Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Alhamdulillahirobbil alamin, Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Assalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:25 akhwat pendengar Radio Silaturahim dan 0:27 juga pemirsa Rasul TV yang dirahmati 0:30 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:32 berjumpa ikhwan akhwat di sore hari ini, 0:34 hari Senin sore tanggal 28 Rabiul akhir 0:39 1447 Hijriah atau tanggal 20 Oktober 0:43 2025. 0:45 Hadir acara tausiah sore bersama Ustad 0:49 Zaid Mbah Hamid yang alhamdulillah di 0:51 hari ini telah hadir di tengah-tengah 0:54 kita dan kita live via aplikasi aplikasi 0:57 Zoom ikhwan akhwat. Kita sapa Ustad 0:59 terlebih dahulu. 1:00 [mendengus] 1:01 Assalamualaikum warahmatullahi 1:02 wabarakatuh, Ustad. Waalaikumsalam 1:05 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07 Apa kabarnya Ustad hari ini? 1:09 Bi khair, alhamdulillah binikmatin 1:11 walafiat. 1:12 Alhamdulillahirobbil alamin. 1:15 Dan tema yang akan kita sama-sama simak 1:18 ikhwan akhwat nanti Ustad Zaid Mbah 1:20 Hamid akan perdengarkan 1:22 mengenai bagaimana supaya kehidupan 1:26 dimudahkan Allah. Nah, seperti itu ya. 1:29 Nanti kita akan bersama-sama simak 1:31 pemaparan Ustad dan nanti yang ingin 1:33 bergabung bertanya silakan Anda bisa 1:35 pergunakan WhatsApp kami di 08111999720. 1:43 Tafadhol, Ustad. 1:46 Assalamualaikum warahmatullahi 1:48 wabarakatuh. 1:50 Waalaikumsalam. 1:52 Bismillahirohmanirohim, 1:53 alhamdulillahirobbil alamin. 1:57 Alhamdulillahil wahidil qahar 2:00 Alhamdulillahirobbil wahidil ahad. 2:03 Al fardus somad alladzi 2:06 laisa lahu walidun wala walad walam 2:09 yakun lahu kufuan ahad. 2:12 Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la 2:14 syarikalah. 2:16 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 2:18 rasuluh. 2:20 Allahumma sholli wa sallim wa barik ala 2:23 sayyidina Muhammad an nabi rahmat 2:26 wa ala alihi wa sahbihi wa sallama 2:29 tasliman katsira. 2:31 Allahumma robbi syrohli sodri 2:34 wa yassirli amri wahlul uqdatan min 2:36 lisani yafqohu qauli. 2:40 Para pendengar sekalian radio on TV 2:42 Rasyid yang dimuliakan Allah subhanahu 2:45 wa taala di mana saja anda berada 2:48 mudah-mudahan insyaallah Allah subhanahu 2:50 wa taala selalu akan memelihara hidayah 2:53 kepada kita sekalian. 2:55 Dan Allah taala akan menghantarkan kita 2:57 di jalan yang diridhoinya insyaallah ya 3:00 arhamar rohimin. 3:02 Dan kepada saudara-saudaraku yang lagi 3:04 dalam perjalanan yang kebetulan 3:06 mendengar siaran ini 3:08 mudah-mudahan insyaallah Allah taala 3:11 sampaikan ke tempat tujuan 3:13 dengan sehat walafiat. 3:16 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 3:18 Allah subhanahu wa taala. 3:21 Kita dalam kehidupan dunia ini 3:22 masyaallah. 3:25 Allah menciptakan kita ini tidak 3:26 sia-sia. 3:29 Justru itu Allah taala 3:32 di dalam satu ayat Allah taala bertanya 3:34 kepada kita 3:36 afahasibtum 3:38 annakum ma kholaqnakum abatsa wa annakum 3:42 ilaina la turjaun. 3:44 Apa kalian menyangka wahai manusia 3:48 Allah menciptakan kita ini sia-sia. 3:52 Afahasibtum anna kholaqnakum abatsa. 3:54 kami Allah menciptakan kalian ini 3:57 artinya main-main 3:59 tidak ada tujuan 4:02 atau sia-sia 4:04 mati selesai 4:06 ya 4:07 meninggal dunia selesai 4:11 tidak ada tujuan 4:13 Allah Ta'ala ciptakan kepada kita itu 4:15 ada satu tujuan 4:18 dan memang 4:20 kita tidak mempunyai pilihan dari orang 4:22 tua mana kita dilahirkan 4:24 di mana kita dilahirkan 4:26 itu adalah penentuan mutlak dari Allah 4:28 Subhanahu Wa Ta'ala 4:30 dan demikian juga di akhir kehidupan 4:32 kita 4:33 kita tidak tahu di mana kita akan 4:35 dikuburkan 4:37 dan kapan kita akan dikembalikan kepada 4:39 Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu sudah 4:41 sangat jelas 4:45 semua 4:47 yang Allah Ta'ala berikan kehidupan 4:50 mereka menginginkan kehidupan yang 4:53 sukses 4:54 berhasil 4:56 tapi bukan hanya sekedar berhasil di 4:57 dunia 4:59 karena di dunia ini hanya untuk 5:01 sementara 5:02 di dalam 5:04 Surat Al Hajj 5:07 Allah Ta'ala telah ceritakan 5:09 bagaimana kita Allah menciptakan 5:11 berbabak-babak kemudian kita akan 5:13 berakhir dengan kematian 5:16 di mana di alamnya ayat yang lain Allah 5:18 Ta'ala menyatakan summa innakum 5:21 ba'da dzalika lamayitum 5:24 kemudian kalian dari segala usaha yang 5:27 kalian lakukan 5:28 berusaha menjadi seorang negarawan 5:31 berusaha menjadi seorang yang 5:34 ee apa istilahnya yang pintar yang 5:37 bertitel ya educated 5:40 high education 5:42 ya 5:43 seorang yang menjadi kaya raya tawan 5:49 atau seorang yang 5:51 menjadi pejabat. 5:53 Allah Ta'ala menyatakan semua usaha 5:55 kalian tersebut 5:58 Tsumma innakum ba'da dzalika lamayituun. 6:01 Terakhir kalian akan mendapat titel 6:04 jenazah, kalian akan menjadi mayit. 6:08 Jadi berarti hamba Allah yang mulia 6:11 para pendengar sekalian yang memuliakan 6:13 Allah 6:15 hidup kita ini ada tujuan. 6:18 Kita ini hanya mampir sebentar aja, 6:20 sebagaimana Allah Ta'ala ciptakan kita 6:23 di dalam rahim 6:25 hanya mampir sebentar aja dalam rahim 6:28 sembilan bulan. 6:30 Kemudian Allah pindahkan kita 6:32 ke pangkuan ibu kita. 6:34 Sesudah itu Allah Ta'ala nyatakan tsumma 6:36 litablughu asyuddakum. 6:38 Kemudian Allah antarkan Anda menjadi 6:40 dewasa. 6:42 Nah, di dalam kedewasaan kita ini 6:45 baru kita sadari 6:47 bahwa semua kita ingin hidup sukses 6:50 dalam kehidupan 6:53 berhasil dalam kehidupan. 6:56 Semua. 6:58 Tidak terkecuali, dia yang awam, ya. 7:02 Dia yang mempunyai pendidikan tinggi 7:05 dia pejabat dia menginginkan hidup yang 7:09 sukses 7:11 hidup yang serba mudah 7:13 dibukakan jalan oleh Allah Subhanahu Wa 7:15 Ta'ala. 7:17 Siapa yang tidak ingin seperti itu? 7:20 Ini termasuk saya sendiri. 7:22 Saya menginginkan kehidupan yang 7:24 dimudahkan oleh Allah Ta'ala sehingga 7:26 berhasil dalam kehidupan dunia dan 7:28 akhirat. 7:35 Mari kita lihat dalam surat Al-Lail. 7:39 Bagaimana Allah memulai dengan sumpah. 7:43 Untuk memberikan arahan kepada kita yang 7:46 sangat bernilai karena ini Alquran. 7:51 Mengalahkan teori-teori kehidupan yang 7:54 ada apapun yang ada di dunia ini. 7:58 Dan Allah memulai dengan sumpah. 8:01 Saya sering ketika membawakan. Ceramah 8:04 ini. 8:05 Saya. 8:07 Tertarik dengan ayat-ayat yang Allah 8:10 mulai dengan sumpah. 8:12 Karena ternyata. 8:14 Sesudah Allah Ta'ala bersumpah dan 8:15 memakai 8:16 benda. Yang tiap hari ada hubungannya 8:19 dengan kita. 8:21 Ada berita yang sangat penting yang 8:23 berharga bernilai untuk kita. Untuk kita 8:26 perhatikan. 8:30 Di ayat surat Al-Lail Allah mulai dengan 8:32 wallaili idza yaghsya. 8:35 Wannahaari idza tajalla. 8:37 Demi malam. 8:39 Apabila telah gelap. 8:41 Atau apabila telah menutupi siang. 8:46 Kemudian Allah lanjutkan wannahaari idza 8:48 tajalla. 8:49 Dan demi siang. Ketika telah terang 8:51 benderang. 8:53 Pergantian ini selalu akan terjadi 8:55 sampai yaumul qiyamah. 8:58 Tapi orang yang mau berpikir. 9:01 Dia akan berpikir. 9:04 Secerah-cerahnya siang. 9:06 Malam pasti datang. 9:09 Segelap-gelapnya malam. 9:11 Siang juga pasti datang. 9:13 Kalau umpama. 9:16 Kita mau merenungkan ayat ini dan 9:18 berpikir untuk kehidupan kita. 9:21 Iya memang benar ya. 9:23 Terkadang. 9:24 Terkadang dalam kehidupan itu. 9:26 Sesenang-senangnya seseorang. 9:29 Ada kalanya dia menghadapi keadaan yang 9:32 sangat tidak enak. 9:34 Terasa gelap kehidupannya. 9:38 Tapi ada juga hamba-hamba Allah, 9:41 dia harus sadari, 9:43 bahwa sesulit-sulitnya apa yang dia 9:45 hadapi, 9:47 segelap-gelapnya gimana kondisi yang dia 9:49 hadapi, 9:51 pasti 9:53 cerahnya siang akan datang. 9:55 Artinya jangan kita berputus asa dengan 9:57 Allah subhanahu wa taala. 10:02 Karena apa yang kita dapatkan dalam 10:04 usaha kita, 10:06 itu merupakan satu penentuan Allah yang 10:08 sudah ditetapkan kepada kita. 10:13 Kemudian Allah subhanahu wa taala 10:15 bersumpah dengan wama khalaqa dzakara 10:18 wal untsa. 10:20 Dan demi Allah menciptakan lelaki dan 10:23 perempuan. 10:26 Kalau kita perhatikan yang Allah pakai 10:28 sebagai sumpah ini, 10:30 adalah benda-benda yang hubungannya erat 10:32 dengan kita, subhanallah. 10:34 Kita bisa menghitung umur kita dengan 10:37 pergantian malam dan siang. 10:43 Tubuh kita atau tubuh anak kita makin 10:45 makin hari makin bertambah besar, mulai 10:48 dari dia di di dipindahkan dari rahim 10:51 ibunya, 10:52 pergantian malam dan siang, malam dan 10:55 siang menjadikan dia makin bertumbuh. 10:59 Dan juga jangan kita lupa pergantian 11:01 malam dan siang 11:03 menjadikan 11:04 rambut kita menjadi putih. 11:08 Dan pergantian juga malam dan siang yang 11:11 terjadi tiap hari dalam kehidupan kita, 11:14 menjadikan tubuh kita juga 11:16 mulai menjadi lemah. 11:19 Karena dengan pergantian malam dan 11:20 siang, umur kita bertambah. 11:23 Tapi jatah kita untuk kembali kepada 11:25 Allah subhanahu wa taala berkurang. 11:31 Kemudian Allah subhanahu 11:35 Wata'ala 11:37 ingatkan 11:41 Inna sa'yakum la syatta. 11:44 Usaha kalian itu 11:46 berbeda-beda, beraneka ragam. 11:52 Dan memang kehidupan manusia dalam 11:55 sekalipun terkadang 11:57 ada hamba-hamba Allah yang lahir kembar. 12:01 Kalau kembar kan sangat identik. 12:03 Sangat sama wajahnya, ya. 12:06 Tapi begitu mereka dewasa 12:09 terkadang 12:10 tingkah laku mereka berbeda. 12:15 Sangat berbeda. 12:17 Masya Allah. 12:28 Jadi begitu juga di dalam kita mengambil 12:30 putusan dalam kehidupan itu 12:32 berbeda-beda. 12:33 Ada yang pandai bersyukur kepada Allah. 12:36 Ada yang kufur kepada Allah. 12:39 Ada yang fifty-fifty. 12:42 Ada saatnya kadang dia beriman, ada 12:44 saatnya kadang dia kufur kepada Allahu 12:46 Subhana Wata'ala. 12:48 Ada saatnya kadang-kadang dia taat 12:49 kepada Allah. 12:51 Ada terkadang dia membangkang kepada 12:53 Allah. 12:54 Dan banyak manusia dalam kehidupan kita 12:56 seperti 13:03 Justru itu Allahu Subhana Wata'ala 13:04 mengingatkan kepada kita sekalian. 13:08 [berdehem] 13:10 Inna sa'yakum la syatta. 13:13 Sesungguhnya usaha kalian ini 13:15 berbeda-beda. 13:19 Sekalipun dalam ibadah kita kepada Allah 13:21 berbeda. Maksudnya berbeda bukan berbeda 13:24 rakaatnya, bacaannya, bukan. 13:26 Ada hamba-hamba Allah yang mungkin pada 13:29 waktu dia bangun subuh, setelah selesai 13:31 subuh, 13:33 dia mau mulai dengan Alquran. 13:37 Ada hamba-hamba Allah 13:40 [berdehem] 13:42 Subhanallah. 13:47 Sebelum dia tidur, dia membaca Alquran. 13:50 Ada hamba-hamba Allah yang pada waktu 13:51 subuh dan sebelum dia tidur, dia membaca 13:53 Alquran. 13:55 Ada hamba-hamba Allah yang tidak mau 13:56 membaca Alquran. 13:58 Dia berpikir yang penting dia sudah 14:00 salat empat 14:02 eh, lima waktu. 14:04 Ada dalam kehidupan. 14:06 Sampai ada yang enggak bisa membaca 14:07 Alquran. 14:08 Subhanallah. 14:12 Jadi, hamba Allah yang mulia, 14:15 tiap manusia mempunyai gerak langkah 14:17 yang berbeda. 14:19 Karena Allah Taala mengatakan, "Inna 14:21 sa'yakum lasyatta." 14:23 Sesungguhnya usaha kalian ini 14:25 berbeda-beda. 14:31 Saya teringat, 14:33 Subhanallah. 14:35 Ketika saya selesai 14:38 pendidikan di Amerika, 14:41 waktu itu mechanical engineer. 14:45 Saya ingin sekali ingin menjadi pilot. 14:50 Kemudian saya sekolah pilot. 14:52 Saya sudah selesai. 14:58 Dan pada waktu saya pulang, 15:00 pekerjaan di Garuda, 15:04 baru tiga bulan, 15:06 baru saya tahu pekerjaan ini sangat 15:08 membosankan. 15:12 Sangat membosankan. 15:14 Akhirnya saya berhenti lagi. 15:18 Enggak. 15:21 Subhanallah. Jadi, manusia itu 15:24 terkadang ada yang memilih untuk menjadi 15:27 engineer, 15:28 ada yang memilih ingin menjadi wartawan, 15:31 ada yang memilih ingin menjadi usaha 15:33 sendiri, 15:34 berbeda-beda kata Allah Ta'ala. 15:36 Tapi apa di dalam perbedaan-perbedaan 15:39 ini 15:40 akan mengantarkan kita hidup yang serba 15:43 gampang, serba mudah. 15:46 Apa pekerjaan yang mengantarkan kita 15:48 hidup serba mudah? Belum tentu. 15:52 Ketika saya kerja di salah satu 15:54 perusahaan engineering, saya bilang 15:56 waduh 15:57 paling enak kalau jadi pilot. 16:01 Sesudah masuk ke dalam, 16:02 ternyata pekerjaan yang sangat tidak 16:04 membuat yang sangat memuaskan itu bagi 16:06 saya. 16:07 Wallahualam bagi orang lain, tapi bagi 16:08 orang lain mungkin mereka enjoy. 16:12 Tapi ada terkadang 16:15 umpama, 16:16 orang tuanya menginginkan anaknya ini 16:19 menjadi dokter. 16:21 Padahal anaknya tidak ada minat ingin 16:23 menjadi dokter. 16:25 Dia umpama mengambil yang dia ingin 16:26 menjadi seorang apa perancang. 16:31 Jadi memang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 16:33 sudah terangkan bahwa kehidupan manusia 16:36 itu 16:37 ehem, 16:38 [berdehem] 16:38 inna sa'yakum lasyatta. 16:40 Kehidupan kalian pasti berbeda-beda. 16:44 Kita ambil contoh saja. 16:46 Ehem. 16:46 [berdehem] 16:47 Ehem. 16:50 Umpama kita salat di masjid yang sangat 16:52 besar, yang besar. 16:54 Kita lihat dalam saf depan sama saf yang 16:57 kedua, 16:59 itu kan ada puluhan orang, ratusan 17:01 orang. 17:02 Umpama kalau kita tanya, 17:06 pasti dalam saf yang depan itu manusia 17:08 berbeda-beda. 17:10 Mungkin di situ ada pengusaha, 17:13 mungkin di situ ada pejabat, 17:16 mungkin di situ ada seorang 17:18 untuk pembersih, apa namanya? 17:20 Subhanallah, janitor. 17:23 Ya. 17:26 Tapi ketika dia berada di saf depan 17:28 kepada Allah Ta'ala, Allah Ta'ala tidak 17:30 melihat apa posisi mereka. 17:34 Allah melihat hati mereka, ketulusan 17:36 hati mereka ketika beribadah kepada 17:38 Allah Ta'ala. 17:40 Jadi di saf depan aja itu mungkin kalau 17:42 ada 100 orang, 100 orang berbeda profesi 17:45 mereka. Allah Ta'ala menyatakan, "Inna 17:47 sa'yakum lasyatta." 17:50 Sesudah Allah Ta'ala bersumpah untuk 17:52 meyakinkan kepada kita, 17:56 lalu Allah Ta'ala arahkan kepada kita 17:59 sebagai petunjuk yang sangat bernilai. 18:04 Seakan-akan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 18:06 mengingatkan kepada kita, 18:08 "Perhatikan kalau kalian ingin 18:11 mendapatkan kehidupan yang serba 18:13 dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa 18:15 Ta'ala." 18:17 [berdehem] 18:19 Nah, hamba Allah yang mulia. 18:21 Siapa dalam kehidupan ini 18:24 yang tidak menginginkan hidup yang serba 18:26 mudah, serba gampang, 18:28 sehingga dia mendapat kebahagiaan, dia 18:29 enjoy dalam hidupnya. 18:31 Kemudian dia prepare, 18:34 dia sediakan untuk kembalinya dia ke 18:36 yaumul akhir. 18:37 Karena dia tahu kehidupan di dunia ini 18:39 kehidupan yang sementara. 18:47 Seorang 18:48 kepala negara atau seorang raja lah. 18:52 Kita lihat ke belakang, Firaun, 18:55 Namrud. 18:57 Firaun itu kekuasaannya luar biasa. 19:01 Luar biasa kekuasaannya. 19:05 Ke mana Firaun sekarang? 19:07 Allah Ta'ala telah rendam di dalam kubur 19:09 sudah ribuan tahun. 19:12 Jadi sampai di mana kekuasaannya mereka, 19:16 mereka juga akan berakhir dengan 19:17 kematian. Justru itu, ketika kita dalam 19:20 kehidupan dunia ini, 19:22 Allah Ta'ala kan mengingatkan kepada 19:24 kita. 19:26 Fala tansa nasibaka minadunya. 19:28 Wa ahsin kama ahsanallahu ilaik. 19:34 Jangan kalian lupa sia-siakan 19:36 kehidupannya di dunia. 19:38 Berbuat baiklah sebagaimana Allah telah 19:40 berbuat baik kepadamu. 19:42 Karena kehidupan dunia kita ini sangat 19:44 terbatas. 19:47 Kalau kita ingin mengambil 19:51 cara 19:53 kufur kepada Allah, 19:55 Allah Ta'ala katakan dalam Alquran, 19:57 tamatta' bikufrika qolilan. 20:00 Innaka min ashabinnar. Silakan Anda 20:03 enjoy benar-benar kekufuranmu, 20:05 pembangkanganmu kepada Allah, karena 20:08 pembangkanganmu itu hanya sangat pendek. 20:12 Sangat pendek. 20:14 Kita dalam kehidupan ini kalau kita 20:16 perhatikan, biasanya hamba-hamba Allah 20:18 mulai sukses, 20:21 rata-rata kira-kira sekitar 35 tahun. 20:23 Taruhlah 30 tahun. 20:26 30 tahun, 20:28 kalau dia sampai ke umur 60 tahun saja, 20:33 berarti tinggal 30 tahun sisa yang ada 20:36 padanya. 20:38 Lewat 60 tahun, makanannya mulai 20:40 berubah. 20:41 Dia sudah enggak bisa makan seperti dia 20:43 ketika umur 30 tahun, 40 tahun. 20:47 Jalannya mulai berubah. 20:49 Rambutnya mulai berubah. 20:51 Pandangannya mulai berubah. Apa 20:52 pandangannya berubah? Dia sudah mesti 20:54 bantu dengan kacamata. 20:56 Sudah mulai kabur. 21:00 Maka di dalam ayat ini, Allahu Subhanahu 21:03 Wa Ta'ala memberikan arahan kepada kita. 21:06 Ingin hidup dipermudah oleh Allah 21:07 subhanahu wa taala? 21:09 Jalannya sangat mudah. 21:11 Dan ini jaminan dari Allah taala, 21:13 jaminan. Innallaha la yukhliful mi'ad. 21:16 Allah taala tidak pernah memungkiri 21:18 janjinya. 21:21 Tinggal tergantung karakter kita. 21:24 Apakah kita ikut arahan Allah subhanahu 21:27 wa taala atau tidak? 21:29 Maka Allah subhanahu wa taala memberikan 21:31 arahan kepada kita. 21:33 Ingin hidup yang dipermudah oleh Allah 21:35 taala, silakan. 21:36 Allah subhanahu wa taala menyatakan, 21:39 Fa amma man a'tha. 21:47 Fa amma man a'tha. 21:52 Mereka Allah subhanahu wa taala 21:54 nyatakan, 21:57 Ini ini di antaranya syarat-syarat kalau 22:00 ingin menjadi hidup yang dipermudah oleh 22:02 Allah taala. 22:05 Fa amma man a'tha. 22:07 Mereka yang suka berbagi, 22:10 memberi, 22:11 memberi sedekah, 22:13 mengeluarkan zakat, 22:15 ya, berbagi dengan rezeki yang Allah 22:18 berikan kepadanya. 22:22 Jangan bakhil, jangan kikir. Bahasa 22:24 Malaysia bilang kikir. 22:28 Fa amma man a'tha. 22:29 Ini syarat yang pertama. 22:32 Karena di akhir ayat ini Allah taala 22:34 nyatakan kalau kalian memenuhi tiga 22:37 syarat ini, 22:38 Allah taala nyatakan fasanuyassiruhu 22:41 lil yusra. 22:43 Maka Allah taala akan bimbing dia, akan 22:47 arahkan dia 22:50 dalam segala-galanya menghadapi 22:53 kemudahan. 22:54 Dimudahkan oleh Allah subhanahu wa 22:56 taala. 22:58 Fasanuyassiruhu. 23:00 Allah taala giring dia 23:03 ke jalan yang semua serba mudah, serba 23:05 gampang. 23:06 Tapi yang pertama Allah Subhanahu Wa 23:08 Ta'ala nyatakan a'tha. 23:11 A'tha itu artinya berbagi, berikan. 23:20 Kenapa Allah Ta'ala mempergunakan 23:21 kalimat a'tha? 23:24 Orang yang bersedekah itu termasuk dia 23:28 memenuhi syarat ini. A'tha. 23:32 Artinya memberikan. 23:35 Paling tidak kita memberikan seseorang 23:37 itu paling paling tidak, paling kurang. 23:40 Ya. 23:42 Wajah yang menyenangkan untuk dipandang, 23:44 kita senyum kepadanya. 23:47 Tapi bukan kita senyum ketika kita 23:48 berhadapan dengan 23:51 apa istilahnya bahasa Indonesia, 23:52 Indonesia sekarang bilang senyum 23:54 Pepsodent. Ya. 23:56 Artinya karena ada maksud. 24:00 Ya, saya saya berikan contoh begini. 24:02 Sekarang ini kan penjual-penjual itu di 24:05 pasar banyak sudah banyak wanita-wanita, 24:07 ibu-ibu rumah tangga mereka berjual di 24:09 pasar apalagi kalau kita lihat di Tanah 24:11 Abang dulu. 24:12 Sekarang Tanah Abang sudah mulai kendor 24:15 karena 24:16 online sudah luar biasa. 24:18 Ya. 24:20 Sekarang penjual-penjual 24:22 itu masya Allah sudah kebanyakan 24:24 wanita, ibu-ibu. 24:26 Biasanya kalau ada pembeli masuk di 24:29 tokonya 24:31 yang pertama-tama dia senyum, dia 24:33 katakan cari apa, Pak? 24:35 Cari apa, Pak? Dengan wajah yang bagus. 24:38 Rata-rata. 24:40 Walaupun enggak semua tapi kebanyakan. 24:44 Dia menghumbar senyumnya, masya Allah. 24:46 Karena mengharap begitu kita enggak jadi 24:48 beli atau kita tawar-tawar rendah, 24:51 wajahnya jadi berubah. Nah, itu tadinya 24:54 senyumnya itu namanya senyum Pepsodent. 24:56 Ya. Senyum karena ada yang menginginkan 24:59 sesuatu supaya dibeli. 25:03 Pulang ke rumah kadang-kadang 25:05 mau senyum kepada suaminya saja sudah 25:07 sudah capek, sudah berat. 25:11 Jadi senyumnya ini hanya 25:13 senyumnya ini hanya banyaknya untuk 25:15 customer saja. 25:18 Iya enggak? 25:19 Nah, di ayat ini Allah Ta'ala menyatakan 25:21 syarat yang pertama ingin supaya Allah 25:23 Ta'ala giring kita ke kehidupan yang 25:25 serba mudah 25:26 a'tha 25:27 suka memberi, suka berbagi. 25:33 Terkadang dalam kehidupan kita ini kita 25:35 harus berbagi, Subhanallah. 25:39 Dan orang yang selalu suka memberi 25:42 pasti jaminan dari Allah Ta'ala 25:45 hatinya bakal senang. 25:49 Saya berikan contoh begini. 25:51 Coba kalau Anda 25:54 melihat ada orang yang sangat sulit, 25:56 sangat susah umpama 25:58 ya. 26:00 Umpama Anda melihat 26:03 ya 26:04 hamba Allah ini dalam keadaan lapar luar 26:07 biasa. 26:09 Belum makan. 26:10 Kemudian datang kesadaran kepadanya dia 26:12 pergi beli mmm eh 26:14 makanan kemudian diantarkan kepada orang 26:16 dan disuruh makan. 26:18 Mungkin dengan makanan yang sederhana 26:20 yang kita beli. 26:22 Begitu kita lihat hamba Allah ini makan 26:24 dengan enaknya 26:26 itu kebahagiaan di dalam diri kita 26:29 enggak bisa digambarkan dengan kalimat. 26:34 Itu sudah termasuk a'tha. 26:37 Artinya banyak, perbanyak kita 26:39 bersedekah. 26:41 Fa amma man a'tha 26:43 orang yang suka memberi 26:50 dan 26:52 sedekah ini juga 26:55 termasuk juga memudahkan urusan kita. 27:00 Sedekah ini juga termasuk untuk 27:02 mengobati penyakit kita. Jadi luar biasa 27:05 justru itu di dalam ayat ini Allah 27:07 Ta'ala ingatkan kalau ingin hidupmu 27:09 serba mudah 27:11 yang pertama itu perbanyaklah kita ini 27:12 untuk berbagi. 27:14 Perbanyak untuk sedekah. 27:21 Dengan kalimat yang lain apa? 27:23 Kita harus aktif 27:26 untuk melihat hamba-hamba Allah yang 27:28 perlu kita bantu. Yang perlu kita 27:31 berikan sedekah. 27:36 Jangan kita tunggu nanti orang datang 27:37 baru kita kasih. 27:42 Dan biasanya hamba Allah yang mulia 27:47 terkadang orang yang datang kepada kita 27:49 itu karena dia tahu hamba Allah yang 27:51 berada di rumah ini mempunyai kelebihan. 27:55 Dan terkadang Allah mengirim malaikat 27:58 untuk mencobai yang punya rumah. 28:01 Apa mau dia beri atau tidak? 28:04 Kalaupun kita tidak bisa memberikan 28:06 sesuatu 28:09 sebab hamba Allah yang datang meminta 28:12 tolong kepada kita 28:15 ya atau meminta sesuatu kepada kita 28:18 dia mengorbankan harga dirinya, 28:20 mengorbankan wajahnya di hadapan Anda. 28:26 Dan mereka itu tentu merendah kepada 28:28 Anda ketika meminta sesuatu. 28:33 Kalau kebetulan kita tidak punya 28:37 maka sampaikanlah dengan kalimat-kalimat 28:40 yang indah, yang baik supaya mereka 28:42 tidak berputus asa 28:45 datang ke tempat kita. 28:49 Jadi, Allah taala nyatakan, perbanyaklah 28:51 kita memberi. 28:53 Perbanyak kita bersedekah, kira-kira 28:54 kalimatnya demikian. 28:58 Yang pertama. 28:59 Yang kedua. 29:01 Kemudian Allah subhanahu wa taala 29:03 menyatakan, 29:05 Wattaqa. 29:09 Subhanallah, subhanallah. 29:12 Wattaqa. 29:14 Dan artinya, 29:16 selalulah kita hidup dengan ketaatan 29:19 kepada Allah subhanahu wa taala. 29:21 Wattaqa. 29:23 Masukkanlah diri kita ini menjadi hamba 29:25 Allah yang takwalah. Yang taat kepada 29:29 Allahu subhanahu wa taala. Dengan 29:31 kalimat yang lain, apa pun yang 29:33 diperintahkan Allah kepada kita, 29:36 jangan kita abaikan. 29:40 Padahal kalau mau dipikir, 29:42 perintah-perintah Allah kepada kita itu 29:43 tidak ada yang sulit. 29:46 Semua gampang untuk kita. 29:51 Wattaqa. 29:58 Apa kira-kira 30:00 sifat-sifat yang lain daripada kita taat 30:03 kepada Allah taala itu? 30:06 Antara kita manusia dan manusia, 30:09 ringankan hati kita untuk selalu 30:12 memaafkan orang. Itu sifat daripada 30:15 orang takwalah dalam Alquran. 30:19 Ketika Allah taala ingatkan, "Wajannatun 30:26 Dan jannah sesudah kita meninggal dunia, 30:29 lebih luas dari langit dan bumi, tapi 30:32 dijanjikan hanya orang-orang yang 30:33 muttaqin. 30:35 Siapa mereka ini? Yang pertama Allah 30:37 taala menyatakan, 30:39 "Alladzina yunfiquna fis sarra'i wad 30:41 darra'." 30:42 Persis dengan apa yang Allah Ta'ala 30:44 nyatakan 30:47 Salah satu sifat orang yang bertakwa 30:50 tangan mereka ringan 30:53 untuk berbagi, untuk memberikan sedekah, 30:55 untuk berinfak. 30:59 Tangan mereka ringan. 31:00 Sekalipun dalam keadaan 31:03 leluasa ataupun kesulitan. 31:08 Jadi sangat bertalian ayat ini, masya 31:10 Allah. 31:11 Yang pertama Allah minta syarat 31:13 untuk suka memberi. Yang kedua Allah 31:15 Ta'ala menyatakan "Wattaqa" dan orang 31:18 yang selalu taat kepada Allah Ta'ala. 31:21 Dan taat kepada Allah Ta'ala itu 31:24 ya 31:25 jauhilah daripada perbuatan-perbuatan 31:27 dosa. 31:32 "Wattaqa" 31:37 Kemudian di ayat ini Allah Ta'ala 31:39 ingatkan di antaranya 31:41 karakter orang-orang yang bertakwa 31:45 supaya kita tahu. 31:47 Sebab ada orang-orang hamba Allah dia 31:49 salatnya masya Allah 31:51 puasanya masya Allah. 31:54 Tapi kalau dia marah kepada seseorang 31:58 bertahun-tahun tidak bisa ngomong, 31:59 sampai mati. Terkadang kemarahan ini 32:01 masih dibawa ke dalam kubur. 32:05 Padahal di Quran Allah Ta'ala ingatkan 32:08 di antaranya sifat orang yang bertakwa 32:12 suka membantu orang 32:14 suka bersedekah 32:16 "Wal khadiminal ghaib" 32:18 dan orang yang bisa menahan marah. 32:22 Enggak gampang-gampang marah. 32:26 Kalaupun marah 32:28 ya marah pada jalurnya. 32:34 Tapi Allah Ta'ala kemudian melanjutkan 32:36 "Wa afina aninnas" 32:40 Jadi dia bisa menahan marah, tapi dia 32:43 cepat memaafkan kepada 32:45 manusia yang dia marah. Wa afina 32:48 aninnas. 32:49 Ada kan kadang-kadang dalam kehidupan 32:51 kita subhanallah. Ada seorang yang 32:53 mungkin dia rasa bersalah kepada kita. 32:56 Kemudian satu waktu dia datang kepada 32:58 Anda. 33:00 Kemudian dia dengan suaranya yang 33:02 lembut. Dia merendah di hadapan Anda 33:05 kemudian mengatakan, "Saya banyak salah 33:08 kepada Anda. Saya banyak berbuat ya 33:11 mungkin berbuat dosa yang Anda tidak 33:13 senangi. Saya berbuat sesuatu kepada 33:16 Anda. 33:19 Maafkan saya. 33:21 Saya telah bersalah. 33:22 Saya telah berbuat salah kepada Anda." 33:26 Apa Allah ta'ala nyatakan dalam Alquran? 33:29 Khuzil afwa. 33:31 Itu perintah Allah. 33:32 Ambillah maaf. 33:35 Berikanlah maaf. 33:37 Jadi khuzil afwa ini kayak pisau bermata 33:39 dua. 33:42 Berikan maaf kepada seseorang. 33:44 Dan ambillah maaf orang yang datang 33:45 meminta maaf. 33:48 Jangan terus kita ngomel. Lihat 33:50 kesempatan ini dia sudah di depan kita. 33:53 Kadang-kadang kita malah ketawa. Ini 33:55 enak saja. Anda berbuat bertahun-tahun 33:59 begini dan begitu, begini dan begitu dan 34:01 sekarang hanya minta maaf begitu saja. 34:03 Subhanallah. 34:05 Lalu maunya minta maafnya gimana? 34:09 Jadi salah satu 34:11 sifat orang yang bertakwa itu 34:14 dia gampang mudah memaafkan seseorang. 34:20 Memang dalam kehidupan kita 34:21 bermasyarakat 34:23 ya 34:25 kan tiap manusia punya karakter yang 34:27 berbeda-beda. 34:29 Ada hamba-hamba Allah 34:31 yang mungkin kadang-kadang 34:33 caranya itu tidak menyenangkan bagi kita 34:35 dan ada kadang-kadang yang suka 34:36 mengganggu kepada kita. 34:40 Tapi satu waktu ketika dia datang 34:41 meminta maaf 34:43 Allah Ta'ala menyatakan hudil afwa. 34:46 Dan di ayat ini Allah Ta'ala menyatakan 34:49 wal afina aninnas. 34:53 Ringankan hatimu untuk memberikan maaf 34:56 kepada mereka yang salah. 34:59 Ada terkadang hamba-hamba Allah yang 35:02 mungkin ada 35:03 sedikit silang sengketa dengan kita 35:06 umpama dia bersalah. 35:08 Kita enggak usah tunggu nanti dia minta 35:09 maaf. 35:11 Kita maafkan dia. 35:13 Sekalipun dia tidak tahu. 35:15 Minta kepada Allah Ta'ala, ya Allah 35:18 hidayahilah saudaraku ini. 35:23 Dengan kesaksianmu ya Allah 35:25 kepadaku aku memberikan maaf kepadanya. 35:28 Ah itu masyaallah itu salah satu sifat 35:31 orang yang bertakwa. Sedangkan di ayat 35:34 ini Allah Ta'ala nyatakan 35:36 kalau ingin hidup itu dimudahkan oleh 35:38 Allah Ta'ala wattaqa 35:41 lekatkan ketaatanmu kepada Allah 35:45 dalam kehidupan. 35:51 Di ayat yang lain Allah Ta'ala berikan 35:52 jaminan juga yang lebih baik. 36:01 Allah Ta'ala mudahkan 36:03 segala urusannya. 36:10 Kemudian 36:12 syarat yang ketiga 36:14 masyaallah. 36:20 Jadi yang pertama 36:22 suka berbagi, suka memberi. 36:26 Yang kedua 36:27 lekatkan ketaatan kita kepada Allah. 36:30 Yang ketiga, Allah subhanahu wa taala 36:33 mengingatkan, 36:34 [mendengus] 36:34 wasaddaqo bil husna. 36:38 Nah, ini saddaqo bil husna artinya, 36:41 dan kita harus benarkan, kita harus 36:44 yakin 36:46 bahwa kalau kita berbuat baik, 36:49 ada balasan dan jaminan baik dari Allah 36:52 subhanahu wa taala. 36:56 Di sini itu kalau kita mau berbuat baik, 36:58 jangan nanti di depan orang, biar orang 37:00 lihat. 37:02 Kalau jangan karena ada kamera. 37:08 Terkadang kita berbuat baik itu enggak 37:10 ada yang tahu. 37:11 Dan itu yang paling dicintai oleh Allah 37:13 subhanahu wa taala. 37:16 Karena kita harus yakin kalau kita 37:19 berbuat baik, pasti ada jawaban atau ada 37:22 balasan dari Allah subhanahu wa taala 37:24 yang baik kepada kita sekalian. 37:29 Di sini di ayat yang lain Allah taala 37:31 menyatakan, in ahsantum ahsantum li 37:34 anfusikum. 37:35 Kalau kalian berbuat baik, nanti 37:37 kebaikan itu balik kepada dirimu. 37:44 Satu contoh saja. Saya ingat Rasul 37:46 sallallahu alaihi wasallam mengingatkan. 37:50 Satu contoh yang paling simpel, yang 37:52 paling gampang. 37:54 Kita lagi berjalan sendirian di jalan. 37:59 Kemudian kita tertusuk paku, umpama. 38:02 Umpama. 38:04 Wah. 38:08 Tembus, ada mungkin ada sekrup yang 38:11 berdiri atau ada paku atau ada duri atau 38:13 ada apa-apa. 38:17 Kita tertusuk. 38:19 Umpama tertusuk paku saja. 38:21 Kemudian, 38:23 begitu kita angkat kakinya ini, paku ini 38:25 lagi berdiri ini. 38:27 Kemudian, 38:29 kita ambil paku ini. 38:31 Apa kita gali dikit karena dia sudah 38:32 tertanam cuma ujungnya yang keluar. 38:35 Kita buang. Enggak ada orang yang tahu. 38:40 Karena dia mempunyai perasaan jangan 38:43 orang lain juga terantuk atau tertusuk 38:46 seperti saya. Itu perbuatan baik, 38:48 masyaallah. 38:55 Dan banyak perbuatan-perbuatan baik yang 38:57 kita bisa lakukan. 39:00 Karena kalau kita mempunyai keyakinan 39:02 bahwa nanti Allah akan membalas kita 39:05 dengan kebaikan. 39:07 Jannah kita akan dapatkan. Jadi artinya 39:09 wasaddaqo bil husna, dia berbuat baik 39:12 tidak mengharapkan penilaian orang, tapi 39:14 dia mengharapkan karena ada balasan 39:16 jannah dari Allahu subhanahu wa taala. 39:19 Apa Allah janjikan? 39:21 Kalau kita hidup dengan tiga syarat. 39:24 Gampang kan? Mudah syarat-syaratnya. 39:27 Faamma man a'tho, 39:29 orang yang suka memberi. 39:32 Di situlah kita berikan sesuatu, 39:35 tidak perlu kita harus umumkan. 39:39 Karena Rasulullah mengingatkan, sedekah 39:42 yang paling baik itu tangan kiri tidak 39:43 tahu tangan yang kanan. Artinya, 39:46 sekalipun tangannya dia enggak tahu yang 39:48 mana sudah keluar sedekahnya. Berikan 39:50 kepada seseorang. 39:56 Karena dia mempunyai keyakinan. 39:59 Saya bersedekah mengharapkan keridaan 40:01 dari Allahu subhanahu wa taala. 40:03 Balasan baik dari Allah taala. Wasaddaqo 40:05 bil husna. Dan dia yakin akan kebaikan 40:08 ini, 40:09 akan mendapatkan kemudahan dia dari 40:12 dunia dan akhirat. 40:16 Di ayat ini Allahu subhanahu wa taala 40:18 menyatakan fasayuyassiruhu 40:20 lilyusra. 40:21 Allah taala tidak memberikan batasan. 40:26 Sebab ada ayat-ayat yang Allah taala 40:28 ceritakan hanya untuk di dunia dan ada 40:31 ayat-ayat yang hanya untuk di akhirat. 40:33 Tapi ada ayat-ayat yang Allah tidak 40:35 batasi artinya dia 40:37 bekerja untuk dunia dan akhirat. 40:39 Bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Di 40:42 ayat ini Allah taala menyatakan 40:44 fasayuyassiruhu 40:46 lilyusra. 40:47 Maka Allah taala akan giring dia kepada 40:50 kehidupan yang serba mudah, serba 40:52 dimudahkan oleh Allah. Mencari rezeki 40:55 dimudahkan oleh Allah taala, bergaul 40:57 dimudahkan oleh Allah taala, semua 40:59 dimudahkan oleh Allah taala. 41:04 Mencari jodoh untuk anak-anaknya 41:06 dimudahkan oleh Allah taala. 41:13 Apa? 41:15 Menyusun kehidupannya 41:17 dimudahkan oleh Allah taala. 41:20 Beribadah digampangkan dan dimudahkan 41:22 oleh Allah, diluaskan hatinya. 41:26 Dan tidak terbatas. Allah taala 41:28 menyatakan kami akan giring dia 41:31 ke kehidupan yang serba dimudahkan oleh 41:34 Allah. 41:35 Apalagi ketika kita akan menghadapi 41:38 kematian. 41:39 Sakaratil maut. 41:41 Allah taala menyatakan fasayuyassiruhu 41:44 lilyusra. 41:46 Dalam sakaratil maut juga dia akan 41:47 menghadapi dengan segala ketenangan. 41:50 Dimudahkan oleh Allah taala. Allah taala 41:52 tidak batasi. 41:54 Perjalanannya ke yaumul akhir juga pasti 41:56 akan dimudahkan oleh Allah taala. 41:58 Karena Allah taala mengingatkan 42:00 innallaha la yukhliful mi'ad. 42:02 Allah taala menyatakan inna wa'dallahi 42:05 al haq. 42:06 Sesungguhnya janji Allah itu sangat 42:09 sangat sangat benar. 42:11 Dan Allah tidak pernah mengingkari 42:12 janjinya. 42:15 Jadi para pendengar sekalian yang 42:16 dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa 42:18 Ta'ala. 42:21 Fasa dan yusra, 42:23 fasa dan yusra. 42:27 Dan orang yang mempunyai keyakinan kalau 42:29 dia berbuat baik. 42:31 Balasannya dari Allah dia akan mendapat 42:33 kebaikan. 42:34 Allah Ta'ala akan giring hidupnya ke 42:36 kehidupan yang serba mudah. 42:39 Bukan kehidupan yang penuh dengan 42:40 komplikasi. 42:42 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 42:44 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 42:46 Itulah yang diingatkan Allah Subhanahu 42:48 wa Ta'ala kepada kita. 42:51 Nah lanjutan ayat ini ada kebalikannya. 42:54 Insyaallah bi ini rabbana karim. 42:57 Kita lanjutkan pada pertemuan kita yang 42:59 akan datang. 43:01 Untuk kebalikan daripada ayat ini ada 43:03 orang-orang yang Allah Ta'ala menyatakan 43:05 fasa yusra 43:06 lil usra. 43:09 Kami giring dia kepada kehidupan yang 43:11 serba komplikasi. 43:13 Serba ruwet. 43:15 Serba problem. 43:18 Balikan. 43:20 Nanti insyaallah bi ini rabbana karim. 43:23 Senin yang akan datang kita akan 43:24 lanjutkan. 43:26 Untuk kebalikannya. 43:28 Kalau ada yang salah kepada Allah saya 43:30 mengharapkan kemakrifatannya. 43:32 Wabillahitaufik walhidayah. 43:35 Assalamualaikum warahmatullahi 43:37 wabarakatuh. 43:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:40 wabarakatuh. Demikian Ikhwan Akhwat 43:42 tausiyah sore telah kita bersama-sama 43:44 simak. Bersama Ustad Zaid Mbah Hamid 43:47 membahas tema mengenai bagaimana supaya 43:50 kehidupan dimudahkan Allah. 43:53 Kita akan jeda dulu sejenak Ikhwan 43:54 Akhwat dan nanti yang ingin bergabung 43:56 bertanya silakan Anda bisa kirimkan ke 43:57 WhatsApp kami di 08111999720. 44:02 Kami segera kembali. 44:07 Ustad kita jeda sebentar ya. 44:09 Iya. 44:20 Islam yang satu masih bersama kami 44:21 Ikhwan Akhwat di acara tausiah sore 44:23 bersama Ustad Zaid M Hamid. Membahas 44:26 tema mengenai bagaimana supaya kehidupan 44:28 dimudahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 44:31 Sudah banyak yang masuk di WhatsApp 44:32 Rasya yang bergabung di sore hari ini 44:34 ada ada Bapak 44:36 Raya di Depok. Ibu Rukmini juga sedang 44:39 menyimak terima kasih Ustad tausiah dan 44:40 nasehatnya Bu Pina Santika. Ada juga Ibu 44:44 Anggit sedang menyimak Ustad terima 44:46 kasih tausiahnya. Ibu Nurhayati Fatimah 44:48 juga ada Bapak Arwin ada juga Bapak 44:53 ee Ansori ya Bapak 44:58 Asyraf Ibu Haura Salim ada juga Ibu 45:01 Saidah Ibu Ani Chani selalu menyimak 45:03 Rasya terima kasih Ustad. Ada juga Bapak 45:06 Nana Sumarna terima kasih telah menyimak 45:09 di sore hari ini Bapak Sayyan Rohili 45:11 juga sedang menyimak Bapak Haji Dace 45:13 Saifudin di Sukabumi sedang menyimak. 45:16 Bapak Rahman Rosta juga ada Bapak Budi 45:18 Hartono dan masih banyak lagi. 45:21 Yang pertama saya bacakan Ustad 45:22 pertanyaan yang masuk ini tidak 45:25 menyertakan nama dari hamba Allah 45:27 Assalamualaikum Warahmatullahi 45:28 Wabarakatuh Pak Ustad. 45:31 Waalaikumsalam Warahmatullahi 45:32 Wabarakatuh. Ustad ada orang 45:35 bahkan mungkin banyak orang awam di 45:38 negeri kita yang menafsirkan jika 45:41 kehidupan kita mudah berarti Allah telah 45:44 menyayangi kita. 45:46 Tapi sebaliknya jika hidup kita susah 45:48 berarti Allah tidak sayang pada kita. 45:51 Sesimpel itu. Padahal Allah berfirman 45:53 sesuatu yang tidak mengenakkan dalam 45:55 kehidupan kita bisa jadi itu bukti 45:58 sayang Allah kepada kita sebagai ujian 46:00 hidup. Ini bagaimana Pak Mohon 46:02 pencerahannya. Demikian. 46:06 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 46:08 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala 46:10 alihi Muhammad. 46:11 Ya, mungkin dia hidupnya mudah itu 46:14 karena syarat-syarat yang dimintakan 46:16 Allah Ta'ala dia penuhi. 46:18 Jadi, hidupnya dipermudah oleh Allahu 46:19 subhanahu wa ta'ala. 46:21 Tapi, ada juga hamba-hamba Allah yang 46:24 membuka semua pintu rezeki baginya, 46:26 belum tentu itu hidupnya dipermudah oleh 46:28 Allah Ta'ala. 46:29 Padahal terkadang 46:31 Allah Ta'ala 46:32 subhanahu wa ta'ala 46:34 eee 46:38 di di dibukakan pintu rezeki 46:40 seluas-luasnya, tapi hidupnya juga perlu 46:42 di perlu dengan komplikasi. Hanya orang 46:45 yang lihat dari luar, mereka terkadang 46:48 menilai kehidupan seseorang itu dengan 46:50 apa materi yang dia punya. 46:52 Bagaimana kehidupannya di dalam 46:53 kehidupan sehari-hari. Mobilnya mewah, 46:56 rumahnya besar, belum tentu dia itu 46:59 dimudahkan oleh Allah Ta'ala. 47:01 Mungkin juga dia tidurnya susah, 47:03 ya, mungkin juga menghadapi 47:05 problem-problem yang bikin dia 47:06 komplikasi, macam-macam. 47:08 Iya. 47:10 Macam-macam. 47:11 Kita enggak tahu. 47:13 Tapi, terkadang saya berikan contoh 47:15 saja. Berapa banyak umpamanya orang yang 47:17 kadang-kadang kita lihat, 47:19 waduh, masya Allah hidupnya senang 47:21 banget ya, 47:22 segala-galanya ada. 47:24 Eh, tiba-tiba Allah Ta'ala membalikkan 47:26 membalikkan 47:29 tiba-tiba jadi tersangka. 47:31 Iya. 47:32 Tiba-tiba macam-macam. 47:35 Kalau Allah Ta'ala akan menjadikan orang 47:37 itu dengan hidup yang komplikasi, 47:39 macam-macam, bagi Allah itu sangat 47:40 mudah. Jadi, kita jangan menilai 47:42 kehidupan itu mudah baginya 47:46 karena dari bentuk materi. 47:48 Ya. 47:49 Belum tentu. 47:50 Kita enggak tahu. 47:52 Mungkin dia tidurnya pun susah. 47:54 Mungkin juga jantungnya dia berdetak 47:56 enggak pernah berhenti dengan kecepatan 47:58 yang luar biasa. Tapi satu waktu dapat 48:01 kena serangan jantung. 48:03 Jadi memang ini Quran sudah berbicara 48:05 kalau ingin hidup serba dimudahkan oleh 48:08 Allah Ta'ala, 48:09 ikutlah yang tiga syarat yang dimintakan 48:12 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala tadi. 48:16 Nah, itu insya Allah akan dimudahkan 48:17 oleh Allah Ta'ala. 48:19 Tapi ada juga hidup yang 48:22 Baik, saya membawakan satu ayat yang 48:24 lain juga yang Allah Ta'ala berikan 48:26 contoh kepada kita. Ayat ini sering saya 48:28 sampaikan. 48:30 Allah Ta'ala menyatakan "Falam manasu 48:32 madukiru bihi." 48:34 "Fatah na alaihim abwab fakulli syai." 48:37 Ketika orang itu dia lupa tempat 48:39 berpijak, lupa daratan, lupa peringatan 48:41 Allah, Allah buka pintu dunia 48:43 segala-galanya untuknya. Allah buka 48:45 pintu dunia. 48:47 Artinya semua apa yang diinginkan 48:49 tercapai. 48:51 Tapi Allah Ta'ala menyatakan "Hatta idza 48:53 farihu akhaznahu bagtatan." 48:55 Ketika dia dalam keadaan bergembira ria 48:58 menikmati itu, Allah cabut dengan 49:00 tiba-tiba. 49:03 Wah, 49:03 itu sangat tidak tidak menyenangkan. 49:06 Itu luar biasa. 49:09 Jadi, 49:10 jangan kita nilai kehidupan yang mudah 49:12 itu 49:13 hanya dengan bentuk materi. 49:16 Iya. 49:17 Kalau Allah mudahkan seseorang itu, 49:19 masya Allah. 49:22 Hatinya tenang. 49:24 Dia melihat segala sesuatu itu 49:25 seakan-akan terbuka di depannya. 49:28 Iya. Ya? 49:29 Semua dipermudah oleh Allah Subhanahu Wa 49:31 Ta'ala. 49:32 Insya Allah terjawab. 49:34 Baik. 49:35 Beralih ke pertanyaan selanjutnya Ustaz 49:37 dari Bapak Raya di Sawangan, Depok. 49:41 Assalamualaikum warahmatullahi 49:42 wabarakatuh Ustaz Zaid M. Hamid. 49:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:46 wabarakatuh. Semoga Ustaz selalu sehat 49:48 dan juga keluarga sehat semuanya. Amin 49:50 ya rabbal alamin. Amin ya rab ya karim. 49:53 Pak Ustad, bagaimana 49:55 kalau kita dengan ilmu yang pas-pasan 49:58 selalu dijadikan imam salat walaupun 50:01 memang sambil belajar dan mungkin makmum 50:05 ada juga yang kurang cocok nah, dengan 50:07 kita ini. Bagaimana Pak Ustad? 50:10 Demikian. 50:13 Coba ulang lagi, coba ulang, coba ulang 50:14 lagi. Kalau kita dengan ilmu pas-pasan 50:17 He em. selalu dijadikan imam salat 50:19 masjid, katanya. Ya, di sekitar rumah 50:21 mungkin ya. 50:21 Oh. 50:22 Tapi ada juga yang makmum yang enggak 50:23 cocok. 50:24 Nah, itu bagaimana? 50:27 Jadi begini. 50:28 Makmumnya itu 50:30 harus berani untuk berterus terang. 50:33 Kalau kebanyakan makmumnya sudah tidak 50:36 cocok kalau cuma satu, dua ya enggak ada 50:39 masalah apa-apa sih ya. He em. Sebab 50:41 kadang-kadang juga manusia ada enggak 50:42 cocok karena urusan pribadi. 50:44 Iya. Tapi ada orang enggak cocok karena 50:47 mungkin satu bacaannya 50:49 ya 50:50 atau tingkah lakunya si imam ini. 50:54 Sebab kalau umpama makmumnya 50:57 mayoritasnya tidak cocok 51:00 itu dalam hadis Rasul sallallahu alaihi 51:02 wasallam diingatkan seorang imam yang 51:04 tidak disenangi oleh makmumnya, maknanya 51:07 maka salatnya mereka itu tidak akan 51:09 melebihi atap tempat mereka salat. 51:14 Jadi umpama kalau kita juga jadi imam, 51:17 mau jadi imam jangan paksakan ke ada. 51:21 Kita sudah tahu-tahu banyak yang tidak 51:23 senang kepada kita untuk jadi imam, ada 51:25 baiknya itu undurkan diri. Iya. 51:28 Sadar sendiri. 51:30 Nah, jadi bagi makmumnya juga itu harus 51:33 berani untuk untuk sampaikan kepadanya. 51:36 He em. 51:37 Supaya jangan nanti semua yang salat 51:39 kasihan juga 51:41 tidak akan naik kepada Allah taala, 51:42 tidak akan melewati tempat yang mereka 51:44 salat. 51:45 Atap tempat mereka salah. Betul. 51:49 Tapi ada juga hamba-hamba Allah 51:52 yang ya kira-kira 51:56 enggak tahu diri. 51:58 Dia sudah tahu dia kurang disenangi oleh 52:00 makmum kebanyakan. Dia tahu 52:02 kekurangannya dia, baik dalam soal 52:04 bacaan, dalam soal pengetahuannya. 52:08 Tapi dia masih tetap ngotot ingin ingin 52:09 jadi imam. Ada juga hamba-hamba Allah 52:11 yang begitu. 52:12 Insya Allah terjawab. 52:14 Ya. 52:15 Selanjutnya beralih ke pertanyaan dari 52:16 Bapak Hadi. Assalamualaikum 52:17 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 52:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:22 wabarakatuh. Ustaz, bagaimana caranya 52:24 dan metodenya agar ibadah kita ini tidak 52:28 karena takut neraka dan berharap surga 52:31 saja? 52:32 Katanya ibadah yang ikhlas adalah kunci 52:34 dari ibadah yang sempurna. Untuk sampai 52:37 kepada kondisi seperti itu, bagaimana, 52:40 Pak Ustaz, caranya? Demikian. 52:44 Jadi begini, 52:46 orang yang menginginkan surga, 52:50 saya kira sudah pasti dia takut untuk 52:52 masuk neraka, 52:53 sehingga dia menginginkan surga. 52:56 Tapi untuk menginginkan surga, kita 52:58 harus ikuti apa yang Allah janjikan 53:00 dalam Alquran. Iya. 53:02 Nah, lebih banyak Jadi begini, 53:05 ada yang Allah Ta'ala ancam 53:07 manusia-manusia yang enggan kepada Allah 53:09 Ta'ala, innalladzina kafaru 53:12 eee 53:15 biayatina saufa nuslihim nara. 53:18 Orang-orang yang kufur kepada ayat-ayat 53:21 Allah, Allah Ta'ala akan bodoh dia di 53:24 api neraka. Ehm. 53:26 Ada juga ayat yang Allah Ta'ala 53:27 mengatakan, innalladzina amanu wa amilus 53:30 shalihat, lahum jannatun tajri min 53:32 tahtihal anharu khalidina fiha 53:35 abadan. Lahum fiha azwajun mutahharatun 53:39 wa nudkhiluhum dzillan dzalila. 53:46 Ah. 53:48 Orang-orang yang kufur kepada Allah 53:49 Ta'ala, Allah akan godok dia ke neraka. 53:51 Orang-orang yang beriman dan berbuat 53:53 baik, Allah Ta'ala akan masukkan mereka 53:55 ke dalam surga. 53:58 Kholidina fiha abada, kekal 54:00 selama-lamanya. 54:02 Jadi, umpama 54:04 kita beribadah 54:06 menginginkan surga 54:08 tidak ada salahnya. 54:10 Hmm. 54:11 Kita bisa tetap berdoa kepada Allah 54:13 Ta'ala. 54:14 Tapi, jangan lupa juga kita berdoa minta 54:17 kepada Allah supaya Allah Ta'ala jauhkan 54:20 kita daripada azab api neraka. 54:23 Ya. 54:24 Kan kadang-kadang kita disuruh membaca 54:27 doa setelah selesai salat itu banyak, 54:29 Allahuma ajirna minannar, ya. 54:32 Allahuma, banyak itu. 54:34 Diantaranya kalimat Rabbana atina 54:37 fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah 54:40 waqina adzabannar wa adkhilna jannata 54:42 ma'al abrar. 54:43 Ya azizun ya ghaffar, ya. 54:47 Doa itu. 54:48 Hanya minta untuk supaya Allah Ta'ala 54:50 masukkan kita dalam surga dengan 54:52 orang-orang baik. 54:53 Jadi 54:54 artinya orang yang betul menginginkan 54:57 jannah dan dia berbuat sesuai dengan 55:00 yang Allah perintahkan 55:02 itu sudah merupakan 55:04 cukup baginya salah satu syarat untuk 55:06 mendapatkan hadiah jannah dari Allah 55:08 Ta'ala. 55:10 Tapi, jangan lupa. 55:12 Kita minta kepada Allah Subhanahu wa 55:14 Ta'ala. 55:16 Allahuma nas'aluka ridhaka wal jannah. 55:19 Ya Allah, aku menginginkan senangnya 55:21 Engkau kepadaku dan jannah. 55:24 Ridhaka wal jannah. 55:27 Biasanya kan di Ramadan banyak kita suka 55:29 baca, tapi sebenarnya doa itu jangan 55:32 cuma di Ramadan kita baca. Hmm. 55:34 Jadi 55:35 artinya 55:37 normal seorang itu menginginkan surga 55:39 dengan melaksanakan apa yang 55:40 diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa 55:42 Ta'ala. Tentunya Allah Ta'ala akan 55:44 lindungi dia daripada azab api neraka, 55:46 insya Allah terjauhkan. 55:47 Baik. 55:49 Dari hamba Allah, asalamualaikum 55:51 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 55:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:56 Ustaz, besok sore saya akan melakukan 55:58 tindakan operasi jam 03.00 sore, insya 56:01 Allah. Saya takut salat asar tidak 56:03 keburu. Saya mau jamak salat zuhur dan 56:06 asar. Kemudian kalau saat di tempat 56:09 operasinya masih bisa salat asar, apakah 56:12 harus salat asar lagi atau cukup yang 56:15 dijamak saja? Doakan saya supaya 56:17 operasinya lancar, Pak Ustaz. Demikian. 56:20 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 56:22 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 56:26 Kita tahu kan Allah itu Maha Bijaksana. 56:29 Ya. 56:31 Kan berkali-kali dalam Alquran, Allah 56:32 Ta'ala ingatkan, Allah itu punya sifat 56:35 yang sangat-sangat-sangat bijaksana. 56:37 Bukan seperti bijaksana manusia. 56:40 Tapi rasa takutnya Anda supaya tidak 56:42 salat asar, jangan salat asar kelewat, 56:45 itu juga sudah menunjukkan ketaatan dan 56:47 takutnya Anda kepada Allah untuk 56:49 meninggalkan salat. 56:51 Jadi salat zuhur, 56:54 ya, pada waktu masuk operasi mungkin 56:55 sebelum waktu asar kan. 56:57 He eh. Anda salat lagi asar takbir. 57:00 Jangan kurangi. 57:03 Ya. Iya. Jangan kurangi karena salat di 57:06 asar itu hanya untuk orang musafir. 57:09 Ya, tapi kalau umpama Anda mau salat, 57:11 mau operasi umpama contoh, 57:14 operasinya jam 02.30. 57:18 Ya, kita enggak tahu berapa jam 57:19 operasinya itu. 57:21 Karena kan Anda rasa takutnya jangan 57:24 sampai operasi ini lama, 57:26 kemudian Anda tidak sempat salat asar, 57:29 atau pada waktu selesai operasi, Anda 57:32 enggak bisa bangun dari tempat tidur 57:35 ya, Anda bisa tayamum. 57:37 Tapi kalau Anda khawatir betul habis 57:39 salat zuhur 57:41 ya, salat asar lagi enggak apa-apa 57:43 boleh. Allah lebih tahu niat Anda. 57:46 Allah zat yang Maha Bijaksana. 57:47 Bijaksana. 57:50 Salat asar tapi jangan diasar. Salat 57:52 asar saja lagi empat rakaat. 57:55 Anda baru niat saja Allah Ta'ala sudah 57:58 tahu dan ini tentunya 58:01 karena Allah ini zat yang Maha 58:03 Bijaksana. 58:04 Allah tahu hambanya ini masyaallah 58:07 dia sangat concern dengan salatnya dia 58:10 jangan sampai terlambat. 58:12 Dia sangat hati-hati dengan salatnya 58:14 supaya jangan sampai terlambat, jangan 58:16 sampai kelewat maka dia salat lagi. 58:18 Insyaallah diterima oleh Allah Ta'ala. 58:21 Sehingga Rasul sallallahu alaihi 58:22 wasallam pernah mengingatkan kepada kita 58:25 yasir wala tuasir. 58:28 Permudahlah jangan kalian persulit. 58:33 Insyaallah terjawab. 58:35 Masyaallah, Allahumma yasir wala tuasir 58:37 begitu ya. 58:38 Jadi enggak ada yang sulit ya, jangan 58:39 terlalu dipersulit begitu ya Pak Ustaz 58:41 ya. 58:42 Betul, agama ini sebenarnya mudah jangan 58:44 kita persulit-persulit. 58:47 Baik Bapak Ruslan di Depok 58:49 assalamualaikum warahmatullahi 58:50 wabarakatuh Ustaz. 58:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:53 wabarakatuh. Ustaz, apakah dosa besar 58:56 yang telah kita lakukan 58:59 bisa Allah ampuni? 59:00 Bagaimana dengan dosa yang bersangkutan 59:02 dengan manusia? Tapi manusia tersebut 59:05 tidak memaafkannya karena masih ada 59:07 dendam. 59:08 Bagaimanakah kelak dosa kita di akhirat 59:10 Pak Ustaz mengenai hal itu? Demikian. 59:13 Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 59:15 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 59:18 Muhammad. Ini pertanyaan masyaallah. 59:20 Jadi begini 59:23 dosa yang paling besar 59:26 dari dosa-dosa besar yang paling besar. 59:28 Yang paling besar. Ketika dia berputus 59:30 asa dan menganggap Allah Ta'ala tidak 59:32 akan mengampuni dosanya. 59:34 Masya Allah. 59:38 Karena di Qur'an itu Allah Ta'ala 59:40 ingatkan, Qul. 59:42 Ya ibadiyalladzina asrofu ala anfusihim. 59:46 La taqnatumin rahmatillah. 59:49 Innallaha yaghfirudzunuba jamian. 59:52 Sampaikanlah ya Muhammad Shallallahu 59:55 Alaihi Wasallam. 59:56 Jadi Allah memerintahkan kepada 59:58 Rasulullah dan ayat ini Allah abadikan, 1:00:00 diabadikan dalam Alquran. 1:00:03 Sampaikanlah kepada umatmu. 1:00:06 Yang mereka itu berhamburan hidupnya 1:00:10 dengan dosa. 1:00:13 Asrofu ala anfusihim. 1:00:16 Artinya apa? 1:00:17 Wah, masya Allah sudah dosa luar biasa. 1:00:20 Allah Ta'ala menyatakan la taqnatumin 1:00:22 rahmatillah, jangan kalian berputus asa 1:00:25 dengan rahmat Allah. 1:00:27 Karena sesungguhnya Allah mengampuni 1:00:29 dosa-dosa jamian. 1:00:33 Jadi putus asa. 1:00:36 Bahwa Allah tidak akan mengampuni, itu 1:00:38 dosa yang besar. 1:00:41 Punya keyakinan. 1:00:43 Bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu. 1:00:46 Zat yang sangat pemurah, tidak pernah 1:00:48 menutup pintu doa. 1:00:50 Terkecuali kalau sudah sakaratil maut. 1:00:53 Jadi ketika Anda ini. 1:00:56 Merasa umpama dosa besar apapun yang 1:00:58 Anda lakukan. 1:01:02 Ketika Anda menadahkan tangan kepada 1:01:04 Allah, di situ kan Allah Ta'ala 1:01:06 ingatkan, ya ayyuhalladzina amanu. 1:01:10 Eee. 1:01:13 Astaghfirullahaladzim. 1:01:16 Tubu ilallah taubatan nasuha. 1:01:19 Wahai hamba-hambaku yang beriman. 1:01:21 Bertobatlah kepada Allah dengan tobat 1:01:24 yang benar-benar 1:01:25 tobat yang nasuha 1:01:28 di ayat yang lain Allah Ta'ala 1:01:29 menyatakan 1:01:31 orang-orang yang berbuat dosa 1:01:32 macam-macam macam-macam macam-macam 1:01:34 Allah Ta'ala akan-akan memberikan azab 1:01:36 yaumul akhir dengan yang berlipat-lipat 1:01:39 ganda tapi kemudian Allah Ta'ala tutup 1:01:42 ayat ini dengan 1:01:44 illa man taba wa amana wa amila amalan 1:01:47 shaliha 1:01:50 terkecuali mereka yang bertobat 1:01:53 kemudian dia rubah tingkah lakunya 1:01:56 artinya kalau tadinya dia biasa pergi 1:01:58 tempat-tempat yang penuh dosa sekarang 1:02:01 dia pergi ke pengajian-pengajian 1:02:03 ya 1:02:04 eee dia menjaga waktu-waktunya dia salat 1:02:07 dia bertobat betul-betul kepada Allah 1:02:09 apa Allah Ta'ala nyatakan 1:02:12 ulaika yubaddilullahu sayyiatihim 1:02:14 hasanat 1:02:15 mereka-mereka itu yang Allah balikkan 1:02:18 dosa-dosa mereka yang lampau-lampau 1:02:21 Allah Ta'ala catat dengan 1:02:22 kebaikan-kebaikan 1:02:24 rubah 1:02:26 itu Allah zat yang Maha Bijaksana dan 1:02:30 zat Maha Pengampun 1:02:31 he 1:02:33 jadi enggak ada dosa yang tidak bisa 1:02:36 yang tidak bisa di 1:02:38 tidak dimaafkan oleh Allah Ta'ala Allah 1:02:40 Ta'ala sudah katakan di Quran 1:02:43 nah sekarang antara manusia dan manusia 1:02:47 kalau umpama Anda telah 1:02:50 umpama Anda berbuat salah kepada 1:02:51 seseorang 1:02:53 kemudian Anda datang meminta maaf 1:02:56 dia tidak maafkan 1:02:58 itu antara dia dengan Allah Ta'ala iya 1:03:01 Anda kewajiban sudah terlepas 1:03:04 Anda telah meminta maaf kepadanya dia 1:03:07 yang tidak mau memaafkan itu tinggal 1:03:09 antara dia dengan Allah Ta'ala 1:03:11 eee terkecuali kalau dosa mengenai utang 1:03:13 piutang he 1:03:15 nah kalau utang piutang lain ini. 1:03:18 Kalau utang piutang 1:03:20 kemudian kita minta maafkan saja utang 1:03:22 saya. 1:03:24 Saya enggak mampu bayar. Umpama. 1:03:27 Iya, kalau dia tidak maafkan 1:03:29 berarti masih ada haknya dia kepada 1:03:31 Anda. 1:03:33 Kalau Anda tidak bayar, tidak bisa bayar 1:03:37 nah, nanti di yaumul akhir itu akan 1:03:39 dibayar dengan amal kita. 1:03:42 Tapi kalau umpamanya contoh umpamanya 1:03:45 betul-betul waktu utang itu Anda berniat 1:03:47 benar-benar mau bayar. 1:03:49 Sudah berusaha. 1:03:51 Tapi qadarallah umpamanya dapat musibah 1:03:53 atau apa atau apa wallahualam. Kemudian 1:03:56 Anda enggak bisa bayar. 1:04:00 Dan Anda datang kepadanya. 1:04:03 Menerangkan keadaannya begini-begini. 1:04:05 Tapi berjanji insyaallah kalau Allah 1:04:07 taala berikan rezeki kepada saya, saya 1:04:09 akan berusaha untuk bayar. 1:04:13 Nah, itu insyaallah. 1:04:15 Mudah-mudahan Allah taala akan maafkan. 1:04:17 Hmm, amin. Nah, sekarang kalau antara 1:04:19 hamba Allah dengan hamba Allah dan hamba 1:04:22 Allah yang kita berbuat salah umpamanya 1:04:25 sudah meninggal 1:04:26 sudah enggak ada. 1:04:27 Kita banyak beristigfar kepada Allah 1:04:30 untuk dirinya. 1:04:32 Artinya kita minta pengampunan dari 1:04:34 Allah untuk dirinya. Perbanyak istigfar. 1:04:37 Itu menurut pendapat para mufasirin. 1:04:42 Iya. 1:04:42 Perbanyak beristigfar untuk dirinya. 1:04:46 Allah taala ini zat yang maha bijaksana. 1:04:50 Sekarang kalau utang 1:04:52 kemudian satu waktu Anda sudah punya 1:04:54 duit mau bayar, orangnya sudah enggak 1:04:55 ada, sudah meninggal dunia. 1:04:58 Ke mana akan-akan bayar? 1:05:00 Cari keluarganya sudah enggak ada. 1:05:02 Ini umpamanya. 1:05:03 Contoh Anda berutang kepadanya 5 juta. 1:05:07 Orangnya sudah enggak ada, sudah 1:05:08 meninggal. 1:05:11 Tapi memang pada waktu Anda pinjam 1:05:13 kepadanya dengan niat untuk membayar. 1:05:17 Pada waktu datang kesempatan untuk 1:05:19 membayar orangnya sudah enggak ada, 1:05:20 keluarganya sudah enggak ada. 1:05:24 Sedekahkan uang ini 1:05:26 dan niat sedekah ini untuk hamba Allah 1:05:29 tersebut yang saya berhutang. 1:05:32 Allah Maha Bijaksana, insyaallah 1:05:34 dijawab. 1:05:36 Selanjutnya dari Bapak 1:05:39 hamba Allah. Assalamualaikum 1:05:40 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:05:42 Waalaikumsalam [berdehem] warahmatullahi 1:05:44 wabarakatuh. 1:05:45 Ustaz, saya suka bertanya kepada diri 1:05:47 sendiri dan merasa takut akan datang 1:05:50 cobaan dari Allah. 1:05:52 Karena saya lihat di sekitar lingkungan 1:05:55 kita banyak teman yang begitu banyak 1:05:57 cobaan yang datang kepada teman-teman. 1:06:00 Sedangkan hidup saya begitu dimudahkan 1:06:02 oleh Allah. Semenjak menikah tahun 97 1:06:05 sampai sekarang punya cucu dan anak-anak 1:06:08 sudah pada besar. Begitu mudah semenjak 1:06:11 lulus sekolah, anak saya mendapatkan 1:06:12 pekerjaan yang baik dan lain sebagainya. 1:06:14 Pokoknya kemudahan begitu 1:06:16 cepat saya dapatkan. 1:06:18 Eh, yang ingin saya tanyakan apakah itu 1:06:20 rasa sayang Allah kepada saya? 1:06:23 Ataukah Allah sedang menyiapkan ujian 1:06:25 yang berat buat saya? 1:06:27 Sedangkan ibadah saya biasa-biasa saja. 1:06:29 Yang saya lakukan hanya pasrah kepada 1:06:31 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Mohon 1:06:32 pencerahannya, Pak Ustaz. Demikian. 1:06:35 Bismillahirrahmanirrahim. 1:06:37 Allahumma sholli ala Sayyidina 1:06:38 Muhammadin wa ala alihi. 1:06:40 Rasa takut Allah akan memberikan cobaan 1:06:43 kepada kita itu normal. 1:06:45 Sangat normal. 1:06:48 Tapi ada obat yang paling mujarab 1:06:50 untuk itu. 1:06:51 Kita perbanyak berdoa kepada Allah. 1:06:54 Banyak doa-doa model-model yang untuk 1:06:57 supaya Allah menjauhkan kita dari pada 1:06:59 cobaan yang 1:07:00 memberatkan kita. 1:07:02 Dan perlu 1:07:03 kita sadari. 1:07:04 Allah tidak pernah akan memberikan 1:07:07 cobaan kepada kita 1:07:09 sesuatu yang kita tidak mampu. 1:07:13 La yukallifullahu nafsan illa wus'aha. 1:07:18 Allah tidak akan membebani seseorang 1:07:21 terkecuali apa yang dia mampu. 1:07:25 Hanya terkadang kita kalau sudah dicobai 1:07:26 oleh Allah, kita anggap cobaan ini sudah 1:07:28 paling berat, kita enggak mampu. Jangan. 1:07:31 Selalu kita berprasangka baik kepada 1:07:32 Allah Ta'ala. 1:07:34 Kalau kita kena cobaan, kita doakan. 1:07:37 Ya Rabb, ya Allah, ya Arhamar Rahimin. 1:07:40 Berikanlah hikmah yang baik 1:07:43 [mendengus] 1:07:43 dalam cobaan ini. 1:07:44 Ya Allah, berikan kemampuan, kekuatan 1:07:46 kepadaku untuk keluar dari cobaan ini. 1:07:50 Karena semua manusia itu akan dicobai 1:07:51 oleh Allah Ta'ala. 1:07:53 Semua, tidak terkecuali. Semua. 1:07:55 Nabi-nabi. Kita lihat nabi-nabi. Nabi 1:07:58 mana yang tidak ada cobaan dari Allah 1:08:00 Ta'ala? Tidak ada. 1:08:02 Semua nabi diberikan cobaan yang luar 1:08:04 biasa. 1:08:05 Apalagi Rasulullah Shallallahu Alaihi 1:08:07 Wasallam. 1:08:08 Cobaan yang luar biasa, kita tahu 1:08:10 peristiwanya. 1:08:11 Rasulullah bagaimana dia harus hadapi 1:08:13 kepada kelompok musyrikin. 1:08:16 Jadi paling banyak, 1:08:17 paling baik, Bapak yang bertanya ini, 1:08:20 perbanyak minta kepada Allah. 1:08:22 Perbanyak. 1:08:23 Ya Allah, jauhkanlah aku 1:08:25 daripada cobaan-cobaan yang memberatkan 1:08:27 hidupku. 1:08:29 Ya Allah, ringankanlah hidupku dari 1:08:31 cobaan. 1:08:32 Dan di sisi yang lain, 1:08:34 perbanyak bersedekah. 1:08:37 Karena sedekah itu akan menjauhkan kita 1:08:39 daripada musibah. 1:08:42 Insya Allah terjawab. Wassalamualaikum 1:08:44 warahmatullahi wabarakatuh. 1:08:47 Mudah-mudahan itu merupakan pertanyaan 1:08:49 yang terakhir. Baik, Ustaz. Karena waktu 1:08:51 sekarang sudah 05.30, sebentar lagi 1:08:54 maghrib. Sebelum saya tutup, kepada para 1:08:57 pendengar sekalian, 1:08:59 ada tempat Tahfidzul Qur'an 1:09:01 yang total 1:09:03 free 1:09:04 full beasiswa 1:09:06 tidak pakai uang masuk, tidak pakai uang 1:09:08 bulanan 1:09:10 yang tapi untuk khusus hanya untuk putri 1:09:13 namanya Nurul Quran Al Hakim 1:09:17 ada di Instagram 1:09:19 dan ada di online 1:09:21 dan kalau ada yang minat, silakan 1:09:23 hubungi nomor telepon 08 1:09:27 57 1:09:28 10 72 1:09:31 93 1:09:33 53 1:09:35 terletak di 1:09:37 Sukabumi 1:09:38 Sukabumi Subhanakallahumma wabihamdika 1:09:41 asyhadu alla ilaha illallah wa anna 1:09:43 Muhammadan Rasulullah nastaghfiruka 1:09:45 wanatubu ilaik wassalamualaikum 1:09:48 warahmatullahi wabarakatuh 1:09:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:52 wabarakatuh. Demikian Iman dan Akhwat 1:09:53 tausiyah sore bersama Ustadz Jatmiko 1:09:56 Hamid membahas tema mengenai bagaimana 1:09:58 supaya kehidupan dimudahkan Allah. 1:10:01 Semoga apa yang disampaikan banyak 1:10:03 manfaat untuk semuanya. Saya yang 1:10:04 bertugas Fahri ditemani Neiza dan juga 1:10:07 Yusuf. Subhanakallahumma wabihamdika 1:10:08 billahi taufik wal hidayah 1:10:09 wassalamualaikum warahmatullahi 1:10:11 wabarakatuh