Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:01 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 0:04 Wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:06 wa ala alihi washbihi ajmain. Rabbi 0:09 zidni ilma Allahumfani bima alamtani 0:12 waimni ma yangfani warzuqni ilman 0:14 yangfi. Dipancarkan dari jalan masjid 0:16 silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:19 Bekasi. Radio silaturahim dan Rasil TV 0:22 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 0:25 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:27 Apa kabar Anda di sore hari ini? Semoga 0:30 Anda selalu dalam keadaan sehat 0:32 walafiat. Senang sekali saya Angga 0:34 Aminudin ditemani oleh Yusuf Subangkit 0:36 dan juga Neza di operator dapat kembali 0:39 menyapa Anda di mana saja Anda berada. 0:41 dan Iwan Akhwat. Kami hadir dalam acara 0:43 tausiah sore edisi hari Kamis, 1 Oktober 0:48 2026, bulan yang baru. Dan kita akan 0:51 mendengarkan nasihat dan tausiah dari 0:52 guru kita yang alhamdulillah beliau 0:55 telah hadir di studio, Ustaz Zain 0:57 Alhadi. Asalamualaikum warahmatullahi 1:00 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:01 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03 wabarakatuh. 1:04 Bagaimana kabarnya, Pak Ustaz? 1:05 Alhamdulillah. 1:06 Alhamdulillah. 1:06 Mulai mau hujan. 1:08 Iya, Ustaz. Dia sudah hujan beberapa 1:09 kali ini. 1:10 Sudah banyak yang kering. 1:11 Iya. 1:12 Insyaallah. 1:13 Sudah hujan lagi turun dan mudah-mudahan 1:16 hujannya hujan berkah ya, Pak Ustaz ya. 1:18 Hujan berkah. Hujan rahmat tidak 1:20 kebanyakan. Kalau kebanyakan banjir. 1:22 Kalau kebanyakan banjir. 1:24 Kalau bersyukur insyaallah enggak. 1:26 Ah kalau bersyukur. 1:28 Baik. Dan di sore hari ini Ustaz akan 1:30 menyampaikan topik mengenai keinginan 1:33 Allah Subhanahu wa taala. Mari kita 1:36 simak ikhwan akhwat. Pak Ustaz kami 1:38 persilakan Ustaz. 1:39 Terima kasih. Bismillahirrahmanirrahim. 1:44 Alhamdulillah. [mendengus] 1:45 Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu 1:48 wasalamu ala sayyidina Muhammadin 1:50 asrofil mursalin wa ala alihi wasohbihi 1:54 waman tabiahum biihsan ila yaumiddin. 1:57 Asalamualaikum warahmatullahi taala 1:59 wabarakatuh. 2:02 Iya. Bahasan kita insyaallah mengenai 2:04 keinginan Allah. 2:06 mengetahui, mengenal dan mengetahui 2:09 keinginan Allah itu sangat menguntungkan 2:11 kita. Ya, jelas bila ada seorang 2:14 pemimpin atau kongerat itu orang-orang 2:17 di sekitarnya mempelajari keinginannya 2:19 apa, mau cari mukanya apa, 2:22 dia keinginannya makan salak, semua cari 2:24 salak supaya dapat dikabulkan keinginan 2:29 dia kan begitu. Nah, sekarang kita kalau 2:31 ingin dikabulkan oleh Allah apa yang 2:33 kita ingini dari Allah, ya kita juga 2:36 pelajari apa yang Allah keinginan Allah 2:38 dari kita. Keinginan Allah dari kita tuh 2:41 apa itu kita mesti pelajari. Jadi kita 2:44 tahu apa yang mesti kita lakukan dan 2:46 insyaallah itu menyenangkan Allah. 2:49 Insyaallah Allah kabulkan apa yang kita 2:51 ingini 2:53 bila kita mau pelajari apa yang 2:55 diinginkan Allah agar kita lakukan. 3:00 Nah, cari tahunya ada bukunya Al-Qur'an. 3:05 Alladina amanu begini begini begini. 3:07 Alina amanu begini begini. 3:09 kita ada nanti di tengah pernah 3:12 disampaikan berapa kali tapi memang 3:13 harus berulang-ulang supaya tidak lupa. 3:25 Ada ayat Al-Qur'an yang menyampaikan 3:27 kepada kita, terimalah, ambillah apa? 3:31 Ambillah nikmat-nikmat kehidupan 3:34 yang menyenangkan di negeri akhirat. Tuh 3:38 masih jauh kan? Tapi sudah ditawarkan 3:40 oleh Allah. Ambil, rebut. Nanti di sana 3:44 banyak bonus-bonus, nikmat-nikmat yang 3:47 Allah berikan. Nikmat bukan NIK ya. 3:50 Kalau nikmat bencana, jangan ditulis 3:53 nikmat dengan huruf K. Jadi nikmat 3:55 bencana. Nikmat titik titik. Kalau dulu 3:59 dikasih kayak kayak di atas di atas tuh 4:03 apa itu U kayak U gitu. Kalau bahasa 4:06 Arab domah itu untuk dibatasi jadi 4:08 nikmat itu mesti nikmat 4:12 dari tenggorokan. Jadi kalau di kita 4:15 ditulis ganti k nikmat. Nikmat bahasa 4:19 Arab itu artinya bencana. 4:22 Tapi Allah itu bijaksana. Kalau ada 4:24 orang bilang, "Ya Allah berikan aku 4:25 nikmat-nikmat." Allah enggak kasih 4:27 bencana. Enggak. Tetap dikasih 4:29 kenikmatan. Karena Allah sangat 4:31 bijaksana, 4:33 sangat mengetahui. Sekarang kita yang 4:36 mesti pemaham-memahami 4:39 ajaran-ajaran Islam, istilah-istilah 4:42 Islam. Jadi tidak salah menyebutnya 4:45 nikmat ya. Nik ain ya nikmat 4:50 atau nikmat kasih tasih titik atau koma. 4:53 Nikmat jangan nikmat. 4:57 Firman Allah 5:00 yang 5:01 meminta agar kita raih apa yang Allah 5:05 berikan 5:06 di akhirat. Disediakan dari sekarang dan 5:10 ingat dari sekarang agar kita tidak 5:13 terlalu rakus 5:14 yang ada di dunia. Karena Allah berikan 5:17 yang luar biasa lebih nikmat, lebih 5:20 menyenangkan, lebih bagus segalanya. Di 5:23 sana sudah disiapkan. Jadi jangan ngotot 5:26 ingin di sini, sana jauh lebih enak. 5:29 Kalau ada memang ambillah di sini, tapi 5:31 kalau ambil punya negara punya terus 5:33 dikorupsi ya tidak baguslah. 5:35 Bukan nanti di sananya dapat nikmat ini 5:37 bukan nikmat. Ah itu kita mesti menyad 5:41 menyadari itu. Sabar kalau ada kurang 5:44 ini kurang itu. Saya belum punya pesawat 5:46 ustaz. Ya entar di akhirat burung sama 5:48 Allah dijadikan pesawat untuk kita. 5:52 Begitu Allah sudah menjanjikan seperti 5:53 itu. Enggak percaya kepada Allah. Nah, 5:56 kalau enggak percaya Anda dari mana? 5:58 Siapa yang bikin diri Anda itu? Dari 6:00 pabrik. Di mana pabrik? Enggak ada. Dan 6:03 tidak ada Tuhan mana pun yang ngaku 6:05 bikin diri kita. Hanya Tuhan yang 6:07 disebut Tuhan Allah satu-satunya. Aku 6:10 yang bikin kalian. Apalagi aku yang 6:13 bikin gunung-gunung, aku yang buat 6:15 matahari dan bulan. Enggak ada Tuhan 6:17 lain mengaku menciptakan itu. Kenapa ada 6:20 orang manusia memilih bahwa ini yang 6:22 menciptakan? Oh, pencipta itu tidak 6:25 boleh dilahirkan. 6:28 Kalau dia mencipta dianya belum ada, 6:30 gimana? 6:32 Enggak mungkin, kan? Nah, yang ada 6:34 sebelum segala ada hanya satu. Dialah 6:37 Allah yang satu. 6:40 Baik. Yakin dia sudah sediakan. Ini 6:43 firmannya 6:45 azubillahiminasyaitanirrajim. 6:47 Wabtaghi. 6:49 Abtag mau. Maukah? Maulah. Anda harus 6:52 ambillah. Maksudnya ambil aku sudah 6:54 sediakan. Ambillah nanti semaumu yang 6:58 akan kuberikan kepada kalian di negeri 7:01 akhirat. Sampai saya katakan yang ingin 7:03 punya pesawat jet mau lebih dari itu di 7:06 sana kun fayakun. 7:09 Burung dirubah menjadi pesawat. 7:13 Itu artinya apa? Semua yang kita ingini 7:15 ada. Lebih tinggi nilainya, lebih 7:17 nikmat. Itu pasti. Karena yang ini yang 7:20 bicara ini siapa? Yang bikin bumi, yang 7:22 bikin gunung, yang bikin langit, yang 7:24 bikin kuda. Berarti dia mampu 7:29 situ. Yakin. Jadi tahan, sabar. Jangan 7:33 ambil punya negara atau punya orang. 7:35 Nanti di sana enggak dapat. 7:38 Syaratnya buat orang yang jujur, 7:41 jangan ibadah kepada Allah, beriman 7:43 kepada Allah. Kalau beriman, yakin nih 7:46 semua Anda akan dapat. Mau apa saja di 7:49 sana Anda sabar wabaki. 7:53 Inginilah inginlah ibtaki itu supaya mau 7:56 inginilah apa yang sudah kusediakan 7:59 untuk kalian di hari akhirat, di negeri 8:01 akhirat. Maksudnya apa? Jangan, jangan 8:04 di sini cari-cari, ambil-ambil. Jangan. 8:07 sudah ada di sana. Jauh lebih nikmat, 8:10 lebih bagus, lebih segalanya. Sampar 8:12 enggak lama lagi ke sana. Ada di sana. 8:19 Berapa bulan lalu, berapa tahun lalu 8:22 kita masih kecil ya? Sekarang sudah 8:25 besar, saya sudah tua. Tidak berasa kan? 8:30 Tidak terasa. sudah seperti ini berarti 8:33 pindah ke akhirat sudah dekat dan apa 8:36 yang diingini akan dapat 8:38 kenikmatan-kenikmatan yang luar biasa 8:41 kalah kenikmatan dunia 8:44 orang jadi konglomerat jadi presiden, 8:47 jadi raja tidak penuh nikmat malah lebih 8:51 capek juga banyak yang katain 8:54 banyak yang benci 8:57 jadi kenikmatan itu di akhirat 9:00 darul akhirat akhirat negeri akhirat 9:02 sudah Allah berjanji. Pernah mau lihat 9:05 lagi yang Allah janjikan buat di 9:07 akhirat? Pernah dengar? 9:11 Nah, betul. Di Quran pernah pernah kita 9:13 bahas di sini? 9:15 Kita kita cari tahu ya apa saja yang 9:18 Allah akan berikan kepada kita di dunia 9:21 atau di akhirat. Kita cari itu ada di 9:24 surah Fussilat ayat 30. 9:29 30 dan 31. 9:34 301 surat Fusilat. Ada janji Allah. 9:37 Allah kalau janji mau memberikan ini, 9:39 berikan itu, pasti ditepati, pasti tidak 9:43 dibatalkan. 9:45 Tapi kalau dia mengancam, mau nyiksa, 9:49 mau ini, mau ini, bisa dia batalkan. 9:52 Asal kita minta maaf, minta ampun. Baca 9:56 astagfirullahalazim. sudah tobat, sudah 9:59 ditip Allah, ancamannya dihapus, 10:02 dibatalkan. 10:04 Kalau janji baik tidak pernah dibatalkan 10:07 insyaallah ya. Itu surat Fusilat 30 dan 10:10 31. 10:12 Kita baca bismillah. 10:14 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 10:16 Innalladzina qolu rabbunallah. 10:19 Rabbunallah. 10:21 Orang yang menyatakan rabbuna Allah. 10:24 Tuhan kami adalah Allah. Tuhan kita 10:26 adalah Allah. Tuhanku adalah Allah. 10:29 Tuhan kami semua siapa? Allah. Nah, yang 10:33 sudah memproklamirkan, 10:36 menyatakan bahwa Tuhannya Allah, Tuhanku 10:39 itu Allah. Itu mestaqamu dan dia 10:42 istiqamah 10:43 dengan pernyataannya tadi, dengan 10:46 pilihannya tadi bahwa Tuhannya Allah. 10:49 Dia konsisten, 10:51 dipatuhi itu janjinya kepada Allah. 10:54 Iyaka na'budu hanya kepadamu 10:57 aku menghamba. Dia tidak akan menghamba 11:00 kepada yang lain. 11:03 Wa iyaka nastain. 11:06 Hanya kepadamu ya Allah aku menempuh 11:08 harap itu dia lakukan itu janjinya tadi 11:12 Tuhanku Allah dan aku hanya menghamba 11:14 kepadanya dan fokus mengharap kepadanya 11:18 juga. Istikamah tuh dia konsisten dengan 11:22 imannya. 11:25 Nah, ketika dia melakukan itu dan 11:27 istikamah apa hadiah pertama dari Allah? 11:30 Tatanazzalu alaihimul malaikah. Allah 11:33 akan turunin malaikat 11:36 mengawal dia. Tapi kita enggak lihat 11:38 kan? Tapi itu ada. Ini janji Allah. 11:42 Berasa itu malaikat baru kita akan 11:44 merasakan malaikat itu ada bersama kita. 11:47 Kita akan merasakannya pas lagi nazak, 11:49 lagi sakaratul maut, 11:52 lagi mau mati, lagi mau meninggalkan 11:54 dunia lagi mau pulang menghadap Allah. 11:58 Menghadap Allah buat apa? 12:01 Buat bunga supaya Allah senang. Tidak. 12:03 Allah yang bikin bunga tuh. 12:06 Bawa apa janjinya tuh? Menurut Al-Qur'an 12:11 yang datang P Allah kan badan enggak 12:13 dibawa kan. Badan di mana? Ditinggal di 12:16 dunia. Ditinggal di dunia kubur ya. Jadi 12:18 dia bawa roh doang bawa jiwanya. Jiwa 12:21 yang mana yang diterima Allah? QBUN 12:23 Salim. 12:25 Jiwa yang bebas dari syirik, bebas dari 12:28 benci, bebas dari dendam, bebas dari 12:31 hasad, beas dari qarun, rakus. 12:37 Iya. 12:39 Ya. Bebas dari korupsi. 12:43 Kemudian kalau kita berasa waktu 12:45 sakaratul maut ada malaikat mengawal 12:48 kita apa? Malaikat bisikin. 12:51 Kita lagi sakarat malaikat di telinga 12:54 kita bisikan apa? Alla takhafu. 12:58 Jangan khawatir, jangan takut. 13:02 Kenapa? Allah melindungimu. Allah 13:05 menyayangimu. Aman. 13:08 Yang masa depan Allah jagain, yang masa 13:10 lalu dosanya sudah diampuni. 13:13 Itu yang dia dibisikin menjelang 13:15 meninggal itu takut hilang takutnya. 13:18 Sudah terus ada bisikan seperti itu. 13:21 Kita tahu tu yang bisikin malaikat dari 13:23 Allah. Jangan sedih. Yang sedih itu masa 13:25 lalu. Artinya masa lalu kamu dosa-dosa 13:27 diampuni. 13:29 Pada jangan sedih. Kamu dikawal terus, 13:32 dijaga terus oleh Allah. Dari mulai di 13:35 alam barzakh terus. 13:37 dilindungi. 13:39 Mana buktinya itu? Wa absyiru. Jangan 13:42 takut, jangan sedih. Gembiralah, 13:44 gembiralah kamu bahwa surga untukmu 13:47 sudah ada. 13:49 Jadi artinya sudah ada namamu di situ. 13:52 Bangunan cokepar ada nama kita 13:54 masing-masing. 13:56 Namanya siapa? 13:57 Damar. 13:58 Hah? 13:59 Damar. 13:59 Damar. 14:00 Iya. [mendengus] 14:00 Jabar. 14:01 Damar. 14:02 Damar. 14:02 Iya. 14:03 Damar. Damar. 14:04 Damar. 14:04 Damar. Kan disu Damar. Amin. 14:08 Insyaallah ya. 14:09 Insyaallah itu yang lain semua. Jadi 14:12 jangan takut menghadapi hidup. Kalau 14:14 sudah beriman kepada Allah, sudah 14:16 istikamah, sudah tenang dijamin sama 14:19 Allah. Kalau yang jamin saya atau siapap 14:21 pun bisa enggak? Ya sudah enggak yakin 14:23 enggak apa-apa. Kami enggak mampu 14:25 apa-apa. J kalau yang jamin Allah yang 14:26 punya surga, yang punya segalanya 14:29 aman. Sudah itu menjelang meninggal 14:33 sudah punya rasa aman, rasa senang. 14:36 hilang rasa takut. Alhamdulillah. 14:42 Wabsiru bilatium 14:44 tuadun. Bahagialah, senyumlah, 14:46 senang-senanglah dari sekarang. Kenapa? 14:49 Surga untukmu sudah disiapkan 14:52 sebaga sebagaimana janji Allah. Bangunan 14:56 bangunan rumahnya, tempat tinggalnya. 14:58 Engak bisa dibayanginlah cakapnya kayak 15:00 apa, tugasnya berapa. Lihat aja nanti di 15:03 sana. Segala yang menyenangkan. Segala 15:06 yang menyenangkan. 15:08 Enggak usah bayar pajak. 15:10 Sini ada pajak rumah bangunan. Pajak 15:13 pajak tanah. 15:14 Surga enggak bayar. [tertawa] 15:17 [mendengus] 15:17 Enggak ada pajak di surga. 15:22 Jadi saya mau pindah dulu ke 31. Tapi 15:24 tunggu 30nya sudah jelas belum? 30-nya. 15:28 Innalladzina qolu orang-orang yang 15:30 menyatakan rabbunallah, Tuhanku Allah, 15:33 Tuhan kami Allah. Kemudian dia 15:36 konsisten. Istqamu artinya istiqamah. 15:39 Yang istiqamah itu artinya mustaqim. 15:42 Yang mustaqim di sini lurus, mustaqim di 15:44 akhirat. 15:46 Tuh istiqamah namanya istiqamah disebut. 15:49 Tapi maksudnya yang istiqamah itu orang 15:51 yang istikamah itu disebut mustaqim. 15:54 Kalau wanita mustaqimah. 15:57 Nah, orang yang mustaqimah dan mustaqim 15:59 seperti ini 16:01 pada saat sakaratul maut, malaikat yang 16:03 mengawal dia itu akan membisikkan. 16:07 Membisikan apa yang dia butuhkan? Yang 16:09 dia sedang takuti. Siapa sih mematikan 16:12 takut-takut? Ya itulah. Tapi jangan 16:14 takut lagi buat orang yang sudah 16:16 istikamah. Kenapa? Malaikat akan bisikan 16:19 dari pesan dari Allah, jangan sedih 16:22 dosamu diampuni. 16:25 Jangan takut Allah melindungimu. 16:30 Waabsyiru. Gembiralah mulai saat ini. 16:32 Senanglah kamu. Surga untukmu sudah 16:36 disiapkan. 16:40 Jadi kalau begitu sekarang takut enggak 16:42 mau mati? 16:43 Ya enggak takut kalau udah istikamah. 16:47 takut yang belum istikamah. Nah, 16:49 sekarang kalau belum istikamah terus dia 16:50 takut terus ya enggak hilang takutnya. 16:53 Kalau tentu saja takut, jangan takut. 16:55 Istikamahlah tobat terus beristikamah. 16:57 Sudah jangan takut. Allah jamin 17:00 cukup 17:02 istikamah. Apa sekarang istikamah tuh 17:04 bahasa Indonesianya 17:06 konsisten. 17:07 Konsisten 17:08 bahasa Indonesianya. 17:10 Iya. 17:10 Itu bahasa luar 17:12 itu jadi bahasa Indonesia. Itu 17:14 sudah jadi bahasa Indonesia. Apa ya? 17:18 Iya. Pegang-pegang amanat bisa juga itu 17:21 pas konsisten ya. 17:23 Nah, kalau sudah konsisten seperti itu 17:25 jangan takut lagi. 17:28 Malaikat datang asalamualaikum. Mungkin 17:30 masyarakatnya beli saram. 17:31 Assalamualaikum. Waalaikumsalam. 17:34 Bapak malaikat lama saya nunggu 17:37 [mendengus] saya sudah capek di dunia 17:39 kan gitu ya. Begitu mulai hidup senang 17:42 tuh hilang sudah sedih enggak ada lagi. 17:48 Kemudian 17:52 Allah berfirman selanjutnya 31 hadiah 17:55 lagi nih. Tadi sudah semua ya diampuni 17:58 dosa masa depan dijagain Allah. Malaikat 18:01 jagain 18:03 malaikat bisikin sudah selesai. Terus 18:05 bisikan lanjutnya apa? Lanjutan 18:07 bisikannya. Nahnu auliyaukum. Kata 18:09 Allah, kami ini adalah pelindungmu. 18:13 Kenapa pakai bahasa kami nahnu? Bisa 18:17 untuk kebesaran kata ulama itu tanda 18:19 kebesaran. Sebab di Indonesia juga dulu 18:22 sekarang ya sekarang masih raja-raja, 18:24 sultan-sultan membas menunjuk dirinya 18:27 tuh apa? Beta. 18:30 Beta seperti itu keagungan. Tapi di sini 18:33 juga nahnu artinya Allah dan aparatnya. 18:37 Malaikat-malaikat 18:38 aku dan malaikat-malaikatku 18:42 menjadi pelindungmu, 18:44 menjadi walimu. Aulia jamak satunya wali 18:47 menjadi pelindungmu. Wali itu pelindung 18:49 fil hayatid dunia di kehidupan dunia 18:51 ini. Nah, wali juga dalam bahasa Arab 18:54 jadi bahasa Indonesia itu apa? 18:57 Walikota. 19:00 Wali kota. 19:03 Walikota itu di Quran di ayat lain itu 19:07 waktu masalah apa itu masalah di 1000 19:10 ya. 19:11 He 19:12 itu kan awali di situ diartikan 19:15 oleh MUI waktu itu pemimpin 19:18 h 19:18 bantah oleh Pak Haok ya. 19:21 Nah dibang itu artinya cinta. Dari 19:24 sebagian saudara kita 19:26 itu mengartikan cinta. 19:28 Hm. 19:31 Menurut Al-Qur'an wali itu di sini 19:34 pelindung di ayat ini. 19:35 Pelindung 19:35 masa artinya aku cinta kepada ya 19:38 enggaklah. Wali Allah ini Allah wali 19:40 kita pelindung. 19:43 Apalagi walikota itu kita cintain semua 19:46 apa? 19:46 H 19:47 walikota pemimpin kan? 19:49 Iya 19:49 pelindung. 19:51 Jadi dulu walikota dulu pemimpin dulu 19:53 itu memang melindungi rakyat. Lurah RTW 19:56 belum ada ya 19:57 melindungi 20:00 dan maka disebut bahasa dari Quran tuh 20:02 walikota itu bahasa dari Quran jadi wali 20:06 aulia jamaknya kata Allah kami auliamu 20:09 kami walimu dalam berapa hal kita di 20:12 kehidupan dunia dan di kehidupan akhirat 20:15 sekarang siapa di sini yang ngurus Allah 20:16 subhanahu wa taala lantar dikubur Allah 20:19 di alam barzakh selain Allah siapa yang 20:21 bisa nolong bisa ngelindungi 20:25 Hah? Enggak ada. Semua bawa dirinya 20:29 masing-masing pada seram sendiri semua. 20:32 Tapi kita enggak seram dong yang iikomah 20:34 istikamah 20:36 dilindungi. 20:40 Terus apa itu? Kata Allah, "Kami 20:42 pelindungmu di dunia dan akhirat." di 20:45 dunia dan akhirat. Termasuk di barzakh 20:48 sampai ke akhirat. Terus di sana gimana? 20:53 mahi anfusukum. Di sana nanti kalian 20:57 mendapatkan apa saja yang kalian ingini. 21:01 Apa saja 21:03 kurang apalagi? Apa saja 21:08 bisaakah kita pergi ke satu negeri tamu 21:11 diundang ada hotel dikasih segala macam 21:13 bisa apa saja ya? Enggak. 21:18 ke mana misalnya enggak bisa. Enggak 21:19 semua apa yang kita ingini ada. Kalau 21:22 dari Allah ini beneran. 21:24 Jadi kalau orang mau ke akhirat itu 21:26 bingung, takut itu aneh. 21:29 Yang bikin jambu siapa? Allah. Yang 21:31 bikin duku rambutan, durian semua. 21:36 Nah, jadi di sini Allah membujuk kita 21:38 coba. Kurang apa coba? Enggak mau 21:40 beriman dibujuk. 21:43 Mau disuruh hidup senang dibujuk, 21:45 ditarik-tarik. 21:47 Ayo begini nanti sampai dibujuk dari 21:50 awal berapa itu hitung coba saya sebut 21:53 dihitung ya 21:57 bonus dari Allah berapa 22:00 innalladinaunallah 22:02 orang yang mengatakan tuhanku Allah dia 22:04 konsisten akan turun malaikat 22:07 mengawalnya jangan takut jangan sedi 22:10 bergembiralah aku sudah sediakan surga 22:12 untukmu. tuh ya 22:14 hadiahnya surga yang sesuai dengan 22:17 janjiku kata Allah. Yang kedua, nahnu 22:20 auliaukum. Kami ini aku kata Allah 22:24 menjadi pelindungmu, walimu di bukan 22:28 waliota, wali seluruh kehidupan 22:31 sedunia, seakhirat seluruh. Selama kita 22:34 hidup wali kita Allah. 22:36 Mau winya Allah mau ganti 22:40 enggak ada yang bisa. 22:42 Saya bisa jamin mereka semua mati. 22:45 Yang di sini ngaku kuat-kuat itu mana 22:47 mati. 22:49 Sekarang juga sudah pada bongkok. 22:52 Kami pelindungmu di dunia dan akhirat. 22:55 Di sana akan kami sediakan apapun yang 22:59 kamu ingini. Kurang apaagi? Apapun. 23:04 Mungkin ada yang biasa ngerujak ya. 23:06 Iya. Ada 23:08 mau apalagi 23:10 ada semua pempek ada 23:14 apa saja ini bahasanya lakum fiha ma 23:17 tastahi tastahi artinya suka apa yang 23:19 kalian doyan yang kalian suka 23:22 dan apa-apa yang diinginkan. 23:27 Ini janji Allah ya. Semua yang beriman 23:29 ingat ingat. Yang berjanji siapa? Allah. 23:33 Yang bikin segala apaapa? Allah. Ya 23:35 pasti pasti ada 23:40 tadi diberi apa? Dijamin jangan sedih, 23:42 jangan ah 23:45 dosa diampunin. 23:48 Hidup di alam kubur sekarang ya. 23:50 Sekarang di dunia juga dilindungi Allah 23:52 sampai ke alam kubur terus sampai ke 23:55 siratul mustaqim di mana terus Allah 23:57 Allah dilindungi sudah 24:02 wakakum 24:05 hitung aja di rumah deh ada berapa 24:07 bonusnya itu di dunia di kuburan sampai 24:10 di akhirat ada berapa dihitung ya surat 24:13 apa tadi 3031 24:17 tolong yang mendengar menyampaikan 24:19 kepada yang tidak mendengar. 24:21 Bapak, Ibu yang dengar sampein ke 24:23 putra-putrinya. 24:25 Ini amanat harus kita sampaikan. 24:28 Ini tugas kita menyampaikan. Karena 24:30 semua ajaran dari Allah ada di Quran. 24:32 Nabi Muhammad Allah untung kirim Nabi 24:34 Muhammad sehingga ada datang rasul. 24:37 Nikmat yang Allah berikan pada kita itu 24:38 adanya rasul. Kalau enggak ada rasul, 24:41 kalau enggak ada rasul kita enggak tahu 24:42 apa-apa. Jadi wajarlah kita cinta pada 24:45 Rasul ya. Nah, mengibaratnya apa? 24:50 me me apa itu melakukan sesuatu yang 24:54 menunjukkan kita cinta pada rasul ya apa 24:56 saja 24:59 itu berselawat 25:03 meniru akhlaknya dan seterusnya 25:06 kemudian 25:08 sudah itu sudah selesai tapi masih 25:10 pusilat pussilat 33at 25:13 33 25:14 tentu orang-orang Islam akan bertanya 25:18 Pak Ustaz atau siapapun apa sih yang 25:20 Allah senangin kita lakukan gitu loh. 25:23 Apa sih keinginan Allah yang yang patut 25:25 kita lakukan dan Allah sangat senang dan 25:28 memberi nilai tinggi? Apa ya? Pengin 25:31 enggak tahu? 25:32 Hah? Pengin tahu ya? 25:34 Ya. Kita bisa lakukan Allah kasih sayang 25:37 kita. Tapi perbuatan mungkin ringan tapi 25:40 nilainya 25:41 tinggi. 25:42 Sangat tinggi. 25:43 Menurut siapa? Menurut Allah. 25:46 Di mana ada di surat tadi fusilah tapi 25:48 33-3 25:50 auzubillahiminasyaitanirrajim 25:52 waman ahsanu kaulan tidak ada lagi siapa 25:56 lagi enggak ada dari kehebatan 26:00 kehebatan ya amal yang terbaik 26:06 atau membincang-bincangkan yang terbaik 26:08 apa yang berbincang-bincang atau 26:11 menyampaikan atau melakukan segala yang 26:14 berdakwah mengajak kepada Allah. Daa 26:17 illallah. 26:18 Ingat kalimatnya daa. Dakwah itu 26:20 berdakwah dia. Waman ahsanu. Siapa lagi? 26:23 Enggak ada yang lebih baik daripada yang 26:25 mengeluarkan kata-kata untuk berdakwah 26:27 kepada Allah. Mengajak orang mengenal 26:30 dan mencintai Allah. Jadi gak ada dakwah 26:34 itu ke partai, 26:37 ke mazhab juga dakwah kepada Allah. 26:40 Lewat mazhab boleh, lewat partai boleh. 26:42 Kalau partainya ngajak kepada Allah. 26:46 Daa sini daa ilallah pegang ini jangan 26:49 sampai menyimpang dakwah ngajak jual 26:52 barang itu dagang itu boleh tapi tempat 26:56 lain dakwa mengajak ke apa itu ke partai 26:59 ke mana itu kampany 27:01 bohongin 27:03 kampany bilang dakwah kepada Allah gak 27:06 boleh itu dosa dakwah ngajak orang 27:09 kepada Allah memuja Allah mencintai 27:13 Allah membesarkan Allah, kagum kepada 27:17 Allah. 27:19 Jangan lupa ini Quran. Sekali dengar 27:22 hafalin masih paham tolong ya paham. 27:25 Sudah paham ajak orang lain. Jadi kalau 27:28 ada yang tanya apa perbuatan yang 27:30 disenangi Allah di dunia? Yang paling 27:32 disenangi Allah di dunia 27:35 dakwah. Mengajak orang kepada Allah. 27:39 Jadi mik nih mik ni kalau dia berjiwa 27:42 kayak manusia masuk surga dia dia ikut 27:45 berdakwah jadi alat untuk berdakwah 27:47 miknya pohin yang lain semuanya sama 27:51 berdakwah kepada Allah jelas ya 27:56 tapi mau enggak disampin 27:58 kita berdakwah 28:00 ngajarin orang kalian kalau mau 28:02 pahalanya besar umrah sudah kan ya udah 28:04 sekarang dakwah ya saya enggak bisa 28:06 dakwah ceramah ustaz ya kamu Kamu 28:08 bantuin ustaz yang berdakwah. 28:11 Bantuin tempat-tempat yang berdakwah. 28:14 Ini guran ya. Saya enggak main-main ini 28:17 menyampaikan ini agar kita semua 28:21 mengetahui keinginan apa yang Allah 28:24 ingini. Ini Allah ingini kita berdakwah. 28:28 Allah mengingini kita berdakwah. 28:30 Mengajak dengan caranya masing masing 28:34 yaah. 28:36 yang berenang eh berenang yang mendengar 28:42 tolong disampaikan kepada yang lain agar 28:44 umat Islam sekarang bergerak berdakwah 28:46 semua. Jangan hanya dianggap sudah sama 28:49 ustaz-ustaz sudah dakwah enggak bisa. 28:52 Ustaznya ditunjang, tempat dakwahnya 28:55 ditunjang, alat-alat dakwahnya 28:56 ditunjang. Itu namanya berdakwah. Semua 28:58 enggak sema pidato. Enggak bisa dong. 29:01 Itu ada yang menyampaikan. Yang lain 29:03 berdakwah dengan tenaga. dengan pikiran, 29:06 dengan perasaan, keahlian, ee dana apa 29:10 saja yang ada di kita, enggak akan 29:12 hilang diganti oleh Allah. Kan kita 29:15 mesti tahu Allah berkeinginan apa. Allah 29:18 berkeinginan kita melakukan yang dia 29:21 ingini. 29:22 Iya dong. 29:25 Jadi saya kasih contoh kalau mau mau 29:27 minta disayang sama Pak Lurah, dil Pak 29:31 Camat sebagainya, Anda mempelajari apa 29:33 yang diingini. 29:35 Dia senang di dapat rambutan, dia bawain 29:37 rambutan ke rumahnya misal. Jadi artinya 29:42 kalau ingin disayang Allah, lakukan apa 29:45 yang Allah ingini. Yang paling diingini 29:48 Allah kita menyampaikan ajaran dari 29:50 Allah yang diberikan ke Nabi Muhammad. 29:52 Kita teruskan. 29:55 Dan yang paling bahaya apaagi? Yang 29:57 menghambat dakwah kepada Allah itu yang 29:59 paling bahaya dan paling Allah benci. 30:02 Maka itu jangan membenci muslimin. 30:05 Mazhab berbeda dengan mazhab kita tidak 30:07 masalah. Itu sudah muslim. Berbeda 30:10 mazhab itu yang bikin ulama juga enggak 30:13 salah. Hanya ada yang beda waktu, beda 30:16 lokasi ya sudah selamanya enggak. Dan 30:19 mazhab yang ada di Indonesia tidak 30:20 keluar dari Al-Qur'an dan Asunah. Ya, 30:29 selesai itu kalau mau cari apa yang 30:31 Allah ingini agar keinginan kita 30:34 dikabulkan oleh Allah, 30:37 jangan mencegah dakwah. 30:46 Pernah itu di mana? Di kampung saya itu 30:50 ada orang-orang kumpul mau ke mana, Pak? 30:52 Enggak apa deh, buka aja ya dulu. Itu 30:56 soalnya ada Buya Hamka mau ke rumah itu. 30:59 Terus kenapa itu dia Muhammadiyah lain 31:01 loh. Terus kenapa kita mau dia mau ke 31:03 sana, Pak? Astagfirullah Pak. Istigfar 31:05 Pak. Bumi Hangkal itu ulama besar. 31:11 Salah satu ulama yang jujur 31:16 dan alim. 31:19 sastrawan itu kalau dia ngancar di 31:21 Masjid Alazhar itu dia bisa bikin orang 31:23 menangis, bisa juga orang ketawa. Saya 31:26 di samping alim, saleh, 31:29 juga budayawan. Budayawan ya. 31:32 H 31:32 banyak buku-buku 31:33 sastrawan. 31:34 Sastrawan banyak buku-buku tulisannya 31:36 itu. 31:40 Nah, tegur saya tegur, saya kasih tahu 31:43 caranya gini-gini baru dia ngerti. 31:46 Kalian kalau mau menilai pergi dulu ke 31:48 Masjid Alzhar dengerin waktu itu dia 31:51 masih hidup. Mau tahu NU ya dengerin 31:54 kiai-kiai itu ceramah dengar 31:56 Muhammadiyah dengarin majelis taklimnya. 31:58 Indah semua NU Muhammadiyah semua 32:00 penyampaiannya menyampaikan kebenaran. 32:03 Jangan dimusuhin. 32:06 Musuhin orang-orang yang mengajak ke 32:08 neraka tuh. 32:10 Jadi pintar dikitlah. 32:13 Kalau orang mengajak kepada yang baik, 32:15 yang benar, kenapa mesti ditolak? Allah 32:18 marah. Nanti mencegah dakwah Allah, 32:21 Allah marah. 32:23 Jangan mengganggu dakwah Allah. Kalau 32:25 orang itu nyimpang, nah, boleh. Silakan. 32:27 Dari mana Anda tahu nyimpang apa tidak? 32:29 Belum tahu. Cuma katanya-katanya, 32:33 semua kata-katanya. 32:36 Hidup dulu di sana. Lihat 32:39 hadir kalian mau mendiri NU masuk ke 32:41 dalam NU lihat menia masuk ke sana masuk 32:44 lain juga begitu jangan gak ada salah 32:47 disalahkan kalau kita sudah lihat salah 32:49 tinggalin jangan ikut yang salah 32:51 ikut yang benar tapi benar salah bukan 32:54 katanya lihat faktanya 33:01 enggak ada persis persis enggak ada 33:05 melanggar hukum Islam 33:09 Dia enggak mau tahlil memang enggak 33:10 wajib. 33:12 Itu sudah jadi manusia yang rasional. 33:17 Maulud juga kalau mauludnya yang pidato 33:19 tuh maki sana maki sini ngampirkan umat 33:21 Islam sana sini dosa. 33:24 Siapa bilang itu sunah? Sunah Nabi. 33:26 Sunah siapa? Enggak ada maki-maki umat 33:29 Islam menyayangi yang salah dibetulang 33:35 namanya mau dijual itu buat kebaikan. 33:39 Boleh baca selawat situ, baca Quran, 33:43 sediain makanan buat orang yang cukup 33:45 dan yang tidak cukup terutama. Apa 33:47 salahnya orang-orang lain pada dikasih 33:49 makan? Boleh 33:52 makan ramai-ramai boleh ada di Quran 33:54 boleh makan. 33:56 Tapi yang benar kan gitu 34:02 semua dapat jangan dibedain. Makanya 34:05 sering hadir kita ini ustaz-ustaz sama 34:08 bapak-bapak itu di depan penuh 34:11 makanannya, di belakang enggak ada. 34:13 Jangan jangan dibedain. Minum minum 34:16 semua, makan makan semua sama gitu ya. 34:20 Itu maksud saya bukan begini meluruskan 34:23 agama kita ini lurus indah. 34:27 tidak 34:29 menebarkan permusuhan, tapi 34:32 persaudaraan. 34:33 Itu ada salah. Iya, ada salah. Semua 34:35 kita juga pernah salah, 34:38 tapi bukan dengan salah satu terus 34:40 dihabisin. Ah, tidaklah. Sudah ya. Ini 34:43 ayat apa tadi? Fusilat 30 34:48 31 32 33. 34:54 Soal apa itu? 34:56 yang tadi hadiah dari Allah banyak. Di 34:58 antaranya apa? 35:02 Bisikan. Dibisikin 35:04 apa? Dijamin wafat di kubur, di barzakh, 35:07 semua dijaga Allah. Terus yang ketiga, 35:10 kewajiban semua kita membantu dakwah 35:13 kepada Allah. Jangan sebaliknya memecah 35:15 belah. 35:17 Kita niat insyaallah istikamah kita 35:20 amalkan yang baik. 35:23 Kemudian ayat tadi kita mesti itu tadi 35:26 tambahan aja tapi yang sudah kita bahas 35:28 tadi wabtagi. 35:31 Wabagi. 35:33 Ambillah, nikmatilah 35:36 raihlah yang Allah sudah berikan kepada 35:39 untuk kalian nikmat-nikmat tinggi di 35:42 akhirat nanti. Dari sekarang terima. 35:47 Kalau sudah terima benar saya di akhirat 35:49 mau punya kapal bisa ini senang. Enggak 35:52 takut lagi mati. Loh, kenapa mau 35:54 disenang-senang kok takut? Eh, mau 35:57 dipindahkan ke surga nangis. Kalau mau 36:00 dipindahkan ke neraka nah baru takut. 36:02 Masa mau ke surga takut? Pikir dong. 36:06 Kalau enggak salat, nah takut tuh mati. 36:10 Takut terus. Habis takut ya takut terus 36:13 tobat. Bagaimana supaya disayang Allah? 36:16 Nah, itu di situ masalahnya. Ustaz-ustaz 36:20 itu enggak mau mati loh. Kenapa saya 36:22 masih banyak dosa? Terus kok ditambahin 36:24 umurnya 1000 1000 tahun lagi ibadah? 36:26 Belum tentu. Mungkin dosanya tambah 36:28 banyak. 36:31 Yang penting tobat sadar mau 36:34 dipindahkan. 36:36 Pilih-pilih surga. Benarkah pasti 36:38 pilih-pilih surga kan. Nah, jalannya ke 36:40 mana? Mau pilih surga tapi jalannya ke 36:43 neraka ya enggak nyampai tuh. 36:47 Tapi ayat ini perhatikan wabah 36:51 darul akhir. 36:53 Raihlah, ambillah yang Allah sudah 36:55 tawarin, Allah sudah sediakan 36:56 kenikmatan-kenikmatan 36:58 untukmu di akhirat nanti. 37:00 Ditawarin masa enggak mau 37:05 enggak bisa nafat yang bikin selera 37:08 seluruh setiap titik di bumi ini bikinan 37:11 Allah. 37:15 sediakan surga. Walaupun begitu, ayat 37:18 selanjutnya menyampaikan wala tansa 37:21 nasibaka minad dunya. Walaupun demikian, 37:24 kalian sudah pengin pindah ke surga, 37:25 senang ke sana terus mengamalkan apa 37:28 yang diinginkan Allah. Jangan tidak lupa 37:31 juga nasibmu di dunia. 37:34 Di dunia makan, perlu minum, cari 37:37 nafkah, perlu pakai baju, ya kan? Perlu 37:40 anak buat biaya anak buat sekolah. cari 37:43 semua. 37:44 Jangan di dunia cari nafkah buat bayar 37:47 pajak buat ke rumah. 37:50 Iya kan? 37:52 Tapi kalau ada orang enggak cukup, 37:53 enggak punya duit, enggak bayar, enggak 37:54 apa-apa kan? 37:55 He 37:59 enggak apa-apa 38:00 enggak apa-apa. 38:00 Belakangan kan [mendengus] bilangin 38:03 tulis pajak aja tuh pedagang-pedagang 38:06 besar, impor-ekspor segala macam. Kalau 38:08 bayar pajaknya kelebihan ada salah 38:10 ituung atau apa dikembalikan. 38:13 Heeh. 38:13 Banyak yang bohong akhirnya pada bikin 38:16 surat-surat palsu seperti itu. 38:18 Iya. 38:18 Nah, kalau orang enggak punya enggak 38:19 bisa bayar pajak dimaafkan. 38:23 Mudah-mudahan. 38:26 Kemudian apalagi supaya kita disayang 38:28 Allah nih. Allah senang tadi itu bantu 38:31 dakwah. berdakwah 38:35 terus 38:37 cari apa yang Allah senangi. Kan gitu. 38:41 Kalau kita lakukan yang Allah senang, ya 38:43 dia berikan kita apa yang kita senang. 38:47 Kalau kita ganggu hamba-hamba Allah yang 38:50 muslim 38:51 ya Allah benci dong 38:55 saudara sama muslim. 38:58 Mau apapun mazhabnya itu urusan dia. 39:01 Kewajiban kita menyampaikan boleh sopan 39:04 dan menyayangi semampunya. Ini ayatnya 39:07 lanjutannya itu. Waahsin kama 39:09 ahsanallahu ilaik. Berbuat baiklah, 39:12 berkata baiklah sebagaimana Allah juga 39:15 baik kepadamu. 39:19 Tu lihat ini perintah Allah semua ini 39:21 wahsin kama ahsanallah 39:24 yang baiklah. Menyayangilah saudaramu. 39:26 Kebaikan lakukan dengan baik sebagaimana 39:28 Allah melakukan kebaik untukmu. 39:33 Ini Allah sampai ngejar ngajarin kayak 39:34 gini. Masa enggak ngerti sih? Lanjutan 39:38 ayatnya. Wala tabil fasad fil ard. Dan 39:43 jangan kamu hobi senang menyebarkan yang 39:46 buruk. 39:48 Men menyebarkan kebencian, perpecahan. 39:51 Jangan. 39:53 Jangan buat keburukan di bumi. Innallaha 39:56 yuhibbul mufsidin. Karena Allah tidak 39:58 suka pada orang yang menyebar keburukan, 40:01 perpecahan, berantem-berantem. 40:06 Kenapa Quran ini enggak diperhatiin sih? 40:09 Inallah la yuhibbul. Allah tidak suka 40:13 orang yang mufsid. Termasuk yang 40:15 korupsi, yang menyebarkan benjol, semua 40:19 menyebarkan kebaikan. Bikin orang rusak, 40:21 bikin anak-anak rusak. 40:23 itu sudah walaupun 1000 kali umrah tetap 40:27 mfsid. Nauzubillah 40:33 fas jangan buka perusahaan dagangan 40:36 apa-apa yang merusak 40:41 semua. Menjaga kesalehan masing-masing, 40:43 kebaikan masing-masing, 40:45 menjaga negara. 40:48 Jadi kalau ketemu orang tukang ngedarkan 40:50 pinjol apa? 40:52 Kuntuk boleh, tapi jangan kutuk minta ke 40:54 Allah, "Ya Allah berikan dia hidayah 40:57 atau ee wafatkanlah dia supaya generasi 41:00 yang akan datang tidak rusak di negeri 41:02 ini." 41:04 Dia mau kaya, dia ambil uang dari 41:06 pinjol, 41:08 dari narkoba, 41:10 merusak warga negara. 41:14 Teroris itu jahat, tapi sedikit jarang. 41:18 Ini yang merusak anak-anak kita ini 41:21 dengan narkoba dan pinjol itu banyak 41:23 enggak? Banyak sekali 41:26 yang 41:27 mengizinkan, yang membiarkan, yang 41:30 merestui sama dosanya akan masuk neraka 41:33 sama dengan yang menerima uang, pinjol 41:36 dan narkoba. Itu benar itu hukum Allah. 41:40 Jangan bikin fasad, jangan bikin 41:41 kerusakan di bumi, jangan bikin 41:43 kerusakan budaya Indonesia. 41:48 Peraturan di Indonesia, undang-undang di 41:50 Indonesia itu harus dijaga semua. 41:53 Bukan satu aja. Ini curigai ulama terus 41:57 yang dicurigai. Padahal ulama ceramahnya 41:59 ngajak bersatu, ngajak berbuat baik. 42:03 Kenapa enggak curigai orang-orang yang 42:04 jual beli narkoba? Itu pinjol. Yang bela 42:08 pinjol itu banyak. Yang terkorban jadi 42:10 pinjol sakit, dibunuh diri, berantem, 42:13 ribut, rumah tangga pecah belah. 42:17 dibiarkan itu yang merusak negara. 42:22 Enggak sadar 42:24 berubah dong. Ustaz ngajar kebaikan. 42:27 Saya enggak ngerti kalau ustaz tu selalu 42:28 dipojokin terus. Apa istilahnya itu 42:31 garis keras? Apanya keras? 42:33 Hm. 42:34 Yang benci sama Islam lebih keras. 42:39 Islamfobia 42:41 banyak itu mengejek 42:45 membendung dakwah banyak. 42:51 Sadarlah kalau mau baik-baik semua. 42:55 Ini kadang-kadang enggak enggak sadar 42:59 sering dipojokkan muslimin. Dipojokin 43:01 terus ditudukin ditundukin. Mayoritas 43:04 muslimin tuh sabar 43:06 baik. 43:09 Tapi jangan di dijahilin terus. 43:17 Alhamdulillah. Ini malah yang minoritas 43:19 yang galak. 43:21 Tidak begitu. Kalau 43:24 apa itu toleransi kepada semuah. 43:27 Iya dong. Jaga negeri ini supaya aman. 43:32 Orang sudah maju sampai ke mana-mana 43:34 kita masih ribut saja. 43:38 [mendengus] 43:38 rumah tangga tuh masih bikin chat, masih 43:40 peraturan ini, peraturan itu. 43:43 Tiap sehari 43:47 rumah tangga lain sudah rapi, mereka 43:48 tinggal ngisi 43:50 ngisi kebaikan, ngisi semua 43:52 kesejahteraan, 43:54 membasmi kemiskinan, membasmi kebodohan 43:57 itu yang mesti dimusuhin. 44:01 Kalau musuhin sesama terus sampai kapan 44:03 mau membangun? 44:05 membangun kehidupan. Maksud saya 44:09 apa yang dibanggakan? Benda ya benda 44:11 kita maju tapi spiritual 44:15 hancur kita. 44:17 Dulu semua anak-anak masih kecil 44:19 berakhlak santun, 44:22 saling bantu-membantu. 44:25 Masa 2 lalu setiap orang bangun rumah 44:27 itu di kampung-kampung gotongroyong 44:29 dong. 44:33 sekarang sudah enggak ada ya enggak 44:34 apa-apalah gak ada tapi jangan dibikin 44:36 seperti sekarang ini. Begal penuh 44:40 penipu banyak 44:42 dan yang tertipu tidak bisa mendapat 44:44 keadilan. 44:49 Itu yang harus kita ramai-ramai lakukan. 44:51 Membasmi segala kejahiliahan, 44:54 membangun yang baik. 44:57 Insyaallah 44:59 Quran itu dipelajari, 45:02 dipelajari. Saya bersedih senang hati 45:05 banyak yang menghafalkan Al-Qur'an tapi 45:07 mengharap tidak hanya dihafal, 45:11 dipahami. 45:14 Kalau dihafal dan dipahami, waduh bagus 45:16 sekali. 45:17 Saya kita banyak belum mengamalkan 45:20 ayat-ayat Al-Qur'an. Banyak 45:23 yang sudah pasti kita amalkan fikih. 45:25 fikih itu bagus diambil dari Quran juga 45:29 tapi enggak semua. 45:32 Tetap kita harus kembali kepada 45:33 Al-Qur'an. 45:35 Quran bukan hanya dibaca, dipahami. 45:39 Nah, ini apakah sudah paham semua ini? 45:41 Surah Fusilat 45:44 ini Allah mengatakan wattagi. Ambillah. 45:48 Ambil dari sekarang. Ingat aku sediakan 45:51 untuk kalian kesenangan di surga. 45:53 Ambillah 45:54 dari sekarang ambil 45:57 tapi jangan lupa kehidupan dunia kan 46:00 begitu. Jadi jangan ambillah dalam dunia 46:03 jangan lupa akhirat tidak yang di 46:05 akhirat abadi raih. 46:09 Jangan korbankan surga akhirat korbankan 46:11 untuk kepentingan dunia yang sesaat. Itu 46:14 maksudnya 46:16 jangan lupa kepentingan dunia. 46:20 Jangan lupa. Tapi ambil surga lebih 46:22 penting di surga selamanya. 46:25 Kamu mau jual rumahnya di surga untuk 46:28 beli di dunia ini. Kamu dikasih duit 46:30 jual agamamu sampai di surga kamu mau 46:33 tinggal di mana? Rumahnya sudah dijual 46:35 kolong jembatan. 46:37 Masih enak jembatan. Kalau dikolong api. 46:42 Nah itu kita sadar ada akal bisa mikir 46:45 seperti itu 46:48 semua. 46:52 Kemudian ada lagi waktu masih ada gitu. 46:56 Ada lagi ini juga sudah pernah tapi 46:58 memang harus diulang 47:00 apa kata Allah lagi yang menguntungkan 47:02 orang-orang Islam 47:04 mukminun pasti akan senang bahagia orang 47:08 beriman. Alladina hum fi shatihim khyuun 47:12 yang mereka melakukan salat dengan 47:13 khusyuk. 47:17 Dan mereka yang tidak mau melakukan 47:19 perbuatan yang tidak berguna. 47:22 Perbuatan tidak berguna. Yang jelek 47:24 sudah pasti. Yang tidak berguna pun 47:25 jangan. 47:28 Tidak ada untungnya buat ke surga. Tidak 47:29 ada untungnya buat di dunia. 47:32 Ngobrol-ngobrol ngerumpi misalnya apa? 47:35 Untung enggak ada 47:37 dosa. Malah walladzina hum lzakati 47:39 failun. Mereka yang mengeluarkan zakat. 47:44 Walladina hum li bururujihim hafidun. 47:46 Mereka yang menjaga alat kehormatannya. 47:49 Walladzina hum li amanatihim wihim roun. 47:52 Mereka yang memegang amanat tidak 47:54 khianat 47:56 dan janjinya selalu ditepati. 48:01 Walladzina hum ala shawatihim yuhfidun. 48:03 Mereka yang menjaga salatnya dijaga apa 48:06 maksudnya? Dijaga waktunya 48:09 di awal waktu. Bagus. Tapi di di tengah 48:10 di akhir boleh. Sah. Jangan orang sibuk 48:13 nanti paksa-paksa. Di agama enggak ada 48:16 paksaan. 48:17 Di awal waktu pahalanya besar. Kalau 48:20 enggak mampu di tengah masih boleh 48:22 enggak dilarang. He. 48:23 Sore boleh juga. Terah di akhir waktu. 48:25 Sahabat malah menjamak salat. Dua salat 48:28 dijamak bukan berarti dijamak. Salat 48:32 zuhur di akhir akhir waktu, salat asar 48:34 di awal waktu. Namanya jamak suari. 48:37 Jamak suari. gambarannya seperti jamak 48:40 padahal tidak jamak. Dia salat jam 3 48:44 kurang seperapat ya belum asar ya 48:47 kurang 20 begitu. Habis salat asar 48:50 zikir-zikir terus masuk habis salat 48:53 zuhur masuk asar. Jadi satu kali wudu ya 48:57 dua salat 49:00 itu di kitab Bukhari ada itu jamak 49:03 suari. 49:06 Kemudian orang-orang yang salat ini yang 49:08 rapi, yang baik, gembiralah yang 49:10 dengarnya. Sampaikan kepada yang lain. 49:12 Mudah-mudahan sudah pernah dengar. Kalau 49:14 pernah juga mungkin lupa orang yang tadi 49:17 yang menjaga salatnya baik tadi itu 49:20 ulaikum waris. Mereka yang akan 49:22 mendapatkan waris. 49:25 Bukan waris di dunia kayak gini kecil 49:27 itu dia akan mendapatkan waris dari 49:31 Allah 49:33 surga firdaus. 49:35 tinggal di sana selamanya enggak 49:36 ngontrak selamanya. 49:39 Ingat inallah laful miad. Allah tidak 49:43 akan melanggar janjinya. Dia selalu 49:46 menepati janji. Tapi kalau ancamannya 49:48 dia bisa batalkan. Tapi kalau janji 49:51 tidak dibatalkan tetap akan diberikan. 49:54 Jadi nanti dapat warisan surga namanya 49:56 surga firdaus. sudah dikasih dari 49:58 sekarang dapat warisan itu nanti 50:02 di antaranya 50:03 ada juga ciri-ciri orang Islam ini 50:06 ibadah tolong kalau bisa punya diktatnya 50:09 ini ya semua ada di YouTube ya 50:13 juga hamba-hamba Allah yang dicintai 50:15 Allah disayang Allah yang hidup di bumi 50:17 itu lemah lembut rendah hati tidak 50:20 sombong 50:23 tidak maki orang 50:26 dan apabila Apabila dia diajak ribut 50:28 orang-orang yang tidak mengerti, dia 50:31 tidak melayani. 50:33 Dia tetap jawab dengan sopan. 50:37 Walladina hum. Dan orang-orang yang 50:39 bangun di malam hari, sujud, salat, 50:41 salat kepada Allah. 50:44 Dan orang-orang yang tiap malam nangis 50:46 berdoa kepada Allah, "Ya Allah, jauhkan 50:47 aku dari azab." 50:50 dan orang-orang. Nah, ini ibu-ibu, Bapak 50:53 juga nih. Orang-orang yang apa itu 50:56 belanja 50:58 tidak boros, tidak berlebihan dan tidak 51:02 kurang, tidak kikir, tidak boros di 51:05 antara keduanya. 51:07 Iya dong. Boros masih banyak yang butuh, 51:10 mungkin masih ada pemilih yang kurang. 51:12 Iya. 51:17 Orang-orang yang baik seperti itu 51:18 disebut khairul bariah, manusia pilihan. 51:23 Dia tidak syirik, 51:27 dia tidak mencuri, tidak bunuh orang dan 51:29 seterusnya. 51:31 Innalladina amanuhatumir 51:33 orang yang beriman dan beramal saleh 51:36 merekalah manusia pilihan khairul 51:38 bariyah. Jadi manusia ini ada khairul 51:40 bariyah, ada syarul 51:41 barah. Mudah-mudahan kita termasuk 51:43 khairul mariah kulihan dan hidup di 51:46 sana. 51:48 Jadi kenapa kapan tanggalnya kiamat 51:50 tidak ada hanya Allah yang tahu dan 51:52 Allah tidak terikat dengan waktu 51:54 suka-suka dia enggak boleh itu 51:56 mendahului Allah kiamat tanggal sekian 51:59 Imam Mahdi tanggal sekian enggak ada dia 52:02 dirahasiakan kok 52:04 seperti itulah. Yang terakhir ini apakah 52:07 sudah datang berita kepada kita semua? 52:10 Berita kejadian-kejadian dahsyat. Iya 52:13 ada. Kenapa? Setelah wafat nanti manusia 52:15 di sana itu ada yang wujuh yazin 52:18 khasiah, ada yang mukanya pucat pasti 52:20 ketakutan. Kenapa? Amilatun nasibah. Dia 52:24 di dunia kerja keras siang malam cari 52:26 duit tapi ujung-ujungnya apa? 52:30 Capek di dunia cari duit banyak-banyak 52:32 begitu mati masuk neraka. Apa 52:37 kalau orang mau masuk neraka di dunia 52:39 senang-senang? Enggak, enggak capek dia. 52:42 Malah yang mau masuk ke surga, jalan ke 52:44 surga itu malah dia enak, enggak 52:46 kehujanan di masjid. 52:51 Nah, tapi satu lagi ada orang yang 52:52 bukannya cakep berseri-seri. Di dunia 52:55 enggak begitu cakep, tapi sudah keluar 52:57 badannya sudah enggak ada. di akhirat 52:59 tuh di alam barzakh kelihatan 53:01 cakep-cakep semua mereka yang salat dan 53:05 ibadahnya amal amal-amalnya semua 53:08 perbuatannya diri Allah tidak ada 53:10 perbuatan yang dibenci Allah dia akan 53:12 tinggal di surga yang tinggi. Dan di 53:14 surga itu kita enggak akan dengar lagi 53:16 berita-berita yang pusing-pusing enggak 53:18 ada itu. Semuanya menyenangkan. 53:20 Insyaallah mudah-mudahan Allah bimbing 53:22 kita dapat menjadi khairul bariah, dapat 53:26 mengamalkan apa yang Allah suka. Amin ya 53:29 rabbal alamin. 53:31 Ikhwan hati yang dirahmati Allah 53:32 subhanahu wa taala. Tausiah sore edisi 53:34 hari ini bersama guru kita Ustaz Zain 53:37 Alhadi. Kami mengundang Anda untuk 53:39 bergabung. Silakan sampaikan pertanyaan 53:41 ataupun komentarnya mengenai topik yang 53:44 kita bahas keinginan Allah Subhanahu wa 53:46 taala. kirimkan ke nomor WhatsApp 53:48 0811999720. 53:53 Tetaplah bersama kami Ikhwan Ah. Kami 53:55 akan segera kembali. 53:57 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 53:59 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 54:01 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 54:03 Terima kasih masih bersama kami dalam 54:05 kajian tausiah sore bersama guru kita 54:08 Ustaz Zain Alhadis. Saya ingin menyapa 54:11 ini ada Ibu Retno. Alhamdulillah hadir 54:14 menyimak siaran Pak Ustaz di sore hari 54:17 ini. Terima kasih Pak Ustaz. Begituun 54:20 ada Ibu Titi Lestari yang menyimak juga 54:23 siaran di sore hari ini. Bapak Rama di 54:27 Tangerang. Asalamualaikum warahmatullahi 54:29 wabarakatuh. Hadir Pak Ustaz menyimak 54:30 tausiah. Saya dari Rama di Tangerang 54:34 Selatan. Begituun ini ada Ibu Ani C 54:39 Hudaifah. Bismillah. Asalamualaikum 54:41 Ustaz Zin. Alhamdulillah saya menyimak 54:43 tausiah sore di kesempatan kali ini. 54:45 Semoga Ustaz dan keluarga besar hasil 54:47 selalu sehat. Ada Pak Amsir Tabrani. 54:50 Asalamualaikum warahmatullahi 54:52 wabarakatuh. Pak Ustaz Zain dan juga 54:54 semua kurasil semoga diberikan 54:56 kesehatan. 54:57 Saya ingin bertanya, Pak Ustaz. 55:00 Seandainya semua keinginan kita dan juga 55:03 doa-doa kita ketika dunia sampai akhir 55:07 hayat tidak dikabulkan oleh Allah 55:09 Subhanahu wa taala, apakah nanti kalau 55:12 saat di akhirat nanti kita ini akan 55:15 menemukan apa yang kita inginkan selama 55:18 di dunia? Lalu bagaimana dengan doa-doa 55:20 kita, Pak Ustaz? Apakah nanti akan 55:22 diperlihatkan oleh Allah? Mohon 55:24 pencerahan dari Pak Ustaz. Jazakallah. 55:27 Bismillahirrahmanirrahim. 55:29 Ini kita baca bismillahirrahmanirrahim. 55:32 Dengan nama Allah yang Rahman dan Rahim. 55:34 He. 55:34 Nah, dasar rahman rahim Allah itu 55:37 insyaallah semua amalannya itu diterima 55:39 Allah. 55:41 Ikhlas lillahi taala diterima Allah. 55:44 Allah Subhanahu wa taala rahman dan 55:47 rahim. 55:48 Dalam satu ayat dalam Quran Allah 55:51 berfirman, "Wahai hambaku semua, 55:54 sebarkan, sebarkan kepada semua umat. 55:57 Sebarkan kasih tahu mereka, aku Tuhan 56:00 yang pengasih lagi penyayang." 56:03 Pengasih lagi penyayang. Berarti 56:06 insyaallah semua kesalahan kita diampuni 56:09 dan amal baik kita diterima oleh Allah. 56:13 Itu sebenarnya. Jadi insyaallah Bapak 56:15 diterima Allah semua. Karena itu kita 56:19 kenal Allah kita itu begitu tinggi 56:21 sayangnya, begitu tinggi pemaafnya. 56:28 Kasih sayangnya lebih tinggi daripada 56:30 marahnya. Begitu tiap mau marah enggak 56:32 jadi terus. 56:34 Karena maafnya, 56:36 sayangnya lebih tinggi. Itu Allah kita. 56:39 Jadi yakin apa yang Bapak amalkan semua 56:42 itu insyaallah diterima Allah ya dengan 56:45 catatan ada kurang-kurang sedikit Allah 56:47 maha bijaksana, maha pengasih, maha 56:50 pencayang. Insyaallah Bapak diterima 56:53 Allah. 56:54 Arti cinta kita bertambah kepada Allah. 56:56 Bukan kalau kita tahu Allah baik itu 56:57 terus kita ngampangin. Enggak. Kita 56:59 tambah cinta pada Allah. Betul. Luar 57:01 biasa kasih sayangnya. Insyaallah. 57:04 Insyaallah. Ada Ibu Supi di Depok. 57:07 Asalamualaikum warahmatullahi 57:08 wabarakatuh. Terima kasih Pak Ustaz atas 57:09 pencerahannya. Salam Qolbun Salimbun. 57:13 Begituun ini Bu 57:16 Hajah Iim di Pondok Gede yang ikut 57:19 menyimak siaran di sore hari ini. Pak 57:22 Arwin juga ini tidak lupa menyampaikan 57:24 WhatsApp-nya. Asalamualaikum 57:25 warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Pak 57:27 Ustaz dan pejuang dakwah serta para 57:29 pendengar hasil selalu dalam keadaan 57:31 sehat walafiat dan lindungan Allah 57:33 Subhanahu wa taala. 57:36 Ada dari 08 08967593. 57:41 Sekian sekian. Pak Ustaz, saya pendengar 57:44 dari Petukangan, Jakarta Selatan. 57:49 Saya ingin bertanya, Pak Ustaz, 57:52 apakah benar seorang imam salat ketika 57:56 berjamaah dia menanggung kesalahan dan 57:59 kekurangan para jemah yang ikut salat 58:02 bersamanya? Maksudnya bagaimana ini, Pak 58:05 Ustaz? Mohon pencerahan. Terima kasih. 58:07 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 58:10 Iya, itu riwayat 58:13 kurang jelas, tapi 58:15 h 58:16 ada dalam Al-Qur'an bahwa Allah 58:19 menyatakan la taziru waziratun wizro 58:21 ukhro. tidak akan 58:25 menyalahkan seseorang karena kesalahan 58:27 orang lain. Artinya dosa-dosa dan 58:30 kesalahan tidak seseorang tidak akan 58:32 dibebankan orang lain. Nah, tadi itu 58:34 yang kebaikannya atau dosa kan? Iya. 58:37 Yang kebaikan 58:40 dosa-dosanya Pak Ustaz, 58:42 kesalahan-kesalahan jemah apakah akan 58:44 ditanggung oleh imam? 58:45 Oh tidak, tidak, tidak, tidak sama 58:47 sekali. Tadi ayatnya ada dosa seseorang 58:50 tidak akan dibebankan ke orang lain. 58:52 Hm. 58:52 Kebaikan mungkin masih bisa dengan doa, 58:55 tapi kalau dosa enggak mungkin dong. Itu 58:57 bertentangan. Allah tidak akan begitu. 59:00 Orang gak bersalah ya tidak akan 59:01 disalahkan. Yang salah saja. Insyaallah. 59:06 Insyaallah. Selanjutnya, Pak Ustaz ada 59:07 Pak Kun. Asalamualaikum warahmatullahi 59:09 wabarakatuh. 59:11 Izin bertanya Pak Ustaz dari Pak Kun. 59:15 Apakah sikap saya salah Pak Ustaz? 59:18 Saya sudah sakit stroke 26 tahun dan 59:22 sampai sekarang saya katakan bahwa sakit 59:25 ini dari Allah dan saya harus terima 59:29 supaya tidak ada beban hidup saya. 59:31 Apakah sikap saya ini benar, Pak Ustaz? 59:32 Terima kasih. 59:33 Bismillahirrahmanirrahim. 59:35 Ya, sangat benar. J kita hanya wajib 59:38 memberi obat apa yang kita mampu saja 59:40 sekedar dengan kemampuan. Tapi yang 59:42 penting tadi itu Bapak rida itu dia itu 59:46 hidup ini kan ujian. Di Quran ayatnya 59:49 banyak sekali bahwa hidup ini ujian. Aku 59:52 ciptakan hidup dan nanti kematian hanya 59:54 untuk menguji siapa kalian. Ayat-ayat 59:57 ujian itu banyak di Albaqarah di di 1:00:00 macam-macam surat ada bahwa hidup ini 1:00:01 ujian. Sekarang misalnya saya kasih 1:00:03 contoh babi itu diharamkan Allah tapi 1:00:06 kenapa Tuhan ciptakan? 1:00:09 Jawabannya apa itu? 1:00:11 Kan babi haram. Kenapa Tuhan bikin? 1:00:14 Matiin aja supaya orang enggak makan. 1:00:18 Tidak boleh. Terus dia bikin tapi dia 1:00:20 larang 1:00:22 untuk uji. Jadi Allah tu uji ini ada 1:00:24 ikan, ada kambing, ada apa. Makanlah itu 1:00:26 semua. Ini yang satu yang namanya babi. 1:00:27 Jangan. Kalau kita makan kan kenapaan 1:00:30 kita enggak nurut, enggak bertakwa kan. 1:00:33 Nah di situ diuji sebenarnya semua itu 1:00:36 ujian, larangan, kewajiban semua ujian. 1:00:39 Jadi tadi bagus itu Bapak dia rida 1:00:42 dengan sakitnya itu. Itu memang di situ 1:00:44 ujiannya 1:00:46 itu ketika Bapak rida itu pahalanya 1:00:48 tinggi semua itu berapa itu berarti 1:00:51 Bapak betul-betul menuhankan Allah. 1:00:53 Kalau kita menuhankan Allah kita senang. 1:00:56 Siapa yang ditakdirkan Allah pahit, 1:00:58 manis asem pedas kita rida semua. Apapun 1:01:02 yang ada di Allah itu baik. Apapun yang 1:01:04 ada di dari Allah tu walaupun pahit 1:01:06 pahit kita kita yakini itu baik. 1:01:09 ujungnya pasti ada kebaikan buat kita. 1:01:12 Sakitnya Bapak ini, Bapak ini dibantu 1:01:15 oleh sakitnya sehingga menjadi saleh, 1:01:18 beribadah, 1:01:21 mengingat Allah banyak. Itu semua 1:01:23 kebaikan dari sakit itu. 1:01:28 Subhanallah. Betul. Itu ujian, Bapak. 1:01:30 Betul. Ujian 1:01:35 Bapak tadi sudah sikap Bapak itu sudah 1:01:36 betul. Teruskan saja. Dan ketika kita 1:01:39 rida itu rasa sakitnya berkurang. 1:01:43 Insyaallah pahalanya besar. Termasuk 1:01:45 Allah mencintai orang yang sabar. Ada di 1:01:48 Quran 1:01:50 ada delapan ayat kalimat Allah 1:01:52 mencintai. 1:01:53 Mencintai orang yang sabar, mencintai 1:01:55 orang yang baik, mencintai orang yang 1:01:57 bertawakal. Itu ada semua di Quran. 1:02:00 [mendengus] Insyaallah Bapak termasuk di 1:02:01 situ dan Allah terima. Bapak tambah 1:02:04 cinta pada Allah tambah banyak 1:02:05 bersyukur. Insyaallah. 1:02:06 Insyaallah. 1:02:08 kita ke SMS ke WhatsApp selanjutnya, Pak 1:02:10 Ustaz. Ini dari Pak dari Tuan Baron 1:02:13 Betawi. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:15 wabarakatuh, Pak Ustaz. Kalau kita sudah 1:02:18 berada di zaman tersebut ini bagaimana 1:02:22 akhir ceritanya nih, Pak Ustaz? Apakah 1:02:24 dunia ini di akhir zaman masih berfungsi 1:02:27 sementara masih ada azan dan juga masih 1:02:30 ada yang beribadah? Mohon pencerahannya. 1:02:32 Maksudnya kiamat? 1:02:34 Iya, Ustaz. Masuk ke akhir zaman itu. 1:02:36 Oh, iya. Nanti akhirnya gimana? Apakah 1:02:38 dunia ini masih berfungsi? Karena kan 1:02:40 nanti yang azan masih ada, yang ibadah 1:02:41 masih ada. Bagaimana? 1:02:43 Bismillahirrahmanirrahim. 1:02:45 Betul. Dunianya sudah waktunya untuk 1:02:47 ditutup tapi apa? Dunia baru lagi ada 1:02:50 lain lagi lain makhluknya itu 1:02:52 wallahuam. 1:02:53 Tapi 1:02:55 sebelum berakhir dunia ini akan ada 1:02:59 perubahan. Sekarang sudah ada perubahan. 1:03:02 perubahannya radikal banget sehingga 1:03:06 pada saat itu banyak yang wafat. Terus 1:03:09 setelah dunia seperti ini nanti akan ada 1:03:13 wabah-wabah penyakit menular. 1:03:17 Ini sekarang tanpa menular tapi banyak 1:03:19 apa asam urat kapuran 1:03:22 tanpa menular. 1:03:23 Tidak menular tapi menyebar ya. 1:03:25 Kolesterol. Nah, menyebar. Jadi situ 1:03:28 nanti tambah banyak kemudian orang-orang 1:03:32 yang baik, yang saleh kalau sayang di 1:03:36 dibawa dipanggil pulang duluan. 1:03:38 H. 1:03:40 Kenapa saya bilang dipanggil pulang 1:03:41 duluan? Ya, karena dunia ini mau penuh 1:03:44 penyakit. Setelah itu banyak wabah, 1:03:48 segala macam. Nah, kemudian orang-orang 1:03:50 yang beriman kepada Allah dipanggil 1:03:52 pulang semua diwafatkan. Sehingga ketika 1:03:56 akhir zamannya penuh bencana itu penuh 1:03:58 sekali bencana saat itu penyakit menular 1:04:01 mu wahaban orang yang beriman kepada 1:04:02 Allah sudah ditarik pulang semua jadi 1:04:04 enggak ikut kena bencana. 1:04:08 Itu jelas ada hadis jelas Allah sayang 1:04:10 banget pada hambanya itu. Apalagi 1:04:13 hambanya yang menyerahkan diri kepadanya 1:04:15 kembali. Jadi seperti Bapak itu 1:04:17 menyerahkan diri iya tapi lebih dari 1:04:20 itu. Kita disuruh jual diri kita kepada 1:04:22 Allah. Ayat-ayatnya sudah sebulan lalu. 1:04:26 Hm. 1:04:26 Sebulan lalu sudah kita sampaikan bahwa 1:04:28 Allah berfirman di Quran, "Kalian jual 1:04:32 kalau mau masuk surga, juallah diri 1:04:34 diri-diri kalian kepadaku. Aku bayar 1:04:37 dengan surga." Karena sekarang semua 1:04:39 orang menjual diri kan, kerja, dagang, 1:04:42 apa semua. Arti waktunya buat itulah dia 1:04:44 nurutlah kepada bosnya. Itu enggak 1:04:46 apa-apa. Kalau halal ya baik tetap tapi 1:04:49 kalau jual kepada Allah bayarannya 1:04:51 sangat mahal. Tidak ada yang bisa 1:04:53 bandingkan Allah yang paling beli apa? 1:04:55 Dia bayar pakai surga selamanya. 1:04:59 Sekarang yang menuhankan manusia kaya 1:05:02 misalnya, manusia tinggi dapat apaan 1:05:06 ya? Dapat juga tapi 1:05:09 sekedar itu. Enggak ada lebih lain. Dan 1:05:11 dia diperhamba diperhamba oleh 1:05:14 tuhan-tuhanannya, oleh bosnya yang dia 1:05:16 boskan. 1:05:18 Nah, jadi artinya bukan melarang saya 1:05:20 boleh berdagang, bekerja nurut apa 1:05:23 kepada apa kepada apa yang ya 1:05:26 direkturnya pada pimpinannya semua 1:05:28 silakan tapi tidak menghamba 1:05:31 menurut kepada presiden boleh sesuai 1:05:33 dengan hukum yang ada bukan kepada 1:05:36 pribadi dia. Kita taat kepada peraturan 1:05:39 yang ada di negeri ini. Peraturan yang 1:05:41 baik itu di di sama dengan peraturan 1:05:43 Islam. 1:05:45 Nah, sekarang kalau perintahnya 1:05:46 bertentangan dengan perintah Allah ya 1:05:48 tidak. Sebab kita tidak menghambakan 1:05:50 Dia, tidak menuhankan Dia, kita 1:05:52 menuhankan Allah. Itu yang harus kita 1:05:55 pahami. La taata limakluqin fi maksiatil 1:05:58 khq. Tidak ada taat kepada satu makhluk, 1:06:01 manusia kalau itu melanggar hukum Allah. 1:06:05 Jadi, itulah arti kita hanya menuhankan 1:06:09 Allah. Pahit, manis, pedas, telan karena 1:06:12 cinta pada Allah. Itu tadi. Jadi beda 1:06:16 patuh kepada manusia boleh pada direktur 1:06:19 sebagainya. Kita kerja namanya silakan 1:06:21 tapi tidak menuhankan. Kalau perintah 1:06:23 dia bertentangan dengan peraturan Allah 1:06:25 tidak boleh patuh. 1:06:28 Jelas ya? Bagus. Bapak cuma terusin 1:06:31 insyaallah Pak Baron Betawi ya. 1:06:34 Insyaallah sudah lama ini. 1:06:36 Iya. 1:06:36 Insyaallah. Salam apa? Salam. Salam apa 1:06:40 kita bisa? 1:06:41 Salam Qolbun Salim. 1:06:42 Qbun Salim. Salam QBun Salim Bapak 1:06:44 semua. 1:06:44 Hm. 1:06:45 Assalamualaikum. 1:06:47 Kita ke pertanyaan terakhir ya, Pak 1:06:48 Ustaz ya. Ini dari 0813 1:06:51 268. Sekian-sekian tidak menyebutkan 1:06:54 nama. Asalamualaikum warahmatullahi 1:06:56 wabarakatuh. 1:06:57 Pak Ustaz mohon bimbingan tausiah dan 1:07:00 juga nasehatnya untuk saya Pak Ustaz. 1:07:02 Saya masuk di keluarga besar, 1:07:06 keluarga keluarga besar suami saya dan 1:07:08 keluarga ini kelihatannya itu mengejar 1:07:11 duniawi saja, beragama Islam tapi 1:07:14 sepertinya KTP saja. Tapi mereka 1:07:17 orangnya baik-baik, hanya tidak 1:07:19 beribadah. Bagaimana menurut Pak Ustaz? 1:07:21 Terima kasih. 1:07:23 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Ya, 1:07:25 itulah tadi kita semua wajib berdakwah. 1:07:28 masalahnya cara berdakwahnya yang apa 1:07:31 kita sesuaikan dengan kondisi setempat. 1:07:37 Jadi alhamdulillah dia sudah sudah punya 1:07:40 sikap baik, terkenal baik, tinggal 1:07:42 ibadah kepada Allah. Nah, itu perlu di 1:07:45 dikenalkan 1:07:47 Allah. 1:07:48 Sudah kenal dia cinta baru bisa nurut 1:07:51 kepada Allah. 1:07:53 Jadi dari ngobrol-ngobrol kita bikin 1:07:56 arisan keluarga kan bisa 1:08:00 itu bicara bincang-bincang 1:08:03 yang harus di di dalam itu yang tidak 1:08:06 kelihatan. Kita cerita tentang kebesaran 1:08:09 Allah saja itu sampai mengenal Allah 1:08:12 nanti akan ibadah dia. Kenapa dia belum 1:08:16 ibadah? Padahal dia Islam belum 1:08:18 dikenalkan Allah. Saya minta maaf. 1:08:21 Pelajaran tauhid di seluruh dunia bukan 1:08:23 di kita saja. Harta di negeri Arab sama 1:08:26 tidak tepat. 1:08:28 Kalaupun ada disuruh apa itu hafal, 1:08:31 menghafal. 1:08:33 Maaf ya saya bukan ngritik karena apa 1:08:36 faktanya Bu. Nah, sekarang orang-orang 1:08:39 Islam juga korupsi kan tidak terlalu 1:08:41 banyak. Yang lain juga korupsi. Salah 1:08:43 kalau ada yang mengatakan lebih banyak 1:08:45 jumlah orang Islam lebih banyak jadi 1:08:47 kelihatannya banyak. Tapi kalau 1:08:49 persentasinya beda jauh, 1:08:52 tidak banyak Islam kan mayoritas. 1:08:56 Tapi ya sebabnya apa? Itu yang mesti 1:08:59 kita pahami dong. 1:09:02 Pelajaran tauhid di sini tidak pas 1:09:05 diajak menghafal. 1:09:09 Jadi bagaimana pelajaran pelajaran 1:09:10 tauhid? Pelajaran tauhid itu membaca 1:09:12 buku ni dunia ini buku tauhid. 1:09:15 batang kayu hidup mengeluarkan buah-buah 1:09:17 itu pelajaran tauhid. 1:09:21 Airatot dipelatotin matahari nguap ke 1:09:24 atas. Allah bikin air daur ulang yang 1:09:26 dipita yang sudah kotor semua. Tidak 1:09:29 kita tidak bersu bikin daur ulang. Allah 1:09:33 matahari prototip menguap ke atas 1:09:35 didorong oleh angin. Angin seperti 1:09:38 traktor tumbahan itu didorong angin ke 1:09:41 atas ke puncak gunung. di puncak gunung 1:09:43 dia mencuat ke atas. Di situ ada lapisan 1:09:46 dingin. Dia membeku turun tercurah. 1:09:50 Hujannya turun tercurah. Tidak tidak 1:09:52 seperti balok. Kalau turunnya seperti 1:09:54 balok pecah kepala kita. Tapi bagaimana 1:09:57 Allah bisa atur itu semua? Daur ulang. 1:10:01 Kalau diserahkan ke manusia daur ulang 1:10:02 sendiri. Air yang dari sepi tank dari 1:10:04 pelimpahan kita mesti bersihkan. 1:10:07 Enggak punya waktu biayanya bisa mahal 1:10:10 tuh air. 1:10:13 Sekarang terjangkau. Walaupun agak mahal 1:10:15 terjangkau. Jangan kita ini mau apa 1:10:18 sudah berulang dari Allah diturunkan 1:10:20 lewat hujan di gunung. Kenapa? Untuk 1:10:22 ngairi sawah ladang. Ketika dia berjalan 1:10:25 dari puncak sana terus ke suka ke laut 1:10:28 dia senggol biji-bijian 1:10:32 keluar tumbuh-tumbuhan. 1:10:34 Jadi turunnya di gunung. Nah, sekarang 1:10:35 kalau kita harus daur ulang sendiri, air 1:10:39 buat buat buat pohon-pohon bagaimana? 1:10:44 Kita berbuat cuma sedikit bikin budaya 1:10:47 itu menikmati apa Allah yang berikan. 1:10:50 Kalau saya bertanya, kalau daur orang 1:10:52 harus kita bikin sendiri, Allah enggak 1:10:54 bikinin hujan kayak gitu? 1:10:58 Kan bisa dipikir itu. Nah, itu ilmu 1:11:01 tauhid, ilmu mengenal Allah di situ. 1:11:04 Kadang cuma ngenal tulisan 1:11:07 di satu tempat. Maaf sudah memberikan 1:11:09 pelajaran orang-orang pintar situ. 1:11:13 Ada webg ada g apa papan tulis putih 1:11:16 itu. 1:11:17 Saya tulis itu a l a h alif lam lam ha. 1:11:22 Kemudian saya tanya apa ini bapak? Allah 1:11:24 bukan ini tulisan Allah. 1:11:28 Coba 1:11:29 h 1:11:29 beda enggak tulisan sama Allah? 1:11:32 Jadi guru-guru mengenalkan tulisan 1:11:34 Allah. Belum mengenal Allahnya. 1:11:37 Hm. di situ jadi lemah 1:11:41 lemah sebelumnya. 1:11:44 Jadi marilah kita semua berubah 1:11:47 pelajaran tauhid itu alam ini. Lihat 1:11:50 buah-buahan air tuh diur ulang ke atas 1:11:53 turun lagi kita dari apa? Dari air. Hah? 1:11:57 Bagaimana tuh di perut ibu dibikinin 1:11:59 gigi? Ada waktunya dibikin gigi kapan? 1:12:03 Subhanallah. 1:12:06 Hah? di perut ibu makan apa? Enggak 1:12:08 [berdehem] ada restoran di situ. 1:12:13 Allah suapin diinfus oleh Allah lewat 1:12:16 pusar di perut ibu itu makanan dari 1:12:20 makanan ibu dirubah jadi cairan, 1:12:22 natrium, glukos diinfus kebaik janin di 1:12:25 perut ibunya 1:12:27 lahir pusarnya sudah rapi. Enggak 1:12:30 dijahit tapi sudah rapi. Itu enggak 1:12:32 bolong. 1:12:34 Nah, terus dikasih makan apa? 1:12:37 Enggak bisa makan apa itu? Belum ada 1:12:39 gigi kok, belum ada 1:12:42 taruhin susu minum cairan susu di dada 1:12:45 ibunya. Kalau enggak ada janin, ada 1:12:48 enggak susu? 1:12:50 Tapi memang ibu sapi ada susu makan 1:12:52 rumput. Nah, ibu kita enggak makan 1:12:55 rumput, 1:12:56 makanannya biasa. 1:12:58 H 1:12:58 ada susu, ada pabrik susu di badannya. 1:13:03 Kan bisa mikir ke situ. Lebih besar 1:13:05 harus makan biji-bijian yang keras. 1:13:08 Allah bikinin gigi di mulutnya terus 1:13:11 geraham di belakang buat gunya yang 1:13:14 tipis di depan jadi tawah cakep. Kalau 1:13:17 geraham taruh di depan enggak ada orang 1:13:19 cakep. 1:13:23 Kemudian itu kan rapi semua. Enggak 1:13:25 mungkin terjadi sendiri. Berpikirlah. 1:13:28 Ahah. Itu ciptaan Allah. Tidak ada yang 1:13:30 berani ngaku bikin itu semua. Tuhan mana 1:13:32 pun enggak ada bilang aku yang bikin tuh 1:13:34 aku yang kasih makan di perut ibumu. 1:13:36 Allah Subhanahu wa taala kata Allah 1:13:38 kulindungi janin di perut ibu ibunya aku 1:13:42 lapisin tiga lapisan cuma di Quran 1:13:44 lapisan disebut kegelapan. Itu satu 1:13:47 liter terjemahnya maksudnya bukan 1:13:49 kegelapan. Tiga lapisan untuk melindungi 1:13:52 janin di perut ibu. Kalau ibunya 1:13:53 kepentok apa itu janinnya aman. Tiga 1:13:56 lapisan melindungi 1:13:58 dari darah dibikin. Maka itu kalau ibu 1:14:01 ada janin tidak ada haid darahnya buat 1:14:05 bikin 1:14:06 perlindungan janin di perut ibunya tiga 1:14:08 lapisan ada di gurang itu. 1:14:13 Nah, seterusnya lah. Jadi belajar 1:14:15 mengenal Allah belajar mengenal 1:14:18 ciptaannya. 1:14:21 Ya, manusia aja lihat 1:14:24 kaitan minum apa ini? Minum jamu pahit. 1:14:27 Tapi yang ke hidung enggak pahit, 1:14:30 asin. Yang ke mulut tawar, yang ke mulut 1:14:33 tawar. Kalau yang ke mulut ikut pahit 1:14:38 enggak bisa makan kita 1:14:40 dirubah semua itu apa jalan semua 1:14:43 menjadi berapa banyak. Ya, insyaallah 1:14:45 kesimpulannya 1:14:47 ee berubah semua ini. Sekarang ajarin 1:14:49 anak-anak keimanan melewat di Quran 1:14:52 disebut lihatlah apa yang ku ciptakan 1:14:54 itu. Mengenal zat Allah enggak bisa tuh. 1:14:57 Gaib Allah. Gaib dan zahir. Gaib zatnya 1:15:01 yang zahir apanya? 1:15:02 H 1:15:03 af'alnya, perbuatannya. 1:15:06 Iya dong. Bisa enggak? Ada enggak yang 1:15:08 orang ngaku bikin bikin apa itu? Bikin 1:15:11 buah-buahan. 1:15:13 Bikin manggis. Tuhan mana ngaku bikin 1:15:15 manggis ada 1:15:18 Allah yang menciptakan itu. Nah, pikir 1:15:20 aja batang kayu bisa bisa mengeluarkan 1:15:22 buah 1:15:24 bijinya lima ada kembangnya lima. Emang 1:15:27 pohon mangis bisa menghitung 1:15:30 itu begitu belajar tauhid ajarkan 1:15:32 anak-anak dari SD semua alam 1:15:36 alam sungai gunung semua bukti 1:15:40 menunjukkan kebesaran Allah. Allahu 1:15:42 Akbar. Lailahaillallah. 1:15:44 H. Baik, sebagai penutup dari Pak Ustaz 1:15:49 singkat untuk mengingatkan kembali 1:15:51 kepada pendengar mengenai keinginan 1:15:54 Allah. Bagaimana, Pak Ustaz? 1:15:55 Bismillahirrahmanirrahim. 1:15:57 Betul. Allah keinginan Allah itu supaya 1:15:59 kita juga diberikan keinginan Allahnya 1:16:02 rahman, Rahim. Sayang banget kita. Dia 1:16:06 berbuat apa yang dia yang kita lakukan 1:16:09 apa yang dia ingini. 1:16:11 Dia pandang kita dengan senang. 1:16:14 Cobalah pelajari dulu apa yang Allah 1:16:16 ingin semuanya berbuat baik, memberi 1:16:20 kebaikan kepada orang lain. Contohnya 1:16:22 kepada keluarga dulu di rumah. Ibu bapak 1:16:25 sayang kepada anak, anak sayang pada ibu 1:16:27 bapak, menghormati ibu bapak, 1:16:29 menyenangkan hati ibu bapak. Terus pada 1:16:32 pemili, pada tetangga, pada orang 1:16:33 banyak. Terus yang kedua, cinta itu 1:16:35 semua karena kita sangat mencintai 1:16:37 Allah. Anak-anak bakti pada ibu bapak 1:16:40 karena cinta Allah. Allah yang suruh 1:16:42 keinginan Allah. Ya, ibu-bapak sayang 1:16:45 anak, keinginan Allah. Ibu bapak 1:16:48 berusaha mengajarkan anak mengenal 1:16:50 Allah. Lewat tadi alam. Jadi boleh baca 1:16:54 buku-buku apa itu mengapa gini, mengapa 1:16:56 begitu tu bagus. Itu kebesaran Allah. 1:16:59 Jadi harus lewat itu, lewat fakta. Orang 1:17:02 ngajarin orang beriman lewat fakta. 1:17:05 Enggak bisa doktrin-doktrin begitu 1:17:08 memaksa enggak apa ajak berdiskusi, 1:17:12 berpikir 1:17:13 apakah kalian tidak berakal, apa kalian 1:17:15 tidak melihat seperti itu? Ya Allah, 1:17:18 kami mendengar, kami melihat. Apa yang 1:17:20 kami lihat di bumi ini semua adalah 1:17:22 ciptaan-Mu. 1:17:24 Segala makanan, segalaik minuman 1:17:26 ciptaanMu. Segala pakaian ciptaanMu. 1:17:29 Semua yang dinikmati saya, nikmati 1:17:31 manusia, dinikmati kita, semua adalah 1:17:33 pemberianmu. Ya Allah. Maafkan kalau 1:17:35 kami kurang bersyukur. 1:17:38 Bersyukurlah ya Allah. Alhamdulillah 1:17:39 atas segala nikmat dan bersyukur apa-apa 1:17:42 yang Engkau telah sediakan di surga 1:17:44 nanti. Insyaallah. 1:17:45 Insyaallah. 1:17:46 Asalamualaikum. 1:17:47 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:17:49 Allah subhanahu wa taala. Tausiah sore 1:17:51 edisi hari ini bersama guru kita Ustaz 1:17:53 Zain Alhadi. Semoga apa yang beliau 1:17:55 sampaikan bermanfaat bagi kita semua. 1:17:58 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:18:00 Anda. Kami undur diri. Mohon maaf atas 1:18:03 segala kesalahan kata. Billahi taufik 1:18:05 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:18:07 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:18:09 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:18:10 Asalamualaikum warahmatullahi 1:18:12 wabarakatuh.