Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
5:27 Bismillahirrahman ahmanirrahim. 5:28 Asalamualaikum warahmatullahi 5:30 wabarakatuh. 5:32 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 5:34 nastain waa umurid dunya waddin wasalatu 5:37 wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 5:40 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Ashadu 5:44 alla ilahaillallah wa ashadu anna 5:47 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 5:50 sholli wasallim wabarik ala nabina 5:52 Muhammadin waa alihi wasohbihi ajmain. 5:56 Qallahu taala fil quranil karim. 5:58 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:01 Qulu subhanaka la ilma lana illa ma 6:04 alamtana innaka antal alimul hakim. 6:06 Sadaqallahulim. Alhamdulillahirabbil 6:08 alamin. Masih dipancarkan dari jalan 6:10 Masjid Silaturahim nomor 36 Cibubur 6:13 Bekasi. Inilah radio silaturahim dan 6:15 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 6:19 akhwat yang dimuliakan Allah subhanahu 6:21 wa taala. Bagaimana kabar Anda di Selasa 6:25 sore ini? Semoga selalu dalam keadaan 6:28 sehat walafiat. Senang sekali saya Fauzi 6:31 Ridwanul Haq ditemani oleh Neza dan juga 6:34 Yusuf Subangkit dapat kembali menemani 6:37 ikhwan akhwat dalam program tausiah sore 6:40 edisi Selasa, 8 Muharram 1448 6:46 Hijriah dan juga bertepatan dengan 6:48 tanggal 23 Juni 2026 bersama guru kita 6:53 almukaram Ustaz Wahyu DKS. Alhamdulillah 6:57 beliau sudah hadir bersama kita. Kita 6:59 sapa guru kita terlebih dahulu. 7:01 Asalamualaikum warahmatullahi 7:02 wabarakatuh, Ustaz. 7:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 7:05 wabarakatuh. 7:06 Alhamdulillah kabarnya sehat, Ustaz? 7:08 Alhamdulillah. 7:09 Alhamdulillahirabbil alamin. Baik, 7:11 semoga kesehatan juga dirasakan oleh 7:14 ikhwan akhwat di mana pun Anda berada. 7:17 Kami doakan semoga ikhwan akhwat selalu 7:19 dalam keadaan sehat walafiat seperti 7:23 yang dirasakan oleh Ustaz Whayudi saat 7:25 ini. Baik ikhwan akhwat dan semoga 7:28 kajian tausiah sore ini dapat menemani 7:31 ikhwan akhwat di segala aktivitas yang 7:35 masih di kantor masih mencari maisyah 7:38 yang sudah berada di rumah bersama 7:41 keluarga berkumpul bersama keluarga 7:44 berkumpul bersama anak-anak dapat 7:46 menyaksikan dan mendengarkan 7:49 ilmu yang akan disampaikan oleh Ustaz 7:51 Wahyudi insyaallah. Baik, ikhwan akhwat. 7:54 Insyaallah pada 7:57 Selasa sore ini Ustaz Wahyudi akan 7:59 membahas dan memberikan ilmu kepada kita 8:02 semua tentang menggapai pintu tengah 8:06 surga. H. Jadi menggapai pintu tengah 8:10 surga. Kita harus menggapai pintu di 8:13 tengah surga. Nah, ini masih menjadi 8:16 pertanyaan buat ikhwan akhwat tentunya. 8:18 Apa pintu surganya itu ya, Ustaz? 8:20 belum diketahui. 8:22 Ee ini merupakan adalah salah satu hadis 8:26 dari Rasulullah sallallahu alaihi 8:28 wasallam ketika ditanya oleh para 8:30 sahabatnya. 8:32 Nanti selengkapnya akan dibahas oleh 8:34 Ustaz Wahyudi. Namun sebelumnya bagi 8:36 ikhwan akhwat yang ingin bertanya dan 8:39 berpartisipasi dalam kajian tausiah sore 8:42 ini dapat mengirimkan pertanyaan Anda di 8:45 nomor WhatsApp Rasil 0811999720. 8:50 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 8:52 langsung dengan Ustaz dapat menghubungi 8:54 di 0218451512. 8:58 Kita awali dengan berdoa dulu sebelum 9:02 ustaz menyampaikan ilmu. 9:04 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbanafirlana 9:06 dzunubana waliwalidina warhamhuma kama 9:09 rbayani shogir. Rbisrohli sodri 9:11 waassirli amri wahlul uqdatan m lisani 9:14 yafqahu qua birahmatika ya rahmar 9:16 rahimin. Baik ikhwan mari kita simak dan 9:19 dengarkan ilmu yang akan disampaikan 9:21 oleh Ustaz Wahyudi tentang menggapai 9:24 pintu di tengah surga. Silakan Ustaz 9:26 tafadol. 9:27 [berdehem] 9:28 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 9:30 Alhamdulillah wasyukrul lillah. 9:32 Masyaallahu kan wama lam yasya lam 9:34 yakun. La haula wala quwwata illa 9:39 billah. 9:40 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 9:44 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 9:47 abduhu wa rasuluh. Wasalatu wasalamu ala 9:50 rasulillah waa alihi wa ashabihi wa 9:54 mawalah. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 9:58 Ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha haqqa 10:01 tuqatih wala tamutunna 10:05 illa wa antum muslimun. Amma ba'd. 10:09 In ahsanal hadis kitabullah waanal hadji 10:12 hadju Muhammad sallallahu alaihi 10:14 wasallam 10:16 umri mudasatuha. 10:19 Ikhwan akhwat fillah, pemirsa Rasil TV 10:22 dan pendengar silaturahim di mana saja 10:25 berada. 10:26 Alhamdulillah sore hari ini kita bisa 10:28 berjumpa kembali di acara tausiah sore 10:31 yang hari ini kita akan mencoba mengkaji 10:36 yaitu 10:38 menggapai pintu tengah surga. 10:41 Masyaallah. 10:42 Mungkin ada di antara kita yang 10:44 bertanya, "Ada apa nih? Memang seperti 10:47 apa menggapai pintu tengah surga dan 10:49 dari mana istilah itu muncul?" Ya. 10:51 Iya. 10:52 Baik. Eh sebelumnya mari kita awali ya 10:55 seperti biasa kita awali majelis ini 10:57 dengan membacakan doa menuntut ilmu. 11:00 Bismillahirrahmanirrahim. 11:02 Rbi zidni ilman. Allahummanfni 11:07 bima alamtani 11:09 waimni ma yanfauni 11:12 warzuqni ilman yanfauni. Amin. Allahum 11:16 amin. 11:16 Amin. 11:18 Kalimat itu, kalimat pintu tengah surga 11:22 itu diambil dari hadis riwayat Tirmidzi 11:25 yang berbunyi demikian. Bahwasanya Rasul 11:27 sahu alaihi wasallam bersabda, "Alwalidu 11:29 a satu abwabil jannah." Ya. Jadi ee 11:35 alwalidu a satu abwabil jannah. Bahwa 11:40 orang tua itu adalah yang pintu-pintu 11:45 tengah surga. 11:47 Menggunakan jamak ya abwab. Aatul aatu 11:51 abwabi. Jadi aatu abwabil jannah. 11:54 Pintu-pintu tengah surga. Nah, 11:57 [mendengus] 11:57 kemudian [berdehem] 11:59 beliau sampaikan fain 12:03 eh faita apabila kamu menghendaki faadi 12:07 dalalik ya silakan kamu sia-siakan 12:10 albabu a eh silakan kamu sia-siakan 12:14 pintu itu awil eh awadhu 12:18 atau menjaganya. Jadi ini ini pesan luar 12:21 biasa gitu kalimatnya sederhana. Nah, 12:24 bahwa yang dimaksud dengan ee 12:26 pintu-pintu tengah surga itu adalah 12:29 orang tua. 12:30 Orang tua. 12:32 Jadi, orang tua 12:33 ya. Kedua orang tua itu itulah 12:35 pintu-pintu tengah surga. 12:38 Nah, kalau kamu mau menjaganya silakan. 12:41 Kalau kamu nyanyiakan pun silakan. 12:44 Artinya begini, kalau kita berarti 12:47 menjaganya, berarti kita menjaga ee 12:50 kelayakan diri kita untuk berada dalam 12:52 surga. 12:53 Karena pintu-pintu tengah surga itu kita 12:55 jaga. 12:55 Iya. 12:56 Tapi kalau kita menyia-nyiakan orang tua 12:59 berarti kita tidak menghendaki untuk 13:00 masuk surga gitu ya. Nah, itulah kurang 13:03 lebih seperti itu, ya. Nah, sekarang 13:06 kita lihat dalam ee bahasa Al-Qur'an 13:10 ataupun hadis ada kalimat birul walidain 13:14 atau wabil walidaini ihsan. 13:17 Kalau menurut kamus almiswa almunir kata 13:20 baru walidi ya aburruhu birron wauron 13:26 itu artinya aku mentaatinya, 13:28 memuliakannya, 13:30 melakukan apa yang disukainya dan 13:32 menghindari apa yang tidak disukainya. 13:36 Albir sama dengan al-ihsan yang berarti 13:39 kebaikan yang merupakan hak kedua orang 13:42 tua dan hak orang yang terdekatnya. 13:46 Kemudian kebarikan dari albir ada 13:49 al-ukquuk, maka disebut [mendengus] uqul 13:51 walidain. Ukulqul wal 13:52 dan uqul walidain ini yang berarti 13:55 kedurhakaan itu masuk dalam 10 besar 14:00 dosa besar dari 70 dosa besar. 14:03 10 besar dosa besar. 14:05 Iya. Dari 70 dosa besar yang 10 besarnya 14:09 itu adalah termasuk durhaka pada orang 14:11 tua. 14:12 Nauzubillahik. 14:13 Masyaallah. Jadi tidak boleh 14:15 disederhanakan ya, tidak boleh anggap 14:17 remeh. Nah, kita lihat dalam Al-Qur'an 14:22 disebutkan 14:23 azubillahiminasyaitanirrajim. 14:26 Wa'budullaha wala tusriku bihi saai 14:30 wabil walidaini ihsana. 14:33 Ya waudullaha. Beribadahlah kalian 14:36 kepada Allah. Wala tusriku bihi. Dan 14:40 janganlah engkau menyekutukannya dengan 14:42 sesuatu. 14:44 Wabil walidain ihsana. Dan berbuat 14:46 baiklah kepada kedua orang tuamu. Tuh. 14:49 Jadi langsung setelah kita beribadah 14:51 kepada Allah dan tidak musyrik yang 14:53 keduanya adalah 14:54 berbuat 14:55 berbuat baik kepada kedua orang tua. 14:58 Demiki itu dalam surah An-Nisa ayat 36. 15:02 Dalam surah Al-Isra ayat 23 juga 15:04 disebutkan, "Waqodbuka 15:07 alla ta'budu illa iyahu." Dan Rabbmu 15:12 telah memerintahkan supaya kamu jangan 15:14 menyembah kepada selain Allah. 15:17 Wabil walidain ihsana. Ya. Dan 15:20 berbaktilah, berbuat baiklah kepada 15:22 kedua orang tua. Imma yablugnaakal 15:26 kibar ahaduhuma 15:28 ailahuma. 15:30 Nah, kalau kamu mendapatkan kedua orang 15:32 tuamu itu sudah dalam keadaan tua, dalam 15:35 keadaan renta, atau sudah lanjut usia, 15:39 kemudian dalam pemeliharaanmu ada di 15:41 rumah kita gitu ya. 15:42 Iya. 15:43 Nah, maka fala tak lahuma uf. Janganlah 15:48 kamu berkata kepada keduanya kalimat uf. 15:52 Satu kata ah misalkan ya. Ah, misalkan 15:55 nak sini entarlah 15:58 sama ya enggak ah. Tapi entarlah juga 16:00 sama. Padahal mestinya kan disegerakan. 16:02 Iya. 16:02 Ee atau dengan kalibat yang lain tecih 16:04 atau apa gitu. Intinya menganggap remeh 16:08 pada 16:09 orang tua. 16:10 Orang tua. 16:11 Fala takluma uf. Maka janganlah kamu 16:14 berkata ah. Wala tanharhuma. 16:18 Dan jangan pula menghardiknya. Jangan 16:21 pula mengatakan perkataan yang 16:23 membentaknya. Tidak boleh. Waahumaan 16:28 karima. Dan katakanlah kepada keduanya 16:31 kalimat-kalimat atau kata-kata yang 16:33 mulia. 16:34 Masyaallah, luar biasa. 16:37 Saya yakin 16:39 pemirsa Rasil TV atau pendengar Radio 16:43 Silaturahim 16:45 yang pernah 16:47 punya orang tua ya. Kenapa disebutkan 16:50 pernah punya orang tua? Artinya orang 16:52 tuanya ketika dia lahir masih hidup gitu 16:55 ya. Nah, tapi tak sempat berbakti 17:00 bahkan berbuat durhaka 17:03 lalu sekarang sudah tiada. Yakin Sakri 17:06 akan menyesal? 17:07 Menyesal. 17:08 Yakin. Saya enggak ragu sedikit pun 17:11 karena saya menyaksikan betapa banyak 17:13 orang yang menyesal di akhir di dalam 17:15 kehidupannya. Karena dulu ketika orang 17:17 tuanya masih ada, dia tidak 17:19 sungguh-sungguh berbakti kepadanya. 17:21 Karena tengah pintu surga tadi. 17:23 Masyaallah. Pintu-pintu tengah segur. 17:25 Kata Rasul, "Kalau mau jaga jagalah. 17:28 Kalau mau diabaikan, silakan kau 17:29 abaikan." Masyaallah. 17:31 Jadi itu juga bukan perintah ya. Jadi 17:33 apa? Pilihan. 17:34 Pilihan. Pilihan tuh. 17:37 Nah, kemudian di Al-Qur'an lagi surat 17:39 Luqman ayat 44 kan 14. Wawasainal insana 17:43 biwalidaihi. 17:45 Dan berbuat berbuat baiklah. Ya, wawasa 17:49 dan kami wasiatkan 17:51 al insana kepada manusia. biwalidaihi 17:55 husna untuk berbakti untuk berbuat baik 17:58 kepada kedua orang tuanya. Wa jahaaka. 18:03 Dan apabila keduanya memaksa kamu, 18:06 memaksamu litusrik bi untuk menyekutukan 18:10 aku tuh maak bi ilmun yang kamu tidak 18:15 mengetahui ilmunya arti. Artinya karena 18:19 kebodohan, karena ketidaktahuan kita ya 18:21 di ikut aja padahal itu adalah jalan 18:23 kesyirikan. Maka Allah menyatkan, 18:26 "Falautiuma, 18:28 maka janganlah kalian mentaati 18:30 keduanya." 18:31 Jadi larangan taat ada kan? Kalau 18:34 perintah taat di Al-Qur'an enggak ada. 18:37 Perintah taat tidak ada baik di 18:39 Al-Qur'an maupun hadis gitu ya. 18:41 Kalimatnya langsung kalimat taatlah 18:42 seperti taatlah kamu kepada Allah, 18:44 taatah kepada Rasul tidak ada. Nah, tapi 18:46 p larangan taat malah ada. Karena yang 18:48 diperintahkannya birul walidain, 18:50 berbakti pada kedua orang tua. Maka 18:53 seperti Nabi Ibrahim kepada Azar, orang 18:56 tuanya ya walaupun bapaknya tuh kafir. 18:59 Iya. 18:59 Tapi berbakti tetap ya membantu urusan 19:03 rumah tangganya, membantu urusan-urusan 19:05 dunianya. Nah, ini dalam rangka karena 19:07 tadi ee bukan mentaatinya tetapi 19:11 berbakti kepadanya. Itu jadi tidak 19:14 mengenal batas-batas agama gitu. 19:18 Nah, jadi para janganlah kamu mentaati 19:21 keduanya. 19:23 Marjiukum kepadakulah kalian akan 19:26 dikembalikan. Faunabbiukum 19:28 bima kuntumalun. 19:30 Dan kalian kami akan menyampaikan 19:33 memberitakan atau mengabarkan kepadamu 19:37 apa yang telah kamu kerjakan. 19:40 Nah, demikian pula dalam surat Al-Ahqab. 19:43 Wainal insana biwalidaihi. 19:47 Dan telah kami wasiatkan, telah kami 19:50 wajibkan, telah kami perintahkan kepada 19:53 manusia biwalidaihi ihsana 19:57 agar berbakti berbuat baik kepada kedua 19:59 orang tua. 20:02 Hammalatu ummuhu kurha. 20:06 Ya, ibunya yang telah mengandungnya 20:07 dengan susah payah. 20:10 Kurha dan melahirkannya dengan susah 20:13 payah. menyesuainya pula. Wahamluhu 20:16 wafisoluhu tuh ya mengham apa 20:20 mengandungnya kemudian ee menyusuinya ya 20:25 salasun syahron selama 30 bulan. 20:28 Oh ya 20:31 ini peringatan-peringatan Allah jelas. 20:33 Nah, sekarang kita lihat dalam sunah 20:35 seperti apa. 20:36 Ada hadis dari Abu Hurairah dirian oleh 20:39 Imam Bukhari dan Muslim bahwasanya Abu 20:42 Hurairah berkata, 20:45 "Ja rajulun ila Rasulillahi sallallahu 20:47 alaihi wasallam." Sallallahu alaihi 20:48 wasallam. 20:48 Datanglah seorang laki-laki kepada 20:50 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 20:51 Faqal, maka ia berkata, "Ya Rasulullah, 20:55 man ahaqquunas 20:57 bihusnin sahabati." 21:01 Wahai Rasulullah, siapa yang paling 21:03 berhak dengan baktiku? 21:06 Qala. Rasul menjawab, "Ummuka, ibumu." 21:11 Qala. Qala. Ia berkata, "Tumma man." 21:13 Kemudian siapa? Nabi juga menjawab lagi, 21:16 "Tumma ummuka." Kemudian ibumu. 21:19 Qa man. Kemudian siapa lagi? Nabi 21:23 menjawab lagi, "Summa ummuka." Kemudian 21:25 ibumu. Qaan. Kemudian siapa lagi? 21:30 Nabi menjawab, "Summa [mendengus] 21:31 abuka." Kemudian bapakmu. 21:34 Ibu tiga kali ya. 21:35 Ibunya tiga kali, bapaknya cuma satu 21:37 kali. Ini bapak-bapak jangan iri ya. 21:40 Jangan l saya ng biayain, saya nafkahin. 21:43 Nah, kalau berat mana ya? Biayain 21:46 nafkahin dengan hamil gitu ya. Nah, 21:49 bapaknya kan tidak bisa hamil. Iya, 21:51 enggak 21:51 enggak bisa nyusuin, enggak bisa merawat 21:53 tuh. Masyaallah. Nah, ini dari 21:55 mengingatan kita hendaknya kita memahami 21:58 akan posisi masing-masing. 22:01 Nah, kemudian juga dari Abu Hurairah 22:03 juga Nabi sallallahu alaihi wasallam 22:04 bersabda, "Rogima anf ya rogimu anfu 22:10 tumma ragima anfu 22:13 tumma rogima anfun ragim anfu jadi 22:17 celaka atau rumpung hidungnya itu 22:20 maksudnya rumpung hidungnya maksudnya 22:22 celakalah sungguh celaka sungguh celaka 22:25 nah qila nah dikatakan oleh siapa ya 22:29 Rasulullah 22:31 Man ya Rasulullah, siapa yang celaka 22:32 itu? Kata Rasul sahu al wasam, man 22:35 adroka abawihi indalq kibari ahaduhuma 22:39 ailahima 22:41 falam yadkhulil jannah. 22:44 Yang mana dia 22:46 mendapati orang tuanya sudah berusia 22:49 lanjut tapi salah satunya atau 22:52 kedua-duanya 22:54 ya baik yang lanjutnya salah satu atau 22:56 kedua-duanya. Namun dia tidak bisa masuk 22:59 surga karena tidak berbakti kepada 23:02 keduanya. 23:03 Masyaallah. 23:06 Inilah pintu tengah surga yang 23:07 disia-siakan 23:10 ya. Hadis sahih Muslim nomor 9. 23:15 Kemudian dari Albukhari juga menyebutkan 23:18 dari Abdullah bin Mas'ud 23:20 bertanya, "Ayyul amal? Ayyul amali 23:23 ahabuallah." Amal apa yang paling 23:25 disukai Allah Taala? Qala Nabi bersabda, 23:29 "Asatu ala waqtiha." Salat pada 23:32 waktunya. 23:35 Qala ia berkata lagi, "Summaayyun." 23:38 Kemudian apaagi? Qala Nabi menjawab, 23:42 "Tumma birrul walidain." Kemudian 23:46 berbakti kepada kedua orang tua. Salat 23:48 adalah ibadah kepada Allah. 23:50 Yang paling utama, yang paling dekatnya 23:52 seorang hamba dengan Allah itu salat. 23:56 Kalau salatnya baik ya, tapi tidak 24:00 berbakti pada orang tua, tetap dia akan 24:02 masuk neraka. 24:05 Ya, inilah masyaallah. Jadi, sesudah 24:08 kita salat, kita perbaiki juga berbakti 24:12 kepada orang 24:13 tua. 24:15 Kemudian sahabat masih bertanya lagi, 24:18 tumma ayyun. Kemudian apaagi? Q al jihad 24:21 fidillah. Berjihad di jalan Allah. 24:24 jihad. 24:24 Jadi kalau tiga amalan utama ini sudah 24:27 ada dalam diri kita, insyaallah selamat. 24:29 Amin. 24:30 Ya. Jadi ibadahnya bagus, 24:33 iya, 24:33 berbaktinya bagus, jihadnya bagus. 24:36 Waduh, Subhanallah luar biasa. 24:38 Dapat pintu surga 24:39 sudah itu sudah terbuka surga baginya. 24:42 Nah, sekarang apa sih kewajiban seorang 24:45 anak itu orang kepada orang tua yang 24:47 masih hidup nih? pertama mentaati 24:50 keduanya selama tidak mendurakai Allah. 24:53 Tuh tadi karena tidak ada kalimat taat 24:55 di dalam Al-Qur'an kepada orang tua t 24:58 kalimatnya biru. Maka mentaatinya selama 25:01 tidak menduarakai Allah. 25:04 Maka sabda Nabi, "La taatta fi 25:06 maksiatillah innama thaatu fil ma'ruf." 25:10 Ini sifatnya umum termasuk pada orang 25:12 tua. 25:14 Ya, tidak ada ketaatan dalam maksiat 25:16 kepada Allah. 25:17 Sesungguhnya ketaatan itu bil makruf 25:20 dalam hal yang baik atau dalam kebaikan. 25:25 Kemudian yang kedua, berbakti dan tawadu 25:28 di hadapan orang tua berdasarkan ayat 25:31 Al-Qur'an dan hadis yang telah 25:32 disebutkan tadi. Antara lain surah 25:35 Al-Ahqaf ayat 15, surah Annisa 36, surah 25:39 ee Al-Isra ayat 23 24 dan hadis riwayat 25:43 Muslim tadi nomor ee 9 ya. 25:48 Kemudian yang ketiga, 25:52 kewajiban anak pada orang tua itu 25:54 merendahkan diri di hadapan orang tua. 25:58 Tidak mengeraskan suara, melebihi suara 26:01 mereka, tidak mendahului urusan mereka, 26:05 melayani mereka dengan sebaik-baiknya. 26:08 Tuh, masyaallah. Ini kadang-kadang 26:10 anak-anak sekarang tuh aduh ngeri itu ya 26:13 anak-anak sekarang yang kurang pembinaan 26:15 agama. 26:16 Iya. Itu kan orang-orang manggil orang 26:18 tua tuh kayak 26:20 kayak manggil ke temannya aja 26:22 gitu ya. Dengan teriakan, dengan bahasa 26:24 yang tidak santun, yang tidak ada sopan 26:27 sama sekali. Nah, ini adalah akibat 26:30 rusaknya dia tuh karena tidak dididik 26:34 dengan agama. 26:38 Yang keempat, berbicara dengan lembut di 26:41 hadapan mereka. 26:43 Fala tak lahuma uf wala tanharhuma 26:47 waqul lahuma qulan karima. Ayat kan 26:50 jelas. 26:52 Jadi hendaknya kita berbicara lembut. 26:55 Ucapan-ucapan yang mulia yang tidak 26:57 menyinggung perasaannya yang bahkan bisa 27:00 menyejukkan hatinya. Masyaallah. 27:05 Yang kelima, menyediakan makanan untuk 27:08 mereka. Bahwa sudah selayaknya lebih 27:11 mendahulukan makanan mereka daripada 27:13 diri kita sendiri, bahkan daripada anak 27:16 dan istrinya. Tuh. 27:17 H. Ini 27:19 ini baru ini, Ustaz. 27:20 Ini kisah yang disebutkan dalam sejarah 27:23 yang cukup masyhur ya. Bahwasanya ada 27:26 tiga pemuda yang terjebak dalam gua. 27:28 Iya. 27:29 Ya kan? Seang di hutan hujan besar dia 27:31 masuk dalam gua. ketutup bu 27:33 ketutup batu besar. 27:35 Nah, mereka bingung gimana ini enggak 27:37 bisa kita keluar. Maka semuanya sepakat 27:39 untuk tawasul dengan amal terbaiknya 27:43 gitu. Nah, salah satunya adalah 27:47 seseorang ya orang bahkan orang pertama. 27:50 Iya. 27:50 Bahwa dia pernah punya orang tua yang 27:55 setiap hari dia kasih susu. 27:58 Pada suatu ketika dia terlambat pulang. 28:02 sehingga datang sudah malam dan orang 28:04 tuanya sudah tertidur. 28:06 Di saat itu anak istrinya merengek minta 28:08 suu tidak dikasihkan. Ia tunggui sampai 28:11 fajar. 28:12 Masyaallah. 28:13 Ketika orang tuanya sudah bangun fajar, 28:16 sudah minum susunya itu baru ia berikan 28:18 pada anak dan istrinya 28:20 sampai meng rengek gitu ya. 28:22 Masyaallah. Maka ia berkata, "Ya Allah, 28:24 jika Engkau rida dengan dengan apa yang 28:26 saya lakukan ini, maka tolonglah kami. 28:28 Maka bergeraklah pintu gua sehingga 28:31 cahaya masuk dan ee sudah kelihatan 28:34 keluar tapi tak bisa belum bisa keluar 28:37 tuh. Jadi sampai yang keduanya adalah 28:39 orang yang hampir berzina dengan 28:42 sepupunya 28:43 ya. Dia senang kepada perempuan itu. 28:46 Tapi kemudian kata perempuan itu, dia 28:49 pas perempuan ini ee kesulitan ya, 28:53 pamannya sakit kan jadi paman si apa? Si 28:57 pelaku gitu. 28:58 Iya. 28:58 Nah, dia bilang ke orang ini sepupuk 29:01 tolong aku berikan pinjaman uang untuk 29:05 berobat gitu ya. 29:07 Oh, enggak ada. Terus gimana ya? 29:10 akhirnya di dengan syarat asal mau 29:14 melakukan hubungan gitu ya. Nah, singkat 29:16 cerita itu setelah si laki-laki ini pun 29:20 kumpulin uang, kemudian si perempuan pun 29:23 siap gitu ya pada saatnya. Pada saatnya 29:26 begitu hampir terjadi ia ingat kepada 29:27 Allah dan kemudian ia tidak tidak 29:30 melanjutkan tetapi uang itu tetap 29:31 diberikannya tanpa ada beban sedikit pun 29:34 tanpa ada tuntutan 29:36 leu 29:37 ya tanpa ada paman sedikit pun dia 29:40 serahkan sepenuhnya untuk menolong 29:42 saudaranya. Nah, ini dijadikan tawasul 29:44 kepada Allah sehingga pintu gua pun 29:46 bergeser. 29:48 Alhamdulillah. Masyaallah. 29:49 Oh, masyaallah. Yang ketiga, seorang 29:51 yang punya pekerja pada saat pembagian 29:53 gaji orangnya tidak ada. Lalu kemudian 29:58 dia karena tidak ada orangnya 30:00 digolangkan uang itu sampai menjadi 30:02 banyak. 30:03 H. 30:04 Sekian tahun kemudian datang orang itu 30:06 nagih, "Mana gaji saya yang dulu gitu." 30:08 [tertawa] 30:09 Tuh, katanya. 30:11 Wah, begitu lihat kebun dengan apa 30:14 penggembalannya. Nah, apa itu? Ambillah. 30:18 K semua diambil. Suruh diambil. Saya 30:21 tidak mengambil sedikit pun. Nah, 30:24 makanya awalnya dia tidak mau tidak mau 30:26 terima. Jangan ngeledeklah orang. Saya 30:28 punya saya kebutuhan apa gaji saya cuma 30:30 sekian kok. Masa ini sebegitu-begitu 30:32 banyak lah. Itulah ketika kamu tidak 30:34 datang saya golangkan bertahun-tahun. 30:36 Jadilah sesuatu yang besar, harta yang 30:38 banyak dan di akhirnya dibawa. tidak 30:40 diambil sedikit punya 30:42 hanya diserahkan kepada Allah hanya 30:43 ingin dapatkan rida Allah maka 30:45 terbukalah pintu guha. Nah, tadi salah 30:48 satunya adalah berbakti kepada orang tua 30:51 bahkan lebih mengutamakan anak dan 30:54 istrinya. Karena kalau bagi anak 30:56 laki-laki tetap milik orang tuanya 30:58 sampai kapanpun. Beda dengan anak 31:00 perempuan. Kalau anak perempuan begitu 31:03 nikah dia jadi milik suaminya. 31:04 Milik suaminya 31:05 tuh. Maka istri yang durhaka menghalangi 31:09 suaminya untuk berbakti pada orang 31:11 tuanya. 31:13 Ya, tidak mustahil pemirsa TV atau 31:16 peneng silaturahim ada yang pernah 31:18 menyaksikan seperti itu. Ya. 31:20 Iya. 31:21 Kita sekarang lihat kan banyak tuh di 31:23 TikTok, di YouTube ya, di YouTube 31:24 ya 31:25 yang akhirnya si suaminya jadi durhaka 31:27 pada orang tuanya akibat daripada 31:30 tindakan atau bisikan istrinya. Nah, ini 31:33 jelas perkara yang berarti 31:35 menyia-nyiakan pintu tengah surga. 31:40 [mendengus] 31:40 Baik. Kemudian yang keenam, meminta izin 31:43 kepada mereka sebelum berjihad dan pergi 31:46 untuk urusan lainnya. Tuh, untuk 31:47 berjihad saja. Karena jihadnya tahapan 31:49 ketiga kan. 31:49 Iya. 31:50 Jadi, pertama beribadah kepada Allah 31:52 dengan tidak musyrik ya. Salah satunya 31:54 dengan salat. 31:55 Kemudian yang kedua berbakti pada orang 31:57 tua. Yang ketiga, jihad fisabilillah. 31:59 Nah, sekarang kalau tiba-tiba ada 32:01 panggilan jihad, lalu dia izin kepada 32:04 orang tuanya, tapi ternyata orang tuanya 32:06 tidak mengizinkan. Nah, ini kisahnya 32:09 begini. Seorang laki-laki datang 32:11 menghadap Rasulullah sallallahu alaihi 32:12 wasallam dan bertanya, "Ya Rasulullah, 32:15 apakah aku boleh berikut berjihad?" Ya, 32:19 beliau balik bertanya, "Apakah kamu 32:21 masih punya orang kedua kedua orang 32:23 tuamu?" "I kata, "Masih, ya, ya 32:26 Rasulullah." 32:27 Nah, kalau kata Rasulullah, berjihadlah 32:29 dengan cara berbakti pada kedua orang 32:31 tuamu. Jihadnya berbakti kepada orang 32:33 tua. 32:34 Ya. Kemudian ada lagi seorang laki-laki 32:37 mendatangi Rasul Sallahu Alaihi 32:38 Wasallam. Dia berkata, "Aku datang 32:41 membaiatmu untuk hijrah dan aku 32:43 tinggalkan kedua orang tuaku menangisi 32:45 kepergianku." 32:46 Hm. 32:47 "Wahai Nabi." Eh, maka maka Nabi 32:49 bersabda, "Irji alaihima." Kembalilah 32:53 kamu kepada keduanya. 32:55 Kemudian faadhikhuma 32:57 kama abqaitahuma. 33:00 Kama abqaitahuma. Maka buatlah keduanya 33:03 tertawa seperti kamu telah membuatnya 33:05 keduanya menangis. [tertawa] 33:08 Masyaallah ya. Jadi ini luar biasa gitu. 33:13 Jadi sebagai apa balasannya? Kamu harus 33:16 membuat dia tertawa seperti kamu dia 33:18 membuat dia menangis gitu ya. 33:20 Terangis. Nah, ini hadis ee riwayat Abu 33:22 Daud nomor 35 eh 25 2828. 33:30 Nah, hal yang sama terjadi pada seorang 33:31 laki-laki dari Yaman. 33:34 Nabi memerintahkan kepadanya untuk minta 33:36 izin. Jika mereka mengizinkan maka boleh 33:38 ikut berjihad. Jika tidak mengizinkan 33:40 maka berbaktilah kepada keduanya. Tuh, 33:43 ini hadis riwayat Ahmad ee halaman 76 33:47 juz 3 dan Abu Daud nomor 2530. 33:51 [mendengus] 33:51 Nah, kemudian yang ketujuh memberikan 33:54 harta kepada orang tua sesuai keinginan 33:56 mereka berdua. 33:59 Seorang laki-laki berkata pada 34:00 Rasulullah sahu alaihi wasallam, "Ayahku 34:02 ingin mengambil hartaku ya Rasulullah. 34:05 Ayahku ingin mengambil hartaku." Nabi 34:06 bersabda, "Anta waika eh anta wauka 34:11 liwalidika 34:13 kamu dan dan hartamu tuh milik bapakmu, 34:17 [tertawa] 34:18 ya. Kamu dan harta itu milik bapakmu 34:20 gitu ya. Masyaallah. Ini hadis riwayat 34:23 Abu Daud nomor 3.530 34:27 ya. Jadi, masyaallah. 34:31 Nah, yang kedelapan adalah membuat rida 34:35 keduanya 34:37 dan menunaikan janji atau sumpahnya. 34:43 Jadi, pertama gimana nih berbuat berbuat 34:46 baik kepada orang tua yang dicintainya. 34:49 Berbuat baik kepada orang-orang yang 34:51 dicintainya. Jadi, orang tua itu punya 34:53 orang-orang yang dicintai. 34:54 Iya. 34:55 Nah, kita pun harus mencintai mereka. 34:57 H 34:58 selama yang dicintai itu adalah bukan 35:02 orang-orang yang memang dibenci oleh 35:04 Allah dan Rasul itu misalkan gini ee 35:09 orang tua itu cinta kepada seseorang ya 35:12 yang dia itu sering ee minum apa 35:15 mengkonsumsi narkoba gitu ya bahkan 35:18 sering main perempuan misalkan tapi 35:20 cintanya sama orang itu gitu ya. 35:22 Nah kalau seperti itu tidak perlu karena 35:24 itu bertentangan dengan Quran dan sunah. 35:26 Nah, tadi juga taat pada orang tuanya 35:28 tidak boleh kalau dia ee melanggar 35:31 ketentuan Allah dan Rasul. Nah, tapi 35:33 kalau sejaran, oh ternyata betul yang 35:35 dicintai oleh orang tuanya itu dia orang 35:37 baik gitu ya. Orang baik lalu kemudian 35:41 ee suka menolong maka kita pun berbuat 35:44 baik pada mereka. Baik saudara, karib 35:46 kerabat atau teman-teman yang dicintai 35:48 oleh orang tua, kita pun cintainya. Nah, 35:51 ini termasuk bagian daripada kita 35:53 berbakti kepada orang tua. [mendengus] 35:55 Kemudian menyambung silaturahim kepada 35:58 orang-orang yang dicintainya. Nah, ini 36:01 terutama kalau sudah meninggal. Nah, 36:04 sebelum meninggal pun tetap menyambung 36:06 seperti itu. 36:08 Memuliakan orang-orang yang dicintainya, 36:11 menunaikan janji-janji orang tua kepada 36:15 mereka. Oh, [mendengus] 36:17 jadi mungkin orang tua pernah janji 36:19 kepada si fulan tapi tidak sempat 36:21 tertunaikan. Keburu bangkrut gitu kan. 36:23 Nah, kita punya kesempatan tunaikanlah. 36:27 Atau orang tua keburu meninggal maka 36:29 tunaikanlah. Gitu. 36:31 Kemudian memenai sumpahnya selama tidak 36:33 bertentangan dengan Allah dan rasul-Nya. 36:36 Nah, inilah 36:37 ee di antaranya cara kita membuat rida 36:40 kepada keduanya dan menunaikan janji 36:42 serta sumpahnya. 36:45 [berdehem] 36:46 Kemudian yang kesembilan, 36:49 menjaga nama baik dan tidak mencela 36:52 keduanya. 36:53 Tuh, jadi harus jaga nama baik orang tua 36:57 tuh. 36:58 Jangan kita membuat suatu tindakan 37:01 akhirnya mencoreng nama baik orang tua. 37:06 Saya pernah pernah cerita juga di Rasil 37:08 di sini bahwa ada seorang satu keluarga 37:12 maksudnya yang punya anak empat. Yang 37:15 anak empat itu yang satu bunuh diri. 37:18 Innalillah. 37:19 Yang pertama. Yang kedua, menghamili 37:22 perempuan ee apa janda janda di desa 37:25 lain. 37:26 Yang ketiga itu yang selamat. Artinya 37:28 yang tidak sampai ee rusaklah katanya. 37:32 Nah, yang ketiga eh yang keempat yang 37:34 terakhir itu jadi geng motor. 37:37 H. 37:37 Coba kira-kira antum bayangkan kalau 37:40 kita punya anak seperti itu kira-kira 37:42 gimana tuh? 37:42 Sedih. 37:43 Sedih banget. Maka juga sedih banget. 37:46 Masyaallah. Nah, rupanya kenapa 37:49 dampaknya? Karena begitu saya evaluasi, 37:53 oh dia pernah melakukan sesuatu yang 37:56 melanggar Allah dan Rasul di masa lalu. 37:58 Orang tuanya. 37:58 Heeh. Orang tuanya. Walaupun pada saat 38:01 ee ketika pertama kali kenal dengan saya 38:04 itu sudah jadi baik. Tapi begitu saya 38:06 korek ternyata akhirnya dia ngaku sekian 38:07 tahun yang lalu. 38:09 Rupanya berdampak. Nah, sudah akhirnya 38:12 saya suruh bertobat. Tapi sebenarnya 38:15 Allah akan mengabulkan ee perubahan itu 38:18 tidak tidak apa tidak cepat-cepat 38:22 perlu waktu. Ternyata kurang lebih 5 38:24 tahun atau 6 tahun kemudian baru berubah 38:27 anaknya semuanya. 38:28 Iya yang tinggal tiga kan 38:31 tinggal tiga. 38:32 Jadi yang satu alhamdulillah menjadi 38:33 baik yang nomor kedua 38:35 sama geng motor 38:35 bahkan jadi sekretaris desa malah. Oh. 38:38 Terus ee nah yang terakhir yang g motor 38:41 buka kafe jadinya. 38:43 yang tadinya abur-aburan ke mana-mana 38:45 gitu ya. Beliin motor dirusak direnov 38:49 motornya. Tapi setelah alhamdulillah dan 38:53 tiga-tiganya alhamdulillah bisa tetap 38:55 mendirikan salat itu. 38:56 Alhamdulillah. 38:57 Tadinya mah enggak enggak tadi yang 38:59 cuman yang yang ketiga aja. 39:02 Nah ini ya. Jadi Rasulullah bersabda, 39:06 "Minal kabair, 39:08 [mendengus] ya minal kabair syatmur 39:11 rajul 39:13 walidaihi." Termasuk dosa besar adalah 39:15 seseorang mencela orang tuanya. Tuh qolu 39:19 sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, wahai 39:21 Rasulullah, 39:24 walastimu 39:26 arrojul 39:27 walidaihi." 39:29 Ya Rasulullah, apakah ada? Katanya ada 39:32 orang yang mencela orang tuanya gitu ya. 39:35 Kata Nabi, "Naam ada." Yasubbu aba rjuli 39:40 fayasubu abahu. 39:43 Ketika seseorang 39:45 ya mencela orang tua orang lain, maka 39:49 kemudian anaknya itu mencela orang 39:51 tuanya. 39:52 Dibalas 39:53 balas. Maka dia katanya mencela orang 39:55 tuanya sendiri. Tuh. Jadi 39:58 ketika disebutkan yaitu yasubu 40:02 yasubbu [berdehem] 40:03 abaruli 40:05 fayasubu abahu 40:08 wayasubuasubu 40:11 ummahu fayasubbu ummahu tuh. Jadi ketika 40:14 dia mencela ibunya ia pun mencela 40:16 ibunya. Nah itulah mencela orang tua ya. 40:20 Hadis sahih riwayat Muslim nomor 146. 40:26 Nah, ikhwan akhwat azakumullah. Itulah 40:29 gambaran betapa 40:32 besarnya 40:34 urusan masalah ini, yaitu tentang pintu 40:38 tengah surga, yaitu masalah orang tua. 40:41 Maka mari kita rawat dengan 40:43 sebaik-baiknya agar kita tidak 40:45 kehilangan pintu surga itu. Karena kita 40:48 akan sangat menyesal bila kita 40:50 menyanyiakannya. Dan kita akan selalu 40:52 bersyukur kepada Allah kalau kita bisa 40:54 merawat dia sampai akhir hayatnya dalam 40:57 keadaan dia rida kepada kita. Insyaallah 40:59 Allah pun akan rida kepada kita. 41:01 Amin. 41:02 Itu dulu kita jeda dulu ya. Barakallahu 41:05 fikum. 41:06 Barakallah fikum. Jazakumullah khairun 41:07 kir ustaz. Baik ikhwan awat kita akan 41:10 rehat sejenak tetap di radio 41:12 silaturahim. Insyaallah ki akan segera 41:14 kembali. Terima kasih. 45:13 Alhamdulillahirabbil alamin. Terima 45:14 kasih ikhwan akhwat. Masih setia 45:17 mendengarkan Radio Silaturahim dan Rasil 45:20 TV. Saat ini Anda sedang menyaksikan 45:22 siaran live tausiah sore bersama Ustaz 45:25 Wahyu DKS dengan tema menggapai pintu 45:29 tengah surga. Nah, selain menggapai 45:31 pintu tengah surga ini berbakti kepada 45:35 orang tuanya ada istilah 45:37 satu lagi tadi mematakan hidung. Nah, 45:40 kalau mematakan hidung juga sama dengan 45:44 ee tidak berbakti kepada orang tua 45:47 seperti itu. Baik, Ikhwan Awat. Kita 45:49 akan melanjutkan kajian bersama Ustaz 45:53 Wahyu DKS tentang menggapai pintu di 45:55 tengah surga. Namun sebelum itu, bagi 45:57 hewan awat yang ingin bertanya, silakan 46:00 kirimkan pertanyaan Anda di 0811999720. 46:05 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 46:07 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 46:09 di 021845 46:12 1512. 46:14 Insyaallah ustaz akan melanjutkan 46:15 tentang menggapai di tengah surga. 46:19 Nah, bagi Iwan Awat yang sedang sekarang 46:22 masih mempunyai orang tua, silakan masih 46:25 ada waktu untuk berbakti apa ada orang 46:27 tua. Dan bagi ikhwan-akhwat yang masih 46:29 remaja, yang masih anak-anak, masih 46:33 ee mempunyai orang tua yang mungkin 46:36 gagah dan perkasa dan sangat cantik 46:39 untuk untuk ibunya. Nah, masih 46:42 kesempatan Anda untuk berbakti. 46:44 Insyaallah Allah jika Allah berkehendak, 46:46 Allah menghendaki Allah akan berikan ee 46:50 kesempatan untuk berbagi kepada orang 46:52 tua lebih lama daripada 46:54 ikhwanawat yang sudah ya sudah usianya 46:59 lebih lebih 47:01 banyak. Baik ikhwan kita akan dengarkan 47:03 lanjutan dari menggapai pintu tengah 47:06 surga bersama Ustaz Wahyudi. Tafadul 47:07 Ustaz 47:09 baik. Ee alhamdulillah ikulazakumullah. 47:12 Tadi kita sudah bahas tentang bagaimana 47:14 kita ee menggapai pintu tengah surga itu 47:18 di saat mereka masih hidup. 47:21 Nah, sekarang di saat mereka sudah 47:23 meninggal ya. Bagaimana agar kita tetap 47:27 bisa melakukan hal itu sementara orang 47:30 tua kita sudah tiada. 47:31 Sudah. 47:31 Padahal kita ingin meraih pintu tengah 47:34 surga tadi gitu ya. Maka ada aturannya 47:37 dari Islam, 47:39 ada tuntunannya dari Allah dan Rasul. 47:41 Nih. Jadi kewajiban anak setelah orang 47:43 tua meninggal pertama adalah merawat 47:46 jenazahnya sesuai sunah. 47:49 Merawat jenazahnya sesuai sunah. 47:51 Memandikannya, 47:53 mengkafaninya, 47:55 mensalatkannya, dan menguburkannya. 47:58 Lah saya enggak bisa 48:00 belajar. Kalau kamu ingin mendapatkan 48:03 pintu tengahnya surga 48:05 wajib berarti 48:06 ya. Itu tadi sesudah meninggal, dia 48:09 pernah belum pernah berbuat baik kepada 48:11 orang tuanya. 48:12 Sudah kita enggak juga sesudah meninggal 48:14 coba mau ngapain lagi 48:16 sekali cuma sekali kan kalau cuma sekali 48:19 maka belajar 48:20 iya 48:20 tuh maka dari ini hendaknya mulai hari 48:23 ini belajar 48:25 setiap anak wajib 48:28 kalau dia ingin mewajibkan dirinya boleh 48:30 ya walaupun itu paruk payah 48:33 paruk payah tapi dia ingin mewajibkan 48:35 dirinya ya supaya saya mendapatkan 48:39 apaintu 48:40 pintu tengah surga tadi 48:42 Saya ingin berbakti kepada orang tua 48:43 sampai maksimal. 48:45 Oh, alhamdulillah saya tak harus 48:48 minikmah. Saya meletakkan jenazah orang 48:50 tua saya ke dalam yang lahat oleh tangan 48:52 saya sendiri. 48:53 Alhamdulillah. Masyaallah. 48:54 Kedua-duanya. 48:55 Masyaallah. 48:56 Itu jadi satu kenikmatan tersendiri luar 48:59 biasa gitu. Dan orang tua pun merasakan 49:02 bahagia ketika anaknya nanti yang akan 49:05 merawat dirinya, anaknya nanti yang 49:07 mengimami salatnya tuh. Masyaallah. 49:11 ini luar biasa 49:12 anaknya yang mengimami salat. 49:13 Maka perlu di diberikan bekal anak itu 49:16 supaya mengerti itu. Nah, itu satu. Yang 49:21 kedua adalah selalu mendoakannya. 49:25 Jangan lupa sampai 49:29 para ulama tu menyebutkan begini. 49:31 bahwa sekalipun seorang anak itu 49:34 mendoakannya lima kali sehari 49:37 ya Allahummagfirlahu 49:40 warhamhu waafihi wafu anhu waakrim 49:43 nuzulahu waahu 49:45 wailhu 49:53 dan seterusnya 49:54 begitu pula allahumfir warham seterusnya 49:56 itu didoakan oleh kita setiap hari 49:59 setiap hari lima kali 50:00 kali 50:00 tetap masih belum cukup dibandingkan 50:04 bagaimana jasamu kepadau 50:06 masih kurang 50:07 jasa mereka kepadamu ketika mereka 50:09 ketika kamu dalam keadaan masih kecil 50:11 merawatmu dengan penuh kesabaran, dengan 50:14 penuh ketelatenan berkorban demi agar 50:17 kamu menjadi besar agar kamu menjadi 50:19 dewasa, kamu bisa hidup mandiri tuh itu 50:22 semua kan orang tua. 50:25 Masyaallah. 50:25 Masyaallah akan sangat menyesal 50:28 orang-orang yang tidak pernah berbuat 50:29 baik pada orang tuanya. 50:32 Maka walaupun hanya mendoakan lima kali 50:35 itu masih belum cukup. Maka lakukanlah 50:37 yang lainnya tuh. Jadi bukan hanya pada 50:41 saat lima waktu di saat salat malam 50:42 akhir salat malam kita doakan. 50:45 Dan apa sih hikmah dari perasaan itu? 50:47 Bukan saja Allah rida kepadanya tapi 50:50 juga Allah memberikan keberkahan 50:51 hidupnya. 50:53 Masyaallah. 50:54 Karena buah daripada doa-doanya yang 50:55 dilantunkan kepada Allah untuk orang 50:57 tuanya. 51:00 Nah, yang ketiga tadi beristigfar untuk 51:03 mereka berdua. Istigfbar terus banyak 51:06 beristigfar ya. Jadi kalau tadi ee 51:10 mendoakan secara umum juga baca tadi doa 51:14 allahumagfir laha warhamu anhu atau 51:16 allahumagfirha dan seterusnya. Lalu 51:19 menunaikan janji kedua orang tuanya itu 51:21 melaksanakan wasiatnya dan melanjutkan 51:23 kebaikannya. 51:26 ya melaksanakan wasiatnya apabila 51:29 wasiatnya itu tidak bertentangan dengan 51:31 Al-Qur'an dan sunah. 51:34 Tunaikan janji orang tuanya. Orang 51:37 tuanya pernah berjanji ya seperti halnya 51:40 ada satu orang yang ketika masih hidup 51:42 dia tuh pernah berjanji kepada 51:44 seseorang, "Nanti kamu e saya umrahkan 51:47 ya." Enggak lama kemudian terus 51:48 meninggal. Maka anaknya ya ingin 51:51 menunaikan jasa orang tuanya tadi, niat 51:53 orang tuanya tadi janji 51:55 bekerja sama untuk menguramkan si fulan. 51:57 Masyaallah. 51:58 Sampai begitu. 52:00 Itulah cara berbaktinya. 52:02 Jadi terus melanjutkan kebaikannya. 52:04 Kalau misalkan orang tua itu rajin, dia 52:05 seorang ahli masjid, selalu salat 52:07 berjamaah, rajin taklim, rajin kajian, 52:11 selalu ee apa? Taat dalam semua 52:15 urusan-urusan Islam dan muslimin, selalu 52:17 mengutamakan, maka ikutilah. Itulah 52:19 sebagai bukti bahwa dia berbakti pada 52:21 orang tuanya. 52:23 Memuliakan teman kedua orang tua 52:25 termasuk berbuat baik kepada orang tua. 52:27 Nih, ini ada contoh yang menarik. 52:31 Ibnu Umar radhiallahu anhuma ya pernah 52:35 berpapasan dengan seorang badui 52:38 di sebuah jalan menuju Makkah. Kemudian 52:42 Ibnu Umar berhenti lalu mengucapkan 52:44 salam kepadanya. Asalamualaikum. 52:47 Si Badui menjawab, 52:48 "Waalaikumsalam." 52:50 Lalu kemudian Ibnu Umar turun dari 52:52 keledainya mempersilakan baru itu naik. 52:55 He. 52:57 [tertawa] 52:58 Ya. Si Pak itu suruh naik pada ke 53:00 keledai gitu. Nah, kemudian akhirnya apa 53:03 yang terjadi? Nah, terus ia memberikan 53:05 sorbannya nih. Sorban pakai. [tertawa] 53:10 Nah, kemudian Ibnu Dinar, Ibnu Dinar 53:13 yang menyertai Ibnu Imar itu berkata, 53:15 "Semoga Allah memuliakanmu. 53:18 Mereka itu adalah orang Arab Badui 53:20 yang mereka bisa biasa berjalan. 53:23 Kenapa bisa berikan keledai?" Katanya 53:24 gitu. Nah, Ibnu Umar berkata, "Sederhana 53:27 sekali, sungguh dahulu ayahnya adalah 53:30 teman ayahku gitu." Umar bin Khattab. 53:34 Jadi, ayahnya itu, ayah Badui ini 53:36 temannya Umar bin Khattab gitu. teman 53:38 ayahku katanya. Dan aku pernah mendengar 53:41 Rasul sahu al wasallam bersabda 53:43 bahwasanya inna min e inin [berdehem] 53:49 inamin abaril bir sillatul ahla ahla 53:54 wudi abihi b'da ayali ayualya 54:00 wa inna abahu shod liumar nah itu jadi 54:05 sesungguhnya bakti anak yang terbaik itu 54:08 adalah seorang anak yang menyambung tali 54:10 persahabatan 54:13 dengan keluarga teman ayahnya itu. Nah, 54:16 kemudian Umar berkata bahwa inna abahu 54:19 kana sodiqon li Umar. Sesungguhnya ayah 54:21 tersebut adalah teman Umar bin Khattab. 54:25 Oh. 54:26 Jadi masyaallah. 54:27 Ini hadis riwayat Muslim ya nomor 13. 54:32 Kemudian yang keenam, menjalin 54:34 silaturahim dengan kerabat ibu dan ayah. 54:38 Tuh kalau tadi dengan teman, teman ayah 54:40 ini sekarang yang dengan kerabat ibu dan 54:42 ayah. 54:43 Keluarga maksudnya 54:44 keluarga kerabat misalkan paman ya, Pak 54:47 De bibi dari ayah, bibi dari ibu, kakek, 54:51 nenek itu semua kan bagian daripada 54:53 kerabat. 54:55 Nabi bersabda, "Barang siapa yang ingin 54:57 menyambung tali silaturahim ayahnya yang 54:59 ada di kuburannya, maka sambunglah tali 55:02 silaturahim dengan saudara-saudara 55:04 ayahnya setelah ia meninggal." 55:07 Nih. Hadis riwayat Ibnu Hibban nomor 433 55:11 dan dalam Sahihul Jami juga dimuat nomor 55:14 5.960. 55:16 Nah, maka kalau kita simpulkan apa sih 55:20 keutamaan berbakti kepada kedua orang 55:22 tua itu? 55:24 Pertama, bahwa berbakti pada orang 55:26 termasuk amal yang paling utama. Tadi 55:29 setelah beribadah kepada Allah, amal 55:31 paling utama adalah berbakti pada orang 55:33 tua baru kemudian jihad. 55:36 Yang kedua juga bernilai jihad tuh. 55:39 Karena buktinya ketika mau jihad oleh 55:42 Rasul sahu alaihi wasallam ditanya, 55:43 "Kamu gimana orang tuanya masih ada?" 55:45 "Masih, ya Rasul, kalau gitu uruslah 55:46 orang tuamu." Tuh sama berarti dengan 55:48 jihad. 55:50 Kemudian berpahala hijrah ya. Berpahala 55:53 hijrah. Hijrah kan pahalanya besar. Nah, 55:55 surga di bawah kaki ibu. Dalam hadis 55:57 riwayat Ibnu Majah dan Nasa. Maka 55:59 hendaklah kita memperhatikan betul 56:01 kepada ee orang tua kita, terutama ibu 56:04 kita yang disebutkan tadi tiga kali 56:07 daripada posisi bapak. 56:08 Iya. Bapak 56:10 dipanjangkan umur dan ditambah rezeki 56:13 itu dengan berbakti kepada orang tua tuh 56:15 dan mendapatkan ampunan Allah ya. 56:18 Kemudian keridaan Allah adalah keridaan 56:20 orang tua. Ridallah rida walida. 56:22 Walidah. 56:23 Dan yang kedelapan sebagai bentuk tobat 56:25 kepada Allah. Orang tua adalah paling 56:28 pertengahan dari pintu-pintu surga tadi. 56:30 Jika kamu mau sia-siakan, mau 56:32 sia-siakanlah pintu itu, kau tidak 56:34 mendapatkan surga atau jagalah ia untuk 56:37 agar kau tetap mendapatkan pintu surga 56:39 itu. Masyaallah. 56:40 Masyaallah. 56:41 Wallahuam bisawab. 56:43 Eh, maaf satu penjelas satu lagi 56:46 tentang pintu surga tadi. 56:47 Jadi sebagai pintu-pintu tengah surga 56:49 ini ya di hadis Ibnu Majah disebutkan 56:51 gini. Jadi orang tua itu tadi alwalidu 56:55 aatu abwabil jannah. Bahwa orang tua 56:59 adalah pintu pertengahan dari 57:02 pintu-pintu surga. Fahafiz. Maka jagalah 57:06 ala walidaika. Ya, jagalah untuk dengan 57:11 tetap menjaga orang tuamu. Awit ruka 57:15 awit rukuk atau tinggalkan. 57:18 Nah, jadi niscaya kamu tidak akan 57:19 mendapatkan surga. Oh, jadi kalimatnya 57:22 beda dengan tadi tetapi maknanya hampir 57:24 sama. Wallahuam. 57:27 Wallahu [berdehem] alam. Demikian ikhwan 57:28 awat. Keutamaan berbakti kepada orang 57:30 tua pahalanya lebih besar daripada 57:34 jihad. Karena jihad itu nomor tiga dan 57:36 berbakti kepada orang tua adalah nomor 57:37 dua. Oleh karena itu, sungguh besar ee 57:42 keutamaan berbakti kepada orang tua. 57:44 Maka pada ikhwan akhwat yang masih milik 57:46 orang tua, silakan kita masih punya 57:48 kesempatan untuk berbakti kepada orang 57:50 tua. Baik yang sudah tiada juga masih 57:54 bisa berbakti kepada orang tua 57:56 insyaallah. 57:57 Baik, Ikhwan Awat. Sekarang kita akan 58:00 lanjutkan di sesi kedua, sesi tanya 58:03 jawab. 58:05 Sebelum kita bacakan pertanyaan, kita 58:07 baca dan menyapa ikhwan akhwat yang 58:10 sudah menyimak. 58:11 [menghela napas] 58:12 E pertama dari Ibu Ani Hani Hufaidah. 58:15 Bismillah. Insyaallah, Ustaz. 58:17 Alhamdulillah menyimak tausiah sore di 58:19 radio. Lewat radio insyaallah Ustaz 58:22 Wahyudi dan Kurasil sehat walafiat. 58:26 Kemudian ada Bapak Arwin. 58:31 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 58:33 warahmatullahi wabarakatuh. 58:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:36 wabarakatuh. 58:36 Terima kasih Ustaz atas tausiah, 58:38 nasihat, dan pencerahannya. Semoga Ustaz 58:39 dan pejuang Rasil dan pendengar Rasil 58:42 selalu dalam keadaan sehat walafiat dari 58:45 Bapak Arwin di Lenteng Agung. Kemudian 58:48 ada Bapak Baron, 58:51 alhamdulillah menyimak. 58:54 Kemudian juga ada Bapak Rama di 58:56 Tangerang. 58:58 Asalamualaikum warahmatullahi 59:00 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:02 warahmatullahi wabarakatuh. 59:03 Bismillah, Ustaz. Alhamdulillah hadir 59:05 penyimak tausiah dari Ustaz Wahyudi. 59:07 Semoga Ustaz selalu sehat untuk semua 59:11 stakeholdernya radio silaturahim dan 59:13 juga sehat selalu untuk Ustaz Wahyudi. 59:18 Kemudian 59:18 amin 59:20 ada 59:22 pertanyaan dari 59:25 dari Ibu Amaratus Ustaz. Asalamualaikum 59:28 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 59:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:31 wabarakatuh. 59:32 Saya mau tanya, apa yang harus saya 59:34 lakukan di saat kami sebagai anak sudah 59:37 semaksimal mungkin membahagiakan ibu 59:39 kami. Namun, ibu kami masih saja tidak 59:42 merasa bahagia bahkan berpikiran negatif 59:45 kepada kami anak-anaknya karena merasa 59:49 kecewa menikah pada almarhum ayah kami. 59:52 Terima kasih atas nasihatnya, Ustaz. 59:55 Ya. 59:55 Iya, Ustaz. 59:56 [berdehem] Jadi salah satu di antara 59:59 berbakti pada orang tua itu adalah tidak 1:00:02 hanya sebatas fisik ya, tapi juga 1:00:05 memberikan nasihat atau memberikan ee 1:00:10 mengajak ya mengajak pada kebaikan pada 1:00:12 orang tua yang belum melaksanakan 1:00:15 kebaikan. 1:00:17 Misalkan orang tua belum berjilbab ya, 1:00:20 maka kita nasihatin. Ada salah contoh 1:00:23 ada seorang ya termasuk binaan saya tuh 1:00:27 ee anaknya itu dipesantrenkan di 1:00:29 pesantren Alfatah. 1:00:31 Oh. 1:00:31 Ya. Pesantren salah satu pesantren 1:00:33 Alfath gitu. 1:00:33 Iya. 1:00:34 Nah, kemudian ketika di pesan alfatah 1:00:36 kan anaknya itu jadi dari kenal jilbab 1:00:38 itu wajib padahal ibunya tidak pakai 1:00:40 jilbab. 1:00:42 Nah, pada saat liburan semester 1:00:45 ibunya ke pondok pesantren. 1:00:46 Ibunya tuh nunggu-nunggu anaknya pulang. 1:00:50 Nah, si anak menjawab, "Bu, saya tidak 1:00:54 akan pulang kalau ibu enggak pakai 1:00:56 jilbab." [tertawa] 1:00:58 Gitu. Saya tidak akan pulang kalau Ibu 1:01:00 enggak pakai jilbab. Karena Ibu ternyata 1:01:03 jilbab itu wajib. Bagi muslimat itu 1:01:05 wajib. Muslimat setelah muslimat wah 1:01:07 haid, dia wajib menutup auratnya. Maka 1:01:10 saya tidak akan pulang. Kalau ibu enggak 1:01:11 pakai jilbab. Nah, jadi rupanya ya sudah 1:01:15 kalau gitu ibu pakai jilbab gitu ya. 1:01:17 Awalnya terpaksa awalnya tuh. 1:01:19 Iya. 1:01:19 Tapi alhamdulillah para akhirnya 1:01:20 istikamah gitu. 1:01:21 Nah, itu awal sedikit seperti itu. Nah, 1:01:24 seperti tadi juga gimana nih ini ibu 1:01:27 susah sekali misalkan apalagi merasa 1:01:30 kecewa dengan lah. Ini kan takdir. Maka 1:01:34 sampaikan surah Al-Hadid ayat 22 sampai 1:01:38 24. 1:01:39 H. Apa, Ustaz? 1:01:41 Allah berfirman, 1:01:42 azubillahiminasyaitanirrajim. 1:01:45 Ma asoba mibatin 1:01:47 fil ardhi wala fi anfusikum 1:01:51 illa fi kitabim minqobli anabraaha. Inna 1:01:56 dalika alallahi yasir. 1:01:58 Jadi bahwasanya 1:02:02 tidaklah akan menimpa musibah itu 1:02:05 kepada atau di bumi ini atau pada dirimu 1:02:09 ya. 1:02:10 fi kitab kecuali surat tercatat di 1:02:12 lauhul mahfud. Jadi sebelum kejadiannya 1:02:16 50.000 tahun sebelum kejadian sudah 1:02:18 dicatat Allah. 1:02:21 Nah, dan itu mudah bagi Allah. 1:02:24 Nah, kemudian kenapa Allah jelaskan 1:02:26 demikian? Ayat berikutnya, lika taau ala 1:02:30 ma fatakum wala tafrhu bimaakum. 1:02:36 Agar kalian tidak berputus asa, tidak 1:02:39 terlampau bersedih dengan apa-apa yang 1:02:41 sudah luput dari kalian. 1:02:44 Wala tafrahu bimaakum. 1:02:48 Dan janganlah terlampau bangga dengan 1:02:49 apa yang datang pada kalian. 1:02:52 Ya, wallahu la yuhibu mukhtal fakur. 1:02:56 Allah tidak suka, Allah tidak cinta 1:02:58 kepada orang-orang yang sombong lagi 1:03:00 membangakan dirinya. Maka termasuk tadi 1:03:02 penyesalan. 1:03:04 Jadi 1:03:06 ketika kita kecewa, 1:03:08 sudah serahkan aja kepada Allah. Allah 1:03:10 yang maha tahu. Dan itu semua adalah 1:03:13 merupakan bagian ujian kita. 1:03:17 Dan seseorang diberikan ujian itu adalah 1:03:19 tandanya bahwa Allah mencintai kita. 1:03:22 Meningkatkan derajatnya. 1:03:23 Ya. Makanya maahu bi khairon yusib 1:03:26 minhu. Siapa yang Allah kehendaki 1:03:27 menjadi orang baik, dia akan diuji. 1:03:29 He. 1:03:30 Tapi ada yang berhasil, ada yang gagal. 1:03:32 Nah, kalau dia berhasil, dia akan sabar, 1:03:35 dia akan tetap baik, ya. Dia akan tetap 1:03:38 menjaga ibadahnya. Tapi kalau dia gagal, 1:03:41 maka dia putus asa tadi tuh putus asa 1:03:43 bahkan makin makin buruk gitu ya. Karena 1:03:45 kesecewaan itu malah dilampiaskannya 1:03:47 kepada hal yang tidak Allah ridai. Nah, 1:03:50 itulah yang jadi buruk. Maka diingatkan 1:03:54 bahwa semua yang sudah terjadi itu 1:03:55 adalah sudah kehendak Allah, sudah 1:03:56 serahkan aja. Ya, maka Allah yang maha 1:04:00 tahu ya. Kalau [mendengus] kita kecewa, 1:04:02 semua orang bisa kecewa. He. 1:04:04 Tapi itulah namanya manusia. Serahkan 1:04:06 semuanya kepada Allah. Allah yang paling 1:04:09 adil. Allah yang maha adil. Allah yang 1:04:11 akan memberikan ee balasannya kepada 1:04:14 setiap hambanya. Kita tidak perlu 1:04:16 memikirkan repot-repot. Sudah silakan 1:04:18 kepada Allah. Sudah lapang dada. 1:04:22 Rida dan husnuzan kepada Allah itulah 1:04:24 kuncinya. 1:04:26 Karena kata Rasul wasam dalam hadis 1:04:27 riwayat Ahmad bima takunas ridah kamu 1:04:32 dengan segala pembagian Allah kepada 1:04:34 kamu takunas niscaya kamu akan jadi 1:04:38 orang yang paling kaya di antara manusia 1:04:40 tuh masyaallah cukup 1:04:44 ada hadis ini, Ustaz Ridallahu fi 1:04:47 ridalin. 1:04:48 Iya. 1:04:48 Dengan apa dengan pertanyaan tadi 1:04:51 gimana? Sepertinya berbeda, Ustaz. 1:04:52 Enggak tidak bukan bukan berbeda tadi 1:04:56 proporsional kan ada kalimating jad 1:04:58 alangka tadiuma. 1:04:59 Iya. 1:05:00 Jadi tidak boleh kita mentaati keduanya 1:05:02 kalau mengajaknya kepada keburukan. 1:05:04 Iya. Iya. 1:05:06 Jadi tetap seburuk apapun kita tetap 1:05:08 berbuat baik pada orang tua. Maka ada 1:05:10 kisah yang menarik dalam diat di daerah 1:05:13 Timur Tengah di Saudi. 1:05:15 Iya. 1:05:16 Ada seorang anak yang menarik bagi 1:05:19 seorang apa? Seorang dokter. Ya, sikap 1:05:23 seorang anak ini ibunya Tunaneta. Eh, 1:05:27 apa ibunya? 1:05:28 Ee bukan taneta gila. Ibunya itu gila. 1:05:32 Terganggu ingatannya. 1:05:33 He, 1:05:34 katanya sejak melahirkan gitu. Tapi si 1:05:39 anak ini merawat ibunya ya dalam kondisi 1:05:43 begitu. Pokoknya in kadang meludahi 1:05:46 mukanya, kadang mukul si 1:05:48 tetap dirawat. 1:05:49 Tetap dirawat. Sambil ditanya, "Eh, itu 1:05:54 ibumu tahu enggak kalau itu anakmu?" 1:05:56 "Enggak tahu." [mendengus] "Hah?" "Loh, 1:05:59 lalu kamu kok tetap berusaha dan 1:06:01 diaaskan kan ibunya." "Ini kan ibu 1:06:03 saya", katanya. 1:06:04 "Iya 1:06:04 kan Allah maha tahu ini ibu saya." 1:06:06 Iya. 1:06:06 Saya kewajiban berbakti pada orang tua 1:06:08 saya. 1:06:09 Walaupun ibu saya tidak tahu bahwa ini 1:06:10 adalah anaknya, enggak apa-apa Allah 1:06:13 tetap maha tahu tuh. Masyaallah, luar 1:06:15 biasa tu. 1:06:16 Luar biasa. Nah, inilah yang harus di 1:06:17 kita sadari, kita yakini bahwa Allah 1:06:20 tetap tidak akan pernah menyia-nyiakan 1:06:23 usaha seorang hambanya. Seperti tadi, 1:06:25 seorang anak berbakti pada orang tuanya, 1:06:27 walaupun mungkin orang tuanya tidak 1:06:28 terima atau orang tuanya susah diatur, 1:06:31 tetap aja berbuat baik karena 1:06:33 perintahnya seperti itu. 1:06:34 Iya. 1:06:35 Tuh, tapi kalau dia menyuruh kepada 1:06:37 keburukan, fala tutikuma, janganlah kamu 1:06:39 taat pada keduanya. 1:06:40 Masyaallah. 1:06:42 Baik, demikian. Jazakumullah khairan 1:06:44 kiran ustaz. Ee demikian Ibu Amma semoga 1:06:46 dapat menjawab Ibu Amar Ratu pertanyaan 1:06:49 dari eh jawaban yang sudah disampaikan 1:06:51 oleh Ustaz Wahyudi. Berikutnya ada dari 1:06:55 Ibu Aminah di Citra Indah. 1:06:57 Asalamualaikum warahmatullahi 1:06:58 wabarakatuh, Ustaz. 1:06:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:00 wabarakatuh. 1:07:01 Terima kasih, Ustaz ilmunya. 1:07:03 Alhamdulillah saya menyimak. Ustaz, izin 1:07:05 bertanya. Kalau orang tua sudah wafat, 1:07:10 apakah berbakti dengan doa itu sudah 1:07:13 cukup, Pak? Selain itu, apa lagi yang 1:07:15 harus kita perlu berbakti kepada orang 1:07:18 tu? Sudah tadi ya. 1:07:19 Sudah dijelasin tadi ya? 1:07:20 Iya, Ustaz. 1:07:20 PUAL di sini saya sampaikan ada sembilan 1:07:23 macam. 1:07:24 He. 1:07:24 He. Jadi tadi ngurus jenazahnya 1:07:27 sesuaikan dengan contoh Rasulullah, 1:07:29 selalu mendoakannya, kemudian 1:07:32 mengkhususkan istigfar untuk mereka 1:07:33 berdua. lalu kemudian menunaikan janji 1:07:36 kedua orang tuanya, melaksanakan 1:07:38 wasiatnya, lalu melanjutkan kebaikannya, 1:07:41 memuliakan teman-teman kedua orang 1:07:43 tuanya ya, termasuk berbuat baik kepada 1:07:46 kedua orang tua itu. Kemudian menjalin 1:07:48 silaturahim dengan kerabat ibu dan ayah. 1:07:51 Kemudian juga ee 1:07:55 jadikan tetap sebagai prioritas untuk 1:07:58 mendapatkan kebaikan karena mereka 1:08:00 adalah pintu-pintu tengah surga. Nah, 1:08:03 itu jadi kita harus menjaganya dengan 1:08:04 sebaik-baiknya. Sesudah meninggal tetap 1:08:07 bisa berjalan. Jadi tadi melanjutkan 1:08:09 kebaikannya, mendoakannya, lalu 1:08:11 melaksanakan janji-janjinya, wasiatnya 1:08:14 selamat tidak bertentangan dengan Quran 1:08:15 dan sunah. Dan kita menyambung 1:08:17 silaturahim dengan orang terdekatnya dan 1:08:18 sebagainya. Itu yang bisa dilakukan 1:08:20 selain doa. Jadi carilah kebaikan. Oh, 1:08:24 sen ada anak yatim yang selalu 1:08:26 diprioritaskan seperti kemarin belum 1:08:28 lama pesantren Alfath itu saya belum 1:08:31 tahu, enggak tahu sebelumnya. Nah, 1:08:34 seorang meninggal. Nah, terus ee setelah 1:08:39 meninggal baru tahu gitu ya informasi 1:08:41 dari anaknya. Nah, apa sebenarnya kalau 1:08:44 itu Ustaz dia ayah tuh punya anak 1:08:47 angkat. Punya anak angkat. Jadi anak 1:08:50 angkat dalam artian ee dia tetap tinggal 1:08:53 di orang tuanya, tapi seluruh biaya 1:08:56 hidupnya dijamin olehnya. 1:08:58 Masyaallah. 1:08:58 Masyaallah. Karena tahu orang ini adalah 1:09:01 orang miskin ya, enggak akan mampu 1:09:03 menyekolahkan, lihat zirnya gitu ya. 1:09:05 Maka dia sekolahkan sampai selesai SMA. 1:09:08 Coba 1:09:09 luar biasa. Dan saya tanya, "Apakah ee 1:09:13 Ibu tahu enggak?" Ibu tahu katanya. Ibu 1:09:16 tahu dan Ibu juga rida kalau tahu gitu 1:09:19 ya. Kalau suaminya itu adalah ee 1:09:21 senantiasa menyisihkan dari hasil gaji 1:09:23 tiap bulannya untuk kepentingan itu 1:09:25 tahu. 1:09:26 Masyaallah 1:09:27 tidak ada kecemburuan, tidak apa-apa. 1:09:28 Alhamdulillahnya saleh itu saleh dan 1:09:30 salihah. Maka saya sepanjang saya kenal 1:09:33 dengannya bertahun-tahun enggak pernah 1:09:35 lihat marah itu. Enggak pernah 1:09:37 pernah marah. 1:09:38 Masyaallah luar biasa gitu. Nah, itu 1:09:39 contoh seperti itu. 1:09:41 Sekarang dampaknya apa setelah 1:09:42 meninggal? 1:09:43 Akhirnya iya tahunya setelah bapaknya 1:09:45 meninggal 1:09:46 terus akhirnya gimana? Anaknya anaknya 1:09:48 pun melanjutkan. 1:09:49 Ya, walaupun si ini sudah selesai 1:09:51 sekolahnya, 1:09:52 anaknya melanjutkan. 1:09:53 Anaknya itu melanjutkan sering berbuat 1:09:54 baik kepada orang tadi. 1:09:56 Masyaallah. 1:09:56 Nah, demikian. 1:09:58 Masyaallah. Demikian, Ibu Aminah semoga 1:10:00 dapat menjawab. Berarti banyak ya Ibu 1:10:01 Aminah ya, bukan hanya doa aja merawat 1:10:04 jenazahnya, 1:10:06 mendoakannya, beristigfar, menaikkan 1:10:08 janjinya, wasiatnya, melanjutkan 1:10:10 kebaikannya, memuliakan teman, orang 1:10:13 tua, dan menjalin keluarga dengan 1:10:15 kerabat. 1:10:17 Berikutnya ada dari Bapak Raya di Depok. 1:10:20 Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 1:10:22 wabarakatuh. 1:10:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:24 wabarakatuh. 1:10:25 Alhamdulillah, Ustaz hadir menyimak. Ee 1:10:27 semoga Ustaz selalu sehat walafiat. 1:10:30 Amin. 1:10:31 Ee Ustaz, 1:10:34 dengan membacakan dan menyebut namanya 1:10:37 surat 1:10:39 dengan membacakan dan menyebut namanya 1:10:41 Al-Fatihah. Apakah setiap almarhum dan 1:10:44 almarhumah harus disebutkan namanya, 1:10:46 Ustaz? Dan bedanya dengan tidak 1:10:50 disebutkan namanya selanjutnya orang tua 1:10:53 memelihara anak, baik anak kandung 1:10:55 maupun anak angkat atau anak tiri. 1:10:57 Apakah ada pahala yang sama, Ustaz? 1:10:59 Demikian kalau penjarahnya pertama ee 1:11:02 tidak harus disebut namanya kalau yang 1:11:05 penting itu hatinya. 1:11:06 Iya. 1:11:07 Karena Allah kan maha tahu yang 1:11:08 terlintas di hati kita. Ini doa kita 1:11:10 untuk siapa kan tahu. Sebagai contoh 1:11:12 gini saya kan saya tiap hari doain orang 1:11:14 tua yang sudah meninggal. 1:11:16 Suatu saat ada orang meninggal ya saya 1:11:19 doanya sama ketika saya mendoakan kepada 1:11:20 orang tua saya. 1:11:21 Tapi yang maha tahu Allah kan. 1:11:23 Iya. 1:11:24 Nah dan kita tahu kan niat kita untuk 1:11:25 siapa. Oh sekarang saya doa untuk si 1:11:27 fulan. Nah, tadi saya habis salat 1:11:30 mendoakan untuk orang tua saya. Jadi, 1:11:32 tidak akan pernah Allah salah dalam hal 1:11:34 ini. 1:11:35 Tidak pernah salah. 1:11:36 Jadi, tidak harus sebut namanya. Nah, 1:11:38 kalau misalkan mau sebut namanya juga 1:11:39 boleh misalkan ee apalagi kalau misalkan 1:11:42 banyak nih banyak kita doakan si fulan, 1:11:45 si fulan, si fulan, si fulan boleh ya. 1:11:48 Ya, kalau tadi untuk seorang kita ee 1:11:50 kalau laki-laki allahumagfirlahu, kalau 1:11:52 perempuan Allahumagfir laha. Ya, kakak 1:11:56 saya perempuan, Allahummafirlaha. 1:11:58 Orang saudara saya laki-laki, 1:12:00 Allahumfirlahu. Gitu. 1:12:02 Kalau disebutkan namanya tidak 1:12:03 mengurangi nama nama Asmaul Husna Allah 1:12:06 alalim itu enggak ya? Insyaallah. 1:12:09 Jadi tidak ada tidak ada masalah intinya 1:12:12 tadi. Jadi ee yakinlah bahwa Allah maha 1:12:15 tahu akan yang terlintas di hati kita. 1:12:18 Pokoknya niat kita luruskan untuk 1:12:20 mendoakan orang yang ee kita doakan 1:12:22 tadi. Pahalanya sama, Ustaz? 1:12:25 Sama. Maka ee tentu dalam kalau dalam 1:12:29 urusan pahala tuh kita jangan terlalu 1:12:32 repot mikirin pahala lah ya. Nah, nanti 1:12:35 malah pilih-pilih seperti itu. Nah, 1:12:37 banyak orang kan begitu kan. 1:12:38 Iya. 1:12:38 Pilih, "Ah, ini mah dikit pahalanya lah. 1:12:41 Emang apa orang itu masa yang akan 1:12:43 datang sudah serahkan sama Allah. Allah 1:12:45 tuh memberikan pahala tuh bigar hisab 1:12:47 tanpa perhitungan. 1:12:48 He 1:12:49 jadi Allah maha tahu saat kapan kamu 1:12:51 berdoa, saat kapan kamu ikhlas itu Allah 1:12:55 maha tahu. 1:12:56 Keikhlasan itu pun akan mempengaruhi 1:12:58 bobot doa tadi 1:13:00 dan bobot pahalanya juga gitu. Yaah itu. 1:13:03 Jadi makanya udah enggak usah 1:13:05 repot-repot mikirin ee sama pahalanya 1:13:07 atau berbeda mana yang besar. Enggak 1:13:09 usah ya. Kalau kalau beribadah ibadah 1:13:12 saja. 1:13:13 Biasanya orang yang seperti itu 1:13:14 kadang-kadang pilih-pilih. Jadi akhirnya 1:13:16 yang ini malas, ini rajin. Berarti tidak 1:13:18 seperti itu. Rasul pokoknya sunah 1:13:20 Rasulullah laksanakan. Para ahli hadis 1:13:22 itu begitu. Pokoknya apa yang dilakukan 1:13:24 oleh Rasul itu sunah sudah laksanakan 1:13:26 enggak dipilih-pilih gitu. Nah, termasuk 1:13:28 kita sebentar lagi besok nih besok 1:13:31 tanggal 9 dan 10 Muharram. 1:13:33 Iya. 1:13:33 Ya kan? 1:13:34 Iya. 1:13:34 Maka laksanakan saum tasua dan saum 1:13:37 asyura. 1:13:37 Asyura. 1:13:38 Insyaallah itu suatu hal yang luar 1:13:40 biasa. kita akan mendapatkan pahala sama 1:13:43 dengan saum setahun. 1:13:45 Amin. Insyaallah. 1:13:46 Tuh. Masyaallah. Kan 1:13:49 demikian. 1:13:50 Hm. Ya. Demikian Bapak Raya. Semoga 1:13:52 dapat menjawab. Ee mungkin apa namanya 1:13:56 ee mereka ya pahalanya maling banyak 1:14:00 karena merasa dirinya sedikit pahalanya 1:14:03 mungkin, Ustaz. 1:14:04 Ya. Tapi ya 1:14:05 iya. Jadi kalau pahala itu diukur dengan 1:14:06 keikhlasannya, diukur dengan 1:14:09 ee apa? kesungguhannya pada saat itu itu 1:14:12 yang akan mempengaruhi gitu 1:14:14 ya. Jadi insyaallah [berdehem] 1:14:16 ee bismillah dengan niat ikhlas dan 1:14:19 lillahi taala insyaallah bobotnya ya 1:14:21 tidak usah dipikir yang penting tidak 1:14:23 usah dipikirkan pahalanya. Baik ikhwan 1:14:26 akhwat. Eh, 1:14:29 kemudian ada Bapak Ibu Lise, 1:14:32 alhamdulillah menyimak hadir tausiah 1:14:34 sore. Terima kasih Ustaz Wahyudih. 1:14:37 Semoga Ustaz dan sehat bersama keluarga 1:14:40 serta pegawai-pegawai Rasil. Kemudian 1:14:43 Ibu Retno, Ustaz. Alhamdulillah. 1:14:46 Alhamdulillah Ustaz menyemak ke usia 1:14:48 sore bersama Ustaz Wahyu DKS. Terima 1:14:50 kasih ilmunya tentang pintu tengah 1:14:53 surga. Semoga dapat kami amalkan. 1:14:58 Eh, 1:15:00 baik, Ustaz, sebagai penutup dan mungkin 1:15:03 ada tambahannya, Ustaz. Silakan. 1:15:05 [berdehem] 1:15:06 Baik. Ee ikhwanillahumullah, 1:15:09 mari kita ee renungkan kembali bahwa 1:15:13 betapa pentingnya 1:15:15 untuk kita bisa 1:15:18 mendapatkan ya pintu-pintu 1:15:22 atau pintu tengah surga itu. Jangan 1:15:25 sampai kita punya kesempatan tapi kita 1:15:28 menyia-nyiakan. tadi disebutkan 1:15:30 bahwasanya keutamaan berbakti kepada 1:15:32 orang tua itu paling tidak ada delapan 1:15:35 atau sembilan bahkan pertama adalah 1:15:38 bahwa ya amalan yang paling utama ya 1:15:42 setelah salat, setelah beribadah kepada 1:15:45 Allah itu berbakti kepada orang tua. 1:15:48 Maka kalau kita ingat di rumah setelah 1:15:50 selesai salat misalkan apa nih yang bisa 1:15:52 dibantu dari keluarga orang tua kita. 1:15:54 Nah, jadi perhatikan. Oh, saya baru 1:15:58 pulang dari masjid ya, Ma. Pah, apa yang 1:16:01 bisa saya bantu? Nah, gitu. Apa yang 1:16:03 harus saya kerjakan itu? Masyaallah. 1:16:05 Kalau itu dilakukan secara rutin, enggak 1:16:07 ada beban di hati ya. Dijalani dengan 1:16:10 penuh keikhlasan, dijalani dengan 1:16:11 ketulusan, insyaallah nikmat saja, 1:16:14 enggak ada beban di hati. Ya. Kemudian 1:16:17 itu bernilai jihad. Tadi sampai ketika 1:16:20 orang mau berangkat jihad izin pada 1:16:21 Rasul Sallah Wasam, Rasul ditanya, "Kamu 1:16:23 punya anak?" Eh, punya orang tua masih. 1:16:25 Kalau gitu berbaktilah pada orang tua. 1:16:27 Jihad kepada orang tua. 1:16:28 Masyaallah. Itulah jihad dengan berbakti 1:16:31 pada orang tua. Kemudian berpahala 1:16:33 hijrah ya. Karena hijrah itu kan 1:16:36 sekarang nih ee orang ramai bicara 1:16:38 tentang hijrah kan. 1:16:39 Iya. 1:16:40 Nah, momennya adalah karena Muharam 1:16:42 pergantian tahun. Padahal kalau hijrah 1:16:44 Rasul itu bulan Safar sebenarnya bukan 1:16:46 bulan Muharram. Hanya memang niatnya 1:16:48 sejak bulan Muharam tapi bulan beliau 1:16:51 hijrahnya di bulan Safar. 1:16:52 Tadinya Kamis malam Jumat. malam 27 1:16:56 Safar tahun 1 Hijriah. Nah, 1:17:00 oleh Rasul disebutkan dalam hadis 1:17:01 Albukhari, almuhajiru man hajaro manah 1:17:05 anhu. 1:17:06 Orang yang berhijrah itu orang yang 1:17:08 meninggalkan segala perkara yang dia 1:17:10 larang Allah daripadanya. Jadi ketika 1:17:12 dia meninggalkan larangan maka itu 1:17:14 namanya hijrah. Nah, nah ini berbakti 1:17:19 pada orang tua pun sama dengan itu 1:17:22 kalau saja dia berhijrah kemudian tak 1:17:25 sempat sampai ke tujuan lalu kemudian 1:17:28 meninggal oleh Allah dicatat pahalanya. 1:17:30 Begitu pula ketika seseorang ee sedang 1:17:33 berbakti kepada orang tua. Nah, belum 1:17:36 sempat sampai selesailah gitu ya, belum 1:17:38 tuntas. Nah, kemudian dia meninggal maka 1:17:40 Allah tetap rida kepadanya. Masyaallah 1:17:42 luar biasa. Nah, kemudian disebutkan 1:17:45 surga di bawah kaki ibu. Bukan berarti 1:17:48 dilihat-lihat di telapaknya ibu mana 1:17:50 surga tuh ket kayak gimana. [tertawa] 1:17:52 Bukan itu. Ini maksudnya adalah bahasa 1:17:55 kiasan. 1:17:55 Iya. 1:17:56 Bahwa betapa pentingnya maka sampai Nabi 1:17:58 menunjukkan tiga kali kamu berbakti pada 1:18:00 ibu satu kali kepada bapak. 1:18:02 Maka kalau bapak dan Ibu memanggil dalam 1:18:04 waktu yang bersamaan dahulukan ibu. 1:18:07 Oh. Dan bapaknya jangan tersinggung 1:18:10 dengan itu. Justru kalau bapaknya tahu 1:18:11 diri, paham 1:18:13 iya 1:18:13 dengan agama, maka dia akan bersemangat, 1:18:16 akan apa? bersyukur anaknya ternyata 1:18:18 orang yang saleh. 1:18:19 Bapaknya ngetes anaknya ini. 1:18:21 Nah, jadi masyaallah bisa [mendengus] 1:18:22 saja bapaknya ngetes anaknya 1:18:24 sama ibunya. Bu, panggil ya jam detik ke 1:18:27 seekian kita panggil si anak gimana 1:18:29 kira-kira. 1:18:30 Nah, kalau bapaknya si anak tuh kenapa 1:18:33 dasarnya takut kalau bapak enggak di 1:18:35 takut mukul dan sebagainya. Nah, itu 1:18:37 lain lagi kan. Nah, berarti si anak itu 1:18:39 harus ditanamkan juga bahwa hadis ini 1:18:42 menunjukkan betapa pentingnya berbakti 1:18:44 kepada orang tua khususnya pada ibu tuh. 1:18:48 Masyaallah. 1:18:50 Kemudian dipanjangkan umur dan ditambah 1:18:52 rezeki. Ini masyaallah dan saya tak 1:18:55 harus binikmah. Tak harus binikmah. Ee 1:18:58 ini termasukkan di Al-Qur'an waamma 1:18:59 binikmati haddis. Adapun nikmat yang 1:19:01 Allah berikan kepada kamu ceritakan. 1:19:03 Nah, satu ketika saya mendapatkan 1:19:06 kesulitan yang secara logika tidak masuk 1:19:08 nalar, bisa diselesaikan 1:19:11 itu dan saya sudah menemukan jalan 1:19:14 buntu. Gimana ya? Ah, ingatlah peristiwa 1:19:18 orang dalam buah tadi. Tawasul bil amal. 1:19:22 Maka saya tawasul bil amal kepada Allah. 1:19:24 Ya Allah, 2 tahun 3 bulan saya merawat 1:19:27 ibu saya. 1:19:29 bolak-balik ke rumah sakit ya merawat 1:19:32 istilahnya sampai nyebokin dan 1:19:34 sebagainya mandiin saya mengant ya Allah 1:19:38 jika Engkau rida dengan ini ya Allah 1:19:40 tolonglah saya dalam menjelaskan masalah 1:19:42 ini tuh masyaallah ternyata 1:19:44 alhamdulillah enggak lama kemudian ada 1:19:46 saja solusinya 1:19:48 masyaallah 1:19:48 tuh 1:19:49 masyaallah 1:19:49 jadi benar apa yang dilakukan oleh orang 1:19:52 tadi benar karena ada sunah tawasul bil 1:19:54 bil bil bil bil bil amal 1:19:57 Ya. Nah, satu ketika dulu [mendengus] 1:20:00 saya masih bujangan, 1:20:02 ada seorang datang kepada saya, "Eh, 1:20:04 Ustaz ee boleh enggak saya minta doain, 1:20:08 Ustaz? Saya sedang punya masalah gini 1:20:10 gini gini." Nah, terus ngapain? Ya kan? 1:20:13 Katanya didoakan sama orang yang saleh 1:20:16 katanya akan ee dikabulkan Allah. Waduh, 1:20:20 saya malu sendiri nih. Waduh, saya belum 1:20:22 layak seperti itu. Sudah saya 1:20:24 rekomendasi antum datang kepada seorang 1:20:27 ya, datang kepada si fulan itu usia 83 1:20:30 tahun jauh lebih saleh dari saya. Saya 1:20:34 mah mungkin belum layak disebut orang 1:20:35 saleh. Jadi gitunya tuh si fulan tuh 1:20:37 soreh. Nah, emang kenapa Ustaz gitu gitu 1:20:40 nih? Saya cerita ya salah satunya nih 1:20:42 kesalehannya ketika hari Jumat dia mau 1:20:46 jumatan, dia jalan kaki dari rumahnya. 1:20:49 Usia 83 tahun coba. Jalan kaki dari 1:20:52 rumahnya hampir 3 jam. 1:20:54 Nah, anak-anaknya gimana? 1:20:57 Kenapa 1:20:57 anak-anaknya enggak nganterin? 1:20:58 Udah enggak ada orang dia sendirian di 1:21:00 rumahnya sama ibunya yang sudah tua juga 1:21:02 nenek kakek itu. He. 1:21:04 Ya. Jadi ketika saya jam 10.30 itu 1:21:08 datang ke masjid ya dia lagi 1:21:09 ngimpas-ngimpas. 1:21:12 Asalamualaikum. 1:21:14 Hah? Sudah di sini mak. Iya ustaz. Jam 1:21:17 berapa dari rumah? Jam 0.00 katanya 1:21:20 [tertawa] 1:21:21 mau jumatan berangkat jam 0.00 1:21:23 nyampai situ hampir jam 11.00 1:21:25 Hampir 3 jam berarti. 1:21:27 3 jam 1:21:27 tuh. Masyaallah luar biasa. 1:21:29 Banyak sekali. 1:21:30 Jaraknya itu empat atau kurang lebih 45 1:21:33 kilo lah. 1:21:33 Banyak sekali pahalanya, Ustaz. 1:21:34 Jalan. Nah, makanya saya bilang, "Kamu 1:21:37 sekarang mintalah doa kepadanya." Di 1:21:39 mana saya al saya tunjukkan gitu. Nah, 1:21:43 jadi insyaallah beliau lebih layak 1:21:45 dikabulkan Allah daripada saya gitu. 1:21:48 Saya masih belang-belanglah situ gitu 1:21:50 ya. Ah, saya gitu. Alhamdulillah gitu. 1:21:53 Masyaallah. Nah, itu itu tawasul dengan 1:21:56 orang yang saleh yang masih hidup. 1:21:59 Nah, kenapa? Contohnya ada di masa 1:22:01 Rasulullah sahu al wasallam sendiri 1:22:02 ketika Rasulullah bertemu dengan ee 1:22:05 bicara kepada Umar, "Ya Umar, sekiranya 1:22:09 nanti satu saat kamu mendapatkan 1:22:11 kesulitan, datanglah kepada Uwais 1:22:13 Al-Qarni, mintalah doa kepadanya." 1:22:17 Jadi Umar begitu terjadi paceklik ya 1:22:20 kemarau panjang kan maka gimana ingatlah 1:22:24 akan sabda Rasul. Oh iya sudah pesan 1:22:26 dari Rasul sebelum mendatangi Wais 1:22:28 Alqarni maka sampailah kepada rumah. 1:22:31 Ternyata rumahnya kan bukan di Madinah 1:22:33 tapi di pinggiran kota M dekat daerah 1:22:35 Yaman. Kemudian jam segitu. Begitu 1:22:39 sampai di situ eh datanglah wes katanya 1:22:43 ee aku mohon kepadamu doakanlah aku dan 1:22:48 doakanlah dan mintalah kepada Allah 1:22:50 untuk umat ini agar diturunkan hujan. 1:22:52 Apa kata ya amirul mukminin? Engkaulah 1:22:55 yang lebih layak mendoakanku. Engkau 1:22:57 sebagai imam yang adil. Bukankah 1:23:00 Rasulkan yang di yang termasuk tujuh 1:23:03 golongan itu kan imamun adilun? 1:23:05 Engkaulah yang lebih layak mendoakan 1:23:06 aku. Nah, Umar mikir ya Us tidaklah aku 1:23:11 melakukan ini kecuali kecuali pesan 1:23:13 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:23:14 Nah, begitu disebut nama Rasul Sallahu 1:23:16 Alaih Wasallam itu Umar apa? Uwais 1:23:18 Alqarni langsung langsung ee terharu 1:23:21 gitu ya dan ingat pada Rasulullah. Maka 1:23:24 wah baiklah kalau gitu karena Rasul 1:23:26 pesan tadi ya maka baiklah kalau gitu. 1:23:29 Maka kemudian Wis berdoa, "Ya Allah 1:23:32 ampunilah dosa-dosa dan kesalahan Amir 1:23:35 Umarul Mukminin, Amirul Mukminin Umar 1:23:37 bin Khattab. Dan turunkanlah hujan jika 1:23:41 persediaan air untuk itu." Maka tidak 1:23:43 lama kemudian langit yang tadinya 1:23:45 kemarau panjang itu tiba-tiba mendung 1:23:47 dan hujan pun turun. 1:23:49 Alhamdulillah. Masyaallah. 1:23:50 Dahsyat sekali. Nah, itulah kekuatan 1:23:53 orang yang saleh yang dekat dengan Allah 1:23:54 tuh doanya dikabulkan seperti itu. 1:23:57 Masyaallah. Maka di sini perlu kita 1:24:00 memantaskan diri ya, memantaskan diri 1:24:03 agar doa kita dikabulkan Allah, kita 1:24:05 lebih banyak berbuat baik termasuk juga 1:24:10 kepada orang tua kita. 1:24:12 Demikian. Nah, kemudian tadi dengan itu 1:24:16 dipanjangkan umurnya, dimudahkan 1:24:18 urusannya, ditambah rezekinya, lalu 1:24:21 kemudian mendapatkan ampunan Allah. Ya, 1:24:23 karena kita mendoakan orang tua, kita 1:24:26 berbuat baik kepada orang tua setelah 1:24:28 orang tua meninggal, maka Allah terus 1:24:29 memberikan ampunan kepada kita dan 1:24:31 keridaan Allah pun akan terus bersama 1:24:33 keridaan orang tuanya. Nah, maka sebagai 1:24:36 bentuk tobat kepada Allah tadi, orang 1:24:39 tua adalah paling pertengahan dari 1:24:41 pintu-pintu surga. Jika kamu 1:24:45 mau sia-siakan. Jika kamu menjaganya, 1:24:48 lakukanlah agar kamu tetap mendapatkan 1:24:50 pintu tengah surga. 1:24:52 Masyaallah. 1:24:53 Demikian ikhwan akhwatakumullah 1:24:55 mudah-mudahan manfaatnya. Mohon maaf 1:24:57 bila ada yang kurang berkenan. 1:24:58 Wumillahiq. 1:25:00 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:25:03 ilahailla anta astagfiruka. 1:25:06 Walhamdulillahiabbil alamin. 1:25:07 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:09 wabarakatuh. 1:25:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:25:11 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 1:25:12 alamin. Jazakumullah khairan kasiran 1:25:13 ustaz ilmunya ee tentang pintu tengah 1:25:17 surga. Masyaallah ikhwan awat. Semoga 1:25:19 kita bisa mengamalkan apa yang sudah 1:25:21 disampaikan oleh Ustaz Wahyudi dan 1:25:24 semoga kita tambah cinta kepada orang 1:25:27 tua, berbakti kepada orang tua dan 1:25:30 mengamalkan 1:25:32 kewajiban kewajiban kita sebagai anak. 1:25:35 Karena 1:25:37 pahala terbesar adalah berbakti kepada 1:25:39 orang tua. Karena salah satu pahala 1:25:42 terbesar adalah termasuk yang kedua 1:25:44 setelah mentaati Allah adalah berbakti 1:25:47 kepada orang tua. Dan 1:25:50 berbakti kepada orang tua juga adalah 1:25:52 nomor dua sebelum ketiga yaitu amalan 1:25:55 yang paling besar berjihad di jalan 1:25:57 Allah. Tentunya ini berbakti kepada 1:26:00 orang tua adalah 1:26:02 perbuatan amal saleh yang paling besar. 1:26:05 Sehingga berbakti kepada orang tua 1:26:07 adalah jalan, salah satu jalan kita 1:26:09 menuju pintu tengah surga. Insyaallah. 1:26:13 Amin ya rabbal alamin. Demikian ikhwanat 1:26:15 saya Fauzi Ridinul Haq. Mohon maaf atas 1:26:18 segala khilaf. Terima kasih sudah 1:26:20 menyimak tausia sore bersama Ustaz Wahyu 1:26:23 DKS. 1:26:24 Saya Fauzi dan Neza serta Yusuf Subangit 1:26:27 mohon undur diri. Subhanakallahumma 1:26:29 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 1:26:31 astagfiruka waubu alamikum. 1:26:34 warahmatullahi wabarakatuh.