin mencapai sesuatu lalu tidak 58:32 tercapai gitu kan sehingga perasaannya 58:35 tertekan depresi, maka yang ada adalah 58:38 harus kita tawakal pada Allah. Oh 58:40 rupanya kekuatanku hanya segini. 58:45 Contoh, maaf Bunda, kita analogi dulu. 58:50 Gunung Cermai itu hampir 4 kilo loh, Abi 58:52 Agus. Kalau kita daki, ada tiga 58:56 pendakian dari Kuningan itu. Ada dari 58:59 Palutungan, ada dari apa namanya? Dekat 59:03 dengan ee Ligarjati itu atau dari kota 59:07 ustaz Majalengka. Itu orang yang mendaki 59:11 Gunung Ciremai yang hampir 4 kilo itu 59:13 ngos-ngosan di tengah jalan. Apa 59:16 ngos-ngosan tuh? kecapek kecapekan itu 59:20 baru barangkali 1 kilo masih tersisa 3 59:24 kilo. Aduh depresi sekali saya. 59:29 Jaraknya akan ditempuh seik kilo baru 59:31 sekian kilo sudah capek. 59:35 Ah, saya harus meminimalisir tenaga 59:39 untuk pelan-pelan saja supaya ter 59:43 sampaikan ke sana. Jangan ngoyo 59:45 istilahnya. Kalau ngoyo sudahlah 59:48 depresi, ngoyo ampun deh. Apa yang 59:51 terjadi? 59:53 Batal. 59:56 Kita manusia yang lemah, yang serba 59:58 terbatas. 1:00:00 Oleh karenanya, Bunda yang Allah 1:00:01 rahmati, di mana saja pendengarasi 1:00:04 mendengarkan suara Ustaz Umar ini, saat 1:00:07 kita depresi, tidak ada jalan yang 1:00:09 terbaik melainkan kita. Pertama, 1:00:12 takdir Allah berupa apapun yang kita 1:00:16 alami, kita imani bahwa itu semuanya 1:00:19 dari Al. Baru setelah itu upayakan agar 1:00:23 depresi demi depresi ini diminimalisir 1:00:26 dengan apa? Upaya kita dengan zikir, 1:00:30 upaya kita dengan tawakal, upaya kita 1:00:32 dengan menyadari bahwa manusia itu 1:00:35 lemah, lemah, lemah. membutuhkan 1:00:38 kekuatan yang dahsyat dari yang maha 1:00:41 kuasa Allah Subhanahu wa taala. Bunda 1:00:44 yang Allah rahmati, ustaz juga pernah 1:00:46 loh depresi. Depresi itu bukan bukan 1:00:49 gila. [tertawa] 1:00:51 Depresi itu bukan karena gara-gara ee 1:00:55 apa namanya banyak mengkonsumsi obat tuh 1:00:58 apa namanya? [tertawa] 1:01:03 Bukan masalah itu saja. Depresi itu 1:01:06 perasaan seseorang yang tidak mampu 1:01:08 gitulah menguasai kondisi itu depresi. 1:01:12 Kalau menguasai sesuatu ya enggak 1:01:14 depresi dong gitu loh. Sesuatu yang 1:01:17 tidak kita dapat kuasai dengan sempurna 1:01:20 itu melahirkan depresi. 1:01:22 Maka depresi ini akan terasa bentuknya 1:01:26 di mana-mana. 1:01:27 dalam dunia pendidikan, dalam ekonomi, 1:01:29 dalam status sosial masyarakat, dalam 1:01:32 kehidupan keluarga, dalam urusan-urusan 1:01:35 mengurus anak itu pasti dan pasti akan 1:01:38 mengalami depresi-depresi itu. Maka 1:01:42 Bunda yang Allah rahmati, sebaik-baik 1:01:44 kita yang pernah mengalami hal serupa 1:01:47 itu, kembalikan segalanya pada Allah 1:01:50 Subhanahu wa taala. zatnya akan 1:01:53 menenangkan jiwa kita 1:01:56 dari depresi menjadi tenang dengan apa? 1:01:59 Iman terhadap takdir Allah. Semuanya 1:02:02 telah ditakdirkan oleh kita manusia 1:02:04 lemah. Inginnya kita 100 baru empat 1:02:08 sudah kecewa depresi. Maka kita, "Oh, 1:02:12 sadari betul. Oh, rupanya takaran 1:02:15 hidupku hanya empat tangga. 1:02:18 Untuk meraih 100 tangga itu bukan hak 1:02:21 aku. Enggak ada kemampuan. Terima tangga 1:02:24 itu. Cicipi, nikmati, bersyukur. 1:02:28 Cicipi, nikmati, bersyukur 1:02:30 bersyukur. 1:02:32 Dan tenang jiwa itu. Seperti apa? Allah 1:02:35 katakan, "Ala bidikrillahi tatmainul 1:02:37 qulub." Hanya sanya karena berzikir pada 1:02:41 Allah, hati kita akan tenang. Di situ 1:02:44 kita harus menyisipkan zikir pada Allah. 1:02:48 Jangan ngoyo dalam hidup. meraih sesuatu 1:02:51 yang tidak mungkin kita dapat dengan 1:02:53 kekuatan yang lemah ini menjadikan kita 1:02:56 Allahu Akbar orang-orang yang didera 1:02:58 dengan depresi tadi. Oleh karenanya 1:03:00 Bunda yang dirahmati semoga kita semua 1:03:03 kita ini semoga terhindar dari 1:03:05 depresi-depresi itu dengan meyakini 1:03:08 bahwa semua takdir kehidupan hanya milik 1:03:10 Allah yang harus kita imani. Semoga 1:03:12 dengan demikian, apapun bentuk 1:03:15 depresinya kita santai menghadapinya. 1:03:18 Alhamdulillah ya Allah dengan segala 1:03:20 keadaan. Maka ada orang selalu 1:03:22 mengatakan bagus alhamdulillahi ala 1:03:24 kullial. Apa artinya? 1:03:26 Heeh. 1:03:27 Ya Allah alhamdulillah ala kullial. Itu 1:03:30 tawakal kita setelah mengalami depresi. 1:03:33 Iya. 1:03:34 Ya Allah hanya bagimu puji gitu kan. 1:03:37 Hanya bagimu pujian itu ala kulihal atas 1:03:40 segala keadaan. 1:03:43 Keadaan sehat kita alhamdulillah. 1:03:46 Keadaan kaya yang bisa berinfak sedekah, 1:03:49 alhamdulillah. 1:03:50 Keadaan miskin yang bisa bersabar, 1:03:52 alhamdulillah. Maka miskin itu temannya 1:03:55 sabar. Kaya temannya berinfak, 1:04:00 jauh temannya dekat, 1:04:03 panas temannya ding dingin. Itu agama 1:04:07 semua berpasang-pasang. Tenang ada 1:04:09 depresi gitu kan. kekalutan, ada 1:04:13 kedamaian semua berpasang-pasangan. Maka 1:04:18 demi Allah menciptakan semua 1:04:20 berpasang-pasangan ini, hilangkan rasa 1:04:22 depresi dengan menghadirkan penyebab 1:04:25 untuk ketenangan jiwa. Setidaknya kita 1:04:28 berdekat-dekat dengan Allah sang 1:04:30 pencipta depresi itu, lalu kita 1:04:32 insyaallah berzikir menyebut namanya, 1:04:34 ketenangan akan menguasai diri kita. 1:04:37 Wallahuam itu Bunda. Semoga ya pasti 1:04:41 tidak puas ya. Insyaallah. 1:04:43 Satu pertanyaan terakhir Pak Ustaz. 1:04:44 Habis waktu. 1:04:45 Heeh. [tertawa] 1:04:47 Dari ee hamba Allah di Sukabumi. 1:04:49 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:50 [mendengus] wabarakatuh. 1:04:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:54 wabarakatuh. 1:04:55 Bagaimana cara kita membedakan antara 1:04:57 tawakal yang benar dengan sikap pasrah 1:04:59 tanpa usaha? 1:05:02 Tawakal yang benar dengan pasrah tidak 1:05:04 ada usaha. 1:05:06 Kalau tawakal yang benar itu adalah 1:05:08 tawakal setelah usaha. 1:05:12 Yang yang kedua tawakal tidak ada usaha 1:05:14 itu bunuh diri namanya. [tertawa] 1:05:17 Ah kumaha Allah we terserah Allah sama 1:05:21 hidupnya tapi tidak pernah ibadah. 1:05:25 Terserah Allah nanti di akhirat ee saya 1:05:28 sudah serahkan pada Allah. Enggak pernah 1:05:30 puasa, 1:05:31 tidak pernah menjalankan perintah Allah. 1:05:34 yang begitu kira-kira di akhiratnya 1:05:35 selamat enggak? 1:05:38 Enggak bakal selamat. 1:05:41 Ah, saya hidup saya tuh karena Allah 1:05:43 saja tapi tidak pernah menjalankan 1:05:45 perintah Allah. Itu tawakal yang tidak 1:05:48 pada tempatnya. 1:05:51 Tapi tawakal yang baik itu adalah 1:05:53 tawakal yang disertai dengan upaya-upaya 1:05:57 terobosan kehidupan yang miskin. usaha 1:06:02 gitu kan supaya apa? Kemiskinan itu 1:06:06 sirna menjadi kaya, 1:06:09 lemah usaha supaya menjadi orang kuat 1:06:13 gitu loh. Serba kekurangan usaha supaya 1:06:17 berkecukupan. 1:06:19 Itu tawakal yang indah namanya. Tawakal 1:06:21 yang mendekati kesempurnaan. Memang 1:06:23 benar segala tawakal itu tidak akan 1:06:26 sempurna ujung-ujungnya. Namun upaya itu 1:06:29 yang menjadi harga. 1:06:31 upaya itu menjadi harga 1:06:34 itu kita nih seperti tadi maunya tanggal 1:06:38 100 tapi baru 4 tangga sejah 1:06:43 aduh itulah manusia namanya 1:06:46 maka tapi tetap harus naik ke anak 1:06:49 tangga yang kelima bet apapun sulit 1:06:52 untuk menaiki anak tangga kelima ini 1:06:56 harus upaya betapaap pun nanti tidak pas 1:07:00 ke anak anak tangga yang kelima. Itulah 1:07:02 namanya tawakal. 1:07:04 Tawakal ini adalah tawakal syari 1:07:07 namanya. Kalau tadi tawakal yang tidak 1:07:11 didasari dengan upaya 1:07:13 ee Ustaz Umar Rasa itu merupakan 1:07:16 kecerobohan. 1:07:17 Heeh. 1:07:18 merupakan kecero kecerobohan yang tidak 1:07:20 boleh dilakukan oleh umat Muhammad 1:07:22 sallallahu alaihi wasallam dalam segala 1:07:24 hal dalam segala menghadapi kondisi 1:07:27 kehidupan yang sebentar lagi insyaallah 1:07:29 nauzubillah minzalikilah kita akan 1:07:31 memasuki ikhwatul iman fase daripada 1:07:34 kemarau di bulan Juli ini. Jangan putus 1:07:37 asa, jangan e berdiam diri, berpangku 1:07:41 tangan. Setidaknya kita meminimalisir 1:07:44 cara menggunakan nikmat Allah. Jangan 1:07:46 embruah itu kan dari air, dari makanan 1:07:49 pokok, dari uang. Tabungan jangan wah 1:07:51 mentang-mentang punya tabungan. Hayo 1:07:53 beli naon aja. Ah, semua dibeli. Pas 1:07:57 ketika sudah kemarau sudah habis 1:07:59 uangnya. Naudubillah minzalik. Jadi, 1:08:02 tolong kita hari ini memahami betul 1:08:05 antara tawakal yang sesungguhnya dengan 1:08:08 tawakal yang tanpa upaya. Semoga apa 1:08:11 yang akan kita hadapi bersama ini 1:08:13 menjadi sebuah ibrah di masa yang lalu 1:08:16 dan menghadapi kenyataan di masa akan 1:08:19 datang hanya satu masalah yaitu dengan 1:08:23 takwa dan tawakal kepada Allah Subhanahu 1:08:26 wa taala. Wallahuam bawab. 1:08:29 Baik, Ustaz. Terima kasih atas ee 1:08:31 penjelasannya. Demikian untuk pendengar 1:08:33 kita di Sukabumi yang sudah bertanya. 1:08:35 itu menjadi pertanyaan terakhir kita di 1:08:37 siang hari ini. Dan sebelum berpisah 1:08:39 kita akan dengarkan kesimpulan 1:08:41 ya. Bismillahirrahmanirrahim. Mungkin 1:08:43 kesimpulannya agak sedikit panjang 1:08:46 karena berupa doa. 1:08:47 Iya Ustaz 1:08:48 himbauan Ustaz Umar di siang hari ini 1:08:51 kepada semua pendengar dan pemirsa 1:08:55 radio, Rasi dan televisi di masih 1:08:57 berada. Lazimkanlah doa yang baik ini 1:09:01 yang insyaallah ustaz akan sampaikan 1:09:03 doanya. Kalau nanti butuh lagi untuk 1:09:06 dicatat, e dengarkan lagi radionya. 1:09:09 [tertawa] 1:09:10 Ini ada doa untuk menghadapi segala 1:09:12 sesuatu 1:09:14 dari takdir Allah yang hari ini kita 1:09:17 rasakan dan yang akan kita rasakan. 1:09:19 Cobalah banyak maja berdoa dengan doa 1:09:21 ini, Ikhwan. Dengarkan baik-baik doa 1:09:24 Ustaz Umar ini untuk kita semua. 1:09:26 Bismillahirrahmanirrahim. 1:09:28 Ustaz Umar akan artikan nanti bagus ya. 1:09:30 Iya. 1:09:31 Allahumma anta rabbi la ilahailla anta 1:09:37 Allahumma ya Allah anta engkau rabbi 1:09:40 rabku tuhanku g sesembahanku engkau itu 1:09:45 kita mengaku 1:09:48 sembahyang karena perintahm aku 1:09:51 e sembahyang itu salat ya 1:09:53 heeh 1:09:54 aku puasa aku apa itu karena perintahm 1:09:58 Allahumma antab engkau adalah rabku 1:10:01 Lailahailla 1:10:02 an. Tiada ilah sesembahan hanya 1:10:06 melainkan engkau. Itu enggak ada dukun, 1:10:10 tidak ada paranormal, tidak ada yang 1:10:12 lain. Hanya engkau sebagai sesembahan. 1:10:17 Alaika tawakaltu. Hanya kepadamu aku 1:10:19 bertawakal. Wa antabil arsyilim. Dan 1:10:22 engkau ya Allah zat yang maha kuasa, 1:10:26 pemilik arsy yang maha agung. 1:10:30 Luar biasa. Ini indah sekali doa ini. 1:10:34 Dan doa ini boleh di nanti dilihat di 1:10:38 hadis-hadis ee yang muktabar itu. 1:10:43 Masyaallahuana 1:10:45 wama lam yasya lam yakun. Nah, ini 1:10:48 tawakal kita. 1:10:50 Kita percaya bahwa segala sesuatu yang 1:10:53 diinginkan Allah pasti ter ter apa nai? 1:10:56 terjadi 1:10:58 dan apa-apa yang belum Allah inginkan ya 1:11:02 tidak akan mungkin terjadi. 1:11:04 Itu kita imani. Betul gitu loh. Bisa 1:11:08 saja prediksi BMKB BMKG nanti di bulan 1:11:11 Juli akan terjadi kemarau. Kalau Allah 1:11:13 tidak kehendaki. Jadi enggak 1:11:15 enggak 1:11:15 ya enggak dong. Itu hanya prediksi 1:11:18 namanya itu loh. Kalaupun ia terjadi 1:11:21 maka kita hadapi dengan tawakal yang 1:11:24 sesungguhnya. 1:11:26 La haula wala quwwata illa billahil 1:11:29 aliyil adzim. Maka kita saat menghadapi 1:11:32 perkara yang diizinkan Allah dan terjadi 1:11:35 atau perkara yang belum Allah belum 1:11:38 Allah inginkan tidak terjadi segalanya 1:11:41 la haula 1:11:43 wala quwwata illa billahilim. Tidak ada 1:11:46 daya dan kekuatan aku, kata makhluk ini, 1:11:50 terkecuali hanya mengandalkan kekuatanmu 1:11:53 yang maha ali, maha tinggi, yang maha 1:11:56 agung. Apa tidak indah tuh doa itu? 1:11:59 Masyaallah. 1:11:59 Masyaallah. 1:12:01 A'lamu annallah ala kulliin qodir. Aku 1:12:04 tahu ya Rabb bahwa Engkau itu maha 1:12:07 mengetahui segala sesuatu 1:12:11 dan engkau maha kuasa atas segala 1:12:13 sesuatu. Wa inallaha 1:12:18 ilma. Dan engkau aku yakini betul bahwa 1:12:21 engkau ya Allah 1:12:25 telah menguasai segala sesuatu dengan 1:12:28 ilmumu. Nah, Ondi Ustaz sekarang kan 1:12:30 sedang berjuang dengan pesantren ya. 1:12:32 Ustaz tuh paham 1:12:34 perjuangan ustaz meskipun sedikit sekali 1:12:36 di pesantren ini. Di pesantrennya Ustaz 1:12:39 dirikan ee bangunan itu, Abagus. 1:12:42 Heeh. Akan ada berapa santri 1:12:45 yang sekarang nih empot-empotan nih? 1:12:47 Naon di aduh ada santri enggak saya di 1:12:50 di pesan? Bisa enggak seperti 1:12:52 pesan-pesan yang lain? Janganlah seperti 1:12:54 Gontor itu 1:12:56 Alma teror ustaz. Duh bisa enggak 1:12:58 seperti ee pemilik ee kakak kelas ustaz 1:13:02 K. H. Sukran Makmun itu kan kakak kelas 1:13:04 ustaz tu di kontor tuh. Bisa enggak 1:13:06 pesantren saya seperti pesantren beliau 1:13:08 gitu? Itu harapan ke sana. 1:13:11 Tapi Allah akan lebih tahu di pesantren 1:13:15 ustaz ini akan ada berapa santrinya, 1:13:17 akan terlibat berapa guru ustaznya, akan 1:13:20 terlibat fisik bangunannya seperti apa. 1:13:23 Ini Allah 1:13:26 qod ahat bikulliin ilma. Telah menguasai 1:13:30 dengan ilmunya segala sesuatu yang bakal 1:13:33 terjadi dan yang sedang terjadi bahkan 1:13:35 yang sudah terjadi itu Allah Subhanahu 1:13:38 wa taala. 1:13:40 Q a bikulin ilma. 1:13:45 Allahu Akbar. Lalu 1:13:51 Allah dalam doanya itu e 1:13:55 wa innallaha q ah bikin ilma. Allahumma 1:13:59 inni azubika minaiin minar nafsi. Nah 1:14:03 ini kita harus berlindung diri. Ya 1:14:05 Allah, ya Rabbi, aku berlindung diri 1:14:07 kepada-Mu dari keburukan dari keburukan 1:14:11 jiwaku 1:14:13 yang tidak pernah sabar dengan musibah, 1:14:16 yang selalu lari dari jalanmu, yang 1:14:18 selalu menentangmu. Ini aku berlindung 1:14:22 diri dari diriku yang seperti itu. 1:14:25 Waminkl wamin syarik kulli dzabah. 1:14:28 Wamin kulli syarri dabah. Dan dari 1:14:31 segala sesuatu makhluk yang akan 1:14:33 menghadirkan kepadaku keburukan. 1:14:36 Jika engkau kehendaki, pasti aku akan 1:14:38 mendapatkan keburukan dari makhluk 1:14:40 burukmu." Siapa makhluk buruknya itu? 1:14:43 Iblis dan setan 1:14:46 atau manusia yang jahat. 1:14:49 Waminar kullibatin anta akidun 1:14:52 binasiatiha. Yang engkau menggenggam 1:14:55 ubun-ubun mereka. 1:14:58 Innabbi alaatim [berdehem] mustaqim. Dan 1:15:02 aku memahami, mengetahui ya Allah bahwa 1:15:05 Rabbku Engkau ya Allah alat mustaqim 1:15:08 akan terus berada di atas jalan yang 1:15:10 lurus yang itu merupakan jalan aku 1:15:13 sebagai makhlukmu yang akan kami ikuti 1:15:15 jalan itu. Itu Abi Agus doa yang 1:15:18 sangat-sangat agung kalau kita ee 1:15:21 dawamkan dalam kehidupan. Menyerahkan 1:15:24 segala urusan hanya kepada Allah bukan 1:15:26 kepada makhluk. bukan kepada yang lain. 1:15:29 Inilah Abi Agus sebagai 1:15:31 penutup 1:15:32 penutup daripada ee apa 1:15:37 conclusion apa namanya? 1:15:38 Konklusi. 1:15:39 Iya. Eh 1:15:41 closing statement 1:15:42 conclosing idea ya gitu. 1:15:46 E itu saja hab jazakullah khair atas 1:15:48 segala perhatian dan mohon maaf 1:15:50 atas segala kekurangan. Iya. 1:15:52 Doa ustaz mendoakan semua pemirsa dan 1:15:55 pemirsa mendoakan kita dengan kru yang 1:15:57 ada di Rasya. Amin ya rabbal. Semoga 1:15:59 Allah rida pada kita. Amin ya rabbal 1:16:01 alamin. 1:16:02 Baik, terima kasih Ustaz atas closing 1:16:06 statement-nya. Ikhwan dan akhwat. 1:16:07 Demikian telah kita simak pembahasan 1:16:10 kita di siang hari ini. Semoga apa yang 1:16:12 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita. 1:16:15 Amin. 1:16:15 Dan kami juga ucapkan terima kasih 1:16:18 kepada seluruh pendengar kami yang 1:16:20 menyimak maupun yang sudah bertanya. 1:16:22 Akhirul kalam kami seluruh kru yang 1:16:24 bertugas dari studio lantai 2 ee studio 1:16:28 2 Rasil [berdehem] undur diri. Billahi 1:16:31 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:16:34 warahmatullah wabarakatuh. 1:16:36 Waalaikumsalam warahmatullahi wabakatuh.