Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:02 wabarakatuh. Apa kabar, Dok? 0:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:06 wabarakatuh, Bu Ihsan. Kabar baik, Pak 0:08 Ihsan? 0:09 Alhamdulillah, 0:11 ya. Apa kabar, Dr. Sarbini? Semalam 0:15 sempat ke Majelis Ulama Indonesia 0:17 enggak, Dok? Karena kan ini ada 0:19 keterangan dari Pak Yusril urusan Hang 0:22 Henghong Abdul Karim Raat Mqdad seorang 0:26 warga negara Palestina yang nampaknya di 0:30 apa ya namanya diekstradisi atau apa ke 0:32 Siprus dan banyak kalangan yang 0:35 mengkhawatirkan beliau akan dikirim ke 0:38 Israel. ini menjadi sorotan lain dari ee 0:42 cerita Indonesia dan komitmennya 0:44 terhadap Palestina dan juga tentu saja 0:48 berbagai kisah lain ee tentang Timur 0:51 Tengah yang nampaknya oh nampaknya ya 0:55 bukan hanya Selat Hormus yang terancam, 0:57 Bubble Mandep juga hati sudah mengancam 1:00 pula. Akankah ini menyebabkan kenaikan 1:03 harga minyak yang sekarang sudah 90 US 1:06 per barelnya akan terus merangka? 1:10 Lain lagi, Malaysia yang nampaknya lebih 1:12 tegas terhadap Israel. Ini menyebabkan 1:15 uring-uringan di kongres Amerika sana 1:18 menjadi cerita lain. Apa yang ingin dr. 1:21 Sar bini Abdul Murad sampaikan di hari 1:25 anak ini ya karena serangan-serangan 1:27 rudal di ee pangkalan-pangkalan Amerika 1:31 di Timur Tengah tuh wah uh luar biasa. 1:35 Sebelumnya banyak juga anak-anak yang 1:36 terkena rudal di Iran yang menyebabkan 1:39 sekolahan hancur. Dan terakhir sebuah 1:42 cermin kesederhanaan ditunjukkan oleh 1:45 Zohran ketika mau naik gaji tapi enggak 1:47 mau. Amerika ini kan mahal hidup di sana 1:50 Dok ya. Tapi ee seorang tokoh dan ini 1:54 kompak se serombongan itu pemda dan juga 1:58 walikota tidak mau naik gajinya. Apa 2:00 yang terjadi? Fenomena apa yang terjadi 2:03 di Amerika di tengah-tengah pemilihan 2:05 antar waktu yang sebentar lagi akan 2:07 reses mereka? Silakan Dr. Sarbini Abdul 2:09 Murad. 2:11 Ya, terima kasih, Pak Is. Kita mulai 2:13 dari dalam negeri, Paksan. Memang 2:15 undangan ee dengan Menteri HAM ini kan 2:17 sangat mendadak Pak Ihsan. karena memang 2:20 ee beliau minta untuk bertemu dengan Pak 2:23 Majelis Ulama dan para tokoh ormas. 2:26 Hm. 2:26 Karena ini kan sekarenang sudah 2:28 menyebarkan informasi-informasi yang ee 2:30 yang menurut pihak bahwa perlu 2:33 diluruskanlah. H 2:35 jadi memang sama seperti bop pyumpan ke 2:38 mana-mana kan dipanggil semua tokoh. 2:41 Nah kemudian saya saya enggak saya 2:43 enggak hadir Pak terlalu mepet saya 2:46 enggak bisa hadir tapi saya mendapat 2:47 informasi dari teman-teman 2:49 bahwa sebenarnya itu eh sepertinya ada 2:53 anti klimat anti klimat memang ee yang 2:57 hadir ini kan para tokoh-tokoh persis 2:59 sama seperti kita ketemu dengan 3:03 Heeh. diop. Jadi mereka itu enggak 3:05 enggak membawa 3:07 informasi yang cukup untuk melakukan 3:09 perdebatan, diskusi dengan istri ya. Dan 3:11 memang yang kita baca berita hari ini 3:14 kan just Yusri menjelaskan ada 3:15 kriminalitas ya bukan motor politik 3:17 bukan mola yang lain 3:19 biasa gitu. 3:20 Heeh. Jadi jadi memang sebenarnya ini 3:23 kan sebenarnya harus ada kantor Pak tapi 3:25 user tidak bisa mengatakan eh detail apa 3:28 kasusnya yang dibawa oleh ini kan. Nah, 3:31 sebenarnya kalau kalau memang kita punya 3:34 informasi-informasi lain, Pak Isa atau 3:36 kita punya argumentasi kuat, sebenarnya 3:38 kita bisa berargumentasi dengan 3:40 jadi sebenarnya kita anggaplah Pak kita 3:43 anggaplah benar ya penyataan ketri ini 3:45 kita anggap benar bahwa di kalangan 3:48 Palestina kan banyak kelompok-kelompok 3:50 atau faksi-faksi Pak Isan ya faksi. Nah, 3:53 kalau Hamad dia kan konsentrasinya dalam 3:56 negeri. Dia enggak melakukan ee apa 3:58 namanya serangan-serangan ke Israel itu 4:00 di luar negeri. Nah, tapi faksi-faksi 4:03 terutama faksi eh Front Populer Sosialis 4:06 P saat itu memang mereka itu eh apa 4:09 melakukan serangan-serangan terhadap 4:11 Mossad terutama Mossad atau 4:13 kepentingan-kepentingan Israel lain atau 4:15 aset Israel itu di luar negeri. Nah, 4:17 kenapa siprus Pak Isat siprus itu kan 4:19 markas markasnya atau bisnya Mosat untuk 4:23 melakukan operasi-operasi di Eropa 4:26 Karena pemerinta-backup 4:28 ee apa aktivitas Mos itu, Pak. Jadi saya 4:32 membaca seperti itu pisa membaca bahwa 4:35 segala segala macam ditunjukkan ro 4:37 kriminal segala macam itu kan bahasa 4:39 atau narasi Israel yang sampaikan ke 4:41 pemerintah siprus karena Indonesia 4:43 enggak ada hubungan diplomatik dengan 4:44 Israel. Jadi sebenarnya kalau pemerintah 4:47 itu lebih bijak, dia enggak merta untuk 4:50 mengirimkan dan Indonesia juga harus 4:53 melindungi setiap pejuang-pejuang 4:54 Palestina yang mereka itu menjadi 4:56 perlindungan Indonesia. Jadi, jadi saya 4:59 diingat padaisan tahun 2000-an ya 2001 5:02 dan 2002 ketika e pihak Gam itu 5:05 melakukan teror. ini menurut profesi 5:07 pemerintah teror ataupun pembakaran 5:10 rumah segala macam di di Aceh pada saat 5:13 itu 5:13 upaya yang dilakukan oleh ee waktu itu 5:16 adalah ee Pak Ali Alatas ya waktu itu 5:19 bukan melu atau penasihat presiden at 5:21 apa gitu itu adalah membuat surat ee 5:25 surat kepada ee 5:27 apa pemerintahan Swedia bisa untuk 5:30 menghukum menghukum orang-orang 5:32 Indonesia atau orang-orang Aceh yang 5:34 menjadi warga negara ee ke Swedia karena 5:37 menurut beliau adalah ini perlakuan 5:39 kriminal yang dilakukan oleh warga 5:41 negara Swedia dan Swedia enggak tertahan 5:45 langsung hukum segala macam enggak 5:46 mereka itu 5:47 artinya mereka harus miliki mereka kan 5:50 bukan ini kan versi Indonesia nah 5:53 demikian kita mengharapkan Indonesia 5:54 seperti itu jangan lata Pak kan banyak 5:57 orang-orang buat kejahatan dari 5:58 Indonesia di Cina sekarang Pak itu 6:00 enggak ada yang diekstradisi ke 6:02 Indonesia cuma satu dua itu pun 6:03 barternya barternya pun cukup berrak 6:06 dengan dengan negara tersebut. 6:08 Jadi itu ini tadi teman-teman yang yang 6:11 hadir itu tidak punya cukup argumentasi 6:14 Pak untuk bisa berdebat dengan isril kan 6:16 satu arah aja. 6:19 Heeh. Jadi itu itu di situ Pak artinya 6:21 bahwa kok sece cepat itu oke dan 6:23 kriminal itu versi mereka kriminal kan 6:25 bukan dia enggak bukan kriminal di 6:27 Indonesia kan. 6:28 H 6:28 itu kan yang namanya tuhan itu kan bisa 6:30 dibuat-buat direkayasalah segala macam 6:32 ini itulah gitu kan. Jadi ini ya Pak 6:35 yang kita sayangkan pertama adalah bahwa 6:37 pemerintah ini tidak tidak melakukan cek 6:40 cross check and douck lah istilah saya. 6:44 Jadi ini tidak dilakukan apakah pantas 6:46 didportasi atau apa pantas gitu kan 6:49 dan lain sebagainya. Inilah saya pikir 6:51 bahwa inilah kelemahan-kelemahan kita 6:53 Pak sebuah negara siprus ya seupil itu 6:57 bisa nekan kita ini kan sakit kepala 6:59 kita 7:00 atau mungkin afiliasi Siprus yang 7:02 menjadi sorotan kan dia itu menjadi 7:04 daerah tempat berlindungnya masyarakat 7:07 Israel juga bukan demikian Dok 7:09 ya memang kan sekarang sekarang memang 7:11 peruma pendukung-pendukung perang Israel 7:13 Pak Isa kan operasioperas itu 7:15 operasioperasi ke Libanon bisa mereka 7:17 menggunakan pengkalan yang ada di situ 7:19 menyerang Libanon misal 7:20 IR 7:21 memang memang kuat dan sekarang banyak 7:24 tanah-tanah di Siprus itu dibeli oleh 7:25 orang-orang Israel Pak karena Siprus dan 7:28 Albania ini hampir sama Pak Albania 7:31 demikian juga mati-matian. Jadi saya 7:33 pikir landscape apa ya politik 7:36 internasional ini enggak enggak dibaca 7:38 terlalu teks terlalu apa ya terlalu 7:40 sesuai dengan 7:42 apa perjanjian apakah harus seperti itu 7:44 gitu menurus maksud saya gitu kenapa oke 7:47 kenapa secepat itu ya walau bagaimanapun 7:49 mereka ini pejuang ya pejuang yang 7:51 mereka ingin membebaskan negara mereka 7:54 cara-cara yang mereka lakukan cara-cara 7:56 yanga sesuai dengan visi misi tiap faksi 7:59 yang mereka lakukan bagi Indonesia 8:01 sebenarnya adalah Pak Isa untuk bisa me 8:04 apa ya Pak Isa untuk bisa betik ya 8:07 mempersulit deportasi itu 8:11 ya artinya 8:12 artinya enggak semudah itu dua enggak 8:13 semua itu mereka itu pejuang terserah 8:15 jalan mereka itu ya nomor dua ya ada 8:17 jalan kesannya so itu ada jalan yang 8:21 kesannya kasar kan di mata Israel itu 8:24 kan yang namanya tutuk aur perlawanan ya 8:27 apapun vaksin kan teroris Pak Islam masa 8:30 kita 8:31 juga menganggap 8:33 Iya. Iya. Agak sensitif [berdehem] 8:35 harusnya ya untuk yang ini karena kan ee 8:38 ribuan orang Palestina sekarang kan 8:40 bertebaran di bumi Indonesia kalau gak 8:42 salah demikian. Tapi nampaknya 8:45 ini menjadi sebuah ujian buat republik 8:49 ini terhadap Palestina setelah bupit. 8:51 Nah, kemarin juga saya dengar kok yang 8:54 dipakai dari negara Afrika Amerika apa 8:57 meminta untuk pengamanan Gaza. Ini 9:00 menjadi sebuah fenomena baru di tengah 9:03 kesusahan masyarakat Gaza yang 9:05 dipusingkan dengan konflik lain di Timur 9:07 Tengah. Popularitasnya semakin menurun 9:10 tapi tetap tertekan di sana. 9:12 Ya. Iya. Pal. ee memang 9:16 kita teruserang Pak Isa, kita sangat 9:18 prihatin, Pak. 9:19 Prihatin dengan situasi kondisi 9:21 [berdehem] 9:23 Gaza hari ini, Pak. Tapi coba coba saya 9:25 coba angkat yang pertanyaan selanjutnya, 9:26 Pak. Masalah Malaysia, Pak. 9:28 He. 9:29 Jadi, jadi gini Pak, Malaysia ini dia 9:32 kan ketika tarif itu dikenakan pada 9:35 mereka, saya enggak tahu berapa persen, 9:37 19% atau berapa persen Pak tertinggi 9:41 ya. dia berlawan Pak ya sudah enggak 9:43 usah kan gitu loh bahasanya jadi mereka 9:45 tuh lebih berani dalam menentukan 9:47 ee sikap kepentingan nasional mereka 9:49 daripada kita p nah masalah Palestina P 9:53 itu paling banyak orang Palestina itu 9:55 tinggal di Malaysia itu lebih kurang 9:56 5.000 dua orang. 9:57 H 9:58 itu segala macam faksi Pak 10:00 ada laris, ada vaksi lurus, ada kanan, 10:03 ada kiri ada jelas, ada enggak jelas 10:05 cuma numpek di di di Malaysia. Tapi 10:08 memang 10:09 Malaysia itu memberi apa Pak 10:12 perlindungan sama seperti orang gam dulu 10:14 ya. Gam dulu itu kan mereka tinggal lama 10:16 kan di Malaysia. 10:19 Malaysia. 10:20 tokoh-tokoh tokoh-tokoh kritis Indonesia 10:23 dulu kayak Abdullah Mahua apa misalnya 10:26 Iman itu kan di Malaysia tinggalnya. 10:28 Jadi memang Malaysia sejak dulu itu 10:30 menampung ee orang-orang yang tandah 10:33 petik Pak ya yang ditakutkan oleh negara 10:36 yang asal mereka. Jadi kita apresiasi 10:39 Pak Islam ancaman misalnya Anwar 10:40 menghakam mengusir orang-orang Israel 10:42 itu kan menjadi reaksi besar di kongres 10:45 Amerika kan untuk memberikan sanksi 10:47 segala macam itu. 10:49 Jadi kita apresiasi Pak walaupun 10:50 background yang bukan bukan Kopasus Pak 10:53 ya bukan pasukan khusus tapi kemeranian 10:55 itu melebihi atau sabar kayak Kopasus 10:57 lah itu. 10:59 [tertawa] 11:00 Iya ya. Luar biasa. Sementara gejolak di 11:05 Timur Tengah terus bergulir. Babel 11:08 mandep diancam oleh hati. Sementara ee 11:12 pergerakan di Selat Hormus pun sekarang 11:15 jauh berkurang ya dari 100 kapal. Hanya 11:19 beberapa gelintir kapar saja yang bisa 11:21 lewat. Dan pertempuran ini walaupun 11:24 setelah ada perdamaian masih berlangsung 11:27 kesiapan Iran. 11:28 menjadi ee apa ya komentar dari anggota 11:31 kongres yang merosting Menteri 11:34 Pertahanan Amerika Serikat baru-baru 11:36 ini. Apa yang Dr. Ben lihat dan 11:39 bagaimana dengan negara-negara Timur 11:41 Tengah yang pangkalan militer Amerikanya 11:44 sudah di apa ya diganggu oleh Iran. 11:48 Bahkan di Yordan terjadi gejolak meminta 11:52 pangkalan Amerika untuk keluar dari 11:54 Yordan. Beberapa tokoh di sana. Ee 11:56 bisakah atau bagaimana, Dok? 12:00 Ee iya ba. Memang kan pada minggu yang 12:03 lalu kita sudah pernah singgung juga 12:05 bahwa 12:06 ee bagaimana Amerika dia tidak 12:08 memberikan akses udara untuk untuk e 12:11 Saudi Arabia tidak akses udara untuk 12:12 Amerika. Kemudian ada pihak-pihak 12:15 mencoba untuk membuka front baru dengan 12:18 dengan Haut yang sekarang kan sudah jadi 12:20 baku hantam sama hati sama 12:23 memang salah satu kelemahan orang arami 12:24 orang arabi gampang diprovokasi dari 12:26 dulu Pak 12:29 cerita perang perangab itu kan perangab 12:32 provokasi itu Yahudi juga 12:35 daripada nabi ya 12:38 diprovokasi enggak dia artinya hantam 12:40 dulu baru mikir siapa yang serah sudah 12:42 hantam dulu karena ada panas lama enggak 12:44 karu-karuan. Jadi 12:46 ha kita mengancam untuk menutup bab 12:48 almandab ini kalau ditutup ini sudah 12:50 lebih parah lagi tentang peristiwa akan 12:52 terjadi lagi. 12:54 Jadi saya lihat saya bahwa memang ee 12:56 [berdehem] 12:57 sasaran Iran sekarang yang lebih 12:58 maksimal itu ke Baharin sama Kuwait dan 13:01 itu kan kalau Yordan ini kan lebih jauh 13:04 dari Iran, dia lebih dekat ke Israel 13:06 kan. Jadi, jadi memang ada pergeseran 13:09 pergeseran ee pangkalan-pangkalan 13:10 Amerika itu enggak lagi di enggak enggak 13:13 difokuskan di negara-negara telu yang 13:14 sangat dekat sama Iran. Karena gangguan 13:17 rada apa ruga dakapendia itu bisa kena 13:19 maka ke ke Yordan. Tapi Yordan pun 13:21 enggak aman juga bagi Amerika. Jadi ada 13:24 beapa Arsenal Amerika itu dipindahkan ke 13:26 Bengion ke Israel kan untuk mengurangi 13:30 ee apa kehancuran daripada aset-aset 13:33 Amerika. Nah, jadi saya lihat memang ada 13:35 negara-negara Arab yang mereka itu 13:36 enggak bisa ngomong apa-apa misal udah 13:39 udahlah udahlah selaluah gituana 13:42 itu contoh bareng Pak Bah sebenarnya tuh 13:43 enggak siapa sih Pak saya mau negara tuh 13:46 menjadi kiriman Pruda itu enggak ada 13:47 yang mau 13:50 kuat itu negara kaya aman safe aman apa 13:53 tiba-tiba terjadi kiriman rudal kan 13:55 puyung kepada raja-raja mereka itu. 13:57 H 13:57 jadi karena Amerika yang punya nafsu 14:00 kemudian Israel yang memulai. Nah, jadi 14:04 mereka ya yang bilang apa sekarang 14:06 bahasa bahasa bahasa sederhana seperti 14:09 itu ya pasar lah terserah mati matilah 14:11 kanak gitu bahas saya jadi memang 14:13 bahanya 14:14 armada kelima senkom itu. 14:17 Kemudian eh Kuwait ada markah besar 14:19 angkatan darat komando darat kan di 14:21 Kuwait besar jadi ya sudahlah kampung. 14:23 Tapi kalau misal Qatar masih ada sedikit 14:25 nego-nego dia kan walaupun ada algud 14:27 nego-nego 14:29 gitu. Jadi, jadi memang kita lihat 14:30 Yordan ini pada saat itu seperti tadi 14:32 juga pernah saya bahwa eh sebenarnya 14:37 minoriti mereka ini kan orang-orang 14:38 orang-orang Palestin bakan nam mereka 14:41 orang Syam itu kan kalau orang-orang 14:43 orang-orang Badui satu 14:45 satu kabilah dengan Rusin sangat-sangat 14:48 sedikit Pak. Jadi kalau kalau misalnya 14:52 mayoritas ini misalnya marah pisahan itu 14:55 kan repot juga bagi Husein. Makanya eh 14:57 Raja Abdullah ini kan mencoba untuk 14:58 mencari ee sandaran mau tidak maulah 15:01 Amerika. Kalau dulu Inggris yang yang 15:04 super power sekarang Amerika di asrak 15:06 itu p kalau ke Irak ke Irak p melewat 15:09 melewati itu pada asrak itu saya pernah 15:11 pernah ditunjuk sama teman waktu lewat 15:13 di Yonda itu. Nah itu itu pakarnya 15:15 Amerika. He. 15:16 Jadi benar benar kata Ira memang ada 15:18 juga orang-orang Yordania yang enggak 15:19 setuju mereka memberikan koordinat 15:21 koordinat ke Iran. Jadi 15:23 jadi presisi presisi bagi Iran mati bagi 15:28 Amerika mati berapa orang anggota itu 15:30 kan menjadi hal yang sangat luar biasa. 15:33 Nah, bagi Iran ya mati waktu pahit kan 15:35 mereka kadang-kadang 15:37 waktu itu yang terungkap ya belum lagi 15:39 yang tidak terungkap itu kan menjadi 15:41 sebuah cerita [berdehem] 15:43 ya memang luar biasa pergolakan ini 15:45 berpengaruh terhadap denyut perekonomian 15:47 dunia dan h nampaknya ee banyak 15:51 akibatnya dan nampaknya pergerakan ini 15:54 pun menjadi akibat pula di Amerika yang 15:57 ya kita sudah punya contoh ya ee Zohran 16:01 di New York yang sekarang menjadi 16:03 sorotan ketika kesederhanaan 16:06 menjadi sebuah ikon ketika kenaikan gazi 16:10 gaji itu di ditolak pula. Dan ini memicu 16:14 pergeseran sistemik dalam landscape 16:16 politik Amerika. apa yang terjadi 16:19 terhadap kebijakan-kebijakan masyarakat 16:21 dan ini merongrong dukungan basis 16:24 demokrat pula di Amerika karena makin 16:27 banyak pemilihan-pemilihan yang memilih 16:30 orang-orang yang komited terhadap 16:32 antigenosida. Bagaimana, Dok, 16:34 melihatnya, Dok? Ya, memang Zoh kan 16:38 walaupun seorang walikota, Pak. Tapi 16:40 walikota di pusat keuangan dunia, Pak. 16:43 Jadi nilainya itu lebih kuat kan bilang 16:47 New York itu kota New York itu kan 16:49 pusatnya keuangan dunia p jadi 16:51 jadi sejak awal orang meragukan ee 16:54 apakah dia bisa unggul untuk mengalahkan 16:56 ee walikota-molikota 16:58 pertahanan pertahan didukung oleh 17:00 jaringan-jaringan IPEC. Tapi realitanya 17:03 ketika dia tampil kemudian momennya 17:06 tepat panisan karena ada kesadaran 17:09 kolektif dari warga New York terutama 17:12 itu melihat bahwa mereka selama ini 17:14 menjadi budaknya ya orang-orang Zionis. 17:17 Nah, jadi generasi Z peran yang memang 17:20 mereka secara ee apa ya komunal ya itu 17:24 menggalang dukungan tanpa mereka pungut 17:26 biaya kan. Jadi biaya-biayanya ee Zoran 17:30 ini sangat minus pas dia bahkan dia 17:32 hutang dia cuma kepada warga New York 17:34 enggak kepada personal atau 17:35 jaringan-jaringan atau perusahaan apa, 17:37 Pak Isa. Jadi dia lebih bebas dan 17:39 merdeka Pak beda misalnya kepala daerah 17:41 yang memang dia punya hutang hutang 17:43 ekonomi hutang politik lah kan dia harus 17:45 bayar penjara 17:48 gak tersandra ya. 17:50 Iya. Hm. 17:51 Nah, makanya makanya kata-kata yang 17:53 sangat ee menyentuh ketika dikatakan 17:56 bahwa saya ketika saya mengetuk pintu ee 17:59 pintu rakyat pintu warga New York, 18:01 enggak ada orang yang mengeluh dengan 18:02 gajinya dengan gajinya walota. Jadi 18:06 kata-kata sangat menyentuh buat dia bagi 18:08 bagi Zohran ini kan bukan kendekan gaji 18:11 tapi apa yang bisa diperbuat ee kepada 18:13 warga New York sehingga warga New York 18:15 itu samp mengatakan bahwa ini 18:17 benar-benar Yesus adanya seperti itu. 18:19 Betul. Gak ada yang mengatakan begitu, 18:20 "Wah, ini benar Yesus yang hidup katanya 18:22 gitu." 18:25 Bagaimana penjara-penjara RER penjara 18:28 yang di pulau dulu ke New York itu dia 18:32 apa nonton bola bersama kan karena dia 18:35 mencoba untuk memberikan semangat kepada 18:37 para pada para pada para para pada 18:39 tahanan [berdehem] ini atau para 18:40 ee ini P agar kalau dia keluar itu dia 18:43 tetap warga New York itu dibesarkan 18:46 semangat dia l enggak enggak kom 18:48 jadi saya lihat memang 18:49 ee benar-benar dia nilai-nilai Islam itu 18:52 diterapkan jadi gara-gara Zoran ini kan 18:56 nilai-nilai Islamnya kan menjadi kajian 18:59 orang oh begini 19:02 iya 19:02 nilai-nilai Islam h ya luar luar biasa 19:06 ini menjadi sebuah apa ya itulah yang 19:08 kadang-kadang di dalam negeri diperlukan 19:10 sebuah contoh kesederhanaan tapi 19:13 nampaknya kita ee hanya menjadi sebuah 19:18 sejarah kesederhanaan banyak para 19:19 pemimpin sekarang ini menjadi sebuah 19:22 cerita tangkap sana tangkap sini. Apa 19:25 yang Bang Ben lihat ya? Belum lagi 19:28 urusan BGN ini kemarin badan gizi apa 19:33 ee yang baru berganti pemimpin. Apakah 19:38 masyarakat Indonesia dinilai dari 19:40 kesehatan, stunting dan lain-lain dengan 19:43 cara begini? Mungkin Dr. Sarini Abdul 19:46 Murad bisa memberikan masukan 19:48 [berdehem] terhadap ee pemimpin yang 19:51 baru berganti kemarin atas perubahan 19:55 pemimpin di Badan Gizi nasional ini. 19:59 Bagaimana, Dr. Ben? Sementara kan 20:00 sebelumnya tangkapan-tangkapan luar 20:03 biasa, bukan hanya BGN dan lain-lain. 20:06 Setelah kita melihat kesederhanaan 20:07 seorang Zohran. Silakan. 20:09 Ya memang bedakan ya. Seperti pada awal 20:12 saya katakan bahwa kalau memang kos atau 20:15 biaya politik ini, biaya kampanye ini 20:18 bisa ditanggung oleh warga, oleh rakyat 20:20 yang setempat pada merasakan bahwa 20:22 mereka butuh atau perlu pemimpin yang 20:25 bisa mengembong mereka, mengayomi 20:27 memakmurkan mereka sampitu sangat 20:30 mungkin hampir enggak mungkinlah ada 20:32 pejabat daerah yang ditangkal, Pak Isa. 20:35 Nah, kita lihat BGN ya, PGNI atau atau 20:39 MBG. H. 20:40 Jadi ada ada logika-logika yang menurut 20:43 saya Pak logika ini agak agak apa ya 20:46 agak absur ya yang dikatakan oleh 20:47 Prabowo. Jadi Pak Prabowo ini pesan 20:50 apa-apa tuh dia penting apa ini wangsit 20:52 saya gitu. Jadi jadi dia bukan bukan 20:55 bukan kajian apakah Bu bukan kajian dulu 20:58 orang sana bilang tiba masa datang akal 21:01 gitu ya. [berdehem] 21:03 Iya. Jadi saya lihat bahwa P saya bisa 21:05 bayangkan ini saya coba masuk Pak Pak 21:07 Bowo Pak. 21:08 Hm. H 21:09 bayangkan Pak dengan dengan bahwa biaya 21:13 triliun ratusan triliun 200 triliun 21:15 berapa itu Pak? 21:16 Betul. 21:17 Itu dengan dengan lembaga yang baru 21:19 dibentuk dengan orang yang masih 21:21 culun-culun Pak Ian itu kan bayangkan 21:23 Pak. H. 21:25 Jadi kalau misalnya ada proek ada 21:26 projeklah saya di sebuah provinsi atau 21:28 kabupaten Pak atau satu pulau gitu Pak 21:32 kan kemudian diatur itu kan akan lebih 21:34 lebih apa ya lebih tertata Pak Prabowo 21:37 enggak mau kalau gitu 10 tahun belum 21:39 selesai kata dia kan. He. 21:40 Jadi ada logika dia itu yang yang bikin 21:43 berantakan tapi dia enggak merasa 21:46 contoh saya katakan ini program mulia. 21:48 Kenapa sih orang yang punya apa yang 21:52 ee jadi 21:53 jadi dia enggak enggak enggak enggak 21:55 punya pikiran ya apakah apakah terlalu 21:57 kolot atau apalah apa sa saya pikir ada 22:00 logika yang keliru 22:01 yang yang dipahami oleh Prabowo sehingga 22:03 imbasnya seperti itu saya contoh 22:05 Sudaroto siapa Sudarono siapa maksudnya 22:08 pengganti sekarang itu 22:09 Sudarono betul betul Sudariono 22:12 adiknyaani kan jadi Prabowo ini dia adah 22:15 menempatkan orang dia tu orang yang dia 22:17 kenal 22:18 kenal dia. Dia enggak, dia enggak enggak 22:20 pikir sama orang yang lain, tapi orang 22:22 okelah itu hak-hak dia pak. Tapi 22:25 persoalannya orang yang dikenal itu dia 22:26 enggak bisa enggak bisa enggak bisa 22:29 mengetahui secara dalam teman atau 22:31 penjilat sambutnya yang ada tempat dia 22:34 nak tangkap dia bingung kenapa 22:36 orang-orang s ditangkap ini menyatakan 22:38 dia terlalu lugu dalam menilai buah 22:41 dialah kira-kira gitu bahasa yang apa 22:43 jadi 22:44 jadi jadi apa dia enggak bisa 22:47 memverifikasi orang-orang yang memang 22:49 ini orang tempat di sini ini orang 22:50 tempat di sini ini enggak bisa dipegang 22:52 uang nih kalau pegang uang ini bisa 22:53 perantakan nih 22:54 Prabu enggak bisa seperti itu, Pak. Jadi 22:56 semua itu dianggap tuh kalau orang saya 22:58 dia pasti akan bantu saya. Tapi 23:00 realitanya kan enggak seperti itu. 23:01 Bagaim datang Indayana P ditipu-tipu 23:04 [berdehem] pun masih percaya 23:06 angguk-angguk ditipu-tipu kan orang kan 23:09 penipu ni kan pelajari orang Pak gimana 23:11 cara nipu orang kadang dia pelajari. 23:13 Prabowo tidak ditipu ditipu dia kan 23:16 Prabowo kan positif-positif a. Nah itu 23:19 tuh itu yang saya bagawa Pak Prabowo 23:22 kalau kata saya sederhana gini Pak Bowo 23:24 itu enggak bisa membedakan mana teman 23:26 mana penggila sana. Orang yang kritik 23:28 dia dianggap itu adalah 23:30 dia, bukan dianggap teman dia. Makanya 23:33 banyak makudnya orang-orang yang dulu 23:34 yang dia jauhi sekarang dia kan enggak 23:37 perah komunikasi dan segala macam kara 23:40 terlalu kenceng kritik buat dia karena 23:41 dia enggak mau dikritik. Jadi pemahaman 23:44 ya orang yang saya itu adalah lawan saya 23:46 gitu loh. Orang yang enggak mendukung 23:48 program saya itu yang repot bukan 23:50 menganggap bahwa kritika itu adalah 23:51 vitamin untuk memperbagus, memperlengkap 23:55 memperoleklah ba yang ada dia kan. 23:58 Sekarang banyak MBG makin kurang 24:01 sekarang makin kurang makin kurang dan 24:03 mencoba mengantikan peruba dengan apa tu 24:07 apa namanya tu Basri Baisal dia bilang 24:10 oke saya menteri keuangan tapi MD 24:12 hapusinusak 24:14 tahu 24:16 iya iya dihapus sekarang 30 berapa 24:19 triliun ya 39 triliun kalau gak salah ee 24:22 bertahap ngapusnya karena kan ini kan 24:25 masalah muka apa ya muka pemimpin yang 24:28 harus diselamatkan pula. Bukan begitu, 24:30 Dokter Ben? [berdehem] 24:32 Iya. Makanya kadang-kadang kadang-kadang 24:33 kita lebih lebih apa antusias 24:36 menyelamatkan muka pemimpin dari muka 24:38 rakyat. [tertawa] Jadi kdes 24:41 ja Kopdes ya ada dekat kuburan dekat di 24:45 hutan logika bodoh kita pun tahunya 24:47 salah kan. Jadi 24:49 tapi masih dibeda ada pengembangan kota 24:52 segala macam ya. Beng-bengah 10 tahun 24:53 lagi. Gak-gak. 24:57 Iya iya iya. Luar biasa. 24:59 Ee apa yang ingin Dr. Bini Abdul Murad 25:01 sampaikan 2 menit terakhir dalam bincang 25:04 kita selama 30 menit ini? Ee analisa 25:07 atau penglihatan apa yang Bang Ben lihat 25:11 dari perjalanan bangsa ini, Bang? 25:14 Ya menurut saya Pak Sangkan ee jadilah 25:17 kalau jadi pejabat-pejabat yang 25:19 benar-benar maksimal lah 25:21 peristiwa-peristiwa portasi ini menjadi 25:24 pelajaran buat berharga buat kita bahwa 25:26 permintaan-permintaan sebuah negara itu 25:29 harus kita pelajari dengan baik. 25:31 Atas enggak ada apa yang harus kita 25:33 dapatkan segala macam. Artinya artinya 25:35 kita jangan sampai menjadi apa negara 25:37 yang mudah untuk didikti. Kemudian 25:40 masalah masalah luar negeri pakan banyak 25:43 juga orang di apa psan di investor saya 25:45 itu orang nanya kenapa misalnya di mata 25:48 tidak bisa membantu bagai contoh Pak 25:50 Naim enggak bisa masuk ke Indonesia kok 25:52 semata enggak bisa bantu 25:55 Abu Karim bisa bantu maka maka ee harus 26:00 kita ketahui bahwa ee landscape luar 26:03 negeri hari ini beda dengan yang dulu 26:05 jadi dominan sangat dominan presiden 26:07 sehingga menteri-menteri pun ragu untuk 26:08 mengambil keputusan karena proses ini 26:10 kan orangnya se temperamental 26:12 arogan temperamental kata Profesor Dr. 26:15 Joyo joyo hausumo kata bukan kata saya 26:19 ya. 26:22 Jadi memang kalau orang arogan kan 26:24 menteri-menteri pada takut diaah pada 26:26 dimarahinah gua suka-suka di luar ya 26:29 kan. Jadi, jadi loyalitas itu lebih 26:31 penting daripada ee prestasi 26:37 kita sebagai warga negara apa saya pikir 26:40 ya plus minus lah ini sudah menjadi 26:42 apa ya sudah menjadi kita ya kita doain 26:45 ini mah kita doain sajalah mudah-mudahan 26:46 beliau kemudahan saya ya Allah bisa 26:49 bekerja maksimal kalau beliau meninggal 26:51 pun ganti wapes buyung kepala kita itu 26:53 juga [tertawa] 26:56 oke oke selaman beliau 26:58 heul khatimah ya sampai akhir ya. 27:01 Mudah-mudahan. Terima kasih Dr. Sarbini 27:03 Abdul Murad bincang kita di pagi hari 27:06 ini menemani pendengar di berbagai 27:08 tempat. Syukr. Terima kasih Dr. Ben. 27:11 Asalamualaikum warahmatullahi 27:12 wabarakatuh. 27:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 27:14 wabarakatuh. dan