Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- rasil TV untuk Islam yang
- satu asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh ikhwan akhwat rahimakumullah
- syukur alhamdulillah kita dikaruniai
- kesempatan untuk berada bersama-sama di
- sekat acara Perlindungan Anak yang hadir
- setiap Senin di Radio Silaturahim dan
- tentu saja kami berharap gal acara ini
- akan membuat kita menjadi semakin mampu
- menjadi orang tua yang diperlukan oleh
- buah hati kecintaan kita tentu tidak
- lupa juga salam selawat kita sampaikan
- kepada kekasih kita junjungan kita
- Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Wasallam beserta dengan keluarga dan
- kerabatnya Insyaallah ya kita akan
- dipertemukan bersama-sama di saat-saat
- yang sangat kita rindukan kelak ikhwan
- akhwat untuk hari ini seperti biasa yang
- hadir adalah Dr Hamid Pati Li sayang
- eh hostnya sedang berhalangan jadi saya
- temani kita sapa beliau asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- Waalaikumsalam Apa kabar bunda
- Alhamdulillah wasyukurillah sehat ya
- sayang Mbak Umi enggak bisa Mbak Umi
- sampai Uni enggak bisa hadir tapi untuk
- hari ini kira-kira bahasan Apa yang akan
- kita lontarkan Insyaallah hari ini kita
- akan berbagi informasi terkait
- perlindungan
- anak dari kekerasan dan ini menjadi
- salah satu hal yang perlu diketahui oleh
- ayah anda dan Bunda di rumah Subhanallah
- jadi ikhwan akhwat perlindungan anak
- dari kekerasan itu bisa dari berbagai
- sudut jangan-jangan Apa yang akan kita
- dengar nanti justru Kitalah yang
- memunculkan kekerasan itu bagi buah hati
- kita katanya C C katanya sayang tapi
- ternyata apa yang kita lakukan bisa jadi
- bukan karena sengaja telah membuat
- anak-anak kita tanpa sadar mengalami
- kekerasan mudah-mudahan ini akan menjadi
- pembelajaran yang sungguh sangat luar
- biasa membuka Cakrawala pandang kita
- untuk lebih paham Bagaimana menjadi
- orang tua yang ideal tidak sabar kita
- segera simak silakan Pak Terima Kasih
- Bunda
- bismillahirahmaniraham warahmatullahi
- wabarakatuh Waalaikumsalam alhamdulillah
- hari ini kita diperjumpakan oleh Allah
- melalui radio rasil dan TV rasil untuk
- itu kepada para pendengar rasil di mana
- saja berada terutama yang ada di Batam
- di Deja butabek lalu di Sukabumi dan di
- Banyuwangi dan Semarang serta
- Pontianak hari ini kita akan fokus
- membicarakan salah
- satu klaster di Konvensi H anak yaitu
- perlindungan khusus dan di salah
- satu klaster ini ada pasal 19 di mana
- pasal 19 Konvensi hananaak yang telah
- diratifikasi oleh Indonesia sejak
- tanggal 25 Agustus tahun
- 1990 Pak asal ini perlu juga diketahui
- ini menjadi hal yang sangat penting
- pertanyaannya Bunda kenapa ee tema ini
- perlu kita perbincangkan Dan ini menjadi
- pembuka mata saja kepada ayah dan bunda
- di rumah sebetulnya siapa nih
- pelaku-pelaku kekerasan terhadap anak
- kalau hasil survei yang dilakukan oleh
- Kementerian pemberan perempuan dan
- perlindungan anak bersama Kementerian
- Sosial pada tahun
- 2013 kalau kita lihat tuh rata-rata yang
- mengalami kekerasan itu adalah anak-anak
- dan siapa
- pelakunya untuk anak laki-laki itu
- pelaku lebih dominan adalah
- ibu begitu juga anak perempuan menarik
- Nih bunda kalau untuk anak laki-laki itu
- sek
- 23,8% pelakunya itu adalah Bundanya
- Masya Sedangkan untuk anak perempuan
- atau anak gadis pelakunya yang paling
- dominan itu adalah ibunya
- juga dengan persentase
- 68,9 ee
- 4%. sedangkan ayahnya itu ada di garis
- bawah yaitu hanya 22 koma
- 9% untuk anak laki-laki sedangkan anak
- perempuan itu
- 19%. pertanyaannya Kenapa ini bisa
- seperti itu berarti kuncinya ada di ee
- Bunda yang ada di
- rumah karena di Quran saja itu Bunda
- kalau anak
- itu sampai mencapai usia 40 tahun dia
- tidak boleh berkata ah kepada Bundanya
- pertanyaan
- nya siapa nih yang memberikan kata-kata
- Ah ini kepada anak sehingga sehingga dia
- tidak dibolehkan atau tidak
- diperkenankan untuk berkata ah kepada
- Bundanya pada saat itu mungkin usia
- Bundanya itu 60 tahun kalau ee anaknya
- usia 40 tahun nah ini menjadi
- menarik kemudian ada sekitar
- 40% anak usia di antara 13 sampai 14
- tahun itu secara fisik itu mereka
- mengalami kekerasan sedikitnya sekali
- dalam
- setahun sedangkan ada 26% anak pernah
- mendapatkan hukuman fisik dari orang tua
- atau pengasuh lalu yang menarik juga ini
- Bunda pengalaman yang dialami oleh
- anak-anak ada sekitar 50% anak itu
- pernah mengalami Bully di sekolah
- Tinggal kita cari nih ee
- identifikasi Kenapa ini anak-anak kok
- berani membully teman-temannya di
- sekolah ada sekitar 50% anak-anak itu
- mengalami
- eh
- pembulian ini yang coba Kita gali
- bersama-sama rata-rata anak-anak yang
- sering membuli temannya itu biasanya dia
- memiliki pengalaman pernah direndahkan
- martabatnya oleh orang dewasa di antara
- lain ada di situ ayah dan
- bundanya ini yang juga perlu diketahui
- oleh ayah dan bunda di rumah dan ini
- ee Bunda kita akan ketahui kenapa nih
- banyak orang yang suka melanggar aturan
- ee di masyarakat itu sebetulnya awal
- atau akar persoalannya itu dari rumah
- nah coba kita lihat ada survei yang
- dilakukan oleh
- BPS bersama Kementerian pemberaan
- perempuan dan perlindungan anak nah data
- ini terlalu lama yaitu
- 2006 tetapi masih relevan untuk kita
- perbincangkan karena belum ada data
- terbaru yang di ee ungkap oleh
- teman-teman
- BPS dari 2,8 juta e tindak
- kekerasan atau yang dialami oleh sekitar
- 2,29 juta anak pernah menjadi korbannya
- itu mereka itu rata-rata mengalami
- penganiayaan itu ada sekitar
- 53,7% tetapi ini yang perlu juga
- diketahui oleh Ayahanda dan Bunda di
- rumah ada sekitar
- 36,7% itu anak-anak mengalami penghinaan
- rata-rata ee dipanggil tidak sesuai
- dengan namanya lalu
- di banding-bandingkan itu juga menjadi
- ee hal yang EE perlu mendapat catatan
- dari Ayahanda dan Bunda di
- rumah pertanyaannya Kenapa anak-anak ini
- sering mengalami kekerasan dari Bundanya
- atau dari
- ayahandanya yang sangat ee e
- menyedihkan ini
- ternyata ada orang selalu menuding bahwa
- anak-anak mengalami kekerasan itu
- rata-rata dari orang tua yang ekonominya
- bermasalah padahal enggak selalu tidak
- selalu nah ini yang menarik ada sekitar
- 51,9% dari 2,8 juta anak itu mereka
- mengalami kekerasan itu rata-rata karena
- mereka tidak patuh
- ini menjadi ee hal yang menarik Kenapa
- anak tidak patuh atas perintah orang tua
- atau Ayah atau Bundanya mungkin di sini
- ada hal yang perlu kita kaji
- bersama-sama pola komunikasinya
- mungkin padahal allah melalui surah
- asyafat ayat 122 itu kuncinya Bunda ada
- pada tolong eh sampaikan pendapatmu
- tolong pikirkan Apa pendapatmu itu hal
- yang paling penting berarti di sini
- adalah diskusi atau dialog atau
- mendengarkan suara anak kalau di
- Konvensi anak yang menjadi Eh dasar
- perbincangkan kita yaitu ada di pasal 12
- Bunda atau kalau di Undang Perlindungan
- Anak itu ada di pasal 24 di mana
- Kuncinya adalah bagaim kita ee
- mengharapkan anak itu patuh kepada kita
- kuncinya hanya satu Bunda yaitu
- dialog
- diskusi jadi di mana Ayah dan Bunda
- perlu mendengarkan apa sebetulnya yang
- ada di pikiran si anak misalnya kalau
- dia disuruh kok agak delay He kok tidak
- segera
- ee bergerak dari di tempat duduknya atau
- dari Kamar tidurnya atau misalnya sedang
- ee rebahan itu tidak terus bangun perlu
- kita
- ee ketahui kalau asal marah ya asal
- marah kalau kita tidak punya metode
- untuk mendengarkan bagaimana kita
- ee memastikan Kok kenapa anak kita tidak
- patuh kepada kita
- akhirnya rata-rata anak-anak yang
- mengalami kekerasan itu karena mereka
- disuruh sekali tidak langsung ee
- bertindak atau bergerak atas perintah
- orang tua mungkin pada saat itu
- telinganya sedang tersumbat oleh
- irpon atau dia sedang fokus
- menyelesaikan suatu tugas ini juga perlu
- diketahui ini Bunda perlu ayah anda dan
- Bunda di rumah Kok kenapa anak kita Kok
- tidak patuh Kenapa tidak segera
- melakukan perintah nah ini introspeksi
- introspeksi Ada apa sebetulnya di diri
- kitaang lalu
- pertanyaannya sebetulnya anak-anak itu
- sering mengalami kekerasan di mana ini
- yang
- menarik rumah adalah sekolah utama dan
- Ayahanda dan Bunda adalah
- gurunya hasil statistik
- [Musik]
- mengungkapkan adait ar
- 73,1% anak-anak itu mengalami kekerasan
- di rumahnya ada apa nih di rumah apakah
- di rumah itu sesuatu yang
- Ee tidak ada manajemennya atau tidak ada
- aturan Kenapa sehingga anak kok menjadi
- ee individu yang tidak merasa aman dan
- nyaman di sana padahal anak itu
- seharusnya dia di rumah mendapatkan
- semua apa yang EE dia inginkan dia
- harapkan salah satunya adalah rasa aman
- dan rasa nyaman bebas dari tekanan
- Sedangkan ini hasil survei menunjukkan
- Ternyata rumah itu menjadi pusat
- ee
- kekerasan atau pusat perendahan martabat
- anak Ada apa nih di di rumah untuk itu
- ayah anda di rumah coba mulai
- identifikasi mungkin perlu bertanya Kok
- kenapa ini e bisa seperti ini rata-rata
- orang-orang atau yang menjadi pelaku itu
- adalah Ayah dan Bunda kembali
- lagi
- pertanyaannya anak itu sering mengalami
- kekerasan itu berapa
- kali kalau satu kali itu cuma sedikit
- Bunda itu hanya sekitar
- 27,3 pers tetapi seringkiali itu sekitar
- 55,9 per berarti setahun berapa kali itu
- Ah coba dihitung nanti Padahal nanti ada
- satu buku yang mengungkapkan satu
- bentakan saja itu ada beberapa ee sel
- saraf yang rusak rusak kalau kita
- menginginkan anak kita menjadi individu
- yang berkualitas berarti bebaskan dari
- bentakan bebas kan anak-anak kita dari
- bentakan yang menarik nih Bunda
- he dari data statistik dan ditanyakan
- kepada eh para responden yang disurvei
- oleh EE BPS pada tahun
- 2006 dari pengalaman yang mereka alami
- Setelah mengalami
- kekerasan itu ternyata yang paling
- tinggi yang masih Membekas sampai saat
- ini adalah sakit
- hati Berapa angka dari
- 2,8 juta atau
- 2,29 juta anak yang EE mengalami kerasan
- itu
- 51,2%
- mereka masih sakit
- hati sakit hati ini ini yang coba kita
- nanti akan lihat dan akan menjadi jadi
- ee menarik apa dampaknya bagi anak-anak
- yang sering mengalami kekerasan hasil
- penelitian dari eh University of Texas
- dan University of Michigan dan juga
- dikonfirmasi oleh eh
- UNICEF itu melakukan penelitian selama
- 50 tahun terhadap
- 160.000
- anak itu yang
- menarik
- dampak atau efek kekerasan yang dialami
- oleh anak itu pertama adalah anak-anak
- itu
- agresif kedua anak-anak itu suka
- menentang jadi bunda di rumah ayah anda
- di rumah bila kita tidak menginginkan
- anak-anak kita agresif atau suka
- menentang ya obatnya cuma satu bebaskan
- anak-anak kita dari tindak kekerasan
- untuk itu Ayah dan Bunda perlu punya
- kemampuan untuk
- memenit rumahnya terutama
- menghindarkan ayah dan bunda melakukan
- kekerasan terhadap anak oleh Allah sudah
- diingatkan berkata ah saja tidak boleh
- kepada anak tetapi selalu ada orang atau
- orang-orang itu selalu bersembunyi di
- balik ayat ini yang disebutkan yang
- bagaimana ayah anak tidak boleh berkata
- ah kepada Bundanya padahal kembali lagi
- siapa yang menginvestasikan kata ah
- kepada anak anak-anak itu berarti Bunda
- dan ini e survei yang sudah
- eeerlihatkan fakta seperti
- itu apa efek
- selain mereka agres atau suka menentang
- antara lain mereka mengalami gangguan
- mental gangguan mental itu sangat
- sederhana kalau kita bisa lihat yang
- terjadi bila ada anak-anak yang suka
- melanggar aturan itu sebetulnya dia
- bermasalah dia sebetulnya ingin ee
- mencari perhatian dari orang lain agar
- dia mendapat ee pengakuan tapi dengan
- cara yang aneh efek yang lain adalah
- perilaku antisosial dia mau menarik diri
- dalam
- ee perjumpaan dengan orang lain karena
- di khawatir kalau anak itu berada di
- kumpulan
- teman-temannya yang
- kadang-kadang sering dialami oleh anak
- itu adalah perendahan martabat dari
- orang tuanya atau orang dewasa lain
- karena orang dewasa lain itu pernah
- mendengarkan ucapan dari orang tuanya
- jangan main dengan dia karena dia suka
- mengganggu dia suka menentang dan
- akhirnya itu terusmenerus yang dialami
- oleh anak dan salah satu upaya yang dia
- bisa lakukan Lebih baik aku menarik diri
- dari kumpulan teman-temanku daripada aku
- berada di sana teman-temanku tidak
- merasa nyaman karena selalu e mendapat
- peringatan dari orang deasa padahal anak
- itu sebetulnya pada
- dasarnya dia punya intuisi untuk bermain
- membangun ee jalinan
- silaturahim efek yang lain ini yang
- menarik Bunda hasil e catatan dari teman
- saya di Bandung Pak Hadi itu mendampingi
- anak-anak yang mengalami penyimpangan
- ee sosial atau memiliki masalah ada
- anak-anak ya yang menjadi ee pelaku
- apa pengguna narkoba lalu terlibat di
- dalam ee transaksi ee
- prostitusi Lalu ada anak-anak yang hidup
- di jalanan
- ada catatan-catatan yang menarik dan ini
- sebetulnya hampir saling ee berhubungan
- dengan temuan dari
- ee Universitas atau yang ditemukan oleh
- unis
- he dari temuan yang ditemukan oleh Pak
- Hadi ini anak-anak yang sering mengalami
- kekerasan itu akan rentan menjadi
- pertama muda curiga
- H ini menarik kalau ada anak atau
- tetangga kita mudai curiga
- ini kita perlu pahamkan
- Oh dia mudah curiga dulu dia sering
- mengalami
- kekerasan atau perendahan martabat untuk
- itu Bunda atau ayah anda di rumah kalau
- punya teman yang suka curiga kepada kita
- jangan kita balik untuk memarahi dia
- justru kita merangkul dia karena dia
- seperti itu apa yang dia lakukan Dia
- tidak pernah sadari itu pertama mudah
- curiga kedua mudah
- tersinggung Bunda kenapa nih Kok ada
- anak kok mudah tersinggung atau apa nih
- anak-anak yang mudah tersinggung
- biasanya dia selalu direndahkan martabat
- oleh orang
- dewasa kemudian mudah berpikir negatif
- Jadi apa yang ada di pikiran dia itu
- hanya yang negatif kenapa bisa terjadi
- seperti itu
- karena sehari-hari dia tidak mendapat
- hal-hal yang positif pengakuan positif
- dari orang dewasa dalam hal ini dari
- ayah anda atau Bundanya untuk itu ayah
- anda dan Bunda kalau kita menginginkan
- anak tidak mudah berpikir negatif
- mulai pikirkan Jangan pernah
- menginvestasikan kekerasan kepada anak
- kita kemudian ini yang anak rentan mudah
- menyalahkan jadi semua
- itu di di mata dia itu salah tidak ada
- yang benar kenapa dia bisa
- e bersikap seperti itu karena dia juga
- tidak pernah mendapatkan pengakuan Apa
- yang dia lakukan itu semua serba salah
- dan pada saat dia bersama temannya atau
- bermain bersama temannya baik itu di
- tempat e bermain atau di sekolah atau di
- lingkungan dia selalu menyal orang lain
- dan ini menjadi
- ee
- menarik
- lalu ini yang sangat
- ee menyedihkan anak-anak kita yang
- sering mengalami kekerasan ini bunda
- anak itu rentan muda putus asa seperti
- tadi yang menarik diri dari ee
- lingkungannya atau antisosial ini dia
- muda putus Asa mudah putus asa ini
- akhirnya
- ee mau tidak mau jalan salah satunya
- supaya dia terbebas dari tekanan dari
- orang tua atau orang dewasa atau
- siapapun di sekitar dia akhirnya dia
- mengakhiri diri dia dengan bunuh diri
- nah ini yang kita tidak inginkan dan
- yang paling akhir anak itu
- rentan daya juangnya cepat melemah jadi
- tidak mudah menerima tantangan dari
- siapun
- fakta di kehidupan sehari-hari anak-anak
- yang sering mengalami
- kekerasan
- itu ini mulai diidentifikasi ada yang
- jadi pasien ee BNN he Berarti anak-anak
- kita muda atau rentan terjerat
- narkoba apalagi ee saat sekarang
- anak-anak kita itu sudah banyak pilihan
- untuk memilih bagaimana dia mau bebas
- dari tekanan yang dia alami di rumah
- atau di tempat belajar mau tidak mau dia
- merebus pembalut wanita yang kemudian
- diminum ahah sudah ada temuan itu di ee
- lapangan kemudian mengumpulkan obat
- sakit kepala dicampur dengan soda itu
- juga menjadi
- ee jalan keluar untuk dia terhindar dari
- apa yang sering
- dialami ada yang lain anak itu rentan
- terjerat jaringan eksploitasi seksual
- Ini temuan dari e Pak Hadi Utomo di
- salah satu daerah yang sedang dia
- dampingi itu anak-anak itu
- yang masuk ke jaringan prostitusi itu
- rata-rata awal mulanya dia atau
- anak-anak itu mengalami kekerasan Jadi
- bukan atas kemauan diri dia masuk ke
- jaringan itu tapi
- itu kunci atau pintu masuknya dari rumah
- di mana dia tidak diterima secara utuh
- atau dia sering mengalami
- kekerasan dan yang lain Saya sudah
- sampaikan tadi agresif
- Wah agresif ya suka
- EE memukul temannya Lalu pokoknya
- intinya dia adalah orang yang perlu
- didengar kenapa seperti itu karena di
- rumah dia tidak didengar untuk
- memposisikan dia diri dia supaya e
- diakui oleh teman-teman dia di luar ya
- itulah yang dia lakukan dia lakukan
- agresif he melanggar norma ini melanggar
- norma sering kita lihat ada anak-anak
- nongkrong atau ada yang
- paling ini setiap hari kita lihat Bunda
- itu di
- komplek-komplek anak-anak itu melanggar
- aturan hukum yaitu mengendarai sepeda
- motor bertiga Tidak pakai helm tidak
- punya SIM dan ini sebetulnya anak-anak
- itu kalau berjumpa dengan polisi si
- polisi dengan ee penuh kelembutan
- sekarang poloan menegurnya dengan
- kelembutan tapi orang dewasa yang lain
- Mereka marah-marah ini sih anak siapa
- nih sebetulnya kalau kita ketahui
- seperti apa yang saya sampaikan kalau
- ada orang yang terjerat narkoba ada yang
- EE tereksploitasi secara seksual lalu
- agresif lalu suka melanggar aturan di
- Mas masarakat kalau bisa jangan kita
- marahi malah justru kita rangkul kita
- peluk karena mereka mereka ini atau
- anak-anak ini ini mereka tidak sadari
- melakukan hal itu karena dia diproduksi
- oleh orang tua-orang tua yang selalu
- melakukan kekerasan kepada mereka
- rata-rata anak-anak seperti ini ini
- berasal dari ayah dan
- bunda ini pertanyaannya mengapa seperti
- itu ini rata-rata diproduksi oleh
- Ayahanda dan Bunda yang tidak memiliki
- pengetahuan keterampilan dan sikap di
- dalam pengasuhan Iya
- padahal ayah dan bunda itu adalah
- pendidik pertama dan utama yang perlu
- mendampingi perkembangan
- ee kecerdasan anak itu sekitar 80% dari
- usia 0 sampai 8 tahun masa emas sebagai
- anak gitu ya I kalau
- ini Ayah dan Bunda tidak memiliki
- pengetahuan lalu keterampilan dan sikap
- yang keluar
- adalah ngotot melakukan kekerasan lalu
- tidak mau mendengar suara anak karena
- tidak memiliki pengetahuan yang banyak
- untuk itu Ayah dan Bunda mulailah kita
- bersama-sama mulai
- eh
- memikirkan banyak orang berkata bahwa
- tidak ada sekolah menjadi orang tua
- orang yang seperti itu sebetulnya sedang
- bersembunyi dia mau ee membebaskan bahwa
- yang salah itu adalah orang di luar
- padahal melalui pertemuan hari ini
- bagaimana kita memastikan anak-anak kita
- tidak mengalami kekerasan kuncinya
- pertama ini Bunda He ada pada para tokoh
- budayawan para tokoh budayawan itu
- mendapatkan amanah Bagaimana
- memastikan
- untuk
- menyampaikan nilai-nilai positif
- nilai-nilai yang terbaik yang berlaku di
- di komunitas itu berarti yang memiliki
- nilai-nilai atau yang memahamkan tentang
- atau yang paham tentang kebudayaan
- berarti para tokoh
- budayawan bagaimana mereka harus
- memastikan sudah mulai meninggalkan
- hal-hal yang jahiliah Yaitu merendahkan
- martabat anak dengan cara adalah
- bagaimana kita meninggikan martabat anak
- yaitu dengan
- cara menyayangi anak-anak itu dengan
- cara apa melalui budaya budaya kan ada
- lewat
- musik lewat tari lewat
- Eh apa makanan pakaian yang menunjukkan
- agar anak itu memiliki
- identitas kalau anak dibesarkan dengan
- identitas kebudayaan yang sangat
- menjunjung
- ee kehormatan ee individu Setiap anak
- Insyaallah kebudayaan di negeri itu akan
- dikenang oleh siapun dan itu akan
- menghasilkan anak-anak yang selalu
- mempertahankan
- identitas budaya dari negerinya itu yang
- pertama yang kedua siapa ni yang harus
- memastikan agar anak-anak ini tidak
- mengalami kekerasan dari orang dewasa di
- sana ada tokoh
- pemuda kalau di Jakarta itu ada
- FBR ada Pemuda Pancasila
- kemudian ada RT ada
- RW bagaimana kita memastikan anak-anak
- kita ini
- selalu hidup dalam kondisi Damai atau
- dia selalu ee martabatnya ditinggikan
- lalu dia selalu memper ee hatikan bahwa
- tidak boleh mengganggu orang lain saling
- toleransi siapa nih yang memastikan
- nilai-nilai ini kalau bukan para
- tokoh-tokoh masyarakat hal ini pak RT
- pak RW coba mulai identifikasi Kok
- kenapa ini ada anak-anak selalu
- melanggar aturan nah ini berarti ada ya
- yang salah di dalam kehidupan anak-anak
- ini yang ketiga adalah keluarga besar
- keluarga besar ini pasti di sana ada
- Kakek ada nenek
- ada paman ada Bibi otomatis mereka tidak
- menginginkan cucunya atau keponakannya
- itu mengalami kekerasan untuk
- itu Ayah dan atau kakek Nen mulai
- menyebarkan nilai-nilai kebaikan dengan
- cara adalah selalu mengingatkan atau
- menyampaikan pengetahuan terampilan atau
- sikap untuk meninggikan martabat cucunya
- meninggikan martabat keponakannya untuk
- tidak direndahkan untuk
- itu jalan satu-satunya tidak melakukan
- kekerasan kepada anak minimal tidak
- boleh berkata ah atau melotot atau
- memanggil ee nama anak itu bukan dengan
- namanya yang sudah dicatatkan di akta
- kelahiran yang atau yang sudah di akui
- oleh negara itu yang ketiga ah yang
- keempat ini yang terakhir Bunda Fitri
- Bunda ee
- nuning
- adalah ayah dan bunda sebagai pendidik
- pertama dan
- utama untuk itu sebagai pendidik pertama
- dan utama perlu memperkaya pengetahuan
- yang banyak karena akan mendampingi anak
- usia nol sampai 8 tahun itu ada 80%
- kecerdasan anak itu berkembang ada di
- rumah pertama yang perlu kita pastikan
- ayah anda dan Bunda untuk menanamkan
- nilai-nilai agama nilai-nilai agama itu
- sebetulnya sudah diajarkan oleh para
- Ustaz Bagaimana memastikan anak-anak itu
- hanya melakukan hanya karena Allah dan
- dia merasa diawasi oleh Allah untuk itu
- Ayah dan Bunda juga perlu memastikan apa
- yang dilakukan itu untuk anak-anaknya
- hanya karena Allah dan dia selalu merasa
- diawasi untuk itu pertama yang harus
- dilakukan menjadi pendidik pertama dan
- utama itu menyentuh anak itu dengan
- sentuhan yang sangat-sangat
- EE meninggikan martabat anak anak itu
- pengin disentuh secara emosi he secara
- ee fisik Dia pengin anak itu Pengin
- dirangkul itu yang pertama yang
- kedua Ayah dan Bunda itu kan memiliki
- pengalaman terkait dengan latar belakang
- dan sejarah anak ini dari usia nol
- sampai sekarang yang ada di hadapan kita
- pasti kita tahu anak ini waktu di dia di
- dalam kandungan ayahnya sering
- mengganggu ibunya atau selalu
- merendahkan martabat ibunya itu juga
- akan berdampak pada diri anak nanti di
- di kemudian hari kita tidak pernah
- mengajarkan anak itu menentang kepada
- ayahnya tidak menyukai
- ayahnya kita tidak pernah tapi Coba
- telusuri waktu dia di dalam kandungan
- pernah enggak ayahnya itu tidak disukai
- oleh Bundanya karena mungkin baunya
- waktu itu ibunya tidak menyukai bau dari
- ayahnya karena sedang ngidam itu akan
- terbawa terus-menerus pada
- ee janin dan itu pada anak kita
- lalu ini yang perlu juga kita ketahui
- kok anak ini tidak pernah kita kerasi
- Tetapi dia suka kasar kepada
- kita untuk itu kita harus cek Bundanya
- tidak melakukan kekerasan ayahnya tidak
- kakeknya tidak saudara-saudaranya tidak
- tapi tapi kok dia mengeluarkan kata-kata
- yang tidak bijak ini mungkin tetangga
- ini mungkin dari televisi atau dari
- tontonan atau
- mungkin dari G sebagai ayah anda dan
- Bunda yang cerdas itu harus memiliki
- portofolio tentang anak ini sehingga
- tidak terpikirkan oleh Ayahanda dan
- Bunda untuk mengeluarkan k kata-kata
- yang tidak bijak atau melakukan
- gerakan-gerakan yang kemudian membuat
- anak itu merasa martabatnya
- terendahkan ini melalui apa itu semua
- kalau bisa direkam dari bekas apa Bunda
- ee tes e kehamilan kan ada tuh he pada
- saat bidan atau dokter meng informasikan
- kepada
- Bundanya Bunda positif hamil hamil
- lalu informasi yang terbaik ini kan
- otomatis akan disampaikan ke ayahnya
- Ayahnya sangat gembira itu rekaman
- pertama untuk selalu ingat untuk tidak
- mau melakukan perendahan terhadap hasil
- daripada yang kedua nih ada adalah foto
- USG Iya terlihat dia masih dalam bentuk
- gumpalan Lalu ada eh gerakan-gerakan
- yang e sangat eh unik itu yang selalu
- kita eh Panggil pada saat kalau kita
- sudah emosi atau kita mengetahui anak
- kita tidak lagi mau mendengarkan kita
- itu selalu menjadi pengingat itu yang
- dimaksudkan bahwa kita yang tahu latar
- belakang dan sejarah anak kita kenapa
- pada saat dia sudah ada di depan kita
- dia hanya memecahkan satu Put bunga atau
- dia e tidak cepat berdiri dari tempat
- tidurnya lalu langsung keluar kata-kata
- yang tidak mengenakkan buat diri
- dia itu yang perlu juga harus
- dimiliki yang ketiga ini yang menjadi
- pentinga dan untuk
- mengetahui kalau anak kita tidak pernah
- mengalami
- kekerasan dari kita itu ada di tempat
- bermain dia biasanya kalau anak-anak
- yang tidak mengalami kekerasan dari ayah
- dan
- bundanya kalau ada temannya yang nangis
- he anak kita Insyaallah akan melakukan
- penenangan kepada temannya karena dia
- selalu mendapat perlakuan seperti itu
- dari Bundanya atau ayahandanya kalau
- menangis kemudian ada dari sikap anak
- kita itu segera melaporkan kepada orang
- dewasa di sekitar dia yang paling utama
- itu dia akan mengeluarkan satu kata
- kunci bukan aku Om Bukan aku Pak Bukan
- aku Bunda yang melakukannya Heeh ini
- calon-calon ee anggota KPK ini biasanya
- anak-anak seperti itu tapi ada satu anak
- yang kita bisa lihat di tempat permain
- itu dia akan kabur kalau ada temannya
- nangis terbayang oleh Bunda he manakah
- anak dari tiga tipe anak yang sedang
- bermain ini menjadi korban kekerasan itu
- biasanya yang nomor terakhir tadi yang
- kabur Kalau yang dua dan satu itu
- biasanya anak-anak yang eh tidak tidak
- pernah atau tidak punya pengalaman
- mengalami kekerasan dari e orang tuanya
- lalu apa yang menjadi kunci penting agar
- Ayahanda dan Bunda tidak mudah
- melakukan kekerasan kepada
- anak-anaknya sebetulnya kita belajar
- dari Rasulullah tu tugas rasul itu cuma
- dua yaitu memberikan kabar
- gembira lalu
- peringatan di sini kuncinya kabar
- gembira itu berarti sosialisasi
- terus-menerus Kemudian dari sosialisasi
- ini selalu dititipkan atau diselipkan
- satu pernyataan kalau Ananda atau adik
- kakak tidak mengikuti ini ak kan
- mengalami hal yang tidak mengenakkan Itu
- peringatan Hanya dua tugas orang tua itu
- memberikan kabar gembira dan memberi
- peringatan peringatan tidak ada perintah
- menghukum atau merendahkan martabat anak
- dengan
- cara melakukan kekerasan yaitu kalau di
- Quran itu berkata ah saja tidak
- dibenarkan apalagi sampai melotot
- apalagi sampai uk e memukul atau apa dan
- juga sampai
- mengerayangi tubuh anak itu sendiri ini
- Bunda yang bisa saya sampaikan dalam
- pertemuan ini semoga ee Ayahanda dan
- bunda dapat memahaminya dan segera
- mulai mengoreksi memperbaiki atau
- mengidentifikasi apakah yang kita
- sampaikan hari ini ini ada enggak pada
- diri kita kalau tidak ada Alhamdulillah
- anak-anak kita akan menjadi anak-anak
- yang selalu
- mendapatkan ee hak-hak dia yaitu dia
- selalu disayangi
- otomatis kalau anak sering mengalami
- kasih sayang itu otomatis dia akan
- menghargai siapapun yang menyayangi dia
- melalui menghormati demikian Iya ikhwan
- akhwat bisa jadi selama per jalanan kita
- menyimak apa yang dikatakan oleh eh Dr
- Hamid tadi Iya ya Iya ya banyak sekali
- kalau biasanya Anda mendengar atau
- compare dengan puisinya khadil Gibran
- tentang anak saya temukan ada satu
- tulisan yang cukup menarik atau mungkin
- menampar kita dari eh media sosial
- penulisnya tidak disebut yang sebagian
- saja ee pak Hamid kadang-kadang
- seperti halnya yang Pak hami tadi
- ceritakan Ayah Ibu apakah kalian pikir
- dengan uang yang banyak kami akan
- bahagia Bukankah uang hanya akan
- membahagiakan kalian sendiri kalian
- berpikir kalau kami berprestasi Itu demi
- kebaikan kami
- tidak prestasi kami hanya akan membuat
- kalian
- bangga Jangan Paksa kami menjadi orang
- yang Apun demi kebanggaan kalian ayah
- dan ibu jadilah pohon yang baik agar
- kami pun tumbuh menjadi buah yang
- baik berubahlah demi kami ayah dan ibu
- demi masa depan generasi kami karena
- Bukankah buah tidak jatuh jauh dari
- pohonnya Kalau kami menjadi seperti
- sekarang Tidakkah itu karena pohonnya
- adalah ayah dan ibu Jangan jadikan dunia
- ini menjadi semakin buruk karena
- keegoisan kalian tuntutan kalian agar
- kami menjadi seseorang yang seperti
- kalian mau Tetapi kalian tidak ajarkan
- kami bagaimana bisa menghargai diri
- sendiri bagaimana kami bisa bertanggung
- jawab atas diri kami Ayah Ibu jangan
- hanya karena nafsu setelah itu kalian
- campakkan kami kalian hiraukan
- kami kalau kalian sayang kepada kami
- tumbuhkan kami menjadi seseorang yang
- mampu menghargai diri sendiri
- Subhanallah kami kembali sesudah ini
- nanti Mak an selanjutnya terkait dengan
- apa yang anda tanyakan melalui wa
- ataupun SMS akan kita lanjutkan ya
- terima kasih untuk tetap bersama
- rasil untuk Islam yang
- [Musik]
- satu rasil TV untuk Islam yang
- satu
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- rasil TV untuk Islam yang
- satu masih bersama rasil untuk Islam
- yang satu terima kasih untuk teman-teman
- di daerah yang sudah menyebarlaskan
- acara ini baik yang ada di Batam di
- Singapura di Banyuwangi kemudian juga di
- Semarang di Pontianak dan di Sukabumi
- mudah-mudahan ini akan mencerdaskan dan
- menyadarkan kita semua bahwa niat baik
- dan tujuan baik kita menjadikan
- anak-anak hamba Allah yang penuh dengan
- tanggung jawab ternyata tidak
- sesederhana itu Pak ahmid ada beberapa
- pertanyaan atau eh lebih banyak lagi
- adalah eh pernyataan berat ya Jadi orang
- tua tapi acara ini membuat kami berpikir
- ulang dan Allah kami memperbaiki diri
- ini dari hamba Allah kemudian dari Pak
- julis mendengar acara ini pikiran saya
- terbuka semua yang kami lakukan sungguh
- hanya demi kebaikan anak agar mereka
- menjadi anak yang bertanggung jawab tapi
- ternyata mendengar puisi yang tadi
- dibacakan iya ya kami kok jadi seperti
- egois Baik terima kasih kemudian kita eh
- ke WA yang sudah
- di terima dari
- 08 95 sekian seekkian tidak ada namanya
- di sini Pak ustaz mohon solusinya kami
- menikah di usia muda 16 tahun waktu itu
- dijodohkan dengan orang yang sangat
- minim pengetahuan agamanya dan dia
- Kebetulan juga
- temperamental Saya berusaha menjalani
- hidup berumah tangga semata-mata hanya
- mencari Rida Allah sampai berjalan 20
- tahun akhirnya suami saya sudah dijemput
- duluan meninggal dan akibat dari tekanan
- batin yang saya alami selama rumah
- tangga ternyata berdampak kepada anak
- kedua
- saya sekarang Pak ustaz dia lagi terapi
- dengan minum obat penenang dari
- psikiater pertanyaan saya Apa yang harus
- saya lakukan untuk mempercepat
- pemulihannya usianya sudah 20 tahun
- terima kasih ya terima kasih bunda di
- rumah ini menjadi hal yang
- perlu sungguh-sungguh
- diperhatikan sebetulnya
- ada cara yang sangat
- ee sederhana
- yaitu meminta maaf kepada anak itu
- sendiri dengan cara bagaimana Ee kita
- bersikap untuk bersikap kepada diri dia
- dengan kita bercerita tentang apa yang
- sudah lewat dan di dalam proses itu
- kemudian ada hal-hal yang kemudian itu
- berdampak pada diri Bunda dan itu
- efeknya kepada anak kita kita ceritakan
- semua dan pada akhirnya nanti kita fokus
- eh mendampingi dia melalui dialog-dialog
- kecil dan dari dialog-dialog kecil itu
- kemudian akan diketemukan kan titik
- temunya pada akhirnya nanti ada
- solusi-solusi yang sangat e jitu dan
- yang mengetahui solusi-solusi akan
- keluar itu adalah Bunda dan anak itu
- sendiri tapi awalnya adalah kita meminta
- maaf itu yang pertama yang kedua adalah
- selalu meminta kepada Penguasa Hati si
- anak itu sendiri adalah Allah
- yang
- dari proses itu sendiri yang kemudian
- akan dimintakan eh cahaya kepada
- ee dari Allah kepada anak kita kemudian
- anak akan otomatis dia mengenali siapa
- diri dia sendiri dan siapa
- ee ayah dan Bundanya dulu sehingga
- berdampak pada diri dia dengan dia
- mengetahui itu itu semua itu pada
- akhirnya dia akan memaafkan orang-orang
- yang telah membuat diri dia seperti itu
- jadi kuncinya permintaan maaf dan orang
- yang atau anak yang merasa tersakiti itu
- Memaafkan itu yang bisa saya
- sampaikan mudah-mudahan ya Ibu dan Untuk
- Ayah Bunda yang
- lain Pernahkah atau seringkah kita juga
- mengucapkan kata maaf meminta maaf
- kepada buah hati kita karena mungkin
- kita kasar karena emosi atau salah ucap
- hanya karena memang hal yang sepele tapi
- itu kadang-kadang terjadi mari kita
- mulai dengan mencoba meminta maaf ya
- mudah-mudahan baik yang berikutnya dari
- hamba Allah di
- Tangerang saya bertanya dengan kondisi
- ini anak empat suami saya temperamental
- Anak saya sudah berusia 31 tahun S2 tapi
- tapi belum menikah dulu waktu masih
- kecil di pesantren pernah merokok sama
- dua temannya
- em misalnya satu batang buat berdua
- begitulah laporan dari gurunya terus
- Bapaknya menampar anak saya sampai
- hidungnya
- berdarah kejadian itu
- sangat membuat dia takut mendengar suara
- ayahnya Sekarang dia sudah dewasa dan
- bekerja dan sering dimarahi juga sang
- ayah suka membanding-bandingkan dia
- dengan anak yang lain Jadi anak
- ini sering mau pergi dan keluar saja
- dari rumah meskipun saya masih sering
- menasehatinya untuk Jangan melakukan itu
- sekarang Ayahnya masih juga sempat
- menonjok dan menampar anaknya sehingga
- dia keluar dari kerjaannya untuk memilih
- kerja di luar sempat tidak mau tinggal
- di
- rumah Apakah salah sikap seorang ayah
- seperti itu mohon solusinya Ustaz
- sementara Bapak tidak merasa bersalah
- dan dia juga tidak mau minta maaf dengan
- anaknya anak saya sekarang tidak mau
- lagi bicara sama ayahnya tapi anak saya
- sangat sayang dan nurut sama
- ibunya sekian Ustaz Terima kasih bunda
- di Tangerang ini yang sering dialami
- oleh banyak anak-anak kita tapi itu ada
- di statistik
- 22% I yang sering mengalami atau menjadi
- pelaku itu adalah Ayah yang dominan
- adalah Bundanya sebetulnya tapi Bunda
- ini beda ayah dan
- bunda pada saat Bunda melakukan
- kekerasan kepada anaknya itu dengan
- serta-merta segera
- memeluk kalau Ayah handanya karena ingin
- memperlihatkan apa Wibawa Wibawa itu
- yang kemudian
- ee baru sadar pada saat dia melakukan
- itu dia sedang duduk sendiri dan di
- situlah kemudian di dalam hati bercerita
- kenapa aku harus melakukan sikap seperti
- itu kepada
- anakku tetapi itu dia tidak ungkapkan
- secara
- ee langsung kepada meskipun Rasa Sesal
- Itu ada tapi jarang Ayah yang kemudian
- mendekati anaknya dan mengatakannya ya
- Iya di beberapa ayah saja tapi di
- beberapa Ayah yang EE bijak itu biasanya
- mereka segera meminta maaf melalui
- memandikan anak itu tapi yang terjadi
- yang seperti sekarang yang dialami oleh
- anak kita yang sudah berpendidikan
- sampai
- S2 dia
- masih mengalami itu yang kemudian ada
- sesuatu yang perlu didalami yang
- sebutunya yang diterapi bukan anak
- tetapi Ayahnya Ayahnya
- ee mungkin pada saat proses sejarah
- kehidupannya itu mengalami hal yang
- serupa baik itu dari orang tuanya maupun
- dari orang lain yang kemudian tertanam
- pada diri dia
- adalah ada emas di ujung rotan dan itu
- sebetulnya
- ee hal-hal yang seharusnya tidak
- disebarluaskan di orang-orang yang
- mengakui Rasulullah Rasulullah tidak
- pernah mengajarkan hal-hal kekeras
- seperti itu dan ini yang itu sebetulnya
- berasal dari salah satu ayat yang ada di
- kitab suci
- lain kalau di Quran saja kita tidak
- boleh berkata ah sekarang Bagaimana ini
- menghadapi persoalan kita otomatis
- mencari solusi solusi yang paling
- sederhana kalau toh tetap
- ayahnya tidak memiliki kemauan untuk
- memaafkan anaknya sekarang tinggal
- posisi ibu dan Ananda jadi ibu mendorong
- anak itu untuk memaafkan
- ayahnya menerima kondisi
- yang nyata seperti sekarang ya Ayahnya
- seperti itu mau kita apakan jalan
- satu-satunya juga kita harus doakan agar
- Pada suatu hari dengan cara Rasulullah
- ada metode Rasulullah untuk mendidik
- yaitu dengan cara berbagi cerita melalui
- sebuah
- peristiwa mungkin hari ini Ayah handanya
- belum merasakannya tapi pada saat
- menghadapi sakratul maut siapa nih yang
- akan
- membimbing dia kalau tidak kalau bukan
- anak laki-laki atau anak perempuan yang
- yang pertama dan biasanya anak-anak yang
- mengalami kekerasan pada akhir hajat
- atau hayat hidup seseorang atau seorang
- ayah atau Bunda itu orang-orang yang
- mengalami kekerasan itu yang justru
- dekat dengan mereka dan ini yang
- kemudian kita bisa berbagi cerita
- mungkin ada ee testimoni kita cari di
- internet ada bagi ke ayahnya nya yang
- masih punya pola pemikiran seperti itu
- Insyaallah akan memperbaiki banyak hal
- ya kemudian ee saya mohon maaf waktunya
- sudah sangat mepet tapi ada beberapa
- pertanyaan ini dulu mungkin
- em dari seorang ayah nih soalnya bapak
- Karta di Bogor Dr Hamid Bagaimana nih
- cara ngatasin anak sudah S1
- bersih-bersih atau bantu ibunya saja
- masih harus disuruh enggak pernah punya
- inisiatif sendiri oke menarik Ay
- Ayahanda di Bogor ini yang sering
- dialami oleh
- EE orang tua-orang tua terhadap
- anak-anaknya sebetulnya langkah pertama
- yang itu diajarkan di kitab kita itu ada
- di surat assyafat ayat 102 adalah
- mendengarkan pandangan anak atau
- memintakan anak untuk tolong
- berpikir ini wadah satunya satu-satunya
- adalah melalui dialog atau diskusi dari
- diskusi-diskusi itu kemudian akan
- ditemukan beberapa hal yang disepakati
- salah satu kesepakatan itu adalah
- melakukan kegiatan sehari-hari dari
- bangun tidur sampai tidur
- kembali dengan kesepakatan itu kuncinya
- ada di orang tua adalah menegakkan
- kesepakatan
- yaitu Selalu
- mengingatkan jadi mengingatkan itu tidak
- cukup hanya
- sekali rumusnya yang ada diberikan oleh
- rasul itu he itu
- 5.475 kali kalau kita mengingatkan satu
- perintah kepada anak anak sehingga
- sampai dia melakukan itu jugaah
- ribuan kali itu toh juga harus melewati
- Jadi anak itu melewati Empat tahapan
- pertama dia meren baru PR perenum dengan
- kesepakatan belum bertindak Bunda
- kemudian
- merenung lalu kemudian melakukan
- tindakan yang sesuai
- kesepakatan seorang anak atau seorang
- manusia itu selalu lupa untuk itu harus
- dimaintenance di Ingatkan sampai di mana
- kesabaran kita mengingatkan yang ribuan
- kali tadi itu ada rumusnya di surah ee
- walasar semua orang merugi kecuali orang
- yang selalu memberikan
- ee peringatan untuk kebaikan dan
- kesabaran Iya meskipun e bisa jadi di
- belakang itu kita dengar ih nyinyir amat
- sih masih tahu mulu ngih tahu mulu Oke
- Ustaz yang berikut ini
- Em anak saya kelas 3 SD gimana ya kalau
- mau sekolah tuh kadang-kadang dikerasin
- sama
- ibunya tetapi tetap aja enggak mau dan
- kalau enggak sekolah dia senang banget
- apalagi kalau libur sekolah jadi anaknya
- enggak suka sekolah iya iya itu perlu
- juga dilakukan sebuah pengamatan kenapa
- kenapa itu bisa terjadi pengamatannya
- tidak cukup di rumah tetapi di sekolah
- minimal sat Minggu pengamatan itu kita
- lakukan kita sekolah mengamati bagaimana
- dia di sekolah iya dalam proses
- pengamatan itu sudah mulai ada
- pertanyaan-pertanyaan siapa tahu sudah
- dibuli tahu dia ini dan itu seperti yang
- tadi Pak Hamid bilang dan akhirnya nanti
- pada satu kesimpulan apakah anak ini
- harus bersekolah di sekolah formal atau
- lewat Hom schchooling
- Keputusannya ada pada bunda dan ayah
- anda tetapi untuk mencapai ke sebuah
- keputusan itu itu yang ditekankan adalah
- mendengarkan pandangan anak jadi minta
- anak untuk berpikir berpendapat lalu
- kemudian dia berpendapat itu baik
- waktunya singkat silakan dirangkum
- bahasan hari ini pak ahid terima kasih
- Ayahanda dan Bunda di rumah hari ini
- memang tema yang sangat penting di ee
- diketahui terutama Ayahanda dan Bunda
- mulai hari har ini hindarkan untuk
- berkata ah kepada anak-anak
- kita agar pada saat mereka mencapai usia
- 40 tahun dan kita masih diberi
- kesempatan oleh Allah untuk hidup
- berarti kita pada saat itu sekitar usia
- 60 atau 70 tahun kita akan menemukan
- kata kata Lembut dari anak kita pada
- saat kita meminta ee anak itu untuk
- melakukan sebuah kegiatan untuk kita dia
- tidak berkata Ah tapi dengan dia akan
- menyambut kita dengan
- kelemahlembutan itu semua akan kita
- peroleh
- kalau mulai hari ini kita tidak pernah
- melakukan perendahan martabat diri anak
- kita melalui mulut kita tangan kita
- sikap kita I dan yang terakhir nih tugas
- Ayahanda dan Bunda itu lebih utama
- adalah memberikan kabar gembira dan
- peringatan
- dan
- disiplin Positif itu menjadi cara utama
- demikian Semoga Allah memberikan cahaya
- kepada kita dan kita mampu untuk
- melakukan hal-hal yang terbaik pada
- anak-anak kita yang menjadi amanah dari
- Allah demikian asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuhikum
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh Terima kasih sekali Dr Hamid
- dan ikhwan
- akhwat kita mesti mencatat yang tidak
- boleh kita lewatkan adalah bertanya
- kepada anak-anak Bagaimana menurutmu
- sayang permintaan pendapat ini bisa jadi
- akan membuka begitu banyak sekat yang
- membuat Dia merasa bahwa kita tidaklah
- sebagaimana orang tua yang diinginkan
- atau mungkin anda ingin bikin catatan
- sendiri bikin eh kertas bilang sama
- anak-anak tolong diisi dong Eh kalian
- mau Ibu seperti apa atau Ayah Seperti
- apa nanti dari jawabannya semua akan
- membuat kita mengubah
- kebiasaan-kebiasaan buruk kita siapa
- tahu kan Baiklah mudah-mudahan sepenggal
- waktu yang kita lewati bersama di
- Perlindungan Anak ini akan membuat kita
- meningkatkan diri memperluas pemahaman
- dan juga mengisi tabung jiwa kita dengan
- hal-hal baru agar menjadi orang tua yang
- bisa mengantarkan anak-anak ke pintu
- surganya Allah Billahi taufik wal
- hiidayah wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh
- [Musik]
- waalaikum rasil TV untuk Islam yang
- satu