Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 Brail [musik] 0:22 [musik] 0:29 [musik] 0:35 Bismillahirrahmanirrahim. 0:36 Alhamdulillahiabbil alamin hamdan 0:38 katsiran thyiban barokan fih kama 0:40 yuhibbu waard. Allahumma shalli wasallim 0:42 wabarik ala sayyidina Muhammadin wa ala 0:44 ali sayyidina Muhammad. Masih 0:46 dipancarkan dari jalan Masjid 0:47 Silaturahim nomor 36 Kalimangis Cibubur 0:50 Bekasi. Radio silaturahim dan juga Rasil 0:52 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:55 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:56 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:58 sekali di Senin pagi hari ini kami bisa 1:01 kembali menjumpai ikhwan akhwat dalam 1:03 program acara renungan di bawah naungan 1:06 Al-Qur'an untuk edisi 10 Zulkaidah 1447 1:11 Hijriah bertepatan juga dengan hari 1:13 ke-27 1:15 ya di bulan April 1:18 2026wat semoga di kesempatan ini Ianawat 1:21 senantiasa dalam keadaan baik dalam 1:23 keadaan sehat dan selalu dalam lindungan 1:25 Allah Subhanahu wa taala. Semoga segala 1:29 urusannya di hari ini insyaallah 1:30 diberikan kemudahan dan kelancaran oleh 1:32 Allah subhanahu wa taala. Amin. Amin ya 1:33 rabbal alamin. Ikwa telah hadir guru 1:36 kita Ustaz Husein yang akan kembali 1:39 memberikan ee kajiannya, renungannya di 1:42 kesempatan ini. Asalamualaikum 1:43 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:47 wabarakatuh. 1:47 Kabar baik dan sehat, Ustaz? Ya, 1:49 alhamdulillah. [terkesiap] Baik, kita 1:51 awali ee acara pagi hari ini dengan 1:53 pembacaan Quran surah Al-Fatihah yang 1:55 akan dipimpin langsung oleh ustaz Ustaz. 1:57 Kami persilakan, Ustaz. 2:00 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:06 Bismillahirrahmanirrahim. 2:12 Alhamdulillahirabbil 2:14 alamin 2:17 arrahmanirrahim. 2:22 Maliki yaumiddin. 2:26 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:33 ihdinasirathal 2:35 mustaqim 2:38 shathalladzina 2:40 an'amta alaihim 2:44 ghairil maghdubi alaihim waladin. 2:54 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik, 2:56 selanjutnya Ustaz ini ee kita akan 3:00 membahas ee salah satu ee konten YouTube 3:05 ee Radio Satim dan juga Umatan Wahidah 3:08 yang beberapa hari lalu kita mengangkat 3:11 mengenai ee pernyataan ee salah salah 3:14 satu ustaz Ustaz Ustaz Khid Basalamah ya 3:18 yang kita beri judul peringatan dan 3:20 ancaman Rasulullah untuk ee Ustaz Khalid 3:23 Basalama. ini konteksnya ee bahwa beliau 3:29 menerasikan [berdehem] 3:30 ee mengenai serangan dan pengepungan 3:32 masjid Masjidil Haram, Ustaz ya pada 3:35 tahun 1979. 3:37 He 3:38 ya. Ini kan menimbulkan ee perdebatan 3:40 dan juga kritik ya. Beberapa sumber juga 3:43 menyatakan kalau ee ini banyak membantah 3:46 narasi ini. Apalagi Ustaz menjelaskan 3:48 saat itu Ustaz [berdehem] memang 3:50 qadarullah sedang berhaji di sana. 3:52 artinya menyaksikan langsung kejadian 3:55 tersebut, Ustaz. Nah, dari konten 3:58 YouTube tersebut banyak sekali ee 4:00 komentar-komentar ya pro kontra 4:02 tentunya, Ustaz. Banyak yang pro, banyak 4:04 yang kontra, banyak juga yang artinya 4:08 menyayangkan. Harusnya tabayun dulu 4:11 mungkin ya Ustaz Khalid Basalamah memang 4:13 ee kurang informasi, tidak tepat dan 4:16 sebagainya, Ustaz. Nah, bagaimana 4:18 menanggapi hal ini, Ustaz? Terima kasih. 4:22 Bismillahirrahmanirrahim. 4:24 Alhamdulillahi rabbil alamin. 4:27 Allahumma sholli 4:30 wasallim wabarik ala abdika wa rasulika 4:34 sayyidina wa nabina Muhammadin wa alihi 4:37 wasohbihi wasallim. 4:42 Subhanak 4:44 la ilma lana illa ma alamtana innaka 4:47 antal alimul hakim. Wala haula wala 4:50 quwwata illa billahil aliyil adim. 4:54 Allahumma inna naudubika anadilla au 4:56 nudol 4:58 au nazilla nuzal au nadlima nudlama 5:02 najhala yujala. Amma ba'du. 5:07 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 5:09 subhanahu wa taala. 5:13 Mungkin orang bertanya-tanya mengapa 5:16 saya dalam 5:19 melakukan 5:21 kritikan terhadap Ustaz Khalid nampak 5:24 seolah-olah begitu vulgar. 5:28 Sebetulnya 5:30 hal ini saya lakukan 5:32 karena ini berkaitan dengan fitnah yang 5:36 cukup berbahaya sekali. Di saat 5:40 kita saksikan 5:42 bagaimana umat Islam di Iran berhadapan 5:46 dengan Zionis 5:48 yang seharusnya kita memberikan dukungan 5:53 dengan sepenuh hati karena berhadapan 5:55 dengan musuh yang selama ini betul-betul 5:59 menodai kesucian dan kehormatan 6:03 dari 6:05 kota suci 6:07 Baitul Maqdis. 6:09 di mana mereka melakukan pembantaian 6:11 terhadap saudara-saudara kita yang 6:14 seharusnya bangsa Arab mengulurkan 6:16 tangan untuk memberikan memberikan 6:18 bantuan. Malah sebaliknya mereka 6:20 berkolaborasi dengan Zionis. 6:23 Bahkan ulama-ulama mereka memberikan 6:26 nasihat kepada saudara kita di Gaza 6:28 untuk berhijrah meninggalkan negeri 6:30 mereka dengan alasan Israel merupakan 6:34 negara yang kuat didukung oleh Amerika. 6:37 merupakan perbuatan konyol untuk ya 6:42 berjuang berhadapan dengan Israel 6:45 walaupun dengan tujuan mulia itu merebut 6:47 tanah mereka kembali dan juga 6:50 menghentikan kebiadaban Zionis. Ini 6:53 sungguh aneh. Fatwa ini merupakan fatwa 6:56 yang amat aneh. Bukankah kalau 6:59 saudara-saudari kita kaum muslimin dan 7:02 muslimat diperangi kewajiban kaum 7:05 muslimin untuk memberikan bantuan? 7:10 Ini merupakan perintah Allah dalam 7:11 Al-Qur'an. Juga merupakan 7:15 perintah Nabi kita Muhammad sallallahu 7:17 alaihi wasallam. Allah berfirman, "Wama 7:20 lakum la tuqatiluna fi sabilillah wal 7:24 mustadfina minar rijali wisai wal w 7:27 bildan 7:29 alladzina yaquuluna rbana akhrijna min 7:32 hadil qyatiimi 7:34 ahluha waj'al lana min ladunka waliyan 7:37 waj'alana min ladunka nasir 7:40 Allah bertanya mengapa kalian tidak 7:42 berperang untuk membela kaum tertindas 7:46 dari pria wanita dan anak-anak 7:49 yang memohon pertolongan kepada Allah. 7:52 Mereka menjerit, "Wahai Tuhan kami, 7:54 keluarkan kami dari negeri yang 7:57 penduduk-penduduknya 8:00 berbuat aneh. 8:03 Dan kirimkan kepada kami ya Allah 8:06 pelindung dan penolong dari sisimu. 8:10 Kita lihat bagaimana Allah perintahkan 8:13 kita ya kaum muslimin untuk [berdehem] 8:15 membela kaum tertindas tanpa disebutkan 8:18 di sini kaum muslimin. Artinya bukan 8:21 hanya terhadap kaum muslimin kita 8:25 membela hak-hak mereka tapi juga hak 8:28 saudara-saudari kita sesama manusia 8:30 apabila mereka dizalimi, kita tidak 8:32 boleh berpangku tangan. 8:35 Dan Nabi mengatakan almukmin akhul 8:38 mukmin la yadlimuhu wala yak. Seorang 8:42 mukmin bersama saudaranya yang beriman, 8:45 dia tidak akan menzaliminya, juga tidak 8:47 akan meninggalkan saudaranya dalam 8:49 keadaan teraniaya. Tapi ternyata seluruh 8:52 negara Arab bungkam, 8:55 tidak memberikan bantuan. 8:58 Padahal 9:00 mereka sesama ahlusunah, bahkan 9:02 menyediakan negeri mereka sebagai 9:04 pangkalan Amerika. Mereka juga 9:07 memberikan dukungan logistik ya kepada 9:10 Israel. Bantuan senjata pun mereka 9:13 berikan. 9:16 Sedangkan Iran yang tidak semazhab 9:19 walaupun seiman dan sama dalam Islam. 9:23 Menghadap kiblat yang sama, melakukan 9:26 salat yang sama, menyembah Tuhan yang 9:28 sama. 9:30 yang ada adalah perbedaan pendapat di 9:32 antara kaum Syiah dan kaum Ahlusunah. 9:36 Nah, ini insyaallah di masa akan datang 9:39 mudah-mudahan dua sekat ini bisa apa? 9:43 Bisa roboh. Tidak lagi ada Syiah, tidak 9:45 lagi ada sunah, yang ada Islam 9:48 sebagaimana yang diumumkan Allah. Dan 9:50 itulah merupakan agama yang diridai. 9:52 Nah, di tengah-tengah situasi semacam 9:55 ini yang seharusnya kaum muslimin 9:57 walaupun katakan tidak sependapat dan 10:00 semazhab 10:01 mereka memberikan dukungan, tapi yang 10:03 terjadi justru mereka menikam dari 10:05 belakang. Nah, ceramah-ceramah Ustaz 10:08 Khalid Basawah ini ya merupakan 10:11 ceramah-ceramah 10:12 yang betul-betul apa? 10:15 Penuh dengan kebohongan 10:18 dan ini juga berisikan fitnah secara 10:21 terang-terangan. beredar di YouTube. 10:25 Oleh karena itu, kewajiban kita 10:27 berhadapan dengan kemungkaran semacam 10:29 ini untuk menyampaikan secara 10:30 terang-terangan, 10:32 mengumumkan secara terang-terangan di 10:34 tengah-tengah umat agar umat tidak 10:37 terpedaya 10:38 oleh fitnah-fitnah yang beredar 10:40 tersebut. Tapi kalau seandainya Ustaz 10:43 Khalid menyampaikan narasi ini, katakan 10:45 di ruangan ee terbatas ya atau di 10:48 majelis taklim saya dengar mungkin saya 10:51 perlu menyampaikan hal ini kepada Ustaz 10:53 Khalid ya secara pribadi bahwa apa yang 10:56 Anda sampaikan coba diteliti kembali. 10:59 Tapi ini sudah beredar selama sekian 11:01 lama di YouTube. Bahkan Ustaz Khalid 11:06 menggunakan kata-kata yang menunjukkan 11:07 apa? yang menunjukkan betul-betul 11:10 ketegasan yang meyakinkan 11:12 bahwa kaum haufi ya tahun ini akan 11:15 menyerang Ka'bah. 11:19 Kemudian yang melakukan juga serangan ya 11:23 hingga menyebabkan darah mengalir hingga 11:25 mencapai satu betis adalah kaum Syiah 11:28 Persia. 11:30 Padahal 11:31 sebetulnya para saksi, para penulis ya 11:35 semua menyatakan yang melakukan 11:38 adalah kaum ekstremis ya yang keluar 11:43 dari apa? Universitas Madinah seperti 11:45 Juhaiman bin Saif al-Uibi. Itu makruf 11:50 peristiwa Juhaiman itu bukan peristiwa 11:52 yang ee apa namanya yang samar tapi 11:54 jelas. Dan ini bukan bersumber dari 11:56 Wikipedia. Dari mulai kita di Saudi 11:58 Arabia. Begitu pula ketika kita kembali 12:00 ke Mesir, semua berita menyatakan yang 12:03 menjadi pelaku adalah Juhaiman bin Syaif 12:06 ya al-Utaib 12:09 yang mengumumkan ya salah seorang 12:12 jebolan universitas Madinah yang bernama 12:15 Muhammad bin Abdullah al-Qattani sebagai 12:17 Imam Mahdi. Dan dia merekrut juga 12:20 orang-orang yang berasal dari berbagai 12:22 macam negara yang tinggal di Saudi 12:25 Arabia. 12:28 Adapun fitnah yang dilontarkan kepada 12:31 Syiah Persia ini merupakan fitnah yang 12:33 keji. 12:35 Katakan datangnya ketuduhan bukan 12:38 dilontarkan pada kaum muslimin. Kita 12:39 tidak boleh kaum muslimin hanya karena 12:42 kebencian kita melontarkan fitnah yang 12:45 keji kepada mereka. Dan saya jumpai 12:48 kenapa kalau hal-hal yang keji, hal-hal 12:51 yang buruk, mereka dengan mudah 12:54 melontarkan fitnah tersebut kepada apa? 12:56 kepada Iran maupun Syiah. Bahkan mereka 12:59 mengatakan kaum Majus. Padahal mereka 13:01 telah lama beriman pada masa sahabat 13:03 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 13:05 wasallam. Jadi saya lihat ini merupakan 13:07 provokasi 13:09 ya yang terbuka dengan luas ya. Kemudian 13:13 disampaikan juga dengan bahasa yang 13:15 lugas dan keras. Kalau saya sampaikan 13:19 narasi ini secara pribadi kepada Ustaz 13:21 Khalid ini merupakan hal yang tidak 13:24 tepat. Oleh karena itu saya perlu 13:27 menyampaikan sebagai bantahan terhadap 13:29 narasi beliau yang 13:32 beredar secara vulgar di tengah-tengah 13:34 masyarakat. Bahkan saya sering mendengar 13:36 masyarakat mengulang-ulang apa yang 13:38 disampaikan Ustaz Khalid. 13:40 Kemudian ada yang mengatakan, "Ustaz kan 13:42 bukan penyidik tidak mengetahui hakikat 13:44 peristiwa tersebut secara jelas. 13:47 Sebetulnya peristiwa ini 13:50 pada zaman itu beredar." termasuk Kiai 13:52 Mustofa Bisri berbicara dan tokoh-tokoh 13:55 juga ulama di Indonesia berbicara dan 13:58 para saksi jemah haji juga cukup banyak 14:01 termasuk yang mengalami peristiwa 14:03 tersebut. 14:05 Nah, untuk lebih jelas lagi masalah ini 14:08 ya silakan saksikan tayangan YouTube ya 14:12 dari Ustaz Rumail Abbas yang panjang 14:15 lebar ya menceritakan kasus tersebut ya 14:18 bukan dari Wikipedia tapi darali 14:21 kesaksian para saksi para peneliti yang 14:24 langsung apa bertanya kepada apa kepada 14:27 para saksi kejadian 14:30 bisa buka di YouTube dengan judul Kenapa 14:33 Kita Dikelabuhi 14:35 Ustaz Khalid Basalamah. Kenapa kita 14:38 dikelabuhi Ustaz Khalid Basalamah? 14:42 Coba buka, dengarkan yang disampaikan 14:44 Rumail Abbas. Kalau saya menyampaikan 14:47 tidak secara detail peristiwa tersebut 14:50 ya dengan bukti-bukti yang banyak karena 14:52 saya melihat bahwa peristiwa ini 14:54 merupakan peristiwa yang sudah apa? 14:57 Sudah jelas dan gamblang. Nah, barang 14:59 siapa yang ingin melihat dan 15:00 mendengarkan lebih jelas, dengarkan apa 15:03 yang disampaikan Ustaz Rumail Abbas. 15:07 Dan saya terang-terangan ketika 15:08 menyampaikan hal ini tanpa ada 15:10 kedengkian terhadap Ustaz Khalid. Karena 15:13 saya termasuk orang yang paling tidak 15:14 suka sama sekali menyampaikan kritikan 15:17 secara vulgar. Tapi karena ini sudah 15:19 terbuka dengan jelas, ini bukan lagi 15:22 gibah mengumpat. Kalau mengumpat itu 15:25 sesuatu yang katakan dilakukan seseorang 15:28 antara dia dengan Allah Subhanahu wa 15:30 taala seharusnya saya menutupi ya saya 15:33 memberikan nasihat tapi ini kejadian 15:35 yang sudah terang-terangan terbuka 15:39 dan ini bisa menimbulkan fitnah yang 15:41 keji bisa juga menjerumuskan satu kaum 15:45 ya bukan jumlahnya sedikit satu kaum ke 15:48 dalam apa ke dalam fitnah yang kejkaf 15:53 kafirkan mereka disebabkan hal-hal 15:55 seperti ini. Nah, kalau Ustaz Khalid 15:58 mengatakan bahwasanya Haut dari Persia 16:02 akan melakukan serangan ke Ka'bah sama 16:05 dengan apa yang dilakukan Abraha. Oleh 16:07 karena itu, Raja Salman langsung apa? 16:11 memerintahkan untuk menyerang 16:14 itu dengan bahasa yang vulgar. Apakah 16:16 ini bisa dijawab secara pribadi? Apakah 16:19 saya harus membantah? 16:21 banta. 16:23 Kalau secara pribadi saya sampaikan ya 16:26 dengan sendirinya tidak akan membuka 16:29 mata orang-orang yang telah mendengarkan 16:31 apa yang disampaikan oleh beliau. Saya 16:33 termasuk sebetulnya orang yang mengagung 16:35 beliau punya ilmu ya, punya kemampuan 16:39 juga suara yang cukup baik dalam 16:40 menyampaikan dakwah. Saya tidak pernah 16:42 mau terlibat dalam perbedaan pendapat 16:44 yang beliau sampaikan. Tapi karena 16:46 menyangkut fitnah ya menyangkut ini 16:49 merupakan hal yang berbahaya kalau 16:51 dibiarkan dengan sendirinya saya perlu 16:54 menyampaikan dengan tegas. Betul ini 16:57 menyakitkan. Tapi saya berharap 16:59 mudah-mudahan Ustaz Khalid termasuk 17:01 orang-orang ya yang 17:05 mencontoh Sayidina Umar ibn Khattab 17:07 radhiallahu anhu ketika dia diingatkan, 17:10 ditegur bahkan di muka umum dia 17:12 mengatakan rahimallahu umraan ahda ila 17:15 Umar Masawiyah. jiwa yang besar 17:19 yang ditunjukkan Sayidina Umar semoga 17:20 Allah merahmati seorang yang memberikan 17:23 hadiah kepadanya tentang 17:25 keburukan-keburukan yang dilakukan. Dan 17:27 saya bukan orang yang bersih dari 17:29 kesalahan, 17:31 bukan orang yang luput dari kealpaan 17:34 juga bisa saja kita terbawa oleh setan 17:36 mengucapkan hal-hal yang tidak benar. 17:39 Dan saya bersyukur kalau seandainya ada 17:41 orang mendengarkan apa yang saya 17:44 sampaikan tidak benar. ya atau hanya 17:47 mengikuti hawa nafsu. Diingatkan semoga 17:51 saya termasuk orang yang bisa berlapang 17:53 dada untuk menerima nasihat kembali 17:56 kepada kebenaran. Itu yang saya 17:58 harapkan. Dan sudah tiba saatnya pada 18:00 saat ini kita tidak lagi sibuk berdebat 18:03 antara Syiah dan sunah. Saya mengajak 18:06 umat bersatu dalam Islam. Bukan bersatu 18:08 dalam Syiah, bukan bersatu dalam sunah, 18:11 tapi bersatu dalam Islam. Yang saya 18:13 maksudkan bersatu dalam Islam, bersatu 18:16 dalam pokok-pokok dan prinsip-prinsip 18:20 Islam 18:22 yaitu kembali kepada alma minaddin 18:25 bidarurah. Apa-apa yang dipahami dari 18:28 agama secara aksiomatis 18:30 yang disepakati. 18:32 Kenapa kita justru beralih kepada 18:34 perbedaan pertentangan? Sedangkan yang 18:36 disepakati ya begitu banyak dalam salat 18:40 sebagai contoh. Kenapa justru kita ribut 18:42 dalam hal-hal yang sepele yang bukan 18:45 merupakan rukun-rukun salat? Padahal 18:47 rukun salatnya disepakati oleh semua 18:49 golongan termasuk Syiah sunahnya. 18:53 Kalau ada perbedaan kembali kepada 18:55 riwayat dan kita harus tahu riwayat 18:57 bersifat dan tidak bersifat pasti. Oleh 19:00 karena itu, hargailah perbedaan pendapat 19:03 selagi tidak kembali kepada 19:05 prinsip-prinsip Islam. Dan kita ingin 19:08 kita tidak lagi menggunakan kata akidah 19:11 karena akidah tidak mempunyai dasar baik 19:14 dalam Al-Qur'an maupun dalam sunah nabi 19:16 kita. Tapi mulai muncul kata ini ketika 19:19 umat Islam berpecah belah pada abad ke-3 19:23 Hijriah. 19:25 Mulai setiap kelompok mengatakan akidah 19:27 kita ini akhirnya ada lahirlah akidah 19:30 Asy'ari Maturidi, akidah Muktazilah, 19:33 akidah juga e kaum salafi, akidah sufi 19:37 ini semuanya mazalallahu biha min 19:39 sultan. Tidak pernah Allah turunkan ya 19:42 baik dalam Quran maupun dari sunah 19:44 nabinya. Tapi kembalilah kepada Islam 19:47 yang Allah Subhanahu wa taala ridai 19:50 untuk kita. Dan seharusnya kita 19:52 sebagaimana yang diajarkan Rasul 19:53 mengatakan ritu billahi rabban wabil 19:56 islami dinan wabiuhammadin nabiya wa 19:58 rasula. Bukan kepada mazhab. Kemudian 20:01 akidah digantikan dengan iman. 20:05 Iman dasarnya yang sebenarnya. Iman 20:08 rukun iman disepakati. Rukun iman 20:10 disepakati kan. Adapun tambahan-tambahan 20:14 yang ditambahkan itu tinggal kita apa? 20:17 Kita sisihkan. 20:20 Baik yang berasal dari kalangan Syiah 20:22 maupun yang berasal dari kalangan orang 20:24 yang mengaku sebagai ahlusunah yang 20:26 memasukkan ke dalam akidah yang bukan 20:30 bahagian daripada keimanan seperti yang 20:32 ditegaskan Allah dalam Al-Qur'an. Jadi 20:35 kita kembali kepada iman ya. Jangan 20:39 digantikan dengan akidah. kembali ke 20:41 dalam Islam. Jangan kita menggunakan 20:44 kata mazhab dan mari kita hidup berbuat 20:47 ihsan terhadap sesama kita. Dan jangan 20:50 ulama dalam berbicara ya motivasinya 20:53 berjuang untuk kefanatikan terhadap 20:56 mazhab maupun sekta. Tapi mari 20:58 bersama-sama sebagaimana yang Allah 21:00 ajarkan. qul inna shati wausuki wa 21:03 mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin 21:06 la syarika lahu wabidzalika umirtu wa 21:09 ana awalul muslim nabi di depan sebagai 21:12 awal almuslimin kita ikut di belakangnya 21:15 oleh karena itu dengan tegas kita 21:17 mengatakan kita bukan bermazhab 21:21 ahlusunah bukan bermazhab Syiah bukan 21:24 juga bermazhab Muktazilah karena 21:26 mazhab-mazhab ini merupakan bidah 21:30 dolalah 21:31 mudillah, sesat dan menyesatkan. 21:35 Syafi'i rahimahullah dengan 21:36 pandangan-pandangan yang cemerlang kita 21:38 hormati, tapi kita bukan menjadikan 21:41 Syafi'i sebagai nabi. Malik bin Anas 21:45 juga seorang 21:47 dai yang mengajak kepada Allah tapi 21:49 bukan seorang nabi. Begitu pula Ahmad 21:51 bin Hambbal, begitu pula Abu Hanifah, 21:53 begitu pula yang lain. Tapi yang menjadi 21:56 nabi kita adalah Muhammad sallallahu 21:58 alaihi wasallam. Ini ikatan persatuan di 22:00 antara kita. Adapun mazhab-mazhab 22:02 serahkan kepada ahlinya yang melakukan 22:05 studi banding dalam fikih bukan menjadi 22:08 wewenang awam dan awam mengikuti apa-apa 22:11 yang disampaikan oleh gurunya. Jadi kita 22:14 kembali kepada sunah rasul yang 22:15 sebenarnya. 22:17 Iman, Islam, ihsan bukan akidah, bukan 22:22 mazhab yang menyatukan kita, tapi 22:25 bersatu dalam Islam. Dan ini yang 22:26 dikumandangkan oleh radio silaturahmi 22:30 berjuang mengajak kembali ke dalam Islam 22:33 yang satu. Artinya kembali kepada 22:35 nilai-nilai Islam sebagaimana yang 22:37 diajarkan oleh Allah dalam kitabnya 22:39 maupun sunah nabinya. Bukan bidah-bidah 22:43 yang mengatasnamakan sunah. Mungkin 22:45 kata-kata ini ee mengejutkan bagi 22:47 sebagian orang. Tapi inilah keyakinan 22:50 kita, inilah prinsip kita bahwa kita 22:53 berjuang bukan untuk mazhab, tapi 22:55 berjuang untuk Allah semata-mata 22:59 demi menegakkan kalimat Allah dan 23:01 sunah-sunah Nabi kita Muhammad 23:03 sallallahu alaihi wasallam. Dan kita 23:04 mencintai seluruh kaum muslimin tanpa 23:06 melihat apa mazhab mereka. Dan kita 23:09 beramar makruf di tengah mereka. 23:10 Mengajak kepada kebajikan, bersatu di 23:12 jalan Allah, menegakkan keadilan dan 23:15 mengingkari yang mungkar. Nah, apa yang 23:17 saya sampaikan dalam narasi saya 23:19 menjawab, "Ustaz Khalid Basaramah, 23:21 bahagian daripada ingkar almunkar karena 23:24 kemungkaran ini sudah menyebar, bukan 23:27 bersifat pribadi atau katakan terbatas 23:30 pada kalangan tertentu. Jadi, saya mohon 23:32 maaf terhadap ee mereka-mereka yang 23:35 merasa tersakiti, tersinggung karena 23:37 mendengarkan narasi saya. 23:40 Saya mohon maaf bukan karena kebenaran 23:43 yang saya sampaikan, tapi saya mohon 23:46 maaf karena menyakiti perasaan 23:48 saudara-saudara kita yang mencintai 23:51 Ustaz Khalid Basalama dan saya pun bukan 23:53 berarti saya membenci beliau. Apa yang 23:56 saya sampaikan mudah-mudahan sebagai 23:58 nasihat yang bermanfaat untuk beliau, 24:01 untuk saya dan untuk para ustaz yang 24:03 lain agar [berdehem] tidak sembarangan 24:05 berbicara 24:07 tapi melakukan tabayun. 24:09 melakukan betul-betul klarifikasi hingga 24:11 jelas. Jangan sampai sebagaimana firman 24:14 Allah, antusibuan bijaatin fatusbihu ala 24:18 ma faumimin. Kalian memvonnis satu kaum 24:22 atas dasar kebodohan. Kemudian kalian 24:25 menyesal setelah itu. Wallahuam. 24:28 Baik, Ustaz. Terima kasih ee 24:30 penjelasannya ya. menanggapi beberapa ee 24:34 komentar yang ada di YouTube ee Rasil TV 24:38 dan juga Matan Wahida ya mengenai konten 24:40 tanggapan ee narasi Ustaz Khalid 24:42 Basalamah 24:43 mengenai ada yang mengistilahkan ini 24:45 kudeta Mekah, Ustaz ya? 24:46 Iya. 24:46 Kudeta Makkah. Nah, ini ada beberapa 24:48 pertanyaan yang masuk Ustaz. Ee tentunya 24:51 kan banyak yang mencintai Ustaz Husein 24:53 dan juga Ustaz Wolid Basal sebagai ulama 24:56 yang ee menyampaikan ilmu. Ustaz, nah 24:58 izin bertanya. Apabila ee contohnya 25:01 misalnya ini ada ee berselisih paham. 25:05 Nah, bagaimana kita sebagai orang awam 25:08 yang masih rendah ilmu syarinya 25:12 kita menjadi bingung yang mana yang 25:14 harus kita ikuti Ustaz. Semua insyaallah 25:17 benar dan Ustaz Husein dalam hal ini 25:19 meluruskan. Syukran, Ustaz. 25:22 Bismillahirrahmanirrahim. 25:25 Kita ingin meluruskan di sini 25:27 ini dari Ibu Fani. Ustaz maaf 25:29 Ibu Fani. Kita ingin meluruskan hal yang 25:32 amat penting sekali. 25:34 Kita 25:36 di dalam mendengarkan katakan narasi ya 25:41 atau dalam mendengarkan katakan satu 25:45 kritikan terhadap seseorang, kita 25:47 berharap ya para netizen ini tidak 25:51 menggunakan bahasa ejekan dan ledekan. 25:54 Seperti umpamanya saya menyampaikan 25:56 kritikan terhadap Ustaz Khalid 25:58 Basaramah. Ini merupakan hal yang berat 26:00 ya buat saya berat tanggung jawabnya di 26:03 hadapan Allah kalau saya berbicara tidak 26:05 sesuai dengan kebenaran. Buat Ustaz 26:07 Khalid juga untuk menarik apa yang 26:09 diucapkan merupakan hal yang berat. 26:14 Nah, kita ingin para netizen ini yang 26:18 mengikuti tidak menggunakan bahasa 26:20 ledekan, bahasa pelecehan ya. tapi 26:24 menggunakan bahasa yang betul-betul 26:27 indah dalam memberikan nasihat kepada 26:29 seseorang. 26:31 Jadi jangan melecehkan atau meledek ya 26:34 Ustaz Khalid dengan ledekan-ledekan yang 26:36 tidak baik karena ini bertentangan 26:37 dengan ajaran Nabi kita Muhammad 26:39 sallallahu alaihi wasallam. Tapi coba 26:42 beramai-ramai yang mendengarkan juga 26:44 menyampaikan nasihat yang indah, 26:47 memberikan dukungan agar orang kembali 26:49 kepada kebenaran dan mengingatkan juga 26:51 para ustaz. Karena saya perhatikan di 26:54 YouTube ini banyak ustaz-ustaz 26:57 yang berbicara tanpa dasar kebenaran. 27:01 Saya tidak mungkin ya menjawab satu 27:03 persatu apalagi sebahagiannya 27:06 berhubungan dengan hal-hal yang saya 27:08 anggap bukan kembali kepada prinsip 27:09 [mendengus] Islam. 27:11 Dan saya terpanggil untuk menjawab 27:12 karena ini menyangkut umat, menyangkut 27:16 betul-betul apa? Vonis terhadap satu 27:18 umat yang berbahaya sekali kalau 27:20 dibiarkan. Nah, ini bukan baru kan dari 27:23 mulai revolusi Islam di Iran berdiri, 27:26 kita saksikan negara Arab dan 27:28 ulama-ulama semuanya beramai-ramai 27:30 melakukan serangan habis-habisan. Tapi 27:33 pada masa syairan, ketika syairan loyal 27:37 kepada Amerika maupun Israel, tidak ada 27:39 serangan terhadap mereka. Jadi kita 27:41 ingin membuka mata. Tapi para netizen 27:44 tolong yang memberikan tanggapan, 27:46 hendaknya tanggapan sesuai dengan apa? 27:49 Prinsip amar makruf nahi mungkar, 27:53 mengajak para ustaz termasuk diri saya 27:55 untuk kembali kepada kebenaran. Nah, 27:58 masyarakat awam ketika mendengarkan apa 28:02 yang disampaikan seorang ustaz, jangan 28:05 ya karena dia katakan mencintai ustaz 28:07 tersebut karena katakan dia biasa 28:09 mendengarkan rasil cinta kepada saya 28:12 menerima begitu saja apa yang saya 28:14 sampaikan tapi lihat kebenaran yang 28:17 disampaikan. 28:19 Begitu juga dengarkan kebenaran yang 28:21 disampaikan oleh ustaz yang lain. Selagi 28:25 kebenaran ada pada si A walaupun bukan 28:29 dari golongan kita, hendaknya kita 28:31 hormati kebenaran tersebut. Oleh karena 28:34 itu ee di antara gambaran dari 28:37 orang-orang yang betul-betul diridai 28:40 Allah Subhanahu wa taala, Allah 28:42 terangkan dalam surah Azzumar, fabasyir 28:45 ibad alladzina yastamiunal 28:49 fayattabiuna ahsanah. Sampaikan kabar 28:52 gembira bagi hamba-hambaku. 28:55 Itu mereka-mereka yang setiap kali 28:58 mendengarkan alqul 29:00 ucapan mereka tidak langsung menelan 29:02 begitu saja. 29:04 Tapi memilih yang terbaik. 29:07 Ulaikalladzina hadahumullah. Merekalah 29:10 orang yang mendapatkan hidayah dari 29:11 Allah. Wa ulaika hum ulul albab. Dan 29:14 merekalah para ulbab. Oleh karena itu, 29:17 saya di kala mendengarkan ceramah dari 29:20 mana pun juga 29:22 mau dari kalangan ahlusunah, dari 29:24 kalangan Syiah, saya selalu menghormati 29:27 kebenaran dari mana pun datangnya. 29:31 Tidak terbawa kefanatikan kepada 29:33 kelompok maupun golongan manapun. 29:37 Saya menghormati apa yang disampaikan 29:38 Sayid Ali Khamna ini dalam narasinya, 29:41 dalam perjuangannya, bahkan dalam 29:44 fatwafatnya 29:46 yang menegaskan pengharaman untuk 29:48 mencaci sahabat. Begitu pula istri-istri 29:50 Rasul dan mengingatkan kepada Syiah di 29:54 Iran bahwasanya mereka tidak menjadi 29:57 orang-orang Islam yang sempurna sampai 30:00 mereka mencintai saudara-saudara mereka 30:03 ahlusunah. 30:05 Sebagian kecil kalangan Syiah memang ada 30:07 yang mengkafirkan ahlusunah, tapi tidak 30:09 berlaku untuk semua orang-orang Syiah. 30:12 Jadi jangan sampai kita mengeneralisir, 30:14 akhirnya kita memvonis satu kaum dengan 30:16 cara yang tidak benar. 30:18 Begitu juga dari kalangan-kalangan 30:20 salafi sebagai contoh. Di saat mereka 30:22 menyampaikan narasi, saya dengarkan 30:25 kebenaran, saya hormati, saya hargai. 30:27 Saya mengagumi Ustaz Khalid dalam banyak 30:28 hal yang disampaikan 30:31 termasuk hal-hal yang positif. Tapi 30:33 bukan berarti saya secara membuta 30:35 menerima semua yang disampaikan. Begitu 30:38 juga yang disampaikan oleh katakan ustaz 30:41 dari kalangan habaib. Yang benar saya 30:44 terima, yang tidak benar saya kritisi. 30:47 Jadi kalau seandainya saya dalam 30:49 perjuangan mendukung Iran bukan berarti 30:51 menerima semua yang datang dari Iran 30:53 atau yang disampaikan oleh ulama-ulama 30:55 dari Iran. Kita masing-masing apa? punya 30:59 filter saringan untuk menyaring apa-apa 31:02 yang kita terima sebagaimana yang 31:04 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 31:05 perintahkan. Ya, begitu juga Quran 31:07 ajarkan agar kita dalam mendengarkan 31:11 sesuatu menerima yang terbaik. Oleh 31:13 karena itu ucapan Rasulullah kepada Imam 31:15 Ali, Aliyun 31:19 maal haqqi yaduru haitsu Ali bersama 31:22 kebenaran. Di mana ada kebenaran dia 31:24 selalu berputar berporos di sekitar 31:26 kebenaran. Maka orang yang mengaku 31:28 sebagai pengikut Imam Ali harus seperti 31:31 ini. Begitu juga orang yang mengaku 31:33 sebagai pengikut sunah Nabi harus 31:35 betul-betul apa? Mengorbit di sekitar 31:37 sunah Nabi kita Muhammad sallallahu 31:39 bukan disebut ahlusunah. Karena beda 31:41 antara sunah dan ahlusunah. Beda antara 31:44 Islam dan orang Islam. Apakah orang 31:46 Islam semuanya sama dengan Islam? 31:48 Tidak 31:48 kan? Enggak. Jadi Islam sama orang Islam 31:51 beda. Begitu juga sunah Rasul dan 31:54 ahlusunah berbeda. 31:57 Oleh karena itu, mari kita bersama 32:00 Al-Qur'an, bersama sunah Rasul ya, bukan 32:03 bersama Ahlusunah. Mari kita mencintai 32:06 keluarga Rasul, mengambil apa-apa yang 32:08 mereka sampaikan dari Rasul, tapi bukan 32:10 berarti kita apa? 32:12 kita 32:14 langsung menerima kebohongan-kebohongan 32:17 yang diriwayatkan atas nama mereka. 32:19 Karena baik di kalangan ahlusunah maupun 32:21 di kalangan Syiah banyak kebohongan. 32:24 Kebohongan yang dinisbatkan atas nama 32:26 Rasul maupun keluarga Rasul. Nah, tolak 32:29 ukur kita Al-Qur'an. 32:31 Jadi, Ibu Fani pelajari Al-Qur'an, 32:33 resapi Al-Qur'an. Kemudian kalau ada 32:37 yang tidak dipahami, tanya pada mereka 32:38 yang tahu. Kemudian apa? Cocokkan apa 32:42 saja yang ibu dengar, yang Ibu pelajari 32:45 dengan Quran, yang tidak cocok dengan 32:47 Al-Qur'an, jangan diikuti. Karena kitab 32:50 suci kita yang menjadi rukun iman kita, 32:53 yang menjadi timbangan, yang akan 32:54 menimbang amal kita adalah Al-Qur'an. 32:57 Itu yang akan menentukan selamat dan 33:00 tidak selamatnya kita. Jadi dalam hal 33:04 ini mari bersama-sama kita kembali 33:06 merujuk kepada kitab suci Al-Qur'an yang 33:09 dijadikan Allah sebagai muhaimin ala 33:13 kulli kitab. Artinya dia ya'lu wala y 33:17 alaih. Semua dikembalikan kepadanya 33:19 bukan sebaliknya Al-Qur'an dikembalikan 33:21 kepada yang lain. Wallahuam. 33:24 Baik, Ustaz. Mungkin ee satu lagi, 33:25 Ustaz. Ini eh [menghela napas] ada 33:27 pertanyaan di dari netizen juga salah 33:30 satu akun di YouTube. Ustaz Husein tadi 33:33 pun menyampaikan, Ustaz ya ee sering 33:34 menyampaikan menyatakan tidak ada Sunni, 33:37 tidak ada Syi yang ada Islam. Nah, 33:39 apakah kalau kita bermazhab itu salah, 33:42 Ustaz? 33:43 Baik. 33:46 Pertama-tama kita harus tahu apa itu 33:48 mazhab. 33:50 Apa itu maz 33:51 mazhab? 33:52 Mazhab di sini menerangkan kepada kita 33:54 bukan hanya pendapat seorang mujtahid, 33:57 bukan hanya menerangkan pendapat seorang 34:00 mujtahid, tapi juga menjelaskan 34:03 metodologi 34:04 ya 34:06 pengambilan atau metodologi istimbat 34:09 pengambilan hukum dari dalilnya. 34:14 Jadi Imam Syafi'i punya mazhab atau 34:17 punya manhaj. Begitu juga Imam Malik 34:19 punya punya apa? punya manhaj dan 34:23 mazhab. Begitu juga Imam Abu Hanifah, 34:28 mereka masing-masing punya metode 34:30 al-istimbar. Sebagai contohlah, 34:34 Imam Syafi'i Abu Hanifah Ahmad bin 34:37 Hambal dalam istimbat tidak mengacu 34:40 kepada mazhab ahlil Madinah atau amal 34:43 ahli Madinah. 34:45 Imam Malik yang tinggal di Madinah, di 34:48 samping dia melihat riwayat, dia melihat 34:50 bagaimana amal ahli Madinah pada saat 34:53 itu. Karena kamal amal ahli Madinah pada 34:56 saat ini ya sudah jauh daripada apa? 34:59 Dari pengamalan Rasul. Tapi kalau Imam 35:01 Malik kan dekat jaraknya dari 35:02 Rasulullah. Dia ketemu dengan tabiin 35:05 ya, ketemu juga dengan siapa? Tabiin 35:08 ketemu dengan sahabat-sahabat Nabi kita 35:10 Muhammad sallallahu alaihi wa wasallam. 35:13 Oleh karena itu, di antara metode ya 35:16 metode yang digunakan Imam Malik dalam 35:20 menetapkan fatwanya mengacu kepada amal 35:23 ahli Madinah. 35:25 Sebagai contoh, Imam Malik dalam salat 35:28 meluruskan tangannya. luruskan 35:30 tangannya. Tidak meletakkan tangan di 35:33 dada sebagaimana yang diriwayatkan dari 35:35 Wail bin Hujur. 35:37 Perlu diketahui bahwa hadis yang 35:40 menerangkan orang meletakkan tangan di 35:42 dada itu hanya satu yang disampaikan 35:45 oleh Wail bin Hujur. Dan dia bukan 35:48 seorang yang mukim di Madinah bersama 35:50 Rasul. Seorang yang datang dari Yaman 35:52 berkunjung menjumpai Rasul kemudian 35:54 kembali ke Madinah. 35:57 Imam Malik justru mengacu kepada amal 35:59 ahli Madinah yang meluruskan tangan. 36:02 Satu kepada sunah quliah itu ucapan 36:05 Rasul yang disampaikan ucapan 36:07 ucapan-ucapan Wail bin Hujur yang 36:10 menggambarkan bahwa Rasul meletakkan 36:11 tangannya di dada. Satu lagi mengacu 36:14 kepada amal ahli Madinah. 36:17 Mengacu kepada amal 36:18 ahli Madinah. 36:19 Ahli Madinah. Begitu juga Imam Malik 36:22 qunut sebelum rukuk. 36:24 Di samping mengacu kepada riwayat yang 36:26 terdapat dalam Sahih Bukhari 36:28 diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa 36:30 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 36:32 qunut ya pada salat subuh setelah ruku 36:36 hanya selama 1 bulan ketika mendoakan 36:39 orang-orang yang membunuh para qura yang 36:41 dikirim Rasul. Adapun qunut yang 36:44 dilakukan Rasul ya tidak sebatas 1 bulan 36:48 itu sebelum rukuk. 36:51 Sebelum ru 36:51 sebelum rukuk. 36:52 Sebelum rukuk. Silakan merujuk kepada 36:54 Sahih albukhari. Baik dalam bab salat 36:57 witir ya atau ketika menerangkan salat 37:00 secara umum. Kita akan temukan dua 37:02 versi. Satu salat 37:05 qunut setelah rukuk. Satu lagi qunut 37:07 sebelum ru rukuk. 37:09 Nah kita lihat di samping sunah 37:11 [mendengus] quliah Imam Malik mengacu 37:13 kepada apa? Amal ahli Madinah. Qunut 37:17 sebelum 37:18 rukuk. 37:18 Sebelum rukuk. Begitu juga yang 37:20 dilakukan keluarga Rasul yang berdiam di 37:23 Madinah. Mereka juga qunut sebelum 37:25 rukuk. Adapun qunut setelah ruku hanya 37:28 berlaku selama 1 bulan pada qunut 37:30 nazilah. Ini terdapat sebetulnya dalam 37:32 Sahih Bukhari. H. Tapi sayang 37:35 hadis-hadis dalam Bukhari ini tidak 37:37 sesuun dengan rapi. Dia punya e hadis 37:39 seringkiali berpencar ke sana kemari 37:41 hingga orang apa tidak apa tidak 37:44 memahami bahwa terkadang Bukhari bicara 37:46 dalam satu masalah tetap berbicara lagi 37:49 dalam masalah yang berbeda. Contoh 37:50 jangan jauh-jauh. Imam Bukhari 37:52 meriwayatkan hadis yang menyebutkan 37:54 bahwa Rasulullah melarang salat 37:58 sunah baddal asar. H. 38:00 Tapi subhanallah dalam riwayat yang lain 38:02 termasuk dari Sayidah Aisyah bahwa 38:04 Rasulullah melakukan salat ba'diyah 38:05 setelah asar dan tidak pernah 38:06 ditinggalkan sepanjang hidupnya. Dua 38:08 riwayat berbeda satu dengan lainnya. 38:13 Nah, masing-masing punya mazhab. Imam 38:14 Syafi'i punya metode ya dalam istimbat. 38:18 Begitu juga Imam Malik yang mengacu 38:21 kepada masaleh mursalah. Masalh 38:23 mursalah. Saya enggak jelaskan metode 38:25 ini secara kemudian kepada Abu Hanifah 38:29 yang kembali kepada istihsan. 38:32 Kepada istih 38:33 ini metode-metode saya mau tanya Kang 38:35 Risal. Saya jelaskan hal ini tidak 38:37 terperinci. 38:39 Kira-kira awam paham enggak masalah ini? 38:42 Paham enggak? 38:44 Metode pengambilan hukum ini orang-orang 38:47 awam mah paham enggak? tukang gado-gado, 38:49 tukang rujak, pegawai ya 38:51 atau mereka-mereka yang bekerja dalam 38:53 berbagai macam usaha mereka tidak paham. 38:56 Oleh karena itu, Tajuddin Assubki 38:58 mengatakan alamila mazhabala. Orang awam 39:02 tidak bermazhab. Dia tidak tahu sama 39:05 sekali metode pengambilan hukum 39:08 sebagaimana yang dilakukan oleh setiap 39:12 mujtahid baik itu Syafi'i, Maliki, 39:14 maupun Hambali. Dia hanya mengikuti apa 39:16 yang diterangkan gurunya. Nah, gurunya 39:19 yang mengajarkan seharusnya bukan 39:21 seorang yang fanatik buta kepada mazhab, 39:25 tapi orang yang mempelajari perbedaan 39:27 pendapat, mengacu kepada dalil 39:28 masing-masing dan di saat mengajarkan 39:31 kepada muridnya. 39:33 Ini merupakan pendapat dari Syafi'i yang 39:36 kita ikuti berdasarkan dalil. Tapi 39:38 ingat, pendapat ini bukan berarti nas 39:42 atau merupakan syariat yang pasti. Ini 39:45 merupakan fikih pemahaman Syafi'i 39:48 merujuk kepada satu dalil. Jadi kalau 39:49 kalian melihat orang berbeda pendapat, 39:52 satu orang meletakkan tangan di sini, 39:53 satu meluruskan tangannya, satu qunut, 39:55 satu tidak qunut. Ingat ini perbedaan 39:59 pendapat berdasarkan riwayat yang 40:02 berbeda. Jadi jangan yang qunut 40:04 menyerang orang yang qunut mengatakan 40:06 bahwa itu bidah. Orang yang tidak qunut 40:09 menyerang orang yang 40:10 qunut. 40:10 Qunut. Begitu juga sebaliknya yang qunut 40:13 jangan menyerang yang tidak qunut. 40:14 Karena ini perbedaan yang kembali kepada 40:17 masail daniah, persoalan yang bersifat 40:19 dan bukan pasti. 40:22 Kalau dia berani memastikan padahal 40:25 riwayatnya berbeda-beda, 40:27 berarti apa? Dia telah mengklaim dirinya 40:30 sebagai pendiri syariat. 40:33 Masa pandangan atau ijtihad manusia 40:36 disamakan dengan apa? Dengan syariat 40:38 yang datang dari Allah. Jadi jangan 40:40 menjadikan bin Bas ya seolah sebagai 40:42 pendiri syariat atau Syekh Utsaimin atau 40:45 Syekh siapapun dari kalangan Syiah 40:48 maupun kalangan yang lain. Selagi 40:51 kembali kepada persoalan pendapat dan 40:53 fikih ya yang merujuk kepada mazhab 40:57 tertentu, maka ketahuilah yang bersumber 41:00 dari mazhab itu adalah ijtihad yang 41:03 kembali kepada interpretasi manusia. 41:05 Jadi maksud saya jangan awam diracuni 41:08 oleh apa? fanatisme mazhab. Cukup 41:10 ulama-ulama yang memahami hal ini 41:12 ajarkan sesuai dengan apa yang diyakini 41:15 kebenarannya. Tapi jangan diracuni 41:17 dengan fanatisme. Kamu ini mazhabnya 41:19 Syafi'i. Jadi jangan sekali-kali kamu 41:21 apa? Kamu ikuti mazhab yang lain. 41:24 Mazhab kita mazhab yang benar, yang 41:26 lainnya bidah. Ini berbahaya sekali. 41:28 Nah, ini yang banyak dilakukan kalangan 41:30 salafi, ustaz-ustaz yang baru belajar, 41:34 yang tidak memahami ilmu usul, yang 41:36 tidak memahami dasar hukum. Mereka 41:38 dengan gampang membidahkan orang, 41:41 menyesatkan orang. Akhirnya terjadilah 41:43 fitnah di atas muka bumi. Hanya 41:45 gara-gara tasyahud sambil menggerakkan 41:48 jari. Albani mengatakan bahwa ini 41:50 terbukti sebagai sunah, maka yang 41:52 meninggalkan bidah. Padahal yang 41:54 meriwayatkan siapa juga? Wail bin Hujur. 41:57 Satu orang yang datang berjumpa dengan 41:59 Rasul kemudian kembali ke Yaman. Lalu 42:03 riwayatnya dianggap merupakan syariat. 42:06 Dan yang bertentangan dianggap bidah. 42:09 Padahal sahabat-sahabat lain selain wail 42:12 tidak pernah sama sekali apa mengatakan 42:14 bahwa Rasulullah menggerakkan jari 42:15 seperti ini. Lalu Albani mengatakan 42:20 hikmah dari menggerakkan telunjuk tadi 42:22 tujuannya untuk apa? Untuk mengusir 42:24 setan. Sebagaimana riwayat dari Abdullah 42:26 bin Umar ini merupakan riwayat-riwayat 42:28 yang lemah. Setan enggak bisa diusir 42:30 dengan cara begini. H. Dengan kita 42:32 berlindung kepada Allah, bertakwa 42:34 kepadanya, baru setan akan dapat 42:36 dijauhi. Jadi kesimpulannya apa? Saya 42:38 bukan berarti menyerang Imam Syafi'i, 42:41 tidak menghargai pandangannya atau 42:43 menyerang Imam Malik, tapi yang saya 42:44 inginkan agar kita semua umat Islam 42:48 dicelup dalam sibghatullah 42:50 itu Islam. Nah, perbedaan mazhab 42:53 serahkan kepada ahlinya, kepada 42:55 ulama-ulama dan jangan masyarakat di 42:58 bawah disekat-sekat. Lalu orang 43:01 bertanya, "Boleh enggak, Ustaz, kalau 43:03 kita katakan mazhabnya Syafi'i, lalu 43:05 kita berpindah kepada mazhab yang lain?" 43:09 Contohnya orang pergi haji dalam mazhab 43:11 Syafi'i, kalau laki dan perempuan 43:13 bersentuhan batal wudunya, kita ke 43:15 Makkah boleh enggak? Kalau darurat 43:16 boleh. 43:17 He. 43:17 Kalau daurat boh. 43:19 Boleh. 43:19 Kemudian apa? Boleh enggak kita 43:21 mentalfik di antara pendapat-pendapat 43:23 mazhab menyatukan begitu? Terjadi 43:25 keributan di antara mereka. Saya katakan 43:28 ini pendapat manusia. 43:31 Pendapat manusi Nah, kita umat Islam 43:34 harus memahami bahwa agama itu mudah. 43:37 Nabi kalau ditawarkan di antara dua hal, 43:39 satu yang mudah, satu yang sulit, selagi 43:42 bukan urusan yang haram, Nabi selalu 43:44 mengambil yang mudah. Dan Nabi 43:46 mengatakan, "Yassiru wala tuassiru." 43:48 Permudah. Jangan kalian persulit. 43:51 Basyiru wala tunaffiru. Berikan kabar 43:53 gembira jangan membuat orang lari. Dan 43:56 Allah mengatakan, "Yuridullah bikumul 43:58 yusro wala yuridu bikumul 44:00 usro." Allah menginginkan kemudahan buat 44:02 kalian. Tidak menginkan kecuali kalau 44:04 yang haram. Apabila haram maka Rasul 44:07 orang yang paling jauh dari apa yang 44:08 diharamkan Allah. Jadi bagi saya orang 44:12 yang katakan mengikuti pendapat Malik 44:15 dia muslim. Yang mengikuti pendapat 44:17 Syafi'i juga dia muslim. Yang mengikuti 44:19 pendapat Abu Hanifah juga demikian. Yang 44:22 mengikuti juga pendapat katakan dari 44:24 apa? dari para pengikut Ahlul Bait. 44:26 Selagi punya dasar yang kuat, mereka 44:29 juga sama-sama muslim. Tapi ingat dalam 44:32 prinsip-prinsip syariat yang disepakati 44:37 siapa yang mengingkarinya maka dengan 44:39 sendirinya dia mengingkari sesuatu yang 44:43 disepakati. Maka dengan sendirinya 44:47 dia bisa mengeluarkan dirinya dari Islam 44:51 kalau dia mengingkari apa-apa yang 44:53 disepakati. Contoh, kalau orang 44:54 mengingkari pengharaman khamr. 44:57 Mengingkarinya beda dengan orang yang 44:59 minum kham tapi tahu pengharaman cuma 45:02 karena kelemahan dirinya. 45:05 Maka orang yang mengingkari pengharaman 45:06 khamar bisa kafir. 45:09 Tapi kalau yang minum ya minum khamar 45:12 tapi dia mengakui dan dia sebetulnya 45:14 dalam banyak hal taat pada Allah tapi 45:15 kelemahan dia di hadapan minuman keras 45:18 ini. Kita katakan dia masih muslim tapi 45:20 fasik. 45:22 Begitu juga kalau orang ya melakukan 45:25 perbuatan zina, 45:27 dia tetap sebagai seorang muslim kalau 45:30 dia tidak mengingkari bahwa zina itu 45:31 merupakan perbuatan perbuatan dosa 45:34 besar. Tapi kalau dia mengatakan zina 45:36 itu halal 45:38 atau katakan LGBT itu merupakan satu hal 45:41 yang halal ya begitu juga dia mengatakan 45:45 Quran bukan kitab suci maka dengan 45:48 sendirinya apa? dia keluar dari Islam 45:50 atau mengeluarkan dirinya dari Islam. 45:52 Adapun perbedaan-perbedaan pendapat yang 45:55 sekarang kita jumpai di tengah 45:57 masyarakat yang kembali kepada perbedaan 45:59 mazhab tidak sama sekali mengeluarkan 46:02 orang dari Islam dan yang memilih satu 46:04 pendapat bukan seorang fasik. Bukan 46:06 seorang 46:07 fasik. 46:07 Fasik. Dan jangan ini dibesar-besarkan 46:10 tapi memang butuh waktu untuk kita 46:12 semuanya bisa bersatu dalam Islam. Maaf 46:16 terlalu panjang ya. satu lagi Ustaz. 46:19 Nah, mungkin ini, Ustaz mengenai 46:21 perbedaan ini perlu ada komitmen dari 46:23 kita juga Ustaz, ya. Bahwa perbedaan 46:25 fikih tadi mazhab itu ee bagian dari 46:28 kedinamisan Islam. Betul, Ustaz. Dan 46:30 mungkin yang perlu dari kita ini ya, 46:33 masyarakat terutama awam juga kemampuan 46:35 kita untuk tetap saling mencintai 46:37 meskipun perbedaan pendapat. Ya, 46:42 menarik kita lihat di Oman. 46:45 Oman merupakan percontohan yang baik ya 46:48 tentang persatuan 46:51 dan toleransi di antara umat Islam. Kita 46:54 kalau lihat di masjid-masjid Oman orang 46:57 salat itu kita jumpa ada yang meluruskan 46:58 tangannya, ada yang meletakkan dadanya 47:00 di sini, ada yang qunut, ada yang tidak 47:02 qunut. 47:04 dan mereka sudah terbiasa 47:06 dan siapa saja ya yang melakukan 47:10 provokasi menyerang ya 47:12 katakan perbedaan tersebut 47:15 bisa dimasukkan dalam penjara. Orang 47:18 seperti ini tidak perlu diajak berdebat. 47:21 Orang seperti ini kalau dibiarkan akan 47:24 membuat jemaah yang tadinya rukun 47:26 berpecah belah. Seperti yang kita jumpai 47:28 negeri kita yang tadinya rukun gara-gara 47:31 mendengarkan penyampaian ustaz yang 47:32 ekstrem berlebihan dalam pendapat satu 47:34 mazhab ketemu sama saudaranya langsung 47:37 melengus. 47:38 Hm. 47:39 Nah, ini menggambarkan apa? Ini 47:41 sebetulnya merupakan penyakit dan racun 47:43 yang disebarkan yang harus kita 47:45 hentikan. Dan Kang Riza tahu bahwa 47:48 kebanyakan orang yang menyebarkan hal 47:50 ini sebetulnya orang yang ingin 47:52 menyebarkan fitnah bisa-bisa orang-orang 47:54 yang dibayar. 47:55 Hm. Saya teringat kepada cerita yang 47:59 disampaikan Syekh Muhammad Ghazali. 48:01 Pernah dengar enggak? Syekh Muhammad 48:02 Ghazali seorang ulama yang cukup 48:05 terkemuka di Mesir. 48:06 H 48:07 mukhlis dan berjuang di jalan Allah 48:09 Subhanahu wa taala. Tidak gentar untuk 48:11 menyampaikan kebenaran di hadapan 48:12 siapapun. 48:14 Dia guru besar di Alazhar. 48:16 Murid-muridnya di antaranya para pejuang 48:17 Afghanistan merupakan murid-muridnya. 48:20 Pendiri sekian banyak universitas di 48:21 Aljazair termasuk dia yang mendirikan. 48:24 Syekh Muhammad Ghazali mengatakan apa? 48:26 Satu hari 48:28 saya berceramah di Abu Dhabi. 48:32 Satu orang setelah khotbah bertanya, 48:34 "Bagaimana hukumnya kopi?" 48:38 Bagaimana hukumnya kopi? 48:40 Kemudian bertanya, 48:42 "Apakah benar ayah ibu Rasulullah dalam 48:44 api neraka?" 48:47 Saya berikan jawaban. 48:49 Saya pindah ke ke mana? 48:53 ke Dubai menyampaikan ceramah. Ternyata 48:56 mendengarkan pertanyaan yang sama. 48:59 Waktu saya ke Mesir, 49:01 saya menyampaikan khotbah, tahu-tahu 49:03 seorang mengajukan pertanyaan yang sama. 49:06 Bagaimana hukumnya kopi? Bukankah ayah 49:09 ibu Rasulullah dalam api neraka? 49:12 Saya merasa ini bukan pertanyaan biasa. 49:14 Ini pasti merupakan konspirasi yang 49:17 sengaja ingin menimbulkan fitnah di 49:19 antara umat. Lalu saya jawab, "Ada 49:21 kebencian apa antara kamu dengan 49:23 Rasulullah sampai kamu memaksakan a ibu 49:25 Rasulullah masuk dalam api neraka?" 49:27 Dijawab oleh orang ini, "Kak, itu 49:29 terdapat dalam hadis?" Dijawab oleh 49:31 Syekh Muhammad Ghazali, "Bukankah dalam 49:34 Al-Qur'an Allah berulang kali mengatakan 49:36 bahwa kami tidak akan menyiksa satu kaum 49:38 sampai kami mengutus seorang rasul di 49:40 tengah mereka." 49:42 Ketika Rasulullah lahir, ayah Rasul 49:44 meninggal dunia. Ketika Rasul dalam 49:46 perut ibunya, ayah Rasul meninggal 49:48 dunia. 49:49 Hm. dan dia dikenal sebagai seorang yang 49:51 baik dan saleh. Ketika 49:54 usia Rasul beberapa tahun, ibu 49:56 Rasulullah meninggal dunia. Artinya 49:58 mereka tidak pernah sama sekali 49:59 mendengarkan ayat-ayat Allah dibacakan 50:02 pada mereka. Kenapa kamu kok begitu 50:04 keras ngotot ingin memasukkan ayah ibu 50:06 Rasulullah ke dalam api neraka? 50:09 Urusan mereka serahkan pada Allah. Bukan 50:11 tanggung jawab kamu menghakimi mereka. 50:14 tanggung jawab kamu menyampaikan 50:16 pesan-pesan Allah Subhanahu wa taala 50:19 dengan penuh hikmah dan nasihat yang 50:21 baik. Bukan justru apa? Menyebarkan 50:24 fitnah melalui pertanyaan-pertanyaan 50:26 semacam ini. Jadi banyak 50:29 pertanyaan-pertanyaan diajukan di 50:30 masjid. Saya pernah di Cempaka Putih. 50:32 Hm. 50:33 Ketika selesai majelis orang mengajukan 50:36 pertanyaan. 50:37 Pertanyaan yang sama juga saya dengarkan 50:39 di tempat lain. Ini berarti ada orang 50:41 sengaja dipasang untuk menyebarkan 50:44 pertanyaan-pertanyaan yang bakal 50:45 menimbulkan fitnah di antara umat. 50:48 Padahal di hadapan kita Islam begitu 50:51 indah, Islam begitu jelas. Islam penuh 50:54 toleransi terhadap sesama kaum muslimin 50:57 dalam prinsip bersatu, dalam fikih, 50:59 dalam perbedaan pendapat mereka 51:01 berlapang dada. Mungkin perlu nanti kita 51:04 adakan dialog studi banding fikih dengan 51:07 mengembalikan kepada dalilnya biar orang 51:09 tahu duduk perkaranya. 51:11 Kenapa terjadi perbedaan? Perbedaan 51:13 bukan datang dari Al-Qur'an, bukan 51:15 datang dari sunah yang disepakati, tapi 51:18 datang dari mana? dari riwayat-riwayat 51:21 yang berbeda-beda. Dan ingat Bukhari, 51:25 Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, 51:27 Nasai, Musnad Ahmad bin Hambal, begitu 51:31 juga apa buku-buku kalangan Syiah yang 51:33 menjadi rujukan Alkfi, Alquulaini, Manah 51:36 Zuhurul faqih, At-Tahzib, Alistibsar. 51:39 Ini bukan kitab suci. Ini kitab-kitab 51:42 kumpulan manusia yang bertentangan 51:44 dengan Al-Qur'an mardud. yang sejalan 51:47 dengan Quran kita sambut dengan baik. 51:49 Ini prinsip kita dan kita tidak mewarnai 51:53 diri kita dengan mazhab manapun tapi 51:55 kita ingin bersama-sama masuk 51:56 sibhatallah waman ahsanu minallahi sibah 51:59 wahnu lahu abidun wallahuam. 52:02 Baik Ustaz nak kita sudah di penghujung 52:05 acara dan insyaallah Ustaz ya persatuan 52:08 itu tidak harus berarti harus selalu 52:10 sama Ustaz ya. Untuk merajut ukhuwah 52:12 kita harus ya hati lebih lapang dan 52:16 membawa semangat untuk saling menghargai 52:17 dan juga ee mencari titik ketemu, Ustaz. 52:20 Ya, 52:20 betul. 52:21 Persamaan dulu yang kita utamakan 52:23 dalam prinsip kita sama, dalam perbedaan 52:25 pendapat, masukan ini bermanfaat buat 52:27 kita. Baik dalam perekonomian, dalam 52:29 situasi politik, dalam kehidupan sosial. 52:32 Masukan-masukan yang positif kita 52:34 tampung lalu kita pilih yang paling 52:37 sesuai dengan kebutuhan kita. 52:39 rahimahullah. Para imam semua yang 52:41 bekerja untuk menyampaikan pesan-pesan 52:44 Allah. Semoga kita dapat mengambil yang 52:47 terbaik, 52:48 meninggalkan pertentangan dan 52:49 perselisihan dan mudah-mudahan Allah 52:52 mengampuni dosa-dosa kita. 52:54 Begitu juga Ustaz Khalid Basalamah 52:56 mudah-mudahan dapat menjadi seorang 52:57 mujahid yang mencontoh Amirul Mukminin 53:00 Umar bin Khattab radhiallahu anhu. Kalau 53:03 saya mengeritik, bukan saya lebih mulia 53:04 dari beliau. Mungkin beliau lebih mulia 53:06 dari saya dalam banyak hal. Bukan saya 53:08 lebih alim dibandingkan beliau, tidak. 53:10 Tapi ingin bersama-sama kembali kepada 53:14 Allah. Mudah-mudahan Allah menerima kita 53:17 semua dan jangan menjadikan kita orang 53:19 yang berbangga diri. Karena ilmu bukan 53:21 satu hal yang dibanggakan, tapi tanggung 53:23 jawab yang kita pertanggungjawabkan di 53:24 hadapan Allah. Subhanakallahumma 53:26 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 53:28 astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum. 53:31 Wasalamualaikum warahmatullahi 53:33 wabarakatuh. 53:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:36 wabarakatuh. Terima kasih. Jazakullah 53:37 kiran kir guru kita Ustaz Husein Alttas 53:40 atas renungannya, atas kajiannya, atas 53:42 penjelasannya yang cukup komprehensif di 53:45 pagi hari ini. Insyaallah kita semua 53:47 dapat membetik pelajaran dan hikmah. 53:49 Yang terpenting tadi tasamuh ya, saling 53:52 menghargai insyaallah. Saya Rizal HQ dan 53:55 juga teman-teman yang bertugas sebagai 53:57 hari ini ada Kang Ondi dan juga Kang 54:00 Algi undur diri. Billahi taufik 54:02 walhidayah. Wasalamualaikum 54:03 warahmatullahi wabarakatuh. 54:04 Waalaikumsalam.