Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin.
- Arahmanirrahim. Maliki Yaumiddin. Apa
- kabar ikhwan dan akhwat pecinta radio
- dan TV silaturahim? Selamat berjumpa
- kembali di acara perlindungan anak.
- Insyaallah saya Nurfitri Tahir, ada
- Mazen, Robi, dan Fahri akan menemani
- Ikhwan dan Akhwat sampai dengan pukul
- 11.30 nanti. Ikhwan dan Akhwat, hari ini
- insyaallah kita akan membahas mengenai
- mempertahankan identitas anak dengan
- narasumber kita Pak Hamid Fatih. Lima.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Pak Ham. Waalaikumsalam.
- Apa kabar, Bunda? Alhamdulillah.
- Bagaimana dengan Pak Hamid?
- Alhamdulillah sehat. Mungkin ee orang
- tua ee yang mendengar sekarang
- bertanya-tanya nih, apa maksudnya sih
- identitas, apakah KTP anak atau SIM anak
- atau apa nih, Pak? Ah, itu banyak nanti
- kita ee bicarakan. Salah satunya, Bunda,
- terutama ayah bunda yang mengangkat anak
- itu wajib untuk ee menjelaskan
- kepada anak itu bahwa dia berasal dari
- ayah.
- mana ibunya yang mana agar dia mampu
- mengetahui siapa sesungguhnya ayah
- biologisnya. Itu yang pertama. Yang
- kedua, bagi mereka yang menikah
- ee dua negara, dua
- kewarganegaraan itu kan pasti anaknya
- harus memilih mengikuti kewarganegaraan
- Indonesia atau kewarganegaraan asing.
- Dan itu sudah ada ketentuan-ketentuan
- yang perlu juga harus diketahui. Lalu
- selebihnya adalah bagaimana kita
- memastikan bahwa anak itu mengetahui dia
- itu sesungguhnya ee dari suku bangsa
- mana, lalu agamanya apa, lalu etnik itu
- yang kemudian nanti ee akan membangun
- kepercayaan diri dia. Kalau itu dia
- tidak tahu secara jelas, itu yang nanti
- akan bermasalah pada saat dia akan ee
- melakukan ee komunikasi atau tampil di
- depan publik atau membangun jalingan ee
- hubungan silaturahim dengan siapapun di
- baik di lingkungan di mana dia sekarang
- tinggal atau dengan di mana dia
- bersekolah atau dia bermain itu Bunda.
- Iya. Baik dan akhwat nanti kita dengar
- secara jelasnya. Kami mengundang Ikhwan
- dan Akhwat untuk mengirimkan WhatsApp
- atau SMS ke nomor
- 0811999720 atau telepon kami nanti di
- sesi tanya jawab di nomor
- 0218451512. Ikhwan dan akhwat bisa
- bertanya apapun ee baik itu yang di
- dalam tema maupun di luar tema ya, Pak
- Hamid. Insyaallah akan dijawab. Baik,
- silakan Pak Hamid.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Terima kasih Bunda. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Pendengar
- Radio Rasil di mana saja berada dan
- pemirsa TV Rasil. Hari ini insyaallah
- kita akan
- berbagi salah satu informasi penting
- terkait dengan mempertahankan
- identitas anak. ini menjadi salah satu
- bagian dari kluster hak sipil dan
- kebasan dari konvensi hak anak yang
- telah diratifikasi oleh Indonesia pada
- tanggal 25 Agustus tahun
- 1990 yang kemudian dikokohkan melalui
- keputusan presiden nomor 36 tahun 1990.
- Lalu untuk lebih detail lagi ada
- Undang-Undang Nomor 12 Tahun
- 2000 ee 6 tentang kewarganegaraan
- Indonesia. Lalu yang paling penting juga
- ada Undang-Undang Perlindungan Anak yang
- mengalami perubahan. Pertama adalah
- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002
- tentang Perlindungan Anak dan
- Undang-Undang Nomor
- 35 Tahun
- 2014 yaitu tentang perubahan atas
- Undang-Undang ee Nomor 23 Tahun 2002
- tentang Perlindungan Anak. Di dalam
- undang-undang ini jelas ee apa yang
- nanti kita perbincangan diatur. Tetapi
- menjadi poin penting kenapa topik ini
- perlu kita bahas? Karena mempertahankan
- identitas anak itu merupakan salah satu
- hak anak dari beberapa hak yang ada. Apa
- yang harus diperhatikan
- oleh ayah bunda di rumah, kemudian
- keluarga besar, lalu lingkungan,
- masyarakat di sekitar dan para tokoh
- budayawan terkait dengan mempertahankan
- identitas ini. Yaitu ee ada banyak hal
- yang harus perhatikan. pertama adalah
- negara dengan meratifikasi konvensi anak
- itu dan ini berarti menjadi bagian dari
- perlindungan anak berjanji untuk
- menghormati hak anak untuk
- mempertahankan
- identitasnya itu termasuk terkait dengan
- kewarganegaraannya lalu nama dan
- hubungan kekeluargaan sebagaimana diakui
- oleh hukum tanpa campur tangan yang
- tidak sah. Jadi artinya ee kita sebagai
- orang muslim atau sebagai orang Islam
- itu banyak diatur dalam Al-Qur'an lalu
- di sunah ee Nabi bahwa
- mempertahankan ee identitas itu menjadi
- penting dan itu yang kemudian akan
- mencirikan bahwa anak itu dia berasal
- dari mana. Dari nama saja itu akan
- ketahuan. Dan untuk itu ayah bunda di
- rumah kalau sekali kita memberikan nama
- kepada anak itu, itu memang harus
- dipertahankan.
- Dan
- kalaupun ee ada perubahan ini Bunda yang
- menjadi ee catatan untuk ayah dan
- bunda bahwa kalau identitas anak itu
- harus meskipun dirubah itu harus ada
- catatan-catatannya dan itu harus lengkap
- dan pada suatu waktu itu harus atau
- perlu dijelaskan kepada anak kenapa dulu
- nama dia A tapi sekarang sekarang
- menjadi B, tetapi di lingkungan dia
- dipanggil C. Itu harus ada ee
- sejarah-sejarah dan itu harus dijelaskan
- kepada anak sehingga itu yang
- kemudian akan menjadi satu ee kebanggaan
- bagi diri dia. Kalau dia mengetahui
- identitas dia itu sebetulnya dia berasal
- dari mana, lalu dia tahu siapa ayahnya,
- siapa ibunya. itu yang menjadi poin ee
- penting untuk kebanggaan. Lalu yang
- kedua, Bunda Fitri, apa pentingnya untuk
- mempertahankan identitas anak ini? Ini
- yang kemudian menjadi catatan bagi ayah
- dan bunda, terutama yang memiliki ee
- remaja putri dan remaja putra di ke
- depan itu harus memperhatikan atau
- menghargai, menghormati lembaga
- perkawinan.
- Untuk itu mereka sudah mulai harus
- wanti-wanti jangan sampai mereka
- melakukan hal-hal yang di luar ee
- kehendak e norma agama maupun norma ee
- masyarakat itu dengan istilah ada
- kecelakaan. Untuk itu harus mulai
- diperhatikan karena dampaknya kalau
- misalnya
- mereka ee melakukan sesuatu sebelum
- diikat oleh perkawinan itu dampaknya
- pada identitas anak ya. Karena nantinya
- si anak itu tidak akan
- memiliki status hubungan nasab dengan
- ayahnya. Dia hanya dengan ibunya. Lalu
- yang ketiga ini yang menjadi penting
- Bunda, terutama ee anak-anak yang
- diangkat oleh orang tua-orang tua yang
- belum diizinkan oleh Allah memiliki
- keturunan. Akhirnya mau tidak mau mereka
- harus ee mengangkat ee anak.
- Dan ini yang menjadi penting. Jangan
- sampai nasab dari anak angkat ini ee
- disamarkan atau dihilangkan. Tapi yang
- menjadi penting adalah pada suatu saat
- nanti si anaknya sudah matang secara
- usia dan sudah matang secara dewasa
- untuk menerima penjelasan dari ayah dan
- bundanya bahwa sesungguhnya ee anak ini
- bukan ee
- anaknya dia secara biologis, tetapi dia
- melalui sebuah
- proses ee melibatkan banyak pihak lalu
- diputuskan oleh Kementerian Sosial
- melalui ee
- pengadilan. Dia merupakan anak angkat
- dan kalau bisa dijelaskan dengan baik
- anak itu mungkin malah merasa terhormat
- ya, Pak ya. Sebegitu sulitnya usaha
- untuk
- mendapat dan akhirnya dia membesarkan
- lalu memberikan akses ke pendidikan yang
- seluas-luasnya seperti anak sendiri
- gitu. Iya. Dan yang paling penting
- adalah si ayah atau si ibu ini harus
- juga menjalin komunikasi ee dengan
- keluarga biologis agar anak ini tidak
- kehilangan identitas dia. Misalnya dia
- dari suku tertentu, dari ee bangsa
- tertentu, tetapi agama harus sama. Kalau
- ayah ayah angkatnya muslim, otomatis
- anaknya adalah dari keluarga muslim
- juga. Ini yang menjadi catatan yang
- ketiga. Yang keempat ini, Bunda Fitri
- yang menjadi ee penting sekali
- adalah teman-teman kita yang menjadi
- pengelola lembaga kesejahteraan sosial
- anak atau istilahnya itu panti asuhan.
- Dan di sana kan ada beberapa ee
- anak-anak yang tinggal di sana, mereka
- juga harus mendapatkan penjelasan secara
- ee utuh, lengkap, tetapi tadi harus
- sesuai dengan ee usia dan kematangan dan
- kesiapan dari anak itu sendiri untuk
- menerima penjelasan lengkap dari
- pengelola untuk menjelaskan bahwa dia
- itu dulunya ya ee ditemukan di mana lalu
- dibesarkan di sini kemudian sekarang dia
- berada di sini dan harus e melalui
- sebuah proses pendidikan.
- si pengelola juga harus dengan
- serta-merta harus berupaya untuk
- mencari ee anak ini berasal dari
- keluarga mana. Jadi ee untuk menelusuri
- untuk tujuan apa agar kembali lagi
- identitas si anak itu memang benar-benar
- ee jelas dan clear meskipun dia melewati
- sebuah proses yang ee mungkin ada yang
- sangat
- dramatisir atau ada hal-hal yang ee di
- luar nalar dia untuk menerima kok kenapa
- dia bisa sampai di posisi seperti ini.
- Dan ini yang terakhir, Bunda Fitri.
- Dengan anak memiliki kejelasan identitas
- dia, dia akan sangat menghargai. Pertama
- dia akan menghargai keluarga ee ayah
- ibunya dulu, keluarganya, lalu
- masyarakatnya. Dan yang paling penting
- adalah orang
- yang menjaga, memastikan identitas dia
- itu tetap dipertahankan. Nah, dari
- pembahasan-pembahasan ini, ini yang
- kemudian perlu juga kita harus ee
- pilah-pilah. Pertama, Bunda Fitri, kita
- akan
- berbicara seberapa
- penting ee identitas anak itu ee bagi
- seorang anak. pertama yang terkait
- dengan kalau anak itu ee berasal dari
- ayah dan ibu yang berbeda
- kewarganegaraan.
- negara kita sejak tahun 2006 dengan
- diterbitkannya Undang-Undang Nomor 12
- tentang ee Kewarganegaraan Republik
- Indonesia itu ada beberapa pasal yang
- penting yang juga harus perlu diketahui.
- Seharusnya materi ini ee dijelaskan oleh
- para ee penyelenggara negara terutama
- dari Kementerian Hukum dan HAM. Tapi
- terkait dengan ee kepentingan kita yang
- bergerak di dalam perlindungan ee hak
- anak atau pemenuhan hak anak. ee menjaga
- identitas anak ini menjadi hal yang
- penting kita harus sampaikan kepada
- masyarakat agar masyarakat tahu ee
- menahu tentang hal ini sehingga dengan
- ee pertemuan hari ini kalau ada beberapa
- masalah yang dihadapi oleh mereka bisa
- menelusuri dan kalau bisa mulai
- men-searching di Google atau berkunjung
- ke website-nya nya ee Kementerian
- Sekretariat Negara atau ke Kumham yaitu
- mencari Undang-Undang Nomor 6 12 tahun
- 2006 tentang Kewarganegaraan Republik
- Indonesia. Ah, di sana ada pasal 4 itu
- yang menjadi penting yaitu warga negara
- Indonesia adalah setiap orang yang
- berdasarkan peraturan
- perundang-undangan. Ada yang juga diatur
- yaitu anak yang lahir dari perkawinan
- yang sah dari seorang ayah warga negara
- Indonesia.
- dan ibu warga negara asing atau
- sebaliknya. Di sana itu ada ketentuan
- lebih detail. Tapi poin penting kita di
- sini bahwa anak itu harus dipastikan
- memiliki
- kewarganegaraan. Tinggal ada batasannya
- kan definisi anak yang kita maksudkan
- yaitu anak ee dari usia di dalam
- kandungan sampai usia kurang sehari 18
- tahun. Nah, di situ dia bisa ee
- menentukan bahwa anakku ini mau ikut
- mana. Tergantung fasilitas-fasilitas
- yang ada di negara dia mau pilih. Kalau
- memilih warga negara Indonesia berarti
- dengan konsekuensi dengan konsekuensi
- yang ada. Kalau memiliki warga negara
- misalnya Amerika atau Inggris atau
- tergantung ee bagaimana ee si ayah dan
- si ibu
- berkomunikasi dengan keluarga besar dan
- mengetahui nanti ee hal-hal apa nantinya
- yang akan ee dihadapi di kemudian hari.
- Atau misalnya berkonsultasi dengan orang
- yang mengerti hukum gitu ya, Pak ya.
- Iya. dan itu yang menjadi penting
- berarti sudah mulai ee berkunjung ke ee
- fakultas-fakultas yang menangani atau
- yang memiliki jurusan misalnya fakultas
- hukum yang mungkin di sana ada membahas
- tentang kewarganegaraan atau hukum
- internasional atau yang paling dekat
- kita berkunjung ke Kementerian ee Hukum
- dan HAM. Di seluruh Indonesia ada Kanwil
- dan di seluruh Indonesia juga itu ada
- kantor keimigrasian. Ah, di sana mereka
- akan serta-merta. Ah, bagaimana Bunda
- Fitri dengan warga negara Indonesia yang
- ada di luar negeri yang kebetulan
- anaknya lahir di sana? Seperti yang kita
- jelaskan 2 minggu lalu tentang
- pentingnya registrasi anak dan
- mendapatkan ee kutipan akta di
- negara-negara di mana kita memiliki
- perwakilan atau ada negara-negara yang
- ee memiliki
- kebijaksanaan bagi anak yang lahir di
- negaranya itu akan segera diregistrasi.
- Lalu ee kalau di konselor atau di
- kedutaan di sana
- mereka kita bisa lihat di website mereka
- setiap hari itu ada
- pengumuman-pengumuman dan itu yang
- kemudian kita bisa akses dan kita mau
- cari informasi bagaimana kepastian
- tentang kewarganegaraan dari anak kita.
- Kalau itu kita tidak ee urus itu nanti
- akan membuat anak kita secara identitas
- dia akan kehilangan. sejak dari awal dia
- ee dipilih atau ditentukan menjadi warga
- negara Indonesia, otomatis dengan
- serta-merta si anak itu perlu juga harus
- mendapatkan informasi tentang sejarah
- perjuangan
- Indonesia, kebudayaan-kebudayaan
- Indonesia, tapi yang paling penting
- ideologi Indonesia. Pancasila. Berarti
- dia sudah mulai hafal Pancasila. Lalu
- kemudian dia baca ee Undang-Undang
- Dasar. Tapi paling penting dia harus
- mulai menghafal lagu ee Indonesia Raya
- kebangsaan sehingga dia akan ee bangga
- dan dia akan juga di perlu diperkenalkan
- siapa sebetulnya tokoh-tokoh bangsa dia.
- Nah, ini terutama anak-anak kita yang ee
- lahir di luar negeri yang juga ee belum
- memiliki kewarganegaraan yang tetap yang
- dia pilih karena sampai usia 18 tahun.
- Ada juga bagi ee
- keluarga-keluarga yang kemarin kita
- Indonesia itu mendapat kiriman dari Arab
- Saudi, dari luar negeri itu anak-anak
- TKI yang kalau kita lihat ee wajah-wajah
- mereka itu sebetulnya bukan wajah
- ee spesifik orang Indonesia, tetapi dia
- lahir dari ee bunda bunda yang ee
- mungkin waktu di sana mereka
- perlindungannya ee terbatas sehingga
- mereka mendapat ee masalah ada yang
- diganggu oleh tetangganya atau oleh
- majikannya. Nah, itu yang kemudian
- mereka pada saat ee dideportasi ke
- Indonesia itu ada satu kapal laut atau
- ada satu
- pesawat bersama ee bundanya itu ada
- anak-anak yang dijemput oleh kementerian
- ee
- Kementerian ee Pemberahan Perempuan dan
- Perlindungan Anak menjemput juga ada
- dari Kementerian ee Hukum dan HAM. Nah,
- persoalannya apakah mereka saat sekarang
- sudah ee jelas status
- kewarganegaraannya?
- Ini pemerintah
- sudah mengantisipasi hal ini atau belum,
- Pak? Seidealnya sudah. Tapi kalau
- misalnya ini tidak eh ada penanganan
- secara khusus, mungkin waktu itu mereka
- lebih fokus untuk mengembalikan warga
- negaranya dulu sebelum untuk sampai ke
- pengurusan identitas. Mungkin sekarang
- yang pendengar radio ee Rasil di mana ee
- saja berada bahwa tidak ada kejelasan
- dari status anak kita ini mungkin harus
- segera kita uruskan
- kewarganegaraannya karena nanti akan
- berdampau kepada ee anak itu sendiri
- kalau dia berbeda dengan tetangganya. di
- sini otomatis ada penjelasan-penjelasan,
- ada ee uraian detail yang seperti saya
- tekankan sesuai dengan usia dan
- kematangan anak dan kesiapan anak
- menerima penjelasan dari bundanya bahwa
- dia sesungguhnya adalah anak dari siapa
- melalui rahim ibunya. Dan akhirnya
- terlihat ee agak sedikit beda postur
- tubuhnya. Lalu agak beda ee wajah, agak
- beda ee apa dari segi kulit. Akhirnya
- kemudian si anak kalau mendapat
- penjelasan secara detail latar belakang
- sejarah dia dan itu yang kemudian ee
- membuat dia semakin yakin tentang
- identitas dia dan otomatis itu akan
- meninggikan kepercayaan diri dia. Kalau
- dia ee tidak mendapat penjelasan detail
- dari dan hanya dapat dari obrolan
- tetangga, omongan orang lain, lalu dari
- olok-olokan orang lain, itu yang
- kemudian akan membuat anak itu ee akan
- bermasalah. Dan ini yang perlu juga
- harus mulai disadari oleh ee
- keluarga-keluarga yang ada dititipkan
- anak yang belum jelas ee status
- kewarganegaraannya. Dan bersyukurlah
- kalau yang sudah mengurus dan sudah
- mendapat tinggal berarti penjelasan
- kepada ee anaknya. Dan yang paling bagus
- yang menjelaskan itu adalah bundanya
- sedang dalam pada saat sedang mau tidur
- dijelaskan secara detail dan akhirnya
- informasi dari bundanya itu atau dari
- kakeknya atau dari neneknya itu akan
- tertancap dengan baik.
- Ah, tetapi yang harus dihindarkan oleh
- keluarga-keluarga besar kalau menerima
- anak-anak seperti ini jangan ee
- coba-coba mengeluarkan satu pernyataan
- yang tidak bertanggung jawab. Itu yang
- kemudian akan mempengaruhi ee diri si
- anak. misalnya Pak kita panggil anak itu
- tidak sesuai dengan apa ee nama dia atau
- karena berbeda dengan keluarga dia.
- Panggil dengan sekarang kan kalau lihat
- orang asing itu boleh atau apa. Nah, ini
- harus dijelaskan kepada anak kita
- sehingga si anak itu dia sudah mampu
- secara kedewasaan untuk memfilter. Oh,
- ini informasi yang mengolok-olok saya.
- Buat apa saya mau mendengarkan olokan
- orang? Belum tentu orang itu lebih baik
- dari saya. Malah saya beruntung kalau
- saya tampil di mana saja ee akan
- mendapat nilai lebih dari si orang yang
- sedang olok-olok. itu berarti kan butuh
- penjelasan, Bunda. Baik, itu yang ee
- pertama terkait dengan kewarganegaraan
- ini menjadi penting. Yang kedua, Bunda
- Fitri juga
- di Undang-Undang Nomor ee 35 2014
- tentang Perlindungan Anak itu ada satu
- pasal yang juga harus diketahui oleh
- setiap orang tua, oleh keluarga besar
- juga oleh masyarakat. Apa itu pasal 5?
- Bahwa di pasal 5 itu setiap anak berhak
- atas suatu
- nama sebagai identitas diri dia dan
- status
- kewarganegaraan. Itu artinya apa? bahwa
- sejak dari awal pemilihan nama anak itu
- memang harus serta merta ee dicerna,
- dipilih sesuai nanti dengan ee apa
- karakter dari anak itu sendiri di
- kemudian hari. Dan yang itu kemudian
- yang menjadi kebanggaan diri dia. Kalau
- di sosialisasi di radio Rasil, pilihlah
- nama yang nantinya melalui nama itu anak
- itu merasa didoakan. Nah, itu yang
- menjadi penting juga. Jadi untuk itu
- ayah dan bunda memilih nama itu harus
- benar-benar ee dipilih dan kalau bisa
- konsultasi dengan ee ustaz atau dengan
- orang-orang yang terdekat yang menurut
- kita ee yang memilih nama ini memang
- orang-orang yang benar-benar bertanggung
- jawab yang kemudian nanti ee jangan
- sampai kita memilih nama tidak sesuai
- dan kemudian hari anaknya itu yang
- kemudian akan me menuai
- Tetapi kalau anak itu sudah diberi
- penjelasan kenapa anak itu diberi nama A
- misalnya lengkap dengan sejarahnya, lalu
- kalau bisa sampai ke referensi apa yang
- ee dipilihkan oleh Bunda, oleh ayahnya
- dan itu atas masukan siapa saja.
- Akhirnya anak itu merasa bangga dan dia
- akan
- ee intinya dia akan menjelaskan atau
- menceritakan kepada tetangganya bahwa
- nama dia itu tidak sembarang. Dan itu
- yang menjadi penting, Bunda. Iya. Ee
- saya pernah ee punya teman yang
- bercerita bahwa ketika dia SMA sedang ee
- masuk orientasi dan ada satu anak
- dipanggil namanya dan anak itu
- betul-betul meng-copy paste nama seorang
- penyanyi di Amerika gitu. Dan ketika
- dipanggil satu sekolah itu menertawakan
- dia. Dan mungkin itu bukan pertama
- kalinya terjadi ya, Pak ya. Dan kalau si
- anak itu sudah matang, oh dia akan malah
- bangga kalau bisa sampai ekspektasi yang
- atau harapan dia, dia akan melebihi dari
- orang yang ee disebut itu. Nah, itu yang
- menjadi penting. Tapi yang jadi soal
- kalau nama anak itu dia tidak tahu
- sejarahnya. Untuk itu sekali-sekali
- mulai dari hari ini mungkin kalau kita
- tidak pernah menceritakan sejarah dari
- nama pasti kan orang di luar itu suka
- iseng sedikit supaya untuk membangun
- keakraban. Boleh dong
- ceritakan sejarah nama kamu kok unik ee
- tidak seperti yang anak-anak biasa.
- Bagaimana sih sejarahnya kalau si anak
- itu mendapat informasi pertama?
- dari ayah dan bundanya itu dia dengan
- yakin untuk menjelaskan. Ah, itu yang
- menjadi penting dan ee ayah bunda di
- rumah, kakek nenek untuk itu ee kalau
- belum menceritakan sejarah
- anak-anaknya ya ceritakan mungkin
- referensinya dan dia akan mau mencari
- juga tuh cari di Google atau apa itu
- yang menjadi penting dan identitas anak
- ini harus diberikan sejak kelahirannya.
- itu wujudnya melalui
- ee kutipan akta kelahiran. Dan kalau
- misalnya Bunda Fitri kan ada beberapa ee
- tradisi-tradisi itu misalnya kalau anak
- itu diberi nama A lalu sering
- sakit-sakit. Hm. H itu yang kemudian ee
- dirubah atau dia si anak itu
- ee dari agama tertentu pindah ke Islam
- kan ada nama berubah tuh.
- Yang paling penting itu adalah si anak
- juga harus diberi penjelasan kenapa dulu
- namanya A sekarang berubah. Itu
- detailannya lalu proses upacaranya terus
- bagaimana siapa yang ee memberikan nama
- itu. Kalau bisa detail harus dijelaskan
- kepada anak. anak itu juga misalnya
- kalau misalnya sudah bisa memiliki
- pendapat sendiri boleh ikut bisa juga
- untuk memproses dan mungkin ini yang
- orang suka lupa untuk melakukannya tapi
- ada beberapa orang tua itu rajin untuk
- menceritakan sejarah anaknya dan bangga
- tuh yang penting adalah si ayah si ibu
- menjelaskan penuh kepercayaan diri
- dengan referensi di mana dia mendapatkan
- anak eh mendapatkan kan satu nama yang
- itu yang kemudian disematkan kepada
- anaknya dan kemudian anaknya karena dia
- sangat respek kepada ayah dan bundanya
- yang telah memilikan, memilikan nama
- yang terbaik untuk dia, dia
- menjelaskan. Itu yang menjadi hal yang
- kedua. Yang ketiga ini, Bunda, yang
- penting adalah terkait dengan anak ee
- angkat, adopsi. ee kalau istilah kita
- atau yang paling penting juga ini
- menjadi harus ee menarik ada ee
- sejarahnya kalau Nabi Muhammad
- mengangkat
- Harizah ee
- lalu diingatkan oleh Allah jangan ee
- menambahkan nama Nabi di belakang nama
- Allah.
- Dan di situ jelas di surat ee detail itu
- ada. Tetapi poinnya di hukum
- internasional dan itu yang kemudian di
- hukum nasional kita dijelaskan secara
- detail Bunda diatur lagi. Itu ada di
- pasal 40 Undang-Undang Nomor ee 23 Tahun
- 2 tentang perlindungan anak. Apa poin
- yang penting di sana adalah orang tua
- angkat wajib memberitahukan kepada anak
- angkatnya mengenai asal usul dan orang
- tua kandungnya meskipun sudah meninggal
- mungkin harus dijelaskan secara detail.
- Itu yang
- kemudian ee tidak cukup di situ, Bunda
- Fitri. Karena proses untuk mengangkat
- seorang anak itu ee sangat prosedural
- sekali dan itu untuk memastikan
- ee agar anak itu merasa nyaman, aman,
- dan dia merasa terlindungi dan dipenuhi
- hak-haknya dia. Salah satu hak dia
- adalah dia harus
- mengetahui siapa ee orang tua biologis
- dia. dia harus tahu bundanya siapa, lalu
- bundanya ada di mana, lalu sedang
- melakukan apa, lalu kenapa dia harus ee
- berada di keluarga yang sekarang? Itu
- didetailkan,
- dijelaskan dari sumber ayah dan ibu
- langsung.
- Tinggal kita pilih kapan kesiapan anak
- kita untuk menerima informasi ini. Dan
- jangan sampai anak angkat kita itu
- mendapat informasi dari orang lain yang
- kemudian akan terbangun
- ketidakpercayaan diri anak kepada ayah
- dan bunda angkatnya. Itu yang harus kita
- kejar. terutama ayah bunda angkat jangan
- ee ee terlambat untuk menginformasikan
- ini dibandingkan dari ee orang lain yang
- memberikan informasi kepada anak kita.
- Kalau yang saya dengar dari ee
- ulama-ulama mengatakan kalau di Islam
- sesegera mungkin ya mungkin dan kalau
- misalnya kita lihat di cerita Nabi Musa,
- tidak pernah tuh diceritakan bahwa Nabi
- Musa suatu hari kaget menyadari bahwa
- dia bukan anak dari Firaun. ya berarti
- mungkin
- ee dulu sudah dibiasakan memberitahukan
- anak bahwa kami bukan orang tua biologis
- kamu gitu, tapi kami mengangkat kamu.
- Iya. Iya. Dan di Quran lalu di hadis itu
- sudah ada. Lalu dari ee sirah nabawiyah
- tinggal ibrahnya saja yang kita ambil
- sekarang. Ya. Jadi persoalan adalah ada
- ketakutan yang dibangun oleh ee ayah dan
- ibu angkat kalau misalnya ee kan itu kan
- kekhawatiran. Kekhawatiran yang dibangun
- sebetulnya tidak perlu harus khawatir
- karena kalau anak angkat kita insyaallah
- kita besarkan dia penuh dengan
- kenyamanan. Sepertikan yang terjadi pada
- ee diri anak angkat Rasulullah. Akhirnya
- kan ee beliau memilih untuk tetap
- bergabung dengan Rasulullah dibandingkan
- dengan ayah ee biologis dia. Dan itu
- yang kemudian menjadi satu catatan
- penting di dalam ee perlindungan anak
- atau dalam pemenuhan hak anak terkait
- dengan memastikan identitas anak itu ee
- terlindungi. itu Bunda Fitri yang
- kemudian ee
- pemerintah melalui berdasarkan pasal 40
- tadi
- itu
- menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor
- 54 Tahun 2007 tentang pelaksanaan
- pengangkatan anak. Siapa nih yang
- ee menjadi penanggung jawab dalam proses
- pengangkatan anak dan merekam semua
- proses itu? Kalau di Indonesia itu
- adalah Kementerian Sosial. Di
- Kementerian Sosial itu ada dibentuk satu
- tim Bunda Fitri
- yaitu ee tim PIPA. Jadi dia yang ee
- terdiri dari
- ee Kementerian Luar Negeri. Heeh. Bila
- pengangkatan anak itu ee anak ee ayah
- angkat atau bunda angkatnya orang
- kewarganegaraan lain. Kedua, Kementerian
- Hukum dan HAM untuk memastikan ee
- kepastian ee paspor atau kewarganegaraan
- dari anak itu sendiri. Lalu yang ketiga,
- Kementerian ee Pembedaan Perempuan dan
- Perlindungan Anak karena memang dia
- sudah menjadi amanah di situ. lalu Jaksa
- Agung, kemudian Kepolisian Republik
- Indonesia, Komisi Perlindungan Anak
- Indonesia, lalu kemudian ada ee yayasan
- yang ditunjuk oleh negara yang akan
- mengelola proses-proses pengangkatan
- anak itu. Lalu ada namanya ikatan ee
- sarjana ee pekerja sosial. artinya
- adalah untuk memproses seorang anak itu
- yang kemudian berpindah
- ee ayah menjadi anak angkat diangkat
- oleh itu tidak mudah. dia butuh proses.
- Mungkin kalau sekarang yang terjadi di
- masyarakat tidak melewati proses-proses
- seperti itu yang kemudian ee muncul
- persoalan baru dan itu yang ada orang
- kadang-kadang ee menghilangkan identitas
- ee dari keluarga biologisnya. bagi
- mereka yang melakukan hal-hal seperti
- ini itu nanti bukan saat sekarang ee
- persoalan itu akan terjadi, tapi pada
- suatu masa atau pada suatu waktu anak
- akan melangsungkan
- perkawinan pada saat itu kan harus
- dituntut siapa ini yang akan menjadi ee
- walinya. Kalau anak perempuan berarti
- ayah angkatnya tidak bis tidak
- boleh. Artinya di situ akhirnya si
- ayahnya, si bundanya harus menjelaskan
- tapi lebih bijak dijelaskan sejak dari
- awal. Tapi e banyak kasus yang sampai
- menikahkan anaknya pun seorang ayah
- angkat karena merasa memiliki jadi apa?
- eh Fulanah bin Fulan bin Bapak angkatnya
- gitu dan memaksakan memposisikan dirinya
- jadi wali loh Pak. Ah, itu yang lebih
- tepat untuk memberikan penjelasan detail
- nanti Ustaz Husin untuk lebih ke terkait
- dengan hal-hal yang tetapi dari sisi
- perlindungan anak itu sebetulnya dari
- awal sudah ee membuat anak itu merasa
- tidak nyaman dan tidak terlindungi. Dan
- hak dia untuk mendapatkan informasi
- kedetailan tentang ee sejarah dia itu
- sendiri hilang. Dan itu yang kemudian
- Bunda Fitri ada beberapa kejadian
- beberapa waktu lalu dengan bantuan
- teman-teman reporter karena dia memiliki
- satu mata acara untuk menelusuri ee
- orang tua angkat terutama dari anak-anak
- yang diangkat oleh keluarga-keluarga di
- Belanda atau di ee Prancis. Lalu di sana
- kan punya kebijakan untuk ee menelusuri
- keluarga ee biologisnya. Ah, pada saat
- mereka mencari menelusuri, mereka
- kehilangan jejak. Ah, seharusnya yang
- paling bertanggung jawab terkait dengan
- ini adalah Kementerian Sosial. Tetapi
- persoalannya pada saat proses
- pengangkatan anak itu tidak melewati
- Kementerian Sosial. Kalau melewati
- Kementerian Sosial otomatis ada Yayasan
- Sayap Ibu di sana mereka punya database
- lengkap detail. Siapa orang tua
- angkatnya, siapa ayah angkat, ee siapa
- keluarga biologis itu detail di mana
- mereka. Lalu proses pengangkatannya
- lengkap dengan ee catatan dari pekerja
- sosial. Tapi yang jadi soal ini adalah
- melalui ee lembaga-lembaga yang tidak
- resmi atau pihak-pihak yang tidak ee
- diakui oleh negara itu Bunda Fitri yang
- kemudian bisa saja ee cara-cara seperti
- ini bisa masuk ke dalam ee trafficking.
- Hm. Nah, itu ke depan yang mungkin baik
- ee menjadi menarik seperti Bunda tahu
- waktu kejadian beberapa waktu lalu ada
- seorang ibu menjual anaknya gara-gara
- untuk ee beli sabu dan itu menjadi salah
- satu persalahan. Demikian Bunda. Baik,
- terima kasih banyak Pak Hamid dan terima
- kasih juga kepada Ikhwan dan Akhwat ee
- masih bersama kami. Kami akan jeda
- sejenak. Kami masih mengundang ikhwan
- dan akhwat untuk mengirimkan WhatsApp
- atau SMS ke nomor
- 0811999720. Dan setelah jeda nanti,
- Ikhwan dan Akhwat bisa langsung
- menelepon kami di nomor
- 0218451512. Kami akan segera kembali.
- [Musik]
- Ah
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- bersabda, "Barang siapa tujuannya
- akhirat, cita-citanya akhirat, maka dia
- akan mendapatkan tiga perkara. Pertama,
- Allah Subhanahu wa taala menjadikan
- kecukupan di hatinya.
- Kedua, Allah mengumpulkan urusannya.
- Ketiga, dunia akan datang kepadanya
- dalam keadaan dunia itu
- hina. Barang siapa yang tujuan dunia,
- obsesinya dunia, cita-citanya dunia,
- maka dia akan mendapatkan tiga perkara.
- Pertama, Allah Subhanahu wa taala
- menjadikan kemelaratan ada di depan
- matanya. Kedua, Allah menceraiberaikan
- urusannya. Ketiga, dunia tidak datang
- kecuali yang ditakdirkan untuk dia saja.
- Demikian hadis yang diriwayatkan oleh
- Imam at-Tarmidzi.
- Dalam kehidupan manusia, ilmu adalah
- salah satu hal yang sangat penting dan
- hal tersebut bukan lagi merupakan suatu
- rahasia. Sebagaimana yang dikatakan Ali
- bin Abi Thalib bahwa seseorang yang
- memiliki cukup ilmu akan merasa
- dimuliakan.
- Sementara mereka yang tidak memiliki
- ilmu dan tidak mengetahui apapun akan
- merasa tercela dan hal tersebut akan
- membuat seseorang merasa
- bodoh. Menurut istilah ilmu atau yang
- lebih utama di sini adalah ilmu syari.
- Ilmu syari adalah ilmu tentang
- penjelasan-penjelasan dan petunjuk yang
- Allah Subhanahu wa taala turunkan kepada
- rasulnya. atau dengan kata lain ilmu
- yang menyangkut Al-Qur'an dan
- hadis. Meskipun demikian, tidak berarti
- bahwa ilmu yang lain tidaklah penting
- atau tidak dianggap dalam
- Islam. Ilmu-ilmu yang ada dalam
- kehidupan manusia juga dapat dikatakan
- bermanfaat apabila ilmu tersebut
- menuntun manusia untuk lebih taat dan
- beriman kepada Allah Subhanahu wa taala.
- Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu,
- sesungguhnya Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam bersabda, "Barang siapa
- menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka
- Allah akan memudahkan baginya jalan ke
- surga." Hadis riwayat Muslim.
- [Musik]
- Di antara adab dan kebiasaan Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam yang paling
- penting dalam hal makan dan minum dan
- hukumnya jelas sebagai sunah adalah
- berdoa atau menyebut nama Allah sebelum
- dan sesudah makan.
- Anas bin Malik radhiallahu anhu, seorang
- sahabat yang pernah lama sekali
- mengabdikan dirinya kepada Nabi berkata,
- "Adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam
- apabila makanannya telah didekatkan
- kepadanya, beliau membaca bismillah dan
- apabila selesai makan beliau berkata,
- "Ya Allah, Engkau telah memberikan
- makanan dan minuman. Engkau telah
- mencukupkan dan meridiku. Dan Engkau
- telah memberikan petunjuk kepadaku serta
- menghidupkanku. Segala puji bagimu atas
- semua yang Engkau berikan kepadaku.
- Hadis riwayat Ahmad dan
- Annasai. Apabila makanan telah
- didekatkan kepadanya, maksudnya yaitu
- makanan telah diberikan kepada beliau
- dan siap untuk dimakan. Beliau membaca
- bismillah, yaitu sebelum makan beliau
- membaca bismillah atau menyebut nama
- Allah terlebih dahulu. Sedangkan setelah
- makan, beliau membaca doa sebagaimana di
- atas.
- Abu Said Alhudri radhiallahu anhu
- berkata, "Apabila Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam telah selesai makan,
- beliau berkata, "Segala puji bagi Allah
- yang telah memberikan makanan dan
- minuman kepada kita dan menjadikan kita
- bagian dari kaum muslimin." Hadis
- riwayat Abu Daud dan At-Tarmidzi.
- [Musik]
- Seorang laki-laki bertanya kepada
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- "Apa ciri keislaman seseorang yang
- paling baik?" Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam menjawab, "Kamu
- memberikan makan kepada orang yang
- membutuhkan dan mengucapkan salam kepada
- orang yang kamu kenal. dan orang yang
- tidak kamu kenal. Hadis riwayat Bukhari
- dan
- [Musik]
- Muslim. Kemudian diriwayatkan pula dari
- Anas radhiallahu anhu bahwa ia
- menuturkan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam berjalan melewati kumpulan
- anak-anak. Lalu beliau mengucapkan salam
- kepada mereka semua. Hadis riwayat
- Muslim. Ketika kita menyampaikan salam
- kepada sesama muslim, kita akan mendapat
- dua keutamaan. Pertama, kita akan
- mendapat pahala karena mendoakan sesama
- muslim. Karena pada dasarnya salam
- merupakan doa. Dan yang kedua kita juga
- akan mendapatkan keutamaan dengan
- mendapatkan doa dari sesama saudara
- muslim dengan dia membalas salam yang
- kita sampaikan.
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- Iwan dan Ahwat masih berada di acara
- perlindungan anak Dengan narasumber kita
- Pak Hamid Pati 5, kami masih mengundang
- ikhwan dan akhwat untuk mengirimkan SMS
- atau WhatsApp boleh dalam tema ee
- mempertahankan identitas anak maupun
- mengenai semua kegelisahan ikhwan dan
- akhwat mengenai anak-anak di nomor
- 0811999720 atau telepon kami sekarang di
- nomor
- 0218451512. Baik ee Pak Hamid ada
- WhatsApp yang datang. Asalamualaikum Pak
- Hamid. Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Saya Ibu Risna dari Jakarta
- Barat. Saya mempunyai anak angkat yang
- saya adopsi dari saudara karena orang
- tuanya tidak mampu secara ekonomi.
- Bagaimana cara memberitahukan
- identitas anak tersebut nantinya? Usia
- berapa anak tersebut mengetahui
- asal-usulnya?
- Terima kasih Bunda di Jakarta Barat. Ini
- menjadi tantangan Bunda sendiri. Ee
- mulai kapan sebetulnya? lebih cepat,
- lebih e baik, kejar. Jangan sampai ee
- anak itu sendiri mendapat informasi dari
- pihak ee luar atau pihak di mana saat
- dia sedang bermain lalu ada yang
- mengolok-olok dia atau menceritakan,
- "Ya, tahu enggak kamu ini itu bukan ibu
- kamu." Ah, jadi akan menjadi persoalan
- untuk itu kalau bisa lebih ee cepat,
- lebih bagus. kejar jangan sampai dilalui
- oleh orang lain. Sebetulnya batas usia
- mana nih yang harus ee tepatnya pada
- saat kalau Bunda ee menceritakan segala
- sesuatu lalu anak kita sudah mulai paham
- tentang apa yang kita maksudkan. Lalu
- yang paling penting ee secara apa usia
- dan dia sudah mulai matang terutama bisa
- membedakan antara ee baik dan benar.
- Lalu dia sudah bisa membedakan antara ee
- yang konkret dan abstrak, tapi melalui
- yang di abstrak saja itu ee di konkret.
- sekarang misalnya usia 2 tahun dia sudah
- diceritakan lalu ee diberi penjelasan
- lebih detail lagi sehingga ee anak itu
- nanti pada suatu
- waktu dia ee
- merasa bahwa ayah
- sesungguhnya ada di kampung dan dia
- sekarang berada di orang tua yang sangat
- menyayangi dia dan situasi situasi
- seperti itu yang kemudian mulai ee
- dibangun. A anak itu beruntung karena
- masih satu ee darah dengan ee ayah
- ibunya. Dan itu yang kemudian tidak
- sulit untuk memperkenalkan banyak hal
- yang seperti yang tadi kita sebutkan
- kalau dia berasal dari ayah yang berbeda
- suku atau bangsa. itu yang kemudian
- menjadi ee tantangan baru. Tapi sekarang
- ee ini sangat ee mudah tapi lebih cepat,
- lebih bagus. Jangan sampai
- ee ada
- istilah tidak terbangun kepercayaan dari
- anak kita terhadap kita yang saat
- sekarang yang sangat ee menyayangi dia,
- yang sangat menghargai dia, yang sangat
- ee melindungi dia. Itu menjadi penting.
- Demikian, Bunda. Baik. Eh tadi ketika
- jeda kita sempat membicarakan tentang
- resiko anak menjadi korban pedofilia
- gitu ya. Eh prosedur di Indonesia untuk
- ee ee untuk mengetahui apakah orang tua
- angkat itu punya potensi untuk ee
- melakukan pelanggaran-pelanggaran hak
- anak itu sudahud udah seperti gimana ya,
- Pak? Kalau melalui proses pipa yang tim
- ee identifikasi pengangkatan anak yang
- berdasarkan surat keputusan Kementerian
- Sosial ya tim-timnya itu benar
- berdasarkan tim yang sudah lengkap itu
- merekam jejak dari si ayah dan ibu
- angkat sampai memastikan Bunda Fitri
- sejarah-sejarah dari si ayah itu sendiri
- dan sejarah dari si ibunya terkait
- dengan ee apa pengetahuan, keterampilan,
- lalu sikap dan sejarah dari ee kekerasan
- atau latar belakang diri dia. Tapi yang
- paling penting juga adalah kemampuan
- untuk ee membiayai. Jadi berarti
- finansial dari ee ayah angkat itu
- memastikan ee anak yang diangkat itu ee
- pendidikan, pembiayaan-pendidikan,
- pembiayaan kesehatan. Lalu e
- kesejahteraan yang lain itu benar-benar
- terjamin gitu, Bunda. Baik, baik. Sudah
- ada telepon yang masuk, Ikhwan dan
- akhwat. Kita sapa dulu. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam, Mbak Fitri. Ee dari
- siapa? Di mana, Ibu? Mohon operator
- suaranya ditinggikan. Dari siapa Ibu?
- Dari Bu Ani Depok, Mbak. Bu Ani di
- Depok. Silakan, Ibu Ani. Ee begini ee
- saya mau tanya ke Pak Ustaz ya. Ee 36
- tahun yang lalu saya tuh kan ngambil
- anak. Iya. Sejak ibunya di e ngandung
- kan baru 3 bulan entah berapa. Terus dia
- bilang saya menggugurin sampai saya
- ngancam. Kalau kamu berani gugurin anak
- ini awas ya laporin polisi. Terus
- akhirnya udah kalau enggak bisa bayar
- aku yang ngurus aku yang bayari deh
- sampai selesai nang ngelahirin. Nah
- ternyata benar lah dia takut juga kali.
- Nah kebetulan orang enggak berada gitu.
- Terus saya bilang sama lahiran saya
- kenal sama yang bidan yang melahirkan
- itu mau diminta tadinya sama yang
- ngelahirin itu. Tapi ibunya enggak
- ngasih karena sudah janji sama saya.
- Terus akhirnya ringkas cerita setelah 2
- bulan datang lagi bilang ini nih kalau
- ibu enggak mau ngambil anak aku, aku mau
- jualah gitu ringkas ceritanya. Terus
- coba aja kamu jual kalau berani. Aku
- laporin polisi baru tahu lu tuh.
- Akhirnya dia enggak ber akhirnya
- berakhir kalau gitu ee ya udah k ibu aja
- yang ambil anak aku. Serius kamu nih?
- Aku kan belum punya suami itu ya enggak
- apa-apa. Akhirnya saya karena anak itu
- begitu di taruh di tempat tidur lagi
- diperiksa mau diimunisasi ee ketawa sama
- aku. Sama saya sampai ih ya Allah ini
- banget emang anaknya lucu gitu. ini 2
- bulan nih. Nah, di antara teman-teman
- tuh dia ee enggak ini enggak serius
- diledekin sama saya. Mana kencang
- kencang
- ketinggama saya dengan syarat tapi aku
- bukan beli anak ini ya. Dia bilang mau
- pulang ke Jawa Timur. Udah aku ongkosin
- nih buat pulang pergi aku kasih. dengan
- saya waktu itu ngambil cuman sampai
- kelurahan RT RW semua tahu. Terus
- akhirnya saya bukan mau mau beli anak
- ini loh. Tapi kalau kamu macam-macam
- awas saja akhirnya saya beli. Tapi kan
- masih mimi ibunya nyusu menyusui itu
- akirnya saya bilang entar aku beli susu
- dulu dengan segala macam. Kalau memang
- dia mau, aku mau. Tapi kalau enggak ya
- enggak aku. Akhirnya enggak tahu cerita
- ada enggak tahu dia akhirnya mau sama
- saya ee mau minum susu kaleng itu terus
- berakhir sudah
- sampai ketumbuh dengan baik dan dengan
- niat saya kalau nanti ada saya rezeki
- saya mau sekolahin sampai sarjana deh.
- Aku bilang ke ibunya, saya bilang ke
- ibunya gitu. Terus akhirnya ya udah deal
- deh pokoknya beres. Terus orang-orang eh
- lu jadinya.
- tahu deh bulan saya belum menikah kan
- waktu itu. Jadi masih umur berapa tahu?
- Terus ee
- udah itu ee sudah berakhir sekarang
- waktu pas ulang tahun tuh umur berapa
- ya? 17 kan udah ngundang teman-teman
- yang banyak banget di SMP, SMA ee ee
- teman-teman dekat rumah segala.
- Tahu-tahunya ibunya datang aku. Saya tuh
- enggak ngasih alamat ke ibunya. Tanya
- dia tanya ke suku dinas rumah saya tuh
- di mana? Bar ketemu dia bawa makanan 100
- biji kali donat gitu. Saya bilang
- ngapain nih? Waduh saya emang sengaja
- enggak bilang setelah nanti dia besar
- baru akan saya bicara. Oh belum dikasih
- tahu ya Bu ya. Heeh. Kan enggak mungkin
- dong kalau dari kecil dia memang ganggu
- kehidupan dia, pertumbuhan segala macam
- saya lebih tahu. Terus akhirnya ya saya
- aduh aku ngomong apa akhirnya e silakan
- masuk Bu. Sudah saya masuk, sudah masuk
- tapi sudah saya k saya kedipin matanya
- jangan ngomong apa-apa gitu kasih salam
- semua tuh kue 100 biji kali donat udah
- saya bagi-bagi ke seluruh orang dia ke
- tetangga segala ngapain repot-repot
- pikit bi nam juga ibunya dia ya Ibu jadi
- ee pertanyaannya apa Ibu? Eh pertanya
- banyak Mbak Iya silakan Ibu
- pertanyaannya. Oh iya. Heeh. Setelah
- sekarang dia nikah umur 30 tahun, lulus
- sarjana sekarang jadi guru. Dia
- sekolahnya di IKIP terus akhirnya guru
- SMA ya kalau enggak salah. Terus udah
- itu tapi karena mungkin saya saking
- sayangnya ee ya Allah tiap ngambilin
- duit bila lemari saya tuh saya sudah
- pura-pura enggak tahu aja. Tapi saya
- sudah tahu itu pas dia ngambil duit
- banyak buat ongkos. Saya ngkos ngasihlah
- sehari sekian belas ribu sudah. Aduh ini
- gimana ya ditegur apa jangan saya. Oke.
- Jadi masalah mengambil uang ya Bu ya
- lain juga lainungan. Tapi anaknya
- kayaknya setelah saya ketahuannya
- setelah itu saya ceritain semua sampai
- cari tuh rumahnya di mana ibu bapaknya
- enggak ketemu.
- Terus sampai ngapain sih mak nyari-nyari
- apaan katanya. Aduh gimana ngomong
- pangan ya anaknya keras karena anaknya
- keras kepala banget. Tapi saya saking
- sayangnya jadi saya diam aja. Berakhir
- ee si anak itu ee ee enggak belum nanya
- apa-apa, enggak pernah nanya. Saya juga
- enggak pernah bilang. Nah, setelah itu
- saya bilang waktu mau nikah saya ke
- kecamatan ke KUA nanya, "Pak, gini gini
- gini gini tapi saya sudah cari enggak
- ketemu." Bagaimana? Akhirnya wali hakim
- nikah. Wali hakim sudah. Terus ee
- selesailah acara sudah itu dia pergi
- bawa mobil ke Bali entah ke mana apa ee
- bulan madu entah apalah pokoknya. Terus
- sudah terus saya sudah bilang gini,
- "Kamu mau rumah yang di mana?" Ada rumah
- saya kan tiga kebetulan mau yang di
- Sawangan, yang atau yang di rumah ini.
- Terus Oh, enggak mau. Halo, halo. Halo,
- halo.
- Halo, halo.
- Halo. Halo, Ibu.
- Ya, terus saja, Bu. Halo. Ee ini jadinya
- saya saya itu herannya kok anak ini
- enggak pernah nurut gitu loh. K anaknya
- baik. Tidak nurut. Baik.
- sepertinya sudah ditangkap ya. Baik,
- baik Ibu insyaallah ee akan dijawab
- segera ya Bu ya. Biar ada waktunya untuk
- menjawab pertanyaan Ibu oleh Pak Hamid.
- Baik, terima kasih Ibu Ani di Depok.
- Baik, silakan Pak. Jadi ee setelah 30
- tahun akhirnya diceritakan suka
- mengambil uang ee dan sepertinya anaknya
- jadi agak keras, Pak. Iya. Karena itu ee
- dampak dari apa yang kita jelaskan tadi
- secara detail. kenapa pentingnya untuk
- diperkenalkan lebih awal proses-proses
- tetnya kalau yang dari sejarah apa yang
- dilakukan oleh Bunda ini kalau saat
- sekarang itu terjadi sudah bisa di ee
- proses tapi karena dulu belum ada
- undang-undang yang mengatur itu dan itu
- yang menjadi catatan bagi ee ayah ibu
- yang sekarang memiliki anak
- angkat jangan
- ditutup-tutupi terkait dengan identitas
- mereka. Karena mereka itu dijamin oleh
- ee negara melalui undang-undang, tapi
- juga pasti secara agama juga tidak tepat
- kalau ee tidak kita menjelaskan apalagi
- sampai menyembunyikan nasab dari ee anak
- itu sendiri yang akhirnya seperti yang
- tadi terjadi kan harus ee menggunakan
- wali hakim. Iya.
- Dan ini yang menjadi ee tantangan ke
- depan bagi ayah dan bunda yang memiliki
- anak angkat. Demikian Bunda. Ee kalau
- misalnya jadi mengambil uang atau ee
- jadi sifat keras itu karena syoknya atau
- bagaimana, Pak? Itu ada satu ee
- perilaku-perilaku yang dari tadi dia
- tidak di tidak mendapat informasi yang
- jelas. Dia kemudian ee dia mau mencari
- perhatian. Tapi ee kebaikan dari Bunda
- yang tadi ee Bu Ani dia sangat ee
- menyembunyikan atau sangat menutup ee
- informasi terkait ee latar belakang dari
- anak. Tapi sebetulnya si anaknya itu
- sudah tahu ya karena dia ee insting dari
- seorang anak itu tidak bisa ditutupi dan
- dia akan mencari. Baik. Baik, semoga
- terjawab Ibu Ani. Ee WhatsApp berikutnya
- tidak menyebutkan nama. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Waktu kecil sejak papa saya
- meninggal ee keluarga mama saya mulai
- mengata-ngatain saya anak pungut dan
- kasar serta kadang mengusir saya.
- Pokoknya saya dikucilkan di keluarga ibu
- saya. Dan sekarang setelah almarhum mama
- saya meninggal saya diteror dan dimusuhi
- karena saya diambil dari ras yang
- berbeda. Apalagi almarhum mama saya
- memiliki rumah. dan mereka minta saya
- memberikan rumah itu ke mereka. Apa yang
- harus saya lakukan, Pak Ustaz? Nah, ini
- yang menjadi ee persoalan yang
- bertubi-tubi yang kemudian akhirnya
- nanti si anak itu sendiri yang akan
- merasakan kalau tidak ada kejelasan.
- Iya. Kasihan, Pak. Kalau anak angkat,
- otomatis dia tidak ee dapat warisan ya.
- Dia hanya dapat ee apa? Hiba atau wasiat
- ya. AT pun tidak boleh lebih dari ee
- sepertiga dari harta. Nah, itu yang akan
- lebih detail tu ee para ustaz ustaz juga
- sering menjelaskan itu ada materi-materi
- terkait dengan itu. Tapi sekarang adalah
- ee saya sangat senang dari ee Bapak atau
- Ibu yang bertanya kekuatan hati untuk ee
- menerima ee olokan lalu disakan dari
- keluarga-keluarga yang dulunya yang
- tidak mengetahui latar belakang ee
- sejarah si anak itu sendiri. Kenapa dia
- diangkat? Kadang-kadang ada proses
- pengangkatan anak Bunda hanya untuk
- kepentingan memancing ee agar keluarga
- yang kedua pasang yang belum punya
- keturunan dia mengangkat anak. Itu yang
- kemudian menjadi pancingan hamil. Hamil
- itu kan mitos-mitos. pada saat awal-awal
- mereka sangat sayang kepada anak ini,
- tetapi pada
- saat si
- ee istri atau si ayah sudah mulai
- kelihatan ada keturunan mau lahir si
- anaknya lalu sampai lahir. Heeh. Anak
- angkat ini sudah mulai disisihkan. Heeh.
- Apalagi kalau
- keluarga besar dari kedua pasang suami
- istri ini tidak mengetahui proses ee
- sejarah latar belakang pengangkatan anak
- ini.
- Kalau melalui Kementerian Sosial itu
- otomatis nanti
- ee pemerintah dan masyarakat akan
- membentuk sebuah tim. Nah, di tim itu
- nanti Bunda si ayah angkat maupun si
- anak nanti akan mendapatkan
- penyuluhan kemudian nanti dapat
- konsultasi
- lalu ada konseling lalu ada pendampingan
- tapi yang paling penting si ayah dan
- bunda angkat ini akan mengikuti
- pelatihan-pelatihan
- bagaimana
- menghadapi atau melakukan simulasi role
- play seperti kejadian yang dialami oleh
- penanya tadi baik pada Saat ayahnya yang
- sangat menyayangi dia meninggal,
- bagaimana? Pasti ada rasa tidak tulus
- dari si ibu. Iya. Jadi bisa menghubungi
- Departemen Sosial, Pak ya. Kementerian
- Sosial atau Dinas Sosial yang ada di
- sekitar kita. Di sana ada ee pekerja
- sosial yang akan mendampingi akan
- mengkonseling kita. Baik, kepada penanya
- mungkin bisa menghubungi Dinas Sosial ee
- di tempat Ibu mungkin bisa membantu ya
- diceritakan dengan ee detail. I teradi
- baik ee ada telepon lagi Fahri.
- Asalamualaikum.
- Asalamualaikum. Asalamualaikum.
- Terputus.
- I. Baik. Ee ada WhatsApp lagi dari Ibu
- Yuli di Batam. Pak Hamid. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- Pak Hamid yang terhormat, saya mempunyai
- anak angkat saat ini umur 9,5 bulan.
- Anak di luar nikah, anaknya perempuan.
- Anak kandung saya dua laki-laki semua
- sudah dewasa. Ibunya bayi
- ini adalah anak adik saya. Iya. Ee
- berarti cucu ya? Eh ibunya si bayi ini
- adalah adiknya. Anak adik saya adalah
- keponakan. Ibunya bayi ini adalah
- keponakan. Berarti cucu ya jatuhnya.
- Iya. Baik. Yang saya bingung kan nanti
- kalau dia dewasa menikah takutnya kami
- sudah tidak ada dengan anak-anak saya
- sudah dibilang tolong kalau adik nanti
- ada jodoh sampaikan ke kua bahwa anak
- ini anak di luar nikah atau bagaimana
- caranya yang nanti ustaz mohon
- penjelasannya. Terima kasih, Bunda. Ini
- satu tantangan yang kemudian nanti ee
- Ibu atau Bunda beruntung anak ini masih
- berusia 9 bulan. Berarti ee mulai hari
- ini kalau
- bisa ada buku catatan yang dicatat
- secara detail. bagaimana dia sampai ee
- hadir di muka bumi lalu kemudian dia
- diangkat oleh Bunda. Lalu nanti kapan
- itu kita ceritakan? Ah, itu harus ada
- momen untuk menceritakan. Apalagi di
- anak gadis berarti ee pada saat proses
- pernikahan itu harus ada wali.
- Awalinya
- kalau ee
- ayah karena itu
- identitas anaknya juga itu hanya ee nama
- anak dari seorang ibu. Baik, itu yang
- kemudian detail sekali nanti dia akan
- melihat kenapa sertifik ee akta
- kelahiran anak ee dia ke namanya tidak
- ada ayahnya. Itu harus di dijelaskan
- secara detail. Tinggal cari momen
- apalagi ada kekhawatiran Bunda. Pada
- suatu waktu Bunda akan terlebih dahulu
- ee diundang oleh Allah tapi ee si anak
- akan menikah. Belum menikah.
- lebih awal lebih baik. Jangan sampai
- kembali lagi si anak itu mendapat
- informasi dari pihak luar yang kemudian
- dia akan membangun sebuah ee pikiran
- yang itu yang kemudian itu dimanfaatkan
- oleh setan untuk mempengaruhi dia dan
- akhirnya jadi anak bermasalah gitu. Iya.
- dia tidak percaya lagi, Bunda. Memang di
- muka kita dia akan kelihatan ee
- baik-baik menghargai kita, tetapi di
- belakang dia akan melakukan hal-hal yang
- di luar kontrol. Untuk itu lebih awal
- kita sampaikan secara detail tentang
- latar belakang si anak itu, tetapi
- sesuai dengan usia dan kematangan.
- Kematangan di sini adalah kedewasaan
- untuk berpikir. Demikian, Bunda. Baik.
- Ee Ibu jelaskan kepada anak bahwa bukan
- salah dia juga ya, Pak ya. Ini semua
- terjadi. Ee semoga membantu, Ibu. Baik,
- ada telepon lagi yang masuk. Fahri, kita
- sapa dulu. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Waalaikumsalam. Eh, dari
- siapa, Ibu? Ini Ibu Novi. Ibu Lucy.
- Novi. Ibu Novi Lebak Bulus. Ibu Novi.
- Iya, silakan, Ibu. Heeh. Iya. Saya ini
- punya teman dia itu ada apa? Ada ada
- anak di luar nikah ya. dan dia apa di ak
- itu atas nama ibu bapaknya. Tapi si anak
- itu sudah tahu dari kecil sudah dari
- dari kecil tuh sudah dikasih tahu kalau
- ini tuh ibunya itu ayahnya gitu ya.
- Ayahnya itu jauh atau apa gitu ya. Dan
- dia juga menerima karena banyaknya kasih
- sayang gitu ke dia. Tapi yang jadi
- masalah di sini adalah karena ibu apa?
- ibu aslinya itu dari orang yang
- kekurangan. Jadi dia lebih nurut kepada
- kakek neneknya dan sama ibunya sama
- sekali tidak menghargai gitu. Kasihan
- sekali ini teman saya nih. Jadi kalau
- apa ibu jadi kalau kakek nenekinya
- ngomong sesuatu apapun pasti dikerjain
- gitu. Dia sampai si anak tuh sampai
- musuhin ibunya gitu gimana itu
- ya. Dan dia juga enggak dikasih enggak
- dibantu gitu. sama apa? Sama ayah ibunya
- untuk jadi dekat sama anaknya itu gimana
- ya? Kasihan sekali soalnya. Insyaallah
- dijawab Ibu Novi ya. Terima kasih. Iya.
- Heeh. Iya. Terima kasih. Terima kasih
- Bunda Novi di Lebak
- Pulus. Ee ini yang kemudian langkah
- pertama dilakukan oleh bundanya adalah
- cari momen atau kesempatan yang berduaan
- dengan anaknya.
- Yang pertama yang diucapkan adalah
- permohonan maaf yang setulus-tulusnya
- dari ee bundanya. Lalu menjelaskan
- secara ee persis itu kejadian yang
- kemudian ini yang akan menjadi catatan
- ee dari kehidupan anak itu sendiri. Dia
- tidak akan melakukan perbuatan yang
- serupa yang pernah dilewati oleh ee ayah
- dan bundanya waktu itu yang masih jahil.
- jahiliah. Nah,
- sekarang insyaallah kalau diawali dengan
- permohonan maaf dan kan yang memiliki
- hati anak itu, yang menguasai hati anak
- itu adalah Allah dan si bundanya
- benar-benar ee
- manfaatkan komunikasi langsung dengan
- Allah melalui salat lima waktu untuk
- menceritakan lalu berkeluk kesah sampai
- eh detail.
- Dan di dalam hati kalau disalat jangan
- sampai terucap nanti bisa batal
- salatnya. Ya, didetailkan. Kita punya
- kesempatan setiap hari itu lima kali.
- Insyaallah Allah akan membukakan hati si
- anak. Dia akan mulai ee akan terbangun.
- Pertama respek ee kepada ee ayah dan
- bundanya. meskipun nanti ee ada sedikit
- halangan tantangan. Jangan itu proses
- ya, Pak ya. Proses butuh. Ee di surat
- Wal Assar itu sudah jelas kita akan
- menjadi orang yang merugi kalau tidak
- saling ee ingat mengingatkan dalam
- rangka kebaikan dan kesabaran.
- Bunda yang mengalami tantangan ini ya
- terus-menerus untuk ee mengingatkan lalu
- menjelaskan tapi selalu cari momen momen
- atau kesempatan yang benar-benar sangat
- ee apa berkualitas dengan anak kita.
- Kita jelaskan secara ee gamblang secara
- detail. Lalu yang itu kemudian
- insyaallah akan terbangun pada diri anak
- bahwa dia harus ee menghargai ibunya
- yang sudah membesarkan dia atau minimal
- dia telah melewati rahim dari bundanya.
- itu juga cerita-cerita seperti itu kan
- ada di ee
- kisah-kisah orang-orang terdahulu dan
- itu akan mengalami kesuksesan yang saat
- sekarang dia hanya respek kepada kakek
- neneknya karena dulu kakek neneknya
- mungkin yang
- ee sangat intens sangat dekat kepada dia
- untuk ee mengasih menyayangi. Iya. Tapi
- mungkin ada satu kesempatan untuk
- mendeliveri informasi bahwa dia juga
- harus menghargai ibunya, menghargai
- ibunya, menghargai ibunya. Dan itu yang
- menjadi penting dan terus-menerus kita
- harus ee sampaikan kepada dia. Baik dan
- mungkin harus diberi waktu juga karena
- ini bukan proses yang bisa seperti
- membalik telapak tangan. Ee baik ikhwan
- dan akhwat, kita sudah berada di
- penghujung waktu. Pak Hamid Tati Lima ee
- mohon nasihatnya nih buat ikhwan dan
- akhwat. Poin penting di dalam
- mempertahankan identitas anak ini ee
- ayah dan bunda di rumah, kakek, nenek,
- ee paman, bibi, lalu Pak RT, Pak RW ini
- merupakan hak anak dan dia harus ee
- diberikan informasi secara detail
- terutama terkait dengan kewarganegaraan
- dia. Kalau misalnya ee dia berasal dari
- ayah dan ibu yang berbeda
- kewarganegaraan, kalau belum punya
- kewargan negaraan, segera diproses lewat
- ee Kementerian Hukum dan HAM. Lalu yang
- kemudian yang kedua, kita harus pastikan
- anak-anak angkat
- identitasnya harus dijelaskan siapa dulu
- ayah biologisnya. Lalu sekarang ini ayah
- angkat yang sekarang diberi ee izin,
- diberi kewenangan oleh negara melalui
- proses pengangkatan yang diketahui oleh
- Kementerian Sosial. Resminya itu. Kalau
- yang di luar itu itu tidak resmi dan itu
- hanya didasarkan oleh rasa kasihan. Rasa
- kasihan.
- rasa kasihan mungkin saat sekarang yang
- mengangkat itu belum ditiup ee atau
- diganggu oleh e makhluk yang suka
- mengganggu. Untuk itu pastikan setiap
- proses pengangkatan anak melalui proses
- yang resmi yaitu melalui Kementerian
- Sosial. Di sana ada tim pipa yang
- lengkap sekali akan meneliti semua
- prosedur latar belakang sampai
- memastikan ayah ibu angkatnya itu
- memiliki kemampuan secara finansial
- untuk membiayai ee kehidupan si anak
- sampai ee kelak dia akan memiliki
- kebebasan ee apa dari sekolahnya,
- kesehatannya. Itu yang paling penting.
- Yang paling akhir, Bunda Fitri, terutama
- yang saat sekarang memiliki anak angkat,
- lebih cepat, lebih baik untuk
- menyampaikan kepada anak angkatnya agar
- terbangun kepercayaan ee yang
- benar-benar utuh. Jangan sampai hanya
- kepercayaan semu. Memang dia di depan
- dia baik-baik dengan kita, tapi di
- belakang dia karena tidak ada trust pada
- bundanya atau ayah angkatnya itu yang
- kemudian dia akan ee akan membuat dia
- uring-uringan dan agar proses penerimaan
- seperti yang diceritakan Bu Novi ini
- bisa terjadi lebih cepat ya, Pak ya.
- Iya. Demikian Bunda. Baik, terima kasih
- banyak Pak Hamid 45 atas penjelasannya
- kepada kita semua kali ini dan terima
- kasih juga kepada seluruh Iwan dan
- akhwat untuk mengikuti acara
- perlindungan anak. Insyaallah kita
- bertemu lagi minggu depan. Saya Nurfitri
- Tahir beserta segenap kru undur diri.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilaha illa anta astagfiruka wa
- atubu ilaik. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]